PENERAPAN METODE ILLINOIS PADA PENENTUAN BESAR CADANGAN PREMI ASURANSI JIWA BERSAMA DWIGUNA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENERAPAN METODE ILLINOIS PADA PENENTUAN BESAR CADANGAN PREMI ASURANSI JIWA BERSAMA DWIGUNA"

Transkripsi

1 View eadaa, ciaio ad siilar papers a core.ac.uk brough o ou b CORE provided b BIMASTER Bulei Iliah Mah. Sa. da Terapaa (Biaser) Volue 08, No. 3 (2019), hal PENERAPAN METODE ILLINOIS PADA PENENTUAN BESAR CADANGAN PREMI ASURANSI JIWA BERSAMA DWIGUNA Ira Friai, Neva Saahadewi, Hedra Perdaa INTISARI Asurasi jiwa dwigua erupaka perpadua aara asurasi jiwa berjagka da asurasi jiwa seuur hidup. Dala asurasi jiwa dwigua, pesera asurasi baik eiggal duia aupu beraha hidup aka dibaarka uag peragguga. Sebagia dari prei ag dieria oleh perusahaa harus dicadagka sebagai cadaga prei, sehigga bila diasa ag aka daag erjadi klai aka perusahaa idak kesulia ebaara. Peeliia ii berujua uuk eeuka besara cadaga ag diperoleh dega egguaka eode Illiois ag erupaka perluasa dari cadaga prospekif. Daa ag diguaka dala peeliia ii adalah daa Tabel Moralia Idoesia 2011 uuk sepasag suai isri dega usia suai 30 ahu da usia isri 27 ahu, laa asa peragguga asurasi 25 ahu, laa asa pebaara prei ahu, igka suku buga 2,5% da besar saua ag aka dieria sebesar Rp ,-. Nilai cadaga ag dihasilka uuk ahu peraa sebesar Rp ,- da aka seaki besar seiap ahua selaa asa peragguga sehigga ilai cadaga aka saa dega saua ag dieria oleh eraggug keika asa periode berakhir. Kaa Kuci: Asurasi Dwigua, Cadaga Prei, Meode Illiois PENDAHULUAN Pada zaa sekarag perliduga aka jaia hidup saga diperluka, eruaa eag eiialisir kerugia dala hidup ersebu. Meiialisir kerugia dala hidup iu bisa diaasi dega asurasi. Salah sau jeis asurasi adalah asurasi jiwa. Asurasi jiwa adalah suau upaa perliduga ag diberika oleh pihak peaggug erhadap risiko pada jiwa eraggug ag aka ibul dari suau perisiwa ag idak dapa diprediksi seperi keaia, kecelakaa, aau kehilaga keapua dala eperoleh peghasila [1]. Asurasi jiwa dibagi ejadi iga jeis, aiu asurasi jiwa berjagka, asurasi jiwa seuur hidup, da asurasi jiwa dwigua (edowe). Asurasi jiwa dwigua erupaka perpadua aara asurasi jiwa berjagka da asurasi jiwa seuur hidup [2]. Asurasi jiwa idak haa eediaka perliduga eraggug uuk sau orag saja (sigle life), au juga eediaka perliduga uuk dua orag aau lebih (uliple life). Perbedaa aara asurasi jiwa peroraga dega asurasi jiwa bersaa erleak pada pesera ag egikui asurasi ersebu. Pada asurasi jiwa peroraga, perusahaa asurasi eberika perliduga uuk sau orag (uggal) eraggug, sedagka julah eraggug pada pada asurasi jiwa bersaa lebih dari sau orag. Salah sau produk asurasi jiwa bersaa adalah asurasi saus hidup gabuga uuk asurasi bersaa (joi life isurace) [2]. Dala egikui progra asurasi jiwa, erdapa seragkaia pebaara ag dilakuka oleh pesera asurasi ag disebu prei. Prei ag dieria perusahaa idak haa ejadi profi perusahaa eapi sebagia juga erupaka kewajiba perusahaa diasa edaag. Sebagia dari prei harus dicadagka perusahaa sebagai cadaga prei sehigga bila diasa ag aka daag erjadi klai aka perusahaa idak kesulia ebaara. Cadaga prei erupaka besara uag ag ada pada perusahaa dala jagka waku peragguga. Cadaga prei ersebu berasal dari selisih ilai uai prei da ilai uag peragguga [1]. Perhiuga cadaga prei ersebu dilakuka elalui eode perhiuga aeaika akuaria aiu egguaka eode prospekif da rerospekif. Meode cadaga rerospekif adalah eode 415

2 416 I. FRIYANTI, N. SATYAHADEWI, H. PERDANA perhiuga cadaga berdasarka pedapaa waku ag lalu sapai saa dilakuka perhiuga cadaga dikuragi dega julah pegeluara di waku ag lapau uuk peegag polis. Sedagka eode cadaga prospekif didefiisika sebagai selisih aara ilai sekarag (prese value) dari beefi aau afaa ag aka dieria dega ilai sekarag dari prei bersih ag aka daag sesuai dega auias ag elah dieuka pada saa polis diseujui [2]. Peeliia ii egkaji salah sau eode cadaga prei asurasi, aiu eode Illiois. Meode ersebu erupaka bagia dari eode prospekif dega ebaasi biaa ag dibebaka pada pesera asurasi dega baasa 20 ahu pebaara. Peeliia ii berujua uuk egkaji cadaga prei dega egguaka eode Illiois da diberika aplikasi uerik cadaga pada asurasi jiwa bersaa dwigua. Tigka suku buga ag diguaka aiu 2.5%, eguaka Tabel Moralia Idoesia (TMI) Peeua cadaga Illiois diulai dari eeuka usia eraggug x ahu da ahu, laa asa peragguga selaa ahu, laa asa pebaara ahu, da besar saua ag dipilih. Selajua, eghiug ilai asurasi bersaa, eghiug ilai auias bersaa da eghiug ilai prei ahua bersaa uuk produk asurasi jiwa bersaa dwigua. Seelah iu, dieukalah ilai cadaga prei eode Illiois dari sebuah perusahaa. ASURANSI JIWA DWIGUNA Asurasi dwigua adalah suau jeis asurasi ag erupaka gabuga dari asurasi dwigua uri (pure edowe) ahu da asurasi berjagka ahu. Polis asurasi jiwa dwigua ejajika pebaara sejulah uag bila erjadi keaia dala jagka waku aau bila eraggug hidup diakhir jagka waku. Pada peeliia ii asurasi jiwa ag diguaka aiu asurasi jiwa dwigua bersaa uuk kasus dua orag eraggug, aiu: A A A v p q v p 0 diaa: = laa asa periode peragguga asurasi k = sisa asa peragguga asurasi 1 v = fakor diskoo periode (+1) p = peluag seseorag berusia x ahu da ahu aka hidup sapai ahu qx, v = peluag seseorag berusia (x+) ahu da (+) aka eiggal = fakor diskoo pada periode ahu p = peluag seseorag berusia x ahu da ahu aka hidup sapai ahu A = asurasi dwigua uri (pure edowe) ahu 1 A = asurasi berjagka ahu 1 (1) TINGKAT SUKU BUNGA Tigka suku buga erdiri aas dua jeis, aiu buga uggal da buga ajeuk. Buga uggal aau ag serig disebu dega buga sederhaa, dihiug berdasarka pada perbadiga pokok dega jagka waku ivesasia. Sedagka buga ajeuk erupaka perhiuga buga ag besar pokok da jagka ivesasia ialah julaha aara besar pokok sebelua dega besar buga ag diperoleh [1].

3 Peerapa Meode Illiois pada Peeua Cadaga Prei Tigka suku buga (i) adalah rasio dari besar buga ag diperoleh selaa periode ereu erhadap besara ilai pokok pada saa awal periode [4]. Nilai sekarag adalah ivesasi sebesar 1 ag aka erakuulasi ejadi ( i 1) pada akhir periode ke 1 [1]. Nilai sekarag pada periode juga bisa disebu dega fakor diskoo ag dioasika dega v, aiu: 1 v (2) ( i 1) ANUITAS JIWA Auias adalah suau derea pebaara, biasaa dala julah ag saa uuk suau jagka waku da laa ereu secara berkelajua. Berdasarka cara pebaaraa, auias hidup dibedaka ejadi dua aca aiu auias diskre da auias koiu. Seragkaia pebaara auias ii dapa dilakuka dega dua cara aiu, dega cara berjagka da seuur hidup [1]. Pada peeliia ii auias jiwa ag diguaka dala perhiuga aiu auias jiwa diskre awal berjagka ahu dega dua orag eraggug. Ruus auias jiwa ii aiu: 1 a v p (3) 0 PREMI Prei erupaka sejulah uag ag wajib dibaarka oleh peegag polis kepada perusahaa asurasi dega cara ag elah dieuka da sekaligus ejadi sara diperoleha perliduga asurasi [5]. Secara uu erdapa dua jeis prei, aiu prei bersih (eo) da prei koor (bruo). Prei eo adalah prei ag perhiugaa haa egguaka perkiraa igka oralia da igka suku buga. Prei eo uuk asurasi jiwa dwigua diaa eraggug berusia x ahu da ahu, asa peragguga ahu da pebaara prei di awal ahu selaa ahu dega uag saua sebesar R diaaka dega: Ax, : P R a R 1 0 v p q v p 1 1 v 0 CADANGAN PREMI ASURANSI Pada duia perasurasia, cadaga dala asurasi jiwa erupaka suau daa ag disisihka uuk diguaka dala keadaa darura. Cadaga prei buka erupaka ase aau bagia kekaaa perusahaa, elaika kewajiba perusahaa aau huag perusahaa kepada para peegag polis karea sebagia daa perusahaa erupaka peilik peegag polis [6]. Perhiuga cadaga prei dapa dilakuka diaaraa egguaka eode prospekif. Meode cadaga prospekif adalah perhiuga cadaga ag berorieasi pada pegeluara di waku ag aka daag. Perhiuga cadaga berdasarka ilai sekarag dari seua pegeluara di waku ag aka daag, dikuragi dega ilai sekarag oal pedapaa di waku ag aka daag uuk seiap peegag polis [1]. Ruus cadaga prei pada ahu ke-, uuk prei asurasi jiwa dwigua diaa eraggug berusia asa peragguga asurasi ahu da pebaara prei di awal ahu selaa ahu, dega eode prospekif aiu: p V A P a (5) x: x: x: x: (4)

4 418 I. FRIYANTI, N. SATYAHADEWI, H. PERDANA Berdasarka defiisi cadaga prospekif, sibol besera ruus uuk cadaga prospekif diskre aka diuliska pada Tabel 1. Tabel 1 Cadaga Prospekif Diskre Noasi Jeis Asurasi Jiwa Akuaria Ierasioal Persaaa Prospekif Dwigua berjagka : ahu ( ) A P( A ) a : : V A x 1 x x x Dwigua berjagka ahu, pebaara ahu V ( A ) x : A P( A ) a Ax : 1 x: x: x: CADANGAN ILLINOIS Cadaga Illiois erupaka perluasa dari cadaga prospekif diaa pihak perusahaa ebaasi biaa ag dibebaka pada pesera asurasi dega baasa 20 ahu pebaara. Dala eode Illiois, erdapa beberapa ilai prei bersih aki (prei bersih uuk ahu peraa), (prei bersih uuk 19 ahu berikua), da P (prei bersih ahua). Peruusa dari peraaa di aas dapa diilusrasika sebagai beriku: P (6) Cadaga Illiois dioasika sebagai 1 V da selajua dioasika sebagai prei bersih uuk 19 ahu berikua, sehigga uuk besar cadaga dari ahu ke sapai ke adalah: A, :, :20 P a, : 20 20, ; 20 x x x x V ;20 A x, : P : A ; : (7) APLIKASI NUMERIK Pada peeliia ii diberika sudi kasus sebagai siulasi perhiuga cadaga prei asurasi uuk produk asurasi jiwa bersaa dwigua dega progra ag aka diguaka adalah Microsof Excel. Cooh kasus: sepasag suai isri ag baru eikah ahu 2018 dega usia suai 30 ahu da usia isri 27 ahu hedak egikui progra asurasi jiwa bersaa (joi life). Jeis asurasi jiwa ag dipilih adalah asurasi jiwa dwigua dega asa peragguga selaa 25 ahu. Jagka waku pebaara prei selaa ahu da pebaara prei dilakuka seiap awal bula. Besar saua ag aka dieria ahli waris keika salah sau eraggug eiggal duia adalah Rp sehigga oal saua adalah Rp ,-. Pada Tabel 2 pada ahu peraa cadaga prei ag disiapka oleh perusahaa sebesar Rp ,- da aka erus eigka uuk seiap ahua sapai akhir asa peragguga. Pada asa peragguga asurasi jiwa dwigua berakhir, pihak asurasi elah siap uuk eberika saua sebesar ag dijajika kepada eraggug. Tabel 2 Nilai Cadaga Prei Megguaka Meode Illiois V V V 1 Rp Rp Rp Rp Rp Rp

5 Peerapa Meode Illiois pada Peeua Cadaga Prei Tabel 2 Nilai Cadaga Prei Megguaka Meode Illiois(lajua) T V V 3 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp V CADANGAN PREMI METODE ILLINOIS DENGAN SUKU BUNGA BERVARIASI Berdasarka sudi kasus dilakuka perhiuga dega eabahka igka suku buga ag berbeda, diperoleh hasil ilai cadaga prei eode Illiois dega suku buga ag berbeda dapa diliha pada Tabel 3 beriku: Tabel 3 Nilai Cadaga Prei Megguaka Meode Illiois dega Suku Buga Bervariasi No. i = 1% i = 1.5% i = 2% i = 3% i = 3.5% 1 Rp Rp Rp Rp0 Rp0 2 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp ,330 Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Rp Berdasarka Tabel 3 pada ahu peraa uuk igka suku buga 3% da 5% ilai cadaga berilai Rp0,- dikareaka pada ahu ersebu prei ag dibaarka oleh pihak eraggug diguaka perusahaa uuk biaa oprasioal. Pada ahu kedua da seerusa ilai cadaga ag

6 420 I. FRIYANTI, N. SATYAHADEWI, H. PERDANA diperoleh seaki eigka hal ersebu eujuka bahwa seaki besar igka suku buga bebas risiko, aka ilai cadaga prei juga seaki urah. PENUTUP Perhiuga cadaga prei egguaka eode Illiois pada ahu peraa eghasilka cadaga prei sebesar Rp ,- da cadaga prei aka eigka uuk seiap ahua sehigga pada asa peragguga berakhir perusahaa asurasi elah siap uuk eberika saua sebesar ag dijajika kepada peegag polis. Jika ilai igka suku buga ag diguaka aka seaki besar, aka ilai cadaga seaki urah. Hal ii dikareaka igka suku buga bebas risiko erupaka variabel diskoo. Jika seaki besar igka suku buga bebas risiko, aka seaki kecil ilai dari fugsi diskoo. DAFTAR PUSTAKA [1]. Fuai, T. Maeaika Asurasi Jiwa Bagia I. Toko: Icorporaed Foudaio Orieal Life Isurace Culural Develope Ceer;1993. [2]. Bowers, N. L., Geerber, H. U., Hicka, J. C., Joes, D. A., & Nesbi, C. J. Acuarial Maheaics. Schauhurg: Socie Of Acuaries;1997. [3]. Kelliso, S. Theor of Ieres, Edisi ke-7. New York: Mc.Graw Hill;1991. [4]. Achdijad, Didi. Prisip-Prisip Akuaria pada Asurasi Jiwa. Jakara: Guadara;1990. [5]. Sali A. Abbas. Asurasi da Maajea Resiko. Jakara: Grafido Persada;2007. [6]. Effedie, A. R. Maeaika Akuaria. Jakara: Uiversias Terbuka;2010. IRMA FRIYANTI : Jurusa Maeaika FMIPA UNTAN, Poiaak NEVA SATYAHADEWI : Jurusa Maeaika FMIPA UNTAN, Poiaak HENDRA PERDANA : Jurusa Maeaika FMIPA UNTAN, Poiaak

PREMI ASURANSI JIWA CONTINGENT DENGAN HUKUM DE MOIVRE. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeritas Riau Kampus Bina Widya Indonesia

PREMI ASURANSI JIWA CONTINGENT DENGAN HUKUM DE MOIVRE. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeritas Riau Kampus Bina Widya Indonesia PREMI ASURANSI JIWA CONTINGENT DENGAN HUKUM DE MOIVRE Eli Trisiai Hasriai Rola Pae Mahasiswa Program S Maemaika Dose Jurusa Maemaika Fakulas Maemaika da Ilmu Pegeahua Alam Uierias Riau Kampus Bia Widya

Lebih terperinci

NILAI AKUMULASI ANUITAS AKHIR DENGAN ASUMSI DISTRIBUSI UNIFORM UNTUK m KALI PEMBAYARAN

NILAI AKUMULASI ANUITAS AKHIR DENGAN ASUMSI DISTRIBUSI UNIFORM UNTUK m KALI PEMBAYARAN NILAI AKUMULASI ANUITAS AKHIR DENGAN ASUMSI DISTRIBUSI UNIFORM UNTUK m KALI PEMBAYARAN Nomi Kelari *, Hasriai 2, Musraii 2 Mahasiswa Program S Maemaika 2 Dose Jurusa Maemaika Fakulas Maemaika da Ilmu Pegeahua

Lebih terperinci

PREMI TAHUNAN ASURANSI JIWA BERJANGKA DENGAN HUKUM DE MOIVRE UNTUK STATUS GABUNGAN

PREMI TAHUNAN ASURANSI JIWA BERJANGKA DENGAN HUKUM DE MOIVRE UNTUK STATUS GABUNGAN PREMI TAHUNAN ASURANSI JIWA BERJANGKA DENGAN HUKUM DE MOIVRE UNTUK STATUS GABUNGAN Nurma Harisa * Johaes Kho 2 Aziskha 2 Mahasiswa Program S Maemaika 2 Dose Jurusa Maemaika Fakulas Maemaika a Ilmu Pegeahua

Lebih terperinci

MENENTUKAN PREMI TAHUNAN UNTUK TIGA ORANG PADA ASURANSI JIWA HIDUP GABUNGAN (JOINT LIFE)

MENENTUKAN PREMI TAHUNAN UNTUK TIGA ORANG PADA ASURANSI JIWA HIDUP GABUNGAN (JOINT LIFE) E-Jural Maeaika Vol. 4 (4), Noveber 05,. 95-00 ISSN: 303-75 MENENTUKN PEMI THUNN UNTUK TIG ONG PD SUNSI JIW HIDUP GBUNGN (JOINT LIFE) Tri Yaa Bhuaa, I Noa Widaa, Luh Puu Ida Harii 3 Jurusa Maeaika, Fakulas

Lebih terperinci

CADANGAN PROSPEKTIF ASURANSI JIWA BERJANGKA DENGAN HUKUM DE MOIVRE

CADANGAN PROSPEKTIF ASURANSI JIWA BERJANGKA DENGAN HUKUM DE MOIVRE CDNGN POSPEKTIF SUNSI JIW BEJNGK DENGN HUKUM DE MOIVE Dii amaai *, Johaes Kho 2, ziskha 2 Mahasiswa Program S Maemaika 2 Dose Jurusa Maemaika Fakulas Maemaika a Ilmu Pegeahua lam Uiersias iau Kampus Bia

Lebih terperinci

PENENTUAN NILAI ANUITAS JIWA SEUMUR HIDUP MENGGUNAKAN DISTRIBUSI GOMPERTZ

PENENTUAN NILAI ANUITAS JIWA SEUMUR HIDUP MENGGUNAKAN DISTRIBUSI GOMPERTZ Bulei Ilmiah Ma. Sa. da Terapaya (Bimaser) Volume 05, No. 2 (206), hal 79-86 PENENTUAN NILAI ANUITAS JIWA SEUMUR HIDUP MENGGUNAKAN DISTRIBUSI GOMPERTZ Sii Faimah, Neva Sayahadewi, Shaika Marha INTISARI

Lebih terperinci

KRITERIA INVESTASI DEPARTEMEN AGRIBISNIS FEM - IPB

KRITERIA INVESTASI DEPARTEMEN AGRIBISNIS FEM - IPB KRITERIA INVESTASI DEPARTEMEN AGRIBISNIS FEM - IPB Sudi kelayaka bisis pada dasarya berujua uuk meeuka kelayaka bisis berdasarka krieria ivesasi Krieria ersebu diaaraya adalah ; 1. Nilai bersih kii (Ne

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS LOOKBACK OPTIONS

BAB III ANALISIS LOOKBACK OPTIONS BAB III : ANALII LOOKBACK OPION BAB III ANALII LOOKBACK OPION Pada Bab III ii aka dibahas egeai lookback opios da aalisisa Asusi ag kia pakai adalah saha ag diguaka (uderlig asse) idak eberika divide ipe

Lebih terperinci

PREMI ASURANSI JIWA BERJANGKA NAIK DENGAN MENGGUNAKAN HUKUM DE MOIVRE

PREMI ASURANSI JIWA BERJANGKA NAIK DENGAN MENGGUNAKAN HUKUM DE MOIVRE PREMI ASURANSI JIWA BERJANGKA NAIK DENGAN MENGGUNAKAN HUKUM DE MOIVRE Aoy Wijaya *, Hasriai, Musraii Mahasiswa Program S Maemaia Dose Jurusa Maemaia Faulas Maemaia da Ilmu Pegeahua Alam Uiversias Riau

Lebih terperinci

PENERAPAN HUKUM DE MOIVRE PADA METODE NEW JERSEY DALAM PENENTUAN NILAI CADANGAN ASURANSI JIWA DWIGUNA SKRIPSI OLEH VANY LINDA FIBRIANTI NIM.

PENERAPAN HUKUM DE MOIVRE PADA METODE NEW JERSEY DALAM PENENTUAN NILAI CADANGAN ASURANSI JIWA DWIGUNA SKRIPSI OLEH VANY LINDA FIBRIANTI NIM. PENERAPAN HUKUM DE MOIVRE PADA METODE NEW ERSEY DALAM PENENTUAN NILAI CADANGAN ASURANSI IWA DWIGUNA SKRIPSI OLEH VANY LINDA FIBRIANTI NIM. 260054 URUSAN MATEMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

III. METODE KAJIAN 1. Lokasi dan Waktu 2. Metode Pengumpulan Data

III. METODE KAJIAN 1. Lokasi dan Waktu 2. Metode Pengumpulan Data III. METODE KAJIAN 1. Lokasi da Waku Lokasi kajia berempa uuk kelompok dilaksaaka di kelompok peeraka sapi di Bagka Tegah, Provisi Bagka Beliug, da Kelompok Peeraka Sapi di Cisarua, Bogor, Provisi Jawa

Lebih terperinci

Manajemen Keuangan. Idik Sodikin,SE,MBA,MM EVALUASI UNTUK MENENTUKAN KEPUTUSAN INVESTASI. Modul ke: 06Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

Manajemen Keuangan. Idik Sodikin,SE,MBA,MM EVALUASI UNTUK MENENTUKAN KEPUTUSAN INVESTASI. Modul ke: 06Fakultas EKONOMI DAN BISNIS Modul ke: 06Fakulas EKONOMI DAN BISNIS EVALUASI UNTUK MENENTUKAN KEPUTUSAN INVESTASI Program Sudi Akuasi Idik Sodiki,SE,MBA,MM Krieria Kepuusa Ivesasi aau Pegaggara Modal o Beberapa krieria yag aka diperguaka

Lebih terperinci

CADANGAN PREMI TAHUNAN ASURANSI KESEHATAN PADA STATUS GABUNGAN

CADANGAN PREMI TAHUNAN ASURANSI KESEHATAN PADA STATUS GABUNGAN CADANGAN PREMI TAHUNAN ASURANSI KESEHATAN PADA STATUS GABUNGAN Aryo Guao *, Hasriai 2, Rola Pae 2 Mahasiswa Program S Maemaia 2 Dose Jurusa Maemaia Faulas Maemaia da Ilmu Pegeahua Alam Uiverias Riau Kampus

Lebih terperinci

BAB III ANUITAS DENGAN BEBERAPA KALI PEMBAYARAN SETAHUN TERHADAP TABUNGAN PENDIDIKAN

BAB III ANUITAS DENGAN BEBERAPA KALI PEMBAYARAN SETAHUN TERHADAP TABUNGAN PENDIDIKAN BAB III ANUITAS DNGAN BBRAPA KALI PMBAYARAN STAHUN TRHADAP TABUNGAN PNDIDIKAN. Tabuga Pedidika Aak Tabuga erupaka salah satu produk yag ditawarka oleh bak utuk eyipa uag. Utuk epersiapka daa pedidika aak,

Lebih terperinci

BAB V METODE PENELITIAN

BAB V METODE PENELITIAN 31 BAB V METODE PENELITIAN 5.1 Lokasi da Waku Peeliia Peeliia ii dilaksaaka di Kecamaa Sukaagara, Kabupae Ciajur. Pemiliha lokasi peeliia dilakuka secara segaja (purposive samplig) dega memperimbagka aspek

Lebih terperinci

APPLICATION OF VASICEK S RATE INTEREST MODEL IN TERM INSURANCE PREMIUMS CALCULATION. Abstract. Sudianto Manullang

APPLICATION OF VASICEK S RATE INTEREST MODEL IN TERM INSURANCE PREMIUMS CALCULATION. Abstract. Sudianto Manullang APPLICATION OF VASICEK S RATE INTEREST MODEL IN TERM INSURANCE PREMIUMS CALCULATION Absrac Sudiao Maullag Facor of ieres rae ad moraliy is former pricipal compoes o ge premium of erm isurace. Vasicek's

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. pada masa mendatang. Peramalan penjualan adalah peramalan yang mengkaitkan berbagai

BAB 2 LANDASAN TEORI. pada masa mendatang. Peramalan penjualan adalah peramalan yang mengkaitkan berbagai BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pegeria Peramala (orecasig) Peramala (orecasig) adalah suau kegiaa yag memperkiraka apa yag aka erjadi pada masa medaag. Peramala pejuala adalah peramala yag megkaika berbagai

Lebih terperinci

ANALISIS INVESTASI PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DITINJAU DARI SEGI TEKNIS DAN BIAYA

ANALISIS INVESTASI PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DITINJAU DARI SEGI TEKNIS DAN BIAYA ANALISIS INVESTASI PENAMBANGAN PASIR DAN BATU DITINJAU DARI SEGI TEKNIS DAN BIAYA Laar Belakag Masalah Semaki berambah pesaya pembagua dibidag kosruksi maka meyebabka meigka pula kebuuha aka meerial-maerial

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. Lokasi dan Waktu Penelitian. sampai dengan April 2008, di DAS Waeruhu, yang secara administratif terletak di

METODE PENELITIAN. Lokasi dan Waktu Penelitian. sampai dengan April 2008, di DAS Waeruhu, yang secara administratif terletak di 8 METODE PENELITIAN Lokasi da Waku Peeliia Peeliia ii dilaksaaka selama 3 bula, erhiug sejak bula Februari sampai dega April 2008, di DAS Waeruhu, yag secara admiisraif erleak di wilayah Kecamaa Sirimau,

Lebih terperinci

CADANGAN ZILLMER STATUS HIDUP GABUNGAN DENGAN ASUMSI BALDUCCI

CADANGAN ZILLMER STATUS HIDUP GABUNGAN DENGAN ASUMSI BALDUCCI CADANGAN ZILLMER STATUS HIDU GABUNGAN DENGAN ASUMSI BALDUCCI Riz Meica Uai * Hasriai Azisa Maasiswa rogra S Maeaia Dose Jurusa Maeaia Faulas Maeaia a Ilu egeaua Ala Uiersias Riau Kaus Bia Wia 893 Ioesia

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN BAB 3 METODE PENELITIAN 3 Meode Pegumpula Daa 3 Jeis Daa Pada peeliia ii aka megguaka jeis daa yag bersifa kuaiaif Daa kuaiaif adalah daa yag berbeuk agka / omial Dalam peeliia ii aka megguaka daa pejuala

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Peramalan adalah kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa yang

BAB 2 LANDASAN TEORI. Peramalan adalah kegiatan untuk memperkirakan apa yang akan terjadi di masa yang BAB 2 LANDASAN EORI 2.1 Pegeria Peramala Peramala adalah kegiaa uuk memperkiraka apa yag aka erjadi di masa yag aka daag. Sedagka ramala adalah suau siuasi aau kodisi yag diperkiraka aka erjadi pada masa

Lebih terperinci

IV. METODE PENELITIAN

IV. METODE PENELITIAN 29 IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi da Waku Peeliia Peeliia ii dilaksaaka di Kecamaa Pamijaha, Kabupae Bogor, Provisi Jawa Bara. Pemiliha lokasi peeliia dilakuka secara segaja (purposive) dega perimbaga

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN TEORI. Ramalan pada dasarnya merupakan dugaan atau perkiraan mengenai terjadinya suatu

BAB 2 TINJAUAN TEORI. Ramalan pada dasarnya merupakan dugaan atau perkiraan mengenai terjadinya suatu BAB 2 TINJAUAN TEORI 2.1 Pegeria Peramala Ramala pada dasarya merupaka dugaa aau perkiraa megeai erjadiya suau kejadia aau perisiwa di waku yag aka daag. Peramala merupaka sebuah ala bau yag peig dalam

Lebih terperinci

BAB V ANALISA HASIL. Untuk mendapatkan jenis peramalan yang dinginkan terdapat banyak

BAB V ANALISA HASIL. Untuk mendapatkan jenis peramalan yang dinginkan terdapat banyak BB V NLIS HSIL 5.1 Ukura kurasi Hasil Peramala Uuk medapaka jeis peramala yag digika erdapa bayak parameer-parameer yag dapa diguaka. Seperi yag elah diuraika pada ladasa eori, parameer-parameer ersebu

Lebih terperinci

CADANGAN PREMI DENGAN METODE CANADIAN PADA ASURANSI JIWA BERJANGKA

CADANGAN PREMI DENGAN METODE CANADIAN PADA ASURANSI JIWA BERJANGKA CDNGN REMI DENGN METODE CNDIN D SURNSI JIW BERJNGK Ike Ruliysmawai Koiruisa, Hasriai 2, Hariso 2 Maasiswa rogram S Maemaika 2 Dose Jurusa Maemaika Fakulas Maemaika da Ilmu egeaua lam Uierias Riau Kamus

Lebih terperinci

E-Jurnal Matematika is one of the electronic journal at Udayana University, as a medium of communication

E-Jurnal Matematika is one of the electronic journal at Udayana University, as a medium of communication i k e k e r e a o k o b a g u s b e r i a b o l a e r k i i a o b A e k a K r e a s i R e s e M a s a k a I d o e s i a r e s e m a s a k a m e g h i l a g k a j e r a w a v i l l a d i u c a k r e c e

Lebih terperinci

PENGUJIAN HIPOTESIS. Hipotesis Statistik : pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi.

PENGUJIAN HIPOTESIS. Hipotesis Statistik : pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi. . Pedahulua PENGUJIAN HIPOTESIS Hipoesis Saisik : peryaaa aau dugaa megeai sau aau lebih populasi. Pegujia hipoesis berhubuga dega peerimaa aau peolaka suau hipoesis. Kebeara (bear aau salahya) suau hipoesis

Lebih terperinci

Rumus-rumus yang Digunakan

Rumus-rumus yang Digunakan Saisika Uipa Surabaya 4. Sampel Tuggal = Rumus-rumus yag Diguaka s..... Sampel berkorelasi D D N N N...... 3. Sampel Bebas a. Uuk varias sama... 3 aau x x s g... 4 b. Sampel Heeroge Guaka Uji Corha - Cox

Lebih terperinci

Model Pertumbuhan BenefitAsuransi Jiwa Berjangka Menggunakan Deret Matematika

Model Pertumbuhan BenefitAsuransi Jiwa Berjangka Menggunakan Deret Matematika Prosidig Semirata FMIPA Uiversitas Lampug, 0 Model Pertumbuha BeefitAsurasi Jiwa Berjagka Megguaka Deret Matematika Edag Sri Kresawati Jurusa Matematika FMIPA Uiversitas Sriwijaya edagsrikresawati@yahoocoid

Lebih terperinci

(A.4) PENENTUAN CADANGAN DISESUAIKAN MELALUI METODE ILLINOIS PADA PRODUK ASURANSI DWIGUNA BERPASANGAN

(A.4) PENENTUAN CADANGAN DISESUAIKAN MELALUI METODE ILLINOIS PADA PRODUK ASURANSI DWIGUNA BERPASANGAN Prosidig Semiar Nasioal Statistika Uiversitas Padjadjara, 3 November 2 (A.4) PENENTUAN CADANGAN DSESUAKAN MELALU METODE LLNOS PADA PRODUK ASURANS DWGUNA BERPASANGAN Suhartii, Lieda Noviyati, Achmad Zabar

Lebih terperinci

BENTUK KANONIK JORDAN DALAM MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN DIFERENSIAL LINEAR

BENTUK KANONIK JORDAN DALAM MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN DIFERENSIAL LINEAR Bulei Ilmia Ma. Sa. da Teraaa (Bimaser) Volume 6, No. 0(07), al 8. BENTUK KANONIK JORDAN DALAM MENYELESAIKAN SISTEM PERSAMAAN DIFERENSIAL LINEAR Umi Salma, Mariaul Kifia, Frasiskus Fra INTISARI Beuk kaoik

Lebih terperinci

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 30 BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Beuk da Meode Peeliia Peeliia Opimalisasi da Sraegi Pemafaaa Souher Bluefi Tua di Samudera Hidia Selaa Idoesia diarahka pada upaya uuk megugkapa suau masalah aau keadaa

Lebih terperinci

BAGIAN 2 TOPIK 5. andhysetiawan

BAGIAN 2 TOPIK 5. andhysetiawan BAGIAN OIK 5 adhyseiawa Isi Maeri Modulasi Aliudo AM Modulasi Frekuesi FM adhyseiawa MODULASI AMLIUDO DAN MODULASI ANGULAR SUDU Modulasi roses erubaha karakerisik aau besara gelobag ebawa, euru ola gelobag

Lebih terperinci

Beberapa Definisi Ruang Contoh Kejadian dan Peluang Definisi L.1 (Ruang contoh dan kejadian) . Definisi L.2 (Kejadian lepas )

Beberapa Definisi Ruang Contoh Kejadian dan Peluang Definisi L.1 (Ruang contoh dan kejadian) .   Definisi L.2 (Kejadian lepas ) 33 LAMPIRAN 34 35 Beberapa Defiisi Ruag Cooh Kejadia da Peluag Suau percobaa yag dapa diulag dalam kodisi yag sama, yag hasilya idak dapa diprediksi dega epa eapi kia bisa megeahui semua kemugkia hasil

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Black dan Scholes (1973) menyatakan bahwa nilai aset mengikuti Gerak

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Black dan Scholes (1973) menyatakan bahwa nilai aset mengikuti Gerak BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Peeliia Terdahulu Black da Scholes (973) meyaaka bahwa ilai ase megikui Gerak Brow Geomeri, dega drif μ (ekpekasi dari reur) da volailias σ (deviasi sadar dari reur). Berawal dari

Lebih terperinci

Market Basket Analysis dengan Metode Fuzzy C-Covering untuk Menentukan Pola Pembelian pada Toko Buku

Market Basket Analysis dengan Metode Fuzzy C-Covering untuk Menentukan Pola Pembelian pada Toko Buku Marke Baske Aalysis dega Meode Fuzzy C-Coverig uuk Meeuka Pola Pebelia pada Toko Buku Yessica Naaliai Fakulas Tekologi Iforasi Jl. Dipoegoro 5-60 Salaiga (098 34940 yessica_4@yahoo.co Yos Richard Beeh

Lebih terperinci

V. PENGUJIAN HIPOTESIS

V. PENGUJIAN HIPOTESIS V. PENGUJIAN IPOTEI A. IPOTEI TATITIK Defiisi uau hipoesa saisik adalah suau peryaaa aau dugaa megeai sau aau lebih variabel populasi. ipoesis digologka mejadi. ipoesis ol adalah hipoesis yag dirumuska

Lebih terperinci

CADANGAN ASURANSI JIWA CONTINGENT BERDASARKAN DISTRIBUSI MAKEHAM DENGAN METODE PREMIUM SUFFICIENCY

CADANGAN ASURANSI JIWA CONTINGENT BERDASARKAN DISTRIBUSI MAKEHAM DENGAN METODE PREMIUM SUFFICIENCY CDNGN SURNSI JIW CONTINGENT BERDSRKN DISTRIBUSI MKEHM DENGN METODE PREMIUM SUFFICIENCY Suiha Haru *, Hariai, zikha Mahaia Prora Sudi S Maeaika Doe JuruaMaeaika Fakula Maeaika da Ilu Peeahua la Uieria Riau

Lebih terperinci

KAJIAN METODE ZILLMER, FULL PRELIMINARY TERM, DAN PREMIUM SUFFICIENCY DALAM MENENTUKAN CADANGAN PREMI PADA ASURANSI JIWA DWIGUNA

KAJIAN METODE ZILLMER, FULL PRELIMINARY TERM, DAN PREMIUM SUFFICIENCY DALAM MENENTUKAN CADANGAN PREMI PADA ASURANSI JIWA DWIGUNA Jurnal Mateatika UNAND Vol. 3 No. 4 Hal. 160 167 ISSN : 2303 2910 c Jurusan Mateatika FMIPA UNAND KAJIAN METODE ZILLMER, FULL PRELIMINARY TERM, DAN PREMIUM SUFFICIENCY DALAM MENENTUKAN CADANGAN PREMI PADA

Lebih terperinci

MODIFIKASI METODE DEKOMPOSISI ELZAKI (MMDE) UNTUK PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL TAK LINEAR

MODIFIKASI METODE DEKOMPOSISI ELZAKI (MMDE) UNTUK PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL TAK LINEAR Bulei Ilmiah Ma.Sa. da Terapaya (Bimaser) Volume 06, No. (07), hal -0. MODIFIKASI METODE DEKOMPOSISI ELZAKI (MMDE) UNTUK PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL TAK LINEAR Ermawai, Helmi, Frasiskus

Lebih terperinci

Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara Uiversias Sumaera Uara BAB 2 LANDASAN TEORI Ladasa eori ii merupaka hasil dari ijaua lieraur-lieraur yag ada kaiaya dega meode-meode peramala maupu dega koeks laiya dalam peulisa Tugas Akhir ii. Adapu

Lebih terperinci

PENGUJIAN HIPOTESIS DUA RATA-RATA

PENGUJIAN HIPOTESIS DUA RATA-RATA PENGUJIN HIPOTEI DU RT-RT Pegujia hipoesis dua raa-raa diguaka uuk membadigka dua keadaa aau epaya dua populasi. Misalya kia mempuyai dua populasi ormal masig-masig dega raa-raa µ da µ sedagka simpaga

Lebih terperinci

BAB 4: PELUANG DAN DISTRIBUSI NORMAL.

BAB 4: PELUANG DAN DISTRIBUSI NORMAL. BAB 4: PELUANG DAN DISTRIBUSI NORMAL. PELUANG Peluag atau yag biasa juga disebut dega istilah keugkia, probablilitas, atau kas eujukka suatu tigkat keugkia terjadiya suatu kejadia yag diyataka dala betuk

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN 39 III. METODE PENELITIAN 3.1 Waku dan Meode Peneliian Pada bab sebelumnya elah dibahas bahwa cadangan adalah sejumlah uang yang harus disediakan oleh pihak perusahaan asuransi dalam waku peranggungan

Lebih terperinci

INTEGRAL TAK TENTU (pecahan rasional) Agustina Pradjaningsih, M.Si. Jurusan Matematika FMIPA UNEJ

INTEGRAL TAK TENTU (pecahan rasional) Agustina Pradjaningsih, M.Si. Jurusan Matematika FMIPA UNEJ INTEGRL TK TENTU pecaha rasioal gusia Pradjaigsih, M.Si. Jurusa Maemaika FMIP UNEJ agusia.fmipa@uej.ac.id DEFINISI Fugsi suku bayak derajad dega bula o egaif 0 dimaa, 0 a a a a a P Fugsi kosa dipadag sbg

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Metode peramalan merupakan bagian dari ilmu Statistika. Salah satu metode

BAB 2 LANDASAN TEORI. Metode peramalan merupakan bagian dari ilmu Statistika. Salah satu metode BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pegeria Peramala Meode peramala merupaka bagia dari ilmu Saisika. Salah sau meode peramala adalah dere waku. Meode ii disebu sebagai meode peramala dere waku karea memiliki kareserisik

Lebih terperinci

Universitas Sumatera Utara

Universitas Sumatera Utara 50.7 4.3770 6.7547 6.7547 4.4 48.6965 R4.7 36.3 N8 TOL 0..70 35.9497 36.3.99 50.7 94.338 6.89 3.5 6.75 7.567 36.0 6.4837 57.396 8.783 66.0384 5.337 37.006 3.568 PISAU POTONG AISI D SEPUH No Qy NAME MATERIAL

Lebih terperinci

ANALISIS BEDA Fx F.. S u S g u i g y i an a t n o t da d n a Ag A u g s u Su S s u wor o o

ANALISIS BEDA Fx F.. S u S g u i g y i an a t n o t da d n a Ag A u g s u Su S s u wor o o ANALII BEDA Fx. ugiyao da Agus usworo Kosep Peeliia bermaksud meguji keadaa (sesuau) yag erdapa dalam suau kelompok dega kelompok lai Meguji apakah erdapa perbedaa yg Meguji apakah erdapa perbedaa yg sigifika

Lebih terperinci

FORMULA AKUMULASI FACKLER UNTUK CADANGAN PREMI BERDASARKAN ASUMSI CONSTANT FORCE

FORMULA AKUMULASI FACKLER UNTUK CADANGAN PREMI BERDASARKAN ASUMSI CONSTANT FORCE FORMULA AKUMULASI FACKLER UNTUK CADANGAN PREMI BERDASARKAN ASUMSI CONSTANT FORCE Mara Buar-buar *, Hasra 2, Azskha 2 Mahasswa Progra S Maeaka 2 Dose Jurusa Maeaka Fakulas Maeaka da Ilu Pegeahua Ala Uversas

Lebih terperinci

ANALISIS BEDA. Konsep. Uji t (t-test) Teknik Uji Beda. Agus Susworo Dwi Marhaendro

ANALISIS BEDA. Konsep. Uji t (t-test) Teknik Uji Beda. Agus Susworo Dwi Marhaendro ANALII BEA Agus usworo wi Marhaedro Kosep Peeliia bermaksud meguji keadaa (sesuau) yag erdapa dalam suau kelompok dega kelompok lai Meguji apakah erdapa perbedaa yg sigifika di aara kelompok-kelompok Tekik

Lebih terperinci

B A B III METODE PENELITIAN. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah menganalisis perbandingan

B A B III METODE PENELITIAN. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah menganalisis perbandingan 30 B A B III METODE PENELITIAN 3. Peeapa Lokai da Waku Peeliia Objek peeliia dalam peeliia ii adalah megaalii perbadiga harga jual produk melalui pedekaa arge pricig dega co-plu pricig pada oko kue yag

Lebih terperinci

STUDI ANALISIS PERAMALAN DENGAN METODE DERET BERKALA

STUDI ANALISIS PERAMALAN DENGAN METODE DERET BERKALA Widya Tekika Vol.18 No.2; Okober 2010 ISSN 1411 0660: 1-6 Absrak STUDI ANALISIS PERAMALAN DENGAN METODE DERET BERKALA Arie Resu Wardhai 1), Salvador Mauel Pereira 2) Perusahaa sepau da sadal House of Mr.

Lebih terperinci

JOINT LIFE DALAM ASURANSI JIWA BERJANGKA Dini Hidayati, Dewi Anggraini, Dewi Sri Susanti

JOINT LIFE DALAM ASURANSI JIWA BERJANGKA Dini Hidayati, Dewi Anggraini, Dewi Sri Susanti Jura Maemaika Muri da Teraa εsio Vo9 No (5) Ha - JOINT LIFE DALAM ASURANSI JIWA BERJANGKA Dii Hidayai, Dewi Aggraii, Dewi Sri Susai Program Sudi Maemaika FMIPA Uiversias Lambug Magkura J Jed A Yai km 6

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI 18 BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Pegeria Peramala ( Forecasig ) Peramala ( forecasig ) adalah kegiaa megisemasi apa yag aka erjadi pada masa yag aka daag. Peramala diperluka karea adaya perbedaa kesejaga waku

Lebih terperinci

II LANDASAN TEORI. of Portfolio Transactions (Almgren & Chriss 2000).

II LANDASAN TEORI. of Portfolio Transactions (Almgren & Chriss 2000). of Porfolio Trasaios (Almgre & Chriss 000 14 Sisemaika Peulisa Karya ilmiah ii erdiri aas eam bagia Bagia perama berupa pedahulua, erdiri aas laar belakag, ujua peulisa, meode peulisa, da sisemaika peulisa

Lebih terperinci

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeritas Riau Kampus Bina Widya Indonesia ABSTRACT

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Univeritas Riau Kampus Bina Widya Indonesia ABSTRACT CDNGN SURNSI JIW CONTINGENT BERDSRKN DISTRIBUSI GOMERTZ Mifakhur Rohmah *, Hasriai, Hariso Mahasiswa roram S Maemaika Dose Jurusa Maemaika Fakulas Maemaika a Ilmu eeahua lam Uierias Riau Kampus Bia Wia

Lebih terperinci

SOLUSI NUMERIK PERSAMAAN BLACK-SCHOLES KASUS OPSI BELI DENGAN FLUKTUASI SAHAM BERLINTAS BROWNIAN DINDA YUANSA SULAEMAN

SOLUSI NUMERIK PERSAMAAN BLACK-SCHOLES KASUS OPSI BELI DENGAN FLUKTUASI SAHAM BERLINTAS BROWNIAN DINDA YUANSA SULAEMAN OLUI NUMERIK PERAMAAN BLACK-CHOLE KAU OPI BELI DENGAN FLUKTUAI AHAM BERLINTA BROWNIAN DINDA YUANA ULAEMAN DEPARTEMEN FIIKA FAKULTA MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR 06

Lebih terperinci

Seminar Nasional IENACO 2016 ISSN:

Seminar Nasional IENACO 2016 ISSN: EVALUASI KINERJA OK BAHAN BAKAR BATUBARA DI PT. X MENGGUNAKAN DEA/GA Raa Ekawai *, Hadi Seiawa 2, Fiscka Apriliyai 3 Jurusa Tekik Idusri Fakulas Tekik UNTIRTA Jala Raya Sudira K.03 Cilego,Bae, Idoesia

Lebih terperinci

HUMAN CAPITAL. Minggu 16

HUMAN CAPITAL. Minggu 16 HUMAN CAPITAL Minggu 16 Pendahuluan Invesasi berujuan unuk meningkakan pendapaan di masa yang akan daang. Keika sebuah perusahaan melakukan invesasi barang-barang modal, perusahaan ini akan mengeluarkan

Lebih terperinci

Peramalan Jumlah Penduduk Kota Samarinda Dengan Menggunakan Metode Pemulusan Eksponensial Ganda dan Tripel Dari Brown

Peramalan Jumlah Penduduk Kota Samarinda Dengan Menggunakan Metode Pemulusan Eksponensial Ganda dan Tripel Dari Brown Jural EKSPONENSIAL Volume 7, Nomor, Mei 06 ISSN 085-789 Peramala Jumlah Peduduk Koa Samarida Dega Megguaka Meode Pemulusa Ekspoesial Gada da Tripel Dari Brow Forecasig he Populaio of he Ciy of Samarida

Lebih terperinci

JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS JEMBER

JURUSAN MATEMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS JEMBER STATISTIK CUKUP Oleh: Ramayai Rizka M (11810101003), Dey Ardiao (1181010101), Ikfi Ulyawai (1181010103), Falviaa Yulia Dewi (1181010106), Ricki Dio Rosada (11810101034), Nurma Yuia D (11810101035), Wula

Lebih terperinci

IV. METODE PENELITIAN

IV. METODE PENELITIAN IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waku Peneliian Peneliian ini dilaksanakan di PT Panafil Essenial Oil. Lokasi dipilih dengan perimbangan bahwa perusahaan ini berencana unuk melakukan usaha dibidang

Lebih terperinci

BAB III METODE PEMULUSAN EKSPONENSIAL TRIPEL DARI WINTER. Metode pemulusan eksponensial telah digunakan selama beberapa tahun

BAB III METODE PEMULUSAN EKSPONENSIAL TRIPEL DARI WINTER. Metode pemulusan eksponensial telah digunakan selama beberapa tahun 43 BAB METODE PEMUUAN EKPONENA TRPE DAR WNTER Meode pemulusan eksponensial elah digunakan selama beberapa ahun sebagai suau meode yang sanga berguna pada begiu banyak siuasi peramalan Pada ahun 957 C C

Lebih terperinci

IV. METODOLOGI PENELITIAN. mencakup penyusunan proposal hingga penyusunan draft skripsi dilaksanakan di

IV. METODOLOGI PENELITIAN. mencakup penyusunan proposal hingga penyusunan draft skripsi dilaksanakan di IV. METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Lokasi da Waku Peeliia Peeliia yag dilakuka pada Bula Jauari higga Mei 2008 yag mecakup peyusua proposal higga peyusua draf skripsi dilaksaaka di empa kecamaa di Kabupae Garu,

Lebih terperinci

BAB 3 MODEL LEE-CARTER

BAB 3 MODEL LEE-CARTER BAB 3 MODEL LEE-CARTER 3. Pendahuluan Model Goperz yang elah dibahas di Bab 2 banyak diodifikasi oleh para Saisikawan. Pada waku iu (sekiar ahun 980-990), Saisikawan eliha odel ini cukup bagus unuk erepresenasikan

Lebih terperinci

DISTRIBUSI BINOMIAL. (sukses sebanyak x kali, gagal sebanyak n x kali)

DISTRIBUSI BINOMIAL. (sukses sebanyak x kali, gagal sebanyak n x kali) DISTRIBUSI BINOMIAL Distribusi bioial berasal dari percobaa bioial yaitu suatu proses Beroulli yag diulag sebayak kali da salig bebas. Distribusi Bioial erupaka distribusi peubah acak diskrit. Secara lagsug,

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BB II LNDSN TEORI 2 Moralias Moralias aau dalam asurasi lebih dieal dega ama abel iga emaia mempuyai peraa yag saga peig dalam meeua premi ersebu Dalam abel ii erulis seperaga fugsi-fugsi probabiliias

Lebih terperinci

ANUITAS DUE PADA STATUS HIDUP PERORANGAN BERDASARKAN FORMULA WOOLHOUSE

ANUITAS DUE PADA STATUS HIDUP PERORANGAN BERDASARKAN FORMULA WOOLHOUSE 2 ANUITAS DUE PADA STATUS HIDUP PERORANGAN BERDASARKAN FORMULA WOOLHOUSE Sri Purwati 1, Johaes Kho 2, Aziskha 2 1 Mahasiswa Program S1 Matematika FMIPA Uiversitas Riau email : srii_purwatii@yahoo.co.id

Lebih terperinci

BAB III PENAKSIR DERET FOURIER. Dalam statistika, penaksir adalah sebuah statistik (fungsi dari data sampel

BAB III PENAKSIR DERET FOURIER. Dalam statistika, penaksir adalah sebuah statistik (fungsi dari data sampel BAB III PENAKSIR DERET FOURIER 3. Peaksi Dalam saisika, peaksi adalah sebuah saisik (fugsi dai daa sampel obsevasi) yag diguaka uuk meaksi paamee populasi yag idak dikeahui (esimad) aau fugsi yag memeaka

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN II. LANDASAN TEORI

I. PENDAHULUAN II. LANDASAN TEORI 5 I PENDAHULUAN Latar Belakag Persaaa diferesial adalah suatu persaaa ag egadug sebuah fugsi ag tak diketahui dega satu atau lebih turuaa [Stewart, 3] Persaaa diferesial dapat dibedaka eurut ordea, salah

Lebih terperinci

BAB IV PERHITUNGAN NUMERIK

BAB IV PERHITUNGAN NUMERIK BAB IV PERHITUNGAN NUMERIK Dengan memperhaikan fungsi sebaran peluang berahan dari masingmasing sebaran klaim, sebagai mana diulis pada persamaan (3.45), (3.70) dan (3.90), perhiungan numerik idak mudah

Lebih terperinci

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB III TINJAUAN PUSTAKA BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1. Defiisi Peramala Peramala adalah proses uuk memperkiraka berapa bayak kebuuha dimasa medaag yag melipui kebuuha dalam ukura kuaias, kualias, waku da lokasi yag dibuuhka dalam

Lebih terperinci

ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICANSIS) DI PEKANBARU (Studi di Kelurahan Sail Tenayan Raya Pekanbaru)

ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICANSIS) DI PEKANBARU (Studi di Kelurahan Sail Tenayan Raya Pekanbaru) Aalisis Kelayaka Usaha uah Naga (Hilocerius Cosaricasis) di Pekabaru (Khairuas & Ermi Tey) ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI UAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICANSIS) DI PEKANARU (Sudi di Keluraha Sail Teaya Raya

Lebih terperinci

MENENTUKAN PERSEDIAAN BERAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) BERDASARKAN RAMALAN PERMINTAAN PADA TAHUN 2012

MENENTUKAN PERSEDIAAN BERAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) BERDASARKAN RAMALAN PERMINTAAN PADA TAHUN 2012 MENENTUKAN PERSEDIAAN BERAS DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) BERDASARKAN RAMALAN PERMINTAAN PADA TAHUN 2012 Julia Nahar 1 1 Uiversias Padjadjara, Jala Raya Badug-Sumedag km 21,Jaiagor

Lebih terperinci

ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENAMBAHAN ARMADA TRANSPORTASI DAN PERBAIKAN SISTEM PERSEDIAAN PERGUDANGAN (STUDY KASUS PT

ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENAMBAHAN ARMADA TRANSPORTASI DAN PERBAIKAN SISTEM PERSEDIAAN PERGUDANGAN (STUDY KASUS PT ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENAMBAHAN ARMADA TRANSPORTASI DAN PERBAIKAN SISTEM PERSEDIAAN PERGUDANGAN (STUDY KASUS PT. LEMINDO ABADI JAYA AREA DISTRIBUSI RIAU DARATAN) Peir Papilo 1, Ramadhail 2 Jurusa

Lebih terperinci

ANALISIS SENSITIVITAS PENENTUAN HARGA SEWA KAMAR PADA RUMAH SUSUN WARU GUNUNG KARANG PILANG SURABAYA

ANALISIS SENSITIVITAS PENENTUAN HARGA SEWA KAMAR PADA RUMAH SUSUN WARU GUNUNG KARANG PILANG SURABAYA ANALISIS SENSITIVITAS PENENTUAN HARGA SEWA KAMAR PADA RUMAH SUSUN WARU GUNUNG KARANG PILANG SURABAYA Feri Hariao Nur Yahya Haafi Jurusa Tekik Sipil - Isiu Tekologi Adhi Tama Surabaya Jala Arief Rachma

Lebih terperinci

BAB VI SUHU DAN KALOR

BAB VI SUHU DAN KALOR BAB VI SUHU DAN KALOR STANDAR KOMPETENSI : 5. Meneapkan konsep dan prinsip kalor, konservasi energi dan suber energi dengan berbagai perubahannya dala esin kalor. Kopeensi Dasar : 5.1 Melakukan percobaan

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. yang digunakan untuk mengetahui dan pembahasannya mengenai biaya - biaya

METODE PENELITIAN. yang digunakan untuk mengetahui dan pembahasannya mengenai biaya - biaya III. METODE PENELITIAN A. Meode Dasar Peneliian Meode yang digunakan dalam peneliian ini adalah meode kuaniaif, yang digunakan unuk mengeahui dan pembahasannya mengenai biaya - biaya usaha melipui biaya

Lebih terperinci

BAB II TEORI DASAR. 2.1 Proses Stokastik Rantai Markov

BAB II TEORI DASAR. 2.1 Proses Stokastik Rantai Markov BAB II TEORI DASAR. Proses Sokasik Raai Markov Proses sokasik merupaka suau cara uuk mempelajari hubuga yag diamis dari suau ruua perisiwa aau proses yag kejadiaya bersifa idak pasi. Dalam memodelka perubaha

Lebih terperinci

METODE TRANSFORMASI ELZAKI DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR ORDE-N DENGAN KOEFISIEN KONSTANTA. Mahasiswa Program S1 Matematika 2

METODE TRANSFORMASI ELZAKI DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR ORDE-N DENGAN KOEFISIEN KONSTANTA. Mahasiswa Program S1 Matematika 2 METODE TRANSFORMASI ELZAKI DALAM MENYELESAIKAN PERSAMAAN DIFERENSIAL BIASA LINEAR ORDE-N DENGAN KOEFISIEN KONSTANTA Roki Nuari *, Aziskha, Edag Lily Mahasiswa Program S Maemaika Dose Jurusa Maemaika Fakulas

Lebih terperinci

PERAMALAN HARGA SAHAM SYARI AH RUPIAH EQUITY FUND PT. PRUDENTIAL LIFE INSURANCE PEKANBARU MENGGUNAKAN METODE BOX-JENKINS TUGAS AKHIR.

PERAMALAN HARGA SAHAM SYARI AH RUPIAH EQUITY FUND PT. PRUDENTIAL LIFE INSURANCE PEKANBARU MENGGUNAKAN METODE BOX-JENKINS TUGAS AKHIR. PERAMALAN HARGA SAHAM SYARI AH RUPIAH EQUITY FUND PT. PRUDENTIAL LIFE INSURANCE PEKANBARU MENGGUNAKAN METODE BOX-JENKINS TUGAS AKHIR Diajuka Sebagai Salah Sau Syara Uuk Memperoleh Gelar Sarjaa Sais pada

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tepat rencana pembangunan itu dibuat. Untuk dapat memahami keadaan

BAB I PENDAHULUAN. tepat rencana pembangunan itu dibuat. Untuk dapat memahami keadaan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Laar Belakang Dalam perencanaan pembangunan, daa kependudukan memegang peran yang pening. Makin lengkap dan akura daa kependudukan yang esedia makin mudah dan epa rencana pembangunan

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH SISWA BARU (STUDI KASUS: SMK PEMDA LUBUK PAKAM)

PENERAPAN METODE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH SISWA BARU (STUDI KASUS: SMK PEMDA LUBUK PAKAM) Jural Pelia Iformaika, Volume 16, Nomor 3, Juli 2017 IN 2301-9425 (Media Ceak) PENERAPAN METODE EXPONENTIAL MOOTHING DALAM MEMPREDIKI JUMLAH IWA BARU (TUDI KAU: MK PEMDA LUBUK PAKAM) Kuriagara Mahasiswa

Lebih terperinci

Darpublic Nopember 2013

Darpublic Nopember 2013 Darpublic Nopember 01 www.darpublic.com 4.1. Pengerian 4. Persamaan Diferensial (Orde Sau) Sudarano Sudirham Persamaan diferensial adalah suau persamaan di mana erdapa sau aau lebih urunan fungsi. Persamaan

Lebih terperinci

Charistantya Tegar Aganta Topowijono Zahroh Z.A Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang

Charistantya Tegar Aganta Topowijono Zahroh Z.A Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS FUNDAMENTAL MELALUI PENDEKATAN PRICE EARNING RATIO (PER) (Sudi Pada Perusahaa-Perusahaa Yag Terdafar Dalam Ideks LQ45 BEI Idoesia 2010-)

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2. Ruag sampel da Kejadia Defiisi Himpua semua hasil yag mugki dari suau percobaa disebu ruag sampel da diyaaka dega S Mogomery, 2004: 7. Tiap hasil dari ruag sampel disebu usur aau

Lebih terperinci

II. LANDASAN TEORI. Kajian tentang perhitungan nilai aktuaria yang akan dibayarkan n-kali pertahun

II. LANDASAN TEORI. Kajian tentang perhitungan nilai aktuaria yang akan dibayarkan n-kali pertahun 4 II. LANDASAN TEORI Kajia tetag perhituga ilai aktuaria yag aka dibayarka -kali pertahu utuk berbagai produk asurasi jiwa, dapat dilakuka dega terlebih dahulu megetahui beberapa teori-teori dasar terkait

Lebih terperinci

JIIA, VOLUME 5 No. 3, AGUSTUS 2017

JIIA, VOLUME 5 No. 3, AGUSTUS 2017 ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL UNIT USAHA MESIN PEMANEN PADI (COMBINE HARVESTER) DI KECAMATAN SEPUTIH RAMAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH (Fiacial Feasibiliy Aalysis of Rice Harvesig Machie (Combie Harveser)

Lebih terperinci

CADANGAN FULL PRELIMINARY TERM ASURANSI DWIGUNA DENGAN HUKUM DE MOIVRE

CADANGAN FULL PRELIMINARY TERM ASURANSI DWIGUNA DENGAN HUKUM DE MOIVRE CADANGAN ULL PRELIMINARY TERM ASURANSI DWIGUNA DENGAN HUKUM DE MOIRE Sherly Mya aradilla *, Hasriai 2, Tmpal P Nababa 2 Mahasiswa Program S Maemaia 2 Dose Jrsa Maemaia alas Maemaia da Ilm Pegeaha Alam

Lebih terperinci

JURNAL EKONOMI DAN BISNIS VOLUME 15, NO. 1, FEB 2016 ISSN

JURNAL EKONOMI DAN BISNIS VOLUME 15, NO. 1, FEB 2016 ISSN ANALISIS USAHA IKAN OLAHAN PADA KELOMPOK PERAJIN DI KAWASAN PUSONG KOTA LHOKSEUMAWE Muhammad Arifai 1, Said Herry Syafrijal 2, Teuku Musaqim 3 1,2,3) Dose Jurusa Taa Niaga Poliekik Negeri Lhoksemawe ABSTRACT

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakag Kehidupa ausia seatiasa diarahka pada kodisi yag aka datag, yag keberadaaya tidak dapat diketahui secara pasti. Sehigga ausia berusaha elakuka kegiata kegiata dega berorietasi

Lebih terperinci

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENGOLAHAN IKAN SALAI PATIN SYSTEM LIQUID SMOKE

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENGOLAHAN IKAN SALAI PATIN SYSTEM LIQUID SMOKE Jural Ilmiah Uiversias Baaghari Jambi Vol.11 No.1 Tahu 2011 ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENGOLAHAN IKAN SALAI PATIN SYSTEM LIQUID SMOKE (ASAP CAIR) (Sudi Kasus Idusri Rumah Tagga Seaig Jaya Di Desa

Lebih terperinci

Kajian Bilangan Kromatik Total Pada Graf Bebas Unichord dan Kincir

Kajian Bilangan Kromatik Total Pada Graf Bebas Unichord dan Kincir 1 Kajia Bilaga Kroaik oal Pada Graf Bebas Uichord da Kicir Ridi Eka Widyasari, Dr Daraji, SSi, M Jurusa Maeaika, Fakulas MIPA, Isiu ekologi Sepuluh Nopeber (IS) Jl Arief Raha Haki, Surabaya 60111 E-ail:

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Jeis Peeliia Jeis peeliia ii ergolog peeliia komparasioal, yaiu peeliia yag dilaksaaka uuk megeahui ada idakya perbedaa aar variabel yag sedag dielii. Jika perbedaa iu memag

Lebih terperinci

Kemampuan Penggunaan Kalimat pada Karangan Siswa Kelas VI MIMA III Miftahul Ulum Desa Gumelar Kecamatan Balung Kabupaten Jember

Kemampuan Penggunaan Kalimat pada Karangan Siswa Kelas VI MIMA III Miftahul Ulum Desa Gumelar Kecamatan Balung Kabupaten Jember Kemampua Pegguaa pada Karaga Siswa Kelas VI MIMA III Mifahul Ulum Desa Gumelar Kecamaa Balug Kabupae Jember (The use of he Auhorship Capabiliies Seece Sixh Grade Sudes MIMA III Mifahul Ulum Gumelar Village

Lebih terperinci

IV. METODE PENELITIAN

IV. METODE PENELITIAN IV. METODE PENELITIAN 4.1. Lokasi dan Waku Peneliian Peneliian ini dilakukan di Dafarm, yaiu uni usaha peernakan Darul Fallah yang erleak di Kecamaan Ciampea, Kabupaen Bogor, Jawa Bara. Pemilihan lokasi

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB TINJAUAN PUSTAKA Tijaua Pusaka Pegguaa meode peramala Forecasig elah dilakuka oleh berbagai macam peeliia dalam berbagai bidag eruama diguaka dalam memprediksi pejuala pada perusahaa Beriku dibawah

Lebih terperinci

Analisis Rangkaian Listrik Di Kawasan Waktu

Analisis Rangkaian Listrik Di Kawasan Waktu Sudaryao Sudirham Aalisis Ragkaia Lisrik Di Kawasa Waku 3- Sudaryao Sudirham, Aalisis Ragkaia Lisrik () BAB 3 Peryaaa Siyal da Spekrum Siyal Dega mempelajari lajua eag model siyal ii, kia aka memahami

Lebih terperinci

IV. METODE PENELITIAN

IV. METODE PENELITIAN IV. METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan Waku Peneliian Peneliian ini dilaksanakan pada kasus pengolahan ikan asap IACHI Peikan Cia Halus (PCH) yang erleak di Desa Raga Jaya Kecamaan Ciayam, Kabupaen Bogor,

Lebih terperinci