MENGANALISIS HASIL TES
|
|
|
- Harjanti Sasmita
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 MENGANALISIS HASIL TES
2 MENILAI TES YANG DIBUAT SENDIRI DENGAN MENGAJUKAN BEBERAPA PERTANYAAN SBB. APAKAH BANYAK SOAL TIAP TOPIK SUDAH SEIMBANG? APAKAH SOAL MENANYAKAN BAHAN YANG TELAH DIAJARKAN? APAKAH PERTANYAAN TIDAK MEMBINGUNGKAN SHG MENIMBULKAN PENGERTIAN LAIN? APAKAH KALIMATNYA MUDAH DIMENGERTI? APAKAH DPT DIKERJAKAN SEBAGIAN BESAR SISWA?
3 ANALISIS SOAL (ITEM ANALYSIS) MEMBANTU MENGIDENTIFIKASI BUTIR SOAL YANG JELEK MENDAPATKAN INFORMASI UNTUK PENYEMPURNAAN SOAL UTK KEPENTINGAN LEBIH LANJUT MENDPT GAMBARAN TTG SOAL YANG KITA SUSUN: 1. SAMPAI DIMANA TARAF KESUKARAN SOAL 2. APAKAH SOAL MEMPUNYAI DAYA PEMBEDA SHG DPT MEMBEDAKAN KLP SISWA YG PANDAI DAN KURANG 3. APAKAH SEMUA ALTERNATIF JAWABAN SUDAH BAIK? (POLA JAWABAN SOAL)
4 TARAF KESUKARAN SOAL (P) Soal yg baik adalah yang tidak terlalu sukar tetapi juga tidak terlalu mudah. Taraf kesukaran soal mempunyai harga 0,0 1,0 dimana 0,0 sangat sukar dan 1,0 sangat mudah. Untuk mencari harga p dapat menggunakan rumus: P B JS P = indeks kesukaran b = banyaknya siswa yg menjawab betul Js = jumlah siswa peserta tes KRITERIA: P = 0,0 0,30 SOAL SUKAR P = > 0,30-0,70 SOAL SEDANG P = > 0,70-1,00 SOAL MUDAH
5 DAYA PEMBEDA (D) UNTUK MENGETAHUI DAYA PEMBEDA SOAL, LEBIH DULU HASIL TES DIKELOMPOKKAN MENJADI: KELOMPOK ATAS (PANDAI) = 25% 30% KELOMPOK SEDANG = 40% - 50% KELOMPOK BAWAH (TIDAK PANDAI) = 25%- 30% YANG PERLU DIPERHATIKAN CUKUP UNTUK KELOMPOK ATAS DAN BAWAH SAJA. JIKA JUMLAH SISWA SEDIKIT DIBAGI MENJADI 2 KLP YAITU KLP ATAS DAN BAWAH. ANGKA YANG MENUNJUKKAN BESARNYA DAYA PEMBEDA SOAL DISEBUT INDEKS DISKRIMINASI DISINGKAT D. HARGA D BERKISAR ANTARA -1,00 +1,00. SOAL DG DAYA PEMBEDA NEGATIF, JELEK. DAYA PEMBEDA +1,00 SANGAT TINGGI.
6 RUMUS DAYA PEMBEDA SOAL D Ba Ja Bb Jb Pa Pb dimana: D = indeks daya pembeda Ja = jumlah klp atas Jb = jumlah klp bawah Ba = jumlah klp atas yg menjawab benar Bb = jumlah klp bawah yg menjawab benar Pa = proporsi klp atas yg menjawab benar Pb = proporsi klp bawah yg menjawab benar
7 HUBUNGAN ANTARA P DENGAN D Nilai P yang dianjurkan antara 0,30 0,70 meskipun tidak selalu memiliki daya pembeda yang tinggi. D max 1,0 0,8 0,6 0,4 0,2 0,0 0,2 0,5 0,8 1,00 P
8 POLA JAWABAN SOAL YANG DIMAKSUD DENGAN POLA JAWABAN SOAL ADALAH PENYEBARAN JAWABAN PADA SOAL-SOAL PILIHAN GANDA. DENGAN CARA INI DAPAT DIKETAHUI KEEFEKTIFAN DISTRAKTOR (PENGECOH) SUATU SOAL. CARANYA DENGAN MEMBANDINGKAN JUMLAH SISWA KLP ATAS DAN KLP BAWAH YANG MEMILIH TIAP ALTERNATIF JAWABAN. DISTRAKTOR YANG BAIK AKAN MEMIKAT LEBIH BANYAK SISWA DARI KLP BAWAH DARIPADA KLP ATAS. DISTRAKTOR YANG TIDAK DIPILIH BERARTI JELEK. PILIHAN JAWABAN YANG SAMA SEKALI TIDAK DIPILIH DISEBUT OMIT (O).
9 DISTRAKTOR BERFUNGSI JIKA Paling sedikit dipilih oleh 5% siswa peserta tes. Butir tes dikatakan baik jika o tidak lebih dari 10%. Dengan melihat pola jawaban soal dpt diketahui: Taraf kesukaran soal Daya pembeda soal Berfungsi tidaknya distraktor. Dari analisis ini akan diperoleh simpulan: Distraktor diterima karena sudah baik Distraktor ditolak karena jelek Distraktor diperbaiki karena kurang baik
10 Contoh Soal pilihan ganda mapel Biologi kelas 1 terdiri atas 20 butir. Hasil tes yang dikerjakan oleh 20 siswa kelas 1 diperoleh sekor sbb. No. siswa Sekor soal no Total sekor
11 Analisis soal no 1 Tingkat kesukaran (P), rumusnya: Maka: P = 15/20 = 0,75 berarti termasuk soal yang mudah Daya pembedanya (D), rumusnya: D Ba Ja Bb Jb Maka perlu dikelompokkan menjadi klp atas (30%) dan klp bawah (30%) shg yang termasuk klp atas yg mendpt skor: Yang termasuk klp bawah mendpt skor: Buat tabel sbb. Pa Pb P B JS
12 Tabel: No. sisw Klp. sisw Sekor soal no B B B B B B B Total skor 2 A A A A A A A D soal no 1 = 7/7 4/7 = 3/7 = 0,43 berarti daya pembedanya baik
13 Untuk mencari keefektifan distraktor harus kita lihat sebaran jawaban. Misalnya kunci jawaban soal no. 1 adalah B, maka perlu dibuat tabel sbb. Pilihan jawaban A B *) C D O Jumlah Kelompok Atas Kelompok Bawah Jumlah Kalau dilihat distraktornya sudah berfungsi karena semua sudah dipilih Dilihat dari segi omit, tidak ada (0) sehingga termasuk baik
14 ANALISIS BUTIR SOAL ACUAN KRITERIA Untuk mengukur keberhasilan suatu pembelajaran biasanya dengan memberikan tes yang sama sebelum dan sesudah pembelajaran (pre dan post tes). Jika suatu soal dijawab benar oleh siswa sebelum maupun sesudah pembelajaran, berarti soal tsb jelek karena tidak dpt mengukur hasil pembelajaran. Demikian juga sebaliknya jika dijawab salah pada pre maupun post tes. Untuk mengukur keefektifan butir soal atau indeks sensitivitas (s) dapat dicari dengan rumus sbb. S = Indeks sensitivitas Ra Rb S Ra = Jml siswa yg menjawab benar sesudah T Rb = Jml siswa yg menjawab benar sebelum T = Jml siswa peserta tes
15 JIKA TES HANYA DIBERIKAN 1X (TANPA PRE TES) DAPAT DILIHAT DARI BESARNYA TINGKAT PENCAPAIAN BERDASAR TES AKHIR, DPT DICARI DENGAN RUMUS SBB. P B T P = TINGKAT PENCAPAIAN (PROPORSI) B = JML SISWA MENJAWAB BENAR T = JML SELURUH PESERTA TES
16 PENGUKURAN RANAH AFEKTIF MENGUKUR RANAH AFEKTIF LEBIH SULIT DIBANDINGKAN RANAH KOGNITIF DAN TIDAK DPT DILAKUKAN SEWAKTU-WAKTU KARENA PERUBAHAN SIKAP ATAU PERILAKU SISWA TERJADI DLM WAKTU RELATIF LAMA. ADA BEBERAPA BENTUK SKALA YG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGUKUR SIKAP YAITU: SKALA LIKERT DISUSUN DLM BTK PERNYATAAN DIIKUTI 5 RESPONS YANG MENUNJUKKAN TINGKATAN, MISALNYA: SS = SANGAT SETUJU S = SETUJU TB = TIDAK BERPENDAPAT TS = TIDAK SETUJU STS= SANGAT TIDAK SETUJU
17 SKALA THURSTONE MIRIP SKALA LIKERT KARENA INSTRUMEN INI JAWABANNYA JUGA MENUNJUKKAN SUATU TINGKATAN, MISALNYA: Sangat netral sangat tidak menyenangkan menyenangkan SKALA PILIHAN GANDA BENTUKNYA SEPERTI SOAL PILIHAN GANDA, YAITU ADA PERNYATAAN YG DIIKUTI BEBERAPA PILIHAN PENDAPAT, misal Pelaksanaan praktikum biologi di laboratorium: semua praktikan harus menggunakan jas praktikum sebaiknya praktikan menggunakan jas praktikum praktikan boleh tidak menggunakan jas praktikum praktikan tidak perlu menggunakan jas praktikum
18 SKALA GUTTMAN TERDIRI ATAS 3 ATAU 4 PERNYATAAN YG MASING2 HARUS DIJAWAB YA ATAU TIDAK. PERNYATAAN MENUNJUKKAN TINGKATAN, SEHINGGA BILA MENJAWAB YA PADA PERNYATAAN NO. 2 BERARTI NO. 1 YA. JIKA MENJAWAB YA PADA NO. 3 BERARTI YA PADA NO. 1 DAN 2, DST. Contoh: 1. Saya senang melakukan kegiatan di laboratorium 2. Saya senang mengerjakan tugas pelajaran Biologi 3. Saya senang melakukan percobaan fotosintesis SEMANTIK DEFERENSIAL INSTRUMEN INI DISUSUN OLEH OSSGOOD DKK. UNTUK MENGUKUR KONSEP-KONSEP DALAM KATEGORI. FAKTOR UNTUK MENGANALISIS SKALANYA ADALAH: evaluation (baik-buruk) potency (kuat-lemah) activity (cepat-lambat)
19 Contoh: Pendapat saya tentang mata kuliah evaluasi Berguna tidak berguna Mhs aktif mhs pasif Perkuliahan perkuliahan Menyenangkan membosankan Tugas relevan tugas tidak relevan CARA INI DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGETAHUI MINAT ATAU PENDAPAT SISWA MENGENAI SUATU KEGIATAN ATAU TOPIK DARI SUATU MATA PELAJARAN
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berusaha mendeskripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang
MENGANALISIS BUTIR SOAL. Revoltje O.W. Kaunang Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo
MENGANALISIS BUTIR SOAL Revoltje OW Kaunang Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo Abstrak: Salah satu tujuan dari analisis butir soal adalah untuk mengadakan identifikasi soal-soal yang baik,
III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di kelas X Jurusan Akuntansi SMK PGRI 4 Bandar
31 III. METODE PENELITIAN A. Subyek dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di kelas X Jurusan Akuntansi SMK PGRI 4 Bandar Lampung semester Ganjil Tahun Pelajaran 2010-2011. Jumlah siswa yaitu 35
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengembangan berarti proses mengembangkan dari yang sederhana menjadi
19 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional 1. Pengembangan praktikum Pengembangan berarti proses mengembangkan dari yang sederhana menjadi kompleks agar sesuai dengan tujuan, yaitu meliputi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
37 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasy experiment atau eksperimen semu. B. DesainPenelitian Desain penelitian
PENGUKURAN DAYA PEMBEDA, TARAF KESUKARAN, DAN POLA JAWABAN TES (Analisis Butir Soal) Syamsudin*
Jurnal At-Tajdid PENGUKURAN DAYA PEMBEDA, TARAF KESUKARAN, DAN POLA JAWABAN TES (Analisis Butir Soal) Syamsudin* Abstract : Test is important property in doing teaching and learning activity. Good result
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional 1. Pembelajaran mekanisme evolusi berbantuan praktikum menggunakan simulasi kegiatan praktikum (virtual lab) jenis virtual hibrida (hybrid virtual
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. dibuat beberapa definisi operasional sebagai berikut:
41 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. DEFINISI OPERASIONAL Agar tidak meluasnya beberapa pengertian dalam penelitian ini, maka dibuat beberapa definisi operasional sebagai berikut: 1. Asesmen Portofolio
BAB III METODE PENELITIAN. mendeskripsikan ragam kesulitan belajar Biologi yang dialami oleh siswa
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang berfungsi untuk mendeskripsikan ragam kesulitan belajar Biologi yang dialami oleh siswa kelas X di MAN
Dasar Penyusunan Tes Hasil Belajar
PENGEMBANGAN DAN ANALISIS TES Oleh : Amat Jaedun Pascasarjana UNY Dasar Penyusunan Tes Hasil Belajar 1. Tes harus dapat mengukur kompetensi apa yang dipelajari dalam proses pembelajaran. 2. Tes terdiri
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen semu. (McMillan & Shumacher, 001). Tahap studi pendahuluan dimulai dengan melakukan
BAB III METODE PENELITIAN. penulis memberikan batasan tentang: tingkat penguasaan siswa dalam menguasai topik bahasan tentang
18 BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi operasonal Untuk memperjelas variabel yang digunakan dalam penelitian ini, penulis memberikan batasan tentang: 1. Hasil Belajar Hasil belajar yang dimaksud dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Untuk menghindari berbagai penafsiran terhadap definisi yang digunakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional Untuk menghindari berbagai penafsiran terhadap definisi yang digunakan dalam penelitian ini, maka diberikan penjelasan dari masing-masing variabel
BAB III METODE PENELITIAN. Beberapa definisi operasional dalam menghindari berbagai penafsiran
28 BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Beberapa definisi operasional dalam menghindari berbagai penafsiran terhadap definisi yang digunakan dalam penelitian ini, maka diberikan penjelasan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode dan Desain Penelitian Metode yang akan digunakan pada penelitian ini adalah metode preexperimental. Metode pre-experimental sering disebut sebagai penelitian semu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMA Kemala Bhayangkari Bandung yang terletak di jalan Palasari No. 46 Bandung, Jawa Barat. Sekolah yang berdiri di bawah naungan
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen sejati (true experimental design), bentuk yang digunakan adalah
BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk
26 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. dengan subyek siswa kelas X program keahlian Agribisnis Perikanan sebanyak satu
5 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMK PP Negeri dengan subyek siswa kelas X program keahlian Agribisnis Perikanan sebanyak satu kelas yang berjumlah
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional. Dalam penelitian ini definisi operasionalnya adalah
34 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional Dalam penelitian ini definisi operasionalnya adalah 1. Pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok memiliki langkahlangkah pembelajaran yaitu
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian evaluatif. Penelitian evaluatif yaitu penelitian dengan mengumpulkan data
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengumpulkan bukti-bukti atau karya-karya hasil belajar siswa meliputi
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional Agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda maka dibuat definisi operasional sebagai berikut: 1. Asesmen portofolio Asesmen portofolio adalah penilaian
BAB III METODE DAN DESAIN PENELITIAN
BAB III METODE DAN DESAIN PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini berjenis Pre-Experimental Design. Kelas yang diberi perlakuan hanya satu kelas dan hanya ingin melihat peningkatan keterampilan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
27 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran atau mix method, yaitu kuantitatif-deskriptif. Dimana pada penelitian ini data yang diperoleh
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas penerapan media pembelajaran Compound Remi Card berbasis
BAB III METODE PENELITIAN. Untuk menyamakan persepsi terhadap variabel-variabel yang digunakan dalam
22 BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Untuk menyamakan persepsi terhadap variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini, maka perlu adanya definisi operasional untuk menghindari kekeliruan
BAB 11 TES TERRULIS UNTUK PRESTASI BELAJAR
BAB 11 TES TERRULIS UNTUK PRESTASI BELAJAR 1. Bentuk-Bentuk Tes a. Tes Subjektif Pada umumnya berbentuk esai (uraian). Tes bentuk esai adalah sejenis tes kemajuan belajar yang memerlukan jawaban yang bersifat
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini berhubungan dengan dua macam variabel, yaitu variabel bebas
BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Penelitian ini berhubungan dengan dua macam variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Menggunakan metode belajar SQ3R merupakan variabel bebas,
BAB III METODE PENELITIAN. penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. 23
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode ini disebut metode kuantitatif
BAHAN AJAR EVALUASI PEMBELAJARAN
BAHAN AJAR EVALUASI PEMBELAJARAN ANALISIS POKOK UJI DRA. SITI SRIYATI, M.Si JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI FPMIPA UPI ANALISIS POKOK UJI / TEKNIK ANALISIS SOAL TES ISTILAH YANG DIBERIKAN PADA PEKERJAAN YANG
III. METODE PENELITIAN. penelitian, analisis data, dan hipotesis statistik. Untuk lebih jelasnya pembahasan
66 III. METODE PENELITIAN Pembahasan dalam bab ini akan difokuskan pada beberapa subbab yang berupa rancangan penelitian, tempat dan waktu penelitian, populasi, sample, definisi operasional, teknik pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN. berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. 34. Rancangan penelitian ini menggunakan Nonequivalent Control Group
36 BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Metode ini disebut metode kuantitatif
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN A. Analisis Empirik yang Meliputi Validitas, Reliabilitas, Tingkat Kesukaran, Daya Pembeda, dan Fungsi Distraktor. 1. Analisis Validitas Butir Soal Uji validitas digunakan
BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi. eksperimen dengan one group pre-test and post-test design.
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dengan one group pre-test and post-test design. Pada metode ini diperlukan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Pada bab ini akan dikemukakan mengenai metode penelitian yang digunakan meliputi lokasi dan subjek penelitian, desain penelitian, instrumen penelitian, proses pengembangan instrumen,
Instrumen Psikologis
Instrumen Psikologis Sumber : 1. Wahyu Widhiarso (2014). Bahan Kuliah (Skala Psikologi). Fakultas Psikologi UGM 2. Azwar, S. (2004). Sikap Manusia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar 3. http://berbagireferensi.blogspot.com/2011
Analisis Instrumen (Soal)
Analisis Instrumen (Soal) Oleh Dr. Zulkifli Matondang, M.Si PPs Unimed - Medan Pendahuluan Menganalisis instrumen (tes/non-tes), merupakan upaya untuk mengetahui tingkat kebaikan butir instrumen yang akan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Metode yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment Design dengan menggunakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
48 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional 1. Pembelajaran IPA terpadu model connected merupakan model pembelajaran terpaduyang memadukan beberapa bidang studiyaitu biologi, kimia, fisika
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan suatu model pembelajaran
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan suatu model pembelajaran IPA, khususnya pada topik magnet, listrik dan cahaya, untuk meningkatkan penguasaan
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian BAB III METODE PENELITIAN Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini ialah penelitian eksperimen. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung. Pemilihan lokasi penelitian ini didasarkan pada karakteristik sekolah yang merupakan sekolah
Pengertian Tes, Pengukuran, dan Evaluasi
Pengantar Tes, Pengukuran, dan Evaluasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam berbagai kegiatan manusia, demikian pula halnya dalam kegiatan pengajaran. Kegiatan pembelajaran merupakan sebuah proses
BAB III METODE PENELITIAN. Terdapat beberapa definisi operasional dalam Penelitian Tindakan Kelas. (PTK) ini. Berikut ini merupakan penjabarannya:
36 BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Terdapat beberapa definisi operasional dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini. Berikut ini merupakan penjabarannya: 1. Penguasaan konsep merupakan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 1. Kemampuan afektif yang dianalisis dalam penelitian ini adalah perilaku siswa
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional 1. Kemampuan afektif yang dianalisis dalam penelitian ini adalah perilaku siswa selama kegiatan praktikum uji makanan berlangsung yang dijaring melalui
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER MATA KULIAH BIOLOGI UMUM DI UNIVERSITAS PAPUA
Prosiding Seminar Nasional Volume 02, Nomor 1 ISSN 2443-1109 ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER MATA KULIAH BIOLOGI UMUM DI UNIVERSITAS PAPUA Insar Damopolii 1 Universitas Papua 1 [email protected]
b. Cara menentukan Tingkat Kesukaran Untuk menghitung tingkat kesukaran tiap butir soal digunakan persamaan: Tabel 1. Klasifikasi Tingkat Kesukaran
TINGKAT KESUKARAN a. Pengertian Analisis tingkat kesukaran dimaksudkan untuk mengetahui apakah soal tersebut tergolong mudah atau sukar. Tingkat kesukaran adalah bilangan yang menunjukan sukar atau mudahnya
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. menggunakan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Desain eksperimen
30 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Desain dan Metode Penelitian Berdasarkan masalah penelitian yang dirumuskan, maka penelitian ini menggunakan desain eksperimen one-group pretest-posttest. Desain eksperimen
BAB III METODE PENELITIAN. metode eksperimen. Dalam penelitian ini, peneliti membagi subjek yang diteliti
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode dan Desain Penelitian Metode merupakan suatu cara ilmiah yang digunakan untuk mencapai maksud dan tujuan tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
BAB III METODE PENELITIAN. Waktu penelitian yang telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu pada
40 BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Waktu penelitian yang telah dilaksanakan selama 2 (dua) bulan yaitu pada bulan Oktober sampai November. Adapun tempat penelitian di MTs An-Nur
III. METODE PENELITIAN. ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS pada siswa
III. METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian Pendekatan penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan dan struktur penyelidikan yang disusun sedemikian rupa sehingga penelitian akan memperoleh jawaban
BAB III METODE PENELITIAN
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk ke dalam quasy experimental. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling karena
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. semu (quasi experimental) dengan disain nonequivalent control group design.
66 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Metode dan Desain Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan disain nonequivalent control group
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen merupakan kegiatan percobaan untuk meneliti sesuatu peristiwa atau gejala
BAB III METODE PENELITIAN. subyek yang akan diteliti, teknik-teknik pengumpulan data, prosedur pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. 1 Metode penelitian dalam makna yang lebih luas bisa berarti rancangan penelitian.
BAB III METODE PENELITIAAN. mengetahui pengaruh yang muncul. Dalam penelitian ini penulis melakukan
BAB III METODE PENELITIAAN 3.1 Rancangan Penelitian Berdasarkan permasalahan yang dikemukakan, maka jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen. Penelitian ini merupakan kegiatan untuk meneliti
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. eksperimen. Pada penelitian ini peneliti melakukan satu macam perlakuan yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen. Pada penelitian ini peneliti melakukan satu macam perlakuan yang diberikan
BAB III METODE PENELITIAN. diperlukan penjelasan tentang istilah-istilah, berikut di bawah ini:
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Untuk menjelaskan maksud dari judul yang dikemukakan, maka diperlukan penjelasan tentang istilah-istilah, berikut di bawah ini: 1. Pada kelas eksperimen
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Oprasional Untuk menghindari kesalahan dalam menafsirkan beberapa istilah yang digunakan sebagai variabel dalam penelitian ini,maka diperlukan penjelasan tentang
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Tujuan Penelitian. Mengetahui penggunaan media charta dan strategi pembelajaran peta konsep (concept mapping) terhadap peningkatan hasil belajar siswa Kelas XI di MAN Kendal
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
39 BAB III METODOLOGI PENELITIAN Pada bab ini akan dibahas mengenai lokasi dan subjek populasi/sampel penelitian, desain penelitian, metode penelitian, definisi operasional, instrument penelitian, proses
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi, Populasi, Sampel, dan Waktu Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan pada siswa Program Keahlian Kontrol Proses SMK Negeri 1 Kota Cimahi yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Rencana Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Cilaku Kabupaten Cianjur. 2. Subjek Penelitian Subjek penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
35 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode Week experiment dengan the one group pretest posttest design digunakan dalam penelitian ini karena menggunakan satu kelompok perlakuan,
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA
BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Subyek penelitiannya dibedakan menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi
III. METODE PENELITIAN. ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS pada siswa
III. METODE PENELITIAN A. Setting Penelitian Pendekatan penelitian tindakan kelas ini adalah pendekatan dan struktur penyelidikan yang disusun sedemikian rupa sehingga penelitian akan memperoleh jawaban
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
36 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 1.1. Lokasi dan Subjek Penelitian 1.1.1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Cianjur Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL MATA PELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN
Analisis Butir Soal... (Ratna Candra Wulaningtyas) 1 ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER GASAL MATA PELAJARAN PENGANTAR AKUNTANSI DAN KEUANGAN AN ITEM ANALYSIS OF FINAL EXAMINATION ITEM OF PENGANTAR
BAB III METODE PENELITIAN. salah pengertian, berikut diberikan definisi beberapa istilah tersebut:
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Pada penelitian ini terdapat beberapa istilah dan agar tidak menimbulkan salah pengertian, berikut diberikan definisi beberapa istilah tersebut: 1.
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, ditujukan untuk
41 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, ditujukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena yang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian 1. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen kuasi. Metode eksperimen kuasi digunakan untuk mengetahui
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Definisi Operasional Berikut ini diuraikan beberapa definisi operasional dari istilah yang terkait dalam permasalahan penelitian ini, di antaranya: 1. Pengembangan tes tertulis
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Pengumpulan Data Oleh: Ali Muhson, M.Pd. 1 Proses Penelitian Select Problem Interpret the data Report the Findings Review The Literature Analyze the Data Design the Study Collect the Data 2 1 Jenisnya:
Adapun beberapa istilah yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini berjenis deskriptif. Peneliti hanya menggambarkan kondisi di lapangan sesuai fakta yang terjadi tanpa ada perlakuan terhadap variabel. Metode
