DRIVE PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
|
|
|
- Siska Widjaja
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 DRIVE PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / a
2 Contents Daftar Isi Event Highlights Ikhtisar Peristiwa Financial Highlights Ikhtisar Keuangan Message from the President Commissioner Sambutan Komisaris Utama Report of the President Director Laporan Direktur Utama Business and Operating Review Tinjauan Usaha dan Operasional Management s Discussion and Analysis of Financial Condition Analisa dan Pembahasan Manajemen atas Kondisi Keuangan Human Resources Sumber Daya Manusia Corporate Social Responsibility Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Governance Tata Kelola Perusahaan Corporate Data Data Perseroan Financial Report Laporan Keuangan b / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
3 In Indonesia s fast growing automotive sector, MPM continued to make sound progress in 2014, as a leader in integrated automotive products and services. Di sektor otomotif Indonesia yang berkembang pesat, pada tahun 2014 MPM terus melaju sebagai pemimpin dalam produk dan layanan otomotif terpadu. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 1
4 Drive MPM is a leading consumer automotive company managed by resourceful and passionate people, with a mission to provide high quality and friendly transportation products and services that make our customers happy. We draw on a legacy of 27 years automotive experience and strategic partnerships. We represent local and global brands through a nationwide ecosystem in a market with massive potential. With MPM you can buy, rent, service, maintain, insure and finance your mobility. So let s drive together. MPM adalah perusahaan otomotif konsumer terkemuka yang dikelola oleh sumberdaya manusia yang memiliki semangat berprestasi tinggi, dengan misi untuk menyediakan produk dan layanan transportasi berkualitas prima dan ramah sehingga menyenangkan para pelanggan. Keunggulan kami adalah pengalaman selama 27 tahun di bidang otomotif dan kemitraan strategis. Kami mewakili merek-merek lokal dan global dengan jaringan nasional di pasar yang memiliki potensi besar. Melalui MPM Anda dapat membeli, menyewa, memperoleh layanan, memelihara, mengasuransikan dan mendanai mobilitas Anda. Mari kita melaju bersama. Distribution and Retail Distribusi dan Ritel DRIVING TOGETHER Melaju Bersama 28 Auto Consumer Parts Suku Cadang Otomotif DRIVING Consistently Melaju Secara Konsisten 42 Auto Services Jasa Otomotif DRIVING Safely Melaju Dengan Aman 50 Financial Services Jasa Keuangan DRIVE TO Quality Melaju Menuju Kualitas 54 2 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
5 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 3
6 Event Highlights APR FEB FKT received Top Brand Award for 2W lube category Kick off customer satisfaction survey by Ipsos, a global market research company, average score 7,0 on each group subsidiary Memulai pengukuran independen Kepuasan Pelanggan oleh Ipsos, sebuah perusahaan riset pasar global, rata-rata nilai 7.0 pada masingmasing anak perusahaan FKT menerima Top Brand Award untuk kategori pelumas roda dua MAR MAY MPMFinance and SAF merger announced MPMFinance dan SAF mengumumkan merger MPMRent driving school opened in Bogor, West Java Nissan launched the new Datsun GO+ Nissan meluncurkan Datsun Go+ baru MPMRent membuka sekolah mengemudi di Bogor, Jawa Barat 1st Nissan Dealership for MPM Group opened in Enggano, Jakarta Diler Nissan pertama untuk MPM Group dibuka di Enggano, Jakarta 4 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
7 Ikhtisar Peristiwa JUN Nissan launched New Nissan Elgrand Nissan meluncurkan Nissan Elgrand baru Mulia received top awards from AHM for sales & digital channels, achieved 100,000 unit sale Mulia menerima top award dari AHM untuk sales & digital channels, mencapai penjualan unit MPMAuto: First Datsun delivered to customer MPMAuto menyerahkan Datsun pertama kepada konsumen JUL MPMAuto opened Nissan UCARS dealership, 1st in Indonesia Federal Karyatama received WOW Brand award from MarkPlus MPMAuto membuka dealer Nissan UCARS pertama di Indonesia Federal Karyatama menerima penghargaan WOW Brand dari MarkPlus MPMInsurance rated #11 for Insurance Co in the < Rp 250 billion premium category MPMInsurance meraih peringkat #11 untuk perusahaan asuransi < Rp 250 miliar premi PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 5
8 Event Highlights AUG SAF rated #1 multifinance for 2013 performance by InfoBank Magazine SAF memperoleh peringkat #1 multifinance untuk kinerja 2013 dari InfoBank Magazine Nissan launched new X-Trail, top rated new SUV Nissan meluncurkan X-Trail baru, bintang SUV baru Launched Datsun Go+ Hatchback Meluncurkan Datsun Go+ Hatchback SEP OCT Mulia launched Honda All New CBR150R in East Java Mulia meluncurkan Honda All New CBR150R di Jawa Timur MPMX successfully launched USD 200 million five year Senior Notes, which bear interest 6.75% per annum MPMX sukses menerbitkan Senior Notes bertenor lima tahun senilai USD 200 juta, dengan suku bunga 6,75% Signed a MoU with BCA Finance to sell Nissan & Datsun cars to BCA customers Menandatangani MoU dengan BCA Finance untuk menjual mobil Nissan dan Datsun kepada nasabah BCA 6 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
9 MPMAuto s 3rd Nissan & Datsun dealership was opened in Cilacap, Central Java Ikhtisar Peristiwa Diler Nissan & Datsun MPMAuto ketiga dibuka di Cilacap, Jawa Tengah Mulia received WOW Service Excellence Award (MarkPlus) and Quality Assurance System (AHM). Mulia menerima WOW Service Excellence Award (MarkPlus) dan Quality Assurance System (AHM) FKT set a new MURI record for oil refills change nationwide FKT meraih rekor Muri untuk ganti oli gratis NOV FKT received Social Media Award (Frontier) and Product Quality Award (Marketing Magazine + TERA) FKT menerima Social Media Award (Frontier) dan Product Quality Award (Marketing Magazine + TERA) MPMAuto opened its HQ and largest Nissan & Datsun dealership in Alam Sutera MPMAuto membuka diler Nissan & Datsun terbesar di Alam Sutera DEC FKT launched its 4W lube branded Federal Mobil FKT meluncurkan Federal Mobil pelumas roda 4 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 7
10 Financial Highlights MPM achieved 16% revenue growth to Rp 16.1 trillion and earnings of Rp 487 billion, consolidated our Financial Services businesses and raised significant new funding. MPM mencatat pertumbuhan pendapatan 16% menjadi Rp 16,1 triliun, dan laba Rp 487 miliar, mengkonsolidasikan usaha Jasa Keuangan kami dan meningkatkan pendanaan baru secara signifikan. For the purposes of full disclosure and transparency in respect of the USD 200 million Senior Notes facility completed in 2014, we have presented here selected financial information for both the consolidated group and the guarantor group of subsidiaries which excludes MPMFinance and MPMInsurance (AMPM). Untuk tujuan pengungkapan penuh dan transparansi sehubungan dengan penerbitan Senior Notes senilai USD 200 juta yang dilaksanakan pada 2014, kami menyampaikan sejumlah informasi keuangan untuk grup konsolidasi maupun grup penjamin anak perusahaan tidak termasuk MPMFinance dan MPMInsurance (AMPM). Net revenue by Business Segment (%) Pendapatan Neto berdasarkan segmen operasi (%) Distribution & Retail Auto Consumer Parts Auto Services Financial Services 8 // Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
11 Ikhtisar Keuangan All amounts in Rp billion unless otherwise stated / Dalam miliar Rupiah kecuali dinyatakan khusus Net Revenues / Pendapatan neto Net Debt / Kewajiban Bersih 13,879 1,015 16,076 1,191 4,945 4,436 5,570 10, ,043 3,528 12,864 14,885 3,297 9,956 1,902 1,139 2, EBITDA Total Assets / Total Aset , , ,070 11,220 4,940 13,950 5,919 1,086 1,183 4, ,799 6,280 8, EBITDA Margin (%) Profit for the year / Laba Tahun Berjalan Total equity / Total Ekuitas ,395 5, , Consolidated Konsolidasian PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Non Guarantor Bukan Penjamin Guarantor (non Financial Services business) Penjamin (diluar usaha Jasa Keuangan) Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 9
12 Financial Highlights in millions of Rupiah, unless otherwise specified dalam jutaan Rupiah kecuali dinyatakan khusus Statement of Comprehensive Income Laporan Laba Rugi Komprehensif Net revenues 10,776,919 13,878,602 16,076,412 Pendapatan neto Gross profit 1,618,215 2,023,771 2,313,546 Laba bruto Profit for the year 405, , ,760 Laba tahun berjalan Net profit attributable to: Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada: Owners of the Company 373, , ,188 Pemilik entitas induk Non-controlling interests 32,431 37,522 25,572 Kepentingan nonpengendali Total comprehensive income 409, , ,562 Total laba rugi komprehensif Total comprehensive income attributable to: Total laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan kepada: Owners of the company 374, , ,426 Pemilik entitas induk Non-controlling interests 34,585 37,668 19,136 Kepentingan nonpengendali Earning per share - From continuing operation (whole Rupiah) Laba per saham - Dari operasi yang dilanjutkan (Rupiah penuh) EBITDA consolidated 969,014 1,254,056 1,295,709 EBITDA konsolidasian EBITDA guarantor 836,166 1,086,094 1,183,261 EBITDA penjamin in millions of Rupiah, unless otherwise specified dalam jutaan Rupiah kecuali dinyatakan khusus Statements Of Financial Position Laporan Posisi Keuangan Cash consolidated 1,191,806 1,102,749 1,421,735 Kas konsolidasian Cash guarantor 1,018, ,298 1,106,722 Kas penjamin Total current assets 4,262,160 4,873,278 6,201,026 Total aset lancar Total assets 9,070,064 11,220,245 13,950,177 Total aset Investment in associates 35,680 39,323 42,683 Investasi pada entitas asosiasi Fixed assets, net 1,772,208 2,643,746 3,214,402 Aset tetap, neto Total current liabilities 3,883,585 4,478,387 4,207,258 Total liabilitas jangka pendek Total borrowings 6,137,045 5,538,541 6,922,121 Total pinjaman Bonds payable 0 0 2,472,753 Utang obligasi Total liabilities 7,232,860 6,825,671 8,690,018 Total liabilitas Net working capital 378, ,891 1,993,768 Modal kerja bersih Equity attributable to owners of the Company 1,579,799 4,144,245 4,538,653 Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Total equity 1,837,204 4,394,574 5,260,159 Total ekuitas Issued shares (in millions) 1,287 4,463 4,463 Saham Beredar (dalam jutaan) 10 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
13 Ikhtisar Keuangan in millions of Rupiah, unless otherwise specified dalam jutaan Rupiah kecuali dinyatakan khusus Ratio Analysis Analisa Rasio Gross profit margin 15.02% 14.58% 14.39% Marjin laba bruto Net profit margin 3.77% 4.06% 3.19% Marjin laba bersih Return on assets - consolidated 4.48% 5.03% 3.68% Laba bersih terhadap aset - konsolidasian Return on equity - consolidated 22.1% 12.8% 9.7% Laba bersih terhadap ekuitas - konsolidasian Current ratio 1.1x 1.1x 1.5x Rasio lancar Total liabilities to total assets ratio 0.8x 0.6x 0.6x Rasio total liabilitas terhadap total aset Total liabilities to total equity ratio 3.9x 1.6x 1.7x Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas Bank funding for guarantor 1,911,078 1,987, ,247 Pendanaan bank untuk penjamin Bank funding for non-guarantor 3,215,967 3,551,270 3,844,121 Pendanaan bank untuk non-penjamin Convertible Notes 1,010, Obligasi Konversi Book value of equity - consolidated 1,837,204 4,394,573 5,260,159 Nilai buku ekuitas - konsolidasian Book value of equity - guarantor 1,611,010 4,102,279 4,386,643 Nilai buku ekuitas - penjamin NET DEBT/Equity Ratio (Times) Rasio Kewajiban Bersih / Ekuitas (kali) NET DEBT/Ebitda Ratio (Times) Rasio Kewajiban Bersih / EBITDA (kali) FCCR: Fixed Charge Coverage Ratio (Times) Consolidated Konsolidasian Guarantor (non Financial Services business) Penjamin (diluar usaha Jasa Keuangan) PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 11
14 Message from The President Commissioner driving Edwin Soeryadjaya MPM is well placed on strong fundamentals to drive ahead into Saat ini MPM berada dalam kondisi dengan fundamental yang kokoh untuk melaju ke depan di tahun / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
15 Sambutan Komisaris Utama ahead Dear Shareholder, Para Pemegang Saham yang terhormat, MPM s markets are in transition Pasar MPM dalam transisi Indonesia, while still impacted by external changes in the world economy,has demonstrated again last year, that it remains a highly prospective automotive market. Investor preoccupation with low commodity prices, and external monetary policy moves in the USA and Europe, affecting all emerging economies, is reflected in the current valuation of the Rupiah. The macro picture today indicates we have emerged positively from a year of challenges and changes. The trade deficit has narrowed, with inflation showing an improving trend, while moves by Government towards economic deregulation and ambitious investment plans to address much-needed infrastructure, bode well. At MPM our positive stance has not changed. Based on a compelling combination of demographic advantage, rising disposable incomes and access to financing within a properly regulated financial services sector, the upside is substantial. The IMF estimates a 40% rise in personal consumption between , a level that will both sustain the two wheel market, where market penetration is still at 25% and the transition from two to four wheels at a current penetration rate of just 3.5%. Meskipun Indonesia masih terkena dampak perubahan eksternal perekonomian dunia, pasar otomotif di Indonesia ternyata masih menjanjikan, sebagaimana terlihat dari perkembangan selama satu tahun terakhir. Kekhawatiran investor akan rendahnya harga komoditas dan kebijakan moneter yang ditempuh Amerika Serikat dan Eropa yang imbasnya dirasakan semua negara berkembang dan menekan nilai tukar Rupiah. Kondisi ekonomi makro saat ini menunjukkan bahwa Indonesia berhasil melalui dengan baik segala kendala dan perubahan yang muncul di tahun yang penuh tantangan tersebut. Defisit perdagangan berkurang dan inflasi menurun, bersamaan dengan langkah baik Pemerintah dalam melaksanakan deregulasi dan menyiapkan anggaran besar untuk pembangunan infrastruktur. Di MPM kami masih tetap optimis. Dilihat dari faktor demografi, kenaikan penghasilan bersih masyarakat dan kemudahan mendapatkan fasilitas kredit sejalan perbaikan regulasi di sektor jasa keuangan memiliki peluang yang besar untuk tumbuh. Menurut perkiraan IMF selama periode konsumsi perorangan meningkat 40%. Kenaikan setinggi itu tentu akan menjamin perkembangan pasar kendaraan roda dua yang penetrasinya saat ini masih 25% dan akan menunjang transisi dari roda dua ke roda empat yang penetrasinya baru mencapai 3,5%. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 13
16 Message from The President Commissioner The prospect of continuing low oil and gas prices presents a mixed picture; on one hand a possible constraint on national reserve development, however, on the other a real reward in lower pump prices, making personal transportation more affordable. Without doubt, improved mobility across the archipelago will contribute significantly to foster domestic trade and commerce in an economy that is two thirds reliant on domestic consumption for its future. Prospek harga minyak dan gas bumi memberikan gambaran kondisi yang beragam: di satu sisi tampak bahwa upaya pengembangan cadangan migas dalam negeri masih terkendala, namun rendahnya harga BBM menyebabkan kendaraan pribadi semakin terjangkau. Tidak diragukan bahwa mobilitas yang lebih tinggi di seluruh nusantara berperan besar dalam memajukan perdagangan dan perniagaan dalam negeri, apalagi dua pertiga perekonomian di Indonesia masih bergantung pada konsumsi dalam negeri. Against this backdrop the company has been through a period of adjustment, with lower earnings and cost pressures associated with a weaker Rupiah and a slowdown in economic growth. MPM is managing this transition phase sensibly before our markets resume more robust growth levels that will translate into higher quality earnings. MPM people make a winning difference MPM offers a number of distinctive differences; these include the strength of our brands in lubricants, our association with high quality strategic partners in Honda, Nissan and JACCS a leading finance group, and the growth of our people both in number and skills development. Significant strides have been made in building up our talent pool with a further 7% growth in full time employees, and in the development of young leaders capable in cross marketing and relationship building. These nascent businesses offer substantial potential through the efforts of qualified and competent people. In our second year as a listed company, MPM Group is already a recognized winner. Mulia, our distributor won a total of 15 awards for exceptional sales and service performance from our principals and others; Federal Karyatama, our lubricant producer collected 4 awards for excellence in marketing and social responsibility; MPMFinance won 2 financial performance awards while MPMInsurance, in only the third year of operation, has attained a ranking of 11th largest in the medium category of insurers, as rated by a leading publication. It is MPM people who have made the difference. Di tengah beragamnya kendala, seperti menurunnya pendapatan, naiknya biaya akibat pelemahan rupiah, Perusahaan berhasil melakukan berbagai penyesuaian. MPM melalui fase transisi tersebut dengan baik sambil menunggu pasar kembali tumbuh yang tentunya akan berimbas pada kenaikan pendapatan. Personil MPM berperan besar Banyak faktor yang menjadikan MPM unggul, antara lain adalah produk pelumas anak perusahaan yang mereknya telah dikenal konsumen, kemitraan strategis dengan perusahaan besar dan berkualitas seperti Honda, Nissan, dan JACCS yang merupakan perusahaan pembiayaan konsumen ternama di Jepang serta peningkatan jumlah dan kualitas personil. Beberapa langkah penting telah kami ambil, di antaranya menambah jumlah karyawan sebanyak 7% dan mengembangkan potensi pimpinan muda perusahaan yang cakap di bidang pemasaran dan pembinaan relasi dengan pelanggan. Meskipun usaha kami baru mulai berkembang, namun potensi pertumbuhannya sangat besar karena ditopang oleh tenaga yang berkualifikasi dan kompeten. Di tahun kedua setelah pencatatan saham, keberadaan Grup MPM telah diperhitungkan berbagai kalangan. Mulia, anak perusahaan di bidang distribusi, berhasil meraih 15 penghargaan dari prinsipal dan pihak terkait lainnya berkat kinerjanya dalam hal penjualan dan pelayanan; Federal Karyatama, anak perusahaan di bidang pelumas, memperoleh 4 penghargaan di bidang pemasaran dan tanggung jawab sosial perusahaan; MPMFinance mendapat 2 penghargaan untuk kategori kinerja keuangan; sedangkan MPMInsurance, yang baru tiga tahun beroperasi, berhasil masuk pada peringkat ke-11 untuk kategori perusahaan asuransi menengah, versi salah satu media publikasi terkemuka. Semua ini tercapai karena kerja keras seluruh personil MPM. 14 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
17 Sambutan Komisaris Utama It is MPM people who have made the difference. Semua ini tercapai karena kerja keras seluruh personil MPM. An inclusive approach to doing business Menjalankan bisnis dengan pendekatan yang inklusif The MPM ecosystem has a key CSR component in the work of the group s foundation in four strategic areas: first, the development of life skills for community livelihoods and added value creation; second, education for less privileged but bright students to participate in the future economy; third, health for the young and fourth, not least, selected direct donations, a socio-cultural solution for those adversely impacted by natural disasters. We look forward to seeing these programmes cultivate long-term employment opportunities, contributing to economic resilience in local communities and higher living standards. Governance The Board of Commissioners met regularly through the year to conduct formal reviews of the results of the company and the work of the governance committees. These included quarterly audit presentations by the independent audit committee MPM melaksanakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat melalui empat bidang strategis yang ditangani yayasan: pertama, pengembangan ketrampilan masyarakat dalam rangka menciptakan mata pencaharian dan nilai tambah; kedua, pendidikan bagi siswa-siswi kurang mampu namun berprestasi agar mereka dapat ikut menunjang perekonomian bangsa; ketiga, perbaikan kondisi kesehatan anakanak; dan keempat, yang tak kalah penting, pemberian sumbangan langsung sebagai solusi dari sisi sosialbudaya bagi masyarakat yang terkena bencana alam. Kami berharap program yang telah dijalankan dapat membuka peluang kerja jangka panjang, ikut meningkatkan ekonomi masyarakat setempat dan menaikkan taraf hidup masyarakat Indonesia. Tata kelola Dewan Komisaris rutin mengadakan rapat sepanjang tahun 2014 untuk melakukan kajian formal atas kinerja Perseroan dan kerja komite yang membantu tugas Dewan Komisaris. Termasuk di antaranya kajian atas laporan audit triwulanan yang disampaikan komite audit independen dan laporan kegiatan komite risiko PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 15
18 Message from The President Commissioner and reports of the activities of the risk, remuneration and nomination committees, and good corporate governance committees ( GCG ). Thorough reviews and updates have been carried out to assure fair competition and pricing, safety monitoring and accountability in terms of both organization and individual performance management. We have discussed the performance of the Board of Directors relative to the objectives of the annual business plans and the prevailing business climate, taking account of the condition of the economy and sentiment during an election year. In terms of financial, operational, safety, health, training and reputation management we believe their assessment to be fair and the prospects of the company remain highly attractive. The last Annual General Meeting of Shareholders unanimously carried the decision to declare no dividend, but to reinvest total earnings in the company. There were no changes to the Board of Commissioners in 2014 and there are no conflicts of interest or affiliate relationships with other members of the Boards of Commissioners and Directors. Appreciation In closing this overview, I would like to extend our appreciation to the management and all employees of MPM Group for their commitment to serve our customers needs, to our customers themselves, and many stakeholder partners for their loyalty to the MPM Group and its brands, and to our shareholders for their continued support. MPM is well placed, on strong fundamentals to drive ahead into dan komite nominasi dan remunerasi, serta komite tata kelola perusahaan yang baik ( GCG ). Untuk menjamin penetapan harga dan persaingan yang sehat dilakukan revisi dan kajian yang seksama. Pengawasan atas keselamatan kerja dan akuntabilitas kinerja manajemen perusahaan dan kinerja personil pun mendapat perhatian yang sama. Kami membahas kinerja Direksi dari sisi tujuan yang ingin dicapai dalam rencana bisnis tahunan dan iklim usaha, dengan memperhatikan kondisi perekonomian dan sentimen pasar sepanjang 2014, yang merupakan tahun diselenggarakannya pemilu di Indonesia. Berdasarkan hasil kajian Dewan Komisaris dalam hal kinerja keuangan, operasional, keselamatan dan kesehatan kerja, pelatihan dan reputasi menajemen, kami nilai wajar dengan prospek perusahaan yang masih tetap menjanjikan. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang terakhir secara bulat memutuskan bahwa tidak membagikan dividen, karena laba perusahaan akan diinvestasikan kembali untuk pengembangan usaha. Tidak ada perubahan komposisi Dewan Komisaris selama tahun 2014, dan tidak ada benturan kepentingan atau hubungan afiliasi antar sesama anggota Dewan Komisaris maupun antara Komisaris dengan Direktur. Ucapan terima kasih Sebelum mengakhiri sambutan ini, perkenankan saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran manajemen dan seluruh karyawan Grup MPM atas komitmen mereka dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, juga kepada para pelanggan, serta kepada seluruh pemangku kepentingan yang menjadi mitra Perseroan atas loyalitas mereka terhadap Grup MPM dan produk kami, dan juga kepada pemegang saham yang terus memberi dukungannya kepada kami. Saat ini MPM berada dalam kondisi dengan fundamental yang kokoh untuk melaju ke depan di tahun On behalf of the Board of Commissioners, Untuk dan atas nama Dewan Komisaris, Edwin Soeryadjaya President Commissioner Komisaris Utama 16 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
19 Sambutan Presiden Komisaris At MPM our positive stance has not changed...the demographic advantage and rising disposable incomes mean the upside is substantial. Di MPM sikap positif kami tidak berubah...keuntungan demografis dan peningkatan daya beli konsumen merupakan potensi yang sangat besar. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 17
20 Report of The President Director Why more people choose MPM Dear Shareholder, We have come far More customers than ever before chose MPM for their automotive needs in 2014, served by our ecosystem of over 16,500 touch points nationwide. We help mobilise millions of customers every year. Indonesia s consumer automotive market, estimated to be worth just under US$70 billion offers enormous growth potential. We completed the year with sound growth across all four of our businesses. Today MPM is the sole Honda motorcycle main dealer with East Java and East Nusa Tenggara with aspirations to extend its reach still further. MPM is also a nationwide dealer with Nissan and Datsun, one of the top global auto manufacturers. Federal Oil is one of the leading lubricant brands in Indonesia, with a 20% market share in two-wheel market and a growing profile. We manage the second largest hire car company in Indonesia and have a fast emerging financial services presence. With MPM you can buy, rent, service, maintain, insure and finance your mobility let s drive together. Koji Shima, MPM President Director outlines promising growth potential for the company Koji Shima, Direktur Utama MPM mengulas potensi pertumbuhan perusahaan 18 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
21 Laporan Direktur Utama as their driving partner Para Pemegang Saham yang terhormat, Indonesia Significant Market Potential Pasar Indonesia berpotensi besar Total Auto Consumer Sector (USD billion) Total Sektor Konsumen otomotif (USD Miliar) New Vehicles Kendaraan Baru Others Lain-lain Source Sumber: Frost & Sullivan USD Auto Services Auto Financial Services Auto Consumer Parts 69.5 Billion Kami telah berhasil mencapai banyak perkembangan Sepanjang tahun 2014 semakin banyak pelanggan memilih MPM guna memenuhi kebutuhan otomotif mereka, melalui lebih dari unit layanan kami di seluruh Indonesia. Kami membantu mobilitas jutaan pelanggan setiap tahun sementara pasar konsumen otomotif Indonesia memiliki potensi pertumbuhan besar dengan nilai diperkirakan hampir mendekati USD 70 miliar. Keempat unit usaha kami mencatat pertumbuhan yang kokoh. Saat ini MPM adalah agen tunggal penjualan sepeda motor Honda di Jawa Timur dan NTT, yang terus berupaya menambah jangkauan lebih luas di kedua wilayah tersebut. MPM juga merupakan diler nasional penjualan kendaraan merek Nissan dan Datsun, salah satu dari produsen otomotif terbesar di dunia. Federal Oil dikenal sebagai salah satu merek pelumas ternama di dalam negeri dengan pangsa pasar sebesar 20% di pasar kendaraan roda dua dan masih akan terus berkembang. Kami juga mengelola perusahaan bisnis sewa kendaraan kedua terbesar di Indonesia dan perusahaan di bidang jasa keuangan yang tumbuh dengan baik. Melalui MPM, anda dapat memperoleh layanan lengkap pendukung mobilitas: pembelian, penyewaan, perawatan, perlindungan dan pembiayaan otomotif...mari kita melaju bersama. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 19
22 Report of The President Director Revenue growth Pertumbuhan Pendapatan 16% Rp 16.1 Trillion Triliun Hasil kinerja Perseroan Dengan gembira saya sampaikan bahwa pendapatan Perseroan meningkat 16% menjadi Rp 16,1 triliun di tahun penuh tantangan ini. Selain sentimen pasar konsumen yang kurang menggembirakan, kenaikan biaya ikut menjadi tantangan bagi kami, dan juga disebabkan oleh pelemahan Rupiah. Kondisi tersebut tercermin dari melambatnya pertumbuhan The results in context ekonomi seiring dengan terus menurunnya harga komoditas dan meningkatnya defisit transaksi berjalan. I am pleased to report revenue growth of 16% to Rp 16.1 trillion. We were challenged by a downturn in Sektor otomotif juga tidak lepas dari imbas consumer sentiment and rising costs, in part due to a melambatnya angka pertumbuhan PDB. Angka weakened Rupiah, reflected in the general slowdown penjualan nasional untuk sepeda motor pada tahun of the economy as commodity prices continued to 2014 tumbuh kurang dari 2% menjadi 7,9 juta unit decline and concerns grew over the current account meskipun unit usaha distribusi dan ritel kendaraan deficit. roda dua MPM berhasil membukukan kenaikan di atas angka itu. Demikian pula dengan penjualan The automotive sector was not spared from a further mobil, meski angka penjualan untuk kategori ini di decline in GDP growth. National motorcycle sales seluruh Indonesia turun 1,6% menjadi 1,2 juta unit, kami grew in 2014 by less than 2% to 7.9 million units berhasil mencatatkan kinerja positif setelah setahun although MPM two-wheel distribution and retail penuh menjadi agen penjualan Nissan meskipun kami business was able to comfortably exceed this rate memulainya dengan penjualan yang relatif rendah. of growth. Motor vehicle sales across Indonesia Selain itu, setiap kali berlangsungnya pemilihan umum, were 1.6% lower at 1.2 million units, but again we dunia usaha cenderung bersikap waspada dan memilih had a positive first full year as a Nissan dealer, albeit untuk menunggu perkembangan, dimana hal tersebut starting from a relatively low base. In any election berdampak pada penetrasi penjualan, dan kami tidak year there is a degree of caution and a wait and see dapat membebankan kenaikan biaya ini kepada attitude, which inevitably impacts sales penetration konsumen. and the ability to pass on cost increases. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang Post tax profit after non-controlling interest for the saham pada tahun berjalan, setelah dikurangi year, attributable to shareholders, was 7% lower at kepentingan non pengendali, turun 7% menjadi Rp Rp 487 billion or Rp 112 earnings per share. Total 487 miliar atau Rp 112 laba per saham. Total laba comprehensive income was Rp 380 billion, due komprehensif tahun berjalan sebesar Rp 380 miliar to changes in the value of derivative instruments. disebabkan oleh perubahan nilai instrumen derivatif. The derivative contracts are used to prudently Kontrak derivatif digunakan dengan prinsip kehatihatian guna melindungi dari fluktuasi nilai tukar valuta hedge against fluctuations in the US Dollar / Rupiah exchange rate for the payments of principal and asing US Dolar / Rupiah dalam pembayaran pokok interest of USD 200 million in respect of a Senior utang dan bunga utang obligasi Perseroan sebesar Notes falling due September USD 200 juta yang akan jatuh tempo pada September / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
23 Laporan Direktur Utama Taking the initiative in a changing market Langkah di tengah perubahan pasar We view 2014 as a transitory phase, our performance reflecting the considerable changes at work in the macro picture as Indonesia s economy goes through a period of adjustment. There are positive signs from which MPM will benefit in the medium term and these include government reforms and bold plans for further deregulation and investment in vital infrastructure. Kami melihat tahun 2014 sebagai tahap transisi. Kinerja kami mencerminkan perubahan besar kondisi ekonomi makro Indonesia yang tengah mengalami penyesuaian. Dalam periode transisi ini MPM dapat menarik keuntungan dari sejumlah sinyal positif yang ada, termasuk rencana dan reformasi yang dijalankan pemerintah untuk kembali melakukan deregulasi dan investasi pembangunan infrastruktur. We have taken a number of immediate measures to Beberapa langkah segera kami ambil untuk manage such change. First, in March we completed mengantisipasi perubahan tersebut. Pertama, pada our plans to consolidate our financial services bulan Maret kami mengkonsolidasikan perusahaan group with further investment in MPMFinance by kami di bidang jasa pembiayaan dengan mengundang JACCS as a strategic partner. This move introduces JACCS sebagai mitra strategis untuk memperbesar investasi di MPMFinance. Langkah konsolidasi di atas memperkuat posisi kami di tengah persaingan pasar JACCS Co., Ltd. operates as a karena mitra kami memiliki keahlian leading consumer credit company manajemen dan pemasaran untuk in Japan. Its customer portfolio bidang konsumen dan pembiayaan includes credit cards, installment sales finance, credit umum. Kedua, keberhasilan guarantees, and financing services. In Indonesia JACCS is a penerbitan Senior Notes senilai USD strategic partner with MPM, engaged in motor vehicle sales 200 juta yang jatuh tempo dalam lima finance. tahun dengan tingkat bunga yang kompetitif pada bulan September lalu JACCS Co., Ltd. merupakan perusahaan kredit konsumen memberikan likuiditas bagi Grup MPM terkemuka di Jepang, dengan portofolio bisnis mencakup kartu untuk mendanai rencana ekspansi kredit, installment sales finance, credit guarantees dan jasa dengan biaya keseluruhan yang lebih pembiayaan. Di Indonesia JACCS bermitra strategis dengan murah. Ketiga, demi meningkatkan MPM dalam hal pembiayaan penjualan kendaraan bermotor. kapasitas dan memperbanyak ragam produk agar jangkauan kami ke pasar utama semakin luas dan untuk management and marketing expertise in consumer memperkuat posisi perusahaan sebagai produsen and general finance to strengthen our competitive pelumas terkemuka, kami mulai membangun pabrik position. Second, the successful issuance of a five baru. Produk pelumas yang mulai kami tawarkan ke year USD 200 million Senior Notes on competitive pasar kendaraan roda empat mendapat sambutan terms last September provided MPM Group with the baik. Kami juga berhasil mencapai angka penjualan liquidity to fund recent expansion plans at a lower tertinggi untuk sepeda motor Honda untuk tahun overall cost. Third, we are investing in capacity Pada 2014 pula kami genap setahun resmi and delivering diversity to broaden our reach into menjadi mitra penjualan Nissan dan Datsun di seluruh key markets. To support our position as a leading Indonesia; dengan membuka sejumlah diler penjualan lubricant producer we commenced construction baru dan menjual model-model terbaru. Kenaikan of a new plant. We also made a promising start in angka kontrak pembiayaan dan asuransi yang supplying our own lubricant brand to the four-wheel dibukukan kelompok usaha jasa keuangan di bawah market. We achieved new record sales in Honda Grup MPM cukup menjanjikan. motorcycles in 2014 and completed our first year as PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 21
24 Report of The President Director a national partner for Nissan and Datsun with new dealerships opened and a string of new models. Our financial services group has delivered sound growth in new finance and insurance contracts. A Strategic Review It is important to focus on the progress made in 2014 in respect of specific strategies for a sustainable path to expand our business group, achieving synergy and organizational development that will differentiate MPM in an increasingly competitive market. Firstly, we have achieved encouraging growth both organically and through strategic investments. Top line growth across the four businesses was sound, and all of them operate scalable business models. The investment by JACCS will support the consolidation of our financial services businesses and we have a task force in place to address non performing accounts and revitalize our consumer finance portfolio to improve in both profitability and quality as the economy rebounds. Our insurance business, growing fast from a modest base, has achieved balance by capturing Group referrals as well as attracting new business in its own right. Our new driver training school in Bogor will support the expansion of our corporate auto rental service as a comprehensive service offer and we are exploring new opportunities in the higher margin business to consumer sector. Federal Oil s blending and bottling capacity will be boosted from completion of a new production plant. By targeting under penetrated rural markets and the replacement market for motorcycles, we believe we can maintain the outstanding growth record displayed in In the four-wheel market our profile is being raised by newly opened dealerships, we are concentrating on building exceptional service standards and look for selective expansion in the future as new opportunities are identified. Secondly, we continue to leverage complementarity and cross-selling opportunities to build synergy within the group. Using promotions, our market leading nationally- recognized brands from Federal Oil, provide excellent opportunities to introduce other MPM group services and vice versa. Federal s unique free oil service launched in 2014 was one such Tinjauan Strategi Penting bagi kami untuk fokus pada kemajuan yang telah dicapai selama tahun 2014, yang didapatkan dengan strategi khusus dalam rangka ekspansi usaha berkelanjutan dan berjalan sesuai rencana sehingga tercipta sinergi bisnis dan organisasi sehingga MPM dapat mengungguli perusahaan lain di tengah sengitnya persaingan pasar. Pertama, kami mencatat pertumbuhan yang menggembirakan, baik pertumbuhan secara organik maupun melalui investasi strategis. Pertumbuhan keempat unit usaha meningkat, dan model bisnis yang mereka terapkan menunjang pertumbuhan lebih lanjut. Investasi dari JACCS akan menunjang konsolidasi dari anak perusahaan di bidang jasa pembiayaan Grup MPM, dan kami membentuk tim khusus untuk menangani kredit bermasalah dan membenahi portofolio kredit konsumen guna meningkatkan keuntungan dan kualitas seiring membaiknya perekonomian. Anak perusahaan asuransi yang baru kami rintis tumbuh pesat, tidak hanya dengan mengandalkan rujukan dari anak perusahaan lain di bawah Grup MPM namun mampu memperoleh klien di luar grup. Sekolah pengemudi kami yang baru di Bogor akan mendukung ekspansi usaha sewa kendaraan menjadi usaha jasa yang lengkap dan saat ini kami juga tengah menjajaki peluang bisnis baru bermarjin lebih tinggi di sektor konsumen perorangan. Fasilitas pencampuran dan pengemasan produk Federal Oil akan meningkat kapasitasnya setelah pabrik produksi kami yang baru rampung. Angka pertumbuhan yang sangat baik pada tahun 2014 akan dapat dipertahankan seiring dengan upaya kami menyasar pasar pedesaan yang belum banyak dijamah maupun pasar sekunder atau pasar suku cadang. Untuk pasar kendaraan roda empat, jangkauan kami perluas dengan membuka gerai penjualan baru. Kami akan menetapkan standar pelayanan terbaik dan selektif melakukan ekspansi ke depan sejalan dengan peluang yang tersedia. Kedua, kami terus menangkap peluang produk & jasa yang saling melengkapi maupun peluang penjualan silang untuk menciptakan sinergi antar anak perusahan di bawah Grup MPM. Melalui kegiatan promosi dari produk Federal Oil yang telah dikenal 22 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
25 Laporan Direktur Utama example. Our expanded car rental fleet is a perfect testing ground for development of new lubricants. We intend to continue to explore product bundling and cross marketing techniques alongside smart, shared use of logistics and infrastructure among group companies for cost and efficiency savings. Thirdly, we continued to strengthen our organizational platform, maintaining a high calibre management team across operating businesses, equipped with a comprehensive governance system to ensure effective controls, risk management and accurate, timely performance reviews. A new corporate policy manual and code of conduct was disseminated to all businesses. The MPM Group today employs in excess of 10,000 people, and our vibrant approach to talent and leadership development is working well. The emphasis in 2014 has been to provide all new recruits with a complete understanding of the MPM brand and our total automotive value proposition. This is to ensure everyone across the total network recognises the importance of retaining customer loyalty as needs evolve and spending power increases. To capitalize on this enormous potential, we look to our young managers to win the hearts and minds of their teams; to retain highly skilled people through results based rewards, career development and succession planning. Corporate governance The Board of Directors met formally 13 times during the year in addition to routine meetings for day-today business requirements. The Board has carried out its responsibilities for managing and monitoring performance against internal targets and the proper establishment of business plans for the group. Directors have participated in the key governance committees including reviewing the performance of the audit committee s work on risk management, internal controls and proper standards of behavior among all employees tasked with carrying out the business of the group, and ensuring compliance with all applicable rules issued by regulatory authorities. There were no changes in the composition of the Board of Directors in di seluruh nusantara menjadi sarana yang sangat bagus bagi kami untuk memperkenalkan layanan yang disediakan anak perusahaan lain di bawah grup MPM, dan sebaliknya. Salah satu langkah promosi dimaksud di atas adalah layanan ganti oli Federal gratis yang dilaksanakan pada tahun Armada kendaraan sewa yang jumlahnya saat ini terus bertambah, dapat dijadikan sarana uji-coba terkait pengembangan pelumas jenis baru untuk mobil. Demi efisiensi dan penghematan biaya, kami akan terus menjajaki teknik pemasaran silang dan product bundling di samping pemanfaatan bersama prasarana dan fasilitas logistik di antara sesama anak perusahaan. Ketiga, kami terus memperkuat platform organisasi dengan menempatkan tim manajemen yang sangat kompeten di semua unit usaha dengan ditunjang sistem administrasi yang komprehensif untuk memastikan manajemen risiko dan pengawasan yang efektif serta evaluasi kinerja yang akurat dan tepat waktu. Tata tertib dan panduan kebijakan perusahaan yang baru telah disampaikan kepada semua anak perusahaan. Grup MPM saat ini mempekerjakan lebih dari karyawan, termasuk karyawan kontrak dan program pengembangan manajemen dan karyawan kami berjalan baik. Semua karyawan baru mendapat pengarahan tentang MPM dan kesatuan solusi otomotif pada tahun Hal ini perlu dilakukan agar semua personil di seluruh jaringan paham pentingnya langkah mempertahankan loyalitas pelanggan mengingat kebutuhan pelanggan terus berubah dan daya beli mereka meningkat. Untuk memanfaatkan potensi yang begitu besar, kami meminta para manajer untuk membangun tim yang solid. Selain itu, untuk mempertahankan karyawan yang cakap, kami menerapkan sistem penghargaan berdasarkan kinerja, dan melaksanakan program pengembangan karier dan perencanaan suksesi. Tata kelola perusahaan Direksi mengadakan rapat resmi sebanyak 13 kali sepanjang 2014 di luar pertemuan rutin yang dilaksanakan untuk membahas pengelolaan perusahaan sehari-hari. Direksi melaksanakan tanggung jawab mereka mengelola dan mengawasi kinerja perusahaan berdasarkan target internal, PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 23
26 Report of The President Director We remain focused on the significant prospects for the consumer automotive sector. serta menyusun rencana bisnis untuk Grup MPM. Para direktur terlibat dalam sejumlah komite Direksi guna mengkaji pelaksanaan tugas komite audit terkait manajemen risiko, pengawasan internal dan standar perilaku semua karyawan yang diserahi tanggung jawab menjalankan bisnis Grup MPM dan memastikan Grup MPM mengikuti semua peraturan yang berlaku. Tidak ada perubahan susunan anggota Direksi pada tahun Tinjauan ke depan Outlook Fokus kami masih pada besarnya prospek di sektor otomotif konsumen. We remain focused on the significant prospects for the consumer automotive sector. While consensus on Indonesia s short term economic prospects may remain mixed for the year ahead, MPM is ideally placed to capitalize on strong fundamentals, including the low penetration of vehicle ownership, relatively slow development of public transport while urbanization is proceeding apace, alongside the aspirations of Indonesia s expanding middle class. Fokus kami masih pada tingginya prospek di sektor otomotif konsumen. Sekalipun prospek perekonomian Indonesia jangka pendek masih belum pasti untuk tahun mendatang, MPM dapat memanfaatkan kondisi yang menjanjikan pada saat ini, termasuk rendahnya penetrasi kepemilikan kendaraan, relatif lambannya pengembangan prasarana dan sarana angkutan umum sementara laju urbanisasi semakin pesat dan meningkatnya aspirasi masyarakat tingkat menengah yang terus bertambah. Pada tahun 2014 kami telah membuktikan kemampuan kami untuk mencapai kinerja yang baik di bidang-bidang usaha yang kami miliki. MPM 24 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
27 Laporan Direktur Utama In 2014, we have already demonstrated that we have the ability to outperform in key sectors and build share. MPM is able to draw upon significant legacy businesses and brand strength, and perhaps our greatest challenge, looking forward is how best to leverage this advantage. Work continues on support systems to ensure service and product information is widely disseminated for cross selling and relationship building opportunities. Perhaps our most exciting challenge is the empowerment of our employees to ensure the MPM ecosystem continues to create and capture added value for all our stakeholders. I take this opportunity, on behalf of the Board of Directors to extend our thanks to our many customers and strategic business partners for their support, to our employees for their continued efforts and to our stakeholders and shareholders for maintaining their trust as we look forward to the year ahead with confidence. mampu mempertahankan bisnis yang telah terbangun dan nama besar perusahaan. Yang mungkin menjadi tantangan kami tersulit adalah bagaimana memanfaatkan sebaik mungkin keunggulan tersebut. Sistem pendukung terus disiapkan dalam rangka menyebarluaskan informasi seputar produk dan layanan demi menjaring peluang penjualan silang dan membina hubungan baik dengan pelanggan. Tantangan yang paling menarik adalah bagaimana memberdayakan karyawan untuk memastikan ekosistem MPM dapat menciptakan sekaligus memberi nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan. Atas nama Direksi, perkenankan saya pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan dan mitra bisnis strategis atas dukungan mereka, juga kepada para karyawan kami atas upaya mereka yang tanpa henti dan kepada para pihak yang berkepentingan dan para pemegang saham atas kepercayaan mereka dengan penuh keyakinan kita meyongsong tahun mendatang. Koji Shima President Director Direktur Utama PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 25
28 Business and Operating Review MPM Delivered Sound Growth across the board Seluruh Segmen Usaha MPM Mencatat pertumbuhan yang menggembirakan 26 // Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
29 Tinjauan Usaha dan operasional 2013 revenues Pendapatan Rp 13.9 trillion Triliun 2014 revenues Pendapatan Rp 16.1 trillion Triliun % YoY % YoY % contribution kontribusi Distribution & Retail Auto Consumer Parts Auto Services Financial Services PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 27
30 Business and Operating Review Distribution and Retail DISTRIBUSI DAN RITEL Leading auto brands and strategic partnerships make MPM unique. Sound progress was made during the year, in outperforming the market in motorcycle sales growth with improvements in both our own dealerships and those of our retail-partner network. Merek kendaraan bermotor terkemuka dan kemitraan strategis menjadikan MPM unik. Perusahaan mencatat kemajuan pesat di tahun 2014, mengalahkan pasar dengan pertumbuhan penjualan sepeda motor yang lebih tinggi baik di diler sendiri maupun jaringan mitra ritel. 28 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
31 Tinjauan Usaha dan operasional driving Together MELAJU BERSAMA Total distribution and Retail Sales (2W+4W) Total Penjualan Distribusi dan ritel (roda 2 + Roda 4) 2013 revenues Pendapatan Rp 11.6 trillion Triliun 2014 revenues Pendapatan Rp 13.4 trillion Triliun +27% +15% YoY YoY PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 29
32 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts We demonstrated effective synergy through the introduction of more attractive credit schemes, effective promotion and investment in additional warehousing. Automobile sales were encouraging in our first full year as a national dealer; we opened a flagship MPMAuto showroom at Alam Sutera, the largest in South East Asia, and secured cooperation with leading finance houses. Kami menunjukkan sinergi secara efektif melalui skema pembiayaan yang lebih menarik, promosi yang efektif dan investasi penambahan gudang. Penjualan mobil pada tahun pertama anak perusahaan kami beroperasi cukup menggembirakan sebagai penyalur berskala nasional. Kami membuka showroom MPMAuto di Alam Sutera, yang terbesar sekawasan Asia Tenggara, dan memulai kerja sama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan ternama. 2W Vehicle penetration rates for and the region Tingkat Penetrasi Kendaraan roda 2 di indonesia dan kawasan Regional Motorcycle Ownership Kepemilikan Sepeda Motor (%) Vietnam 40.4 Malaysia 37.1 Thailand 29.6 Indonesia 20.9 Source Sumber: Frost & Sullivan (2013) Motorcycle distribution and retail Distribusi dan ritel sepeda motor Two subsidiaries spearhead this business, Mulia, our distributor with five main warehouses in East Java and Kupang, NTT plus our retail business, MPMMotor, which operates 40 outlets across Indonesia, 29 of them serving East Java and NTT together with supply arrangements with a further 259 third party retail outlets. Anak perusahaan kami yang bergerak di usaha ini, yakni Mulia, distributor yang memiliki lima fasilitas penyimpanan utama di Jawa Timur dan Kupang, NTT, serta usaha ritel kami, yaitu MPMMotor yang mengoperasikan 40 gerai di seluruh Indonesia, 29 di antaranya melayani konsumen di Jawa Timur dan NTT, dan memasok ke 259 gerai ritel pihak ketiga. The brands we represent are very strong, Honda motorcycles. Honda motorcycles commands over 60% market share of the nationwide 2-wheeler market, which increased by 1.7% to 8 million units. We are sole master distributor of Honda motorcycles in Kami mewakili merek yang sangat kuat, yaitu sepeda motor Honda. Honda menguasai pangsa pasar kendaraan roda dua lebih dari 60% di seluruh Indonesia, dimana tumbuh sebesar 1,7% menjadi 8 juta unit. Kami merupakan distributor tunggal sepeda 30 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
33 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services East Java and NTT which continues to show strong prospects representing 18% of the national market and delivering superior growth. Our share in this market was more than 71% and sales for the year increased 7.4% to over 972,000 units compared to 905,000 in Sales from our own MPMMotor retailers were 9% higher at 120,000 units. Scooter sales continued to be the largest growth sector. The new Honda CBR150R bike launched in September 2014 was a success story among new model launches during the year with our network securing 15% of national sales. East Java, home to 38 million, is the second most populous province in Indonesia, with significant urban population and substantial middle class spending power from employment in service as well as manufacturing sectors. We continued to focus on extending our market coverage in the main centres as well as into rural areas, where we have identified significant potential. Moreover, good harvest conditions helped improve spending power in farming communities. Strengthening after sales support will further broaden the service offer as well as generating cross-selling opportunities for our spare parts and financial services businesses. Our retail presence includes branded full service centres and retail only outlets. motor Honda di Jawa Timur dan NTT dengan prospek yang sangat positif menguasai 18% pangsa pasar dalam negeri dan mencatatkan angka pertumbuhan yang tinggi. Pangsa kami di pasar ini mencapai lebih dari 71% dengan peningkatan angka penjualan sebesar 7,4% menjadi lebih dari unit dibandingkan dengan tahun 2013, yaitu sebesar unit. Penjualan ritel MPMMotor tumbuh sebesar 9% lebih tinggi mencapai unit. Kenaikan angka penjualan sepeda motor matik (skuter) masih menjadi yang tertinggi. Honda CBR150R yang diluncurkan pada September 2014 merupakan salah satu cerita sukses diantara model baru yang diluncurkan sepanjang tahun ini dengan jaringan kami mencapai 15% dari penjualan nasional. Jawa Timur, dengan populasi 38 juta jiwa, adalah provinsi kedua terpadat di Indonesia dengan populasi warga perkotaan yang signifikan dan kelas menengah yang bekerja di sektor jasa dan manufaktur dengan daya beli mereka yang tinggi. Kami terus fokus untuk memperluas jangkauan kami di kota besar maupun daerah pedesaan, yang diidentifikasi memiliki potensi besar. Selain itu, kondisi panen yang baik membantu meningkatkan daya beli masyarakat petani. Dengan penguatan unit purnajual, layanan yang kami tawarkan akan semakin bervariasi, dan membuka peluang penjualan silang bagi unit usaha suku cadang dan layanan keuangan. Gerai ritel kami meliputi pusat layanan penuh dan gerai ritel saja. Outperforming Sales Growth in 2014 Pertumbuhan Penjualan Sepeda Motor MPM lebih tinggi dari Nasional di 2014 National 2W 1.7% 8 million juta MPM 2W 7.4% 972,000 East Java, Home to Jawa Timur, Populasi 38 million Juta MPM 2W 7.4% Motorcyle Sales Penjualan Sepeda Motor 972,000 Units PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 31
34 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts MpM Distribution (2W Unit) Distribusi Kendaraan Roda dua (Unit) , , ,000 Scoopy Vario CBR 150 CBR 32 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
35 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services Responding to a changing 2W sales mix Menanggapi Perubahan Bauran Penjualan Sepeda motor 54.2% 63.0% Scooter 37.7% 8.1% 22.8% Cub 14.2% Sports Source: Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), compiled by Frost & Sullivan Revo FI Supra-X 125 MegaPro FI Blade FI PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 33
36 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts Automobile Dealership Diler Otomotif We are a nationwide accredited dealer for the entire Nissan automobile range, including Datsun s low cost green car (LCGC). Given the short time MPM has been active in this market, since September 2013, the sales results for the year were heartening, up from 130 units for the final quarter of 2013, to 1,382 units over the past 12 months. Revenue increased from Rp 23 billion to Rp 260 billion. We made progress towards our core objective, to extend beyond an agency-based approach with a complete range of automotive products and services. To this end we opened dealerships in Enggano, North Jakarta and Tambun Bekasi city, a used car outlet in Pluit, Jakarta and outside the capital, a new dealership in Cilacap, Central Java. At the turn of the year we launched our flagship showroom in Alam Sutera. In September we partnered Nissan Motor at the Indonesia International Motor Show (IIMS) for the first time, the launch of the all-new Nissan X-Trail, being star of the show and we closed the year with a growing waiting list for this model. Other new models launched included the new Teana, the Elgrand and the Datsun Go. Kami ditunjuk sebagai agen resmi di seluruh Indonesia untuk semua merek mobil Nissan, termasuk Datsun, mobil murah ramah lingkungan (low cost green car/ LCGC). Meski belum lama masuk ke pasaran, yakni sejak September 2013, hasil penjualan yang dibukukan MPM selama 12 bulan pada tahun 2014 terbilang positif, naik dari 130 unit pada triwulan terakhir 2013 menjadi unit. Pendapatan meningkat dari Rp 23 miliar menjadi Rp 260 miliar. Kami terus melakukan peningkatan untuk mencapai tujuan utama perusahaan, tidak hanya sekedar merupakan usaha berbasis agen namun menawarkan produk dan layanan otomotif lengkap. Terkait dengan ini, kami membuka gerai diler di Enggano, Jakarta Utara dan Tambun kota Bekasi, gerai mobil bekas di Pluit, Jakarta dan di luar ibukota, serta gerai baru di Cilacap, Jawa Tengah. Pada akhir tahun 2014, kami meluncurkan showroom unggulan kami di Alam Sutera. Pada bulan September, kami bekerja sama dengan Nissan Motor di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) untuk pertama kalinya dan meluncurkan All-New Nissan X-Trail yang menjadi bintang dalam pameran tersebut. Hingga akhir tahun, calon pembeli mobil model ini yang masuk dalam daftar tunggu terus bertambah. Model baru lainnya yang diluncurkan seperti New Teana, Elgrand dan Datsun Go. an encouraging first year 34 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
37 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services We focus on a 3S business approach - emphasizing excellence in showroom sales, service standards and spare parts availability as well as cross-selling opportunities for group financial services businesses. We added comprehensive auto insurance tailored to Nissan and Datsun owners, to our service offer, alongside the attractive warranty over 3 years or 100,000 miles. In addition to MPMFinance, we maintained good relationships with leading banks and finance companies, such as BCA Finance, participating in joint promotions with us for buyer referrals. MPMRent was also represented at our dealerships, to provide customers with rental options. We extended our reach via digital channels with marketing to promote and educate the customers including virtual community forums via our interactive website. Ada tiga hal atau 3S yang menjadi perhatian kami dalam menjalankan bisnis: memastikan standar penjualan dan layanan di ruang pamer; ketersediaan suku cadang; dan peluang penjualan silang untuk produk yang ditawarkan unit usaha jasa keuangan di bawah Grup MPM. Kami juga menawarkan asuransi kendaraan bermotor khusus selain garansi menarik dengan jangka waktu tanggungan lebih dari 3 tahun atau jarak tempuh lebih dari km kepada pemilik Nissan dan Datsun. Selain dengan MPMFinance, kami juga menjalin hubungan dengan sejumlah bank terkemuka dan perusahaan pembiayaan, seperti BCA Finance, berpartisipasi dalam promosi bersama dengan kami untuk referensi pembeli. MPMRent juga hadir di gerai penjualan kami untuk menyediakan jasa sewa kendaraan bagi pelanggan. Jangkauan kami perluas melalui saluran pemasaran digital untuk keperluan promosi dan edukasi pelanggan, termasuk forum komunitas virtual melalui situs interaktif kami. MpMAuto (4W Unit) Sound progress over first full year of operations Kemajuan pesat di tahun pertama beroperasi penuh 3 Months year Considerable upside for the medium term Pasar yang berpotensi dalam Jangka Menengah Automobile 4W Kendaraan roda empat (%) Malaysia 38.8 Thailand 19.4 Indonesia 3.1 Vietnam 1.0 Source / Sumber: Frost & Sullivan, ASEAN and Japan Transport partnership (AJTP) Information Centre, Vietnam Ministry of Transport, United Nations Department of Economic and social affairs. (2013) PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 35
38 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts The Alam Sutera flagship premises for MPMAuto is ideally located among the fast growing urban satellite cities south of Jakarta. 36 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
39 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services Diler unggulan MPMAuto di Alam Sutera terletak strategis di antara kota satelit yang berkembang pesat di selatan Jakarta. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 37
40 Our flagship dealer premises features a 52 bay service centre... Diler unggulan kami memiliki 52 service bay / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
41 ...and extensive showroom space. dan showroom yang luas. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 39
42 We closed 2014 with a substantial waiting list for the Nissan X-Trail, star of the Indonesia International Motor Show 40 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
43 Kami menutup tahun 2014 dengan daftar tunggu yang cukup panjang untuk Nissan X-Trail, bintang Indonesia International Motor Show. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 41
44 Business and Operating Review Auto Consumer Parts SUKU CADANG OTOMOTIF We achieved market leading sales growth and margin improvement in This was a strong endorsement, in addition to our successful OEM business, of our strategy to continue to expand distribution and launch new products. Earnings for this business were a healthy 14% higher at Rp 251 billion on satisfactory revenue growth of 10% to Rp 1,592 billion. Kami mencapai pertumbuhan penjualan yang kokoh dan peningkatan marjin di pasar utama pada tahun Ini adalah dukungan yang kuat, selain kesuksesan bisnis OEM kami, serta strategi kami untuk terus memperluas distribusi dan meluncurkan produk baru. Laba yang dilaporkan meningkat sebesar 14% menjadi Rp 251 miliar sedangkan pendapatan bertumbuh sebesar 10% menjadi Rp miliar. 42 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
45 Tinjauan Usaha dan operasional driving Consistently MELAJU SECARA KONSISTEN 2013 revenues Pendapatan 2014 Rp 1,444 Rp 1,592 revenues Billion Miliar Pendapatan Billion Miliar +12.3% +10.2% YoY YoY PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 43
46 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts In a diverse market our well-recognised 26 year old Federal Oil brand extends nationwide via 35 distributors and over 3,500 branded Federal Oil centres and a further 13,000 third party workshops. We believe we can build further momentum by expanding product sales in line with the popular two wheeler automatic transmission segment and by entering the rapidly expanding fourwheel market sector, which offers significant opportunities. Di pasar dalam negeri yang beragam produk Federal Oil yang telah dikenal masyarakat selama 26 tahun dijual di seluruh nusantara melalui 35 distributor dan lebih dari gerai Federal Oil serta workshop pihak ketiga. Kami yakin penjualan dapat ditingkatkan dengan memperluas jaringan penjualan produk sejalan dengan pertumbuhan segmen oli transmisi sepeda motor matik, dan masuk ke pasar kendaraan roda empat yang berkembang pesat yang menawarkan peluang yang signifikan. A core, consistent business Bisnis inti yang konsisten Our range of superior quality lubricants for nonautomatic and automatic transmissions has flourished with the success of major market leading brands of motorcycle. We are seeing success in the cub segment, the fast growing scooter and higher value sports segments, where in the latter case we have introduced premium priced variants. Federal Oil has continued to win awards for marketing and brand promotion from consumer market research and media companies. New products Complementing the existing extensive range, we introduced two new products, in June 2014 at the Jakarta Fair, namely Federal SuperRacing and Federal Supreme XX Racing oils. SuperRacing based on two years of research and testing in the USA, is positioned as a premium lubricant for general and competition use. Supreme XX Racing meets the needs of daily motorbike riders who seek performance, acceleration and value. Produk pelumas bermutu tinggi untuk transmisi biasa dan transmisi otomatik meningkat sebagai dampak positif keberhasilan pemasaran sepeda motor dengan merek terkemuka di pasaran. Kami melihat kesuksesan di segmen cub, pertumbuhan yang cepat di segmen skuter dan segmen sports yang bernilai tinggi, di mana pada segmen ini kami telah memperkenalkan varian dengan harga premium. Federal Oil terus memenangkan penghargaan untuk pemasaran dan promosi merek dari riset pasar konsumen dan perusahaan media. Produk baru Pada bulan Juni 2014, di Pekan Raya Jakarta kami memperkenalkan dua produk baru, yaitu Federal Super Racing dan Federal Supreme XX Racing. Super Racing, produk hasil riset dan uji-coba selama dua tahun di AS, diposisikan sebagai pelumas premium untuk pemakaian umum dan kompetisi. Supreme XX Racing ditujukan bagi pengendara motor yang mengutamakan performa, akselerasi dan harga. 44 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
47 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services Boosting our extensive range we introduced two new premium products in 2014, Federal SuperRacing and Federal Supreme XX Racing at the Jakarta Fair. SuperRacing based on two years of research and testing in the USA, is positioned as a premium lubricant for general and competition use. Supreme XX Racing meets the needs of daily motor bike riders who seek performance, acceleration and value. Kami memperkenalkan dua produk premium baru pada tahun 2014, di Pekan Raya Jakarta yaitu Federal Super Racing dan Federal Supreme XX Racing. Super Racing, produk hasil riset dan uji-coba selama dua tahun di AS, diposisikan sebagai pelumas premium untuk pemakaian umum dan kompetisi. Utec Supreme XX Racing ditujukan bagi pengendara motor yang mengutamakan performa, akselerasi dan harga. Utec-Matic YMatic GO-Red GO-Blue Federal Matic Flick 40 Federal Matic Flick 30 Federal XX PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 45
48 Federal Oil: powering ahead with Gresini Moto GP2 Racing Team. Melaju cepat dengan Tim Racing Gresini MotoGP 2. Brand strength Kekuatan Merek Our association continued with Gresini Racing in the Moto GP2 World Series with Belgian rider Xavier Simeon, a podium winner in the first race of the new season in Qatar. Backed by Federal Oil for a third year, with the MotoGP2 18 race series attracts substantial media attention and coverage in Indonesia and the region. Team owner Fausto Gresini and Patrick Adhiatmadja CEO of Federal Karyatama see the two brands as a winning combination. Said Gresini I am proud to be renewing our partnership, with Federal Oil. After good pre-season testing, Xavier Simeon has added to a successful 2014 season with second place first time out with the new Kalex chassis. Patrick is equally focused, Our renewed partnership with Gresini Racing allows us to continue developing Federal Oil s brand image for Indonesian pride as a quality modern lubricant for our broad base of customer MotoGP fans and all road users. Kemitraan kami dengan Gresini Racing di Moto GP2 World Series berlanjut dengan pembalap Belgia Xavier Simeon menjadi juara balapan pertama di Qatar. Didukung oleh Federal Oil untuk tahun ketiga, balapan seri MotoGP2 18 menarik perhatian media di Indonesia dan kawasan sekitar. Fausto Gresini sebagai pemilik tim dan Patrick Adhiatmadja sebagai Direktur Utama Federal Karyatama melihat dua merek tersebut sebagai kombinasi yang unggul. Menurut Gresini, Saya bangga bisa memperbaharui kemitraan kami dengan Federal Oil. Setelah pengujian pramusim yang baik, Xavier Simeon telah ditambahkan ke musim 2014 yang sukses dengan tempat kedua pertama kali keluar dengan casis Kalex baru. Patrick juga menegaskan, Kemitraan baru kami dengan Gresini Racing memungkinkan kita untuk terus mengembangkan citra merek Federal Oil demi kebanggaan Indonesia-sebagai pelumas modern yang berkualitas untuk para penggemar MotoGP dan semua pengguna jalan. 46 // Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
49 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 47
50 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts In September we entered the 4 wheeler lubricant market by launching Rexton 10W-40 API SN Full Synthetic and 5W-30 SN Full Synthetic. Both products are designed for urban traffic conditions to address the risk of engine overheating, using antiheat Activepolymer formulation for more efficient operation and engine durability. Plans are well advanced to expand our blending and bottling facilities in a fourth production line which will boost blending capacity by 230% and bottling by 120%. Post reporting date, we have entered into an agreement to construct a new plant in Cilegon to complete in Pada bulan September, kami masuk ke pasar pelumas kendaraan roda empat dengan meluncurkan produk Rexton 10W-40 API SN Full Synthetic dan 5W-30 Full Synthetic. Kedua produk dirancang sesuai kondisi lalu-lintas dalam kota untuk dapat mengatasi risiko munculnya panas berlebihan pada mesin dengan memanfaatkan formula polimer aktif tahan panas demi efisiensi dan ketahanan kerja mesin. Rencana pengembangan fasilitas pencampuran dan pengemasan di jalur produksi keempat kami berjalan terus untuk meningkatkan kapasitas pencampuran hingga 230% dan pengemasan hingga 120%. Setelah tanggal pelaporan, kami telah menandatangani perjanjian untuk membangun pabrik baru di Cilegon yang akan selesai pada tahun Auto Consumer Parts - total market potential SUKU CADANG OTOMOTIF - TOTAL POTENSI Pasar Significant Medium Term Growth Prospects (USD billion) Prospek pertumbuhan jangka menengah yang signifikan (USD miliar) Lubricants Pelumas Spare Parts suku cadang USD 5.8 billion Miliar Batteries Aki 1.0 TYres BAN Source Sumber: Frost & Sullivan 2.0 To support expanding sales from Federal Oil a new plant is planned for completion in 2016 boosting our capacity in 2W and 4W lubricants. Untuk mendukung penjualan Federal Oil, pabrik baru direncanakan akan selesai pada tahun 2016 untuk meningkatkan kemampuan kami dalam pelumas kendaraan roda dua dan roda empat. 48 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
51 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 49
52 Business and Operating Review Auto Services JASA OTOMOTIF In the last two years we have almost doubled our fleet of rental vehicles from just under 8,000 to over 15,200 units and in doing so have become the second largest car rental operator in Indonesia. Our operations encompass 34 offices and service points in Greater Jakarta and across Indonesia. We added 3,672 drivers and support staff. Selama dua tahun terakhir, armada sewa kendaraan naik dua kali lipat lebih dari hampir menjadi lebih dari unit, yang menjadikan kami perusahaan penyewaan mobil kedua terbesar di Indonesia. Wilayah operasional kami mencakup Jabodetabek dan kami mengoperasikan 34 kantor dan unit layanan di seluruh Indonesia. Kami menambahkan pengemudi dan staf pendukung. 50 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
53 Tinjauan Usaha dan operasional driving Safely MELAJU DENGAN AMAN 2013 revenues Pendapatan Rp 942 Billion Miliar 2014 revenues Pendapatan Rp 1,174 Billion Miliar +67% +25% YoY YoY PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 51
54 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts During 2014, we expanded the fleet by 13% with revenue increasing by 25% to Rp 1,174 billion. However, earnings declined by 60% from previuos year to Rp 62 billion. This decrease in earnings is driven by a combination of higher interest expenses incurred and an absence dividend income with respect to the particular fiscal year. Refinancing at improved terms through a Senior Notes issue towards the end of the year and the larger fleet capacity position us to resume earnings growth and we see selected opportunities to expand in the B2C market. Selama 2014, kami meningkatkan armada hingga mencapai 13% dengan peningkatan pendapatan sebesar 25% menjadi Rp miliar. Namun, laba menurun 60% dibanding tahun lalu menjadi Rp 62 miliar. Penurunan laba ini disebabkan oleh kombinasi dari tingginya beban bunga yang terjadi dan tidak adanya pendapatan dividen dari tahun fiskal sebelumnya. Pembiayaan kembali dengan syarat yang lebih baik melalui penerbitan Senior Notes menjelang akhir tahun dan kapasitas armada yang lebih besar memposisikan kami untuk melanjutkan pertumbuhan laba dan melihat peluang pilihan untuk memperluas di pasar B2C. About 90% of our customers are corporate, entering into long term contracts which provide sustainable revenues and the opportunity for repeat business with leading local and multinational customers. Full rental on a yearly basis with full maintenance, without a driver is the largest contributor to revenues with Driver services next together accounting for almost 90% of 2014 revenues. The average length of a contract is typically 2.5 years. By undertaking our own servicing and maintenance we ensure a comprehensive service to the highest standard. Over 65% of the fleet is three years old or less and we generally sell vehicles once they are about 4 years old, to recover value. Given pressure on the available road network, during a period of lower fuel prices, we believe the rental business, with the option of professional driver service, represents an attractive value proposition. Fleet replacement provides an opportunity to boost our emerging Nissan dealership. Sekitar 90% pelanggan kami adalah korporasi yang mengambil kontrak jangka panjang sehingga memberikan pendapatan yang berkelanjutan dan kesempatan untuk terus bekerja sama dengan perusahaan nasional dan multinasional. Kontribusi terbesar diperoleh dari jasa sewa kendaraan tahunan tanpa supir termasuk jasa pemeliharaan kendaraan lengkap. Pendapatan terbesar kedua berasal dari jasa sewa berikut pengemudi hasil dari keduanya mencapai hampir 90% pendapatan tahun Ratarata jangka kontrak untuk sewa kendaraan biasanya 2,5 tahun. Perawatan dan pemeliharaan kendaraan kami lakukan sendiri demi memastikan layanan lengkap dengan standar terbaik. Lebih dari 65% armada berusia tiga tahun atau kurang, dan kami umumnya menjual kendaraan yang telah digunakan selama empat tahun. Ketika harga bahan bakar turun, dan dengan memperhatikan kepadatan lalu lintas, kami yakin bisnis sewa kendaraan dengan layanan pengemudi profesional menjanjikan keuntungan yang menarik. Penggantian armada dapat meningkatkan usaha diler Nissan yang baru mulai berkembang. 52 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
55 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services Auto Services Jasa OTOMOTIF MPMRENT 4W Fleet Kendaraan Roda , , ,255 WISMA MPM Driver Training Centre, Ciawi, Bogor Launched in March 2014, the facilities of the new DTC have been in great demand. Consisting of 8 classrooms with a total capacity of 450 people at one time, the core purpose of the centre is to train newly recruited drivers as well as conduct refresher courses as and when needed. Course content is heavily safety focused as well as helping drivers to improve their English language skills for engaging with multinational clients. The centre is also rented out for other group companies, the MPM Foundation and third party training and corporate events. Diluncurkan pada bulan Maret 2014, fasilitas DTC baru telah diminati. Terdiri dari 8 kelas dengan kapasitas total 450 orang, tujuannya adalah untuk melatih pengemudi baru yang direkrut serta melakukan pelatihan penyegaran bila diperlukan. Pelatihan ini sangat aman, terfokus serta membantu pengemudi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka untuk terlibat dengan klien multinasional. Wisma ini juga disewakan untuk perusahaan lain, Yayasan MPM dan pelatihan pihak ketiga dan acara perusahaan. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 53
56 Business and Operating Review Financial Services JASA KEUANGAN Our primary aim for the year was achieved, to consolidate our financial services group thereby giving us scale, more resilience, operating efficiencies, lower funding costs and a more diversified portfolio. The newly merged company also presents future opportunities for integrated IT and risk systems. Sasaran utama kami tahun ini tercapai, yakni mengkonsolidasikan perusahaan-perusahaan kami di bidang jasa pembiayaan sehingga usaha kami tumbuh besar, lebih berdaya tahan dan efisien dengan biaya pendanaan lebih kecil serta portofolio produk dan jasa yang lebih beragam. Perusahaan baru hasil penggabungan juga membuka peluang di masa depan untuk mengintegrasikan sistem TI dan risiko. 54 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
57 Tinjauan Usaha dan operasional drive To Quality MELAJU MENUJU KUALITAS 2013 revenues Pendapatan 2014 Rp 1,030 Rp 1,213 revenues Billion Miliar Pendapatan Billion Miliar +25% +18 YoY YoY PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 55
58 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts We continued to build and strengthen the product offering, service and delivery capabilities and skills base, leveraging the expertise of our strategic partners, JACCS. Kami terus mengembangkan dan memperkuat produk yang ditawarkan, layanan serta kemampuan dan keahlian staf, dengan memanfaatkan keahlian mitra strategis kami, JACCS. Financial Services JASA KEUANGAN MPMFinance Booking, RP Billion Pembiayaan Baru, RP MILIAR , , ,093 NPL Performance KINERJA NPL 2.4% 2.2% 2.3% 2.6% 2.5% 2.6% Sep 13 Dec 13 Mar 14 Jun 14 Sep 14 Dec 14 An expanded MPMFinance Ekspansi MPMFinance Contract bookings increased 21% to over 4,000 accounts for the year driving revenue 19% higher to Rp 1,145 billion. Non-performing loan were higher at 2.6% of total receivables at year-end, and impairment costs plus higher funding expenses resulted in earnings reducing by 43% to Rp 80 billion. Kontrak baru meningkat 21% menjadi lebih dari rekening untuk tahun 2014 dengan pendapatan meningkat 19% menjadi Rp miliar. Non-performing loan meningkat menjadi 2,6% dari total piutang pada akhir tahun, dan penurunan nilai ditambah biaya pendanaan yang lebih tinggi menghasilkan laba lebih rendah 43% menjadi Rp 80 miliar. 56 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
59 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services The successful merger of two subsidiaries, MPMFinance and SAF was completed in May 2014, under the MPMFinance brand, offering consumer financing for new and used motor cars and motorcycles, as well as general consumer goods financing, leasing of capital goods, including heavy machinery, and factoring services. The merger provides an excellent opportunity to strengthen our strategic partnership with JACCS, a leading Japan-based consumer credit company and member of the Mitsubishi UFJ Financial Group. JACCS, originally a shareholder in SAF, purchased 40% of the share capital of the merged entity MPMFinance. This partnership gives MPM Group access to considerable management expertise in consumer finance, technical know-how and access to financing for future growth plans. Our current portfolio of fund providers is well spread among leading institutional lenders. We expanded our market reach during the year to 91 branches, supported by 3 marketing offices and 34 outlets. Our footprint is primarily Java and Bali with a growing presence in larger cities in Sumatra and Kalimantan and we promote our services via our own group dealerships as well as relationships with third party dealers and electronics retailers. Telemarketing for direct selling is via five call centres. High service standards backed by thorough credit assessment and efficient collections management has been the primary goal. Typical service standards for processing finance applications are one day for cars and a matter of hours for motorcycles, with financing periods ranging from 36 to 48 months. Penggabungan dua anak perusahaan, MPMFinance dan SAF, berhasil diselesaikan pada bulan Mei Di bawah merek baru, MPMFinance, perusahaan menawarkan pembiayaan konsumen untuk pembelian mobil dan motor baru maupun bekas, selain fasilitas kredit untuk pembelian barang konsumen umum, penyewaan barang modal termasuk peralatan berat, dan jasa anjak piutang atau factoring. Dengan penggabungan tersebut, terbuka kesempatan bagus untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan JACCS, perusahaan kredit konsumen berbasis di Jepang yang merupakan bagian dari Mitsubishi UFJ Financial Group. JACCS, yang semula merupakan pemegang saham SAF, membeli 40% saham perusahaan hasil penggabungan, MPMFinance. Dengan kemitraan ini, Grup MPM dapat memperoleh banyak manfaat berupa bantuan manajemen pembiayaan konsumen dan metode atau prosedur teknis, dan fasilitas pembiayaan untuk rencana pertumbuhan ke depan. Saat ini, fasilitas pembiayaan kami peroleh dari berbagai institusi pemberi pinjaman terkemuka. Pada tahun 2014 jangkauan kami perluas dengan memperbesar jaringan menjadi 91 kantor cabang yang ditunjang 3 kantor pemasaran dan 34 gerai. Wilayah operasional utama kami adalah Jawa dan Bali, namun kami terus memperluas jaringan kami di sejumlah kota besar di Sumatra dan Kalimantan. Promosi dilakukan melalui diler Grup MPM serta via toko elektronik dan agen pihak ketiga. Pemasaran melalui telepon untuk kegiatan penjualan langsung dilakukan melalui lima call centre. Standar pelayanan yang tinggi dan ditopang evaluasi aplikasi kredit dan manajemen penagihan yang efisien menjadi tujuan utama perusahaan. Standar pelayanan untuk aplikasi keuangan yaitu satu hari untuk mobil dan hitungan jam untuk sepeda motor, dengan masa pembiayaan antara 36 sampai dengan 48 bulan. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 57
60 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts Insurance offers considerable upside Asuransi prospek yang menggembirakan Our Insurance subsidiary delivered a strong performance in 2014 and offers attractive future prospects. Gross premium collected increased 96% to Rp 148 billion (2013: Rp 76 billion), generating earnings of Rp 16 billion, in a young but fast growing business. MPMInsurance opened five new offices during the year bringing total to a network of twelve representative offices plus a direct sales team and cross selling via the MPMFinance network and our auto dealerships. The MPM range of insurance products is well spread across cargo, property, liability and personal accident insurance categories. In a recent survey the company was ranked 11th largest among medium range insurance companies. Total investment portfolio grew 32% to Rp 178 billion (2013: Rp 135 billion). A range of new products were introduced during the past year, aligned with current market needs and with an eye on the enormous potential from Government plans to boost Indonesia s infrastructure. New offerings included contractor all risks insurance for civil works projects, erection all risks insurance on machinery and equipment installations, contractor machinery and equipment, surety bonds and a special all risk motor vehicle policy tailored for Nissan motor car owners. With an eye on improved service standards for corporate customers, tracking programmes have been introduced to monitor time taken in policy processing and delivery. Anak perusahaan, MPMInsurance, mencatat kinerja yang baik di tahun 2014 dan menawarkan prospek yang menggembirakan di masa depan. Premi asuransi bruto meningkat 96% menjadi Rp 148 miliar (2013: Rp 76 miliar), menghasilkan laba sebesar Rp 16 miliar, pada bisnis yang masih muda namun tumbuh cepat. MPMInsurance membuka lima kantor baru selama tahun 2014 sehingga total jaringan adalah 12 kantor perwakilan ditambah tim sales dan cross selling melalui jaringan MPMFinance dan diler otomotif kami. Jajaran produk asuransi MPM yang luas meliputi kategori kargo, properti, kewajiban dan asuransi kecelakaan diri. Dalam survei terbaru perusahaan memperoleh peringkat 11 terbesar di antara perusahaan asuransi menengah. Total portofolio investasi tumbuh 32% menjadi Rp 178 miliar (2013: Rp 135 miliar). Tahun lalu kami meluncurkan sejumlah produk baru sesuai kebutuhan pasar dan untuk mengantisipasi rencana pemerintah meningkatkan pembangunan infrastruktur. Produk baru tersebut di antaranya asuransi konstruksi (contractor all risk insurance) untuk proyek sipil, asuransi pemasangan mesin dan peralatan, surety bond dan asuransi kendaraan bermotor khusus untuk pemilik mobil Nissan. Guna meningkatkan standar pelayanan bagi pelanggan dari kalangan usaha, kami menjalankan program pemantauan waktu yang diperlukan untuk memproses dan menyerahkan polis. Gross Premium Collected Premi Bruto yang dikumpulkan Rp 96% 148 Billion MILIAR 58 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
61 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 59
62 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts MPMInsurance is a young, dynamic company in the insurance sector. Alex Setokusumo and his team of Rudy Gunawan (marketing) and Wahjudi Soediyanto (finance) are looking for fast track growth, but from a sound base. MPMInsurance adalah perusahaan yang dinamis meski belum lama berkiprah di sektor asuransi. Alex Setokusumo bersama timnya, Rudy Gunawan (pemasaran) dan Wahjudi Soediyanto (keuangan), berupaya meningkatkan angka pertumbuhan dalam waktu singkat namun dengan landasan yang kokoh. 60 // Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
63 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services Rudy Gunawan Alex Setokusumo Wahjudi Soediyanto PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 61
64 Business and Operating Review Distribution and Retail Auto Consumer Parts You managed to double premium income last year, so how do you see your prospects, going forward - can you maintain this pace? Alex: We are a young business, having obtained our license just three years ago, so one should expect high growth rates, especially as we are growing from a modest base. However, we believe we can triple our premium income in the next 3-4 years and move up to becoming a medium sized insurer, in a very large and growing market. What makes you so optimistic? Alex: Firstly the fundamentals are very positive. Indonesia is an underserved market with only 20% of the population having any form of insurance, yet we have a growing middle class with spending power and the sophistication to seek adequate protection for their assets. Secondly, we are sensibly regulated, new OJK guidelines for a mandatory tariff on premiums give the industry sustainability. This also means the top rewards are for those who can maintain the highest service standards and we intend to be that standard. Third, our confidence is well founded because we are building from a sound base; 45% of Anda berhasil menaikkan pendapatan premi dua kali lipat tahun lalu. Bagaimana prospek perusahaan ke depan? Dapatkah tingkat pertumbuhan ini dipertahankan? Alex: Perusahaan kami terbilang masih muda; izin baru kami peroleh tiga tahun lalu, jadi wajar jika orang tidak menyangka kami tumbuh sepesat itu, apalagi usaha ini dirintis dari kecil. Namun demikian, kami yakin dapat menaikkan pendapatan premi tiga kali lipat dalam 3-4 tahun mendatang, dan kami akan berkembang menjadi perusahaan asuransi skala menengah karena pasarnya begitu besar dan kian tumbuh. Apa dasar optimisme Anda? Alex: Pertama, kondisi dewasa ini sangat bagus. Pasar di Indonesia belum banyak tergarap karena baru 20% dari penduduk di negeri ini yang terlindungi asuransi, tetapi kelas menengah kita semakin besar, dan mereka memiliki uang juga pengetahuan serta kesadaran bahwa aset mereka perlu dilindungi. Kedua, ada peraturan yang mendukung. Kesinambungan industri terjamin dengan dikeluarkannya pedoman baru OJK tentang tarif premi wajib. Ini juga berarti bahwa mereka yang dapat menetapkan standar layanan tertinggilah yang akan menikmati keuntungan terbesar dan kami ingin menjadi penentu standar dimaksud. Ketiga, keyakinan kami sangat beralasan Balanced growth: 45% MPM Group referrals, complemented by a strong third party customer base. Pertumbuhan yang seimbang: 45% bisnis kami berasal dari rujukan perusahaan lain di bawah Grup MPM dan juga dari nasabah pihak ketiga yang bukan rujukan. 62 // Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
65 Tinjauan Usaha dan operasional Auto Services Financial Services our business last year emanated from MPM group referrals. So we can point to the underlying strength of the group and at the same time we are diversified, proving that direct third party customers are satisfied that we have the required standing and service standard, based on our own merit. How will you manage future growth? Rudy: We already have a solid network of 12 representative offices and 10 service centres covering most of the major cities in all the big islands. We are very successful in motor vehicle and property insurance, where we see considerable upside, and we are building our B2B portfolio as a solid base. The majority of our customers are corporates as opposed to individuals. As both population and insurance mindedness rise, we have the option to extend our brand to appeal to the wider consumer market. And in terms of resources, we are launching a new management development programme as part of our commitment to organic growth. And how do you differentiate yourselves, in an ever more competitive market? Wahjudi, points to a live screen at the head of the office and notes: Every day we can monitor the state of our business, using systems that are constantly updated on key performance indicators, from overall premium growth to individual branch performance. Equally, we track our service standards whether in days taken to approve each policy application or days to process a claim. He smiles, That s our difference, to judge any future direction, you ve got to know exactly where you are and what you are capable of achieving. karena kondisi yang mendukung tadi; tahun lalu, 45% bisnis kami berasal dari rujukan perusahaan lain di bawah kelompok usaha MPM. Kami mengandalkan perusahaan di bawah Grup MPM meski kami juga menawarkan produk dan layanan lain di luar itu. Capaian kami merupakan bukti bahwa nasabah pihak ketiga yang bukan rujukan menyatakan puas dengan standar baku layanan perusahaan, dan semua ini kami raih berkat prestasi sendiri. Bagaimana Anda mengelola pertumbuhan di masa depan? Rudy: Telah terbentuk 12 kantor perwakilan dan 10 pusat layanan di hampir semua kota besar di semua pulau besar seluruh wilayah nusantara. Untuk bidang asuransi kendaraan bermotor dan properti, hasil yang kami peroleh sangat menggembirakan dengan peningkatan sangat tinggi. Sebagai penunjang kami juga tengah menjaring nasabah dari kalangan badan usaha. Mayoritas nasabah kami perusahaan, bukan nasabah perorangan. Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi, kami siap memperkenalkan perusahaan kami dan masuk ke pasar konsumen. Dari sisi sumber daya, kami akan segera mengadakan program pelatihan manajemen terkait langkah pengembangan usaha organik. Dan apa yang Anda lakukan untuk membedakan perusahaan ini dari perusahaan lain di tengah persaingan pasar yang semakin tajam? Wahjudi, sambil merujuk pada layar berisi informasi di depan kantor: Setiap hari kami memantau kondisi usaha yang datanya diambil dari sistem yang setiap saat mengolah indikator penting capaian kinerja mulai dari kenaikan premi secara keseluruhan hingga kinerja masing-masing cabang. Selain itu kami melakukan evaluasi standar layanan menyangkut lama pengurusan polis hingga disetujui atau lama pengurusan klaim. Lanjutnya dengan senyum di wajah, Itulah pembedanya. Untuk menentukan arah ke depan, kita harus tahu betul posisi kita saat ini dan apa yang dapat kita raih. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 63
66 Management s Discussion and Analysis of Financial Condition driving For Value 64 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
67 Analisa dan pembahasan manajemen atas kondisi keuangan In summary... Secara singkat... In 2014 MPM maintained sound revenue growth despite a weakening economy, demonstrating our market leading position. Pada 2014 MPM mempertahankan pertumbuhan pendapatan meskipun ekonomi melemah, menunjukkan posisi terdepan kami. Earnings were 7% lower at Rp 487 billion, however: Across the board gains secured in all business segments: Laba turun 7% menjadi Rp 487 miliar, meskipun demikian: Semua segmen bisnis mencatat peningkatan kinerja: Distribution and Retail: Total revenues up 15.4% to Rp 13.4 trillion Exceptional 2W sales volumes Promising start for 4W sales national dealership Auto Consumer Parts: Sound revenue growth 10% to Rp 1,592 billion Gross Margins stable at 29% New production capacity funded and entry into 4W lubes Auto Services: Revenue up 25% to Rp 1,174 billion Financed fleet expansion up 13%, 2nd largest, nationwide Substantial driver recruitment completed Financial Services: Revenue up 18% to Rp 1,213 billion Successful financial services consolidation; increased investment from JACCS and prudent provisioning completed Insurance outperforming: 96% premium growth Balance sheet sound and adequate liquidity Successful Senior Notes USD 200 million issue, raising MPM profile Distribusi dan Ritel: Total pendapatan naik 15,4% menjadi Rp 13,4 triliun Volume penjualan roda dua yang luar biasa Awal yang menjanjikan untuk penjualan roda empat - dealer nasional Suku Cadang Otomotif: Pendapatan naik 10% menjadi Rp miliar Margin laba kotor stabil pada 29% Pengembangan kapasitas produksi baru dan masuk ke pasar pelumas roda empat Jasa Otomotif: Pendapatan naik 25% menjadi Rp miliar Armada kendaraan meningkat 13%, terbesar ke-2 secara nasional Menyelesaikan rekrutmen pengemudi dalam jumlah besar Jasa Keuangan: Pendapatan naik 18% menjadi Rp miliar Konsolidasi jasa keuangan yang sukses; Peningkatan investasi dari JACCS dan pencadangan secara memadai telah diselesaikan Kinerja asuransi meningkat pesat: premi tumbuh 96% Neraca yang kuat dan likuiditas yang memadai Sukses menerbitkan Senior Notes senilai USD 200 juta, meningkatkan profil MPM PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 65
68 Management s Discussion and Analysis of Financial Condition All amounts in Rp billion unless otherwise stated / Dalam miliar Rupiah kecuali dinyatakan khusus Net Revenues / Pendapatan neto Net Debt / Kewajiban Bersih 13,879 1,015 16,076 1,191 4,945 4,436 5,570 10, ,043 3,528 12,864 14,885 3,297 9,956 1,902 1,139 2, EBITDA Total Assets / Total Aset , , ,070 11,220 4,940 13,950 5,919 1,086 1,183 4, ,799 6,280 8, EBITDA Margin (%) Profit for the year / Laba Tahun Berjalan Total equity / Total Ekuitas ,395 5, , Consolidated Konsolidasian Non Guarantor Bukan Penjamin Guarantor (non Financial Services business) Penjamin (diluar usaha Jasa Keuangan) 66 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
69 Analisa dan pembahasan manajemen atas kondisi keuangan Overview Tinjauan MPM is a fast growing, end to end automotive company in Indonesia deriving revenues from four key business sectors namely distribution and retail of two and four wheel vehicles, auto consumer parts, auto services and financial services with an extensive network of customer access points across Indonesia. Our Distribution and Retail business has a significant presence in both two and four wheel auto markets. In the two-wheel segment we are master distributor of Honda motorcycles in East Java and NTT, under a subsidiary Mulia with representation in 288 outlets which comprised 259 third party retail outlets and 29 MPMMotor wholly owned outlets plus 11 other MPMMotor outlets located in 9 other provinces. In the four-wheel segment we are a nationwide dealer for Nissan and Datsun motor vehicles. Our Consumer Parts business is focused through our subsidiary FKT, which manufactures, promotes and distributes Federal Oil branded motorcycle lubricants supported by 35 distributors nationwide. It has recently expanded to include lubricants for four-wheel through Federal Mobil brand. Our Auto Services business is operated through our subsidiary MPMRent with its 34 offices and service points providing long term vehicle rental including driver, maintenance and related services. Our Financial Services business includes 128 multifinance branches to support customers seeking to purchase two-wheel and four-wheel vehicles through financing and a fast growing general insurance business including moving vehicle insurance with 13 marketing offices. Segment Performance Income Statement We present in the next two pages analysis of the Income statement to show key performance highlights for each business segment: MPM adalah perusahaan otomotif di Indonesia dengan produk & layanan paripurna, yang berkembang pesat. Pendapatan berasal dari empat sektor bisnis pokok, yakni distribusi dan ritel kendaraan roda dua dan roda empat consumer part otomotif, jasa otomotif dan jasa keuangan dengan jaringan yang luas menjangkau pelanggan di seluruh Indonesia. Cakupan wilayah operasional unit Distribusi dan Ritel untuk pasar kendaraan roda dua maupun roda empat sangat layak diperhitungkan. Untuk segmen roda dua, kami adalah distributor induk sepeda motor merek Honda di Jawa Timur dan NTT di bawah Mulia dengan jaringan distribusi meliputi 288 gerai penjualan yang terdiri dari 259 gerai ritel pihak ketiga, 29 gerai MPMMotor milik sendiri dan 11 gerai MPMMotor di 9 provinsi lainnya. Sedangkan untuk segmen roda empat, kami ditunjuk sebagai agen penjualan kendaraan bermotor Nissan dan Datsun di seluruh Indonesia. Usaha Suku Cadang Otomotif berfokus lewat anak perusahaan Grup MPM, FKT, yang memproduksi, mempromosikan dan mendistribusikan produk pelumas sepeda motor merek Federal Oil didukung oleh 35 distributor di seluruh Indonesia. Belum lama ini FKT masuk ke segmen kendaraan roda empat melalui merk Federal Mobil. Usaha Jasa Otomotif dijalankan oleh anak perusahaan lainnya, MPMRent, dengan 34 kantor dan unit layanan menyediakan jasa sewa kendaraan jangka panjang termasuk pengemudi, pemeliharaan kendaraan dan layanan terkait. Bisnis Jasa Keuangan meliputi 128 cabang multifinance untuk mendukung pelanggan yang ingin membeli kendaraan roda dua dan roda empat melalui pembiayaan serta bisnis asuransi umum yang berkembang pesat termasuk asuransi kendaraan dengan 13 kantor pemasaran. Kinerja segmen - Laporan Laba Rugi Pada dua halaman berikutnya kami menyampaikan analisis dari laporan laba rugi untuk menunjukkan kinerja pokok setiap segmen usaha: PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 67
70 Management s Discussion and Analysis of Financial Condition Income statement performance by business segment - key highlights Consolidated Konsolidasian Distribution and Retail Distribusi dan Ritel Net Revenues Pendapatan neto 16,076 13,392 13, % 11, % Higher average sales prices were a factor together with a 7.4% increase to 972,000 units of motorcycles. Sales of cars increased from 130 to 1,382 units. Kenaikan harga rata-rata penjualan merupakan salah satu faktor yang menyebabkan penjualan sepeda motor naik 7,4% menjadi unit. Penjualan mobil meningkat dari 130 menjadi unit. Cost of Revenue Biaya pokok pendapatan 13,763 12,618 11, % 10, % Higher ex-factory prices and volume handled. Harga pabrik dan volume yang lebih tinggi. Gross Profit Laba bruto 2, , % % Gross Margin % Marjin laba bruto Margin stability. Stabilitas marjin Operating Expenses Beban usaha 1,172 1, % 22.1% Higher employee costs were a feature in Biaya karyawan yang lebih tinggi di tahun / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
71 Analisa dan pembahasan manajemen atas kondisi keuangan Laporan laba rugi kinerja per segmen usaha - ikhtisar penting Auto Consumer Parts Suku Cadang Otomatif Auto Services Jasa Otomotif Financial Services Jasa Keuangan 1, ,174 1,213 1, % 24.6% 1, % Growth driven by higher lubricant volume sales. Pertumbuhan didorong oleh volume penjualan pelumas yang lebih tinggi We increased the rental fleet by 13% to 15,255 units. Perseroan meningkatkan armada kendaraan sewa sebesar 13% menjadi unit Higher bookings and insurance contracts from our expanded network and higher interest rates were the main growth factors. Faktor utama mendorong pertumbuhan adalah pembiayaan baru dan kontrak asuransi yang lebih tinggi dari perluasan jaringan serta kenaikan suku bunga. 1, , % 32.4% % Primarily higher raw materials volumes. Terutama peningkatan volume bahan baku. The increase was due to hiring additional drivers and depreciation charges on the enlarged fleet. We are focusing a higher utilisation rates for Kenaikan ini disebabkan oleh penambahan sopir dan biaya penyusutan atas penambahan armada. Kami memfokuskan pada tingkat utilitas yang lebih tinggi di tahun Cost of funds increased along with the scale of our borrowing. Biaya dana meningkat seiring dengan naiknya jumlah pinjaman % % 24.1% Margin stability - our focus continues on building scale. Stabilitas marjin - fokus kami terus membangun bisnis. The initial change in hiring drivers will push down margin but we see significant growth prospects. Mempekerjakan sopir akan menekan marjin namun kami melihat prospek pertumbuhan yang signifikan. Healthy increase in net interest margin. Peningkatan marjin laba bersih % % 43.9% Professional fees increased. Jasa profesional meningkat. Transportation and storage charges were higher. Biaya transportasi dan penyimpanan yang lebih tinggi The increased was primarily due to impairment losses which increased from Rp. 89 billion to Rp. 211 billion. Peningkatan ini terutama disebabkan kerugian penurunan nilai yang meningkat dari Rp 89 miliar menjadi Rp 211 miliar. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 69
72 Management s Discussion and Analysis of Financial Condition Income statement Laporan Laba Rugi Results of Operations Hasil Usaha Total net revenues grew 16% to Rp 16,076,412 million despite slower economic growth. Profit attributable to owners of the Company was 7% lower at Rp 487,188 million or Rp 112 earnings per share while profit attributable to owners of the guarantor group decreased 34% to Rp 422,259 million. Total comprehensive income attributable to owners of the Company was Rp 360,426 million, mostly due to changes in the value of derivative instruments to hedge US Dollar payments of principal and interest relating to a USD 200 million Senior Notes falling due September Other income Our other income increased by 36.2% to Rp 72,980 million in 2014 primarily due to an increase in vehicle registrations/ Other expenses Our other expenses increased by 140.1% to Rp 11,397 million due to foreign exchange losses, a result of depreciation of the Rupiah against the US Dollar. Finance income Finance income increased 55.2% to Rp 106,806 million in 2014, primarily due to increases from interest rate received on time deposits. Finance cost Our finance costs increased 35.0% to Rp 281,074 million in 2014, due to increased borrowing in respect of the Auto Services business and higher average interest rates. Profit before income tax Pendapatan neto naik 16% menjadi Rp juta meskipun pertumbuhan ekonomi yang melambat. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 7% menjadi Rp juta atau Rp 112 laba per saham, sedangkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk grup penjamin turun 34% menjadi Rp juta. Total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp juta terutama yang disebabkan oleh perubahan nilai instrumen derivatif untuk lindung nilai pembayaran pokok dan bunga dalam US Dolar terkait Senior Notes sebesar USD 200 juta yang jatuh tempo pada September Pendapatan lainnya Pendapatan lainnya meningkat sebesar 36,2% menjadi Rp juta pada tahun 2014 terutama berasal dari peningkatan registrasi kendaraan Beban lainnya Beban lainnya naik 140,1% menjadi Rp juta terutama akibat kerugian valas dampak depresiasi nilai Rupiah terhadap US Dolar. Pendapatan keuangan Pendapatan keuangan meningkat 55,2% menjadi Rp juta pada tahun 2014, terutama karena adanya peningkatan suku bunga deposito. Biaya keuangan Biaya keuangan naik sebesar 35,0% menjadi Rp juta pada tahun 2014, yang disebabkan kenaikan jumlah pinjaman yang sebagian besar berasal dari unit Jasa Otomotif dan rata-rata suku bunga yang lebih tinggi. Our profit before income tax decreased by 8.8% to Rp 698,959 million in 2014 due to the reasons specified above. Laba sebelum pajak penghasilan Laba sebelum pajak penghasilan turun 8,8% menjadi Rp juta pada tahun 2014 sebagai dampak dari penjelasan di atas. 70 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
73 Analisa dan pembahasan manajemen atas kondisi keuangan Income tax expense decreased by 7.8% to Rp 186,199 million in 2014 in line with reduced taxable income. The Company s unallocated expenses, after income tax, increased by 30.4% to Rp 205,203 million relating to the increase in finance cost. Profit for the year was 9.1% lower at Rp 512,760 million in 2014, while net profit from the guarantor group increased 1% to Rp 422,268 million. Other comprehensive income. Beban pajak penghasilan turun 7,8% menjadi Rp juta pada tahun 2014 seiring dengan penurunan laba kena pajak. Beban Perseroan yang tidak dialokasikan, setelah pajak penghasilan, meningkat 30,4% menjadi Rp juta pada tahun 2014 karena peningkatan biaya keuangan. Laba bersih tahun berjalan turun 9,1% menjadi Rp juta pada tahun 2014, sementara laba bersih dari grup penjamin meningkat 1% menjadi Rp juta. A charge was made of Rp 133,198 million in 2014 in respect of changes in the fair value of derivative transactions. Total comprehensive income Pendapatan komprehensif lain Beban sebesar Rp juta dicatatkan pada tahun 2014 disebabkan perubahan nilai wajar transaksi derivatif. As a result of the above, our total comprehensive income decreased by 33% to Rp 379,562 million in Financial Position Total laba komprehensif Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, total laba komprehensif Perseroan turun 33% menjadi Rp juta pada tahun Assets Posisi Keuangan Our total assets increased by 24.3% to Rp 13,950,177 million at the close of 2014 primarily due to higher trade receivables and consumer financing receivables, in respect of increased business activity, increases in fixed assets net, and inventories growth. Cash and cash equivalents increased to Rp 1,421,735 million as of 31 December 2014 from Rp 1,102,749 million as of 2013 primarily due to increased time deposits. Restricted cash collateral for bank loans was disbursed after the respective loan was fully repaid. The increase in trade receivables to Rp 871,415 million was predominantly related to the growth of our businesses in Distribution and Retail, as well as Auto Services. Inventories increased to Rp 683,770 million primarily due to higher inventories within our Distribution and Retail business. Aset Jumlah aset meningkat sebesar 24,3% menjadi Rp juta pada akhir 2014, terutama disebabkan meningkatnya piutang usaha dan piutang pembiayaan konsumen seiring dengan peningkatan aktivitas bisnis, kenaikan aset tetap neto dan persediaan. Kas dan setara kas naik menjadi Rp juta per 31 Desember 2014 dari Rp juta per pada akhir 2013 akibat peningkatan deposito berjangka. Kas yang dibatasi penggunaannya pada tahun 2014 terkait jaminan utang atas utang bank telah dikeluarkan karena pinjaman telah dilunasi. Piutang usaha dari pihak ketiga meningkat menjadi Rp juta, terutama disebabkan naiknya pertumbuhan bisnis unit usaha Distribusi dan Ritel dan unit Jasa Otomotif. Persediaan meningkat menjadi Rp juta dikarenakan peningkatan persediaan di kegiatan usaha Distribusi dan Ritel. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 71
74 Management s Discussion and Analysis of Financial Condition Higher new bookings drove up current and noncurrent consumer financing receivables by 16% amounting to Rp 3,850,626 million, respectively, while allowances for impairment losses was increased from Rp 58,121 million to 109,222 million in Current and non-current finance lease receivables increased 21% to Rp 1,338,878 million, respectively, reflecting higher new bookings. Guarantee deposits increased to Rp 598,570 million in line with increases in motorcycle purchases from Astra Honda Motor by our Distribution and Retail business. Our fixed assets, net increased to Rp 3,214,402 million primarily due to new vehicle purchases in our Auto Services business and dealers development from our Distribution and Retail business Other non-current assets increased to Rp. 136,254 million due to an increase in prepaid rent, reinsurance assets and down payment for purchases of fixed assets. Jumlah pembiayaan baru yang lebih tinggi meningkatkan piutang pembiayaan konsumen dalam aset lancar dan tidak lancar sebesar 16% menjadi Rp juta, sementara cadangan kerugian penurunan nilai naik dari Rp juta menjadi juta pada Piutang sewa pembiayaan lancar dan tidak lancar meningkat 21% menjadi Rp juta, menunjukkan kenaikan jumlah pemesanan baru. Deposit jaminan naik menjadi Rp juta seiring dengan kenaikan jumlah pembelian sepeda motor dari Astra Honda Motor oleh unit usaha Distribusi dan Ritel. Aset tetap neto meningkat menjadi Rp juta terutama disebabkan pembelian tambahan armada kendaraan oleh unit usaha Jasa Otomotif dan pengembangan diler oleh unit usaha distribusi dan ritel. Aset tidak lancar lainnya meningkat menjadi Rp juta yang terutama disebabkan oleh sewa dibayar dimuka, aset reasuransi dan pembayaran uang muka pembelian aset tetap. NET DEBT/Equity Ratio (Times) Rasio Kewajiban Bersih / Ekuitas (kali) NET DEBT/Ebitda Ratio (Times) Rasio Kewajiban Bersih / EBITDA (kali) FCCR: Fixed Charge Coverage Ratio (Times) Consolidated Konsolidasian Guarantor (non Financial Services business) Penjamin (diluar usaha Jasa Keuangan) 72 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
75 Analisa dan pembahasan manajemen atas kondisi keuangan Liabilities Liabilitas Total liabilities as of 2014 increased to Rp 8,690,018 million from Rp 6,825,671 million, mainly as a result of financing through senior notes issuance. Jumlah liabilitas Perseroan naik menjadi Rp juta per 2014 dari Rp juta yang disebabkan oleh pembiayaan melalui penerbitan senior notes. Short term bank loans and long term borrowings (including current maturities and long-term portion) reduced by 31% and 17% respectively to Rp 355,950 million and Rp 4,163,418 million at year end. This was due to the repayment of bank facilities which were funded by the issuance of senior notes Trade payables to third parties increased to Rp 885,619 million as of December 31, 2014 in line with the increase in purchases of motorcycles. Other payables increased to Rp 387,845 million due to the increase in customer guarantee deposits and unearned income from our Financial Services business. Bonds payable represents the senior notes issued in September 2014 amounting USD 200 million maturing in 2019 and includes unamortized transaction costs and unpaid accrued interest. Derivative liabilities, are the hedging instruments through various contracts, comprising foreign currency option contracts and cross currencyinterest rate swap contracts to hedge exposure arising from exchange rate volatility in respect of interest payables and borrowing repayment when they fall due. Equity Utang bank jangka pendek dan pinjaman jangka panjang (termasuk bagian lancar dan jangka panjangnya) turun masing-masing sebesar 31% menjadi Rp juta dan 17% menjadi Rp juta pada akhir tahun. Hal ini terutama disebabkan karena pelunasan beberapa fasilitas bank yang dananya berasal dari penerbitan senior notes Utang usaha ke pihak ketiga, meningkat menjadi Rp juta per 31 Desember 2014, sejalan dengan peningkatan pembelian unit sepeda motor oleh Perseroan. Utang lainnya meningkat menjadi Rp juta, terutama disebabkan peningkatan deposit diler dan pendapatan ditangguhkan dari unit usaha Jasa Keuangan. Utang obligasi berasal dari Senior Notes yang diterbitkan September 2014 senilai USD 200 juta yang akan jatuh tempo pada tahun 2019, dan meliputi biaya transaksi yang belum diamortisasi dan biaya bunga yang masih harus dibayar. Liabilitas derivatif adalah instrumen lindung nilai melalui berbagai kontrak, terdiri atas kontrak foreign currency option dan kontrak cross currencyinterest rate swap untuk lindung nilai gejolak eksposur nilai tukar terkait dengan pembayaran utang bunga dan pinjaman yang jatuh tempo. Total equity of Rp 5,260,159 million included the increase in retained earnings and non-controlling interest for the year. Financial condition Ekuitas Jumlah ekuitas menjadi Rp juta terutama disebabkan peningkatan saldo laba dan kepentingan nonpengendali. MPM s Board of Directors believes the level of gearing is adequate at a ratio of net debt to equity of 1.1x on a consolidated basis and 0.5x among the bond guarantor group. Sufficient liquidity is available to manage day to day commitments. The successful senior notes issue in 2014 has raised the company s profile. Kondisi keuangan Direksi MPM yakin tingkat gearing memadai dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas 1,1x secara konsolidasi dan 0,5x antara grup penjamin. Likuiditas yang memadai tersedia untuk mengelola komitmen harian. Penerbitan Senior Notes secara sukses pada tahun 2014 telah mengangkat profil perusahaan. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 73
76 Management s Discussion and Analysis of Financial Condition Use of proceeds from the Initial Public offering Penggunaan dana hasil penawaran umum perdana. 270 MPMRent purchase new cars MPMRent membeli mobil baru 220 MPMRent acquisition of SAK (1,280 cars) MPMRent mengakuisisi SAK (1.280 mobil) 16% 175 MPMAuto build dealers MPMAuto membangun diler 20% 970,000,000 shares (21.7% of enlarged TSO) were offered to public market at Rp 1,500 per share 13% saham (21,7% perluasan TSO) Ditawarkan kepada publik pada Rp per saham 8% 115 Loan repayment Melunasi pinjaman 8% 0% 23% 0% 12% FKT factory Pabrik FKT FKT 17% stake acquisition Akuisisi 17% saham FKT 1,355 Net IPO proceeds Dana hasil penawaran umum perdana neto 160 FKT factory Pabrik FKT Has been executed Sudah dilaksanakan To be executed Akan dilaksanakan Consolidated Statements of Cash Flows Laporan Arus Kas Konsolidasian Consolidated net cash used in operations amounted to Rp 389,538 million in 2014, compared to cash generated of Rp 214,538 million a year earlier mainly due to an increase in financing receivables from the non guarantor group, while from our guarantor group net cash generated in from operations for the guarantor group was Rp 347,696 million in 2014 compare to Rp million in Cash received from customers grew 12% to Rp 14,767,096 million while cash paid to suppliers grew 16% to Rp 13,553,618 million. Consolidated Net cash used in investing activities was Rp 1,003,242 million, primarily in the acquisition of fixed asset from auto services business and dealers development from our Distribution & Retail Business. From the guarantor group Net Cash used in investing was Rp million in 2014 compare to Rp million in Kas neto konsolidasian digunakan untuk aktivitas operasi pada tahun 2014 adalah Rp juta dibandingkan dengan kas yang diterima tahun sebelumnya sebesar Rp juta, terutama diakibatkan oleh peningkatan piutang pembiayaan dari grup non penjamin, sementara kas neto yang dari aktivitas operasi untuk grup penjamin sebesar Rp juta di tahun 2014 dibandingkan juta di tahun Penerimaan kas dari pelanggan naik 12% menjadi Rp juta, sedangkan pembayaran kas kepada pemasok meningkat 16% menjadi Rp juta. Kas neto konsolidasian digunakan untuk aktivitas investasi mencapai Rp juta, yang terutama disebabkan adanya akuisisi aset tetap oleh unit usaha Jasa Otomotif dan pengembangan diler dari unit usaha Distribusi dan Ritel. Dari grup penjamin Kas Neto Konsolidasian berjumlah Rp juta di tahun 2014 dibandingkan dengan Rp juta di tahun / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
77 Analisa dan pembahasan manajemen atas kondisi keuangan Consolidated net cash from financing increased year on year to Rp 1,711,766 million due to the net increase from borrowings and bond payables and capital contribution by a non-controlling interest. From guarantor group net cash generated from financing was Rp 907,805 million in 2014 compare to Rp 1,130,189 in Overall for the year we recorded a net increase in cash of Rp 318,986 million and a closing cash balance of Rp 1,421,735 million. Dividend Policy The Board s policy is to target a payout ratio of maximum 40% of annual NPAT. The payment of a dividend will be a function of a number of factors the Board may consider relevant, including the general business environment, the operating and financial condition of MPM, future funding requirements, capital management initiatives. Material events Subsequent to reporting date the company has contracted to construct a new plant in Cilegon to be completed in 2016 and reference has been made to this in the notes to the financial statements. There were no other material commitments or subsequent events to report. Changes in regulatory environment Arus kas konsolidasian dari aktivitas pendanaan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp juta, yang disebabkan peningkatan hutang obligasi serta penyetoran modal oleh kepentingan nonpengendali. Dari grup penjamin, arus kas bersih dari aktivitas pendanaan berjumlah Rp juta pada tahun 2014 dibandingkan Rp juta pada tahun Kami mencatat kenaikan neto kas dan setara kas sebesar Rp juta dan kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp juta. Kebijakan dividen Kebijakan Perseroan adalah rasio pembayaran maksimal 40% dari laba bersih setelah pajak. Pembayaran dividen tergantung dari sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan Dewan Komisaris dan Direksi, termasuk kondisi bisnis secara umum, kondisi operasional dan keuangan MPM, kebutuhan pendanaan di masa depan, inisiatif manajemen modal. Kejadian penting Setelah tanggal pelaporan Perseroan menandatangani kontrak untuk membangun pabrik baru di Cilegon yang akan selesai pada tahun 2016 dan informasi ini sudah dilaporkan dalam catatan atas laporan keuangan. Tidak ada ikatan yang material atau kejadian penting sesudah tanggal pelaporan. There were no major changes to report. Perubahan peraturan Tidak ada perubahan peraturan yang signifikan untuk dilaporkan. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 75
78 Human Resources Driving Business Through People 76 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
79 Sumber Daya Manusia MPM s HR strategy is a vital precursor to business success as we continued to expand rapidly. Strategi SDM yang ditetapkan MPM memegang peran sangat penting demi menjamin keberhasilan usaha seiring dengan ekspansi yang terus kami lakukan. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 77
80 Human Resources MPM today is a major employer and rising force in creating career and job opportunities in the manufacturing, retail and financial services sectors. Saat ini MPM merupakan perusahaan besar dan terus tumbuh. Kami terus menyediakan peluang kerja dan karier di sektor manufaktur, ritel dan jasa keuangan. During 2014 we completed the process of reviewing our human resource needs in all four business segments within the MPM ecosystem, covering both legacy businesses and emerging ones. Across the broad base of all operating companies we maintain twin objectives; first, skills retention through resultsbased rewards, and second, career and succession planning. We have differentiated high flyers and are investing in their careers within an overall succession plan designed to cultivate future leadership for the group over the next five years we call this our Young Leadership Programme. To assure our competitive advantage, MPM focuses on a formal annual review process for employees, using key performance indicators and desired behaviours as the determinants for remuneration and promotion. Leadership and technical courses are customized to fit the business objectives of each operating company in the group. Proses evaluasi kebutuhan tenaga kerja di keempat segmen usaha di lingkungan MPM, baik bisnis unit lama maupun yang baru, selesai pada tahun Untuk semua perusahaan di bawah Grup MPM dengan basis usaha beragam, kami menetapkan dua tujuan pokok: pertama, mempertahankan kemampuan baik dengan memberikan penghargaan sesuai kinerja, dan kedua, merencanakan karier dan pergantian atau suksesi karyawan. Bagi karyawan unggulan dan berprestasi, kami memperhatikan perkembangan karier mereka dengan menjalankan rencana suksesi menyeluruh yang dirancang untuk melahirkan jajaran pimpinan masa depan bagi Grup MPM dalam lima tahun mendatang ini kami sebut Young Leadership Programme. Demi menjaga keunggulan kompetitif, MPM fokus pada proses evaluasi tahunan resmi bagi karyawan dengan menggunakan indikator pokok tercapainya kinerja dan perilaku yang diharapkan dari mereka sebagai penentu remunerasi dan promosi. Kepemimpinan dan kursus teknis dikembangkan khusus agar sesuai dengan tujuan usaha masingmasing perusahaan di bawah grup. HR Director, Titien Supeno is leading the medium term strategy to differentiate the MPM Group brand through development of employee capabilities and skills. HR Director, Titien Supeno dipercaya untuk menjalankan strategi jangka menengah pengembangan kemampuan dan ketrampilan karyawan yang nantinya akan membedakan Grup MPM di dalam industrinya. 78 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
81 Sumber Daya Manusia Numbers of workforce in 2014 Jumlah Karyawan di 2014 Total workforce Jumlah Karyawan 10,120 Contract Hires Karyawan Kontrak 1,278 Full Time Employees Karyawan Tetap 4,061 Total workforce JUmlah Karyawan 5,339 Contract Hires Karyawan Kontrak 5,778 Full Time Employees Karyawan Tetap 4, PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 79
82 Human Resources MPM talent strategy is evolving through a series of progressive stages directly supporting our business objectives HR Strategy Embedded the mission, vision, and beliefs as guiding principles for all employees Established a meritocratic focus through Performance and Reward Management. Completed a Talent Management programme to identify, develop, and advance those with high potential. Strengthened HR Fundamentals Memuat misi, visi dan keyakinan yang menjadi pedoman bagi karyawan. Menciptakan sistem berbasis kinerja melalui program manajemen kinerja dan penghargaan (performance and reward management). Melaksanakan program pengembangan karyawan (talent management) yang bertujuan mengenali, mengembangkan dan memajukan karier karyawan yang berpotensi. Memperkuat infrastruktur SDM Initiated Employer Branding Program to: raise awareness of the MPM Value proposition for young, talented talent. Launched Employee Engagement programme to create a condusive working environment and to win hearts and minds o f our people. Corporate Policy Manual and Code of Conduct introduced as prime guidelines for consistent actions and efficient decision-making Developed competency profiling that set standard behaviour and technical competency platform for all critical role across the group Memprakarsai program branding perusahaan untuk meningkatkan MPM Value Proposition bagi karyawan muda dan berbakat. Meluncurkan Program Employee Engagement untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif,. Mengeluarkan panduan kebijakan perusahaan dan pedoman etika untuk digunakan sebagai pedoman pokok bagi karyawan agar bertindak konsisten dan mengambil keputusan secara efisien. Mengembangkan profil kompetensi yang menentukan standar perilaku dan landasan kompetensi teknis untuk semua peran penting di kelompok perusahaan. Introduce Talent Acquisition and a Succession Planning system Launch MPM Insight : a Structured People Development Programme. Develop Young Leadership Programme to ensure leadership pipeline. Memperkenalkan Talent Acquisition dan sistem Perencanaan Suksesi Meluncurkan MPM Insight Program pengembangan SDM secara sistematis. Mengembangkan Program Young Leadership untuk memastikan kaderisasi pimpinan 80 // Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
83 Sumber Daya Manusia Strategi MPM dimaksud adalah mengembangkan karyawan melalui beberapa tahapan yang langsung mendukung terwujudnya tujuan usaha. Employer branding Peningkatan citra perusahaan The MPM HR team was busy during 2014 to strengthen the company s appeal as an employer by reaching out to both internal and external audiences, in search of top talent. We collaborated with leading universities including the School of Business Management (SBM) ITB, Prasetiya Mulya, Universitas Parahyangan, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Atmajaya Jakarta, via a number of social media activities and formal events here is a selection of the channels used in 2014 to engage graduates, academic institutions and the broader public: To demonstrate exciting career opportunities and give potential candidates a view of the vibrant culture at MPM, we use websites and professional on line networking and social media as our preferred day to day communication channels We were active across a number of leading University campus demonstrations, in job fairs and career workshops. We also offered internship programmes and delivered guest lectures. Competition Sponsorships; these included developing competitions with the National Marketing Research Centre, with Universitas Atma Jaya Yogyakarta and via MPM subsdiary, Federal Karyatama (FKT). 50 teams from 19 leading universities registered and participated. General Presentations, plus company and industry visits Engagement Our challenge today is not just retaining talent, but fully engaging our people, capturing their minds and hearts at each stage during their working lives. In the past year Fun@work was one effective measure, designed to spark and sustain enthusiasm and a desire to seek maximum levels of performance. Five elements describe our ongoing journey; 1. Clear and Promising Direction through regular meetings at all levels across the company whether weekly briefings, town hall style events, departmental reviews, five minute talks or formal Board meetings, MPM leadership is listening, responding and addressing employee input and viewpoints. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Sepanjang 2014 tim HR MPM bekerja keras memperkuat citra perusahaan sebagai penyedia lapangan kerja. Mereka mencari calon terbaik dari dalam maupun luar perusahaan. Kerja sama dijalin dengan perguruan tinggi terkemuka, seperti School of Business Management (SBM) ITB, Prasetiya Mulya, Universitas Parahyangan, Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan Universitas Atmajaya Jakarta, dalam sejumlah kegiatan media sosial dan acara resmi berikut langkah yang diambil pada tahun 2014 untuk menarik perhatian lulusan, perguruan tinggi dan masyarakat umum: Untuk menyampaikan kepada publik berbagai peluang karier dan memberikan gambaran kepada calon potensial tentang budaya kerja yang dinamis di MPM, kami memanfaatkan situs web serta media sosial dan jaringan daring tenaga profesional sebagai jalur komunikasi sehari-hari. Kami aktif mengunjungi kampus perguruan tinggi ternama dan hadir untuk memberikan informasi dalam pameran tenaga kerja dan pelatihan karier. Kami juga menawarkan kesempatan kerja magang dan menjadi pembicara tamu di kampus. Sponsor acara kompetisi, di antaranya menyelenggarakan kompetisi bersama Pusat Riset Pemasaran Nasional, dengan Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan melalui anak perusahaan MPM, Federal Karyatama (FKT). Dalam kegiatan tersebut terdaftar 50 tim dari 19 universitas ternama. Presentasi umum di samping kunjungan ke perusahaan dan kalangan industri. Pelibatan karyawan Tantangan dewasa ini bukan sekadar mempertahankan karyawan namun melibatkan mereka sepenuhnya serta menarik hati dan perhatian karyawan sepanjang perjalanan karier mereka di perusahaan. Fun@work yang dilaksanakan tahun lalu terbukti efektif. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperbesar sekaligus mempertahankan semangat karyawan dan keinginan mereka menunjukkan kinerja sebaik-baiknya. Lima elemen dalam program yang tengah berjalan: Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 81
84 Human Resources 2. Confidence in Leaders our Board and senior management actively participate in the day to day leadership of the company- they literally walk the talk 3. Development Opportunities a structured approach has been adopted to ensure we can meet the development needs and required skill levels. 4. Relationships building regular contact to develop camaraderie 5. Recognition, Pay and Benefit ensuring there is proper alignment between individual and corporate objectives, answering the question, What s in it for both of us? Corporate Policy Maintaining values Our mission is to provide integrated, high quality automotive products and services that excite our customers and deliver sustainable returns to our stakeholders. We do so through synergistic capabilities and passionate people across our businesses and so it is important for all employees to remember and respect our core values - the foundation for our business. While meeting goals and expectations are very important, they must always be accomplished within our values framework. Code of Conduct Our code of conduct sets out our policy on anti corruption, inclusive of guidance on gifts, entertainment and donations, conflicts of interest, acceptable business attitude, stakeholder engagement and Government relations. Clear explanations are provided on confidentiality and financial reporting, expected behaviour in the public domain, on insider trading, respect of company property and employee attitude in the workplace. Guidance on responsibility towards the environment is included together with information on employee rights and our whistleblowing facility. 1. Arah yang jelas dan menjanjikan melalui pertemuan rutin di semua jajaran perusahaan, baik pengarahan mingguan, acara rapat umum, evaluasi departemen, diskusi lima menit atau rapat direksi, pimpinan MPM mendengarkan dan menanggapi masukan dan pandangan karyawan serta menyelesaikan persoalan mereka. 2. Percaya kepada pemimpin direksi dan manajer senior aktif terjun memimpin perusahaan seharihari; mereka tidak hanya bicara. 3. Peluang pengembangan diri perusahaan menerapkan metode yang sistematis sehingga dapat dipastikan bahwa kemampuan karyawan dikembangkan dan kebutuhan tenaga sesuai tingkat keahlian terpenuhi. 4. Hubungan membina hubungan rutin demi kekerabatan. 5. Pengakuan, gaji dan tunjangan dipastikan bahwa tujuan karyawan dan tujuan perusahaan selaras sehingga pertanyaan berikut dapat terjawab, Apa yang kita berdua akan peroleh? Kebijakan Perusahaan Mempertahankan nilai-nilai Misi kami adalah menyediakan produk dan layanan otomotif terpadu yang berkualitas prima, sehingga menyenangkan pelanggan dan memberikan imbal hasil yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Kami melakukannya dengan kemampuan sinergis dan sumberdaya manusia yang penuh semangat di bisnis kami sehingga sangat penting bagi seluruh karyawan untuk mengingat dan menghormati nilai-nilai utama kami yang merupakan landasan bisnis Perseroan. Sangat penting bagi kami untuk mencapai tujuan dan harapan, namun harus senantiasa dilakukan dalam kerangka nilai-nilai tersebut. Kode Etik Kode etik kami menetapkan kebijakan anti korupsi, termasuk panduan tentang hadiah, hiburan dan sumbangan, konflik kepentingan, sikap bisnis yang dapat diterima, keterlibatan pemangku kepentingan dan hubungan pemerintah. Juga penjelasan terkait dengan kerahasiaan dan laporan keuangan, perilaku di tempat umum, insider trading, menghormati properti perusahaan dan sikap karyawan di tempat kerja. Termasuk panduan tentang tanggung jawab terhadap lingkungan dan informasi tentang hak-hak karyawan dan fasilitas whistleblowing. 82 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
85 Sumber Daya Manusia MPM Insight MPM Insight Talented, committed people are the fuel to power our future business growth. Our new MPM Insight programme is a structured employee development initative that combines assignments and class based tuition. Having identifying soft and hard skill sets across all group businesses and three levels (First Line Manager, Manager, and Executive) we are rolling out a series of comprehensive development modules. these form what is in effect a blueprint, to equip individuals to be able to meet the greater responsibilities in tandem with each step along the career and succession plan. Karyawan yang cakap dan memiliki komitmen tentu menjamin pertumbuhan usaha kami di masa mendatang. MPM Insight adalah program sistematis pengembangan karyawan yang menggabungkan tugas dan pelajaran teori di kelas. Setelah terindentifikasi kemampuan teknis dan kemampuan pribadi yang dibutuhkan semua unit usaha di bawah grup MPM dan untuk tiga jajaran pimpinan (First Line Manager, Manager dan Executive), kami menyelenggarakan serangkaian kursus pengembangan komprehensif, yang sesungguhnya merupakan rencana induk atau blueprint untuk membekali karyawan agar dapat memenuhi kewajiban yang semakin berat seiring perkembangan karier dan rencana suksesi mereka. MPM Insight Framework Kerangka Kerja MPM Insight Leaders for Business Growth Core Leadership Program MPM Insight Program Accelerated Leadership Program First Line Manager Development Program Manager Development Program Executive Development Program Young Leaders Development Program Assess Talent Management (Potential & Performance) Develop Advance Individual Development Plan Performance Management Essential Programs Induction Program Credo Development Program Core Competencies Program Technical Competencies Program PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 83
86 Human Resources Employees and the community Karyawan dan masyarakat Over the course of the year we encourage employee particpation in giving something back to the community at large, including the colleagues with whom they work. Our Credo Award recognises employees who consistently demonstrate daily the values and behaviours we desire for everyone at MPM. We celebrate them as role models. Our CSR Competition provides employees with the opportunity to contribute to responsible environment and community causes. And in 2014 our CSR Awards were extended beyond our own ranks to unsung Pahlawan Transportasi, or Transport Heroes, ordinary people who put others first, in providing informal help, whether to promote safety for roadusers at railcrossings or keeping road surfaces free from the pernicious practice of leaving nails to puncture tyres. MPM Demography Full time employees complement increased by 281 or 7% in 2014, while contract staff formerly outsourced, increased by 4,500. The contract staff are mainly in house drivers for MPMRent plus 27% more credit administrators for MPMFinance. Sepanjang tahun 2014, kami mengajak karyawan berpartisipasi dan berbuat sesuatu bagi masyarakat umum, termasuk rekan sekerja mereka. Credo Award diberikan kepada karyawan yang tanpa lelah menjalankan prinsip dan menunjukkan perilaku yang kami harapkan dari setiap orang di MPM. Kami menjadikan mereka teladan. Acara CSR Competition merupakan peluang bagi karyawan untuk ikut berkontribusi kepada lingkungan masyarakat. Pada ajang CSR Awards 2014 yang diselenggarakan Grup MPM, kami menyampaikan penghargaan kepada para pahlawan transportasi, yakni mereka yang mendahulukan kepentingan orang lain, yang memberikan bantuan dengan menjaga keselamatan pengguna jalan di persimpangan kereta api atau membersihkan jalan dari paku yang ditebar pihakpihak yang tidak bertanggung jawab. Demografi MPM Karyawan tetap meningkat sebanyak 281 orang atau sebesar 7% di tahun 2014, sementara karyawan kontrak yang sebelumnya berstatus outsource bertambah sebanyak orang. Karyawan kontrak terutama adalah sopir internal untuk MPMRent ditambah dengan karyawan administrasi kredit untuk MPMFinance sebesar 27%. Total employee Jumlah Karyawan Status Contract Kontrak Full Time Tetap Total ,120 Employee By Grade Karyawan berdasarkan Tingkat Jabatan Status Director Direktur Manager & Supervisor Manajer & Pengawas Staff Staf Grand Total 100% 100% Employees by MPM Group Karyawan berdasarkan Grup MPM Company Perusahaan MPM Mulia MPMMotor MPMAuto FKT MPMRent 825 3,921 MPMFinance (incl SAF) 2,868 4,135 MPMInsurance Total 5,339 10, / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
87 Sumber Daya Manusia employees by Age Group (%) Karyawan berdasarkan Usia years years years years years years employees by Level of Education (%) Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan Undergraduate 38.0 degree or above 58.6 Diploma Others The influx of contract drivers (previously outsourced) gives us greater control and improved service standards for corporate customers. It has impacted the Others category in education and the less than 1 year category in service years. employees by years of service (%) Karyawan berdasarkan Masa Kerja > 1-5 > 5-10 > > Bergabungnya sopir kontrak (sebelumnya berstatus outsource) memberikan kontrol yang lebih besar bagi perusahaan dan dapat memberikan standar pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan korporasi. Hal ini berdampak pada kategori Lain-lain untuk Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan dan pada kategori kurang dari 1 tahun untuk Karyawan berdasarkan Masa Kerja. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 85
88 Corporate Social Responsibility driving with Care 86 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
89 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan In 2014 we spent time and resource to better understand our business impact and the potential for us to grow sustainably for the benefit of our employees, neighbours and the wider stakeholder communities Di tahun 2014 kami mendedikasikan waktu dan sumber daya untuk lebih memahami dampak usaha dan potensi kami untuk berkembang secara berkelanjutan dan bermanfaat bagi para karyawan, komunitas di lingkungan sekitar perusahaan dan pemangku kepentingan yang lebih luas. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 87
90 Corporate Social Responsibility MPM is in business to make its customers happy through the provision of high quality, friendly transportation products and services developed by passionate and resourceful people. This is the essence of our vision and mission and is extended through our belief that our existence should be beneficial to our community, to improve the quality of life. Our approach to supporting community needs encompasses four pillars: Economy, Education, Health, and Socio-Culture. In 2014 we committed financial resource to the extent of Rp 1,602 million managed through Mitra Pinasthika Mustika (YMPM) Foundation. Demi kepuasan pelanggan, MPM menyediakan produk dan layanan transportasi berkualitas prima, ramah dan dikembangkan oleh sumber daya manusia yang terampil dan penuh semangat inisiatif dengan sepenuh hati. Itulah dasar visi maupun misi kami yang diwujudkan dengan keyakinan bahwa keberadaan perusahaan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, untuk meningkatkan kualitas hidup. Pendekatan bantuan kepada masyarakat meliputi empat pilar: Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan dan Sosial- Budaya. Bantuan bagi masyarakat yang disalurkan melalui Yayasan Mitra Pinasthika Mustika (YMPM) sepanjang tahun 2014 mencapai Rp juta. The distribution of CSR support in 2014 Penyaluran bantuan perusahaan sebagai tanggung jawab kepada masyarakat tahun 2014 Rp 322 million juta 20 Rp 525 million juta Rp 1,602 million Juta 33 Rp 120 million juta 8 % Economic Education 39 Health Socio-Culture Rp 635 million juta YMPM was established June 20, 2013, with an initial capital of Rp 1 billion, tasked with formulating, implementing, and managing integrated, comprehensive, and sustainable Corporate Social Responsibility (CSR) programmes for the well-being of society and national development. YMPM didirikan pada 20 Juni 2013 dengan modal awal sebesar Rp 1 miliar untuk merumuskan, melaksanakan dan mengelola berbagai program perwujudan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat (CSR) yang terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan demi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan nasional. 88 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
91 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Economy Ekonomi Our focus is on economic empowerment by enhancing knowledge and skills in communities that surround our operations. Favorable local economic growth will in turn sustain positive environment to foster future business growth and further livelihood creation. Automotive certified courses PT Federal Karyatama (FKT) holds automotive certified courses (Kursus Bersertifikat Otomotif/ KURTIKA) for youth and adolescents in Pulogadung to encourage the establishment of high quality independent repair shops in the area. Life Skill Training Centre (LSTC) The Life Skill Training Centre (LSTC), vocational school students from various regions in Indonesia are offered formal automotive training and on the job learning for two and four-wheel vehicles. Equipping them with value-added skills will enable them to be more competitive in finding employment opportunities whom originating from the region. Technical Training Level Programme (TTL) Honda motorcycle briefing and training programmes are provided to both youth and retirees from the Indonesian Navy. This empowerment programme is a collaboration between Mulia and the Department of Youth and Sports Surabaya. Mulia trainers provide automotive training skills to help participants gain the confidence and competence to open independent repair shops. The More The Merrier In cooperation with the Mien R. Uno Foundation (MRUF) the intent of The More The Merrier programme is to nurture entrepreneurial skills among students from all over Indonesia to encourage them to become pioneers of economic growth. Pemberdayaan ekonomi masyarakat yang menjadi fokus kami, dan ini kami lakukan dengan meningkatkan pengetahuan maupun ketrampilan warga yang tinggal di dekat unit kerja kami. Pertumbuhan ekonomi di sekitar lingkungan kerja Perusahaan akan menunjang perkembangan usaha di masa mendatang dan memperluas lapangan kerja. Kursus bersertifikat otomotif PT Federal Karyatama (FKT) menyelenggarakan Kursus Bersertifikat Otomotif (Kurtika) bagi pemuda dan remaja di Pulogadung. Berbekal ketrampilan yang diperoleh, mereka dapat membuka bengkel mandiri yang berkualitas di daerah sekitar. Life Skill Training Centre (LSTC) Life Skill Training Centre (LSTC) memberikan kesempatan kepada siswa sekolah kejuruan dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mengikuti kursus dan program pelatihan otomotif roda dua dan roda empat. Pembekalan ketrampilan bernilai tambah ini akan meningkatkan daya saing dan kesempatan kerja untuk para siswa yang berasal dari daerah. Program Technical Training Level (TTL) Program pembekalan dan pelatihan sepeda motor Honda diselenggarakan untuk pemuda dan pensiunan TNI-AL. Kegiatan pemberdayaan ini diselenggarakan Mulia bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olah Raga Surabaya. Pelatih dari Mulia membekali peserta pelatihan dengan ketrampilan otomotif sehingga mereka cakap dan percaya diri membuka bengkel mandiri. The More The Merrier Bermitra dengan Mien R. Uno Foundation (MRUF), program The More The Merrier diadakan untuk mengembangkan ketrampilan berwirausaha mahasiswa dari berbagai daerah di seluruh Indonesia agar mereka dapat menjadi pelopor pertumbuhan ekonomi. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 89
92 Corporate Social Responsibility Education Pendidikan Education today is the very essence of leadership tomorrow. Through education programmes the company seeks to create qualified leaders with vision; individuals with the skills and character, to achieve their aspirations, to compete and adapt to improve community welfare through technology and learning: Scholarships Pendidikan saat ini akan menciptakan kepemimpinan yang berkualitas dan berkarakter di masa depan. Melalui program pendidikan, perusahaan ingin menghasilkan para pemimpin yang berkualitas serta memiliki visi; sosok yang cakap dan berkepribadian, untuk mengejar cita-cita, untuk bersaing dan beradaptasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui teknologi dan pembelajaran: YMPM provides scholarship programs to high achieving underprivileged students at vocational high school (SMK) level, concentrating on the automotive sector and local communities. Mulia granted a number of scholarships to elementary school students living near the company s operations in Malang, East Java. Cool Instructors Mulia collaborates with non-profit foundation Save Street Children (SSC) in a non-formal education programme for street children in Surabaya, East Java. Direct Donations Donations of vocational textbooks are provided to local communities in East Java, alongside managing ability contests for students and teachers in less privileged areas, and the distribution of school supplies through the Ayo Sekolah Rek! Program. YMPM also provides funds for the construction of infrastructure facilities for informal schools established and managed by the Red Nose Foundation. This assistance is intended to provide comfort, protection and a good quality education for marginalized children who live in the suburbs of Jakarta. Beasiswa YMPM menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi namun kurang mampu yang belajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan sasaran utama sektor otomotif dan warga setempat. Mulia menyediakan beasiswa bagi sejumlah siswa sekolah dasar yang tinggal di sekitar wilayah kerja perusahaan di Malang, Jawa Timur. Cool Instructors Mulia bekerja sama dengan yayasan nirlaba, Save Street Children (SSC), melaksanakan program pendidikan non-formal bagi anak-anak jalanan di Surabaya, Jawa Timur. Sumbangan Langsung Selain sumbangan buku paket sekolah kejuruan untuk warga sekitar di Jawa Timur, perusahaan juga mengadakan lomba kecakapan bagi siswa dan guru di sejumlah daerah tertinggal. Dibagikan pula perlengkapan sekolah melalui Program Ayo Sekolah Rek! YMPM juga mendanai pembangunan prasarana dan sarana sekolah informal yang didirikan dan dikelola Red Nose Foundation. Tujuannya agar anak-anak terpinggirkan di pinggiran kota Jakarta dapat menikmati pendidikan yang layak, mendapat perlindungan dan mengenyam pendidikan berkualitas. 90 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
93 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Justin Kwik Summer Tech (JKST) Justin Kwik Summer Tech (JKST) YMPM, MPM and group subsidiaries FKT, MPMRent, and MPMInsurance collaborate with Justin Kwik Summer Tech (JKST) to provide computer introduction programmes to high achieving underprivileged children. YMPM bersama MPM dan anak perusahaannya, FKT, MPMRent dan MPMInsurance, menjalin kerja sama dengan Justin Kwik Summer Tech (JKST) menyelenggarakan program pengenalan komputer bagi anak-anak tidak mampu yang berprestasi. Health Kesehatan The company facilitate activities proper health among communities surrounding MPM Group operations. Health Social Service Mulia cooperating with Yayasan Bangun Sehat Indonesia (YBSI) and SSC regularly conducts health social services activities which include free health care and treatment, together with Anti-Drug Campaigns in several areas in Surabaya and East Java. Socio-Culture Rarely a year goes by without natural disasters in various regions across the archipelago and the company sets aside funds to contribute to direct aid donations for social and humanitarian needs. Disaster Relief In early 2014, responding to flood conditions in Jakarta and surrounding areas, YMPM and MPMRent assisted by the Indonesian Red Cross (PMI) provided basic necessities, medicines, snacks and clothes collected from MPM Group employees. Volcanic ash from Mt. Kelud s eruption paralyzed cities in East Java and its surroundings, triggering acute respiratory and other ailments. YMPM, Mulia and MPMFinance provided free masks, health care and treatment to badly affected communities. Perusahaan memfasilitasi kegiatan kesehatan untuk masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah kerja Grup MPM. Pelayanan Kesehatan Mulia bersama Yayasan Bangun Sehat Indonesia (YBSI) dan SSC rutin menjadwalkan pelayanan kesehatan yang mencakup pemeriksaan dan pengobatan gratis, serta Kampanye Anti-Narkoba di sejumlah daerah di Surabaya dan Jawa Timur. Sosial-Budaya Nusantara nyaris setiap tahun dilanda bencana alam. Mengingat hal ini perusahaan menyisihkan dana kemanusiaan dan kemasyarakatan untuk disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan. Penanggulangan Bencana Pada awal 2014, saat banjir melanda Jakarta dan kawasan sekitarnya, YMPM dan MPMRent, didukung Palang Merah Indonesia (PMI), menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok, obat-obatan, makanan kecil dan pakaian yang dikumpulkan karyawan Grup MPM. Abu vulkanik letusan Gunung Kelud melumpuhkan sejumlah kota di Jawa Timur dan daerah sekitar serta mengakibatkan gangguan dan penyakit pernapasan pada warga. Untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana, YMPM, Mulia dan MPMFinance menyediakan masker gratis serta bantuan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 91
94 Corporate Social Responsibility Infrastructure Subsidiaries MPMFinance and MPMRent provided support to build sanitation facilities in Pandeglang, West Java for local communities to promote cleanliness, and healthy living conditions. Working through YMPM we collaborated with Habitat for Humanity Foundation in a house building. In addition, funds were provided to cultivate an interest in reading to improve general knowledge through the establishment of a reading garden for children aged 5-10 years living near an industrial area. Economic Ekonomi: Life Skill Traning Centre (LSTC) The More The Merrier Kursus Bersertifikat Otomotif (KURTIKA) Social Services Employees of Federal Karyatama and MPMFinance, Banjarmasin branch volunteered for blood donation. MPMFinance and MPMAuto provided support for a free health care and treatment programmes, Islamic circumcision ceremonies, an orphanage center and groceries (sembako) for underprivileged communities. Infrastruktur Anak perusahaan Grup MPM, MPMFinance dan MPMRent, membantu masyarakat dengan membangunkan fasilitas MCK di Pandeglang, Jawa Barat, agar mereka dapat hidup lebih bersih dan sehat. Di samping itu, melalui YMPM kami menjalin kerja sama dengan Habitat for Humanity Foundation untuk pembangunan rumah bagi warga yang tidak mampu. Dana dikucurkan untuk pendirian taman bacaan bagi anak-anak usia 5-10 tahun dalam rangka membudayakan minat baca dan meningkatkan pengetahuan umum anak-anak yang tinggal di sekitar kawasan industri. Pelayanan Masyarakat Socio-culture Sosial Budaya: Infrastructure Infrastruktur Social Services Pelayanan masyarakat Karyawan Federal Karyatama dan MPMFinance cabang Banjarmasin mengadakan program donor darah. MPMFinance dan MPM Auto juga memberikan bantuan berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, sunatan masal, sumbangan kepada panti asuhan dan pembagian sembako bagi warga kurang mampu. 92 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
95 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Education Pendidikan Left: Scholarship programmes Cool Instructors Right: Justin Kwik Summer Tech (JKST) Health Kesehatan Left: Health Social Service Pelayanan Kesehatan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 93
96 Corporate Governance driving responsibly, as leaders 94 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
97 Tata Kelola Perusahaan Among the highlights in a busy year of audit and control reviews and the regular work of our governance committees, was the successful completion of a major international note issue, a valuable exercise in reviewing our performance; we also completed the consolidation of our finance businesses. In addition, the publication of our detailed code of conduct is timely as we continue to expand our presence in Indonesia s automotive markets. Ikhtisar di tahun 2014 yang penuh aktivitas meliputi kajian audit dan kontrol, tugas rutin komite tata kelola, kesuksesan penerbitan Senior Notes internasional, evaluasi kinerja; serta konsolidasi bisnis keuangan kami. Selain itu, penetapan kode etik secara detil seiring dengan upaya kami terus memperluas kehadiran kami di pasar otomotif Indonesia. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 95
98 Corporate Governance Defining our approach to corporate governance Menetapkan tata kelola perusahaan MPM as a public company abides by the law at all times and by prevailing regulations applicable in the business sectors in which it is invested. Adherence to GCG principles is as stipulated under OJK and IDX requirements. Sebagai perusahaan terbuka, MPM senantiasa tunduk pada hukum dan menaati peraturan yang berlaku di sektor usaha. Sebagaimana ditetapkan OJK maupun BEI, perusahaan pun wajib menjalankan prinsip tata kelola perusahaan atau GCG. Appropriate supporting controls have been put in place in accordance with IDX Rule No. I-A, OJK and other GCG best practices with regard to the appointment of Independent Commissioners, the Audit Committee, Nomination and Remuneration Committee, a GCG Committee and the appointment of Independent Directors and a Corporate Secretary to facilitate dissemination of information to shareholders, investors, and regulators including but not limited to give recommendations to the Board of Directors (BoD) and Board of Commissioners (BoC) with respect to compliance with Law No. 8, 1995 concerning the Capital Market and its implementing regulations. Additionally, we also have put in place an Internal Audit Division which undertakes supervision and monitors implementation of policies decreed by the management. Improvements made in 2014 A Corporate Policy Manual has been introduced as a day-to-day governance tool to assist management in the course of normal business decision-making. In addition the company is in the process of completing an up to date Code of Conduct prescribing rules of behavior for guiding decision-making, operating procedures and systems within the organization. In August 2014 a speak up box whistle-blowing facility was launched for the use of any employee who wishes to report inappropriate or illegal activity, or allegations of mismanagement, corruption, or other wrongdoings within the company. The facility is also a tool to encourage free direct communication between employees and senior management on any issue of concern, as part of a commitment to fair, open, transparent and responsible governance of the business activities of MPM and its subsidiaries. Untuk menunjang hal tersebut, dilakukan pengawasan sesuai Peraturan BEI No. I-A, ketentuan OJK maupun praktik-praktik GCG terbaik lainnya yang terkait dengan pengangkatan Komisaris Independen, Komite Audit, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite GCG serta pengangkatan Direktur Independen dan Sekretaris Perusahaan dalam rangka penyampaian informasi kepada pemegang saham, investor dan regulator, termasuk namun tidak terbatas pada pemberian rekomendasi kepada Direksi dan Dewan Komisaris menyangkut pelaksanaan UU No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya. Selain itu kami juga membentuk Divisi Audit Internal yang bertugas mengawasi dan menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah digariskan manajemen. Perbaikan sepanjang 2014 Corporate Policy Manual telah ditetapkan sebagai perangkat tata kelola perusahaan bagi manajemen dalam pengambilan keputusan bisnis sehari-hari. Perseroan juga tengah menyempurnakan Kode Etik yang berisi aturan perilaku terkait pengambilan keputusan, prosedur operasional dan sistem dalam organisasi. Pada bulan Agustus 2014 Perseroan menyediakan fasilitas pengaduan atau speak up box bagi karyawan yang ingin melaporkan adanya kegiatan tidak sah atau tidak pantas, atau dugaan kesalahan dalam manajemen, korupsi atau pelanggaran yang terjadi di perusahaan. Fasilitas tersebut dapat pula dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi langsung antara karyawan dengan manajemen senior mengenai segala hal yang menjadi perhatian karyawan, sebagai bagian dari komitmen MPM dan anak perusahaannya melaksanakan kegiatan usaha secara adil, terbuka, transparan dan bertanggung jawab. 96 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
99 Tata Kelola Perusahaan Further key initiatives were taken during the year to strengthen the function of risk management, including organisational improvements for more efficient identification, assessment, and prioritizing of risks among the diverse range of business activities within the MPM group. Beberapa langkah penting diambil sepanjang tahun ini untuk memperkuat fungsi manajemen risiko, termasuk perbaikan organisasi sehingga identifikasi, evaluasi dan pemilahan risiko dalam berbagai kegiatan usaha semua unit di bawah grup MPM dapat berlangsung lebih efisien. Functional roles in the Governance structure The General Meeting of Shareholders (GMS) held annually plus any extraordinary GMS (EGMS) as required, may determine any amendments to the company s Articles of Association, the authority to appoint and dismiss members of the Board of Commissioners and Directors, approval of the Annual Report of the company, validation of the company s financial report, appointment of the external auditor, and to determine the utilization of the company s net profit for the year, including the payment of dividends. The Board of Commissioners (BoC) represents the interests of all shareholders of MPM with the role to supervise the Board of Directors, reviewing business strategy, policies and operational activities of the company, including adequate controls and risk management. Tugas fungsional dalam struktur tata kelola perusahaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) diselenggarakan setiap tahun dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) digelar sesuai kebutuhan, dapat menetapkan perubahan Anggaran Dasar Perseroan, mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan, menunjuk auditor eksternal, dan menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun bersangkutan, termasuk menetapkan pembagian dividen. Dewan Komisaris mewakili kepentingan semua pemegang saham MPM dan bertugas mengawasi kinerja Direksi, mengevaluasi strategi usaha, kebijakan dan kegiatan operasional Perseroan, termasuk pengendalian dan pengelolaan risiko. The Board of Directors (BoD) is responsible for the day-today operations of the Company and selects a senior management team to execute business and marketing plans in accordance with strategy and with due regard to adequate controls and risk management and accountability. Direksi bertanggung jawab menjalankan kegiatan operasional sehari-hari Perseroan dan memilih tim manajemen senior untuk melaksanakan rencana usaha dan pemasaran yang telah disusun sesuai strategi dan dengan memperhatikan pengawasan, pengelolaan risiko dan akuntabilitas. General Meeting of Shareholders (GMS) in 2014 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun 2014 The Company held one Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) on 12 June 2014 with the following resolutions: 1a. Approval and Acceptance the company s Annual Report for the year of 2013 including the Board of Directors and Board of Commissioners reports regarding the company s activities for the fiscal year including the use of proceeds report from the public offering and validated the Consolidated Financial Statements of the Company for the fiscal year ended December 31st, 2013, which has been audited by Public Perseroan menyelenggarakan satu kali Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 12 Juni 2014 dengan keputusan sebagai berikut: 1a. Menyetujui dan menerima Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2013, termasuk laporan Direksi dan Dewan Komisaris tentang kegiatan Perseroan selama tahun buku tersebut, termasuk laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2013, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 97
100 Corporate Governance Accountant Siddharta & Widjaja as described in Report No.: L /III dated March 3rd, 2014, with an unqualified opinion. b. Granting full release (acquit et de charge) of responsibility to all members of the Board of Directors for managing the company and Board of Commissioners for supervision, insofar as such actions are reflected in the company s Annual Report and the Consolidated Financial Statements for the fiscal year ended December 31st a. Approval of the use of the company s net profit of Rp 526,490,000,000 (five hundred twenty six billion four hundred ninety million Rupiah) for the fiscal year ended December 31st, 2013, as follows: i. An amount of Rp 105,298,000,000 (one hundred five billion two hundred ninety eight million Rupiah) was allocated to a reserve fund to meet the requirements as stipulated in Article 22 paragraph (1) of the Company s Articles of Association and Article 70 paragraph (3) of Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies; ii. The remaining amount of Rp 421,192,000,000 (four hundred twenty one billion one hundred ninety two million Rupiah) will be added in Retained Earning to strengthen the capital of the Company. b. No dividend is proposed for the fiscal year ended December 31st, 2013 with earnings being reinvested. 3. Authority to the Board of Commissioners of the company to determine remuneration and/or other benefits to the Board of Directors and the Board of Commissioners for the fiscal year ended December 31st, 2014, as stipulated in Article 14 paragraph (14) and Article 17 paragraph (8) of the Company s Articles of Association. 4. Authority to the Board of Directors of the company to appoint a Public Accountant to audit the company s financial statements for the fiscal year ended December 31st, 2014 and to determine the amount of honorarium and other requirements in appointing said Public Accountants. Publik Siddharta & Widjaja seperti yang dijelaskan dalam Laporan No: L /III tertanggal 3 Maret 2014 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. b. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi atas tindakan kepengurusan Perseroan dan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris atas pengawasan yang telah dijalankan sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember a. Menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan sebesar Rp (lima ratus dua puluh enam miliar empat ratus sembilan puluh juta Rupiah) untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2013 sebagai berikut: i. Sebesar Rp (seratus lima miliar dua ratus sembilan puluh delapan juta Rupiah) dialokasikan sebagai Cadangan Umum untuk memenuhi ketentuan Pasal 22 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 70 ayat (3) Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; ii. Sisanya sebesar Rp (empat ratus dua puluh satu miliar seratus sembilan puluh dua juta Rupiah) akan ditambahkan ke dalam laba ditahan untuk mendukung perkembangan Perseroan. b. Perseroan tidak membagikan dividen untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2013 karena pendapatan usaha diinvestasikan kembali. 3. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi dan/atau tunjangan lain yang diberikan kepada Direksi dan kepada Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2014, sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (14) dan Pasal 17 ayat (8) Anggaran Dasar Perseroan. 4. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan dan catatan pembukuan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2014, dan untuk menetapkan honorarium dan biaya lain terkait penunjukan Kantor Akuntan Publik tersebut. 98 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
101 Tata Kelola Perusahaan 5. Approval to the amendments of Articles of Association of the company: a. Article 1 paragraph (1) of the Articles of Association regarding the change of domicile of the company into South Jakarta. b. Article 14 paragraph (2) and Article 17 paragraph (2) regarding the changes in tenure of members of the Board of Directors and the Board of Commissioners, into 5 (five) years. c. Article 15 paragraph (1) point a. of the provisions of loan borrowing between the company and its subsidiaries shall refer to the prevailing Indonesian Capital Market regulations. 5. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, yaitu pada: a. Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar tentang perubahan kedudukan Perseroan menjadi Jakarta Selatan. b. Pasal 14 ayat (2) dan Pasal 17 ayat (2) tentang perubahan masa jabatan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris menjadi 5 (lima) tahun. c. Pasal 15 ayat (1) huruf a. tentang ketentuan pinjam-meminjam antara Perseroan dengan anak perusahaannya wajib mengacu pada peraturan Pasar Modal Indonesia yang berlaku. Dewan Komisaris The Board Of Commissioners The Board of Commissioners (BoC) represents the interests of all shareholders of MPM. It comprises of a Chairman, a Vice Chairman and four Commissioners, two of whom are Independent, in compliance with the articles of association and applicable regulations. The collective function of the BoC is to supervise the Board of Directors, and make recommendations on strategy, policies and operational activities of the company, including prudential risk assessment and audit controls. Members of the Board of Commissioners are appointed by the annual general meeting of shareholders. The term of office for commisisoners is until the fifth general shareholder meeting after their appointment. Shareholders may, at any general meeting, dismiss a commissioner during his or her term of office or re-appoint a commissioner whose term of office has expired. Dewan Komisaris mewakili kepentingan semua pemegang saham MPM. Dewan Komisaris beranggotakan Komisaris Utama, Wakil Komisaris Utama dan empat Komisaris, dua di antaranya Komisaris Independen, sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan yang berlaku. Semua anggota Dewan Komisaris secara bersama-sama bertugas mengawasi kinerja Direksi, dan memberikan rekomendasi kepada Direksi perihal strategi, kebijakan dan kegiatan operasional Perseroan, termasuk melakukan kajian risiko dan pengawasan audit. Anggota Dewan Komisaris diangkat oleh pemegang saham. Masa jabatan bagi Komisaris adalah hingga rapat umum pemegang saham kelima setelah pengangkatannya. Dalam rapat umum pemegang saham, pemegang saham dapat memberhentikan komisaris yang tengah menjabat atau mengangkat kembali komisaris yang masa jabatannya telah berakhir. Remuneration Procedures Prosedur Penentuan Remunerasi Compensation in the form of salary or honorarium and other benefits of the members of the Board of Commissioners and the Board of Directors are determined at the general meeting of the shareholders. Compensations paid or payable, to commissioners and directors of the Company and subsidiaries for the reporting period were as follows: Kompensasi dalam bentuk gaji atau honorarium dan tunjangan lain bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris ditentukan dalam rapat umum pemegang saham. Kompensasi yang dibayarkan atau terutang kepada komisaris dan direksi Perseroan dan entitas anak untuk periode pelaporan adalah sebagai berikut: in million Rp Amount Jumlah % total expenses % jumlah biaya Dalam juta Rp Key management compensation 57,447 53, % 4.54% Kompensasi manajemen inti Post-employment benefits 16,049 16, % 1.44% Imbalan pascakerja 73,496 69, % 5.97% PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 99
102 Corporate Governance Independent status of the Board of Commissioners Status Independen Dewan Komisaris Members of the Board of Commissioners have no familial, financial and affiliated relations with members of the Board of Directors, other members of the Board of Commissioners, and the Controlling Shareholder. Attendance of BoC Meetings During 2014, the BoC held three meetings, attended by Directors and senior management of the Company in accordance with the agenda being discussed. Anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan keluarga, hubungan keuangan dan hubungan afiliasi dengan anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris lainnya dan Pemegang Saham Pengendali. Jumlah kehadiran dalam rapat Dewan Komisaris Sepanjang tahun 2014 Dewan Komisaris mengadakan rapat sebanyak tiga kali yang dihadiri oleh Direksi dan manajemen senior Perseroan sesuai agenda yang dibahas dalam masing-masing rapat tersebut. Name/Nama Position/Jabatan Attendance/Kehadiran Board of Commissioners/Dewan Komisaris Edwin Soeryadjaya President Commissioner/Komisaris Utama 3 Kwik Ing Hie Vice Chairman/Wakil Komisaris Utama 3 Danny Walla Commissioner/Komisaris 3 Tossin Himawan Commissioner/Komisaris 3 Istama Tatang Siddharta Independent Commissioner/Komisaris Independen 3 Simon Halim Independent Commissioner/Komisaris Independen 3 Board of Directors/Direksi Koji Shima President Director/Direktur Utama 2 Troy Parwata Director/Direktur 2 Titien Supeno Director/Direktur 2 Agung Cahyadi Kusumo Director/Direktur 2 Corporate Secretary Zahnia Corporate Secretary/Sekretaris Perusahaan 2 BoC Members Edwin Soeryadjaya President Commissioner Edwin Soeryadjaya has been President Commissioner of MPM since He is a prominent figure in the Indonesian business community with an established record of adding value to companies and bringing them into the public market through Saratoga Capital, a leading private equity firm in Indonesia, which he co-founded. He received his Bachelor of Business Administration from the University of Southern California in Anggota Dewan Komisaris Edwin Soeryadjaya Komisaris Utama Edwin Soeryadjaya telah menjabat sebagai Komisaris Utama MPM sejak Beliau adalah figur ternama di ranah bisnis Indonesia yang terkenal berkat kemampuannya meningkatkan nilai berbagai perusahaan dan membawa perusahaan tersebut ke bursa efek melalui Saratoga Capital, perusahaan ekuitas swasta terkemuka di Indonesia yang ikut didirikannya. Beliau meraih gelar Bachelor of Business Administration dari University of Southern California pada tahun / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
103 Tata Kelola Perusahaan Kwik Ing Hie Vice Chairman Kwik Ing Hie Wakil Komisaris Utama Kwik Ing Hie has been a Commissioner of MPM since 2010 and also GCG Committee Member as well as Head of Nomination and Remuneration Committee (NRC) of MPM since He is an investment veteran in Indonesia. He was President Director of PT Affinity Equity Partners Indonesia from October 2009 to June 2014, and President Director of PT Morgan Stanley Asia Indonesia from 2006 to From 1999 to 2006, he led his own investment firm focusing on mergers, acquisitions, and investment in distressed loans. Kwik Ing Hie received his Master of Business Administration from Stanford University in 1991, and his Bachelor of Science in Computer Engineering from Syracuse University in Kwik Ing Hie telah menjabat sebagai Komisaris MPM sejak 2010, dan juga menjabat sebagai anggota Komite GCG serta Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) MPM sejak Beliau veteran investasi di Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Affinity Equity Partners Indonesia dari Oktober 2009 hingga Juni 2014 dan sebagai Presiden Direktur PT Morgan Stanley Asia Indonesia dari 2006 hingga Dari 1999 hingga 2006, beliau memimpin perusahaan investasi miliknya yang fokus kepada merger, akuisisi, dan investasi pinjaman darurat. Beliau meraih gelar Master of Business Administration dari Stanford University pada 1991, dan gelar Bachelor of Science in Computer Engineering dari Syracuse University pada Danny Walla Komisaris Danny Walla Commissioner Danny Walla has been a Commissioner of MPM since He was one of the founding employees of PT Federal Motor, which later became PT Astra Honda Motor. During his 34-year tenure with the Astra Group, he held CEO positions at several subsidiaries, including: PT Astra Agro Lestari Tbk and PT Astra Otopart Tbk. Danny Walla received his Bachelor of Science in Mechanical Engineering from the Bandung Institute of Technology in Tossin Himawan Commissioner Tossin Himawan was appointed Tossin Himawan was appointed Commissioner of MPM in He is an industry veteran with more than 40 years of experience in the automotive and consumer finance sectors. He joined MPM in 2010 as Danny Walla telah menjabat sebagai Komisaris MPM sejak Beliau adalah salah satu pendiri PT Federal Motor, yang kemudian berganti nama menjadi PT Astra Honda Motor. Selama 34 tahun bekerja di Grup Astra, beliau telah menduduki posisi CEO di beberapa anak perusahaan seperti: PT Astra Agro Lestari Tbk dan PT Astra Otopart Tbk. Beliau meraih gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung di tahun Tossin Himawan Komisaris Tossin Himawan diangkat menjadi Komisaris MPM pada tahun Beliau sangat paham seluk-beluk industri ini dengan pengalaman lebih dari 40 tahun di sektor kendaraan bermotor dan pendanaan konsumen. Beliau bergabung dengan MPM di tahun 2010 sebagai Direktur Utama. Sebelumnya beliau bekerja di Grup Astra sejak 1972 hingga Jabatan terakhirnya di grup tersebut adalah Presiden Komisaris PT Astra Otopart Tbk yang merupakan perusahaan suku cadang Astra. Beliau juga telah menduduki berbagai jabatan senior dalam Grup Astra termasuk Direktur PT Federal Motor sejak 1987 hingga transformasinya menjadi PT Astra Honda Motor; saat itu beliau ditunjuk menjadi CEO bersama. Beliau juga pernah menjabat Direktur PT Astra International PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 101
104 Corporate Governance President Director. Prior to MPM, Tossin Himawan worked at the Astra Group from 1972 to His last role there was as President Commissioner of PT Astra Otopart Tbk, the Astra auto-parts business. Tossin Himawan has also held other senior leadership positions within the Astra Group including as Director of PT Federal Motor from 1987 until its transformation into PT Astra Honda Motor at which time he was appointed as joint CEO, Director at PT Astra International Tbk, Commissioner at PT Federal International Finance, and Commissioner of PT Astra Credit Companies. Most recently he served as President Commissioner of PT Astra Honda Motor. Tossin Himawan received his Doctorate of Corporate Management from the University of Parahyangan in Istama Tatang Siddharta Independent Commissioner Istama Tatang Siddharta was appointed Independent Commissioner and Head of Audit Committee as well as Nomination and Remuneration Committee (NRC) Member of MPM in He is currently also a Commissioner at PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Previously, he was Chairman of KAP Siddharta Siddharta & Widjaja, the Indonesian partner of the international accounting firm KPMG. Istama Tatang Siddharta is a member of the Institute of Indonesian Accountants and holds a Master degree in Accounting from the University of Indonesia. Simon Halim Independent Commissioner Tbk, Komisaris PT Federal International Finance dan Komisaris PT Astra Credit Companies, serta Presiden Komisaris PT Astra Honda Motor. Beliau meraih gelar Doktor di bidang Manajemen Perusahaan dari Universitas Parahyangan pada Istama Tatang Siddharta Komisaris Independen Istama Tatang Siddharta diangkat menjadi Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit serta Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) MPM di tahun Saat ini beliau juga menjabat sebagai Komisaris PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala KAP Siddharta Siddharta & Widjaja yang merupakan partner lokal bagi kantor akuntan internasional KPMG. Beliau adalah anggota Institut Akuntan Publik Indonesia dan meraih gelar Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia. Simon Halim Komisaris Independen Simon Halim diangkat menjadi Komisaris Independen dan anggota Komite Audit serta Komite GCG MPM di tahun Saat ini beliau merupakan Managing Partner Arghajata, perusahaan konsultan strategis yang berkedudukan di Indonesia. Sebelum mendirikan Arghajata, beliau menduduki beberapa posisi senior, termasuk Partner dan Chief Executive Officer Ernst & Young Indonesia, serta Direktur dan Partner spesialis energi dan perbankan di KPMG Indonesia. Beliau meraih gelar Doktorandus dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1986 dan Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia di tahun Direksi Simon Halim was appointed Independent Commissioner and Audit Committee as well as GCG Committee Member of MPM in He is currently the Managing Partner of Arghajata, an Indonesian based strategic consulting firm. Prior to co-founding Arghajata, he held several senior positions, including: Partner and Chief Executive 102 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
105 Tata Kelola Perusahaan Officer of Ernst & Young Indonesia, and Director and Partner specializing in energy and banking at KPMG Indonesia. Simon Halim received his Doctorandus degree from Parahyangan Catholic University in 1986 and Magistrate of Accounting from the University of Indonesia in The Board Of Directors The Board of Directors (BoD), comprises a President Director and three Directors, in compliance with the articles of association of the company, and appointed by a general meeting of the shareholders. The BoD is responsible for the day-today operations of the Company and selects a senior management team to execute strategic, business and marketing plans. Direksi beranggotakan Direktur Utama dan tiga Direktur, sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan, dan diangkat dalam rapat umum pemegang saham. Direksi bertanggung jawab menjalankan kegiatan operasional Perseroan sehari-hari dan memilih tim manajemen senior untuk melaksanakan rencana strategis, usaha dan pemasaran. Anggota Direksi diangkat oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham. Masa jabatan bagi direksi adalah hingga rapat umum pemegang saham kelima setelah pengangkatannya. Dalam rapat umum pemegang saham, pemegang saham dapat memberhentikan direktur yang tengah menjabat atau mengangkat kembali direktur yang masa jabatannya telah berakhir. Members of the BoD are appointed by the annual general meeting of shareholders. The term of office for directors is until fifth general shareholder meeting after their appointment. Shareholders may, at any general meeting, dismiss a director during his or her term of office or re-appoint a director whose term of office has expired. Independent status of the Board of Directors Members of the Board of Directors have no familial, financial and affiliated relations with other members of the Board of Directors, members of the Board of Commissioners, and the Controlling Shareholder. BoD Meetings In 2014, the BoD met formally 13 times throughout the year. The financial performance and operating activities of the company and its subsidiaries were discussed at each monthly meeting. Company Internal Audit Reports for MPM and its subsidiaries were reviewed each quarter together with reports on business development, human resources and the regulatory environment. BoD meetings were also attended by senior management of the company in accordance with the agenda being discussed at each meeting. Status Independen Direksi Anggota Direksi tidak memiliki hubungan keluarga, hubungan keuangan dan hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lain, dengan anggota Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali. Rapat Direksi Sepanjang tahun 2014, Direksi menyelenggarakan rapat sebanyak 13 kali. Dalam setiap rapat bulanan dibahas kinerja keuangan dan kegiatan usaha Perusahaan dan entitas anak. Laporan Audit Internal Perseroan untuk MPM maupun entitas anak dikaji setiap tiga bulan bersama dengan laporan pengembangan usaha, sumber daya manusia dan peraturan perundang-undangan. Rapat Direksi juga dihadiri manajemen senior Perseroan sesuai agenda yang dibahas dalam masing-masing rapat tersebut. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 103
106 Corporate Governance Board of Directors formal meeting attendance in 2014: Kehadiran anggota Direksi dalam rapat resmi sepanjang 2014: Name/Nama Position/Jabatan Attendance/Kehadiran Board of Directors/Direksi Koji Shima President Director/Direktur Utama 13 Troy Parwata Director/Direktur 13 Titien Supeno Director/Direktur 13 Agung Cahyadi Kusumo Director/Direktur 13 Corporate Secretary/ Sekretaris Perusahaan Zahnia Corporate Secretary/Sekretaris Perusahaan 13 Internal Audit Henny Soetio Head of Internal Audit Unit/Kepala Unit Audit Internal 4 BoD Members Anggota Direksi Koji Shima President Director Koji Shima Direktur Utama Koji Shima was appointed President Director of MPM in He has 30 years of experience in international trade, retail sales, and investment across the Americas, Europe, and Southeast Asia. He joined MPM in 2012 as the Vice President Director. In 2008, Koji Shima founded MPMRent and currently served as Director at MPMAuto. In 2014 he was appointed President Commissioner of MPMFinance. Previously, he worked for two decades with Japan s major trade and investment house, Nissho Iwai Corporation. Koji Shima received his Bachelor of Law degree from the University of Tokyo in Troy Parwata Finance Director Troy Parwata has been the Finance Director of MPM since He is currently a commissioner of the group companies: FKT and Mulia. In May 2014, he was appointed President Commissioner of MPMMobil. He has 20 years of experience in treasury, finance, and accounting. Koji Shima diangkat sebagai Direktur Utama MPM pada tahun Beliau memiliki pengalaman 30 tahun bergerak di bidang perdagangan internasional, penjualan ritel, dan investasi di Amerika, Eropa dan Asia Tenggara. Beliau bergabung dengan MPM pada tahun 2012 sebagai Wakil Direktur Utama. Pada tahun 2008, beliau mendirikan MPMRent dan saat ini menjabat sebagai Direktur MPMAuto. Pada tahun 2014 beliau diangkat menjadi Komisaris Utama MPMFinance. Beliau sebelumnya bekerja selama dua dekade di perusahaan perdagangan dan investasi terkemuka di Jepang, Nissho Iwai Corporation. Beliau meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Tokyo pada tahun Troy Parwata Direktur Keuangan Troy Parwata diangkat menjadi Direktur Keuangan MPM pada tahun Saat ini beliau juga menjabat sebagai komisaris di anak perusahaan MPM yaitu FKT dan Mulia. Pada bulan Mei 2014, beliau diangkat sebagai Komisaris Utama MPMMobil. Beliau memiliki pengalaman 20 tahun di bidang treasuri, keuangan dan akuntansi. Sebelum bergabung dengan MPM, beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan dan TI di PT Tigaraksa Satria Tbk sejak 2009 hingga Sebelumnya beliau bekerja di PT Mattel Indonesia dari 2006 hingga 2009 dan PT TNT Indonesia sejak 104 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
107 Tata Kelola Perusahaan Before joining MPM, he served from 2009 to 2012 as Finance and IT Director of PT Tigaraksa Satria Tbk. Prior to this, he worked for PT Mattel Indonesia from 2006 to 2009 and PT TNT Indonesia from 1999 to Troy Parwata received his Diploma IV in Accounting from the State College of Accounting in hingga Beliau meraih gelar Diploma IV Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun Titien Supeno Direktur Sumber Daya Manusia Titien Supeno Human Resource Director Titien Supeno joined MPM in 2013 as the Human Resource Director. She has more than 16 years of experience in human resource management and marketing analysis. From 2009 to 2013, she served as Vice President of Human Capital at PT Anugerah Pharmindo Lestari, a Zuellig Pharma Company. Before APL, she was Senior Manager of Employee Development and the General Manager of Human Resource at PT Heinz ABC, and held various management positions at PT HM Sampoerna (Philip Morris International). Titien Supeno received her Magister Management from the University of Trisakti in Agung Kusumo Corporate Planning and Business Development Director Agung Kusumo was appointed Director, Corporate Planning and Business Development of MPM in In 2014, he was appointed as a Commissioner of Mulia, MPMInsurance, and President Commissioner of FKT. He has more than 13 years of experience in business development, crossborder mergers and acquisitions, strategy and corporate planning within multiple industries. Prior to joining MPM in 2013, he worked at General Electric from with his last appointment as Vice President, Business Development of GE Capital in Asia Pacific. Prior to this, he served as Electrical Engineer with Delphi Automotive USA from , and as Consultant with SKHA Indonesia from Mr. Kusumo received his Masters of Science in Industrial Engineering from Purdue University in Titien Supeno bergabung dengan MPM pada tahun 2013 sebagai Direktur Sumber Daya Manusia. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 16 tahun di bidang pengelolaan sumber daya manusia dan analisis pemasaran. Sejak 2009 hingga 2013, beliau menjabat sebagai Wakil Presiden Sumber Daya Manusia di PT Anugerah Pharmindo Lestari yang merupakan bagian dari Zuellig Pharma Company. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Manajer Senior Pengembangan Karyawan dan General Manager Sumber Daya Manusia di PT Heinz ABC, serta menduduki berbagai posisi manajerial di PT HM Sampoerna (Philip Morris International). Beliau meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Trisakti pada tahun Agung Kusumo Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Agung Kusumo diangkat menjadi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha MPM pada tahun Pada tahun 2014, beliau diangkat sebagai Komisaris Mulia, MPMInsurance, dan Komisaris Utama FKT. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun di bidang pengembangan usaha, merger dan akuisisi lintas negara, serta strategi dan perencanaan korporat di berbagai industri. Sebelum bergabung dengan MPM di tahun 2013, beliau bekerja di General Electric dari 2006 hingga 2013 dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Presiden Pengembangan Usaha GE Capital untuk wilayah Asia Pasifik. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Electrical Engineer di Delphi Automotive USA sejak 2001 hingga 2004, dan sebagai Konsultan di SKHA Indonesia dari 2005 sampai Agung Kusumo meraih gelar Masters of Science in Industrial Engineering dari Purdue University pada tahun PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 105
108 Corporate Governance Key highlights of Corporate Governance Committees Corporate Governance Committee (CGC) assists the Board of Commissioners in providing guidance to the management of the company in respect of: the preparation of the Corporate Policy Manual (CPM) execution of the Company s risk management function in a focused and systematic way. the correct application of the Company s Core Values (Credo) consisting of: Passion for Excellence, Customer Focus, Continuous Improvement, Respect & Humble, Gratefulness, Integrity, Adaptability and Teamwork for all employees. the effectiveness of CSR activities of Company s subsidiaries and the Foundation to promote the interests of, and benefits to local communities, the company, and other stakeholders. The Audit Committee - assists the Board of Commissioners in providing guidance to the management of the Company in respect of: Company s financial information accurately and in accordance with accounting standards prevailing for publicly listed companies. ensuring that Corporate Internal Audit activities are run in an objective, professional and reliable manner thereby supporting the Board of Directors and management of the Company in achieving its objectives. Ikhtisar Komite Tata Kelola Perusahaan Komite Tata Kelola Perusahaan (GCG) membantu Dewan Komisaris memberikan arahan kepada manajemen Perseroan menyangkut: penyusunan Corporate Policy Manual (CPM); menjalankan fungsi manajemen risiko Perseroan dengan secara terarah dan sistematis; menerapkan dengan benar nilai-nilai yang terangkum dalam Credo Perseroan, yakni: Semangat Berprestasi Tinggi, Fokus terhadap Pelanggan, Perbaikan Berkesinambungan, Menghormati & Rendah Hati, Rasa Bersyukur, Integritas, Kemampuan Beradaptasi dan Kerja Sama di antara semua karyawan; melaksanakan sebaik-baiknya kegiatan CSR oleh anak perusahaan dan Yayasan demi kepentingan dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat sekitar, Perseroan dan para pemangku kepentingan. Komite Audit membantu Dewan Komisaris memberikan arahan kepada manajemen Perseroan menyangkut: penyampaian informasi keuangan Perseroan secara akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku bagi perusahaan terbuka; menjamin kegiatan audit internal perusahaan dilaksanakan secara obyektif, profesional dan andal sehingga tujuan yang ditetapkan Direksi dan manajemen Perseroan dapat tercapai. 106 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
109 Tata Kelola Perusahaan The Audit Committee Komite Audit In accordance with regulatory requirements MPM has established an independent Audit Committee (AC) comprising three members appointed by the BoC for a term of three years. Istama Tatang Siddharta as head, with Simon Halim and Kurniawan Tedjo as members, all appointed in 19 February They may be reappointed by the BoC for a subsequent term. Istama Tatang Siddharta Head of Audit Committee Sesuai ketentuan yang diatur dalam peraturan yang berlaku, MPM membentuk Komite Audit (KA) independen yang beranggotakan tiga orang. Anggota tersebut ditunjuk oleh Dewan Komisaris dengan masa jabatan tiga tahun. Jabatan ketua komite dipegang oleh Istama Tatang Siddharta, sedangkan Simon Halim dan Kurniawan Tedjo sebagai anggota. Penunjukan mereka dilakukan pada 19 Februari 2013, dan mereka dapat ditunjuk kembali oleh Dewan Komisaris untuk masa jabatan berikutnya. Istama Tatang Siddharta was appointed Independent Commissioner, Head of the Audit Committee as well as member of the Nomination and Remuneration Committee (NRC) of MPM in He is currently Commissioner of PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Previously, he was Chairman of KAP Siddharta Siddharta & Widjaja, the Indonesian partner of the international accounting firm KPMG. Istama Tatang Siddharta is a member of the Institute of Indonesian Accountants and holds a Master degree in Accounting from the University of Indonesia. Simon Halim Audit Committee Member Simon Halim was appointed Independent Commissioner and member of the Audit and GCG Committees of MPM in He is currently Managing Partner of Arghajata, an Indonesian based strategic consulting firm. Prior to cofounding Arghajata, he held several senior positions, including: Partner and Chief Executive Officer of Ernst & Young Indonesia, and Director and Partner specializing in energy and banking at KPMG Indonesia. Simon Halim received his Doctorandus degree from Parahyangan Catholic University in 1986 and Magistrate of Accounting from the University of Indonesia in Istama Tatang Siddharta Ketua Komite Audit Istama Tatang Siddharta diangkat menjadi Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit serta Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) MPM pada tahun Saat ini beliau menjabat sebagai Komisaris PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala KAP Siddharta Siddharta & Widjaja yang merupakan partner lokal bagi kantor akuntan internasional KPMG. Beliau adalah anggota Institut Akuntan Publik Indonesia dan meraih gelar Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia. Simon Halim Anggota Komite Audit Simon Halim diangkat menjadi Komisaris Independen dan anggota Komite Audit serta Komite GCG MPM pada tahun Saat ini beliau merupakan Managing Partner Arghajata, perusahaan konsultan strategis yang berbasis di Indonesia. Sebelum ikut mendirikan Arghajata, beliau menduduki beberapa posisi senior, termasuk Partner dan Chief Executive Officer Ernst & Young Indonesia, serta Direktur dan Partner spesialis energi dan perbankan di KPMG Indonesia. Beliau meraih gelar Doktorandus dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1986 dan Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia di tahun PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 107
110 Corporate Governance Kurniawan Tedjo Audit Committee Member Kurniawan Tedjo Anggota Komite Audit Kurniawan Tedjo was appointed as Audit Committee Member of MPM in Previously he was an Independent Commissioner at PT Courts Indonesia Tbk and was the Chief of Internal Audit Sales Operation at PT Astra International Tbk. He is also a member of Institute Internal Auditors (IIA) and holds designation professional as Certified Internal Auditor (CIA), Certified Control Self Assessment (CCSA) and Certified Risk Management Assurance (CRMA). Kurniawan Tedjo holds a Bachelor degree in Management Accounting and Accounting from the University of Indonesia. Kurniawan Tedjo telah menjabat sebagai Anggota Komite Audit MPM sejak Beliau sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Courts Indonesia Tbk dan menjabat sebagai Kepala Audit Internal Sales Operation di PT Astra International Tbk. Beliau juga merupakan anggota Institute Internal Auditors (IIA) dan mendapat sebutan profesional sebagai Certified Internal Auditor (CIA), Certified Control Self Assessment (CCSA) dan Certified Risk Management Assurance (CRMA). Beliau memiliki gelar Sarjana Akuntansi Manajemen dan Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia. Independent status of Audit Committee members Status Independen anggota Komite Audit Members are not employees of a Public Accounting Firm (PAF), Legal Firm, Appraisal Firm, or other parties which have rendered service to nor held any day to day position at the Company within the last six months, hold no shares in the Company, either directly or indirectly, and have no direct or indirect business relationship with the Company and no affiliated relationships with members of the BoC, BoD or majority shareholders of the Company. Activities carried out by the AC in accordance with the AC Charter: Anggota Komite Audit bukan merupakan karyawan Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik atau pihak lain yang menyediakan jasa kepada Perseroan, atau tidak memegang jabatan yang terkait dengan pengelolaan Perseroan sehari-hari; tidak memiliki saham di Perseroan, baik secara langsung maupun tidak langsung; dan tidak memiliki hubungan bisnis langsung maupun tidak langsung dengan Perseroan dan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi atau pemegang saham mayoritas perseroan. 1. Reviewed and discussed the audit plan with Corporate Internal Audit (CIA). 2. Provided suggestions and direction in respect of the findings and the follow-up reviews presented by the CIA from its assignments. 3. Reviewed financial information of the Company and its subsidiaries in order to evaluate financial statement presentation, accounting treatments, and compliance with generally accepted accounting principles. 4. Held discussions with appointed external auditor and KPMG regarding audit plan. Kegiatan yang dilaksanakan KA sesuai Piagam KA: 1. Mengkaji dan membahas rencana audit dengan Audit Internal Perusahaan. 2. Memberikan masukan dan arahan terkait temuan dan tindak lanjut terhadap penelaahan yang disampaikan Audit Internal Perusahaan dari audit yang dilaksanakannya. 3. Menelaah informasi keuangan Perseroan dan entitas anak dalam rangka mengevaluasi penyajian laporan keuangan, penggunaan metode akuntansi, dan kepatuhan terhadap standar akuntansi yang berlaku. 4. Komite Audit menggelar diskusi dengan auditor eksternal, dan KPMG terkait rencana audit. 108 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
111 Tata Kelola Perusahaan Audit Committee Meetings Rapat Komite Audit Audit Committee meetings were held every 3 months with regular discussion of the Financial Statements and Report of Corporate Internal Audit. An additional three Audit Committee Meetings were held to discuss (1) the annual financial statements in the period of 2013, released March, 2014, (2) eksternal auditor s communication with Audit Committee regarding year end audit for 2014, and (3) internal audit plan for Komite Audit menyelenggarakan rapat setiap 3 bulan dan secara rutin membahas Laporan Keuangan dan Laporan yang disusun Audit Internal Perusahaan. Selain itu diadakan pula tiga kali rapat Komite Audit untuk membicarakan (1) laporan keuangan tahunan periode 2013 yang diterbitkan Maret (2) komunikasi auditor eksternal dengan Komite Audit mengenai tahun Audit akhir untuk 2014, dan (3) rencana audit internal untuk tahun Name/Nama Position/Jabatan Attendance/Kehadiran Istama Tatang Siddharta Head of Audit Committee/ Ketua Komite Audit 7 Simon Halim Audit Committee Member/Anggota Komite Audit 7 Kurniawan Tedjo Audit Committee Member/Anggota Komite Audit 7 Internal Audit Henny Soetio Head of Internal Audit Unit/ Kepala Unit Audit Internal 7 The Good Corporate Governance Committee (Gcgc) Pursuant to the BoC s Decree Letter dated 19 February 2013, MPM has established the GCGC to assist the BoC in identifying applicable good corporate governance practices for MPM, as well as to evaluate its implementation. The Head of the Committee is Eric Marnandus and the remaining members are Simon Halim and Kwik Ing Hie. Eric Marnandus Head of GCG Committee Eric Marnandus was appointed Head of GCG Committee of MPM in Previously he was an advisor to the Board of Directors since He is currently a Vice President with Affinity Equity Partners, a pan-asia Private Equity fund. Prior to this, he worked for McKinsey & Company from 2007 to 2010, with his last role being an Engagement Manager, and was a Quantitative Research Associate at JPMorgan Chase & Company from 2000 to Eric graduated with a Bachelor of Science in Operations Research and Industrial Engineering from Cornell University in 2000 and received his Masters of Business Administration from University of California at Berkeley in He also passed the Level III Chartered Financial Analyst examination in Komite Tata Kelola Perusahaan (Komite GCG) Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris tertanggal 19 Februari 2013, MPM telah membentuk Komite GCG untuk membantu Dewan Komisaris dalam mengidentifikasi praktik tata kelola perusahaan yang berlaku untuk MPM, serta mengevaluasi pelaksanaannya. Ketua Komite dijabat oleh Eric Marnandus serta anggota lainnya dijabat oleh Simon Halim dan Kwik Ing Hie. Eric Marnandus Ketua Komite GCG Eric Marnandus diangkat menjadi Ketua Komite GCG MPM pada tahun Beliau juga merupakan penasihat Direksi sejak tahun Saat ini beliau menjabat sebagai Wakil Presiden di Affinity Equity Partners, perusahaan pembiayaan ekuitas swasta yang beroperasi di seluruh Asia. Sebelumnya beliau bekerja di McKinsey & Company sejak 2007 hingga 2010, dengan posisi terakhir sebagai Engagement Manager, dan sempat menjabat sebagai Quantitative Research Associate di JPMorgan Chase & Company dari tahun 2000 hingga Beliau mendapatkan gelar Sarjana jurusan Riset Operasional dan Teknik Industri dari Cornell University pada tahun 2000 dan gelar Master of Business Administration dari University of California di Berkeley pada tahun Selain itu beliau juga lulus ujian Chartered Financial Analyst Level III pada tahun PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 109
112 Corporate Governance Simon Halim GCG Committee Member Simon Halim Anggota Komite GCG Simon Halim was appointed Independent Commissioner and member of the Audit and GCG Committees of MPM in He is currently Managing Partner of Arghajata, an Indonesian based strategic consulting firm. Prior to cofounding Arghajata, he held several senior positions, including: Partner and Chief Executive Officer of Ernst & Young Indonesia, and Director and Partner specializing in energy and banking at KPMG Indonesia. Simon Halim received his Doctorandus degree from Catholic University Parahyangan in 1986 and Magistrate of Accounting from the University of Indonesia in Simon Halim diangkat menjadi Komisaris Independen dan anggota Komite Audit serta Komite GCG MPM pada tahun Saat ini beliau merupakan Managing Partner Arghajata, perusahaan konsultan strategis yang berbasis di Indonesia. Sebelum ikut mendirikan Arghajata, beliau menduduki beberapa posisi senior, termasuk Partner dan Chief Executive Officer Ernst & Young Indonesia, serta Direktur dan Partner spesialis energi dan perbankan di KPMG Indonesia. Beliau meraih gelar Doktorandus dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1986 dan Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia di tahun Kwik Ing Hie GCG Committee Member Kwik Ing Hie Anggota Komite GCG Kwik Ing Hie has been a Commissioner of MPM since 2010 and also GCG Committee Member as well as Head of NRC of MPM since He is an investment veteran in Indonesia. Previously he was a President Director of PT Affinity Equity Partners Indonesia from October 2009 to June 2014and President Director of PT Morgan Stanley Asia Indonesia from 2006 to From 1999 to 2006, he led his own investment firm focusing on mergers, acquisitions, and investment in distressed loans. Kwik Ing Hie received his Master of Business Administration from Stanford University in 1991, and his Bachelor of Science in Computer Engineering from Syracuse University in GCGC Meetings Good Corporate Governance Committee meetings were held every four months discussing the implementation of GCG in day-to-day operations and management of company activities including CSR. Kwik Ing Hie menjabat sebagai Komisaris MPM sejak 2010, dan juga menjabat sebagai anggota Komite GCG serta Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) MPM sejak Beliau veteran investasi di Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Affinity Equity Partners Indonesia dari Oktober 2009 hingga Juni 2014 dan sebagai Presiden Direktur PT Morgan Stanley Asia Indonesia dari 2006 hingga Sejak 1999 hingga 2006, beliau memimpin perusahaan investasi miliknya yang fokus kepada merger, akuisisi, dan investasi pinjaman darurat. Beliau meraih gelar Master of Business Administration dari Stanford University pada 1991, dan gelar Bachelor of Science in Computer Engineering dari Syracuse University pada Rapat Komite GCG Rapat Komite Good Corporate Governance (GCG) diadakan setiap empat bulan membahas penerapan GCG dalam operasi sehari-hari dan kegiatan perusahaan termasuk CSR. Name/Nama Position/Jabatan Attendance/Kehadiran Eric Marnandus Head of GCG Committee/Ketua Komite GCG 3 Kwik Ing Hie GCG Committee Member/ Anggota Komite GCG 3 Simon Halim GCG Committee Member/ Anggota Komite GCG 3 Corporate Secretary/ Sekretaris Perusahaan Zahnia Corporate Secretary/ Sekretaris Perusahaan 2 Internal Audit Henny Soetio Head of Internal Audit Unit/ Kepala Unit Audit Intenal / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
113 Tata Kelola Perusahaan The Nomination And Remuneration Committee Komite Nominasi dan Remunerasi Appointed by the BoC, the Nomination and Remuneration Committee (NRC) is tasked to providing recommendations regarding the nomination of and remuneration for the members of the BoC, the BoD and senior executives. The Head of the Committee is Kwik Ing Hie and the remaining members are Istama Tatang Siddharta and Sandiaga Salahuddin Uno. The NRC is tasked to provide periodic reports, at a minimum every six months, summarizing activities on all matters of significance. Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) diangkat oleh Dewan Komisaris dengan tugas memberikan rekomendasi seputar nominasi dan remunerasi anggota Dewan Komisaris, Direksi dan eksekutif senior Perseroan. Komite ini diketuai oleh Kwik Ing Hie, dengan dua anggota lainnya yaitu Istama Tatang Siddharta dan Sandiaga Salahuddin Uno. Tugas mereka adalah menyusun laporan berkala, sekurangkurangnya enam bulan sekali, yang berisi rangkuman hal-hal penting terkait. Kwik Ing Hie Head of the NRC Kwik Ing Hie Ketua KNR Kwik Ing Hie has been a Commissioner of MPM since In 2013, he was appointed to the GCG Committee and was named as Head of the NRC of MPM. He is a veteran of investment in Indonesia. Previously he was President Director of PT Affinity Equity Partners Indonesia from October 2009 to June 2014 and President Director of PT Morgan Stanley Asia Indonesia from 2006 to From 1999 to 2006, he led his own investment firm focusing on mergers, acquisitions, and investment in distressed assets. Kwik Ing Hie received his Master of Business Administration from Stanford University in 1991, and his Bachelor of Science in Computer Engineering from Syracuse University in Kwik Ing Hie menjabat sebagai Komisaris MPM sejak 2010, dan juga menjabat sebagai anggota Komite GCG serta Ketua KNR MPM sejak Beliau adalah veteran investasi di Indonesia. Beliau pernah menjabat sebagai Presiden Direktur PT Affinity Equity Partners Indonesia dari Oktober 2009 hingga Juni 2014 dan sebagai Presiden Direktur PT Morgan Stanley Asia Indonesia dari 2006 hingga Sejak 1999 hingga 2006, beliau memimpin perusahaan investasi miliknya yang fokus kepada merger, akuisisi, dan investasi pinjaman darurat. Beliau meraih gelar Master of Business Administration dari Stanford University pada 1991, dan gelar Bachelor of Science in Computer Engineering dari Syracuse University pada Istama Tatang Siddharta NRC Member Istama Tatang Siddharta Anggota KNR Istama Tatang Siddharta was appointed Independent Commissioner, Chairman of the Audit Committee as well as member of the NRC of MPM in He is currently commissioner of PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Previously, he was Chairman of KAP Siddharta Siddharta & Widjaja, the Indonesian partner of the international accounting firm KPMG. Istama Tatang Siddharta is a member of the Institute of Indonesian Accountants and holds a Master degree in Accounting from Universitas Indonesia. Istama Tatang Siddharta diangkat menjadi Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit serta Anggota KNR MPM pada tahun Saat ini beliau menjabat sebagai Komisaris PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala KAP Siddharta Siddharta & Widjaja yang merupakan partner lokal bagi kantor akuntan internasional KPMG. Beliau adalah anggota Institut Akuntan Publik Indonesia dan meraih gelar Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 111
114 Corporate Governance Sandiaga Salahuddin Uno NRC Member Sandiaga Salahuddin Uno Anggota KNR Sandiaga Salahuddin Uno was appointed member of the NRC of MPM in He is a prominent young entrepreneur in Indonesia and co-founded Saratoga Capital. He currently holds directorships at Saratoga Capital s key investee companies, including Adaro Energy. He is also a member of the National Economic Council of Indonesia. Sandiaga Salahuddin Uno holds a Bachelor of Business Administration in Accounting from Wichita State University and Master of Business Administration in International Business & Finance from George Washington University in the United States. Nomination Functions 1. Reviewed the composition and the size of the BoC and BoD to ensure members possess adequate expertise and the professional background to meet company needs. 2. Assisted in defining job descriptions, appointment requirements, and membership criteria of the BoC and BoD. 3. Recommended a transparent nomination and performance evaluation system for BoC and BoD members for approval by the general meeting of shareholders. 4. Reviewed the career management system implemented by the company in line with corporate objectives. Remuneration Functions 1. Recommended a remuneration system for the BoC and BoD in respect of effective correlation of company and individual performance and interests relative to agreed targets and individual compensation including salary, bonus and benefits for approval of shareholders 2. Provided recommendations on the company s compensation system and other benefits related to the workforce. 3. Conducted regular comparative studies, surveys, and research in order to develop a competitive remuneration system 4. Reviewed the remuneration system and provided input for further improvement and effective alignment with corporate objectives. Sandiaga Salahuddin Uno telah menjabat sebagai anggota KNR MPM sejak Beliau adalah pengusaha muda terkemuka di Indonesia dan salah seorang pendiri Saratoga Capital. Saat ini beliau turut menjabat sebagai Direktur di beberapa perusahaan besar tempat Saratoga Capital berinvestasi termasuk Adaro Energy. Dalam Dewan Ekonomi Nasional beliau juga duduk sebagai anggota. Beliau meraih gelar Bachelor of Business Administration jurusan Akuntansi dari Wichita State University dan Master of Business Administration jurusan Bisnis Internasional dan Keuangan dari George Washington University di Amerika Serikat. Tugas Komite dalam hal Nominasi 1. Mengkaji komposisi dan besarnya keanggotaan Dewan Komisaris dan Direksi untuk memastikan bahwa anggota Dewan Komisaris dan Direksi memiliki keahlian yang memadai dan berasal dari berbagai latar belakang yang diperlukan Perseroan. 2. Membantu Dewan Komisaris dalam menetapkan rincian tugas dan persyaratan penunjukan, termasuk kriteria bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi. 3. Merekomendasikan sistem nominasi dan evaluasi kinerja yang transparan bagi Dewan Komisaris dan Direksi yang selanjutnya diajukan untuk memperoleh persetujuan RUPS. 4. Mengkaji sistem manajemen karir yang diterapkan di Perseroan dan merekomendasikan upaya perbaikan dan penyelarasannya. Tugas Komite dalam hal Remunerasi 1. Merekomendasikan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi yang berkorelasi terhadap kinerja dan kepentingan perusahaan maupun individu sesuai target yang telah disepakati dan kompensasi bagi masing-masing anggota, termasuk gaji, bonus dan tunjangan, untuk selanjutnya diajukan untuk memperoleh persetujuan RUPS. 2. Merekomendasikan sistem kompensasi Perseroan dan tunjangan lain bagi seluruh karyawan. 3. Senantiasa melakukan studi banding, survei, dan penelitian dalam rangka mengembangkan sistem remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi. 4. Mengkaji sistem pemberian imbalan yang berlaku di Perseroan dan merekomendasikan upaya perbaikan dan penyelarasannya dengan tujuan Perseroan. 112 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
115 Tata Kelola Perusahaan Effective January 2014 under the guidance of the NRC, the company initiated a long-term incentive plan in the form of share grants to key management. This share-based plan is linked to the achievement of certain conditions. The total estimated grant cost is approximately Rp 149 billion, which will vest in several tranches from 2016 to In 2013, the company recorded Rp 10,9 billion under the equity section as a result of this share grant. Efektif Januari 2014 dengan arahan KNR, Perseroan memulai rencana insentif jangka panjang dalam bentuk pemberian saham kepada manajemen inti. Rencana berbasis saham ini terkait dengan pencapaian kondisi tertentu. Perkiraan biaya sebesar Rp 149 miliar, yang akan diberikan dalam beberapa tahap dari tahun 2016 hingga Pada 2013, Perseroan membukukan Rp 10.9 miliar di bawah bagian ekuitas, sebagai hasil dari pemberian saham ini. The NRC also evaluated the constituents of the Board of Commissioners and Board of Directors to determine if the compositions of these two bodies were adequate to their respective challenges. KNR juga mengevaluasi konstituen dari Dewan Komisaris dan Direksi untuk menentukan komposisi kedua badan tersebut mencukupi untuk menjawab tantangan yang mereka hadapi. NRC Meetings Rapat KNR Name/Nama Position/Jabatan Attendance/Kehadiran Kwik Ing Hie Head of the NRC/ Ketua KNR 4 Istama Tatang Siddharta Member of the NRC/ Anggota KNR 4 Sandiaga Salahuddin Uno Member of the NRC/ Anggota KNR 4 Corporate Secretary Sekretaris Perusahaan Zahnia was named Corporate Secretary and Head of Corporate Legal & CSR in Prior to joining the company, she served as Corporate Secretary at PT Austindo Nusantara Jaya Rent (ANJR) and PT Visi Media Asia (VIVA). She received her Business Law degree from Parahyangan Catholic University in Bandung. Zahnia telah menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan dan Kepala Divisi Legal dan CSR sejak Sebelum bergabung dengan Perseroan, beliau menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan di PT Austindo Nusantara Jaya Rent (ANJR) dan PT Visi Media Asia (VIVA). Beliau meraih gelar Sarjana Hukum Bisnis dari Universitas Katolik Parahyangan di Bandung. Duties and Responsibilities Tugas dan Tanggung Jawab 1. Keeping abreast of capital market developments, particularly in terms of prevailing capital market regulations. 2. Providing information and service to the general public and investors in relation to the Company s condition. 3. Providing input to the Board of Directors in regards to compliance with provisions as stipulated in Law No. 8/1995 on Capital Market and its functional regulations. 4. Acting as company liaison with the Financial Services Authority (OJK) and the public. 1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar modal. 2. Memberikan informasi dan pelayanan kepada masyarakat dan kalangan investor terkait kondisi Perseroan. 3. Memberikan masukan kepada Direksi Perseroan untuk mematuhi ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya. 4. Sebagai penghubung atau contact person antara Perseroan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan masyarakat. 5. Menyiapkan daftar khusus yang berkaitan dengan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 113
116 Corporate Governance 5. Set up a special register relating to the Board of Directors, Commissioners, and their families both in the company and its affiliates identifying stock ownership, business relationships, and other roles that might give rise to a conflict of interest with the company. 6. Preparing a list of shareholders with a 5% share ownership or above. 7. Attending Board of Directors meetings, preparing and circulating minutes of the meetings. 8. Organizing the General Meeting of Shareholders (GMS). Activities carried out by Corporate Secretary in 2014: 1. Delivered reports to the Indonesia Stock Exchange (IDX) and OJK, including the implementation and results of the Company s corporate actions undertaken, such as affiliate and material transactions and a Senior Notes Issuance. 2. Full disclosure to the public through the IDX, including information submitted to news media and explanations and information provided to external parties as and when applicable. 3. Monitored capital market developments, including new regulations relating to the business line of the Company, provided updates and input to the Board of Commissioners, Directors, Audit Committee, other Committees and related working units in respect of new regulations. 4. Held the Annual General Meeting of Shareholders and a Public Expose on June 12th, Organized regular managerial meetings within the company. Investor Relations MPM Investor Relations is responsible for compliance with the provisions of capital market in conducting effective communication between the company and the capital market investment community. In 2014, MPM IR carried out approximately 200 events, consisting of meetings with analysts, investors, conference calls, public expose meetings and a number of domestic and international conferences, as well as factory and dealer visits for analysts and investors in order for MPM to provide an overview and clear understanding about the company s business Direksi, Komisaris dan keluarganya, baik dalam Perseroan maupun perusahaan afiliasinya yang antara lain mencakup kepemilikan saham, hubungan bisnis dan peran lain yang menimbulkan benturan kepentingan dengan Perseroan. 6. Membuat daftar pemegang saham termasuk kepemilikan 5% atau lebih. 7. Menghadiri rapat Direksi dan membuat notulen rapat. 8. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham. Kegiatan yang dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan selama tahun 2014: 1. Menyampaikan laporan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk laporan pelaksanaan dan hasil pelaksanaan dari Corporate Action Perseroan seperti transaksi afiliasi dan transaksi material serta penerbitan Senior Notes. 2. Menyampaikan paparan publik melalui BEI, yang mencakup informasi yang diberikan kepada media massa, dan memberikan penjelasan serta informasi kepada pihak luar jika dan apabila dirasa perlu. 3. Memantau perkembangan pasar modal, termasuk peraturan baru yang menyangkut jenis usaha yang dijalankan Perseroan, agar dapat memberikan berita terkini dan masukan seputar peraturan baru kepada Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, maupun Komite lainnya dan berbagai unit kerja terkait. 4. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Paparan Publik pada tanggal 12 Juni Menggelar berbagai rapat manajemen rutin. Hubungan Investor Hubungan Investor MPM bertanggung jawab atas pemenuhan ketentuan pasar modal terkait komunikasi yang efektif antara Perseroan dan komunitas investor pasar modal. Pada tahun 2014, Hubungan Investor MPM menyelenggarakan sekitar 200 kegiatan, yakni rapat dengan analis, rapat dengan investor, konferensi telepon, paparan publik dan sejumlah konferensi di dalam dan luar negeri, serta kunjungan ke pabrik dan agen penjualan MPM bagi kalangan analis dan 114 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
117 Tata Kelola Perusahaan activities. Company information and quarterly presentation Business Updates were also posted through the company s website in order to ensure adequate access to investors and capital markets. Public Information Access investor sehingga mereka memperoleh gambaran dan pemahaman yang jelas tentang kegiatan bisnis Perseroan. Informasi Perusahaan dan presentasi kuartalan Business Updates juga dimuat melalui situs Perseroan dalam rangka memastikan akses yang memadai bagi kalangan investor dan pasar modal. The general public and investors have the widest possible access to information about the Company at anytime through its official website at www. mpmgroup.co.id which presents recent information on share price movements, corporate actions, operational results, and other significant information. MPM also has a mailing list which conveys up-to-date information to relevant parties. For further information about the Company, the public and investors are welcome to contact MPM Corporate Secretary at phone number , fax number , and through the address: [email protected]. Internal Audit Akses Informasi Publik Masyarakat umum dan kalangan investor dapat mengakses berbagai informasi mengenai Perseroan melalui situs yang memuat informasi terkini seperti pergerakan harga saham, aksi korporasi, kinerja usaha dan informasi penting lainnya. Juga tersedia mailing list MPM yang dapat memberikan informasi terkini kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, masyarakat dan investor dapat menghubungi Perseroan melalui Sekretaris Perusahaan MPM, Telp , Faks , dan melalui surat elektronik: [email protected]. Internal Audit performs the audit and internal control monitoring functions within the company. It is an independent, objective, professional, trustworthy, and responsive work partner supporting the realization of the goals established by the Board of Directors and management for the company and its subsidiaries. Internal Audit performs its duties in accordance with the established Internal Audit Charter determining the scope of work, structure, position, duties and responsibility of the Internal Audit unit. A charter was formulated based on the Board of Directors Decree No. L.MPM/SK-Dir.004/2013 dated 19 February Structure and Position The Internal Audit Unit is led by the Head of Internal Audit Unit who answers directly to President Director. Audit Internal Audit Internal adalah unit kerja dalam Perseroan yang menjalankan fungsi audit internal. Audit Internal adalah mitra kerja yang independen, obyektif, profesional, terpercaya dan tanggap mendukung tugas Direksi Perseroan dan jajaran manajemen dalam upaya mencapai tujuan MPM beserta semua anak perusahaannya. Pelaksanaan tugas Unit Audit Internal diatur oleh Piagam Audit Internal yang menetapkan ruang lingkup, struktur, kedudukan, tugas dan tanggung jawab unit Audit Internal. Piagam Audit Internal tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. L.MPM/SK- Dir.004/2013 tertanggal 19 Februari Struktur dan Kedudukan Unit Audit Internal dipimpin oleh seorang Kepala Unit Audit Internal yang bertanggung jawab kepada Direktur Utama. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 115
118 Corporate Governance The Head of Internal Audit Unit is appointed and terminated by the President Director with approval from the Board of Commissioners. The Head shall be terminated upon failure to meet the Internal Audit Unit s established duties and responsibilities as stipulated in the Charter and/or failure or inability to perform his/her duties satisfactorily. Kepala Unit Audit Internal diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris. Pemberhentian dilakukan jika Kepala Unit Audit Internal tidak memenuhi persyaratan sebagai auditor di Unit Audit Internal sebagaimana diatur dalam Piagam ini dan/atau gagal atau tidak cakap menjalankan tugas. Internal Audit Unit auditors report directly to the Head of the Internal Audit Unit. Profile of The Head of Internal Audit Henny Soetio Head of Internal Audit Unit Henny Soetio was appointed Head of Internal Audit Unit of the Company in Prior to joining the company, she served as a director of PT GMT Asset Management responsible for Internal Audit and Risk Management. She received her Accounting degree from Trisakti University in Jakarta in Scope of Work Auditor yang duduk dalam Unit Audit Internal bertanggung jawab secara langsung kepada Kepala Unit Audit Internal. Profil Kepala Unit Audit Internal Henny Soetio Kepala Unit Audit Internal Henny Soetio telah menjabat sebagai Kepala Unit Audit Internal MPM sejak Beliau sebelumnya menjabat sebagai direktur di PT GMT Asset Management yang bertanggung jawab untuk Internal Audit dan Risk Management. Beliau meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Trisakti di Jakarta pada The Internal Audit Unit s scope of work covers all aspects of the company and its subsidiaries. Authority Lingkup Kerja Ruang lingkup Unit Audit Internal meliputi segenap kegiatan baik di induk maupun anak perusahaan. The Internal Audit Unit is authorized to perform the following actions: 1. Accessing relevant information across all operating units of the company in relation to their respectively assigned duties and functions. 2. Communicating directly with the Board of Directors, the Board of Commissioners and/or Audit Committee. 3. Organizing regular or incidental meetings, as deemed necessary, with the Board of Directors, the Board of Commissioners, and/or Audit Committee. 4. Coordinating its activities with the appointed external auditors. Duties and Responsibilities 1. Preparing and implementing the annual Internal Audit plan. Wewenang Wewenang Unit Audit Internal adalah sebagai berikut: 1. Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang Perseroan terkait dengan tugas dan fungsinya. 2. Melakukan komunikasi secara langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit. 3. Mengadakan rapat secara berkala dan insidentil dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit. 4. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan auditor eksternal. Tugas dan Tanggung Jawab 1. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal tahunan. 116 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
119 Tata Kelola Perusahaan 2. Examining and evaluating the implementation of the company s internal controls. 3. Evaluating and assessing the efficiency and effectiveness of the company s finances, accounting systems, operations, human resources, marketing, information technology, and other activities. 4. Providing constructive and objective inputs and information on audited activities at all management levels. 5. Preparing audit reports to be submitted to the President Director and to the Board of Commissioners. 6. Monitoring, analyzing and reporting on the implementation of follow-up actions as recommended in the issued audit reports. 7. Working together with the Audit Committee. 8. Preparing a mechanism to evaluate the quality of the Internal Audit process. 9. Performing special audits as assigned by management. 2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal Perseroan. 3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional, sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya. 4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang obyektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua jajaran manajemen. 5. Menyusun laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris. 6. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan. 7. Bekerja sama dengan Komite Audit. 8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Audit Internal yang dilakukannya. 9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan. Sumber Daya Manusia Human Resources At the end of 2014, the Internal Audit Unit was comprised of 40 personnel, all of whom possess the quality and competency required to fulfill the Internal Audit Charter. The composition of Internal Audit Unit s human resources based on position by the end of 2014 was as follows: Sampai dengan akhir tahun 2014, Unit Audit Internal didukung oleh 40 personil dengan kualitas dan kompetensi yang telah memenuhi persyaratan dalam Piagam Unit Internal Audit. Komposisi sumber daya manusia Unit Internal Audit berdasarkan jabatannya sampai dengan akhir tahun 2014 adalah sebagai berikut: Position Number of Personnel/Jumlah Personil Jabatan General Manager 1 Manajer Umum Senior Manager 1 Manajer Senior Manager 4 Manajer Officer 33 Staf Administrator 1 Administrator Internal Audit Activities in Performed regular audits on the Holding Company and subsidiary work units in accordance with the previously agreed schedule. Kegiatan Audit Internal Melakukan audit regular secara berkala terhadap unit kerja baik pada induk maupun anak perusahaan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 117
120 Corporate Governance 2. Initial audit focus was on assessment of the internal controls at several company and subsidiary work units. 3. Performed special audits on work units as assigned by management. 4. Provided input on the Company s operational policies to improve the system of internal control. 5. Supervised implementation and performed follow up of approved audit recommendations. Independent Accountant KAP Siddharta, Widjaja & Rekan Wisma GKBI 33rd floor Jl. Jend Sudirman Kav 28 Jakarta Indonesia Following the Board of Commissioners recommendation, KAP Siddharta, Widjaja & Rekan was appointed as the Company s independent accountant to audit the consolidated financial statements of the Company and its subsidiaries as of and for the year ended December 31st, KAP Siddharta, Widjaja & Rekan is registered with the Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and executes its responsibilities independently in accordance with audit standards established by the Indonesian Public Accountant Institute. The 2014 audit fee for the assigned scope of audit is USD 110,165, including outof-pocket expenses and VAT. KAP Siddharta, Widjaja & Rekan did not provide any other services to the Company in 2014 that would compromise its independence. Their report related to the audit of the Company and its subsidiaries for 2014 was published on 10 March 2015 and signed by Dra. Tohana Widjaja,MBA,CPA (Accountant Public License No. AP.0846), representing KAP Siddharta, Widjaja & Rekan. 2. Memfokuskan audit untuk mendapatkan keyakinan akan pengendalian internal atas beberapa unit kerja pada induk dan anak perusahaan. 3. Melakukan audit khusus pada unit kerja yang ditugaskan oleh manajemen. 4. Memberikan masukan terhadap kebijakan-kebijakan operasional Perseroan untuk meningkatkan sistem pengendalian internal. 5. Mengawasi pelaksanaan tindak lanjut atas rekomendasi audit yang telah disepakati. Akuntan Independen KAP Siddharta, Widjaja & Rekan Wisma GKBI, Lantai 33 Jl. Jend. Sudirman Kav. 28 Jakarta Indonesia Perseroan menunjuk auditor independen KAP Siddharta, Widjaja & Rekan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) berdasarkan rekomendasi Dewan Komisaris untuk melakukan audit atas laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anaknya pada dan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember KAP Siddharta, Widjaja & Rekan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah menjalankan tugasnya secara independen berdasarkan standar auditing yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia. Biaya jasa audit sehubungan dengan audit atas laporan keuangan konsolidasi Perseroan dan entitas anaknya untuk tahun buku 2014 di atas adalah sebesar USD (termasuk out-of-pocket expense dan PPN). KAP Siddharta, Widjaja & Rekan tidak memberikan jasa lainnya kepada Perseroan dalam tahun 2014 yang akan mempengaruhi kemandiriannya. Laporan Auditor Independen sehubungan dengan audit atas laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan entitas anaknya untuk tahun buku 2014 telah diterbitkan pada tanggal 10 Maret 2015, dan ditandatangani oleh Dra. Tohana Widjaja,MBA,CPA (Izin Akuntan Publik No. AP.0846), mewakili KAP Siddharta, Widjaja & Rekan. 118 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
121 Tata Kelola Perusahaan Financial Instruments and Financial Risk Management Instrumen Keuangan dan Manajemen Risiko Keuangan Financial instruments Instrumen Keuangan The carrying amounts of the Company and subsidiaries financial assets and financial liabilities approximate their fair values, in which floating-rate borrowings have their fair values approximate their carrying amounts because the interest rates are repriced frequently. Nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan Perseroan dan entitas anak mendekati nilai wajarnya, di mana pinjaman dengan tingkat suku bunga mengambang memiliki nilai wajar yang mendekati nilai tercatat karena tingkat suku bunganya sering ditinjau ulang. Financial risk management Manajemen risiko keuangan The main risks arising from the financial instruments of the Group are credit risk, liquidity risk, interest rate risk, and foreign exchange risk. Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang asing. Credit Risk Risiko kredit The credit risk of the Group mainly arises from risk of loss if customers fail to discharge their contractual obligations. Risiko kredit Grup timbul terutama dari risiko kerugian jika pelanggan gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. In relation with credit exposures given to customers, which mainly resulted from financing activities, the Group applies prudent credit acceptance policies, performs ongoing credit portfolio monitoring and manages the collection of receivables in order to minimize the credit risk exposure. The Group obtains collateral in the form of motor vehicles for its consumer financing receivables. The Group also requires its customers, namely the subdealers and retailers, to put up collateral in the form of term deposits and/or other types of collateral. To avoid concentration of risk, cash is deposited at several financial institutions of good standing. For financial assets recognized in the consolidated statement of financial position, the maximum exposure to credit risk is equal to their carrying amounts. Terkait dengan kredit yang diberikan kepada pelanggan dimana, sebagian besar berasal dari aktivitas pembiayaan. Grup menerapkan kebijakan pemberian kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian, melakukan pengawasan atas portofolio kredit secara terus-menerus dan melakukan pengelolaan penagihan angsuran piutang untuk meminimalkan risiko kredit. Grup memperoleh jaminan berupa kendaraan bermotor dari piutang pembiayaan konsumen. Grup juga mengharuskan pelanggan yang merupakan subdealer dan pengecer untuk menempatkan jaminan berupa simpanan di bank dan/atau jaminan lainnya. Untuk menghindari konsentrasi risiko, kas ditempatkan di beberapa lembaga keuangan yang memiliki reputasi yang baik. Untuk aset keuangan yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian, ekposur maksimum terhadap risiko kredit sama dengan nilai tercatat. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 119
122 Corporate Governance The concentration of credit risk of the Group s financial assets based on operating segment as at 31 December 2014 and 2013 was: Konsentrasi risiko kredit dari aset keuangan Grup per 31 Desember 2014 dan 2013 berdasarkan segmen operasi adalah: Carrying Amount / Nilai Tercatat Distribution Auto Auto Financial Unallocated / Total / and Retail / Distribusi dan Ritel Consumer Parts / Suku Cadang Otomotif Services / Jasa Otomotif Services / Jasa Keuangan Yang tidak dapat dialokasi Jumlah Cash and cash equivalents 271, , , , ,470 1,421,735 Kas dan setara kas Trade 402, , ,577 29, ,415 Piutang usaha receivables Consumer financing receivables ,850,626-3,850,626 Piutang pembiayaan konsumen Finance lease receivables ,338,878-1,338,878 Piutang sewa pembiayaan Non-trade receivables 14,394 9,662 51, ,763 1, ,017 Piutang non-usaha Guarantee deposits 582,204 12, , ,570 Deposit jaminan 1,270, , ,958 5,749, ,087 8,373, Cash and cash equivalents 350, ,956 35, , ,046 1,102,749 Kas dan setara kas Restricted cash - - 9,104 4,321 19,909 33,334 Kas yang dibatasi penggunaannya Trade receivables 237, , ,556 10, ,599 Piutang usaha Consumer financing receivables ,317,846-3,317,846 Piutang pembiayaan konsumen Finance lease receivables ,105,667-1,105,667 Piutang sewa pembiayaan Non-trade 23, , , ,161 Piutang non-usaha receivables Guarantee 444, , ,616 Deposit jaminan deposits 1,056, , ,788 4,827, ,237 6,735, / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
123 Tata Kelola Perusahaan Distribution of financial assets by their credit quality is summarized below: Pembagian aset keuangan berdasarkan kualitas kreditnya disajikan di bawah ini: No Neither contractual past maturity / due nor Tidak impaired / ada jatuh Belum jatuh tempo tempo kontraktual dan tidak mengalami penurunan nilai Past due Collectively Individually but not impaired / Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai assessed / Dievaluasi secara kolektif assessed / Dievaluasi secara individu Allowance for impairment losses / Penyisihan penurunan nilai Total / Jumlah Cash and cash 511, , ,421,735 Kas dan setara kas equivalents Trade receivables - 406, ,272-25,081 (2,158) 871,415 Piutang usaha Consumer financing receivables ,959,848 - (109,222) 3,850,626 Piutang pembiayaan konsumen Finance lease ,344,758 - (5,880) 1,338,878 Piutang sewa pembiayaan receivables Non-trade receivables 8,807 70,831 51, ,848 - (1,314) 292,017 Piutang non-usaha Guarantee deposits 12, , ,570 Deposit jaminan 532,859 1,973, ,117 5,466,454 25,081 (118,574) 8,373, Cash and cash 431, , ,102,749 Kas dan setara kas equivalents Restricted cash 29,013 4, ,334 Kas yang dibatasi penggunaannya Trade - 294, ,108-2,385 (2,385) 535,599 Piutang usaha receivables Consumer financing receivables ,375,967 - (58,121) 3,317,846 Piutang pembiayaan konsumen Finance lease ,110,787 - (5,120) 1,105,667 Piutang sewa pembiayaan receivables Non-trade receivables - 192, ,161 Piutang nonusaha Guarantee deposits - 448, ,616 Deposit jaminan 460,748 1,610, ,108 4,486,754 2,385 (65,626) 6,735,972 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 121
124 Corporate Governance Summary of aging analysis of trade receivables and non-trade receivables which are neither past due nor impaired, and past due but not impaired: Ikhtisar analisis umur piutang usaha dan piutang nonusaha yang belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai, dan yang telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai: < 3 months / bulan 3-12 months / bulan > 1 year / tahun Total / Jumlah Trade receivables 365,060 32,445 69, ,353 Piutang usaha Consumer financing receivables 3,825,832 98,787 35,229 3,959,848 Piutang pembiayaan konsumen Finance lease receivables 1,334,829 6,365 3,564 1,344,758 Piutang sewa pembiayaan Non-trade receivables 206,959 4,098 2, ,693 Piutang non-usaha 5,732, , ,277 5,985, Trade receivables 243, ,493 Piutang usaha Consumer financing receivables 3,281,984 64,348 29,635 3,375,967 Piutang pembiayaan konsumen Finance lease receivables 1,104,171 4,722 1,894 1,110,787 Piutang sewa pembiayaan 4,629,639 69,079 31,529 4,730,247 The Group s credit quality definitions are as follows: Neither past due nor impaired: exposure exhibit high or stable earnings, adequate liquidity, as generally evidenced by prompt repayment of its commitment with the Group. Source of payment can be clearly identifiable. Past due but not impaired: exposures which contractual interest or principle payments are past due, but the Group believes that there are no impairment yet on the basis of the stage of collection on outstanding receivables. Collectively assessed: exposures which still current, some are in the early stage of delinquency, and some have failed to make a payment, or partial payment, in accordance with the contractual terms of the consumer financing agreement. Individually assessed: exposures which the debtor is in the early stages of delinquencies and has failed to make a payment. The Group considers that either the debtor is unlikely to pay its credit obligation in full, or partial, in accordance with the contractual terms of the consumer financing agreement. Liquidity Risk Definisi dari kualitas kredit Grup adalah sebagai berikut: Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai: eksposur menunjukkan laba yang tinggi atau stabil, likuiditas yang memadai, yang secara umum direfleksikan dengan pembayaran komitmen terhadap Grup secara tepat waktu. Sumber pembayaran dapat diidentifikasikan secara jelas. Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai: eksposur dimana pembayaran bunga kontraktual atau pokok telah jatuh tempo, tetapi Grup meyakini bahwa belum terdapat penurunan nilai atas dasar tahap penagihan piutang saat ini. Dievaluasi secara kolektif: eksposur yang masih lancar, beberapa dalam tahap awal keterlambatan pembayaran dan sebagian telah gagal untuk melakukan pembayaran, atau pembayaran tidak penuh, sesuai dengan persyaratan kontraktual dalam perjanjian pembiayaan konsumen. Dievaluasi secara individu: eksposur dimana nasabah dalam tahap awal dari keterlambatan pembayaran. Grup mempertimbangkan bahwa nasabah tidak mungkin menyelesaikan kewajiban kreditnya secara menyeluruh, atau sebagian, sesuai dengan persyaratan kontraktual dalam perjanjian pembiayaan konsumen. Liquidity risk is the risk that the Group will encounter difficulty in meeting the obligations associated with its financial liabilities that are settled by delivering cash or another financial asset. Risiko Likuiditas Risiko likuiditas merupakan risiko dimana Grup akan menghadapi kesulitan pada saat hendak 122 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
125 Tata Kelola Perusahaan To mitigate the liquidity risk, the Group diversifies funding resources. Besides capital and customer s installment collection, the Group generates funding resources from third party borrowings. The Group manages this risk by matching the maturity of assets and liabilities, so that the cash generated from matured assets is sufficient to cover liabilities maturing in the same period. In addition, liquidity risk is managed on an ongoing basis through supervising the actual cash flows, estimating future cash flows, controlling the maturity profile of assets and liabilities, as well as maintaining sufficient cash balance and bank facilities. The following are the contractual maturities of financial liabilities, including estimated interest payments: memenuhi kewajiban yang berkaitan dengan liabilitas keuangan yang cara penyelesaiannya adalah dengan menyerahkan kas atau aset keuangan yang lain. Untuk mengurangi risiko likuiditas, Grup mendiversifikasi sumber dana. Selain dari modal dan penerimaan angsuran pelanggan, Grup memperoleh sumber dana dari pinjaman dari pihak ketiga. Grup mengelola risiko ini dengan memadankan jatuh tempo aset dengan liabilitas, sehingga kas yang dihasilkan dari aset yang jatuh tempo cukup untuk membayar liabilitas yang jatuh tempo pada periode yang sama. Selain itu, risiko likuiditas dikelola secara berkesinambungan melalui pengawasan arus kas aktual, estimasi arus kas masa depan, pengendalian profil jatuh tempo aset dan liabilitas, serta pemeliharaan kecukupan saldo kas dan fasilitas perbankan. Berikut adalah jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan, termasuk estimasi pembayaran bunga: Carrying Contractual Less than > 1-3 > 3-12 More than Amount Nilai Tercatat cash flows Arus kas kontraktual 1 month Kurang dari 1 bulan months bulan months bulan 1 year Lebih dari 1 tahun Short-term bank loans 355, , , Utang bank jangka pendek Trade 885, , ,453 57,566 1,600 - Utang usaha payables Other 387, , ,567 37, ,718 70,760 Utang lainnya payables Accrued 138, ,505 72,489 18,606 29,819 17,591 Beban akrual expenses Long-term borrowings 4,163,418 4,615, , ,201 1,467,557 1,987,715 Pinjaman jangka panjang Bonds 2,472,753 3,327,700-83,970 83,970 3,159,760 Utang obligasi payables 8,404,090 9,713,122 2,063, ,143 1,689,664 5,235, Short-term bank loans Trade payables Other payables Accrued expenses Long-term borrowings 514, , ,780 1, ,824 - Utang bank jangka pendek 697, , ,620 21, Utang usaha 277, , ,267 24,418 10,154 2,226 Utang lainnya 114, ,024 90,785 5,382 17,857 - Beban akrual 5,023,907 5,581, , ,586 1,799,134 2,482,345 Pinjaman jangka panjang 6,626,726 7,201,356 1,869, ,246 2,136,164 2,484,925 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 123
126 Corporate Governance Tata Kelola Perusahaan Interest Rate Risk & Foreign Exchange Risk Interest rate risk The Group has both variable-rate and fixed-rate interest-bearing financial assets and liabilities with various time spans. The Group s variable-rate financial assets and liabilities are exposed to fluctuation in cash flows due to changes in interest rate, while the fixed-rate financial assets and liabilities are exposed to a risk of change in their fair value due to changes in interest rates. To mitigate these risks, the Group employs a policy of approximately matching the interest rate profile and time span of its financial assets and liabilities. A change of 100 basis points in interest rates at 31 December 2014 and 2013, with all other variables remain constant, would have increased or decreased equity and profit or loss by Rp 12,398 and Rp 21,268, respectively. Foreign exchange risk Risiko Suku Bunga & Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Risiko Suku Bunga Grup memiliki aset dan liabilitas keuangan berbunga dengan tingkat suku bunga variabel dan tetap dengan berbagai periode jatuh tempo. Aset dan liabilitas keuangan dengan tingkat suku bunga variabel yang dimiliki Grup terekspos fluktuasi arus kas yang diakibatkan oleh perubahan suku bunga, sementara aset dan liabilitas keuangan dengan tingkat suku bunga tetap terekspos risiko perubahan nilai wajar yang diakibatkan oleh perubahan suku bunga. Untuk mengatasi risiko-risiko ini, Grup menjalankan kebijakan untuk menyesuaikan profil suku bunga dan jangka waktu aset dan liabilitas. Perubahan 100 basis poin pada suku bunga pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, dimana semua variable lain tetap sama, akan mengakibatkan peningkatan/penurunan ekuitas dan laba rugi masingmasing sebesar Rp dan Rp The Group is exposed to foreign exchange rate risk mainly from the US Dollar loans from banks and bonds payable. This risk is, to some extent, mitigated by the Group s partially US Dollar denominated revenue and hedging activities. Risiko nilai tukar mata uang asing Grup terekspos pergerakan nilai tukar mata uang asing terutama dari pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dari bank dan utang obligasi. Risiko ini, sampai pada batas tertentu, berkurang dengan adanya sebagian pendapatan Grup yang dihasilkan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan aktivitas lindung nilai. 124 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
127 Statement of Responsibility of the members of Board of Commissioners and Directors for the 2014 Annual Report of PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan 2014 PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk We, the undersigned, declare that the information contained in the 2014 Annual Report of PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk is a full and fair account to the best of our knowledge and we remain fully responsible for its accuracy and completeness. This is our declaration, which has been made truthfully. Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam laporan tahunan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk tahun 2014 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan perusahaan. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Board of Commissioners Dewan Komisaris Edwin Soeryadjaya Chairman / Komisaris Utama Kwik Ing Hie Vice Chairman / Wakil Komisaris Utama Tossin Himawan Commissioner / Komisaris Danny Walla Commissioner / Komisaris Istama Tatang Siddharta Independent Commissioner / Komisaris Independen Simon Halim Independent Commissioner / Komisaris Independen Board of Directors Direksi Koji Shima President Director / Direktur Utama Troy Parwata Finance Director / Direktur Keuangan Titien Supeno HR Director / Direktur Sumber Daya Manusia Agung Kusumo Corporate Planning and Business Development Director / Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 125
128 Corporate Data Data Perseroan 126 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
129 MISSION To provide high quality and friendly transportation products and services that make our customers happy. VISION Become a friendly household name through resourceful and passionate people led by respectable and humble leaders. MISI Menyediakan produk dan layanan transportasi berkualitas prima dan ramah sehingga menyenangkan para pelanggan. VISI Menjadi perusahaan ternama yang digemari setiap insan yang diciptakan oleh sumber daya manusia yang terampil dan penuh semangat dibawah para pemimpin yang berwibawa dan bersahaja. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 127
130 Corporate Data MPM Core Values NILAI-NILAI UTAMA MPM Passion for Excellence Customer Focus Continuous Improvement Respect & Humble Gratefulness Integrity Adaptability Teamwork Semangat berprestasi tinggi Fokus terhadap Pelanggan Perbaikan berkesinambungan Menghormati & Rendah hati Rasa bersyukur Integritas Kemampuan beradaptasi Kerjasama Our Beliefs IKRAR KAMI Our successes and strengths come from our resourcefulness, teamwork and passion for excellence. We are responsible to keep our customers happy by exceeding their expectations. Our competitiveness is driven by continuous improvements and our ability to adapt to change. Our leaders should be respectable and humble. Our partners and suppliers deserve respect, care and fairness. We should be grateful for what we have. Trust from our stakeholders can only come through the highest levels of integrity. Our shareholders deserve a fair return for their investments. Both individual and group achievements should be recognized and rewarded. Our existence should help our community. Brief History of the Company PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk ( MPM ) was founded in 1987 and incorporated in From our initial operations in the motorcycle distribution business, we expanded into related areas including motorcycle retail sales and consumer parts. Then in late 2010, we commenced a strategic transformation of the business, shifting the focus of our operations from a largely agency-based business to that of a more principal driven business in order to gain greater control over our growth. Kesuksesan dan keunggulan kita berasal dari kecerdikan, kerjasama dan semangat untuk berprestasi tinggi. Kita bertanggung jawab untuk membuat pelanggan senang dengan cara melampaui harapan mereka. Keunggulan daya saing kita dicapai dari perbaikan berkesinambungan dan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan. Para pemimpin kita harus berwibawa dan bersahaja. Kita menghargai, peduli dan berlaku adil terhadap para mitra usaha dan pemasok. Kita senantiasa bersyukur atas apa yang kita miliki. Kepercayaan dari para pemangku kepentingan hanya dapat diraih melalui integritas tanpa kompromi. Para pemegang saham berhak mendapatkan keuntungan yang layak atas investasi mereka. Prestasi kerja individu maupun kelompok harus diakui dan dihargai. Keberadaan kita hendaknya memberikan dampak positif bagi lingkungan. BRIEF HISTORY OF THE COMPANY PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk ( MPM ) didirikan pada 1987 dan menjadi perusahaan berbadan hukum (perseroan terbatas) di tahun Berawal dari usaha distribusi sepeda motor, Perseroan telah melakukan ekspansi ke berbagai bidang terkait termasuk penjualan ritel sepeda motor dan suku cadang konsumen. Di pengujung 2010, kami menjalankan transformasi usaha strategis, mengalihkan fokus operasional kami dari usaha berbasis agen menjadi usaha berbasis principal agar dapat lebih mengendalikan pertumbuhan kami. 128 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
131 Data Perseroan The transformation led to our recapitalization in 2011 and several significant actions to grow and strengthen the business, including the acquisition of a car rental company, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent ( MPMRent ) and an automotive financing company, PT Mitra Pinasthika Mustika Finance ( MPMFinance ) in January Then in May 2012, we established a new insurance business, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika ( MPMInsurance ). In December of 2012, we established a partnership with JACCS Co. Ltd. (JACCS), a leading consumer credit company in Japan and a member of the Mitsubishi UFJ Financial Group. JACCS made a significant investment in our motorcycle financing subsidiary, PT Sasana Artha Finance ( SAF ), substantially strengthening the business. On 20 May 2013, MPM received an effective letter, No. 136/D.04/2013 from Otoritas Jasa Keuangan (OJK), for conducting an Initial Public Offering with 970,000,000 shares at a nominal value of Rp 500 per share through Indonesia Stock Exchange (IDX). The initial offered price was at Rp 1,500 per share. We are proud to offer many products and services that touch the lives of Indonesian consumers. Our businesses currently include: Distribution & Retail Transformasi tersebut berujung pada rekapitalisasi Perseroan di tahun 2011 dan pelaksanaan beberapa tindakan penting lainnya untuk menumbuhkan dan memperkuat usaha, termasuk akuisisi perusahaan rental mobil, PT Mitra Pinasthika Mustika Rent ( MPMRent ) dan perusahaan pendanaan kendaraan bermotor, PT Mitra Pinasthika Mustika Finance ( MPMFinance ) di bulan Januari Pada bulan Mei 2012, kami mendirikan perusahaan asuransi baru yaitu PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika ( MPMInsurance ). Di bulan Desember 2012, kami membentuk kemitraan dengan JACCS Co. Ltd. (JACCS) yang merupakan perusahaan kredit konsumen terkemuka di Jepang dan anggota Mitsubishi UFJ Financial Group. JACCS menanamkan investasi besar di anak perusahaan kami yang bergerak di bidang pendanaan sepeda motor yaitu PT Sasana Artha Finance ( SAF ). Investasi tersebut kian memperkuat usaha kami. Pada tanggal 20 Mei 2013, MPM menerima surat efektif No. 136/D.04/2013 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan penawaran umum perdana dengan menawarkan lembar saham dengan nilai nominal Rp 500 per lembar saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Harga penawaran umum perdana bagi saham Perseroan adalah Rp per lembar saham. Kami bangga menawarkan berbagai produk dan layanan yang menyentuh kehidupan masyarakat Indonesia. Usaha kami saat ini mencakup: Distribusi & Ritel We are the master distributor of Honda motorcycles in East Java and East Nusa Tenggara. Our distribution business is operated by our subsidiary, PT Mitra Pinasthika Mulia ( Mulia ). Our Honda motorcycle retail business is conducted through an operating division of MPM under retail outlets branded MPMMotor. Through our subsidiary, PT Mitra Pinasthika Mustika Auto ( MPMAuto ), the Company operates sales and after sales service of both Nissan and Datsun brand vehicles throughout Indonesia. MPMAuto was Kami adalah distributor utama sepeda motor Honda di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. Usaha distribusi kami dijalankan oleh anak perusahaan yaitu PT Mitra Pinasthika Mulia ( Mulia ). Usaha ritel sepeda motor Honda kami dijalankan oleh unit usaha MPM yang mengoperasikan gerai ritel MPMMotor. Melalui anak perusahaan kami, PT Mitra Pinasthika Mustika Auto ( MPMAuto ), Perseroan menjalankan usaha penjualan dan layanan purnajual untuk mobil merek Nissan dan Datsun di seluruh Indonesia. MPMAuto ditunjuk sebagai dealer nasional kedua oleh PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 129
132 Corporate Data appointed to become a second national dealer by PT Nissan Motor Distributor Indonesia ( NMDI ) on 23 August MPMAuto will offer the full Nissan brand line up, including: Elgrand, Teana, X-trail, Grand Livina, Juke, March, Evalia, and Navara plus GO & GO+ in in the Datsun brand. MPMAuto will commence its dealership operations in the first half of PT Nissan Motor Distributor Indonesia ( NMDI ) pada tanggal 23 Agustus MPMAuto akan menawarkan seluruh merek mobil Nissan termasuk: Elgrand, Teana, X-trail, Grand Livina, Juke, March, Evalia, dan Navara, serta merek GO dan GO+ dari Datsun. MPMAuto akan menjalankan kegiatan operasionalnya sebagai dealer pada pertengahan pertama Auto Consumer Parts Our subsidiary, PT Federal Karyatama ( FKT ), engages in the manufacture, promotion, and distribution of Federal Oil branded motorcycle lubricant oil. It also blends and packages AHM Oil branded lubricants, the OEM motorcycle lubricant brand for Honda motorcycles in Indonesia. SUKU CADANG Otomotif Anak perusahaan kami, PT Federal Karyatama ( FKT ), memproduksi, mempromosikan, dan mendistribusikan oli sepeda motor merek Federal Oil. FKT juga membuat campuran dan mengemas oli merek AHM Oil yang merupakan merek oli sepeda motor OEM untuk sepeda motor Honda di Indonesia. Jasa OTOMOTIF Auto Services Our subsidiary, MPMRent, engages in short and long term vehicle rentals and related services, primarily to corporate customers. Anak perusahaan kami, MPMRent, menjalankan layanan jasa rental kendaraan bermotor jangka pendek dan jangka panjang serta layanan terkait lainnya terutama bagi konsumen korporat. Jasa Keuangan Financial Services MPMFinance adalah perusahaan multi-finance yang berdiri sendiri, sedangkan SAF fokus pada pendanaan sepeda motor Honda serta perangkat elektronik. MPMInsurance menawarkan produk asuransi untuk kendaraan bermotor, kargo, dan properti. MPMFinance is an independent multi-finance company. MPMInsurance offers insurance products for vehicles, cargo, and property. 130 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
133 Data Perseroan Corporate Highlights Ikhtisar Perusahaan Company s Name PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Nama Perseroan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Address Lippo Kuningan, 26th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12 Kuningan, Jakarta Indonesia Phone: Fax: Sites: Alamat Lippo Kuningan, 26th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12 Kuningan, Jakarta Indonesia Phone: Fax: Sites: Establishment 2 November 1987 Tanggal Pendirian 2 November 1987 Share Listing Listed on the Indonesia Stock Exchange on 29 May 2013 Pencatatan Saham Tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 29 Mei 2013 Capital Structure Authorized capital: Rp 5,000,000,000,000 Issued and fully paid capital: Rp 2,231,481,638,000 Nominal price: Rp 500 per share Line of Business Trading, Services, Industry, and Transportation. Struktur Permodalan Modal dasar: Rp Modal ditempatkan dan disetor penuh: Rp Nilai nominal: Rp 500 per lembar saham Bidang Usaha Perdagangan, Jasa, Industri, dan Pengangkutan Darat. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 131
134 Corporate Data Corporate Structure Struktur Perusahaan PT MITRA PINASTHIKA Mustika Tbk (MPMx) 99.99% PT MITRA PINASTHIKA MULIA (Mulia) 99.99% PT FEDERAL KARYATAMA (FKT) 99.99% PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA AUTO (MPMAuto) 99.90% PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA MOBIL (MPMMOBIL) Note Catatan Shareholding PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Shareholding PT Mitra Pinasthika Mustika Rent Shareholding MPM Global Pte Ltd 132 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
135 Data Perseroan 99.99% PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA RENT (MPMRent) 55.00% PT ASURANSI MITRA PELINDUNG MUSTIKA (MPMINsurance) MPM GLOBAL Pte. Ltd. 100% 100% 99.99% PT GrahaMITRA LestariJaya (GL) 59.99% PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE (MPMFinance) MPM Excelsior Pte. Ltd. 99.8% PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA OTO (MPMOto) 99.96% PT BALAI LELANG ASTA NARA JAYA (blanja) 99.99% PT Surya Anugerah Kencana (SAK) 1% 99.00% PT Dayakarya Solusi Sejati (DSS) PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 133
136 Corporate Data Organization Structure Struktur Organisasi Finance Director Human Resource Director Corporate Treasury Corporate Accounting & Tax Corporate Finance Corporate Information Technology Corp. People & Organization Development Corp. Performance & Reward Accounting & Tax Budget & Reporting IT Operation Supply Procurement IT. Development & QA. Compensation & Benefit HR System & Service 134 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
137 Data Perseroan President Director Corporate planning & Business Development Director Corp. Investor Relation Corp. PLANNING Corp. Marketing & CRM Corp. New Business Corp. Secretary. CSR & Legal Corp. Internal Audit CSR Legal Audit PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 135
138 Corporate Data Share Price Movement Pergerakan Saham 1,400 1,300 1,200 1,100 1, Mar-14 May-14 Jul-14 Sep-14 Nov-14 Jan Price (IDR) Volume (million) Share Price Harga Saham Quarter Highest Price Lowest Price Volume Highest Price Lowest Price Volume Kwartal Harga Tertinggi (Rp) Harga Terendah (Rp) Harga Tertinggi (Rp) Harga Terendah (Rp) I ,295 1, ,582,900 II 1,460 1, ,447,500 1,350 1,100 95,250,500 III 1,310 1, ,112,000 1,275 1,015 96,402,400 IV 1,310 1, ,701,500 1, ,775,900 SharEholder Composition (%) PT Saratoga Investama Sedaya Tbk and Affiliates Morninglight Investments S.a.r.l Claris Investment Pte. Ltd. Public & Others 136 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
139 Data Perseroan Name and AdDress of Subsidiaries Nama dan alamat anak Perusahaan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Lippo Kuningan 26th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12 Kuningan, Jakarta Indonesia T F PT Federal Karyatama Factory 1 Jl. Rawa Gelam I No. 9 Kawasan Industri Pulogadung Cakung, Jakarta Timur T F PT Mitra Pinasthika Mulia Jl. Simpang Dukuh No Surabaya T F Jl. Raya Sedati No. 101 Desa Wedi, Gedangan Sidoarjo T PT Mitra Pinasthika Mustika Auto Jl. Jalur Sutra Kav. 9A Alam Sutra, Tangerang Banten T F Factory 2 Jl. Rawa Bali I No. 1 Kawasan Industri Pulogadung Cakung, Jakarta Timur T F PT Mitra Pinasthika Mustika Rent Sunburst, CBD Lot. II, No. 10 Jl. Kapten Soebijanto Djojohadikusumo BSD City, Tangerang Selatan T F PT Mitra Pinasthika Mustika Finance Lippo Kuningan 23rd & 25th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12 Kuningan, Jakarta T F PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika Wisma Slipi 5th floor Jl. Letjen. S. Parman, Kav.12 Jakarta T F PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 137
140 Corporate Data Business networking Jaringan Usaha Sumatera MPMMotor 4 FKT 5 MPMRent 12 MPMFinance 20 MPMInsurance 3 Kalimantan MPMMotor 1 FKT 4 MPMRent 4 MPMFinance 10 MPMInsurance 1 Java and Bali (excluding East Java) MPMMotor 2 MPMAuto 5 FKT 12 MPMRent 14 MPMFinance 25 MPMInsurance 6 East Java and Nusa Tenggara Mulia MPMMotor FKT MPMRent MPMFinance MPMInsurance 5 warehouses 259 third party outlets 31 outlets 4 distributors 2 office & service points 29 branches 2 representative offices 138 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
141 Data Perseroan Sulawesi MPMMotor 2 FKT 7 MPMRent 2 MPMFinance 7 Papua FKT 3 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 139
142 Company Profile Awards Penghargaan Mulia Social Media Award Main Dealer Content 2013 Penghargaan Konten Media Sosial Dealer Utama 2013 First prize in website category Astra Honda Motor Juara 1 kategori website Astra Honda Motor Second prize in Facebook category Astra Honda Motor Juara 2 kategori Facebook Astra Honda Motor Third prize in Twitter category Astra Honda Motor Juara 3 kategori Twitter Astra Honda Motor Honda National Service Contest - The Best Leader Honda National Service Contest Pemimpin Terbaik Honda National Service Contest - The Best Deliveryman Honda National Service Contest Deliveryman Terbaik Honda National Service Contest Second winner in Front Line People category Honda National Service Contest Juara kedua untuk kategori Front Line People 140 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
143 Data Perseroan Astra Honda Safety Riding Instructor Competition First prize in Community category Kompetisi Astra Honda Safety Riding Instructor Juara I untuk kategori Community Honda Indonesian Mechanic Skill Contest The third winner Honda Indonesian Mechanic Skill Contest Juara III Honda Indonesia Service Advisor Skill Contest The third winner Honda Indonesia Service Advisor Skill Contest Juara III Recognition from the Governor of East Java for participation in increasing regional revenue through taxes on motor vehicles Penghargaan dari Gubernur Jatim mengenai peningkatan pendapatan asli daerah melalui pajak kendaraan bermotor Markplus WOW Service Excellence Award The Best of Surabaya for Motorcycle Dealer Category Markplus WOW Service Excellence Award The Best of Surabaya untuk kategori Dealer Motor PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 141
144 Company Profile Astra Honda Motor Main Dealer Appreciation - Platinum Award in Quality Assurance System implementation Penghargaan Astra Honda Motor Dealer Utama - Platinum Award untuk implementasi Quality Assurance System Astra Honda Motor Award of Excellence 2014 for Mulia Malang - Market Share Breaking Record 73.2% in September 2014 Mulia Malang meraih Astra Honda Motor Award of Excellence 2014 Pangsa pasar mencapai rekor 73,2% pada September 2014 Astra Honda Motor Award of Excellence 2014 for Mulia Surabaya - Market Share Breaking Record 74% in September 2014 Mulia Surabaya meraih Astra Honda Motor Award of Excellence Pangsa pasar mencapai rekor 74% pada September 2014 MPMFinance Infobank Multifinance Awards 2014 MPMFinance received Very Good recognition for its financial performance in 2013 Infobank Multifinance Awards 2014 MPMFinance meraih penghargaan Very Good untuk kinerja keuangan 2013 Infobank Multifinance Awards 2014 SAF received Very Good recognition for its financial performance in 2013 Infobank Multifinance Awards 2014 SAF meraih penghargaan Very Good untuk kinerja keuangan / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
145 Data Perseroan Federal Karyatama Social Media Award 2014 Marketing Magazine & Frontier Consulting Group Federal Oil as Great Performing Brand in Social Media in 2 - Wheel Engine Lubricant category Social Media Award Majalah Marketing Magazine & Frontier Consulting Group Federal Oil meraih penghargaan Great Performing Brand di Media Sosial untuk kategori pelumas roda 2 Product Quality Award 2014 Marketing Magazine & Teka Foundation Federal Oil received recognition of Outstanding Achievement in Building Excellent Product Quality in 2 - Wheel Engine Lubricant category Product Quality Award 2014 Majalah Marketing & Teka Foundation Federal Oil meraih penghargaan Outstanding Achievement in Building Excellent Product Quality untuk kategori pelumas roda 2 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 143
146 Abbreviations that apply to this annual Report In this annual report, unless otherwise specified we, us, our and Group refer to PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk and its consolidated subsidiaries and MPM and Company refer to PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk only. Dalam laporan tahunan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, kami dan Grup berarti PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk dan anak perusahaan terkonsolidasi dan MPM dan Perseroan berarti hanya PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. 2W 2-wheelers and motorcycles Kendaraan roda-2 dan sepeda motor 4W 4-wheelers and cars Kendaraan roda-4 dan mobil Astra Honda Motor PT Astra Honda Motor PT Astra Honda Motor BAE Securities Administration Bureau or Share Biro Administrasi Efek Registrar BAPEPAM-LK Capital Market and Financial Institution Supervisory Agency Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan BEI/IDX Indonesia Stock Exchange Bursa Efek Indonesia BOC Board of Commissioners Dewan Komisaris BOD Board of Directors Direksi CIA Corporate Internal Audit Internal Audit Perusahaan CPM Corporate Policy Manual Corporate Policy Manual CSR Corporate Social Responsibility Tanggung Jawab Sosial Perusahaan DDM Due Diligence Meeting Due Diligence Meeting DSS PT Dayakarsa Solusi Sejahtera PT Dayakarsa Solusi Sejahtera EOC Employer of Choice Employer of Choice Federal Oil Our motorcycle lubricant brand Merk oli pelumas sepeda motor kami FKT PT Federal Karyatama PT Federal Karyatama FOB Free On Board Free On Board GCG Good Corporate Governance Tata Kelola Perusahaan yang Baik GDP/PDB Gross Domestic Product Produk Domestik Bruto GML PT Grahamitra Lestarijaya PT Grahamitra Lestarijaya HR/SDM Human Resource Sumber Daya Manusia HSE Health, Safety, and Environment Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan IPO Initial Public Offering Penawaran Umum Perdana IR Investor Relations Hubungan Investor ISAK Interpretations of Financial Accounting Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Standards JACCS JACCS Co. Ltd. JACCS Co. Ltd. JV Joint Venture Usaha Patungan KAP/PAF Public Accounting Firm Kantor Akuntan Publik KNKG Komite Nasional Kebijakan Governance Komite Nasional Kebijakan Governance 144 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
147 Singkatan yang digunakan pada laporan tahunan ini KPPU Komisi Pengawas Persaingan Usaha Komisi Pengawas Persaingan Usaha KSEI Indonesian Central Securities Depository PT Kustodian Sentral Efek Indonesia LSTC Life Skill Training Centre Life Skill Training Centre M/S Market Share Pangsa pasar MPMAuto PT Mitra Pinasthika Mustika Auto PT Mitra Pinasthika Mustika Auto MPMFinance PT Mitra Pinasthika Mustika Finance PT Mitra Pinasthika Mustika Finance MPMInsurance PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika MPMMotor Division that operates our motorcycle retail business Divisi kami yang mengoperasikan usaha ritel sepeda motor MPMRent PT Mitra Pinasthika Mustika Rent PT Mitra Pinasthika Mustika Rent MPM OTO PT Mitra Pinasthika Mustika OTO, MPMRent s subsidiary for secondary car sales PT Mitra Pinasthika Mustika OTO, anak perusahaan MPMRent yang bergerak di bidang usaha penjualan mobil sekunder MSCI Morgan Stanley Capital International Morgan Stanley Capital International Mulia PT Mitra Pinasthika Mulia PT Mitra Pinasthika Mulia NMDI PT Nissan Motor Distributor Indonesia PT Nissan Motor Distributor Indonesia NMI PT Nissan Motor Indonesia PT Nissan Motor Indonesia NRC Nomination and Remuneration Committee Komite Nominasi dan Remunerasi OJK Financial Services Authority Otoritas Jasa Keuangan PSAK Statements of Financial Accounting Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Standards ROA Return on Assets Total Laba-rugi Komprehensif terhadap Aset ROE Return on Equity Total Laba-rugi Komprehensif terhadap Ekuitas RUPSLB/EGMS Extraordinary General Meetings of Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Shareholders SAF PT Sasana Artha Finance PT Sasana Artha Finance SAK PT Surya Anugerah Kencana PT Surya Anugerah Kencana TI/IT Information Technology Teknologi Informasi T&O Teknologi & Operasi Teknologi & Operasi UAI Internal Audit Unit Unit Audit Internal YMPM Mitra Pinasthika Mustika Foundation Yayasan Mitra Pinasthika Mustika In addition, in this annual report, unless otherwise specified or the context otherwise requires, all references to Indonesia are references to the Republic of Indonesia. All references to the Government herein are references to the central Government of Indonesia. All references to United States or U.S. herein are to the United States of America. All references to Rupiah and Rp herein are to the lawful currency of Indonesia and all references to U.S. dollars or USD herein are to the lawful currency of the United States of America. Selain itu, dalam laporan tahunan ini, kecuali dinyatakan secara khusus atau konteksnya ditentukan berbeda, semua referensi untuk Indonesia adalah referensi untuk Republik Indonesia. Semua referensi Pemerintah adalah referensi untuk Pemerintahan Pusat Indonesia. Semua referensi mengenai Amerika Serikat atau A.S. di sini adalah Amerika Serikat. Semua referensi untuk Rupiah dan Rp di sini adalah mata uang resmi Indonesia dan semua referensi untuk dollar A.S. atau USD di sini berarti mata uang resmi Amerika Serikat. PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 145
148 146 / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
149 PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk and Subsidiaries Consolidated Financial Statements Years Ended 31 December 2014 and 2013 PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk dan Entitas Anak Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Berakhir 31 Desember 2014 dan 2013 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 147
150 Contents/Isi 1 Directors Statement of Responsibility Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab 2-3 Independent Auditor s Report Laporan Auditor Independen 4-5 Consolidated Statements of Financial Position 31 December 2014 and 2013 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 31 Desember 2014 dan 2013/ 6 Consolidated Statements of Comprehensive Income Years Ended 31 December 2014 and 2013 Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Tahun Berakhir 31 Desember 2014 dan Consolidated Statements of Changes In Equity Years Ended 31 December 2014 and 2013 Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Tahun Berakhir 31 Desember 2014 dan Consolidated Statements of Cash Flows Years Ended 31 December 2014 and 2013 Laporan Arus Kas Konsolidasian Tahun Berakhir 31 Desember 2014 dan Notes to The Consolidated Financial Statements Years Ended 31 December 2014 and 2013 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Berakhir 31 Desember 2014 dan / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
151
152
153
154 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) Catatan/ 31 Desember/December ASET Notes ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas Cash and cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya 6 -) Restricted cash Piutang usaha Trade receivables Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables Piutang nonusaha Non-trade receivables Persediaan Inventories Pajak pertambahan nilai dibayar dimuka Prepaid value added tax Pembayaran dimuka lainnya Other prepayments Aset yang dimiliki untuk dijual ) Assets held for sale Aset derivatif ) Derivative assets TOTAL ASET LANCAR TOTAL CURRENT ASSETS ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables Investasi pada entitas asosiasi Investments in associates Deposit jaminan Guarantee deposits Pajak penghasilan yang dapat dikembalikan Refundable income tax Aset pajak tangguhan 11f Deferred tax assets Aset tetap, neto Fixed assets, net Goodwill 15a Goodwill Aset takberwujud lainnya 15b Other intangible assets Aset derivatif ) Derivative assets Aset tidak lancar lainnya Other non-current assets TOTAL ASET TIDAK LANCAR TOTAL NON-CURRENT ASSETS TOTAL ASET TOTAL ASSETS Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. See Notes to the Consolidated Financial Statements which form an integral part of these consolidated financial statements. 4
155 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION (Continued) 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) Catatan/ 31 Desember/December LIABILITAS DAN EKUITAS Notes LIABILITIES AND EQUITY LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES Utang bank jangka pendek ) ) Short-term bank loans Utang usaha ) ) Trade payables Utang lainnya ) ) Other payables Liabilitas derivatif ) -)) Derivative liabilities Utang pajak penghasilan 11a ) ) Income tax payables Utang pajak lainnya 11b ) ) Other tax payables Beban akrual ) ) Accrued expenses Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam setahun ) ) Current maturities of long-term borrowings TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK ) ) TOTAL CURRENT LIABILITIES LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES Pinjaman jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam setahun ) ) Long-term borrowings, net of current maturities Utang obligasi ) -) Bonds payable Liabilitas derivatif ) -) Derivative liabilities Liabilitas pajak tangguhan 11f 3.679) ) Deferred tax liabilities Liabilitas imbalan kerja ) ) Employee benefits liabilities TOTAL LIABILITAS JANGKA PANJANG ) ) TOTAL NON-CURRENT LIABILITIES EKUITAS Modal saham dengan nilai nominal Rp 500 (dalam Rupiah penuh) per saham: Modal dasar saham Modal ditempatkan dan disetor saham ) ) EQUITY Share capital at par value of Rp 500 (in whole Rupiah) per share: Authorized capital - 10,000,000,000 shares Issued and paid-up capital - 4,462,963,276 shares Tambahan modal disetor ) ) Additional paid-in capital Saham tresuri 24c ( ) ( ) Treasury stocks Komponen ekuitas lainnya 33 ( ) ( ) Other equity components Saldo laba: Retained earnings: Telah ditentukan penggunaannya ) -) Appropriated Belum ditentukan penggunaannya ) ) Unappropriated Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ) ) Equity attributable to owners of the Company Kepentingan nonpengendali ) ) Non-controlling interests TOTAL EKUITAS ) ) TOTAL EQUITY TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS ) ) TOTAL LIABILITIES AND EQUITY Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. See Notes to the Consolidated Financial Statements which form an integral part of these consolidated financial statements. 5
156 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) Tahun berakhir 31 Desember/ Catatan/ Year ended 31 December Notes Pendapatan neto ) ) Net revenues Biaya pokok pendapatan 28 ( ) ( ) Cost of revenues LABA BRUTO ) ) GROSS PROFIT Beban usaha 29 ( ) ( ) Operating expenses Pendapatan lainnya ) ) Other income Beban lainnya (11.397) (4.747) Other expenses LABA USAHA ) ) OPERATING PROFIT Pendapatan keuangan ) ) Finance income Biaya keuangan ( ) ( ) Finance costs Bagian atas laba entitas asosiasi 5.283) 4.348) Share of profit of associates LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN ) ) PROFIT BEFORE INCOME TAX Beban pajak penghasilan 11d ( ) ( ) Income tax expense LABA TAHUN BERJALAN ) ) PROFIT FOR THE YEAR PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN, NETO SETELAH PAJAK PENGHASILAN: Keuntungan (kerugian) aktuarial atas program imbalan kerja (20.545) 1.007) Perubahan nilai wajar instrumen keuangan derivatif ( ) 1.293) OTHER COMPREHENSIVE INCOME, NET OF INCOME TAX: Actuarial gain (loss) arising from employee benefits program Changes in fair value of derivative financial instruments Lainnya (1.056) -) Others Pendapatan komprehensif lainnya setelah Other comprehensive income pajak ( ) 2.300) after tax TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN ) ) TOTAL COMPREHENSIVE INCOME FOR THE YEAR LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN PROFIT ATTRIBUTABLE TO: KEPADA: Pemilik entitas induk ) ) Owners of the Company Kepentingan nonpengendali ) ) Non-controlling interests ) ) TOTAL LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: TOTAL COMPREHENSIVE INCOME ATTRIBUTABLE TO: Pemilik entitas induk ) ) Owners of the Company Kepentingan nonpengendali ) ) Non-controlling interests ) ) LABA PER SAHAM (DALAM RUPIAH PENUH) Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian ) 157)) EARNING PER SHARE (IN WHOLE RUPIAH) ) See Notes to the Consolidated Financial Statements which form an integral part of these consolidated financial statements. 6
157 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN/CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/ YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/attributable to owners of the Company Saldo laba/retained earnings Catatan/ Modal saham/ Share Tambahan modal disetor/ Additional Saham tresuri/ Treasury Komponen ekuitas lainnya/ Other equity Telah ditentukan penggunaannya/ Belum ditentukan penggunaannya/ Jumlah/ Kepentingan nonpengendali/ Non-controlling Jumlah ekuitas/ Notes capital paid-in capital stocks components Appropriated Unappropriated Total interests Total equity Saldo per 31 Desember ) -) (78.101) ) ) ) ) Balance as of 31 December 2012 Dividen kas dibagikan oleh entitas anak kepada kepentingan nonpengendali - -) -) -) - - -) (2.550) (2.550) Cash dividends distributed by subsidiaries to non-controlling interests Laba tahun berjalan - -) -) 1.293) ) ) ) ) Profit for the year Pendapatan komprehensif lainnya setelah pajak penghasilan : Other comprehensive income, net of tax : Keuntungan aktuarial atas imbalan kerja, neto ) Actuarial gain on employee benefit, net Akuisisi entitas anak dan kepentingan nonpengendalinya 4 - -) -) -) - -) -) 3) 3) Acquisition of subsidiaries and their non-controlling interests Perolehan kepentingan nonpengendali tanpa perubahan pengendalian ) -) ( ) - -) ( ) (42.199) ( ) Acquisition of non-controlling interest without a change in control Penerbitan saham biasa terkait: Penawaran umum saham perdana 1b ) -) -) - -) ) -) ) Issuance of ordinary shares related to: Initial public offering Konversi obligasi konversi 24d ) -) -) - -) ) -) ) Conversion of convertible bonds Hak pembelian saham 24a, ) -) -) - -) ) -) ) Right to purchase shares Saham tresuri 24c - -) ( ) -) - -) ( ) -) ( ) Treasury stocks Kompensasi berbasis saham ) -) ) - -) ) -) ) Share-based compensation Biaya penerbitan saham - ( ) -) -) - -) ( ) -) ( ) Share issuance costs Lainnya - -) -) 4.324) - (3.492) 832) 2) 834) Others Saldo per 31 Desember ) ( ) ( ) ) ) ) ) Balance as of 31 December 2013 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan Konsolidasian. See Notes to the Consolidated Financial Statements, which form an integral part of these consolidated financial statements. 7
158 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN/CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/ YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) Catatan/ Notes Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/attributable to owners of the Company Saldo laba/retained earnings Tambahan Saham Komponen Telah Belum Modal saham/ modal disetor/ tresuri/ ekuitas lainnya/ ditentukan ditentukan Share Additional Treasury Other equity penggunaannya/ penggunaannya/ capital paid-in-capital stocks components Appropriated Unappropriated Jumlah/ Total Kepentingan nonpengendali/ Non-controlling interests Jumlah ekuitas/ Total equity Saldo per 31 Desember ) ( ) ( ) -) ) ) )) ) Balance as of 31 December 2013 Dividen kas dibagikan oleh entitas anak kepada kepentingan nonpengendali -) -) -) -) -) -) -) (2)) (2) Cash dividends distributed by subsidiaries to non-controlling interests Laba tahun berjalan -) -) -) -) -) ) ) )) ) Profit for the year Pendapatan komprehensif lainnya setelah pajak penghasilan: Other comprehensive income, net of income tax: Perubahan nilai wajar instrumen keuangan derivatif 16 -) -) -) ( ) -) -) ( ) (1.828) ( ) Changes in fair value of derivative financial instruments Kerugian aktuarial atas imbalan kerja, neto -) -) -) -) -) (15.937) (15.937) (4.608) (20.545) Actuarial loss on employee benefits, net Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan -) -) -) (1.056)) -) -) (1.056) -) (1.056) Translation adjustment Penyetoran modal saham oleh kepentingan nonpengendali 4d -) -) -) -) -) -) -) ) ) Capital contribution by non-controlling interests Biaya transaksi ekuitas entitas anak -) -) -) (22.692) -) -) (22.692) -) (22.692) Subsidiary s equity transaction costs Saham tresuri 24c -) -) (29) -) -) -) (29) -) (29) Treasury stock Perubahan ekuitas entitas anak 4d -) -) -) ) -) -) ) (57.957) -) Changes in subsidiaries equity Kompensasi berbasis saham, setelah reklasifikasi sebagai liabilitas 23 -) -) -) (654) -) -) (654) -) (654) Share-based compensation, net of reclassification as liability Pencadangan saldo laba 24e -) -) -) -) ( ) -) -) -) Appropriated retained earnings Lainnya -) -) -) (600) -) -) (600) -) (600) Others Saldo per 31 Desember ) ( ) ( ) ) ) ) ) Balance as of 31 December 2014 Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan Konsolidasian. See Notes to the Consolidated Financial Statements, which form an integral part of these consolidated financial statements. 8
159 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS 31 ENDED DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) Tahun berakhir 31 Desember/ Year ended 31 December ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES Penerimaan kas dari pelanggan ) ) Cash receipts from customers Pembayaran kas kepada pemasok ( ) ( ) Cash payments to suppliers Pembayaran kas untuk aktivitas operasi lainnya ( ) ( ) Cash payments for other operating activities Pembayaran kas kepada karyawan ( ) ( ) Cash payments to employees Penerimaan bunga ) ) Receipts of interest Pembayaran bunga ( ) ( ) Payments of interest Pembayaran pajak penghasilan ( ) ( ) Payments of income tax Kas neto (digunakan untuk) dari aktivitas operasi ( ) ) Net cash (used in) from operating activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES Perolehan aset tetap dan aset tidak lancar lainnya ( ) ( ) Acquisition of fixed assets and other non-current assets Uang muka pembelian aset tetap (10.334) -) Advance for purchase of fixed assets Penerimaan dari penjualan aset tetap ) ) Proceeds from sale of fixed assets Akuisisi entitas anak, setelah dikurangi kas yang diperoleh -) ( ) Acquisition of subsidiaries, net of cash acquired Peningkatan bagian kepemilikan pada entitas anak -) ( ) Increase in ownership interest in subsidiaries Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi ( ) ( ) Net cash used in investing activities ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES Penerimaan dari utang bank dan pinjaman ) ) Proceeds from bank loans and borrowings Pembayaran utang bank dan pinjaman ( ) ( ) Repayments of bank loans and borrowings Penerimaan dari utang obligasi ) -) Proceeds from bonds payable Pembayaran biaya penerbitan obligasi (66.982) -) Payments of bonds issuance costs Dividen kas dibagikan oleh entitas anak kepada kepentingan nonpengendali (2) (2.550) Cash dividends distributed by subsidiaries to non-controlling interests Penerimaan dari penerbitan modal saham -) ) Proceeds from the issuance of share capital Penerimaan dividen dari entitas asosiasi 1.923) -) Dividends from associates Capital contribution by non-controlling Penyetoran modal oleh kepentingan nonpengendali ) -) interest Pembayaran biaya penerbitan saham -) ( ) Payments of share issuance costs Pembayaran biaya transaksi ekuitas lainnya (22.692) -) Payments of other equity transaction costs Perolehan saham tresuri (29) ( ) Acquisition of treasury stocks Kas neto dari aktivitas pendanaan ) ) Net cash from financing activities Kenaikan (penurunan) neto kas dan setara kas ) (89.057) Kas dan setara kas, awal tahun ) ) Kas dan setara kas, akhir tahun ) ) Net increase (decrease) in cash and cash equivalents Cash and cash equivalents, beginning of year Cash and cash equivalents, end of year Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. See Notes to the Consolidated Financial Statements which form an integral part of these consolidated financial statements. 9
160 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 1. UMUM 1. GENERAL a. Pendirian dan informasi lain Perseroan a. Establishment and other information of the Company PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk ( Perseroan ) didirikan berdasarkan akta notaris Ny. Rukmasanti Hardjasatya, SH., di Jakarta No. 2 tanggal 2 November 1987 dan diubah dengan akta No. 6 tanggal 1 Juli 1988; akta-akta ini disetujui berdasarkan keputusan Menteri Kehakiman No. C HT Th 88 tanggal 11 Agustus 1988, didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan No. 241/Leg/1988 tanggal 29 Agustus 1988, dan diumumkan dalam Tambahan No pada Berita Negara No. 77 tanggal 23 September Anggaran Dasar Perseroan telah beberapa kali mengalami perubahan, perubahan selanjutnya dilakukan dengan akta notaris Jose Dima Satria, SH., M.Kn., No. 17 tanggal 15 Februari 2013 antara lain mengenai, perubahan status Perseroan dari semula perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka, perubahan nama Perseroan menjadi PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, peningkatan modal dasar menjadi Rp , perubahan nilai nominal saham dari sebesar Rp (Rupiah penuh) menjadi sebesar Rp 500 (Rupiah penuh), penerbitan saham baru setelah penawaran umum perdana saham biasa untuk pemegang obligasi konversi, dan perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Pasar Modal. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU AH Tahun 2013 tanggal 19 Februari Perubahan terakhir dilakukan dengan akta notaris Jose Dima Satria, SH., M.Kn., No. 37 tanggal 12 Juni 2014 antara lain mengenai, perubahan kedudukan Perseroan, perubahan masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi dan ketentuan pinjam meminjam antara Perseroan dengan Entitas Anak. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU tanggal 19 Juni Pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia masih dalam proses Perseroan bergerak dalam bidang, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui entitas anaknya, distribusi sepeda motor dengan merek Honda di wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, penjualan eceran kendaraan bermotor roda empat dengan merek Nissan dan Datsun, sewa kendaraan, pabrikasi minyak pelumas, asuransi kerugian dan aktivitas pembiayaan. Perseroan memulai operasi komersial sejak PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (the Company ) was established by deed of notary public Mrs. Rukmasanti Hardjasatya, SH., Jakarta No. 2 dated 2 November 1987 and amanded with deed No. 6 dated 1 July 1988; these deeds were approved by Decree of Minister of Justice under No. C HT Th 88 dated 11 August 1988, registered at the North Jakarta District Court under No. 241/Leg/1988 on 29 August 1988, and published in Supplement No to the State of Gazette No. 77 on 23 September The Company s Articles of Association have been amended several times, further amendment was effected by deed of notary public Jose Dima Satria, SH., M.Kn., No. 17 dated 15 February 2013, concerning among others, the change of the Company s status from private company to a public company, the change of the Company s name to PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, the increase of authorized share capital stock to Rp 5,000,000, the change of the nominal value of shares from Rp 1,000,000 (whole Rupiah) to Rp 500 (whole Rupiah) per share, issuance of new common shares after the initial public offering to convertible bonds holders, and the changes in the Company s Articles of Association to comply with the Capital Market Regulation. The amendment was approved by Decree of the Minister of Justice and Human Rights No. AHU AH Tahun 2013 dated 19 February The latest amendment was effected by deed of notary public Jose Dima Satria, SH., M.Kn., No. 37 dated 12 June 2014, concerning among others, the change of the Company s domicile, changes in tenure of the Board of Commissioners and Directors and term of lending and borrowing between Company and subsidiaries. The amendment was approved by Decree of the Minister of Justice and Human Rights No. AHU dated 19 June The announcement in the State Gazette of the Republic of Indonesia is still in process. The Company is engaged in, either directly or indirectly through its subsidiaries, distribution of motorcycles under Honda brand in East Java and East Nusa Tenggara areas, four-wheel vehicle retail sales under Nissan and Datsun brand, vehicle rental, manufacturing of oil lubricants, general insurance, and financing activities. The Company commenced its commercial operations in
161 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued) a. Pendirian dan informasi lain Perseroan (Lanjutan) Kantor Perseroan beralamat di Lippo Kuningan, lantai 26, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12, Kuningan, Jakarta Pemegang saham mayoritas Perseroan, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, memiliki entitas anak dan afiliasi di Indonesia dan luar negeri. Laporan keuangan konsolidasian disetujui untuk diterbitkan oleh manajemen pada tanggal 10 Maret a. Establishment and other information of the Company (Continued) The Company s office is located at Lippo Kuningan, 26 th floor, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12, Kuningan, Jakarta The Company s majority shareholder, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, has subsidiaries and affiliates in Indonesia and overseas. The consolidated financial statements were approved for issuance by management on 10 March b. Penawaran umum perdana saham Perseroan b. The Company s initial public offering Pada tanggal 20 Mei 2013, Perseroan memperoleh Surat Pernyataan Efektif No. S-136/D.04/2013 dari Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) untuk melakukan penawaran umum perdana saham biasa atas nama sejumlah saham dengan nilai nominal Rp 500 (dalam Rupiah penuh) per saham kepada masyarakat melalui Bursa Efek Indonesia ( BEI ). Saham tersebut ditawarkan dengan harga Rp (dalam Rupiah penuh) per saham. On 20 May 2013, the Company obtained Effective Statement Letter No. S-136/D.04/2013 from the Financial Services Authority of Indonesia ( OJK ) to conduct an initial public offering ( IPO ) of 970,000,000 common shares with par value of Rp 500 (in whole Rupiah) per share through the Indonesia Stock Exchange ( BEI ). The shares were offered at a price of Rp 1,500 (in whole Rupiah) per share. c. Struktur grup c. Group structure Perseroan memiliki kepemilikan secara langsung dan tidak langsung di entitas anak berikut: The Company has direct and indirect ownerships in the following subsidiaries: Entitas anak/ Subsidiary Domisili/ Domicile Jenis usaha/ Nature of business Kepemilikan langsung/direct ownership PT Mitra Pinasthika Mustika Rent ( MPMR ) Tangerang Penyewaan kendaraan/ Vehicle rental PT Mitra Pinasthika Mulia ( MP Mulia ) PT Mitra Pinasthika Mustika Finance ( MPMF ) 1) Jakarta Jakarta Penjualan sepeda motor dan komponen pendukung/ Sales of motorcycle and its supporting components Pembiayaan konsumen, sewa guna usaha dan anjak piutang/consumer financing, leasing and factoring Tahun dimulainya operasi komersial/ Year of commencing commercial operations Periode pelaporan dari laporan keuangan/ Reporting period of financial statements Desember/ December Desember/ December Desember/ December Jumlah aset Persentase kepemilikan efektif/ Percentage of effective ownership sebelum eliminasi/ Total assets before elimination ,99 99, ,99 99, ,00 100,
162 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued) c. Struktur grup (Lanjutan) c. Group structure (Continued) Entitas anak/ Subsidiary Domisili/ Domicile Jenis usaha/ Nature of business Tahun dimulainya operasi komersial/ Year of commencing commercial operations Periode pelaporan dari laporan keuangan/ Reporting period of financial statements Jumlah aset Persentase kepemilikan efektif/ Percentage of effective ownership sebelum eliminasi/ Total assets before elimination PT Federal Karyatama ( FKT ) Jakarta Pabrikasi dan pengemasan minyak pelumas/ Manufacturing and packaging of oil lubricant Desember/ December 100,00 100, PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika ( AMPM ) Jakarta Asuransi kerugian/ General insurance Desember/ December 55,00 55, PT Mitra Pinasthika Mustika Auto ( MPM AUTO ) Tangerang Penjualan kendaraan roda empat dan komponen pendukung/ Sales of four-wheel vehicles and its supporting components Desember/ December 99, PT Mitra Pinastika Mustika Mobil ( Mobil ) Jakarta Perdagangan kendaraan bermotor baru dan bekas dan komponen pendukung/ Trading of new and used motor vehicles and supporting components Desember/ December 100, MPM Global Pte. Ltd. ( MPM Global ) Singapura/ Singapore Keuangan - Didirikan sehubungan dengan penerbitan obligasi (catatan 22)/ Finance - Established in connection with bonds issuance (Note 22) Desember/ December 100, Kepemilikan tidak langsung melalui/indirect ownership through MPMR PT Grahamitra Lestarijaya ( GML ) 2) Jakarta Penyewaan kendaraan/vehicle rent Desember/ December 99,99 99, PT Surya Anugerah Kencana ( SAK ) 2) Jakarta Penyewaan kendaraan/vehicle rent Desember/ December 99,99 99, PT Balai Lelang Asta Nara Jaya ( BLN ) Tangerang Jasa lelang/auction services Desember/ December 99,96 99, PT MPM Oto ( MPMO ) Jakarta Perdagangan umum dan kendaraan bermotor, jasa dan agen perwakilan/ General and motor vehicles trading, service and agency Desember/ December 99,80 99, PT Dayakarya Solusi Sejati ( DSS ) Tangerang Layanan jasa alih daya/outsourcing services Desember/ December 100,00 100,
163 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued) c. Struktur grup (Lanjutan) c. Group structure (Continued) Entitas anak/ Subsidiary Domisili/ Domicile Jenis usaha/ Nature of business Tahun dimulainya operasi komersial/ Year of commencing commercial operations Kepemilikan tidak langsung melalui/indirect ownership through MPM Global MPM Excelsior Pte. Singapura/ Ltd. ( MPM Singapore Excelsior ) Keuangan - Didirikan sehubungan dengan penerbitan obligasi (catatan 22)/ Finance - Established in connection with bonds issuance (Note 22) Periode pelaporan dari laporan keuangan/ Reporting period of financial statements Desember/ December Jumlah aset Persentase kepemilikan efektif/ Percentage of effective ownership sebelum eliminasi/ Total assets before elimination , ) Merger dengan PT Sasana Artha Finance ( SAF ), entitas anak, pada tanggal 14 Mei 2014 (Catatan 4d) 2) Diakuisisi pada tahun 2013 (catatan 4) Perseroan dan entitas anaknya secara kolektif disebut sebagai Grup. 1) Merged with PT Sasana Artha Finance ( SAF ), a subsidiary, on 14 May 2014 (Note 4d) 2) Acquired in 2013 (Note 4) The Company and its subsidiaries are collectively termed as the Group. d. Komisaris, direksi, komite audit dan karyawan d. Commissioners, directors, audit committee and employees Susunan anggota komisaris, direksi dan komite audit Perseroan per 31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut: The members of the Company s commissioners, directors and audit committee as of 31 December 2014 and 2013 were as follows; Komisaris Commissioners Komisaris utama Edwin Soeryadjaya President commissioner Wakil komisaris utama Kwik Ing Hie Vice president comissioner Komisaris Danny Walla Commissioner Komisaris Tossin Himawan Commissioner Komisaris independen Istama Tatang Siddharta Independent commissioner Komisaris independen Simon Halim Independent commissioner Direksi Directors Direktur utama Koji Shima President director Direktur (tidak terafiliasi) Troy Parwata Director (non affiliated) Direktur (tidak terafiliasi) Titien Supeno Director (non affiliated) Direktur Agung Cahyadi Kusumo Director Komite audit Audit committee Ketua Istama Tatang Siddharta Chairman Anggota Kurniawan Tedjo Member Anggota Simon Halim Member Pada tanggal 19 Februari 2013, Perseroan menunjuk Ibu Zahnia sebagai Sekretaris Perseroan, dan Ibu Henny Soetio sebagai kepala Unit Audit Internal. Per tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Grup memiliki karyawan tetap masing-masing sebanyak (tidak diaudit) dan karyawan (tidak diaudit). On 19 February 2013, the Company appointed Ms. Zahnia as the Corporate Secretary, and Ms. Henny Soetio as the head of the Internal Audit Unit. As of 31 December 2014 and 2013, the Group had 4,168 permanent employees (unaudited) and 4,061 employees (unaudited), respectively. 13
164 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION OF THE LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance Laporan keuangan konsolidasian disusun dan disajikan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia ( SAK ) dan Peraturan Bapepam-LK No. VIII.G.7 mengenai Pedoman Penyajian Laporan Keuangan. The consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards ( SAK ) and the Bapepam-LK Regulation No. VIII.G.7 regarding Financial Statements Presentation Guidelines. b. Prinsip konsolidasi b. Basis of consolidation Laporan keuangan merupakan konsolidasian dari laporan keuangan Perseroan dengan laporan keuangan entitas anak (Catatan 1c). Entitas anak merupakan suatu entitas di mana Perseroan memiliki kepemilikan, baik secara langsung atau tidak langsung, sebesar lebih dari setengah hak suara atau mampu menentukan kebijakan keuangan dan kebijakan operasional. Entitas anak dikonsolidasi sejak tanggal Perseroan memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak lagi dikonsolidasi sejak pengendalian tersebut tidak lagi dimiliki. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh entitas anak dalam semua hal yang material, kecuali bila dinyatakan lain. Saldo dan transaksi signifikan antar perusahaan, termasuk penghasilan dan beban, dieliminasi secara penuh. Keuntungan dan kerugian hasil dari transaksi antar perusahaan yang belum direalisasi, dieliminasi dalam laporan keuangan konsolidasian. Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh dalam periode berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal pengendalian dimulai. Bila pengendalian berakhir dalam periode berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan ke dalam laporan keuangan konsolidasian untuk periode dimana pengendalian masih berlangsung. Perubahan yang mempengaruhi persentase kepemilikan dan ekuitas entitas anak disajikan sebagai selisih transaksi dengan pihak nonpengendali dalam bagian ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian. The financial statements represent the consolidation of the financial statements of the Company with the financial statements of its subsidiaries (Note 1c). Subsidiaries are entities on which the Company, directly or indirectly, has an ownership interest of more than half of the voting rights or otherwise has the power to govern the financial and operating policies. Subsidiaries are consolidated from the date on which effective control is obtained by the Company, and are no longer consolidated from the date such control ceases. The accounting policies adopted in the consolidated financial statements have been consistently applied by the subsidiaries, unless otherwise stated. Significant intercompany balances and transactions, including income and expenses, are eliminated in full. Unrealized gains and losses resulting from intercompany transactions are eliminated in the consolidated financial statements. Where control of an entity is obtained during a financial period, its results are included in the consolidated financial statements from the date on which control commences. Where control ceases during a financial period, its results are included in the consolidated financial statements for the part of the period during which control still existed. Changes affecting the percentage of ownership and equity of subsidiaries are presented as difference in value arising from transactions with non-controlling interests within the equity section of the consolidated statement of financial position. 14
165 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION OF THE LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Lanjutan) (Continued) b. Prinsip konsolidasian (Lanjutan) b. Basis of consolidation (Continued) Kepentingan nonpengendali diakui pada tanggal kombinasi bisnis yang selanjutnya disesuaikan dengan proporsi atas perubahan ekuitas entitas anak. Kepentingan nonpengendali disajikan pada bagian ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Laba atau rugi dan setiap komponen pendapatan komprehensif lain diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepada kepentingan nonpengendali berdasarkan proporsi kepemilikan. Selisih lebih antara harga perolehan dan bagian Perseroan atas nilai wajar aset bersih entitas anak yang diakuisisi yang dapat diidentifikasikan dibukukan sebagai goodwill. Goodwill tidak diamortisasi dan diuji penurunan nilai setiap tahunnya. c. Laporan arus kas c. Statement of cash flows Laporan arus kas konsolidasian menyajikan perubahan dalam kas dan setara kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan, dan disusun dengan metode langsung. d. Dasar pengukuran d. Basis of measurement Laporan keuangan konsolidasian disusun atas dasar akrual dengan menggunakan konsep nilai historis, kecuali dimana standar akuntansi mensyaratkan pengukuran pada nilai wajar. Non-controlling interests is recognized at the date of business combination and adjusted by proportion of changes in equity of subsidiaries. Non-controlling interests is presented in the consolidated statement of financial position within equity, separately from the equity attributable to the owners of the Company. Profit or loss and each component of other comprehensive income are attributed to the owners of the Company and to the non-controlling interests based on the ownership interest proportionally. The excess of the acquisition cost of the Company s proportionate share in the underlying fair value of an acquired subsidiary s identifiable net assets is recognized as goodwill. Goodwill is not amortized and tested for impairment annually. The consolidated statements of cash flows present the changes in cash and cash equivalents from operating, investing, and financing activities, and are prepared using the direct method. The consolidated financial statements are prepared on the accrual basis using the historical cost concept, except where the accounting standards require fair value measurement. e. Mata uang fungsional dan penyajian e. Functional and presentation currency Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Perseroan termasuk entitas anak, kecuali mata uang fungsional MPM Global dan MPM Excelsior yang menggunakan mata uang Dollar Amerika Serikat dalam pencatatan akuntansinya. Semua informasi keuangan yang disajikan dalam Rupiah telah dibulatkan ke dalam jutaan terdekat. Untuk keperluan konsolidasi, aset dan liabilitas MPM Global dan MPM Excelsior pada laporan posisi keuangan konsolidasian dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, pendapatan dan beban dijabarkan dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi, sedangkan transaksi ekuitas dijabarkan dengan menggunakan kurs historis. Selisih yang timbul dari hasil penjabaran, disajikan sebagai bagian dari ekuitas sebagai Pendapatan Komprehensif Lainnya. The consolidated financial statements are presented in Rupiah, which is the functional currency of the Company including subsidiaries, except for MPM Global and MPM Excelsior, of which the functional currency is US Dollar. All financial information presented in Rupiah has been rounded to the nearest million. For consolidation purposes MPM Global s dan MPM Excelsior s assets and liabilities at consolidated statements of financial position date are translated into Rupiah using the exchange rates at consolidated statement of finanacial position date, revenues and expenses are translated using the exchange rate at transaction date, while equity transactions was translated using the historical rate. The resulted translation adjustments was presented as part of equity as Other Comprehensive Income. 15
166 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION OF THE LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Lanjutan) (Continued) f. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan asumsi f. Use of judgments, estimates and assumptions Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan beban. Walaupun estimasi tersebut berdasarkan pemahaman terbaik manajemen atas kejadian dan kegiatan terkini, hasil aktual dapat berbeda dari nilai yang telah di estimasi. Estimasi dan asumsi yang mendasarinya ditinjau secara berkesinambungan. Perubahan terhadap estimasi akuntansi diakui di periode dimana estimasi tersebut diubah dan periode selanjutnya yang terkena dampaknya. The preparation of consolidated financial statements in conformity with SAK requires management to make judgments, estimates and assumptions that affect the application of accounting policies and the reported amounts of assets, liabilities, income and expenses. Although those estimates are based on management s best knowledge of current events and activities, actual results may differ from the estimated amounts. Estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are recognized in the period in which the estimate is revised and in any future periods affected. Informasi mengenai asumsi dan estimasi ketidakpastian yang memiliki risiko signifikan terjadinya penyesuaian yang material dalam satu tahun kedepan termasuk didalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian berikut ini: Information about assumptions and estimation uncertainties that have a significant risk of resulting in a material adjustment within the next financial year are included in the following notes of the consolidated financial statements: Catatan 11: Pemanfaatan rugi pajak Note 11: Utilization of tax losses Catatan 15: Asumsi utama yang digunakan dalam proyeksi arus kas terdiskonto untuk tujuan uji penurunan nilai goodwill Note 15: Key assumptions used in the discounted cash flows projections for the purpose of impairment testing on goodwill Catatan 23: Pengukuran kewajiban imbalan pasti Note 23: Measurement of defined benefits obligation g. Standar akuntansi dan interpretasi baru/revisi g. New/revised accounting standards and interpretations Beberapa standar akuntansi dan interpretasi baru/revisi telah diterbitkan tetapi belum efektif untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2014, dan belum diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan ini, namun mungkin relevan untuk Perseroan dan entitas anak. PSAK dan ISAK berikut ini, yang akan berlaku efektif mulai 1 Januari 2015, mungkin memiliki dampak signifikan pada laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang akan datang, dan mungkin memerlukan penerapan retrospektif sesuai dengan PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan : Certain new/revised accounting standards and interpretations have been issued that are not yet effective for the year ended 31 December 2014, and have not been applied in preparing these financial statements, but may be relevant to the Company and subsidiaries. Among them, the following PSAKs and ISAKs, which will become effective starting 1 January 2015, may have a significant effect on the Company s future consolidated financial statements, and may require retrospective application under PSAK No. 25, Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates, and Errors : 16
167 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION OF THE LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Lanjutan) (Continued) g. Standar akuntansi dan interpretasi baru/revisi (Lanjutan) g. New/revised accounting standards and interpretations (Continued) - PSAK No. 1 (Revisi 2013): Penyajian Laporan Keuangan - PSAK No. 1 (2013 Revision): Presentation of Financial Statements - PSAK No. 4 (Revisi 2013): Laporan Keuangan Tersendiri - PSAK No. 4 (2013 Revision): Separate Financial Statements - PSAK No. 15 (Revisi 2013): Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama - PSAK No. 15 (2013 Revision): Investment in Associates and Joint Ventures - PSAK No. 24 (Revisi 2013): Imbalan Kerja - PSAK No. 24 (2013 Revision): Employee Benefits - PSAK No. 46 (Revisi 2014): Pajak Penghasilan - PSAK No. 46 (2014 Revision): Income Taxes - PSAK No. 48 (Revisi 2014 ): Penurunan Nilai Aset - PSAK No. 48 (2014 Revision): Impairment of Assets - PSAK No. 50 (Revisi 2014): Instrumen Keuangan: Penyajian - PSAK.No. 50 (2014 Revision): Financial Instrument: Presentation - PSAK No. 55 (Revisi 2014): Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran - PSAK No. 55 (2014 Revision): Financial Instrument: Recognition and Measurement - PSAK No. 60 (Revisi 2014): Instrumen Keuangan: Pengungkapan - PSAK No. 60 (2014 Revision): Financial Instrument: Disclosures - PSAK No. 65 (Revisi 2014): Laporan Keuangan Konsolidasi - PSAK No. 65 (2014 Revision): Consolidated Financial Statements - PSAK No. 66 (Revisi 2014): Pengaturan Bersama - PSAK No. 66 (2014 Revision): Joint Arrangements - PSAK No. 67 (Revisi 2014): Pengungkapan Kepentingan dalam Entitas Lain - PSAK No. 67 (2014 Revision): Disclosure of Interests in Other Entities - PSAK No. 68 (Revisi 2014): Pengukuran Nilai - PSAK No. 68 (2014 Revision): Fair Value Measurement Wajar - ISAK No. 26 (Revisi 2014): Penilaian Ulang Derivatif Melekat - ISAK.No.26(2014 Revision): Reassessment of embedded derivatives Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, Perseroan dan entitas anak belum menentukan dampak dari penerapan retrospektif, jika ada, atas PSAK dan ISAK ini dimasa yang akan datang terhadap posisi keuangan dan hasil usaha konsolidasian Perseroan. As of the issuance of these consolidated financial statements, the Company and subsidiaries have not determinated the extend of retrospective impact, if any, that the future adoption of these standards and interpretation will have on the Company s consolidated financial position and operating results. 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN POLICIES Kebijakan akuntansi dibawah ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh periode yang disajikan di laporan keuangan konsolidasian ini. The accounting policies set out below have been applied consistently to all periods presented in these consolidated financial statements. a. Setara kas a. Cash equivalents Setara kas adalah investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek, dan dengan cepat dapat dijadikan kas dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. Cash equivalents are investments that are highly liquid, short term, and readily convertible into cash in the amount that can be determined and have insignificant risk of change in value. 17
168 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) POLICIES (Continued) b. Penilaian persediaan b. Inventory valuation Persediaan diukur menurut harga yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi neto. Harga perolehan ditentukan dengan metode first-in-firstout, dan termasuk biaya perolehan persediaan, dan biaya lain yang timbul sampai persediaan berada dalam lokasi dan kondisi saat ini. Dalam hal persediaan yang diproses dan barang dalam pengolahan, biayanya termasuk porsi overhead produksi yang sesuai berdasarkan kapasitas normal operasi. Nilai realisasi neto adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal, dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan. Inventories are measured at the lower of cost or net realizable value. Cost is determined using the first-infirst-out method and includes expenditures incurred in acquiring the inventories and other costs incurred in bringing them to their present location and condition. In the case of manufactured inventories and work in process, cost includes an appropriate share of production overhead based on normal operating capacity. Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary course of business, less the estimated costs of completion and the estimated costs necessary to make the sale. c. Aset dimiliki untuk dijual c. Assets held for sale Aset yang diklasifikasikan sebagai aset dimiliki untuk dijual ketika nilai tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian berlanjut dan penjualannya sangat mungkin terjadi. Aset ini dicatat pada nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual. Kerugian penurunan nilai awal atau selanjutnya diakui atas penurunan nilai aset ke nilai wajar dikurangi dengan biaya untuk menjual aset. Keuntungan diakui atas peningkatan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual aset, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya. Keuntungan atau kerugian yang sebelumnya tidak diakui pada tanggal penjualan aset diakui pada tanggal penghentian pengakuan. Aset tidak boleh disusutkan atau diamortisasi selama diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Aset yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual disajikan secara terpisah dari aset lainnya dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Assets are classified as assets held for sale when their carrying amount is to be recovered principally through a sale transaction rather than through continuing use and a sale is considered highly probable. These assets are stated at the lower of carrying amount and fair value less costs to sell. An impairment loss is recognized for any initial or subsequent write-down of the asset to fair value less costs to sell. A gain is recognized for any subsequent increases in fair value less costs to sell of an asset, but not in excess of any cumulative impairment loss previously recognized. A gain or loss not previously recognized by the date of the sale of the asset is recognized at the date of derecognition. Assets are not depreciated or amortized while they are classified as held for sale. Assets classified as held for sale are presented separately from the other assets in the consolidated statements of financial position. 18
169 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) d. Instrumen keuangan d. Financial instruments Aset keuangan Grup terdiri dari kas dan setara kas, kas yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan, piutang non-usaha dan deposit jaminan yang dikategorikan sebagai Pinjaman yang diberikan dan piutang. Liabilitas keuangan terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lainnya, beban akrual, pinjaman jangka panjang dan utang obligasi yang dikategorikan sebagai Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Suatu instrumen keuangan diakui pada saat Grup menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu instrumen keuangan. Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Grup atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut kadaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan ke pihak lain tanpa mempertahankan pengendalian atau pada saat secara substansial seluruh risiko dan manfaat telah dialihkan. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Grup kadaluwarsa, atau dilepaskan atau dibatalkan. Pada pengukuran awal, aset keuangan yang dikategorikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang diukur pada nilai wajar, ditambah biaya transaksi signifikan yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengukuran awal, aset keuangan tersebut dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi, setelah dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai, jika diperlukan. Biaya perolehan diamortisasi diukur dengan mendiskontokan jumlah aset dengan menggunakan suku bunga efektif, kecuali efek diskonto tidak signifikan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang mendiskontokan arus kas masa depan yang diharapkan ke nilai bersih tercatat, pada pengakuan awal. Efek bunga atas penerapan metode suku bunga efektif diakui dalam laba atau rugi. Cadangan kerugian penurunan nilai diakui untuk aset keuangan yang dikategorikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang, bila terdapat bukti obyektif bahwa Grup tidak akan mampu memulihkan nilai tercatat aset keuangan sesuai dengan ketentuan jangka waktu awal dari instrumen tersebut. The Group s financial assets comprise cash and cash equivalents, restricted cash, trade receivables, consumer financing receivables, finance lease receivables, non-trade receivables and guarantee deposits, which are categorized as Loans and receivables. Financial liabilities consist of short-term bank loans, trade payables, other payables, accrued expenses, longterm borrowings, and bonds payable which are categorized as Financial liabilities measured at amortized cost. A financial instrument is recognized when the Group becomes a party to the contractual provisions of the instrument. Financial assets are derecognized when the Group s contractual rights to the cash flows from the financial assets expire, i.e. when the asset is transferred to another party without retaining control or when substantially all risks and rewards are transferred. Financial liabilities are derecognized if the Group s obligations expire, or are discharged or cancelled. Financial assets that are categorized as loans and receivables are initially measured at fair value, plus any significant directly attributable transaction cost. Subsequent to initial measurement, they are carried at amortised cost, net of allowance for impairment loss, if necessary. Amortized cost is measured by discounting the asset amounts using the effective interest rate, unless the effect of discounting would be insignificant. The effective interest rate is the rate that discounts expected future cash flows to the net carrying amount, on initial recognition. Interest effects from the application of the effective interest method are recognized in profit or loss. An impairment provision is recognized for financial assets that are categorized as loans and receivables when there is objective evidence that the Group will not be able to recover the carrying amounts according to the original terms of the instrument. 19
170 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued) Jumlah kerugian penurunan nilai merupakan selisih antara nilai tercatat aset keuangan dan nilai kini dari estimasi arus kas yang didiskonto menggunakan suku bunga efektif awal. Perubahan cadangan penurunan nilai diakui dalam laba atau rugi. Bukti obyektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai meliputi wanprestasi atau tunggakan pembayaran oleh debitur, restrukturisasi piutang oleh Grup dengan persyaratan yang tidak mungkin diberikan jika debitur tidak mengalami kesulitan keuangan, indikasi bahwa debitur akan dinyatakan pailit, atau data yang dapat diobservasi lainnya yang terkait dengan kelompok aset keuangan seperti memburuknya status pembayaran debitur dalam kelompok tersebut, atau kondisi ekonomi yang berkorelasi dengan wanprestasi atas aset dalam kelompok tersebut. Grup mempertimbangkan bukti penurunan nilai atas aset keuangan baik secara spesifik dan kolektif. Seluruh aset keuangan individual yang signifikan dievaluasi secara spesifik. Aset keuangan individual yang signifikan lainnya yang tidak secara spesifik dilakukan penurunan nilai, akan dievaluasi secara kolektif untuk setiap penurunan nilai yang terjadi tetapi belum teridentifikasi. Aset keuangan yang tidak signifikan secara individu dievaluasi secara kolektif bersamaan dengan aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang serupa. Aset keuangan dimana penurunan nilainya dievaluasi secara individual dan penurunan nilainya telah diakui, tidak lagi termasuk ke dalam evaluasi kolektif. Pada tanggal pelaporan, Grup menentukan bukti penurunan nilai atas piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan secara kolektif karena manajemen yakin bahwa piutang pembiayaan konsumen dan piutang sewa pembiayaan ini memiliki karakteristik risiko kredit yang serupa. Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara kolektif, Grup menggunakan model statistik dari tren historis atas probabilitas wanprestasi, waktu pemulihan kembali dan jumlah kerugian yang terjadi, yang disesuaikan dengan pertimbangan manajemen mengenai apakah kondisi ekonomi dan kredit terkini sedemikian rupa sehingga dapat mengakibatkan kerugian aktual yang jumlahnya akan lebih besar atau lebih kecil daripada jumlah yang ditentukan oleh model historis. Tingkat wanprestasi, tingkat kerugian dan waktu yang diharapkan untuk pemulihan di masa datang akan diperbandingkan secara berkala terhadap hasil aktual untuk memastikan estimasi tersebut masih memadai. The amount of the impairment loss is the difference between the carrying amount of the financial asset and the present value of its estimated future cash flows discounted at the original effective interest rate. Changes in the impairment provision are recognized in profit or loss. Objective evidence that financial assets are impaired can include default or delinquency by a borrower, restructuring of a loan or advance by the Group on terms that the Group would not otherwise consider, indications that a borrower will enter into bankruptcy, or other observable data relating to a group of assets such as adverse changes in the payment status of borrowers in the conditions that correlate with defaults. The Group considers evidence of impairment for financial assets at both a specific asset and collective level. All individually significant financial assets are assessed for specific impairment. Other individually significant financial assets not specifically impaired are then collectively assessed for any impairment that has been incurred but not yet identified. Financial assets that are not individually significant are collectively assessed for impairment by grouping together such financial assets with similar risk characteristics. Financial assets that are individually assessed for impairment and for which an impairment loss is recognized are no longer included in a collective assessment of impairment. At each reporting date, the Group determined evidence of impairment for consumer financing receivables and finance lease receivables at a collective level because the management believes that these consumer financing receivables and finance lease receivables have similar credit risk characteristics. In assessing collective impairment, the Group uses statistical modeling of historical trends of the probability of default, timing of recoveries and the amount of loss incurred, adjusted for management s judgment as to whether current economic and credit conditions are such that the actual losses are likely to be greater or less than suggested by historical modeling. Default rates, loss rates and the expected timing of future recoveries are regularly benchmarked against actual outcomes to ensure that they remain appropriate. 20
171 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued) Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang dikategorikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi diukur pada nilai wajar, dikurangi dengan biaya transaksi signifikan yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan tersebut diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Aset dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian ketika Perseroan memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan ada niat untuk menyelesaikan secara neto, atau pada saat aset tersebut direalisasi dan liabilitasnya tersebut diselesaikan secara simultan. Financial liabilities that are categorized as financial liabilities measured at amortized cost are initially measured at fair value less any significant directly attributable transaction costs. Subsequent to intitial recognition, these financial liabilities are measured at amortized cost using the effective interest method. Financial assets and liabilities are offset and the net amount is presented in the consolidated statement of financial position when there is a legal right of offset and there is an intention to settle on a net basis, or when the asset is realized and the liability settled simultaneously. e. Instrumen keuangan derivatif e. Derivative financial instruments Seluruh instrumen keuangan derivatif diakui sebagai aset atau liabilitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajarnya. Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai diakui pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan. Untuk derivatif yang digunakan dalam suatu hubungan lindung nilai, perubahan nilai wajarnya diakui dalam laba agar dapat saling hapus dengan perubahan nilai wajar item yang dilindung nilai, yang memiliki kaitan dengan risiko yang dilindung nilai, atau diakui sebagai pendapatan komprehensif lain, sepanjang derivatif tersebut efektif untuk saling hapus dengan perubahan arus kas yang dilindung nilai sampai dengan saat item yang dilindung nilai mempengaruhi laba. Bagian perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak efektif diakui secara langsung pada laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Untuk seluruh hubungan lindung nilai, Perseroan secara formal mendokumentasikan hubungan lindung nilai yang dibentuk serta tujuan dan strategi manajemen risiko yang melatarbelakangi lindung nilai, instrumen lindung nilai, transaksi yang dilindung nilai, sifat risiko yang dilindung nilai, bagaimana keberlanjutan hubungan ekonomi antara instrumen lindung nilai dan risiko yang dilindung nilai atau bagaimana efektivitas instrumen lindung nilai dalam saling hapus risiko yang dilindung nilai akan dinilai, dan suatu penjelasan mengenai metode yang akan digunakan untuk mengukur ketidakefektifan. All derivative financial instruments are recognized as either assets or liabilities in the consolidated statement of financial position at their respective fair value. Changes in fair value of derivative instruments that do not qualify for hedge accounting are recognized in the current year consolidated statement of comprehensive income. For derivatives designated in hedging relationships, changes in the fair value are either offset through earnings against the change in fair value of the hedged item attributable to the risk being hedged, or recognized in other comprehensive income, to the extent the derivative is effective at offsetting the changes in cash flows being hedged until the hedged item affects earnings. Any ineffective portion of the changes in fair value of hedging instruments is recognized immediately in the consolidated statement of comprehensive income For all hedging relationship, the Company formally documents the hedging relationship and its riskmanagement objective and strategy for undertaking the hedge, the hedging instrument, the hedged transaction, the nature of the risk being hedged, how the continuity of the economic relationship between the hedging instrument and the hedged risk or the hedging instrument s effectiveness in offsetting the hedged risk will be assessed, and a description of the method used to measure any ineffectiveness. 21
172 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) e. Instrumen keuangan derivatif (Lanjutan) e. Derivative financial instruments (Continued) Perseroan menghentikan akuntansi lindung nilai pada saat Perseroan memutuskan bahwa instrumen derivatif tidak lagi efektif untuk saling hapus dengan arus kas sehubungan dengan risiko yang dilindung nilai, instrumen derivatif berakhir, dihentikan, atau manajemen memutuskan untuk menghentikan lindung nilai arus kas. Dalam seluruh situasi dimana akuntansi lindung nilai dihentikan dan instrumen derivatif tetap berlaku, Perseroan terus mengakui instrumen derivatif tersebut pada nilai wajarnya pada laporan posisi keuangan konsolidasian dan mengakui perubahan nilai wajar yang terjadi setelahnya sebagai bagian dari laba. The Company discontinues hedge accounting when it determines that the derivative instrument is no longer effective in offsetting cash flows attribute to the hedged risk, the derivative instrument expires, terminated, or management determines to remove the designation of the cash flow hedge. In all situations in which hedge accounting is discontinued and the derivative instrument remains outstanding, the Company continues to carry the derivative instrument at its fair value on the consolidated statement of position and recognizes any subsequent changes in its fair value in earnings. f. Akuntansi pembiayaan konsumen f. Accounting for consumer financing Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan piutang, dan setelah pengakuan awal, dicatat pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif (Catatan 3d). Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan, yang diakui sebagai pendapatan sepanjang jangka waktu kontrak berdasarkan tingkat pengembalian efektif dari piutang pembiayaan konsumen yang bersangkutan. Piutang pembiayaan konsumen yang pembayaran angsurannya menunggak lebih dari 90 hari diklasifikasikan sebagai piutang bermasalah dan pendapatan pembiayaan konsumen diakui pada saat pendapatan tersebut diterima (cash basis). Bila terjadi wanprestasi, piutang pembiayaan konsumen dapat diselesaikan dengan menjual kendaraan yang dibiayai oleh Grup. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan keuntungan atau kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi tahun berjalan. Consumer financing receivables are classified as loans and receivables, and subsequent to initial recognition, are carried at amortized cost using the effective interest method (Note 3d). Unearned consumer financing income represents the difference between total installments to be received from consumers and the principal amount financed, which is recognized as income over the term of the contract based on effective rate of return on the related consumer financing receivables. Consumer financing receivables which installment are overdue for more than 90 days are classified as nonperforming receivables and the related consumer financing income is recognized only when it is actually collected (cash basis). In the events of default, consumer finance receivables could be settled by selling their motor vehicle that financed by the Group. Early termination of a contract is treated as a cancellation of the existing consumer financing contract and the resulting gains or losses are recognized in the current year profit or loss. 22
173 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) f. Akuntansi pembiayaan konsumen (Lanjutan) f. Accounting for consumer financing (Continued) Piutang pembiayaan konsumen akan dihapuskan setelah menunggak lebih dari 180 hari untuk motor, dan 360 hari untuk mobil. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain. Jaminan kendaraan untuk pelunasan piutang pembiayaan konsumen diukur sebesar nilai terendah antara nilai tercatat piutang pembiayaan konsumen atau nilai realisasi bersih dari jaminan kendaraan milik pelanggan tersebut. Selisih antara nilai tercatat dan nilai realisasi bersih dicatat sebagai penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang pembiayaan konsumen dan dibebankan pada laba rugi tahun berjalan. Pendapatan pembiayaan konsumen diakui dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Consumer financing receivables will be written-off when they are overdue for more than 180 days for motorcycle, and 360 days for car. Recoveries from written-off receivables are recognized as other income upon receipt. Collateral vehicles for the settlement of consumer financing receivables are measured at the lower of carrying value of the related consumer financing receivables or the net realizable value of the customer s motor vehicle collaterals. The difference between the carrying value and the net realizable value is recorded as impairment losses of consumer financing receivables and is charged to the current year profit or loss. Consumer financing income is recognized using the effective interest method. g. Investasi pada entitas asosiasi g. Investments in associates Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Grup memiliki pengaruh yang signifikan, namun tidak memiliki pengendalian atau pengendalian bersama, atas kebijakan finansial dan operasional entitas tersebut. Pengaruh signifikan dianggap ada pada saat Grup memiliki antara 20% dan 50% hak suara entitas asosiasi. Investasi pada entitas asosiasi dicatat menggunakan metode ekuitas dan diakui pada saat awal sebesar harga perolehan. Pada saat porsi kerugian milik Grup melebihi jumlah kepentingan di entitas asosiasi, jumlah tercatatnya tersebut berkurang sampai nol, dan pengakuan kerugian lebih lanjut dihentikan kecuali Grup memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran, atau telah melakukan pembayaran, atas nama entitas asosiasi. Associates are those entities in which the Group has significant influence, but not control or joint control, over the entities financial and operating policies. Significant influence is presumed to exist when the Group holds between 20 and 50 percent of the voting power of the associate. Investments in associates are accounted for using the equity method and are recognized initially at cost. When the Group s share of losses exceeds the interests in an equity-accounted associate, the carrying amount of that interests is reduced to nil, and the recognition of further losses is discountinued except to the extent that the Group has an obligation, or has made payments, on behalf of the associate. 23
174 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) h. Aset tetap h. Fixed assets Tanah disajikan sebesar harga perolehan (termasuk biaya legal untuk memperoleh tanah) dan tidak diamortisasi. Aset tetap selain tanah diukur menggunakan model biaya, pada awalnya diukur pada harga perolehan dan selanjutnya dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Penyusutan dihitung sejak bulan aset tersebut siap digunakan dengan metode garis lurus selama estimasi masa manfaat aset berikut: Tahun/Years Land is presented at acquisition cost (including legal costs incurred in transactions to acquire the land) and is not amortized. Fixed assets other than land are measured using cost model, i.e. initially measured at cost and subsequently net of accumulated depreciation and accumulated impairment losses. Depreciation is computed from the month such assets are ready to be used using the straight-line method over the following estimated useful lifes of the assets: Bangunan Buildings Perlengkapan bangunan 12 Building equipment Mesin dan peralatan 5 8 Machinery and equipment Kendaraan 4 8 Vehicles Peralatan kantor 3 5 Office equipment Sarana dan prasarana 3 8 Facilities and infrastructures Aset dalam penyelesaian merupakan akumulasi dari biaya-biaya bahan, peralatan serta biaya lainnya yang berkaitan langsung dengan penyelesaian aset tetap, termasuk biaya pinjaman. Akumulasi biaya tersebut akan direklasifikasi ke dalam kategori aset tetap yang bersangkutan pada saat pekerjaan selesai dan aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya. Biaya pinjaman yang berhubungan langsung dengan perolehan atau konstruksi aset kualifikasian dikapitalisasi sebagai bagian dari nilai perolehan aset tersebut. Kapitalisasi biaya pinjaman dihentikan ketika aset kualifikasian tersebut telah diperoleh atau konstruksinya selesai dan siap untuk digunakan. Beban pemeliharaan normal dibebankan ke laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan; sedangkan pemugaran, penambahan dan perluasan yang menambah masa manfaat atau kapasitas aset tetap dikapitalisasi. Aset tetap yang tidak digunakan lagi atau dijual, dikeluarkan dari aset tetap, dan laba atau rugi yang terjadi diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun berjalan. Masa manfaat ekonomis, nilai residu dan metode penyusutan dikaji ulang setiap akhir tahun dan pengaruh setiap perubahan estimasi tersebut diperlakukan secara prospektif. Assets under construction represent the accumulated costs of materials, equipment and other costs directly related to construction of fixed assets, including borrowing costs. The accumulated cost is reclassified to the related categories of fixed assets when that asset under construction is completed and ready for its intended use. Borrowing costs directly attributable to the acquisition or construction of qualifying assets are capitalized as part of the cost of those assets. Capitalization of borrowing costs ceases when the qualifying assets are acquired or their constructions are completed and ready for use. Normal maintenance expenses are charged to the current year consolidated statement of comprehensive income; while renovation, betterments, and expansion that increase the useful life or capacity of the assets are capitalized. Fixed assets that are no longer utilized or sold are removed from fixed assets, and the gains or losses are recognized in the current year consolidated statement of comprehensive income. The useful lifes, residual values and depreciation method are reviewed at each year end, with the effect of any changes in estimate accounted for on a prospective basis. 24
175 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) i. Aset takberwujud dan goodwill i. Intangible assets and goodwill Goodwill dari akuisisi entitas anak disajikan sebagai aset takberwujud. Untuk pengukuran awal goodwill, lihat Catatan 3t. Setelah pengukuran awal, goodwill diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk investasi pada entitas asosiasi, nilai tercatat goodwill termasuk di dalam nilai tercatat investasi dan rugi penurunan nilai dialokasi seluruhnya terhadap nilai tercatat investasi pada entitas asosiasi tersebut. Aset takberwujud lainnya yang diperoleh, yang terdiri dari kontrak dengan pelanggan, hubungan dengan pelanggan, dan ijin perangkat lunak komputer, memiliki masa manfaat yang terbatas, dan diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai. Amortisasi diakui di laba atau rugi atas dasar garis lurus selama estimasi masa manfaat aset takberwujud tersebut, sejak tanggal aset tersebut tersedia untuk digunakan. Estimasi masa manfaat dari aset takberwujud yang diperoleh Grup adalah 5 tahun. Pengeluaran setelahnya dikapitalisasi hanya ketika pengeluaran tersebut meningkatkan manfaat ekonomis masa depan dari aset yang bersangkutan. Pengeluaran lainnya, termasuk pengeluaran atas goodwill dan merek yang dihasilkan secara internal, diakui di laba rugi pada saat terjadi. Aset takberwujud juga termasuk biaya legal yang ditangguhkan, yang timbul pada saat memperbaharui hak atas tanah, yang mana diamortisasi atas dasar garis lurus selama jangka waktu hak tersebut (5 tahun). j. Penurunan nilai aset nonkeuangan kecuali goodwill Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menelaah nilai tercatat aset nonkeuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, nilai terpulihkan aset nonkeuangan tersebut diestimasi. Goodwill that arises on the acquisition of subsidiaries is presented as intangible assets. For the measurement of goodwill at initial recognition, see Note 3t. Subsequently, goodwill is measured at costs less accumulated impairment losses. In respect of investments in associates, the carrying amount of goodwill is included in the carrying amount of the investment and any impairment loss is allocated to the carrying amount of the equity accounted investee as a whole. The acquired other intangible assets, which comprise customer contracts, customer relationships, and computer software licenses, have finite useful lives, and are measured at cost less accumulated amortization and accumulated impairment losses. Amortization is recognized in profit or loss on straightline basis over the estimated useful lives of intangible assets, from the date they are available for use. The estimated useful life of the Group s acquired intangible assets is 5 years. Subsequent expenditures are capitalized only when they increase the future economic benefits embodied in the specific asset to which they relate. All other expenditures, including expenditures on internally generated goodwill and brands, are recognised in profit or loss as incurred. Intangible assets also include deferred legal costs incurred in transcations to renew land rights, which are amortized on a straight-line basis over the usage term of the rights (5 years). j. Impairment of non-financial assets except goodwill At each reporting date, the Group reviews the carrying amount of non-financial assets to determine whether there is any indication of impairment. If any such indication exists, then the recoverable amount of the non-financial asset is estimated. 25
176 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) j. Penurunan nilai aset nonkeuangan kecuali goodwill (Lanjutan) Kerugian penurunan nilai diakui apabila nilai tercatat suatu aset atau unit penghasil kas melebihi nilai terpulihkan. Unit penghasil kas adalah kelompok aset terkecil teridentifikasi yang menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset lainnya. Kerugian penurunan nilai diakui di laba rugi. Nilai terpulihkan dari suatu aset atau unit penghasil kas adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjualnya dengan nilai pakainya. Dalam menaksir nilai pakai, estimasi arus kas masa depan didiskonto ke nilai kininya menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini atas nilai waktu dari uang dan risiko spesifik atas aset atau unit penghasil kas tersebut. Kerugian penurunan nilai yang diakui di periode sebelumnya dinilai pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi bahwa kerugian telah menurun atau tidak ada lagi. Rugi penurunan nilai dibalik jika terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dibalik hanya sebatas nilai tercatat aset atau unit penghasil kas yang telah ditentukan, neto setelah dikurangi penyusutan atau amortisasi, bila kerugian penurunan nilai tidak diakui. Kebijakan akuntansi untuk penurunan nilai aset keuangan dijelaskan dalam Catatan 3d. j. Impairment of non-financial assets except goodwill (Continued) An impairment loss is recognized if the carrying amount of an asset or a cash-generating unit exceeds its recoverable amount. A cash-generating unit is the smallest identifiable asset group that generates cash flows that largely are independent from other assets. Impairment losses are recognized in profit or loss. The recoverable amount of an asset or a cash-generating unit is the greater of its fair value less cost to sell and its value in use. In assessing value in use, the estimated future cash flows are discounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset or cash-generating unit. Impairment losses recognized in prior periods are assessed at each reporting date for any indications that the loss has decreased or no longer exists. An impairment loss is reversed if there has been a change in the estimates used to determine the recoverable amount. An impairment loss is reversed only to the extent that the asset or cash-generating unit s carrying amount does not exceed the carrying amount that would have been determined, net of depreciation or amortization, if no impairment loss had been recognized. Accounting policy for impairment of financial assets is discussed in Note 3d. k. Provisi k. Provisions Provisi diakui jika, sebagai akibat peristiwa masa lalu, Perseroan memiliki kewajiban masa kini, baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif, yang dapat diestimasi secara andal, dan kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi. Provisi ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas masa depan pada tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini atas nilai waktu dari uang dan risiko yan terkait dengan liabilitas yang bersangkutan, kecuali pengaruh dari pendiskontoan tidak signifikan. A provisions is recognized if, as a result of a past event, the Company has a present legal or constructive obligation that can be estimated reliably, and it is probable that an outflow of economic benefits will be required to settle the obligation. Provisions are determined by discounting the estimated future cash flows at a pre-tax rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the liability, unless the effect of discounting are insignificant. 26
177 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) l. Premi yang belum merupakan pendapatan l. Unearned premiums Premi yang belum merupakan pendapatan merupakan porsi pendapatan premi yang diterima atau yang akan diterima terkait dengan risiko yang masih dipertanggungkan pada tanggal pelaporan. Cadangan ini diakui pada saat kontrak diakui dan premi dikenakan kepada pelanggan, dan dicatat sebagai pendapatan premi selama jangka waktu kontrak sesuai dengan pola pertanggungan asuransi yang diatur dalam kontrak. Pada setiap tanggal pelaporan, Perseroan menelaah risiko yang masih dipertanggungkan dan melakukan tes kecukupan liabilitas untuk menentukan apakah klaim yang diperkirakan akan terjadi melebihi premi yang belum merupakan pendapatan. Perhitungan ini menggunakan estimasi kini atas arus kas masa depan berdasarkan kontrak asuransi setelah memperhitungkan hasil investasi yang diharapkan yang dihasilkan dari aset terkait cadangan teknis asuransi kerugian. Jika estimasi ini menunjukkan bahwa nilai tercatat premi yang belum merupakan pendapatan tidak mencukupi, kekurangan tersebut diakui dalam laba rugi dengan membentuk cadangan untuk kekurangan premi. The unearned premiums represents that portion of premiums received or receivable that relates to risks that have not yet expired at the reporting date. The reserve is recognized when contracts are entered into and premiums are charged, and is brought to account as premium income over the term of the contract in accordance with the pattern of insurance cover provided under the contract. At each reporting date, the Company reviews its unexpired risk and performs a liability adequacy test to determine whether there is any overall excess of expected claims over unearned premiums. This calculation uses current estimates of future contractual cash flows after taking account of the investment return expected to arise on assets relating to the relevant non-life insurance technical provisions. If these estimates show that the carrying amount of the unearned premiums is inadequate, the deficiency is recognized in profit or loss by setting up a provision for premium deficiency. m. Imbalan kerja m. Employment benefits Imbalan pasca-kerja Liabilitas atas imbalan pasca-kerja dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah imbalan pasca-kerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu. Perhitungan dilakukan oleh aktuaris berkualifikasi dengan menggunakan metode projected unit credit. Jika imbalan pasca-kerja berubah, porsi imbalan sehubungan dengan jasa yang telah diberikan karyawan pada masa lalu tercermin dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dengan menggunakan metode garis lurus selama taksiran sisa masa vesting rata-rata. Imbalan pasca-kerja yang telah menjadi hak karyawan diakui segera sebagai beban dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Mulai Januari 2012, Grup mengakui segera keuntungan dan kerugian aktuaria ke pendapatan komprehensif lainnya. Post-employment benefits The liabilities for post-employment benefits is calculated at the present value of estimated future benefits that the employees have earned in return for their services in the current and prior periods. The calculation is performed by a qualified actuary, using the projected unit credit method. When the benefits change, the portion of the benefits that relates to past service by employees is reflected in the consolidated statement of comprehensive income on a straight-line basis over the estimated average remaining vesting period. To the extent that the benefits vest immediately, the expense is recognized immediately in the consolidated statement of comprehensive income. Starting 1 January 2012, the Group immediately recognizes the actuarial gains or losses in other comprehensive income. 27
178 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) m. Imbalan kerja (Lanjutan) m. Employment benefits (Continued) Imbalan kerja jangka panjang lainnya Liabilitas neto atas imbalan kerja jangka panjang selain imbalan pasca kerja adalah nilai dari imbalan di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu. Keuntungan atau kerugian aktuaria yang timbul diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian pada saat terjadi. Kompensasi berbasis saham Nilai wajar saat tanggal pemberian kompensasi berbasis saham ke karyawan diakui sebagai beban karyawan, beserta perubahan terkaitnya di ekuitas, selama periode sampai dengan karyawan berhak tanpa syarat atas kompensasi tersebut. Nilai yang diakui sebagai beban disesuaikan untuk merefleksikan kompensasi yang kondisi jasa dan kinerja bukan-pasarnya diharapkan untuk dipenuhi, sedemikian rupa sehingga nilai yang akhirnya diakui adalah suatu beban yang didasarkan pada kompensasi yang memenuhi kondisi jasa dan kinerja bukan-pasar terkait pada saat tanggal ketereksekusian (vesting). Untuk kompensasi berbasis saham dengan kondisi non-vesting, nilai wajar saat tanggal pemberiannya diukur untuk merefleksikan kondisi tersebut dan tidak terdapat penyesuaian atas selisih antara hasil yang diharapkan dan aktualnya. Other Long-term employee benefits The net obligation in respect of long-term employee benefits other than post-employment benefits is the amount of future benefits that employees have earned in return for their services in the current and prior periods. Any actuarial gains and losses are recognized in the consolidated statement of comprehensive income in the period in which they arise. Share-based compensations The grant-date fair value of share-based compensation granted to employees is recognized as an employee expense, with a corresponding change in equity, over the period that the employees become unconditionally entitled to the compensation. The amount recognized as an expense is adjusted to reflect the compensations for which the related service and non-market performance conditions are expected to be met, such that the amount ultimately recognized as an expense is based on the compensations that meet the related service and nonmarket performance conditions at the vesting date. For share-based compensations with non-vesting conditions, the respective grant-date fair value is measured to reflect such conditions and there is no true-up for differences between expected and actual outcomes. n. Sewa n. Leases Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika persyaratan sewa tersebut secara substansi mengalihkan seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset kepada penyewa. Sewa lainnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Grup sebagai lessor Seluruh tagihan sewa pembiayaan diakui sebagai piutang sewa pembiayaan sebesar jumlah investasi bersih dalam sewa pembiayaan tersebut. Pengakuan pendapatan sewa pembiayaan dialokasikan pada periode akuntansi sedemikian rupa sehingga mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi neto dalam sewa pembiayaan. Leases are classified as finance leases whenever the terms of the lease transfer substantially all the risks and rewards of asset ownership to the lessee. All other leases are classified as operating leases. Group as a lessor Amounts due from lessees under finance leases are recorded as receivables at the amount of the net investment in the leases. Finance lease income is allocated to accounting periods to reflect a constant periodic rate of return on the net investment outstanding in respect of the leases. 28
179 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) n. Sewa (Lanjutan) n. Leases (Continued) Apabila aset sewa pembiayaan dijual kepada penyewa sebelum berakhirnya masa sewa pembiayaan, maka selisih antara harga jual dan investasi neto sewa pembiayaan, dicatat sebagai laba atau rugi dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Apabila aset sewa pembiayaan ditarik (repossessed) dan kemudian dijual, maka jumlah tercatat aset tersebut dikeluarkan dari investasi neto sewa pembiayaan dan akun-akun yang terkait, dan laba atau rugi yang terjadi dicatat dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian. Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan pada saat jasa diberikan kepada konsumen dengan dasar garis lurus selama masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa operasi ditambahkan ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar garis lurus selama masa sewa. If the assets for lease are sold to the lessee before the end of the lease period, the difference between the selling price and the net investments in finance lease is recorded as a gain or a loss in the consolidated statement of comprehensive income. If the assets for lease are repossessed and subsequently sold, their costs are removed from the new investments in the finance lease and related accounts, and any resulting gain or loss is reflected in the consolidated statement of comprehensive income. Rental income from operating lease is recognized when the service is rendered to customers on a straight-line basis over the term of the relevant lease. Initial direct costs incurred in negotiating and arranging an operating lease are added to the carrying amount of the leased asset and recognized on a straight-line basis over the lease term. Apabila aset sewa operasi dijual, maka biaya perolehan dan akumulasi penyusutan dikeluarkan dari akun yang bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian periode yang bersangkutan. o. Modal saham o. Share capital Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak. p. Saham tresuri p. Treasury stock If the operating lease assets are sold, the cost and the related accumulated depreciation are removed from the accounts and any resulting gain or loss is reflected in the consolidated statement of comprehensive income. Incremental costs directly attributable to the issuance of new ordinary shares or options are shown in equity as a deduction, net of tax, from the proceeds. Saham tresuri diukur sebesar imbalan yang dibayarkan, termasuk biaya transaksi signifikan yang dapat diatribusikan secara langsung (dikurangi pajak penghasilan), dan dikurangkan dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Pada saat diterbitkan kembali, Perseroan mengakui sebesar imbalan yang diterima, dikurangi biaya transaksi signifikan yang dapat diatribusikan secara langsung, dan diakui secara langsung di ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Kerugian atau keuntungan yang timbul dari pembelian, penjualan, penerbitan atau pembatalan saham tresuri tidak diakui di laba rugi. Treasury stock is measured at consideration paid, including any significant directly attributable transaction costs (net of income taxes), and is deducted from equity attributable to the owners of the Company. Upon reissuance, the Company recognizes any consideration received, net of any significant directly attributable transaction costs, and is recognized directly in equity attributable to the owners of the Company. Gains or losses arising from purchase, sale, issuance or cancellation of treasury stock is not recognized in profit or loss. 29
180 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) q. Pengakuan pendapatan q. Recognition of revenue Pendapatan atas penjualan barang diukur dengan nilai wajar imbalan yang diterima atau dapat diterima, setelah dikurangi retur penjualan, diskon dagang dan rabat. Pendapatan diakui ketika terdapat bukti yang persuasif bahwa risiko dan manfaat kepemilikan telah dipindahkan secara signifikan kepada pembeli, kemungkinan besar akan terdapat pemulihan imbalan, biaya yang terjadi dan kemungkinan pengembalian barang dapat diukur secara andal, dan manajemen tidak lagi ikut serta atas pengelolaan barang tersebut. Bila besar kemungkinannya bahwa diskon akan diberikan dan jumlahnya dapat diukur secara andal, diskon diakui sebagai pengurang pendapatan ketika penjualan diakui. Pengakuan pendapatan atas sewa operasi dan sewa pembiayaan dibahas di Catatan 3n, sedangkan pengakuan pendapatan atas pembiayaan konsumen dibahas di Catatan 3f. Revenue from the sales of goods is measured at the fair value of the consideration received or receivable, net of returns and allowances, trade discounts and volume rebates. Revenue is recognized when persuasive evidence exists that significant risks and rewards of ownership have been significantly transferred to the buyer, recovery of the consideration is probable, the associated costs and possible return of goods can be estimated reliably, and there is no continuing management involvement with the goods. If it is probable that discounts will be granted and the amount can be measured reliably, the discount is recognized as a reduction of revenue when the sales are recognized. Revenue recognition for operating lease and finance lease is discussed in Note 3n, while revenue recognition for consumer financing is discussed in Note 3f. r. Pendapatan keuangan dan beban keuangan r. Finance income and finance costs Pendapatan dan beban yang berasal dari aktivitas pendanaan dan laba rugi kurs tercermin di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian sebagai bagian dari Pendapatan (beban) keuangan, neto. Laba rugi kurs dilaporkan neto sebagai pendapatan keuangan atau beban keuangan tergantung apakah pergerakan kurs di posisi laba neto atau rugi neto. Pendapatan keuangan dan beban keuangan terdiri dari pendapatan bunga dari dana yang diinvestasikan serta biaya bunga atas pinjaman, laba rugi atas penghentian pengakuan aset keuangan dan liabilitas keuangan, laba rugi kurs yang timbul dari aktivitas investasi dan pendanaan. Income and costs derived from financing activities and the related foreign currency gains and losses are reflected in the consolidated statement of comprehensive income as part of Net finance income (costs). Foreign exchange gains and losses are reported on a net basis as either finance income or finance cost depending on whether foreign currency movements are in a net gain or net loss position. Finance income and finance costs comprise interest income on funds invested and interest expense on borrowings, gains or losses on de-recognition of financial assets and financial liabilities, foreign exchange gains or losses arising from investing and financing activities. Biaya pinjaman yang tidak secara langsung dapat diatribusikan kepada perolehan, konstruksi atau produksi suatu aset kualifikasian diakui di laba rugi menggunakan metode suku bunga efektif. Borrowing costs that are not directly attributable to the acquisition, construction or production of a qualifying asset are recognized in profit or loss using the effective interest method. 30
181 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) s. Pajak penghasilan s. Income taxes Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan penghasilan badan. Pajak kini dan pajak tangguhan diakui dalam laba rugi, kecuali jika terkait dengan transaksi yang diakui sebagai pendapatan komprehensif lain atau diakui langsung dalam ekuitas. Pajak kini atau pajak tangguhan yang timbul dari pencatatan awal kombinasi bisnis, pengaruh pajaknya dimasukkan dalam pencatatan awal kombinasi bisnis. Pajak kini adalah utang atau piutang pajak yang diharapkan atas penghasilan kena pajak atau rugi pajak selama tahun berjalan, dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan, dan penyesuaian terhadap utang pajak tahun-tahun sebelumnya. Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan pelaporan keuangan, dengan nilai yang digunakan untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan untuk diterapkan atas perbedaan temporer pada saat pembalikan, berdasarkan peraturan yang berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan. Metode ini juga mengharuskan pengakuan manfaat pajak masa depan, seperti kompensasi rugi fiskal, apabila besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat direalisasi. Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling hapus di laporan posisi keuangan konsolidasian, kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk entitas yang berbeda, sesuai dengan penyajian aset dan liabilitas pajak kini. Pajak final yang dibayarkan atas beberapa jenis pendapatan tidak dianggap sebagai pajak penghasilan jika pendapatan tersebut bukan berasal dari aktivitas utama yang menghasilkan pendapatan. Income tax expense comprises current and deferred corporate income tax. Current and deferred tax are recognized in profit or loss, except when they relate to items that are recognized in other comprehensive income or directly in equity. Where current tax or deferred tax arises from the initial accounting for a business combination, the tax effect is included in the accounting for the business combination. Current tax is the expected tax payable or receivable on the taxable income or loss for the year, using tax rates enacted or substantively enacted at the reporting date, and any adjustment to tax payable in respect or previous years. Deferred tax is recognized in respect of temporary differences between the carrying amounts of assets and liabilities for financial reporting purposes, and the amounts used for taxation purposes. Deferred tax is measured at the tax rates that are expected to be applied to temporary differences when they reverse based on the laws that have been enacted or substantively enacted at the reporting date. This method also requires the recognition of future tax benefits, such as tax loss carryforwards, to the extent that realization of such benefits is probable. Deferred tax asset and liability are offset in the consolidated statement of financial position, except if there are for different legal entities, in the same manner the current tax asset and liability are presented. Final tax paid on certain types of income is not considered as income tax when such income is not from the primary revenue generating activities. 31
182 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) t. Kombinasi bisnis t. Business combination Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi di tanggal akuisisi, tanggal dimana pengendalian dialihkan ke Grup. Pengendalian adalah kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional suatu entitas untuk memperoleh manfaat dari aktivitas entitas tersebut. Dalam menilai pengendalian, Grup mempertimbangan hak suara potensial yang sekarang dapat dilaksanakan. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap kepentingan nonpengendali dari pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi mengukur kepentingan nonpengendali pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan kepentingan nonpengendali atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung dan disertakan dalam beban operasi. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Hal ini termasuk pengelompokan derivatif melekat dalam kontrak utama oleh pihak yang diakuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan sebagai laba rugi. Business combinations are accounted for using the acquisition method as at the acquisition date, the date when control is transferred to the Group. Control is the power to govern the financial and operating policies of an entity so as to obtain benefits from its activities. In assessing control, the Group takes into consideration potential voting rights that are currently exercisable. The cost of an acquisition is measured as the aggregate of the consideration transferred, measured at acquisition date fair value and the amount of any non-controlling interest in the acquiree. For each business combination, the acquirer measures the non-controlling interest in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the non-controlling interest in the acquiree s identifiable net assets. Acquisition costs incurred are directly expensed and included in operating expenses. When the Group acquires a business, it assesses the financial assets acquired and liabilities assumed for appropriate classification and designation in accordance with the contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as at the acquisition date. This includes the separation of embedded derivatives in host contracts by the acquiree. If the business combination is achieved in stages, the acquisition date fair value of the acquirer s previously held equity interest in the acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date and the acquirer recognizes the resulting gains or losses as profit or loss. 32
183 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) t. Kombinasi bisnis (Lanjutan) t. Business combination (Continued) Imbalan kontijensi yang dialihkan ke pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontijensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan sebagai aset atau liabilitas, akan diakui sebagai laba rugi atau pendapatan komprehensif lain sesuai dengan PSAK 55 (Revisi 2011). Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontijensi tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap kepentingan nonpengendali atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui sebagai laba rugi. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap unit penghasil kas milik Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas unit penghasil kas tersebut. Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu unit penghasil kas dan operasi tertentu atas unit penghasil kas tersebut dihentikan, maka goodwill tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian dari pelepasan operasi, yang diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi unit penghasil kas yang ditahan. Grup menerapkan PSAK 38 (Revisi 2012), Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali, hanya pada kombinasi bisnis antara entitas sepengendali yang memenuhi persyaratan kombinasi bisnis dalam PSAK 22, Kombinasi Bisnis, baik untuk entitas yang menerima bisnis maupun entitas yang melepas bisnis. Any contingent consideration to be transferred to the acquirer will be recognized at fair value at the acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the contingent consideration which is deemed to be an asset or liability, will be recognized in accordance with PSAK 55 (2011 Revision) either in profit or loss or as other comprehensive income. If the contingent consideration is classified as equity, it is not remeasured until it is finally settled within equity. At acquisition date, goodwill is initially measured at cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for non-controlling interests over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. If this consideration is lower than the fair value of the net assets of the subsidiary acquired, the difference is recognized in profit or loss. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any accumulated impairment losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination is, from the acquisition date, allocated to each of the Group s cash-generating units that are expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the acquiree are assigned to those cash-generating units. Where goodwill forms part of a cash-generating units and part of the operation within that cash-generating units is disposed-of, such goodwill is included in the carrying amount of the operation when determining the gain or loss on disposal of the operation, which is measured based on the relative values of the operation disposed-of and the portion of the cash-generating units retained. The Group applies PSAK 38 (2012 Revision), Business Combination between Entities Under Common Control, only in business combination between entities under common control that meets the requirements of business combination under PSAK 22, Business Combination, both for entity acquiring the business and the entity disposing the business. 33
184 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) t. Kombinasi bisnis (Lanjutan) t. Business combination (Continued) Entitas yang melepas bisnis mengakui selisih antara imbalan yang diterima dengan jumlah tercatat bisnis yang dilepas di ekuitas dan menyajikannya dalam pos tambahan modal disetor dan selanjutnya tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba. Karena kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi pemilikan atas aset, liabilitas, saham atau instrumen kepemilikan lainnya yang dipertukarkan, maka aset maupun liabilitas yang pemilikannya dialihkan harus dicatat sesuai nilai buku berdasarkan metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest). Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, unsurunsur laporan keuangan dari entitas sepengendali yang melakukan kombinasi bisnis untuk periode terjadinya kombinasi bisnis tersebut dan untuk periode perbandingan yang disajikan, harus disajikan sedemikian rupa seolah-olah kombinasi bisnis telah terjadi sejak awal periode laporan keuangan yang disajikan. The disposing entity recognizes the difference between consideration received and the carrying amount of the disposed business in equity and presents it in additional paid-in capital caption and subsequently it cannot be recognized as realized profit or loss or reclassified to retained earnings. Since business combination among entities under common control does not result in a change of the economic substance of the ownership of assets, liabilities, shares or other instruments of ownership which are exchanged, assets or liabilities transferred must be recorded at book values using the pooling of interests method. In applying the pooling of interests method, the components of the financial statements of the entities under common control conducting the business combination occurred and for other periods presented for comparison purposes, must be presented in such a manner as if the business combination has already happened since the beginning of the period presented. u. Penjabaran mata uang asing u. Foreign currency translation Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal pelaporan. Laba atau rugi kurs mata uang asing dari aset dan liabilitas moneter merupakan selisih antara biaya perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal periode, yang disesuaikan dengan suku bunga efektif dan pembayaran selama periode berjalan, dengan biaya perolehan diamortisasi dalam mata uang asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada akhir periode pelaporan. Aset nonkeuangan dan liabilitas nonkeuangan dalam mata uang asing yang diukur pada nilai historis dijabarkan dengan menggunakan kurs pada tanggal transaksi. Laba rugi kurs atas aset keuangan dan liabilitas keuangan yang timbul dari aktivitas operasi disajikan sebagai penghasilan dan biaya didalam hasil aktivitas operasi. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, kurs nilai tukar yang digunakan adalah masing-masing sebesar Rp (Rupiah penuh) dan Rp (Rupiah penuh) untuk 1 Dolar Amerika Serikat ( USD ). Transactions in foreign currencies are translated into Rupiah at the rates prevailing at transaction date. Monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated to Rupiah at exchange rates at reporting date. The foreign exchange gain or loss on monetary items is the difference between amortized cost in Rupiah at the beginning of the period, adjusted for effective interest rate and payments during the period, and the amortized cost in foreign currency translated into Rupiah at the exchange rate at the end of the reporting period. Non-monetary assets and liabilities denominated in a foreign currency that are measured at historical cost are translated using the exchange rate at the date of transaction. Foreign currency gains and losses on financial assets and liabilities that arise from operating activities are presented as income and expenses within results from operating activities. As at 31 December 2014 and 2013, the exchange rates used were Rp 12,440 (whole Rupiah) and Rp 12,189 (whole Rupiah), respectively, for 1 United States Dollar ( US Dollar ). 34
185 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING YANG PENTING (Lanjutan) POLICIES (Continued) v. Segmen operasi v. Operating segment Segmen operasi adalah suatu komponen dari Grup yang melakukan aktivitas bisnis yang menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait atas transaksi dengan komponen lain, yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan kepada segmen tersebut dalam menilai kinerjanya. Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada Direksi sebagai pengambil keputusan operasional Grup. An operating segment is a component of the Group that engages in business activities from which it may earn revenues and incur expenses, including revenues and expenses relating to transactions with other components, whose operating results are regulary reviewed by the chief operating decision maker to make decisions about resources to be allocated to the segment and assess its performance. Operating segments are reported in a manner consistent with the internal reporting provided to Directors as the Group s chief operating decision maker. w. Laba per saham w. Earnings per share Laba per saham dan laba per saham dari operasi yang dilanjutkan dihitung masing-masing dengan membagi laba tahun berjalan dan laba tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan total rata-rata tertimbang saham beredar/ditempatkan dalam tahun yang bersangkutan. Jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar selama periode tersebut dan untuk semua periode sajian disesuaikan untuk peristiwa, selain konversi instrumen berpotensi saham biasa, yang telah mengubah jumlah saham biasa yang beredar tanpa disertai perubahan sumber daya. Earnings per share and earnings per share from continuing operations are calculated by dividing profit for the year and profit for the year from continuing operations attributable to the owners of the Company, respectively by the weighted average of total outstanding/issued shares during the year. The weighted average of total outstanding/issued shares during the period and all presented periods is adjusted for events, except for the conversion of instrument that potentially is ordinary shares, that has changed the total of outstanding shares without a corresponding change in resources. x. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi x. Related parties transactions Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, istilah pihak berelasi yang digunakan sesuai dengan PSAK 7 (Revisi 2010), Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi. Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian. In these consolidated financial statements, the related party terms used are in accordance with PSAK 7 (2010 Revision), Related Party Disclosures. All significant transactions and balances with related parties, are disclosed in the notes to the consolidated financial statements. 35
186 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 4. MERGER DAN AKUISISI ENTITAS ANAK 4. MERGER AND ACQUISITION OF SUBSIDIARIES a. PT Austindo Nusantara Jaya Rent ( ANJR ) a. PT Austindo Nusantara Jaya Rent ( ANJR ) Pada tanggal 17 Januari 2012, Perseroan memperoleh pengendali dengan mengakuisisi 99,99 persen kepemilikan saham dan hak suara atas ANJR dan entitas anaknya. Setelah itu nama ANJR diubah menjadi PT Mitra Pinasthika Mustika Rent ( MPMR ). Tujuan akuisisi ini adalah untuk menciptakan sinergi sebagai perusahaan otomotif. Perhitungan goodwill adalah sebagai berikut: On 17 January 2012, the Company obtained control through acquiring 99,99 percent of share ownership and voting rights in ANJR and its subsidiaries. Subsequently, the name of ANJR was changed to PT Mitra Pinasthika Mustika Rent ( MPMR ). The purpose of the acquisition is to create synergy as automotive company. The goodwill is calculated as follows: 17 Januari/ January 2012 Pembayaran dimuka untuk investasi saham *) Advance payments for investments in shares Imbalan pembelian yang tersisa *) Remaining purchase considerations Jumlah imbalan pembelian dalam kas *) Total purchase considerations in cash Aset teridentifikasi bersih yang diperoleh ( )* Net identifiable assets acquired Goodwill *) Goodwill Berikut adalah perbandingan nilai wajar dengan nilai buku atas aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi: Nilai wajar akuisisi/ Acquisition fair value The following is comparison between fair values and book values of assets acquired and liabilities assumed at the acquisition date: Nilai buku/ Book value Kas dan setara kas *) *) Cash and cash equivalents Piutang usaha dan lainnya *) *) Trade and other receivables Piutang sewa pembiayaan *) *) Finance lease receivables Piutang pembiayaan konsumen *) *) Consumer financing receivables Aset lancar lainnya *) *) Other current assets Aset pajak tangguhan, neto -*) 9.033*) Deferred tax assets, net Aset tetap, neto *) *) Fixed assets, net Aset takberwujud (Catatan 15) *) -*) Intangible assets (Note 15) Aset tidak lancar lainnya *) *) Other non-current assets Utang bank dan pinjaman ( )* ( )* Bank loans and borrowings Utang usaha dan lainnya (73.041)* (73.041)* Trade and other payables Liabilitas pajak tangguhan, neto (39.412)* (691)* Deferred tax liabilities, net Utang lancar lainnya (31.158)* (31.158)* Other current liabilities Utang tidak lancar lainnya (48.257)* (48.257)* Other non-current liabilities Aset teridentifikasi neto *) *) Net identifiable assets * Setelah penyesuaian, lihat Catatan 15 After adjustment, see Note 15 * 36
187 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 4. MERGER DAN AKUISISI ENTITAS ANAK 4. MERGER AND ACQUISITION OF SUBSIDIARIES (Lanjutan) (Continued) a. PT Austindo Nusantara Jaya Rent ( ANJR ) (Lanjutan) Nilai wajar dari aset tetap neto dan aset takberwujud yang diperoleh pada tanggal akuisisi, masing-masing sebesar Rp dan Rp , adalah berdasarkan penilaian dari penilai independen yaitu KJPP Martokoesoemo, Prasetyo & Rekan. Nilai wajar dari aset dan liabilitas teridentifikasi lainnya mendekati nilai buku mereka pada tanggal akuisisi. Liabilitas pajak tangguhan neto sebesar Rp telah memperhitungkan liabilitas pajak tangguhan sebesar Rp dari penyesuaian nilai wajar atas aset dan liabilitas yang teridentifikasi. Pada tanggal 11 September 2012, Perseroan juga membeli tambahan saham baru yang diterbitkan oleh MPMR, dengan nilai nominal Rp 100 (Rupiah penuh) per saham, atau dengan jumlah Rp Pembelian tambahan ini tidak memberikan dampak terhadap goodwill yang telah diakui. a. PT Austindo Nusantara Jaya Rent ( ANJR ) (Continued) Fair values of the acquired net fixed assets and intangible assets, at acquisition date of Rp 1,059,807 and Rp 60,935, respectively, were based on the valuation of an independent appraiser which is KJPP Martokoesoemo, Prasetyo & Rekan. The fair values of other identifiable assets and liabilities approximate their book values at the acquisition date. Net deferred tax liabilities of Rp 39,412 already incorporated deferred tax liabilities of Rp 47,754 from the fair value adjustment of the identifiable assets and liabilities. On 11 September 2012, the Company also purchased additional 500,000,000 shares issued by MPMR, at nominal value of Rp 100 (whole Rupiah) per share, or totaling to Rp 50,000. This additional purchase did not give impact to the recognized goodwill. b. Akuisisi PT Grahamitra Lestarijaya ( GML ) b. Acquisition of PT Grahamitra Lestarijaya ( GML ) Pada tanggal 6 Februari 2013, MPMR mengakuisisi 99,99 persen kepemilikan saham dan hak suara atas GML. Perhitungan goodwill adalah sebagai berikut: On 6 February 2013, MPMR acquired percent of share ownership and voting rights in GML. The goodwill is calculated as follows: 6 Februari/ February 2013 Imbalan pembelian dalam kas *) Purchase considerations in cash Aset teridentifikasi neto yang diperoleh (54.484)* Net identifiable assets acquired Goodwill *) Goodwill * Setelah penyesuaian, lihat Catatan 15 After adjustment, see Note 15 * 37
188 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 4. MERGER DAN AKUISISI ENTITAS ANAK 4. MERGER AND ACQUISITION OF SUBSIDIARIES (Lanjutan) (Continued) b. Akuisisi PT Grahamitra Lestarijaya ( GML ) (Lanjutan) Berikut adalah perbandingan nilai wajar dengan nilai buku atas aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada tanggal akuisisi: Nilai wajar akuisisi/ Acquisition fair value b. Acquisition of PT Grahamitra Lestarijaya ( GML ) (Continued) The following is comparison between fair values and book values of asets required and liabilities assumed at the acquisition date: Nilai buku/ Book value Kas dan setara kas 7.826*) 7.826) Cash and cash equivalents Piutang usaha dan lainnya *) ) Trade and other receivables Aset lancar lainnya *) ) Other current assets Aset tetap, neto *) ) Fixed assets, net Aset tidak lancar lainnya 1.297*) 1.297) Other non-current assets Utang bank dan pinjaman ( )* ( ) Bank loans and borrowings Utang lainnya (30.174)* (30.174) Other payables Liabilitas pajak tangguhan, neto (2.891)* -) Deferred tax liabilities, net Utang tidak lancar lainnya (5.220)* (5.220) Other non-current liabilities Aset teridentifikasi neto *) ) Net identifiable assets Nilai wajar dari aset tetap neto yang diperoleh pada tanggal akuisisi adalah berdasarkan penilaian dari penilai independen yaitu KJPP Benedictus Dharmapuspita & Rekan. Nilai wajar dari aset dan liabilitas teridentifikasi lainnya mendekati nilai buku mereka pada tanggal akuisisi. Jumlah pendapatan neto dan laba komprehensif milik GML yang dimasukkan di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun 2013 sejak tanggal akuisisi masing-masing sebesar Rp dan Rp Fair values of the acquired net fixed assets at acquisition date were based on the valuation of an independent appraiser which is KJPP Benedictus Dharmapuspita & Rekan. The fair values of other identifiable assets and liabilities approximate their book values at the acquisition date. Total GML s net revenues and comprehensive income, which were included in the 2013 consolidated statement of comprehensive income for since the acquisition date, were amounted to Rp 111,398 and Rp 10,482, respectively. * Setelah penyesuaian, lihat Catatan 15 After adjustment, see Note 15 * 38
189 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 4. MERGER DAN AKUISISI ENTITAS ANAK 4. MERGER AND ACQUISITION OF SUBSIDIARIES (Lanjutan) (Continued) c. Akuisisi PT Surya Anugerah Kencana ( SAK ) c. Acquisition of PT Surya Anugerah Kencana ( SAK ) Pada tanggal 31 Mei 2013, MPMR mengakuisisi 99,99 persen kepemilikan saham dan hak suara atas SAK. Perhitungan goodwill adalah sebagai berikut: 31 Mei/ May 2013 On 31 May 2013, MPMR acquired percent of share ownership and voting rights in SAK. The goodwill is calculated as follows: Imbalan pembelian dalam kas *) Purchase considerations in cash Aset teridentifikasi neto yang diperoleh (81.521)* Net identifiable assets acquired Goodwill *) Goodwill Rincian aset dan liabilitas yang diperoleh dari akuisisi adalah sebagai berikut: Nilai wajar akuisisi/ Acquisition fair value Details of assets and liabilities arising from the acquisition are as follows: Nilai buku/ Book value Kas dan setara kas *) ) Cash and cash equivalents Piutang usaha dan lainnya 3.797*) 3.797) Trade and other receivables Persediaan 48*) 48) Inventories Aset lancar lainnya 9.225*) 9.225) Other current assets Aset tetap *) ) Fixed assets Aset tidak lancar lainnya 21*) 21) Other non-current assets Utang bank dan pinjaman ( )* ( ) Bank loans and borrowings Utang usaha dan lainnya (12.714)* (12.714) Trade and other payables Liabilitas pajak tangguhan, neto (1.076)* -) Deferred tax liabilities, net Aset teridentifikasi neto *) ) Net identifiable assets Nilai wajar dari aset tetap neto diperoleh pada tanggal akuisisi adalah berdasarkan penilaian dari penilai independen yaitu KJPP Benedictus Dharmapuspita & Rekan. Nilai wajar dari aset dan liabilitas teridentifikasi lainnya mendekati nilai buku mereka pada tanggal akuisisi. Fair values of the acquired net fixed assets at acquisition date were based on the valuation of an independent appraiser which is KJPP Benedictus Dharmapuspita & Rekan. The fair values of other identifiable assets and liabilities approximate their book values at the acquisition date. Jumlah pendapatan neto dan laba komprehensif milik SAK yang dimasukkan di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian tahun 2013 Grup sejak tanggal akuisisi masing-masing sebesar Rp dan Rp Goodwill merupakan aset takberwujud yang tidak memenuhi syarat untuk diakui secara terpisah, dan timbul dari beberapa faktor skala ekonomis dan sinergi yang akan diperoleh Perseroan sehubungan dengan terintegrasinya usaha. Goodwill yang diakui tidak dapat dikurangkan untuk tujuan pajak penghasilan. Total SAK s net revenues and comprehensive income, which were included in the 2013 consolidated statement of comprehensive income of the Group since the acquisition date, were amounted to Rp 36,975 and Rp 4,907, respectively. Goodwill is an intangible asset that does not qualify for separate recognition occurred from various economics of scale and expected synergies as the result of business integration. None of the recognized goodwill is deductible for income tax purpose. * Setelah penyesuaian, lihat Catatan 15 After adjustment, see Note 15 * 39
190 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 4. MERGER DAN AKUISISI ENTITAS ANAK 4. MERGER AND ACQUISITION OF SUBSIDIARIES (Lanjutan) (Continued) d. Merger PT Mitra Pinasthika Mustika Finance ( MPMF ) dengan PT Sasana Artha Finance ( SAF ) Dalam rangka memperkuat lini bisnis pembiayaan dengan memaksimalkan potensi pasar otomotif di Indonesia yang terus berkembang pesat, maka Grup melaksanakan merger dua entitas anaknya, yaitu MPMF dan SAF, dimana MPMF menjadi entitas yang dipertahankan. Penggabungan usaha ini berlaku efektif pada saat disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU tanggal 14 Mei Saat terjadinya merger, kepentingan nonpengendali yang sebelumnya memiliki saham di SAF melakukan penyetoran modal tambahan dan mempertahankan persentase kepemilikannya di entitas hasil penggabungan. d. Merger of PT Mitra Pinasthika Mustika Finance ( MPMF ) and PT Sasana Artha Finance ( SAF ) In order to strengthen its foothold in the financing business by maximizing the Indonesian automotive market potential, which had continuously shown rapid growth, the Group merged two of its subsidiaries, namely MPMF and SAF, where MPMF was the surviving entity. This merger transaction was effective upon approval by the Minister of Justice and Human Rights under Decree No. AHU dated 14 May When the merger took place, the non-controlling interest in SAF made additional capital contribution to the merged entity and retained its previous ownership interest percentage. 5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS Jasa keuangan/ Financial services 31 Desember 2014 Diluar jasa keuangan/ Non-financial services Jumlah/ Total Kas Cash on hand Bank pada pihak ketiga: Cash in third party banks: Rupiah Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk PT Bank Jasa Jakarta PT Bank Jasa Jakarta PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Bukopin Tbk PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Rabobank International Indonesia PT Rabobank International Indonesia PT Bank Jatim PT Bank Jatim PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Ganesha PT Bank Ganesha PT Bank Hana PT Bank Hana 40
191 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 5. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued) Jasa keuangan/ Financial services 31 Desember 2014 Diluar jasa keuangan/ Non-financial services Jumlah/ Total PT Bank QNB Kesawan Tbk PT Bank QNB Kesawan Tbk PT Bank Sahabat Sampoerna PT Bank Sahabat Sampoerna. PT Bank Agroniaga Tbk PT Bank Agroniaga Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk PT Deutsche Bank Indonesia PT Deutsche Bank Indonesia PT Bank DKI PT Bank DKI Lainnya Others Dolar Amerika Serikat US Dollar PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk DBS Singapore DBS Singapore PT Deutsche Bank Indonesia PT Deutsche Bank Indonesia PT Bank Resona Perdania PT Bank Resona Perdania Lainnya Others Dolar Singapura Singapore Dollar PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk Deposito berjangka pada pihak ketiga: Time deposits in third parties: Rupiah Rupiah PT Bank Hana PT Bank Hana PT Bank Sumitomo Mitsui PT Bank Sumitomo Mitsui PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia PT Bank Panin Syariah PT Bank Panin Syariah PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank UOB Buana Tbk PT Bank UOB Buana Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Sahabat Sampoerna PT Bank Sahabat Sampoerna PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbkac PT Bank Bukopin Tbk PT Bukopin Tbk PT Bank Jabar Banten PT Bank Jabar Banten PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk PT Bank Mutiara Tbk PT Bank Mutiara Tbk PT Bank Mayapada International Tbk PT Bank Mayapada International Tbk PT Bank Royal Indonesia PT Bank Royal Indonesia 41
192 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 5. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued) Jasa keuangan/ Financial services 31 Desember 2014 Diluar jasa keuangan/ Non-financial services Jumlah/ Total PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank ICBC Indonesia PT Bank ICBC Indonesia PT Bank Dinar Indonesia PT Bank Dinar Indonesia PT Bank ICB Bumiputera Tbk PT Bank ICB Bumiputera Tbk PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk PT Bank Mitraniaga Tbk PT Bank Mitraniaga Tbk PT Bank Capital Indonesia Tbk PT Bank Capital Indonesia Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Jasa Jakarta PT Bank Jasa Jakarta Dolar Amerika Serikat US Dollar PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk Kas dan setara kas Cash and cash equivalents Jasa keuangan/ Financial services 31 Desember 2013 Diluar jasa keuangan/ Non-financial services Jumlah/ Total Kas Cash on hand Bank pada pihak ketiga: Cash in third party banks: Rupiah Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk PT Bank Jatim PT Bank Jatim PT Bank ICBC Indonesia PT Bank ICBC Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. PT Bank International Indonesia Tbk PT Bank International Indonesia Tbk PT Bank Agroniaga Tbk PT Bank Agroniaga Tbk PT Bank DKI PT Bank DKI PT Bank QNB Kesawan Tbk PT Bank QNB Kesawan Tbk PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Resona Perdania PT Bank Resona Perdania PT Bank Hana PT Bank Hana PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk PT Bank Ganesha PT Bank Ganesha PT Bank Royal Indonesia PT Bank Royal Indonesia PT Bank Commonwealth PT Bank Commonwealth PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk Lainnya Others
193 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 5. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued) Jasa keuangan/ Financial services 31 Desember 2013 Diluar jasa keuangan/ Non-financial services Jumlah/ Total Dolar Amerika Serikat US Dollar PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia PT Bank Resona Perdania PT Bank Resona Perdania PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk Lainnya Others Deposito berjangka pada pihak ketiga: Time deposits in third parties: Rupiah Rupiah PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank UOB Buana Tbk PT Bank UOB Buana Tbk PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbkac PT Bank Sahabat Sampoerna PT Bank Sahabat Sampoerna PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk PT Bank Mayapada International Tbk PT Bank Mayapada International Tbk PT Bank Bukopin Tbk PT Bukopin Tbk PT Bank Royal Indonesia PT Bank Royal Indonesia PT Bank Dinar Indonesia PT Bank Dinar Indonesia PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Mutiara Tbk PT Bank Mutiara Tbk PT Bank ICB Bumiputera Tbk PT Bank ICB Bumiputera Tbk PT Bank DKI PT Bank DKI Kas dan setara kas Cash and cash equivalents Tingkat suku bunga rata-rata setahun atas deposito berjangka: Average interest rates per annum for time deposits: Rupiah 8,00% - 10,75% 9,27% Rupiah Dolar Amerika Serikat 2,67% - 2,75% - US Dollar Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, tidak ada saldo kas dan setara kas yang ditempatkan pada pihak berelasi. As of 31 December 2014 and 2013, there were no cash and cash equivalents deposited at related parties. 43
194 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 6. KAS YANG DIBATASI PENGGUNAANNYA 6. RESTRICTED CASH Bank pada pihak ketiga (Rupiah) Cash in third party banks (Rupiah) PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank DBS Indonesia - 11 PT Bank DBS Indonesia Deposito pada pihak ketiga (Rupiah) Time deposit in third party bank (Rupiah) PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk Pada tanggal 31 Desember 2013, kas yang dibatasi penggunaannya adalah jaminan kas atas utang bank (Catatan 21), dan tidak ada yang ditempatkan pada pihak berelasi. As of 31 December 2013, the restricted cash was cash collateral for bank loans (Note 21), and none placed at related party. 7. PIUTANG USAHAPIHAK KETIGA 7. TRADE RECEIVABLES Piutang usaha dalam Rupiah: ) ) Trade receivables in Rupiah: Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai (2.158) (2.385) Less: allowance for impairment losses ) ) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut: The movement of allowance for impairment loss is as follows: Saldo awal 2.385) 601 Beginning balance Penambahan cadangan, neto setelah pemulihan 2.536) Increase in allowance, net of amount recovered Penghapusan (2.763) - Written-off Saldo akhir 2.158) Ending balance Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai tersebut cukup untuk menutupi kerugian dari tidak tertagihnya piutang usaha. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, piutang usaha masing-masing sebesar Rp dan Rp dijaminkan untuk pinjaman jangka panjang (Catatan 21). Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, tidak ada piutang usaha dari pihak berelasi. Management believes that the allowance for impairment losses is adequate to cover losses on uncollectible trade receivables. As of 31 December 2014 and 2013, trade receivables amounted to Rp 140,409 and Rp 118,418, respectively, were pledged as collateral for long-term borrowings (Note 21). As of 31 December 2014 and 2013, there were no trade receivables from related parties. 44
195 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 8. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 8. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES Piutang pembiayaan konsumen, bruto (Rupiah) )) ) Consumer financing receivables, gross (Rupiah) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui ( )) ( ) Unearned consumer financing income )) ) Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif ( )) (58.121) Less: allowance for collective impairment losess Piutang pembiayaan konsumen, neto )) ) Consumer financing receivables, net Bagian lancar, neto ( )) ( ) Current portion, net Bagian tidak lancar, neto )) ) Non-current portion, net Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut: The movement in allowance for impairment loss is as follows: Saldo awal ) ) Beginning balance Penambahan cadangan ) ) Increase in allowance Penghapusan ( ) (83.657) Written-off Saldo akhir ) ) Ending balance Piutang pembiayaan konsumen pada tanggal 31 Desember 2014 dan 31 Desember 2013 terdiri dari: Consumer financing receivables as of 31 December 2014 and 31 December 2013 consist of: Kendaraan bermotor roda empat ) ) Four-wheel vehicles Kendaraan bermotor roda dua ) ) Two-wheel vehicles ) ) Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai telah memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang. Piutang pembiayaan konsumen dijamin oleh Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dari kendaraan bermotor terkait. Piutang pembiayaan konsumen dijadikan jaminan atas pinjaman jangka panjang (Catatan 21). Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, tidak ada piutang pembiayaan konsumen dari pihak berelasi. Management believes that the allowance for impairment losses is adequate to cover possible losses on uncollectible receivables. The consumer financing receivables are secured by the related certificates of ownership (BPKB) of the corresponding vehicles. The consumer financing receivables are pledged as collateral for long-term borrowings (Note 21). As of 31 December 2014 and 2013, there were no consumer financing receivables from related parties. 45
196 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 9. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 9. FINANCE LEASE RECEIVABLES Tagihan sewa pembiayaan bruto, jatuh tempo dalam periode: Gross finance lease receivables, due in periods: Kurang dari setahun Less than a year Rupiah ) ) Rupiah Dolar Amerika Serikat ) ) US Dollar 1 5 tahun 1 5 years Rupiah ) ) Rupiah Dolar Amerika Serikat ) ) US Dollar ) ) Nilai sisa yang terjamin ) ) Guaranteed residual value Investasi sewa pembiayaan bruto ) ) Gross investment in finance leases Dikurangi: Less: Pendapatan sewa pembiayaan belum diakui: Unearned finance lease income: Rupiah ( ) ( ) Rupiah Dolar Amerika Serikat (28.211) (18.935) US Dollar Simpanan jaminan ( ) ( ) Guarantee deposits Investasi neto dalam sewa pembiayaan, sebelum cadangan kerugian penurunan nilai ) ) Net investment in finance leases, before allowance for impairment losses Cadangan kerugian penurunan nilai (5.880) (5.120) Allowance for impairment losses Investasi neto dalam sewa pembiayaan setelah cadangan kerugian penurunan nilai ) ) Net investment in finance leases, after allowance for impairment losses Bagian lancar ( ) ( ) Current portion Bagian tidak lancar ) ) Non-current portion Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai adalah sebagai berikut: The movement of allowance for impairment losses is as follows: Saldo awal Beginning balance Penambahan (pemulihan) cadangan, neto setelah pemulihan 760 (3.300) Addition (reversal) of allowance, net of amount recovered Saldo akhir Ending balance Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan nilai telah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang. Piutang sewa pembiayaan dijamin dengan aset yang dibiayai, dan dijaminkan untuk pinjaman jangka panjang (Catatan 21). Management believes that the allowance for impairment losses is adequate to cover losses on uncollectible receivables. The finance lease receivables are collaterized with the financed assets and are pledged as collateral for long-term borrowings (Notes 21). 46
197 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 9. PIUTANG SEWA PEMBIAYAAN 9. FINANCE LEASE RECEIVABLES (Lanjutan) (Continued) Pada awal kontrak sewa pembiayaan, penyewa diwajibkan untuk menempatkan jaminan sewa yang akan digunakan sebagai pembayaran atas pembelian aset sewa pada akhir masa sewa pembiayaan apabila penyewa pembiayaan melaksanakan hak opsi. Apabila hak opsi tidak dilaksanakan, jaminan sewa tersebut akan dikembalikan kepada penyewa. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, tidak ada piutang sewa pembiayaan dari pihak berelasi. At the inception of the lease agreement, the lessee is required to place a lessee deposit, which will be used as a payment for the purchase of the leased assets at the end of the lease period if the lessee exercises the related purchase option. Otherwise, the lease deposit will be returned to the lessee. As of 31 December 2014 and 2013, there were no finance lease receivables from related parties. 10. PERSEDIAAN 10. INVENTORIES Barang dagangan dan barang jadi Merchandise and manufactured inventories Barang dalam pengolahan Work in process Bahan baku Raw materials Barang dagangan dalam perjalanan Merchandise inventories in transit Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi bahwa persediaan pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 harus diturunkan sehingga tidak terbentuk cadangan kerugian penuruan nilai. Persediaan pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, telah diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing sebesar Rp dan Rp Manajemen berkeyakinan bahwa total pertanggungan asuransi ini memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul. Pada tanggal 31 Desember 2014, persediaan sebesar Rp dijaminkan untuk pinjaman jangka panjang (Catatan 21). Management believes that there is no indication that the inventory values as of 31 December 2014 and 2013 need to be impaired, and therefore no allowance for impairment losses is provided. The inventories as of 31 December 2014 and 2013, are covered by insurance against loss of fire and other risks equivalent to Rp 1,101,046 and Rp 359,514, respectively. Management believes the total insurance coverage is adequate to cover losses which may arise. As of 31 December 2014, inventories amounted to Rp 59,591 was pledged as collateral for long-term borrowings (Note 21). 47
198 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 11. PERPAJAKAN 11. TAXATION a. Utang pajak penghasilan a. Income tax payables Utang pajak penghasilan terdiri dari utang pajak penghasilan pasal 25 dan 29. Income tax payables consist of income tax article 25 and 29 payables. b. Utang pajak lainnya terdiri dari: b. Other tax payables consist of: Pajak penghasilan: Income tax: Pasal ) 9.344) Article 21 Pasal ) -) Article 22 Pasal 23 dan 4(2) 4.508) 3.408) Article 23 and 4(2) Pasal ) -) Article 26 Pajak Pertambahan Nilai ) 9.937) Value Added Tax ) ) c. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan adalah sebagai berikut: c. The components of income tax expense (benefit) are as follows: Perseroan The Company Kini -) -) Current Tangguhan (20.420) (15.706) Deferred (20.420) (15.706) Entitas anak Subsidiaries Kini ) ) Current Tangguhan (1.271) (4.847) Deferred ) ) Konsolidasian Consolidated Kini ) ) Current Tangguhan (21.691) (20.553) Deferred ) ) d. Rekonsiliasi antara laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan dengan beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut: d. The reconciliation between consolidated profit before income tax and income tax expense is as follows: Laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan ) ) Eliminasi transaksi dengan entitas anak ) ) Laba sebelum pajak penghasilan entitas anak ( ) ( ) Consolidated profit before income tax Elimination of transactions with subsidiaries Subsidiaries profit before income tax 48 PT Mitra Pinasthika Mustika
199 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued) Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan ) ) Beban pajak penghasilan dihitung dengan tarif pajak yang berlaku (25%) ) ) The Company s profit before income tax Income tax expense at tax rate of 25% Tax effect of permanent differences Pengaruh pajak dari perbedaan permanen (75.165) ( ) Rugi pajak yang tidak diakui tahun berjalan 6.813) ) Current year s unrecognized tax losses Kekurangan (kelebihan) penyisihan di tahun-tahun sebelumnya (5.262) 5.127) Under (over) provided in prior years Beban (manfaat) pajak penghasilan: Income tax expense (benefit): Perseroan (20.420) (15.706) The Company Entitas anak ) ) Subsidiaries Beban pajak penghasilan ) ) Income tax expense Pajak penghasilan dihitung untuk setiap entitas karena pelaporan pajak penghasilan badan konsolidasian tidak diperbolehkan. e. Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak Perseroan dengan penghasilan kena pajak Perseroan adalah sebagai berikut: Income tax is computed for each legal entity as consolidated corporate income tax return is not permitted. e. The reconciliation between profit before income tax of the Company and the Company s taxable income is as follows: Laba sebelum pajak penghasilan Perseroan ) ) Profit before income tax of the Company Perbedaan temporer: Temporary differences: Kompensasi karyawan 9.315) ) Employee compensation Liabilitas imbalan kerja 5.063) 3.941) Employee benefits obligation Penyusutan aset tetap 2.785) 3.318) Depreciation of fixed assets Jasa tenaga ahli 1.289) 2.860) Professional fees Penyesuaian nilai wajar dari akuisisi MPMR ) ) Fair value adjustments arising from acquisition of MPMR ) ) Perbedaan tetap: Permanent differences: Penghasilan dividen ( ) ( ) Dividend income Biaya penerbitan saham -) (96.186) Share issuance costs Pendapatan bunga kena pajak final (27.462) (25.473) Interest income subject to final tax Beban bunga ) ) Interest expense Lainnya 4.612) 1.507) Others ( ) ( ) Rugi fiskal Perseroan (27.249) ( ) Tax loss of the Company Tarif pajak yang berlaku 25%) 25%) Enacted tax rate Beban pajak kini Perseroan -) -) Current income tax expense of the Company Utang pajak penghasilan badan: Corporate income tax payables: Perseroan -) -) The Company Entitas anak ) ) Subsidiaries ) ) 49 PT Mitra Pinasthika Mustika
200 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued) Rugi fiskal Perseroan hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan pajak penghasilan badan. Jumlah rugi fiskal Perseroan tahun 2014 didasarkan atas perhitungan sementara, karena sampai dengan laporan keuangan konsolidasi ini disetujui untuk diterbitkan oleh manajemen, Perseroan belum menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan ( SPT ) pajak penghasilan badan. Rugi fiskal Perseroan tahun 2013 yang dilaporkan di SPT pajak penghasilan badan yang bersangkutan adalah sebesar Rp f. Saldo pajak tangguhan yang diakui, dan pergerakan selama tahun berjalan terdiri dari: Tax loss of the Company as a result of the reconciliation becomes the basis in preparing the corporate income tax return. The amount of tax loss for 2014 is based on preliminary calculations, as up to the date when this consolidated financial statements were authorized for issuance by management, the Company has not yet submitted its corporate income tax return. The 2013 tax loss of the Company as reported in the annual corporate income tax return is amounted to Rp 169,180. f. Recognized deferred tax balances, and the movement thereof during the year were comprised of the following: 2013 Diakui di laba rugi tahun berjalan/ Recognized in profit or loss, during the year Diakui di pendapatan komprehensif lainnya/ Recognized in other comprehensive income 2014 Perseroan: The Company: Aset pajak tangguhan Deferred tax assets Penyusutan aset tetap 2.110) 1.188) -) 3.298) Depreciation of fixed Assets Liabilitas imbalan kerja 4.065) 1.185) 1.027) 6.277) Employee benefits obligation Beban bonus yang masih harus dibayar -) 1.200) -) 1.200) Accrual bonus Kompensasi berbasis saham -) 5.250) -) 5.250) Share-based compensation Beban yang masih harus dibayar lainnya -) 1.051) -) 1.051) Other accruals Lindung nilai arus kas -) -) ) ) Cash flow hedge Liabilitas pajak tangguhan 6.175) 9.874) ) ) Penyesuaian nilai wajar dari akuisisi MPMR (27.848) ) -) (17.302) Deferred tax liabilities Fair value adjustments arising from acquisition of MPMR (21.673) ) ) ) 50 PT Mitra Pinasthika Mustika
201 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued) f. Saldo pajak tangguhan yang diakui, dan pergerakan selama tahun berjalan terdiri dari (Lanjutan): f. Recognized deferred tax balances, and the movement thereof during the year were comprised of the following (Continued): 2013 Diakui di laba rugi tahun berjalan/ Recognized in profit or loss, during the year Diakui di pendapatan komprehensif lainnya/ Recognized in other comprehensive income 2014 Entitas anak Subsidiaries Aset pajak tangguhan, neto ) 1.271) 2.808) ) Deferred tax assets, net Total neto 4.021) ) ) ) Aset pajak tangguhan Deferred tax assets Perseroan ) The Company Entitas anak ) Subsidiaries Total aset pajak tangguhan ) Total deferred tax assets Liabilitas pajak tangguhan ( Deferred tax liabilities Perseroan -) The Company Entitas anak (3.679) Subsidiaries Total liabilitas pajak tangguhan (3.679) Total deferred tax liabilities 2012 Diakui di laba rugi dan penyesuaian tahun berjalan/ Recognized in profit or loss and adjustments made, during the year Diakui di pendapatan komprehensif lainnya/ Recognized in other comprehensive income 2013 Perseroan: The Company: Aset pajak tangguhan Deferred tax asset Penyusutan aset tetap 1.572) 538) -) 2.110) Depreciation of fixed assets Liabilitas imbalan kerja 3.117) 986) (38) 4.065) Employee benefits obligation 4.689) 1.524) (38) 6.175) Liabilitas pajak tangguhan Penyesuaian nilai wajar dari akuisisi MPMR (42.030) 8.007) -) (34.023) Deferred tax liabilities Fair value adjustments arising from acquisition of MPMR (37.341) 9.531) (38) (27.848) 51 PT Mitra Pinasthika Mustika
202 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued) f. Saldo pajak tangguhan yang diakui, dan pergerakan selama tahun berjalan terdiri dari (Lanjutan): f. Recognized deferred tax balances, and the movement thereof during the year were comprised of the following (Continued): 2012 Diakui di laba rugi dan penyesuaian tahun berjalan/ Recognized in profit or loss and adjustments made, during the year Diakui di pendapatan komprehensif lainnya/ Recognized in other comprehensive income 2013 Entitas anak Subsidiaries Aset pajak tangguhan, neto ) ) ) Deferred tax assets, net Total neto (17.843) ) ) Aset pajak tangguhan Deferred tax assets Perseroan (-) The Company Entitas anak ) Subsidiaries Total deferred tax Total aset pajak tangguhan ) assets Liabilitas pajak tangguhan ( Deferred tax liabilities Perseroan (27.848) The Company Entitas anak -) Subsidiaries Total liabilitas pajak tangguhan (27.848) Total deferred tax liabilities Pada 31 Desember 2014, Perseroan dan entitas anaknya memiliki rugi fiskal yang dapat dikompensasi sebesar Rp (2013: Rp ), dimana sebesar Rp (2013: Rp ) tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan. Pada 31 Desember 2014, rugi fiskal yang dapat dikompensasi akan berakhir ditahun 2016 sampai dengan Realisasi dari aset pajak tangguhan Perseroan dan entitas anaknya tergantung pada laba operasinya. Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan yang diakui dapat direalisasikan dengan kompensasi pajak penghasilan atas laba kena pajak pada periode mendatang. Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Perseroan dan masing-masing entitas anaknya menghitung, menetapkan dan membayar sendiri jumlah pajak yang terutang secara individu. Otoritas pajak dapat menetapkan atau mengubah hak dan/kewajiban pajak tersebut dalam batas waktu yang ditentukan sesuai ketentuan yang berlaku. As of 31 December 2014, the Company and its subsidiaries had tax loss carry-forwards of Rp 263,532 (2013: Rp 227,151), of which Rp 263,532 (2013: Rp 209,319) is not recognized as deferred tax assets. At 31 December 2014, the tax loss carryforwards will expire in 2016 until Realization of the Company and its subsidiaries deferred tax assets is dependent upon their profitable operations. Management believes that the recognized deferred tax assets are probable of being realized through offset against taxes due on future taxable income. Under the taxation laws of Indonesia, the Company and each of its subsidiaries submit individual tax returns on the basis of self assessment. The tax authorities may assess or amend taxes within the statute of limitations, under prevailing regulations. 52 PT Mitra Pinasthika Mustika
203 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 11. PERPAJAKAN (Lanjutan) 11. TAXATION (Continued) Dalam menentukan nilai pajak kini dan pajak tangguhan, Perseroan dan entitas anak mempertimbangkan dampak dari posisi pajak yang tidak pasti dan apakah penambahan pajak dan bunga mungkin terjadi. Manajemen berkeyakinan bahwa akrual atas liabilitas pajak cukup untuk semua tahun pajak yang masih terbuka (belum diperiksa) berdasarkan penelaahan banyak faktor, termasuk interpretasi dari peraturan pajak dan pengalaman sebelumnya. Penilaian dilakukan berdasarkan estimasi dan asumsi dan melibatkan pertimbangan mengenai kejadian di masa mendatang. Informasi baru yang tersedia menyebabkan manajemen mengubah pertimbangannya berkaitan dengan kecukupan liabilitas pajak yang telah ada. Perubahan terhadap liabilitas pajak akan berdampak pada beban pajak pada periode dimana penentuan tersebut ditetapkan. In determining the amount of current and deferred tax, the Company and subsidiaries take into account the impact of uncertain tax positions and whether additional taxes and interest may be due. Management believes that the accruals for tax liabilities are adequate for all open tax years based on its assessment of many factors, including interpretations of tax law and prior experience. The assessment relies on estimates and assumptions and may involve a series of judgment about future events. New information may become available that causes management to change its judgment regarding the adequacy of existing tax liabilities. Such changes to tax liabilities will impact tax expense in the period that such determination is made. 12. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 12. INVESTMENTS IN ASSOCIATES Bagian Grup atas laba entitas asosiasi di tahun berjalan adalah sebesar Rp (2013: Rp 4.348). The Group s share of associates profit for the year is Rp 5,283 (2013: Rp 4,348). Informasi keuangan entitas asosiasi adalah sebagai berikut: Nilai tercatat investasi/ Carrying amount of investment Jumlah aset/ Total assets The financial information of the associates is as follows: Jumlah liabilitas/total liabilities Kepemilikan/ Ownership Pendapatan/ Revenues 2014: 2014: PT Asuransi Indrapura ,00% PT Asuransi Indrapura Lainnya ,40% - 40,00% Others : 2013: PT Asuransi Indrapura ,00% PT Asuransi Indrapura Lainnya ,40% - 40,00% (358) Others Laba (rugi)/ Profit (loss) Harga pasar kuotasian tidak tersedia untuk mencerminkan nilai wajar investasi diatas. Quoted market prices are not available to reflect the fair values of investments above. 13. DEPOSIT JAMINAN 13. GUARANTEE DEPOSITS Merupakan jaminan Grup berupa deposito berjangka Rupiah yang dibatasi penggunaannya pada: Represent the Group s collateral in form of restricted Rupiah time deposits at: PT Astra Honda Motor (pemasok utama) PT Astra Honda Motor (main supplier) Lainnya Others PT Mitra Pinasthika Mustika
204 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 14. ASET TETAP, NETO 14. FIXED ASSETS, NET Aset tetap yang dimiliki langsung oleh Perseroan dan entitas anaknya terdiri dari: The directly owned fixed assets of the Company and its subsidiaries consist of: 2014 Reklasifikasi ke aset yang dimiliki untuk dijual/ Saldo awal/ Reclassifications Saldo akhir/ Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ to assets Ending balance Additions Deductions Reclassifications held for sale Balance Biaya perolehan: Acquisition cost: Aset tetap siap pakai: In used fixed assets: Tanah ) ) - 449) -) ) Land Bangunan ) ) (196) ) (21.481) ) Buildings Perlengkapan bangunan ) 3.706) (262) 243) (1.742) ) Building equipment Mesin dan peralatan ) ) (111) -) -) ) Machinery and equipment Kendaraan ) ) ( ) -) -) ) Vehicles Peralatan kantor ) ) (1.648) ) (18) ) Office equipment Sarana dan prasarana ) ) (717) 2.574) (658) ) Facilities and infrastructures ) ) ( ) ) (23.899) ) Aset dalam pembangunan ) ) (4.551) (68.916) -) ) Assets under construction ) ) ( ) - (23.899) ) Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Bangunan (56.440) (18.547) 188) ) (69.635) Buildings Perlengkapan bangunan (16.501) (4.599) 224) ) (19.854) Building equipment Mesin dan peralatan (44.654) (12.050) 75) - -) (56.629) Machinery and equipment Kendaraan ( ) ( ) ) - -) ( ) Vehicles Peralatan kantor (40.730) (20.223) 1.611) - 13) (59.329) Office equipment Sarana dan prasarana (11.095) (2.970) 661) - 352) (13.052) Facilities and infrastructures ( ) ( ) ) ) ( ) Nilai tercatat ) (17.348) ) Carrying amount 2013 Penambahan melalui akuisisi/ Saldo awal/ Additions Saldo akhir/ Beginning through Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending balance acquisition Additions Deductions Reclassifications Balance Biaya perolehan: Acquisition cost: Aset tetap siap pakai: In used fixed assets: Tanah ) 4.663) ) (295) -) ) Land Bangunan ) 4.413) ) (442) ) ) Buildings Perlengkapan bangunan ) -) 5.009) (51) 372) ) Building equipment Mesin dan peralatan ) 64) 2.083) (87) 6.035) ) Machinery and equipment Kendaraan ) ) ) ( ) 2.624) ) Vehicles Peralatan kantor ) 459) ) (2.778) 3.747) ) Office equipment Sarana dan prasarana ) -) 2.484) (42) 276) ) Facilities and infrastructures ) ) ) ( ) ) ) Aset tetap dalam pembangunan ) -) ) -) (32.066) ) Assets under construction ) ) ) ( ) -) ) Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation: Bangunan (41.224) -) (15.292) 76) -) (56.440) Buildings Perlengkapan bangunan (12.158) -) (4.394) 51) -) (16.501) Building equipment Mesin dan peralatan (34.041) -) (10.700) 87) -) (44.654) Machinery and equipment Kendaraan ( ) -) ( ) ) -) ( ) Vehicles Peralatan kantor (28.476) -) (13.688) 1.434) -) (40.730) Office equipment Sarana dan prasarana (9.427) -) (1.698) 30) -) (11.095) Facilities and infrastructures ( ) -) ( ) ) -) ( ) Nilai tercatat ) Carrying amount 54 PT Mitra Pinasthika Mustika
205 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 14. ASET TETAP, NETO (Lanjutan) 14. FIXED ASSETS, NET (Continued) Penyusutan dibebankan pada: Depreciation expenses are charged to: Biaya pokok pendapatan ) Cost of revenues Beban usaha Operating expenses ) Rincian (rugi) laba atas penjualan dan penghapusan aset tetap adalah sebagai berikut: Details of (losses) gain on sale and disposal of fixed assets are as follows: Penerimaan dari penjualan aset tetap ) ) Proceeds from sale of fixed assets Nilai tercatat ( ) ( ) Carrying amount 3.264) (12.516) Informasi lainnya yang relevan: Other relevant information: Aset tetap disusutkan penuh tapi masih digunakan Fully depreciated fixed assets but are still in use Jaminan keagenan ke PT Astra Honda Motor Pledged as dealership guarantee to PT Astra Honda Motor Jaminan pinjaman jangka panjang (Catatan 21) Collaterals for long-term borrowings (Note 21) Aset dalam konstruksi: Assets under construction: Jenis aset Bangunan dan peralatan Buildings and office Type of assets kantor equipment Persentase penyelesaian 84% - 99% 0,45% - 98,19% Percentage of completion Perkiraan selesai Estimated to be completed Nilai pertanggungan asuransi Sum insured Biaya pinjaman yang dikapitalisasi sebagai aset dalam pembangunan selama tahun 2014 dan 2013 masing-masing sejumlah Rp dan nihil. Aset tetap diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya, yang jumlahnya menurut pendapat manajemen memadai untuk menutupi kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat semua aset Grup dapat terealisasi seluruhnya dan oleh karena itu, tidak diperlukan cadangan kerugian penurunan nilai atas aset tetap. Borrowing costs capitalized to assets under construction during 2014 and 2013 amounted to Rp 4,220 and nil, respectively. Fixed assets are insured against loss of fire and other risks at an amount which management believes is adequate to cover possible losses on the insured assets. Management is of the opinion that the carrying amount of all assets of the Group are fully recoverable and therefore, no allowance for impairment losses is necessary. 55 PT Mitra Pinasthika Mustika
206 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 14. ASET TETAP, NETO (Lanjutan) 14. FIXED ASSETS, NET (Continued) Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, nilai wajar aset tetap diestimasi masing-masing sebesar Rp dan Rp Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, aset tetap tertentu masing-masing sebesar Rp dan Rp , dijaminkan untuk pinjaman jangka panjang (Catatan 21). As of 31 December 2014 and 2013, the fair values of fixed assets are estimated at Rp 3,581,865 and Rp 3,114,814, respectively. As of 31 December 2014 and 2013, certain fixed assets amounting to Rp 316,403 and Rp 1,781,046, respectively, are pledged as collateral for long-term borrowings (Note 21). 15. GOODWILL DAN ASET TAKBERWUJUD 15. GOODWILL AND OTHER INTANGIBLE LAINNYA ASSETS a. Goodwill a. Goodwill Mutasi saldo goodwill adalah sebagai berikut: The movement of goodwill is as follows: Saldo awal Beginning balance Perolehan melalui kombinasi bisnis (Catatan 4) Acquisition through business combination (Note 4) Penyesuaian Adjustment Saldo akhir Ending balance Penyesuaian adalah akumulasi koreksi-koreksi terhadap akuntansi saat akuisisi yang tidak material. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, jumlah nilai tercatat goodwill dialokasikan pada setiap unit penghasil kas ( UPK ) sebagai berikut: Adjustment represents the accumulation of immaterial corrections made to the initial accounting for the acquisitions. For the purpose of impairment testing, the aggregate carrying amounts of goodwill allocated to each cash generating unit ( CGU ) is as follows: MPMR MPMR MPMF MPMF GML GML SAK SAK SAF SAF Sesuai dengan yang dijelaskan dalam catatan 4d, karena merger MPMF dan SAF, goodwill yang sebelumnya dialokasikan kepada SAF pada saat merger dialokasikan kepada MPMF sebagai entitas yang dipertahankan. As described in note 4d, because of the merger between MPMF and SAF, the goodwill previously allocated to SAF at the time of the merger was reallocated to MPMF as the surviving entity. 56 PT Mitra Pinasthika Mustika
207 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 15. GOODWILL DAN ASET TAKBERWUJUD 15. GOODWILL AND OTHER LAINNYA (Lanjutan) INTANGIBLE ASSETS (Continued) a. Goodwill (Lanjutan) a. Goodwill (Continued) Perseroan melakukan pengujian penurunan nilai UPK dan goodwill yang teralokasi sebagaimana dimaksud di atas paling sedikit setahun sekali dan pada setiap akhir tahun. Untuk setiap UPK dan goodwill yang teralokasi sebagaimana dimaksud di atas, jumlah terpulihkan pada tanggal pelaporan adalah berdasarkan jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakainya, keduanya diukur secara umum dengan cara mendiskontokan arus kas masa depan yang dihasilkan dari penggunaan UPK dimaksud secara berkelanjutan. Asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan nilai terpulihkan adalah sebagai berikut: The Company performs impairment test for the above CGU s and goodwill allocated to them at the minimum annually and at every end of year. For every CGU above and goodwill allocated to it, the recoverable amount as at each reporting period was determined based on the higher of their fair value less costs of disposal and their value in use, both of which were generally measured by discounting the future cash flows to be generated from the continuing use of the CGU. Key assumptions used in the calculation of recoverable amounts are as follows: 31 December/ 31 Desember/ December 2014 December 2013 MPMR MPMF GML SAK MPMR MPMF Tingkat pertumbuhan tetap 5,00% 5,00% 5,00% 5,00% 10,00% 6,30% Terminal growth rate Tingkat diskonto 13,25% 11,00% 13,25% 14,59% 14,12% 10,68% Discount rate Tingkat pertumbuhan pendapatan (rata-rata selama tiga sampai lima tahun kedepan) 11,30% 14,00% 19,10% 11,70% 20,00% 16,00% Revenue growth rate (average of the next three to five years) Jumlah terpulihkan untuk SAK dan GML serta goodwill yang teralokasi pada tanggal 31 Desember 2013 ditentukan berdasarkan penilaian pada saat akuisisi di tahun 2013 (Catatan 4). Tingkat pertumbuhan tetap diestimasi dengan mempertimbangkan pertumbuhan organik UPK tersebut untuk selamanya dari pertumbuhan makro ekonomi Indonesia yang diharapkan. Tingkat diskonto merupakan nilai setelah pajak yang diestimasikan berdasarkan tingkat biaya modal ratarata tertimbang yang relevan terhadap industri UPK yang bersangkutan. Arus kas selama lima tahun kedepan digunakan sebagai dasar perhitungan dalam model arus kas terdiskonto, dimana arus kas ini didasarkan pada tren hasil dari aktivitas komersial UPK. The recoverable amounts of SAK and GML together with the respective goodwill as of 31 December 2013 were determined based on the valuation performed at the time of acquisition in 2013 (Note 4). The terminal growth rate is estimated by taking into account the CGU s organic growth in perpetuity and the expected growth of macro economy in Indonesia. The discount rate is post-tax measure estimated based on the weighted average cost of capital relevant to the respective CGU s industry. Five years of future cash flows are included in the discounted cash flow model and are based on the yield trend of the CGU commercial activities. 57 PT Mitra Pinasthika Mustika
208 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 15. GOODWILL DAN ASET TAKBERWUJUD 15. GOODWILL AND OTHER LAINNYA (Lanjutan) INTANGIBLE ASSETS (Continued) a. Goodwill (Lanjutan) a. Goodwill (Continued) Pertumbuhan pendapatan dihitung berdasarkan hasil masa depan yang diharapkan dengan mempertimbangkan hal-hal seperti indikator ekonomi yang stabil, seperti GDP per kapita, suku bunga, kurs mata uang dan tingkat inflasi yang mempengaruhi daya beli. Berdasarkan penelaahannya atas status goodwill pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa penurunan nilai untuk goodwill tidak diperlukan karena kemungkinan perubahan yang wajar terhadap asumsi-asumsi penting tidak akan menyebabkan nilai tercatat UPK melebihi jumlah terpulihkan. Budgeted revenue growth is based on expectation of future outcomes taking into account the factors such as stable economic indicators such as GDP per capita, interest rates, exchange rate and inflation rate that influence the purchasing power parity. Based on evaluation of the status of goodwill at year end, management believes that no impairment of goodwill is necessary because any reasonably possible changes to the key assumptions will not cause the carrying amount of the CGU to exceed their recoverable amounts. b. Aset takberwujud lainnya b. Other intangible assets Mutasi saldo aset takberwujud lainnya adalah sebagai The movement of other intangible assets is as follows: berikut: Harga perolehan: Cost: Saldo awal ) Beginning balance Penambahan -) - Addition Saldo akhir ) Ending balance Akumulasi amortisasi: Accumulated amortization: Saldo awal (24.374) (12.187) Beginning balance Penambahan (12.187) (12.187) Addition Saldo akhir (36.561) (24.374) Ending balance ) Aset takberwujud lainnya terdiri dari kontrak pelanggan dan hubungan pelanggan. Other intangible assets consist of customer contracts and customer relationships. 16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS Instrumen keuangan derivatif terdiri dari: The Company s derivative financial instruments comprise: 2014 Derivatives designated in hedging Derivatif yang ditujukan untuk lindung nilai relationships Kontrak foreign currency option (65.898) Foreign currency option contracts Kontrak cross currency-interest rate swap (9.154 Cross currency-interest rate swap contracts Derivatif yang tidak ditujukan untuk lindung nilai (((2.557) Derivatives not designated in hedging relationships ((59.301) PT Mitra Pinasthika Mustika 58
209 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS (Lanjutan) (Continued) 2014 Dikurangi: Bagian yang akan jatuh tempo dalam satu tahun ( Less: Current maturities Aset lancar ((2.487) Current assets Liabilitas jangka pendek (2.557 Current liabilities Bagian jangka panjang ( Long-term portion Aset tidak lancar (12.055) Non-current assets Liabilitas jangka panjang (71.286) Non-current liabilities a. Kontrak foreign currency option a. Foreign currency option contracts Kontrak foreign currency option yang diadakan oleh Perseroan dengan pihak ketiga memiliki ketentuan sebagai berikut pada tanggal 31 December 2014: The foreign currency option contracts entered into by the Company with the following counter parties had the following terms as of 31 December 2014: Jumlah nosional/ Notional amount Tingkat premi/ Premium rate Nilai wajar/ Fair value Pada/ As of 31 Desember/ December 2014 Deutsche Bank AG, Singapore Branch USD % p.a. USD IDR ANZ, Singapore Branch USD % p.a. USD IDR Morgan Stanley & Co. International plc USD % p.a. USD IDR Bank of Tokyo Mitsubishi USD % p.a. USD IDR USD IDR Tanggal efektif dan tanggal jatuh tempo seluruh kontrak foreign currency option di atas masing-masing adalah 19 September 2014 dan 19 September Perubahan nilai wajar dari nilai intrinsik setiap kontrak di atas digunakan oleh Perseroan untuk lindung nilai atas arus kas dari fluktuasi nilai tukar USD/IDR saat pembayaran pokok utang obligasi Perseroan sebesar USD (Catatan 22) yang akan jatuh tempo pada tanggal 19 September 2019, serta pembayaran enam kali pertama bunga tengah tahunan utang obligasi tersebut yang pembayaran pertamanya dimulai pada tanggal 19 Maret Sesuai dengan yang tertera di dalam kontrak foreign currency option tersebut, Perseroan akan menerima dari pihak ketiga jumlah tertentu dalam USD jika nilai tukar USD IDR di atas (Rupiah penuh), namun demikian jumlah yang akan diterima berbeda untuk rentang nilai tukar yang berbeda. Perseroan akan menerima jumlah maksimal dari kontrak jika nilai tukar USD IDR lebih dari (Rupiah penuh) namun kurang dari atau sama dengan (Rupiah penuh), dan jumlah yang lebih rendah dan rata jika nilai tukar USD IDR sama dengan atau lebih dari (Rupiah penuh). All of the foreign currency option contracts above have effective and maturity dates of 19 September 2014 and 19 September 2019, respectively. The changes in fair value of the related contracts intrinsic value are used by the Company to hedge the changes in cash flows arising from USD/IDR exchange rate fluctuations in the repayment of USD 200,000,000 principal of the Company s bonds payable (Note 22) due on 19 September 2019, and the payments of the first six consecutive semi-annual interest on the bonds payable commencing on 19 March As stipulated in the foreign currency option contracts, the Company is to receive from the counter parties settlement amounts in USD if the USD IDR spot rate exceeds 12,000 (full amount), however the amounts vary for different spot rate ranges. The Company shall get maximum settlement amounts from the contracts if the USD IDR spot rate is more than 14,000 (full amount) but less than or equal to 15,000 (full amount), and lower and flat settlement amounts if the USD IDR spot rate is equal to or more than 16,000 (full amount). 59 PT Mitra Pinasthika Mustika
210 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 16. INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF 16. DERIVATIVE FINANCIAL INSTRUMENTS (Lanjutan) (Continued) a. Kontrak foreign currency option (Lanjutan) a. Foreign currency option contracts (Continued) Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang diakui dan dicatat sebagai bagian dari komponen ekuitas lainnya Perseroan, dan jumlah yang diakui dalam laba rugi pada tanggal 31 Desember 2014, sebagai dampak lindung nilai arus kas di atas, masing-masing adalah Rp (setelah dampak pajak penghasilan terkait) dan Rp (laba). The amount of other comprehensive income recognized and included as part of the Company s other equity components, and the amount recognized in profit and loss as of 31 December 2014, as the result of the cash flow hedge, were Rp 103,825 (after the related income tax effect) and Rp 72,535 (gain), respectively. b. Kontrak cross currency-interest rate swap b. Cross currency-interest swap contracts MPMF mengadakan perjanjian-perjanjian cross currency-interest rate swap dengan tujuan lindung nilai risiko fluktuasi arus kas yang ditimbulkan oleh kurs mata uang dan tingkat suku bunga atas pinjaman yang diterima dalam mata uang asing dengan tingkat suku bunga mengambang. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, jumlah nosional dan tingkat suku bunga dari kontrak cross currency-interest rate swap adalah sebagai berikut: MPMF entered into cross currency-interest rate swap contracts to hedge the risks of fluctuations in cash flows arising from exchange rates and interest rates on its borrowings denominated in foreign currencies which bear floating interest rates. As at 31 December 2014 and 2013, the national amount of cross currency-interest rate swap contracts were as follows: Jumlah Nosional Mata Uang/ (dalam mata uang asal)/ Notional amounts (in original currencies) Tingkat suku bunga setahun (%)/ Interest rate per annum (%) Currency Kontrak cross currency-interest rate swap Yang akan diterima USD bulan/month LIBOR +3,90-3 bulan/months LIBOR +0,80 1 bulan/ month LIBOR + 2,75 Cross currencyinterest rate swap contracts To be received Yang akan dibayar IDR ,05 12,65 9,70 To be paid Tanggal jatuh tempo dari kontrak derivatif adalah sebagai berikut: Kontrak cross currency-interest rate swap The maturity dates of derivative contracts were as follows: 13 April/April Oktober/October Agustus/August 2014 Cross currency-interest rate swap c. Derivatif yang tidak ditujukan untuk lindung nilai c. Derivatives not designated in hedging relationships Pada tanggal 31 Desember 2014, instrumen derivatif yang tidak ditujukan untuk lindung nilai semuanya adalah kontrak forward exchange yang digunakan oleh Grup untuk mengelola dampak keuangan dari risiko nilai tukar valuta asing dalam pembelian bahan baku. As of 31 December 2014, the derivatives not designated in hedging relationship were all forward exchange contracts used by the Group in managing exposure to foreign currency exchange risks resulted from the purchases of raw materials. 60 PT Mitra Pinasthika Mustika
211 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 17. UTANG BANK JANGKA PENDEK 17. SHORT-TERM BANK LOANS PINJAMAN PIHAK KETIGA 31 Desember/December 2014 Jasa keuangan/ Financial services Di luar jasa keuangan/nonfinancial services Jumlah/Total SHORT-TERM BORROWINGS Kreditur pihak ketiga: Third party lenders: PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Sumitomo Mitsui PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia Indonesia Desember/December 2013 Jasa keuangan/ Financial services Di luar jasa keuangan/nonfinancial services Jumlah/Total PINJAMAN JANGKA PENDEK SHORT-TERM BORROWINGS Rupiah Rupiah PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Centra Asia Tbk PT Bank Centra Asia Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Deutsche Bank PT Deutsche Bank PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd Kisaran suku bunga kontraktual: Range of contractual interest rates: Rupiah 8,77% - 11,50% 8,00% - 11,32% Rupiah Utang bank mencakup beberapa pembatasan persyaratan administrasi. dan The bank loans contain several covenants, restrictions and administrative requirements. Pembayaran pokok pinjaman untuk pinjaman jangka pendek adalah sebagai berikut: The repayments of loan principal for short-term loans are as follows: Rupiah Rupiah 61 PT Mitra Pinasthika Mustika
212 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 18. UTANG USAHA 18. TRADE PAYABLES Merupakan utang untuk pembelian barang dan jasa. Represent the payables arising from the purchases of goods and services Utang usaha pada pihak ketiga: Trade payables to third parties: Rupiah Rupiah Dolar Amerika Serikat US Dollar Grup tidak memberikan garansi atau jaminan atas utang usaha diatas. The Group does not provide any guarantee or collateral for the above trade payables. 19. UTANG LAINNYA 19. OTHER PAYABLES Deposit jaminan dari pelanggan Customers guarantee deposits Pendapatan ditangguhkan Unearned income Uang muka dari pelanggan Advances from customers Estimasi liabilitas klaim Estimated claim liabilities Pendaftaran kendaraan Vehicle registration Lainnya Others BEBAN AKRUAL 20. ACCRUED EXPENSES Kompensasi karyawan Employees compensations Iklan dan promosi Advertising and promotion Jasa tenaga ahli Professional fees Biaya upah pengemudi ke penyedia jasa Driver wages to service providers Lainnya Others PINJAMAN JANGKA PANJANG 21 LONG-TERM BORROWINGS Pinjaman bank ) Bank loans Pinjaman sindikasi ) Syndicated loans Pinjaman dari pihak selain bank ) Non-bank loans ) Jatuh tempo dalam setahun ( ) ( ) Current maturities Bagian jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam setahun ) Long-term portions, net of current maturities 62 PT Mitra Pinasthika Mustika
213 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 21. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 21. LONG-TERM BORROWINGS (Continued) Jasa keuangan/ Financial services 2014 Pelunasan dalam beberapa Setara jutaan Rupiah/Equivalent to millions of Rupiah cicilan selama Servis otomotif/ Automotive services Lainnya/ Others Jumlah/ Total Dalam ribuan USD/In thousands of USD tahun/repayment in several installments during the year Pinjaman bank: Bank loans: Rupiah Rupiah PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk Standard Chartered Bank Indonesia Standard Chartered Bank Indonesia PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Victoria International Tbk PT Bank Victoria International Tbk PT Bank Indonesia Exim Bank PT Bank Indonesia Exim Bank The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd. PT Bank Commonwealth PT Bank Commonwealth PT Bank Hana PT Bank Hana PT Bank Mega Tbk PT Bank Mega Tbk PT Bank Resona Perdania PT Bank Resona Perdania PT Bank Sahabat Sampoerna PT Bank Sahabat Sampoerna PT Bank QNB Kesawan PT Bank QNB Kesawan PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Agro Niaga PT Bank Agro Niaga PT Bank Ganesha PT Bank Ganesha PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia
214 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 21. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 21. LONG-TERM BORROWINGS (Continued) Jasa keuangan/ Financial services 2014 (Lanjutan/Continued) Pelunasan dalam beberapa Setara jutaan Rupiah/Equivalent to millions of Rupiah cicilan selama Servis otomotif/ Automotive services Lainnya/ Others Jumlah/ Total Dalam ribuan USD/In thousands of USD tahun/repayment in several installments during the year Pinjaman bank (Lanjutan): Bank loans (Continued): Dolar Amerika Serikat US Dollar PT Bank ANZ Indonesia ) -) -) ) PT Bank ANZ Indonesia PT Standard Chartered Bank Indonesia ) -) -) ) PT Standard Chartered Bank Indonesia PT Bank Resona Perdania ) -) -) ) PT Bank Resona Perdania PT Bank Commonwealth ) -) -) ) PT Bank Commonnwealth The Bank of Tokyo-Mitsui UFJ Ltd ) -) -) ) The Bank of Tokyo-Mitsui UFJ Ltd ) ) ) ) -) ) Pinjaman sindikasi - Rupiah: Syndicated loan - Rupiah: PT Bank Central Asia Tbk ) -) -) ) PT Bank Central Asia Tbk PT Bank DBS Indonesia -) -) ) ) PT Bank DBS Indonesia PT Bank ANZ Indonesia -) -) ) ) PT Bank ANZ Indonesia ) -) ) ) Pinjaman dari pihak selain bank : Non-bank loans: Rupiah Rupiah PT Toyota Astra Financial Services -) ) -) ) PT Toyota Astra Financial Services -) ) -) ) ) Jumlah ) ) ) ) Total Jatuh tempo dalam setahun ( ) (81.073) (15.250) ( ) Current maturities Bagian jangka panjang, setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam setahun ) ) ) ) Long-term portions, net of current maturities 64
215 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 21. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 21. LONG-TERM BORROWINGS (Continued) Jasa keuangan/ Financial services 2013 Pelunasan dalam beberapa Setara jutaan Rupiah/Equivalent to millions of Rupiah cicilan selama Servis otomotif/ Automotive services Lainnya/ Others Jumlah/ Total Dalam ribuan USD/In thousands of USD tahun/repayment in several installments during the year Pinjaman bank: Bank loans: Rupiah Rupiah PT Bank Permata Tbk PT Bank Permata Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk PT Bank DBS Indonesia PT Bank DBS Indonesia PT Bank Pan Indonesia Tbk PT Bank Pan Indonesia Tbk Standard Chartered Bank Indonesia Standard Chartered Bank Indonesia PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank OCBC NISP Tbk PT Bank Victoria International Tbk PT Bank Victoria International Tbk PT Bank Indonesia Exim Bank PT Bank Indonesia Exim Bank PT Bank Commonwealth PT Bank Commonwealth PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Resona Perdania PT Bank Resona Perdania PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd. PT Bank QNB Kesawan Tbk PT Bank QNB Kesawan Tbk PT Rabobank International Indonesia PT Rabobank International Indonesia PT Bank Hana PT Bank Hana PT Bank ICBC Indonesia PT Bank ICBC Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk PT Bank Ganesha PT Bank Ganesha PT Bank Jasa Jakarta PT Bank Jasa Jakarta PT Bank Internasional Indonesia Tbk PT Bank Internasional Indonesia Tbk
216 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 21. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 21. LONG-TERM BORROWINGS (Continued) Jasa keuangan/ Financial services 2013 (Lanjutan/Continued) Pelunasan dalam beberapa Setara jutaan Rupiah/Equivalent to millions of Rupiah cicilan selama Servis otomotif/ Automotive services Lainnya/ Others Jumlah/ Total Dalam ribuan USD/In thousands of USD tahun/repayment in several installments during the year Pinjaman bank (Lanjutan): Bank loans (Continued): Dolar Amerika Serikat US Dollar PT Bank Resona Perdania ) ) -) ) PT Bank Resona Perdania PT Bank ANZ Indonesia ) -) -) ) PT Bank ANZ Indonesia PT Bank Commonwealth ) -) -) ) PT Bank Commonwealth PT Bank CIMB Niaga Tbk ) -) -) ) PT Bank CIMB Niaga Tbk ) ) -) ) ) ) ) ) Pinjaman sindikasi - Rupiah: Syndicated loan - Rupiah: PT Bank Central Asia Tbk (facility agent) ) -) -) ) PT Bank Central Asia Tbk (facility agent) Pinjaman dari pihak selain bank : Non-bank loans: Rupiah Rupiah PT BCA Finance -) ) -) ) PT BCA Finance PT Toyota Astra Financial Services -) ) -) ) PT Toyota Astra Financial Services PT Adira Dinamika Multifinance -) ) -) ) ) PT Adira Dinamika Multifinance PT Astra Sedaya Finance -) ) -) ) PT Astra Sedaya Finance PT CIMB Niaga Auto Finance -) ) -) ) PT CIMB Niaga Auto Finance PT U Finance -) 3.356) -) 3.356) PT U Finance -) ) -) ) Jumlah ) ) ) ) Total Jatuh tempo dalam setahun ( ) ( ) (84.412) ( ) Current maturities Bagian jangka panjang, setelah dikurangi bagian Long-term portions, net of yang jatuh tempo dalam setahun ) ) ) ) current maturities 66
217 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 21. PINJAMAN JANGKA PANJANG (Lanjutan) 21. LONG-TERM BORROWINGS (Continued) Kisaran suku bunga kontraktual per tahun: Range of contractual interest rates per annum: Rupiah 9,75% - 15,00% 9,70% - 12,55% Rupiah Dolar Amerika Serikat 4,06% - 5,16% 3,45% - 5,17% US Dollar Pembayaran pokok pinjaman untuk pinjaman jangka panjang adalah sebagai berikut: The repayments of loan principal for long-term loans were as follows: Rupiah Rupiah Dolar Amerika Serikat US Dollar Dana yang diperoleh digunakan, antara lain, untuk modal kerja, pendanaan umum, dan investasi. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, pinjaman jangka panjang dijaminkan dengan aset Grup berikut ini: The funds received are used for, among others, working capital, general funding, and investment. As of 31 December 2014 and 2013, long-term borrowings are secured by the Group s assets as follows: Kas Cash Piutang usaha Trade receivables Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables Persediaan Inventories Aset tetap Fixed assets Grup diwajibkan oleh krediturnya untuk memenuhi batasanbatasan tertentu, seperti batasan rasio keuangan, dan persyaratan administrasi tertentu. The Group is required by the lenders to comply with certain covenants, such as financial ratio covenants and certain administrative requirements. 22. UTANG OBLIGASI 22. BONDS PAYABLE 2014 Senior Notes (nominal USD 200 juta) ) Senior Notes (nominal of USD 200 million) Biaya transaksi yang belum diamortisasi (63.746) Unamortized transaction costs Biaya bunga yang masih harus dibayar jangka pendek ) Accrued interest current Jumlah bersih ) Total net PT Mitra Pinasthika Mustika 67
218 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 22. UTANG OBLIGASI (Lanjutan) 22. BONDS PAYABLE (Continued) Senior Notes, USD 200 juta Pada tanggal 19 September 2014, MPM Global, entitas anak yang dimiliki penuh oleh Perseroan, menerbitkan Senior Notes senilai USD ( Notes ) jatuh tempo pada tanggal 19 September 2019, yang dijaminkan tanpa syarat dan tidak dapat dibatalkan oleh Perseroan dan semua entitas anak (semuanya disebut Entitas Anak Penjamin), kecuali MPMF, AMPM, dan MPM Excelsior. Notes ini memiliki tingkat bunga 6,75% per tahun, terutang setiap setengah tahunan di belakang pada tanggal 19 Maret dan 19 September setiap tahunnya, dimulai pada tanggal 19 Maret Wali amanat penerbitan Notes adalah DB International Trust (Singapore) Limited. Notes ini terdaftar pada Singapore Exchange Securities Trading Limited. Pada saat penerbitannya Notes mendapatkan peringkat B+ dari Standard & Poor s and BB- dari Fitch. Transaksi ini telah memenuhi peraturan Bapepam dan LK No. IX.E.2 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dan Perseroan telah melaporkan penerbitan obligasi tersebut kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 23 September Grup menggunakan hasil penerbitan notes untuk melunasi sejumlah utang bank di Perseroan dan MPMR, dan untuk tujuan pengeluaran modal, termasuk pengembangan bisnis MPM Auto dan konstruksi pabrik pengolahan dan pembotolan baru milik FKT. Setiap saat sebelum tanggal 19 September 2017, MPM Global memiliki hak opsi untuk menarik sampai dengan 35% dari jumlah nilai pokok Notes dengan dana dari hasil penawaran saham, sebagaimana didefinisikan di dalam perjanjian penerbitan Notes, dengan harga sebesar 106,75% dari nilai pokok, ditambah dengan bunga yang terakru dan belum terbayar sampai dengan tanggal penarikan. Setiap saat sebelum tanggal 19 September 2017, MPM Global juga dapat menarik seluruh atau sebagian Notes pada harga 100% dari nilai pokok Notes, ditambah dengan premium yang telah ditentukan dalam perjanjian penerbitan Notes, ditambah dengan bunga yang masih harus dibayar dan belum terbayar sampai dengan tanggal penarikan. Senior Notes, USD 200 million On 19 September 2014, MPM Global, the Company s wholly owned subsidiary, issued USD 200,000,000 Senior Notes ( the Notes ) maturing on 19 September 2019, which are unconditionally and irrevocably guaranteed by the Company and all of its subsidiaries (altogether called the Subsidiary Guarantors ), excluding MPMF, AMPM, and MPM Excelsior. The Notes bear interest at 6.75% per annum, payable semi-annually in arrears on 19 March and 19 September of each year, commencing on 19 March The trustee of the Notes is DB International Trust (Singapore) Limited. The Notes are listed on the Singapore Exchange Securities Trading Limited. The Notes upon issuance were rated B+ by Standard & Poor s and BB- by Fitch. The transaction has fulfilled the regulation of Bapepam and LK No. IX.E.2 regarding Material Transactions and Changes of Core Business, and the Company has reported the issuance of the notes to the Indonesia Financial Services Authority (OJK) on 23 September The Group uses the net proceeds from the notes issuance to repay amounts outstanding under certain bank facilities at the Company and MPMR, and for capital expenditure purposes, including the expansion of MPM Auto business and the construction of FKT s new lubricant manufacturing and bottling factory. At any time prior to 19 September 2017, MPM Global will be entitled at its option to redeem up to 35% of the aggregate principal amount of the Notes with the net cash proceeds of one or more equity offerings, as defined in the Notes indenture, at a redemption price of % of the principal amount, plus any accrued and unpaid interest to the redemption date. At any time prior to 19 September 2017, MPM Global may also redeem all or a part of the notes at a redemption price equal to 100% of the principal amount of the Notes, plus the applicable premium as stipulated in the Notes indenture, plus any accrued and unpaid interest to the redemption date. PT Mitra Pinasthika Mustika 68
219 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 22. UTANG OBLIGASI (Lanjutan) 22. BONDS PAYABLE (Continued) Pada tanggal 19 September 2017 atau setiap saat setelah tanggal tersebut, MPM Global dapat menarik seluruh atau sebagian Notes dengan harga sebesar 103,375% dan 101,688% dari nilai pokok, jika penarikan dilakukan masing-masing dalam periode dua belas bulanan yang dimulai pada tanggal 19 September 2017 dan 2018, ditambah bunga yang masih harus dibayar dan belum terbayar. Obligasi ini dijamin dengan hak prioritas pertama atas jaminan sebagai berikut: 1. Gadai saham oleh Perseroan atas seluruh modal saham yang dimiliki oleh Perseroan dalam MPM Global; 2. Gadai saham oleh MPM Global atas seluruh modal saham yang dimiliki oleh MPM Global dalam MPM Excelsior; dan 3. Pemindahan oleh MPM Global dan MPM Excelsior atas hak-hak mereka dalam pinjaman antar perusahaan. Perjanjian penerbitan Notes membatasi Perseroan dan Entitas Anak Penjamin untuk, diantaranya: 1. Mengikat atau menjamin Pinjaman tambahan, sebagaimana didefinisikan di dalam perjanjian, dan menerbitkan saham preferen; 2. Melakukan investasi atau pembayaran atas sesuatu yang termasuk dalam Pembatasan Pembayaran, sebagaimana didefinisikan di dalam perjanjian; 3. Menandatangani perjanjian yang membatasi kemampuan Entitas Anak yang Dibatasi, sebagaimana ditentukan di dalam perjanjian, untuk membayar dividen dan mengalihkan aset atau memberikan pinjaman antar perusahaan; 4. Menerbitkan atau menjual saham Entitas Anak yang Dibatasi; 5. Menerbitkan jaminan oleh Entitas Anak yang Dibatasi; 6. Melakukan transaksi-transaksi dengan pemegang saham atau Pihak Terafiliasi, sebagaimana ditentukan di dalam perjanjian; 7. Mengadakan suatu Hak Gadai sebagaimana ditentukan di dalam perjanjian; 8. Menjual aset-aset; 9. Melakukan aktivitas di bidang usaha lain; atau 10. Melakukan suatu konsolidasi atau merger. Pada tanggal 31 Desember 2014, Perseroan mematuhi pembatasan yang ada. At any time on or after 19 September 2017, MPM Global may redeem all or a part of the Notes at the redemption prices of % and % of the principal amount if redeem during the twelve-month period beginning on 19 September 2017 and 2018, respectively, plus any accrued and unpaid interest. The notes are secured by first priority liens on the following collateral: 1. A share charge by the Company of all the capital stock held by the Company in MPM Global; 2. A share charge by MPM Global of all the capital stock held by MPM Global in MPM Excelsior; and 3. An assignment by each of MPM Global and MPM Excelsior of their rights in their respective intercompany loans. The Notes indenture limits the Company and its Subsidiary Guarantors to, among other things: 1. Incur or guarantee additional Indebtedness, as defined in the indenture, and issue preferred stock; 2. Make investments or other specified Restricted Payments, as defined in the indenture; 3. Enter into agreements that restrict the Restricted Subsidiaries, as defined in the indenture, ability to pay dividends and transfer assets or make intercompany loans; 4. Issue or sell capital stock of Restricted Subsidiaries; 5. Issue guarantees by Restricted Subsidiaries; 6. Enter into transactions with equity holders or Affiliates, as defined in the indenture; 7. Create any Lien as defined in the indenture; 8. Sell assets; 9. Engage in different business activities; or 10. Effect a consolidation or merger. As of 31 December 2014, the Company complied with the covenants. PT Mitra Pinasthika Mustika 69
220 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 23. LIABILITAS IMBALAN KERJA 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES Liabilitas imbalan kerja Grup membukukan liabilitas atas imbalan pasca-kerja karyawan sesuai dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003. Liabilitas imbalan kerja yang dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: Employee benefits liabilities The Group recognizes the post-employment benefits liabilities for its qualifying employees in accordance with Labor Law No. 13/2003. The employee benefits liabilities reflected in the consolidated statements of financial position is as follows: Imbalan pasca-kerja Post-employment benefits Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits Beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba rugi komprehensif konsolidasian adalah sebagai berikut: Employment benefit costs recognized in the consolidated statement of comprehensive income are as follows: Beban jasa kini ) Current service cost Beban bunga ) Interest cost Amortisasi beban jasa masa lalu ) Amortization of past service cost Kerugian (keuntungan) aktuarial neto yang diakui selama tahun berjalan (1.260) Net actuarial loss (gain) recognized during the year ) a. Imbalan pasca-kerja a. Post-employment benefits Mutasi liabilitas imbalan pasca-kerja adalah sebagai berikut: The movement of post-employment benefits liability is as follows: Nilai kini kewajiban imbalan pasti, awal tahun ) ) Present value of defined benefits obligation, beginning of year Transfer ke asosiasi (120) -) Transfer to associates Akuisisi entitas GML dan SAK -) 4.927) Acquisition of GML and SAK Biaya jasa kini ) ) Current service cost Biaya bunga 6.823) 2.802) Interest cost Kerugian (keuntungan) aktuarial ) (1.260) Actuarial loss (gain) Biaya jasa masa lalu 127) 389) Past service cost Imbalan yang dibayarkan (4.125) -) Benefits paid Lainnya 204) 908) Others Nilai kini kewajiban imbalan pasti akhir tahun ) ) Present value of defined benefit obligation, end of year PT Mitra Pinasthika Mustika 70
221 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES(Continued) a. Imbalan pasca-kerja (Lanjutan) a. Post-employment benefits (Continued) Liabilitas imbalan kerja yang dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: follows: The employee benefits liabilities reflected in the consolidated statements of financial position are as Nilai kini kewajiban imbalan pasti ) Present value of defined benefit obligation Beban jasa masa lalu yang belum diakui ) Unrecognized past service costs Liabilitas imbalan kerja ) Employee benefits liabilities Infomasi historis Historical information Nilai kini kewajiban imbalan pasti Present value of defined benefit obligation b. Imbalan kerja jangka panjang lainnya b. Other long-term employee benefit Grup menyediakan imbalan kerja jangka panjang bagi karyawan yang telah bekerja selama suatu periode tertentu. Imbalan menjadi terutang pada tanggal yang telah ditentukan. Mutasi liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai berikut: The Group provides long-service benefits for its employees who have worked for a certain number of years. The benefits become payable on specified anniversary dates. A summary of movement of the long-service benefits liabilities is as follows: Liabilitas imbalan kerja jangka panjang, awal tahun 7.367) 8.919) Long-service benefits liabilities, beginning of year Biaya imbalan kerja 2.151) (555) Benefits cost Pembayaran imbalan kerja (968) (1.000) Benefits payments Lainnya - 3) Others Liabilitas imbalan kerja jangka panjang, akhir tahun 8.550) 7.367) c. Biaya imbalan kerja c. Employee benefits costs Jumlah yang diakui sebagai The amount recognized in beban usaha ) operating expenses d. Asumsi aktuaria d. Actuarial assumptions Long-service benefits liabilities, end of year Tingkat bunga diskonto per tahun 8,6% 9,0% Discount rate per annum Tingkat kenaikan gaji per tahun 9,0% 7,0% Salary increment rate per annum PT Mitra Pinasthika Mustika 71
222 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 23. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan) 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES(Continued) d. Asumsi aktuaria (Lanjutan) d. Actuarial assumptions (Continued) Tingkat diskonto digunakan dalam menentukan nilai kini kewajiban imbalan kerja pada tanggal penilaian. Secara umum, tingkat diskonto biasanya ditentukan sesuai dengan ketersediaan obligasi pemerintah dengan kualitas tinggi yang ada di pasar aktif pada tanggal posisi keuangan. Asumsi tingkat kenaikan gaji di masa depan memproyeksikan kewajiban imbalan kerja mulai dari tanggal penilaian sampai dengan usia pensiun normal. Tingkat kenaikan gaji pada umumnya ditentukan berdasarkan penyesuaian inflasi terhadap tingkat upah dan kenaikan masa kerja. Kompensasi berbasis saham Pada bulan Oktober 2013, Perseroan memulai program insentif jangka panjang berbasis saham untuk manajemen intinya. Pembayaran kompensasi jangka panjang berbasis saham ini tergantung kepada pencapaian kondisi tertentu, yaitu kondisi kinerja pasar dan bukan pasar. Estimasi jumlah biaya program pada saat diberlakukan adalah sebesar Rp , yang akan terlaksana dalam beberapa tahap selama kurun Pada tanggal 31 Desember 2013, sebagai akibat program insentif berbasis saham ini, Perseroan mengakui Rp sebagai bagian komponen ekuitas lainnya. Pada bulan Mei 2014, Perseroan memodifikasi cara penyelesaian sebagian dari program insentif jangka panjang berbasis saham yang dimulai di tahun Oleh karenanya, pada tanggal modifikasi program, sebagian jumlah yang sebelumnya telah diakui sebagai komponen ekuitas lainnya direklasifikasi menjadi liabilitas. Sebagai tambahan, pada tahun 2014 Perseroan memulai tambahan program insentif jangka panjang berbasis saham untuk manajemen intinya. Program tambahan ini akan terlaksana dalam beberapa tahap selama kurun Pada tanggal 31 Desember 2014, sebagai akibat semua program insentif berbasis saham yang ada, Perseroan mengakui liabilitas dan komponen ekuitas lainnya masing-masing sejumlah Rp dan Rp Estimasi jumlah biaya program pada tanggal 31 December 2014 adalah sebesar Rp The discount rate is used in determining the present value of the benefit obligation at valuation date. In general, the discount rate is usually determined in line with the availability of high quality government bond in the active capital market at the financial position date. The future salary increase assumption projects the benefit obligation starting from the valuation date up to the normal retirement age. The increase rate of salary is generally determined based on inflation adjustment to pay scales and increase in length of service. Share-based compensations In October 2013, the Company initiated long-term incentive plans in the form of share grant to its key management. These share-based long-term incentive plans are contingent based upon the achievement of certain vesting conditions, namely market and non-market performance conditions. The estimated total grant cost at grant dates was Rp 149,000 which would vest in several tranches within As at 31 December 2013, as a result of the share-based incentive plans, the Company recognized Rp 10,908 as part of other equity components. In May 2014, the Company modified the manner of settlement of a part of the share-based long-term incentive plans initiated in As a result of this, at the date of modification, a portion of the amount previously recognized as other equity component was reclassified as liability. Additionally, in 2014 the Company initiated additional long-term incentive plan in the form of share grant to its key management. The additional plan would vest in several tranches within As at 31 December 2014, as a result of all the share-based incentive plans, the Company recognized a liability and other equity component in the amount of Rp 16,339 and Rp 10,246, respectively. The estimated total grant cost at 31 December 2014 was Rp 25,958. PT Mitra Pinasthika Mustika 72
223 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 24. MODAL SAHAM 24. SHARE CAPITAL Pada tanggal 31 Desember 2104 dan 2013, modal dasar Perseroan adalah sebesar Rp ( saham dengan nilai nominal Rp 500 (Rupiah penuh) per saham). As of 31 December 2014 and 2013, the Company s authorized share capital amounted to Rp 5,000,000 (10,000,000,000 shares at nominal value Rp 500 (whole Rupiah) per share). a. Mutasi saham beredar a. Changes in outstanding shares Jumlah saham/ Number of shares Jumlah modal disetor/total paid-up capital Saldo per 31 Desember Balance as of 31 December 2012 Pemecahan saham di 15 Februari 2013 (Catatan 1a) Stock split on 15 February 2013 (Note 1a) Penawaran umum perdana saham di 29 Mei 2013 (Catatan 1b) Initial public offering on 29 May 2013 (Note 1b) Penerbitan saham baru hasil konversi obligasi konversi di 29 Mei 2013 (Catatan 24d) Issuance of new shares as a result of converting the convertible bonds on 29 May 2013 (Note 24d) Issuance of new shares as a result of Penerbitan saham baru hasil pelaksaan exercising the right to purchase shares hak pembelian saham di 29 Mei ) Saldo per 31 Desember 2014 dan 31 December on 29 May ) Balance as of 31 December 2014 and 31 December ) Pada tanggal 29 Mei 2013, Perseroan menerbitkan saham baru sebagai hasil pelaksanaan Perjanjian Opsi Saham dengan PT Asetama Capital ( Asetama ). 1) On 29 May 2013, the Company issued 44,629,633 new shares as the results of exercising the Asetama Share Option Agreement with PT Asetama Capital ( Asetama ). b. Susunan pemegang saham b. Composition of shareholders Struktur pemegang saham Perseroan pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 berdasarkan catatan yang dibuat oleh PT Datindo Entrycom, biro administrasi efek, adalah sebagai berikut: Pemegang saham Jumlah saham/ Number of shares 2014 Persentase/ Percentage The Company s shareholders as of 31 December 2014 and 2013 based on the records maintained by PT Datindo Entrycom, the share administrator, are as follows: Jumlah nominal/ Nominal value Shareholders PT Saratoga Investama Sedaya Tbk , PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Morninglight Investment S.a.r.l. Luksemburg , Morninglight Investment S.a.r.l. Luxemburg PT Nugraha Eka Kencana , PT Nugraha Eka Kencana Claris Investment Pte. Ltd , Claris Investment Pte, Ltd Komisaris dan Direksi: Commissioners and Directors: Drs. Tossin Himawan (Komisaris) , Drs. Tossin Himawan (Commissioners) Ir. Danny Walla (Komisaris) , Ir. Danny Walla (Commissioners) Koji Shima (Direktur Utama) , Koji Shima (President Director) Masyarakat (kepemilikan dibawah 5%) , Public (each ownership below 5%) , Saham tresuri (Catatan 24c) , Treasury stocks (Notes 24c) , PT Mitra Pinasthika Mustika 73
224 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 24. MODAL SAHAM (Lanjutan) 24. SHARE CAPITAL (Continued) b. Susunan pemegang saham (Lanjutan) b. Composition of shareholders (Continued) Pemegang saham Jumlah saham/ Number of shares 2013 Persentase/ Percentage Jumlah nominal/ Nominal value Shareholders PT Saratoga Investama Sedaya Tbk , PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Morninglight Investment S.a.r.l. Luksemburg , Morninglight Investment S.a.r.l. Luxemburg PT Nugraha Eka Kencana , PT Nugraha Eka Kencana Komisaris: Commissioners: Drs. Tossin Himawan , Drs. Tossin Himawan Ir. Danny Walla , Ir. Danny Walla Masyarakat (kepemilikan dibawah 5%) , Public (each ownership below 5%) , Saham tresuri (Catatan 24c) , Treasury stocks (Notes 24c) , c. Saham tresuri c. Treasury stocks Perseroan telah melakukan pembelian kembali sebagian saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, yang diperkenankan sesuai Peraturan OJK No. 2/POJK.04/2013 tanggal 23 Agustus Pembelian kembali tersebut dilakukan secara bertahap dalam dua periode, yakni dari tanggal 29 Agustus 2013 sampai dengan tanggal 28 November 2013 dan dari tanggal 9 Desember 2013 sampai dengan tanggal 8 Maret Sampai dengan tanggal 31 Desember 2014, Perseroan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak lembar saham dengan nilai pembelian sebesar Rp (sampai dengan tanggal 31 December 2013: lembar saham dengan nilai pembelian sebesar Rp ) The Company has bought back its shares publicly traded on the Indonesia Stock Exchange, as allowed by OJK Regulation No. 2/POJK.04/2013 dated 23 August The buy-back was executed gradually in two periods, which was starting from 29 August 2013 up to 28 November 2013 and from 9 December 2013 to 8 March As of 31 December 2014, the Company had bought back 105,606,800 shares for a total purchase price of Rp 129,499 (as of 31 December 2013: 105,581,500 shares for a total purchase price Rp 129,470) Pembelian kembali ini ditujukan untuk memperbaiki harga saham Perseroan di pasar modal akibat dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan. This repurchase transaction was intended to improve the Company s share price on the capital market which was impacted by the significant market fluctuation. PT Mitra Pinasthika Mustika 74
225 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 24. MODAL SAHAM (Lanjutan) 24. SHARE CAPITAL (Continued) d. Konversi obligasi konversi d. Convertion of convertible bonds Di tahun 2012, Perseroan menerbitkan obligasi konversi dengan tujuan memperoleh dana untuk pengembangan usaha Perseroan dan entitas anaknya. In 2012, the Company issued convertible bonds in order to raise fund for the Company and its subsidiaries business development. Nilai tercatat/ Carrying amount Jatuh tempo/ Maturity Pihak ketiga/third parties: Morninglight Investment S.a.r.l., Luksemburg/Luxemburg 1) Juni/June 2017 Goldsweets Enterprise. Ltd. (BVI), Britania Raya/United Kingdom 2) Desember/December 2015 Excel Dragon Overseas Inc. (BVI), Britania Raya/United Kingdom 2) Desember/December 2015 Energion Corporation, Britania Raya/United Kingdom 2) Desember/December 2015 Ciroden Alliance Ltd., Britania Raya/United Kingdom 2) Desember/December Obligasi konversi ini akan dikonversikan ke sejumlah lembar saham biasa pada saat Perseroan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan beberapa syarat serta kondisi. Mekanisme konversi adalah sebagai berikut: 1) Obligasi konversi ini, secara kolektif disebut MCN 2017, akan dikonversi ke sejumlah saham biasa baru Perseroan, dimana setelah penyesuaian akan mewakili 21% dari total saham biasa yang ditempatkan dan disetor dengan basis dilusi penuh sebelum memperhitungkan, antara lain: (i) saham biasa yang akan dikeluarkan kepada pemegang obligasi konversi lainnya; dan (ii) saham biasa baru yang akan dikeluarkan Perseroan sehubungan dengan penawaran umum perdana, namun jumlah total saham biasa baru yang akan dikeluarkan kepada pemegang obligasi berdasarkan kewajiban konversi tidak akan melebihi jumlah agregat obligasi dibagi jumlah nominal saham biasa tersebut. (2) Jumlah total saham biasa baru yang akan dikeluarkan kepada pemegang obligasi didasarkan nilai ekuitas Perseroan yang disepakati sebelumnya, yakni Rp dan nilai ekuitas Perseroan sesudahnya, secara kolektif yakni Rp (setelah penyesuaian). Obligasi konversi ini, secara kolektif disebut MCN 2015, akan dikonversi ke sejumlah saham biasa baru Perseroan, yang setara dengan Conversion Value dari obligasi konversi dibagi dengan harga penawaran umum Perdana. Namun jumlah total saham biasa baru tidak akan melebihi jumlah agregat obligasi dibagi jumlah nominal saham biasa tersebut. These convertible bonds will be converted into variable number of common shares when the Company is listed on the Indonesian Stock Exchange under several terms and conditions. The conversion mechanisms are as follows: 1) This convertible bond, known as MCN 2017, will be converted to a number of new common shares of the Company, which after adjustment will represent 21% of the total issued and paid-up common shares with fully diluted basis before considering, among others: (i) common shares to be issued to the other convertible bond holders; and (ii) new common shares to be issued by Company in relation with the initial public offering, but the total number of new common shares to be issued to the noteholders were based on convertion liability shall not exceed the aggregate amounts of bonds divided by nominal amount common shares. The total number of new common shares to be issued to noteholders was based on equity value of the Company as agreed earlier, at Rp 3,423,333 and the equity value of the Company thereafter, at Rp 4,333,333 (after adjustments). 2 ) This convertible bonds, known collectively as MCN 2015, will be converted to a number of new common shares of the Company equivalent to the Conversion Value divided by the initial public offering price. But the total number of new common shares shall not exceed the amount of the aggregate nominal amount of bonds divided by shares of common stock. PT Mitra Pinasthika Mustika 75
226 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 24. MODAL SAHAM (Lanjutan) 24. SHARE CAPITAL (Continued) d. Konversi obligasi konversi (Lanjutan) d. Conversion of convertible bonds (Continued) Conversion Value berarti jumlah yang setara dengan hasil dari 14,7% dikalikan 2,6 dikalikan nilai buku MPMR dan entitas anak (dengan basis konsolidasi setelah dilakukan penyesuaian) sebagaimana terefleksikan pada laporan keuangan terakhir yang diaudit dan digunakan untuk penawaran umum perdana (sebagaimana dapat disesuaikan berdasarkan ketentuan perjanjian). Pada tanggal 29 Mei 2013, Perseroan melaksanakan konversi dengan menerbitkan saham baru, nilai nominal per saham Rp 500, dengan harga pasar Rp Rinciannya adalah sebagai berikut: Conversion Value of convertible bonds means an amount equal to the result of 14.7% multiplied by 2.6 multiplied by the book value of MPMR and its subsidiaries (consolidated basis after adjustment), as reflected in the latest audited financial statements, and is used for the initial public offering (as may be adjusted under the terms of the agreement). On 29 May 2013, the Company executed the conversion by issuing new shares, at par value Rp 500, at market price Rp 1,500. Details were as follows: Jumlah saham/ Number of shares Jumlah modal disetor/ Total paid-up capital Nilai tercatat obligasi konversi/ Carrying amount of convertible bonds Tambahan modal disetor/ Additional paid-in capital MCN MCN e. Pengelolaan modal e. Capital management Tujuan Perseroan dalam mengelola modal adalah untuk menjaga kelangsungan usaha Perseroan, dalam rangka memberikan pengembalian kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemegang saham dan pemegang kepentingan lainnya, dan mempertahankan struktur modal yang optimal untuk meminimalkan beban modal. Dalam rangka mempertahankan struktur modal, Perseroan dapat dari waktu ke waktu menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan kepada para pemegang saham, mengeluarkan saham baru dengan penempatan terbatas dan menaikkan/ menurunkan pinjaman. Perseroan disyaratkan oleh Undang-undang Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 untuk menyisihkan sampai dengan 20% dari modal ditempatkan dan disetor ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2013, Perseroan belum menetapkan besaran jumlah penyisihan. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang saham Tahunan Perseroan yang diadakan pada tanggal 12 Juni 2014, dan telah diaktakan dengan Akta notaris No. 36 tertanggal 12 Juni 2014 dari Notaris Jose Dima Satria, SH., M.Kn., para pemegang saham telah menyetujui sejumlah Rp ditetapkan sebagai dana cadangan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan. The objective of the Company when managing capital is to safeguard the ability of the Company to continue as a going concern, in order to provide returns for shareholders and benefits for other stakeholders, and to maintain an optimal capital structure to minimize the effective cost of capital. In order to maintain the capital structure, the Company may from time to time adjust the amounts of dividends paid to shareholders, issue private placement of new shares, and increase/decrease debt levels. The Company is also required by the Limited Liability Company Law No. 40 Year 2007 to allocate and maintain a non-distributable reserve fund until the said reserve reaches 20% of the issued and paid-up capital. Up to 31 December 2013, the Company has not determined the amount of reserve. Based on the Annual General Meeting of Stockholders on 12 June 2014, which was notarized under Notarial Deed No. 36 dated 12 June 2014 of Notary Jose Dima Satria, SH., M.Kn., the shareholders resolved to appropriate Rp 105,298 of the retained earnings in accordance with the Company s Article of Association. PT Mitra Pinasthika Mustika 76
227 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 25. TAMBAHAN MODAL DISETOR 25. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL Merupakan tambahan modal disetor yang timbul dari transaksi berikut: Represents additional paid-in capital arising from the following transactions: Saldo awal -) Beginning balance Penawaran umum saham perdana ) Initial public offering Konversi dari obligasi konversi (Catatan 24d) ) Conversion of convertible bonds (Note 24d) Pelaksanaan hak pembelian saham (Catatan 24a) ) Exercising the right to purchase shares (Note 24a) Biaya penerbitan saham ( ) Share issuance costs ) 26. KEPENTINGAN NONPENGENDALI 26. NON-CONTROLLING INTERESTS Rincian kepentingan nonpengendali pada ekuitas dan laba/(rugi) entitas anak yang dikonsolidasikan adalah sebagai berikut: Details of non-controlling interests in the equity and profit/(loss) of consolidated subsidiaries are as follows: Saldo awal ) ) Beginning balance Akuisisi entitas anak baru -) 3) Acquisition of subsidiaries Penyetoran modal saham oleh kepentingan nonpengendali ) 2) Capital contribution by the non-controlling interests Proporsi laba komprehensif entitas anak ) ) Proportion of subsidiaries comprehensive income Dividen kas (2) (2.550) Cash dividends Perubahan bagian kepemilikan entitas anak yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali -) (42.199) Change in ownership interests of subsidiaries attributable to the noncontrolling interests Perubahan ekuitas anak (Catatan 4d) (57.957) -) Changes in subsidiaries equity (Note 4d) Saldo akhir ) ) Ending balance 27. PENDAPATAN NETO 27. NET REVENUES Penjualan neto ke pihak ketiga: Net sales to third parties: Penjualan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat beserta suku cadangnya Sales of two and four-wheel vehicles including the spare parts Minyak pelumas Lubricant oils Pendapatan neto dari pihak ketiga: Net revenues from third parties: Jasa keuangan Financing service Sewa kendaraan Vehicle lease Tidak ada pendapatan dari pelanggan individu yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan neto. No revenues earned from individual customers exceeded 10% of total net revenues. 77
228 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 28. BIAYA POKOK PENDAPATAN 28. COST OF REVENUES Barang dagangan 1 Januari ) ) Merchandise inventories 1 January Pembelian tahun berjalan ) ) Purchases during the year Barang dagangan 31 Desember ( ) ( ) Merchandise inventories 31 December Biaya pokok penjualan dari aktivitas dagang ) ) Cost of sales from trading activities Biaya pokok penjualan dari produksi sendiri: Cost of sales from own production: Biaya bahan baku ) ) Raw materials used Gaji karyawan dan kompensasi lainnya ) ) Employees salaries and other compensations Biaya penyusutan aset tetap ) ) Depreciation of fixed assets Biaya overhead lainnya ) ) Other factory overhead Jumlah biaya produksi ) ) Total production costs Barang jadi 1 Januari ) ) Finished goods 1 January Barang jadi 31 Desember (29.486) (17.285) Finished goods 31 December Biaya pokok penjualan dari aktivitas produksi ) ) Cost of sales from production activities Biaya pendapatan dari aktivitas sewa kendaraan ) ) Cost of revenues from vehicle lease activities Biaya pendapatan dari aktivitas jasa keuangan ) ) Cost of revenues from financing service Rincian pemasok dengan jumlah nilai pembelian yang melebihi 10% dari jumlah pembelian konsolidasian adalah sebagai berikut: ) The detail of supplier from whom the purchases amounted to more than 10% of the total consolidated purchases is as follow: PT Astra Honda Motor ) PT Astra Honda Motor 29. BEBAN USAHA 29. OPERATING EXPENSES Kompensasi karyawan Employees compensations Kerugian penurunan nilai Impairment losses Iklan dan promosi Advertisement and promotion Biaya alih daya Outsourcing fees Jasa profesional Professional fees Penyimpanan dan transportasi Transportation and storage Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets Utilitas Utilities Sewa Rental Perbaikan dan pemeliharaan Repair and maintenance Perjalanan dinas Travelling Amortisasi Amortization Biaya keanggotaan Membership fees Lainnya Others
229 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 30. PENDAPATAN LAINNYA 30. OTHER INCOME Bea balik nama kendaraan Vehicle registrations Lainnya Others SEGMEN OPERASI 31. OPERATING SEGMENTS Grup memiliki empat segmen operasi. Setiap segmen menawarkan produk dan jasa yang berbeda, dan dikelola secara terpisah karena perbedaan model bisnis dan strategi pemasaran. Ikhtisar berikut menjelaskan hasil operasional masing-masing segmen operasi Grup: Distribusi termasuk pembelian, penjualan dan jasa atas kendaraan bermotor roda dua dan empat. Consumer parts termasuk manufaktur dan penjualan minyak pelumas atas kendaraan bermotor roda dua. Servis otomotif termasuk penyediaan solusi atas transportasi. Jasa keuangan termasuk pembiayaan konsumen, otomotif dan barang modal. The Group has four reportable segments. Each segment offers different products and services, and is managed separately because each has different business model and marketing strategies. The following summary describes the result of the operations in each of the Group s reportable segments: Distribution includes purchasing, sales and services of two and four-wheel vehicles. Consumer parts includes manufacturing and sales of oil lubricants for two-wheel motor vehicles. Automotive service includes transportation solution provider. Financial service includes consumer, automotive and capital goods financing. Distribusi/ Distribution Consumer parts Servis otomotif/ Automotive services 2014 Jasa keuangan/ Financial services Eliminasi/ Elimination Konsolidasi/ Consolidation Pendapatan ) ) ) ) ( ) ) Revenues Biaya pokok pendapatan ( ) ( ) ( ) ( ) ) ( ) Cost of revenues Laba bruto ) ) ) ) (53.597) ) Gross profit Beban usaha ( ) ( ) (96.963) ( ) ) ( ) Operating expenses Pendapatan bunga ) 775) ) -) ) Interest income Beban bunga (38.052) -) ( ) -) ( ) Interest expense Penghasilan lainnya ) 1.211) ) ) (106) ) Other income Beban lainnya (1.620) (8.478) (5) (1.294) -) (11.397) Other expense Laba sebelum pajak penghasilan ) ) ) ) ) Profit before income tax Beban pajak penghasilan (84.765) (74.722) (10.810) (32.496) (190) ( ) Income tax expense Laba segmen Reportable segment dilaporkan ) ) ) ) ) Bagian atas laba entitas asosiasi 5.283) Beban Perseroan yang tidak dialokasikan, setelah pajak penghasilan ( ) Laba konsolidasian ) profit Share of profit of associates The Company's unallocated expenses, after income tax Consolidated profit 79
230 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 31. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 31. OPERATING SEGMENTS (Continued) Distribusi/ Distribution Consumer parts Servis otomotif/ Automotive services 2014 Jasa keuangan/ Financial services Eliminasi/ Elimination Konsolidasi/ Consolidation Aset segmen dilaporkan ) ) ) ) ( ) ) Aset Perseroan yang tidak dialokasikan ) Jumlah aset konsolidasi ) Reportable segment assets The Company s unallocated assets Total consolidated assets Beban penyusutan dan amortisasi (1.162) Beban yang tidak dialokasikan Jumlah beban penyusutan dan amortisasi Depreciation and amortization expense The Company s unallocated expense Total depreciation and amortization expense Distribusi/ Distribution Consumer parts Servis otomotif/ Automotive services 2013 Jasa keuangan/ Financial services Eliminasi/ Elimination Konsolidasi/ Consolidation Pendapatan ) ) ) ) ( ) ) Revenues Biaya pokok pendapatan ( ) ( ) ( ) ( ) ) ( ) Cost of revenues Laba bruto ) ) ) ) (24.938) ) Gross profit Beban usaha ( ) ( ) (88.522) ( ) ) ( ) Operating expenses Pendapatan bunga ) 2.963) 3.528) ) -) ) Interest income Beban bunga (11.972) (984) ( ) -) -) ( ) Interest expense Penghasilan lainnya ) 1.206) ) 7.344) )()(81.739) ) Other income Beban lainnya (1.587) ()(2.306) (938) (1.297) -) (6.128) Other expense Laba sebelum pajak penghasilan ) ) ) ) (71.717) ) Profit before income tax Beban pajak penghasilan (80.895) (72.733) (31.592) (31.700) -) ( ) Income tax expense Laba segmen Reportable segment dilaporkan ) ) ) ) (71.717) ) Bagian atas laba entitas asosiasi 4.348) Beban Perseroan yang tidak dialokasikan, setelah pajak penghasilan ( ) Laba konsolidasian ) profit Share of profit of associates The Company's unallocated expenses, after income tax Consolidated profit Aset segmen dilaporkan ( ) ) Aset Perseroan yang tidak dialokasikan ) Jumlah aset konsolidasi ) Beban penyusutan dan amortisasi Beban yang tidak dialokasi Jumlah beban penyusutan dan amortisasi Reportable segment assets The Company s unallocated assets Total consolidated assets Depreciation and amortization expense The Company s unallocated expense Total depreciation and amortization expense 80
231 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 31. SEGMEN OPERASI (Lanjutan) 31. OPERATING SEGMENTS (Continued) Informasi arus kas Jasa Keuangan/ Financial services 2014 Di luar jasa keuangan/ Nonfinancial services Eliminasi/ Elimination Konsolidasi/ Consolidation Cash flow information Arus kas dari aktivitas operasi ( ) ) - ( ) Arus kas dari aktivitas investasi (6.165) ( ) - ( ) Arus kas dari aktivitas pendanaan ) ) ) Kenaikan neto kas dan setara kas ) ) ) Kas dan setara kas, awal tahun ) ) ) Kas dan setara kas, akhir tahun ) ) ) Cash flows from operating activites Cash flows from investing activites Cash flows from financing activites Net increase in cash and cash equivalents Cash and cash equivalents, beginning of year Cash and cash equivalents, end of year Jasa Keuangan/ Financial services 2013 Di luar jasa keuangan/ Nonfinancial services Eliminasi/ Elimination Konsolidasi/ Consolidation Arus kas dari aktivitas operasi ( ) ) -) ) Arus kas dari aktivitas investasi (19.805) ( ) ) ( ) Arus kas dari aktivitas pendanaan ) ) ( ) ) Penurunan neto kas dan setara kas (55.610) (33.447) -) (89.057) Kas dan setara kas, awal tahun ) ) -) ) Kas dan setara kas, akhir tahun ) ) -) ) Cash flows from operating activites Cash flows from investing activites Cash flows from financing activites Decrease in cash and cash equivalents Cash and cash equivalents, beginning of year Cash and cash equivalents, end of year 32. LABA PER SAHAM 32. EARNINGS PER SHARE Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Profit for the year attributable to the owners of the Company Jumlah saham beredar/ditempatkan rata-rata tertimbang Weighted average of total outstanding/issued shares Laba per saham (dalam Rupiah penuh) Earnings per share (in whole Rupiah) 81
232 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 33. KOMPONEN EKUITAS LAINNYA 33. OTHER EQUITY COMPONENTS Saldo awal ( ) (78.101) Beginning balance Perolehan kepentingan nonpengendali di FKT tanpa perubahan pengendalian -) ( ) Acquisition of non-controlling interest in FKT without a change in control Pendapatan komprehensif lain -) 1.293) Other comprehensive income Perubahan nilai wajar instrumen keuangan derivative ( ) -) Changes in fair value of derivative financial instrument s Biaya transaksi ekuitas entitas anak (22.692) -) Subsidiary s equity transaction costs Selisih kurs karena penjabaran (1.056) -) Translation adjustment Perubahan ekuitas anak (Catatan 4d) ) -) Changes in subsidiaries equity (Notes 4d) Kompensasi berbasis saham, setelah reklasifikasi sebagai liabilitas (Catatan 23) (654) ) Share-based compensation, net of reclassification as liability (Note 23) Lainnya (600) 4.324) Others Saldo akhir ( ) ( ) Ending balance Pada bulan Juni 2013, Perseroan membeli tambahan kepemilikan saham di FKT sebesar 17% menjadi 100% dengan imbalan kas sejumlah Rp Sebagai akibat dari transaksi ini, Perseroan mengakui penurunan kepentingan nonpengendali dan komponen ekuitas lainnya masing-masing sebesar Rp dan Rp In June 2013, the Company purchased additional 17% of share ownership in FKT to become 100% for a cash consideration of Rp As a result of this transaction. the Company recognized decreases in non-controlling interests and other equity components of Rp 42,199 and Rp 257,801, respectively. 34. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 34. RELATED PARTY INFORMATION Pihak-pihak berelasi dan sifat hubungannya adalah sebagai berikut: The related parties and the nature of relationships are as follows: Sifat Hubungan Pihak berelasi/related parties Nature of relationship Pemegang saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Shareholder Personil manajemen inti Komisaris dan direksi/ Key management personnel Commisioners and directors Kompensasi personil manajemen inti Yang termasuk personil manajemen inti adalah komisaris dan direksi dari Perseroan dan entitas anak. Kompensasi yang dibayarkan atau terutang kepada personil manajemen inti adalah sebagai berikut: Key management personnel s compensations Key management personnel includes commissioners and directors of the Company and subsidiaries. Compensations paid or payable to key management personnel are as follows: Persentase dari total beban/ Jumlah/Amount Percentage from total expenses Kompensasi manajemen inti ,81% 4,54% Key management compensation Imbalan pascakerja ,06% 1,44% Post-employment benefits ,87% 5,98% 82
233 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN FINANCIAL RISK MANAGEMENT Instrumen keuangan Nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan Perseroan dan entitas anak mendekati nilai wajarnya. Manajemen risiko keuangan Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko kredit, risiko likuiditas, risiko suku bunga, dan risiko nilai tukar mata uang asing. Risiko kredit Risiko kredit Grup timbul terutama dari risiko kerugian jika pelanggan gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya. Terkait dengan kredit yang diberikan kepada pelanggan dimana, sebagian besar berasal dari aktivitas pembiayaan. Grup menerapkan kebijakan pemberian kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian, melakukan pengawasan atas portofolio kredit secara terus-menerus dan melakukan pengelolaan penagihan angsuran piutang untuk meminimalkan risiko kredit. Grup memperoleh jaminan berupa kendaraan bermotor dari piutang pembiayaan konsumen. Grup juga mengharuskan pelanggan yang merupakan sub-dealer dan pengecer untuk menempatkan jaminan berupa simpanan di bank dan/atau jaminan lainnya. Untuk menghindari konsentrasi risiko, kas ditempatkan di beberapa lembaga keuangan yang memiliki reputasi yang baik. Untuk aset keuangan yang diakui di laporan posisi keuangan konsolidasian, ekposur maksimum terhadap risiko kredit sama dengan nilai tercatat. Konsentrasi risiko kredit dari aset keuangan Grup per 31 Desember 2014 dan 2013 berdasarkan segmen operasi adalah: Financial instruments The carrying amounts of the Company and subsidiaries financial assets and financial liabilities approximate their fair values. Financial risk management The main risks arising from the financial instruments of the Group are credit risk, liquidity risk, interest rate risk, and foreign exchange risk. Credit risk The credit risk of the Group mainly arises from risk of loss if customers fail to discharge their contractual obligations. In relation with credit exposures given to customers, which mainly resulted from financing activities, the Group applies prudent credit acceptance policies, performs ongoing credit portfolio monitoring and manages the collection of receivables in order to minimize the credit risk exposure. The Group obtains collateral in the form of motor vehicles for its consumer financing receivables. The Group also requires its customers, namely the sub-dealers and retailers, to put up collateral in the form of term deposits and/or other types of collateral. To avoid concentration of risk, cash is deposited at several financial institutions of good standing. For financial assets recognized in the consolidated statement of financial position, the maximum exposure to credit risk is equal to their carrying amounts. The concentration of credit risk of the Group s financial assets based on operating segment as at 31 December 2014 and 2013 was: Distribusi/ Distribution Consumer parts Nilai tercatat/carrying amount Servis Jasa otomotif/ keuangan/ Automotive Financial service services Yang tidak dapat dialokasi/ Unallocated Jumlah/Total Kas dan setara kas Cash and cash equivalents Piutang usaha Trade receivables Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables Piutang non-usaha Non-trade receivables Deposit jaminan Guarantee deposits
234 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued) Manajemen risiko keuangan (Lanjutan) Risiko kredit (Lanjutan) Financial risk management (Continued) Credit risk (Continued) Distribusi/ Distribution Consumer parts Nilai tercatat/carrying amount Oto servis/ Auto service Jasa keuangan/ Financial services Yang tidak dapat dialokasi/ Unallocated Jumlah/Total Kas dan setara kas Cash and cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya Restricted cash Piutang usaha Trade receivables Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables Piutang non-usaha Non-trade receivables Deposit jaminan Guarantee deposits Pembagian aset keuangan berdasarkan kualitas kreditnya disajikan dibawah ini: Distribution of financial assets by their credit quality is summarized below: Tidak ada jatuh tempo kontraktual/no contractual maturity Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai/neither past due nor impaired Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai/past due but not impaired Dievaluasi secara kolektif/ Collectively assessed Dievaluasi secara individu/ Individually assessed Penyisihan penurunan nilai/ Allowance for impairment losses Kas dan setara kas ) Cash and cash equivalents Piutang usaha (2.158) Trade receivables Piutang pembiayaan Consumer financing konsumen ( ) receivables s Piutang sewa pembiayaan (5.880) Finance lease receivables Piutang non-usaha (1.314) Non-trade receivables Deposit jaminan ) Guarantee deposits Jumlah/ Total ( ) Kas dan setara kas Cash and cash equivalents Kas yang dibatasi penggunaannya Restricted cash Piutang usaha (2.385) Trade receivables Piutang pembiayaan Consumer financing konsumen (58.121) receivables s Piutang sewa pembiayaan (5.120) Finance lease receivables Piutang non-usaha Non-trade receivables Deposit jaminan Guarantee deposits (65.626)
235 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued) Manajemen risiko keuangan (Lanjutan) Risiko kredit (Lanjutan) Ikhtisar analisis umur piutang usaha, piutang pembiayaan konsumen, piutang sewa pembiayaan dan piutang nonusaha yang telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai, dievaluasi penurunan nilai secara kolektif dan secara individu: Financial risk management (Continued) Credit risk (Continued) Summary of aging analysis of trade receivables, consumer financing receivables, finance lease receivables and nontrade receivables which are past due but not impaired, collectively and individually assessed: < 3 bulan/ months 3-12 bulan/ months > 1 tahun/ year Jumlah / Total Piutang usaha Trade receivables Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables Piutang non-usaha Non-trade receivables Piutang usaha Trade receivables Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables Piutang sewa pembiayaan Finance lease receivables Definisi dari kualitas kredit Grup adalah sebagai berikut: Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai: eksposur menunjukkan laba yang tinggi atau stabil, likuiditas yang memadai, yang secara umum direfleksikan dengan pembayaran komitmen terhadap Grup secara tepat waktu. Sumber pembayaran dapat diidentifikasikan secara jelas. Telah jatuh tempo tetapi tidak mengalami penurunan nilai: eksposur dimana pembayaran bunga kontraktual atau pokok telah jatuh tempo, tetapi Grup meyakini bahwa belum terdapat penurunan nilai atas dasar tahap penagihan piutang saat ini. Dievaluasi secara kolektif: eksposur yang masih lancar, beberapa dalam tahap awal keterlambatan pembayaran dan sebagian telah gagal untuk melakukan pembayaran, atau pembayaran tidak penuh, sesuai dengan persyaratan kontraktual dalam perjanjian pembiayaan konsumen. Dievaluasi secara individu: eksposur dimana nasabah dalam tahap awal dari keterlambatan pembayaran. Grup mempertimbangkan bahwa nasabah tidak mungkin menyelesaikan kewajiban kreditnya secara menyeluruh, atau sebagian, sesuai dengan persyaratan kontraktual dalam perjanjian pembiayaan konsumen. The Group s credit quality definitions are as follow: Neither past due nor impaired: exposure exhibit high or stable earnings, adequate liquidity, as generally evidenced by prompt repayment of its commitment with the Group. Source of payment can be clearly identifiable. Past due but not impaired: exposures which contractual interest or principle payments are past due, but the Group believes that there are no impairment yet on the basis of the stage of collection on outstanding receivables. Collectively assessed: exposures which still current, some are in the early stage of delinquency, and some have failed to make a payment, or partial payment, in accordance with the contractual terms of the consumer financing agreement. Individually assessed: exposures which the debtor is in the early stages of delinquencies and has failed to make a payment. The Group considers that either the debtor is unlikely to pay its credit obligation in full, or partial, in accordance with the contractual terms of the consumer financing agreement. 85
236 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued) Manajemen risiko keuangan (Lanjutan) Risiko likuiditas Risiko likuiditas merupakan risiko dimana Grup akan menghadapi kesulitan pada saat hendak memenuhi kewajiban yang berkaitan dengan liabilitas keuangan yang cara penyelesaiannya adalah dengan menyerahkan kas atau aset keuangan yang lain. Untuk mengurangi risiko likuiditas, Grup mendiversifikasi sumber dana. Selain dari modal dan penerimaan angsuran pelanggan, Grup memperoleh sumber dana dari pinjaman dari pihak ketiga. Grup mengelola risiko ini dengan memadankan jatuh tempo aset dengan liabilitas, sehingga kas yang dihasilkan dari aset yang jatuh tempo cukup untuk membayar liabilitas yang jatuh tempo pada periode yang sama. Selain itu, risiko likuiditas dikelola secara berkesinambungan melalui pengawasan arus kas aktual, estimasi arus kas masa depan, pengendalian profil jatuh tempo aset dan liabilitas, serta pemeliharaan kecukupan saldo kas dan fasilitas perbankan. Berikut adalah jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan, termasuk estimasi pembayaran bunga: Financial risk management (Continued) Liquidity risk Liquidity risk is the risk that the Group will encounter difficulty in meeting the obligations associated with its financial liabilities that are settled by delivering cash or another financial asset. To mitigate the liquidity risk, the Group diversifies funding resources. Besides capital and customer s installment collection, the Group generates funding resources from third party borrowings. The Group manages this risk by matching the maturity of assets and liabilities, so that the cash generated from matured assets is sufficient to cover liabilities maturing in the same period. In addition, liquidity risk is managed on an ongoing basis through supervising the actual cash flows, estimating future cash flows, controlling the maturity profile of assets and liabilities, as well as maintaining sufficient cash balance and bank facilities. The following are the contractual maturities of financial liabilities, including estimated interest payments: Nilai tercatat/ Carrying amount Arus kas kontraktual/ Contractual cash flows Kurang dari 1 bulan/ Less than 1 month > 1-3 bulan/ months > 3 12 bulan/ months Lebih dari 1 tahun/ More than 1 year Utang bank jangka pendek Short-term bank loans Utang usaha Trade payables Utang lainnya Other payables Beban akrual Accrued expenses Pinjaman jangka panjang Long-term borrowings Utang obligasi Bonds payables Utang bank jangka pendek Short-term bank loans Utang usaha Trade payables Utang lainnya Other payables Beban akrual Accrued expenses Pinjaman jangka panjang Long-term borrowings
237 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 35. INSTRUMEN KEUANGAN DAN 35. FINANCIAL INSTRUMENTS AND MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) FINANCIAL RISK MANAGEMENT (Continued) Manajemen risiko keuangan (Lanjutan) Risiko suku bunga Grup memiliki aset dan liabilitas keuangan berbunga dengan tingkat suku bunga variabel dan tetap dengan berbagai periode jatuh tempo. Aset dan liabilitas keuangan dengan tingkat suku bunga variabel yang dimiliki Grup terekspos fluktuasi arus kas yang diakibatkan oleh perubahan suku bunga, sementara aset dan liabilitas keuangan dengan tingkat suku bunga tetap terekspos risiko perubahan nilai wajar yang diakibatkan oleh perubahan suku bunga. Untuk mengatasi risiko-risiko ini, Grup menjalankan kebijakan untuk menyesuaikan profil suku bunga dan jangka waktu aset dan liabilitas. Perubahan 100 basis poin pada suku bunga pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, dimana semua variable lain tetap sama, akan mengakibatkan peningkatan/penurunan ekuitas dan laba rugi masing-masing sebesar Rp dan Rp Risiko nilai tukar mata uang asing Grup terekspos pergerakan nilai tukar mata uang asing terutama dari pinjaman dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dari bank dan utang obligasi. Risiko ini, sampai pada batas tertentu, berkurang dengan adanya sebagian pendapatan Grup yang dihasilkan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dan aktivitas lindung nilai (Catatan 16). Financial risk management (Continued) Interest rate risk The Group has both variable-rate and fixed-rate interestbearing financial assets and liabilities with various time spans. The Group s variable-rate financial assets and liabilities are exposed to fluctuation in cash flows due to changes in interest rate, while the fixed-rate financial assets and liabilities are exposed to a risk of change in their fair value due to changes in interest rates. To mitigate these risks, the Group employs a policy of approximately matching the interest rate profile and time span of its financial assets and liabilities. A change of 100 basis points in interest rates at 31 December 2014 and 2013, with all other variables remain constant, would have increased or decreased equity and profit or loss by Rp 12,398 and Rp 21,268, respectively. Foreign exchange risk The Group is exposed to foreign exchange rate risk mainly from the US Dollar loans from banks and bonds payable. This risk is, to some extent, mitigated by the Group s partially US Dollar denominated revenue and hedging activities (Note 16). 36. ASET ATAU LIABILITAS MONETER NETO 36. NET MONETARY ASSETS OR LIABILITIES DALAM MATA UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES Grup memiliki aset dan liabilitas dalam Dolar Amerika Serikat dengan rincian sebagai berikut (dalam satuan penuh, kecuali jumlah setara Rupiah): 2014 The Group has assets and liabilities denominated in US Dollar as follows (in whole amounts, except for Rupiah equivalent): Setara Rupiah/ USD Rupiah equivalent Aset: Assets: Kas dan setara kas ) ) Cash and cash equivalents Piutang sewa pembiayaan ) ) Finance lease receivables ) ) Liabilitas: Liabilities: Utang usaha ( ) (44.667) Trade payables Pinjaman jangka panjang ( ) ( ) Long-term borrowings Utang obligasi ( ) ( ) Bonds payable ( ) ( ) 87
238 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk DAN ENTITAS ANAK/ PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA Tbk AND SUBSIDIARIES CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)/ NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued) TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2014 DAN 2013/YEARS ENDED 31 DECEMBER 2014 AND 2013 (Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan khusus/in millions of Rupiah, unless otherwise specified) 36. ASET ATAU LIABILITAS MONETER NETO 36. NET MONETARY ASSETS OR LIABILITIES DALAM MATA UANG ASING (Lanjutan) DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES (Continued) USD 2014 Setara Rupiah/ Rupiah equivalent Instrumen keuangan derivatif (Catatan 16): Derivative financial instruments (Note 16): Kontrak cross currency-interest rate swap Cross currency-interest rate swap contracts Kontrak foreign currency option Foreign currency option contracts Aset neto Net assets 2013 Setara Rupiah/ USD Rupiah equivalent Aset Assets Kas dan setara kas ) ) Cash and cash equivalents Piutang sewa pembiayaan ) ) Finance lease receivables ) ) Liabilitas Liabilities Utang usaha ( ) (30.509) Trade payables Pinjaman jangka panjang ( ) ( ) Long-term borrowings ( ) ( ) Instrumen keuangan derivatif (Catatan 16): Derivative financial instruments (Note 16): Kontrak cross currency-interest rate swap ) ) Cross currency-interest rate swap contracts Kontrak foreign currency option -) -) Foreign currency option contracts ) ) Liabilitas neto ( ) (21.148) Net liabilities Aset dan liabilitas dalam mata uang asing lainnya disajikan dalam jumlah yang setara dengan Dolar Amerika Serikat, dengan menggunakan kurs pada akhir periode pelaporan. Apabila aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 dijabarkan dengan menggunakan kurs tengah mata uang asing pada tanggal dimana laporan keuangan konsolidasian ini disetujui oleh manajemen untuk diterbitkan sebesar masing-masing Rp /1 Dolar Amerika Serikat dan Rp /1 Dolar Amerika Serikat, maka aset neto dan liabilitas neto dalam mata uang asing Grup akan naik (turun) masing - masing sekitar Rp 632 dan Rp (963). Assets and liabilities denominated in other foreign currencies are presented as US Dollar, equivalent using the exchange rate prevailing at end of the reporting period. If assets and liabilities in foreign currencies as of 31 Desember 2014 and 2013 had been translated using the middle rates as of the date of when these consolidated financial statements are approved by management for issuance of Rp 13,059/USD 1, and Rp 11,634/USD 1, respectively, the total net foreign currency assets and liabilities of the Group would increase (decrease) by approximately Rp 632 and Rp (963), respectively. 37. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 37. EVENT AFTER REPORTING PERIOD Pada tanggal 23 Februari 2015, Grup menandatangani perjanjian untuk pekerjaan pembangunan pabrik yang berlokasi di Cilegon dengan nilai pekerjaan sebesar USD dan Rp , dan estimasi penyelesaian di tahun On 23 February 2015, the Group entered into an agreement for the construction of a plant in Cilegon with contract values of USD 23,150,000 and Rp 67,000, and estimated completion in
239 PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK Annual Report 2014 Laporan Tahunan / 149
240 PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Lippo Kuningan 26th Floor Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B-12 Kuningan, Jakarta Indonesia T F / Annual Report 2014 Laporan Tahunan PT MITRA PINASTHIKA MUSTIKA TBK
BERITA PERS. MPMX Raih Pendapatan Rp 12,2 Triliun selama 9 Bulan di Tahun 2015
BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera MPMX Raih Pendapatan Rp 12,2 Triliun selama 9 Bulan di Tahun 2015 Laba bersih segmen consumer parts tumbuh 36%, termasuk one-off gain Penjualan sepeda motor turun 9%
BERITA PERS. MPMX Bukukan Kenaikan Laba Bersih 41% dan Pendapatan 29% di Tahun 2013
BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera MPMX Bukukan Kenaikan Laba Bersih 41% dan Pendapatan 29% di Tahun 2013 Targetkan Kenaikan Pendapatan 20% 25% di 2014 JAKARTA, 16 Maret 2014 PT Mitra Pinasthika Mustika
BERITA PERS. MPMX Bukukan Kinerja Positif di Kuartal I 2014 Didukung oleh Kinerja Operasional Seluruh Anak Usaha
BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera MPMX Bukukan Kinerja Positif di Kuartal I 2014 Didukung oleh Kinerja Operasional Seluruh Anak Usaha Jakarta, 30 April 2014 PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, perusahaan
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 22MEI2015 www.mpmgroup.co.id VISI, MISI & NILAI UTAMA MPM Misi Menyediakan produk dan layanan transportasi berkualitas prima dan ramah sehingga menyenangkan
14,87% 17,43% 17,97% 13,69%
Laporan Tahunan 2013 BANK KALBAR Pembukaan Opening Ikhtisar Data Keuangan Penting Financial Highlights Laporan Dewan Komisaris dan Direksi Report from the Board of Commissioners and Directors Profil Perusahaan
Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner
Sambutan Presiden Komisaris Message from the President Commissioner Saya menyampaikan apresiasi kepada Direksi atas konsistensinya terhadap penerapan strategi bisnis Perseroan, sehingga berhasil mencapai
DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS
DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS Halaman / Pages PERNYATAAN DIREKSI / DIRECTOR STATEMENT LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN / INDEPENDENT AUDITOR'S REPORT... 1 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN / FINANCIAL STATEMENTS
BERITA PERS. MPMX Pertahankan Momentum Positif Kinerja Perusahaan dengan Capaian Pendapatan Rp 13,2 Triliun Selama 9 Bulan Tahun 2016
BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera MPMX Pertahankan Momentum Positif Kinerja Perusahaan dengan Capaian Pendapatan Rp 13,2 Triliun Selama 9 Bulan Tahun 2016 Jakarta, 1 Desember 2016 - PT Mitra Pinasthika
31 Maret 2018/ March 31, 2018
LAPORAN POSISI KEUANGAN FINANCIAL POSITION As of 31 Maret 2018/ 31 Desember 2017/ December 31, 2017 ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 2,4,33,34,36 9.447.735 8.796.690 Cash and cash
31 Desember 2016 December 31, 2016 ( Tidak diaudit/ Catatan/ (Diaudit/ Unaudited) Notes Audited) m,2r,4,29.
DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 30 JUNI 2017 DAN 31 DESEMBER 2016 (Disajikan dalam Rupiah) The original consolidated financial statements included herein are in Indonesian language
PERUM PERCETAKAN UANG INDONESIA DAN ENTITAS ANAK REPUBLIK INDONESIA AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
REPUBLIK REPUBLIK INDONESIA AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION PER 31 DESEMBER 2016 DAN 2015 AS OF DECEMBER 31, 2016 AND 2015 (Disajikan
BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera
BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera MPMX Akan Gelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 31 Mei 2016 Jakarta, 4 Mei 2016 Berdasarkan undangan yang dikirimkan hari ini oleh PT Mitra Pinasthika Mustika
31 Desember 2016 dan 2015 December 31, 2016 and Catatan/ 2016 Notes 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Desember 2016 dan 2015 December 31, 2016 and 2015 ASET ASET LANCAR ASSETS CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 1.219.104.170.177
(Tidak Diaudit)/ Catatan/ December 31, (unaudited) Notes 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2016 dan 31 Desember 2015 March 31, 2016 and December 31, 2015 31 Maret/ March 31, 2016 31 Desember/ (Tidak
Maintaining Performance in a Year of Challenges
Maintaining Performance in a Year of Challenges Daftar Isi Halaman Ikhtisar Utama Main Overview 6 Sekilas Bank Ina Bank Ina At A Glance 7 Piagam & Sertifikat Awards & Certificates 8 Kaleidoskop 2015 2015
SIARAN PERS / PRESS RELEASE No.056/HO-ASR/III/17 Tangerang, 31 Maret 2017
ALAM SUTERA REALTY LAPORKAN KINERJA KEUANGAN TAHUN 2016 *** ALAM SUTERA REALTY REPORTS 2016 FINANCIAL PERFORMANCE *** PT Alam Sutera Realty Tbk ( ASRI ), hari ini 31 Maret 2017 mengumumkan hasil kinerja
Profil Perusahaan Company Profile. Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
Ikhtisar Keuangan Financial Highlights ASET ASET LANCAR assets CURRENT ASSETS Kas dan Setara Kas 1.820.904 2.618.040 4.247.027 1.759.522 1.827.132 Cash and Cash Equivalents Kas yang Dibatasi Penggunaannya
PT GRAND KARTECH Tbk DAN ENTITAS ANAK / PT GRAND KARTECH Tbk AND SUBSIDIARY. Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement
/ Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement 31 Maret 2015/ March, 31, 2015 TIDAK DIAUDIT / UNAUDITED Daftar Isi Table of Contents Halaman/ Page Pernyataan Direksi Director s Statement
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and subsidiaries
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasian tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2012 (tidak diaudit) dan tahun yang berakhir 31 Desember 2011 (diaudit)
PT. INDO-RAMA SYNTHETICS Tbk DAN ENTITAS ANAK/ AND ITS SUBSIDIARIES
PT. INDO-RAMA SYNTHETICS Tbk DAN ENTITAS ANAK/ AND ITS SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 30 JUNI 2016 (TIDAK DIAUDIT) DAN
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 31 Desember 2014 dan 2013 December 31, 2014 and 2013
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Desember 2014 dan 2013 December 31, 2014 and 2013 ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 1,617,503
REPUBLIK INDONESIA DAN ENTITAS ANAK REPUBLIK INDONESIA AND SUBSIDIARIES. Per 31 Desember 2014 and 2013 As of December 31, 2014 and 2013
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL KONSOLIDASIAN POSITION Per 31 Desember 2014 and 2013 As of December 31, 2014 and 2013 Catatan/ 2014 2013 *) ASET ASSETS Aset Lancar Current
30 Juni 2017 dan 31 Desember 2016 June 30, 2017 and December 31, (Tidak diaudit/ Catatan/ December 31, 2016 Unaudited) Notes ( Diaudit/Audited)
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 Juni 2017 dan 31 Desember 2016 June 30, 2017 and December 31, 2016 30 Juni/ June 30, 2017 31 Desember/ (Tidak diaudit/
30 September 2017 dan 31 Desember 2016 September 30, 2017 and December 31, 2016
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2017 dan 31 Desember 2016 September 30, 2017 and December 31, 2016 30 September/ September 30, 2017 31 Desember/
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 31 Maret 2015 dan 31 Desember 2014 March 31, 2015 and December 31, 2014
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2015 dan 31 Desember 2014 March 31, 2015 and December 31, 2014 31 Maret 2015/ 31 Desember 2014/ March 31, 2015
PT GRAND KARTECH Tbk DAN ENTITAS ANAK / PT GRAND KARTECH Tbk AND SUBSIDIARY. Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement
/ Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement 31 Maret 2013/ March 31, 2013 TIDAK DIAUDIT / UNAUDITED Daftar Isi Table of Contents Halaman/ Page Pernyataan Direksi Director s Statement
31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016 March 31, 2017 and December 31, 2016
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016 March 31, 2017 and December 31, 2016 31 Maret/ March 31, 2017 31 Desember/ (Tidak
REPUBLIK INDONESIA DAN ENTITAS ANAK REPUBLIK INDONESIA AND SUBSIDIARIES. Per 31 Desember 2013 dan 2012 As of December 31, 2013 and 2012
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL KONSOLIDASIAN POSITIONS Per 31 Desember 2013 dan 2012 As of December 31, 2013 and 2012 ASET Aset Lancar Kas dan Setara Kas Catatan/ 2013 2012
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/ and Subsidiaries
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/ and Subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasian sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September (tidak diaudit) dan tahun yang berakhir 31 Desember 2011
PT GRAND KARTECH Tbk DAN ENTITAS ANAK / PT GRAND KARTECH Tbk AND SUBSIDIARY. Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement
/ Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement 30 Juni 2014/ June 30, 2014 TIDAK DIAUDIT / UNAUDITED Daftar Isi Table of Contents Halaman/ Page Pernyataan Direksi Director s Statement
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 June 30, 2015 and December 31, 2014
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 June 30, 2015 and December 31, 2014 30 Juni 2015/ 31 Desember 2014/ June 30, 2015 December
Laba Bersih Kuartal AGII Naik Lebih Dari 10% Year-On-Year dengan total melebihi Rp 30 miliar
LAPORAN PERS Untuk Segera Didistribusikan Laba Bersih Kuartal 1 2018 AGII Naik Lebih Dari 10% Year-On-Year dengan total melebihi Rp 30 miliar Jakarta, 1 Mei 2018 PT Aneka Gas Industri, Tbk (Stock Code:
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 31 Maret 2016 dan 31 Desember 2015 March 31, 2016 and December 31, 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2016 dan 31 Desember 2015 March 31, 2016 and December 31, 2015 31 Maret 2016/ 31 Desember 2015/ March 31, 2016
PT STEADY SAFE Tbk DAN ENTITAS ANAK PT STEADY SAFE Tbk AND SUBSIDIARIES LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DESEMBER 2012 DAN 2011 DECEMBER 31, 2011 AND
Laporan Tahunan 2015 Annual Repor t
Laporan Tahunan Annual Repor t Data Keuangan Penting Financial Highlights Profil Perusahaan Company Profile Laporan Dewan Komisaris Report of the Board of Commissioners Laporan Direksi Report of the Board
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016 March 31, 2017 and December 31, 2016
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2017 dan 31 Desember 2016 March 31, 2017 and December 31, 2016 31 Maret 2017/ 31 Desember 2016/ March 31, 2017
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 September 2015 dan 31 Desember 2014 September 30, 2015 and December 31, 2014
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2015 dan 31 Desember 2014 September 30, 2015 and December 31, 2014 30 September 2015/ 31 Desember 2014/
Summary. 1. Financial and Operational Performance of the Company. 2. Important Event in year Important Event from Jan- May 2014
Summary 1. Financial and Operational Performance of the Company 2. Important Event in year 2013 3. Important Event from Jan- May 2014 4. Work Plan Year 2014 1.a. Financial Summary year 2013 Expressed
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and subsidiaries
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasi enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2011 (tidak diaudit) dan tahun yang berakhir 31 Desember 2010 (diaudit)
31 Desember 2016 dan 2015 December 31, 2016 and Catatan/ 2016 Notes 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Desember 2016 dan 2015 December 31, 2016 and 2015 Catatan/ 2016 Notes 2015 ASET ASET LANCAR ASSETS CURRENT ASSETS
PUBLIC EXPOSE PT ASTRA OTOPARTS Tbk. 19 April 2012, JW MARRIOTT HOTEL - Jakarta
PUBLIC EXPOSE 2012 PT ASTRA OTOPARTS Tbk. 19 April 2012, JW MARRIOTT HOTEL - Jakarta KEJADIAN - KEJADIAN PENTING TAHUN 2011 JANUARI 2011 KEJADIAN KEJADIAN PENTING TAHUN 2011 Perluasan pabrik untuk Machining
31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010 March 31, 2011 and December 31, Maret 2011/ 31 Desember 2010/ March 31, 2011 December 31, 2010
Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Konsolidasi Consolidated Statements of Financial Position (Balance Sheets) 31 Maret 2011 dan 31 Desember 2010 March 31, 2011 and December 31, 2010 31 Maret 2011/ 31 Desember
1 Januari 2014/ 31 Desember January 2014/ December 31, 2013
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL KONSOLIDASIAN POSITION Per 31 Desember 2015, 2014 dan As of December 31, 2015, 2014, and 1 Januari 2014/ 31 Desember 2013 1 January 2014/ December
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2015 dan 31 Desember 2014 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 30 September 2015 31 Desember 2014
31 MARET 2005 DAN 2004 MARCH 31, 2005 AND Catatan/ 2005 Notes 2004
NERACA KONSOLIDASI CONSOLIDATED BALANCE SHEETS 31 MARET 2005 DAN 2004 MARCH 31, 2005 AND 2004 AKTIVA ASSETS AKTIVA LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 73,630 2e,4 161,267 Cash and cash equivalents
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 30 Juni 2015 31 Desember 2014 Tidak Audit
31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 March 31, 2014 and December 31, Maret / 31 Desember / March 31, December 31, Catatan / Notes
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 March 31, 2014 and December 31, 2013 31 Maret / 31 Desember / March 31, December 31,
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 Juni 2016 dan 31 Desember 2015 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 30 Juni 2016 31 Desember 2015 Tidak Diaudit
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 September 2012 dan 31 Desember 2011 September 30, 2012 and December 31, 2011
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2012 dan 31 Desember 2011 September 30, 2012 and December 31, 2011 30 September 2012/ 31 Desember 2011/
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 30 September 2016 31 Desember 2015
LAPORAN TAHUNAN 2014 A N N UA L R E P O R T
Analisa dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Corporate Social Responsibility Laporan Keuangan Tahun
30 September 2011 dan 31 Desember 2010 September 30, 2011 and December 31, 2010
Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position (Balance Sheets) 30 September 2011 dan 31 Desember 2010 September 30, 2011 and December 31, 2010 30 September
PT CENTURY TEXTILE INDUSTRY Tbk
LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENTS PERIODE SEMBILAN BULAN BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2012 DAN 2011(TIDAK DIAUDIT)/ NINE MONTHS PERIOD ENDED 30 SEPTEMBER 2012 AND 2011(UN AUDITED) ISI/CONTENTS Halaman/Page
30 Juni 2011 dan 31 Desember 2010 June 30, 2011 and December 31, Juni 2011/ 31 Desember 2010/ June 30, 2011 December 31, 2010
Laporan Posisi Keuangan (Neraca) Konsolidasi Consolidated Statements of Financial Position (Balance Sheets) 30 Juni 2011 dan 31 Desember 2010 June 30, 2011 and December 31, 2010 30 Juni 2011/ 31 Desember
PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN/ PT. BHAKTI INVESTAMA Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
/ LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS UNTUK PERIODE-PERIODE YANG BERAKHIR 31 MARET 2006 DAN 2005/ FOR THE PERIODS ENDED MARCH 31, 2006 AND 2005 (TIDAK DIAUDIT)/ (UNAUDITED)
UNDERSTANDING FINANCIAL STATEMENTS, TAXES, AND FREE CASH FLOWS. I.K. Gunarta ITS Surabaya Mobile:
UNDERSTANDING FINANCIAL STATEMENTS, TAXES, AND FREE CASH FLOWS I.K. Gunarta ITS Surabaya Email: [email protected] Mobile: 0811 372 068 Financial Statements Income statement A summary of the revenue
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 31 MARCH 2017
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 31 MARCH 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) March 31, 2017 December 31, 2016 Audited ASSETS Cash and
PT GRAND KARTECH Tbk DAN ENTITAS ANAK / PT GRAND KARTECH Tbk AND SUBSIDIARY. Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement
/ Laporan Keuangan Konsolidasian/Consolidated Financial Statement / September 30, 2014 TIDAK DIAUDIT / UNAUDITED Daftar Isi Table of Contents Halaman/ Page Pernyataan Direksi Director s Statement LAPORAN
30 September 2016 dan Desember 2015 September 30, 2016 and December 31, 2015
PT DUTA PERTIWI Tbk DAN ENTITAS ANAK PT DUTA PERTIWI Tbk AND ITS SUBSIDIARIES Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2016 dan Desember 2015 September
PT TIMAH (Persero) Tbk DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES. Lampiran 2/1 Schedule
Lampiran 2/1 Schedule LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR 30 SEPTEMBER 2017 DAN 2016 (Dinyatakan dalam jutaan Rupiah) INTERIM CONSOLIDATED STATEMENTS
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 September 30, 2016 and December 31, 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 September 30, 2016 and December 31, 2015 30 September 2016/ 31 Desember 2015/
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 30 JUNE 2017
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 30 JUNE 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) June 30, 2017 December 31, 2016 Audited ASSETS Cash and
PT SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY Tbk PT SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY Tbk DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Desember 2012 dan 2011 December 31, 2012 and 2011 ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 1,183,482 486,225
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 September 2017 dan 31 Desember 2016 September 30, 2017 and December 31, 2016
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2017 dan 31 Desember 2016 September 30, 2017 and December 31, 2016 30 September 2017/ 31 Desember 2016/
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and Subsidiaries
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and Subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasian enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2012 (tidak diaudit) dan tahun yang berakhir 31 Desember 2011 (diaudit)
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Kinerja Unit Usaha Secara umum, kinerja unit-unit usaha Perseroan selama tahun 2014 baik, yang secara konsolidasi kinerja Perseroan mengalami peningkatan dibandingkan tahun
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 Maret 2016 dan 31 Desember 2015 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 31 Maret 2016 31 Desember 2015 Audit Kas
31 Desember 2011 dan 2010 dan 1 Januari 2010/31 Desember 2009 December 31, 2011 and 2010 and January 1, 2010/December 31, 2009
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Desember 2011 dan 2010 dan 1 Januari 2010/31 Desember 2009 December 31, 2011 and 2010 and January 1, 2010/December
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and Subsidiaries
PT Selamat Sempurna Tbk Dan Entitas Anak/and Subsidiaries Laporan Keuangan Konsolidasian tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2013 (tidak diaudit) dan tahun yang berakhir 31 Desember 2012 (diaudit)
PT Hanson International Tbk dan Entitas Anaknya/and its Subsidiaries
PT Hanson International Tbk dan Entitas Anaknya/and its Subsidiaries Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2014 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor
PT Central Omega Resources Tbk Dan Anak Perusahaan/And Its Subsidiaries
PT Central Omega Resources Tbk Dan Anak Perusahaan/And Its Subsidiaries Laporan Keuangan Interim Konsolidasian (Tidak diaudit)/ Consolidated Interim Financial Statements (Unaudited) Untuk Periode Tiga
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 March 31, 2014 and December 31, 2013
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2014 dan 31 Desember 2013 March 31, 2014 and December 31, 2013 2014 2013 ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS
PT SIWANI MAKMUR Tbk
Laporan Keuangan Interim Untuk Periode Yang Berakhir Pada Tanggal dan 31 Desember 2013 Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada Tanggal (Dengan Angka Perbandingan Untuk Periode Sembilan Bulan yang
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 Juni 2017 dan 31 Desember 2016 June 30, 2017 and December 31, 2016
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 Juni 2017 dan 31 Desember 2016 June 30, 2017 and December 31, 2016 30 Juni 2017/ 31 Desember 2016/ June 30, 2017 December
ABSTRAK. Keywords: Balanced Scorecard, Low Cost Strategy, financial, sales volumes, customer, internal business processes, learning and growth.
ABSTRAK The competition strategies between the ice beam components manufacturer at the time of globaliasasi the current look is increasingly competitive. Companies compete to improve its quality in order
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 31 Desember 2016 dan 2015 December 31, 2016 and 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Desember 2016 dan 2015 December 31, 2016 and 2015 ASET ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 350,467
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PT PANIN SEKURITAS Tbk DAN ENTITAS ANAK LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 31 Desember 2015 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) 31 Desember 2015 31 Desember 2014 1 Januari 2014 Audit Audit
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 March 31, 2012 and December 31, 2011
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Maret 2012 dan 31 Desember 2011 March 31, 2012 and December 31, 2011 31 Maret 2012/ 31 Desember 2011/ March 31, 2012
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 Juni 2014 dan 31 Desember 2013 June 30, 2014 and December 31, 2013
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 Juni 2014 dan 31 Desember 2013 June 30, 2014 and December 31, 2013 30 Juni 2014/ 31 Desember 2013/ June 30, 2014 December
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Periode yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2007 dan 2006/ Periods ended March 31, 2007 and 2006 (Tidak Diaudit)/ (Unaudited) / LAPORAN
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 Juni 2016 dan 31 Desember 2015 June 30, 2016 and December 31, 2015
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 Juni 2016 dan 31 Desember 2015 June 30, 2016 and December 31, 2015 30 Juni 2016/ 31 Desember 2015/ June 30, 2016 December
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 September 2014 dan 31 Desember 2013 September 30, 2014 and December 31, 2013
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2014 dan 31 Desember 2013 September 30, 2014 and December 31, 2013 30 September 2014/ 31 Desember 2013/
PENURUNAN BIAYA-BIAYA OPERASI UNTUK MENINGKATKAN KEUNTUNGAN PADA PT. XYZ
PENURUNAN BIAYA-BIAYA OPERASI UNTUK MENINGKATKAN KEUNTUNGAN PADA PT. XYZ ABSTRAK PT. XYZ adalah sebuah perusahaan swasta nasional dan merupakan agen tunggal dari perusahaan-perusahaan manufaktur Eropa
PT ADES WATERS INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN/FINANCIAL STATEMENTS ISI/CONTENTS NERACA/BALANCE SHEETS 31 MARET 2007 DAN 2006/31 MARCH 2007 AND 2006 -------------------------------------------- 1-2 LAPORAN LABA RUGI/STATEMENTS OF INCOME
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES. 30 September 2013 dan 31 Desember 2012 September 30, 2013 and December 31, 2012
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 September 2013 dan 31 Desember 2012 September 30, 2013 and December 31, 2012 30 September 2013/ 31 Desember 2012/
30 Juni 2010 dan 2009 June 30, 2010 and 2009
Neraca Konsolidasi Consolidated Balance Sheets 30 Juni 2010 dan 2009 June 30, 2010 and 2009 ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 373,735,769,065 191,458,673,774 Cash and cash equivalents Investasi
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DECEMBER 2016
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DECEMBER 2016 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) December 31, 2016 December 31, 2015 ASSETS Cash and
PT TUGU REASURANSI INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN/ FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER/DECEMBER 2014 Lampiran 1 Schedule LAPORAN POSISI KEUANGAN 31 DESEMBER 2014 (Dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 June 30, 2015 and December 31, 2014
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 30 Juni 2015 dan 31 Desember 2014 June 30, 2015 and December 31, 2014 30 Juni/ June 30, 2015 31 Desember/ Catatan/ (Tidak
PT SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY Tbk PT SINAR MAS AGRO RESOURCES AND TECHNOLOGY Tbk DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARIES
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position 31 Desember 2013 dan 2012 December 31, 2013 and 2012 ASET LANCAR CURRENT ASSETS Kas dan setara kas 409,488 1,183,482
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DECEMBER 2017
PT PANIN SEKURITAS Tbk AND SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION 31 DECEMBER 2017 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated) December 31, 2017 December 31, 2016 ed ed ASSETS Cash
BERITA PERS. Pendapatan Saratoga Tumbuh 55% Menjadi Rp 3,7 Triliun Pada 2013
BERITA PERS Dapat Diterbitkan Segera Pendapatan Saratoga Tumbuh 55% Menjadi Rp 3,7 Triliun Pada 2013 Saratoga menargetkan investasi baru sebesar US$ 100 150 juta di tahun 2014 untuk perkuat portofolio
31 Desember / December 31, 2017 (Disajikan Kembali/ As Restated) 31 Maret/ March 31, 2018
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN INTERIM Tanggal 31 Maret FINANCIAL POSITION As of March 31, ASET 31 Maret/ March 31, 31 Desember / December 31, 1 Januari / January 1, ASSETS ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Catatan/ 30 Juni 2012/ 31 Desember 2011/ Notes June 30, 2012 December 31, 2011
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 30 Juni 2012 (Tidak diaudit) dan 31 Desember 2011 (Diaudit) FINANCIAL POSITION June 30, 2012 (Unaudited) and December 31, 2011 (Audited) Catatan/ 30 Juni 2012/ 31
