BAB II TINJAUAN PUSTAKA
|
|
|
- Hadian Agusalim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori Financial Literacy Pengertian Financial Literacy Perkembangan industri jasa keuangan semakin meningkat dan semakin kompleks sehingga mengubah kondisi pasar keuangan. Oleh karena itu, setiap individu perlu memahami pengetahuan dasar keuangan yang berhubungan dengan kunci keamanan keuangan modern (Mandell dan Klein, 2007). Garman dan Forgue (2010:4) menyebutkan bahwa financial literacy merupakan pengetahuan tentang fakta, konsep, prinsip, dan alat teknologi yang mendasari untuk cerdas dalam menggunakan uang. Lebih lanjut dijelaskan, financial literacy menurut Huston (2010: ) diartikan sebagai komponen sumber daya manusia yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan keuangan. Seseorang dikatakan melek keuangan ketika memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut. Dengan kata lain, melek keuangan pribadi merupakan kemampuan untuk membaca, menganalisis, mengelola, dan berkomunikasi tentang kondisi keuangan pribadi yang mempengaruhi kesejahteraan ekonomi. Hal ini mencakup kemampuan untuk membedakan pilihan keuangan, mendiskusikan masalah keuangan, rencana masa depan, dan kompetensi menanggapi peristiwa kehidupan yang mempengaruhi keputusan keuangan sehari-hari maupun peristiwa dalam perekonomian secara umum (Rohmah, 2014). Dari beberapa definisi tersebut, dapat disimpulkan 11
2 bahwa financial literacy merupakan pengetahuan dan kemampuan untuk mengelola keuangan guna meningkatkan kesejahteraan Dimensi Financial Literacy Financial literacy mencakup beberapa dimensi keuangan yang harus dikuasai. Chen dan Volpe (1998) menyebutkan beberapa dimensi financial literacy yang meliputi pengetahuan umum keuangan, tabungan dan pinjaman, asuransi, serta investasi. a) Pengetahuan umum tentang keuangan Menurut S.P Wagland dan S. Taylor (2009), pengetahuan tentang keuangan mencakup pengetahuan keuangan pribadi, yakni bagaimana mengatur pendapatan dan pengeluaran, serta memahami konsep dasar keuangan. Konsep dasar keuangan tersebut mencakup perhitungan tingkat bunga sederhana, bunga majemuk, pengaruh inflasi, opportunity cost, nilai waktu uang, likuiditas suatu aset, dan lain-lain. b) Tabungan dan pinjaman Menurut Garman dan Forgue (2010:376), tabungan adalah akumulasi dana berlebih yang diperoleh dengan sengaja mengkonsumsi lebih sedikit dari pendapatan. Dalam pemilihan tabungan, ada enam faktor yang perlu dipertimbangkan (Kapoor, et al., 2004:147), yaitu: 1. tingkat pengembalian (persentase kenaikan tabungan), 2. inflasi (perlu dipertimbangkan dengan tingkat pengembalian karena dapat mengurangi daya beli), 3. pertimbangan pajak, 12
3 4. likuiditas (kemudahan dalam menarik dana jangka pendek tanpa kerugian atau dibebani fee), 5. keamanan (ada tidaknya proteksi terhadap kehilangan uang jika bank mengalami kesulitan keuangan, dan 6. pembatasan-pembatasan dan fee (penundaan atas pembayaran bunga yang dimasukkan dalam rekening dan pembebanan fee suatu transaksi tertentu untuk penarikan deposito). c) Asuransi Menurut Mehr dan Cammack (1980:16), asuransi merupakan suatu alat untuk mengurangi risiko keuangan, dengan cara pengumpulan unit-unit eksposur (exposure) dalam jumlah yang memadai, untuk membuat agar kerugian individu dapat diperkirakan. Kemudian, kerugian yang dapat diramalkan itu dipikul merata oleh mereka yang tergabung. d) Investasi Menurut Garman dan Forgue (2010:376), investasi adalah menyimpan atau menempatkan uang agar bisa bekerja sehingga dapat menghasilkan uang yang lebih banyak. Cara yang sering digunakan seseorang dalam berinvestasi yakni dengan meletakkan uang ke dalam surat berharga termasuk saham, obligasi dan reksa dana, atau dengan membeli real estate Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Financial Literacy Tingkat financial literacy yang dimiliki oleh setiap orang berbedabeda. Perbedaan tingkat financial literacy itulah yang menyebabkan terjadinya perbedaan signifikan antara individu satu dengan yang lainnya dalam 13
4 mengumpulkan aset, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Huston (2010:311) menjelaskan bahwa faktor seperti kebiasaan, kognitif, ekonomi, keluarga, teman sebaya, komunitas dan institusi dapat berdampak pada perilaku keuangan (financial behavior). Monticone (2010) menjelaskan bahwa tingkat financial literacy seseorang dipengaruhi oleh: karakteristik demografi (gender, etnis, pendidikan dan kemampuan kognitif), latar belakang keluarga, kekayaan serta preferensi waktu. Sedangkan Capuano dan Ramsay (2011) menjelaskan bahwa faktor personal (intelegensi dan kemampuan kognitif), sosial dan ekonomi dapat mempengaruhi financial literacy dan financial behavior seseorang. Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi financial literacy seseorang, baik faktor dari dalam diri individu seperti kemampuan kognitif dan psikologi maupun faktor di luar individu seperti keadaan sosial dan ekonomi. Dalam penelitian ini, faktor-faktor sosiodemografi yang diteliti terdiri dari gender, jurusan, dan pendapatan orangtua Kategorisasi Tingkat Financial Literacy Chen dan Volpe (1998) mengkategorikan tingkat financial literacy menjadi tiga kelompok yaitu, rendah (<60%), sedang (60%<80%), dan tinggi ( 80%). Pengkategorian ini didasarkan pada persentase jawaban responden yang benar dari sejumlah pertanyaan yang digunakan untuk mengukur financial literacy. Selain itu, untuk menganalisis financial behavior berdasarkan tingkat financial literacy yang dimilikinya, Chen dan Volpe (1998) juga mengkategorikan financial literacy berdasarkan median. Responden yang memiliki tingkat literasi 14
5 keuangan di bawah median masuk dalam kategori responden dengan tingkat financial literacy yang relatif rendah, sedangkan responden yang memiliki tingkat literacy diatas median masuk dalam kategori responden dengan tingkat financial literacy relatif tinggi Financial Behavior Pengertian Financial Behavior Financial behavior mempelajari bagaimana manusia secara aktual berperilaku dalam sebuah penentuan keuangan, khususnya mempelajari bagaimana psikologi mempengaruhi keputusan keuangan, perusahaan dan pasar keuangan (Wicaksono, 2015). Menurut Shefrin (2002 dalam Lubis, et al., 2013:16), perilaku keuangan merupakan hasil interaksi dari psikologis dengan tingkah laku keuangan dan performa dari semua tipe kategori investor. Perilaku keuangan menjadi gambaran cara individu berperilaku ketika dihadapkan dengan keputusan keuangan yang harus dibuat. Perilaku keuangan juga dapat diartikan sebagai suatu teori yang didasarkan atas ilmu psikologi yang berusaha memahami bagaimana emosi dan penyimpangan kognitif mempengaruhi perilaku investor (Tilson 2005:1 dalam Lubis, et al., 2013:16). Di tengah perkembangan ekonomi global saat ini, setiap individu harus dapat menjadi konsumen yang cerdas untuk dapat mengelola keuangan pribadinya dengan cara membangun melek finansial yang mengarah pada perilaku keuangan yang sehat. Kendali diri merupakan perilaku keuangan yang sangat bermanfaat bila dipahami dan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari (Lubis, et al., 2013:22). Melek finansial mendorong individu dalam pengambilan keputusan 15
6 yang lebih baik. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk menemukan hubungan antara apa yang orang tahu berkaitan dengan pengelolaan keuangan pribadi dan bagaimana pengetahuan yang mereka miliki mempengaruhi perilaku keuangan mereka. Chinen dan Endo (2012) mengatakan bahwa individu yang memiliki kemampuan untuk membuat keputusan yang benar tentang keuangan tidak akan memiliki masalah keuangan di masa depan dan menunjukkan perilaku keuangan yang sehat serta mampu menentukan prioritas kebutuhan bukan keinginan. Perilaku keuangan yang sehat ditunjukkan oleh aktivitas perencanaan, pengelolaan serta pengendalian keuangan yang baik Dimensi Financial Behavior Menurut Brant A. Marsh (2006, dalam Zahroh, 2014), Financial behavior mencakup tiga dimensi keuangan yang harus dikuasai, yaitu: 1. Perilaku mengorganisasi, yaitu bagaimana mahasiswa mengatur anggarannya agar dapat digunakan selama satu bulan. 2. Perilaku pengeluaran, yaitu kegiatan atau kebiasaan penggunaan dana yang dilakukan mahasiswa setiap bulannya. 3. Perilaku menabung, yaitu simpanan yang dapat digunakan saat ada kebutuhan mendesak. 2.2 Penelitian Terdahulu Pada Tabel 2.1 disajikan penelitian-penelitian yang menganalisis tentang financial literacy dan financial behavior sebagai berikut: 16
7 No. Peneliti (Tahun) Judul Penelitian Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu Variabel Penelitian Data Hasil Penelitian 1. Fatimatus Zahroh (2014) 2. Vincentius Andrew dan Nanik Linawati (2014) Menguji Tingkat Pengetahuan, Sikap Pribadi, dan Perilaku Pribadi Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Semester 3 dan Semester 7 Hubungan Faktor Demografi dan Pengetahuan dengan Perilaku Karyawan Swasta di Surabaya Variabel: 1. Pengetahuan 2. Sikap Pribadi 3. Perilaku Pribadi V.Independen: 1. Faktor Demografi 2. Pengetahuan V.Dependen: Perilaku statistik deskriptif, uji validitas, uji reabilitas, dan uji t test korespondensi dan chi square Terdapat perbedaan signifikan terhadap tingkat pengetahuan, sikap keuangan pribadi, dan perilaku keuangan pribadi antara mahasiswa semester 3 dan mahasiswa semester Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor demografi dengan perilaku keuangan karyawan swasta di Surabaya, khususnya pada variable jenis kelamin dan pendapatan. 3. Carlo de Bassa Scheresberg (2013) Financial Literacy and Financial Behavior among Young Adults: Evidence and Implications V.Independen: 1. Financial Literacy 2. Sociodemographic Charateristic Multiple multivariat regression 2. Terdapat hubungan yang siginifikan antara pengetahuan keuangan dengan perilaku keuangan karyawan swasta di Surabaya. 1. Tingkat financial literacy berpengaruh signifikan terhadap financial behavior. 2. Karakteristik sosio- V.Dependen: Financial Behavior demografi, khususnya jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap tingkat literasi keuangan dan perilaku keuangan. 17
8 Lanjutan Tabel 2.1 No. Peneliti/Tahun Judul Penelitian Variabel Penelitian Data Hasil Penelitian 3. Nujmatul Laily (2013) Pengaruh Literasi Terhadap Perilaku Mahasiswa Dalam Mengelola V.Independen: 1. Gender 2. Usia 3. Academic Ability 4. Pengalaman Kerja V.Dependen: 1. Literasi 2. Perilaku Path analysis Literasi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa akan tetapi gender, usia, kemampuan akademis dan pengalaman kerja tidak terbukti memiliki korelasi dengan perilaku keuangan mahasiswa. 4. Irin Widayati (2012) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Finansial Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya V.Independen: 1. Status Sosial Ekonomi Orangtua 2. Pendidikan Pengelolaan Keluarga 3. Pembelajaran di Perguruan Tinggi V.Dependen: 1. Tingkat Literasi Finansial Aspek Kognitif 2. Tingkat Literasi Finansial Aspek Sikap jalur 1. Status sosial ekonomi orangtua berpengaruh langsung positif signifikan terhadap pendidikan pengelolaan keuangan keluarga. 2. Status sosial ekonomi orangtua tidak berpengaruh langsung terhadap literasi finansial aspek kognitif dan aspek sikap. 3. Pendidikan pengelolaan keuangan keluarga berpengaruh langsung positif signifikan terhadap literasi finansial aspek kognitif dan aspek sikap. 4. Pembelajaran di perguruan tinggi berpengaruh langsung positif signifikan terhadap literasi finansial aspek kognitif dan aspek sikap. 18
9 Lanjutan Tabel 2.1 No. Peneliti/Tahun Judul Penelitian Variabel Penelitian Data Hasil Penelitian 6. Cliff A. Robb dan Ann S. Woodyard (2011) 7. Ida dan Cinthia Yohana Dwinta (2010) Financial Knowledge and Best Practice Behavior Pengaruh Locus of Control, Financial Knowledge, Income Terhadap Financial Management Behavior V.Independen: 1. Personal Financial Knowledge 2. Financial Satisfaction 3. Demographic V.Dependen: Financial Behavior V.Independen: 1. Locus of Control 2. Financial Knowledge 3. Income V.Dependen: Financial Management Behavior Regresi Linier Berganda Regresi Linier Berganda 5. Status sosial ekonomi orangtua berpengaruh tidak langsung positif signifikan terhadap literasi finansial aspek kognitif dan aspek sikap yang dimediasi oleh pendidikan pengelolaan keuangan keluarga. 1. Personal Financial knowledge secara subjektif dan objektif berpengaruh terhadap financial behavior, dimana pengetahuan subjektif memiliki pengaruh relatif lebih besar. 2. Financial satisfaction dan demographic berpengaruh signifikan terhadap financial behavior. 1. Tidak terdapat pengaruh locus of control dan personal income terhadap financial management behavior. 2. Terdapat pengaruh financial knowledge terhadap financial management behavior. 19
10 2.3 Kerangka Konseptual Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa financial literacy memiliki hubungan positif dengan perilaku keuangan. Penelitian yang dilakukan oleh Laily (2013) menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Penelitian tersebut didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Andrew dan Linawati (2014) yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang siginifikan antara pengetahuan keuangan dengan perilaku keuangan karyawan swasta di Surabaya. Karyawan dengan pengetahuan keuangan yang lebih tinggi cenderung lebih bijak dalam perilaku keuangannya bila dibandingkan dengan responden yang memiliki pengetahuan keuangan yang lebih rendah. Penelitian yang dilakukan oleh Ida dan Dwinta (2010) menunjukkan bahwa financial knowledge berpengaruh signifikan terhadap financial management behavior mahasiswa Universitas Kristen Maranatha. Scheresberg (2013) mengemukakan bahwa karakteristik sosiodemografi, khususnya jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap tingkat literasi keuangan dan perilaku keuangan individu usia tahun yang terdaftar di US National Financial Capability Study (NFCS). Penelitian yang dilakukan oleh Amaliyah dan Witiastuti (2015) juga menunjukkan bahwa gender dan tingkat pendidikan berpengaruh terhadap tingkat literasi pemilik UMKM di kota Tegal, sedangkan tingkat pendapatan tidak berpengaruh terhadap tingkat literasi keuangan pemilik UMKM kota Tegal. Selanjutnya, Andrew dan Linawati (2014) menemukan bahwa terdapat hubungan yang siginifikan antara faktor 20
11 demografi (jenis kelamin dan pendapatan) dengan perilaku keuangan karyawan swasta di Surabaya. Penelitian yang dilakukan oleh Widayati (2012) menunjukkan bahwa status sosial ekonomi orang tua yang dilihat dari pekerjaan dan pendapatan orangtua tidak berpengaruh langsung terhadap literasi finansial aspek kognitif dan aspek sikap. Sedangkan pembelajaran di perguruan tinggi berpengaruh positif signifikan terhadap literasi finansial aspek kognitif dan aspek sikap mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Nababan dan Sadalia (2012) mengemukakan bahwa terdapat perbedan tingkat financial literacy mahasiswa berdasarkan program studi (jurusan) yang diambil mahasiswa. Penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa pendapatan orangtua tidak mempengaruhi tingkat financial literacy dan financial behavior mahasiswa. Penelitian yang dilakukan oleh Zahro (2014) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadap tingkat pengetahuan keuangan, sikap keuangan pribadi, dan perilaku keuangan pribadi antara mahasiswa semester 3 dan mahasiswa semester 7 jurusan manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Selanjutnya, penelitian yang dilakukan oleh Rohmah (2014) menemukan bahwa terdapat perbedaan tingkat financial literacy mahasiswa pelaku usaha di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta berdasarkan kemampuan kognitif. 21
12 Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah yang juga didukung oleh tinjauan teoritis dan penelitian terdahulu, maka kerangka konseptual penelitian ini digambarkan seperti pada gambar 2.1 berikut : Tingkat Financial Literacy: 1. Relatif Rendah 2. Relatif Tinggi Financial Behavior Gender Jurusan Pendapatan Orangtua Gender Jurusan Pendapatan Orangtua Laki- Laki Perem- IPA IPS <5 Laki- Perem- IPA IPS puan juta 5-10 juta >10 juta Laki puan Uji Beda Kruskal-Wallis Gambar 2.1 Kerangka Konseptual <5 juta 5-10 juta >10 juta 2.4 Hipotesis Berdasarkan kerangka konseptual, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah : 5. Terdapat perbedaan tingkat financial literacy mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara Tahun 2016 berdasarkan faktor sosiodemografi yang terdiri dari gender, jurusan, dan pendapatan orangtua. 6. Terdapat perbedaan financial behavior mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara Tahun 2016 berdasarkan faktor sosiodemografi yang terdiri dari gender, jurusan, dan pendapatan orangtua. 22
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut (Woodyard, 2011) best practice financial behavior diidentifikasi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Best Practice Behavior Menurut (Woodyard, 2011) best practice financial behavior diidentifikasi dengan maksud memilih praktek-praktek yang paling dekat
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut (Robb dan Woodyard, 2011) best practice financial behavior
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Best Practice Behavior Menurut (Robb dan Woodyard, 2011) best practice financial behavior diidentifikasi dengan maksud memilih praktek-praktek yang paling
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Financial Behavior Financial behavior mempelajari bagaimana manusia secara actual berperilaku dalam sebuah penentuan keuangan, khususnya mempelajari bagaimana
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 behavior mempelajari bagaimana manusia secara aktual berperilaku dalam sebuah penentuan keuangan, khususnya mempelajari bagaimana psikologi mempengaruhi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, ilmu ini mutlak
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Uraian Teoritis 2.1.1 Financial Literacy 2.1.1.1 Pengertian Financial Literacy Ilmu keuangan merupakan sebuah ilmu yang dinamis dan prakteknya melekat kuat dalam kehidupan sehari-hari.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. melakukan penelitian kembali serta menjadi rujukan dalam penelitian ini.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Berikut ini merupakan penelitian terdahulu yang mendasari peneliti untuk melakukan penelitian kembali serta menjadi rujukan dalam penelitian ini. 2.2.1
BAB I PENDAHULUAN. menyebabkan mereka mengalami kerugian, baik akibat penurunan kondisi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perekonomian nasional tidak akan mudah tergoyahkan atau terimbas dari krisis keuangan dunia jika masyarakat memahami sistem keuangan (Kompas, 21 Oktober 2008). Banyaknya
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1) Cude, B. J, Lawrence (2006), melakukan penelitian dengan judul College
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Berikut ini merupakan beberapa penelitian terdahulu yang mendasari peneliti untuk melakukan penelitian kembali serta menjadi rujukan dalam penelitian ini.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian dan untuk memperkuat penelitian yang dilakukan. Teori-teori yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA Bab ini menjelaskan teori-teori yang digunakan oleh peneliti sebagai dasar penelitian dan untuk memperkuat penelitian yang dilakukan. Teori-teori yang digunakan adalah teori mengenai
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dipergunakan sebagai acuan adalah dengan menggunakan penelitian terdahulu. 1. Vincentius Andrew dan Nanik Linawati (2014)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Penelitian dilaksanakan dengan landasan teori yang akan dipergunakan untuk mendukung teori yang akan diajukan. Salah satu landasan yang dapat dipergunakan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Pada bab ini akan menjelaskan penelitian-penelitian terdahulu mengenai pengetahuan keuangan, sikap keuangan dan tingkat pendidikan, yaitu : 2.1.1 Muhammad
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Pembahasan yang dilakukan pada penelitian ini merujuk pada penelitian sebelumnya. Berikut ini akan diuraikan beberapa penelitian terdahulu antara lain :
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Landasan Teori 1. Pengetahuan Keuangan Pengetahuan keuangan atau disebut juga literasi keuangan didefinisikan sebagai kemampuan untuk mengelola informasi ekonomi, membuat perencanaan
BAB I PENDAHULUAN. tujuan mencapai kesejahteraan (Lusardi & Mitchell, 2007). Literasi keuangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Literasi keuangan dapat diartikan sebagai pengetahuan keuangan, dengan tujuan mencapai kesejahteraan (Lusardi & Mitchell, 2007). Literasi keuangan menjadi lebih penting
Hubungan Financial Literacy dan Perilaku Konsumtif pada Pengguna Instagram
Hubungan Financial Literacy dan Perilaku Konsumtif pada Pengguna Instagram Nama : Dyah Ayu Septiyaningrum NPM : 12513737 Kelas : 3 PA 12 Dosen Pembimbing : Desi Susianti, S.Psi., M.Si BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN. menyesuaikan diri dalam menghadapi globalisasi dibidang perekonomian seperti
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Seiring dengan kemajuan zaman, setiap individu perlu untuk menyesuaikan diri dalam menghadapi globalisasi dibidang perekonomian seperti saat ini, khususnya
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian ini, penelitian tersebut berkaitan dengan literasi keuangan, efikasi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Terdapat beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelum adanya penelitian ini, penelitian tersebut berkaitan dengan literasi keuangan, efikasi keuangan
BAB I PENDAHULUAN. akhir-akhir ini. Perilaku financial management sangat erat kaitannya dengan perilaku
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perilaku financial management menjadi isu yang menarik dan banyak dibahas akhir-akhir ini. Perilaku financial management sangat erat kaitannya dengan perilaku
BAB I PENDAHULUAN. memenuhi kebutuhan hidup setiap orang. Seseorang akan berusaha memenuhi
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap orang memiliki kebutuhan yang semakin meningkat dan bervariasi. Uang yang sebagai alat transaksi atau pembayaran merupakan hal terpenting untuk memenuhi
BAB I PENDAHULUAN. masyarakat memberikan penekanan lebih besar untuk aspek perilaku keuangan.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Upaya dalam meningkatkan kesejahteraan keuangan individu, keluarga dan masyarakat memberikan penekanan lebih besar untuk aspek perilaku keuangan. perilaku keuangan
ANALISIS FAKTOR PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PELAKU UMKM KOTA MAKASSAR (STUDI KASUS PASAR SENTRAL)
ANALISIS FAKTOR PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PELAKU UMKM KOTA MAKASSAR (STUDI KASUS PASAR SENTRAL) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia [email protected] ABSTRAK Penelitian ini
LAMPIRAN. Lampiran 1. No. Responden:
LAMPIRAN Lampiran 1 Kuisioner Penelitian Analisis Best PracticeFinancial Behavior Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Politeknik Negeri Medan No. Responden: Bersama ini saya memohon kesediaan Saudara/i
BAB II LANDASAN TEORI. topik mengenai literasi keuangan, status pekerjaan dan pemilihan investasi.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Penelitian Terdahulu Penelitian ini didasarkan pada hasil penelitian sebelumnya yang mengambil topik mengenai literasi keuangan, status pekerjaan dan pemilihan investasi. 1. Al
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Berikut ini akan diuraikan beberapa penelitian terdahulu antara lain:
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Berikut ini akan diuraikan beberapa penelitian terdahulu antara lain: 1. Hussein A. Hassan Al-Tamimi dan Al Anood Bin Kalli (2009) Penelitian ini dilakukan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI. penelitian terdahulu yang berhasil dipilih dapat dilihat pada tabel dan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA TEORI A. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian terdahulu ini dimaksudkan untuk menggali informasi mengenai penelitian yang berkaitan dengan penelitian ini dan menggambarkan perbedaan
Pengaruh Financial Literacy dan Faktor Sosiodemografi Terhadap Perilaku Konsumtif
FINESTA Vol. 3, No. 1, (2015) 58-62 58 Pengaruh Financial Literacy dan Faktor Sosiodemografi Terhadap Perilaku Konsumtif Felicia Claresta Harli, Nanik Linawati, Gesti Memarista Program Manajemen Keuangan,
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang mempunyai 34 provinsi. Menurut survey terakhir yang dilakukan BPS pada tahun 2010 penduduk
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN SIKAP TERH ADAP UANG PADA PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN SIKAP TERH ADAP UANG PADA PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA Moch. Zakki Zahriyan STIE Perbanas Surabaya [email protected] ABSTRACT Financial management
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Berikut ini merupakan beberapa penelitian terdahulu yang mendasari peneliti
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Penelitian ini didasarkan dengan landasan teori yang akan dipergunakan untuk mendukung teori yang telah diajukan. Salah satu landasan yang dapat dipergunakan
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim di
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim di dunia. Data Badan Pusat Statistik tahun 2015 mencatat sebanyak 207,2 juta jiwa (87,18%) beragama Islam.
LAMPIRAN. Df Alpha 5%
LAMPIRAN Tabel r (TWO-TAILED TEST) Df Alpha 5% Df Alpha 5% Df Alpha 5% Df Alpha 5% 1 0.997 26 0.374 51 0.271 76 0.223 2 0.95 27 0.367 52 0.268 77 0.221 3 0.878 28 0.361 53 0.266 78 0.22 4 0.811 29 0.355
BAB I PENDAHULUAN. erat kaitannya dengan perilaku konsumsi masyarakat. Bagi individu yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pengelolaan keuangan yang efektif dibutuhkan dalam kehidupan seharihari untuk kebijakan pengambilan keputusan keuangan. Perilaku keuangan erat kaitannya dengan perilaku
ABSTRAK. Kata kunci: faktor demografi, literasi keuangan, mahasiswa, analisis deskriptif, analisis chi square. vii. Universitas Kristen Marantha
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat literasi keuangan dan pengaruh faktor demografi terhadap literasi keuangan mahasiswa program studi manajemen konsentrasi keuangan Universitas Kristen
BAB 1 PENDAHULUAN. masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. non tunai yang saat ini sedang digemari adalah kartu kredit dan e-money.
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Trend pola hidup masyarakat yang berkembang saat ini adalah kemudahan. Masyarakat cenderung menyukai sesuatu yang dianggap mudah dan praktis. Kemajuan perkembangan teknologi
BAB V PENUTUP. 2. Pengetahuan keuangan berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap. perencanaan keuangan keluarga di Surabaya
61 BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat diketahui kesimpulan dari penelitian ini bahwa: 1. Pendapatan tidak berpengaruh terhadap perencanaan keuangan
BAB I PENDAHULUAN. Pada umumnya tujuan setiap orang bekerja adalah memperoleh pendapatan
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pada umumnya tujuan setiap orang bekerja adalah memperoleh pendapatan yang kemudian digunakan untuk kebutuhan hidupnya. Misalnya digunakan untuk membeli makanan, minuman,
LITERASI KEUANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MASYARAKAT KOTA MEDAN
LITERASI KEUANGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MASYARAKAT KOTA MEDAN Delyana R. Pulungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Email: [email protected] ABSTRAK
BAB V PENUTUP. 5.1 Kesimpulan. Pada sub bab ini akan dijelaskan mengenai kesimpulan yang berisikan
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Pada sub bab ini akan dijelaskan mengenai kesimpulan yang berisikan jawaban atas perumusan masalah dan pembuktian hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil pengujian yang telah
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Penelitian Dewi Ayu Wulandari dan Rr. Iramani (2014)
8 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Penelitian ini didasarkan pada hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti lain, yaitu : 1. Penelitian Dewi Ayu Wulandari dan Rr. Iramani (2014)
BAB I PENDAHULUAN. Setiap manusia mempunyai tujuan hidup yang ingin dicapai. Tujuan hidup ini
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap manusia mempunyai tujuan hidup yang ingin dicapai. Tujuan hidup ini berbeda-beda, tetapi pada umumnya manusia ingin mencapai hidup yang bahagia. Manusia
ANALISIS PERSONAL FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL BEHAVIOR PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI PADANG OLEH CITRA FITRIANI
ANALISIS PERSONAL FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL BEHAVIOR PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI POLITEKNIK NEGERI PADANG OLEH CITRA FITRIANI 1411023009 POLITEKNIK NEGERI PADANG PADANG 2016 ANALISIS PERSONAL
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MAHASISWA DALAM MENGELOLA KEUANGAN
PENGARUH LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU MAHASISWA DALAM MENGELOLA KEUANGAN Nujmatul Laily Universitas Negeri Malang [email protected] Abstract: The purpose of this research is to investigate determinants
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. pengetahuan keuangan, nilai materialisme terhadap perilaku pengelolaan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Pada bagian berikut akan dikemukakan tinjauan empiris yang menyangkut penelitian terdahulu tentang topik yang relevan mengenai pengaruh kontrol diri, pengetahuan
BAB I PENDAHULUAN. apa yang dulunya tidak bisa dilakukan ketika masih menjadi karyawan. Setiap orang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Masa pensiun merupakan masa ketika seseorang seharusnya bisa menikmati apa yang dulunya tidak bisa dilakukan ketika masih menjadi karyawan. Setiap orang menginginkan
BAB I PENDAHULUAN. tabungan dan investasi. Negara Indonesia merupakan negara yang sedang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator makro ekonomi yang mengindikasikan apakah aktivitas perekonomian berjalan baik atau tidak. Menurut teori
TEORI INVESTASI DAN PORTFOLIO MATERI 1. Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., M.Si.
TEORI INVESTASI DAN PORTFOLIO MATERI 1 Prof. Dr. Deden Mulyana, SE., M.Si. DEFINISI INVESTASI Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumberdaya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan tujuan
[email protected] Konsumsi Kebutuhan Inflasi Apa sih alasan berinvestasi Peningkatan Nilai Kekayaan Keinginan Ketidakpastian masa depan Penanaman uang dengan harapan : 1. Mendapat hasil, dan 2.
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. Seiring berjalannya waktu, finansial literacy (literasi finansial) adalah
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Seiring berjalannya waktu, finansial literacy (literasi finansial) adalah sesuatu kebutuhan yang penting, tidak hanya bagi perusahaan, investor, dan praktisi keuangan,
BAB I PENDAHULUAN. Setiap individu mempunyai tujuan hidup masing-masing yang ingin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap individu mempunyai tujuan hidup masing-masing yang ingin dicapai. Semua aktivitas dan keputusan kehidupan tidak lagi semata-mata ditujukan hanya untuk
SKRIPSI DARMAN NABABAN
SKRIPSI ANALISIS PERSONAL FINANCIAL LITERACY DAN FINANCIAL BERHAVIOR MAHASISWA STRATA I FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA OLEH: DARMAN NABABAN 080502177 PROGRAM STUDI MANAJEMEN DEPARTEMEN MANAJEMEN
MATERI 1 PENGERTIAN INVESTASI. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. CAKUPAN PEMBAHASAN
MATERI 1 PENGERTIAN INVESTASI Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si. CAKUPAN PEMBAHASAN 1/19 Overview Definisi investasi Investasi dan konsumsi Proses keputusan investasi 1 OVERVIEW Setiap individu bekerja
BAB I PENDAHULUAN. mana hal ini menimbulkan persaingan yang sangat ketat antar perusahaanperusahaan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sebagai masyarakat ekonomi, akhir-akhir ini kita mengetahui terdapat banyak perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia di mana hal ini menimbulkan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian mengenai adanya keterkaitan faktor-faktor psikologis pada
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Penelitian mengenai adanya keterkaitan faktor-faktor psikologis pada investor seperti kompetensi, kepercayaan diri, interaksi sosial, dan faktor demografi
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN A. Uji Kualitas Instrumen Data 1. Uji Validitas a. Kemampuan terhadap literasi keuangan syariah berdasar kemampuan bertindak (Financial Behaviour) Data mengenai kemampuan literasi
Manulife Investor Sentiment Index Study Q Indonesia. Februari 2016
Manulife Investor Sentiment Index Study Q4 2015 Indonesia Februari 2016 1 TENTANG MANULIFE INVESTOR SENTIMENT INDEX (MISI) Apakah Manulife Investor Sentiment Index (MISI)? Kelas aset utama Dana tunai/
BAB I PENDAHULUAN. yang dikonsumsinya atau mengkonsumsi semua apa yang diproduksinya.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sistem ekonomi adalah suatu sistem yang memiliki spesialisasi yang tinggi. Hal ini berarti tidak ada seorangpun yang mampu memproduksi semua apa yang dikonsumsinya
Management Analysis Journal
Management Analysis Journal 4 (3) (2015) Management Analysis Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/maj ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT LITERASI KEUANGAN DI KALANGAN UMKM KOTA TEGAL
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSETS DAN TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR (Studi Empiris Di Bursa Efek Indonesia)
ANALISIS PENGARUH RETURN ON ASSETS DAN TINGKAT SUKU BUNGA DEPOSITO TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR (Studi Empiris Di Bursa Efek Indonesia) SKRIPSI Disusun Untuk Memenuhi Tugas Dan Syarat-Syarat
ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO ANDRI HELMI M, SE., MM
ANALISIS INVESTASI DAN PORTOFOLIO ANDRI HELMI M, SE., MM SILABUS Pengertian Investasi: Definisi Investasi, Tujuan Investasi, Proses Investasi. Pengertian dan Instrumen Pasar Modal: Pasar Perdana, Pasar
BAB I PENDAHULUAN. seseorang harus mempunyai perencanaan keuangan yang baik dalam pendapatan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam hal kehidupan seseorang tidak akan lepas dari faktor keuangan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan bertahan hidup. Disadari atau tidak, keuangan memiliki
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang umumnya memiliki umur lebih dari satu tahun. Bentuk instrumen di pasar
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pasar Modal 2.1.1 Pengertian Pasar Modal Pasar modal adalah pertemuan antara pihak yang memiliki kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana dengan cara memperjualbelikan
BAB I PENDAHULUAN. Perilaku keuangan atau yang kita kenal dengan personal financial
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perilaku keuangan atau yang kita kenal dengan personal financial management behavior merupakan bidang ilmu yang relatif baru dibandingkan bidang ilmu yang lainnya.
LAMPIRAN. Kuesioner Penelitian Analisis Financial Literacy, Financial Behavior dan Financial Attitude Mahasiswa Universitas Sumatera Utara.
LAMPIRAN Kuesioner Penelitian Analisis Financial Literacy, Financial Behavior dan Financial Attitude Mahasiswa. No Responden : Bersama ini saya memohon kesediaan Saudara/i untuk mengisi kuesioner penelitian
Bab 10 Pasar Keuangan
D a s a r M a n a j e m e n K e u a n g a n 133 Bab 10 Pasar Keuangan Mahasiswa diharapkan dapat memahami mengenai pasar keuangan, tujuan pasar keuangan, lembaga keuangan. D alam dunia bisnis terdapat
PENGARUH LOCUS OF CONTROL, FINANCIAL KNOWLEDGE, INCOME TERHADAP FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR
JURNAL BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 12, No. 3, Desember 2010, Hlm. 131-144 PENGARUH LOCUS OF CONTROL, FINANCIAL KNOWLEDGE, INCOME TERHADAP FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR IDA dan CINTHIA YOHANA DWINTA Universitas
MEMILIH INVESTASI UNTUK PERSIAPAN DANA PENDIDIKAN ANAK Oleh: Safir Senduk
MEMILIH INVESTASI UNTUK PERSIAPAN DANA PENDIDIKAN ANAK Oleh: Safir Senduk Dikutip dari Tabloid NOVA No. 678/XIII Pada tanggal 3 Februari lalu, saya berada di Semarang untuk memenuhi undangan NOVA memberikan
Entrepreneurship and Inovation Management
Modul ke: 12 Entrepreneurship and Inovation Management PERENCANAAN KEUANGAN Fakultas Ekonomi Dr. Tukhas Shilul Imaroh,MM Program Studi Paska Sarjana www.mercubuana.ac.id Pengertian Financial Plan Financial
ABSTRAK. Kata kunci: perencanaan keuangan, pengetahuan keuangan, perilaku manajemen keuangan. Universitas Kristen Maranatha
ABSTRAK Perencanaan keuangan merupakan sebuah proses dimana seorang individu berusaha untuk memenuhi tujuan-tujuan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. Perencanaan keuangan menjadi suatu topik
ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN ANGKATAN
ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TAHUN ANGKATAN 2012-2014 Titik Ulfatun 1), Umi Syafa atul Udhma 2), dan Rina Sari Dewi 3) 1) Mahasiswa Pendidikan
Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya
Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya Nyoman Trisna Herawati 1 1 Jurusan Akuntansi FE Undiksha Email:[email protected] ABSTRACT The aims of this study are
ABSTRACT. Keywords : financial literacy, personal finance, student, qualitative descriptive
ABSTRACT The aim of this study is to determine the Level of Financial Literacy of noneconomics students at Maranatha Christian University Bandung, the students who do not get Financial Management course,
