75 CAPAIAN PEMBELAJARAN/KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM PT

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "75 CAPAIAN PEMBELAJARAN/KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM PT"

Transkripsi

1 Rumpun 3- Sains Sosial HUBUNGAN INTERNASIONAL S1 75 CAPAIAN PEMBELAJARAN/KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM PT HUBUNGAN INTERNASIONAL S2 KESEJAHTERAAN SOSIAL S1 Rumpun 6. Ilmu Terapan: Keteknikan KESEJAHTERAAN SOSIAL S2 GLOSSARIES BIDANG KETEKNIKAN Rumpun 6. Ilmu Terapan: Bisnis DAN Komunikasi KESEJAHTERAAN SOSIAL S3 KETEKNIKAN D3 ADMINSITRASI BISNIS S1 PEMBANGUNAN SOSIAL S1 KETEKNIKAN D4 ADMINSITRASI BISNIS S3 PEMBANGUNAN SOSIAL S2 KETEKNIKAN S1 MANAJEMEN S1 PEMBANGUNAN SOSIAL S3 KETEKNIKAN S2 MANAJEMEN S3 POLITIK S1 KETEKNIKAN S3 HUBUNGAN MASYARAKAT S1 POLITIK S2 TEKNIK ELEKTRO S1 PERIKLANAN S1 POLITIK S3 TEKNIK ELEKTRO S2 JURNALISTIK S1 TEKNIK ELEKTRO S3 Rumpun 4- Sains Alam TEKNIK INDUSTRI S1 Rumpun 6. Ilmu Terapan: Ars dan Desain KIMIA D3 TEKNIK INDUSTRI S2 ARSITEKTUR S1 KIMIA S1 TEKNIK INDUSTRI S3 ARSITEKTUR S2 KIMIA S2 TEKNIK KIMIA S1 ARSITEKTUR S3 KIMIA S3 TEKNIK KIMIA S2 PROFESI ARSITEKTUR P FISIKA S1 TEKNIK KIMIA S3 FISIKA S2 TEKNIK LINGKUNGAN S1 Rumpun 6 Ilmu Terapan: Pendidikan FISIKA S3 TEKNIK LINGKUNGAN S2 S2 KEPENDIDIKAN (GURU) S1 BIOLOGI S1 TEKNIK LINGKUNGAN S3 S3 KEPENDIDIKAN (GURU) S2 BIOLOGI S2 TEKNIK MANUFAKTUR D3 KEPENDIDIKAN (GURU) S3 BIOLOGI S3 TEKNIK MANUFAKTUR S1 PENDIDIKAN (GURU) BAHASA INGGRIS S1 TEKNIK MANUFAKTUR S2 PENDIDIKAN (GURU) BAHASA INGGRIS S2 Rumpun 5- Ilmu Formal TEKNIK MEKATRONIKA D3 PENDIDIKAN (GURU) BAHASA INGGRIS S3 MATEMATIKA S1 TEKNIK PERKAPALAN S1 MATEMATIKA S2 TEKNIK PERKAPALAN S2 Rumpun 6. Ilmu Terapan: Kesehatan MATEMATIKA S3 TEKNIK PERKAPALAN S3 KEBIDANAN D3 STATISTIK S1 TEKNIK PERTAMBANGAN S1 KEPERWATAN D3 STATISTIK S2 TEKNIK PERTAMBANGAN S2 PROFESI NERS P STATISTIK S3 TEKNIK PERTAMBANGAN S3 NERS SPESIALIS SP1

2 DAFTAR PENJELASAN ISTILAH (GLOSSARRY) TERM Rekayasa (Engineering) DEFINISI Aktifitas untuk memenuhi kebutuhan atau mendapatkan hasil yang diharapkan melalui penerapan (aplikasi) matematika,sains alam, sains rekayasa, teknologi, dan teknik yang tersedia dengan memanfaatkan sumberdaya secara efisien dan mempertimbangkan resiko yang dihadapi. KBBI: rekayasa /re ka ya sa/ /rékayasa/ n 1 penerapan kaidah-kaidah ilmu dl pelaksanaan (spt perancangan, pembuatan konstruksi, serta pengoperasian kerangka, peralatan, dan sistem yg ekonomis dan efisien); 2 ki rencana jahat atau persekongkolan untuk merugikan dsb pihak lain: ia menjadi terdakwa krn -- yg dilakukan tetangganya; -- eksternal Man rekayasa yg bersangkutan dng hal-hal yg di luar; -- genetika rekayasa ilmu dl cabang biologi yg berhubungan dng prinsip keturunan dan variasi pd binatang dan tumbuhan jenis yg sama: --genetika memang telah berhasil membuka cakrawala baru dl dunia kedokteran; -- historis penerapan kaidah-kaidah ilmu sejarah dl pelaksanaan suatu pekerjaan atau proyek; -- internal Man rekayasa yg menyangkut bagian dalam; merekayasa /me re ka ya sa/ v melakukan rekayasa; menerapkan kaidah ilmu dl melaksanakan sesuatu: studi geologi regional pd umumnya dapat ~ rencana pengeboran air tanah secara lebih berhasil; perekayasa /pe re ka ya sa/ n orang yg merekayasa sesuatu; perekayasaan /pe re ka ya sa an/ n proses, cara, perbuatan merekayasa Teknologi Sesuatu yang dikreasi/dibuat untuk memudahkan hidup manusia atau untuk memenuhi

3 kebutuhan tertentu, meliputi juga infrastruktur yang diperlukan untuk melakukan aktifitas rekayasa KBBI: teknologi /tek no lo gi/ /téknologi/ n 1 metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan; 2 keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia; -- medis ilmu kedokteran yg menggunakan peralatan serta prosedur tertentu untuk membantu menemukan penyebab penyakit serta membantu pengobatannya; -- pendidikan Dik metode bersistem untuk merencanakan, menggunakan, dan menilai seluruh kegiatan pengajaran dan pembelajaran dng memperhatikan, baik sumber teknis maupun manusia dan interaksi antara keduanya, sehingga mendapatkan bentuk pendidikan yg lebih efektif; -- tinggi teknologi yg dianggap bertaraf tinggi dan belum ada teknologi yg menandingi kelebihannya Teknik (1) Teknik (2) Cabang ilmu yang berkaitan dengan penerapan (aplikasi) matematika, sains alam, sains rekayasa, dan teknologi untuk melaksanakan aktivitas rekayasa pada bidang yang dihadapi; memiliki arti yang sama dengan kata engineering di dalam konteks penggunaan penyebutan program studi di bidang rekayasa, misalnya: Industrial Engineering = Teknik Industri, Electrical Engineering = Teknik Elektro, dsb. Cara-cara praktikal, prosedur, atau metode sistematik untuk melaksanakan pekerjaan pada bidang yang spesifik KBBI teknik /tek nik/ /téknik/ n 1 pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yg berkenaan dng hasil industri (bangunan, mesin): sekolah --; ahli --; 2 cara (kepandaian dsb) membuat atau melakukan sesuatu yg berhubungan dng seni; 3 metode atau sistem mengerjakan sesuatu; Praktek teknikal Prinsip rekayasa Tindakan yang memerlukan ketrampilan atau pengetahuan spesifik Prinsip-prinsip yang diperlukan di dalam penerapan pengetahuan untuk melakukan aktifitas rekayasa; misalnya: perancangan, pembuatan, pengendalian, atau perawatan obyek

4 (produk atau komponen), proses, atau sistem Aktivitas rekayasa Masalah rekayasa (engineering problem) Masalah rekayasa kompleks (Complex engineering problem) Complex engineering activity Masalah rekayasa yang secara umum dapat didefinisikan (Broadly-defined engineering) problem Broadly-defined engineering activity technique Masalah rekayasa yang terdefinisi dengan jelas (Well-defined engineering problem) Well-defined engineering activity Meliputi (tetapi tidak terbatas kepada) perancangan; perencanaan; penyelidikan (pencarian sumber masalah) dan penyelesaian masalah; perbaikan (peningkatan) material, komponen, sistem, atau proses; pengoperasian dan perawatan peralatan, sistem, atau proses; manajemen proyek; penelitian; pengembangan; dan komersialisasi Masalah yang dapat diselesaikan melalui penerapan ketrampilan dan pengetahuan rekayasa (engineering knowledge and skills) Masalah rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya yang harus diselesaikan melalui penggunaan prinsip-prinsip rekayasa secara inovatif dengan pendekatan analitis berdasarkan pengetahuan mendalam tentang sains dan perancangan rekayasa Aktivitas rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya yang dilakukan melalui penggunaan prinsip-prinsip rekayasa secara inovatif dengan pendekatan analitis berdasarkan pengetahuan mendalam tentang sains dan perancangan rekayasa Masalah rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya dan harus diselesaikan melalui tindakan kreatif dengan menggunakan proses, material, atau cara-cara baru; serta dengan pengetahuan rinci tentang prinsip-prinsip prosedur dan metodologi terapan dengan penekanan kepada ketrampilan (kow-how) dan penerapan teknologi yang berkembang Aktivitas rekayasa yang melibatkan beragam sumberdaya dan melibatkan tindakan kreatif di dalam penggunaan proses, material, atau cara-cara baru; serta memerlukan pengetahuan rinci tentang prinsip-prinsip prosedur dan metodologi terapan dengan penekanan kepada ketrampilan (kow-how) dan penerapan teknologi yang berkembang Masalah rekayasa yang melibatkan sumberdaya yang terbatas dan harus diselesaikan melalui penggunaan proses dan material konvensional dengan cara-cara yang baru; serta dengan menggunakan pengetahuan teoritis yang terbatas tetapi membutuhkan pengetahuan praktikal (practical knowledge) yang mendalam Aktivitas rekayasa yang melibatkan sumberdaya yang terbatas dan penggunaan proses dan

5 material konvensional dengan cara-cara yang baru; serta memerlukan pengetahuan teoritis yang terbatas tetapi membutuhkan pengetahuan praktikal (practical knowledge) yang mendalam Standard Codes Sains rekayasa (engineering science) Panduan dan definisi teknikal yang berfungsi sebagai instruksi untuk perancang (designer), pembuat (manufacturer), pembangun (constructor), operator, atau pengguna peralatan Standard yang telah diadopsi oleh satu atau lebih lembaga pemerintah dan ditetapkan penggunaannya oleh hukum yang berlaku, atau telah ditetapkan untuk diikuti di dalam suatu kontrak bisnis Sains yang berakar dari sains alam dan matematika tetapi memiliki perluasan pengetahuan serta pengembangan model dan metode sehingga bisa diterapkan dan dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah rekayasa dan menjadi dasar bagi suatu bidang spesialisasi rekaysa DIPLOMA III (LEVEL 5 KKNI) VOKASIONAL KETEKNIKAN KEMAMPUAN KERJA (KETRAMPILAN KHUSUS) DIPLOMA IV (LEVEL 6 KKNI) Mampu menerapkan matematika, sains alam, dan prinsip rekayasa ke dalam prosedur dan praktek teknikal (technical practice) untuk menyelesaikan masalah rekayasa yang terdefinisi dengan jelas (welldefined) pada bidang spesialisasi yang dihadapi Mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah rekayasa yang terdefinisi dengan jelas (well-defined) menggunakan analisis data yang relevan dari codes, database dan referensi, serta memilih metode dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan, keselamatan publik, dan lingkungan Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa ke dalam prosedur, proses, sistem, atau metodologi rekayasa terapan untuk menyelesaikan masalah rekayasa umum (broadly-defined) Mampu mengidentifikasi, memformulasikan, melakukan penelusuran referensi/standar/codes/database, menganalisis, dan menyelesaikan masalah rekayasa umum menggunakan perangkat analisa untuk satu bidang spesialisasi dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial, dan lingkungan (environmental consideration)

6 Mampu merancang dan merealisasikan komponen, proses, dan bagian-bagian rancangan sistem well defined yang memenuhi kebutuhan spesifik dengan pertimbangan yang tepat terhadap masalah keamanan dan kesehatan kerja dan lingkungan Mampu melakukan pengujian dan pengukuran obyek kerja berdasarkan prosedur dan standar, menganalisa, menginterpretasi, dan menerapkan sesuai peruntukan Mampu menggunakan teknologi modern dalam melaksanakan pekerjaan Mampu merancang dan mewujudkan komponen, proses, peralatan, fasilitas atau instalasi, rancangan sistem rekayasa well defined, dan bagian-bagian rancangan sistem rekayasa broadly defined, yang memenuhi kebutuhan spesifik dengan pertimbangan yang tepat terhadap masalah keamanan dan kesehatan publik, kultural, sosial dan lingkungan dengan mengacu kepada metode dan standar industri Mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang mengacu kepada metode dan standar industri Mampu meningkatkan kinerja atau mutu suatu proses melalui pengujian, pengukuran obyek kerja, analisis, dan interpretasi data sesuai prosedur dan standar Mampu menggunakan teknologi modern dalam melaksanakan pekerjaan PENGUASAAN PENGETAHUAN Menguasai konsep teoretis secara umum sains alam, prinsip-prinsip rekayasa (engineering principles), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem, proses, produk atau komponen Menguasai konsep teoritis secara umum cara-cara pengujian dan pengukuran Menguasai konsep teoritis secara umum tentang metode penyelesaian masalah rekayasa, sumberdaya, perangkat IT, dan teknologi modern yang sesuai untuk menyelesaikan masalah rekayasa Menguasai konsep teoretis sains alam, aplikasi matematika rekayasa; prinsipprinsip rekayasa (engineering principles), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem, proses, produk atau komponen Menguasai prinsip dan teknik perancangan sistem, proses, produk, atau komponen menggunakan teknologi pada tataran praktikal (practical area) Menguasai konsep teoritis teknologi rekayasa yang diperlukan pada satu bidang spesialisasi

7 Menguasai pengetahuan tentang codes dan standard yang berlaku untuk penyelesaian masalah rekayasa Menguasai prinsip dan issue terkini dalam masalah ekonomi, sosial, ekologi secara umum Menguasai pengetahuan tentang teknik berkomunikasi Menguasai pengetahuan tentang perkembangan teknologi terbaru dan terkini; Menguasai prinsip dan tata cara kerja bengkel/studio dan kegiatan laboratorium, serta pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Menguasai pengetahuan tentang codes dan standard yang berlaku untuk penyelesaian masalah rekayasa Menguasai prinsip dan issue terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum Menguasai pengetahuan tentang teknik berkomunikasi Menguasai pengetahuan tentang perkembangan teknologi terbaru dan terkini; Menguasai pengetahuan prosedural dan operasional kerja bengkel/studio dan kegiatan laboratorium, serta pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

8 PROGRAM AKADEMIK KETEKNIKAN Sarjana (KKNI Level 6) Magister ( KKNI level 8) DOKTOR ( KKNI level 9) KEMAMPUAN KERJA (KETRAMPILAN KHUSUS) Mampu menerapkan matematika, sains, dan prinsip rekayasa (engineering principles) untuk menyelesaikan masalah rekayasa komples (complex engineering problem) Mampu menemukan sumber masalah rekayasa melalui proses penyelidikan, analisis, interpretasi data dan informasi berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa Mampu melakukan riset yang mencakup identifikasi, formulasi dan analisis masalah rekayasa Mampu merumuskan alernatif solusi untuk menyelesaikan masalah rekayasa kompleks dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration) Mampu merancang sistem, proses, dan komponen dengan pendekatan analitis dan Mampu memecahkan permasalahan rekayasa dan teknologi serta merancang sistem, proses dan komponen dengan memanfaatkan bidang ilmu lain (jika diperlukan) dan memperhatikan faktorfaktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan Mampu melakukan pendalaman atau perluasan keilmuan untuk memberikan kontribusi original dan teruji melalui riset secara mandiri Mampu memformulasikan ide-ide baru (new research question) dari hasil riset yang dilaksanakan untuk pengembangan teknologi Mampu mengadaptasi perubahan ilmu pengetahuan atau teknologi yang terjadi terhadap proses pelaksanaan dan substansi riset yang dihadapi Mampu mengembangkan pengetahuan dan/atau teknologi baru di dalam bidang keilmuannya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji Mampu memecahkan permasalahan rekayasa dan teknologi di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi atau transdisipliner dengan memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan Mampu mengkonseptualisasikan, merancang dan mengimplementasikan riset untuk menghasilkan pengetahuan, teknologi atau konsep baru dan terdepan yang bermanfaat

9 mempertimbangkan standar teknis, aspek kinerja, keandalan, kemudahan penerapan, keberlanjutan, serta memperhatikan faktor-faktor ekonomi, kesehatan dan keselamatan publik, kultural, sosial dan lingkungan (environmental consideration) Mampu memilih sumberdaya dan memanfaatkan perangkat perancangan dan analisis rekayasa berbasis teknologi informasi dan komputasi yang sesuai untuk melakukan aktivitas rekayasa Menguasai konsep teoretis sains alam, aplikasi matematika rekayasa; prinsip-prinsip rekayasa (engineering fundamentals), sains rekayasa dan perancangan rekayasa yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem, proses, produk atau komponen Menguasai prinsip dan teknik perancangan sistem, proses, atau komponen Menguasai prinsip dan issue terkini dalam ekonomi, sosial, ekologi secara umum. Menguasai pengetahuan tentang teknik komunikasi dan perkembangan teknologi terbaru dan terkini; PENGUASAAN PENGETAHUAN Menguasai teori sains rekayasa, rekayasa perancangan, metode dan teknik terkini yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem, proces, produk atau komponen Menguasai filosofi ilmu sains rekayasa, rekayasa perancangan, metode dan teknik terkini yang diperlukan untuk analisis dan perancangan sistem, proses, produk atau komponen Menguasai body of knowledge yang substansial dan terdepan melalui akuisisi pengetahuan yang sistematis pada bidang ilmu atau praktek profesi keinsinyuran

10 RUMPUN 3 SAINS SOSIAL PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika; c. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik; d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; f. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila; g. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan; h. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; i. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan; j. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. S1 PENGUASAAN PENGETAHUAN a. menguasai konsep teoretis ilmu politik khususnya tipe dan analisis hubungan internasional; b. menguasai kaidah dan prinsip geoekonomi, geopolitik, geostrategi dan geokultural, politik multikulturalisme, dan komunikasi politik; c. menguasai prinsip dan teknik komunikasi lintas budaya; d. menguasai pengetahuan tentang norma dan etika internasional, masyarakat, budaya dan politik negara-negara; e. menguasai minimal salah satu bahasa internasional, dan globalisasi informasi. a. mampu menganalisis persoalan global dan kebijakan dalam bidang ekonomi, politik, bisnis, dan sosial budaya di lembaga pemerintah maupun swasta; b. mampu melakukan bagian-bagian dari fungsi arbitrase, fasilitasi, atau mediasi dalam mengatasi konflik pada tataran nasional maupun global; c. mampu membangun hubungan masyarakat atau opini publik dan melakukan komunikasi lintas budaya; KETERAMPILAN KHUSUS S2 a. menguasai teori politik dan pengetahuan tentang keamanan global; b. mengusai teori resolusi konflik global; c. menguasai pengetahuan tentang bisnis internasional dan politik ekonomi internasional; d. menguasai konsep teoritis kosmopolitanisme; humanitarianisme; internasionalisme, dan isu-isu global kontemporer; e. menguasai konsep teoritis antropologi budaya dan studi kebudayaan (cultural studies). a. mampu menyusun kebijakan berdasarkan pada analisis aspek-aspek hubungan internasional, pertimbangan global, serta strategi perdamaian dan keamanan internasional; b. mampu melakukan negosiasi tingkat bilateral maupun multilateral dalm konteks perdamaian dan keamanan internasional.

11 d. mampu melakukan negosiasi tingkat bilateral maupun multilateral dalam konteks sosial dan bisnis internasional. KETERAMPILAN UMUM a. menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan/atau teknologi sesuai dengan bidang keahliannya; b. mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah untuk menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik seni serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir; c. mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis terhadap informasi dan data; d. mengelola pembelajaran secara mandiri; e. mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya. a. mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan bidang keahliannya melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni serta menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis. b. menyusun dan mengomunikasikan ide, hasil pemikiran dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan didasarkan pada etika akademik, melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas; c. mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni berdasarkan kajiananalisis atau eksperimental terhadap informasi dan data; d. mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian untuk menjamin kesahihan dan menghindarkan plagiasi; e. meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri; f. mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas; a. mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter atau multi disipliner. PROGRAM STUDI KESEJAHTERAAN SOSIAL SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika; c. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik; d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain;

12 f. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila; g. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan; h. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; i. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan; j. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. S1 S2 S3 PENGUASAAN PENGETAHUAN a. menguasai konsep teoritis pekerjaan sosial (social work theory), kesejahteraan sosial dan teori sosial (welfare theories dan social theories); b. menguasai prinsip-prinsip antropologi sosial, psikologi sosial, dan ekonomi; c. menguasai metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan metode penelitian aplikatif (action research); d. menguasai metode pekerjaan sosial untuk menangani masalah kesejahteraan sosial secara praksis. a. mampu mengidentifikasi masalah kesejahteraan sosial pada tingkat mikro (individu, keluarga dan kelompok kecil); b. mampu mengintervensi masalah kesejahteraan sosial tingkat mikro (individu, keluarga dan kelompok kecil); c. mampu menyajikan berbagai alternatif penanganan masalah kesejahteraan sosial di tingkat mikro untuk dapat berkontribusi dalam mengambil keputusan strategis; d. mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terkini untuk melakukan identifikasi dan intervensi masalah Menguasai teori-teori kesejahteraan sosial dan teori sosial yang relevan untuk melakukan intervensi masalah sosial pada tingkat mezzo. KETERAMPILAN KHUSUS a. mampu memetakan dan menganalisis masalah kesejahteraan sosial tingkat mezzo; b. mampu mengintervensi masalah kesejahteraan sosial tingkat mezzo; c. mampu menghasilkan kajian teoritis secara empiris terhadap teori-teori kesejahteraan sosial dan teori sosial lainnya yang relevan; d. mampu mengorganisir para pekerja sosial dan kelompok kerja untuk menangani masalah kesejahteraan sosial hingga tingkat mezzo; e. mampu mengelola riset dan membina laboratorium sosial /daerah binaan. menguasai filsafat teori kesejahteraan sosial dan teori sosial yang relevan untuk melakukan intervensi masalah sosial pada tingkat makro. a. mampu memperluas dan memperdalam teori kesejahteraan sosial baru melalui pendekatan multi dan transdisiplin; b. mampu mengintervensi masalah kesejahteraan sosial pada tingkat makro; c. mampu memberi kontribusi dalam penyusunan kebijakan kesejahteraan sosial pada tingkat makro.

13 kesejahteraan sosial; e. mampu menjadi pekerja sosial atau ahli terapi individu dan keluarga yang mengalami masalah kesejahteraan sosial. a. menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan/atau teknologi sesuai dengan bidang keahliannya; b. mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah untuk menghasilkan solusi, gagasan, desain, atau kritik seni serta menyusun deskripsi saintifik hasil kajiannya dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir; c. mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah di bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis terhadap informasi dan data; d. mengelola pembelajaran secara mandiri; e. mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya. KETERAMPILAN UMUM a. mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni sesuai dengan bidang keahliannya melalui penelitian ilmiah, penciptaan desain atau karya seni serta menyusun konsepsi ilmiah dan hasil kajiannya berdasarkan kaidah, tata cara, dan etika ilmiah dalam bentuk tesis. b. menyusun dan mengomunikasikan ide, hasil pemikiran dan argumen saintifik secara bertanggung jawab dan didasarkan pada etika akademik, melalui media kepada masyarakat akademik dan masyarakat luas; c. mengambil keputusan dalam konteks menyelesaikan masalah pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni berdasarkan kajiananalisis atau eksperimental terhadap informasi dan data; d. mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data hasil penelitian untuk menjamin kesahihan dan menghindarkan plagiasi; e. meningkatkan kapasitas pembelajaran secara mandiri; f. mengelola, mengembangkan dan memelihara jaringan kerja dengan kolega, sejawat di dalam lembaga dan komunitas penelitian yang lebih luas; a. menemukan atau mengembangkan teori/konsepsi/gagasan ilmiah, dan memberikan kontribusi pada pengembangan, serta pengamalan ilmu pengetahuan dan/atau teknologi di bidang keahliannya penelitian ilmiahberdasarkan metodologi ilmiah, pemikiran logis, kritis, sistematis, dan kreatif; b. menyusun disertasi hasil penelitian inter, multi atau transdisipliner yang telah dilakukan termasuk kajian teoritis dan/atau eksperimental dalam bidang keilmuan, teknologi, seni serta inovasi yang dihasilkannya; c. mempublikasikan hasil penelitian di bidang keilmuannya pada jurnal ilmiah yang terakreditasi dan berjuri, kecuali ada batasan khusus dari pemberi hibah penelitian yang mewajibkan pengamanan data dan hasil penelitian karena tingkat kerahasiaan yang tinggi, d. memilih penelitian yang tepat guna, terkini dan termaju dan memberikan kemaslahatan pada umat manusia melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner, untuk mengembangkan dan/atau menghasilkan penyelesaian masalah di bidang keilmuan, teknologi, seni, atau kemasyarakatan, berdasarkan hasil kajian tentang ketersediaan

14 g. mengidentifikasi bidang keilmuan yang menjadi obyek penelitiannya dan memposisikan ke dalam suatu peta penelitian yang dikembangkan melalui pendekatan inter atau multi disipliner. sumberdaya internal maupun eksternal. e. mengembangkan peta jalan penelitian dengan pendekatan inter, multi, atau transdisipliner, berdasarkan kajian tentang sasaran pokok penelitian serta kontelasinya dengan sasaran yang lebih luas f. menyusun dan mengkomunikasikan argumen dan solusi keilmuan, teknologi atau seni kepada masyarakat melalui media masa atau secara langsung kepada masyarakat, berdasarkan pandangan kritis atas fakta, konsep, prinsip, atau teori dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan etika akademik. g. menunjukkan kepemimpinan akademik dalam pengelolaan, pengembangan dan pembinaan sumberdaya serta organisasi yang berada dibawah tanggungjawabnya. h. mengelola, termasuk menyimpan, mengaudit, mengamankan, dan menemukan kembali data dan informasi hasil penelitian yang berada dibawah tanggung jawabnya. h. mengembangkan dan memelihara hubungan kolegial dan kesejawatan di dalam lingkungan sendiri atau melalui jaringan kerjasama dengan komunitas peneliti di luar lembaga. PROGRAM STUDI PEMBANGUNAN SOSIAL SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;

15 b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika; c. menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik; d. berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa; e. menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain; f. berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan pancasila; g. bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan; h. taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara; i. menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan; j. menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri. S1 S2 S3 PENGUASAAN PENGETAHUAN a. menguasai konsep-konsep dalam teori sosial (social theories) dan teori pembangunan (development theories); b. menguasai etika sosial dan prinsip-prinsip kemanusiaan; c. menguasai metoda survai (kuantitatif) dan metoda deskriptif interpretative (kualitatif), parametrik dan non-parametrik. a. mampu mengidentifikasi masalah sosial dan membuat pemetaan sosial berdasarkan sumber daya dan potensi wilayah; b. mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat (community based) sebagai basis penyusunan program aksi; c. mampu menyusun dan mengimplementasikan program aksi bersama pemangku kepentingan (organizing community) untuk menyelesaikan masalah sosial komunitas dalam proses perubahan sosial terencana; d. mampu merancang dan mengerjakan a. menguasai teori-teori sosial dan teori teori pembangunan; b. menguasai metoda penelitian sosial (kuantitatif dan kualitatif) dengan mengkombinasikan jenis data (kuantitatif dan kualitatif) dari teknik survey dan in-depth interview dengan pendekatan inter dan antar disiplin antara lain sosiologi, politik dan kebijakan publik. KETERAMPILAN KHUSUS a. mampu menyusun perencanaan sosial dan program aksi berbasis kebutuhan masyarakat, - bersama para pemangku kepentingan (pemerintah daerah, asosiasi bisnis dan organisasi sosial), untuk menyelesaikan masalah sosial dalam suatu perubahan sosial terencana; b. mampu memetakan dan merumuskan karakteristik dan nilai-nilai sosial dalam menyusun perencanaan sosial dan program aksinya; c. mampu merancang riset evaluasi dan mampu a. menguasai falsafah ilmu sosial, paradigm dalam teori sosial, teori pembangunan dan kesejahteraan; b. menguasai metodologi penelitian sosial (the philosophy of social research). a. mampu menyusun kebijakan sosial (social policy) untuk menyelesaikan masalah sosial dalam suatu perubahan sosial terencana; b. mampu mengembangkan pengetahuan (teori) baru dari fakta sosial yang ditemukan melalui penelaahan teori sosial atau pembangunan (theoretical discourse) secara kritis, menggunakan pendekatan inter, multi, dan transdisiplin ilmu antara lain ekonomi, budaya, hukum dan lingkungan; c. mampu mensintesis bagian-bagian dari teori sosial atau teori pembangunan tertentu.

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL SIKAP

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL SIKAP PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral,

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI S3 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP

PROGRAM STUDI S3 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP PROGRAM STUDI S3 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP

PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP PROGRAM STUDI S1 TEKNIK PERTANIAN DAN BIOSISTEM SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDIS1 TEKNIK KOMPUTER SIKAP

PROGRAM STUDIS1 TEKNIK KOMPUTER SIKAP PROGRAM STUDIS1 TEKNIK KOMPUTER SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral,

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INIDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INIDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INIDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI A. RUMUSAN SIKAP Setiap lulusan program pendidikan akademik, vokasi,

Lebih terperinci

PROGRAM DIPLOMA SATU, DIPLOMA DUA, DAN DIPLOMA TIGA DIPLOMA SATU DIPLOMA DUA DIPLOMA TIGA

PROGRAM DIPLOMA SATU, DIPLOMA DUA, DAN DIPLOMA TIGA DIPLOMA SATU DIPLOMA DUA DIPLOMA TIGA - 59 - SALINAN LAMPIRAN PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INIDONESIA NOMOR TAHUN 2015 TENTANG STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI A. RUMUSAN SIKAP Setiap lulusan program

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK MANUFAKTUR SIKAP

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK MANUFAKTUR SIKAP PROGRAM STUDI D3 TEKNIK MANUFAKTUR SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral,

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI SIKAP

PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI SIKAP PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan

Lebih terperinci

CAPAIAN PEMBELAJARAN BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

CAPAIAN PEMBELAJARAN BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR CAPAIAN PEMBELAJARAN BERBASIS KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR I. PROGRAM STUDI PGSD JENJANG SARJANA (S1) A. PROFIL Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD-Primary

Lebih terperinci

Rasional. Visi, Misi, dan Tujuan

Rasional. Visi, Misi, dan Tujuan Rasional Program Magister Pendidikan Fisika Pascasarjana UM diselenggarakan dengan beberapa dasar pemikiran. Di antara pemikiran tersebut adalah untuk 1) memenuhi minat dan memfasilitasi peningkatan karir

Lebih terperinci

DRAFT 2014 PANDUAN PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM PENDIDIKAN TINGGI

DRAFT 2014 PANDUAN PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM PENDIDIKAN TINGGI DRAFT 2014 PANDUAN PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM PENDIDIKAN TINGGI Disusun oleh Endrotomo Capaian Pembelajaran (learning outcomes): Capaian Pembelajaran (Learning Outcomes) kompetensi

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 MULTIMEDIA SIKAP

PROGRAM STUDI D3 MULTIMEDIA SIKAP PROGRAM STUDI D3 MULTIMEDIA SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan

Lebih terperinci

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG PERTANIAN SUB BIDANG PERTANIAN DESKRIPSI UMUM Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional dan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA SIKAP

PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA SIKAP PROGRAM STUDI S1 ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA SIKAP a. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. Menjunjung tinggi nilai

Lebih terperinci

PROGRAM STUDIS1 DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SIKAP

PROGRAM STUDIS1 DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SIKAP PROGRAM STUDIS1 DESAIN KOMUNIKASI VISUAL SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL SIKAP

PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL SIKAP PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN SIKAP

PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN SIKAP PROGRAM STUDI D3 TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERKEBUNAN SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

III. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR. A. Identitas Program Studi

III. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR. A. Identitas Program Studi III. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR A. Identitas Program Studi 1. NamaProgram Studi : Pendidikan Guru Sekolah Dasar 2. Izin Pendirian : 14904/D/T/K-N/2013 3. Status Akreditasi : B 4. Visi

Lebih terperinci

Lampiran SM UB. (1) Rumusan Capaian Pembelajaran minimal aspek keterampilan kerja

Lampiran SM UB. (1) Rumusan Capaian Pembelajaran minimal aspek keterampilan kerja (1) Rumusan Capaian Pembelajaran minimal aspek keterampilan kerja umum untuk lulusan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi adalah sebagai berikut. Lulusan pendidikan akademik pada: a. Program Diploma

Lebih terperinci

PROGRAM STUDID3 TEKNOLOGI LISTRIK SIKAP

PROGRAM STUDID3 TEKNOLOGI LISTRIK SIKAP PROGRAM STUDID3 TEKNOLOGI LISTRIK SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral,

Lebih terperinci

RAPIMNAS PII 10 Oktober 2016

RAPIMNAS PII 10 Oktober 2016 RENCANA PENYELENGGARAAN PS PPI UNIVERSITAS KATOLIK PARAHYANGAN JOHANNES ADHIJOSO TJONDRO RAPIMNAS PII 10 Oktober 2016 LEGALITAS DAN LEMBAGA PENGELOLA TENAGA PENGAJAR KERJASAMA DENGAN KEMENTRIAN TERKAIT

Lebih terperinci

V. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN FISIKA. A. Identitas Program Studi

V. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN FISIKA. A. Identitas Program Studi V. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN FISIKA A. Identitas Program Studi 1. NamaProgram Studi : Pendidikan Fisika 2. Izin Pendirian : Tanggal 11 Juli 1996 3. Status Akreditasi : B 4. Visi : Menjadi program studi

Lebih terperinci

Profil Lulusan Program Studi D3 Analis Farmasi dan Makanan. No Profil Lulusan Deskripsi Profil

Profil Lulusan Program Studi D3 Analis Farmasi dan Makanan. No Profil Lulusan Deskripsi Profil Profil Lulusan Program Studi D3 Analis No Profil Lulusan Deskripsi Profil 1 Pelaksana Pengelolaan Laboratorium Farmasi dan 2 Verifikator Proses Pemeriksaan Laboratorium Farmasi dan 3 Pelaksana Analisis

Lebih terperinci

S1 Akuntansi. Visi. Misi

S1 Akuntansi. Visi. Misi PAGE 1 FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI S1 Akuntansi Visi Menuju program studi tingkat sarjana yang berstandar internasional dengan tetap memperhatikan nilai-nilai lokal dalam mengembangkan

Lebih terperinci

I. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

I. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA I. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA A. Identitas Program Studi 1. NamaProgram Studi : PendidikanBahasa dan Sastra Indonesia 2. Izin Pendirian : 252/DIKTI/Kep/1996 3. Status Akreditasi

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 BUDIDAYA IKAN SIKAP

PROGRAM STUDI D3 BUDIDAYA IKAN SIKAP PROGRAM STUDI D3 BUDIDAYA IKAN SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan

Lebih terperinci

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PERATURAN PRESIDEN NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 5 ayat (3) Peraturan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDID3 REKAYASA PERANGKAT LUNAK APLIKASI SIKAP

PROGRAM STUDID3 REKAYASA PERANGKAT LUNAK APLIKASI SIKAP PROGRAM STUDID3 REKAYASA PERANGKAT LUNAK APLIKASI SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap relijius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D4REKAYASA SISTEM TRANSPORTASI JALAN SIKAP

PROGRAM STUDI D4REKAYASA SISTEM TRANSPORTASI JALAN SIKAP PROGRAM STUDI D4REKAYASA SISTEM TRANSPORTASI JALAN SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN (PERAWAT AHLI MADYA) SIKAP

PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN (PERAWAT AHLI MADYA) SIKAP PROGRAM STUDI D3 KEPERAWATAN (PERAWAT AHLI MADYA) SIKAP a. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; b. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

Profil Lulusan, Capaian Belajar, dan Bahan Kajian

Profil Lulusan, Capaian Belajar, dan Bahan Kajian Profil Lulusan, Capaian Belajar, dan Bahan Kajian a. Profil Lulusan 1. Perumus dan pelaksana hubungan untuk pemerintah (diplomat, staf kementerian luar negeri, staf pemerintah daerah, staf lembaga pemerintah

Lebih terperinci

PROGRAM STUDID4TEKNOLOGI REKAYASA PERANGKAT LUNAK SIKAP

PROGRAM STUDID4TEKNOLOGI REKAYASA PERANGKAT LUNAK SIKAP PROGRAM STUDID4TEKNOLOGI REKAYASA PERANGKAT LUNAK SIKAP a. Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 SENI KULINER SIKAP

PROGRAM STUDI D3 SENI KULINER SIKAP PROGRAM STUDI D3 SENI KULINER SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan

Lebih terperinci

DIAGRAM ALUR PENYUSUNAN KURIKULUM PT

DIAGRAM ALUR PENYUSUNAN KURIKULUM PT DIAGRAM ALUR PENYUSUNAN KURIKULUM PT Manajer Lini Pertama, dan atau Peneliti Pemula, dan atau Wirausahawan pemula PROFIL MANAJER LINI PERTAMA PENELITI MUDA WIRAUSAHAWAN MUDA DESKRIPSI PROFIL Bertanggung

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 SENI PENGOLAHAN PATISERI SIKAP

PROGRAM STUDI D3 SENI PENGOLAHAN PATISERI SIKAP PROGRAM STUDI D3 SENI PENGOLAHAN PATISERI SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,

Lebih terperinci

Panduan Penyusunan CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM STUDI

Panduan Penyusunan CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM STUDI Panduan Penyusunan CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM STUDI DIREKTORAT PEMBELAJARAN DAN KEMAHASISWAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2014 PENGANTAR I. Pendahuluan

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA Tanggal Penyusunan 29/01/2016 Tanggal revisi - Kode dan Nama MK KU064205 Sosiologi Pertanian SKS dan Semester SKS 2 Semester

Lebih terperinci

Capaian Pembelajaran (CP)

Capaian Pembelajaran (CP) B. Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran 1) Profil Lulusan dan Deskripsinya No Profil Lulusan Deskripsi Profil (daftar Tentang Kemampuan Lulusan Pada Profil Tersebut) 1 Peneliti Keolahragaan Peneliti

Lebih terperinci

PROGRAM STUDID3 SISTEM INFORMASI SIKAP

PROGRAM STUDID3 SISTEM INFORMASI SIKAP PROGRAM STUDID3 SISTEM INFORMASI SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap relijius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral,

Lebih terperinci

MATRIKS ANALISIS ELEMEN KOMPETENSI

MATRIKS ANALISIS ELEMEN KOMPETENSI MATRIKS ANALISIS ELEMEN KOMPETENSI NO RUMUSAN KOMPETENSi TO KNOW TO DO TO BE TO LIE TOGETHER 1 2 3 4 5 6 7 Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius; Menjunjung tinggi nilai

Lebih terperinci

IV. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

IV. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI IV. PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI A. Identitas Program Studi 1. NamaProgram Studi : Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini 2. Izin Pendirian : 1937/D/T/09 3. Status Akreditasi

Lebih terperinci

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PRODI: PASCASARJANA BUDIDAYA PERAIRAN FPIK-UB

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PRODI: PASCASARJANA BUDIDAYA PERAIRAN FPIK-UB KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PRODI: PASCASARJANA BUDIDAYA PERAIRAN FPIK-UB DESKRIPSI UMUM Sesuai dengan ideologi Negara dan budaya Bangsa Indonesia, maka implementasi sistem pendidikan nasional

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D4 AKUNTANSI PERPAJAKAN SIKAP

PROGRAM STUDI D4 AKUNTANSI PERPAJAKAN SIKAP PROGRAM STUDI D4 AKUNTANSI PERPAJAKAN SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,

Lebih terperinci

Langkah Menyusun CP pada KPT

Langkah Menyusun CP pada KPT Langkah Menyusun CP pada KPT Oleh : Tim KPT Langkah Menyusun CP (Capaian Pembelajaran) mencakup : 1. Menentukan Profil dari Program Studi 2. Menuliskan Deskripsi dari Profil 3. Menurunkan CP dengan rujukan

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN PENDIDKAN KESEHATAN MASYARAAT. Sabarinah Prasetyo, DR., dr., M.Sc. Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

PENGEMBANGAN PENDIDKAN KESEHATAN MASYARAAT. Sabarinah Prasetyo, DR., dr., M.Sc. Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia PENGEMBANGAN PENDIDKAN KESEHATAN MASYARAAT Sabarinah Prasetyo, DR., dr., M.Sc. Wakil Dekan I Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Disampaikan dalam Kongres Nasional Ikatan Ahli Kesehatan

Lebih terperinci

DESKRIPSI KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN KEDOKTERAN

DESKRIPSI KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA PENDIDIKAN KEDOKTERAN 7 LAMPIRAN PERATURAN KONSIL KEDOKTERAN INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA UNTUK PENDIDIKAN KEDOKTERAN DESKRIPSI UMUM DESKRIPSI KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA

Lebih terperinci

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEJURUAN

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH BALAI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEJURUAN Indonesian ualification Framework GATS & AFTA, UU SISDIKNAS, REGIONAL CONVENTIONS KESIAPAN INDONESIA MENERIMA INFLUX TENAGA KERJA ASING DALAM BERBAGAI JENJANG PEKERJAAN DI INDUSTRI/PERUSAHAAN REKOGNISI

Lebih terperinci

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D4 LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH SIKAP

PROGRAM STUDI D4 LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH SIKAP PROGRAM STUDI D4 LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,

Lebih terperinci

Disajikan oleh Endrotomo Tim KKNI dan SN DIKTI BELMAWA DIKTI

Disajikan oleh Endrotomo Tim KKNI dan SN DIKTI BELMAWA DIKTI Disajikan oleh Endrotomo Tim KKNI dan SN DIKTI BELMAWA DIKTI UUPT (UU DIKTI) no 12/2012 KKNI Perpres no 8/2012 PERGURUAN TINGGI PRODI PRODI SNPT (SN DIKTI) Permen no 49/2014 Penjenjangan Penyetaraan Deskripsi

Lebih terperinci

Tim Pengembang Kurikulum Pendidikan Tinggi. Direktorat Belmawa-Dikti

Tim Pengembang Kurikulum Pendidikan Tinggi. Direktorat Belmawa-Dikti Tim Pengembang Kurikulum Pendidikan Tinggi. Direktorat Belmawa-Dikti P3 UGM 2014 TAHAP PENYUSUNAN KPT Penentuan Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran (CP) Penyusunan Bahan Kajian Penyusunan Mata Kuliah

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 OPERASIONAL HOTEL SIKAP

PROGRAM STUDI D3 OPERASIONAL HOTEL SIKAP PROGRAM STUDI D3 OPERASIONAL HOTEL SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral

Lebih terperinci

PROFIL LULUSAN & CAPAIAN PEMBELAJARAN

PROFIL LULUSAN & CAPAIAN PEMBELAJARAN PROFIL LULUSAN & CAPAIAN PEMBELAJARAN JENJANG PROGRAM STUDI : D IV : AKUNTANSI MANAJEMEN PEMERINTAHAN A. VISI Menjadi Program Studi yang unggul dan terdepan dalam bidang akuntansi manajemen pemerintahan

Lebih terperinci

PENGETAHUAN/BAHAN KAJIAN RUMUSAN SIKAP DAN KETRAMPILAN LULUSAN 2 SIKAP 5 KETRAMPILAN UMUM 8 KETRAMPILAN KHUSUS. Bidang kajian.

PENGETAHUAN/BAHAN KAJIAN RUMUSAN SIKAP DAN KETRAMPILAN LULUSAN 2 SIKAP 5 KETRAMPILAN UMUM 8 KETRAMPILAN KHUSUS. Bidang kajian. RUMUSAN SIKAP DAN Bidang kajian PENGETAHUAN/BAHAN KAJIAN Bidang kajian Bidang kajian Bidang kajian Ciri PT KETRAMPILAN LULUSAN 1 2 SIKAP 3 4 5 KETRAMPILAN UMUM 6 7 8 KETRAMPILAN KHUSUS 9 10 Besarnya sks

Lebih terperinci

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI UNIVERSITAS GUNADARMA Tanggal Penyusunan 29/01/2016 Tanggal revisi - Kode dan Nama MK KA064320 Bioteknologi Tanaman SKS dan Semester SKS 3 Semester

Lebih terperinci

KURIKULUM YANG MEMENUHI KEBUTUHAN STAKEHOLDER

KURIKULUM YANG MEMENUHI KEBUTUHAN STAKEHOLDER KURIKULUM YANG MEMENUHI KEBUTUHAN STAKEHOLDER UUPT (UU DIKTI) no 12/2012 KKNI Perpres no 8/2012 PERGURUAN TINGGI PRODI PRODI SNPT (SN DIKTI) Permen no 49/2014 Penjenjangan Penyetaraan Deskripsi KURIKULUM

Lebih terperinci

A. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN JENJANG STRATA SATU (S1) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI (PBIO)

A. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN JENJANG STRATA SATU (S1) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI (PBIO) 10. JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI (PBIO) A. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN JENJANG STRATA SATU (S1) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI (PBIO) 1. Profil Lulusan: Profil utama lulusan Program Studi Pendidikan Biologi

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI D3 TATA HIDANG SIKAP

PROGRAM STUDI D3 TATA HIDANG SIKAP PROGRAM STUDI D3 TATA HIDANG SIKAP a. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral dan

Lebih terperinci

CAPAIAN PEMBELAJARAN DAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA

CAPAIAN PEMBELAJARAN DAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA CAPAIAN PEMBELAJARAN DAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA ASOSIASI PROGRAM STUDI BAHASA DAN SASTRA INDONESIA 2014 PENDAHULUAN Pendidikan dipandang sebagai sarana strategis untuk

Lebih terperinci

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DESKRIPTOR KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG KEDOKTERAN ( Review 270510) - Draft LEVEL DESKRIPTOR HASIL PEMBELAJARAN (Learning Outcomes) 6 (S1) Mampu memanfaatkan IPTEKS dalam bidang keahliannya

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU AKADEMIK INTERNAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG PENYUSUN: TIM BPMI UNP UNIVERSITAS NEGERI PADANG

MANUAL PROSEDUR IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU AKADEMIK INTERNAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG PENYUSUN: TIM BPMI UNP UNIVERSITAS NEGERI PADANG MANUAL PROSEDUR IMPLEMENTASI PENJAMINAN MUTU AKADEMIK INTERNAL UNIVERSITAS NEGERI PADANG PENYUSUN: TIM BPMI UNP UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2015 9. Kesadaran akan pentingnya belajar seumur hidup dan kemampuan

Lebih terperinci

Profil Lulusan Program Studi Sosiologi FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA LAPORAN

Profil Lulusan Program Studi Sosiologi FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA LAPORAN Profil Lulusan Program Studi FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS UDAYANA LAPORAN BADAN PENJAMIN MUTU UNIVERSITAS UNIVERSITAS UDAYANA 2012 KATA PENGANTAR Atas berkah dan rahmat-nya, Tuhan

Lebih terperinci

DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN KERJA SAMA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2014

DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN KERJA SAMA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2014 DIREKTORAT KELEMBAGAAN DAN KERJA SAMA DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2014 FORMULIR 5 PENGAJUAN IJIN PENYELENGGARAAN PROGRAM STUDI DOKTOR DAN PROGRAM STUDI DOKTOR

Lebih terperinci

KOMPETENSI SARJANA BIOLOGI

KOMPETENSI SARJANA BIOLOGI KOMPETENSI SARJANA BIOLOGI Bambang Irawan Program Studi Biologi, FST, Universitas Airlangga, SURABAYA Disampaikan di Pertemuan KOBI di UIN ALAUDDIN, MAKASAR Tanggal 25 Agustus, 2016 PENGANTAR Kompetensi

Lebih terperinci

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS) KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI Jalan Semarang 5, Malang 65145, Telepon: (0341) 562-180

Lebih terperinci

PANDUAN PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM STUDI

PANDUAN PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM STUDI PANDUAN PENYUSUNAN CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN PROGRAM STUDI TIM KKNI BELMAWA DIKTI 2014 Disajikan oleh: Dr.Ir. Ahmad Rifandi, MSc. Cert. IV Visi keilmuan Bidang keilmuan program studi Bidang kerja/ Profil

Lebih terperinci

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT)

Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang. Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Rancangan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi 2013

Lebih terperinci

BERITA ACARA RAPAT PLENO MENGKAJI KESESUAIAN LEARNING OUTCOME (LO) DENGAN VISI MISI DAN KKNI

BERITA ACARA RAPAT PLENO MENGKAJI KESESUAIAN LEARNING OUTCOME (LO) DENGAN VISI MISI DAN KKNI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK INDUSTRI BIDANG MINAT TEKNIK KIMIA Jl. Mayjen Haryono 167, Malang 65145, Indonesia Telp. : +62-341-587710, pswd

Lebih terperinci

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI SESUAI KKNI

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI SESUAI KKNI KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI SESUAI KKNI sp_mursid@yahoo.co.id Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Fakta : Populasi Industri terbesar ada di Jawa

Lebih terperinci

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA vocational education providers

POLITEKNIK NEGERI JAKARTA vocational education providers POLITEKNIK NEGERI JAKARTA vocational education providers I. Sejarah Politeknik Negeri Jakarta Politeknik Negeri Jakarta, awal berdirinya bernama Politeknik Universitas Indonesia (SK Dirjen Dikti Nomor

Lebih terperinci

Visi, Misi dan Tujuan

Visi, Misi dan Tujuan Visi, Misi dan Tujuan FAKULTAS PERTANIAN MALANG 2011 Visi, Misi dan Tujuan Kode Dokumen : 0040001000 Revisi : 4 Tanggal : 6 Juni 2011 Diajukan oleh : Dekan ttd Prof. Ir.Sumeru Ashari,M.Agr.Sc.,Ph.D Dikendalikan

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 09 / PRT / M / 2013

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 09 / PRT / M / 2013 PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 09 / PRT / M / 2013 TENTANG PERSYARATAN KOMPETENSI UNTUK SUBKUALIFIKASI TENAGA AHLI DAN TENAGA TERAMPIL BIDANG JASA KONSTRUKSI MENTERI PEKERJAAN UMUM, Menimbang

Lebih terperinci

Usulan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri Berbasis KKNI

Usulan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri Berbasis KKNI Usulan Kurikulum Inti Program Studi Teknik Industri Berbasis KKNI Badan Kerja Sama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri Indonesia (BKSTI) Yogyakarta, 15 September 2012 Pembahasan Apakah KKNI

Lebih terperinci

Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran C. Sosiologi Satuan Pendidikan : SMA/MA Kelas : X (sepuluh) Kompetensi Inti : KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab,

Lebih terperinci

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS) KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI Jalan Semarang 5, Malang 65145, Telepon: (0341) 562-180

Lebih terperinci

KURIKULUM UNNES 2015

KURIKULUM UNNES 2015 KURIKULUM UNNES 2015 (SESUAI SN DIKTI BERCIRI KONSERVASI) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI JENJANG S1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2015 Kurikulum Unnes 2015 Sesuai SN Dikti Berciri Konservasi

Lebih terperinci

PROFIL LULUSAN & CAPAIAN PEMBELAJARAN

PROFIL LULUSAN & CAPAIAN PEMBELAJARAN PROFIL LULUSAN & CAPAIAN PEMBELAJARAN JENJANG PROGRAM STUDI : D III : AKUNTANSI A. VISI Menjadi Program Studi D3 Akuntansi unggulan di bidang akuntansi melalui keterpaduan pengetahuan, keterampilan dan

Lebih terperinci

Peran Institusi Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Homecare. Oleh : Ns. WITRI HASTUTI, M.Kep

Peran Institusi Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Homecare. Oleh : Ns. WITRI HASTUTI, M.Kep Peran Institusi Pendidikan dalam Pengembangan Kurikulum Homecare Oleh : Ns. WITRI HASTUTI, M.Kep INSTITUSI PENDIDIKAN PERAWAT INDONESIA 600 jenjang D3 Kep 300 jenjang S1 Kep + Ners Program Magister BACKGROUND

Lebih terperinci

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PERKULIAHAN SEMESTER (RPS) KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM) FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM JURUSAN BIOLOGI Jalan Semarang 5, Malang 65145, Telepon: (0341) 562-180

Lebih terperinci

Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI. Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013

Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI. Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013 Alternatif Penyusunan Kurikulum Mengacu pada KKNI Dipresentasikan oleh Liliana Sugiharto 2013 ISI PERATURAN DAN KETENTUAN TENTANG KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI 1. Pergeseran paradigma ke konsep KBK (Kepmendiknas

Lebih terperinci

Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi Fakultas MIPA

Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi Fakultas MIPA Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi Fakultas MIPA UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2010 Visi, Misi dan Tujuan Jurusan Biologi, Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Kode Dokumen : 00901 01000 Revisi : 0 Tanggal

Lebih terperinci

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk)

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) 1 PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI (PPAk) FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI 2 PENGERTIAN UMUM Program Pendidikan Profesi Akuntansi USAKTI (PPA FE - USAKTI) adalah program pendidikan

Lebih terperinci

Matriks Perubahan Pasal-Pasal dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

Matriks Perubahan Pasal-Pasal dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi Lampiran Surat Nomor : 390 / B / HK / 2015 Tanggal : 07 September 2015 Matriks Perubahan Pasal-Pasal dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi No Permendikbud No.

Lebih terperinci

Standar Kompetensi Lulusan

Standar Kompetensi Lulusan Standar Kompetensi Lulusan  Standar kompetensi inti sarjana teknik sipil FT UNS Standar kompetensi lulusan JTS FT UNS yang ditetapkan adalah: - Kemampuan menerapkan matematika, sains dan ilmu dasar civil

Lebih terperinci

MANUAL PROSEDUR BAB I PENDAHULUAN

MANUAL PROSEDUR BAB I PENDAHULUAN MANUAL PROSEDUR BAB I PENDAHULUAN 1. Manual Prosedur (MP) Universitas Janabadra (UJB) ini merupakan panduan bagi fakultas, jurusan, bagian dan program studi dalam melaksanakan sistem penjaminan mutu akademik.

Lebih terperinci

KOMPETENSI PENDIDIKAN BIDANG PSIKOLOGI. Disusun oleh Kolokium Psikologi Indonesia

KOMPETENSI PENDIDIKAN BIDANG PSIKOLOGI. Disusun oleh Kolokium Psikologi Indonesia KOMPETENSI PENDIDIKAN BIDANG PSIKOLOGI Disusun oleh Kolokium Psikologi Indonesia 3.1. PENDIDIKAN PSIKOLOGI Berdasarkan hasil rumusan Kolokium Psikologi Indonesia dan dikuatkan dengan pengesahan dari Direktorat

Lebih terperinci

Sosialisasi Capaian Pembelajaran Lulusan Biologi Level 6, 8, 9 dan Profesi Biologi (Level 7)

Sosialisasi Capaian Pembelajaran Lulusan Biologi Level 6, 8, 9 dan Profesi Biologi (Level 7) Sosialisasi Capaian Pembelajaran Lulusan Biologi Level 6, 8, 9 dan Profesi Biologi (Level 7) Dr. Rodiyati Azrianingsih Dr. Yulia Sistina Pertemuan KOBI, 25 Agustus 2016 UIN Alauddin Makasar Capaian Pembelajaran

Lebih terperinci

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI. : Pendidikan Agama Islam (PAI)

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI. : Pendidikan Agama Islam (PAI) Halaman... 1 A. IDENTITAS PROGRAM STUDI Program Studi Fakultas Perguruan Tinggi : Pendidikan Agama (PAI) : Agama : Universitas Wiralodra Indramayu Nomor SK pendirian Progam Studi : 203 Tahun 1991 Tanggal

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FKIP UNIVERSITAS SRIWIJAYA TAHUN 2014 A. VISI Visi Program Studi Pendidikan Fisika: Menghasilkan tenaga

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Doktor Teknik Fisika

Dokumen Kurikulum Program Studi : Doktor Teknik Fisika Dokumen Kurikulum 203-208 Program Studi : Doktor Teknik Fisika Fakultas : Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode Dokumen Total Halaman

Lebih terperinci

KURIKULUM PROGRAM STUDI S-1 AKUNTANSI: ANTISIPASI CA. Dr. Supriyadi, M.Sc., C.M.A., C.A., Ak. Dosen Tetap - Jurusan Akuntansi FEB UGM Ketua IAI KAPd

KURIKULUM PROGRAM STUDI S-1 AKUNTANSI: ANTISIPASI CA. Dr. Supriyadi, M.Sc., C.M.A., C.A., Ak. Dosen Tetap - Jurusan Akuntansi FEB UGM Ketua IAI KAPd KURIKULUM PROGRAM STUDI S-1 AKUNTANSI: ANTISIPASI CA Dr. Supriyadi, M.Sc., C.M.A., C.A., Ak. Dosen Tetap - Jurusan Akuntansi FEB UGM Ketua IAI KAPd Jenjang Pendidikan Akuntansi di Indonesia AGENDA Hari

Lebih terperinci

Capaian Pembelajaran Profesi Gizi terhadap Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia

Capaian Pembelajaran Profesi Gizi terhadap Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Capaian Pembelajaran Profesi Gizi terhadap Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 25

Lebih terperinci

Tim Penyusun KKNI DIKTI 2013

Tim Penyusun KKNI DIKTI 2013 9 8 7 6 5 4 3 2 1 Tim Penyusun KKNI DIKTI 2013 ALASAN EKSTERNAL Tantangan dan persaingan global Ratifikasi Indonesia di berbagai konvensi ALASAN INTERNAL Kesenjangan mutu, jumlah dan kemampuan Relevansi

Lebih terperinci

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional.

Definisi tersebut dapat di perluas di tingkat nasional dan atau regional. Definisi Global Profesi Pekerjaan Sosial Pekerjaan sosial adalah sebuah profesi yang berdasar pada praktik dan disiplin akademik yang memfasilitasi perubahan dan pembangunan sosial, kohesi sosial dan pemberdayaan

Lebih terperinci

SKL: Pasal 5 26/03/2015

SKL: Pasal 5 26/03/2015 1 SKL: Pasal 5 1) Standar kompetensi lulusan merupakan kriteria minimal tentang kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran

Lebih terperinci

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI

A. IDENTITAS PROGRAM STUDI Halaman... 1 A. IDENTITAS PROGRAM STUDI Program Studi Fakultas Perguruan Tinggi : Perbankan Syariah : Agama Islam : Universitas Wiralodra Indramayu Nomor SK pendirian Progam Studi : 361 Tahun 2015 Tanggal

Lebih terperinci

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA -Tahun 2005- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pengurus Pusat PPNI, Sekretariat: Jl.Mandala Raya No.15 Patra Kuningan Jakarta Tlp: 62-21-8315069 Fax: 62-21-8315070

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Magister Instrumentasi dan Kontrol

Dokumen Kurikulum Program Studi : Magister Instrumentasi dan Kontrol Dokumen Kurikulum 2013-2018 Program Studi : Magister Instrumentasi dan Kontrol Fakultas : Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode

Lebih terperinci

Dokumen Kurikulum Program Studi : Magister Informatika

Dokumen Kurikulum Program Studi : Magister Informatika Dokumen Kurikulum 03-08 Program Studi : Magister Fakultas : Sekolah Teknik Elektro & Institut Teknologi Bandung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung Kode Dokumen Total Halaman Kur03-S-IF

Lebih terperinci