BENZETONIUM KLORIDA BENZETHONIUM CHLORIDE
|
|
|
- Suparman Yuwono
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 BENZETONIUM KLORIDA BENZETHONIUM CHLORIDE 1. N a m a Golongan Amonium kuaterner (2) Sinonim / Nama Dagang (2,5,6) Benzenemethanaminium, N,N-dimethyl-N-(2-2-(4-(1,1,3,3-tetramethylbutyl) phenoxy) ethoxy) ethyl)-, chloride;n,n-dimethyl-n-(2-(2-(4-(1,1,3,3- tetrametyhl) phenoxy) ethoxy) ethyl) benzenemethanaminium chloride; Ammonium, benzyldimethyl (2-(2-(P-(1,1,3,3-Tetramethylbutyl) phenoxy) ethoxy) ethyl)-, chloride; Hyamine 1622; Antigerm 77; BZT; Phemeride; Phemerol; Phemerol chloride; Benzyldimethyl (2-(2-(P-(1,1,3,3- tetramethylbutyl) phenoxy) ethoxy) ethyl) ammonium chloride; Solamin; Solamine; Polymine d; Antiseptol; Quatrachlor; Dislyn; Phemithyn; Salanine; Diapp. Nomor Identifikasi Nomor CAS : (2,3,4,5,7) Nomor OHS : (2) Nomor RTECS : BO (2,3,5) Nomor EC (EINECS) : (2,4,7) 2. Sifat Fisika Kimia Nama bahan Benzetonium klorida Deskripsi (2,3,5) Padatan berbentuk serpihan tidak berwarna atau putih, tidak berbau. Rumus molekul C 27 H 42 NO 2.Cl; Berat molekul 448,15; Titik lebur o C ( F); Larut dalam alkohol, aseton, kloroform, air; Sedikit larut dalam eter; ph 4,8-5,5 (larutan 1%). Frasa Risiko, Frasa Keamanan dan Tingkat Bahaya
2 Peringkat NFPA (Skala 0-4) (2) : Kesehatan 3 = Tingkat keparahan sangat tinggi Kebakaran 1 = Dapat terbakar Reaktivitas 0 = Tidak reaktif Klasifikasi EC (2,5,6,7) : Xn = Berbahaya C = Korosif R22 = Bebahaya bila tertelan R34 = Menyebabkan terbakar R36 = Menyebabkan iritasi pada mata R37 = Menyebabkan iritasi pada sistem pernafasan R38 = Menyebabkan iritasi pada kulit R41 = Risiko kerusakan serius pada mata R36/38 = Iritasi pada mata dan kulit S2 = Jauhkan dari jangkauan anak-anak S13 = Jauhkan dari makanan, minuman dan bahan makanan hewan S20 = Jangan makan atau minum jika sedang menggunakan bahan ini S22 = Awas berbahaya, jangan terhirup debu S24 = Hindari persinggungan/kontak dengan kulit S25 = Hindari jangan sampai mengenai mata S26 = Jika mengenai mata, bilas segera dengan sejumlah besar air dan cari pertolongan medis S36 = Pakai/kenakan pakaian pelindung yang tepat S37 = Pakai/kenakan sarung tangan yang tepat S39 = Pakai/kenakan pelindung mata/wajah S46 = Jika tertelan, cari segera pertolongan medis dan perlihatkan wadah ini atau label S24/25 = Hindari/cegah persinggungan/kontak dengan kulit dan mata 3. Penggunaan
3 Sebagai antiseptik, antiinfeksi, bakterisida, deterjen, dan pengawet (5,6). Rollon deodoran, surfaktan, deterjen kationik, germisida (1). 4. Identifikasi Bahaya Risiko utama dan sasaran organ Bahaya utama terhadap kesehatan: Berbahaya bila tertelan, menimbulkan luka bakar pada kulit, mata, membran mukosa, dan iritasi saluran pernafasan (kemungkinan berat) (2). Organ sasaran: Darah, ginjal, paru-paru, sistem pernafasan, empedu, kulit (7). Rute paparan Paparan jangka pendek Terhirup Iritasi (kemungkinan berat) (2). Kontak dengan kulit Iritasi (kemungkinan berat) (2), kemerahan dan nyeri (3). Kontak dengan mata Luka bakar (2) yang dalam dan berat (3), kemerahan, penglihatan kabur, nyeri (3), iritasi (4,5). Tertelan Luka bakar, mual, muntah, sulit bernafas, warna kebiruan pada kulit, kongesti paru, kejang, koma (2,3). Dapat menyebabkan iritasi saluran pencernaan disertai dengan mual, muntah, dan diare (4,5). Paparan jangka panjang Terhirup Iritasi (kemungkinan berat) (2). Kontak dengan kulit Iritasi (kemungkinan berat) (2). Dermatitis (3). Kontak dengan mata Luka bakar (2).
4 Tertelan Diare (2). 5. Stabilitas dan Reaktivitas Reaktivitas : Stabil pada suhu dan tekanan normal (2). Reaktif dengan sabun, detergen anionik, dan nitrat (5). Kondisi yang harus dihindarkan : Hindarkan dari panas, nyala, percikan, dan sumber api lain. Dapat terbakar atau meledak bila kontak dengan bahan yang mudah terbakar (2). Hindarkan pembentukan debu, panas berlebih, dan kondisi lembab (7). Bahan tak tercampurkan : Bahan mudah terbakar (2), bahan pengoksidasi kuat (4,7), asam (4). Benzetonium klorida dengan Deterjen non-ionik : Tancampurkan (2) Sabun : Tancampurkan (2) Bahaya dekomposisi : Produk dekomposisi termal: klorin, asam halida, amonia, oksida nitrogen (2). Hidrogen klorida, nitrogen oksida, karbon monoksida, karbon dioksida (7). Polimerisasi : Tidak akan terpolimerisasi (2) 6. Penyimpanan Simpan dan tangani sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standard yang berlaku (2). Simpan terpisah dari bahan yang tancampurkan (2). Jauhkan dari pangan dan bahan pangan (3). Jauhkan dari sumber air atau saluran pembuangan (3). Simpan dalam wadah tertutup jika tidak digunakan (5,7). Simpan dalam tempat sejuk, kering (4,5), dan berventilasi baik (5,7). Hindarkan dari kelembaban (7). Simpan dalam wadah yang tidak tembus cahaya (5).
5 Jauhkan dari jangkauan anak-anak (4). 7. Toksikologi Toksisitas Data pada manusia Dewasa : Dosis fatal terhadap manusia kira-kira 1-3 gram. Kematian, disebabkan karena asfiksia, umumnya terjadi dalam 1-3 jam. Ditemukan juga korosi berat pada saluran pencernaan atas, erosi, ulserasi, dan juga dilaporkan terjadinya edema otak dan perdarahan (1). Data iritasi Iritasi berat: (Uji Draize) Mata-kelinci 30 µg (2,7). Data pada hewan (2,5) LD 50 oral-tikus 368 mg/kg; LD 50 intraperitoneal-tikus ug/kg; LD 50 subkutan-tikus 119 mg/kg; LD 50 intravena-tikus 19 mg/kg; LD 50 tidak dilaporkan-tikus 420 mg/kg; LD 50 oral-mencit 338 mg/kg; LD 50 intraperitonealmencit 7813 ug/kg; LD 50 intravena-mencit 30 mg/kg; TDL 0 oral-tikus 182 g/kg/2 tahun kontinyu; TDL 0 kulit-tikus 60 mg/kg/16 hari intermittent; TDL 0 kulit-tikus 203 mg/kg/13 minggu intermittent; TDL 0 subkutan-tikus 312 mg/kg/1 tahun intermittent; TDL 0 kulit-mencit 1200 mg/kg/16 hari intermittent; TDL 0 kulit-mencit 101 mg/kg/13 minggu intermittent. Data Karsinogenik Berdasarkan ACGIH, IARC, dan NTP, benzetonium klorida tidak terdaftar sebagai karsinogen (7). Data Tumorigenik (2) TDL 0 subkutan-tikus 104 mg/kg/1 tahun intermittent. Data Mutagenik (2) Perbaikan DNA Escherichia coli 1500 ng/sumur; pertukaran pasangan kromatida embrio hamster 1 mg/l. Informasi Ekologi Toksisitas pada ikan : LC 50 (Mortalitas) Fathead minnow (Pimephales
6 promelas) 1600 ug/l selama 96 jam (2) LC 50 Lipomas macrochirus 1,5 mg/l selama 96 jam (5) LC 50 Oncorhynchus kisutch 56 mg/l selama 96 jam (5). Toksisitas pada invertebrata : Uji mortalitas siput (Biomphalaria sp.) 1000 ug/l selama 48 minggu (2) Toksisitas pada tumbuhan : LETH (mortalitas) Alga hijau (Selenastrum perairan, misalnya alga capricornutum) ug/l selama 3 jam (2) 8. Efek Klinis Keracunan akut Terhirup Benzetonium klorida: Kontak dengan larutan surfaktan kationik 10% atau lebih dapat menyebabkan korosi membran mukosa sedangkan larutan encer dapat menyebabkan iritasi (2). Kontak dengan kulit Benzetonium klorida: Kontak dengan larutan surfaktan kationik 10% atau kurang dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan epidermal minor. Dilaporkan pula adanya nekrosis kulit yang disebabkan oleh kontak dengan larutan pekat. Reaksi hipersensitivitas dapat terjadi pada individu yang telah terpapar, tetapi hal ini jarang terjadi (2). Kontak dengan mata Benzetonium klorida: Aplikasi 30 ug pada mata kelinci dapat menyebabkan iritasi berat. Aplikasi surfaktan kationik konsentrasi 0,1-1,0 % dalam air dapat menyebabkan iritasi yang berarti atau luka pada mata kelinci (2). Bersifat korosif terhadap mata (3). Tertelan Benzetonium klorida: Menelan senyawa amonium kuatener dapat menyebabkan mual, muntah, gelisah, kebingungan, hipotensi, kejang, kelemahan otot rangka atau paralisis, kesulitan bernafas dan paralisis,
7 sianosis, pingsan, dan koma. Gejala lain yang dilaporkan termasuk kedinginan, nafas pendek, apprehension, aritmia, oliguria, dan syok sirkulasi. Dosis fatal pada manusia adalah sekitar 1-3 gram. Kematian yang diakibatkan asfiksia, umumnya terjadi dalam 1-3 jam. Kefatalan terhadap manusia meliputi korosi berat pada saluran pencernaan atas, erosi, ulkus dan perdarahan petekial pada usus halus, anak tekak, dan edema paru. Temuan patologis dalam kasus kematian dapat meliputi pembengkakan, nekrosis yang tidak sempurna dan infiltrasi lemak pada organ viseral, seperti jantung, hati, dan ginjal. Dilaporkan juga adanya edema otak dan perdarahan (2). Dapat mempengaruhi perilaku (menyebabkan depresi sistem saraf pusat, kegembiraan, kejang, dan koma), sistem pernafasan (depresi pernafasan), darah, urin (hematuria), sistem metabolisme (berat badan menurun) (5). Keracunan kronik Terhirup Benzetonium klorida: Tidak terdapat informasi (2). Kontak dengan kulit Benzetonium klorida: Efek yang timbul bergantung pada konsentrasi dan lama paparan. Dapat terjadi dermatitis atau efek yang serupa dengan paparan jangka pendek. Jarang dilaporkan bahwa paparan berulang dapat menyebabkan sensitisasi seperti alergi dermatitis aksiler yang diakibatkan oleh penggunaan deodoran roll-on. Paparan akibat aplikasi dermal bahan dalam etanol selama 2 tahun menyebabkan hiperplasia pada epitel tikus dan mencit dan hiperplasia pada kelenjar sebaseus serta ulkus pada tikus betina di tempat paparan (2). Kontak dengan mata Benzetonium klorida: Efek yang timbul bergantung pada konsentrasi dan lama paparan. Kemungkinan dapat terjadi konjungtivitis atau efek yang serupa dengan efek pada paparan akut (2). Tertelan Benzetonium klorida: Pengujian yang dilakukan menggunakan senyawa yang terkait mengindikasikan bahwa hewan yang mati setelah diberi pakan
8 selama beberapa minggu mengalami focal hemorrhagic necrosis pada mukosa lambung dan terlihat kematian karena kekosongan berhubungan dengan diare kronis (2). 9. Pertolongan Pertama Terhirup (2) Bila aman memasuki area, segera pindahkan dari area pemaparan dan pindahkan ke area dengan udara bebas. Bila perlu gunakan kantong masker berkatup atau pernafasan penyelamatan. Segera bawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat. Kontak dengan kulit (2,4,5) Segera tanggalkan pakaian, perhiasan, dan sepatu yang terkontaminasi. Cuci dengan sabun atau detergen ringan dan air dalam jumlah yang banyak sampai dipastikan tidak ada bahan kimia yang tertinggal (selama menit). Untuk luka bakar, tutupi luka dengan kain kassa steril yang kering dan longgar. Untuk kontak kulit yang serius, cuci kulit yang terkontaminasi dengan sabun desinfektan dan tutupi kulit yang terkena dengan krim antibakteri. Segera bawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat. Pakaian dan sepatu yang terkontaminasi harus dibersihkan dan dicuci terlebih dahulu sebelum digunakan kembali. Kontak dengan mata (2,5) Segera cuci mata dengan air yang banyak selama 15 menit dengan sesekali membuka kelopak mata atas dan bawah sampai dipastikan tidak ada lagi bahan kimia yang tertinggal. Dapat digunakan air dingin. Lanjutkan irigasi dengan larutan garam normal sampai siap dibawa ke rumah sakit. Tutup dengan kain kassa steril. Segera bawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat. Tertelan (2,5) Longgarkan bagian pakaian yang melekat ketat, seperti kerah baju, dasi, atau ikat pinggang. Jangan merangsang muntah atau memberi minum bagi pasien yang tidak sadar/pingsan. Berikan susu atau karbon aktif. Segera bawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat.
9 Catatan untuk dokter: Bila terhirup, pertimbangkan oksigen. Bila tertelan, pertimbangkan pemberian pencahar (2). Berikan pengobatan simptomatik dan penunjang (7). 10. Penatalaksanaan Oleh Petugas Kesehatan Stabilisasi a. Penatalaksanaan jalan nafas, yaitu membebaskan jalan nafas untuk menjamin pertukaran udara. b. Penatalaksanaan fungsi pernafasan untuk memperbaiki fungsi ventilasi dengan cara memberikan pernafasan buatan untuk menjamin cukupnya kebutuhan oksigen dan pengeluaran karbon dioksida. c. Penatalaksanaan sirkulasi, bertujuan mengembalikan fungsi sirkulasi darah. d. Jika ada kejang, beri diazepam dengan dosis: Dewasa: mg IV dengan kecepatan 2,5 mg/30 detik atau 0,5 ml/30 menit, jika perlu dosis ini dapat diulang setelah menit. Mungkin diperlukan infus kontinyu sampai maksimal 3 mg/kg BB/24 jam. Anak-anak: µg/kg BB. Dekontaminasi a. Dekontaminasi mata Dilakukan sebelum membersihkan kulit: - Posisi pasien duduk atau berbaring dengan kepala tengadah dan miring ke sisi mata yang terkena atau terburuk kondisinya. - Secara perlahan bukalah kelopak mata yang terkena dan cuci dengan sejumlah air bersih dingin atau larutan NaCl 0,9% diguyur perlahan selama menit atau sekurangnya satu liter untuk setiap mata. - Hindarkan bekas air cucian mengenai wajah atau mata lainnya. - Jika masih belum yakin bersih, cuci kembali selama 10 menit. - Jangan biarkan pasien menggosok matanya. - Tutuplah mata dengan kain kassa steril dan segera bawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat dan konsul ke dokter mata.
10 b. Dekontaminasi kulit (termasuk rambut dan kuku) - Bawa segera pasien ke air pancuran terdekat. - Cuci segera bagian kulit yang terkena dengan air mengalir yang dingin atau hangat serta sabun minimal 10 menit. - Jika tidak ada air, sekalah kulit dan rambut pasien dengan kain atau kertas secara lembut. Jangan digosok. - Lepaskan pakaian, arloji, dan sepatu yang terkontaminasi atau muntahannya dan buanglah dalam wadah/plastik tertutup. - Penolong perlu dilindungi dari percikan, misalnya dengan menggunakan sarung tangan, masker hidung, dan apron. Hati-hati untuk tidak menghirupnya. - Keringkan dengan handuk yang kering dan lembut. 11. Batas Paparan dan Alat Pelindung Diri Batas paparan benzetonium klorida: Tidak tersedia informasi batas paparan di tempat kerja (2). TLV dan MAK tidak ditetapkan (3). Ventilasi: Sediakan sistem ventilasi penghisap udara setempat. Ventilasi harus tahan ledakan jika terjadi konsentrasi bahan yang akan meledak. Pastikan dipatuhinya batas paparan yang berlaku (2). Proteksi mata: Gunakan kaca mata pengaman tahan percikan. Sediakan kran pencuci mata untuk keadaan darurat serta semprotan air deras dekat dengan area kerja (2). Pakaian: Gunakan pakaian pelindung yang tahan bahan kimia (2). Sarung tangan: Gunakan sarung tangan pelindung yang tahan bahan kimia (2). Respirator: Pada kondisi penggunaan yang sering atau paparan berat, kemungkinan diperlukan proteksi saluran pernafasan. Proteksi saluran pernafasan diurutkan dari minimum hingga maksimum. Pertimbangkan petunjuk peringatan sebelum penggunaan (2).
11 Setiap respirator cartridge kimia yang dilengkapi cartridge uap organik dan penyaring partikel berefisiensi tinggi. Setiap respirator cartridge kimia yang dilengkapi cartridge uap organik dan penyaring debu serta kabut. Setiap respirator pemurni udara yang dilengkapi masker wajah penuh, tabung uap organik, dan penyaring debu, kabut, serta asap. Setiap respirator pemurni udara yang bertenaga dan dilengkapi masker wajah penuh serta penyaring partikel berefisiensi tinggi. Untuk konsentrasi yang tidak diketahui atau sangat berbahaya bagi kehidupan dan kesehatan: Setiap respirator pemasok udara memiliki pelindung wajah penuh yang dioperasikan dalam suatu mode perlu tekanan atau tekanan positif lain digabungkan dengan pasokan pelepas terpisah (2). Setiap alat pernafasan serba lengkap yang dilengkapi pelindung wajah penuh (2). 12. Manajemen Pemadam Kebakaran Bahaya ledakan dan kebakaran: Bahaya kebakaran ringan. Campuran debu/udara dapat memicu kebakaran atau ledakan (2). Media pemadam kebakaran: Bahan kimia kering, karbon dioksida, semprotan air, busa kimia (2), serbuk (3). Kebakaran kecil: Gunakan bahan kimia kering (5). Kebakaran besar: Gunakan busa atau basahi dengan semprotan air (2). Jangan gunakan water jet (5). Pemadaman kebakaran: Pindahkan wadah dari daerah yang terbakar jika dapat dilakukan tanpa adanya risiko. Dinginkan wadah dengan semprotan air sampai api padam. Hindari ujung tangki. Gunakan bahan pemadam kebakaran yang sesuai di sekitar api. Basahi dengan semprotan air. Hindarkan menghirup bahan atau produk samping pembakaran. Tetaplah diam di tempat yang arah anginnya berlawanan dan hindari daerah yang lebih rendah (2).
12 13. Manajemen Tumpahan Jangan menyentuh tumpahan. Hentikan kebocoran jika dapat dilakukan tanpa adanya risiko. Kurangi penguapan dengan semprotan air (2). Tumpahan kecil: Serap dengan pasir atau bahan tidak mudah yang tidak mudah terbakar. Kumpulkan tumpahan bahan dalam wadah yang sesuai untuk pembuangan (2). Hindarkan kondisi pembentukan debu (3,4) Tumpahan besar: Buatlah tanggul untuk pembuangan selanjutnya. Hindarkan orang yang tidak berkepentingan untuk mendekat, isolasi area tumpahan, dan beri larangan masuk (2). Hindarkan bahan ini mencemari lingkungan (3). 14. Daftar Pustaka 1. Informasi Bahan Beresiko Keracunan, Sentra Informasi Keracunan Depkes RI., Departemen Kesehatan RI, Jakarta, Hal OHS, MDL Information System, Inc., Donelson Pike, Nashville, (diunduh Juni 2011) 4. (dunduh Juni 2011) 5. (diunduh Juni 2011) 6. (diunduh Juni 2011) Disusun oleh: Sentra Informasi Keracunan Nasional (SiKerNas) Pusat Informasi Obat dan Makanan, Badan POM RI Tahun
MINYAK BIJI GANJA CANNABIS SATIVA SEED OIL
MINYAK BIJI GANJA CANNABIS SATIVA SEED OIL 1. N a m a Golongan Essential Oil Sinonim / Nama Dagang (3) Cannabis chinense; Cannabis indica; Hempseed oil Nomor Identifikasi Nomor CAS : 68956-68-3 (1,7) Nomor
AMONIUM OKSALAT MONOHIDRAT AMMONIUM OXALATE MONOHYDRATE
AMONIUM OKSALAT MONOHIDRAT AMMONIUM OXALATE MONOHYDRATE 1. N a m a Golongan Asam organik, garam (1) Sinonim / Nama Dagang (1) Ammonium binoxalate monohydrate; Oxalic acid, monoammonium salt, monohydrate;
SELENIUM ASPARTAT SELENIUM ASPRATATE
SELENIUM ASPARTAT SELENIUM ASPRATATE 1. N a m a Golongan Mineral Sinonim/Nama Dagang (1,2) Tidak tersedia. Selenium aspartat merupakan komposisi dari sodium selenite, l-aspartic acid, dan protein sayur
SEMEN ALUMINA KIMIA CEMENT, ALUMINA, CHEMICALS
SEMEN ALUMINA KIMIA CEMENT, ALUMINA, CHEMICALS 1. N a m a Golongan Campuran Sinonim / Nama Dagang Calcium aluminate cement; Alumina cement; Cement bonded alumina Nomor Identifikasi : Nomor CAS : 65997-16-2
1,4-DIKLOROBENZEN-D4 1,4-DICHLOROBENZENE-D4
1,4-DIKLOROBENZEN-D4 1,4-DICHLOROBENZENE-D4 1. N a m a Golongan - Sinonim / Nama Dagang 1,4-Dichloro-2,3,5,6-tetradeuterobenzene; Benzen, 1,4-dichloro-, [2H4]; 1,4- Dichlorobenzene-d4; P-Dichlorobenzene-d4;
1,2-DIBROMO-1,1-DIFLUOROETHANE 1,2-DIBROMO-1,1-DIFLUOROETANA
1,2-DIBROMO-1,1-DIFLUOROETHANE 1,2-DIBROMO-1,1-DIFLUOROETANA 1. N a m a Golongan Halogen Sinonim / Nama Dagang Difluorodibromoethane; 1,1-difluoro-1,2-dibromoethane; Ethane, 1,2-dibromo-1,1- difluoro-;
AMONIUM PARA-MOLIBDAT AMMONIUM PARA-MOLYBDATE
AMONIUM PARA-MOLIBDAT AMMONIUM PARA-MOLYBDATE 1. N a m a Golongan Garam anorganik Sinonim / Nama Dagang Molybdate (MO7O24 (6-), Hexaammonium; Molybdic Acid (H6MO7O24), Hexamonium Salt; Ammonium Molybdate
PROPILEN KARBONAT PROPYLENE CARBONATE
PROPILEN KARBONAT PROPYLENE CARBONATE 1. N a m a Golongan Senyawa Organik Sinonim / Nama Dagang (1,2,3,4) 4-Methyl-2-oxo-1,3-dioxolane; 1,2-Propylene Carbonate; 1,2 Propanediol Cyclic Carbonate; 1,3 Dioxolan-2-one,
KARBOWAKS 300 CARBOWAX 300
KARBOWAKS 300 CARBOWAX 300 1. N a m a Golongan Hidrokarbon alifatik Sinonim / Nama Dagang Alpha-hydro-omega-hydroxy-poly (oxy-1,2-ethanediyl); MAT88702; RTECS TQ3630000 Nomor Identifikasi : Nomor CAS :
SODIUM BROMAT SODIUM BROMATE
SODIUM BROMAT SODIUM BROMATE 1. N a m a Sodium Bromat Golongan Garam (3) Sinonim / Nama Dagang (1,2,3) Bromic acid, sodium salt, Natrium Bromate; Sodium Bromate Extra PureNaBrO 3 Nomor Identifikasi (1,3)
BRUSIN SULFAT BRUCINE SULFATE
BRUSIN SULFAT BRUCINE SULFATE 1. N a m a Golongan Agen Denaturasi (6) Sinonim / Nama Dagang (1,2,3,4) Brucine sulfate; Brucine sulphate; Strychnidin-10-one; 2,3-dimethoxy- sulfate (2:1); 10,11-Dimethoxystrychnine
POLIVINIL ASETAT POLYVINYL ACETATE
POLIVINIL ASETAT POLYVINYL ACETATE 1. N a m a Golongan Polimer (1) Sinonim / Nama Dagang (1,3,6) Acetic acid ethenyl ester, homopolymer; Ethenyl acetate, homopolymer; Acetic acid vinyl ester, polimers;
ASAM TARTARAT TARTARIC ACID
ASAM TARTARAT TARTARIC ACID 1. N a m a Golongan Garam, Asam Anorganik (7) Sinonim / Nama Dagang (1,2) 2,3Dihydroxybutanedioic acid; L(+)TartaricAcid; Malic acid, 3hydroxy; Succinic acid, 2,3dihydroxy.
ALIZARIN ALIZARINE. 1. N a m a. 2. Sifat Fisika Kimia. Golongan senyawa anorganik
ALIZARIN ALIZARINE 1. N a m a Golongan senyawa anorganik Sinonim / Nama Dagang 1,2-Dihidroxyanthraquinone; C.I.58000; 1,2-Dihidroxy-9, 10-Anthracene- dione; C.I.Mordant Red 11; C.I.Pigment Red 83; D and
KRISOIDIN ( JINGGA BASA 2 ) CHRYSOIDINE (C.I. BASIC ORANGE 2)
KRISOIDIN ( JINGGA BASA 2 ) CHRYSOIDINE (C.I. BASIC ORANGE 2) 1. N a m a. 1.1. Golongan. Diazo 1.2. Sinonim / Nama Dagang. 1.3. 4-Phenylazo-m-phenylenediamine monohydrochloride, Basic Orange 2, Krisoidin
Asam Maleat MALEIC ACID
Asam Maleat MALEIC ACID 1. N a m a Golongan Asam Organik Sinonim / Nama Dagang (3,4,5,7,9) Hydroxysuccinic Acid; Maleinic Acid; Cis-Butenedioic acid; cis-1,2- Ethylenedicarboxylic acid; Maleinic acid;
RHODAMIN B RHODAMINE B
RHODAMIN B RHODAMINE B 1. N a m a Golongan Amina, aromatis, hidroksil, polynuclea Sinonim / Nama Dagang Acid Brilliant Pink B, ADC Rhodamine B, Aizen Rhodamine BH, Aizen Rhodamine BHC, Akiriku Rhodamine
MINYAK JARAK CASTOR OIL
MINYAK JARAK CASTOR OIL 1. N a m a Golongan Minyak sayur Sinonim / Nama Dagang Ricinus Oil; Ol of palma Christi; Tangantangan Oil; Neoloid; cosmetol; crystal O; O-46; AA USP Castor oil; Nopcocastor ; aromatic
ISOPROPIL MIRISTAT ISOPROPYL MYRISTATE
ISOPROPIL MIRISTAT ISOPROPYL MYRISTATE 1. Nama Golongan Senyawa organik, ester Sinonim/Nama dagang (1, 3, 5, 6, 7, 8) 1-methylethyl ester; estergel; isopropyl tetradecanoate; myristic acid isopropyl ester;
BENDIOKARB BENDIOCARB
BENDIOKARB BENDIOCARB 1. N a m a Golongan Karbamat Sinonim / Nama Dagang 1,3-Benzod ioxol-4-ol, 2,2-Dimethyl-, Methylcarbamate; Carbamic AcidMethyl-, 2,3-(Isopropylidenedioxy) Phenyl Ester; 2,2-Dimethyl-,3-Benzodioxol-4-ol
AMIL ALKOHOL AMYL ALCOHOL
AMIL ALKOHOL AMYL ALCOHOL 1. N a m a Golongan Alkohol (3) Sinonim / Nama Dagang (1,3,5,6,8) Amyl alcohol, normal; Alcohol C-5; N-amyl alcohol; N-butyl carbinol; N-butyl carbinol; Pentan-1-ol; N-pentan-1-ol;
PARASETAMOL ACETAMINOPHEN
PARASETAMOL ACETAMINOPHEN 1. IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA 1.1. Golongan (1) Derivatif Para-Aminophenol 1.2. Sinonim/Nama Dagang (1,2,3) Acetominophen; 4 -Hydroxyacetanilide; p-acetylaminophenol; P-Acetamidophenol;
1,2-DIBROMO-3-KLOROPROPANA 1,2-DIBROMO-3-CHLOROPROPANE
1,2-DIBROMO-3-KLOROPROPANA 1,2-DIBROMO-3-CHLOROPROPANE 1. N a m a Golongan Halogen Sinonim / Nama Dagang 3-chloro-1,2-dibromopropane; dibromochloropropane; DBCP. Nomor Identifikasi : Nomor CAS : 96-12-8
KALSIUM KARBONAT CALCIUM CARBONATE
KALSIUM KARBONAT CALCIUM CARBONATE 1. N a m a Golongan Garam logam Sinonim / Nama Dagang Carbonic acid, calcium salt; Calcium monocarbonate; Precipitated calcium carbonate; Carbonic acid calcium salt (1:1);
PIPERONAL PIPERONAL. 1. N a m a Golongan Aldehida, Heterosiklik
PIPERONAL PIPERONAL 1. N a m a Golongan Aldehida, Heterosiklik Sinonim / Nama Dagang (1,2,5,7) 1,3 Benzodioxole-5-carboxaldehyde; 3,4-Dimethylenedioxybenzaldehyde; 5- Formylbenzodioxole; Geliotropin; Heliotropin;
ASAM ADIPAT ADIPIC ACID
ASAM ADIPAT ADIPIC ACID 1. Nama Golongan Asam karboksilat (4,7), alifatik (7) ; senyawa organik (5). Sinonim/Nama dagang (1,4,5,6,7,8) Hexanedioic acid; Acifloctin; Acinetten; Adilactetten; 1,4-Butanedicarboxylic
TRANSFLUTRIN TRANSFLUTHRIN
TRANSFLUTRIN TRANSFLUTHRIN 1. IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA 1.1. Golongan (2) Synthetic Pyrethroid (Type I) 1.2. Sinonim/Nama Dagang (1,2,5,7) Benfluthrin; (2,3,5,6-Tetrafluorophenyl)methyl (1R-trans)-3-(2,2-
KALSIUM HIPOKLORIT CALCIUM HYPOCHLORITE
KALSIUM HIPOKLORIT CALCIUM HYPOCHLORITE 1. N a m a Golongan Garam anorganik Sinonim / Nama Dagang ACE-CHLON, BK Powder, Bleaching powder, Calcium hypochloride, Calcium hypochlorite, dry Calcium oxychloride,
BROMASIL BROMASIL. 1. N a m a. Golongan Heterocyclic, nitrogen, halogen, aromatic
BROMASIL BROMASIL 1. N a m a Golongan Heterocyclic, nitrogen, halogen, aromatic Sinonim / Nama Dagang 2,4 (1H,3H)-Pyrimidinedione, 5-bromo-6-methyl-3-(1-methylpropyl ) - ; 2 - Bromo- 6 methyl-3-(1-methylpropyl)
N - Heptana. N - heptane
N - Heptana N - heptane 1. IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA 1.1. Golongan Hidrokarbon alifatik 1.2. Sinonim/Nama Dagang Dipropyl methane; heptyl hydride (2) 1.3. Nomor Identifikasi 1.3.1. Nomor CAS : 142-82-5
ASAM ANTRANILAT ANTHRANILIC ACID
ASAM ANTRANILAT ANTHRANILIC ACID 1. N a m a Golongan Asam karboksilat dan amina Sinonim / Nama Dagang Anthranic acid; Anthranilic; Benzoic acid, 2-amino; Carboxuaniline; Kyselina anthranilova; Kyselina
DISODIUM OXALATE. Sinonim / Nama Dagang (1,2,3,8) Ethanedioic acid, disodium salt; Oxalic acids, disodium salt; Disodium Sodium oxalate.
DINATRIUM OKSALAT DISODIUM OXALATE 1. Nama Golongan Asam karboksilat alifatik, garam anorganik (2) ; Garam asam karboksilat alifatik jenuh (7).. Sinonim / Nama Dagang (1,2,3,8) Ethanedioic acid, disodium
AMMONIUM IODIDA AMMONIUM IODIDE
AMMONIUM IODIDA AMMONIUM IODIDE 1. N a m a Golongan Garam, Anorganik (1) Sinonim / Nama Dagang (3) Azanium Iodide, Ammonium Iodide; Ammonium Iodide 99+% A.C.S Reagent ; Ammonium Iodide ACS Reagent ; Ammonium
BUTIL BENZIL FTALAT BUTYL BENZYL PHTHALATE
BUTIL BENZIL FTALAT BUTYL BENZYL PHTHALATE 1. N a m a Golongan Ester aromatik Sinonim / Nama Dagang 1,2-Benzenedicarboxylic acid; Butyl phenylmethyl ester; BBP; Benzyl n-butyl phthalate; n-butyl benzyl
SERAT KERAMIK CERAMICS FIBER
SERAT KERAMIK CERAMICS FIBER 1. N a m a Golongan Serat aluminosilikat, alumina, atau silika. Sinonim / Nama Dagang Fiber ceramic; Mineral wool; Synthetic mineral fibre; Refractory fibre; Aluminosilicate
IDENTIFIKASI BAHAYA B3 DAN PENANGANAN INSIDEN B3
1 dari 7 STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL (SPO) Tanggal terbit Ditetapkan, Direktur RS. Dedy Jaya Brebes PENGERTIAN TUJUAN KEBIJAKAN PROSEDUR dr. Irma Yurita 1. Identifikasi bahaya B3 (Bahan Berbahaya dan
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk : Alpha-Cypermethrin 100 g/l Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang : Ken-Fas 100 EC Nama Kimia : (S)-α-cyano-3-phenoxy
Polietilen Tereftalat (PET)
Polietilen Tereftalat (PET) POLYETHYLENE TEREPHTHALATE 1. N a m a Golongan Resin Organik (2) Sinonim / Nama Dagang (1) polyster, PET, PETP, arnite, dacron, hostaphan, impet, melinar, melinex, mylar, rynite,
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang Nama Kimia : Lambda-cyhalothrin 25 g/l : Taekwando 25 EC : (S)-α-cyano-3-phenoxybenzyl
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk : Glufosinate ammonium 150 g/l Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang : Kenbast 150 SL Nama Kimia : ammonium 4-(hydroxyl(methyl)
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang Nama Kimia : Glyphosate Isopropylammonium 490 g/l : Kenfosat 490 SL : N-(fosfonometil)
BUTIL FENIL METIL KARBAMAT BUTHYL PHENYL METHYL CARBAMATE (BPMC)
BUTIL FENIL METIL KARBAMAT BUTHYL PHENYL METHYL CARBAMATE (BPMC) 1. N a m a Golongan Karbamat insektisida Sinonim / Nama Dagang Fenobucarb; 2-sec-butylphenylmethyl carbamate; 0-sec-butylphenyl-nmethylcarbamate;
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk : Imidacloprid 10% Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang : Kimida 10 WP Nama Kimia : (E)-1-(6-chloro-3-pyridylmethyl)-N-nitroimidazolidin-2-
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang Nama Kimia : 2,4-D Dimethyl ammonium 865 g/l : Ken-Amine 865 SL : 2, 4-dichlorophenoxy
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang Nama Kimia : Fipronil 50 g/l : Ken-Pronil 50 SC : 5-amino-1-(2, 6-dichloro-4-(trifluoromethyl)phenyl)-4-
PIRIDIN PYRIDINE. 2. Sifat Fisika Kimia (1,4,5,6) Nama Bahan Piridin Deskripsi
PIRIDIN PYRIDINE 1. Nama (1) Golongan Heterosiklik, benzen Sinonim / Nama Dagang Azine, Azabenzene, Piridina (italia), Pirydyna (polish), Pyridin (german), Rcra waste number U196, UN 1282, NSC 406123,
BRODIFAKUM BRODIFACOUM
BRODIFAKUM BRODIFACOUM 1. N a m a Golongan Hidrokumarin Sinonim / Nama Dagang 3-[3-(4-bromo(1,1-biphenyl)-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-1-naphthalenyl]-4-hydroxy- 2H-1-benzopyran-2-one; 3-[3-(4 Bromobiphenyl-4-yl)-1,2,3,4-tetrahydro-1-
ATROPIN SULFAT ATROPINE SULPHATE
ATROPIN SULFAT ATROPINE SULPHATE 1. N a m a Sinonim / Nama Dagang Benzenezcetic Acid, Alpha - (Hydroxymethyl) 8 ethyl 8 Azabicyclo (3.2.1) OCT 3 - YL ester endo-(+/-)-,sulfate (2:1) (salt); 1 Alphan, 5
Material Safety Data Sheet. : Resin Pinus Oleo
Material Safety Data Sheet Resin Pinus Oleo Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan Nama Produk : Resin Pinus Oleo Sinonim : Pinus Resin Turpentin Identifikasi Perusahaan : Tradeasia International
ISOAMIL ASETAT ISOAMYL ACETATE
ISOAMIL ASETAT ISOAMYL ACETATE 1. N a m a Golongan Senyawa asiklik alifatik; derivat asam karboksilat. Sinonim / Nama Dagang (1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12) 3-Methylbutyl acetate; Banana oil; Isoamyl ethanoate;
SODIUM SULFIT SODIUM SULFITE
SODIUM SULFIT SODIUM SULFITE 1. N a m a Sodium Sulfit Golongan Garam inorganik (1) Sinonim / Nama Dagang (1,2) Anhhydrous sodium sulfite; disodium sulfite; sodium sulphite; sodium sulfit anyhidrous; sulfurous
T-BUTIL ALKOHOL T-BUTYL ALCOHOL
T-BUTIL ALKOHOL T-BUTYL ALCOHOL 1. N a m a Golongan Alkohol tersier Sinonim/Nama Dagang (1,2,4,6) Trimetylcarbinol; tert-butyl alcohol;, t-butanol; tert-butanol; 2-Methyl-2- propanol; 2-Methylpropan-2-ol:
KALIUM HIDROKSIDA POTASSIUM HYDROXIDE
KALIUM HIDROKSIDA POTASSIUM HYDROXIDE 1. N a m a Golongan Logam alkali Sinonim / Nama Dagang (1,3) Potassium Hydrate, Potassium Hydroxida, Dry Solid, Flake, Caustic potash, Lye, Nomor Identifikasi (1,2,3)
Material Safety Data Sheet. : Gliserin Mentah
Material Safety Data Sheet Gliserin Mentah Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan Nama Produk : Gliserin Mentah Identifikasi Perusahaan : Campuran Gliserin dan Asam Lemak Ester Alamat : Tradeasia
SODIUM HIPOKLORIT SODIUM HYPOCHLORITE
SODIUM HIPOKLORIT SODIUM HYPOCHLORITE 1. IDENTIFIKASI BAHAN KIMIA 1.1. Golongan Halogen 1.2. Sinonim/Nama Dagang (1,2) Bleach; Hypochlorite solution; Sodium chloride oxide; Hyclorite; Hypochlorous acid
ALUMINIUM HIDROKSIDA ALUMINUM HYDROXIDE
ALUMINIUM HIDROKSIDA ALUMINUM HYDROXIDE 1. Nama Golongan Garam anorganik; garam basa lemah (5) ; basa anorganik (8) Sinonim / Nama Dagang (2,6,7,8,11) Aluminum hydrate; Aluminum trihydrate; Hydrated alumina;
MELAMIN MELAMINE (1, 2, 3, 5, 6, 8)
MELAMIN MELAMINE 1. Nama Golongan Amina, organik (1) (1, 2, 3, 5, 6, 8) Sinonim/Nama dagang 1,3,5-Triazine-2,4,6(1H,3H,5H)-triimine; 2,4,6-Triamino-s-triazine; Cyanuric Triamide; Cyanurotriamine; Isomelamine;
PENTAERITRITOL PENTAERYTHRITOL
PENTAERITRITOL PENTAERYTHRITOL 1. N a m a Golongan Tetrahydric neopentyl alcohol; Alkohol (8). Sinonim / Nama Dagang (2,5,8) Auxinutril; Hercules P6; Maxinutril; Methane tetramethylol; Monopentek; PE;
ASAM BORAT BORIC ACID
ASAM BORAT BORIC ACID 1. N a m a Golongan Asam oxo/ asam oxy (2) Sinonim / Nama Dagang Boric acid; Orthoboric acid; Boracic acid; Boron trihydroxide (1,2) ; basilit B; borofax; bortrac; Dia flea-mate;
HEKSAKLOROBENZEN HEXACHLOROBENZENZE
HEKSAKLOROBENZEN HEXACHLOROBENZENZE 1. N a m a. 1.1. Golongan. (1) Halogen, aromatik 1.2. Sinonim / Nama Dagang. (1) Amatin; anticarie; bunt-cure; bunt-no-more; co-op hexa; NCB; Julin s carbon chloride;
BENOMIL BENOMYL. 1. N a m a. 2. Sifat Fisika Kimia. Golongan Karbamat heterosiklik. Sinonim / Nama Dagang
BENOMIL BENOMYL 1. N a m a Golongan Karbamat heterosiklik Sinonim / Nama Dagang Methyl-1-(butyl carbamoyl)-2-benzimidazolyl carbamate; Methyl-1-(butyl carbamoyl) benzimidazol -2-yl carbamate; Methyl-1-[(butyl
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang Nama Kimia : Chlorpyrifos 525 g/l + Cypermethrin 55 g/l : Kenrel 525/55 EC :
2,4,5-TRIKLOROFENOL 2,4,5-TRICHLOROPHENOL
2,4,5-TRIKLOROFENOL 2,4,5-TRICHLOROPHENOL 1. N a m a Golongan Fenol terklorinasi Sinonim / Nama Dagang 2,4,5-T; 2.4,5-Trichlorophenic acid; 1-Hydroxy-2,4,5-trichlorobenzene; Collunosol; Dowicide 2; Dowicide
Wood-Eco Woodstain. Lembar Data Keselamatan. 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : 2. Identifikasi Bahaya :
Lembar Data Keselamatan Wood-Eco Woodstain 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : Nama Produk Identifikasi Lainnya Deskripsi Produk Tipe Produk Jenis Penggunaan Pembuat / Pemasok Nomor telepon darurat Wood-Eco
ASAM SALISILAT SALICYLIC ACID
ASAM SALISILAT SALICYLIC ACID 1. N a m a Golongan (1) Analgesik; Analgesik dan Antipiretik lain. Sinonim / Nama Dagang (1,3) Orthohydroxybenzoic acid; 2-hydroxybenzoic acid; Acido Orthoxibenzoico; Acidium
Lenkote Alkali Resisting Primer
Lembar Data Keselamatan Lenkote Alkali Resisting Primer 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : Nama Produk Identifikasi Lainnya Deskripsi Produk Tipe Produk Lenkote Alkali Resisting Primer Tidak Tersedia
Lem Vip. Lembar Data Keselamatan. 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : 2. Identifikasi Bahaya : 3. Komposisi / Informasi dari zat zat yang digunakan :
Lembar Data Keselamatan Lem Vip 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : Nama Produk Identifikasi Lainnya Deskripsi Produk Tipe Produk Jenis Penggunaan Pembuat / Pemasok Nomor telepon darurat Lem Vip Tidak
Material Safety Data Sheet Alpha-Pinene
Material Safety Data Sheet Alpha-Pinene Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan Nama Produk : Alpha-Pinene Formula Kimia Alamat : C10H16 : Tradeasia International PTE LTD 133 Cecil Street #
AlCl₃ (Aluminium Klorida) Ishmar Balda Fauzan ( ) Widya Fiqra ( ) Yulia Endah Permata ( )
AlCl₃ (Aluminium Klorida) Ishmar Balda Fauzan (121411048) Widya Fiqra (121411061) Yulia Endah Permata (121411062) Pengertian Reaksi Terhadap Zat Lain AlCl₃ Kegunaan dan Manfaat MSDS Proses Pembuatan KARAKTERISTIK
KLORIN DIOKSIDA CHLORINE DIOXIDE
KLORIN DIOKSIDA CHLORINE DIOXIDE 1. N a m a Golongan Asam anorganik Sinonim / Nama Dagang Anthium dioxcide; Chlorine peroxide; Chlorine oxide; Chlorine (IV) oxide; Chloroperoxyl; Chloryl radical; Alcide;
2,3,7,8 TETRAKLORODIBENZO P - DIOKSIN 2,3,7,8 TETRACHLORODIBENZO P DIOXIN
2,3,7,8 TETRAKLORODIBENZO P - DIOKSIN 2,3,7,8 TETRACHLORODIBENZO P DIOXIN 1. N a m a Golongan Halogenasi, aromatik, eter Sinonim / Nama Dagang Dibenzo-p-Dioxin,2,3,7,8-Tetrachloro-; Dioksin(herbicide contaminant);
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk : Mancozeb 80% Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang : Kencozeb 80 WP Nama Kimia : Manganese etylenebis (dithiocarbamate)(polymeric)
Material Safety Data Sheet. : Minyak Turpentin
Material Safety Data Sheet Minyak Turpentin Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan Nama Produk : Minyak Turpentin Sinonim : Campuran Isomer Pinene Formula Kimia Identifikasi Perusahaan Alamat
KALSIUM SIANAMIDA CALCIUM CYANAMIDE
KALSIUM SIANAMIDA CALCIUM CYANAMIDE 1. N a m a Golongan Sianamida Sinonim / Nama Dagang Cyanamide, Calcium salt (1:1); Calcium Carbimide; Alzodef; Cyanamide ; Cyanamid; Nitrolime; Lime Nitrogen; Nitrolime;
Material Safety Data Sheet
0 1 0 Health 1 Fire 0 Reactivity 0 Nama: Calcium sulfate Rumus Kimia: BaSO4 Material Safety Data Sheet Calcium Sulfate MSDS Bagian 1: Identifikasi Produk Personal Protection E Bagian 2: Identifikasi Bahaya
MATERIAL SAFETY DATA SHEET ANILINE 99%
MATERIAL SAFETY DATA SHEET ANILINE 99% Bagian 1: Identifikasi Zat Nama Produk : aniline Sinonim : aminobenzena; Benzenamine; Aminophen Nama Kimia : aniline Formula kimia : C 6 H 5 NH 2 Bagian 2: Identifikasi
Material Safety Data Sheet. : Stearin Sawit RBD Terhidrogenasi
Material Safety Data Sheet Stearin Sawit RBD Terhidrogenasi Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan Nama Produk : Stearin Sawit RBD Terhidrogenasi Identifikasi Perusahaan : Tradeasia International
LEMBAR DATA KESELAMATAN
LEMBAR DATA KESELAMATAN BAGIAN 1 IDENTIFIKASI PRODUK KIMIA DAN PERUSAHAAN Nama Produk Pengidentifikasi Produk / Nama Dagang Nama Kimia : Paraquat Dichloride 276 g/l : Ken-Tec 276 SL : 1, 1 -dimethyl-4,
BESI (II) GLUKONAT ANHIDRAT FERROUS GLUCONATE, ANHYDROUS
BESI (II) GLUKONAT ANHIDRAT FERROUS GLUCONATE, ANHYDROUS 1. N a m a Golongan Polisakarida (1). Sinonim / Nama Dagang (1,2,3,4,5) Bis [D-gluconato-O (1), O (2)]-iron; Gluconic acid, iron (2+) salt (2:1),
Material Safety Data Sheet. : Asam Laurat
Material Safety Data Sheet Asam Laurat Bagian 1: Produk Kimia dan Identifikasi Perusahaan Nama Produk : Asam Laurat Sinonim : asam dodecanoit Formula Kimia Identifikasi Perusahaan : C12H24O2 : Tradeasia
Material Safety Data Sheet MAXFORCE Forte Gel0,05 20X(4X30GR) BOX 4 Nopember 2012
1. Identifikasi produk dan perusahaan Nama Produk: Maxforce Forte Gel0,05 Alamat Perusahaan: Environmental Science Division Mid Plaza I lt. 14 Jl. Jend. Sudirman Kav.10-11, Jakarta 10220 P.O. Box 2507
KARBON DIOKSIDA CARBON DIOXIDE
KARBON DIOKSIDA CARBON DIOXIDE 1. N a m a Golongan Oksida karbon Sinonim / Nama Dagang Carbon dioxide; Carbon oxide; Carbonic acid gas; Carbonic anhydride; carbon oxide; CO 2 ; Compressed carbon dioxide
VINIL ASETAT VINIYL ACETATE
1. N a m a Vinil Asetat VINIL ASETAT VINIYL ACETATE Golongan Ester, karboksilik, alifatik (1). Sinonim / Nama Dagang (1) Acetic Acid Vinyl Ester; Ethenyl Acetate; 1-Acetoxyethylene; Acetoxyethylene; Acetic
ALUMUNIUM N a m a Golongan Sinonim / Nama Dagang Nomor Identifikasi : Sifat Fisika Kimia Nama bahan Deskripsi
ALUMUNIUM ALUMINUM 1. N a m a Golongan Logam Sinonim / Nama Dagang Aluminum; Aluminum metal pellets; Aluminum Metal sheet; Aluminum Metal shot; Aluminum Metal wire. Nomor Identifikasi : Nomor CAS : 7429-90-5
: FERTERRA 0.4 GR Insektisida
Lembar Data Keselamatan ini mengikuti persyaratan peraturan perundangan Republik Indonesia dan mungkin tidak sesuai dengan persyaratan peraturan perundangan di negara lain. 1. IDENTITAS BAHAN DAN PERUSAHAAN
Jenis Penggunaan Untuk Campuran Cat Kedap Air ( Waterproofing ) PT. Avia Avian
MSDS05004/16 Lembar Data Keselamatan No Drop 107 - Powder 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : Nama Produk Identifikasi Lainnya Deskripsi Produk Tipe Produk No Drop 107 - Powder Tidak Tersedia Campuran
: Prevathon 50 SC Insektisida
Lembar Data Keselamatan ini mengikuti persyaratan peraturan perundangan Republik Indonesia dan mungkin tidak sesuai dengan persyaratan peraturan perundangan di negara lain. 1. IDENTITAS BAHAN DAN PERUSAHAAN
AMONIUM NITRAT AMMONIUM NITRATE
AMONIUM NITRAT AMMONIUM NITRATE 1. N a m a Golongan Garam anorganik Sinonim / Nama Dagang Ammonium saltpeter; Nitric acid; Ammonium salt; Nitram; Norway saltpeter; Ammonium troksonitrogen; Ammonium saltpeter;
ALIL ALKOHOL. Alil Alcohol
ALIL ALKOHOL Alil Alcohol 1. N a m a Golongan Alkohol alipatik Sinonim / Nama Dagang 2 Propen 1 ol; 1 Propenol; Allylic Alcohol; 3 Hydroxypropene; 2 Propenol; 2 Propenyl Alcohol; Propenol 3; 2 Propenol
KATEKOL CATECHOL. 1. N a m a. 2. Sifat Fisika Kimia. Golongan Aromatik hidrosiklik
KATEKOL CATECHOL 1. N a m a Golongan Aromatik hidrosiklik Sinonim / Nama Dagang 1,2-Benzenediol; 1,2-Dihydroxybenzene; 2-Dihydroxyphenol; o-benzenediol; o- Dihydroxybenzene; o-dioxybenzene; Catechin; Durafur
NATRIUM BIKARBONAT SODIUM BICARBONATE
NATRIUM BIKARBONAT SODIUM BICARBONATE 1. N a m a Golongan Garam anorganik (1,9) ; mineral (12). Sinonim / Nama Dagang (1,6,7,8,9,10,12) Bicarbonatedesodium; Baking soda; Bicarbonate of soda; Col-evac;
KARBON HITAM CARBON BLACK
KARBON HITAM CARBON BLACK 1. N a m a Golongan Non logam Sinonim / Nama Dagang (1) Acetylene black; Acetylen carbon black; Carbo activatus; Carbon, activated; Carbon 84; Activated carbon darco G-60; Activated
PAPARAN PESTISIDA DI LINGKUNGAN KITA
PAPARAN PESTISIDA DI LINGKUNGAN KITA Penjelasan gambar Zat aktif + pencampur Pestisida Sebagian besar pestisida digunakan di pertanian,perkebunan tetapi bisa digunakan di rumah tangga Kegunaan : - Mencegah
KALSIUM KARBIDA CALCIUM CARBIDE
KALSIUM KARBIDA CALCIUM CARBIDE 1. N a m a Golongan Karbida inorganik Sinonim / Nama Dagang Calcium carbide; Acetylenogen; Calcium acetylide; Calcium dicarbide; Ethyne, Calcium derivative; Calcium carbide,
Mengendalikan Gulma pada Tanaman Padi secara Tuntas
Mengendalikan Gulma pada Tanaman Padi secara Tuntas RAMBASAN 400 SL merupakan herbisida sistemik purna tumbuh yang diformulasi dalam bentuk larutan yang mudah larut dalam air dan dapat ditranslokasikan
MENTOL MENTHOL. 1. N a m a Golongan Alisiklik, Alkohol (1).
MENTOL MENTHOL 1. N a m a Golongan Alisiklik, Alkohol (1). Sinonim / Nama Dagang (1,4,5,6,7,8) Cyclohexanol, 5-Methyl-2-(1-Methylethyl)-, (1R-(1 Alpha, 2 Beta, 5 Alpha))-; ( R-(1Alpha, 2 Beta, 5 Alpha))-5-Methyl-2-(1-Methylethyl)-
MSDS NaCl (natrium klorida)
MSDS NaCl (natrium klorida) Sifat fisika dan sifat kimia - Keadaan fisik : Bubuk kristal padat - Bau : sedikit - Rasanya : garam/asin - Berat molekul : 58,33 g/mol - Warna : putih - Titik didih : 1413
ARSENIK ARSENIC. Frasa Risiko, Frasa Keamanan dan Tingkat Bahaya Peringkat NFPA (Skala 0-4):
ARSENIK ARSENIC 1. N a m a Golongan Logam Sinonim / Nama Dagang Arsenic black, arsenicals, arsenic-75, colloidal arsenic, grey arsenic, metallic arsenic Nomor Identifikasi : Nomor CAS : 7440-38-2 Nomor
VIPLAS. Lembar Data Keselamatan. 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : 2. Identifikasi Bahaya : 3. Komposisi / Informasi dari zat zat yang digunakan :
Lembar Data Keselamatan VIPLAS 1. Deskripsi Produk dan Perusahaan : Nama Produk Identifikasi Lainnya Deskripsi Produk Tipe Produk Jenis Penggunaan Pembuat / Pemasok Nomor telepon darurat Viplas Tidak Tersedia
TOKSIKOLOGI BEBERAPA ISTILAH. Toksikologi Toksisitas Toksin / racun Dosis toksik. Alfi Yasmina. Sola dosis facit venenum
TOKSIKOLOGI Alfi Yasmina BEBERAPA ISTILAH Toksikologi Toksisitas Toksin / racun Dosis toksik Sola dosis facit venenum 1 KLASIFIKASI Berdasarkan cara: Self-poisoning Attempted poisoning Accidental poisoning
