APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PENGUNJUNG OBYEK WISATA DENGAN WEBCAM

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PENGUNJUNG OBYEK WISATA DENGAN WEBCAM"

Transkripsi

1 APLIKASI PENGHITUNG JUMLAH PENGUNJUNG OBYEK WISATA DENGAN WEBCAM Oleh : Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. Sudarto, S.H., Tembalang, Semarang Abstrak Penghitungan jumlah pengunjung obyek wisata digunakan untuk mengetahui minat masyarakat terhadap obyek wisata tersebut. Namun karena biasanya penghitungan dilakukan oleh pegawai dengan menggunakan alat counter manual sehingga memungkinkan terjadi kesalahan dalam penghitungan jumlah pengunjung yang masuk, terlebih bila pengunjung datang secara berkelompok atau rombongan. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan penghitungan jumlah pengunjung di suatu obyek wisata karena dilakukan sistem penghitungan secara otomatis yang menerapkan teknologi computer vision dengan menggunakan webcam. Aplikasi dibuat menggunakan pemrograman visual Delphi 7 dengan komponen Vision Lab VCL 4.5 dan database Microsoft Access Aplikasi dapat menampilkan data frame video hasil deteksi gerak dengan webcam secara real time untuk menghitung jumlah pengunjung yang lewat pada pintu masuk dan keluar, sehingga dapat diketahui jumlah pengunjung yang masih berada di dalam obyek wisata dan frekuensi jumlah pengunjung dalam bentuk grafik dalam jangka waktu tertentu. Kata kunci : pengunjung obyek wisata, computer vision, webcam, komponen Vision Lab VCL 4.5, frame video, deteksi gerak, real time 1. Pendahuluan Saat ini, pemanfaatan sensor kamera pada instrumentasi telah cukup meluas, mulai dari penghitungan obyek mikroskopis, pengukuran kecepatan obyek bergerak, dan lain sebagainya ( Sudianto Lande dkk, 2004). Selain itu kamera video juga telah diterapkan untuk kepentingan keamanan. Misalnya seperti di tempat wisata, perkantoran, pertokoan, perpustakaan dan lain sebagainya, menggunakan webcam untuk mengamati keluar masuknya pengunjung di tempat tersebut (Enggar Nilamsari, 2008). Data jumlah pengunjung suatu tempat umum sangat penting. Data tersebut biasanya digunakan untuk laporan perkembangan minat masyarakat terhadap tempat tersebut. Data jumlah pengunjung biasanya didapat secara manual yang memungkinkan terdapat kesalahan dalam penghitungan jumlah pengunjung yang masuk ( Enggar Nilamsari, 2008). Bahkan untuk di tempat umum seperti tempat wisata dengan jumlah pengunjung yang sangat besar tiap harinya apalagi pada hari libur, sangatlah sulit untuk melakukan penghitungan pengunjung secara manual yang dilakukan oleh pegawai dengan menggunakan alat counter manual, terlebih bila pengunjung datang secara berkelompok atau rombongan. Selain itu tidak adanya perhitungan jumlah pengunjung yang keluar, sehingga tidak dapat diketahui jumlah pengunjung yang masih berada di dalam obyek wisata pada waktu tertentu. Oleh karena itu untuk memudahkan penghitungan jumlah pengunjung di suatu obyek wisata diperlukan suatu sistem penghitungan secara otomatis yang menerapkan teknologi computer vision dengan menggunakan webcam. Aplikasi dibuat menggunakan pemrograman visual Delphi 7 dengan komponen Vision Lab VCL 4.5 dan database Microsoft Access Computer Vision Computer vision merupakan proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti akuisisi citra, pengolahan citra, pengenalan dan membuat keputusan. Computer vision 422

2 Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung...Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro mencoba meniru cara kerja sistem visual manusia ( human vision) yang sesungguhnya sangat kompleks. Manusia melihat objek dengan indera penglihatan (mata), lalu citra objek diteruskan ke otak untuk diinterpretasi sehingga manusia mengerti objek apa yang tampak dalam pandangan mata. Hasil interpretasi ini digunakan untuk pengambilan keputusan (Rinaldi Munir, 2004). Untuk itu, computer vision diharapkan memiliki kemampuan tingkat tinggi sebagaimana human visual. Computer vision juga sering didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati atau diobservasi. 3. Vision Lab VCL 4.5 Vision Lab VCL 4.5 merupakan seperangkat komponen VCL dan kumpulan library unik untuk merekam video yang mengimplementasikan fungsi dasar dari computer vision. Komponen tersebut disusun oleh free OpenWire technology yang tersedia pada Vision Lab VCL 4.5 didesain untuk terintegrasi dengan Delphi dan CPP Builder. Saat Vision Lab VCL diinstal maka akan tampil pada komponen pallete Delphi berupa komponen Signal Lab, Audio Lab, Timing Lab, Video Lab, Vision Lab (Fadlisyah dkk, 2011). Komponen pallet Signal Lab berfungsi untuk pemrosesan data histogram. Komponen pallet Audio Lab berfungsi untuk pemrosesan data audio. Komponen pallet Timing Lab berfungsi untuk dasar pengimplementasian clock atau timer untuk komponen VCL yang lain. Komponen pallet Video Lab berfungsi untuk perekaman video, capture gambar, dan visualisasi. Komponen pallet Vision Lab berfungsi untuk perekaman video, capture gambar, dan pengimplementasian dasar computer vision secara fungsional. 4. Gambaran Sistem Secara garis besar, gambaran sistem dari aplikasi penghitung jumlah pengunjung obyek wisata dapat dilihat pada Gambar 1. Pada pintu masuk dan pintu keluar terdapat webcam. Webcam berfungsi untuk melakukan mekanisme perekaman frame gambar orang lewat. Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung Obyek Wisata berfungsi menghitung jumlah orang lewat baik masuk maupun keluar sehingga dapat diketahui jumlah orang yang masih ada di dalam obyek wisata. (a) Pengunjung Melewati Pintu Masuk dan Pintu Keluar (b) Gambaran Sistem Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung Obyek Wisata Gambar 1. Gambaran Penggunaan Aplikasi Penempatan webcam berada di atas pintu masuk dan pintu keluar, tidak bergerak ke segala arah, hanya mengarah ke suatu obyek yang akan diamati yaitu pada 90 terhadap ruas pintu. Pengunjung melewati pintu yang didesain hanya bisa dilewati satu per satu dan antar pengunjung terdapat 423

3 sela atau jeda waktu tertentu yang diatur oleh alat bantu pengatur antrian. Penghitungan yang dilakukan yaitu jumlah orang yang lewat pada pintu masuk dan pintu keluar, menuju dan dari obyek wisata serta tidak berhenti di tengah pintu atau berbalik arah. Pada kasus pengunjung dibawah umur, maka yang dihitung adalah pengunjung yang sudah mampu berjalan kaki. Jadi webcam digunakan untuk mendapatkan data masukan aplikasi penghitung yaitu video atau citra bergerak yang dihasilkan dari perekaman menggunakan webcam pada saat aplikasi dijalankan, kemudian data video yang sedang buffer digunakan oleh aplikasi untuk melakukan proses deteksi gerak pada pintu masuk maupun pintu keluar untuk menentukan jumlah pengunjung yang masuk maupun keluar. Proses deteksi gerak merupakan proses utama dalam perhitungan jumlah orang, dimana proses mendapat inputan berupa aktifasi webcam pada pintu masuk, kemudian pemilihan area dan sensitifitas deteksi gerak pada webcam di masingmasing pintu. Deteksi gerakan dapat dilakukan dengan mencari perbedaan antara dua frame video yang berurutan pada hasil pencitraan menggunakan webcam. Operator perhitungan yang digunakan adalah pengurangan. Terdapat dua kondisi terhadap hasil operasi pengurangan tersebut antara lain, jika ada bagian yang tidak bergerak, maka akan menghasilkan nilai sama dengan nol (0). Jika ada bagian yang bergerak, maka akan menghasilkan nilai tidak sama dengan nol ( 0). C(x,y) = A(x,y) B(x,y) Dengan mengevaluasi nilai selisih tersebut, dapat diketahui pada frame video berurutan tersebut terdapat objek yang bergerak atau tidak (Balza Achmad dkk, 2005). Alur proses pelaksanaan sistem dalam aplikasi ini ditunjukkan oleh Gambar 2. Gambar 2. Alur Proses Aplikasi 5. Implementasi Aplikasi 5.1 Komponen Deteksi gerak Pembuatan aplikasi ini menggunakan komponen Vision Lab VCL 4.5 yaitu komponen utama untuk implementasi fungsi dasar dari computer vision dan juga proses deteksi gerak. Komponenkomponen yang digunakan adalah : Tabel 1. Komponen Vision Lab VCL yang Digunakan Pallete Komponen Simbol VLDSCapture1 VLDSCapture2 VLDraw1 VideoLab VLDraw2 VLGenericFilter1 VLGenericFilter2 VLImageDisplay1 VLImageDisplay2 VisionLab VLMotionDetect1 VLMotionDetect2 424

4 Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung...Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro TimingLab TLWatchDogTimer1 TLWatchDogTimer2 Penempatan komponen-komponen tersebut diletakkan pada form perhitungan jumlah pengunjung yaitu seperti tampilan pada Gambar 3. Gambar 4. Koneksi Antar Komponen untuk Deteksi Gerak pada Pintu Masuk Area tampilan Area tampilan video pintu masuk video pintu keluar Gambar 3. Form Perhitungan Jumlah Pengunjung Adapun penjelasan masing masing koneksi yang digunakan oleh tiap komponen pada Gambar 4 dapat dilihat di Tabel 2. Tabel 2. Fungsi Koneksi Antar Komponen Komponen Vision Lab VCL merupakan komponen yang tersusun oleh free OpenWire technology, yaitu teknologi yang memungkinkan setiap tool dalam komponen tersebut saling berhubungan satu sama lain dengan cara memberi atau mendapat input atau output pada komponen lain. Pada aplikasi ini terdapat dua webcam yang membutuhkan dua proses deteksi gerak yaitu proses deteksi gerak pada pintu masuk dan proses deteksi gerak pada pintu keluar. Gambar 4 menunjukkan koneksi yang digunakan oleh tiap komponen untuk deteksi gerak pada pintu masuk. Sedangkan konfigurasi untuk deteksi gerak pada pintu keluar memiliki konsep koneksi yang sama dengan pintu masuk. 5.2 Basis Data Basis data yang digunakan adalah Microsoft Access 2007 yang dikoneksikan menggunakan data yang disimpan melalui format ODBC Driver pada Delphi 7.0 yaitu menggunakan komponen ADO. Untuk mempermudah pengorganisasian tabel dan data digunakan Item DataModule 425

5 sebagai penampung komponen-komponen basis data mulai dari koneksi, query, dan tabel yang digunakan seperti pada Gambar 5. Gambar 7 menunjukkan posisi awal penampil video real time yang aktif tidak ada deteksi gerakan karena belum ada orang lewat sehingga nilai belum berubah, maka nilai pada panel Status Jumlah Pengunjung masih belum terjadi penambahan. Gambar 5. DataModule Aplikasi Setelah mendapatkan koneksi melalui komponen ADOConnection, maka masingmasing komponen akan mengakses tabel sesuai pada database Microsoft Access yang digunakan. 5.3 Antarmuka Aplikasi Pada proses menampilkan video buffer pintu masuk dan keluar, video ditampilkan dalam ukuran 320 x 240 secara real time dan memiliki sensitifitas terhadap gerakan yang telah diset. Area sensitifitas gerak pada webcam diinterpretasikan dengan matriks kolom dan baris yang mengisi layar tampilan video webcam. Jumlah matriks kolom dan baris tersebut dapat ditentukan oleh user. Setiap titik pada matriks (kolom, baris) memiliki besar sensitifitas masing-masing yang besarnya minimal sama dengan 0 (nol) sampai dengan maksimal sama dengan 9 (sembilan). Semakin besar nilai sensifitas pada tiap titik maka akan semakin sensitif terhadap gerakan. Gambar 6. Konfigurasi Sensitifitas Deteksi Gerak Gambar 7. Tampilan Saat Belum Terjadi Deteksi Gerak Kemudian pada Gambar 8 terdeteksi adanya gerakan yaitu terdapat pengunjung yang lewat melalui pintu masuk sehingga penambahan jumlah pengunjung masuk sebanyak 1 orang dan status jumlah pengunjung di dalam obyek wisata ada 1 orang. Gambar 8. Tampilan Sesudah Terjadi Deteksi Gerak di Pintu Masuk Pada Gambar 9 terdeteksi adanya gerakan yaitu terdapat pengunjung yang lewat melalui pintu keluar sehingga penambahan jumlah pengunjung keluar sebanyak 1 orang dan status jumlah pengunjung di dalam obyek wisata adalah 0 karena sudah tidak ada pengunjung di dalam obyek wisata. 426

6 Aplikasi Penghitung Jumlah Pengunjung...Idhawati Hestiningsih, Tri Raharjo Yudantoro Gambar 9. Tampilan Sesudah Terjadi Deteksi Gerak di Pintu Keluar Gambar 10 (a) dan (b) menunjukkan tampilan untuk melihat frekuensi jumlah pengunjung berbentuk grafik dalam rentang waktu tertentu, sehingga dapat diketahui kepadatan pengunjung obyek wisata pada waktu tertentu. 6. Kesimpulan dan Saran 6.1 Kesimpulan a. Aplikasi penghitung jumlah pengunjung obyek wisata dengan webcam telah berhasil diimplementasikan dengan metode deteksi gerak pada video secara real time menggunakan komponen Vision Lab VCL 4.5. b. Jumlah pengunjung yang masuk maupun yang keluar dapat diketahui sehingga jumlah orang yang masih ada di dalam obyek wisata dapat terdeteksi. c. Aplikasi ini dapat menggantikan sistem penghitungan pengunjung secara manual yang dilakukan pegawai pada pintu masuk obyek wisata, sehingga dapat mengurangi kebutuhan tenaga pegawai. d. Aplikasi ini juga dapat menampilkan frekuensi jumlah pengunjung dalam bentuk grafik sehingga dapat diketahui kepadatan pengunjung obyek wisata pada waktu tertentu. (a) Tampilan Grafik Frekuensi Jumlah Pengunjung Masuk 6.2 Saran a. Untuk pengembangan aplikasi dapat ditambahkan fungsi untuk membedakan objek yang lewat, apakah yang lewat adalah manusia atau bukan. b. Aplikasi ini masih menggunakan sistem standalone karena menggunakan 1 pintu masuk dan 1 pintu keluar, sehingga perlu dikembangkan menggunakan sistem client-server untuk penerapan pada obyek wisata yang memiliki pintu masuk atau pintu keluar lebih dari satu pada lokasi loket yang berbeda. c. Perlu dikembangkan sistem pemantau tingkat kepadatan pengunjung pada pintu masuk dan pintu keluar yaitu dengan bantuan kamera CCTV, Ip Camera atau perangkat pendukung perekaman yang lain. (b) Tampilan Grafik Frekuensi Jumlah Pengunjung Keluar Gambar 10. Tampilan Grafik Frekuensi Jumlah Pengunjung 427

7 DAFTAR PUSTAKA Balza Achmad, Kartika Firdausy, 2005, Teknik Pengolahan Citra Digital Menggunakan Delphi, Ardi Publishing. Enggar Nilamsari, 2008, Penghitung Jumlah Orang Lewat Dengan Metode Normalized Sum-Squared Differences (NSSD),http://digilib.its.ac.id/public/I TS-Undergraduate-9302-Paper.pdf Fadlisyah, Rizal, 2011, Pemrograman Computer Vision Pada Video Menggunakan Delphi + Vision Lab VCL 4.0.1, Graha Ilmu. Rinaldi Munir, 2004, Pengolahan Citra Digital dengan Pendekatan Algoritmik, Informatika Bandung. Sudianto Lande, Resmana Lim, Kartika Gunadi, Chandra K, 2004, Program Penghitung Orang Lewat Menggunakan Webcam, Jurnal Informatika Vol. 5, No. 2, Nopember r+vision&submit=search 428

IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH TOMAT MENGGUNAKAN METODA BACKPROPAGATION

IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH TOMAT MENGGUNAKAN METODA BACKPROPAGATION IDENTIFIKASI KEMATANGAN BUAH TOMAT MENGGUNAKAN METODA BACKPROPAGATION Dila Deswari [1], Hendrick, MT. [2], Derisma, MT. [3] Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas [1][3]

Lebih terperinci

ANALISIS UNJUK KERJA MEDIAN FILTER PADA CITRA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS CITRA

ANALISIS UNJUK KERJA MEDIAN FILTER PADA CITRA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS CITRA ANALISIS UNJUK KERJA MEDIAN FILTER PADA CITRA DIGITAL UNTUK PENINGKATAN KUALITAS CITRA Indrawati Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh-Medan Km. 280 Buketrata-Lhokseumawe

Lebih terperinci

PENDETEKSI DAN VERIFIKASI TANDA TANGAN MENGGUNAKAN METODE IMAGE DOMAIN SPASIAL. Abstrak

PENDETEKSI DAN VERIFIKASI TANDA TANGAN MENGGUNAKAN METODE IMAGE DOMAIN SPASIAL. Abstrak PENDETEKSI DAN VERIFIKASI TANDA TANGAN MENGGUNAKAN METODE IMAGE DOMAIN SPASIAL Annisa Hayatunnufus [1], Andrizal,MT [2], Dodon Yendri,M.Kom [3] Jurusan Sistem Komputer Fakultas Teknologi Informasi Universitas

Lebih terperinci

Fokus kami adalah memberi tahu Anda bila perlu dan membantu mengambil data yang tepat dalam waktu singkat. Analisis Video Pintar

Fokus kami adalah memberi tahu Anda bila perlu dan membantu mengambil data yang tepat dalam waktu singkat. Analisis Video Pintar Fokus kami adalah memberi tahu Anda bila perlu dan membantu mengambil data yang tepat dalam waktu singkat. Analisis Video Pintar Penambahan penginderaan dan struktur Bila memerlukan pengawasan video, yang

Lebih terperinci

www.konsultasivb.com

www.konsultasivb.com Oleh : Uus Rusmawan Hal - 1 Program Ganti Password User Catatan : Anda harus membuat database dan memiliki tabel kasir terlebih dahulu. Field Type Size Ket Kodeksr Text 5 Primary Key Namaksr Text 30 Passwordksr

Lebih terperinci

Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional Persiapan untuk rancang bangun implentasi

Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional Persiapan untuk rancang bangun implentasi Untung Subagyo Tahap setelah analisis dari siklus pengembangan sistem Pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional Persiapan untuk rancang bangun implentasi Menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk

Lebih terperinci

SOFTWARE MONITORING BUKA TUTUP PINTU AIR OTOMATIS BERBASIS BORLAND DELPHI 7.0 TUGAS AKHIR

SOFTWARE MONITORING BUKA TUTUP PINTU AIR OTOMATIS BERBASIS BORLAND DELPHI 7.0 TUGAS AKHIR SOFTWARE MONITORING BUKA TUTUP PINTU AIR OTOMATIS BERBASIS BORLAND DELPHI 7.0 TUGAS AKHIR Untuk memenuhi persyaratan mencapai pendidikan Diploma III (D III) Program Studi Instrumentasi dan Elektronika

Lebih terperinci

PEMBUATAN ALAT UKUR KETEBALAN BAHAN SISTEM TAK SENTUH BERBASIS PERSONAL COMPUTER MENGGUNAKAN SENSOR GP2D12-IR

PEMBUATAN ALAT UKUR KETEBALAN BAHAN SISTEM TAK SENTUH BERBASIS PERSONAL COMPUTER MENGGUNAKAN SENSOR GP2D12-IR 200 Prosiding Pertemuan Ilmiah XXIV HFI Jateng & DIY, Semarang 10 April 2010 hal. 200-209 PEMBUATAN ALAT UKUR KETEBALAN BAHAN SISTEM TAK SENTUH BERBASIS PERSONAL COMPUTER MENGGUNAKAN SENSOR GP2D12-IR Mohtar

Lebih terperinci

Pengantar Mata Kuliah Pengolahan Citra

Pengantar Mata Kuliah Pengolahan Citra Achmad Basuki Nana R Fadilah Fahrul Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Pengantar Mata Kuliah Pengolahan Citra Content: 1. Tujuan mata kuliah Pengolahan Citra 2. Apa saja yang bisa dikerjakan dengan

Lebih terperinci

PERANGKAT LUNAK PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENJADWALAN DENGAN METODE RECURSIVE LARGEST FIRST

PERANGKAT LUNAK PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENJADWALAN DENGAN METODE RECURSIVE LARGEST FIRST PERANGKAT LUNAK PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PENJADWALAN DENGAN METODE RECURSIVE LARGEST FIRST Sadar Aman Gulo (0911040) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, STMIK Budidarma Medan Jl. Sisingamangaraja

Lebih terperinci

1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1

1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1 User Guide Cara Mengoprasikan DVR VGA 1. Mengaktifkan fungsi Record - Klik kanan pada layar,monitor akan menampilkan Taskbar (Lihat gambar 1) Gambar 1 - Klik Icon Record (Lihat gambar 1). Pastikan kode

Lebih terperinci

Teknologi 4K ultra HD. Fokus kami adalah memungkinkan setiap detail terlihat begitu jelas, di mana pun

Teknologi 4K ultra HD. Fokus kami adalah memungkinkan setiap detail terlihat begitu jelas, di mana pun Teknologi 4K ultra HD Fokus kami adalah memungkinkan setiap detail terlihat begitu jelas, di mana pun 2 Teknologi 4K ultra HD Memungkinkan setiap detail terlihat begitu jelas, di mana pun Meliputi area

Lebih terperinci

Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Pengawasan Jembatan Timbang dengan Mikrokontroler AT89S51

Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Pengawasan Jembatan Timbang dengan Mikrokontroler AT89S51 Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Pengawasan Jembatan Timbang dengan Mikrokontroler AT89S51 1 Amil Ahmad Ilham, 2 Suwoyo 1 Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Hasanuddin 2 Program Studi S1

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya

BAB II LANDASAN TEORI. komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Komputer Dalam merancang sebuah sistem informasi, digunakan suatu alat pendukung yaitu komputer. Bahasa komputer berasal dari bahasa asing yaitu To Compute, yang artinya

Lebih terperinci

Jika login gagal, maka akan ditampilkan informasi bahwa ID Operator atau Password yang dinputkan salah

Jika login gagal, maka akan ditampilkan informasi bahwa ID Operator atau Password yang dinputkan salah Utama (Login) Merupakan halaman utama ketika pengguna membuka halaman Sistem Informasi Administrasi Perkuliahan (SIAP), Halaman ini menampilkan form login untuk dapat masuk ke bagian administrator sistem

Lebih terperinci

Invent (Aplikasi Inventaris Barang)

Invent (Aplikasi Inventaris Barang) Use Case Model Invent (Aplikasi Inventaris Barang) Disusun oleh: Rifki Fauzie Auriza Rahmad Akbar Diyan Kurniawan Azis Santoso Haryanto G64052772 G64050089 G64052539 G64052587 G64052669 DEPARTEMEN ILMU

Lebih terperinci

Operasi-Operasi Dasar pada Pengolahan Citra. Bertalya Universitas Gunadarma

Operasi-Operasi Dasar pada Pengolahan Citra. Bertalya Universitas Gunadarma Operasi-Operasi Dasar pada Pengolahan Citra Bertalya Universitas Gunadarma 1 Operasi2 Dasar Merupakan manipulasi elemen matriks : elemen tunggal (piksel), sekumpulan elemen yang berdekatan, keseluruhan

Lebih terperinci

Digital HD Video Camera Recorder. Buku Pegangan (Fungsi-fungsi tambahan)

Digital HD Video Camera Recorder. Buku Pegangan (Fungsi-fungsi tambahan) 4-544-252-81(2) Digital HD Video Camera Recorder Buku Pegangan (Fungsi-fungsi tambahan) Buku pegangan ini mencakup manual operasi untuk fungsi-fungsi tambahan. Silakan merujuk ke "Petunjuk Pengoperasian"(buku)

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI SURYA MITRA MANDIRI SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI SURYA MITRA MANDIRI SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI SURYA MITRA MANDIRI SEMARANG Adelia Cipta Sari Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro Jl. Nakula

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER (Studi Kasus: CV Computer Plus Palembang)

SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER (Studi Kasus: CV Computer Plus Palembang) SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER (Studi Kasus: CV Computer Plus Palembang) Oleh: Syaprina, Leon Andretti Abdillah, & Nyimas Sopiah Mahasiswa & Dosen Universitas Bina Darma, Palembang Abstracts:

Lebih terperinci

BAB II CITRA DIGITAL

BAB II CITRA DIGITAL BAB II CITRA DIGITAL DEFINISI CITRA Citra adalah suatu representasi(gambaran),kemiripan,atau imitasi dari suatu objek. DEFINISI CITRA ANALOG Citra analog adalahcitra yang bersifat kontinu,seperti gambar

Lebih terperinci

APLIKASI WEBCAM UNTUK SISTEM PEMANTAUAN RUANG BERBASIS WEB

APLIKASI WEBCAM UNTUK SISTEM PEMANTAUAN RUANG BERBASIS WEB ISSN: 1693-6930 39 APLIKASI WEBCAM UNTUK SISTEM PEMANTAUAN RUANG BERBASIS WEB Kartika Firdausy, Selamat Riyadi, Tole Sutikno, Muchlas Program Studi Teknik Elektro, Universitas Ahmad Dahlan, Kampus III

Lebih terperinci

Pro Surveillance System Dahua Application For PC

Pro Surveillance System Dahua Application For PC Pro Surveillance System Dahua Application For PC Pro Surveillance System (PSS) merupakan sebuah aplikasi yang didukung oleh Dahua Technology Co.LTD. Aplikasi ini sangat membantu untuk menampilkan serta

Lebih terperinci

BAB III LANDASAN TEORI. 3.1 Pengertian Sistem Informasi Manajemen. informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan.

BAB III LANDASAN TEORI. 3.1 Pengertian Sistem Informasi Manajemen. informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan. BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Pengertian Sistem Informasi Manajemen 3.1.1 Sistem Informasi Untuk menghasilkan informasi yang berkualitas maka dibuatlah sistem informasi. Sistem informasi didefinisikan oleh

Lebih terperinci

Augmented Reality Sebagai Metafora Baru dalam Teknologi Interaksi Manusia dan Komputer

Augmented Reality Sebagai Metafora Baru dalam Teknologi Interaksi Manusia dan Komputer Augmented Reality Sebagai Metafora Baru dalam Teknologi Interaksi Manusia dan Komputer Kurniawan Teguh Martono Abstract This paper contains about how the augmented reality technology used in new metaphors

Lebih terperinci

Mobile Meter Reading adalah paket aplikasi. Aplikasi. (Mobile Meter Reading)

Mobile Meter Reading adalah paket aplikasi. Aplikasi. (Mobile Meter Reading) Aplikasi M M R (Mobile Meter Reading) Mobile Meter Reading adalah paket aplikasi yang lengkap dan mudah yang didesain untuk kemudahan dalam pengambilan data maupun penyajian data. Aplikasi ini dibuat dengan

Lebih terperinci

Kami berfokus untuk membuat gambar gelap terlihat jelas. teknologi starlight

Kami berfokus untuk membuat gambar gelap terlihat jelas. teknologi starlight Kami berfokus untuk membuat gambar gelap terlihat jelas teknologi starlight Kamera 24/7 sesungguhnya Bukankah akan sangat membantu jika Anda dapat mengandalkan gambar jernih dan relevan, bagaimanapun kondisi

Lebih terperinci

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH

BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH BAB III ANALISA DAN PEMBAHASAN MASALAH 3.1 Analisa Masalah Proses editing video sebelum adanya teknologi Multimedia, membutuhkan ruang dan waktu yang sangat besar. Belum lagi biaya yang cukup besar pula

Lebih terperinci

ABSTRAK. Kata Kunci : Augmented Reality, Webcam, Tiga Dimensi, Visualisasi, Denah

ABSTRAK. Kata Kunci : Augmented Reality, Webcam, Tiga Dimensi, Visualisasi, Denah ABSTRAK Sangat sulit untuk menunjukkan gambaran suatu gedung khususnya untuk menunjukkan tata letak denah dari gedung tersebut. Visualisasi perlu digunakan untuk menggambarkan letak ruangan yang ada di

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN PENDUDUK BERDASARKAN TINGKAT USIA DI KABUPATEN SUKOHARJO BERBASIS WEB DISUSUN OLEH : AHMAD SIDIQ (K3513007)

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN PENDUDUK BERDASARKAN TINGKAT USIA DI KABUPATEN SUKOHARJO BERBASIS WEB DISUSUN OLEH : AHMAD SIDIQ (K3513007) SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN PENDUDUK BERDASARKAN TINGKAT USIA DI KABUPATEN SUKOHARJO BERBASIS WEB DISUSUN OLEH : AHMAD SIDIQ (K3513007) Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Keguruan

Lebih terperinci

Manual College Book Manager (CBM) Universitas Muhammadiyah Pontianak

Manual College Book Manager (CBM) Universitas Muhammadiyah Pontianak Manual College Book Manager (CBM) Universitas Muhammadiyah Pontianak Pengenalan 1. Mengenai CBM CBM adalah aplikasi yang dikembangan untuk pengambilan KRS (Kartu Rencana Studi), review KHS (Kartu Hasil

Lebih terperinci

MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C )

MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C ) MENU DVR DAHUA ( DVR 5104H/5108H/5116C ) DVR Dahua hadir menyajikan menu dan tampilan yang menarik serta sangat mudah untuk dioperasikan. Icon-icon yang ditampilkanpun sangat familiar bagi pengguna CCTV

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN ALAT UKUR KETINGGIAN BENSIN DI DALAM RESERVOIR SPBU DENGAN SENSOR ULTRASONIK. Skripsi

RANCANG BANGUN ALAT UKUR KETINGGIAN BENSIN DI DALAM RESERVOIR SPBU DENGAN SENSOR ULTRASONIK. Skripsi RANCANG BANGUN ALAT UKUR KETINGGIAN BENSIN DI DALAM RESERVOIR SPBU DENGAN SENSOR ULTRASONIK Skripsi Untuk memenuhi sebagian persyaratan memperoleh gelar Sarjana Sains Jurusan Fisika diajukan oleh VIKI

Lebih terperinci

PENGUKUR PERCEPATAN GRAVITASI MENGGUNAKAN GERAK HARMONIK SEDERHANA METODE BANDUL

PENGUKUR PERCEPATAN GRAVITASI MENGGUNAKAN GERAK HARMONIK SEDERHANA METODE BANDUL Jurnal eknik Komputer Unikom Komputika Volume 2, No.2-2013 PENGUKUR PERCEPAAN GRAVIASI MENGGUNAKAN GERAK HARMONIK SEDERHANA MEODE BANDUL Syahrul, John Adler, Andriana Jurusan eknik Komputer, Fakultas eknik

Lebih terperinci

PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK

PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK PETUNJUK OPERASIONAL SMART DISPLAY MODE NETWORK A. INSTALASI Sistem Server Smart Display terdiri dari 1 Perangkat PC Server dan Dua atau lebih Perangkat Smart Display Android Sebagai Client. Prosedur Konfigurasi

Lebih terperinci

BUKUPETUNJUK PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN AKREDITASI

BUKUPETUNJUK PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN AKREDITASI 2015 BUKUPETUNJUK PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN AKREDITASI Untuk Program Studi BADAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2/24/2015 Daftar Isi I. PENDAHULUAN...

Lebih terperinci

IOTA COMPUTER COURSE 2009 1

IOTA COMPUTER COURSE 2009 1 S Windows Movie Maker istem Operasi Microsoft Windows XP tidak hanya digunakan sebagai jembatan untuk menuju suatu aplikasi saja, melainkan banyak fasilitas yang bisa digunakan untuk menunjang sistem komputer

Lebih terperinci

E-Trik JAVA. Pemrograman Database. IRAWAN e-mail : irawan_cyber@yahoo.com.sg

E-Trik JAVA. Pemrograman Database. IRAWAN e-mail : irawan_cyber@yahoo.com.sg DISCLAIMER Seluruh dokumen E-Trik di dalam CD ini dapat digunakan dan disebarkan secara bebas untuk tujuan belajar bukan komersial (non-profit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis

Lebih terperinci

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2014) 1-6 1

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2014) 1-6 1 JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 1, No. 1, (2014) 1-6 1 PERANCANGAN SISTEM KONTROL MESIN BUBUT CNC ILA-0007 DALAM PEMBUATAN EXHAUST CAMSHAFT TR-KAI PART di ENGINE PLANT SUNTER I PT. TOYOTA MOTOR MANUFACTURING

Lebih terperinci

PERANCANGAN MEDIA INFORMASI INVESTASI

PERANCANGAN MEDIA INFORMASI INVESTASI bidang TEKNIK PERANCANGAN MEDIA INFORMASI INVESTASI Program Studi Teknik Informatika FTIK Universitas Komputer Indonesia Perkembangan teknologi digital yang sangat pesat membuat berbagai informasi dapat

Lebih terperinci

Aplikasi-aplikasi Grafika Komputer

Aplikasi-aplikasi Grafika Komputer [IF 7021] Grafika Komputer Terapan Aplikasi-aplikasi Grafika Komputer Alfa Ryano 23507003 Program Magister Informatika - Sistem Informasi Sekolah Pascasarja Institut Teknologi Bandung 2008 Aplikasi-aplikasi

Lebih terperinci

PERANCANGAN PENGINGAT WAKTU SHOLAT MENGGUNAKAN DOT MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52

PERANCANGAN PENGINGAT WAKTU SHOLAT MENGGUNAKAN DOT MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 PERANCANGAN PENGINGAT WAKTU SHOLAT MENGGUNAKAN DOT MATRIKS BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 Ferliyanda (0911181) Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan Jl. Sisingamangaraja No. 338

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYAWAN PT.PERTAMINA (PERSERO) UNIT PEMASARAN I MEDAN TUGAS AKHIR

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYAWAN PT.PERTAMINA (PERSERO) UNIT PEMASARAN I MEDAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYAWAN PT.PERTAMINA (PERSERO) UNIT PEMASARAN I MEDAN TUGAS AKHIR KARTIKA DEWI BUTAR- BUTAR 082406165 PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK INFORMATIKA DEPARTEMEN

Lebih terperinci

TEMU KEMBALI KOLEKSI DIGITAL (FORMAT VIDEO) SEBAGAI TRANSFORMASI DAN PENGETAUAN. Tri Sagirani Perpustakaan STMIK Surabaya tri.sagirani@gmail.

TEMU KEMBALI KOLEKSI DIGITAL (FORMAT VIDEO) SEBAGAI TRANSFORMASI DAN PENGETAUAN. Tri Sagirani Perpustakaan STMIK Surabaya tri.sagirani@gmail. TEMU KEMBALI KOLEKSI DIGITAL (FORMAT VIDEO) SEBAGAI TRANSFORMASI DAN PENGETAUAN Tri Sagirani Perpustakaan STMIK Surabaya tri.sagirani@gmail.com ABSTRAK Salah satu layanan yang dilakukan oleh pengelola

Lebih terperinci

Rudi Hartoyo (0911870)

Rudi Hartoyo (0911870) PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENETUKAN STATUS KARYAWAN KONTRAK SALES PROMOTION GIRL MENJADI KARYAWAN TETAP DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Rudi Hartoyo (0911870) Mahasiswa Program Studi

Lebih terperinci

VERIFIKASI PERSONAL BERDASARKAN CITRA TANGAN DENGAN METODE FILTER GABOR. Abstrak

VERIFIKASI PERSONAL BERDASARKAN CITRA TANGAN DENGAN METODE FILTER GABOR. Abstrak VERIFIKASI PERSONAL BERDASARKAN CITRA TANGAN DENGAN METODE FILTER GABOR Resmana Lim & Santoso Jurusan Teknik Elektro Universitas Kristen Petra Siwalankerto 11-131 Surabaya Fax: 031-8436418 resmana@petra.ac.id

Lebih terperinci

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. mengatasi permasalahan yang diangkat pada penelitian ini. Tahap-tahap yang

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM. mengatasi permasalahan yang diangkat pada penelitian ini. Tahap-tahap yang BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM 4.1 Implementasi Sistem Implementasi bertujuan untuk menerapkan sistem yang dibangun untuk mengatasi permasalahan yang diangkat pada penelitian ini. Tahap-tahap

Lebih terperinci

APLIKASI PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral. User : Administrator

APLIKASI PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI. Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral. User : Administrator APLIKASI PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral User : Administrator I. Pendahuluan Sistem informasi penilaian prestasi kerja pegawai merupakan suatu sistem informasi

Lebih terperinci

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN BUKU AJAR DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN oleh : RINTA KRIDALUKMANA, S.Kom, M.T. Program Studi Sistem Komputer Fakultas Teknik Universitas Diponegoro 2009 Kata Pengantar Puji syukur penulis panjatkan kepada

Lebih terperinci

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Alat penelitian berupa komputer yang akan diimplementasikan prototipe

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. Alat penelitian berupa komputer yang akan diimplementasikan prototipe BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alat dan Bahan Penelitian 3.1.1 Alat Penelitian Alat penelitian berupa komputer yang akan diimplementasikan prototipe perangkat lunak sistem manajemen klaim asuransi dengan

Lebih terperinci

PEMASANGAN SISTEM MONITOR PADA SISTEM BANTU REAKTOR KARTINI

PEMASANGAN SISTEM MONITOR PADA SISTEM BANTU REAKTOR KARTINI PEMASANGAN SISTEM MONITOR PADA SISTEM BANTU REAKTOR KARTINI Marsudi, Rochim Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan BATAN Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281 ABSTRAK PEMASANGAN SISTEM

Lebih terperinci

Fokus kami adalah menyediakan gambar yang hanya berisi informasi relevan. Teknologi Pencitraan Berbasis Konten

Fokus kami adalah menyediakan gambar yang hanya berisi informasi relevan. Teknologi Pencitraan Berbasis Konten Fokus kami adalah menyediakan gambar yang hanya berisi informasi relevan Teknologi Pencitraan Berbasis Konten Menyediakan gambar yang hanya berisi informasi relevan Semua kamera Bosch IP dilengkapi CBIT

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM DI KOPERASI NGUDI UTOMO JL.MAGELANG, DENGGUNG, SLEMAN MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI 7 DAN WAMP SERVER

SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM DI KOPERASI NGUDI UTOMO JL.MAGELANG, DENGGUNG, SLEMAN MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI 7 DAN WAMP SERVER SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM DI KOPERASI NGUDI UTOMO JL.MAGELANG, DENGGUNG, SLEMAN MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI 7 DAN WAMP SERVER Disusun oleh Nama : Rachmadi Nugroho NIM : 11090202 Program Studi : Sistem

Lebih terperinci

ALAT UKUR ARUS DAN TEGANGAN BOLAK-BALIK (AC) BERBASIS KOMPUTER

ALAT UKUR ARUS DAN TEGANGAN BOLAK-BALIK (AC) BERBASIS KOMPUTER ALAT UKUR ARUS DAN TEGANGAN BOLAK-BALIK (AC) BERBASIS KOMPUTER LAPORAN PROYEK AKHIR Oleh : HERRY WAHYONO NIM: 011903102092 PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK ELEKTRO JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM-PROGRAM

Lebih terperinci

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN BAYI SEHAT DI RSI KALIMASADA BANTUL. Naskah Publikasi. diajukan oleh Tri Wahyu Ari Wijaya 07.11.

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN BAYI SEHAT DI RSI KALIMASADA BANTUL. Naskah Publikasi. diajukan oleh Tri Wahyu Ari Wijaya 07.11. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PEMILIHAN BAYI SEHAT DI RSI KALIMASADA BANTUL Naskah Publikasi diajukan oleh Tri Wahyu Ari Wijaya 07.11.1593 kepada SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER AMIKOM

Lebih terperinci

www.tokohpku.info www.klikmyshop.com www.it-webstore.web.id www.it-blog.web.id www.tokohpku.web.id MANUAL VRE GATEWAY

www.tokohpku.info www.klikmyshop.com www.it-webstore.web.id www.it-blog.web.id www.tokohpku.web.id MANUAL VRE GATEWAY MANUAL VRE GATEWAY 1. Buat data kartu misal dengan nama MENTARI GATEWAY 2. Input data produk misal NAMA KARTU MENTARI GATEWAY 3. Kemudian klik simpan II. Setting Data Supplier Vre gateway NAMA= Disesuaikan

Lebih terperinci

MobiReporter. MobiReporter Panduan. Menjalankan aplikasi

MobiReporter. MobiReporter Panduan. Menjalankan aplikasi MobiReporter MobiReporter adalah aplikasi yang memungkinkan seorang user untuk mengupload berita dan menampilkannya secara online melalui handphone. Berita tersebut dapat berisi gambar, text, dan suara

Lebih terperinci

Aplikasi SI Kemiskinan Daerah V.1. USER MANUAL APLIKASI SI Kemiskinan Daerah V.1 BAPPEDA JAKARTA

Aplikasi SI Kemiskinan Daerah V.1. USER MANUAL APLIKASI SI Kemiskinan Daerah V.1 BAPPEDA JAKARTA USER MANUAL APLIKASI SI Kemiskinan Daerah V.1 BAPPEDA JAKARTA 1 Sistem Informasi Kemiskinan dibangun dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan dalam penanggulangan kemiskinan secara

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas teori yang berkaitan dengan pemrosesan data untuk sistem pengenalan gender pada skripsi ini, meliputi cropping dan resizing ukuran citra, konversi citra

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Alat Musik Alat musik adalah suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang memproduksi suara, dan dengan

Lebih terperinci

Mengapa menggunakan web proxy yang terintegrasi dengan AntiVirus???

Mengapa menggunakan web proxy yang terintegrasi dengan AntiVirus??? Mengapamenggunakanwebproxyyangterintegrasidengan AntiVirus??? HalamanwebsangatrentangsekaliterserangwormdanvirusyangtersebardiInternet.SitusWeb,baik sengaja atau tidak sengaja dan karena mereka rentang

Lebih terperinci

Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic

Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic Sistem Distribusi Data Melalui COM+ Dengan Visual Basic Artikel ini telah dipublikasikan pada majalah Mikrodata Vol. 5 Series 17, May 2002. Agus Kurniawan agusk@cs.ui.ac.id http://blog.aguskurniawan.net

Lebih terperinci

APLIKASI BELAJAR MEMBACA IQRO BERBASIS MOBILE

APLIKASI BELAJAR MEMBACA IQRO BERBASIS MOBILE APLIKASI BELAJAR MEMBACA IQRO BERBASIS MOBILE Muhammad Sobri 1) dan Leon Andretti Abdillah 2) 1) Manajemen Informatika, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Darma 2) Sistem Informasi, Fakultas Ilmu

Lebih terperinci

MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI Penilaian. Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR)

MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI Penilaian. Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR) MANUAL PENGGUNAAN APLIKASI Penilaian Mandiri Kualitas Data Rutin (PMKDR) KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2012 Manual Penggunaan Aplikasi PMKDR Page 1 A. Tahap Persiapan Manual Penggunaan

Lebih terperinci

4.7.5 Rancangan form konsultasi... 61

4.7.5 Rancangan form konsultasi... 61 DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... HALAMAN PERNYATAAN... PRAKATA... DAFTAR ISI... DAFTAR GAMBAR... DAFTAR TABEL... INTISARI... ABSTRACT... i ii iii iv v viii x xi xii BAB I PENDAHULUAN...

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DI PT INFOMEDIA SOLUSI HUMANIKA BANDUNG

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DI PT INFOMEDIA SOLUSI HUMANIKA BANDUNG PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SUMBER DAYA MANUSIA DI PT INFOMEDIA SOLUSI HUMANIKA BANDUNG Dedy Kasraji 1, Soni Fajar Surya G, S.T., MCAS. 2 1,2 Program Studi Sistem Informasi STMIK LPKIA Jln. Soekarno Hatta

Lebih terperinci

BAB IX MEMBUAT MENU DENGAN FORM DESIGN

BAB IX MEMBUAT MENU DENGAN FORM DESIGN BAB IX MEMBUAT MENU DENGAN FORM DESIGN 9.1. Membuat Menu dengan Form Design Selain membuat menu dengan menggunakan fasilitas Switchboard Manager seperti yang telah dibahas pada bab sebelumnya, Anda juga

Lebih terperinci

CONCEPT. Menentukan tujuan : Memahami karakteristik user. Output. Tujuan dari multimedia, audiens yang menggunakan. Tingkat kemampuan audiens

CONCEPT. Menentukan tujuan : Memahami karakteristik user. Output. Tujuan dari multimedia, audiens yang menggunakan. Tingkat kemampuan audiens CONCEPT Menentukan tujuan : Tujuan dari multimedia, audiens yang menggunakan Memahami karakteristik user Tingkat kemampuan audiens Output Dokumen dengan penulisan yg bersifat naratif DESIGN Desain Berbasis

Lebih terperinci

Cara Mudah Untuk Mengecilkan Ukuran File Gambar Oleh. M. Irwan P. Nasution *)

Cara Mudah Untuk Mengecilkan Ukuran File Gambar Oleh. M. Irwan P. Nasution *) Cara Mudah Untuk Mengecilkan Ukuran File Gambar Oleh. M. Irwan P. Nasution *) Abstrak Sebuah gambar bermakna lebih dari seribu kata ( a picture is more than a thousand words ), begitulah ungkapan yang

Lebih terperinci

# $ % &' ( & &' (& " # ) &* ( & (+(, "

# $ % &' ( & &' (&  # ) &* ( & (+(, BAB IV ANTAR MUKA MANUSIA DAN KOMPUTER Prinsip kerja dalam dalam sebuah sistem komputer adalah masukan, proses dan keluaran (input, proses, output). Kepada komputer kita memberikan data masukan (angka

Lebih terperinci

Analisa Gerakan Manusia Pada Video Digital

Analisa Gerakan Manusia Pada Video Digital Analisa Gerakan Manusia Pada Video Digital Abstrak - Pengenalan cara bergerak tubuh manusia (human motion) dari video stream memiliki beberapa aplikasi dalam video surveillance (pengawasan), dunia hiburan,

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIMPAN PINJAM KOPERASI BANK SUMSEL BABEL

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIMPAN PINJAM KOPERASI BANK SUMSEL BABEL SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIMPAN PINJAM KOPERASI BANK SUMSEL BABEL Juwita Eka Putri Salimin Bahar Jurusan Sistem Informasi STMIK PalComTech Palembang Abstrak Koperasi Cermat Bank Sumsel adalah salah satu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tangan dijadikan alat untuk menganalisis kepribadian pemiliknya. Sebuah

BAB I PENDAHULUAN. tangan dijadikan alat untuk menganalisis kepribadian pemiliknya. Sebuah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Tulisan tangan merupakan salah satu hal unik yang dapat dihasilkan oleh manusia selain tanda tangan. Seperti halnya tanda tangan, tulisan tangan juga dapat digunakan

Lebih terperinci

Pengenalan Database. Dian Suci Ariyanti. Abstrak. Pendahuluan. Pembahasan. Dianariyanti31@gmail.com

Pengenalan Database. Dian Suci Ariyanti. Abstrak. Pendahuluan. Pembahasan. Dianariyanti31@gmail.com Pengenalan Database Dian Suci Ariyanti Dianariyanti31@gmail.com Abstrak Dalam ilmu komputer terdapat sistem untuk mengatur pendataan dalam komputer. Database adalah sistem yang digunakan untuk mengatur

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1. Pengertian Media Secara etimologi, kata media merupakan bentuk jamak dari medium, yang berasal dan bahasa Latin medius yang berarti tengah. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia,

Lebih terperinci

PENGENDALI POINTER DENGAN GAZE TRACKING MENGGUNAKAN METODE HAAR CLASSIFIER SEBAGAI ALAT BANTU PRESENTASI (EYE POINTER)

PENGENDALI POINTER DENGAN GAZE TRACKING MENGGUNAKAN METODE HAAR CLASSIFIER SEBAGAI ALAT BANTU PRESENTASI (EYE POINTER) PENGENDALI POINTER DENGAN GAZE TRACKING MENGGUNAKAN METODE HAAR CLASSIFIER SEBAGAI ALAT BANTU PRESENTASI (EYE POINTER) Edi Satriyanto (edi@eepis-its.edu) Fernando Ardilla Risa Indah Agustriany Lubis Politeknik

Lebih terperinci

Cara Baru Bayar Pajak Lebih Mudah, Lebih Cepat

Cara Baru Bayar Pajak Lebih Mudah, Lebih Cepat Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak Cara Baru Bayar Pajak Lebih Mudah, Lebih Cepat Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi: Account Representative Panduan Penggunaan Billing System (Sistem

Lebih terperinci

PENGENALAN JARI TANGAN MANUSIA PADA SISTEM KAMERA PROYEKTOR SEBAGAI MOUSE POINTER. Skripsi. untuk memenuhi sebagian persyaratan

PENGENALAN JARI TANGAN MANUSIA PADA SISTEM KAMERA PROYEKTOR SEBAGAI MOUSE POINTER. Skripsi. untuk memenuhi sebagian persyaratan PENGENALAN JARI TANGAN MANUSIA PADA SISTEM KAMERA PROYEKTOR SEBAGAI MOUSE POINTER Skripsi untuk memenuhi sebagian persyaratan mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Teknik Informatika diajukan oleh

Lebih terperinci

Tips penting. N91 dan N91 8GB umum. Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Manajemen File

Tips penting. N91 dan N91 8GB umum. Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Manajemen File Tips penting N91 dan N91 8GB umum Nokia PC Suite (terutama Nokia Audio Manager) Nokia PC Suite dioptimalkan untuk manajemen data pada Memori telepon [C:]. Nokia PC Suite dianjurkan untuk mengelola kontak,

Lebih terperinci

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGENAL MINAT SISWA PADA BIDANG EKSTRAKULIKULER SEKOLAH DENGAN METODE TOPSIS

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGENAL MINAT SISWA PADA BIDANG EKSTRAKULIKULER SEKOLAH DENGAN METODE TOPSIS SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGENAL MINAT SISWA PADA BIDANG EKSTRAKULIKULER SEKOLAH DENGAN METODE TOPSIS Zufrianto Wibowo (0911180) Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika STMIK Budi Darma Medan Jl.

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Memori atau daya ingat merupakan sesuatu yang sangat penting bagi manusia karena merupakan kekuatan jiwa manusia untuk menerima, menyimpan dan mereproduksi kesan-kesan,

Lebih terperinci

Buku Petunjuk Peta Nokia

Buku Petunjuk Peta Nokia Buku Petunjuk Peta Nokia Edisi 1 2 Daftar Isi Daftar Isi Tentang Peta Nokia 3 Melihat lokasi Anda dan menelusuri peta 3 Mencari lokasi 4 Menemukan tempat di sekitar 4 Menambahkan foto ke tempat 5 Menyimpan

Lebih terperinci

Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I

Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I Dasar Pemrograman Kondisi dan Perulangan By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I Kondisi dan Perulangan Pendahuluan Dalam sebuah proses program, biasanya terdapat kode penyeleksian kondisi, kode pengulangan

Lebih terperinci

WORKSHOP IN HOUSE (IHT) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIK DI SMA NEGERI 2 BENGKALIS

WORKSHOP IN HOUSE (IHT) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIK DI SMA NEGERI 2 BENGKALIS WORKSHOP IN HOUSE (IHT) PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS TIK DI SMA NEGERI 2 BENGKALIS MODUL MICROSOFT POWERPOINT INSTRUKTUR : NOVRIYANTO, ST., M.Sc SYUKRAN SETIAWAN, ST PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BENGKALIS

Lebih terperinci

Dunia Nyata atau Maya

Dunia Nyata atau Maya Dunia Nyata atau Maya Ketegangan sangat terasa di ruang bedah itu. Sedikit saja kesalahan bisa berakibat fatal. Tim medis yang terdiri dari dokter-dokter ahli bedah di seluruh dunia itu memang sudah memiliki

Lebih terperinci

Daftar Isi PETUNJUK PEMAKAIAN APLIKASI NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN

Daftar Isi PETUNJUK PEMAKAIAN APLIKASI NOMOR POKOK PERPUSTAKAAN 1 Daftar Isi BAB 1... 3 PENDAHULUAN... 3 1.1 ALUR KERJA SI-NPP... 3 BAB 2... 4 MENJALANKAN APLIKASI SI-NPP... 4 2.1 MASUK KE APLIKASI SI-NPP... 4 2.2 MENU DALAM APLIKASI (NPP)... 4 2.2.1 Menu Informasi...

Lebih terperinci

BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL

BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL BAB III KONSEP PERANCANGAN VISUAL 3.1 Strategi Perancangan Permasalahan yang ditemukan penulis setelah melakukan penelitian adalah mengenai kurangnya perhatian pengelola terhadap media informasi berupa

Lebih terperinci

Perancangan Sistem Reporting Kondisi Plant dan Jumlah Produksi Berbasiskan E-Mail Menggunakan PLC Modicon M340. Vicktorio Djohan (0522015)

Perancangan Sistem Reporting Kondisi Plant dan Jumlah Produksi Berbasiskan E-Mail Menggunakan PLC Modicon M340. Vicktorio Djohan (0522015) Perancangan Sistem Reporting Kondisi Plant dan Jumlah Produksi Berbasiskan E-Mail Menggunakan PLC Modicon M340 Vicktorio Djohan (0522015) Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Jln. Prof. Drg. Suria

Lebih terperinci

Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa

Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa Tutorial Macromedia Dreamweaver PHP MySQL Membuat Aplikasi Tampil, Entri, Edit, Delete Mahasiswa Oleh Achmad Solichin, http://achmatim.net, achmatim@gmail.com Dalam Tutorial Ini Diasumsikan Bahwa: 1. Di

Lebih terperinci

ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM Hanif Al Fatta M.Kom

ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM Hanif Al Fatta M.Kom ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM Hanif Al Fatta M.Kom Abstraks Hasil dokumentasi dari tahap analisis kelemahan system digunakan untuk rekomendasi fungsionalitas apa saja yang bisa dilakukan sistem baru. Fungsionalitas

Lebih terperinci

1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan)

1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan) Created by http://www.tellmemore.cjb.net Page 1 of 9 Manual Book 1. Instalasi System yang diperlukan IBM PC atau kompatibel (486 DX4 100 MHz minimum, Pentium 120 MHz disarankan) Microsoft Windows 95 8

Lebih terperinci

MEMBUAT KUIS INTERAKTIF DENGAN FLASH 8

MEMBUAT KUIS INTERAKTIF DENGAN FLASH 8 MEMBUAT KUIS INTERAKTIF DENGAN FLASH 8 Pada bagian yang kedua ini akan dibahas langkah-langkah pembuatan kuis interaktif. Bentuk pertanyaan pada kuis ini adalah pilihan ganda dengan 4 pilihan jawaban untuk

Lebih terperinci

Virtual Office Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. caca.e.supriana@unpas.ac.id

Virtual Office Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. caca.e.supriana@unpas.ac.id Virtual Office Semester Ganjil 2014 Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika Universitas i Pasundan Caca E Supriana S Si MT Caca E. Supriana, S.Si., MT. caca.e.supriana@unpas.ac.id Kantor virtual 2 Kantor

Lebih terperinci

Willy Permana Putra, S.T., M.Eng Willy Permana Putra, S.T Jaringan Komputer

Willy Permana Putra, S.T., M.Eng Willy Permana Putra, S.T Jaringan Komputer Willy Permana Putra, S.T., M.Eng Willy Permana Putra, S.T., M.Eng Jaringan Komputer Jaringan Komputer Jaringan Komputer atau biasa dikenal dengan Local Area Network (LAN) adalah hubungan antara 2 komputer

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MESIN INDUSTRI

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MESIN INDUSTRI PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MESIN INDUSTRI (STUDI KASUS: PT UNIBELT INTI PERKASA MALANG) NURUL HUDHA 6907040018 POLITEKNIK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA INSTITUT

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian dan Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi secara kuantitatif dan kualitatif. Dimana analisis

Lebih terperinci

SCANNER OBJEK TIGA DIMENSI DENGAN LASER

SCANNER OBJEK TIGA DIMENSI DENGAN LASER SCANNER OBJEK TIGA DIMENSI DENGAN LASER Wiedjaja 1 ; Suryadiputra Liawatimena 2 1, 2 Jurusan Sistem Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara, Jln. K.H. Syahdan No.9, Palmerah, Jakarta

Lebih terperinci

Fungsi Library EX-word TextLoader

Fungsi Library EX-word TextLoader EW-ID2000 Kamus Elektronik EX-word Fungsi Library EX-word TextLoader Pedoman Pemakaian Pendahuluan Pedoman Pemakaian ini menjelaskan cara menggunakan software EX-word TextLoader dan fungsi Library Kamus

Lebih terperinci