[Summary] Sistem Informasi Perusahaan Chapter 5
|
|
|
- Ade Halim
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 [Summary] Sistem Informasi Perusahaan Chapter 5
2 Tasks (tugas) adalah tahapan individual yang terkait dalam penyelesaian suatu event dalam suatu perusahaan Events adalah tasks; tetapi tidak semua tasks boleh direpresentasikan sebagai events Task yang pengukurannya tidak mungkin dilakukan atau tidak berbiaya efektif, tidak boleh direpresentasikan sebagai events Tasks adalah berbagai aktivitas yang dapat dirubah atau dihilangkan tanpa mengubah karakteristik perusahaan secara substansial Tujuan pemodelan pada level ini, bukan untuk merancang suatu basis data, tetapi untuk mendokumentasikan aliran data dalam suatu perusahaan Belum ada suatu pola yang teridentifikasi pada task level System Flowchart Mendokumentasikan sistem informasi secara grafis Meringkas halaman-halaman narasi dalam format diagram Fokus pada aspek fisik dari aliran dan proses informasi System Flowcharts: Elemen Dasar System flowcharts dapat digambarkan secara manual ataupun dengan menggunakan alat bantu plastic flowchart template/stencil System flowcharts dapat pula dibuat dengan menggunakan perangkat lunak computer. Contoh: SmartDraw, Visio, ABC Flowcharter, Microsoft Word and Powerpoint System flowcharts menggabungkan tiga elemen dasar grafis untuk merepresentasikan berbagai jenis aliran dan proses informasi fisik. Contoh System Flowchart
3
4 Flow Lines Flow lines (garis aliran) digunakan untuk menghubungan berbagai simbol pada document flowchart Garis yang tidak putus-putus menggambarkan aliran suatu dokumen atau obyek Garis titik-titik, atau garis putus-putus menggambarkan suatu aliran informasi, bukan aliran dokumen fisik Beberapa flowchart juga menggambarkan aliran komunikasi, seperti komunikasi dengan menggunakan modem telepon atau satelit Tanda panah digunakan bila aliran dokumen atau informasi bukan dari kiri ke kanan ataupun dari atas ke bawah Areas of Responsibility
5 Areas of responsibility (Wewenang tanggung jawab) digambarkan agar pembaca flowchart dapat dengan jelas mengetahui perpindahan tanggung jawab seiring dengan aliran dokumen dalam sistem Dalam flowchart, areas of responsibility direpresentasikan dengan menggunakan kolom-kolom terpisah yang diberi label Areas of responsibility dapat berupa departemen, seksi dalam dalam suatu departemen, ataupun karyawan suatu departemen Pertimbangkan dengan benar pemilihan tingkat subdivisi yang direpresentasikan oleh suatu kolom Flowchart Preparation Conventions Left-to-right, Top-to-bottom Semua dokumen harus memiliki asal dan tujuan ( cradle to grave documentation ). Setiap duplikat dari dokumen harus menuju: Suatu simbol file permanen Suatu simbol yang melambangkan titik keluar dari sistem, atau Penghubung (connector) ke halaman berikutnya Suatu simbol yang melambangkan penghancuran dokumen (kotak hitam kecil) Sudut dari originating symbol dapat digelapkan sebagai indikasi dari introduksi terhadap sistem Buatlah flowchart dengan rapi Letakkan responsibility area dengan frequent interchange bersebekahan satu sama lain Tuliskan narasi hanya di dalam simbol Hindari penjelasan dengan narasi yang tidak perlu Pastikan bahwa setiap dokumen memiliki aliran yang jelas. Gambarkan suatu dokumen Sebelum dan sesudah tiap proses Masuk dan keluar suatu file Masuk dan pindah (keluar) halaman atau area of responsibility Pastikan bahwa flowchart dibuat secara lengkap
6 Ringkasan system flowchart Kelebihannya: Flowcharts relatif mudah dimengerti oleh pelanggan dan manajer informasi Flowcharts membantu auditor untuk memahami business and systems controls Kekurangannya: Flowcharts terikat pada aliran informasi dan karakteristik sistem yang menutupi intisari prosedural suatu sistem Flowcharts dapat bersifat artifactual dan terikat pada teknologi informasi yang sudah kadaluarsa Jenis Data Master files (file induk). Berisikan balance atau status dari entitas. Contoh: vendors, credit customers, persediaan, assets, karyawan. Transaction files (file transaksi). Berisikan data tentang aktivitas. Contoh: pesanan, penjualan, pembayaran. History or archive files (file arsip). Berisikan data historis atau data masa lalu yang tidak aktif. Reference files (file acuan). Berisikan informasi yang dibutuhkan untuk tujuan referensi. Contoh: kurs, harga, kode pos, chart of accounts. Suspense files. Berisikan data yang menunggu diproses, errors, dan informasi yang hilang Penyimpanan dan Akses Data Penyimpanan sekuensial dan akses sekuensial Records disimpan secara berurutan
7 Untuk mengakses suatu record, perangkat aksesnya harus membaca semua record yang disimpan sebelum record yang diinginkan Tape cartridges dan open reel tapes menggunakan penyimpanan dan akses data sekuensial Penyimpanan secara acak (random Storage) & akses langsung Records disimpan secara acak (tidak berurutan) Setiap record dapat diakses secara langsung tidak bergantung pada posisi fisiknya pada media penyimpanan; perangkat akses tidak harus membaca semua records sebelum record yang diinginkan Pada hard-disk, floppy disk, zip disk, CD-ROM, DVD-ROM, penyimpanan data dilakukan secara acak, dan akses data dapat dilakukan secara langsung Media Kertas Media yang umum digunakan Mudah digunakan Tidak bergantung pada listrik Kekurangan: Bulk (untuk disimpan), Tidak memiliki kemampuan mencari dan pemrosesan otomatis dan Mudah rusak Penyimpanan sekuensial (dapat diberi indeks untuk akses sekuensial berdasarkan indeks) Dapat diperbaharui pada media input fisik yang sama Menambahkan informasi pada dokumen yang sama Pita magnetik (magnetic tape) Pita kaset audio, pita VHS, kaset video kamera 8mm menggunakan pita magnetik Penyimpanan sekuensial dan akses sekuensial Pengurutan (sorting) sangat penting untuk pemrosesan (file transaksi harus diurutkan untuk mencocokkan dengan urutan master file)
8 Media fisik terpisah harus digunakan untuk input dan output pada proses update. Contoh : Master file lama, master file baru Mudah di-backup Bergantung pada listrik dan perangkat keras. Tidak dapat dibaca atau diproses secara langsung oleh manusia Media digital (disks) hard disk komputer, floppy disks, zip disks, CDs, DVDs, dan memory cards Penyimpanan secara acak. Informasi dapat disimpan di bagian manapun dari media, dapat dibagi-bagi dan disimpan di beberapa lokasi. Contohnya : Defragging suatu hard drive adalah proses untuk mengurutkan data dan menghubungkan kembali semua bagia untuk pemrosesan yang lebih efisien Akses langsung. Dengan indeks, perangkat keras dapat langsung mengakses informasi yang diinginkan dan kemudian memprosesnya. Media fisik yang sama dapat digunakan untuk input dan output pada suatu proses update (kecuali bila medianya sudah penuh). Mudah di-backup Bergantung pada listrik dan perangkat keras Tidak dapat dibaca atau diproses secara langsung oleh manusia Metode Pemrosesan Batch: mengakumulasikan data untuk suatu periode waktu. Kemudian semua transaksi pada file transaksi di-posting ke master file dalam suatu processing run (pemrosesan pita selalu dilakukan secara batch) Online: bermakna perangkat input komputer terhubung ke CPU sehingga master file di-update pada saat data transaksi dimasukkan Real-time: bermakna respon langsung terhadap pengguna informasi; data transaksi dimasukkan dan diproses untuk meng-update master file yang berkaitan, dan suatu respon dengan cepat diberikan pada personil yang menyelenggarakan event bisnis sehingga mempengaruhi hasil dari event tersebut
9 Report-time: data yang digunakan untuk membuat laporan (report) diproses seiring dengan pembuatan laporan Data Flow Diagrams (DFD) Simbol DFD digunakan untuk berbagai tujuan analisis sistem, termasuk penggambaran secara grafis alur logika data dalam suatu proses Tidak seperti flowcharts yang merepresentasikan komponen fisik suatu sistem informasi, DFD dapat memberikan gambaran non-fisik yang lebih konseptual dari pergerakan data dalam suatu sistem DFDs mengabaikan hal-hal seperti unit organisasi, komputer tempat data diproses, dan media penyimpanan data Pergerakan data melalui berbagai kantor dan departemen dalam suatu sistem tertentu tidak direpresentasikan Proses Lingkaran digunakan untuk mewakili proses yang mengambil data inflow dan mengubahnya menjadi information outflow. Tiap lingkaran memiliki dua label : Nomor proses dan Nama proses. Notasi alternatif yang dapat digunakan adalah kotak persegi empat dengan sudut lengkung.
10 Data Sources and Sinks Persegi empat (atau bujur sangkar) melambangkan data (inflow) sources dan (information outflow) sinks Persegi empat diberi label nama dari data source atau sink/destinasi (contoh pelanggan, vendor, lembaga pemerintah) Sources dan sinks adalah agen eksternal (atau diluar cakupan) sistem yang direpresentasikan dalam diagram Menjelaskan batasan system Data Flow Lines Data flow lines menggambarkan rute data inflow dan information outflow Garis boleh lurus ataupun melengkung
11 Data flows biasanya diberi label dengan nama data (contoh pesanan pelanggan, tagihan, dll) Panah menunjukkan arah aliran data Data Stores Dua garis paralel digunakan untuk menunjukkan suatu penyimpanan (store) atau koleksi data Data stores adalah data yang diistirahatkan Deskripsi tentang isi data store dituliskan di dalam simbol Data store digunakan bila output suatu proses harus disimpan terlebih dahulu sebelum dikirimkan ke proses yang berikutnya Notasi alternatif yang dapat digunakan adalah kotak persegi empat yang terbuka di satu sisinya Constraints: Aturan Umum 1) Setiap proses harus memiliki nama unik Bila dua data flow lines (atau data stores) memiliki label yang sama, keduanya harus mengacu pada data flow (atau data store) yang sama 2) Input suatu proses harus berbeda dari output-nya 3) Setiap DFD tidak boleh memiliki lebih dari tujuh proses Constraints: Process rules 4) Tidak bolah ada proses yang hanya memiliki output saja (karena hal tersebut mengindikasikan bahwa proses menghasilkan informasi dari nol). Bila suatu obyek hanya memiliki output maka obyek tersebut pasti suatu source.
12 5) Tidak boleh ada proses yang hanya memiliki input saja (atau black hole ) - Bila suatu obyek hanya memiliki input, maka obyek tersebut suatu sink 6) Proses harus diberi label frase kata kerja
13 Constraints: Data stores 7) Data harus dipindahkan oleh suatu proses; data tidak dapat langsung pindah dari satu data store ke data store lainnya. 8) Data harus dipindahkan oleh proses yang menerima data dari sources dan menempatkannya pada suatu data store; data tidak dapat langsung pindah dari outside source ke suatu data store 9) Data harus dipindahkan oleh suatu proses; tidak dapat berpindah langsung dari data store ke suatu outside sink 10) Data store harus diberi label dengan frase kata benda Constraints: Source/Sink
14 11) Data tidak dapat berpindah langsung dari suatu source suatu sink. Data harus dipindahkan oleh suatu proses bila data berkaitan dengan sistem. Bila data berpindah langsung dari suatu source ke suatu sink (dan tidak melibatkan pemrosesan) maka diluar cakupan sistem dan tidak diambarkan pada diagram DFD system data flow. 12) suatu source/sink memiliki label frase kata benda Constraints: Data flow 13) suatu data flow hanya boleh memilliki satu arah diantara dua simbol. Data boleh bergerak dalam dua arah antara suatu proses dan suatu data store untuk menunjukkan bahwa dibaca dulu sebelum di-update. Untuk menggambarkan hal tersebut secara efektif, gambarlah dua panah terpisah karena dua langkah (pembacaan dan updating) terjadi pada waktu yang berbeda. 14) Pencabangan pada data flow berarti data yang sama (contoh duplikat tagihan) bergerak dari suatu lokasi yang sama ke dua atau lebih proses, data stores, atau sources/sinks yang berbeda
15 15) Penggabungan pada data flow berarti data yang sama bergerak dari dua atau lebih proses, data stores, atau sources/sinks yang berbeda, ke lokasi yang sama. 16) Suatu data flow tidak boleh langsung kembali ke proses yang sama. Paling tidak harus ada satu proses lain yang menangani data flow tersebut, menghasilkan data flow lain, dan mengembalikan data flow aslinya ke proses awal. 17) Suatu data yang bergerak ke suatu data store, bermakna meng-update (menghapus, menambahkan atau merubah) 18) Suatu data flow dari suatu data store bermakna retrieve or menggunakan. 19) Suatu data flow memiliki frase kata benda. Boleh ada lebih dari satu frase kata benda data flow pada satu tanda panah, selama semua aliran pada panah tersebut bergerak bersama sebagai satu paket. DFD Levels DFD dibagi menjadi beberapa level agar ukuran dan kompleksitasnya dapat dikendalikan Context level adalah DFD yang menunjukkan paling sedikit hal-hal yang rinci (detail) Tiap level berikutnya (Level Zero, Level One, Level Two, dst) membagi suatu proses pada diagram sebelumnya menjadi lebih rinci Keseimbangan (balance) antar levels harus selalu dijaga Semua inflows dari dan outflows ke sources/sinks eksternal harus sama dari level ke level berikutnya.
16 Context level DFD Diagram konteks menggambarkan satu proses (merepresentasikan keseluruhan sistem) dan sources/ sinks yang merepresentasikan batasan sistem. Contoh DFD Level Zero
17 Contoh DFD Level One Contoh DFD Level Two
18 Membandingkan DFD dan Flowchart Perbedaan utama antara flowchart dan DFD: Representasi karakteristik fisik dan logika dalam suatu sistem Flowchart menggambarkan karakteristik fisik sistem DFD mengabaikan atribut fisik sistem Sebagai ilustrasi: misalkan kita ingin mendokumentasikan data flow pada skenario sistem manual berikut: Seorang supervisor pada suatu pabrik mengumpulkan kartu absen dari para pekerja di departemennya dan me-review kalkulasi total waktu kerja untuk minggu tersebut Supervisor tersebut mengirimkan kartu absensi pada bagian accounting payroll, yang akan digunakan oleh seorang clerk untuk merekam (record) upah mingguan pada record file upah tiap karyawan, kemudian kartu absensi tersebut di-arsipkan secara alfabetis
19
20 Ringkasan Pemodelan task level merepresentasikan aliran kerja berbagai aktivitas dalam sistem informasi perusahaan Pemodelan task level sangat bermanfaat untuk merepresentasikan tahap2 individual yang membentuk suatu events, namun tahap2 tersebut dapat dirubah, karenanya tidak boleh dijadikan sebagai elemen dasar pada arsitektur basis data perusahaan System flowcharts dan data flow diagrams adalah dua alternatif cara untuk merepresentasikan model-model task level. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan Untuk membuat model task level, kita harus memahami media fisik, jenis file dan metode pemrosesan
L-1 PO CUST 1 SJ 1 INVOICE 1
L-1 Dokumen. Simbol ini digunakan untuk menggambarkan semua jenis dokumen, yang merupakan Formulir yang digunakan untuk merekam data terjadinya suatu transaksi. Nama dokumen dicantumkan di tengah simbol.
System Analysis. Sistem dan Teknologi Informasi TIP FTP UB
System Analysis Sistem dan Teknologi Informasi TIP FTP UB SDLC (System Development Life Cycle) Fase Analisis Dua komponen utama dalam fase analisis: Requirement Determination (Identifikasi kebutuhan) Mengidentifikasi
Analisa & Perancangan Sistem Informasi
Analisa & Perancangan Sistem Informasi Oleh: Achmad Zakki Falani, S.Kom Flowchart Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart
BAB III LANDASAN TEORI. yang saling berhubungan yaitu antara sistem dan informasi. Sistem adalah suatu
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Pengertian Sistem Informasi Menurut (Wilkinson, 2007:3-4) Sistem informasi berasal dari dua kata yang saling berhubungan yaitu antara sistem dan informasi. Sistem adalah suatu
DATA FLOW DIAGRAM (DFD) / DIAGRAM ARUS DATA (DAD)
Rekayasa Sistem Informasi - Politeknik Harapan Bersama Tegal 1/9 DATA FLOW DIAGRAM (DFD) / DIAGRAM ARUS DATA (DAD) DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru
PERTEMUAN KE 4: SISTEM DAN TEKNIK DOKUMENTASI
PERTEMUAN KE 4: SISTEM DAN TEKNIK DOKUMENTASI A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan mampu memahami : 1. Memahami pengertian teknik dan sistem dokumentasi. 2. Mengetahui
PERTEMUAN KE 4: SISTEM DAN TEKNIK DOKUMENTASI
PERTEMUAN KE 4: SISTEM DAN TEKNIK DOKUMENTASI A. TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari bab ini mahasiswa diharapkan mampu memahami : 1. Memahami pengertian teknik dan sistem dokumentasi. 2. Mengetahui
BAB III LANDASAN TEORI. atau untuk menyelesaikan sasaran yang tertentu (FitzGerald:1981:5). lebih berarti bagi penerimanya (Mustakini, 2001:8).
9 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar 3.1.1 Konsep Dasar Sistem Suatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu
Data Flow Diagram (DFD) Rizka Hadiwiyanti S.Kom, M.Kom
Data Flow Diagram (DFD) Rizka Hadiwiyanti S.Kom, M.Kom 1 Data Flow Diagram Disebut juga diagram aliran data (DAD) DFD menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 1
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 1 Modul ke: 02 Pengembangan Sistem dan Teknik Dokumentasi Fakultas FEB Program Studi AFRIZON, SE, M.Si, AK Siklus Transaksi Siklus-Siklus Pemrosesan Transaksi Siklus pendapatan
BAB III LANDASAN TEORI. informasi (Information System) atau disebut juga processing system atau
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk
Pembaruan Kas. Cash Register
PERTANYAAN DISKUSI 1. Identifikasi unsur-unsur DFD dalam narasi berikut ini : Seorang pelanggan membeli beberapa barang dari toko grosir setempat. Jill, seorang pelayan toko, mencatat transaksi dalam cash
3 Billing. Vendor. Shipping. Payroll. 11 Warehouse. Receiving. Sales Order. Production. Accounts Payable. Customer 4. Employee. Accounting.
BAB VI PENGENALAN PEMROSESAN TRANSAKSI Pengantar Pemrosesan transaksi beragam aktivitas perusahaan yang harus dilakukan untuk mendukung operasi sehari-hari. hari. 1 Arus transaksi perusahaan manufaktur
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM INFORMASI. DATA FLOW DIAGRAM
ANALISA & PERANCANGAN SISTEM INFORMASI. DATA FLOW DIAGRAM Analisa & Perancangan Sistem Informasi Tambahan Materi & Tugas Pertemuan 03 1 Data Flow Diagram DFD merupakan gambar pergerakan data antara entitas-
Analisa & Perancangan Sistem Informasi. Data Flow Diagram
Analisa & Perancangan Sistem Informasi Tambahan Materi & Tugas Pertemuan 03 Data Flow Diagram DFD merupakan gambar pergerakan data antara entitas- entitas luar dan prosesproses serta data store dalam sebuah
BAB III LANDASAN TEORI. adalah sebagai berikut: Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan yang menekankan pada komponen atau elemennya.
ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM. Pertemuan 5-DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ALUR DATA (DAD)
ANALISIS & PERANCANGAN SISTEM Pertemuan 5-DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ALUR DATA (DAD) 1. KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur
DATA FLOW DIAGRAM 1. KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR
DATA FLOW DIAGRAM 1. KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknikteknik (techniques) yang
Suatu alat bantu yang menggambarkan aliran data didalam suatu sistem dan proses atau kegiatan yang dilakukan oleh sistem. Penggambaran dalam DFD
Suatu alat bantu yang menggambarkan aliran data didalam suatu sistem dan proses atau kegiatan yang dilakukan oleh sistem. Penggambaran dalam DFD secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik. Merupakan
TOOLS PEMODELAN SISTEM DIAGRAM ALIR. Tools. Bagan Alir. Diagram Alir
1 3 TOOLS PEMODELAN SISTEM DIAGRAM ALIR Uro Abdulrohim, S.Kom, MT 2 Tools Diagram Alir Data Flow Diagram 4 Bagan Alir Bagan alir (flowchar) adalah bagan (chart) yg menunjukkan alir (flow) di dalam program
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Data Flow Diagram (DFD) adalah representasi grafis dari aliran data melalui sistem informasi. Hal ini memungkinkan Anda untuk mewakili proses dalam sistem informasi
Langkah-Langkah Analisis Sistem
Analisis Sistem Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan,
BAB III LANDASAN TEORI. Henry Simamora (2000) dalam buku Akuntansi Basis Pengambilan
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Penjualan Aktivitas penjualan merupakan pendapatan utama perusahaan karena jika aktivitas penjualan produk maupun jasa tidak dikelola dengan baik maka secara langsung dapat merugikan
BAB III LANDASAN TEORI. ada berkaitan dengan sistem yang akan dibuat. Tujuannya adalah agar aplikasi ini
BAB III LANDASAN TEORI Dalam membangun aplikasi ini, terdapat teori-teori ilmu terkait yang digunakan untuk membantu penelitian serta menyelesaikan permasalahan yang ada berkaitan dengan sistem yang akan
: Entitas/Entity. : Aliran data. : Proses. : Penyimpanan data (data store)
Data Flow Diagram Pertemuan ke 2 --Oct 1 DFD Adalah perangkat-2 analisis dan perangkatperancangan yang terstruktur sehingga memungkinkan pengpeng-analis sistem memahami sistem dan subsistem secara visual
PENGEMBANGAN SISTEM DAN TEKNIK DOKUMENTASI DIANA RAHMAWATI
PENGEMBANGAN SISTEM DAN TEKNIK DOKUMENTASI DIANA RAHMAWATI Pendahuluan Dokumentasi meliputi bentuk naratif, bagan alir (flowchart), diagram dan materi tertulis lainnya yang menjelaskan bagaimana sistem
BAB II DEFINISI DAN SIMBOL-SIMBOL
BAB II DEFINISI DAN SIMBOL-SIMBOL Algoritma dan Pemrograman IA (Flowchart) STRUCTUR CHART (BAGAN STRUKTUR) Fungsi dari Structure Chart digunakan untuk mendefinisikan dan mengilustrasikan dari sistem secara
Parno, SKom., MMSI. Personal Khusus Tugas
Parno, SKom., MMSI Email Personal [email protected] Email Khusus Tugas [email protected] Personal Website http://parno.staff.gunadarma.ac.id Personal Blog http://nustaffsite.gunadarma.ac.id/blog/parn
Memahami Penggunaan Diagram Arus Data
Jurnal Informatika Mulawarman Vol 4 No. 3 September 2009 1 Memahami Penggunaan Diagram Haviluddin Program Studi Ilmu Komputer, FMIPA Universitas Mulawarman Jl. Barong Tongkok no.5 Kampus Unmul Gn. Kelua
PERANCANGAN DATA FLOW DIAGRAM UNTUK SISTEM INFORMASI SEKOLAH (STUDI KASUS PADA SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP) Abstract
PERANCANGAN DATA FLOW DIAGRAM UNTUK SISTEM INFORMASI SEKOLAH (STUDI KASUS PADA SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP) Rita Afyenni * * Dosen Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Padang Abstract Data
Data Flow Diagram 2011 DATA FLOW DIAGRAM
DATA FLOW DIAGRAM Pada tahap analisis, penggunaan notasi dalam diagram arus data sangat membantu di dalam komunikasi dengan pemakai sistem untuk memahami sistem secara logika. Diagram yang menggunakan
BAB III LANDASAN TEORI. untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu, (Scott, 1996:89). Menurut Robert
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk
BAB III LANDASAN TEORI. dikutip oleh Supardi & Leonard mengatakan, Pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh,
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Hasil Belajar Siswa Pada hakikatnya, pendidikan merupakan kegiatan yang telah berlangsung seumur dengan manusia. Artinya, sejak adanya manusia telah terjadi usaha-usaha
DATA FLOW DIAGRAM 1. KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR
DATA FLOW DIAGRAM 1. KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknikteknik (techniques) yang
FLOWCHART. Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program.
FLOWCHART Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu : Flowchart Sistem (System Flowchart) Flowchart
BAB III LANDASAN TEORI
9 BAB III LANDASAN TEORI 3.1. Pengertian Data dan Informasi Data merupakan fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol, gambargambar, nilai-nilai, uraian karakter yang mempunyai arti pada suatu konteks
Teknik Dokumentasi. Komang Anom Budi Utama, SKom
Teknik Dokumentasi Komang Anom Budi Utama, SKom [email protected] Teknik Dokumentasi Dekripsi tertulis dari sebuah system dapat menjadi bertele-tele dan sulit diikuti. Pengalaman menunjukkan
PERTEMUAN 3 DIAGRAM ALIR DATA
PERTEMUAN 3 DIAGRAM ALIR DATA TERMINOLOGI DIAGRAM ALIR DATA Menggambarkan pandangan mengenai masukan, proses dan keluaran sistem yang berhubungan dengan masukan, proses dan keluaran serta mempresentasikan
PENG. Tek. SIA 2. Materi Alat Perancangan sistem
PENG. Tek. SIA 2 Materi Alat Perancangan sistem Dr. Kartika Sari Universitas Gunadarma Materi 5-1 KONSEP PERANCANGAN TERSTRUKTUR Pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal 1970. Pendekatan terstruktur
SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN
SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN CHAPTER 1 PENGANTAR Integrated enterprise information system: Enterprise (perusahaan): organisasi yang didirikan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan melibatkan aktivitas
Pemrosesan File. Jatnika 1. Kumpulan atau koleksi item yang tersimpan dalam media penyimpanan sekunder Processor.
Pemrosesan File Copyright @Ihsan Jatnika 1 File Kumpulan atau koleksi item yang tersimpan dalam media penyimpanan sekunder Processor Main Memory Secondary Storage Files 2 Jenis File File Dokumen Kumpulan
Sistem Informasi [Kode Kelas]
Sistem Informasi [Kode Kelas] [ Chapter 11] Diagram Alir Data (DAD)/Data Flow Diagram (DFD) Dedy Alamsyah, S.Kom, M.Kom [NIDN : 0410047807] Definisi Diagram Alir Data (DAD) Diagram Alir Data (DAD) atau
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Definisi Sistem Terdapat dua kelompok pendekatan didalam mendefinisikan sistem yaitu yang menekankan pada prosedurnya dan menekankan pada komponen dan elemenya. Pendekatan sistem
Data Flow Diagram (DFD) 1
Data Flow Diagram (DFD) 1 1 DATA FLOW DIAGRAM Definisi DFD (DAD) Diagram Arus Data (Data Flow Diagram) adalah diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem Biasanya digunakan
II. LANDASAN TEORI. spesifikasi pada komputer yang berdasarkan pada sistem informasi.
II. LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Aplikasi Menurut Whitten Perancangan Sistem adalah Proses dimana keperluan pengguna dirubah ke dalam bentuk paket perangkat lunak dan atau kedalam spesifikasi pada komputer
PENGERTIAN FUNGSI, DAN DATA FLOW DIAGRAM (DFD)
PENGERTIAN FUNGSI, DAN DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DATA FLOW DIAGRAM ( DFD ) Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Konsep Sistem Informasi 2.1.1 Pengertian Sistem Informasi Dikatakan oleh Kristanto (2008) bahwa Sistem informasi merupakan kumpulan dari perangkat keras dan perangkat lunak
Analysis Systems. Analyzing Requirement
Analysis Systems Analyzing Requirement Data Flow Diagram (DFD) Merupakan salah satu Tools penting yang harus dikuasai oleh seorang Analis Sistem DFD dipopulerkan oleh Tom DeMarco (1978) dan Gane & Sarson
1. Simbol simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram. Table 1 Simbol simbol pada Data Flow Diagram. (Sumber: Romney dan Steinbart, 2006, p64)
L1 Lampiran Simbol 1. Simbol simbol yang digunakan dalam Data Flow Diagram Table 1 Simbol simbol pada Data Flow Diagram. (Sumber: Romney dan Steinbart, 2006, p64) Simbol Nama Keterangan Data Sources dan
Data Flow Diagram (DFD) Donny Yulianto, S.Kom
Pertemuan 12 Data Flow Diagram (DFD) Donny Yulianto, S.Kom 1 DATA FLOW DIAGRAM Definisi DFD (DAD) Diagram Arus Data (Data Flow Diagram) adalah diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan
MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( PEMODELAN DATA )
MAKALAH REKAYASA PERANGKAT LUNAK ( PEMODELAN DATA ) Disusun Oleh : MUKHAMAT JAFAR 41813120014 MATA KULIAH : REKAYASA PERANGKAT LUNAK DOSEN : WACHYU HARI HAJI, S.KOM, MM UNIVERSITAS MERCUBUANA 2015 Mukhamat
MODEL ANALISA. Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak. Dosen Pembimbing : Wachyu Hari Haji, S.Kom, MM.
MODEL ANALISA Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Rekayasa Perangkat Lunak Dosen Pembimbing : Wachyu Hari Haji, S.Kom, MM Disusun Oleh : Fadhilla Eka Hentino / 41813120051 UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA
ALGORITMA & PENGEMBANGAN
ALGORITMA & PENGEMBANGAN TUGAS 4 FLOWMAP & FLOWCHART BESERTA SIMBOLNYA Disusun Oleh : Sakina Mawardah Teknik Informatika Dosen : Asep M. Yusuf, S.T UNIVERSITAS NASIONAL PASIM FLOWMAP 1. Pengertian Flowmap
ANALISIS DAN METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM
A-18 TUGAS 2 RANGKUMAN PENGEMBANGAN SISTEM ANALISIS DAN METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM Dosen Pengajar : Drs. Joseph Munthe, M.Si., Ak Disusun Oleh: Nama : Serly Oktaviani NPM : 115029 Kelas : A-2011 SEKOLAH
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Dewasa ini pemakaian komputer sebagai alat bantu khususnya yang berkaitan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dewasa ini pemakaian komputer sebagai alat bantu khususnya yang berkaitan dengan penyusunan data pencarian data update data, pengarsipan telah menjadi kebutuhan bagi
BAB III LANDASAN TEORI. yang mendukung penyusunan laporan kerja praktek. Teori-teori tersebut
BAB III LANDASAN TEORI Landasan teori merupakan suatu landasan yang menjelaskan tentang teoriteori yang mendukung penyusunan laporan kerja praktek. Teori-teori tersebut antara lain: 3.1. Sistem Informasi
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Informasi Dan Data Informasi di jaman modern seperti ini sangat dibutuhkan oleh setiap individu maupun suatu organisasi. Karena informasi dapat digunakan sebagai bahan
PERANCANGAN SISTEM TERINCI II
PERANCANGAN SISTEM TERINCI II 1. PERANCANGAN PROSES SISTEM 1.1. DFD ( Data Flowchart Diagram ) DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Rancang Bangun 3.1.1 Pengertian Rancang Rancang merupakan serangkaian prosedur untuk menerjemahkan hasil analisa dari sebuah sistem ke dalam bahasa pemrograman untuk mendeskripsikan
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Definisi Data Data merupakan fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol, gambar-gambar, nilai-nilai, uraian karakter yang mempunyai arti pada suatu konteks
FLOWCHART. Flowchart biasanya mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.
FLOWCHART 1. PENDAHULUAN Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah
BAB III LANDASAN TEORI. Dokumen perusahaan/organisasi adalah data, catatan dan/atau keterangan
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Dokumen Dokumen perusahaan/organisasi adalah data, catatan dan/atau keterangan yang dibuat dan/atau diterima oleh perusahaan/organisasi dalam rangka pelaksanaan kegiatannya,
DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ARUS DATA (DAD)
DATA FLOW DIAGRAM (DFD) DIAGRAM ARUS DATA (DAD) DATA FLOW DIAGRAM Definisi DFD (DAD) Diagram Arus Data (Data Flow Diagram) adalah diagram yang menggunakan notasinotasi untuk menggambarkan arus dari data
Bab 6 DATA FLOW DIAGRAM (DIAGRAM ALIR DATA)
Bab 6 DATA FLOW DIAGRAM (DIAGRAM ALIR DATA) Salah satu tool yang paling penting bagi seorang analis sistem Penggunaan DFD sebagai modeling tool dipopulerkan oleh Tom DeMacro (1978) dan Gane & Sarson (1979)
BAB III LANDASAN TEORI. 1. Suatu proses hubungan pribadi yang bersifat dinamis. 2. Suatu bentuk bantuan yang sistematis kepada murid.
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Akademik Bimbingan merupakan sebuah istilah yang sudah umum digunakan dalam dunia pendidikan. Bimbingan pada dasarnya merupakan upaya bantuan untuk membantu individu
BAB III LANDASAN TEORI. 2001) suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu seperti:
BAB III LANDASAN TEORI Landasan teori merupakan suatu dasar mengenai pendapat penelitian atau penemuan yang didukung oleh data dan argumentasi. Landasan teori digunakan untuk menjelaskan teori-teori yang
Data Flow Diagram and Flow Chart. Pemodelan Perangkat Lunak
Data Flow Diagram and Flow Chart Pemodelan Perangkat Lunak DFD Definition Adalah suatu diagram yang menggunakan notasinotasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu
BAB II LANDASAN TEORI. Institut merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Informasi Umum Pendidikan Tinggi Berdasarkan undang-undang Republik Indonesia dijabarkan bahawa Institut merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dan
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Menurut Bodnar dan Hopwood (2000, p1), sistem adalah kumpulan sumber daya yang berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu. Menurut Mulyadi (2001, p2) sistem pada
BAB II LANDASAN TEORI. Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang
9 BAB II LANDASAN TEORI 2.1.1 Pengertian Data Pengertian data adalah : Data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktifitas, dan transaksi, yang tidak mempunyai makna atau tidak berpengaruh langsung
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI Landasan Teori merupakan dasar tentang pendapat dalam melakukan penelitian atau penemuan yang didukung oleh data data dan argumentasi penulis. Fungsi dari landasan teori adalah untuk
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Definisi Data Data merupakan fakta atau bagian dari fakta yang digambarkan dengan simbol-simbol, gambar-gambar, nilai-nilai, uraian karakter yang mempunyai arti pada suatu konteks
BAB III LANDASAN TEORI. Pihak-pihak yang terkait dengan transaksi transfer: a. Remitter/Applicant, yaitu pemilik dana (pengirim) yang akan
12 BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Transfer Bank Transfer adalah pemindahan dana antar rekening di suatu tempat ke tempat yang lain, baik untuk kepentingan nasabah atau untuk kepentingan bank itu sendiri. Pihak-pihak
CHAPTER 10 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)
1 CHAPTER 10 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA) 1. KONSEP PENGOLAHAN DATA A. Pendahuluan System Pengolahan data atau system accounting memelihara atau mengurus record operasi perusahaan secara lengkap dan
LAMPIRAN. Menurut Whitten dan Bentley (2004,p 344), Data Flow Diagram (DFD) adalah
L-1 LAMPIRAN A. Data Flow Diagram (DFD) Menurut Whitten dan Bentley (2004,p 344), Data Flow Diagram (DFD) adalah sebuah alat bantu yang digunakan untuk menggambarkan aliran dari data melalui sebuah sistem
Analysis Modeling 4/10/2018. Focus on What not How. Kenapa Analisis Kebutuhan. Definisi Analisis Kebutuhan. Langkah-Langkah Analisis Kebutuhan
Kenapa Analisis Kebutuhan Analysis Modeling 1 Definisi Analisis Kebutuhan Definisi Analisis Kebutuhan Penguraian kebutuhan-kebutuhan yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan
Pendekatan Database Jenjang Data Tipe File Media Penyimpanan Data Organisasi File Metode Pengolahan Data Aplikasi Pada Personal Computer (PC)
Pertemuan 4 1 Pendekatan Database Jenjang Data Tipe File Media Penyimpanan Data Organisasi File Metode Pengolahan Data Aplikasi Pada Personal Computer (PC) 2 Merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan
ORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL STRUKTUR & ORGANISASI DATA 1
ORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL STRUKTUR & ORGANISASI DATA 1 PENGERTIAN BERKAS SEQUENTIAL Organisasi berkas sequential adalah merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record
Diagram Arus Data PERTEMUAN 14 Darmansyah HS AKUNTANSI FEB UEU
Diagram Arus Data PERTEMUAN 14 Darmansyah HS AKUNTANSI FEB UEU KEMAMPUAN AKHIR YANG DIHARAPKAN Mahasiswa Mampu memahami diagram arus data dan menganalisis DFD ke dalam subdivisi. DATA FLOW DIAGRAM. Elemen
DATA FLOW DIAGRAM (untuk perancangan sistem informasi) e-book ver 1.0
DIAGRAM ARUS DATA (DATA FLOW DIAGRAM/DFD) MULTINET GLOBAL INFORMASI ( M U G I A ) Situs Informasi, Bisnis dan Iklan e-book free for visitor website mugianet.com DATA FLOW DIAGRAM (untuk perancangan sistem
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Penelitian 3.1.1 Alat Penelitian 1) Sistem komputer dengan spesifikasi sebagai berikut : - Processor Intel Core i5 2.4 GHz. - RAM 2 GB. - 250 GB hard disk
BAB II LANDASAN TEORI. Definisi sistem menurut [Jog05] adalah sebagai berikut:
8 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Definisi sistem menurut [Jog05] adalah sebagai berikut: Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada prosedurnya
BAB II LANDASAN TEORI. disebut dengan Siklus Hidup Pengembangan Sistem (SHPS). SHPS adalah. dijelaskan langkah-langkah yang terdapat pada SHPS.
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Siklus Hidup Pengembangan Sistem Dalam melakukan kegiatan berupa analisa dan merancang sistem informasi, dibutuhkan sebuah pendekatan yang sistematis yaitu melalui cara yang disebut
BAB III LANDASAN TEORI. Konsep dasar dari Sistem Informasi terbagi atas dua pengertian. Yang pertama adalah
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Konsep Dasar Sistem Informasi Konsep dasar dari Sistem Informasi terbagi atas dua pengertian. Yang pertama adalah sistem, dan yang kedua adalah sistem informasi itu sendiri.
Business Process Analysis
Business Process Analysis Pertemuan 8 Business Process Modeling Notation [ BPMN ] Introducing Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom Business Process Modeling Notation (BPMN) adalah notasi grafis yang menggambarkan
Langkah-langkah dalam membuat DFD
Langkah-langkah dalam membuat DFD 1. Pahami dengan baik system dokumentasi aliran data dari organisasi yang hendak dibuat model data flow diagramnya 2. Tentukan dan memasukan semua aspek dalam organisasi
BAB III LANDASAN TEORI. Secara umum pengertian inventori adalah stock barang yang harus dimiliki
BAB III LANDASAN TEORI 1.1. Inventori Secara umum pengertian inventori adalah stock barang yang harus dimiliki oleh prusahaan baik bahan baku, barang yang sudah diproses, dan barang jadi. (Ballou, 2004)
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI Landasan teori merupakan bagian yang akan membahas tentang uraian pemecahan masalah yang akan ditemukan pemecahannya melalui pembahasanpembahasan secara teoritis. Teori-teori yang
Diagram Arus Data. Ketika kaki di langkahkan itulah nasib yang telah kita pilih untuk hari itu Berdo alah agar mendapat Rahmat- Nya
Diagram Arus Data Ketika kaki di langkahkan itulah nasib yang telah kita pilih untuk hari itu Berdo alah agar mendapat Rahmat- Nya PENGERTIAN atau DEFINISI DATA FLOW DIAGRAM Alat (tools) untuk menggambarkan
Pengertian Sistem Berkas Konsep Dasar Berkas
BAB 1 SISTEM FILE Pengertian Sistem Berkas Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam system operasi. Terdapat dua bagian penting
Kontrak Kuliah. Contex Diagram dan Data Flow Diagram. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom
Kontrak Kuliah Contex Diagram dan Data Flow Diagram Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom Pendahuluan Terdapat tiga alasan kenapa perlunya pemodelan sistem Dapat melakukan perhatian pada hal penting dalam sistem
Desain dan Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi. Oleh : Teguh Wahyono
Desain dan Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Oleh : Teguh Wahyono [email protected] Dipublikasikan dan didedikasikan untuk perkembangan pendidikan di Indonesia melalui MateriKuliah.Com Lisensi
Pemodelan Proses Bisnis
Pemodelan Proses Bisnis [Melengkapi Proses Bisnis yg di presentasikan] Haryoso Wicaksono, S.Si., M.M., M.Kom. Pokok Bahasan Value Chain Diagram Aliran Data Flowchart 2 1 Value Chain (Porter) Value Chain:
MAKALAH ELEMEN MODEL ANALISIS. NAMA : RANI JUITA NIM : DOSEN : WACHYU HARI HAJI. S.Kom.MM
MAKALAH ELEMEN MODEL ANALISIS NAMA : RANI JUITA NIM : 41813120165 DOSEN : WACHYU HARI HAJI. S.Kom.MM JURUSAN SISTEM INFORMASI FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS MERCU BUANA JAKARTA 2015 PEMODELAN ANALISIS
PEMODELAN PROSES (DFD)
PEMODELAN PROSES (DFD) Pengantar Data Flow Diagram atau DFD adalah salah satu tools penting yang digunakan oleh analis sistem. Penggunaan DFD dipopulerkan oleh DeMarco (1978) dan Gane & Sarson (1979) melalui
BAB III LANDASAN TEORI. dalam kertas atau lainnya. Tujuan utama seseorang menulis surat tidak lain
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Pengertian Surat Surat adalah alat komunikasi antara dua pihak yang berupa tulisan dalam kertas atau lainnya. Tujuan utama seseorang menulis surat tidak lain adalah untuk mengkomunikasikan
BAB III LANDASAN TEORI. direkam ke dalam berbagai bentuk media. (Gultom et al, 2005).
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Data Data sering disebut sebagai bahan mentah informasi. Tapi menurut Murdick, dkk (1984) merumuskan bahwa data adalah fakta yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan,
BAB III LANDASAN TEORI. waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja, daftar atau tabel kegiatan
BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Penjadwalan Pengertian jadwal menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah pembagian waktu berdasarkan rencana pengaturan urutan kerja, daftar atau tabel kegiatan atau rencana
Banyak terjadi permasalahan-permasalahan di pendekatan klasik Masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa hanya dengan mengikuti tahapan di life
Untung Subagyo Banyak terjadi permasalahan-permasalahan di pendekatan klasik Masih banyak orang yang tidak menyadari bahwa hanya dengan mengikuti tahapan di life cycle saja tidak akan membuat pengembangan
BAB III LANDASAN TEORI
BAB III LANDASAN TEORI Landasan teori digunakan untuk menjelaskan teori-teori yang mendukung penyusunan laporan kerja praktek ini, antara lain: 3.1 Akuntansi Menurut (Soemarso, 2009) akuntansi didefinisikan
