E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
|
|
|
- Sonny Darmali
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA CUBARITME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN DERET KE BAWAH DENGAN TEKNIK MENYIMPAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Silvia Wirdamaini Abstract This research of background overshadow by problems which is researcher find in SDLBN 20 Pondok Duo Town of Pariaman,a child of intelegance below natural light of internal issue quantifying of compile downwards with technique of hiding. Pursuant to the mentioned hence this research aim to prove efektifity usage of media of cubaritme to increase quantifying of compile downwards with technique of hiding to child of intelegance below of class DIII /C in SDLBN 20 Pondok Duo Town of Pariaman. This research use approach of Single Subject Research, designed by A-B-A and technique analyse its data use visual analysis of graph. Research Subjek is a child of intelegance below of class DIII /C, which a child in errand finish problem quantifying of compile downwards with technique of hiding at answer sheet. Many problem which in giving ten item each time meeting, and measurement of its variable by using percentage. Result of this research indicate that media of Cubaritme effective in improving quantifying of compile downwards with technique of hiding to a child intelegance below of class DIII/C SDLBN 20 Koto Duo Town of Pariaman. This in proving with result of intervention conducted (A1) the seven of perception times rill, percentage of ability of quantifying of compile downwards with technique of hiding lay in to span 0%, and 10%. Both, intervention (B) by using media of Cubaritme perception conducted by counted ten times, percentage of ability of quantifying of compile downwards with technique of hiding at spanning 20% until 100%. Baseline after shall not longger use media of Cubaritme (A2) conducted by the five of perception times rill, got by result of ability of a child in quantifying of compile downwards with technique of hiding lay in to span 70% until 100%. Pursuant to result of the research can be concluded by media of Cubaritme effective in improving quantifying of compile downwards with technique of hiding. Researcher suggest to researcher and teacher here in after so that to be can use media of cubaritme to increase quantifying of compile downwards with technique of hiding a child. Kata kunci : media cubaritme, penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan, anak tunagrahita ringan. Pendahuluan Pendidikan luar biasa merupakan salah satu bentuk pendidikan formal yang menangani berbagai jenis kelainan termasuk anak Tunagrahita, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya seoptimal mungkin, maka diperlukan pelayanan khusus bagi anak tunagrahita. Anak tunagarahita ringan adalah anak yang memiliki kemampuan IQ di bawah rata-rata dan mengalami gangguan atau hambatan dalam segi mental, emosi dan penyesuaian diri dengan lingkungannya. Dalam bidang pendidikan seperti Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP149
2 membaca, menulis dan berhitung, mereka masih mengalami kesulitan menerima dan memahami materi pelajaran. Oleh karena itu, layanan pendidikan yang di berikan di upayakan untuk mengembangkan potensi yang di miliki anak secara optimal, terutama dalam proses belajar matematika. Matematika merupakan mata pelajaran yang penting diberikan kepada anak karena dibutuhkan untuk memecahkan masalah sehari-hari. Ruang lingkup dari dasar matematika itu sendiri tidak akan terlepas dari konsep-konsep pengenalan bilangan, operasi penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (x) dan pembagian (:). Tujuan pelajaran matematika bagi anak tunagrahita ringan diberikan untuk membekali anak tunagrahita ringan dengan kemampuan berfikir logis, analisis, dan kreatif serta kemampuan bekerjasama. Kompetensi tersebut diperlukan agar anak tunagrahita ringan dapat memiliki kemampuan memperoleh, mengelola dan memanfaatkan informasi untuk bertahan hidup pada keadaan yang selalu berubah dan tidak pasti. Dari pernyataan di atas tentang cara belajar anak dan bagaimana anak belajar matematika dengan menggunakan objek-objek nyata (sebagai alat peraga) sangat penting perannya di dalam menanamkan konsep matematika. Tiap konsep atau prinsip matematika yang di ajarkan dalam bentuk kongkrit dan lebih mudah di pahami oleh anak, terutama bagi anak tunagrahita ringan yang mengalami kesulitan dan memikirkan hal yang abstrak. Usaha untuk mengembangkan kemampuan berfikir anak secara kongrit maka guru memerlukan sarana yang sesuai dengan karakteristik anak. Menurut kurikulum KTSP Standar Nasional Pendidikan tahun 2006: Ruang lingkup pembelajaran matematika tunagrahita ringan kelas DIII/C semester I antara lain: melakukan penjumlahan sampai 50, melakukan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik satu kali menyimpan sampai 50, melakukan pengurangan sampai 50, melakukan pengurangan deret ke bawah sampai 50 dengan teknik satu kali meminjam, melakukan perkalian sebagai penjumlahan berulang dengan hasil sampai 10. Penelitian ini di latar belakangi dengan studi pendahuluan, penulis mengamati pembelajaran matematika yang sedang berlangsung di kelas DIII/C semester satu, di kelas tersebut ada tiga orang anak tunagrahita ringan. Terlihat salah satu anak, saat mengerjakan soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Untuk mengerjakan soal penjumlahan dengan teknik menyimpan anak terlihat tidak semangat dan malas serta kesulitan menyelesaikan soal penjumlahan. Kekeliruan anak dalam menyelesaikan soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan adalah ketika menjumlahkan satuan Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP150
3 yang lebih dari sepuluh maka angka puluhannya tidak di simpan sejajar dengan puluhan. Penjumlahan juga di mulai dari kiri ke kanan. Menurut guru kelasnya, guru sudah sering mengulang mengajarkan tentang penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Salah satu soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan yang di selesaikan oleh anak seperti: 13 9_ Diketahui dari hasil asesmen matematika dan wawancara dengan guru kelas. Anak tersebut mampu berhitung 1 sampai 100, menghitung banyak benda, mengurutkan banyak bilangan, membilang loncat, mengenal simbol dalam matematika,menyebutkan lambang bilangan, mengenal konsep nilai tempat anak sudah memahami, seperti: satuan dan puluhan seperti 18= 1 puluhan + 8 satuan, penjumlahan deret kesamping sampai 50, sudah mampu menyelesaikan soal penjumlahan deret ke bawah tanpa teknik menyimpan. Dalam kurikulum kelas tiga semester satu pada awal semester anak sudah belajar penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sampai 50,tetapi anak telihat tidak bisa menyelesaikan soal penjumlahan deret kebawah dengan teknik menyimpan. Pelajaran ini sudah di lewati anak satu tahun yang lalu, karena anak tinggal kelas. Masalah ini terlihat kriteria kelulusan minimum (KKM) pada pelajaran matematika adalah tujuh sedangkan anak hanya memdapatkan nilai matematika pada lapor adalah enam, dan terlihatlah nilai anak sangat rendah. Cubaritme adalah media yang terbuat dari kayu atau plastik yang berbentuk persegi panjang dan terdiri dari petak-petak. Digunakan sebagai alat bantu untuk dasar pemahaman hitung operasi bilangan dan nilai tempat pada anak berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan dalam pemahaman konsep dasar matematika. Cara penggunaannya adalah menyiapkan kubus dadu yang berlambangkan angka 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. kemudian anak diarahkan mencari dadu sesuai sesuai dengan angka yang tertera dalam hitungan. Kemudian siswa menyusun kubus dadu yang berlambangkan angka tersebut ke dalam petak papan cubaritme. Misalnya: Dalam penjumlahan deret kebawah dengan teknik menyimpan, anak akan mencari dadu angka 1 adalah puluhan disusun ke dalam petak cubaritmeyang pertama baris kedua Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP151
4 dan angka 5 satuan lalu di letakkan di sebelah angka 1, setelah itu anak mengambil dadu lagi yang berlambangkan angka 2 adalah puluhan yang ditempatkan dibawah angka 1 dan angka 6 satuan di bawah angka 5, serta garis dan tanda penjumlahan semuanya tersusun dalam petak cubritme, setelah itu di jumlahkan. Pada hasil penjumlahan satuan yang hasilnya 11, maka angka 1 akan disimpan di atas puluhan sebelah kiri, 2+1+1=4 dan selanjutnya bilangan tersebut di jumlahkan dengan hasil 41. Metodologi Penelitian Berdasarkan permasalahan yang di teliti yaitu meningkatkan kemampuan penjumlahan deret kebawah dengan teknik menyimpan dengan menggunakan media cubaritme bagi anak tunagrahita ringan maka, penulis memilih jenis penelitian eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A, dimana (A1) merupakan phase baseline sebelum diberikan intervensi, B merupakan phase treatment dan A2 merupkan phase baseline setelah tidak lagi diberikan intervensi. Phase baseline (A1) adalah suatu phase saat target behavior diukur secara periodik sebelum diberikan perlakuan tertentu. Phase treatment (B) adalah phase saat target behavior diukur selama perlakuan tertentu diberikan. Phase baseline (A2) adalah suatu terget behavior diukur secara periodik setelah tidak lagi menggunakan media Cubaritme. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah seorang anak Tunagrahita Ringan yang bernama X, Kelas DIII/C. Anak tersebut berjenis kelamin laki-laki yang berusia 13 tahun dan mengalami hambatan dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Berdasarkan informasi yang di dapat dari guru kelas, Untuk mengerjakan soal penjumlahan dengan teknik menyimpan siswa terlihat tidak semangat dan malas menulis soal penjumlahan, serta mengalami hambatan dalam menyelesaikan soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Pada lembaran kerja, anak di diberikan sepuluh soal dan semua soal di isi oleh siswa tetapi hasil jawaban salah semua. Kekeliruan anak dalam menyelesaikan soal penjumlahan deret kebawah dengan teknik menyimpan adalah ketika menjumlahkan satuan yang lebih dari sepuluh maka angka puluhannya disimpan sejajar dengan puluhan. Tetapi, siswa tidak menyimpannya serta melakukan penjumlahan penjumlahan dari kiri ke kanan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah data dikumpulkan langsung oleh peneliti melalui tes. Tes yang dilakukan penulis berbentuk menyelesaikan sebanya sepuluh Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP152
5 soal penjumlahan dan di jawab pada lembaran jawaban, dengan melihat hasil kerja anak dalam kemampuan anak menyelesaikan soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Setelah itu, hasil dari penelitian ini dimasukkan ke dalam format pengumpulan data. a. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Cubaritme adalah alat hitung yang terbuat dari kayu atau lainnya yang di gunakan untuk menyampaikan pesan dari pengirim pesan ke pada penerima dalam bentuk angka dan tanda operasional bilangan. Seperti gambar 2.1 adalah bentuk cubaritme dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Gambar 2.1 media Cubaritme dalam bentuk penjumlahan deret kebawan dengan teknik menyimpan b. Langkah-langkah penggunaan media cubaritme : 1. Anak memperhatikan soal penjumlahan yang di berikan peneliti 2. Menyediakan dadu Cubaritme yang telah bertuliskan angka 0,1,2,3,4,5,6,7,8 dan,9. Seperti gambar 2.2 di bawah ini adalah bentuk cubaritme yang berlambangkan angka 0 sampai 9. Gambar 2.2 dadu cubaritme yang berlambangkan angka 1 sampai 9 3. Dadu terbut di ambil sesuai angka soal bilangan yang di berikan peneliti.seperti soal berikut: Pada gambar 2.3 yaitu cara menyusun cubaritme dalam bentuk penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Gambar 2.3 dadu cubaritme disusun dalam bentuk penjumlahan Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP153
6 4. Bilangan yang di susun terlebih dahulu adalah bilangan paling atas yang di mulai dari kiri kekanan. Anak mencari dadu angka 1 dan memasang dadu baris kedua sebelah kiri pada petak yang kedua cubaritme,di sampingnya di pasangkan angka 3. Pada baris ketiga petak kedua sebelah kiri di pasangkan angka 2 yang sejajar dengan angka 1. Di belakangnya di pasangkan angka 8 yang sejajar di bawah angka Pasangkan tanda garis ( ) di bawah angka yang telah di susun biasanya di gunakan dalam pengoperasian penjumlahan. di samping garis penjumlahan kosongkan satu petak, dan kotak berikutnya di pasangkan lambang penjumlahan (+). 6. Untuk melakukan penjumlahan, bilangan yang menempati satuan yang di jumlahkan terlebih dahulu dengan deret kebawah = 11. hasil penjumlahan di susun di bawah garis penjumlahan, lambang satuan harus sejajar dangan satuan di atas. Puluhannya yang berlambangkan angka 1 si sisipkan paling atas pada petak pertama sebelah kiri, dan bilangan yang terletak pada puluhan dari atas sampai kebawah di jumlahka dan hasil penjumlahan puluhan adalah 4,serta hasil keseluruhannya dari penjumlahan adalah 41. Bilangan 41 tersusun di bawah garis penjumlahan pada petak papan cubaritme. Hasil 1. Kondisi Baseline Sebelum diberikan Intervensi (A1) Kondisi A1 merupakan kondisi awal anak sebelum diberi perlakuan, pengamatan pada kondisi A1 dilakukan sebanyak tujuh kali, dimulai pada hari senin tanggal 29 Oktober sampai tanggal 7 November Data baseline diperoleh melalui tes pada lembaran kerja siswa (LKS) dengan banyak soal sepuluh butir soal. Pengambilan data dilakukan setiap kali pengamatan, dengan menggunakan ukuran target behavior persentase, berapa persen anak dapat melakukan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan yang benar. Jika anak bisa mengerjakan sepuluh butir soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan maka nilai anak sepuluh, jika anak bisa menjawab sembilan soal penjumlahan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan maka nilai anak sembilan, dan begitu seterusnya. Dan grafiknya adalah sebagai berikut : Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP154
7 Kemampuan penjumlahan deret ke bawah kondisi baseline (A1) Series 1 Grafik 4.1 panjang kondisi baseline sebelum diberikan intervensi (A1) Kemampuan Penjumlahan Deret Ke Bawah Dengan Teknik Menyimpan Pengamatan pada kondisi A dilakukan sebanyak tujuh kali, sehingga diperoleh data sebagai berikut: a. Hari pertama, Senin 29 Oktober 2012 Pada hari pertama padaa kondisi baseline ini,. Selanjutnya peneliti memberikan lembaran kerja yang berisi sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Anak di suruh menyelesaikan soal tersebut, dengan cara menjawab pada lembaran jawaban serta mengisi jawabannya. Dari hasil pengamatan terlihat tidak satu pun penjumlahan deret ke bewah dengan teknik menyimpan yang benar. b. Hari ke dua, Selasa 30 Oktober 2012 Pada hari ke dua ini, peneliti memberikan lembaran kerja yang berisi sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Anak di suruh menyelesaikan soal tersebut,pada lembaran jawaban serta mengisi jawabannya. Dari hasil pengamatan terlihatt anak hanya bisa menjawab satu soal dengann dengan hasi 10%. c. Hari ke tiga, Rabu 31 Oktober 2012 Pada hari ke tiga, peneliti masih melakukan pengukuran kondisi baseline. Dengan memberikan lembaran kerja yang berisi sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Anak di suruh menyelesaikan soal tersebut, dengan cara menuliskan soal di lembaran jawaban serta mengisi jawabannya. Dari hasil pengamatan dapat terlihatt bahwa anak tidak bisa menjawab soal dengan benar. Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP155
8 d. Hari ke empat, Kamis 1 November 2012 Pada hari ke empat, peneliti memberikan lembaran kerja yang berisi sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Anak di suruh menyelesaikan soal tersebut, dengan cara menuliskan soal di lembaran jawaban serta mengisi jawabannya. e. Hari ke lima, Senin 5 November 2012 Pada hari ke lima, peneliti memberikan lembaran kerja yang berisi sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Anak di suruh menyelesaikan soal tersebut, dengan cara menuliskan soal di lembaran jawaban serta mengisi jawabannya. Maka terlihat anak tidak bisa menjawab soal dengan benar. f. Hari ke enam, Selasa 6 November 2012 Pada hari ke lima, peneliti memberikan lembaran kerja yang berisi sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Anak di suruh menyelesaikan soal tersebut, dengan cara menuliskan soal di lembaran jawaban serta mengisi jawabannya. Maka terlihat dari hasil pengamatan anak tidak bisa menjawab soal dengan benar. g. Hari ke tujuh, Rabu 7 November 2012 Pada hari ke tujuh, peneliti memberikan lembaran kerja yang berisi sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Anak di suruh menyelesaikan soal tersebut, dengan cara menuliskan soal di lembaran jawaban serta mengisi jawabannya. Berdasarkan pengamatan terlihat anak tidak bisa menjawab satu soal dengan benar. 2. Kondisi Intervensi ( B ) Pada kondisi intervensi didilakukan sebanyak sepuluh kali pertemuan yaitu di mulai pada hari Senin tanggal 19 November 2012 sampai sabtu tanggal 1 Desember Kondisi intervensi merupakan kondisi dimana peneliti memberikan perlakuan kepada anak tunagrahita ringan (x), untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan melalui media cubaritme.pengamatan pada kondisi B tersebut dilakukan sebanyak delapan kali, sehingga diperoleh grafik sebagai berikut: Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP156
9 Pesentase Penjumlahan Deret Kebawah Kondisi Intervensi (B) Series 1 Adapun data yang di peroleh dapat di uraikan sebagai berikut: a. Hari ke delapan, Senin 19 November 2012 Pada hari ke delapan dari hasil pengamatan setelah di berikan intervensi dengan mengunakan media cubaritme terlihat bahwa anak sudah mulai bisa melakukan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan dengan benar yang terdiri dari sepuluh soal, dan anak dapat menjawab tiga buah soal dengan hasil 30 %. b. Hari ke sembilan, Selasaa 20 November 2012 Pada hari ke sembilan, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Dari sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan dengan hasil 20 %. c. Hari ke sepuluh, Kamis 22 November 2012 Pada hari ke sepuluh, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Pada pengamatan hari ini adaa peningkatan dari hari kemaren, dari sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak 30 %. d. Hari ke sebelas, Jum at 23 November 2012 Pada hari ke sebelas, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Dari sepuluh soal, anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak 40 %. e. Hari ke dua belas, Sabtu 24 November 2012 Pada hari ke dua belas, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Maka terlihat adanya peningkatan, dari Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP157
10 sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak 60 %. f. Hari ke tiga belas, Senin 26 November 2012 Pada hari ke tiga belas, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Maka terlihat adanya peningkatan, dari sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak 70 %. g. Hari ke empat belas, Selasa 27 November 2012 Pada hari ke empat belas, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Maka terlihat adanya peningkatan, dari sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak 90 %. h. Hari kelima belas, Kamis 29 November 2012 Pada hari ke lima belas, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Dari sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan dengan hasil 90 %. i. Hari ke enam belas, Jum at 30 November 2012 Pada hari ke enam belas, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Maka terlihat adanya peningkatan, dari sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak 100%. j. Hari ke tujuh belas, Sabtu 1 Desember 2012 Pada hari ke tujuh belas, dari hasil pengamatan ini setelah anak diberikan intervensi dengan menggunakan media cubaritme. Dari sepuluh soal anak dapat menjawab penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan dengan hasil 100 %. 3. Kondisi Baseline Sesudad diberikan Intervensi (A2) Kondisi A2 merupakan kondisi awal anak setelah tidak diberikan lagi perlakuan. Pengamatan pada kondisi A2 dilakukan sebanyak lima kali, dimulai pada hari senin tanggal 10 Desember sampai jum at 15 Desember Data baseline diperoleh melalui tes tulisan dalam bentuk melakukan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan.adapun grafiknya adalah sebagai berikut : Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP158
11 Persentase Penjumlahan Deret Ke Bawah Kondisi Baseline (A2) Series 1 Garafik 4.3 Panjang Kondisi Baseline (A2) Kemampuan Penjumlahan Deret Ke Bawah Dengann Teknik Menyimpan Setelah Tidak Lagi Menggunakan Media Cubarime Ada pun data yang diperoleh pada kondisi ini dapat di gambarkan sebagai berikut: a. Hari ke delapan belas, Senin 10 Desember 2012 Pada hari kedelapan belas, peneliti tidak memberikan intervensii dan hanya memberikan lembaran soal serta anak menjawabnya pada lembaran jawaban tanpa menggunakan media cubaritme. Berdasarkan data yang diperoleh anak dapat menjumlahkan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak tujuh jawaban yang benar dari sepuluh soal yang di berikan. b. Hari ke sembilan belas, Selasa 11 Desember 2012 Pada hari ke sembilan belas, peneliti tidak memberikan intervensi dan hanya memberikan lembaran soal serta anak menjawabnya pada lembaran jawaban tanpa menggunakan media cubaritme. Berdasarkan data yang diperoleh, anak dapat menjumlahkan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak delapan jawaban yang benar dari sepuluh soal yang di berikan. c. Hari ke dua puluh, Kamis 13 Desember 2012 Pada hari ke dua puluh, peneliti tidak memberikan intervensi dan hanyaa memberikan lembaran soal serta anak menjawabnya pada lembaran jawaban tanpa menggunakan media cubaritme. Berdasarkan data yang diperoleh, anak dapat menjumlahkan deret ke bawah dengan teknikk menyimpan sebanyak sepuluh jawaban yang benar dari sepuluh soal yang di berikan. d. Hari ke dua puluh satu, Jum at 14 Desember 2012 Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP159
12 Pada hari ke dua puluh satu, peneliti tidak memberikan intervensi dan hanya memberikan lembaran soal serta anak menjawabnya pada lebaran jawaban tanpa menggunakan media cubaritme. Berdasarkan data yang diperoleh, anak dapat menjumlahkan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak sepuluh jawaban yang benar dari sepuluh soal yang di berikan. e. Hari ke dua puluh dua, Sabtu 15 Desember Pada hari ke dua puluh dua, peneliti tidak memberikan intervensi dan hanya memberikan lembaran soal serta anak menjawabnya pada lebaran jawaban tanpa menggunakan media cubaritme. Berdasarkan data yang diperoleh, anak dapat menjumlahkan deret ke bawah dengan teknik menyimpan sebanyak sepuluh jawaban yang benar dari sepuluh soal yang di berikan. Pembuktian Hipotesis Berdasarkan hasil analisis data dalam kondisi dan hasil analisi antar kondisi yang terdapat 22 kondisi yakni tujuh sesi baseline sebelum diberikan intervensi (A1), sepuluh sesi intervensi (B), dan lima sesi baseline setelah tidak lagi diberikan intervensi (A2). Dijelaskan bahwa sebelum diberikan perlakuan menggunakan media cubaritme pada kondisi baseline (A1), kecenderungan arah kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan anak tunagrahita ringan menurun (-) dan masih rendah, saat diberikan perlakuan pada kondisi intervensi kecenderungan arah kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan anak tunagrahita ringan meningkat(+), dan dilihat kemampuan anak dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan setelah tidak lagi diberikan bantuan dengan menggunakan media cubaritme kecenderungan arah kemampuan anak meningkat (+). Hal ini membuktikan media cubaritme efektif dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menimpan bagi anak tunagrahita ringan. Jawaban dari hipotesis penelitian ini adalah hipotesis diterima, karena intervensi yang diberikan melalui media cubaritme efektif dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan bagi anak tunagrahita ringan kelas III SDLBN 20 Pondok Duo Kota Pariaman. Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP160
13 Pembahasan Penelitian ini dilakukan di sekolah selama 22 kali pengamatan yang dilakukan pada tiga kondisi yaitu tujuh kali pada kondisi baseline sebelum diberikan intervensi (A1), sepuluh kali pada kondisi intervensi (B), dan lima kali pada kondisi baseline setelah tidak lagi diberikan intervensi (A2). Pada kondisi baseline (A1) pengamatan pertama hingga ketujuh kemampuan anak naik turun, yaitu dengan data berubah kisaran 0%, dan 10%. Sehingga peneliti menghentikan pengamatan pada kondisi ini. Sedangkan pada kondisi intervensi (B) dihentikan pada pengamatan yang kesepuluh karena data telah menunjukkan peningkatan yang stabil, pada intervensi pertama dan kedua menurun yaitu 30% sampai 20%. intervensi ketiga sampai keenam persentase anak dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan meningkat dari 30% sampai 70%. intervensi ke tujuh dan kedelapan persentase kemampuan anak dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan adalah 90%, dan intervensi kesembilan dan kesepulah persentase penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan meningkat menjadi 100%. pengamatan dihentikan karena anak sudah dapat menyelesaikan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan. Pada sesi baseline (A2) dilakukan sebanyak lima kali pengamatan, pada pengamatan pertama kemampuan anak dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan yaitu 70%. Pengamatan kedua kemampuan anak dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan adalah 80%. Dan pengamatan ketiga sampai kelima kemampuan anak dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan mencapai kestabilan yaitu dengan persentase 100%. Pengukuran variabel pada penelitian ini secara persentase. Dalam penelitian SSR seiring dengan pendapat Juang Sunanto (2006: 16) persentase dimaksudkan untuk menunjukkan jumlah terjadinya suatu perilaku atau peristiwa dibandingkan dengan keseluruhan kemungkinan terjadingya peristiwa tersebut dikalikan dengan 100% Cubaritme adalah alat bantu dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan yang dibuat dari kayu yang berbentuk kubus dan berlambangkan angka disusun kedalam kotak juga terbuat dari kayu agar anak bisa memahami punjumlahan puluhan dan satuan dengan teknik menyimpan. Serta tidak keliru untuk menyimpan penjumlahan bilangan yang lebih dari sepuluh dan bersemangan dalam pembelajaran matematika. Terbukti dengan kegiatan dan perlakuan yang diberikan tersebut kemampuan anak tunagrahita ringan yang tadinya tidak bisa menyelesaikan soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP161
14 menyimpan dapat meningkat setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan media cubaritme, dan setelah tidak lagi diberikan perlakuan anak meningkat. Kemampuan anak dalam menyelesaikan soal diukur dengan persentase. Berdasarkan analisis data yang telah dipaparkan di atas dapat dibuktikan bahwa pengaruh intervensi menggunakan media cubaritme efektif dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan bagi anak tunagrahita ringan kelas DIII/C di SDLBN 20 Pondok Duo Kota Pariaman. Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SDLBN Pondok Duo kota Pariaman, serta dijelaskan dalam pemaparan data pada BAB IV yang memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan bagi anak tunagrahita ringan melalui penggunaan cubaritme. Pengamatan dan pencatatan data dalam penelitian ini berbentuk persentase, dari sepuluh soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan yang hasil penjumlahannya sampai 50. Berdasarkan dari data hasil penelitian, pengamatan dalam kondisi Baseline (A1) sebanyak tujuh kali dan terlihat bahwa anak masih salah dalam menjawab soal penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan, maka terlihat hasil persentasenya sangan rendah. Sedangkan pada kondisi Intervensi (B) adalah kondisi anak setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan cubaritme sebanyak sepuluh kali pengamatan, bahwa pemberian perlakuan ini dapat membantu anak dalam penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan dan terlihatnya meningkatnya hasil persentase. Selanjutnya pada kondisi baseline (A2) pengamatan dilakukan tanpa menggunakan media cubarime sebanyak lima kali pengamatan, kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan anak dapat di perthankan dan persentasenya meningkat. Berdasarkan analisis tersebut dapat digambarkan dan dijelaskan bahwa penggunaan cubaritme ini dapat membantu dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan bagi anak tunagrahita ringan (x) kelas DIII/C di SDLBN 20 kota Pariaman. Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP162
15 Saran Berkaitan dengan hasil penelitian ini maka dapat disarankan sebagai berikut : 1. Bagi guru, agar menggunakan media cubarime karena media ini dapat membantu anak dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan deret ke bawah dengan teknik menyimpan anak tunagrahita ringan dan dapat mencobakan media ini dalam proses belajar mengajar. 2. Bagi peneliti selanjutnya, peneliti berharap untuk dapat menambahkan variasi media cubaritme, agar anak termotivasi. DAFTAR PUSTAKA Abdurahman dkk,(1996).mari Belajar Berhitung, Jakarta: Depdiknas Arif S Sadiman dkk, (2007). Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Arikunto, Suharsimi.(2005). Manajemen Pendidikan.PT. Rineka Cipta:Jakarta Azhar Ar Syad.(1997). Media pengajaran.jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Bandi Delphie.(2006). Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung. Rifika Aditama Endang Rocyadi, dan Zaenal Abidin 250. Pengembangan Program Pembelajaran Bagi Anak Tunagrahita. Jakarta: Depdiknas Juang Sunanto.(2006). Pengantar Penelitian Subjek Tunggal. Bandung: UPI press M. khafid dan Suyanti.(2004). Pelajaran Matematika Penekanan Pada Berhitung. Jakarta: Erlangga Moh, Amin(1995). Ortopedagogik Anak Tunagrahita. Bandung: Depdikbud Nana Sudjana.(2001). Media Pengajaran. Sinar Baru: Bandung Sutjihati Sumanti.(1996). Psikologi Anak Luar Biasa. Jakarta: Depdikbud Widjajantin, A. dan Hitipeuw, I. (1994). Ortopedagogik Tunanetra I. Jakarta: Depdikbud... (2011), media pembelajaran, 26 september 2011 Silvia Wirdamaini Jurusan PLB FIP UNP163
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 59-71 EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA Puzzle RUMAH ANGKA UNTUK PEMAHAMAN ANGKA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 514-526 EFEKTIFITAS MEDIA APLIKASI EDUKATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 2 Mei 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 323-333 EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA PUZZEL ANGKA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 188-198 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN MELALUI MEDIA MESIN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN MEDIA BOLD LINE BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT LATIN BAGI ANAK LOW VISION Oleh: LEDY WIRDA MAYSYARAH Abstract This research background by the problems that researchers
EFEKTIFITAS MERONCE BALOK HURUF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 306-315 EFEKTIFITAS MERONCE BALOK HURUF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
KEMAMPUAN PENJUMLAHAN ANAK TUNAGRAHITA RINGAN MELALUI MEDIA KARTU REMI Oleh: Eza Yusdial Abstract The research was motivated by the problems of children mental retardation (x) which is difficult to solve
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 396-407 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS JENIS TULISAN BALOK MELALUI MEDIA
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PELAFALAN KATA BENDA BAHASA INGGRIS MELALUI MEDIA RECORDER BAGI ANAK LOW VISION
Volume 2 Nomor 2 Mei 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 369-378 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PELAFALAN KATA BENDA BAHASA INGGRIS MELALUI MEDIA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :132-140 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENJUMLAHKAN BILANGAN BULAT 1-10 BAGI ANAK
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :85-96 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN MELALUI MEDIA PAPAN BILAH
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
EFEKTIFITAS MEDIA DEKAK-DEKAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL NILAI TEMPAT BILANGAN BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR MATEMATIKA Oleh Dita Risfamelia Abstract This research background of the problems
EFEKTIFITAS MEDIA BLOCK DIENES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN DERET KE BAWAH BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 64-73 EFEKTIFITAS MEDIA BLOCK DIENES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Maret 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu ABSTRAK Dona Febriani. 2015. Efektifitas Media Bangun Ruang Transparan untuk Meningkatkan
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 Maret 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) ABSTRAK Ibadurrahman (2011):Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Deret Kesamping Melalui
EFEKTIFITAS TEKNIK RILAKSASI DALAM MENGURANGI WAKTU PERILAKU HIPERAKTIF ANAK TUNAGRAHITA RINGAN DI SDLB N 20 PONDOK II PARIAMAN
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 340-349 EFEKTIFITAS TEKNIK RILAKSASI DALAM MENGURANGI WAKTU PERILAKU HIPERAKTIF
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 532-545 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN RATUSAN MELALUI
EFEKTIFITAS MEDIA RUMAH BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL NILAI TEMPAT BILANGAN BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 354-364 EFEKTIFITAS MEDIA RUMAH BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :140-151 EFKTIFITAS MEDIA SEMPOA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI MEDIA PASIR BERWARNA BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : HASNAH KHAIRANI Abstract:This research early from perception which is researcher execute in SLB Fan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PERKALIAN UNTUK ANAK DISKALKULIA MELALUI METODE GARISMATIKA
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 478-488 MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PERKALIAN UNTUK ANAK DISKALKULIA
MENINGKATKAN KETAHANAN DUDUK BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS I MELALUI PLANNED HUMOR MENGGUNAKAN BONEKA TANGAN (SSR di SLB Negeri 1 Padang)
Volume Nomor September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 160-168 MENINGKATKAN KETAHANAN DUDUK BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS I MELALUI
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN MELALUI MEDIA BALOK BERGAMBAR BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN (Single Subject Research di Kelas D 4 C SLB C Payakumbuh) Oleh: Yuri Febrianti Abstract This research background
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 2 Juni 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Meningkatkan Kemampuan Menulis Huruf Vokal (a, i, u, e, o) Melalui Metode VAKT bagi Anak
EFEKTIFITAS GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAJAN BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR DI MIN KOTO LUAR, KECAMATAN PAUH
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 501-513 EFEKTIFITAS GAME EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAJAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :645-651 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PERMULAAN DENGAN MENGGUNAKAN MAGIC
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Maret 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu ABSTRAK Eis Herlina (2016): Efektitas Media Jendela Kejutan Untuk Meningkatkan Kemampuan
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
EFEKTIFITAS BERMAIN HIALNG DALAM PASIR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Sri Febriani Abstract : This research of background overshadow by Child of Intelegance
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 199-211 MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI PENGURANGAN MELALUI METODE DRILL
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1-10 MELALUI PERMAINAN BOWLING PLASTIK BAGI ANAK TUNARUNGU RINGAN Oleh: Fitryani Ginting ABSTRACT This research background light by deaf children who are
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1 Sampai 5 Melalui Media Power Point bagi Anak Down Syndrom (Single Subject Research
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :845-853 Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka 1 Sampai 5 Melalui Media Power
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :298-308 MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP ARAH MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 1 Januari 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 390-399 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI Pendahuluan TEKNIK
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Konsep Ruang Dengan Bermain Drum Untuk Anak Tunagrahita Ringan Oleh Agus Wahyu N.H Abstract: Mental retardation children experienced disturbances in the Desert about SLB
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL MELALUI MEDIA HURUF KERTAS AMPELAS BAGI ANAK DWON SYNDROME DI SLB SABILUNA PARIAMAN
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL MELALUI MEDIA HURUF KERTAS AMPELAS BAGI ANAK DWON SYNDROME DI SLB SABILUNA PARIAMAN Oleh: META LESTARI Abstract These results indicate that, sandpaper letters
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 350-361 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN MELALUI MEDIA KALENDER BAGI
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 Maret 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) MENINGKATKAN MOTORIK HALUS MELALUI KETERAMPILAN MEMBUAT KALUNG PADA ANAK TUNAGRAHITA
BAB III METODE PENELITIAN. a. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media tabel bilangan. Media
26 BAB III METODE PENELITIAN A. VARIABLE PENELITIAN 1. Definisi Konsep Variabel a. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media tabel bilangan. Media adalah alat atau bahan yang digunakan dalam proses
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMAHAMI KONSEP BILANGAN MELALUI PERMAINAN LOMPAT GAMBAR BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN (Single Subject Research Kelas D1/C di SLB Muhammadiyah IX Pauh Padang) Oleh : Amanda Sartika
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :252-259 INCREASES ABILITY SENTENCE STRUCTURING THROUGH CARD GAMES WORD ON DEAF
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 429-437 EFEKTIFITAS BERMAIN PLAY DOUGH UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Maret 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBUAT BUNGA DARI STOCKING MELALUI PEMBELAJARAN INDIVIDUAL BAGI
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 277-288 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI MEDIA SEQUENCING
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MELOMPAT MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL LOMPAT TALI BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS II DI SDLB 35 PAINAN OLEH: Yusilia Alfiza 1, Martias. Z 2, Fatmawati 3 Abstract: This research
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 1 Januari 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 400-410 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE SILABA UNTUK
E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 576-587 EFEKTIFITAS PERMAINAN TWISTER DALAM MENGENALKAN WARNA PRIMER PADA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 251-260 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN MELALUI MEDIA KARTU YANG BERGAMBAR
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 876-885 MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOORDINASI GERAK MATA DAN TANGAN MELALUI
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
EFEKTIFITAS MEDIA KARTU BERJENDELA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN DALAM MENGENAL KONSEP WARNA PRIMER BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG Oleh : Teza Priska Arsi Abstract: This research background by Tunagrahita
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 407-416 EFEKTIFITAS METODE MODELING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MELAKUKAN
Oleh: Riri Rahayu. Kata kunci: Tunagrahita Ringan; Permainan Lego; Mengenal Warna Primer
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA PRIMER MELALUI PERMAINAN LEGO BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN (Single Subject Research Kelas II C di SLB Negeri Kota Pariaman) Oleh: Riri Rahayu Abstract: Research this
PENGARUH PERMAINAN CONGKLAK TERHADAP KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA KELAS III SDLB
PENGARUH PERMAINAN CONGKLAK TERHADAP KEMAMPUAN OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN PESERTA DIDIK TUNAGRAHITA KELAS III SDLB Septina Tria Pratiwi 1 Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 Maret 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Latar Belakang E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Penelitian dilatar belakangi oleh permasalahan anak tunagrahita ringan
E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 610-619 EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MULTI METODE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :183-191 EFEKTIVITAS MEDIA GARISMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN OPERASI
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :445-452 EFEKTIFITAS PECS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK TUNARUNGU
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN SEDERHANA MELALUI MEDIA KEPINGAN CD (COMPACT DISK) BAGI ANAK KESULITAN BELAJAR Oleh : Cica Anwar Abstract This Study begius with an assessment of research
EFEKTIFITAS MULTI METODE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN CARA MAKAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA SEDANG KELAS III DI SDLBN 35 PAINAN
Volume 3 Nomor 1 Januari 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 411-420 EFEKTIFITAS MULTI METODE DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN CARA MAKAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 2 Juni 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) EFEKTIVITAS PERMAINAN ULAT ANGKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN
E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 344-353 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERKALIAN BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN 1-10 MELALUI MEDIA EDU-GAMES BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh: INRA ABSTRACT This study backs on the problems in the background that appears in the field,
BAB III METODE PENELITIAN
28 BAB III METODE PENELITIAN A. Variabel Penelitian Variabel yang terdapat pada penelitian ini adalah variabel bebas dan variabel terikat. (Sunanto, et al. 2006 : 13) variabel bebas dalam penelitian subjek
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGOPERASIKAN APLIKASI CORELDRAW
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :563-571 PENGGUNAAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 Maret 2016 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Rafina Sovia Waty. (2016): Peningkatan Kemampuan Menyusun Kata Anak Berkesulitan Belajar
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Maret 2014 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL NAMA-NAMA ANGGOTA TUBUH MELALUI METODE BERMAIN BAGI ANAK DOWN SYNDROME (Single Subject Research Di Kelas DI / C1 SLB Kasih Ummi Padang) Oleh:Cici Permata Sari
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA DRUM UNTUK MENINGKATKAN PENGENALAN BILANGAN 1 10 BAGI ANAK TUNARUNGU DI SLB SABILUNA PARIAMAN Oleh: Silvi Harmaini Abstrak: this study begins with the observation by the author
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :09-18 EFEKTIVITAS METODE SQRQCQ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 2 April 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 17-37 MENINGKATKAN KEMAMPUAN BINA DIRI MELALUI ANALISIS TUGAS PADA ANAK TUNAGRAHITA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
ABSTRAK Nike Novita Sari. (2015). Meningkatkan Keterampilan Memasang Baju Melalui Metode Modeling Pada Anak Tunagrahita Sedang Di SLB Al- Azhar Bukittinggi (Single Subject Research). Skripsi Jurusan Pendidikan
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :854-862 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA TUNARUNGU DENGAN
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 756-769 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL RAMBU-RAMBU DI SEKOLAH MELALUI
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
PENERAPAN MEDIA CEKER UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR Oleh : Sonatri Oktilia Abstract Against the background of this research by the apparent problems
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI PERMAINAN FINGER PAINTING BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL WARNA MELALUI PERMAINAN FINGER PAINTING BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Yunita Handa Yetri Abstrack: This study originated from the problems found mild mental retardation
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 692-704 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOCAL MELAUI MEDIA PUZZLE
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN 1 SAMPAI 10 MELALUI MEDIA POHON BILANGAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh : Netti Hartati Abstract: The purpose of this study was to: 1) Know the process
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PEMBAGIAN BAGI SISWA AUTISTIK KELAS IV SD DI SLB TEGAR HARAPAN YOGYAKARTA ARTIKEL JURNAL Diajukan kepada
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KATA MELALUI METODE DRILL BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN Oleh: NOFRAN Abstract This research background of the fact that investigators found problems at school SLB Bhakti Amal
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 5 Nomor 1 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) Maret 201 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Meningkatkan Pelaksanaan Tatacara Shalat Melalui Metode Kinestetik Bagi Siswa Tunanetra
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :141-151 EFEKTIVITAS METODE LATIHAN DALAM MEMBUAT KETERAMPILAN HIASAN DINDING
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP ANGKA MELALUI MEDIA KOTAK ANGKA BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 234-243 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP ANGKA MELALUI MEDIA KOTAK
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :260-269 IMPROVING SKILLS TO SCHOOL CHILDREN USING PUBLIC TRANSPORT IN SLOW LEARNER
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :429-436 UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGGOSOK GIGI MELALUI VIDEO PADA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 3 September 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :243-255 MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERKALIAN MELALUI MEDIA FLIP CHART BAGI ANAK
EFEKTIFITAS PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT BAGI ANAK TUNAGRAHITA X
Volume 2 Nomor 3 September 2013 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 671-681 EFEKTIFITAS PERMAINAN BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN
E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 3 Nomor 3 Sebtember 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 241-250 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN PECAHAN DALAM PEMECAHAN MASALAH
E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume Nomor September 2014 E-JUPEKhu(JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 205-220 MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGHIAS SANDAL JEPIT MELALUI MEDIA AUDIO
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG SATUAN PANJANG MELALUI MEDIA BAGAN TABEL BAGI ANAK BERKESULITAN BELAJAR MATEMATIKA
Volume 3 Nomor 3 September 2014 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman : 291-300 MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHITUNG SATUAN PANJANG MELALUI MEDIA
E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS)
Volume 4 Nomor 1 Maret 2015 E-JUPEKhu (JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN KHUSUS) http://ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu Halaman :162-173 EFEKTIVITAS PERMAINAN ENGKLEK UNTUK MENGENAL BILANGAN BAGI ANAK TUNAGRAHITA
