STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU"

Transkripsi

1 STANDAR 2 TATA PAMONG, KEPEMIMPINAN, SISTEM PENGELOLAAN, DAN PENJAMINAN MUTU 2.1. Tata Pamong Sistem Tata Pamong Sistem tata pamong ditetapkan melalui sekumpulan peraturan Kementerian Pertahanan, Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan YKPP (dahulu bernama Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman YKPBS), UPN Veteran Yogyakarta, Fakultas/Pengelola Program Studi, Program Studi, dan/atau Satker lainnya. Tata pamong di UPN Veteran Yogyakarta diarahkan pada mekanisme untuk mendapat kesepakatan dan mengakomodasikan kepentingan dari stakeholders. Tata pamong dibangun secara bertahap berkesinambungan untuk memperoleh budaya organisasi yang mencerminkan aspek-aspek: (1) kredibel, (2) transparan, (3) akuntabel, (4) bertanggung jawab, dan (5) menerapkan prinsip-prinsip keadilan. 1. Kredibel Aspek kredibel antara lain dicerminkan atau dinyatakan dalam tata cara pemilihan pejabat struktural di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. Secara khusus, telah diterbitkan Surat Keputusan Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/11/YKPP/III/2008 tentang Peraturan Kepegawaian yang mengatur antara lain penerimaan pegawai, pendidikan dan pelatihan, penggunaan personil, perawatan personil, dan pemberhentian personil. Guna memperoleh sumberdaya manusia yang handal pada bidangnya, telah pula dibentuk mekanisme job analysis, job specification dan job description, melalui Surat 36

2 Keputusan Rektor Nomor: SKEP/89/V/2006 tentang Pembentukan Panitia Karier UPN Veteran Yogyakarta. 2. Transparan Aspek transparan antara lain dicerminkan dalam tata cara penyusunan Program Kerja dan Rencana Anggaran (PKRA) yang dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor setiap tahunnya. Alokasi keuangan disusun oleh masing-masing Satker selanjutnya dikonsolidasikan di tingkat fakultas, universitas dan dirapatkan dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) penyusunan PKRA. Secara khusus, telah diterbitkan Surat Keputusan Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/13/YKPP/III/2008 tentang Peraturan Anggaran dan Keuangan yang mengatur antara lain struktur program anggaran, penganggaran, pengotorisasian, keuangan, pendanaan, penata bukuan dan pertanggungjawaban keuangan, dan pengendalian. Dikaitkan dengan proses pembelajaran yang bermutu, maka setiap tahun diterbitkan surat keputusan Rekor tentang peringatan putus studi pada semester Gasal (contoh: Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/214/IX/2010 tentang Mahasiswa yang Terkena Peringatan Putus Studi Pada Akhir Tahun Akademik 2009/2010), dan Putus Studi pada Semester Genap (contoh: Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/114a/IX/2010 tentang Mahasiswa yang Dinyatakan Putus Studi Pada Akhir Tahun Akademik 2009/2010). 3. Akuntabel Aspek akuntabel antara lain dicerminkan dalam tata cara pertanggungjawaban kinerja Rektor yang disajikan dan merupakan bagian dari Pidato Rektor pada kegiatan Dies Natalis, audit akademik, audit non-akademik maupun Tim Wasrik dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan yang dilakukan setiap tahun. Akuntabilitas juga dicerminkan pada pemilihan Ketua Jurusan (Ketua Program Studi), Dekan, dan Rektor dilakukan secara pemilihan langsung oleh dosen dan tenaga kependidikan yang tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Pengurus YKPP Nomor: SKEP/26.a/YKPP/VII/2010 tentang Tata Cara Penyelenggaraan 37

3 Pemilihan Rektor di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta-Jawa Timur-Jakarta. Sedangkan pemilihan pimpinan struktural yang lainnya dilakukan melalui usulan masing-masing Satuan Kerja (Satker) dan selanjutnya dibahas pada Bidang II yang berangotakan para Wakil Dekan II, Sekretaris Lembaga, dan Sekretaris Badan. 4. Bertanggung jawab Aspek bertanggung jawab dicerminkan dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Simada (Sinerji Mahasiswa Dewasa) di pelosok (Pulau Bawean) dan daerah perbatasan (Entikong, Kalimantan Barat), melaksanakan Job Fair secara rutin untuk menyalurkan lulusan, dan pengembangan Desa Binaan Desa Ponjong, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Dalam bidang akademik, proses belajar mengajar mengacu kepada pemenuhan standar BAN-PT melalui Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/73/V/2010 tentang Tim Pelaksana Penjaminan Mutu Tingkat Fakultas dan Tingkat Program Studi Jenjang S-1 di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, Nomor: SKEP/84.a/V/2012 tentang Tim Pelaksana Penyusunan Laporan Semesteran/Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED), maupun Nomor: SKEP/139/X/2012 tentang Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu Program Studi Sarjana di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. 5. Keadilan Aspek penerapan prinsip-prinsip keadilan dicerminkan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru yang memberikan peluang bagi Penjaringan Bibit Unggul Daerah (PBUD), Penjaringan Bibit Atlet Daerah (PBAD) sebagaimana tercantum pada Pengumuman Nomor: PENG/.0/III/2012 tentang Hasil Seleksi Jalur Non Reguler (PBUD dan PBAD) TA. 2012/2013 UPN Veteran Yogyakarta, dan diterima sebanyak 391 mahasiswa. UPN Veteran Yogyakarta juga memberikan berbagai jenis beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu secara finansial tetapi mempunyai kemampuan akademis yang tinggi yang tertuang dalam Surat 38

4 Keputusan Rektor Nomor: SKEP/27/II/2013 tentang Ketentuan Evaluasi dan Sanksi Administrasi Akademik Bagi Penerima Bantuan Beasiswa Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan yang Melaksanakan Studi di UPN Veteran Yogyakarta. Lembaga-lembaga yang berperan dalam tata pamong antara lain: (1) Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan sebagai PembinaYayasan. (2) Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP), dahulu bernama Yayasan Kejuangan Panglima Besar Sudirman (YKPBS), sebagai Badan Penyelenggara. (3) Badan Pelaksana Harian (BPH) selaku Pelaksana Harian. (4) Senat Universitas sebagai badan normatif tertinggi. (5) Pimpinan Universitas, yaitu Rektor. (6) Management executive team, yaitu Wakil Rektor I, Wakil Rektor II dan Wakil Rektor III. (7) Pelaksana Akademik, yaitu Fakultas/Pengelola Prodi, dan Program Studi. (8) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), dan Badan Penjaminan Mutu (BPM). (9) Unsur penunjang, yaitu Unit Pengelola Teknis (UPT) Perpustakaan, UPT Poliklinik, UPT Telematika, UPT Laboratorium Dasar, UPT Percetakan, dan UPT Museum, dan (Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional (P3AI). (10) Pelaksana administrasi, yaitu Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Biro Kerjasama dan Komunikasi, Biro Administrasi Umum, dan Biro Perencanaan Anggaran dan Keuangan. Perangkat pendukung sistem tata pamong di UPN Veteran Yogyakarta berdasarkan hirarkinya dapat dibagi dalam 5 (lima) bagian besar yaitu (1) tata nilai 39

5 pemersatu pola pikir dan pola tindak, (2) pendukung tingkat Kementerian Pertahanan, (3) pendukung tingkat Yayasan, dan (4) pendukung tingkat Senat Universitas, dan (5) pendukung tingkat Universitas. 1. Tata nilai pemersatu pola pikir dan pola tindak Tata nilai pemersatu pola pikir dan pola tindak UPN Veteran Yogyakarta yaitu sesanti Widya Mwat Yasa dan motto Disiplin, Kejuangan, Kreativitas. Untuk menanamkan tata nilai tersebut, maka setiap mahasiswa diwajibkan mengambil matakuliah Widya Mwat Yasa(Wimaya) dengan bobot 2 SKS. Detil tata nilai adalah sebagai berikut: (1) Sesanti Widya Mwat Yasa yang menjadi ruh Tridarma Perguruan Tinggi di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. Makna Widya Mwat Yasa adalah mendarmabaktikan ilmu pengetahuan yang diperoleh sebesar-besarnya untuk kepentingan bangsa dan negara. (2) Motto Disiplin, Kejuangan, Kreativitas yang menjadi pedoman pola pikir dan pola tindak dalam tata kelola Universitas. 2. Pendukung tingkat Kementerian Pertahanan Keberadaan UPN Veteran Yogyakarta tidak dapat dilepaskan dari Kementerian Pertahanan (dahulu bernama Departemen Veteran dan Demobilisasi RI) sebagai pendiri dan pembina proses tumbuh kembangnya universitas sampai menjadi bentuk sekarang ini. Oleh sebab itu, pendukung sistem tata pamong juga diwarnai oleh berbagai peraturan yang berkait dengan Kementerian Pertahanan sebagaimana disajikan pada Referensi. 3. Pendukung tingkat Yayasan Sebagai bentuk operasionalisasi, maka Kementerian Pertahanan telah membentuk yayasan sebagai pengelola UPN Veteran Yogyakarta, yaitu Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) sesuai Akta Notaris 40

6 Imas Fatimah, SH Nomor 27 tanggal 10 Agustus YKPP selanjutnya menjadi pengelola universitas, dan telah menerbitkan berbagai peraturan antara lain sebagaimana disajikan pada Referensi. 3. Pendukung tingkat Senat Universitas UPN Veteran Yogyakarta telah memiliki lembaga normatif tertinggi, yaitu Senat Universitas yang beranggotakan seluruh eselon satu (Rektor, para Warek, Para Dekan, Ketua LPPM, Kepala BPM, Direktur PPs), para Guru Besar, dan perwakilan dosen dari setiap program studi. Senat Universitas telah menerbitkan berbagi peraturan antara lain sebagaimana disajikan pada Referensi. 4. Pendukung tingkat universitas Pada tataran lebih bawah sebagai eksekutif, maka Rektor bertanggung jawab untuk mengendalikan semua proses akademik dan non-akademik. Rektor dibantu oleh management executive team yaitu Warek I bidang Akademik, Warek II bidang Keuangan dan Sumberdaya Manusia, dan Warek III bidang Kerjasama dan Komunikasi. Sebagai eksekutif, Rektor telah menerbitkan berbagai peraturan antara lain disajikan pada Referensi Struktur Organisasi Struktur organisasi disusun untuk memenuhi tuntutan perkembangan zaman, mewujudkan visi, misi dan tujuan UPN Veteran Yogyakarta. Struktur organisasi secara lengkap tercantum pada Surat Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta Bab II Pasal 5. 41

7 Unsur Pimpinan Unsur Pelaksana Admin. Unsur Penunjang Unsur Pelaksana Akademik Keterangan: : Instruktif/Direktif : Pengawasan : Koordinasi/Konsultasi : Pembinaan Struktur Organisasi UPN Veteran Yogyakarta (Sumber: KEP/17/YKPP/III/2008) Melalui peraturan-peraturan, yaitu : (1) Keputusan Menteri Pertahanan selaku Ketua Pembina YKPP Nomor: KEP/05/BINA/YKPP/VIII/2008 tentang Anggaran Rumah Tangga Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (ART YKPP), (2) Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta, 42

8 (3) Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/14/YKPP/III/2008 tentang Statuta UPN Veteran Yogakarta, (4) Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/10/I/2005 tentang Uraian Tugas Pokok Badan Pelaksana Harian, telah disusun Unit, Tugas Pokok, dan Fungsi masing-masing Satuan Kerja di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta sebagaimana disajikan pada tabel di bawah ini. No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) 1. Pimpinan Institusi Rektor Tugas Pokok:KEP/17/YKPP/III/2008 Bab III Pasal 6 Memimpinpenyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pembinaan sivitas akademika di lingkungan Universitas dan hubungan dengan lingkungannya. Fungsi:KEP/17/YKPP/III/2008 Bab III Pasal 6 1. Memberikan laporan kepada Kepala BP-DIK baik berkala maupun insidentil tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembinaan Universitas. 2. Menyampaikan pendapat dan saran kepada Ketua Yayasan, BP-DIK dan BPH tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembinaan Universitas. 3. Menentukan kebijakan dan mengambil keputusan dalam rangka memimpin Universitas guna 5. Mengelola dan memelihara asetaset Universitas sehingga proses pendidik-an berjalan dengan baik. 6. Mendorong dan membuka kesempatan untuk melakukan penelitian yang bernilai tambah bagi Universitas. 7. Berupaya menjalin kerjasama dengan pihak lain. 8. Mendorong seluruh sivitas akademika melakukan pengabdian kepada masyarakat 9. Menjaga pengabdian pada masyarakat dengan skala prioritas yang jelas disesuaikan dengan visi dan misi Universitas. 10. Selalu mendorong dan menciptakan suasana akademik. 11. Selalu berupaya menjadi suri tauladan bagi seluruh sivitas akademika. 12. Mendorong sivitas akademika untuk memberikan prestasi yang terbaik. 13. Menyusun rencana strategis yang 43

9 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) menjamin terselenggaranya fungsifungsi Universitas. 4. Mengelola proses pendidikan di seluruh lingkungan Universitas. memuat tujuan dan sasaran perguruan tinggi yang hendak dicapai dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. 14. Membina Organisasi Ekstra Struktural. 2a. Senat Perguruan Tinggi/Senat Akademik Tugas Pokok Senat Universitas: KEP/14/YKPP/III/2008 Bab V Pasal 22 huruf b 1. Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan Universitas mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan. 2. Merumuskan kebijakan dan tolok ukur penilaian prestasi akademik dan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika dengan mengacu kepada Standar Nasional Pendidikan. 3. Merumuskan norma dan tolok ukur, serta menilai penyelenggaraan program-program pendidikan dan penyelenggaraan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat dengan mengacu kepada Standar Pendidikan Nasional. 4. Merumuskan kebijakan tentang penjaminan mutu akademik dalam penyelenggaraan Universitas. 5. Merumuskan pengaturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik otonomi keilmuan, dan pemberian gelar serta penghargaan akademik. 6. Merukuskan kebijakan dalam pemanfaatan sumberdaya akademik secara efektif dan efisen Senat Universitas 8. Memberi pertimbangan usul pembukaan atau penutupan fakultas, jurusan, program diploma, program sarjana, program pascasarjana, dan pusat penelitian. 9. Memilih dan mengusulkan bakl calon Rektor kepada Yayasan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku. 10. Memberi pertimbangan kepada Rektor mengenai Calon Wakil Rektor dan Pejabat Eselon I. 11. Menilai pertanggungjawabkan Rektor atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam butir (1). 12. Merumuskan kebijakan penegakkan dan pemeliharaan nilai-nilai yang dianut oleh Universitas. 13. Merumuskan kebijakan dan tolok ukur penyelenggaraan kerjasama dan komunikasi untuk pengembangan Universitas. 14. Menyelenggarakan sidang senat terbuka dalam anka upacara penerimaan mahasiswa baru, uacara bendera, upacara hari jadi/dies natalis dan upacara yang bersifat husus lainnya. 15. Memberi pertimbangan usul 44

10 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) untuk menghasilkan kiinerja yang baik bagi penngembanngan Universitas. 7. Mengkaji, menyempurnakan dan kemudian menyetujui Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) Universitas yang diajukan oleh Rektor sebelum RAPB tersebut diusulkan kepada Yayasan/BP dan mengevaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Universitas. pemberian gelas Doktor Kehormatan. Fungsi Senat Universitas: KEP/14/YKPP/III/2008 Bab V Pasal 22 Sebagai lembaga normatif tertinggi di tingkat Universitas. 2b. Senat Perguruan Tinggi/Senat Akademik Tugas Pokok Senat Fakultas: KEP/14/YKPP/III/2008 Bab V Pasal 22 huruf c 1. Merumuskan kebijakan akademik dan pengembangan Fakutas. 2. Merumuskan kebijakan tentang penjaminan mutu akademik di tingkat Fakutas. 3. Merumskan norma dan tolok ukur pelaksanaan penyelenggaraan Fakultas. 4. Memberi pertimbangan di tingkat Faktas atas usul pembkaan atau penutupan jurusan, progam diploma, sarjana, dan pascasarjana. 5. Menyelenggarakan pemilihan Dekan dan mengusulkan calon Dekan terpilih kepada Rektor. Senat Fakultas 6. Menilai pertanggungjawaban Dekan atas pelaksanaan kebjakan yang telah ditetapkan sebagaimana dimaksud dalam butir (1). 7. Memberikan pertimbangan dan persetujuan terhadap Rencana Angaran Pendapatan dan Belanja Fakultas yang diajukan oleh Pimpinan Fakultas sebelum diusulkan kepada Pimpinan Univesitas. 8. Menangapi kasus-kasus pelanggaran etika akademik dan ketentuan peaturan yang dilakukan oleh sivitas akademika. Fungsi Senat Fakultas: KEP/14/YKPP/III/2008 Bab VPasal 22 Sebagai lembaga normatif tertinggi di tingkat Fakultas. 3a. Satuan Pengawasan Badan Pelaksana Harian (BPH) Tugas pokok: SKEP/10/I/2005 Bab II Pasal 1 Melaksanakan fungsi dan tugas sehari- 2. Mengawasi seluruh kegiatan UPN Veteran yang bersangkutan dan segera melaporkan kepada Ketua 45

11 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) hari BP UPN Veteran di lingkungan UPN Veteran yang bersangutan. Fungsi: SKEP/10/I/2005 Bab II Pasal 2 1. Mengawasi pelaksanaan kebijakan BP UPN Veteran di UPN Veteran yang bersangkutan. 3b. Satuan Pengawasan Tugas Pokok: Peraturan Menhan Nomor: 08 Tahun 2010 Melakukan pengawasan dan pemeriksaan internal atas pengelolaan keuangan UPN Veteran. Fungsi:Peraturan Menhan Nomor: 08 Tahun 2010 Melaksanakan kegiatan audit, review, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lain BP UPN Veteran bila terjadi penyimpangan-penyimpangan. 3. Mewakili BP UPN Veteran dalam hubungan kerja dengan Depdiknas/ Kopertis dan Dinas Pendidikan Darah setempat. 4. Membantu Rektor UPN Veteran dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di UPN Veteran. Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan tolok ukur yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien untuk mewujudkan tata kelola yang baik. 4. Dewan Pertimbangan Ketua Pembina YKPP Tugas pokok: KEP/05/BINA/YKPP/VIII/2008 Bab II Pasal 6 Meningkatkankesejahteraan pendidikan, bantuan sosial pendidikan kepada para keluarga prajurit TNI, PNS dan Pensiunan Dephan dan TNI serta Bantuan Uang Muka (BUM) untuk memiliki rumah atau fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Fungsi Utama: KEP/05/BINA/YKPP/VIII/2008 Bab II Pasal 7 ayat 1 1. Menyelenggarakan Pembinaan Pendidikan Tinggi UPN Veteran 2. Dapat mendirikan Badan Usaha dan menyelenggaran penyertaan dalam berbagai bentuk usaha yang bersifat prospektif Fungsi Organik: KEP/05/BINA/YKPP/VIII/2008 Bab II Pasal 7 ayat 2 Menyelenggarakan kegiatan pembinaan administrasi yang meliputi kesekretariatan, ketatausahaan, urusan dalam, pengelolaan data elektronik, pengamanan, pembinaan personil, pembinaan materiil, pembinaan organisasi dan piranti lunak, pembinaan program dan anggaran, pembinaan 46

12 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) dan Pendidikan Menengah SMA keuangan serta kebendaharaan. Taruna Nusantara. 5a. Pelaksana Kegiatan Akademik 1. Fakultas Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab IX Pasal 107 Melaksanakan pendidikan dan pengajaran dalam program Sarjana unuk satu cabang ilmu pengetahuan dan ketrampilan teknologi. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab IX Pasal Melaksanakan, mengembangkan pendidikan dan pengajaran dalam satu atau sekelompok bidang ilmu pengetahuan dan teknologi tertentu untuk program sarjana. 2. Membantu Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas dalam melaksanakan penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. Membantu pelaksanaan pengabdian pada masyarakat. 4. Membantu pelaksanaan pembinaan sivitas akademika. 5. Melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi. 5b. Pelaksana Kegiatan Akademik 2. Pascasarjana Tugas Pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VIII Pasal 97 Melaksanakan pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam Program Pascasarjana untuk beberapa cabang ilmu pengeahuan dan teknologi. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VIII Pasal Melaksanakan, mengembangkan pendidikan dan pengajaran untuk Program Pascasarjana. 2. Melaksanakan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. Membantu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. 4. Membantu pelaksanaan pembinaan sivitas akademika 5. Melaksanakan kegiaan pelayanan administratif. 6. Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan Fakultas dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok Program Pascasarjana. 5c. Pelaksana Kegiatan Akademik 3. Program Studi Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab IX Pasal 110 Merencanakan, mengorganisasi, mengkoordinasi, dan mengawasi melaksanaan kegiatan pendidikan dan 3. Mengkoordinasikan dan membina kelompok dosen berdasarkan rumpun ilmu atau bidang minat studi dalam rangka mengembangkan pemutakhiran silabus matakuliah, 47

13 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan sebagian atau satu cabang ilmu yang dikembangkan di tingkat Jurusan. 6a. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab IX Pasal Merencanakan dan mengawasi pelaksanaan pendidikan dan penajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat. 2. Mengembangkan kurikulum pendidikan sesuai dengan bidang ilmu. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal 22 Memberikan pemboinaan dan pelayanan teknis di bidang perencanaan, penganggaran dan keuangan di lingkungan Universitas. Fungsi:KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal Merumuskan rencana program kerja dan anggaran dan pembiayaan Universitas baik jangka panjang, jangka sedang dan jangka pendek. 2. Menghimpun, menganalisis, mengevaluasi data dan informasi tentang penyelenggaraan Tridarma Perguruan Tinggi serta pelaksanaan penyempurnaan silabus matakuliah dan penyusunan modul matakuliah. 4. Merancang pembebanan tugas mengajar dosen. 5. Merancang pembentukan kelas baru. 6. Mengkoordinasikan dan melaksanakan peraturan akademik. 7. Menjalin jaringan kerjasama dengan stakeholer dalam rangka mengembangkan Program Studi (pengembangan kompetensi lulusan, kurikulum, dan jaringan kerja). 8. Mengawasi pelaksanaan kegiatan pelayanan akademik. 9. Mengkordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu akademik tingkat Program Studi. 1. Biro Perencana Anggaran dan Keuangan program kerja yang dilaksanakan satuan kerja Universitas secara berkala bagi keperluan pembinaan, pengendalian, penyusunan laporanlaporan dan bahan penyusunan perencanaan, penyusunan anggaran dan keuangan. 3. Menyelenggarakan pengurusan dan pelayanan keuangan. 4. Menyelenggarakan penatabukuan dan administrasi keuangan dan pertanggungjawaban keuangan. 5. Melaksanakan pengawasan dan pengendalian anggaran dan keuangan. 6. Menyiapkan laporan Semester dan Tahunan Universitas. 48

14 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) 6b. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal 36 Memberikan pelayanan umum di lingkungan Universitas. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal Merencanakan program kerja dan anggaran. 2. Mengkoordinasikan pengamanan sivitas akademika dan pegawai di lingkungan Universitas. 3. Mengkoordinasikan pengamanan sarana dan prasarana Universitas. 2. Biro Umum 4. Mengkoordinasikan pengamanan kegiatan di lingkungan Universitas. 5. Mengkoordinasikan kegiatan keprotokolan dan upacara bendera. 6. Menyelenggarakan administrasi kepegawaian Universitas. 7. Mengkoordinasikan pelayanan administrasi sarana prasarana di lingkungan Universitas. 8. Mengkoordinasikan penyusunan laporan pelaksanaan program kerja dan anggaran. 9. Mengkoordinasikan administrasi dan pelayanan pimpinan Universitas. 6c. 6d. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal 51 Menyelenggarakan administrasi bidang kerjasama, komunikasi, alumni, humas dan hukum Fungsi:KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal Menyusun rencana dan program kerjasama dan komunikasi dengan instansi dalam negeri maupun luar negeri. 2. Menyelenggarakan administrasi, penelusuran dan pemberdayaan alumni. 3. Menyusun rencana promosi UPN Veteran Yogyakarta. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal Biro Kerjasama dan Kumunikasi 4. Melaksanakan pengawasan dan pemantauan pelaksanaan seluruh program kerjasama. 5. Membuat rencana program kerja dan anggaran. 6. Mengadakan dan mengembangkan pusat penempatan kerja. 7. Memberikan informasi yang akurat tentang data kerjasama dan alumni. 8. Pendataan dan pelayanan administrasi alumni. 9. Memberikan pertimbangan, dan pelayanan bidang hukum. 4. Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan 3. Menyelenggarakan pelaksanaan pengenalan kehidupan kampus 49

15 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) Memberikan pelayanan teknis dan administratif di bidang akademik serta memberikan pelayanan administrasi kemahasiswaan. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal Melaksanakan pelayanan administrasi akademik dan kemahasiswaan. 2. Melaksanakan administrasi penerimaan mahasiswa baru. 4. Menyiapkan sidang senat terbuka dalam rangka penerimaan mahasiswa baru. 5. Merumuskan peraturan di bidang akademik dan kemahasiswaan. 6. Menyusun laporan bidang akademik dan kemahasiswaan. 7. Mengelola sarana dan prasarana akademik dan kemahasiswaan. 8. Mengelola data dan informasi akademik dan kemahasiswaan. 9. Menyiapkanm pelaksanaan wisuda dan dies natalis. 6e. 6f. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal 73 Menyelenggarakan pelayanan kesehatan bagi dosen, pgawai beserta keluarganya dan mahasiswa. Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal Memberikan pelayanan kesehatan bagi dosen, pegawai beserta keluarganya dan mahasiswa. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal 77 Mengelola seluruh sistem komputerisasi yang ada di UPN Veteran Yogyakarta meliputi sistem software aplikasi termasuk portal, sistem hardware dan jaringan maupun brainware (SDM) dalam rangka memberikan pelayanan teknologi informasi. 5. UPT Poliklinik 2. Memberikan pelayanan kesehatan pada acara akademik kemahasiswaan dan acara Universitas lainnya. 3. Menyusun rencana program kerja dan anggaran. 4. Melaksanakan evaluasi pelaksanaan program kerja. 5. Menyusun laporan dan saran sesuai bidang tugasnya. 6. UPT Telematika 3. Menyelenggarakan penyediaan, perawatan dan pengembangan jaringan. 4. Mengembangkan sumberdaya manusia. 5. Mengelola pengamanan perangkat keras dan data base. 6. Melaksanakan pengembangan sistem teknologi informasi Universitas maupun antar instansi terkait. 50

16 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal Menyelenggarakan penyediaan, perawatan dan pengembangan perangkat lunak. 2. Menyelenggarakan penyediaan, 7. Melaksanakan pengelolaan mobilitas data intranet, internet dam backup (arsip) data. 8. Menyelenggarakan pendidikan dan latihan yang berkaitan dengan teknologi informasi. perawatan dan pengembangan perangkat keras. 9. Bersama Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan menyelenggarakan proses penerimaan mahasiswa baru. 6g. 6h. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal 92 Menyelenggarakan pelayanan praktikum, peneltian dan jasa laboratorium dasar serta kuliah Pengembangan Kepribadian. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal Memimpin, mengelola dan mengendalikan UPT Laboratorium Dasar. 2. Menyusun dan melaksanakan program meliputi pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengembangan. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok : KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal 84 Memberikan pelayanan referensi dan 7. UPT Laboratorium Dasar 3. Merencanakan dan melaksanakan kebutuhan sarana dan prasarana UPT Laboratorium Dasar. 4. Menyiapkan dan melaksanakan matakuliah Pengembangan Kepribadian. 5. Menyelenggarakan pelatihan asistensi pratikum laboratorium. 6. Menyelenggarakan pembinaan dosen matakuliah Pengembangan Kepribadian. 7. Membuat laporan program kerja dan anggaran. 8. Membuat usulan mengajar dosen matakuliah Pengembangan Kepribadian. 9. Menyelenggarakan administrasi matakuliah Pengembangan Kepribadian. 8. UPT Perpustakaan 5. Melakukan pembinaan personil di lingkungan UPT Perpustakaan. 6. Melaksanakan penyediaan 51

17 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) informasi ilmiah kepada sivitas akademika, alumni dan masyarakat. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal Mengumpulkan dan menyeleksi kebutuhan buku referensi ilmiah. 2. Melaksanakan perawatan koleksi referensi ilmiah. 3. Melayani sivitas akademika, alumni dan masyarakat yang memerlukan referensi dan informasi ilmiah. 4. Menyusun program kerja dan anggaran. koleksi/buku referensi ilmiah dalam rangka menunjang pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. 7. Menjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi ilmiah. 8. Mengadakan koordinasi dengan Kasubbag agar dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. 9. Menjalin kerjasama dengan instansi dan perpustakaan lain. 10. Melaksanakan koordinasi dengan perpustakaan fakultas dan jurusan. 6i. 6j. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal 88 Menyelenggarakan pengelolaan benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan lmu kebumian untuk menunjang Tridarma Perguruan Tinggi. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VII Pasal Mengumpulkan, memelihara, memamerkan benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan Geoteknologi Mineral atau Ilmu Kebumian. Pelaksana Administrasi, Pelayanan dan Pendukung Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal 69 Memimpin penyelenggaraan pengembangan aktivitas instruksional, SDM akademik dan pusat keunggulan akademik. 9. UPT Museum 2. Mempromosikan keberadaan Museum Geoteknologi Mineral. 3. Memberikan pelayanan kepada para pengunjung dalam bentuk informasi tentang koleksi museum. 4. Mengembangkan materi koleksi. 5. Menyusun program kerja dan anggaran. 6. Membuat laporan evaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran. 10. Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional (P3AI) 6. Menyusun kegiatan untuk peningkatan produktivitas staf akademik. 7. Mengkoordinasi penyelenggaraan asistensi bagi staf akademik melalui perubahan kegiatan instruksional. 52

18 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab VI Pasal Menyusun dan menyia[pkan rencana kerja dan anggaran P3AI. 2. Merencanakan dan mengkoordinasi pelaksanaan kegiatan peningkatan efektifitas dan efisiensi aktivitas instruksional. 3. Mengelola peningkatan penggunaan sumberdaya pembelajaran. 4. Menyelenggarakan program untuk peningkatan kualitas pengalaman belajar mahasiswa. 5. Menyelenggarakan program untuk peningkatan kepuasan mahasiswa dan dosen atas kegiatan instruksional. 8. Mengkoordinasi kegiatan pengembangan keahlian, pengetahuan, ketrampilan, sikap staf akademik pada aktivitas instruksional dan peningkatan kapasitas profesional. 9. Mengkoordinasi penyelarasan peran dan fungsi berbagai unit akademik dan unit pendukung yang berbeda ke dalam sinergi akademik. 10. Melaksanakan identifikasi masalah dan kesulitan akademik dan mencari solusi terbaik. 11. Mengembangkan hubungan dan komunikasi akademik dan mekanisme umpan balik. 12. Melaporkan kegiatan P3AI. 7. Pelaksana Penjaminan Mutu Badan Penjaminan Mutu (BPM) Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab IV Pasal Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan, dan mengevaluasi dan mengendalikan penjaminan mutu akademik dan non-akademik. 2. Memberikan saran, pendapat dan pertimbangan mutu demi perkembangan universitas berdasarkan hasil audit penjaminan mutu akademik dan non-akademik. Fungsi:KEP/17/YKPP/III/2008 Bab IV Pasal Menilai kinerja Universitas mulai dari input, proses dan output/outcome yang diselaraskan dengan Tridarma Perguruan Tinggi dalam meningkatkan mutu/kualitas. 3. Mengkoordinasikan pelaksanaan penjaminan mutu akademik dan nonakademik. 4. Melaksanakan proses penjaminan mutu akademik dan non-akademik di lingkungan Universitas, Fakultas maupun Jurusan. 5. Menyusun dan menyempurnakan sistem penjaminan mutu. 6. Mengkoordinir Auditor Internal untuk melaksanakan tugas audit dalam proses pelaksanaan penjaminan mutu dan melaporkan hasilnya kepada Rektor. 7. Melakukan analisa mendalam terhadap laporan evaluasi diri dikombinasikan dengan hasil audit internal, serta memberikan saran untuk ditindaklanjuti. 8. Melaporkan pelaksanaan 53

19 No. Nama Generik Unit Nama Unit di UPN Veteran Yogyakarta (1) (2) (3) 2. Menyusun dan menyiapkan rencana kerja dan anggaran Badan Penjaminan Mutu. penjaminan mutu secara berkala sesuai dengan siklus penjaminan mutu. 8. Unit Perencana dan Pengembangan Tridarma Tugas pokok: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab X Pasal 120 Merencanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Fungsi: KEP/17/YKPP/III/2008 Bab X Pasal Menyusun rencana strategis LPPM. 2. Menyusun kebijakan arah pengembangan program dan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 3. Merencanakan, mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) 4. Melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 5. Membina, mendorong dan meningkatkan kegiatan penelitian dan pengabdian para dosen. 6. Membina, mendorong dan mengkoordinasi pengembangan Iptek para dosen dan institusi. 7. Merintis dan melaksanakan kerjasama bidang penelitian dan pengabdian dengan pihak stakeholder. 8. Mensosialisasikan dan mengimplementasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 9. Melaporkan pelaksanaan kegaitan penelitian dan pengabdian masyarakat Kelembagaan Kode Etik Kelembagaan kode etik di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta dapat dinyatakan dalam melalui hirarki atau susunan yaitu (1) kelembagaan kode etik, (2) peraturan tentang kode etik, (3) prosedur penyelesaian pelanggaran kode etik, dan (4) sosialisasi. 54

20 1. Kelembagaan kode etik Kelembagaan kode etik terdiri dari Senat Universitas sebagai lembaga normatif tertinggi tingkat universitas, Senat Fakutas lembaga normatif tertinggi tingkat fakultas, dan Majelis Jurusan lembaga normatif tertinggi tingkat program studi. Keberadaan Senat Universitas dan Senat Fakultas diatur dalam Surat Keputusan YKPP Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta pada Bab XI Pasal 139 Senat Universitas dan Pasal 140 Senat Fakultas. Untuk menjamin keterwakilan Senat Universitas, maka anggotanya berasal dari para Guru Besar, Rektor, para Wakil Rektor, Ketua LPPM, Kepala BPM, para Dekan, dan seorang dosen sebagai perwakilan masingmasing program studi. Sedangkan keterwakilan Senat Fakultas berasal dari para Guru Besar, Dekan, para Wakil Dekan, para Ketua Prodi, dan perwakilan dosen dari program studi. Di tingkat program studi juga mempunyai lembaga normatif yaitu Majelis Program Studi yang mempunyai anggota Ketua Jurusan/Program Studi, Sekretaris Program Studi, para Ketua Kelompok Bidang Keahlian (KBK), dan perwakilan dosen. Majelis Jurusan dikukuhkan dalam Surat Keputusan Rektor, misal Nomor: SKEP/43/III/2013 tentang Susunan Majelis Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan lmu Politik UPN Veteran Yogyakarta. 2. Peraturan tentang kode etik Peraturan kode etik telah diterbitkan oleh universitas untuk menjamin stakeholder diperlakukan secara adil dan mendapat lingkungan nyaman untuk bekerja. UPN Vetera Yogyakarta sudah memilki peraturan tentang kode etik yang mencakup masalah akademik dan non-akademik. Peraturan tentang kode etik sudah Beberapa peraturan tersebut antara lain: (1) Ketetapan Senat Universitas Nomor: TAP/01/I/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Senat Akademik. 55

21 (2) Ketetapan Senat Universitas Nomor: TAP/03/VIII/2007 tentang Kode Etik dan Tata Tertib Dosen UPN Veteran Yogyakarta. (3) Ketetapan Senat Universitas Nomor: TAP/02/VIII/2006 tentang Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta. (4) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/46/III/2013 tentang Kode Etik Tenaga Kependidikan di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. (5) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/107/VIII/2012 Kode Etik Asesor Laporan Kinerja Dosen (LKD) di Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. (6) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/89/V/2006 tentang Pembentukan Panitia Karier UPN Veteran Yogyakarta. (7) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/149/VIII/2006 tentang Pembentukan Komisi Pertimbangan Kemahasiswaan UPN Veteran Yogyakarta. 3. Prosedur penyelesaian pelanggaran kode etik Prosedur penyelesaian pelanggaran kode etik dilakukan secara berjenjang dimulai dari kelembagaan kode etik terkecil yaitu Majelis Jurusan dimana terjadi pelanggaran kemudian naik berjenjang ke Senat Fakultas dan Senat Universitas. Pada pelanggaran kode etik yang tidak terlalu berat, sanksi dapat diberikan oleh Rektor setelah mendapat saran pertimbangan dari Wakil Rektor II. Salah satu bentuk konkret dari prosedur penyelasaian pelanggaran kode etik adalah kasus pelanggaran etika akademik dosen atas nama Srikandi, SE, M.Si (nama disamarkan). Melalui pemeriksaan bertahap dari tingkat progam studi, selanjutnya dilakukan pembahasan di tingkat Senat Fakultas, maka telah dikirimkan Surat Dekan Nomor: R/265/VII/2012 kepada Rektor bahwa yang bersangkutan telah melanggar Kode Etik Dosen Nomor: TAP/03/VII/2007 Pasal 11 huruf b. Selanjutnya melalui pembahasan di tingkat universitas telah diterbitkan 56

22 Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/114/VIII/2012 tentang Penundaan Kenaikan Pangkat. Prosedur penyelesaian pelanggaran kode etik di kalangan mahasiswa telah pula secara konsisten dilaksanakan. Pada suatu kasus perselisihan antar mahasiswa, telah diterbitkan Surat Perintah Rektor Nomor: SPRIN/237-0/X/2009 tentang Pembentukan Tim Pemeriksa dan Penyelidikan Perselisihan antar Mahasiswa. Berdasarkan laporan hasil pemeriksaaan Nomor: LHP/01/XI/2009/TPP yang memeriksa 10 Terperiksa maka telah ditetapkan 9 mahasiswa melakukan pelanggaran Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa Bab V Pasal 8 ayat 3, seorang mahasiswa melanggar Pasal 9 ayat 5, dan 3 mahasiswa melanggar Pasal 9 ayat Sosialisasi Sosialisasi berbagai peraturan kode etik dilakukan dalam berbagai kesempatan dengan berbagai media melalui masing-masing pimpinan formal (Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, dll), non formal (Ketua Koperasi, Ketua Takmir Masjid, Ketua Paguyuban, Kultum sholat Dhuhur di masjid kampus, dll) maupun diberbagai kesempatan (amanat Rektor pada upacara bendera dan Dies Natalis, sambutan Rektor pada berbagai peringatan hari besar keagamaan, dll). Untuk kegiatan sosialisasi tersebut, maka telah dibuat dan dibagikan beberapa Buku Saku antara lain: Kode Etik Dosen, Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa, Kode Etik Tenaga Kependidikan, Peraturan Pemerintah RI Nomor 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Undang-undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Memahami untuk Membasmi Tindak Pidana Korupsi (sumbangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi) yang dibagikan kepada seluruh sivitas akademika. Pembinaan kode etik yang dikaitkan dengan kegiatan spiritual juga dilakukan melalui lembaga Pendampingan Agama Islam (PAI) yang dikoordinir Takmir Masjid dibawah pembinaan Dosen. Setiap mahasiswa yang beragama Islam 57

23 diwajibkan mengikuti kegiatan PAI selama satu tahun penuh supaya menjadi sarjana yang cerdas, beretika, dan bermoral. Pembinaan dan sosialisasi kode etik menjadi fokus bagi universitas sejak tahun 1995 sehingga ditetapkan untuk menerbitkan majalah berkala bulanan bernama Informasi Kampus beregistrasi STT:2102/SK/DIKJEN PPG/SST/1995 dan ISSN: Melalui rubrik Dari Meja Rektor secara rutin dilakukan persuasi untuk bekerja berdasarkan team work, profesional, dan menjunjung etika Kepemimpinan Kepemimpinan insitusi perguruan tinggi menjadi menjadi fokus dan mendapat perhatian sepenuhnya untuk mencapai visi, misi, dan tujuan universitas sebagaimana tercantum ada Surat Keputusan Ketua YKPP Nomor: KEP/14/YKPP/III/2008 tentang Statuta Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Dalam Statuta disebutkan tentang kepemimpinan universitas antara lain: Bab I Pasal 21 (1) huruf a: Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) merupakan Yayasan Penyelenggara UPN Veteran Yogyakarta berkedudukan di Jakarta. Bab I Pasal 21 (2) huruf a Badan Penyelenggara Pendidikan (BP-Dik) YKPP adalah Badan yang dibentuk Yayasan untuk melaksanakan fungsi Pembinaan dan Pengembangan UPN Veteran Yogyakarta. Bab I Pasal 21 (2) huruf a Badan Pelaksana Harian (BPH) UPN Veteran Yogyakarta merupakan badan yang dibentuk oleh YKPP dengan Keputusan Ketua BP UPN Veteran Nomor: Kep/01/IX/1996 tentang Organisasi 58

24 dan Tta Kerja BPH UPN Veteran yang disempurnakan dengan Keputusan Ketua BP UPN Veteran Nomor: Kep/01/VII/2000. Bab I Pasal 21 (2) huruf b Secara organisatoris BPH UPN Veteran Yogyakarta berkedudukan langsung di bawah BP Pendidikan YKPP, mempunyai tugas pokok membantu BP Pendidikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari penyelenggaraan pembinaan dan pegembangan UPN Veteran Yogyakarta. Bab I Pasal 22 (1) huruf a 1) Rektor adalah pimpinan dan penanggung jawab tertinggi Unversitas yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Yayasan. 2) Rektor memimpin penyelenggaraan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama serta membina para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. 3) Rektor diangkat dan diberhentikan oleh Yayasan. 4) Tata cara pemilihan Rektor diatur dengan Surat Keputusan Ketua Senat Universitas. Bab I Pasal 22 (1) huruf b 1) Wakil Rektor terdiri dari: a. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan membantu dan mewakili Rektor dalam memimpin pelaksanaan bidang-bidang akademik dan kemahasiswaan. b. Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum membantu dan mewakili Rektor dalam memimpin pelaksanaan kegiatan administrasi umum. 59

25 c. Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Komunikasi membantu dan mewakili Rektor dalam memimpin pelaksanaan bidang kerjasama, alumni, komunikasi, dan hukum 2) Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dan Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Komunikasi diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Yayasan atas usul Rektor setelah mendapat pertimbangan Senat Universitas. 3) Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum diangkat dan diberhentikan oleh Ketua Yayasan setelah mendapat pertimbangan Senat Universitas. Untuk memperoleh kepemimpinan yang kredibel, akuntabel, tranparan, dan aseptabel maka telah diterbitkan Surat Keputusan Ketua Yayasan Nomor: SKEP/26.a/YKPP/VII/2010 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Rektor di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta; SKEP/25/YKPP/VII/2010 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Wakil Rektor di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta; dan SKEP/21a/Dik/YKPP/IV/2010 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pemilihan Dekan di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, Jawa Timur, Jakarta. Kepemimpinan di UPN Veteran Yogyakarta secara garis besar dapat dikelompokan dalam tiga bagian, yaitu (1) kepemimpinan operasional, (2) kepemimpinan organisasi, dan (3) kepemimpinan publik. 1. Kepemimpinan operasional Kepemimpian operasional dimaksudkan untuk menyelenggarakan atau mengoperasionalkan universitas supaya mencapai visi, misi dan tujuan sebagai dicantumkan dalam Statuta, maka telah ditetapkan berbagai dokumen yang dipakai sebagai kepemimpinan operasional atara lain: 60

26 (1) Statuta UPN Veteran Yogyakarta ditetapkan melalui Surat Keputusan Ketua Yayasan Nomor: KEP/14/YKPP/III/2008. Statuta berisi visi, misi, dan tujuan yang dipakai sebagai pedoman dasar perencanaan, pengembangan, dan kegiatan operasional maupun fungsional. (2) Rencana Induk Pengembangan Universitas (RIPU) ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/279/XII/2010 tentang Rencana Induk Pengembangan Universitas (RIPU) UPN Veteran Yogyakarta Tahun 2010 sd. Tahun RIPU menjadi dokumen perencanaan UPN Veteran Yogyakarta dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) setiap jangka waktu 5 (lima) tahun dan Rencana Operasional (Renop) setiap tahun. (3) Kerangka Kebijakan Strategis melalui Surat Keputusan Sekjen Dephan selaku Ketua Umum YKPBS Nomor: SKEP/1045/XII/2005 tentang Kerangka Kebijakan dan Strategi Universitas Pembangunan Nasional Veteran tahun Dalam Kerangka Kebijakan Straegis disebutkan bahwa kebijakan dasar pengembangan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta kedepan mengacu pada Higher Education Long Term Strategy (HELTS) yang digariskan oleh Depdiknas. Oleh sebab itu RIP diarahkan pada tiga isu utama yaitu meningkatkan daya saing bangsa yang dilandasi adanya otonomi pengelolaan pendidikan dan kesehatan organisasi. (4) Rencana Strategis Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta tahun yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/101/VII/2012. Rencana Strategis ditetapkan dalam perode lima tahun sebagai penjabaran RIPU yang memuat prinsip dasar, nilai, visi, misi, dan tujuan. (5) Surat Keputusan yang ditetapkan oleh pihak terkait sesuai hirarkinya: Pendukung Sistem Tata Pamong tingkat Kementerian (lihat Referensi) 61

27 Pendukung Sistem Tata Pamong tingkat Yayasan (lihat Referensi) Pendukung Sistem Tata Pamong tingkat Senat Universitas (lihat Referensi) Pendukung Sistem Tata Pamong Tingkat Universitas (lihat Referensi) (5) Secara khusus telah disahkan Surat Keputusan Ketua Pengurus YKPP Nomor: SKEP/31/YKPP/XI/2008 tentang Petunjuk Teknis Pembinaan Pegawai yang mengatur: BAB II Ketentuan Umum: tujuan dan sasaran pembinaan pegawai, asas-asas pembinaan pegawai, prinsip-prinsip pembinaan pegawai, penggolongan pegawai, dan pangkat dan golongan ruang pegawai. BAB III Penerimaan: tujuan penerimaan pegawai, pelaksanaan, penerimaan, prosedur, wewenang dan tanggung jawab, penentuan pangkat/golongan/ruang, dan nomor pegawai. BAB IV Pendidikan dan Pelatihan: tujuan, pelaksanaan, persyaratan mengikuti pendidikan dan latihan, prosedur wewenang dan tanggung jawab. BAB V Penggunaan: tujuan, jenis jabatan, syarat jabatan, status jabatan, masa jabatan, prosedur wewenang dan tanggung jawab, penilaian pelaksanaan pekerjaaan pegawai, kenaikan pangkat, pemindahan pegawai, masa penugasan. BAB VI Perawatan: tujuan, jenis perawatan, perawatan bersifat materiil, perawatan bersifat non materiil, kewajiban larangan dan sanksi hukum, prosedur wewenang dan tanggung jawab. BAB VIII Pemisahan: tujuan, pemisahan atau pemberhentian pegawai, batas usia pensiun, hak pegawai yang diberhentikan, prosedur wewenang dan tanggung jawab. 62

28 (6) Arah Kebijakan Umum (AKU) Rektor pada berbagai kegiatan antara lain: penyusunan Program Kerja dan Rencana Anggaran (PKRA), dan berbagai Rapat Koordinasi Teknis bidang akademik, administrasi umum, kemahasiswaan, maupun lainnya. (7) Pedoman Pembinaan Karakter Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta sebagai pedoman implementasi sesanti Widya Mwat Yasa, dan motto Disiplin, Kejuangan, dan Kreativitas. (8) Pemasangan Slogan dan Baliho di lingkungan Kampus yang berbunyi Jangan sia-siakan hidupmu dengan narkoba oleh Unit Anti Nakoba/HIV AIDS (UANH), Selamat datang di Kampus Disilin, Kejuangan, dan Kreativitas, Anda memasuki Kampus hijau. Pemasangan slogan dan baliho diharapkan senantiasa mengingatkan sivitas akademika tentang DO (hal-hal yang harus dikerjakan) dan DO NOT (hal-hal yang tidak layak dikerjakan). (9) Telah diterbitkan Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/204/XII/2006 tentang Unit Anti Narkoba dan HIV-AIDS di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta dengan tugas pokok menyelengarakan upaya pencegahan penyalahgunaan dan/atau peredaran gelap narkoba dan pencegahan berkembangnya virus HIV-AIDS di lingkungan UPN Veteran Yogakarta. 2. Kepemimpinan organisasi Kepemimpinan organisasi dimaksudkan sebagai usaha dan cara yang dilakukan unsur pimpinan guna mewujudkan visi, misi dan tujuan universitas melalui rapat koordinasi yang bersifat insidensiil maupun terstruktur. Kepemimpinan organisasi secara terstruktur telah dituangkan dalam Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/160/XII/2007 tentang Rapat Pimpinan dan Rapat Kerja di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, yaitu: 63

29 (1) Rapim A diadakan setiap hari Senin (setiap Minggu) yang diikuti oleh Rektor, Warek I, Warek II, dan Warek III membahas isu-isu strategis dan arah kebijakan umum yang akan didesiminasikan ke tingkat kepemimpinan dibawahnya. (2) Rapim B diadakan hari Senin (setiap bulan) yang diikuti pejabat eselon I (Rektor, para Warek, para Dekan, Direktur PPs, Ketua LPPM, dan Kepala BPM) membahas dan mendapat kesepakatan tentang masalah teknis yang ditemukan dalam tata kelola universitas. (3) Rapim C bidang akademik diadakan setiap bulan atau sesuai kebutuhan yang diikuti oleh Warek I, para Wadek I, Wadir PPs, Sekretaris LPPM dan BPM, Karo AAK, UPT Lab. Dasar, UPT Perpustakaan, Ka. P3AI, Kabag Dikjar, Kabag Minwa. (4) Rapim D bidang administrasi keuangan diadakan setiap bulan atau sesuai kebutuhan yang diikuti oleh Warek II, para Wadek II, Wadir PPs, Sekretaris LPPM dan BPM, Karo Rengarku, Karo Umum, para Kabag Rorengarku, Kabag Kepeg. (5) Rapim E bidang kerjasama dan kumunikasi diadakan setiap bulan atau sesuai kebutuhan yang diikuti oleh Warek III, para Wadek II, Karo Kerjasama dan Komunikasi, para Kabag Rokermakom. (6) Rapim F atau rapat koordinasi universitas setiap bulan atau sesuai kebutuhan yang diikuti oleh bidang Akademik, bidang Adminisrasi Keuangan, bidang Kerjasama dan Komunikasi, para Kaprodi. (7) Rapim G atau rapat pimpinan Satker diadakan setiap bulan atau sesuai kebutuhan yang diikuti oleh anggota Satker terkait. (8) Rapim H atau rapat program studi diadakan setiap bulan atau sesuai kebutuhan yang diikuti oleh Ketua Prodi, Sekretaris Prodi, para Dekan, dan tenaga kependidikan. 64

30 3. Kepemimpinan publik Kepemimpinan publik dapat menjadi cerminan pengakuan publik atas kredibilitas sivitas akademika UPN Veteran Yogyakarta. Melalui Surat Keputusan APTISI Nomor: 23/SK/PP-APTISI/X/2008, Rektor UPN Veteran Yogyakarta Prof. Dr. Didit Welly Udjianto, MS telah ditunjuk menjadi Ketua Pengurus Harian APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta) Wilayah V Daerah Istimewa Yogyakarta dan Dr. Ir. Harry Budiharjo Sulistyarso sebagai Ketua Bidang Akademik periode Kepemimpinan publik lainnya yang disandang dosen antara lain: (1) Kelembagaan pemerintah, saudara Dr. S. Koesnaryo, M.Sc dipercaya untuk menjabat Asisten Deputi Menteri Bidang Iptek pada Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) tahun dan sebagai Komisaris Independen PT. Bukit Asam mulai tahun 2013, Dr Ir Barlian Dwinagara sebagai tim independen investasi kecelakaan runtuhnya batuan di PT. Freeport Indonesia tahun 2012, Ir. Bambang Wisaksono, MT sebagai Ketua KORPRI TNI Propinsi DIY (sampai saat ini), dan Dr. Ardito Bhinadi, M.Si sebagai Staf Ahli Sekda DIY Bidang Ekonomi. (2) Kelembagaan non government organization, saudara Dr. Eko Teguh Paripurno, MT sebagai konsultan United Nations Development Program(UNDP) , Badan Pengurus Penguatan Institusi dan Kapasitas (PIKUL) 2006-sekarang, Perkumpulan KAPPALA Indonesia 2005-sekarang, International Council for Science Asia Pasific Region 2012-sekarang, Masyarakat Penanggulangan Bencana Indnesia (MPBI) , Dr. Haddy Suprapto, MS sebagai Wakil Rektor III Universitas Muria Kudus, dan Joko Waluyo, SE, MSE sebagai Senior Ekonom ADB Special Office in Timor Leste. 65

31 (3) Kelembagaan profesi, saudara (1) Dr. Barlian Dwinagara, MT sebagai Ketua Komisariat Daerah Perhimpunan Ahli Tambang (PERHAPI) DIY dan Jawa Tengah tahun , (2) Dr. Ir. Mohammad Nurcholis, M.Agr sebagai Ketua IV Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) Pusat periode , (3) Ir. Sayogo Heru Prayitno, MT sebagai Ketua Komisariat Darah DIY Jateng Ikatan Ahli Teknik Minyak Indonesia IATMI (2012-sekarang), Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti K, M.Sc sebagai Anggota Dewan Pembina IAGI (2012-sekarang), dan Prof. Dr. C. Danisworo M.Sc sebagai Anggota Dewan Pendidikan DIY (sampai sekarang). (4) Kelembagaan BAN-PT, mempunyai lima dosen tetap menjadi Asesor BAN-PT yaitu (1) Prof. Dr. Ir. Sari Bahagiarti K, M.Sc, (2) Prof. Dr. Ir. Sutanto, DEA, (3) Dr. Ir. Dyah Rini Ratnaningsih, MT, (4) Dr. Ir. Barlian Dwi Nagara, MT, dan (5) Dr. Ir. Harry Budiharjo Sulistyarso, MT. (5) Pengembangan Iptek telah dilakukan dengan mengadakan berbagai seminar yang berbobot dan menjadi trend setter dibidangnya antara lain pelaksanaan seminar Internasional tentang Mekanika Batuan yang diselenggarakan oleh International Society for Rock Mechanics Indonesia (ISRMI) yang kemudian disepakati akan diselenggarakan setiap tahun secara bergilir diseluruh Indonesia. (6) Menumbuhkembangkan cinta ilmu kebumian dilakukan UPN Veteran Yogyakarta secara rutin dengan menyelenggarakan kegiatan Earth Science and Technology International Jamboree and Olympic (ESTIJO) ke-5 selama 3 hari yang diikuti oleh 50 siswa berasal dari 9 SMU dari Jawa Tengah dan SMU dari Kalimantan Barat. 66

32 2.3. Sistem Pengelolaan Sistem Pengelolaan Institusi Perguruan Tinggi Serta Dokumen Pendukung Sistem pengelolaan UPN Veteran Yogyakarta telah diatur melalui serangkaian dokumen yang diterbitkan sebagai pendukung sistem tata pamong tingkat Kementerian, tingkat Yayasan, tingkat Senat Universitas, dan tingkat Universitas yang telah diuraikan pada sub-subbab Sistem pengelolaan di UPN Veteran Yogyakarta sudah mencakup fungsi-fungsi: (1) planning, (2) organizing, (3) staffing, (4) leading, dan (5) controlling. 1. Planning Fungsi planning sudah ditetapkan melalui serangkaian peraturan yang menjadi landasan operasional bagi kebijakan dibawahnya. Fungsi planning diwujudkan dalam bentuk: (1) Keputusan Menhan RI selaku Ketua Pembina YKPP Nomor: KEP/06/BINA/YKPP/VIII/2012 tentang Program Kerja dan Rancangan Anggaran (PKRA) Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) Tahun (2) Surat Keputusan Sekjen Dephan selaku Ketua Umum YKPBS Nomor: SKEP/1045/XII/2005 tentang Kerangka Kebijakan dan Strategi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Tahun (3) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/101/VII/2012 tentang Rencana Stratagis Tahun UPN Veteran Yogyakarta. (4) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/143/X/2012, Nomor: SKEP/142/X/2012, Nomor: SKEP/141/X/2012, Nomor: SKEP/140/X/2012, Nomor: SKEP/139/X/2012, dan Nomor: SKEP/55/III/2011 tentang Standar 67

33 Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. (5) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/55/III/2011 tentang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. (6) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/267/XII/2010 tentang Blue Print Sistem Informasi Terintegrasi UPN Veteran Yogyakarta. (7) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/267/XII/2010 tentang Blue Print Sistem Informasi Terintegrasi UPN Veteran Yogyakarta. (8) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/114/VIII/2011 tentang Struktur Kurikulum dan Sebaran Matakuliah di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. (9) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/279/XII/2010 tentang Rencana Induk Pengembangan Universitas (RIPU) UPN Veteran Yogyakarta Tahun 2010 sd. Tahun (10) Setiap tahun Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) merencanakan kegiatan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat atas dasar berbagai proposal hibah LPPM dan proposal hibah Dikti. Dengan planning sebagaimana tersebut dalam peraturan di atas, maka UPN Veteran Yogyakarta telah mampu berfungsi dan menjawab berbagai tantangan baik secara akademik maupun non-akademik. 2. Organizing Fungsi oganizing sudah ditetapkan melalui serangkaian peraturan yang menjadi landasan operasional bagi kebijakan dibawahnya. Fungsi oganizing diwujudkan dalam bentuk Keputusan Ketua Pengurus Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta, yang memuat struktur organisasi UPN Veteran 68

34 Yogyakarta sebagaimana dijelaskan pada sub-subbab (Struktur Organisasi). Organisasi tersusun dari unsur-unsur: (1) Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP) sebagai lembaga yang menaungi dan mengelola UPN Veteran Yogyakarta, (2) Badan Penyelenggara Pendidikan (BP-DIK) sebagai perwakilan Yayasan dalam penyelengaraan pendidikan di UPN Veteran Yogyakarta, (3) Badan Pelaksana Harian (BPH) sebagai pelaksana atas penyelengaraan pendidikan di UPN Veteran Yogyakarta, (4) Senat Universitas sebagai lembaga normatif tertinggi tingkat universitas, (5) Unsur pimpinan universitas terdiri dari Rektor dan executive management team yaitu Wakil Rektor I bidang akademik dan kemahasiswaan, Wakil Rektor II bidang keuangan dan administrasi umum, dan Wakil Rektor III bidang kerjasama dan komunikasi, (6) Unsur pelaksana administrasi terdiri Biro Perencanaan Anggaran dan Keuangan (Rengarku), Biro Umum, Biro Kerjasama dan Komunikasi, dan Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, (7) Unsur penunjang terdiri dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan, UPT Telematika, UPT Poliklinik, UPT Museum, dan UPT Laboratorium Dasar, (8) Unsur pelaksana akademik terdiri dari Program Pascasarjana, Fakultas, Program Studi, dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, (9) Lembaga mandiri yang betanggungjawab langsung kepada Rektor yaitu Badan Penjaminan Mutu (BPM), Pusat Peningkatan dan Pengembangan Aktivitas Instruksional (P3AI), Korpri, Koperasi, dan Badan Usaha Universitas (BUU). 69

35 3. Staffing Fungsi staffing yang mengatur unit, tugas pokok, dan fungsi masing-masing satuan kerja di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta telah dijelaskan pada sub-subbab (Struktur Organisasi). 4. Leading Fungsi leading menjadi kekuatan dominan dalam tata kelola universitas, yang akan secara langsung memberikan dampak yang luas. Fungsi leading telah diatur melalui serangkaian dokumen, khususnya Surat Keputusan Ketua YKPP Nomor: KEP/14/YKPP/III/2008 tentang Statuta Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, dan Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/160/XII/2007 tentang Rapat Pimpinan dan Rapat Kerja di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta sebagaimana telah dijelaskan pada sub bab 2.2. (Kepemimpinan, Kepemimpinan organisasi). 5. Controlling Fungsi controlling sudah ditetapkan melalui serangkaian peraturan yang menjadi landasan operasional bagi kebijakan dibawahnya. Fungsi controlling diwujudkan dalam bentuk: (1) Berbagai kegiatan audit akademik dan non-akademik yang dilakukan Badan Penjaminan Mutu sebagaimana dijelaskan pada sub-subbab tentang sistem audit internal dan sub-subbab tentang sistem audit eksternal. (2) Pengawasan dan pemeriksaan yang secara rutin dilakukan oleh Tim Inspektorat Jenderal Kemhan, melalui Surat Inspektorat Jenderal Kemenhan RI Nomor: B/1036/05/04/10/02/ITJEN tentang Pemberitahuan waktu pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan (wasrik). (3) Surat Ketua YKPP Nomor: B/SPENG/44/YKPP/2012 tentang Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Rancangan Anggaran Tahun

36 (4) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/27/II/2013 tentang Ketentuan Evaluasi dan Sanksi Administrasi Akademik bagi Penerima Bantuan Beasiswa YKPP. (5) Dalam bidang akademik setiap semester senantiasa dilaksanakan evaluasi kemajuan belajar mahasiswa melalui Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/08/I/2013 tentang Mahasiswa yang Dinyatakan Pra Putus Studi pada TA. 2012/2013 UPN Vetean Yogyakarta. (6) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/176/XII/2012 tentang Instrumen Tingkat Kepuasan Wisudawan UPN Veteran Yogyakarta tahun (7) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/67/V/2013 tentang Pembentukan Tim Evaluasi dan Revisi Program Kerja dan Rancangan Anggaran UPN Veteran Yogyakarta tahun (8) Surat Rektor Nomor: B/70-02/VII/2012 tentang undangan rapat evaluasi PKRA. (9) Keputusan Rektor Nomor: SKEP/84a/V/2012 tentang Tim Pelaksana Penyusunan Laporan Semester/Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED). (10) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/84a/V/2012 tentang Tim Pelaksana Penyusunan Laporan Semester/Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED). (11) Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/45/III/2012 tentang Tim Penjaminan Mutu Tingkat Fakultas, Prodi Jenjang S2, S1 dan D3 di UPN Veteran Yogyakarta. (12) Surat Wakil Rektor II Nomor: B/UND/82-02/V/2013 tentang undangan rapat evaluasi dan revisi PKRA tahun (13) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi (monev) atas hibah penelitian internal dan penelitian eksternal yang diterima Universitas. 71

37 Secara organisasi UPN Veteran Yogyakarta menganut sistem: (1) Desentralisasi Akademik, dan (2) Desentralisasi Anggaran dengan limitasi tertentu. 1. Desentralisasi akademik Desentraliasi Akademik diwujudkan dengan kewenangan program studi untuk menyusun kurikulum dengan tetap memperhatikan rambu-rambu yang ditetapkan universitas. Rambu-rambu tersebut dinyatakan dalam bentuk susunan kurikulum dimana kurikulum harus mengakomodir (1) kurikulum universitas (matakuliah yang diasuh universitas), (2) kurikulum fakultas (matakuliah yang diasuh fakultas), dan (3) kurikulum program studi (matakuliah yang diasuh program studi). Kurikulum secara berkala dilakukan peninjauan dengan memberi kesempatan bagi sumbang saran stakeholder melalui workshop kurikulum yang diselenggarakan masingmasing program studi, selanjutnya diajukan dan mendapat pengesahan melalui Rektor melalui Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/114/VIII/2011 tentang Struktur Kurikulum dan Sebaran Matakuliah di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. Untuk memperoleh sosialisasi kurikulum yang maksimal, maka setiap mahasiswa baru akan mendapat Buku Panduan Akademik yang berisi Rancangan Kurikulum, Spesifikasi Program Studi, dan roadmap kurikulum. Beberapa matakuliah universitas yang spesifik tercantum pada kurikulum yang berkaitan dengan tata nilai UPN Veteran Yogyakarta antara lain Olahraga dan Wimaya (Widya Mwat Yasa) masing-masing 2 SKS. Untuk monevin, maka terhadap masing-masing prodi setiap tahun dilakukan kegiatan AMAI (Audit Mutu Akademik Internal) oleh auditor internal yang memiliki lisensi dari lembaga kredibel. Monevin juga dilakukan untuk kegiatan nonakademik sehingga diharapkan memenuhi aspek planning, organizing, staffing, leading, dan controlling. 72

38 2. Desentralisasi anggaran Desentralisasi Anggaran diwujudkan dengan penyusunan Program Kerja dan Rencana Anggaran (PKRA) yang dilakukan secara berjenjang dimulai dari masing-masing Prodi kemudian dibahas di tingkat fakultas selanjutnya dikonsolidasikan di tingkat universitas. Di tingkat universitas diselenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) untuk menetapkan pagu anggaran masingmasing satuan kerja berdasarkan visi, misi, dan tujuan yang diterjemahkan dalam serangkaian program kerja dan anggaran. Rancangan anggaran tersebut selanjutnya dibawa ke Senat Universitas untuk mendapatkan persetujuan sebelum dikirimkan ke Yayasan untuk mendapat pengesahan. Pada pertengahan tahun anggaran diselenggarakan rapat koordinasi teknis anggaran yang membahas permasalahan program kerja dan anggaran dalam enam bulan berjalan. Beberapa kegiatan yang sangat penting tetapi belum mendapat alokasi anggaran, maka masih dapat diselenggarakan melalui perubahan anggaran (semacam APBN-P). Untuk mengetahui akuntabilitas anggaran, maka setiap tahun dilakukan audit keuangan yang hasilnya dilaporkan kepada Rektor, dan pada akhir anggaran disusun Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran. Tata cara penyusunan anggaran seperti ini diharapkan memenuhi aspek planning, organizing, staffing, leading, dan controlling Program Peningkatan Kompetensi Manajerial Untuk Menjamin Proses Pengelolaan Yang Efektif Dan Efisien Di Setiap Unit Sebagaimana diketahui melalui Surat Keputusan Ketua YKPP Nomor: KEP/14/YKPP/III/2008 tentang Statuta, Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta maupun Nomor: KEP/11/YKPP/III/2008 tentang Peraturan Kepegawaian UPN Veteran Yogyakarta disebutkan bahwa setiap posisi manajerial memerlukan pemenuhan kompetensi tertentu serta ditetapkan job analysis, job discription, dan job spesification. Peningkaan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan pada 73

39 dasarnya untuk memenuhi job analysis, job discription, dan job spesification sehingga pola dan arah penanganan kompetensi mejadi fokus, efisien dan efektif antara lain melalui pelatihan kepemimpinan, pengelolaan administrasi umum, pengelolaan keuangan, pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi, maupun mengirimkan studi lanjut pada program pascasarjana. Oleh sebab itu pada dasarnya KEP/14/YKPP/III/2008, KEP/17/YKPP/III/2008, dan KEP/11/YKPP/III/2008 tersebut telah diatur hal-hal: (1) rancangan dan analisis jabatan, (2) uraian tugas, (3) prosedur kerja, dan (4) program peningkatan kompetensi manajerial. 1. Rancangan dan analisis jabatan Rancangan dan analisis jabatan telah tertuang dalam Keputusan Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/14/YKPP/III/2008 tentang Statuta. Dalam statuta tersebut dijelaskan pada Bab V pasal 22 tentang Universitas yaitu : (1) Unsur pimpinan: Rektor, dan Wakil Rektor (2) Unsur pelaksana akademik: Fakultas, Jurusan, Pascasarjana, dan LPPM (3) Unsur pelaksana adminstrasi: Biro (4) Badan Penjaminan Mutu (5) Pusat Pengembangan dan Peningkatan Aktivitas Instruksional (P3AI) (6) Unsur penunjang: Unit Pelaksana Teknis, dan Laboratorium (7) Unsur-unsur lain: Dewan Penyantun, Senat Universitas, Senat Fakultas. Rancangan dan analisis jabatan juga tertuang dalam Keputusan Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/11/YKPP/III/2008 tentang Peraturan Kepegawaian Badan Pelaksana Pendidikan. Dalam Peraturan Kepegawaian tersebut dijelaskan: 74

40 Bab II Bab III Bab IV Bab V Bab VI : Penerimaan : Pendidikan dan Pelatihan : Penggunaan : Perawatan : Pemberhentian 2. Uraian tugas Uraian tugas masing-masing satuan kerja telah didefinisikan secara lengkap melalui Keputusan Ketua Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tenang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta. Dalam Organisasi dan Tata Kerja dijabarkan kedudukan, tugas pokok, dan fungsi masing-masing satuan kerja yaitu : Bab III Bab IV Bab V Bab VI Bab VII : Unsur pimpinan (Rektor dan para Wakil Rektor) : Badan Penjamian Mutu : Sekretaris Universitas : Unsur Pelaksana Administrasi : Unsur Pelaksana Teknis Universitas Bab VIII : Program Pascasarjana Bab IX Bab X Bab XI Bab XII : Fakultas : Lembaga Universitas : Unsur Kelengkapan Universitas/Fakultas : Mekanisme Hubungan Prosedur Kerja dan Tata Kerja 75

41 3. Prosedur kerja Prosedur kerja dilaksanakan dalam berbagai Standar Operating Prosedure (SOP), Manual Prosedur (MP) atau sebutan lain yang dimiliki oleh universitas dan satuan kerja. Prosedur kerja yang secara rutin menjadi acuan pada tata kelola universitas akan dijelaskan pada sub-subbab (Sistem audit internal). 4. Program peningkatan kompetensi manajerial Program peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan mendapat perhatian dan menjadi fokus dalam program peningkatan sumberdaya manusia karena merupakan investasi jangka panjang dan akan menjamin sustainabilitas universitas. Untuk menilai dan meningkatkan kompetensi, maka secara rutin dilakukan audit Penilaian Kinerja Pegawai dan Pejabatan Struktural yang hasilnya dilaporkan kepada Rektor untuk bahan evaluasi pembinaan sumberdaya manusia, khususnya melalui Rapat Pimpinan D yang dipimpin oleh Wakil Rektor bidang Administrasi Keuangan. Program peningkatan kompetensi manajerial yang sistematis telah direkam oleh Bagian Kepegawaian, bagi tenaga kependidikan antara lain disajikan pada tabel di bawah ini. No. Program Peningkatan Kompetensi Instansi Penyelenggara (1) (2) (3) 1. Latihan Pra Jabatan UPN Veteran Yogyakarta 2. Penataran Tata Naskah dan Tata Kearsipan Pendidikan dan Pelatihan Administrasi Umum (Diklat ADUM) Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV Pelatihan Tenaga Tata Usaha dan Administrasi Keuangan PTS di Kopertis Wil. V Pusat Pendidikan dan Latihan SDM Dephan RI Pusat Pendidikan dan Latihan SDM Dephan RI Pusat Pendidikan dan Latihan SDM Dephan RI Kopertis Wilayah V DIY 76

42 No. Program Peningkatan Kompetensi Instansi Penyelenggara (1) (2) (3) 6. Kursus Pemeliharaan Komputer Dephankam Pusat Pendidikan dan Latihan SDM Dephan RI 7. Basic Internet Course PT. Blue Net Training Division 8. Pelatihan MS Office Internet 9. Pelatihan Web Design 10. Kursus Operator Komputer 11. Computer Technician Pelatihan Angka Kredit Jabatan Dosen bagi PTS Kopertis Wilayah V Pelatihan Penjadwalan UPN Veteran Yogyakarta Pelatihan dan Pengisian Laporan Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) Lembaga Pendidikan SMILE group Lembaga Informatika Kejuruan Gama Informatika Pusat Pendidikan dan Latihan SDM Dephan RI Yayasan Technician Technology Kopertis Wilayah V DIY UPN Veteran Yogyakarta UPN Veteran Yogyakarta 15. Pelatihan Mengetik 10 Jari Biro Bina Ilmu Jakara Pelatihan Pelayanan Prima (Service Exellence) Pelatihan Manajemen dan Pelayanan Perpustakaan Pelatihan Tenaga Perpustakaan Perguruan Tinggi Kopertis Wilayah V DIY Sistem InformasiManajemen Perpustakaan (LYBSIS) Training of Trainers (TOT): Pemanfaatan Portal GARUDA dan Jurnal Online UPN Veteran Yogyakarta UGM Yogyakarta Kopertis Wilayah V DIY PT. Mandiri Solusi Informatika Forum Perpustakaan Perguruan Tinggi DIY 21. Dokumentasi Digital Perustakaan PT. Partner Imaji Solusindo 22. Workshop Penyusunan Manual Prosedur dan Instruksi Kerja bagi Pengelola Laboratorium dan Administrasi 23. Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) UPN Veteran Yogyakarta Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) 77

43 No. Program Peningkatan Kompetensi Instansi Penyelenggara (1) (2) (3) 24. Pelatihan Jurnalistik 25. Pelatihan Bidang Anggaran dan Keuangan Lembaga Pelathan Jurnalistik BERNAS Jogja Badan Penyelenggara UPN Veteran 26. Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tingkat Dasar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah RI 27. Bimbingan Teknis Perpajakan Nasional Lembaga Pendidik dan Pengkaji Pajak 28. Penataran Bendaharawan Departemen Keuangan RI Bimbingan Teknis Tata Cara Perhitungan dan Pelaporan Pajak Pelatihan Pembukuan Bendahara bagi Pengelola Bantuan Dana Pemerintah pada PTS di Lingkungan Kopertis Wilayah V Yayasan Bina Arta (Pendidikan Konsultan Pajak) Kopertis Wilayah V DIY 31. Pelatihan Kewrausahaan bagi Tenaga Administrasi LPPM UPN Veteran Yoyakarta 32. Pelatihan Tanaga Teknis Museum Dinas Kebudayaan Propinsi DIY Sedangkan program peningkatan kompetensi manajerial bagi dosen disajikan pada Tabel di bawah ini. No. Program Peningkatan Kompetensi Instansi Penyelenggara (1) (2) (3) 1. Pelatihan Peningkatan dan Pengembangan Mutu Pembelajaran (P3MP) P3AI UPN Veteran Yogyakarta Workshop metodologi Penelitian Kebumian, Ketahanan Pangan dan Lingkungan Pelatihan Training of Trainer (TOT) Pengadaan Barang dan Jasa LPPM UPN Veteren Yogyakarta Kementerian Pekerjaan Umum 4. Pelatihan Metodologi Penelitian untuk Meraih Hibah LPPM UPN Veteren Yogyakarta 5. Workshop Menjadi Reviewer LPPM UPN Veteren Yogyakarta 6. Workshop Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah LPPM UPN Veteren Yogyakarta 7. Outbond Management Training LPPM UPN Veteren Yogyakarta 78

44 No. Program Peningkatan Kompetensi Instansi Penyelenggara (1) (2) (3) 8. Workshop Kejuangan LPPM UPN Veteren Yogyakarta 9. Pengiriman studi lanjut Pascasarjana UGM, ITB, UI, Unair, dll. 10. Pelatihan Training of Trainer (TOT) bidang Jasa Kostruksi di DIY Pusat Pembinaan Kompetensi dan Pelatihan Konstruksi Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL Tipe B) Workshop Penyusunan Manual Prosedur dan Instruksi Kerja Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah di Jurnal Terakreditasi Workshop Penulisan Atikel Pengabdian kepada Masyarakat Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM UPN Veteran Yogyakarta Dirlitabmas Dirjen Dikti Dirlitabmas Dirjen Dikti 15. Workshop Enterpreunership P3AI UPN Veteran Yogyakarta 16. Awareness SPMI Kopertis Wilayah V DIY 17. Pelatihan SPMI UGM, IPB 18. Pelatihan Pengisian Borang Akeditasi BAN-PT C-Dev, UII, UMY, Dikti 19. Pelatihan Auditor Internal SPMI UGM 20. Awareness ISO 9001: Pelatihan Auditor Internal ISO 9001:2008 PT. Panji Konsultan Technology Services, UGM PT. Panji Konsultan Technology Services Desiminasi Hasil Kerja Perguruan Tinggi Sebagai Akuntabilitas Publik LPPM secara lembaga maupun dosen secara individu secara rutin melakukan desiminasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai media baik internal maupun eksternal yang didokumentasikan melalui UPT Perpustakaan pada htpp://repository.upnyk.ac.id. Secara internal desiminasi dilakukan melalui jurnal ilmiah berkala maupun prosiding seminar yang dilakukan di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, antara lain: (1) Jurnal Agrivet: ISSN

45 (2) Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi: ISSN X (3) Jurnal Tanah dan Air (Soil and Water Journal): ISSN (4) Jurnal Kebumian Teknologi Mineral: ISSN (5) Buletin Ekonomi: ISSN (6) Kajian Akuntansi: ISSN (7) Perspeksif Ekonomi: ISSN X (8) Jurnal Ilmu Komunikasi: ISSN (9) The Indonesian Journal of Communication Studies: ISSN X (10) Jurnal Paradigma: ISSN (11) Jurnal Studi Diplomasi Keamanan: ISSN (12) Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis: ISSN (13) Jurnal Eksergi: ISSN X (14) Jurnal Telematika: ISSN X (15) Jurnal Optimasi: ISSN (16) Jurnal Manajemen Bencana dan Lingkungan: ISSN X (17) Jurnal Hasil Penelitian UPN Veteran Yogyakarta: ISSN (18) Majalah Ilmiah Geologi Indonesia: ISSN (19) Prosiding Seminar Nasional Teknik Kimia KEJUANGAN: ISSN (20) Prosiding Seminar Nasional Ketahanan Pangan dan Enerji: ISBN (21) Prosiding Internasional on Agro-tourism Development: ISBN (22) Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI): ISBN

46 Secara eksternal desiminasi dilakukan melalui jurnal ilmiah berkala maupun prosiding seminar yang dilakukan di luar lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, antara lain: (1) International Journal of Innovation, Management and Technology. (2) International Journal of Information, and Communication Technology Research: ISSN (3) Jurnal EKUITAS: ISSN Akreditasi 11/DIKTI/Kep/2009. (4) Jurnal Public Relations Indonesia: ISSN (5) Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Berbasis Bahan Baku Lokal: ISBN (6) Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi untuk Pengembangan Kedelai Menuju Swasembada: ISBN (7) Prosiding International Conference on Sustainable Agriculture and Food Security: ISBN Diseminasi hasil kerja dikaitkan dengan pengelolaan universitasyang bertanggungjawab, maka telah diterbitkan Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/84a/V/2012 tentang Tim Pelaksana Penyusunan Laporan Semesteran/Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) ke Kopertis Wilayah V. Tim tersebut merupakan panitia adhoc yang memelihara, dan memutahirkan data setiap semester berjalan. Diseminasi juga diwujudkan dalam kegiatan Sosialisasi Penelitian LPPM UPN Veteran Yogyakarta. Diseminasi hasil kerja, khususnya kinerja manajemen, juga dilakukan melalui Laporan Wisuda Pascasarjana, Sarjana dan Diploma setiap triwulan maupun Laporan Tahunan melalui Dies Natalis setiap Desember yang menggambarkan secara komperhensif perkembangan universitas satu tahun terakhir dan dibagikan kepada undangan dan orangtua wisudawan. 81

47 Sistem Audit Internal Unit kerja yang bertanggung jawab atas sistem audit internal adalah Badan Penjaminan Mutu (BPM) sebagai unit kerja independen yang bertanggung jawab langsung kepada Rektor. Berdasakan Surat Keputusan Ketua YKPP Nomor: KEP/17YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta Bab IV pasal 10, BPM mempunyai tugas pokok dan fungsi sebagaimana disajikan pada sub-subbab (Struktur Organisasi). Sistem audit internal sudah ditetapkan dan dimplementasi melalui dokumen mutu Nomor: UPNVY-BPM tentang Panduan Pelaksanaan Penjaminan Mutu Akademik yang berisi antara lain: (1) Bab VII : Prosedur audit mutu akademik internal (2) Bab IX : Prosedur audit mutu penilaian dan publikasi internal (3) Bab X : Prosedur audit pengabdian kepada masyarakat (4) Bab XI : Prosedur audit mutu kerjasama (5) Bab XII : Prosedur evaluasi beban kerja dosen (6) Bab XIII : Prosedur audit kinerja manajemen (7) Bab XIV : Prosedur audit sumberdaya manusia (8) Bab XV : Prosedur audit keuangan internal (9) Bab XVI : Prosedur audit sarana dan prasarana (10) Bab XV : Prosedur evaluasi staf akademik Dokumen-dokumen atau instrumen survei yang selalu rutin dilaksanakan setiap semester dan/atau tahun telah mempunyai kriteria dan instrumen penilaian, dan ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor meliputi: (1) Nomor: SKEP/176/XII/2012 tentang Instrumen Tingkat Kepuasan Wisudawan UPN Veteran Yogyakarta. (2) Nomor: SKEP/191/XII/2011 tentang Instrumen Pengukuran Kepuasan Dosen Terhadap Manajemen UPN Veteran Yogyakarta. 82

48 (3) Nomor: SKEP/263/XII/2010 tentang Instrumen Pengukuran Kepuasan Tenaga Kependidikan UPN Veteran Yogyakarta. (4) Nomor: SKEP/14/I/2009 tentang Instrumen Audit Internal Kerjasama di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. (5) Nomor: SKEP/174/XII/2007 tentang Instrumen Audit Internal Keuangan UPN Veteran Yogyakarta. (6) Nomor: SKEP/181/I/2009 tentang Instrumen Audit Internal Penelitian dan Publikasi di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. (7) Nomor: SKEP/264/XII/2010 tentang Instrumen Pengukuran Kepuasan Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta. (8) Nomor: SKEP/182/XII/2009 tentang Instrumen Audit Internal Pengabdian kepada Masyarakat di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. Target Sistem Manajemen Mutu difokuskan pada dua hal yaitu bidang akademik dan bidang non-akademik, sehingga struktur organisasi BPM sesuai Surat Keputusan Ketua YKPP Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta susunan sebagai berikut. 83

49 Ketua Sekretaris Kelompok auditor akademik Tim monitoring proses pembelajaran Kelompok auditor non-akademik Auditor keuangan Auditor penelitian Auditor pengabdian kepada masyarakat Asesor LKD Dokumen-dokumen survei Auditor kerjasama Auditor AMAI Kapus Akademik Kapus. Non-akademik Kabid. penjaminan mutu proses pembelajaran Kabid. penjaminan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat Kabid. penjaminan mutu keuangan dan sarana prasarana Kabid. penjaminan mutu sumberdaya manusia Tim penjaminan mutu Fak/PPS Tim penjaminan mutu Prodi Struktur Organisasi Sistem Penjaminan Mutu BPM (Sumber: KEP/17/YKPP/III/2008) Kegiatan SPMI-PT, khususnya AMAI, masing-masing satuan kerja telah dievaluasi secara internal oleh 48 Auditor Internal (bidang akademik dan non-akademik) yang memiliki berlisensi (mendapat pelatihan sebagai auditor) dari UGM, IPB dan 84

50 lembaga kompeten lainnya. Masing-masing satuan kerja akan diaudit oleh 3 (tiga) auditor internal atau sesuai kebutuhan dan kompetensi dengan memegang azas fairness yaitu auditor tidak boleh mempunyai konflik kepentingan dengan auditee.kegiatan audit dan monitoring dilakukan enam bulan atau setahun sekali tergantung jenisnya. Untuk meningkatkan kepedulian terhadap SPMI, maka UPN Veteran Yogyakarta telah memberikan Program Hibah Kompetisi Internal (PHKI) sebesar 100 juta, yaitu program studi yang memiliki kinerja SPMI yang baik mendapat dana hibah 50 juta (terbaik pertama SPMI), 30 juta (terbaik kedua SPMI), dan 20 juta (terbaik ketiga SPMI) untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja SPMI. Berbagai kegiatan SPMI dilakukan sebagai bentuk quality assurance disajikan pada tabel di bawah ini. No. Kegiatan Audit Ruang Lingkup Tujuan Waktu (1) (2) (3) (4) (5) Akademik Monitoring Proses Pembelajaran Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) Audit Mutu Penelitian dan Publikasi Internal (AMPPI) Monitoring parameter standar mutu proses pembelajaran dan sub parameter terkait Mengecek hasil tindak lanjut AMAI tahun sebelumnya Memastikan keberadaan dokumen akademik dan mutu di Prodi Memastikan kesesuaian pelaksanaan standar mutu akademik Tindak lanjut hasil AMPPI Pelaksanaan kagiatan penelitian Mengetahui pelaksanaan penjaminan mutu akademik Memberi motivasi Timlak Penjaminan Mutu Akademik dan Fakultas Membangun komitmen bersama atas pelaksanaan penjaminan mutu Memastikan konsistensi pelaksanaan, pencapaian standar mutu akademik dan evaluasi standar mutu yang ditetapkan Surat Keputusan Rektor Mengecek tindak lanjut hasil AMPPI yang lalu Memastikan kesesuaian pelaksanaan kegiatan Penelitian dan Publikasi Januari dan Juli September Mei 85

51 No. Kegiatan Audit Ruang Lingkup Tujuan Waktu (1) (2) (3) (4) (5) dan publikasi LPPM Keberadaan dokumen mutu di LPPM dengan SPM-PT Mengecek keberadaan dokumen mutu 4. Audit Mutu Pengabdian kepada Masyarakat Internal (AMPMI) Tindak lanjut hasil audit mutu AMPMI Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di LPPM Keberadaan dokumen mutu Melakukan verifikasi Permintaan Tindakan Koreksi (PTK) yang lalu Memastikan kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan SPMI-PT Memastikan keberadaan dokumen mutu Memastikan kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan dokumen di LPPM Mei 5. Audit Mutu Kerjasama Memastikan keberadaan dokumen mutu Memastikan kesesuaian pelaksanaan kerjasama dengan peraturan Universitas. Menjamin kepatuhan, kepastian dan relevansi sesuai dokumen kerjasama. Mei Non-akademik 1. Audit Keuangan 2. Penilaian Kinerja Pegawai dan Pejabat Struktural Pelaksanaan PKRA Dokumen keuangan Prestasi kerja Ketaatan dan kedisiplinan Loyalitas Prakarsa Kerjasama dan komunikasi Kejujuran Tanggung jawab Kepemimpinan Kompetensi jabatan Mengetahui tingkat ketercapaian program kerja dan serapan anggaran serta kepatuhan terhadap indeks keuangan Mengetahui kinerja pegawai yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan karir pegawai dan pengembangan pegawai Juni- Agustus April- Mei 3. Laporan Kinerja Dosen (LKD) Pelaksanaan tridarma pergruan tinggi sesuai Mengetahui kinerja dosen sesuai beban kerja yang telah ditetapkan Januari- Februari dan Juli- Agustus 86

52 No. Kegiatan Audit Ruang Lingkup Tujuan Waktu (1) (2) (3) (4) (5) instrumen Kemendikbud 4. Rapor Kinerja Dosen (RKD) LKD Penilaian Persepsional Atatan (PA) Penilaian Persepsional Mahasiswa (PM) Membuat Rapor Kinerja Dosen (RKD) Januari- Februari dan Juli- Agustus 5. Penilaian Kepuasan Dosen terhadap Manajemen Kebijakan umum Kegiatan tridarma Kegiatan penunjang Mengetahui tingkat kepuasan dosen terhadap manajemen Maret- April 6. Penilaian Kepuasan Pegawai Kependidikan terhadap Manajemen Kebijakan umum Mengetahui tingkat kepuasan tenaga kependidikan terhadap manajemen Maret 7. Penilaian Kepuasan Mahasiswa Kegiatan akademik Fasiltas kampus Kegiatan pengembangan mahasiswa Pelayanan administrasi akademik Mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap manajemen Maret BPM sebagai unit quality assurance (QA) mempunyai kuwajiban untuk memastikan implementasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang dirancang dapat dicapai melalui serangkaian siklus Plan Do Check Action (PDCA), dimana saat ini telah memasuki siklus keenam dan mempunyai serangkaian kegiatan terstruktur. Secara umum struktur kegiatan audit dan monitoring: (1) Penerbitan Surat Perintah Rektor tentang kegiatan audit dan monitoring yang akan dilakukan. 87

53 (2) Mengadakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) atas kegiatan audit dan monitoring yang akan dilakukan, dan menjelaskan ruang lingkup dan tujuan audit. (3) Manajer audit menyusun daftar auditor dan jadwal pelaksanaan audit (harus mendapat persetujuan auditor dan auditee). (4) Melakukan desk evaluation atas dokumen berdasarkan laporan pencapaian target mutu semester gasal dan genap yang diajukan oleh auditee. (5) Pelaksanaan audit, menemukan ketidaksesuaian (Kts mayor, Kts minor, observasi Obs) dan pemeriksaan permintaan tindakan koreksi audit yang lalu. (6) Penyusunan laporan audit dari tim auditor. (7) Pelaporan pencapaian standar mutu akademik ke Rektor. (8) Masing-masing satuan kerja melakukan Rapat Tinjauan Manajemen atau sebutan lain (misal: rapat koordinasi teknis, rapat internal, dll) Sistem Audit Eksternal Evaluator eksternal SPMI-PT yang berkait dengan UPN Veteran Yogyakarta adalah lembaga akreditasi BAN-PT yang secara rutin sesuai siklusnya melakukan evaluasi atas program studi (baik ijin peyelenggaraan maupun akreditasi), dan institusi. Sampai saat ini, semua program studi di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta sudah memiliki ijin perpanjangan program studi, dan sudah memiliki akreditasi tanpa ada berstatus kadaluwarsa. Akreditasi institusi perguruan tinggi yang dimiliki juga masih berlaku sampai bulan Januari 2014, dan sudah dipersiapkan re-akreditasi enam bulan sebelum masa kadaluwarsa. UPN Veteran Yogyakarta juga berkemauan kuat untuk memasuki milestone baru dengan meningkatkan pengakuan sistem audit internal melalui penerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008. Komitmen implementasi Sistem 88

54 Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2008 dan IWA 2:2007 telah ditetapkan oleh top management untuk menjamin dan meningkatkan mutu secara berkelanjutan dan sebagai tindak lanjut bahwa UPN Veteran Yogyakarta sudah waktunya memasuki era SMM mengingat adanya sinerji dokumen antara SPMI, SPME dan ISO. Menindaklanjuti komitmen tersebut maka telah dilaksanakan Kerjasama (MoU) antara PT. Panji Teknologi Consultant Services sebagai konsultan dengan UPN Veteran Yogyakarta Nomor: 25/PKS/UPN/XII/2012 dan Nomor: PTS/158- PN/ISO/2012. Sedangkan sebagai lembaga sertifikasi manajemen mutu direncanakan dilakukan oleh PT. British Standard Institute (BSI) Jakarta. Evaluator eksternal juga dilakukan melalui Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/84a/V/2012 tentang Tim Pelaksana Penyusunan Laporan Semesteran/Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) yang menunjuk petugas masing-masing program studi sebagai pelaksana/penanggung jawab. Mengingat arti penting dokumen EPSBED, maka telah dibentuk tim adhoc yang khusus menangani input, update, perawatan dan pemutakhiran data EPSBED. Mengingat UPN Veteran Yogyakarta secara rutin memperoleh dana hibah dari pemerintah melalui Ditjen Dikti (PHK-A2, PHKI, dll.), maupun Kopertis Wilayah V DIY, maka secara rutin juga dilakukan audit internal melalui monitoring dan evaluasi dari lembaga pemerintah tersebut. Sebagaimana diketahui bahwa dalam hal-hal tertentu UPN Veteran Yogyakarta masih menggunakan dana APBN, maka secara rutin juga dilakukan monitoring dan evaluasi dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) dimana menurut peraturan Menhan Nomor: 08 tahun 2010, Irjen Kemhan mempunyai tugas pokok melakukan pengawasan dan pemeriksaan internal atas pengelolaan keuangan UPN Veteran, dan fungsi melaksanakan kegiatan audit, review, evaluasi, pemantauan, dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi dalam rangka memberikan keyakinan yang memadai bahwa kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan tolok 89

55 ukur yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien untuk mewujudkan tata kelola yang baik. Siklus evaluasi diawali dengan taklimat awal (tindaklanjut temuan tahun lalu), kegiatan pengawasan dan pemeriksaan, penyusunan temuan, dan ditutup dengan taklimat akhir. Saat ini sedang dipersiapkan pula evaluator eksternal melalui implementasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Uraian lebih detil tentang hal ini disajikan pada subbab 2.4. Sistem Penjaminan Mutu Sistem Penjaminan Mutu Keberadaan Manual Mutu Yang Mencakup Informasi Tentang Kebijakan, Pernyataan, Unit Pelaksana, Standar, Prosedur, SOP, Dan Tahapan Sasaran Mutu Perguruan Tinggi UPN Veteran Yogyakarta menjalankan Sistem Penjaminan Mutu secara bertahap berkelanjutan untuk memenuhi tuntutan stakeholder dan sepenuhnya sadar bahwa persiangan hanya dapat dimenangkan dengan memberikan mutu sesuai harapan stakeholder. Oleh sebab itu, telah dipersiapkan berbagai dokumen, peraturan, dan satuan kerja mengenai: (1) pernyataan mutu, (2) kebijakan mutu dan sasaran mutu, (3) unit pelaksana, (4) standar mutu, (5) prosedur mutu, (6) instruksi kerja, dan (7) pentahapan sasaran mutu. 1. Pernyataan mutu UPN Veteran Yogyakarta memilik pernyataan mutu bahwa Semua kegiatan pengelolaan universitas harus mempunyai Key Performance Indicator (KPI) yang memenuhi dan/atau melebihi standar mutu yang ditetapkan pemerintah. Pengertian Key Performance Indicator (KPI) saat ini adalah sebagaimana dimaksud dalam Instrumen Akreditasi BAN-PT. 90

56 2. Kebijakan mutu dan sasaran mutu Sebagaimana disebutkan di atas, telah disusun dokumen ISO 9001:2008 yang meliputi Manual Mutu, Prosedur Mutu, Instruksi Kerja, dan Formulir. Manual Mutu dengan kode MP-UPN-01 ini merupakan dasar penerapan Sistem Manajemen Mutu yang mengacu pada ISO Manual Mutu ini bertujuan memberikan panduan bagi seluruh jajaran sivitas akademika di UPN Veteran Yogyakarta untuk memahami, menghayati untuk kemudian mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 sehingga dapat merealisasikan Kebijakan Mutu dan mencapai Sasaran Mutu yang telah ditetapkan, dan kepuasan pelanggan (peserta didik, mahasiswa, dan pengguna lulusan) dapat tercapai. Dalam Manual Mutu disebutkan Kebijakan Mutu dan Sasaran Mutu: (1) Kebijakan Mutu UPN Veteran Yogyakarta adalah Mengelola Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME), dan Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) sebagai bentuk komitmen terhadap penyelenggaraan universitasyang terdepan di era global. (2) Sasaran Mutu UPN Veteran Yogyakarta adalah: Akreditasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) BAN-PT minimal B pada tahun Dari 23 Prodi yang diselenggarakan saat ini, minimal 50% terakreditasi BAN-PT dengan peringkat A dan tanpa peringkat C pada tahun Sistem Manajemen Mutu Memiliki Sertifikasi ISO 9001:2008 tahun Mahasiswa dan lulusan 91

57 Indek Kepuasan Mahasiswa (IKM) rata-rata minimal 3 (skala 1 sd. 5) pada tahun Indek Kepuasan Lulusan (IKL) rata-rata minimal 3 (skala 1 sd. 5) pada tahun Sumberdaya manusia Rapor Kinerja Dosen (RKD) rata-rata minimal 3 (skala 1 sd. 5) pada tahun Indek Prestasi Dosen (IPD) rata-rata minimal 3 (skala 1 sd. 5) pada tahun Sertifikasi Dosen Tetap 100% pada tahun Jenjang pedidikan dosen tetap minimal 30% berijazah doktor (S3) ada tahun Jabatan fungsional dosen tetap minimal 10% guru besar (profesor) ada tahun Layanan jenjang pendidikan Menyelenggaraan program doktor minimal satu program studi ada tahun Melengkapi dokumen-dokumen di atas, telah pula ditetapkan Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu sebagaimana disajikan pada sub-subbab (4. Standar mutu) 3. Unit pelaksana UPN Veteran Yogyakarta mempunyai unit pelaksana mutu yang terstruktur dan independen selevel Wakil Rektor yang bertanggung jawab langsung kepada Rektor sebagaimana dinyatakan melalui Keputusan Ketua Yayasan Nomor: KEP/17/YKPP/III/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPN Veteran Yogyakarta. 92

58 Untuk menjamin efektifitas unit penjamian mutu, maka di tingkat Fakultas dan Program Studi telah dibentuk Tim Pelaksanan Penjaminan Mutu yang dipimpin oleh Wakil Dekan I dan Sekretaris Program Studi melalui Surat Keputusan Rektor Nomor: SKEP/73/V/2010 tentang Tim Pelaksana Penjaminan Mutu Tingkat Fakultas dan Tingkat Program Studi Jenjang S-1 di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. Unit pelaksana mutu dijelaskan pada sub-subbab (Struktur Organisasi) dan Gambar tentang Struktur Organisasi UPN Veteran Yogyakarta, dan sub-subbab (Sistem Audit Internal) dan gambar tentang struktur organisasi penjaminan mutu BPM. 4. Standar mutu Menindaklanjuti pernyataan mutu, kebijakan mutu dan sasaran mutu di atas, maka UPN Veteran telah menetapkan standar mutu, sasaran mutu, dan capaian mutu yang sepenuhnya mengacu pada Buku III Pedoman Penyusunan Borang BAN- PT yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Rektor, dan menjadi fokus kegiatan AMAI yang dilakukan setiap tahun. Dokumen borang standar mutu, sasaran mutu, dan capaian mutu yang dikirimkan masing-masing Program Studi ke BPM akan menjadi desk evaluasi bagi auditor internal UPN Veteran Yogyakarta dan selanjutnya dilakukan audit pada masing-masing satuan kerja. Surat Keputusan standar mutu, sasaran mutu, dan capaian mutu disajikan pada tabel di bawah ini. No Nomor SKEP Tentang (1) (2) (3) 1. SKEP/140/X/2012 Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu Fakultas/Pengelola Program Studi Diploma di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta 2. SKEP/141/X/2012 Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu Prodi Diploma di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta 3. SKEP/142/X/2012 Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu 93

59 No Nomor SKEP Tentang (1) (2) (3) Fakultas/Pengelola Program Studi Sarjana di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta 4. SKEP/139/X/ SKEP/137/X/ SKEP/143/X/2012 Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu Program Studi Sarjana di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu Pengelola Program Studi Magister di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta Standar Mutu, Sasaran Mutu, dan Capaian Mutu Program Studi Magister di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta 5. Prosedur mutu Sebagaimana diketahui dokumen Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 terdiri dari Manual Mutu, Prosedur Mutu, Instruksi Kerja, dan Formulir. Dalam rangka mempersiapkan dokumen Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, maka telah disusun berbagai Prosedur Mutu yaitu (1) PM-BPM-01 : Pengendalian Dokumen dan Rekaman (2) PM-BPM-02 : Internal Audit (3) PM-BPM-03 : Pengendalian Pelayanan Tidak Sesuai (4) PM-BPM-04 : Permintaan Tindakan Perbaikan dan Pencegahan (5) PM-BPM-05 : Pedoman Rapat Tinjauan Manajemen (6) PM-BPM-06 : Monitoring Proses Pembelajaran 6. Instruksi kerja Sebagaimana disebutkan di atas, telah disusun dokumen ISO 9001:2008 yang meliputi Manual Mutu, Prosedur Mutu, Instruksi Kerja, dan Formulir. 94

60 Dalam rangka mempersiapkan dokumen Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008, maka telah disusun berbagai Instruksi Kerja sebagaimana disajikan pada tabel berikut : No. Satker Kode Dokumen Nama Dokumen (1) (2) (3) (4) 1. BPM IK-BPM-01 Pedoman Pengembangan Kurikulum 2. idem IK-BPM-02 Buka Tutup Progam Studi 3. idem IK-BPM-03 Pedoman Pengembangan Suasana Akademik 4. idem IK-BPM-04 Pedoman Penilaian Kinerja Sumberdaya Manusia 5. idem IK-BPM-05 Pedoman Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester 6. idem IK-BPM-06 Standar Pengarsipan 7. idem IK-BPM-07 Standar Penomoran Dokumen 8. idem IK-BPM-08 Daftar dokumen eksternal 9. idem IK-BPM-09 Daftar dokumen internal 10. Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan IK-BAAK-01 Penerimaan mahasiswa baru 11. idem IK-BAAK-02 Pra putus studi dan putus studi 12. idem IK-BAAK-03 Wisuda 13. idem IK-BAAK-04 Dispensasi penerimaan mahasiswa baru 14. idem IK-BAAK-05 Penanganan keluhan mahasiswa 15. idem IK-BAAK-06 Perkuliahan, penilaian hasil belajar dan monitoring 16. idem IK-BAAK-07 Pengukuran kepuasan mahasiswa dan lulusan 17. idem IK-BAAK-08 Penyusunan skripsi 18. Idem IK-BAAK-09 Pedoman kerja praktek 19. idem IK-BAAK-10 Penanganan soal ujian 20. idem IK-BAAK-11 Cuti akademik 95

61 No. Satker Kode Dokumen Nama Dokumen (1) (2) (3) (4) 21. idem IK-BAAK-12 Mahasiswa alih jenjang dan pindahan 22. Biro Umum IK-BUM-01 Pengebangan prasarana dan sarana 23. idem IK-BUM-02 Pedoma pembinaan pegawai 24. idem IK-BUM-03 Perencanaan kepegawaian 25. idem IK-BUM-04 Pengembangan sumberdaya manusia 26. idem IK-BUM-05 Pengembangan karier 27. idem IK-BUM-06 Pengadaan barang dan jasa 28. idem IK-BUM-07 Pemeriksaan dan penerimaan barang 29. Biro Kerjasama dan Komunikasi IK-BKK-01 Pedoman kerjasama 30. idem IK-BKK-02 Penulusuran alumni 31. LPPM IK-LPPM-01 Penelitian 32. idem IK-LPPM-02 Pengabdian kepada masyarakat Pengertian Instruksi Kerja dalam SMM ISO 9001:2008 mempunyai kesetaraan dengan pengertian Surat Keputusan, Manual Prosedur, Standar Operation Prosedure (SOP) maupun istilah lain. Oleh sebab itu, peraturan-peraturan yang tercantum pada Referensi dan tertulis pada dokumen borang dan evaluasi diri dapat dapat dipandang sebagai Instruksi Kerja. Selain hal tersebut, UPN Veteran Yogyakarta telah mempunyai Manual Prosedur di bidang sumber daya manusia yaitu: (1) Nomor: PEG-01 tentang Penerimaan Pegawai. (2) Nomor: PEG-02 tentang Pengangkatan Calon Pegawai Menjadi Pegawai Tetap. (3) Nomor: PEG-03 tentang Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP-3). 96

62 (4) Nomor: PEG-04 tentang Usulan Pengangkatan dan Kenaikan Jabatan Fungsional Dosen di Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta. (5) Nomor: PEG-05 tentang Usulan Kenaikan Pangkat (UKP). (6) Nomor: PEG-06 tentang Kenaikan Gaji Berkala (KGB). (7) Nomor: PEG-07 tentang Dosen Berprestasi UPN Veteran Yogyakarta. (8) Nomor: PEG-08 tentang Tenaga Kependidikan Berprestasi UPN Veteran Yogyakarta. (9) Nomor: PEG-09 tentang Usulan Tenaga Kependidikan Berprestasi Kopertis V DIY. (10) Nomor: PEG-11 tentang Satyalancana Karya Satya PNS Kemenhan DPK UPN Veteran Yogyakarta. (11) Nomor: PEG-12 tentang Ijin Nikah Pegawai UPN Veteran Yogyakarta. (12) Nomor: PEG-13 tentang Ijin Cerai Pegawai UPN Veteran Yogyakarta. (13) Nomor: PEG-14 tentang Pensiun PNS Kemenhan DPK UPN Veteran Yogyakarta. (14) Nomor: PEG-15 tentang Pensiun Pegawai Tetap Yayasan. (15) Nomor: PEG-16 tentang Studi Banding Kepegawaian. 7. Pentahapan sasaran mutu Pentahapan sasaran mutu tercakup dalam Surat Keputusan Rektor sebagaimana tercakup dan disajikan dalam sub-subbab (4. Standar mutu). Secara ringkas, pentahapan sasaran mutu dicapai dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Menetapkan butir dan deskripsi, bobot, dan standar mutu sebagaimana atau mengacu pada Buku III Pedoman Penyusunan Borang BAN-PT. (2) Menetapkan base line masing-masing Pengelola Program Studi dan Program Studi. 97

63 (3) Masing-masing Pengelola Program Studi dan Progam Studi menetapkan sasaran mutu pada TA 2013/2014, TA. 2014/2015, TA 2015/2016, dan seterusnya. (4) BPM melalui kegiatan AMAI menetapkan capaian mutu yang dikomparasikan dengan sasaran mutu masing-masing Pengelola Program Studi dan Program Studi. Dengan pentahapan sasaran mutu yang terus menerus setiap semester dengan mengacu kepada Buku III Pedoman Penyusunan Borang BAN-PT diharapkan setiap Program Studi sudah siap dalam menyusun dokumen akreditasi BAN-PT karena dokumen senantiasa dirawat dan dimutakhirkan setiap semester. Oleh sebab itu, diharapkan sasaran mutu akreditasi dari 23 Prodi yang diselenggarakan saat ini, minimal 50% terakreditasi BAN-PT dengan peringkat A dan tanpa peringkat C dapat dicapai pada tahun Implementasi Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Implementasi penjaminan mutu perguruan tinggi dilaksanakan melalui kegiatan audit, monitoring, dan menjaring persepsi stakeholder tentang mutu layanan manajemen sebagaimana dijelaskan pada Kegiatan Sistem Penjaminan Mutu Internal. Sedangkan untuk kegiatan Audit Mutu Akademik Internal (AMAI) telah dijelaskan pada sub sub bab Sistem Audit Internal. Implementasi penjaminan mutu di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta telah melalui serangkaian millstone untuk secara berkelanjutan mencapai posisi saat ini, yaitu (1) pembentukan Badan Penjaminan Mutu (BPM), (2) deklarasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi (SPMI-PT), (3) implementasi SPMI- PT, (4) Re-evaluasi implementasi SPMI-PT, dan (5) komitmen melaksanakan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: Pembentukan Badan Penjaminan Mutu (BPM) 98

64 Pembentukan Badan Penjaminan Mutu (BPM) yang mandiri menjadi kebijakan penting dan komitmen universitas untuk mendukung proses penjaminan mutu yang efektif. Oleh sebab itu diterbitkan Surat Keputusan Ketua BP UPN Veteran Nomor: Skep/206/XII/2005 tentang Badan Penjaminan Mutu Unversitas Pembangunan Nasional Veteran. Tujuan pembentukan BPM adalah dalam rangka memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan oleh UPN Veteran Yogyakarta sesuai kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholder). 2. Deklarasi SPMI-PT Deklarasi SPMI-PT di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta sebagai implementasi berkomitmen untuk melaksanakan SPMI-PT maupun Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) untuk mencapai penjaminan mutu (quality assurance) secara bertahap berkelanjutan dan memperoleh continuous improvement sebagaimana dicanangkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di dalam Higher Education Long Term Strategy (HEALTS) Menindaklanjuti hal tesebut, maka telah disosialisasikan penjaminan mutu dalam bentuk piagam Deklarasi Pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi di UPN Veteran Yogyakarta oleh Rektor pada tanggal 4 September 2006 sebagaimana di bawah ini. 99

65 3. Implementasi SPMI-PT Implementasi SPMI-PT dilakukan sebagai tindak lanjut deklarasi tersebut, maka sejak tanggal 4 September 2006 ditetapkan sebagai milestone implementasi SPMI-PT di UPN Veteran Yogyakarta dan mulai dipersiapkan berbagai Dokumen Mutu yang diperlukan. Untuk memperoleh pengakuan legal formal atas implementasi SPMI-PT, maka UPN Veteran Yogyakarta telah memperoleh hasil evaluasi Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Perguruan Tinggi 2008 dari Departemen Pendidikan Nasional Dirjen Dikti pada Desember Sebagaimana diketahui untuk mengevaluasi implementasi SPMI-PT, Direktorat Akademik telah melaksanakan Program Evaluasi Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal perguruan tinggi di Indonesia. Pada tahap tersebut evaluasi lebih dititikberatkan pada keberadaan dan kelengkapan dokumen sehingga bobot penilaian untuk implementasi lebih kecil. Pada bulan Agustus 100

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 152 TAHUN 2000 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS INDONESIA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 152 TAHUN 2000 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS INDONESIA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 152 TAHUN 2000 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS INDONESIA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA Menimbang : a. Bahwa untuk dapat berperan sebagai kekuatan moral yang

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 9 TAHUN 2009 TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk mewujudkan fungsi dan tujuan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2014 TENTANG PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGELOLAAN PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang:

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG PENDIRIAN, ORGANISASI, DAN TATA KERJA POLITEKNIK NEGERI TANAH LAUT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 17/MWA-IPB/2003 T E N T A N G ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 17/MWA-IPB/2003 T E N T A N G ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT PERTANIAN BOGOR KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 17/MWA-IPB/2003 T E N T A N G ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT PERTANIAN BOGOR MAJELIS WALI AMANAT INSTITUT PERTANIAN BOGOR Menimbang : a. bahwa Majelis Wali Amanat

Lebih terperinci

STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA

STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA STATUTA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) DWIMULYA 2010 0 PERATURAN KETUA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI DWIMULYA Nomor : 05/STIE-DM/X/2010 TENTANG STATUTA SEKOLAH

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

RENCANA STRATEGIS BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RENCANA STRATEGIS BADAN PEMERIKSA KEUANGAN 2006-2010 Sambutan Ketua BPK Pengelolaan keuangan negara merupakan suatu kegiatan yang akan mempengaruhi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dan bangsa

Lebih terperinci

PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK

PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK JOB DESCRIPTION PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KUNINGAN (STIKKU) Nama Jabatan : Pembantu Ketua I Bidang Akademik Unit Kerja Atasan : Ketua STIKes Kuningan (STIKKU) Rumusan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa untuk mewujudkan fungsi dan tujuan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA SALINAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk

Lebih terperinci

STANDAR AKADEMIK FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

STANDAR AKADEMIK FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA STANDAR AKADEMIK FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Revisi : - Tanggal : 24 Mei 2011 Dikaji ulang oleh : Pembantu Dekan Bidang Akademik Disetujui oleh : Dekan Fakultas Ekonomi i KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

PEDOMAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL

PEDOMAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PEDOMAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA JAKARTA 2007 KATA PENGANTAR Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya ( ) sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Indonesia,

Lebih terperinci

sehingga tonggak-tonggak capaian dalam bentuk strategi dan program ke arah pencapaian visi dan misinya dicapai secara berkesinambungan.

sehingga tonggak-tonggak capaian dalam bentuk strategi dan program ke arah pencapaian visi dan misinya dicapai secara berkesinambungan. RINGKASAN EKSEKUTIF Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) secara resmi berdiri pada tanggal 15 Februari 1961 berdasar Akte Notaris R Kadiman Nomor 62 tahun 1962, dengan nama Universitas Prof. Dr. Moestopo

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 17 TAHUN 2010 TENTANG PENGELOLAAN DAN PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA www.bpkp.go.id PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG KOMISI KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa

Lebih terperinci

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10

Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 Manual Mutu Sumber Daya Manusia Universitas Sanata Dharma MM.LPM-USD.10 DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 3 1.2 Tujuan 3 Halaman BAB 2 PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP

Lebih terperinci

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA

STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA STANDAR AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA ATMA JAYA I. VISI, MISI, DAN TUJUAN UNIVERSITAS A. VISI 1. Visi harus merupakan cita-cita bersama yang dapat memberikan inspirasi, motivasi, dan kekuatan

Lebih terperinci

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI (Permendikbud no 49/2014) Hotel Harris, Bandung, 18 Agustus 2014 Doktor (S3) Doktor (S3) Terapan 9 Magister (S2) Magister (S2) Terapan 8 7 Sarjana (S1) Diploma 4 (D4) 6 Fokus

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pembangunan nasional dalam bidang pendidikan

Lebih terperinci

Kebijakan Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi

Kebijakan Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Kebijakan Pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Ridwan Roy T, Deputi Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pertemuan Koordinasi Pengelolaan Insitusi Pendidikan Tinggi Tenaga Kesehatan,

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. PNS. Pokok- Pokok. Pembinaan.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. PNS. Pokok- Pokok. Pembinaan. No.175, 2009 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN PERTAHANAN. PNS. Pokok- Pokok. Pembinaan. PERATURAN MENTERI PERTAHANAN NOMOR 09 TAHUN 2009 TENTANG POKOK-POKOK PEMBINAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DEPARTEMEN

Lebih terperinci

Daftar Isi. Ka t a Pe n ga n ta r... i. Da ftar Isi... i i. Bab Area Standart Parameter Halaman

Daftar Isi. Ka t a Pe n ga n ta r... i. Da ftar Isi... i i. Bab Area Standart Parameter Halaman KATA PENGANTAR Buku Standar Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga disusun berdasarkan Buku Standar Akademik Universitas Airlangga. Ketentuan-ketentuan yang termuat didalamnya berisi ketentuan

Lebih terperinci

(SPMI) KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL. POLTEKKES KEMENKES SURABAYA Jl. Pucang Jajar Tengah No.56 Surabaya 2014

(SPMI) KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL. POLTEKKES KEMENKES SURABAYA Jl. Pucang Jajar Tengah No.56 Surabaya 2014 KEBIJAKAN MUTU SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) POLTEKKES KEMENKES SURABAYA Jl. Pucang Jajar Tengah No.56 Surabaya 2014 Dokumen Kebidajakan Mutu SPMI Poltekkes Kemenkes SBY_2014 1 POLTEKKES KEMENKES

Lebih terperinci

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

Dengan Persetujuan Bersama. DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA dan GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA PERATURAN DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA, Menimbang

Lebih terperinci

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1i6 TAHUN TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS MATARAM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 26 TAHUN 2015 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014

STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI Berdasarkan Permendikbud no. 49/2014 Standar yang diatur di lingkup DIKTI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN 1. Standar Kompetensi Lulusan 2. Standar Isi 3. Standar Proses 4.

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 58 TAHUN 2013 TENTANG BENTUK DAN MEKANISME PENDANAAN PERGURUAN TINGGI NEGERI BADAN HUKUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG

STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG STANDAR KEMAHASISWAAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG SPMI-UMP SM 03 09 PALEMBANG 2O13 Standar KEMAHASISWAAN 1 Standar Penilaian Pendidikan Sistem Penjaminan Mutu Internal

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: PER/220/M.PAN/7/2008 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR DAN ANGKA KREDITNYA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: PER/220/M.PAN/7/2008 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR DAN ANGKA KREDITNYA PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: PER/220/M.PAN/7/2008 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR DAN ANGKA KREDITNYA KEMENTERIAN NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2014 TENTANG KEINSINYURAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa keinsinyuran merupakan kegiatan penggunaan

Lebih terperinci

BUKU PEMBIMBINGAN AKADEMIK

BUKU PEMBIMBINGAN AKADEMIK BUKU PEMBIMBINGAN AKADEMIK UniversitasUbudiyah Indonesia Banda Aceh Indonesia 2014 VISI UNIVERSITAS Menjadi WORLD CLASS CYBER UNIVERSITY dalam penyelengaraan tridharma perguruan tinggii pada tahun 2025

Lebih terperinci

ANGGARAN RUMAH TANGGA YAYASAN GEDHE NUSANTARA BAB I NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN. Pasal 1

ANGGARAN RUMAH TANGGA YAYASAN GEDHE NUSANTARA BAB I NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN. Pasal 1 ANGGARAN RUMAH TANGGA YAYASAN GEDHE NUSANTARA BAB I NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN Pasal 1 1. Yayasan ini bernama Yayasan Gedhe Nusantara atau Gedhe Foundation (dalam bahasa Inggris) dan selanjutnya dalam Anggaran

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Nomor 2 Tahun 2014 tentang PEDOMAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS WIDYA DHARMA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Nomor 2 Tahun 2014 tentang PEDOMAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS WIDYA DHARMA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Nomor 2 Tahun 2014 tentang PEDOMAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN Rektor Universitas Widya Dharma Klaten Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI KEMENTERIAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI KEMENTERIAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI KEMENTERIAN NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG

PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10/Permentan/OT.140/3/2015 TENTANG PEDOMAN TUGAS BELAJAR DAN IZIN BELAJAR PEGAWAI NEGERI SIPIL LINGKUP PERTANIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2010 TENTANG PENDIDIKAN KEDINASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2010 TENTANG PENDIDIKAN KEDINASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2010 TENTANG PENDIDIKAN KEDINASAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang Mengingat : bahwa dalam rangka pelaksanaan

Lebih terperinci

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 536 TAHUN 2013 TENTANG

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 536 TAHUN 2013 TENTANG KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR TAHUN 0 TENTANG TENAGA KEPENDIDIKAN TETAP NON PNS UNIVERSITAS BRAWIJAYA REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN PEGAWAI NON PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA SATUAN KERJA KEMENTERIAN KESEHATAN YANG MENERAPKAN POLA PENGELOLAAN KEUANGAN

Lebih terperinci

PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL 2010/2011-2013/2014 STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN STANDAR

PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL 2010/2011-2013/2014 STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN STANDAR DARMA A PERSADA I UNIVERSITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2010/2011-2013/2014 UNIVERSITAS PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2010/2011-2013/2014 UNSADA/SPMI/STD/004 PENDIDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

Lebih terperinci

NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KRITERIA (NSPK) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) FORMAL DAN PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN/KOTA

NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KRITERIA (NSPK) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) FORMAL DAN PENDIDIKAN DASAR DI KABUPATEN/KOTA SALINAN LAMPIRAN I PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 20 TAHUN 2010 TANGGAL 31 AGUSTUS 2010 NORMA, STANDAR, PROSEDUR, DAN KRITERIA (NSPK) PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) FORMAL DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, SALINAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2014 TENTANG APARATUR SIPIL NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka pelaksanaan cita-cita

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2004 TENTANG KOMISI YUDISIAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Oleh: Tim Pengembang SPMI Ditjen Dikti, Kemdikbud

Oleh: Tim Pengembang SPMI Ditjen Dikti, Kemdikbud Kebijakan Nasional Sistem Penjaminan Mutu Eksternal atau Akreditasi Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi dan Permendikbud No. 87 Tahun 2014 Tentang Akreditasi Program Studi dan Perguruan

Lebih terperinci

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI

PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI PERATURAN ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA NOMOR : V TAHUN 2010 TENTANG TATA KERJA ORGANISASI IKATAN PERSAUDARAAN HAJI INDONESIA ------------------------------------------------------------------

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2013 TENTANG JABATAN

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN NOMOR PER.15/MEN/2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 41 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI PERANGKAT DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk penyelenggaraan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah ditetapkannya

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 84 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 84 TAHUN 2013 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 84 TAHUN 2013 TENTANG PENGANGKATAN DOSEN TETAP NON PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA PERGURUAN TINGGI NEGERI DAN DOSEN TETAP PADA PERGURUAN

Lebih terperinci

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK)

INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) INSTRUMEN EVALUASI MUTU INTERNAL (EMI)LEMBAGA PENDIDIKAN TENAGA KEPENDIDIKAN (LPTK) 1. STANDAR ISI 1.1. Kejelasan dan kelengkapan dokumen kebijakan tentang penyusunan dan pengembangan kurikulum Terdapat

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 46 TAHUN 2011 TENTANG PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa untuk

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG PENDIDIKAN KEDOKTERAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG PENDIDIKAN KEDOKTERAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2013 TENTANG PENDIDIKAN KEDOKTERAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa negara menjamin hak setiap warga negara

Lebih terperinci

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1

INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1 INSTRUMEN LAM AKREDITASI S1 1. STANDAR ISI 1.1. Adanya Standard Oprational Prosedure (SOP) dalam menjalankan semua Standar Isi Ada SOP, telah dijalankan dengan Surat Keputusan (SK) pimpinan perguruan,

Lebih terperinci

RENCANA OPERASIONAL SEKOLAH PASCASARJANA

RENCANA OPERASIONAL SEKOLAH PASCASARJANA RENCANA OPERASIONAL SEKOLAH PASCASARJANA R e n c a n a O p e r a s i o n a l S P S 2 0 1 3 2 0 2 3 H a l a m a n 0 d a r i 20 DAFTAR ISI PENGANTAR.. Pendahuluan.. 2 Tujuan dan Manfaat.. 3 Landasan Hukum

Lebih terperinci

Rubrik Beban Kerja Dosen

Rubrik Beban Kerja Dosen No Kegiatan Bukti Fisik I. Kinerja Bidang Pendidikan (Pendidikan & Penelitian) maks 9 40 orang mahasiswa selama 1 semester, 1 jam Kuliah pada tingkat SO (Diploma) dan S1 terhadap setiap tatap muka per

Lebih terperinci

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MATARAM NOMOR 1333/UN18/LK.00.04/2012 Tanggal 31 Januari 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KERJASAMA UNIVERSITAS MATARAM

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MATARAM NOMOR 1333/UN18/LK.00.04/2012 Tanggal 31 Januari 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KERJASAMA UNIVERSITAS MATARAM PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS MATARAM NOMOR 1333/UN18/LK.00.04/2012 Tanggal 31 Januari 2012 TENTANG PEDOMAN PENGELOLAAN KERJASAMA UNIVERSITAS MATARAM REKTOR UNIVERSITAS MATARAM, Menimbang: a. bahwa berdasarkan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2006 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2006 TENTANG PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 48 TAHUN 2006 TENTANG JABATAN WAJIB LAPOR KEKAYAAN DI LINGKUNGAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.10/MEN/2011 TENTANG IZIN BELAJAR BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

Pedoman Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan UNSIMAR Poso PJM

Pedoman Rekrutmen dan Seleksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan UNSIMAR Poso PJM Pusat Penjaminan Mutu Unsimar 1 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan karunia-nya pembuatan buku Pedoman Rekruitmen Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Universitas

Lebih terperinci

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa pemilihan umum secara langsung

Lebih terperinci

KEBIJAKAN NON AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA TAHUN 2007 2012 JAKARTA

KEBIJAKAN NON AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA TAHUN 2007 2012 JAKARTA KEBIJAKAN NON AKADEMIK UNIVERSITAS KATOLIK INDONESIA TAHUN 2007 2012 JAKARTA 2007 KATA PENGANTAR Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ) adalah sebuah universitas swasta yang didirikan pada tahun

Lebih terperinci

Proses Evaluasi. Keterbatasan mampuan Negara. imo Masyarakat PRUDEN

Proses Evaluasi. Keterbatasan mampuan Negara. imo Masyarakat PRUDEN Proses Evaluasi Keterbatasan mampuan Negara imo Masyarakat PRUDEN Kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang memiliki kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam satu jenis pendidikan akademik,

Lebih terperinci

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU BUKU PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU BUKU PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI LEMBAGA PENJAMINAN MUTU BUKU PEDOMAN MONITORING DAN EVALUASI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU 2013 SAMBUTAN REKTOR Sistem monitoring dan evaluasi diperlukan untuk menjamin agar strategi

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014 PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014 TENTANG KERJA SAMA PERGURUAN TINGGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 73/KEP/UDN-01/VII/2007. tentang STANDAR PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 73/KEP/UDN-01/VII/2007. tentang STANDAR PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 73/KEP/UDN-01/VII/2007 tentang STANDAR PROSES PEMBELAJARAN UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Rektor Universitas Dian Nuswantoro Menimbang : 1. bahwa proses

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SUMBAWA.

PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SUMBAWA. PERATURAN BUPATI SUMBAWA NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG RINCIAN TUGAS, FUNGSI DAN TATA KERJA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN KABUPATEN SUMBAWA. BUPATI SUMBAWA Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan

Lebih terperinci

BAB III ARAH STRATEGI DAN KEBIJAKAN

BAB III ARAH STRATEGI DAN KEBIJAKAN BAB III ARAH STRATEGI DAN KEBIJAKAN 3.1 Arah Strategi dan kebijakan Nasional Arah strategi dan kebijakan umum pembangunan nasional 2010-2014 adalah sebagai berikut: 1. Melanjutkan pembangunan mencapai

Lebih terperinci

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 4 5 Jln. Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo, Telp. 0435 821125-825424 Fax 821752

UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 4 5 Jln. Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo, Telp. 0435 821125-825424 Fax 821752 KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL RI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO 4 5 Jln. Jenderal Sudirman No.6 Kota Gorontalo, Telp. 0435 821125-825424 Fax 821752 KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO NOMOR:

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2005 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2005 TENTANG SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 27 TAHUN 2005 TENTANG PERSYARATAN DAN TATA CARA PERPANJANGAN BATAS USIA PENSIUN GURU BESAR DAN PENGANGKATAN GURU BESAR EMERITUS DENGAN

Lebih terperinci

BAB 14 PENCIPTAAN TATA PEMERINTAHAN

BAB 14 PENCIPTAAN TATA PEMERINTAHAN BAB 14 PENCIPTAAN TATA PEMERINTAHAN YANG BERSIH DAN BERWIBAWA Salah satu agenda pembangunan nasional adalah menciptakan tata pemerintahan yang bersih, dan berwibawa. Agenda tersebut merupakan upaya untuk

Lebih terperinci

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG,

PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, PERATURAN BUPATI SUBANG NOMOR : TAHUN 2008 TENTANG TUGAS POKOK DAN FUNGSI SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SUBANG BUPATI SUBANG, Menimbang : a. bahwa Sekretariat Daerah Kabupaten Subang telah dibentuk dengan

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG

SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG KEMENTERIAN SOSIAL RI BADAN PENDIDIKAN DAN PENELITIAN KESEJAHTERAAN SOSIAL SEKOLAH TINGGI KESEJAHTERAAN SOSIAL BANDUNG Jl. Ir. H. Juanda Nomor 367 Bandung 40135 Telepon (022) 2504838, 2501330 Fax. (022)

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG POLA KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG POLA KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 16 2013 SERI : E PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 16 TAHUN 2013 TENTANG POLA KARIR PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BEKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 RENCANA OPERASIONAL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Kode

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2004 TENTANG KEDUDUKAN PROTOKOLER DAN KEUANGAN PIMPINAN DAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa

Lebih terperinci

3. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2003 tentang Perubahan

3. Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2003 tentang Perubahan KEPUTUSAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 78 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN MENTERI AGAMA NOMOR 62 TAHUN 2OO9 TENTANG STATUTA SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI BATUSANGKAR DENGAN RAHMAT

Lebih terperinci

Kata-kata kunci: Sumber daya sekolah Sumber daya manusia Sumber daya fisik Sumber daya keuangan

Kata-kata kunci: Sumber daya sekolah Sumber daya manusia Sumber daya fisik Sumber daya keuangan Pengembangan Sumber Daya Sekolah Oleh: Ruswandi Hermawan Abstrak Sekolah memiliki sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuantujuan pendidikan. Sumber daya pendidikan di sekolah dapat dikelompokkan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DALAM NEGERI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa dengan telah ditetapkannya pembentukan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 80 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI, TUGAS, FUNGSI, WEWENANG, DAN TATA KERJA SEKRETARIAT JENDERAL BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM, SEKRETARIAT BADAN PENGAWAS PEMILIHAN

Lebih terperinci

PANDUAN P2M STANDAR PEMBIAYAAN PENGANTAR

PANDUAN P2M STANDAR PEMBIAYAAN PENGANTAR PENGANTAR Buku panduan standar pembiayaan ini dibuat dengan maksud dan tujuan untuk mengatur kebutuhan sarana fisik dan pengelolaan keuangan untuk kegiatan proses pembelajaran dan belanja pegawai di lingkungan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR

Lebih terperinci

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU INTERNAL

LEMBAGA PENJAMINAN MUTU INTERNAL KEBIJAKAN MUTU STIKes BTH TASIKMALAYA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU INTERNAL STIKes BTH TASIKMALAYAA TAHUN 2011 DAFTAR ISI Daftar Isi... BAB I. PENDAHULUAN A. Visi... B. Misi... C. Tujuan STIKes BTH... D. Tujuan

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2000 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2000 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 100 TAHUN 2000 TENTANG PENGANGKATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa sesuai dengan Pasal 17

Lebih terperinci

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Sumber Daya Manusia. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan 158 Profil Singkat BCA Laporan kepada Pemegang Saham Tinjauan Bisnis Pendukung Bisnis Sumber Daya Manusia Filosofi BCA membina pemimpin masa depan tercermin dalam berbagai program pelatihan dan pengembangan

Lebih terperinci

STATUTA ITB BH BEBERAPA PERATURAN ITB YANG PERLU DISIAPKAN BERKAITAN DENGAN BAB VII STATUTA ITB

STATUTA ITB BH BEBERAPA PERATURAN ITB YANG PERLU DISIAPKAN BERKAITAN DENGAN BAB VII STATUTA ITB STATUTA ITB BH BAB VII BENTUK DAN TATA CARA PENETAPAN PERATURAN Pasal 50 (1) Selain berlaku peraturan perundang-undangan, berlaku peraturan internal ITB. (2) Peraturan internal ITB sebagaimana dimaksud

Lebih terperinci

KEPUTUSAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3/K/I-XIII.2/7/2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PELAKSANA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

KEPUTUSAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3/K/I-XIII.2/7/2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PELAKSANA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN KEPUTUSAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3/K/I-X.2/7/2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PELAKSANA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA MEMUTUSKAN :

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA MEMUTUSKAN : UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2002 TENTANG SISTEM NASIONAL PENELITIAN, PENGEMBANGAN, DAN PENERAPAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

PERATURAN KERJA SAMA POLTEKKES KEMENKES SURABAYA

PERATURAN KERJA SAMA POLTEKKES KEMENKES SURABAYA PERATURAN KERJA SAMA POLTEKKES KEMENKES SURABAYA BAB I Pasal 1 Ketentuan Umum (1) Kerja sama Poltekkes Kemenkes Surabaya adalah kesepakatan antara Poltekkes Kemenkes Surabaya dengan perguruan tinggi dan

Lebih terperinci

XI. D O S E N A. DASAR HUKUM

XI. D O S E N A. DASAR HUKUM XI. D O S E N A. DASAR HUKUM 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian sebagaimana yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999. 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun

Lebih terperinci

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARAAN KEOLAHRAGAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARAAN KEOLAHRAGAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA www.bpkp.go.id PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2007 TENTANG PENYELENGGARAAN KEOLAHRAGAAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci