Info Jurusan dan Program Studi Program Ilmu Alam (IPA)
|
|
|
- Veronika Tanudjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Info Jurusan dan Program Studi Program Ilmu Alam (IPA) Program IPA A. ILMU-ILMU SAINS Merupakan kumpulan pengetahuan yang telah diolah dengan metode keilmuan, sehingga dapat berlaku umum untuk menerangkan gejala-gejala yang ada pada lingkungan kehidupan manusia. Gejalagejala yang ada bisa dari alam, atau perilaku manusia. Misalnya terjadinya bencana alam, perubahan suhu udara atau bila akan menentukan arah perjalanan. Ilmu-ilmu Pengetahuan Alam tidak hanya dianggap perlu untuk menerangkan gejala-gejala alam semata, tetapi kemudian juga berfungsi untuk meramalkan dan mengontrol gejala-gejala alam itu. Sehingga sains bisa dikatakan sebagai dasar dalam kegiatan pemahaman alam yang dilakukan oleh manusia. Pendidikan Sains di Indonesia dibagi dalam cabang-cabang Ilmu Pengetahuan Alam yaitu : Astronomi, Biologi, Farmasi, Fisika, Geofisika, Geologi, Kimia, dan Matematika. 1. ASTRONOMI Cabang Ilmu Pengetahuan Alam yang mempelajari dan meneliti benda-benda langit dan alam semesta, termasuk didalamnya mempelajari struktur dan evolusi alam semesta dan seluruh isinya. Instansi atau Institusi yang membutuhkan lulusan ini adalah: LAPAN, TNI-AU, Observarium Bosscha-ITB, Planetarium dan Departemen Perhubungan. 2. BIOLOGI Mempelajari aneka ragam jasad hidup baik dari segi bentuk, fungsi, penyebar tingkah laku, perkembangan serta penngaruh lingkungan terhadapnya. Sarjana Biologi dibutuhkan oleh: Laboratorium Farmasi, Rumah sakit, Lembaga Penelitian seperti Lembaga Ekologi, Lembaga Virologi, Lembaga Pasteur, Lembagalembaga Pendidikan. 3. FARMASI Salah satu bagian dari jurusan Biologi dengan scoupe bidang kesehatan dan obat-obatan, umumnya mempelajari pembuatan obat-obat. Bertanggung jawab mulai dari penyediaan senyawa kimia dalam bentuk terolah maupun tak terolah sehingga menjadi sediaan yang siap diedarkan. Bidang
2 pekerjaan lulusan Farmasi sangat luas, mulai dari Bidang industri farmasi, Jasa perdagangan, Apotik, Lembaga jasa asuransi, Laboratorium klinik kimia, Makanan dan kosmetika. 4. FISIKA Ilmu pengetahuan alam yang meneliti hal-hal berkaitan dengan masalah gerak, susunan partikel, partikel, atau benda akibat dari suatu gaya dengan dengan teori medan. Semula Ilmu Fisika hanya mempelajari gejala alam yang mudah terlihat seperti panas, gerak dan lain sebagainya. Kemudian berkembang mencakup gejala-gejala optik, listrik, sifat dan gerak partikel atom. Lapangan kerja bagi sarjana Fisik, menjadi peneliti pada lembag-lembaga IPTEK seperti : LIPI, BPPT, BATAN, LAPAN Atau bisa juga menjadi staf peneliti dan pengajar di lembaga pendidikan. 5. GEOFISIKA/METEOROLOGI/OSEANOGRAFI Salah satu cabang Fisika yang mempelajari keadaan fisik bumi, mulai dari pusatnya sampai kebagian atmosfir yang paling luar. Dalam perkembangan teknologi, banyak menurunkan cabang-cabang ilmu-ilmu yang kemudian menjadi spesialisasi seperti : Meteorologi, Oceanografi, Seismologi, Fisika Atmosfir, Klimatologi. Lapangan pekerjaan bagi sarjana Geofisika dan Meteorologi cukup luas, diantaranya pada : Eksplorasi pertambangan, Departemen Perhubungan, Pertanian dan Konstruksi, serta Lembaga-lembaga pendidikan dan penelitian. 6. KIMIA Mempelajari sifat-sifat zat dan peranannya. Dengan ditemukannya teknik dan peralatan seperti diafraktometer sinar X dan mikroskop elektron, kimia mengalami kemajuan pesat sebagai salah satu pendukung perkembangan teknologi. Lapangan kerja bagi sarjana Kimia cukup luas, baik di lembaga-lembaga : Pemerintah, Perusahaan-perusahaan swasta, Sebagai peneliti bidang industri, pendidik dan Peneliti di perguruan tinggi, Laboratorium-laboratorium, Industri tekstil,
3 Makanan, Kimia, Farmasi, Perkebunan, Pertambangan, Perminyakan. 7. GEOGRAFI Ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi, bentuk, proses terjadinya, sifat permukaan bumi, serta kekayaan/potensi yang terkandung didalamnya seperti: tanah, air, flora, fauna dan mineral. Geografi juga mempelajari hubungan antara bumi dan potensinya dengan kehidupan serta tingkah laku manusia. Lapangan kerja bagi lulusan Geografi antara lain di : Bappenas, Bappeda, Studi Potensi Wilayah, Perusahaan Konsultan Pembangunan, Departemen PU, PPLH. 8. GEOLOGI Cabang Ilmu Pengetahuan Alam yang mempelajari bentuk, struktur, dinamika, sejarah dan batuan pembentuk, lapisan kerak bumi. Cabang ilmu Geologi yang spesifik adalah Vulkanologi, dan Paleontologi. Lapangan kerja bagi lulusan Geologi antara lain di Lembaga pertambangan maupun Lembaga pendidikan. 9. STATISTIKA Ilmu yang dipelajari dalam statistika dapat dikelompokkan ke dalam dua bidang keilmuan yaitu Statistika Murni Statistika Terapan. Hampir semua cabang ilmu eksakta dan ilmu sosial menggunakan statistika untuk membuat metode dan keputusan berupa catatan yang ada hubungannya dengan bilangan statistik. Statistika murni menitikberatkan pada dasar-dasar, teori-teori yang selalu perlu dikembangkan sesuai dengan kebutuhan zaman. Statistika terapan lebih menitik beratkan pada pemanfaatan sifat, rumus rumus, dalil, metode untuk kepentinga ilmu pengetahuan. Lapangan kerja bidang ini: Perusahan perencanaan, Lembaga Penelitian, Biro Pusat Statistik.
4 B. ILMU-ILMU TEKNOLOGI Suatu kesatuan dari kegiatan alat pengetahuan yang digunakan manusia untuk memanfaatkan sumber daya alam dalam memenuhi kebutuhan manusia. Teknologi berkembang bersamaan dengan perkembangan peradaban manusia. Kebutuhan manusia yang beraga melahirkan jenis teknologi yang beragam pula seperti Teknologi bangun dan perencanaan, Teknologi transportasi Teknologi telekomunikasi, Teknologi pengolahan bahan-bahan galian, Teknologi pembuatan barang-barang kebutuh manusia. Untuk dapat menguasai teknologi ini dibutuhkan dasar-dasar yang kuat dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Meliputi Bidang-bidang ini adalah: Teknik Sipil Teknik Geodesi Arsitektur Planologi Teknik Penyehatan Lingkungan Teknik Pertambangan Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Mesin Teknik Industri Teknik Nuklir Teknik Kimia Teknik Perminyakan Teknik Fisika 1. TEKNIK SIPIL Cabang teknologi yang perencanaan, pembangunan dan pengelolaan bangunan-bangunan industri, sarana seperti jembatan, jalan, sarjana Teknik Sipil dibutuhkan dalam bidang : Bidang perencanaan, Konstruksi bangunan, Pengawasan Proyek, Pekerjaan Umum. 2. TEKNIK GEODESI Mempelajari masalah yang berkaitan dengan ukuran dan bentuk dan letak titik-titik tertentu di bumi, penentuan medan permukaan bumi dan penentuan fisik antara bumi dengan permukaan bumi. Jurusan yang membutuhkan bidang ini adalah : Lembaga penelitian, Pertambangan, Proyek pemerintah. Kegiatan ini bermanfaat untuk menentukan struktur kulit bumi dan mantel bumi, pemetaan, navigasi,
5 prospeksi geofisik dan penentuan orbit satelit-satelit buatan. Lapangan kerja bagi sarjana Geodesi: Perusahaan-perusahaan, Biro-biro konsultasi dalam bidang pengukuran tanah untuk pembangunan, Pada industri konsultasi engineering, Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, Badan Pertanahan Nasional, Departemen PU, Bappenas. 3. TEKNIK GEOFISIKA Jurusan yang mempelajari perancangan kegiatan eksplorasi, pengukuran besaran kerak bumi, pemetaan zona gempa, longsor atau bencana vulkanik lainnya dan pemrosesan data serta penerjemahannya kedalam bahasa yang semuanya diorientasikan untuk kepentingan produksi. Lulusannya biasa bekerja di Lembaga pemetaan dan eksplorasi sumber daya alam, Konsultan perencanaan dan pengembangan wilayah. 4. ARSITEKTUR Cabang teknologi pemanfaatan ruang yang berkaitan dengan tempat tinggal dan kehidupan manusia. Di jurusan ini dibutuhkan pengetahuan teknis, daya imajinasi kreatif, dan pengetahuan tentang masyarakat. Lapangan kerja untuk lulusan jurusan arsitektur adalah : Lembaga atau instansi yang bergerak dalam bidang perencanaan dan perancangan, Biro-biro arsitek. 5. PLANOLOGI Memusatkan perhatian pada perencanaan fisik (tata ruang) dengan menggunakan pendekatan fisik/ teknik, ekonomi, sosial budaya dan politik. Ilmu ini dikenal juga dengan sebutan Perencanaan Wilayah dan Kota dan ruang lingkupnya meliputi bidang perencanaan regional, perencanaan desa dan kota. Lapangan kerja bagi lulusan Planologi adalah Di bidang perencanaan pada usaha-usaha swasta, Biro-biro konsultasi maupun pemerintah. 6. TEKNIK PENYEHATAN/LINGKUNGAN Ilmu yang memusatkan perhatian pada penggunaan pengetahuan dalam menjaga lingkungan hidup manusia, agar kesehatan hidup manusia terjamin di dalamnya, ruang lingkup ini berkisar mulai dari teknik pengadaan prasarana air untuk minum dan kubutuhan lainnya, penanggulangan masalah pencemaran oleh zat-zat buangan, sampai dengan penerapan aspek teknis bidang kesehatan masyarakat. Lapangan kerja bagi sarjana Teknik Penyehatan antara lain: Di lembaga-lembaga pemerintah seperti PAM (Perusahaan Air Minum), Pengawasan serta pengelolaan lingkungan hidup, Lembaga-lembaga pemerintah dalam bidang lingkungan, Perusahaan-perusahaan atau biro swasta yang bergerak di bidang perencanaan dan pembangunan.
6 7. GEOLOGI Cabang teknologi yang menerapkan ilmu geologi untuk kepentingan pemanfaatan sumber daya alam dan penanggulangan bencana alam. Bidang ini meliputi pengetahuan tentang bumi serta pemanfaatannya dalam pencarian sumber energi dan bahan galian, juga pemanfaatan untu kepentingan pembangunan (bangunan jalan raya, bendungan) dan pemanfaatan untuk penanggulangan bencana alam. Lapangan kerja sarjana Geologi antara lain: Di bidang pertambangan, Perminyakan, Pembangunan/konstruksi, Direktorat pengawasan gunung berapi, Lembaga-lembaga penelitian dan pendidikan. 8. TEKNIK PERTAMBANGAN Cabang teknologi yang berhubungan dengan industri mineral, dan bahan galian. Lapangan kerja lulusan pertambangan antara lain di Perusahaan-perusahaan pertambangan. Tambang Minyak dan Hasil Bumi lainnya 9. TEKNIK PERMINYAKAN Ilmu terapan yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan pencarian, pengeboran dan produksi minyak, gas bumi serta hidrokarbon cair lainnya. Lapangan kerja sarjana Teknik Perminyakan terutama di perusahaan-perusahaan minyak. 10. TEKNIK KIMIA Ilmu pengetahuan terapan perancangan, pembangunan dan pelaksanaan operasi dari pabrik-pabrik yang mengolah bahan-bahan mentah menjadi produk produk dengan proses kimiawi seperti bijih, batubara, gas minyak, air dan udara yang mengalami proses kimiawi. Lapangan kerja sarjana Teknologi kimia tersebar di pelbagai industri: Pengolah mineral, Semen, Minyak kertas, Tekstil, dan Obat-obatan. 11. TEKNIK FISIKA Pengetahuan teknik yang sering disebut sebagai engineering science yaitu Ilmu yang merupakan penerapan ilmu fisika keseluruhan kedalam ilmu teknik. Lapangan kerja lulusan Teknik Fisika ada di Berbagai industri, Bidang perencanaan dan Pelaksanaan pembangunan lembaga penelitian fisika. 12. TEKNIK ELEKTRO Cabang Ilmu pengetahuan tentang listrik, meliputi kegiatan seperti: perancangan konstruksi, dan cara penggunaan peralatan listrik yang menyalurkan dan mendistribusikan listrik untuk telekomunikasi
7 (televise, radar). Spesialisasi jurusan elektronik adalah : Teknik tenaga listrik, Teknik telekomunikasi, Kontrol dan Komputer. Lapangan keja teknik elektro adalah : Pabrik-pabrik industri, Mengatur penggunaan tenaga listrik, Industri elektronika dan unit-unit telekomunikasi. 13. TEKNIK INFORMATIKA Jurusan yang mempelajari masalah-masalah yang berkaitan dengan transformasi fakta atau data dalam bentuk binary kedalam komputer. Jurusan ini bertujuan menciptakan tenaga ahli pemanfaatan komputer, aplikasi, dan menguasai teknik dan metode penyelesaian masalah dengan menggunakan komputer (sistem berbasis komputer) Jurusan ini dapat bekerja di: Bidang Industri Hardware, dan software, Biro jasa komputer, Perusahaan telekomunikasi dan Lembaga pendidikan. 14. TEKNIK MESIN Pengetahuan terapan tentang perancangan dan konstruksi dan operasi dari bermacam-macam alatalat industri dan yang bergerak dengan proses mekanis. Lapangan kerja lulusan jurusan ini antara lain di berbagai industri, untuk perancangan, mengatur dan mengawasi proses-proses mekanis dan proses pemindahan panas dalam mesin pada industri perakitan mobil, mesin-mesin pertanian. 15. TEKNIK INDUSTRI Cabang teknologi yang merupakan perpaduan aspek-aspek teknik manajemen dalam kegiatan industri. Secara umum teknik industri adalah bidang yang mempelajari perencanaan, perancangan, pengoperasian dan pengawasan sistem terpadu yang terdiri dari unsur manusia, peralatan, bahan mentah, informasi. Lapangan kerja untuk lulusan jurusan ini terdapat di berbagai industri. 16. TEKNIK NUKLIR Cabang teknologi yang berhubungan dengan pendayagunaan proses pembelahan atom untuk sumber daya. Di jurusan ini yang dipelajari adalah perancangan dan konstruksi reaktor atom, pengembangan dan pembuatan bahan-bahan khusus dan pengembangan serta cara memproses produk reaktor atom. Lapangan kerja bagi lulusan jurusan ini terdapat di Pusat reaktor atom, Lembaga-lembaga penelitian atom/nuklir.
8 C. ILMU PERTANIAN 1. FAKULTAS PERTANIAN Fakultas yang mempelajari ilmu-ilmu tentang tumbuhan dan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Di beberapa perguruan tinggi juga dipelajari tentang sosial, ekonomi pertanian dan statistika pertanian. Bidang pekerjaan yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan studi di fakultas pertanian, Perusahaan pestisida, Biro konsultasi. 2. ILMU PENGETAHUAN ALAM Dalam jurusan ini dipelajari ilmu-ilmu murni yang banyak menunjang ilmu pertanian lainnya, ilmuilmu tersebut seperti : Fisika, Kimia Umum, Kimia analiltik dan organik, Klimatologi yang mempelajari unsur-unsur iklim seperti radiasi, suhu, curah hujan, evaporasi, angin dan lain-lain. Semua ilmu murni tersebut sangat berperan dalam ilmu-ilmu pertanian lainnya, seperti contoh untuk menganalisa kondisi tanah dibutuhkan ilmu Kimia analitik, begitupun sebagai jembatan kearah Biokimia dibutuhkan Ilmu Kimia Organik. Dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam, klimatologi menjadi konsentrasi kajian. Selain itu dipelajari juga neraca radiasi iklim tanah, siklus hidrologi, meteorologi mikro, pengaruh cuaca terhadap hama dan penyakit, iklim buatan dan polusi. 3. AGRONOMI Mempelajari tentang tanaman mulai sejak ditanam sampai panen dan dikenal sebagai induk dari ilmu pertanian. Selain itu dalam ilmu agronomi dipelajari juga mata pelajaran arsitektur pertamanan yang mendalami masalah-masalah taman seperti perencanaannya, prinsip desain elemen disain serta juga perencanaan administratif seperti biaya, jaringan kerja persyaratan dan uraian teknis. 4. BOTANI Membicarakan tanaman dari aspek biologi, seperti mikrobiologi, mikrologi fisiologi tumbuhan, genetika, taksonomi tumbuhan dan lain sebagainya. Disamping itu juga dipelajari tentang ekologi tumbuhan, pengenalan vegetasi, metabolisme tumbuhan dan teknik penelitian fisiologi tumbuhan. Lulusan jurusan botani lebih berorientasi kepada bidang-bidang, penelitian dibanding Iulusan jurusan-jurusan lainnya serta membutuhkan ketekunan dan disiplin dalam bekerja dalam laboratorium. Jurusan yang setara dan terkait adalah Biologi dan Mikrobiologi. 5. ILMU HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN Mempelajari tentang pengetahuan penyakit tumbuhan, hama tumbuhan, patologi benih, pestisida dan alat penyemprotannya serta beberapa masalah hama dan penyakit 6. ILMU GIZI MASYARAKAT DAN SUMBER DAYA KELUARGA Mempelajari Ilmu ini adalah untuk meningkatkan kehidupan masyarakat di lingkungan pertanian dengan melakukan penyuluhan tentang makanan sehari-hari ditinjau dari gizinya, kebersihan untuk
9 kesehatan masyarakat terhadap kesejahteraan keluarga. Kehidupan masyarakat pertanian yang baik secara tidak langsung akan meningkatkan pendidikan dan dapat merangsang pertumbuhan masyarakat pertanian yang rasional. 7. SOSIAL EKONOMI PERTANIAN Memberikan pelajaran tentang pemecahan-pemecahan masalah sosial dan ekonomi baik yang bersifat mikro maupun yang bersifat makro, yang terjadi di lingkungan masyarakat pertanian. Mata pelajaran yang dipelajari, antara lain : Ekonomi Umum Dasar-dasar Manajemen Psikologi pedesaan Ekonomi pertanian Kependudukan Usaha tani Penyuluhan Koperasi Tata niaga pertanian Politik pertanian. 8. ILMU TANAH Mempelajari hal-hal yang bertalian dengan tanah, terutama yang bermanfaat bagi pertanian yang dikenal dengan lahan. Seperti : Sifat sifat fisik tanah, Kondisi tanah, Siklus hidrologi. 9. STATISTIKA DAN KOMPUTASI (FMIPA) Cabang ilmu yang sangat spesifik yang bermula dari mata kuliah statistika pertanian yang banyak dipakai dalam metode-metode penelitian hampir setiap bidang ilmu pertanian, termasuk peternakan, perikanan. 10. FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN Mempelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan penyakit hewan, sistem reproduksi, inseminasi buatan, kesehatan masyarakat veteriner, dan penjagaan kesehatan hewan. Bidang pekerjaan yang tersedia bagi dokter hewan ada di Departemen Pertanian, Perindustrian, Pengendalian Mutu Daging dan Susu, Perdagangan, Pendidikan, Lembaga Penelitian Ternak, Industri Obat Hewan, serta peternakan ayam atau sapi maupun domba. Juga dapat membuka praktek sendiri. 11. ZOOLOGI Mata kuliah yang diberikan ialah Zoologi, Ilmu urai perbandingan, Anatomi, Embriologi, Histologi,
10 Anatomi, Geologi sel, Embriologi dan Mikro Teknik, Pencemaran lingkungan. 12. REPRODUKSI Mata kuliah yang diberikan menyangkut Reproduksi : Inseminasi Buatan Kebidanan Reproduksi Guna Laksana dan koasistensi (Bimbingan Praktik) 13. FISIOLOGI DAN FARMAKOLOGI Mata kuliah yang diberikan adalah Fisiologi veteriner, Fisiologi Manusia, Fisiologi hewan ternak, Fisiologi hewan (umum), Farmakologi, Endokrinologi, Farmakognasi, Farmasi Kimia obat, Fisiologi lingkungan, Endokrinologi Reproduksi, Hormon-hormon steroid, Biologi radiasi, Kaedah radio isotop, Fsiologi laktasi, Fsiologi pertumbuhan, Fisiologi pencemaran, Toksisitas selektif, Fisiologi kardiovaskuler, Bedah khusus eksperimental dan Penggunaan radio isotop dalam biologi kedokteran dan pertanian. 14. BIOKIMIA Mata kuliah yang diberikan adalah Pengantar Biokimia, Biokimia dasar, Biokimia umum, Biokimia lanjutan, Ilmu penyakit hewan, dan Kesehatan masyarakat bidang veteriner.
11 15. ILMU PENYAKIT HEWAN Mempelajari ilmu ilmu-ilmu yang berkaitan dengan: Bakteriotogi, Parasitologi umum, Mikrobiologi, Parasitologi ternak, Bakteri patogen, Ilmu penyakit bakterial, Ilmu penyakit parasiter, Disinfektan dan antibiotika, Teknik biakan jaringan, Patologi, Ilmu penyakit vital Demonstrasi klinik dan Ilmu kesehatan masyarakat veteriner dan Ilmu hukum veteriner. 16. KLINIK VETERINER Mempelajari ilmu Diagnostik klinik, Ilmu penyakit dalam hewan, Ilmu bedah, Terapi umum khusus, Ilmu bedah veteriner dan radiasi. 17. FAKULTAS PERIKANAN Mempelajari teknik dan manajemen serta pengelolaan perikanan, cara pemeliharaan ikan darat yang baik, pengolahan hasil perikanan, perhitungan biaya pemeliharaan ikan yang ekonomis. Lapangan kerja bagi lulusan fakultas perikanan terdapat : Ranah pertanian, Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pendidikan dan kebudayaan, dan Lembaga penelitian. 18. BIOLOGI PERAIRAN Mencakup pengetahuan kehidupan biota air tawar maupun laut. Ilmu Biologi laut khusus mempelajari Lingkungan laut, Faktor ekologi utama, Flora dan fauna laut serta interaksinya dan Produktifitas hayati laut. Jurusan yang setara adalah: akua (Aqua) kultur dan budidaya perikanan.
12 19. TATA PRODUKSI PERIKANAN Menitikberatkan pada pengetahuan teori terapan dan keterampilan yang mencakup Teori penangkapan ikan, Pengolahan hasil penangkapan hasil perikanan, baik cara tradisional seperti penggaraman ataupun cara modern. Secara garis besar jurusan ini memberikan cara-cara efektif dan efisien serta melatih penerapan dalam produksi perikanan balk laut maupun perikanan darat. 20. FAKULTAS PETERNAKAN Menitikberatkan pada pertumbuhan dan perkembangan ternak meskipun tidak dapat dipisahkan dari kesehatan ternak. Bidang ilmu peternakan lebih banyak mempelajari tentang ilmu peningkatan produksi ternak, manajemen dan tata niaga peternakan serta membuat makanan ternak. Jurusan yang ada yaitu: Jurusan ilmu produksi ternak, Ilmu nutrisi & makanan ternak, Sosial ekonomi peternakan dan Teknologi hasil ternak. Bidang pekerjaan yang dapat dimanfaatkan bagi lulusan jurusan ini adalah : Bidang pertanian, Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Pendidikan dan kebudayaan, Lembaga penelitian. 21. ILMU PRODUKSI TERNAK Memberikan pendidikan mengembangkan ternak dengan cepat. Untuk itu diperlukan pengetahuan tentang sifat khusus, adaptasi dan penyebaran jenis ternak. Di beberapa perguruan tinggi, jurusan ini masih dibagi lagi ke dalam: Ilmu produksi ternak daging, Ilmu produksi ternak perah, Ilmu produksi unggas. 22. ILMU MAKANAN TERNAK Mempelajari makanan ternak baik ternak daging, perah maupun petelur. Untuk mendapatkan produksi ternak yang ba dibutuhkan makanan yang sehat. 23. FAKULTAS KEHUTANAN Mendidik calon-calon sarjana yang mampu menguasai ilmu tumbuh-tumbuhan tropis, menguasai cara pengelolaa dan pengolahan hasil hutan untuk kesejahteraan manusia. Lapangan pekerjaan bagi lulus fakultas kehutanan antara lain di Departemen pertanian, Perdagangan, Perindustrian Transmigrasi,
13 Pendidikan dan kebudayaan Lembaga-lembaga seperti Lembaga Penelitian Hutan (LPHH), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Lembaga Penelitian Tanaman Tropis (BIOTROP) ataupun di Pelestarian dan Perlindungan Alam (PPA) PT. Perhutani 24. MANAJEMEN HUTAN Mempelajari pengetahuan pengolahan yang mencakup pengelolaan sumber daya Alam dan pengelolaan hutan aliran sungai melalui hutan yang bersangkutan. Kuliah yang diajarkan adalah : Ilmu tanah hutan, Metode statistika, Geodesi, Dendrology, Silvika, Silvikultur, Ekonomi perhutanan, Ekologi hutan, Perlindungan alam dan pembinaan margasatwa, Politik perundang-undangan hutan, Manajemen hutan, Manajemen hama hutan, Manajemen daerah sungai, Penyuluhan perhutanan, Pengelolaan sumber-sumber alam, Pemuliaan pohon-pohon hutan, Administrasi hutan dan pembinaan margasatwa. 25. TEKNOLOGI HASIL HUTAN Mempelajari teknologi hasil hutan termasuk pengambilan dan pemanfaatan. Dari Jurusan hasil hutan ini kita dapat mengetahui cara pengolahan kayu seperti pengeringan dan pengawetannya serta penggunaan kayu untuk bahan bangunan. Kuliah yang perlu dikuasai dari Teknologi hasil hutan ini adalah : Dasar-dasar eksploitasi hutan, Teknologi kayu, Ilmu hutan, Penggergajian, Anatomi kayu, Ilmu hama, Penyakit hutan, Kimia kayu, Fisika Matematika kayu, Ilmu kerja hutan, Mesin-mesin perhutanan, Pulp dan kertas Penggergajian kayu Pengawetan kayu Pengendalian kualitas kayu Penggunaan kayu untuk bahan konstruksi
14 26. FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN Mendidik calon tenaga ahli dalam bidang pengolahan hasil pertanian termasuk pengawetan dan peningkatan mutu. Sarjana teknologi pertanian diharapkan tidak saja menguasai bidang ilmu yang terdapat dalam bidangnya masing-masing, tetapi juga menguasai masalah-masalah yang berkembang akibat tumbuhnya teknologi pertanian yang relatif masih baru dikenal di Indonesia. Lapangan kerja bagi lulusan fakultas ini ada di departemen-departemen yaitu: Pertanian, Perindustrian dan perdagangan, Agraria, Transmigrasi, Koperasi, Pendidikan dan kebudayaan (staf pengajar) dan Setiap lembaga penelitian yang ingin men ingkatkan teknologi pertaniannya. 27. TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN Merupakan ilmu guna laksana yang meliputi penerapan ilmu-ilmu dan teknik pengamanan dan pemanfaatan hasil pertanian. Jurusan ini merupakan ilmu pertanian pasca panen. 28. MEKANISASI PERTANIAN Mekanisasi pertanian didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari penguasaan dan pemanfaatan bahan dan tenaga alam untuk mengembangkan daya karya manusia dalam bidang pertanian untuk kesejahteraan hidup manusia. Ruang lingkup mekanisasi pertanian meliputi bidang yang mempelajari : Mesin budidaya pertanian, Teknik tanah dan air, Bangunan pertanian fungsionil, Teknik tanah dan air, Mekanika mesin, Teknik penyediaan air dan pompa, Elektrifikasi pertanian, Mesin hasil pengolahan pertanian, Alat budi daya pertanian, Ekonomi teknik, Mekanika tanah, Irigasi dan drainase, Bangunan pertanian struktural, Perancang bangunan pertanian struktural, Mesin pengolahan pangan, Analisa teknik, Listrik pedesaan, Elektronika dan kontrol otomatis, Fisika tanah, Tata letak dan perencanaan serta perencanaan jaringan kerja.
15 D. ILMU-ILMU KEDOKTERAN Cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang penyakit, baik jasmani maupun rohani. Beberapa spesialisasi penunjang untuk ilmu kedokteran dan kesehatan diantaranya terdapat di jurusan Keperawatan, Penata Roentgen, Ilmu Gizi, dan Tenaga Elektromedik. 1. FAKULTAS KEDOKTERAN Di fakultas kedokteran dibutuhkan ilmu dasar yang kuat seperti: Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Dalam kurikulum fakultas kedokteran, ilmu dasar diberikan pada tingkat persiapan. Sampai tingkat sarjana, diberikan kuliah dasar seperti: Ilmu penyakit umum, Histologi, Anatomi, Ilmu faal, Biokimia, Parasitologi, Patologi, Farmakologi, dan Mikrobiologi. Pada tingkat terakhir diberikan mata kuliah yang lebih khusus seperti: Ilmu penyakit dalam, Ilmu kesehatan anak, Ilmu bedah, Ilmu kebidanan dan Penyakit kandungan, Ilmu kedokteran jiwa dan Ilmu kesehatan masyarakat. Lapangan kerja untuk lulusan fakultas kedokteran selain di bidang pengobatan dan menjadi dokter praktek juga di lapangan pendidikan dan penelitian di rumah sakit atau lembaga kesehatan. 2. FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI Cabang ilmu kedokteran yang khusus mempelajari penyakit dan kelainan kesehatan gigi. Dalam kurikulum fakultas kedokteran gigi dipelajari mata kuliah dasar seperti : Biologi, Kimia, Fisika, Mata kuliah dasar bidang kedokteran umum seperti ilmu faal, histologi dan sebagainya. Selain itu dipelajari mata kuliah pokok yang berkaitan dengan masalah gigi dan mulut. Lapangan kerja bagi lulusan kedokteran gigi adalah di rumah sakit, pendidik dan peneliti. 3. FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
16 Fakultas ini terdiri dari berapa jurusan, yang penjurusannya akan dilakukan setelah beberapa semester belajar. Ada tujuh jurusan yang ditawarkan di fakultas ini. Kesehatan Lingkungan Administrasi Kebijakan Kesehatan Kependudukan dan Bio Statistik Epidemologi Gizi Kesehatan Masyarakat Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kesehatan dan Ilmu Perilaku a. KESEHATAN LINGKUNGAN Mempelajari hubungan interaksi antara komponen-komponen lingkungan dengan manusia dan makhluk hidup lainnya yang mempunyai kaitan denga dunia kesehatan. Oleh sebab itu mata kuliah yang diberikan bertujuan untuk membekali para mahasiswa agar memiliki kemampuan di dalam menganalisis identitas dan kuantitas parameter-parameter kualitas lingkungan, mengkaji, mengendalikan dan menanggulangi dampak terhadap kesehatan. b. ADMINISTRASI KEBIJAKAN KESEHATAN Mempelajari prinsip dan analisa kebijakan kesehatan dan aplikasinya untuk mengambil keputusan, proses perencanaan dan evaluasi program kesehatan makro maupun mikro, aplikasi manajemen yang relevan bagi organisasi kesehatan, aplikasi ilmu ekonomi dan asuransi pada bidang kesehatan. c. KEPENDUDUKAN DAN BIOSTATISTIK Mempelajari cara merancang, melaksanakan dan menganalisis penelitian kesehatan dan sistem informasi kesehatan dengan memanfaatkan teknologi informasi sesuai dengan kaidah statistika. d. EPIDEMOLOGI Mempelajari cara merancang, memonitor dan melaksanakan program kesehatan dengan pendekatan kuantitatif, mengidentifikasi masalah kesehatan di masyarakat yang membutuhkan intervensi, penyuluhan, mencegah munculnya masalah kesehatan, dan menyajikan laporan hasil pengamatan dan penelitian kesehatan. e. GIZI KESEHATAN MASYARAKAT Mempelajari ketrampilan khusus bidang gizi yakni kemampuan untuk mengelola program gizi mulai dari merencanakan sampai kepada evaluasinya, garapan yang cukup luas seperti: Pencegahan kegemukan, Ibu dan anak Gizi wanita dan Kesehatan reproduksi. f. KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Mempelajari perlindungan dan pencegahan kepada pekerja dan lingkungannya, bahaya yang muncul di tempat kerja serta upaya-upaya untuk menyelaraskan aspek pekerja dengan jenis pekerjaan dan lingkungan kerja agar tercapai hasil yang optimal. g. KESEHATAN DAN ILMU PERILAKU Yang dipelajari di jurusan ini berkaitan dengan masalah: Komunikasi kehumasan kesehatan,
17 Psikologi, Sosiologi kesehatan, Antropologi kesehatan Teknologi pendidikan dan perilaku pengembangan Organisasi Lulusan dari Fakultas Kesehatan masyarakat ini bisa memilih profesi sebagai : Instruktur, Konselor, Peneliti, Konsultan bidang kesehatan masyararakat h. FAKULTAS ILMU PERAWATAN Sebelum menjadi fakultas yang mandiri, ilmu keperawatan dahulunya adalah program studi di fakultas kedokteran. Sebagaimana kedokteran, program pendidikan di ilmu keperawatan dilaksanakan dua tahap: Tahap program akademik Tahap program profesi Sumber: - Tempo, Universitas Swasta Terbaik, Panduan Memilih Perguruan Tinggi
C. KURIKULUM. SEMESTER 2 NO KODE MATA KULIAH WAJIB SKS AT201 Agama Islam AT202 Agama Katholik 1 AT203 Agama Kristen
C. KURIKULUM 1. PRODI AGROTEKNOLOGI SEMESTER 1 1 AT101 Pendidikan Pancasila 2 0 2 AT102 Pendidikan Kewarganegaraan 2 0 3 AT103 Pengantar Ilmu Pertanian 2 0 4 AT104 B o t a n i 2 1 5 AT105 Agroklimatologi
Daftar Pekerjaan Sesuai Jurusan Kuliah
Daftar Pekerjaan Sesuai Jurusan Kuliah Daftar pekerjaan sesuai jurusan kuliah berikut ini akan membantu Anda dalam memilih jurusan fakultas tertentu secara tepat. Pasalnya, pilihan jurusan di tempat Anda
Lampiran 1 No Program Studi Jen. Kode No Program Studi Jen. Kode Ilmu Kedokteran S-3
Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Lampiran 1 : Daftar nama, jenjang dan kode program studi. Nomor : 163/DIKTI/Kep/2007 Tanggal : 29 November 2007 1 Ilmu Kedokteran S-3 11-001 2 Ilmu
LAMPIRAN KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL
LAMPIRAN KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL DAFTAR RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL DAN PENJELASANNYA 1. Rumpun Fisika, Kimia dan
Kode Rumpun Level 100 MATEMATIKA DAN ILMU
100 MATEMATIKA DAN ILMU 1 PENGETAHUAN ALAM (MIPA) 110 ILMU IPA 111 Fisika 11 Kimia 11 Biologi (dan Bioteknologi Umum) 114 Bidang Ipa Lain Yang Belum 10 MATEMATIKA 11 Matematika 1 Statistik 1 Ilmu Komputer
LAMPIRAN 1. DAFTAR RUMPUN ILMU
LAMPIRAN 1. DAFTAR RUMPUN ILMU KODE RUMPUN LEVEL 100 MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) 1 110 ILMU IPA 2 111 Fisika 3 112 Kimia 3 113 Biologi (dan Bioteknologi Umum) 3 114 Bidang Ipa Lain Yang
BAB V KURIKULUM PROGRAM SARJANA A. JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN
BAB V KURIKULUM PROGRAM SARJANA 1. PROGRAM STUDI AGRONOMI A. JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN SEMESTER I SEMESTER II 1. UNU 10X Pendidikan Agama I 2/0 1. UNU 122 Ilmu Sosial Dasar 2/0 2. UNU 110 Pendidikan Pancasila
NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN BIDANG ILMU DALAM RUMPUN
NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN DALAM RUMPUN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTRIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2012 NAMA RUMPUN ILMU, SUB RUMPUN ILMU DAN DALAM RUMPUN RUMPUN KODE LEVEL RUMPUN
Kurikulum Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Edisi 2008
LAMPIRAN I : Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan R.I. Nomor KEP. 06/MEN/2008 Tentang Kurikulum Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Edisi 2008 Kurikulum Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Edisi 2008 Struktur
SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR Nomor : 027/K13/PP/2007. Tentang
SALINAN KEPUTUSAN REKTOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR Nomor : 027/K13/PP/2007 Tentang PENETAPAN MAYOR PADA PROGRAM PENDIDIKAN PASCASARJANA KURIKULUM SISTEM MAYOR-MINOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR REKTOR INSTITUT
TES DIAGNOSTIK SUPER INTENSIF SBMPTN 2016 SOSIOLOGI SEJARAH GEOGRAFI EKONOMI
TES DIAGNOSTIK SUPER INTENSIF SBMPTN 2016 KODE 320 TES KEMAMPUAN DASAR (TKD) SOSHUM SOSIOLOGI SEJARAH GEOGRAFI EKONOMI KODE PILIHAN PROGRAM STUDI (VERSI BINTANG PELAJAR) UNIVERSITAS INDONESIA 001 Pendidikan
WILAYAH BARAT. LAMPIRAN 3. Kode, Nama Dan Daya Tampung Program Studi Kelompok IPA BUKU PANDUAN PESERTA SNMPTN KODE PROGRAM STUDI DAYA TAMPUNG
BUKU PANDUAN PESERTA SNMPTN 2008 18 LAMPIRAN 3. Kode, Nama Dan Daya Tampung Program Studi Kelompok IPA WILAYAH BARAT UNIVERSITAS SYIAH KUALA 110146 Kedokteran Hewan 125 110347 Teknik Sipil 120 110444 Teknik
Rumpun Ilmu. Kode Rumpun Select 100 MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) 140 ILMU TANAMAN. Klik pada tanda + untuk memilih.
Rumpun Ilmu Klik pada tanda + untuk memilih. Kode Rumpun Select 100 MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) 111 Fisika 112 Kimia 113 Biologi (dan Bioteknologi Umum) 114 Bidang Ipa Lain Yang Belum Tercantum
KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN BIDANG ILMU
LAMPIRAN 4 RUMPUN, SUB RUMPUN DAN I II III IV V VI RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) RUMPUN ILMU TANAMAN RUMPUN ILMU HEWANI RUMPUN ILMU KEDOKTERAN RUMPUN ILMU KESEHATAN RUMPUN ILMU TEKNIK
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 437/P/SK/HT/2010
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 437/P/SK/HT/2010 TENTANG PENATAAN DAN PENETAPAN KEMBALI IZIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DI UNIVERSITAS GADJAH MADA REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA, Menimbang
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN INTAN JAYA KEPALA DINAS U P T D. Untuk salinan yang sah sesuai dengan yang asli
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN INTAN JAYA LAMPIRAN I : Peraturan Daerah Kabupaten Intan Jaya PENDIDIKAN DASAR PENDIDIKAN MENENGAH PERTAMA PENDIDIKAN MENENGAH ATAS PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH KURIKULUM DAN TENAGA
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI
PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI SEMESTER I (21 SKS) Kode MATA KULIAH Bobot SKS AET1011 Ilmu Sosial dan Budaya Dasar 2 (2-0) AET1021 Pengantar Ilmu Pertanian 2 (2-0) AET1031 Bahasa Indonesia 2 (2-0) AET1041
TENTANG PENATAAN DAN PENETAPAN KEMBALI IZIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DI UNIVERSITAS GADJAH MADA REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA,
KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 526/P/SK/HT/2008 TENTANG PENATAAN DAN PENETAPAN KEMBALI IZIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DI UNIVERSITAS GADJAH MADA REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA, Menimbang
KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN BIDANG ILMU
KODING RUMPUN, SUB RUMPUN DAN I II III IV V VI RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) RUMPUN ILMU TANAMAN RUMPUN ILMU HEWANI RUMPUN ILMU KEDOKTERAN RUMPUN ILMU KESEHATAN RUMPUN ILMU TEKNIK
JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL 2017/2018 PROGRAM STUDI S-1 FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNDIP
JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL 2017/2018 PROGRAM STUDI S-1 FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNDIP No Hari Jam Mata Kuliah P.S. Kls smt Jml R 1 SELASA 08.00-09.40 Biologi Pet C I 46 D1.01 5-Dec-17 BPFR
KEPALA DINAS BIDANG PENDIDIKAN DASAR SEKSI PENGEMBANGAN DATA PENDIDIKAN SEKSI TAMAN KANAK-KANAK SEKSI SEKOLAH MENENGAH ATAS SEKSI SEKOLAH DASAR
LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH BAGAN SUSUNAN ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH UMUM, PENGEMBANGAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN PENDIDIKAN DASAR PENDIDIKAN MENENGAH
BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER
BEBAN STUDI SESUAI INDEKS PRESTASI (IP) SEMESTER Ketentuan beban studi yang boleh diambil pada semester berikutnya diberikan dalam tabel di bawah ini. IP semester yang diperoleh Beban studi dalam semester
Kelompok Saintek. Passing Grade Sbmptn. Untuk Persiapan Ujian Tulis. Sbmptn 2014 Oleh Team UjianTulis.com. Passing Grade Saintek Memuat Fakultas :
Passing Grade Sbmptn Kelompok Saintek Untuk Persiapan Ujian Tulis Passing Grade Saintek Memuat Fakultas : Sbmptn 2014 Oleh Team UjianTulis.com 1) FMIPA 2) Kedokteran 3) Teknik Sipil 4) Pertanian @ujiantulis.com
PASSING GRADE SNMPTN KEMAMPUAN IPA WILAYAH BARAT KODE PROGRAM STUDI % PG (4B S) SOAL
PASSING GRADE SNMPTN KEMAMPUAN IPA WILAYAH BARAT KODE PROGRAM STUDI % PG (4B S) SOAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 120141 Pend. Matemetika 24.83 149 38 120446 Pend. Kimia 23.67 142 36 121345 Matematika 23.50
KONSERVASI BIODIVERSITAS DAN LINGKUNGAN HIDUP : DIMANDATKAN KEPADA SIAPA? 1) OLEH: SAMBAS BASUNI 2)
KONSERVASI BIODIVERSITAS DAN LINGKUNGAN HIDUP : DIMANDATKAN KEPADA SIAPA? 1) LATAR BELAKANG OLEH: SAMBAS BASUNI 2) Departemenisasi (penataan departemen) dan pemberlakukan kurikulum mayorminor yang digulirkan
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 33 TAHUN 2016 TENTANG KODE UNIT KERJA FAKULTAS, PASCASARJANA, LEMBAGA, DAN UNIT PELAKSANA TEKNIS
PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 33 TAHUN 2016 TENTANG KODE UNIT KERJA FAKULTAS, PASCASARJANA, LEMBAGA, DAN UNIT PELAKSANA TEKNIS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA,
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 7 TAHUN 2012 KEPALA DINAS BIDANG
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 7 TAHUN 2012 KELOMPOK JABATAN TK/SD PENDIDIKAN MENENGAH PENDIDIKAN NON FORMAL PMPTK PENGOLAHAN
SUBBAGIAN UMUM BIDANG BINA PERIBADATAN SEKSI PEMBINAAN HUKUM SYARIAT ISLAM SEKSI PENATAAN SARANA SEKSI KERJASAMA ANTAR LEMB.
TATAKERJA DINAS SYARIAT ISLAM LAMPIRAN I QANUN PERENCANAAN, EVALUASI BINA PERIBADATAN BINA SYARIAT ISLAM DAKWAH DAN SYIAR ISLAM PEMBINAAN PERIBADATAN PENATAAN SARANA PEMBINAAN HUKUM SYARIAT ISLAM KERJASAMA
K E P U T U S A N DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 163/DIKTI/KEP/2007
SALINAN K E P U T U S A N DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 163/DIKTI/KEP/2007 tentang PENATAAN DAN KODIFIKASI PROGRAM STUDI PADA PERGURUAN TINGGI
KURIKULUM PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN ANGKATAN 2012, 2013, 2014, 2015 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNMUL
KURIKULUM PROGRAM STUDI BUDIDAYA PERAIRAN ANGKATAN 0, 0, 04, 0 Jumlah SKS minimum yang harus ditempuh : 48 SKS Indeks Prestasi Kumulatif :,0 : Maksimum (tujuh) tahun, dimungkinkan kurang dari 4 (empat)
BUPATI BATANG HARI A. FATTAH
LAMPIRAN I NOMOR 3 TAHUN 2008 SUSUNAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROGRAM PENDIDIKAN DASAR PENDIDIKAN MENENGAH DAN PERGURUAN TINGGI PENDIDIKAN NON FORMAL DAN KEBUDAYAAN Data dan Informasi Sekolah Dasar
LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH KABUPATEN PACITAN NOMOR : 2 0 T A H U N TANGGAL :
STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH PENDIDIKAN TK DAN SD PENDIDIKAN SMP DAN SM TENAGA PENDIDIKAN PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH PENGAJARAN TK DAN SD PENGAJARAN SMP DAN SM TENAGA
JABATAN FUNGSIONAL. Kelengkapan Administrasi Kenaikan Pangkat Pilihan bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu : DAFTAR JABATAN FUNGSIONAL
JABATAN FUNGSIONAL Ketentuan mengenai angka kredit untuk kenaikan pangkat pilihan bagi PNS yang menduduki jabatan fungsional tertentu ditetapkan oleh Menteri yang bertanggungjawab dibidang pendayagunaan
PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG
PEMERINTAH KABUPATEN SAMPANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN SAMPANG NOMOR : 11 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SAMPANG, Menimbang : a. bahwa
BAGAN STRUKTUR DINAS PENDIDIKAN DASAR DAN KEBUDAYAN KABUPATEN MIMIKA
LAMPIRAN I Peraturan Daerah Kabupaten Mimika BAGAN STRUKTUR DINAS PENDIDIKAN DASAR DAN KEBUDAYAN KABUPATEN MIMIKA PENDIDIKAN USIA DINI (PAUD) DAN SEKOLAH DASAR PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA TENAGA
PEMERINTAH KABUPATEN POSO
1 PEMERINTAH KABUPATEN POSO PERATURAN DAERAH KABUPATEN POSO NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI POSO, Menimbang Mengingat : a. bahwa
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG
PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH NOMOR 6 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA
Inilah Cara Untuk Mengetahui Linearitas Jurusan Menurut DIKTI
Inilah Cara Untuk Mengetahui Linearitas Jurusan Menurut DIKTI Sebuah perbincangan hangat diantara para lulusan perguruan tinggi yang hendak melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi baik S2 maupun
KURIKULUM FAKULTAS PERTANIAN UNBAR PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI
KURIKULUM FAKULTAS PERTANIAN UNBAR PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI Kode Kode SEM No Mata Kuliah sks MK SEM No Mata Kuliah sks MK I 1 Pendidikan Agama 2 MPK1101 V 1 Komputer Aplikasi 3 MKK1526 2 Pancasila 2
BUPATI WAKIL BUPATI SEKRETARIS DAERAH ASISTEN PEREKONOMIAN DAN PEMBANGUNAN BAGIAN ADMINISTRASI SUMBER DAYA ALAM BAGIAN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN
LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH NOMOR : 13 TAHUN 2008 TANGGAL : 8 MEI 2008 STRUKTUR ORGANISASI DAERAH BUPATI WAKIL BUPATI STAF AHLI : 1. EKONOMI DAN PEMBANGUNAN 2. HUKUM DAN POLITIK. 3. PEMERINTAHAN SEKRETARIS
JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN
JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN Tujuan Pendidikan Tujuan Pendidikan yang diselenggarakan Jurusan Budi Daya Pertanian ialah mempersiapkan Sarjana Pertanian yang ahli dan terampil dalam usaha penyediaan dan pengawasan
Kode Rumpun Level 100 MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (MIPA) ILMU IPA 2
NO DEFINISI/STATUS INDIKATOR 5 Validasi prototipe/produk/karya seni skala studio (Studio Scale Prototype). 6 Pengujian Lapangan Prototipe/produk/karya seni Skala Studio 7 Pengujian Lapangan Prototipe/produk/karya
KEBUTUHAN TENAGA DOSEN TETAP NON PEGAWAI NEGERI SIPIL UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN 2011
KEBUTUHAN TENAGA DOSEN TETAP NON PEGAWAI NEGERI SIPIL UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN 2011 No. Fakultas/Program Jurusan/Program Studi Jenjang Pendidikan 1. Fakultas Hukum Ilmu Hukum/Hukum Perdata (Hukum Adat)
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTABARU DINAS PENDIDIKAN PROGRAM UMUM PENDIDIKAN DASAR PENDIDIKAN MENENGAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DAN PENDIDIKAN FORMAL
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT BUPATI GARUT LD. 7 2012 R PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT NOMOR 7 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN
KEPALA DINAS KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL BUPATI ACEH TIMUR, U P T D. dto MUSLIM HASBALLAH
TATAKERJA DINAS SYARIAT ISLAM KABUPATEN ACEH TIMUR.------------------ LAMPIRAN I QANUN KABUPATEN ACEH TIMUR. PERENCANAAN, EVALUASI BINA PERIBADATAN BINA SYARIAT ISLAM DAKWAH DAN SYIAR ISLAM PENGELOLAAN
KURIKULUM 2013 PRODI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN
SEMESTER I 1 100101 OLAH RAGA I 1 1 2 100092 WIDYA MWAT YASA 2 2 3 130012 PENGANTAR ILMU PERTANIAN 2 2 4 132012 KIMIA 2 2 5 132021 PRAKTIKUM KIMIA 1 1 6 132032 TEKNOLOGI BUDIDAYA TANAMAN 2 2 7 132041 PRAKTIKUM
Fisiologi Ternak Pet A II 50 D1.01
JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2016/2017 PROGRAM STUDI S-1 FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNDIP No Hari Jam Mata Kuliah P.S. Kls smt Jml R 1 SELASA 08.00-09.40 Fisiologi Ternak Pet B II 50 D1.01
STANDAR NASIONAL PENELITIAN
STANDAR NASIONAL PENELITIAN STANDAR ISI STANDAR NASIONAL PENELITIAN STANDAR PENELITI 6 5 STANDAR PENGELOLAAN 4 STANDAR HASIL 1 STANDAR PENILAIAN 3 STANDAR PROSES 2 7 STANDAR PEMBIAYAAN DAN PENDANAAN 8
Sebelum membaca postingan ini, apa yang kalian ketahui tentang ilmu Kimia? Dan apa itu Kimia?Oke, let s learn it!
Yuk, Belajar Kimia! Yuk, Belajar Kimia! Sebelum membaca postingan ini, apa yang kalian ketahui tentang ilmu Kimia? Dan apa itu Kimia?Oke, let s learn it! Setiap orang mempunyai pandangan tersendiri terhadap
TABEL KELOMPOK MAP. S.1 Kesehatan Masyarakat Peminatan Administrasi Kebijakan Kesehatan
I D.IV/S.1/S.2 JABATAN KESEHATAN (HIJAU) Pertama Dokter Gigi Pertama Dokter Gigi Pertama Entomolog Kesehatan Pertama Entomolog Kesehatan Pertama Fisikawan Medis Pertama Fisikawan Medis Pertama Fisioterapis
RINCIAN TAMBAHAN ALOKASI FORMASI CPNS DAERAH TAHUN ANGGARAN 2010
LAMPIRAN PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH TAHUN 00 NOMOR : 8.3/7345/BKD/00 TANGGAL : 3 November 00 RINCIAN TAMBAHAN ALOKASI CPNS DAERAH TAHUN ANGGARAN 00 NO NAMA KUALIFIKASI PENDIDIKAN
KEPALA DINAS BIDANG PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN BIDANG TANAMAN PANGAN BIDANG TANAMAN HORTIKULTURA BIDANG PETERNAKAN
DINAS PERTANIAN KEPEG DAN KEU TANAMAN PANGAN TANAMAN HORTIKULTURA PETERNAKAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL PERTANIAN SARANA PRASARANA TANAMAN PANGAN SARANA PRASARANA TANAMAN HORTIKULTURA SARANA PRASARANA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.568, 2015 KEMEN-KP. Politeknik Kelautan dan. 2015. Kurikulum. Pencabutan. PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8/PERMEN-KP/2015 TENTANG
PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8/PERMEN-KP/2015 TENTANG KURIKULUM POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN EDISI 2015
PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8/PERMEN-KP/2015 TENTANG KURIKULUM POLITEKNIK KELAUTAN DAN PERIKANAN EDISI 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah dengan U
- 1 - PEMERINTAH KABUPATEN MOJOKERTO PERATURAN DAERAH KABUPATEN MOJOKERTO NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN MOJOKERTO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk mewadahi keberadaan dan sekaligus
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 87 TAHUN 1999 TENTANG RUMPUN JABATAN FUNGSIONAL PEGAWAI NEGERI SIPIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk mewadahi keberadaan dan sekaligus
DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : 802/UN27.7/PP/2014 TENTANG
DEKAN FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : 802/UN27.7/PP/2014 TENTANG PROFIL, KOMPETENSI, DAN KURIKULUM FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET TAHUN 2014 DEKAN FAKULTAS PERTANIAN
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN BIOLOGI BAB III KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM. Dra. Ely Rudyatmi, M.
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2016 MATA PELAJARAN/PAKET KEAHLIAN BIOLOGI BAB III KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM Dra. Ely Rudyatmi, M.Si Dra. Endah Peniati, M.Si Dr. Ning Setiati,M.S KEMENTERIAN PENDIDIKAN
LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 20 TAHUN 2008 TANGGAL 25 SEPTEMBER 2008
LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 20 TAHUN 2008 DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BINA PENDIDIKAN TK/SD BINA PENDIDIKAN SMP/SMA/SMK PENDIDIKAN
DAFTAR KODE DAN NAMA PROGRAM STUDI PERGURUAN TINGGI ASAL (K46)
DAFTAR KODE DAN NAMA PROGRAM STUDI PERGURUAN TINGGI ASAL (K46) KODE NAMA PROGRAM STUDI JENJANG 11608 TEKNIK TRANSFUSI DARAH D1 20601 ELEKTRONIKA D1 20602 TELEKOMUNIKASI D1 20603 TEKNIK LISTRIK D1 21601
Kode Unit Kerja IPB KODE UNIT KERJA IPB
Kode Unit Kerja IPB KODE UNIT KERJA IPB No Unit Kode 1 Rektor, Wakil Rektor, Sekretaris Institut IT3 2 Majelis Wali Amanat IT3.MWA 3 Senat Akademik IT3.SA 4 Dewan Audit IT3.DA 5 Dewan Guru Besar IT3.DGB
KEPALA DINAS. Subbagian Perencanaan Program. Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus. Seksi. Kurikulum dan Pembelajaran
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI RIAU 1 : PERATURAN DAERAH PROVINSI RIAU PAUD dan Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Non
No Hari Jam Mata Kuliah P.S. Kls smt Jml R 1 SENIN Fisiologi Ternak Pet E II 71 D May-18 Ransum Ruminansia Pet C IV 46 D1.
JADWAL UJIAN AKHIR SEMESTER GENAP 2017/2018 PROGRAM STUDI S-1 FAKULTAS PETERNAKAN DAN PERTANIAN UNDIP No Hari Jam Mata Kuliah P.S. Kls smt Jml R 1 SENIN 08.00-09.40 Fisiologi Ternak Pet E II 71 D3.01 28-May-18
Wisata Kampus IPB Darmaga
Wisata Kampus IPB Darmaga Daftar Alamat Inventarisasi Program Wisata di Kampus IPB Darmaga Nomor : 066 /AET-IPB/SL/IN/2010 Tanggal 13 Juli 2010 No Alamat Penerima/Instansi Fakultas Pertanian 1. Kepala
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 SUB BAGIAN UMUM SEKSI
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI LAMPIRAN I PERATURAN DAERAH KABUPATEN GARUT DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN GARUT NOMOR 23 TAHUN 2008 KELOMPOK JABATAN TK/SD PENDIDIKAN MENENGAH PENDIDIKAN NON FORMAL PMPTK PENGOLAHAN
Geografi LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN II. K e l a s. xxxxxxxxxx Kurikulum 2006/2013
xxxxxxxxxx Kurikulum 2006/2013 Geografi K e l a s XI LINGKUNGAN HIDUP DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN II Tujuan Pembelajaran Setelah mempelajari materi ini, kamu diharapkan memiliki kemampuan berikut. 1.
Ruang A. Reviewer : Dr. Ir. Suyatman, M.Eng. Aswin Indraprastha, ST., MT., Ph.D. Fakultas/ Sekolah. Kelompok Keahlian. No Waktu
Ruang A Dr. Ir. Suyatman, M.Eng. Aswin Indraprastha, ST., MT., Ph.D. 1 08.00-08.10 FITB Geodesi 2 08.10-08.20 FITB Geologi 3 08.20-08.30 FITB Geologi Terapan 4 08.30-08.40 FITB Inderaja dan Sains Informasi
PEMERINTAH KABUPATEN KETAPANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN KETAPANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DINAS DAERAH KABUPATEN KETAPANG
PEMERINTAH KABUPATEN KETAPANG PERATURAN DAERAH KABUPATEN KETAPANG NOMOR 11 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DINAS DAERAH KABUPATEN KETAPANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KETAPANG, Menimbang : a.
V. KURIKULUM PROGRAM SARJANA
1. Program Studi Agronomi V. KURIKULUM PROGRAM SARJANA A. JURUSAN BUDIDAYA PERTANIAN I 1 UNU 1000- Pendidikan Agama 1 UNU 000 Pendidikan Kewarganegaraan 100 MKS 1001 Kimia Organik UNU 1100 Pendidikan Pancasila
List of subjects offered by the. Forestry Faculty (Fakultas Kehutanan)
List of subjects offered by the Forestry Faculty (Fakultas Kehutanan) This list does not indicate subjects by semester However, you can get some indication of which semester subjects are offered in, by
KEPALA DINAS. Subbag Penyusunan Program dan Pelaporan. Bidang Perlindungan Tanaman dan Pembinaan Usaha. Seksi Identifikasi dan Pengendalian OPT
SUSUNAN ORGANISASI DANTATA KERJA DINAS PERKEBUNAN LAMPIRAN PERATURAN DAERAH Bidang Prasarana dan Sarana Bidang Produksi Bidang Perlindungan Tanaman dan Pembinaan Usaha Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil
Daftar Program Studi Program Pascasarjana Semester Genap T.A. 2016/2017
Daftar Program Studi Program Pascasarjana Semester Genap T.A. 2016/2017 Prodi S2 (Biaya Pendaftaran Rp 500.000,00) NO PROGRAM STUDI TELEPON WEBSITE SYARAT/TES KHUSUS FAKULTAS BIOLOGI 1 S2 BIOLOGI 0274-546860
PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN
PEMERINTAHAN KABUPATEN BINTAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN BINTAN NOMOR 7 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DINAS DAERAH KABUPATEN BINTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BINTAN, Menimbang
KETENTUAN UMUM PERATURAN ZONASI. dengan fasilitas dan infrastruktur perkotaan yang sesuai dengan kegiatan ekonomi yang dilayaninya;
Lampiran III : Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor : 21 Tahun 2012 Tanggal : 20 Desember 2012 Tentang : RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN BULUKUMBA TAHUN 2012 2032 KETENTUAN UMUM PERATURAN ZONASI
BAGAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI
BAGAN SUSUNAN ORGANISASI SEKRETARIAT DAERAH LAMPIRAN 1 BUPATI BANYUWANGI WAKIL BUPATI BANYUWANGI DAERAH STAF AHLI KELOMPOK JABATAN ASISTEN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN ASISTEN ADMINISTRASI PEMBANGUNAN DAN
Biaya Pendidikan Program Magister (S2) Tahun Akademik 2011/2012
No. Biaya Pendidikan Program Magister (S2) Tahun Akademik 2011/2012 SPP Biaya Thesis Fakultas/Departemen/Program Studi Sem. 1 s.d 3 Sem. 4 s.d 6 Sem. 7 s.d 8 Tahap I Tahap II Fakultas Pertanian Departemen
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2005 TENTANG UNIT ORGANISASI DAN TUGAS ESELON I KEMENTERIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2005 TENTANG UNIT ORGANISASI DAN TUGAS ESELON I KEMENTERIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PSB NON AKADEMIK UNDANGAN SNMPTN Ilmu Hukum (Kelas Bhs. Indonesia) Ilmu Hukum (Kelas Bhs.
PSB N AKADEMIK 1 FAKULTAS HUKUM 562012 Ilmu Hukum (Kelas Bhs. Indonesia) 1.788 1.434 16 693 3.931 Ilmu Hukum (Kelas Bhs. Inggris) 166 166 S2 Magister Ilmu Hukum 0 S2 Magister Kenotariatan 0 S3 Doktor Ilmu
Kurikulum Program Studi S1 Gizi secara nasional dikelompokkan menjadi: A. Kurikulum Inti ( SKS)
Kurikulum Program Studi S1 Gizi secara nasional dikelompokkan menjadi: A. Kurikulum Inti (94-144 SKS) 1. Kelompok Ilmu Biomedik (15-25 SKS) a. Biologi (2-3 SKS) b. Kimia (organik dan anorganik) (3-6 SKS)
BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH
BAB VIII PROGRAM PEMBANGUNAN DAERAH Pada bab ini akan disampaikan seluruh program dalam RPJMD 2013-2017 baik yang bersifat Program Unggulan maupun program dalam rangka penyelenggaraan Standar Pelayanan
UNIVERSITAS PADJADJARAN
BIOLOGI DASAR Bab 1 PENDAHULUAN TIM DOSEN BIOLOGI DASAR JURUSAN BIOLOGI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PADJADJARAN 1 Definisi biologi Biologi (bios hidup + logos ilmu): ilmu
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN MADIUN
BUPATI MADIUN SALINAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN MADIUN NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN MADIUN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI MADIUN, Menimbang : a. bahwa berdasarkan
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal , 3 dan 4. 1, 2 dan 3. 1, 5 dan 6. 2, 3 dan 4.
SMA/MA IPS kelas 10 - GEOGRAFI IPS BAB 1. Pengetahuan Dasar Geografilatihan soal 1.7 1. Ilmu penunjang geografi : 1. SIG 2. Geologi 3. Demografi 4. Pedologi 5. Penginderaan jauh 6. Kartografi Yang termasuk
REKAPITULASI VALIDASI LAPORAN EVALUASI PROGRAM STUDI UNIVERSITAS INDONESIA TAHUN AKADEMIK 2008 SEMESTER 1
FAKULTAS KEDOKTERAN 01 20081 001002 01 A 11001 ILMU KEDOKTERAN 20021 2 2 V 186 4 38 124 138 38 53 7.90 5.40 56 75 100 02 20081 001002 01 A 11002 ILMU KEDOKTERAN DASAR 20021 2 2 V 78 6 39 79 63 39 26 11.10
-1- KURIKULUM TAHUN 2010 PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MULAWARM AN
-1- KURIKULUM TAHUN 2010 PROGRAM STUDI AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MULAWARM AN Persyaratan Penyelesaian Studi: Jumlah SKS yang diambil : 146 160 Jumlah SKS Wajib : 130 untuk BK Agronomi
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN CIREBON
LEMBARAN DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 5 TAHUN 2008 SERI D.4 PERATURAN DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 5 5TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DINAS DAERAH KABUPATEN CIREBON DENGAN RAHMAT TUHAN YANG
STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT KEPALA DINAS
LAMPIRAN I : PERATURAN DAERAH STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN PERENCANAAN PROGRAM, EVALUASI DAN PELAPORAN TK DAN PENDIDIKAN DASAR PENDIDIKAN MENENGAH DAN KEJURUAN PENDIDIKAN NON FORMAL DAN INFORMAL
Rincian Jumlah Mahasiswa UB Keadaan 31 Januari 2012
Rincian Jumlah Mahasiswa UB Keadaan 31 Januari 2012 Count of NAM FAK STRATA PROGRAM STUDI 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 Grand Total FE D3 Akuntansi 4 4 D3 Total 4 4 S1 Akuntansi
PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG
PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI KEPULAUAN RIAU DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR
Tembusan: 3. Kepala BOSDM LIPI; 4. Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BATAN 5. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG 6.
Tembusan: 3. Kepala BOSDM LIPI; 4. Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BATAN 5. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan BMKG 6. Kepala Pusat Penelitian, Informasi dan Kerjasama Badan Informasi
DINAS PETERNAKAN KABUPATEN KUPANG. Bagian Pertama. Dinas. Pasal 21
DINAS PETERNAKAN KABUPATEN KUPANG Bagian Pertama Dinas Pasal 21 Dinas Peternakan mempunyai tugas pokok membantu Bupati dalam melaksanakan sebagian urusan wajib yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah
GUBERNUR BALI PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG
GUBERNUR BALI PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 4 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH PROVINSI BALI NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PERANGKAT DAERAH DENGAN
PERATURAN DAERAH KABUPATEN SINJAI NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN SINJAI
PERATURAN DAERAH KABUPATEN SINJAI NOMOR 18 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS DAERAH KABUPATEN SINJAI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI SINJAI, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan
FORMASI PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL 2010 DARI PELAMAR UMUM
Lampiran Pengumuman Nomor : 00001.Pm/72/SJP/2010 NO UNIT, LOKASI UNIT KERJA, LOKASI NAMA JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN GOL. RUANG JUMLAH 1 2 3 4 5 6 7 8 I SEKRETARIAT JENDERAL Biro Perencanaan dan Kerjasama,
RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1
RINCIAN ANGGARAN PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI DAN JENIS Halaman : 1 001 MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT 21.106.197 305.536.058 24.747.625 0 351.389.880 13.550.500
BUPATI DONGGALA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI DONGGALA,
BUPATI DONGGALA PERATURAN DAERAH KABUPATEN DONGGALA NOMOR 8 TAHUN 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPATEN DONGGALA NOMOR 12 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DINAS-DINAS
