BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Lanny Pranoto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Identifikasi variabel penelitian ini harus ditentukan terlebih dahulu sebelum metode pengumpulan data dalam penelitian ini. Variabel yang digunakan adalah: 1. Variabel Tergantung : Perilaku Diet 2. Variabel Bebas : Kecemasan ditinggal Pacar B. Definisi Operasional 1. Perilaku Diet Wirakusumah (2001, h. 1 dan 36) memberikan definisi bahwa diet merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan dengan cara pengaturan makanan. Ia menambahkan bahwa diet juga bisa didefinisikan sebagai pengaturan makanan yang dianjurkan untuk tujuan tertentu. Pengaturan makanan dalam hal ini adalah membatasi jumlah asupan makanan yang dibutuhkan tubuh yang bersangkutan sehingga terjadi keseimbangan energi. Penelitian ini menggunakan skala perilaku diet yaitu frekuensi terhadap perilaku diet, lamanya perilaku diet berlangsung dan intensitas perilaku diet. 2. Kecemasan ditinggal Pacar Kaplan, dkk ( dalam Fausiah dan Widury, 2006, h. 73) mengungkapkan kecemasan adalah respons terhadap situasi tertentu yang mengancam, dan merupakan hal yang normal terjadi menyertai perkembangan, perubahan, pengalaman baru atau yang belum pernah dilakukan, serta dalam menemukan identitas diri dan arti hidup. Seperti halnya seseorang dalam keadaan yang mengancam keberadaan 26
2 27 kehidupan seseorang, akan menimbulkan suatu perasaan yang tidak menyenangkan pada diri orang tersebut. Perasaan tidak menyenangkan dan sangat mengganggu jiwa dan pikiran ini dapat mempengaruhi proses pemaknaan seseorang terhadap peristiwa atau masalah yang sedang dihadapi. Penelitian ini diungkap dengan skala kecemasan yaitu skala kecemasan yang ditunjukkan dengan gejala yang bersifat fisik dan psikis. Gejala fisik ditandai dengan mual, berkeringat, muntah, sakit kepala, susah tidur, jantung berdetak kencang dan cepat, nafsu makan hilang, sesak nafas dan pencernaan tidak teratur. Gejala psikis ditandai dengan adanya perasaan takut, khawatir, rendah diri, tidak berdaya, tidak tentram, mudah marah, tidak mampu memusatkan perhatian serta perasaan ditimpa bahaya atau kecelakaan. C. Subyek Penelitian Polulasi adalah sejumlah individu yang paling sedikit mempunyai satu sifat atau ciri yang sama dan untuk menentukan luas dan sifat populasi juga memberi batasan-batasan yang tegas (Hadi, 2000, h. 220). Polulasi yang diambil dalam penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, dengan karakteristik sebagai berikut : 1. Subyek usia tahun yang sedang melakukan diet. 2. Memiliki pacar dan baru berpacaran kurang dari setahun. Pada penelitian ini, sampel ditetapkan dengan teknik Incidental sampling. Incidental sampling yaitu penelitian sekelompok subyek dengan secara kebetulan, dimana subyek sesuai dengan ciri-ciri populasi, baru dapat mengisi skala yang telah dibagikan (Hadi, 2001, h. 75).
3 28 D. Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode skala. Skala adalah suatu metode penyelidikan dengan menggunakan daftar pertanyaan atau pernyataan yang berisi aspek-aspek yang hendak diukur dan harus dijawab atau dikerjakan oleh subyek dan berdasar atas jawaban atau isian tersebut, peneliti mengambil kesimpulan mengenai subyek yang diteliti. (Suryabrata, 1990, h. 15) 1. Skala Perilaku Diet Skala ini digunakan untuk mengukur perilaku diet pada mahasiswi yang disusun berdasarkan aspek-aspek perilaku diet, yaitu : a. Frekuensi, yaitu sering tidaknya perilaku muncul. Di dalam hal ini sering tidaknya perilaku diet muncul. b. Lamanya berlangsung, merupakan waktu yang diperlukan seseorang untuk melakukan setiap tindakan, di dalam hal ini lama atau tidaknya seseorang melakukan diet. c. Intensitas, adalah banyaknya daya yang dikeluarkan oleh seseorang untuk melakukan perilaku tersebut. Seberapa dalam dan banyak usaha yang dilakukan seseorang untuk diet. Skala tingkat perilaku diet ini disusun berdasarkan aspek-aspek perilaku diet dengan empat alternatif jawaban, yaitu Sangat Sesuai (SS), Sesuai (S), Tidak Sesuai (TS), Sangat Tidak Sesuai (STS). Sistem skoring dalam skala ini membedakan item yang bersifat favorable dan unfavorable. Nilai dari skala motivasi ini berskala empat yaitu item yang bersifat favorable (pernyataan yang mendukung) jawaban Sangat Sesuai (SS) bernilai 4, Sesuai (S) bernilai 3, Tidak Sesuai (TS) bernilai 2 dan Sangat Tidak Sesuai (STS) bernilai 1, sedangkan untuk tiap pernyataan yang bersifat unfavorable (pernyataan yang tidak mendukung) adalah Sangat Sesuai (SS)
4 29 bernilai 1, Sesuai (S) bernilai 2, Tidak Sesuai (TS) bernilai 3, dan Sangat Tidak Sesuai (STS) bernilai 4. Tabel 1. Blue print skala perilaku diet No Aspek-aspek perilaku diet Favourable Unfavourable Total 1. Frekuensi terhadap perilaku diet Lamanya diet berlangsung Intensitas perilaku diet Skala Kecemasan Ditinggal Pacar Skala ini digunakan untuk mengukur kecemasan ditinggal pacar yang disusun berdasarkan gejala-gejala kecemasan, yaitu : a. Bersifat fisik b. Bersifat psikis Skala tingkat kecemasan ditinggal pacar ini disusun berdasarkan gejala-gejala kecemasan dengan empat alternatif jawaban, yaitu Sangat Sesuai (SS), Sesuai (S), Tidak Sesuai (TS), Sangat Tidak Sesuai (STS). Sistem skoring dalam skala ini membedakan item yang bersifat favorable dan unfavorable. Nilai dari skala motivasi ini berskala empat yaitu item yang bersifat favorable (pernyataan yang mendukung) jawaban Sangat Sesuai (SS) bernilai 4, Sesuai (S) bernilai 3, Tidak Sesuai (TS) bernilai 2 dan Sangat Tidak Sesuai (STS) bernilai 1, sedangkan untuk tiap pernyataan yang bersifat unfavorable (pernyataan yang tidak mendukung) adalah Sangat Sesuai (SS) bernilai 1, Sesuai (S) bernilai 2, Tidak Sesuai (TS) bernilai 3, dan Sangat Tidak Sesuai (STS) bernilai 4.
5 30 Tabel 2. Blue print skala kecemasan ditinggal pacar No Gejala-gejala kecemasan Favourable Unfavourable Total 1. Bersifat Fisik Bersifat Psikis E. Validitas dan Reliabilitas Alat Ukur Hasil yang objektif selalu diharapkan dalam setiap penelitian yang dilakukan, artinya hasil yang diperoleh merupakan hasil yang sesungguhnya dari variabel yang diteliti. Penelitian ini juga melakukan suatu pengukuran yang pada akhirnya untuk memperoleh hasil yang benar-benar menggambarkan permasalahan yang terjadi. Oleh sebab itu data yang diperoleh dari pengukuran tersebut haruslah akurat. Untuk memperoleh data yang akurat, maka diperlukan alat ukur yang bersifat valid dan reliable, sehingga kiranya perlu dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas pada alat ukur yang digunakan, sehingga dapat dipertanggung jawabkan. 1. Validitas Menurut Azwar (2001, h. 43) suatu alat ukur dikatakan valid apabila alat ukur tersebut mampu mengukur apa yang seharusnya diukur. Untuk mengetahui validitas suatu alat ukur dapat dilakukan dengan menggunakan teknik korelasi product moment dari Karl Pearson (Ancok, 1988, h. 14). Hasil perhitungan yang diperoleh dengan teknik korelasi product moment tersebut masih perlu dikorelasi lagi untuk menghindari terjadinya over estimate terhadap koefisien validitas yang sebenarnya. Over estimate terjadi karena adanya skor bulir
6 31 yang dikorelasikan dengan skor total masih ikut sebagai komponen total sehingga menyebabkan koefisien korelasi yang lebih besar (Ancok, 1988, h. 23). Untuk menghindari over estimate ini maka hasil korelasi perlu dikorelasi lagi dengan teknik Part Whole. 2. Reliabilitas Menurut Ancok (1988 h.19) reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Reliabilitas menunjukkan sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten bila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama dengan alat ukur yang sama. Untuk menguji tingkat reliabilitas alat ukur ini digunakan teknik alpha cronbach. Teknik ini dipilih karena akan memberikan harga lebih kecil atau sama besar dengan reliabilitas yang sebenarnya (Ancok, 1988, h. 20). F. Metode Analisis Data Untuk menganalisi data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data statistik karena data yang diperoleh berwujud angka-angka dan metode statistik dapat memberikan hasil yang obyektif. Selain itu, dengan metode statistik dapat ditarik kesimpulan yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya karena berdasarkan perhitungan yang teratur dan tepat. Teknik analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode analisis product moment. Penggunaan teknik korelasi parsial jenjang pertama ini untuk melihat hubungan antara kecemasan ditinggal pacar sebagai variabel bebas dan perilaku diet sebagai variabel tergantung dengan menggunakan program Statistical Packages for Sciences (SPSS) for Windows Release 13.0.
BAB III METODE PENELITIAN. A. Metode Penelitian yang Digunakan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Creswell ( dalam Alsa, 2003, h. 13) menjelaskan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Hal ini dikarenakan data yang didapat dari penelitian berupa angka atau
BAB III METODE PENELITIAN. bilangan (skor atau nilai, peringkat atau frekuensi). Penelitian kuantitatif
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Creswell (dalam Alsa, 2004, h. 13) mengatakan bahwa penelitian kuantitatif adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
dapat menurun, maka akan memberi pengaruh juga pada fisiologis dan perilaku secara umumnya. D. Hipotesis Berdasarkan uraian di atas, hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara dukungan
BAB III METODE PENELITIAN. menekankan analisisnya dalam bentuk data numerikal (Sumarsono, Kedua variabel tersebut seabagai berikut :
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah salah satu langkah yang penting dalam melakukan penelitian ilmiah. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. yang hati hati, teratur dan terus menerus, sedangkan untuk mengetahui bagaimana
19 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam pemecahan masalah yang ada suatu penelitian diperlukan penyelidikan yang hati hati, teratur dan terus menerus, sedangkan untuk mengetahui bagaimana
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. menggunakan metode penelitian kuantitatif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang lebih
BAB V ANALISI DATA DAN HASIL PENELITIAN
BAB V ANALISI DATA DAN HASIL PENELITIAN A. Analisis Data Subjek yang sesuai dengan karakteristik penelitian berjumlah 30 orang. Setelah memperoleh data yang diperlukan, maka dilakukan pengujian hipotesis
BAB III METODE PENELITIAN
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Dalam penelitian ini variable-variabel yang digunakan adalah : 1. Variabel Tergantung : Keputusan Menggunakan Jasa Romanza Wedding Organizer
BAB IV PELAKSANAAN DAN HASIL PENELITIAN
32 BAB IV PELAKSANAAN DAN HASIL PENELITIAN A. Orientasi Kancah Penelitian Di dalam melaksanakan suatu penelitian, peneliti perlu melakukan persiapan agar penelitian yang dilakukan dapat berlangsung dengan
BAB III METODE PENELITIAN. ataupun signifikansi perbedaan kelompok (Azwar, Metode Penelitian, 1. Variabel tergantung : Perilaku seksual
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menekankan analisisnya
BAB III METODE PENELITIAN
7 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menekankan analisisnya pada data-data numerikal (angka) yang diolah dengan
BAB III METODE PENELITIAN. ini menekankan analisisnya pada data-data yang bersifat numerical atau. penelitian sampel besar (Azwar, 2013, h. 5).
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pendekatan ini menekankan analisisnya pada data-data yang bersifat numerical atau angka
BAB III METODE PENELITIAN. terhadap data serta penampilan dari hasilnya.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian kuantitatif, seperti yang dijelaskan oleh Arikunto (006. 1) bahwa penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. variabel yang diteliti (Azwar, 2012, h.5). Variabel Tergantung : Motivasi Berprestasi Pada Siswa
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif sebagai metode penelitian. Penelitian dengan pendekatan kuantitatif menekankan analisisnya pada data numerik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode penelitian adalah kegiatan pelaksanaan penelitian atau prosedur, standar yang memenuhi kriteria ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan
BAB III METODE PENELITIAN. dikemukakan sebelumnya, maka variabel-variabel yang akan digunakan. B. Definisi Operasional pada Wanita Pasca Melahirkan
BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Berdasarkan tujuan penelitian dan landasan teori yang telah dikemukakan sebelumnya, maka variabel-variabel yang akan digunakan dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. metode yang menekankan analisis pada data-data numerikal (angka)
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, yaitu metode yang menekankan analisis pada data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode penelitian adalah ilmu mengenai jalan yang dilewati untuk mencapai pemahaman (Priyono, 201, h.3). Penelitian ini merupakan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. yang menekankan analisisnya pada data-data numerical (angka) yang. ada di dalam penelitian ini (Azwar, 2004, h.5).
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Yang Digunakan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu metode yang menekankan analisisnya pada data-data numerical (angka) yang diolah dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Adapun variabel-variabel penelitian yang akan diperhitungkan dalam analisis data guna pengujian hipotesis adalah sebagai berikut : 1. Variabel
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dengan teknik korelasional merupakan penelitian menyelidiki sejauhmana
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional. Penelitian dengan teknik korelasional merupakan penelitian menyelidiki sejauhmana
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasional, jenis ini bertujuan untuk melihat apakah antara dua variabel atau lebih memiliki
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Sesuai dengan permasalahan yang akan diteliti oleh peneliti, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Menurut
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Nasution dan Usman (2007, h.2) mengatakan penelitian adalah sebuah proses untuk mendapatkan solusi dari permasalahan setelah melakukan studi dan analisis
BAB III METODE PENELITIAN. dasarnya, pendekatan kuantitatif dilakukan pada penelitian inferensial (dalam
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif yang analisisnya dengan data numerikal (Angka) yang diolah dengan metode statistika. Pada dasarnya,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pembahasan pada bagian metode penelitian ini akan menguraikan mengenai (A) Identifikasi Variabel Penelitian, (B) Definisi Operasional Variabel Penelitian, (C) Populasi dan Teknik
BAB IV LAPORAN PENELITIAN
BAB IV LAPORAN PENELITIAN A. Orientasi Kancah Penelitian Penelitian kuantitatif tentang Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Minat Berwiraswasta pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata
BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Variabel-variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah : B. Definisi Operasional
BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Variabel-variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah : 1. Variabel Tergantung : Prokrastinasi 2. Variabel Bebas : Kecemasan B. Definisi
BAB III METODE PENELITTIAN. kepuasan kerja dengan komitmen organisasi. Dalam penelitian ini variabel yang diteliti yaitu
BAB III METODE PEELITTIA A. Tipe Penelitian Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang ingin melihat hubungan antara kepuasan kerja dengan komitmen organisasi. Dalam penelitian ini variabel
BAB III METODE PENELITIAN. Identifikasi Variabel Penelitian, (B) Definisi Operasional Penelitian, (C) Populasi dan Teknik
BAB III METODE PENELITIAN Pembahasan pada bagian metode penelitian ini akan menguraikan mengenai (A Identifikasi Variabel Penelitian, (B Definisi Operasional Penelitian, (C Populasi dan Teknik Pengambilan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 2.1. Identifikasi Variabel Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang dapat dijadikan obyek penelitian dan merupakan faktor-faktor yang berpengaruh dalam suatu penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. dalam penelitian ini adalah model korelasional (Newman, 2000). Maksud korelasional dari
31 BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini berjeniskan penelitian kuantitatif, dimana prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah model korelasional (Newman, 000). Maksud korelasional
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, yaitu metode yang menekankan analisis pada data-data numerikal (angka)
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini, variabel-variabel yang diteliti yaitu komunikasi
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini, variabel-variabel yang diteliti yaitu komunikasi interpersonal dan keharmonisan keluarga. Untuk jenis penelitian kuantitatif ini, maka
BAB III METODE PENELITIAN. masalah dalam penelitian. Melalui penelitian manusia dapat menggunakan
22 BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan cara ilmiah yang berisikan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mengumpulkan data dengan tujuan dapat menjawab masalah dalam penelitian. Melalui
BAB III METODE PENELITIAN
58 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel dan Definisi Operasional 1. Identifikasi Variabel Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mencari hubungan antar variabel.
BAB III METODE PENELITIAN
46 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, yang suatu penelitian dituntut menggunakan angka mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN A. Orientasi Kancah Penelitian Penelitian ini dilakukan di Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang merupakan
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam penelitian ini variabel-variabel yang diteliti yaitu kecerdasan
BAB III METODE PEELITIA A. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini variabel-variabel yang diteliti yaitu kecerdasan emosional dan komunikasi interpersonal. Untuk jenis penelitian kuantitatif ini, maka pelaksanaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Desain dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, yang menurut Sugiyono (2014, h.13) dikatakan metode kuantitatif karena
BAB III METODE PENELITIAN. Identifikasi variabel penelitian yang terdapat dalam suatu
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Identifikasi variabel penelitian yang terdapat dalam suatu penelitian berfungsi untuk menentukan alat dan teknik pengukuran data, serta
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode adalah tata cara atau prosedur yang mempunyai langkahlangkah sistematis digunakan untuk mengetahui sesuatu (Setyorini & Wibhowo, 2008,
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. suatu variabel berkaitan dengan variasi pada satu atau lebih variabel lain,
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasi. Penelitian dengan teknik korelasi bertujuan menyelidiki sejauh mana variasi pada
BAB III METODE PENELITIAN
83 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Metode kuantitatif adalah metode yang menekankan analisisnya pada data-data
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. Kemudian mendeskripsikan secara sistematis sifat-sifat atau gejala-gejala dari
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan teknik komparatif. Penelitian dengan teknik komparatif yakni jenis penelitian yang bertujuan membandingkannya dengan melihat persamaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang digunakan Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode kuantitatif adalah metode yang menekankan analisisnya pada datadata numerical (angka)
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif atau pendekatan kuantitatif adalah sebuah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Menurut Azwar (013:5) metode kuantitatif adalah metode yang menekankan
BAB III METODE PENELITIAN. angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran angka tersebut, serta penampilan
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam usaha menguji hipotesis yang telah disusun. Penelitian kuantitatif banyak dituntut menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. dilakukan pada penelitian deskriptif atau dalam rangka pengujian hipotesis
41 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang merupakan penelitian yang menekankan pada data-data numerical atau
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Dan Identifikasi Variabel Pendekatan penelitian ini menganalisa data dengan menggunakan angka-angka, rumus atau model matematis, atau biasa disebut pendekaan
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN
BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN A. Orientasi Kancah Penelitian Sebelum penelitian dilaksanakan, tahap awal yang harus dilakukan adalah menentukan tempat di mana penelitian akan dilakukan serta
BAB III METODE PENELITIAN. suatu penelitian ilmiah, yang mana ditentukan pada ketepatan metode
24 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan salah satu unsur yang penting pada suatu penelitian ilmiah, yang mana ditentukan pada ketepatan metode yang digunakan dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian yang Digunakan Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. pendekatan kuantitatif yaitu menekankan analisisnya pada data-data numerikal
BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Variabel adalah gejala-gejala yang menunjukkan variasi, baik dalam jenisnya
BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Variabel adalah gejala-gejala yang menunjukkan variasi, baik dalam jenisnya atau tingkatannya (Hadi, 1990). Sugiarto, dkk (001) mendefinisikan
