SIMAK UI 2009 Bahasa Indonesia
|
|
|
- Suparman Hadiman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 SIMAK UI 2009 Bahasa Indonesia Kode Soal 962 Doc. Name: SIMAKUI2009IND962 Doc. Version : halaman Kalimat yang ditulis secara baku adalah. (A) Kemarin saudara saya dirawat dirumah sakit (B) Sudahkah anda membaca Media Indonesia hari ini? (C) Pamanku yang tinggal di bandung sudah 2 kali naik haji. (D) P. Ari Subagio M. Hum sedang mengambil S-3 di UGM. (E) Mereka mendaki gunung Gede, pada saat hujan lebat. 22. Makna kata yang bergaris bawah pada kalimat Ia memukul-mukul meja sama dengan makna kata pada kalimat. (A) Buah-buahan segar sangat baik untuk kesehatan (B) Kedua pihak tarik-menarik dalam menghadapi kasus itu. (C) Mereka harus masuk berdua-dua kedalam ruangan itu. (D) Mereka hanya dapat menggeleng-geleng kepala saat melihat kejadian itu. (E) Saksi pengadilan itu membawa-bawa nama pejabat. 24. Makna gabungan kata merdeka berdaulat dapat juga dilihat pada gabungan kata dalam kalimat. (A) Mereka mengobrol sambil sesekali berseda gurau (B) Kami merasa senasib sepenanggungan (C) Orang itu malu-malu kucing ketika dipersilahkan makan oleh tuan rumah (D) Dia menjadi hilang semangat ketika mengetahui pembalap kalah (E) Pelari itu bersiap-siap sambil pasang kuda-kuda 25..beberapa pegawai baru mulai bekerja, keadaan perusahaan. Dikelola oleh pihak swasta itu tidak bertambah baik. Semakin menunjukan penurunan. Bagian yang rumpang pada kalimat di atas dapat diisi dengan. (A) Oleh karena - yang - akan tetapi (B) Sejak - itu - akan tetapi (C) Sejak - yang - dan (D) Karena - akan - dan (E) Sejak - akan - dan 23. Penulisan gabungan kata di bawah ini yang benar semuanya, kecuali. (A) Tanggung jawab, kerjasama, tandatangan, terima kasih (B) Semipermanen, mancanegara, pascasarjana (C) Acapkali, adakalanya, barangkali, bagaimana (D) Mata ajar, meja tulis, orang tua, simpang empat (E) Kacamata, dukacita, sapu tangan, halalbihalal
2 doc. name: SIMAKUI2009IND962 doc. version : halaman Karena wawasan masyarakat mengenai antibiotik terbatas, menyebabkan mereka menentukan sendiri kapan memakai antibiotik yang dijual tanpa resep dokter. Kalimat di atas tidak baku. Perbaikannya adalah sebagai berikut. (A) Karena wawasan mengenai antibiotik terbatas, masyarakat menentui sendiri kapan memakai antibiotik yang dijual tanpa resep dokter. (B) Karena wawasan masyarakat mengenai antibiotik terbatas, peredaran antibiotik dijual tanpa resep dokter. (C) Peredaran antibiotik yang dijual tanpa resep dokter menyebabkan mereka menentukan sendiri kapan memakai obat tersebut karena wawasan masyarakat mengenai antibiotik terbatas. (D) Peredaran antibiotik yang dijual tanpa resep dokter menyebabkan wawasan masyarakat mengenai antibiotik terbatas. (E) Karena wawasan masyarakat mengenai antibiotik terbatas, peredaran antibiotik ditentukan oleh mereka sendiri tanpa resep dokter. 28. (a) Gempa bumi sering terjadi di daerah itu. (b) Masyarakat menjadi terbiasa dengan bencana yang mereka hadapi Kedua kalimat di atas dapat digabungkan menjadi. (A) Gempa bumi yang sering terjadi di daerah itu akibatnya masyarakat menjadi terbiasa dengan bencana yang mereka hadapi (B) Gempa bumi yang sering terjadi di daerah itu karena masyarakat menjadi terbiasa dengan bencana yang mereka hadapi (C) Oleh karena gempa bumi yang sering terjadi di daerah itu sehingga masyarakat menjadi terbiasa dengan bencana yang mereka hadapi (D) Gempa bumi sering terjadi di daerah itu sehingga masyarakat menjadi terbiasa dengan bencana yang mereka hadapi (E) Gempa bumi sering terjadi di daerah itu oleh karenanya masyarakat menjadi terbiasa dengan bencana yang mereka hadapi. 27. Kalimat yang baku adalah. (A) Pemeriksaan terhadap barang bukti membuktikan bahwa tersangka bersalah (B) Seminar itu membicarakan tentang upaya penanganan terhadap bencana alam gempa bumi. (C) Pihak sekolah menjelaskan kepada orang tua siswa mengenai peraturan sekolah. (D) Para siswa mendengarkan tentang, penjelasan bahaya narkoba. (E) Perusahaan itu telah memberikan kepada beberapa orang karyawan penghargaan.
3 doc. name: SIMAKUI2009IND962 doc. version : halaman (1) Bagi seorang manusia primitif perbuatan mencari buah-buahan untuk makan pada saat lapar merupakan sesuatu yang datang dari nalurinya. (2) Ia berubah maju setingkat apabila ia mencari batu untuk melempar hewan yang hendak dimakannya. (3) Akan tetapi, langkah ke arah sivilisasi baru terwujud apabila ia memasukkan sebutir jagung kedalam tanah, memelihara anak pohon jagung, serta menunggu musim untuk panen. (4) Jadi, kemajuan nyata dalam peradaban manusia berpangkal pada usaha mengelola sumber daya alam, yaitu tanah, lahan, dan air yang tersedia. Gagasan pokok paragraf di atas adalah. (A) Bagi seorang manusia primitif perbuatan mencari buah-buahan untuk makan pada saat lapar merupakan sesuatu yang datang dari nalurinya (B) Manusia primitif berubah maju setingkat apabila ia mencari batu untuk melempar hewan yang hendak dimakannya (C) Seorang manusia primitif akan melangkah ke arah silvilisasi baru apa bila ia memasukan sebutir jagung ke dalam tanah, memelihara anak pohon jagung, serta menunggu musim untuk panen (D) Langkah ke arah silvilisasi baru terwujud apabila ia memasukkan sebutir jagung ke dalam tanah, memelihara anak pohon jagung, serta menunggu musim untuk panen (E) Kemajuan nyata dalam peradaban manusia berpangkal pada usaha mengelola sumber daya alam, yaitu tanah, lahan, dan air yang tersedia 30. Mereka tidak hanya menganggap pekerjaan suatu yang harus dilakukan untuk dapat bertahan hidup, tetapi pekerjaan juga dipandang sebagai cara untuk mencapai tujuan dan tidak sepenting kewajiban spiritual dan hal-hal lain yang menyangkut jiwa. Kalimat di atas kurang efektif. Perbaikannya adalah. (A) Mereka menganggap pekerjaan sebagai suatu yang harus dilakukan untuk dapat bertahan hidup. Pekerjaan juga dipandang sebagai cara untuk mencapai tujuan walaupun tidak sepenting kewajiban spiritual dan hal-hal lain yang menyangkut jiwa. (B) Mereka menganggap pekerjaan sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk dapat bertahan hidup. (C) Pekerjaan merupakan cara untuk mencapai tujuan walaupun tidak sepenting kewajiban spiritual dan hal-hal lain yang menyangkut jiwa. (D) Mereka yang menganggap pekerjaan sebagai sesuatu yang harus dilakukan. Selain itu, pekerjaan dipandang sebagai cara untuk mencapai tujuan yang tidak sepenting kewajiban spiritual dan hal-hal lain yang menyangkut jiwa. (E) Mereka manganggap pekerjaan sebagai sesuatu yang harus dilakukan untuk dapat bertahan hidup, akan tetapi pekerjaan dipandang sebagai cara untuk mencapai tujuan dan tidak sepenting kewajiban spiritual dan hal-hal lain yang menyangkut jiwa.
4 doc. name: SIMAKUI2009IND962 doc. version : halaman Primordialisme merupakan faktor penting untuk memperkuat ikatan kelompok kebudayaan ketika ada ancaman dari luar terhadap kelompok kebudayaan tersebut. Namun primordialisme dipandang sangat negatif karena mengganggu kelangsungan hidup suatu bangsa. Primordialisme sering dianggap bersifat primitif regresif dan merusak. Primordialisme dianggap, dianggap akan menghambat modernisasi, proses pembangunan, dan merusak integritas nasional. Kalimat yang dapat ditambahkan sesudah kalimat terakhir kutipan di atas adalah. (A) Walaupun dianggap negatif, primordialisme mempunyai nilai positif juga. (B) Jadi, primordialisme sebenarnya bukanlah sesuatu yang perlu dipikirkan terlalu serius. (C) Orang yang mempertahankan primordialisme merupakan salah satu perusak kelangsungan hidup suatu bangsa. (D) Kekuatan suatu bangsa tidak ditentukan oleh primordialisme. (E) Kekuatan primordalisme akan dapat memicu potensi konflik antara kebudayaan suku-suku bangsa yang ada. 32. (1) Sebenarnya, eutanasia telah lama di tolerir di Belanda. (2) Sejak tahun 1970-an, penerapannya telah diperbincangkan secara terbuka dan hukum yang berlaku cenderung merupakan suatu pengendalian, alih-alih larangan mutlak. (3) Hal inilah yang masih menjadi hambatan psikologis bagi para dokter yang melakukan praktik eutanasia ini. (4) Perdaban selama bertahuntahun yang kemudian menghasilkan kompromi pembuatan garis-garis paduan sementara tetap tidak mengesahkan penerapannya secara resmi. Kalimat keempat pada kutipan di atas tidak menyatakan hal sebagai berikut. (A) Eutanasia sudah lama dibicarakan. (B) Pendebatan eutanasia menghasilkan penyusunan garis-garis panduan pelaksanaan eutanasia. (C) Garis-garis panduan penting pelaksanaan eutanasia sementara sudah disusun. (D) Pelaksanaan eutanasia secara sah belum dapat dilakukan. (E) Penerapan panduan pelaksanaan eutanasia dikompromikan
5 doc. name: SIMAKUI2009IND962 doc. version : halaman Kehidupan masyarakat Jawa selalu diwarnai oleh kehidupan simbolis. Unsur simbolis itu sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam menjalani kehidupan, masyarakat jawa mengungkapkan perasaan dan perilaku dengan mengkaitkannya pada hal-hal yang bersifat simbolis. Kebiasaan yang dilakukannya sering dituangkan dalam bentuk upacara. Tak pelak lagi, dalam upacara tersebut unsur simbolis sangat berperan di dalamnya. unsur simbolis itu sangat berkaitan dengan pandangan hidup masyarakatnya. Oleh karenanya, Unsur simbolis itu haruslah dihayati dan dipahami sehingga ungkapan serta keinginan masyarakat dapat terkuak dan menjadi pedoman hidupnya. Inti kutupan di atas adalah. (A) Kehidupan masyarakat Jawa selalu diwarnai kehidupan simbolis. (B) Kehidupan masyarakat Jawa selalu diwarnai oleh kehidupan simbolis yang harus selalu dihayati dan dipahami. (C) Kehidupan masyarakat Jawa yang bersifat simbolis selalu dituangkan dalam upacara. (D) Unsur Sinbolis dalam upacara yang dilakukan masyarakat Jawa sangat berkaitan dengan pandangan hidupnya. (E) Masyarakat Jawa menjalani kehidupan dengan mengkaitkannya pada hal-hal yang bersifat simbolis. 34. Penggunaan narkotika dapat berakibat negatif bagi yang memakaiannya. Apabila digunakan secara berlebihan, narkotika dapat membahayakan kesehatan tubuh dan jiwa pemakainya.tubuh orang yang menggunakan narkotik biasanya lemah dan kurus karena sering sakit-sakitan. Jiwa orang tersebut juga terganggu karena penggunaan narkotik yang berlebihan dapat mempengaruhi fungsi otak dan kejiwaan seseorang. Penggunaan narkotik yang berlebihan juga dapat menimbulkan kecanduan. Orang yang sudah terbiasa menggunakannya akan merasa membutuhkan narkotik sebagai obat untuk menenangkan jiwanya. Akibat negatif yang terakhir, narkotik dapat membuat orang menjadi malas. Karena keadaan orang yang kecanduan tersebut biasanya selalu membutuhkan obat penenang. Sering kali dia malas untuk melakukan kegiatan di dalam hidupnya. Ikhtisar kutipan di atas adalah. (A) Jiwa seseorang dapat terganggu jika menggunakan narkotik secara berlebihan. (B) Seseorang yang pernah menggunakan narkotik membutuhkan narkotik untuk menenangkan jiwa pemakainya. (C) Pemakaian narkotik dapat berakibat negatif karena dapat mempengaruhi fungsi otak. (D) Orang yang kecanduan narkotik akan selalu membutuhkan narkotik itu sebagai penenang
6 doc. name: SIMAKUI2009IND962 doc. version : halaman Menjadi vegetarian dewasa ini semakin populer sebagai gaya hidup sehat. Bukan hanya orang dewasa yang beralih menghindari berbagai produk pangan yang mengandung unsur hewani (sapi, kambing, babi, angsa, ikan, dan sebagainya), anak-anak pun tak ketinggalan. Semakin banyak orang yang menjadi vegetarian. Alasan untuk menjadi veggie (sebutan bagi kaum vegetarian) pun beragam. Sebagian orang menjadi vegetarian karena faktor agama, sebagian lagi karena adanya penyakit atau kelainan fungsi organ tubuh, selera, ekonomi, moral, dan yang terpenting karena sebagian orang ingin menjalani pola hidup yang lebih sehat agar tubuh menjadi lebih bugar. Kesimpulan yang dapat diambil dari kutipan di atas adalah. (A) Gaya hidup menjadi seorang vegetarian dilakukan oleh orang dewasa untuk menghindari produk pangan yang mengandung unsur hewani. (B) Vegetarian adalah gaya hidup dengan tidak mengkonsumsi produk pangan yang mengandung unsur hewani. (C) Gaya hidup vegetarian semakin diminati orang dewasa dan anak-anak dengan berbagai alasan. (D) Sebagian orang menjadi vegetarian karena berbagai faktor. (E) Gaya hidup vegetarian dilakukan agar pola hidupnya lebih sehat. 36. Kalimat pembuka surat lamaran kerja yang baik adalah. (A) Melihat iklan perusahaan Bapak di harian Baru, saya mau membuat lamaran kerja. (B) Setelah memperhatikan iklan perusahaan Bapak di harian Baru, saya bermaksud melamar pekerjaan. (C) Setelah membaca iklan perusahaan Bapak di harian Baru, saya ingin melamar kerja. (D) Setelah membaca iklan perusahaan Bapak di harian Baru, saya tertarik untuk melamar pekerjaan tersebut. (E) Setelah memperhatikan iklan perusahaan Bapak di harian Baru, saya bermaksud mengisi tempat yang kosong itu. 37. Keterampilan membaca kamus merupakan keterampilan yang penting. Keterampilan itu akan menemukan arti kata secara cepat, jika hal itu tidak dimiliki, bisa jadi Anda akan menghabiskan waktu setengah jam atau lebih hanya untuk mencari arti sebuah kata. Kalimat berikut yang tepat mengakhiri paragraf tersebut adalah. (A) Oleh karena itu, beli dan milikilah kamus agar mudah menentukan arti kata. (B) Dengan demikian, keberadaan kamus di perpustakaan sekolah sangat penting. (C) Jadi, Anda perlu mengoleksi berbagai kamus agar mudah mencari arti kata. (D) Dengan demikian, milikilah kamus dan biasakan membaca kamus dengan cermat. (E) Oleh sebab itu, biasakanlah membaca kamus secara tepat dan cepat. 38. Keringatnya membanjiri tubuhnya Kata membanjiri pada kalimat tersebut bermakna. (1) Memenuhi (2) Meningkat (3) Membasahi (4) Banyak 39. Jika memang ingin mengurangi kemacetan, akan lebih adil jika petinggi Ibu Kota tidak hanya membebankan aturan yang dirasakan berat bagi pelajar. Maksud ungkapan petinggi Ibu Kota adalah. (1) Orang-orang penting Ibu Kota (2) Mentri-mentri (3) Orang-orang tinggi (4) Pejabat pemerintah Ibu Kota 40. Penggunaan tanda baca titik dua (:) yang benar terdapat pada. (1) Para karyawan mempunyai tuntutan yang keras: direktur mundur atau dimundurkan. (2) Mereka ingin memiliki kebebasan dasar seperti: bebas dari rasa takut dan bebas untuk menentukan jalan hidup. (3) (Yani, 1997 : ) (4) Para pejabat pemda kalteng mengatakan: relokasi itu sulit dilakukan dalam waktu dekat.
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA (SIMAK-UI) Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Tanggal : 01 Maret 2009 Kode Soal : 921
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA (SIMAK-UI) Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Tanggal : 01 Maret 2009 Kode Soal : 921 www.studycosts.com Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 21 sampai nomor
SIMAK UI 2009 Bahasa Indonesia
SIMAK UI 2009 Bahasa Indonesia Kode Soal 942 Doc. Name: SIMAKUI2009IND942 Doc. Version : 2012-11 halaman 1 21. Penulisan gabungan kata dibawah ini benar semuanya, kecuali. (A) tanggung jawab, kerjasama,
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA (SIMAK-UI) Mata Pelajaran : B. Indonesia Tanggal : 01 Maret 2009 Kode Soal : 911
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA (SIMAK-UI) Mata Pelajaran : B. Indonesia Tanggal : 01 Maret 2009 Kode Soal : 911 www.studycosts.com Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 21 sampai nomor 37 21.
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA (SIMAK-UI) Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Tanggal : 01 Maret 2009 Kode Soal : 931 Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 21 sampai nomor 35 21. Penulisan gabungan
SIMAK UI 2009 Bahasa Indonesia
SIMAK UI 2009 Bahasa Indonesia Kode Soal 932 Doc. Name: SIMAKUI2009IND932 Doc. Version : 2012-11 halaman 1 21. Penulisan kata yang semuanya BENAR terdapat pada. (A) Kuitansi, kwalitas, jadual (B) Kuitansi,
SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA (SIMAK-UI) Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Tanggal : 01 Maret 2009 Kode Soal : 951 Gunakan Petunjuk A dalam menjawab soal nomor 21 sampai nomor 38 21. Cara penulisan
Doc. Name: TOSBMPTN01IND Doc. Version :
TryOut SBMPTN Bahasa Indonesia Doc. Name: TOSBMPTN01IND Doc. Version : 2016-04 halaman 1 01. Bacalah teks berikut! Berikut yang dilansir Antara bulan lalu dengan tajuk Bahasa Indonesia Berpeluang Jadi
BAB I PENDAHULUAN. Adanya ketidakseimbangan antara perlindungan korban kejahatan dengan pelaku
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Permasalahan Perlindungan korban tindak pidana dalam sistem hukum nasional nampaknya belum memperoleh perhatian serius. Hal ini terlihat dari masih sedikitnya hak-hak
BAB I PENDAHULUAN. Di masa sekarang ini pemerintah Indonesia sedang giat-giatnya
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Di masa sekarang ini pemerintah Indonesia sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan di segala bidang, baik pembangunan fisik maupun pembangunan mental spiritual
BAB I PENDAHULUAN. Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif. Semua istilah ini baik narkoba atau napza
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain narkoba, istilah yang di perkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia
BAB I PENDAHULUAN. Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Alinea Ke Empat yang menyebutkan bahwa tujuan pembentukan Negara Indonesia adalah melindungi segenap
BAB I PENDAHULUAN. atau kesulitan lainnya dan sampai kepada kematian tahun). Data ini menyatakan bahwa penduduk dunia menggunakan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah penyalahgunaan narkoba terus menjadi permasalahan global. Permasalahan ini semakin lama semakin mewabah, bahkan menyentuh hampir semua bangsa di dunia ini.
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dikarenakan berpengaruh langsung pada lingkungan. Kenyataan yang ada
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Penggunaan alkohol dalam masyarakat sangat mengkhawatirkan dikarenakan berpengaruh langsung pada lingkungan. Kenyataan yang ada penggunaan alkohol dilingkungan
SMP kelas 9 - BAHASA INDONESIA BAB 5. MEMBACA NONSASTRALATIHAN SOAL BAB 5 (4) (3) (2) (1)
SMP kelas 9 - BAHASA INDONESIA BAB 5. MEMBACA NONSASTRALATIHAN SOAL BAB 5 1. Ekploitasi spesies binatang dan tumbuhan adalah salah satu penyebab utama kepunahan (1). Perburuan, baik yang dilakukan untuk
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang
I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pertanian merupakan sektor yang sangat penting karena pertanian berhubungan langsung dengan ketersediaan pangan. Pangan yang dikonsumsi oleh individu terdapat komponen-komponen
SMP kelas 7 - BAHASA INDONESIA BAB 1. TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASILATIHAN SOAL 1.2
SMP kelas 7 - BAHASA INDONESIA BAB 1. TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASILATIHAN SOAL 1.2 1. Merawat Kulit Agar Tetap Sehat Secara Alami Tiap wanita tentu ingin memiliki kulit putih dan bersih supaya selalu tampak
SMP kelas 9 - BAHASA INDONESIA BAB 5. MEMBACA NONSASTRALatihan Soal 5.1 (3) (2) (1)
1. SMP kelas 9 - BAHASA INDONESIA BAB 5. MEMBACA NONSASTRALatihan Soal 5.1 Bacalah paragraf di bawah ini dengan cermat! Eksploitasi spesies binatang dan tumbuhan adalah salah satu penyebab utama kepunahan
BAB VII ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA
BAB VII ZAT ADIKTIF DAN PSIKOTROPIKA Gambar 7.1, terdiri dari rokok, minuman keras dan obat-obatan yang semuanya tergolong pada zat adiktif dan psikotropika Gambar 7.1: Zat adiktif dan psikotropika 1.
SMP kelas 8 - BAHASA INDONESIA BAB 1. TEKS CERITA MORAL/FABELLatihan Soal 1.6
SMP kelas 8 - BAHASA INDONESIA BAB 1. TEKS CERITA MORAL/FABELLatihan Soal 1.6 1. Merpati, Elang, dan Bangau akan pamer kecepatan. Setelah semua siap, Rajawali memberi aba-aba. Tapi belum hitungan ketiga,
REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA. (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 22/PID.B/2014/PN.
REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA. (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 22/PID.B/2014/PN.GSK) Oleh : Arkisman ABSTRAK Narkotika adalah obat/ bahan berbahaya, yang
BAB I PENDAHULUAN. mengancam hampir semua sendi kehidupan masyarakat, bangsa dan Negara. Masalah
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba telah menjadi permasalahan dunia yang tidak mengenal batas Negara, juga menjadi bahaya global yang mengancam
K13 Antiremed Kelas 10 Bahasa Indonesia UAS
K13 Antiremed Kelas 10 Bahasa Indonesia UAS Persiapan UAS Semester Genap 2015/2016 Doc Name: K13AR10IND02UAS Version : 2016-05 halaman 1 01. Bacalah paragraf berikut dengan seksama! Ular, biawak, cecak,
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI No. 5360 KESEJAHTERAAN. Pangan. Ketahanan. Ketersediaan. Keamanan. (Penjelasan Atas Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 227) PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK
GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG. PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NOMOR \l TAHUN 2017 TENTANG CADANGAN PANGAN
0 GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG PERATURAN DAERAH PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG NOMOR \l TAHUN 2017 TENTANG CADANGAN PANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR KEPULAUAN BANGKA BELITUNG,
BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. NARKOBA adalah singkatan Narkotika dan Obat/Bahan berbahaya.
BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah NARKOBA adalah singkatan Narkotika dan Obat/Bahan berbahaya. Istilah ini sangat populer di masyarakat termasuk media massa dan aparat penegak hukum. Masalah
UKBM 3.3/4.3/1/3 BAHASA INDONESIA
UKBM 3.3/4.3/1/3 BAHASA INDONESIA PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 6 MALANG BAGAIMANA MENGEMBANGKAN PENDAPAT DALAM EKSPOSISI? KOMPETENSI DASAR 3.3 Mengidentifikasi
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN PRIBADI MELALUI POLA HIDUP BERSIH DAN ANTI NARKOBA
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN PRIBADI MELALUI POLA HIDUP BERSIH DAN ANTI NARKOBA MAKALAH Untuk Memenuhi Tugas Penjasorkes Oleh: LALAN DWI KURNIAWAN IX B / 14 NIS 11825 SMP NEGERI 3 PURWOREJO 2011 1. PENDAHULUAN
Kurikulum 2013 Kelas 10 Bahasa Indonesia
Kurikulum 2013 Kelas 10 Bahasa Indonesia Persiapan UAS Semester Genap 2015/2016 Doc Name: K13AR10IND02UAS Version : 2016-05 halaman 1 01. Bacalah paragraf berikut dengan seksama! Ular, biawak, cecak, dan
Setiap hal punya masalah, demikian pula halnya lingkungan. Namun, apakah setiap orang tahu?
Ayo bermain G A M E untuk lingkungan kita Oleh: Andika Dwicahyo Aribowo Mahasiswa S2 Desain ITB angkatan 2009 Setiap hal punya masalah, demikian pula halnya lingkungan. Namun, apakah setiap orang tahu?
MATA UJIAN : MATEMATIKA DASAR, BAHASA INDONESIA, BAHASA INGGRIS TANGGAL UJIAN : 1 MARET 2009
MATA UJIAN : MATEMATIKA DASAR, BAHASA INDONESIA, BAHASA INGGRIS TANGGAL UJIAN : 1 MARET 2009 WAKTU : 120 MENIT JUMLAH SOAL : 60 Keterangan : Mata Ujian MATEMATIKA DASAR nomor 1 sampai nomor 20 Mata Ujian
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1267, 2013 KEMENTERIAN SOSIAL. Penatausahaan. Barang Milik Negara. Persediaan.
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1267, 2013 KEMENTERIAN SOSIAL. Penatausahaan. Barang Milik Negara. Persediaan. PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG PENATAUSAHAAN
Latihan Soal UN SMA/MA. Bahasa Indonesia. Latihan Soal. Mata Pelajaran. Bahasa Indonesia. Program IPA, IPS, dan Keagamaan Oleh Team Unsma.
Latihan Soal UN SMA/MA Bahasa Indonesia Latihan Soal Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Program IPA, IPS, dan Keagamaan Oleh Team Unsma.com 1 Latihan Soal Disusun oleh : Team unsma.com Soal UN mata pelajaran
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 8. MENULIS TERBATASLatihan Soal 8.9
SD kelas 6 - BAHASA INDONESIA BAB 8. MENULIS TERBATASLatihan Soal 8.9 1. (1) Colbi sangat kesepian. (2) Para Ibu melarang anak-anaknya berteman dengan Colbi. (3) Di sebuah hutan, tinggallah seekor anak
BAB 1 PENDAHULUAN. kebahasaan dan keterampilan berbahasa. Pengetahuan kebahasaan meliputi
1 BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembelajaran bahasa Indonesia secara formal mencakup pengetahuan kebahasaan dan keterampilan berbahasa. Pengetahuan kebahasaan meliputi pembelajaran mengenai asal-usul
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2002 TENTANG KETAHANAN PANGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2002 TENTANG KETAHANAN PANGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa ketahanan pangan merupakan hal yang sangat penting dalam rangka pembangunan
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2002 TENTANG KETAHANAN PANGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2002 TENTANG KETAHANAN PANGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa ketahanan pangan merupakan hal yang sangat penting dalam rangka pembangunan
BAB I PENDAHULUAN. Kondisi kesehatan di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat berarti dalam
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kondisi kesehatan di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat berarti dalam beberapa dekade terakhir. Perkembangan ini memperlihatkan dampak dari ekspansi penyediaan
PR ONLINE MATA UJIAN : BAHASA INDONESIA XII SMA (KODE: S03)
PR ONLINE MATA UJIAN : BAHASA INDONESIA XII SMA (KODE: S03) 1. Jawaban: B Ide pokok paragraf terdapat dalam kalimat utamanya: terdapat di awal atau di akhir paragraf. Ide pokok paragraf tersebut terdapat
soal pilihan ganda Materi Analisis Teks Eksposisi
soal pilihan ganda Materi Analisis Teks Eksposisi Kumpulan Soal Bahasa Indonesia SMA kurikulum 2013 Analisis Teks Eksposisi 1. Bacalah teks eksposisi berikut ini! Sinar matahari dapat menguapkan air yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
12 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Kebermaknaan Hidup 1. Pengertian Kebermaknaan Hidup Kebermaknaan hidup merupakan tujuan yang harus dicapai oleh setiap individu. Ketidakmampuan manusia dalam mencapai makna
DAMPAK PERILAKU PENGGUNAAN MINUMAN KERAS DI KALANGAN REMAJA DI KOTA SURAKARTA
DAMPAK PERILAKU PENGGUNAAN MINUMAN KERAS DI KALANGAN REMAJA DI KOTA SURAKARTA S K R I P S I Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Memperoleh Derajat Sarjana S-1 Psikologi Diajukan oleh : NUARI YAMANI
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Obat merupakan unsur yang sangat penting dalam upaya penyelenggaraan kesehatan. Sebagian besar intervensi medik menggunakan obat, oleh karena itu diperlukan obat tersedia
BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Bahasa merupakan sistem komunikasi yang kompleks sebagai penghubung kita berkomunikasi dengan lawan bicara kita yang digunakan sehari-hari. Berbahasa Indonesia yang
FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN EMOSI DAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PERILAKU PENYALAHGUNAAN NAPZA PADA WANITA DEWASA Skripsi Untuk memenuhi persyaratan Dalam mencapai derajat Sarjana S-1 Psikologi Disusun oleh
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pertanian Indonesia merupakan sektor yang masih dianggap krusial dalam menopang kehidupan masyarakat. Selain diperlukan sebagai penyedia pangan nasional, pertanian menyerap
PERATURAN POLITEKNIK NEGERI BANDUNG NOMOR: 2273/PL1.R/KM/2012 TENTANG KEDISIPLINAN MAHASISWA DIREKTUR POLITEKNIK NEGERI BANDUNG
PERATURAN POLITEKNIK NEGERI BANDUNG NOMOR: 2273/PL1.R/KM/2012 TENTANG KEDISIPLINAN MAHASISWA DIREKTUR POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Menimbang : a. bahwa Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) sebagai perguruan
ANCAMAN NARKOBA BAGI GENERASI PENERUS BANGSA oleh Ashinta Sekar Bidari S.H., M.H
ANCAMAN NARKOBA BAGI GENERASI PENERUS BANGSA oleh Ashinta Sekar Bidari S.H., M.H A. PENDAHULUAN Narkoba sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia, narkoba sudah menjadi momok bagi orang tua
BAB I PENDAHULUAN. pada pembinaan kesehatan (Shaping the health of the nation), yaitu upaya kesehatan
1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 pasal 46 dan 47 menyatakan bahwa untuk mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi masyarakat, diselenggarakan
BAB I PENDAHULUAN. satunya adalah rumah sakit. Persaingan yang ada membuat rumah sakit harus
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini, persaingan terjadi di berbagai sektor, termasuk sektor jasa. Salah satunya adalah rumah sakit. Persaingan yang ada membuat rumah sakit harus menggunakan
BAB I PENDAHULUAN. bersejarah, flora, fauna dan masih banyak kekayaan alam yang lainnya. Namun semakin
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Indonesia adalah negara yang terkenal akan kekayaan alamnya. Hutan, laut, bangunan bersejarah, flora, fauna dan masih banyak kekayaan alam yang lainnya. Namun semakin
BERITA RESMI STATISTIK
BERITA RESMI STATISTIK BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TIMUR No. 16/02/35/Th. XIII, 16 Februari 2015 Tipologi Wilayah Jawa Timur Hasil Pendataan Potensi Desa 2014 Pendataan Potensi Desa (Podes) dilaksanakan
SARANA 1) Undang-Undang dan peraturan-peraturan yang berlaku; dan 2) Rapat-rapat pimpinan Universitas, Program Pascasarjana, dan Program Studi.
TUJUAN 1) Memberikan penegasan tentang tata-cara pengaduan atas pelanggaran kode etik di PPs Unsyiah; dan 2) Memberikan pedoman bahwa proses pengaduan pelanggaran kode etik dan mekanisme penegakan etika
BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan kepribadiannya. Sebagai bentuk pengembangan diri
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Prinsip utama yang telah disepakati oleh pakar pendidikan adalah bahwa setiap warga negara seharusnya mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kepribadiannya. Sebagai
HUBUNGAN SIKAP TENTANG PENGATURAN MENU SEIMBANG DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMU NEGERI 2 SUKOHARJO
1 HUBUNGAN SIKAP TENTANG PENGATURAN MENU SEIMBANG DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA DI SMU NEGERI 2 SUKOHARJO KARYA TULIS ILMIAH Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Pendidikan Diploma III
PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG
PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 9 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGELOLAAN BARANG PERSEDIAAN DI
Antiremed Kelas 11 Bahasa Indonesia
Antiremed Kelas 11 Bahasa Indonesia Persiapan UAS 2 Doc Name : AR11IND02UAS Version : 2016-08 halaman 1 01. Perhatikan diagram berikut tentang Jumlah Pengunjung Perpustakaan Tahun Pelajaran 2003-2004.
BAB I PENDAHULUAN. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Pasal 43
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang. Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Pasal 43 ayat 1 menjelaskan bahwa Rumah Sakit wajib melaksanakan standar keselamatan pasien. Standar
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Seiring dengan kemajuan jaman, masing-masing manusia memiliki gaya hidup sendiri. Banyak gaya hidup dijalani untuk tujuan tertentu, ada gaya hidup yang sehat
BAB 1 : PENDAHULUAN. mencapai 50 derajat celcius yang menewaskan orang akibat dehidrasi. (3) Badai
BAB 1 : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bencana merupakan rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik faktor alam dan/ atau faktor non alam
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang banyak memberikan sumber kehidupan bagi rakyat Indonesia dan penting dalam pertumbuhan perekonomian. Hal tersebut
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2002 TENTANG KETAHANAN PANGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2002 TENTANG KETAHANAN PANGAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa ketahanan pangan merupakan hal yang sangat penting dalam rangka pembangunan
BAB I PENDAHULUAN. menulis. Menurut Tarigan (2008:21) Proses menulis sebagai suatu cara. menerjemahkannya ke dalam sandi-sandi tulis.
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bahasa merupakan alat yang digunakan untuk berkomunikasi. Kita dapat menyatakan pendapat, perasaan, gagasan yang ada di dalam pikiran terhadap orang lain melalui
LEMBAR INFORMASI JARINGAN MASYARAKAT HUTAN KORIDOR GUNUNG SALAK-HALIMUN
1 LEMBAR INFORMASI JARINGAN MASYARAKAT HUTAN KORIDOR GUNUNG SALAK-HALIMUN SEKARANG KITA BERSAMA!!!! LANGKAH AWAL UNTUK PENGELOLAAN HUTAN KORIDOR SALAK-HALIMUN YANG ADIL, SEJAHTERA, DAN LESTARI Apa itu
mengungkapkan gagasan secara tepat, mudah dipahami
Kalimat Efektif Kalimat Efektif Kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pembicara/penulis secara tepat, sehingga mudah dipahami oleh pendengar/pembaca secara tepat pula. 1 Kesepadanan Struktur, 2 Keparalelan
PERATURAN DAERAH KABUPATEN DAERAH TINGKAT II BANTUL NOMOR : 4 TAHUN 1992 TENTANG PEMOTONGAN HEWAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BANTUL DAERAH TINGKAT II BANTUL Menimbang : a. bahwa Peraturan
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2012 TENTANG KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DAN KESEJAHTERAAN HEWAN
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2012 TENTANG KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DAN KESEJAHTERAAN HEWAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat
BAB 1 PENDAHULUAN. kemampuan perusahaan tersebut dalam mencapai tujuannya. Pencapaian tujuan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keunggulan bersaing suatu perusahaan sangat bergantung pada kemampuan perusahaan tersebut dalam mencapai tujuannya. Pencapaian tujuan tersebut didukung oleh sumber
BAB I PENDAHULUAN. Buku Kedokteran EGC. hlm ibid. hlm. 140
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Semua makhluk hidup akan selalu melakukan aktivitas setiap harinya. Aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh manusia tentunya akan selalu membutuhkan energi. Energi
GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 24 TAHUN 2016 TENTANG CADANGAN PANGAN PEMERINTAH DAERAH
SALINAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 24 TAHUN 2016 TENTANG CADANGAN PANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR DAERAH
Menghilangkan Kecemasan Berlebihan Itu Mudah.. Begini Caranya..
Kecemasan Berlebihan Kecemasan berlebihan atau dalam bahasa psikologi di kenal dengan nama Anxiety merupakan suatu gangguan yang muncul karena kekhawatiran atau ketakutan yang berlebihan terhadap suatu
BAB 1 PENDAHULUAN. dilihat atau dirasakan sebelumnya (Meliono, 2007). Budiningsih (2005) juga
BAB 1 PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Pengetahuan adalah berbagai gejala yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali
2015 KONDISI MASYARAKAT KORBAN BENCANA GERAKAN TANAH SEBELUM DAN SETELAH RELOKASI PEMUKIMAN DI KECAMATAN MALAUSMA KABUPATEN MAJALENGKA
1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia adalah negara yang rawan bencana dilihat dari aspek geografis, klimatologis dan demografis. Letak geografis Indonesia di antara dua benua dan dua samudera
Regulasi sanitasi Industri Pangan
Regulasi sanitasi Industri Pangan Nur Hidayat Regulasi Undang Undang No. 7 Tahun 1996 Tentang : Pangan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004 Tentang: Keamanan, Mutu Dan Gizi Pangan
BAB I PENDAHULUAN. terbendung lagi, maka ancaman dahsyat semakin mendekat 1. Peredaran
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Saat ini peredaran narkotika semakin merajalela dikarenakan Indonesia bukan lagi tempat transit, tetapi menjadi sasaran pemasaran, dan bahkan tempat produksi
3. Manusia butuh makan Tak satupun makhluk yang tidak membutuhkan makanan untuk hidup Semua makhluk hidup butuh makan untuk hidup
SILOGISME KATEGORIS Penilaian titik di akhir kalimat, huruf kapital di awal kalimat. Kebenaran form. Kebenaran makna. Mata Kuliah: Kapita Selekta Bahasa Indonesia Kelas Dual Modes, Tahun 2011/2012 1. Jika
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis yang memungkinkan terjadinya bencana, baik yang disebabkan
II. TINJAUAN PUSTAKA. pidana. Dalam hal penulisan penelitian tentang penerapan pidana rehabilitasi
II. TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Hukum Pidana Sebagaimana yang telah diuraikan oleh banyak pakar hukum mengenai hukum pidana. Dalam hal penulisan penelitian tentang penerapan pidana rehabilitasi terhadap
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN TENTANG KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DAN KESEJAHTERAAN HEWAN
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2012012 TENTANG KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER DAN KESEJAHTERAAN HEWAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat
Dwi Gita Arianti Panti Rehabilitasi Narkoba di Samarinda BAB I PENDAHULUAN
BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Narkoba atau yang kini dikenal juga dengan sebutan NAPZA, adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Bahan/ zat adiktif. Narkoba merupakan bahan/ zat
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur yang merata baik materiil dan spiritual berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar
SMP kelas 9 - EKONOMI BAB 10. Kebutuhan dan Alat Pemenuhan KebutuhanLatihan Soal 10.4
1. Yang termasuk sumber daya adalah SMP kelas 9 - EKONOMI BAB 10. Kebutuhan dan Alat Pemenuhan KebutuhanLatihan Soal 10.4 Segala barang/jasa yang dibayar dengan uang Faktor-faktor produksi yang digunakan
HUKUMAN MATI NARAPIDANA NARKOBA DAN HAK ASASI MANUSIA Oleh : Nita Ariyulinda *
HUKUMAN MATI NARAPIDANA NARKOBA DAN HAK ASASI MANUSIA Oleh : Nita Ariyulinda * Naskah diterima: 12 Desember 2014; disetujui: 19 Desember 2014 Trend perkembangan kejahatan atau penyalahgunaan narkotika
BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA
No.2033,2015 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BNPB. Rambu. Papan Informasi. Bencana. PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA NOMOR 07 TAHUN 2015 TENTANG RAMBU DAN PAPAN INFORMASI BENCANA
WALIKOTAMADYA KEPALA DAERAH TINGKAT II YOGYAKARTA
LEMBARAN DAERAH KOTAMADYA DAERAH TINGKAT II YOGYAKARTA (Berita Resmi Kotamadya Daerah Tingkat II Yogyakarta) Nomor : 4 Tahun 1999 Seri : D - ---------------------------------------------------------------
BAGIAN PSIKIATRI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SUMATERA UTARA JL. Tali Air no. 21 Medan PERNYATAAN KESEDIAAN BERPARTISIPASI DALAM PENELITIAN
Lampiran 1. BAGIAN PSIKIATRI RUMAH SAKIT JIWA PROVINSI SUMATERA UTARA JL. Tali Air no. 21 Medan PERNYATAAN KESEDIAAN BERPARTISIPASI DALAM PENELITIAN Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Umur
I. PENDAHULUAN. Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (narkotika,
1 I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya non tembakau dan alkohol) baik di tingkat global, regional
BAB I PENDAHULUAN. Ayu Fauziyyah, 2014
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Keberagaman dalam budaya Indonesia tercermin pada bagian budayabudaya lokal yang berkembang di masyarakat. Keragaman tersebut tidak ada begitu saja, tetapi juga karena
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perancangan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perancangan Pada zaman sekarang ini, kebutuhan manusia akan pentingnya hidup sehat semakin meningkat. Maksudnya karena adalah semakin bertambahnya masalahmasalah kesehatan,
Bab I Pendahuluan. Universitas Indonesia
14 Bab I Pendahuluan 1.1. Latar Belakang Pada era globalisasi ini semakin banyak masalah yang dihadapi oleh negara, baik negara maju maupun negara berkembang, tak terkecuali dengan negara kita. Salah satu
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78 TAHUN 1992 TENTANG OBAT HEWAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78 TAHUN 1992 TENTANG OBAT HEWAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Mengingat : a. bahwa untuk lebih meningkatkan kesehatan dan produksi
