Computer Forensic 23 November 2011, UNRIYO
|
|
|
- Teguh Darmali
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Computer Forensic 23 November 2011, UNRIYO Josua M Sinambela, M.Eng, CEH, CHFI, ECSA LPT, ACE, CCNP, CCNA, CompTIA Security+
2 About me Professional IT Security Trainer & Consultant Professional Lecturer (Teach PostGraduate Students) Leader Information System Integration Team UGM CEO RootBrain IT Security Training & Consulting
3 Agenda Definisi Computer Forensics Alasan Mengumpulkan Barang Bukti Siapa yang menggunakan Computer Forensics Tahapan dalam Computer Forensics Penanganan Barang Bukti (Evidence) Kebutuhan Pengetahuan Computer Forensic Anti-Forensics Tools Pedoman dalam memproses dan mengolah Bukti digital Metode Penyembunyian Informasi/Data Metode Recovery Informasi/Data
4 Definisi Computer Forensic Proses ilmiah dalam melakukan penemuan, pencarian, analisis dan pengumpulan barang bukti dari suatu sistem komputer dengan sebuah standard dan dokumentasi tertentu untuk dapat diajukan sebagai bukti hukum yang sah
5 Definisi Computer Forensic Komputer forensik juga dapat diartikan setiap aktivitas yang berhubungan dengan pemeliharaan, identifikasi, pengambilan penyaringan dan dokumentasi serta interpretasi bukti pada media sistem komputer Investigator Forensic melakukan penyelidikan dan analisis komputer untuk menentukan potensi bukti legal Metode metode yang digunakan untuk Penemuan informasi atau data pada sistem komputer Pengembalian/Recovery file yang sudah di hapus, enkripsi, atau mengalami kerusakan. Monitoring Aktifitas seseorang Mendeteksi pelanggaran terhadap kebijakan (policy) perusahaan
6 Contoh Computer Forensic Pemulihan - yang terhapus Melakukan investigasi setelah pemutusan hubungan kerja Recovery barang bukti setelah media storage (harddisk) diformat Melakukan investigasi/penyelidikan setelah beberapa pengguna mengambil alih sistem
7 Kenapa butuh bukti Banyak kejadian kejahatan komputer dan penyalahgunaannya Lingkungan Non Bisnis (spt Public Sector ): bukti dikumpulkan oleh unsur pemerintahan (Kepolisian), di tingkat pusat maupun daerah untuk kejahatan yang berhubungan dengan : Pencurian rahasia dagang Penipuan Pemerasan Espionasi Industri Pornografi Investigasi SPAM Penyebar Virus/Trojan Penyelidikan Pembunuhan Pelanggaran HAKI Penyalahgunaan informasi pribadi Pemalsuan
8 Kenapa butuh bukti (lanjutan) Kejahatan dan penyalahgunaan komputer Pada Lingkungan Bisnis: Pencurian atau perusakan kekayaan intelektual Melakukan kegiatan yang tidak sah Pelacakan aktivitas dari kebiasaan browsing Rekonstruksi kejadian Menyimpulkan Motif Menjual bandwidth perusahaan Kesalahan pemberhentian klaim Pelecehan Seksual Pembajakan Software
9 Siapa yang menggunakan Computer Forensic? Jaksa Penuntut pada kasus Pidana Masyarakat (Civil Ligitation) Perusahaan Asuransi Sektor Swasta Penegakan Hukum pada Pejabat Perorangan/Pribadi
10 Tahapan Computer Forensics Secara umum Forensik Komputer terdiri dari 4 tahap yakni Akusisi (Acquisition) Secara fisik atau jarak jauh memeroleh akses ke komputer, jaringan dan pemetaan dari sistem, atau perangkat penyimpanan fisik eksternal Identifikasi (Identification) Mengidentifikasi data apa saja yang dapat dipulihkan atau diperoleh secara elektronik dengan menggunakan tools atau software komputer forensik Evaluasi (Evaluation) Mengevaluasi informasi yang diperoleh atau data yang dapat direcovery untuk menentukan apakah tersangka pelaku benar pernah melakukan pelanggaran dan dapat dilakukan penuntutan di pengadilan (Penyajian) Presentation Tahapan penyajian bukti bukti yang telah didapatkan dengan cara atau istilah yang dapat dipahami oleh para pengacara, para staff dan management yang bukan orang teknis dan sesuai dengan kriteria alat bukti yang sah
11 Kebutuhan Pengetahuan dalam Komputer Forensik Hardware BIOS Operating Systems Windows 3.1/95/98/ME/NT/2000/2003/XP/VISTA/7 DOS UNIX LINUX VAX/VMS Symbian, Blackberry, MAC, Android Software Forensic Tools Forensic ToolKit (FTK) EnCASE
12 Anti-Forensics Software yang digunakan untuk membatasi/mempersulit penemuan alat bukti oleh investigator dengan cara merusak alat bukti Melakukan penyembunyian data (data hiding) atau pengaburan inforamasi Memanfaatkan keterbatasan dari tool-tool atau alat komputer forensik. Bekerja menggunakan beberapa OS spt Windows dan LINUX
13 Pedoman dalam pemrosesan alat bukti Perusahaan jasa Forensic memiliki standar dan prosedur yang umumnya langkahnya berlaku secara umum Contoh Langkah memproses alat bukti digital berupa Komputer/Notebook (Sumber: New Technology Inc) sbb: Step 1: Shut down the computer Considerations must be given to volatile information Prevents remote access to machine and destruction of evidence (manual or ant-forensic software) Step 2: Document the Hardware Configuration of The System Note everything about the computer configuration prior to re-locating
14 Pedoman dalam pemrosesan alat bukti (lanjutan) Step 3: Transport the Computer System to A Secure Location Do not leave the computer unattended unless it is locked in a secure location Step 4: Make Bit Stream Backups of Hard Disks and Floppy Disks Step 5: Mathematically Authenticate Data on All Storage Devices Must be able to prove that you did not alter any of the evidence after the computer came into your possession Step 6: Document the System Date and Time Step 7: Make a List of Key Search Words Step 8: Evaluate the Windows Swap File
15 Pedoman dalam pemrosesan alat bukti (lanjutan) Step 9: Evaluate File Slack File slack is a data storage area of which most computer users are unaware; a source of significant security leakage. Step 10: Evaluate Unallocated Space (Erased Files) Step 11: Search Files, File Slack and Unallocated Space for Key Words Step 12: Document File Names, Dates and Times Step 13: Identify File, Program and Storage Anomalies Step 14: Evaluate Program Functionality Step 15: Document Your Findings Step 16: Retain Copies of Software Used
16 Metode metode penyembunyian Informasi/Data Covert Channels Menyembunyikan saat transmisi Memanfaatkan waktu dan media penyimpanan bersama (Shared Storage) untuk mentransmisikan data melalui channel/koneksi milik umum/pihak lain Teknik Enkoding Steganography: Seni menyimpan informasi dengan berbagai bentuk bentuk tersembunyi yang tidak disadari oleh pihak lain
17 Metode metode penyembunyian Informasi/Data Contoh pada informasi: To human eyes, data usually contains known forms, like images, , sounds, and text. Most Internet data naturally includes gratuitous headers, too. These are media exploited using new controversial logical encodings: steganography and marking. The duck flies at midnight. Tame uncle Sam Sederhana dan sering tanpa disadari
18 Metode metode penyembunyian Informasi/Data Watermarking: Menyembunyikan informasi didalam data lain. Informasi dapat disembunyikan dihampir semua format file Format file yang digunakanuntuk watermarking Image files (JPEG, GIF) Sound files (MP3, WAV) Video files (MPG, AVI) Informasi yang disembunyikan dapat dienkripsi atau tidak dienkripsi Banyak aplikasi tersedia online dan gratis untuk digunakan
19 Metode metode penyembunyian Informasi/Data Manipulasi Hard Drive/File System Slack Space Hidden Drive Bad Sector Extra Track Mengubah Nama file dan Ekstensi (File data.doc dirubah menjadi data.dll, bukti.jpg menjadi bukti.txt)
20 Metode metode penyembunyian Informasi/Data Metode lain Memanipulasi request HTTP dengan merubah urutan elemen Saat ini belum ada software yang dapat digunakan untuk umum, hanya untuk kalangan tertentu (agen rahasia atau pemerintah) Belum dapat atau Sulit untuk dideteksi, karena aksesnya sama seperti access http yang biasa Enkripsi: Informasi tidak disembunyikan, tetapi dilakukan pengacakan sehingga tidak dapat dibaca selain pemilik. Si pemilik data tidak peduli datanya diketahui atau tidak.
21 Metode deteksi dan recovery data Steganalysis Seni dalam mendeteksi dan melakukan decoding data tersembunyi Menyembunyikan informasi pada media digital/elektronik lain membutuhkan penambahan/perubahan bentuk pada properti data tersebut atau memunculkan karakteristik data yang berbeda Bentuk-bentuk perubahan karakteristik data tersebut disebut dengan signature pada metode steganografi. Software Steganalysis dapat digunakan untuk mencari dan mempelajari sebuah signature.
22 Metode deteksi dan recovery data Metode Steganalysis Deteksi Pengamatan User/Manusia Software analysis Tool Disk analysis dapat digunakan untuk mencari hidden tracks/sectors/data pada sebuah hard drive RAM slack Filter pada Firewall/Routing filters dapat digunakan untuk mencari data tersebunyi atau tidak falid dalam header IP datagram Statistic Analysis Frequency Scanning
23 Metode deteksi dan recovery data Metode Steganalysis Recovery Melakukan Recovery pada data watermarking sangat sulit Saat ini hanya sedikit cara yang ditemukan untuk merecover informasi tersebunyi dan terenkripsi pada watermarking. Data tersembunyi pada Hard Disk paling mudah didapatkan. Data yang sudah dihapus dapat di rekonstruksi kembali, bahkan pada Hard Disk yang sudah secara magnetik diformat/wiped/low level format Pada Swap File secara umum terdapat password dan kunci enkripsi yang tersimpan dalam kondisi plain text (unencrypted) Tersedia banyak Software Tools untuk Search/Scan dan reconstruksi data terhapus Membongkar Enkripsi Menghapus/destroy informasi tersembunyi (overwrite)
Profesi Ahli Forensik TI
UNIVERSITAS GUNADARMA Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika Profesi Ahli Forensik TI Pengantar Komputer Forensik Teknologi Informasi 1 Pendahuluan Meningkatnya kejahatan dibidang TI, menyebabkan
Computer Forensic. Part 1. Abdul Aziz
Part 1 Abdul Aziz [email protected] Forensik yang identik dengan tindakan kriminal, sampai saat ini hanya sebatas identifikasi, proses, dan analisa pada bagian umum. Untuk kejahatan komputer di
BAB 1 PENDAHULUAN. memberi dampak positif dengan meningkatnya kinerja dan efektivitas kerja pada
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan Teknologi informasi pada saat ini sudah berkembang pesat dan memberi dampak positif dengan meningkatnya kinerja dan efektivitas kerja pada aktivitas sehari
Anti Forensik UNIVERSITAS GUNADARMA. Pengantar Komputer Forensik Teknologi Informasi. Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika
UNIVERSITAS GUNADARMA Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika Anti Forensik Pengantar Komputer Forensik Teknologi Informasi 1 Pendahuluan Computer forensics adalah suatu metode untuk mengidentifikasi,
ANALISIS PERBANDINGAN TOOLKIT PURAN FILE RECOVERY, GLARY UNDELETE DAN RECUVA DATA RECOVERY UNTUK DIGITAL FORENSIK
ANALISIS PERBANDINGAN TOOLKIT PURAN FILE RECOVERY, GLARY UNDELETE DAN RECUVA DATA RECOVERY UNTUK DIGITAL FORENSIK Handrizal Program Studi Manajemen Informatika, AMIK Tunas Bangsa Pematangsiantar Jln. Jenderal
Computer Forensic. Part 2. Abdul Aziz
Computer Forensic Part 2 Abdul Aziz [email protected] Data Recovery Data recovery (Pemulihan Data) merupakan bagian dari analisa forensik di mana hal ini merupakan komponen penting di dalam mengetahui
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER Disusun Oleh : Nama : Nova Dyati Pradista Nim : 09011181320005 JURUSAN SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2017 Computer Forensik Tujuan dan Fokus
BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi informasi (TI) saat ini memberikan kemudahan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi informasi (TI) saat ini memberikan kemudahan manusia untuk melakukan aktivitasnya. Termasuk kirim mengirim informasi dalam bentuk file
Analisis Forensik WhatsApp Artefak pada Platform Android
Analisis Forensik WhatsApp Artefak pada Platform Android Anggie Khristian 1, Yesi Novaria Kunang, S.T., M.Kom 2., Siti Sa uda, M.Kom 3 1) Mahasiswa Teknik Informatika, Universitas Bina Darma 2), 3) Dosen
4. COLLECTING EVIDENCE
4. COLLECTING EVIDENCE TOPICS Crime scenes (TKP) Documenting Chain of Custody Forensic cloning Live dan Dead Systems Hashing Final Report PENGAMANAN TKP Orang yang tidak berkepentingan di larang mendekat
PERBANDINGAN APLIKASI RECOVERY HARD DISK UNTUK KEPENTINGAN FORENSIK
PERBANDINGAN APLIKASI RECOVERY HARD DISK UNTUK KEPENTINGAN FORENSIK TUGAS AKHIR Oleh : Raja Husnul Khatimah 3310801100 Jesni Herlina 3310801119 Disusun untuk memenuhi syarat kelulusan Program Diploma III
An Introduction to COMPUTER FORENSICS. Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan
An Introduction to COMPUTER FORENSICS Oleh: Ahmad Syauqi Ahsan 1 LATAR BELAKANG Penyalahgunaan komputer terbagi menjadi dua: komputer digunakan untuk tindakan kriminal, atau komputer sebagai target kriminal
Mengenal Digital Forensik
Mengenal Digital Forensik Ray Indra [email protected] :: http://rayindra.ilearning.me Abstrak Sejak dikenalnya internet, kejahatan dunia maya (cybercrime) pun mulai berkembang dengan pesat. Jenis cybercrime
ANALISIS COMPUTER FORENSIC UNTUK MENDUKUNG PROSES PENYELIDIKAN DALAM KASUS KEJAHATAN
ANALISIS COMPUTER FORENSIC UNTUK MENDUKUNG PROSES PENYELIDIKAN DALAM KASUS KEJAHATAN Makalah Program Studi Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika Diajukan Oleh : Aan Widayat Wisnu Budi Muhammad
Muhammad Azriansyah Keamanan Jaringan Komputer
Analisis Praktikum kjk komputer forensik Definis komputer forensik Secara garis besar, di rangkum dari berbagai sumber : "suatu rangkaian metodologi yang terdiri dari teknik dan prosedur untuk mengumpulkan
Nama : Muhamad Yusup NIM :
Nama : Muhamad Yusup NIM : 09011281419061 Komputer forensik atau yang juga dikenal juga dengan istilah digital forensik, adalah salah satu cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan bukti legal yang dapat
Cloud Computing Security
Cloud Computing Security Josua M Sinambela, M.Eng CEH, CHFI, ECSA LPT, ACE, CCNP, CCNA, CompTIA Security+ Computer Network & Security Consultant, Digital Forensic Investigator Website: http://rootbrain.com
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tekhnologi komunikasi terus berkembang dari waktu ke waktu untuk memenuhi kebutuhan manusia. Begitu pula dengan tekhnologi perangkat seluler, baik telepon rumah maupun
Pendahuluan Forensik TI
UNIVERSITAS GUNADARMA Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika Pendahuluan Forensik TI Pengantar Komputer Forensik Teknologi Informasi 1 Pendahuluan Perkembangan Teknologi Positif ; Memajuan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring berkembangnya dunia teknologi pemakaian data digital seperti teks, citra, audio dan video di dunia teknologi komputer juga semakin berkembang namun terdapat
Pengenalan Sistem Operasi
Pengenalan Sistem Operasi Course Objective Definisi Sistem Operasi. Peran Sistem Operasi dalam Sistem Komputer. Tujuan Sistem Operasi. Sejarah perkembangan Sistem Operasi. Pengenalan Sistem Operasi Mata
Bab I Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN
Bab I Pendahuluan 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pesatnya perkembangan teknologi multimedia, jaringan komputer, jaringan Internet menimbulkan peningkatan kemudahan pengiriman informasi yang berupa
ANALISIS LIVE FORENSICS UNTUK PERBANDINGAN APLIKASI INSTANT MESSENGER PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 10
Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 6 November 2017 ANALISIS LIVE FORENSICS UNTUK PERBANDINGAN APLIKASI INSTANT MESSENGER PADA SISTEM OPERASI WINDOWS 10 Tayomi Dwi Larasati dan Bekti Cahyo Hidayanto
DEFINISI DAN PENJELASAN DARI BUKTI DIGITAL. Disusun untuk memenuhi tugas ke I, MK. Digital Evidence (Dosen Pengampu : Yudi Prayudi, S.Si, M.
DEFINISI DAN PENJELASAN DARI BUKTI DIGITAL Disusun untuk memenuhi tugas ke I, MK. Digital Evidence (Dosen Pengampu : Yudi Prayudi, S.Si, M.Kom) Fathirma ruf 13917213 PROGRAM PASCASARJANA TEKNIK INFORMATIKA
B. Alat dan Bahan 1. PC dengan sistem operasi Windows. 2. Software utility Recovery dan Restore. 3. Media storage.
A. Tujuan 1. Dengan mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memahami proses penyelamatan dan pengembalian data / file pada media storage. 2. Mahasiswa diharapkan mampu mengenali software-software
DATA RECOVERY DENGAN KEAMANAN KODE PASSWORD PADA SMARTPHONE BLACKBERRY
DATA RECOVERY DENGAN KEAMANAN KODE PASSWORD PADA SMARTPHONE BLACKBERRY Andesta 1, Syahril Rizal 2, Taqrim Ibadi 3. 1) Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Bina Darma 2) Dosen Ilmu Komputer 3) Dosen
Tujuan IT Forensics. IT forensic Bertujuan untuk mendapatkan fakta-fakta obyektif dari sebuah insiden / pelanggaran keamanan sistem informasi.
IT Forensics Definisi Definisi sederhana, yaitu penggunaan sekumpulan prosedur untuk melakukan pengujian secara menyeluruh suatu sistem komputer dengan mempergunakan software dan tool untuk memelihara
Aplikasi Komputer PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) Sulis Sandiwarno, S.Kom.,M.Kom. Sistem Informasi. Modul ke: Fakultas FASILKOM.
Aplikasi Komputer Modul ke: PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE) Fakultas FASILKOM Sulis Sandiwarno, S.Kom.,M.Kom Program Studi Sistem Informasi Pengantar Perangkat Lunak (Software) Komputer Perangkat lunak (Software),
BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG Perkembangan kemajuan teknologi informasi saat ini, semakin memudahkan para pelaku kejahatan komputer (cyber crime), atau yang sering disebut dengan istilah cracker,
Modul ke: Aplikasi Komputer. Sistem Operasi. Fakultas TEKNIK. Muhammad Rifqi, S.Kom, M.Kom. Program Studi. Ilmu Komputer.
Modul ke: Aplikasi Komputer Sistem Operasi Fakultas TEKNIK Muhammad Rifqi, S.Kom, M.Kom Program Studi Ilmu Komputer http://www.mercubuana.ac.id Course Objective Definisi Sistem Operasi. Peran Sistem Operasi
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER COMPUTER FORENSIC DISUSUN OLEH: NAMA : Fahrul Rozi NIM :
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER COMPUTER FORENSIC DISUSUN OLEH: NAMA : Fahrul Rozi NIM : 09011181320022 JURUSAN SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2017 Komputer Forensic Definisi
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER Computer Forensik
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER Computer Forensik Devi Purnama 09011281320016 SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2017 Komputer forensik Di dalam keamananan jaringan, pasti akan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Secara tidak langsung aktivitas kehidupan kita termasuk identitas pribadi tercatat dan terekam pada perangkat teknologi informasi dan komunikasi. Sebagai dampaknya,
BAB 1 PENDAHULUAN. kebutuhan bagi sebagian besar manusia. Pertukaran data dan informasi semakin
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan teknologi komputer saat ini sangatlah pesat dan menjadi kebutuhan bagi sebagian besar manusia. Pertukaran data dan informasi semakin mudah dan
Josua M. Sinambela, M.Eng. CEH, CHFI, ECSA LPT, ACE, CCNP, CCNA, CompTIA Security+ Seminar Nasional,10 November 2012 UNS, Surakarta
Josua M. Sinambela, M.Eng CEH, CHFI, ECSA LPT, ACE, CCNP, CCNA, CompTIA Security+ Seminar Nasional,10 November 2012 UNS, Surakarta Who Am I? Professional IT Security Trainer & Consultant Digital Forensic
BAB V PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER
BAB V PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER A. Proses Penipuan Ada tiga langkah yang sering dihubungkan dengan kebanyakan penipuan, yaitu : 1. Pencurian sesuatu yang berharga 2. Konversi ke uang tunai 3. Penyembunyian
PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER
PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER N. Tri Suswanto Saptadi 5/1/2016 nts/sia 1 Proses Penipuan Ada tiga langkah yang sering dihubungkan dengan kebanyakan penipuan, yaitu : Pencurian sesuatu yang berharga
Aplikasi Steganografi Untuk Penyisipan Data Teks Ke dalam Citra Digital. Temmy Maradilla Universitas Gunadarma
Aplikasi Steganografi Untuk Penyisipan Data Teks Ke dalam Citra Digital Temmy Maradilla Universitas Gunadarma ABSTRAKSI Steganografi dalam jaman modern berarti teknik dan seni menyembunyikan informasi
Modul ke: APLIKASI KOMPUTER. Sistem Operasi. 02Fakultas FASILKOM. Fajriah, S.Kom, MM. Program Studi Sistem Informasi.
Modul ke: 02Fakultas Riri FASILKOM APLIKASI KOMPUTER Sistem Operasi Fajriah, S.Kom, MM Program Studi Sistem Informasi www.mercubuana.ac.id Abstract dan Tujuan Pembelajaran Abstract Sistem operasi merupakan
BAB I PENDAHULUAN. melalui media internet ini. Bahkan terdapat layanan internet seperti SoundCloud,
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penggunaan teknologi komputer memudahkan manusia dalam membuat dan menggandakan karya-karya multimedia seperti musik, lagu, gambar dan video. Kehadiran teknologi
Presentasi Data Forensik. (dr. Handayani DU, M.Sc. SpF.)
Presentasi Data Forensik Disusun untuk memenuhi tugas Manajemen Investigasi Tindak Kriminal (dr. Handayani DU, M.Sc. SpF.) Fathirma ruf 13917213 PROGRAM PASCASARJANA TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK
HARDDISK VOLUME/PARTITION SYSTEM FORENSICS. Universitas Gunadarma Magister Sistem Informasi
1 HARDDISK VOLUME/PARTITION SYSTEM FORENSICS Universitas Gunadarma Magister Sistem Informasi Tugas Matakuliah Teknologi Informasi Lanjut http://lcpro.wordpress.com/2011/08/05/til dr tb maulana/ Oleh: Lucky
Melakukan Instalasi Microsoft Windows XP Professional. Untuk Kalangan Sendiri
Melakukan Instalasi Microsoft Windows XP Professional Untuk Kalangan Sendiri Tutorial ini dapat didownload di: www.tusamlee.webs.com DISUSUN OLEH : TUSAM LEE JURUSAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN (TKJ)
BAB 1 PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi yang sedemikian pesat membuat manusia
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Permasalahan Perkembangan teknologi yang sedemikian pesat membuat manusia seakan-akan tidak lagi dipisahkan oleh ruang dan waktu. Berkat kemajuan teknologi, khususnya
Modul ke: Aplikasi Komputer. Sistem Operasi. Fakultas Fikom. Eppstian Syah As ari. Program Studi Jati Sampurna / Kranggan
Modul ke: Aplikasi Komputer Sistem Operasi Fakultas Fikom Eppstian Syah As ari Program Studi Jati Sampurna / Kranggan Definisi Sistem Operasi Sistem operasi (bahasa Inggris: operating system ; OS) adalah
Penjelasan Tentang File Recorvery
Penjelasan Tentang Active@ File Recorvery Andy Nova Wijaya [email protected] Abstrak Active@ File Recovery merupakan sebuah software yang bisa digunakan untuk mengembalikan file yang tidak sengaja
PENGANTAR FORENSIK TI
PENGANTAR FORENSIK TI Dosen : NINA MEINA RAHMAWATI Materi Kuliah VII : INVESTIGASI KASUS TI Semester/ Tahun : GANJIL / PTA 2009 / 2010 Hari & Tanggal : Sabtu, 14 Nopember 2009 UNIVERSITAS GUNADARMA KAMPUS
TEKNIK AKUISISI VIRTUALISASI SERVER MENGGUNAKAN METODE LIVE FORENSIC. Abstrak
TEKNIK AKUISISI VIRTUALISASI SERVER MENGGUNAKAN METODE LIVE FORENSIC Soni, Yudi Prayudi, Bambang Sugiantoro Magister Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia [email protected]
APLIKASI STEGANOGRAFI UNTUK MENJAGA KERAHASIAAN INFORMASI MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA
APLIKASI STEGANOGRAFI UNTUK MENJAGA KERAHASIAAN INFORMASI MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA Muhammad Riza Fahlevi Universitas Gunadarma [email protected] ABSTRAKSI Steganografi dalam zaman modern
Bab 3. Metode dan Perancangan Sistem
Bab 3 Metode dan Perancangan Sistem Pada bab ini, berisikan tentang perancangan IDS Snort dan metode yang digunakan dalam melakukan proses investigasi serangan. Metode yang digunakan adalah model proses
Pertemuan 4. Sistem Operasi. Disampaikan : pada MK Aplikasi Komputer. Direktorat Program Diploma IPB 2010
Pertemuan 4 Sistem Operasi Disampaikan : pada MK Aplikasi Komputer Direktorat Program Diploma IPB 2010 System Software (Perangkat Lunak Sistem) (Perangkat Lunak Sistem) program System software System software
IMPLEMENTASI STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN METODE LEAST SIGNIFICANT BIT (LSB) DALAM PENGAMANAN DATA PADA FILE AUDIO MP3
IMPLEMENTASI STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN METODE LEAST SIGNIFICANT BIT (LSB) DALAM PENGAMANAN DATA PADA FILE AUDIO MP3 Ricky Maulana Mahgribi 1) dan Lucky Tri Oktoviana 2) e-mail: [email protected] Universitas
Level 0. Keamanan Level 0 (Psychical Security) Keamanan fisik yang merupakan tahap awal dari keamanan komputer.
Metode Keamanan Level 0 Keamanan Level 0 (Psychical Security) Keamanan fisik yang merupakan tahap awal dari keamanan komputer. Infrastuktur? Device Location? Power Saver? (Backup) Hardware Safety? Human
KEAMANAN JARINGAN. Jaringan Komputer
KEAMANAN JARINGAN Jaringan Komputer Keamanan jaringan saat ini menjadi isu yang sangat penting dan terus berkembang. Beberapa kasus menyangkut keamanan sistem saat ini menjadi suatu garapan yang membutuhkan
BAB I PENDAHULUAN. Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting dalam. kehidupan kita. Seperti dengan adanya teknologi internet semua
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Informasi merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Seperti dengan adanya teknologi internet semua orang memanfaatkannya sebagai media pertukaran
TOPIK. Encryption Breaking Encryption Hiding and Destroying Data
6. ANTIFORENSICS TOPIK Encryption Breaking Encryption Hiding and Destroying Data ANTIFORENSICS Teknik untuk memanipulasi, menghapus, atau mengaburkan data digital untuk membuat pemeriksaan menjadi sulit,
KONSEP PENYANDIAN FILE JPEG DENGAN MENGGUNAKAN METODE LSB
KONSEP PENYANDIAN FILE JPEG DENGAN MENGGUNAKAN METODE LSB Haikal Nando Winata1, Raja Nasrul Fuad2 Institut Teknologi Medan - Fakultas Teknologi Industri, Prodi Teknik Informatika [email protected] Abstrak
Security in Social Networking. Josua M Sinambela, M.Eng
Security in Social Networking Josua M Sinambela, M.Eng http://rootbrain.com [email protected] Who am I Professional IT Security Trainer & Consultant Professional Lecturer Leader Information System Integration
Seminar Nasional IT Ethics, Regulation & Cyber Law III
Seminar Nasional IT Ethics, Regulation & Cyber Law III Tema : Kejahatan Multimedia di Media Sosial @HOM Platinum Hotel Yogyakarta, 17 Nopember 2015 Dr. Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, M.Pd, CEH, CHFI [email protected]
BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Sebuah file dapat menjadi bukti yang autentik dalam kasus kriminal. Seorang pelaku kriminal akan mencoba untuk menghilangkan barang bukti dari tindak kriminal yang
Pengantar Hardware: Partisi dan Format Harddisk. Hanif Fakhrurroja, MT
Pengantar Hardware: Partisi dan Format Harddisk Hanif Fakhrurroja, MT PIKSI GANESHA, 2012 Hanif Fakhrurroja @hanifoza [email protected] http://hanifoza.wordpress.com Partisi Merupakan pembagian ruang
IMPLEMENTASI VISIBLE WATERMARKING DAN STEGANOGRAFI LEAST SIGNIFICANT BIT PADA FILE CITRA DIGITAL
IMPLEMENTASI VISIBLE WATERMARKING DAN STEGANOGRAFI LEAST SIGNIFICANT BIT PADA FILE CITRA DIGITAL Sri Wahyuningsih 1, Theodora V.D Pandex 2, Vanessa Stefanny 3 1, 2,3) Program Studi Magister Ilmu Komputer,
KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER COMPUTER FORENSICS
KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER COMPUTER FORENSICS OLEH : AGUS JULIANSYAH 09011181320034 JURUSAN SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2017 Definisi komputer forensik Komputer Forensik
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tujuan utama keamanan data adalah untuk mengamankan data/informasi dari penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dengan adanya pengamanan data,
Recover My Files Data Recovery - 6 langkah praktis & mudah - Mengembalikan File yang Hilang
Recover My Files Data Recovery - 6 langkah praktis & mudah - Mengembalikan File yang Hilang Sangat disayangkan bila secara tidak sengaja, file-file penting terhapus oleh Anda. Beberapa file penting sering
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER. Computer Forensik
TUGAS KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER Computer Forensik NAMA : DESY MARITA NIM : 09011281320017 JURUSAN SISTEM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2017 Di dalam keamananan jaringan, pasti
BAB I PENDAHULUAN. itu kemajuan teknologi saat ini juga membuat musik semakin mudah untuk dinikmati.
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Musik termasuk sarana hiburan yang mudah untuk dinikmati. Karena musik merupakan sarana hiburan satu arah yang menghasilkan keharmonisan suara. Selain itu kemajuan
BAB I PENDAHULUAN. proses pertukaran pesan atau informasi melalui jaringan internet, karena turut
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Keamanan dan kerahasiaan merupakan aspek penting yang dibutuhkan dalam proses pertukaran pesan atau informasi melalui jaringan internet, karena turut berkembang pula
PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER DIANA RAHMAWATI
PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER DIANA RAHMAWATI Pendahuluan Fraud is any and all means a person uses to gain an unfair advantage over another person. Fraudulent acts in include lies (kebohongan), suppressions
(pencurian, penyadapan) data. Pengamanan data dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu steganography dan cryptography.
Dasar-dasar keamanan Sistem Informasi Pertemuan II Pengamanan Informasi David Khan dalam bukunya The Code-breakers membagi masalah pengamanan informasi menjadi dua kelompok; security dan intelligence.
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Keamanan Informasi Dalam era digital, komunikasi melalui jaringan komputer memegang peranan penting. Melalui komunikasi elektronis, seseorang dapat melakukan transaksi atau komunikasi
MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET.
MODUL TRAINING INSTALASI UBUNTU 10.04 LUCID LYNX DISELENGGARAKAN OLEH : FKIP INTERNET CENTER AND OPEN SOURCE UNIVERSITAS SEBELAS MARET Penulis : NUR FIRSTIAWAN Supported by : Pendahuluan Materi yang akan
Penanganan Insiden pada Media Penyimpanan Terenkripsi
Penanganan Insiden pada Media Penyimpanan Terenkripsi Sevierda Raniprima 23214328 Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung, Indonesia [email protected] Abstrak Media
PENGEMBANGAN APLIKASI KRIPTOGRAFI FILE DOKUMEN, AUDIO DAN GAMBAR DENGAN ALGORITMA DES
PENGEMBANGAN APLIKASI KRIPTOGRAFI FILE DOKUMEN, AUDIO DAN GAMBAR DENGAN ALGORITMA DES Irmawati Fakultas Teknologi Komunikasi dan Informatika Universitas Nasional Email: [email protected] ABSTRAK
A. JUDUL PENELITIAN Kriptografi dengan algoritma vernam chiper dan steganografi dengan metode end of file (EOF) untuk keamanan data .
A. JUDUL PENELITIAN Kriptografi dengan algoritma vernam chiper dan steganografi dengan metode end of file (EOF) untuk keamanan data email. B. BIDANG ILMU Rekayasa C. LATAR BELAKANG MASALAH Seiring dengan
Sistem Operasi. Perkembangan komputer & teknologi informasi. Rahma Farah Ningrum, M.Kom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komputer
Modul ke: Sistem Operasi Perkembangan komputer & teknologi informasi Fakultas Ilmu Komputer Rahma Farah Ningrum, M.Kom Program Studi Sistem Informasi www.mercubuana.ac.id Sistem Operasi ialah pengelola
Mengumpulkan Bukti Digital Forensik Freezing the scene
UNIVERSITAS GUNADARMA Fakultas Teknologi Industri Jurusan Teknik Informatika Mengumpulkan Bukti Digital Forensik Freezing the scene Pengantar Komputer Forensik Teknologi Informasi 2011 Komputer Forensik
BAB III ANALISA MASALAH DAN SISTEM
BAB III ANALISA MASALAH DAN SISTEM 3.1 Analisa Masalah Pencurian dan penyalah gunaan data di era globalisasi seperti saat ini semakin sering dilakukan. Baik melalui media internet atau langsung melalui
BAB IV HASIL DAN UJI COBA
34 BAB IV HASIL DAN UJI COBA IV.1. Jalannya Uji Coba Tahap implementasi program merupakan tahap meletakkan aplikasi agar siap untuk dioperasikan. Sebelum aplikasi diterapkan ada baiknya diuji terlebih
5. WINDOWS SYSTEM ARTIFACTS PART 2
5. WINDOWS SYSTEM ARTIFACTS PART 2 TOPIK Attribution Recycle Bin Metadata Thumbnail Images Most Recently Used Lists Restore Points dan Shadow Copies Prefetch dan Link Files ATTRIBUTION (KAITAN) Barang
System Software. Kusniyati, ST.,MKom. Modul ke: Fakultas. Program Studi MKCU
System Software Modul ke: 02 Harni Fakultas Sistem Operasi merupakan sebuah penghubung/interface antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan
Latihan soal UAS TIK kelas X
Latihan soal UAS TIK kelas X A. Soal Pilihan Ganda. Pilihlah salah satu jawaban yang menurut anda paling tepat, A, B, C, D atau E! 1. Untuk menghubungkan perangkat input dan perangkat output ke komputer
PENGERTIAN CYBER CRIME
PENGERTIAN CYBER CRIME Taufan Aditya Pratama [email protected] Abstrak Perkembangan teknologi semakin pesat saja. Dengan semakin meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi informasi dan komunikasi,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan semakin meluasnya penggunaan media komunikasi di masa sekarang ini, pertukaran data dan informasi pun menjadi sangatlah mudah. Perkembangan media komunikasi
KOMPUTER DAN MASYARAKAT. Mia Fitriawati S.Kom
KOMPUTER DAN MASYARAKAT Mia Fitriawati S.Kom Cybercrime Adalah tindak kriminal yang dilakukan dengan menggunakan teknologi komputer sebagai alat kejahatan utama. Karakteristik: Kejahatan kerah biru (blue
Maintenance & Disaster Recovery
Modul 41: Overview 2 41.1. Backup & Restore Tujuan utama dari backup adalah untuk menjamin bahwa jikanterjadi kehilangan data, maka data tersebut bisa disalin kembali secara efisien dan cepat. Agar tujuan
NETWORK FORENSIC INVESTIGASI PADA STEGANOGRAFI
NETWORK FORENSIC INVESTIGASI PADA STEGANOGRAFI Rizal Broer Bahaweres 1, Hapsari Tiaraningtias 2, Khoirunnisya 3, Putra Hadi Kamil 4 Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri
BACK UP DAN RECOVERY Dell Backup dan Recovery. Kelompok 1 : Aam Hermawan Cecep Dicky P. Enung Nurhayati Fitty Azkia F. Gita Rebianti M.
BACK UP DAN RECOVERY Dell Backup dan Recovery Kelompok 1 : Aam Hermawan Cecep Dicky P. Enung Nurhayati Fitty Azkia F. Gita Rebianti M. Mugi BAB I Dell Backup dan Recovery PENGERTIAN Dell Backup dan Recovery
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI
PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI MATERI DAN REFERENSI MATERI UTAMA 1. Konsep Teknologi Informasi 2. Komponen Sistem Komputer - Hardware 3. Komponen Sistem Komputer - Software 4. Sistem Bilangan dan Format
BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Kriptografi merupakan seni dan ilmu untuk menulis rahasia The Art of Secreet Writing. Tujuan dari kriptografi adalah mengolah informasi dengan algoritma tertentu supaya
KEAMANAN SISTEM INFORMASI. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom
KEAMANAN SISTEM INFORMASI Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom Pendahuluan Sistem Informasi Ward, J. dan Peppard, J. (2003) Information systems as the means by which people and organizations, utilizing
Pendahuluan. Media Penampung Data yang akan disembunyikan
Pendahuluan Steganography adalah Teknik menyembunyikan data rahasia di dalam media digital sehingga keberadaannya tidak diketahui orang. Steganography membutuhkan 2 properti : Media Penampung Data yang
STEGANOGRAFI, MENYEMBUNYIKAN PESAN ATAU FILE DALAM GAMBAR MENGGUNAKAN COMMAND/DOS
ISSN : 1978-6603 STEGANOGRAFI, MENYEMBUNYIKAN PESAN ATAU FILE DALAM GAMBAR MENGGUNAKAN COMMAND/DOS Muhammad Zunaidi Program Studi Sistem Informasi, STMIK Triguna Dharma Jl. A.H. Nasution No. 73 F - Medan
ANTI FORENSICS TOOLS DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DATA
ANTI FORENSICS TOOLS DALAM MENINGKATKAN KEAMANAN DATA FATHONI MAHARDIKA STMIK Sumedang, Magister Teknik Informatika Universitas Langlangbuana [email protected] YULIAN SANI Magister Teknik Informatika,
ANALISIS METODE MASKING-FILTERING DALAM PENYISIPAN DATA TEKS
ANALISIS METODE MASKING-FILTERING DALAM PENYISIPAN DATA TEKS Efriawan Safa (12110754) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, STMIK Budidarma Medan Jl. Sisimangaraja No. 338 Simpang Limun www.inti-budidarma.com
