IT233-Organisasi dan Arsitektur Komputer Pertemuan 4

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "IT233-Organisasi dan Arsitektur Komputer Pertemuan 4"

Transkripsi

1 MEMORI KOMPUTER Jika CPU merupakan otak dari sebuah komputer, maka memory merupakan komponen pembantu kerja CPU dalam melakukan kegiatan pemrosesan data atau pengeksekusian sebuah perintah. Program dan perintah yang akan dieksekusi oleh processor, sebelumnya disimpan terlebih dahulu dalam sebuah memori. Beberapa tokoh mendefinisikan memori sebagai berikut : Tanembaun, 2001 Memori merupakan bagian dari komputer tempat berbagai program dan data-data disimpan Scot Mueller, 2003 Secara umum, memori merupakan workspace (area kerja) dari processor komputer. Sedangkan memori utama dalam sebuah komputer merupakan tempat penyimpanan sementara dimana dibutuhkan oleh processor yang akan mengoperasikan program atau data tertentu Hirarki Memori Sebuah sistem komputer memiliki berbagai jenis memori yang memiliki kinerja, kapasitas dan kecepatan berbeda sesuai dengan tingkat hirarkinya. Memori yang memiliki hirarki yang paling atas, memiliki tingkat kecepatan yang paling tinggi tetapi memiliki kapasitas (kemampuan menyimpan data) paling rendah. Sesuai tingkat hirarkinya dibedakan sebagai berikut : 1. Register 2. Cache Memory (Static RAM) a. Internal Cache b. External Cache 3. Memori Utama (Dynamic RAM) 4. Memory Sekunder a. Magnetic Disk b. Optical Disk c. Magnetic Tape 1. Register Register merupakan memori dengan hirarki yang paling tinggi. Berada dalam chip sebuah processor dan merupakan bagian integral dari processor itu sendiri. Register merupakan memori dengan kemampuan proses paling cepat, dimana proses baca dan tulis dilakukan dalam satu siklus detik. 2. Cache Memory Cache memiliki kapasitas kecil tetapi berkecepatan tinggi dan dipasang di antara processor dan memori utama. Memori ini dibuat dengan latar belakang oleh adanya perbedaan kecepatan operasi antara processor dan memori utama yang bisa menjadi kendala bagi dicapainya efisiensi kerja sistem komputer. Disebut static karena terbuat dari bahan yang sifatnya statis. Penggunaan bahan statis menyebabkan memori cache dapat melakukan proses dengan sangat cepat, tetapi

2 dengan harga yang mahal. Dan juga merupakan bahan yang cepat panas sehingga tidak tepat jika digunakan dalam jumlah besar. Ditinjau dari lokasi pemasangannya, memori cache terdiri dari : Internal Cache (on-chip). Merupakan memori cache yang dipasang langsung dalam sebuah processor External Cache. Memori ini memiliki kapasitas yang lebih besar dan ditempatkan di luar chip processor. 3. Memori Utama Memori utama dibuat dari bahan yang bersifat dinamis sehingga juga disebut sebagai Dynamic RAM. Harganya lebih murah, tidak cepat panas tetapi proses yang dilakukannya tidak secepat memori statis. Lebih dikenal dengan RAM (Random Access Memory). Disebut sebagai memory utama karena berhubungan langsung dengan processor dalam menyediakan program dan data yang dibutuhkan. 4. Memori Sekunder Menyediakan media penyimpanan sekunder dalam jangka waktu lama untuk program dan data yang kadang dibutuhkan, tetapi tidak secara aktif (biasanya terdiri dari unit disk yang terhubung secara elektronik ke sistem). MEMORI UTAMA Memori utama bersifat volatile (sementara) dimana hanya menyimpan data dan program selama komputer hidup (memiliki power/daya listrik). Cara kerja memori utama : 1. Memori utama mengambil data dan program dari memori sekunder (hardisk, dll) untuk diolah (data dan program yang diambil tersebut adalah data dan program copyan). 2. Sementara diolah, data dan program yang asli masih utuh dalam memori sekunder. CPU mengeksekusi data dan program dari RAM. Jika ingin menyimpan secara permanen maka perubahan data dan program itu dikirim kembali ke memori sekunder (save file to disk). Satuan dan Pengalamatan Memory Informasi digital dapat disimpan dengan membedakan nilai-nilai tertentu seperti voltase atau arus. Bit adalah satuan pokok dari memori yang dapat berisi hanya sebuah angka 0 dan 1. Bit berkumpul membentuk byte (8 bit sama dengan 1 byte), sedangkan byte berkumpul membentuk word. Sebagai contoh komputer dengan word 32 bit, berarti memiliki 4 byte/word. Jumlah bit yang dapat diakses dalam satu siklus memori disebut sebagai memory width atau memory word length. Pada komputer modern, memory word biasanya berupa angka integer dengan panjang dalam byte.

3 Memory Address Memory terdiri dari sejumlah cell yang dapat menyimpan sepotong informasi. Setiap cell menyimpan sebuah angka yang disebut alamat. Jika sebuah memory memiliki n cell, maka memory tersebut akan memiliki alamat 0 sampai dengan n-1. Ada beberapa jenis metode pengalamatan dalam sebuah komputer (8 bit, 12 bit, 16 bit, dll) Pengaturan Byte dalam Memory Ada dua cara pengaturan byte dalam sebuah memori yaitu : 1. Big Endian Merupakan sistem penomoran memory komputer yang dimulai dari ujung terbesar ke ujung terkecil. 2. Little Endian Merupakan sistem penomoran memory komputer yang dimulai dari ujung terkecil ke ujung terbesar.

4 Stuktur Memory Utama Pada gambar diatas, terlihat bahwa didalam memori utama terdapat beberapa unit penting yaitu : MDR (Memory Data Register) Merupakan unit yang digunakan untuk menampung data yang dipilih dan untuk diteruskan ke processor. MAR (Memory Address Register) Merupakan unit yang digunakan untuk menampung alamat memori yang dikirim dari processor. Pemilih fungsi Read/Write Merupakan unit yang memberikan perintah input (write) dan output (read) kepada elemen memori lainnya. Urutan pembacaan data di dalam memori utama 1. Program counter di dalam processor mengirimkan alamat ke memori utama. 2. Alamat data yang dikirim dari program counter processor pada memori utama diterima oleh MAR. 3. Setelah alamat berada di dalam MAR, kemudian ditranslasikan ke dalam isyarat pilih yang akan meng-enable elemen memori yang diinginkan. Penerjemahan dilakukan dengan menggunakan rangkaian dekoder. 4. Setelah alamat yang diinginkan dicari dan ditemukan di dalam memori utama, kemudian data atau program yang ada didalamnya di copy ke dalam MDR. 5. Data atau program yang telah ditemukan tersebut dikirim ke processor melalui MDR. Berbagai Jenis Memori Utama Memori utama (RAM), berdasarkan teknologi yang dimilikinya dikelompokan menjadi beberapa tipe, yaitu : 1. SIMM (Single in-line Memory Module) 2. DIMM (Dual in-line Memory Module) 3. RIMM (Rambus in-line Memory Module)

5 SIMM (Single in-line Memory Module) Mempunyai ukuran 30 atau 72 pin. Memori 30 pin digunakan untuk PC jenis sampai dan beroperasi pada 16 bit. Memory 72 pin banyak digunakan untuk PC jenis pentium dan beroperasi pada 32 bit. Memiliki satuan kecepatan nano second seperti 80ns, 70ns, 60ns, dll. Semakin kecil nilainya maka lebih cepat. Beberapa jenis RAM yang menggunakan tipe SIMM FPM (Fast Page Memory) Model memory yang paling lama, digunakan oleh generasi 486 atau sebelumnya. Menggunakan teknik paging untuk mengakses alamat dari suatu memori Paging adalah skema sederhana yang membagi memory ke dalam halaman dengan range antara 512 byte s/d sekian kilo byte untuk meningkatkan performa memory. FPM dapat muncul dalam bentuk SIMM atau DIMM DRAM (Dynamic RAM) DRAM menyimpan bit di dalam suatu sel penyimpanan (storage cell) sebagai suatu electrical charge yang harus disegarkan kembali (refresh) beratus-ratus kali setiap saat untuk meneruskan proses. EDO RAM (Extended Data-Out RAM) Ditemukan tahun 1995 untuk sistem pentium dan merupakan bentuk FPM yang telah dimodifikasi (HPM). Memori jenis ini tidak lagi digunakan untuk komputer yang baru. Biasanya muncul dalam bentuk SIMM 72 pin. Untuk dapat menggunakan EDO, chipset motherboard harus mendukung memori EDO. DIMM (Dual in-line Memory Module) Mempunyai ukuran 168 pin, kedua belah modul memori ini aktif dan setiap permukaan 84 pin. DIMM mendukung 64 bit data. Beberapa jenis RAM yang menggunakan tipe DIMM SDRAM (Synchronous DRAM) Merupakan pengganti DRAM, FPM dan EDO. SDRAM melakukan pengaturan memori supaya sama dengan CPU clock untuk pemindahan data yang lebih cepat. Terdapat dua kecepatan yaitu 100 MHz (PC100) dan 133 MHz (PC133). SDRAM merupakan tipe DRAM yang mengirim data dengan burst yang sangat tinggi, serta menggunakan interface high speed dan clocked. DDR SDRAM (Double Data Rate SDRAM) Merupakan desain pengembangan SDRAM standart dimana data transfer dua kali lebih cepat. Terdapat di dalam 3 kecepatan yaitu 266MHz, 333MHz dan 400MHz dan mempunyai 184 pin.

6 RIMM (Rambus in line Memory Module) Mempunyai ukuran 184, 232 dan 326 pin. Masing-masing versi dipasang dalam konektor yang ukurannya sama. Contohnya DR DRAM (Direct Rambus DRAM) dulu dikenali sebagai RDRAM. DR RAM adalah dari jenis SDRAM yang dibangunkan oleh Rambus. DR DRAM digunakan untuk CPU dari intel yang berkemampuan tinggi. Juga dikenali sebagai PC800 yang berkecepatan 400 MHz. beroperasi dalam bentuk 16 bit bukan 64 bit. Pada perkembangannya kini terdapat DR DRAM yang berkelajuan 1066MHz.

perangkat keras dalam keadaan baik o Menampilkan pengaturan-pengaturan pada sistem o Menentukan peranti yang akan digunakan untuk menjalankan program

perangkat keras dalam keadaan baik o Menampilkan pengaturan-pengaturan pada sistem o Menentukan peranti yang akan digunakan untuk menjalankan program I. PENGERTIAN Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut juga dengan istilah : computer

Lebih terperinci

Hardware Komputer dan Fungsinya

Hardware Komputer dan Fungsinya Hardware Komputer dan Fungsinya Saiful Rahman Yuniarto, S.Sos, MAB Hardware atau perangkat keras adalah bagian komputer yang bisa kita lihat wujud fisiknya. Hardware komputer tersusun dari komponen komponen

Lebih terperinci

BAB IV PERANGKAT KERAS SISTEM UTAMA

BAB IV PERANGKAT KERAS SISTEM UTAMA BAB IV PERANGKAT KERAS SISTEM UTAMA Sistem utama yang sering disebut cpu merupakan bagian paling vital dari suatu komputer. Di dalam sistem yang terbungkus casing inilah semua data diproses mulai dari

Lebih terperinci

1.Proses Komputer CPU

1.Proses Komputer CPU 1.Proses Komputer CPU Otak sebuah komputer berada pada unit pemrosesan (Process device). Unit pemrosesan ini dinamakan CPU ( Central Processing Unit ). Fungsi CPU adalah sebagai pemroses dan pengolah data

Lebih terperinci

Central Processing Unit ( CPU )

Central Processing Unit ( CPU ) Central Processing Unit ( CPU ) Tatik yuniati tatikyuniati10@yahoo.co.id Abstrak Central Processing Unit (CPU) adalah perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah data dari perangkat

Lebih terperinci

Komputer Terapan. Untuk XI TKJ SMK Negeri 3 Depok

Komputer Terapan. Untuk XI TKJ SMK Negeri 3 Depok Komputer Terapan Untuk XI TKJ SMK Negeri 3 Depok Komputer Terapan Mengenal sistem informasi, sistem komputer dan aplikasi komputer yang diperlukan untuk mendukung perkuliahan dengan menggunakan komputer.

Lebih terperinci

Sistem Operasi Komputer Pertemuan II Struktur Sistem Komputer

Sistem Operasi Komputer Pertemuan II Struktur Sistem Komputer Sistem Operasi Komputer Pertemuan II Struktur Sistem Komputer Kuis Kecil 1 1. Gambarkan arsitektur sistem komputer modern 2. Jelaskan perbedaan antara interrupt dengan trap 3. Jelaskan perbedaan interupsi

Lebih terperinci

Pengenalan Komputer. Pembahasan pada modul materi merakit dan troubleshooting komputer ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu :

Pengenalan Komputer. Pembahasan pada modul materi merakit dan troubleshooting komputer ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu : Pengenalan Komputer Pembahasan pada modul materi merakit dan troubleshooting komputer ini dibagi menjadi tiga bagian yaitu : 1. Pengenalan Teknologi Komputer dengan pendekatan hardware (hardware approach)

Lebih terperinci

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN BUKU AJAR DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN oleh : RINTA KRIDALUKMANA, S.Kom, M.T. Program Studi Sistem Komputer Fakultas Teknik Universitas Diponegoro 2009 Kata Pengantar Puji syukur penulis panjatkan kepada

Lebih terperinci

Di Dunia Troubleshooting

Di Dunia Troubleshooting Di Dunia Troubleshooting TUJUAN - Agar Mahasiswa dapat mengenal komponenkomponen hardware komputer - Mahasiswa dapat mensetting BIOS dan fiturnya pada komputer - Mahasiswa dapat membuat partisi pada harddisk

Lebih terperinci

Karateristik proses baca dan tulis suatu data pada media disk magnetic, terbagi atas :

Karateristik proses baca dan tulis suatu data pada media disk magnetic, terbagi atas : Karateristik proses baca dan tulis suatu data pada media disk magnetic, terbagi atas : A Read Time, Write Time dan Latency Time B Seek Time, Latency Time dan Read time C Rotational Time, Seek Time dan

Lebih terperinci

Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga Politeknik Indramayu. TIKB1023/Minggu 2/SO/MSB

Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga Politeknik Indramayu. TIKB1023/Minggu 2/SO/MSB Sistem Operasi TIKB1023 Munengsih Sari Bunga Politeknik Indramayu 1 1. Operasi Sistem Komputer Sistem komputer modern berisi CPU dan sejumlah device controller yg dihubungkan melalui bus yg menyediakan

Lebih terperinci

M1632 MODULE LCD 16 X 2 BARIS (M1632)

M1632 MODULE LCD 16 X 2 BARIS (M1632) M1632 MODULE LCD 16 X 2 BARIS (M1632) Deskripsi: M1632 adalah merupakan modul LCD dengan tampilan 16 x 2 baris dengan konsumsi daya yang rendah. Modul ini dilengkapi dengan mikrokontroler yang didisain

Lebih terperinci

Identifikasi Hardware PC

Identifikasi Hardware PC Identifikasi Hardware PC No Nama Device/Gambar Fungsi 1. Mainboard atau motherboard Tempat meletakkan atau memasang berbagai komponen, misalnya prosesor,memori,sound card, vga card, dsb. Media transfer

Lebih terperinci

Manajemen Memori. Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging

Manajemen Memori. Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging Bab 7 Manajemen Memori POKOK BAHASAN: Latar Belakang Ruang Alamat Logika dan Ruang Alamat Fisik Swapping Alokasi berurutan Paging Segmentasi Segmentasi dengan Paging TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari

Lebih terperinci

Pertemuan ke - 12 Unit Masukan dan Keluaran Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST

Pertemuan ke - 12 Unit Masukan dan Keluaran Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Pertemuan ke - 12 Unit Masukan dan Keluaran Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Tujuan Menjelaskan system komputer unit masukkan/keluaran

Lebih terperinci

MODUL 1 - MENGENAL HARDWARE

MODUL 1 - MENGENAL HARDWARE MODUL 1 - MENGENAL HARDWARE I. TUJUAN 1. Praktikan dapat mengerti dan memahami tentang struktur komputer. 2. Praktikan dapat mengerti dan memahami tentang hardware komputer dan macam-macam bagiannya. 3.

Lebih terperinci

Berikut ini akan dibahas tentang komponen penyusun komputer (PC) juga pertimbangan-pertimbangan sebelum memutuskan untuk merakitnya.

Berikut ini akan dibahas tentang komponen penyusun komputer (PC) juga pertimbangan-pertimbangan sebelum memutuskan untuk merakitnya. PENGENALAN HARDWARE Berikut ini akan dibahas tentang komponen penyusun komputer (PC) juga pertimbangan-pertimbangan sebelum memutuskan untuk merakitnya. 1. Motherboard/Mainboard (MB) Dalam istilah sehari-hari,

Lebih terperinci

Mengenal Komponen-Komponen dalam Komputer

Mengenal Komponen-Komponen dalam Komputer Mengenal Komponen-Komponen dalam Komputer Sebelum Anda memulai merakit komputer, sebaiknya Anda mengenal komponen-komponen dalam sistem komputer terlebih dulu. Komponen-komponen tersebut antara lain :

Lebih terperinci

3. PERANGKAT KERAS. Dosen: Tim Pengajar PTIK

3. PERANGKAT KERAS. Dosen: Tim Pengajar PTIK 3. PERANGKAT KERAS Dosen: Tim Pengajar PTIK PERANGKAT KERAS Pengertian Perangkat Keras Perangkat keras (hardware) adalah komponen komputer yang sifatnya bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung

Lebih terperinci

PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51

PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51 PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51 PANDUAN DASAR MIKROKONTROLER KELUARGA MCS-51 Danny Christanto, S.T. Kris Pusporini, S.T., M.T. 2004, Innovative Electronics Hak Cipta dilindungi undang-undang

Lebih terperinci

Pertemuan ke 2 Pengantar Organisasi Komputer

Pertemuan ke 2 Pengantar Organisasi Komputer Pertemuan ke 2 Pengantar Organisasi Komputer Riyanto Sigit, ST. Nur Rosyid, S.kom Setiawardhana, ST Hero Yudo M, ST Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Tujuan 1. Menjelaskan tentang organisasi komputer

Lebih terperinci

Gambar: Buku panduan dari Motherboard dan VGA

Gambar: Buku panduan dari Motherboard dan VGA [ halaman 1 dari 18 halaman ] MERAKIT PC Berikut ini merupakan gambaran merakit komputer desktop. Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merakit komputer dan alat yang dibutuhkan adalah obeng

Lebih terperinci

LAPORAN 1 : INSTALASI DAN PEMELIHARAAN KOMPUTER. No Nama Device Gambar Fungsi Memasukan data ke dalam komputer

LAPORAN 1 : INSTALASI DAN PEMELIHARAAN KOMPUTER. No Nama Device Gambar Fungsi Memasukan data ke dalam komputer MENGIDENTIFIKASI HARDWARE PC LAPORAN 1 : INSTALASI DAN PEMELIHARAAN KOMPUTER No Nama Device Gambar Fungsi Input Device Memasukan data ke dalam komputer 1. a. Keyboard Keyboard dapat berfungsi memasukkan

Lebih terperinci

LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER

LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER LANGKAH DEMI LANGKAH MERAKIT KOMPUTER Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar.. dari beberapa referensi yang saya pelajari.. maka berikut

Lebih terperinci

LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER. Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya

LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER. Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya LANGKAH LANGKAH PERAKITAN KOMPUTER Oleh: IRWAN RIDWAN, S.Kom SMK Negeri Manonjaya Tasikmalaya Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar..

Lebih terperinci

::

:: INTEL VS AMD Ari Saputra arisaputra2201@yahoo.com :: http://arisaputra01@blogspot.com Abstrak Central processing unit, lebih dikenal sebagai CPU atau prosesor, adalah bagian penting dari setiap sistem

Lebih terperinci

MAKALAH SISTEM KOMPUTER

MAKALAH SISTEM KOMPUTER MAKALAH SISTEM KOMPUTER Disusun oleh : Nama NIM Chandra Anggriawan 09211456 Dwi Prasetya 09211458 Riyan Arief A.P 09211468 JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA DESAIN GRAFIS SEKOLAH TINGGI ILMU MANAJEMEN INFORMATIKA

Lebih terperinci

LEMBAR SOAL. Kelas / Kompentensi Keahlian : XII/ TKJ Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Maret 2012 : 08.00 10.00 WIB

LEMBAR SOAL. Kelas / Kompentensi Keahlian : XII/ TKJ Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Maret 2012 : 08.00 10.00 WIB LEMBAR SOAL Mata Pelajaran : KK TKJ Kelas / Kompentensi Keahlian : XII/ TKJ Hari / Tanggal : Sabtu, 10 Maret 2012 Waktu : 08.00 10.00 WIB Guru Pengampu : Imam Bukhari, S.Kom. PETUNJUK UMUM 1. Teliti soal

Lebih terperinci

Cara Mudah Merakit PC

Cara Mudah Merakit PC Cara Mudah Merakit PC Panduan praktis merakit PC kurang dari 20 menit! Ali Zaki SmitDev Community EMK121071176 ISBN 978-979-20-0969-8 Menguasai perakitan PC secara mudah, cepat, dan praktis Dicetak full

Lebih terperinci

Media Penyimpanan. Arsitektur Organisasi & Komputer. Eko Purwanto (11111023) Gita P. (11111004) Budiyanto (11111050)

Media Penyimpanan. Arsitektur Organisasi & Komputer. Eko Purwanto (11111023) Gita P. (11111004) Budiyanto (11111050) Media Penyimpanan Arsitektur Organisasi & Komputer Eko Purwanto (11111023) Gita P. (11111004) Budiyanto (11111050) Media Penyimpanan Beberapa pertimbangan di dalam memilih alat penyimpan : Cara penyusunan

Lebih terperinci

Konsep SISTEM OPERASI. Pengenalan Sistem Operasi

Konsep SISTEM OPERASI. Pengenalan Sistem Operasi Konsep SISTEM OPERASI Pengenalan Sistem Operasi Course Objective Definisi Sistem Operasi. Peran Sistem Operasi dalam Sistem Komputer. Tujuan Sistem Operasi. Sejarah perkembangan Sistem Operasi. Sistem

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER

LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER LAPORAN PRAKTEK SISTEM OPERASI JARINGAN KOMPUTER JOB I Instalasi Sistem Operasi Windows Server 2008 Di susun oleh: Nama : Winda Rizky Putri NIM : 3.33.10.1.21 Kelas : TK 3B PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Lebih terperinci

Pengantar Sistem Operasi

Pengantar Sistem Operasi Pengantar Sistem Operasi Definisi Sistem operasi adalah perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengendalikan operasi dasar sistem komputer program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan

Lebih terperinci

KONSEP DASAR HARDWARE KOMPUTER

KONSEP DASAR HARDWARE KOMPUTER 1 KONSEP DASAR HARDWARE KOMPUTER 1.1. Arsitektur Komputer Tidak ada suatu ketentuan khusus tentang bagaimana seharusnya struktur sistem sebuah komputer. Setiap ahli dan desainer arsitektur komputer memiliki

Lebih terperinci

dalam Merakit Komputer

dalam Merakit Komputer 2. Kegiatan Belajar 2: Perakitan PC dan Keselamatan Kerja dalam Merakit Komputer a. Tujuan Kegiatan Pemelajaran 1) Peserta diklat mampu menginstalasi komponen PC dengan baik dan aman. 2) Peserta diklat

Lebih terperinci

Bab 2 POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 2.1 KOMPONEN SISTEM

Bab 2 POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 2.1 KOMPONEN SISTEM Bab 2 Struktur Sistem Operasi POKOK BAHASAN: Komponen Sistem Operasi Layanan Sistem Operasi Sistem Call Sistem Program Struktur Sistem Operasi Mesin Virtual TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD. Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008. Oleh

LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD. Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008. Oleh LAPORAN PRAKTIKUM HARDWARE 2 MAINBOARD Diajukan untuk memenuhi tugas Organisasi Sistem Komputer Tahun Akademik 2007/2008 Oleh Nunik Martiyani 10060207003 Hamidah Suryani Lukman 10060207012 Nisa Agustina

Lebih terperinci

data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa.

data telah diorganisasikan melalui komputer, dibandingkan dengan cara pengiriman biasa. Paper I KOMUNIKASI DATA Pertama kali komputer ditemukan, ia belum bisa berkomunikasi dengan sesamanya. Pada saat itu komputer masih sangat sederhana. Berkat kemajuan teknologi di bidang elektronika, komputer

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA : STUDI PARAMETER TEKNOLOGI HYBRID KOLEKTOR SEL SURYA SEBAGAI TEKNOLOGI PENGERING HASIL PANEN ABSTRAK

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA : STUDI PARAMETER TEKNOLOGI HYBRID KOLEKTOR SEL SURYA SEBAGAI TEKNOLOGI PENGERING HASIL PANEN ABSTRAK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA : STUDI PARAMETER TEKNOLOGI HYBRID KOLEKTOR SEL SURYA SEBAGAI TEKNOLOGI PENGERING HASIL PANEN Irnanda Priyadi Staf Pengajar Teknik Elektro Universitas Bengkulu ABSTRAK

Lebih terperinci

MANAJEMEN DATABASE PADA SIM

MANAJEMEN DATABASE PADA SIM MANAJEMEN DATABASE PADA SIM Sub Pokok Bahasan Hirarkis Data Sistem Manajemen Database Fundamental DBMS Jenis Organisasi Database Administrasi Database Keunggulan dan Keterbatasan DBMS Kepemilikan Database

Lebih terperinci

Praktikum 2 Data File pada AWK

Praktikum 2 Data File pada AWK Praktikum 2 Data File pada AWK Tujuan Pembelajaran Mahasiswa dapat memahami dan menggunakan data file dalam bahasa pemrograman awk. Dasar Teori Kebanyakan program komputer bekerja dengan file. Hal ini

Lebih terperinci

Panduan Membongkar Acer Aspire One Happy D255

Panduan Membongkar Acer Aspire One Happy D255 Panduan Membongkar Acer Aspire One Happy D255 Kami mengingatkan Anda bahwa tindakan berikut dapat mengakibatkan hilangnya garansi, kami sarankan sangat hati-hati dan kami menyarankan Anda mempercayakan

Lebih terperinci

BAB III SISTEM KOMPUTER

BAB III SISTEM KOMPUTER BAB III SISTEM KOMPUTER 3.1 KONSEP DASAR KOMPUTER Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari Central Processing Unit (CPU), memori dan peralatan input/ output. CPU adalah tempat berlangsungnya semua proses.

Lebih terperinci

Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303

Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303 Mata Kuliah : Arsitektur dan Organisasi Komputer (Kode Mata Kuliah : ) Hari : Rabu Jam : 08.00 11.00 Ruang : R303 Dosen : Ir. I Made Astawa, M.Kom. deastawa@yahoo.com Mata Kuliah Arsitektur dan Organisasi

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. rupa sehingga dapat memudahkan pengguna untuk menggunakan aplikasi

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. rupa sehingga dapat memudahkan pengguna untuk menggunakan aplikasi BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI 4.1 Implementasi Sistem Tahap ini merupakan pembuatan perangkat lunak yang disesuaikan dengan rancangan atau desain sistem yang telah dibuat. Aplikasi yang dibuat akan

Lebih terperinci

DT-AVR Application Note

DT-AVR Application Note DT-AVR Application Note AN80 Sistem pengendali Bipolar Stepper Motor Oleh: Tim IE Stepper motor seringkali kita gunakan untuk aplikasi robotika, karena poros stepper motor dapat digerakkan dengan sudut

Lebih terperinci

Daftar Isi. Lampiran Skema... 7

Daftar Isi. Lampiran Skema... 7 EMS 30 A H-Bridge Daftar Isi 1. Pendahuluan... 3 2. Spesifikasi... 3 3. Tata Letak Komponen... 3 4. Keterangan Antarmuka... 4 5. Contoh Koneksi... 5 6. Tabel Kebenaran... 5 7. Prosedur Testing... 6 7.1.

Lebih terperinci

PENGGOLONGAN KOMPUTER. Mata Kuliah Dasar Komputer Tim Dosen: 1. Rudi Susilana, M.Si. 2. Riche Cynthia Johan, S.Pd., M.Si. 3. Ellina Rienovita, M.T.

PENGGOLONGAN KOMPUTER. Mata Kuliah Dasar Komputer Tim Dosen: 1. Rudi Susilana, M.Si. 2. Riche Cynthia Johan, S.Pd., M.Si. 3. Ellina Rienovita, M.T. PENGGOLONGAN KOMPUTER Mata Kuliah Dasar Komputer Tim Dosen: 1. Rudi Susilana, M.Si. 2. Riche Cynthia Johan, S.Pd., M.Si. 3. Ellina Rienovita, M.T. PENGGOLONGAN KOMPUTER Berdasarkan data yang diolah Berdasarkan

Lebih terperinci

Apa Itu Komunikasi Data DATA?

Apa Itu Komunikasi Data DATA? DIKTAT MATA KULIAH KOMUNIKASI DATA PENDAHULUAN KOMUNIKASI BAB I IF Apa Itu Komunikasi Data DATA? Istilah data dalam diktat ini berarti segala sesuatu yang belum memiliki arti bagi si penerimanya. Dalam

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAGEMENT SPBU PERTAMINA ( FPOS SPBU) PT. FTF Globalindo

SISTEM INFORMASI MANAGEMENT SPBU PERTAMINA ( FPOS SPBU) PT. FTF Globalindo PRODUK PROFILE SISTEM INFORMASI MANAGEMENT SPBU PERTAMINA ( FPOS SPBU) PT. FTF Globalindo I. SEKILAS TENTANG APLIKASI Sistem Informasi Management SPBU Pertamina adalah aplikasi komputer yang dikembangkan

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Perangkat Keras HP rp5700

Buku Petunjuk Perangkat Keras HP rp5700 Buku Petunjuk Perangkat Keras HP rp5700 Copyright 2007 Hewlett-Packard Development Company, L.P. Informasi yang terdapat dalam dokumen ini dapat berubah tanpa pemberitahuan. Microsoft dan Windows adalah

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN DIGITAL

MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN DIGITAL MODUL PRAKTIKUM RANGKAIAN DIGITAL JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG Jl. Gajayana No. 50 Malang (65144) Telp : 0341-551354, Faks

Lebih terperinci

PENGATURAN PROSES. Proses adalah program yang sedangdieksekusi atau sofware yang sedang dilaksanakan.

PENGATURAN PROSES. Proses adalah program yang sedangdieksekusi atau sofware yang sedang dilaksanakan. PENGATURAN PROSES Proses adalah program yang sedangdieksekusi atau sofware yang sedang dilaksanakan. 1. Konsep Dasar : Multiprogramming system. Melakukan proses satu persatu secara bergantian dalam waktu

Lebih terperinci

Bina Networks. Spesifikasi Komputer. Garansi. Informasi TYPE. April 2013. ECS H61 Socet 1155. 5 Tahun. Motherboard. Intel. Pentium G620 2.

Bina Networks. Spesifikasi Komputer. Garansi. Informasi TYPE. April 2013. ECS H61 Socet 1155. 5 Tahun. Motherboard. Intel. Pentium G620 2. Bina Informatika Networks ============= ================ ================ = Jl. Bambu Apus Raya No.1 081310164444 08787 1211 979 PENAWARAN April 2013 *WARNET* Kepada yth : INVESTOR WARNET Lebih dari 4

Lebih terperinci

Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional Persiapan untuk rancang bangun implentasi

Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional Persiapan untuk rancang bangun implentasi Untung Subagyo Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional Persiapan untuk rancang bangun implentasi Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk

Lebih terperinci

Inspiron 14. Manual Servis. 3000 Series. Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001

Inspiron 14. Manual Servis. 3000 Series. Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001 Inspiron 14 3000 Series Manual Servis Model Komputer: Inspiron 14 3443 Model Resmi: P53G Tipe Resmi: P53G001 Catatan, Perhatian, dan Peringatan CATATAN: CATATAN menunjukkan informasi penting yang akan

Lebih terperinci

BAB III TUGAS PENDAHULUAN

BAB III TUGAS PENDAHULUAN NAMA : M. ANANG SETIAWAN NRP : 11041110060 TUGAS PENDAHULUAN PRAK. JARKOM BAB III TUGAS PENDAHULUAN 1. Jelaskan bagaimana cara mensetting Startup Config pada Intermediate device! 2. Apakah perbedaan memory

Lebih terperinci

Media Transmisi Jaringan. Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111

Media Transmisi Jaringan. Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 Media Transmisi Jaringan isbat@eepis-its.edu Electronic Engineering Polytechnic Institut of Surabaya ITS Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111 Pengenalan Jaringan Merupakan sebuah sistem yang terdiri atas

Lebih terperinci

Pengenenalan Komputer MAGISTER UNISSULA

Pengenenalan Komputer MAGISTER UNISSULA Pengenenalan Komputer MAGISTER UNISSULA Computare to compute Menghitung Komputer adalah : Alat elektronik Dapat menerima input data Dapat mengolah data Dapat memberikan informasi Menggunakaan suatu program

Lebih terperinci

HARDWARE KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI. Komponen Pokok Hardware Komputer : 1. Input 2. Pemrosesan (CPU) 3. Penyimpanan 4.

HARDWARE KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI. Komponen Pokok Hardware Komputer : 1. Input 2. Pemrosesan (CPU) 3. Penyimpanan 4. KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU PADA SISTEM INFORMASI Komputer sebagai alat bantu pada sistem informasi 1 HARDWARE Komponen Pokok Hardware Komputer : 1. Input 2. Pemrosesan (CPU) 3. Penyimpanan 4. Output Komputer

Lebih terperinci

RONNIE ABU KHANSA PENGENALAN KOMPUTER DAN WINDOWS UNTUK PEMULA. Penerbit Khansa Production

RONNIE ABU KHANSA PENGENALAN KOMPUTER DAN WINDOWS UNTUK PEMULA. Penerbit Khansa Production RONNIE ABU KHANSA PENGENALAN KOMPUTER DAN WINDOWS UNTUK PEMULA Penerbit Khansa Production PENGENALAN KOMPUTER DAN WINDOWS UNTUK PEMULA Oleh: Ronnie Abu Khansa Copyright 2010 by Ronnie Abu Khansa Penerbit

Lebih terperinci

KONFIGURASI ROUTER. CLI (Command Line)

KONFIGURASI ROUTER. CLI (Command Line) KONFIGURASI ROUTER Langkah inisialisasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi router tidaklah terlalu sulit. Cisco IOS menyediakan banyak tool yang dapat digunakan untuk ditambahkan dalam file konfigurasi.

Lebih terperinci

JENIS-JENIS REGISTER (Tugas Sistem Digital)

JENIS-JENIS REGISTER (Tugas Sistem Digital) JENIS-JENIS REGISTER (Tugas Sistem Digital) Oleh: EKO SARIYANTO 0917041026 SITI KHOLIFAH 1017041042 JURUSAN FISIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS LAMPUNG 2013 Register adalah

Lebih terperinci

Sistem Operasi Mobile

Sistem Operasi Mobile Sistem Operasi Mobile Materi Kuliah MI3493 Teknologi Perangkat Bergerak Pramuko Aji, ST. MT. 1 Intro Sistem operasi mobile memiliki banyak kesamaan dengan sistem operasi konvensional.

Lebih terperinci

www.tokohpku.info www.klikmyshop.com www.it-webstore.web.id www.it-blog.web.id www.tokohpku.web.id MANUAL VRE GATEWAY

www.tokohpku.info www.klikmyshop.com www.it-webstore.web.id www.it-blog.web.id www.tokohpku.web.id MANUAL VRE GATEWAY MANUAL VRE GATEWAY 1. Buat data kartu misal dengan nama MENTARI GATEWAY 2. Input data produk misal NAMA KARTU MENTARI GATEWAY 3. Kemudian klik simpan II. Setting Data Supplier Vre gateway NAMA= Disesuaikan

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI. Chairul Furqon

SISTEM INFORMASI. Chairul Furqon SISTEM INFORMASI Chairul Furqon 1 OUTLINE Konsep Sistem Informasi Alat Pengolah dalam Sistem Informasi Komponen Sistem Informasi Sistem Informasi dan Organisasi 2 Konsep Sistem Informasi Sistem: kumpulan

Lebih terperinci

PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK

PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK UPRIGHT V-ROUTING PANDUAN INSTALASI PERANGKAT LUNAK Jl. Hasyim Ashari 29-29A Jakarta Pusat 10150 Indonesia Phone: 62-21-6316923 Fax: 62-21-6316920 support@uprightdecision.com www.uprightdecision.com Daftar

Lebih terperinci

40 Langkah Mudah Merakit PC

40 Langkah Mudah Merakit PC 40 Langkah Mudah Merakit PC Sumber: Komputeraktif.com Ini dia langkah-langkah mudah dan komplet untuk mewujudkan PC impian Anda. Kalau tekad Anda sudah bulat, siapkanlah berbagai komponen berikut. Selanjutnya,

Lebih terperinci

Jaringan Komputer Dan Pengertiannya

Jaringan Komputer Dan Pengertiannya Jaringan Komputer Dan Pengertiannya M Jafar Noor Yudianto youdha_blink2@yahoo.co.id http://jafaryudianto.blogspot.com/ Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi

Lebih terperinci

Sistem Operasi. Bahan Kuliah IKI-20230. Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003

Sistem Operasi. Bahan Kuliah IKI-20230. Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003 Sistem Operasi Bahan Kuliah IKI-20230 Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap 2002/2003 Sistem Operasi: Bahan Kuliah IKI-20230 oleh Gabungan Kelompok Kerja 21 28 IKI-20230 Semester Genap

Lebih terperinci

USER MANUAL TREND MICRO. Instalasi Trend Micro Internet Security. By: PT. Amandjaja Multifortuna Perkasa

USER MANUAL TREND MICRO. Instalasi Trend Micro Internet Security. By: PT. Amandjaja Multifortuna Perkasa USER MANUAL Instalasi Trend Micro Internet Security TREND MICRO By: PT. Amandjaja Multifortuna Perkasa DAFTAR ISI 1. System Requirements Untuk TIS 2. Pertimbangan Instalasi TIS 3. Proses Instalasi TIS

Lebih terperinci

Petunjuk dan Mekanisme Pengisian Profil Lembaga RA / Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Tahun 2015

Petunjuk dan Mekanisme Pengisian Profil Lembaga RA / Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 Petunjuk dan Mekanisme Pengisian Profil Lembaga RA / Madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Tahun 2015 I. Pendahuluan A. Latar Belakang Perkembangan Teknologi yang ada saat ini dapat

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NO 20 TAHUN 2008

PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NO 20 TAHUN 2008 PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NO 20 TAHUN 2008 TENTANG PEDOMAN PEMANFAATAN SISTEM APLIKASI PELAYANAN KEPEGAWAIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA Menimbang

Lebih terperinci

SEJARAH SISTEM OPERASI

SEJARAH SISTEM OPERASI SEJARAH SISTEM OPERASI Adis Lena Kusuma Ratna Adis.lena12@gmail.com Abstrak Sistem operasi merupakan kumpulan dari program yang bersama-sama mengontrol jalannya sistem komputer. System operasi mengontrol

Lebih terperinci

MENGINSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUAS (WAN)

MENGINSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUAS (WAN) MENGINSTALASI PERANGKAT JARINGAN BERBASIS LUAS (WAN) Oleh: Agus Suroso Sub Kompetensi: 1. Merencanakan Kebutuhan dan Spesifikasi Alat. Daftar Kebutuhan dan spesifikasi WAN Buku manual Gambar topologi Lingkup

Lebih terperinci

Fungsi Library EX-word TextLoader

Fungsi Library EX-word TextLoader EW-ID2000 Kamus Elektronik EX-word Fungsi Library EX-word TextLoader Pedoman Pemakaian Pendahuluan Pedoman Pemakaian ini menjelaskan cara menggunakan software EX-word TextLoader dan fungsi Library Kamus

Lebih terperinci

Dasar-Dasar PLC Programmable Logic Controller (PLC)

Dasar-Dasar PLC Programmable Logic Controller (PLC) Dasar-Dasar PLC Programmable Logic Controller (PLC) adalah sebuah rangkaian elektronik yang dapat mengerjakan berbagai fungsi-fungsi kontrol pada level-level yang kompleks. PLC dapat diprogram, dikontrol,

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR SIMULATOR PENGHITUNG JUMLAH ORANG PADA PINTU MASUK DAN KELUAR GEDUNG

TUGAS AKHIR SIMULATOR PENGHITUNG JUMLAH ORANG PADA PINTU MASUK DAN KELUAR GEDUNG TUGAS AKHIR SIMULATOR PENGHITUNG JUMLAH ORANG PADA PINTU MASUK DAN KELUAR GEDUNG Diajukan Guna Melengkapi Sebagian Syarat Dalam mencapai gelar Sarjana Strata Satu (S1) Disusun Oleh : Nama : Dian Kardianto

Lebih terperinci

Teknologi RFID Baca Tulis

Teknologi RFID Baca Tulis Teknologi RFID Baca Tulis RFID atau Radio Frequency Identification adalah merupakan suatu teknik identifikasi obyek yang dilakukan dengan menggunakan pancaran gelombang radio. Modul RFID akan memancarkan

Lebih terperinci

Tutorial Singkat Menggunakan Altium Design Winter/ Protel Dxp. Oleh : Ardya Dipta N 13206180 ardviri2002@yahoo.com / ardyadipta@gmail.

Tutorial Singkat Menggunakan Altium Design Winter/ Protel Dxp. Oleh : Ardya Dipta N 13206180 ardviri2002@yahoo.com / ardyadipta@gmail. Oleh : Ardya Dipta N 13206180 ardviri2002@yahoo.com / ardyadipta@gmail.com Altium Design Winter adalah program yang digunakan untuk mendesain PCB. Pada altium 2009 ini, fitur yang diberikan Altium sudah

Lebih terperinci

Asal Mula Software Komputer

Asal Mula Software Komputer Asal Mula Software Komputer Barian Berial Siswoyo ryan.wisastra@yahoo.com Abstrak Software Komputer adalah kumpulan dari pada intruksi atau statement yang di susun secara logis dan berbentuk kode yang

Lebih terperinci

MODUL 9 PENGENALAN SOFTWARE PROTEUS

MODUL 9 PENGENALAN SOFTWARE PROTEUS MODUL 9 PENGENALAN SOFTWARE PROTEUS TUJUAN 1. Praktikan dapat mengenal software proteus dan merancang skematik rangkaian elektronika serta simulasinya. 2. Praktikan dapat mewujudkan rangkaian yang di simulasikan.

Lebih terperinci

GA-P35-DS4. Panduan untuk Pengguna Rev. 2002

GA-P35-DS4. Panduan untuk Pengguna Rev. 2002 GA-P35-DS4 Motherboard socket LGA775 untuk keluarga prosesor Intel Core TM / keluarga prosesor Intel Pentium / keluarga prosesor Intel Celeron Panduan untuk Pengguna Rev. 2002 Daftar Isi Bab Instalasi

Lebih terperinci

Dosen : Dr. Thomas Anung Basuki Sifat Ujian : Take Home Test Mata Kuliah : Sistem Operasi Kelas : XB Nama : Yoga Prihastomo NIM : 1011601026

Dosen : Dr. Thomas Anung Basuki Sifat Ujian : Take Home Test Mata Kuliah : Sistem Operasi Kelas : XB Nama : Yoga Prihastomo NIM : 1011601026 UJIAN AKHIR SEMESTER Dosen : Dr. Thomas Anung Basuki Sifat Ujian : Take Home Test Mata Kuliah : Sistem Operasi Kelas : XB Nama : Yoga Prihastomo NIM : 1011601026 MAGISTER ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BUDI

Lebih terperinci

MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN

MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN MODUL SISTEM JARINGAN KOMPUTER MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN YAYASAN SANDHYKARA PUTRA TELKOM SMK TELKOM SANDHY PUTRA MALANG 2007 MODUL I KONSEP DASAR JARINGAN Mata Pelajaran Kelas Semester Alokasi Waktu

Lebih terperinci

2.6. Struktur dasar sistem operasi

2.6. Struktur dasar sistem operasi c. System Call Layanan langsung sisem operasi ke pemogram adalah system call atau API (Application Programming Interface). System call adalah tata cara pemanggilan di program aplikasi untuk memperoleh

Lebih terperinci

Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan.

Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan. Aplikasi Penggerak Lengan Robot dalam memindahkan barang pada sistem roda berjalan. Pada aplikasi industri, gerakan memindahkan obyek dari suatu sistem roda berjalan (conveyor) ke tempat lain secara repetitif

Lebih terperinci

GA-P35-DS3P. Panduan untuk Pengguna Rev. 2001

GA-P35-DS3P. Panduan untuk Pengguna Rev. 2001 GA-P35-DS3P Motherboard socket LGA775 untuk keluarga prosesor Intel Core TM / keluarga prosesor Intel Pentium / keluarga prosesor Intel Celeron Panduan untuk Pengguna Rev. 200 * Tanda WEEE pada produk

Lebih terperinci

CSG2F3 Sistem dan Logika Digital (SLD) REPRESENTASI DATA. Tim Dosen SLD KK Telematika FIF Telkom University

CSG2F3 Sistem dan Logika Digital (SLD) REPRESENTASI DATA. Tim Dosen SLD KK Telematika FIF Telkom University CSG2F3 Sistem dan Logika Digital (SLD) REPRESENTASI DATA Tim Dosen SLD KK Telematika FIF Telkom University Pokok Bahasan Representasi data Bit, byte, dan word Representasi data numerik dan basis bilangan

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA (STIKI)

SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA & KOMPUTER INDONESIA (STIKI) SILABUS: Kode Mata Kuliah MI09KK34 Mata Kuliah Sistem Operasi Prasyarat - Cosyarat Struktur Data TIU Mahasiswa memahami peranan dan fungsi sistem operasi dalam sistem komputer Deskripsi Mata kuliah ini

Lebih terperinci

Sistem Operasi. Konsep Dasar. Histogram Waktu CPU-Burst. Penjadwal CPU PENJADWALAN CPU. Pertukaran Urutan Pada CPU Dan I/O Burts

Sistem Operasi. Konsep Dasar. Histogram Waktu CPU-Burst. Penjadwal CPU PENJADWALAN CPU. Pertukaran Urutan Pada CPU Dan I/O Burts Sistem Operasi (Penjadwalan CPU) Oleh Ir. I Gede Made Karma, MT PENJADWALAN CPU Konsep Dasar Kriteria Penjadwalan Algoritma Penjadwalan Penjadwalan Multiple-Processor Penjadwalan Real-Time Evaluasi Algoritma

Lebih terperinci

Cara memperbaiki BlueScreen pada laptop windows7

Cara memperbaiki BlueScreen pada laptop windows7 Cara memperbaiki BlueScreen pada laptop windows7 Pengguna Windows pasti sering mendengar adanya komputer atau laptop yang terkena Blue Screen of Death atau BSOD lebih terkenalnya. Seluruh pengguna Windows

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Analisa Masalah Mencatat data alamat seseorang merupakan tugas yang ringan. Akan tetapi ketika data tersebut bertambah banyak maka akan sulit dilaku kan dalam

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. membandingkan tersebut tiada lain adalah pekerjaan pengukuran atau mengukur.

BAB II LANDASAN TEORI. membandingkan tersebut tiada lain adalah pekerjaan pengukuran atau mengukur. BAB II LANDASAN TEORI II.I. Pengenalan Alat Ukur. Pengukuran merupakan suatu aktifitas dan atau tindakan membandingkan suatu besaran yang belum diketahui nilainya atau harganya terhadap besaran lain yang

Lebih terperinci

Bab 10. Konsep Proses

Bab 10. Konsep Proses Bab 10. Konsep Proses 10.1. Pendahuluan Proses didefinisikan sebagai program yang sedang dieksekusi. Menurut Silberschatz proses tidak hanya sekedar suatu kode program ( text section), melainkan meliputi

Lebih terperinci

SISTEM KENDALI JARAK JAUH UNTUK KONTROL BUKA DAN TUTUP PINTU DENGAN MIKROKONTROLLER AT89S51

SISTEM KENDALI JARAK JAUH UNTUK KONTROL BUKA DAN TUTUP PINTU DENGAN MIKROKONTROLLER AT89S51 SISTEM KENDALI JARAK JAUH UNTUK KONTROL BUKA DAN TUTUP PINTU DENGAN MIKROKONTROLLER AT89S51 Arif Munandar (1111453) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan Jl. Sisingamangaraja

Lebih terperinci