PAPER JURNAL ONLINE. Disusun Oleh : IWAN SETYO BUDI D

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "PAPER JURNAL ONLINE. Disusun Oleh : IWAN SETYO BUDI D1211045"

Transkripsi

1 PAPER JURNAL ONLINE MOTIVASI PENGGUNAAN MEDIA ONLINE & TINGKAT KEPUASAN (Studi Hubungan Antara Motivasi Penggunaan Media Online Detik.com Terhadap Tingkat Kepuasan Untuk Pemenuhan Kebutuhan Informasi Berita Olahraga di Kalangan Siswa Laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten Tahun 2014) Disusun Oleh : IWAN SETYO BUDI D SKRIPSI Diajukan Guna Melengkapi Tugas Tugas dan Memenuhi Syarat Syarat Guna Mencapai Gelar Sarjana Ilmu Komunikasi Progam Studi Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret Surakarta PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2014

2 MOTIVASI PENGGUNAAN MEDIA ONLINE & TINGKAT KEPUASAN (Studi Hubungan Antara Motivasi Penggunaan Media Online Detik.com Terhadap Tingkat Kepuasan Untuk Pemenuhan Kebutuhan Informasi Berita Olahraga di Kalangan Siswa Laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten Tahun 2014) Iwan Setyo Budi Adolfo Eko Setyanto Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta Abstract Detik.com is a web portal which contains various types of national and international news. One type of news that is informed by detik.com sports news. Sports is a material that has a slit to make writing and journalistic coverage. This study aims to determine the relationship between motivation and consumption patterns on the level of satisfaction for the fulfillment of information needs sport among senior high school male students N 1 Karanganom, Klaten of the school year This study using the uses and gratifications theory developed by palmgreen, satisfaction that you are looking for from the media is determined by your attitude towards the media. The method used for this research is explanatory research method quantitative correlation study. The population in this study is the entire student / male students in SMA N 1 Karanganom. The amount of sample used were 78 respondents out of the total population is 346 people. Engineering samples are used is purposive technique. Collecting data through questionnaires, while data analysis techniques using Kendall rank correlation analysis. From the results of the Kendall rank correlation analysis result that the relationship between motivation and consumption patterns on the level of satisfaction for the fulfillment of information needs sport among senior high school male students Karanganom Klaten N 1 of the school year 2014 was a significant relationship strong. It is characterized by the correlation coefficient between these three variables, the independent variable (x) motivation, control variables (z) and the consumption patterns of the dependent variable (y) the satisfaction level of with probability 0.00 significant value of 0.01 (2-tailed). This value indicates that the higher the consumption pattern of the sports news detik.com satisfaction levels will also be higher which is influenced by the high motivation of the students also Karanganom SMA N 1. Keywords: Sportnews Detik.com, Uses and Gratifications 1

3 Pendahuluan Dewasa ini, dunia berada dalam era globalisasi atau era informasi. Era ini ditandai dengan perkembangan dalam bidang teknologi dan informatika yang sangat pesat. Berbicara mengenai Media Massa juga tidak akan luput dari masalah pemberdayaan teknologi informatika. Hal ini dikarenakan kecenderungan aspek kehidupan termasuk media massa di era global sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, terutama teknologi komputer dan internet. Dengan perkembangan teknologi seperti sekarang ini, masyarakat mau tidak mau harus juga mengikuti perkembangan teknologi dalam mendapatkan informasi atau hiburan lainnya yang terintegrasi dalam media komunikasi khususnya dalam new media. Istilah new media yaitu penggunaan digital media atau sering disebut internet. Sebagai akibat dari kondisi tersebut istilah new media atau media baru mengemuka di kalangan peneliti. Menurut Janet Murray yang memberikan sedikit gambaran tentang istilah new media, menyatakan bahwa new media sebagai sebuah representasi medium baru dalam bentuk medium digital (Chastia Hastasari dkk, 2011: 2). Sementara itu dari penelitian komunikasi yang diadakan sebelumnya, ditemukan bahwa kini hampir seluruh media berita tradisional memiliki web yang hadir dalam berbagai bentuk. Model situs berita yang kebanyakan digunakan media berita tradisional merupakan edisi online dari medium induknya. Isi orisinalnya diciptakan kembali dengan mengintennsifkan kapabilitas teknik cyberspace. Sejumlah fitur interaktif dan fungsi-fungsi multimedia ditambahkan. Berita online mulai menggeser cara pandang masyarakat akan kebutuhan informasi yang sebelumnya hanya mengakses dari media cetak dan media elektronik sekarang munculah media internet yang memberikan penawaran lebih cepat, praktis dan terbaru. Salah satunya yaitu detik.com. Detik.com ialah sebuah portal web yang berisi berita di Indonesia. Dalam satu dekade ini, kehidupan manusia telah dirasuki semacam sebuah budaya baru dalam kehidupannya. Utamanya dalam urusan lifestyle atau gaya hidup yang sudah cenderung dijadikan sebagai sebuah kebutuhan primer dan bukan lagi sebagai kebutuhan sekunder. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, manusia pun 2

4 kemudian dimanjakan oleh adanya inovasi dalam teknologi untuk mengakses setiap arus informasi yang sedang berkembang di belahan dunia lain yang disebut sebagai internet. Salah satu jenis berita yang di informasikan oleh detik.com yaitu berita olahraga. Olahraga merupakan sebuah bahan yang memiliki celah untuk dibuat tulisan dan liputan jurnalistiknya. Hampir setiap surat kabar online mempunyai halaman/rubrik olahraga. Sekarang bahkan pertandingan-pertandingan olahraga sepak bola dapat dipastikan mendapatkan tempat khusus di semua media massa. Di era globalisasi seperti yang terjadi sekarang ini dimana segala aspek kehidupan sangat bergantung terhadap pendanaan demikian halnya dengan olahraga, dimana olahraga tidak hanya sebagai sarana prestatif dan penyaluran hobi saja. Akan tetapi olahraga memiliki nilai jual tersendiri yang mampu mengakomodir segala bentuk kebutuhannya. Perumusan Masalah a. Adakah kesenjangan kepuasan antara gratification sought (kepuasan yang dicari) dengan gratification obtained (kepuasan yang diperoleh) siswa lakilaki SMA Negeri 1 Karanganom dalam mengakses media online detik.com untuk pemenuhan berita olahraga? b. Apakah ada hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com terhadap pola konsumsi media detik.com untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014? c. Apakah ada hubungan yang signifikan antara pola konsumsi media online detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014?? d. Apakah ada hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com dan pola konsumsi media detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014? 3

5 Tujuan a. Untuk mengetahui ada tidaknya kesenjangan kepuasan antara gratification sought (kepuasan yang dicari) dengan gratification obtained (kepuasan yang diperoleh) siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom tahun 2014 dalam mengakses media online detik.com untuk pemenuhan berita olahraga. b. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com terhadap pola konsumsi media detik.com untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014? c. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara pola konsumsi media online detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014? d. Untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com dan pola konsumsi media detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014? Tinjauan Pustaka a. Komunikasi Pada dasarnya komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media). Komunikasi mempunyai banyak arti dan sifat serba ada. Fenomena komunikasi adalah sesuatu yang konstan dan tidak pernah berubah tetapi hanya pemahamannya saja yang berubah. Astrid Susanto merumuskan komunikasi sebagai berikut: Suatu kegiatan pengoperan lambang- lambang yang mengandung arti atau makna yang perlu dipahami bersama oleh pihak-pihak yang terkait dalam suatu kegiatan (Astrid Susanto, 1996: 31). 4

6 b. Komunikasi Massa Komunikasi massa merupakan sejenis kekuatan sosial yang dapat menggerakkan proses sosial ke arah suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Definisi komunikasi massa yang paling sederhana dikemukakan oleh Bittner dalam (Rakhmat, 2012 : 186) adalah pesan yang dikomunikasikan melalui media massa pada sejumlah besar orang. Definisi komunikasi massa yang lebih rinci dikemukakan oleh ahli komunikasi lain, yaitu Gerbner. Menurut Gerbner dalam (Rakhmat, 2012 : 186) komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri. c. Komunikasi Media ( New Media ) New media merupakan studi tentang sebuah medium komunikasi yang secara luas terintegrasi ke dalam sebuah jaringan atau internet atu elektronik media. Banyak kalangan mendefinisikan new media secara teknis yaitu sebagai bentuk-bentuk media yang memanfaatkan teknologi digital sebagai pengemas isi yang berformat multi media dan jaringan komputer sebagai saluran penyebarannya (Chastia Hastasari dkk, 2011: III). Media online merupakan tipe baru jurnalisme karena memiliki sejumlah fitur dan karakteristik dari jurnalisme tradisional. Fitur-fitur uniknya mengemuka dalam teknologinya, menawarkan kemungkinan-kemungkinan tidak terbatas dalam memproses dan menyebarkan berita (Septiawan Santana K, 2005: 137). d. Tingkat Kepuasan Kepuasan adalah hasil dari penilaian khalayak bahwa media massa telah memberikan apa yang menjadi kebutuhan khalayak. Kita bisa memahami interaksi orang dengan media melalui pemanfaatan media oleh orang itu (uses) dan kepuasan yang diperoleh (gratifications). Gratifikasi yang sifatnya umum antara lain pelarian dari rasa khawatir, peredaan rasa kesepian, dukungan emosional, perolehan informasi dan kontak sosial (Nurudin, 2004:183). Dapat disimpulkan bahwa kepuasan khalayak adalah berkaitan 5

7 dengan perasaan. Apabila perasaan yang dirasakannya telah sesuai dengan harapan, serta dapat memenuhi kebutuhannya, maka kepuasan khalayak tersebut telah terpenuhi. e. Teori Uses and Gratifications Untuk penelitian ini penulis menggunakan teori komunikasi massa uses and gratifications. Salah satu dari teori komunikasi massa yang populer dan sering digunakan sebagai kerangka teori dalam mengkaji realitas komunikasi massa adalah uses and gratifications. Pendekatan uses and gratifications menekankan riset komunikasi massa pada konsumen pesan atau komunikasi dan tidak begitu memperhatikan mengenai pesannya. Salah satu macam riset uses and gratifications yang saat ini berkembang adalah yang dibuat Philip Palmgreen dari Kentucky University. Kebanyakan riset uses and gratifications memfokuskan pada motivasi sebagai variabel independen yang mempengaruhi penggunaan media. Palmgreen kendati juga menggunakan dasar yang sama yaitu orang menggunakan media didorong oleh motivasi-motivasi tertentu, namun konsep yang diteliti oleh Palmgreen ini tidak berhenti di situ, dengan menanyakan apakah motivasi-motivasi khalayak itu telah dapat dipenuhi oleh media. Dengan kata lain, apakah khalayak puas setelah menggunakan media. Konsep mengukur kepuasan ini disebut gratification sought dan gratification obtained. Penggunaan konsepkonsep baru ini memunculkan teori yang merupakan varian dari teori uses and gratifications, yaitu teori expectancy values (nilai pengharapan) (Kriyantono, 2006: 206). Metodologi Metodologi dibentuk dari kata metodos (cara, teknik atau prosedur) dan logos (ilmu). Jadi metodologi adalah ilmu yang mempelajari prosedur atau teknik-teknik tertentu. Metodologi riset merupakan suatu pengkajian dari peraturan-peraturan yang terdapat pada metode riset (Kriyantono, 2006: 51). Metode yang akan dipakai dalam penelitian ini adalah metode survey. Karena penelitian survey bertujuan memperoleh informasi tentang sejumlah responden 6

8 yang dianggap mewakili populasi tertentu, maka pengumpulan data dan analisinya harus akurat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis atau tipe penelitian adalah jenis penelitian explanatory reseacrh karena studi ini berusaha menyoroti dan menganalisa hubungan antar beberapa variabel dan menguji hipotesa sebelumnya (Singarimbun, 1989: 5). Lokasi penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Karanganom yang berlokasi di JL.Raya 3 Karanganom, Klaten. Adapun alasan pemilihannya karena adanya segmentasi yang menggunakan media online detik.com untuk pemenuhan butuhan berita olahraga ditambah dengan adanya fasilitas public space yang dilengkapi dengan hot spot dan jaringan Wifi sehingga para siswa leluasa untuk dapat mengakses internet. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom tahun 2014 yang menggunakan media berita olahraga media online detik.com. Dari hasil pra survey yang dilakukan oleh penulis diketahui jumlah siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom tahun 2014 adalah 346 orang, dan yang mengakses berita olahraga detik.com sebanyak 346 orang atau dengan kata lain seluruh siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 78 responden setelah dihitung dengan rumus slovin dengan kelonggaran ketidaktelitian karena kesalahan pengambilan sampel yang dapat ditolerir yakni 10% (Kriyantono, 2006: 160). Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu memilih orang-orang tertentu karena dianggap memiliki penilaian tertentu dan mewakili statistik ( Rakhmat, 2007:81). Dalam hal ini responden dipilih berdasarkan pertimbangan- pertimbangan tertentu berdasarkan tujuan penelitian (Singarimbun, 1989: 169). Dalam penelitian ini alat analisis statistik yang dipergunakan adalah analisa kuantitatif. Alat analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa kuantitatif. Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara dua variabel berpasangan yang masing-masing dinyatakan dalam skala ordinal, maka digunakan alat analisis korelasi Parsial Rank Kendall dalam program SPSS for windows. Dengan menggunakan rumus parsial ini dapat untuk mengetahui ada 7

9 tidaknya pengaruh variabel independen pada hubungan variabel, koefisien korelasi diberi simbol r (Sugiyono, 2010: 228). Sajian Data a. Variabel Independen (X) Tinggi Sedang Rendah Tabel 1. Penyajian Data Variabel Motivasi Menggunakan Media Online Detik.com Kategori Frekuensi Prosentase (%) 55 70, ,80 6 7,69 Jumlah Sumber : Tabel primer kuesioner no. 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9,10,11,12,13 Motivasi penggunaan dibagi menjadi empat indikator, yaitu motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, motif hiburan yang dilihat menunjukkan 55 responden (70,51%) dalam kategori tinggi. Pada tahap ini dengan motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, motif hiburan menunjukan hubungan yang positif kuat dengan tingkat yang tinggi. Hal ini berarti bahwa keinginan atau hasrat atau motivasi para responden untuk menggunakan media online detik.com sesuai dengan motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, motif hiburan itu tinggi. b. Variabel Intervening (Z) Tabel 2. Penyajian Data Variabel Pola Konsumsi Media Online Detik.com Kategori Frekuensi Prosentase (%) Tinggi 16 20,51 8

10 Sedang 53 67,95 Rendah 9 11,54 Jumlah Sumber : Tabel primer kuesioner no. 14,15,16,17,18,19,20,21 Dari data tabel diatas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa lakilaki SMA Negeri 1 Karanganom mempunyai pola konsumsi yang sedang terhadap pemberitaan olahraga di media online detik.com. Terbukti prosentase terbesar pada jawaban responden dari pernyataan diatas adalah sedang dengan skor dengan jumlah 67,95%, kemudian responden dengan jawaban tinggi dengan skor sebanyak 210,51% dan jawaban rendah dengan skor sebanyak 11,54% berdasarkan tingkat perhatian, frekuensi penggunaan media, curahan waktu penggunaan media. Selain itu kesesuaian juga dirasakan positif oleh para responden. c. Variabel Dependen (Y) Tabel 3. Penyajian Data Variabel Tingkat Kepuasan Menggunakan Media Online Detik.com Kategori Frekuensi Prosentase (%) Tinggi 43 55,13 Sedang 34 43,59 Rendah 1 1,28 Jumlah Sumber : Tabel primer kuesioner no. 22,23,24,25,26,27,28,29,30,31,32,33,34 Kepuasan penggunaan dibagi menjadi empat indikator, yaitu motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, motif hiburan. Dari tabel tersebut menunjukkan sebanyak 43 responden atau sebesar 55.13% termasuk dalam kategori tinggi. Pada tahap ini tingkat kepuasan dengan 9

11 empat indikator, yaitu motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, motif hiburan menunjukan hubungan yang positif dengan tingkat yang tinggi. Analisis Data a.tingkat Kepuasan Mengakses Media Online Detik.com( Diukur Dengan Melihat Kesenjangan Skor Means Antara Means Gratification Sought Dengan Measn Gratification Obtained) Tabel 4 Jumlah Gratification Sought dan Gratification Obtained dalam penggunaan media online detik.com Jumlah GS Jumlah GO N = Means Sumber : Tabel primer skor responden Berdasarkan pada tabel diatas diketahui bahwa Means Gratification Sought ( GS ) dalam mengakses berita olahraga di media online detik.com sebesar sedangkan Means Gratification Obtained ( GO ) dalam mengakses berita olahraga di media online detik.com sebesar Terlihat bahwa Gratification Sought (Kepuasan yang dicari) lebih besar dari Gratification Obtained (kepuasan yang diperoleh), atau GS > GO. Terdapat kesenjangan antara means dar GS dan means dari GO sebesar = 0.35 dengan GS lebih besar dari GO. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa media online detik.com masih belum dapat memuaskan kebutuhan siswa SMA Negeri 1 Karanganom tahun 2014 akan pemenuhan berita olahraga hal itu didasarkan pada GS > GO. 10

12 b. Motivasi Penggunaan Media Online Detik.com dengan Pola Konsumsi Media Online Detik.com Tabel 5. Tabel Korelasi antara Motivasi Penggunaan Media Online Detik.com dengan Pola Konsumsi Media Online Detik.com Correlations Jumlah.Variabel. Motivasi.Penggun aan.media Jumlah.Variabe l.pola.konsums i.media Kendall's tau_b Jumlah.Variabel.Motivasi.Pe nggunaan.media Correlation Coefficient Sig. (2- tailed) **..000 N Jumlah.Variabel.Pola.Konsu msi.media Correlation Coefficient Sig. (2- tailed).624 ** N **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber : Hasil pengolahan data program SPSS Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com terhadap pola konsumsi media onlinedetik.com untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun Berarti hipotesis dalam penelitian yang menyatakan bahwa Ada hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com terhadap pola konsumsi media online detik.com untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014, dapat diterima. Hipotesa tersebut dapat dibuktikan dengan perbandingan nilai t hitung yang lebih besar dengan t tabel yaitu 6,964 > 1,991. Dengan demikian Ho ditolak, Ha diterima. 11

13 Hasil perhitungan korelasi antara motivasi penggunaan media online detik.com terhadap pola konsumsi media online detik.com untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014 sesuai dengan hasil yang terlampir dari program SPSS diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,624 dengan nilai probabilitas 0.00 signifikan 0,01 (2 tailed). Nilai koefisien korelasi menunjukkan 0,624 merupakan nilai positif yang mengindikasikan derajat hubungan bernilai kuat. Berdasarkan pengujian tersebut, maka hipotesa yang dirumuskan pada bab pendahuluan dapat diterima. Karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel dan derajat hubungan bernilai kuat yaitu 0,624 dengan interval koefisiensi 0,60-0,799. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan kuat antara motivasi penggunaan media online detik.com terhadap pola konsumsi media online detik.com untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun b. Pola Konsumsi Media Online Detik.com dengan Tingkat Kepuasan Penggunaan Media Online Detik.com Tabel 5. Tabel Korelasi antara Pola Konsumsi Media Online Detik.com dengan Tingkat Kepuasan Penggunaan Media Online Detik.com Correlations Jumlah.Variabel.P Jumlah.Variabe ola.konsumsi.me l.tingkat.kepua dia san Kendall's tau_b Jumlah.Variabel.Pola.Kons umsi.media Correlation Coefficient ** Sig. (2-tailed)..000 N Jumlah.Variabel.Tingkat.Ke puasan Correlation Coefficient.607 ** Sig. (2-tailed)

14 N **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Sumber : Hasil pengolahan data program SPSS Terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi online detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014 terbukti dapat diterima dan terdapat hubungan yang signifikan. Hipotesa tersebut dapat dibuktikan berdasarkan perbandingan nilai t hitung yang lebih besar dengan t tabel yaitu 6,655 > 1,991. Sedangkan hasil perhitungan korelasi antara pola konsumsi online detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014 sesuai dengan hasil yang terlampir dari program SPSS diperoleh hasil nilai koefisien korelasi sebesar 0,607 dengan nilai probabilitas 0.00 signifikan 0,01 (2 tailed). Koefisien korelasi menunjukan 0,607 adalah nilai positif yang mengindikasi derajat hubungan bernilai kuat. Berdasarkan hasil tersebut, maka Ho ditolak dan Ha diterima karena derajat hubungan bernilai kuat yaitu 0,607 dengan interval koefisiensi 0,60-0,799. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara pola konsumsi online detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun

15 c. Motivasi Penggunaan Media Online Detik.com dan Pola Konsumsi Media Online Detik.com dengan Tingkat Kepuasan Tabel 6. Motivasi Penggunaan Media Online Detik.com dan Pola Konsumsi Media Online Detik.com dengan Tingkat Kepuasan Correlations Control Variables Jumlah.Variabe l.motivasi.peng gunaan.media Jumlah.Variabel. Tingkat.Kepuasa n Jumlah. Jumlah.Variabel.Motivasi.P Correlation Variabel enggunaan.media Significance (2-tailed)..000.Pola.K onsums Df 0 75 i.media Jumlah.Variabel.Tingkat.K Correlation epuasan Significance (2-tailed).000. Df 75 0 Sumber : Hasil pengolahan data menggunakan program SPSS Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com dan pola konsumsi media detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa lakilaki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014 juga dapat diterima. Hipotesa tersebut dapat dibuktikan berdasarkan perbandingan nilai t hitung yang lebih besar dengan t tabel yaitu 6,713 > 1,991. Hal ini berdasarkan perbandingan nilai t hitung yang lebih besar dengan t tabel sehingga Ha dapat diterima dan Ho ditolak. Hasil perhitungan antara motivasi penggunaan media online detik.com dan pola konsumsi media detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa lakilaki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014 sesuai dengan hasil terlampir dari program SPSS diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,610 dengan nilai probabilitas 0.00 signifikan 0,01 (2 tailed). Koefisien korelasi tersebut menunjukkan nilai yang kuat. Hubungan bernilai kuat dengan interval koefisiensi 0,60 0,79. 14

16 Berdasarkan hasil tersebut, maka Ho ditolak dan Ha diterima karena derajat hubungan bernilai kuat yaitu 0,610. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara motivasi penggunaan media online detik.com dan pola konsumsi media detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun Kesimpulan Berdasarkan data dari penelitian yang telah dianalisis dapat disimpulkan bahwa : 1. Terdapat kesenjangan kepuasan antara gratification sought (kepuasan yang dicari) dengan gratification obtained (kepuasan yang diperoleh) siswa lakilaki SMA Negeri 1 Karanganom dalam mengakses media online detik.com untuk pemenuhan berita olahraga, sehingga hipotesa yang tertera pada bab I dapat diterima. Hal ini berdasarkan pada tabel data diketahui bahwa means gratification sought ( GS ) dalam mengakses berita olahraga di media online detik.com sebesar sedangkan means gratification obtained ( GO ) dalam mengakses berita olahraga di media online detik.com sebesar Terlihat bahwa gratification sought ( kepuasan yang dicari) lebih besar dari gratification obtained (kepuasan yang diperoleh), atau GS > GO. Terdapat kesenjangan antara means dar GS dan means dari GO sebesar = 0.35 dengan GS lebih besar dari GO. 2. Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com terhadap pola konsumsi media detik.com untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014, sehingga hipotesa yang tertera dalam bab I dapat diterima. Hal ini berdasarkan perbandingan nilai t hitung yang lebih besar dengan t tabel yaitu 6,964 > 1,991 serta hasil derajat hubungan koefisien antara kedua variabel sebesar 0,624. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. 3. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola konsumsi online detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa laki-laki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten 15

17 Klaten tahun 2014, sehingga hipotesa dapat diterima. Hal ini berdasarkan perbandingan nilai t hitung yang lebih besar dengan t tabel yaitu 6,655 > serta hasil derajat hubungan koefisien antara kedua variabel sebesar 0,607. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. 4. Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi penggunaan media online detik.com dan pola konsumsi media detik.com terhadap tingkat kepuasan untuk pemenuhan kebutuhan informasi berita olahraga di kalangan siswa lakilaki SMA Negeri 1 Karanganom Kabupaten Klaten tahun 2014, sehingga hipotesa dapat diterima. Hal ini berdasarkan perbandingan nilai t hitung yang lebih besar dengan t tabel yaitu 6,713 > serta hasil derajat hubungan koefisien antara ketiga variabel sebesar 0,610. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima. Saran Saran yang dapat disampaikan penulis berdasarkan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Dengan mengakses atau membaca berita olahraga media online detik.com diharapkan pengetahuan siswa dapat terus ditingkatkan dengan sering mengakses untuk mendapatkan banyak informasi. 2. Media online detik.com diharapkan dapat memberikan berita dan informasi yang lebih banyak, aktual dan beragam untuk masyarakat khususnya pelajar yang sangat mengikuti perkembangan. 3. Pemerintah pada umumnya dan pihak sekolah ataupun kampus pada khususnya diharapkan agar terus menyediakan dan mempermudah fasilitas hot spot atau wifi gratis bagi pelajar untuk pengembangan dalam hal mendapatkan informasi. Daftar Pustaka Hastasari, Chastia, dkk. (2011). New Media : Teori dan Aplikasi. Surakarta : Lindu Pustaka. Kriyantono, Rachmat. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi: Disertai Contoh Prakatis Riset Media, Public Relations, Advertising. Komunikasi Organisasi, Komunikasi Pemasaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. 16

18 Nurudin. (2004). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Rakhmat,Jalaludin. (2012). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja rosdakarya. Santana K, Septiawan. (2005). Jurnalisme Kontemporer. Jakarta: Yayasan obor Indonesia. Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi. (1989). Metode Penelitian Survei. Jakarta: LP3ES. Sugiyono. (2010). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Susanto, Astrid. (1996). Komunikasi dalam Teori dan Praktek Jilid I. Bandung: Bina Cipta. 17

KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU. Trisna Anggreini 1)

KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU. Trisna Anggreini 1) KORELASI SIKAP PETANI PLASMA KELAPA SAWIT TERHADAP PELAYANAN KOPERASI UNIT DESA DI KABUPATEN LAMANDAU Trisna Anggreini 1) Abstract. The purpose of this research are acessing the correlation of attitudes

Lebih terperinci

STRATEGI KOMUNIKASI DAN TINGKAT KESADARAN KESEHATAN

STRATEGI KOMUNIKASI DAN TINGKAT KESADARAN KESEHATAN STRATEGI KOMUNIKASI DAN TINGKAT KESADARAN KESEHATAN (Studi Korelasional Pengaruh Strategi Komunikasi Tim Penggerak PKK Pokja IV Terhadap Tingkat Kesadaran Masyarakat Mengenai Kesehatan di Kelurahan Dendang

Lebih terperinci

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102

ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 ANALISIS DIMENSI E-SERVICE QUALITY TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN TOKO ONLINE OLEH: CELIA FAUSTINE NOVELIA 3103010102 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS BISNIS UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDALA SURABAYA 2014 ANALISIS

Lebih terperinci

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEBAK KATA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA (Studi Eksperimen Di kelas XI IPA SMA Negeri 4 Tasikmalaya)

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis dan Sumber Data 3.1.1. Jenis Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kuantitatif, karena data yang diperoleh nantinya berupa angka. Dari angka

Lebih terperinci

HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENENTUKAN UNSUR INSTRINSIK CERPEN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 GUNUNG TALANG JURNAL SKRIPSI

HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENENTUKAN UNSUR INSTRINSIK CERPEN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 GUNUNG TALANG JURNAL SKRIPSI HUBUNGAN MINAT BACA DENGAN KEMAMPUAN MENENTUKAN UNSUR INSTRINSIK CERPEN SISWA KELAS VII SMP NEGERI GUNUNG TALANG JURNAL SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Strata

Lebih terperinci

HUBUNGAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DENGANKELANCARAN PROSES BELAJAR MENGAJAR

HUBUNGAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DENGANKELANCARAN PROSES BELAJAR MENGAJAR HUBUNGAN MANAJEMEN PESERTA DIDIK DENGANKELANCARAN PROSES BELAJAR MENGAJAR Baiq Neni Sugiatni, Jumailiyah, dan Baiq Rohiyatun Administrasi pendidikan, FIP IKIP Mataram Email :Baiqnenysugiatni@gmail.com

Lebih terperinci

Raharjo Raharjo@gmail.com http://raharjo.ppknunj.org

Raharjo Raharjo@gmail.com http://raharjo.ppknunj.org Uji Validitas dan Reliabilitas Raharjo Raharjo@gmail.com http://raharjo.ppknunj.org Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di StatistikaPendidikan.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2014

PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2014 1 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN MASYARAKAT PADA PELAYANAN BADAN PELAYANAN PERIJINAN TERPADU DAN PENANAMAN MODAL KABUPATEN DEMAK Skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk

Lebih terperinci

BAB III METODE TRIMMING PADA ANALISIS JALUR

BAB III METODE TRIMMING PADA ANALISIS JALUR 36 BAB III METODE TRIMMING PADA ANALISIS JALUR 3.1 Analisis Jalur Analisis jalur yang dikenal sebagai path analysis dikembangkan pertama tahun 1920-an oleh seorang ahli genetika yaitu Sewall Wright (Riduwan

Lebih terperinci

SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI

SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI SKRIPSI ANALISIS FAKTOR TEKNIKAL DAN FAKTOR FUNDAMENTAL PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA TRADING FOREX OLEH HASTON BALMAYEN SILALAHI 110523043 PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN DEPARTEMEN

Lebih terperinci

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA MURID

PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA MURID ABSTRAK PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP KEJADIAN OBESITAS PADA MURID Ekowati Retnaningsih dan Rini Oktariza Angka kejadian berat badan lebih pada anak usia sekolah di Indonesia mencapai 15,9%. Prevalensi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi konseptual, Operasional dan Pengukuran Variabel 1. Definisi Konseptual Menurut teori teori yang di uraikan tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui BAB IV ANALISIS DATA A. Pengujian Hipotesis Sebelum menjabarkan tentang analisis data dalam bentuk perhitungan dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui hipotesapenelitian sebagai

Lebih terperinci

BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian atas Pengukuran profitabilitas perusahaan ini adalah jenis penelitian

BAB IV METODE PENELITIAN. Penelitian atas Pengukuran profitabilitas perusahaan ini adalah jenis penelitian BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Jenis dan Ruang Lingkup Penelitian Penelitian atas Pengukuran profitabilitas perusahaan ini adalah jenis penelitian komparatif yakni penelitian yang dilakukan dengan maksud

Lebih terperinci

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR

ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOM TERHADAP KEWIRAUSAHAAN PENGUSAHA INDUSTRI KECIL DI KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR ANALYSIS RELATIONSHIP OF SOCIOECONOMIC CHARACTERISTICS ON CHARACTERISTICS

Lebih terperinci

HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 17 PALEMBANG

HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 17 PALEMBANG HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI DAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LARI JARAK 100 METER PADA SISWA PUTRA KELAS VIII SMP NEGERI 17 PALEMBANG Skripsi Oleh : MUHAMMAD JULKANI Nomor Induk Mahasiswa 06101406005

Lebih terperinci

Uji Data Tiga atau Lebih Sample Berhubungan (Dependent)

Uji Data Tiga atau Lebih Sample Berhubungan (Dependent) Uji Data Tiga atau Lebih Sample Berhubungan (Dependent) 1. Uji Friedman Kasus : Suatu Sekolah Menengah Umum meminta sebuah Biro Konsultan Psikologi untuk melakukan tes IQ bagi para siswanya yang akan memasuki

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Yang menjadi obyek dalam peneitian ini adalah Bait Maal Wa Tamwil (BMT Ikhlasul Amal Indramayu). Penelitian ini dilakukan di BMT Ikhlasul Amal Indramayu

Lebih terperinci

HUBUNGAN SIKAP KERJA ANGKAT-ANGKUT DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA KULI PANGGUL DI GUDANG BULOG SURAKARTA

HUBUNGAN SIKAP KERJA ANGKAT-ANGKUT DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA KULI PANGGUL DI GUDANG BULOG SURAKARTA HUBUNGAN SIKAP KERJA ANGKAT-ANGKUT DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA KULI PANGGUL DI GUDANG BULOG SURAKARTA SKRIPSI Disusun Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Sains Terapan Andang Rafsanjani

Lebih terperinci

Disusun oleh : Sigit Nugroho Fitriyanto D 1210069

Disusun oleh : Sigit Nugroho Fitriyanto D 1210069 KESENJANGAN KEPUASAN DALAM MENONTON PROGRAM ACARA TELEVISI TALKSHOW (Studi Deskriptif Kuantitatif Kesenjangan Kepuasan yang Diperoleh Pemirsa dari Menonton Program Acara Gestur di TV One dan Mata Najwa

Lebih terperinci

Wahyu Setyawan. Pendahuluan. Lisensi Dokumen: Abstrak. Wahyu.gtx21@gmail.com http://wahyu-setyawan.blogspot.com

Wahyu Setyawan. Pendahuluan. Lisensi Dokumen: Abstrak. Wahyu.gtx21@gmail.com http://wahyu-setyawan.blogspot.com Uji Korelasi Wahyu Setyawan Wahyu.gtx1@gmail.com http://wahyu-setyawan.blogspot.com Lisensi Dokumen: m Seluruh dokumen di StatistikaPendidikan.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas

Lebih terperinci

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS

PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, GAJI, DAN PROMOSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PATI TESIS Oleh: Mimpi Arde Aria NIM : 2008-01-020 PROGAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengambil lokasi di Matahari Department Store Mall Ratu Indah. Waktu yang

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. mengambil lokasi di Matahari Department Store Mall Ratu Indah. Waktu yang 57 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 LOKASI DAN WAKTU PENELITIAN Lokasi penelitian merupakan suatu tempat atau wilayah dimana penelitian tersebut akan dilakukan. Adapun penelitian yang dilakukan oleh penulis

Lebih terperinci

PENGARUH ACCOUNT REPRESENTATIVE (AR) TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA)

PENGARUH ACCOUNT REPRESENTATIVE (AR) TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA) PENGARUH ACCOUNT REPRESENTATIVE (AR) TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (KPP PRATAMA SIDOARJO UTARA) Febri Alfiansyah Universitas Negeri Surabaya E-mail: febri_alfiansyah@rocketmail.com Abstract

Lebih terperinci

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013

ROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA KUDUS TAHUN 2013 i ADAPTASI MODEL DELONE DAN MCLEAN YANG DIMODIFIKASI GUNA MENGUJI KEBERHASILAN APLIKASI OPERASIONAL PERBANKAN BAGI INDIVIDU PENGGUNA SISTEM INFORMASI (STUDI KASUS PADA PD.BPR BKK DI KABUPATEN PATI) Skripsi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil uji itas dan Reliabilitas Untuk menguji apakah alat ukur (instrument) yang digunakan memenuhi syarat-syarat alat ukur yang baik, sehingga mengahasilkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 34 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di Posyandu wilayah binaan Puskesmas Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat. Puskesmas ini terletak di Jalan Angsana Raya

Lebih terperinci

PENGARUH JAM PELAJARAN KOSONG TERHADAP KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 REJOTANGAN TAHUN 2013 Oleh : Supriadi Guru SMAN 1 Rejotangan

PENGARUH JAM PELAJARAN KOSONG TERHADAP KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 REJOTANGAN TAHUN 2013 Oleh : Supriadi Guru SMAN 1 Rejotangan PENGARUH JAM PELAJARAN KOSONG TERHADAP KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 REJOTANGAN TAHUN 2013 Oleh : Supriadi Guru SMAN 1 Rejotangan ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan besarnya pengaruh

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Uji Instrumen Data Validitas menunjukkan sejauh mana alat pengukur yang dipergunakan untuk mengukur apa yang diukur. Adapun caranya adalah dengan mengkorelasikan antara

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. bulan, sejak bulan Oktober 2007 sampai dengan bulan April 2008. Tabel 1 Jadwal Penelitian Tahapan

METODE PENELITIAN. bulan, sejak bulan Oktober 2007 sampai dengan bulan April 2008. Tabel 1 Jadwal Penelitian Tahapan 14 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di SMK Negeri 1 Ngawen Kabupaten Gunungkidul.. Waktu Penelitian Aktivitas penelitian

Lebih terperinci

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM MELAKUKAN TRANSAKSI ONLINE

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM MELAKUKAN TRANSAKSI ONLINE PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM MELAKUKAN TRANSAKSI ONLINE Oleh Ni Kadek Ariati I Wayan Suarbha Bagian Hukum Perdata Fakultas Hukum Universitas Udayana ABSTRACT Online transactions are transactions

Lebih terperinci

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG

PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG PENGARUH DIMENSI KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN J.CO CABANG PADANG Viona Aprilya Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka Kampus Air Tawar Padang Email : Viona.aprilya@ymail.com

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel 3.1.1 Definisi Konseptual Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan kinerja organisasi

Lebih terperinci

PENGARUH DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEPATU FUTSAL SPECS DI KOTA BANDUNG

PENGARUH DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEPATU FUTSAL SPECS DI KOTA BANDUNG PENGARUH DESAIN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SEPATU FUTSAL SPECS DI KOTA BANDUNG Albertus Agastya M Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom

Lebih terperinci

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS

PENGARUH TERHADAP GKAPAN DI BURSA OLEH FAKULTAS BISNIS PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCEE DAN KONDISI KEUANGAN TERHADAP LUAS PENGUNG GKAPAN SUKARELA PADAA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH : STEVEN TANSIL TAN 3203009100

Lebih terperinci

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN JASA FOTO COPY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN FE UPI Y.A.I Siti Aisyah Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Jakarta email:

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Metode memiliki arti suatu jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan.1 Sedangkan penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah

BAB III METODE PENELITIAN. A. Identifikasi Variabel Penelitian. Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Penelitian Dalara suatu penelitian ilmiah salah satu unsur yang cukup penting adalah metodologi karena ketepatan metodologi yang digunakan untuk memecahkan

Lebih terperinci

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi KONTRIBUSI PEMBERIAN BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAHDAN KEMAMPUAN EKONOM ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR IPS EKONOMI PADA SISWA KELAS VIII SMP N 1 SAMBIREJO TAHUN AJARAN 2012/2013 NASKAH PUBLIKASI Diajukan

Lebih terperinci

PENDUGAAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE PREDIKSI TAK BIAS LINIER TERBAIK EMPIRIK PADA MODEL PENDUGAAN AREA KECIL SKRIPSI

PENDUGAAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE PREDIKSI TAK BIAS LINIER TERBAIK EMPIRIK PADA MODEL PENDUGAAN AREA KECIL SKRIPSI PENDUGAAN ANGKA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN SEMARANG DENGAN METODE PREDIKSI TAK BIAS LINIER TERBAIK EMPIRIK PADA MODEL PENDUGAAN AREA KECIL SKRIPSI Disusun Oleh: NANDANG FAHMI JALALUDIN MALIK NIM. J2E 009

Lebih terperinci

PENGARUH BRAND EQUITY KASKUS TERHADAP PENGGUNAAN FORUM JUAL BELI

PENGARUH BRAND EQUITY KASKUS TERHADAP PENGGUNAAN FORUM JUAL BELI PENGARUH BRAND EQUITY KASKUS TERHADAP PENGGUNAAN FORUM JUAL BELI Ferdian Ade Nugraha 1) 1) Administrasi Bisnis, Universitas Telkom Jl. Telekomunikasi Terusan Buah Batu, Bandung 40257 Indonesia email:nugrahafa@gmail.com

Lebih terperinci

PENGARUH PENGATURAN TEMPAT DUDUK U SHAPE TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PRIMARY DI HARVARD ENGLISH COURSE SEI RAMPAH SKRIPSI

PENGARUH PENGATURAN TEMPAT DUDUK U SHAPE TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PRIMARY DI HARVARD ENGLISH COURSE SEI RAMPAH SKRIPSI PENGARUH PENGATURAN TEMPAT DUDUK U SHAPE TERHADAP KONSENTRASI BELAJAR SISWA PRIMARY DI HARVARD ENGLISH COURSE SEI RAMPAH SKRIPSI Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Ujian Sarjana Psikologi OLEH : DEEPRAJ

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK. (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo)

PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK. (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo) PENGARUH FAKTOR-FAKTOR ANTESEDEN PADA MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK (Studi pada Karyawan Puskesmas di Kecamatan Gatak Sukoharjo) SKRIPSI Disusun Untuk Melengkapi Tugas-Tugas dan Memenuhi Persyaratan Guna Meraih

Lebih terperinci

PERANCANGAN ALAT UKUR TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA WEB STUDENT PORTAL PALCOMTECH

PERANCANGAN ALAT UKUR TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA WEB STUDENT PORTAL PALCOMTECH PERANCANGAN ALAT UKUR TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA WEB STUDENT PORTAL PALCOMTECH Febria Sri Handayani STMIK PalComTech Abstract STMIK PalComTech student portal website used as a means of promotion of academic

Lebih terperinci

PENGARUH TIGA KECERDASAN DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SOFTWARE AKUNTANSI

PENGARUH TIGA KECERDASAN DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SOFTWARE AKUNTANSI PENGARUH TIGA KECERDASAN DAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN SOFTWARE AKUNTANSI Diajukan Oleh : FERI WAHYUNI NIM. 2008-12-051 PROGRAM STUDI AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MURIA

Lebih terperinci

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RUMAH MAKAN METRO

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RUMAH MAKAN METRO ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA RUMAH MAKAN METRO JURNAL Oleh : SANDIKA SAPUTRA C1B110070 JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BENGKULU 2014 Jurusan Manajemen Universitas Bengkulu

Lebih terperinci

Karya Tulis Ilmiah. Disusun oleh: RASTIFIATI 20080320108

Karya Tulis Ilmiah. Disusun oleh: RASTIFIATI 20080320108 HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS MERGANGSAN YOGYAKARTA Karya Tulis Ilmiah Disusun dan Diajukan untuk

Lebih terperinci

Perbandingan Media Video Compact Disk (VCD) Dengan Bola Gantung Terhadap Hasil Belajar Sepak Mula

Perbandingan Media Video Compact Disk (VCD) Dengan Bola Gantung Terhadap Hasil Belajar Sepak Mula PERBANDINGAN MEDIA VIDEO COMPACT DISK (VCD) DENGAN BOLA GANTUNG TERHADAP HASIL BELAJAR SEPAK MULA BAWAH (SERVIS) SEPAK TAKRAW (Studi pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gedeg, Mojokerto) Diyah Purwaningsih

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH

PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH Endang Tri Wahyuni A.: Pengaruh Faktor Syariah, Tingkat Keuntungan Bagi 269 PENGARUH FAKTOR SYARIAH, TINGKAT KEUNTUNGAN BAGI HASIL, DAN MOTIVASI TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN PERBANKAN SYARIAH

Lebih terperinci

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG MELALUI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES

PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG MELALUI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP SIFAT-SIFAT BANGUN RUANG MELALUI METODE EXAMPLES NON EXAMPLES Indah Wahyu Ningrum 1), Suharno 2), Hasan Mahfud 3) PGSD FKIP Universitas Sebelas Maret, Jl. Slamet Riyadi No.

Lebih terperinci

UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS 16.0. Disusun oleh: Andryan Setyadharma

UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS 16.0. Disusun oleh: Andryan Setyadharma UJI ASUMSI KLASIK DENGAN SPSS 16.0 Disusun oleh: Andryan Setyadharma FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2010 1. MENGAPA UJI ASUMSI KLASIK PENTING? Model regresi linier berganda (multiple regression)

Lebih terperinci

TALKSHOW SATU JAM LEBIH DEKAT DI TVONE DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA

TALKSHOW SATU JAM LEBIH DEKAT DI TVONE DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA TALKSHOW SATU JAM LEBIH DEKAT DI TVONE DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA (Studi Korelasional tentang Pengaruh Tayangan Talkshow Satu Jam Lebih Dekat di TvOne dan Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa FISIP

Lebih terperinci

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH: MIKAEL ANTHONY SUGAMA 3203009303 JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS BISNIS

Lebih terperinci

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PT KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL III SUMATERA SELATAN

PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PT KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL III SUMATERA SELATAN PENGARUH PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PT KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL III SUMATERA SELATAN Yoni Fetri Suci (chi3nthaa@yahoo.com) Siti Khairani (siti.khairani@mdp.ac.id)

Lebih terperinci

Mochammad Ikhwanuddin Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Email: realman@asia.com

Mochammad Ikhwanuddin Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Email: realman@asia.com Pengaruh Persepsi Atribut Produk terhadap Keputusan Pembelian Rokok Merek Gudang Garam Surya Professional Mild (Studi pada Mahasiswa Jurusan Manajemen Angkatan 2011/2011 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri

Lebih terperinci

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR

SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR SKRIPSI PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI PADA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN SAMOSIR OLEH : PIRTAHAP SITANGGANG 120521115 PROGRAM STUDI STRATA

Lebih terperinci

BAB 9 PENGGUNAAN STATISTIK NON-PARAMETRIK DALAM PENELITIAN

BAB 9 PENGGUNAAN STATISTIK NON-PARAMETRIK DALAM PENELITIAN BAB 9 PENGGUNAAN STATISTIK NON-PARAMETRIK DALAM PENELITIAN Istilah nonparametrik pertama kali digunakan oleh Wolfowitz, pada tahun 94. Metode statistik nonparametrik merupakan metode statistik yang dapat

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x

DAFTAR ISI. ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x DAFTAR ISI ABSTRAK. i KATA PENGANTAR... ii DAFTAR ISI... iv DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR...ix DAFTAR LAMPIRAN... x BAB I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian...... 1 1.2. Identifikasi Masalah....

Lebih terperinci

Perbedaan Pemahaman Mahasiswa Akuntansi Dan Manajemen Terhadap Mata Kuliah Dasar Dasar Akuntansi

Perbedaan Pemahaman Mahasiswa Akuntansi Dan Manajemen Terhadap Mata Kuliah Dasar Dasar Akuntansi Perbedaan Pemahaman Mahasiswa Akuntansi Dan Manajemen Terhadap Mata Kuliah Dasar Dasar Akuntansi Novan Adriansyah (adriansyah_novan@yahoo.com) Betri Sirajuddin (betri.sirajuddin@facebook.com) Jurusan Akuntansi

Lebih terperinci

Ifa Atiyah Nur Alimah

Ifa Atiyah Nur Alimah ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PROGRAM RASKIN TERHADAP PENCAPAIAN INDIKATOR 6T ( TEPAT SASARAN,TEPAT JUMLAH,TEPAT HARGA,TEPAT WAKTU,TEPAT KUALITAS,TEPAT ADMINISTRASI) PADA PERUM BULOG SUB DIVISI REGIONAL

Lebih terperinci

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha ABSTRAK Penelitian ini berjudul Studi deskriptif mengenai tingkat kematangan bawahan pada pramugara PT X Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai tingkat kematangan

Lebih terperinci

ABSTRAK ABSTRACT. Pendahuluan

ABSTRAK ABSTRACT. Pendahuluan Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Jasa dengan Pendekatan Metode Servqual (Studi Kasus pada Pusat Pelatihan Bahasa dan Budaya CILACS UII, Yogyakarta) Hendy Ahmad Febrian 1,

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian...

DAFTAR ISI. 1.1. Latar Belakang Masalah...1. 1.2. Identifikasi Masalah... 11. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian... 11. 1.3.1. Maksud Penelitian... ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai derajat tingkah laku prososial pada remaja usia 13-15 tahun dalam masyarakat Kasepuhan kawasan Gunung Halimun Jawa Barat. Sesuai dengan

Lebih terperinci

BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) SISWA SMAN 2 JEMBER

BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) SISWA SMAN 2 JEMBER BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBIASAAN KONSUMSI MAKANAN CEPAT SAJI (FAST FOOD) SISWA SMAN 2 JEMBER SKRIPSI diajukan guna memenuhi tugas akhir dan memenuhi syarat-syarat untuk menyelesaikan Pendidikan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. 23 April 2013. Penelitian dilakukan pada saat pagi hari yaitu pada jam 09.00-

BAB III METODE PENELITIAN. 23 April 2013. Penelitian dilakukan pada saat pagi hari yaitu pada jam 09.00- BAB III METODE PENELITIAN 1.1 Lokasi Dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian akan dilakukan di peternakan ayam CV. Malu o Jaya Desa Ulanta, Kecamatan Suwawa dan peternakan ayam Risky Layer Desa Bulango

Lebih terperinci

Sumber: Husein Umar (2004), Metode Riset Ilmu Administrasi, Pt Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Ali Rokhman

Sumber: Husein Umar (2004), Metode Riset Ilmu Administrasi, Pt Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Ali Rokhman Sumber: Husein Umar (2004), Metode Riset Ilmu Administrasi, Pt Gramedia Pustaka Utama, Jakarta Ali Rokhman Konsep analisa data Prinsip umum analisa data Langkah umum analisa data Pedoman pemakaian metode

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel. variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel. variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Definisi Operasional dan Pengukuran variabel Definisi operasional adalah definisi yang diberikan kepada suatu variabel atau konstrak dengan cara memberikan arti atau menspesifikasi

Lebih terperinci

PENENTUAN UKURAN SAMPEL MEMAKAI RUMUS SLOVIN DAN TABEL KREJCIE-MORGAN: TELAAH KONSEP DAN APLIKASINYA. Oleh: Nugraha Setiawan

PENENTUAN UKURAN SAMPEL MEMAKAI RUMUS SLOVIN DAN TABEL KREJCIE-MORGAN: TELAAH KONSEP DAN APLIKASINYA. Oleh: Nugraha Setiawan PENENTUAN UKURAN SAMPEL MEMAKAI RUMUS SLOVIN DAN TABEL KREJCIE-MORGAN: TELAAH KONSEP DAN APLIKASINYA Oleh: Nugraha Setiawan FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS PADJADJARAN November 007 Penentuan Ukuran Sampel

Lebih terperinci

BAB III METODELOGI PENELITIAN. penulis akan mengemukakan metode penelitian induktif. Metode penelitian

BAB III METODELOGI PENELITIAN. penulis akan mengemukakan metode penelitian induktif. Metode penelitian 76 BAB III METODELOGI PENELITIAN Agar suatu masalah dapat dipaparkan dengan jelas, maka perlu adanya suatu metode khusus sesuai dengan permasalahan yang akan di bahas. Disini penulis akan mengemukakan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan,

BAB III METODE PENELITIAN. Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan, 19 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat pelaksanaan penelitian ini adalah di SMA Negeri 1 Karangnongko Kabupaten Klaten, seluruh siswa berasal dari pedesaan,

Lebih terperinci

TEKNIK PENGUJIAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS

TEKNIK PENGUJIAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS TEKNIK PENGUJIAN VALIDITAS DAN RELIABILITAS PENGUJIAN VALIDITAS MENGGUNAKAN EXCEL Berikut ini adalah contoh pengujian validitas konstruk, yang digunakan untuk menilai apakah data hasil angket/kuisioner

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan

BAB III METODE PENELITIAN. Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Setiap karya ilmiah yang dibuat disesuaikan dengan metodologi penelitian. Dan seorang peneliti harus memahami metodologi penelitian yang merupakan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian Menurut Arikunto (2010:162), objek merupakan variabel penelitian. Objek penelitian terdiri dari objek variabel dan objek lokasi. Objek variabel dalam penelitian

Lebih terperinci

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Kredit (Studi kasus BPR Arthaguna Sejahtera)

Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Kredit (Studi kasus BPR Arthaguna Sejahtera) Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Nasabah Kredit (Studi kasus BPR Arthaguna Sejahtera) 1 Ferry Yudhy I., SE 2 DR. E. Susy Suhendra 1 Pasca Sarjana Manajemen Perbankan Universitas Gunadarma

Lebih terperinci

BAB I ANALISIS DATA 1.1. DATA, SKALA, DAN VARIABEL

BAB I ANALISIS DATA 1.1. DATA, SKALA, DAN VARIABEL BAB I ANALISIS DATA 1.1. DATA, SKALA, DAN VARIABEL A. Data Pengertian data menurut Webster New World Dictionary, Data adalah things known or assumed, yang berarti bahwa data itu sesuatu yang diketahui

Lebih terperinci

PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PERAK ASRI SILVER YOGYAKARTA

PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PERAK ASRI SILVER YOGYAKARTA PENGARUH PENGEMBANGAN PRODUK DAN PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TERHADAP VOLUME PENJUALAN PADA PERUSAHAAN PERAK ASRI SILVER YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Tabel 3.1 Desain Penelitian Tujuan Desain Penelitian Penelitian Jenis dan Metode Unit Analisis Time Horizon Penelitian T-1 Asosiatif/survey Organisasi-Departemen

Lebih terperinci

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL)

ABSTRAK. Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi. Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) ABSTRAK Pengaruh Tindak Lanjut Rekomendasi Audit Internal Bidang Kredit Investasi Terhadap Tingkat Non Performing Loans (NPL) Permasalahan kredit bermasalah merupakan masalah serius yang masih menghantui

Lebih terperinci

HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN MOTIVASI KUNJUNGAN ULANG DI POS KESEHATAN DESA KARANGKEPOH KARANGGEDE BOYOLALI TAHUN 2012.

HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN MOTIVASI KUNJUNGAN ULANG DI POS KESEHATAN DESA KARANGKEPOH KARANGGEDE BOYOLALI TAHUN 2012. HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR KB SUNTIK 3 BULAN DENGAN MOTIVASI KUNJUNGAN ULANG DI POS KESEHATAN DESA KARANGKEPOH KARANGGEDE BOYOLALI TAHUN 2012 Oleh Etik Sulistyorini 1) dan Tutik Hartanti 2) 1) Dosen

Lebih terperinci

MODUL REGRESI LINIER SEDERHANA

MODUL REGRESI LINIER SEDERHANA MODUL REGRESI LINIER SEDERHANA Tujuan Praktikum: Membantu mahasiswa memahami materi Pegambilan keputusan dari suatu kasus dengan menggunakan kaidah dan persamaan I. Pendahuluan Di dalam analisa ekonomi

Lebih terperinci

SKRIPSI SESUDAH R OLEH

SKRIPSI SESUDAH R OLEH SKRIPSI ANALISIS DAMPAK ABNORMAL RETURN SAHAM SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN MERGER DAN D AKUISISI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR R DI BURSA EFEK INDONESIA OLEH : ADINDA PUSPITA 070503065 PROGRAM STUDI

Lebih terperinci

PEMANFAATAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN BOX JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT TINGGI GAYA FLOP

PEMANFAATAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN BOX JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT TINGGI GAYA FLOP PEMANFAATAN ALAT BANTU PEMBELAJARAN BOX JUMP TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT TINGGI GAYA FLOP Dwi Khusnul Wulandari Mahasiswa S-1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas

Lebih terperinci

ANALISIS PROFFITABILITAS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG

ANALISIS PROFFITABILITAS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG ANALISIS PROFFITABILITAS USAHA PENGGEMUKAN SAPI POTONG (Studi Kasus di II Desa Gunungrejo Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan) Ista Yuliati 1, Zaenal Fanani 2 dan Budi Hartono 2 1) Mahasiswa Fakultas

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dr H Abdul Moeloek Propinsi Lampung. Obyek penelitian ini adalah pasien peserta

BAB III METODE PENELITIAN. Dr H Abdul Moeloek Propinsi Lampung. Obyek penelitian ini adalah pasien peserta BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Lingkup penelitian ini mempelajari analisis mutu dan pengaruhnya terhadap keputusan pasien BPJS ASKES memilih layanan kesehatan di Rumah Sakit Dr

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengawasan melekat adalah segala usaha atau kegiatan untuk

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Pengawasan melekat adalah segala usaha atau kegiatan untuk ,,* N _ PENn. \. I s ^ rut r >, Wit al" BAB III 3w^v METODOLOGI PENELITIAN A. Definisi Operasional Pengawasan melekat adalah segala usaha atau kegiatan untuk mengetahui dan menilai pelaksanaan tugas atau

Lebih terperinci

SKRIPSI MEDAN OLEH MANAJEMEN MEN UNIVERSI. Universitas Sumatera Utara

SKRIPSI MEDAN OLEH MANAJEMEN MEN UNIVERSI. Universitas Sumatera Utara SKRIPSI ANALISIS PENGARUH BRAND EQUITY TEH BOTOL SOSROO TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA MAHASISWA JURUSAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS HARAPAN MEDAN OLEH : DEDI SANJAYAA SARAGIH 070502058 MANAJEMEN PROGRAM

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia.

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia. BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN 1.1 Karakteristik Responden Penelitian Responden dalam Penelitian ini adalah karyawan PT. Telkom Indonesia. Tbk Divisi Acess Makassar sebanyak 50 orang terpilih berdasarkan populasinya.

Lebih terperinci

Kata kunci : harga saham, volume perdagangan, ukuran perusahaan, bid ask spread.

Kata kunci : harga saham, volume perdagangan, ukuran perusahaan, bid ask spread. PENGARUH HARGA SAHAM, VOLUME PERDAGANGAN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP BID-ASK SPREAD PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Viri Anggraini (virianggraini@ymail.com)

Lebih terperinci

PENGARUH TUNTUTAN GANTI RUGI TERHADAP KEBIJAKAN PENENTUAN LABA DALAM LAPORAN KEUANGAN: PENGUJIAN LITIGATION HYPOTHESIS PERUSAHAAN INDONESIA

PENGARUH TUNTUTAN GANTI RUGI TERHADAP KEBIJAKAN PENENTUAN LABA DALAM LAPORAN KEUANGAN: PENGUJIAN LITIGATION HYPOTHESIS PERUSAHAAN INDONESIA PENGARUH TUNTUTAN GANTI RUGI TERHADAP KEBIJAKAN PENENTUAN LABA DALAM LAPORAN KEUANGAN: PENGUJIAN LITIGATION HYPOTHESIS PERUSAHAAN INDONESIA The Influence of Legal Cost to Accounting Choices in Financial

Lebih terperinci

BAB III. METODE PENELITIAN. Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian

BAB III. METODE PENELITIAN. Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian 34 BAB III. METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian Dalam penulisan skripsi ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan dengan melakukan penggambaran

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN BRAND IMAGE PADA RUMAH MAKAN AYAM GORENG

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN BRAND IMAGE PADA RUMAH MAKAN AYAM GORENG ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN BRAND IMAGE PADA RUMAH MAKAN AYAM GORENG The Effect of Service Quality on Customer Satisfaction and Brand Image at Fried Chicken Restaurant

Lebih terperinci

ANALISIS LOYALITAS PELANGGAN TERHADAP PRODUK POND S (STUDI KASUS PADA MAHASISWI POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS)

ANALISIS LOYALITAS PELANGGAN TERHADAP PRODUK POND S (STUDI KASUS PADA MAHASISWI POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS) ANALISIS LOYALITAS PELANGGAN TERHADAP PRODUK POND S (STUDI KASUS PADA MAHASISWI POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS) Nursila Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Bengkalis e-mail:nursila_sila@rocketmail.com Yunelly

Lebih terperinci

PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP PROFITABILITAS PADA RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN

PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP PROFITABILITAS PADA RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN PENGARUH PERPUTARAN AKTIVA TETAP TERHADAP PROFITABILITAS PADA RUMAH SAKIT UMUM HERNA MEDAN Oleh Hormaingat Damanik, SE., MM & Asima Kristina Fakultas Ekonomi Universitas Darma Agung Abstract Fix assets

Lebih terperinci

Lampiran 1. Langkah perhitungan Uji Validitas di SPSS.

Lampiran 1. Langkah perhitungan Uji Validitas di SPSS. 121 Lampiran 1. Langkah perhitungan Uji Validitas di SPSS. 1. Pilih program SPSS for Windows pada komputer anda. Setelah itu, pilih Cancel. 2. Pada variable view, ketik: Nomor1 (Nomor2, Nomor3,, Nomor20)

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian itu sebagai factor-faktor yang berperan dalam peristiwa atau segala

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian itu sebagai factor-faktor yang berperan dalam peristiwa atau segala BAB III METODE PENELITIAN A. Identifikasi Variabel Menurut Sumadi suryabrata, variable sering dikatakan sebagai gejala yang menjadi obyek pengamatan penelitian. Sering juga dinyatakan variable penelitian

Lebih terperinci

Elin Ismayati, Purwati Kuswarini Suprapto, Suharsono elinmaya88@gmail.com ABSTRACT

Elin Ismayati, Purwati Kuswarini Suprapto, Suharsono elinmaya88@gmail.com ABSTRACT PERBEDAAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK YANG PROSES PEMBELAJARANNYA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STRUCTURED NUMBERED HEADS DAN JIGSAW DIBANTU MEDIA POWERPOINT (The Difference in Learning

Lebih terperinci

hidup mandiri sehingga kesehatan seharusnya menjadi

hidup mandiri sehingga kesehatan seharusnya menjadi GAMBARAN MENGENAI INTENSI MENERAPKAN POLA MAKAN SEHAT PADA MAHASISWA YANG TINGGAL DI KOS DI BANDUNG Dewisa Priliani Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran ABSTRAK Pola makan sehat penting dimiliki

Lebih terperinci

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. 5.1.1. Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen. a. Analisis Uji Validitas Instrumen

BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN. 5.1.1. Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen. a. Analisis Uji Validitas Instrumen kategori cukup yaitu pada interval 50-57 dengan nilai rata-rata 55. BAB V ANALISIS DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data yang penulis peroleh selama mengadakan penelitian, maka pada bab ini akan dianalisa dengan

Lebih terperinci

HUBUNGAN KUALITAS PENDEKATAN HUMAN RELATIONS KEPALA PUSAT HUMAS DENGAN MOTIVAS KERJA PEGAWAI PUSAT HUMAS DEPNAKERTRANS

HUBUNGAN KUALITAS PENDEKATAN HUMAN RELATIONS KEPALA PUSAT HUMAS DENGAN MOTIVAS KERJA PEGAWAI PUSAT HUMAS DEPNAKERTRANS Universitas Esa Unggul http://www.esaunggul.ac.id HUBUNGAN KUALITAS PENDEKATAN HUMAN RELATIONS KEPALA PUSAT HUMAS DENGAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI PUSAT HUMAS DEPNAKERTRANS Tuesday, April 29, 2014 http://www.esaunggul.ac.id/article/hubungankualitaspendekatanhumanrelationskepalapusathumasd

Lebih terperinci