UTAUT Model for Understanding Learning Management System
|
|
|
- Utami Jayadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Vol.2/No.2 (2010) INTERNETWORKING INDONESIA JOURNAL 27 UTAUT Model for Understanding Learning Management System I Gusti Nyoman Sedana Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Indonesia St. Wisnu Wijaya Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Indonesia Abstract Sanata Dharma University has been developing a web based learning management system, named Exelsa (Experiential E-Learning of Sanata Dharma University) since Exelsa provides a number of learning facilities, including an online discussion board, lecture materials, course content management, a course calendar/schedule, information announcement, online test, auto-marked quizzes and exams. The research aims to analyze the most dominant factors that underlie the acceptance and use of Exelsa among the students of Sanata Dharma University by adopting UTAUT model (Venkatesh et al. in 2003). The data is gathered by distributing questionnaires to many course members and by collecting data from the database of Exelsa. After the data was tabulated then it was analyzed using Partial Least Square (PLS). The results shows that performance expectancy, social influence and facilitating conditions have significant influence (α = 0.05) on behavioral intention. It was also shown from two predictor of use behavior (behavioral intention and facilitating conditions), the behavioral intention has a significant influence on use behavior. The research model explained 27.3% of the variance in user intention to use Exelsa. Based on this results, it can be concluded that the UTAUT model is insufficient in explaining students intentions in using LMS. Index Terms Exelsa, LMS, PLS, UTAUT. S I. INTRODUCTION ejak diperkenalkannya Learning Management System (LMS), cara staf pengajar bekerja telah berubah pesat. Apakah pelajaran diajarkan sepenuhnya online atau apakah menggunakan paduan pendekatan tradisional dan online, sebagian besar staf pengajar di universitas harus merancang dan mengembangkan materi online, membuat dan memelihara situs web pembelajaran dan LMS telah menjadi sarana komunikasi yang dominan dengan siswa bagi banyak staf pengajar [12]. Definisi dari LMS adalah infrastruktur dimana e-learning dapat dibangun dan diantarkan [10]. Sementara e-learning adalah proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi I Gusti Nyoman Sedana adalah staf quality assurance di PT. Sigma Cipta Caraka. Penulis dapat dihubungi melalui , [email protected]. St. Wisnu Wijaya adalah Dosen Teknik Infromatika Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis dapat dihubungi di [email protected]. informasi dan komunikasi secara sistematis dengan mengintegrasikan semua komponen pembelajaran, termasuk interaksi pembelajaran lintas ruang dan waktu, dengan kualitas yang terjamin [17]. Pengembangan sistem pembelajaran berbasis digital (LMS) merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Universitas Sanata Dharma [18]. Kegiatan ini diadakan untuk mendukung salah satu sasaran jangka pendek Universitas Sanata Dharma yaitu, peningkatkan efisiensi dan produktifitas. Untuk mencapai sasaran ini, sejak tahun 2008 Universitas Sanata Dharma telah mengembangkan dan mengimplementasikan sebuah LMS yang diberi nama Experiential E-Learning of Sanata Dharma University, yang lebih dikenal dengan nama Exelsa [13]. Proyek ini diikuti oleh kebijakan Universitas dengan mengadakan pelatihan penggunaan Exelsa dan pengembangan materi pembelajaran digital bagi para dosen [18]. Disamping itu, juga dilakukan sosialisasi mengenai keberadaan Exelsa melalui penyebaran brosur-brosur di lingkungan Universitas Sanata Dharma. Sebagai sebuah media pembelajaran, Exelsa harus dapat diterima dan digunakan oleh para penggunanya sehingga dapat meningkatkan produktivitas. Salah satu model terbaru untuk menjelaskan penerimaan pengguna (user acceptance) dalam bidang Sistem Informasi dikembangkan oleh Venkatesh, dkk. [20]. Model ini diberi nama the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). UTAUT menunjukkan bahwa niat untuk berperilaku (behavioral intention) dan perilaku untuk menggunakan suatu teknologi (use behavior) dipengaruhi oleh persepsi orangorang terhadap ekspektansi kinerja (performance expectancy), ekspektansi usaha (effort expectancy), pengaruh sosial (social influence) dan kondisi yang membantu (facilitating conditions) yang dimoderatori oleh jenis kelamin (gender), usia (age), pengalaman (experience) dan kesukarelaan (voluntariness). Teori ini menyediakan alat bagi para manajer untuk menilai kemungkinan keberhasilan pengenalan teknologi baru dan membantu mereka memahami penggerak penerimaan dengan tujuan untuk proaktif mendesain intervensi (termasuk pelatihan, sosialisasi, dll.) yang ditargetkan pada populasi pengguna yang mungkin cenderung kurang untuk mengadopsi dan menggunakan sistem baru [20]. Model asli UTAUT divalidasi menggunakan data yang dikumpulkan dari lingkungan non akademik. Meskipun demikian, beberapa peneliti telah menerapkan model ini di lingkungan akademik. Dasgupta, dkk. [4] menerapkan model UTAUT untuk memahami persepsi mahasiswa terhadap
2 28 INTERNETWORKING INDONESIA JOURNAL SEDANA & WIJAYA penerimaan dan penggunaan Case tools. Hasilnya effort expectancy tidak berpengaruh terhadap behavioral intention. Marchewka, dkk. [11], Sedana dan Wijaya [14] juga melaporkan adanya perbedaan dengan model asli UTAUT ketika mereka menerapkan UTAUT di lingkungan akademik. Menurut laporan Marchewka, dkk. [11], performance expectancy tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan behavioral intention. Sementara dalam laporan studi pendahuluan yang dilakukan oleh Sedana dan Wijaya [14], effort expectancy tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan behavioral intention. Sedana dan Wijaya [14] juga melaporkan bahwa facilitating conditions memiliki hubungan yang signifikan dengan behavioral intention. Meskipun hasil penelitian-penelitian dengan model UTAUT di lingkungan akademik sedikit berbeda dengan model aslinya, kami percaya dengan mengadopsi model UTAUT akan membantu kami untuk memahami faktor-faktor yang mendasari penerimaan dan penggunaan Exelsa. Namun untuk menyesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan penelitian, dalam penelitian ini kami tidak menggunakan variabel moderator. innovation diffusion theory (IDT) dan social cognitive theory (SCT). UTAUT terbukti lebih berhasil dibandingkan kedelapan teori yang lain dalam menjelaskan hingga 70 persen varian niat (intention) [14]. II. EXELSA Experiential E-Learning of Sanata Dharma University (Exelsa) adalah sebuah Learning Management System (LMS) berbasis web yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan di Universitas Sanata Dharma [13]. Sebagai sebuah LMS, Exelsa menyediakan sejumlah fasilitas pembelajaran seperti, tugas online, tes online, bahan kuliah, chating, menjawab kuesioner, melihat pengumuman, forum mata kuliah, kalender kegiatan dan sebagainya. Lebih lanjut, Exelsa diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan kualitas komunikasi pembelajaran dengan pendekatan knowledge management diantara berbagai pihak seperti dosen, mahasiswa, program studi, biro administrasi akademik, penyedia media pembelajaran serta berbagai pihak lainnya yang berkepentingan [13]. Penggunaan Exelsa di Universitas Sanata Dharma tidak bersifat wajib. Meski demikian, beberapa jurusan seperti, Teknik Informatika, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Pendidikan Akuntansi dan Bimbingan dan Konseling telah memanfaatkannya. Para mahasiswa dari jurusan-jurusan ini memiliki pengalaman yang relatif sama dalam menggunakan Exelsa. Usia mereka pun tidak terpaut jauh antara satu dengan yang lainnya. Alasan-alasan inilah yang menyebabkan kami tidak menggunakan variabel moderator dalam penelitian ini. Gambar 1. Model UTAUT. Sumber: Venkatesh, dkk. [20]. III. UTAUT The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) merupakan salah satu model penerimaan teknologi terkini yang dikembangkan oleh Venkatesh, dkk. [20]. UTAUT mensintesis elemen-elemen pada delapan model penerimaan teknologi terkemuka untuk memperoleh kesatuan pandangan mengenai penerimaan pengguna. Kedelapan teori terkemuka yang disatukan di dalam UTAUT adalah theory of reasoned action (TRA), technology acceptance model (TAM), motivational model (MM), theory of planned behavior (TPB), combined TAM and TPB, model of PC utilization (MPTU), Model UTAUT memiliki empat konstruk yang memainkan peran penting sebagai determinan langsung dari behavioral intention dan use behavior yaitu, performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions (definisinya dapat dilihat pada tabel 1). Disamping itu terdapat pula empat moderator: gender, age, voluntariness, dan experience yang diposisikan untuk memoderasi dampak dari konstruk-konstruk pada behavioral intention dan use behavior.
3 Vol.2/No.2 (2010) INTERNETWORKING INDONESIA JOURNAL 29 Gambar 1 menampilkan keterkaitan antara determinandeterminan dan moderator-moderator ini. IV. METODOLOGI Penelitian ini menggunakan model UTAUT yang telah dimodifikasi sedemikian rupa hingga menjadi lebih sederhana seperti terlihat pada gambar 2. Performance Expectancy Effort Expectancy Social Influence Facilitating Condition Behavioral Intention Gambar 2. Model Penelitian. Use Behavior Teknik pengambilan data dalam penelitian ini adalah survei dan pengambilan data melalui basis data Exelsa. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria: (1) kelas kuliah yang dipilih adalah kelas yang memanfaatkan Exelsa dalam proses pembelajaran, (2) responden adalah mahasiswa Universitas Sanata Dharma yang mengikuti kuliah yang telah ditentukan pada saat penelitian. Data yang diperoleh dari survei adalah data primer sedangkan, pengambilan data perilaku penggunaan Exelsa dari basis data menghasilkan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh langsung di lapangan. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber-sumber yang telah ada [6]. Instrumen penelitian yang dipakai adalah skala UTAUT. Skala UTAUT diadaptasi dari skala penelitian Venkatesh dkk.[20]. Skala ini mencakup lima aspek yaitu, performance expectancy (PE), effort expectancy (EE), social influence (SI), facilitating conditions (FC), dan behavioral intention (BI). Model penilaian pernyataan terdiri dari lima alternatif jawaban yang diberi skor berkisar dari 1 sampai 5. Klasifikasi jawabannya adalah Sangat Tidak Setuju (STS), Tidak Setuju (TS), Netral (N), Setuju (S) dan Sangat Setuju (SS). Sementara itu, konstruk use behavior diukur menggunakan frekuensi login mahasiswa dalam 5 minggu. Frekuensi login diperoleh dengan cara mengolah data dari basis data Exelsa milik Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Sanata Dharma. Sejumlah 232 mahasiswa dari berbagai program studi mengisi kuesioner, dari jumlah tersebut 214 kuesioner dinyatakan layak untuk dianalisis sedangkan sisanya tidak layak untuk dianalisis karena tidak valid. Pengambilan data kemudian dilanjutkan dengan mengambil data dari basis data Exelsa berdasarkan nomor induk mahasiswa (NIM) yang telah mengisi kuesioner dengan valid. Data ini kemudian diolah sehingga diperoleh hasil berupa frekuensi login mahasiswa selama lima minggu. Rentang waktu lima minggu tersebut merupakan masa dimana mahasiswa akan, sedang, dan sudah menempuh ujian tengah semester. V. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dari 214 responden yang telah mengisi kuesioner dengan valid, 107 responden adalah laki-laki dan sisanya adalah perempuan. Data yang telah terkumpul kemudian ditabulasi lalu dianalisis dengan menggunakan partial least square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 2.0 M3. Chin (1998) dalam Henseler, dkk. [7] memberikan kriteria untuk mengevaluasi model PLS dengan 2 langkah, yang mencakup (1) evaluasi terhadap outer model dan (2) evaluasi terhadap inner model. A. Evaluasi Terhadap Outer Model Outer model dengan indikator refleksif dievaluasi dengan convergent dan discriminant validity dari indikatornya dan composite reliability untuk blok indikator. Convergent validity dinilai berdasarkan korelasi antara skor item dengan skor konstruk yang dihitung dengan PLS [5], [7]. Tabel 2 memperlihatkan bahwa semua item memiliki loading factor di atas 0,70 sehingga memiliki convergent validity yang baik [5], [7]. Tabel 2 Loading Factor dari SmartPLS. Tabel 3 Composite Reliability. Composite Reliability BI 0,953 EE 0,847 FC 0,842 PE 0,869 SI 0,844 Tabel 4 Korelasi Variabel Laten dan Akar AVE.
4 30 INTERNETWORKING INDONESIA JOURNAL SEDANA & WIJAYA Discriminant validity dinilai dengan membandingkan nilai square root of average variance extracted (akar kuadrat AVE) setiap konstruk dengan korelasi antara konstruk dengan konstruk lainnya dalam model. Dari tabel 4 dapat diketahui bahwa nilai discriminant validity tergolong baik karena nilai akar kuadrat AVE setiap konstruk lebih besar daripada nilai korelasi antara konstruk dengan konstruk lainnya dalam model [5], [7]. Masing-masing konstruk dalam penelitian ini memiliki reliabilitas yang tinggi. Hal ini dapat dilihat dari tabel 3 dimana composite reliability memiliki nilai yang tinggi (di atas 0,80) [5], [7] , 0.188, Nilai koefisien parameter pengaruh behavioral intention terhadap use behavior adalah 0,244. Tabel 6 Path Coefficients (Mean, STDEV, T-Values). B. Evaluasi Terhadap Inner Model Pengujian terhadap inner model dilakukan dengan melihat nilai R-square yang merupakan uji goodness-fit model. Dari tabel 5 dapat diketahui bahwa model penelitian ini memberikan nilai R-square sebesar 0,273 dan 0,055. Hasil ini dapat diinterpretasikan sebagai berikut, (1) besarnya varian konstruk behavioral intention yang dijelaskan oleh varian konstruk performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions adalah 27,3% sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar yang diteliti. (2) besarnya varian konstruk use behavior (USE) yang dijelaskan oleh varian konstruk facilitating conditions dan behavioral intention adalah 5,5% sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain di luar yang diteliti. Tabel 5 R Square. Variabel Variabel R Independen Dependen Square PE EE SI FC BI 0,273 FC BI USE 0,055 Pengujian kemudian dilanjutkan dengan melihat signifikansi pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dengan melihat nilai signifikansi statistik t dan nilai koefisien parameter. Dari tabel 6 dapat diketahui bahwa performance expectancy, social influence, dan facilitating conditions memiliki pengaruh signifikan terhadap behavioral intention karena nilai t hitung lebih besar daripada nilai t tabel (1,97) pada taraf signifikansi sebesar 0,05. Behavioral intention juga memiliki pengaruh signifikan terhadap use behavior. Sementara effort expectancy tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap behavioral intention begitu pula facilitating conditions tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap use behavior. Nilai koefisien parameter pengaruh performance expectancy, social influence, dan facilitating conditions terhadap behavioral intention secara berturut-turut adalah C. Pembahasan Temuan bahwa performance expectancy memberikan pengaruh yang signifikan pada behavioral intention mendukung hasil penelitian Venkatesh, dkk. [20], Dasgupta, dkk. [4]. Responden menganggap bahwa penggunaan Exelsa dapat menolongnya untuk mendapatkan keuntungankeuntungan kinerja di pekerjaannya seperti, lebih mudah dan cepat dalam mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas kuliah. Anggapan ini akan meningkatkan niatnya untuk menggunakan Exelsa. Tingkat kemudahan terkait penggunaan suatu sistem akan mempengaruhi niat untuk menggunakan sistem tersebut [20], [21]. Penelitian ini menemukan hasil yang berbeda yaitu, tingkat kemudahan terkait penggunaan suatu sistem (effort expectancy) tidak memberikan pengaruh yang signifikan pada behavioral intention. Dasgupta, dkk. [4], yang meneliti tentang penerimaan pengguna terhadap Case Tools dalam menganalisis dan mendesain suatu sistem, juga menemukan pengaruh yang tidak signifikan seperti ini. Pengaruh yang tidak signifikan ini dapat disebabkan karena Exelsa relatif mudah digunakan dan berdasarkan hasil wawancara singkat diperoleh informasi bahwa sebagian besar responden telah memperoleh pengetahuan mengenai teknologi informasi dan komunikasi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas. Sehingga, responden tidak menganggap bahwa kemudahan dalam menggunakan Exelsa akan mempengaruhi niatnya untuk menggunakan Exelsa. Social Influence memiliki pengaruh yang signifikan terhadap behavioral intention. Temuan ini mendukung hasil penelitian Venkatesh, dkk. [20] dan dasgupta, dkk. [4]. Hasil ini menunjukkan bahwa lingkungan sosial di sekitar responden seperti teman kuliah, dosen, dan universitas mempengaruhi niat mereka untuk menggunakan Exelsa. Variabel facilitating conditions ternyata memiliki pengaruh signifikan terhadap behavioral intention namun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap use behavior. Dasgupta, dkk. [4] juga menemukan bahwa facilitating conditions memiliki pengaruh yang signifikan pada behavioral intention. Temuan ini berbeda dengan hasil yang dilaporkan oleh Venkatesh, dkk. [20] dimana dalam laporannya dikatakan bahwa facilitating conditions tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap behavioral intention namun memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
5 Vol.2/No.2 (2010) INTERNETWORKING INDONESIA JOURNAL 31 use behavior. Tampaknya ketersediaan infrastruktur teknik dan organisasional mendukung niat untuk menggunakan Exelsa tapi tidak mendukung perilaku penggunaan Exelsa. Lebih lanjut, hasil ini dapat disebabkan oleh lingkungan dimana penelitian ini diadakan. Penelitian ini diadakan di lingkungan akademik sedangkan model asli UTAUT divalidasi dengan data yang diperoleh dari lingkungan non akademik. Mengenai tidak signifikannya pengaruh facilitating conditions terhadap use behavior dapat disebabkan karena tidak digunakannya moderator experience dan age. Seperti yang diungkapkan oleh Venkatesh, dkk. [20] konstruk facilitating conditions apabila dimoderasi oleh experience dan age maka akan memiliki pengaruh yang signifikan pada use behavior. Namun karena responden dalam penelitian ini tergolong dalam satu kelompok usia yang sama, dan semuanya memiliki pengalaman yang relatif sama dalam menggunakan Exelsa maka kedua moderator ini tidak digunakan. Hal inilah yang dapat menyebabkan tidak signifikannya konstruk facilitating conditions dalam mempengaruhi use behavior. Penelitian ini juga menemukan bahwa behavioral intention memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap use behavior. Temuan ini sesuai dengan konsep dasar dari modelmodel penerimaan pengguna yaitu, niat untuk menggunakan teknologi informasi akan mempengaruhi penggunaan sebenarnya teknologi informasi tersebut [20]. VI. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil analisis empirik dan pembahasan yang telah dilakukan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan bahwa (1) Variabel performance expectancy, social influence dan facilitating conditions terbukti signifikan mempengaruhi behavioral intention Mahasiswa Universitas Sanata Dharma dalam menggunakan Exelsa. Sementara variabel effort expectancy terbukti tidak signifikan. Variabilitas behavioral intention dapat diterangkan 27,3% dengan menggunakan variabel performance expectancy, social influence, effort expectancy dan facilitating conditions. (2) Variabel behavioral intention terbukti signifikan mempengaruhi use behavior. Sementara variabel facilitating conditions terbukti tidak signifikan. Variabilitas use behavior dapat diterangkan 5,5% dengan menggunakan variabel behavioral intention dan facilitating conditions. (3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa model UTAUT belum bisa menjelaskan dengan baik penerimaan dan penggunaan Learning Management System di kalangan mahasiswa Universitas Sanata Dharma. Agar pemanfaatan Exelsa lebih meningkat, peneliti menyarankan hal-hal sebagai berikut (1) Cara mengajar sebaiknya dirancang sedemikian rupa hingga, mahasiswa percaya bahwa penggunaan Exelsa akan secara positif mempengaruhi performa belajarnya. (2) Para dosen sebaiknya mendorong mahasiswanya untuk menggunakan Exelsa karena mahasiswa percaya bahwa orang-orang yang penting baginya, misalnya dosen menganggap bahwa dia sebaiknya menggunakan Exelsa. (3) Universitas Sanata Dharma sebaiknya memberikan dukungan yang memadai terhadap ketersediaan infrastruktur teknis dan organisasional yang mendukung penggunaan Exelsa. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu sehingga penelitian ini dapat diselesaikan, terutama kepada Ir. Ig. Aris Dwiatmoko, M.Sc., Prof. Diogenes de Souza Bido, dan Dr. Christian M. Ringle atas diskusinya mengenai metode statistik. Terakhir, namun tidak mengurangi rasa hormat, kami berterima kasih kepada Puspaningtyas Sanjoyo Adi, S.T., M.T., PH Prima Rosa, S.Si., M.Sc., I Gusti Ketut Puja S.T., M.T., dan Damar Widjaja, S.T., M.T., atas izinnya sehingga kami dapat mengambil data untuk penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA [1] Arikunto, S., 2002, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi V, Rineka Cipta, Jakarta. [2] Azwar, S., 2007, Penyusunan Skala Psikologi, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. [3] Azwar, S., 2008, Reliabilitas dan Validitas, Edisi ke-3, Pustaka Pelajar, Yogyakarta. [4] Dasgupda, S., Haddad, M., Weiss, P., dan Bermudez, E., 2007, User Acceptance of Case Tools in System Analysis and Design: an Empirical Study, Journal of Informatics Education Research, Vol. 9, No. 1, pp [5] Ghozali, Imam, 2008, Struktural Equation Modeling Metode Alternatif dengan Partial Least Square (PLS), Edisi ke-2, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. [6] Hasan, M.I., 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, Ghalia Indonesia, Jakarta. [7] Henseler, J., Ringle, C.M., dan Sinkovics, R.R., The Use of Partial Least Squares Path Modeling in International Marketing, dalam Sinkovics, R.R., Ghauri, P.N.(eds.), Advances in International Marketing, Vol. 20, Bingley 2009, pp [8] Hesterberg, T., Monaghan, S., Moore, D.S., Clipson, A., dan Epstein, R., 2003, Bootstrap Methods and Permutation Tests, W. H. Freeman and Company. New York. [9] Jogiyanto, HM, 2008, Metodologi Penelitian Sistem Informasi: Pedoman dan Contoh Melakukan Penelitian di Bidang Sistem Teknologi Informasi, Penerbit Andi, Yogyakarta. [10] Lundy, J., dan Filho, W.A.A, 2004, Magic Quadrant for Learning Management Systems, wbtsystems/ html, Diakses tanggal 12 November [11] Marchewka, J.T., Liu, C., dan Kostiwa, K., 2007, An Application of the UTAUT Model for Understanding Student Perceptions Using Course Management Software, Communications of the IIMA, Vol. 7, No. 2, pp [12] McGill, T., Klobas, J., dan Renzi, S., 2008, The Relationship between LMS Use and Teacher Performance: The Role of Task-Technology Fit, Australasian Conference on Information Systems, pp [13] P3MP, Manual Exelsa Mahasiswa, usd.ac.id/ godownload.php?file=./uploads/tutorial/manualexelsamahasiswa.chm, Diakses tanggal 12 April [14] Sedana, IGN., dan Wijaya, W., 2009, Applying UTAUT Model to Reach Better Understanding on The Acceptance and Use of Learning Management System Case Study: Experiential E-Learning of Sanata Dharma University, Proceedings of the International Conference on Advance Computer Science and Information Systems, pp [15] Sugiyono, 2009, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Edisi ke-6, Alfabeta, Bandung. [16] Tibendarana, P.K.G., dan Ogao, P.J., 2008, Information Communication Technologies Acceptance and Use Among University Communities in Uganda: A Model for Hybrid Library Services End- Users, International Journal of Computing and ICT Research, Vol. 1, No. 1, pp [17] Tim Penyusun, 2007, Pedoman Penjaminan Mutu Penyelenggaraan e- Learning, %20mutu%20 e-learning %20UI.pdf, Diakses tanggal 17 Desember [18] Tim Penyusun, 2008, Rencana Strategis , Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
6 32 INTERNETWORKING INDONESIA JOURNAL SEDANA & WIJAYA [19] Venkatesh, V, 2000, Determinants of Perceived Ease of Use: Integrating Control, Intrinsic Motivation, and Emotion into the Technology Acceptance Model, Information Systems Research, Vol. 11, No. 4, pp [20] Venkatesh, V., Morris, M.G., Davis, G.B., dan Davis, F.D., 2003, User Acceptance of Information Technology: Toward a Unified View, MIS Quarterly, Vol. 27, No. 3, pp [21] Wahid, F., 2007, Using Technology Adoption Model to Analyze Internet Adoption and Use Among Men and Women in Indonesia, The Electronic Journal on Information System in Developing Countries, Vol. 32, No. 6, pp I Gusti Nyoman Sedana received his Bachelor degree from the Informatics Engineering Department, University of Sanata Dharma, Indonesia, in His previous research includes user acceptance models. He is currently a quality assurance staff member at the Sigma Cipta Caraka Corporation. St. Wisnu Wijaya received his Bachelor degree from the Electrical Engineering Department, Gadjah Mada University and his Master of Informatics degree from the Department of Informatics, Bandung Institute of Technology (ITB), Indonesia. His current appointments are: lecturer of Department of Informatics and researcher at the Center for Information Technology Studies, Sanata Dharma University, Indonesia. Since 2009, he has been an expert staff for the Institute for Migrant Workers. His research interest is in the information system discipline, especially the role of information technology in social change. He has published numerous papers in peer-reviewed journals and conference proceeding. Mr St. Wisnu Wijaya has won numerous research grants, including research grants from the Government of Indonesia, Sanata Dharma University and International Donors.
I Gusti Nyoman Sedana dan St. Wisnu Wijaya
PENERAPAN MODEL UTAUT UNTUK MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM STUDI KASUS: EXPERENTIAL E-LEARNING OF SANATA DHARMA UNIVERSITY I Gusti Nyoman Sedana dan St. Wisnu Wijaya Program
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI Pada bagian ini akan diuraikan beberapa teori mengenai mengenai The Unified Theory of Acceptance and Use Of Technology (UTAUT), perumusan hipotesis penelitian, dan model penelitian.
PENDAHULUAN. sebagai e-learning. Namun dalam perkembangannya e-learning memiliki
1 PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dewasa ini kegiatan belajar mengajar sudah tidak diharuskan dalam sebuah tempat khusus yang bernama kelas. Dengan kemajuan teknologi informasi
Analisis Penerimaan dan Penggunaan Aplikasi Work Order Android Menggunakan Metode UTAUT Pada PDAM Kota Malang
Analisis Penerimaan Penggunaan Aplikasi Work Order Android Menggunakan Metode UTAUT Pada PDAM Kota Malang Ika Winda Kusumawari *1, Evi Dwi Wahyuni 2, Wil Suharso 3 1,2,3 Universitas Muhammadiyah Malang
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian mengenai aplikasi hybrid learning Brilian
3 BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian mengenai aplikasi hybrid learning Brilian yang diterapkan oleh Stikom Surabaya pada tahun ajaran 2014/2015. Penelitian
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1.Teori/ Konsep 2.1.1. UTAUT UTAUT merupakan salah satu model penerimaan teknologi terkini yang dikembangkan oleh Venkatesh, dkk [5]. Dengan kata lain UTAUT ( Unified Theory of
BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Teknologi Komputer
BAB 2 LANDASAN TEORI Bab ini menjelaskan teori-teori yang digunakan pada penelitian yang dilakukan. Adapun teori yang digunakan meliputi teknologi komputer secara umum, penelitian kuantitatif, snowball
BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Google Apps for Edu. Menggunakan konsep hybrid learning, pembelajaran bukan
4 BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN 4.1 Profil Aplikasi Brilian Brilian adalah aplikasi hybrid learning Stikom Surabaya dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pembelajaran,
Model-Model User Acceptance
Model-Model User Acceptance Renza Azhary [1202000826] Intan Sari H. H. Z. [1204000459] Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia Landasan Teori User acceptance dapat didefinisikan sebagai keinginan
PENERAPAN METODE UTAUT UNTUK MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN APLIKASI TRANSPORTASI ONLINE (STUDI KASUS : WILAYAH JABODETABEK)
PENERAPAN METODE UTAUT UNTUK MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN APLIKASI TRANSPORTASI ONLINE (STUDI KASUS : WILAYAH JABODETABEK) Yesni Malau Manajemen Administrasi, ASM BSI Jl. Jatiwaringin Raya No.18
ANALISIS PENGGUNAAN SIAP PADAMU NEGERI DI SMK PGRI KRAS MENGGUNAKAN MODEL UTAUT
ANALISIS PENGGUNAAN SIAP PADAMU NEGERI DI SMK PGRI KRAS MENGGUNAKAN MODEL UTAUT SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Komputer (S.Kom) Pada Program Studi Sistem
Analisis Penerimaan Layanan E-Filing Dalam Pelaporan SPT Tahunan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam) 2 Di KPP Pratama Surakarta
Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan (SEMANTIK) 2015 361 Analisis Penerimaan Layanan E-Filing Dalam Pelaporan SPT Tahunan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam)
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan yang sangat pesat pada bidang teknologi informasi saat ini mendorong masyarakat dunia memasuki era teknologi yang serba cepat sekaligus menjadikan informasi
BAB I PENDAHULUAN. disajikan secara langsung, kapan saja, dan dimana saja. bernama UWKS Academic Smart Mobile. Aplikasi tersebut bertujuan
1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perkembangan teknologi yang begitu pesat memberikan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Saat ini teknologi informasi memiliki peran sebagai pendukung proses
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI SIFOSTER XL AXIATA DI SMK MUHAMMADIYAH MAGELANG. Abstrak
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI SIFOSTER XL AXIATA DI SMK MUHAMMADIYAH MAGELANG Kapti 1, Wing Wahyu Winarno 2, Andi Sunyoto 3. 1 STMIK AMIKOM Yogyakarta 2 STIE YKPN Yogyakarta 3 Magister Teknik Infortika
BAB III METODE PENELITIAN. minat perilaku nasabah dalam penggunaan layanan menggunakan model integrasi
BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah suatu cara atau prosedur yang dipergunakan untuk melakukan penelitian sehingga mampu menjawab rumusan masalah dan tujuan penelitian dengan suatu landasan
HUBUNGAN FAKTOR PENERIMAAN APLIKASI UJIAN SEKOLAH BERBASIS KOMPUTERMENGGUNAKAN MODEL UTAUT
HUBUNGAN FAKTOR PENERIMAAN APLIKASI UJIAN SEKOLAH BERBASIS KOMPUTERMENGGUNAKAN MODEL UTAUT Aris Puji Widodo 1), Rahmat Gernowo 2) 1 Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro Semarang email:
Hannix Sulistyowati 2 NIM Abstrack
Analisis Penerimaan dan Penggunaan Pengguna Terhadap Penerapan Sistem E-office di Universitas Airlangga dengan Menggunakan Model Unified Theory Of Acceptance and Use Of Technology (UTAUT) 1 Hannix Sulistyowati
Analisis Penerimaan Pengguna Terhadap Aplikasi Salatiga Mobile Library Menggunakan Technology Acceptance Model
Analisis Penerimaan Pengguna Terhadap Aplikasi Salatiga Mobile Library Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) (Studi Kasus : Perpustakaan Dan Arsip Daerah Kota Salatiga) Artikel Ilmiah Peneliti
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori (explanatory research).
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori (explanatory research). Menurut Singarimbun dan Effendi (1995: 5) dalam Liyana (2015: 48), penelitian
JURNAL IPTEKS TERAPAN Research of Applied Science and Education V10.i4 ( )
EFEK MODERASI KESUKARELAAN TERHADAP PEMBELAJARAN ONLINE PADA UNIVERSITAS SAHID SURAKARTA Rina Yulius 1*), Paulus Insap Santosa 2), Rudy Hartanto 2) 1 D3 Teknik Komputer, Sekolah Tinggi Teknologi Payakumbuh,
PERANCANGAN DAN EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN PERGURUAN TINGGI AKMI BATURAJA
D-175 1 PERANCANGAN DAN EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI KEPEGAWAIAN PERGURUAN TINGGI AKMI BATURAJA Sri Tita Faulina 1, Yunita Trimarsiah 2, Wisnumurti 3 1,2,3 AMIK AKMI Baturaja Jl. A. Yani No.
KAJIAN TERHADAP PERILAKU PENGGUNA SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL UTAUT
KAJIAN TERHADAP PERILAKU PENGGUNA SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL UTAUT Diana Dosen Universitas Bina Darma Jalan Jenderal Ahmad Yani No.12, Palembang Pos-el: [email protected] Abstract: This
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Pengertian Pemasaran Pengertian Manajemen Pemasaran Pengertian Jasa
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka 2.1.1 Pengertian Pemasaran Dasar pemikiran pemasaran sebagaimana yang dikemukakan Kotler (2010:174), dimulai dari kebutuhan dan keinginan manusia. Manusia membutuhkan
Analisis Perilaku Penggunaan Sistem Informasi Menggunakan Model UTAUT
Analisis Perilaku Penggunaan Sistem Informasi Menggunakan Model UTAUT R. Kristoforus Jawa Bendi 1, Sri Andayani 2 Sekolah Tinggi Teknik Musi, Palembang 30113 1,2 E-mail: [email protected], [email protected]
Adopsi Teknologi Informasi Pada Usaha Mikro Kecil Menengah: Studi Pemanfaatan Sosial Media Untuk Menjalankan Bisnis
Adopsi Teknologi Informasi Pada Usaha Mikro Kecil Menengah: Studi Pemanfaatan Sosial Media Untuk Menjalankan Bisnis Vionita Mandala 1), Andeka Rocky Tanaamah 2), Johan J.C. Tambotoh 3) Program Studi System
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini adalah penelitian mengenai aplikasi Stikom Institutional
BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini adalah penelitian mengenai aplikasi Stikom Institutional Repository (SIR) yang diterapkan oleh Stikom Surabaya pada tahun ajaran 2014. Penelitian ini bertujuan
Artikel Ilmiah. Diajukan kepada Fakultas Teknologi Informasi untuk memperoleh gelar Sarjana Sistem Informasi. Peneliti: Indahyana Putri Manafe
Analisis Minat Penggunaan Sistem Informasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Menggunakan Unified Theory Of Acceptance And Use Of Technology (UTAUT) Studi Kasus SMP Negeri 1 Salatiga Artikel Ilmiah
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Diagram Alir Penelitian Berikut ini adalah diagram alir penelitian yang merupakan pengembangan diagram alir dari (Sekaran, 2008, pp.117). Diagram alir ini menggambarkan
PENERAPAN METODE UTAUT (UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY) DALAM MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN WEBSITE KKN LPPM UNISI
Jurnal SISTEMASI, Volume 6, Nomor 2, Mei 207 : 26 34 E-ISSN:2540-977 ISSN:2302-849 PENERAPAN METODE UTAUT (UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY) DALAM MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGGUNAAN WEBSITE
PENGGUNAAN TEORI UTAUT GUNA MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGIMPLEMENTASIAN IDEA SEBAGAI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM TELKOM UNIVERSITY FINAL PROJECT JOURNAL
ISSN : 2355-9365 e-proceeding of Engineering : Vol.3, No.3 December 2016 Page 5280 PENGGUNAAN TEORI UTAUT GUNA MEMAHAMI PENERIMAAN DAN PENGIMPLEMENTASIAN IDEA SEBAGAI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM TELKOM
ISSN : e-proceeding of Management : Vol.4, No.1 April 2017 Page 281
ISSN : 2355-9357 e-proceeding of Management : Vol.4, No.1 April 2017 Page 281 ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TCASH MENGGUNAKAN UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY 2 (UTAUT2) STUDI PADA MAHASISWA
TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL: MENGUJI KEEFEKTIVAN PENERIMAAN SISTEM INFORMASI TERPADU (SISTER) DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS JEMBER
TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL: MENGUJI KEEFEKTIVAN PENERIMAAN SISTEM INFORMASI TERPADU (SISTER) DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS JEMBER Peneliti : Kartika 1 Mahasiswa Terlibat : - Sumber Dana : DIPA Universitas
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XVIII Program Studi MMT-ITS, Surabaya 27 Juli 2013
PEMODELAN PENGGUNAAN NYATA APLIKASI WEBSITE E-LEARNING OLEH DOSEN DI UA MENGGUNAKAN METODE PARTIAL LEAST SQUARES STRUCTURAL EQUATION MODELING (PLS-SEM) Sulih Priyono dan Sony Sunaryo Program Studi Magister
EVALUASI PENERIMAAN JEJARING SOSIAL GOOGLE+ PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI WILAYAH JAKARTA SELATAN
EVALUASI PENERIMAAN JEJARING SOSIAL GOOGLE+ PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI WILAYAH JAKARTA SELATAN Fitriana Destiawati 1), Tri Yani Akhirina 2), Abdul Mufti 3) 1), 2), 3) Teknik Informatika Universitas
ANALISIS USABILITY PADA SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) DI AKPER AL KAUTSAR
ANALISIS USABILITY PADA SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB MENGGUNAKAN UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) DI AKPER AL KAUTSAR Kapti¹ ¹Program Studi Manajemen Informatika, STMIK Bina
Artikel Ilmiah. Peneliti : Widya Suprapto
Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada Lembaga Pemerintahan Menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use a Technology (UTAUT) (Studi Kasus : DISHUBKOMBUDPAR Kota Salatiga) Artikel Ilmiah Peneliti
Vol. 4 No. 2 Oktober 2016 Jurnal TEKNOIF ISSN: ANALISIS E-LEARNING STMIK STIKOM BALI MENGGUNAKAN TECHONOLOGY ACCEPTANCE MODEL
ANALISIS E-LEARNING STMIK STIKOM BALI MENGGUNAKAN TECHONOLOGY ACCEPTANCE MODEL Ni Made Shandyastini 1, Kadek Dwi Pradnyani Novianti 2 STMIK STIKOM Bali [email protected] 1, [email protected]
JSIKA Vol. 5, No. 11, Tahun 2016 ISSN X
Pengukuran Penerimaan Aplikasi Uwks Academic Smart Mobile Menggunakan Metode Utaut (Unified Theory of Acceptance and Use of Technology) Dio Gadang Rachmadi 1) Dewiyani Sunarto 2) Ignatius Adrian Mastan
DAFTAR ISI. ABSTRAKSI... i. KATA PENGANTAR... ii. DAFTAR ISI... iv. DAFTAR GAMBAR... vii. DAFTAR TABEL...viii BAB I PENDAHULUAN...
DAFTAR ISI Halaman ABSTRAKSI... i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR GAMBAR... vii DAFTAR TABEL...viii BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1Latar Belakang Masalah... 1 1.2 Rumusan Masalah... 4 1.3 Batasan
PENGARUH PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI TERHADAP KINERJA INDIVIDU (Studi Kasus pada Perum BULOG Divisi Regional Jawa Tengah)
DIPONEGORO JOURNAL OF ACCOUNTING Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013, Halaman 1-10 http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/accounting ISSN (Online): 2337-3806 PENGARUH PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI
Penerapan Metode UTAUT untuk Memahami Penerimaan Aplikasi Kamus Istilah Akuntansi pada Smartphone
Penerapan Metode UTAUT untuk Memahami Penerimaan Aplikasi Kamus Istilah Akuntansi pada Smartphone Qoriani Widayati 1, Febriyanti Panjaitan 2 Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Palembang [email protected]
Diterima: 9 Mei Disetujui: 26 Juni Dipublikasikan: September 2010
JDA Vol. 2, No. 2, September 2010, 92-102 ISSN 2085-4277 http://journal.unnes.ac.id/index.php/jda APLIKASI MODEL PENERIMAAN TEKNOLOGI DALAM PENGGUNAAN SOFTWARE AUDIT OLEH AUDITOR Dhini Suryandini Jurusan
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskriptif Hasil Penelitian Responden dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara. Penyebaran kuesioner dilakukan menggunakan penyebaran secara
Prosiding SNaPP2014Sains, Teknologi, dankesehatanissn EISSN
Studi komparatif metode Utaut & Tam terhadap penerapan SIA 1 Prosiding SNaPP2014Sains, Teknologi, dankesehatanissn2089-3582 EISSN 2303-2480 STUDI KOMPARATIF METODE UTAUT DAN TAM TERHADAP PENERAPAN SISTEM
Analisis Penerapan Sistem informasi ZISW Dengan Menggunakan Metode UTAUT
Analisis Penerapan Sistem informasi ZISW Dengan Menggunakan Metode UTAUT Nur Ali Farabi Manajemen Informatika, AMIK BSI Tangerang [email protected] Abstract In the process of searching for donors foundation
ANALISIS PENERIMAAN TEKNOLOGI INTERNET OLEH PENGAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT)
ANALISIS PENERIMAAN TEKNOLOGI INTERNET OLEH PENGAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) Cholila Djavad Nammah 1, Dana Indra Sensuse 2 Fakultas Ilmu Komputer,
LANDASAN TEORI. akhir ini, adapun teori-teori yang digunakan sebagai berikut:
2 BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Pada landasan teori akan dijelaskan dasar-dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas pada tugas akhir ini. Hal ini sangat penting karena
BAB II LANDASAN TEORI
BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Menurut O Brien pada bukunya Management Information Systems 10e (2010), sistem informasi merupakan suatu kombinasi teratur dari orang (people), perangkat keras
ANALISIS PENERIMAAN RAIL TICKET SYSTEM PADA PT.KAI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UTAUT
ANALISIS PENERIMAAN RAIL TICKET SYSTEM PADA PT.KAI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UTAUT Yesni Malau Program Studi Manajemen Administrasi ASM BSI JAKARTA Jl. Jatiwaringin Raya No.18 Jakarta Timur [email protected]
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MINAT KONSUMEN MENGGUNAKAN APLIKASI GO-JEK ANALYSIS OF FACTORS OF CONSUMER INTENTION USING GO-JEK APPLICATION
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR MINAT KONSUMEN MENGGUNAKAN APLIKASI GO-JEK ANALYSIS OF FACTORS OF CONSUMER INTENTION USING GO-JEK APPLICATION Andry Redima Kurniawan ¹, Dra. Indrawati M.M., Ph.D², Ir. Tjahjono Djatmiko,
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian ini penulis mengambil obyek penelitian di
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu dan Tempat Penelitian Dalam melakukan penelitian ini penulis mengambil obyek penelitian di Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian mulai dilaksanakan pada Bulan
BAB V PENUTUP. learning di STIE Perbanas Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada perguruan
BAB V PENUTUP 5.1 Kesimpulan Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktorfaktor motivasional terhadap intensitas perilaku mahasiswa yang menggunakan e- learning di STIE Perbanas
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI DENGAN MINAT PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI DENGAN MINAT PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI OLEH: HANANI KRISTANTI 3203009037 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS UNIVERSITAS
ANALISIS PENERIMAAN TEKNOLOGI SISTEM UJIAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN TEKNOLOGI
ANALISIS PENERIMAAN TEKNOLOGI SISTEM UJIAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN TEKNOLOGI Wahyuni Setyowati ), Wing Wahyu Winarno 2), Sudarmawan 3) 1), Magister Teknik Informatika STMIK AMIKOM Yogyakarta
BAB 5 SIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN
BAB 5 SIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN 5.1. Simpulan Dari hasil uji dan pembahasan yang digunakan sesuai dengan tujuan penelitian yang dilakukan dengan analisis regresi linier berganda dan analisis regresi
BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Customer memiliki peran yang sangat penting untuk membuat suatu perusahaan menjadi lebih berkembang, karena mereka merupakan pembeli (individual) yang akan menggunakan
BAB II LANDASAN TEORI. 2.1 Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT)
BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini dijelaskan mengenai dasar-dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas. Teori-teori yang digunakan adalah sebagai berikut. 2.1 Unified Theory of Acceptance
Fitri Imandari Endang Siti Astuti Muhammad Saifi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya ABSTRAK
PENGARUH PERSEPSI KEMANFAATAN DAN PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP MINAT BERPERILAKU DALAM PENGGUNAAN E-LEARNING (Studi Pada Dosen Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya) Fitri Imandari Endang Siti
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian Saat ini SDM berperan aktif dan menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam pencapaian visi dan misi perusahaan. Oleh karena itu, SDM suatu perusahaan
Evaluasi Penerimaan Teknologi Informasi Mahasiswa di Palembang Menggunakan Model UTAUT
Evaluasi Penerimaan Teknologi Informasi Mahasiswa di Palembang Menggunakan Model UTAUT Muhammad Nasir Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma Jl. Ahmad Yani No.12 Palembang [email protected]
1. Pendahuluan. Prosiding SNaPP2014 Sains, Teknologi, dan Kesehatan ISSN EISSN
Prosiding SNaPP2014 Sains, Teknologi, dan Kesehatan ISSN 2089-3582 EISSN 2303-2480 STUDI KOMPARATIF METODE UTAUT DAN TAM TERHADAP PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK (STUDI KASUS: SISTEM INFORMASI AKADEMIK
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang ada di Bandar Lampung untuk mengetahui faktor-faktor yang
27 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan pada universitas yang ada di Bandar Lampung untuk mengetahui faktor-faktor yang
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Penelitian-Penelitian Terdahulu Penelitian tentang mobile banking telah banyak dilakukan oleh peneliti di berbagai negara. Adapun jenis mobile banking yang paling banyak diteliti
JSIKA Vol. 4, No. 2. September 2015 ISSN X
FaktorFaktor Yang Terhadap Penerimaan Aplikasi Dengan Model UTAUT Andre Mentaya 1) M.J.Dewiyani Sunarto 2) Sri Hariani Eko Wulandari 3) Program Studi/Jurusan Sistem Informasi STMIK STIKOM Surabaya Jl.
III. METODE PENELITIAN. meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Teknik penentuan sampel pada
III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Tipe Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif adalah penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan
Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi Menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use Technology
Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi Menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use Technology 2 (UTAUT 2) (Studi Kasus : Data Pokok Pendidikan Menengah (DAPODIKMEN) Kota Salatiga) Artikel Ilmiah
Bab I Pendahuluan. I.1 Latar belakang
Bab I Pendahuluan I.1 Latar belakang Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) yang pesat pada saat ini menimbulkan dampak yang signifikan untuk kehidupan manusia. Hal ini mendorong terjadinya
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi (population) yaitu wilayah generalisasi yang terdiri atas sekelompok
20 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Penelitian 3.1.1 Populasi Penelitian Populasi (population) yaitu wilayah generalisasi yang terdiri atas sekelompok orang, kejadian atau segala sesuatu
PERILAKU KONSUMEN INDIVIDU DALAM MENftADOPSI LAYANAN BERBASIS TEKNOLOftI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
PERILAKU KONSUMEN INDIVIDU DALAM MENftADOPSI LAYANAN BERBASIS TEKNOLOftI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PERILAKU KONSUMEN INDIVIDU DALAM MENGADOPSI LAYANAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Indrawati,
KATA PENGANTAR Analisis Perilaku Penggunaan Aplikasi Pesan Instan dengan Menggunakan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology
KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena atas berkat dan rahmat-nya, penulis dapat menyelesaikan tesis dengan judul Analisis Perilaku Penggunaan Aplikasi
BAB 2 LANDASAN TEORI
BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Evaluasi 2.1.1 Konsep Dasar Evaluasi Evaluasi merupakan bagian dari sistem manajemen yaitu perencanaan, organisasi, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi.tanpa evaluasi, maka tidak
BAB III METODE PENELITIAN. semua pengguna akhir sistem (end-user) pada Dinas Pendapatan, Pengelola
25 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Sumber Data Penelitian ini menggunakan data primer yang merupakan data penelitian yang diperoleh langsung dari sumber aslinya (Sekaran, 2003). Objek penelitian adalah
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Universitas Lampung yang
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Universitas Lampung yang mempunyai akses untuk menggunakan Aplikasi Sistem Informasi Manejemen
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Metode yang Digunakan Jenis penelitian ini menerapkan adalah analisis asosiative karena penelitian ini dilakukan untuk mencari hubungan kausal antara variabel independen terhadap
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Kemajuan dunia teknologi berkembang dengan cepat dari tahun ke tahun sampai saat ini, terutama dalam perkembangan teknologi informasi. Perkembangan teknologi
BAB III METODE PENELITIAN. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program S1 Akuntansi di Kota
26 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Populasi dan Sampel Populasi penelitian ini adalah mahasiswa program S1 Akuntansi di Kota Bandarlampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan convenience sampling, yaitu
Analisis Penggunaan Sistem Aplikasi D-Pack Terhadap Kepuasan Pengguna pada CV.Sumber Jadi Pangkalpinang
26 Analisis Penggunaan Sistem Aplikasi D-Pack Terhadap Kepuasan Pengguna pada CV.Sumber Jadi Pangkalpinang Rika Pratiwi* 1, Ervi Cofriyanti 2 1,2 STMIK Global Informatika MDP Jl. Rajawali No.14 Palembang
Analisis Manfaat Penerapan Sistem Informasi Ujian Online: Studi Kasus SMK Pasim Plus
JTERA - Jurnal Teknologi Rekayasa, Vol. 2, No. 1, Juni 2017, Hal. 47-54 p-issn 2548-737X e-issn 2548-8678 Analisis Manfaat Penerapan Sistem Informasi Ujian Online: Studi Kasus SMK Pasim Plus Erick Andika
RATNA DZULHAIDA, REFI RIFALDI WINDYA GIRI Program Studi Manajemen Bisnis, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Telkom
bidang EKONOMI ANALISIS MINAT MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN LAYANAN E-MONEY DI INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MODIFIKASI UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE TECHNOLOGY 2 (UTAUT 2) RATNA DZULHAIDA,
BAB III LANDASAN TEORI. A. Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) Model ini menggabungkan delapan model sekaligus, yaitu:
BAB III LANDASAN TEORI A. Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) UTAUT adalah sebuah model penerimaan teknologi yang diusulkan oleh Viswanath Venkatesh, dkk pada tahun 2003 (Venkatesh
Evaluasi Terhadap Penerimaan Pengguna Sistem Enterprises Resource Planning PT. Perkebunan Nusantara XI (Persero) Dengan Model Adapted UTAUT
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer e-issn: 2548-964X Vol. 2, No. 9, September 2018, hlm. 2841-2849 http://j-ptiik.ub.ac.id Evaluasi Terhadap Penerimaan Pengguna Sistem Enterprises
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Penyusunan Kuesioner dan Penentuan Variabel
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Penyusunan Kuesioner dan Penentuan Variabel Kuesioner disusun berdasarkan penelitian yang telah dilakukan olehwadie Nasri dan Lanouar Charfeddine (2012) mengangkat faktor
ISSN : e-proceeding of Management : Vol.4, No.1 April 2017 Page 53
ISSN : 2355-9357 e-proceeding of Management : Vol.4, No.1 April 2017 Page 53 PENGARUH ADOPSI TEKNOLOGI LAYANAN UANG ELEKTRONIK TELKOMSEL CASH MENGGUNAKAN PENDEKATAN UTAUT2 THE EFFECT OF TECHNOLOGY ADOPTION
IR - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA ABSTRAK
Lukman Hakim, 2018. Evaluasi Terhadap Penerimaan Masyarakat Terhadap Situs Pembelajaran Koding Menggunakan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology. Skripsi ini dibawah bimbingan Drs. Eto Wuryanto,
BAB III METODE PENELITAN
BAB III METODE PENELITAN A. Obyek / Subyek Penelitian 1. Obyek Penelitian Penelitian ini akan dilakukan pada PUSKESMAS Mantrijeron, sebagai unit pelayanan jasa yang menerapkan sistem manajemen mutu ISO
BAB 1 PENDAHULUAN. keseharian kita. Begitu juga alat transportasi. Di Indonesia, terdapat tiga jenis
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Teknologi semakin berkembang pesat dan menjadi bagian penting dalam keseharian kita. Begitu juga alat transportasi. Di Indonesia, terdapat tiga jenis alat transportasi
BAB II LANDASAN TEORI...
DAFTAR ISI Halaman Sampul... i Halaman Judul... ii Halaman Pernyataan Bebas Plagiarisme... iii Halaman Persetujuan... iv Halaman Berita Acara Ujian.. v Halaman Motto... vi Halaman Persembahan... vii Kata
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI PEMBAYARAN ELEKTRONIK BERGERAK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UTAUT.
JURNAL Jurnal Akuntansi AKUNTANSI Indonesia, INDONESIA, Hal. 50-60 ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PEMANFAATAN DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI PEMBAYARAN ELEKTRONIK BERGERAK DENGAN MENGGUNAKAN
EVALUASI PENERAPAN FROFAST MENGGUNAKAN MODEL UTAUT
D-36 EVALUASI PENERAPAN FROFAST MENGGUNAKAN MODEL UTAUT (Studi Kasus: Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang) Fatmasari Universitas Bina Darma Jalan Jenderal Ahmad Yani 3 Palembang, Sumatera
III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode
III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei untuk mengumpulkan data. Penelitian kuantitatif dilakukan berdasarkan ukuran
Analisis Pengaruh Penggunaan Sistem Informasi Pelayanan Cabang Terhadap Kinerja Operasional Karyawan pada PT. Taspen (Persero) Cabang Palembang
18 ISSN: 2407-1102 Analisis Pengaruh Penggunaan Sistem Informasi Pelayanan Cabang Terhadap Kinerja Operasional Karyawan pada PT. Taspen (Persero) Cabang Palembang Rachman Saputra* 1, Sang Aji 2, Ervi Cofriyanti
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Obyek dan Subyek Penelitian Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Unit II Gamping yang merupakan salah satu instansi rumah sakit yang berada di Jl. Wates
Judul : Penerapan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 untuk Menjelaskan Minat dan Penggunaan Mobile Banking
Judul : Penerapan Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 untuk Menjelaskan Minat dan Penggunaan Mobile Banking di Kota Denpasar Nama : Ni Wayan Dewi Mas Yogi Pertiwi NIM : 1306305008
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PADA PENERIMAAN E-MONEY PADA KALANGAN MAHASISWA DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL
TESIS IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PADA PENERIMAAN E-MONEY PADA KALANGAN MAHASISWA DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL DEWI PARAMITA No. Mhs.: 145302292/PS/MTF PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK
BAB IV METODE PENELITIAN. komprehensif mengenai hubungan hubungan antar variabel variabel yang
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Rancangan dan Ruang Lingkup Penelitian Rancangan penelitian merupakan suatu rencana yang terstruktur dan komprehensif mengenai hubungan hubungan antar variabel variabel yang
III. METODE PENELITIAN
III. METODE PENELITIAN 3.1. Kerangka Pemikiran Penelitian PT. WOM Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan (finance), dimana bidang usahanya memberikan pembiayaan kepada konsumen dengan konsentrasi
KAJIAN TEKNOLOGI SISTEM UJIAN ONLINE DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UTAUT
PARADIGMA, VOL XV NO. MARET 203 KAJIAN TEKNOLOGI SISTEM UJIAN ONLINE DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UTAUT Nunung Hidayatun Program Studi Manajemen Informatika Akademik Manajemen Informatika dan Komputer Bina
