JATI AIKIDO CLUB (JAC) UJIAN KENAIKAN TINGKAT

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "JATI AIKIDO CLUB (JAC) UJIAN KENAIKAN TINGKAT"

Transkripsi

1 Kyu Aihanmi Katate dori Ikkyo 1. Tenkan 1. Choku Tsuki 1. Shomen Uchi-Tsuki Ashi (White Belt) 2. Hipodashi Kaiten 2. Kaeshi Tsuki 2. Shomen Uchi-Ayumi Ashi 30 times practice 3. Ikkyo Undo 3. Ushiro Tsuki 3. Shomen Uchi-Ushiro Gedan Kamai 2. Katate dori Shiho Nage 4. Funekogi Undo 4. Tsuki Gedan Gaeshi - Aihanmi-Gyakuhanmi 5. Shiho Undo 5. Tsuki Jodan Gaeshi 6. Ushiro Hanten Ukemi (Zagi-Tachi) 7. Mae Ukemi (Zagi-Tachi) / Zenpo Kaiten Ukemi 3. Tsuki Kote Gaeshi 8. Ushiro Ukemi (Zagi-Tachi) / Koho Kaiten Ukemi 9. Shiko (Mae-Ushiro-Kaiten) Kyu 9 Waza 1-3 Kihon 1-9 (Random) Jo 1-5 Ken 1-3 (White Belt) 30 times practice 4. Shomen Uchi Irimi Nage Sotai Dosa 10. Tsuki (Ayumi Ashi-Tsugi Ashi) 5. Shomen Uchi Ikkyo 11. Shomen Uchi (Ayumi Ashi-Tsugi Ashi) 12. Yokomen Uchi (Ayumi Ashi-Tsugi Ashi) - Zagi-Tachi 13. Mae Oi Geri 14. Gyakuhanmi Katate dori Tenkan 6. Zagi Kokyu Ho 15. Gyakuhanmi Katate dori Tenkai 16. Aihanmi Katate dori Nikyo 17. Gyakuhanmi Morote dori Kokyu Kyu 8 Waza 1-6 (Random) Kihon 1-17 (Random) Jo 1-5 Ken 1-3 (White Belt) 35 times practice 7. Mune dori Nikkyo 18. Yoko Ukemi 6. Shomen Uchikomi 4. Shomen Uchi-Okuri Ashi-Renzoku 19. Gyakute Mae Ukemi 7. Renzoku Uchikumi 5. Kaeshi Men Uchi 19. Ushiro Ryote dori Otosi 8. Men Uchi Gedan Gaeshi 8. Mune dori Irimi Nage 20. Ushiro Kata dori Otosi 9. Men Uchi Ushiro Tsuki 21. Ushiro Katate Kubi Shime Otosi 10. Gyaku Yokomen Ushiro Tsuki 9. Gyakuhanmi Katate dori Nikkyo 1

2 10. Gyakuhanmi Katate dori Kaiten Nage - Sotomawashi - Ucimawashi 11. Ushiro Taekubi dori Ikkyo Kyu 7 Waza 1-11 (Random) Kihon 1-21 (Random) Jo 1-10 Ken 1-5 (White Belt) 35 times practice 12. Yokomen Uchi Siho Nage Sotai Dosa 22. Tsuki -Tenkan - Irimi 13. Yokomen Uchi Nikkyo 23. Shomen Irimi 24. Atemi - Kihon 10 s.d Shomen Uchi Nikkyo - Katate (Aihanmi - Gyakuhanmi) 15. Shomen Uchi Kote Gaeshi 16. Mune Tsuki Kaiten Nage Kyu 6 Waza 1-16 (Random) Kihon 1-24 (Random) Jo 1-10 Ken 1-5 (Blue Belt) 40 times practice 17. Gyakuhanmi Ryote dori Tenchi Nage 25. Ukemi Nagare 11. Katate Gedan Gaeshi 1. Jodan No Kamae-Tsuki Kaeshi Men Uchi 12. Toma Katate Uchi 26. Paduan Teknik Uke / serang (1') 13. Katate Bachi No Ji Gaeshi 18. Gyakuhanmi Morote dori Sankyo 14. Hasso Gaeshi Men Uchi 27. Uji Uke (1') 15. Hasso Gaeshi Tsuki 2. Jodan No Kamae-Oi Tsuki Kaeshi Men Uchi 19. Gyakuhanmi Morote dori Irimi Nage 2

3 20. Hanmi Hantachi Katate dori Shiho Nage Kyu 5 Waza 1-20 (Random) Kihon 1-26 (Random) Jo 1-15 Ken 1-7 (Blue Belt) 40 times practice 21. Ushiro Ryote dori Sankyo 28. Paduan Teknik Uke / serang (1') + Ushiro Geri Yoko Geri + Yoko Geri 22. Ushiro Ryote dori Irimi Nage + Mawashi Geri 23. Yokomen Uchi Kotegaeshi 24. Zagi Shomen Uchi Sankyo Kyu 4 Waza 1-24 (Random) Kihon 1-28 (Random) Jo 1-15 Ken 1-7 (Blue Belt) 45 times practice 25. Kata dori Men Uchi 29. Uji Uke (2') 16. Hasso Gaeshi Ushiro Tsuki Tachidori - Nikkyo (Omote -Ura) 17. Hasso Gaeshi Ushiro Uchi - Shomen Uchi Kotegaeshi - Sankyo (Omote -Ura) - Yonkyo (Omote -Ura) 26. Zagi Mune dori - Sankyo (Omote -Ura) - Yonkyo (Omote -Ura) 18. Hasso Gaeshi Ushiro harai - Shomen Uchi Shiho Nage (Omote-Ura) 19. Jidari Nagare Gaeshi Uchi 20. Migi Nagare Gaeshi Tsuki 27. Ushiro Ryote dori - Kotegaeshi - Shiho Nage (Omote-Ura) - Sankyo Nage (Omote-Ura) 28. Zagi 3

4 - Ryote dori Irimi Nage - Yokomen Uchi Gokyo Kyu 3 Waza 1-28 (Random) Kihon 1-28 (Random) Jo 1-20 Ken 1-7 (Brown Belt) 50 times practice 29. Hanmi Hantachi 30. Katame Waza Tachidori + Instructor Recommendation - Ryote dori Shiho Nage -Kihon Shomen Uchi Kotegaeshi - Shomen Uchi Kote Gaeshi - Shomen Uchi Shiho Nage (Omote-Ura) - Shomen Uchi Irimi Nage - Shomen Uchi Ijisime - Ryote dori Sankyo 30. Ushiro Katate Kubishime Sankyo Nage 31. Shomen Kaiten Nage 32. Tsuki Irimi Nage 33. Jiyu Waza - Katate - Morote - Tsuki Kyu 2 Waza 1-33 (Random) Kihon 1-30 (Random) Jo 1-20 (Random) Ken 1-7 (Brown Belt) 55 times practice 34. Tembin Nage 31. Uji Uke (3') Jo Tori Tachidori ( + Tanto) + Instructor Recommendation - Yokomen - Tsuki Nage - Shomen Uchi Kotegaeshi - Tsuki - Tsuki Ikyo Nage - Shomen Uchi Shiho Nage (Omote-Ura) - Shomen Uchi Ijisime 35. Ushiro - Shomen Uchi Sankyo - Ryote Juji garami - Ryokata Sankyo (Omote-Ura) - Ryokata Yonkyo (Omote-Ura) 4

5 - Ryohiji Nikkyo (Omote-Ura) - Katate Kubishime Koshi Nage 36. Koshi Nage - Morote dori - Ryote dori Kyu 1 Waza 1-36 (Random) Kihon 1-30 (Random) Jo 1-20 (Random) Ken 1-7 (Brown Belt) 60 times practice 37. Zagi 32. Futarigake (2 uke) Jo Tori Tachidori ( + Tanto) + Instructor Recommendation - Tsuki Sankyo (Omote-Ura) - Tsuki Nage - Shomen Uchi Kotegaeshi - Tsuki Yonkyo (Omote-Ura) - Tsuki Ikyo Nage - Shomen Uchi Shiho Nage (Omote-Ura) - Morote dori Kote Gaeshi - Tsuki Ijisime - Shomen Uchi Ijisime - Katate dori Men Uchi Irimi Nage - Tsuki Jujigarami - Shomen Uchi Sankyo - Shomen Uchi Yonkyo 38. Hanmi Hantachi - Shomen Uchi Shiho Nage (Omote-Ura) - Kotegaeshi-Shiho Nage-Ijisime (Tanto) - Morote dori Kote Gaeshi - Tsuki - Morote dori Kote Gaeshi - Yokomen - Ushiro Katate Kubishime Iriminage 39. Jiyu Waza - Shomen - Yokomen - Tsuki - Ushiro 40. Randori (2 Uke) YUDANSHA (Instructor Recommendation) ALL WAZA & HOMBU JAPAN GRADING SYSTEM Note: 5

6 1. SHODAN Minimal tahun (Hombu regulation) 2. Ujian Kyu 10-7 bisa dilaksanakan di Dojo masing-masing atau koordinasi dengan wilayah 3. Persyaratan waktu minimal ujian mengikuti standard waktu yang diisyaratkan / rekomendasi Sensei 4. Materi yang tidak masuk dalam materi ujian tetap wajib diberikan dan diajarkan di Dojo (termasuk Jo dan Ken) 5. Pemakaian istilah yang berbeda harap diinformasikan juga ke murid sebagai wacana dan perbendaharaan pengetahuan 6. Pengurus dan Sensei harus memeriksa kembali isian dalam form ujian, dan isi sesuai kolom yang diminta, serta jelaskan tata cara ujian kepada peserta 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA. (kosong) dan lainnya te (tangan). Kata kosong berarti teknik beladiri karate tidak

BAB II KAJIAN PUSTAKA. (kosong) dan lainnya te (tangan). Kata kosong berarti teknik beladiri karate tidak BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Karate Kata karate dibentuk oleh dua karakter, yang pertama adalah kara (kosong) dan lainnya te (tangan). Kata kosong berarti teknik beladiri karate tidak memerlukan senjata,

Lebih terperinci

Jurnal Keolahragaan Volume 4 Nomor 1, April 2016, (47-59)

Jurnal Keolahragaan Volume 4 Nomor 1, April 2016, (47-59) Jurnal Keolahragaan Volume 4 Nomor 1, April 2016, (47-59) Tersedia online: http://journal.uny.ac.id/index.php/jolahraga PENGARUH METODE UCHIKOMI DAN FLEXIBILITY TERHADAP HASIL BANTINGAN PADA PEJUDO DAERAH

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. olahraganya semakin tinggi juga derajat suatu daerah atau Negara. Begitu pun di

BAB 1 PENDAHULUAN. olahraganya semakin tinggi juga derajat suatu daerah atau Negara. Begitu pun di BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada masa sekarang, prestasi olahraga sudah menjadi salah satu tingkat keberhasilan juga derajat suatu daerah bahkan Negara, semakin tinggi prestasi olahraganya semakin

Lebih terperinci

Tutur Jatmiko, S.Pd, M.Kes

Tutur Jatmiko, S.Pd, M.Kes PENGARUH LATIHAN WALKING LUNGES TERHADAP TENDANGAN MAWASHI GERI PADA CABANG OLAHRAGA KARATE PADA ANAK USIA 11-14 TAHUN DI DOJO ASPOL KPPP BENOWO SURABAYA (Studi Pada Atlet di Dojo ASPOL KPPP Benowo Surabaya)

Lebih terperinci

Tahun Kuda. informasi artikel berita : dari warga, oleh warga, untuk warga dan untuk perkembangan ShinKyokushin Karate

Tahun Kuda. informasi artikel berita : dari warga, oleh warga, untuk warga dan untuk perkembangan ShinKyokushin Karate informasi artikel berita : dari warga, oleh warga, untuk warga dan untuk perkembangan ShinKyokushin Karate Tahun Kuda World Karate Organization SHINKYOKUSHINKAI INDONESIA Sekretariat Pusat : Jl. Cempaka

Lebih terperinci

PEDOMAN DASAR BULUNGAN AIKIDO DOJO

PEDOMAN DASAR BULUNGAN AIKIDO DOJO PEDOMAN DASAR BULUNGAN AIKIDO DOJO 2014 1 DAFTAR ISI KETENTUAN MENGENAI : HAL PEDOMAN DAN KEBERLAKUAN 3 STRUKTUR 5 REGISTRASI 7 TRANSFER KEANGGOTAAN KE BAD 8 NOMOR INDUK KEANGGOTAAN 9 KARTU KEHADIRAN 11

Lebih terperinci

BAB III DATA PENUNJANG

BAB III DATA PENUNJANG BAB III DATA PENUNJANG 3.1 Data Objek Perancangan 3.1.1 Tentang Karate Karate adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa. Seni bela diri

Lebih terperinci

meningkatkan prestasi dalam pertandingan kumite dan kata. Kata adalah jurus

meningkatkan prestasi dalam pertandingan kumite dan kata. Kata adalah jurus BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Perubahan kebudayaan masyarakat pada masa sekarang ini telah beralih ke arah teknologi industri yang semakin modern. Perubahan tersebut tentu membawa perubahan

Lebih terperinci

Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 13 (1) Januari Juni 2014: 23-33

Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 13 (1) Januari Juni 2014: 23-33 PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN DECLINE PUSH-UP DENGAN LATIHAN STALL BARS HOPS TERHADAP POWER OTOT LENGAN DAN KECEPATAN PUKULAN GYAKU TSUKI CHUDAN PADA ATLET PUTRA KARATEKA WADOKAI DOJO UNIMED TAHUN 2013 Pangondian

Lebih terperinci

HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KELENTUKAN PINGGUL DAN KESEIMBANGAN TERHADAP DAYA LEDAK TENDANGAN JODAN MAWASHI GERI.

HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KELENTUKAN PINGGUL DAN KESEIMBANGAN TERHADAP DAYA LEDAK TENDANGAN JODAN MAWASHI GERI. HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI, KELENTUKAN PINGGUL DAN KESEIMBANGAN TERHADAP DAYA LEDAK TENDANGAN JODAN MAWASHI GERI Khavisa Pranata 1 Abstrak Penelitian ini tergolong dalam metode survey dengan

Lebih terperinci

BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG JUDO. dengan jotosan pada pergelangan tangan yang berakibat fatal. Judo merupakan

BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG JUDO. dengan jotosan pada pergelangan tangan yang berakibat fatal. Judo merupakan BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG JUDO 2.1 Sejarah Judo Judo adalah kata yang mengingatkan orang-orang pada suatu pukulan yang mematikan pada belakang leher atau pukulan berat 100 pound pada bahu dengan jotosan

Lebih terperinci

PEDOMAN PENYELENGGARAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015

PEDOMAN PENYELENGGARAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015 PEDOMAN PENYELENGGARAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2015 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA 1 KATA PENGANTAR Salah

Lebih terperinci

BAB IV METODE PENELITIAN. penelitian Randomized Pre and Post Test Control Group Design (Pocock, 2008).

BAB IV METODE PENELITIAN. penelitian Randomized Pre and Post Test Control Group Design (Pocock, 2008). BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan penelitian Randomized Pre and Post Test Control Group Design (Pocock, 2008). Masing-masing

Lebih terperinci

INFORMASI DAN KETENTUAN PERTANDINGAN

INFORMASI DAN KETENTUAN PERTANDINGAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2016 INFORMASI DAN KETENTUAN PERTANDINGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PENDIDIKAN Jl. Dr. Radjiman

Lebih terperinci

Pedoman PENYELENGGARAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2013

Pedoman PENYELENGGARAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2013 Pedoman PENYELENGGARAAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) TAHUN 2013 KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH ATAS TAHUN

Lebih terperinci

PENGARUH METODE LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN HASIL PUKULAN GYAKU TSUKI CHUDAN PADA ATLET KARATEKA PUTERA SABUK BIRU DOJO WADOKAI UNIMED

PENGARUH METODE LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN HASIL PUKULAN GYAKU TSUKI CHUDAN PADA ATLET KARATEKA PUTERA SABUK BIRU DOJO WADOKAI UNIMED PENGARUH METODE LATIHAN TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN HASIL PUKULAN GYAKU TSUKI CHUDAN PADA ATLET KARATEKA PUTERA SABUK BIRU DOJO WADOKAI UNIMED 1) Jujur Gunawan Manullang 1) Universitas PGRI Palembang

Lebih terperinci

PERATURAN PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA KARATE DALAM RANGKA PEKAN OLAHRAGA PELAJAR SMA (POPSMA)

PERATURAN PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA KARATE DALAM RANGKA PEKAN OLAHRAGA PELAJAR SMA (POPSMA) PERATURAN PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA KARATE DALAM RANGKA PEKAN OLAHRAGA PELAJAR SMA (POPSMA) PENGURUS BESAR FEDERASI OLAHRAGA KARATE-DO INDONESIA PERATURAN PERTANDINGAN CABANG OLAHRAGA KARATE DALAM RANGKA

Lebih terperinci

KEMENTERIAN DALAM NEGERI M O D U L A N G G A R A N

KEMENTERIAN DALAM NEGERI M O D U L A N G G A R A N KEMENTERIAN DALAM NEGERI M O D U L A N G G A R A N 2014 1 Daftar Isi 2.1 Tahap Raperda... 7 2.1.1 Set Tahapan Anggaran... 7 2.1.2 Penyusunan KUA/PPAS... 9 2.1.3 Penyusunan RKA... 18 2.2 Tahap Perda...

Lebih terperinci

KOMPILASI KATA KARATE SHOTOKAN

KOMPILASI KATA KARATE SHOTOKAN KOMPILASI KATA KARATE SHOTOKAN & (DIAGRAM KATA) Oleh: Team Karate Inkai Daar el Salaam KATA adalah bagian-bagian dari sebuah tehnik dasar, menengah dan lanjutan yang disusun kedalam kesatuan aturan gerak

Lebih terperinci

KMSI. Tutorial Customer Care. Tutorial Customer Care. User : KMSI

KMSI. Tutorial Customer Care. Tutorial Customer Care. User : KMSI User : KMSI Tutorial ini di buat untuk memudahkan bagi user saat akan mengoperasikan atau menjalankan program Costumer Care. Tutorial Customer Care KMSI LOGIN Masuk kedalam Browser Internet, contoh dibawah

Lebih terperinci

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 80/PMK.01/2015 TENT ANG PELAKSANAAN PUTUSAN HUKUM

MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA 80/PMK.01/2015 TENT ANG PELAKSANAAN PUTUSAN HUKUM MENTERI KEUANGAN SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN NOMOR 80/PMK.01/2015 TENT ANG PELAKSANAAN PUTUSAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTER! KEUANGAN, Menimbang Mengingat : a. bahwa terdapat

Lebih terperinci

ANALISA PERBANDINGAN METODA CAMPURAN BETON (MIX DESIGN) DENGAN MENGGUNAKAN SNI DAN ACI

ANALISA PERBANDINGAN METODA CAMPURAN BETON (MIX DESIGN) DENGAN MENGGUNAKAN SNI DAN ACI ANALISA PERBANDINGAN METODA CAMPURAN BETON (MIX DESIGN) DENGAN MENGGUNAKAN SNI 03-2834-2000 DAN ACI 211.1-91 SKRIPSI Oleh : SISKA OKTAVIANI 06 972 046 JURUSAN TEKNIK SIPIL - FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Penelitian Pada dasarnya metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkandata dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Suatu hasil dari penelitian harus diujimelalui

Lebih terperinci

TEKNIK SIMULASI MONTERCARLO STUDI KASUS DAN PENYELESAIAN. Prepared by Hanna Lestari, M.Eng

TEKNIK SIMULASI MONTERCARLO STUDI KASUS DAN PENYELESAIAN. Prepared by Hanna Lestari, M.Eng TEKNIK SIMULASI MONTERCARLO STUDI KASUS DAN PENYELESAIAN Prepared by Hanna Lestari, M.Eng TEKNIK INDUSTRI UDINUS-,,2013 BAB I PENDAHULUAN I.1. Studi Kasus PT. SPOTLIGHT merupakan perusahaan pembuat lampu

Lebih terperinci

Panduan Penggunaan Smart Order Aplikasi i*tradecimb

Panduan Penggunaan Smart Order Aplikasi i*tradecimb Panduan Penggunaan Smart Order Aplikasi i*tradecimb PT CIMB Securities Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 2 Lantai 20 Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53 Jakarta Indonesia Kode Pos : 12190 Telp. : (62-21)

Lebih terperinci

- 1 - Bupati Cirebon PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 58 TAHUN 2008 TENTANG

- 1 - Bupati Cirebon PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 58 TAHUN 2008 TENTANG - 1 - Bupati Cirebon PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 58 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI, DAN TATA KERJA DINAS PERTANIAN, PERKEBUNAN, PETERNAKAN DAN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. lain dapat dilakukan melalui berbagai cara. Cara yang paling sering dilakukan

BAB I PENDAHULUAN. lain dapat dilakukan melalui berbagai cara. Cara yang paling sering dilakukan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam dunia bisnis, persaingan antara suatu perusahaan dengan perusahaan lain dapat dilakukan melalui berbagai cara. Cara yang paling sering dilakukan adalah

Lebih terperinci

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN NOMOR PER- 34 /PB/2006 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PENCAIRAN DANA LOAN/GRANT IBRD NO.

Lebih terperinci

Tingkatkan Penghayatan Jati Diri Demi Kemandirian Cabang Olahraga Karate Tradisional

Tingkatkan Penghayatan Jati Diri Demi Kemandirian Cabang Olahraga Karate Tradisional Demi Kemandirian Cabang Olahraga Karate Tradisional PERTANDINGAN KARATE TRADISIONAL DOJO-KUN Sumpah Karate-Do Tradisional 1. JINKAKU KANSEI NI TSUTOMURU KOTO Sanggup menyempurnakan kepribadian 2. MAKOTO

Lebih terperinci

FILOSOFI SENI PEDANG SAMURAI DAN ETIKA BUSHIDO DALAM PENDIDIKAN KARAKTER KENDOKA

FILOSOFI SENI PEDANG SAMURAI DAN ETIKA BUSHIDO DALAM PENDIDIKAN KARAKTER KENDOKA FILOSOFI SENI PEDANG SAMURAI DAN ETIKA BUSHIDO DALAM PENDIDIKAN KARAKTER KENDOKA Riza Rahmawati 1, Irma 2, Oslan Amril 2 1 Mahasiswa Prodi Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Bung Hatta E-mail:

Lebih terperinci

DAFTAR BAHAN PEWARNA YANG DIIZINKAN DIGUNAKAN DALAM KOSMETIK

DAFTAR BAHAN PEWARNA YANG DIIZINKAN DIGUNAKAN DALAM KOSMETIK Lampiran III Peraturan Kepala Badan POM Republik Indonesia Nomor : HK.00.05.42.1018 Tentang Bahan Kosmetik (1) DAFTAR BAHAN PE YANG DIIZINKAN DIGUNAKAN DALAM KOSMETIK Area Penggunaan Kolom 1: Kolom 2:

Lebih terperinci

I. Mengakses Support Ticket Langkah mengakses Support Ticket:

I. Mengakses Support Ticket Langkah mengakses Support Ticket: USER MANUAL MAINTENANCE SUPPORT BILLBOARD X-PERT Client I. Mengakses Support Ticket Langkah mengakses Support Ticket: 1. Buka halaman xpert-hotelsystem.com 2. Login account anda melalui MAINTENANCE SUPPORT

Lebih terperinci

Lampiran 1. Tagihan UKM Kolom Nama Sebagai Catatan Realisasi Simpanan Wajib

Lampiran 1. Tagihan UKM Kolom Nama Sebagai Catatan Realisasi Simpanan Wajib Lampiran 1. Tagihan UKM Kolom Nama Sebagai Catatan Realisasi Simpanan Wajib Lampiran 2. Tagihan UKM Kolom Tanda Tangan Sebagai Catatan Realisasi Lampiran 3. Standard Operating Procedure (SOP) Prosedur

Lebih terperinci

B A B I V H A S I L P E N E L I T I A N D A N P E M B A H A S A N

B A B I V H A S I L P E N E L I T I A N D A N P E M B A H A S A N B A B I V H A S I L P E N E L I T I A N D A N P E M B A H A S A N 4. 1 D e s k r i p s i H a s i l P e n e l i t i a n P r e T e s t d a n P o s t T e s t D a r i h a s i l p e n g u j i a n d i p e r

Lebih terperinci

KUESIONER SURVEY UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PENGADAAN JASA PELAKSANA KONSTRUKSI BIDANG KE-PU-AN

KUESIONER SURVEY UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PENGADAAN JASA PELAKSANA KONSTRUKSI BIDANG KE-PU-AN DOWNLOAD/UNDUH FORM KUESIONER ( dalam format DOC ) PENGIRIMAN HASIL PENGISIAN KUESIONER MELALUI alamat e-mail : bpksdm.survey@gmail.com KUESIONER SURVEY UNTUK PENGEMBANGAN SISTEM PENGADAAN JASA PELAKSANA

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS

BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS BAB II LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN HIPOTESIS 2.1 Kajian Teoritis 2.1.1 Hakikat Bela Diri Karate a. Arti Harfiah Menurut T.Chandra dalam

Lebih terperinci

Perbandingan Metode Fuzzy Time Series Cheng dan Metode Box-Jenkins untuk Memprediksi IHSG

Perbandingan Metode Fuzzy Time Series Cheng dan Metode Box-Jenkins untuk Memprediksi IHSG JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 3, No. 2, (2014) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) A-34 Perbandingan Metode Fuzzy Time Series Cheng dan Metode Box-Jenkins untuk Memprediksi IHSG Mey Lista Tauryawati

Lebih terperinci

Struktur dan Organisasi Data 2 ARRAY

Struktur dan Organisasi Data 2 ARRAY ARRAY Array adalah suatu himpunan hingga elemen, terurut dan homogen Terurut adalah elemen tersebut dapat diidentifikasikan sebagai elemen pertama, kedua, sampai dengan elemen ke-n Homogen adalah bahwa

Lebih terperinci

2. RUANG LINGKUP Prosedur operasional baku ini berisi tentang acuan kerja data rekap kehadiran selama sebulan dan rekap kinerja per triwulan.

2. RUANG LINGKUP Prosedur operasional baku ini berisi tentang acuan kerja data rekap kehadiran selama sebulan dan rekap kinerja per triwulan. 1. TUJUAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR - DKSI Kode : POB-ADMK-011 1.1. Mendukung peningkatan efekstivitas dan efisiensi layanan untuk setiap permintaan data dan informasi 1.2. Mendukung konsistensi alur kerja

Lebih terperinci

KEMENTERIAN KEHUTANAN SEKRETARIAT JENDERAL PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEHUTANAN B O G O R

KEMENTERIAN KEHUTANAN SEKRETARIAT JENDERAL PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEHUTANAN B O G O R KEMENTERIAN KEHUTANAN SEKRETARIAT JENDERAL PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEHUTANAN B O G O R K E P U T U S A N KEPALA PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEHUTANAN Nomor : SK. 184/Dik-1/2010 T e n t a n g

Lebih terperinci

Distribusi Normal. Statistika (MAM 4137) Syarifah Hikmah JS

Distribusi Normal. Statistika (MAM 4137) Syarifah Hikmah JS Distribusi Normal Statistika (MAM 4137) Syarifah Hikmah JS Outline Kurva normal Luas daerah di bawah kurva normal Penerapan sebaran normal DISTRIBUSI NORMAL model distribusi kontinyu yang paling penting

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELI TIAN

BAB IV ANALISIS HASIL PENELI TIAN BAB IV ANALISIS HASIL PENELI TIAN Bab ini akan menganalis hasil estimasi dari persamaan yang digunakan untuk menduga eksistensi konservatisme di Indonesia. Pembahasan akan dimulai dari pengujian spesifikasi

Lebih terperinci

GubernurJawaBarat GUBERNUR JAWA BARAT,

GubernurJawaBarat GUBERNUR JAWA BARAT, GubernurJawaBarat PERATURAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR 41 TAHUN 2009 TENTANG TUGAS POKOK, FUNGSI, RINCIAN TUGAS UNIT DAN TATA KERJA DINAS PERMUKIMAN DAN PERUMAHAN PROVINSI JAWA BARAT GUBERNUR JAWA BARAT,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pasar modal merupakan alternatif investasi di samping perbankan. Hal ini

BAB I PENDAHULUAN. pasar modal merupakan alternatif investasi di samping perbankan. Hal ini 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan pasar modal di Indonesia merupakan indikator bahwa pasar modal merupakan alternatif investasi di samping perbankan. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan

Lebih terperinci

Dojo Pusat : Jl. K.H. Ahmad Dahlan 35, Semarang Tel./ Fax situs :

Dojo Pusat : Jl. K.H. Ahmad Dahlan 35, Semarang Tel./ Fax situs : informasi artikel berita : dari warga, oleh warga, untuk warga dan untuk perkembangan ShinKyokushin Karate Tahun Kuda World Karate Organization SHINKYOKUSHINKAI INDONESIA Sekretariat Pusat : Jl. Cempaka

Lebih terperinci

Panduan Pengisian Aplikasi Pendaftaran SMUP Online

Panduan Pengisian Aplikasi Pendaftaran SMUP Online Panduan Pengisian Aplikasi Pendaftaran SMUP Online Jenjang S3 Buku Manual Pengisian Pendaftaran Online SMUP ( Jenjang S3 ) Situs resmi Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) adalah http://smup.unpad.ac.id

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Pada Bab III ini akan membahas tentang perencanaan dalam melaksanakan audit keamanan sistem informasi. Pembahasan mencakup semua aktivitas auditor dari awal kegiatan hingga hasil

Lebih terperinci

ANALISIS PENYEBAB BLOCKING CALL DAN DROPPED CALL PADA HARI RAYA IDUL FITRI 2012 TERHADAP UNJUK KERJA CDMA X

ANALISIS PENYEBAB BLOCKING CALL DAN DROPPED CALL PADA HARI RAYA IDUL FITRI 2012 TERHADAP UNJUK KERJA CDMA X ANALISIS PENYEBAB BLOCKING CALL DAN DROPPED CALL PADA HARI RAYA IDUL FITRI 2012 TERHADAP UNJUK KERJA CDMA 2000-1X ANALISIS PENYEBAB BLOCKING CALL DAN DROPPED CALL PADA HARI RAYA IDUL FITRI 2012 TERHADAP

Lebih terperinci

HASIL RAPAT KERJA ORARI PUSAT TAHUN 2003

HASIL RAPAT KERJA ORARI PUSAT TAHUN 2003 Nomor : MR 01/OK Topik : KESERAGAMAN ATRIBUT ORARI Dalam melakukan kegiatan terutama pelaksanaan dukungan komunikasi baik dalam keadaan darurat maupun bukan keadaan darurat, anggota ORARI yang terlibat

Lebih terperinci

UJI STATISTIK NON PARAMETRIK. Widha Kusumaningdyah,, ST., MT

UJI STATISTIK NON PARAMETRIK. Widha Kusumaningdyah,, ST., MT UJI STATISTIK NON PARAMETRIK Widha Kusumaningdyah,, ST., MT UJI KERANDOMAN (RANDOMNESS TEST / RUN TEST) Uji KERANDOMAN Untuk menguji apakah data sampel yang diambil merupakan data yang acak / random Prosedur

Lebih terperinci

5 Langkah Penting Penerapan One System Untuk keberhasilan Penjualan Anda

5 Langkah Penting Penerapan One System Untuk keberhasilan Penjualan Anda 5 Langkah Penting Penerapan One System Untuk keberhasilan Penjualan Anda Apa 5 langkah itu? Anda ingin berhasil dalam penjualan Anda? Pastikan 5 langkah di bawah ini Anda lakukan. 1. 2. 3. 4. 5. Tetapkan

Lebih terperinci

Berikut adalah langkah-langkah membuat Slide Presentasi Menarik pada Powerpoint

Berikut adalah langkah-langkah membuat Slide Presentasi Menarik pada Powerpoint Berikut adalah langkah-langkah membuat Slide Presentasi Menarik pada Powerpoint 1. Langkah pertama adalah membuka Microsoft Powerpoint 2010, maka akan muncul tampilan awal dari Powerpoint 2010. 2. Kemudian

Lebih terperinci

HUBUNGAN NILAI TRY OUT TERHADAP NILAI UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP DI KECAMATAN SAPURAN

HUBUNGAN NILAI TRY OUT TERHADAP NILAI UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP DI KECAMATAN SAPURAN HUBUNGAN NILAI TRY OUT TERHADAP NILAI UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA SMP DI KECAMATAN SAPURAN Oleh: Fajar Narimo, Budiyono, Mujiyem Sapti Program Studi Pendidikan Matematika e-mail: arimafajar@yahoo.com;

Lebih terperinci

USER MANUAL FORM INPUT RENCANA KERJA DAN ANGGARAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN ANGGARAN 2016 BIRO ADMINISTRASI PERENCANAAN DAN SISTEM INFORMASI

USER MANUAL FORM INPUT RENCANA KERJA DAN ANGGARAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN ANGGARAN 2016 BIRO ADMINISTRASI PERENCANAAN DAN SISTEM INFORMASI USER MANUAL FORM INPUT RENCANA KERJA DAN ANGGARAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN ANGGARAN 2016 BIRO ADMINISTRASI PERENCANAAN DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS UDAYANA 2015 USER MANUAL FORM INPUT RENCANA KERJA

Lebih terperinci

Panduan Pengisian Aplikasi Pendaftaran SMUP Online

Panduan Pengisian Aplikasi Pendaftaran SMUP Online Panduan Pengisian Aplikasi Pendaftaran SMUP Online Jenjang S2 Buku Manual Pengisian Pendaftaran Online SMUP ( Jenjang S2 ) Situs resmi Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) adalah http://smup.unpad.ac.id

Lebih terperinci

TUTORIAL E-LEARNING POLTEKKES MAKASSAR

TUTORIAL E-LEARNING POLTEKKES MAKASSAR TUTORIAL E-LEARNING POLTEKKES MAKASSAR Untuk Dosen http://elearning.poltekkes-mks.ac.id/ OUTLINE 1. Membuat akun 2. Masuk ke halaman Kuliah 3. Menambahkan materi pada halaman kuliah 4. Membuat kantong

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 1 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Sehubungan dengan masalah yang ingin penulis ungkapkan tentang Kontribusi Panjang Tungkai dan Fleksibilitas Sendi Pinggul Terhadap Hasil Tendangan Ushiro

Lebih terperinci

Modul Pelatihan Penggunaan Website Bank Data SMK Negeri II Bandar Lampung (GURU)

Modul Pelatihan Penggunaan Website Bank Data SMK Negeri II Bandar Lampung (GURU) WWW.CIPTATEKNOLOGIMUDA.COM Bring IT To You Modul Pelatihan Penggunaan Website Bank Data SMK Negeri II Bandar Lampung (GURU) WWW.CIPTATEKNOLOGIMUDA.COM Bring IT To You Modul E-Book 1. Website SMKN 2 Bandar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. olahraga prestasi yang dipertandingkan baik di tingkat nasional maupun

BAB I PENDAHULUAN. olahraga prestasi yang dipertandingkan baik di tingkat nasional maupun BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Karate adalah satu dari sekian banyak olahraga khususnya beladiri yang cukup lama berkembang di Indonesia. Karate juga merupakan suatu cabang olahraga prestasi

Lebih terperinci

Mengetik Dokumen Sederhana

Mengetik Dokumen Sederhana Mengetik Dokumen Sederhana Pada saat memulai program aplikasi Microsoft Word, secara otomatis, dokumen baru yang masih kosong yang diberi nama Document1 akan ditampilkan dan siap digunakan.setiap mengetikkan

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Model Markov Dalam teori probabilitas, model Markov adalah model stokastik yang digunakan untuk memodelkan sistem yang berubah-ubah secara random di mana diasumsikan bahwa kondisi

Lebih terperinci

BUPATI SERANG BUPATI SERANG

BUPATI SERANG BUPATI SERANG BUPATI SERANG PERATURAN BUPATI SERANG Nomor 20 Tahun 2011 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN PELAYANAN JASA PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN MENARA TELEKOMUNIKASI BERSAMA DI KABUPATEN SERANG BUPATI SERANG Menimbang

Lebih terperinci

APLIKASI GERAKAN DASAR (KIHON) DALAM BELADIRI KARATE INKAI BERBASIS MULTIMEDIA

APLIKASI GERAKAN DASAR (KIHON) DALAM BELADIRI KARATE INKAI BERBASIS MULTIMEDIA APLIKASI GERAKAN DASAR (KIHON) DALAM BELADIRI KARATE INKAI BERBASIS MULTIMEDIA Muhydin, Eneng Tita Tosida, Sufiatul Maryana, Email : muhyidin.060@gmail.com Program Studi Ilmu Komputer Fakultas MIPA UNPAK

Lebih terperinci

PANDUAN PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA TAHUN 2012

PANDUAN PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA TAHUN 2012 PANDUAN PENDAFTARAN CPNS KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA TAHUN 2012 Proses Pendaftaran dilakukan secara online di http://cpns.kemenkumham.go.id 1. Mengisi Form pendaftaran Kantor Pusat 1 Pendaftaran

Lebih terperinci

C H A R L E S B R O W N

C H A R L E S B R O W N 3 1 5 8 2 6 10 C H A R L E S B R O W N 3 1 0 8 0 3 1 5 3 5 4 2 5 0 5 2 6 8 3 3 5 4 2 2 0 2 4 3 0 0 0 06 02 1984 1 0 2 2 0 7 11 4 9 14 17 12 15 Wisma 46 kota BNI Lantai 1 Suite 1.01 Jl. Jendral Sudirman

Lebih terperinci

SOAL DAN PEMBAHASAN SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA

SOAL DAN PEMBAHASAN SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA SOAL DAN PEMBAHASAN SELEKSI MASUK UNIVERSITAS INDONESIA SIMAK UI KEMAMPUAN DASAR Matematika Dasar Universitas Indonesia 0 FReS-TA SIMAK UI - Matematika Dasar 45 Kode Naskah Soal: PETUNJUK KHUSUS PETUNJUK

Lebih terperinci

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak simulasi membuat Import Journal untuk melakukan penggabungan/konsolidasi laporan keuangan.

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak simulasi membuat Import Journal untuk melakukan penggabungan/konsolidasi laporan keuangan. Apabila anda memiliki perusahaan yang memiliki beberapa cabang, tentunya anda ingin mengetahui laporan keuangan gabungan (Konsolidasi) antara beberapa cabang perusahaan tersebut, misalnya: Laporan Neraca

Lebih terperinci

Panduan Aplikasi Modul Penatausahaan Versi 1.0

Panduan Aplikasi Modul Penatausahaan Versi 1.0 Usadi Sistemindo Intermatika 1 Daftar Isi 2.1 Penyiapan Data Pendukung Untuk Modul Kas... 10 2.2 Penatausahaan... 15 2.2.1 Penatausahaan Penerimaan... 15 2.2.2 Penatausahaan Pengeluaran... 39 Usadi Sistemindo

Lebih terperinci

BUKU PEDOMAN TEKNIK. (Technical Hand Book) CABANG OLAHRAGA KARATE

BUKU PEDOMAN TEKNIK. (Technical Hand Book) CABANG OLAHRAGA KARATE BUKU PEDOMAN TEKNIK (Technical Hand Book) CABANG OLAHRAGA KARATE 1 A. Venues Gedung Olah-Raga Ciracas Jl. Raya PKP No. 48 Rt 01/08 Kel. Kelapa Dua Wetan Kec. Ciracas Jakarta Timur. B. PESERTA Peserta adalah

Lebih terperinci

DAFTAR RINCIAN NOMOR PERTANDINGAN / PERLOMBAAN CABANG - CABANG OLAHRAGA PADA PORPROV V TAHUN 2014 DI SAMARINDA

DAFTAR RINCIAN NOMOR PERTANDINGAN / PERLOMBAAN CABANG - CABANG OLAHRAGA PADA PORPROV V TAHUN 2014 DI SAMARINDA DAFTAR RINCIAN - PADA PORPROV V TAHUN 204 DI SAMARINDA NO ANGGAR Pa Individual IKASI 6. Floret ( 2 ) 2. Degen 3. Sabel 4. Floret 5. Degen 6. Sabel Pi Individual 6. Floret 2. Degen 3. Sabel 4. Floret 5.

Lebih terperinci

STATISTIK NON PARAMETRIK

STATISTIK NON PARAMETRIK STATISTIK NON PARAMETRIK JI MANN WITNEY PENDAHLAN ji mann witney merupakan salah satu uji statistic beda yang mempunya cirri sample bersifat independent. Sample independent artinya satu pengukuran variable

Lebih terperinci

PEMBUKUAN BEND. PENERIMAAN DENGAN SILABI

PEMBUKUAN BEND. PENERIMAAN DENGAN SILABI PEMBUKUAN BEND. PENERIMAAN DENGAN SILABI 1. Login ke SILABI dengan user Bendahara Penerimaan yg sudah dibuat (misalnya : bp) 2. Nomor rekening Bendahara Penerimaan (jenis rekening : 10) dengan Kode BPP

Lebih terperinci

E License Perangkat Postel Petunjuk Pemakaian s. Versi 2.0 Untuk Pengguna Jasa Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Jakarta, Juni 2010

E License Perangkat Postel Petunjuk Pemakaian s. Versi 2.0 Untuk Pengguna Jasa Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Jakarta, Juni 2010 E License Perangkat Postel Petunjuk Pemakaian s Versi 2.0 Untuk Pengguna Jasa Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Jakarta, Juni 2010 Daftar Isi Daftar Isi 2 Daftar Isi. Registrasi 3 Membuka Website.

Lebih terperinci

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Gambaran Umum Sistem Pada tugas akhir ini, akan dibuat aplikasi desktop berbasis komputer menggunakan bahasa pemrograman VB.NET yang diberi nama Aplikasi virtual

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR: 223/Kpts/KP.330/5/2005 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR: 223/Kpts/KP.330/5/2005 TENTANG KEPUTUSAN MENTERI PERTANIAN NOMOR: 223/Kpts/KP.330/5/2005 TENTANG PELIMPAHAN SEBAGIAN WEWENANG PENJATUHAN HUKUMAN DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PERTANIAN MENTERI PERTANIAN Menimbang

Lebih terperinci

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004

STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004 STATISTIKA INDUSTRI 2 TIN 4004 Pertemuan 3 Outline: Uji Hipotesis: Uji Z: Proportional Populasi Uji Hipotesis 2 populasi: Uji Z Uji pooled t-test Uji paired t-test Referensi: Johnson, R. A., Statistics

Lebih terperinci

KOP SURAT KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA

KOP SURAT KEMENTERIAN SOSIAL REPUBLIK INDONESIA 25 2012, 723 LAMPIRAN PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2012 TENTANG PENGELOLAAN HIBAH LANGSUNG DALAM NEGERI DALAM BENTUK UANG CONTOH DIATAS RP. 50.000.000,- Nomor :... ( tgl,

Lebih terperinci

50 pada saat pemilihan kelompok yang diberi perlakuan belajar dengan Kit IPA dan kelompok yang diajar tanpa Kit IPA. Asumsi homogenitas varians dan ke

50 pada saat pemilihan kelompok yang diberi perlakuan belajar dengan Kit IPA dan kelompok yang diajar tanpa Kit IPA. Asumsi homogenitas varians dan ke BAB IV ANALISIS DATA Analisis data hasil penelitian dimaksudkan untuk mengetahui kebenaran hipotesis-hipotesis penelitian yang telah dirumuskan dalam Bab I, sebagai berikut: 1. Ada perbedaan signifikan

Lebih terperinci

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN,

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, KEPUTUSAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR: KEP. 08/MEN/2004 TENTANG TATA CARA PEMASUKAN IKAN JENIS ATAU VARIETAS BARU KE DALAM WILAYAH NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, Menimbang

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Identifikasi Masalah... 8 C. Tujuan Penelitian... 9 D. Kegunaan Penelitian...

DAFTAR ISI. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Identifikasi Masalah... 8 C. Tujuan Penelitian... 9 D. Kegunaan Penelitian... DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... i HALAMAN PERSETUJUAN... ii HALAMAN MOTTO DAN PERSEMBAHAN... iii RIWAYAT HIDUP... iv KATA PENGANTAR... v DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL... xi DAFTAR GAMBAR... xiii DAFTAR RUMUS...

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Penjadwalan produksi flow shop merupakan kegiatan perencanaan

BAB I PENDAHULUAN. Penjadwalan produksi flow shop merupakan kegiatan perencanaan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penjadwalan produksi flow shop merupakan kegiatan perencanaan produksi yang terdapat pada perusahaan manufaktur. Penjadwalan produksi melibatkan n job dan m mesin dalam

Lebih terperinci

Uji chi-kuadrat merupakan pengujian hipotesis tentang perbandingan antara frekuensi sampel yang benar-benar terjadi (selanjutnya disebut dengan

Uji chi-kuadrat merupakan pengujian hipotesis tentang perbandingan antara frekuensi sampel yang benar-benar terjadi (selanjutnya disebut dengan Uji chi-kuadrat merupakan pengujian hipotesis tentang perbandingan antara frekuensi sampel yang benar-benar terjadi (selanjutnya disebut dengan frekuensi observasi, dilambangkan dengan fo ) dengan frekuensi

Lebih terperinci

3. Tambahakn framework JavaServer Faces dan gunakan default library JSF 2.0

3. Tambahakn framework JavaServer Faces dan gunakan default library JSF 2.0 PRAKTIKUM 3 DATA TABLE (TUTORIAL) FORMAT PENGUMPULAN HARI INI: NRP-NAMA-Praktikum-3-DataTable.rar 1. Buatlah sebuah project JSF baru Tutorial-DataTable-01 2. Karena kita akan menggunakan JSF2, maka untuk

Lebih terperinci

Tahun Monyet. informasi artikel berita : dari warga, oleh warga, untuk warga dan untuk perkembangan ShinKyokushin Karate

Tahun Monyet. informasi artikel berita : dari warga, oleh warga, untuk warga dan untuk perkembangan ShinKyokushin Karate informasi artikel berita : dari warga, oleh warga, untuk warga dan untuk perkembangan ShinKyokushin Karate Tahun Monyet World Karate Organization SHINKYOKUSHINKAI INDONESIA Sekretariat Pusat : Jl. Cempaka

Lebih terperinci

DAFTAR ISI KATEGORI INSTITUSI

DAFTAR ISI KATEGORI INSTITUSI DAFTAR ISI KATEGORI INSTITUSI Panduan Registrasi...2 Panduan Login...4 Panduan Aktivasi Akun...5 Panduan Melihat Profil...6 Panduan Mengubah Profil...8 Panduan upload SK pada Dropbox/Google Drive...10

Lebih terperinci

eoffice : Payment Application v Login e-office 2. Menu Folder & Special Folder

eoffice : Payment Application v Login e-office 2. Menu Folder & Special Folder 1. Login e-office Gambar 1 : Logo Gambar 2 : Login Untuk menggunakan e-office system anda harus login terlebih dahulu dengan mengisi Global ID (CUIS ID) dan Password. Jika anda belum mempunyai Global ID

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN KUESIONER PENELITIAN EVALUASI PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PEMBELIAN, PEMBAYARAN, PENERIMAAN BARANG, DAN PRODUKSI TERHADAP KETERSEDIAAN BAHAN BAKU (STUDI KASUS PADA PT. LUNA NEGRA) Jakarta, 2 Agustus 2015

Lebih terperinci

Basic Design of Experiment. Dimas Yuwono W., ST., MT.

Basic Design of Experiment. Dimas Yuwono W., ST., MT. Basic Design of Experiment Dimas Yuwono W., ST., MT. RANCANGAN PERCOBAAN Desain eksperimen (rancangan percobaan) bertujuan untuk menentukan rencana pelaksanaan eksperimen yang tepat agar dapat memperoleh

Lebih terperinci

PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG JADWAL RETENSI ARSIP KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG JADWAL RETENSI ARSIP KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL NOMOR 8 TAHUN 2014 TENTANG JADWAL RETENSI ARSIP KEUANGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN NARKOTIKA NASIONAL, Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB

ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB ADMIN MANUAL AL-QUR AN WEB Pendahuluan AL-QUR AN WEB adalah program aplikasi pencarian ayat-ayat Al-Qur an berbasis web. Untuk dapat mengakses program maka user perlu menggunakan internet browser dan mengunjungi

Lebih terperinci

VALIDITAS & RELIABILITAS. Sami an

VALIDITAS & RELIABILITAS. Sami an VALIDITAS & RELIABILITAS Sami an VALIDITAS Validitas berarti ketepatan atau kecermatan. Validitas merupakan sejauh mana alat ukur benar-benar mengukur apa yang memang ingin di ukur. TIGA CIRI VALIDITAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Semakin majunya dan berkembangnya tekhnologi di era globalisasi yang

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Semakin majunya dan berkembangnya tekhnologi di era globalisasi yang BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Semakin majunya dan berkembangnya tekhnologi di era globalisasi yang sangat pesat sekarang ini serta persaingan yang semakin ketat, maka dibutuhkan adanya sumber daya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.2. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Bab ini membahas bagian pendahuluan dari sistem yang dirancang dan direalisasikan. Pada bagian pendahuluan akan dijelaskan mengenai tujuan dari perancangan alat, hal-hal yang menjadi

Lebih terperinci

EKONOMETRI TIME SERIES SANJOYO

EKONOMETRI TIME SERIES SANJOYO EKONOMETRI TIME SERIES SANJOYO TOPIK - TOPIK 1. Pengertian Dasar 2. Pengujian Stasioneritas 3. ARMA & ARIMA 4. ARCH & GARCH 5. VAR 6. COINTEGRATION & ECM 7. SIMULTAN EQUATION ARMA & ARIMA(1) Metodologi

Lebih terperinci

PANDUAN PENGELOLAAN GBPP-SAP

PANDUAN PENGELOLAAN GBPP-SAP E-OFFICE MANUAL PANDUAN PENGELOLAAN GBPP-SAP STMIK WIDYA UTAMA 2016 I. PENDAHULUAN Dalam rangka mencapai keberhasilan dalam proses belajar mengajar diperlukan adanya suatu ketetapan dan ketepatan dalam

Lebih terperinci

Demby Pratama Politeknik Negeri Sriwijaya

Demby Pratama Politeknik Negeri Sriwijaya Demby Pratama Politeknik Negeri Sriwijaya Edmodo adalah platform pembelajaran yang aman bagi guru, siswa dan sekolah berbasis sosial media. Edmodo menyediakan cara yang aman dan mudah bagi kelas Anda untuk

Lebih terperinci

PANDUAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI APLIKASI PENDIDIKAN ADMINISTRASI SEKOLAH PT. TELKOM INDONESIA

PANDUAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI APLIKASI PENDIDIKAN ADMINISTRASI SEKOLAH PT. TELKOM INDONESIA SISTEM INFORMASI APLIKASI PENDIDIKAN PANDUAN PENGGUNAAN ADMINISTRASI SEKOLAH Dokumen ini diperuntukkan untuk ADMINISTRASI SEKOLAH versi 2.0 (beta) modul BOS (Bantuan Operasional Sekolah) PT. TELKOM INDONESIA

Lebih terperinci