BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian"

Transkripsi

1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Profil Perusahaan Hotel La Derra merupakan hotel bintang satu yang dikelola swasta perseorangan. Berdiri sejak 23 Februari 2012, Hotel La Derra terletak di jantung kota Purwakarta tepatnya di jalan Ahmad Yani No 9 Sindangkasih, Purwakarta, hanya 10 menit menuju pintu tol Jatiluhur. Hotel La Derra juga merupakan hotel yang dekat dengan air mancur terbesar di Asia Tenggara (0,5 km) dan hanya 0,4 km jaraknya ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Purwakarta. Latar belakang berdirinya Hotel La Derra adalah karena sang pemilik merupakan putra daerah Purwakarta yang memanfaatkan peluang dari kebutuhan pada industri perhotelan di Purwakarta sekaligus mewujudkan mimpi silam yaitu memberikan kontribusi dalam menciptakan lapangan pekerjaan di Purwakarta. Setelah melalui pemikiran panjang dan melakukan berbagai survey ke setiap hotel yang ada di Purwakarta, akhirnya pemilik bertekad untuk mendirikan sebuah hotel yang mampu menjadi market leader hotel bisnis di Kabupaten Purwakarta. Dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun Hotel La Derra sudah mengalami peningkatan dari perkembangan keseluruhan unit. Hingga saat ini Hotel La Derra memiliki 30 kamar, dengan 28 kamar siap huni. Fasilitas lain yang dimiliki Hotel La Derra antara lain Area parkir kendaraan, Lobby&Lounge, Kedai & Resto, Meeting Room, Mini Market, Area merokok, Laundry, Taman, Layanan pijat, Water Heater, Wi-Fi gratis dan lain-lain

2 1.1.2 Produk Hotel La Derra Gambar 1. 1 Tipe Kamar Superior Sumber: Website La Derra Gambar 1. 2 Tipe Kamar Deluxe B Sumber: Website La Derra 2

3 Gambar 1. 3 Tipe Kamar Deluxe A Sumber: Website La Derra Gambar 1. 4 Tipe Kamar Junior Suit Sumber: Website La Derra 3

4 1.1.3 Visi Misi Perusahaan a. Visi Menjadi hotel yang mampu memberikan layanan prima dan penginapan yang berkualitas di Kabupaten Purwakarta dan merambah ke Kabupaten lainnya di Jawa Barat. b. Misi 1. Menciptakan kenyamanan dan kebersihan di sekitar lingkungan hotel. 2. Menyediakan pelayanan penginapan dan food&beverage yang berkualitas, meliputi aspek tangibel, emphaty, responsive dan assurance. 3. Melaksanakan dan meningkatkan standar mutu manajemen perusahaan yang berkualitas Logo La Derra Gambar 1. 5 Logo Hotel La Derra Purwakarta Sumber: Website La Derra Latar Belakang Sektor industri merupakan salah satu sektor yang sedang berkembang pesat di Indonesia. Sektor ini mendapat dukungan dari pemerintah karena memberi manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Seperti yang tercantum pada UU Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian, Bab II pasal 3 bahwa pertumbuhan industri ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara bertahap, mengubah struktur perekonomian ke arah yang lebih baik, maju, sehat, dan lebih seimbang sebagai upaya untuk mewujudkan dasar yang lebih kuat dan lebih luas bagi pertumbuhan 4

5 ekonomi pada umumnya, serta memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan industri pada khususnya. Berdasarkan data terakhir dari Kementrian Perindustrian Indonesia, Jawa Barat masih menduduki posisi pertama sebagai Provinsi dengan kawasan industri terbesar di Indonesia. Di Jawa Barat sendiri diketahui bangunan-bangunan industri telah memenuhi dua Kabupaten Pusat Industri yaitu Bekasi dan Karawang, tepat dibawah posisi Bekasi dan Karawang, Kabupaten Purwakarta masih menjadi incaran untuk tempat industri baru ( Tabel 1. 1 Laju Industri Di Purwakarta Tahun Jumlah Industri Laju Per Tahun(%) Asing Dalam Negeri Sumber: Badan Pusat Statistik Purwakarta (2016) Kabupaten Purwakarta merupakan kota yang mempunyai laju pertumbuhan industri yang tinggi. Berada pada titik-temu tiga jalur utama lalu lintas yang sangat strategis yaitu jalur Purwakarta-Jakarta, Purwakata-Bandung, dan Purwakarta-Cirebon, menjadikan kota ini sebagai salah satu kawasan favorit investor industri. Peran sektor industri pengolahan menjadi indikator awal bagi kemajuan industri lain, salah satunya adalah industri perhotelan dimana dalam rangka mengakomodasi kompleksitas perkembangan industri-industri lain seperti industri pengolahan tersebut dibutuhkan penginapan seperti hotel sebagai tempat istirahat dan menginap para wisatawan ( Tabel 1. 2 Jumlah Wisatawan Purwakarta Tahun 2012 Tahun 2013 Tahun 2014 Tahun

6 WNA WNI WNA WNI WNA WNI WNA WNI Sumber: Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta (2016) Berdasarkan Tabel 1. 2 dapat diketahui bahwa jumlah wisatawan berkunjung ke sejumlah objek lokasi di kawasan Purwakarta terus meningkat setiap tahunnya, kecuali pada tahun 2014 terdapat penurunan pada jumlah wisatawan. Jumlah wisatawan Purwakarta terbanyak ada pada Tahun 2015 dengan jumlah Dan berdasarkan hasil wawancara yang penulis lakukan kepada pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Purwakarta, pada tahun 2016 jumlah wisatawan diperkirakan akan mengalami peningkatan sebanyak 2%. Peningkatan wisatawan di Purwakarta berdampak pada permintaan pasar akan kebutuhan akomodasi, karena jasa akomodasi khususnya hotel dapat memenuhi kebutuhan wisatawan akan tempat singgah atau menginap pada saat melakukan kegiatan di suatu tempat. Kemajuan industri perhotelan di Purwakarta telah melahirkan peluang besar bagi masyarakat sekitar. Besarnya peluang tersebut juga dibuktikan dengan kemunculan hotel-hotel bintang yang dikelola swasta perseorangan. Pengertian hotel menurut Sulistyo (2011:5) adalah suatu perusahaan yang dikelola oleh pemiliknya dengan menyediakan pelayanan makanan, minuman dan fasilitas kamar untuk tidur kepada orang-orang yang sedang melakukan perjalanan dan mampu membayar dengan jumlah yang wajar sesuai dengan pelayanan yang diterima tanpa adanya perjanjian khusus. Disisi lain perkembangan teknologi informasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir telah membawa dampak transformasional pada berbagai aspek kehidupan, termasuk didalamnya dunia bisnis. Internet sudah menjadi kebutuhan primer. Munawarah (2013:1), internet telah menempatkan dirinya sebagai salah satu pusat informasi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Internet disebut sebagai pusat informasi bebas hambatan, karena dapat menghubungkan satu situs informasi ke informasi lainnya dalam waktu yang singkat. 6

7 Gambar 1. 6 Diagram Pengguna Internet di Dunia Sumber: Internet World Stats (2015) Gambar 1. 7 Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Sumber: Putra, Dimitri Dwi (2015) 7

8 Persaingan antara hotel-hotel di Purwakarta yang semakin ketat dan kompetitif dewasa ini memaksa perusahaan untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan mereka. Electronic Marketing atau biasa disebut dengan istilah e-marketing merupakan inovasi dari cara pemasaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik khususnya internet untuk mencapai penjualan berlipat. E-Marketing menurut Kotler dan Armstrong (2010:156) adalah sisi pemasaran dari e-commerce, yang terdiri dari kerja perusahaan untuk mengkomunikasikan sesuatu, mempromosikan, dan menjual barang dan jasa melalui internet. Di Purwakarta sendiri e-marketing masih merupakan hal asing. Purwakarta didominasi oleh hotel bintang satu, dimana bintang satu merupakan kelas terendah untuk hotel berbintang. Sehingga di Kabupaten seperti Purwakarta belum marak hotel bintang yang menggunakan e-marketing sebagai strategi marketingnya. Berikut adalah daftar nama hotel bintang di Purwakarta beserta keterangan sudah/belumnya menerapkan program e-marketing: Tabel 1. 3 Daftar Nama Hotel Di Purwakarta Sudah No Nama Hotel Alamat Bintang Menerapkan E-Marketing 1 Hotel Jl. Jendral Ahmad Yani La Derra No 9 1 Ya 2 Hotel Cibatu Jl. Cibatu Raya No 36 1 Ya 3 Hotel Intan Jl. Basuki Rahmat No Tidak 4 Hotel Indah Jl. Jendral Ahmad Yani No 94 1 Tidak 5 Hotel Priangan Jl. Jendral Sudirman No 31 1 Tidak 6 Hotel Purnama Jl. Jendral Sudirman No 105 B 1 Tidak 7 Hotel Salido Jl. Taman Pahlawan No 27 1 Tidak (bersambung) 8

9 (sambungan) No Nama Hotel Alamat Bintang Sudah Menerapkan E-Marketing 8 Hotel Bonita Jl. Dr. Kusumahatmaja No 1 1 Tidak 9 Hotel Senja Jl. Ibrahim Singadilaga No 9 1 Tidak 10 Hotel Ciwareng Jl. Kopi No 5 1 Tidak 11 Mutiara Hotel Jl. Ir. H. Juanda No Tidak 12 Hotel Khalsa Indah Jl. Seroja No 235 A 1 Tidak 13 Hotel Panorama Jl. Babakan Ciater, Purwakarta 1 Tidak 14 Jatiluhur Convention & Komplek Pariwisata Jatiluhur 2 Tidak Resort Hotel KM 8 Jatiluhur, Purwakarta 15 Hotel Khalista Jl. Veteran No 1, Purwakarta 2 Ya 16 Hotel Permata Jl. Raya Sadang, Purwakarta 2 Ya 17 Grand Situ Jl. Siliwangi No 11, Buleud Hotel Purwakarta 2 Ya Sumber: Hasil Olahan Penulis (2015) Berdasarkan data pada tabel 1. 3 dapat disimpulkan bahwa masih banyak hotel di Purwakarta yang belum memanfaatkan strategi e-marketing. Dimana dari tujuh belas hotel bintang yang terdaftar, baru lima hotel yang sudah menerapkan e-marketing. Hotel-hotel tersebut adalah Hotel La Derra, Hotel Cibatu, Hotel Khalista, Hotel Permata, dan Grand Situ Buleud Hotel. Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu melakukan survey mengenai hotel-hotel tersebut untuk melihat seberapa besar peran program e-marketing bagi masingmasing hotel. Survey dilakukan dengan cara wawancara pihak hotel mengenai data persentase pelanggan hotel yang telah membeli jasa melalui program e- marketing selama tahun Berikut adalah data masing-masing hotel: 9

10 Tabel 1. 4 Nama Hotel Pengguna E-Marketing dan Persentase Sumber Pelanggan Membeli Pada Tahun 2015 No Nama Hotel Bintang Persentase Pelanggan Membeli Melalui E-Marketing Persentase Keseluruhan Pelanggan Membeli 1 Hotel La Derra % 100% 2 Hotel Cibatu 1 11% 100% 3 Hotel Khalista % 100% 4 Hotel Permata 2 30% 100% 5 Grand Situ Buleud Hotel 2 33% 100% Sumber: Hasil Olahan Penulis (2016) Berdasarkan data pada Tabel 1. 4 dapat dilihat bahwa pelanggan hotel di Purwakarta masih banyak yang belum memanfaatkan program e-marketing, dimana persentase pelanggan membeli melalui e-marketing masih dibawah 50% dari total keseluruhan pelanggan membeli. Hotel La Derra memiliki persentase pelanggan membeli melalui e-marketing paling besar dibandingkan hotel-hotel lain di Purwakarta. Hotel La Derra merupakan salah satu dari hanya lima hotel bintang di Purwakarta yang telah menerapkan program e-marketing untuk keunggulan kompetitifnya, selain Hotel Cibatu yang jauh lebih dulu berdiri di tahun 2009, serta Hotel Khalista, Hotel Permata, dan Grand Situ Buleud Hotel yang semuanya merupakan hotel bintang dua. Dengan begitu Hotel La Derra merupakan hotel yang unggul di Purwakarta dalam kaitannya menerapkan e- marketing hotel. 10

11 Penerapan e-marketing di Hotel La Derra menggunakan beberapa alat. Beberapa alat tersebut meliputi: Tabel 1. 5 Alat E-Marketing Hotel La Derra No Alat E-Marketing Keterangan Website digunakan sebagai alat informasi digital yang dapat digunakan pelanggan untuk memperoleh 1 Website informasi profil Hotel La Derra. Update website dilakukan pihak hotel secara berkala. Tampilan website didesain secara menarik untuk dapat menarik perhatian para pelanggan, dan simple agar dapat dengan mudah digunakan oleh pelanggan. 2 digunakan sebagai alat komunikasi interaktif dengan pelanggan. Pihak Hotel La Derra mengirimkan bukti reservasi, program promosi, newsletter, hingga surat penawaran khusus melalui . 3 Online Travel Agent Online Travel Agent dipilih pihak Hotel La Derra sebagai media penyalur pemasaran untuk pelanggan yang sulit terjangkau. Online Travel Agent digunakan bagi pelanggan yang ingin melakukan reservasi kamar secara online dimanapun, kapanpun. 4 Media Sosial facebook.com/laderrahotel laderra.blogspot.co.id twitter.com/laderrahotel Media sosial digunakan sebagai alat pemasaran yaitu media promosi dan komunikasi perusahaan: public relation dan customer service. Hotel La Derra memanfaatkan penggunaan media sosial yang sedang menjadi tren. Sumber: Hasil Olahan Penulis (2016) 11

12 Gambar program promosi Hotel La Derra Sumber: Hotel La Derra (2016) Gambar 1. 9 Website Hotel La Derra Sumber: Website La Derra 12

13 Gambar 1.10 Hotel La Derra dalam Online Travel Agent Sumber: Website Agoda Traveloka Gambar 1.11 Media Sosial Hotel La Derra Sumber: Facebook La Derra Hotel, Konsumsi merupakan tahap akhir dari suatu proses keputusan pelanggan. Dimana seorang pelanggan akan memutuskan pembelian suatu produk atau jasa sebuah perusahaan. Menurut Kotler dan Amstrong (2012:178) definisi keputusan pembelian adalah perilaku pembelian konsumen akhir-individu dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumsi pribadi. Definisi lainnya menurut Kotler dan Keller (2012:188) adalah proses keputusan dimana pelanggan benar- 13

14 benar memutuskan untuk membeli dan menikmati barang atau jasa diantara berbagai macam pilihan alternatif. Hotel sebagai industri yang bergerak di bidang jasa tentu akan berhadapan langsung dengan aneka ragam adat-istiadat konsumen. Menurut Suryani (2013:5) seorang marketer harus dapat memperhatikan dan memahami perilaku konsumennya, sehingga marketing produk tersebut dapat berlangsung secara tepat. Upaya yang dilakukan konsumen untuk mendapatkan produk adalah dengan mencari informasi yang salah satunya dapat melalui internet dalam pengambilan keputusan pembelian. Tersedianya berbagai media informasi dalam kehidupan generasi internet ini memberikan dampak yang signifikan terhadap pelaku pencarian informasi. Dengan dilatarbelakangi oleh beberapa teori, penelitian sebelumnya dan fenomena tersebut, maka perlu diadakan suatu penelitian mengenai Pengaruh E- Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Sewa Kamar Pada Hotel La Derra Purwakarta 1.3 Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan sebelumnya, maka perumusan masalah yang diangkat oleh penulis adalah sebagai berikut: 1. Bagaimana e-marketing pada Hotel La Derra Purwakarta? 2. Bagaimana keputusan pembelian sewa kamar di Hotel La Derra Purwakarta? 3. Seberapa besar pengaruh e-marketing terhadap keputusan pembelian sewa kamar pada Hotel La Derra Purwakarta? 1.4 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab rumusan masalah yang sebelumnya telah dipaparkan, yaitu: 1. Untuk mengetahui e-marketing pada Hotel La Derra Purwakarta. 14

15 2. Untuk mengetahui keputusan pembelian sewa kamar di Hotel La Derra Purwakarta. 3. Untuk mengetahui besarnya pengaruh e-marketing terhadap keputusan pembelian sewa kamar pada Hotel La Derra Purwakarta. 1.5 Kegunaan Penelitian Kegunaan Teoritis Peneltian ini diharapkan dapat memberi masukan secara praktis bagi perusahaan sejenis hotel dalam upaya meningkatkan keputusan pembelian jasa yang dilakukan pelanggan melalui e-marketing, khususnya hotel kecil di Kabupaten seperti Hotel La Derra untuk mempertahankan apa yang menjadi kelebihan dan mencari solusi bagi apa yang menjadi kekurangan e-marketingnya sendiri Kegunaan Praktis Sebagai pengembangan keilmuan manajemen pemasaran dalam memahami keputusan pembelian sewa kamar di industri perhotelan. Dan sebagai referensi untuk peneliti lain yang tertarik untuk mengkaji lebih dalam mengenai e- marketing serta pengaruhnya terhadap keputusan pelanggan untuk membeli. 1.6 Sistematika Penulisan Sistematika ini dibuat untuk memberikan gambaran yang umum mengenai penelitian. Sistematika penulisan sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN Pada bab I berisi mengenai gambaran umum objek penelitian, latar belakang penelitian, perumusan masalah, tujuan penelitian, kegunaan penelitian, dan sistematika penulisan skripsi. BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LINGKUP PENELITIAN Pada bab II berisi mengenai tinjauan pustaka penelitian, penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, hipotesis penelitian, dan ruang lingkup penelitian. 15

16 BAB III METODE PENELITIAN Pada bab III berisi mengenai jenis penelitian, variabel operasional, tahapan penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, uji validitas dan reliabilitas, dan teknik analisi data. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab IV menceritakan hasil dan pembahasan mengenai karakteristik responden dilihat dari berbagai aspek, membahas dan menjawab rumusan masalah serta hasil perhitungan analisis data yang telah dilakukan. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab V ini berisi mengenai kesimpulan hasil analisis, saran bagi perusahaan dan saran bagi penelitian selanjutnya. 16