BAB III SISTEM TRACKING ARMADA
|
|
|
- Ratna Dharmawijaya
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BAB III SISTEM TRACKING ARMADA Pada Bab ini akan dibahas mengenai penjelasan tentang konsep sistem tracking armada, baik itu klasifikasi tracking maupun perbandingan sistem tracking armadanya. 3.1 KLASIFIKASI SISTEM TRACKING Klasifikasi sistem tracking dijelaskan sebagai berikut: Berdasarkan Penggunaan Alat Berdasarkan media yang digunakan untuk melakukan tracking (pelacakan), sistem tracking dapat dibedakan menjadi : 1. Sistem Tracking Manual Sistem tracking berlangsung secara manual. Pelacakan hanya berdasarkan informasi tertulis pada buku petunjuk atau berupa laporanlaporan dan melalui informasi telepon dari layanan yang menyediakan informasi lokasi 2. Sistem Tracking Jaringan Sistem tracking berdasarkan posisi objek dalam jaringan. Pelacakan objek di dalam jaringan komunikasi melalui posisi cell mobile device. 3. Sistem Tracking Dengan Alat Khusus Sistem tracking berlangsung dengan menggunakan perantara alat bantu pelacakan khusus seperti GPS (Global Positioning System) Berdasarkan Waktu Lacak Sistem tracking berdasarkan waktu lacak terdapat 2 macam, yaitu : 1. On-Line/Real Time Tracking dilakukan secara real time atau secara langsung sesuai dengan waktu tracking saat itu. 20
2 2. Off-Line/Reply Tracking dilakukan secara Off-Line yaitu data posisi lokasi hasil penelusuran disimpan sementara dalam unit alat untuk kemudian dapat di download kembali. 3.2 TEKNIK PELACAKAN OBJEK DALAM SUATU JARINGAN CELL Pada teknologi LBS berbasis jaringan celuler, penentuan posisi sebuah peralatan komunikasi bergerak (mobile device) ditentukan berdasarkan posisi relatif peralatan tersebut terhadap lokasi BTS (Base Transceiver Station). Posisi geografis dari sebuah mobile device dapat ditentukan melalui teknik sebagai berikut : 1. Cell of Origin (COO) Ini merupakan cara yang paling mudah untuk memulai sebuah Location Based Service karena semua mobile device, dalam hal ini adalah handset, sudah mendukung teknologi ini. Penentuan posisi didasarkan pada daerah geografis yang tercakup oleh sebuah cell berhubungan dengan daerah cakupan dari sinyal radio. Ketika sebuah handphone terhubung secara aktif dengan sebuah base station, berarti handphone tersebut diasumsikan berada dalam cell dari base station tersebut. Keakuratan data tergantung dari area cell-nya. Meskipun keakuratannya tidak tinggi dan tidak dapat digunakan untuk keperluan yang darurat, tetapi pemakaiannya cukup populer dikalangan operator seluler karena tidak memerlukan modifikasi lagi pada handset ataupun pada jaringan. Karenanya, teknik ini terhitung murah untuk diimplementasikan. 2. Time of Arrival (TOA) Perbedaan TOA pada sinyal mobile device ke lebih dari satu base station digunakan untuk menghitung lokasi dari mobile device. Analisis keuntungannya tidak sebanding jika dibandingkan dengan 21
3 pemakaian teknologinya, karena biaya implementasi yang mahal dibandingkan perbaikan performanya. Cara ini menjadi mahal karena dibutuhkan banyak Location Measurement Units (LMUs). Keakuratan TOA tentu saja lebih baik daripada COO tetapi sekali lagi tergantung pada visibilitas (jarak pandang) dari terminal transmisi LMUs. 3. Angle of Arrival (AOA) AOA merupakan sistem yang menghitung angle/sudut pandang dari sinyal datang pada dua base station dari handset, dengan menggunakan triangulasi untuk mencari lokasi. Kinerja AOA kurang baik pada daerah pemukiman, karena bangunan-bangunan dapat mengganggu kualitas sinyal. 4. Enhanced-Observed Time Difference (E-OTD) Dalam jaringan GSM yang sering digunakan adalah Enhanced-OTD (E-OTD). E-OTD adalah metode pencarian posisi yang berdasarkan pada waktu. Untuk menentukan posisi relatif, sebuah handphone harus aktif terhadap tiga base station dan perlu ditentukan terlebih dahulu jarak handphone terhadap masing-masing base station berdasarkan waktu yang ditempuh oleh sebuah sinyal dari handphone ke masingmasing base station. Selanjutnya, dengan menggunakan rumus matematika untuk triangulasi, maka dapat ditentukan posisi dari handphone yang sedang aktif tersebut. Cara ini merupakan teknik yang paling akurat tetapi persoalannya terletak pada penempatan base station. Teknik ini menjadi masalah karena dapat terjadi penurunan kualitas sinyal di tempat yang banyak bangunannya. Faktanya setiap halangan geografis yang mempengaruhi sinyal akan menyebabkan berkurangnya keakuratan. 5. Assisted GPS (Global Positioning Services) Teknik ini sering disebut sebagai metode advanced positioning, yang merupakan penggabungan dari teknologi mobile dan GPS. A-GPS juga merupakan metode yang berbasis pada waktu. Pada metode ini, akan dilakukan pengukuran waktu tiba dari sebuah sinyal yang dikirim dari 22
4 tiga buah satelit GPS. Hal ini berarti handset harus memiliki fasilitas untuk mengakses GPS. A-GPS juga menghasilkan akurasi secara vertikal dan estimasi jarak yang baik. Akurasinya pun sampai kurang dari 10m. Tetapi mahal bagi end user jika mereka harus berinvestasi pada peralatan handset GPS. Selain itu, handset GPS membutuhkan setidaknya terlihat oleh tiga atau lebih satelit, karenanya pengimplementasiannya sangat sulit di area bangunan atau indoor, dimana orang menghabiskan sebagian besar waktunya. AGPS dapat membantu memperkaya layanan bagi end user seperti self navigation (posisi lokasi user) dan layanan darurat sehubungan dengan keakuratannya. 3.3 PERBANDINGAN SISTEM TRACKING ARMADA MELALUI SMS GATEWAY DAN MELALUI GPS Berikut ini juga dijelaskan perbandingan dari Sistem Tracking Armada Melalui SMS Gateway dan Sistem Tracking Armada Melalui GPS untuk dianalisa lebih lanjut kelebihan dan kekurangannya. 23
5 Tracking Armada Perbandingan Melalui SMS Gateway Definisi Merupakan sebuah sistem yang memanfaatkan teknologi GSM selular untuk melacak armada. Pada sistem ini informasi yang diambil berasal dari provider yang memberikan layanan untuk mengambil nilai dari Home Location Register yang berisi informasi region dimana ponsel yang digunakan saat itu berada. Cara Kerja Pada sistem ini, data informasi Visitor Location Register (VLR) yang salah satunya berisi data area cellphone yang disimpan dalam database utama cellphone Home Location Register (HLR) dari Base Transceiver Station (BTS) diambil oleh provider sebagai informasi lokasi armada. Data inilah yang nantinya diolah oleh sistem. Tracking Armada Melalui GPS Merupakan sebuah sistem yang memanfaatkan teknologi GPS untuk melacak armada. Pada sistem ini informasi yang diambil berasal dari gelombang yang dikirim oleh sinyal transmitter GPS ke satelit GPS untuk selanjutnya informasi tersebut diolah lebih lanjut. Pada sistem ini, data diambil dari sinyal satelit GPS yang diterima oleh GPS receiver. Komunikasi antara sebuah unit GPS dan sebuah PC ataupun unit lain perlu distandarisasi salah satunya adalah NMEA. Standard 0183 NMEA (National Marine Electronics Association) mengcover peralatan kelautan termasuk GPS, dan meskipun tidak memiliki semua fitur dari protocol, ia dapat bekerja pada semua GPS. Informasi yang didapat Wilayah region berdasarkan posisi cell BTS yang terdekat dengan mobile device. Posisi longitude dan latidude, kecepatan, jarak Pengembangan Untuk jangka panjang, teknologi ini masih dapat dikembangkan menjadi lebih baik, murah dan masih tergolong dalam teknologi baru. Untuk ukuran aplikasi standar dirasa sudah cukup memenuhi kebutuhan dari perusahaan logistik. Sedangkan kelemahannya, informasi yang diberikan hanya berupa region saja, tidak hanya tracking barang atau armada saja. Untuk pengembangan lebih lanjut sistem ini sangat baik karena memberikan informasi yang lebih presisi berupa titik koordinat dari peralatan dengan transmitter GPS. Memang untuk kepentingan tertentu seperti armada pembawa uang bank, nilai presisi sangat penting tetapi untuk kebutuhan yang lebih umum kurang diperlukan, sehingga kurang efisien penggunaannya jika tanpa tujuan khusus yang sangat penting seperti untuk pengamanan armada pembawa kotak uang, pengamanan jalur kereta api, dan 24
6 lain-lain. Biaya Biaya untuk implementasi sistem ini relatif lebih murah untuk investasi, karena menggunakan teknologi sederhana seperti peralatan Handphone, dan maintenance cukup mudah. Biaya untuk aplikasi Sistem Tracking Armada Melalui GPS jauh lebih mahal karena selain peralatan yang belum umum berada di pasaran juga karena harga peralatannya masih mahal, serta maintenance alat perlu dipertimbangkan juga biayanya. Tabel 3 Perbandingan Sistem Tracking Armada Melalui SMS Gateway dan Sistem Tracking Melalui GPS Gambar 3.1 Sistem kerja Tracking Armada Melalui SMS Gateway Gambar 3.2 Sistem kerja Tracking Armada Melalui GPS 25
7 3.4 GAMBARAN UMUM SISTEM TRACKING ARMADA MELALUI SMS GATEWAY Gambaran umum dari Sistem Tracking Armada Melalui SMS Gateway adalah sebagai berikut : TRANSAKSI PELANGGAN Armada diberangkatkan Request Pelanggan MONITORING SMS GATEWAY INFORMASI ARMADA Request Pos Barang ARMADA BTS Gambar 4.1 Gambaran Umum Sistem Tracking Armada Melalui SMS Gateway 1. Transaksi Pelanggan melakukan transaksi dengan pihak perusahaan logistik. Sistem secara otomatis memberikan alternatif armada yang tersedia pada perusahaan logistik tersebut dan masih dapat digunakan sesuai kapasitas yang ada. Petugas akan memilih armada sesuai kebutuhan. 2. Monitoring Mobile phone (handphone) diletakkan pada armada. Pada saat tertentu perusahaan logistik dapat melakukan request posisi armada ke 26
8 provider seluler yang memberikan layanan informasi pelacakan berdasarkan posisi cell-nya. Handphone diletakkan pada armada yang diberangkatkan sehingga dapat diketahui posisinya secara real time meskipun hanya sebatas posisi regionnya saja. Sedangkan untuk status update (terbaru) mengenai penerimaan barang pelanggan, pengemudi armada melakukan pengiriman sms secara manual yang menginformasikan bahwa barang sudah diterima oleh pihak penerima barang. 3. SMS Gateway SMS Gateway berfungsi untuk menerima dan mengirimkan SMS dengan menggunakan terminal mobile (handphone) pada sebuah server. Semua SMS incoming dan outgoing yang dilakukan oleh management perusahaan logistik (pemilik atau armada) dan pelanggan akan melalui SMS Gateway ini. 4. Informasi Armada Jika pada suatu waktu pelanggan ingin mengetahui posisi barangnya, dapat mengirimkan SMS sesuai dengan format khusus dan sistem secara otomatis akan memberikan notifikasi pada pelanggan. 3.5 CONTENT SERVICE I-TRACE INDOSAT Content service I-TRACE dari provider INDOSAT ini digunakan dalam pembuatan system tracking sehubungan dengan pelayanan yang diberikan untuk dapat mengetahui lokasi armada logistic. Untuk dapat menggunakan content service ini langkah-langkah yang harus dilakukan adalah : 1. Melakukan pendaftaran untuk masing-masing no HP armada. No Handphone yang digunakan untuk server (MSISDN A#) melakukan pendaftaran layanan LBS untuk masing-masing no HP armada (MSISDN B#), dengan cara mengetik syntax : DAFTAR <MSISDN B#> 27
9 kirim ke Hal yang sama juga dilakukan untuk mendaftarkan no HP armada yang lainnya. 2. Notifikasi dan Konfirmasi MSISDN A# akan menerima notifikasi : Terima kasih. Konfirmasi persetujuan akan dikirimkan ke <MSISDN B#> MSISDN B# menerima SMS Konfirmasi : Nomor <MSISDN A#> meminta anda agar menjadi teman untuk layanan LBS. Ketik Y bila setuju, ketik N bila tidak 3. Persetujuan MSISDN B# mengirimkan respon SMS Y MSISDN A# akan menerima SMS balasan : <MSISDN B#> berhasil terdaftar, <MSISDN B#> sedang berada di Jl. Medan Merdeka Barat 17 Jakarta (+/- 20 km). Utk melihat peta lokasi, balas SMS ini dgn PETA 4. LACAK Selanjutnya apabila no HP server akan mengetahui lokasi armada LACAK <MSISDN B#> Maka sistem akan memberikan SMS balasan berupa informasi posisi berdasarkan region BTS yang terdekat dengan nomor tersebut. 28
BAB IV PENERAPAN LAYANAN LBS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SMS GATEWAY
BAB IV PENERAPAN LAYANAN LBS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI SMS GATEWAY Dalam bab ini diuraikan bagaimana layanan LBS diterapkan/digunakan pada perusahaan logistik untuk tracking armada dengan menggunakan
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK TRACKING ARMADA TRANSPORTASI LOGISTIK DENGAN MEMANFAATKAN BASE TRANSCEIVER STATION DAN PERALATAN HANDPHONE
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK TRACKING ARMADA TRANSPORTASI LOGISTIK DENGAN MEMANFAATKAN BASE TRANSCEIVER STATION DAN PERALATAN HANDPHONE Khakim Ghozali, Fajar Baskoro, Keke Mulia Rahmawati
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1. Tinjauan Pustaka Penelitian mengenai sistem pelacakan pernah dilakukan sebelumnya oleh Taufiq Hasan yang berjudul Pembangunan Sistem Pencarian Lokasi Kuliner Di Yogyakarta Dengan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 OVERVIEW SISTEM GSM (GLOBAL SYSTEM FOR MOBILE COMMUNICATION) Global System for Mobile Communication (GSM) merupakan salah satu trend teknologi seluler yang paling banyak digunakan
BAB II JARINGAN GSM. telekomunikasi selular untuk seluruh Eropa oleh ETSI (European
BAB II JARINGAN GSM 2.1 Sejarah Teknologi GSM GSM muncul pada pertengahan 1991 dan akhirnya dijadikan standar telekomunikasi selular untuk seluruh Eropa oleh ETSI (European Telecomunication Standard Institute).
BAB 1 PENDAHULUAN. GPS (Global Positioning System) merupakan sistem satelit navigasi dan penentuan posisi.
BAB 1 PENDAHULUAN 1. Pendahuluan 1.1. Latar Belakang GPS (Global Positioning System) merupakan sistem satelit navigasi dan penentuan posisi. Saat ini GPS sudah banyak digunakan orang di seluruh dunia dalam
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan dunia transportasi saat ini memberikan beberapa dampak baik dan buruk bagi pengguna alat transportasi maupun lalu lintas khususnya diperkotaan. Kota Medan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Indonesia memiliki pesona alam dan budaya yang beraneka ragam yang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia memiliki pesona alam dan budaya yang beraneka ragam yang terletak secara menyebar di kepulauan Nusantara Indonesia, terdapat 6 jenis obyek wisata
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Sekarang ini perkembangan teknologi mobile device sangatlah pesat, dengan banyaknya bermunculan produk baru dari berbagai macam platform dan merk handphone
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Beberapa acuan yang digunakan dalam pengembangan sistem dan aplikasi
BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Beberapa acuan yang digunakan dalam pengembangan sistem dan aplikasi ini yaitu sebagai berikut: Tabel 2.1 Perbandingan Penelitian Penulis Parameter
BAB III PERENCANAAN KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN
BAB III PERENCANAAN KEBUTUHAN DAN PERANCANGAN 3.1 Perencanaan Kebutuhan Telepon seluler merupakan salah satu sarana penunjang yang mendukung setiap orang beraktivitas setiap hari. Karena itu, tentunya
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perkembangan teknologi Location Based Service (LBS) saat ini mulai berkembang semakin beragam. Dimulai dari pengintegrasian Personal Computer (PC) dan Global Positioning
BAB II TEKNOLOGI GSM DAN STANDAR PROTOKOL SMS
BAB II TEKNOLOGI GSM DAN STANDAR PROTOKOL SMS 2.1 Teknologi GSM Global System for Mobile Communication (GSM) merupakan standar yang paling dominan untuk sistem mobile phone di dunia saat ini. Jaringan
BAB I PENDAHULUAN. masukan (input) dari kegiatan produksi, perdagangan, pertanian, dan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam dunia industri, transportasi merupakan salah satu aktivitas utama dalam sistem logistik dan memiliki peranan yang penting dalam perusahaan. Transportasi
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PENDETEKSI KEBERADAAN TELEPON SELULAR BERBASIS GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM)
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI PENDETEKSI KEBERADAAN TELEPON SELULAR BERBASIS GPS (GLOBAL POSITIONING SYSTEM) Gutama Indra 1, Dewi Agustini Santoso 2, M. Ary Heryanto 3 1,2,3) Fakultas Teknik, Universitas
1.1. Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi khususnya dibidang mobile semakin pesat, khususnya teknologi informasi dan komunikasi. Dengan perkembangan teknologi yang maju, maka
BAB I PENDAHULUAN. yang memanfaatkan kecanggihan telekomunikasi tersebut.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dari hari ke hari, peran telekomunikasi dalam kehidupan manusia semakin terasa penting. Perkembangan teknologi semakin lama semakin canggih saja. Dengan kenyataan
BAB I PENDAHULUAN. komunikasi suara atau pesan saja. Seiring perkembangan zaman, mobile phone
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Saat ini perkembangan mobile phone tidak hanya difungsikan sebagai alat komunikasi suara atau pesan saja. Seiring perkembangan zaman, mobile phone maupun smartphone
PENGANTAR SISTEM KOMUNIKASI SELULER
PENGANTAR SISTEM KOMUNIKASI SELULER DASAR TEKNIK TELEKOMUNIKASI YUYUN SITI ROHMAH, ST,.MT //04 OUTLINES A. Pendahuluan B. Frequency Reuse C. Handoff D. Channel Assignment Strategies //04 A. Pendahuluan
Teknologi Automatic Vehicle Location (AVL) pada Sistem Komunikasi Satelit
Teknologi Automatic Vehicle Location (AVL) pada Sistem Komunikasi Satelit Makalah ini disusun untuk memenuhi Tugas Besar pada mata kuliah Sistem Komunikasi Satelit prodi S1 Teknik Telekomunikasi. Oleh
BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
58 BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Spesifikasi Sistem GPS receiver (menggunakan TFAG30LP-18) Berfungsi untuk mengambil informasi dari satelit GPS untuk mendapatkan posisi, nantinya GPS receiver ini
GSM Attack (IMSI Catch and Fake SMS) Arif Wicaksono & Tri Sumarno
GSM Attack (IMSI Catch and Fake SMS) Arif Wicaksono & Tri Sumarno [email protected], [email protected] Pendahuluan Pada kesempatan ini, saya bersama rekan akan memaparkan tentang serangan pada sebuah
BAB II TEORI PENUNJANG
BAB II TEORI PENUNJANG 2.1 Dasar-Dasar Jaringan GSM 2.1.1 Pengertian GSM Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi
Kajian Teknologi Layanan Free-Repply-SMS
Kajian Teknologi Layanan Free-Repply-SMS Budi Sulistyo, Kurniawan Arif Aprianto Jurusan Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Telkom Jl. Telekomunikasi1 Bandung Abstrak Saat ini, layanan pesan singkat
APLIKASI LOCATION BASED SERVICE UNTUK SISTEM PEMESANAN TAKSI ONLINE PADA PLATFORM ANDROID
APLIKASI LOCATION BASED SERVICE UNTUK SISTEM PEMESANAN TAKSI ONLINE PADA PLATFORM ANDROID Risdilah Mimma Untsa 1, Aries Pratiarso 2, A. Subhan Khalilullah 2 1 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jurusan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI LOCATION BASED SERVICE DALAM PENGEMBANGAN APLIKASI PROFIL KAMPUS UNIVERSITAS MULAWARMAN BERBASIS MOBILE
PEMANFAATAN TEKNOLOGI LOCATION BASED SERVICE DALAM PENGEMBANGAN APLIKASI PROFIL KAMPUS UNIVERSITAS MULAWARMAN BERBASIS MOBILE Edy Budiman [email protected] Teknik Informatika Universitas Mulawarman
BAB III PEMODELAN BISNIS, DATA, DAN PROSES
BAB III PEMODELAN BISNIS, DATA, DAN PROSES 3.1 Pemodelan Bisnis Kehadiran ponsel pintar menjadi berperan penting dalam hubungan komunikasi dan akses terhadap informasi terkini menjadi lebih mudah dan praktis,
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1. Kemacetan Kemacetan adalah situasi atau keadaan terhentinya arus lalu lintas yang disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan melebihi kapasitas jalan. Kemacetan banyak terjadi
Oleh : Budi Nugroho ( L2F )
MAKALAH SEMINAR KERJA PRAKTEK LOCATION UPDATE DAN MOBILE TERMINATING CALL YANG MELIBATKAN HLR ERICSSON Oleh : Budi Nugroho ( L2F007022 ) Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl.
Perkembangan Teknolgi Wireless: Teknologi AMPS Teknologi GSM Teknologi CDMA Teknologi GPRS Teknologi EDGE Teknologi 3G, 3.5G Teknologi HSDPA, HSUPA
Perkembangan Teknolgi Wireless: Teknologi AMPS Teknologi GSM Teknologi CDMA Teknologi GPRS Teknologi EDGE Teknologi 3G, 3.5G Teknologi HSDPA, HSUPA TEKNOLOGI AMPS Analog mobile phone system(amps) dimulai
Arsitektur Jaringan GSM. Pertemuan XIII
Arsitektur Jaringan GSM Pertemuan XIII Jaringan GSM adalah sistem yang terdiri dari beberapa sel/cell. Jangkauan area service sebuah cell (atau yang disebut coverage berbeda dari satu cell dengan cell
BAB I PENDAHULUAN. Android merupakan sebuah sistem operasi yang sedang. populer, pada tanggal 3 September 2013 telah mencapai 1 miliar
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Android merupakan sebuah sistem operasi yang sedang populer, pada tanggal 3 September 2013 telah mencapai 1 miliar perangkat yang telah menggunakan sistem
PROPOSAL Penawaran GPS Tracker Vehicle
PROPOSAL Penawaran GPS Tracker Vehicle LATAR BELAKANG Dengan banyaknya pencurian,penggelapan dan penyalahgunaan mobil/armada gerak,pemasangan GPS Tracker oleh Perusahaan Bapak/Ibu yang mana diyakini dapat
BAB I PERSYARATAN PRODUK
BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1. Proses Bisnis Modul SMS Gateway ini merupakan salah satu dari tiga modul Sebuah Software Auto Refill Voucher (ARV). Oleh karena itu sebelum mendeskripsikan penjelasan-penjelasan
BAB III ANALISIS MASALAH
BAB III ANALISIS MASALAH III.1 Analisis Umum Sistem SMS-Banking Secara umum, layanan SMS-Banking bertujuan untuk memberi kemudahan kepada nasabah dalam memperoleh informasi keuangan dan melakukan transaksi
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pada kehidupan sehari-hari biasanya akan ada kesulitan ketika mencari objek pada suatu area tertentu yang tertutup. Misalnya saat mencari anak di dalam mall yang mempunyai
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan pustaka merupakan pembahasan mengenai penelitian-penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya dan berkaitan dengan topik yang dibahas, serta perbandingan antara penelitian-penelitian
BAB I PERSYARATAN PRODUK
BAB I PERSYARATAN PRODUK I.1. Proses Bisnis Modul Manajemen Data Transaksi ini merupakan salah satu dari tiga modul Sebuah Software Auto Refill Voucher (ARV). Oleh karena itu sebelum mendeskripsikan penjelasan-penjelasan
BAB I PENDAHULUAN. I.1. LatarBelakang
BAB I PENDAHULUAN I.1. LatarBelakang Layanan jasa oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai penyedia listrik adalah satu hal yang vital bagi kelangsungan hidup perusahaan, pelanggan selalu menuntut
Implementasi Short Message Service pada Jaringan GSM Menggunakan OpenBTS v 5.0
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan (SEMANTIK) 2015 303 Implementasi Short Message Service pada Jaringan GSM Menggunakan OpenBTS v 5.0 Dhipo A. Putra *), Moch. Fahru Rizal **),
PERUMUSAN MASALAH
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi yang sangat pesat pada saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan oleh berbagai kalangan masyarakat. Pemanfaatan dari berbagai jenis sistem berbasis
BAB II LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA
BAB II LANDASAN TEORI DAN TINJAUAN PUSTAKA 2.1. OTP (One Time Password) Tujuan dari pembuatan OTP (password sekali pakai) adalah untuk mempersulit pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam mengakses
BAB I PENDAHULUAN. dapat digunakan seperti SMS (Short Message Service), MMS. (Multimedia Messaging Service), WAP (Wireless Application Protocol),
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat berpengaruh langsung terhadap kehidupan manusia antara lain internet dan telepon seluler,
BAB I PENDAHULUAN. memiliki fitur SMS. SMS juga tetap dapat terkirim walaupun ponsel penerima
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang SMS (Short Message Service) adalah suatu fasilitas untuk mengirim dan menerima pesan singkat berupa teks melalui perangkat telepon seluler. SMS mempunyai kelebihan
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB DENGAN SMS GATEWAY
ISSN 1858-4667 JURNAL LINK VOL 18/No. 1/Maret 2013 RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI AKADEMIK BERBASIS WEB DENGAN SMS GATEWAY Nilam Ramadhani Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik, Universitas Madura
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Arsitektur Sistem GSM (Global System for Mobile Communication) Sistem GSM Ericsson merupakan sistem telepon mobile yang terdiri dari beberapa band frekuensi yaitu GSM 900, GSM
BAB I PENDAHULUAN. informasi tersebut. Berkembangnya teknologi informasi dan komputer
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perekembangan teknologi informasi dan komputer yang sangat pesat dewasa ini semakin luas. Komputer merupakan alat bantu yang memberikan kemudahan bagi manusia untuk
BAB II. Tinjauan Pustaka Dan Dasar Teori. Tabel 2.1 Tinjuan Pustaka
BAB II Tinjauan Pustaka Dan Dasar Teori 2.1 Tinjauan Pustaka Tabel 2.1 Tinjuan Pustaka NO Nama Peneliti 1 Ryanda Reza nugraha (2015) 2 Hardika Catur Sapta(2015) 3 Vitaloka Nuristyana (2015) 4 Kuirinus
APLIKASI PEMETAAN JALAN WISATA PANTAI PULAU BATAM DENGAN LAYANAN LOCATION BASED SERVICE BERBASIS ANDROID. Abstrak
APLIKASI PEMETAAN JALAN WISATA PANTAI PULAU BATAM DENGAN LAYANAN LOCATION BASED SERVICE BERBASIS ANDROID Sudra Irawan, Dhamas Noprian Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Batam [email protected]
AKUISISI DATA GPS UNTUK PEMANTAUAN JARINGAN GSM
AKUISISI DATA GPS UNTUK PEMANTAUAN JARINGAN GSM Dandy Firdaus 1, Damar Widjaja 2 1,2 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Sanata Dharma Kampus III, Paingan, Maguwoharjo, Depok,
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Dua teknologi yang berkembang pesat beberapa tahun terakhir yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan jutaan manusia adalah internet dan ponsel. Internet memberikan
Aplikasi Enkripsi Short Message Service (SMS) Berbasis Android Menggunakan Metode XXTEA
Aplikasi Enkripsi Short Message Service (SMS) Berbasis Android Menggunakan Metode XXTEA Oleh : 1 Arif Rahman Sujatmika, 2 Muhammad Khoirul Umam 1 [email protected], 2 [email protected] 1,2 Teknik
BAB II ARSITEKTUR SISTEM CDMA. depan. Code Division Multiple Access (CDMA) merupakan salah satu teknik
BAB II ARSITEKTUR SISTEM CDMA 2. 1 Code Division Multiple Access (CDMA) Dalam perkembangan teknologi telekomunikasi telepon selular terutama yang berkaitan dengan generasi ke tiga CDMA merupakan teknologi
APLIKASI SISTEM PELACAKAN KINERJA PENGIRIMAN PADA TRUK PENGANGKUT BARANG BERBASIS ANDROID
APLIKASI SISTEM PELACAKAN KINERJA PENGIRIMAN PADA TRUK PENGANGKUT BARANG BERBASIS ANDROID Makalah Program Studi Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika Diajukan oleh : Nama Pembimbing 1 : Moch.
D a t a b a s e M e n a r a T e l e k o m u n i k a s i. Page 26
LINGAI NYAMUK PUTIK TEMBURUN Page 26 TIANGAU TOWER PEMKAB KIABU TELAGA Page 27 3.6 ARSITEKTUR JARINGAN GSM Jaringan GSM disusun dari beberapa identitas fungsional: Mobile Station (MS), merupakan perangkat
Jurnal Informatika dan Komputer PENS
Jurnal Informatika dan Komputer PENS www.jurnalpa.eepis-its.edu Teknik Informatika Vol.2, No.1, 2013 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Perancangan dan Implementasi Aplikasi Friend Finder pada Platform
SISTEM PENCARIAN RUTE LOKASI MENGGUNAKAN GLOBAL POSITIONING SYSTEM DAN APP INVENTOR SECARA VISUAL
Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 2 No. 9 Juni 2014 7 SISTEM PENCARIAN RUTE LOKASI MENGGUNAKAN GLOBAL POSITIONING SYSTEM DAN APP INVENTOR SECARA VISUAL 1) Barry, 2) Indah Fitri Astuti & 3) Dyna Marisa
2 TINJAUAN PUSTAKA. Unmanned Surface Vehicle (USV) atau Autonomous Surface Vehicle (ASV)
2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Unmanned Surface Vehicle (USV) Unmanned Surface Vehicle (USV) atau Autonomous Surface Vehicle (ASV) merupakan sebuah wahana tanpa awak yang dapat dioperasikan pada permukaan air.
Gambar 4.1 Susunan hardware
BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI PROGRAM APLIKASI BERBASIS SMS SEBAGAI INFORMASI PERFORMANSI CENTRAL PROCESSOR MOBILE SWITCHING CENTER ERICSSON 4.1 Implementasi Hardware Implementasi Hardware merupakan
BAB 2. LANDASAN TEORI 2.1. Teknologi GSM GSM (Global System for Mobile Communication) adalah teknologi yang menyokong sebagian besar jaringan telepon seluler dunia. GSM telah menjadi teknologi komunikasi
1.1.6. Desain Alur Kerja Software Software Auto Refill Voucher (ARV) digunakan oleh agen (penjual voucher pulsa elektrik) yang memiliki downline dan upline (Operator). Rancangan aliran data yang terdapat
IMPLEMENTASI LOCATION BASED SERVICE UNTUK MENCARI LOKASI ATM DI WILAYAH DEPOK
IMPLEMENTASI LOCATION BASED SERVICE UNTUK MENCARI LOKASI ATM DI WILAYAH DEPOK Nama : FIRMANSYAH RIZQY RAMADHAN NPM : 12112990 Jurusan : SISTEM INFORMASI Pembimbing : Dr. Tristyanti Y, SKom., MMSI. Gambaran
BAB III LANDASAN TEORI. Menurut Wahana Komputer (2005 : 7) Short Message Service yang lebih
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Short Message Service () Menurut Wahana Komputer (2005 : 7) Short Message Service yang lebih dikenal dengan sebutan merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan untuk menerima
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Komunikasi Seluler GSM GSM merupakan salah satu teknologi seluler yang banyak digunakan pada saat ini. GSM adalah generasi kedua dalam teknologi seluler yang menggunakan
Kata Pengantar. 2. Bapak Putu Wira Buana, S.Kom., M.T., selaku pembimbing II yang sudah membimbing dan mengarahlan penulis.
Kata Pengantar Segala puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Y.M.E, penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini. Tugas Akhir ini dikerjakan guna memenuhi salah satu syarat kelulusan dari matakuliah
BAB 1 PENDAHULUAN - 1 -
BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang pembuatan laporan dan aplikasi. Juga akan ditetapkan beberapa rumusan masalah, batasan masalah, dan tujuan yang ingin dicapai. Serta
BAB III LANDASAN TEORI. Pada bab ini akan dipaparkan teori teori yang melandasi didalam pembangunan aplikasi yang akan dibuat.
BAB III LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dipaparkan teori teori yang melandasi didalam pembangunan aplikasi yang akan dibuat. 3.1. Definisi Parkir Menurut Andi Prasetya Utomo (2013), parkir merupakan keadaan
SISTEM UNTUK MENGAKSES INTERNET
BAB 2 SISTEM UNTUK MENGAKSES INTERNET Peta Konsep Sistem untuk Mengakses Internet Jaringan Komputer Topologi Bus Topologi Jaringan Protokol Jaringan Media Transmisi Jaringan Berdasarkan Area Kerja Program
MODUL TEKNOLOGI KOMUNIKASI (3 SKS) Oleh : Drs. Hardiyanto, M.Si
PERTEMUAN 12 FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS MERCU BUANA, JAKARTA MODUL TEKNOLOGI KOMUNIKASI (3 SKS) Oleh : Drs. Hardiyanto, M.Si POKOK BAHASAN Pengertian teknologi telepon bergerak (mobile phone).
PEMANFAATAN MOBILE VOUCHER PADA APLIKASI M-COMMERCE UNTUK PEMESANAN FOOD DELIVERY BERBASIS TEKNOLOGI WAP
PEMANFAATAN MOBILE VOUCHER PADA APLIKASI M-COMMERCE UNTUK PEMESANAN FOOD DELIVERY BERBASIS TEKNOLOGI WAP Mudafiq Riyan P. (07560242) 1, Aris Budi P. (07560342) 2, Nashruddin A. (07560426) 3 Teknik Informatika
BAB I. Persyaratan Produk
BAB I Persyaratan Produk 1.1 Pendahuluan Dengan maraknya penggunaan ponsel untuk berkirim SMS, kemudian muncul gagasan untuk membuat layanan yang berbasis SMS. Jenis layanan beragam, dari jenis layanan
APLIKASI GPS TRACKING DENGAN MENGGUNAKAN HANDPHONE / SMARTPHONE. Oleh : Mayor CTP Edy Sumanto, S.Si, M.Sc.
APLIKASI GPS TRACKING DENGAN MENGGUNAKAN HANDPHONE / SMARTPHONE Oleh : Mayor CTP Edy Sumanto, S.Si, M.Sc. Aplikasi pemanfaatan GPS (Global Positioning System) saat ini sudah banyak berkembang, yang salah
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, penggunaan smartphone akhir-akhir ini meningkat pesat. Menurut hasil penelitian Nielsen di sembilan kota
FLEET MANAGEMENT SOFTWARE & GPS TRACKER PELACAK ONLINE
FLEET MANAGEMENT SOFTWARE & GPS TRACKER PELACAK ONLINE Kantor : Wisma NH, Ground Floor, The square Office, Jl. Raya Pasar Minggu Kav 2B-C, Pancoran, Jakarta Selatan E-MAIL : [email protected] WEB
PEMROGRAMAN PERANGKAT LUNAK APLIKASI SISTEM PENJEJAKAN POSISI DENGAN GPS MELALUI JARINGAN GSM-CSD BERBASIS VISUAL BASIC TUGAS AKHIR
PEMROGRAMAN PERANGKAT LUNAK APLIKASI SISTEM PENJEJAKAN POSISI DENGAN GPS MELALUI JARINGAN GSM-CSD BERBASIS VISUAL BASIC TUGAS AKHIR Oleh YULIANTO SETIAWAN 0405230515 TUGAS AKHIR INI DIAJUKAN UNTUK MELENGKAPI
Aplikasi Pelacakan Lokasi Rute Perjalanan Mobil dengan GPS via SMS
Aplikasi Pelacakan Lokasi Rute Perjalanan Mobil dengan GPS via SMS Andreas Handojo 1, Resmana Lim 2, Fenny Hendrawati 1 1) Jurusan Teknik Informatika 2) Jurusan Teknik Elektro Universitas Kristen Petra
RANCANG BANGUN LAYANAN SMS PADA TEKNOLOGI VMES (VESSEL MESSAGING SYSTEM) UNTUK SISTEM KOMUNIKASI KAPAL LAUT
RANCANG BANGUN LAYANAN SMS PADA TEKNOLOGI VMES (VESSEL MESSAGING SYSTEM) UNTUK SISTEM KOMUNIKASI KAPAL LAUT Adrian Imantaka 1, and Achmad Affandi 2 Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Industri Institut
4.2. Sistem Penerima Data Stasiun Cuaca HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Teknologi Ponsel Struktur Menu
Sistem penerima data stasiun cuaca, tediri atas tiga pemikiran utama, yaitu monitoring, data terkini, dan identitas stasiun. Pada monitoring berisikan informasi stasiun (no, nama, dan letak geografis stasiun).
BAB I PENDAHULUAN. PT. PANDU SIWI SENTOSA Bandung merupakan perusahaan yang
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Masalah PT. PANDU SIWI SENTOSA Bandung merupakan perusahaan yang mengkhususkan diri dalam pengiriman kilat dalam negeri, gudang manajemen dan jasa distribusi. Layanan
BAB I PENDAHULUAN wisatawan mengunjungi lokawisata Baturaden. Sedangkan untuk. banyak wisata alam yang ada dibanyumas.
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Banyumas adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Purwokerto. Kabupaten Banyumas terdiri dari 27 kecamatan, dan sebelah utara berbatasan dengan
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ANTRIAN BERBASIS SMS GETEWAY PADA KLINIK HERONA MEDICAL PARE PARE Wilem Musu 1, Komang Aryasa 2
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ANTRIAN BERBASIS SMS GETEWAY PADA KLINIK HERONA MEDICAL PARE PARE Wilem Musu 1, Komang Aryasa 2 Teknik Informatika 1, Teknik Informatika,2 STMIK Dipanegara Makassar Jl. Perintis
BAB II DASAR TEORI II-1
BAB II DASAR TEORI 2.1 Location Based Service. Location Based Service (LBS) atau layanan berbasis lokasi adalah sebuah layanan informasi yang dapat diakses dengan perangkat bergerak melalui jaringan dan
MOBILITY MANAGEMENT DALAM SISTIM NIRKABEL BERGERAK
MOBILITY MANAGEMENT DALAM SISTIM NIRKABEL BERGERAK By : Prima Kristalina Program Studi S2 T. Elektro- PENS 2015 OVERVIEW Konsep Dasar Mobility Management Location Management Handoff Management Mobility
ANALISIS DAN SIMULASI MOBILE TRACKING PADA SISTEM KOMUNIKASI SELULAR (SISKOMSEL) MENGGUNAKAN LOCATION BASED SERVICE (LBS)
ANALISIS DAN SIMULASI MOBILE TRACKING PADA SISTEM KOMUNIKASI SELULAR (SISKOMSEL) MENGGUNAKAN LOCATION BASED SERVICE (LBS) Ikhwan Cahyadi¹, Uke Kurniawan Usman², Arif Rudiana³ ¹Teknik Telekomunikasi,, Universitas
DAFTAR ISTILAH. sistem seluler. Bit Error Rate (BER) : peluang besarnnya bit salah yang mungkin terjadi selama proses pengiriman data
DAFTAR ISTILAH ACK (acknowledgement ) : Indikasi bahwa sebuah data yang terkirim telah diterima dengan baik Adaptive Modulation and Coding (AMC) Access Grant Channel (AGCH) arrival rate for SMS message
Desain Sistem Informasi Equipment Stop Alert Menggunakan SMS Gateway
Petunjuk Sitasi: Krisnawati, M., Octodinata, R., & Sutrisno, E. (2017). Desain Sistem Informasi Equipment Stop Alert Menggunakan SMS Gateway. Prosiding SNTI dan SATELIT 2017 (pp. G17-21). Malang: Jurusan
BAB I PENDAHULUAN. Dalam kehidupan manusia dengan dorongan untuk menuju. kehidupan yang lebih baik lagi, manusia berusaha untuk dapat
BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang Dalam kehidupan manusia dengan dorongan untuk menuju kehidupan yang lebih baik lagi, manusia berusaha untuk dapat menunjang kehidupan yang dia jalani. Untuk menunjang
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penerimaan mahasiswa baru merupakan salah satu proses yang ada di instansi pendidikan seperti universitas yang berguna untuk menyaring calon mahasiswa yang terpilih
Analisa Performansi Pengiriman Short Message Service (SMS) Pada Jaringan CDMA
Analisa Performansi Pengiriman Short Message Service (SMS) Pada Jaringan CDMA Martina Pineng *Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Indonesia Toraja Abstract- Short Message Service (SMS)
II. TINJAUAN PUSTAKA. elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan
5 II. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sistem Informasi Sekolah Sistem merupakan suatu kesatuan yang terdiri dari suatu kumpulan elemen yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan informasi adalah
Pencarian Lokasi Fasilitas Umum Terdekat Pada Perangkat Mobile Dengan Penentuan Posisi User Menggunakan Cell ID
Pencarian Lokasi Fasilitas Umum Terdekat Pada Perangkat Mobile Dengan Penentuan Posisi User Menggunakan Cell ID Aprilia Rachmawati, Yuliana Setyowati, S.Kom., M.Kom., SCJP, Arna Fariza, S.Kom., M.Kom.
KONSEP LAYANAN INFORMASI UNTUK PASIEN RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN SMS. Dodo Zaenal Abidin,M.Kom Dosen tetap STIKOM Dinamika Bangsa Jambi
KONSEP LAYANAN INFORMASI UNTUK PASIEN RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN SMS Dodo Zaenal Abidin,M.Kom Dosen tetap STIKOM Dinamika Bangsa Jambi Abstrak Teknologi Informasi hadir untuk memberikan kemudahan-kemudahan
APLIKASI PENDETEKSIAN LOKASI KENDARAAN BERDASARKAN KODE IDENTITAS SEL BTS (BASE TRANSCEIVER STATION) MENGGUNAKAN SMS (SHORT MESSAGE SERVICE)
APLIKASI PENDETEKSIAN LOKASI KENDARAAN BERDASARKAN KODE IDENTITAS SEL BTS (BASE TRANSCEIVER STATION) MENGGUNAKAN SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) Hendriano Febriansyah Eddy / 0422051 Jurusan Teknik Elektro,
RANCANG BANGUN APLIKASI PENGISIAN PULSA ELEKTRIK BERBASIS J2ME PADA STUDI KASUS FLOW CELLULAR SKRIPSI
RANCANG BANGUN APLIKASI PENGISIAN PULSA ELEKTRIK BERBASIS J2ME PADA STUDI KASUS FLOW CELLULAR SKRIPSI Oleh : MOHAMMAD ZIA ULHAQ NPM : 0634010077 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI -
