KAJIAN KORELASI ANTAR MEASUREMENT ERROR PADA ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM)
|
|
|
- Vera Hadiman
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 KAJIAN KORELASI ANTAR MEASUREMENT ERROR PADA ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) (CORRELATION CONSIDERABLE STUDY MEASUREMENT ERROR IN ANALYSIS STRUCTURAL EQUATION MODELING) Adji Achmad Rinaldo Fernandes, SSi, MSc ) Dr. Ir. Solimun, MS ) Elyn Prina, SSi 2) ABSTRAK SEM terdiri dari dua bagian yaitu structural model dan measurement model. Digabungkannya pengujian model struktural dan pengukuran tersebut memungkinkan peneliti untuk menguji measurement error sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari SEM. Berdasarkan kondisi tersebut, SEM dapat digunakan dan dikembangkan untuk mengetahui pengaruh korelasi antar measurement error dalam variabel eksogen dan endogen, serta pengaruh korelasi measurement error antar variabel eksogen terhadap koefisien struktural. Dalam penelitian ini digunakan 7 data sekunder. Mengkorelasikan error berdasarkan Modification indices akan mengakibatkan terjadinya penurunan Chi-Square serta terjadi perubahan nilai CMINDF dan RMSEA menjadi semakin baik sedangkan pada koefisien Struktural dan p-value tidak mengakibatkan perubahan yang terlalu signifikan seperti pada data didapatkan koefisien struktural dan p-value adalah 0,33 dan 0,002, setelah dilakukan korelasi error nilainya menjadi 0,36 dan 0,00. Begitu pula untuk data yang lainnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh korelasi antar measurement error dalam variabel eksogen, dalam variabel endogen dan antar variabel eksogen tidak mengakibatkan perubahan yang signifikan pada koefisien struktural. Kata kunci : measurement error, Modification Indices, SEM ABSTRACT SEM have two part that is structural model and measurement model. Composite structural model and measurement model testing enable to test the measurement error as part indivisible of SEM. Based on that condition, SEM can be used and developed to know about a correlation measurement influence in exogen variable and endogen variable, and correlation measurement influence between exogen variable toward structural coefficient. The research use 7 secunder data. Correlation with modification indices information represents the decrease in chi-square and change value of CMINDF and RMSEA to be better whereas at structural coefficient and p- value have not significant change such as at data get structural coefficient and p-value are 0,33 and 0,002, and after correlation error that value be 0,36 and 0,00. The conclusion is that the influence of the correlation measurement error in exogen variable, in endogen variable and between exogen variable not change structural the coefficient significantly. Keywords: measurement error, Modification Indices, SEM Keterangan: ) Dosen Program Studi Statistika Jurusan Matematika FMIPA UB 2) Alumni Program Studi Statistika Jurusan Matematika FMIPA UB
2 . PENDAHULUAN. Latar Belakang SEM (Structural Equation Modeling) merupakan salah satu analisis multivariate yang dapat menganalisis hubungan variabel secara kompleks. SEM terdiri dari dua bagian yaitu structural model dan measurement model. Structural model adalah hubungan antar variabel laten (Bollen, 989) sedangkan measurement model adalah hubungan (nilai loading) antara indikator dengan variabel yang bertujuan menyelidiki unidimensionalitas untuk menjelaskan sebuah variabel laten (Ferdinand, 2002). Digabungkannya pengujian model struktural dan pengukuran tersebut memungkinkan peneliti untuk menguji measurement error sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari SEM Gujarati (995) menunjukkan bahwa penggunaan variabel-variabel laten pada SEM menimbulkan kesalahan-kesalahan pengukuran (measurement errors) yang berpengaruh pada pendugaan parameter. Masalah kesalahan pengukuran ini diatasi oleh SEM melalui persamaanpersamaan yang ada pada model pengukuran. Berdasarkan informasi modification indices yang ada pada SEM akan menunjukan error mana saja yang akan dikorelasikan, di mana modification indices dapat dikonseptualisasikan sebagai statistik chi-square sehingga dengan mengkorelasikan error tersebut maka model akan menjadi lebih baik Mengkorelasikan measurement error berdasarkan modification indices selain akan menjadikan model semakin baik, juga dapat digunakan dan dikembangkan untuk mengetahui pengaruh korelasi antar measurement error dalam variabel eksogen dan endogen, serta pengaruh korelasi measurement error antar variabel eksogen terhadap koefisien struktural..2 Rumusan Masalah Berdasarkan atas latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:. Apakah korelasi antar measurement error dalam variabel eksogen berpengaruh terhadap koefisien struktural? 2. Apakah korelasi measurement error antar variabel eksogen berpengaruh terhadap koefisien struktural? 3. Apakah korelasi antar measurement error dalam variabel endogen berpengaruh terhadap koefisien struktural? 2
3 II. TINJAUAN PUSTAKA 2. Structural Equation Modeling (SEM) Structural Equation Modeling (SEM) adalah sekumpulan teknik statistika yang memungkinkan pengujian sebuah rangkaian hubungan yang relatif rumit secara simultan. Hubungan yang rumit itu dapat dibangun antara satu atau beberapa variabel independen dengan satu atau beberapa variabel dependen. Masing-masing variabel independen dan dependen dapat berbentuk faktor (variabel yang dibangun dari beberapa indikator) (Ferdinand, 2000). Notasi yang digunakan dalam SEM seperti dapat dilihat pada gambar dibawah ini: Gambar Teladan SEM Dari gambar tersebut, terdapat beberapa notasi dengan penjelasan sebagai berikut: ξ = Ksi, variabel laten X η = Eta, variabel laten Y λ = Lamda, loading factor β = Beta, koefisien pengaruh variabel endogen terhadap variabel endogen γ = Gama, koefisien pengaruh variabel exogen terhadap variabel endogen φ = Phi, peragam antar variabel laten X (variabel exogen) ζ = Zeta, galat model ψ = Psi, peragam antar galat model ε = Epsilon, galat pengukuran pada variabel manifest untuk variabel laten Y δ = Delta, galat pengukuran pada variabel manifest untuk variabel laten X SEM merupakan pendekatan terintegrasi antara tiga analisis, yaitu: analisis faktor, analisis jalur (path), dan analisis model struktural. a. Analisis faktor Konfirmatori Analisis faktor merupakan salah satu dari analisis interdependensi antar variabel. Tujuan umum dari analisis faktor adalah untuk mereduksi variabel. Sehingga informasi yang terdapat dalam variabel asal dapat dijelaskan oleh variabel hasil reduksi yang jumlahnya lebih sedikit. (Hair, et.al., 2006). Model analisis faktor adalah : X = c F + c 2 F 2 + c 3 F c m F m + ε X 2 = c 2 F + c 22 F 2 + c 23 F c 2m F m + ε 2 X 3 = c 3 F + c 32 F 2 + c 33 F c 3m F m + ε 3... X p = c p F + c p2 F 2 + c p3 F c pm F m + ε p dimana : 3
4 X, X 2,.., X p adalah variabel asal F, F 2,..., F m adalah faktor bersama (common factor) c ij adalah bobot (loading) dari variabel asal ke-i pada faktor ke-j ε adalah error Pada analisis faktor konfirmatori, peneliti telah dapat membuat atau membangun suatu hipotesis berdasarkan konsep/teori dengan faktor strukturnya. Contoh pada Gambar berikut, merupakan variabel laten, variabel ini dibangun oleh tiga indikator,, dan. Begitu juga dengan dan. Gambar 2 Contoh Analisis Faktor Konfirmatori Faktor-faktor pada Gambar 2 lengkap dengan masing-masing indikator yang spesifik. Permasalahannya apakah benar indikator-indikator tersebut merupakan alat pengukur faktor yang bersangkutan. Untuk itu perlu dikonfirmasi lebih lanjut, yaitu dengan memeriksa validitas dan reliabilitasnya. b. Analisis Jalur (Path) Analisis jalur dikembangkan untuk mempelajari pengaruh (efek) secara langsung maupun secara tidak langsung dari variabel eksogen terhadap variabel endogen. Contoh diagram jalur sederhana dapat digambarkan sebagai berikut : X P XY r XX2 Y X 2 P X2Y Gambar 3 Contoh Analisis Jalur Di dalam analisis jalur terdapat beberapa hubungan antar variabel yaitu pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung, pengaruh total, pengaruh semu dan pengaruh tak teranalisis ) Pengaruh langsung adalah pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen secara langsung tanpa melalui variabel lain. Digambarkan dengan panah satu arah dari satu variabel ke variabel lainnya P XY (X Y ) 2) Pengaruh tidak langsung adalah pengaruh variabel eksogen terhadap varabel endogen melalui variabel lain 4
5 P XX2 P X2Y X X 2 Y Pengaruh tidak langsung dapat dihitung dari hasil perkalian pengaruh langsung satu dengan pengaruh langsung dua, yaitu pengaruh langsung dari X ke X 2 dikalikan pengaruh langsung X 2 ke Y (P XX2 * P X2Y ) 3) Pengaruh total adalah penjumlahan dari pengaruh langsung dan pengaruh tidal langsung (P XY + (P XX2 * P X2Y )) 4) Pengaruh tak teranalisis yaitu pengaruh yang timbul karena adanya korelasi antara variabel eksogen (r XX2 ) 5) Pengaruh semu yaitu pengaruh dari dua variabel endogen yang saling berkorelasi. Y X Y Modification Indices (MI) Modification Indices (MI) dikonseptualisasikan sebagai statistik chi-square dengan degree of freedom= (Joreskog & Sorbom, 989). Untuk setiap MI ini adalah konservatif memperkirakan berapa banyak nilai chi-square akan menurun jika parameter disertakan. Salah satu tujuan utama menggunakan MI adalah untuk menghasilkan model fit yang lebih baik. Modifikasi dapat dilakukan apabila chi-square menurun minimal 3,84, karena 3,84 merupakan nilai kritis chi-square dengan degree of freedom=. MI menginformasikan penurunan chi-square jika parameter yang sebelumnya merupakan fixed parameter berubah menjadi free parameter (parameter yang diduga), dengan demikian MI yang paling besar menginformasikan parameter mana yang harus dijadikan free untuk meningkatkan model fit dengan maksimal. Pada penelitian ini mengkorelasikan error berdasarkan pada informasi MI, karena dengan melihat MI dapat menunjukan hubungan mana, yang apabila dimasukkan kedalam model akan memberikan pengaruh yang besar terhadap model fit. Selain itu modifikasi biasanya dilakukan pada dua keadaan berikut (Ghozali dan Fuad, 2005):. Meningkatkan model fit pada model penelitian yang telah memiliki fit yang bagus, karena masih banyak peluang untuk lebih meningkatkan model fit 2. Modifikasi yang dilakukan untuk meningkatkan model fit yang sebelumnya sangat buruk MI merupakan selisih antara matriks kovarian yang diperoleh dari sampel dengan matriks kovarian yang diperoleh dari model (Ghozali dan Fuad, 2005). MI = S - Σ(θ) = - Σ(θ) di mana: cov(x,x) = Σ ( ) ( ) = Σ( )² = var (x) cov(x,y) = Σ ( ) ( ) cov(y,x) = Σ ( ) ( ) cov(y,y) = Σ ( ) ( ) = Σ( )² = var (y) 5
6 III. METODE PENELITIAN 3. Sumber Data Data pada penelitian ini melibatkan 7 data sekunder. Data sekunder yang digunakan adalah sebagai berikut: Data Judul Penulis Tahun Variabel Analisis Hubungan Partisipasi Imam Ghozali 2004 X = Partisipasi Anggaran Anggaran dan Struktur Organisasi Terhadap Kinerja Manajerial X 2 = Struktur Organisasi Y=Kinerja Manajerial 2 Uji Mengenai Determinan Budgetary Slack 3 Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung situs yahoo 4 Pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Konsumen melakukan Pembelian Prosesor Intel 5 Pengaruh Brand Community Sebagai Kelompok Acuan Terhadap Keputusan Pembelian Anggota MFCM 6 Efektivitas Strategi Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Kalimantan Timur 7 Pengaruh Pesan Iklan Produk Mie Sedap Pada Media TV Terhadap Ekuitas Merek Porter, Stede, Milani 2005 X = Strategi Unit Bisnis X 2 = Anggaran Partisipatif Y = Budget Emphasis Y 2 = Budgetary Slack Sodana Devica (Skripsi FE Unversitas Brawijaya) Nyoto Wiyono (Skripsi Fakultas Ekonomi Unversitas Brawijaya) Satria Bagus Priambada (Skripsi FE Unversitas Brawijaya) Djumar Soewito (Diseratasi Fakultas Ekonomi Unversitas Brawijaya) Dhewi Marlia(Skripsi Fakultas Ekonomi Unversitas Brawijaya) 2008 X = Technical Quality X 2 = Functional Quality Y= Kepuasan Pengunjung Yahoo 2008 X = Citra Pembuat X 2 = Citra pemakai X 3 = Citra Produk Y= Keputusan Pembelian 2009 X = Pengaruh Normatif X 2 = Pengaruh Informasional Y= Keputusan Pembelian Pada Anggota Komunitas 2007 X= Efektivitas Strategi Intensifikasi X2= Efektivitas Strategi Ekstensifikasi Y= Peningkatan Pendapatan Asli Daerah 2008 X= Isi Pesan X2= Struktur Pesan X3= Format Pesan X4= Sumber Pesan Y= Keputusan Pembelian 3.2 Metode Tahapan dalam penelitian ini adalah :. Analisis SEM (Strucutral Equation Modeling) terhadap data dengan langkah-langkah sebagai berikut : a. Pembuatan diagram jalur hubungan kausalitas b. Mengevaluasi model keseluruhan melalui kriteria CMINDF dan Root Mean Square Error of Approximation (RMSEA) c. Pendugaan terhadap parameter model dengan metode maximum likelihood d. Mengevaluasi model pengukuran e. Mengevaluasi model struktural f. Pendugaan terhadap parameter model dengan maximum likelihood menggunakan 2. Mengkorelasikan measurement error berdasarkan pada informasi MI yang menunjukan error mana saja yang akan dikorelasikan, sehingga diperoleh koefisien struktural dan nilai-p dengan dan tanpa korelasi. 6
7 3.3 Diagram Alir Penelitian Mulai Data Pembuatan Diagram Jalur Matriks Korelasi/ Kovarian Evaluasi Model Menduga Parameter Informasi Modification Indices Korelasi dalam var.eksogen Korelasi antar var.eksogen Korelasi dalam var.endogen Hasil Analsis Kesimpulan Selesai Gambar 4. Diagram Alir Penelitian 7
8 IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4. Hasil Modification Indices dalam SEM pada Data Penelitian Pertama Diagram jalur penelitian pada data disajikan pada Gambar berikut: d3 d2 d X3 X2 X partispasi anggaran z kinerja Manajerial Y Y2 e e2 d4 d5 d6 X4 X5 X6 struktur Organisasi Gambar 5. Diagram Jalur Data Dari hasil analisis diperoleh nilai CMINDF sebesar,89 dan nilai RMSEA sebesar 0,073 yang termasuk dalam kategori good fit. Artinya, model yang terbentuk didukung oleh data empiris yang ada. Tabel. Structural Model Dengan dan Tanpa Korelasi Error Berdasarkan Modification Indices Pada Data Var. Independen Var. Dependen Tanpa Korelasi korelasi error antar var.eksogen Nilai Duga Nilai-p Nilai Duga Nilai-p Partispasi Kinerja anggaran manajerial 0,33 0,002 0,36 0,00 Struktur Kinerja organisasi manajerial -0,040 0,663-0,045 0,67 Pada struktural model di dalam Tabel di atas terdapat nilai-p yang kurang dari 5%, yaitu pada hubungan antara partisipasi anggaran dengan kinerja manajerial, artinya terdapat hubungan yang nyata antara kinerja manajerial dengan partisipasi anggaran. Tabel 2. Measurement Model Dengan dan Tanpa Korelasi Error Berdasarkan Modification Indices Pada Data Variabel Indikator Tanpa korelasi korelasi error antar var.eksogen Nilai Duga Nilai-p Nilai Duga Nilai-p partispasi_anggaran X 0,883 0,000 0,885 0,000 X 2 0,743 0,000 0,74 0,000 X 3 0,65 0,000 0,650 0,000 struktur_organisasi X 4 0,867 0,000 0,87 0,000 X 5 0,903 0,000 0,902 0,000 X 6 0,848 0,000 0,849 0,000 kinerja_manajerial Y 0,824 0,000 0,844 0,000 Y 2 0,66 0,005 0,646 0,005 Pada measurement model ternyata semua indikator signifikan pada taraf 5%. Indikator yang mempunyai pengaruh terbesar pada variabel partisipasi anggaran, struktur organisasi dan kinerja manajerial berturut-turut adalah indikator X, X 5 dan Y. Jadi dapat disimpulkan bahwa koefisien 8
9 structural maupun koefisien measurement dengan dan tanpa korelasi error, tidak mengalami perubahan yang signifikan. Pengujian nilai koefisien struktural dengan dan tanpa korelasi measurement error disajikan pada Tabel berikut: Tabel 3. Nilai-p Data Sampai Data7 Korelasi error dalam var. eksogen Korelasi error antar var.eksogen Data - 0,832 - Data 2 0,92 0,940 0,64 Data 3 0,543 0,655 - Data 4 0, Data 5-0,87 - Data 6 0,72-0,595 Data 7-0,787 - Korelasi error dalam var.endogen Berdasarkan pada Tabel di atas menunjukkan bahwa dengan nilai-p yang telah diperoleh dapat dikatakan bahwa dengan atau tanpa korelasi measurement error akan memberikan hasil yang sama, sehingga dapat disimpulkan dengan mengkorelasikan measurement error dalam variabel eksogen, antar variabel eksogen dan dalam variabel endogen yang berdasarkan pada informasi modification indices akan menjadikan CMINDF dan RMSEA menjadi semakin kecil sehingga menghasilkan model menjadi semakin baik. 9
10 V. KESIMPULAN DAN SARAN 5. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa:. Pengaruh korelasi antar measurement error dalam variabel eksogen tidak mengakibatkan perubahan yang signifikan pada koefisien struktural. 2. Pada koefisien struktural pengaruh korelasi measurement error antar variabel eksogen tidak mengakibatkan perubahan yang signifikan. 3. Pengaruh korelasi antar measurement error dalam variabel endogen tidak mengakibatkan perubahan koefisien struktural yang signifikan. 5.2 Saran Berdasarkan hasil penelitian ini, korelasi measurement error dalam variabel eksogen, antar variabel eksogen, dan dalam variabel endogen bisa dilakukan, karena CMINDF dan RMSEA menjadi semakin kecil sehingga model menjadi semakin baik. 0
11
12 DAFTAR PUSTAKA Baumgartner and Homburg Evaluasi Kriteria Goodness of fit. Tanggal akses: 26 November Bollen Structural Equations With Latent Variables. New York: Wiley. Broune, M.W., & Cudeck, R Alternative Ways of Assessing Model Fit. In K.A. Bollen & J.S. Long (Eds.). Testing Structural Equation Models. California. London, New Delhi: Sage Publications Inc. Devica, S Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung situs yahoo. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang. Tidak dipublikasikan. Ferdinand, A Structural Equation Modeling Dalam Penelitian Manajemen. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang. Fornell and Larcker. 98. Evaluating Structural Equation Models with Unobservable Variables and Measurement Error. Journal of Marketing Research. Ghozali, I dan Fuad Structural Equation Modeling Teori. Konsep dan Aplikasi dengan Program LISREL Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Semarang Ghozali, I Analisis Hubungan Partisipasi Anggaran dan Struktur Organisasi Terhadap Kinerja Manajerial. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang. Gujarati, D Basic Econometric. Edition. McGraw-Hill International Edition. Hair, J.F., R.F. Anderson, R.L. Tatham dan W.C. Black Multivariate Data Analysis. 5 th edition. Prentice Hall Inc., New Jersey. Johnson, R.A.and D.W. Wichern Applied Multivariate Statistical Analysis. Fifth Ed., Prentice Hall International, Englewood Chiffs, New Jersey. Marlia, D Pengaruh Pesan Iklan Produk Mie Sedap Pada Media TV Terhadap Ekuitas Merek. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang. Tidak dipublikasikan. Priambada, S Pengaruh Brand Community Sebagai Kelompok Acuan Terhadap Keputusan Pembelian Anggota MFCM. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang. Tidak dipublikasikan. Sharma, S Applied Multivariate Techniques. John Wiley & Sons Inc, Canada. Soewito, D Efektivitas Strategi Intensifikasi Dan Ekstensifikasi Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Disertasi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang. Tidak dipublikasikan. Solimun dan A. Rinaldo Pemodelan Persamaan Struktural Pendekatan PLS dan SEM Aplikasi Software SmartPLS dan AMOS. Laboratorium Statistika FMIPA Universitas Brawijaya. Malang. Steiger and Lind Statistically Based Test for The Number of Common Factors. Annual Meeting of The Psychometric Society. Lowa City. IA. Wijanto, S.H Structural Equation Modeling Dengan Lisrel 8.8 Konsep dan Tutorial. Graha Ilmu. Yogyakarta. Wiyono, N Pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Konsumen melakukan Pembelian Prosesor Intel. Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya, Malang. Tidak dipublikasikan. 2
x 1 x 3 x 4 y 1 x 5 x 6 x 7 x 8 BAHAN DAN METODE δ 1 λ 41 ξ 1 δ 4 λ 51 γ 21 δ 6 λ 61 ε 1 δ 3 η 1 γ 31 δ 7 λ 71 ξ 2 λ 81 ξ 3 λ 31 δ 5
8 BAHAN DAN METODE Bahan Data yang digunakan dalam penulisan ini diperoleh dari PT. MARS yaitu hasil survei konsumen terhadap produk-produk toilettris (keperluan mandi) pada tahun 005. Metode Secara garis
BAB II LANDASAN TEORI
8 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Jasa Jasa adalah setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak yang lain, yang pada dasarnya bersifat intangible ( tidak berwujud
Ketakbiasan Dalam Model Analisis Faktor Konfirmatori Pada Metode Pendugaan Maximum Likelihood Untuk Data Ordinal
Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013 Ketakbiasan Dalam Model Analisis Faktor Konfirmatori Pada Metode Pendugaan Maximum Likelihood Untuk Data Ordinal Wiwik Sudestri, Eri Setiawan dan Nusyirwan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWA DALAM PEMILIHAN JURUSAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MAHASISWA DALAM PEMILIHAN JURUSAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) (Studi Kasus di Jurusan Statistika Universitas Diponegoro Semarang) SKRIPSI
Analisis Indikator-Indikator Pembangunan Berkelanjutan (IPB) di Jawa Timur Menggunakan Metode Struktural Equation Models-Partial Least Square
Analisis Indikator-Indikator Pembangunan Berkelanjutan (IPB) di Jawa Timur Menggunakan Metode Struktural Equation Models-Partial Least Square Presented by: Dewi Rosiyana Umami 1306 100 035 Dosen Pembimbing:
AL-ADZKA, Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Volume II, Nomor 02 Juli 2012
195 MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL PENGARUH MOTIVASI, KAPABILITAS DAN LINGKUNGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA TAHUN PERTAMA PROGRAM STUDI S1 MATEMATIKA FMIPA-IPB Oleh : Muhammad Amin Paris (Dosen Fak.
Ketakbiasan Dalam Model Analisis Faktor Konfirmatori Pada Metode Pendugaan Kuadrat Terkecil Tak Terboboti (Unweighted Least Square) Untuk Data Ordinal
Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung, 2013 Ketakbiasan Dalam Model Analisis Faktor Konfirmatori Pada Metode Pendugaan Kuadrat Terkecil Tak Terboboti (Unweighted Least Square) Untuk Data Ordinal
LANGKAH-LANGKAH ANALISIS DATA PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL. Oleh: I Wayan Jaman Adi Putra
LANGKAH-LANGKAH ANALISIS DATA PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL Oleh: I Wayan Jaman Adi Putra 1. Proses Pemodelan Persamaan Struktural Penggunaan analisis Pemodelan Persamaan Struktural (Structural Equation
STRUCTURAL EQUATIO MODELLI G (SEM) DE GA MODEL STRUKTURAL REGRESI SPASIAL. Tisti Ilda Prihandini 1, Sony Sunaryo 2
STRUCTURAL EQUATIO MODELLI G (SEM) DE GA MODEL STRUKTURAL REGRESI SPASIAL Tisti Ilda Prihandini 1, Sony Sunaryo 2 1) Mahasiswa Magister Jurusan Statistika ITS, 2) Dosen Jurusan Statistika ITS Abstrak Suatu
PATH ANALYSIS & STRUCTURAL EQUATION MODEL. Liche Seniati Sem. Ganjil 2009/2010 Program Magister Profesi F.Psi.UI
PATH ANALYSIS & STRUCTURAL EQUATION MODEL Liche Seniati Sem. Ganjil 2009/2010 Program Magister Profesi F.Psi.UI PATH ANALYSIS (Path Analysis) : merupakan suatu metode analisis untuk melihat hubungan antara
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI Pada bagian ini terdiri dari tujauan pustaka, landasan teori dan kerangka pemikiran Tinjauan pustaka berisi penelitian-penelitian sebelumnya dan digunakan sebagai dasar dilaksanakannya
Oleh : Muhammad Amin Paris, S.Pd., M.Si (Dosen Fak. Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin) Abstrak
MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL PENGARUH MOTIVASI, KAPABILITAS DAN LINGKUNGAN TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA TAHUN PERTAMA PROGRAM STUDI S1 MATEMATIKA FMIPA-IPB Oleh : Muhammad Amin Paris, SPd, MSi (Dosen
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa Ditinjau dari Karakteristik Lingkungan Kampus (Studi Kasus di Jurusan Matematika FMIPA Unsri)
Jurnal Penelitian Sains Volume 15 Nomer 1(A) 15101 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa Ditinjau dari Karakteristik Lingkungan Kampus (Studi Kasus di Jurusan Matematika FMIPA Unsri) Oki Dwipurwani
II LANDASAN TEORI Definisi 1 (Prestasi Belajar) b. Faktor Eksternal Definisi 2 (Faktor-Faktor yang mempengaruhi prestasi) a.
II LANDASAN TEORI Definisi 1 (Prestasi Belajar) Prestasi belajar adalah suatu bukti keberhasilan belajar atau kemampuan seseorang siswa dalam melakukan kegiatan belajarnya sesuai dengan bobot yang dicapainya.
49 pengaruh satu atau lebih variabel bebas (variabel eksogen) terhadap variabel terikat (variabel endogen). Variabel independen atau variabel eksogen
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1) Waktu Penelitian ini tentang pengaruh ketidakpuasan konsumen dan promosi penjualan pesaing terhadap minat untuk berpindah merek dan mencari
A.Sejarah SEM dan Pengertian B.Model SEM C.Persamaan Matematis dalam SEM D.Konsep dan Istilah E. Asumsi F. Bagian SEM G.Proses Analisis SEM
DAFTAR ISI I. LATAR BELAKANG II. ISI A.Sejarah SEM dan Pengertian B.Model SEM C.Persamaan Matematis dalam SEM D.Konsep dan Istilah E. Asumsi F. Bagian SEM G.Proses Analisis SEM III. IV. KESIMPULAN JURNAL
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KECENDERUNGAN JIWA WIRAUSAHA MAHASISWA ITS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP KECENDERUNGAN JIWA WIRAUSAHA MAHASISWA ITS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL Arlina Sephana 1 dan Dwi Endah Kusrini 1 Mahasiswa Jurusan Statistika FMIPA-ITS
PEMODELAN HUBUNGAN IMT DAN DEPRESI DENGAN TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT PADA KASUS DATA TAK NORMAL
Jurnal Matematika UNAND Vol. 3 No. 2 Hal. 14 22 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PEMODELAN HUBUNGAN IMT DAN DEPRESI DENGAN TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT PADA KASUS DATA TAK NORMAL NITRI
PENERAPAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) UNTUK ANALISIS KOMPETENSI ALUMNI
Buletin Ilmiah Math. Stat. dan Terapannya (Bimaster) Volume 6, No. 0 (017), hal 113 10. PENERAPAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (SEM) UNTUK ANALISIS KOMPETENSI ALUMNI Matius Robi, Dadan Kusnandar, Evy Sulistianingsih
VIII ANALISIS SERVICE QUALITY DALAM MEMBENTUK KEPUASAN DAN LOYALITAS
VIII ANALISIS SERVICE QUALITY DALAM MEMBENTUK KEPUASAN DAN LOYALITAS Faktor faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dapat diidentifikasi dengan melihat faktor eksternal dan internak yang mempengaruhi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Waktu Penelitian Penelitian ini menganalisis bagaimana pengaruh kepuasan terhadap kepercayaan dan komitmen dalam membangun loyalitas pelanggan. Data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Proses penelitian ini di awali dengan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di tempat penelitian, melakukan perumusan masalah dan
ISSN: JURNAL GAUSSIAN, Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016, Halaman Online di:
ISSN: 2339-2541 JURNAL GAUSSIAN, Volume 5, Nomor 3, Tahun 2016, Halaman 553-562 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian PENGARUH MARKETING MIX TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Responden Pada bab IV ini akan menampilkan hasil penelitian yang berupa gambaran umum objek penelitian dan data deskriptif serta menyajikan hasil komputasi
Ketakbiasan Dalam Model Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) Pada Metode Pendugaan Kuadrat Terkecil Terboboti (Weighted Least Square) Untuk Data Ordinal
Prosiding Semirata FMIPA Universitas Lampung 2013 Ketakbiasan Dalam Model Analisis Faktor Konfirmatori (CFA) Pada Metode Pendugaan Kuadrat Terkecil Terboboti (Weighted Least Square) Untuk Data Ordinal
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan analisis data yang disesuaikan dengan pola penelitian dan variabel yang diteliti. Model yang digunakan dalam penelitian ini
Analisis Faktor Konfirmatori untuk Mengetahui Kesadaran Berlalu Lintas Pengendara Sepeda Motor di Surabaya Timur
JURNAL SAINS DAN SENI ITS Vol. 1, No. 1, (Sept. 2012) ISSN: 2301-928X D-106 Analisis Faktor Konfirmatori untuk Mengetahui Kesadaran Berlalu Lintas Pengendara Sepeda Motor di Surabaya Timur M Mushonnif
Analisis Pengaruh Kompetensi Tenaga Guru dan Kompetensi Kepala Sekolah Terhadap Capaian Standar Nasional Pendidikan
Prosiding Seminar Nasional Matematika, Universitas Jember, 19 November 2014 63 Analisis Pengaruh Kompetensi Tenaga Guru dan Kompetensi Kepala Sekolah Terhadap Capaian Standar Nasional Pendidikan Kasmuri
PEMODELAN PERSAMAAN WISATAWAN ASAL CHINA. Adib Ulun Nuha ( )
PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL PADA KEPUASAN WISATAWAN ASAL CHINA BERKUNJUNG DI INDONESIA Oleh: Adib Ulun Nuha (1306100063) Dosen Pembimbing: Dr. Bambang Widjanarko Otok, S.Si, M.Si/ Jerry Dwi Tij Trijoyo
BAB III METODE PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk
BAB III METODE PENELITIAN Bab ini bertujuan untuk memberikan suatu dasar yang valid dan reliabel untuk menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi yang diperoleh dari penelitian
PENERAPAN ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI STRUCTURAL EQUATION MODELING PADA MODEL HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN TEKANAN DARAH
Jurnal Matematika UNAND Vol. 3 No. 2 Hal. 34 43 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Matematika FMIPA UNAND PENERAPAN ANALISIS FAKTOR KONFIRMATORI STRUCTURAL EQUATION MODELING PADA MODEL HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK
BAB III METODE PENELITIAN. Rancangan penelitian adalah rencana yang mencakup penelitian secara
28 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Rancangan Penelitian Rancangan penelitian adalah rencana yang mencakup penelitian secara menyeluruh yang akan dilakukan oleh peneliti mulai dari membuat hipotesis dan
*Corresponding Author:
Periode Maret 06, Samarinda, Indonesia ISBN: 978-60-7658-- Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesetiaan Konsumen Dengan Metode Covariance Based Structural Equation ing (Studi Kasus: Pengaruh Kesetiaan
ESTIMASI MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL MELALUI PENDEKATAN BAYESIAN (Studi Kasus: Data Kinerja Pegawai Universitas Bina Darma Palembang)
BIAStatistics (215) Vol. 9, No. 2, hal. 1-6 ESTIMASI MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL MELALUI PENDEKATAN BAYESIAN (Studi Kasus: Data Kinerja Pegawai Universitas Bina Darma Palembang) 1 Didin Astriani P, 2 Jadi
III. METODE PENELITIAN
23 III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian ini dimulai dari pemikiran tentang peremajaan es krim Wall s Magnum, merubah konsep menjadi blow me away dengan pengalaman yang kompleks dan
Model Persamaan Struktural Kepuasan Pengguna Alumni Jurusan Matematika FMIPA Universitas Bengkulu
Jurnal Gradien Vol. 11 No. 2 Juli 2015 : 1106-1111 Model Persamaan Struktural Kepuasan Pengguna Alumni Jurusan Matematika FMIPA Universitas Bengkulu Dian Agustina, Pepi Novianti, Idhia Sriliana, Etis Sunandi
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian Penelitian ini dimulai dari pemikiran tentang ketatnya persaingan bisnis pada era globalisasi saat ini yang semakin dinamis dan kompleks, adanya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh
40 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengaruh persepsi atas suatu harga (price
Kata kunci : Confirmatory Factor Analysis, SEM, Media Belajar Internet. 1 Azwar Rhosyied, dan 2 Bambang Wijanarko Otok
ANALISA PENGARUH PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI MEDIA BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR DAN KREATIVITAS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING (Studi Kasus SMAN Probolinggo)
BAB III METODE PENELITIAN. menjelaskan bahwa populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Populasi
23 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel 3.1.1 Populasi Populasi adalah kelompok subyek yang hendak digeneralisasikan oleh hasil penelitian (Sugiyono, 2014). Sedangkan Arikunto (2010) menjelaskan
ESTIMASI MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL MELALUI PENDEKATAN BAYESIAN (Studi Kasus: Data Kinerja Pegawai Universitas Bina Darma Palembang)
ESTIMASI MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL MELALUI PENDEKATAN BAYESIAN (Studi Kasus: Data Kinerja Pegawai Universitas Bina Darma Palembang) Didin Astriani P 1, Jadi Suprijadi 2, Zulhanif 3 Program Pendidikan
DAFTAR PUSTAKA. Bollen, K.A Structural Equation With Latent Variables. New York : John Wiley & Sons.
7 DAFTAR PUSTAKA Bollen, K.A. 989. Structural Equation With Latent Variables. New York : John Wiley & Sons. Chin, W.W., Marcolin, B.L. and Newsted, P.R, 996. A Partial Least Squares Latent Variable Modelling
BAB IV HASIL PENELITAN DAN PEMBAHASAN
BAB IV HASIL PENELITAN DAN PEMBAHASAN A. GAMBARAN UMUM OBYEK/SUBYEK PENELITIAN 1. Obyek dan Subyek Penelitian Objek dalam penelitian ini yaitu Centro yang ada di Mall Ambarrukmo Plaza Jl. Laksda Adisucipto
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kausal yang menganalisis pengaruh antara variabel yang satu dengan yang lain. Jenis penelitian ini
ANALISIS EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL DI UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK
ANALISIS EVALUASI PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL DI UNIVERSITAS TANJUNGPURA PONTIANAK Neva Satahadewi, Hendra Perdana, Betri Wendra 3 Program Studi Statistika FMIPA Universitas Tanjungpura,
SEM. Structural Equation Model. Aplikasi SEM pada Tesis. Oleh : DIAN SRIREZEKI, STP., MM
SEM Structural Equation Model Oleh : DIAN SRIREZEKI, STP., MM Aplikasi SEM pada Tesis SEM (Structural Equation Modeling) Structural equation modeling merupakan suatu teknik statistik yang dipakai untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Proses penelitian ini di awali dengan mengidentifikasi permasalahan yang terjadi di tempat penelitian, melakukan perumusan masalah dan
BAB III METODE PENELITIAN
64 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Menghadapi era globalisasi dan persaingan telekomunikasi yang semakin kompetitif, perusahaan ditantang untuk menghasilkan produk (barang dan jasa) yang
II. TINJAUAN PUSTAKA. Pemodelan persamaan struktural (Structural Equation Modeling, SEM) adalah
II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Structural Equation Modeling (SEM) Pemodelan persamaan struktural (Structural Equation Modeling, SEM) adalah salah satu teknik peubah ganda yang dapat menganalisis secara simultan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian Proses penelitian ini diawali dengan kegiatan mengidentifikasi permasalahan dengan penelitian, melakukan perumusan masalah dan
MULTI-GROUP ANALYSIS OF STRUCTURAL INVARIANCE: STRUCTURAL EQUATION MODEL IN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODELLING
Seminar Nasional Statistika IX Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 7 November 2009 MULTI-GROUP ANALYSIS OF STRUCTURAL INVARIANCE: STRUCTURAL EQUATION MODEL IN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODELLING 1 Margaretha
Model Bantuan Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Jombang dengan Pendekatan SEM (Structural Equation Modeling)
Model Bantuan Rumah Tangga Miskin di Kabupaten Jombang dengan Pendekatan SEM (Structural Equation Modeling) Disusun oleh: ISTI APRILLIA (1312 105 015) Dosen Pembimbing: Dr. Bambang Widjanarko Otok, M.Si
BAB III METODE PENELITIAN. Kebayoran, Jakarta Selatan selama penelitian. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang dipilih sebagai tempat penelitian.
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Industri ini mengacu pada kegiatan operasional percetakan dan obyek penelitian ini ialah untuk mengetahui besarnya pengaruh Kepercayaan Pelanggan dan Kualitas
BAB III METODE PENELITIAN
A. Subjek dan Objek Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Subjek dari penelitian ini adalah konsumen Hero Supermarket di Kota Yogyakarta, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Hero Supermarket di
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei yaitu
21 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survei yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan memakai kuesioner sebagai alat untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini bertujuan untuk memberikan landasan yang valid dan reliabel untuk menghasilkan data yang dapat diyakini kebenarannya, sehingga informasi yang diperoleh dari penelitian
IV. METODE PENELITIAN
IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di Restoran Pia Apple Pie yang berlokasi di jalan Pangrango 10 Bogor. Penentuan lokasi penelitian ini dengan pertimbangan
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1. Pengumpulan Data Pada bagian ini dilakukan proses pengumpulan dan pengolahan data tahap awal serta pengumpulan data tahap akhir. Pengumpulan data pada penelitian
PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL PADA KEPUASAN WISATAWAN CINA BERKUNJUNG DI INDONESIA. Jurusan Statistika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
PEMODELAN PERSAMAAN STRUKTURAL PADA KEPUASAN WISATAWAN CINA BERKUNJUNG DI INDONESIA 1 Adib Ulun Nuha, 2 Bambang W. Otok, 3 Jerry Dwi T. P. Jurusan Statistika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya
Bab 3. Metode Penelitian
Bab 3 Metode Penelitian 3.1 Jenis dan Lokasi Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian mengenai pengujian model Theory Planned Behavior dalam menentukan pengaruh sikap siswa, norma subjektif,
III. METODOLOGI PENELITIAN
21 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran Dari industri jasa Lembaga Bahasa Inggris yang ada di Bogor, setiap penyelenggara kursus bahasa Inggris tentunya akan menciptakan suatu nama / simbol
Jurnal Penelitian Sains Volume 12 Nomer 3(A) 12303
Jurnal Penelitian Sains Volume 12 Nomer 3(A) 12303 Aplikasi Analisis Faktor Konfirmatori untuk Mengetahui Hubungan Peubah Indikator dengan Peubah Laten yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa di Jurusan Matematika
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XVIII Program Studi MMT-ITS, Surabaya 27 Juli 2013
PENDEKATAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING (SEM) UNTUK ANALISA PERSEPSI PEGAWAI TERHADAP GAYA KEPEMIMPINAN DI INDUSTRI MANUFAKTUR (STUDI KASUS PT. FERRO SIDOARJO) Sonny Faizal 1) dan Indung Sudarso
DAFTAR SIMBOL γ Besarnya pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen β Besarnya pengaruh variabel endogen terhadap variabel endogen...
DAFTAR SIMBOL γ Besarnya pengaruh variabel eksogen terhadap variabel endogen... 38 β Besarnya pengaruh variabel endogen terhadap variabel endogen... 38 δ Besarnya error dalam hubungan struktural antar
METODOLOGI PENELITIAN
III. METODOLOGI PENELITIAN A. KERANGKA PEMIKIRAN Dalam suatu organisasi atau perusahaan, faktor sumberdaya manusia memiliki peranan yang sangat penting dalam kegiatan organisasiuntuk mencapai berbagai
JURNAL GAUSSIAN, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Halaman Online di:
JURNAL GAUSSIAN, Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013, Halaman 29-38 Online di: http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/gaussian ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN DAN KEPUASAN KONSUMEN
Penerapan Analisa Faktor dalam Membentuk Faktor Laten yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa di Jurusan Matematika FMIPA Universitas Sriwijaya
Jurnal Penelitian Sains Volume 12 Nomer 3(A) 12301 Penerapan Analisa Faktor dalam Membentuk Faktor Laten yang Mempengaruhi Prestasi Mahasiswa di Jurusan Matematika FMIPA Universitas Sriwijaya Oki Dwipurwani,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. menyebar kuesioner kepada pelanggan Strawberry Café Tanjung
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian 1. Waktu Penelitian ini tentang pengaruh citra merek, preferensi merek, kepuasan konsumen dan minat beli kembali dalam membangun word of mouth.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. SEM (Structural Equation Modeling) adalah suatu teknik statistik yang mampu
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Structural Equation Modeling (SEM) 2.1.1 Sejarah SEM dan Pengertian Sewal Wright mengembangkan konsep ini pada tahun 1934, pada awalnya teknik ini dikenal dengan analisa jalur
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengaruh karakteristik produk (product characteristic),
ASUMSI MODEL SEM. d j
ASUMSI MODEL SEM Asumsi yang harus dipenuhi dalam analisis SEM di antaranya adalah data berdistribusi multivariat normal, untuk memeriksanya dapat dilakukan dengan menghitung nilai jarak kuadrat pada setiap
Motivasi. Persepsi. Sikap Keyakinan perilaku Evaluasi konsekuensi. Norma subjektif Keyakinan normatif Motivasi mematuhi
19 KERANGKA PEMIKIRAN Schiffman dan Kanuk (2004) menyatakan bahwa niat merupakan satu faktor internal (individual) yang memengaruhi perilaku konsumen. Niat merupakan bentuk pikiran yang nyata dari rencana
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. karena melibatkan sejumlah variable bebas (independent variable) dan variabel
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Structural Equation Modeling (SEM) Structural Equation Modeling (SEM) merupakan teknik dengan kombinasi dari analisis jalur (path) dan analisis regresi yang memungkinkan peneliti
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Waktu dan Tempat Penelitian Tempat yang dijadikan sebagai objek penelitian ini adalah usaha jasa perjalanan wisata Kili Kili Adventure yang berlokasi
Matematika dan Statistika
ISSN 4-6669 Volume 2, Juni 202 MAJALAH ILMIAH Matematika dan Statistika DITERBITKAN OLEH: JURUSAN MATEMATIKA FMIPA UNIVERSITAS JEMBER Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika Volume 2, Juni 202 STRUCTURAL
TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT (II) DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING ( SEM ) MENGGUNAKAN PROGRAM AMOS
TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT (II) DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING ( SEM ) MENGGUNAKAN PROGRAM AMOS Minto Waluyo mintowaluyo _ ti @yahoo.co.id Teknik Industri UPN Veteran Jatim Abstrak Penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek dan Subyek Penelitian 1. Obyek Obyek penelitian merupakan sasaran untuk mendapatkan suatu data dan obyek pada penelitian ini adalah Waroeng Spesial Sambal di Yogyakarta.
ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM)
VII ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM) Strutural Equation Model (SEM) merupakan suatu teknik statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antara variabel laten dengan variabel teramati sebagai
TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT (II) DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING ( SEM
TEKNIK ANALISIS MULTIVARIAT (II) DENGAN STRUCTURAL EQUATION MODELLING ( SEM ) Menggunakan Program Amos Minto Waluyo mintowaluyo _ ti @yahoo.co.id Jurusan Teknik Industri UPN Veteran Jatim Alamat Penulis
BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional 3.1.1 Variabel Penelitian Dalam penelitian ini menggunakan tiga jenis variabel yang dapat dikelompokkan sebagai berikut : 1. Variabel
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KERIPIK KENTANG (Studi Kasus pada Agronas Gizi Food, Kota Batu) ABSTRAK
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KERIPIK KENTANG (Studi Kasus pada Agronas Gizi Food, Kota Batu) Nur Amalia Ma rufah 1, Panji Deoranto 2, Rizky Luthfian Ramadhan Silalahi 2* 1 Alumni,
Peranan Matematika Dan Statistika Dalam Menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Pertumbuhan Usaha Industri Kecil Di Sulawesi Selatan
3 Vol. 9, No., 3-3, Januari 3 Peranan Matematika Dan Statistika Dalam Menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Pertumbuhan Usaha Industri Kecil Di Sulawesi Selatan Syamsuddin Abstrak Untuk menganalisis
PROSIDING ISBN :
S - 24 APLIKASI MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL (MPS) DALAM MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP LOYALITAS PENGHUNI RUMAH SUSUN MAHASISWA UNIVERSITAS SRIWIJAYA Oki Dwipurwani 1 1 Jurusan Matematika
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) merupakan salah satu produsen motor yang memiliki pangsa pasar cukup luas. Dengan meningkatnya permintaan
Sumber Data & Metode Pengambilan Sampel
BAB 3 Sumber Data & Metode Pengambilan Sampel n Z 2 Z 2 ( Np(1 p)) ( p(1 p) E 2 ( N 1)) n Jumlah sampel N Jumlah populasi (berjumlah 254orang) Z Tingkat kepercayaan (menggunakan 90%) E Ukuran kesalahan
Covariance Based approach SEM with Bollen-Stine Estimation
Jurnal ILMU DASAR Vol. 16 No. 2, Juli 2015 : 81 88 81 Pendekatan Covarian Based SEM dengan Estimasi Bollen-Stine Covariance Based approach SEM with Bollen-Stine Estimation Kasmuri *), I Made Tirta **,
SEM DAN LISREL UNTUK ANALISIS MULTIVARIATE
(JSI), VOL., NO. 1, April 010, Halaman 179-188 ISSN Print : 085-1588 ISSN Online : 355-4614 http://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jsi/index SEM DAN LISREL UNTUK ANALISIS MULTIVARIATE RAMADIANI Program
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ini adalah di Pusat Traing Perbankan (PTP) Yogyakarta dengan alamat Perum Candi Gebang Permai Blok T. No. 1,3,4,5 Wedomartani Sleman Yogyakarta.
VIII. ANALISIS STRUCTUAL EQUATION MODEL (SEM)
Atribut yang ditetapkan pada variabel kepuasan merupakan atribut mengenai kepuasan konsumen secara keseluruhan (overall satisfaction). Berdasarkan sebaran pilihan responden, lebih dari setengah dari jumlah
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian Kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai bulan Agustus 2016. Tempat pelaksanaan kegiatan penelitian berada di Kecamatan Getasan, Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN. di D.I. Yogyakarta, yang berlokasi di Purwomartani, Kalasan, Sleman, dan Nitipuran, Yogyakarta. Sedangkan subyek dari
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian 1. Obyek dan subyek penelitian Obyek penelitian adalah di kantor UPT Kementerian Sosial di D.I. Yogyakarta, yang berlokasi di Purwomartani, Kalasan, Sleman,
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
31 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek/ Subyek Penelitian 1. Sejarah Smartphone Xiaomi Salah satu perusahaan yang memproduksi smartphone adalah Xiaomi. Xiaomi sendiri mulai menjual
