Minggu ke-10 Pointer. Pendahuluan. Objektif. Bahan Bacaan
|
|
|
- Shinta Hartanto
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Minggu ke-10 Pointer Pendahuluan Memahami konsep pointer yang merupakan variabel yang dapat memegang alamat dari suatu objek dalam memory. Pointer digunakan dalam program untuk melalukan akses dan manipulasi alamat memory. Dalam C, array dan pointer memiliki keterkaitan konsep yang erat. Array biasa dikenal sebagai pointer yang tetap (fixed pointer) sedangkan pointer tidaklah tetap, artinya alamat memori yang dipegangnya dapat diubah-ubah. Jika pada bahasa pemrograman yang lain disediakan pemanggilan melalui alamat (call by reference), dalam C, pointer digunakan sebagai parameter dalam pendefinisian fungsi (function) untuk melalukan efek pemanggilan melalui alamat tersebut. Objektif Memperkenalkan cara pendeklarasian pointer Menjelaskan penggunaan pointer Menjelaskan konsep dereferensing (menbaca / memberikan nilai yang ditunjuk oleh sebuah pointer) Menjelaskan penggunaan indeks (subscript) pada pointer. Bahan Bacaan Buku pegangan atau buku-buku lain yang menjelaskan tentang tok ini. Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 1
2 Pendeklarasian Menggunakan Simbol * Definisi Variabel dalam program yang dideklarasikan untuk memegang dan mengakses nilai suatu alamat dalam memori dikenal dengan sebutan pointer. Jika p adalah suatu variable maka &p merupakan lokasi atau alamat dalam memori dimana nilai yang dipegang oleh p disimpan. Pendeklarasian Dalam C, pada saat kita mendeklarasi sebuah pointer, simbol asterisk ' * ' selalu digunakan setelah tipe data dan sebelum nama pointer. Sebagai contoh: int * ; bentuk umum: tipe_data * nama_pointer; Simbol asterik ' * ' memberitahukan komler bahwa yang ingin dideklarasi adalah sebuah pointer yang menyimpan alamat memori bertipe int. Pendeklarasian seperti contoh di atas hanya memberitahukan komler bahwa adalah pointer ke int tanpa memberikan nilai awal apapun. Sebuah pointer bila dideklarasikan dan tidak diberi nilai awal akan secara otomatis diberi nilai NULL. Pengujian dapat dilakukan sebagai berikut: if ( == NULL) { } Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 2
3 Visualisasi Pointer Visualisasi Pointer Bila dalam program diterdapat pernyataan: int i = 2; int * = &i; maka visualisasi dari kedua pernyataan di atas lebih kurang sebagai berikut: i = 2 Artinya terdapat sebuah variabel i bertipe integer dengan nilai 2 dan adalah sebuah pointer yang memegang / menunjuk ke alokasi memori bertipe int yang dimiliki oleh i. Pernyataan: int * = &i; artinya mendeklarasi sebuah pointer bertipe int dengan nilai awal berupa alamat dari i yang bertipe int. Simbol & pada pernyataan di atas merupakan operator unari yang bermakna alamat (address). Pada pernyataan di atas, nilai awal dari adalah alamat dari i. Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 3
4 Operator Dereferensing Operator Dereferensing Operator dereferensing bermakna pembacaan / pemberian nilai data pada alamat yang dipegang oleh sebuah pointer. Operator deferensing juga menggunakan simbol asterik ' * ' teta berbeda maknanya dengan simbol asterik pada saat pendeklarasian pointer. Perhatikan pernyataan berikut: int i = 2; int *; = &i; * = 12; printf("%d\n", i); Hasil keluaran dari program di atas adalah 12 atau dapat dikatakan bahwa variabel i yang pada awalnya bernilai 2 berubah akibat pernyataan * = 12. Ini berarti bahwa operator dereferensing mengubah nilai dari suatu memori yang ditunjuk oleh pointer tersebut. Pada contoh di atas menunjuk ke alamat i, dan dereferensing * = 12 mengakibatkan nilai dari i yang ditunjuk oleh berubah menjadi 12. Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 4
5 Operator Dereferensing (Lanjutan) Contoh Penggunaan Operator Dereferensing int i = 2; int j = 3; int *; int *pj; = &i; pj = ; *pj = 20; printf("%d\n", i); pj = &j; = pj; * = 30; printf("%d\n", j); Keluaran dari potongan program tersebut secara berurut adalah: Terlihat bahwa nilai i yang pada awalnya bernilai 2 berubah menjadi 20 akibat dari dereferensing pointer pj atau *pj = 20; sedangkan nilai dari j yang pada awalnya bernilai 3 berubah menjadi 30 akibat dari dereferensing pointer atau * = 30; Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 5
6 Operator Dereferensing (Lanjutan) Visualisasi langkah demi langkah dari contoh program sebelumnya adalah sebagai berikut: int i = 2; int j = 3; int *; int *pj; i= 2 j= 3 pj Selanjutnya, pernyataan: = &i; pj = ; NULL NULL mengakibatkan menampung alamat dari i dan pj sama dengan. Ilustrasinya: i = 2 j = 3 pj Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 6
7 Operator Dereferensing (Lanjutan) Pernyataan: *pj = 20; printf("%d\n", i); mengakibatkan nilai dalam memori yang ditunjuk oleh pointer pj dalam hal ini adalah nilai dari i berubah menjadi i = j = Kemudian pernyataan: pj pj = &j; = pj; mengakibatkan arah dari pointer pj berubah menjadi menunjuk ke alamat dari variabel j yang juga bertipe int. Selanjutnya, pointer menampung juga nilai dari alamat j yang sebelumnya telah ditunjuk oleh pointer pj. i= 20 j= 3 pj Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 7
8 Operator Dereferensing (Lanjutan) Dan yang terakhir pernyataan: * = 30; printf("%d\n", j); mengakibatkan nilai dari variabel yang ditunjuk oleh berubah menjadi 30 akibat adanya operator dereferensing * = 30, atau secara visual adalah: i= 20 j= 30 pj Kesimpulan: Dengan menggunakan pointer dan operator derefensing nilai dari suatu variabel dalam memori dapat dengan sangat mudah dimanipulasi. Hal inilah yang membuat pointer menjadi power dalam pemrograman sekaligus sebagai the most possibility of bugs atau kemungkinan terbesar penyebab kesalahan dalam program. Oleh karena itu, pointer harus dioperasikan secara benar. Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 8
9 Pointer Vs Array Bila sebuah array dideklarasikan sebagai berikut: int a[6] = {8, 4, 6, 3, 4, 10}; a alamat Kita sudah mengetahui bahwa operator [ ] dapat digunakan pada array. Untuk membaca data pada indeks ke 2, dapat dilakukan dengan menulis a[2]. Karena a juga merupakan pointer maka operator dereferensing pun dapat diaplikasikan pada a. a[2] equivalen bila ditulis *(a +2) Bukti: *(a+2) = *(a + sizeof(a) * 2) = *(a + 4 * 2) = *( ) a[2] = 6 = *(2318) = 6 Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 9
10 String Pointer dan String C tidak menyediakan tipe data primitif berupa string. String dalam pemrograman C direpresentasikan dengan menggunakan pointer bertipe char. Perhatikan deklarasi berikut: Mari kita diskusikan kasus berikut ini: char * str = "Pemrograman C" #include <stdlib.h> #include <stdio.h> #include <string.h> int main(void) { char ch[80], *pch = &ch[0]; strcpy(ch, "diploma 3 ikmi"); putchar(*pch++); putchar((*pch)++); putchar(*++pch); putchar(*++pch); putchar(++*pch); putchar(++(*pch)); putchar(++(*pch++)); } ++pch; putchar(++(*++pch)); putchar('\n'); printf("%s\n",ch); return (EXIT_SUCCESS); Apakah hasilnya? Copyright 2010, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si M.Tech dan Irvanizam M.Sc, Program Studi Informatika FMIPA Universitas Syiah Kuala 10
Pointer. Objektif. Bahan Bacaan
Pointer Pointer merupakan variabel yang dapat memegang alamat dari suatu objek dalam memori. Pointer digunakan dalam program untuk mengakses dan manipulasi data pada alamat tertentu. Dalam ANSI/C, array
Minggu ke-11 Fungsi (Function)
Minggu ke-11 Fungsi (Function) Pendahuluan Memahami konsep fungsi (function) yang biasa dikenal sebagai sub modul atau sub program. Function berguna dalam pengembangan prosedural dan pemecahan permasalahan.
Minggu ke-14 Typedef, Struct & Command Line Argument
Minggu ke-14 Typedef, Struct & Command Line Argument Pendahuluan Memahami konsep typedef, struct dan command line argument. Perintah typedef berguna untuk membuat alias dari suatu tipe data. Struct merupakan
Fungsi (Function) Pendahuluan. Objektif. Bahan Bacaan
Fungsi (Function) Pendahuluan Fungsi (function) adalah sub modul atau sub program yang dibuat untuk menyelesaikan hal tertentu. Fungsi memiliki nama dan dalam ANSI/C, diimplementasi untuk hal-hal yang
Minggu ke-12 Built-in Function
Minggu ke-12 Built-in Function Pendahuluan Memahami beberapa fungsi yang telah diimplementasikan dalam librari C(built-in function). Fungsi-fungsi ini berguna untuk memanipulasi string, memori dan lain-lain.
Array (Single Dimension)
Array (Single Dimension) Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam Zamanhuri, M.Sc Program Studi Informatika http://www.informatika.unsyiah.ac.id Email: [email protected] [email protected]
Tipe Data. Pendahuluan. Objektif. Bahan Bacaan
Tipe Data Pendahuluan Setiap bahasa pemograman yang bersifat strong-typed, seperti bahasa pemrograman C, memerlukan tipe data untuk mendeklarasikan variabel. Tipe data terdiri dari tipe data primitif (intrinsic
Array (Single Dimension)
Array (Single Dimension) Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam Zamanhuri, M.Sc Program Studi Informatika http://www.informatika.unsyiah.ac.id Email: [email protected] [email protected]
MODUL. Pointer. Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK
MODUL 7 Pointer Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer Semester Genap 2017/2018 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK MODUL 7 POINTER A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa
Typedef dan Struct. Pendahuluan. Objektif. Bahan Bacaan
Typedef dan Struct Pendahuluan Memahami konsep typedef dan struct. Perintah typedef berguna untuk membuat alias dari suatu tipe data. Struct merupakan perintah yang dapat digunakan untuk membuat struktur
Minggu ke-13 Berkas (File)
Minggu ke-13 Berkas (File) Pendahuluan File merupakan unit standar penyimpanan data yang menggunakan konsep stream dalam pengaksesannya. Stream merupakan penghubung antara programmer dengan file. Sebuah
Minggu ke-3 Tipe Data Dalam C
Minggu ke-3 Tipe Data Dalam C Pendahuluan Setiap bahasa pemograman menyediakan tipe data. C memiliki beberapa tipe data primitif (intrinsic data type) yang merupakan bagian dari bahasa C itu sendiri. C
Struct dan Fungsi. Pendahuluan. Objektif. Bahan Bacaan
Struct dan Fungsi Pendahuluan Pada pertemuan kali ini, materi yang akan dibahas berkaitan dengan struct dan cara mengirim data bertipe struct tertentu ke dalam fungsi menggunakan konsep called-by-reference.
Achmad Solichin.
Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
INF-103 Pemrograman II VECTOR & STRING. Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam Zamanhuri, M.Sc. Program Studi Informatika FMIPA UNIVERSITAS KUALA
INF-103 Pemrograman II VECTOR & STRING Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam Zamanhuri, M.Sc Program Studi Informatika FMIPA UNIVERSITAS KUALA http://www.informatika.unsyiah.ac.id Apa itu Vector? Vector
Algoritme dan Pemrograman
Algoritme dan Pemrograman Kuliah #9 Pointer Alamat dan Pointer Address (alamat) Tiap variabel memiliki dua atribut: alamat (address) dan nilai (value). Alamat adalah lokasi dalam memori komputer. Lokasi
Pernyataan (Statement)
Minggu ke-2 Belajar C Dengan Contoh, Input Output & Pernyataan (Statement) Pendahuluan Pemahaman Bahasa Pemrograman C akan lebih mudah melalui contoh-contoh. Dengan memperhatikan dan memahami contoh-contoh
File. Dalam bahasa pemrograman C, terdapat dua jenis stream: teks (ASCII) dan binari. Minggu ini, FILE dan stream jenis teks akan dibahas.
File Pendahuluan File merupakan unit standar penyimpanan data yang menggunakan konsep stream dalam pengaksesannya. Stream merupakan penghubung antara programmer dengan file. Sebuah stream terhubung dengan
PRAKTIKUM 11 POINTER 1
PRAKTIKUM 11 POINTER 1 A. Tujuan 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer 2. Menjelaskan tentang pointer array 3. Menjelaskan tentang pointer string B. DASAR TEORI Konsep Dasar Pointer Variabel
MODUL V POINTER DAN STRING
MODUL V POINTER DAN STRING I TUJUAN 1 Mahasiswa dapat menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer 2 Mahasiswa dapat menjelaskan tentang pointer dan string 3 Mahasiswa dapat menjelaskan tentang pointer
Penambahan Simpul (Node)
Universitas Syiah Kuala MMA-041 Struktur Data Dynamic Linked List Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech [email protected] Single Linked List Linked list dapat dianalogikan sebagai rantai besi yang
POINTER. Tim Alpro Teknik Informatika
POINTER Tim Alpro Teknik Informatika Pointer Pointer merupakan salah satu keunggulan dari bahasa C. Komputer mengalokasikan sebuah area pada memori ketika sebuah variabel dideklarasikan. Area tersebut
PRAKTIKUM 11 POINTER 1
PRAKTIKUM 11 POINTER 1 A. Tujuan 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer 2. Menjelaskan tentang pointer array 3. Menjelaskan tentang pointer string B. DASAR TEORI Konsep Dasar Pointer Variabel
Pernyataan (Statement) dan Input/Output
Pernyataan (Statement) dan Input/Output Pendahuluan Pemahaman Bahasa Pemrograman C akan lebih mudah melalui contoh-contoh. Dengan memperhatikan dan memahami contoh-contoh program, mahasiswa diharapkan
12/29/2011 ILKOM IPB 1. Algoritme dan Pemrograman. Address and Pointers. Pointer
Algoritme dan Pemrograman Kuliah #9 Pointer Address and Pointers Address (alamat) Tiap variabel memiliki dua atribut: alamat (address) dan nilai (value). Alamat adalah lokasi dalam memori komputer. Pada
MAKALAH POINTER PADA BAHASA C
MAKALAH POINTER PADA BAHASA C DI SUSUN OLEH : 1. MAHBUB MASYHURI (54411245) 2. REZA FEBRIANTO (58411368) 3. TITO ANUGRAH SUKARNO (57411126) KELAS 21A03 UNIVERSITAS GUNADARMA TAHUN AJARAN PTA 2012 KATA
Pointer dan Referensi
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Pointer dan Referensi Budhi Irawan, S.Si, M.T PENDAHULUAN Pointer merupakan salah satu fitur C++ yang relatif cukup berbahaya karena dapat mengakibatkan sistem operasi pada
Algoritma Pemrograman & Struktur Data
MODUL PERKULIAHAN Algoritma Pemrograman & Struktur Data Array Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Fakultas Ilmu Informatika Komputer 02 87042 Abstract Penjelasan mengenai array dan penggunaannya
ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA POINTER DAN FUNCTION
ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA POINTER DAN FUNCTION POINTER POINTER ADALAH SUATU VARIABEL PENUNJUK, BERISI NILAI YANG MENUNJUK ALAMAT SUATU LOKASI MEMORI TERTENTU. JADI POINTER TIDAK BERISI NILAI DATA, MELAINKAN
ARRAY & POINTER. Listing 8.1. EXPENSES.C demonstrates the use of an array. AP3: Array & Pointer
1 ARRAY & POINTER Listing 8.1. EXPENSES.C demonstrates the use of an array. 1: /* EXPENSES.C - Demonstrates use of an array */ 2: 3: #include 4: 5: /* Declare an array to hold expenses, and a
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XI POINTER
DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB XI POINTER IF Tujuan 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer 2. Menjelaskan tentang pointer array 3. Menjelaskan tentang pointer string 4. Menjelaskan tentang
BAB VIII POINTER. Tujuan :
BAB VIII POINTER Tujuan : 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer 2. Menjelaskan tentang pointer array 3. Menjelaskan tentang pointer string 4. Menjelaskan tentang array pointer 5. Menjelaskan
PRAKTIKUM 12 POINTER 2
PRAKTIKUM 12 POINTER 2 A. Tujuan 1. Menjelaskan tentang Array of Pointer 2. Menjelaskan tentang Pointer to Pointer 3. Menjelaskan tentang Pointer dalam Fungsi 4. Menjelaskan tentang Pointer sebagai Parameter
E STRUKTUR DATA & E PRAKTIK STRUKTUR DATA. Pointer & Function. Alfa Faridh Suni, S.T., M.T. PTIK
E3024015 - STRUKTUR DATA & E3024016 PRAKTIK STRUKTUR DATA Pointer & Function Alfa Faridh Suni, S.T., M.T. PTIK - 2014 Pointer Pointer adalah suatu variabel penunjuk, berisi nilai yang menunjuk alamat suatu
POINTER DASAR PEMROGRAMAN
POINTER DASAR PEMROGRAMAN Tujuan Setelah menyelesaikan bab ini, anda diharapkan dapat: Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer Menjelaskan tentang pointer array Menjelaskan tentang pointer string
ARRAY. Karakteristik
ARRAY Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Karakteristik Hubungan antar elemen adalah LINEAR Umumnya letak elemen Array di memory secara physical & logical adalah sama
POINTER I. Oleh : Mike Yuliana PENS-ITS
POINTER I Oleh : Mike Yuliana PENS-ITS SASARAN Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer Menjelaskan tentang pointer array Menjelaskan tentang pointer string 2 Konsep Dasar Pointer Pointer adalah
Algoritma dan Struktur Data Praktikum 3. Pointer
Pointer Tujuan : mahasiswa dapat mendefinisikan pointer mahasiswa dapat memahami operasi pada pointer mahasiswa dapat menerapkan pointer pada contoh kasus Pengertian Pointer merupakan variabel yang digunakan
POINTER. Tim Alpro Teknik Informatika
POINTER Tim Alpro Teknik Informatika Pointer Pointer merupakan salah satu keunggulan dari bahasa C. Komputer mengalokasikan sebuah area pada memori ketika sebuah variabel dideklarasikan. Area tersebut
BAB 10 POINTER 5.1 Tujuan 5.2 Pengertian Pointer Perubah dinamis pointer
BAB 10 POINTER 5.1 Tujuan Tujuan bab 10 ini, adalah: Praktikan memahami dan mengerti algoritma Pointer Praktikan bisa membuat program dengan menggunakan Pointer Praktikan mengetahui penggunaan Pointer
Algoritme dan Pemrograman
Algoritme dan Pemrograman Kuliah #7 dan #8 Array Program Menghitung Rataan 3 Nilai #include int nilai1, nilai2, nilai3; float rataan; void main() printf ( Masukkan nilai 1 );scanf( %d,&nilai1);
Pointer dan Array Dinamik. IF2121 / Algoritma dan Struktur Data Sem /2018
Pointer dan Array Dinamik IF2121 / Algoritma dan Struktur Data Sem. 1 2017/2018 1 Tujuan Mahasiswa memahami sintaks dan pengertian pointer (dalam bahasa C) Mahasiswa mengerti penggunaan pointer dengan
A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer. zzzz. Address. Gambar 8.1 Variabel pointer px menunjuk ke variabel x
Praktikum 10 (1/5) POINTER A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer B. DASAR TEORI Konsep Dasar Pointer Variabel pointer sering dikatakan sebagai variabel yang menunjuk ke obyek lain.
MODUL. Fungsi (Function) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK
MODUL 6 Fungsi (Function) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer Semester Genap 2017/2018 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK MODUL 6 FUNGSI A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan
Binary Search Tree (BST)
PROGRAM STUDI INFORMATIKA Universitas Syiah Kuala Struktur Data dan Algoritma Binary Search Tree (BST) Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech [email protected] Binary Tree Binary Tree adalah struktur
Pendahuluan Struktur Data. Nisa ul Hafidhoh
Pendahuluan Struktur Data Nisa ul Hafidhoh [email protected] 08156114760 Tujuan Mahasiswa dapat melakukan pemrograman dalam skala menengah dengan memanfaatkan struktur data internal yang kompleks dan
ALUR PROGRAM. SELEKSI KONDISI Statement If a. Bentuk If tunggal sederhana Sintaks : if ( kondisi ) statement ;
SELEKSI KONDISI Statement If a Bentuk If tunggal sederhana if ( kondisi ) statement ; ALUR PROGRAM Bentuk ini menunjukkan jika kondisi bernilai benar, maka statement yang mngikutinya akan dieksekusi Jika
Konsep Pemrograman. Bab 13. Pointer 3. Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 PENS-ITS. Umi Sa adah
Bab 13. Pointer 3 Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 Overview Pointer dalam Fungsi 1. Pointer Sebagai Parameter Fungsi Parameter Formal dan Parameter Aktual Cara Melewatkan
1 MODUL 8 POINTER MODUL 8 POINTER
1 MODUL 8 POINTER MODUL 8 POINTER A. TUJUAN Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa akan mampu: - Mengenal dan memahami penggunaan pointer dalam listing program - Membuat program sederhana dengan
MODUL 7 FUNGSI A. Tujuan. B. Petunjuk. C. Dasar Teori
MODUL 7 FUNGSI A. Tujuan Mahasiswa mampu memahami fungsi Mahasiswa mampu mendeklarasikan dan mendefinisikan fungsi Mahasiswa mampu menyelesaikan masalah menggunakan fungsi Mahasiswa mampu memahami metode
ABSTRACT DATA TYPE (ADT) Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam Zamanhuri, M.Sc
INF-103 Pemrograman II ABSTRACT DATA TYPE (ADT) Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam Zamanhuri, M.Sc Program Studi Informatika FMIPA UNIVERSITAS KUALA http://www.informatika.unsyiah.ac.id Abstract
Seluruh elemen di dalam struktur array mempunyai tipe data yang sama. Random Access
1 Array == Laci? 2 Data disimpan dalam suatu struktur, sedemikian rupa sehingga elemen-elemen di dalam struktur tersebut dapat diolah secara kelompok ataupun secara individu. Sifat - sifat Array Homogen
xxxx alamat Praktikum 11 POINTER
Praktikum 11 POINTER A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang konsep dari variabel pointer 2. Menjelaskan tentang pointer array 3. Menjelaskan tentang pointer string 4. Menjelaskan tentang array pointer 5. Menjelaskan
Pointer 2 A. TUJUAN PEMBELAJARAN. 1. Memahami tentang Pointer to Array 2. Memahami tentang Pointer to String
PRAKTIKUM 25 Pointer 2 A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahami tentang Pointer to Array 2. Memahami tentang Pointer to String B. DASAR TEORI Pointer dan Array (pointer to array) Hubungan antara pointer dan
PERTEMUAN VI POINTER 6.1 Tujuan Praktikum 6.2 Teori Penunjang Pointer
PERTEMUAN VI POINTER 6.1 Tujuan Praktikum Praktikan mengenal type data Pointer, mengerti tentang konsep dasar dari pointer, dapat mendeklarasikan pointer di Pascal serta dapat menggunakannya di dalam sebuah
Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler
Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler Pokok Bahasan: 1. Pemrograman C 2. Pengalokasian Memory Tujuan Belajar: Setelah mempelajari dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami dan Menjelaskan
Pemrograman Dasar C. Minggu 9
Pemrograman Dasar C Minggu 9 Topik Bahasan Struktur (Structure) Mengelompokkan variabel-variabel yang bertipe beda secara bersama-sama Definisi Tipe (Type Definition) Mendefinisikan tipe anda sendiri Bekerja
KARAKTER DAN STRING, ARRAY, STRUCT DAN REVIEW PADA BAHASA C
KARAKTER DAN STRING, ARRAY, STRUCT DAN REVIEW PADA BAHASA C Disusun oleh: Bachtiar Maulana (58411782) Marlinda Dwi Cahya (54411318) Muh. Mahlani (5411622) Muzaky Bakri Salim (55411060) UNIVERSITAS GUNADARMA
Pointer. Yuliana Setiowati
Pointer Yuliana Setiowati Topik Konsep Dasar Pointer Mendeklarasikan Variabel Pointer Mengatur Pointer agar Menunjuk ke Variabel Lain Mengakses Isi Suatu Variabel Melalui Pointer Mengakses dan Mengubah
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
No. EKA/EKA255 Revisi:01 30 Agu 2014 Hal 1 / 5 A. TUJUAN Setelah melakukan praktik mahasiswa diharapkan: 1. Memahami perbedaan pengiriman parameter secara nilai dan secara alamat. 2. Memecah program dalam
P3 Dasar Struktur Data TIF42/SIF42
P3 Dasar Struktur Data TIF42/SIF42 A. Sidiq P. Prodi teknik Informatika & Prodi Sistem Informasi Fakultas Teknologi Informasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta Pembahasan Struktur Data Primitif Struct
ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA
Modul ke: 03 Fitrianingsih, Fakultas FASILKOM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA OLEH : Skom., MMSI Program Studi Sistem Informasi Bagian Isi POINTER POINTER DAN ADDRESS POINTER DAN FUNCTION LINKED LIST ALGORITMA
pada program di atas, akan ditampilkan alamat memori dari variabel x, bukan nilai x.
Bab 3 Pointer Mengenal Pointer Pointer adalah suatu variabel penunjuk, berisi nilai yang menunjuk alamat suatu lokasi memori tertentu. Jadi pointer tidak berisi nilai data, melainkan berisi suatu alamat
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2. 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari MATERI Teks/string Pointer Struktur Kelas Konstruktor dan Destruktor Kelas dan Obyek Overloading Operator Inheritance (Pewarisan) Polimorfisme
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah elemen-elemen pada bahasa pemrograman: Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: 1. Aturan
POINTER. Praktikum 10 (3/5) A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang Pointer to Array 2. Menjelaskan tentang Pointer to String
Praktikum 10 (3/5) POINTER A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang Pointer to Array 2. Menjelaskan tentang Pointer to String B. DASAR TEORI Pointer dan Array (pointer to array) Hubungan antara pointer dan array
Konsep Pemrograman. Bab 12. Pointer 2. Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 PENS-ITS. Umi Sa adah
Bab 12. Pointer 2 Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 Overview Pointer to array Pointer to string Array of pointer Pointer to pointer Pointer to Array Hubungan antara pointer
Pointer, File Header & Makro
Pointer, File Header & Makro Operator Pointer Terdapat dua macam operator pointer yang disediakan oleh Borland C++: 1. Operator dereference ( & ) 2. Operator reference ( * ) POINTER Pointer merupakan sebuah
Pointer. Pointer adalah variabel yang menyimpan alamat dari variabel yang lainnya. Deklarasi pointer : datatype *ptr_name; Contoh:
Pointer Pointer adalah variabel yang menyimpan alamat dari variabel yang lainnya. Deklarasi pointer : datatype *ptr_name; Contoh: Inisialisasi: int i, *ptr; ptr = &i; Untuk merubah isi/nilai yg ditunjuk
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA LAB SHEET BAHASA PEMROGRAMAN Fungsi : Passing Parameter by Value & Semester 3
No. LST/EKA/EKA255/09 Revisi : 00 Tgl : 8 Sept 2014 Hal 1 dari 5 A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Memahami perbedaan pengiriman parameter secara nilai dan secara alamat. 2. Memecah program dalam fungsi fungsi
Pointer. ted = &andy;
Pointer Variabel merupakan suatu nilai yang disimpan dalam memory yang dapat diakses dengan identifier. Variabel ini sesunggunhnya disimpan pada suatu alamat didalam memory. Dimana setiap alamat memory
Algoritma dan Struktur Data. Pertemuan 5 Pointer
Algoritma dan Struktur Data Pertemuan 5 Pointer Implementasi ADT Setelah membuat ADT kita bisa mengimplementasikannya menjadi tipe data baru Tipe data baru tersebut disusun dari tipe data tipe data yang
SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009
SOAL C++ 1. Penulisan Preprocessor yang benar di awali dengan tanda pound atau tanda : a. # c. @ b. & d. = 2. Contoh penulisan file header yang benar yaitu : a. &include c. =include
Pointer (Penunjuk) Modul 6
Pointer (Penunjuk) Modul 6 Pointer (variabel penunjuk) adalah suatu variabel yang berisi alamat memori dari suatu variabel lain. Alamat ini merupakan lokasi dari obyek lain (biasanya variabel lain) di
LOGIKA ALGORITMA. Pertemuan 9 By: Augury
LOGIKA ALGORITMA Pertemuan 9 By: Augury Linear Array Linear Array (biasa disebut Array) adalah salah satu bentuk struktur data yang bersifat Linear (continue). Nilai data Array harus homogen (bertipe data
Array (Larik) Modul 7
Array (Larik) Modul 7 Array adalah suatu tipe data terstuktur yang berupa sejumlah data sejenis (bertipe data sama) yang jumlahnya tetap dan diberi suatu nama tertentu, elemen-elemen array tersusun secara
SINGLE LINKED LIST (NON CIRCULAR)
SINGLE LINKED LIST (NON CIRCULAR) KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu
PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR
1 PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR Siti Mukaromah, S.Kom TEKNIK PENYAJIAN ALGORITMA Teknik Tulisan Structure English Pseudocode Teknik Gambar Structure Chart HIPO Flowchart 2 PSEUDOCODE Kode
Review : Sifat Implementasi Linear List dengan Array
Pertemuan 10 Linked List Disusun oleh : PH. Prima Rosa, S.Si., M.Sc. Sri Hartati Wijono, S.Si. 2003/2004 Pert. 10 Struktur Data - FMIPA USD - 2003 Hal. 1 Review : Sifat Implementasi Linear List dengan
POINTER II. Oleh : Mike Yuliana PENS-ITS
POINTER II Oleh : Mike Yuliana PENS-ITS 1 SASARAN Menjelaskan tentang array dari pointer Menjelaskan tentang pointer menunjuk pointer Menjelaskan tentang pointer dalam fungsi 2 Array of Pointer Suatu array
Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Penggunaan record dalam jumlah yang banyak alokasi memory konvensional tidak bisa diandalkan. Misal kita akan bekerja dengan file yang menyimpan sangat
Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-10 Pointer 1
Algoritma dan Pemrograman Lanjut Pertemuan Ke-10 Pointer 1 Disusun Oleh : Wilis Kaswidjanti, S.Si.,M.Kom. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Pembangunan Nasional Veteran
C V.S. C++ Oleh : Rasim
C V.S. C++ Oleh : Rasim Komentar simbol //, untuk komentar satu baris contoh: scanf( %d,&a); //memasukan data ke variable a /* dan */, untuk blok komentar contoh: /* file : latih1.cpp Programmer : XXX
Pengenalan C++ Oleh : Dewi Sartika
Pengenalan C++ Oleh : Dewi Sartika Pendahuluan Bahasa Pemrograman C++ merupakan bahasa tingkat menengah dimana bahasa ini didasarkan atas bahasa C, keistimewaan dari bahasa C++ adalah bahasa ini mendukung
INF-103 Pemrograman II FUNGSI C++ Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam, M.Sc. Program Studi Informatika FMIPA UNIVERSITAS KUALA
INF-103 Pemrograman II FUNGSI C++ Dr. Taufik Fuadi Abidin, M.Tech Irvanizam, M.Sc Program Studi Informatika FMIPA UNIVERSITAS KUALA http://www.informatika.unsyiah.ac.id Fungsi (Function) Eksekusi sebuah
PEMROGRAMAN DAN METODE NUMERIK Semester 2/ 2 sks/ MFF 1024
UNIVERSITAS GADJAH MADA PROGRAM STUDI FISIKA FMIPA Bahan Ajar 4: Pemrograman C (Minggu ke-5 dan ke-6) PEMROGRAMAN DAN METODE NUMERIK Semester 2/ 2 sks/ MFF 1024 Oleh Dr. Fahrudin Nugroho Dr. Iman Santosa
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) Nama Mata Kuliah : Pemrograman C++ Kode Mata Kuliah : MI 016 Bobot Kredit : 3/1 SKS Semester Penempatan : II Kedudukan Mata Kuliah : Mata Kuliah Keahlian Berkarya Mata Kuliah
Tabel Informasi. Hal di atas dapat dilakukan dengan menambah dan mengambil atribut identifier yang digunakan pada program, melalui tabel informasi.
Tabel Informasi Tabel informasi atau tabel simbol berguna untuk mempermudah pada saat pembuatan dan implementasi dari analisa semantik (semantic analyzer). Pada proses translasi, tabel informasi dapat
Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya
Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya Penggunaan record dalam jumlah yang banyak alokasi memory konvensional tidak bisa diandalkan. Misal kita akan bekerja dengan file yang menyimpan sangat banyak record,
Konsep Array dalam PBO
PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK Konsep Array dalam PBO Budhi Irawan, S.Si, M.T PENDAHULUAN Array (Larik) merupakan hal fundamental yang sering dijumpai dalam banyak kasus didunia pemrograman, maka dari
Tipe Data dan Operator
Tipe Data dan Operator Dasar Algoritma dan Pemrogrman Eka Maulana, ST, MT, MEng. Klasifikasi Tipe Data 1 Tipe Data Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam
MAKALAH STRUKTUR DATA. DOSEN PEMBIMBING Nisa miftachurohmah, S.kom., M.Si PENYUSUN SITI JAMILATUL MU ADDIBAH ( )
MAKALAH STRUKTUR DATA DOSEN PEMBIMBING Nisa miftachurohmah, S.kom., M.Si PENYUSUN SITI JAMILATUL MU ADDIBAH (14.1.03.03.0024) FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
BAB X. Struct Dalam C++, kita dapat membuat sebuah tipe data baru. Maka penulisan variabel baru kita akan menjadi:
Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut
Bahasa C Array. Slide diambil dari MK Dasar-Dasar Pemrograman Fasilkom UI Dimodifikasi dan disesuaikan dngn kebutuhan pengajaran di PTI-Undiksha
Bahasa C Array Slide diambil dari MK Dasar-Dasar Pemrograman Fasilkom UI Dimodifikasi dan disesuaikan dngn kebutuhan pengajaran di PTI-Undiksha Pengenalan Array Array (larik) merupakan suatu struktur data
VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++
VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++ [email protected] VARIABEL Suatu nama yang menyatakan tempat dalam memori komputer Menyimpan nilai yang dapat diubah VARIABEL Pengenal (identifier) yang digunakan
POINTER. Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN Overview. Definisi Pointer Operasi Pointer Pointer dan Argumen Fungsi
Algoritma dan Pemrograman 4/3/008 POINTER Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 008 Overview Definisi Pointer Operasi Pointer Pointer dan Argumen Fungsi Kuliah Minggu ke Algoritma
KONSEP POINTER DAN LINKED LIST
Pertemuan 3 KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu perubah yang disebut
A. TUJUAN 1. Memecah program dalam fungsi fungsi yang sederhana. 2. Menjelaskan tentang pemrograman terstruktur.
Praktikum 7 (3/5) FUNGSI A. TUJUAN 1. Memecah program dalam fungsi fungsi yang sederhana. 2. Menjelaskan tentang pemrograman terstruktur. B. DASAR TEORI Pemanggilan dengan nilai merupakan cara yang dipakai
TUGAS TEORI ALGO LANJUT
1. Jelaskan perbedaan pemrograman tanpa pointer dan pemrograman dengan pointer? pemrograman dengan pointer programmer dapat mengatur pengalokasian memori yang digunakan dan dapat melepas pengalokasian
