APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PENGUNJUNG OBYEK WISATA DENGAN WEBCAM

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PENGUNJUNG OBYEK WISATA DENGAN WEBCAM"

Transkripsi

1 APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PENGUNJUNG OBYEK WISATA DENGAN WEBCAM Oleh : Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. Sudarto, S.H., Tembalang, Semarang Abstrak Penghitungan jumlah pengunjung obyek wisata digunakan untuk mengetahui minat masyarakat terhadap obyek wisata tersebut. Namun karena biasanya penghitungan dilakukan oleh pegawai dengan menggunakan alat counter manual sehingga memungkinkan terjadi kesalahan dalam penghitungan jumlah pengunjung yang masuk, terlebih bila pengunjung datang secara berkelompok atau rombongan. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan penghitungan jumlah pengunjung di suatu obyek wisata karena dilakukan sistem penghitungan secara otomatis yang menerapkan teknologi computer vision dengan menggunakan webcam. Aplikasi dibuat menggunakan pemrograman visual Delphi 7 dengan komponen Vision Lab VCL 4.5 dan database Microsoft Access Aplikasi dapat menampilkan data frame video hasil deteksi gerak dengan webcam secara real time untuk menghitung jumlah pengunjung yang lewat pada pintu masuk dan keluar, sehingga dapat diketahui jumlah pengunjung yang masih berada di dalam obyek wisata dan frekuensi jumlah pengunjung dalam bentuk grafik dalam jangka waktu tertentu. Kata kunci : pengunjung obyek wisata, computer vision, webcam, komponen Vision Lab VCL 4.5, frame video, deteksi gerak, real time 1. Pendahuluan Saat ini, pemanfaatan sensor kamera pada instrumentasi telah cukup meluas, mulai dari penghitungan obyek mikroskopis, pengukuran kecepatan obyek bergerak, dan lain sebagainya ( Sudianto Lande dkk, 2004). Selain itu kamera video juga telah diterapkan untuk kepentingan keamanan. Misalnya seperti di tempat wisata, perkantoran, pertokoan, perpustakaan dan lain sebagainya, menggunakan webcam untuk mengamati keluar masuknya pengunjung di tempat tersebut (Enggar Nilamsari, 2008). Data jumlah pengunjung suatu tempat umum sangat penting. Data tersebut biasanya digunakan untuk laporan perkembangan minat masyarakat terhadap tempat tersebut. Data jumlah pengunjung biasanya didapat secara manual yang memungkinkan terdapat kesalahan dalam penghitungan jumlah pengunjung yang masuk ( Enggar Nilamsari, 2008). Bahkan untuk di tempat umum seperti tempat wisata dengan jumlah pengunjung yang sangat besar tiap harinya apalagi pada hari libur, sangatlah sulit untuk melakukan penghitungan pengunjung secara manual yang dilakukan oleh pegawai dengan menggunakan alat counter manual, terlebih bila pengunjung datang secara berkelompok atau rombongan. Selain itu tidak adanya perhitungan jumlah pengunjung yang keluar, sehingga tidak dapat diketahui jumlah pengunjung yang masih berada di dalam obyek wisata pada waktu tertentu. Oleh karena itu untuk memudahkan penghitungan jumlah pengunjung di suatu obyek wisata diperlukan suatu sistem penghitungan secara otomatis yang menerapkan teknologi computer vision dengan menggunakan webcam. Aplikasi dibuat menggunakan pemrograman visual Delphi 7 dengan komponen Vision Lab VCL 4.5 dan database Microsoft Access Computer Vision Computer vision merupakan proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, pengenalan dan membuat keputusan. Computer vision 422

2 Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung...Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro mencoba meniru cara kerja sistem visual manusia ( human vision) yang sesungguhnya sangat kompleks. Manusia melihat objek dengan indera penglihatan (mata), lalu citra objek diteruskan ke otak untuk diinterpretasi sehingga manusia mengerti objek apa yang tampak dalam pandangan mata. Hasil interpretasi ini digunakan untuk pengambilan keputusan (Rinaldi Munir, 2004). Untuk itu, computer vision diharapkan memiliki kemampuan tingkat tinggi sebagaimana human visual. Computer vision juga sering didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati atau diobservasi. 3. Vision Lab VCL 4.5 Vision Lab VCL 4.5 merupakan seperangkat komponen VCL dan kumpulan library unik untuk merekam video yang mengimplementasikan fungsi dasar dari computer vision. Komponen tersebut disusun oleh free OpenWire technology yang tersedia pada Vision Lab VCL 4.5 didesain untuk terintegrasi dengan Delphi dan CPP Builder. Saat Vision Lab VCL diinstal maka akan tampil pada komponen pallete Delphi berupa komponen Signal Lab, Audio Lab, Timing Lab, Video Lab, Vision Lab (Fadlisyah dkk, 2011). Komponen pallet Signal Lab berfungsi untuk pemrosesan data histogram. Komponen pallet Audio Lab berfungsi untuk pemrosesan data audio. Komponen pallet Timing Lab berfungsi untuk dasar pengimplementasian clock atau timer untuk komponen VCL yang lain. Komponen pallet Video Lab berfungsi untuk perekaman video, capture gambar, dan visualisasi. Komponen pallet Vision Lab berfungsi untuk perekaman video, capture gambar, dan pengimplementasian dasar computer vision secara fungsional. 4. Gambaran Sistem Secara garis besar, gambaran sistem dari aplikasi penghitung jumlah pengunjung obyek wisata dapat dilihat pada Gambar 1. Pada pintu masuk dan pintu keluar terdapat webcam. Webcam berfungsi untuk melakukan mekanisme perekaman frame gambar orang lewat. Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung Obyek Wisata berfungsi menghitung jumlah orang lewat baik masuk maupun keluar sehingga dapat diketahui jumlah orang yang masih ada di dalam obyek wisata. (a) Pengunjung Melewati Pintu Masuk dan Pintu Keluar (b) Gambaran Sistem Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung Obyek Wisata Gambar 1. Gambaran Penggunaan Aplikasi Penempatan webcam berada di atas pintu masuk dan pintu keluar, tidak bergerak ke segala arah, hanya mengarah ke suatu obyek yang akan diamati yaitu pada 90 terhadap ruas pintu. Pengunjung melewati pintu yang didesain hanya bisa dilewati satu per satu dan antar pengunjung terdapat 423

3 sela atau jeda waktu tertentu yang diatur oleh alat bantu pengatur antrian. Penghitungan yang dilakukan yaitu jumlah orang yang lewat pada pintu masuk dan pintu keluar, menuju dan dari obyek wisata serta tidak berhenti di tengah pintu atau berbalik arah. Pada kasus pengunjung dibawah umur, maka yang dihitung adalah pengunjung yang sudah mampu berjalan kaki. Jadi webcam digunakan untuk mendapatkan data masukan aplikasi penghitung yaitu video atau citra bergerak yang dihasilkan dari perekaman menggunakan webcam pada saat aplikasi dijalankan, kemudian data video yang sedang buffer digunakan oleh aplikasi untuk melakukan proses deteksi gerak pada pintu masuk maupun pintu keluar untuk menentukan jumlah pengunjung yang masuk maupun keluar. Proses deteksi gerak merupakan proses utama dalam perhitungan jumlah orang, dimana proses mendapat inputan berupa aktifasi webcam pada pintu masuk, kemudian pemilihan area dan sensitifitas deteksi gerak pada webcam di masingmasing pintu. Deteksi gerakan dapat dilakukan dengan mencari perbedaan antara dua frame video yang berurutan pada hasil pencitraan menggunakan webcam. Operator perhitungan yang digunakan adalah pengurangan. Terdapat dua kondisi terhadap hasil operasi pengurangan tersebut antara lain, jika ada bagian yang tidak bergerak, maka akan menghasilkan nilai sama dengan nol (0). Jika ada bagian yang bergerak, maka akan menghasilkan nilai tidak sama dengan nol ( 0). C(x,y) = A(x,y) B(x,y) Dengan mengevaluasi nilai selisih tersebut, dapat diketahui pada frame video berurutan tersebut terdapat objek yang bergerak atau tidak (Balza Achmad dkk, 2005). Alur proses pelaksanaan sistem dalam aplikasi ini ditunjukkan oleh Gambar 2. Gambar 2. Alur Proses Aplikasi 5. Implementasi Aplikasi 5.1 Komponen Deteksi gerak Pembuatan aplikasi ini menggunakan komponen Vision Lab VCL 4.5 yaitu komponen utama untuk implementasi fungsi dasar dari computer vision dan juga proses deteksi gerak. Komponenkomponen yang digunakan adalah : Tabel 1. Komponen Vision Lab VCL yang Digunakan Pallete Komponen Simbol VLDSCapture1 VLDSCapture2 VLDraw1 VideoLab VLDraw2 VLGenericFilter1 VLGenericFilter2 VLImageDisplay1 VLImageDisplay2 VisionLab VLMotionDetect1 VLMotionDetect2 424

4 Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung...Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro TimingLab TLWatchDogTimer1 TLWatchDogTimer2 Penempatan komponen-komponen tersebut diletakkan pada form perhitungan jumlah pengunjung yaitu seperti tampilan pada Gambar 3. Gambar 4. Koneksi Antar Komponen untuk Deteksi Gerak pada Pintu Masuk Area tampilan Area tampilan video pintu masuk video pintu keluar Gambar 3. Form Perhitungan Jumlah Pengunjung Adapun penjelasan masing masing koneksi yang digunakan oleh tiap komponen pada Gambar 4 dapat dilihat di Tabel 2. Tabel 2. Fungsi Koneksi Antar Komponen Komponen Vision Lab VCL merupakan komponen yang tersusun oleh free OpenWire technology, yaitu teknologi yang memungkinkan setiap tool dalam komponen tersebut saling berhubungan satu sama lain dengan cara memberi atau mendapat input atau output pada komponen lain. Pada aplikasi ini terdapat dua webcam yang membutuhkan dua proses deteksi gerak yaitu proses deteksi gerak pada pintu masuk dan proses deteksi gerak pada pintu keluar. Gambar 4 menunjukkan koneksi yang digunakan oleh tiap komponen untuk deteksi gerak pada pintu masuk. Sedangkan konfigurasi untuk deteksi gerak pada pintu keluar memiliki konsep koneksi yang sama dengan pintu masuk. 5.2 Basis Data Basis data yang digunakan adalah Microsoft Access 2007 yang dikoneksikan menggunakan data yang disimpan melalui format ODBC Driver pada Delphi 7.0 yaitu menggunakan komponen ADO. Untuk mempermudah pengorganisasian tabel dan data digunakan Item DataModule 425

5 sebagai penampung komponen-komponen basis data mulai dari koneksi, query, dan tabel yang digunakan seperti pada Gambar 5. Gambar 7 menunjukkan posisi awal penampil video real time yang aktif tidak ada deteksi gerakan karena belum ada orang lewat sehingga nilai belum berubah, maka nilai pada panel Status Jumlah Pengunjung masih belum terjadi penambahan. Gambar 5. DataModule Aplikasi Setelah mendapatkan koneksi melalui komponen ADOConnection, maka masingmasing komponen akan mengakses tabel sesuai pada database Microsoft Access yang digunakan. 5.3 Antarmuka Aplikasi Pada proses menampilkan video buffer pintu masuk dan keluar, video ditampilkan dalam ukuran 320 x 240 secara real time dan memiliki sensitifitas terhadap gerakan yang telah diset. Area sensitifitas gerak pada webcam diinterpretasikan dengan matriks kolom dan baris yang mengisi layar tampilan video webcam. Jumlah matriks kolom dan baris tersebut dapat ditentukan oleh user. Setiap titik pada matriks (kolom, baris) memiliki besar sensitifitas masing-masing yang besarnya minimal sama dengan 0 (nol) sampai dengan maksimal sama dengan 9 (sembilan). Semakin besar nilai sensifitas pada tiap titik maka akan semakin sensitif terhadap gerakan. Gambar 6. Konfigurasi Sensitifitas Deteksi Gerak Gambar 7. Tampilan Saat Belum Terjadi Deteksi Gerak Kemudian pada Gambar 8 terdeteksi adanya gerakan yaitu terdapat pengunjung yang lewat melalui pintu masuk sehingga penambahan jumlah pengunjung masuk sebanyak 1 orang dan status jumlah pengunjung di dalam obyek wisata ada 1 orang. Gambar 8. Tampilan Sesudah Terjadi Deteksi Gerak di Pintu Masuk Pada Gambar 9 terdeteksi adanya gerakan yaitu terdapat pengunjung yang lewat melalui pintu keluar sehingga penambahan jumlah pengunjung keluar sebanyak 1 orang dan status jumlah pengunjung di dalam obyek wisata adalah 0 karena sudah tidak ada pengunjung di dalam obyek wisata. 426

6 Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung...Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro Gambar 9. Tampilan Sesudah Terjadi Deteksi Gerak di Pintu Keluar Gambar 10 (a) dan (b) menunjukkan tampilan untuk melihat frekuensi jumlah pengunjung berbentuk grafik dalam rentang waktu tertentu, sehingga dapat diketahui kepadatan pengunjung obyek wisata pada waktu tertentu. 6. Kesimpulan dan Saran 6.1 Kesimpulan a. Aplikasi penghitung jumlah pengunjung obyek wisata dengan webcam telah berhasil diimplementasikan dengan metode deteksi gerak pada video secara real time menggunakan komponen Vision Lab VCL 4.5. b. Jumlah pengunjung yang masuk maupun yang keluar dapat diketahui sehingga jumlah orang yang masih ada di dalam obyek wisata dapat terdeteksi. c. Aplikasi ini dapat menggantikan sistem penghitungan pengunjung secara manual yang dilakukan pegawai pada pintu masuk obyek wisata, sehingga dapat mengurangi kebutuhan tenaga pegawai. d. Aplikasi ini juga dapat menampilkan frekuensi jumlah pengunjung dalam bentuk grafik sehingga dapat diketahui kepadatan pengunjung obyek wisata pada waktu tertentu. (a) Tampilan Grafik Frekuensi Jumlah Pengunjung Masuk 6.2 Saran a. Untuk pengembangan aplikasi dapat ditambahkan fungsi untuk membedakan objek yang lewat, apakah yang lewat adalah manusia atau bukan. b. Aplikasi ini masih menggunakan sistem standalone karena menggunakan 1 pintu masuk dan 1 pintu keluar, sehingga perlu dikembangkan menggunakan sistem client-server untuk penerapan pada obyek wisata yang memiliki pintu masuk atau pintu keluar lebih dari satu pada lokasi loket yang berbeda. c. Perlu dikembangkan sistem pemantau tingkat kepadatan pengunjung pada pintu masuk dan pintu keluar yaitu dengan bantuan kamera CCTV, Ip Camera atau perangkat pendukung perekaman yang lain. (b) Tampilan Grafik Frekuensi Jumlah Pengunjung Keluar Gambar 10. Tampilan Grafik Frekuensi Jumlah Pengunjung 427

7 DAFTAR PUSTAKA Balza Achmad, Kartika Firdausy, 2005, Teknik Pengolahan Citra Digital Menggunakan Delphi, Ardi Publishing. Enggar Nilamsari, 2008, Penghitung Jumlah Orang Lewat Dengan Metode Normalized Sum-Squared Differences (NSSD),http://digilib.its.ac.id/public/I TS-Undergraduate-9302-Paper.pdf Fadlisyah, Rizal, 2011, Pemrograman Computer Vision Pada Video Menggunakan Delphi + Vision Lab VCL 4.0.1, Graha Ilmu. Rinaldi Munir, 2004, Pengolahan Citra Digital dengan Pendekatan Algoritmik, Informatika Bandung. Sudianto Lande, Resmana Lim, Kartika Gunadi, Chandra K, 2004, Program Penghitung Orang Lewat Menggunakan Webcam, Jurnal Informatika Vol. 5, No. 2, Nopember r+vision&submit=search 428

SISTEM PENJEJAK POSISI OBYEK BERBASIS UMPAN BALIK CITRA

SISTEM PENJEJAK POSISI OBYEK BERBASIS UMPAN BALIK CITRA SISTEM PENJEJAK POSISI OBYEK BERBASIS UMPAN BALIK CITRA Syahrul 1, Andi Kurniawan 2 1,2 Jurusan Teknik Komputer, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia Jl. Dipati Ukur No.116,

Lebih terperinci

PROGRAM PENGHITUNG JUMLAH ORANG LEWAT MENGGUNAKAN WEBCAM

PROGRAM PENGHITUNG JUMLAH ORANG LEWAT MENGGUNAKAN WEBCAM PROGRAM PENGHITUNG JUMLAH ORANG LEWAT MENGGUNAKAN WEBCAM (Sudianto Lande et al.) PROGRAM PENGHITUNG JUMLAH ORANG LEWAT MENGGUNAKAN WEBCAM Sudianto Lande Universitas Kristen Indonesia Paulus Perintis Kemerdekaan

Lebih terperinci

Sistem Moving Detection dan Image Stabilizer pada Sistem Pengaman Lingkungan Menggunakan Kamera

Sistem Moving Detection dan Image Stabilizer pada Sistem Pengaman Lingkungan Menggunakan Kamera Sistem Moving Detection dan Image Stabilizer pada Sistem Pengaman Lingkungan Menggunakan Kamera Zahir arsya #1, Eru Puspita #2, Ronny Susetyoko #3 # Jurusan Teknik Elektronika, Politeknik Elektronika Negeri

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI ALAT PELINDUNG DIRI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IMAGE PROCESSING

PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI ALAT PELINDUNG DIRI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IMAGE PROCESSING PERANCANGAN SISTEM PENDETEKSI ALAT PELINDUNG DIRI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IMAGE PROCESSING 1 Rucitra Danny Anindita dan Arief Rahman Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH TOMAT MENGGUNAKAN METODA BACKPROPAGATION

IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH TOMAT MENGGUNAKAN METODA BACKPROPAGATION IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH TOMAT MENGGUNAKAN METODA BACKPROPAGATION Dila Deswari [1], Hendrick, MT. [2], Derisma, MT. [3] Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas [1][3]

Lebih terperinci

Bab III Perangkat Pengujian

Bab III Perangkat Pengujian Bab III Perangkat Pengujian Persoalan utama dalam tugas akhir ini adalah bagaimana mengimplementasikan metode pengukuran jarak menggunakan pengolahan citra tunggal dengan bantuan laser pointer dalam suatu

Lebih terperinci

ANALISIS UNJUK KERJA MEDIAN FILTER PADA CITRA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS CITRA

ANALISIS UNJUK KERJA MEDIAN FILTER PADA CITRA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS CITRA ANALISIS UNJUK KERJA MEDIAN FILTER PADA CITRA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS CITRA Indrawati Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh-Medan Km. 280 Buketrata-Lhokseumawe

Lebih terperinci

PENGHITUNG JUMLAH MOBIL MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN INPUT VIDEO DIGITAL

PENGHITUNG JUMLAH MOBIL MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN INPUT VIDEO DIGITAL PENGHITUNG JUMLAH MOBIL MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN INPUT VIDEO DIGITAL Mawaddah Aynurrohmah, Andi Sunyoto STMIK AMIKOM Yogyakarta email : andi@amikom.ac.id Abstraksi Perkembangan teknologi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tujuan, ruang lingkup, dan sistematika penulisan laporan dari Tugas Akhir ini.

BAB I PENDAHULUAN. tujuan, ruang lingkup, dan sistematika penulisan laporan dari Tugas Akhir ini. BAB I PENDAHULUAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang, permasalahan, tujuan, ruang lingkup, dan sistematika penulisan laporan dari Tugas Akhir ini. 1.1 LATAR BELAKANG Bagi para pengusaha

Lebih terperinci

Implementasi Sistem Pendeteksi Gerakan dengan Motion Detection pada Kamera Video Menggunakan AForge.NET

Implementasi Sistem Pendeteksi Gerakan dengan Motion Detection pada Kamera Video Menggunakan AForge.NET JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 3, No. 2, (2014) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) 1 Implementasi Sistem Pendeteksi Gerakan dengan Motion Detection pada Kamera Video Menggunakan AForge.NET Muhammad Redha, Dwi

Lebih terperinci

PENERAPAN METODE SOBEL UNTUK PENGUKURAN TINGGI BADAN MENGGUNAKAN WEBCAM

PENERAPAN METODE SOBEL UNTUK PENGUKURAN TINGGI BADAN MENGGUNAKAN WEBCAM PENERAPAN METODE SOBEL UNTUK PENGUKURAN TINGGI BADAN MENGGUNAKAN WEBCAM Ade Noversi Putra, Agus Basukesti, Dwi Nugraheny Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta informatika@stta.ac.id

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Perancangan sistem dimulai dari penempatan posisi kamera dengan posisi yang

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Perancangan sistem dimulai dari penempatan posisi kamera dengan posisi yang 23 BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Deskripsi Sistem Perancangan sistem dimulai dari penempatan posisi kamera dengan posisi yang sesuai kemudian dihubungkan dengan komputer yang akan mengolah gambar seperti

Lebih terperinci

OPTIMASI WEBCAM SEBAGAI MEDIA INPUT BAGI PENGISIAN FIELD BER-TIPE IMAGE

OPTIMASI WEBCAM SEBAGAI MEDIA INPUT BAGI PENGISIAN FIELD BER-TIPE IMAGE OPTIMASI WEBCAM SEBAGAI MEDIA INPUT BAGI PENGISIAN FIELD BER-TIPE IMAGE Paskalis Andrianus Nani Universitas Katolik Widya Mandira Email: andhythegreat@gmail.com ABSTRAK Pemanfaatan gambar/citra sebagai

Lebih terperinci

REKAYASA SISTEM PENGAMANAN RUANG BERBASIS VIDEO

REKAYASA SISTEM PENGAMANAN RUANG BERBASIS VIDEO Jurnal Computech & Bisnis, Vol. 3, No. 2, Desember 2009, 84-92 ISSN Rekayasa 1978-9629 Sistem Pengamanan Ruang Berbasis Video...(Bambang S & Ade H) REKAYASA SISTEM PENGAMANAN RUANG BERBASIS VIDEO Bambang

Lebih terperinci

Web SCADA untuk Mengendalikan Miniatur Pintu Air

Web SCADA untuk Mengendalikan Miniatur Pintu Air Web SCADA untuk Mengendalikan Miniatur Pintu Air Iwan Handoyo Putro 1), Handy Wicaksono 2), Abdinata Payung Allo 3) 1,2,3) Jurusan Teknik Elektro, Universitas Kristen Petra Surabaya Siwalankerto 121-131

Lebih terperinci

PERANCANGAN PROGRAM PINTU OTOMATIS MENGGUNAKAN WEB- CAM DENGAN METODA NORMALIZED SUM-SQUARED DIFFERENCES (NSSD) Janson Wiguna ABSTRAK

PERANCANGAN PROGRAM PINTU OTOMATIS MENGGUNAKAN WEB- CAM DENGAN METODA NORMALIZED SUM-SQUARED DIFFERENCES (NSSD) Janson Wiguna ABSTRAK PERANCANGAN PROGRAM PINTU OTOMATIS MENGGUNAKAN WEB- CAM DENGAN METODA NORMALIZED SUM-SQUARED DIFFERENCES (NSSD) Janson Wiguna 0600672896 ABSTRAK Pada perkembangan jaman di mana dibutuhkan kepraktisan dalam

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. melacak badan manusia. Dimana hasil dari deteksi atau melacak manusia itu akan

BAB III METODE PENELITIAN. melacak badan manusia. Dimana hasil dari deteksi atau melacak manusia itu akan BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Model Pengembangan Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk membuat sebuah aplikasi untuk mengatur kontras pada gambar secara otomatis. Dan dapat meningkatkan kualitas citra

Lebih terperinci

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2012) 1-6 1

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2012) 1-6 1 JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2012) 1-6 1 Rancang Bangun Sistem Pemantau Ruangan Berbasis Multi Kamera untuk Smartphone Android pada Jaringan Pikonet yang Adaptif terhadap Perubahan Situasi Ruangan

Lebih terperinci

APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH WAJAH DALAM SEBUAH CITRA DIGITAL BERDASARKAN SEGMENTASI WARNA KULIT

APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH WAJAH DALAM SEBUAH CITRA DIGITAL BERDASARKAN SEGMENTASI WARNA KULIT MAKALAH SEMINAR TUGAS AKHIR APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH WAJAH DALAM SEBUAH CITRA DIGITAL BERDASARKAN SEGMENTASI WARNA KULIT Rizki Salma*, Achmad Hidayatno**, R. Rizal Isnanto** 1 Sistem deteksi wajah, termasuk

Lebih terperinci

TEKNIK PENGKERANGKAAN CITRA DIGITAL MEMPERGUNAKAN ALGORITMA STENTIFORD PADA INPUT CITRA DOKUMEN TEKS JAWA

TEKNIK PENGKERANGKAAN CITRA DIGITAL MEMPERGUNAKAN ALGORITMA STENTIFORD PADA INPUT CITRA DOKUMEN TEKS JAWA 55 TEKNIK PENGKERANGKAAN CITRA DIGITAL MEMPERGUNAKAN ALGORITMA STENTIFORD PADA INPUT CITRA DOKUMEN TEKS JAWA A. Rudatyo Himamunanto, Elisabeth Kaka Kole Fakultas Sains dan Komputer, Universitas Kristen

Lebih terperinci

APLIKASI PENGAMAN BRANKAS DENGAN FACE DETECTION

APLIKASI PENGAMAN BRANKAS DENGAN FACE DETECTION APLIKASI PENGAMAN BRANKAS DENGAN FACE DETECTION TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Pendidikan Diploma III Program Studi DIII Instrumentasi dan Elektronika Jurusan Fisika Disusun Oleh

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring perkembangan teknologi yang amat pesat, menuntut pula adanya otomatisasi dan efisiensi dalam memperoleh informasi. Hal ini didukung pula oleh perkembangan mobile

Lebih terperinci

JURNAL SISTEM PENENTUAN HARGA PERCETAKAN FOTO DIGITAL MENGGUNAKAN FUZZY TSUKAMOTO DI ALIEF COMPUTER KOTA KEDIRI

JURNAL SISTEM PENENTUAN HARGA PERCETAKAN FOTO DIGITAL MENGGUNAKAN FUZZY TSUKAMOTO DI ALIEF COMPUTER KOTA KEDIRI JURNAL SISTEM PENENTUAN HARGA PERCETAKAN FOTO DIGITAL MENGGUNAKAN FUZZY TSUKAMOTO DI ALIEF COMPUTER KOTA KEDIRI PRICING SYSTEM USING DIGITAL PHOTO PRINTING ON FUZZY TSUKAMOTO ALIEF COMPUTER KEDIRI Oleh:

Lebih terperinci

Pendeteksian Arah Jalan pada Gps Googlemaps sebagai Navigasi Mobil Tanpa Pengemudi

Pendeteksian Arah Jalan pada Gps Googlemaps sebagai Navigasi Mobil Tanpa Pengemudi JURNAL TEKNIK ITS Vol. 6, No. 1, (2017) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) F 201 Pendeteksian Arah Jalan pada Gps Googlemaps sebagai Navigasi Mobil Tanpa Pengemudi Hendijanto Dian Pradikta dan Arif Wahyudi

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN. Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN Pada dasarnya perancangan sistem yang dibuat oleh peneliti adalah mengenai perancangan software. Software yang dimaksud adalah aplikasi database yang digunakan untuk menyimpan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mampu mengubah manusia, dari cara pandang seseorang atas sesuatu hingga cara

BAB I PENDAHULUAN. mampu mengubah manusia, dari cara pandang seseorang atas sesuatu hingga cara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Computer vision, layaknya mata sebagai indra penglihatan pada manusia, juga mampu mengubah manusia, dari cara pandang seseorang atas sesuatu hingga cara seseorang berinteraksi

Lebih terperinci

DETEKSI KEBAKARAN BERBASIS WEBCAM SECARA REALTIME DENGAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

DETEKSI KEBAKARAN BERBASIS WEBCAM SECARA REALTIME DENGAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DETEKSI KEBAKARAN BERBASIS WEBCAM SECARA REALTIME DENGAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Ari Sutrisna Permana 1, Koredianto Usman 2, M. Ary Murti 3 Jurusan Teknik Elektro - Institut Teknologi Telkom - Bandung

Lebih terperinci

KONVERSI DATABASE ACCESS KE SQL SERVER

KONVERSI DATABASE ACCESS KE SQL SERVER Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 KONVERSI DATABASE ACCESS KE SQL SERVER Teknik ini sangat bermanfaat ketika anda akan melakukan migrasi database dari Ms.Access ke database SQL Server dengan berbagai alasan.

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN SISTEM. mendeteksi tempat parkir yang telah selesai dibuat. Dimulai dari pengambilan

BAB IV PENGUJIAN SISTEM. mendeteksi tempat parkir yang telah selesai dibuat. Dimulai dari pengambilan BAB IV PENGUJIAN SISTEM Pengujian sistem yang dilakukan merupakan pengujian terhadap program mendeteksi tempat parkir yang telah selesai dibuat. Dimulai dari pengambilan citra dari webcam, pengolahan citra

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan Juli 2014 sampai Februari 2015.

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan Juli 2014 sampai Februari 2015. 32 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan Juli 2014 sampai Februari 2015. Pembuatan alat dilaksanakan di Laboratorium Elektronika & Instrumentasi

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI 7 BAB II LANDASAN TEORI II.1. Tinjauan Pustaka Setelah penulis menelaah beberapa tugas akhir yang telah dibuat sebelumnya, terdapat beberapa tugas akhir yang membuat aplikasi multimedia seperti audio dan

Lebih terperinci

KOMPRESI VIDEO SECARA REAL TIME DENGAN MENGGUNAKAN MPEG METHOD (STUDI KASUS PADA VIDEO YANG DIAMBIL MELALUI WEBCAM)

KOMPRESI VIDEO SECARA REAL TIME DENGAN MENGGUNAKAN MPEG METHOD (STUDI KASUS PADA VIDEO YANG DIAMBIL MELALUI WEBCAM) KOMPRESI VIDEO SECARA REAL TIME DENGAN MENGGUNAKAN MPEG METHOD (STUDI KASUS PADA VIDEO YANG DIAMBIL MELALUI WEBCAM) ARIS MUNANDAR Jurusan Teknik Informatika, Fakultas teknik dan imu Komputer, Universitas

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN APLIKASI CITRA DIGITAL UNTUK MENGUBAH CITRA GREYSCALE MENJADI CITRA BERWARNA

PENGEMBANGAN APLIKASI CITRA DIGITAL UNTUK MENGUBAH CITRA GREYSCALE MENJADI CITRA BERWARNA PENGEMBANGAN APLIKASI CITRA DIGITAL UNTUK MENGUBAH CITRA GREYSCALE MENJADI CITRA BERWARNA Oleh I Made Agus Wirahadi Putra, 0815051008 Jurusan Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Kejuruan,

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN APLIKASI CITRA DIGITAL UNTUK MENGUBAH CITRA GREYSCALE MENJADI CITRA BERWARNA

PENGEMBANGAN APLIKASI CITRA DIGITAL UNTUK MENGUBAH CITRA GREYSCALE MENJADI CITRA BERWARNA PENGEMBANGAN APLIKASI CITRA DIGITAL UNTUK MENGUBAH CITRA GREYSCALE MENJADI CITRA BERWARNA Oleh I Made Agus Wirahadi Putra, 0815051008 Jurusan Pendidikan Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Kejuruan,

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan user mengenai

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM. Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan user mengenai BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1. Perancangan Sistem Tujuan dari perancangan sistem adalah untuk memenuhi kebutuhan user mengenai gambaran yang jelas tentang perancangan sistem yang akan dibuat serta diimplementasikan.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pesatnya perkembangan teknologi saat ini menjadi umpan bagi para ahli untuk mencetuskan terobosan-terobosan baru berbasis teknologi canggih. Terobosan ini diciptakan

Lebih terperinci

SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON

SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON Jurnal Informatika Mulawarman Vol. 7 No. 3 Edisi September 2012 105 SISTEM PENGENALAN KARAKTER DENGAN JARINGAN SYARAF TIRUAN ALGORITMA PERCEPTRON Anindita Septiarini Program Studi Ilmu Komputer FMIPA,

Lebih terperinci

Database Access untuk Multi User

Database Access untuk Multi User Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Database Access untuk Multi User Mengaktifkan file dan printer sharing 1. Aktifkan CONTROL PANEL di server 2. Double klik NETWORK CONNECTION 3. Klik kanan LOCAL AREA CONNECTION

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Augmented Reality menjadi semakin luas. Teknologi Computer Vision berperan

BAB 1 PENDAHULUAN. Augmented Reality menjadi semakin luas. Teknologi Computer Vision berperan BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi Augmented Reality dapat memvisualisasikan dengan baik model 3 dimensi, video, paparan area, maupun animasi 3 dimensi dengan hanya membutuhkan deteksi visual

Lebih terperinci

Human Detection Menggunakan Metode Histogram Of Oriented Gradients

Human Detection Menggunakan Metode Histogram Of Oriented Gradients Human Detection Menggunakan Metode Histogram Of Oriented Gradients HUMAN DETECTION MENGGUNAKAN METODE HISTOGRAM OF ORIENTED GRADIENTS (HOG) BERBASIS OPEN_CV Kusno Suryadi, Supriyanto Sikumbang Teknik Elektro,

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 44 BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1. Analisis Sistem Pada bagian ini akan dibahas tentang perancangan sistem keamanan yang akan dibuat. Secara garis besar sistem pengamanan yang dibuat terdiri dari

Lebih terperinci

MENGUBAH SMARTPHONE MENJADI CCTV

MENGUBAH SMARTPHONE MENJADI CCTV MENGUBAH SMARTPHONE MENJADI CCTV Sakrodin Sakrodinoding23@gmail.com Abstrak Kamera CCTV, keberadaannya sangat berguna untuk mengawasi keadaan lingkungan sekitar, tentunya ini sangat membantu dalam hal

Lebih terperinci

Implementasi Media Pembelajaran Transformasi Wavelet Pada Matakuliah Pengolahan Citra Berbasis Multimedia

Implementasi Media Pembelajaran Transformasi Wavelet Pada Matakuliah Pengolahan Citra Berbasis Multimedia Implementasi Media Pembelajaran Transformasi Wavelet Pada Matakuliah Pengolahan Citra Berbasis Multimedia 1 Caswito, 2 Murinto (0510077302) 1,2 Program Studi Teknik Informatika Universitas Ahmad Dahlan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Kerangka Pikir Pengenalan wajah merupakan suatu teknologi dalam dunia kecerdasan buatan agar komputer dapat meniru kemampuan otak manusia dalam mendeteksi dan mengenali

Lebih terperinci

Kata Pengantar.. i. Daftar Isi.. ii. Cara Menggunakan CD Pendukung... Bab 1 Pendahuluan Memulai Visual Basic... 1

Kata Pengantar.. i. Daftar Isi.. ii. Cara Menggunakan CD Pendukung... Bab 1 Pendahuluan Memulai Visual Basic... 1 ii DAFTAR ISI Hal Kata Pengantar.. i Daftar Isi.. ii Cara Menggunakan CD Pendukung... iii Bab 1 Pendahuluan... 1 1.1 Memulai Visual Basic... 1 1.2 Pengenalan Komponen Dasar Visual Basic 6.0... 2 1.3 Bekerja

Lebih terperinci

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Laporan Berbentuk Kolom Dengan Crystal Report 1. Membuat laporan berbentuk kolom (ambil database yang jumlah recordnya agak banyak) cara pembuatannya adalah sebagai

Lebih terperinci

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Laporan Crystal Report Dengan Database Sql Server Salah satu caranya adalah sebagai berikut : Membuat DSN terlebih dahulu Klik menu start Pilih control panel Klik dua

Lebih terperinci

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM BAB 3 PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisis Sistem Untuk memulai membangun suatu program aplikasi berupa aplikasi mengenai kamus digital istilah bidang IT, penulis terlebih dahulu merencanakan alur kerja berdasarkan

Lebih terperinci

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & PENDIDIKAN ISSN : VOL. 3 NO. 1 MARET 2011

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & PENDIDIKAN ISSN : VOL. 3 NO. 1 MARET 2011 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM PENGENALAN GAMBAR KATA DAN BILANGAN DENGAN KELUARAN SUARA Muhammad Ilhamdi Rusydi 1 Hendra Syahputra 2 ABSTRACT The development of computer technology has triggered

Lebih terperinci

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Laporan Berbentuk Grafik

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Laporan Berbentuk Grafik Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Laporan Berbentuk Grafik Oleh : Uus Rusmawan Hal - 2 Oleh : Uus Rusmawan Hal - 3 Oleh : Uus Rusmawan Hal - 4 Oleh : Uus Rusmawan Hal - 5 Oleh : Uus Rusmawan Hal - 6

Lebih terperinci

IDENTIFIKASI DAN TRACKING OBJEK BERBASIS IMAGE PROCESSING SECARA REAL TIME

IDENTIFIKASI DAN TRACKING OBJEK BERBASIS IMAGE PROCESSING SECARA REAL TIME IDENTIFIKASI DAN TRACKING OBJEK BERBASIS IMAGE PROCESSING SECARA REAL TIME Hendy Mulyawan, M Zen Hadi Samsono, Setiawardhana Jurusan Telekomunkasi - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi

Lebih terperinci

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Konversi Database Access Ke My Sql Ketika anda membuat aplikasi database menggunakan ms. Access dan anda mulai menyadari beberapa keterbatasan ms. Access, dan anda memutuskan

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI UNTUK MENDESAIN KARTU UCAPAN

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI UNTUK MENDESAIN KARTU UCAPAN PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI UNTUK MENDESAIN KARTU UCAPAN Rudy Adipranata 1, Liliana 2, Gunawan Iteh Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Informatika, Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai latar belakang, permasalahan, tujuan dan ruang lingkup, dan sistematika penulisan laporan dari tesis ini. 1.1 Latar Belakang Di tempat umum seperti

Lebih terperinci

KAMERA PENDETEKSI GERAK MENGGUNAKAN MATLAB 7.1. Nugroho hary Mindiar,

KAMERA PENDETEKSI GERAK MENGGUNAKAN MATLAB 7.1. Nugroho hary Mindiar, KAMERA PENDETEKSI GERAK MENGGUNAKAN MATLAB 7.1 Nugroho hary Mindiar, 21104209 Mahasiswa Sarjana Strata Satu (S1) Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Gunadarma mindiar@yahoo.com

Lebih terperinci

SISTEM PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN NEURO-WAVELET

SISTEM PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN NEURO-WAVELET SISTEM PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN NEURO-WAVELET Benni Agung Nugroho, Irna Wijayanti dan Agus Widayanti Jurusan Teknik Informatika, Politeknik Kediri e-mail : benni.nugroho@gmail.com Abstrak Sistem pengenalan

Lebih terperinci

BAB 15 PROTOTIPE. Bekerja dengan Model Pertama

BAB 15 PROTOTIPE. Bekerja dengan Model Pertama BAB 15 PROTOTIPE Bekerja dengan Model Pertama 15.1. PENDAHULUAN Siapapun yang pernah menyelesaikan proyek software akan sependapat, bahwa masalah pertama adalah memperoleh kebutuhan dari user. Permasalahan

Lebih terperinci

PERANCANGAN PENGATURAN SISTEM TRAFFIC LIGHT DENGAN WEBCAM DINAMIS (PENGUKURAN KEPADATAN DENGAN CITRA DIGITAL) TUGAS AHIR OLEH : Samuel Christian

PERANCANGAN PENGATURAN SISTEM TRAFFIC LIGHT DENGAN WEBCAM DINAMIS (PENGUKURAN KEPADATAN DENGAN CITRA DIGITAL) TUGAS AHIR OLEH : Samuel Christian PERANCANGAN PENGATURAN SISTEM TRAFFIC LIGHT DENGAN WEBCAM DINAMIS (PENGUKURAN KEPADATAN DENGAN CITRA DIGITAL) TUGAS AHIR OLEH : Samuel Christian 05.50.0020 PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNOLOGI

Lebih terperinci

APLIKASI KENDALI PENGAYUN BAYI OTOMATIS BERBASIS RASPBERRY PI

APLIKASI KENDALI PENGAYUN BAYI OTOMATIS BERBASIS RASPBERRY PI APLIKASI KENDALI PENGAYUN BAYI OTOMATIS BERBASIS RASPBERRY PI Tantri Windya Sari 1, Anang Sularsa 2, Marlindia Ike Sari 3 1,2,3 Fakultas Ilmu Terapan - Universitas Telkom Bandung 1 windya.tantri@yahoo.co.id,

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 LOKASI PENELITIAN DAN WAKTU PENELITIAN Data-data tentang pembuatan sistem lalu lintas ini dilakukan di daerah Sidoarjo, terutama di jalan raya RSUD Sidoarjo. Waktu penelitian

Lebih terperinci

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 159 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Maret 2005 Sinopsis singkat:

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 159 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Maret 2005 Sinopsis singkat: Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 159 hlm Harga: Rp 34.800 Terbit pertama: Maret 2005 Sinopsis singkat: Buku ini berisi pembahasan mengenai pengembangan aplikasi database Client-Server dengan Visual

Lebih terperinci

Rancang Bangun Sistem Pelacakan Obyek Menggunakan CCTV dan Webcam. Kampus ITS, Surabaya

Rancang Bangun Sistem Pelacakan Obyek Menggunakan CCTV dan Webcam. Kampus ITS, Surabaya Rancang Bangun Sistem Pelacakan Obyek Menggunakan CCTV dan Webcam Choirul Umul Islami 1, Mike Yuliana 2, Akuwan Shaleh 2 1 Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Jurusan Teknik Telekomunikasi

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN 3.1 Analisa Sistem Tahapan analisa merupakan tahapan awal dalam perekayasaan perangkat lunak. Pada tahapan ini menjelaskan apa yang dilakukan sistem, siapa yang menggunakannya

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan September 2011 s/d bulan Februari

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan September 2011 s/d bulan Februari 48 III. METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan September 2011 s/d bulan Februari 2012. Pembuatan dan pengambilan data dilaksanakan di Laboratorium

Lebih terperinci

SISTEM PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN WEBCAM UNTUK ABSENSI DENGAN METODE TEMPLATE MATCHING

SISTEM PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN WEBCAM UNTUK ABSENSI DENGAN METODE TEMPLATE MATCHING SISTEM PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN WEBCAM UNTUK ABSENSI DENGAN METODE TEMPLATE MATCHING Mohamad Aditya Rahman, Ir. Sigit Wasista, M.Kom Jurusan Teknik Elektronika, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

Lebih terperinci

APLIKASI PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN PROSES PERKALIAN DAN PEMBAGIAN UNTUK PENGGESERAN BIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE BITSHIFT OPERATORS

APLIKASI PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN PROSES PERKALIAN DAN PEMBAGIAN UNTUK PENGGESERAN BIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE BITSHIFT OPERATORS APLIKASI PENGOLAHAN CITRA DIGITAL DENGAN PROSES PERKALIAN DAN PEMBAGIAN UNTUK PENGGESERAN BIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE BITSHIFT OPERATORS Apri 1, Herlina 2, Ade 3 1,2 Jurusan Teknik Informatika Sekolah

Lebih terperinci

KONVERSI DATABASE SQL SERVER KE

KONVERSI DATABASE SQL SERVER KE Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 KONVERSI DATABASE SQL SERVER KE EXCEL Sebagian besar pengguna komputer lebih banyak mengenal excel dari pada sql server, oleh karena itu jika anda sebagai database administrator

Lebih terperinci

MONITORING RUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN DUA CAMERA BERBASIS PEMROGRAMAN DELPHI

MONITORING RUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN DUA CAMERA BERBASIS PEMROGRAMAN DELPHI MONITORING RUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN DUA CAMERA BERBASIS PEMROGRAMAN DELPHI TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Syarat-syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Teknik pada Fakultas Teknik Jurusan

Lebih terperinci

Fokus kami adalah pada akses jarak jauh dan kontrol kamera setiap saat. Dynamic Transcoding

Fokus kami adalah pada akses jarak jauh dan kontrol kamera setiap saat. Dynamic Transcoding Fokus kami adalah pada akses jarak jauh dan kontrol kamera setiap saat Dynamic Transcoding 2 Dynamic Transcoding Akses jarak jauh dan kontrol kamera kapan pun dan di mana pun Penggunaan bandwidth terbatas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Akhir akhir ini teknologi yang berbasis " Sound and Video Capture Device " telah banyak berkembang. Para ilmuwan ataupun perusahaan yang bergerak di bidang IT memanfaatkan

Lebih terperinci

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Cara Menangani Error Jika Data Laporan Tidak Tampil Hal ini biasanya diakibatkan oleh format tanggal yang tidak sesuai. Crystal Report secara default menyimpan data tanggal

Lebih terperinci

ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA METODE IMAGE AVERAGING BERDASARKAN MEAN DAN MEDIAN PADA PENENTUAN GOLONGAN DARAH MANUSIA

ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA METODE IMAGE AVERAGING BERDASARKAN MEAN DAN MEDIAN PADA PENENTUAN GOLONGAN DARAH MANUSIA ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA METODE IMAGE AVERAGING BERDASARKAN MEAN DAN MEDIAN PADA PENENTUAN GOLONGAN DARAH MANUSIA Murinto, Eko Aribowo, Lidya Puspa Harleni Program Studi Teknik Informatika Universitas

Lebih terperinci

TRACKING OBJECT MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING BERBASIS STEREO VISION

TRACKING OBJECT MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING BERBASIS STEREO VISION TRACKING OBJECT MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING BERBASIS STEREO VISION Indra Pramana, M Zen Hadi Samsono, Setiawardhana Jurusan Telekomunkasi - Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Institut Teknologi

Lebih terperinci

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN

UKDW BAB 1 PENDAHULUAN BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Manusia hidup di dunia ini tidak akan pernah terlepas dari yang namanya suatu karya seni, salah satunya seni musik. Pada musik terdapat banyak nada, dan banyak

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang sangat pesat pada kehidupan kita saat ini, khususnya pada bidang elektronika dan telekomunikasi. Hal ini

Lebih terperinci

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN BAB V IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 5.1 Kebutuhan Implementasi Tahap implementasi merupakan kelanjutan dari kegiatan perancangan sistem dan dapat dipandang sebagai suatu usaha dalam mewujudkan sistem yang

Lebih terperinci

COMPUTER VISION UNTUK PENGHITUNGAN JARAK OBYEK TERHADAP KAMERA

COMPUTER VISION UNTUK PENGHITUNGAN JARAK OBYEK TERHADAP KAMERA Seminar Nasional Teknologi Terapan SNTT 2013 (26/10/2013) COMPUTER VISION UNTUK PENGHITUNGAN JARAK OBYEK TERHADAP KAMERA Isnan Nur Rifai *1 Budi Sumanto *2 Program Diploma Elektronika & Instrumentasi Sekolah

Lebih terperinci

1. PENDAHULUAN Bidang perindustrian merupakan salah satu bidang yang juga banyak menggunakan kecanggihan teknologi, walaupun pada beberapa bagian, mas

1. PENDAHULUAN Bidang perindustrian merupakan salah satu bidang yang juga banyak menggunakan kecanggihan teknologi, walaupun pada beberapa bagian, mas PENGKLASIFIKASIAN KUALITAS KERAMIK BERDASARKAN EKSTRAKSI FITUR TEKSTUR STATISTIK Yogi Febrianto yoefanto@gmail.com Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma Jl. Margonda

Lebih terperinci

Fokus kami adalah memberi tahu Anda bila perlu dan membantu mengambil data yang tepat dalam waktu singkat. Analisis Video Pintar

Fokus kami adalah memberi tahu Anda bila perlu dan membantu mengambil data yang tepat dalam waktu singkat. Analisis Video Pintar Fokus kami adalah memberi tahu Anda bila perlu dan membantu mengambil data yang tepat dalam waktu singkat. Analisis Video Pintar Penambahan penginderaan dan struktur Bila memerlukan pengawasan video, yang

Lebih terperinci

SISTEM MONITORING KELEMBABAN TEMBAKAU BERBASIS BORLAND DELPHI 7.0

SISTEM MONITORING KELEMBABAN TEMBAKAU BERBASIS BORLAND DELPHI 7.0 SISTEM MONITORING KELEMBABAN TEMBAKAU BERBASIS BORLAND DELPHI 7.0 TUGAS AKHIR Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Pendidikan Diploma III Program Studi DIII Instrumentasi dan Elektronika Jurusan

Lebih terperinci

Mengubah Posisi Database Dalam Crystal Report

Mengubah Posisi Database Dalam Crystal Report Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Mengubah Posisi Database Dalam Crystal Report Teknik ini digunakan jika program dicopy ke folder lain yang berbeda dari aslinya. CONTOH ASAL C:\PROGRAM BIS DICOPYKAN KE C:\PROGRAM

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Segmentasi citra (image segmentation) merupakan langkah awal pada proses analisa citra yang bertujuan untuk mengambil informasi yang terdapat di dalam suatu citra.

Lebih terperinci

Memanggil Faktur Terakhir Buka file laporan Klik kanan field Faktur Pilih select expert Klik show formula Klik group selection

Memanggil Faktur Terakhir Buka file laporan Klik kanan field Faktur Pilih select expert Klik show formula Klik group selection Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Memanggil Faktur Terakhir Buka file laporan Klik kanan field Faktur Pilih select expert Klik show formula Klik group selection Oleh : Uus Rusmawan Hal - 2 Klik formula editor

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN SISTEM. pada PC yang dihubungkan dengan access point Robotino. Hal tersebut untuk

BAB IV PENGUJIAN SISTEM. pada PC yang dihubungkan dengan access point Robotino. Hal tersebut untuk BAB IV PENGUJIAN SISTEM Pengujian sistem yang dilakukan merupakan pengujian terhadap Robotino dan aplikasi pada PC yang telah selesai dibuat. Dimulai dari menghubungkan koneksi ke Robotino, menggerakan

Lebih terperinci

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP)

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP) GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP) Mata Kuliah: Pengolahan dan Pengenalan Pola; Kode/Bobot : TSK 713/ 2 sks; Deskripsi Mata Kuliah: Mata kuliah ini berisi konsep teori, teknik-teknik dan aplikasi

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI DETEKSI GERAK MENGGUNAKAN TEKNIK AREA SELECTION PADA SISTEM PENGAWAS RUANGAN BERBASIS KAMERA

IMPLEMENTASI DETEKSI GERAK MENGGUNAKAN TEKNIK AREA SELECTION PADA SISTEM PENGAWAS RUANGAN BERBASIS KAMERA IMPLEMENTASI DETEKSI GERAK MENGGUNAKAN TEKNIK AREA SELECTION PADA SISTEM PENGAWAS RUANGAN BERBASIS KAMERA Hasan Nendar S Sairun hasancx@yahoocom Pembimbing I : Nana Juhana, ST, MT Pembimbing II : Irfan

Lebih terperinci

Deteksi Obyek Manusia Pada Basis Data Video Menggunakan Metode Background Subtraction Dan Operasi Morfologi

Deteksi Obyek Manusia Pada Basis Data Video Menggunakan Metode Background Subtraction Dan Operasi Morfologi Deteksi Obyek Manusia Pada Basis Data Video Menggunakan Metode Background Subtraction Dan Operasi Morfologi Khairul Umam 1, Benny Sukma Negara 2 1,2 Teknik Informatika UIN Sultan Syarif Kasim Riau Jl.

Lebih terperinci

PEMBUATAN SOFTWARE MONITORING JUMLAH PRODUKSI KERUPUK MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 7.0

PEMBUATAN SOFTWARE MONITORING JUMLAH PRODUKSI KERUPUK MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 7.0 Berkala Fisika ISSN : 1410-9662 Vol. 14, No. 3, Juli 2011, hal 101-106 PEMBUATAN SOFTWARE MONITORING JUMLAH PRODUKSI KERUPUK MENGGUNAKAN BORLAND DELPHI 7.0 Mirsari Adiyani Christy dan Hernowo Danusaputro

Lebih terperinci

Perancangan Sistem Identifikasi Barcode Untuk Deteksi ID Produk Menggunakan Webcam

Perancangan Sistem Identifikasi Barcode Untuk Deteksi ID Produk Menggunakan Webcam Perancangan Sistem Identifikasi Barcode Untuk Deteksi ID Menggunakan Webcam Albert Haryadi [1], Andrizal,MT [2], Derisma,MT [3] [1] Jurusan Sistem Komputer Fakultas Teknologi Informasi Universitas Andalas,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. pemograman juga mengalami peningkatan kerumitan dan fungsi. Salah satu bidang

BAB 1 PENDAHULUAN. pemograman juga mengalami peningkatan kerumitan dan fungsi. Salah satu bidang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kemajuan dibidang pemograman juga mengalami peningkatan kerumitan dan fungsi. Salah satu bidang yang sedang berkembang

Lebih terperinci

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Database MySql Dengan Script VB 6.0 1. Buka VB 2. Klik menu project >> pilih references 3. Tambahkan library : microsoft activex data objects 2.0 library 4. Buatlah

Lebih terperinci

RATNAWATI J0D

RATNAWATI J0D PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK SISTEM KONTROL OTOMATIS PERMAINAN RAILWAY MENGGUNAKAN BAHASA PEMROGRAMAN BORLAND DELPHI 7.0 TUGAS AKHIR Untuk memenuhi persyaratan menyelesaikan pendidikan Diploma III Disusun

Lebih terperinci

CHAPTER #10 Databinding dengan ADO.NET

CHAPTER #10 Databinding dengan ADO.NET CHAPTER #10 Databinding dengan ADO.NET Setelah pada bab 9 kita belajar tentang koneksi database dengan menggunakan syntaks queri sql, pada bab ini akan dipelajari bagaimana membuat aplikasi database dengan

Lebih terperinci

PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

PENGOLAHAN CITRA DIGITAL PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Aditya Wikan Mahastama mahas@ukdw.ac.id Histogram dan Operasi Dasar Pengolahan Citra Digital 3 UNIV KRISTEN DUTA WACANA GENAP 1213 v2 MAMPIR SEB EN TAR Histogram Histogram citra

Lebih terperinci

BAB III PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Pengantar Perancangan Sistem Pengendalian Lampu Pada Lapangan Bulu

BAB III PERANCANGAN SISTEM. 3.1 Pengantar Perancangan Sistem Pengendalian Lampu Pada Lapangan Bulu BAB III PERANCANGAN SISTEM 3.1 Pengantar Perancangan Sistem Pengendalian Lampu Pada Lapangan Bulu Tangkis Indoor Pada lapangan bulu tangkis, penyewa yang menggunakan lapangan harus mendatangi operator

Lebih terperinci

Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Membuat Laporan Dengan Parameter Membuat parameter pada dasarnya sama dengan membuat laporan dengan kriteria tertentu seperti pada pembahasan point 7.7. Ikutilah langkah-langkah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam kehidupan sehari-hari semakin banyak masalah yang terjadi seiring meningkatnya populasi di daerah perkotaan, akibatnya lalu lintas menjadi lebih padat karena

Lebih terperinci

APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP

APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 13-26 ISSN: 0854-4743 APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP M. Irfan Ashshidiq, M. Andri Setiawan, Fathul Wahid Jurusan Teknik Informatika,

Lebih terperinci

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK BILLING LABORATORIUM INTERNET DI SMA NEGERI 6 BANDUNG BERBASISKAN CLIENT SERVER MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.

PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK BILLING LABORATORIUM INTERNET DI SMA NEGERI 6 BANDUNG BERBASISKAN CLIENT SERVER MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6. PERANCANGAN PERANGKAT LUNAK BILLING LABORATORIUM INTERNET DI SMA NEGERI 6 BANDUNG BERBASISKAN CLIENT SERVER MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0 Oleh : Hendra Gunawan Jurusan Teknik Informatika, STMIK-IM email

Lebih terperinci

APLIKASI PARKIR POLITEKNIK NEGERI BATAM

APLIKASI PARKIR POLITEKNIK NEGERI BATAM APLIKASI PARKIR POLITEKNIK NEGERI BATAM TUGAS AKHIR Oleh: JOHANNES SIDABUTAR 3210801031 Disusun untuk memenuhi syarat kelulusan Program Diploma III Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Batam

Lebih terperinci