STUDI EVALUASI: PELAKSANAAN TERAPI PERCUTANEOUS NEPHROLITHOTOMY DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN Oleh: CHRISTEVEN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "STUDI EVALUASI: PELAKSANAAN TERAPI PERCUTANEOUS NEPHROLITHOTOMY DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN Oleh: CHRISTEVEN"

Transkripsi

1 STUDI EVALUASI: PELAKSANAAN TERAPI PERCUTANEOUS NEPHROLITHOTOMY DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN Oleh: CHRISTEVEN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2015

2 STUDI EVALUASI: PELAKSANAAN TERAPI PERCUTANEOUS NEPHROLITHOTOMY DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN TAHUN KARYA TULIS ILMIAH Karya Tulis Ilmiah ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan Sarjana Kedokteran Oleh: CHRISTEVEN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2015

3 iii LEMBAR PENGESAHAN Studi Evaluasi: Pelaksanaan Terapi Percutaneous Nephrolithotomy di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun Nama : Christeven NIM : Pembimbing Penguji I dr. Dhirajaya Dharma Kadar, Sp.U dr. Bayu Rusfandi Nasution, M.Ked(PD), Sp.PD NIP NIP Penguji II dr. Yoan Carolina Panggabean, MKT NIP Medan, Januari 2016 Dekan Fakultas Kedokteran Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp.PD-KGEH NIP

4 iv ABSTRAK Pendahuluan: Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL) merupakan salah satu tindakan minimal invasif di bidang urologi yang bertujuan mengangkat batu ginjal dengan menggunakan akses perkutan untuk mencapai sistem pelviokalises. Prosedur ini sudah diterima secara luas sebagai suatu prosedur untuk mengangkat batu ginjal karena relatif aman, efektif, murah, nyaman dan memiliki morbiditas yang rendah, terutama bila dibandingkan dengan operasi terbuka. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana karakteristik pasien dan tingkat keberhasilan terapi PCNL pada pasien batu saluran kemih di RSUP H. Adam Malik Medan. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan penelitian potong lintang. Data penelitian diperoleh dari data sekunder rekam medis rumah sakit yang mencakup 21 pasien dari tahun 2013 sampai 2014 yang menjalani terapi PCNL sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien batu saluran kemih yang menjalani terapi PCNL adalah berada pada usia lebih dari 40 tahun yaitu kelompok usia >60 tahun sebesar 33,3%, mayoritas berjenis kelamin laki-laki dengan 52,4%,lokasi terbanyak yaitu batu pielum sebesar 42,9%, dengan yang membutuhkan transfusi sebesar 14,3%, lama pelaksanaan rata-rata selama 125 menit, lama perawatan rata-rata selama 5 hari, dan stone free rate sebesar 79,2%. Kesimpulan: PCNL merupakan terapi batu saluran kemih yang relatif aman dan efektif untuk batu kompleks. Kata Kunci: pcnl, batu, saluran kemih, ginjal

5 v ABSTRACT Introduction: Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL) is a urological minimally invasive therapy for nephrolithiasis treatment using percutaneal access to reach the pelviocalyxes system. This procedure has been accepted world wide as a common therapy for nephrolithiasis which is relatively safe, effective, cheap, convenient with a low morbidity compared to open surgery s. The goal of this research is to describe the characteristics and the stone free rate of PCNL in RSUP H. Adam Malik Medan. Methods: This research is a descriptive study with cross-sectional design. Data was obtained by observing hospital s medical records which contained 21 patients data from 2013 to 2014 who underwent PCNL therapy based on inclusion and exclusion criteria. Results: The results show that the majority patients who underwent PCNL therapy were above 40 years old which was in >60 years old group with 33.3%, majority was male with 52.4%, the common location was pyelum calculi with 42.9%, the need of transfusion was 14.3%, mean operation duration was 125 minutes,the mean hospital stay was 5 days, and the stone free rate was 90.5%. Conclusion: PCNL is a relatively safe nephrolithiasis therapy and effective for complex calculi. Keywords: pcnl, stone, calculi, urinary tract, kidney

6 vi KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini tepat pada waktunya. Karya tulis ilmiah yang dilaksanakan ini berjudul Studi Evaluasi: Pelaksanaan Terapi Percutaneous Nephrolithotomy di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan sarjana kedokteran program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran. Dalam penyelesaian karya tulis ilmiah ini penulis banyak menerima bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada: 1. dr. Dhirajaya Dharma Kadar, Sp.U, selaku Dosen Pembimbing yang telah memberi banyak arahan dan masukan kepada penulis sehingga karya tulis ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik. 2. dr. Bayu Rusfandi Nasution, M.Ked(PD), Sp.PD dan dr. Yoan Carolina Panggabean, MKT selaku Dosen Penguji yang telah memberi banyak arahan dan masukan kepada penulis sehingga karya tulis ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik. 3. Seluruh staf pengajar dan civitas akademika Fakultas Kedokteran atas bimbingan selama perkuliahan hingga penyelesaian studi dan juga dalam penulisan karya tulis ilmiah ini. 4. Seluruh pihak RSUP H. Adam Malik Medan yang telah banyak membantu penulis saat melalukan penelitian 5. Pihak-pihak lain yang ikut mendukung proses penulisan karya tulis ilmiah ini. Penulis menyadari bahwa penulisan karya tulis ilmiah ini masih belum sempurna, baik dari segi materi maupun tata cara penulisannya. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar penulis dapat menyempurnakan karya tulis ilmiah ini.

7 vii Demikianlah kata pengantar ini penulis sampaikan. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Medan, Desember 2015 Christeven

8 viii DAFTAR ISI Halaman Judul... i Halaman Sampul Dalam... ii Halaman Pengesahan... iii Abstrak... iv Abstract... v Kata Pengantar... vi Daftar Isi...viii Daftar Tabel... xi Daftar Gambar... xii Daftar Lampiran...xiii BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penelitian Tujuan Umum Tujuan Khusus Manfaat Penelitian Bagi Instansi Kesehatan Bagi Masyarakat Bagi Peneliti... 3 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA Batu Saluran Kemih Proses Pembentukan Batu Saluran Kemih Jenis Batu Saluran Kemih Batu Kalsium Batu Struvit Batu Asam Urat Manifestasi Klinis dan Evaluasi Pasien Batu Saluran Kemih Penatalaksanaan Batu Saluran kemih... 10

9 ix Observasi Konservatif Extracorporeal Shockwave Lithotripsy Ureteroscopy Stone Extraction Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL) Prosedur PCNL Indikasi dan Kontraindikasi PCNL Komplikasi PCNL BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFENISI OPERASIONAL Kerangka Konsep Penelitian Defenisi Operasional Percutaneous Nephrolithotomy (PCNL) Usia Jenis Kelamin Lokasi Batu Ukuran Batu Komplikasi Stone Free Rate (SFR) BAB 4 METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Waktu dan Tempat Penelitian Waktu Penelitian Tempat Penelitian Populasi dan Sampel Populasi Penelitian Sampel Penelitian Kriteria Inklusi dan Eksklusi Kriteria Inklusi Kriteria Eksklusi Metode Pengumpulan Data Jenis Data Cara Pengumpulan Data... 20

10 x Pengolahan dan Analisis Data BAB 5 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Deskripsi Lokasi Penelitian Deskripsi Hasil Penelitian Distribusi Berdasarkan Usia Distribusi Berdasarkan Jenis Kelamin Distribusi Berdasarkan Lokasi Batu Distribusi Berdasarkan Perlu Tidaknya Transfusi Distribusi Berdasarkan Lama Pelaksanaan Distribusi Berdasarkan Lama Perawatan Distribusi Berdasarkan Stone Free Rates Pembahasan Usia Jenis Kelamin Lokasi Batu Transfusi Lama Pelaksanaan Lama Perawatan Stone Free Rates BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

11 xi DAFTAR TABEL Tabel 2.1. Kondisi faktor penting yang perlu diidentifikasi dari riwayat pasien 10 Tabel 5.1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Usia Tabel 5.2. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Jenis Kelamin Tabel 5.3. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Lokasi Batu Tabel 5.4. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Perlu Tidaknya Transfusi Tabel 5.5. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Lama Pelaksanaan Tabel 5.6. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Lama Perawatan Tabel 5.7. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Stone Free Rates... 25

12 xii DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1. Tahapan pembentukan batu saluran kemih... 5 Gambar 2.2. Skema pembentukan batu struvite... 7 Gambar 2.3. Skema pembentukan batu asam urat... 8 Gambar 2.4. Tusukan jarum pertama dan jaruk medua Gambar 2.5. Dua buah kawan pemandu di insersi ke sistem pelvi-calyceal...13 Gambar 2.6. Amplatz sheath diinsersikan ke sistem kolektivus Gambar 2.7. Nefroskopi dan ekstraksi batu dengan C-arm fluoroskop sebagai pengkonfirmasi pembersihan Gambar 3.1. Kerangka konsep penelitian... 16

13 xiii DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Lampiran 2. Lampiran 3. Lampiran 4. Lampiran 5. Daftar Riwayat Hidup Data Induk Output Data Hasil Penelitian Lembar Persetujuan Komisi Etik Surat Izin Penelitian