Bab I. Pengantar Pemrograman Web

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Bab I. Pengantar Pemrograman Web"

Transkripsi

1 Bab I. Pengantar Pemrograman Web 1 I.1. Pendahuluan Pemrograman Web digunakan untuk membangun aplikasi web, dimana aplikasi web ini dapat dibedakan menjadi : I.1.1 Web Statis Berisi atau menampilkan informasi yang bersifat tetap, dibentuk dengan menggunakan HTML (Hypertext Markup Languange) saja. Kelemahannya, setiap menginginkan perubahan harus dilakukan oleh pemrogramnya (orang yang mengerti bahasa HTML). I.1.2 Web Dinamis Berisi atau menampilkan informasi serta dapat berinteraksi dengan user yang bersifat dinamis, dibentuk dengan menggunakan bahasa HTML, Skrip (PHP, ASP, JSP, CGI) dan dikoneksikan ke basisdata (MySQL, PostgreSQL, Oracle, Microsoft Access). Perubahan informasi dalam halaman web didapat melalui perubahan data pada basisdata dan tidak harus melalui perubahan programnya, sehingga perubahan informasi dapat dilakukan oleh operator dan tidak lagi menjadi tanggungjawab programmer. Pada matakuliah ini, akan dipelajari cara membuat web dinamis. Berikut ini akan ditunjukkan mekanisme pembangkitan web secara dinamis. Browser mengirimkan permintaan HTTP Dikirim ke Web Browser Kode HTML Aplikasi Web (HTML & PHP) Web Browser (Internet Explorer & Netscape Communicator) Web Server (Apache & Xitami) Gambar 1.1 Proses pengakesan web dinamis Proses pengakesan web dinamis adalah sebagai berikut : 1. Web Browser (software pada komputer klien yang berfungsi menerjemahkan kode HTML menjadi halaman web), meminta halaman web (skrip PHP) menggunakan protokol HTTP. 2. Permintaan ini akan di tanggapi oleh Web Server (server yang melayani permintaan halaman web).

2 2 3. Jika halaman web yang diminta melakukan manipulasi terhadap Database Server, maka Aplikasi Web terlebih dahulu koneksi dengan Database Server, dan tentunya Database Server akan melayani permintaan dari Aplikasi Web tersebut. 4. Jika halaman web yang diminta masih berupa skrip PHP, maka skrip ini terlebih dahulu dirubah/diterjemahkan ke dalam Kode HTML oleh mesin PHP-nya. 5. Kemudian Kode HTML tersebut akan dikirimkan ke Web Browser (komputer klien), oleh Web Browser akan dirubah menjadi halaman web sesuai Kode HTML-nya. Catatan : Untuk mempermudah atau memperlancar dalam mempelajari pemrograman web ini, mahasiswa diberi tugas menginstal software untuk sarana simulasi misalnya PHP Triad. I.2 HTML (HyperText Markup Language) Merupakan bahasa standard yang digunakan untuk membuat dokumen yang bisa diakses melalui web browser atau untuk menulis halaman web. Untuk menuliskan kode-kode HTML diperlukan Editor (Notepad, PHPEditor, EditPlus dan lain-lain). Kegunaan HTML : 1. Mempublikasikan dokumen secara online, sehingga bisa diakses dari seluruh dunia. 2. Mengatur tampilan dari halaman web dan isinya. 3. Membuat Form, yang digunakan untuk menangani pendaftaran atau transaksi secara online. 4. Menambahkan objek-objek seperti image, audio dan video. Command HTML biasanya disebut Tag, digunakan untuk menentukan tampilan dari dokumen HTML, dengan format : <awal tag> </akhir tag>. Tag tidak case sensitive, jadi penulisannya dapat menggunakan huruf besar maupun kecil, misalnya : <HTML> atau keduanya menghasil output yang sama. Berikut ini adalah struktur dokumen HTML : <HTML> <HEAD> <TITLE> </TITLE> </HEAD> <BODY> </BODY> </HTML> Kepala dokumen HTML ditandai dengan tag HEAD. Pada bagian kepala, untuk membuat judul halaman web dengan menambahkan tag TITLE didalamnya. Tag HTML, untuk mengawali dan mengakhiri setiap dokumen HTML. Bagian badan/body dokumen HTML biasa digunakan untuk menampilkan text, image link dan semua yang ditampilkan pada halaman web ditandai dengan tag BODY, biasanya juga disertai dengan atribut diikuti nilai atributnya. Contoh : <body bgcolor=purple> artinya backgroud bagian body menjadi berwarna ungu/purple.

3 3 Contoh sederhana dokumen HTML : (WebPertamaku.html) <HTML> <HEAD> <TITLE> Halaman Web Pertamaku </TITLE> </HEAD> <BODY> Bagian badan halaman web pertamaku </BODY> </HTML> TITLE Gambar 1.2 Tampilan program sederhana dokumen HTML Aturan dalam menuliskan tag-tag HTML yaitu : - Tag ditulis dengan format diawali tanda < dan diakhiri tanda >, misalnya : <HTML>. - Tidak boleh ada spasi kosong setelah tanda <, misalnya : <TITLE> tidak boleh dituliskan dengan < TITLE>. - Tag boleh ditulis dengan huruf kecil, huruf kapital, ataupun kombinasi keduanya. I.2.1 Elemen-elemen dasar HTML. I Heading (<h1> sampai <h6>) Untuk menentukan ukuran dari suatu berkas atau teks. Contoh programnya : (UkuranHeading.html) <HTML> <HEAD> <TITLE>Tampilan Ukuran Heading</TITLE> </HEAD> <BODY BGCOLOR=FUCHSIA> <H1> Heading Satu </H1> <H2> Heading Dua </H2> <H3> Heading Tiga </H3> <H4> Heading Empat </H4> <H5> Heading Lima </H5> <H6> Heading Enam </H6> <H2> Heading Dua </BODY> </HTML> BODY </H2> Nama berkas ( WebPertamaku.html )

4 4 I Paragraf (<p>) Digunakan membentuk suatu paragraf. Contoh programnya : (Paragraf.html) Gambar 1.3 Tampilan program ukuran Heading <HTML> <HEAD> <TITLE>Penggunaan Tag Paragraf</TITLE> </HEAD> <BODY> <H3> Definisi Web Browser dan Web Server </H3> <P> Web Browser adalah software yang diinstal di komputer klien yang berfungsi untuk menterjemahkan kode HTML halaman web. </P> <P> Web Server adalah server yang melayani akan permintaan halaman web. </P> </BODY> </HTML> Gambar 1.4 Tampilan penggunaan tag paragraf

5 I List Item (<li>) Untuk mengelompokan data atau daftar, baik yang berurutan (<ol> ordered list) maupun yang tidak berurutan (<ul> unordered list). Tabel 1.1 Arti atribut pada list item, ordered list dan unordered list Tag Atribut Nilai Keterangan <li> <ol> Type Start I i A a n <ul> Type squre disc circle Digunakan untuk mengelompokan data baik yang berurutan maupun yang tidak berurutan Angka romawi besar Angka romawi kecil Huruf besar Huruf kecil Angka pertama Bullet Kotak Bullet Titik Bullet Lingkaran 5 <HTML> <HEAD> <TITLE> Jadwal Praktikum </TITLE> </HEAD> <BODY> <H3>Jadwal Praktikum Di Lab. Pemrograman STMIK Akakom</H3> <OL START="1" TYPE="I"> <LI>SENIN</LI> <OL TYPE="A"> <LI> Pemrograman Visual MI_1</LI> <LI> Struktur Data SI_1</LI> <LI> Grafika Komputer MI_1</LI> </OL> <LI>SELASA</LI> <OL TYPE="I"> <LI> Pemrograman Visual MI_2</LI> <LI> Pemrograman Web TI_1</LI> <LI> Pemrograman Web MI_2</LI> </OL> <LI>RABU</LI> <OL TYPE="A"> <LI> Pemrograman Berorientasi Objek TI_2</LI> <LI> Pemrograman Web TI_4</LI> <LI> Algoritma Pemrograman TI_2</LI> </OL> <LI>KAMIS</LI> <OL START="2" TYPE="I"> <LI> Pemrograman Berorientasi Objek MI_3</LI> <LI> Algoritma Pemrograman TI_3</LI> <LI> Pemrograman Berorientasi Objek MI_1</LI> </OL> <LI>JUMAT</LI> <UL TYPE=square>

6 6 <LI> Pemrograman Visual MI_4</LI> <LI> Struktur Data SI_1</LI> <LI> Pemrograman Basisdata MI_1</LI> </UL> <LI>SABTU</LI> <UL TYPE=circle> <LI> Pemrograman Basisdata MI_2</LI> <LI> Struktur Data TI_1</LI> <LI> Pemrograman Basisdata MI_3</LI> </UL> </BODY> </HTML> I Pemformatan teks pada halaman (page) Gambar 1.5 Tampilan program pengelompokan data Tabel 1.2 Arti atribut pada pemformatan halaman Tag Atribut Keterangan <br> <font> <center> <right> color size face Digunakan untuk memulai baris baru pada dokumen HTML. Menentukan warna font, dapat menggunakan nama warna (green, blue) atau dalam format bilangan hexadesimal (# #ffffff) Menentukan ukuran font dari 1 7. Menentukan jenis font (Courier New, Mono). Mengatur posisi teks agar berada ditengah Mengatur posisi teks agar rata kanan.

7 <left> <b> <i> <u> <sup> <sub> <small> <big> <tt> <marquee> Mengatur posisi teks agar rata kanan. Menebalkan cetakan teks Menampilkan teks dengan bentuk tulisan miring Menambahkan garis bawah pada teks Textnya di tulis diatas. Textnya dibawah garis. Menampilkan teks lebih kecil daripada ukuran normal Menampilkan teks lebih besar daripada ukuran normal Menampilkan teks seperti ketikan menggunakan mesin ketik Membuat teks bergerak 7 Contoh programnya : (PemformatanTeks.html) <HTML> <HEAD> <TITLE>Pemformatan Text</TITLE> </HEAD> <BODY BGCOLOR="AQUA"> <P><FONT COLOR="9966FF" SIZE="6"><CENTER>Konsep Basis Data</P></CENTER></FONT> <CENTER><I><U><FONT COLOR="4466FF" SIZE="3"> Adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dalam suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. Penggunaan basis data ini dimaksudkan untuk mengatasi problem pada sistem yang memakai pendekatan berbasis berkas. </CENTER></I></U></FONT> <B><P><marquee><FONT COLOR="GREE" SIZE="5">Perangkat Lunak Basis Data</B></marquee></P></FONT> <LEFT><B><FONT COLOR="BROWN" SIZE="3" FACE="COURIER NEW"> Adalah perangkat lunak sistem yang memungkinkan para pemakai membuat, memelihara, mengontrol dan mengakses basis data dengan cara yang praktis dan efisien. DBMS dapat digunakan untuk mengakomodasikan berbagai macam pemakai yang memiliki kebutuhan akses yang berbeda-beda. Menampilkan teks seperti ketika menggunakan mesin ketik... </LEFT></B></FONT> </BODY> </HTML> Gambar 1.6 Tampilan program pemformatan teks

8 8 Pemberian warna pada atribut color, bgcolor, dan text dapat mengikuti aturan berikut : Menggunakan nama warna. Menggunakan nilai RGB (Red-Green-Blue), dengan format #RRGGBB. Tabel 1.3 Tabel nilai warna Warna RGB Warna RGB Warna RGB Warna RGB aqua 00FFFF gray silver C0C0C0 navy 80 black green teal 8080 olive blue 0000FF lime 00FF00 yellow FFFF00 purple fuchsia FF00FF maroon white FFFFFF red FF0000 I Membuat Tabel Untuk membuat tabel pada halaman HTML, menggunakan tag berikut : Tag <table> </table> <tr> </tr> <td> </td> <th> </th> <caption> </caption> Tabel 1.4 Tabel tag untuk membuat tabel pada halaman HTML Keterangan Membuat table dan sebagai tanda awal dan akhir table Membuat baris dalam table Membuat kolom (sel) Membuat judul kolom Membuat judul pada table Atribut border bgcolor height width cellspacing cellpadding Tabel 1.5 Tabel atribut-atribut yang ada dalam tag <table> Keterangan Menampilkan garis table dengan memberikan nilai untuk BORDER Membuat warna latar belakang table Mengatur tinggi table (tinggi sel) Mengatur lebar sel Mengatur jarak bagian sel terhadap tepi dalam bingkai table Mengatur jarak teks terhadap tepi kiri Atribut rowspan colspan align valign Contoh programnya : (Tabel.html) Tabel 1.6 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam <th>, <tr>, dan <td> Fungsi digunakan dalam <td>. atribut ini digunakan untuk menggabungkan beberapa baris sel digunakan dalam <th> atau <td>. berfungsi menggabungkan beberapa sel dalam satu baris mengatur peletakan dengan memberikan nilai justify, left, center, atau right mengatur teks menurut posisi vertikal dengan memberikan nilai baseline, top, middle, atau bottom <HTML> <HEAD> <TITLE>Penggunaan Tabel Text</TITLE> </HEAD> <BODY > <TABLE BGCOLOR="AQUA" WIDTH="62%" BORDER="10" CELLSPACING="1" CELLPADDING="8"> <CAPTION> <FONT SIZE="4" COLOR="BLUE">Daftar Penerimaan Mahasiswa STMIK A<FONT SIZE="6" COLOR="FUCHSIA">K</FONT>akom Yogyakarta</FONT> </CAPTION>

9 9 <TR> <TD ROWSPAN="2" ALIGN="CENTER" VALIGN="MIDDLE"><B> <FONT COLOR="RED">Tahun Akademik</FONT></B></TD> <TD COLSPAN="5" HEIGHT="50" ALIGN="CENTER" VALIGN="TOP"> <B><FONT COLOR="FF0000">Jurusan</FONT></B></TD> </TR> <TR ALIGN="CENTER"> <TD><FONT COLOR="GREEN"><B>Teknik Informatika</TD> <TD><FONT COLOR="GREEN"><B>Sistem Informasi</TD> <TD><FONT COLOR="GREEN"><B>Manajemen Informatika</TD> <TD><FONT COLOR="GREEN"><B>Teknik Komputer</TD> <TD><FONT COLOR="GREEN"><B>Komputer Akuntansi</TD> </TR> <TR> <TD><B><FONT COLOR="YELLOW">2000/2001</B></TD> <TD ALIGN="CENTER">300</TD> <TD ALIGN="CENTER">100</TD> <TD ALIGN="CENTER">400</TD> <TD ALIGN="CENTER">75</TD> <TD ALIGN="CENTER">80</TD> </TR> <TR> <TD><B><FONT COLOR="YELLOW">2001/2002</B></TD> <TD ALIGN="CENTER">325</TD> <TD ALIGN="CENTER">75</TD> <TD ALIGN="CENTER">375</TD> <TD ALIGN="CENTER">100</TD> <TD ALIGN="CENTER">75</TD> </TR> <TR> <TD><B><FONT COLOR="YELLOW">2002/2003</B></TD> <TD ALIGN="CENTER">350</TD> <TD ALIGN="CENTER">80</TD> <TD ALIGN="CENTER">375</TD> <TD ALIGN="CENTER">75</TD> <TD ALIGN="CENTER">80</TD> </TR> <TR> <TD><B><FONT COLOR="YELLOW">2003/2004</B></TD> <TD ALIGN="CENTER">500</TD> <TD ALIGN="CENTER">100</TD> <TD ALIGN="CENTER">450</TD> <TD ALIGN="CENTER">100</TD> <TD ALIGN="CENTER">80</TD> </TR> <TR> <TD><B><FONT COLOR="YELLOW">2004/2005</B></TD> <TD ALIGN="CENTER">550</TD> <TD ALIGN="CENTER">100</TD> <TD ALIGN="CENTER">450</TD> <TD ALIGN="CENTER">125</TD> <TD ALIGN="CENTER">80</TD> </TR> </TABLE> </BODY> </HTML>

10 10 Gambar 1.7 Tampilan contoh program tag tabel I Membuat Hyperlink Anchor tag <a href> </a>, digunakan untuk menentukan hyperlink dalam dokumen HTML. Properti href, untuk menentukan tujuan dari hyperlink tersebut. 1. Link Address. - Absolute Address, merupakan full internet address (URL) yang meliputi protocol, network location, path dan nama file, misalnya : <A HREF=" ilmukomputer.com/index.html">informasi lain </A> <BR>. - Relatif Address, merupakan URL yang tidak menyebutkan protocol dan network locationnya (hanya path dan nama filenya), misalnya : <A HREF="..\Link\Tabel1.html">Data penerimaan mahasiswa baru STMIK Akakom <BRbr> 2. Link Dokument. - Link ke dokumen lain, misalnya : <A HREF="Hyperlink2.html">Klik disini untuk melihat dokumen ke 2</A> <BR> - Link ke section tertentu dalam satu dokumen, misalnya : <A HREF="#WS">Definisi Web Statis</A><BR> <A NAME="WS">Web Statis</A> - Link ke bagian tertentu dokumen lain, misalnya : <A HREF="Hyperlink2.html#PHPTRIAD">Cara menginstal PHPTriad</A><BR> <A NAME="PHPTRIAD">Caranya : </A>

11 11 3. Mengubah gambar menjadi Hyperlink, misalnya : <A HREF="PemformatanTeks.html"> <IMG SRC="gambar1.jpg"WIDTH="125" HEIGHT="25" BORDER="0"></A><BR> Contoh programnya : (Hyperlink1.html dan Hyperlink2.html) 1. Hyperlink1.html <HTML> <P ALIGN="CENTER"><FONT SIZE="5" COLOR="BLUE" >Pengantar Pemrograman Web</FONT> </P> <P> Pemrograman Web digunakan untuk membangun aplikasi web, dimana aplikasi web ini dapat dibedakan menjadi :<BR> 1. <A NAME="WS">Web Statis</A>, dibentuk dengan menggunakan HTML (Hypertext Markup Languange) saja.web statis ini mempunyai kelemahan, setiap menginginkan perubahan harus dilakukan oleh pemrogramnya (dalam hal ini adalah orang yang mengerti bahasa HTML).<BR> 2. Web Dinamis, dibentuk dengan menggunakan bahasa HTML, Skrip (PHP, ASP) dan dikoneksikan ke basisdata (MySQL, PostgreSQL). Dalam web dinamis ini perubahan informasi dalam halaman web dapat ditangani melalui perubahan data yang berasal dari basisdata dan tidak harus melalui perubahan programnya. Maka perubahan informasi dapat dilakukan oleh operator dan tidak lagi menjadi tanggungjawab programmer. </P> Dalam matakuliah ini, kita akan mempelajari cara membuat web dinamis. Berikut ini akan ditunjukkan mekanisme pembangkitan web secara dinamis. Proses pengakesan web dinamis adalah sebagai berikut :<BR> 1. Web Browser (software yang diinstal di komputer klien yang berfungsi untuk menterjemahkan kode HTML menjadi halaman web), meminta sebuah halaman berupa skrip PHP) suatu situs web.<br> 2. Permintaan ini akan di tanggapi oleh Web Server (server yang melayani akan permintaan halaman web). Karena yang diminta masih berupa skrip PHP, maka skrip ini terlebih dahulu dirubah/diterjemahkan ke dalam kode HTML oleh mesin PHP-nya.<BR> 3. Setelah dirubah ke dalam kode HTML, Web server akan segera mengirim kode HTML tersebut ke komputer klien.<br> 4. Setelah sampai pada komputer klien, maka kode HTML tersebut oleh web browser akan dirubah menjadi halaman web sesuai kode-kode HTML-nya.<BR> <P> Untuk mempermudah atau memperlancar dalam mempelajari pemrograman web ini alangkah baiknya anda menginstal PHP Triad sebagai sarana simulasi. PHP Triad adalah software installer PHP secara instant, yang berjalan pada lingkungan windows, dimana setelah PHP Triad selesai diinstal secara otomatis kita telah menginstal Web server (Apache) dan database MySQL. Langkah-langkahnya : <BR><BR><BR> <A HREF="#WS">Definisi Web Statis</A><BR> <A HREF="Hyperlink2.html#PHPTRIAD">Cara menginstal PHPTriad</A><BR> <A HREF="Hyperlink2.html">Klik disini untuk melihat dokumen ke 2</A> <BR> <A HREF=" lain </A> <BR> <A HREF="..\Link\Tabel1.html">Data penerimaan mahasiswa baru STMIK Akakom <BR> <A HREF="PemformatanTeks.html"><IMG SRC="gambar1.jpg" WIDTH="125" HEIGHT="25" BORDER="0"></A> <BR> </HTML> 2. Hyperlink2.html <HTML> 1. Siapkan master PHPTriad yang dapat diperoleh dengan download di atau mengcopy masternya di Lab. Terpadu. <BR> 2. Klik 2 kali pada file phptriad.exe, maka secara otomatis program akan menampilkan tampilan PHPTriad 2.11 Setup : Licence Agreement. <BR> 3. Kemudian klik Next, maka installer akan mengekstrak semua file PHPTriad dan installer secara otomatis akan membentuk direktori C:\Apache. <BR>

12 4. Tunggu sampai prosesnya selesai dan pastikan pada waktu menginstal tidak terjadi error dan anda tidak sedang menjalankan program-program lain. Sampai disini telah menunjukkan bahwa proses instalasi telah selesai. <BR> 5. Tahap berikutnya adalah untuk mengetes apakah PHPTriadnya telah berjalan dengan baik. <BR> <P> <B> <A NAME="PHPTRIAD">Caranya : </A> </B> <BR> 1. Jalankan Web Server Apache dengan klik tombol Start, pilih menu Programs, pilih menu PHPTriad lalu klik Start Apache. <BR> 2. Maka akan muncul jendela Start Apache dan biarkan saja selama kita menjalankan skrip-skrip PHP. <BR> 3. Jalankan web browser (internet explorer), lalu isi address-nya dengan : <BR> 4. Apabila tampilan web browser-nya, berupa ucapan Selamat (Welcome to PHPTriad for Windows v2.11.) hal ini menunjukkan bahwa instalasi yang telah anda lakukan sukses. <BR> 5. Langkah berikutnya mencoba untuk menjalankan skrip (HTML atau PHP) sederhana buatan kita sendiri. <BR> 6. Buatlah skrip HTML seperti dibawah ini, untuk sementara menggunakan editor Notepad untuk mengetikan skrip HTMLnya. <BR> </P> <A HREF="Hyperlink1.html">Klik disini untuk kembali ke dokumen 1</A> <BR> </HTML> 12 Gambar 1.8 Tampilan hyperlink 1 Gambar 1.9 Tampilan hyperlink 2

13 13 I Format image Dari beberapa format image, ada 3 jenis format image yang umum digunakan : - JPG (Joint Photographic Expert Image), nama file.jpg - GIF (Graphical Interchange Format), nama file.gif - PNG (Portable Network Graphics), nama file.png Untuk menginsertkan image ke dokumen HTML digunakan tag image <img>, dengan format <img src= path + namafile >, misalnya : <img src= fotoku.gif>. Atribut yang digunakan : Tabel 1.7 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag image Atribut Nilai Keterangan Align Top, Bottom, Middle Left, Right, Center Hspace, Vspace Digunakan untuk menentukan posisi image terhadap text. Digunakan untuk menetukan posisi image di dokumennya. Hspace digunakan untuk menentukan berapa banyak ruang kosong (pixel) yang dimiliki sebuah image pada sisi kiri dan kanannya, sedangkan Vspace pada sisi atas dan bawah. Contoh programnya : (Image.html) <HTML> <P ALIGN=CENTER> <FONT SIZE="5" COLOR=BLUE ><B>Satu Cinta Dua Jiwa</FONT></B><BR> <FONT COLOR=RED ><B>Oleh : Siti Nurhaliza</FONT></B><BR><BR> <P><IMG SRC="Sari.jpg" HEIGHT=75 WIDTH=60 ALIGN=LEFT ALIGN=BOTTOM HSPACE=10> Seharusnya kau lebih mengerti<br> Seandainya kau selami ke dasar<br> Tak perlu lagi dikau meragui<br> Pada dasarnya bercinta<br><br></p> <P ALIGN=RIGHT><IMG SRC="Sari.jpg" HEIGHT=75 WIDTH=60 ALIGN=RIGHT ALIGN=BOTTOM> Renungkanlah dimana asalnya<br> Lahirnya cinta mu yang tulus<br> Jangan dikau hanya merasai<br> Sentuhan dari zahirnya<br><br></p> <P ALIGN=CENTER> Kini pastinya kau kan bertemu<br> <IMG SRC=" Sari.jpg " HEIGHT=75 VSPACE=15 WIDTH=60 ALIGN=CENTER><BR> Kala cinta dari mu mula berseri<br><br></p> <P> Satu cinta dua jiwa <IMG SRC=" Sari.jpg " HEIGHT=75 WIDTH=60 ALIGN=TOP></BR> Indahnya rasa bagai pelangi <IMG SRC=" Sari.jpg " HEIGHT=75 WIDTH=60 ALIGN=MIDDLE VSPACE=2 > Satu cinta seribu rasa <IMG SRC=" Sari.jpg " HEIGHT=75 WIDTH=60 ALIGN=BOTTOM> Bersemi kasih di dua hati</p> <P> <IMG SRC=" Sari.jpg " HEIGHT=275 WIDTH=200 ALIGN=LEFT><BR> Resah rasa bila tak bersama<br> Berbisiklah naluri cinta mu<br> Emosinya tiada berarah<br> Tiap minit kau curiga<br> Selamanya kau kan percaya<br> Dan naluri dan emosi<br> Andai cinta mu teguh berdiri<br> Pasti bahagia </P> </HTML>

14 14 Gambar 1.10 Tampilan 1 halaman image Gambar 1.11 Tampilan 2 halaman image

15 15 I Form Beberapa kegunaan form dalam aplikasi web : - Memperoleh data-data user untuk mendaftar pada service yang di sediakan. - Memperoleh informasi pembelian secara online. - Memperoleh feedback dari user mengenai website yang kita buat. Tag untuk membuat form dalam dokumen HTML adalah tag <form>, atribut yang digunakan : Tabel 1.8 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag form Atribut Nilai Keterangan Method Action Post URL Data akan di kirim ke server sebagai block data ke script. Menentukan lokasi dari script yang akan memproses data dari form yang dibuat. Tipe atribut dalam tag <input> pada HTML. I Text Untuk membuat kontrol text baris tunggal, atribut pendukung yang digunakan : Tabel 1.9 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag text Atribut Keterangan Name Untuk menamai nilai data sehingga scriptnya bisa memisah data dari field yang lain. Value Untuk menentukan sebuah nilai defaultnya. Size Menentukan seberapa lebar kotak textnya. Maxlength Jumlah maksimum karakter yang dapat dimasukkan. Tabindex Mengontrol urutan tab kotak input, yang akan dimasukin pada saat menekan tombol tab. Contoh programnya : (InputText.html) <HTML> <HEAD> <TITLE>Contoh Input Text</TITLE> </HEAD> <BODY BGCOLOR="Aqua"> <FORM> <P><B>Nama Lengkap Anda : <BR> <INPUT TYPE=TEXT NAMA=nmlkp SIZE=30 MAXLENGTH=25 TABINDEX=1 > <P><B>Alamat Lengkap Anda : <BR> <INPUT TYPE=TEXT NAMA=almlkp SIZE=100 MAXLENGTH=95 TABINDEX=3> <P><B>Jurusan : <BR> <INPUT TYPE=TEXT NAMA=jur SIZE=25 MAXLENGTH=20 TABINDEX=2 VALUE="Teknik Informatika"> </FORM> </BODY> </HTML> Gambar 1.12 Tampilan form input text

16 16 I Password Untuk menangani password atau data rahasia lain, sehingga pada waktu mengisi input yang bertipe password yang muncul dilayar adalah tanda asteris (*), atribut yang digunakan : Tabel 1.10 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag password Atribut Keterangan Name Untuk menamai nilai data sehingga scriptnya bisa memisah data dari field yang lain. Value Untuk menentukan sebuah nilai defaultnya. Size Menentukan seberapa lebar kotak textnya. Maxlength Jumlah maksimum karakter yang dapat dimasukkan. Tabindex Mengontrol urutan tab kotak input, yang akan dimasukin pada saat menekan tombol Tab. Contoh programnya : (InputPassword.html) <HTML> <HEAD> <TITLE>Contoh Input Passowrd</TITLE> </HEAD> <BODY BGCOLOR="Aqua"> <FORM> <P ALIGN=LEFT> <FONT SIZE=4 COLOR=RED ><B> Silahkan Anda Login Dulu...!!! </B> </FONT><BR> <B>Nama <FONT COLOR=Aqua>!!!!</FONT> : <INPUT TYPE=TEXT NAMA=nmuser SIZE=15 MAXLENGTH=12 TABINDEX=1 ><BR> <B>Password : <INPUT TYPE=PASSWORD NAMA=pwd SIZE=15 MAXLENGTH=8 TABINDEX=2><BR> </FORM> </BODY> </HTML> I Checkbox Digunakan untuk membuat kotak cex (checkbox). Gambar 1.13 Tampilan form input password Tabel 1.11 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag checkbox Atribut Keterangan Name Untuk menamai nilai data sehingga scriptnya bisa memisah data dari field yang lain. Value Nilai data yang akan diberikan kepada script yang dituju. Size Menentukan ukuran kontrolnya. Checked Menunjukkan bahwa kotak ceknya telah dipilih. Contoh programnya : (InputCheckbox.html) <HTML> <HEAD> <TITLE>Contoh Input Checkbox</TITLE> </HEAD>

17 17 <BODY > <FORM> <P><B>Silahkan Pilih Hobby Anda : </P> <INPUT TYPE="CHECKBOX" NAME="HB1" VALEU="MBC" CHECKED=CHECKED >Membaca <BR> <INPUT TYPE="CHECKBOX" NAME="HB2" VALEU="MYY" >Menyanyi<BR> <INPUT TYPE="CHECKBOX" NAME="HB3" VALEU="BRN" >Berenang<BR> <INPUT TYPE="CHECKBOX" NAME="HB4" VALEU="BLJ" >Belanja<BR> </FORM> </BODY> </HTML> Gambar 1.14 Tampilan form input check box I Radio Digunakan untuk membuat tombol radio (radio botton), dimana disini hanya dapat memilih satu pilihan dari seluruh group tombol radio dan nama yang diberikan harus sama semua. Atribut Name Value Size Checked Tabel 1.12 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag radio Keterangan Untuk menamai nilai data sehingga scriptnya bisa memisah data dari field yang lain. Nilai data yang akan diberikan kepada script yang dituju. Menentukan ukuran kontrolnya. Menunjukkan bahwa kotak ceknya telah dipilih. Contoh programnya : (InputRadioButton.html) <title>contoh Input Tombol Radio</title> <body > <form> <p><b>pilihan Jurusan Anda : <br> <input type="radio" name="jrs" valeu="ti" checked=checked>teknik Informatika<br> <input type="radio" name="jrs" valeu="si" >Sistem Informasi<br> <input type="radio" name="jrs" valeu="mi" >Manajemen Informatika<br> <input type="radio" name="jrs" valeu="tk" >Teknik Komputer<br> <input type="radio" name="jrs" valeu="ka" >Komputer Akuntansi<br></p> </form>

18 18 Gambar 1.15 Tampilan form input radio button I Text Area Untuk membuat textarea, dimana disini kita dapat menuliskan text mencakup sejumlah baris dan kolom. Tag yang digunakan adalah <Textarea> </Textarea>. Tabel 1.13 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag textarea Atribut Keterangan Name Untuk menamai nilai data sehingga scriptnya bisa memisah data dari field yang lain. Cols Menentukan jumlah kolom layar yang disediakan bagi area teks. Rows Menentukan jumlah baris layar yang disediakan bagi area teks. Contoh programnya : (InputTextarea.html) <title>contoh Pembuatan Textarea</title> <body > <table> <tr><td><b>keterangan : <br></td> <td><textarea name="kspl" cols=50 rows=3> </textarea></td></tr> </table> Gambar 1.16 Tampilan form input textarea I Menu Pop-Up Digunakan untuk memberikan menu pilihan kepada para pembaca. Menu ini mirip dengan radio button, dimana kita hanya dapat memilih satu pilihan dari berbagai nilai yang ada dalam menu tersebut. Dalam menu pop-up ini jumlah pilihan yang ada dapat lebih banyak. Tag yang digunakan adalah <select> </select>.

19 19 Tabel 1.14 Tabel atribut-atribut yang digunakan dalam tag MenuPopUp Atribut Keterangan <Option> Tag option ini digunakan untuk menyatakan menu atau daftar pilihannya. Name Untuk menamai nilai data sehingga scriptnya bisa memisah data dari field yang lain. Value Nilai data yang akan diberikan kepada script yang dituju. Contoh programnya : (InputMenuPopUp.html) <title>contoh input dengan Menu Pop-Up</title> <body > <form> <p><b>pilih Jurusan Anda : <br> <select name=jrs> <option value="ti" selected>teknik Informatika</option> <option value="si" >Sistem Informasi</option> <option value="mi" >Manajemen Informatika</option> <option value="tk" >Teknik Komputer</option> <option value="ka" >Komputer Akuntansi</option> </select></p> </form> Gambar 1.17 Tampilan form input menupopup I Submit dan Reset Dalam sebuah form paling tidak harus memiliki sebuah tombol submit dan reset. Atribut yang digunakan adalah type dimana type= submit digunakan untuk mengirimkan data yang telah diisi oleh user ke server sedangkan type= reset digunakan untuk menghapus/mengosongkan semua data yang telah dimasukkan ke form. Atribut Method Name Value Action Type Tabel 1.15 Tabel atribut-atribut yang digunakan pada Submit dan Reset Keterangan Metode pengiriman data ke file tujuan. Ada 2 yaitu POST (digunakan untuk menangani pengiriman data yang besar melalui form) dan GET (mengirimkan data di server dengan cara meletakkan data pada akhir URL yang dituju). Memberikan nama pada data yang diinputkan. Memberikan label pada tombol submit. Aksi yang akan dilakukan jika tombol submit ditekan. Type form yang akan dijalankan.

20 Contoh programnya : (SubmitReset.html) 20 <title>contoh Program Form</title> <body bgcolor=aqua> <form method="get" action="terimakasih.php"> <center><font size=4 color=brown>form Untuk Peserta Pelatihan Pemrograman di STMIK A<font size=5>k</font>akom </font></center> <hr size=5 color=brown><br> <table border=2 cellspacing=0 width=85%> <tr><td width=18%><b>nama</b></td> <td> <input type=text name=nama maxlength=30 size=32></td></tr> <tr><td width=18%><b>password</b></td> <td> <input type=password name=pswd maxlength=10 size=12></td></tr> <tr><td width=18%><b>tanggal Lahir<b></td> <td> <input type=text name=tgl maxlength=2 size=2> - <input type=text name=bln maxlength=2 size=2> - <input type=text name=thn maxlength=4 size=8></td></tr> <tr><td width=18%><b>jenis Kelamin</b></td> <td> <input type=radio name=jk checked=checked>pria <input type=radio name=jk>wanita</td></tr> <tr><td><b>jurusan <br></td> <td><select name=jrs> <option value="ti" selected>teknik Informatika</option> <option value="si" >Sistem Informasi</option> <option value="mi" >Manajemen Informatika</option> <option value="tk" >Teknik Komputer</option> <option value="ka" >Komputer Akuntansi</option> </select></td></tr> <tr><td width=18%><b>pilihan Pelatihan</b></td> <td> <input type=checkbox name=html >HTML <input type=checkbox name=php >PHP <input type=checkbox name=python >PYTHON <input type=checkbox name=mysql >My-SQL <input type=checkbox name=postgre >Postgre-SQL <input type=checkbox name=builder>c++ Builder </td> </tr> <tr><td><b>keterangan <br></td> <td><textarea name="kspl" cols=53 rows=3> </textarea></td></tr> </table> <p><font size=5><b> <input type="submit" value="kirim" name="tblkrm"> <input type="reset" value="batal" name="tblbtl"></p> Contoh programnya : (TerimaKasih.html) <title>ucapan Terima Kasih</title> <body > <center><font size=4 color=brown>terimakasih atas Kepercayaannya Mengikuti Pelatihan Pemrograman di STMIK A<font size=5>k</font>akom </font></center>

21 21 <hr size=5 color=brown> <hr size=3 color=brown> print("nama Anda adalah : $nama"); Gambar 1.18 Tampilan form dengan submit dan reset Gambar 1.19 Hasil penekanan tombol submit yang mengarah ke Terimaksih.php I Frame HTML Digunakan untuk menjadikan suatu halaman web menjadi beberapa bagian dokumen HTML, dimana setiap bagian merupakan satu halaman HTML terpisah. Sehingga tampilan halaman HTML yang salah satu atau beberapa bagian berganti-ganti isinya sedangkan bagian lainnya tetap, maka hal ini akan menghemat bandwith internet dan mempercepat proses download secara keseluruhan. Tag yang digunakan adalah <frameset> </frameset>. Atribut Rows Colspan Frame Src Tabel 1.16 Tabel atribut-atribut yang digunakan pada frame HTML Fungsi Menentukan frame horisontal dengan tinggi baris tertentu. Menentukan frame vertical dengan lebar kolom tertentu. Menentukan dokumen HTML yang dimasukkan ke dalam frame.

22 22 Contoh programnya : (FrameHorisontal.html) <title>contoh Frame Horisontal</title> <frameset rows=30%,*,40%> <frame name=atas src=submitreset.html> <frame name=tengah src=tabel.html> <frame name=bawah src=hyperlink1.html> </frameset> Contoh programnya : (FrameVertikal.html) <title>contoh Frame Vertikal</title> <frameset cols=30%,*,30%> <frame name=kiri src= SubmitReset.html > <frame name=tengah src=tabel.html > <frame name=kanan src=hyperlink1.html > </frameset>

23 23 Gambar 1.21 Tampilan frame vertikal Contoh programnya : (FrameGabungan.html) <title>contoh Frame Gabungan</title> <frameset cols=30%,*> <frame name=kiri src=hyperlink1.html > <frameset rows=55%,*> <frame name=atas src= SubmitReset.html > <frame name=bawah src=tabel.html > </frameset> </frameset> Gambar 1.22 Tampilan frame gabungan

24 24 Tugas : Membuat Home Page Pribadi dan Form Buku Tamu dengan HTML, dimana Form Buku Tamunya di Link dari Halaman Utama Home Page. Yang dikumpulkan : 1. Cetakan Skript HTML-nya. 2. Cetakan Tampilan Halaman Home Page dan Form Buku Tamunya. 3. Penjelasan Skript HTML-nya (Harus ditulis dengan Tangan). Bab II. PHP (PHP Hypertext Preprocessor) II.1 Pengantar PHP Merupakan bahasa berbentuk script yang ditempatkan dan diproses dalam server, lalu hasilnya dikirim ke klien jika klien memintanya, dengan menggunakan web browser (internet explorer). PHP bersifat Open Source, karena gratis dan bebas. Database pasangannya, umumnya MySQL dan dijalankan pada webserver Apache yang berbasis system operasi Linux. Kelebihan-kelebihan dari PHP : 1. Mudah dibuat dan kecepatan aksesnya tinggi. 2. Dapat dijalankan pada web server(apache, Personal Web Server/PWS,IIS, Xitami) yang berbeda dan dalam system operasi(linux, Windows, Unix, Macintosh) 3. Dapat digunakan secara gratis dan bebas. 4. Script-nya dapat ditempelkan di dalam tag HTML. 5. Termasuk aplikasi Server-Side Programming (PHP akan dieksekusi di server), sehingga yang dikirim ke web browser klien sudah dalam bentuk HTML. 6. Mampu berkomunikasi dengan berbagai database terkenal (MySQL, Postgre SQL, Oracle, InterBase, Sybase, Microsoft Acces, Informix). Penulisan kode PHP diawali dengan tanda lebih kecil (<) dan diakhiri dengan tanda lebih besar (>). Beberapa cara untuk menuliskan script PHP, yaitu : <? Skrip PHP Tabel 2.1 Beberapa format penulisan kode PHP Skrip PHP Contoh programnya : (PHPSederhana.php) <title>program PHP Sederhana</title> <body >Belajar PHP Pertamakali<br> <? echo " Sekarang Tanggal : ", Date("d F Y"),"<br>"; <Script Language= php > Skrip PHP </Script>

25 25 printf ("Sekarang Tanggal : %s", Date("d F y")); printf ("<br>"); printf ("OK deh..."); Gambar 2.1 Tampilan program PHP Sederhana Penjelasannya : echo "Tanggal Sekarang adalah : ", Date("d F Y"); dan printf ("Tanggal Sekarang adalah : %s", Date("d F y")); merupakan suatu instruksi yang dapat berdiri sendiri dan digunakan untuk melakukan suatu tugas tertentu dan selalu diakhiri dengan tanda koma (;) yang biasa disebut sebagai pernyataan. Kedua pernyataan ini, digunakan untuk menampilkan suatu tulisan atau hasil dari suatu pemrosesan, yang menggunakan perintah echo atau printf, dimana dalam perintah echo tidak diperlukan tanda ( dan ), sedangkan dalam perintah printf tanda ( dan ) diperlukan, untuk contoh program selanjutnya kita akan menggunakan perintah printf ini, karena dengan adanya tanda ( dan ) akan mempermudah dalam menganalisa programnya. Date("d F Y"), perintah untuk menampilkan tanggal, bulan dan tahun saat skrip tersebut dipanggil. Pemrosesan kode PHP adalah pada sisi server, sehingga pihak klien tidak dapat melihat kode PHP yang sesungguhnya. Untuk membuktikannya, sesudah anda buka dengan web browser pilih menu View, lalu submenu Source maka yang akan terlihat adalah kode seperti berikut : Gambar 2.2 Tampilan View-Source pada web browser Dari tampilan kode diatas terbukti, berbeda dengan kode PHP aslinya. Jadi yang sampai ke klien sebenarnya adalah kode HTML-nya. II.2 Dasar-dasar PHP II.2.1 Komentar (Comment) Bagian dari kode PHP yang tidak dieksekusi/dijalankan, tetapi sangat berguna bagi pemrogram atau pembaca program, dalam memahami isi program mengingat komentar biasanya berisi keterangan-keterangan penjelas.

26 26 Ada 2 cara untuk menulis komentar : 1. Komentar 1 baris, dibuat menggunakan tanda //(garis miring dua kali) atau tanda #. 2. Komentar banyak baris, dibuat dengan menggunakan pasangan tanda /* dan */ dimana semua tulisan yang berada diantara kedua tanda ini tidak akan dijalankan. Contoh programnya : (Komentar.php) <title>contoh Komentar 1 dan Banyak Baris</title> <body > Belajar PHP <br> <? //menampilkan dengan echo echo " Sekarang Tanggal : ", Date("d F Y"); echo "<br>"; printf ("Sekarang Tanggal : %s", Date("d F y")); #menampilkan dengan printf printf ("<br>"); /* Program ini akan mencetak tanggal sekarang sebanyak 2 buah yaitu dengan echo dan printf, dengan format d F Y dan d F y */ echo " Sekarang Tanggal : ", Date("d F Y"); echo "<br>"; printf ("Sekarang Tanggal : %s", Date("d F y")); Gambar 2.3 Tampilan program komentar.php Penjelasannya : //menampilkan dengan echo dan //menampilkan dengan printf adalah merupakan contoh komentar 1 baris. /*Program ini akan mencetak tanggal sekarang sebanyak 2 buah yaitu dengan echo dan printf, dengan format d F Y dan d F y */ adalah merupakan contoh komentar banyak baris. II.2.2 Pernyataan (Statement) Satuan perintah, dimana statemen ini harus diakhiri dengan tanda titik-koma (;). Contoh programnya : (Pernyataan.php) <title>contoh Statement</title>

27 27 <body > <? echo "Sekarang Tanggal : ", Date("d F Y"); echo "<br>"; printf ("Sekarang Tanggal : %s", Date("d F y")); Gambar 2.4 Tampilan program pernyataan.php Penjelasannya : echo " Sekarang Tanggal : ", Date("d F Y"); dan printf ("Sekarang Tanggal : %s", Date("d F y"));, adalah merupakan contoh statement. II.2.3 Variabel Sebagai tempat penyimpanan data sementara dan nilainya dapat berubah-rubah, dimana data yang disimpan dalam variabel akan hilang setelah program selesai dieksekusi. Variabel dalam PHP selalu ditulis dengan awalan tanda $ dan karakter pertama harus berupa huruf atau garis bawah ( _ ). Contoh programnya : (Variabel.php) <title>contoh Variabel</title> <body > <? $gapok = ; printf ("Gaji Pokok : %d",$gapok); printf ("<br>"); $pdpt = 1.5 * $gapok; printf ("Pendapatan Sekarang adalah : %d",$pdpt); Gambar 2.5 Tampilan program variabel.php

28 28 Penjelasannya : dari contoh program diatas $gapok merupakan variable dimana nilai awalnya adalah Expresi $pdpt = 1.5 * $gapok; ini akan menjadikan nilai variable $pdpt berisi II.2.4 Operator Digunakan untuk memanipulasi nilai suatu variabel. Nilai yang dimodifikasi oleh operator disebut Operand. Operand dan Operator ini akan membentuk ekspresi (ungkapan). Operator diklasifikasikan menjadi : II Operator Aritmatika. Operator yang digunakan untuk melakukan operasi perhitungan matematika. Tabel 2.2 Operator aritmatika Operator Fungsi + Penjumlahan - Pengurangan * Perkalian / Pembagian % Sisa hasil bagi Contoh programnya : (OpAritmatika.php) <title>contoh Operator Aritmatika</title> <body> printf("<b>penjumlahan :<br>\n </b>"); printf(" = %d <br>\n", ); printf(" = %f <br>\n", ); printf("<b>pengurangan :<br>\n </b>"); printf("6-3.5 = %d <br>\n", 6-3.5); printf("6-3.5 = %f <br>\n", 6-3.5); printf("<b>perkalian :<br>\n </b>"); printf("7 x 3.5 = %d <br>\n", 7 * 3.5); printf("7 x 3.5 = %f <br>\n", 7 * 3.5); printf("<b>pembagian :<br>\n </b>"); printf("7 / 3 = %d <br>\n", 7 / 3); printf("7 / 3.5 = %f <br>\n", 7 / 3.5); printf("<b>sisa hasil bagi :<br>\n </b>"); print("9 % 3 = "); print(9 % 3); print("<br>\n"); print("9 % 5 = "); print(9 % 5); print("<br>\n");

29 29 Gambar 2.6 Tampilan program oparitmatika.php II Operator Pembandingan. Operator yang digunakan untuk membandingkan nilai dari 2 operand, hasilnya dinyatakan dalam nilai Boolean : True (benar) dan false (salah). Tabel 2.3 Operator pembandingan Operator Fungsi = = Memeriksa apakah operand kanan bernilai sama dengan operand kiri. > Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih besar dengan operand kanan. < Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih kecil dengan operand kanan. >= Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih besar atau sama dengan operand kanan. <= Memeriksa apakah operand kiri bernilai lebih kecil atau sama dengan operand kanan.!= atau <> Memeriksa apakah operand kanan tidak bernilai sama dengan operand kanan. Contoh programnya : (OpPembadingan.php) <title>contoh Operator Pembandingan</title> $a = 2; $b = 3; $c = 2; printf("$a < $b keterangan : %d<br>\n", $a < $b); printf("$a > $b keterangan : %d<br>\n", $a > $b); printf("$a <= $b keterangan : %d<br>\n", $a <= $b); printf("$a >= $b keterangan : %d<br>\n", $a >= $b); printf("$a = $c keterangan : %d<br>\n", $a == $c); printf("$a!= $c keterangan : %d<br>\n", $a!= $c); printf("$a <> $b keterangan : %d<br>\n", $a <> $b);

30 30 Gambar 2.7 Tampilan program oppembadingan.php II Operator Logika Digunakan untuk membandingkan 2 nilai variabel yang bertipe Boolean dan hasil yang di dapat juga bertipe Boolean. Operand Kanan Operand Kiri Tabel 2.4 Operator logika Operator && (and) (or) xor (exclusive or) Salah Salah Salah Salah Salah Salah Benar Salah Benar Benar Benar Salah Salah Benar Benar Benar Benar Benar Benar Salah Operator! dikenakan hanya pada sebuah operand. Operand! (not) Salah Benar Benar Salah Contoh programnya : (OpLogika.php) <title>contoh Operator Logika</title> <body> $a = '1'; $b = '2'; $c = '3'; printf("<b>logika AND<br>\n </b>"); printf("1>2 and 2>3, keterangan : %d<br>\n", $a >$b and $b >$c); printf("1>2 and 2<3, keterangan : %d<br>\n", $a >$b && $b <$c); printf("1<2 and 2>3, keterangan : %d<br>\n", $a <$b and $b >$c); printf("1<2 and 2<3, keterangan : %d<br>\n", $a <$b && $b <$c); printf("<b>logika OR<br>\n </b>"); printf("1>2 or 2>3, keterangan : %d<br>\n", $a >$b or $b >$c); printf("1>2 or 2<3, keterangan : %d<br>\n", $a >$b $b <$c); printf("1<2 or 2>3, keterangan : %d<br>\n", $a <$b or $b >$c); printf("1<2 or 2<3, keterangan : %d<br>\n", $a <$b $b <$c); printf("<b>logika XOR<br>\n </b>"); printf("1>2 xor 2>3, keterangan : %d<br>\n", $a >$b xor $b >$c); printf("1>2 xor 2<3, keterangan : %d<br>\n", $a >$b xor $b <$c); printf("1<2 xor 2>3, keterangan : %d<br>\n", $a <$b xor $b >$c);

31 31 printf("1<2 xor 2<3, keterangan : %d<br>\n", $a <$b xor $b <$c); printf("<b>logika NOT<br>\n </b>"); printf("not(1<2 xor 2<3), keterangan : %d<br>\n",!($a <$b xor $b <$c)); printf("not(1<2 xor 2>3), keterangan : %d<br>\n",!($a <$b xor $b >$c)); Gambar 2.8 Tampilan program oplogika.php II Operator Pemanipulasi Bit Digunakan untuk memanipulasi data dalam level bit. Tabel 2.5 Operator pemanipulasian bit Operator Fungsi Melakukan operasi and, nilai variabel (dalam level bit) di sisi kiri operator & dengan sisi kanannya. Melakukan operasi or, nilai variabel (dalam level bit) di sisi kiri operator dengan sisi kanannya. Melakukan operasi xor, nilai variabel (dalam level bit) di sisi kiri operator ^ dengan sisi kanannya. >> Menggeser bit ke kanan dari nilai variabelnya (dalam level bit). << Menggeser bit ke kiri dari nilai variabelnya (dalam level bit). Contoh programnya : (OpPemanipulasianBit.php) <title>contoh Operasi Pemanipulasi Bit</title> <body> $bil1 = 14; $bil2 = 11; printf("$bil1 & $bil2 = %d <br>\n", $bil1 & $bil2); printf("%d %d = %d <br>\n", $bil1, $bil2, $bil1 $bil2);

32 32 printf("$bil1 ^ $bil2 = %d <br>\n", $bil1 ^ $bil2); printf("$bil1 >> 1 = %d <br>\n", $bil1 >> 1 ); printf("%d >> 2 = %d <br>\n", $bil1, $bil1 >> 2 ); printf("$bil1 << 1 = %d <br>\n", $bil1 << 1 ); printf("%d << 2 = %d <br>\n", $bil1, $bil1 << 2 ); Keterangan : Gambar 2.9 Tampilan program oppemanipulasianbit.php Ekspresi Keterangan 14 & & 1011 = 1010 (10) = 1111 (15) 14 ^ ^ 1011 = 0101 (5) 14 >> digeser 1 ke kanan = 111 (7) 14 >> digeser 2 ke kanan = 11 (3) 14 << digeser 1 ke kiri = (28) 14 << digeser 2 ke kiri = (56) II Operator Penugasan Digunakan untuk memberi atau mengisi nilai kedalam variabel tertentu, yang umum digunakan adalah operator =. Tabel 2.6 Operator penugasan Operator Fungsi += Menambahkan nilai pada variabel di sisi kiri operator dengan di sisi kanan. -= Mengurangi nilai pada variabel di sisi kiri operator dengan nilai di sisi kanan. /= Membagi nilai pada variabel di sisi kiri operator dengan nilai di sisi kanan.. *= Mengalikan nilai pada variabel di sisi kiri operator dengan nilai di sisi kanan. %= Mencari sisa hasil bagi antara variabel di sisi kiri operator dengan di sisi kanan. &= Melakukan operasi logika and terhadap variabel di sisi kiri operator dengan nilai di sisi kanan. = Melakukan operasi logika or terhadap variabel di sisi kiri operator dengan nilai di sisi kanan. ^= Melakukan operasi logika xor terhadap variabel di sisi kiri operator dengan nilai di sisi kanan.

33 .= Menambahkan string pada variabel di sisi kiri operator dengan nilai di sisi kanan. ++ Menambahkan nilai 1 pada variabel (penaikkan). -- Mengurangi nilai 1 pada variabel (penurunan). Contoh programnya : (OpPenugasan.php) 33 <title>contoh Operator Penugasan --</title> <body> $bil = 25; $bit = 14; $str = "Satu"; print("isi variabel bil = $bil dan variabel bit = $bit dan variabel str = $str<br>\n"); $bil += 5; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bil += 5) adalah $bil <br>\n"); $bil -= 5; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bil -= 5) adalah $bil <br>\n"); $bil /= 5; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bil /= 5) adalah $bil <br>\n"); $bil *= 5; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bil *= 5) adalah $bil <br>\n"); $bil %= 7; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bil %= 7) adalah $bil <br>\n"); $bit &= 11; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bit &= 11) adalah $bit <br>\n"); $bit = 9; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bit = 9) adalah $bit <br>\n"); $bit ^= 6; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bit ^= 6) adalah $bit <br>\n"); $str.= " Juta"; print("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ str.= '' Juta'') adalah $str <br>\n"); printf("efek ++ yang diletakkan dibelakang variabel :<br>\n"); printf("isi variabel setelah diberikan ekspresi (3 + $ bil++) adalah \n"); printf(3 + $bil++); print("<br>\n"); printf("isi variabel bil saat ini adalah \n"); print("x = $bil <br>\n"); $bil=4; print("<b>isi variabel bil dikembalikan menjadi : $bil </b><br>\n"); print("efek ++ yang diletakkan didepan variabel :<br>\n"); print("isi variabel setelah diberikan ekspresi (3 + ++$ bil) adalah \n"); print(3 + ++$bil); print("<br>\n"); print("isi variabel bil saat ini adalah \n"); print("x = $bil <br><br>\n"); printf("efek -- yang diletakkan dibelakang variabel :<br>\n"); printf("isi variabel setelah diberikan ekspresi ($ bil--) adalah \n"); printf($bil--); print("<br>\n"); printf("isi variabel bil saat ini adalah \n"); print("x = $bil <br>\n"); $bil=5; print("<b>isi variabel bil dikembalikan menjadi : $bil </b><br>\n"); print("efek -- yang diletakkan didepan variabel :<br>\n"); print("isi variabel setelah diberikan ekspresi (--$ bil) adalah \n"); print(--$bil); print("<br>\n"); print("isi variabel bil saat ini adalah \n"); print("x = $bil <br>\n");

34 34 II Operator String Gambar 2.10 Tampilan program oppenugasan.php Hanya ada satu operator string yaitu operator penggabung string. (titik). Contoh programnya : (OpString.php) <title>contoh Operator String</title> <body> $a="selamat datang di"; $b=$a." Kampus STMIK Akakom Yogyakarta"; print("<b>$b"); Gambar 2.11 Tampilan program opstring.php

35 35 II Prioritas Operator Untuk mengetahui dan menentukan urutan pengerjaan operator dalam suatu ekspresi. Catatan: Jika dalam sebuah ekspresi terdapat beberapa operator yang mempunyai prioritas yang berbeda maka yang akan dikerjakan terlebih dahulu adalah operator dengan prioritas tertinggi. Jika dalam sebuah ekspresi terdapat beberapa operator yang mempunyai prioritas yang sama maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah operator yang paling kiri. Tabel 2.7 Prioritas operator Prioritas Operator Tertinggi ( ) ~ * / % + - <> <= >= = =!= & ^! && xor Terendah = += -= *= /= &= = ^=.= Contoh programnya : (PrioritasOp.php) <title>contoh Prioritas Operator</title> <body> $a=3; $b=5; $c=12; printf("$a + $b * $c = %d <br>\n", $a+$b*$c); printf("($a + $b) * $c = %d <br>\n", ($a+$b)*$c); printf("$a / $b - $c = %f <br>\n", $a/$b-$c); Gambar 2.12 Tampilan program opstring.php

36 II.3 Aliran Kendali (Control Flow) pada PHP Maksud sebenarnya dari control flow adalah bagaimana urutan eksekusi perintah di dalam program. Beberapa control flow yang disediakan dalam PHP : II.3.1 Percabangan Sering disebut juga dengan istilah decision making (pengambilan keputusan) memungkinkan aplikasi memeriksa isi suatu variabel atau hasil perhitungan ekspresi dan mengambil tindakan yang sesuai. Ada 2 jenis percabangan, dipilih berdasarkan kriteria dan jumlah pilihan yang tersedia. II Pernyataan if, if-else dan if-else-if - Konstruksi if saja, formatnya : if (kondisi/ekspresi) statemen Kodisi akan diperiksa, jika bernilai benar maka bagian statemen akan dijalankan, jika bernilai salah maka bagian statemen tidak akan dijalankan. Contoh programnya : (If.php) <title>contoh Percabangan If Saja</title> <body> $nilai = 80; $ket = "Tidak Lulus"; if ($nilai >= 50) $ket = "Lulus"; print("$ket<br\n"); 36 Gambar 2.13 Tampilan program if.php - Konstruksi if-else, formatnya : if (kondisi/ekspresi) statemen_ 1 else statemen_2 Kodisi akan diperiksa, jika bernilai benar maka statemen_1 akan dijalankan, jika bernilai salah maka statemen_2 akan dijalankan.

37 Contoh programnya : (IfElse.php) 37 <title>contoh Percabangan If-Else</title> <body> $nilai = 45; if ($nilai >= 50) $ket = "Lulus"; else $ket = "Tidak Lulus"; print("$ket<br>\n"); Gambar 2.14 Tampilan program ifelse.php - Konstruksi if-elseif, formatnya : if (kondisi/ekspresi_1) statemen_1 elseif ( kondisi/ekspresi_2 ) statemen_2 else statemen_3 Kodisi_1 akan diperiksa, jika bernilai benar maka statemen_1 akan dijalankan, jika kodisi_1 bernilai salah maka akan memeriksa kodisi_2, jika bernilai benar maka statemen_2 akan dijalankan, jika kodisi_2 bernilai salah maka statemen_3 akan dijalankan. Contoh programnya : (IfElseIf.php) <title>contoh Percabangan If-ElseIf</title> <body> Pilihan Anda adalah : $pil = 1; if ($pil == "1") print("manajemen Informatika"); elseif ($pil == "2") print("komputer Akuntansi"); elseif ($pil == "3") print("teknik Komputer"); else print("anda salah Pilih...!");

38 38 II Konstruksi switch Gambar 2.15 Tampilan program ifelseif.php Formatnya : switch (kondisi/ekspresi) case kondisi/ekspresi_case_1 statemen_1 break; case kondisi/ekspresi_case_2 statemen_2 break; default: statemen_n Kodisi akan diperiksa, jika kondisi=kondisi/ekspresi_case_1 maka statemen_1 akan dijalankan dan kemudian eksekusi dilanjutkan ke statemen yang terletak sesudah tanda penutup switch yaitu :, jika kondisi=kondisi/ekspresi_case_2 maka statemen_2 akan dijalankan dan kemudian eksekusi dilanjutkan ke statemen yang terletak sesudah tanda penutup switch yaitu :, jika tidak ada yang memenuhi maka statemen_n yang akan dijalankan. Contoh programnya : (Switch.php) <title>contoh Percabangan Switch</title> Pilihan Anda adalah : $pil = 2; switch ($pil) case 1: print("<b>manajemen Informatika"); break; case 2: print("<b>teknik Komputer"); break; case 3: print("<b>komputer Akuntansi"); break; case 4: print("<b>teknik Informatika"); break; case 5: print("<b>sistem Informasi"); break; default : print("<b>maaf Anda Salah Pilih");

39 39 print("<br>"); print("ini adalah statemen yang terletak sesudah tanda penutup Switch "); Gambar 2.16 Tampilan program switch.php II.3.2 Perulangan Suatu pernyataan yang berguna untuk melakukan suatu pengulangan. II Pernyataan for Merupakan pernyataan yang digunakan untuk melakukan pengulangan (looping), dimana jumlah pengulangannya telah ditentukan diawal pengulangan. - Konstruksi for, formatnya : for (ekspresi1;ekspresi2,ekspresi3) statemen Ekspresi1, memberikan nilai awal terhadap variabel yang akan digunakan untuk melakukan pencacahan pengulangan. Ekspresi2, berlaku sebagai kondisi untuk menentukan pengulangan terhadap pernyataan yang ada di dalam, akan dilakukan atau tidak. Ekspresi3, digunakan untuk mengatur nilai variabel yang digunakan dalam ekspresi1. Statemen, merupakan perintah yang akan diulang-ulang. Bila statemen, yang berada diantara tanda dan hanya satu, tanda dan dapat dihilangkan. Contoh programnya : (For.php) <title>contoh Perulangan For</title> <body> for ($bil = 1; $bil <= 15; $bil+=3) print("angka : $bil <br>");

40 40 Gambar 2.17 Tampilan program for.php II Pernyataan while Merupakan pernyataan yang digunakan untuk memberikan perintah menjalankan statemen tertentu, secara berulang-ulang selama syaratnya terpenuhi. - Konstruksi while, formatnya : while (kondisi/ekspresi ) statemen Kondisi/ekspresi, akan diperiksa terlebih dahulu, jika benar maka statemen yang terdapat dalam akan dijalankan dan kemudian kondisi/ekspresi diperiksa lagi berulang-ulang sampai kondisi/ekspresi bernilai salah. Contoh programnya : (While.php) <title>contoh Perulangan While</title> <body> $bil=1; while ($bil < 16) print("angka : $bil<br>"); $bil+=3; Gambar 2.18 Tampilan program while.php II Pernyataan do-while Suatu pernyataan yang fungsinya sama dengan while, namun pada do-while paling tidak statemen yang berada pada tanda akan dijalankan 1 kali.

41 - Konstruksi do-while, formatnya : do statemen while (kondisi/ekspresi ); Statemen yang terdapat dalam akan dijalankan, kemudian kondisi/ekspresi akan diperiksa, jika benar maka statemen yang terdapat dalam akan dijalankan lagi berulang-ulang sampai kondisi/ekspresi bernilai salah. Contoh programnya : (DoWhile.php) <title>contoh Perulangan Do-While</title> <body> $bil = 1; do print("angka :$bil<br>"); $bil+=2; while ($bil <=10); 41 Gambar 2.19 Tampilan program dowhile.php II.3.3 Perpindahan Suatu pernyataan yang berguna untuk melakukan suatu perpindahan. II Pernyataan break Pernyataan yang digunakan untuk menghentikan atau keluar dari proses pengulangan (looping). Contoh programnya : (Break.php) <title>contoh Perpindahan Break</title> <body> for($bil=1; $bil<=5; $bil++) print("angka : $bil <br>"); if ($bil==8)

42 42 break; print("perulangan Selesai <br>"); Contoh programnya : (BreakLain.php) Gambar 2.20 Tampilan program break.php <title>contoh Perpindahan Break dengan Parameter</title> <body> for ($bil=1; $bil<=10; $bil++) switch ($bil) case 3: print("break 1 <br>\n"); break 1; case 6: print("break 2 <br>\n"); break 2; default: print("$bil <br>\n"); break; print("perulangan Selesai <br>"); Gambar 2.21 Tampilan program breaklain.php

43 II Pernyataan continue Pernyataan yang digunakan untuk melewati satu putaran dalam rangkaian pengulangan (looping). Contoh programnya : (Continue.php) 43 <title>contoh Perpindahan Continue</title> <body> for($bil=1; $bil<=8; $bil++) if ($bil>=4 and $bil<=6) continue; print("angka :$bil <br>\n"); Gambar 2.22 Tampilan program continue.php II Pernyataan exit Pernyataan yang digunakan untuk mengakhiri pengeksekusian, dengan pemberian perintah ini maka semua skrip baik PHP maupun HTML tidak akan dikirim ke browser. Contoh programnya : (Exit.php) <title>contoh Perpindahan Exit</title> <body> for($bil = 1; $bil <= 10; $bil++) print("angka : $bil <br>\n"); if ($bil == 4) exit; print("program Selesai <br>\n");

44 44 Gambar 2.23 Tampilan program exit.php II Pernyataan return Merupakan pernyataan yang digunakan untuk memerintahkan kode untuk keluar dari fungsi. Contoh programnya : (Return.php) <title>contoh Perpindahan Return</title> <body> function TesReturn() for($bil = 1; $bil <= 15; $bil++) print("angka : $bil <br>\n"); if ($bil ==3) return; print("pengulangan Selesai <br>\n"); TesReturn (); print("pemanggilan Fungsi Selesai <br>\n"); Gambar 2.24 Tampilan program return.php Terlihat bahwa, print("pengulangan Selesai <br>\n"); tidak dijalankan, menunjukkan bahwa setelah return dieksekusi, program akan keluar dari fungsi TesReturn() dan mengeksekusi perintah setelah fungsi TesReturn(), yaitu print("pemanggilan Fungsi Selesai <br>\n");.

45 45 II.4 Array Array adalah kumpulan beberapa data yang disimpan dalam satu variabel. Jadi berbeda dengan variabel sebelumnya yang hanya menyimpan satu nilai saja, array dapat menampung lebih dari 1 nilai. Sebagai contoh, anda akan menyimpan data teman-teman anda dalam satu variabel $teman, dan ada 3 orang temen yang akan anda masukkan ke dalam variabel tersebut. Secara visual dapat digambarkan sebagai berikut : $teman[0] $teman[1] $teman[2] Febty Abi Sari $teman Setiap nilai dalam array disebut elemen, akan mempunyai index dan dengan index ini akan digunakan untuk mengakses elemen tersebut. PHP mengenal 2 macam index, yaitu : 1. Index Numerik, menggunakan angka sebagai index-nya (biasanya dimulai dari 0). 2. Index Asosiatif/String, menggunakan nama masing-masing elemen sebagai index-nya. II.4.1 Inisialisasi Array Inisialisasi (mengisi nilai) array seperti contoh diatas, dapat diciptakan dengan cara sebagai berikut : $teman = array ( Febty, Abi, Sari ); Kode diatas menjadikan array $temen berindeks numeric, selain cara ini ada cara lain yaitu : $teman[] = Febty ; $teman[] = Abi ; $teman[] = Sari ; Kode diatas akan menjadikan array $temen berindeks numeric juga. $teman Febty Abi Sari Untuk membuat array berindeks asosiatif, membutuhkan label atau nama untuk masing-masing elemen. Dari contoh diatas akan dikembangkan agar dapat menyimpan nomer telepon masing-masing teman dan menjadikan nama orangnya sebagai indeks. Contohnya adalah sebagai berikut : $teman = array ( Febty => , Abi =>543886, Sari => ); atau $teman[ Febty ] = ; $teman[ Abi ] = ; $teman[ Sari ] = ; Kedua kode diatas akan menjadikan $temen array berindeks asosiatif/string. $teman Febty Abi Sari

46 46 II.4.2 Navigasi Array Navigasi (mengakses nilai) array dapat dilakukan dengan menggunakan kalang. Misalnya untuk menampilkan isi array berindeks numeric diatas : Contoh programnya : (Array.php) <title>contoh Mengakses Array dengan Indeks Numerik</title> <body> $teman = array ("Febty", "Abi", "Sari"); for ($i = 0; $i <count($teman); $i++) print("array \$teman Indeks [$i] adalah : $teman[$i] <br>"); Gambar 2.25 Tampilan program array.php Fungsi count diatas digunakan untuk mendapatkan jumlah array, yaitu 3. Sedangkan untuk menampilkan seluruh elemen dalam array menggunakan for. Untuk menampilkan isi array berindeks string, tidak dapat menggunakan kalang for seperti diatas, karena label/indeks elemen disimpan dalam tipe string (bukan numeric). Contoh kalang untuk mengakses array berindeks string dapat dilihat dibawah ini : Contoh program lainnya : (ArrayString.php) <title>contoh Mengakses Array dengan Indeks String</title> <body> $teman = array ("Febty"=> , "Abi"=>543886, "Sari"=> ); //Untuk menampilkan semua elemen yang berindeks string while ( list($indeks, $elemen) = each($teman) ) print("array \$teman indeks : $indeks berisi elemen : $elemen <br>");

47 47 Gambar 2.26 Tampilan program arraystring.php Disini ada 2 fungsi yang terlibat, yaitu : each dan list. Fungsi each digunakan untuk mengakses masing-masing elemen dalam array dan juga indeksnya yang saling berpasangan. Pasangan elemen dan indeks ini, akan dipisahkan oleh fungsi list dan dimasukkan kedalam variabel $indeks dan $elemen. II.4.3 Fungsi-fungsi Array Sort, mengurutkan elemen pada array dengan urutan naik (ascending) dan indeksnya numerik, Rsort mengurutkan elemen pada array dengan urutan turun (descending) dan indeksnya numerik. Contoh programnya : (Sort&Rsort.php) <title>pengurutan Elemen degan Sort dan Rsort</title> <body> $teman = array ( Febty => , Abi =>543886, Sari => ); // Pengurutan dengan sort sort($teman); print("hasil Pengurutan Naik : <br>"); while ( list($indeks, $elemen) = each($teman) ) print("indeks ke :[$indeks] berisi : $elemen <br>"); // Pengurutan dengan rsort rsort($teman); print("hasil Pengurutan Turun : <br>"); while ( list($indeks, $elemen) = each($teman) ) print("indeks ke :[$indeks] berisi : $elemen <br>");

48 48 Gambar 2.27 Tampilan program sort&rsort.php II.4.4 Array Multidimensional Array Multidimensional, adalah array yang elemennya mengandung array dan bahkan jumlah elemen array yang terkandung pada elemen array dapat berbeda. Contoh gambaran array multidimensi : Mata Kuliah Mahasiswa Pemrograman Web Andreas, Ridwan, Sita Pemrograman Visual Andreas, Fafa, Susi Pemrograman Basisdata Lina, Dina, Susi, Rini Contoh programnya : (ArrayMultidimensional.php) <title>penggunaan Array Multidimensi</title> <body> // Membuat array berdimensi dua $Mahasiswa = array ( "Pemrograman Web" => array("andreas", "Ridwan", "Sita"), "Pemrograman Visual" => array("andreas","fafa","susi"), "Pemrograman Basisdata" => array("lina","dina","susi","rini"), ); // Menampilkan isi array while ( list($indeks1, $elemen1) = each($mahasiswa) ) print("<b>peserta $indeks1 : </b><br>"); $nomor = 1; while ( list($indeks2, $elemen2) = each($elemen1) ) print("$nomor. $elemen2 <br>"); $nomor++;

49 49 II.5 Fungsi (Function) Gambar 2.28 Tampilan program arraymultidimensional.php Fungsi adalah blok kode (kumpulan beberapa statement) yang dibuat dengan tujuan melaksanakan satu tugas tertentu. Dengan menciptakan sebuah fungsi sekali saja, fungsi ini akan dapat digunakan berkali-kali pada bagian manapun dalam skrip dengan cara memanggil nama fungsi tersebut. II.5.1 Deklarasi Fungsi Fungsi dideklarasikan dengan menggunakan pernyataan Function. Formatnya : function nama_fungsi (parameter) blok kode Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam deklarasi fungsi dalam PHP : - Nama fungsi (function name), nama yang diberikan pada fungsi yang digunakan untuk memanggil fungsi tersebut. Aturan penamaan fungsi : 1. Tidak boleh sama dengan nama fungsi yang telah ada dalam PHP. 2. Hanya boleh terdiri dari huruf, angka dan garis bawah. 3. Tidak boleh diawali dengan angka. - Parameter, nilai yang akan dimasukkan ke dalam fungsi untuk kemudian diproses, sehingga akan menhasilkan output sesuai keinginan. - Blok kode, berisi instruksi yang harus dilakukan komputer, untuk menghasilkan output yang diinginkan dan dibatasi oleh sepasang dan. Contoh fungsi : function penjumlahan($a,$b) $c = ($a + $b); print ($c); penjumlahan(8,9);

50 50 Keterangan : - function, kata kunci fungsi. - penjumlahan, nama fungsi. - ($a,$b), parameter dari fungsi. - $c = ($a + $b) blok kodenya. print ($c); - penjumlahan(8,9);, memanggil fungsi penjumlahan dengan memberikan nilai parameter $a=8 dan $b=9. Contoh program lainnya : (Fungsi.php) <title>contoh Fungsi</title> <body> function penjumlahan($a,$b) $c = ($a + $b); print ($c); penjumlahan(8,9); Gambar 2.29 Tampilan program fungsi.php II.5.2 Nilai Balik Fungsi Nilai yang dihasilkan oleh suatu fungsi, setelah fungsi tersebut dijalankan. Contoh programnya : (FungsiNilaiBalik.php) <title>contoh Fungsi dengan Nilai Balik</title> <body> function penjumlahan($a,$b) $c = ($a + $b); return ($c); //digunakan untuk memberikan nilai balik fungsi penjumlahan(8,9); //digunakan untuk memanggil fungsi pejumlahan print (penjumlahan(8,7)); //digunakan untuk memanggil fungsi pejumlahan dan //menampilkan ke layar

51 51 Gambar 2.30 Tampilan program fungsinilaibalik.php II.5.3 Nilai Argumen Bawaan. Nilai bawaan yang dimiliki oleh suatu parameter, bilamana nilai argumennya tidak disebutkan pada saat fungsi dipanggil. Contoh programnya : (FungsiNilaiArgumenBawaan.php) <title>contoh Fungsi dengan Argumen Bawaan</title> <body> function penjumlahan($a=3,$b=10) //Memberi nilai bawaan untuk argumen a = 3 dan b = 4 $c = ($a * $b); return ($c); print (penjumlahan(8,7)); //Memberi nilai untuk argumen a = 8 dan b = 7 print ("<br>"); print (penjumlahan(8)); //Memberi nilai untuk argumen a = 8 sedangkan argumen b mengambil dari //nilai bawaannya print ("<br>"); print (penjumlahan()); //Nilai untuk argumen a dan b dikosongkan, sehingga kedua argument akan //menggunakan nilai bawaannya II.5.4 Fungsi Rekursif Suatu fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Contoh programnya : (FungsiRekursif.php) <title>contoh Rekursif</title> Gambar 2.31 Tampilan program fungsinilaiargumenbawaan.php

52 52 <body> function jum_tot($bil) if ($bil==0) //Jika isi variabel bil = 0, maka nilai balik fungsi jum_tot =0 return 0; else return $bil + jum_tot($bil - 1); //Pemanggilan rekursif, fungsi jum_tot printf("jumlah Total <b>5 </b> Bilangan Pertama = <b>%d <br></b>\n", jum_tot(5)); printf("jumlah Total <b>10</b> Bilangan Pertama = <b>%d <br></b>\n", jum_tot(10)); Gambar 2.32 Tampilan program fungsirekursif.php II.6 Lingkup Variabel (Variable Scope) Lingkup variabel adalah menyatakan di mana variabel dapat digunakan dalam program, ada 2 yaitu : II.6.1 Variabel lokal Variabel yang hanya dapat digunakan dalam blok tempatnya dideklarasi. II.6.2 Variabel global Variabel yang dapat digunakan di mana saja dalam program setelah dideklarasi dan diinisialisasi, variabel ini akan dapat digunakan berkali-kali pada bagian manapun dalam skrip dengan cara memanggil nama variabel tersebut. Contoh programnya : (VariabelLokal.php) <title>contoh Variabel Lokal</title> <body> function testvar() $nama = "Fafa"; //variabel nama ini merupakan variabel local yang berisi Fafa return ($nama); //memberikan nilai balik pada fungsi testvar $nama = "Abi"; //variabel nama ini merupakan variabel global yang berisi Abi print("$nama"); print("<br>"); print( testvar() ); print("<br>"); print("$nama");

53 53 Contoh programnya : (VariabelGlobal.php) Gambar 2.33 Tampilan program variabellokal.php <title>contoh Variabel Global</title> <body> function testvar() global $nama; //mendeklarasikan variabel nama sebagai variabel global $nama = "Fafa"; //variabel nama ini telah menjadi variabel global yang berisi Fafa return ($nama); //memberikan nilai balik pada fungsi testvar $nama = "Abi"; //variabel nama ini merupakan variabel global yang berisi Abi print("$nama"); print("<br>"); print( testvar() ); print("<br>"); print("$nama"); Gambar 2.34 Tampilan program variabelglobal.php II.6.3 Variabel Statis Variabel yang hanya dapat diakses oleh fungsi yang telah mendeklarasikan dan isinya tidak akan hilang saat eksekusi fungsinya berakhir, sehingga akan tetap dikenali pada pemanggilan fungsi pada tahap berikutnya dengan isi variabelnya sesuai, isi terakhir fungsi di eksekusi.

54 Contoh programnya : (VariabelStatis.php) 54 <title>contoh Variabel Statis</title> <body> function penurunan() static $angka = 5; //$angka merupakan variabel statis, yang isinya = 5 return $angka--; //nilai balik pada fungsi penurunan, dimana isi variabel angka dikurangi 1 printf("%d <br>\n", penurunan()); printf("%d <br>\n", penurunan()); printf("%d <br>\n", penurunan()); printf("%d <br>\n", penurunan()); printf("%d <br>\n", penurunan()); Gambar 2.35 Tampilan program variabelstatis.php II.7 Fungsi untuk mengkonversi tipe data Tabel berikut ini berisi fungsi-fungsi untuk mengkonversi tipe data : Fungsi doubleval intval strval Tabel 2.8 Fungsi konversi tipe data Keterangan Mengkonversi ke dalam nilai bertipe double berdasarkan nilai argumennya. Formatnya : doubleval (argument/variabel). Mengkonversi ke dalam nilai bertipe integer berdasarkan nilai argumennya. Formatnya : intval (argument/variabel). Mengkonversi ke dalam nilai bertipe string berdasarkan nilai argumennya. Formatnya : strval (argument/variabel). Contoh programnya : (FungsiKonversi.php) <title>contoh Fungsi untuk Mengkonversi Tipe Data</title> <body> $data1 = 27.25; $data2 = "27.75 persen"; $data3 = 2002;

55 55 $data4 = "STMIK Akakom"; printf("<b>tipe data1 ( $data1 ) adalah : %s <br>\n", gettype($data1)); printf("<b>data1 dikonversi ke Integer menjadi : %s <br>\n", intval($data1)); printf("tipe data2 ( $data2 ) adalah : %s <br>\n", gettype($data2)); printf("data2 dikonversi ke double menjadi : %s <br>\n", doubleval($data2)); printf("tipe data3 ( $data3 ) adalah : %s <br>\n", gettype($data3)); printf("data3 dikonversi ke string menjadi : %s <br>\n", strval($data3)); printf("tipe data4 ( $data4 ) adalah : %s <br>\n", gettype($data4)); printf("data3 dikonversi ke integer menjadi : %s <br>\n", intval($data4)); $data3=strval($data3); printf("data1 + Data2: %s <br>\n", ($data1 + $data2)); printf("data1 + Data3: %s <br>\n", ($data1 + $data3)); printf("data3 + Data4: %s <br>\n", ($data3 + $data4)); Gambar 2.36 Tampilan program fungsikonversi.php II.8 Fungsi-fungsi lainnya Tabel berikut ini berisi fungsi-fungsi yang lain pada PHP : Fungsi empty isset unset Tabel 2.9 Fungsi-fungsi lainnya Keterangan Untuk mengetahui elemen variabel, kosong atau tidak. Formatnya : empty (variabel). Untuk mengetahui elemen variabel, ada atau tidak. Formatnya : isset (variabel). Untuk menghapus elemen variabel. Formatnya : unset (variabel). Contoh programnya : (FungsiLain.php) <title>contoh Fungsi-fungsi Lainnya</title>

56 56 <body> function ya_atau_tidak($par) if ($par) return "ya"; else return "tidak"; // Mengecek isi variabel nama $isi = isset($nama); printf("1. Apakah isinya ada? %s<br>\n", ya_atau_tidak($isi)); $nama = "Sari"; $isi = isset($nama); printf("2. Apakah isinya ada? %s<br>\n", ya_atau_tidak($isi)); // Mengecek apakah kosong $isi = empty($nama); printf("3. Apakah isinya kosong? %s<br>\n", ya_atau_tidak($isi)); // Menghapus isi variabel nama unset($nama); // Mengecek isi variabel nama $isi = isset($nama); printf("4. Apakah isinya ada? %s<br>\n", ya_atau_tidak($isi)); // Mengecek apakah kosong $isi = empty($nama); printf("5. Apakah isinya kosong? %s<br>\n", ya_atau_tidak($isi)); II.9 Operasi String Gambar 2.37 Tampilan program fungsilain.php Disini akan mempelajari operator-operator untuk memanipulasi string, misalnya : menggabungkan 2 buah string dan untuk memvalidasi keabsahan alamat . II.9.1 Operator. dan.= Operator. berfungsi untuk mengabungkan 2 buah string demikian juga untuk operator.= fungsinya sama dengan operator.. Contoh programnya : (OperatorGabung.php) <title>contoh Penggabungan String</title>

57 <body> $kata = "Selamat"; printf("<b>$kata<br>"); $kalimat = $kata. " ". "Datang,"; printf("$kalimat<br>"); $kalimat.= " di STMIK AKAKOM"; // identik dengan $kalimat = $kalimat. " di STMIK AKAKOM"; printf("$kalimat<br>"); $kalimat = $kalimat. " Yogyakarta"; printf("$kalimat"); 57 Gambar 2.38 Tampilan program operatorgabung.php II.9.2 Menampilkan string. Untuk menampilkan keluaran pada web browser dapat menggunakan print, printf atau echo, dengan format string sebagai berikut : Formatnya : printf (format_string, argument...); Ket : Format_string : untuk menentukan format argumen, dalam tampilan web browser. Argument : berisi data yang akan ditampilkan. Kode Tabel 2.10 Format string, yang digunakan dalam fungsi printf Keterangan d Bilangan bulat b Bilangan biner bulat o Bilangan octal (berbasis 8) X Bilangan heksadesimal (berbasis 16), dimana huruf dinyatakan dalam huruf besar. x Bilangan heksadesimal (berbasis 16), dimana huruf dinyatakan dalam huruf kecil. c Karakter yang nilai ASCII-nya dinyatakan dalam argument string. s String f Bilangan double (real) % Tanda % tidak perlu ada argumen Contoh programnya : (FormatString.php) <title>contoh Format Tampilan Data</title> <body>

58 58 $data = "58.8 kilometer"; printf("format d : <b>%d</b> <br>\n", $data); printf("format b : <b>%b</b> <br>\n", $data); printf("format o : <b>%o</b> <br>\n", $data); printf("format X : <b>%x</b> <br>\n", $data); printf("format x : <b>%x</b> <br>\n", $data); printf("format c : <b>%c</b> <br>\n", $data); printf("format s : <b>%s</b> <br>\n", $data); printf("format f : <b>%.3f</b> <br>\n", $data); Gambar 2.39 Tampilan program formatstring.php II.9.3 Memperoleh panjang atau jumlah karater pada suatu string. Untuk memperoleh jumlah karater pada suatu string menggunakan fungsi strlen. Formatnya : strlen (string); Ket : hasil dari fungsi ini adalah jumlah karater dari string. Contoh programnya : (PanjangString.php) <title>contoh Memperoleh Panjang String</title> <body> $data = "Akakom"; $a =strlen ("$data"); $b =strlen ("STMIK Akakom"); printf ("$a<br>"); printf ("$b<br>");

59 59 Gambar 2.40 Tampilan program panjangstring.php II.9.4 Mengubah huruf kecil menjadi huruf kapital atau sebaliknya. Untuk mengubah menjadi huruf kecil menggunakan fungsi strtolower sedangkan untuk mengubah menjadi huruf kapital menggunakan fungsi strtoupper. Formatnya : strtolower (string); dan strtoupper (string); Contoh programnya : (MengubahHuruf.php) <title>contoh Mengubah Huruf Menjadi Kecil atau Besar</title> <body> $data = "STMIK Akakom Yogyakarta"; $a =strtolower ("$data"); $b =strtoupper ("$data"); printf ("$data<br>"); printf ("$a<br>"); printf ("$b<br>"); Gambar 2.41 Tampilan program mengubahhuruf.php II.9.5 Menampilkan bagian tertentu dari suatu string. Untuk mengambil atau menampilkan bagian tertentu dari suatu string dapat menggunakan fungsi substr. Formatnya : substr (string, parameter awal, parameter akhir ); Ket : jika parameter awal, tidak menggunakan tanda negatif, ini menunjukkan awal peng-ambilan karakter (karakter awal dari string sama dengan 0) dan jika menggunakan tanda negatif, berarti pengambilan karakter dimulai dari akhir string (karakter akhir dari string sama dengan -1), sebanyak nilai dari parameter awal, jika parameter akhir, tidak menggunakan tanda negatif, ini

60 60 menunjukkan jumlah pengambilan karakter dan jika menggunakan tanda negatif, ini menunjukkan akhir pengambilan karakter dan peng-ambilan karakter dimulai dari akhir string (karakter akhir dari string sama dengan -1), sebanyak nilai dari parameter akhir. Contoh programnya : (SubString.php) <title>contoh Menampilkan Bagian Tertentu dari Suatu string </title> <body> $data =("STMIK Akakom Yogyakarta"); $substring1=substr($data,12); $substring2=substr($data,6,6); $substring3=substr($data,-17,12); $substring4=substr($data,-23,-10); $substring5=substr($data,6,-5); print ("<b>$data<br>"); print ("$substring1<br>"); print ("$substring2<br>"); print ("$substring3<br>"); print ("$substring4<br>"); print ("$substring5<br>"); Gambar 2.42 Tampilan program substring.php II.9.6 Mengganti bagian tertentu dari suatu string. Untuk mengganti bagian tertentu dari suatu string dapat menggunakan fungsi substr_replace. Formatnya : substr_replace (string, variabel_pengganti, parameter awal, parameter akhir ); Ket : variabel_pengganti digunakan untuk menganti substring yang diambil berdasarkan parameter awal dan parameter akhir. Contoh programnya : (ReplaceSubString.php) <title>contoh Mengganti Bagian Tertentu dari Suatu String </title> <body>

61 61 $data=("stmik Akakom Yogyakarta"); $pengganti= ("YES"); $pengganti1=substr_replace($data,$pengganti,12); $pengganti2=substr_replace($data,$pengganti,6,6); $pengganti3=substr_replace($data,$pengganti,-17,12); $pengganti4=substr_replace($data,$pengganti,-23,-10); $pengganti5=substr_replace($data,$pengganti,6,-5); print ("<b>$data<br>"); print ("$pengganti1<br>"); print ("$pengganti2<br>"); print ("$pengganti3<br>"); print ("$pengganti4<br>"); print ("$pengganti5<br>"); Gambar 2.43 Tampilan program replacesubstring.php II.9.7 Mengetahui jumlah karakter suatu substring dalam suatu string. Untuk mengetahui jumlah karakter suatu substring dalam suatu string, dapat menggunakan fungsi substr_count. Formatnya : substr_count (string, substring); Contoh programnya : (JumlahSubString.php) <title>contoh Mengetahui Jumlah Suatu Substring dari Suatu String </title> <body> $data=("stmik Akakom Yogyakarta"); $jumlah1=substr_count($data,"k"); $jumlah2=substr_count($data,"k"); $jumlah3=substr_count($data,"ka"); $jumlah4=substr_count($data,"yes"); print ("<b>$data</b><br>"); print ("Jumlah huruf <b>k</b> : $jumlah1<br>"); print ("Jumlah huruf <b>k</b> : $jumlah2<br>"); print ("Jumlah kata <b>ka</b> : $jumlah3<br>"); print ("Jumlah kata <b>yes</b> : $jumlah4<br>");

62 62 Gambar 2.44 Tampilan program jumlahsubstring.php II.9.8 Mengecek suatu string dengan menggunakan format tertentu. Untuk mengecek suatu string dengan menggunakan format tertentu, dapat menggunakan fungsi erg. Formatnya : erg (format, sumber); Ket : format digunakan sebagai pola untuk mengecek sumber, misalnya :.+ berarti karakter apa saja dan berapapun jumlahnya dan \. berarti harus ada titik. Contoh programnya : (CekString.php) <title>contoh Pemeriksaan Alamat </title> <body> <form> Masukkan Anda: <input type=text name= ><br><br> <input type=submit value="cek"> </form> if (isset($ )) if (empty($ )) print(" Belum Anda Isikan...!<br>\n"); else // cek if (ereg(".+@.+\..+$", $ )) print("penulisan Alamat $ valid <br>\n"); else print("penulisan Alamat $ tidak valid <br>\n");

63 63 Gambar 2.45 Tampilan program cekstring.php II.9.9 Memecah suatu string menjadi array. Untuk memecah suatu string menjadi array, dapat menggunakan fungsi split. Formatnya : split (pemisah, sumber); Ket : pemisah adalah suatu karakter yang digunakan sebagai pemisah dalam sumber. Contoh programnya : (MemecahString.php) <title>contoh Memecah Suatu String Menjadi Array</title> <body> $data = "AKAKOM"; print("$data adalah string yang akan dipecah dengan pemisah <b>k</b>, hasilnya :<br>"); $pembatas = "K"; $karakter =split($pembatas, $data); for ($j = 0; $j < count($karakter); $j++) print("karakter ke-$j, adalah : <b>$karakter[$j]</b><br>"); Gambar 2.46 Tampilan program memecahstring.php II.10 Enkripsi Data. Biasa digunakan untuk menangani data yang bersifat rahasia misalnya : password. Enkripsi adalah proses pengaburan suatu data (password), ke dalam bentuk lain yang tidak mudah ditebak. Contoh fungsi enkripsi data : crypt dan crc32.

64 64 Formatnya : crypt (string, pengenkripsi) dan crc32 (string); Ket : string adalah berisi data/password yang akan di enkripsi, pengenkripsi berfungsi sebagai pengatur pengenkripsian. Contoh programnya : (EnkripsiData.php) <title>contoh crypt dan crc32 untuk Menangani Password</title> <body> <form method=post> Nama Pemakai : <input type=text name=nama><br> Password ke-1 : <input type=password name=password1><br> Password ke-2 : <input type=password name=password2><br> <input type=submit value="login"> </form> if (isset($password1)and($password2)) $validasipwd1 = crypt("kucing",ok); $validasipwd2 = crc32("macan"); $hasil1 = crypt($password1,ok); $hasil2 = crc32($password2); if (($validasipwd1 == $hasil1)and($validasipwd2 == $hasil2)) print("password Benar...!<br>"); print("anda Masuk dengan User : <b>$nama</b><br>"); print("password ke-1-nya : <b>$password1</b><br>"); print("hasil Fungsi crypt terhadap Password ke-1 adalah :$hasil1<br>"); print("password ke-2-nya : <b>$password2</b><br>"); print("hasil Fungsi crc32 terhadap Password ke-2 adalah :$hasil2<br>"); else print("password Salah<br>"); print("anda Masuk dengan User : <b>$nama</b><br>"); print("password ke-1 yang Dimasukkan : <b>$password1</b> Salah..!<br>"); print("password ke-2 yang Dimasukkan : <b>$password2</b> Salah..!<br>");

65 65 Gambar 2.47 Tampilan program enkripsidata.php II.11 Pernyataan Include. Digunakan untuk menyertakan isi file yang berupa suatu skrip pada file lainnya. Formatnya : include (nama_file); Ket : nama_file adalah nama file yang akan disertakan ke dalam skrip yang meng-include-kan. Contoh programnya : (Include.php & Meng-include-kan.php) 1. File yang di-include-kan (Include.php). print("<b><i>jumlah Kelas Belum Berubah :</i></b><br>\n"); if (isset($jkti) and isset($jkmi)) print("jumlah Kelas TI = $jkti<br>\n"); print("jumlah Kelas MI = $jkmi<br>\n"); $jkti = 6; $jkmi = 4; print("<b><i>jumlah Kelas Sudah Berubah :</i></b><br>\n"); print("jumlah Kelas TI = $jkti<br>\n"); print("jumlah Kelas MI = $jkmi<br>\n"); 2. File yang meng-include-kan(meng-include-kan.php) <title>contoh Penggunaan Include</title> <body> $jkti = 3; $jkmi = 5; print("<b>jumlah Kelas Awal :</b><br>\n"); print("jumlah Kelas TI = $jkti<br>\n"); print("jumlah Kelas MI = $jkmi<br>\n"); include("ubahjumlah.php"); print("<b>jumlah Kelas Akhir :</b><br>\n"); print("jumlah Kelas TI = $jkti<br>\n"); print("jumlah Kelas MI = $jkmi<br>\n");

66 66 Gambar 2.48 Tampilan program meng-include-kan.php Bab III. Database MySQL Menyimpan data dalam file biasa memiliki banyak keterbatasan. Semakin besar ukuran file, pencarian data menjadi lebih sulit. File biasa juga tidak memiliki kemampuan untuk mengolah data, misalnya menghitung total nilai, rata-rata, dan lain sebagainya. Dan yang lebih penting, adanya keterbatasan untuk mengendalikan akses terhadap data. Kita tidak dapat menentukan siapa yang boleh dan siapa yang tidak boleh mengakses data. Siapa yang boleh membaca dan tidak boleh menulis, dan sebagainya. Karena itu, sekarang kita akan menggunakan media penyimpanan data yang lebih mutakhir, yaitu database. Operasi data dalam database umumnya mengikuti pola yang sama, yaitu melalui rangkaian langkah sebagai berikut : 1. Membuka sambungan dengan database server. 2. Memilih dan membuka database yang diinginkan. 3. Mengirim perintah untuk mengambil/mengubah/menghapus data.. 4. Mengakses hasil pengambilan data. 5. Mengakhiri sambungan. III.1 Menjalankan Server MySQL Untuk dapat menjalankan server MySQL, tentunya terlebih dahulu server MySQL telah terinstal terlebih dahulu. Pada contoh ini menggunakan PHPTriad dimana server MySQL-nya secara otomatis juga sudah terinstal, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

67 67 1. Jalankan Command Prompt, dan berikan perintah berikut ini : cd c:\apache\mysql\bin, maka anda akan menjumpai prompt berikut ini : C:\apache\mysql\bin > Gambar 3.1 Tampilan prompt kerja dari MYSQL 2. Menjalankan file winmysqladmin.exe, dengan cara memanggilnya di prompt (C:\apache\mysql\bin >winmysqladmin) kemudian tekan <Enter>. Gambar 3.2 Tampilan untuk menjalankan winmysqladmin File ini berfungsi untuk memberikan user name dan password hanya pada saat pertamakali MySQL dijalankan kemudian akan membuat konfigurasi dan perubahan pada file my.ini yang ada di windows. File ini cukup dijalankan sekali saja, untuk selanjutnya setiap komputer menjalankan windows maka secara otomatis akan mengeksekusi file winmysqladmin.exe. 3. Langkah selanjutnya mengisikan user name dan password pada kotak dialog WinMySQLAdmin Quick Setup, misalnya : user name : Adiexs dan password : Kucing, lalu klik OK. Gambar 3.3 Tampilan kotak dialog WinMySQLAdmin Quick Setup Pengisihan ini, akan menjadikan user name dan password yang telah diberikan terdaftar pada server MySQL. Bila tidak diisikan user name dan password-nya, konfigurasi file my.ini tidak akan mendeteksi direktori utama dan direktori MySQL.

68 68 4. Setelah diklik tombol OK, maka pada toolbar kanan bawah akan muncul icon seperti lampu traffic light. 5. Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan database server MySQL, dengan cara klik icon dan akan muncul menu pull-down kemudian pilih menu Show me. Gambar 3.4 Tampilan menu Show me Kemudian akan muncul kotak dialog WinMySQLadmin 1.0 yang berarti bahwa database server MySQL telah aktif. Kotak dialog ini berfungsi untuk mengkonfigurasi database server MySQL, misalnya : konfigurasi my.ini, environment, database dan lain-lain. Gambar 3.5 Tampilan kotak dialog WinMySQLAdmin Langkah berikutnya adalah mengecek apakah database server MySQL, telah siap untuk diakses dengan cara : - Jalankan Command Prompt di Windows, dan berikan perintah berikut ini : cd c:\apache\mysql\bin, maka anda akan menjumpai prompt berikut ini : C:\apache\mysql\bin >mysql. - Maka kemudian akan muncul ucapan selamat datang di MySQL, yang berarti kita telah dapat mengakses database server MySQL. Untuk kembali ke prompt DOS berikan perintah exit.

69 69 Gambar 3.6 Tampilan ucapan selamat datang dari MySQL 7. Untuk menonaktifkan, dapat dilakukan dengan cara klik icon dan akan muncul menu pulldown kemudian pilih menu Win NT, lalu sub menu ShutDown this Tool. Gambar 3.7 Tampilan menu ShowDown MySQL III.2 Penggunaan perintah-perintah SQL pada server MySQL Setelah selesai mejalankan langkah-langkah diatas, yaitu sampai langkah ke-7 berarti kita telah dapat mengaktifkan database server MySQL dan dapat menggunakannya dengan cara memberikan perintah mysql (C:\apache\mysql\bin >mysql). III.2.1 Melihat daftar database Perintahnya : show databases; Gambar 3.8 Tampilan daftar database Menunjukkan server MySQL, defaultnya telah mempunyai 2 database yaitu : mysql dan test. III.2.2 Koneksi ke database Agar dapat memanipulasi suatu database, maka terlebih dahulu harus konek-si ke database tersebut. Perintahnya : use (nama_database);, misalnya : use mysql; dan use test; Gambar 3.9 Tampilan konek ke database mysql Tanggapan Database changed,menunjukkan koneksi ke database mysql telah dilakukan. III.2.3 Mengetahui nama-nama tabel dari suatu database Perintahnya : show tables; Gambar 3.10 Tampilan tabel-tabel pada database mysql

70 70 Tampilan ini menunjukkan nama-nama tabel yang terdapat pada database mysql, yaitu columns_priv, database, host, tables_priv dan user. III.2.4 Mengetahui struktur dari suatu tabel Perintahnya : describe (nama_tabel); misalnya : describe user; dan describe host; Gambar 3.11 Tampilan struktur dari tabel user Tampilan ini menunjukkan nama-nama field dari tabel user yang terdapat pada database mysql, yaitu : a. Host, nama host tempat pemakai melakukan perintah. b. User, nama pemakai. c. Password, password pemakai. d. Select_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat menampilkan data pada suatu tabel atau tidak (SELECT). N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. e. Insert_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat memasukkan data baru pada suatu tabel atau tidak (INSERT). N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. f. Update_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat memodifikasi data pada suatu tabel atau tidak (UPDATE). N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. g. Delete_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat menghapus data pada suatu tabel atau tidak (DELETE). N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. h. Create_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat menciptakan database/tabel atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. i. Drop_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat menghapus database/tabel atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. j. Reload_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat menerapkan perubahan konfigurasi pada database server MySQL atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa.

71 71 k. Shutdown_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat mematikan database server MySQL atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. l. Proses_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat melihat suatu proses yang terjadi pada database server MySQL atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. m. File_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat membaca dan menulis file pada database server MySQL atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa n. Grant_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat memberikan izin wewenang ke pemakai lain atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. o. References_priv, untuk sementara belum digunakan. p. Index_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat melakukan instruksi menciptakan dan menghapus indeks pada suatu tabel atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa. q. Alter_priv, digunakan untuk menyatakan pemakai dapat mengubah struktur tabel atau tidak. N berarti tidak bisa dan Y berarti bisa, dan lain-lain. III.2.5 Mengetahui isi dari suatu tabel Perintahnya : select * from (nama_tabel); misalnya : select * from user; dan select * from db; (sebelum menjalankan perintah ini terlebih dahulu harus mengkoneksikan ke database yang berisi tabel yang isinya akan dilihat). Gambar 3.12 Tampilan isi dari tabel user Arti perintah select * from user; diatas adalah akan menampilkan isi semua field/kolom yang terdapat pada tabel user. Contoh perintah lainnya : select Host, User, Password from user;, hasilnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

72 72 Gambar 3.13 Tampilan isi dari tabel user pada field host,user dan password Pada tabel user diatas dapat diketahui beberapa hal berikut ini : - Nilai % pada field Host, berarti sembarang host. - Nilai kosong pada field Password, berarti user yang mempunyai password kosong dapat mengakses database tanpa memberi password. - Field Host yang berisi localhost, berarti komputer lokal tempat database server MySQL. - User Adiexs merupakan user name yang kita isikan pertama kali pada waktu mengaktifkan database server MySQL, sedangkan pada field Password berisi hasil enkripsi password yang kita masukkan yaitu Kucing. Dari beberapa hal diatas dapat disimpulkan bahwa : siapa saja dan dimanapun saja dapat mengakses database server MySQL tersebut tanpa memberikan password. Untuk itu demi keamanan maka isi tabel user tersebut perlu dirubah dengan menghapus beberapa user dan memberikan password pada user root. III.2.6 Menghapus user (pemakai) Perintahnya : delete from (nama_tabel) where (kondisi); misalnya : delete from user where User = ; (sebelum menjalankan perintah ini terlebih dahulu harus mengkoneksikan ke database yang berisi tabel yang isinya akan dilihat). Gambar 3.14 Tampilan perintah menghapus isi tabel user pada field user yang isinya kosong Tampilan ini menunjukkan perintah query telah dijalankan dan ada 2 baris record yang dihapus, Maka jika dicek dengan perintah : select Host, User, Password from user; isi tabel user menjadi : Gambar 3.15 Tampilan isi dari tabel user pada field host,user dan password setelah isi tabel user didelete Dari tampilan diatas diatas dapat disimpulkan bahwa : user yang dapat mengakses database server MySQL tersebut hanya user root dan Adiexs tetapi untuk user root boleh mengakases tanpa memberikan password. Untuk itu demi keamanan maka user root perlu diberi password.

73 73 III.2.7 Mengisikan password untuk user root Perintahnya : update (nama_tabel) set (nama_field = isi_data) where (kondisi); misalnya : update user set Password=password( Angsa ) where User= root ;. Gambar 3.16 Tampilan perintah meng-update isi tabel user Tampilan ini menunjukkan perintah query telah dijalankan dan ada 2 baris record yang di-update. Maka jika dicek dengan perintah : select Host, User, Password from user; isi tabel user menjadi : Gambar 3.17 Tampilan isi dari tabel user pada field host,user dan password setelah isi tabel user diupdate Dari tampilan diatas diatas dapat disimpulkan bahwa : user yang dapat mengakses database server MySQL tersebut hanya user root dan Adiexs tetapi untuk user root boleh mengakses di host mana saja sedangkan user Adiexs hanya boleh di localhost dan kedua user harus memasukkan passwordnya masing-masing (Angsa dan Kucing), dimana password yang tertampil pada tabel user diatas telah dienkripsi. III.2.8 Mengaktifkan konfigurasi atau perubahan Perintahnya : flush privileges;. Tanpa memberikan perintah ini, maka semua perubahan yang telah dilakukan pada database tidak akan berpengaruh, sehingga setiap selesai mengkonfigurasi maka perintah flush privileges; ini harus dijalankan. Gambar 3.18 Tampilan perintah untuk mengaktifkan konfigursi database Tampilan diatas menunjukkan, bahwa perintah konfigurasi atau perubahan telah dijalankan, langkah selanjutnya adalah mencoba perubahan yang telah dilakukan. III.2.9 Mencoba perubahan yang telah diberikan. - Keluarlah dari prompt MySQL dengan memberikan perintah exit. Gambar 3.19 Tampilan perintah keluar dari prompt MySQL - Cobalah masuk kembali ke database server MySQL dengan memberikan perintah mysql. Gambar 3.20 Tampilan perintah masuk ke prompt MySQL tanpa user dan password

74 74 Terbukti bahwa jika ada seseorang yang akan masuk tanpa menggunakan user dan password yang ada pada tabel user, maka tidak akan dapat masuk ke database server MySQL. Sehingga untuk masuk ke database server MySQL gunakan user yang ada dalam tabel user, misalnya menggunakan user root maka perintahnya adalah : mysql -u root p, lalu masukkan password-nya : Angsa, maka kita akan dapat masuk ke database server MySQL. Gambar 3.21 Tampilan perintah masuk ke prompt MySQL dengan user dan password III.3 Membuat database dan table pada server MySQL. III.3.1 Membuat database Perintahnya : create database (nama_database); misalnya : create database DataMahasiswa; Gambar 3.22 Tampilan perintah membuat database DataMahasiswa Kemudian cek dengan memberikan perintah : show databases; Gambar 3.23 Tampilan perintah melihat database pada server MySQL Dari tampilan terlihat sudah ada database baru yaitu : DataMahasiswa. III.3.2 Membuat tabel Sebelum memberikan perintah pembuatan tabel terlebih dahulu kita aktifkan database yang akan menyimpan table tersebut, misalnya : database DataMahasiswa, dengan perintah : use DataMahasiswa ; Gambar 3.24 Tampilan perintah untuk mengaktifkan database DataMahasiswa Setelah itu berikan perintah pembuatan tabel : create table (nama_tabel) (nama-nama fieldnya dan tipenya); misalnya : create table Datapribadi (NIM int(9) primary key, Nama varchar(25), Kota varchar(15), Telepon vachar(10)); Gambar 3.25 Tampilan perintah untuk membuat tabel Datapribadi dengan field-fieldnya Perintah diatas akan membuat suatu tabel dengan nama Datapribadi yang mempunyai field sebagai berikut :

75 75 - NIM, memiliki tipe data integer serta dapat diisi maksimal 9 karakter angka dan field NIM ini sebagai primary key bagi tabel datapribadi. - Nama, memiliki tipe data variabel dan karakter serta dapat diisi maksimal 25 variabel atau karakter. - Kota, memiliki tipe data variabel dan karakter serta dapat diisi maksimal 15 variabel atau karakter. - Telepon, memiliki tipe data variabel dan karakter serta dapat diisi maksimal 10 variabel atau karakter. Untuk mengecek apakah tabelnya sudah terbuat berikan perintah : show tables; Gambar 3.26 Tampilan perintah melihat tabel-tabel pada database DataMahasiswa Tampilan diatas menunjukkan dalam database DataMahasiswa, hanya ada 1 tabel yaitu tabel datapribadi. Sedangkan untuk melihat struktur tabelnya berikan perintah : describe datapribadi; Gambar 3.27 Tampilan perintah melihat struktur tabel datapribadi III.3.3 Memasukkan data pada tabel Perintahnya : insert into datapribadi values ( , Indah Wulan Sari, Tasikmalaya, ); Gambar 3.28 Tampilan perintah memasukan data pada tabel datapribadi Perintah diatas akan memasukkan data ke tabel datapribadi dan mengisi field NIM dengan , Nama dengan Indah Wulan Sari, Kota dengan Tasikmalaya dan Telepon dengan Cobalah untuk memasukkan data lainya dengan perintah berikut ini : insert into datapribadi values ( , Abi Saputra, Bekasi, ); insert into datapribadi values ( , Fafa Indrajaya, Jakarta, ); insert into datapribadi values ( , Febtyana Sudihartini, Bogor, ); III.3.4 Menampilkan data pada tabel Perintahnya : select * from datapribadi; perintah ini berarti akan menampilkan semua data yang ada di tabel datapribadi.

76 76 Gambar 3.29 Tampilan perintah menampilkan isi data pada tabel datapribadi III.3.5 Menghapus data pada tabel Perintahnya : delete from datapribadi where Nama = Abi Saputra ; perintah ini berarti akan menghapus record yang field Nama-nya berisi Abi Saputra. Gambar 3.30 Tampilan perintah menghapus record pada tabel datapribadi Cek dengan perintah : select * from datapribadi; Gambar 3.31 Tampilan perintah menampilkan isi data pada tabel datapribadi setalah dilakukan penghapusan III.3.6 Merubah data pada tabel Perintahnya : update datapribadi set Nama= Indah Wulansari,Kota= Yogyakarta where NIM = ; perintah ini berarti akan merubah data mahasiswa yang NIM = dimana isi field Nama dirubah menjadi Indah Wulansari dan Kota dirubah menjadi Yogyakarta. Gambar 3.32 Tampilan perintah mengupdate record pada tabel datapribadi Cek dengan perintah : select * from datapribadi; Gambar 3.33Tampilan perintah menampilkan isi data pada tabel datapribadi setalah dilakukan update III.3.7 Menampikan isi gabungan 2 tabel. - Langkah pertama membuat tabel baru, misalnya : DataOrtu. Gambar 3.34 Tampilan perintah membuat tabel dataortu - Cek dengan perintah : show tables;

77 77 Gambar 3.35 Tampilan perintah melihat tabel-tabel pada database DataMahasiswa - Isikan data pada tabel dataortu dengan perintah : Insert into dataortu values ( , Panca Sanjaya ); Insert into dataortu values ( , Suhendra ); Insert into dataortu values ( , Joko Purnomo ); Insert into dataortu values ( , Bagus Sudiri ); - Cek dengan perintah : select * from dataortu; Gambar 3.36 Tampilan perintah menampilkan isi pada tabel dataortu - Tampilkan isi gabungan 2 tabel datapribadi dan dataortu, dengan perintah : select datapribadi.nama,datapribadi.kota,dataortu.namaortu from datapribadi, dataortu where datapribadi.nim=dataortu.nim order by datapribadi.nama; Gambar 3.37 Tampilan perintah menampilkan isi pada tabel datapribadi dan dataortu III.3.8 Menghapus database dan table Perintahnya : drop database (nama_database); misalnya : drop database DataMahasiswa; perintah ini akan mengahapus database yang bernama DataMahasiswa. drop table (nama_tables); misalnya : drop table datapribadi; perintah ini akan mengahapus tabel yang bernama datapribadi. Bilamana telah diberikan 2 perintah diatas maka database DataMahasiswa dan tabel datapribadi telah terhapus. III.4 Fungsi-fungsi server MySQL Merupakan fungsi yang digunakan untuk mengakses database MySQL yang diawali mysql_ : III.4.1 Fungsi mysql_connect Digunakan untuk melakukan koneksi ke database server MySQL, yang terdapat pada suatu host. Formatnya : mysql_connect (nama_host, nama_user, password);

78 78 Ket : nama_host, menyatakan nama host tempat MySQL diinstal. nama_user, adalah nama pemakai yang diperbolehkan untuk koneksi dengan database server MySQL. password, adalah password yang dimiliki oleh pemakai. Nilai balik yang dihasilkan true (jika koneksi berhasil dilakukan) dan false (jika koneksi tidak berhasil dilakukan). Contoh : $konek = mysql_connect ( localhost, Adiexs, Kucing ); Perintah ini digunakan untuk membentuk koneksi ke database server MySQL yang terdapat pada localhost dengan user Adiexs dan password = Kucing dan $konek sebagai pengenal hubungan. III.4.2 Fungsi mysql_close Digunakan untuk memutus koneksi ke database MySQL. Formatnya : mysql_close (pengenal_hubungan); Ket : pengenal_hubungan, menyatakan nama pengenal dari pemanggilan fungsi mysql_connect. Contoh : mysql_close ($konek); Perintah ini digunakan untuk memutuskan koneksi terhadap database MySQL, yang mempunyai nama pengenal_hubungan-nya adalah $konek. Contoh programnya : (FungsiMySQLConnect.php). <title>koneksi ke Database MySQL</title> <body> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if ($konek) print("database MySQL dapat Terkoneksi<br>"); else print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $putus = mysql_close($konek); if ($putus) print("pemutusan Berhasil"); else print("pemutusan tidak Berhasil");

79 79 Gambar 3.38 Tampilan program konekmysql.php III.4.3 Fungsi mysql_select_db Digunakan untuk memilih database yang ada di database server MySQL. Formatnya : mysql_ select_db (nama_database, pengenal_hubungan); Ket : nama_database, menyatakan nama database yang akan dipilih. pengenal_hubungan, menyatakan nama pengenal dari pemanggilan fungsi mysql_connect. Contoh : mysql_ select_db (DataMahasiswa, $konek); Perintah ini digunakan untuk memilih database yang bernama DataMahasiswa, yang mempunyai nama pengenal_hubungan-nya adalah $konek. III.4.4 Fungsi mysql_query Digunakan untuk menjalankan permintaan terhadap sebuah tabel atau sejumlah table. Formatnya : mysql_ query (permintaan, pengenal_hubungan);. Ket : permintaan, merupakan pernyataan SQL yang digunakan untuk mengakses tabel, dimana tabel yang dapat diakses adalah milik database yang disebutkan melalui mysql_select_db. pengenal_hubungan, menyatakan nama pengenal dari pemanggilan fungsi mysql_connect. Contoh : mysql_ query ( select * from datapribadi, $konek); Perintah ini digunakan untuk menampilkan semua data yang ada di tabel datapribadi, dimana tabel datapribadi ini terdapat dalam database yang bernama DataMahasiswa, yang mana database DataMahasiswa ini telah dipilih sebelumnya dengan perintah mysql_ select_db (DataMahasiswa, $konek); yang mempunyai nama pengenal_hubungan-nya adalah $konek. III.4.5 Fungsi mysql_db_query Digunakan untuk menjalankan permintaan terhadap sebuah database. Formatnya : mysql_db_query (database,permintaan, pengenal_hubungan);

80 80 Ket : database, adalah nama database yang dipilih. permintaan, merupakan pernyataan SQL yang digunakan untuk mengakses tabel dari database yang telah dipilih. pengenal_hubungan, menyatakan nama pengenal dari pemanggilan fungsi mysql_connect. Contoh : $hasilisitabel = mysql_db_query ("DataMahasiswa","select * from datapribadi",$konek); Perintah ini digunakan untuk memilih database yang bernama DataMahasiswa, kemudian akan menampilkan semua data yang ada di tabel datapribadi, dimana tabel datapribadi ini terdapat dalam database yang bernama DataMahasiswa, dengan yang nama pengenal_hubungan-nya adalah $konek. III.4.6 Fungsi mysql_num_rows Digunakan untuk mendapatkan jumlah baris dari hasil permintaan yang menggunakan perintah select. Formatnya : mysql_num_rows (pengenal_hasil); Ket : pengenal_hasil, adalah nama pengenal yang berisi hasil pemanggilan fungsi mysql_query dan mysql_db_query. Contoh : $jumbaris = mysql_num_rows($hasilisitabel); Perintah ini akan menghasilkan jumlah baris dari hasil perintah select yang telah dijalankan sebelumnya yang disimpan dalam pengenal_hasil $hasilisitabel. III.4.7 Fungsi mysql_num_fields Digunakan untuk mendapatkan jumlah baris dari hasil permintaan yang menggunakan perintah select. Formatnya : mysql_num_fields (pengenal_hasil); Ket : pengenal_hasil, adalah nama pengenal yang berisi hasil pemanggilan fungsi mysql_query dan mysql_db_query. Contoh : $jumkolom = mysql_num_fields($hasilisitabel); Perintah ini akan menghasilkan jumlah kolom dari hasil perintah select yang telah dijalankan sebelumnya yang disimpan dalam pengenal_hasil $hasilisitabel.

81 81 III.4.8 Fungsi mysql_fetch_row Digunakan untuk menghasilkan suatu array, yang terdiri dari seluruh isi kolom dan baris pada suatu hasil permintaan. Fungsi ini mempunyai sifat akan membaca baris berikutnya dari hasil permintaan dan menghasilkan nilai balik bilamana baris yang akan dibaca sudah tidak ada. Formatnya : mysql_fetch_row (pengenal_hasil); Ket : pengenal_hasil, adalah nama pengenal yang berisi hasil pemanggilan fungsi mysql_query dan mysql_db_query. Contoh : $array = mysql_fetch_row($hasilisitabel) Perintah ini akan menghasilkan array, dari hasil perintah yang telah dijalankan sebelumnya yang disimpan dalam pengenal_hasil $hasilisitabel. Contoh programnya : (FungsiMySQLFecthRow.php). <title>menampilkan Isi Tabel dengan Query</title> <body> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasilisitabel = mysql_query ("select * from datapribadi",$konek); //$hasilisitabel = mysql_db_query ("DataMahasiswa","select * from datapribadi",$konek); $jumbaris = mysql_num_rows($hasilisitabel); print ("Jumlah Baris : $jumbaris<br>"); $jumkolom = mysql_num_fields($hasilisitabel); print ("Jumlah Kolom : $jumkolom<br>"); While ($array = mysql_fetch_row($hasilisitabel)) print ("$array[0] $array[1] $array[2] $array[3]<br>"); Gambar 3.39 Tampilan program FungsiMySQLFecthRow.php

82 82 III.4.9 Fungsi mysql_affected_rows Digunakan untuk mendapatkan jumlah baris dari permintaan yang menggunakan perintah insert, delete dan update. Formatnya : mysql_affected_rows (pengenal_hubungan); Ket : pengenal_ hubungan, menyatakan nama pengenal dari pemanggilan fungsi mysql_connect. Contoh : $jumbaris = mysql_affected_rows($konek); Perintah ini akan menghasilkan jumlah baris yang dikenai perintah insert, delete dan update yang telah dijalankan sebelumnya. Contoh programnya : (FungsiMySQLAffectedRows.php). <title>menampilkan Jumlah Baris dengan Query Insert, Delete dan Update</title> <body> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); /*$Masukkan = "insert into datapribadi(nim,nama,kota,telepon) values (' ','Indraguna','Wates','773425')"; $hasilisitabel = mysql_query ($Masukkan,$konek);*/ //$hasilisitabel = mysql_query ("update datapribadi set Nama='Indraguna,S.Kom',Kota='Yogyakarta' where NIM = "); $hasilisitabel = mysql_query ("delete from datapribadi where NIM = "); if ($hasilisitabel) print("perintah dapat Dijalankan<br>"); else print("perintah tidak dapat Dijalankan<br>"); $jumbaris = mysql_affected_rows($konek); print ("Jumlah Baris : $jumbaris<br>"); Gambar 3.40 Tampilan program FungsiMySQLAffectedRows.php III.4.10 Fungsi mysql_fetch_field Digunakan untuk mendapatkan informasi suatu kolom, dimana nilai balik-nya berupa suatu objek.

83 83 Formatnya : mysql_fetch_field (pengenal_hasil, nomor_kolom); Ket : pengenal_hasil, adalah nama pengenal yang berisi hasil pemanggilan fungsi mysql_query dan mysql_db_query. nomor_kolom, menyatakan nomor kolom yang informasinya ingin didapatkan. Bila nomor kolom tidak disebutkan, maka akan mengecek kolom dengan nomor kolom dimulai dari 0 sampai nomor kolom terakhir. Contoh : $hasilisikolom = mysql_fetch_field($hasil,0); Perintah ini akan menghasilkan suatu objek $hasilisikolom, kemudian supaya mendapatkan informasi maka objek ini harus diberi property antara lain : Properti not_null primary_key numeric name max_length table Tabel 3.1 Properti dari suatu filed Keterangan Bernilai 1 jika kolom tidak boleh kosong Bernilai 1 jika kolom adalah primary key Bernilai 1 jika kolom bertipe numerik Nama kolom Panjang maksimal kolom Nama tabel milik kolom Contoh programnya : (FungsiMySQLFetchField.php). <title>menampilkan Informasi Kolom</title> <body> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasil = mysql_query ("select * from datapribadi",$konek); if (! $hasil) die("permintaan tidak dapat Dijalankan"); $hasilisikolom = mysql_fetch_field($hasil,0); $tidak_kosong = $hasilisikolom->not_null? "Tidak": "Boleh"; $primary_key = $hasilisikolom->primary_key? "Ya": "Tidak"; $Numerik = $hasilisikolom->numeric? "Ya": "Bukan"; print("nama kolom : <b>$hasilisikolom->name</b><br>"); print("nama tabelnya : <b>$hasilisikolom->table</b><br>"); print("panjang isi kolom : <b>$hasilisikolom->max_length</b><br>"); print("apakah isinya boleh kosong : <b>$tidak_kosong</b><br>"); print("apakah sebagai kunci primer: <b>$primary_key</b><br>"); print("apakah tipenya numerik: <b>$numerik</b><br>");

84 84 Gambar 3.41 Tampilan program FungsiMySQLFetchField.php III.4.11 Fungsi-fungsi untuk mendapatkan atribut suatu kolom Tabel 3.2 Fungsi-fungsi untuk mendapatkan atribut suatu kolom Nama Fungsi mysql_field_name mysql_field_len mysql_field_flags mysql_field_type Keterangan Menghasikan nama kolom. Menghasilkan panjang maksimal kolom. Menghasilkan flag kolom yang dimiliki oleh kolom yang dipilih, misalnya : not_null dan primary_key. Menghasikan tipe kolom misalnya : int dan string. Formatnya : nama_fungsi (pengenal_hasil, nomor_kolom); Ket : pengenal_hasil, adalah nama pengenal yang berisi hasil pemanggilan fungsi mysql_query dan mysql_db_query. nomor_kolom, menyatakan nomor kolom yang informasinya ingin didapatkan. Contoh : $Nama_kolom = mysql_field_name($hasil, 2); Perintah ini akan menghasilkan nama kolom dari hasil perintah yang telah dijalankan sebelumnya yang disimpan dalam pengenal_hasil $hasil, yang mempunyai nomor kolom 2 (penomoran kolom dimulai dari 0). Contoh programnya : (FungsiMySQLFieldName.php). <title>menampilkan Informasi Kolom</title> <body> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasil = mysql_query ("select * from datapribadi",$konek); if (! $hasil) die("permintaan tidak dapat Dijalankan"); $jum_kolom = mysql_num_fields($hasil);

85 85 for($i=0; $i<$jum_kolom; $i++) $Nama_kolom = mysql_field_name($hasil, $i); $Tipe_kolom = mysql_field_type($hasil, $i); $Panjang_kolom = mysql_field_len($hasil, $i); $Flag_kolom = mysql_field_flags($hasil, $i); print("nama kolomnya : <b>$nama_kolom</b><br>"); print("tipe : <b>$tipe_kolom</b><br>"); print("panjang maksimal : <b>$panjang_kolom</b><br>"); print("flag kolomnya : <b>$flag_kolom</b><br>"); print("<br>"); III.4.12 Fungsi-fungsi MySQL lainya Nama Fungsi Gambar 3.42 Tampilan program FungsiMySQLFieldName.php Tabel 3.3 Fungsi-fungsi MySQL lainnya Keterangan mysql_create_db Membuat database baru di database server MySQL. mysql_list_db Menghasilkan nama-nama seluruh database yang ada di database server MySQL. mysql_drop_db Menghapus suatu database yang ada di database server MySQL. mysql_list_tables Menghasilkan nama-nama tabel dari suatu database yang ada di database server MySQL. mysql_list_fields Menghasilkan nama-nama kolom/fields dari suatu tabel dalam suatu database yang ada di database server MySQL. mysql_free_result Membebaskan memori dari seluruh hasil proses MySQL.

86 86 Tugas : Membuat database yang terdiri dari minimal 2 tabel dan masing masing tabel minimal terdiri dari 4 field. Yang dikumpulkan : 1. Menulis langkah-langkah pembuatan database tersebut (harus ditulis dengan tangan). 2. Penjelasan setiap perintah SQL yang digunakan dalam pembuatan database (harus ditulis dengan tangan). Bab IV. Aplikasi Web Sederhana dengan 1 Tabel IV.1 Halaman Login (Login.php). <title>login Pengaturan Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <h2>pengaturan Data Mahasiswa</h2> <form method="post"> <table > <tr> <td>petugas</td> <td> <input type="text" name="petugas"> </td> </tr> <tr> <td>password</td> <td> <input type="password" name="password"> </td> </tr> </table> <input type="submit" value="login"> <input type="reset" value="reset"> </form> <hr size=15 color="fuchsia" > if (isset($password) and isset($petugas) ) $validasipwd = crc32("kucing"); $validasiptg = ("Fafa"); $pwd = crc32($password); $ptg = $petugas; if (($validasipwd == $pwd) and ($validasiptg == $ptg)) include "MenuUtama.html"; else print("<b>login Anda Salah...! <br>"); </center>

87 87 Gambar 4.1 Tampilan program login.php IV.2 Halaman Menu Utama (MenuUtama.html). <title>menu Utama Pengaturan Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <h3>menu Utama Data Mahasiswa</h3> <hr> <a href="masukkan.html">menambah Data</a><br> <a href="cek.html">mengubah atau Menghapus Data</a><br> <a href="login.php">logout</a> </center> Gambar 4.2 Tampilan program login.php setelah login dengan benar

88 IV.3 Halaman untuk Menambahkan Data (Masukkan.html). 88 <title>menambah Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <form action="insert.php" method="post"> <table border="1"> <tr> <td><b>nim</td> <td> <input type=text name=nim size=9 maxlength=9> </td> </tr> <tr> <td><b>nama</td> <td> <input type=text name=nama size=25 maxlength=25> </td> </tr> <tr> <td><b>kota</td> <td> <input type=text name=kota size=15 maxlength=15> </td> </tr> <tr> <td><b>telepon</td> <td> <input type=text name=tlp size=10 maxlength=10> </td> </tr> </table> <table border="0"> <tr> <td> <input type="submit" value="simpan"> <input type="reset" value="reset"> </td> </tr> </table> </center> Gambar 4.3 Tampilan program masukkan.html yang berupa form isian

89 IV.4 Halaman untuk Memproses Data yang akan Dimasukkan(Insert.php). 89 <title>memasukkan Data Dalam Database</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); /* printf("$nim<br>"); printf("$nama<br>"); printf("$kota<br>"); printf("$tlp<br>");*/ $Masukkan = "insert into datapribadi(nim,nama,kota,telepon) values ('$nim','$nama','$kota','$tlp')"; $hasilisitabel = mysql_query ($Masukkan,$konek); if ($hasilisitabel) print("<font color=red size=4>data <b>$nama</b> Telah Dimasukkan</font><br>"); else print("<font color=red size=4> Data Tidak Dapat Dimasukkan</font><br>"); <a href="masukkan.html">kembali Menu Memasukkan Data</a><br> Gambar 4.4 Tampilan program insert.php IV.5 Halaman untuk Mengecek Data (Cek.html). <title>mengecek Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <form action="edit&hapus.php" method="post"> <table border="1"> <tr> <td><b>masukkan NIM</td> <td> <input type=text name=nim size=15 maxlength=9 > </td> </tr> </table> <table border="0">

90 90 <tr> <td> <input type="submit" value="cek"> </td> </tr> </form> </center> Gambar 4.5 Tampilan program Cek.html IV.6 Halaman untuk Mengedit dan Menghapus Data (Edit&Hapus.php). <title>mengedit atau Menghapus Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasil= mysql_query ("select NIM,Nama,Kota,Telepon from datapribadi where NIM='$nim'",$konek); if (! $hasil) print ("Permintaan gagal"); $baris = mysql_fetch_row($hasil); if ($baris == false) print ("Data dengan NIM : <b>$nim</b> Tidak Ada...!"); $nim = $baris[0]; $nama = $baris[1]; $kota = $baris[2]; $tlp = $baris[3]; <center> <form action="update.php" method="post"> <table border="1"> <tr> <td>nim</td> <td> echo "$nim"; </td> </tr> <tr> <td>nama</td>

91 91 <td> echo "<input type=text name=nama size=25 maxlength=25 value='$nama'>"; </td> </tr> <tr> <td>kota</td> <td> echo "<input type=text name=kota size=15 maxlength=15 value='$kota'>"; </td> </tr> <tr> <td>telepon</td> <td> echo "<input type=text name=tlp size=10 maxlength=10 value='$tlp'>"; </td> </tr> </table> <table border="0"> echo "<input type=hidden name=nim size=9 maxlength=9 value=$nim>"; <tr> <td> <input type="submit" size=29 value="update"> </td> </tr> </form> <form action="delete.php" method="post"> <td> echo "<input type=hidden name=nim size=9 maxlength=9 value=$nim>"; <input type="submit" size=29 value="hapus "> </td> </form> </center> Gambar 4.6 Tampilan program edit&hapus.php

92 IV.7 Halaman untuk Memproses Edit Data (Update.php). 92 <title>mengedit Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasilisitabel = mysql_query ("update datapribadi set Nama='$nama', Kota='$kota',Telepon='$tlp' where NIM=$nim"); if ($hasilisitabel) print("<font color=red size=4>data <b>$nama</b> telah Di-Update...!</font><br>"); else print("<font color=red size=4>data tidak dapat Di-Update </font><br>"); <a href="cek.html">kembali Menu Cek</a><br> Gambar 4.7 Tampilan program update.php IV.8 Halaman untuk Memproses Hapus Data (Delete.php). <title>menghapus Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasilisitabel = mysql_query ("delete from datapribadi where NIM=$nim"); if ($hasilisitabel) print("<font color=red size=4>data telah di Hapus...!</font><br>"); else print("<font color=red size=4>data tidak dapat di Hapus</font><br>"); <a href="cek.html">kembali Menu Cek</a><br>

93 93 Gambar 4.8 Tampilan program delete.php Tugas : Menjelaskan skrip program aplikasi diatas (harus ditulis dengan tangan). Bab V. Mengenal Sesi Pada waktu kita browsing menjelajahi website, misalnya , kita akan diminta memasukkan username dan password. Prosedur ini hanya dilakukan sekali pada awal proses. Selanjutnya sistem akan mengingat identitas kita, dan menampilkan informasi yang sesuai. Tanpa adanya sesi, sistem akan salah dan menampilkan data rahasia ke orang yang salah. Sesi bekerja seperti tempat penitipan barang di supermarket. Kita datang, menitipkan barang bawaan, dan petugas akan memberikan tanda pengenal. Pada saat kita akan mengambil barang, kita memberikan tanda pada petugas, dan petugas akan dapat mengambil barang yang dititipkan tanpa tertukar dengan barang orang lain. Permasalahan yang terjadi adalah, bagaimana tanda pengenal tersebut akan disimpan pada setiap halaman yang diakses user, sehingga dapat diakses oleh sistem setiap kali user mengklik link. Beberapa kegunaan dari Sesi : 1. Menyimpan nama User dan Password, sehingga memungkinkan seseorang dapat masuk ke skrip-skrip lainnya tanpa perlu melakukan login kembali. 2. Menyimpan nama pembeli dan barang-barang yang akan dibeli. 3. Menyimpan pilihan-pilihan yang ditentukan oleh pengunjung. Untuk membuat sesi dapat menggunakan Session atau Cookies. Keduanya mempunyai fungsi yang sama yaitu : untuk mencatat aktifitas dari seseorang yang mengakses suatu aplikasi web, agar informasi yang digunakan untuk mengakses dapat terpelihara atau terjaga. Perbedaaanya adalah Cookies disimpan di komputer user sedangkan Session disimpan di server. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan Session lebih aman dari Cookie. Berikut akan dicontohkan aplikasi yang telah menggunakan Session dengan 2 tabel, bandingkan dengan aplikasi web sederhana diatas.

94 V.1 Halaman Login (Login.php). 94 <title>login Pengaturan Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> if (!empty($msg)) print("<font color='red'><b>$msg<br>\n</b></font>"); <h2>pengaturan Data Mahasiswa</h2> <form action=menuutama.php method="post"> <table > <tr> <td>petugas</td> <td> <input type="text" name="pemakai"> </td> </tr> <tr> <td>password</td> <td> <input type="password" name="password"> </td> </tr> </table> <input type="submit" value="login"> <input type="reset" value="reset"> </form> <hr size=15 color="fuchsia" > </center> V.2 Halaman Menu Utama(MenuUtama.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! empty($pemakai)) Gambar 5.1 Tampilan program login.php

95 95 $sesi_pemakai = $pemakai; if (! empty($password)) $sesi_password = $password; if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); session_register("sesi_pemakai"); session_register("sesi_password"); <title>menu Utama Pengaturan Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <h3>menu Utama Data Mahasiswa</h3> <hr> <a href="masukdata.php">menambah Data</a><br> <a href="cekdata.php">mengubah atau Menghapus Data</a><br> <a href="kriteria.php">menampilkan Data dengan Kriteria</a><br> <a href="tampildata.php">menampilkan Semua Data</a><br> <a href="index.php">logout</a> </center> Gambar 5.2 Tampilan program menuutama.php V.3 File untuk Validasi Password (CekPwd.php). function password_valid($pemakai, $password) if (isset($pemakai) and isset($password) ) $validasiptg = ("Fafa"); $validasipwd = crc32("kucing"); $ptg = $pemakai; $pwd = crc32($password); if (($validasipwd == $pwd) and ($validasiptg == $ptg)) return true;

96 96 return false; V.4 Halaman atau Form untuk Memasukkan Data(MasukData.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>menambah Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <form action="insert2.php" method="post"> <table border="1"> <tr> <td><b>nim</td> <td> <input type=text name=nim size=9 maxlength=9> </td> </tr> <tr> <td><b>nama</td> <td> <input type=text name=nama size=25 maxlength=25> </td> </tr> <tr> <td><b>kota</td> <td> <input type=text name=kota size=15 maxlength=15> </td> </tr> <tr> <td><b>telepon</td> <td> <input type=text name=tlp size=10 maxlength=10> </td> </tr> <tr> <td><b>nama Orang Tua</td> <td> <input type=text name=naortu size=25 maxlength=25> </td> </tr> <tr> <td><b>pekerjaan</td> <td> <input type=text name=pkj size=15 maxlength=15>

97 97 </td> </tr> </table> <table border="0"> <tr> <td> <input type="submit" value="simpan"> <input type="reset" value="reset"> </td> </tr> </table> </center> Gambar 5.3 Tampilan program masukdata.php V.5 Halaman untuk Memproses Data yang akan Dimasukkan (Insert2.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>memasukkan Data Dalam Database</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $Masuk1 = "insert into datapribadi(nim,nama,kota,telepon) values

98 98 ('$nim','$nama','$kota','$tlp')"; $hasilisitabel1 = mysql_query ($Masuk1,$konek); $Masuk2 = "insert into dataortu(nim,namaortu,pekerjaan) values ('$nim','$naortu','$pkj')"; $hasilisitabel2 = mysql_query ($Masuk2,$konek); if (($hasilisitabel1) and ($hasilisitabel1)) print("<font color=red size=4>data <b>$nama</b> Telah Dimasukkan</font><br>"); else print("<font color=red size=4> Data Tidak Dapat Dimasukkan</font><br>"); <a href="masukdata.php">kembali Menu Memasukkan Data</a><br> Gambar 5.4 Tampilan program insert2.php V.6 Halaman untuk Mengecek Data yang akan Diedit (CekData.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>mengecek Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <form action="edit&hapus2.php" method="post"> <table border="1"> <tr> <td><b>masukkan NIM</td> <td> <input type=text name=nim size=15 maxlength=9 > </td> </tr> </table> <table border="0"> <tr> <td> <input type="submit" value="cek"> </td> </tr> </form>

99 99 </center> Gambar 5.5 Tampilan program cekdata.php V.7 Halaman untuk Mengedit atau Menghapus Data (Edit&Hapus2.php).. include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>mengedit atau Menghapus Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasil1= mysql_query ("select NIM,Nama,Kota,Telepon from datapribadi where NIM='$nim'",$konek); if (! $hasil1) print ("Permintaan gagal"); $baris1 = mysql_fetch_row($hasil1); if ($baris1 == false) printf ("Data dengan NIM : <b>$nim</b> Tidak Ada...!" ); $nim = $baris1[0]; $nama = $baris1[1]; $kota = $baris1[2]; $tlp = $baris1[3]; $hasil2= mysql_query ("select NIM,NamaOrtu,Pekerjaan from dataortu where NIM='$nim'",$konek); if (! $hasil2) print ("Permintaan gagal"); $baris2 = mysql_fetch_row($hasil2); $nim = $baris2[0]; $naortu = $baris2[1]; $pkj = $baris2[2]; <center>

100 <form action="update2.php" method="post"> <table border="1"> <tr> <td>nim</td> <td> echo "$nim"; </td> </tr> <tr> <td>nama</td> <td> echo "<input type=text name=nama size=25 maxlength=25 value='$nama'>"; </td> </tr> <tr> <td>kota</td> <td> echo "<input type=text name=kota size=15 maxlength=15 value='$kota'>"; </td> </tr> <tr> <td>telepon</td> <td> echo "<input type=text name=tlp size=10 maxlength=10 value='$tlp'>"; </td> </tr> <tr> <td>nama Orang Tua</td> <td> echo "<input type=text name=naortu size=25 maxlength=25 value='$naortu'>"; </td> </tr> <tr> <td>pekerjaan</td> <td> echo "<input type=text name=pkj size=15 maxlength=15 value='$pkj'>"; </td> </tr> </table> <table border="0"> echo "<input type=hidden name=nim size=9 maxlength=9 value=$nim>"; <tr> <td> <input type="submit" size=29 value="update"> </td> </tr> 100

101 101 </form> <form action="delete2.php" method="post"> <td> echo "<input type=hidden name=nim size=9 maxlength=9 value=$nim>"; <input type="submit" size=29 value="hapus "> </td> </form> </center> Gambar 5.6 Tampilan program edit&hapus2.php V.8 Halaman untuk Memproses Data yang akan Diedit (Update2.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>mengedit Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasilisitabel1 = mysql_query ("update datapribadi set Nama='$nama', Kota='$kota',Telepon='$tlp' where NIM=$nim");

102 $hasilisitabel2 = mysql_query ("update dataortu set NamaOrtu='$naortu',Pekerjaan='$pkj'where NIM=$nim"); if (($hasilisitabel2) and ($hasilisitabel2)) print("<font color=red size=4>data <b>$nama</b> telah Di-Update...!</font><br>"); else print("<font color=red size=4>data tidak dapat Di-Update </font><br>"); <a href="cekdata.php">kembali Menu Cek</a><br> 102 Gambar 5.7 Tampilan program update2.php V.9 Halaman untuk Memproses Data yang akan Dihapus (Delete2.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>menghapus Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasilisitabel1 = mysql_query ("delete from datapribadi where NIM=$nim"); $hasilisitabel2 = mysql_query ("delete from dataortu where NIM=$nim"); if (($hasilisitabel1) and ($hasilisitabel2)) print("<font color=red size=4>data telah di Hapus...!</font><br>"); else print("<font color=red size=4>data tidak dapat di Hapus</font><br>"); <a href="cekdata.php">kembali ke Menu Cek</a><br>

103 103 Gambar 5.8 Tampilan program delete2.php V.10 Halaman untuk Memasukkan Kriteria (Kriteria.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>menampilkan Data dengan Kriteria</title> <body bgcolor="aqua"> <center> <form action="tampilkriteria.php" method="post"> <font size=5 color="red"><b>silahkan Masukkan Kriterianya...!</font><br><br> <table border="1"> <tr> <td><b>masukkan Kriteria Nama Mahasiswa</td> <td> <input type=text name=kritnama size=15 maxlength=9 > </td> </tr> <tr> <td><b>masukkan Kriteria Kota</td> <td> <input type=text name=kritkota size=15 maxlength=9 > </td> </tr> </table> <table border="0"> <tr> <td> <input type="submit" value="ok"> </td> </tr> </table> </form> </center> <a href="menuutama.php"><font size=2 color="blue"><b>kembali ke Menu Utama...!</a>

104 104 Gambar 5.9 Tampilan program kriteria.php V.11 Halaman untuk Menampilkan Data dengan Kriteria (TampilData.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>menampilkan Data Mahasiswa dengan Kriteria</title> <body bgcolor="aqua"> $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasil1= mysql_query ("select datapribadi.nim,datapribadi.nama,datapribadi.kota,datapribadi.telepon, dataortu.namaortu,dataortu.pekerjaan from datapribadi, dataortu where datapribadi.nim=dataortu.nim and datapribadi.nama like '%$kritnama%' and datapribadi.kota like '%$kritkota%'",$konek); if (! $hasil1) print ("Permintaan gagal"); print ("<center>"); print ("<font size=4><b>data Lengkap Mahasiswa dan Orang Tua</b><br><br>"); print ("<table border=1 bordercolor=gray width=100% cellspacing=0>"); print ("<tr>");

105 105 print ("<td width=5%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>no </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>n I M </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>nama Mahasiswa</b>"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>nama Orang Tua</b>"); print ("</td>"); print ("<td width=7%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>kota </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=12%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>telepon </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>pekerjaan </b>"); print ("</td>"); print ("</tr>"); $no=0; While ($datanya = mysql_fetch_row ($hasil1)) $no++; print ("<tr>"); print ("<td width=5%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2>$no "); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[0]"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[1]"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[4]"); print ("</td>");

106 106 print ("<td width=12%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[2]"); print ("</td>"); print ("<td width=10%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[3]"); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<left"); print ("<font size=2>$datanya[5]"); print ("</td>"); print ("</tr>"); print ("</table>"); </center> Gambar 5.10 Tampilan program tampilkriteria.php V.12 Halaman untuk Menampilkan Data dari Kedua Tabel (TampilData.php). include "CekPwd.inc"; session_start(); if (! password_valid($sesi_pemakai,$sesi_password)) $alamat = " $msg = "Login Anda Salah, Silahkan Login Kembali...!"; header("location: $alamat?msg=$msg"); exit(); <title>menampilkan Data Mahasiswa</title> <body bgcolor="aqua">

107 $pemakai = "Adiexs"; $password = "Kucing"; $konek = mysql_connect("localhost",$pemakai,$password); if (! $konek) print("database MySQL tidak dapat Terkoneksi<br>"); $pilihdb = mysql_select_db(datamahasiswa,$konek); $hasil1= mysql_query ("select datapribadi.nim,datapribadi.nama,datapribadi.kota,datapribadi.telepon, dataortu.namaortu,dataortu.pekerjaan from datapribadi, dataortu where datapribadi.nim=dataortu.nim order by datapribadi.nama",$konek); if (! $hasil1) print ("Permintaan gagal"); print ("<center>"); print ("<font size=4><b>data Lengkap Mahasiswa dan Orang Tua</b><br><br>"); print ("<table border=1 bordercolor=gray width=100% cellspacing=0>"); print ("<tr>"); print ("<td width=5%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>no </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>n I M </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>nama Mahasiswa</b>"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>nama Orang Tua</b>"); print ("</td>"); print ("<td width=7%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>kota </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=12%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>telepon </b>"); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2><b>pekerjaan </b>"); print ("</td>"); print ("</tr>"); $no=0; While ($datanya = mysql_fetch_row ($hasil1)) $no++; print ("<tr>"); print ("<td width=5%>"); print ("<center>"); print ("<font size=2>$no "); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[0]"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); 107

108 108 print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[1]"); print ("</td>"); print ("<td width=20%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[4]"); print ("</td>"); print ("<td width=12%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[2]"); print ("</td>"); print ("<td width=10%>"); print ("<left>"); print ("<font size=2>$datanya[3]"); print ("</td>"); print ("<td width=15%>"); print ("<left"); print ("<font size=2>$datanya[5]"); print ("</td>"); print ("</tr>"); print ("</table>"); </center> Gambar 5.11 Tampilan program tampildata.php Tugas : Membuat aplikasi dan dipresentasikan di kelas, dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Minimal terdiri dari 3 tabel dan ada relasinya. 2. Terdapat proses input, edit, hapus dan tampil. 3. Adanya proses sesi (bisa dengan Cookie ataupun Session). 4. Aplikasinya selain tentang data mahasiswa.

Membuat Pengisihan Borang (Form) dengan Pemrograman WEB

Membuat Pengisihan Borang (Form) dengan Pemrograman WEB Modul 7 Membuat Pengisihan Borang (Form) dengan Pemrograman WEB I. Tujuan Mengenal, mengamati dan membuat ragam dialog Pengisihan Borang (Form) dengan Pemrograman WEB. II. Landasan Teori Beberapa contoh

Lebih terperinci

MODUL I PENGENALAN HTML. a. Mengenalkan kepada mahasiswa mengenai pemrograman WEB dengan menggunakan HTML b. Mengenalkan kode-kode HTML 2.

MODUL I PENGENALAN HTML. a. Mengenalkan kepada mahasiswa mengenai pemrograman WEB dengan menggunakan HTML b. Mengenalkan kode-kode HTML 2. MODUL I PENGENALAN HTML A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Maksud a. Mengenalkan kepada mahasiswa mengenai pemrograman WEB dengan menggunakan HTML b. Mengenalkan kode-kode HTML 2. Tujuan a. Mahasiswa dapat membuat

Lebih terperinci

Materi. I. Pengenalan HTML II. Basic Tag HTML III. Table IV. Image

Materi. I. Pengenalan HTML II. Basic Tag HTML III. Table IV. Image Pengenalan HTML Materi I. Pengenalan HTML II. Basic Tag HTML III. Table IV. Image I. Pengenalan HTML WWW HTML Browser dan Editor I. PENGENALAN HTML World Wide Web Internet merupakan jaringan global yang

Lebih terperinci

KONSEP DASAR HTML. HTML ( HyperText Mark up Language )

KONSEP DASAR HTML. HTML ( HyperText Mark up Language ) KONSEP DASAR HTML HTML ( HyperText Mark up Language ) hypertext adalah kata yang dapat menunjukkan hubungan suatu naskah dokumen dengan naskahnaskah lainnya markup menunjukkan bahwa pada file HTML berisi

Lebih terperinci

FORMAT TEXT. Tag Attribut Value Keterangan. RGB(red,green,blue) Kode Warna. Memberikan warna terhadap background web mengatur posisi text rata kiri

FORMAT TEXT. Tag Attribut Value Keterangan. RGB(red,green,blue) Kode Warna. Memberikan warna terhadap background web mengatur posisi text rata kiri FORMAT TEXT Tag Attribut Value Keterangan Body P (Paragraf) H (Heading) ol (Order List) ul (UnOrder List) Font marquee align RGB(red,green,blue) Kode Warna justify Memberikan warna terhadap background

Lebih terperinci

Pemrograman Web. HTML Lanjut. Indrato, S.Kom List. Ordered Lists (OL) Ordered List (OL) Ordered List (OL) PemrogramanWeb.

Pemrograman Web. HTML Lanjut. Indrato, S.Kom List. Ordered Lists (OL) Ordered List (OL) Ordered List (OL) PemrogramanWeb. Pemrograman Web Indrato, S.Kom [email protected] HTML Lanjut Page 2 List Digunakan untuk membuat daftar, terdiriatas: Ordered List (Numbering) Unordered List (Bullet) Definition List Ordered Lists (OL)

Lebih terperinci

Pemrograman Web I (HTML Lanjut) Oleh: Devie Rosa Anamisa

Pemrograman Web I (HTML Lanjut) Oleh: Devie Rosa Anamisa Pemrograman Web I (HTML Lanjut) Oleh: Devie Rosa Anamisa Tujuan Kuliah Mampu Menjelaskan mengenai: format teks Table Frame Form Hyperlink pada HTML Lanjut Format Teks Ada beberapa fasilitas tag yang dapat

Lebih terperinci

HTML (HyperText Markup Language)

HTML (HyperText Markup Language) HTML (HyperText Markup Language) IMS HTML HyperText Markup Language adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah

Lebih terperinci

HTML.

HTML. HTML www.amikom.info HTML HTTP (hypertext transfer protocol) merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data antara web server ke web browser. Protokol ini mentransfer dokumendokumen web yang

Lebih terperinci

1. #**# merupakan karakter yang terdapat pada type data a. text b. password c. radio d. submit e. file jawaban : b

1. #**# merupakan karakter yang terdapat pada type data a. text b. password c. radio d. submit e. file jawaban : b 1. #**# merupakan karakter yang terdapat pada type data a. text b. password c. radio d. submit e. file 2. Perintah untuk mengosongkan kolom pada HTML adalah a. tr b. br c. td d. &nbsp e. &nsp jawaban :

Lebih terperinci

BAB 1 PENGENALAN HTML

BAB 1 PENGENALAN HTML 1 BAB 1 PENGENALAN HTML HyperText Markup Language (HTML) merupakan bahasa standar yang digunakan untuk membuat sebuah tampilan halaman website. Sesuai dengan namanya yaitu HyperText Markup Language (HTML)

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-3 (HTML) Oleh: Noor Ifada S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 HTML singkatan dari HyperText Markup Language menentukan tampilan suatu teks dan tingkat kepentingan

Lebih terperinci

Soal Remedial Prakarya-1

Soal Remedial Prakarya-1 Soal Remedial Prakarya-1 Kerjakan soal ini, dengan memilih salah satu jawaban yang benar. Perhatikan petunjuk: a. Pilihan jawaban yang benar dengan cara memblok pada soal tersebut. b. Dan kirim soal dan

Lebih terperinci

[FORM AND FRAME] PEMROGRAMAN WEB MODUL [ O L E H : Y U N I T A P R A S T Y N I N G S I H, S. K O M ]

[FORM AND FRAME] PEMROGRAMAN WEB MODUL [ O L E H : Y U N I T A P R A S T Y N I N G S I H, S. K O M ] [FORM AND FRAME] PEMROGRAMAN WEB MODUL [ O L E H : Y U N I T A P R A S T Y N I N G S I H, S. K O M ] Modul FORM DAN FRAME 1. TEORI DASAR FORM Form identik dengan formulir. Form sangat dibutuhkan pada saat

Lebih terperinci

MODUL 3 HTML. (HyperText Mark-Up Language) Sub : Tabel & Form

MODUL 3 HTML. (HyperText Mark-Up Language) Sub : Tabel & Form MODUL 3 HTML (HyperText Mark-Up Language) Sub : Tabel & Form Laboratorium Komputer STIMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang Pertemuan 3 3.1 Tujuan : 1. Mahasiswa dapat memahami dan mengenai perintah perintah

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-2 (HTML) Noor Ifada [email protected] S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan HTML? Istilah-istilah dalam HTML Tag Utama dalam struktur

Lebih terperinci

MODUL III MEMBUAT FORM DAN HALAMAN WEB DENGAN FRAME

MODUL III MEMBUAT FORM DAN HALAMAN WEB DENGAN FRAME MODUL III MEMBUAT FORM DAN HALAMAN WEB DENGAN FRAME A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. MAKSUD a. Membuat formulir dengan berbagai tipe b. Membuat tampilan halaman web dengan frame 2. TUJUAN a. Mahasiswa dapat membuat

Lebih terperinci

1. Agar bagian yang ditunjuk anak panah bisa ditampilkan pada browser, perintah yang digunakan adalah.

1. Agar bagian yang ditunjuk anak panah bisa ditampilkan pada browser, perintah yang digunakan adalah. A SOAL PILIHAN GANDA 1 Agar bagian yang ditunjuk anak panah bisa ditampilkan pada browser, perintah yang digunakan adalah A ikan Badut (Clownfish) B ikan Badut (Clownfish) C

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-3 (HTML Lanjut [1]) Noor Ifada [email protected] S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan: Tabel Membuat tabel sederhana Menambahkan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. saling berinteraksi / bekerja sama membentuk suatu sistem kerja. Komputer berfungsi. Beberapa komponen komputer yaitu :

BAB 2 LANDASAN TEORI. saling berinteraksi / bekerja sama membentuk suatu sistem kerja. Komputer berfungsi. Beberapa komponen komputer yaitu : BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer adalah serangkaian elektronik yang terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi / bekerja sama membentuk suatu sistem kerja. Komputer berfungsi

Lebih terperinci

HTML Dasar. PERTEMUAN 1 Tujuan: 1. Siswa dapat memahami dan mengenal perintah-perintah dasar HTML 2. Siswa dapat membuat tabel dan pengaturannya

HTML Dasar. PERTEMUAN 1 Tujuan: 1. Siswa dapat memahami dan mengenal perintah-perintah dasar HTML 2. Siswa dapat membuat tabel dan pengaturannya HTML Dasar Tujuan: Siswa dapat membuat desain situs menggunakan pemrograman web PERTEMUAN 1 Tujuan: 1. Siswa dapat memahami dan mengenal perintah-perintah dasar HTML 2. Siswa dapat membuat tabel dan pengaturannya

Lebih terperinci

MODUL II MEMBUAT DAFTAR ITEM, MEMBUAT LINK, MEMBUAT TABEL

MODUL II MEMBUAT DAFTAR ITEM, MEMBUAT LINK, MEMBUAT TABEL MODUL II MEMBUAT DAFTAR ITEM, MEMBUAT LINK, MEMBUAT TABEL A. MAKSUD DAN TUJUAN 1. MAKSUD a. Merapikan teks yang berupa daftar (list) dan table dengan tag HTML b. Membuat halaman web terhubung dengan halaman

Lebih terperinci

P - 6 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language)

P - 6 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language) P - 6 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language) 4.1 Tujuan Mengerti cara membuat table, form & frame HTML. 4.2 Materi 1. Table 2. Form 3. Frame HTML 4.3 Table Tabel terdiri dari beberapa bagian, antara

Lebih terperinci

Pengenalan Script. Definisi HTML

Pengenalan Script. Definisi HTML 1 Pengenalan Script Pada bab ini akan dibahas bahasa script yang dapat digunakan untuk membuat halaman web. Untuk dapat membuat halaman web bahasa script pertama yang harus anda kenal adalah HTML. HTML

Lebih terperinci

4. Berikut ini termasuk tag tag yang biasanya diletakkan di dalam kelompok tag Body, kecuali. a. bgcolor c. link b. font d. meta

4. Berikut ini termasuk tag tag yang biasanya diletakkan di dalam kelompok tag Body, kecuali. a. bgcolor c. link b. font d. meta LATIHAN SOAL HTML DASAR 1 1. Singkatan HTML adalah. a. Hyper Text Markup Language b. Hygher Text Markup Language c. Hyper Terminal Markup Language d. Hyper Text Make Language 2. Dibawah ini merupakan tag

Lebih terperinci

MODUL TIK - HTML II KELAS XI SEMESTER I

MODUL TIK - HTML II KELAS XI SEMESTER I MODUL TIK - HTML II KELAS XI SEMESTER I Dapatkan tutorial-tutorial komputer, soal-soal matematika, soal-soal TIK, modul TIK, modul matematika di http://istiyanto.com. Kini Anda dapat berlangganan dan menerima

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-2 (HTML) Noor Ifada S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan HTML? Istilah-istilah dalam HTML Tag Utama dalam struktur dokumen HTML Contoh HTML

Lebih terperinci

HTML (Hypertext Markup Language)

HTML (Hypertext Markup Language) 1 HTML (Hypertext Markup Language) HTML atau Hypertext Markup Language merupakan salah satu format yang digunakan dalam pembuatan dokumen (web page) dan aplikasi yang berjalan di halaman web. Dokumen HTML

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-4 (HTML Lanjut) Oleh: Noor Ifada S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan: Tabel Form Frame S1 Teknik Informatika - Unijoyo 2 TABEL Fungsi: Menampilkan

Lebih terperinci

1. Pengenalan HTML. 2. Tag Dasar HTML

1. Pengenalan HTML. 2. Tag Dasar HTML 1. Pengenalan HTML 1.1. Sejarah Singkat HTML HTML dibuat oleh Tim Bernels-Lee seorang ahli Fisika ketika masih bekerja untuk CERN (organisasi Eropa untuk riset nuklir) dan dipopulerkan pertama kali oleh

Lebih terperinci

P - 5 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language)

P - 5 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language) P - 5 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language) 4.1 Tujuan Mengerti konsep dasar, struktur, gaya penulisan, sound & background sound, hyperlink serta images, table, form & frame HTML. 4.2 Materi 1. Konsep

Lebih terperinci

BAB I PERKENALAN HTML

BAB I PERKENALAN HTML BAB I PERKENALAN HTML A. PENDAHULUAN Hypertext Markup Language (HTML) sebuah bahasa markup atau tanda yang digunakan untuk membuat sebuah halaman website, HTML merupakan berupa kode-kode tag yang menginstruksikan

Lebih terperinci

Form identik dengan formulir

Form identik dengan formulir Oleh : Moh Sulhan Form identik dengan formulir Form sangat dibutuhkan pada saat kita mengizinkan/menginginkan adanya nilai (data) yang dipilih atau dimasukkan olehpengguna. Kapasitas dari form hanya menyediakan

Lebih terperinci

MODUL 1 PENGENALAN HTML

MODUL 1 PENGENALAN HTML MODUL 1 PENGENALAN HTML TUJUAN PRAKTIKUM : 1. Praktikan memahami tentang HTML, CSS, frame dan JS pada HTML serta kegunaannya. 2. Praktikan memahami bagaimana cara membuat web menggunakan HTML, CSS dan

Lebih terperinci

[email protected] PENGENALAN WEBSITE HTML CSS Mengenal CMS ( Content Management System) [email protected] PENGENALAN WEBSITE HTML CSS Mengenal CMS ( Content Management System) [email protected]

Lebih terperinci

Desain Web. Oleh : Ady Purna Kurniawan, ST., MT.

Desain Web. Oleh : Ady Purna Kurniawan, ST., MT. Desain Web HTML Lanjut Oleh : Ady Purna Kurniawan, ST., MT. Materi HTML Lanjut 1. List 2. Fontasi 3. Image 4. Hyperlink 5. Form Tag LIST Membuat daftar urutan berupa bullet tdan numbering. Terdiri dari

Lebih terperinci

1. Teori MODUL 1 HTML. Tujuan: Mampu menjelaskan pengertian HTML,Struktur Dasar, Tag Tag HTML, dan mampu membuat aplikasi dengan menggunakan tag HTML

1. Teori MODUL 1 HTML. Tujuan: Mampu menjelaskan pengertian HTML,Struktur Dasar, Tag Tag HTML, dan mampu membuat aplikasi dengan menggunakan tag HTML MODUL 1 HTML Tujuan: Mampu menjelaskan pengertian HTML,Struktur Dasar, Tag Tag HTML, dan mampu membuat aplikasi dengan menggunakan tag HTML Tugas Pendahuluan 1. Apakah yang anda ketahui tentang World Wide

Lebih terperinci

1. HTML DASAR Struktur dokumen HTML(Tag, Element, Attribute), Element HTML, Element HEAD, Element TITLE, Element BODY

1. HTML DASAR Struktur dokumen HTML(Tag, Element, Attribute), Element HTML, Element HEAD, Element TITLE, Element BODY --------------------------------------------------------------------------------------------------------- BELAJAR HTML DASAR LENGKAP SINGKAT JELAS PADAT (Disertai Study Kasus) (www.infomugi.blogspot.com)

Lebih terperinci

BAB I PERKENALAN HTML

BAB I PERKENALAN HTML BAB I PERKENALAN HTML A. PENDAHULUAN Hypertext Markup Language (HTML) sebuah bahasa markup atau tanda yang digunakan untuk membuat sebuah halaman website, HTML merupakan berupa kode-kode tag yang menginstruksikan

Lebih terperinci

Bahasa yang digunakan untuk menampilkan informasi pd halaman web. bahasa ini menggunakan tanda (markup) untuk menandai perintahperintahnya

Bahasa yang digunakan untuk menampilkan informasi pd halaman web. bahasa ini menggunakan tanda (markup) untuk menandai perintahperintahnya Pertemuan 2 1 Bahasa yang digunakan untuk menampilkan informasi pd halaman web. bahasa ini menggunakan tanda (markup) untuk menandai perintahperintahnya menentukan tampilan suatu teks dan tingkat kepentingan

Lebih terperinci

PENGANTAR PHP. SKRIP PHP Skrip PHP berkedudukan sebagai tag dalam bahasa HTML sebagai contoh :

PENGANTAR PHP. SKRIP PHP Skrip PHP berkedudukan sebagai tag dalam bahasa HTML sebagai contoh : MS Wulandari - HTML 1 PENGANTAR PHP PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor yang merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Hasilnya akan dikirim

Lebih terperinci

PENGENALAN HTML - 2. Anda bisa menambahkan beberapa cell (kolom) untuk membuat satu baris cell (kolom).

PENGENALAN HTML - 2. Anda bisa menambahkan beberapa cell (kolom) untuk membuat satu baris cell (kolom). PENGENALAN HTML - 2 G. Tabel HTML Setting untk membuat perintah tabel terdiri dari : Row : mementukan banyaknya baris yang dimiliki oleh tabel. Columns : menentukan banyaknya kolom yang dimiliki tabel.

Lebih terperinci

Tujuan: Siswa dapat membuat list item dan form untuk diterapkan dalam pembuatan halaman web

Tujuan: Siswa dapat membuat list item dan form untuk diterapkan dalam pembuatan halaman web HTML DASAR BAGIAN 2 Oleh: Heribertus Heri Istiyanto Materi: 1. List Item 2. Form Tujuan: Siswa dapat membuat list item dan form untuk diterapkan dalam pembuatan halaman web Indikator: 1. Siswa dapat membuat

Lebih terperinci

Perancangan & Pemprograman WEB. Pertemuan 4 Materi Formulir &Latihan HTML

Perancangan & Pemprograman WEB. Pertemuan 4 Materi Formulir &Latihan HTML Perancangan & Pemprograman WEB Pertemuan 4 Materi Formulir &Latihan HTML Dasar Penggunaan Formulir Untuk membuat formulir maka kita menggunakan tag dan . Dua atribut yang umum digunakan pada

Lebih terperinci

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya. 2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan.

1) Gunakan peralatan sesuai dengan fungsinya. 2) Bekerjalah sesuai dengan cara kerja atau petunjuk yang telah ditentukan. TUJUAN a. Memahami dan mengaplikasikan tag-tag HTML dalam sebuah web. b. Dapat berkreasi dengan tabel, form dan frame untuk membuat sebuah karya web personal. ALAT DAN BAHAN 1) 1 (Satu) unit komputer KESELAMATAN

Lebih terperinci

Pemrograman Web I (HTML) Oleh: Devie Rosa Anamisa

Pemrograman Web I (HTML) Oleh: Devie Rosa Anamisa Pemrograman Web I (HTML) Oleh: Devie Rosa Anamisa Tujuan Kuliah Mampu Menjelaskan mengenai: Pengertian struktur dasar tag-tag HTML membuat aplikasi dengan perintah-perintah HTML HTML Hyper Text Markup

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-8 (PHP Dasar [1]) Noor Ifada [email protected] S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan PHP? Komponen yang dibutuhkan PHP File Mendeklarasikan

Lebih terperinci

Tampilan di website (Tidak Tampil karena hanya memberi informasi bagi pembuat )

Tampilan di website (Tidak Tampil karena hanya memberi informasi bagi pembuat ) MEMBUAT WEBSITE DENGAN HTML Dibuat oleh : Dea Arri Rajasa, SE., S.Kom HTML (Hyper Text Markup Language) STRUKTUR HTML Judul Website ditulis disini Kode kode HTML

Lebih terperinci

Bab 1. HTML (Hypertext Markup Language) A. World Wide Web

Bab 1. HTML (Hypertext Markup Language) A. World Wide Web Bab 1 HTML (Hypertext Markup Language) A. World Wide Web Internet merupakan jaringan global yang menghubungkan suatu network dengan network lainnya di seluruh dunia, TCP/ IP menjadi protocol penghubung

Lebih terperinci

Web dan HTML Dasar. Siti Maesyaroh, M.Kom

Web dan HTML Dasar. Siti Maesyaroh, M.Kom Web dan HTML Dasar Siti Maesyaroh, M.Kom 1 Pengenalan Word Wide Web What is an Word Wide Web? Protocol Address HTML 2 Pengenalan Word Wide Web Bagaiman Word Wide Web bekerja? Informasi disimpan dalam dokumen

Lebih terperinci

TAG 10/2/2011. Pengenalan HTML. Pengantar Bahasa HTML (Menuliskan Kode HTML) Pengantar Bahasa HTML. Pengantar Bahasa HTML (Membuat Dasar Tag)

TAG 10/2/2011. Pengenalan HTML. Pengantar Bahasa HTML (Menuliskan Kode HTML) Pengantar Bahasa HTML. Pengantar Bahasa HTML (Membuat Dasar Tag) Perancangan & Pemprograman WEB Pertemuan 2 Pengenalan HTML, TAG, list, dan Hyperlink Pengenalan HTML Apakah file HTML itu? HTML singkatan dari Hyper Text Markup Language. Merupakan suatu bahasa pemorgraman

Lebih terperinci

PEMROGRAMAN WEB 1 (PART 2) Berbagai macam Tag HTML. Rio Andriyat Krisdiawan, M.Kom

PEMROGRAMAN WEB 1 (PART 2) Berbagai macam Tag HTML. Rio Andriyat Krisdiawan, M.Kom PEMROGRAMAN WEB 1 Berbagai macam Tag HTML (PART 2) Rio Andriyat Krisdiawan, M.Kom Tag Subscript dan SuperScript Subscript biasanya digunakan untuk Menurunkan posisi karakter atau lebih rendah dari teks

Lebih terperinci

Tutorial HTML. Oleh: Willy Bayuardi Suwarno, SP, MSi. Dipublikasi di tanggal 7 Mei 2008

Tutorial HTML. Oleh: Willy Bayuardi Suwarno, SP, MSi. Dipublikasi di  tanggal 7 Mei 2008 Tutorial HTML Oleh: Willy Bayuardi Suwarno, SP, MSi [email protected] Dipublikasi di http://willy.situshijau.co.id tanggal 7 Mei 2008 Artikel ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas, baik sebagian

Lebih terperinci

DESAIN WEB STATIS DAN HTML. Dahlan Abdullah Website :http://dahlan.unimal.ac.id

DESAIN WEB STATIS DAN HTML. Dahlan Abdullah   Website :http://dahlan.unimal.ac.id DESAIN WEB STATIS DAN HTML Dahlan Abdullah Email : [email protected] Website :http://dahlan.unimal.ac.id HALAMAN WEB KONSEP DASAR DAN TEKNOLOGI WEB World Wide Web secara luas lebih dikenal dengan istilah

Lebih terperinci

HTML Dasar HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa pemrograman web yang digunakan untuk membuat halaman situs.

HTML Dasar HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa pemrograman web yang digunakan untuk membuat halaman situs. HTML Dasar HTML (Hypertext Markup Language) merupakan bahasa pemrograman web yang digunakan untuk membuat halaman situs. Untuk belajar HTML dasar sebaiknya Anda ketikkan di Notepad. Bentuk umum:

Lebih terperinci

d. Caption Elemen caption berfungsi untuk memberikan nama atau judul pada tabel. Tag yang digunakan

d. Caption Elemen caption berfungsi untuk memberikan nama atau judul pada tabel. Tag yang digunakan ATRIBUT TABEL ATRIBUT TABEL a. Table Row (TR) Elemen Table Row digunakan untuk menandai awal dari tiap baris pada tabel, atau tag ini digunakan untuk membuat baris tabel. Tag yang digunakan adalah tag...

Lebih terperinci

Pertemuan Ke-3 (HTML Lanjut [1]) D3 Manajemen Informatika - Unijoyo 1

Pertemuan Ke-3 (HTML Lanjut [1]) D3 Manajemen Informatika - Unijoyo 1 Pertemuan Ke-3 (HTML Lanjut [1]) D3 Manajemen Informatika - Unijoyo 1 Tabel Membuat tabel sederhana Menambahkan judul tabel Mengatur lebar dan tinggi suatu tabel Perataan dalam tabel Membuat warna pada

Lebih terperinci

Pengenalan Perancangan Web 2016

Pengenalan Perancangan Web 2016 6. Image Gambar pada halaman sebuah web merupakan salah satu daya tarik pengguna. Umumnya browser web dapat menampilkan inline image (yaitu gambar yang disajikan bersamaan dengan teks). File gambar yang

Lebih terperinci

Muhamad Alif,S.Kom Teknik Informatika UTM

Muhamad Alif,S.Kom Teknik Informatika UTM Muhamad Alif,S.Kom Teknik Informatika UTM FORM Fungsi: Menerima informasi atau meminta umpan balik dari user dan memproses informasi tersebut di server Standar penulisan:

Lebih terperinci

Syntax HTML. Biasanya digunakan untuk menulis komentar, tidak akan timbul dihalaman web.

Syntax HTML. Biasanya digunakan untuk menulis komentar, tidak akan timbul dihalaman web. Syntax HTML Pada tulisan Saya kali ini, Saya memberikannya beserta contoh kode dan gambar, ada beberapa yang Saya tidak beri kode dan gambar, kode, dan gambar sekalipun karena beberapa alasan : Kurangnya

Lebih terperinci

Praktikum Pemrograman Lanjut Dasar WEB(1)

Praktikum Pemrograman Lanjut Dasar WEB(1) Praktikum Pemrograman Lanjut Dasar WEB(1) Praktikum 1 1. Di bawah ini adalah struktur dari dokumen HTML, buka Notepad kemudian ketikkan teks di bawah ini: contoh1.htm Kepala atau kop dokumen

Lebih terperinci

Review Pemrograman Web I

Review Pemrograman Web I Review Pemrograman Web I Pemrograman Web II Ganjil 2010 2011 Intro Mata kuliah : Pemrograman Web 2 SKS : 3 Jenis : Mata kuliah wajib Pertemuan : 14 pertemuan kelas Periode : Ganjil 2010 2011 Dosen : Sandra

Lebih terperinci

4. Type yang berfungsi untuk menerima masukan berupa teks dari pengguna adalah A. Checkbox B. Submit C. File D. Text E. Button

4. Type yang berfungsi untuk menerima masukan berupa teks dari pengguna adalah A. Checkbox B. Submit C. File D. Text E. Button NAMA : KELAS/NoAbsensi : A. PILIHAN GANDA 1. #**# merupakan karakter yang terdapat pada type data a. text b. password c. radio d. submit e. file 2. Perintah untuk mengosongkan kolom pada HTML adalah a.

Lebih terperinci

STMIK DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA.

STMIK DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA. STMIK SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER TASIKMALAYA DIKTAT SINGKAT MACROMEDIA DREAMWEAVER 8 PENDAHULUAN Dreamweaver adalah sebuah program website editor yang berfungsi untuk membuat dan

Lebih terperinci

Chapter 3. Grouping Elemen, Penomoran ( listing ), Hyperlink dan Image

Chapter 3. Grouping Elemen, Penomoran ( listing ), Hyperlink dan Image Chapter 3. Grouping Elemen, Penomoran ( listing ), Hyperlink dan Image 3.1. Grouping Element Tag DIV dan SPAN digunakan untuk mengelompokkan element-element HTML. Span digunakan untuk mendefinisikan inline

Lebih terperinci

MODUL 2 HTML LANJUT. (Tabel, Form, dan Frame) Mampu menjelaskan table, frame, form, image, hyperlink pada HTML Lanjut dan membuat aplikasinya

MODUL 2 HTML LANJUT. (Tabel, Form, dan Frame) Mampu menjelaskan table, frame, form, image, hyperlink pada HTML Lanjut dan membuat aplikasinya MODUL 2 HTML LANJUT (Tabel, Form, dan Frame) Tujuan Mampu menjelaskan table, frame, form, image, hyperlink pada HTML Lanjut dan membuat aplikasinya Tugas Pendahuluan 1. Apa yang anda ketahui tentang tabel,

Lebih terperinci

Materi latihan yang akan Anda dapatkan dalam Buku Student Exercise Series Pemrograman Web dengan HTML, CSS, dan JavaScript ini mencakup:

Materi latihan yang akan Anda dapatkan dalam Buku Student Exercise Series Pemrograman Web dengan HTML, CSS, dan JavaScript ini mencakup: Kata Pengantar Buku Student Guide Series Pemrograman Web dengan HTML, CSS, dan JavaScript ditujukan untuk para siswa-siswi SMP/SMA dan pemula pengguna komputer agar dapat lebih memahami, menguasai, dan

Lebih terperinci

HIPER TEXT MARKUP LANGUAGE

HIPER TEXT MARKUP LANGUAGE HIPER TEXT MARKUP LANGUAGE (HTML) 1. PENGERTIAN HTML Bicara mengenai HTML, kita juga harus bicara mengenal HTTP (hypertext transfer protokol). HTTP adalah protokol yang digunakan untuk mentransfer dokumen

Lebih terperinci

Pengenalan Perancangan Web 2017

Pengenalan Perancangan Web 2017 9. Form dan Input HTML Form adalah elemen HTML yang digunakan untuk mendapatkan masukan dari pengguna web. Pengguna web dapat memasukkan input melalui halaman-halaman HTML. Form biasa digunakan untuk membuat

Lebih terperinci

Sekilas Mengenai HTML

Sekilas Mengenai HTML Sekilas Mengenai HTML Halaman di website-website yang sering anda lihat di internet pada umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa HTML. Tidak seperti bahasa lainnya, untuk membuat halaman HTML, kita tidak

Lebih terperinci

HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE) Oleh : Asep Erlan Maulana, S.Kom

HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE) Oleh : Asep Erlan Maulana, S.Kom HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE) Oleh : Asep Erlan Maulana, S.Kom 1 DAFTAR ISI BAB I : PENGENALAN HTML... 1 A. Pengertian HTML... 1 B. Sejarah HTML... 3 C. Penggunaan HTML... 3 D. Strukture Documen HTML...4

Lebih terperinci

Pemrograman WEB PERTEMUAN KE-1

Pemrograman WEB PERTEMUAN KE-1 Pemrograman WEB PERTEMUAN KE-1 Pengertian HTML HTML atau Hypertext Marksup Language merupakan salah satu format yang digunakan dalam pembuatan dokumen dan aplikasi yang berjalan dihalaman web. Sebenarnya,

Lebih terperinci

SUSUNAN DASAR HTML, JAVASCRIPT DAN VBSCRIPT

SUSUNAN DASAR HTML, JAVASCRIPT DAN VBSCRIPT SUSUNAN DASAR HTML, JAVASCRIPT DAN VBSCRIPT 1. HTML 1.1. Susunan Dasar HTML Judul disini Program disini 1.2. Contoh Halaman Pertama Teks dengan Heading 1 Teks

Lebih terperinci

C. Ms Powerpoint D. Notepad E. Ms Acces

C. Ms Powerpoint D. Notepad E. Ms Acces 1. Apakah kepanjangan dari HTML? A. Hyper Text Mark Up Language B. Hyper Text Mark Language C. Hight Text Mark Up Language D. Hight Text Mark Language 2. Berikut ini adalah termasuk Software Browser, Kecuali:

Lebih terperinci

PHP (1) Topik. Intro. Pemrograman Internet. Sekilas tentang PHP 06/11/2012

PHP (1) Topik. Intro. Pemrograman Internet. Sekilas tentang PHP 06/11/2012 Topik PHP (1) Pemrograman Internet Acep Irham Gufroni, M.Eng. Konsep PHP Tipe data PHP Jenis-jenis Operator Seleksi Kondisi (pencabangan) Perulangan 1 2 Intro PHP bahasa scripting server-side untuk membuat

Lebih terperinci

HTML. ( HyperText Markup Language) Pertemuan 2 Oleh : Nufan Balafif. Mata Kuliah : Pemrograman Berbasis Web

HTML. ( HyperText Markup Language) Pertemuan 2 Oleh : Nufan Balafif. Mata Kuliah : Pemrograman Berbasis Web HTML ( HyperText Markup Language) Mata Kuliah : Pemrograman Berbasis Web Pertemuan 2 Oleh : Nufan Balafif html (hypertext markup language) Adalah bahasa pemrograman Web (client) yang dikhususkan untuk

Lebih terperinci

Dasar PHP. Wiratmoko Yuwono

Dasar PHP. Wiratmoko Yuwono Dasar PHP Wiratmoko Yuwono Topik Konsep PHP Tipe data PHP Jenis-jenis Operator Seleksi Kondisi (pencabangan) Perulangan 2 Intro PHP bahasa scripting server-side untuk membuat website interaktif dan dinamis.

Lebih terperinci

Panduan Web Desain Menggunakan Editor Macromedia Dreamweaver 8

Panduan Web Desain Menggunakan Editor Macromedia Dreamweaver 8 Panduan Web Desain Menggunakan Editor Macromedia Dreamweaver 8 Oleh Angga Radhitya Rachmat, S.Kom [email protected] 0882 6801 9510 0819 5724 1619 KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat

Lebih terperinci

BAB-12 MEMBUAT FORM HTML

BAB-12 MEMBUAT FORM HTML BAB-12 MEMBUAT FORM HTML 12.1. Form HTML Form HTML digunakan untuk mendapatkan masukan (input) dari pengguna Web. Pengguna Web dapat memasukkan input melalui halaman-halaman HTML. Elemen/tag Form digunakan

Lebih terperinci

Keterampilan Komputer. 8. Pengenalan HTML

Keterampilan Komputer. 8. Pengenalan HTML Keterampilan Komputer 8. Pengenalan HTML Table of Contents: World Wide Web (WWW) HyperText Markup Language (HTML) Browser dan Editor Tag-tag HTML Struktur HTML document Elemen Dasar HTML 2 Objectives Setelah

Lebih terperinci

HTML Dasar & Layouting (tag, elemen, atribut, link, frame, table) Pengembangan Web (IT133) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

HTML Dasar & Layouting (tag, elemen, atribut, link, frame, table) Pengembangan Web (IT133) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. HTML Dasar & Layouting (tag, elemen, atribut, link, frame, table) Pengembangan Web (IT133) Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. HTML HyperText Markup Language HTML bahasa pemrograman HTML markup language Digunakan

Lebih terperinci

Dasar-dasar Web dan HTML Minggu I. Pemrograman Web - Rosa Ariani Sukamto

Dasar-dasar Web dan HTML Minggu I. Pemrograman Web - Rosa Ariani Sukamto Dasar-dasar Web dan HTML Minggu I Pemrograman Web - Rosa Ariani Sukamto Email: [email protected] Ngapain Sih? Ya Belajar Membuat website dengan HTML dan PHP Layanan-layanan Internet layanan informasi

Lebih terperinci

Pengantar HTML. Achmad Fadlil Chusni, S.Kom, M.MT

Pengantar HTML. Achmad Fadlil Chusni, S.Kom, M.MT Pengantar HTML Achmad Fadlil Chusni, S.Kom, M.MT Objectives Setelah menyelesaikan bab ini, anda diharapkan dapat: Memahami konstruksi dasar halaman web. Mengerti tentang WWW Mengerti tag-tag dasar HTML

Lebih terperinci

Pertemuan IV. Semester 1

Pertemuan IV. Semester 1 Tables dan Forms Pertemuan IV Pemrograman Web Dasar Semester 1 Tabel HTML Tag digunakan untuk mengawali sebuah tabel. Di dalam elemen table, terdapat tag (table rows) dan tag (table

Lebih terperinci

Pemrograman Internet by Susiana Sari, S.Kom

Pemrograman Internet by Susiana Sari, S.Kom 1 Muara Teweh, 01 April 2009 Susiana Sari, S.Kom Manajemen Informatika Politeknik Muara Teweh STRUKTUR DASAR HTML : sebagai tanda awal dokumen : sebagai informasi page header : sebagai

Lebih terperinci

Atribut ACTION tempat menspesifikasikan URL yang akan digunakan sebagai pemroses field input form.

Atribut ACTION tempat menspesifikasikan URL yang akan digunakan sebagai pemroses field input form. FORM DAN INPUT HTML Elemen HTML yang digunakan untuk mendapatkan masukan dari pengguna web. Pengguna web dapat memasukkan input melalui halaman-halaman HTML. Elemen/ TAG ini digunakan membatasi input.

Lebih terperinci

MODUL 1 HTML. (HyperText Mark-Up Language)

MODUL 1 HTML. (HyperText Mark-Up Language) MODUL 1 HTML (HyperText Mark-Up Language) Laboratorium Komputer STIMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang Pertemuan 1 1.1 Tujuan : 1. Mahasiswa dapat memahami dan mengenai perintah perintah dasar HTML 2. Mahasiswa

Lebih terperinci

Tag dasar yang akan kita gunakan untuk membuat form di HTML adalah tag form, input, textarea, select dan option.

Tag dasar yang akan kita gunakan untuk membuat form di HTML adalah tag form, input, textarea, select dan option. Form Form biasanya digunakan untuk mengumpulkan data dari pengunjung web kita. Mulai dari form untuk login, form kontak, form untuk pendaftaran user, bahkan untuk mengirimkan data antar halaman web Tag

Lebih terperinci

Web Programming (WP) Step 2 [ HTML & PHP BASIC]

Web Programming (WP) Step 2 [ HTML & PHP BASIC] Web Programming (WP) Step 2 [ HTML & PHP BASIC] Created By Rolly Yesputra, M.Kom rollyyp.wordpress.com [email protected] 082391177785 767E4C4D 4 March 2015 rollyyp.wordpress.com 1 HTML (Hypertext

Lebih terperinci

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-8 (PHP Dasar [1]) Noor Ifada S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan PHP? Komponen yang dibutuhkan PHP File Mendeklarasikan PHP PHP Sederhana

Lebih terperinci

SOAL PRODUKTIF KEJURUAN KELAS X MULTIMEDIA

SOAL PRODUKTIF KEJURUAN KELAS X MULTIMEDIA SOAL PRODUKTIF KEJURUAN KELAS X MULTIMEDIA 1. HTML adalah kepanjangan dari. A. Hyper Text Multiple Language B. Hiper Text Multiple Language C. Hipo Text Multiple Language D. Hyper Text Multiple Land E.

Lebih terperinci

HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE)

HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE) Hal yang harus dikuasai oleh seorang programmer adalah logika algoritma dan syntax pemrograman. Dalam satu bahasa pemrograman saja. Dijumpai begitu banyak syntax yang tentunya tidak mudah untuk dihapal

Lebih terperinci

Edisi UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG. Badan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Modul Pelatihan H T M L

Edisi UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG. Badan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Modul Pelatihan H T M L Edisi 1 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Badan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Modul Pelatihan H T M L U N I V E R S I T A S N E G E R I S E M A R A N G Modul Pelatihan HTML Akhmad Munawar http://about.me/akhmad.munawar

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Informasi Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya tidak mungkin sistem

Lebih terperinci

KURSUS ONLINE JASA WEBMASTERS

KURSUS ONLINE JASA WEBMASTERS KURSUS ONLINE JASA WEBMASTERS HTML FORM JASA WEBMASTERS Jl. Ringin Raya No 124A Condong Catur, Sleman, Yogyakarta FORM 9.1 Form Input HTML Form digunakan untuk mengumpulkan data dari user atau pengguna

Lebih terperinci

PENGGUNAAN SINGKATAN

PENGGUNAAN SINGKATAN PENGGUNAAN SINGKATAN Adakalanya kita hanya mencantumkan singkatan dari suatu istilah dalam suatu dokumen. Misalnya, WWW untuk menyingkat World Wide Web. Dengan menggunakan tag , Anda

Lebih terperinci

Chapter 1. Pengenalan HTML

Chapter 1. Pengenalan HTML Chapter 1. Pengenalan HTML 1.1. Pengenalan HTML HTML atau HyperText Markup Language merupakan salah satu format yang digunakan dalam pembuatan dokumen dan aplikasi yang berjalan dihalaman web. HTML adalah

Lebih terperinci

HTML. Hypertext Markup Language. Pemrograman Web 1. Genap

HTML. Hypertext Markup Language. Pemrograman Web 1. Genap HTML Hypertext Markup Language Pemrograman Web 1 Genap 2009 2010 HTML HTML? Sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser.

Lebih terperinci

Mengelola isi halaman web. Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency

Mengelola isi halaman web. Memeriksa informasi untuk relevansi dan currency Mengelola isi halaman web Memeriksa informasi untuk Software Web Design Software web design merupakan perangkat lunak yang berguna untuk membangun/membuat/mendisain halaman-halaman web, baik yang bersifat

Lebih terperinci