Pembahasan Pengamanan untuk Jaringan Komputer berbasis IPv6
|
|
|
- Susanti Hartono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Pembahasan Pengamanan untuk Jaringan Komputer berbasis IPv6 Albert Raditya Sukiyanto - NIM : ) 1) Jurusan Teknik Informatika ITB, Bandung 40132, [email protected] Abstract Makalah ini akan mengkaji aplikasi matematika diskrit (terutama pada bidang pengamanan jaringan) dalam jaringan komputer berbasis TCP/ IP, khususnya IPv6. Maraknya penggunaan peralatan yang berbasiskan Jaringan Komputer dan protokol TCP / IP, baik komputer maupun peralatan lain, misalnya handpone, camera, handycam, dll, sehingga penggunaan IP sendiri sudah makin penting. Apalagi Internet Protokol juga marak dibicarakan terlebih dikarenakan sekarang ini sedang terjadi proses pergantian dari IPv4 menjadi IPv6. Pengamanan IPv6 menggunakan sebuah protokol IPSec yang diaplikasikan pada layer IP. Pada IPSec digunakkan sebuah algoritma untuk bertukar kunci rahasia yang akan digunakkan untuk mengamankan IPv6, yaitu Algoritma Diffie Hellman. Algoritma tersebut yang akan dibahas secara lebih lanjut pada makalah ini. Kata Kunci: Pengamanan, IPv6, Algoritma Diffie- Hellman 1. PENDAHULUAN Penulis Memutuskan untuk mengambil makalah ini karena penulis merasa keamanan data merupakan hal yang penting pada saat komunikasi melalui jaringan komputer. Jaringan Komputer adalah himpunan interkoneksi (interconnected) sejumlah komputer autonomous. Dan, Sistem terdistribusi adalah sebuah sistem dengan satu unit kendali dan sejumlah unit yang dikendalikan untuk para pengguna. Jaringan komputer sering kali salah diartikan dengan sistem terdistribusi. Pada sistem terdistribusi keberadaan sejumlah komputer autonomous bersifat transparan bagi pemakainya. Sedangkan pada suatu jaringan pengguna harus secara eksplisit menangani seluruh manajemen jaringannya sendiri. Sehingga sistem terdistribusi adalah sistem yang dibuat diatas sebuah jaringan, yaitu pada perangkat lunaknya. Jaringan komputer memiliki banyak kegunaan, kegunaan jaringan computer, antara lain: 1. Berbagi pakai (resource sharing). 2. Untuk mendapatkan keandalan tinggi (high reliability) 3. menghemat uang (saving money) Daya tarik pada jaringan komputer: : 1. Akses informasi yang berbeda ditempat yang jauh 2. Komunikasi orang ke orang 3. Hiburan interaktif Suatu jaringan biasanya dibedakan melalui dua buah klasifikasi, yaitu menurut teknologi transmisi (jaringan broadcast dan jaringan point-to-point) dan berdasarkan jarak (Data Flow Machine, Multicomputer, LAN, MAN, WAN, Wireless Network, Internetwork). TCP/IP termasuk dalam deretan protokol komunikasi yang digunakan untuk menghubungkan host-host pada jaringan Internet. TCP/ IP menggunakan banyak protokol didalamnya, adapun protokol utamanya adalah TCP/ IP. Gambar 1: Ilustrasi Jaringan Komputer Sejarah TCP dan Internet TCP/IP pertama kali dikembangkan oleh DOD (Department of Defense) di Amerika, yaitu pada n 1969 lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika yaitu DARPA (Defence Advance Research Project Agency) dan menghasilkan ARPANET. Aplikasi Internet yang pertama kali ditemukan adalah FTP (File Transfer Protocol) sebuah aplikasi untuk kebutuhan transfer file antar host. Aplikasi (Electronic Mail) kemudian ditemukan selanjutnya. Untuk keperluan remote login khususnya bagi para administrator jaringan ditemukan aplikasi Telnet. Tiga aplikasi tadi menjadi populer dimasa ARPANET. Dalam perjalanan masa ARPANET semakin besar, sehingga protokol yang digunakan pada waktu itu NCP (Network Communication Protocol) sudah tidak mampu menampung node komputer yang semakin besar. Maka, lahirlah protokol TCP/IP yang selanjutnya pada n 1983 oleh ARPANET dinyatakan menjadi standar untuk jaringan. Lalu sebuah perusahaan bernama BBN membuat TCP/IP berjalan diatas komputer dengan sistem operasi UNIX, sejak saat itulah UNIX dan TCP/IP digabung. 2. PEMBAHASAN 2.1 Konsep Dasar Protokol Protokol dapat dimisalkan sebagai penerjemah dua
2 orang yang berbeda bangsa ingin berkomunikasi. Protokol internet yang pertama kali dirancang pada awal n 1980-an. Akan tetapi pada saat itu, protokol tersebut hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa node saja. Baru pada awal n 1990-an mulai disadari bahwa internet mulai tumbuh ke seluruh dunia dengan pesat. Sehingga banyak bermunculan protokol internet. Sehingga disadari bahwa dibutuhkan sebuah protokol internet yang standar, yaitu OSI (Open System Interconnection). Tetapi pada perkembangannya, TCP/IP menjadi standar de facto yaitu standar yang diterima karena pemakaiannya secara sendirinya semakin berkembang Konsep Dasar IPv4 Alamat IP (IPv4) pada awalnya adalah sederetan bilangan biner sepanjang 32 bit yang dipakai untuk mengidentifikasi host pada jaringan. Prinsip kerjanya adalah packet yang membawa data dimuati alamat IP dari komputer pengirim data kepada alamat IP pada komputer yang akan dituju, kemudian data tersebut dikirim ke jaringan. Packet ini kemudian dikirim dari router ke router dengan berpedoman pada alamat IP tersebut menuju ke komputer yang dituju. Oleh karena itulah alamat IP suatu komputer itu unik. Gambar 3: Model TCP/IP Gambar 2: 7 Lapisan / Layer Model OSI (Open System Interconnection) 2.2 TCP / Transmission Control Protocol Transmission Control Protocol atau yang sering kali disingkat menjadi TCP berfungsi untuk melakukan transmisi transmisi data per-segmen (packet data dipecah dalam jumlah yang sesuai dengan besaran packet kemudian dikirim satu persatu hingga selesai). Agar pengiriman data sampai dengan baik, maka pada setiap packet pengiriman, TCP akan menyertakan nomor seri (sequence number). Adapun komputer tujuan yang menerima packet tersebut harus mengirim balik sebuah sinyal acknowledge dalam satu periode yang ditentukan. Bila pada waktunya komputer tujuan belum juga memberikan acknowledge, maka terjadi time out yang menandakan pengiriman packet gagal dan harus diulang kembali. Model protokol TCP disebut sebagai connection oriented protocol. 2.3 IP / Internet Protocol IP (Internet Protocol) address atau alamat IP yang bahasa awamnya bisa disebut dengan kode pengenal komputer pada jaringan merupakan komponen vital pada internet, karena tanpa alamat IP seseorang tidak akan dapat terhubung ke internet Pembagian kelas IPv4 Pada IPv4 dapat dibagi menjadi 3 kelas yang tergantung dari besarnya bagian host: 1. Kelas A (bagian host sepanjang 24 bit, terdiri dari 16,7 juta host) 2. Kelas B (bagian host sepanjang 16 bit, terdiri dari host) 3. Kelas C (bagian host sepanjang 8 bit, terdiri dari 254 host) Konsep kelas ini memiliki keuntungan yaitu pengelolaan rute informasi tidakmemerlukan seluruh 32 bit tersebut melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil Format alamat IPv4 Pemberian alamat dalam internet mengikuti format alamat IP (RFC 1166). Alamat ini dinyatakan dengan 32 bit (bilangan 0 dan 1) yang dibagi atas 4 bagian (setiap bagian terdiri dari 8 bit atau oktet) dan tiap kelompok dipisahkan oleh sebuah tanda titik. Untuk memudahkan pembacaan, penulisan alamat dilakukan dengan angka desimal, misalnya: Jika dinyatakan dalam biner menjadi : Dari 32 bit ini berarti banyaknya jumlah maksimum alamat yang dapat dituliskan adalah 2 32 atau alamat. Adapun format alamat IPv4 terdiri dari 2 bagian, netid
3 dan hostid. Netid sendiri menyatakan alamat jaringan sedangkan hostid menyatakan alamat lokal (host/ router). Akan tetapi dari 32 bitini tidak boleh semuanya angka 0 atau 1 ( digunakan untuk jaringan yang tidak dikenal dan digunakan untuk broadcast) Dengan perkembangan internet dan jaringan akhirakhir ini telah membuat internet protocol (IP) yang merupakan tulang punggung jaringan berbasis TCP/ IP dengan cepat menjadi ketinggalan zaman, dan alamat IPv4 pun juga akan habis terpakai Penggantian IPv4 menjadi IPv6 Setelah IPv4 sukses penggunaannya oleh para pengguna internet, kemudian timbul suatu permasalahan baru dimana IPv4 hanya dapat menampung para pengguna internet sebanyak 4,3 milyar saja, sedangkan angka ini diperkirakan akan melonjak kembali beberapa n kedepan. Berdasarkan hal itulah kemudian dirancang suatu internet protocol baru yang dinamakan IP next generation (IPng) pada n 1996 yang penggunaannya secara bertahap akan menggeser penggunaan dari IPv4 yang telah sukses sebelumnya. IPng atau disebut juga IPv6 sendiri adalah suatu protokol layer ketiga terbaru yang diciptakan untuk menggantikan IPv4 atau yang sering dikenal sebagai IP. Alasan utama dari penciptaan Internet Protocol Version 6 ini adalah untuk mengoreksi masalah pengalamatan pada versi 4 (IPv4). Karena kebutuhan akan alamat internet semakin banyak, maka IPv6 diciptakan dengan tujuan untuk memberikan pengalamatan yang lebih banyak dibandingkan dengan IPv4, sehingga perubahan pada IPv6 masih berhubungan dengan pengalamatan IP sebelumnya. Perubahan terbesar pada IPv6 adalah terdapat pada header, yaitu peningkatan jumlah alamat dari 32 bit (IPv4) menjadi 128 bit (IPv6). 2.4 IPv6 (Internet Protocol Version 6) Seperti yang telah dikei sebelumnya IPv4 akan diganti oleh IPv6 dikarenakan keterbatasan pengelamatan. Octect or Bytes Bits Hex Binary Decimal Tabel 1. Contoh address IPv DB 08 F5 F F5 F C Shortcuts: Leading Zero Compression Zero- Compressed Mixed Notation IPv4-mapped DB 8 F5 F5 0 0 F5 F5 0 0 C DB 8 F5 F5 :: F5 F5 0 0 C DB 8 F5 F5 :: F5 F5 FF FF Kelebihan IPv6 Keunggulan Internet Protocol version 6 dibandingkan Internet Protocol version 4 adalah Otomatisasi Setting. Alamat pada IPv4 pada dasarnya statis terhadap host. Biasanya diberikan berurut pada host. Walaupun sekarang ini sudah terdapat DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol), tetapi DHCP merupakan fungsi tambahan pada IPv4 sedangkan pada IPv6 fungsi untuk men-setting secara otomatis disediakan secara standar dan merupakan default-nya. Pada setting otomatis terdapat dua cara tergantung penggunaan address, yaitu: 1. Setting Otomatis Stateless Cara ini tidak perlu menyediakan server untuk pengelolaan dan pembagian IP address, hanya setting router saja dimana host yang telah tersambung di jaringan tersebut. Kemudian host menambah pattern bit yang diperoleh dari informasi yang unik terhadap host, lalu membuat IP address sepanjang 128 bit dan menjadikannya sebagai alamat IP dari host tersebut. 2. Setting Otomatis Statefull Merupakan pengelolaan secara ketat dalam hal range IP address yang diberikan pada host dengan menyediakan server untuk pengelolaan keadaan alamat IP, dimana cara ini hampir mirip dengan cara DHCP pada IPv4. Pada saat melakukan settring secara otomatis, informasi yang dibutuhkan antara router, server, dan host adalah ICMP (Internet Control Message Protocol) yang telah diperluas. Pada ICMP dalam IPv6 ini, termasuk pula IGMP (Internet Group management Protocol) yang dipakai pada multicast dalam IPv4.
4 Selain Otomatis Setting, Keamanan pada IPv6 juga lebih terjaga. Saat ini metode pengamanan dengan menggunakan S-HTTP (Secure HTTP) untuk pengiriman nomor kartu kredit, dll dengan mengenkripsinya atau mengenkripsi dengan PGP (Pretty Good Privacy) telah dipakai secara umum Tetapi cara diatas adalah keamanan yang ditawarkan oleh aplikasi (kita harus memakai aplikasi tertentu untuk mendapatkan keamanan diatas). Jika kita membutuhkan sekuriti pada komunikasi tanpa tergantung pada aplikasi tertentu maka diperlukan fungsi sekuriti pada layer TCP/IP, karena IPv4 tidak mendukung fungsi keamanan ini kecuali dipasang suatu aplikasi khusus agar bisa mendukung sekuriti. Berbeda dengan IPv6. Pada IPv6 telah mendukung komunikasi terenkripsi maupun authentication pada layer IP. Dengan memiliki fungsi sekurity pada IP itu sendiri, maka dapat dilakukan hal seperti packet yang dikirim dari host tertentu seluruhnya dienkripsi. Pada IPv6 untuk authentication dan komunikasi terenkripsi memakai header yang diperluas atau yang disebut AH (Authentication Header) dan payload yang dienkripsi yang disebut ESP (Encapsulating Security Payload). Pada komunikasi yang memerlukan enkripsi kedua atau salah satu header tersebut ditambahkan. Fungsi sekurity yang dipakai pada layer aplikasi, misalnya pada S-HTTP dipakai SSL sebagai metode enkripsi, sedangkan pada PGP memakai IDEA menjadi metode enkripsinya. Sedangkan manajemen kunci memakai cara tertentu pula. Sebaliknya, pada IPv6 tidak ditetapkan cara tertentu dalam metode enkripsi dan manajemen kunci, sehingga menjadi fleksibel dapat memakai metode manapun. Hal ini dikenal sebagai SA (Security Association). Fungsi Sekuriti pada IPv6 selain pemakaian pada komunikasi terenkripsi antar jaringan dengan cara mengenkripsi packet oleh gateway dari 2 jaringan yang melakukan komunikasi tersebut. Selain itu kelebihan lain dari IPv6 seperti yang telah dikei sebelumnya bahwa IPv6 mempunyai address 128 bit. Sehingga dapat menampung kira-kira 3.4 x address. Selain itu masih terdapat keunggulankeunggulan yang lain. 3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Dasar Pengamanan IPv6 Pengamanan Internet Protocol version 6 menggunakan sebuah protokol yang dinamakan IPSec. IPsec (IP Security) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mengamankan transmisi datagram dalam sebuah internetwork berbasis TCP/IP. terdapat beberapa standar untuk melakukan enkripsi data dan juga integritas data pada lapisan kedua dalam DARPA Reference Model (internetwork layer). IPSec melakukan enkripsi terhadap data pada lapisan yang sama dengan protokol IP dan menggunakan teknik tunneling untuk mengirimkan informasi melalui jaringan Internet atau dalam jaringan Intranet secara aman. Tabel 2. DARPA Reference Model ke- Nama lapisan Keterangan Application Layer Host-to-Host Layer Internetworking Layer Lapisan ini bertanggung jawab dalam rangka menyediakan akses kepada aplikasi terhadap jaringan TCP/IP. Protokol-protokol yang berjalan pada lapisan ini adalah protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan lain-lain. Lapisan ini bertanggung jawab dalam rangka membuat komunikasi antar dua host, dengan menggunakan cara membuat sebuah sesi connectionoriented atau menyebarkan sebuah connectionless broadcast. Protokol-protokol yang berjalan pada lapisan ini adalah protokol Transmission Control Protocol (TCP) dan User Datagram Protocol (UDP). Lapisan ini bertanggung jawab dalam melakukan routing dan pembuatan paket IP (dengan menggunakan teknik encapsulation). Protokol-protokol yang berjalan pada lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP), Internet Control Message Protocol (ICMP), serta Internet Group Management Protocol (IGMP). IPSec diimplementasikan pada lapisan transport dalam OSI Reference Model untuk melindungi protokol IP dan protokol-protokol yang lebih tinggi dengan menggunakan beberapa kebijakan keamanan yang dapat dikonfigurasikan untuk memenuhi kebutuhan keamanan pengguna, atau jaringan. IPSec umumnya diletakkan sebagai sebuah lapisan tambahan di dalam stack protokol TCP/IP dan diatur oleh setiap kebijakan keamanan yang diinstalasikan dalam setiap mesin komputer dan dengan sebuah skema enkripsi yang dapat dinegosiasikan antara pengirim dan penerima. Kebijakan-kebijakan keamanan tersebut berisi kumpulan filter yang diasosiasikan dengan kelakuan tertentu. Ketika sebuah alamat IP, nomor port TCP dan UDP atau protokol dari sebuah paket datagram IP cocok dengan filter tertentu, maka kelakukan yang dikaitkan dengannya akan diaplikasikan terhadap paket IP tersebut. Untuk membuat sebuah sesi komunikasi yang aman antara dua komputer dengan menggunakan IPSec, maka dibutuhkan sebuah framework protokol yang disebut dengan ISAKMP/Oakley. Protokol ISAKMP / Oakley menggunakan algoritma Diffie-Hellman. Selama proses negosiasi dilakukan, persetujuan akan
5 tercapai dengan metode autentikasi dan kemanan yang akan digunakan, dan protokol pun akan membuat sebuah kunci yang dapat digunakan bersama (shared key) yang nantinya digunakan sebagi kunci enkripsi data. IPSec mendukung dua buah sesi komunikasi keamanan, yakni sebagai berikut: protokol Authentication Header (AH): menawarkan autentikasi pengguna dan perlindungan dari beberapa serangan (umumnya serangan man in the middle), dan juga menyediakan fungsi autentikasi terhadap data serta integritas terhadap data. Protokol ini mengizinkan penerima untuk merasa yakin bahwa identitas si pengirim adalah benar adanya, dan data pun tidak diifikasi selama transmisi. Namun demikian, protokol AH tidak menawarkan fungsi enkripsi terhadap data yang ditransmisikannya. Informasi AH dimasukkan ke dalam header paket IP yang dikirimkan dan dapat digunakan secara sendirian atau bersamaan dengan protokol Encapsulating Security Payload. 0-7 bit Next header Tabel 3. Diagram paket AH 8-15 bit Payload length bit bit RESERVED Security parameters index (SPI) Sequence number Authentication data (variable) protokol Encapsulating Security Payload (ESP): Protokol ini melakukan enkapsulasi serta enkripsi terhadap data pengguna untuk meningkatkan kerahasiaan data. ESP juga dapat memiliki skema autentikasi dan perlindungan dari beberapa serangan dan dapat digunakan secara sendirian atau bersamaan dengan Authentication Header. Sama seperti halnya AH, informasi mengenai ESP juga dimasukkan ke dalam header paket IP yang dikirimkan. Beberapa perangkat keras serta perangkat lunak dapat dikonfigurasikan untuk mendukung IPSec, yang dapat dilakukan dengan menggunakan enkripsi kunci publik yang disediakan oleh Certificate Authority (dalam sebuah public key infrastructure) atau kunci yang digunakan bersama yang telah ditentukan sebelumnya (skema Pre-Shared Key/PSK) untuk melakukan enkripsi secara privat. Tabel 4. Diagram paket ESP Pad Length Authentication Data (variable) Next Header 3.2.Protokol Diffie-Hellman Protokol Diffie Hellman adalah sebuah protokol dalam kriptografi yang memperbolehkan 2 buah pihak yang belum memiliki pengean mengenai satu sama lain untuk bertukar kode melalui jaringan komunikasi yang tidak diamankan. Dan kode ini dapat digunakan untuk mengenkripsi komunikasi yang berurutan menggunakan symetri key cipher (sebuah algoritma kriptografi untuk mendekripsi dan mengenkripsi data ). Kode ini pertama kali dikembangkan pada n 1976 oleh Whitfield Diffie dan Martin Hellman. Walaupun Diffie-hellman kode adalah anonymous keyagreement protokol, kode ini memberikan asas untuk berbagai protokol yang perlu di-autentikasi dan digunakan untuk memberikan perfect forward secrecy di e singkat pada lapisan keamanan transport yang sempurna. Gambar 4: Diagram Cara Pemakaian Diffie-Hellman Pertukaran Kode Keterangan: s = shared secret key (kode rahasia) a = kode rahasia pihak I b = kode rahasia pihak II g = dasar publik (bilangan prima) p = bilangan prima publik Implemetasi yang paling sederhana dan asli dari protokol menggunakan himpunan bilangan ulo p yang multiplicative, dimana p adalah prima dan g adalah primitif root ulo. Berikut adalah contoh dari protokol tersebut: Tabel 5. Contoh Penggunaan Protokol Diffie-Hellman 0-7 bit 8-15 bit bit bit Alice Bob Security parameters index (SPI) Sequence number Sec Calc Calc Sec p, g p, g Payload data (variable) Padding (0-255 bytes) a g a p b
6 (g b p) a p = g b p (g a p) b p Keterangan: 1. Alice and Bob setuju untuk menggunakan sebuah bilangan prima p=23 dan basis g=5. 2. Alice memilih kode rahasia a=6, dan mengirim Bob (g a p), = Bob memilih kode rahasia b=15, dan mengirim Alice (g b p), = Alice mengkomputasi (g b p) a p, = Bob mengkomputasi (g a p) b p, = 2. Baik Alice dan Bob sudah mencapai nilai yang sama, dikarenakan g ab dan g ba adalah sama. Perhatikan bahwa a,b, dan g ab = g ba dirahasiakan. Nilai-nilai yang lain tidak dirahasiakan. Setelah Alice dan Bob mengkomputasi rahasia yang telah mereka bagi, mereka dapat menggunakannya sebagai kunci enkripsi, yang hanya dikei oleh mereka, untuk mengirimkan pesan melalui jaringan komunikasi yang sama. Tentu saja, makin besar nilai a, b, dan p dibutuhkan untuk membuat contoh ini aman, karena mudah untuk mencoba semua kemungkinan nilai dari g ab 23. Jika p adalah sebuah bilangan prima yang nilainya minimal 300 digits, dan a maupun b setidaknya 100 digit, maka algoritma yang termangkus saat ini-pun belum dapat menemukan nilai g, p, dan g a p, bahkan menggunakan semua komputasi buatan manusia. Masalah ini dikenal sebagai masalah logaritma diskrit. Perhatikan bahwa g tidak perlu bernilai besar. Protokol Diffie-Hellman secara umum 1. Alice dan Bob menyetujui sebuah siklus G terbatas dan element g yang akan dihasilkan ada didalam G (Hal ini biasanya dilakukan sebelum sisa protokol; g diasumsikan dikei oleh semua penyerang.) G akan ditulis berulang. 2. Alice mengirim sebuah angka natural yang acak dan mengirimkan g a kepada Bob 3. Bob mengirim sebuah angka natural yang acak dan mengirimkan g b kepada Alice 4. Alice mengkomputasi (g b ) a 5. Bob mengkomputasi (g a ) b 6. Baik Alice dan Bob sekarang memiliki himpunan gab, yang mana berfungsi sebagai kode rahasia yang dibagi. Nilai (g b ) a dan (g a ) b sama dikarenakan keduanya adalah power associative. Tabel 6. Contoh Jika Terjadi Curi Dengar (Eavesdropper) ketika Penggunaan Protokol Diffie-Hellman Alice Bob Eve Tidak Tidak Tidak p = 23 b = 15 p = 23 a = 6 p = 23 a = 6 base g = 5 base g = 5 base g = 5 b = 15 a = 6 b = 15 s = = 8 5 b 23 = = 2 8 b 23 = = 8 b = 19 5 a 23 = = 2 19 a 23 = = 19 a 23 s = 2 s = 2 5 a 23 = 8 5 b 23 = a 23 = s 8 b 23 = s 19 a 23 = 8 b 23 Keterangan: s = shared secret key (kode rahasia). S = 2 a = kode rahasia Alice. a = 6 b = kode rahasia Bob. b = 15 g = dasar publik. g = 5 p = bilangan prima publik. p = 23 Perhatikan bahwa kode rahasia Bob tidak akan dengan mudah dipecahkan oleh Alice, begitu juga sebaliknya. Dengan demikian Eve tidak dapat menemukan kode rahasia dengan mudah.
7 Gambar 5: Contoh Bagan Pemakaian Diffie-Hellman Pertukaran Kode Agar lebih aman ordo dari G haruslah prima atau memiliki banyak faktor prima untuk menghindari pemakaian algoritma Pohlig-Hellman untuk mendapatkan a-b. Karena alasan ini, bilangan prima Sophie Germain biasanya digunakan sebagai bilangan prima publik. Bilangan prima sophie Germain adalah p, p = 2q + 1 Dimana, p adalah bilangan prima Siophie Germain, jika q adalah bilangan prima juga. Pada deskripsi awal, protokol Diffie-hellman tidak menyediakan authentication untuk kedua belah pihak, dan karena itulah protokol ini lemah terhadap man-inthe-middle-attack (sebuah serangan, dimana penyerang dapat membaca, menyisipkan, dan meifikasi sesuai kemauannya, pesan diantara kedua belah pihak tanpa dikei oleh pihak manapun). Untuk itulah dibutuhkan sebuah protokol tambahan untuk mengautentikasi pesan yang diterima. 3.3 Simulasi Algoritma Diffie Hellman 1. Albert and Raditya setuju untuk menggunakan sebuah bilangan prima p=359 dan basis g=6. 2. Albert memilih kode rahasia a=100, dan mengirim Raditya (g a p), = Raditya memilih kode rahasia b=168, dan mengirim Albert (g b p), = Albert mengkomputasi (g b p) a p, x = Raditya mengkomputasi (g a p) b p, x = 123. Dari Algoritma Diffie Hellman, kode rahasia yang dihasilkan adalah 123. Dan kode rahasia tersebut dapat digunakan untuk kode yang dipakai dalam mengenkripsi data. Dan bila 4. KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat diambil dari makalah ini adalah : 1. IPv6 menggunakan IPSec sebagai protokol keamanan. IPSec adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mengamankan transmisi datagram dalam sebuah internetwork berbasis TCP/IP. Terdapat beberapa standar untuk melakukan enkripsi data dan juga integritas data pada lapisan kedua dalam DARPA Reference Model (internetwork layer). 2. Agar komunikasi aman, maka sesi komunikasi antara dua komputer dengan menggunakan IPSec, maka dibutuhkan sebuah framework protokol yang disebut dengan ISAKMP/Oakley. Protokol ISAKMP / Oakley menggunakan algoritma Diffie Hellman dalam mempertukarkan kunci rahasia yang akan digunakan dalam mengenkripsi data IPSec mendukung dua buah sesi komunikasi keamanan, yakni protokol Authentication Header (AH) dan protokol Encapsulating Security Payload (ESP). 3. Diffie Hellman adalah protokol dalam kriptografi yang memperbolehkan 2 buah pihak yang belum memiliki pengean mengenai satu sama lain untuk bertukar kode melalui jaringan komunikasi yang tidak diamankan. Dan kode ini dapat digunakan untuk mengenkripsi komunikasi yang berurutan menggunakan symetri key cipher
8 (sebuah algoritma kriptografi untuk mendekripsi dan mengenkripsi data). Secara umum, Algoritma Diffie Huffman merupakan sebuah algoritma yang aman untuk saling mempertukarkan kunci rahasia. DAFTAR REFERENSI [1] Sobana, Aceh, Jaringan Komputerdan Internet (Sebuah Pengantar). waktu akses : 25 Desember 2007 pukul [2] Gilbert, H., Introduction to TCP/IP waktu akses : 26 Desember 2007 pukul [3] Stallfig, Paul, IPv6-101: Introduction introduction.pdf waktu akses : 26 Desember 2007 pukul [4] Terr, David, Diffie-Hellman Protocol HellmanProtocol.html waktu akses : 26 Desember 2007 pukul [5] waktu akses : 26 Desember 2007 pukul [6] Sugeng, Winarno, Jaringan Komputer dengan TCP/IP, Penerbit Informatika, 2006
adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer dalam Komunikasi Data
adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer dalam Komunikasi Data Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya
Komunikasi Data STMIK AMIKOM Yogyakarta Khusnawi, S.Kom, M.Eng. TCP/IP Architecture
Komunikasi Data STMIK AMIKOM Yogyakarta Khusnawi, S.Kom, M.Eng TCP/IP Architecture TCP/IP Protocol Architecture Dikembangkan oleh the US Defense Advanced Research Project Agency (DARPA) for its packet
26/09/2013. Pertemuan III. Elisabeth, S.Kom - FTI UAJM. Referensi Model TCP/IP
Pertemuan III Referensi Model TCP/IP 1 TCP/IP dikembangkan sebelum model OSI ada. Namun demikian lapisan-lapisan pada TCP/IP tidaklah cocok seluruhnya dengan lapisan-lapisan OSI. Protokol TCP/IP hanya
Sejarah TCP/IP TCP/IP
Sejarah TCP/IP Sejarah TCP/IP bermula di Amerika Serikat pada tahun 1969 di Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) melakukan menguji rangkaian sistem pada paket (packet-switching). 1 Sejarah
PENGAMANAN JARINGAN KOMUTER
PENGAMANAN JARINGAN KOMUTER Komunikasi TCP/IP dapat mengamankan suatu jaringan dengan bantuan dari kriptografi. Protocol dan metode dari kriptografi dirancang untuk tujuan yang berbeda dalam pengaman data
Selama tahun 1973, Cerf dan Kahn menyusun beberapa protokol pertama komunikasi data untuk mendukung arsitektur yang mereka miliki
Model TCP/IP original telah dikembangkan pada awal 70 an oleh Vinton Cerf, asisten profesor di Computer Science and Electrical Engineering, Standford dan Robert Kahn dari ARPA. Mereka mencoba untuk membuat
Pertemuan III. Referensi Model TCP/IP
Pertemuan III Referensi Model TCP/IP Sasaran Pertemuan 3 - Mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan metode pengendalian masukan dan keluaran beberapa definisi mengenai Interfacing Protokol Komunikasi Bahasa
BAB 2: INTRODUCTION TCP/IP
BAB 2: INTRODUCTION TCP/IP Reza Aditya Firdaus Cisco Certified Network Associate R&S Introduction to TCP/IP DoD (Departement of Defense) dibanding dengan OSI OSI Model Application Presentation Session
JARINGAN KOMPUTER Layanan Dari TCP dan UDP Protocol
JARINGAN KOMPUTER Layanan Dari TCP dan UDP Protocol Nama : Qonita Al afwa NIM : 09011281520103 Kelas : SK5C Dosen Pengampuh : Deris Stiawan, M.T., Ph.D. SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS
1. Menggunakan model OSI dan TCP/IP dan protokol-protokol yang terkait untuk menjelaskan komunikasi data dalam network. 2. Mengidentifikasi dan
1. Menggunakan model OSI dan TCP/IP dan protokol-protokol yang terkait untuk menjelaskan komunikasi data dalam network. 2. Mengidentifikasi dan mengatasi problem yang terjadi dengan menggunakan pendekatan
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian Terdahulu Dalam penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Rochandi Wirawan (2011), bertujuan untuk melakukan perbandingan terhadap kemampuan dari dua buah protokol
TCP DAN UDP. Budhi Irawan, S.Si, M.T
TCP DAN UDP Budhi Irawan, S.Si, M.T LAPISAN TRANSPOR adalah Lapisan keempat dari Model Referensi OSI yang bertanggung jawab untuk menyediakan layanan-layanan yang dapat diandalkan kepada protokol-protokol
TCP dan Pengalamatan IP
TCP dan Pengalamatan IP Pengantar 1. Dasar TCP/IP TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol) adalah sekumpulan protokol komunikasi (protocol suite) yang sekarang ini secara luas digunakan
Pertemuan III. Referensi Model TCP/IP
Pertemuan III Referensi Model TCP/IP Protokol Komunikasi Bahasa yang dipergunakan untuk berkomunikasi. Tatacara komunikasi yang harus disepakati oleh komputer yang ingin melaksanakan komunikasi. Komputer-komputer
REVIEW MODEL OSI DAN TCP/IP
REVIEW MODEL OSI DAN TCP/IP A. Dasar Teori Apa itu jaringan komputer? Jaringan Komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media
TRANSPORT LAYER DEFINISI
TRANSPORT LAYER DEFINISI Transport layer merupakan lapisan keempat pada lapisan OSI layer. Lapisan ini bertanggung jawab menyediakan layanan pengiriman dari sumber data menuju ke tujuan data dengan cara
TRANSPORT LAYER. Aplikasi dan Operasi pada TCP dan UDP
TRANSPORT LAYER Aplikasi dan Operasi pada TCP dan UDP Transport Layer melakukan segmentasi dan menyatukan kembali data yang tersegmentasi menjadi suatu arus data. Layanan-layanan yang terdapat di transport
Dosen Pengampu : Muhammad Riza Hilmi, ST.
Model OSI DAN TCP/IP PROTOKOL Konsep Dasar Komunikasi Data Konsep Protokol Jaringan OSI Model Enkapsulasi dan Dekapsulasi TCP/IP Model Protocol Suite TCP/IP Dosen Pengampu : Muhammad Riza Hilmi, ST. Email
TUGAS JARKOM. *OSI Layer dan TCP/IP* A. OSI layer
TUGAS JARKOM *OSI Layer dan TCP/IP* A. OSI layer Pengertian model OSI (Open System Interconnection) adalah suatu model konseptual yang terdiri atas tujuh layer, yang masing-masing layer tersebut mempunyai
Agenda. Protokol TCP/IP dan OSI Keluarga Protokol TCP/IP
Agenda Protokol TCP/IP dan OSI Keluarga Protokol TCP/IP 2 Protokol Definisi : A rule, guideline, or document which guides how an activity should be performed. Dalam ilmu komputer, protokol adalah konvensi
Tugas Jaringan Komputer
Tugas Jaringan Komputer SOAL 1. Jelaskan perbedaan antara dua model jaringan computer: OSI model dan TCP/IP model! 2. Jelaskan fungsi tiap layer pada model TCP/IP! 3. Apa yang dimaksud dengan protocol?
BAB 2 DASAR TEORI. Iklan berasal dari sebuah kata dalam bahasa melayu, yaitu i lan atau i lanun
BAB 2 DASAR TEORI 2.1 Mekanisme Penayangan Iklan Digital Iklan berasal dari sebuah kata dalam bahasa melayu, yaitu i lan atau i lanun yang memiliki arti informasi. Iklan adalah suatu cara untuk memperkenalkan,
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Bab ini berisikan tentang teori-teori pendukung yang diperlukan untuk mendukung dalam penyelesaian skripsi ini. Teori-teori yang dituliskan pada bab ini yaitu mengenai jaringan komputer,
Refrensi OSI
Refrensi OSI Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data
Networking Model. Oleh : Akhmad Mukhammad
Networking Model Oleh : Akhmad Mukhammad Objektif Menggunakan model OSI dan TCP/IP dan protokol-protokol yang terkait untuk menjelaskan komunikasi data dalam network. Mengidentifikasi dan mengatasi problem
TUGAS KELAS 1 Praktek Jaringan Komputer 2 Tentang Ringkasan Model DOD D I S U S U N OLEH :
TUGAS KELAS 1 Praktek Jaringan Komputer 2 Tentang Ringkasan Model DOD D I S U S U N OLEH : YOHANA ELMATU CHRISTINA (011140020) TEKNIK INFORMATIKA / KELAS MALAM SEMESTER 4 2016 1. Jelaskan tentang DOD secara
ARSITEKTUR PROTOKOL TCP/IP
ARSITEKTUR PROTOKOL TCP/IP 1. Umum... 2 2. Transport Control Protocol (TCP)... 6 3. User Datagram Protocol (UDP)... 8 4. Internet Protocol (IP)... 10 5. Internet Control Message Protocol (ICMP)... 13 6.
DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server.
DHCP ( Dynamic Host Control protocol ) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan DHCP server merupakan sebuah mesin
Referensi Model OSI & TCP/IP
02 Referensi Model OSI & TCP/IP Komunikasi dan Jaringan Komputer, ST http://afenprana.wordpress.com Industri Komunikasi Data Pada industri komunikasi data memiliki banyak stakeholder dengan ketersalinghubungan
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat
BAB II JARINGAN LOCAL AREA NETWORK (LAN) Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang berjumlah
BAB II JARINGAN LOCAL AREA NETWORK (LAN) 2.1 Pendahuluan Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang berjumlah banyak yang saling terpisah-pisah, akan tetapi saling berhubungan dalam melaksanakan
Protokol Jaringan Komputer
Protokol Jaringan Komputer Dwi Nabella Hendra Apriawan [email protected] http://nabellahendra.blogspot.com Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan
IP Address. Dedi Hermanto
IP Address Dedi Hermanto TCP/IP Sekumpulan protokol yang terdapat di dalam jaringan komputer (network) yang digunakan untuk berkomunikasi atau berhubungan antar komputer. TCP/IP merupakan protokol standar
Memahami cara kerja TCP dan UDP pada layer transport
4.1 Tujuan : Memahami konsep dasar routing Mengaplikasikan routing dalam jaringan lokal Memahami cara kerja TCP dan UDP pada layer transport 4.2 Teori Dasar Routing Internet adalah inter-network dari banyak
MODEL OSI DAN DOD. Referensi Model OSI (Open System Interconnections).
Pertemuan 7 MODEL OSI DAN DOD Referensi Model OSI (Open System Interconnections). Berikut ini diperlihatkan lapisan model OSI beserta fungsi dan protokolnya yang melayani masing-masing lapisan tersebut.
KOMUNIKASI DATA JUFRIADIF NA`AM. 10. Protocol Komunikasi
KOMUNIKASI DATA JUFRIADIF NA`AM 10. Protocol Komunikasi Protocol Komunikasi OSI (Open System Interconection) OSI - The Model A layer model Tiap-tiap layer melakukan fungsi yang diperlukan untuk komunikasi
MODEL OSI LAYER DAN DOD
MODEL OSI LAYER DAN DOD AINI ZAKIYAH [email protected] Abstrak DOD berdasarkan konsep TCP/IP adalah jenis protokol yang pertama digunakan dalam hubungan Internet. Dalam perkembangan, protocol TCP/IP
12. Internet dan Jaringan Konvergensi
TEE 843 Sistem Telekomunikasi 12. Internet dan Jaringan Konvergensi Muhammad Daud Nurdin [email protected] Jurusan Teknik Elektro FT-Unimal Lhokseumawe, 2016 Internet dan Jaringan Konvergensi OSI Reference
ANALISIS PERBANDINGAN IPV4 DAN IPV6 DALAM MEMBANGUN SEBUAH JARINGAN
ANALISIS PERBANDINGAN IPV4 DAN IPV6 DALAM MEMBANGUN SEBUAH JARINGAN Maria Ulfa 1), Muhammad Sobri 2) dan Iin Seprina 3) Fakultas Ilmu Komputer 1,2,3 Program Studi Teknik Komputer 1), Program Studi Manajemen
TEE 843 Sistem Telekomunikasi. Internet dan Jaringan Konvergensi. Muhammad Daud Nurdin
TEE 843 Sistem Telekomunikasi Internet dan Jaringan Konvergensi Muhammad Daud Nurdin [email protected]; [email protected] Jurusan Teknik Elektro FT-Unimal Lhokseumawe, 2015 Internet dan Jaringan Konvergensi
BAB II DASAR TEORI. Teknologi TCP/IP adalah hasil penelitian dan pengembangan protocol
BAB II DASAR TEORI 2.1 Teknologi TCP/IP Teknologi TCP/IP adalah hasil penelitian dan pengembangan protocol yang dilaksanakan dan dibiayai oleh Defense Advanced Research Project Agency (DARPA). Paket TCP/IP
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (JARINGAN KOMPUTER) Pengesahan. Nama Dokumen : SILABUS. No Dokumen : No Revisi : Diajukan oleh
Pengesahan Nama Dokumen : SILABUS No Dokumen : No Diajukan oleh ISO 91:28/IWA 2 1dari 6 Agustina Heryati, S.Kom (Dosen Pengampu) Diperiksa oleh Ir. Dedi Hermanto (GKM) Disetujui oleh Lastri Widya Astuti,
Protokol TCP/IP. Oleh: Eko Marpanaji
Protokol TCP/IP Oleh: Eko Marpanaji ARSITEKTUR TCP/IP Protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang digunakan secara luas untuk jaringan Internet, dikembangkan secara terpisah
Gambar 11. Perbandingan Arsitektur OSI dan TCP/IP
Protocol adalah sekumpulan peraturan atau perjanjian yang menentukan format dan transmisi data. Layer n di sebuah komputer akan berkomunikasi dengan layer n di komputer yang lain. Peraturan dan perjanjian
KOMUNIKASI DATA sahari. 10. Protocol Komunikasi
KOMUNIKASI DATA sahari 10. Protocol Komunikasi Protocol Komunikasi OSI (Open System Interconection) OSI - The Model A layer model Tiap-tiap layer melakukan fungsi yang diperlukan untuk komunikasi Tiap-tiap
IP ADDRESS VERSI 6. Budhi Irawan, S.Si, M.T
IP ADDRESS VERSI 6 Budhi Irawan, S.Si, M.T Pendahuluan IPv6 adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan didalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol internet versi 6. IPv6 dikembangkan
IP-UDP-TCP PROTOCOL TCP Mata kuliah Jaringan Komputer Iskandar Ikbal, S.T., M.Kom
IP-UDP-TCP PROTOCOL TCP Mata kuliah Jaringan Komputer Iskandar Ikbal, S.T., M.Kom Materi : 5.1 Pengertian 5.1.1. Protokol 5.1.2. Standar TCP/IP 5.1.3. Badan Badan Pengatur Internet 5.2. Kelas IP Address
Tugas Jaringan Komputer
Tugas Jaringan Komputer Soal 1. Jelaskan perbedaan antara model jaringan OSI dan TCP/IP 2. Jelaskan fungsi tiap layer pada model TCP/IP! 3. Apa yang dimaksud Protocol? 4. Jelaskan tentang konsep class
lapisan-lapisan pada TCP/IP tidaklah cocok seluruhnya dengan lapisan-lapisan OSI.
TCP dan IP Kamaldila Puja Yusnika [email protected] http://aldiyusnika.wordpress.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2013IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan,
Pengertian TCP IP, Konsep Dasar Dan Cara Kerja Layer TC IP
Pengertian TCP IP, Konsep Dasar Dan Cara Kerja Layer TC IP Pengertian TCP/IP adalah protokol komunikasi untuk komunikasi antara komputer di Internet. TCP/IP singkatan Transmission Control Protocol / Internet
Protokol Jaringan JARINGAN KOMPUTER. Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom
Protokol Jaringan JARINGAN KOMPUTER Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom Overview Konsep Jaringan Komputer Protokol Jaringan Physical Layer Data Link Layer Konsep Lan Network Layer Ip Address Subnetting Ip Version
AMALIA ZAKIYAH 1 D4LJ-TI
Nama : Amalia Zakiyah NRP : 2110165021 Kelas : 1 D4 LJ TI 1. Jelaskan perbedaan antara dua model jaringan komputer : OSI model dan TCP/IP model! Perbedaan anatara model OSI dan model TCP/IP model adalah
SERVER MANAGEMENT DAN KLASIFIKASI IP
SERVER MANAGEMENT DAN KLASIFIKASI IP NAMA NPM/ KELAS MATA KULIAH : SENO PUJIAMUKTI : 16110447/ 4KA34 : PENGANTAR TELEMATIKA SISTEM INFORMASI GUNADARMA SERVER MANAJEMEN Server Manager adalah alat baru yang
Referensi Model OSI & TCP/IP
03 Referensi Model OSI & TCP/IP Jaringan Komputer, ST http://afenprana.wordpress.com Sub Pokok Bahasan Latar Belakang Kenapa Perlu Standard Lapisan Model OSI Model TCP/IP 2 Latar Belakang Masalah ketidak
DASAR JARINGAN. TCP (Transmission Control Protocol) merupakan protokol (penterjemah) dalam
DASAR JARINGAN Jaringan komputer merupakan fungsi / proses pengiriman data antara satu komputer menuju komputer lainnya. dalam jaringan komputer kita sering mendengar istilah tentang TCP/IP. Lalu apakah
MODEL REFERENSI OSI & TCP/IP. Budhi Irawan, S.Si, M.T
MODEL REFERENSI OSI & TCP/IP 1011101010101011101 Budhi Irawan, S.Si, M.T Pendahuluan Model Referensi OSI (Open System Interconnection) merupakan standar dalam protokol jaringan yang dikembangkan oleh ISO
Application Layer. Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111
Application Layer Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 Pendahuluan Layer ini berurusan dengan program komputer yang digunakan oleh user. Program
We Can Start From Nothing
Dasar Arsitektur TCP/IP Problem : 1. Data harus dapat dikirimkan kekomputer yang tepat, sesuai tujuannya 2. lokasi komputer yang berjauhan memungkinkan data rusak atau hilang. Solusi TCP/IP Sekumpulan
: M Rasyid Darmawan NIM : TCP. Pengertian TCP. Karakteristik TCP
Nama Kelas : M Rasyid Darmawan : SK5C NIM : 09011281520108 1. TCP Pengertian TCP Transmission Control Protocol (TCP) adalah salah satu jenis protokol yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi
CARA KERJA TCP/IP. Bab 1. Pendahuluan
CARA KERJA TCP/IP Kelompok 5 Jurusan Teknik Elektro Universitas Udayana I Nyoman Suaditya, 0604405038, [email protected] Dityo Kurniawan P, 0604405040, [email protected] I Gede Mahenda, 0604405042,
DISUSUN OLEH BAGAS RIVALDI (04) WONDO DWI PRASETYO (31)
1 DISUSUN OLEH BAGAS RIVALDI (04) WONDO DWI PRASETYO (31) 2 Konsep Dasar Protokol TCP/IP Merupakan Sekumpulan protokol yang terdapat di dalam jaringan komputer yang digunakan untuk berkomunikasi atau bertukar
TUGAS JARINGAN KOMPUTER : REVIEW TCP/IP
NAMA : MUHAMMAD AN IM FALAHUDDIN KELAS : 1 D4 LJ NRP : 2110165026 TUGAS JARINGAN KOMPUTER : REVIEW TCP/IP 1. Jelaskan perbedaan antara dua model jaringan komputer : OSI model dan TCP/IP model! TCP/IP hanya
MODEL OSI DAN PROTOCOL TCP/IP
Modul 03 MODEL OSI DAN PROTOCOL TCP/IP Model lapisan/layer yang mendominasi literatur komunikasi data dan jaringan sebelum 1990 adalah Model Open System Interconnection (OSI). Setiap orang yakin bahwa
LAYERED MODEL 9/1/2010. Gambaran Umum Referensi OSI. Pertemuan 6
Gambaran Umum Referensi OSI LAYERED MODEL Pertemuan 6 Sebuah badan multinasional yang didirikan tahun 1947 yang bernama International Standards Organization (ISO) sebagai badan yang melahirkan standar-standar
Jaringan Komputer - Jilid V
Jaringan Komputer - Jilid V Transmission Control Protocol / Internet Protocol Rezar Muslim [email protected] .. the story continue.. ~ Network File System (NFS) : adalah protokol sistem file terdistribusi
Computer Networking & Security. H. Mochamad Wahyudi, CCNA, CEH, CHFI
Computer Networking & Security H. Mochamad Wahyudi, CCNA, CEH, CHFI [email protected] http://www.wahyudi.or.id Sejarah Jaringan Komputer Tahun 1950-an, komputer Stand Alone Tahun 1960-an Departemen
TCP/IP (singkatan dari "Transmission Control Protocol")
Dalam konsep komunikasi data suatu jaringan komputer, ada mekanisme pengiriman data dari komputer sumber ke komputer tujuan dimana proses pengiriman paket data tersebut sampai dengan benar ke komputer
STANDARISASI JARINGAN KOMPUTER. Pertemuan 5
STANDARISASI JARINGAN KOMPUTER Pertemuan 5 STANDARISASI JARINGAN KOMPUTER 1960 DOD - Jaringan Komputer -Metode Hub. Telepone - Alat pertahanan negara ARPA DARPA ARPA-Net Penunjang TCP/IP 1980 STANDARISASI
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI Sesuai dengan judul laporan kerja praktek, dalam pembuatan kerja praktek maka perlu dipahami terlebih dahulu mengenai konsep dasar sistem informasi yang berbasis komputer yang diperlukan
JENIS-JENIS ALAMAT UNICAST
ALAMAT UNICAST Setiap antarmuka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP harus diidentifikasikan dengan menggunakan sebuah alamat logis yang unik, yang disebut dengan alamat unicast (unicast address).
Deskripsi Layanan Protokol TCP dan UDP. (Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer) Nama: Azwar Hidayat NIM: Kelas: SK 4 C
Deskripsi Layanan Protokol TCP dan UDP (Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer) Nama: Azwar Hidayat NIM:09031181419024 Kelas: SK 4 C Jurusan Sistem Komputer Fakultas lmu Komputer Universitas Sriwijaya 2017
TK 2134 PROTOKOL ROUTING
TK 2134 PROTOKOL ROUTING Materi Minggu ke-1: Internetworking Devie Ryana Suchendra M.T. Teknik Komputer Fakultas Ilmu Terapan Semester Genap 2015-2016 Internetworking Topik yang akan dibahas pada pertemuan
Network Layer JARINGAN KOMPUTER. Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom
Network Layer JARINGAN KOMPUTER Ramadhan Rakhmat Sani, M.Kom Objectives Fungsi Network Layer Protokol Komunikasi Data Konsep Pengalamatan Logis (IP) Konsep Pemanfaatan IP Konsep routing Algoritma routing
BAB II LANDASAN TEORI. dihubungkan untuk berbagi sumber daya (Andi Micro, 2011:6). Jaringan Komputer
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Jaringan Komputer Jaringan komputer adalah sekumpulan peralatan atau komputer yang saling dihubungkan untuk berbagi sumber daya (Andi Micro, 2011:6). Jaringan Komputer terbagi
BAB II DASAR TEORI. Gambar 2.1. Statistik Grafik secara Global dari User yang Melakukan Akses ke Google Menggunakan IPv6 pada Musim Semi 2014 [2]
BAB II DASAR TEORI 2.1. Sejarah IPv6 Pada tahun 1991, IETF mengumumkan bahwa protokol IPv4 yang digunakan pada masa itu semakin berkurang. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya penggunaan protokol IPv4
Muhamad Husni Lafif. TCP/IP. Lisensi Dokumen: Copyright IlmuKomputer.
Muhamad Husni Lafif [email protected] http://royalclaas.blogspot.com TCP/IP Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2007 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi
BAB II DASAR TEORI. Protokol adalah seperangkat aturan yang mengatur pembangunan koneksi
BAB II DASAR TEORI 2.1 Protokol Komunikasi Protokol adalah seperangkat aturan yang mengatur pembangunan koneksi komunikasi, perpindahan data, serta penulisan hubungan antara dua atau lebih perangkat komunikasi.
MENGENAL PROTOCOL TCP IP
MENGENAL PROTOCOL TCP IP Ary Mulianto [email protected] Abstrak Pada jaringan wired LAN, protocol TCP IP adalah protocol yang banyak dipakai pada jaringan baik itu PC to PC, jaringan local berskala
LAPISAN JARINGAN (NETWORK LAYER) Budhi Irawan, S.Si, M.T
LAPISAN JARINGAN (NETWORK LAYER) Budhi Irawan, S.Si, M.T PENDAHULUAN Fungsi lapisan network adalah mengirimkan paket dari sumber ke tujuan. Ketika paket dikirimkan maka lapisan network akan memanfaatkan
Protokol Jaringan. Oleh : Tengku Mohd Diansyah,ST,M.Kom
Protokol Jaringan Oleh : Tengku Mohd Diansyah,ST,M.Kom Protokol Protokol jaringan adalah perangkat aturan yang mengatur komunikasi beberapa komputer didalam sebuah jaringan.sedangkan protokol sendiri adalah
Fungsi Lapis Transport
Transport Layer Fungsi umum Memungkinkan multi aplikasi dapat dikomunikasikan melalui jaringan pada saat yang sama dalam single device. Memastikan agar, jika diperlukan, data dapat diterima dengan handal
Lapisan Transport. Menjamin komunikasi yang handal antara dua buah komputer yang terhubung Terdiri atas :
TCP & UDP Lapisan Transport Menjamin komunikasi yang handal antara dua buah komputer yang terhubung Terdiri atas : TCP (Transmission Control Protocol) UDP (User Datagram Protocol) Keluarga Protocol TCP/IP
BAB II DASAR TEORI. 2.1 Pentingnya Efisiensi Energi pada Perangkat Komunikasi Bergerak
BAB II DASAR TEORI 2.1 Pentingnya Efisiensi Energi pada Perangkat Komunikasi Bergerak Penggunaan perangkat komunikasi bergerak yang bertumbuh dengan cepat mengisyaratkan permintaan penggunaan energi yang
IP Address OLEH: ADI SETIAWAN, S.KOM
IP Address OLEH: ADI SETIAWAN, S.KOM IP Address IP Address (Internet protocol Address) merupakan deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Konsep Sistem Informasi 2.1.1. Pengertian Sistem Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang berinteraksi artinya saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan. Beberapa
DAFTAR ISTILAH / SINGKATAN
DAFTAR ISTILAH / SINGKATAN CCTV : Closed Circuit Television adalah surveillance camera system / kamera pengawas, yang terdiri dari kamera dan system DVR (Digital Video Recording) untuk menampilkan dan
ANALISIS PERFORMANSI AUTOCONFIGURATION ADDRESS IPV4 DENGAN IPV6 TUGAS AKHIR
ANALISIS PERFORMANSI AUTOCONFIGURATION ADDRESS IPV4 DENGAN IPV6 TUGAS AKHIR Diajukan guna memenuhi sebagian persyaratan dalam rangka menyelesaikan pendidikan sarjana strata satu (S1) pada Jurusan Teknik
Bab III Prinsip Komunikasi Data
Bab III Prinsip Komunikasi Data Teknologi Jaringan yang menghubungkan beberapa Komputer baik dalam area kecil maupun besar mempunyai aturan aturan baku atau Prinsip prinsip baku dalam komunikasi data.
BAB 2 LANDASAN TEORI. kaya akan sumber daya yang dibutuhkan. Jaringan komputer sendiri dapat
BAB 2 LANDASAN TEORI Komputer yang saling berhubungan membentuk suatu jaringan akan menjadi kaya akan sumber daya yang dibutuhkan. Jaringan komputer sendiri dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis,
Konsep Bilangan Biner & Desimal. Contoh :
Dasar TCP/IP Konsep Bilangan Biner & Desimal Contoh : Perhatikan bagan berikut : Kemudian bagan berikut : Sekarang anda coba konversikan bilangan biner 00110010 ke bilangan desimal! Selanjutnya mengubah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyekarpa yang disebut ARPANET (Advanced Research
Amplitudo merupakan ukuran tingi rendahnya tegangan dari sinyal analog. Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam bentuk detik
Perbedaan Sinyal Analog Dengan Sinyal Digital Sinyal Analog Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. dua Parameter/karakteristik
3. apa yang anda ketahui tentang firewall? A. Pengertian Firewall
3. apa yang anda ketahui tentang firewall? A. Pengertian Firewall Tembok api atau dinding api adalah suatu sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya
1. Menggunakan model OSI dan TCP/IP dan protokol-protokol yang terkait untuk menjelaskan komunikasi data dalam network. 2. Mengidentifikasi dan
1. Menggunakan model OSI dan TCP/IP dan protokol-protokol yang terkait untuk menjelaskan komunikasi data dalam network. 2. Mengidentifikasi dan mengatasi problem yang terjadi dengan menggunakan pendekatan
Praktikum Jaringan Komputer
Praktikum Jaringan Komputer Pengenalan IP dan Subnetting LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2014 Daftar Isi Daftar Isi... i Internet Protocol ( IP )... 1 Sejarah IP Address...
Virtual Private Network
Virtual Private Network Tim Penyusun Efri 202-511-028 Angga 202-511-007 Ita 202-511-042 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta Teknik Informatika S-1 Intranet menjadi sebuah komponen penting
Dasar Dasar Jaringan
Dasar Dasar Jaringan Ardian Ulvan (Applied Computer Research Group ACRG) [email protected] 1 Pendahuluan Keuntungan Menggunakan Jaringan Resource Sharing (kebanyakan device berstatus idle) Biaya pembelian
TCP/IP and IP Address Concepts
Modul 12: TCP/IP and IP Address Concepts Overview Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) Model merupakan model komunikasi data yang dikempangkan oleh US Department of Defense (DoD). Pada
IP ADDRESSING & SUBNETTING. M. Teguh Kurniawan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom
IP ADDRESSING & SUBNETTING M. Teguh Kurniawan Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom PENGALAMATAN IP Setiap perangkat memiliki 2 pengalamatan: MAC address phisik IP Address logika o IP address pengalamatan
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PENGGUNAAN NETWORK ADDRESS TRANSLATION (NAT) DALAM ADMINISTRASI JARINGAN
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PENGGUNAAN NETWORK ADDRESS TRANSLATION (NAT) DALAM ADMINISTRASI JARINGAN Andi Hasad [email protected] Sekolah Pascasarjana IPB, Departemen Ilmu Komputer Jl. Raya Darmaga, Kampus
