BAB III METODE PENELITIAN
|
|
|
- Hendri Tanuwidjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Creswell (2009) menyebutkan bahwa penelitian kualitatif merupakan cara untuk mengeksplorasi dan memahami masalah sosial dan manusia baik secara individu atau kelompok. Proses dalam penelitian kualitatif meliputi pertanyaan yang akan terus berkembang sehingga menghasilkan gambaran secara holistik, menganalisis dan menginterpretasi data, serta melaporkan pandangan informan secara rinci pada situasi kompleks yang terjadi. Sementara itu, studi kasus adalah salah satu metode pendekatan kualitatif yang menekankan pada eksplorasi data secara mendalam dari waktu ke waktu yang melibatkan berbagai sumber informasi dan melaporkan deskripsi kasus secara rinci pada kasus yang terbatas (Creswell, 2007). Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dalam penelitian ini agar peneliti dapat melakukan eksplorasi dan memahami kasus kesejahteraan psikologis perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga secara mendalam. Sehingga pada akhirnya peneliti dapat membuat gambaran secara holistik mengenai kasus tersebut. B. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri (human instrument). Sebagai human instrument, peneliti bertugas untuk menetapkan fokus penelitian, memilih informan sebagai sumber data, mengumpulkan data, menilai kualitas data, menganalisi data, menafsirkan dan membuat kesimpulan dari data yang diperoleh selama penelitian berlangsung (Sugiyono, 2013). Dalam mengumpulkan data, peneliti sebagai human instrument menggunakan pedoman wawancara yang dibuat sendiri oleh peneliti dengan mengacu pada teori kesejahteraan psikologis Ryff (1989, 1995; dalam Wells, 2010).
2 25 Tabel 3.1 Pedoman Wawancara untuk Mengungkap Kesejahteraan Psikologis Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga Dimensi Indikator Gambaran Penerimaan diri Penilaian diri Mengetahui dan menerima kelebihan dan kelemahan diri Hubungan Kedekatan dengan positif dengan orang lain orang lain Kepercayaan dan kehangatan Kepedulian Dapat menentukan Otonomi nasib sendiri Mampu melawan tekanan sosial Menguasai dan mengontrol Penguasaan lingkungan lingkungan Mampu memilih situasi/ lingkungan yang kondusif Tujuan hidup Memiliki tujuan yang bermakna dan terarah Terbuka pada pengalaman baru Kemauan untuk mengembangkan Pertumbuhan pribadi potensi mengubah/ memperbaiki diri atau Penambahan pengetahuan dan efektivitas diri dari waktu ke waktu Penggambaran diri saat ini. Penilaian diri saat ini setelah mengalami kekerasan dan berpisah. Evaluasi mengenai pengalamannya. Menyadari hal-hal positif (kelebihan) pada diri. Menyadari hal-hal negatif (kelemahan) pada diri). Hubungan dengan orang lain Kenyamanan berhubungan dengan orang lain Memberi dukungan kepada orang lain Keyakinan dalam pengambilan keputusan. Tindakan atau hal yang dilakukan untuk menghadapi tuntutan dari orang lain. Mengetahui apa yang dilakukan, mengetahui masalah dan upaya menyelesaikannya. Pemanfaatan terhadap waktu atau kesempatan yang ada. Tujuan hidup yang ingin dicapai. Arti dari kehidupannya Membuka diri terhadap setiap kesempatan yang datang. Mengetahui potensi diri yang dapat dikembangkan dan upaya yang dilakukan. Mengetahui hal yang ingin diubah/diperbaiki dan upaya yang dilakukan. Mengetahui tentang perkembangan hidupnya (perubahan yang terjadi) C. Subjek dan Lokasi Penelitian Subjek penelitian dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Menurut Sugiyono (2013), purposive sampling
3 26 merupakan salah satu teknik pengambilan subjek yang dilakukan atas pertimbangan tertentu dari peneliti. Penelitian ini dilakukan terhadap tiga orang subjek dengan karakteristik sebagai berikut: 1. Perempuan (istri). 2. Korban kekerasan dalam rumah tangga. Dalam hal ini, subjek memperoleh berbagai bentuk kekerasan yang cukup lama ketika masih berada dalam ikatan pernikahan. Semakin banyak dan lama bentuk kekerasan yang dialami oleh korban akan mempengaruhi keadaan psikologis seseorang walaupun sudah mengakhiri hubungan (Krauss & Krauss, 1995 dalam Krahe, 2005). 3. Pelaku kekerasan adalah suami. 4. Saat ini telah berpisah dengan pelaku kekerasan (suami). Dasar pertimbangan peneliti adalah dari banyak kasus kekerasan yang terjadi terlihat bahwa ketika sudah mengakhiri hubungan dengan pelaku korban dapat lebih terbuka dalam mengutarakan pendapat-pendapatnya mengenai peristiwa yang telah dialami. Pada penelitian ini, peneliti memilih tiga orang subjek berdasarkan karakteristik tersebut. Subjek 1 (H) adalah perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga yang telah berpisah selama 4-5 tahun dengan usia 50 tahun. Subjek 2 (F) adalah perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga yang telah berpisah selama dua tahun dengan usia 30 tahun. Subjek 3 (A) adalah perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga yang telah berpisah selama tiga tahun dengan usia 45 tahun. Lokasi penelitian dilaksanakan di wilayah Kota Tangerang Selatan. Hal tersebut diputuskan karena peneliti mendapatkan rekomendasi subjek dari teman peneliti di wilayah tersebut. D. Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dengan jenis wawancara semiterstruktur. Tujuan wawancara semi-terstruktur adalah menemukan permasalahan secara lebih terbuka, dimana pihak yang diwawancara diminta
4 27 Sumber Informasi Wawancara semi terstruktur pendapat dan ide-idenya (Sugiyono, 2013). Peneliti memilih teknik wawancara mendalam dengan jenis semi-terstruktur agar peneliti dapat menggali informasi mengenai kesejahteraan psikologis perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga secara mendalam. Wawancara dilakukan beberapa kali sesuai dengan kebutuhan penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan wawancara sebanyak dua kali pada masing-masing subjek. Penelitian ini dibantu dengan alat perekam selama proses pengambilan data di lapangan. Tabel 3.2 Gambaran Teknik Pengumpulan Data Sumber Prosedur Pengumpulan Informasi Data Hasil Perempuan 1. Wawancara tatap 1. Untuk mendapatkan korban muka dengan gambaran kekerasan dalam kekerasan menggunakan alat rumah tangga yang dialami dalam rumah perekam. korban dan kesejahteraan tangga yang 2. Wawancara dengan psikologis perempuan telah berpisah pedoman wawancara korban kekerasan dalam dengan pelaku semi-terstruktur rumah tangga. (suami). sehingga tidak 2. Pedoman wawancara menutup kemungkinan dibuat sebagai panduan akan adanya agar wawancara tidak pengembangan dari keluar dari konteks. pertanyaan, sesuai dengan situasi dan kondisi. E. Teknik Analisis Data Setelah mengumpulkan data, data yang ada akan dianalisis. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis model interaktif Miles dan Huberman. Teknik analisis ini memiliki tiga tahapan (Sugiyono, 2013), yaitu: 1. Reduksi Data Reduksi data adalah proses analisis yang merangkum, memilih, memfokuskan, membuang, dan menyusun data sehingga akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan mempermudah peneliti dalam mengumpulkan data selanjutnya atau mencarinya bila dibutuhkan. Data yang direduksi oleh peneliti berasal dari hasil rekaman wawancara semi-terstruktur yang direkam dengan menggunakan alat
5 28 perekam. Hasil rekaman tersebut kemudian diubah ke dalam bentuk verbatim wawancara. Setelah terkumpul transkrip yang berisi verbatim wawancara pada setiap subjek, peneliti memberi kode pada setiap jawaban wawancara. Setelah itu, peneliti membaca data tersebut berulang-ulang agar ketika menemukan sesuatu yang tidak mengerti peneliti dapat menanyakan atau memastikan kembali maksud dari informasi yang diberikan subjek. 2. Display Data Display data merupakan suatu kumpulan informasi yang disusun dalam bentuk uraian singkat, bagan atau hubungan antar kategori sehingga deskripsi atas kesimpulan dan pengambilan tindakan dapat dilakukan peneliti. Setelah melakukan verbatim wawancara dan pemberian kode, peneliti mulai mengelompokan hasil verbatim tersebut ke dalam subtema yang diteliti oleh peneliti. Hal tersebut dilakukan agar peneliti dapat mengambil kesimpulan dengan mudah. 3. Kesimpulan/Verifikasi Kesimpulan yang dikemukakan diawal penelitian bersifat sementara dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat. Tetapi, bila kesimpulan diawal penelitian didukung oleh bukti-bukti yang kuat dan konsisten dalam pengumpulan data selanjutnya maka kesimpulan tersebut adalah kesimpulan yang kredibel. Pada penelitian ini, data yang diperoleh dari setiap subjek dibaca berulang-ulang hingga peneliti mengerti dengan benar apa yang diungkapkan subjek. Kemudian, dianalisi secara perorangan sehingga mendapat gambaran mengenai penghayatan yang dialami oleh masingmasing subjek. Selanjutnya, peneliti melakukan interpretasi secara keseluruhan termasuk keseluruhan hasil dan kesimpulan dari penelitian ini. Dengan melakukan pembahasan data pada masing-masing subjek yang telah dikumpulkan, akan membantu peneliti untuk memeriksa kembali apakah kesimpulan yang dibuat telah sesuai.
6 29 F. Uji Keabsahan Data Setelah melakukan analisis data, peneliti melakukan uji keabsahan data. Teknik uji keabsahan data yang digunakan peneliti adalah member check. Setelah diperoleh kesimpulan dari analisis data yang dilakukan, peneliti melakukan member check. Member check merupakan proses pengecekan data yang diperoleh peneliti kepada informan yang menjadi sumber data dalam penelitian. Hal ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan sehingga informasi yang diperoleh dan yang akan digunakan dalam penulisan laporan sesuai dengan yang dimaksud oleh informan (Sugiyono, 2013).
1. Mengidentifikasi kasus untuk suatu studi.
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang
BAB III METODE PENELITIAN. bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian kualitatif digunakan untuk memahami fenomena yang dialami
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Creswell (Herdiansyah, 2010) menyatakan bahwa penelitian kualitatif adalah
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang berusaha memahami dan mengeksplorasi masalah-masalah manusia
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Penelitian Kualitatif 1. Desain Penelitian Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. John W. Creswell (1998:15) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang akan dilakukan adalah menggunakan metode penelitian dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode untuk mengeksplorasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penggunaan pendekatan kualitatif ini bertujuan agar dapat memaparkan secara menyeluruh
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desaian Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian fenomenologi mencoba menjelaskan atau mengungkap makna
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan model studi kasus. Creswell (1998, dalam Herdiansyah, 2010) menyatakan
BAB III METODE PENELITIAN. berhenti merokok, sehingga peneliti menggunakan pendekatan kualitatif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengambilan keputusan dan faktor apa saja yang mempengaruhi pengambilan keputusan seorang perokok yang sudah berhenti
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pendekatan studi kasus (case study) dengan single-case
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti memilih tipe kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study) dengan single-case design. Peneliti memilih penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Interaksi sosial orang dengan HIV/AIDS dalam pemudaran stigma diteliti dengan pendeketan kualitatif. Pendeketan ini dipilih karena aspek interaksi dalam
BAB III METODE PENELITIAN. kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus merupakan strategi yang
48 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus merupakan strategi yang lebih cocok
BAB III METODE PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. kualitatif deskriptif. Peneliti akan mendeskripsikan secara tertulis hal-hal yang
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini, rancangan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti akan mendeskripsikan secara tertulis hal-hal yang
3.2 Partisipan Penelitian/sumber data
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Studi deskriptif merupakan alat untuk
BAB III METODE PENELITIAN A.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini bermaksud mengetahui proses dan faktor apa saja yang menyebabkan seseorang mengambil keputusan untuk merokok, sehingga penelitian ini menggunakan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.
43 III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sugiyono (2008) mengemukakan bahwa penelitian kualitatif adalah metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif. Metode Penelitian Kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara ilmiah yang dilakukan untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu.(lasa,2009:207). Kata ilmiah dalam Kamus Besar
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kualitatif.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode dekskriptif kualitatif. Sugiyono (2008:9) mengemukakan bahwa: metode kualitatif adalah metode yang berlandaskan
BAB III METODE PENELITIAN. memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek misalnya motivasi,
15 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek misalnya motivasi, persepsi, perilaku
BAB III METODE PENELITIAN. digunakan adalah studi kasus eksploratif. Pendekatan kualitatif adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yang digunakan adalah studi kasus eksploratif. Pendekatan kualitatif adalah penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini penulis mengemukakan metode penelitian yang berisi tentang (1) Jenis dan pendekatan penelitian, (2) lokasi penelitian, (3) data dan sumber data, (4) prosedur pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN. penyesuaian diri remaja panti asuhan. Menurut Sugiyono (2012:1) metode
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan desain penelitian kualitatif dengan maksud untuk memahami dan menggali lebih dalam mengenai fenomena penyesuaian
BAB III METODE PENELITIAN. kunci, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi (gabungan), analisis data
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Dan Jenis Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti akan menggunakan metode kualitatif, metode kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti
BAB III METODE PENELITIAN. manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini didesain dengan penelitian kualitatif, yaitu tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan
III. METODE PENELITIAN. 22) metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data
III. METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Tipe penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena berdasarkan tinjauan awal peneliti, ternyata masalah yang sedang dihadapi lebih sesuai untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Sebuah penelitian pastilah memerlukan metode-metode penelitian. Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk menentukan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.1
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB III METODELOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Creswell (2008, hlm 53) menyebutkan bahwa pendekatan kualitatif paling cocok dilakukan terhadap
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. DESAIN PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif evaluatif, di mana dalam penelitian ini hanya mendeskripsikan fakta-fakta yang ditemukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada orang tua yang mengikutsertakan anak usia dini dalam kegiatan pembelajaran di Kelompok Bermain
angka statistik, melainkan dalam bentuk kualitatif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif itu sendiri adalah suatu penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Tempat Penelitian Penelitian mengenai Evaluasi Program education expo SMA Karangturi Semarang tahun 2014 ini merupakan penelitian evaluatif CIPP dengan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN. Pandanan Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. yaitu bulan Oktober sampai bulan Desember 2012.
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian mengenai Pola Asuh Orang Tua terhadap Anak dalam Keluarga pada Bidang Pendidikan, berlokasi di Dusun Pandanan Desa Pandanan Kecamatan Wonosari
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe Penelitian Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Metode penelitian kualitatif adalah metode
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian tentang Fenomena Kehidupan Anak Pekerja Ojek Payung di
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di Malioboro, yang merupakan pusat perbelanjaan oleh-oleh di Yogyakarta. Peneliti memilih lokasi tersebut selain objek yang
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. yang diterjemahkan oleh Sugiyono (2009:9-10) mendefiniskan mengenai
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian Kualitatif. Bodgan dan Biklen yang diterjemahkan oleh Sugiyono (2009:9-10) mendefiniskan mengenai karakteristik
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran resiliensi pada istri yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dengan menggunakan kajian fenomenologi
BAB II METODE PENELITIAN
30 BAB II METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, Menurut Sugiyono (2010:14) metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
III. METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Menurut Creswell (1998:15) pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman
BAB III METODELOGI PENELITIAN
BAB III METODELOGI PENELITIAN Dalam bab ini di uraikan mengenai prosedur penelitian berupa langkahlangkah yang ditempuh dalam kegiatan penelitian ini untuk mengungkapkan data dan fakta di lapangan dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Penelitian ini adalah penelitian pendidikan, maka metode penelitian pendidikan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Secara umum metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono, 2010: 3). Metode yang digunakan
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif.
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami
BAB 3 METODE PENELITIAN
24 BAB 3 METODE PENELITIAN Secara umum bab ini menjelaskan metode yang digunakan peneliti dalam keseluruhan proses penelitian. Di sini akan diuraikan metode yang digunakan dalam penelitian mulai dari jenis
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di Yayasan Pengembangan Mesjid (YPM) Bidang Dakwah, Salman ITB. Sedangkan tempat wawancara penelitian bersifat situasional,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. BERMUTU di MGMP Sub Rayon I Tanjungsari, sesuai dengan butir-butir
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Untuk mendapatkan gambaran mengenai implementasi pembelajaran dan pemahaman konsep Materi dan Sifatnya pada guru IPA SMP peserta program BERMUTU di MGMP
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian kualitatif menurut Herdiansyah (2010) adalah penelitian ilmiah
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif menurut Herdiansyah (2010) adalah penelitian ilmiah yang
BAB III METODE PENELITIAN. perencanaan audit atas laporan keuangan pada KAP Drs. Joseph Munthe, M.S.,
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Seperti yang telah dijelaskan dalam bab pendahuluan sebelumnya, bahwa tujuan dari diadakannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan perencanaan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
49 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Ilmu pengetahuan tanpa penelitian tidak akan bertambah, pengetahuan merupakan dasar dari tindakan dan usaha. Penelitian mempunyai arti yang luas, karena
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Metode merupakan suatu hal yang sangat penting, karena metode merupakan salah satu upaya ilmiah yang menyangkut cara kerja untuk dapat memahami dan mengkritisi obyek atau sasaran
BAB III METODE PENELITIAN. Obyek dalam penelitian ini adalah pelaporan Corporate Social
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Obyek dalam penelitian ini adalah pelaporan Corporate Social Responsibility (CSR) sehubungan dengan fenomena yang peneliti temui yaitu terdapat perbedaaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian skripsi ini menggunakan jenis penelitian kualitatif (field research). Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang berlandaskan pada
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian field research, yaitu peneliti langsung terjun ke lapangan
BAB III METODE PENELITIAN
digilib.uns.ac.id BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu 1. Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MI Negeri Jetis Sukoharjo Jalan Brigjen Katamso No. 88 Jetis Sukoharjo. Alasan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Berdasarkan adanya perbedaan kelebihan, dan kekurangan masing-masing pendekatan juga dikatikan dengan tujuan penelitian dan permasalahan yang diangkat,
BAB III METODE PENELITIAN. organisasi dalam badan sosial tersebut. cukup untuk diolah, maka peneliti akan memperpanjang waktu.
BAB III METODE PENELITIAN D. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di Badan Sosial Mardiwuto, Yayasan dr. Yap Prawirohusodo, Yogyakarta. Peneliti mengambil lokasi tersebut karena di tempat
BAB III METODE PENELITIAN. perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dan lain-lain, secara holistik, dan
BAB III METODE PENELITIAN A. BENTUK PENELITIAN Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat Penelitian Tempat penelitian mengambil latar di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III yang beralamat di Jalan Pacuan Kuda No. 3A Arcamanik Bandung. Adapun alasan pemilihan
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yang berlandaskan pada filsafah positivisme, digunakan untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini berfokus pada pengambilan keputusan untuk menikah di usia remaja. Untuk mendalami tema penelitian tersebut, maka penelitian ini akan menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. pemahaman masing-masing manajemen pembiayaan bank syariah terhadap
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Obyek Penelitian Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pemahaman masing-masing manajemen pembiayaan bank syariah terhadap informasi laporan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian field research yaitu peneliti terjun langsung ke lapangan
BAB III METODE PENELITIAN. bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian ilmiah yang dimaksudkan untuk
23 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini diarahkan untuk memahami dan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana istri mengatasi masalah pasca kematian suami. Penelitian ini menggunakan
BAB III METODE PENELITIAN. memperoleh data dan informasi yang objektif dibutuhkan data-data dan
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah suatu cara untuk mendapatkan data dalam suatu penulisan, dengan kata lain dapat dikatakan suatu cara yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Peneliti melakukan penelitian yang berlokasi di UPT P2TP2A Kota Bandung, UPT P2TP2A adalah Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan
BAB III METODE PENELITIAN. kriteria pengambilan data yang akan dilakukan. untuk mengumpulkan data-data sekaligus untuk dianalisis lebih
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Dalam pelaksanaan penelitian mengenai pola asuh keluarga broken home dalam perkembangan anak ini, peneliti mengambil lokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini merupakan jenis penelitian field research, yaitu peneliti langsung terjun ke lapangan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian studi kasus ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif. Menurut Poerwandari (1998) penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk
BAB III METODE PENELITIAN. Menurut Bodgan dan Taylor (Lexy J. Moeloeng, 2011 : 4), penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Menurut Bodgan dan Taylor (Lexy J. Moeloeng, 2011 : 4), penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN. individual maupun kelompok (Sukmadinata: 2011: 60).
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan penelitian kualitatif itu sendiri adalah suatu penelitian yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. postpositivisme (realitas dipandang sebagai sesuatu yang konkrit, dapat
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Secara umum, metode penelitian diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. 1 Metode merupakan suatu hal yang sangat penting, karena
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini telah dilaksanakan di tiga buah sekolah menengah pertama
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini telah dilaksanakan di tiga buah sekolah menengah pertama negeri yang berada di Kabupaten Magelang yaitu SMP N 1 Mungkid, SMP N 2
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk menggambarkan suatu fenomena yang terjadi
BAB III METODE PENELITIAN
40 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Dusun Sremo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Lokasi tersebut dipilih sebagai lokasi dan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Dalam sesi ini, peneliti memberi gambaran jelas mengenai jenis, waktu dan tempat, subyek, instrument penelitian serta langkah-langkah yang dilakukan untuk memperoleh data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Penyusunan karya ilmiah (skripsi) ini tidak terlepas dari penggunaan metode penelitian sebagai pedoman agar kegiatan penelitian dapat terlaksana dengan baik. Sebuah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3. 1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dimana kualitatif menurut Sugiyono (2014) sering disebut metode penelitian naturalistik
BAB III METODE PENELITIAN. keluarga yang sering mengikuti kegiatan parenting, alasan penulis menjadikan
48 BAB III METODE PENELITIAN A. Subjek Penelitian Penelitian ini dilakasanakan pada orang tua yang sering mengikuti program parenting. Peneliti mengambil subjek penelitian terhadap 3 orangtua dari keluarga
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Paradigma Penelitian Paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya.
