Praktikum Pertemuan 5 Requirement Capture : Use Case Diagram
|
|
|
- Suharto Hartono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Praktikum Pertemuan 5 Requirement Capture : Use Case Diagram Tujuan Instruksi Khusus (TIK) Kompetensi Umum: Mampu membuat Use Case Diagram Kompetensi Khusus Mampu menjelaskan tentang fungsi use case diagram. Mampu menentukan, aktor, use case, dan asosiasi antara aktor dan use case. Mampu membuat use case diagram sesuai dengan narasi/deskripsi sistem perusahaan secara utuh. 1
2 Daftar Isi I. Materi Praktikum... 3 II. Prosedur Praktikum Menggambar business Actor Membuat UseCase Diagram... 7 Referensi
3 I. Materi Praktikum Materi Pertemuan 5 II. Prosedur Praktikum 2.1 Menggambar business Actor 1. Buka program Rational Rose, selanjutnya pilih framework Rational Unified Process (RUP), maka akan terlihat tampilan Welcome. 2. Tekan tanda + yang terdapat di sebelah kiri Use View dalam Browser. Use case View akan terlihat meluas sehingga informasi dibawahnya akan tampak. 3. Klik dua kali pada diagram Main yang terdapat di bawah Use Case View dalam browser, sehingga diagram tersebut akan terbuka dan kita akan memiliki diagram seperti pada gambar di bawah ini : Gambar 5. 1 Tmpilan Main UseCase View Diagram ini menggambarkan hubungan antarpaket (model) yang terdapat dalam Use Case View, yaitu Business Use Case Model atau Use Case Model. 3
4 Pada jendela dokumentasi terdapat tulisan : This diagram depicts the relationships between the packages(models) contained in the Use Case View : the Use Case Model (for system) and the Business Use Case Model (describing the business). Tulisan tersebut adalah dokumentasi diagram Main ini. 4. Jika suka, silahkan ubah tulisan yang ada pada jendela dokumentasi ini dengan : Diagram ini menggambarkan hubungan antar paket (model) yang terdapat dalam Use Case View, yaitu Use Case Model dan Business Use Case Model. 5. Klik sekali lagi pada paket Business Use-Case Model, sehingga tulisan pada jendela dokumentasi akan berubah menjadi : Optional Model : The business modeling workflow in Rational Unified Process produces two models : business use-case model, and the business object model... dst 6. Jika suka, kita dapat mengubah dokumentasi ini dengan menuliskan sbb : Tujuan pemodelan ini adalah : Memahami struktur dan dinamika sistem yang dibuat Meyakinkan bahwa customer, end user, dan developer mempunyai sebuah pemahamanyang benar mengenai sistem yang sedang dibuat Dapat menentukan requirements aplikasi yang akan dibuat yang dibutuhkan untuk mendukung pencapaian target sistem. 7. Klik dua kali pada paket Business Use Case Model dalam jendela diagram yang telah dibuka. Diagram baru akan terbuka menggantikan diagram Main yang semula terbuka. 8. Klik kanan pada area kosong pada diagram ini, kemudian pilih Select In Browser. Paket Business Use Case Model pada Browser akan meluas dan akan terdapat ikon diagram yang disorot yang bernama Global View of Business Actors and Business Use Case. Lihat gambar berikut : 4
5 Gambar 5. 2 Tampilan iew Business Actor 9. Baca tulisan yang terdapat dalam kedua Note pada area diagram tersebut, kemudian klik dan tekan delete untuk menghapusnya. 10. Selanjutnya, kita perlu memberikan judul (label) untuk diagram tersebut, untuk itu ikuti langkah berikut : 11. Klik ikon Text Box ABC pada toolbox diagram dan klik pada bagian atas area diagram, kemudian ketik : Gambaran Mengenai Business Actor dan Business Use Case 12. Selanjutnya kita akan membuat dua paket baru pada diagram ini. 13. Klik ikon package pada toolbox diagram, klik pada tempat yang kosong pada area diagram. Kemudian ganti tulisan NewPackage dengan Business Actor, ini merupakan nama paket baru yang kita buat. Tuliskan pada jendela dokumentasi : Satu business actor menggambarkan satu peranan yang dimainkan seseorang atau sesuatu dalam lingkungan SIMTAP. 14. Lakukan sekali lagi hal yang sama dengan nama paket Business Use Case dan dokumentasi 5
6 Business use case model adalah model dari fungsi-fungsi bisnis dalam sistem yang dibuat. Dan sampai saat ini hasilnya adalah sebagai berikut : Gambar 5. 3 Paket Business UseCase Dengan langkah diatas, kita telah membuat paket baru pada Business Use-Case Model dengan nama Business Actor dan Business Use Case. Selanjutnya kita akan membuat business actor dalam paket business actor. 15. Klik dua kali pada paket Business Actor pada diagram yang telah dibuat tadi. Maka Rose akan membuka satu diagram kosong. Klik kanan dan pilih Select In Browser. Maka paket Business Actor akan meluas dan ikon diagram yang bernama Main dibawah paket Business Actor pada 6
7 browser akan disorot. Dari mana datangnya diagram ini? Saat kita meng-klik dua kali paket business actor pada diagram Global View of Business Actor and Business Use Case, secara otomatis Rose membuat sebuah diagram pada paket Business Actor dan diberi nama Main. 16. Sekarang klik pada ikon actor pada Toolbox diagram, kemudian klik pada area diagram, akan muncul satu elemen yang bernama NewClass dalam area diagram tersebut. Kemudian klik kanan pada actor yang telah kita buat tersebut dan pilih Specification. Satu jendela Specification akan muncul. Pada ruang Name pada jendela Specification tersebut ketik Pemohon untuk memberi nama kepada elemen yang baru kita buat dan ganti stereotype-nya dari actor menjadi business actor melalui ruang stereotype. Klik OK untuk menutup Specification, sehingga akan diperoleh diagram seperti gambar berikut ini : Gambar 5. 4 Business Actor 2.2 Membuat UseCase Diagram Kasus SIMTAP: Ketika seorang pemohon datang ke loket, maka ia akan mendaftarkan dirinya sebagai pemohon suatu jenis perijinan, namun mungkin ia belum mengetahui persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendaftar, maka untuk dapat mendaftar ia harus meminta informasi persyaratan. Pada 7
8 kasus ini terdapat dua business use case yang berhubungan dengan seorang pemohon, yaitu mendaftar dan meminta informasi persyaratan. Langkah-langkah: 1. Dalam diagram Global View of Business Actors and Business Use Cases kita telah membuat paket yang bernama Business Use Cases, tetapi kita belum melakukan apa-apa terhadapnya. Sekarang akan dimulai memasukkan beberapa use-case dalam paket Business Use Cases. 2. Klik dua kali diagram Global View of Business Actors and Business Use Case pada browser untuk mengaktifkan diagram ini. 3. Klik dua kali pada paket Business Use Case, maka akan muncul satu jendela diagram baru yang kosong. Klik kanan dan pilih Select In Browser untuk melihat letak diagram ini dalam browser. 4. Perluas paket business actor dalam browser. Klik ikon Pemohon pada browser (terletak dibawah paket business actor) dan drag ke dalam area diagram yang telah dubuka tadi. 5. Klik ikon Use Case pada Toolbox diagram, dan klik pada sembarang tempat pada area diagram, maka kita telah membuat elemen yang bernama NewUseCase. 6. Klik dua kali pada elemen ini untuk menampilkan specification. Ganti namanya dengan Mendaftar dan stereotype dengan Business Use Case. Klik OK untuk menutup specification. 7. Klik ikon Undirectional Association pada toolbox diagram, klik pada Pemohon arahkan menuju business use-case Mendaftar pada area diagram, untuk membuat hubungan asosiasi antara business actor Pemohon dan business use-case Mendaftar. 8. Tanda panah antara Pemohon dan Mendaftar menjelaskan bahwa arah komunikasi adalah dari Pemohon ke Mendaftar. Karena kedua elemen tersebut dapat berkomunikasi dua arah, maka kita perlu mengubah arah asosiasinya. Untuk itu, klik kanan pada hubungan asosiasi tersebut, kemudian klik Navigable. Maka asosiasi menjadi dua arah, ditujukan dengan garis lurus (tanpa tanda panah pada kedua ujungnya). Hal ini berarti arah komunikasi terjadi dua arah antara pemohon dan mendaftar. Lihat gambar berikut ini : 8
9 Gambar 5. 5 Relasi Business Aktor ke Business UseCase 9. Buat business use case baru didekat Mendaftar, beri nama Meminta Informasi Persyaratan, kemudian buat asosiasi dari business use case baru ini ke Mendaftar. Klik kanan pada asosiasi tersebut, kemudian pilih Open Specification. Pilih Include pada kotak Stereotipe, kemudian tekan OK. 9
10 Gambar 5. 6 Relasi Include Business UseCase 10. Buat tiga business use baru, beri nama Mengambil Surat Izin, Meminta Informasi Status dan Membayar Retribusi. 11. Buat hubungan asosiasi dua arah antara Pemohon dengan Mengambil Surat Izin, asosiasi dengan stereotipe include dari Meminta Informasi Status ke Mengambil Surat Izin dan asosiasi dengan stereotipe extend dari Membayar Retribusi ke Meminta Informasi Status, seperti gambar di bawah ini : 10
11 Gambar 5. 7 Tampilan Lengkap 12. Simpan model yang telah dibuat ini dengan Simtap.mdl Model yang telah dibuat memperlihatkan bahwa SIMTAP memiliki lima business use case yang berhubungan dengan Pemohon. Hubungan asosiasi antara Mendaftar dengan Meminta Informasi Persyaratan dan asosiasi antara Mengambil Surat Izin dengan Meminta Informasi Status, memiliki stereotipe include. Hubungan seperti ini menunjukkan bahwa sebuah business use-case selalu termasuk dalam alur kerja dari business use case lainnya. Dalam model ini, Meminta Informasi Persyaratan selalu termasuk dalam alur kerja Mendaftar dan Meminta Informasi Status (status disini maksudnya status surat izin seperti izin diterima atau ditolak, selesai atau belum) selalu termasuk dalam Mengambil Surat Izin. Asosiasi antara Meminta Informasi Status dengan Membayar Retribusi memiliki stereotipe extend. Hubungan seperti ini menunjukkan bahwa sebuah business use case merupakan kelanjutan dari business use-case lainnya jika suatu syarat tertentu dipenuhi. Dalam model yang dibuat, Membayar Retribusi merupakan perluasan dari Meminta Informasi Status. Dengan kata 11
12 lain Pemohon dapat membayar retribusi apabila setelah meminta informasi status perizinannya ternyata perizinan telah selesai dibuat. 12
13 Referensi 1. Boggs,Wendy. dan Boggs, Michael UML with Rational Rose. Sybex Inc: Alameda. (BB). 2. Quatrani,Terry Visual Modeling With Rational Rose, Addison Wesley. (Q). 13
Latihan Pertemuan 5: Sub Diagram New Activity Diagram Select In Browser rename Pemohon Class 5.
Latihan Pertemuan 5: Alur kerja(workflow) ari business use-case yang telah kita buat di atas dapat digambarkan secara detail menggunakan activity diagram. Disini kita akan belajar membuat activity diagram
Pertemuan 05 Model Business Business Object Model
1. Pendahuluan 2. Business Worker 3. Business Entity 4. Business Use Case Realization 5. Organization Unit 6. Latihan Pertemuan 05 Model Business Business Object Model 1. Pendahuluan Business Object Model
Pertemuan 05 Model Business Model Business Use Case
Pertemuan 05 Model Business Model Business Use Case 1. Pendahuluan 2. Stereotipe pada Model Business Use Case 3. Business Actor 4. Model Business Use Case 5. Activity pada Model Business Use Case 6. Latihan
Praktikum Pertemuan 8 Requirement Analysis : Sequence dan Collaboration Diagram. 1. Mampu membuat Sequence dan Collaboration Diagram
Praktikum Pertemuan 8 Requirement Analysis : Sequence dan Collaboration Diagram Tujuan Instruksi Khusus (TIK) Kompetensi Umum: 1. Mampu membuat Sequence dan Collaboration Diagram Kompetensi Khusus 2. Mampu
Praktikum Pertemuan 6 Requirement Analysis : Membuat Class Diagram Awal
Praktikum Pertemuan 6 Requirement Analysis : Membuat Class Diagram Awal Tujuan Instruksi Khusus (TIK) Kompetensi Umum: 1. Mampu membuat Class Diagram Kompetensi Khusus 2. Mampu menjelaskan tentang fungsi
Praktikum Pertemuan 9 Specifying Control: State Diagram
Praktikum Pertemuan 9 Specifying Control: State Diagram Tujuan Instruksi Khusus (TIK) Kompetensi Umum: 1. Mampu membuat State Diagram Kompetensi Khusus 2. Mampu menjelaskan tentang fungsi State diagram.
VISUAL PARADIGM. Tugas Mata Kuliah IF-4061 Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek Tanggal Pengumpulan : 20 Oktober 2004
EKSPLORASI VISUAL PARADIGM Tugas Mata Kuliah IF-4061 Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek Tanggal Pengumpulan : 20 Oktober 2004 Disusun oleh : Rosa Ariani Sukamto 13501058 DEPARTEMEN TEKNIK INFORMATIKA
MODUL 1 USE CASE DIAGRAM
MODUL 1 USE CASE DIAGRAM Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa mampu membuat sebuah skenario suatu sistem yang nantinya dapat diimplementasikan menjadi sebuah perangkat lunak. 2. Mahasiswa bisa memahami alur dari
3 BEKERJA DENGAN MICROSOFT VISIO
System Design & Implementation: Introduction to UML with Microsoft VISIO 40 3 BEKERJA DENGAN MICROSOFT VISIO Objektif : Mengenal lingkungan kerja Microsoft Visio Memahami penggunaan tool yang dimiliki
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM INFORMASI. Sufajar Butsianto, M.Kom
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM INFORMASI Sufajar Butsianto, M.Kom MODUL 5 UML Unified Modelling Language Tools : Star UML, Rational Rose dll TOOLS 1. Mahasiswa mengetahui tool untuk perancangan sistem informasi
MODUL 1 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM
1 MODUL 1 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM 1.1 Tujuan Praktikum 2. Praktikan mampu mendefinisikan pengertian analisis sistem. 3. Praktikan mampu menjelaskan peran para ahli yang akan terlibat dalam pengembangan
Materi 1. 1 Rekayasa Perangkat Lunak
1 Rekayasa Perangkat Lunak Materi 1 Rekayasa Perangkat Lunak Rekayasa perangkat lunak telah berkembang sejak pertama kali ddiciptakan pada tahun 1940-an hingga kini. Focus utama pengembangannya adalah
Yuli Purwati, M.Kom USE CASE DIAGRAM
Yuli Purwati, M.Kom USE CASE DIAGRAM UML UML (Unified Modeling Language) merupakan pengganti dari metode analisis berorientasi object dan design berorientasi object (OOA&D) yang dimunculkan sekitar akhir
Modeling Tools StarUML
StarUML Pengenalan Modeling Tools StarUML Pemodelan merupakan suatu hal yang tidak bisa dilepaskan dari pembangunan aplikasi. Sebagai cikal-bakal dari suatu aplikasi, proses memodelkan tentu bukan hal
Prosedur merupakan suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan
Prosedur merupakan suatu tata cara kerja atau kegiatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan urutan waktu dan memiliki pola kerja yang tetap yang telah ditentukan. Tujuan dari prosedur ini adalah sebagai
PRAKTIKUM MODUL PENGENALAN USE CASE dalam UML 2013/2014
PRAKTIKUM MODUL PENGENALAN USE CASE dalam UML 2013/2014 I. TUJUAN 1. Mahasiswa mengenal konsep Use Case dalam UML. 2. Mahasiswa mampu mengaplikasikan studi kasus ke konsep Use Case. II. APLIKASI YANG DIBUTUHKAN
ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM
1 ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM 1. Tujuan Praktikum 1. Praktikan mampu mendefinisikan pengertian analisis sistem 2. Praktikan mampu menjelaskan peran para ahli yang akan terlibat dalam pengembangan sistem
BAB III PERANCANGAN SISTEM. Shipping Direktorat Jenderal Imigrasi menunjukkan bahwasanya dalam akses
BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan Analisa sistem yang sedang berjalan pada sebuah program aplikasi On- Shipping Direktorat Jenderal Imigrasi menunjukkan bahwasanya dalam
Bab 3 Metode dan Rancangan Sistem
13 Bab 3 Metode dan Rancangan Sistem 3.1 Metode Pengembangan Sistem Pembahasan Metode Prototype Metode penelitian yang digunakan pada pembuatan aplikasi ini adalah model prototype. Model prototype merupakan
MODUL I MODEL DESAIN
MODUL I MODEL DESAIN TUJUAN : - Mahasiswa mengetahui cara pertama kali mengenal model desain dan dapat mempraktekannya. TEORI : DEFINISI MODEL DESAIN - Merupakan abstraksi dari penerapan (implementasi)
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Permainan Catur Permainan catur adalah permainan kuno yang telah dimainkan berabadabad lamanya. Permainan catur dimainkan di atas papan yang memiliki 64 kotak (blok). Terdapat
Diagram Use Case. Pertemuan 3
Diagram Use Case Pertemuan 3 Definisi Use Case Diagram Use Case merupakan pemodelan untuk kelakuan (behavior) sistem informasi yang akan dibuat. Use case mendeskripsikan sebuah interaksi antara satu atau
MODUL I MENGENAL UNIFIED MODELING LANGUAGE (UML) Tujuan: Mahasiswa mengetahui konsep Objec Oriented Mengenalkan konsep dan bagian-bagian UML Teori
MODUL I MENGENAL UNIFIED MODELING LANGUAGE (UML) Tujuan: Mahasiswa mengetahui konsep Objec Oriented Mengenalkan konsep dan bagian-bagian UML Teori UML adalah bahasa untuk menspesifikasi, memvisualisasi,
1. LifeLine Sequence Diagram dibuat dengan banyak lifeline. Setiap lifeline mendapatkan tempat sendiri sendiri. Beberapa jenis lifeline antara lain
1 Rekayasa Perangkat Lunak Materi 5 Sequence Diagram Sequence diagram mendeskripsikan bagaimana entitas dalam system berinteraksi, termasuk pesan yang digunakan saat interaksi. Semua pesan dideskripsikan
HALAMAN JUDUL HALAMAN PERSETUJUAN
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL HALAMAN PERSETUJUAN... i ABSTRAK... iii KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x DAFTAR SIMBOL... xii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang...
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGAJUAN SIDANG TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN METODOLOGI TEST DRIVEN-DEVELOPMENT
PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK PENGAJUAN SIDANG TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN METODOLOGI TEST DRIVEN-DEVELOPMENT (Studi Kasus : Pengajuan Sidang Tugas Akhir di Teknik Informatika Universitas Pasundan TUGAS AKHIR
Materi 2. Rekayasa Perangkat Lunak
1 Materi 2 Use Case Diagram Alat komunikasi tingkat tinggi untuk mewakili persyaratan sistem. Diagram menunjukkan interaksi antara pengguna dan entitas eksternal lainnya dengan sistem yang sedang dikembangkan.
MODUL 3 UML DENGAN RATIONAL ROSE
MODUL 3 UML DENGAN RATIONAL ROSE Daftar Isi 3.1. Pengenalan Dasar Rational Rose 3.1.1. Apa itu Rational Rose 3.2. Views pada Rational Rose 3.2.1. Use Case 3.2.2. Logical View 3.2.3. Physical View 3.2.4.
19 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Mengendarai kendaraan tidak sembarangan, ada aturan-aturan yang harus ditaati dan juga syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi sebelum berkendara di
Oleh : RAHMADY LIYANTANTO
Oleh : RAHMADY LIYANTANTO Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah apa yang diperbuat sistem, dan bukan bagaimana. Sebuah use case merepresentasikan
BAB III METODE PENELITIAN. tahapan pengerjaan tugas akhir dapat berjalan secara terarah dan sistematis. Start. Pengumpulan Data
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian dalam tugas akhir diperlukan sebagai panduan agar tahapan pengerjaan tugas akhir dapat berjalan secara terarah dan sistematis. Tahapan-tahapan pengerjaan penelitian
Latihan RPL OOT. Business Modeling Requirements
Latihan RPL OOT Business Modeling Requirements SI Penjualan Mini Market (1) Akan dibuat perangkat lunak untuk sebuah mini market untuk menangani masalah penjualan barang tunai. Fungsi perangkat lunak:
StateChart Diagram dan Activity Diagram
MODUL VII StateChart Diagram dan Activity Diagram Tujuan: Mahasiswa dapat menentukan obyek dinamis dalam class Mahasiswa dapat menggambar statechart diagram Mahasiswa dapat menggambar activity diagram
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Manajemen Proyek 2.1.1. Pengertian Manajemen Menurut James A.F. Stoner (2006) Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya
BAB II TINJAUAN PUSTAKA. kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Dasar Sistem A. Pengertian sistem Hartono (2005) mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
PEMAHAMAN RATIONAL ROSE TUGAS ANALISIS DAN PERANCANGAN SIK
PEMAHAMAN RATIONAL ROSE TUGAS ANALISIS DAN PERANCANGAN SIK Oleh INTANSARI NIM G41140517 GOLONGAN B PROGRAM STUDI REKAM MEDIK JURUSAN KESEHATAN POLITEKNIK NEGERI JEMBER 2017 A. PENGENALAN RATIONAL ROSE
PEMBANGUNAN APLIKASI PENCATATAN PENANGANAN GANGGUAN PT. TELKOM REGIONAL BANDUNG
PEMBANGUNAN APLIKASI PENCATATAN PENANGANAN GANGGUAN PT. TELKOM REGIONAL BANDUNG TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk kelulusan Program Strata 1, di Program Studi Teknik Informatika, Universitas
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN KINERJA KARYAWAN (Kasus : PT. Neuronworks Indonesia)
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN KINERJA KARYAWAN (Kasus : PT. Neuronworks Indonesia) TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat kelulusan Program Strata 1, Program Studi Teknik Informatika, Universitas
USE CASE DIAGRAM. Analisis dan perancangan berorientasi Obyek
USE CASE DIAGRAM Analisis dan perancangan berorientasi Obyek USE CASE DIAGRAM Usecase Diagram digunakan untuk mengambarkan interaksi antara pengguna sistem (actor) dengan kasus (use case) yang disesuaikan
BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Soendoro dan Haryanto (2005), definisi dari sistem dapat
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Sistem Menurut Soendoro dan Haryanto (2005), definisi dari sistem dapat dilakukan dengan 2 pendekatan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen. Dengan pendekatan prosedur
PRAKTIKUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK MODUL KE - 3 PENGENALAN USE CASE dalam UML
PRAKTIKUM REKAYASA PERANGKAT LUNAK MODUL KE - 3 PENGENALAN USE CASE dalam UML Oleh : Anisa Istiqomah (09560018) Misbakhul Anwaril Hasan (07560262) Farid Al Kharis (07560352) LABORATORIUM RPL PROGRAM STUDI
TUGAS PRAKTIKUM ANALISIS PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN (APSIK) Instalasi dan Menu pada Rational Rose
TUGAS PRAKTIKUM ANALISIS PERANCANGAN SISTEM INFORMASI KESEHATAN (APSIK) Instalasi dan Menu pada Rational Rose Sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Kesehatan
B A B 4 USE CASE DIAGRAM
B A B 4 USE CASE DIAGRAM MATERI : Pendahuluan Manfaat Use Case Diagram Include dan Extend Komponen Use Case Diagram Menemukan Aktor dan Use Case Do and Dont s Contoh Use Case Diagram Chapter Exercise MENDEFINISIKAN
Pertemuan 6-7. UML (Unified Modeling Language) (Software Design 2) Muhamad Alif,S.Kom Teknik Informatika UTM 17 Oktober 2012
Pertemuan 6-7 UML (Unified Modeling Language) (Software Design 2) Muhamad Alif,S.Kom Teknik Informatika UTM 17 Oktober 2012 UML Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa standart untuk melakukan spesifikasi,
MODUL PEMBELAJARAN ANALISIS DESAIN BERORIENTASI OBJEK DENGAN MENGGUNAKAN FLASH BERBASIS WEB
MODUL PEMBELAJARAN ANALISIS DESAIN BERORIENTASI OBJEK DENGAN MENGGUNAKAN FLASH BERBASIS WEB Disusun oleh : Dika Andy Prasetya (0934010074) JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI UNIVERSITAS
Bab 3 Metode Penelitian
Bab 3 Metode Penelitian Pada bab ini akan dibahas mengenai proses bisnis yang berlangsung pada Toko Istana Boneka dan metode perancangan yang digunakan dalam membuat sistem informasi perhitungan arus kas
PENGANTAR RUP & UML. Pertemuan 2
PENGANTAR RUP & UML Pertemuan 2 PENGANTAR RUP Rational Unified Process (RUP) atau dikenal juga dengan proses iteratif dan incremental merupakan sebuah pengembangan perangkat lunak yang dilakukan secara
BAB IV PERANCANGAN SISTEM 4.1 PERANCANGAN SISTEM Untuk memudahkan pembuatan aplikasi sistem pakar berbasis website, maka akan dibuat model menggunakan UML (Unified Modeling Language). Perlu diketahui metode
Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form
Modul Praktikum Basis Data 11 Membuat Menu dengan Form Pokok Bahasan : - Membuat dan menggunakan switchboard - Membuat Menu Navigasi Berupa Form Tujuan : - Mahasiswa mampu membuat dan menggunakan switchboard
Praktikum Rekayasa Perangkat Lunak Pertemuan II Use Case Diagram bag I
Praktikum Rekayasa Perangkat Lunak Pertemuan II Use Case Diagram bag I Tujuan Pembelajaran 1. Mahasiswa memahami kapan dan untuk apa menggunakan Use Case diagram 2. Mahasiswa dapat menggunakan Actor,Use
BAB III ANALISA PERANCANGAN DAN PEMODELAN SISTEM
BAB III ANALISA PERANCANGAN DAN PEMODELAN SISTEM 3.1 Struktur Navigasi Struktur navigasi adalah urutan alur informasi dari suatu aplikasi multimedia. Dengan menggunakan struktur navigasi yang tepat maka
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM Analisis Prosedur yang sedang Berjalan
BAB IV ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Analisa Sistem Yang Berjalan 4.1.1 Analisis Prosedur yang sedang Berjalan 4.1.1.1 Use Case Konfirmasi Customer Supplier Pemasukan barang Gudang
UML Netbeans UML (The Unified Modelling Language)
UML Netbeans 6.7.1 UML (The Unified Modelling Language) Sebuah notasi untuk menspesifikasi, memvisualisasi, membangun dan mendokumentasikan rancangan dari sebuah perangkat lunak. Diagram pada UML Ada 9
UNIFIED MODELING LANGUAGE
UNIFIED MODELING LANGUAGE UML (Unified Modeling Language) adalah metode pemodelan secara visual sebagai sarana untuk merancang dan atau membuat software berorientasi objek. Karena UML ini merupakan bahasa
BAB 4. PERANCANGAN Setelah melakukan proses analisa sistem maka akan dilakukan proses perancangan sistem yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan pengguna yang sudah dijabarkan di bab analisa sebelumnya.
Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form
Bab 15 Menggunakan Menu Navigasi Berupa Switchboard dan Form Pokok Bahasan Membuat dan Menggunakan Switchboard Membuat Menu Navigasi Berupa Form Untuk memudahkan navigasi semua obyek pada file database
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Sistem yang Berjalan Adapun analisis dari game mencari perbedaan jenis rumah adalah dengan menggunakan desain dan ActionScript untuk bahasa pemrograman Flash
BAB III PERANCANGAN SISTEM
BAB III PERANCANGAN SISTEM Pada BAB ini, penulis ingin membahas mengenai perencanaan dan implementasi dari Aplikasi tersebut, antara lain Flowchart dari sistem tersebut dan struktur data yang terdapat
Pada sistem yang sedang berjalan ditemukan masalah atau kendala yang terjadi, masalah tersebut antara lain adalah :
BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab analisis dan perancangan sistem berisi pembahasan analisis dan perancangan sistem aplikasi web profile. Pembahasan ditujukan untuk menguraikan kebutuhan-kebutuhan dalam
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisa Masalah Analisa masalah dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud mengidentifikasi
BAB II LANDASAN TEORI. Unified Modeling Language (UML) merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian UML Unified Modeling Language (UML) merupakan sistem arsitektur yang bekerja dalam OOAD (Object-Oriented Analysis/Design) dengan satu bahasa yang konsisten untuk menentukan,
Membuat Sequence Diagram Menggunakan Visual Paradigm
Membuat Sequence Diagram Menggunakan Visual Paradigm [email protected] Abstrak Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat dan semakin bertambahnya penggunaan sistem informasi,
SOAL PRA UTS PSBO. 1.SIMULA di perkenalkan pertama kali pada tahun.. a d b e c. 1970
SOAL PRA UTS PSBO 1.SIMULA di perkenalkan pertama kali pada tahun.. a. 1950 d. 1980 b. 1960 e. 1990 c. 1970 2. Hal penting dalam pengembangan berorientasi objek adalah:... a.konsep mengidentifikasi dan
Teknik Informatika S1
Teknik Informatika S1 Rekayasa Perangkat Lunak Lanjut Pengenalan OOA (UML) Disusun Oleh: Egia Rosi Subhiyakto, M.Kom, M.CS Teknik Informatika UDINUS [email protected] +6285740278021 Evolution of OO
PERANCANGAN SISTEM. Gambar 4-1 Interaksi antara sistem dan aplikasi
BAB 4. PERANCANGAN SISTEM 4.1. Perancangan Sistem Untuk memudahkan pembuatan aplikasi virtual lab ini, gambar di bawah ini menggambarkan bagaimana interaksi antara layanan dan aplikasi yang terjadi. Persistent
DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... iii. DAFTAR GAMBAR... xi. DAFTAR TABEL... xvii. DAFTAR SIMBOL... xx BAB I PENDAHULUAN...
DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... iii DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR TABEL... xvii DAFTAR SIMBOL... xx BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan Masalah... 2 1.3 Maksud dan Tujuan...
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN III.1. Analisis Masalah Analisa masalah dapat didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud mengidentifikasi
LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN
DAFTAR ISI LEMBAR JUDUL LEMBAR PENGESAHAN... SURAT PERNYATAAN... ABSTRAK... ABSTRACT... KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... i iii iv v vi ix xv xvi BAB I BAB II PENDAHULUAN
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI II.1 Pengertian Aplikasi Aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna.
Notasi dalam UML. Actor
Notasi dalam UML Actor Gambar 1. Notasi Actor Actor menggambarkan segala pengguna software aplikasi (user). Actor memberikan suatu gambaran jelas tentang apa yang harus dikerjakan software aplikasi. Sebagai
Kegunaan utama use case
USE CASE MODELLING Pendahuluan Use Case adalah sebuah teknik pemodelan yang digunakan untuk menjelaskan apa yang harus dilakukan sebuah sistem baru. Model use case dibangun melalui sebuah proses iterasi
1. SIMULA di perkenalkan pertama kali pada tahun.. a d b e c Hal penting dalampengembangan berorientasi objek
LAT UTS AMIK BSI 1. SIMULA di perkenalkan pertama kali pada tahun.. a. 1950 d. 1980 b. 1960 e. 1990 c. 1970 2. Hal penting dalampengembangan berorientasi objek adalah:... a.konsep mengidentifikasi dan
2. Dibawah ini yang bukan merupakan bentuk bentuk objek adalah
PEMODELAN SISTEM BERBASIS OBJEK Selesai Ujian (bukti ujian HOZtHOLuIuT0I2PuyOcoHhkcwBInySMmwhEpJCW2UhydxOD=) Sisa waktu : 00:25:25 1. Objek dapat berupa konkrit dan abstrak. Contoh dari Objek konkrit adalah:
ANALISA PROSES BISNIS SISTEM PENGGAJIAN DAN PINJAMAN PEGAWAI STUDI KASUS PERUSAHAAN INDUSTRI KERTAS PT UNIPA DAYA
ANALISA PROSES BISNIS SISTEM PENGGAJIAN DAN PINJAMAN PEGAWAI STUDI KASUS PERUSAHAAN INDUSTRI KERTAS PT UNIPA DAYA Ririn Ikana Desanti, Suryasari, Grecia Puspita Gunawan Jurusan Informasi Universitas Pelita
Gambar Use Case Diagram
1. Use Case Diagram Use case adalah abstraksi dari interaksi antara system dan actor. Use case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipe interaksi antara user sebuah system dengan sistemnya sendiri melalui
BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM
24 BAB III ANALISA DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisa Masalah Bab ini di jelaskan mengenai prosedur yang berjalan dan yang di usulkan dari sistem yang ada pada Apotek Kimia Farma. Analisis yang penulis lakukan
UML & USE CASE DIAGRAM. Oleh : Bambang Hermawan, S.Si
UML & USE CASE DIAGRAM Oleh : Bambang Hermawan, S.Si Unified Modeling Language Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah "bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang
Membuat File Database & Tabel
Membuat File Database & Tabel Menggunakan MS.Office Access 2013 Database merupakan sekumpulan data atau informasi yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang
Ahmad Hoirul Basori. Lisensi Dokumen:
Tutorial Rational Rose Ahmad Hoirul Basori [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial
DESIGN SYSTEM INFORMATION E-DRIVING LICENCE FOR POLRES
DESIGN SYSTEM INFORMATION E-DRIVING LICENCE FOR POLRES Sri Erina Damayanti, S.T., M.Kom. Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Bandung Jl. Soekarno Hatta No. 378, Kb. Lega, Bojongloa Kidul, KotaBandung,
BAB I. 1 P e m r o g r a m a n V i s u a l B a s i c - J a t i L e s t a r i
BAB I Konsep Visual Basic: Penerapan di dunia Usaha, Instalasi serta Pengenalan IDE (Integrated Development Environment) VB dan konsep pemrograman visual I. Tujuan Praktikum 1. Mahasiswa mengenal VB, penerapan
Membuat File Database & Tabel
Membuat File Database & Tabel Menggunakan MS.Office Access 2010 Database merupakan sekumpulan data atau informasi yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan antara satu dengan yang
VISUALISASI 3D PRAKTIKUM MULTIMEDIA 2017
Anugerah Bagus Wijaya M.Kom, NUPN 9906966405, NIK 2017.01.2.107 VISUALISASI 3D PRAKTIKUM MULTIMEDIA 2017 STMIK AMIKOM PURWOKERTO 089-697-151-664 Jl. Riyanto, Gg Kemuning RT/RW 5/3 Sumampir [email protected]
DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR GAMBAR... xvi. DAFTAR TABEL... xxiii. DAFTAR SIMBOL...
DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR GAMBAR... xvi DAFTAR TABEL... xxiii DAFTAR SIMBOL... xxvi BAB I : PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar Belakang... 1 1.2 Rumusan
Teknik Informatika Universitas Trunojoyo
Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Teknik Informatika Universitas Trunojoyo Http://yusufxyz.wordpress.com Email : [email protected] Use Case Diagrams UML use case diagrams menggambarkan interaksi
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PELAYANAN UNIT SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT BERBASIS WEB DAN ANDROID
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PELAYANAN UNIT SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT BERBASIS WEB DAN ANDROID Sheny Puspita Indriyani 1, Dede Kurniadi 2. Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi Teknologi
Perancangan Sistem Dengan menggunakan UML
Perancangan Sistem Dengan menggunakan UML Pengenalan UML UML (Unified Modeling Language) adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik/gambar untuk memvisualisasi, menspesifikasikan, membangun, dan pendokumentasian
UML & USE CASE DIAGRAM. Oleh : Bambang Hermawan, S.Si
UML & USE CASE DIAGRAM Oleh : Bambang Hermawan, S.Si Unified Modeling Language Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah "bahasa" yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ABSENSI SISWA PADA BAGIAN AKADEMIK STUDI KASUS DI SMK MEDIKACOM BANDUNG. Abstrak
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ABSENSI SISWA PADA BAGIAN AKADEMIK STUDI KASUS DI SMK MEDIKACOM BANDUNG Diqy Fakhrun Siddieq 1, Pipiet Fitriyani 2 1 Program Studi Teknik Informasi, STMIK LPKIA 2 Program Studi
BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM
64 BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 4.1 Pengertian Sistem Aplikasi Sistem yang akan dibangun merupakan sistem aplikasi mobile web yang bernama Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Kulit. Aplikasi tersebut
MODUL 4 Unified Software Development Process (USDP)
MODUL 4 Unified Software Development Process (USDP) Daftar Isi 4.1 Pengantar USDP... 2 4.2 Fase USDP... 2 4.2.1 Fase, Workflow dan Iterasi... 3 4.2.2 Perbedaan USDP dan Siklus Hidup Waterfall... 3 4.2.3
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Metodologi penelitian adalah cara yang digunakan dalam memperoleh berbagai data untuk diproses menjadi informasi yang lebih akurat sesuai permasalahan yang akan diteliti.
Pemodelan Berorientasi Objek
1 Pemodelan Berorientasi Objek Pemodelan Kebutuhan Sistem Dengan Use Case Adam Hendra Brata Materi Pertemuan 4 2 Pemodelan Kebutuhan Sistem Diagram Use Case Skenario Use Case Pemodelan Kebutuhan Sistem
PERANCANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI EVALUASI KINERJA VENDOR DI PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TIMUR. Andi Jessica Dian Fatimah
PERANCANGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI EVALUASI KINERJA VENDOR DI PT. PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TIMUR Andi Jessica Dian Fatimah 5208 100 005 Dosen Pembimbing Ir. Khakim Ghozali, M.MT. Tugas Akhir Outline
31
BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Sistem Analisa sistem dapat diartikan sebagai sebuah Analisa terhadap sebuah sistem informasi yang utuh di pecah ke dalam bagian-bagian lebih kecil sehingga
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN SURAT PERNYATAAN
DAFTAR ISI LEMBAR PENGESAHAN... i SURAT PERNYATAAN... ii ABSTRACT... iii ABSTRAKSI... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... vii DAFTAR TABEL... x DAFTAR GAMBAR... xi DAFTAR SIMBOL... xiii DAFTAR LAMPIRAN...
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Konsep Dasar Sistem Dalam membangun sebuah system informasi diperlukan suatu pemahaman mengenai system itu sendiri sehingga tujuan dari pembangunan system informasi dapat tercapai.
LAMPIRAN A. Class. Association. dua class atau lebih. Multiplicity. instances dari class lain. Generalization. lain.
L1 LAMPIRAN A Notasi yang digunakan dalam Class Diagram Class1 -Attribute +Operations() Class Menjelaskan kumpulan obyek dangan structure, behavior dan relationship yang serupa.class ini terbagi menjadi
