PENATAAN AKUN DAN JUMLAH PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PENATAAN AKUN DAN JUMLAH PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI"

Transkripsi

1 PENATAAN AKUN DAN JUMLAH PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN YOGYAKARTA, JUNI 2012

2 DASAR PELAKSANAAN PENATAAN AKUN PENERIMAAN PEMERINTAH AKAN MENERAPKAN UANG KULIAH TUNGGAL YANG AKAN BERPENGARUH TERHADAP STRUKTUR JENIS PENERIMAAN DI PERGURUAN TINGGI MULAI TAHUN 2012 (APBNP 2012), PEMERINTAH MENYEDIAKAN BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI NEGERI YANG MEMERLUKAN PENYESUAIAN PADA PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI SEMESTER 2 TAHUN DASAR PENGALOKASIAN BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI MENGGUNAKAN JENIS PENERIMAAN DI PERGURUAN TINGGI. JENIS PENERIMAAN DAPAT MENJADI SEBAGAI REWARD ATAU PUNISHMENT. PENGELOMPOKKAN JENIS PENERIMAAN MENURUT BAGAN AKUN STANDAR (BAS) ATAS PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI MASIH MEMERLUKAN PERBAIKAN DAN KESERAGAMAN. PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI YANG BERASAL DARI MAHASISWA HARUS BERBASIS DATA PDPT

3 UANG KULIAH TUNGGAL (UKT) UANG KULIAH TUNGGAL MERUPAKAN TARIF YANG DIHITUNG DARI UNIT COST. UNIT COST MERUPAKAN KOMPONEN BIAYA OPERASIONAL YANG DIPERLUKAN UNTUK PROSES PEMBELAJARAN DAN UTILITASNYA DI SETIAP WILAYAH DI LUAR BIAYA INVESTASI. DENGAN PENERAPAN UANG KULIAH TUNGGAL, MAKA PENGGUNAAN AKUN PADA PENERIMAAN PENDIDIKAN LAINNYA DAPAT BERUBAH.

4 KEBIJAKAN BOPTN 2012 SETIAP PTN MENERIMA BOPTN: BOPTN 2012 SETIAP PTN MENURUNKAN TARIF YANG DIBAYAR OLEH MAHASISWA TARGET PENERIMAAN PT SEMESTER II TARGET PENERIMAAN PT SEMESTER II PERLU DISESUAIKAN

5 BEBERAPA SKENARIO BOPTN (1) PNBP TOTAL TETAP ADA PENAMBAHAN DANA DARI PEMERINTAH SESUAI PROPORSI JUMLAH MAHASISWA/PRODI ADA PENAMBAHAN DANA DARI PEMERINTAH YANG BERBASIS KEPADA JUMLAH SUMBANGAN MURNI ADA PENAMBAHAN DANA RISET DARI PEMERINTAH YANG DIHITUNG BERBASIS KEPADA BESARNYA DANA R & P DILUAR DANA RISET YANG BERSUMBER DARI DIKTI KUNCI PERHITUNGAN UANG KULIAH TUNGGAL JUMLAH SUMBANGAN MURNI JUMLAH DANA RISET YANG BERSUMBER DARI LUAR DIKTI

6 BEBERAPA SKENARIO BOPTN (2) PNBP TOTAL DIKURANGI PENGURANGAN SAMPAI 30% ADA PENGGANTIAN DANA DARI PEMERINTAH SESUAI PROPORSI JUMLAH MAHASISWA/PRODI ADA PENGGANTIAN DANA DARI PEMERINTAH YANG BERBASIS KEPADA JUMLAH SUMBANGAN MURNI ADA PENGGANTIAN DANA RISET DARI PEMERINTAH YANG DIHITUNG BERBASIS KEPADA BESARNYA DANA R & P DILUAR DANA RISET YANG BERSUMBER DARI DIKTI JIKA SUDAH 30% DILANJUTKAN DENGAN SKENARIO (1) KUNCI PERHITUNGAN UANG KULIAH TUNGGAL JUMLAH SUMBANGAN MURNI JUMLAH DANA RISET YANG BERSUMBER DARI LUAR DIKTI

7 ILUSTRASI PENGARUH PENETAPAN BIAYA TUNGGAL PADA PADA STRUKTUR PENERIMAAN PT NON BLU 2012 JENIS PENERIMAAN PNBP 2012 SPP/SPI SPP LAINNYA PT BHMN Pendapatan Hasil Kerja Sama Lembaga/Badan Usaha Pendapatan Hibah Terikat Dalam Negeri-Lembaga/Badan Usaha Pendapatan Jasa Layanan Perbankan BLU Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan Pendapatan Jasa Penyediaan Barang dan Jasa Lainnya PT BLU Pendapatan Hasil Kerja Sama Lembaga/Badan Usaha Pendapatan Hasil Kerja Sama Pemerintah Daerah Pendapatan Hibah Terikat Dalam Negeri-Lembaga/Badan Usaha Pendapatan Hibah Terikat Dalam Negeri-Pemda Pendapatan Hibah Terikat Dalam Negeri-Perorangan Pendapatan Hibah Tidak Terikat Dalam Negeri-Pemda Pendapatan Jasa Layanan Perbankan BLU Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan Pendapatan Jasa Pencetakan Pendapatan Jasa Penyediaan Barang dan Jasa Lainnya Pendapatan Uang Pendidikan PT NON BLU Pendapatan Pendidikan Lainnya Pendapatan Sewa Benda-benda Bergerak Pendapatan Uang Pendidikan Pendapatan Uang Ujian Masuk, Kenaikan Tingkat, dan Akhir Pendidikan Pendapatan Uang Ujian untuk Menjalankan Praktek Grand Total ,83% 36,2%

8 ILUSTRASI JENIS PENERIMAAN PT YANG BERPENGARUH TERHADAP ALOKASI BOPTN BERDASARKAN JENIS PENERIMAAN TAHUN 2012 JENIS PENERIMAAN Dalam Jutaan Rupiah BHMN BLU NON BLU TOTAL Persen Jasa / Sewa 334, ,335 6, , % Kerjasama 696, ,379 78,062 1,352, % SPI 280, , ,665 1,456, % SPP PASCA 383, , ,422 1,369, % SPP LAIN 286, , ,079 1,696,841 SPP S1/D 591,341 2,336, ,205 3,789, % SPP UMUM 1,009, ,009,768 Grand Total 3,582,790 5,457,225 2,123,468 11,163, % Catatan: Termasuk PTN Baru

9 CONTOH KESULITAN ANALISIS PENGGUNAAN PNBP BERDASARKAN JENIS BELANJA TAHUN 2012 JENIS BELANJA BLU PNBP TOTAL PROSEN BELANJA BANTUAN SOSIAL ,04% Belanja Bantuan Sosial Untuk Jaminan Sosial dalam Bentuk Uang BELANJA BARANG ,31% Belanja Bahan ,14% Belanja Barang Belanja Biaya Pemeliharaan ,74% Belanja Keperluan Perkantoran Belanja Perjalanan BELANJA MODAL ,92% Belanja Modal BELANJA PEGAWAI ,73% Belanja Gaji dan Tunjangan Belanja Gaji Pokok Pegawai Non PNS Belanja Jasa Profesi Belanja Tunjangan Lainnya Non PNS Belanja Tunjangan Pegawai Non PNS Belanja Uang Honor Tetap Belanja uang lembur Belanja Vakasi Honor Operasional Satuan Kerja Honor Output Kegiatan Total ,00%

10 PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN

11 PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN (1) KODE URAIAN AKUN PENJELASAN 423 PENDAPATAN PNBP LAINNYA Pendapatan Penjualan Hasil Produksi / Sitaan Pendapatan Penjualan Dokumen-dokumen Pelelangan Penerimaan umum yang berasal dari penjualan dokumen lelang Pendapatan Penjualan Lainnya Penjualan yang tidak termasuk penjualan-penjualan di atas Pendapatan Penjualan Aset Pendapatan dari Pemindahtanganan BMN Lainnya Digunakan untuk mencatat pendapatan dari pemindahtanganan BMN lainnya, merupakan penerimaan umum yang (bisa) ada di semua Kementerian Pendapatan Sewa Pendapatan Sewa Tanah, Gedung, dan Bangunan Merupakan penerimaan umum termasuk pendapatan sewa rumah dinas Pendapatan Sewa Peralatan dan Mesin Digunakan untuk mencatat pendapatan sewa Peralatan dan Mesin, Pendapatan Sewa Jalan, Irigasi dan Jaringan Pendapatan dari Pemanfaatan BMN Lainnya Digunakan untuk mencatat pendapatan sewa Jalan, Irigasi dan Jaringan, merupakan penerimaan umum. Digunakan untuk mencatat pendapatan dari pemanfaatan BMN Lainnya, merupakan penerimaan umum yang (bisa) ada di semua Kementerian.

12 PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN (2) KODE URAIAN AKUN PENJELASAN Pendapatan Jasa II Pendapatan Jasa Lembaga Keuangan (Jasa Giro) Pendapatan yang berasal dari bunga rekening giro pemerintah Pendapatan Jasa Lainnya Pendapatan Jasa Lainnya Pendapatan jasa yang tidak termasuk kelompok pendapatan jasa I dan II Pendapatan Pendidikan Pendapatan Uang Pendidikan Uang pendidikan berasal PTN yang menyelenggarakan pendidikan baik di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional maupun di kementerian lain Pendapatan Uang Ujian Masuk, Kenaikan Tingkat, dan Akhir Pendidikan Uang Ujian Masuk, Kenaikan Tingkat dan Akhir pendidikan yang berasal dari PTN yang menyelenggarakan pendidikan baik di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (BA 023) maupun di kementerian lain Pendapatan Uang Ujian untuk Menjalankan Praktek Uang Ujian untuk menjalankan Praktek yang berasal dari PTN yang menyelenggarakan pendidikan baik di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (BA 023) maupun di kementerian lain Pendapatan Pendidikan lainnya Uang pendapatan pendidikan lainnya seperti sumbangan pendidikan yg berasal dari PTN yg menyelenggarakan pendidikan baik di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional (BA 023) maupun di kementerian lain.

13 PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN (3) KODE URAIAN AKUN PENJELASAN 424 PENDAPATAN BADAN LAYANAN UMUM Pendapatan Penyediaan Barang dan Jasa kepada Masyarakat Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan Pendapatan Jasa Pelayanan Tenaga, Pekerjaan, Informasi, Pelatihan dan Teknologi Pendapatan BLU yang berasal dari PTN yang menyelenggarakan pendidikan. Pendapatan BLU dari kegiatan Jasa layanan bantuan tenaga trampil, informasi, pekerjaan, pelatihan dan teknologi Pendapatan Jasa Pencetakan Pendapatan BLU dari jasa pencetakan dokumen, buku dan sejenisnya Pendapatan Jasa Penyediaan Barang dan Jasa Lainnya Pendapatan BLU yang diperoleh dari kegiatan di luar penyediaan barang dan jasa lainnya Pendapatan dan Pengelolaan Wilayah/Kawasan Tertentu Pendapatan Pengelolaan Fasilitas Umum Milik Pemerintah Pendapatan Pengelolaan Fasilitas Umum Milik Pemerintah Pendapatan BLU dari hasil pengelolaan Fasilitas Umum milik Pemerintah Pendapatan Hibah Terikat Pendapatan Hibah Terikat Dalam Negeri - Perorangan Pendapatan Hibah terikat Dalam Negeri yang berasal dari perorangan Pendapatan Hibah Terikat Dalam Negeri - Lembaga/Badan Usaha Pendapatan Hibah terikat Dalam Negeri yang berasal dari Lembaga / Badan Usaha Pendapatan Hibah Terikat Luar Negeri - Negara Pendapatan Hibah terikat Luar Negeri yang berasal dari Negara.

14 PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN (4) KODE URAIAN AKUN PENJELASAN Pendapatan Hibah Tidak Terikat Pendapatan Hibah Tidak Terikat Dalam Negeri - Perorangan Pendapatan Hibah Tidak Terikat Dalam Negeri - Pemda Pendapatan Hibah Tidak terikat Dalam Negeri yang berasal dari perorangan. Pendapatan Hibah Tidak terikat Dalam Negeri yang berasal dari pemda Pendapatan Hibah Tidak Terikat Lainnya Pendapatan Hibah Tidak terikat Dalam / Luar Negeri yang bukan berasal dari perorangan, lembaga/ Badan Usaha dan Pemda Pendapatan Hasil Kerjasama BLU Pendapatan Hasil Kerjasama Lembaga/Badan Usaha Pendapatan BLU yang diperoleh dari hasil kegiatan kerjasama dengan pihak lain : Lembaga/Badan Usaha Pendapatan Hasil Kerjasama Pemerintah Daerah Pendapatan BLU yang diperoleh dari hasil kegiatan kerjasama dengan pihak lain : Pemda Pendapatan BLU Lainnya Pendapatan Jasa Layanan Perbankan BLU Kode akun ini digunakan untuk mencatat pendapatan jasa giro dan layanan perbankan yang diterima oleh Badan Layanan Umum.

15 VARIASI PENGGUNAAN AKUN

16 CONTOH RINCIAN PENYAJIAN DAN PERHITUNGAN TARGET PNBP

17 PENATAAN PENERIMAAN PADA APLIKASI TRP SATKER : NAMA SATKER AKUN : KODE DAN NAMA AKUN HEADER-1 : DETIL-1 DETIL-2 DETIL-3 HEADER-2

18 CONTOH RINCIAN PERHITUNGAN SATKER BLU TARGET PNBP TAHUN ANGGARAN 2013 (1) SATKER AKUN HEADER-1 DETIL-1 DETIL-2 Universitas BLU / Pendapatan Jasa Pelayanan Pendidikan SUMBANGAN PEMBINAAN PENDDIKAN (SPP) PROGRAM DIPLOMA NAMA PRODI...SASTRA VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... PRODI dst... PROGRAM S-1 REGULER NAMA PRODI... SASTRA VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... PRODI dst DETIL-3 PROGRAM S-1 NON REGULER

19 CONTOH RINCIAN PERHITUNGAN SATKER BLU TARGET PNBP TAHUN ANGGARAN 2013 (2) HEADER-2 DETIL-1 SUMBANGAN PEMBINAAN INSTITUSI (SPI) MAHASISWA BARU PROGRAM DIPLOMA PRODI SASTRA 2013 VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... PRODI dst... DETIL-1 PROGRAM S-1 PRODI SASTRA REGULER 2013 PRODI dst... VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... DETIL-2 PROGRAM dst...

20 CONTOH RINCIAN PERHITUNGAN SATKER BLU TARGET PNBP TAHUN ANGGARAN 2013 (3) AKUN HEADER-1 DETIL-1 DETIL / Pendapatan Jasa Penyediaan Barang dan Jasa Lainnya PENDAPATAN JASA PENYEDIA BARANG DAN JASA LAINNYA SEWA GEDUNG OLAHRAGA VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...? Rp... Rp... SEWA AUDITORIUM VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...? Rp... Rp... AKUN HEADER-1 DETIL / Pendapatan Hibah Terikat Dalam Negeri Pemda Hibah PEMDA Hibah PEMDA VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH... Rp... Rp...

21 CONTOH RINCIAN PERHITUNGAN SATKER NON-BLU TARGET PNBP TAHUN ANGGARAN 2013 (1) SATKER AKUN HEADER-1 DETIL-1 DETIL-2 DETIL-3 HEADER-2 DETIL-1 Institut NON-BLU / Pendapatan Uang Pendidikan SUMBANGAN PEMBINAAN PENDDIKAN (SPP) PROGRAM S-1 REGULER PRODI SENI TARI VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... PROGRAM PASCASARJANA PRODI VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... PROGRAM dst... SUMBANGAN PEMBINAAN INSTITUSI (SPI) PROGRAM S-1 REGULER PROGRAM dst... VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp...

22 CONTOH RINCIAN PERHITUNGAN SATKER NON-BLU TARGET PNBP TAHUN ANGGARAN 2013 (2) AKUN / Pendapatan Pendidikan Lainnya HEADER-1 PENDAPATAN UANG PENDIDIKAN LAINNYA DETIL-1... DETIL-2... TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Mhs Rp... Rp... AKUN HEADER-1 DETIL / Pendapatan Hasil Kerja Sama Lembaga/Badan Usaha Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kegiatan Kerjasama dengan Instansi Swasta VOLUME TARIF/HARGA JUMLAH...Keg Rp... Rp...

23 KERJA KELOMPOK PENATAAN AKUN 1. MENELAAH AKUN PENERIMAAN PADA TAHUN 2012 UNTUK MENENTUKAN AKUN PENERIMAAN PERBAIKAN/KESEPAKATAN. 2. MENDEFINISIKAN AKUN PENERIMAAN YANG SESUAI DENGAN PENERIMAAN PERGURUAN TINGGI. 3. MENYUSUN STRUKTUR PENERIMAAN SESUAI KEBUTUHAN BOPTN 4. MEMBUAT CATATAN PERUBAHAN DARI AKUN YANG SEKARANG DIGUNAKAN UNTUK MERUBAH PADA KEMUNGKINAN AKUN YANG TEPAT DENGAN PENERAPAN UANG KULIAH TUNGGAL

24 OUTPUT PENATAAN AKUN 1. TRP PNBP 2012 SETELAH PENATAAN AKUN PADA ITEM BELANJA TANPA MEMPERBAIKI JUMLAH PENERIMAAN 2. TRP PNBP 2012 HASIL BUTIR (1) DENGAN PERBAIKAN JUMLAH PENERIMAAN SEBAGAI AKIBAT PENYESUAIN TARIF PADA SEMESTER 2 TAHUN TRP TAHUN 2013 SESUAI USULAN TARGET PENERIMAAN DENGAN MENGGUNAKAN HASIL PENATAAN (CATATAN BAGI YANG BELUM KIRIM TRP 2013)

25 PERKIRAAN JADWAL PENDAPATAN 2013 SPP JAN FEB DES DES SEP FEB SEP MHS LAMA 1 MHS LAMA 2 LULUSAN LULUSAN MHS BARU MHS SEM 2 S/D 8 MHS SEMESTER 1 S/D 7

26 TERIMA KASIH

B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B.1. PENJELASAN UMUM LAPORAN REALISASI ANGGARAN

B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B.1. PENJELASAN UMUM LAPORAN REALISASI ANGGARAN B. PENJELASAN ATAS POSPOS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B.1. PENJELASAN UMUM LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Lebih terperinci

KEBIJAKAN PENGELOLAAN PENDAPATAN BADAN LAYANAN UMUM. Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Yogyakarta 22 s.d. 24 Juni 2012

KEBIJAKAN PENGELOLAAN PENDAPATAN BADAN LAYANAN UMUM. Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Yogyakarta 22 s.d. 24 Juni 2012 KEBIJAKAN PENGELOLAAN PENDAPATAN BADAN LAYANAN UMUM Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Yogyakarta 22 s.d. 24 Juni 2012 PENGERTIAN BLU Badan Layanan Umum (BLU) adalah instansi di lingkungan Pemerintah

Lebih terperinci

Implementasi Kebijakan BOPTN dan UKT : Implikasinya Terhadap Universitas Indonesia dan Perguruan Tinggi Negeri Lainnya

Implementasi Kebijakan BOPTN dan UKT : Implikasinya Terhadap Universitas Indonesia dan Perguruan Tinggi Negeri Lainnya Implementasi Kebijakan BOPTN dan UKT : Implikasinya Terhadap Universitas Indonesia dan Perguruan Tinggi Negeri Lainnya Oleh : 1 Alldo Fellix Januardy 1 Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Unsur Mahasiswa

Lebih terperinci

LAPORAN REALISASI ANGGARAN SATUAN KERJA UNTUK SEMESTER YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013 (DALAM RUPIAH) PENGADILAN TINGGI AGAMA KENDARI KANTOR DAERAH

LAPORAN REALISASI ANGGARAN SATUAN KERJA UNTUK SEMESTER YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013 (DALAM RUPIAH) PENGADILAN TINGGI AGAMA KENDARI KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI UNTUK SEMESTER YANG BERAKHIR 1 DESEMBER 1 (DALAM RUPIAH) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 5 MAHKAMAH AGUNG 1 JENIS KEWENANGAN 5765 KD PENGADILAN TINGGI AGAMA KENDARI KANTOR DAERAH Kode Lap.

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLlK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLlK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2012 TENTANG MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLlK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2012 TENTANG BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI YANG D1SELENGGARAKANOLEH

Lebih terperinci

LAPORAN REALISASI PENYERAPAN ANGGARAN DIPA BULAN : JANUARI TAHUN 2013 SISA DANA AKUN TOTAL % TOTAL % TOTAL %

LAPORAN REALISASI PENYERAPAN ANGGARAN DIPA BULAN : JANUARI TAHUN 2013 SISA DANA AKUN TOTAL % TOTAL % TOTAL % LAPORAN REALISASI PENYERAPAN DIPA BULAN : JANUARI TAHUN 213 Departemen/Lembaga Unit Organisasi Provinsi/Kabupaten/Kota Satuan Kerja KPPN Nomor DIPA : (5) Mahkamah Agung RI : (1) Badan Urusan Administrasi

Lebih terperinci

B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN

B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B. PENJELASAN ATAS POSPOS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B.. PENJELASAN UMUM LAPORAN REALISASI ANGGARAN (NETO) pendapatan pada Semester II TA.2 sebesar Rp., yang berasal dari penerimaan PNBP sebesar Rp., dan

Lebih terperinci

Perubahan Anggaran berdasarkan sumber Pendapatan. dan Jenis Belanja

Perubahan Anggaran berdasarkan sumber Pendapatan. dan Jenis Belanja B. Realisasi Anggaran Satker Polres Sidoarjo Laporan realisasi anggaran menggambarkan perbandingan antara anggaran dengan realisasinya selama periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember 2015. Realisasi

Lebih terperinci

LAPORAN ARUS KAS PER AKUN TINGKAT KPPN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 31 AGUSTUS 2014

LAPORAN ARUS KAS PER AKUN TINGKAT KPPN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR TANGGAL 31 AGUSTUS 2014 :1dari7 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI PENERIMAAN PERPAJAKAN 5.644.068.867.747 45.877.488.391.459 PENERIMAAN PAJAK DALAM NEGERI 5.494.297.193.642 44.808.150.010.185 Penerimaan Pajak Penghasilan 1.511.215.537.074

Lebih terperinci

UKT DALAM PEMBIAYAAN PENDIDIKAN TINGGI

UKT DALAM PEMBIAYAAN PENDIDIKAN TINGGI UKT DALAM PEMBIAYAAN PENDIDIKAN TINGGI Oleh Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum. Pembantu Rektor II Universitas Sebelas Maret Disampaikan dalam Evaluasi Pelaksanaan SPMB 2013 dan Perencanaan Program 2014

Lebih terperinci

DETIL BAS 2012 DALAM PENGANGGARAN DAN PELAKSANAAN ANGGARAN

DETIL BAS 2012 DALAM PENGANGGARAN DAN PELAKSANAAN ANGGARAN DETIL BAS 2012 DALAM PENGANGGARAN DAN PELAKSANAAN ANGGARAN PERDIRJEN PERBENDAHARAAN NO. PER-80/PB/2011 TENTANG PENAMBAHAN DAN PERUBAHAN AKUN PENDAPATAN, BELANJA DAN TRANSFER PADA BAS Perdirjen Perbendaharaan

Lebih terperinci

PEDOMAN ANALISA A. Latar Belakang Analisa B. Ruang Lingkup Analisa C. Prosedur Analisa Analisa Laporan Tingkat KPPN Analisa LAK

PEDOMAN ANALISA A. Latar Belakang Analisa B. Ruang Lingkup Analisa C. Prosedur Analisa Analisa Laporan Tingkat KPPN Analisa LAK Lampiran II Pedoman Analisa Peraturan Direktorat Jenderal Perbendaharaan NOMOR: PER- /PB/2006 Tanggal 2006 Tentang Pedoman Rekonsiliasi dan Analisa & Penyusunan Laporan Keuangan Tingkat Kuasa BUN KPPN

Lebih terperinci

Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Satuan Kerja. Direktorat Jenderal Anggaran

Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Satuan Kerja. Direktorat Jenderal Anggaran Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Satuan Kerja Direktorat Jenderal Anggaran Dasar Hukum 1. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Keuangan Negara 2. Peraturan Pemerintah Nomor 90 Tahun 2010 tentang

Lebih terperinci

PENGELOLAAN KEUANGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

PENGELOLAAN KEUANGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN UNIVERSITAS PADJADJARAN Jl. Raya Bandung Sumedang Km 21, Jatinangor www.unpad.ac.id PENGELOLAAN KEUANGAN UNIVERSITAS PADJADJARAN TAHUN 2009-2014 Disarikan dari Laporan Keuangan BLU Universitas Padjadjaran

Lebih terperinci

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENGGUNAAN APLIKASI RKA-KL 2015 TERKAIT DENGAN BERLAKUNYA SPAN SECARA PENUH PADA TAHUN ANGGARAN 2015

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENGGUNAAN APLIKASI RKA-KL 2015 TERKAIT DENGAN BERLAKUNYA SPAN SECARA PENUH PADA TAHUN ANGGARAN 2015 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PENGGUNAAN APLIKASI RKA-KL 2015 TERKAIT DENGAN BERLAKUNYA SPAN SECARA PENUH PADA TAHUN ANGGARAN 2015 POKOK BAHASAN I. II. III. IV. V. VI. PENCANTUMAN VOLUME KPJM PADA

Lebih terperinci

BAB XV TATA CARA PENGINTEGRASIAN LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DALAM LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA

BAB XV TATA CARA PENGINTEGRASIAN LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DALAM LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA BAB XV TATA CARA PENGINTEGRASIAN LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DALAM LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara membuka koridor baru

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 44 /PMK.05/2009 TENTANG RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN SERTA PELAKSANAAN ANGGARAN BADAN LAYANAN UMUM

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 44 /PMK.05/2009 TENTANG RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN SERTA PELAKSANAAN ANGGARAN BADAN LAYANAN UMUM MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 44 /PMK.05/2009 TENTANG RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN SERTA PELAKSANAAN ANGGARAN BADAN LAYANAN UMUM MENTERI KEUANGAN, Menimbang

Lebih terperinci

BALAI PENGEMBANGAN INDUSTRI PERSEPATUAN INDONESIA

BALAI PENGEMBANGAN INDUSTRI PERSEPATUAN INDONESIA BALAI PENGEMBANGAN INDUSTRI PERSEPATUAN INDONESIA Laporan Keuangan Untuk Periode Yang Berakhir 30 Juni 2015 Komplek Pasar Wisata Kedensari Tanggulangin Sidoarjo Jawa Timur DAFTAR ISI Kata Pengantar Daftar

Lebih terperinci

I. LAPORAN REALISASI ANGGARAN

I. LAPORAN REALISASI ANGGARAN I. LAPORAN REALISASI ANGGARAN BALAI BESAR KERAMIK LAPORAN REALISASI ANGGARAN UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2013 DAN 2012 (Dalam Rupiah) Catatan Anggaran TA 2013 % terhadap Anggaran TA 2012 A.

Lebih terperinci

OVERVIEW IMPLEMENTASI DAN EVALUASI RBA BLU. Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perbendaharaan

OVERVIEW IMPLEMENTASI DAN EVALUASI RBA BLU. Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perbendaharaan OVERVIEW IMPLEMENTASI DAN EVALUASI RBA BLU Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perbendaharaan AGENDA PEMBAHASAN 1. Pendahuluan 2. Mekanisme Penyusunan dan Pengajuan RBA BLU 3. Hal-Hal yang Perlu

Lebih terperinci

Kebijakan Anggaran Tahun 2016 UIN JAKARTA. 18 Februari 2016

Kebijakan Anggaran Tahun 2016 UIN JAKARTA. 18 Februari 2016 Kebijakan Anggaran Tahun 2016 UIN JAKARTA 18 Februari 2016 1. Dana RM Jumlah Anggaran: Rp. 308.192.579.000 -Belanja Pegawai : Rp.155.047.024.000 -Belanja RM RKP : Rp. 32.165.867.000 -Belanja Operasional:

Lebih terperinci

RINCIAN KERTAS KERJA SATKER T.A 2016

RINCIAN KERTAS KERJA SATKER T.A 2016 UNIT KERJA (400899) ALOKASI Rp. 402.499.161.000 Halaman 1 042.01.01 Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi 402.499.161.000 5741

Lebih terperinci

Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Dosen di Rumah Sakit dan Wahana Pendidikan

Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Dosen di Rumah Sakit dan Wahana Pendidikan Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengenai Dosen di Rumah Sakit dan Wahana Pendidikan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan

Lebih terperinci

LAPORAN KEMAJUAN PERKEMBANGAN PROGRAM/KEGIATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA

LAPORAN KEMAJUAN PERKEMBANGAN PROGRAM/KEGIATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA LAPORAN KEMAJUAN PERKEMBANGAN PROGRAM/KEGIATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA KONDISI BULAN DESEMBER 2014 http://lapker.dikti.go.id/ KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BIRO ADMINISTRASI

Lebih terperinci

PENGUATAN REFORMASI BIROKRASI

PENGUATAN REFORMASI BIROKRASI PENGUATAN REFORMASI BIROKRASI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi 1 Februari 2016 1 PERMASALAHAN BIROKRASI Mengapa Harus

Lebih terperinci

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD

UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD Bahan Konferensi Pers UANG KULIAH TUNGGAL PERMENDIKBUD No. 55 Tahun 2013, Tanggal: 23 Mei 2013 Kementerian Pendidikan dan kebudayaan 27 Mei 2013 Daftar Isi 1 AMANAH UU No. 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN

Lebih terperinci

LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN TAHUN 2015 (dalam rupiah)

LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN TAHUN 2015 (dalam rupiah) LAPORAN REALISASI BELANJA BELANJA MELALUI KPPN TAHUN 215 KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 24 KEMENTERIAN KESEHATAN 5 41622 PUSAT HUMANIORA, KEBIJAKAN KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT JENIS KD KANTOR DAERAH

Lebih terperinci

III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan TA 2012 Audited III. CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN Dasar Hukum A. PENJELASAN UMUM A.1. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.99, 2013 KEMENTERIAN KESEHATAN. Rencana Bisnis dan Anggaran. BLU. Ditjen Bina Upaya Kesehatan. Pedoman. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN 089. NOMOR : LRA-414/PW12/1/2015 TANGGAL : 8 November 2015 JALAN PARANGTRITIS KM 5,5 BANTUL 55187

BAGIAN ANGGARAN 089. NOMOR : LRA-414/PW12/1/2015 TANGGAL : 8 November 2015 JALAN PARANGTRITIS KM 5,5 BANTUL 55187 BAGIAN ANGGARAN 89 LAPORAN BULANAN REALISASI ANGGARAN PERWAKILAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN NOVEMBER 215 NOMOR : LRA-414/PW12/1/215 TANGGAL : 8 November

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS BISNIS UNIVERSITAS MULAWARMAN TAHUN 2012-2016

RENCANA STRATEGIS BISNIS UNIVERSITAS MULAWARMAN TAHUN 2012-2016 RENCANA STRATEGIS BISNIS UNIVERSITAS MULAWARMAN TAHUN 2012-2016 Rencana Strategis Bisnis - RENBIS Unmul 2012-2016 ini disusun dengan disertai harapan untuk memberikan arah pengembangan yang tepat bagi

Lebih terperinci

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 015 KEMENTERIAN KEUANGAN BAGIAN ANGGARAN PELAKSANA : - - HAL PROG. ID : lui_pend01 % REAL. PEND

KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 015 KEMENTERIAN KEUANGAN BAGIAN ANGGARAN PELAKSANA : - - HAL PROG. ID : lui_pend01 % REAL. PEND KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA : 15 KEMENTERIAN KEUANGAN BAGIAN ANGGARAN PELAKSANA : - - KODE U R A I A N 1 2 LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH PENDAPATAN NEGARA DAN HIBAH KEMENTERIAN

Lebih terperinci

Tanggal Desember Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan

Tanggal Desember Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan KEBIJAKAN PROGRAM DAN ANGGARAN PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2013 Rapat Koordinasi Program dan Anggaran Tanggal 27 28 Desember 2012 Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan

Lebih terperinci

Implementasi Penggunaan Akun sesuai dengan Bagan Akun Standar

Implementasi Penggunaan Akun sesuai dengan Bagan Akun Standar KEMENTERIAN KEUANGAN RI DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN DIREKTORAT AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN Implementasi Penggunaan Akun sesuai dengan Bagan Akun Standar www.perbendaharaan.go.id Dasar Hukum

Lebih terperinci

Pokok Pokok Perubahan Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2015

Pokok Pokok Perubahan Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2015 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Pokok Pokok Perubahan Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2015 (Perubahan PMK No. 7/PMK.02/2014, tanggal 13 Januari 2014) 1 2 Pokok Bahasan 1 Dasar Pertimbangan draft

Lebih terperinci

LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN SEMESTER I TAHUN 2016 (dalam rupiah)

LAPORAN REALISASI ANGGARAN BELANJA BELANJA SATUAN KERJA MELALUI KPPN DAN BUN SEMESTER I TAHUN 2016 (dalam rupiah) KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA 5 MAHKAMAH AGUNG 1 17 4271 PENGADILAN AGAMA TONDANO JENIS KD KANTOR DAERAH LAPORAN REALISASI BELANJA BELANJA MELALUI KPPN DAN BUN SEMESTER I TAHUN 216 LRBSS 1 21 July 216 1 lu_lrabstkt

Lebih terperinci

No Uraian Estimasi Pendapatan. 1 Pendapatan Lain-lain ,00 0,00. Jumlah ,00 0,00

No Uraian Estimasi Pendapatan. 1 Pendapatan Lain-lain ,00 0,00. Jumlah ,00 0,00 Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah Rp7.930.100 B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN B.1 Pendapatan Negara dan Hibah Realisasi Pendapatan Negara dan Hibah pada Tahun Anggaran 2012 adalah

Lebih terperinci

PANDUAN PENYUSUNAN USULAN BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2014

PANDUAN PENYUSUNAN USULAN BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2014 PANDUAN PENYUSUNAN USULAN BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI TAHUN ANGGARAN 2014 KOMITE ANGGARAN UNIVERSITAS GADJAH MADA September 2013 DAFTAR ISI 1. PERMENDIKBUD NO 4/2013 jo PERMENDIKBUD NO 58/2012

Lebih terperinci

SPENDING REVIEW 2013 Metodologi

SPENDING REVIEW 2013 Metodologi KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN INTEGRITAS PROFESIONALISME SINERGI PELAYANAN KESEMPURNAAN SPENDING REVIEW 2013 Metodologi Jakarta, 29 Agustus 2013 PENGERTIAN

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41/PMK.05/2015 TENTANG

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41/PMK.05/2015 TENTANG MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41/PMK.05/2015 TENTANG TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA PADA KEMENTERIAN RISET,

Lebih terperinci

RALAT MODUL Halaman 16 Modul 3 BAB I (Kebijakan Akuntansi Pendapatan) huruf B angka 4 huruf a angka 1) huruf d), tertulis: Jurnal LO atau Neraca

RALAT MODUL Halaman 16 Modul 3 BAB I (Kebijakan Akuntansi Pendapatan) huruf B angka 4 huruf a angka 1) huruf d), tertulis: Jurnal LO atau Neraca RALAT MODUL 3 1. Halaman 16 Modul 3 BAB I (Kebijakan Akuntansi Pendapatan) huruf B angka 4 huruf a angka 1) huruf d), tertulis: Jurnal LO atau Neraca mor Kode Rekening Uraian Debit Kredit 14-07-15 ta Kredit

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI NEGERI

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN TINGGI NEGERI SALINAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2016 TENTANG BANTUAN OPERASIONAL PERGURUAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 92/PMK.05/2011 TENTANG RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN SERTA PELAKSANAAN ANGGARAN BADAN LAYANAN UMUM

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 92/PMK.05/2011 TENTANG RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN SERTA PELAKSANAAN ANGGARAN BADAN LAYANAN UMUM MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 92/PMK.05/2011 TENTANG RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN SERTA PELAKSANAAN ANGGARAN BADAN LAYANAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

PERATURAN DIRJEN PERBENDAHARAAN NOMOR PER-80/PB/2011 TENTANG PENAMBAHAN DAN PERUBAHAN AKUN PENDAPATAN, BELANJA, DAN TRANSFER PADA BAGAN AKUN STANDAR

PERATURAN DIRJEN PERBENDAHARAAN NOMOR PER-80/PB/2011 TENTANG PENAMBAHAN DAN PERUBAHAN AKUN PENDAPATAN, BELANJA, DAN TRANSFER PADA BAGAN AKUN STANDAR Wikiapbn PERATURAN DIRJEN PERBENDAHARAAN NOMOR PER-80/PB/2011 TENTANG PENAMBAHAN DAN PERUBAHAN PENDAPATAN, BELANJA, DAN TRANSFER PADA BAGAN STANDAR Wikiapbn menjamin kesamaan salinan ini dengan dokumen

Lebih terperinci

SALINAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG

SALINAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG SALINAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG PENGHASILAN LAIN PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN NON PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN 022 LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SEMESTER I TAHUN ANGGARAN Jl. Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat 10110

BAGIAN ANGGARAN 022 LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SEMESTER I TAHUN ANGGARAN Jl. Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat 10110 JALAN MEDAN MERDEKA BARAT NO. 8 JAKARTA 10110 BAGIAN ANGGARAN 022 LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SEMESTER I TAHUN ANGGARAN 2015 Jl. Merdeka Barat No. 8 Jakarta Pusat 10110 DAFTAR ISI Kata Pengantar

Lebih terperinci

C. PENJELASAN ATAS POS- POS NERACA

C. PENJELASAN ATAS POS- POS NERACA C. PENJELASAN ATAS POS POS NERACA C.1. PENJELASAN UMUM NERACA Neraca adalah Laporan Keuangan yang menginformasikan/menggambarkan harta kekayaan, kewajiban dan pembiayaan dalam bentuk equitas dana suatu

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN 089. NOMOR : LAP-311/PW12/1/2016 TANGGAL : 5 Oktober 2016 JALAN PARANGTRITIS KM 5,5 BANTUL 55187

BAGIAN ANGGARAN 089. NOMOR : LAP-311/PW12/1/2016 TANGGAL : 5 Oktober 2016 JALAN PARANGTRITIS KM 5,5 BANTUL 55187 BAGIAN ANGGARAN 89 LAPORAN BULANAN REALISASI ANGGARAN PERWAKILAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN SEPTEMBER 16 NOMOR : LAP-11/PW1/1/16 TANGGAL : 5 Oktober 16 JALAN

Lebih terperinci

REALISASI ANGGARAN RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2015

REALISASI ANGGARAN RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2015 REALISASI ANGGARAN RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2015 B. PENJELASAN ATAS POS-POS LAPORAN REALISASI ANGGARAN Selama periode berjalan, Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar telah mengadakan revisi Daftar

Lebih terperinci

DAFTAR RINCIAN KEGIATAN DAN REALISASI ANGGARAN TA 2012 (DALAM RUPIAH) URAIAN KEGIATAN, OUTPUT, PAGU REALISASI *) SISA KETERANGAN

DAFTAR RINCIAN KEGIATAN DAN REALISASI ANGGARAN TA 2012 (DALAM RUPIAH) URAIAN KEGIATAN, OUTPUT, PAGU REALISASI *) SISA KETERANGAN 2012, No.1351 6 DAFTAR RINCIAN KEGIATAN DAN REALISASI ANGGARAN TA 2012 (DALAM RUPIAH) Nomor SP : aaaa.b/ccc-dd.e/ff/gggg (1) Kode dan Nama Satker : (999999) XXXXXXXXXXXXXXX [2] URAIAN KEGIATAN, OUTPUT,

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

TENTANG PEDOMAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM MENTERI KEUANGAN,

TENTANG PEDOMAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM MENTERI KEUANGAN, SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 76/PMK.05/2008 TENTANG PEDOMAN AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM MENTERI KEUANGAN, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan pengembangan

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN 054. LAPORAN KEUANGAN SATKER BPS KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN ANGGARAN 2012 (Unaudited)

BAGIAN ANGGARAN 054. LAPORAN KEUANGAN SATKER BPS KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN ANGGARAN 2012 (Unaudited) BAGIAN ANGGARAN 054 LAPORAN KEUANGAN SATKER BPS KABUPATEN TAPANULI UTARA TAHUN ANGGARAN 2012 (Unaudited) Jalan Sutan Sumurung lumbantobing No.7 Telepon : 0633-21153 Fax. 0633-21755 Tarutung 22417 Home

Lebih terperinci

INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN PERHUBUNGAN Laporan Keuangan Audited Untuk Periode Yang Berakhir 31 Desember 2013 Jalan Medan Merdeka Barat No. 8 Jakarta KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan UndangUndang

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI LATAR BELAKANG Program Insentif Penulisan Buku Ajar Perguruan Tinggi yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian

Lebih terperinci

PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN

PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN PENJELASAN PENGGUNAAN KODE AKUN DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN DIREKTORAT AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN AKUN PENJELASAN 52 BELANJA BARANG 521 BELANJA BARANG 5211 Belanja Barang Operasional 52111

Lebih terperinci

Pada awal 2015, PPKD Pemerintah Kota Gemah Ripah mempunyai data posisi keuangan sebagai berikut:

Pada awal 2015, PPKD Pemerintah Kota Gemah Ripah mempunyai data posisi keuangan sebagai berikut: B. SIMULASI AKUNTANSI PPKD Pada awal, PPKD Pemerintah Kota Gemah Ripah mempunyai data posisi keuangan sebagai berikut: Pemerintah Kota Gemah Ripah PPKD NERACA Per 1 Januari Aktiva Kas di Kas Daerah 800.000.000

Lebih terperinci

PEMERINTAH DESA... KECAMATAN... KABUPATEN...

PEMERINTAH DESA... KECAMATAN... KABUPATEN... LAMPIRAN PERATURAN BUPATI BANYUWANGI NOMOR : 15 TAHUN 2015 TANGGAL : 24 MARET 2015 FORMAT RANCANGAN PERATURAN DESA TENTANG APBDESA, RENCANA ANGGARAN BIAYA, BUKU KAS PEMBANTUAN KEGIATAN DAN SURAT PERMINTAAN

Lebih terperinci

BERITA ACARA REKONSILIASI Nomor:

BERITA ACARA REKONSILIASI Nomor: 9 2012, No.1324 LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 229/PMK.02/2012 TENTANG PENYUSUNAN DAN PELAKSANAAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN LANJUTAN PROGRAM/ KEGIATAN NASIONAL PEMBERDAYAAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TENTANG TATA CARA PENGELOLAAN ASET PADA BADAN LAYANAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TENTANG TATA CARA PENGELOLAAN ASET PADA BADAN LAYANAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR TENTANG TATA CARA PENGELOLAAN ASET PADA BADAN LAYANAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI REMUNERASI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS)

IMPLEMENTASI REMUNERASI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS) IMPLEMENTASI REMUNERASI DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS) Oleh : Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum (Wakil Rektor II UNS) Dalam Pertemuan Forum Wakil Rektor II/Pembantu Rektor II PTN Se Indonesia tgl 12-13

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PANDUAN USULAN BANTUAN STIMULUS PENINGKATAN SUMBER DAYA PENELITIAN DAN PELAKSANA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI

PANDUAN USULAN BANTUAN STIMULUS PENINGKATAN SUMBER DAYA PENELITIAN DAN PELAKSANA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI PANDUAN USULAN BANTUAN STIMULUS PENINGKATAN SUMBER DAYA PENELITIAN DAN PELAKSANA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI Untuk Kegiatan : Pelatihan Penulisan Proposal Penelitian, Pelatihan Penulisan

Lebih terperinci

Akuntansi Satuan Kerja

Akuntansi Satuan Kerja LAMPIRAN C.1 : PERATURAN BUPATI BANGKA BARAT NOMOR : 3 Tahun 2010 TANGGAL: 6 Januari 2010 Akuntansi Satuan Kerja Pihak Terkait 1. Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK-SKPD) Dalam kegiatan ini, PPK-SKPD

Lebih terperinci

MODUL AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH BERBASIS AKRUAL AKUNTANSI ASET TETAP KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL KEUANGAN DAERAH

MODUL AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH BERBASIS AKRUAL AKUNTANSI ASET TETAP KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL KEUANGAN DAERAH MODUL AKUNTANSI PEMERINTAH DAERAH BERBASIS AKRUAL AKUNTANSI ASET TETAP KEMENTERIAN DALAM NEGERI DIREKTORAT JENDERAL KEUANGAN DAERAH DEFINISI Aset tetap adalah aset berwujud yang mempunyai masa manfaat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Aset merupakan sumber daya yang penting bagi perusahaan, organisasi, atau institusi

BAB I PENDAHULUAN. Aset merupakan sumber daya yang penting bagi perusahaan, organisasi, atau institusi BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Aset merupakan sumber daya yang penting bagi perusahaan, organisasi, atau institusi pemerintah untuk mendukung kegiatan operasional dalam proses pencapaian tujuannya,

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN 089. NOMOR : LAP-347/PW12/1/2016 TANGGAL : 8 Nopember 2016 JALAN PARANGTRITIS KM 5,5 BANTUL 55187

BAGIAN ANGGARAN 089. NOMOR : LAP-347/PW12/1/2016 TANGGAL : 8 Nopember 2016 JALAN PARANGTRITIS KM 5,5 BANTUL 55187 BAGIAN ANGGARAN 89 LAPORAN BULANAN REALISASI ANGGARAN PERWAKILAN BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BULAN OKTOBER 16 NOMOR : LAP-47/PW1/1/16 TANGGAL : 8 Nopember 16 JALAN

Lebih terperinci

I V. L A P O R A N B M N

I V. L A P O R A N B M N I V. L A P O R A N B M N 4.1. PROSES PENYUSUNAN LAPORAN Proses yang dilakukan dalam menyusun laporan Barang Milik Negara (BMN) ini berjenjang mulai dari setiap satuan kerja (Unit Akuntansi Kuasa Pengguna

Lebih terperinci

RINCIAN ANGGARAN BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA TAHUN ANGGARAN 2014 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI, PROGRAM, KEGIATAN, OUTPUT DAN KPJM

RINCIAN ANGGARAN BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA TAHUN ANGGARAN 2014 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI, PROGRAM, KEGIATAN, OUTPUT DAN KPJM RINCIAN ANGGARAN BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA TAHUN ANGGARAN 214 MENURUT BAGIAN ANGGARAN,, PROGRAM, KEGIATAN, OUTPUT DAN KPJM : [23] : [23.4] KODE PROGRAM, KEGIATAN, DAN OUTPUT TA 214 TA 215 TA 216 TA 217

Lebih terperinci

Jumlah Anggaran PENDAPATAN - LRA , PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) - LRA Pendapatan Retribusi Daerah - LRA

Jumlah Anggaran PENDAPATAN - LRA , PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) - LRA Pendapatan Retribusi Daerah - LRA L R A SKPD :.22.0. BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR SAMPAI DENGAN DESEMBER 205 DAN 204 Dalam Rupiah kode Rekening Uraian Jumlah

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM

BAGIAN ANGGARAN LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM BAGIAN ANGGARAN 018.06.411956 LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM PERIODE 01 JANUARI SAMPAI DENGAN 31 DESEMBER TAHUN ANGGARAN 2014 (TAHUNAN) BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI DIREKTORAT JENDERAL

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN 015 LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2011 AUDITED. Jalan Wahidin Raya No 1 Jakarta Pusat

BAGIAN ANGGARAN 015 LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2011 AUDITED. Jalan Wahidin Raya No 1 Jakarta Pusat BAGIAN ANGGARAN 015 LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2011 AUDITED Jalan Wahidin Raya No 1 Jakarta Pusat KATA PENGANTAR Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2003 tentang

Lebih terperinci

TEKNIK PENYUSUNAN RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN POLITEKNIK KESEHATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN

TEKNIK PENYUSUNAN RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN POLITEKNIK KESEHATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN 11 LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 18 TAHUN 2013 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA BISNIS DAN ANGGARAN POLITEKNIK KESEHATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KESEHATAN TEKNIK PENYUSUNAN RENCANA BISNIS

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. akademik utama dan aktivitas akademik penunjang. Aktivitas utama merupakan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. akademik utama dan aktivitas akademik penunjang. Aktivitas utama merupakan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Klasifikasi Aktivitas Akademik Proses klasifikasi aktivitas akademik dimulai dari menganalisa aktivitasaktivitas akademik yang terdapat di UNIPA Surabaya

Lebih terperinci

BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI

BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI BALAI BESAR INSEMINASI BUATAN SINGOSARI Laporan Keuangan Untuk Periode yang Berakhir 31 Desember 2014 Ds. Toyomarto Kec. Singosari Kab.Malang Kotak Pos 8 Singosari 65153 Telp.0341-458359 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012

PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 PANDUAN PENGAJUAN USULAN PROGRAM INSENTIF PENULISAN BUKU AJAR PERGURUAN TINGGI TAHUN 2012 LATAR BELAKANG Program Insentif Penulisan Buku Ajar Perguruan Tinggi yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan

Lebih terperinci

Optimalisasi Peran Strategis Aset Tetap dan Pengendalian atas Proses Normalisasi Data Barang Milik Negara bagi APBN

Optimalisasi Peran Strategis Aset Tetap dan Pengendalian atas Proses Normalisasi Data Barang Milik Negara bagi APBN Optimalisasi Peran Strategis Aset Tetap dan Pengendalian atas Proses Normalisasi Data Barang Milik Negara bagi APBN ABSTRAK Berdasarkan hasil pemeriksaan LKPP Tahun 2011, 2012 dan 2013 telah mengungkapkan

Lebih terperinci

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA /ESELON I/SATUAN KERJA...

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA /ESELON I/SATUAN KERJA... LAMPIRAN VI CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA /ESELON I/SATUAN KERJA... I. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang

Lebih terperinci

PENGUMUMAN. Nomor : 36/ UN7.P1/ PENG/ 2016 TENTANG

PENGUMUMAN. Nomor : 36/ UN7.P1/ PENG/ 2016 TENTANG KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIDKAN TINGGI UNIVERSITAS DIPONEGORO Jalan Prof. H. Soedarto, S.H. Tembalang Semarang Kotak Pos 1269 Telp: (024) 7460020 Fax: (024) 7460013 laman : undip.ac.id PENGUMUMAN

Lebih terperinci

KULIAH UMUM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PEMDA

KULIAH UMUM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PEMDA KULIAH UMUM PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PEMDA SKENARIO PENYUSUNAN LK PEMDA 1. Penyusunan Neraca Awal 2. Transaksi Anggaran dan Realisasi 3. Penyusunan Laporan Keuangan A. PENYUSUNAN NERACA AWAL SKENARIO

Lebih terperinci

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BELANJA PAJAK DITANGGUNG PEMERINTAH (SPTB P-DTP) Nomor :... (1)

SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB BELANJA PAJAK DITANGGUNG PEMERINTAH (SPTB P-DTP) Nomor :... (1) LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 237/PMK.05/2011 TENTANG : PERUBAHAN ATAS PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 228/PMK.05/2011 TENTANG MEKANISME PELAKSANAAN DAN PERTANGGUNGJAWABAN

Lebih terperinci

MEMAHAMI LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM

MEMAHAMI LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM MEMAHAMI LAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM 1 Akuntansi merupakan tools manajemen untuk pengelolaan keuangan. Di dalamnya terdapat alat-alat dan prosedur-prosedur tertentu. Setelah melewati bermacam alat

Lebih terperinci

LAMPIRAN II RINCIAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK

LAMPIRAN II RINCIAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK LAMPIRAN II RINCIAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (Dalam Ribuan Rupiah) 421 PENERIMAAN SUMBER DAYA ALAM 254.270.471.590 PENERIMAAN SDA MIGAS 224.263.060.000 42111 Pendapatan Minyak Bumi 170.342.270.000

Lebih terperinci

BIRO ANALISA ANGGARAN DAN PELAKSANAAN APBN SETJEN DPR RI

BIRO ANALISA ANGGARAN DAN PELAKSANAAN APBN SETJEN DPR RI ANALISIS ATAS KONDISI KEUANGAN PEMERINTAH BERDASARKAN LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH PUSAT Tahun Anggaran 2011 I. PENDAHULUAN Berdasarkan Pasal 23 Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun

Lebih terperinci

BAGIAN ANGGARAN 005 DIPA 01 (308152)

BAGIAN ANGGARAN 005 DIPA 01 (308152) LAMPIRAN IVa PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN NOMOR PER- 65/PB/2010 TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA BAGIAN ANGGARAN 005 DIPA 01 (308152) LAPORAN KEUANGAN

Lebih terperinci

ANGGARAN (Rp0,00) 2. Belanja Barang , Belanja Modal ,

ANGGARAN (Rp0,00) 2. Belanja Barang , Belanja Modal , BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN PERWAKILAN PROVINSI PAPUA BARAT Jalan Angkasa Mulyono Amban Manokwari Papua Barat Telp / Fax: 09862217088 Email: papuabarat@bpkp.go.id Nomor : LRA-05/PW27/1/2014

Lebih terperinci

ARAH DAN KEBIJAKAN PENGAWASAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISTEKDIKTI Oleh : Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum. Inspektur Jenderal Kemenristekdikti

ARAH DAN KEBIJAKAN PENGAWASAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISTEKDIKTI Oleh : Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum. Inspektur Jenderal Kemenristekdikti ARAH DAN KEBIJAKAN PENGAWASAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN RISTEKDIKTI Oleh : Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH, M.Hum. Inspektur Jenderal Kemenristekdikti Disampaikan di Universitas Negeri Medan 7 SEPTEMBER 2015

Lebih terperinci

SAL SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PEMBIAYAAN DALAM APBN

SAL SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PEMBIAYAAN DALAM APBN SAL SEBAGAI SALAH SATU ALTERNATIF PEMBIAYAAN DALAM APBN Abstract Saldo Anggaran Lebih yang berasal dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran dan Sisa Kurang Pembiayaan Anggaran dari Tahun Anggaran yang lalu

Lebih terperinci

BAGAN AKUN STANDAR - TINGKAT 5

BAGAN AKUN STANDAR - TINGKAT 5 0 1 0 ASET 11 ASET LANCAR 111 KAS DAN SETARA KAS 112 113 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 Rekening Pemerintah di Bank Indonesia dalam Rupiah 11111 Kas di Bank Indonesia Rekening Pemerintah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Mekanisme penyusunan Laporan Realisasi Anggaran.

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Mekanisme penyusunan Laporan Realisasi Anggaran. BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Mekanisme penyusunan Laporan Realisasi Anggaran. Laporan keuangan yang berasal dari KPPN atau Kanwil sesuai dengan karakteristik kualitatis laporan keuangan, laporan

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 113 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 113 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA Lampiran Hasil Pembahasan Senin 29 Sept 2014 Lt. I Ruang. Sekditjen PMD LAMPIRAN PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 113 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA FORMAT

Lebih terperinci

Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2015

Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2015 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA Tata Cara Revisi Anggaran Tahun Anggaran 2015 (PMK No. 257/PMK.02/2014, tanggal 2014) 30 Desember (Perubahan PMK No. 7/PMK.02/2014, tanggal 13 Januari 2014) 1 Pokok

Lebih terperinci

LATAR BELAKANG belum sepenuhnya dapat memberikan panduan secara teknis

LATAR BELAKANG belum sepenuhnya dapat memberikan panduan secara teknis 29 Oktober 2012 1. PENDAHULUAN 2 LATAR BELAKANG Terdapat 3 (tiga) landasan hukum dalam penyusunan RKA-K/L, yaitu: (i) Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; khususnya pada Bab III Penyusunan

Lebih terperinci

Halaman Kata Pengantar Pernyataan Tanggung Jawab. Daftar Tabel Daftar Grafik. viii Daftar Lampiran. ix Daftar Singkatan

Halaman Kata Pengantar Pernyataan Tanggung Jawab. Daftar Tabel Daftar Grafik. viii Daftar Lampiran. ix Daftar Singkatan DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar i Pernyataan Tanggung Jawab ii Daftar Isi iii Daftar Tabel iv Daftar Grafik viii Daftar Lampiran ix Daftar Singkatan x Ringkasan 1 I. Laporan Realisasi Anggaran 4 II.

Lebih terperinci

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA. CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA Satker Pengadilan Agama Muara Bulian

CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA. CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA Satker Pengadilan Agama Muara Bulian LAMPIRAN VI CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA I. DASAR HUKUM CATATAN ATAS LAPORAN BARANG MILIK NEGARA Satker Pengadilan Agama Muara Bulian 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

Lebih terperinci

C. PENJELASAN ATAS POS- POS NERACA C.1. Penjelasan Umum Neraca Komposisi Neraca per 30 Juni 2012 adalah sebagai berikut :

C. PENJELASAN ATAS POS- POS NERACA C.1. Penjelasan Umum Neraca Komposisi Neraca per 30 Juni 2012 adalah sebagai berikut : C. PENJELASAN ATAS POS POS NERACA C.1. Penjelasan Umum Neraca Komposisi Neraca per 30 Juni 2012 adalah sebagai berikut : Tabel 9 Perbandingan Neraca Semester I dan Semester I Uraian Semester I % Kenaikan/

Lebih terperinci

LAPORAN BARANG MILIK NEGARA

LAPORAN BARANG MILIK NEGARA IV. LAPORAN BMN 4. 1. PROSES PENYUSUNAN LAPORAN Proses yang dilakukan dalam menyusun laporan Barang Milik Negara (BMN) ini berjenjang mulai dari setiap satuan kerja (Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Barang/UAKPB)

Lebih terperinci

FORMAT ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PEMERINTAH DESA... TAHUN ANGGARAN...

FORMAT ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PEMERINTAH DESA... TAHUN ANGGARAN... FORMAT ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA PEMERINTAH DESA... TAHUN ANGGARAN... KODE REKENING URAIAN ANGGARAN (Rp). KETERANGAN 1. 1.1 1.1.1 1.1.2 1.1.3 1.1.4 1.1.5 PENDAPATAN Pendapatan Asli Desa Hasil

Lebih terperinci