Linked List 6.3 & 7.3 NESTED LOOP
|
|
|
- Siska Hartanti Setiawan
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Linked List 6.3 & 7.3 NESTED LOOP 1
2 Linked List ( List yang di-link satu dengan lainnya ) 2
3 apa itu List? 3
4 Contoh sebuah LIST int A[5]; Array satu dimensi Disebut juga : Vector Kadang-kadang disebut juga : List 4
5 int A[5]; biasa diilustrasikan sebagai berikut : Kadang-kadang diilustrasikan sebagai berikut :
6 int A[5]; List dengan 5 elemen A[1] A[4] A[0] secara umum : A[ I ] 6
7 int A[5]; List dengan 5 elemen, dengan alamat CONTIGUOUS H21D8 H21DA H21DE H21E0 H21DC #include<stdio.h> void main() { int A[5]; int I; for (I=0; I<=4; I++ ) printf( \n%x, &A[I] ); } Algo-1, jilid 2 hal akan tercetak : 21D8 21DA 21DC 21DE 21E0 Tiap elemen 2 BYTE 7
8 Apa itu alamat? 8
9 Alamat atau Address adalah nomor Byte RAM 64 MB 64*1024*
10 dengan: int A; terbentuk sebuah variabel (Elemen) sebesar 2 Byte 2 BYTE Nomor BYTE pertama (paling kiri) - sering disebut MSB - yang dipakai sebagai alamat MSB = Most Significant Byte 10
11 int A[5]; List dengan 5 elemen ini bukan Linked List bukan List yang di-link satu dengan yang lainnya tapi List yang bersisian atau bergandengan atau berurutan (contiguous) satu dengan lainnya, sedemikian rupa sehingga alamat tiap elemen bersambung satu dengan yang lainnya (contiguous). 11
12 Linked List List yang di-link satu dengan lainnya Yang dimaksud dengan List disini adalah : sekumpulan elemen yang digabung menjadi satu kelompok yang disebut : structure, setiap elemen mempunyai tipe data tersendiri atau Vertex, atau Node, atau Titik, atau Record atau Simpul 12
13 Linked List Contoh sebuah Simpul yang dinyatakan dengan: typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; INFO LINK Simpul dengan 2 elemen, INFO dan LINK tipe : pointer, pointer untuk menunjuk node Tipe : integer atau Simpul untuk menyimpan data 13
14 typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; INFO LINK Tulisan dengan warna biru atau merah, adalah nama yang kita karang sendiri. Sedangkan tulisan dengan warna hitam adalah ketentauan dalam bahasa C 14
15 Contoh 4 buah simpul Linked List dalam memory tanda panah mengilustrasikan link 12 (2) 10 (4) (1) 17 (3) 15
16 Proses pembuatan Simpul dan pembuatan Link sampai terbentuk sebuah Linked-List 16
17 Perhatikan memory berikut ini : Belum ada Linked List 17
18 Akan dibuat sebuah Simpul Awal (simpul pertama) 18
19 Simpul pertama (1) sudah dibuat misal alamatnya = H1000 H1000 (1) Bagaimana membuatnya akan diterangkan kemudian 19
20 Kemudian INFO akan diisi dengan nilai H1000 (1) 20
21 INFO simpul pertama (1) sudah diisi dengan nilai H1000 (1) Bagaimana cara mengisinya akan diterangkan kemudian 21
22 Misal akan dibuat sebuah simpul baru (simpul kedua) H1000 (1) 22
23 Sudah dibuat simpul kedua (2) Misal alamatnya = H0800 H0800 (2) H1000 (1) Alamat simpul baru, tidak mesti lebih besar dari alamat simpul pertama 23
24 INFO simpul kedua (2) akan diisi dengan 12 H0800 (2) H1000 (1) 24
25 INFO simpul kedua (2) sudah diisi dengan nilai H0800 (2) H1000 (1)
26 Akan di-link simpul pertama (1) dengan simpul kedua (2) 12 H0800 (2) H1000 (1) 26
27 Simpul pertama (1) sudah di-link dengan simpul kedua (2) LINK simpul pertama (1) diisi dengan alamat simpul kedua (2) 12 H0800 (2) H (1) Bagaimana mengisi LINK simpul pertama dengan alamat simpul kedua akan diterangkan kemudian 27
28 12 H0800 (2) H (1) Instruksi untuk meng-link yaitu mengisi alamat simpul (2) kedalam LINK simpul (1) termasuk intruksi atau tugas yang sulit! 28
29 Kemudian : Akan dibuat simpul (3), dan INFO simpul (3) diisi dengan H0800 (2) H (1) 29
30 Sudah dibuat simpul ketiga (3) Misal alamatnya = H H0800 (2) 0800 H1000 (1) H (3) 30
31 Kemudian : Akan di-link simpul kedua (2) dengan simpul ketiga (3) 12 H0800 (2) 0800 H1000 (1) H (3) 31
32 Simpul kedua (2) sudah di-link dengan simpul ketiga (3) H0800 (2) 0800 H1000 (1) H (3) 32
33 Dan seterusnya dibuat simpul (4), INFO simpul (4) diisi 10 dan simpul (3) di-link dengan simpul (4) H0800 (2) H (1) H (3) H (4) 33
34 Sekarang sudah tercipta 4 buah simpul, dan sudah ter-link satu dengan lainnya, sehingga membentuk sebuah Linked List H0800 (2) H (1) H (3) H (4) 34
35 Untuk memudahkan melihat hubungan (link) antara satu simpul dengan simpul lainnya, maka semua isi LINK (yang berbentuk angka ) diganti atau direpresentasikan dengan tanda panah sehingga ilustrasinya menjadi sebagai berikut : 35
36 Sehingga: Link dalam bentuk angka alamat tidak diperlukan lagi H0800 (2) H (1) H (3) H (4) 36
37 12 H0800 (2) H1000 (1) H (3) H (4) 37
38 Alamat sebuah simpul, sebenarnya, tidak perlu diketahui atau dinyatakan 12 H0800 (2) H1000 (1) H (3) H (4) 38
39 Linked List empat buah simpul dapat dinyatakan demikian ini, tanpa memperlihatkan alamat simpul secara fisik 12 (1) (2) 17 (3) 10 (4) 39
40 INFO LINK INFO LINK INFO LINK INFO LINK Linked List empat buah simpul ini dapat disederhanakan gambarnya menjadi : 12 (1) (2) 17 (3) 10 (4) 40
41 3. 01 Linked List adalah List yang di link satu dengan yang lainnya. Sedangkan list itu sendiri adalah merupakan gabungan beberapa elemen yang dijadikan satu structure atau record yang dibentuk dengan perintah struct Dalam buku ini akan dibicarakan 4 macam linked list sebagai berikut : 41
42 3. 01 I. LINEAR SINGLY LINKED LIST II. LINEAR DOUBLY LINKED LIST III. CIRCULAR SINGLY LINKED LIST IV. CIRCULAR DOUBLY LINKED LIST 42
43 I. LINEAR SINGLY LINKED LIST FIRST LAST II. LINEAR DOUBLY LINKED LIST FIRST LAST
44 III. CIRCULAR SINGLY LINKED LIST FIRST LAST IV. CIRCULAR DOUBLY LINKED LIST FIRST LAST
45 3. 02 LINKED LIST LURUS DENGAN POINTER TUNGGAL 45
46 LINEAR SINGLY LINKED LIST ILUSTRASI FIRST LAST (1) (2) (3) (4) atau LAST FIRST (4) (3) (2) (1) 46
47 3. 02 FIRST LAST Urutan insert Urutan delete (1) (2) (3) (4) (1) (2) (3) (4) atau LAST FIRST Urutan insert Urutan delete (4) (3) (2) (1) (1) (2) (3) (4) 47
48 3. 02 INSERT : Masuk, Simpan, Tulis DELETE : Keluar, Ambil, Baca atau Hapus 48
49 FIRST LAST Ilustrasi Urutan insert Urutan delete (1) (2) (3) (4) (1) (2) (3) (4) LAST FIRST Ilustrasi Urutan insert Urutan delete (4) (3) (2) (1) (1) (2) (3) (4) Pertanyaan : Mana yang mengikuti prinsip STACK, dan mana yang mengikuti prinsip QUEUE, Linked List ilustrasi-1 atau Linked List ilustrasi-2 49
50 1.1. ILUSTRASI FIRST LAST (1) (2) (3) (4) Keterangan : Dari ilustrasi diatas, dapat diterangkan sebagai berikut: Ada 4 simpul, simpul no (1) sampai dengan no (4) Setiap simpul (record) terdiri dari dua elemen (field) yaitu : Field INFO misal bertipe integer. Field LINK bertipe pointer Untuk simpul no (1), Field INFO berisi nilai Field LINK berisi alamat record no (2) Yang diilustrasikan dengan panah yang menunjuk record no (2) 50
51 3. 02 FIRST LAST (1) (2) (3) (4) Simpul pertama no (1) ditunjuk oleh pointer FIRST dan simpul terakhir no (4) ditunjuk oleh pointer LAST Dari nama pointer FIRST dan LAST dapat diperkirakan bahwa record no (1) yang pertama kali dibuat dan record no (4) yang terakhir dibuat. Walaupun secra teknis dapat saja bukan demikian. 51
52 1.2 PROSES 2a. 2b. 2c. 2d. 2e. 2f. 2g. Pembuatan Record Awal (inisialisasi) Insert Kanan (Insert Akhir) Insert Kiri (Insert Awal) Insert Tengah Delete Kanan Delete Kiri Delete Tengah 52
53 Ilustrasi sebuah Simpul (Vertex, atau Node, atau Record) 3.03 Simpul dengan 2 elemen atau field Nama field Tipe Nama field : LINK Tipe : pointer Isi : akan diisi dengan alamat record berikutnya : INFO : integer Isi : akan diisi data Tipe data tentunya disesuaikan dengan keperluan. Disini diambil saja contoh yang sederhana dimana data yang akan disimpan adalah bernilai integer. 53
54 Struktur sebuah Simpul 3.03 Untuk memberitahukan komputer bahwa kita memerlukan suatu Simpul atau record dengan tipe strukur demikian ini, perlu ditulis intruksi-instruksi sebagai berikut : typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; Simpul *P, *FIRST, *LAST; 54
55 3.03 typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; Simpul *P, *FIRST, *LAST; Masih banyak cara penulisan lain untuk maksud yang sama. Disini diambil suatu cara yang dianggap paling sederhana. Disiapkan 3 buah variabel pointer, yaitu : P, FIRST dan LAST yang kesemuanya berkaitan dengan simpul atau record atau node yang bertipe Simpul 55
56 typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; Simpul *P, *FIRST, *LAST; 3.03 Disini : Simpul Adalah nama tipe sebagaimana nama tipe yang telah disediakan oleh Bahasa C seperti : int, long int, float, dan sebagainya. Bila int adalah nama tipe suatu variable, maka Simpul disini adalah nama tipe dari suatu structure atau terdiri dari dua field, yaitu : INFO yang bertipe integer (int), dan record, dimana structure tersebut LINK yang bertipe pointer (pakai *) untuk structure tersebut. 56
57 Pembuatan Simpul ( Baru ) Perhatikan kembali instruksi untuk menyiapkan tipe sebuah simpul sebagai berikut : typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; Simpul *P, *FIRST, *LAST; 57
58 Pembuatan Simpul ( Baru ) Instruksi untuk membuat sebuah record baru : P = (Simpul *) malloc(sizeof(simpul)); Terbentuk sebuah simpul yang alamatnya disimpan dalam pointer P atau disebut simpul yang ditunjuk oleh pointer P, yang dapat diilustrasikan sebagai berikut P 58
59 3. 04 P = (Simpul *) malloc(sizeof(simpul)); malloc : Maksudnya : memory allocation yaitu mengalokasikan memory sebesar atau seukuran (sizeof) yang diperlukan untuk Simpul 59
60 3. 04 P = (Simpul *) malloc(sizeof(simpul)); INFO LINK 21C8 H21C8 P Alamat simpul dicatat dalam variabel P (P bertipe Pointer untuk menunjuk Simpul) 60
61 C8 H21C8 P Ilustrasi fisik dalam memory diatas, dapat digambarkan dengan ilustrasi diagram sebagai berikut : P 61
62 Contoh (sederhana) program selengkapnya untuk membuat sebuah record atau simpul yang alamat simpul tersebut dicatat dalam pointer P. #include <stdio.h> #include <stdlib.h> #include <ctype.h> typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; Simpul *P, *FIRST, *LAST; main() { int X; scanf( %i, &X); p = (Simpul *)alloc(sizeof(simpul)); P->INFO = X; P->LINK = NULL; }
63 main() { int X; scanf( %i, &X); p = (Simpul *)alloc(sizeof(simpul)); P->INFO = X; P->LINK = NULL; } Field LINK berisi NULL artinya pointer LINK tidak menunjuk kesuatu alamat tertentu Nilai X (misal hasil input sebelumnya) disimpan dalam elemen INFO Terbentuk sebuah simpul yang alamatnya disimpan dalam pointer P atau disebut simpul yang ditunjuk oleh pointer P P 63
64 3. 04 P->INFO = X; P->INFO maksudnya : Field INFO suatu simpul, yang simpulnya sedang ditunjuk oleh pointer P dalam bahasa C, ditulis dengan dua karakter yaitu tanda - (minus) dan tanda > (tanda lebih besar) P 64
65 3. 04 P->LINK = NULL; P->LINK field LINK suatu simpul, yang simpulnya sedang ditunjuk oleh pointer P P \ karakter NULL nilai ASCIInya = 0 (nol) 65
66 P \0 Nilai pointer yang berisi NULL sering diilustrasikan sebagai panah ground sebagai berikut : P 66
67 Perhatikan kembali LINEAR SINGLY LINKED LIST yang akan dibuat sebagai yang diilustrasikan berikut ini : 3.05 FIRST LAST (1) (2) (3) (4) 67
68 Pembuatan Simpul Awal Simpul awal, maksudnya adalah simpul yang pertama kali dibuat. Setelah itu simpul baru dapat ditambahkan baik disebelah kanan, maupun disebelah kiri simpul simpul yang sudah ada. FIRST LAST (1) (2) (3) (4) Simpul ini yang kita ambil sebagai contoh untuk simpul awal yang ditunjuk oleh pointer FIRST 68
69 Perhatikan kembali struktur sebuah simpul, dan variabel-variabel yang diperlukan 3.05 typedef struct Node { int INFO; struct Node *LINK; }; typedef struct Node Simpul; Simpul *P, *FIRST, *LAST; int X; Menyatakan struktur Simpul dan menyiapkan variabel Dalam memory P FIRST LAST X Perhatikan : Ada 3 buah pointer : P, FIRST, dan LAST 69
70 Pembuatan Simpul Awal Fungsi untuk membuat simpul awal 1) 2) 3) 4) 5) void Awal (void) { int X; scanf( %i, &X); P=(Simpul*)malloc(sizeof(Simpul)); P->INFO = X; FIRST = P; LAST = P; P->LINK = NULL; } Ada 5 intruksi pokok 70
71 1) 2) 3) 4) 5) P=(Simpul*)malloc(sizeof(Simpul)); P->INFO = X; FIRST = P; LAST = P; P->LINK = NULL; 3.05 Ada 5 instruksi pokok yang perlu kita perhatikan : 1) P = (Simpul *) malloc(sizeof(simpul)); Terbentuk sebuah simpul yang ditunjuk oleh pointer P yang dapat diilustrasikan dengan gambar sebagai berikut : P 71
72 P FIRST LAST X 1000 P 72
73 Sebuah simpul yang ditunjuk oleh pointer P ( alamatnya dicatat dalam pointer P ) 3.05 P P P P P P Banyak cara menggambarkan ilustrasi pointer P menunjuk sebuah simpul P 73
74 Sebuah simpul yang ditunjuk oleh pointer P ( alamatnya dicatat dalam pointer P ) 3.05 P Field ini namanya : P->LINK Field ini namanya : P->INFO 74
75 1) 2) 3) 4) 5) P=(Simpul*)malloc(sizeof(Simpul)); P->INFO = X; FIRST = P; LAST = P; P->LINK = NULL; ) P->INFO = X; P 75
76 P FIRST LAST X 1000 P 76
77 P 3.05 Field ini namanya : P->LINK Field ini namanya : P->INFO Dengan perintah : printf( %i, P->INFO); Akan tercetak : 77
78 FIRST LAST (1) (2) (3) (4) Simpul pertama selalu ditunjuk Oleh pointer FIRST 78
79 1) 2) 3) 4) 5) P=(Simpul*)malloc(sizeof(Simpul)); P->INFO = X; FIRST = P; LAST = P; P P->LINK = NULL; FIRST ) FIRST = P; FIRST P P FIRST 79
80 P FIRST LAST X FIRST P 80
81 FIRST P 3.05 Field ini namanya : P->LINK atau FIRST->LINK Field ini namanya : P->INFO atau FIRST->INFO 81
82 FIRST LAST (1) (2) (3) (4) Simpul terakhir selalu ditunjuk Oleh pointer LAST 82
83 1) 2) 3) 4) 5) P=(Simpul*)malloc(sizeof(Simpul)); P->INFO = X; FIRST FIRST = P; LAST = P; P P->LINK = NULL; LAST ) LAST = P; LAST FIRST P FIRST P LAST 83
84 P FIRST LAST X LAST FIRST P 84
85 LAST 3.05 FIRST P Field ini namanya : Field ini namanya : P->LINK atau FIRST->LINK atau LAST->LINK P->INFO atau FIRST->INFO atau LAST->INFO 85
86 1) 2) 3) 4) 5) P=(Simpul*)malloc(sizeof(Simpul)); P->INFO = X; FIRST = P; LAST = P; P->LINK = NULL; ) P->LINK = NULL; LAST FIRST P 86
87 P FIRST LAST X LAST FIRST P Sudah terbentuk sebuah Simpul awal 87
88 3.05 LATIHAN DI KELAS 88
89 LAST FIRST P 3.05 Pertanyaan : Ada berapa buah simpul yang terlihat 89
90 LAST FIRST P 3.05 Jawab : Ada 1 buah simpul 90
91 LAST FIRST P 3.05 Pertanyaan : Ada berapa buah pointer yang terlihat - Apa nama masing-masing pointer - Apa isi masing-masing pointer 91
92 LAST FIRST P Jawab : Ada 4 buah pointer 4 No Nama Isi Pointer Pointer pointer P FIRST LAST P->LINK atau FIRST->LINK atau LAST->LINK &(1) &(1) &(1) NULL 92
93 LAST FIRST P TRUE atau FALSE Kondisi berikut ini 4 if( P == FIRST ) if( FIRST == LAST ) if( FIRST->LINK == LAST->LINK ) if( FIRST->INFO = ) 93
LIST. Dewi Sartika, M.Kom
LIST PENDAHULUAN Linked List adalah sejumlah objek yang dihubungkan (linked) satu dengan yang lainnya membentuk suatu list. Objek adalah gabungan dari beberapa data (variable) yang dijadikan satu kelompok
SINGLE LINKED LIST (NON CIRCULAR)
SINGLE LINKED LIST (NON CIRCULAR) KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu
Senarai berantai. linked list. Pertemuan keenam Struktur data st3telkom.ac.id. by : tenia wahyuningrum & Sisilia Thya Safitri
Senarai berantai linked list Pertemuan keenam Struktur data st3telkom.ac.id by : tenia wahyuningrum & Sisilia Thya Safitri Senarai berantai Dalam pemakaian sehari-hari istilah senarai berantai (list) adalah
KONSEP POINTER DAN LINKED LIST
Pertemuan 3 KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu perubah yang disebut
Langkah Mudah Belajar Struktur Data Menggunakan C/C++
Langkah Mudah Belajar Struktur Data Menggunakan C/C++ Sanksi Pelanggaran Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta 1. Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi
Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya, S.Kom., M.Cs. Penggunaan record dalam jumlah yang banyak alokasi memory konvensional tidak bisa diandalkan. Misal kita akan bekerja dengan file yang menyimpan sangat
Review : Sifat Implementasi Linear List dengan Array
Pertemuan 10 Linked List Disusun oleh : PH. Prima Rosa, S.Si., M.Sc. Sri Hartati Wijono, S.Si. 2003/2004 Pert. 10 Struktur Data - FMIPA USD - 2003 Hal. 1 Review : Sifat Implementasi Linear List dengan
Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya
Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya Penggunaan record dalam jumlah yang banyak alokasi memory konvensional tidak bisa diandalkan. Misal kita akan bekerja dengan file yang menyimpan sangat banyak record,
//membuat sebuah tipe data baru yang terdiri dari. //field data bertipe integer //field next merupakan pointer dari list
SENARAI BERANTAI TUNGGAL TIDAK BERPUTAR (SINGLE LINKED LIST NON CIRCULAR) DEKLARASI LINKED LIST Sebelum membuat sebuah senarai (Link List) kita harus mendeklarasikan tipe data dan pointer yang akan kita
Pertemuan 3. Perubah Dinamis (Dinamic variable) Suatu perubah yang akan dialokasikan hanya pada saat diperlukan, yaitu setelah program dieksekusi.
Pertemuan 3 KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu perubah yang disebut
KONSEP POINTER DAN LINKED LIST
Pertemuan 4 KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu perubah yang disebut
KONSEP POINTER DAN LINKED LIST
Pertemuan 4 KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu perubah yang disebut
KONSEP POINTER DAN LINKED LIST
Pertemuan 4 KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu perubah yang disebut
KONSEP POINTER DAN LINKED LIST
Pertemuan 3 KONSEP POINTER DAN LINKED LIST Untuk mengolah data yang banyaknya tidak bisa ditentukan sebelumnya, maka disediakan satu fasilitas yang memungkinan untuk menggunakan suatu perubah yang disebut
Modul Praktikum Algoritma dan Struktur Data BAB 6 LINKED LIST
BAB 6 LINKED LIST 1. Tujuan Instruksional Umum a. Mahasiswa dapat melakukan perancangan aplikasi menggunakan struktur Linked List (Senarai Berkait) b. Mahasiswa mampu melakukan analisis pada algoritma
MODUL 6 SINGLE & DOUBLE LINKED LIST
MODUL 6 SINGLE & DOUBLE LINKED LIST 1. Tujuan Instruksional Umum a. Mahasiswa dapat melakukan perancangan aplikasi menggunakan struktur Linked List (Senarai Berkait) b. Mahasiswa mampu melakukan analisis
BAB IX LINKED LIST (SENARAI BERANTAI)
BAB IX LINKED LIST (SENARAI BERANTAI) Linked list atau biasa disebut senarai berantai adalah suatu kumpulan data yang saling terhubung antar 1 data dengan data berikutnya. Suatu element (disebut dengan
ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA
Modul ke: 03 Fitrianingsih, Fakultas FASILKOM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA OLEH : Skom., MMSI Program Studi Sistem Informasi Bagian Isi POINTER POINTER DAN ADDRESS POINTER DAN FUNCTION LINKED LIST ALGORITMA
Data structure :Metode LINK LIST. Kusnawi, S.Kom, M.Eng STMIK AMIKOM Yogyakarta
Data structure :Metode LINK LIST Kusnawi, S.Kom, M.Eng STMIK AMIKOM Yogyakarta Pengelolaan Memori : Konsep Dasar Secara Statis, sebagai Contoh penggunaan tipe array menempati lokasi memory yang tetap(
Kode : IF2121 NIM :... Matakuliah : Algoritma dan Struktur Data Nama :... Hari, Tanggal : Senin, 13 November 2017 Waktu : 150 Menit
Soal No. 1 Berikut ini adalah program sirkular linked list terurut, lengkapilah bagian titik-titik dengan jawaban yang anda anggap benar. #include #include // enable malloc() and free()
03 LINKED LIST. Slide 0 voice. Slide 1 voice. Slide 2 voice. Thompson Susabda Ngoen 1 P a g e
03 LINKED LIST Slide 0 voice Pada perkuliahan ini kita akan membahas topik linked list atau senarai berkait. Slide 1 voice Terdapat tujuh bilangan bulat yang nilainya terurut secara menaik (ascending)
List Linear (Linked List) Farah Zakiyah Rahmanti 2014
List Linear (Linked List) Farah Zakiyah Rahmanti 2014 Overview Single Linked List Double Linked List Circular List SINGLE LINKED LIST Deskripsi Single linked list atau biasa disebut dengan linked list
STRUKTUR DATA. Literatur
STRUKTUR DATA By : Sri Rezeki Candra Nursari 2 SKS Literatur Sjukani Moh, (2007), Struktur Data (Algoritma & Struktur Data 2) dengan C, C++, Mitra Wacana Media Utami Ema dkk, (2007), Struktur Data (Konsep
(3) BAHAN KAJIAN (materi ajar)
FAKULTAS TEKNOLOGI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA UNIVERSITAS NASIONAL RENCANA PEMBELAJARAN Matakuliah : Konsep Struktur Data Semester : Genap Kode : 08010305 SKS : 2 Jurusan : Manajemen Informatika Dosen
Algoritma dan Struktur Data. Linked List
Algoritma dan Struktur Data Linked List Syntax: struct nama_struct { tipe_data_1 nama_var_1; tipe_data_2 nama_var_2; tipe_data_3 nama_var_3; }; 2 KONSEP ALOKASI MEMORY DINAMIS 1. Deklarasikan pointer yang
BAB II Senarai Berantai (Linked List)
BAB II Senarai Berantai (Linked List) Tujuan 1. Memahami pengertian linked list, gunanya dan dapat mengimplementasikan dalam pemrograman 2. Dapat mengidentifikasi permasalahan-permasalahan pemrograman
04. Single Linked List
04. Single Linked List ARNA FARIZA YULIANA SETIOWATI Capaian Pembelajaran 1. Mahasiswa mengerti konsep alokasi memori secara dinamis menggunakan pointer. 2. Mahasiswa mengerti konsep single linked list
Struktur. Bab 4: Linked LIst 4/8/2015
Struktur ab 4: Prio Handoko, S. Kom., M.T.I. Program Studi Teknik Informatika Universitas Pembangunan Jaya Jl. oulevard - intaro Jaya Sektor VII Tangerang Selatan anten 15224 Kompetensi Dasar Mahasiswa
Struktur. Bab 4: Linked LIst 4/8/2015
Struktur ab 4: Prio Handoko, S. Kom., M.T.I. Program Studi Teknik Informatika Universitas Pembangunan Jaya Jl. oulevard - intaro Jaya Sektor VII Tangerang Selatan anten 15224 Kompetensi Dasar Mahasiswa
SINGLE LINKED LIST NON CIRCULAR (SENARAI BERANTAI TUNGGAL TIDAK BERPUTAR)
SINGLE LINKED LIST NON CIRCULAR (SENARAI BERANTAI TUNGGAL TIDAK BERPUTAR) Dilustrasikan sebagai kereta yang mempunyai gerbong-gerbong. Pertama tama kita membuat tipe data baru dari gerbong kereta tersebut.
STRUKTUR DATA Pertemuan 1 s.d 8
STRUKTUR DATA Pertemuan 1 s.d 8 Sasaran: Meningkatkan: pemahaman pengetahuan tentang teori dasar struktur data dan penanganan data serta pembuatan algoritma dan penggunaan strukturd dalam pemrograman Materi
Algoritma Pemrograman & Struktur Data
MODUL PERKULIAHAN Algoritma Pemrograman & Struktur Data Stack Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Fakultas Ilmu Informatika Komputer 04 87042 Abstract Penjelasan mengenai stack dan penggunaannya
Single Linked List (1)
Praktikum 5 Single Linked List (1) A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami konsep membangun single linked list 2. Memahami konsep operasi
STRUKTUR DATA Pertemuan 1 s.d 8
STRUKTUR DATA Pertemuan 1 s.d 8 Sasaran: Meningkatkan: pemahaman pengetahuan tentang teori dasar struktur data dan penanganan data serta pembuatan algoritma dan penggunaan strukturd dalam pemrograman Materi
Lab. Teknik Informatika Struktur Data 1
2. POINTER dan SINGLE LINK LIST TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan mengetahui tipe struktur data baru yaitu tipe data Pointer. 2. Praktikan menggunakan pointer didalam pembuatan program dan dapat menerapkannya
REPRESENTASI FISIK LIST LINEAR
REPRESENTASI FISIK LIST LINEAR Danang Wahyu Utomo [email protected] +6285 740 955 623 RENCANA KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER W 1 ADT 2 ADT Queue 3 List Linear 4 List Linear 5 List Linear Pokok Bahasan
Pengenalan Struktur Data. Farah Zakiyah Rahmanti 2014
Pengenalan Struktur Data Farah Zakiyah Rahmanti 2014 Definisi Skema organisasi, seperti struktur dan array, yang diterapkan pada data sehingga data dapat diinterprestasikan dan sehingga operasoperasi spesifik
LAPORAN PRAKTIKUM IX. Oleh:
LAPORAN PRAKTIKUM IX LINKED LIST Disusun untuk Memenuhi Matakuliah Praktikum Algoritma Struktur Data Dibimbing oleh Ibu Annisa Puspa Kirana, S. Kom, M. Kom Oleh: Dwitha Fajri Ramadhani 160533611410 Ika
Praktikum Algoritma dan Struktur Data
BAB 7 DOUBLE LINKED LIST (SENARAI BERKAIT GANDA) 1. Tujuan Instruksional Umum a. Mahasiswa dapat melakukan perancangan aplikasi menggunakan struktur Linked List (Senarai Berkait) b. Mahasiswa mampu melakukan
SENARAI BERANTAI (LINK LIST)
SENARAI BERANTAI (LINK LIST) Salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan array adalah dengan Linked List. Linked List (senarai berantai satu arah atau one way list) merupakan struktur data dinamis yang
Tutorial - Single Linked List
Tutorial - Single Linked List Oleh: (:) Linked List atau Senarai Berantai merupakan salah satu struktur data. Link List memiliki sekumpulan node / data yang tersusun secara sekuensial, saling menyambung
DOUBLY LINKED LIST PROGRAM : DOUBLY LINKED LIST (TAMBAH SIMPUL DI BELAKANG)
DOUBLY LINKED LIST PROGRAM : DOUBLY LINKED LIST (TAMBAH SIMPUL DI BELAKANG) # include # include # include struct tnode { int data; struct tnode *prev, *next; ; int main()
Algoritma dan Struktur Data. Pertemuan 7 Linked List
Algoritma dan Struktur Data Pertemuan 7 Linked List Definitions Linked List Struktur data yang terdiri atas sekumpulan data bertipe sama Memperhatikan urutan Array Struktur data yang terdiri atas sekumpulan
BAB IV Antrian(Queue)
BAB IV Antrian(Queue) Tujuan 1. Memahami berbagai cara untuk merepresentasikan queue secara sekuensial maupun dengan menggunakan linked list 2. Memahami implementasi queue dalam menyelesaikan sebuah permasalahan
PERTEMUAN VI POINTER 6.1 Tujuan Praktikum 6.2 Teori Penunjang Pointer
PERTEMUAN VI POINTER 6.1 Tujuan Praktikum Praktikan mengenal type data Pointer, mengerti tentang konsep dasar dari pointer, dapat mendeklarasikan pointer di Pascal serta dapat menggunakannya di dalam sebuah
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Praktikum 3 Queue (Antrian) A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami stuktur data yang digunakan pada antrian baik yang berupa array maupun
Struktur Data II. Single Linked List - Non circular
Struktur Data II Single Linked List - Non circular Linked List?(1) Struktur data, berisi kumpulan data (node) yang tersusun secara sekuensial. Saling sambung-menyambung, dinamis dan terbatas. Linked List
PERTEMUAN KE 11. Linked List. Apa Itu Linked List?
PERTEMUAN KE 11 Linked List Apa Itu Linked List? Linked list tidak lain adalah suatu struktur data yg merupakan suatu rangkaian atau daftar record berjenis sama. Kemudian dihubungkan melalui bantuan pointer.
Algoritma Dan Struktur Data II
Algoritma Dan Struktur Data II List, Stack [email protected] putuastawa.wordpress.com Beberapa Jenis Struktur Data 1. Array 1. Linear List 2. Stack 3. Queue 1. Apa? 2. Bagaimana cara implementasinya?
Algoritma Pemrograman & Struktur Data
MODUL PERKULIAHAN Algoritma Pemrograman & Struktur Data Linked List Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh Fakultas Ilmu Informatika Komputer 03 87042 Abstract Penjelasan mengenai linked
STACK atau TUMPUKAN. Pertemuan 5 STACK (TUMPUKAN)
Pertemuan 5 STACK atau TUMPUKAN STACK (TUMPUKAN) Merupakan bentuk khusus dari Linier List yang pemasukan dan penghapusan elemennya hanya dapat dilakukan pada satu posisi, yaitu posisi akhir dari List (Top)
Praktikum 5. Antrian (Queue)
Praktikum 5 Antrian (Queue) POKOK BAHASAN: Konsep antrian Struktur antrian Implementasi antrian dalam Bahasa C TUJUAN BELAJAR: Setelah melakukan praktikum dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: Memahami
Pertemuan 7. REVIEW dan QUIS
Pertemuan 7 REVIEW dan QUIS 1. Type data dibawah ini, yang tidak termasuk dalam tipe data sederhana tunggal, adalah : a. Boolean d. Integer b. String e. float c. Char 2. ==, =,!=, termasuk dalam operator
Array VS Linked List
Linked List Linked List adalah salah satu bentuk struktur data, berisi kumpulan data (disebut node atau simpul) biasanya dalam bentuk struct, yang tersusun secara sekuensial dan saling menyambung. Linked
BAB IX LINKED LIST (SENARAI BERANTAI)
BAB IX LINKED LIST (SENARAI BERANTAI) Double Linked List Double Linked List adalah suatu linked list yang mempunyai penunjuk yaitu penunjuk ke data sebelumnya dan berikutnya. Perhatikan gambar di bawah
Algoritma dan Struktur Data. Pertemuan 9 Circular Linked List
Algoritma dan Struktur Data Pertemuan 9 Circular Linked List Struktur Circular Linked List plist A B C Node (elemen) circular linked list saling berkait melalui pointer. Bagian next sebuah node menunjuk
PENGENALAN List merupakan sebuah pemikiran/konsep struktur data yang sangat dasar pada pemrograman agar lebih fleksibel. Setiap elemen akan ditambahka
LINKed LIST PENGENALAN List merupakan sebuah pemikiran/konsep struktur data yang sangat dasar pada pemrograman agar lebih fleksibel. Setiap elemen akan ditambahkan saat dibutuhkan, tidak dialokasikan dengan
VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++
VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++ [email protected] VARIABEL Suatu nama yang menyatakan tempat dalam memori komputer Menyimpan nilai yang dapat diubah VARIABEL Pengenal (identifier) yang digunakan
DOUBLE LINKED LIST. Danang Wahyu Utomo Danang Wahyu Utomo, M.Kom, M.CS
DOUBLE LINKED LIST Danang Wahyu Utomo [email protected] +6285 740 955 623 RENCANA KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER W Pokok Bahasan 1 ADT Stack 2 ADT Queue 3 List Linear 4 List Linear 5 List Linear
MODUL IV STACK A. TUJUAN
MODUL IV STACK A. TUJUAN 1. Memahami terminologi yang terkait dengan struktur data stack. 2. Memahami operasi-operasi yang ada dalam stack. 3. Dapat mengidentifikasi permasalahan-permasalahan pemrograman
Masukan Judul... Infotype àsebuah tipe terdefinisi yang menyimpan informasi sebuah elemen list
Universitas Muhammadiyah Sukabumi Artikel Struktur Data Oleh : fahmi fauzi Masukan Judul... 1. STACK DAN QUEUE DENGAN LINKED LIST Pengertian Linked list : sekumpulan elemen bertipe sama, yang mempunyai
STACK (TUMPUKAN) Tumpukan uang koin Tumpukan kotak Tumpukan Buku. Gambar 1. Macam-macam tumpukan
STACK (TUMPUKAN) adalah suatu urutan elemen yang elemennya dapat diambil dan ditambah hanya pada posisi akhir (top) saja. Contoh dalam kehidupan sehari-hari adalah tumpukan piring di sebuah restoran yang
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2. 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN 2 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari MATERI Teks/string Pointer Struktur Kelas Konstruktor dan Destruktor Kelas dan Obyek Overloading Operator Inheritance (Pewarisan) Polimorfisme
Pemrograman Dasar C. Minggu 9
Pemrograman Dasar C Minggu 9 Topik Bahasan Struktur (Structure) Mengelompokkan variabel-variabel yang bertipe beda secara bersama-sama Definisi Tipe (Type Definition) Mendefinisikan tipe anda sendiri Bekerja
Struct Lanjutan: Studi Kasus
Struktur Data Struct Lanjutan: Studi Kasus Bayu Setiaji, S.Kom STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 1. Tujuan 1. Pendalaman struct 2. Review fungsi 3. Dapat mengaplikasikan konsep struct dalam kasus nyata 2. Penjelasan
List Linier (Bag. I) IF2121/Algoritma dan Struktur Data Sem. I 2016/ /25/2017 IF2121/Sem I 2017/2018 1
List Linier (Bag. I) IF2121/Algoritma dan Struktur Data Sem. I 2016/2017 9/25/2017 IF2121/Sem I 2017/2018 1 List Linier List linier: Sekumpulan elemen ber-type sama yang mempunyai keterurutan tertentu
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
Praktikum 4 Alokasi Memori A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami perbedaan penggunaan tipe data array dengan pointer menggunakan alokasi
MODUL PRAKTIKUM STRUKTUR DATA
MODUL PRAKTIKUM STRUKTUR DATA TREE (POHON) Oleh : SUPRAPTO, S.Kom PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE (UNIROW) TUBAN 2012/2013 MODUL V TREE (POHON) 5.1. TREE (POHON)
Modul Praktikum Algoritma dan Struktur Data
MODUL IV STACK A. TUJUAN 1. Memahami terminologi yang terkait dengan struktur data stack. 2. Memahami operasi-operasi yang ada dalam stack. 3. Dapat mengidentifikasi permasalahan-permasalahan pemrograman
DIG1G3 Implementasi Struktur Data
DIG1G3 Implementasi Struktur Data Program Studi Diploma III Teknik Informatika Fakultas Ilmu Terapan Telkom University Dosen: Cahyana, S.T., M.Kom. Indra Azimi, S.T., M.T. 2 Stack (Tumpukan) Stack is a
Data Structure STRUKTUR DATA QUEUE. Chapter 3. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom
Data Structure Chapter 3 STUKTU DATA QUEUE Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom Agenda Hari Ini Pengertian Queue inear Queue Circular Queue Double Ended Queue a. Pendahuluan A deque (Double Ended Queue) is a linear
Tugas Studi Kasus. Linked List SLLNC dengan Head & Tail
Tugas Studi Kasus Linked List SLLNC dengan Head & Tail Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Algoritma 2 Disusun Oleh : Kelas IS-8 Andrian Ramadhan F. (10512318) M.Tryawan C.N. (10512324)
Variasi List Linier. Nisa ul Hafidhoh, MT
Variasi List Linier Nisa ul Hafidhoh, MT [email protected] Variasi Variasi List dengan Dummy Circular List Double Linked list Variasi List dengan Dummy Elemen fiktif / elemen dummy : elemen yang sengaja
Struktur Data. Tumpukan : Definisi & Operasi. Pertemuan 4 PROBLEM ALGORITHM DATA IMPLEMENTATION. Pert. 4b Struktur Data - FMIPA USD
Pertemuan 4 : Definisi & Operasi Disusun oleh : PH. Prima Rosa, S.Si., M.Sc. Sri Hartati Wijono, S.Si. 2003/2004 Pert. 4b Struktur Data - FMIPA USD - 2003 Hal. 1 Struktur Data PROBLEM ALGORITHM DATA IMPLEMENTATION
POINTER STACK DAN QUEUE. Institut Teknologi Sumatera
POINTER STACK DAN QUEUE ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA Institut Teknologi Sumatera PRE TEST Apakah yang disebut dengan array? Bagaimana cara deklarasi dan pengacuan dari sebuah array? Apa kekurangan array?
P 4 Bab 3 : Dasar Pemrograman C
Kampus II, Jl. Jembatan Merah, Nomor.C. Gejayan, Yogyakarta, Telp: (0), Fax (0) 00 P Bab : Dasar Pemrograman C. Tujuan Mahasiswa mampu mengetahui dan memahami identifier, keyword, variable, tipe data,
Search And Insert Problem (Sorted Double Linkedlist Solution)
Search And Insert Problem (Sorted Double Linkedlist Solution) Fadlika Dita Nurjanto [email protected] http://fadlikadn.wordpress.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2011 IlmuKomputer.Com Seluruh dokumen
ARNA FARIZA YULIANA SETIOWATI
03. Queue ARNA FARIZA YULIANA SETIOWATI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA Capaian Pembelajaran 1. Mahasiswa mengerti konsep stack dan operasi pada queue. 2. Mahasiswa dapat menggunakan queue untuk
DIG1G3 Implementasi Struktur Data
DIG1G3 Implementasi Struktur Data Program Studi Diploma III Teknik Informatika Fakultas Ilmu Terapan Telkom University Dosen: Cahyana, S.T., M.Kom. Indra Azimi, S.T., M.T. Tujuan Pertemuan 4 Mahasiswa
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)
Mata Kuliah : Algoritma II Bobot Mata Kuliah : 3 Sks GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) Deskripsi Mata Kuliah : Struktur Stack (satu dan dua sisi), Queue (Linear Queu, Circular Queue, Double Ended
Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dala
Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dalam tipe data dasar adalah bilangan logik, bilangan bulat,
MODUL IV Analisis Kasus/Pemilihan
MODUL IV Analisis Kasus/Pemilihan TUJUAN 1. Memberikan pemahaman tentang bagaimana suatu kasus dianalisis dan dibreak-down menjadi beberapa kasus kecil menurut domain permasalahannya. 2. Memberikan pengenalan
Struktur Data Array. Rijal Fadilah S.Si
Struktur Data Array Rijal Fadilah S.Si Array Berdimensi Satu Array Satu dimensi tidak lain adalah kumpulan elemen-elemen identik yang tersusun dalam satu baris. Elemen-elemen tersebut memiliki tipe data
MAKALAH STRUKTUR DATA. DOSEN PEMBIMBING Nisa miftachurohmah, S.kom., M.Si PENYUSUN SITI JAMILATUL MU ADDIBAH ( )
MAKALAH STRUKTUR DATA DOSEN PEMBIMBING Nisa miftachurohmah, S.kom., M.Si PENYUSUN SITI JAMILATUL MU ADDIBAH (14.1.03.03.0024) FAKULTAS TEKNIK PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
Achmad Solichin.
Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
STRUKTUR DATA (2) Single Linked List
STRUKTUR DATA (2) Single Linked List Linked List Linked List adalah salah satu bentuk struktur data, berisi kumpulan data (node) yang tersusun secara sekuensial, saling sambung-menyambung, dinamis dan
Algoritma Dan Struktur Data II
Algoritma Dan Struktur Data II Array dan Matriks Apa itu Struktur Data? PROGRAM ALGORITMA STRUKTUR DATA Algoritma.. deskripsi langkah-langkah penyelesaian masalah yang tersusun secara logis 1. ditulis
01. Review Array, Pointer dan Struktur
01. Review Array, Pointer dan Struktur ARNA FARIZA YULIANA SETIOWATI Capaian Pembelajaran 1. Mahasiswa mengerti konsep array, pointer dan struktur. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan array, pointer
Algoritma dan Struktur Data. Pertemuan 5 Pointer
Algoritma dan Struktur Data Pertemuan 5 Pointer Implementasi ADT Setelah membuat ADT kita bisa mengimplementasikannya menjadi tipe data baru Tipe data baru tersebut disusun dari tipe data tipe data yang
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah elemen-elemen pada bahasa pemrograman: Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: 1. Aturan
KARAKTER DAN STRING, ARRAY, STRUCT DAN REVIEW PADA BAHASA C
KARAKTER DAN STRING, ARRAY, STRUCT DAN REVIEW PADA BAHASA C Disusun oleh: Bachtiar Maulana (58411782) Marlinda Dwi Cahya (54411318) Muh. Mahlani (5411622) Muzaky Bakri Salim (55411060) UNIVERSITAS GUNADARMA
1. Traversing Untuk algoritma traversing sama seperti pada single Link List
SENARAI BERANTAI DUA ARAH (DOUBLE LINKED LIST) Senarai Berantai Dua Arah (Double Linked List) merupakan bentuk pengembangan Senarai Berantai (Link List) yang tidak hanya memiliki pointer yang menunjuk
Algoritma dan Struktur Data. Pertemuan 8 Doubly Linked List
Algoritma dan Struktur Data Pertemuan 8 Doubly Linked List phead Struktur Doubly Linked List A B C Node-node doubly linked list saling berkait melalui pointer. Bagian left sebuah node menunjuk node selanjutnya.
05. Double Linked List
0. Double Linked List ARNA FARIZA YULIANA SETIOWATI Capaian Pembelajaran 1. Mahasiswa mengerti konsep double linked list dan operasi pada single linked list. 2. Mahasiswa dapat mengimplementasikan double
Double linked list. Gambar 1. Double linket list dengan empat simpul Deklarasi Double Linked List di dalam Pascal :
Double linked list Link list yang kita pelajari sebelumnya hanya mempunyai sebuah pointer pada setiap simpulnya. Hal ini merupakan kelemahan bahwa link list tersebut hanya bisa dibaca dalam satu arah saja,
ASD. Alokasi Memori Dinamis
ASD Alokasi Memori Dinamis Alokasi Memori Dinamis Untuk menggunakan sebuah variabel, kita harus mendeklarasikannya dulu Pada saat deklarasi, slot memori dipesan untuk dipakai oleh variabel tersebut Setelah
TIPE DATA ABSTRAK MENGGUNAKAN BAHASA C
WAHJUDI ULTIMATICS VOL. 1 NO. 1, DESEMBER 2009 TIPE DATA ABSTRAK MENGGUNAKAN BAHASA C Universitas Multimedia Nusantara Tangerang - Banten Januar Wahjudi Abstrak- Tipe data abstrak(abstract data types atau
OPERATOR BAHASA C. Obyektif : 4. Mengetahui macam-macam operator dalam Bahasa C. 5. Mengetahui dan dapat menggunakan format pada tiap tipe data..
OPERATOR BAHASA C Obyektif : 4. Mengetahui macam-macam operator dalam Bahasa C. 5. Mengetahui dan dapat menggunakan format pada tiap tipe data.. Operator adalah suatu tanda atau simbol yang digunakan untuk
POINTER. Tim Alpro Teknik Informatika
POINTER Tim Alpro Teknik Informatika Pointer Pointer merupakan salah satu keunggulan dari bahasa C. Komputer mengalokasikan sebuah area pada memori ketika sebuah variabel dideklarasikan. Area tersebut
