KODE KEHORMATAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "KODE KEHORMATAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM"

Transkripsi

1 KODE KEHORMATAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM Universitas Putera Batam TAHUN AKADEMIK

2 DAFTAR ISI Halaman Hymne Putera Batam... 5 Mars Putera Batam... 6 Visi Universitas Putera Batam... 7 Misi Universitas Putera Batam... 7 Tujuan Universitas Putera Batam... 7 BAGIAN KESATU PERATURAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB I PENERIMAAN MAHASISWA Mahasiswa Baru Keabsahan Sebagai Mahasiswa Pengenalan Perkuliahan dan Kampus Nomor Pokok Mahasiswa Kartu Tanda Mahasiswa BAB II PERKULIAHAN DAN UJIAN Pendaftaran Ulang Karakteristik Pembelajaran Perkuliahan Satuan Kredit Semester Kurikulum Penilaian Pembelajaran Kartu Rencana Studi Perwalian atau Bimbingan Akademik Presensi Perkuliahan Perubahan Rencana Studi Lokasi dan Waktu Kuliah Pindah Waktu Kuliah Pindah Lokasi Kuliah Ujian Ujian Susulan Semester Pendek Tugas Akhir/Skripsi dan Karya Ilmiah Ujian Tugas Akhir/Skripsi dan Karya Ilmiah Kewajiban Publikasi Karya Ilmiah Kompetensi Lulusan Pembayaran BAB III PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Umum Derajat Keberhasilan Kartu Hasil Studi Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 1

3 Banding Nilai Penentuan Keberhasilan Menyelesaikan Tahap Pendidikan Prayudisium Yudisium Kelulusan Pengambilan Ijazah BAB IV BATAS WAKTU STUDI Berhenti Studi Sementara (Cuti Akademik) Pemutusan Kuliah (Drop Out) BAB V MAHASISWA KHUSUS Mahasiswa Pindahan Pindah Program Studi Mahasiswa Warga Negara Asing BAB VI PERPUSTAKAAN Peminjaman dan Pengembalian Buku Tata Tertib Perpustakaan BAB VII LAIN-LAIN Pembuatan Surat Keterangan Sebagai Pengganti Ijazah, Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi yang Hilang Pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Perubahan Data Mahasiswa BAGIAN KEDUA PENGGUNAAN NAMA, LAMBANG DAN FASILITAS UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB VIII PENGGUNAAN NAMA DAN LAMBANG UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB IX PENGGUNAAN FASILITAS UNIVERSITAS PUTERA BATAM Prosedur Perijinan BAGIAN KETIGA PERATURAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB X ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XI KEDUDUKAN, PRINSIP DAN FUNGSI ORGANISASI KEMAHASISWAAN BAB XII ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI KEMAHASISWAAN BAB XIII BENTUK DAN KEPENGURUSAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN Bentuk Organisasi Persyaratan Pengurus Organisasi Kemahasiswaan UKM UNIVERSITAS PUTERA BATAM Wewenang Tugas Formasi Himpunan Mahasiswa Program Studi/HMP Wewenang Tugas Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 2

4 Formasi Sistem dan Mekanisme Pemilihan Pengurus UKM dan Pengurus HMP Hak dan Kewajiban Organisasi Kemahasiswaan Izin dan Rekomendasi Kegiatan Persyaratan Kegiatan Pengesahan, Pencabutan Hak dan Pembubaran Pengurus Ormawa Universitas Putera Batam Pengesahan Pengurus Ormawa Universitas Putera Batam Pencabutan Hak Pengurus Ormawa Universitas Putera Batam Pembubaran Pengurus dan/atau Ormawa Universitas Putera Batam BAGIAN KEEMPAT PERATURAN TATA TERTIB DI KAMPUS UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XIV KETENTUAN UMUM TUJUAN DAN FUNGSI BAB XVI HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA BAB XVII LARANGAN BAB XVIII PELANGGARAN BAB XIX SANKSI BAB XX BENTUK SANKSI Tindakan pendahuluan BAB XXI PIHAK YANG BERWENANG MEMBERIKAN SANKSI BAB XXII TATA CARA PEMBERIAN SANKSI BAGIAN KELIMA KOMISI DISIPLIN DAN TIM BIMBINGAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XXIII KOMISI DISIPLIN UNIVERSITAS PUTERA BATAM Struktur Organisasi Komisi Disiplin BAB XXIV TUGAS POKOK KOMISI DISIPLIN UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XXV TIM BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XXVI TUJUAN TIM BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XXVII TUGAS POKOK TIM BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM Jenis Pelayanan BAGIAN KEENAM PENGHARGAAN BAB XXVIII PENGHARGAAN Jenis Penghargaan BAB XXIX PEMILIHAN MAHASISWA TERBAIK Penghargaan Mahasiswa Terbaik BAB XXX PRESTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BAB XXXI BEASISWA Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 3

5 Umum Jenis Beasiswa Jenis Beasiswa Akademik Penerima Beasiswa Akademik (Beasiswa Unggulan) Penerima Beasiswa Akademik (Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik) Pengambilan dan Penghentian Beasiswa BAB XXXII PENUTUP...96 LAMPIRAN Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 4

6 Hymne Putera Batam Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 5

7 Mars Putera Batam Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 6

8 Visi Universitas Putera Batam Menjadi salah satu Universitas Swasta terkemuka di bidang Technopreneurship dengan nilai kemandirian dan profesional di tingkat nasional pada tahun Misi Universitas Putera Batam 1. Menyelenggarakan pendidikan bermutu tinggi. 2. Menyelenggarakan penelitian sesuai dengan kepentingan masyarakat dan bangsa. 3. Menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. 4. Menjalin kerja sama dengan para stakeholders dalam rangka peningkatan mutu perguruan tinggi. 5. Menempatkan prinsip-prinsip TIK sebagai dasar pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang profesional dengan penggunaan sistem informasi dan data yang efektif. Tujuan Universitas Putera Batam 1. Menghasilkan lulusan yang berdaya saing global dengan pola pikir kepemimpinan yang profesional. 2. Meningkatkan kapasitas ilmu pengetahuan, teknologi, sosial dan humaniora guna untuk mendorong kemajuan bangsa dengan menanam kesadaran bahwa setiap orang mempunyai kemampuan untuk bermanfaat. 3. Memberdayakan masyarakat melalui pengembangan konsep pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah dan perbaikan diri yang terusmenerus. 4. Meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan mengkoordinasi berbagai sumber daya internal dan eksternal, dari instansi pemerintah maupun swasta yang ada di dalam dan luar negeri. 5. Meningkatkan kualitas dan kinerja tridarma perguruan tinggi dengan pemanfaatan TIK yang setinggi-tingginya. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 7

9 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PUTERA BATAM NOMOR: 003/PR-Rektor/UPB/IX/2020 TENTANG KODE KEHORMATAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS PUTERA BATAM Menimbang : a. bahwa Universitas Putera Batam sebagai perguruan tinggi swasta yang memiliki visi menjadi menjadi salah satu Universitas Swasta terkemuka di bidang Technopreneurship dengan nilai kemandirian dan profesional di tingkat nasional pada tahun 2028.; b. bahwa dalam rangka membentuk kepribadian mahasiswa, perlu dilakukan sistem pembinaan yang memperhatikan aspek-aspek intelektual, emosional, spiritual dan kinestetis; c. bahwa untuk itu diperlukan adanya rumusan tentang Kode Kehormatan sebagai acuan bagi universitas dan seluruh mahasiswa dalam rangka meningkatkan mutu Universitas Putera Batam secara keseluruhan; d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a. b. dan huruf c. di atas, perlu menetapkan Peraturan Rektor Universitas Putera Batam tentang Kode Kehormatan Universitas Putera Batam. Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4586); 3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); 4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5007); 5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 8

10 Pemerintah Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157) dan terakhir diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500); 6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500); 7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 769); 8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670) 9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2014 tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 1290); 10. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1952) 11. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2016 Tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 774); 12. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1462); 13. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2018 Tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, Sertifikat Profesi, Gelar, dan Tata Cara Penulisan Gelar di Perguruan Tinggi (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1763) Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 9

11 14. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 155/U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi; 15. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 26/Dikti/Kep/2002 tentang Pelarangan Organisasi Ekstra Kampus atau Partai Politik dalam Kehidupan Kampus; 16. Statuta Universitas Putera Batam. M E M U T U S K A N Menetapkan : PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PUTERA BATAM TENTANG KODE KEHORMATAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 10

12 BAGIAN KESATU PERATURAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PUTERA BATAM Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 11

13 BAGIAN KESATU PERATURAN AKADEMIK BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB I PENERIMAAN MAHASISWA Mahasiswa Baru Pasal 1 1. Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) program Sarjana di Universitas Putera Batam (UPB) didasarkan atas hasil Tes Potensi Akademik (TPA) yang dilaksanakan di kampus Putera Batam sesuai jadwal yang sudah ditentukan atau dilakukan secara online. 2. Calon mahasiswa juga dapat memilih diantara tiga jalur masuk dibawah ini: a. Jalur Tes Potensi Akademik (TPA) b. Jalur Beasiswa (sesuai dengan ketentuan beasiswa) c. Jalur GAC Certification dengan GAC GPA minimal Calon Mahasiswa Lulus TPA/Jalur Beasiswa/Jalur GAC, pada saat mendaftar ulang menjadi Mahasiswa UPB harus memenuhi persyaratan akademik dan administratif serta kesehatan termasuk bebas narkoba. 4. Universitas Putera Batam dapat pula menerima calon mahasiswa yang berprestasi tinggi/langka di bidang non-akademik (olahraga, seni budaya dan lain-lain) baik di tingkat internasional, nasional, provinsi dan lain sebagainya yang dapat dipertimbangkan, dengan ketentuan sesuai dengan pasal 115: 5. Universitas Putera Batam tidak menerima calon mahasiswa baru melalui pola seleksi dan TPA yang berlaku di Universitas Putera Batam, bila ternyata yang bersangkutan: a. Masih/sedang mengikuti pendidikan di Universitas Putera Batam. b. Pernah menjadi mahasiswa Universitas Putera Batam dan pernah dikeluarkan dari Universitas Putera Batam karena alasan non-akademik seperti antara lain kriminal, narkoba dan melanggar Peraturan/ Ketentuan yang berlaku di Universitas Putera Batam. Keabsahan Sebagai Mahasiswa Pasal 2 1. Semua calon mahasiswa yang diterima di Universitas Putera Batam, diwajibkan mendaftarkan diri ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) dengan menyerahkan kelengkapan pendaftaran rangkap satu, sebagai berikut: a. Salinan e-ktp/kartu Keluarga Yang Masih Berlaku Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 12

14 b. Salinan Rapor Kelas X, XI, dan XII yang sudah dilegalisasi (Jika Ijazah/SKHU belum keluar dari sekolah asal); c. Salinan STTB/Ijazah SMA yang sudah dilegalisisasi; d. Salinan nilai ujian/evaluasi akhir atau SKHU yang sudah dilegalisasi; e. Salinan Surat Kewarganegaraan dan Ganti Nama bagi WNI keturunan asing yang sudah dilegalisasi; f. Salinan Surat Izin Belajar dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bagi mahasiswa Warga Negara Asing; g. Surat Pernyataan yang sudah dibubuhi tandatangan di atas materai cukup mengenai pernyataan tidak terlibat pidana dan/atau narkoba dan akan menaati segala peraturan/ketentuan yang berlaku di Universitas Putera Batam. 2. a. Bagi mahasiswa yang tidak menyerahkan salah satu atau lebih dari kelengkapan yang tercantum pada ayat (1) pasal ini, maka statusnya sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam tidak sah. b. Bagi mahasiswa yang memberikan keterangan-keterangan yang tidak benar atau yang tidak sesuai dengan keterangan pada waktu mendaftarkan diri, dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. c. Mahasiswa wajib memastikan informasi data diri yang diberikan sudah sesuai dengan informasi pada e-ktp/kartu Keluarga yang terdaftar pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jika ditemukan adanya perbedaan di kemudian hari maka mahasiswa otomatis tidak bisa wisuda dan tidak dapat mendapatkan ijazah. 3. Jika Universitas Putera Batam tidak menagih kekurangan salah satu atau lebih dari kelengkapan pendaftaran pada batas waktu yang ditetapkan, mahasiswa yang bersangkutan tetap harus menyerahkan pada waktunya. Kelalaian terhadap hal ini, mengakibatkan status yang bersangkutan sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam menjadi tidak sah, sesuai dengan ayat 2 (a) pasal ini. 4. Calon mahasiswa yang sudah mendaftarkan diri ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) secara resmi diterima menjadi mahasiswa Universitas Putera Batam. 5. Mahasiswa yang diizinkan melakukan pendaftaran ulang adalah mereka yang terdaftar pada semester sebelumnya atau yang memiliki surat cuti kuliah dari Universitas Putera Batam. 6. Mahasiswa berhak untuk mengikuti kegiatan akademik setelah: a. Melakukan bimbingan akademik; b. Menyerahkan Kartu Rencana Studi (KRS) ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) yang sudah dibubuhi tandatangan mahasiswa dan dosen pembimbing akademik; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 13

15 c. Jika Dosen Pembimbing Akademik berhalangan atau tidak berada di tempat maka bisa dilakukan oleh Ketua Program Studi sesuai dengan program studi yang diikuti. 7. Mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang sampai dengan batas waktu yang ditentukan pada kalender akademik dinyatakan mengundurkan diri dari Universitas Putera Batam. 8. Bagi mahasiswa baru yang telah mendaftar di Universitas Putera Batam, tetapi tidak mengambil KRS pada semester awal, maka tidak akan dilaporkan ke PDDIKTI dengan kata lain dianggap mengundurkan diri. Jika ingin mengikuti perkuliahan kembali, maka wajib mendaftar kembali sebagai mahasiswa baru. 9. Setiap mahasiswa Universitas Putera Batam diwajibkan melakukan pendaftaran ulang ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) dengan cara melakukan pembayaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP) pada setiap awal semester. 10. Setelah ujian akhir semester berlangsung, setiap mahasiswa wajib mendaftar ulang untuk mengikuti kegiatan akademik yang diselenggarakan pada semester berikutnya sesuai dengan kalender akademik yang berlaku. Pengenalan Perkuliahan dan Kampus Pasal 3 Setiap mahasiswa baru berhak dan wajib mengikuti kegiatan Pengenalan Perkuliahan dan Kampus (P2K) yang diselenggarakan oleh Universitas Putera Batam. 1. Peserta wajib mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku untuk kegiatan P2K. Berikut merupakan syarat dan ketentuan untuk mengikuti P2K: a. Pada hari pertama, peserta P2K wajib mengenakan jaket almamater dan kaos UPB yang diberikan oleh pihak universitas, serta celana kain katun berwarna hitam/gelap dan sepatu yang tertutup (pansus/kulit/olahraga) b. Pada hari kedua, peserta P2K wajib memakai baju kaos berkerah dengan warna sesuai Fakultas, yakni: i. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora = Kuning ii. Fakultas Teknik dan Komputer = Biru c. Peserta P2K wajib membawa tanda pengenal yang terbuat dari kertas karton dengan ukuran 10 x 6 cm dan ditempelkan pada dada sebelah kanan, yang berisikan; i. Nama ii. NPM iii. Program Studi iv. Fakultas Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 14

16 d. Peserta wajib melaporkan riwayat penyakit yang beresiko tinggi (misalkan asma, jantung, dll) ke Panitia P2K atau BAAK/Petugas PMB paling lambat sebelum P2K dimulai. e. Peserta wajib mengikuti arahan yang diberikan oleh Panitia P2K serta mengikuti tata tertib yang berlaku di Universitas Putera Batam. f. Peserta wajib mengikuti kegiatan P2K sampai selesai. 2. Sertifikat P2K merupakan salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Tugas Akhir/Skripsi. Nomor Pokok Mahasiswa Pasal 4 Setiap mahasiswa di Universitas Putera Batam mendapatkan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM). NPM digunakan oleh mahasiswa untuk urusan akademik baik sebagai mahasiswa atau sebagai alumni. NPM akan tercantum pada Kartu Tanda Mahasiswa. Keterangan lebih lanjut tentang NPM adalah sebagai berikut: 1. NPM terdiri dari 9 digit angka, yaitu: #########; 2. Setiap angka pada NPM memiliki makna, yaitu: a. 2 (dua) digit pertama menandakan tahun masuk mahasiswa; b. 2 (dua) digit berikutnya menandakan program studi mahasiswa; Keterangan untuk kode program studi adalah sebagai berikut: 1) Kode 00 untuk program studi Bahasa Inggris 2) Kode 02 untuk program studi Teknik Informatika; 3) Kode 04 untuk program studi Teknik Industri; 4) Kode 07 untuk program studi Ilmu Hukum; 5) Koed 08 untuk program studi Akuntansi; 6) Kode 09 untuk program studi Manajemen; 7) Kode 10 untuk program studi Administrasi Negara; 8) Kode 11 untuk program studi Ilmu Komunikasi; 9) Kode 12 untuk program studi Sastra Inggris; 10) Kode 15 untuk program studi Sistem Informasi. c. 5 (lima) digit berikutnya menandakan nomor urut mahasiswa; Jika seorang mahasiswa memiliki NPM , maka dapat diartikan mahasiswa tersebut masuk pada Tahun 2020, program studi Sistem Informasi, dan mahasiswa urutan di Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 15

17 Kartu Tanda Mahasiswa Pasal 5 1. Mahasiswa yang mendaftar di Universitas Putera Batam mendapatkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) setelah memenuhi persyaratan pada pasal 2 ayat 1; 2. KTM wajib memiliki hologram Universitas Putera Batam yang sah dengan Masa berlaku KTM sesuai dengan Distribusi mata kuliah yang ditawarkan yaitu untuk program sarjana 4 (empat) tahun dan Program Diploma 3 (tiga) tahun. Dirubah menjadi dan sesuai dengan masa berlaku yang tertera pada Kartu Tanda Mahasiswa (5 tahun) 3. Bila masa berlaku KTM telah habis maka mahasiswa wajib mengurus kembali KTM baru setiap tahun akademik tambahan dan dikenakan biaya cetak sebesar Rp ,- (enam puluh ribu rupiah). 4. Mahasiswa yang merusak hologram dengan sengaja ataupun tidak sengaja wajib mengikuti proses pencetakan ulang KTM rusak sesuai dengan pasal Ketentuan pencetakan ulang KTM dapat dilihat pada Pasal 50 tentang Pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Buku Kode Kehormatan. 6. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) digunakan untuk: a. Memperoleh pelayanan di Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). b. Akses masuk dan membaca buku di perpustakaan Universitas Putera Batam di Kampus Tembesi. c. Syarat mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS), Ujian Akhir Semester (UAS) dan Ujian Tugas Akhir/Skripsi d. Melakukan pembayaran kegiatan administrasi (BOP, SKS, cetak surat keterangan, pendafataran seminar/lokakarya/pelatihan, dan fotocopy dengan printer pada boothkios) dengan saldo yang tersedia. e. Melakukan pembayaran kegiatan seminar dengan saldo yang tersedia. f. KTM memiliki fitur Link Aja dan Debit Master Card yang dapat digunakan untuk pembayaran lainnya, juga selayaknya ATM. BAB II PERKULIAHAN DAN UJIAN Pendaftaran Ulang Pasal 6 1. Mahasiswa yang diizinkan melakukan pendaftaran ulang adalah mereka yang terdaftar pada semester sebelumnya atau yang memiliki surat cuti kuliah dari Universitas Putera Batam. 2. Mahasiswa berhak untuk mengikuti kegiatan akademik setelah: a. Melakukan bimbingan akademik; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 16

18 b. Menyerahkan Kartu Rencana Studi (KRS) ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) yang sudah dibubuhi tandatangan mahasiswa dan dosen pembimbing akademik. c. Jika Dosen Pembimbing Akademik berhalangan atau tidak berada di tempat maka bisa dilakukan oleh Ketua Program Studi sesuai dengan program studi yang diikuti. 3. Mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang sampai dengan batas waktu yang ditentukan pada kalender akademik dinyatakan cuti non formal. Hal ini tidak mengubah batas waktu studi. 4. Mahasiswa yang tidak membayar BOP selama 1 (satu) semester dan akan melakukan pendaftaran ulang untuk semester berikutnya, harus mendapat izin dari Kepala ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) dengan membayar semua hutang atau tunggakan berserta denda administrasi. 5. Bagi mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang lebih dari 2 (dua) semester berturut-turut dinyatakan mengundurkan diri dari Universitas Putera Batam. 6. Bagi mahasiswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang lebih dari 2 (dua) semester berturut-turut setelah masa cuti formalnya habis dinyatakan mengundurkan diri dari Universitas Putera Batam. 7. Bagi mahasiswa baru yang tidak mengambil/mengajukan KRS pada semester 1 (satu) dianggap mengundurkan diri. 8. Setiap mahasiswa Universitas Putera Batam diwajibkan melakukan pendaftaran ulang ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) dengan cara melakukan pembayaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP) pada setiap sebelum semester dimulai. 9. Setelah ujian akhir semester berlangsung, setiap mahasiswa wajib mendaftar ulang untuk mengikuti kegiatan akademik yang diselenggarakan pada semester berikutnya sesuai dengan kalender akademik yang berlaku. Karakteristik Pembelajaran Pasal 7 Proses pembelajaran pada perkuliahan harus memenuhi 9 (sembilan) karakteristik pembelajaran, yaitu: 1. Interaktif Proses pembelajaran yang membangun komunikasi aktif antara dosen dan mahasiswa; 2. Holistik Suasana pembelajaran yang menyenangkan, demokratis dan humanis; 3. Integratif Pembelajaran mengintegrasikan berbagai macam pandangan untuk menghasilkan pengetahuan/menyelesaikan permasalahan; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 17

19 4. Saintifik Proses pembelajaran yang menghasilkan pengetahuan dengan menggunakan prinsip/kaidah ilmiah dalam pendidikan; 5. Kontekstual Proses pembelajaran harus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah sesuai dengan bidang ilmu (program studi) yang dijalani. 6. Tematik Pembelajaran harus dikaitkan dengan permasalahan yang nyata terjadi pada lingkungan lokal/regional/nasional/internasional; 7. Efektif Materi pembelajaran disampaikan dengan baik dan tepat dalam waktu yang optimal; 8. Kolaboratif Proses pembelajaran yang melibatkan interaksi antar individu untuk meningkatkan nilai sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 9. Berpusat pada Mahasiswa Meningkatkan kemandirian mahasiswa dalam mencari dan menemukan pengetahuan; Keseluruhan karakteristik tersebut harus tercapai pada proses pembelajaran. Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) perlu memperhatikan 9 (sembilan) karakteristik pembelajaran. Pasal 8 Bentuk pembelajaran yang dilaksanakan: 1. Kuliah Merupakan bentuk pembelajaran yang dilaksanakan di ruang kelas; 2. Seminar Bentuk pembelajaran yang melalui kegiatan seminar/pelatihan/workshop yang diselenggarakan oleh Universitas Putera Batam/Fakultas/Program Studi; 3. Praktikum Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada laboratorium komputer sebagai pendukung pembelajaran teori; 4. Praktik studio/praktik bengkel/praktik lapangan Pembelajaran yang dilaksanakan pada laboratorium yang lebih spesifik pada bidang ilmu yang ditempuh. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 18

20 Pasal 9 Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dalam bentuk: 1. Ceramah; 2. Diskusi Kelompok; 3. Simulasi; 4. Studi Kasus; 5. Pembelajaran Kolaboratif; 6. Pembelajaran kooperatif; 7. Pembelajaran berbasis proyek; 8. Pembelajaran berbasis masalah. Pasal 10 Untuk menyempurnakan proses pembelajaran yang dijalani mahasiswa. Mahasiswa diizinkan untuk terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen-dosen dengan program studi yang sama. Dengan tujuan untuk: pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, pengalaman otentik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Pasal 11 Untuk mendukung tercapaianya proses penyempurnaan pelaksanaan pembelajaran pada Pasal 9, maka: 1. Dosen diwajibkan melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat setiap tahun; 2. Dosen diwajibkan untuk melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; 3. Dosen diwajibkan mengintegrasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ke dalam perkuliahan/pembelajaran baik dalam bentuk kuliah/seminar/praktikum. Integrasi yang dimaksud adalah hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tercantum didalam materi presentasi atau pembahasan studi kasus. Perkuliahan Pasal Semua mahasiswa berhak mendapat pelayanan akademik secara penuh dari Universitas Putera Batam, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 2. Mahasiswa terikat untuk melaksanakan kewajiban akademik dan mengikuti semua ketentuan dan peraturan yang berlaku. 3. Mahasiswa wajib melakukan pengkinian data foto setiap Tahun Akademik, paling lambat sebelum Ujian Tengah Semester Ganjil atau sesuai dengan tanggal yang tertera pada SIA Mahasiswa. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 19

21 4. Mahasiswa yang berhak mengikuti perkuliahan dan ujian adalah mahasiswa yang telah melunasi kewajiban-nya, membayar biaya kuliah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Biaya kuliah terdiri dari: a. Membayar Biaya Operasional Pendidikan (BOP); b. Membayar Biaya satuan kredit semester (sks); 5. Biaya Operasional Pendidikan (BOP) dan Biaya sks. a. BOP dibayar oleh mahasiswa setiap semester, yaitu: Semester ganjil, semester genap dan/atau semester Pendek, dan besarnya sesuai ketentuan saat mahasiswa terdaftar di Universitas Putera Batam atau saat aktif kembali dari cuti. b. Biaya sks dibayar oleh mahasiswa setiap semester (total sks yang ditempuh dikali dengan biaya per sks), yaitu: semester ganjil, Genap dan/atau semester pendek yang besarnya sesuai ketentuan saat mahasiswa terdaftar di Universitas Putera Batam. 6. Prosedur pembayaran biaya kuliah: a. Mahasiswa baru/mahasiswa pindahan Cicilan Pertama: - Biaya Registrasi hanya dibayar 1 (satu) kali selama menjadi mahasiswa) Cicilan Kedua - Biaya sks dibayar 3 (tiga) minggu sebelum uts (biaya per sks x total sks yang ditempuh. (batas akhir pembayaran bisa dilihat pada kalender akademik) Cicilan Ketiga - Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester dibayar 3 (tiga) minggu sebelum UAS. (batas akhir pembayaran bisa dilihat pada kalender akademik). b. Mahasiswa Semester 2 (dua) dan seterusnya: Cicilan Pertama: - membayar BOP dan dibayarkan paling lambat 3 (tiga) minggu sebelum semester dimulai. (batas akhir pembayaran bisa dilihat pada kalender akademik). Cicilan Kedua dan ketiga: - membayar biaya sks (total sks yang ditempuh x biaya per sks) dibagi 2 (dua) dan dibayar 3 (tiga) minggu sebelum UTS dan UAS dimulai. (batas akhir pembayaran bisa dilihat pada kalender akademik). 7. Mahasiswa dapat melakukan pembayaran via Virtual Account BNI (pembayaran akan direalisasi secara otomatis, sesuai panduan Virtual Account) atau BPR Putra Batam Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 20

22 8. Bukti setoran tunai melalui BPR Putra Batam wajib diserahkan kepada BAAK paling lambat 2 (dua) hari kerja dari tanggal pembayaran yang tertera pada bukti transfer/bukti penyetoran. 9. Penyerahan yang melewati 2 (dua) hari kerja dan kurang dari 5(lima) hari kerja maka mahasiswa wajib melampirkan Berita acara untuk keterlambatan penukaran slip pembayaran atau salah penggunaan kode pembayaran (diunduh melalui SIAM) untuk diserahkan ke BAAK. 10. Penyerahan slip transfer yang melebihi 5 (lima) hari kerja tidak dapat diproses. 11. Informasi prosedur pembayaran melalui Virtual Account BNI tertera pada Lampiran Buku Kode Kehormatan. Satuan Kredit Semester Pasal 13 Penyusunan, perencanaan, dan pelaksanaan program pendidikan menggunakan satuan kredit semester (sks) sebagai tolok ukur beban akademik mahasiswa. Pasal Satu sks beban akademik dalam bentuk perkuliahan setara dengan upaya mahasiswa sebanyak 3 (tiga) jam per minggu selama satu semester. Upaya itu meliputi 50 (lima puluh) menit interaksi akademik terjadwal dengan tenaga pendidik/dosen, 60 (enam puluh) menit kegiatan terstruktur, dan 60 (enam puluh) menit kegiatan mandiri. a. Kegiatan terstruktur dilakukan dalam rangka kegiatan kuliah, seperti tugas menyelesaikan soal, membuat makalah, menelusuri pustaka, dan sebagainya. b. Kegiatan mandiri merupakan kegiatan yang harus dilakukan secara mandiri untuk mendalami dan mempersiapkan tugas-tugas akademik misalnya membaca buku referensi dan mempersiapkan tugas akademik. 2. Satu sks beban akademik dalam bentuk praktikum, tugas akhir, skripsi, kerja lapangan, seminar, kolokium dan bentuk sejenisnya, setara dengan kerja akademik mahasiswa sebesar tiga sampai lima jam per minggu selama satu semester. 3. Ketentuan Kuliah yang dilengkapi dengan praktikum diatur oleh Program Studi masing-masing. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 21

23 Pasal 15 Program pendidikan sarjana minimal 146 sks yang terbagi dalam 7 semester, untuk diploma tiga minimal 110 sks yang terbagi dalam 5 semester. Beban kurikulum setiap semester maksimal 20 sks. Kurikulum Pasal 16 Kurikulum pada Universitas Putera Batam dikelompokkan dalam mata kuliah yang terdiri dari: Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), Mata Kuliah Wajib Fakultas, Mata Kuliah Wajib Program Studi dan Mata Kuliah Pilihan. Jumlah sks dari setiap pengelompokkan mata kuliah tersebut adalah sebagai berikut: 1. Mata Kuliah Dasar Umum, terdiri dari 8 sks; 2. Mata Kuliah Wajib Universitas/Fakultas 24 sks; 3. Mata Kuliah Wajib Program Studi 32 sks; 4. Mata Kuliah Pilihan 82 sks. Total beban kurikulum adalah sebanyak 146 sks. Sedangkan untuk mata kuliah teori dan mata kuliah praktik tergantung kepada program studi yang ditempuh. Penilaian Pembelajaran Pasal 17 Penilaian pembelajaran mempertimbangkan 5 (lima) prinsip berikut: 1. Edukatif Memotivasi mahasiswa untuk mendapatkan nilai yang tinggi 2. Otentik Tersedianya bukti hasil penilaian dalam bentuk cetak/digital. 3. Objektif Penilaian berbasis pada standar/acuan tidak dipengaruhi faktor subjektivitas dosen 4. Akuntabel Penilaian dapat dipertanggungjawabkan kepada mahasiswa/wali mahasiswa/ketua program studi dalam hal kriteria yang dinilai, prosedur penilaian, dan hasil penilaian. 5. Transparan Kriteria penilaian, prosedur penilaian dapat diakses oleh mahasiswa/ketua program studi. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 22

24 Implementasi prinsip penilaian adalah dalam bentuk Rubrik Nilai untuk setiap proses penilaian yang dilakukan dosen terhadap mahasiswanya. Kartu Rencana Studi Pasal Kartu Rencana Studi (KRS) sebagai bukti yang menyatakan bahwa mahasiswa yang bersangkutan mengikuti mata kuliah yang tercantum didalamnya pada semester berjalan. 2. Pengisian Kartu Rencana Studi (KRS) secara online melalui Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) sesuai dengan kalender akademik yang telah ditetapkan Universitas Putera Batam. 3. Mahasiswa yang bisa mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) adalah yang telah menyelesaikan administrasi keuangan dan membayar Biaya Operasional Pendidikan (BOP). 4. Mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan setelah Kartu Rencana Studi (KRS) di tandatangani oleh dosen Pembimbing Akademik. 5. Mahasiswa yang mengulang Mata Kuliah berkemungkinan untuk mendapatkan jadwal Ujian yang bentrok. 6. Bagi Mahasiswa yang mengulang Mata Kuliah yang tidak ditawarkan di Kampus B yang dipilih wajib mengikuti Mata Kuilah di Kampus yang menawarkan. Perwalian atau Bimbingan Akademik Pasal Pembimbing Akademik (PA) adalah staf pengajar Universitas Putera Batam yang berkewajiban untuk memberikan bimbingan pada mahasiswa mengenai berbagai masalah yang dihadapi selama masa pendidikannya, menumbuhkan kebiasaan dan cara belajar yang efektif serta membantu mahasiswa dalam menyusun rencana studi. 2. Perwalian/bimbingan akademik adalah tatap muka antara PA dengan mahasiswa dalam mengatur strategi pengambilan mata kuliah, berdasarkan kurikulum yang berlaku dan prestasi akademik untuk membantu kelancaran kegiatan-kegiatan akademik dan proses belajar mengajar. a. Selama masa pandemi COVID-19, bimbingan akademik wajib dilakukan via Microsoft Teams, paraf dan tanda tangan dosen pembimbing akademik digantikan dengan screenshot yang berisi chat dari dosen pembimbing akademik tentang masalah dan nasehat yang diberikan kepada mahasiswa. b. Pengumpulan KRS dan Kartu Bimbingan Akademik dilakukan oleh mahasiswa via Microsoft Forms dengan link yang Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 23

25 disediakan oleh BAAK yang diumumkan via SIAM. 3. Bimbingan akademik dilakukan minimal 3 (tiga) kali dalam satu semester, yaitu: a. Saat pengambilan mata kuliah pada Kartu Rencana Studi (KRS) b. Sebelum pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) c. Sebelum pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Presensi Perkuliahan Pasal Presensi perkuliahan mahasiswa adalah tanggung jawab Dosen dengan menggunakan Sistem Informasi Administrasi Dosen (SIAD) yang diproses langsung oleh dosen pada saat kegiatan belajar mengajar di kelas dan dapat diakses langsung oleh mahasiswa di Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM) pada menu e-kehadiran. (termasuk presensi bimbingan Tugas Akhir/Skripsi/Karya Ilmiah) 2. Tata cara pengajuan penginputan presensi manual adalah sebagai berikut: a. Dosen lupa entry melalui SIAD: i. Dalam waktu 1 x 12 jam Dosen membuat Berita Acara dengan melampirkan Berita Acara dari mahasiswa yang bersangkutan dan diketahui oleh BLM/BAAK setempat (dilengkapi dengan tanda tangan BLM/BAAK setempat), selanjutnya Dosen yang bersangkutan wajib meminta persetujuan pejabat terkait dan berwenang serta persetujuan Rektor. ii. Dalam waktu 1 x 24 jam Berita Acara tersebut wajib mendapatkan persetujuan dari Ketua Program Studi (dilengkapi dengan tanda tangan Ketua Program Studi) dan diserahkan ke BAAK Tembesi. iii. Proses entry absen manual adalah 12 hari kerja. b. Sistem Error/Down. Dosen pengampu wajib membuat berita acara dan melampirkan presensi manual mahasiswa yang hadir dan diserahkan ke BLM/BAAK setempat dilengkapi dengan daftar kehadiran mahasiswa. Proses entry absen manual adalah 12 hari kerja. c. Dosen Tidak Hadir di Kelas. Petugas BLM/BAAK setempat wajib mengumpulkan laporan dengan mencantumkan alasan/keterangan Dosen yang tidak hadir. Proses entry absen manual adalah 12 hari kerja. 3. Mahasiswa yang tidak hadir karena sesuatu hal dapat menyerahkan bukti dokumen yang diatur dengan ketentuan sebagai berikut: a. Sakit 2 (dua) kali dianggap hadir 1 (satu) kali apabila dilengkapi surat keterangan dari dokter/rumah Sakit (asli) dengan ada tanda tangan dokter dan cap basah; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 24

26 b. Ijin 4 (empat) kali dianggap hadir 1 (satu) kali apabila dilengkapi dengan surat keterangan tugas/dinas dari perusahaan/instansi (asli) ada tanda tangan pimpinan dan cap basah serta dapat dikonfirmasi kebenarannya; c. Sakit dan ijin secara lisan atau tanpa surat tidak diakui (dianggap tidak hadir); d. Surat izin dan sakit yg ditulis tangan dan fotocopy atau ada coretan/tipex tidak berlaku. e. Dosen mempunyai hak dalam menentukan kehadiran mahasiswa. 4. Proses input absensi manual setelah mendapatkan persetujuan dan tandatangan Dosen, Kaprodi, Wakil Rektor dan Rektor maksimal 12 (dua belas) hari kerja. 5. Hari kerja adalah Senin s/d Jum'at, jam 8.30 s/d jam WIB. (Jam pelayanan mengikuti jam server UPB). Perubahan Rencana Studi Pasal Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menambah, mengurangi atau mengganti mata kuliah, dalam rencana studi yang tercantum pada KRS dalam jangka waktu maksimal sampai dengan 1 (satu) minggu setelah perkuliahan dimulai. 2. Pelaksanaan perubahan rencana studi tidak dapat diwakilkan. Perubahan rencana studi harus mendapat persetujuan pembimbing akademik, Pengajuan perubahan dengan mengirimkan pesan melalui Sistem Administrasi Akademik Mahasiswa (SIAM). 3. KRS hasil perubahan diserahkan kembali ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) setelah dibubuhi tanda tangan mahasiswa dan dosen Pembimbing Akademik (PA). Lokasi dan Waktu Kuliah Pasal Pilihan lokasi kuliah Universitas Putera Batam di Kampus A (Tembesi), Kampus B (Nagoya) dan Kampus C (Tiban). 2. Pelaksanaan Perkuliahan selama New Normal diselenggarakan menggunakan Microsoft Teams. 3. Waktu kuliah Universitas Putera Batam adalah hari Senin s/d Sabtu: a. Pagi jam s/d 12.00, dan hari jumat hanya sampai jam b. Malam jam s/d untuk Kampus C (Tiban). c. Malam jam s/d untuk Kampus B (Nagoya). d. Malam jam s/d untuk Kampus A (Tembesi). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 25

27 Pindah Waktu Kuliah Pasal 23 Mahasiswa dapat mengajukan pindah waktu kuliah dengan ketentuan: a. Pindah waktu kuliah harus mendapatkan persetujuan dari Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). b. Pindah waktu kuliah sebelum menyetujui Kartu Rencana Studi (KRS) bisa memilih waktu kuliah yang diinginkan dengan ketentuan kelas tersebut dibuka. c. Pindah waktu kuliah setelah menyetujui Kartu rencana Studi (KRS) hanya bisa ke jenis kelas shift. d. Pindah waktu kuliah yang disetujui akan menyebabkan timbulnya biaya administrasi serta biaya SKS penyesuaikan ke jenis kelas shift pada angkatan mahasiswa tersebut. e. Pindah waktu kuliah bisa mengakibatkan perubahan jadwal pada KRS mahasiswa. f. Biaya Administrasi Pindah waktu kuliah dari Shift/malam ke Pagi Rp (Satu Juta Rupiah). g. Biaya Administrasi Pindah waktu kuliah dari Shift/Pagi ke Malam Rp (Dua Juta Rupiah). h. Biaya Administrasi Pindah waktu kuliah dari Pagi/Malam ke Shift Rp (Tiga Juta Rupiah). Pindah Lokasi Kuliah Pasal 24 Mahasiswa dapat mengajukan pindah lokasi kuliah dengan ketentuan: a. Pindah lokasi kuliah harus mendapatkan persetujuan dari Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). b. Pindah lokasi kuliah dapat dilakukan bila Program studi tersebut ada pada lokasi yang dituju. c. Pindah lokasi kuliah pada masa perkuliahan sedang berjalan tergantung dari kapasitas lokasi kuliah yang dituju. d. Pindah lokasi kuliah yang disetujui akan menyebabkan timbulnya perubahan biaya Administrasi, BOP dan biaya SKS sesuai dengan lokasi dan Tahun Angkatan mahasiswa yang mengajukan. e. Pindah lokasi kuliah bisa mengakibatkan perubahan jadwal pada KRS mahasiswa. f. Biaya administrasi pindah lokasi dari Kampus A (Tembesi)/Kampus C (Tiban) ke Kampus B (Nagoya) sebesar Rp (Enam Juta Rupiah), dari Kampus B (Nagoya) ke Kampus A (Tembesi)/Kampus C (Tiban) atau Kampus A (Tembesi) ke Kampus C (Tiban) atau sebaliknya sebesar Rp (Dua Juta Rupiah). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 26

28 Ujian Pasal Ujian di Universitas Putera Batam terdiri dari ujian mata kuliah dan ujian Tugas Akhir/Skripsi. 2. Ujian mata kuliah terdiri dari Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) dengan menggunakan bantuan Komputer atau sistem Computer Assisted Test (CAT) atau Computer Based Test (CBT). 3. Persyaratan mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS): a. Persentase kehadiran setiap mata kuliah minimal 70%. b. Bila persentase kehadiran dibawah 70% walau mengikuti ujian maka sistem otomatis akan menberikan Nilai Grade F yaitu kehadiran tidak mencukupi. c. Telah menyelesaikan kewajiban administrasi keuangan. 4. Hak untuk mengikuti ujian diberikan kepada: a. Mahasiswa yang secara administratif terdaftar pada semester atau tahun akademik yang berjalan dan terdaftar pada mata kuliah yang bersangkutan. b. Mahasiswa yang telah menyelesaikan kewajiban administrasi keuangannya (telah melunasi biaya cicilan yang ditentukan sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditentukan). c. Mahasiswa yang telat melunasi biaya cicilan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan akan dikenakan denda keterlambatan dan, berhak mengikuti ujian 2 (dua) hari kerja setelah melakukan pembayaran melalui ATM/transfer ke Rekening VA BCA maupun melalui e-payment BNI Universitas Putera Batam atau 2 (dua) hari kerja terhitung dari hari penukaran slip pembayaran ke BLM/BAAK jika melalui BPR Putra Batam i. Jadwal ujian tetap ditampilkan kepada mahasiswa yang telat melunasi pembayaran. ii. Mahasiswa yang tetap menjalankan ujian pada jangka waktu 2 (dua) hari, masa proses pembayaran, maka nilai ujian tetap secara otomatis angka 1(satu). d. Hari kerja adalah Senin s/d Jum'at, jam 8.30 s/d jam WIB. (Jam pelayanan mengikuti jam server UPB). 5. Bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah Teori atau Praktek saja, maka mahasiswa wajib melaporkan kepada BAAK secara tertulis 2 (dua) hari kerja sebelum masa Ujian dimulai dan surat pengajuan WAJIB ditandatangani oleh Kaprodi Program Studi yang bersangkutan. Pasal Penyelenggaraan ujian sesuai dengan jadwal dan tempat yang telah ditetapkan oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). 2. e-ujian digital dilaksanakan pada jadwal yang ditetapkan pada SIAM melalui URL ujian.upbatam.ac.id, sesuai dengan Panduan e-ujian. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 27

29 Pasal Perubahan jadwal dan tempat ujian diumumkan oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) melalui Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) minimal 1 hari sebelum ujian dilaksanakan. 2. Perubahan tempat ujian dapat dilaksanakan pada saat ujian apabila terdapat kendala pada tempat ujian, diatur oleh dosen pengawas/koordinator ujian yang dikoordinasikan ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Pasal 28 Peserta ujian dinyatakan sah untuk mengikuti ujian suatu mata kuliah, bila: a. Membawa KTM yang ditempel hologram UPB dengan Masa studi yang masih berlaku dan memakai jaket almamater; NPM dan Nama tercantum dalam daftar hadir ujian dan wajib ditandatangani oleh mahasiswa sebagai bukti kehadiran saat ujian berlangsung. b. Mahasiswa yang bersangkutan tidak dikenakan sanksi berupa larangan tertulis untuk mengikuti kegiatan akademik pada saat ujian tersebut berlangsung ataupun mahasiswa yang sedang dalam proses klarifikasi dalam hal disangka melanggar peraturan yang berlaku di Universitas Putera Batam dengan memblokiran Sistem Informasi Akademik Mahasiswa. Pasal Selama ujian berlangsung, tiap peserta ujian diwajibkan: a. Menaati semua Tata Tertib Ujian yang berlaku, yakni: 1) Peserta ujian adalah mahasiswa Universitas Putera Batam yang terdaftar dan tercantum dalam Daftar Hadir Ujian semester yang berjalan serta telah memenuhi persyaratan akademik, administratif, dan keuangan yang telah ditentukan. 2) Peserta ujian wajib membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang ditempel hologram UPB dengan masa studi yang masih berlaku, bagi mahasiswa yang tidak membawa KTM atau membawa KTM yang tidak berhologram atau KTM yang masa berlakunya habis maka mahasiswa tidak diizinkan untuk mengikuti ujian, tanpa toleransi. 3) Peserta ujian wajib menandatangani Daftar Hadir Ujian dan menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa kepada pengawas ujian. 4) Peserta ujian yang terlambat melakukan pembayaran dapat mengikuti ujian 2 (dua) hari setelah tanggal yang tertera pada bukti pembayaran dari kampus dan harus sesuai dengan jadwal ujian yang sudah ditetapkan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 28

30 5) Peserta ujian harus hadir tepat pada waktunya, dan memasuki ruang ujian sesuai dengan yang tertera pada jadwal ujian 6) Peserta ujian wajib memakai jaket almamater resmi Universitas Putera Batam (jaket almamater tidak boleh ada aksesoris/emblem-emblem tambahan) 7) Untuk wanita yang memakai rok, panjang rok minimal sebatas lutut pada posisi berdiri, dilarang menggunakan celana dengan panjang (3/4) atau pendek, panjang celana harus semata kaki. dilarang menggunakan celana casual/jeans model sobek-sobek. 8) Untuk pria yang memakai kemeja/t-shirt, harus berkerah dan berlengan, dilarang menggunakan celana casual/jeans model sobeksobek, dilarang menggunakan celana dengan panjang tigaperempat (3/4) atau pendek. 9) Tidak diperbolehkan memakai masker/cadar/penutup mulut selama ujian berlangsung. 10) Peserta ujian tidak boleh memakai sandal dan kaos oblong. 11) Yang melanggar ketentuan pada poin 1 sampai dengan 10 di atas akan dikeluarkan petugas pengawas tanpa toleransi. 12) Peserta ujian yang datang terlambat lebih dari 15 (lima belas) menit tidak diperkenankan mengikuti ujian tanpa toleransi. 13) Peserta ujian wajib menaati pengaturan tempat duduk selama ujian berlangsung. 14) Peserta ujian wajib mengikuti instruksi dari Pengawas dan Koordinator Ujian. 15) Peserta ujian yang tidak bisa mengikuti sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan karena alasan tertentu, diperbolehkan mengikuti ujian susulan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku (sesuai Pasal 25 tentang Ujian Susulan Buku Kode Kehormatan yang berlaku). b. Menaati petunjuk-petunjuk teknis tentang penyelenggaraan ujian yang diberikan oleh pengawas kepadanya, yakni: 1) Layar aplikasi ujian harus dalam keadaan Full Screen (layar penuh). 2) Buku-buku, catatan, tas-tas, disimpan/diletakkan di tempat yang sudah ditentukan. 3) Peserta ujian wajib memasuki ruangan ujian sesuai dengan ruangan yang sudah ditentukan pada jadwal ujian. 4) Pengawas ujian berhak untuk mengeluarkan peserta ujian yang melakukan pelanggaran ataupun melakukan tindakan yang tidak sopan. 5) Koordinator ujian berhak untuk mengeluarkan dan/atau memindahkan peserta ujian yang melakukan pelanggaran ataupun melakukan tindakan yang tidak sopan. c. Tidak berperilaku yang mengganggu tata tertib penyelenggaraan ujian, dimana peserta ujian DILARANG: Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 29

31 1) Mengaktifkan alat komunikasi (HP)/tidak diperkenankan mengaktifkan alat komunikasi dalam bentuk apapun. 2) Berbicara maupun berkerjasama dengan peserta ujian lainnya. 3) Meninggalkan tempat duduk tanpa izin pengawas. 4) Keluar ruangan ujian kecuali dalam keadaan darurat. 5) Kalkulator hanya boleh digunakan apabila sifat ujian memperkenankan menggunakan, dengan catatan dilarang menggunakan fasilitas kalkulator pada telepon genggam (HP). 6) Mencontek dan membawa contekan. 7) Melihat/melirik layar computer peserta ujian lain. 8) Membawa makanan dan minuman, maupun merokok didalam ruangan ujian. 9) Membuka buku apabila sifat ujiannya tutup buku. 10) Membuka aplikasi selain aplikasi ujian. 11) Meminta persetujuan pengawas terlebih dahulu, sebelum meninggalkan tempat duduk atau ruangan ujian. 12) Tidak berkomunikasi dalam bentuk apapun dengan siapapun tanpa izin dari pengawas. 2. Selama ujian berlangsung tiap peserta ujian tidak dibenarkan untuk: a. Bekerja sama, berusaha untuk bekerja sama, atau mendukung kerja sama dengan peserta lain dalam menyelesaikan ujian; b. Mengutip atau berusaha mengutip jawaban ujian peserta lain, atau memberi kesempatan kepada peserta lain untuk mengutip jawaban ujiannya; c. Mempergunakan catatan, buku, atau sumber informasi lainnya selama ujian berlangsung, kecuali bila hal itu diperbolehkan oleh Dosen Pengawas; d. Melecehkan petugas pengawas atau koordinator ujian; e. Menuturkan kata-kata yang tidak sopan ataupun melawan petugas pengawas atau koordinator ujian. 3. Mahasiswa yang melanggar ketentuan pada ayat 1 poin c dan ayat 2 pasal ini, dapat dikenakan sanksi sebagai berikut: a. Dikeluarkan dari ruangan ujian dan hasil ujian yang diikuti saat itu diberikan nilai 2 (dua). b. Setiap perserta ujian yang melakukan KECURANGAN maupun SEGALA BENTUK PELANGGARAN selama ujian berlangsung, namanya akan dicantumkan ke dalam berita acara, dan hasil ujian yang diikuti pada saat pelanggaran akan diberi nilai 2 (dua). c. Apabila peserta ujian mengulangi pelanggaran untuk yang kedua kalinya selama ujian, maka seluruh mata kuliah yang diikuti selama semester berjalan akan dinyatakan BATAL dan mahasiswa peserta ujian wajib mengulang kembali seluruh mata kuliah pada semester berikutnya. d. Apabila peserta ujian masih juga mengulang melakukan SEGALA BENTUK PELANGGARAN lebih dari dua kali, maka akan diberikan sanksi Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 30

32 keras berupa skorsing atau seberat-beratnya dikeluarkan dari Universitas Putera Batam. e. Nama dan NPM peserta ujian yang melakukan pelanggaran akan diumumkan di SIA Mahasiswa dan Papan Pengumuman pada setiap Kampus. 4. Persyaratan e-ujian, mahasiswa wajib mempersiapkan: a. Perlengkapan hardware dengan persyaratan minimum i. Daya laptop/pc; ii. Internet dengan kecepatan minimal 1Mbps; iii. Prosesor minimum Intel Pentium Dual Core; iv. Minimum Ram 2GB; v. Resolusi layer minimum 1024 x 720; vi. Minimum OS Win 7 32bit/64bit; b. Fasilitas dan ruangan i. Ruangan probadi yang terkunci, sunyi dan bebas dari lingkungan luar; ii. Hanya mahasiswa e-ujian yang diperbolehkan berada di dalam ruangan; iii. Suhu udara yang nyaman; iv. Terdapat stop kontak yang terjangkau untuk melakukan pengisian daya (jika menggunakan laptop); v. Diatas meja tidak boleh ada barang apapun kecuali yang barang yang dibutuhkan untuk ujian yakni; Laptop/PC, mouse, charger laptop, kalkulator, pena, kertas kosong untuk coret-coret. Pasal Mahasiswa yang menggantikan kedudukan atau melakukan kegiatan untuk kepentingan orang lain dalam kegiatan akademik baik di Universitas Putera Batam maupun di perguruan tinggi lain, atas permintaan orang lain atau kehendak sendiri, seperti ujian, kegiatan atau tugas akademik lainnya dapat dikenakan sanksi skorsing atau seberat-beratnya dicabut statusnya sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam. 2. Mahasiswa yang digantikan kedudukannya, tugas atau kegiatannya oleh orang lain dalam kegiatan akademik di Universitas Putera Batam atas kehendak sendiri ataupun permintaan orang lain, seperti ujian, kegiatan atau tugas akademik lainnya dapat dikenakan sanksi skorsing atau seberatberatnya dicabut statusnya sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam. 3. Mahasiswa yang menerima atau memberi; jasa seperti pada ayat (1) dan (2) pasal ini dapat dikenakan sanksi skorsing atau seberat-beratnya dicabut statusnya sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam. Pasal 31 Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 31

33 1. Setiap koordinator ujian yang ditugaskan untuk melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan ujian mempunyai wewenang untuk: a. Mengatur dan menentukan pengganti pengawas yang tidak hadir. b. Memasuki ruangan ujian dan memastikan ujian berjalan dengan lancar. c. Mengatur dan menentukan pemindahan mahasiswa/peserta ujian dari ruangan kelas yang telah ditentukan. d. Mendampingi mahasiswa/peserta ujian ke ruangan ujian yang dipindahkan. e. Memantau dan melaporkan petugas pengawas yang tidak menjalankan tugas. f. Menuliskan kejadian dalam bentuk apapun dalam lembar Laporan Koordinator. g. Memastikan kunci ruangan ujian dibagikan dan dikembalikan sesuai SOP yang berlaku. h. Menambahkan waktu sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan atas akibat dari gangguan sistem maupun listrik. i. Membuat Laporan Penilaian Pengawas Ujian. j. Memastikan tidak ada kertas buram yang ketinggalan di ruangan ujian, ataupun lingkungan di dekat ruangan ujian. k. Memastikan lingkungan ujian steril dan tidak diganggu oleh peserta ujian pada sesi berikutnya maupun sebelumnya. 2. Setiap pengawas yang ditugaskan untuk melaksanakan pengawasan di suatu ruang ujian, mempunyai wewenang untuk: a. Menyediakan kertas buram bagi peserta ujian yang diperbolehkan untuk menggunakan kertas buram. b. Mengatur dan menentukan tempat duduk setiap peserta ujian; c. Menetapkan benda-benda atau barang yang dapat dibawa oleh peserta ujian ke tempat duduk; d. Menolak kehadiran seseorang yang tidak bertugas sebagai pengawas atau yang tidak berkepentingan sebagai peserta ujian, dalam ruang ujian; e. Melaporkan tindak kecurangan peserta ujian dalam laporan mahasiswa melanggar tata tertib ujian. f. Mengeluarkan peserta yang tidak mengikuti tata tertib atau bertindak tidak sopan. g. Melaporkan seluruh kegiatan yang terjadi pada saat mengawas ruangan ujian pada menu Realisasi Ujian. 3. Penolakan keikutsertaan yang dimaksud dalam ayat 2 huruf d pasal ini dilakukan oleh pengawas, dengan menginstruksikan kepada yang bersangkutan untuk meninggalkan ruang ujian. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 32

34 Ujian Susulan Pasal 32 Ujian susulan adalah ujian tengah/akhir semester yang diadakan setelah berakhirnya penyelenggaraan UTS/UAS. Syarat dan Ketentuan untuk mengikuti ujian susulan adalah sebagai berikut: 1. Ujian susulan dipertimbangkan untuk diadakan dan tidak dikenakan biaya jika ada alasan khusus, yaitu: a. Mahasiswa yang bersangkutan sakit dan dirawat di rumah sakit. (dibuktikan dengan dokumen berupa surat keterangan rawat inap dari rumah sakit, rincian biaya perawatan dari rumah sakit, dan lain-lain yang dianggap perlu); b. Mahasiswa yang orang tua atau saudara sekandungnya atau keluarga intinya meninggal dunia (dibuktikan dengan adanya surat keterangan meninggal dunia dari pejabat kelurahan/desa setempat, fotocopy Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Boarding pass atau tiket kendaraan pulang pergi jika kejadian diluar kota, dll yang dianggap perlu); c. Tugas/kegiatan kemahasiswaan/akademik yang mewakili dan ditugaskan oleh Universitas Putera Batam (dibuktikan dengan adanya Surat Tugas dari Universitas Putera Batam, dan lain-lain yang dianggap perlu) d. Tugas negara (dibuktikan dengan adanya surat keterangan dan lain-lain yang dianggap perlu). e. Pada waktu pelaksanaan ujian susulan tersebut wajib dihadiri oleh dosen pengampu dan Kaprodi, jika salah satu tidak hadir maka ujian susulan tersebut dibatalkan, dan tidak ada penjadwalan ulang kembali. f. Pengajuan ujian susulan tanpa biaya, dengan berkas pendukung yang lengkap, wajib diserahkan ke BAAK sesuai dengan waktu yang telah ditentukan pada kalender akademik yang berlaku. g. Waktu pelaksanaan ujian susulan adalah antara hari Senin s/d Kamis, dari jam s/d WIB, Tempat pelaksanaan ujian susulan di Kampus A (Tembesi). 2. Ujian susulan dipertimbangkan untuk diadakan dan dikenakan biaya sebesar Rp ,- (tiga ratus ribu rupiah) per mata kuliah jika selain alasan diatas (Ayat 1), wajib mengikuti syarat dan ketentuan berikut; a. Paling lambat 2 x 24 jam setelah jadwal ujian regular mata kuliah tersebut diujikan, mahasiswa wajib menyerahkan berkas pengajuan yang lengkap untuk ujian susulan ke BAAK, (berkas yang tidak lengkap tidak diproses), berkas yang dimaksud, yakni; surat permohonan ujian susulan yang disetujui dan ditandatangani oleh Dosen Pengampu, Ketua Program Studi dan Dekan b. Mengajukan melalui SIAM, mata kuliah yang akan diajukan ujian susulan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 33

35 c. Permohonan yang telah diverifikasi dan disetujui oleh BAAK, bisa diperiksa/dilihat di SIAM, bagi yang dikenakan biaya, wajib membayar sesuai batas waktu yang telah ditentukan pada Kalender Akademik. d. Waktu pelaksanaan ujian susulan adalah antara hari Senin s/d Kamis, dari jam s/d WIB, Tempat pelaksanaan ujian susulan di Kampus A (Tembesi). e. Pada waktu pelaksanaan ujian susulan tersebut wajib dihadiri oleh dosen pengampu dan Ketua Program Studi, jika salah satu tidak hadir maka ujian susulan tersebut dibatalkan, dan tidak ada penjadwalan ulang kembali. 3. Mata kuliah yang tidak diadakan untuk ujian susulan adalah mata kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama, Penulisan Jurnal Penelitian dan Tugas Akhir/Skripsi. Semester Pendek Pasal 33 Universitas Putera Batam memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyelesaikan studinya tepat waktu dengan mengikuti semester pendek yang dilaksanakan setelah semester genap berakhir dan sebelum semester ganjil berikutnya dimulai, dengan ketentuan: a. Mahasiswa yang jenjang pendidikan D3 telah menjalani 4 semester atau 80 sks dan mahasiswa yang jenjang pendidikan S1 telah menjalani 6 semester atau 100 sks. b. Pernah menjalani mata kuliah yang akan diikuti dengan kehadiran minimal >= 70% jika tidak maka wajib mengikuti perkuliahan di Semester Ganjil/Genap. c. Mata kuliah yang diambil adalah mata kuliah yang belum lulus: grade D dan E (Semester Pendek bukan untuk peningkatan nilai). d. Bobot penilaian pada perkuliahan Semester Pendek adalah sama dengan perkuliahan Semester Ganjil/Genap. e. Bila kehadiran perkuliahan Semester Pendek untuk mata kuliah yang diikuti kurang dari 70% maka Nilai Akhir otomatis F. f. Total sks yang dapat diambil pada semester pendek maksimal 8 sks (bila hanya mengikuti semester pendek saja). g. Total sks yang dapat diambil pada semester pendek maksimal 8 sks (telah menempuh 22 sks pada semester genap). h. Total pengambilan seluruh sks (gabungan Semester Genap+Semester Pendek) maksimal 30 sks. i. Mata Kuliah yang tidak bisa diambil pada Semester Pendek adalah: Tugas Akhir (D3)/Skripsi (S1), Penulisan Jurnal Ilmiah, Seminar. j. Mata Kuliah yang akan dibuka pada semester pendek adalah mata kuliah dengan peserta minimal 5 Mahasiswa yang mendaftar dan membayar, bila kurang dari 5 (lima) orang yang mendaftar dan membayar maka mata Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 34

36 kuliah tersebut tidak dibuka/dibatalkan dan biaya yang telah dibayarkan akan dikembalikan. k. Seluruh biaya kuliah Semester Pendek wajib dilunasi pada saat melakukan pembayaran (tidak ada cicilan). l. Kalender Semester Pendek dapat dilihat di SIA Mahasiswa atau di papan informasi. m. Perkuliahan Semester Pendek dilaksanakan hanya di Kampus Tembesi dan sesuai jadwal yang ditentukan oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Tugas Akhir/Skripsi dan Karya Ilmiah Pasal 34 Tugas Akhir/Skripsi adalah suatu bentuk karya ilmiah yang ditulis oleh seorang mahasiswa, yang telah memenuhi persyaratan akademik secara keseluruhan, Tugas Akhir/Skripsi merupakan mata kuliah inti yang wajib diikuti oleh setiap mahasiswa. 1. Mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi wajib memenuhi ketentuan: a. Telah lulus mata kuliah Metodologi Penelitian untuk mahasiswa jenjang strata satu (S1). b. Lulus 86 sks untuk mahasiswa jenjang diploma tiga (D3), lulus 126 sks untuk mahasiswa jenjang strata satu (S1). c. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal lebih besar atau sama dengan d. Memahami ketentuan bimbingan yang terdapat dalam Kartu Bimbingan Tugas Akhir/Skripsi. e. Sudah memasukkan judul TA/Skripsi ke Sistem Infomasi Akademik Mahasiswa (SIAM) sesuai dengan tanggal yang ditetapkan di kalender akademik. f. Mengajukan mata kuliah TA/Skripsi pada KRS online, melalui menu e- pengumuman di Sistem Infomasi Akademik Mahasiswa (SIAM), dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. 2. Mahasiswa yang akan mengambil mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi wajib mengajukan Judul yang akan digunakan dalam jangka waktu yang telah ditentukan pada kalender akademik yang berlaku, dengan mengikuti syarat sebagai berikut: a. Judul yang sudah dimasukkan ke Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) tidak berlaku apabila di KRS tidak tercantum mata kuliah TA/Skripsi. b. Mahasiswa yang sudah melakukan sinkronisasi judul dengan KRS, maka akan diberikan dosen pembimbing mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi (Dosen Pembimbing ditentukan oleh bagian akademik). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 35

37 c. Masa berlaku Judul Tugas Akhir/Skripsi yang telah disetujui maksimal 3 semester. 3. Mahasiswa yang mengambil mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi wajib mengajukan Surat Keterangan Praktek Kerja Lapangan/Izin Penelitian dalam jangka waktu yang telah ditentukan pada Kalender Akademik Universitas Putera Batam yang berlaku. a. Pengajuan Surat Keterangan Praktek Kerja Lapangan/Izin Penelitian dapat dilakukan melalui SIAM paling lambat pada pertemuan (minggu) ke-7 perkuliahan, bila melewati minggu ke-7, maka pengajuan tidak akan dilayani. b. Proses pengajuan Surat Keterangan Praktek Kerja Lapangan/Izin Penelitian minimal 2 hari kerja. c. Mahasiswa dapat melihat status pengajuan Surat Keterangan Praktek Kerja Lapangan/Izin Penelitian pada menu Status di SIAM. 4. Tempat pelaksanaan bimbingan mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi di kampus A (Tembesi). a. Selama masa New Normal Pandemi COVID-19, bimbingan WAJIB dilakukan via Microsoft Teams Video Call Meeting. b. Mahasiswa akan di invite oleh dosen pembimbing ke dalam tim yang disediakan pada Microsoft Teams. c. Setiap Video Call Meeting WAJIB direkam oleh dosen pembimbing untuk membantu mempermudah akses informasi bagi mahasiswa bimbingan. 5. Jadwal bimbingan mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi adalah Hari Jumat atau Sabtu, pukul s/d Mahasiswa yang telah menyelesaikan penulisan Tugas Akhir/Skripsi wajib mengumpulkan Softcover sebanyak 2 (dua) rangkap ke BAAK kampus A (Tembesi), sesuai batas waktu yang telah ditetapkan di kalender akademik. 7. Masa berlaku judul TA/Skripsi maksimal 3 (tiga) semester, jika lebih dari 3 (tiga) semester maka mahasiwa wajib mengganti dengan judul yang baru. Ujian Tugas Akhir/Skripsi dan Karya Ilmiah Pasal Mahasiswa yang akan mengikuti ujian TA/Skripsi wajib memenuhi syarat sebagai berikut: a. Status mahasiswa telah diverifikasi oleh BAAK, yakni; i. Jumlah sks minimal 108 sks untuk mahasiswa jenjang diploma tiga (D3) dan jumlah sks minimal 138 sks untuk mahasiswa jenjang strata satu (S1). ii. Lulus Mata Kuliah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Pendidikan Agama dan Bahasa Indonesia dan seluruh mata kuliah wajib. iii. Menunjukkan ijazah SMA/sederajat (asli). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 36

38 iv. Menunjukkan SKHU (asli). v. Melakukan verifikasi sertifikat: Menunjukkan sertifikat mengikuti kegiatan P2K (asli). Menunjukkan Score Report Internasional TOEIC (asli) dengan minimal nilai 425 Menunjukkan sertifikat pelatihan yang diselenggarakan oleh LTC Universitas Putera Batam (minimal pelatihan 8 jam) (asli), diterbitkan/dikeluarkan paling lama 3 (tiga) tahun terakhir atau Sertifikat yang dikeluarkan BNSP yang masih berlaku. Menunjukkan 15 (lima belas) sertifikat (asli) pelatihan/ seminar/workshop lokal atau menunjukkan 8 sertifikat Seminar Nasional (asli) dengan ketentuan 1 (satu) sertifikat Seminar Nasional sama dengan 2 (dua) sertifikat pelatihan/seminar/workshop lokal dan diterbitkan/ dikeluarkan paling lama 3 (tiga) tahun terakhir. Dan/atau 1 (satu) Surat Keterangan menyelesaikan Apple Developer Academy setara dengan 4 sertifikat seminar lokal. Semua sertifikat yang tercantum dalam point v wajib dikeluarkan/diterbitkan oleh Universitas Putera Batam dan/atau Lembaga yang bekerjasama dengan Universitas Putera Batam dalam pelaksanaan kegiatan (terdapat hologram UPB). Melampirkan LOA artikel jurnal yang sudah diterima pengelola jurnal atau URL/Link Artikel yang sudah terbit dan artikel jurnal. vi. Mengumpulkan Softcover sebanyak 2 (dua) rangkap (asli keduanya/salah satu asli/keduanya salinan) ke BAAK kampus A (Tembesi) yang sudah dijilid mengikuti panduan penulisan skripsi, batas pengumpulan sesuai dengan ketetapan tanggal di kalender akademik dan batas waktunya sesuai jam pelayanan BAAK tembesi vii. Mengumpulkan hasil pengecekan turnitin skripsi dan jurnal ke BAAK kampus A (Tembesi) dengan batas toleransi kesamaan kata (similarity) maksimal 35% b. Wajib lulus MK Metodologi Penelitian (umum) dan Metode Penelitian (prodi). c. Bagi Mahasiswa Program Studi Bahasa Inggris-D3 dan Sastra Inggris- S1 wajib lulus mata kuliah Academic Writing. d. Jumlah kehadiran mahasiswa selama bimbingan adalah sebagai berikut; i. Minimal 3 kali kehadiran sebelum UTS, ii. Minimal 3 kali kehadiran sesudah UTS (sebelum UAS), dan Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 37

39 iii. Maksimal frekuensi bimbingan adalah 1 (satu) kali dalam 1 (satu) minggu e. Bagi mahasiswa yang jumlah kehadirannya tidak memenuhi persyaratan, maka mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi dinyatakan gagal (mahasiswa wajib mengajukan kembali mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi semester berikutnya). f. Mahasiswa yang sudah mengunggah dan lulus mata kuliah Penulisan Jurnal Penelitian di SIAM (Jurnal yang diunggah ke SIAM adalah jurnal yang dipublish dan berlabel ISSN). (Syarat dan Ketentuan Jurnal ber-issn yang diakui diatur pada Panduan Jurnal) g. Mahasiswa yang lolos verifikasi untuk mengikuti ujian Tugas Akhir/Skripsi wajib membayar biaya ujian Tugas Akhir/Skripsi sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan di kalender akademik: i. Biaya ujian Tugas Akhir DIII Rp ,- (satu juta lima ratus ribu rupiah). ii. Biaya ujian Skripsi S1 Rp ,- (dua juta rupiah). iii. Biaya ujian Thesis S2 Rp ,- (dua juta lima ratus ribu rupiah). iv. Pembayaran dilakukan melalui e-payment BNI (slip tidak perlu lapor ke BAAK/BLM), dan melalui BPR Putera Batam (slip dilapor ke BAAK/BLM maksimal 2 hari kerja dari tanggal transfer) v. Batas waktu pembayaran sesuai kalender akademik h. Mahasiswa yang tidak lolos verifikasi untuk ujian Tugas Akhir/Skripsi maka wajib mengajukan kembali mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi dengan bimbingan disemester berikutnya dan softcover yang sudah dikumpulkan tidak dapat diambil kembali. i. Bagi mahasiswa yang tidak lolos verifikasi sertifikat, tidak mengumpulkan softcover, tidak melakukan pembayaran biaya ujian Tugas Akhir/Skripsi dan nilai mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi gagal, maka jadwal ujian Tugas Akhir/Skripsi tidak diterbitkan dan mahasiswa wajib mengajukan/mengambil kembali mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi disemester berikutnya (bimbingan kembali). j. Bagi mahasiswa yang sudah membayar biaya ujian Tugas Akhir/Skripsi, jika jadwal ujian tidak keluar, maka biaya yang sudah dibayarkan otomatis dialihkan ke biaya Pendidikan. 2. Mahasiswa yang dinyatakan lulus ujian Tugas Akhir/Skripsi wajib merevisi (jika ada revisi) dan: a. Melakukan pembayaran penggandaan dan penjilidan hardcover sebesar Rp ,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah), dapat dibayarkan di kampus Tembesi/Nagoya/Tiban. b. Pembayaran dilakukan melalui e-payment BNI (slip tidak perlu dilaporkan ke BAAK/BLM), dan melalui BPR Putera Batam (slip dilaporkan ke BAAK/BLM maksimal 2 hari kerja dari tanggal transfer. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 38

40 c. Pembayaran penggandaan hardcover wajib dilunasi sesuai dengan batas waktu yang ditentukan pada kalender akademik. d. Jika mahasiswa telah melakukan pembayaran hardcover namun tidak mengumpulkan hardcover ke BAAK Kampus A (Tembesi), maka biaya hardcover otomatis dialihkan ke biaya pendidikan. e. Jika Mahasiswa tidak melakukan pembayaran penggandaan hardcover, maka wajib mengajukan skripsi tanpa bimbingan dan ujian skripsi di semester berikutnya. f. Mengunggah skripsi yang dicetak sesuai dengan hardcover yang dikumpulkan pada menu Unggah Skripsi/Tugas Akhir pada SIAM. g. Pengumpulan hardcover dilaksanakan pada Kampus A (Tembesi) paling lambat 2 hari kerja dari tanggal ujian skripsi dan jam kerja pelayanan BAAK Kampus A (Tembesi). i. Selama masa Pandemi COVID-19, pengumpulan hardcover dilakukan via pengiriman dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut: Berkas lengkap dimasukkan ke dalam plastik bening/kaca dan sudah tersusun rapi; o Skripsi yang sudah disetujui oleh dosen pembimbing dan dosen penguji, o Lembar Pengesahan (Screenshot persetujuan Dosen Pembimbing pada Ms. Teams; tanggal, jam dan pesan wajib terbaca jelas), o Lampiran Skripsi, o Surat Keterangan Izin Penelitian dari objek penelitian atau dari UPB, dan o Hasil Pengecekan Turnitin Skripsi yang dikumpulkan. Mencetak Screenshot chat Microsoft Teams yang menunjukkan persetujuan hasil revisi hardcover dari Dosen Pembimbing (tanggal chat wajib terbaca) dan diletakkan pada susunan paling depan berkas yang akan dikirimkan. Kekurangan dan ketidaksesuaian isi berkas yang dikirimkan akan ditolak oleh BAAK dan mahasiswa wajib mengirimkan kembali keseluruhan berkas hardcover. Pengiriman yang diterima hanya melalui GoSend/Tiki/JNE/SiCepat/GrabDelivery/J&T. Mahasiswa wajib memantau status Hardcover pada SIAM. h. Mengumpulkan 1 rangkap hardcover (asli) tanpa di jilid (penulisan dan susunan naskah skripsi mengikuti standar yang telah ditentukan pada Buku Panduan Skripsi Mahasiswa), dan 1 (satu) buah CD softcopy skripsi (format cover CD bisa di download di SIAM) i. Jika Mahasiswa tidak melakukan pengumpulan hardcover skripsi ke BAAK tembesi, maka wajib mengajukan skripsi tanpa bimbingan Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 39

41 tanpa sidang pada semester berikutnya, dengan melakukan pembayaran BOP dan sks. j. Melampirkan Bukti Pembayaran sumbangan buku. 3. Mahasiswa jenjang Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2) yang lulus ujian Skripsi/Tesis wajib mempublikasikan karya ilmiah sesuai dengan Peraturan Rektor nomor 002/PR-Rektor/I/2019 Tentang Kewajiban Publikasi Ilmiah Bagi Mahasiswa Universitas Putera Batam. 4. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus/gagal Ujian Tugas Akhir/Skripsi, maka wajib mengajukan judul dan mengambil KRS mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi pada semester berikutnya. (Mengikuti prosedur dan ketentuan bimbingan dari awal, membayar BOP, dan biaya sks) 5. Mahasiswa yang telah LULUS mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi tidak dapat melakukan revisi ataupun perbaikan nilai mata kuliah apapun termasuk mata kuliah Tugas Akhir/Skripsi. Kewajiban Publikasi Karya Ilmiah Pasal Naskah hasil penelitian dapat disiapkan sejak terdaftar sebagai mahasiswa aktif di Universitas Putera Batam. 2. Bahan untuk menyusun naskah hasil penelitian diperkenankan dari hasil tugas akhir mahasiswa (skripsi/tesis/disertasi) maupun hasil penelitian lainnya. 3. Naskah hasil penelitian yang dipublikasikan sebelum terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam tidak diakui sebagai syarat untuk mendaftar sidan skripsi/sidang tesis/sidang terbuka. 4. Batas toleransi kesamaan kata (similarity) pada naskah publikasi hasil penelitian baik itupada Program Strata Satu (S1) maksimal 35%, pada Program Strata Dua (S2) maksimal 25%, dan sedangkan pada Program Strata Tiga (S3) maksimal 20%, dibuktikan dengan melampirkan hasil uji kesamaannya (similarity test). 5. Mahasiswa Program Strata Satu (S1) wajib mempublikasikan hasil karya ilmiahnya dengan pilihan media publikasi antara lain: (1) Jurnal ilmiah; atau (2) Jurnal ilmiah nasional ber-issn; atau (3) Prosiding konferensi nasional; atau (4) Prosiding konferensi internasional; atau (5) Prosiding konferensi internasional terindeks Scopus atau Web of Science Clarivate Analytics atau Microsoft Academic Search (MAS); atau (6) Jurnal ilmiah nasional Terakreditasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional atau (7) Jurnal ilmiah internasional. Publikasi Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 40

42 dikumpulkan paling lambat pada saat pendaftaran sidang skripsi dibuktikan melampirkan hasil publikasinya. 6. Mahasiswa Program Strata Dua (S2) wajib mempublikasikan hasil karya ilmiahnya dengan pilihan media publikasi antara lain: (1) Prosiding konferensi internasional; atau (2) Prosiding konferensi internasional terindeks Scopus atau Web of Science Clarivate Analytics atau Microsoft Academic Search (MAS); atau (3) Jurnal ilmiah nasional Terakreditasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional dan terindeks DOAJ dalam bahasa Inggris; atau (4) Jurnal ilmiah internasional; atau (5) Jurnal ilmiah internasional bereputasi. Publikasi dikumpulkan paling lambat pada saat pendaftaran sidang skripsi dibuktikan melampirkan hasil publikasinya. 7. Mahasiswa Program Strata Tiga (S3) wajib mempublikasikan hasil karya ilmiahnya dengan pilihan media publikasi antara lain: (1) Prosiding konferensi internasional terindeks Scopus atau Web of Science Clarivate Analytics atau Microsoft Academic Search (MAS); atau (2) Jurnal ilmiah nasional Terakreditasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional dan terindeks DOAJ dalam bahasa Inggris; atau (3) Jurnal ilmiah internasional; atau (5) Jurnal ilmiah internasional bereputasi. Publikasi dikumpulkan paling lambat pada saat pendaftaran sidang skripsi dibuktikan melampirkan hasil publikasinya. 8. Jurnal yang dimaksud dengan jurnal ilmiah internasional ialah jurnal yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan terindeks oleh database internasional: Web of Science, Scopus, Microsoft Academic Search, DOAJ, Ebsco, dan pengindeks lainnya yang setara. 9. Jurnal yang dimaksud dengan jurnal ilmiah internasional bereputasi ialah jurnal ilmiah uang terindeks Scopus atau terindeks Web of Science Clarivate Analytics dan memiliki faktor dampak (impact factor). 10. Sebagaimana butir Kelima, Keenam dan Ketujuh dalam proses penyiapan naskah hasil penelitian sampai tahap publikasi dapat didampingi oleh minimal 1 (satu) orang Dosen Tetap. Kompetensi Lulusan Pasal 37 Kompetensi yang dimiliki oleh mahasiswa lulusan Universitas Putera Batam disesuaikan dengan Program Studi yang ditempuh. Kompetensi lulusan Program Studi: 1. Administrasi Negara Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 41

43 a. Menguasai konsep pengelolaan organisasi publik, metode dan teknik bagi penyelesaian masalah dalam penyelenggaraan administrasi negara; b. Menguasai konsep Administrasi publik dan isu-isu yang relevan dengan perkembangan; c. Menguasai konsep perumusan kebijakan, implementasi dan evaluasi kebijakan publik; d. Menguasai konsep penyelenggaraan urusan-urusan pemerintah di daerah; e. Menguasai konsep pendidikan anti korupsi dalam penyelenggaraan administrasi negara; f. Menguasai konsep manajemen pelayanan publik dan prinsip-prinsip dasar dalam pelaksanaannya. 2. Akuntansi a. Menguasai konsep teori Akuntansi, aplikasi Myob; prinsip akuntansi berlaku umum yang diperlukan untuk laporan keuangan perusahaan; b. Menguasai konsep laporan keuangan dan menguasai Standar Akuntansi Keuangan yang di keluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia; c. Menguasai konsep laporan keuangan dan menguasai perpajakan dengan mengikuti undang-undang perpajakan yang terbaru. 3. Ilmu Hukum a. Memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi tindak pidana di dunia maya; b. Memiliki pengetahuan dalam perkembangan ilmu hukum yang relevan dengan permasalahan di dunia kerja. 4. Ilmu Komunikasi a. Menguasai konsep teoritis, metode dan perangkat analisis dalam berkomunikasi yang meliputi kajian komunikator, pesan, komunikan, media dan efek; b. Menguasai prinsip kepemimpinan dan kewirausahaan dalam berbagai sektor bisnis; c. Menguasai konsep tentang metode penelitian yang mencakup studi kasus, kesejarahan, survey, pada lingkup kualitatif dan kuantitatif secara eksploratif, deskriptif dan verifikatif; d. Menguasai etika komunikasi, etika profesi dan nilai-nilai kemanusiaan; e. Menguasai kaidah, prinsip dan teknik komunikasi lintas fungsi, level organisasi dan budaya. 5. Manajemen Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 42

44 a. Memiliki integritas sebagai ilmuwan yang berkualitas dan profesional, bertakwa, berkepribadian, berjiwa entrepreneur, demokratis, kritis, dan inovatif; b. Menguasai substansi ilmu bisnis dan perbankan secara mendalam, sehingga mampu mengkomunikasikannya sesuai dengan kaidah yang berlaku; c. Memiliki kemampuan dalam mengembangkan ilmu dan teknologi dalam bidang manajemen binis, dan perbankan secara ilmiah, untuk pengembangan ilmu maupun penerapannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat; d. Memiliki kemampuan sebagai tenaga ahli manajemen atau manajer professional, dan tenaga ahli manajemen perbankan di dunia kerja; e. Memiliki kemampuan menganalisis secara kritis berbagai persoalan manajemen dibidang bisnis dan perbankan serta terampil mengkomunikasikan atau mempublikasikannya secara ilmiah. 6. Sastra Inggris a. Memahami konsep-konsep menerjemah dengan pemahaman budaya yang memadai; b. Memahami teori-teori sastra dan budaya dalam kesusastraan Inggris, termasuk di dalamnya teori fiksi, puisi, dan drama; c. Mampu menganalisis sejarah, genre, dan karya-karya penting dalam kesusastraan Inggris; d. Memahami konsep-konsep komunikasi dan korespondensi kesekretariatan dalam Bahasa Inggris dengan pemahaman budaya yang memadai. 7. Sistem Informasi a. Menguasai konsep teoretis rekayasa, aplikasi rekayasa; prinsip-prinsip rekayasa, sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk menganalisa dan merancang sistem, proses, produk atau komponen berbasis sistem informasi; b. Menguasai prinsip dan teknik perancangan sistem, proses, produk, atau komponen menggunakan teknologi informasi pada tataran teori dan praktis; c. Menguasai pengetahuan tentang perkembangan teknologi terbaru dan terkini. 8. Teknik Industri a. Menguasai konsep teoritis yang mencakup perencanaan, pengoptimalan dan pengendalian suatu sistem; b. Menguasai konsep metode penelitian kuantitatif dan kualitatif; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 43

45 c. Menguasai prinsip-prinsip kepemimpinan, etika dan nilai-nilai sosial; d. Menguasai teknik komunikasi lintas fungsi, level, budaya dan nilai dalam organisasi; e. Menguasai prinsip-prinsip teknik industri yang mencakup manajemen operasi, ergonomi, sistem manufaktur dan otomasi. 9. Teknik Informatika a. Menguasai konsep teoritis piranti lunak dan jaringan komputer yang diperlukan untuk menganalisa, membangun dan mengembangkan jaringan komputer; b. Menguasai pengetahuan tentang perkembangan teknologi terbaru dan terkini. Pembayaran Pasal Pembayaran (lihat panduan pembayaran pada lampiran) di Universitas Putera Batam dapat dilakukan menggunakan fitur e-payment atau melakukan penyetoran ke BPR Putra Batam dan atau Virtual Acount BCA. 2. Pembayaran lainnya (biaya administrasi lainnya) di Universitas Putera Batam dapat dilakukan melalui BPR Putra Batam ataupun Melalui Virtual Acount (VA) BCA dan slip setoran wajib dipenukarakan ke BAAK/BLM lokasi yang sudah ditentukan untuk penukaran slip. 3. Tata cara pembayaran melalui Virtual Account BCA maupun Virtual Account BNI (e-payment) terlampir didalam lampiran Kode Kehormatan Universitas Putera Batam ini. BAB III PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA Umum Pasal Keberhasilan mahasiswa menempuh suatu mata kuliah harus ditentukan atas dasar sekurang-kurangnya dua kali evaluasi, yaitu satu kali pada saat semester sedang berjalan dan satu kali pada akhir semester. 2. Jenis evaluasi dan cara melakukannya disesuaikan dengan sifat mata kuliah. Dalam hal digunakan lebih dari satu jenis evaluasi, bobot tiap jenis evaluasi pada data evaluasi keseluruhan diwujudkan dalam bentuk pembobotan, yang harus mencerminkan karakteristik mata kuliah yang bersangkutan Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 44

46 Derajat Keberhasilan Pasal Atas dasar data evaluasi keseluruhan tersebut dalam pasal 30 ayat (2), maka ditentukan derajat keberhasilan mahasiswa, yang diberikan dalam nilai huruf, bobot dan angka, yaitu: NILAI HURUF BOBOT ANGKA A Keterangan Lulus B Lulus C D E F 0 Kehadiran < 70 % Lulus Gagal Gagal Gagal Keterangan: - Nilai huruf dipergunakan untuk nilai akhir - Bobot nilai dengan skala 0-4 menyatakan bobot untuk setiap nilai huruf. - Nilai angka penyetaraan skala dipergunakan dalam penilaian dari tiap kegiatan - Matakuliah dengan nilai D, E dan F wajib diulang - Matakuliah dengan nilai C dapat diulang untuk memperbaiki IPK dan diprogramkan dalam KRS yang diambil mahasiswa. 2. Sistem nilai akhir mata kuliah terdiri dari hasil penjumlahan prosentase nilai kehadiran, nilai tugas terstruktur, nilai tugas mandiri, yaitu: Komponen Nilai Nilai Kehadiran Nilai Tugas Mandiri Nilai Tugas Terstruktur Nilai Ujian Tengah Semester Nilai Ujian Akhir Semester Persentase 10 % 15 % 10 % 30 % 35 % Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 45

47 Pemberian nilai khusus kepada mahasiswa yang pada saat ujian belum menyelesaikan administrasi keuangan, melanggar tata tertib ujian, melanggar tata tertib Universitas Putera Batam, yaitu: Nilai Khusus Nilai 1 Nilai 2 Nilai 3 Keterangan Belum menyelesaikan administrasi keuangan Melanggar tata tertib ujian Melanggar Peraturan/tata tertib Universitas Putera Batam Pasal Derajat keberhasilan mahasiswa pendidikan Diploma/Sarjana dalam setiap semester dinyatakan dengan Indeks Prestasi Semester (IPS), dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) untuk derajat keberhasilan keseluruhan yang telah dicapai. 2. Setiap mata kuliah hanya diperhitungkan satu kali dalam perhitungan IP, dan digunakan nilai keberhasilan tertinggi. 3. Perhitungan IPS dan IPK menggunakan aturan sebagai berikut: IP = N (bobot x sks) 1 N SKS 1 IP Bobot sks N = Indeks Prestasi = bobot nilai huruf matakuliah = beban kredit matakuliah = banyak matakuliah yang telah diambil Kartu Hasil Studi Pasal 43 Kartu Hasil Studi (KHS) dapat diperoleh mahasiswa melalui Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM) atau mengajukan ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 46

48 Banding Nilai Pasal 44 Banding nilai/verifikasi nilai bisa diajukan mahasiswa terhadap nilai mata kuliah yang terbit di Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM) atau di KHS dengan terlebih dahulu mengisi formulir ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK), dengan ketentuan: a. pengajuan banding nilai/verifikasi nilai paling lambat 7 (tujuh) hari kalender (termasuk hari sabtu, minggu dan libur nasional) setelah nilai ditampilkan di Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM), melewati 7 (tujuh) hari tidak dapat dilayani; b. jika nilai yang ditampilkan di Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM) atau di KHS setelah diverifikasi dengan nilai yang diberikan oleh dosen atau dengan hasil yang diperoleh mahasiswa pada saat mengerjakan ujian terbukti sama, maka sebagai konsekuensinya nilai mata kuliah yang diajukan banding tersebut dijadikan nilai 0 (kosong); c. dan Jika nilai yang ditampilkan di Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM) atau di KHS setelah diverifikasi dengan nilai yang diberikan oleh dosen atau dengan hasil yang diperoleh mahasiswa pada saat mengerjakan ujian terbukti berbeda, maka sebagai konsekuensinya nilai mata kuliah yang diajukan banding tersebut diperbaiki sebagaimana mestinya; Penentuan Keberhasilan Menyelesaikan Tahap Pendidikan Pasal 45 Penyelesaian program pendidikan Diploma dan Sarjana dinyatakan dengan kelulusan, dan IP pendidikan Diploma dan Sarjana lebih besar atau sama dengan 2.00 dan tidak memiliki nilai D, E dan F. Prayudisium Pasal 46 Mahasiswa yang telah menyelesaikan/lulus seluruh mata kuliah yang telah ditetapkan wajib mengajukan prayudisium ke Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) dengan syarat: a. Telah lulus minimal 110 sks bagi mahasiswa jenjang diploma tiga (D3), dan lulus minimal 146 SKS bagi mahasiswa jenjang strata satu (S1) b. Telah mengembalikan seluruh buku yang dipinjam dari perpustakaan dan tidak ada tunggakan di perpustakaan (bebas Pustaka). c. Mahasiswa wajib membawa kartu tanda bebas pustaka (asli). d. Mahasiswa telah melunasi semua biaya terhutang (hardcover dan denda). e. Mahasiswa memilih 2 (dua) buah buku sumbangan (text book) atau 1 (satu) buah buku dengan harga minimal Rp ,- (seratus ribu rupiah), sesuai Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 47

49 dengan disiplin ilmu yang ditempuh untuk disumbangkan ke Perpustakaan Universitas Putera Batam melalui list buku sumbangan yang tersedia pada Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM). Yudisium Kelulusan Pasal Kelulusan pendidikan program Diploma dan Sarjana dinyatakan dalam yudisium kelulusan yang didasarkan pada suatu penilaian akhir yang mencerminkan kinerja akademik yang bersangkutan selama menjalani pendidikan di Universitas Putera Batam. 2. Yudisium kelulusan diberikan dalam empat predikat, dengan pujian, sangat memuaskan, predikat memuaskan dan tanpa keterangan predikat: IPK Dengan Pujian Keterangan Predikat Sangat Memuaskan Memuaskan Penilaian akhir seperti yang dimaksudkan dalam ayat (1) dan (2) pasal ini didasarkan atas IP Sarjana, di samping syarat-syarat lainnya. Pengambilan Ijazah Pasal Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus yudisium, bila telah menyelesaikan administrasi dan mengikuti kegiatan wisuda dapat mengambil ijazah. 2. Pengumuman pengambilan ijazah bisa dilihat di Sistem Informasi Akademik Alumni. 3. Mahasiswa wajib membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan tanda bebas pustaka pada saat pengambilan ijazah. 4. Bagi mahasiswa tidak hadir mengikuti wisuda karena sakit, atau alasan sah lainnya, Ijazah dapat diberikan paling lambat 1 (satu) bulan setelah acara wisuda dengan ketentuan: a. Melampirkan surat keterangan dokter atau; b. Surat keterangan tugas dari negara. 5. Universitas Putera Batam tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau hilangnya ijazah yang belum diambil dan masih berada di Universitas Putera Batam sampai dengan 3 (tiga) bulan setelah wisuda. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 48

50 BAB IV BATAS WAKTU STUDI Pasal Mahasiswa hanya berhak mengikuti program pendidikan sesuai dengan kurikulum yang diprogramkan sesuai dengan jenjang pendidikannya. 2. Untuk program pendidikan jenjang strata satu (S1) batas maksimal masa studi 14 semester atau 7 tahun. 3. Untuk program pendidikan jenjang diploma tiga (D3) batas maksimal masa studi 10 semester atau 5 tahun. Berhenti Studi Sementara (Cuti Akademik) Pasal Cuti akademik adalah berhenti studi sementara dan dibagi menjadi cuti formal dan cuti non formal. 2. Cuti Formal adalah mahasiwa yang mengajukan cuti maksimal 2 minggu setelah perkuliahan dimulai dan belum mengajukan atau menyetujui KRS, Cuti formal dikenakan biaya Rp ,- 3. Cuti Nonformal adalah mahasiswa yang tidak mengajukan cuti melalui Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM) tapi membayar Biaya Operasional Pendidikan dengan tidak mengisi KRS online. 4. Mahasiswa yang ingin menghentikan studi sementara waktu (Cuti Akademik) karena mendapat halangan yang tidak dapat dihindarkan harus mendapat izin tertulis dari Wakil Rektor bidang Akademik. 5. Cuti Akademik wajib dua semester berturut-turut dan bisa diambil minimal telah menjalani 2 (dua) semester, bagi mahasiswa yang belum menempuh pendidikan selama 2 (dua) semester maka dianggap mengundurkan diri. 6. Masa Cuti Akademik mempengaruhi masa studi. 7. Setiap mahasiswa yang akan mengambil cuti akademik diwajibkan mengajukan permohonan melalui Sistem Informasi Administrasi Mahasiswa (SIAM), kemudian mengisi surat permohonan cuti (Formulir Pengajuan Cuti dapat diunggah pada SIAM) dan diserahkan ke Kaprodi untuk mendapatkan persetujuan. 8. Sebelum periode Cuti Akademik berakhir, mahasiswa yang bersangkutan diwajibkan mendaftar ulang sesuai dengan prosedur yang berlaku dan selanjutnya dicatat sebagai mahasiswa aktif. 9. Mahasiswa yang tidak melapor/mendaftar ulang setelah masa cuti berakhir dinyatakan mengundurkan diri dari Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 49

51 Pemutusan Kuliah (Drop Out) Pasal 51 Drop out merupakan pemutusan kuliah terhadap seorang mahasiswa berdasarkan beberapa kriteria sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu: a. Mahasiswa yang bersangkutan habis masa studi; b. Telah berstatus pidana tetap; c. Melanggar peraturan atau ketentuan yang telah ditetapkan oleh Universitas Putera Batam. BAB V MAHASISWA KHUSUS Mahasiswa Pindahan Pasal Universitas Putera Batam dapat menerima mahasiswa pindahan dari perguruan tinggi di dalam maupun di luar negeri serta dari instansi/lembaga lain untuk melanjutkan studinya di Universitas Putera Batam sesuai dengan peraturan yang berlaku. 2. Mahasiswa pindahan harus mengikuti proses penyesuaian Program Studi mata kuliah yang diatur oleh Program Studi yang dituju. 3. Perguruan tinggi asal mahasiswa pindahan minimal status akreditasinya sama dengan status akreditasi Universitas Putera Batam. 4. Mahasiswa pindahan melampirkan dokumen sebagai berikut: a. 1 (satu) rangkap surat keterangan pindah dari perguruan tinggi sebelumnya (asal). b. 3 (tiga) rangkap Fotocopy Transkrip Nilai. c. 2 (dua) rangkap Deskripsi Mata Kuliah (per satu Mata Kuliah) yang ingin disetarakan. 5. Mahasiswa pindahan harus menjalani proses wawancara pada Program Studi yang dituju. Pindah Program Studi Pasal Mahasiswa Universitas Putera Batam dapat melakukan pindah Program Studi di lingkungan Universitas Putera Batam dengan persyaratan antara lain: a. Merupakan permintaan/kehendak mahasiswa yang bersangkutan yang merupakan haknya. b. Mengikuti aturan yang berlaku di Universitas Putera Batam baik secara akademik maupun administratif yaitu membeli Formulir Pendaftaran Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 50

52 dan membayar Biaya Registrasi sesuai dengan Gelombang dan Program Studi yang diikuti. 2. Prosedur pindah program studi: a. Menyerahkan 3 (tiga) rangkap salinan/fotokopi transkrip nilai yang terakhir (legalisir). b. Membeli formulir pendaftaran sebagai mahasiswa baru beserta biaya konversi. c. Membayar biaya registrasi dan melakukan daftar ulang mahasiswa baru. 3. Segala hal yang berkaitan dengan mahasiswa pindahan termasuk di dalamnya administrasi pembiayaan dan aturan lain yang mengikutinya menjadi tanggungan mahasiswa yang bersangkutan. 4. Batas masa studi mahasiswa yang pindah program studi tidak mengalami perubahan, tergantung dari hasil penyetaraan mata kuliah yang dilakukan oleh program studi yang baru. Mahasiswa Warga Negara Asing Pasal Warga Negara Asing yang ingin mengikuti pendidikan di Universitas Putera Batam harus mendapat izin dari Direktorat Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi dibawah naungan Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional. 2. Penerimaan mahasiswa dari warga negara asing harus melalui pola seleksi dan ujian masuk yang berlaku di Universitas Putera Batam. BAB VI PERPUSTAKAAN Pasal Mahasiswa aktif mempunyai hak untuk masuk dan membaca buku di perpustakaan dengan mengikuti tata tertib yang berlaku di perpustakaan. 2. Untuk dapat meminjam buku harus memiliki kartu perpustakaan dengan mengikuti Prosedur menjadi perpustakaan: a. Mengajukan melalui Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) b. Membayar biaya keanggotaan per tahun akademik melalui transfer Virtual Account BCA, Virtual Account BNI atau setor tunai melalui BPR Putra Batam. c. Setiap mahasiswa hanya berhak untuk mengajukan pembuatan Kartu Perpustakaan 1(satu) kali per tahun akademik. 3. Masa aktif kartu perpustakaan adalah satu tahun akademik mulai tanggal 1 September s/d 31 Agustus. 4. Kartu perpustakaan tidak berlaku jika status mahasiswa tidak aktif atau sudah lulus yudisium. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 51

53 5. Perpustakaan hanya ada di Kampus Tembesi dan Perpustakaan tidak pernah akan ada di Kampus Nagoya/Tiban. Peminjaman dan Pengembalian Buku Pasal Peminjam harus mempunyai kartu perpustakaan yang masih berlaku. 2. Kartu perpustakaan tidak dapat dipinjamkan kepada orang lain. 3. Anggota berhak meminjam buku, maksimal 2 (dua) buku selama 1 (satu) minggu. 4. Perpanjangan waktu peminjaman dapat dilakukan 1 (satu) kali selama 1 (satu) minggu dan harus menunjukkan buku yang akan diperpanjang kepada pustakawan. 5. Proses peminjaman dan pengembalian buku dilakukan dengan input langsung pada sistem informasi perpustakaan (tidak boleh ditunda atau dengan cara manual). Tata Tertib Perpustakaan Pasal Wajib mengisi daftar hadir dengan mengisi Buku Pengunjung yang disediakan. 2. Berpakaian rapi; tidak diperkenankan memakai kaos dan sandal. 3. Tidak diperkenankan membawa jaket, payung, tas, dan topi ke dalam ruangan perpustakaan, kecuali barang-barang berharga. 4. Tidak diperkenankan makan, minum, dan merokok di dalam ruangan. 5. Bersikap sopan; tidak diperkenankan chatting, bercakap-cakap, atau berdiskusi. 6. Peminjam harus mempunyai kartu perpustakaan yang masih berlaku. 7. Kartu perpustakaan tidak dapat dipinjamkan kepada orang lain. 8. Anggota berhak meminjam buku, maksimal 2 (dua) buku selama 1 (satu) minggu. 9. Perpanjangan waktu peminjaman dapat dilakukan 1 (satu) kali selama 1 (satu) minggu dan harus menunjukkan buku yang akan diperpanjang kepada pustakawan. 10. Proses peminjaman dan pengembalian buku dilakukan dengan input langsung pada sistem informasi perpustakaan (tidak boleh ditunda atau dengan cara manual). 11. Bila terlambat mengembalikan buku yang dipinjam, maka akan dikenakan denda yang berlaku di Perpustakaan Universitas Putera Batam. 12. Hal-hal lain mengenai perpustakaan diatur tersendiri dalam peraturan perpustakaan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 52

54 BAB VII LAIN-LAIN Pembuatan Surat Keterangan Sebagai Pengganti Ijazah, Transkrip Akademik, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi yang Hilang Pasal Surat Keterangan Pengganti adalah dokumen pernyataan yang dihargai sama dengan Ijazah, Transkrip Akademik, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi. 2. Surat Keterangan Pengganti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan dokumen pernyataan yang dinilai sama dengan Ijazah, Transkrip Akademik, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), Sertifikat Kompetensi, atau Sertifikat Profesi. 3. Penerbitan Surat Keterangan Pengganti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus didasarkan pada arsip Ijazah, arsip Transkrip Akademik, arsip Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), arsip Sertifikat Profesi, atau arsip Sertifikat Kompetensi di perguruan tinggi. Pasal 59 Prosedur pembuatan Surat Keterangan Pengganti Ijazah, Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi: 1. Alumni mengajukan surat permohonan (format surat bisa didownload di SIA Alumni/SIA Mahasiswa) kepada Rektor melalui Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) untuk memperoleh Surat Keterangan Pengganti Ijazah, Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi rusak, hilang, atau musnah dengan melampirkan: a. Surat keterangan hilang dari Kepolisian bagi Ijazah, Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi yang hilang, bagi Ijazah yang rusak harus melampirkan Ijazah, Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi tersebut. b. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (format bisa didownload di SIA Alumni/SIA Mahasiswa) c. Fotocopy Ijazah, Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi yang dilegalisasi (jika ada) d. Pas foto berwarna latar belakang merah ukuran 3 x 4 cm sebanyak 2 lembar. e. Materai Rp sebanyak 1 lembar 2. Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) meneruskan surat permohonan tersebut ke Rektor. 3. Rektor mendisposisikan surat ke Wakil Rektor Bidang Akademik 4. Wakil Rektor bidang Akademik mem-validasi kebenaran data dan informasi Alumni tersebut. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 53

55 5. Wakil Rektor bidang Akademik atas nama Rektor menerbitkan Surat disposisi yang berisi pernyataan bahwa data valid dan menugaskan kepada Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) untuk menerbitkan Surat Keterangan Pengganti Ijazah Transkrip Akademik, SKPI, Sertifikat Profesi, atau Sertifikat Kompetensi. 6. Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) menerbitkan Surat Keterangan yang dimaksud dalam ayat (5) di atas. Pembuatan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Pasal Pembuatan KTM hilang/rusak a. Mengajukan pembuatan KTM hilang/rusak melalui Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM). b. Syarat untuk mengajukan cetak ulang KTM yang hilang sebagai berikut: i. Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian. ii. Berita acara permohonan cetak ulang dari mahasiswa yang diterima oleh BAAK dan disetujui Kaprodi, dan Dekan. iii. Surat pernyataan kehilangan KTM (bermateri 6000). iv. Kartu Rencana Studi (KRS) semester aktif. v. Fotocopy Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-ktp) yang masih berlaku. c. Syarat untuk mengajukan cetak ulang KTM yang rusak sebagai berikut: i. Berita acara permohonan cetak ulang dari mahasiswa yang diterima oleh BAAK, dan disetujui Kaprodi serta Dekan. ii. Surat Pernyataan telah melakukan kelalaian. (materai 6000) iii. Bukti fisik KTM yang rusak. iv. Kartu Rencana Studi (KRS) semester aktif. v. Fotocopy Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-ktp) yang masih berlaku. d. Seluruh berkas dikumpulkan dalam map/amplop coklat ukuran A4 dan diserahkan ke BAAK Kampus Tembesi dalam waktu 2 x 24 jam sejak KTM hilang/rusak. e. Berkas akan diverifikasi kelengkapan dan kebenaran data oleh Kepala BAAK dalam kurun waktu lebih kurang 2 hari kerja dari tanggal dokumen diterima. f. Setelah melalui proses klarifikasi dan berkas pengajuannya disetujui status pengajuan mahasiswa akan berubah menjadi disetujui. g. Mahasiswa melakukan pembayaran biaya cetak ulang KTM melalui transfer dan melaporkan slip pembayaran ke Kasir UPB (Pembayaran dilakukan melalui BPR Putera Batam/OVO. Slip Pembayaran wajib dilaporkan ke BLM/Kasir maksimal 2 hari kerja dari tanggal transfer). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 54

56 h. Petugas BLM/Kasir UPB memverifikasi slip pembayaran dan melakukan penginputan pembayaran. i. Proses pencetakan Surat Pengantar Persetujuan Cetak Ulang KTM maksimal 2 hari kerja setelah pembayaran diverifikasi. SIAM akan otomatis terblokir sebagai pesan ke mahasiswa untuk mengambil Surat Pengantar ke BAAK. j. Mahasiswa mengambil Surat Pengantar Persetujuan Cetak Ulang KTM ke BAAK untuk diberikan ke BNI cabang terdekat. k. BNI mencetak KTM baru sesuai dengan Surat Pengantar yang dibawa oleh Mahasiswa dan memberikan KTM baru ke mahasiswa. l. Mahasiswa membawa dan memberikan KTM baru ke Petugas BAAK. m. Petugas BAAK melakukan penempelan hologram setelah melakukan validasi keabsahan KTM. 2. Perpanjangan masa berlaku KTM dapat dilakukan dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut: a. Mengajukan perpanjangan kartu mahasiswa melalui Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM). b. Mahasiswa wajib menyerahkan dokumen: - Surat permohonan cetak ulang KTM karena masa berlaku habis dari mahasiswa yang diterima oleh BAAK. (Surat Permohonan dapat diunggah melalui SIAM) - Bukti Fisik KTM yang masa berlakunya habis. c. Berkas akan divalidasi oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). d. Mahasiswa melakukan pembayaran biaya melalui transfer Virtual Account BCA atau setor tunai melalui BPR Putra Batam. Biaya perpanjangan masa berlaku adalah Rp ,- (enam puluh ribu rupiah). e. Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) mencetak Surat pengantar persetujuan cetak ulang KTM dan memberikan ke mahasiswa dalam waktu 2 hari kerja setelah pembayaran f. Mahasiswa mengambil Surat Pengantar Persetujuan Cetak Ulang KTM ke BAAK dan memberikan ke BNI. g. BNI mencetak KTM baru sesuai dengan Surat Pengantar yang dibawa oleh Mahasiswa dan memberikan KTM baru ke mahasiswa. h. Mahasiswa membawa dan memberikan KTM baru ke Petugas BAAK. i. Petugas BAAK melakukan penempelan hologram setelah melakukan validasi keabsahan KTM. j. Masa berlaku KTM yang diperpanjang adalah 1 (satu) tahun akademik. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 55

57 Perubahan Data Mahasiswa Pasal 61 Prosedur perubahan data mahasiswa: 1. Mahasiswa mengajukan persyaratan ke BAAK sebagai berikut: a. Surat permohonan yang ditujukan ke Rektor. b. Fotocopy e-ktp. c. Fotocopy akte kelahiran d. Fotocopy Ijazah SMA yang setara e. Fotocopy SKHU SMA atau yang setara f. Fotocopy KTM g. Softcopy dokumen a. sampai dengan d. di kan ke UPB. 2. BAAK menyerahkan berkas pengajuan perubahan data dari mahasiswa yang sudah diverifikasi kepala BAAK ke Rektor melalui Wakil Rektor bidang Akademik untuk diverifikasi lanjutan. 3. Jika pengajuan disetujui, BAAK akan menghubungi mahasiswa untuk melakukan cetak ulang KTM (cetak ulang KTM dilakukan jika perubahan data yang diajukan adalah "nama mahasiswa") 4. Jika KTM sudah selesai dicetak, maka BAAK memberikan berkas pengajuan perubahan data mahasiswa yang sudah disetujui kepada Kepala BAAK untuk dikirim ke DIKTI. 5. Jika pengajuan perubahan data mahasiswa tidak disetujui, Petugas BAAK akan tetap menginformasikan penolakan pengajuan kepada mahasiswa yang bersangkutan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 56

58 BAGIAN KEDUA PENGGUNAAN NAMA, LAMBANG DAN FASILITAS UNIVERSITAS PUTERA BATAM Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 57

59 BAGIAN KEDUA PENGGUNAAN NAMA, LAMBANG DAN FASILITAS UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB VIII PENGGUNAAN NAMA DAN LAMBANG UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal 62 Penggunaan nama dan lambang Universitas Putera Batam harus sesuai dengan misi dan tujuan Universitas Putera Batam dalam pelaksanaan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pasal Unit atau lembaga yang diijinkan menggunakan nama dan/atau lambang Universitas Putera Batam sebagai bagian dari nama organisasi atau lembaga tersebut adalah Unit atau lembaga yang termasuk dalam lingkup Universitas Putera Batam. 2. Termasuk dalam pengertian unit atau lembaga pada ayat 1 di atas adalah: a. Perangkat kelengkapan organisasi Universitas Putera Batam seperti tersebut dalam Statuta Universitas Putera Batam. b. Himpunan Mahasiswa Program studi (HMP) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). c. Panitia atau lembaga lain yang dibentuk dan telah diberi ijin oleh Rektor Universitas Putera Batam. Pasal Yang berwenang memberikan ijin penggunaan lambang Universitas Putera Batam adalah Rektor Universitas Putera Batam. 2. Rektor Universitas Putera Batam dapat melimpahkan wewenang pemberian ijin tersebut pada ayat 1 pasal ini kepada pejabat Universitas Putera Batam yang ditugaskan. BAB IX PENGGUNAAN FASILITAS UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal 65 Fasilitas Universitas Putera Batam adalah semua sarana yang berada dalam wewenang dan tanggungjawab Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 58

60 Prosedur Perijinan Pasal 66 Untuk mendapatkan ijin penggunaan fasilitas Universitas Putera Batam dalam rangka kegiatan akademik (kurikuler) dan kegiatan non akademik (ekstrakurikuler) mengikuti prosedur yang telah ditetapkan sebagai berikut: 1. Pemberian ijin menggunakan sarana dan prasarana di lingkungan Universitas Putera Batam adalah oleh Rektor Universitas Putera Batam. 2. Koordinasi kegiatan akademik (kurikuler) dilakukan melalui Wakil Rektor Bidang Akademik untuk kelancarannya dibantu oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Koordinasi kegiatan non-akademik (ekstrakurikuler) dilakukan melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan untuk kelancarannya dibantu Pembina Unit Kegiatan (PUK) UKM dan HMP. Pasal Penggunaan fasilitas Universitas Putera Batam harus sesuai dengan misi dan tujuan Universitas Putera Batam dalam pelaksanaan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tidak mengandung unsur SARA, politik, dan Ormas tertentu. 2. Rektor Universitas Putera Batam dapat melimpahkan wewenang pemberian izin kepada pejabat Universitas Putera Batam yang ditugaskan sesuai dengan kewenangannya. Pasal 68 Bila terdapat individu, kelompok organisasi atau lembaga yang menyalahi ketentuan-ketentuan di atas, maka kepada individu atau pengurus atau penanggung jawab unit atau lembaga tersebut dapat dikenakan sanksi administratif dan/atau sanksi akademis dan/atau dituntut berdasarkan peraturan yang berlaku di Universitas Putera Batam dan hukum negara yang berlaku. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 59

61 BAGIAN KETIGA PERATURAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 60

62 BAGIAN KETIGA PERATURAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB X ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal Organisasi Kemahasiswaan Universitas Putera Batam selanjutnya disingkat Ormawa adalah organisasi mahasiswa yang dibentuk dari, oleh, dan untuk mahasiswa pada tingkat Universitas maupun Program Studi, yang merupakan sarana pengembangan penalaran, keilmuan, kewirausahaan, minat dan bakat, pengembangan kesejahteraan mahasiswa, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan organisasi kemahasiswaan, yang dapat dilakukan di dalam maupun di luar kampus. 2. Unit Kegiatan Mahasiswa yang selanjutnya disingkat UKM adalah organisasi kemahasiswaan yang dibentuk dari, oleh, dan untuk mahasiswa pada tingkat Universitas yang mewadahi kegiatan mahasiswa di bidang minat, bakat dan kegemaran. 3. Himpunan Mahasiswa Program Studi atau disingkat HMP adalah organisasi mahasiswa yang dibentuk dari, oleh, dan untuk mahasiswa pada tingkat Program Studi sesuai dengan keilmuan masing-masing. 4. Kegiatan kemahasiswaan adalah kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan diri ke arah perluasan wawasan dan peningkatan kecendekiaan serta integritas kepribadian dalam mencapai tujuan pendidikan tinggi. 5. Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang meliputi penalaran dan keilmuan, kewirausahaan, minat dan bakat, pengembangan kesejahteraan mahasiswa dan pengabdian kepada masyarakat namun tidak dimaksudkan untuk memperoleh SKS (Satuan Kredit Semester). 6. Sesuai dengan tujuan keberadaan organisasi Kemahasiswaan di Universitas Putera Batam maka dalam menjalankan fungsinya setiap organisasi Kemahasiswaan berkewajiban untuk: a. Mentaati peraturan-peraturan yang berlaku di Universitas Putera Batam; b. Menjaga dan meningkatkan kelancaran pelaksanaan proses pendidikan di Universitas Putera Batam; c. Menciptakan suasana belajar dan mengajar yang menunjang keberhasilan proses pendidikan sebaik-baiknya; d. Menegakkan nama baik dan wibawa Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 61

63 BAB XI KEDUDUKAN, PRINSIP DAN FUNGSI ORGANISASI KEMAHASISWAAN Pasal 70 Kedudukan Ormawa merupakan kelengkapan non-struktural pada organisasi Universitas Putera Batam. Pasal 71 Prinsip penyelenggaraan Ormawa adalah: 1. Terbuka, artinya Ormawa terbuka bagi semua kalangan mahasiswa Universitas Putera Batam; 2. Tidak diskriminatif, Ormawa tidak membedakan mahasiswa berdasarkan SARA; 3. Nirlaba, Ormawa tidak berorientasi pada laba; 4. Mandiri, Ormawa tidak tergantung kepada Organisasi di luar Ormawa Universitas Putera Batam dan bersifat independen; 5. Adil, Ormawa tidak memihak, tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang, tidak pilih kasih, dan menempatkan sesuatu pada tempatnya; 6. Kekeluargaan, Ormawa harus mengembangkan kesetiakawanan dan solidaritas sosial; 7. Transparan, Ormawa harus bersifat terbuka dalam penyelenggaraan manajemen organisasi kepada publik; dan 8. Akuntabel, Ormawa harus dapat mempertanggungjawabkan program kerja dan pengelolaan keuangan. Pasal 72 Ormawa mempunyai fungsi sebagai wahana: 1. Perwakilan mahasiswa untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa, menetapkan garis-garis besar program dan kegiatan mahasiswa; 2. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler kemahasiswaan; 3. Komunikasi antar mahasiswa; 4. Pengembangan potensi jati diri, minat, bakat dan kegemaran, serta softskills dan jiwa kewirausahaan mahasiswa sebagai insan akademik, calon ilmuwan dan intelektual yang berguna bagi bangsa dan negara di masa depan; 5. Pengembangan dan pelatihan keterampilan organisasi, manajemen dan kepemimpinan mahasiswa; 6. Pembinaan dan pengembangan kader bangsa yang berpotensi dalam melanjutkan kesinambungan pembangunan nasional; dan 7. Memelihara dan mengembangkan ilmu, teknologi dan seni yang dilandasi oleh norma agama, norma akademik, etika, moral dan wawasan kebangsaan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 62

64 BAB XII ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA ORGANISASI KEMAHASISWAAN Pasal AD dan ART Ormawa beserta penjelasannya disusun oleh Ormawa melalui musyawarah. 2. AD dan ART harus memuat norma, kaidah, ketentuan dan aturan organisasi yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua anggota Ormawa. 3. AD dan ART sebagaimana dimaksud pada ayat (1), tidak bertentangan dengan AD dan ART atau Statuta Universitas Putera Batam, peraturan dan tata tertib yang berlaku di Universitas Putera Batam. 4. Perumusan dan penetapan pertama kali serta perubahan AD dan ART hanya dapat dilakukan melalui musyawarah. BAB XIII BENTUK DAN KEPENGURUSAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN Bentuk Organisasi Pasal Ormawa terdiri atas: a. Himpunan Mahasiswa Program Studi atau disingkat HMP; b. Unit Kegiatan Mahasiswa atau disingkat UKM. 2. Unit Kegiatan Mahasiswa terdiri dari: a. UKM Komputer; b. UKM Bahasa Inggris; c. UKM Olah Raga; d. UKM Seni; e. UKM Kewirausahaan; f. UKM Penelitian dan Pengembangan Kreatifitas Mahasiswa; g. UKM Kerohanian (Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Konghucu dan Hindu). 3. Segala bentuk organisasi yang tidak sesuai dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam ayat 1 dan 2 di atas, keberadaannya tidak diakui dan tidak mendapat fasilitas dari Universitas Putera Batam. Pasal 75 Derajat kebebasan dan mekanisme tanggung jawab Ormawa terhadap Universitas Putera Batam ditetapkan melalui kesepakatan antara mahasiswa dengan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dengan tetap berpedoman bahwa Rektor merupakan penanggungjawab segala kegiatan di Universitas Putera Batam dan/atau yang mengatasnamakan Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 63

65 Persyaratan Pengurus Organisasi Kemahasiswaan Pasal 76 Pengurus Ormawa harus memenuhi persyaratan: 1. Mahasiswa yang aktif; 2. Tidak merangkap jabatan; 3. Berusia paling tinggi 25 tahun pada tanggal pelantikan; 4. Minimal semester II, maksimal semester VI; 5. Memiliki integritas, wawasan, dan pemahaman tentang lembaga dan keorganisasian; 6. Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3.00 untuk ketua dan 2.75 untuk pengurus lainnya; 7. Tidak melaksanakan politik praktis di dalam kampus. UKM UNIVERSITAS PUTERA BATAM Wewenang Pasal 77 UKM Universitas Putera Batam mempunyai wewenang: 1. Mewakili seluruh mahasiswa Universitas Putera Batam baik internal maupun eksternal; 2. Merumuskan, menetapkan dan merubah AD dan ART kelembagaan yang tidak bertentangan dengan peraturan dan tata tertib yang berlaku di Universitas Putera Batam; 3. Menjalankan peraturan dan ketentuan lembaga yang tidak bertentangan dengan peraturan dan tata tertib yang berlaku di Universitas Putera Batam. 4. Mengadakan rapat koordinasi dengan Dosen Pembimbing UKM dalam rangka menyinkronkan kegiatan ekstrakurikuler sekurang-kurangnya satu kali setahun; Tugas Pasal 78 UKM Universitas Putera Batam mempunyai tugas: 1. Merencanakan dan melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler dalam bidang tertentu sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya; 2. Membuat program kerja untuk satu periode kepengurusan; 3. Melaksanakan rapat pengurus minimal satu kali dalam satu semester dalam satu periode kepengurusan; 4. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Dosen Pembina UKM minimal satu kali dalam satu semester; dan Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 64

66 5. Menjalin koordinasi dengan Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan melalui Dosen Pembina UKM untuk pelaksanaan kegiatan. Formasi Pasal Formasi kepengurusan masing-masing UKM Universitas Putera Batam terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara; 2. Komposisi lengkap struktur kepengurusan UKM Universitas Putera Batam ditentukan dalam AD/ART masing-masing UKM dan susunannya harus telah terbentuk 15 (lima belas) hari semenjak ketua terpilih; 3. Personil pengurus UKM Universitas Putera Batam berasal dari mahasiswa Universitas Putera Batam yang berstatus masih aktif; 4. Selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari setelah pengurus UKM Universitas Putera Batam yang baru terbentuk, pengurus UKM Universitas Putera Batam demisioner harus melakukan serah terima jabatan dengan pengurus UKM Universitas Putera Batam yang baru. Himpunan Mahasiswa Program Studi/HMP Wewenang Pasal 80 HMP mempunyai wewenang: 1. Mewakili seluruh mahasiswa Program Studi baik internal maupun eksternal; 2. Merumuskan, menetapkan dan merubah AD dan ART kelembagaan yang tidak bertentangan dengan peraturan dan tata tertib yang berlaku di Universitas Putera Batam; 3. Menjalankan peraturan dan ketentuan lembaga yang tidak bertentangan dengan peraturan dan tata tertib yang berlaku di Program Studi, Fakultas dan Universitas Putera Batam; dan 4. Mengadakan rapat koordinasi dengan Ketua Program Studi dalam rangka menyinkronkan kegiatan ekstrakurikuler sekurang-kurangnya satu kali setahun. Tugas Pasal 81 HMP mempunyai tugas: 1. Merencanakan dan melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dalam bidang tertentu sesuai dengan keilmuan dan/atau keprofesian masing-masing; 2. Membuat program kerja untuk satu periode kepengurusan; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 65

67 3. Melaksanakan rapat pengurus minimal satu kali dalam satu semester dalam satu periode kepengurusan; 4. Menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada Ketua Program Studi minimal satu kali dalam satu semester; dan 5. Menjalin koordinasi dengan Ketua Program Studi untuk pelaksanaan kegiatan. Formasi Pasal Formasi kepengurusan HMP terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. 2. Komposisi lengkap struktur kepengurusan HMP ditentukan dalam AD/ART masing-masing dan susunannya harus telah terbentuk 15 (lima belas) hari semenjak ketua terpilih. 3. Personil pengurus HMP berasal dari mahasiswa Universitas Putera Batam Program Studi yang bersangkutan. 4. Selambat-lambatnya 15 (lima belas) hari setelah pengurus HMP yang baru terbentuk, pengurus HMP demisioner harus melakukan serah terima jabatan dengan pengurus HMP yang baru. Sistem dan Mekanisme Pemilihan Pengurus UKM dan Pengurus HMP Pasal Mekanisme pemilihan Pengurus UKM dan Pengurus HMP dilakukan melalui pemilihan umum seluruh mahasiswa; 2. Setiap calon Pengurus UKM dan Pengurus HMP wajib mengisi Surat Perjanjian Calon Pengurus UKM dan Pengurus HMP dan Surat Kesepakatan Bersama Pengurus UKM dan Pengurus HMP di hadapan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan; 3. Pemilihan umum akan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: a. Dilaksanakan dengan menggunakan sistem E-Voting melalui SIA Mahasiswa; b. Pemilihan dilaksanakan selama 2 kali 24 jam melalui SIA Mahasiswa yang dapat dipantau oleh semua mahasiswa. 4. Mekanisme pemilihan Pengurus UKM dan Pengurus HMP akan diatur dalam peraturan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan pada saat pemilihan Pengurus UKM dan Pengurus HMP; 5. Pengumuman pemenang pemilihan umum akan dilakukan melalui SIA Mahasiswa dan di setiap lokasi kuliah setelah pelaksanaan pemilihan umum selesai dilakukan; 6. Sebelum Pelantikan kepengurusan, calon pengurus wajib mengikuti pengarahan yang sudah dijadwalkan sebelum pelantikan, jika tidak hadir dalam pengarahan sebelum pelantikan, maka calon yang bersangkutan dianggap mengundurkan diri; dan Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 66

68 7. Setiap calon Pengurus UKM dan Pengurus HMP wajib menerima hasil pemilihan umum. Pasal 84 Keanggotaan Ormawa Universitas Putera Batam pada UKM dan HMP adalah seluruh mahasiswa yang terdaftar dan masih aktif dalam kegiatan akademik serta telah menyelesaikan administrasi keuangan. Pasal 85 Masa Bakti pengurus Ormawa Universitas Putera Batam pada UKM dan HMP maksimal 1 (satu) tahun dari tanggal Keputusan Rektor tentang Pengangkatan Pengurus UKM dan Pengurus HMP dan untuk jabatan Ketua tidak dapat dipilih kembali. Hak dan Kewajiban Organisasi Kemahasiswaan Pasal Ormawa Universitas Putera Batam mempunyai hak: a. Memperoleh pelayanan kemahasiswaan; b. Memperoleh izin penggunaan fasilitas Universitas Putera Batam sesuai pasal 55 ayat 1. c. Memperoleh pendanaan untuk pengembangan organisasi secara proporsional; dan d. Memperoleh perlindungan jika mendapat ancaman atau gangguan dari pihak manapun. 2. Ormawa Universitas Putera Batam mempunyai kewajiban: a. Memenuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan peraturan di Universitas Putera Batam; b. Melaksanakan kegiatan secara bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab serta bermanfaat bagi mahasiswa, baik perorangan maupun kelompok/organisasi, serta bermanfaat bagi kegiatan pendidikan di Universitas Putera Batam; c. Mendukung suasana dan proses pembelajaran yang menunjang keberhasilan proses pendidikan; d. Menjaga dan menegakkan nama baik dan wibawa serta kehormatan Universitas Putera Batam; dan e. Memberikan laporan kegiatan secara tertulis kepada Rektor melalui pejabat terkait selambat-lambatnya dua minggu setelah penyelenggaraan kegiatan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 67

69 Izin dan Rekomendasi Kegiatan Pasal Seluruh kegiatan UKM dilaporkan kepada Dosen Pembina UKM; 2. Surat rekomendasi untuk melaksanakan kegiatan UKM dibuat oleh Dosen Pembina UKM. 3. Seluruh kegiatan HMP dilaporkan kepada Dosen Pembina HMP masing-masing; dan 4. Surat rekomendasi untuk melaksanakan kegiatan HMP dibuat oleh Dosen Pembina HMP masing-masing. Persyaratan Kegiatan Pasal Kegiatan kemahasiswaan dapat diizinkan apabila sesuai dengan pedoman sebagai berikut: a. Tidak mengganggu kegiatan resmi Universitas Putera Batam; b. Tidak merusak citra Universitas Putera Batam; c. Memberikan manfaat nyata pada pendidikan dan pengembangan mahasiswa sesuai dengan visi dan misi Universitas Putera Batam. 2. Kegiatan kemahasiswaan yang melibatkan (kerjasama) pihak luar Universitas Putera Batam harus mendapat izin tertulis dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. 3. Kegiatan kemahasiswaan di luar kampus harus mengindahkan norma, aturan, dan adat yang berlaku di lingkungan setempat. 4. Kegiatan di luar kampus yang mengatasnamakan Universitas Putera Batam harus mendapat izin dari Rektor Universitas Putera Batam melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. 5. Mahasiswa yang aktif menjadi panitia dalam kegiatan kemahasiswaan wajib meminta izin kepada dosen pengampu yang bersangkutan dengan menunjukkan surat keterangan kepanitian dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Pengesahan, Pencabutan Hak dan Pembubaran Pengurus Ormawa Universitas Putera Batam Pengesahan Pengurus Ormawa Universitas Putera Batam Pasal Pengurus Ormawa Universitas Putera Batam yang telah dibentuk harus mendapat pengesahan dari Rektor setelah mendapat masukan dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 68

70 2. Pengesahan dapat dilakukan apabila pengurus Ormawa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menyerahkan susunan pengurus dan AD dan ART. 3. Pengesahan susunan pengurus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikeluarkan dalam bentuk Surat Keputusan Rektor. Pencabutan Hak Pengurus Ormawa Universitas Putera Batam Pasal 90 Rektor berwenang mencabut hak Ormawa Universitas Putera Batam apabila terbukti: 1. Melakukan kegiatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban pelaksanaan proses pendidikan serta hal-hal lain yang merugikan Universitas Putera Batam; 2. Melakukan kegiatan ilegal atau kegiatan yang tidak mendapat izin dari yang berwenang; 3. Melanggar ketentuan dan peraturan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan peraturan di Universitas Putera Batam; dan/atau 4. Tidak melakukan aktivitas selama satu tahun kepengurusan berjalan. Pembubaran Pengurus dan/atau Ormawa Universitas Putera Batam Pasal Kepengurusan Ormawa yang telah dibentuk dan disahkan, dapat dibubarkan, apabila: a. Pengurus tidak melakukan kegiatan sesuai dengan AD dan ART; b. Pengurus diketahui dan terbukti telah melakukan kegiatan/tindak pelanggaran terhadap peraturan-peraturan yang berlaku di Universitas Putera Batam dan/atau hukum positif yang berlaku di Indonesia; 2. Usulan pembubaran kepengurusan UKM dan HMP dapat dilakukan oleh UKM yang bersangkutan, HMP dan/atau Forum Struktural Universitas Putera Batam. Ketentuan lebih lanjut mengenai usulan pembubaran kepengurusan UKM dan HMP atas usulan Ormawa akan diatur lebih lanjut oleh Ormawa yang bersangkutan; 3. Pembubaran Kepengurusan Ormawa hanya dapat dilakukan oleh Rektor dengan mendengarkan usulan dari minimal 2/3 dari anggota Forum Struktural di Universitas Putera Batam; 4. Pembubaran Ormawa hanya dapat dilakukan oleh Rektor dengan mendengarkan usulan dari minimal 3/4 anggota Forum Struktural di Universitas Putera Batam; dan 5. Keputusan mengenai pembubaran kepengurusan dan/atau Ormawa dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 69

71 BAGIAN KEEMPAT PERATURAN TATA TERTIB DI KAMPUS UNIVERSITAS PUTERA BATAM Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 70

72 BAGIAN KEEMPAT PERATURAN TATA TERTIB DI KAMPUS UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XIV KETENTUAN UMUM Pasal 92 Sesuai SK Rektor No 052/SK-Rektor/UPB/VII/2015 tentang Tata Tertib Kemahasiswaan dalam keputusan ini yang dimaksud dengan: 1. Tata tertib adalah aturan-aturan tentang hak, kewajiban, larangan, pelanggaran, dan sanksi bagi mahasiswa Universitas Putera Batam. 2. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan aktif belajar di Universitas Putera Batam. 3. Hak adalah sesuatu yang seharusnya diterima mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam tata tertib ini. 4. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam tata tertib ini. 5. Perlanggaran tata tertib adalah setiap perkataan, perbuatan, sikap, perilaku yang bertentangan dengan ketentuan tata tertib ini. 6. Sanksi adalah akibat hukum yang dikenakan kepada mahasiswa yang melanggar tata tertib ini. 7. Pihak yang berwenang memberikan sanksi adalah pihak yang menetapkan dan menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran tata tertib ini. 8. Organisasi kemahasiswaan adalah organisasi kemahasiswaan sebagai mana diatur dalam Peraturan Universitas Putera Batam. 9. Rektor adalah pimpinan tertinggi Universitas Putera Batam. 10. Dekan adalah pimpinan Fakultas di lingkungan Universitas Putera Batam. 11. Ketua Program Studi adalah pimpinan program studi di lingkungan Universitas Putera Batam. 12. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada Universitas Putera Batam. 13. Pegawai/karyawan adalah tenaga administratif yang diangkat dengan Surat Keputusan khusus untuk menangani tugas-tugas administrasi. 14. Kebebasan akademik adalah kebebasan yang dimiliki anggota sivitas akademika untuk melaksanakan sesuatu yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi secara bertanggungjawab dan mandiri, sesuai dengan norma dan kaidah keilmuan yang berlaku. 15. Pakaian mahasiswa adalah pakaian yang dikenakan mahasiswa Universitas Putera Batam yang berlaku di lingkungan Universitas Putera Batam Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 71

73 16. Pejabat Struktural adalah Kepala UPT, Kepala Biro, Ketua Program Studi, Dekan, Ketua Pusat Jaminan Mutu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Wakil Rektor dan Rektor. BAB XV TUJUAN DAN FUNGSI Pasal 93 Tujuan dan fungsi tata tertib ini adalah: 1. Untuk menjamin tegaknya tata tertib mahasiswa, untuk terciptanya suasana kampus yang kondusif dan terlaksananya Tri Dharma perguruan tinggi; dan 2. Menjadi pedoman bagi mahasiswa Universitas Putera Batam dalam mengetahui tentang hak, kewajiban, larangan, pelanggaran, penghargaan, dan sanksi. BAB XVI HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA Pasal 94 Setiap Mahasiswa Universitas Putera Batam mempunyai hak: 1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan dilandasi oleh etika dan norma/kaidah keilmuan; 2. Memperoleh layanan pendidikan, pengajaran serta layanan penunjang akademik lainnya; 3. Memanfaatkan fasilitas yang ada untuk kegiatan pembelajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan; 4. Memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh universitas melalui perwakilan/organisasi kemahasiswaan; 5. Pindah ke perguruan tinggi atau program studi lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku; 6. Mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan Universitas Putera Batam; 7. Menyelesaikan program pendidikan sesuai dengan kecepatan belajar masingmasing dan tidak menyimpang dari ketentuan batas waktu yang ditetapkan; dan 8. Memperoleh pelayanan khusus bilamana penyandang cacat. Pasal 95 Setiap Mahasiswa Universitas Putera Batam mempunyai kewajiban: 1. Menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan kependidikan; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 72

74 2. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan dan kegiatan penunjang akademik lainnya; 3. Mematuhi semua ketentuan disiplin/tata tertib/peraturan/keputusan yang berlaku di Universitas Putera Batam; 4. Ikut memelihara sarana dan prasarana, kebersihan, ketertiban, dan keamanan Kampus; 5. Menghargai ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni; 6. Menjunjung tinggi kebudayaan nasional; dan 7. Menjaga kewibawaan dan menjunjung tinggi nama baik Universitas Putera Batam. BAB XVII LARANGAN Pasal 96 Setiap mahasiswa Universitas Putera Batam dilarang: 1. Memakai kaos oblong, celana pendek/tiga perempat (3/4) celana/baju yang sobek, rok pendek, sarung dan sandal. 2. Mengedarkan brosur, selebaran, poster, spanduk tanpa izin resmi dari pihak Universitas Putera Batam. 3. Mencoret-coret dinding di lingkungan Universitas Putera Batam. 4. Membawa buku, video, rekaman maupun bacaan terlarang. 5. Membawa catatan dan menyontek ketika ujian berlangsung. 6. Merokok di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. 7. Memungut sumbangan dalam bentuk apapun tanpa izin resmi dari pihak Universitas Putera Batam. 8. Menggunakan kantor sekretariat di luar batas yang telah ditetapkan, kecuali memperoleh izin dari Universitas Putera Batam, menggunakan kantor sekreatariat sebagai tempat menginap, memasak, mencuci, menjemur pakaian, dan aktivitas rumah tangga lainnya, serta menempelkan brosurbrosur di sembarangan tempat. 9. Ngebut, boncengan lebih dari dua orang, membuka saringan knalpot sehingga mengakibatkan kebisingan, menganggu ketenangan serta kenyamanan kegiatan akademik, melakukan pengerusakan pelestarian lingkungan, serta meletakkan kendaraan tidak di tempat parkir yang telah ditentukan dan melanggar rambu-rambu lalu lintas dalam kampus. 10. Menjalankan politik praktis di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. 11. Berjudi, bermain kartu atau sejenisnya di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. 12. Berbuat sesuatu yang dapat mengganggu proses pendidikan, keamanan, kenyamanan dan ketertiban kampus baik dilakukan oleh mahasiswa maupun pihak luar yang dilibatkan dan/atau mengatasnamakan mahasiswa. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 73

75 13. Melakukan kecurangan akademik dalam bentuk plagiat, praktek perjokian, memalsukan nilai, tanda tangan dan surat keterangan, dokumen, kuitansi yang berkaitan dengan kegiatan akademik, administrasi maupun kemahasiswaan. 14. Melakukan perbuatan tercela lainnya seperti mengucapkan kata-kata kotor dan penghinaan kepada pimpinan dan dosen serta pegawai di lingkungan Universitas Putera Batam. 15. Melakukan tindakan campur tangan kepentingan organisasi ekstra kampus dalam pengambilan kebijakan organisasi intra kampus. 16. Menyalahgunakan nama, lambang, bendera, tanda Universitas Putera Batam. 17. Bersikap dan bertindak yang dapat merongrong dan menjatuhkan nama baik alamamater Universitas Putera Batam. 18. Memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar atau palsu dengan sengaja ataupun tidak disengaja kepada orang lain atau sivitas akademika Universitas Putera Batam. 19. Mengadu domba dan menghasut antar sivitas akademika Universitas Putera Batam. 20. Mencuri atau merusak sarana dan prasarana kampus Universitas Putera Batam. 21. Membawa senjata api maupun senjata tajam ke dalam lingkungan Universitas Putera Batam. 22. Membawa maupun meminum minuman beralkohol, menghisap ganja, putau atau sejenisnya di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. 23. Melakukan tindakan yang bertentangan dengan moral serta susila, seperti: membunuh, merampok, mencuri, meminum-minuman keras, menggunakan dan/atau melakukan transaksi jual beli narkoba, berbuat zina, tindakan anarkis dan kriminal lainnya. 24. Khusus Mahasiswa yang mendaftar kuliah di Lokasi Nagoya atau Tiban dilarang membawa kendaraan karena keterbatasan tempat Parkir serta Mahasiswa telah mengetahui dan memahami tempat/kondisi/lokasi Kampus Nagoya/Tiban saat membeli formulir Pendaftaran dan saat Pendaftaran Ulang menjadi Mahasiswa baru karena UPB yang menempati Rumah Toko (RUKO) sehingga mahasiswa tidak mempermasalahkan dikemudian hari. Seperti tidak adanya fasilitas lapangan olahraga/kantin/tempat ibadah dan fasilitas pendukung lainnya. 25. Selama masa pandemi melanggar kebijakan-kebijakan terkait pandemi seperti protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah dan Universitas. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 74

76 BAB XVIII PELANGGARAN Pasal Pelanggaran ringan adalah pelanggaran tata tertib yang berlaku dan menimbulkan kerugian moral bagi Universitas Putera Batam diantaranya: a. Memakai kaos oblong, celana pendek/tiga perempat (3/4) celana/baju yang sobek, rok pendek, sarung, dan sandal. b. Mengedarkan brosur, selebaran, poster, spanduk tanpa izin resmi dari pihak Universitas Putera Batam. c. Mencoret-coret dinding di lingkungan Universitas Putera Batam. d. Membawa buku maupun bacaan terlarang. e. Membawa catatan dan menyontek ketika ujian berlangsung. f. Merokok di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. g. Memungut sumbangan dalam bentuk apapun tanpa izin resmi dari pihak Universitas Putera Batam. h. Memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar atau palsu dengan sengaja ataupun tidak disengaja kepada orang lain atau sivitas akademika Universitas Putera Batam. i. Menggunakan kantor sekretariat di luar batas yang telah ditetapkan, kecuali memperoleh izin dari Universitas Putera Batam, menggunakan kantor sekrateriat sebagai tempat menginap, memasak, mencuci, menjemur pakaian, dan aktivitas rumah tangga lainnya, serta menempelkan brosur-brosur di sembarangan tempat. j. Ngebut, boncengan lebih dari dua orang, membuka saringan knalpot sehingga mengakibatkan kebisingan, menganggu ketenangan serta kenyamanan kegiatan akademik, melakukan pengerusakan pelestarian lingkungan, serta meletakkan kendaraan tidak di tempat parkir yang telah ditentukan, dan melanggar rambu-rambu lalu lintas dalam kampus. k. Selama masa pandemi melanggar kebijakan-kebijakan terkait pandemi seperti protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah dan Universitas. 2. Pelanggaran sedang adalah pelanggaran terhadap tata tertib yang dapat menimbulkan kerugian moral dan material bagi Universitas Putera Batam diantaranya: a. Menjalankan politik praktis di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. b. Memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar atau palsu dengan sengaja ataupun tidak disengaja kepada orang lain atau sivitas akademika Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 75

77 c. Berjudi, bermain kartu, atau sejenisnya di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. d. Berbuat sesuatu yang dapat mengganggu proses pendidikan, keamanan, kenyamanan dan ketertiban kampus baik dilakukan oleh mahasiswa maupun pihak luar yang dilibatkan dan/atau mengatasnamakan mahasiswa. e. Melakukan perbuatan tercela lainnya seperti mengucapkan kata-kata kotor dan penghinaan kepada pimpinan dan dosen serta pegawai di lingkungan Universitas Putera Batam. f. Melakukan tindakan campur tangan kepentingan organisasi ekstra kampus dalam pengambilan kebijakan organisasi intra kampus. g. Menyalahgunakan nama, lambang, dan tanda Universitas Putera Batam. 3. Pelanggaran berat adalah pelanggaran terhadap tata tertib, peraturan, perundang-undangan yang berlaku yang mendatangkan kerugian moril dan material bagi Universitas Putera Batam diantaranya: a. Menyalahgunakan nama, lambang, tanda Universitas Putera Batam, dan pemalsuan sertifikat/haki. b. Bersikap dan bertindak yang dapat merongrong dan menjatuhkan nama baik alamamater Universitas Putera Batam. c. Melakukan kecurangan akademik dalam bentuk plagiat, praktek perjokian, memalsukan nilai, tanda tangan dan surat keterangan, dokumen, kuitansi yang berkaitan dengan kegiatan akademik, administrasi maupun kemahasiswaan. d. Memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar atau palsu dengan sengaja ataupun tidak disengaja kepada orang lain atau sivitas akademika Universitas Putera Batam. e. Mengadu domba dan menghasut antar sivitas akademika Universitas Putera Batam. f. Mencuri atau merusak sarana dan prasarana kampus Universitas Putera Batam. g. Membawa senjata api maupun senjata tajam ke dalam lingkungan Universitas Putera Batam. h. Membawa maupun meminum minuman beralkohol, menghisap ganja, putau atau sejenisnya di dalam lingkungan Universitas Putera Batam. i. Melakukan tindakan yang bertentangan dengan moral serta susila, seperti: membunuh, merampok, mencuri, meminum-minuman keras, menggunakan dan/atau melakukan transaksi jual beli narkoba, berbuat zina, tindakan anarkis dan kriminal lainnya. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 76

78 BAB XIX SANKSI Pasal 98 Sanksi yang bisa dikenakan kepada mahasiswa yang melanggar Tata Tertib mahasiswa terdiri atas: 1. Teguran lisan; 2. Teguran tertulis berupa peringatan untuk tidak mengulangi pelanggaran; 3. Pembayaran ganti rugi atas barang yang rusak atau hilang; 4. Pemblokiran Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM); 5. Tidak mendapatkan pelayanan administrasi dan/atau akademik kemahasiswaan. 6. Pencabutan hak mengikuti kegiatan akademik tertentu. 7. Pencabutan hak mengikuti semua kegiatan akademik dalam jangka waktu tertentu. 8. Penangguhan dan /atau pembatalan hasil ujian untuk mata kuliah tertentu dalam satu semester atau lebih. 9. Membuat surat pernyataan secara tertulis tidak akan mengulangi pelanggaran serupa. 10. Skorsing selama satu semester atau lebih dari kegiatan akademik dan/atau kemahasiswaan dan tetap dihitung sebagai masa studi aktif. 11. Penahanan Ijazah atau Penundaan kelulusan atau Pembatalan kelulusan. 12. Pemberhentian dengan tidak hormat sebagai mahasiswa. 13. Dilaporkan kepada pihak yang berwajib apabila melanggar Undang-undang jika dipandang perlu. 14. Sanksi yang ditetapkan berdasarkan SK Rektor ke mahasiswa akan diumumkan pada SIA Mahasiswa dan Papan Pengumuman pada setiap Kampus BAB XX BENTUK SANKSI Pasal 99 Sanksi terhadap pelanggaran tata tertib ini ditetapkan sebagai berikut: 1. Sanksi ringan: a. Teguran lisan dan tulisan; b. Ganti rugi atas barang yang rusak atau hilang; c. Dikeluarkan dari kegiatan kuliah atau ujian; d. Digagalkan nilai ujian pada mata kuliah tertentu dalam 1 (satu) semester; e. Pemblokiran Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) maksimal selama 1 (satu) semester dan mahasiswa yang bersangkutan wajib Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 77

79 melaporkan kembali kepada Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) untuk pengajuan pembukaan blokir; f. Tidak diberikan pelayanan administrasi dan akademik selama 1 (satu) bulan. g. Membuat surat pernyataan secara tertulis tidak akan mengulangi pelanggaran serupa. 2. Sanksi sedang: a. Pencabutan hak mengikuti semua kegiatan akademik selama 1 (satu) semester; b. Pembatalan hasil ujian mata kuliah tertentu, atau seluruh mata kuliah dalam 1 (satu) atau 2 (dua) semester; c. Skorsing selama satu semester atau lebih; d. Pemblokiran Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) maksimal selama 2 (dua) semester mahasiswa yang bersangkutan wajib melaporkan kembali kepada Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) untuk pengajuan pembukaan blokir; e. Membuat surat pernyataan secara tertulis tidak akan mengulangi pelanggaran serupa; dan f. Bentuk sanksi lain yang dipandang sesuai oleh pejabat struktural terkait. 3. Sanksi berat: a. Skorsing selama satu semester atau lebih dan membuat surat pernyataan secara tertulis tidak akan mengulangi pelanggaran serupa; b. Pemblokiran Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) maksimal selama 4 (empat) semester mahasiswa yang bersangkutan wajib melaporkan kembali kepada Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) untuk pengajuan pembukaan blokir; c. Pemberhentian dari status sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam; d. Penangguhan ijazah/transkip nilai dan/atau penundaan kelulusan atau Pembatalan kelulusan; e. Pencabutan gelar akademik; dan f. Melaporkan kepada pihak yang berwajib (POLRI), untuk diberikan tindakan dan hukuman yang tegas. 4. Sanksi yang ditetapkan berdasarkan SK Rektor ke mahasiswa akan diumumkan pada SIA Mahasiswa dan Papan Pengumuman pada setiap Kampus. Tindakan pendahuluan Pasal Mahasiswa yang sedang dalam proses penjatuhan sanksi atas dugaan pelanggaran berat, dengan pertimbangan Ketua Program Studi dan Dekan yang bersangkutan, dapat diberikan tindakan pendahuluan berupa pemblokiran Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) dan/atau skorsing maksimal 1 (satu) semester dan mahasiswa yang bersangkutan wajib melaporkan kembali Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 78

80 kepada Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) untuk pengajuan pembukaan blokir. 2. Tindakan pendahuluan diberikan dalam rangka upaya preventif agar pelanggaran serupa tidak dilakukan kembali oleh mahasiswa yang bersangkutan. 3. Tindakan pendahuluan hanya dapat dijatuhkan dengan Surat Keputusan Rektor. Pasal Bagi mahasiswa yang melanggar tata tertib, pimpinan Universitas/Fakultas/Program Studi dapat memberikan sanksi-sanksi sesuai dengan berat-ringannya pelanggaran secara kasus per kasus, dengan tetap memperhatikan cara-cara yang bersifat mendidik serta mempertimbangkan kepentingan Universitas Putera Batam secara keseluruhan; 2. Bagi mahasiswa yang sudah selesai menjalani masa skorsing dan bermaksud untuk melanjutkan perkuliahan, yang bersangkutan harus menyampaikan permohonan perihal tersebut secara tertulis ke Rektor. BAB XXI PIHAK YANG BERWENANG MEMBERIKAN SANKSI Pasal 102 Pihak yang berwenang memberikan sanksi meliputi: 1. Ketua Program Studi/Dosen/Pegawai untuk jenis teguran lisan. 2. Dekan untuk jenis teguran tertulis, berupa peringatan untuk tidak mengulangi pelanggaran. 3. Rektor/Wakil Rektor untuk skorsing, tidak boleh mengikuti kuliah selama satu semester atau dua semester berturut-turut. 4. Rektor sebagai pimpinan universitas terhadap sanksi pencabutan haknya sebagai mahasiswa Universitas Putera Batam, penahanan ijazah, dan pembatalan kelulusan. BAB XXII TATA CARA PEMBERIAN SANKSI Pasal 103 Prosedur penjatuhan sanksi dilakukan sebagai berikut: 1. Sanksi berupa teguran lisan dapat langsung disampaikan oleh pihak terkait tanpa melalui proses persidangan dan tanpa pembuatan berita acara pemeriksaan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 79

81 2. Setiap sanksi selain teguran lisan dibuat berita acara pemeriksaan oleh pihak yang berwenang menjatuhkan sanksi dan dilanjutkan dengan proses persidangan. 3. Proses persidangan diikuti komisi disiplin, mahasiswa yang melakukan pelanggaran dan saksi bila diperlukan. 4. Sebelum diberikan sanksi dalam bentuk keputusan tetap, kepada mahasiswa yang melakukan pelanggaran diberi kesempatan untuk melakukan pembelaan. 5. Komisi disiplin memberikan rekomendasi sanksi bagi pelanggar, yang dituangkan dalam bentuk berita acara untuk dibuatkan keputusan tetap oleh Rektor. 6. Keputusan tetap berisi: a. Identitas lengkap mahasiswa yang melakukan pelanggaran; b. Pertimbangan/konsideran secara lengkap mengenai fakta dan alat bukti; c. Pasal-pasal yang dilanggar; d. Isi keputusan; e. Hari, tanggal, nama dan tanda tangan pihak yang menjatuhkan sanksi. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 80

82 BAGIAN KELIMA KOMISI DISIPLIN DAN TIM BIMBINGAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 81

83 BAGIAN KELIMA KOMISI DISIPLIN DAN TIM BIMBINGAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM BAB XXIII KOMISI DISIPLIN UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal 104 Komisi Disiplin adalah suatu badan non-struktural di Universitas Putera Batam yang dibentuk oleh Senat Universitas Putera Batam, berfungsi untuk menegakkan norma dan peraturan kemahasiswaan serta bertindak sebagai penilai dalam kasus pelanggaran yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Putera Batam, baik dalam kegiatan akademik dan non-akademik, serta bersifat ad hoc. Struktur Organisasi Komisi Disiplin Pasal 105 Komisi Disiplin berada di tingkat Pusat yang keanggotaannya terdiri dari: a. Ketua, b. Sekretaris, c. Anggota dari masing-masing Program Studi Pasal 106 Komisi Disiplin Senat Universitas Putera Batam dapat dilengkapi dengan narasumber yang mempunyai keahlian dan wawasan luas mengenai masalahmasalah hukum dan masalah-masalah lain yang berkaitan dengan kasuskasus pelanggaran. BAB XXIV TUGAS POKOK KOMISI DISIPLIN UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal 107 Komisi Disiplin mempunyai tugas: 1. Memasyarakatkan norma dan peraturan kemahasiswaan yang berlaku; 2. Mengumpulkan data yang berkaitan dengan laporan pelanggaran; 3. Meneliti kasus pelanggaran; 4. Mengevaluasi fakta-fakta yang diperoleh; dan 5. Menyampaikan usulan cara penyelesaian masalah atau sanksi kepada Rektor Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 82

84 BAB XXV TIM BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal Bimbingan dan Konseling adalah lembaga atau badan non-struktural yang berfungsi sebagai badan konsultasi resmi yang berorientasi kepada pembinaan kesejahteraan dalam masalah untuk mendukung dan meningkatkan prestasi akademik mahasiswa Universitas Putera Batam. 2. Bimbingan dan Konseling dikelola oleh sebuah Tim Bimbingan Konseling yang diangkat dan bertanggungjawab kepada Rektor Universitas Putera Batam. 3. Tim Bimbingan dan Konseling dipimpin oleh seorang Ketua Tim. Pasal 109 Tim Bimbingan dan Konseling Universitas Putera Batam dalam menjalankan tugasnya dan dapat dibantu oleh Dosen Pembimbing Akademik (PA), Dosen Konselor yang telah mendapatkan sertifikat khusus dari Penataran Nasional Petugas Bimbingan dan Konseling untuk Perguruan Tinggi, Psikolog, Psikiater, Dokter dan tokoh agama sesuai dengan keperluan. Pasal 110 Unsur Bimbingan Konseling terdiri dari: 1. Badan Pembina Bimbingan Konseling Universitas Putera Batam. 2. Badan Pelaksana Bimbingan Konseling Universitas Putera Batam. Pasal 111 Badan Pembina Bimbingan dan Konseling terdiri dari: 1. Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan selaku Ketua (Ex Offisio) 2. Ketua Bimbingan dan Konseling Selaku Sekretaris (Ex Offisio) 3. Ketua Progam Studi selaku Anggota (Ex offisio) Pasal 112 Badan Pelaksana Bimbingan dan Konseling terdiri dari: 1. Ketua; 2. Sekretaris; 3. Anggota; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 83

85 BAB XXVI TUJUAN TIM BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal 113 Tujuan Tim Bimbingan dan Konseling Universitas Putera Batam adalah sebagai berikut: 1. Membantu mahasiswa menambah wawasan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengenal dirinya dan mengenal lingkungan, khususnya kehidupan Kampus; 2. Membantu mahasiswa menambah wawasan dan cara-cara mengelola waktu secara efektif dan efisien untuk kelancaran studinya; 3. Membantu mahasiswa menambah wawasan akan bimbingan dan perencanaan karier masa depan; dan 4. Membantu pengenalan dan pemecahan masalah. BAB XXVII TUGAS POKOK TIM BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS PUTERA BATAM Pasal 114 Tugas Tim Bimbingan dan Konseling Universitas Putera Batam adalah: 1. Memberikan pelayanan berupa bimbingan dan pembinaan kepada para mahasiswa dalam mengatasi permasalahan baik pribadi maupun kelompok, khususnya masalah yang bersifat non-akademis yang tidak dapat diatasi oleh mahasiswa itu sendiri; 2. Memberikan rekomendasi/referensi bagi mahasiswa untuk membantu memperoleh pemecahan masalah yang dihadapi mahasiswa; 3. Merencanakan dan mengevaluasi kegiatan kemahasiswaan sebagai bahan pertimbangan terhadap kebijakan pimpinan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan; 4. Merencanakan dan melaksanakan kegiatan kemahasiswaan yang menarik minat mahasiswa dalam kaitannya dengan pembinaan dan Bimbingan Konseling; dan 5. Melaksanakan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan bimbingan dan konsultasi mahasiswa baik dalam bidang akademik (kurikuler) maupun bidang non-akademik (ekstrakurikuler) lainnya. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 84

86 Jenis Pelayanan Pasal 115 Pelayanan yang diberikan oleh Tim Bimbingan dan Konseling Universitas Putera Batam berupa, konsultasi yang jika diperlukan dapat melibatkan orang tua mahasiswa, profesi terkait (Ulama, Dokter atau tokoh masyarakat yang dianggap perlu). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 85

87 BAGIAN KEENAM PENGHARGAAN Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 86

88 BAGIAN KEENAM PENGHARGAAN BAB XXVIII PENGHARGAAN Pasal Yang dimaksud dengan penghargaan ialah suatu bentuk tindakan atau kepedulian Universitas Putera Batam kepada mahasiswa yang dinilai telah menunjukkan suatu prestasi akademik (kurikuler) maupun non-akademik (ekstrakurikuler) yang dapat meningkatkan citra Universitas Putera Batam dimasyarakat. 2. Penghargaan Universitas Putera Batam diberikan kepada mahasiswa baik perorangan maupun kelompok/organisasi kemahasiswaan yang telah dinilai mempunyai prestasi di bidang tertentu baik akademik (kurikuler) maupun non-akademik (ekstrakurikuler) atau secara terus menerus dan konsisten telah mendukung dan membantu kegiatan pendidikan yang dapat dijadikan teladan bagi mahasiswa Universitas Putera Batam. Jenis Penghargaan Pasal Penghargaan yang diberikan oleh Universitas Putera Batam kepada mahasiswa baik perorangan/kelompok/organisasi dapat berupa materi maupun nonmateri. 2. Jenis penghargaan yang diberikan Universitas Putera Batam kepada mahasiswa antara lain sebagai berikut: a. Penghargaan Mahasiswa Unggulan/Terbaik; b. Penghargaan Mahasiswa Berprestasi; dan c. Jenis-jenis penghargaan yang lainnya diberikan oleh Universitas Putera Batam atau pihak-pihak lain yang bekerjasama dengan Universitas Putera Batam. 3. Penghargaan yang diberikan kepada mahasiswa baik perorangan maupun kelompok/organisasi yang berprestasi dapat diberikan berupa: a. Piagam penghargaan; b. Plakat; c. Beasiswa; d. Pembebasan biaya BOP sebesar 50% - 100%; e. Menjadi peserta kehormatan dalam suatu acara baik tingkat Universitas Putera Batam maupun Nasional; dan f. Penghargaan dalam bentuk lain yang diberikan oleh Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 87

89 BAB XXIX PEMILIHAN MAHASISWA TERBAIK Penghargaan Mahasiswa Terbaik Pasal 118 Penghargaan mahasiswa terbaik diberikan kepada mahasiswa Program Studi yang memiliki Indeks Prestasi Akademik secara kumulatif tertinggi di Program Studi: 1. Penghargaan mahasiswa terbaik diberikan kepada mahasiswa dengan mekanisme penilaian yang telah ditentukan oleh Rektor Universitas Putera Batam; dan 2. Mahasiswa Unggulan/Terbaik adalah mahasiswa yang meraih Indeks Prestasi (IP) tertinggi serta tidak pernah melanggar aturan yang berlaku di Universitas Putera Batam. Mahasiswa terbaik dipilih dari setiap Program Studi. BAB XXX PRESTASI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER Pasal 119 Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan non-akademik yang penyelenggaraannya dimaksudkan untuk mendukung kegiatan akademik bagi mahasiswa Universitas Putera Batam yang berkaitan dengan minat dan bakat mahasiswa di bidang ilmiah, olahraga, kesenian, agama, Sosial Kemasyarakatan, ketahanan dan kejuangan. Pasal 120 Kegiatan kemahasiswaan Universitas Putera Batam wajib dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan diupayakan agar memperoleh manfaat serta daya guna yang tinggi bagi mahasiswa baik perorangan maupun kelompok/organisasi serta bermanfaat bagi kegiatan akademik di Universitas Putera Batam. BAB XXXI BEASISWA Umum Pasal 121 Beasiswa adalah bantuan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa yang memiliki potensi dan prestasi akademik baik. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 88

90 1. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa dapat bersifat: a. Mengikat (ikatan kerja); b. Tidak mengikat. Pasal Maksud dan tujuan pemberian beasiswa adalah: a. Mendorong prestasi studi mahasiswa baik dalam bidang akademik (kurikuler) maupun non-akademik (ekstrakurikuler); b. Menumbuhkan kepedulian terhadap almamater; dan c. Membantu biaya studi mahasiswa. Pasal Beasiswa dapat diberikan kepada mahasiswa untuk kategori: a. Berprestasi akademik tinggi; b. Berprestasi akademik tinggi dan aktif dalam kegiatan kemahasiswaan; dan c. Berpotensi tetapi tidak ditunjang oleh kemampuan ekonomi yang memadai. 2. Beasiswa hanya dapat diberikan kepada mahasiswa yang terdaftar dalam semester yang sedang berjalan. Pasal 124 Pemberi beasiswa adalah Instansi Pemerintah, Swasta, Yayasan, atau perorangan. Pasal Jangka waktu pemberian beasiswa adalah 6 (enam) bulan sampai dengan 12 (dua belas) bulan atau sesuai dengan ketetapan instansi/lembaga pemberi beasiswa. 2. Setelah berakhirnya periode pemberian beasiswa pada kesempatan berikutnya penerima beasiswa dapat mengajukan permohonan perpanjangan beasiswa untuk periode berikutnya selama memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pemberi beasiswa. Pasal 126 Permohonan untuk mendapatkan beasiswa wajib dilakukan melalui prosedur yang telah ditetapkan oleh Universitas Putera Batam. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 89

91 Jenis Beasiswa Pasal 127 Jenis beasiswa: 1. Beasiswa Akademik 2. Beasiswa Kemahasiswaan 3. Beasiswa Bidikmisi Jenis Beasiswa Akademik Pasal Beasiswa Unggulan 2. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik 3. Beasiswa Ikatan Kerja Penerima Beasiswa Akademik (Beasiswa Unggulan) Pasal Minimal Semester 3 (tiga) yaitu semester 3,4,5,6 untuk jenjang Strata 1 (S1). 2. Minimal Semester 3 (tiga) yaitu semester 3 dan 4 untuk jenjang Diploma 3 (D3) 3. Bukan merupakan mahasiswa pindahan/alih kredit. 4. Tidak pernah cuti kuliah. 5. Tidak pernah melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun selama menjadi mahasiswa Universitas Putera Batam. 6. Melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain baik dari swasta maupun dari pemerintah. (formulir dapat diunduh di SIAM) 7. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,75. Nilai IPK yang diambil adalah nilai IPK semester terakhir. 8. Ketentuan pemberian Beasiswa Unggulan a. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa dengan IPK tertinggi dari setiap program studi. b. Beasiswa diberikan di awal semester. c. Nilai beasiswa adalah sebesar BOP terakhir mahasiswa yang bersangkutan Penerima Beasiswa Akademik (Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik) Pasal Minimal Semester 4 (empat) yaitu semester 4,5,6 untuk jenjang Strata 1 (S1). 2. Minimal Semester 4 (empat) yaitu semester 4 untuk jenjang Diploma 3 (D3) Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 90

92 3. Tidak pernah cuti kuliah; 4. Tidak pernah melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun selama menjadi mahasiswa Universitas Putera Batam; 5. Melampirkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain baik dari swasta maupun dari pemerintah. (formulir dapat diunduh di SIAM); 6. Melampirkan Kartu Hasil Studi (KHS) asli atau legalisir sesuai dengan jenis Kategori Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik. 7. Ketentuan pemberian Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik a. Beasiswa diberikan setiap semester. b. Beasiswa diberikan kepada mahasiswa dengan: 1) Kategori I: IPS 3,75 selama 3 (tiga) semester berturut-turut, dengan nilai beasiswa sebesar 100% dari BOP, jumlah kuota 5 (lima) mahasiswa; 2) Kategori II: IPS 3,75 selama 2 (dua) semester berturut-turut, dengan nilai beasiswa sebesar 50% dari BOP, jumlah kuota 5 (lima) mahasiswa; 3) Kategori III: IPS 3,75 selama 3 (tiga) semester tidak berturut-turut, dengan nilai beasiswa sebesar 50% dari BOP, jumlah kuota 5 (lima) mahasiswa; c. Penerima beasiswa akan diseleksi berdasarkan IPK tertinggi. d. Beasiswa diajukan oleh Mahasiswa Universitas Putera Batam sesuai jadwal pengajuan di pengumuman. e. Keputusan mahasiswa penerima beasiswa diumumkan oleh Universitas Putera Batam. Penerima Beasiswa Akademik (Ikatan Kerja) Pasal Jumlah kuota beasiswa disesuaikan dengan kebutuhan Universitas Putera Batam dan ditetapkan 1 minggu sebelum Gelombang Pertama Penerimaan Mahasiswa Baru dibuka; 2. Beasiswa Ikatan Kerja diberikan kepada mahasiswa yang telah menjalankan minimal 1 semester di Universitas Putera Batam; 3. Syarat dan ketentuan penerima beasiswa adalah sebagai berikut: a. Nilai rata-rata rapor kelas X, XI, dan XII minimal 80; b. Sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan surat kesehatan dari Rumah Sakit); c. Indeks Prestasi Semester 1 minimal 3.5; 3. Kelengkapan bahan antara lain: a. Fotocopy Rapor kelas X, XI, dan XII yang telah dilegalisir; b. Fotocopy KTP; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 91

93 c. Fotocopy KTM; d. Surat Pengantar (mencantumkan nomor telpon/hp dan yang dapat dihubungi); e. Surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah; f. Surat Rekomendasi dari Dosen/Kaprodi/Dekan; g. Transkrip Nilai Sementara semester 1; h. Curriculum Vitae (CV); i. Foto 3x4 background putih; Penerima Beasiswa Kemahasiswaan Pasal 132 b. Penghargaan dapat diberikan kepada mahasiswa yang memenuhi syaratsyarat sebagai berikut: a. mahasiswa yang bersangkutan terdaftar sebagai mahasiswa aktif UPB; b. keikutsertaan lomba atau kegiatan kemahasiswaan merupakan utusan atau atas nama UPB yang dibuktikan dengan surat tugas atau surat rekomendasi dan/atau piagam/sertifikat yang mencantumkan UPB atau unit kerja pada UPB; c. lomba atau kegiatan dilaksanakan oleh instansi atau organisasi yang kredibel dan keberadaannya dapat dilacak; dan d. terdapat bukti prestasi berupa surat keputusan, sertifikat, dan/atau piagam penghargaan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. c. Penghargaan juga dapat diberikan kepada mahasiswa yang menjadi utusan instansi atau organisasi yang kredibel dan keberadaannya dapat dilacak. d. Penghargaan dapat diberikan kepada pembimbing yang memenuhi syaratsyarat sebagai berikut: a. aktif membimbing, membina, mendampingi, dan/atau melatih mahasiswa yang mengikuti lomba atau kegiatan kemahasiswaan. b. mendapatkan penugasan secara tertulis dari pejabat yang berwenang serendah-rendahnya tingkat fakultas. e. Penghargaan dapat diberikan kepada perorangan atau sekelompok mahasiswa UPB dan kepada pembimbing. f. Setiap prestasi hanya berhak mendapatkan 1 (satu) kali penghargaan. Pasal Penghargaan prestasi kegiatan kemahasiswaan dapat diberikan kepada mahasiswa UPB dan/atau pembimbing yang telah mencapai prestasi tingkat Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 92

94 kota/kabupaten, provinsi/regional, nasional, ASEAN, dan/atau internasional. 2. Penghargaan tingkat kota/kabupaten sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan apabila lomba atau kegiatan diikuti oleh sekurangkurangnya oleh 30 (tiga puluh) peserta. 3. Penghargaan tingkat provinsi/regional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan apabila lomba atau kegiatan diikuti oleh sekurangkurangnya oleh 10 (sepuluh) peserta yang berasal dari sekurang-kurangnya 5 (lima) kota/kabupaten. 4. Penghargaan tingkat nasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan apabila lomba atau kegiatan diikuti oleh sekurang-kurangnya oleh 20 (dua puluh) peserta yang berasal dari sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) provinsi. 5. Penghargaan tingkat ASEAN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan apabila lomba atau kegiatan diikuti oleh sekurang-kurangriya oleh 10 (sepuluh) peserta yang berasal dari sekurang-kurangnya 4 (empat) negara anggota ASEAN. 6. Penghargaan tingkat internasional sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan apabila lomba atau kegiatan diikuti oleh sekurangkurangnya oleh 15 (lima belas) peserta yang berasal dari sekurangkurangnya 5 (lima) negara. 7. Dalam hal terjadi keadaan tertentu sehingga tidak memungkinkan terpenuhinya persyaratan sebagaimana disebutkan dalam ayat (2) sampai dengan ayat (6), pemberian penghargaan dapat ditetapkan oleh Rektor berdasarkan pertimbangan dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Prosedur Calon Penerima Penghargaan Kemahasiswaan Pasal Pemberian penghargaan dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut: a. mahasiswa atau sekelompok mahasiswa yang memperoleh prestasi membuat laporan secara tertulis kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan; b. penilaian dan/atau verifikasi laporan oleh pejabat Bidang Kemahasiswaan tingkat Universitas; c. penetapan besaran penghargaan oleh Rektor atas usul Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan. Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 93

95 2. Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditandatangani oleh mahasiswa atau ketua kelompok, disetujui oleh pembimbing, dan diketahui oleh pejabat yang berwenang dengan dilampiri: a. surat penugasan/surat rekomendasi keikutsertaan dari pejabat yang berwenang; b. fotokopi sertifikat/piagam penghargaan/surat keputusan tentang prestasi; c. foto kegiatan; dan d. laman resmi (website) panitia penyelenggara. 3. Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a diserahkan selambatlambatnya 1 (satu) bulan setelah pelaksanaan lomba atau kegiatan. Bentuk dan Besaran Penghargaan Pasal 135 Memberikan Penghargaan kepada mahasiswa berprestasi Universitas Putera Batam dalam bentuk: (1) Piagam Penghargaan. (2) Insentif. (3) Besaran penghargaan berupa uang pembinaan dan barang diberikan berdasarkan hasil penilaian/verifikasi yang dilakukan oleh pejabat bidang kemahasiswaan. (4) Besaran maksimal penghargaan berupa uang pembinaan adalah sebagai berikut; Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 94

96 96

97 Juara Program DIKTI Tingkat Kota/Kabupaten Program Non DIKTI Individu Kelompok Individu Kelompok I Rp 750,000 Rp 1,000,000 Rp Rp 875,000 II Rp 625,000 Rp 875,000 Rp 500,000 Rp 750,000 III Rp 500,000 Rp 750,000 Rp 375,000 Rp Harapan Rp 375,000 Rp 250,000 Rp 250,000 Rp 500,000 Juara Program DIKTI Tingkat Wilayah/Regional Program Non DIKTI Individu Kelompok Individu Kelompok I Rp 1,500,000 Rp 2,000,000 Rp 1,250,000 Rp 1,750,000 II Rp 1,250,000 Rp 1,750,000 Rp 1,000,000 Rp 1,500,000 III Rp 1,000,000 Rp 1,500,000 Rp 750,000 Rp 1,250,000 Harapan Rp 750,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Rp 1,000,000 Juara Program DIKTI Tingkat Nasional Program Non DIKTI Individu Kelompok Individu Kelompok I Rp 2,000,000 Rp 2,500,000 Rp 1,750,000 Rp 2,250,000 II Rp 1,750,000 Rp 2,250,000 Rp 1,500,000 Rp 2,000,000 III Rp 1,500,000 Rp 1,750,000 Rp 1,250,000 Rp 1,750,000 Harapan Rp 1,250,000 Rp 1,500,000 Rp 1,000,000 Rp 1,500,000 Tingkat Internasional Juara Program DIKTI Program Non DIKTI Individu Kelompok Individu Kelompok I Rp 2,500,000 Rp 3,000,000 Rp 2,250,000 Rp 2,750,000 II Rp 2,250,000 Rp 2,750,000 Rp 2,000,000 Rp 2,500,000 III Rp 2,000,000 Rp 2,250,000 Rp 1,750,000 Rp 2,250,000 Harapan Rp 1,750,000 Rp 2,000,000 Rp 1,500,000 Rp 2,000,000 Kewajiban Penerima Beasiswa Pasal 136 Penerima beasiswa berkewajiban untuk: 1. Menunjukkan perilaku yang baik menurut Tata Tertib yang berlaku di Universitas Putera Batam; 2. Belajar dan berusaha meningkatkan prestasi akademik dan kemahasiswaan; dan 3. Menyampaikan laporan kemajuan studi pada akhir semester kepada Rektor melalui Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan dan pemberi beasiswa (penyandang dana). Kode Kehormatan Universitas Putera Batam 95

98 BIAYA PENDIDIKAN ANGKATAN 2014/2015 Lokasi Kuliah : TIBAN Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,700,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Akuntansi (S1) Rp 1,700,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 1,700,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Teknik Informatika (S1) Rp 1,700,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Lokasi Kuliah : NAGOYA Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 2,500,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Akuntansi (S1) Rp 2,500,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ilmu Komunikasi (S1) Rp 2,500,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 2,500,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 2,500,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 2,500,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 2,500,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,500,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Teknik Industri (S1) Rp 2,500,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Lokasi Kuliah : TEMBESI Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,700,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Akuntansi (S1) Rp 1,700,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Administrasi Negara (S1) Rp 1,100,000 Rp 75,000 Rp 90,000 Rp 110,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 1,700,000 Rp 85,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 1,700,000 Rp 85,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 1,700,000 Rp 85,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 1,700,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Teknik Informatika (S1) Rp 1,700,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Teknik Industri (S1) Rp 1,700,000 Rp 85,000 Rp 100,000 Rp 125, Halaman 1 --

99 BIAYA PENDIDIKAN ANGKATAN 2015/2016 Lokasi Kuliah : TIBAN Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,750,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Akuntansi (S1) Rp 1,750,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 1,750,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Teknik Informatika (S1) Rp 1,750,000 Rp 80,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Lokasi Kuliah : NAGOYA Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 2,550,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Akuntansi (S1) Rp 2,550,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ilmu Komunikasi (S1) Rp 2,550,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 2,550,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 2,550,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 2,550,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 2,550,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,550,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Teknik Industri (S1) Rp 2,550,000 Rp 90,000 Rp 135,000 Rp 200,000 Lokasi Kuliah : TEMBESI Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,750,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Akuntansi (S1) Rp 1,750,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ilmu Komunikasi (S1) Rp 1,150,000 Rp 75,000 Rp 90,000 Rp 110,000 Administrasi Negara (S1) Rp 1,150,000 Rp 75,000 Rp 90,000 Rp 110,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 2,500,000 Rp 100,000 Rp 150,000 Rp 200,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 1,750,000 Rp 85,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 1,750,000 Rp 85,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 1,750,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Teknik Informatika (S1) Rp 1,750,000 Rp 90,000 Rp 115,000 Rp 135,000 Teknik Industri (S1) Rp 1,750,000 Rp 85,000 Rp 100,000 Rp 125, Halaman 2 --

100 BIAYA PENDIDIKAN ANGKATAN 2016/2017 Lokasi Kuliah : TIBAN Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,800,000 Rp 165,000 Rp 110,000 Rp 165,000 Akuntansi (S1) Rp 1,800,000 Rp 165,000 Rp 110,000 Rp 165,000 Fakultas Teknik Teknik Informatika (S1) Rp 1,800,000 Rp 165,000 Rp 110,000 Rp 165,000 Lokasi Kuliah : NAGOYA Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 2,600,000 Rp 230,000 Rp 165,000 Rp 230,000 Akuntansi (S1) Rp 2,600,000 Rp 230,000 Rp 165,000 Rp 230,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ilmu Komunikasi (S1) Rp 2,600,000 Rp 225,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 2,600,000 Rp 250,000 Rp 165,000 Rp 250,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 2,600,000 Rp 225,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 2,600,000 Rp 225,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 2,600,000 Rp 230,000 Rp 165,000 Rp 230,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,600,000 Rp 230,000 Rp 165,000 Rp 230,000 Teknik Industri (S1) Rp 2,600,000 Rp 225,000 Rp 150,000 Rp 225,000 Lokasi Kuliah : TEMBESI Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,800,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Rp 160,000 Akuntansi (S1) Rp 1,800,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Rp 160,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ilmu Komunikasi (S1) Rp 1,800,000 Rp 90,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Administrasi Negara (S1) Rp 1,800,000 Rp 90,000 Rp 95,000 Rp 125,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 1,800,000 Rp 250,000 Rp 165,000 Rp 250,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 1,800,000 Rp 100,000 Rp 110,000 Rp 150,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 1,800,000 Rp 100,000 Rp 110,000 Rp 150,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 1,800,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Rp 160,000 Teknik Informatika (S1) Rp 1,800,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Rp 160,000 Teknik Industri (S1) Rp 1,800,000 Rp 100,000 Rp 125,000 Rp 160, Halaman 3 --

101 BIAYA PENDIDIKAN ANGKATAN 2017/2018 Lokasi Kuliah : TIBAN Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,900,000 Rp 170,000 Rp 115,000 Rp 170,000 Akuntansi (S1) Rp 1,900,000 Rp 170,000 Rp 115,000 Rp 170,000 Fakultas Teknik Teknik Informatika (S1) Rp 1,900,000 Rp 170,000 Rp 115,000 Rp 170,000 Lokasi Kuliah : NAGOYA Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Kelas Pagi Kelas Malam Kelas Shift Pendidikan (BOP) per sks per sks per sks per semester Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 2,700,000 Rp 235,000 Rp 170,000 Rp 235,000 Akuntansi (S1) Rp 2,700,000 Rp 235,000 Rp 170,000 Rp 235,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ilmu Hukum (S1) Rp 2,700,000 Rp 255,000 Rp 170,000 Rp 255,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 2,700,000 Rp 230,000 Rp 155,000 Rp 230,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 2,700,000 Rp 230,000 Rp 155,000 Rp 230,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 2,700,000 Rp 235,000 Rp 170,000 Rp 235,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,700,000 Rp 235,000 Rp 170,000 Rp 235,000 Lokasi Kuliah : TEMBESI Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ekonomi Manajemen (S1) Rp 1,900,000 Rp 105,000 Rp 130,000 Rp 165,000 Akuntansi (S1) Rp 1,900,000 Rp 105,000 Rp 130,000 Rp 165,000 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Ilmu Komunikasi (S1) Rp 1,900,000 Rp 95,000 Rp 100,000 Rp 130,000 Administrasi Negara (S1) Rp 1,900,000 Rp 95,000 Rp 100,000 Rp 130,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 1,900,000 Rp 255,000 Rp 170,000 Rp 255,000 Fakultas Bahasa dan Sastra Sastra Inggris (S1) Rp 1,900,000 Rp 105,000 Rp 115,000 Rp 155,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 1,900,000 Rp 105,000 Rp 115,000 Rp 155,000 Fakultas Teknik Sistem Informasi (S1) Rp 1,900,000 Rp 105,000 Rp 130,000 Rp 165,000 Teknik Informatika (S1) Rp 1,900,000 Rp 105,000 Rp 130,000 Rp 165,000 Teknik Industri (S1) Rp 1,900,000 Rp 105,000 Rp 130,000 Rp 165, Halaman 4 --

102 BIAYA PENDIDIKAN ANGKATAN 2018/2019 Lokasi Kuliah : TIBAN Pagi Malam Shift Fakultas Ilmu Sosial dan Humanioar Manajemen Bisnis (S1) Rp 1,900,000 Rp 170,000 Rp 125,000 Rp 175,000 Akuntansi (S1) Rp 1,900,000 Rp 170,000 Rp 125,000 Rp 175,000 Lokasi Kuliah : NAGOYA sks Pagi Malam Shift Manajemen Bisnis (S1) Rp 2,700,000 Rp 235,000 Rp 180,000 Rp 240,000 Akuntansi (S1) Rp 2,700,000 Rp 235,000 Rp 180,000 Rp 240,000 Sastra Inggris (S1) Rp 2,700,000 Rp 165,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 2,700,000 Rp 165,000 Fakultas Teknik dan Komputer Sistem Informasi (S1) Rp 2,700,000 Rp 180,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,700,000 Rp 235,000 Rp 180,000 Rp 240,000 Lokasi Kuliah : TEMBESI Fakultas dan Program Studi BOP Fakultas dan Program Studi Fakultas Ilmu Sosial dan Humanioar BOP Fakultas dan Program Studi BOP sks Pagi Malam Shift Fakultas Ilmu Sosial dan Humanioar Manajemen Bisnis (S1) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 135,000 Rp 170,000 Manajemen Perbankan (S1) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 135,000 Rp 170,000 Akuntansi (S1) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 135,000 Rp 170,000 Ilmu Komunikasi (S1) Rp 1,900,000 Rp 100,000 Rp 105,000 Rp 135,000 Administrasi Negara (S1) Rp 1,900,000 Rp 100,000 Rp 105,000 Rp 135,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 1,900,000 Rp 260,000 Rp 175,000 Rp 260,000 Sastra Inggris (S1) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 120,000 Rp 160,000 Bahasa Inggris (D3) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 120,000 Rp 160,000 Fakultas Teknik dan Komputer Sistem Informasi (S1) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 135,000 Rp 170,000 Teknik Informatika (S1) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 135,000 Rp 170,000 Teknik Industri (S1) Rp 1,900,000 Rp 110,000 Rp 135,000 Rp 170,000 sks -- Halaman 5 --

103 BIAYA PENDIDIKAN ANGKATAN 2019/2020 Lokasi Kuliah : TEMBESI Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Kelas Pagi Kelas Malam Kelas Shift Pendidikan (BOP) per sks per sks per sks per semester Fakultas Ilmu Sosial dan Humanioar Manajemen Bisnis (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 140,000 Rp 175,000 Manajemen Perbankan (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 140,000 Rp 175,000 Akuntansi (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 140,000 Rp 175,000 Ilmu Komunikasi (S1) Rp 2,000,000 Rp 105,000 Rp 110,000 Rp 140,000 Administrasi Negara (S1) Rp 2,000,000 Rp 105,000 Rp 110,000 Rp 140,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 2,000,000 Rp 265,000 Rp 180,000 Rp 265,000 Sastra Inggris (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 125,000 Rp 165,000 Fakultas Teknik dan Komputer Sistem Informasi (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 140,000 Rp 175,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 140,000 Rp 175,000 Teknik Industri (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 140,000 Rp 175,000 Lokasi Kuliah : NAGOYA Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ilmu Sosial dan Humanioar Manajemen Bisnis (S1) Rp 2,750,000 Rp 240,000 Rp 185,000 Rp 245,000 Akuntansi (S1) Rp 2,750,000 Rp 240,000 Rp 185,000 Rp 245,000 Sastra Inggris (S1) Rp 2,750,000 Rp 170,000 Fakultas Teknik dan Komputer Sistem Informasi (S1) Rp 2,750,000 Rp 185,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,750,000 Rp 240,000 Rp 185,000 Rp 245,000 Lokasi Kuliah : TIBAN Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ilmu Sosial dan Humanioar Manajemen Bisnis (S1) Rp 2,000,000 Rp 175,000 Rp 130,000 Rp 180, Halaman 6 --

104 BIAYA PENDIDIKAN ANGKATAN 2020/2021 Lokasi Kuliah : TEMBESI Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Kelas Pagi Kelas Malam Kelas Shift Pendidikan (BOP) per sks per sks per sks per semester Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Manajemen (S1) Rp 2,000,000 Rp 125,000 Rp 150,000 Rp 185,000 Akuntansi (S1) Rp 2,000,000 Rp 125,000 Rp 150,000 Rp 185,000 Ilmu Komunikasi (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 120,000 Rp 150,000 Administrasi Negara (S1) Rp 2,000,000 Rp 115,000 Rp 120,000 Rp 150,000 Ilmu Hukum (S1) Rp 2,000,000 Rp 275,000 Rp 190,000 Rp 275,000 Sastra Inggris (S1) Rp 2,000,000 Rp 125,000 Rp 135,000 Rp 175,000 Fakultas Teknik dan Komputer Sistem Informasi (S1) Rp 2,000,000 Rp 125,000 Rp 150,000 Rp 185,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,000,000 Rp 125,000 Rp 150,000 Rp 185,000 Teknik Industri (S1) Rp 2,000,000 Rp 125,000 Rp 150,000 Rp 185,000 Lokasi Kuliah : NAGOYA Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Manajemen (S1) Rp 2,750,000 Rp 240,000 Rp 190,000 Rp 250,000 Akuntansi (S1) Rp 2,750,000 Rp 240,000 Rp 190,000 Rp 250,000 Sastra Inggris (S1) Rp 2,750,000 Rp 175,000 Fakultas Teknik dan Komputer Sistem Informasi (S1) Rp 2,750,000 Rp 190,000 Teknik Informatika (S1) Rp 2,750,000 Rp 240,000 Rp 190,000 Rp 250,000 Lokasi Kuliah : TIBAN Fakultas dan Program Studi Biaya Operasional Pendidikan (BOP) per semester Kelas Pagi per sks Kelas Malam per sks Kelas Shift per sks Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Manajemen (S1) Rp 2,000,000 Rp 180,000 Rp 135,000 Rp 185, Halaman 7 --

105 KOMPONEN BIAYA LAINNYA BIAYA SEMESTER PENDEK Nagoya, Tembesi NO KOMPONEN BIAYA KETERANGAN & Tiban 1 BOP - Semester Pendek Rp 6,000,000 Per semester Pelaksanaan kuliah SP di kampus Tembesi 2 sks - Semester Pendek Rp 600,000 Per sks BIAYA PERPUSTAKAAN NO KOMPONEN BIAYA Nagoya, Tembesi & Tiban KETERANGAN 1 Biaya keanggotaan Perpustakaan (bila ingin menjadi anggota) Rp 20,000 Per tahun akademik berjalan *Syarat & Ketentuan berlaku 2 Denda Perpustakaan Rp 5,000 Per buku, Per Hari termasuk minggu dan hari libur BIAYA UJIAN TUGAS AKHIR/SKRIPSI NO KOMPONEN BIAYA Nagoya, Tembesi & Tiban Keterangan 1 Ujian Tugas Akhir (D3) Rp 1,500,000 2 Ujian Skripsi (S1) Rp 2,000,000 3 Biaya Hardcover Rp 750,000 BIAYA WISUDA NO KOMPONEN BIAYA D3 S1 KETERANGAN 1 Biaya Wisuda Rp 2,000,000 Rp 2,500,000 Semua Lokasi -- Halaman 8 --

106 BIAYA ADMINISTRATIF Tembesi & NAGOYA NO KOMPONEN BIAYA TIBAN KETERANGAN Denda Keterlambatan (Registrasi Ulang semester Genap ke Ganjil) Denda Keterlambatan (Registrasi Ulang semester Ganjil ke Genap) Biaya Ujian Susulan (bagi yang tidak memenuhi syarat yang telah ditentukan) Cetak Transkrip Akademik Sementara ( S1 & D3) ( S1 & D3 ) Rp 1,000,000 Rp 1,000,000 Rp 500,000 Rp 500,000 Telat Melakukan Daftar Ulang (Cicilan 1) memasuki Semester Ganjil. Telat Melakukan Daftar Ulang (Cicilan 1) memasuki Semester Genap. Rp 300,000 Rp 300,000 Per Mata Kuliah. Rp 30,000 Rp 30,000 per lembar. 7 Surat Keterangan Rp 15,000 Rp 15,000 per lembar Surat Keterangan Pindah ke Perguruan Tinggi Lain Rp 50,000 Rp 50,000 per lembar Biaya Legalisir Ijazah atau Rp 10,000 Rp 10,000 per Lembar Transkrip Nilai tambahan Cetak Ulang Kartu Tanda Mahasiswa: 1. Hilang Rp 60,000 Rp 60, Masa Berlaku habis (expired) Rp 60,000 Rp 60, Formal (melakukan pengajuan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan) 2. Non-Formal (tidak mengajukan atau melakukan pengajuan melewati batas waktu yang telah ditentukan) Rp 500,000 Rp 500,000 sama dengan biaya BOP sama dengan biaya BOP 12 Pindah Lokasi Kuliah ke Rp 2,000,000 Rp 6,000, Denda Keterlambatan Pembayaran cicilan Biaya Kuliah Minggu Pertama Denda Keterlambatan Pembayaran cicilan Biaya Kuliah Minggu Berikutnya Cuti Akademik per Semester : Rp 100,000 Pindah waktu kuliah, (Berlaku untuk seluruh Kampus) : Rp 50,000 Rp 50,000 Malam/Shift ke Kelas Pagi Rp 1,000,000 Rp 1,000,000 Pagi/Shift ke Kelas Malam Rp 2,000,000 Rp 2,000,000 Pagi/Malam ke Shift Rp 3,000,000 Rp 3,000,000 Rp 100,000 Terlambat melakukan pembayaran Cicilan 2 atau 3 Terlambat melakukan pembayaran Cicilan 2 atau 3 *syarat dan ketetuan berlaku Per semester. Tetap ikut BOP mahasiswa yang mengajukan cuti, tidak ada perubahan. selisih BOP dan sks dibayar dimuka. selisih sks dibayar dimuka (sks mengikuti tahun akademik mahasiswa), BOP tetap mengikuti tahun akademik mahasiswa ybs. NB. 1 2 Mahasiswa Pindah Lokasi Kuliah : biaya berubah sesuai lokasi tetapi tetap di tahun angkatan mahasiswa yang mengajukan. Mahasiswa Pindah Program Studi : biaya mengikuti biaya yang terbaru dengan tahun akademik yang sedang berjalan. Bagi mahasiswa yang berprestasi dan memenuhi persyaratan tertentu, disediakan beasiswa Yayasan, Beasiswa Kopertis/DIKTI dan Beasiswa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Beasiswa dari Instansi Swasta/Perusahaan. -- Halaman 9 --

107 UNIVERSITAS PUTERA BATAM Panduan Pembayaran BNI Virtual Account Untuk melakukan pembayaran menggunakan Bank BNI, dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut ini : Pembayaran BNI Virtual Account dengan ATM BNI 1) Masukkan kartu dan pin ATM Anda 2) Pilih Menu lainnya 3) Pilih Transfer 4) Pilih Rekening Tabungan 5) Pilih ke Rekening BNI 6) Masukkan nomor virtual account BNI yang telah didapatkan dari 7) Masukkan jumalh pembayaran yang sesuai 8) Pilih Ya untuk memproses pembayaran Pembayaran BNI Virtual Account dengan mobile banking BNI 1) Akses BNI Mobile Banking melalui handphone 2) Masukkan User ID dan Password 3) Pilih menu Transfer 4) Pilih Antar Rekeking BNI, lalu pilih Input Rekening Baru 5) Masukkan nomor virtual account BNI yang telah didapatkan dari 6) Cek detail pembayaran dan masukkan password mobile banking. Pembayaran BNI Virtual Account dengan ibank Personal 1) Akses 2) Masukkan user ID dan password 3) Klik menu Transfer, lalu pilih Tambah Rekening Favorit. Jika menggunakan desktop untuk menambah rekening, pada menu Transaksi klik info & Administrasi Transfer. Pilih Atur Rekening Tujuan, lalu pilih Tambah Rekening Tujuan 4) Masukkan nomor virtual account BNI yang telah didapatkan dari 5) 6) Masukkan kode Otentikasi Token. Nomor rekening tujuan berhasil ditambahkan 7) Kembali ke menu Transfer. Pilih Transfer Antar Rekening BNI, lalu pilih rekening tujuan 8) Pilih Rekening Debit, lalu tentukan jumlah pembayaran 9) Masukkan kode Otentikasi Token

108 10) Anda akan menerima notifikasi bahwa transaksi berhasil Pembayaran BNI Virtual Account dengan SMS banking 1) Buka aplikasi SMS banking BNI 2) Pilih menu Transfer 3) Pilih menu Transfer rekening BNI 4) Masukkan nomor virtual account BNI yang telah didapatkan dari 5) Masukkan nominal transfer 6) Pilih proses, kemudian setuju 7) Balas sms dengan mengetik pin sesuai instruksi BNI 8) Anda akan menerima notifikasi bahwa transaksi berhasil Pembayaran BNI Virtual Account dengan ATM bank lain 1) Pilih Transaksi Lainnya 2) Pilih Transfer 3) Pilih Transfer ke Bank Lain 4) Masukkan kode bank tujuan BNI : 009 dan Masukkan nomor virtual account BNI yang telah didapatkan dari 5) Masukkan jumlah pembayaran sesuai tagihan 6) Akan muncul rincian pembayaran, jika sudah benar, klik Ya untuk melanjutkan Catatan : 1) Pastikan masukkan nomor Virtual Account yang benar 2) Periksa kesesuaian jumlah biaya yang harus dibayar (dapat dicek melalui

109 UNIVERSITAS PUTERA BATAM PANDUAN SISTEM E-PAYMENT UNTUK MAHASISWA I. Login 1. Kunjungi website e-payment Mahasiswa 2. Pilih Mahasiswa. 3. Masukkan NPM dan Password (sama seperti SIA Mahasiswa)

110 II. Buat Pembayaran Baru 1. Klik menu Pembayaran, pilih jenis Biaya Pendidikan. 2. Contoh : Pembayaran Biaya Operasiona Pendidikan (BOP) a. Isi data pembayaran dengan benar. b. Pastikan data sudah benar dan klik tombol proses. c. Klik tombol ok untuk melanjutkan pembayaran. 3. Jika proses pembuatan virtual account berhasil maka Saudara/i akan mendapatkan nomor Virtual Account. Catat nomor Virtual Account Saudara/i dan lakukanlah pembayaran ke bank, sebelum tanggal kadaluarsa.

111 Catatan : Nomor Virtual Account berbeda pada setiap transaksi. Simpan struk atau bukti pembayaran bank Saudara/i untuk dilampirkan keperluan klarifikasi bila diperlukan. 4. Cek status pembayaran pada menu Status Pembayaran, pilih jenis Biaya Pendidikan TERIMA KASIH

112 PANDUAN PENGGUNAAN e-payment MAHASISWA --tentang Pendaftaran Kegiatan--

113 Daftar ISI A. Akses e-payment... 3 B. Login User... 3 C. Pendaftaran Kegiatan... 4 D. Melihat Pembayaran... 5 E. Melihat History Kegiatan... 5

114 A. Akses e-payment 1. Kunjungi website kemudian klik pada icon Mahasiswa B. Login User 1. Masukkan NPM dan Password anda, apabila Anda berhasil login, maka akan diarahkan ke halaman Utama.

115 C. Pendaftaran Kegiatan 1. Klik menu Kegiatan untuk agenda kegiatan yang tersedia. - Anda dapat melihat kegiatan per bulan dengan menggunakan fitur filter. - Klik judul untuk melihat rincian kegiatan tersebut. 2. Klik tombol Daftar pada kegiatan yang ingin diikuti. 3. Isi data Anda, kemudian klik tombol Proses. 4. Anda akan diberikan Nomor Virtual Account untuk pembayaran.

116 5. Batas waktu pembayaran 30 menit setelah Nomor Virtual Account diterbitkan. 6. Silahkan melakukan pembayaran sesuai Nomor Virtual Account Anda. D. Melihat Pembayaran 1. Klik pada menu Status Pembayaran kemudian dibawah Pembayaran Lain-Lain, klik Kegiatan. 2. Apabila Saudara sudah melakukan pembayaran, maka akan muncul seperti gambar dibawah. E. Melihat History Kegiatan 1. Untuk melihat kegiatan yang pernah diikuti, dapat dilihat di menu Kegiatan kemudian klik History di samping kata Kegiatan.

117 UNIVERSITAS PUTERA BATAM Panduan Virtual Account BCA UNIVERSITAS PUTERA BATAM NOMOR REKENING VIRTUAL ACCOUNT BCA KD Jenis Pembayaran Nomor Rekening Virtual Account CALON MAHASISWA FORM Formulir Pendaftaran 00045#########01 Nomor Formulir DUMB Daftar Ulang Mahasiswa Baru 00045#########02 Nomor Formulir MAHASISWA BOP Biaya BOP 00045#########21 NPM TIDAK perlu melapor ke BAAK/BLM. SKS Biaya SKS 00045#########22 NPM TIDAK perlu melapor ke BAAK/BLM. LAIN Biaya Lain-Lain 00045#########99 NPM Mahasiswa WAJIB melapor ke BAAK/BLM setelah transfer. Contoh : NPM anda + 2 digit Kode Pembayaran Panduan Pembayaran untuk Mahasiswa Universitas Putera Batam : 1. Pembayaran BOP Pembayaran BOP melalui Virtual Account BCA sudah tidak digunakan lagi. Silahkan menggunakan sistem e-payment. 2. Pembayaran Biaya SKS Mahasiswa melakukan transaksi pembayaran ke nomor rekening virtual account masing-masing. Universitas Putera Batam membutuhkan waktu 2-7 hari kerja untuk memverifikasi pembayaran tersebut dengan pihak bank dan transaksi akan terkonfirmasi/dapat dilihat di menu e-history Pembayaran di SIA Mahasiswa sesuai NPM dan Kode Pembayaran. Untuk pembayaran sks, mahasiswa tidak perlu menukarkan bukti transfer / setoran ke BLM / BAAK

118 Bukti Transfer / Setoran dibutuhkan pada saat klarifikasi bila ada ketidaksesuaian pada transaksi tersebut. Bila nominal yang ditransfer lebih atau kurang maka status pembayarannya akan menjadi Titipan. Mahasiswa WAJIB mentransfer sisa pembayaran yang kurang sebelum batas pembayaran. Bila kekurangan tersebut melewati batas waktu pembayaran maka denda tetap berlaku. Kekurangan pembayaran Biaya sks akan otomatis direalisasikan dari sisa titipan yang ada dan mencukupi. Pengajuan Cetak Bukti Pembayaran (Asli) hanya dapat dicetak satu kali melalui Pengajuan di SIA Mahasiswa dan diambil di BLM/Kasir dengan menunjukkan KTM. Untuk pembayaran denda biaya sks dapat digabungkan ke rekening Virtual Account pembayaran BOP & Biaya sks 3. Pembayaran Lain-Lain Mahasiswa melakukan transaksi pembayaran ke nomor rekening virtual account masing-masing. Mahasiswa WAJIB melapor ke BLM/BAAK untuk menjelaskan pembayaran apa di kampus terdekat paling lama 2 hari kerja dengan membawa Bukti Transfer / Setoran. Keterangan: Kode Pembayaran harus sesuai dan tidak boleh salah Pembayaran yang sudah ditransfer tidak dapat dipindahkan atau digunakan untuk transaksi pembayaran atas NAMA atau NPM lain. Mohon untuk segera melaporkan melalui SIAM menu e-kritik dan Saran, bila NPM belum terdaftra di Virtual Account BCA UPB.

119 Panduan Virtual Account BCA I) ATM a. Masukkan kartu ATM, lalu PIN Anda b. Pilih menu Transaksi Lainnya Transfer Ke Rek BCA Virtual Account c. Masukkan nomor BCA Virtual Account (contoh nomor rekening ada di tabel), pilih Benar d. Layar ATM akan menampilkan konfirmasi transaksi : Pilih Ya bila setuju Bila tidak ada pilihan Ya / Tidak, masukkan jumlah transfer, klik Benar, lalu klik Ya II) KlikBCA Individu a. Masukkan User ID dan PIN Anda b. Pilih menu Transfer Dana Transfer ke BCA Virtual Account c. Masukkan nomor BCA Virtual Account (contoh nomor rekening ada di tabel), atau pilih Dari Daftar Transfer d. Tampil konfirmasi transaksi: e. Klik Lanjut Bila kolom Jumlah Transfer tertera nominal, masukkan berita (optional) Bila kolom Jumlah Transfer tidak tertera nominal, masukkan jumlah transfer dan berita (optional) f. Setelah tampil halaman konfirmasi transaksi, masukkan nomor Respons KeyBCA appli 1, dan klik Kirim III) Counter a. Nomor Rekening Customer : Nomor BCA Virtual Account (contoh nomor rekening ada di tabel) b. Nama Pemilik Rekening : Nama Pelanggan (nama yang diberikan Co-partner) c. Berita / Keterangan : Berita (optional dan tidak dikenakan biaya) d. Nama Penyetor : Nama Penyetor e. Alamat Penyetor & Telp : Alamat dan telepon penyetor f. Informasi Penyetor Untuk Nasabah BCA : Tandai di kolom Nasabah dan masukkan nomor rekening penyetor Untuk Non-Nasabah BCA : Tandai di kolom Non-Nasabah dan masukkan nomor tanda pengenal (KTP/SIM/KITAS/PASPOR) g. Tunai / No. Warkat Tunai Nama Bank dan No. Warkat : Bila sumber dana berupa uang tunai : Bila sumber dana berupa cek / Bilyet Giro (BG) h. Jumlah Rupiah : Nilai yang akan disetor

120 PANDUAN PEMBAYARAN MELALUI ATM BCA

- 2 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA,

- 2 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA, - 2 - PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2017 TENTANG PEMBERIAN TUGAS BELAJAR DAN IZIN BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN SOSIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN REKTOR TENTANG PEDOMAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN. Pedoman Akademik 1

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN REKTOR TENTANG PEDOMAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN. Pedoman Akademik 1 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN NOMOR : 375/H23/DT/2007 TENTANG PEDOMAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR UNIVERSITAS

Lebih terperinci

1. Peraturan Tata Tertib Kehidupan Kampus Dalam rangka menjaga ketertiban kampus, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan mahasiswa di lingkungan

1. Peraturan Tata Tertib Kehidupan Kampus Dalam rangka menjaga ketertiban kampus, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan mahasiswa di lingkungan TATA TERTIB KEHIDUPAN KAMPUS 1. Peraturan Tata Tertib Kehidupan Kampus Dalam rangka menjaga ketertiban kampus, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan mahasiswa di lingkungan kampus, yaitu : a. Merokok

Lebih terperinci

BAB II PENERIMAAN MAHASISWA BARU

BAB II PENERIMAAN MAHASISWA BARU PANDUAN UMUM DAN AKADEMIK PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN NOMOR : 351/H23/DT/2009 TGL 31 AGUSTUS 2009 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam

Lebih terperinci

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI JUDUL PENYUSUNAN JADWAL KULIAH Tanggal dikeluarkan : PENYUSUNAN JADWAL KULIAH 1. Jurusan/Program Studi mengidentifikasi Mata Kuliah yang ditawarkan sesuai kurikulum di Semester yang bersangkutan dengan

Lebih terperinci

ALUR PENGISIAN KRS. 1. Memiliki NPM 2017 NPM belum ada karena 1) Belum Registrasi 2) Data Belum Lengkap

ALUR PENGISIAN KRS. 1. Memiliki NPM 2017 NPM belum ada karena 1) Belum Registrasi 2) Data Belum Lengkap ALUR PENGISIAN KRS 1. Memiliki NPM 2017 NPM belum ada karena 1) Belum Registrasi 2) Data Belum Lengkap 2. LOGIN SSO 1)Buka laman system https://sso.stiami.ac.id 2)Silahkan login sesuai dengan ID SSO (NIM)

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR: 162/O/2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR: 162/O/2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR: 162/O/2004 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG REKTOR UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG, Menimbang : bahwa dalam rangka pelaksanaan

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Jalan Prof.dr. HR. Boenjamin No. 708 Kotak Pos 115 Purwokerto 53122 Telp (0281) 635292 hunting Faks. 631802 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS JENDERAL

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS UNIVERSAL Nomor: 001/SK.REKTOR/UVERS/2015

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS UNIVERSAL Nomor: 001/SK.REKTOR/UVERS/2015 KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS UNIVERSAL Nomor: 001/SK.REKTOR/UVERS/2015 Menimbang: tentang: PERATURAN AKADEMIK DI UNIVERSITAS UNIVERSAL ----------------------------------------------------- REKTOR UNIVERSITAS

Lebih terperinci

Lampiran SK Rektor No. 297/SK/K01/PP/2009. Peraturan Akademik Institut Teknologi Bandung

Lampiran SK Rektor No. 297/SK/K01/PP/2009. Peraturan Akademik Institut Teknologi Bandung Lampiran SK Rektor No. 297/SK/K01/PP/2009 Peraturan Akademik Peraturan Akademik - halaman 2 dari 43 halaman Daftar Isi 1. PROGRAM PENDIDIKAN...5 Pasal 1.1 Jenis dan Tahapan Program Pendidikan...5 Pasal

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA PERATURAN AKADEMIK TAHUN 2017 KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER (STIKOM) DINAMIKA BANGSA JAMBI Nomor : 045/SK/K/STIKOM-DB/VIII/2017 Tentang Perubahan

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK. Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut:

PERATURAN AKADEMIK. Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut: PERATURAN AKADEMIK Peraturan akademik yang berlaku di Program Magister Pendidikan Kimia adalah sebagai berikut: PERATURAN AKADEMIK PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN KIMIA UNIVERSITAS JAMBI BAB I KETENTUAN

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI NOMOR: 061/SK/UNISMA/RT/VIII/2010 TENTANG

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI NOMOR: 061/SK/UNISMA/RT/VIII/2010 TENTANG KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI NOMOR: 061/SK/UNISMA/RT/VIII/2010 TENTANG REVISI PERATURAN REGISTRASI MAHASISWA UNIVERSITAS ISLAM 45 (UNISMA) BEKASI Menimbang : 1. Bahwa dalam rangka

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN GURU

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN GURU SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 55 TAHUN 2017 TENTANG STANDAR PENDIDIKAN GURU

Lebih terperinci

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 73 TAHUN 2016 TENTANG

BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 73 TAHUN 2016 TENTANG BUPATI TANGERANG PROVINSI BANTEN PERATURAN BUPATI TANGERANG NOMOR 73 TAHUN 2016 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENGANGKATAN DAN PENEMPATAN TENAGA KESEHATAN SEBAGAI PEGAWAI TIDAK TETAP DAERAH DI KABUPATEN TANGERANG

Lebih terperinci

BAB I PENGERTIAN UMUM

BAB I PENGERTIAN UMUM BAB I PENGERTIAN UMUM Pasal 1 Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan: (1) Pendidikan akademik adalah pendidikan yang diarahkan terutama pada penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau kesenian

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 58/KEP/UDN-01/VI/2007. tentang PENYELENGGARAAN UJIAN SEMESTER DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 58/KEP/UDN-01/VI/2007. tentang PENYELENGGARAAN UJIAN SEMESTER DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 58/KEP/UDN-01/VI/2007 tentang PENYELENGGARAAN UJIAN SEMESTER DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Rektor Universitas Dian Nuswantoro Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

Lampiran SK Rektor No. 153/SK/K01/PP/2006. Peraturan Akademik Institut Teknologi Bandung

Lampiran SK Rektor No. 153/SK/K01/PP/2006. Peraturan Akademik Institut Teknologi Bandung Lampiran SK Rektor No. 153/SK/K01/PP/2006 Peraturan Akademik Peraturan Akademik - halaman 2 dari 44 halaman Daftar Isi 1. PROGRAM PENDIDIKAN...5 Pasal 1.1 Jenis dan Tahapan Program Pendidikan...5 Pasal

Lebih terperinci

PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA

PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA PERATURAN PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 01 TAHUN 2014 TENTANG PENDAFTARAN CALON PESERTA

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 696A/SK/R/UI/2008

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 696A/SK/R/UI/2008 KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR: 696A/SK/R/UI/2008 TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM VOKASI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Menimbang: a bahwa telah terjadi ketidakseragaman

Lebih terperinci

LEMBAR PENGESAHAN PROSEDUR UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER

LEMBAR PENGESAHAN PROSEDUR UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER Halaman : 1 dari 11 LEMBAR PENGESAHAN DAN UJIAN AKHIR SEMESTER DIBUAT OLEH MENYETUJUI Tim SOP Prodi IF Mira Kania Sabariah, S.T., M.T Ka Prodi Teknik Informatika 1 Halaman : 2 dari 11 DAFTAR ISI Lembar

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.761, 2014 KEMENKEU. Konsultan. Pencabutan. PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI NOMOR 01 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI TAHUN 2015

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI NOMOR 01 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI TAHUN 2015 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI NOMOR 01 TAHUN 2015 TENTANG PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI TAHUN 2015 REKTOR UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

Lampiran -1 KETENTUAN ADMINISTRASI DAFTAR ULANG MAHASISWA BARU TA 2015/2016

Lampiran -1 KETENTUAN ADMINISTRASI DAFTAR ULANG MAHASISWA BARU TA 2015/2016 Lampiran -1 KETENTUAN ADMINISTRASI DAFTAR ULANG A. KETENTUAN DAFTAR ULANG: Calon mahasiswa Gelombang 1 Program Beasiswa harus melakukan daftar ulang paling lambat Jumat, 7 November 2014 dengan memenuhi

Lebih terperinci

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIDKAN TINGGI UNIVERSITAS DIPONEGORO

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIDKAN TINGGI UNIVERSITAS DIPONEGORO KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIDKAN TINGGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Jalan Prof. H. Soedarto, S.H. Tembalang Semarang Kotak Pos 1269 Telp: (024) 7460020 Fax: (024) 7460013 laman : undip.ac.id P E

Lebih terperinci

Menimbang: Mengingat:

Menimbang: Mengingat: KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR NOMOR : 1073/H36/PP/2010 TENTANG PERATURAN AKADEMIK UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR REKTOR UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR, Menimbang:

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 012A/SK/R/UI/2007

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 012A/SK/R/UI/2007 KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 012A/SK/R/UI/2007 Tentang Ketentuan Penyelenggaraan Pembelajaran Mahasiswa Universitas Indonesia REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA, Menimbang : Mengingat : a.

Lebih terperinci

SURAT KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AIRLANGGA NOMOR : 11/H3.1.5/PPd/2009. tentang

SURAT KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AIRLANGGA NOMOR : 11/H3.1.5/PPd/2009. tentang SURAT KEPUTUSAN DEKAN FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AIRLANGGA NOMOR : 11/H3.1.5/PPd/2009 tentang PERATURAN AKADEMIK PROGRAM STUDI FARMASI (S1) FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS AIRLANGGA DEKAN FAKULTAS FARMASI

Lebih terperinci

Perancangan Teknik Industri 2

Perancangan Teknik Industri 2 Nama : NPM : Kelas : Kelompok : PANDUAN PRAKTIKUM Perancangan Teknik Industri 2 Disusun Guna Menunjang Praktikum Perancangan Teknik Industri 2 (Untuk Praktikan) Oleh: Asisten Laboratorium Perancangan Teknik

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor :... tentang PENYELENGGARAAN UJIAN SEMESTER DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor :... tentang PENYELENGGARAAN UJIAN SEMESTER DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor :... tentang PENYELENGGARAAN UJIAN SEMESTER DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Rektor Universitas Dian Nuswantoro Menimbang : bahwa untuk menjamin kelancaran

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 7 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR

PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 7 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR REPUBLIK INDONESIA PERATURAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR 7 TAHUN 2014 TENTANG TUGAS BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR DENGAN

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK PROGRAM DIPLOMA III DAN DIPLOMA IV POLITEKNIK NEGERI BANDUNG

PERATURAN AKADEMIK PROGRAM DIPLOMA III DAN DIPLOMA IV POLITEKNIK NEGERI BANDUNG Halaman : i dari 36 III DAN DIPLOMA IV POLBAN Dikaji ulang oleh Dikendalikan oleh Disetujui oleh Senat Politeknik Negeri Bandung Satuan Penjaminan Mutu Direktur Politeknik Negeri Bandung politekniknegeribandung,

Lebih terperinci

PERATURAN UMUM AKADEMIK

PERATURAN UMUM AKADEMIK 1 PERATURAN UMUM AKADEMIK A. PROGRAM PENDIDIKAN DI STTN Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir-BATAN Yogyakarta menyelenggarakan Pendidikan Program D-IV. Program Diploma IV STTN merupakan pendidikan profesional

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO

BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO BUKU PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Edisi Januari 2009 1 PANDUAN PESERTA UJI KOMPETENSI MANAJEMEN RISIKO Pendaftaran Uji Kompetensi Manajemen Risiko dapat dilakukan secara kolektif dari

Lebih terperinci

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN

STANDAR PROSES PEMBELAJARAN SPM.Pol//03/2017 Halaman 1 dari 15 SPM.Pol//03/2017 1. Visi dan Misi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surakarta Visi : Misi : Menjadi Institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul, kompetitif

Lebih terperinci

Pengambilan di bagian akademik

Pengambilan di bagian akademik 1. Aturan Akademik a. Surat Keterangan Aktif Kuliah 1) Surat Keterangan Aktif Kuliah adalah surat keterangan yang menjelaskan bahwa mahasiswa berstatus aktif mengikuti perkuliahan di semester tertentu

Lebih terperinci

2017, No Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 2. Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi

2017, No Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 2. Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2015 tentang Badan Ekonomi No.254, 2017 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BEKRAF. PPPK. PERATURAN KEPALA BADAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2017 TENTANG PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA DI LINGKUNGAN

Lebih terperinci

PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA

PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA PERATURAN PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 02 TAHUN 2015 TENTANG PENDAFTARAN CALON PESERTA

Lebih terperinci

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM

STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS DIPONEGORO SPMI-UNDIP SM 04. 03 08 SEMARANG 2011 SPMI-UNDIP Standar Penilaian Pendidikan Sistem Penjaminan Mutu Internal Disetujui

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015

PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015 PERATURAN MENTERI RISTEK DAN DIKTI NO 44 TAHUN 2015 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI BIRO HUKUM DAN ORGANISASI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2016 12/8/2016 3:54 PM 1 SISTEMATIKA PERMENRISTEKDIKTI

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2018 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2018 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2018 TENTANG PENUGASAN GURU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Lebih terperinci

PERATURAN SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA No. 283/ BAAK.31/ STIKI/ P/ VI/ tentang PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

PERATURAN SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA No. 283/ BAAK.31/ STIKI/ P/ VI/ tentang PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Menimbang : 1. PERATURAN SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA No. 283/ BAAK.31/ STIKI/ P/ VI/ 2009 tentang PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN Bahwa partisipasi dari segenap anggota Sivitas Akademika

Lebih terperinci

I. SISTEM PENDIDIKAN

I. SISTEM PENDIDIKAN I. SISTEM PENDIDIKAN 1. Program Mayor Ekonomi Pertanian, Sumberdaya, dan Lingkungan diselenggarakan dalam bentuk sistem kredit semester. Beban studi Program Mayor Ekonomi Pertanian, Sumberdaya, dan Lingkungan

Lebih terperinci

REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN

REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS HASANUDDIN KAMPUS TAMALANREA JALAN PERINTIS KEMERDEKAAN KM.10 MAKASSAR 90245 TELEPON : 0411-586200 (6 SALURAN), 584002, FAX. 585188 PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS

Lebih terperinci

PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA,

PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA, Menimbang KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA Nomor : 547/SK/R/UI/2005 Tentang PEDOMAN PENYELENGGARAAN PROGRAM PENDIDIKAN KELAS KHUSUS INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS INDONESIA REKTOR UNIVERSITAS INDONESIA,

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 MANUAL PROSEDUR AKADEMIK FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Lebih terperinci

, No.1901 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 No

, No.1901 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 No BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1901, 2015 BKPM. Tugas Belajar. Izin Belajar. PERATURAN KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2015 TENTANG TUGAS BELAJAR DAN IZIN

Lebih terperinci

BAB I UJIAN DAN PENILAIAN

BAB I UJIAN DAN PENILAIAN BAB I UJIAN DAN PENILAIAN Ujian Mata Kuliah terdiri dari Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester. 1.1. TUJUAN UJIAN TENGAH SEMESTER DAN UJIAN AKHIR SEMESTER Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk

Lebih terperinci

BAB VI PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS

BAB VI PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS BAB VI PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS 1. Disiplin Mahasiswa Berdasarkan SK Rektor tanggal 21 Oktober 2001 No. 460/SK-Rek/Rek/X/2001, mahasiswa yang melanggar peraturan disiplin mahasiswa akan dikenakan sanksi

Lebih terperinci

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL 1 2016 No.05,2016 LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BANTUL Bagian Pemerintahan Desa Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul. PEMERINTAHAN DESA.PAMONG DESA. ( Penjelasan dalam Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Bantul

Lebih terperinci

PERATURAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Nomor : 05815/I2/PP/2009. Tentang PERATURAN AKADEMIK TAHUN 2009

PERATURAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Nomor : 05815/I2/PP/2009. Tentang PERATURAN AKADEMIK TAHUN 2009 PERATURAN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Nomor : 05815/I2/PP/2009 Tentang PERATURAN AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER TAHUN 2009 REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Menimbang : 1.

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/PMK.01/2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/PMK.01/2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/PMK.01/2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/PMK.01/2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/PMK.01/2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 25/PMK.01/2014 TENTANG AKUNTAN BEREGISTER NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK

Lebih terperinci

Peraturan Akademik Magister Manajemen

Peraturan Akademik Magister Manajemen Peraturan Akademik Magister Manajemen Kehadiran Kuliah 75% a) Untuk mengoptimalkan proses belajar mengajar, kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan tatap muka di kelas diwajibkan minimal 75% dari keseluruhan

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 188/PMK.01/2014 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 188/PMK.01/2014 TENTANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 188/PMK.01/2014 TENTANG IKATAN DINAS BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL LULUSAN PROGRAM DIPLOMA BIDANG KEUANGAN DAN

Lebih terperinci

Pranata Kegiatan Pembelajaran

Pranata Kegiatan Pembelajaran UNIVERSITAS GADJAH MADA SEKOLAH VOKASI DEPARTEMEN TEKNIK MESIN Pranata Kegiatan Pembelajaran 2015-1 - Pranata Kegiatan Pembelajaran di Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada I.

Lebih terperinci

PANDUAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU

PANDUAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU PANDUAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU Universitas Internasional Semen Indonesia Alamat Kampus : Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Jl Veteran, Gresik, 61122 Telp. : 031 3985482 Fax.: (031) 398541 Website

Lebih terperinci

RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM

RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM RANCANGAN PERATURAN AKADEMIK FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SRIWIJAYA PERATURAN AKADEMIK BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam keputusan ini yang dimaksud: 1. Rektor adalah Rektor Universitas Sriwijaya; 2. Fakultas

Lebih terperinci

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) TRI DHARMA PALU. Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) TRI DHARMA PALU. Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER (AMIK) TRI DHARMA PALU Tentang PERATURAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DIREKTUR AMIK TRI DHARMA PALU Menimbang : 1. bahwa partisipasi dari

Lebih terperinci

Contoh Penyusunan PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) UJIAN PENDIDIKAN KESETARAAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Contoh Penyusunan PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) UJIAN PENDIDIKAN KESETARAAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 1 Contoh Penyusunan PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) UJIAN PENDIDIKAN KESETARAAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 2 DAFTAR ISI Halaman A. Pengertian 3 B. Penyelenggara Ujian Pendidikan Kesetaraan 3 C. Peserta

Lebih terperinci

KETETAPAN DEWAN PERWAKILAN MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 21/TAP/DPM UI/IV/2015

KETETAPAN DEWAN PERWAKILAN MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 21/TAP/DPM UI/IV/2015 KETETAPAN DEWAN PERWAKILAN MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 21/TAP/DPM UI/IV/2015 TENTANG MEKANISME LANJUTAN PEMILIHAN KETUA PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2018 TENTANG BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM DOKTER LAYANAN PRIMER

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2018 TENTANG BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM DOKTER LAYANAN PRIMER PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2018 TENTANG BANTUAN BIAYA PENDIDIKAN PROGRAM DOKTER LAYANAN PRIMER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PELAKSANAAN DAN TATA TERTIB UJIAN

PELAKSANAAN DAN TATA TERTIB UJIAN TUJUAN: 1. Memberikan penjelasan tentang tata tertib dan pelaksanaan ujian di Jurusan Teknik Kimia Fakultas Teknik UNDIP 2. Sebagai pedoman bagi pengelola jurusan, dosen, panitia ujian, dan mahasiswa dalam

Lebih terperinci

2018, No.4-2- Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia

2018, No.4-2- Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia No.4, 2018 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KPK. Tugas Belajar. PERATURAN KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 01 TAHUN 2018 TENTANG TUGAS BELAJAR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PIMPINAN

Lebih terperinci

- 1 - PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

- 1 - PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN - 1 - PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2015 TENTANG PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK

Lebih terperinci

ATURAN AKADEMIK AKADEMI KOMUNITAS NEGERI (AKN) PACITAN

ATURAN AKADEMIK AKADEMI KOMUNITAS NEGERI (AKN) PACITAN ATURAN AKADEMIK AKADEMI KOMUNITAS NEGERI (AKN) PACITAN TAHUN 2014 DAFTAR ISI BAB I...3 KETENTUAN UMUM...3 Pasal 1...3 Pengertian Umum...3 BAB II...3 PROGRAM PENDIDIKAN...3 Pasal 2...3 Penyelenggaraan Program

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA TAHUN

PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA TAHUN PERATURAN AKADEMIK STIKOM DINAMIKA BANGSA TAHUN 2007-2013 JAMBI 2007 KEPUTUSAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU KOMPUTER (STIKOM) DINAMIKA BANGSA JAMBI Nomor : 102/SK/STIKOMDB/VII/07 Tentang PERATURAN AKADEMIK

Lebih terperinci

PERATURAN AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN REKTOR INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG NOMOR : 266/PER/I1.A/PP/2015 TENTANG PERATURAN AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA REKTOR

Lebih terperinci

Panduan Akademik Program Pendidikan Profesi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNIVERSITAS GADJAH MADA

Panduan Akademik Program Pendidikan Profesi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNIVERSITAS GADJAH MADA Panduan Akademik 2008-2009 Program Pendidikan Profesi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNIVERSITAS GADJAH MADA I. Admisi Untuk calon mahasiswa Profesi Akuntansi A. Pendaftaran (registrasi) a. Menyerahkan

Lebih terperinci

Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang Makassar Prodi S.1 Keperawatan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :

Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang Makassar Prodi S.1 Keperawatan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Penerimaan Mahasiswa Baru Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang Makassar dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Program S.1 Keperawatan Penerimaan mahasiswa baru STIKES Panakkukang

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 111/PMK.03/2014 TENTANG KONSULTAN PAJAK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa ketentuan mengenai

Lebih terperinci

PROSEDUR PENYUSUNAN TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

PROSEDUR PENYUSUNAN TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA PROSEDUR PENYUSUNAN TUGAS AKHIR PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA Jakarta - 2013 DAFTAR ISI I. PERSIAPAN. 3 II. PENYUSUNAN TUGAS AKHIR.. 4 III. SETELAH PENYUSUNAN 7 IV. LAMPIRAN a. Formulir Permohonan Tugas

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 077/KEP/UDN-01/IV/2009. tentang PENYELENGGARAAN PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 077/KEP/UDN-01/IV/2009. tentang PENYELENGGARAAN PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 077/KEP/UDN-01/IV/2009 tentang PENYELENGGARAAN PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Rektor Universitas Dian Nuswantoro Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

BAB III ADMINISTRASI PENDIDIKAN

BAB III ADMINISTRASI PENDIDIKAN BAB III ADMINISTRASI PENDIDIKAN Untuk memenuhi tuntutan kebutuhan dari suatu sistem kredit semester (sks), pelaksanaan administrasi pendidikan tahap demi tahap akan diatur dan dilaksanakan secara sentral,

Lebih terperinci

RANCANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM,

RANCANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KETUA KOMISI PEMILIHAN UMUM, BAHAN UJI PUBLIK 12 MARET 2015 RANCANGAN PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR TAHUN 2015 TENTANG DANA KAMPANYE PESERTA PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR, BUPATI DAN WAKIL BUPATI SERTA WALIKOTA DAN

Lebih terperinci

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Lembaga Administrasi Neg

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Lembaga Administrasi Neg BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1876, 2017 LAN. Dosen Tetap. Tunjangan Profesi dan Tunjangan Kehormatan. Pencabutan. PERATURAN LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2017 TENTANG

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN UNIVERSITAS ABULYATAMA ACEH BESAR 2015 DAFTAR ISI PROSEDUR PENETAPAN DOSEN MENGAJAR MATA KULIAH... 2 PROSEDUR PERKULIAHAN... 4 PROSEDUR PELAKSANAAN

Lebih terperinci

TUJUAN FUNGSI DEFINISI RUANG LINGKUP URAIAN PROSEDUR I. Tata Tertib Laboratorium Tidak Boleh Mengikuti Praktikum

TUJUAN FUNGSI DEFINISI RUANG LINGKUP URAIAN PROSEDUR I. Tata Tertib Laboratorium Tidak Boleh Mengikuti Praktikum TUJUAN SOP ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai : Pengelolaan laboratorium guna memaksimalkan kegunaan dari laboratorium beserta semua sumber daya tan dada didalamnya, sehingga dapat membantu

Lebih terperinci

Perancangan Teknik Industri 3

Perancangan Teknik Industri 3 Nama : NPM : Kelas : Kelompok : PANDUAN PRAKTIKUM Perancangan Teknik Industri 3 Disusun Guna Menunjang Praktikum Perancangan Teknik Industri 3 (Untuk Praktikan) Oleh: Asisten Laboratorium Perancangan Teknik

Lebih terperinci

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENGISIAN KRS

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR PENGISIAN KRS PENGISIAN KRS Disiapkan oleh, Diperiksa oleh, Disahkan oleh, dto dto dto Dra. Indaryanti, M.Pd. Dra. Cecil Hiltrimartin, M.Si. Dra.Nyimas Aisyah, M.Pd. Ketua Tim Standar Pembelajaran Ketua Tim Penyusun

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SUMATERA UTARA NOMOR 06 TAHUN

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SUMATERA UTARA NOMOR 06 TAHUN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SUMATERA UTARA NOMOR 06 TAHUN 2017 TENTANG PERATURAN AKADEMIK PROGRAM MAGISTER DAN PROGRAM DOKTOR UNIVERSITAS SUMATERA UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA KUASA REKTOR UNIVERSITAS

Lebih terperinci

PEDOMAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU

PEDOMAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU PEDOMAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNIVERSITAS ISLAM KADIRI - KEDIRI 2015/2016 DAFTAR ISI Contents DAFTAR ISI... ii KATA PENGANTAR... iii KEBIJAKAN UMUM... 1 PENERIMAAN MAHASISWA BARU... 1 UNIVERSITAS ISLAM

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN KEPALA BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN NOMOR PER- 2 /PP/2017 TENTANG KEBIJAKAN TEKNIS PENGELOLAAN BEASISWA PROGRAM GELAR PASCASARJANA DI LINGKUNGAN BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1023, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENAG. Sekolah Tinggi Agama Budha Negeri. Raden Wijaya Wonogiri PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN

Lebih terperinci

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LAYANAN LABORATORIUM E-GOVERNMENT KEBIJAKAN PUBLIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LAYANAN LABORATORIUM E-GOVERNMENT KEBIJAKAN PUBLIK UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Standard Operating Prosedur (SOP) Laboratorium E-Government Kode/ No: SOP/FISIP/09 Tanggal: 10 Februari 2016 Revisi Ke: 1 Jumlah

Lebih terperinci

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 66 /POJK.04/2017 TENTANG KONSULTAN HUKUM YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL

- 2 - SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 66 /POJK.04/2017 TENTANG KONSULTAN HUKUM YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL - 2 - OTORITAS JASA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 66 /POJK.04/2017 TENTANG KONSULTAN HUKUM YANG MELAKUKAN KEGIATAN DI PASAR MODAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2016 TENTANG PENDIRIAN, PERUBAHAN,

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 40 TAHUN 2013 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 40 TAHUN 2013 TENTANG BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 40 2013 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 40 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN GURU YANG DIBERI TUGAS TAMBAHAN SEBAGAI KEPALA SEKOLAH WALIKOTA

Lebih terperinci

Panduan Pembimbingan Akademik

Panduan Pembimbingan Akademik Panduan Pembimbingan Akademik 1 KATA PENGANTAR Buku Panduan Pembimbingan Akademik adalah buku panduan teknis dalam penyelenggaraan proses pembimbingan akademik di Program Studi Teknokimia Nuklir (Prodi

Lebih terperinci

BERKAS DOKUMEN REGISTRASI CALON MAHASISWA BARU AA YKPN YOGYAKARTA

BERKAS DOKUMEN REGISTRASI CALON MAHASISWA BARU AA YKPN YOGYAKARTA BERKAS DOKUMEN REGISTRASI CALON MAHASISWA BARU AA YKPN YOGYAKARTA TAHUN AKADEMIK 2013/2014 A. PROSEDUR REGISTRASI B. BIODATA C. PENGUMUMAN NO. 01/KEU/XII/2012 D. SURAT PERNYATAAN (ARSIP AA YKPN) E. SURAT

Lebih terperinci

NOMOR 04 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PEMUNGUTAN SUARA DAN PENGHITUNGSN SUARA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA

NOMOR 04 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PEMUNGUTAN SUARA DAN PENGHITUNGSN SUARA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA PERATURAN PANITIA PEMILIHAN RAYA IKATAN KELUARGA MAHASISWA UNIVERSITAS INDONESIA NOMOR 04 TAHUN 2015 TENTANG PEDOMAN TEKNIS PEMUNGUTAN

Lebih terperinci

Layanan Legalisir Ijazah dan Transkrip Akademik

Layanan Legalisir Ijazah dan Transkrip Akademik Layanan Legalisir Ijazah dan Transkrip Akademik 1. Dokumen asli Ijazah dan Transkrip Akademik ONSITE 1. Alumni membayar biaya legalisir melalui Bank dengan virtual account Bank BNI a/n Universitas Telkom

Lebih terperinci

TATA TERTIB KEHIDUPAN KEMAHASISWAAN DI KAMPUS

TATA TERTIB KEHIDUPAN KEMAHASISWAAN DI KAMPUS Informasi Salingka Unand 2006 87 Lampiran : 2 SURAT KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS ANDALAS Nomor : 1090/XIV/A/Unand-2006 Tentang TATA TERTIB KEHIDUPAN KEMAHASISWAAN DI KAMPUS REKTOR UNIVERSITAS ANDALAS Menimbang

Lebih terperinci

Pendidikan Profesi Akuntansi. Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran

Pendidikan Profesi Akuntansi. Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran Pendidikan Profesi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran 2.2 Perkuliahan Kegiatan perkuliahan meliputi kegiatan kuliah tatap muka dan kegiatan lainnya yang ditentukan oleh dosen pembina mata

Lebih terperinci

STIE IEU YOGYAKARTA THE CAMP FOR CREATING ENTREPRENEUR

STIE IEU YOGYAKARTA THE CAMP FOR CREATING ENTREPRENEUR STIE IEU YOGYAKARTA THE CAMP FOR CREATING ENTREPRENEUR PANDUAN AKADEMIK SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI IEU YOGYAKARTA KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat serta hidayah-nya

Lebih terperinci

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI GARUT NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG PENGELOLAAN PEGAWAI NON PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH ATAU UNIT KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH

Lebih terperinci

TATA TERTIB PRAKTIKUM PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI

TATA TERTIB PRAKTIKUM PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI TATA TERTIB PRAKTIKUM PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI A. SEBELUM PRAKTIKUM 1. Praktikan dapat mengikuti praktikum apabila telah memenuhi syarat sebagai berikut: a. Terdaftar pada KRS pada semester

Lebih terperinci

Sekretariat: Gedung Fakultas Farmasi UI, KETETAPAN BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS INDONESIA

Sekretariat: Gedung Fakultas Farmasi UI,   KETETAPAN BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS INDONESIA KETETAPAN BADAN PERWAKILAN MAHASISWA Nomor: 16/TAP/BPM FF UI/X/2015 Tentang PEMILIHAN RAYA LEMBAGA KEMAHASISWAAN Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas

Lebih terperinci