PENDIDIKAN ULAMA TARJIH MUHAMMADIYAH (PUTM) PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENDIDIKAN ULAMA TARJIH MUHAMMADIYAH (PUTM) PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA"

Transkripsi

1 HUKUM MASUK PARLEMEN STUDI KOMPARATIF ANTARA ABŪ MUḤAMMAD AL-MAQDISῙY DAN YŪSUF AL-QARḌAWῙY RISALAH Diajukan Kepada Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Kelulusan Oleh: Lina Normayanti NIM PENDIDIKAN ULAMA TARJIH MUHAMMADIYAH (PUTM) PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2012

2 HUKUM MASUK PARLEMEN STUDI KOMPARATIF ANTARA ABŪ MUḤAMMAD AL-MAQDISῙY DAN YŪSUF AL-QARḌAWῙY RISALAH Diajukan Kepada Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta Untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Kelulusan Oleh: Lina Normayanti NIM PENDIDIKAN ULAMA TARJIH MUHAMMADIYAH (PUTM) PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2012 i

3 NOTA DINAS PEMBIMBING Yogyakarta, 15 Juli 2012 Kepada Yth. Mudir PUTM (Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah) di Yogyakarta Assalamu alaikum wr. wb. Sesudah melakukan beberapa kali bimbingan baik dari segi isi, bahasa, maupun teknik penulisan, dan setelah membaca risalah mahasiswa tersebut di bawah ini: Nama : Lina Normayanti NIM : Judul Risalah : Hukum Masuk Parlemen Studi komparatif antara Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al-qarḍawīy Maka selaku Pembimbing, kami berpendapat bahwa risalah tersebut sudah layak diajukan untuk dimunaqosahkan. Wassalamu alaikum wb. wb. Pembimbing, Dra. Hj. Akif Khilmiyah, M. Ag. NBM ii

4 PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH PENDIDIKAN ULAMA TARJIH MUHAMMADIYAH Kampus I : Jln. Kaliurang Km. 23,3 Ngipiksari, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta Telp/Fax. (0274) Kampus II : Tundan, Ngrame, Tamantirto Utara, Kasihan, Bantul, Yogyakarta Telp. (0274) PENGESAHAN NOMOR: IN/I/PUTM/PPM/2012 Risalah dengan judul: Hukum Masuk Parlemen Studi komparatif antara Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al-qarḍawīy Diajukan oleh: 1. Nama : Lina Normayanti 2. NIM : Telah dimunaqosahkan pada hari: sabtu, tanggal 23 Juni 2012 dan telah dinyatakan sah sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan. PANITIA UJIAN MUNAQOSAH Ketua Sidang Sekretaris Sidang/Penguji I Dr. Muhammad Ichsan, Lc., MA NBM Ghoffar Ismail, S. Ag., M. Ag NBM Penguji II Drs. Waharjani, M.Ag. NBM Yogyakarta, 25 Sya ban 1433 H 15 Juli 2012 M Mudir Prof. Drs. H. Sa ad Abdul Wahid NBM iii

5 MOTTO { ا لا س لا م ي ع ل و و لا ي ع ل ى ع ل ي ه } أ خ ر ج ه ا ل دار ق ط ني Islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi darinya. {HR. Dzar Quthni} iv

6 HALAMAN PERSEMBAHAN Risalah ini penulis persembahkan kepada: Bapak, Ibu dan kakak tercinta yang telah mencurahkan segala kasih sayangnya, memberikan supportnya hingga penulis bisa menyelesaikan Risalah ini, Kedua pamong asrama PUTM Putri selama penulis berada di Asrama, Orang-orang yang telah banyak berjasa; dosen-dosen Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah Putri, Thalabah dan Thalibah Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah, Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta v

7 بسم االله الرحمن الرحيم KATA PENGANTAR إ ن الح م د ل ل ه نح م د ه و ن س ت ع ين ه و ن س ت غ ف ر ه و ن ع وذ ب االله م ن ش ر ور أ ن ف س ن ا و م ن س ي ي ات أ ع م ال ن ا م ن ي ه د االله ف لا م ض ل ل ه و م ن ي ض ل ل ف لا ه اد ي ل ه, أ ش ه د أ ن لا إل ه إ لا االله و ح د ه لا ش ر يك ل ه و أ ش ه د أ ن مح مد ا ع ب د ه و ر س ول ه. Segala puji hanya bagi Allah swt, penguasa alam semesta, yang telah menurunkan petunjuk untuk manusia sehingga manusia dapat membedakan mana yang haq dan mana yang bathil. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada utusan Allah swt, Nabi Muhammad saw, yang telah menghibahkan hidupnya di jalan Allah swt, dan juga kepada orang-orang yang senantiasa berjuang di jalan-nya hingga akhir zaman. Syukur alhamdulillah, akhirnya penulis dapat menyelesaikan risalah yang berjudul Hukum Masuk Parlemen Studi komparatif antara Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al-qarḍawīy, guna memenuhi salah satu syarat kelulusan di Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) PP Yogyakarta. Selesainya risalah ini tentunya tidak terlepas dari peran serta dari berbagai pihak yang memberikan bimbingan dan bantuan kepada penulis. Oleh karena itu dengan rasa hormat dan terima kasih penulis sampaikan kepada: vi

8 1. Bapak Prof. H. Drs. Sa ad Abdul Wahid, selaku Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah dan bapak Muhajir, Lc. MA selaku wakil Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah. 2. Ibu Dra. Hj. Akif Khilmiyah, M. Ag. Selaku pembimbing penulis dalam penulisan risalah ini. 3. Bapak Humaidi dan Ibu Duroh, yang telah banyak membimbing dan mengurus kami selama di asrama PUTM Putri. 4. Kedua orang tua dan kakak tercinta yang senantiasa mendo akan dan sebagai motivasi utama bagi kehidupan penulis. 5. Ibu Farida selaku TU yang telah banyak membimbing dan memberi kami ilmu dan Musyrifah PUTM Putri, ustadzah Fitria Sari yang telah membantu penulis dalam mengoreksi dan memperbaiki risalah ini. 6. Seluruh dosen dan staf karyawan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah yang senantiasa membimbing dan membantu selama penulis belajar. 7. Teman-teman seperjuangan yang senantiasa memberi dukungan dan inspirasi pada penulis, serta semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Teriring do a semoga jasa-jasa dan kebaikan mereka mendapatkan imbalan yang lebih baik dari Allah swt. Amiin. Dengan segala keterbatasan ilmu dan pengalaman, penulis menyadari jika masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam penyusunan risalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharap kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi penyempurnaan risalah ini. vii

9 Yogyakarta, 25 Sya ban 1433 H 15 Juni 2012 M Penulis Lina Normayanti NIM viii

10 PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB LATIN Transliterasi yang digunakan dalam risalah ini adalah transliterasi yang telah menjadi keputusan bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 158 tahun 1987, yang ringkasnya sebagai berikut: 1. Konsonan Huruf Arab Nama Huruf Latin Keterangan أ alif - Tidak dilambangkan ب ba b be ت ta t te ث ṡa ṡ es (dengan titik di atas) ج Jim J Je ح ḥa ḥ ha (dengan titik di bawah) خ kha kh ka dan ha د dal d de ذ żal ż zet (dengan titik di atas) ر ra r Er ix

11 ز zai z zet س sin s es ش syin sy es dan ye ص ṣad ṣ es (dengan titik di bawah) ض ḍad ḍ de (dengan titik di bawah) ط ṭa ṭ te (dengan titik di bawah) ظ ẓa ẓ zet (dengan titik di bawah) ع ain... koma tebalik di atas غ gain g ge ف fa f ef ق qaf q ki ك kaf k ka ل lam l el م mim m em ن nun n en و wau w we ه ha h ha x

12 hamzah... apostrof ء ya y ye ي 2. Vokal a. Vokal Tunggal Tanda Nama Huruf Latin Nama fathah A a kasrah I i ḍammah U u b. Vokal Rangkap Tanda dan Huruf Nama Huruf Latin Nama.... ي fathah Ai a dan i.... و kasrah au a dan u Contoh: Ditulis Kataba ك ت ب xi

13 Ditulis fa ala ف ع ل Ditulis żukira ذ ك ر Ditulis yażhabu ي ذ ه ب Ditulis su ila س ي ل 3. Maddah Harakat dan huruf Nama Huruf dan tanda Nama....ا....ى fathah dan alif Ā a dan garis di atas atau ya... ى. Kasrah dan ya Ī i dan garis di bawah....و ḍammah dan wau Ū u dan garis di atas Contoh: Ditulis qāla ق ال Ditulis Ramā ر م ى xii

14 Ditulis Qīla ق ي ل Ditulis Yaqūlu ي ق و ل 4. Ta Marbutah Transliterasi untuk ta marbutah ada dua yaitu: 1. Ta marbutah hidup 2. Ta marbutah yang hidup atau mendapat harkat fathah, kasrah, dan dammah, transliterasinya adalah /t/ 3. Ta marbutah yang mati atau mendapat harkat sukun, transliterasinya adalah /h/ Jika pada kata yang terakhir dengan ta marbutah diikuti oleh kata yang menggunakan kata sandang al serta bacaan kedua kata itu terpisah, maka ta marbutah itu transliterasinya ha. Contoh: ditulis rauḍah al-aṭfāl ر و ض ة ا لا ط ف ال ditulis al-madīnah al-munawwarah ا لم د ي ن ة ا لم ن و ر ة ditulis ṭalḥah ط ل ح ة xiii

15 5. Syaddah (tasydid) Syaddah atau tasydid yang dalam system tulisan arab dilambangkan dengan sebuah tanda, tanda syaddah atau tanda tasydid, dalam transliterasi tersebut dilambangkan dengan huruf, yaitu huruf sama dengan huruf yang diberi tanda tasydid. Contoh: Ditulis Rabbanā ر ب ن ا Ditulis Nazzala ن زل Ditulis al-birru ا لبر Ditulis al-ḥajju ا لح ج ن عم Ditulis nu ima 6. Kata sandang Kata sandang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf alif lam Namun dalam transliterasi ini kata sandang dibedakan atas kata sandang yang.(ال) diikuti oleh huruf syamsiyyah dan kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyyah. xiv

16 1. Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyyah ditransliterasikan sesuai bunyinya, yaitu huruf /1/ diganti dengan huruf yang langsung mengikuti kata sandang itu. 2. Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyyah ditransliterasikan sesuai dengan aturan yang digariskan di depan dan sesuai pula dengan bunyinya. Baik diikuti oleh huruf syamsiyyah maupun huruf qamariyyah kata sandang ditulis terpisah dari kata yang mengikuti dan dihubungkan dengan tanda sandang. Contoh: Ditulis ar-rajulu ال رج ل Ditulis as-sayyidatu ال سي د ة شمس Ditulis asy-syamsu ال Ditulis al-qamaru ا لق م ر Ditulis al-badī u ا لب د ي ع Ditulis al-jalālu ا لج لا ل 7. Hamzah Dinyatakan di depan bahwa hamzah ditransliterasikan dengan apostrof. Namun hanya berlaku bagi hamzah yang terletak ditengah dan diakhir kata. Bila hamzah xv

17 itu terletak di awal kata, ia tidak dilambangkan, karena dalam tulisan Arab berupa alif. Contoh: الن وء Ditulis an-nau u Ditulis syai un ش ي ء Ditulis Inna إ ن أ م ر ت Ditulis Umirtu Ditulis Akala أ ك ل 8. Penulisan kata Pada dasarnya setiap kata, baik fi il, isim maupun harf, ditulis terpisah. Hanya kata-kata tertentu yang penulisannya dengan huruf Arab sudah lazim dirangkaikan dengan kata lain karena ada huruf atau harkat yang dihilangkan, maka dalam transliterasi ini penulisan kata tersebut dirangkaikan juga dengan kata yang lain yang mengikutinya. Contoh: ar- ditulis -Wa innallāha lahuwa khair و إ ن االله له و خ ي ر ال راز ق ين rāziqīna. xvi

18 -Wa innallāha lahuwa khairurrāziqīna. al-mīzāna. ditulis -Fa aufū al-kaila wa ف ا و ف و ا ال ك ي ل وال م ي ز ا ن -Fa auful-kaila wal-mīzān. ditulis Bismillāhi majrēhā wa mursāhā ب س م االله مج ر ها و م ر س ه ا و الله ع ل ى الن اس ح ج ال ب ي ت م ن اس ت ط اع إ ل ي ه س ب ي لا ditulis -Wa lillāhi alan-nāsi hijju al-baiti man-istaṭā a ilaihi sabīlā. -Wa lillāhi alan-nāsi ḥijjul-baiti manistaṭā a ilaihi sabīlā. 9. Huruf kapital Meskipun dalam sistem tulisan Arab huruf kapital dikenal, namun dalam transliterasi ini huruf tersebut dipergunakan huruf kapital seperti apa yang berlaku dalam EYD, di antaranya: Huruf kapital digunakan untuk menuliskan huruf awal nama diri dan permulaan kalimat. Bila nama diri itu didahului oleh kata sandang, maka yang ditulis dengan huruf kapital tetap huruf yang nama diri tersebut, bukan huruf awal kata sandangnya. Contoh: xvii

19 ditulis Wa mā Muhammadun illā rasūlun و م ا مح م د إ لا ر س و ل إ ن أ ول ditulis ب ي ت وض ع ل لن ا س ل ل ذ ي ب ب ك ة Inna awwala baitin wuḍi a linnāsi م ب ار ك ا lallażi bi Bakkata mubārakan ditulis -Syahru Ramaḍāna al-lazī unzila fīh ر م ض ان ال ذ ي أ ن ز ل ف ي ه ال ق ر أ ن ش ه ر al-qur ānu -Syahru Ramaḍānal-lazī unzila fīhil- Qur ānu al- ditulis -Wa laqad ra āhu bi al-ufuq و ل قد ر ءا ه ب الا ف ق ال م ب ين mubīni -Wa laqad ra āhu bil-ufuqil-mubīni. ditulis Alḥamdulillāhi rabbi al- ālamīna ا لح م د ل ل ه ر ب ال ع ال م ين Alḥamdu lillāhi rabbil- ālamīna xviii

20 ABSTRAK Islam adalah agama yang lengkap dan mencakup semua aspek kehidupan. Allah swt tidak menjadikan urusan agama ini sebagai sebuah etika internal khusus untuk orang-orang suci yang hanya berada di dalam sebuah tempat ibadah dan terputus dengan dunia luar, bahkan ayat-ayat al-qur an al-karīm sangat banyak berbicara mengenai aturan hidup manusia dan syarī at yang harus ditegakkan. Dan mustahil untuk menegakkan ajaran Islam secara kāffah bila tidak menguasai dunia politik. Duduknya seorang Muslim di parlemen adalah sebuah upaya untuk meresmikan hukum Allah swt agar bisa diakui oleh masyarakat sebagai hukum positif. Misi seorang Muslim adalah bagaimana menjadikan ayat-ayat al-quran dan as-sunnah resmi diakui sebagai undang-undang negara. Bila belum bisa semua secara sekaligus, tentu harus satu persatu. Hal ini mengingat bahwa negara Indonesia ini secara resmi tidak mengakui hukum Islam secara total, kecuali hanya beberapa bagian kecil saja. Oleh karena itu pentingnya ada seorang Muslim atau jama ah Islam yang komitmen bergabung di dalamnya. Namun, dalam perjalanannya terdapat beberapa pendapat yang menginterpretasikan berbeda, ada yang mengharamkan dan ada yang pula yang membolehkan. Mengkaji pendapat Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al-qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen sangat menarik karena keduanya sama-sama mengalami pergolakan politik pada masanya. Oleh karena itu, penulis bermaksud menuliskan risalah mengenai hukum masuk parlemen untuk mengetahui hukumnya dan menggambarkan pendapat Maqdisīy dan Qarḍawīy agar dapat mengetahui pendapat keduanya dan juga mengetahui persamaan dan perbedaan pendapat di antara keduanya. Metode yang digunakan dalam penulisan risalah ini adalah metode pustaka (library research). Sumber data terbagi menjadi sumber primer dan sekunder. Diantara sumber primer adalah buku-buku dan makalah karya Maqdisīy dan Qarḍawīy, sedangkan sumber sekunder adalah buku-buku pendukung yang berkaitan dengan risalah ini. Jika data telah terkumpul, dilakukan analisis data dengan cara menghimpun lalu menganalisa data yang sudah ada (content analysis). Risalah ini berkesimpulan, Abū Muḥammad al-maqdisīy berpendapat bahwa hukum masuk parlemen ialah haram berdasarkan dalil-dalil yang qath īy, sedangkan Yūsuf al-qarḍawīy menggabungkan antara mengharamkan dan membolehkan masuk parlemen. Persamaan antara pendapat Maqdisīy dan Qarḍawīy ialah keduanya sama-sama berpendapat tidak membolehkan masuk parlemen, namun Qarḍawīy menggabungkan antara melarang dan membolehkan, dan Qarḍawīy membolehkannya dengan beberapa syarat. Dan tidak terdapat perbedaan di antara pendapat Maqdisīy dan Qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen, keduanya hanya berbeda dalam hal pergerakan, yang mana Qarḍawīy ikut terlibat dalam pergerakan Ikhwānul Muslimin sedangkan Maqdisīy dalam pergerakan Salafi Jihadīy yang lebih meruju pada menjahrkan dakwah para Nabi dan Rasul. xix

21 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL...i NOTA DINAS PEMBIMBING...ii PENGESAHAN RISALAH...iii MOTTO...iv HALAMAN PERSEMBAHAN...v KATA PENGANTAR...vi PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN...ix ABSTRAK...xix DAFTAR ISI...xx BAB I PENDAHULUAN...1 A. Latar Belakang Masalah...1 B. Rumusan Masalah...4 C. Tujuan dan Kegunaan Penulisan... 4 D. Tinjauan Pustaka...5 E. Metode Penulisan...6 F. Sistematika Pembahasan... 8 BAB II BIOGRAFI KEDUA ULAMA...9 A. Biografi Abū Muḥammad al-maqdisīy Latar belakang...9 xx

22 2. Riwayat pendidikan Kondisi sosial Karya tulis Maqdisīy B. Biografi Yūsuf Qarḍawīy Latar belakang Riwayat pendidikan Kondisi sosial Karya tulis Qarḍawīy BAB III PENDAPAT MAQDISῙY DAN QARḌAWῙY MENGENAI HUKUM MASUK PARLEMEN...15 A. Pendapat Abū Muḥammad al-maqdisīy B. Pendapat Yūsuf al-qardhawīy C. Perbandingan Pendapat antara Maqdisīy dan Qarḍawīy Persamaan Pendapat Perbedaan Pendapat Bagan Persamaan dan Perbedaan Pendapat Kedua Ulama...36 BAB IV PENUTUP...37 A. Kesimpulan...37 B. Saran...38 DAFTAR PUSTAKA...39 DAFTAR RIWAYAT HIDUP...40 xxi

23 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Islam adalah agama yang lengkap dan mencakup semua aspek kehidupan. Allah swt tidak menjadikan urusan agama ini sebagai sebuah etika internal khusus untuk orang-orang suci yang hanya berada di dalam sebuah tempat ibadah dan terputus dengan dunia luar, bahkan ayat-ayat al-qur an al-karīm sangat banyak berbicara mengenai aturan hidup manusia dan syarī at yang harus ditegakkan. Dan mustahil untuk menegakkan ajaran Islam secara kāffah bila tidak menguasai dunia politik. 1 Karena hakikat Islam itu adalah memimpin peradaban manusia, baik bagi yang beriman kepada Allah swt maupun yang tidak. Sebagaimana firman Allah swt: ش ر ع ل ك م م ن ال دين م ا و صى ب ه ن وح ا و ال ذ ي أ و ح ي ن ا إ ل ي ك و م ا و صي ن ا ب ه إ ب ر اه يم و م وس ى و ع يس ى أ ن أ ق يم وا ال دين و لا ت ت ف رق وا ف ي ه... Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan- Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu, Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. 2 1 Harmen Hadi, Implementasi Hukum Islam pada Era Otonomi Daerah di Kabupaten 50 kota Studi atas Peran Parlemen Nagari atau BPAN, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga) hlm Asy-Syūra (42) : 13. 1

24 2 Duduknya jama ah Islam atau seorang Muslim di parlemen adalah sebuah upaya untuk meresmikan hukum Allah swt agar bisa diakui oleh masyarakat sebagai hukum positif. Misi seorang Muslim adalah bagaimana menjadikan ayat-ayat al-qur an dan as-sunnah menjadi resmi diakui sebagai undang-undang negara. Bila belum bisa semua secara sekaligus, tentu harus satu persatu. Semua itu adalah sunnatullah dan ciri khas dakwah para nabi dan Rasul, serta contoh nyata perjuangan para salafush-shalih, yang tidak pernah meninggalkan perjuangan untuk menerapkan syarī at Islam hanya karena umatnya belum mau menerima langsung sepenuhnya. Hal ini mengingat bahwa negara Indonesia ini secara resmi tidak mengakui hukum Islam secara total, kecuali hanya beberapa bagian kecil saja. Jika kita masih mengakui eksistensi negara ini, maka kewajiban kita adalah memperjuangkan secara resmi dan penuh dengan legitimasi agar lebih banyak lagi hukum Islam yang bisa diakui dan berlaku di negara ini. Namun sebaliknya, bila kita beranggapan tidak boleh memperjuangkan tegaknya hukum Islam di dalam konstitusi negara, konsekuensinya kita pun tidak boleh mengakui keberadaan negara ini. 3 Sebuah sikap yang tidak konsekuen dengan realita yang ada. Sebab Rasulullah saw pun bisa melihat realitas bahwa di sekelilingnya ada banyak negara besar yang tidak menjalankan hukum Allah. Bahkan secara resmi 3 Z. A. Ahmad, Islam dan Parlementarisme, (Jakarta: Pustaka Aida, 1952) hlm. 66.

25 3 Rasulullah saw berkirim surat kepada para penguasa dunia lengkap dengan stempel resmi kenabian. Artinya, beliau saw mengakui keberadaan negara-negara kafir itu. Sementara, negara kita sebenarnya tidak seratus persen kafir, sebab mayoritas penduduknya muslim dan para pemegang tampuk kekuasaannya pun orang-orang Islam. Bahkan tidak semua hukum Islam ditolak, meski yang tertampung di dalam hukum positif negeri ini terlalu sedikit. 4 Kalau pun terdapat seorang muslim yang belum mampu berjuang menegakkan Islam lewat kesempatan masuk parlemen, minimal orang tersebut tidak boleh menghalangi niat orang lain yang sudah mempunyai kesempatan. Sebaliknya, orang tersebut justru harus mendo akan perjuangan seorang muslim yang ikut terlibat di dalamnya agar berhasil berdiplomasi untuk semakin banyak memasukkan syarī at Islam di negeri ini. Mengkaji pendapat Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al-qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen sangat menarik karena keduanya sama-sama mengalami pergolakan politik pada masanya. Karena itulah di dalam risalah ini penulis akan mendeskripsikan pendapat Maqdisīy dan Qarḍawīy dan menganalisa latar belakang pemikirannya dengan pendekatan sosio-politik. Kemudian mendeskripsikan secara analitik bagaimana pandangan Maqdisīy dan Qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen. 4 Abdul Rahman, Kuota Keterwakilan Perempuan dalam Parlemen di Indonesia Perspektif Hukum Islam, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga) hlm. 16.

26 4 Hal inilah yang melatar belakangi penulis untuk mengangkat pembahasan mengenai hukum masuk parlemen yaitu karena ketidaktahuan umat tentang hakikat hukum tersebut, serta adanya perbedaan pendapat mengenai hukum masuk parlemen. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas, terdapat beberapa hal yang menjadi pokok masalah dalam penulisan ini, antara lain: 1. Bagaimana pendapat Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al-qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen? 2. Apa persamaan dan perbedaan pendapat antara Maqdisīy dan Qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen? C. Tujuan dan Kegunaan Penulisan 1. Tujuan penulisan Tujuan dalam penulisan ini adalah: a. Menggambarkan pendapat Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al- Qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen. b. Menemukan persamaan dan perbedaan antara pendapat Maqdisīy dan Qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen. 2. Kegunaan Penulisan Manfaat yang dapat diambil dari penulisan ini adalah: a. Secara teoritis

27 5 Penulisan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi tentang penentuan sikap-sikap yang harus dimiliki oleh seorang Muslim mengenai masuk ke dalam parlemen. b. Secara Praktis Penulisan ini diharapkan dapat menjadi manfaat bagi seorang Muslim yang akan masuk parlemen, khususnya bagi orang Islam yang telah terlibat di dalamnya. D. Tinjauan Pustaka Pembahasan mengenai Parlemen telah banyak dibahas dan dikaji, di antara buku dan skripsi yang membahas tentang masuk parlemen, ialah: Buku yang berjudul Islam dan Parlementarisme yang ditulis oleh Z. A. Ahmad, dalam buku ini membahas tentang pentingnya prinsip-prinsip Islam diterapkan dalam pemerintahan non Islam. Dalam buku ini berkesimpulan bahwa hendaklah umat Islam mengejar ketinggalan yang sudah 1000 tahun lamanya. Mengenang Islam-glory semata-mata tidak akan ada gunanya jika kita sendiri yang hidup di dalam zaman yang serba modern ini tidak bersungguh-sungguh untuk mengobar-ngobarkan kembali pengajaran musyawarah yaitu memperjuangkan Ulil Amri dan menerapkan syari at Islam ke dalam Parlemen. 5 Skripsi yang ditulis oleh Harmen Hadi yang berjudul Implementasi Hukum Islam pada Era Otonomi Daerah di Kabupaten 50 kota Studi atas Peran Parlemen 5 Z. A. Ahmad, Islam dan Parlementarisme, (Jakarta: Pustaka Aida, 1952) hlm. 112.

28 6 Nagari atau BPAN. Skripsi ini membicarakan tentang mencermati perkembangan penerapan hukum Islam dalam Parlemen. 6 Skripsi yang berjudul Kuota Keterwakilan Perempuan dalam Parlemen di Indonesia Perspektif Hukum Islam, dalam skripsi ini membahas tentang bolehnya masuk parlemen termasuk di dalamnya wanita. 7 Perbedaannya dengan risalah yang penulis susun, dalam skripsi yang telah disebutkan di atas hanya menjelaskan tentang bolehnya masuk parlemen saja tanpa menyebutkan pendapat ulama dan mengkomparasikannya, sedangkan tulisan ini mengungkapkan pendapat antara Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al- Qarḍawīy dan mengkomparasikan antara pendapat keduanya. E. Metode Penulisan 1. Jenis dan Sifat Penulisan Penulisan ini termasuk jenis penulisan pustaka (library research), yaitu penulisan yang menggunakan buku-buku sebagai sumber datanya. Sedangkan sifat penulisan ini adalah deskriptif studi perbandingan. 8 6 Harmen Hadi, Implementasi Hukum Islam pada Era Otonomi Daerah di Kabupaten 50 kota Studi atas Peran Parlemen Nagari atau BPAN, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga) hlm Imam Abdul Rahman, Kuota Keterwakilan Perempuan dalam Parlemen di Indonesia Perspektif Hukum Islam, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga) hlm. 118.

29 7 2. Pengumpulan Data Karena kajian ini adalah kajian kepustakaan, maka sumber datanya adalah karya yang dihasilkan oleh Maqdisīy dan Qarḍawīy, atau disebut juga dengan data utama (primer). Adapun karya-karya dalam kategori tersebut adalah buku yang berjudul Millah Ibrāhim Dakwah Para Nabi dan Rasul 9 dan buku yang berjudul Min Fiqh ad-daulah fil Islam 10, sedangkan sumber bantuan atau tambahan (sekunder) adalah Buku yang berjudul Islam dan Parlementarisme 11 skripsi yang berjudul Implementasi Hukum Islam pada Era Otonomi Daerah di Kabupaten 50 kota Studi atas Peran Parlemen Nagari atau BPAN 12 dan skripsi yang berjudul Kuota Keterwakilan Perempuan dalam Parlemen di Indonesia Perspektif Hukum Islam Analisis Data 8 Deskriptif studi komparatif merupakan bentuk penelitian deskriptif yang mengkomparatifkan antara dua atau lebih dari dua situasi, kejadian, kegiatan, program atau lainnya yang sejenis atau hampir sama. 9 Abū Muḥammad al-maqdisīy, Millah Ibrahim Dakwah Para Nabi dan Rasul, (Tangerang: Ar Rahmah Media, 2007) hlm Dr. Yūsuf al-qarḍawīy, Fiqh ad-daulah fil Islam, (Kairo: Dzar asy-syurūq) hlm A. Ahmad, Islam dan Parlementarisme, (Jakarta: Pustaka Aida, 1952) hlm Harmen Hadi, Implementasi Hukum Islam pada Era Otonomi Daerah di Kabupaten 50 kota Studi atas Peran Parlemen Nagari atau BPAN, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga) hlm Imam Abdul Rahman, Kuota Keterwakilan Perempuan dalam Parlemen di Indonesia Perspektif Hukum Islam, (Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga) hlm. 1.

30 8 Jika data telah terkumpul, dilakukan analisis data dengan cara menghimpun lalu menganalisa data yang sudah ada (content analysis) Pendekatan Pendekatan yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan sosiohistoris, yaitu pendekatan yang digunakan untuk mengetahui latar belakang sosiokultural seorang ulama dan sosio-politik seorang ulama, karena pendapat seorang ulama merupakan hasil interaksi dengan lingkungannya itu. 15 Metode sosio-historis dimaksudkan sebagai suatu metode pemahaman terhadap suatu kepercayaan, agama atau kejadian dengan melihatnya sebagai suatu kenyataan yang mempunyai kesatuan mutlak dengan waktu, tempat, kebudayaan, golongan dan lingkungan dimana kepercayaan, ajaran dan kejadian tersebut muncul. F. Sistematika Pembahasan Penulisan risalah ini disusun dengan menggunakan uraian yang sistematis untuk memudahkan pengkajian dan pemahaman terhadap persoalan yang ada. Adapun sistematika dalam penulisan risalah ini sebagai berikut: 14 Sukmadinata, Nana Syaodih, Metodologi Penelitian Pendidikan, (Bandung: Rosda, cetakan ke 2, Juli 2006) hlm Atho Muzdhar, Membaca Gelombang Ijtihad antara Tradisi dan Liberasi, (Yogyakarta: Titian Ilahi Press, 1998) hal 105.

31 9 Bab I adalah pendahuluan, meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah yang akan dianalisis, tujuan dan kegunaan penulisan, tinjauan pustaka, metode penulisan serta sistematika pembahasan untuk mengarahkan pembaca kepada substansi penulisan ini. Bab II berisi tentang biografi ulama, meliputi sketsa biografi, kondisi sosial, latar belakang keluarga dan pendidikan Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al- Qarḍawīy. Bab III berisi tentang pendapat Abū Muḥammad al-maqdisīy dan Yūsuf al- Qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen. Dan Penulis menganalisis dan mengkomparasikan antara pendapat Maqdisīy dan Qarḍawīy mengenai hukum masuk parlemen. BAB IV merupakan penutup yang mencakup kesimpulan dan saran. Pada bagian akhir disertakan daftar pustaka.

32 BAB II BIOGRAFI KEDUA ULAMA A. Biografi Abū Muḥammad al-maqdisīy 1. Latar belakang Nama lengkap Abū Muḥammad al-maqdisīy adalah Abū Muḥammad Ashīm bin Muhammad bin Ṭahir al-barqawīy, masyhurnya Maqdisīy, nasabnya al Utaibīy, dari desa Barqa wilayah Nahlas di Yordania, Maqdisīy dilahirkan di desa tersebut tahun 1378 H Riwayat Pendidikan Maqdisīy meninggalkan daerahnya setelah tiga atau empat tahun bersama keluarganya menuju ke Kuwait, di sana Maqdisîy menetap dan menyelesaikan studi SMU-nya di sana, kemudian ia studi keilmuan di universitas Mosul di utara Irak atas dasar keinginan ayahnya. Dan di sana Maqdisîy berhubungan dengan banyak jama at dan harakat Islamiyyah yaitu pergerakan Salafi Jihadīy Kondisi Sosial Pada tahun 1994 M Maqdisīy ditangkap bersama sejumlah ikhwan muwahhidin yang telah diberi fatwa oleh Maqdisīy akan kebolehan melakukan 1 Abu, Biografi syeikh Abu Muḥammad Al Maqdisi, <http://okitoink.multiply.com/journal /item/47?& show_interstitial=1&u=%2fjournal%2fitem> diakses pada tanggal 15 Mei Ibid. 9

33 10 operasi (jihad) melawan penjajahan zionis di Palestina dengan bahan-bahan peledak. Maqdisīy melanjutkan dakwahnya di dalam penjara, dan menulis banyak risalah-risalahnya di sana. Dan di antara yang paling pertama ditulis di penjara adalah silsilah Yā Shāhibay as-sijn, Arbābun Mutafarriqūna Khairun am Allah al-wahīd al-qahhār dan dimuatlah di dalamnya materi-materi yang beraneka ragam seputar Tauhid, Millah Ibrāhim, Ibadah serta Syirik sehingga dakwah ini tersebar di kalangan orang-orang yang ditahan dengan karunia Allah. Maqdisīy mendekam beberapa tahun di penjara-penjara Yordania, kemudian dibebaskan setelah itu, walaupun Maqdisīy tetap terus dipersempit geraknya. Dan Maqdisīy melanjutkan tulisan-tulisan dan dakwahnya kemudian diciduk kembali setelah itu oleh pihak dinas intelijen Yordania berkali-kali dalam waktu-waktu yang terbatas setiap setelah kegiatan di negeri ini Karya tulis Maqdisīy Abū Muḥammad al-maqdisīy memiliki kurang lebih 154 karya, diantara karya-karyanya adalah: a. Millah Ibrāhim wa Dakwah al-anbiyā wa al-mursalīn b. Ar-Risālah ats-tsalātsiniyyah fī at-tahdzīr min Ghulluw fī at-takfīr c. Al-Qaul an-nafīs fī at-tahdzīr min Khādī ati Iblis d. Ad-Dimuqrāthiyyah Dīn 3 Ibid.

34 11 e. Kasyfu Syubuhāt al-mujādilin an Asākir asy-syirk f. Lā Tahzan Inna Allah Ma anā g. Masyrū asy-syarqīy al-ausath al-kabīr h. Al-Kawāsyif al-jaliyyah fī Kufri Daulah as-su udiyyah i. Imta un Nazhar fī Kasyf Syubuhat Murji ah al- Ashri j. Tabṣarul Uqula bi Talbisat Ahli Tajahhumi wal Irja. 4 B. Biografi Yūsuf Qarḍawīy 1. Latar belakang Di berbagai negara di dunia, nama Dr. Yūsuf Qarḍawīy sangat populer. Qarḍawīy dikenal sebagai ulama yang berani dan kritis. Pandangannya sangat luas dan tajam. Karena itu, banyak pihak yang merasa 'gerah' dengan berbagai pemikirannya yang seringkali dianggap menyudutkan pihak tertentu, termasuk pemerintah Mesir Riwayat Pendidikan Qarḍawīy menyelesaikan pendidikannya di Ma'hād Thantha dan Ma'hād Tsanawīy. Setelah itu, Qarḍawīy kemudian melanjutkan ke Universitas al-azhar, Fakultas Ushuluddin, dan lulus tahun Ibid. 5 Hidayatullah, Biografi Dr. Yusuf Qardhawi, <http://tokoh-muslim.blogspot.com/2009/01/dr-yusufqardhawi.html> diakses pada tanggal 15 Mei Ibid.

35 12 3. Kondisi Sosial Saat berusia 23 tahun, Qarḍawīy muda harus mendekam di penjara akibat keterlibatannya dalam pergerakan Ikhwānul Muslimīn saat Presiden Mesir masih dijabat Raja Faruk tahun Setelah bebas dari penjara, Qarḍawīy kembali menyuarakan kebebasan. Karena khutbah-khutbahnya yang keras, dan mengecam ketidakadilan yang dilakukan rezim berkuasa, Qarḍawīy harus berurusan dengan pihak berwajib. Bahkan Qarḍawīy sempat dilarang untuk memberikan khutbah di sebuah Masjid di daerah Zamalik. Alasannya, khutbah-khutbahnya dinilai menciptakan opini umum tentang ketidakadilan rezim saat itu. Akibatnya, pada bulan april tahun 1956 Qarḍawīy kembali ditangkap saat terjadi Revolusi di Mesir. Setelah beberapa bulan, pada Oktober 1956, Qarḍawīy kembali mendekam di penjara militer selama dua tahun. Setelah berkali-kali mendekam dibalik jeruji besi, Qarḍawīy akhirnya meninggalkan Mesir tahun 1961 menuju Qatar. Di Qatar ini, Qarḍawīy lebih leluasa mengungkapkan pemikiran-pemikirannya Karya tulis Qarḍawīy a. Dalam bidang Fiqh dan Usul Fiqh Sebagai seorang ahli fiqh, Qarḍawīy telah menulis sedikitnya 14 buah buku, baik Fiqh maupun Ushūl Fiqh. Antara lain, al-halāl wa al-harām fī al-islam, al- 7 Ibid.

APLIKASI PEMBIAYAAN AKAD QARD} DAN JUAL BELI DI BMT AMANAH INSANI SURABAYA

APLIKASI PEMBIAYAAN AKAD QARD} DAN JUAL BELI DI BMT AMANAH INSANI SURABAYA APLIKASI PEMBIAYAAN AKAD QARD} DAN JUAL BELI DI BMT AMANAH INSANI SURABAYA SKRIPSI Diajukan kepada Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Untuk memenuhi Salah Satu Persyaratan Dalam Menyelesaikan

Lebih terperinci

DI BULAN SUCI RAMADHAN

DI BULAN SUCI RAMADHAN AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN Disusun Oleh: Mohammad Iqbal Ghazali. MA Murajaah : Abu Ziyad ا عمال رمضانية Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah 1428 2007 AMALAN-AMALAN DI BULAN SUCI RAMADHAN

Lebih terperinci

Oleh: Dr. H. Achmad Satori Ismail, MA

Oleh: Dr. H. Achmad Satori Ismail, MA Oleh: Dr. H. Achmad Satori Ismail, MA Dalam sejarah ulama salaf, diriwayatkan bahwa khalifah rasyidin ke V Umar bin Abdil Aziz dalam suatu shalat tahajjudnya membaca ayat 22-24 dari surat ashshoffat اح

Lebih terperinci

[ ] E١٩٠ J١٨١ W F : : SIFAT TERUS TERANG Tidak ada kebaikan padamu apabila kamu tidak mengatakannya Apakah di antara konsekuensi berterus terang adalah adab yang buruk, membangkitkan fitnah, mengungkap

Lebih terperinci

[ ] E٣٢٧ J٣١٩ W F : : Al- HAYA' (Sifat PEMALU) "al Haya' ( Rasa malu) tidak datang kecuali dengan kebaikan." Sesungguhnya di antara fenomena keseimbangan dan tanda-tanda kesempurnaan dalam tarbiyah bahwa

Lebih terperinci

Masyarakat Merdeka. Buku Masyarakat Muslim Dalam Perspektif Al Quran dan Sunnah. Muhammad Ali al-hasyimi. Terjemah : Muzaffar Sahidu

Masyarakat Merdeka. Buku Masyarakat Muslim Dalam Perspektif Al Quran dan Sunnah. Muhammad Ali al-hasyimi. Terjemah : Muzaffar Sahidu Masyarakat Merdeka Buku Masyarakat Muslim Dalam Perspektif Al Quran dan Sunnah [ Indonesia Indonesian ] Muhammad Ali al-hasyimi Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Muhammad Thalib 2009-1430 ملسلم ملسلم

Lebih terperinci

PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ)

PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ) PERKAWINAN BEDA AGAMA PERSPEKTIF MAHMÛD SHALTÛT (Studi Analisis Kitab al-fatâwâ) SKRIPSI Oleh: MUHAMMAD MAKSUM NIM. 241 042 022 Pembimbing I LUTHFI HADI AMINUDDIN, M. Ag. Pembimbing II UDIN SAFALA, M.H.I

Lebih terperinci

*** Syarat Amal Diterima

*** Syarat Amal Diterima Syarat Amal Diterima Kita telah mengetahui, bahwa Allah memerintahkan kepada kita untuk beribadah kepada-nya, setelah itu Allah Subhanahu wa Ta ala akan membalas pahala amal ibadah, sesuai dengan tingkatannya.

Lebih terperinci

10 Pembatal Keislaman

10 Pembatal Keislaman 10 Pembatal Keislaman نو قض لا سلا [ Indonesia Indonesian ] Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullah Terjemah : Muh. Iqbal Ahmad Ghazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2010-1432 نو قض لا سلا» باللغة

Lebih terperinci

Mengapa Kita Harus Berdakwah? [ Indonesia Indonesian

Mengapa Kita Harus Berdakwah? [ Indonesia Indonesian Mengapa Kita Harus Berdakwah?? [ Indonesia Indonesian ] Penulis: Abu Mushlih Ari Wahyudi Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2009-1430 ? : : 2009-1430 2 Mengapa Kita Harus Berdakwah? [1] Dakwah merupakan jalan

Lebih terperinci

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN

HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN HAL-HAL YANG MEMBATALKAN KEISLAMAN نو قض لا سلا ABDUL AZIZ BIN ABDULLAH BIN BAZ عبد لعزيز بن عبد الله بن با Penerjemah: Abu Azka Faridy ترمجة: بو ىك فريد Murajaah: Muh. Mu inudinillah Muhammadun Abdul

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING... iii. HALAMAN PENGESAHAN... iv. HALAMAN PERSEMBAHAN... v. MOTTO... vii. ABSTRAK...

DAFTAR ISI. LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING... iii. HALAMAN PENGESAHAN... iv. HALAMAN PERSEMBAHAN... v. MOTTO... vii. ABSTRAK... DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL... i HALAMAN JUDUL... ii LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING... iii HALAMAN PENGESAHAN... iv HALAMAN PERSEMBAHAN... v MOTTO... vii ABSTRAK... viii KATA PENGANTAR... ix DAFTAR ISI...

Lebih terperinci

$! " # %& ' ( ) * &+, -. /0 1 &+ 23 4 52 6 27! "#$

$!  # %& ' ( ) * &+, -. /0 1 &+ 23 4 52 6 27! #$ [ ] : : : Ikhtilaf Ulama, Sebab dan Sikap Kita Terhadapnya Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepada kita nikmat iman dan islam serta kesehatan, karunia yang tiada taranya yang telah diberikan-nya

Lebih terperinci

FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama

FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama FATWA MAJLIS ULAMA INDONESIA Tentang Perayaan Natal Bersama Menimbang: 1) Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama. 2) Ummat islam agar tidak mencampur-adukkan Aqidah

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S Labib

Oleh: Rokhmat S Labib Oleh: Rokhmat S Labib Maka apakah orang yang dijadikan (setan) menganggap baik pekerjaannya yang buruk lalu dia meyakini pekerjaan itu baik, (sama dengan orang yang tidak ditipu oleh setan)? maka sesungguhnya

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 17 Tahun 2013 Tentang BERISTRI LEBIH DARI EMPAT DALAM WAKTU BERSAMAAN (MUI), setelah : MENIMBANG : a. bahwa dalam Islam, pernikahan adalah merupakan bentuk ibadah yang

Lebih terperinci

Definisi Khutbah Jumat

Definisi Khutbah Jumat Definisi Khutbah Jumat 1. Definisi khotbah Definisi secara bahasa Khotbah, secara bahasa, adalah 'perkataan yang disampaikan di atas mimbar'. Adapun kata khitbah yang seakar dengan kata khotbah (dalam

Lebih terperinci

ب س م االله الر ح من الر ح ي م

ب س م االله الر ح من الر ح ي م 1 FATWA DEWAN SYARI'AH NASIONAL NO: 38/DSN-MUI/X/2002 Tentang SERTIFIKAT INVESTASI MUDHARABAH ANTARBANK (SERTIFIKAT IMA) ب س م االله الر ح من الر ح ي م Dewan Syari'ah Nasional setelah, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH

ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH KEPUTUSAN MUKTAMAR MUHAMMADIYAH KE-45 TENTANG ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH ANGGARAN DASAR MUHAMMADIYAH MUQADDIMAH Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah dan Penyayang. Segala puji bagi Allah yang mengasuh

Lebih terperinci

8 AKHLAK BAB. Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY STANDAR KOMPETENSI 11: Membiasakan perilaku terpuji.

8 AKHLAK BAB. Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY STANDAR KOMPETENSI 11: Membiasakan perilaku terpuji. Dr. Marzuki, M.Ag. Dosen PKn dan Hukum FIS UNY BAB 8 AKHLAK STANDAR KOMPETENSI 11: Membiasakan perilaku terpuji. KOMPETENSI DASAR: 11.1. Menjelaskan arti kerja keras, tekun, ulet, dan teliti. 11.2. Menampilkan

Lebih terperinci

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf

I TIKAF. Pengertian I'tikaf. Hukum I tikaf. Keutamaan Dan Tujuan I tikaf. Macam macam I tikaf I TIKAF Pengertian I'tikaf Secara harfiyah, I tikaf adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, I tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah

Lebih terperinci

Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya

Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya Khutbah Jum'at: Hakikat Iman dan Tanda-Tandanya Khutbah Jumat berikut ini menjelaskan tentang hakikat iman beserta tanda-tandanya. bagaimanakah penjelasan lengkapnya dan sudahkah kita termasuk orang-orang

Lebih terperinci

Sesungguhnya Agama Itu Mudah

Sesungguhnya Agama Itu Mudah Sesungguhnya Agama Itu Mudah ] õ µõý û Indonesian [ Indonesia û Ummu Malik Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2013-1435 ßÝõ ÐË Ãßß ÃßÃõ µõýëý ½ Ò ÒÃß ÒÐà : µ Êà ݵ ÕÃÐÃõ µ 2013-1435 Sesungguhnya Agama Itu

Lebih terperinci

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH

TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH Oleh: رحمه اهلل Imam Ibnu Katsir Download > 300 ebook Islam, Gratis!!! kunjungi. سورة الشرح TAFSIR SURAT ALAM NASYRAH (Bukankah Kami telah Melapangkan) 1 "Dengan menyebut Nama

Lebih terperinci

PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl)

PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl) PANDANGAN AL-SHAWKÂNÎ TERHADAP MASLAHAH MURSALAH (Kajian Kitab Irshâd al-fuhûl Ilâ Tahqîq Al-Haqq Min Ilm Al-Usûl) SKRIPSI Diajukan untuk melengkapi sebagian syarat-syarat guna memperoleh gelar sarjana

Lebih terperinci

!!" #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/" 4./" 56 * % &' &()*+&, " "# $ %! #78*5 9: ;<*% =7" >1?@*5 0 ;A " 4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. "/ 4!

!! #$ % &' &()*+&, -./ +0 &'!1 2 &3/ 4./ 56 * % &' &()*+&,  # $ %! #78*5 9: ;<*% =7 >1?@*5 0 ;A  4! : B C*5 0 D % *=75E& 2 >1?@*5 0 4. / 4! [ ] E٤٩١ J٤٨٧ W F : : Dan berbuat baiklah sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu. Sesungguhnya agama mewajibkan kepada para pengikutnya (berbuat baik) dalam segala hal dan tidak ridha dari para pengikutnya

Lebih terperinci

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya

Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Kewajiban Haji dan Beberapa Peringatan Penting dalam Pelaksanaannya Dan mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang memiliki kemampuan. Barangsiapa kafir atau mengingkari

Lebih terperinci

Perintah Taat kepada Para Pemimpin. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Perintah Taat kepada Para Pemimpin. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti

Lebih terperinci

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG PENGARUH BAGI HASIL DAN KREDIT MACET TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT NU SEJAHTERA SEMARANG TAHUN 2011-2013 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi SyaratGuna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan

Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan ال ح م د هلل و الص ال ة و الس ال م ع لى ر س و ل هلل و ع لى آل ه و ص ح ب ه و م ن و اال ه أ م ا ب ع د Keutamaan basmallah untuk melindungi diri dari gangguan syaitan بسم اهلل الرحمن الرحيم basmallah: Bacaan

Lebih terperinci

Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib

Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib ] إندوني Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Baz rahimahullah Terjemah : Muhammad

Lebih terperinci

KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA. Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA

KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA. Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA KELUARGA SAMARA BERSAMA RADIO IMSA Modul IV: MENGATASI MASALAH HUBUNGAN SUAMI/ISTRI Topik 2: TERUS TERANG DAN BATASANNYA Dr. Agus Sofyan A. JUJUR: Jujur atau terusterang merupakan sifat yang sangat dianjurkan

Lebih terperinci

PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAQ TERHADAP PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MTS NU SALATIGA TAHUN AJARAN 2010/2011 SKRIPSI

PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAQ TERHADAP PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MTS NU SALATIGA TAHUN AJARAN 2010/2011 SKRIPSI PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAQ TERHADAP PEMBENTUKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA MTS NU SALATIGA TAHUN AJARAN 2010/2011 SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Kewajiban dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana

Lebih terperinci

Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan)

Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan) Meraih Sifat Qona ah (Merasa Kecukupan) Khutbah Pertama:?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu ( SI ) Dalam Ilmu Syari ah.

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata Satu ( SI ) Dalam Ilmu Syari ah. TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK DISTRIBUSI BERAS BERSUBSIDI UNTUK MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH (RASKIN) SECARA MERATA (Studi Kasus Di Desa Purwokerto Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal) SKRIPSI

Lebih terperinci

Beberapa Manfaat dan Keutamaan Istighfar

Beberapa Manfaat dan Keutamaan Istighfar 1 Risalah Ilmiyah Ahlus Sunnah Beberapa Manfaat dan Keutamaan Istighfar Oleh: Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sanusi Berikut beberapa penjelasan manfaat yang akan diraih oleh hamba dengan beristighfar.

Lebih terperinci

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU

ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU ADAB DAN MANFAAT MENUNTUT ILMU Oleh: Mohammad Fakhrudin Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu, Berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan

Lebih terperinci

PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH UNTUK PROYEK NORMALISASI KALI PUTIH DI DESA JUMOYO KABUPATEN MAGELANG SKRIPSI

PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH UNTUK PROYEK NORMALISASI KALI PUTIH DI DESA JUMOYO KABUPATEN MAGELANG SKRIPSI 1 PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH UNTUK PROYEK NORMALISASI KALI PUTIH DI DESA JUMOYO KABUPATEN MAGELANG SKRIPSI Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat guna Memperoleh gelar sarjana pada Fakultas

Lebih terperinci

Gaya Hidup Islami dan Jahili

Gaya Hidup Islami dan Jahili Gaya Hidup Islami dan Jahili Dalam pandangan Islam gaya hidup dapat dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu: 1) gaya hidup Islami, dan 2) gaya hidup jahili. Gaya hidup Islami mempunyai landasan yang

Lebih terperinci

TIJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI PERHIASAN EMAS

TIJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI PERHIASAN EMAS TIJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI PERHIASAN EMAS (Study Kasus Di Toko Emas Jawa Mas Kendal Ngawi) SKRIPSI Oleh: WAHYUDI CAHYONO NIM. 242 052 026 Pembimbing 1 Drs. H. M. MUHSIN Pembimbing 2 AGUNG EKO

Lebih terperinci

Skripsi. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S-1) dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam

Skripsi. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S-1) dalam Ilmu Pendidikan Agama Islam UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN FIQIH POKOK MATERI MAKANAN DAN MINUMAN MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA KELAS VIIIA MTs ASY-SYARIFIYAH

Lebih terperinci

PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR

PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR PERSIAPAN MENUJU HARI AKHIR KHUTBAH PERTAMA اى ح ذ ى ي اى ز خ ي ق اى ى د و اى ح بح ى ج ي ى م ؤ ن ؤ ح س ع ال و ج ع و ى ي ى ص ى ه إ ى ش ا ق و ا ح خ و ج ال. ؤ ش ه ذ ؤ ل إ ى إ ل اهلل و ح ذ ل ش ش ل ى ش ه بد

Lebih terperinci

RELEVANSI KONSEP RUJUK ANTARA KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PANDANGAN IMAM EMPAT MADZHAB SKRIPSI. Oleh : MUNAWWAR KHALIL NIM : 06210009

RELEVANSI KONSEP RUJUK ANTARA KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PANDANGAN IMAM EMPAT MADZHAB SKRIPSI. Oleh : MUNAWWAR KHALIL NIM : 06210009 RELEVANSI KONSEP RUJUK ANTARA KOMPILASI HUKUM ISLAM DAN PANDANGAN IMAM EMPAT MADZHAB SKRIPSI Oleh : MUNAWWAR KHALIL NIM : 06210009 JURUSAN AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH FAKULTAS SYARI AH UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

Lebih terperinci

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH

FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH 25 Penetapan Awal Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 2 Tahun 2004 Tentang PENETAPAN AWAL RAMADHAN, SYAWAL, DAN DZULHIJJAH Majelis Ulama Indonesia, setelah : MENIMBANG :

Lebih terperinci

Khutbah Jum'at. Keutamaan Bulan Sya'ban. Bersama Dakwah 1

Khutbah Jum'at. Keutamaan Bulan Sya'ban. Bersama Dakwah 1 Bersama Dakwah 1 KHUTBAH PERTAMA.. * Hari ini kita telah memasuki bulan Sya'ban. Tidak terasa telah enam hari kita bersamanya. Bulan Sya'ban, yang terletak diantara Rajab dan Ramadhan ini seringkali dilalaikan

Lebih terperinci

PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI

PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI PENGARUH INTENSITAS MENGIKUTI PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR AN TERHADAP KEMAMPUAN BACA TULIS AL-QUR AN SISWA DI MTs. IHYAUL ULUM WEDARIJAKSA PATI SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh

Lebih terperinci

[ ] : : : : : Ibnul Qayyim rahimahullah menguraikan wasiat Nabi Yahya bin Zakariya alaihimassalam yang berbunyi : Artinya: Dan aku memerintahkan kamu untuk shalat, jika kamu shalat maka janganlah kamu

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PENDEKATAN LABA RUGI DAN NILAI TAMBAH PADA BNI SYARIAH SKRIPSI

ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PENDEKATAN LABA RUGI DAN NILAI TAMBAH PADA BNI SYARIAH SKRIPSI ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN PENDEKATAN LABA RUGI DAN NILAI TAMBAH PADA BNI SYARIAH SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata 1 Dalam Ilmu

Lebih terperinci

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam

SKRIPSI. Oleh: TSALIS HIDAYATI NIM 11507020. Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN MATEMATIKA OPERASI HITUNG PERKALIAN DENGAN METODE BERMAIN KARTU PADA SISWA KELAS III MI DADAPAYAM II KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG TAHUN PELAJARAN

Lebih terperinci

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh:

S K R I P S I Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Oleh: EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN INQUIRY DAN DISCOVERY BERBANTUAN ALAT PERAGA JARING- JARING BALOK DAN KUBUS TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV MI AL KHOIRIYYAH 2 SEMARANG SEMESTER GENAP TAHUN

Lebih terperinci

ب س م االله الر ح من الر ح ي م

ب س م االله الر ح من الر ح ي م FATWA DEWAN SYARI AH NASIONAL NO: 71/DSN-MUI/VI/2008 Tentang SALE AND LEASE BACK (البيع مع الاستي جار) ب س م االله الر ح من الر ح ي م Dewan Syari ah Nasional, setelah: Menimbang : a. bahwa dalam masyarakat

Lebih terperinci

Bid'ah-Bid'ah di Bulan Rajab

Bid'ah-Bid'ah di Bulan Rajab 1 Risalah Ilmiyah Ahlus Sunnah Bid'ah-Bid'ah di Bulan Rajab Fatwa-Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Pertanyaan 1: Apa hukum orang yang berpuasa di bulan Rajab selama satu bulan penuh seperti

Lebih terperinci

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014

KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014 KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN PADA ACARA PERINGATAN ISRA MI RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1435 H / 2014 H TANGGAL 20 JUNI 2014 Assalamu alaikum Wr. Wb. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang

Lebih terperinci

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi PENGARUH PROMOSI DAN CITRA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI TERHADAP MINAT MASUK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI PADA MAHASISWA FKIP AKUNTANSI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2012 SKRIPSI

Lebih terperinci

HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK DAN TINGKAH LAKU SISWA KELAS II DI MTs. NEGERI TEMPEL SKRIPSI

HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK DAN TINGKAH LAKU SISWA KELAS II DI MTs. NEGERI TEMPEL SKRIPSI HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK DAN TINGKAH LAKU SISWA KELAS II DI MTs. NEGERI TEMPEL SKRIPSI Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat guna memperolehgelar Sarjana Pendidikan Agama

Lebih terperinci

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI

MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SD Hj. ISRIATI BAITURRAHMAN 1 SEMARANG SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Tugas dan Melengkapi Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam Dalam Prodi Kependidikan

Lebih terperinci

شعر بنقص إيمانه واستثقال العبادة

شعر بنقص إيمانه واستثقال العبادة MERASAKAN KEIMANANNYA TURUN DAN BERAT DALAM BERIBADAH شعر بنقص إيمانه واستثقال العبادة ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syekh Muhammad Shaleh Al-Munajjid الشيخ مد صالح ملنجد Penterjemah: www.islamqa.info

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan

Lebih terperinci

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO

PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO PANDANGAN TIGA TOKOH UTAMA WANITA TENTANG EMANSIPASI DALAM NOVEL TIGA ORANG PEREMPUAN KARYA MARIA A. SARDJONO SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Melengkapi Gelar Sasrjana Sastra

Lebih terperinci

HAK- HAK ASASI MANUSIA (HAM)

HAK- HAK ASASI MANUSIA (HAM) 26 HAK- HAK ASASI MANUSIA (HAM) FATWA MUSYAWARAH NASIONAL VI MAJELIS ULAMA INDONESIA NOMOR: 6/MUNAS VI/MUI/2000 Tentang HAK-HAK ASASI MANUSIA (HAM) Musyawarah Nasional VI Majelis Ulama Indonesia yang berlangsung

Lebih terperinci

Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur demi (kebaikan) dirinya sendiri [An-Naml : 40]

Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur demi (kebaikan) dirinya sendiri [An-Naml : 40] Apakah Anda sudah puas dengan keadaan hidup saat ini? Apakah keinginan Anda sudah terpenuhi? Apakah anda sudah bisa membahagian semua orang yang pernah berjasa kepada Anda? Apakah anda sudah jadi orang

Lebih terperinci

ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK GANTI RUGI DALAM JUAL BELI TEBASAN

ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK GANTI RUGI DALAM JUAL BELI TEBASAN ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK GANTI RUGI DALAM JUAL BELI TEBASAN (Studi Kasus Ganti Rugi Pada Jual Beli Padi Tebasan di Desa Brangsong Kec. Brangsong Kab. Kendal) SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi

Lebih terperinci

Peringatan Agar Tidak Tertipu dengan Kenikmatan Dunia

Peringatan Agar Tidak Tertipu dengan Kenikmatan Dunia Peringatan Agar Tidak Tertipu dengan Kenikmatan Dunia Khutbah Jumat ini berisi nasihat agar kita tidak terlena dengan kenikmatan yang kita peroleh di dunia. Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia

Lebih terperinci

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه

BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه BAGAIMANA SEORANG MUSLIM MEMBINA DIRINYA SENDIRI كيفية تر ية ملسلم لفسه ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syekh Muhammad Shaleh Al-Munajjid الشيخ مد صالح ملنجد Penterjemah: www.islamqa.info Pengaturan:

Lebih terperinci

www.fiqhindonesia.com

www.fiqhindonesia.com 13 Shalat Bagi Mereka yang Udzur 128 Daftar Bahasan Pengertian Udzur Shalat Orang Sakit Beberapa Hukum Berkenaan dengan Shalat Orang Sakit Shalat Orang Musafir Makna Safar (Bepergian) Mengqashar Salat

Lebih terperinci

ISLAM, SATU-SATUNYA AGAMA YANG BENAR

ISLAM, SATU-SATUNYA AGAMA YANG BENAR ISLAM, SATU-SATUNYA AGAMA YANG BENAR KHUTBAH PERTAMA إ ا ح ذ ح ذ و غ ز ؼ و غ ز ف ش و ؼ و ر ث بهلل ش ش و س أ ف غ ب و ع ئ بد أ ػ ب ب ذ اهلل ا ض و ض ا بد أ ش ذ أ ال إ إ ال اهلل و ح ذ ال ش ش ه و أ ش ذ أ ح

Lebih terperinci

UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK

UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GALLERY WALK DENGAN BANTUAN ALAT PERAGA PADA MATERI POKOK SEGI EMPAT KELAS VII A MTs MU`ALLIMIN MU`ALLIMAT

Lebih terperinci

Tanda tanda Kebaikan dan Keburukan

Tanda tanda Kebaikan dan Keburukan Tanda tanda Kebaikan dan Keburukan بوادر اخلري وبوادر الرش ] إندوني [ Indonesia Indonesian Muhammad bin Abdullah bin Mu aidzir Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2011 1432 بوادر

Lebih terperinci

www.fiqhindonesia.com

www.fiqhindonesia.com 6 196 Daftar Bahasan Pengertian Anjuran Melakukan Hukum Syarat-Syarat Waktu di Sepuluh Malam Terakhir Bulan Ramadhan Hikmah di Balik Anjuran Hal-Hal yang Dibolehkan Bagi Orang yang Hal-Hal yang Membatalkan

Lebih terperinci

Sifat Shalat Istisqa (Minta Hujan)

Sifat Shalat Istisqa (Minta Hujan) Sifat Shalat Istisqa (Minta Hujan) Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2012-1433 صفة صلاة الاستسقاء» باللغة الا ندونيسية «الشيخ مد

Lebih terperinci

MAKALAH ALIF LAYYINAH DI TENGAH KATA

MAKALAH ALIF LAYYINAH DI TENGAH KATA MAKALAH ALIF LAYYINAH DI TENGAH KATA Disusun guna memenuhi tugas Qowa idul Imla yang diampu oleh : Bapak Muhammad Mas ud M.Pd.I. Oleh : 1. Umi Mahmudah / 111-13-040 2. ShintaYuniati / 111-13-052 SEKOLAH

Lebih terperinci

Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah i

Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah i Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah i ii Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah Oleh: Dzulqarnain M. Sunusi Sebab-Sebab Kecintaan Kepada Allah iii Judul Sebab-Sebab Kecintaan

Lebih terperinci

Hukum Cerai Tanpa Sebab

Hukum Cerai Tanpa Sebab Hukum Cerai Tanpa Sebab Syaikh Muhammad bin al-utsaimin rahimahullah Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2012-1433 حكم الطالق بدون سبب «باللغة اإلندونيسية» الشيخ حممد بن

Lebih terperinci

PERANAN POLRI DALAM MENANGGULANGI UNJUK RASA YANG DILAKUKAN SECARA ANARKIS (Studi di Poltabes Yogyakarta) SKRIPSI

PERANAN POLRI DALAM MENANGGULANGI UNJUK RASA YANG DILAKUKAN SECARA ANARKIS (Studi di Poltabes Yogyakarta) SKRIPSI PERANAN POLRI DALAM MENANGGULANGI UNJUK RASA YANG DILAKUKAN SECARA ANARKIS (Studi di Poltabes Yogyakarta) SKRIPSI Disusun untuk memenuhi salahsatu syarat guna memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Hukum

Lebih terperinci

B e r i lmu S e b e lu m B e rk a ta & B e ra m a l. Jangan dibaca saat Adzan berkumandang atau Khatib sedang Khutbah!

B e r i lmu S e b e lu m B e rk a ta & B e ra m a l. Jangan dibaca saat Adzan berkumandang atau Khatib sedang Khutbah! Booklet Da wah.: Jum at, 20 Muharram 1433H / 16 Desember 20111 B e r i lmu S e b e lu m B e rk a ta & B e ra m a l MALAIKAT, MANUSIA DAN JIN TIDAK DAPAT MENGETAHUI YANG GHAIB ا ل ح م د الله و الص لا ة

Lebih terperinci

ILMU QIRO AT DAN ILMU TAFSIR Oleh: Rahmat Hanna BAB I PENDAHULUAN. Al-Qur an sebagai kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW

ILMU QIRO AT DAN ILMU TAFSIR Oleh: Rahmat Hanna BAB I PENDAHULUAN. Al-Qur an sebagai kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW ILMU QIRO AT DAN ILMU TAFSIR Oleh: Rahmat Hanna BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Al-Qur an sebagai kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril dengan lafal dan maknanya,

Lebih terperinci

قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح ملنجد

قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajid مد صالح ملنجد Seteleh Operasi Kelamin dari Laki-laki Menjadi Perempuan Apakah DiPerbolehkan Dia Berduaan Dengan Wanita? قام بعملية تغي جلنس من رجل ىل امرأة فهل ل خللوة بالنساء ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syaikh

Lebih terperinci

PENCABUTAN HAK MILIK PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN UMUM

PENCABUTAN HAK MILIK PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN UMUM 41 PENCABUTAN HAK MILIK PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN UMUM FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor: 8/MUNAS VII/MUI/12/2005 Tentang PENCABUTAN HAK MILIK PRIBADI UNTUK KEPENTINGAN UMUM Majelis Ulama Indonesia (MUI),

Lebih terperinci

MUQADDIMAH KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM

MUQADDIMAH KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM MUQADDIMAH ا ل ح م د ل ل ه ر ب ال ع ال م ي ن و الص لاة و الس لام ع ل ى س ي د ن ا م ح م د س ي د ال م ر س ل ي ن إم ام المتقين وقاي د المجاهدين و ع ل ى آل ه و ص ح ب ه و م ن ت ب ع ه ب ا ح س ان ا ل ى ي و م

Lebih terperinci

STRATEGI REKRUTMEN CALON JAMA AH HAJI DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) AROFAH KALIWUNGU-KENDAL TAHUN 2013-2014

STRATEGI REKRUTMEN CALON JAMA AH HAJI DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) AROFAH KALIWUNGU-KENDAL TAHUN 2013-2014 STRATEGI REKRUTMEN CALON JAMA AH HAJI DI KELOMPOK BIMBINGAN IBADAH HAJI (KBIH) AROFAH KALIWUNGU-KENDAL TAHUN 2013-2014 SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sajana Sosial Islam (S.Sos.I)

Lebih terperinci

MAKALAH. Hamzah di Akhir Kalimat. Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Qowa idul Imla. Dosen : Muhammad Mas ud, S.Pd.I.

MAKALAH. Hamzah di Akhir Kalimat. Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Qowa idul Imla. Dosen : Muhammad Mas ud, S.Pd.I. MAKALAH Hamzah di Akhir Kalimat Makalah Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Qowa idul Imla Dosen : Muhammad Mas ud, S.Pd.I. Disusun Oleh : Hamidah Nur Vitasari 111-13-262 Lailia Anis Afifah 111-13-264

Lebih terperinci

Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus

Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus ] ندونييس Indonesian [ Indonesia Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bâz Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto

Lebih terperinci

Kebaikan Palsu (riya )

Kebaikan Palsu (riya ) Kiat-kiat melawan sifat riya Penderita penyakit parah ini (riya) biasanya tidak sadar bahwa ia tertekan karenanya, sehingga membuat segala perbuatan baiknya tidak bearti. Godaan iblis dan egonya sedemikian

Lebih terperinci

Hukum Memakai Celana Panjang yang Lebar

Hukum Memakai Celana Panjang yang Lebar Hukum Memakai Celana Panjang yang Lebar ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Syaikh Muhammad bin Shalih al-utsaimin Dinukil dari Buku Kumpulan Fatwa Untuk Wanita Muslimah (hal. 851-852) Disusun oleh : Amin

Lebih terperinci

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Oleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I. Dan mereka berkata: "Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang." Katakanlah:

Lebih terperinci

أهلها هلندوس الشيخ مد صالح ملنجد

أهلها هلندوس الشيخ مد صالح ملنجد BARU MASUK ISLAM DAN TIDAK MAMPU MENAMPAKKAN KEISALAMANNYA, BAGAIMANA CARA SHALAT DIANTARA KELUARGANYA YANG HINDU? أسلمت حديثا ولا ستطيع إظهار إسلامها فكيف تص ب أهلها هلندوس ] إندوني - Indonesian [ Indonesia

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR EVALUASI HALTE TRANS JOGJA TERHADAP POTENSI NAIK TURUN PENUMPANG

TUGAS AKHIR EVALUASI HALTE TRANS JOGJA TERHADAP POTENSI NAIK TURUN PENUMPANG TUGAS AKHIR EVALUASI HALTE TRANS JOGJA TERHADAP POTENSI NAIK TURUN PENUMPANG (Studi Kasus Jalur 3A dan 3B) Disusun guna melengkapi persyaratan untuk mencapai derajat kesarjanaan Strata-1 Pada Jurusan Teknik

Lebih terperinci

M ENCERMATI K ONDISI B ATIN: KETIKA KITA MELAKUKAN DOSA BESAR

M ENCERMATI K ONDISI B ATIN: KETIKA KITA MELAKUKAN DOSA BESAR M ENCERMATI K ONDISI B ATIN: KETIKA KITA MELAKUKAN DOSA BESAR www. depag.go.id Oleh Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA Dosa dan maksiat bukan saja perbuatan tercela dan terlarang, melainkan juga membutakan

Lebih terperinci

Keindahan Nama-nama Allah

Keindahan Nama-nama Allah Keindahan Nama-nama Allah Keindahan Nama-nama Allah Oleh: Ustadz Abdullah bin Taslim al-buthoni, M.A Khotbah Pertama???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Lebih terperinci

Apa yang Dianjurkan Setelah Selesai Witir

Apa yang Dianjurkan Setelah Selesai Witir Apa yang Dianjurkan Setelah Selesai Witir ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - DR. Muhammad bin Fahd al-furaih Dinukil dari Buku Masalah-Masalah Shalat Malam (hal. 71-75) 0Terjemah0T 0T: 0TMuhammad Iqbal

Lebih terperinci

www.fiqhindonesia.com

www.fiqhindonesia.com 1 248 Daftar Bahasan Kota Makkah dalam Lintasan Sejarah Keutamaan Kota Makkah Beberapa Hukum Berkaitan Dengan Kota Makkah Rangkaian Ibadah Definisi-Definisi Dasar dalam Kota Makkah Merupakan pecahan kata

Lebih terperinci

ADAB MEMINTA HUJAN (ISTISQA')

ADAB MEMINTA HUJAN (ISTISQA') ADAB MEMINTA HUJAN (ISTISQA') آداب الاستسقاء ] إندونيسي Indonesian [ Indonesia Penyusun : Majid bin Su'ud al Ausyan Terjemah : Muzafar Sahidu bin Mahsun Lc. Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2009 1430 آداب

Lebih terperinci

PENGARUH LAYANAN INFORMASI BIDANG SOSIAL TERHADAP PERILAKU BERMORAL SISWA KELAS VII F SMP 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH LAYANAN INFORMASI BIDANG SOSIAL TERHADAP PERILAKU BERMORAL SISWA KELAS VII F SMP 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012 PENGARUH LAYANAN INFORMASI BIDANG SOSIAL TERHADAP PERILAKU BERMORAL SISWA KELAS VII F SMP 4 BAE KUDUS TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Oleh LAILA NI MAH NIM 200731059 PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING FAKULTAS

Lebih terperinci

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program

DI KELAS 2014/2015. SKRIPSI Diajukan Guna Program PENGARUH PROFESIONALISME GURU DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DI KELAS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR EKONOMI SISWA KELAS XI IPS SMA MTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian

Lebih terperinci

Ruang Lingkup Kerja Wanita

Ruang Lingkup Kerja Wanita Ruang Lingkup Kerja Wanita ] إندوني - Indonesian [ Indonesia - Diambil dari kitab: "Masuliyatul Marah al Muslimah" Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-jarullah Terjemah : Abu Umamah Arif Hidayatullah

Lebih terperinci

Derajat Strata 1 pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik. Disusun Oleh : Neva Anggraini

Derajat Strata 1 pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik. Disusun Oleh : Neva Anggraini TUGAS AKHIR PERANCANGAN ULANG STRUKTUR PORTAL GEDUNG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Diajukan Guna Memenuhi Sebagian Persyaratan untuk Memperoleh Derajat Strata

Lebih terperinci

STUDI KOMPARASI PENERAPAN STRATEGI INDEX CARD MATCH DAN BERMAIN JAWABAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SDIT HIDAYAH NGAWEN TAHUN 2014/2015

STUDI KOMPARASI PENERAPAN STRATEGI INDEX CARD MATCH DAN BERMAIN JAWABAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SDIT HIDAYAH NGAWEN TAHUN 2014/2015 STUDI KOMPARASI PENERAPAN STRATEGI INDEX CARD MATCH DAN BERMAIN JAWABAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS III SDIT HIDAYAH NGAWEN TAHUN 2014/2015 SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai

Lebih terperinci