DAFTAR RINCIAN FORMASI JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN PENEMPATAN CPNS DARI PELAMAR UMUM KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN ANGGARAN 2013

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "DAFTAR RINCIAN FORMASI JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN PENEMPATAN CPNS DARI PELAMAR UMUM KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN ANGGARAN 2013"

Transkripsi

1 DAFTAR RINCIAN FORMASI JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN DAN PENEMPATAN CPNS DARI PELAMAR UMUM KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN ANGGARAN 2013 GOL JUMLAH JUMLAH SELURUHNYA 1 Ahli Ukur Kapal TEKNIK PERKAPALAN III/a 2 KANPEL BATAM TEKNIK PERKAPALAN III/a 1 KSOP KELAS I SORONG TEKNIK PERKAPALAN III/a 1 KSOP KELAS I BITUNG TEKNIK PERKAPALAN III/a 1 KSOP KELAS I AMBON TEKNIK PERKAPALAN III/a 1 KSOP KELAS I BANTEN TEKNIK PERKAPALAN III/a 1 KSOP KELAS I BANJARMASIN 3 2 Dosen S.2 Magister Transportasi III/b 3 Disiapkan Untuk Akademi KA Madiun Inspektur Angkutan Udara Akuntansi III/a 1 Ekonomi Manajemen III/a 1 4 Inspektur Bandar Udara Arsitek III/a 1 Teknik Sipil/Planologi III/a 1 Teknik Sipil/Planologi III/a 1 *) Teknik Mesin / Elektro Arus Kuat III/a 1 Teknik Listrik III/a 1 Teknik Sipil III/a 1 2 Seksi Tarif Jasa Pelayanan Angkutan Udara - Dit. Angkutan Udara Seksi Bimbingan Usaha Angkutan Udara - Dit. Angkutan Udara 11 Seksi Tata Lingkungan dan Kawasan Bandar Udara - Dit. Bandar Udara Seksi Tata Lingkungan dan Kawasan Bandar Udara - Dit. Bandar Udara Seksi Program dan Standarisasi Bandar Udara - Dit. Bandar udara *) Seksi Program dan Standarisasi Peralatan dan Utilitas Bandar Udara - Dit. Bandar Udara Seksi Verifikasi Peralatan dan utilitas Bandar Udara - Dit. Bandar Udara Seksi Pengoperasian Bandar Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno Hatta

2 Seksi Fasilitas dan Pelayanan Bandar Udara - Teknik Sipil III/a 1 Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II - Medan Teknik Sipil III/a 1 Teknik Sipil III/a 1 Teknik Sipil III/a 1 Teknik Sipil III/a 1 5 Inspektur Keamanan Teknik Mesin III/a 1 *) Teknik Mesin III/a 1 Teknik Kimia III/a 1 Teknik Kimia III/a 1 Teknik Kimia III/a 1 Teknik Kimia III/a 1 Teknik Kimia III/a 1 D.III Mesin II/c 1 Seksi Fasilitas dan Pelayanan Bandar Udara - kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V - Makassar Seksi Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI - Padang Seksi Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII - Balikpapan Seksi Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII - Manado 9 Seksi Fasilitas Keamanan - Dit. Keamanan *) Seksi Standarisasi Keamanan penerbangan - Dit. Keamanan Seksi Fasilitas Pelayanan Darurat - Dit. Keamanan Seksi Pelayanan darurat - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno Hatta Seksi keamanan dan Pelayanan darurat - kantor Otoritas Bandar Udara wilayah II - Medan Seksi keamanan dan Pelayanan Darurat - kantor Otoritas Bandar Udara wilayah IV - Bali Seksi keamanan dan Pelayanan Darurat - kantor Otoritas Bandar Udara wilayah V - Makassar Seksi Keamanan, Angkutan Udara dan Kelaikudaraan -Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX - Manokwari

3 Seksi Keamanan, Angkutan Udara dan D.III Mesin II/c 1 Kelaikudaraan -Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X - Merauke 15 Teknik Mesin / Mesin 6 Inspektur Kelaikan Udara /Teknik III/a 1 Seksi Pengawasan Proses Rekayasa - DKUPPU Teknik Mesin / Mesin /Teknik Teknik Mesin / Mesin /Teknik Teknik Mesin / Mesin /Teknik Teknik Mesin / Mesin /Teknik Teknik Mesin / Mesin /Teknik Teknik Mesin / Mesin /Teknik Teknik Mesin / Mesin /Teknik Teknik Mesin / Mesin /Teknik III/a 1 III/a 1 III/a 2 III/a 1 III/a 1 III/a 1 III/a 1 III/a 1 Seksi Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Soekarno Hatta Seksi Angkutan udara dan Pengoperasian Pesawat udara - kantor Otoritas Bandar Udara wilayah II - Medan Seksi Angkutan udara, kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara wilayah III - Surabaya Seksi Angkutan udara, kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara wilayah IV - Bali Seksi Angkutan udara, kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara wilayah V - Makassar Seksi Keamanan, Angkutan Udara dan Kelaikudaraan - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI - Padang Seksi Keamanan, Angkutan Udara dan Kelaikudaraan - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII - Balikpapan Seksi Keamanan, Angkutan Udara dan Kelaikudaraan - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII - Manado Teknik Elektronika III/a 1 Seksi Standarisasi Teknik - DKUPPU D.III Mesin II/c 2 Seksi Keamanan, Angkutan Udara dan Kelaikudaraan -Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX - Manokwari

4 Seksi Keamanan, Angkutan Udara dan D.III Mesin II/c 2 Kelaikudaraan - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah X - Merauke 11 7 Inspektur Navigasi D.IV ATNU III/a 1 Seksi Fasilitas Bantu Navigasi penerbangan - Dit. Nav. D.IV ATNU III/a 1 D.IV ATNU III/a 1 D.IV ATNU III/a 1 Seksi Fasilitas dan Pelayanan Bandar Udara - kantor Otoritas Bandar Udara wilayah III - Surabaya Seksi Fasilitas dan Pelayanan Bandar Udara - kantor Otoritas Bandar Udara wilayah IV - Bali Seksi Fasilitas dan Pelayanan Bandar Udara - kantor Otoritas Bandar Udara wilayah V - Makassar D.IV ALLU III/a 1 D.III TNU II/c 1 D.III TNU II/c 1 D.III TNU II/c 1 D.III TNU II/c 1 D.III TNU II/c 1 D.III 8 Instruktur Nautika D.IV Komunikasi NAUTIKA + ANT-III + TOT 609 II/c 1 Seksi Pelayanan Lalu Lintas - Dit. Nav. Seksi Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI - Padang Seksi Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII - Balikpapan Seksi Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara - Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII - Manado Seksi Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara -Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IX - Manokwari Seksi Fasilitas Pengamatan - Dit. Nav. Seksi Operasi Komunikasi - Dit. Nav. 20 III/a 2 BP2IP TANGERANG

5 NAUTIKA + ANT-III + D.IV III/a 2 BP2IP BAROMBONG TOT 609 D.IV D.IV NAUTIKA + ANT-III + TOT 609 NAUTIKA + ANT-III + TOT Instruktur Penerbang D.II Penerbang II/b Instruktur Teknika D.IV D.IV D.IV D.IV TEKNIKA + ATT-III + TOT 609 TEKNIKA + ATT-III + TOT 609 TEKNIKA + ATT-III + TOT 609 TEKNIKA + ATT-III + TOT 609 III/a 8 BP2IP SORONG III/a 8 BP2IP MALAHAYATI 11 Untuk Instruktur penerbang Banyuwangi dan STPI Curug 22 III/a 3 BP2IP TANGERANG III/a 3 BP2IP BAROMBONG III/a 8 BP2IP SORONG III/a 8 BP2IP MALAHAYATI 11 Jenang + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN 12 Kasab Mesin + ATT V II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + ATT V II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + ATT V II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK 10 10

6 GOL JUMLAH + ATT V II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + ATT V II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN Kelasi + BST II/a 4 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + BST II/a 4 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + BST II/a 4 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN + BST II/a 4 KAPAL PATROLI KSOP KELAS III SUNDA KELAPA + BST II/a 4 KAPAL PATROLI KSOP KELAS V MARUNDA 5 14 Kepala Kamar Mesin (KKM) D.IV TEKNIKA + ATT II III/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN Marine Inspektor D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 1 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA BELAWAN D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 2 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA TG. PRIOK D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 2 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA SURABAYA D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 1 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA MAKASSAR D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 1 KSOP KELAS I AMBON D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 1 KSOP KELAS I BANTEN D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 1 KSOP KELAS I BANJARMASIN D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 1 KSOP KELAS I SORONG

7 GOL JUMLAH D.IV TEKNIKA + ATT II III/a 1 KSOP KELAS I BITUNG D.IV TEKNIKA + ATT II III/a 1 KSOP KELAS I AMBON D.IV TEKNIKA + ATT II III/a 1 KSOP KELAS I BALIKPAPAN D.IV TEKNIKA + ATT II III/a 1 KSOP KELAS I BANTEN D.IV TEKNIKA + ATT II III/a 1 KSOP KELAS I PANJANG 8 16 Markonis D.III TEKNIK INFORMATIKA II/c 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I PALEMBANG + ORU II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + ORU II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + ORU II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + ORU II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + ORU II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN + ORU II/a 1 DISTRIK NAVIGASI KELAS I SEMARANG 6 17 Masinis D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN D.III TEKNIKA + ATT III II/c 1 KAPAL KENAVIGASIAN TUAL Nakhoda D.IV NAUTIKA + ANT II III/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK D.III NAUTIKA + ANT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK D.III NAUTIKA + ANT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG

8 GOL JUMLAH D.III NAUTIKA + ANT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK D.III NAUTIKA + ANT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL D.III NAUTIKA + ANT III II/c 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN D.III NAUTIKA + ANT III II/c 1 KAPAL KENAVIGASIAN TUAL + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN 19 Operator Komputer **) D.III D.III Komputer II/c 1 Biro Umum D.III D.III D.III D.III KOMPUTER AKUNTANSI MANAJEMEN INFORMATIKA KOMPUTER AKUNTANSI / AKUNTANSI KOMPUTER AKUNTANSI / AKUNTANSI 11 II/c 1 Dit. Keselamatan Transportasi Darat II/c 1 Setditjen Perhubungan Darat II/c 1 Balai LLAJSDP Jambi II/c 1 Balai LLAJSDP Palangkaraya D.III MANAJEMEN PERKANTORAN II/c 1 Balai LLAJSDP Denpasar D.III D.III MANAJEMEN PERKANTORAN KOMPUTER AKUNTANSI / AKUNTANSI II/c 1 Kantor OPP Merak II/c 1 Kantor OPP Gilimanuk

9 KOMPUTER D.III AKUNTANSI / II/c 1 Kantor OPP Lembar AKUNTANSI D.III Teknik Komputer II/c 2 SETDITJEN PERKERETAAPIAN 20 Operator VTS TEKNIK INFORMATIKA III/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I TG.PRIOK 21 Pelaksana Evaluasi fasilitas pesawat udara Pelaksana Evaluasi Personil Operasi Pesawat Udara Pelaksana Pengawas Perawatan Pesawat udara TEKNIK INFORMATIKA III/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I TG PINANG D.III D.III MANAJEMEN INFORMATIKA MANAJEMEN INFORMATIKA 28 II/c 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I TG DUMAI II/c 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I PALEMBANG D.III TEKNIK INFORMATIKA II/c 1 DISTRIK NAVIGASI KELAS I BELAWAN D.III TEKNIK INFORMATIKA II/c 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I TG PRIOK D.III TEKNIK INFORMATIKA II/c 1 DISTRIK NAVIGASI KELAS I TG PINANG D.III TEKNIK INFORMATIKA II/c 1 DISTRIK NAVIGASI KELAS I SURABAYA D.III TEKNIK INFORMATIKA II/c 1 DISTRIK NAVIGASI KELAS I MAKASSAR + ORU II/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I BELAWAN + ORU II/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I TG PRIOK + ORU II/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I TG PINANG + ORU II/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I SURABAYA + ORU II/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I DUMAI + ORU II/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I PALEMBANG + ORU II/a 2 DISTRIK NAVIGASI KELAS I MAKASSAR D.III Teknik II/c 1 Seksi Perawatan Pesawat udara - BBKFP Teknik III/a 1 Seksi Personel Operasi Pesawat udara - DKUPPU Teknik III/a 1 Seksi Perawatan Pesawat udara - DKUPPU 1 1 1

10 Pelaksana penyiapan bahan Perawatan Pengujian Kalibrasi Pelaksana Verifikasi Izin Pengadaan Pesawat Udara Tek. Elektronika / Teknik Mesin Teknik Mesin III/a 1 III/a 1 Seksi Pengujian - BBKFP 1 Seksi Pengawasan Mutu dan Proses Produksi - DKUPPU 26 Pelumas Mesin (Oiler) + ANT DASAR II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + ANT DASAR II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + ANT DASAR II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + ANT DASAR II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + ANT DASAR II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN 27 Pemasak + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + BST II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + BST II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL 5 28 Pemroses Status Hukum & Sertifikasi Kapal HUKUM III/a 2 KSOP KELAS I BANTEN HUKUM III/a 1 KSOP KELAS I SEMARANG HUKUM III/a 2 KSOP KELAS I BANJARMASIN 8 29 Penerbang D.II Penerbang / Pilot II/b 4 Seksi Uji Terbang dan Kemampuan Pesawat Udara - DKUPPU + CPL II/a 4 Seksi Awak Pesawat dan Operasi - BBKFP 3 30 Pengawas Alat-alat Berat D.IV Transportasi Darat III/a 2 Balai LLAJSDP Jambi D.IV Transportasi Darat III/a 1 Balai LLAJSDP Palangkaraya 1 5 7

11 31 Pengawas Angkutan Penyeberangan D.III LLASDP II/c 1 Kantor OPP Pagimana 4 32 Pengawas Fasilitas Pelabuhan TEKNIK SIPIL III/a 1 Kantor OPP Merak TEKNIK SIPIL III/a 1 Kantor OPP Gilimanuk TEKNIK SIPIL III/a 1 Kantor OPP Lembar TEKNIK SIPIL III/a 1 Kantor OPP Pagimana Pengawas Keamanan & Ketertiban Pelabuhan Pengawas Kegiatan Bongkar Muat Barang Pengawas Keselamatan Sarana LLAJ Pengawas Keselamatan Sarana SDP Pengawas Kinerja Operasional Pelabuhan Pengawas Lalu Lintas dan Angkutan Penyeberangan (STC) D.III LLAJ II/c 1 Kantor OPP Lembar D.III LLASDP II/c 1 Kantor OPP Pagimana 4 D.III LLASDP II/c 1 Kantor OPP Merak D.III LLASDP II/c 2 Kantor OPP Gilimanuk D.III LLASDP II/c 1 Kantor OPP Lembar 4 D.II PKB II/b 1 Balai LLAJSDP Jambi D.II PKB II/b 1 Balai LLAJSDP Palangkaraya D.II PKB II/b 1 Balai LLAJSDP Denpasar D.II PKB II/b 1 Balai LLAJSDP Palu 4 D.III LLASDP II/c 1 Balai LLAJSDP Jambi D.III LLASDP II/c 1 Balai LLAJSDP Palangkaraya D.III LLASDP II/c 1 Balai LLAJSDP Denpasar D.III LLASDP II/c 1 Balai LLAJSDP Palu 1 D.III LLASDP II/c 1 Kantor OPP Pagimana D.III LLASDP II/c 1 Kantor OPP Merak D.III LLASDP II/c 2 Kantor OPP Gilimanuk D.III LLASDP II/c 1 Kantor OPP Lembar D.III LLASDP II/c 2 Kantor OPP Pagimana 2 6

12 39 Pengawas Teknis Angkutan Penumpang D.III LLAJ II/c 1 Balai LLAJSDP Jambi D.III LLAJ II/c 1 Balai LLAJSDP Palu 4 40 Pengawas Teknis Angkutan SDP TEKNIK SIPIL III/a 1 Balai LLAJSDP Jambi TEKNIK SIPIL III/a 1 Balai LLAJSDP Palangkaraya TEKNIK SIPIL III/a 1 Balai LLAJSDP Denpasar TEKNIK SIPIL III/a 1 Balai LLAJSDP Palu 1 41 Pengelola Berita Website Komunikasi Jurnalistik III/a 1 Bidang Media Massa dan Opini Publik, Sub Bidang Media Massa 5 43 Pengemudi Kapal/Juru mudi + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + ANT IV II/a 1 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN + BST II/a 2 KAPAL KENAVIGASIAN DISTRIK NAVIGASI KELAS III TUAL 1 44 Pengkaji Angkutan Multimoda Dan Logistic Centre D.IV Transportasi Darat III/a 1 Dit. LLAJ 2 45 Pengkaji Manajemen Lalu Lintas D.III LLAJ II/c 2 Dit. LLAJ 1 46 Pengkaji Standarisasi Pengujian Kendaraan Bermotor Teknik Mesin III/a 1 Balai PLJSKB 3 47 Penguji Kendaraan Bermotor D.II PKB II/b 2 Dit. KTD D.II PKB II/b 1 Balai PLJSKB 6 48 Penjaga Menara Suar STM/SMK Listrik II/a 4 MENARA SUAR WILAYAH DISTRIK NAVIGASI KELAS II SEMARANG STM/SMK Listrik II/a 2 MENARA SUAR WILAYAH DISTRIK NAVIGASI KELAS III TUAL

13 10 49 Perawat Mesin + ATT IV II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PRIOK + ATT IV II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP BITUNG + ATT IV II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG PERAK + ATT IV II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TUAL + ATT IV II/a 2 KAPAL PATROLI PANGKALAN PLP TANJUNG UBAN 3 50 Perekayasa Lalu Lintas D.III LLAJ II/c 3 Dit. LLAJ 3 51 Perencana Lalu Lintas D.III LLAJ II/c 3 Dit. LLAJ Petugas Avsec Bandara II/a 2 Bandar Udara Kelas III Tjut Nyak Dien II/a 2 Bandar Udara Kelas. IV Lasikin II/a 2 Bandar Udara Kelas. IV Teuku Tjut Ali II/a 1 Satker Maemun Saleh II/a 2 Satker Rembele II/a 2 Bandar Udara Kelas. III Binaka Gunung Sitoli II/a 1 Satker Sibisa - Prapat II/a 2 Bandar Udara Kelas. III Pinangsori / F.L Tobing II/a 2 Bandar Udara Kelas III Aek Godang II/a 1 Satker Lasondre II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Rokot Sipora

14 II/a 2 Bandar Udara Kelas III Dabo - Singkep II/a 2 Bandar Udara Kelas III Seibati II/a 2 Bandar Udara Kelas III Japura Rengat II/a 2 Satker Pasir Pangaraian II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Depati Parbo II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Muko - Muko II/a 2 Satker Pekon Serai II/a 5 Bandar Udara Kelas I Budiarto Curug II/a 2 Bandar Udara Kelas III Penggung / Cakrabhuwana II/a 2 Bandar Udara Kelas III Tunggul Wulung II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Dewadaru II/a 2 Satker Trunojoyo II/a 2 Satker Rogojampi II/a 2 Bandar Udara Kelas III Brang Biji II/a 2 Bandar Udara Kelas III Frans Seda - Maumere II/a 2 Bandar Udara Kelas III Mau Hau / Umbu Mehang Kunda - Waingapu

15 II/a 2 Bandar Udara Kelas III Komodo - Labuhan Bajo II/a 2 Bandar Udara Kelas III H. Asan Aroeboesman II/a 2 Bandar Udara Kelas III Frans Sales Lega - Ruteng II/a 2 Bandar Udara Kelas III Tambolaka Waikabubak II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Haliwen II/a 2 Bandar Udara Kelas III Mali Alor II/a 2 Bandar Udara Kelas III Gewayantana - Larantuka II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Lekunik Rote II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Tardamu Sabu II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Phadamaleda / Soa Bajawa II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Wonopito / Lewoleba II/a 2 Bandar Udara Kelas III Rahadi Oesman - Ketapang II/a 2 Bandar Udara Kelas III Susilo Sintang II/a 2 Bandar Udara Kelas III Pangsuma Putusibau II/a 2 Bandar Udara Kelas III Nangapinoh II/a 2 Bandar Udara Kelas II Iskandar Pangkalan Bun

16 II/a 2 Bandar Udara Kelas III Beringin Muara Teweh II/a 2 Bandar Udara Kelas II H. Asan - Sampit II/a 2 Bandar Udara Kelas III Sanggu Buntok II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Kuala Kurun II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Tumbang Samba II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Kuala Pembuang II/a 2 Bandar Udara Kelas III Gusti Syamsir Alam II/a 2 Bandar Udara Kelas II Kalimarau II/a 2 Bandar Udara Kelas III Nunukan - Nunukan II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Yuvai Semaring II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Tanjung Harapan II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Long Apung II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Datah Dawai II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Melak II/a 2 Satker Seluwing II/a 2 Bandar Udara Kelas III Naha Tahuna

17 II/a 2 Bandar Udara Kelas III Melonguane II/a 2 Bandar Udara Kelas III Syukuran Aminuddin - Amir Luwuk II/a 2 Bandar Udara Kelas III Lalos - Toli Toli II/a 2 Bandar Udara Kelas III Kasiguncu - Poso II/a 2 Satker Buol II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Tampa Padang Mamuju II/a 2 Bandar Udara Kelas III Pongtiku - Tanah Toraja II/a 2 Bandar Udara Kelas III Andi Jemma - Masamba II/a 2 Bandar Udara Kelas IV H. Aroepala Selayar II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Beto Ambari II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Sugimanuru - Raha II/a 2 Bandar Udara Kelas III Kuabang Kao II/a 2 Bandar Udara Kelas III Gamar Malamo / Galela II/a 2 Bandar Udara Kelas III Oesman Sadik II/a 2 Bandar Udara Kelas III Dumatubun - Langgur II/a 2 Bandar Udara Kelas III Bandaneira

18 II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Olilit / Saumlaki II/a 1 Satker Dobo II/a 2 Satker John Becker / Kisar D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas I Utama Hang Nadim Batam D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 7 Bandar Udara Kelas I Fatmawati Soekarno - Bengkulu / Satker Muara Bungo D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas II Has Hanandjuddin D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas II Radin Inten II - Lampung D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas III M. Saluhuddin Bima D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 5 Bandar Udara Kelas I Tjilik Riwut D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 5 Bandar Udara Kelas I Khusus Juwata - Tarakan D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas II Temindung - Samarinda D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas II Djaluddin Gorontalo D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 6 Bandar Udara Kelas I Mutiara Palu D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 4 Bandar Udara Kelas II Haluoleo - Kendari D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas II Sultan Babullah - Ternate D.III OBU / Elektro / Mesin II/c 2 Bandar Udara Kelas I Khusus Sentani - Jayapura + Sertifikat Komputer II/a 5 Bandar Udara Kelas I Mopah Merauke + Sertifikat Komputer II/a 3 Bandar Udara Kelas II Wamena + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Dabra + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas III Enarotali + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas III Waghete + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas III Marena / Sarmi + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas III Tanah Merah + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas III Mulia

19 GOL JUMLAH + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas III Sudjarwo Tjondronegoro + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas III Oksibil + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas III Moanamani + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Mindiptanah + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Kepi + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Kokonao + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Bokondini + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Okaba + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Numfor + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Illaga + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Illu + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Tiom + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Ewer + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Batom + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Bade + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Karubaga + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas IV Senggeh + Sertifikat Komputer II/a 4 Bandar Udara Kelas II Nabire - Nabire + Sertifikat Komputer II/a 4 Bandar Udara Kelas II Rendani - Manokwari + Sertifikat Komputer II/a 3 Bandar Udara Kelas II DEO - Sorong + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas III Torea Fakfak + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Bintuni + Sertifikat Komputer II/a 2 Bandar Udara Kelas III Utarom / Kaimana + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Wasior + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Inanwatan + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Teminabuan + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Ijahabra / Merdei + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Babo + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Kambuaya

20 + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Kebar + Sertifikat Komputer II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Ayawasi + Sertifikat Komputer II/a 4 Bandar Udara Kelas I Khusus Sentani - Jayapura 8 53 Pengawas Kapal Asing BHNGGRIS III/a 2 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA BELAWAN BHNGGRIS III/a 2 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA TG. PRIOK BHNGGRIS III/a 2 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA SURABAYA BHNGGRIS III/a 2 KANTOR SYAHBANDAR UTAMA MAKASSAR 54 Petugas Kepelabuhanan TEKNIK SIPIL III/a 2 KANTOR OP BELAWAN TEKNIK SIPIL III/a 3 KANTOR OP TANJUNG PRIOK TEKNIK SIPIL III/a 3 KANTOR OP TANJUNG PERAK TEKNIK SIPIL III/a 2 KANTOR OP MAKASSAR 10 TEKNIK ARSITEKTUR LANDSCAPE III/a 1 KANTOR OP TANJUNG PRIOK 57 Petugas Lala dan Kepelabuhanan D.IV KETATALAKSANAAN III/a 3 KANTOR OP BELAWAN D.IV KETATALAKSANAAN III/a 5 KANTOR OP TANJUNG PRIOK D.IV KETATALAKSANAAN III/a 4 KANTOR OP TANJUNG PERAK D.IV KETATALAKSANAAN III/a 3 KANTOR OP MAKASSAR 35 EKONOMI AKUTANSI III/a 2 KANTOR OP BELAWAN EKONOMI AKUTANSI III/a 2 KANTOR OP TANJUNG PRIOK EKONOMI AKUTANSI III/a 2 KANTOR OP TANJUNG PERAK EKONOMI AKUTANSI III/a 2 KANTOR OP MAKASSAR MANAJEMEN TRANSPORTASI LAUT MANAJEMEN TRANSPORTASI LAUT III/a 2 KANTOR OP TANJUNG PRIOK III/a 2 KANTOR OP TANJUNG PERAK

21 60 Teknisi Listrik Bandara D.III EKONOMI AKUTANSI II/c 2 KANTOR OP BELAWAN D.III EKONOMI AKUTANSI II/c 2 KANTOR OP TANJUNG PRIOK D.III EKONOMI AKUTANSI II/c 2 KANTOR OP TANJUNG PERAK D.III EKONOMI AKUTANSI II/c 2 KANTOR OP MAKASSAR STM / SMK STM / SMK Listrik + Sertifikat Komp/Bhs.Ingg Listrik + Sertifikat Komp/Bhs.Ingg 18 II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Rokot Sipora II/a 1 Bandar Udara Kelas IV Tampa Padang Mamuju D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas III Dabo - Singkep D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II Has Hanandjuddin D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II Radin Inten II - Lampung D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas III H. Asan Aroeboesman D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas I Mutiara Palu D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas III Syukuran Aminuddin - Amir Luwuk D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas III Lalos - Toli Toli D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas III Kasiguncu - Poso D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II Haluoleo - Kendari D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II Sultan Babullah - Ternate D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas I Khusus Sentani - Jayapura

22 D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II Wamena D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II Nabire - Nabire D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II Rendani - Manokwari D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas II DEO - Sorong D.III PTL/TLB / Teknik Listrik II/c 1 Bandar Udara Kelas III Torea Fakfak 1 61 Teknisi Navigasi D.III TNU / PTR II/c 1 Seksi Elektronika - BTP 1 62 Teknisi Peralatan Telekomunikasi D.III TNU / PTR II/c 1 Seksi Elektronika - BTP 63 Teknisi Perawatan Pesawat Udara D.IV Teknik Pesawat Udara III/a 1 Seksi Perawatan Pesawat udara - BBKFP 3 64 Teknisi Telekomunikasi Navigasi + Airframe Pesawat (A 1) dan Gas Turbine (A 4) D.III TNU / PTR II/c 1 II/a 2 Seksi Perawatan Pesawat udara - BBKFP 47 Seksi Jaminan Mutu Perawatan dan Operasi Pesawat udara - BBKFP D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Tjut Nyak Dien D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Aek Godang D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas I Utama Hang Nadim Batam D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Dabo - Singkep D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Japura Rengat

23 Bandar Udara Kelas I Fatmawati Soekarno - D.III TNU / PTR II/c 1 Bengkulu D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas II Has Hanandjuddin D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas II Radin Inten II - Lampung D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Brang Biji D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Komodo - Labuhan Bajo D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Rahadi Oesman - Ketapang D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas I Tjilik Riwut D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas II H. Asan - Sampit D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas I Khusus Juwata - Tarakan D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas II Temindung - Samarinda D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas II Djaluddin Gorontalo D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas I Mutiara Palu D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Syukuran Aminuddin - Amir Luwuk D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Kasiguncu - Poso D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Andi Jemma - Masamba D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas II Haluoleo - Kendari D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas II Sultan Babullah - Ternate D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Kuabang Kao D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Gamar Malamo / Galela D.III TNU / PTR II/c 1 Bandar Udara Kelas III Oesman Sadik

24

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : 45 TAHUN 2002 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : 45 TAHUN 2002 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : 45 TAHUN 2002 TENTANG PENYERAHAN PENYELENGGARAAN BANDAR UDARA UMUM (UNIT PELAKSANA TEKNIS/SATUAN KERJA) KEPADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA. Nomor : SKEP/24/II/2006 TENTANG JAM OPERASI (OPERATING HOURS) BANDAR UDARA

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA. Nomor : SKEP/24/II/2006 TENTANG JAM OPERASI (OPERATING HOURS) BANDAR UDARA DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA Nomor : SKEP/24/II/2006 TENTANG JAM OPERASI (OPERATING HOURS) BANDAR UDARA DENGAN RAHMAT TUHAN

Lebih terperinci

2 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4075); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2012 tentang Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan

2 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4075); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2012 tentang Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.688, 2015 KEMENHUB. Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara. Tata Kerja. Organisasi. Perubahan. PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 83 TAHUN 2015

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : KP 239 TAHUN 2014 TENTANG JAM OPERASI BANDAR UDARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : KP 239 TAHUN 2014 TENTANG JAM OPERASI BANDAR UDARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : KP 239 TAHUN 2014 TENTANG JAM OPERASI BANDAR UDARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

RINCIAN PENETAPAN KEBUTUHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN ANGGARAN 2017

RINCIAN PENETAPAN KEBUTUHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN ANGGARAN 2017 RINCIAN PENETAPAN KEBUTUHAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN ANGGARAN 207 ALOKASI 2 3 4 5 JUMLAH SELURUHNYA 400 400 A. SEKRETARIAT JENDERAL Pengelola Teknologi Informasi

Lebih terperinci

2016, No Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4075); 3. Peraturan Presiden Nomor 7

2016, No Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4075); 3. Peraturan Presiden Nomor 7 No.1489, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENHUB. Bandar Udara. Orta. Perubahan. PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA MOR PM 118 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN MENTERI

Lebih terperinci

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA a. bahwa dalam rangka meningkatkan kelancaran dan kesinambungan pelayanan angkutan udara perintis serta kondisi perkembangan sosial di masyarakat, perlu menmjau kembali

Lebih terperinci

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA a. bahwa dalam rangka meningkatkan ke1ancaran dan kesinambungan pe1ayanan angkutan udara perintis, perlu meninjau kembali tarif angkutan udara perintis sebagaimana

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 83 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 83 TAHUN 2015 TENTANG K r r-< 71 ; -' 'ifwlmtulss^ MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 83 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR PM

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM. 68 TAHUN 2002 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BANDAR UDARA MENTERI PERHUBUNGAN,

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM. 68 TAHUN 2002 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BANDAR UDARA MENTERI PERHUBUNGAN, MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR: KM. 68 TAHUN 2002 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA BANDAR UDARA MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan

Lebih terperinci

PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS NAMA JABATAN NON STRUKTURAL *) KUALIFIKASI PENDIDIKAN GOL RUANG RENCANA PENEMPATAN UNIT KERJA

PESERTA YANG DINYATAKAN LULUS NAMA JABATAN NON STRUKTURAL *) KUALIFIKASI PENDIDIKAN GOL RUANG RENCANA PENEMPATAN UNIT KERJA LAMPIRAN PENGUMUMAN KELULUSAN AKHIR SELEKSI PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) KEMENTERIAN PERHUBUNGAN FORMASI TAHUN ANGGARAN 2013 DARI PELAMAR UMUM TINGKAT PENDIDIKAN S2, S1, D.IV, D.III, D.II

Lebih terperinci

RING WILAYAH NAMA STASIUN

RING WILAYAH NAMA STASIUN 4. Keputusan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika nomor KEP.005 Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Meteorologi dan Geofisika, Stasiun Meteorologi, Stasiun Klimatologi, dan Stasiun

Lebih terperinci

2 Tahun 2009 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4956); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1995 tentang Angkutan Udara (Lem

2 Tahun 2009 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4956); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1995 tentang Angkutan Udara (Lem BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1440, 2014 KEMENHUB. Tarif. Batas Atas. Ekonomi. Angkutan Udara. Formulasi. Mekanisme. Pencabutan. PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 51 TAHUN

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA.419, 2014 BMKG. Penempatan. Lulusan AMG. Diploma I. Pedoman. PERATURAN KEPALA BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENEMPATAN

Lebih terperinci

NAMA DAN LOKASI BALAI BESAR METEOROLOGI DAN GEOFISIKA, STASIUN METEOROLOGI, STASIUN KLIMATOLOGI, DAN STASIUN GEOFISIKA

NAMA DAN LOKASI BALAI BESAR METEOROLOGI DAN GEOFISIKA, STASIUN METEOROLOGI, STASIUN KLIMATOLOGI, DAN STASIUN GEOFISIKA 5 2013, No.807 LAMPIRAN PERATURAN KEPALA BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2013 TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATAS KEPUTUSAN KEPALA BADAN METEOROLOGI DAN GEOFISIKA

Lebih terperinci

: 1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 139

: 1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 139 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 tentang Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 139 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

Lebih terperinci

Oktober 2016;

Oktober 2016; - 2 - Geofisika tentang Perubahan Atas Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nomor 15 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 194 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN UDARA PERINTIS TAHUN 2016

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 194 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN UDARA PERINTIS TAHUN 2016 MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 194 TAHUN 2015 TENTANG ANGKUTAN UDARA PERINTIS TAHUN 2016 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN

Lebih terperinci

DAFTAR KOORDINATOR WILAYAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN. a. Ditjen Perhubungan Laut

DAFTAR KOORDINATOR WILAYAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN. a. Ditjen Perhubungan Laut 5 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM. 76 TAHUN 2013 TENTANG KOORDINATOR WILAYAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DAFTAR KOORDINATOR WILAYAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN NO KOORDINATOR

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.1740, 2016 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BMKG. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Stasiun Meteorologi, Stasiun Klimatologi, dan Stasiun Geofisika. Orta. Perubahan. PERATURAN KEPALA

Lebih terperinci

b. BiayaUmum (biaya umum penoojang aktivitas produksi ootuk penerbangan per taboo)

b. BiayaUmum (biaya umum penoojang aktivitas produksi ootuk penerbangan per taboo) No KOMPONEN BIA YA JASA ANGKUTAN UDARA 8 BIA YA CATERING PENERBANGAN a Biaya Catering per taboo Biaya catering yang digunakan ootuk penerbangan (jumlah penumpang per pesawat per tahun X biaya catering

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM 73 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN UDARA PERINTIS TAHUN 2015

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM 73 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN UDARA PERINTIS TAHUN 2015 MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM 73 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN UDARA PERINTIS TAHUN 2015 DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : PG. 19 Tahun 2013 TENTANG

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : PG. 19 Tahun 2013 TENTANG KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N Nomor : PG. 19 Tahun 2013 TENTANG PENGUMUMAN KELULUSAN SELEKSI ADMINISTRASI DAN/ATAU TES FISIK/PERATURAN BARIS BERBARIS (PBB) KUALIFIKASI

Lebih terperinci

LOKASI PENDAFTARAN DAN SELEKSI CPNS TAHUN 2008

LOKASI PENDAFTARAN DAN SELEKSI CPNS TAHUN 2008 LOKASI PENDAFTARAN DAN SELEKSI CPNS TAHUN 2008 NO PROPINSI LOKASI PENDAFTARAN LOKASI SELEKSI 1. Sumatera Utara 1. Balai Besar MG Medan 1. Balai Besar Met & Geof Medan Jl. Ngumban Surbakti No. 15 Jl. Ngumban

Lebih terperinci

S U R A T E D A R A N NOMOR : SE 013 TAHUN 2012 TENTANG PELAKSANAAN RUNWAY SAFETY PROGRAM DAN PEMBENTUKAN RUNWAY SAFETY TEAM

S U R A T E D A R A N NOMOR : SE 013 TAHUN 2012 TENTANG PELAKSANAAN RUNWAY SAFETY PROGRAM DAN PEMBENTUKAN RUNWAY SAFETY TEAM S U R A T E D A R A N NOMOR : SE 013 TAHUN 2012 TENTANG PELAKSANAAN RUNWAY SAFETY PROGRAM DAN PEMBENTUKAN RUNWAY SAFETY TEAM 1. Menindaklanjuti : a. ICAO Assembly Resolution A37-6 on Runway Safety b. Global

Lebih terperinci

BAB I BALAI BESAR METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA. Bagian Kesatu Kedudukan, Tugas dan Fungsi. Pasal 1

BAB I BALAI BESAR METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA. Bagian Kesatu Kedudukan, Tugas dan Fungsi. Pasal 1 5. Peraturan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nomor KEP. 03 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; 6. Peraturan Kepala Badan Meteorologi,

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM 4 0 TAHUN 2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR UNIT PENYELENGGARA BANDAR UDARA DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BMKG. Balai Besar. Stasiun. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BMKG. Balai Besar. Stasiun. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan. No.1528, 2014 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BMKG. Balai Besar. Stasiun. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan. PERATURAN KEPALA BADAN METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN GEOFISIKA NOMOR 15 TAHUN 2014 TENTANG

Lebih terperinci

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBUK INDONESIA

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBUK INDONESIA MENTERIPERHUBUNGAN REPUBUK INDONESIA a. bahwa dalam rangka meningkatkan kelancaran dan kesinambungan pelayanan angkutan udara perintis serta kondisi perkembangan sosial di masyarakat, perlu meninjau kembali

Lebih terperinci

DAFTAR RINCIAN JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JUMLAH FORMASI, PENEMPATAN DAN KODE LAMARAN

DAFTAR RINCIAN JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JUMLAH FORMASI, PENEMPATAN DAN KODE LAMARAN VII. DAFTAR RINCIAN JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JUMLAH FORMASI, PENEMPATAN DAN KODE LAMARAN NO NAMA JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN JUMLAH FORMASI PENEMPATAN KODE LAMARAN 5 6 JUMLAH TOTAL 77 A INSPEKTORAT

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PG 15 Tahun 2013

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PG 15 Tahun 2013 KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N : Nomor : PG 15 Tahun 2013 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA FORMASI TAHUN ANGGARAN

Lebih terperinci

(4) Tingkat utilisasi operasional sebagaimana yang dimaksud pada ayat (3) meliputi :

(4) Tingkat utilisasi operasional sebagaimana yang dimaksud pada ayat (3) meliputi : (1) Untuk mewujudkan penyelenggaraan bandar udara sebagaimana dimaksud dalam Pasa' 30 digunakan strategi pembangunan, pendayagunaan, pengembangan dan pengoperasian bandar udara. (2) Strategi pembangunan,

Lebih terperinci

LAMPIRAN INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN PROVINSI PAPUA DAN PROVINSI PAPUA BARAT

LAMPIRAN INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN PROVINSI PAPUA DAN PROVINSI PAPUA BARAT LAMPIRAN INSTRUKSI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2007 TENTANG PERCEPATAN PEMBANGUNAN PROVINSI PAPUA DAN PROVINSI PAPUA BARAT RENCANA AKSI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR TRANSPORTASI DALAM RANGKA

Lebih terperinci

DAFTAR RINCIAN JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JUMLAH FORMASI, PENEMPATAN DAN KODE LAMARAN TINGKAT SARJANA (D.IV, S1, S2)

DAFTAR RINCIAN JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JUMLAH FORMASI, PENEMPATAN DAN KODE LAMARAN TINGKAT SARJANA (D.IV, S1, S2) DAFTAR RINCIAN JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN, JUMLAH FORMASI, PENEMPATAN DAN KODE LAMARAN TINGKAT SARJANA (D.IV, S1, S2) NO NAMA JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN JUMLAH UNIT KERJA PENEMPATAN KODE LAMARAN

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N : Nomor : AU/5.924/PEGUM.2054/08 1. Dengan ini diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memberi kesempatan

Lebih terperinci

Lampiran-1 RINCIAN TAMBAHAN FORMASI CPNS PUSAT DARI PELAMAR UMUM BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TAHUN ANGGARAN 2014

Lampiran-1 RINCIAN TAMBAHAN FORMASI CPNS PUSAT DARI PELAMAR UMUM BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TAHUN ANGGARAN 2014 Lampiran-1 RINCIAN TAMBAHAN FORMASI CPNS PUSAT DARI PELAMAR UMUM BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN TAHUN ANGGARAN 2014 NO NAMA JABATAN KUALIFIKASI PENDIDIKAN 1 Apoteker. III/b 192 1 Direktorat Standardisasi

Lebih terperinci

Triwulan 3 Tahun 2014

Triwulan 3 Tahun 2014 Status Pengisian Data SIPKINDU Kode Unit Kerja 1000000000 Triwulan 3 Tahun 2014 s.d 22-10-2014 08:58:43 Unit Kerja BADAN KARANTINA IKAN, PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN Jumlah Pegawai Pengisian

Lebih terperinci

Kondisi i Infrastruktur Pelabuhan

Kondisi i Infrastruktur Pelabuhan SAUNEK RAJA AMPAT SORONG TAMINABUAN KOKAS SAUKOREM KORIDO MANOKWARI OWI BIAK ORANSBARI BINTUNI SERUI WAREN WASIOR FAK FAK NABIRE KAIMANA AMAMAPARE POMAKO SARMI AGATS BADE JAYAPURA / DEPAPRE MERAUKE Kondisi

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N Nomor : PENG/24/IX/2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA. Telepon : ( Sentral)

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA. Telepon : ( Sentral) JfSSA ^ KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA Jalan Merdeka Baral No. 8 Jakarta 10110 KotakPosNo. 1389 Jakarta 10013 Telepon : 3505550-3505006 ( Sentral) Fax.: 3505136-3505139 3507144

Lebih terperinci

PERATURAN NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN NASIONAL PENCARIAN PERATURAN KEPALA BADAN NASIONAL PENCARIAN NOMOR 16 TAHUN 2017 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN NASIONAL PENCARIAN, Menimbang

Lebih terperinci

I SEKRETARIAT JENDERAL II LINGKUP PUSAT KARANTINA IKAN

I SEKRETARIAT JENDERAL II LINGKUP PUSAT KARANTINA IKAN LAMPIRAN I LOWONGAN JABATAN, KUALIFIKASI PENDIDIKAN (PROGRAM STUDI/JURUSAN) DAN YANG DIBUTUHKAN DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN NO. NAMA JABATAN PROGRAM STUDI/JURUSAN TOTAL 29 29 I SEKRETARIAT

Lebih terperinci

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA MENTERIPERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA a. bahwa dalam Pasal 104 dan Pasal 106 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, telah diatur penyelenggara angkutan udara perintis diberi kompensasi untuk

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PENG/006/III/2011 TENTANG

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PENG/006/III/2011 TENTANG KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N : Nomor : PENG/006/III/2011 TENTANG PENYELESAIAN SURAT KEPUTUSAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) FORMASI TA 2010 HASIL PENGADAAN CALON PEGAWAI

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM. 72 TAHUN 2013 TENTANG KELAS JABATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM. 72 TAHUN 2013 TENTANG KELAS JABATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM. 2 TAHUN 2013 TENTANG KELAS DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN KELAS DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN A. KELAS STRUKTURAL I. KELAS

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA N O M O R : PM 126 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA N O M O R : PM 126 TAHUN 2015 TENTANG m i m ; perhubungan REPUBLIK SRBONiSIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA N O M O R : PM 126 TAHUN 2015 TENTANG MEKANISME FORMULASI PERHITUNGAN DAN PENETAPAN TARIF BATAS ATAS DAN BATAS BAWAH

Lebih terperinci

DATA PENGGUNAAN VERSI APLIKASI SISTERKAROLINE

DATA PENGGUNAAN VERSI APLIKASI SISTERKAROLINE DATA PENGGUNAAN VERSI APLIKASI SISTERKAROLINE UPT BKIPM Pemakai Versi Sisterkaroline Balai Besar KIPM Jakarta I Dolphin 2.0 Balai Besar KIPM Makassar Dolphin 3.0 Balai KIPM Kelas I Balikpapan Cherax 4.0

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL JALAN JENDERAL A.YANI JAKARTA 13230, KOTAK POS 108 JAKARTA 10002 TELEPON (021) 4890308; FAKSIMILE

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI DIREKTORAT PENERIMAAN DAN PERATURAN KEPABEANAN DAN CUKAI

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI DIREKTORAT PENERIMAAN DAN PERATURAN KEPABEANAN DAN CUKAI KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI DIREKTORAT PENERIMAAN DAN PERATURAN KEPABEANAN DAN CUKAI JALAN JENDERAL A. YANI JAKARTA 13230 KOTAK POS 108 JAKARTA 10002 TELEPON

Lebih terperinci

Kode Cabang. Jam Operasional. Nama Kantor. No. Urut. Regional I/ Medan. Regional II/ Palembang

Kode Cabang. Jam Operasional. Nama Kantor. No. Urut. Regional I/ Medan. Regional II/ Palembang Regional I/ Medan 1 1 105 00 KCP. Medan Pulau Pinang 08.00 s/d 15.00 2 2 105 31 KCP. Kabanjahe 08.00 s/d 15.00 3 3 106 01 KCP Medan Lapangan Merdeka 08.00 s/d 15.00 4 4 107 01 KCP Pematangsiantar Sutomo

Lebih terperinci

Dinamika dan Tantangan Pelayaran Nasional

Dinamika dan Tantangan Pelayaran Nasional Dinamika dan Tantangan Pelayaran Nasional ICE BSD 2-4 MARCH 2017 DPP INSA 2015-2019 Jakarta, 04 April 2017 Latar Belakang Pelayaran Nasional Dasar Hukum Undang Undang No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran

Lebih terperinci

2) BIAYAPENYUSUTANROTABLEPER JAM-KM biaya penyusutan rotable per tahun produksi pnp-km per tahun

2) BIAYAPENYUSUTANROTABLEPER JAM-KM biaya penyusutan rotable per tahun produksi pnp-km per tahun No. KOMPONENBIAYAJASA ANGKUTANUDARA masa pakai : 10 tahun harga rotable sparepart berdasarkan harga perolehan Apabila tidak tercatat harga perolehan, harga rotable sparepart diasumsikan 10 % sid 15 % dari

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N Nomor : PENG/24/IX/2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM. 76 TAHUN 2013 TENTANG KOORDINATOR WILAYAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM. 76 TAHUN 2013 TENTANG KOORDINATOR WILAYAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM. 76 TAHUN 2013 TENTANG KOORDINATOR WILAYAH KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

BMKG. Balai Besar. Stasiun. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan.

BMKG. Balai Besar. Stasiun. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan. No.1528, 2014 BMKG. Balai Besar. Stasiun. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan. PERATURAN KEPALA BADAN METEOROLOG, KLMATOLOG, DAN GEOFSKA NOMOR 15 TAHUN 2014 TENTANG ORGANSAS DAN TATA KERJA BALA BESAR METEOROLOG,

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN BADAN KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN BADAN KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN BADAN KARANTINA IKAN PENGENDALIAN MUTU DAN KEAMANAN HASIL PERIKANAN Jalan Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta 10110, Kotak POS 4130 JKP 10041 Telp : (021)3519070 (Lacak),

Lebih terperinci

PENGUMUMAN No. UK20/19/1/DJPL10

PENGUMUMAN No. UK20/19/1/DJPL10 PENGAN. UK0/9//DJPL0 PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN LAUT TINGKAT DIPLOMA III KEBAWAH TAHUN ANGGARAN 00 A. Bersama ini diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN Yth. (Daftar terlampir) SURAT EDARAN Nomor SE- /PB/0 TENTANG BATAS MAKSIMUM PENCAIRAN DANA DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENERIMAAN

Lebih terperinci

PENGUMUMAN Nomor: UK.20/17/9/DJPL-08

PENGUMUMAN Nomor: UK.20/17/9/DJPL-08 PENGUMUMAN mor: UK.20/17/9/DJPL-08 A. Bersama ini diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Departemen Perhubungan memberikan kesempatan kepada Warga Negara Indonesia untuk mengikuti Seleksi

Lebih terperinci

ALOKASI ANGGARAN SATKER PER PROVINSI MENURUT SUMBER PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2011 PADA UNIT ESELON I PROGRAM

ALOKASI ANGGARAN SATKER PER PROVINSI MENURUT SUMBER PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2011 PADA UNIT ESELON I PROGRAM ALOKASI ANGGARAN SATKER PER PROVINSI MENURUT SUMBER PEMBIAYAAN KEMENTERIAN KESEHATAN RI TAHUN 2011 PADA UNIT ESELON I PROGRAM (dalam ribuan rupiah) RUPIAH MURNI NO. SATUAN KERJA NON PENDAMPING PNBP PINJAMAN

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PM. 11 Tahun 2009 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PM. 11 Tahun 2009 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N : Nomor : PM. Tahun 009 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA TINGKAT SARJANA (D.IV, S, S) FORMASI

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N Nomor : PENG/24/IX/2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA MOR 64/KEPMEN-KP/2016 TENTANG TEMPAT PEMASUKAN DAN PENGELUARAN MEDIA PEMBAWA HAMA DAN PENYAKIT IKAN KARANTINA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BADAN PUSAT STATISTIK No. 30/04/Th. XIX, 01 April 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MARET 2016 INFLASI 0,19 PERSEN Pada terjadi inflasi sebesar 0,19 persen dengan Indeks Harga Konsumen ()

Lebih terperinci

UANG PENGINAPAN, UANG REPRESENTASI DAN UANG HARIAN PERJALANAN DINAS KELUAR DAERAH DAN DALAM DAERAH

UANG PENGINAPAN, UANG REPRESENTASI DAN UANG HARIAN PERJALANAN DINAS KELUAR DAERAH DAN DALAM DAERAH LAMPIRAN III TENTANG PERUBAHAN ATAS NOMOR 1 TAHUN 2012 TENTANG PERJALANAN DINAS DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA NO. TUJUAN UANG PENGINAPAN, UANG REPRESENTASI DAN UANG HARIAN PERJALANAN DINAS

Lebih terperinci

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA DEPARTEMEN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N Nomor : PENG/22/IX/2009 1. Dengan ini diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memberi kesempatan bagi

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BADAN PUSAT STATISTIK No. 22/03/Th. XIX, 01 Maret 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI FEBRUARI 2016 DEFLASI 0,09 PERSEN Pada 2016 terjadi deflasi sebesar 0,09 persen dengan Indeks Harga Konsumen

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR : PK. 15 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR SEARCH AND RESCUE

PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR : PK. 15 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR SEARCH AND RESCUE KEPALA BADAN SAR NASIONAL PERATURAN KEPALA BADAN SAR NASIONAL NOMOR : PK. 15 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR SEARCH AND RESCUE DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN SAR NASIONAL,

Lebih terperinci

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI SEKRETARIS DIREKTORAT JL. H.R. RASUNA SAID KAV 8-9 KUNINGAN 021-5225034 021-5208531 LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-08-2012 S/D 31-08-2012 NO. NAMA

Lebih terperinci

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL

LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA BIAYA BIAYA JUMLAH SUB TOTAL DEPARTEMEN HUKUM DAN HAM RI SEKRETARIS DIREKTORAT JL. H.R. RASUNA SAID KAV 8-9 KUNINGAN 021-5225034 021-5208531 LAPORAN REKAPITULASI PENERIMAAN PNBP Imigrasi TANGGAL : 01-09-2012 S/D 30-09-2012 NO. NAMA

Lebih terperinci

PENGUMUMAN No. UK 20/20/19/DJPL-09

PENGUMUMAN No. UK 20/20/19/DJPL-09 PENGUMUMAN. UK 0/0/9/DJPL-09 PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN LAUT TINGKAT DIPLOMA III KEBAWAH TAHUN ANGGARAN 009 A. Bersama ini diberitahukan bahwa Direktorat Jenderal

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : KP 353 TAHUN 2016 TENTANG RUTE DAN PENYELENGGARA ANGKUTAN UDARA PERINTIS UNTUK

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : KP 353 TAHUN 2016 TENTANG RUTE DAN PENYELENGGARA ANGKUTAN UDARA PERINTIS UNTUK KEMENTERI PERHUBUNG DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNG UDARA KEPUTUS DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNG UDARA NOMOR : KP 353 TAHUN 016 TENTG RUTE D PENYELENGGARA GKUT UDARA PERINTIS UNTUK SERTA PENYELENGGARA D LOKASI

Lebih terperinci

Menimbang : a. bahwa dalam rangka menyambut lebaran Tahun 2017 (1438 H),

Menimbang : a. bahwa dalam rangka menyambut lebaran Tahun 2017 (1438 H), KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA INSTRUKSI DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : INST 006 TAHUN 2017 TENTANG PEl_AKSANAAN ANGKUTAN UDARA LEBARAN TAHUN 2017 (1438 H) DENGAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI . 36/07/82/Th XVI, 03 Juli 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI JUNI 2017, KOTA TERNATE INFLASI SEBESAR 1,55 PERSEN Pada Juni 2017, Ternate mengalami inflasi sebesar 1,55 persen dengan indeks

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG TATANAN KEBANDARUDARAAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN,

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN TENTANG TATANAN KEBANDARUDARAAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN, MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : PM 69 TAHUN 2013 TENTANG TATANAN KEBANDARUDARAAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN, Menimbang :

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 25/05/51/Th. XVII, 2 Mei PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI APRIL KOTA DENPASAR INFLASI 0,07 PERSEN Pada bulan di Kota Denpasar terjadi inflasi sebesar 0,07 persen dengan Indeks Harga Konsumen

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 23/05/82/Th XVI, 02 Mei 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI April 2017, KOTA TERNATE INFLASI SEBESAR 0,36 PERSEN Pada April 2017, Kota Ternate mengalami inflasi sebesar 0,36 persen dengan

Lebih terperinci

Berikut tempat uji kompetensi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berikut tempat uji kompetensi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tabel Wilayah Tempat Uji Kompetensi Berikut tempat uji kompetensi pelaksanaan seleksi CPNS Tahun 2014 di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Wila yah Unit Kerja TUK Provinsi Kabupaten/Kota

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI ahk BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR No. 30/05/64/Th.XIX, 2 Mei 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR BULAN APRIL 2016 DEFLASI -0,34 PERSEN Provinsi Kalimantan Timur

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N Nomor : PENG/24/IX/2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N Nomor : PENG/24/IX/2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI No. 18/04/82/Th XVI, 03 April 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI Maret 2017, KOTA TERNATE DEFLASI SEBESAR 0,31 PERSEN Pada Maret 2017, Kota Ternate mengalami deflasi sebesar 0,31 persen dengan

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK No. 01/01/81/Th. XVIII, 4 Januari 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PADA DESEMBER 2015 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,62 PERSEN DI KOTA AMBON DAN INFLASI 2,37 PERSEN DI KOTA

Lebih terperinci

NO. NAMA PENDAFTAR TGL LAHIR JABATAN PENDIDIKAN PENEMPATAN NO PESERTA

NO. NAMA PENDAFTAR TGL LAHIR JABATAN PENDIDIKAN PENEMPATAN NO PESERTA Lampiran Pengumuman Ketua Tim Pelaksana Pengadaan CPNS Kementerian Perhubungan Tahun 2013 Nomor : PG 19 Tahun 2013 Tanggal : 7 Oktober 2013 DAFTAR NAMA KELULUSAN SELEKSI ADMINISTRASI DAN/ATAU TES FISIK/PERATURAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI ahk BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR No. 31/05/64/Th.XIX, 2 Mei 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ DI KOTA TARAKAN BULAN APRIL 2016 0,45 PERSEN Kota Tarakan pada bulan April 2016 mengalami Inflasi sebesar

Lebih terperinci

NAMA JABATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG WAJIB MELAPORKAN HARTA KEKAYAAN YANG DIMILIKINYA

NAMA JABATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN YANG WAJIB MELAPORKAN HARTA KEKAYAAN YANG DIMILIKINYA 9 2013, No.970 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22/PERMEN/2013 TENTANG PELAPORAN HARTA KEKAYAAN PENYELENGGARA NEGARA DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 24/M-DAG/PER/5/2010 TANGGAL : 24 Mei 2010 DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 24/M-DAG/PER/5/2010 TANGGAL : 24 Mei 2010 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA : 24/M-DAG/PER/5/2010 DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN I : INSTANSI PENERBIT SKA LAMPIRAN II : INSTANSI PENERBIT SKA YANG MELAKSANAKAN PENERBITAN SKA DENGAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA TENTANG i,*a MENTERI PERHUBUNGAN1 REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : PM 51 TAHUN 2014 TENTANG MEKANISME FORMULASI PERHITUNGAN DAN PENETAPAN BATAS ATAS PENUMPANG PELAYANAN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR No. 01/06/53/Th. XVII, 2 Juni 2014 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI MEI 2014 NUSA TENGGARA TIMUR INFLASI 0,08 PERSEN Pada Mei 2014, Nusa Tenggara Timur terjadi

Lebih terperinci

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia KEMENTERI PERHUBUNG DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNG UDARA KEPUTUS DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNG UDARA NOMOR : KP 068 TAHUN 0 TENTG PERUBAH ATAS KEPUTUS DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNG UDARA NOMOR KP 353 TAHUN

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI ahk BPS PROVINSI KALIMANTAN TIMUR No. 50/07/64/Th.XIX, 1 Juli 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/ DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR BULAN JUNI 2016 1,10 PERSEN Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Juni

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KEHAKIMAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : M.06-PW TAHUN 1995 TENTANG TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI

KEPUTUSAN MENTERI KEHAKIMAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : M.06-PW TAHUN 1995 TENTANG TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI Menimbang : KEPUTUSAN MENTERI KEHAKIMAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : M.06-PW.09.02 TAHUN 1995 TENTANG TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI MENTERI KEHAKIMAN REPUBLIK INDONESIA a. bahwa dalam rangka pengaturan lalu

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI . 01/01/82/Th XVI, 03 Januari 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI DESEMBER 20, KOTA TERNATE INFLASI SEBESAR 0,32 PERSEN Pada Desember 20, Ternate mengalami inflasi sebesar 0,32 persen dengan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA P E N G U M U M A N Nomor : PENG/24/IX/2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI BPS PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR No. 01/12/53/Th. XVIII, 1 Desember 2015 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI NOVEMBER 2015 NUSA TENGGARA TIMUR INFLASI 0,70 PERSEN Masih melanjutkan trend dengan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN Perkembangan Indeks Harga Konsumen Provinsi DKI Jakarta No. 41/09/31/Th.XIX, 4 September 2017 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN DKI JAKARTA BULAN AGUSTUS 2017 MENGALAMI INFLASI 0,13 PERSEN YANG DISEBABKAN

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PM. 13 Tahun 2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA. P E N G U M U M A N : Nomor : PM. 13 Tahun 2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA P E N G U M U M A N : Nomor : PM. 13 Tahun 2010 PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA TINGKAT SARJANA (D.IV, S1, S2)

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK SURAT PENGESAHAN NOMOR SP DIPA-.01-0/AG/2014 DS 7063-0621-7655-8207 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. UU No. 23 Tahun

Lebih terperinci

BADAN PUSAT STATISTIK No. 01/07/81/Th. XVIII, 1 Juli 2016 PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI PADA JUNI 2016 TERJADI INFLASI SEBESAR 0,23 PERSEN DI KOTA AMBON DAN 1,71 PERSEN DI KOTA TUAL Pada Juni

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI Jl. Jenderal A. Yani Jakarta 13230 Kotak Pos 108 Jakarta 10002 Telepon : 4890308 Faksimili : 4897928 www.beacukai.go.id Yth. 1.

Lebih terperinci