LAPORAN TUGAS AKHIR. Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "LAPORAN TUGAS AKHIR. Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara"

Transkripsi

1 LAPORAN TUGAS AKHIR Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara Disusun Oleh: Nama : DERA FAHRI FANIA NIM : A Program Studi : Sistem Informasi - S1 FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG 2017 i

2 LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI PENGELOLAAN PIUTANG PADA DERRA CONVECTION JEPARA Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro Disusun Oleh: Nama : DERA FAHRI FANIA NIM : A Program Studi : Sistem Informasi - S1 HALAMAN JUDUL FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG 2017 ii

3 iii PERSETUJUAN LAPORAN TUGAS AKHIR Nama Pelaksana Tugas Akhir : DERA FAHRI FANIA Nomor Induk Mahasiswa : A Program Studi : Sistem Informasi Fakultas : Ilmu Komputer Judul Tugas Akhir : Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara Laporan ini telah disetujui untuk diuji dihadapan penguji

4 iv PENGESAHAN DEWAN PENGUJI Nama Pelaksana Tugas Akhir Nomor Induk Mahasiswa Program Studi Fakultas Judul Tugas Akhir : DERA FAHRI FANIA : A : Sistem Informasi : Ilmu Komputer : Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara Tugas akhir ini telah diujikan dan dipertahankan dihadapan Dewan Penguji pada sidang tugas akhir 20 Februari Menurut pandangan kami, tugas akhir ini memadai dari segi kualitas untuk penganugrahan gelar Sarjana Komputer (S.Kom)

5 v KEASLIAN TUGAS AKHIR Sebagai mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro, yang bertanda tangan dibawah ini saya, Nama Pelaksana Nomor Induk Mahasiswa : DERA FAHRI FANIA : A Menyatakan bahwa karya ilmiah saya yang berjudul Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara merupakan karya asli saya (kecuali cuplikan dan ringkasan yang masing masing telah saya jelaskan sumbernya dan perangkat pendukung seperti web cam dll). Apabila dikemudian hari, karya saya disinyalir bukan merupakan karya asli saya, yang disertai dengan bukti bukti yang cukup, maka saya bersedia untuk dibatalkan gelar saya beserta hak dan kewajiban yang melekat pada gelar tersebut. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di : Semarang Pada tanggal : 20 Februari 2017 Yang menyatakan DERA FAHRI FANIA

6 vi PERNYATAANPERSETUJUAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH UNTUK KEPENTINGAN AKADEMIS Sebagai mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro, yang bertanda tangan dibawah ini saya, Nama Pelaksana Nomor Induk Mahasiswa : DERA FAHRI FANIA : A Demi mengembangkan Ilmu Pengetahuan, menyetujui untuk memberikan kepada Universitas Dian Nuswantoro Hak Bebas Royalti Non Eksekusif (Non Exclucive Free Right ) atas karya ilmiah saya yang berjudul Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara beserta perangkat yang diperlukan (bila ada). Dengan hak Hak Bebas Royalti Non Eksekusif ini Universitas Dian Nuswantoro berhak untuk menyimpan, mengcopy ulang (memperbanyak), menggunakan, mengelolanya dalam bentuk pangkalan data (database), mendistribusikannya dan menampilkan / mempublikasikannya di internet ataupun media lain untuk kepentingan akademis tanpa perlu meminta ijin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/ pencipta. Saya bersedia untuk menanggung secara pribadi, tanpa melibatkan pihak Universitas Dian Nuswantoro, segala bentuk tuntutan hukum timbul atas pelanggaran Hak Cipta dalam karya ilmiah saya ini. Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya. Dibuat di : Semarang Pada tanggal : 20 Februari 2017 Yang menyatakan DERA FAHRI FANIA

7 UCAPAN TERIMAKASIH Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT. Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang yang telah melimpahkan segala rahmat, dan inayah-nya kepada penulis sehingga laporan tugas akhir dengan judul Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara dapat penulis selesaikan sesuai dengan rencana karena dukungan dari berbagai pihak yang tidak ternilai besarnya. Oleh karena itu penulis menyampaikan terimakasih kepada: 1. Prof., Dr. Ir. Edi Noersasongko, M.Kom, selaku Rektor Universitas Dian Nuswantoro Semarang. 2. Dr. Abdul Syukur, selaku Dekan Fasilkom. 3. Affandy, M.Kom, Ph.D selaku Ka.Progdi Sistem Informasi. 4. Dr. Abdul Syukurselaku pembimbing tugas akhir yang memberikan ide penelitian, memberikan informasi referensi yang penulis butuhkan dan bimbingan yang berkaitan dengan penelitian penulis. 5. Dosen-dosen pengampu di Fakultas Ilmu Komputer SistemInformasi Universitas Dian Nuswantoro Semarang yang telah memberikan ilmu dan pengalamannya masing-masing.. 6. Ayahanda tercinta Bapak Nur Said telah memberikan doa, nasehat, serta dorongan moral hingga terselesaikannya laporan Tugas Akhir ini. 7. Ibu ku tercinta Siti Mardliyah telah memberikan doa, nasehat, serta dorongan moral hingga terselesaikannya laporan Tugas Akhir ini. 8. Adiku Diana Laili Fitri yang telah memberikan doa, nasehat, serta dorongan moral hingga terselesaikannya laporan Tugas Akhir ini. 9. Arifa Fella Shofa yang senantiasa memberikan Doa dan dukungan moril. 10. Niam, Kharis, Wibi, Rezha, Anan, Edo, Andrian dan Jery yang bersama-sama berjuang dalam suka maupun duka. 11. Teman-teman Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro. vii

8 viii Semoga Tuhan yang Maha Esa memberikan balasan yang lebih besar kepada beliau-beliau, dan pada akhirnya penulis berharap bahwa penulisan laporan tugas akhir ini dapat bermanfaat dan berguna sebagaimana fungsinya. Semarang, November 2017 Penulis

9 ABSTRAK Derra Convection merupakan jenis usaha konveksi yang sudah berjalan selama 15 tahun ini bergerak dibidang usaha konveksi. Dalam menjalankan usaha konveksi selama ini Derra Convection memperbolehkan pencicilan pembayaran kepada pelanggannya. Keunggulan inilah yang menjadikan Derra Convection memiliki banyak pelanggan setia dan selalu memilih Derra Convection sebagai patner kerja dibandingkan dengan perusahaan sejenisnya. Namun keunggulan tersebut belum dibarengi dengan proses pendataan yang terkomputerisasi sehingga sering menimbulkan masalah seperti kesulitan dalam mencari informasi karena harus membuka kertas bukti transaksi satu persatu. Dari permasalahan tersebut penelitian Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara ini dilakukan, untuk memudahkan dalam melakukan pendataan pemesanan, penghitungan pembayaran cicilan, serta kemudahan memperoleh laporan-laporan yang dibutuhkan. Pengembangan sistem penelitian ini menggunakan metode waterfall, dengan desain pendekatan terstruktur, menggunakan contex diagram, dfd level, erd. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan. Hasil dari penelitian ini adalah Pembangunan Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara dapat melakukan pendataan pelanggan yang memesan, pendataan barang yang dijual Derra Convection, pendataan pesanan barang, serta pencicilan pesanan yang dilakukan oleh pelanggan. Kata kunci : sistem informasi, waterfall, visual basic, contex diagram, dfd level. ix

10 ABSTRACT Derra convection Convection is a type of business that has been running for 15 years engaged in the business of convection. In running this business for Derra convection Convection pencicilan allow payments to customers. Excellence is what makes Derra Convection has many loyal customers and always choose Derra Convection as working partners compared to its peers. But these advantages have not been accompanied by a computerized data collection process that often cause problems such as difficulty in finding information having to reopen the transaction receipt paper one by one. From the problems of research Receivable Management Information System Administration Jepara At Derra Convection is done, to facilitate the conduct of the booking data collection, calculation of payments, as well as the ease of obtaining the required reports. This research system development using the waterfall method, with the design of a structured approach, using contex diagram, DFD level, ERD. The purpose of this study is to facilitate the search shortage of payment, payment due date search customer, the accuracy of the calculation of payments, as well as convenience - ease in a monthly report required. The results of this research are Development Administration Information System Receivables Management In Convection Derra Jepara can perform data collection customers who order, collection goods sold Derra Convection, logging orders for goods, as well as pencicilan orders placed by customers. Keywords: information systems, waterfall, visual basic, contex diagram, DFD level. x

11 DAFTAR ISI Halaman Judul... ii Persetujuan Laporan Tugas Akhir... iii Pengesahan Dewan Penguji... iv Keaslian Tugas Akhir... v PernyataanPersetujuan Publikasi Karya Ilmiah Untuk Kepentingan Akademis... vi Ucapan Terimakasih... vii Abstrak... ix Abstract... x Daftar Isi... xi Daftar Gambar... xiv Daftar Tabel... xvi Bab 1 PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Batasan Masalah Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian... 3 Bab 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI Tinjauan Pustaka Sistem Informasi Manfaat Sistem Informasi Kerangka Kerja Sistem Informasi xi

12 xii 2.5 Komponen Komponen pada Sistem Informasi Perencanaan Sistem Informasi Metode Pengembagan Sistem Analisa Sistem Alat Bantu Analisa Sistem Jenis Kebutuhan Desain Sistem Contex Diagram DFD ( Data Flow Doagram ) ERD Normalisasi tabel Kamus Data Metode Pengujian Bab 3 METODE PENELITIAN Sumber Data Metode Pengumpulan Data Metode Analisis Bab 4 PEMBAHASAN Objek Penelitian Sejarah Berdirinya Derra Convection Visi Derra Convection Misi Derra Convection Struktur Organisasi Derra Convection Job Disk Sistem Lama... 38

13 xiii Flow Of Dokumen Identifikasi Masalah Identifikasi Data Identifikasi Informasi Desain Sistem Contex Diagram Dekomposisi Diagram DFD Level Nol DFD Level Satu Penjualan DFD Level Satu Pembayaran ERD Transformasi Tabel Normalisasi Tabel Relasi Tabel Kamus Data Desain Input Desain Output Implementasi Bab 5 PENUTUP Simpulan Saran Daftar Pustaka... 77

14 DAFTAR GAMBAR Gambar 2.1 Komponen Komponen di Dalam Sistem Informasi Gambar 2.2 Metode Waterfall Gambar 4.1 Struktur Organisasi Gambar 4.2 FOD Penjualan Gambar 4.3 FOD Pencicilan Pembayaran Gambar 4.4 Contex Diagram Gambar 4.5 Dekomposisi Diagram Gambar 4.6 DFD Level Nol Gambar 4.7 DFD Level Satu Penjualan Gambar 4.8 DFD Level Satu Pembayaran Gambar 4.9 ERD Gambar 4.10 Relasi Tabel Gambar 4.11 Desain Input Pelanggan Gambar 4.12 Desain Input Barang Gambar 4.13 Desain Input Order Gambar 4.14 Desain Input Pembayaran Cicilan Gambar 4.15 Faktur Penjualan Gambar 4.16 Bukti Pencicilan Pembayaran Gambar 4.17 Laporan Order Gambar 4.18 Laporan Pembayaran Cicilan Gambar 4.19 Data Pelanggan xiv

15 xv Gambar 4.20 Form Barang Gambar 4.21 Form Pesanan Gambar 4.22 Form Cicilan Gambar 4.23 Bukti Pesan Gambar 4.24 Nota Cicilan Gambar 4.25 Laporan Pesanan Gambar 4.26 Laporan Cicilan... 75

16 DAFTAR TABEL Tabel 2.1 Penelitian Terkait... 6 Tabel 2.2 Simbol FOD Tabel 2.3 Simbol Contex Diagram Tabel 2.4 Notasi DFD Tabel 2.5 Simbol ERD Tabel 2.6 Simbol Kamus data xvi

17 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap usaha baik jasa, kesehatan, perbankan, pendidikan dan lain sebagainya, memiliki prosedur kegiatan bisnis yang berbeda beda, sesuai dengan kebutuhan dan usaha yang dijalankan masing masing. Walaupun demikian setiap usaha yang dijalankan memiliki tujuan yang sama yakni berusaha menjalankan usahanya untuk memperoleh keuntungan. Dalam dalam menjalankan usaha nya setiap perusahaan memiliki kebijakan dan prosedur masing masing untuk dapat melakukan kegiatan operasional nya secara efektif dan efisien guna guna mengembangkan usahanya. Usaha yang demikian juga yang selalu dijalankan oleh Derra Convection, yang selama 15 tahun ini bergerak dibidang usaha konveksi. Dalam menjalankan usaha konveksi selama ini Derra Convectionmemperbolehkan pencicilanpembayaran kepada pelanggannya. Keunggulan inilah yang menjadikan Derra Convection memiliki banyak pelanggan setia dan selalu memilih Derra Convection sebagai patner kerja dibandingkan dengan perusahaan sejenisnya. Peraturan pencicilan yang ada pada Derra Convection adalah pembayaran pencicilan dilakukan selama 1 tahun danbesar pencicilan adalah bebas tanpa dikenai beban bunga, namun jika pembayaran lebih dari 1 tahun maka akan dikenai bunga yang dihitung dari besarnya kekurangan pembayaran. Dari uraian proses bisnis yang ada pada Derra Convection tersebut, pencatatan terhadap barang yang tersedia, pencatatan barang yang diserahkan kepada pelanggan, pencatatan penjualan dari pelanggan, hingga pencatatan pembayaran dari pelanggan setiap transaksi yang terjadi masih dilakukan secara konvensional. Transaksi penjualandicatat menggunakan pulpen pada nota kertas sebagai bukti 1

18 2 penjualanbarang, begitu pula dengan transaksi pembayaran yang setiap bilan nya dilakukan pelanggan juga didicatat menggunakan pulpen pada nota kertas sebagai bukti pencicilan pembayaran. Dari nota nota kertas tersebut akan dicatat pada buku besar untuk disusun menjadi sebuah laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan. Dengan cara pencatatan yang dilakukan Derra Convection tersebut, Derra Convection sering menemuni kendala kesulitan dalam mencari informasi karena harus membuka kertas bukti transaksi satu persatu. Pencarian informasi seperti kekurangan pembayaran pelanggan, tanggal jatuh tempo pembayaran dari pelanggan, dan kesalahan penghitungan pembayaran, sertan kerumitan dalam menyusun laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan. Dari latar belakang yang telah diuraikan diatas, pada tugas akhir ini penulis memberikan judul Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara, agar pencatatan dapat dilakukan komputerisasi sehingga dapat mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan. 1.2 Rumusan Masalah Dari permasalahan yang telah dijabarkan tentang proses bisnis yang ada pada Derra Convection, maka rumusan masalah pada tugas akhir ini adalah bagaimana merancang Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara, untuk mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan. 1.3 Batasan Masalah Agar permasalahan memiliki arah dan tujuan yang jelas, penulis memberikan batasan masalah pada penelitian yang dilakukan di Derra Convection ini, yaitu :

19 3 1. Akan dibangun aplikasi pencatatan pembayaran piutang dengan melakukan pendataan : a. Barang b. Pelanggan c. Order d. Pencicilan pembayaran 2. Luaran yang dihasilkan pada pada penelitian yang dilakukan di Derra Convection ini, yaitu : a. Faktur penjualan b. Bukti pencicilan c. Laporan penjualan d. Laporan pembayaran 1.4 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara, untuk mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan. 1.5 Manfaat Penelitian 1. Bagi Penulis a. Sebagai wadah untuk mengembangkan idedan kreatifitas. b. Mengasah otak untuk berfikir dalam memecahkan suatu masalah dengan mencari solusi. c. Mengembangkan ilmu pengetahuan yang selama ini di timba dari perkuliahan. 2. Bagi Akademik a. Untuk memperbanyak jenis penelitian yang dikoleksi. b. Sebagai acuan guna penelitian yang akan datang. 3. Bagi Objek Penelitian a. Sebagai solusi dalam menghadapi kendala kesulitan dalam mencari informasi karena harus membuka kertas bukti transaksi satu persatu.

20 4 Pencarian informasi seperti kekurangan pembayaran pelanggan, tanggal jatuh tempo pembayaran dari pelanggan, dan kesalahan penghitungan pembayaran, sertan kerumitan dalam menyusun laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan. b. Memberikan saran dalam rangka untuk mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan. c. Dengan adanya masukan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada Derra Convection.

21 BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Jurnal untuk mendukung penelitian Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara: 1. Penelitian pertama dengan judul Aplikasi Pembayaran Administrasi Siswa Pada SMK Al Falah Songgom Brebes dengan Visual Basic tahun 2015 oleh M. Al Amin [1]. Objek penelitian belum menyeluruh dalam memanfaatkan perangkat komputer. Penggunaan hanya sebatas dalam pembuatan surat, maupun pengolahan data yang menggunakan Ms.Word dan Ms. Excel, sehingga ditemukan permasalahan dalam keterlambatan pembuatan laporan, kesulitan dalam pencarian data pembayaran sekolah, maupun rusaknya kertas bukti pembayaran yang disimpan di dalam lemari. Maka penelitian ini membangun sistem untuk dapat melakukan pendataan pembayaran dengan detail dan rapi agar mudah dalam melakukan pencarian pembayaran maupun membuat laporan pembayaran dengan cepat. Penelitian ini menggunakan metode SDLC, dan MyAql sebagai penyimpanan data pembayaran siswa nya. 2. Penelitian kedua dengan judul Pembangunan Sistem Informasi Administrasi Pembayaran Siswa Madrasah Aliyah Ma arif Pacitan tahun 2013 oleh Ali Syahbana[2]. Madrasah Aliyah Ma arif Pacitan kesulitan dalam melakukan pencatatan administrasi pembayaran SPP, karena pencatatan nya masih dilakukan secara konvensional. Sehingga menimbulkan permasalahan kesulitan dalam memperoleh data yang diperlukan, yang menyebabkan tertundanya hal-hal penting keputusan sekolah yang berhubungan dengan pembiayaan kegiatan belajar mengajar. Maka dari itu penelitian ini dilakukan menggunaka metode 5

22 6 SDLC, dan menghasilkan pendataan siswa, pendataan pembayaran SPP, dan pencetakan laporan pembayaran bulanan yang dilakukan oleh siswa. Tabel 2.1 Penelitian Terkait No Nama Peneliti dan Tahun Masalah Metode Hasil 1. M. Al Amin Ali Syahbana201 3 dalam keterlambatan pembuatan laporan, kesulitan dalam pencarian data pembayaran sekolah, maupun rusaknya kertas bukti pembayaran yang disimpan di dalam lemari kesulitan dalam memperoleh data yang diperlukan, yang menyebabkan tertundanya hal-hal penting keputusan sekolah yang berhubungan dengan pembiayaan kegiatan belajar mengajar SDLC sistem untuk dapat melakukan pendataan pembayaran dengan detail dan rapi agar mudah dalam melakukan pencarian pembayaran maupun membuat laporan pembayaran dengan cepat. SDLC menghasilkan pendataan siswa, pendataan pembayaran SPP, dan pencetakan laporan pembayaran bulanan yang dilakukan oleh siswa 2.2 Sistem Informasi Dalam buku Sistem Informasi dan Implementasinya I putu Agus Eka Pratama mengatakan bahwa sistem informasi merupakan gabungan dari empat bagian

23 7 utama. Keempat bagian utama tersebut mencakup perangkat lunak (software), perangkat keras (hardware), infrastuktur, dan sumber daya yang terlatih. Keempat bagian utama ini saling berkaitan untuk menciptakan sebuah sistem yang dapat mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat [3]. Sistem informasi menurut penulis adalah bagian bagian yang memiliki fungsi masing masing, dimana bagian bagian tersebut saling berhubungan dan saling menyokong dalam rangka menuju tujuan yang sama. Dalam penelitian ini adalah Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara. Sistem informasi ini akan mencatat proses bisnis yang ada pada Derra Convection, yang dimulai dari penjualan yakni Pelanggan mengajukan order kepada admin, lalu admin akan membuat form order yang akan diserahkan kepada gudang untuk mengeluarkan barang sesuai permintaan konsumen. Dari form order akan digunakan admin untuk menyusun laporan penjualan setiap bulan nya. Ketika pencicilan pembayaran Pelanggan akan melakukan pembayaran kepada admin, lalu admin akan membuatkan bukti pembayaran yang diserahkan kepada pelanggan. Dari situ admin akan menyusun laporan pembayaran setiap bulan nya. 2.3 Manfaat Sistem Informasi Banyak manfaat yang akan dinikmati Derra Convection ketika menggunakan sistem informasi dalam bisnis usaha konveksi yang dijalankannya. Pengguna sistem informasi di jaman ini makin meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi komputer (software, hardware), internet serta kesadaran dan animo masyarakat untuk menggunakan komputer didalam mempermudahkan pekerjaan mereka, sebuah sistem informasi memberikan banyak manfaat. Berikut pembahasan manfaat yang diperoleh dengan adanya sebuah sistem informasi. [4] 1. Data yang Terpusat Sistem informasi menjadikan data dan informsi terkumpul secara terpusat pada suatu tempat yaitu, database.database berada di komputer server sistem informasi, yang memuat satu atau beberapa buah tabel sesuai

24 8 keperluan. Beberapa file digital dalam bentuk PDF, DOC, ODT, juga bisa disimpan di dalam komputer server sistem informasi. Data yang terpusat akan memudahkan dalam melakukan penyipanan data, serta pencarian data, karena pencarian dapat langsung dilakukan dengan menggunakan kata kunci. Jauh lebih mudah dibandingkan dengan pencatatan yang masih konvensional yang dicatat menggunakan kertas, maka pencarian harus membuka satu persatu bukti transaksi yang terjadi pada Derra Convection. 2. Kemudahan di dalam Mengakses Informasi Sistem informasi menjadikan pengguna begitu mudah untuk mengakses dan menkmati sajian informasi yang diberikan. Pengguna bisa menyimak komputer dekstop, di komputer jinjing, bahkan dalam genggaman melalui perangkat smartphone. Selain itu, pengguna dapat turut serta didalamnya (mengiri berita, memberi komentar, opini dan lain lain secara cepat) Seperti yang sudah dijelaskan dari manfaat data yang terpusat adalah kemudahan dalam melakukan pencarian, karena pencarian dapat langsung dilakukan dengan menggunakan kata kunci. Contoh kemudahan yang ditawarkan sistem informasi bagi Derra Convection yakni mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, pencarian harga barang, pencarian jenis barang, pencarian nama pelanggan, alamat pelanggan, dan lain sebagainya. 3. Efisiensi Waktu Dengan adanya sistem informasi, maka kemudahan seperti yang dijelaskan pada point kemudahan di dalam mengakses informasi akan mempengaruhi waktu pengguna. Cukup dengan terkoneksi internet ke jaringan/ server sistem informasi melalui gadget/komputer, pengguna sudah bisa menyimak semua informasi yang disajikan saat itu juga. Pengguna dapat bekerja dimanapun dan kapanpun untuk mengelola sistem informasi (misal dibagian konten, fitur, layanan), cukup dengan koneksi internet/intranet dan sebuah komputer / perangkat mobile.

25 9 Sistem informasi akann memberikan efisiensi waktu kepada Derra Convection karena pendataan yang terpusat akan memudahkan pencarian seperti yang telah dijelaskan sebelumnya seperti melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, pencarian harga barang, pencarian jenis barang, pencarian nama pelanggan, alamat pelanggan, dan lain sebagainya. 4. Cakupan dan Penyebaran Informasi menjadi Lebih Luas dan Cepat Dengan adanya sistem informasi, cakupan informasi yang disaajikan tidak lagi hanya untuk perorangan atau beberapa orang, namun dapat secara umum dapat ke siapapun yang mengakses sistem informasi. Hal ini akan menjadikan informasi menjadi lebih cepat tersebar luas, sehingga informasi tersebut dapat makin bermanfaat. Meski demikian, pada sebuah sistem informasi juga terdapat pembagian hak akses, dimana satu atau beberapa informasi hanya dapat diakses oleh satu atau beberapa kelompok pengguna saja. Sistem informasi akann memberikan penyebaran informasi yang lebih luas kepada Derra Convection karena dengan sistem informasi akan dapat menyajikan laporan yang dibutuhkan Derra Convection seperti laporan penjualan pelanggan Derra Convection. 5. Memudahkan Proses Bisnis dan Pekerjaan Melalui sebuah sistem informasi, sebuah pekerjaan yang berat dan dilakukan secara manual oleh petugas (operator) dapat dikerjakan lebih mudah, otomatis, dan lebih hemat waktu, dengan hasil yang lebih baik. Misalkan pencarian data, input data, dan pengolahan data. Cukup terhubung dengan komputer server sistem informasi (internet, intranet) dan login kedalamnya untuk dapat menggunakan layanan yang disediakan ataupun mengelola fitur dan konten yang ada didalamnya. Sistem informasi akann memberikan kemudahan proses bisnis dan pekerjaan yang lebih luas kepada Derra Convection karena memudahkan dalam mencari informasi informasi yang dibutuhkan sehingga akan memudahkan dalam pengambilan keputusan pula. 6. Biaya Murah untuk Akses dan Penyedia Informasi

26 10 Sistem informasi menawarkan biaya yang murah untuk mengakses informasi. Cukup dengan biaya internet saja, sudah dapat meraup sebanyak mungkin informasi berharga yang diperlukan. Dapat mengakses informasi dari perangkat mobile maupun di komputer sewa (misal internet). Bandingkan jika membeli media berupa koran, televisi. 7. Menyimpan Data Lebih Banyak dengan Ruang yang Lebih Kecil Sistem informasi menghemat ruang penyimpanan data dan informasi. Sebuah sistem informasi hanya memerlukan minimal sebuah komputerbiasa saja ( dengan kelengkapan komponen di dalamnya). Tentu saja, ini hanya membutuhkan sebuah ruangan kecil dan pasokan listrik yang relaif tidak besar. Bandingkan dengan sistem lama dalam bentuk berkas (kertas), dimana diperlukan banyak rak/lemari (untuk penyimpanan berkas) daan ruangan yang relatif lebih luas. Halangan lainnya untuk penyimpanan konvensional adalah rentan terkena debu, terbakar, lapuk, dan lainya. Data digital, meski memiliki potensi kerusakan dan kehilangan data, namun dapat disiasati dengan proses backup data dan duplikasi data (offline maupun online), misalkan dengan sarana cloud computing (cloud storage). Sistem informasi akann memberikan kemudahan dalam penyimpanan data kepada Derra Convection karena data yang dapat disimpan oleh sistem informasi akan lebih banyak dan tertata rapi dan tidak memerlukan penyimpanan menggunakan lemari untuk menyimpan kertas maupun dokumen lainnya dibandingkan dengan penggunaan kertas yang penyimpanan nya memakan tempat dan rentan hilang tulisan nya. 8. Solusi Komunikasi yang Murah, Hemat, dan Handal Melalui sistem informasi yang telah dilengkapi dengan sarana komunikasi online (chatting, , kirim pesan, video conference, dan lainnya), maka sistem informasi dapa memenuhi kebutuhan akan layanan komunikasi yang murah, handal, dan bermanfaat bagi internal organisasi tempat sistem informasi itu berada. Meskipun sistem informasi diakses secara internal (intranet), internet, maupun keduanya, kebutuhan komunikasi yang murah ini akan tetap terpenuhi. Biaya pengadaan, biaya sewa, dan biaya perawatan

27 11 sarana komunikasi melalui sebuah sistem informasi jauh lebih hemat dibandingkan menggunakan sarana telepon maupun layanan operator selular. Sistem informasi akann memberikan kemudahan dalam solusi komunikasi yang murah, hemat dan handal kepada Derra Convection karena dengan penyimpanan ini akan menghemat banyak biaya karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pemeliharaan dokumen maupun kertas bukti transaksi. 9. Penyimpanan Data Dapat Lebih Berkembang Sesuai Kebutuhan Sistem informasi dengan media penyimpanan berupa basis data (database), memiliki kemampuan untuk berkembang jauh lebih besar sesuai keperluan (extensibility, scalable). Sifat ini sesuai dengan sifat jaringan komputer itu sendiri. Misalkan untuk saat ini hanya perlu untuk menampun 200MB, makin seiring dan semakin banyaknya data, informasi, serta pengguna di dalamnya, ukuran penyimpanan dapat diperbesar sekian kali lipat sesuai keperluan. Sebagai contoh, misalkan di upgrade ke ukuran 1GB keatas. Sistem informasi akann memberikan kemudahan dalam penyimpanan data kepada Derra Convection karena data penyimpanan dapat disesuaikan kebutuhan dari Derra Convection. Banyak manfaat yang akan diberikan sistem informasi, kemudahan dalam memperoleh informasi, pencetakan surat penjualan, nota pembayaran Derra Convection, laporan penjualanderra Convection, dan laporan pembayaran bagi Derra Convection. 2.4 Kerangka Kerja Sistem Informasi Bidang sistem informasi melintasi banyak teknologi yang kompleks, konsep keperilakuan (behavioral concept), dan aplikasi khusus dalam area bisnis dan non bisnis yang tak terhitung jumlahnya. Kerangka kerja sistem informasi memusatkan pada lima area pengetahuan sistem informasi, yaitu konsep dasar, teknologi informasi, aplikasi bisnis, proses pengembangan, dan tantangan manajemen. Berikut penjelasan masing masing penjelasannya : [4] 1. Konsep Konsep Dasar

28 12 Konsep dasar terdiri dari konsep dasar keperilakuan, tehnik, bisnis, dan manajerial serta peran sistem informasi, misalnya; konsep sistem informasi dasar yang berasal dari teori sistem umum, atau konsep keunggulan kompetitif yang digunakan untuk pengembangan aplikasi bisnis teknologi informasi dalam keunggulan kompetitif. Konsep dasar penelitian ini dari kemudahan dan banyaknya manfat yang akan dinikmati Derra Convection jika menggunakan sistem informasi. 2. Teknologi Informasi Teknologi informasi merupakan konsep konsep utama, pengembangan, dan berbagai isu manajemen teknologi informasi yang meliputi ; hardware, software, jaringan (network), manajemen data, dan teknologi berbasis internet. Teknologi sistem informasi akan dimanfaatkan Derra Convection dalam menjalankan bisnis usaha konveksi nya. 3. Aplikasi Bisnis Aplikasi bisnis adalah pengguna utama dari sistem informasi untuk operasi, manajemen, dan keunggulan kompetitif. Dengan pemanfaatan sistem informasi ini akan memberikan keunggulan kompetitif bagi Derra Convection, karena kemudahan yang ditawarkan agar pencatatan dapat dilakukan komputerisasi sehingga dapat mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan. 4. Proses Pengembangan Proses pengembangan merupakan bagaimana para praktisi bisnis, dan para pakar informasi merencanakan, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem informasi untuk memenuhi peluang bisnis. 5. Tantangan Manajemen Tantangan manajemen merupakan tantangan secara efektif dan etis untuk mengelola teknologi informasi pada tingkat pemakai akhir, perusahaan, dan global dalam bisnis.

29 Komponen Komponen pada Sistem Informasi Menurut Sarma fuad di dalam papernya berjudul Information System Definition and Component, disebutkan mengenai adanya komponen komponen di dalam sebuah sistem informasi. Sebuah sistem informasi memiliki sejumlah komponen didalamnya. Komponen komponen ini memiliki fungsi dan tugas masing masing yang saling berkaitan satu sama lain. Keterkaitan antar komponen ini membentuk suatu kesatuan kerja, yang menjadikan sistem informasi dapat mencapai tujuan dan fungsi yang ingin dicapai oleh pengguna dan pengembangan sistem informasi yang bersangkutan. [3] Berikut tujuh komponen Sistem Informasi : [3] Input (masukan) Output (Keluaran) Software (Perangkat Lunak) Sistem Informasi Hardware (Perangkat Keras) Database (Basis Data) Teknologi dan jaringan komputer Kontrol dan prosedur Gambar 2.1 Komponen Komponen di Dalam Sistem Informasi 1. Input (Masukan) Sebuah unformasi berasal dari data yang telah diolah dan diverifikasi sehingga akurat, bermanfaat, dan memiliki nilai. Komponen input ini berfungsi untuk menerima semua input (masukan) dari pengguna. Inputan yang diterima dalam bentuk data. Data ini berasal dari satu maupun beberapa sumber. Data yang akan digunakan untuk penelitian pada Derra Convection yakni

30 14 a. Barang b. Pelanggan c. Penjualan d. Pencicilan pembayaran 2. Output (Keluaran) Sebuah sistem informasi akan menghasilkan keluaran (output) berupa informasi. Komponen output berfungsi untuk menyajikan hasil akhir pengguna sistem informasi. Informasi yang disajikan ini merupakan hasil dari pengolahan data yang telah diinputkan sebelumnya. Pada komponen output, informasi yang disajikan disesuaikan dengan data yang diinputkan dan fungsionalitas dari sistem informasi bersangkutan. Luaran yang dihasilkan pada pada penelitian yang dilakukan di Derra Convection ini, yaitu : a. Faktur penjualan b. Bukti pencicilan c. Laporan penjualan d. Laporan pembayaran 3. Software (Perangkat Lunak) Komponen Software (perangkat lunak) mencakup semua perangkat lunak yang digunakan di dalam sistem informasi. adanya komponen perangkat lunak ini akan membantu sistem informasi di dalam menjalankan tugasnya dan untuk dapat dijalkan sebagaimana mestinya. Komponen perangkat lunak ini mencakup sistem operasi, aplikasi, dan driver. Software yang akan digunakan untuk penelitian pada Derra Convection yakni memanfaatkan visual basic Hardware (Perangkat Keras) Komoponen hardware (perangkat keras) mencakup semua perangkat keras komputer yang digunakan secara fisik di dalam sistem informasi, baik di komputer server maupun client. Komponen perangkat keras (hardware) inni meliputi komputer server beserta komponen didalamnya, komputer dekstop beserta komponen didalamnya, komputer jinjing beserta komponen

31 15 didalamnya, mobile device (tablet, smartphone), dan lain lain. Termasuk juga didalamnya hubm switch, router, yang berperan di dalam jaringan komputer (untuk media komunikasi di dalam sistem informasi). Perangkat keras yang digunakan pada Derra Convection yakni seperangkat laptop dan printer. 5. Database (Basis Data) Mengingat bahwa sistem informasi menyajikan informasi yang berasal dari satu maupun beberapa data yang diinputkan dan diolah, maka diperlukan sebuah apliksi untuk penyimpanan, mengolah, dan menyajikan data dan informasi tersebut secara komputerisasi. Komponen basis data berfungsi untuk menyimpan semua data dan informasi ke dalam sau atau beberapa tabel. Setiap tabel memilki field masing masing. Setiap tabel memiliki fungsi penyimpanan masing masing, serta antar tabel dapat juga terjadi relasi (berhubungan). database yang digunakan pada Derra Convection yakni dengan penyimpanan data menggunakan MySql 6. Kontrol dan Prosedur Kontrol dan prosedur adalah dua buah komponen yang menjadi satu. Komponen kontrol berfungsi untuk mencegah terjadinya beragam gangguan dan ancaman terhadap data dan informasi yang ada di dalam sistem informasi, termasuk juga sistem informasi sendiri beserta fisiknya (dalam hal inin komputer server). Perlu dilakukan pencegahan sejak dini terhadap kemungkinan ancaman dan gangguan yang dapat terjadi sewaktu waktu. Kemungkinan tersebut antara lain dapat berupa kejahatan di dunia komputer (cyber crime, cracker), bencana alam, listrik yang tidak stabil, pencurian data, pencutian secara fisik, dan lainnya, kontrol juga mencakup decision maker (pembuat keputusan) terkait dengan pencegahan kemungkinan gangguan / ancaman tersebut. Kontrol dan prosedur yang digunakan pada Derra Convection yakni perulangan, sub, function dan lain sebagainya, guna pembangunan sistem informasi pada Derra Convection.

32 16 7. Teknologi dan Jaringan Komputer Komponen terakhir dalam sistem informasi ini, yaitu teknologi dan jaringan komputer, memegang peranan terpenting untuk sebuah sistem informasi. Komponen teknologi mengatur software, hardware. Database, kontrol dan prosedur, input dam output sehingga sistem dapat berjalan dan terkendali dengan baik. Misalkan teknologi yang digunakan berupa sistem operasi linux, Apache web server, MySql database server (untuk software), seperangkat komputer server merek XEON (untuk hardware), database MySql (untuk database), serta pproses enkripsi, sensor, dan sejumlah ISO terkait dengan pencegahan ancaman atau gangguan keamanan informasi yang ada (untuk kontrol dan prosedur). 2.6 Perencanaan Sistem Informasi Teknologi informasi dan sistem informasi dapat dibentuk dan direncanakan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, untuk merencanakan teknologi informasi dan sistem informasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, dimulai dengan tinkatan tingkatan berikut : [4] 1. Ide Untuk mengetahui adanya perubahan sistem dalam perusahaan terhadap perkembangan teknologi informasi. Ide yang digunakan peneliti pada penelitian DerraConvection yakni untuk mengatasi pencatatan transaksi penjualan dan pembayaran yang ada pada DerraConvection. 2. Desain Untuk merancang arsitektur teknologi informasi dan mengetahui cara mengatasinya. Desain yang digunakan pada penelitian Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jeparamenggunakan pendekatan terstruktur. 3. Pelaksanaan

33 17 Menerapkan desain teknologi informasi dalam sistem informasi yang dibutuhkan. Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jeparaakan dilaksanakan dengan menerapkan pada penyimpanan data menggunakan MySql, dan antar muka menggunakan VB Kontrol Untuk memeriksa tingkat pelaksanaan yang dijalankan sesuai dengan desain sebelumnya. Kontrol merupakan bagian dari penerapan yang pada penelitian Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jeparaini dilakukan dalam koding visual basic. 5. Evaluasi Untuk memeriksa pembahasan yang terjadi sesuai dengan tujuan semula. Perlu adanya evaluasi pada perancangan Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jeparaini, agar sesuai dengan tujuan awal yakni untuk mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan. 6. Tindak lanjut Untuk melaksanakan perubahan perubahan sesuai dengan evaluasi terhadap sistem yang baru. Dengan sudah dibangun nya Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara, perlu adanya tindak lanut yakni melakukan perawatan terhadap aplikasi ini agar dapat mempermudah dalam melakukan pencarian kekurangan pembayaran, pencarian tanggal jatuh tempo pembayaran pelanggan, keakuratan penghitungan pembayaran, serta kemudahan kemudahan dalam menyusun laporan bulanan yang dibutuhkan.

34 Metode Pengembagan Sistem Pada penelitian Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jeparamenggunakan metode pengembangan sistem waterfall. Penulis menggunakan metode ini karena struktur tahapan pengembangan sistem jelas, dokumentasi dihasilkan di setiap tahap pengembangan, dan sebuah tahap dijalankan setelah tahap sebelumnya selesai dijalankan. Berikut gambar [5] tahapan tahapan yang dilalui : Anaysis Design Implementation Testing Maintenance Gambar 2.2 Metode Waterfall 1. Analisa Analisa kebutuhan perangkat lunak merupakan proses pengumpulan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibuuhkan oleh user. Analisa penelitian Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jeparaini dilakukan pada Derra Convection. Dengan melakukan observasi, maupun wawancara dengan pihak Derra Convection yang berkaitan pencatatan pembayaran piutang Derra Convection. Seperti padapimpinan Derra Convection, pada admin

35 19 pencatatat pembayaran piutang Derra Convection. Menanyakan kendala kendala dan permasalahan yang dihadapi selama ini pada Derra Convection. 2. Design Design perangkat lunak merupakan proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur daata, arsitektur perangkat lunak, representasi antar muka, dan prosedur pengkodean. Tahap ini,mentranslasikan kebutuhan perangkat lunak dari tiap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Dari analisa yang telah dilakukan pada Derra Convection, dan mengetahui kebutuhan untuk mengatasi permasalahan yang ada pada Derra Convection, tahapan selanjutnya adalah menggambarkan alur program untuk mengatasi permasalahan pencarian informasi seperti kekurangan pembayaran pelanggan, tanggal jatuh tempo pembayaran dari pelanggan, dan kesalahan penghitungan pembayaran, sertan kerumitan dalam menyusun laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan. 3. Implementation Implementasi merupakan desain yang di translasikan ke dalam perogram perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain. Dari desain yang telah digambarkan tahapan selanjutnya adalah merealisasikan nya kedalam bahasa pemgrograman, dengan implementasi ini diharapkan dapat mengatasi kendala dalam melakukan pencarian informasi seperti kekurangan pembayaran pelanggan, tanggal jatuh tempo pembayaran dari pelanggan, dan kesalahan penghitungan pembayaran, sertan kerumitan dalam menyusun laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan. 4. Testing

36 20 Testing / pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi logjik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (eror) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan. 5. Maintenance Melakukan pemeliharaan terhadap perangkat lunak yang telah di rancang. 2.8 Analisa Sistem Kegiatan analisa sistem adalah kegiatan untuk melihat sistem yang sudah berjalan, melihat bagian mana yang bagus dan tidak bagus, dan kemudian mendokumentasikan kebutuhan yang akan di penuhi dalam sistem yang baru. Hal tersebut. [6] Kegiatan yang pertama kali dilakukan penulis adalah melakukan analisa sistem yang ada pada Derra Convection, dan ditemukan kendala yakni kerumitan dalam melakukan pencarian informasi seperti kekurangan pembayaran pelanggan, tanggal jatuh tempo pembayaran dari pelanggan, dan kesalahan penghitungan pembayaran, sertan kerumitan dalam menyusun laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan Alat Bantu Analisa Sistem Alat analisis sistem yang dipakai adalah Flow Of Document. Fungsi diagram ini untuk mengidentifikasi hubungan antara bagian-bagian (pelaku proses, proses (manual/berbasis komputer) dan aliran data masukan dan keluaran) dalam bentuk dokumen. Tabel 2.2 Simbol FOD [7] Nama Simbol Simbol DOKUMEN Menunjukkan input dan output baik untuk proses manual, mekanik / komputer.

37 21 Nama Simbol Simbol KEGIATAN MANUAL Sistem yang menunjukkan proses yang dilakukan secara manual. PENGHUBUNG Digunakan untuk menunjukkan sambungan dari bagian alir yang terputus dari halaman yangsama PERHUBUNGAN Digunakan untuk menunjukkan sambungan GARIS ALIR Simbol garis alih (flow line simbol) menunjukkan arus dari proses Simbol Simpanan Ofline File non komputer yang diarsip urut angka (Numerical) N Alur proses bisnis pada Derra Convection adalah sebagai berikut : Pada saat penjualan, Pelanggan mengajukan order kepada admin, lalu admin akan membuat form order yang akan diserahkan kepada gudang untuk mengeluarkan barang sesuai permintaan konsumen. Dari form order akan digunakan admin untuk menyusun laporan penjualan setiap bulan nya. Sedangkan pembayarannya, pelanggan akan melakukan pembayaran kepada admin, lalu admin akan membuatkan bukti pembayaran yang diserahkan kepada pelanggan. Dari situ admin akan menyusun laporan pembayaran setiap bulan nya.

38 Jenis Kebutuhan Kebutuhan (requirement) yang dikumpulkan dengan menggunakan wawancara, observasi, kuisioner, ataupun gabungan dari ketiga hal tersebut dapat dikelompokkan menjadi beberapa kategori sebagai berikut (tidak semua kebutuhan ini harus ada):[6] 1. Fungsional requirement Kebutuhan yang terkait dengan fungsi fungsi produk, misalnya sistem informasi harus mampu mencetak laporan, sistem informasi harus mampu menampilkan grafik, dan lain lain. Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara ini harus mempu mencetak bukti transaksi penjualan dan pembayaran yang terjadi setiap hari nya, serta mempu mencetak laporan yang dibutuhka. 2. Development requirement Kebutuhan yang terkait tools untuk pengembangan sistem informasi baik perangkat keras maupun perangkat lunak, misalnya sistem informasi dikembangkan dengan menggunakan alat bantu Eclipse untuk pengembangan dan StarUML untuk pemodelan. Sistem informasi digunaan bersama dengan crystal report untuk mencetak luaran agar tidak dapat dilakukan manipulasi informasi. 3. Deployment requirement Kebutuhan terkait dengan lingkungan dimana sistem informasi akan digunakn baik perangkat lunak maupun perangkat keras. Contoh kebutuhan ini misalnya sistem informasi harus mampu berjalan pada server dengan spesifikasi perangkat keras memory 4 GB DDR 3, processor intel Xeon Quad Core, dan spesifikasi sistem operasi Ubuntu Server 9. Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara ini akan dijalankan pada sistem operasi windows Documentation requirement Kebutuhan ini terkait dengan dokumen apa saja yang akan disertakan pada produk akhir. Dokumen yang biasanya dihasilkan pada tahap akhir

39 23 pengembangan sistem informasi antara lain dokumen teknis (mulai dari dokumen perencanaan proyek, analisis, desain, sampai penujian) usermanual, dan dokumen pelatihan 5. Support requirement Kebutuhan yang terkait dukungan yang diberikan setelah sistem informasi digunakan. Dukungan teknis tersebut misalnya adanya pelatihan bagi calon pengguna. 6. Miscellaneous requirement Kebutuhan ini adalah kebutuhan kebutuhan tambahan lainnya yang belum tercakup pada beberapa ketegori kebutuhan yang telah terdefinisi diatas. 2.9 Desain Sistem Desain atau perancangan dalam pembangunan perangkat lunak merupakan upaya untuk mengontruksi sebuah sistem yang memberikan kepuasan (mungkin informal) akan spesifikasi kebutuhan fungsional, memenuhi target, memenuhi kebutuhan secara ekplisit atau ekplisit dari segi performansi maupun penggunaan sumber daya, kepuasan batasab pada proses desain dari segi biaya, waktu, dan perangkat. Kualitas perangkat lunak biasanya dinilai dari segi kepuasan pengguna perangkat lunak terhadap perangkat lunak yang digunakan. [6] Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara ini akan dibangun dengan pendekatan terstruktur untuk menggambarkan alur proses bisnis daranya dari pendataan yang dibutuhkan hingga transaksi penjualan, pelanggan, pencicilan pembayaran pelanggan, serta pencetakan laporan yang dibutuhkan Derra Convection Contex Diagram Context diagram merupakan suatu alat untuk menggambarkan suatu sistem pertama kali secara garis besar. Diagram pertama yang digambar dalam pembuatan DFD merupakan level teratas (top level). Dan dari context diagram ini kemudian akan digambarkan dengan lebih terinci lagi, dan disebut dengan level 0 yang isinya adalah diagram context yang dipecah lagi prosesnya menjadi beberap

40 24 proses yang lebih terinci lagi. Level 0 tersebut dapat dipecah lagi menjadi diagram yang lebih rinci lagi yaitu level 1.[7] Tabel 2.3 Simbol Contex Diagram Nama symbol Gambar Terminator Menunjukkan kesatuan luar entity atau terminator Sistem Menunjukkan suatu proses untuk mengeluarkan input output. Aliran data Menggambarkan arah aliran data dari atau ke system Contex diagram akan menggambarkan alur data proses Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara dari pendataan pelanggan, pendataan barang, pendataan pesanan, hingga pendataan pecicilan pembayaran, serta pencetakan laporan yang dibutuhkan Derra Convection DFD ( Data Flow Doagram ) nformasi yang ada di dalam perangkat lunak dimodifikasi dengan beberapa transformasi yang dibutuhkan. Data Flow Diagram (DFD) atau dalam bahasa Indonesia menjadi Diagram Alir Data (DAD) adalah representasi grafik yang menggambarkan alirab informasi transformasi unformasi yang diaplikasikan sebagai data yang mengalir dari masuka (input) dan keluaran (output) [6]. DFD dapat digunakan untuk merepresentasikan sebuah sistem atau perangkat lunak pada beberapa level abstraksi. DFD dapat dibagi menjadi beberapa level yang lebih detail untuk merepresentasikan aliran informasi atau funsi yang lebih detail. DFD menyediakan mekanisme untuk pemodelan funsional ataupun pemodelan aliran informasi. Oleh karena itu, DFD lebih sesuai digunakan untuk

41 25 memodelkan funsi funsi perangkat lunak yang akan diimplementasikan menggunakan pemrograman terstruktur karena pemrograman terstruktur membagi baginya dengan fungsi fungsi dan prosedur prosedur [6]. Notasi notasi pada DFD adalah sebagai berikut : Tabel 2.4 Notasi DFD Notasi Keterangan Proses atau fungsi atau prosedur ; Pada pemodelan perangkat lunak yang akan diimplementasikan dengan pemrograman terstruktur, maka pemodelan notasi ini yang harus menjadi funsi atau prosedur dalam kode program. Catatan : Nama yang diberikan pada sebuah proses biasanya berupa kata kerja. file atau basis data atau penyimpanan (storage) : Pada pemodelan perangkat lunak yang akan diimplementasikan dengan pemrograman terstruktur, maka pemodelan notasi ini yang harusnya dibuat menjadi tabel tabel basis data yang dibutuhkan. Tabel tabel ini juga harus sesuai dengan perancangan tabel tabel pada basis data (Entity Relationship Diagram)

42 26 Notasi Keterangan Catatan : Nama yang diberikan pada sebuah penyimpanan biasanya berupa kata benda. Entitas luar (external entity) atau masukan (input) atau keluaran (output) atau orang yang memakai / berinteraksi dengan perangkat lunak yang terkait dengan aliran data dari sistem yang dimodelkan. Catatan : Nama yang digunakan pada masukan (input) atau keluaran (output) biasanya berupa kata benda. Aliran data ; Merupakan data yang dikirim antar proses, dari penyimpanan ke proses, atau dari proses ke masukan (input) atau keluaran (output). Catatan : Nama yang digunakan pada Aliran data biasanya berupa kata benda, dapat diawali dengan kata data, misalnya data siswa atau tanpa kata data misalnya siswa.

43 27 Berikut ini adalah tahapan tahapan perancangan dengan menggunakan DFD [6]: 1. Membuat DFD level 0 atau sering disebut juga Contex Diagram sebagi entitas tunggal yang berinteraksi dengan orang maupun sistem lain. DFD level 0 digunakan untuk menggambarkan interaksi antar sistem yang akan dikembangkan dengan entitas luar. 2. Membuat DFD Level 1 3. DFD Level 1 digunakan untuk menggambarkan modul modul yang ada dalam sistem yang akan dikembangkan. DFD level 1 merupakan hasil breakdowndfd level 0 yang sebelumnya sudah dibuat. 4. Membuat DFD level 2 5. modul modul pada DFD Level 1 dapai di-breakdownmenjadi DFD Level 2. Modul mana saja yang harus di-breakdown lebih detai tergantung pada tingkat kedetailan modul tersebut. Apabila modul tersebut sudah cukup detail dan rinci maka modul tersebut sudah tidak perlu untuk di-breakdownlagi. Untuk sebuah sistem jumlah DFD Leevel 2 sama dengan jumlah modul pada DFD Level 1 yang di-breakdown. 6. Membuat DFDLevel 3 dan seterusnya. Dfd level 3,4,5 dan seterusnya merupakan breakdown dari modul pada DFD level di-atasnya. Breakdown pada level 3,4,5 dan seterusnya aturannya sama persis dengan DFD Level 1 atau DFD Level 2. Berdasarkan contex diagram yang dibuat langkah selanjutnya adalah membuat dfd level nya untuk mengetahui sub proses bisnis yang berjalan pada Derra Convection, yang sama hal nya contex diagram yang akan menggambarkan alur data proses Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara dari pendataan pelanggan, pendataan barang, pendataan pesanan, hingga pendataan pecicilan pembayaran, serta pencetakan laporan yang dibutuhkan Derra Convection.

44 ERD Pemodelan awal basis data yang paling banyak digunakan adalah menggunakan Entity Relationship Diagram(ERD). (ERD) dikembangkan berdasarkan teori himpunan dalam bidang matematika. (ERD) digunakan untuk pemodelan basis data relasional. ERD memiliki beberapa aliran notasi seperti notasi Chen (Dikembangkan oleh Peter Chen), Baker (Dikembangkan oleh Richard barker, Ian Palmer, Harry Ellis), notasi Crow s Foot, dan beberapa notasi lain. Namun yang banyak digunakan ada notasi dari Chen. Berikut simbol simbol yang digunakan pada ERD dengan notasi Chen : [6] Tabel 2.5 Simbol ERD Simbol Entitas / entity Nama_entitas Atribut Nama_atribut Deskripsi Entitas merupakan data inti yang akan disimpan; bakal tabel pada basis data; benda yang memiliki data dan harus disimpan datanya agar dapat diakses oleh aplikasi komputer; penamaan entitas biasanya lebih ke kata benda dan belum merupakan nama tabel. Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam suatu entitas. Relasi Relasi yang menghubungkan antar entitas; biasanya diawali dengan kakta kerja. Asosiasi / Association N Penghubung antar relasi dan entitas dimana kedua ujungnya meiliki multiplicity

45 29 Simbol Deskripsi kemungkinan pemakaian. jumlah ERD akan menggambarkan relasi yang ada pada Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara dengan meggambarkan hubungan antar tabel : 1) Barang 2) Pelanggan 3) order 4) Pencicilan pembayaran Normalisasi tabel Normalisasi (normalize) merupakan salah satu cara pendekatan atau teknik yang digunakan dalam membangun desain lojik basis data relation dengan menerapkan sejumlah aturan dan kriteria standar. Tujuan dari normalisasi adalah upaya agar desain lojik tabel tabel berada dalam normal form (bentuk normal) yang dapat didefinisikan dengan menggunakan ketergantungan fungsi (functional depency).[4] Bentuk normal adalah suatu aturan yang dikenakan pada relasi relasi atau tabel tabel dalam basis data dan harus dipenuhi oleh relasi atau tabel tersebut pada level level normalisasi. Suatu relasi dikatakan dalam bentuk normal tertentu jika memenuhi kondisi tertentu juga. Beberapa bentuk normalisasi diantaranya adalah bentuk tidak normal (unnormalize), normal pertama (1st normal form), normal ke dua (2nd normal form), dan normalisasi ke tiga (3rd normal form). [4] 1. Tidak Normal Bentuk tidak normal merupakan kumpulan data yang direkam dan tidak ada keharusan dengan mengikuti ssuatu format tertentu. Pada bentuk tidak normal terdapat

46 30 2. Normalisasi Pertama Dalam relational database tidak diperkenankan adanya repeating group karena dapat berdampak terjadinya anomalies. Oleh karena itu tahapan unormalisasi akan menghasilkan bentuk normal pertama. 3. Normal Kedua Dalam perancangan basis data relational tidak diperkenankan adalah partial functional dependency kepada primary key, karena dapat berdampak terjadinya anomalies. Oleh karena itu tahap normalisasi perta,a akan menghasilkan bentuk normal kedua yang dapat didefinisikan sebagai berikut, normalisasi ke dua, suatu relasi memenuhi relasi ke dua jika dan hanya jika relasi tersebut memenuhi normal pertama dan setia atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional (FD) secara utuh kepada kunci utama. 4. Normal Ketiga Dalam perancangan basis datarelational tidak diperkenankan adanya transitive dependency karena dapat berdampak terjadinya anomalies. Oleh karena itu harus dilakukan normalisasi tahap ke tiga. Dari tabel yang sudah dirancang pada ERD akan menggambarkan relasi yang ada pada Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara dengan meggambarkan hubungan antar tabel Barang, Pelanggan, Pembelian,Pencicilan pembayaran, tahapan selanjutnya adalah melakukan normalisasi tabel untuk mencegah redudansi data Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara Kamus Data Kamus data (data dictionary) dipergunakan untuk memperjelas aliran data yang digambarkan pada DFD. Kamus data adalah kumpulan daftar element data yang mengalir pada sistem perangkat lunak sehingga masukan (input) dan keluaran (output) dapat dipahami secara umum (memiliki standar cara penulisan). Kemus data dalam implementasi program dapat menjadi parameter masukan atau

47 31 keluaran dari sebuah fungsi atau prosedur. Kamus data memiliki beberapa simbol untuk menjelaskan informas tambahan seperti berikut [6] : Tabel 2.6 Simbol Kamus data Simbol Keterangan = Disusun atau terdiri dari + dan [ ] Bail.. atau.. { }n N kali diulang / bernilai banyak ( ) Data opsional *...* Batas komentar Setelah tabel Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara dilakukan normalisasi tahapan selanjutnyan adalah membuat daftar element data yang akan digunakan pada aplikasi ini Metode Pengujian Metode pengujian adalah suatu cara atau metode untuk menguji perangkat lunak dan data kemungkinan terjadi kesalahan. Pengujian sistem dapat menggunakan metode black box testing. black box testingmerupakan pendekatan komplementer dari teknik white box testing, karena pengujian black box testing mampu mengungkap kesalahan yang lebih luas. [4] Pada Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara akan dilakukan pengujian menggunakan metode black Box sistem.

48 BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Sumber Data Dalam melakukan laporan penelitian Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara terdapat 2 sumber data yang digunakkan yaitu: 1. Data Primer Adalah data yang diperoleh peneliti langsung dari objek penelitian yakni Derra Convection tanpa melalui perantara. Sumber yang dimaksudkan adalah owner dari Derra Convection, serta karyawan yang bertanggung jawab melakukan penjualan dan pembayaran pencicilan dari pelanggan. Data yang diperoleh diantaranya : prosedur pencatatan bisnis Derra Convection saat ini, lalu kendala yang selama ini dihadapi Derra Convection, dengan proses pencatatan yang masih memanfaatkan buku besar. 2. Data Sekunder Adalah data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung dan dapat diperoleh dari luar objek penelitian yakni Derra Convection. Data sekunder bisa seperti nota bukti pembayaran, faktur penjualan, literatur literatur buku yang berhubungan dengan penyusunan Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara ini. 3.2 Metode Pengumpulan Data Banyak cara yang dilakukan untuk mengumpulkan data, berikut cara pengumpulan data yang dilakukan penulis untuk melakukan penelitian Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara ini. 1. Observasi Dengan melakukan pengamatan langsung terhadap transaksi yang terjadi pada Derra Convection, dengan membuat janji kepada pihak Derra 32

49 33 Convection, untuk memperoleh ijin melakukan pengamatan atas transaksi yang terjadi ketika pelanggan melakukan penjualan, maupun pelanggan melakukan pencicilan pembayaran, kepada Derra Convection. 2. Teknik Wawancara Dengan mengajukan pertanyaan yang berguna untuk menyusun penelitian Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara ini, dengan sebelumnya membuat daftar pertanyaan yang disipakan untuk diajukan kepada pihak Derra Convection, baik kepada pimpinan, maupun karyawan yang bertanggung jawab melakukan pencatatan penjualan serta menerima pembayaran dari pelanggan Derra Convection. 3. Teknik Studi pustaka Dengan melakukan pencarian informasi yang berhubungan teori pendukung menyusun penelitian Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara, baik dari internet, jurnal, buku buku dan berbagai sumner lain nya. 3.3 Metode Analisis Metode analisis yang digunakan pada penyusunan tugas akhir Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara adalah kualitatif. Yakni memanfaatkan data yang memberikan keterangan baik menggunakan gambar yang mendukung penyusunan penelitian Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara, maupun mendiskripsikan secara detai terhadap segala hal yang berhubungan dengan penyusunan penelitian Aplikasi Pembayaran Piutang Konveksi Pada Derra Convection Jepara

50 BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Objek Penelitian Nama Alamat :DERRA CONVECTION :Ds.Gemiring Lor RT 003/RW 002, Kec.Nalumsari, Kab.Jepara No telpon : Jenis Usaha : Konveksi Tahun berdiri : 2000 Nama pendiri : Ibu Siti Mardliyah Sejarah Berdirinya Derra Convection Awalnya pendiri Ibu Siti Mardliyah sebelum memulai usahanya beliau adalah buruh yang bekerja di perusahaan elektronik Polytron. Pada tahu 1998 terjadi krisis moneter yang menimpa Indonesia yang berdampak kebangkrutan pada banyak perusahaan tak terkecuali perusahaan elektronik Polytron yang menjadi tempat Ibu Siti Mardliyah untuk mencari nafkah. Sehingga pada tahun itu juga perusahaan elektronik Polytron melakukan PHK massal, dan Ibu Siti Mardliyah adalah salah satu dari ribuan pekerja yang menerima pemberhentian tersebut. Setelah tidak memiliki pekerjaan tetap, Ibu Siti Mardliyahhanya bekerja serabutan untuk tetap memperoleh pemasukan. Setelah berjalan 2 tahun Ibu Siti Mardliyah memiliki teman yang memiliki usaha konveksi, dari teman beliau, Ibu Siti Mardliyah belajar merintis usaha konveksi, yang digeluti hingga kini. Awal nya hanya menerima pesanan dalam jumlah kecil dan hanya dikerjakan oleh 2 orang pegawai kini pesanan semakin banyak dan semakin meningkatkan kualitas mutu dari Derra Convection yang telah mempekerjakan 200 orang untuk membantu pengembangan usaha Derra Convection. Selain memasarkan di Jepara, Derra Convection juga memiliki kios di kota Surakarta tepat nya di, Pasar Cinderamata, utara Masjid Agung Surakarta. Dengan semakin berkembangnya 34

51 35 usaha Derra Convection, pendirinya Ibu Siti Mardliyah yang tadinya hanya seorang buruh pabrik, dan pekerja serabutan, kini Ibu Siti Mardliyah dapat membuka lapangan kerja bagi karyawan nya serta turut menggerakkan roda perekonomian bangsa Indonesia, dan yang paling dibanggakan adalah yang dulunya hanya pekerja kasar diperusahaan besar, kini Ibu Siti Mardliyah adalah seorang pendiri ataupun boss dari sebuah perusahaan yang akan selalu berkembang Visi Derra Convection Menjadi perusahaan konveksi yang besar di Indonesia dengan meningkatkan kualitas dan mutu Misi Derra Convection 1. Membuka lapangan kerja untuk membantu program pemerintah dalam mengurangi pengangguran. 2. Memberikan jasa konvensi yang bermutu 3. Selalu meningkatkan mutu dan kualitas 4. Memberikan harga yang bersaing 5. Memacu kreativitas dalam produksi konveksi 6. Mendorong berkembangnya ekonomi sektor usaha kecil 7. Berusaha menyejahterakan karyawan nya.

52 Struktur Organisasi Derra Convection PIMPINAN ADMIN KEPALA PRODUKSI BAGIAN SDM PEMBELIAN BAHAN CUTTING SABLON / BORDIR PENJAHIT FINISHING Gambar 4.1 Struktur Organisasi Job Disk 1. Pimpinan a. Sebagai pemilik modal Derra convenction b. Sebagai pencetus usaha Derra convenction c. Bertanggung jawab atas semua usaha yang dijalankan Derra convenction. d. Berusaha selalu mengembangkan dan memajukan Derra convenction. 2. Admin a. Menerima pesanan dari pada pelanggan b. Membuat faktur penjualan c. Mencatat pembelian dari pelanggan d. Menerima pencicilan pembayaran dari pelanggan. e. Membuat nota pembayaran dari pelanggan f. Membuat laporan pembayaran untuk diserahkan kepada pimpinan

53 37 3. Kepala produksi a. Sebagai penanggung jawab ata proses produksi yang ada pada Derra convenction. b. Mengoordinasikan proses produksi yang ada pada Derra convenction. c. Melakukan pembagian tugas produksi yang ada pada Derra convenction. d. Berusaha memenuhi target produksi yang ada pada Derra convenction. e. Melakukan inovasi maupun terobosan baru terhadap model f. Melakukan pengecekan produksi barang 4. Bagian SDM a. Bertugas mencatat absensi para pegawai b. Bertugas melakukan perekrutan pegawai. c. Mengatur pemberian gaji kepada karyawan d. Memperhatikan karyawan sesuai aturan undang undang yang berlaku 5. Pembelian bahan a. Melakukan pembelian bahan untuk proses produksi b. Mencari harga bahan yang bersaing c. Mencari bahan yang disesuaikan dengan kebutuhan d. Melakukan pemantauan ketersediaan bahan e. Melakukan penghitungan kebutuhan bahan 6. Cutting a. Menggambar pola sesuai desain b. Menggunting pola sesuai gambaran 7. Penjahit a. Melakukan penjahitan dari bahan belum jadi hingga jadi b. Memastikan bahwa jahitan sudah sesuai model 8. Sablon a. Membuat desain untuk melakukan sablon. b. Melakukan penyablonan sesuai dengan kebutuhan c. Merancang model bordir d. Melakukan pembuatan bordir 9. Finishing

54 38 a. Melakukan finishing pembuaan produksi b. Memasang kancing, maupun rivet c. Menyetrika d. Melakukan pengecekan produksi yang perlu di perbaiki e. Melakukan packing f. Memasang bandrol Sistem Lama Narasi Penjualan 1. Pelanggan memberikan data pesan kepada admin. 2. Data pesan tersebut akan digunakan admin untuk membuat faktur penjualan sebanyak rangkap 2, data pesan diarsip oleh admin. 3. faktur penjualan lembar pertama diserahkan kepada pelanggan untuk diarsip 4. faktur penjualan lembar kedua digunakan untuk membuat laporan penjualan sebanyak 2 lembar. 5. Laporan penjualanlembar 1 diserahkan kepada pimpinan untuk diarsip. 6. Laporan penjualanlembar ke2 dan faktur penjualan lembar ke-2 diarsip oleh admin Narasi Pencicilan Pembayaran 1. Pelanggan memberikan data bayar kepada admin. 2. Data bayartersebut akan digunakan admin untuk membuat bukti pencicilanpembayaran sebanyak rangkap 2, data bayardiarsip oleh admin. 3. Bukti pencicilanpembayaranlembar pertama diserahkan kepada pelanggan untuk diarsip 4. Bukti pencicilanpembayaranlembar kedua akan digunakan admin untuk menyusun laporan pencicilanpembayaran sebanyak 2 lembar. 5. Laporan pencicilanpembayaranlembar pertama diserahkan kepada pimpinan untuk diarsip. 6. Laporan pencicilanpembayaran lembar ke2 dan bukti pencicilanpembayaranlembar ke-2 diarsip oleh administrasi.

55 Flow Of Dokumen FOD Penjualan FOD Penjualan Pelanggan Admin Pimpinan Data pesan Data pesan Laporan Penjualan 1 Buat faktur penjualan Faktur penjualan 1 Data pesan Faktur penjualan 1 Faktur penjualan 2 Buat laporan penjualan Faktur penjualan 2 Laporan Penjualan 2 Laporan Penjualan 1 Gambar 4.2 FOD Penjualan

56 FOD Pencicilan Pembayaran FOD Pencicilan Pembayaran Pelanggan Admin Pimpinan Data bayar Data bayar Laporan pencicilan pembayaran 1 Buat bukti pencicilan pembayaran Bukti pencicilan pembayaran 1 Data bayar Bukti pencicilan pembayaran 1 Bukti pencicilan pembayaran 2 Buat laporan pencicilan pembayaran Bukti pencicilan pembayaran 2 Laporan pencicilan pembayaran 2 Laporan pencicilan pembayaran 1 Gambar 4.3 FOD Pencicilan Pembayaran

57 Identifikasi Masalah Derra Convection tersebut, pencatatan terhadap barang yang tersedia, pencatatan barang yang diserahkan kepada pelanggan, pencatatan penjualan dari pelanggan, hingga pencatatan pembayaran dari pelanggan setiap transaksi yang terjadi masih dilakukan secara konvensional. Transaksi penjualan dicatat menggunakan pulpen pada nota kertas sebagai bukti penjualan barang, begitu pula dengan transaksi pembayaran yang setiap bilan nya dilakukan pelanggan juga didicatat menggunakan pulpen pada nota kertas sebagai bukti pencicilan pembayaran. Dari nota nota kertas tersebut akan dicatat pada buku besar untuk disusun menjadi sebuah laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan. Dengan cara pencatatan yang dilakukan Derra Convection tersebut, Derra Convection sering menemuni kendala kesulitan dalam mencari informasi karena harus membuka kertas bukti transaksi satu persatu. Pencarian informasi seperti kekurangan pembayaran pelanggan, tanggal jatuh tempo pembayaran dari pelanggan, dan kesalahan penghitungan pembayaran, sertan kerumitan dalam menyusun laporan bulanan seperti laporan pembayaran maupun laporan penjualan Identifikasi Data Data Data pelanggan Data barang Data Order Data Bayar Sumber pelanggan Pimpinan pelanggan pelanggan Identifikasi Informasi Informasi Faktur penjualan Tujuan pelanggan

58 42 Bukti pencicilan pembayaran Laporan penjualan Laporan pencicilan pembayaran pelanggan Pimpinan Pimpinan 4.2 Desain Sistem Contex Diagram Berikut contex diagram Derra Convection Laporan Penjualan Laporan Pencicilan Pembayaran Pimpinan 0 Faktur Penjualan Bukti Pencicilan Pembayaran SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN PIUTANG PADA DERRA CONVECTION JEPARA Data Barang Pelanggan Data Pelanggan Data Order Data Bayar Gambar 4.4 Contex Diagram

59 Dekomposisi Diagram 0 TOP LEVEL SISTEM INFORMASI PEMBAYARAN PIUTANG PADA DERRA CONVECTION JEPARA LEVEL NOL 1 Penjualan 2 Pencicilan Pembayaran LEVEL SATU 1.1 Data Barang 1.2 Data Pelanggan 1.3 Data Order 1.4 Laporan Penjualan 2.1 Data Cicil Bayar 2.2 Laporan Pencicilan Pembayaran Gambar 4.5 Dekomposisi Diagram

60 DFD Level Nol Data Barang Laporan Penjualan 1 Penjualan Data Pelanggan Data Order Faktur Penjualan Barang Pelanggan Order Pimpinan Barang Pelanggan Order Pelanggan Pelanggan Barang Order Laporan Pencicilan Pembayaran 2 Pencicilan Pembayaran Data pencicilan bayar Bukti Pencicilan Pembayaran Bayar Bayar Gambar 4.6 DFD Level Nol

61 DFD Level Satu Penjualan Data Barang Barang 1.1 Data Barang Barang Barang Pimpinan 1.2 Data Pelanggan Data Pelanggan Pelanggan Pelanggan Pelanggan Pelanggan Order 1.3 Data Order Data Order Faktur Penjualan Order Laporan Penjualan Order 1.4 Laporan Penjualan Gambar 4.7 DFD Level Satu Penjualan

62 DFD Level Satu Pembayaran Pelanggan Barang Pelanggan Order Pelanggan Barang Data Bayar Bukti pencicilan Pembayaran 2.1 Data Bayar Order Bayar Bayar Bayar 2.2 Laporan pencicilan Pembayaran Laporan Pencicilan Pembayaran Pimpinan Gambar 4.8 DFD Level Satu Pembayaran

63 ERD notelp_ pel alamat_ pel Tgl_ tempo Kode_ pel Angsur keterangan Cicilan Kekurangan Total_ order Jumlah_ harga Harga_ brg Nama_ Kota_ pel Tgl_order jumlah pel kelurahan _ pel Kode_ harga kode_ pel kecamatan _pel order Kode_ brg Pelanggan M order M barang keterangan _ brg Nama_ brg Kode_ brg M Kode _cicil Cicil pembayaran Kode_ order Kembali Tgl_cicil angsuranke terlambat denda ` Dibayar Grand Total Gambar 4.9 ERD Transformasi Tabel 1. Pelanggan Kode_ nama_ notelp_ alamat_ kelurahan_ kecamatan_ kota_ pel pel pel pel pel pel pel

64 48 2. Order Kode_ order Tgl_ order Kode_ pel Tgl_ tempo Total_order Cicilan Kekurangan Angsur Kode_ brg Harga Jumlah Jumlah_ harga 3. Barang Kode_ brg nama_ brg keterangan_brg Harga_brg 4. Cicil Kode_ cicil Tgl_ cicil Kode_ order angsuranke Terlambat Denda Grand_total Dibayar Kembali

65 Normalisasi Tabel 1. Pelanggan Kode_ nama_ notelp_ alamat_ kelurahan_ kecamatan_ kota_ pel pel pel pel pel pel pel a. Normal Kesatu Tabel pelanggan sudah memenuhi normal ke satu karena setiap atribut dari relasi hanya memiliki nilai tunggal (scalar value) Field yang ada pada tabel pelanggan yaitu kode_pel, nama_pel, notelp_pel, alamat_pel, kelurahan_pel, kecamatan_pel, kota_pel. b. Normal Kedua kode_pel nama_pel, notelp_pel, alamat_pel, kelurahan_pel, kecamatan_pel, kota_pel Tabel pelanggan telah memenuhi normal ke dua karena telah memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional secara utuh kepada kunci utama (primary key). c. Normal Ketiga Tabel pelanggan telah memenuhi normal ke tiga karena tabel pelanggan telah memenuhi normal kedua dan setiap atribut yang bukan kunci (non key dan setiap atribut bukan kunci telah bergantung hanya pada primary key secara keseluruhan. kode_pel nama_pel, notelp_pel, alamat_pel, kelurahan_pel, kecamatan_pel, kota_pel nama_pel notelp_pel, alamat_pel, kelurahan_pel, kecamatan_pel, kota_pel notelp_pel alamat_pel, kelurahan_pel,

66 50 kecamatan_pel, kota_pel alamat_pel kelurahan_pel kecamatan_pel kelurahan_pel, kecamatan_pel, kota_pel kecamatan_pel, kota_pel kota_pel 2. Order Kode_ order Tgl_ order Kode_ pel Tgl_ tempo Total_order Cicilan Kekurangan Angsur Kode_ barang Harga Jumlah Jumlah_ harga a. Normal Kesatu Tabel order sudah memenuhi normal ke satu karena setiap atribut dari relasi hanya memiliki nilai tunggal (scalar value) Field yang ada pada tabel order yaitu kode_order, tgl_order, kode_pel, tgl_tempo, total_order, cicilan, kekurangan, angsur, keterangan, kode_brg, harga, jumlah, jumlah_harga b. Normal Kedua kode_order tgl_order, kode_pel, tgl_tempo, total_order, cicilan, kekurangan, angsur, kode_brg, harga, jumlah, jumlah_harga

67 51 Tabel order telah memenuhi normal ke dua karena telah memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional secara utuh kepada kunci utama (primary key). Dari tabel order terdapat atribut bukan kunci yang tidak bergantung fungsional pada atribut kunci (kode_order) maka tabel order harus dipecah (di dekomposisikan) menjadi 2 tabel yakni tabel order dan order_detail berikut penjelasannya. 1) Tabel order Kode_ order Tgl_ order Kode_ pel Tgl_tempo Total_order Cicilan Kekurangan Angsur a) Normal Kesatu Tabel order sudah memenuhi normal ke satu karena setiap atribut dari relasi hanya memiliki nilai tunggal (scalar value) Field yang ada pada tabel order yaitu kode_order, tgl_order, kode_pel, tgl_tempo, total_ order, cicilan, kekurangan, angsur, keterangan. b) Normal Kedua kode_order tgl_order, kode_pel, tgl_tempo, total_order, cicilan, kekurangan, angsur, keterangan, kode_brg, harga, jumlah, jumlah_harga

68 52 Tabel order telah memenuhi normal ke dua karena telah memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional secara utuh kepada kunci utama (primary key). c) Normal Ketiga Tabel order telah memenuhi normal ke tiga karena tabel order telah memenuhi normal kedua dan setiap atribut yang bukan kunci (non key dan setiap atribut bukan kunci telah bergantung hanya pada primary key secara keseluruhan. kode_order tgl_order, kode_pel, tgl_tempo, total_order, cicilan, kekurangan, angsur, keterangan. tgl_order kode_pel, tgl_tempo, total_order, cicilan, kekurangan, angsur, keterangan. kode_pel tgl_tempo, total_order, cicilan, kekurangan, angsur, keterangan. tgl_tempo total_order, cicilan, kekurangan, angsur. total_order cicilan, kekurangan, angsur, keterangan. cicilan kekurangan angsur kekurangan, angsur, keterangan. angsur, keterangan. Keterangan.

69 53 2) Tabel order_detail Kode_ brg Harga Jumlah Jumlah_ harga a) Normal Kesatu Tabel order_detail sudah memenuhi normal ke satu karena setiap atribut dari relasi hanya memiliki nilai tunggal (scalar value) Field yang ada pada tabel order_detail yaitu kode_order, kode_brg, harga, jumlah, jumlah_harga. b) Normal Kedua kode_order kode_brg, harga, jumlah, jumlah_harga. Tabel order_detail telah memenuhi normal ke dua karena telah memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional secara utuh kepada kunci utama (primary key). c) Normal Ketiga Tabel order_detail telah memenuhi normal ke tiga karena tabel order_detail telah memenuhi normal kedua dan setiap atribut yang bukan kunci (non key dan setiap atribut bukan kunci telah bergantung hanya pada primary key secara keseluruhan. kode_order kode_brg, harga, jumlah, jumlah_harga. kode_brg harga harga, jumlah, jumlah_harga. jumlah, jumlah_harga.

70 54 jumlah jumlah_harga. 3. Barang Kode_ brg nama_ brg keterangan_brg Harga_brg a. Normal Kesatu Tabel barang sudah memenuhi normal ke satu karena setiap atribut dari relasi hanya memiliki nilai tunggal (scalar value) Field yang ada pada tabel barang yaitu kode_brg, nama_brg, keterangan_brg, harga_brg. b. Normal Kedua kode_brg nama_brg, keterangan_brg, harga_brg. Tabel barang telah memenuhi normal ke dua karena telah memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional secara utuh kepada kunci utama (primary key). c. Normal Ketiga Tabel barang telah memenuhi normal ke tiga karena tabel barang telah memenuhi normal kedua dan setiap atribut yang bukan kunci (non key dan setiap atribut bukan kunci telah bergantung hanya pada primary key secara keseluruhan. kode_brg nama_brg, keterangan_brg, harga_brg. nama_brg keterangan_brg keterangan_brg, harga_brg. harga_brg. 4. Cicil bayar Kode_ cicil Tgl_ cicil Kode_ order angsuranke

71 55 Terlambat Denda Grand_total Dibayar Kembali a. Normal Kesatu Tabel cicil sudah memenuhi normal ke satu karena setiap atribut dari relasi hanya memiliki nilai tunggal (scalar value) Field yang ada pada tabel cicil yaitu kode_cicil, kode_order, tgl_cicil, angsuranke, terlambat, denda, grand_total,dibayar, kembali. b. Normal Kedua kode_cicil kode_order, tgl_cicil, angsuranke, terlambat, denda, grand_total,dibayar, kembali. Tabel cicil telah memenuhi normal ke dua karena telah memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional secara utuh kepada kunci utama (primary key). c. Normal Ketiga Tabel cicil telah memenuhi normal ke tiga karena tabel cicil telah memenuhi normal kedua dan setiap atribut yang bukan kunci (non key dan setiap atribut bukan kunci telah bergantung hanya pada primary key secara keseluruhan. kode_cicil kode_order, tgl_cicil, angsuranke, terlambat, denda, grand_total,dibayar, kembali. kode_order tgl_cicil, angsuranke, terlambat, denda, grand_total,dibayar, kembali. tgl_cicil angsuranke, terlambat, denda, grand_total,dibayar, kembali angsuranke tgl_cicil, angsuranke, terlambat, denda,

72 56 grand_total,dibayar, kembali. terlambat denda grand_total dibayar denda, grand_total,dibayar, kembali grand_total,dibayar, kembali dibayar, kembali. kembali Relasi Tabel Order_detail kode_order Kode_brg harga jumlah Jumlah_harga Barang Kode_brg Nama_brg Keterangan_brg Harga_brg Pelanggan kode_pel Nama_pel Notelp_pel Alamat_pel kelurahan_pel kecamatan_pel kota_pel Order kode_order Tgl_order Kode_pel Tgl_tempo Total_orde Cicilan Kekurangan Angsur Cicil Kode_cicil Tgl_cicil Kode_order Angsuranke Terlambat Denda Grand_total Dibayar kembali Gambar 4.10 Relasi Tabel

73 Kamus Data 1. Pelanggan Pelanggan kode_pel + nama_pel + notelp_pel + alamat_pel + kelurahan_pel + kecamatan_pel + kota_pel kode_pel nama_pel = 5 { karakter } 5 = 5 { karakter } 50 notelp_pel = 6 {Numerik} 12 alamat_pel = 4 { Karakter } 50 kelurahan_pel = 4 { Karakter } 50 kecamatan_pel = 4 { Karakter } 50 Kota = 4 { Karakter } 30 Karakter = [A-Z a-z ]. Numeric = [0-9] 2. Order Order kode_order + tgl_order + kode_pel + tgl_tempo + total_ order + cicilan + kekurangan + angsur kode_order = 5 { karakter } 5 Tgl_order = 8 {date} 8 kode_pel = 5 { karakter } 5 Tgl_tempo = 8 {date} 8

74 58 total_ order = 4 { Numerik } 8 cicilan = 4 { Numerik } 8 total_ order = 4 { Numerik } 8 Kekurangan = 4 { Numerik } 8 Angsur = 1 { Numerik } 2 Karakter = [A-Z a-z ]. Numeric = [0-9] date = [dd-mm-yyyy] 3. Order_detail Order_detail kode_order + kode_brg + harga + jumlah + jumlah_harga. kode_order kode_brg = 5 { karakter } 5 = 5 { karakter } 5 harga = 4 { Numerik } 8 jumlah = 4 { Numerik } 8 Jumlah_harga = 4 { Numerik } 8 Karakter = [A-Z a-z ]. Numeric = [0-9] 4. Cicil

75 59 Order kode_order + tgl_order + kode_pel + tgl_tempo + total_ order + cicilan + kekurangan + angsur kode_order = 5 { karakter } 5 Tgl_order = 8 {date} 8 kode_pel = 5 { karakter } 5 Tgl_tempo = 8 {date} 8 total_ order = 4 { Numerik } 8 cicilan = 4 { Numerik } 8 total_ order = 4 { Numerik } 8 Kekurangan = 4 { Numerik } 8 Angsur = 1 { Numerik } 2 Karakter = [A-Z a-z ]. Numeric = [0-9] date = [dd-mm-yyyy]

76 Desain Input 1. Desain Input Pelanggan DATA PELANGGAN Kode Pelanggan XXX-9999 Kecamatan Pelanggan xxxxxxxxx Nama Pelanggan xxxxxxxxx Kota Pelanggan xxxxxxxxx Alamat Pelanggan xxxxxxxxx Notelp Pelanggan xxxxxxxxx Kelurahan Pelanggan xxxxxxxxx Tambah simpan edit hapus batal keluar Kode Nama Alamat Kelurahan Kecamatan Kota No Telp Gambar 4.11 Desain Input Pelanggan Desain ini menggambarkan form pelanggan yang akan dibangun sebagai antar muka untuk melakukan pendataan pelanggan yang berisi kode pelanggan, nama pelanggan, notelp pelanggan, alamat pelanggan, kelurahan pelanggan, dan kecamatan dari pelanggan. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data pelanggan, penyimpanan data pelanggan, pengubahan data pelanggan, penghapusan data pelanggan.

77 61 2. Desain Input Barang DATA BARANG Kode Barang X-9999 Nama Harga xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx 99 Keterangan xxxxxxxxxxxxxxxxxxxx Tambah simpan edit hapus batal keluar Kode Nama Harga Keterangan Gambar 4.12 Desain Input Barang Desain ini menggambarkan form barang yang akan dibangun sebagai antar muka untuk melakukan pendataan barang yang berisi kode barang, nama barang, harga barang, dan keterangan barang. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data barang, penyimpanan data barang, pengubahan data barang, penghapusan data barang.

78 62 3. Desain Input Order DATA ORDER Kode Order X-9999 Data Pelanggan Kode Pelanggan Xxx-999 Tgl Order Nama Pelanggan xxxxxxxx Tgl Tempo Alamat xxxxxxxx Kode Barang Nama Barang Harga Jumlah Jumlah Harga Xxx-999 xxxxxxxx Kode Barang nama Harga Jumlah Jumlah Harga Total Order X-9999 xxxxxx Cicilan X-9999 xxxxxx X-9999 xxxxxx X-9999 xxxxxx Tambah simpan edit hapus batal keluar Gambar 4.13 Desain Input Order Desain ini menggambarkan form order yang akan dibangun sebagai antar muka untuk melakukan pendataan order yang berisi kode order, tanggal order, tanggal tempo, kode barang, nama barang, harga barang, jumlah barang, jumlah harga, kode pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan, total order, dan cicilan yang harus dibayarkan. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data order, penyimpanan data order, pengubahan data order, penghapusan data order.

79 63 4. Desain Input Pembayaran Cicilan DATA PEMBAYARAN CICILAN Kode Cicil Tgl Cicil Kode Order Tgl Order Tgl Tempo X Xxx-999 ddmmyyyy ddmmyyyy Data Pelanggan Id Pelanggan Xxx-999 Kode Cicil Tanggal Cicil Besar Cicil Terlambat Denda Grand Total Nama Pelanggan xxxxxxxx X Alamat xxxxxxxx X Angsuran ke 9999 Besar Cicil 9999 Yang sudah dibayarkan Kekurangan Terlambat 9999 Denda bulan Grand Total Dibayar Kembali Tambah simpan edit hapus batal keluar Kode Cicil Tanggal Cicil Kode Order Tanggal Order Besar Cicil Bayar Angsuran Denda Grand Total X X X X X X X X Gambar 4.14 Desain Input Pembayaran Cicilan Desain ini menggambarkan form pembayaran cicilan yang akan dibangun sebagai antar muka untuk melakukan pendataan cicil yang berisi kode cicil, tanggal cicil,kode order, tanggal order, tanggal tempo, kode cicil, angsuran, besar cicilan, keterlambatan, denda, jumlah pembayaran yang sudah dilakukan, kekurangan pembayaran, kode pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data cicil, penyimpanan data cicil, pengubahan data cicil, penghapusan data cicil.

80 Desain Output 1. Faktur Penjualan DERRA CONVECTION Ds.Gemiring Lor RT 003/RW 002, Kec.Nalumsari, Kab.Jepara FAKTUR PENJUALAN Kode Order Tgl Order Kode Pelanggan/ Nama ORD /99/9999 PLG / xxxxx Tgl Tempo 99/99/9999 NO Kode Barang Nama Harga Jumlah Jumlah Harga 9 DR-9999 XXXXXXXX DR-9999 XXXXXXXX Total Order Cicilan pencicilan dapat dilakukan 12x dalam kurun waktu 1 tahun 2. Pencicilan tidak dikenakan denda selama dilakukan dalam jangka waktu 1 tahun sejak order dilakukan yakni paling lambat tanggal 99/99/ jika terlambat akan dikenakan denda sebesar 5% dari keterlambatan setiap bulan nya. pelanggan Jepara, 99/99/9999 xxxxxxxx petugas Gambar 4.15 Faktur Penjualan

81 65 2. Bukti Pencicilan Pembayaran DERRA CONVECTION Ds.Gemiring Lor RT 003/RW 002, Kec.Nalumsari, Kab.Jepara BUKTI PENCICILAN PEMBAYARAN Kode Cicil Tgl Cicil ORD /99/9999 Kode Order Tgl Order Kode Pelanggan/ Nama Angsuran ke 99 Besar Cicilan Terlambat Denda Grand Total Dibayar Kembali ORD /99/9999 Tgl Tempo 99/99/9999 PLG / xxxxx Yang sudah dibayarkan Kekurangan Angsuran ke- 1 dari 12 Simpanlah struk ini sebagai bukti pembayaran anda. Gambar 4.16 Bukti Pencicilan Pembayaran

82 66 3. Laporan Order DERRA CONVECTION Ds.Gemiring Lor RT 003/RW 002, Kec.Nalumsari, Kab.Jepara LAPORAN ORDER Kode Order Tgl Order Tgl Tempo Nama Pelanggan Total Order Cicilan ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR 9999 ODR XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX XXXXXXXXX Gambar 4.17 Laporan Order

83 67 4. Laporan Pencicilan Pembayaran DERRA CONVECTION Ds.Gemiring Lor RT 003/RW 002, Kec.Nalumsari, Kab.Jepara LAPORAN PEMBAYARAN CICILAN Kode Cicil Tgl Order Kode Order Tgl Order Tgl Tempo Nama Pelanggan Angsuran Denda Grand Total Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Ccl ODR XXXXXXXXX Gambar 4.18 Laporan Pembayaran Cicilan

84 Implementasi 1. Form Input Pelanggan Gambar 4.19 Data Pelanggan Form pelanggan melakukan pendataan pelanggan yang berisi kode pelanggan, nama pelanggan, notelp pelanggan, alamat pelanggan, kelurahan pelanggan, dan kecamatan dari pelanggan. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data pelanggan, penyimpanan data pelanggan, pengubahan data pelanggan, penghapusan data pelanggan.

85 69 2. Form Input Barang Gambar 4.20 Form Barang Form barang dibangun sebagai antar muka untuk melakukan pendataan barang yang berisi kode barang, nama barang, harga barang, dan keterangan barang. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data barang, penyimpanan data barang, pengubahan data barang, penghapusan data barang.

86 70 3. Form Input Pesanan Gambar 4.21 Form Pesanan Form pesan yang akan dibangun sebagai antar muka untuk melakukan pendataan pesan yang berisi kode pesan, tanggal pesan, tanggal tempo, kode barang, nama barang, harga barang, jumlah barang, jumlah harga, kode pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan, total pesan, dan cicilan yang harus dibayarkan. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data pesan, penyimpanan data pesan, pengubahan data pesan, penghapusan data pesan.

87 71 4. Form Input Cicilan Gambar 4.22 Form Cicilan Form pembayaran cicilan dibangun sebagai antar muka untuk melakukan pendataan cicil yang berisi kode cicil, tanggal cicil,kode order, tanggal order, tanggal tempo, kode cicil, angsuran, besar cicilan, keterlambatan, denda, jumlah pembayaran yang sudah dilakukan, kekurangan pembayaran, kode pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan. Pada form ini dapat dilakukan penambahan data cicil, penyimpanan data cicil, pengubahan data cicil, penghapusan data cicil.

88 72 5. Bukti Pesan Gambar 4.23 Bukti Pesan Bukti pesan sebagai luaran dari pemesanan yang telah dilakukan yang memberikan informasi kode pemesanan, tanggal pemesanan, tanggal jatuh tempo, kode pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan, kode barang yang dipesan, nama barang yang dipesan, harga barang yang dipesan, jumlah barang barang yang dipesan, jumlah harga barang yang dipesan, total pemesanan, serta pencicilan setiap bulan yang harus dibayarkan.

89 73 6. Bukti Cicilan Gambar 4.24Nota Cicilan Nota cicil merupakan luaran dari pendataan pencicilan yang memberikan luarah kode pencicilan, tanggal pencicilan, kode pemesanan, tanggal pemesanan, tanggal jatuh tempo, kode pelanggan, nama pelanggan, alamat pelanggan, angsuran ke, besar cicilan, terlambat, denda, grand total, uang yang dibayarkan, sisa pembayaran, jumlah yang sudah dibayarkan, dan kekurangan pembayaran.

90 74 7. Laporan Pesan Gambar 4.25 Laporan Pesanan Laporan pesana merupakan laporan yang ditujukan kepada pimpinan yang memberikan informasi kode pesan, tanggal pesan, tanggal tempo, kode pelanggan, nama, alamat, total pesanan, dan besar cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan nya.

91 75 8. Laporan Pencicilan Gambar 4.26 Laporan Cicilan Laporan cicilan merupakan laporan yang ditujukan kepada pimpinan yang memberikan informasi kode cicil, tanggal cicil, kode pesan, tanggal pesan, tanggal tempo, kode pelanggan, nama, alamat, angsuran ke, jumlah yang sudah dibayar, terlambat, denda,total, dan kekurangan pembayaran.

DAFTAR ISI. Halaman Judul... ii. Persetujuan Laporan Tugas Akhir... iii. Pengesahan Dewan Penguji... iv. Keaslian Tugas Akhir... v

DAFTAR ISI. Halaman Judul... ii. Persetujuan Laporan Tugas Akhir... iii. Pengesahan Dewan Penguji... iv. Keaslian Tugas Akhir... v DAFTAR ISI Halaman Judul... ii Persetujuan Laporan Tugas Akhir... iii Pengesahan Dewan Penguji... iv Keaslian Tugas Akhir... v PernyataanPersetujuan Publikasi Karya Ilmiah Untuk Kepentingan Akademis...

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI 2.1 Tinjauan Pustaka Jurnal untuk mendukung penelitian Sistem Informasi Administrasi Pengelolaan Piutang Pada Derra Convection Jepara: 1. Penelitian pertama dengan

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR

LAPORAN PROYEK AKHIR LAPORAN PROYEK AKHIR SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN PADA SMK BHAKTI PERSADA KENDAL Nama NIM Program Studi Disusun Oleh : : Siti Aminah : A21.2007.05959 : Manajemen Informatika FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI AKADEMIK PADA SMP NEGERI 14 SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI AKADEMIK PADA SMP NEGERI 14 SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI AKADEMIK PADA SMP NEGERI 14 SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Perancangan Sistem Informasi Administrasi Untuk Distributor Media Massa Topas Agency. Disusun oleh :

LAPORAN TUGAS AKHIR. Perancangan Sistem Informasi Administrasi Untuk Distributor Media Massa Topas Agency. Disusun oleh : LAPORAN TUGAS AKHIR Perancangan Sistem Informasi Administrasi Untuk Distributor Media Massa Topas Agency Nama NIM Program Studi Disusun oleh : : Taufik Sahaini Ashari : A12.2004.01693 : Sistem Informasi

Lebih terperinci

PROPOSAL TUGAS AKHIR

PROPOSAL TUGAS AKHIR PROPOSAL TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN KOMPUTER SECARA E-COMMERCE PADA CV. MEDIA PRIMA SEMARANG Nama N I M Program Studi Disusun Oleh : : Septia Eka Marizayanti : A12.2005.02037 : Sistem Informasi

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Perancangan Basis Data Persediaan Barang Pada CV. Mitra Computer Pekalongan. Disusun oleh :

LAPORAN TUGAS AKHIR. Perancangan Basis Data Persediaan Barang Pada CV. Mitra Computer Pekalongan. Disusun oleh : LAPORAN TUGAS AKHIR Perancangan Basis Data Persediaan Barang Pada CV. Mitra Computer Pekalongan Nama NIM Program Studi Disusun oleh : : Arfian Lakso Pradipta : A12.2004.01669 : Sistem Informasi FAKULTAS

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT PADA APOTEK MEKAR FARMA SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT PADA APOTEK MEKAR FARMA SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN OBAT PADA APOTEK MEKAR FARMA SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG PADA PT. GUGAH PERKASA RIPTA SEMARANG

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG PADA PT. GUGAH PERKASA RIPTA SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG PADA PT. GUGAH PERKASA RIPTA SEMARANG Disusun Oleh : Nama : NOVITA FEBRIANI NIM : A12.2007.02649 Program Studi : Sistem Informasi S I

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PERPUSTAKAAN PADA MA AL IRSYAD GAJAH. Disusun Oleh: : Nurul Aini : A Program Studi : Manajemen Informatika

LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PERPUSTAKAAN PADA MA AL IRSYAD GAJAH. Disusun Oleh: : Nurul Aini : A Program Studi : Manajemen Informatika p LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PERPUSTAKAAN PADA MA AL IRSYAD GAJAH Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Manajemen Informatika D-3 pada Fakultas Ilmu Komputer

Lebih terperinci

PERANCANGAN DATABASE PENGIRIMAN PAKET PADA PT. SUMBER JATI BARU PEKALONGAN

PERANCANGAN DATABASE PENGIRIMAN PAKET PADA PT. SUMBER JATI BARU PEKALONGAN LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN DATABASE PENGIRIMAN PAKET PADA PT. SUMBER JATI BARU PEKALONGAN Disusun Oleh : Nama : GUSTIANI ARIDIANSARI NIM : A12.2004.01805 Program Studi : Sistem Informasi S I Fakultas

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR

LAPORAN PROYEK AKHIR LAPORAN PROYEK AKHIR PERANCANGAN WEBSITE SEKOLAH PADA SMA N 1 PEGANDON - KENDAL Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika D3 pada fakultas

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA MA NU NURUL HUDA MANGKANG KULON TUGU SEMARANG. Disusun oleh :

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA MA NU NURUL HUDA MANGKANG KULON TUGU SEMARANG. Disusun oleh : LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA MA NU NURUL HUDA MANGKANG KULON TUGU SEMARANG Disusun oleh : Nama : AGUS SUSANTO NIM : A12.2003.01509 Program Studi : Sistem Informasi FAKULTAS ILMU KOMPUTER

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN BARANG PADA TB. MULYOJATI SUMOWONO KAB.

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN BARANG PADA TB. MULYOJATI SUMOWONO KAB. LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN PEMBELIAN BARANG PADA TB. MULYOJATI SUMOWONO KAB. SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM PELAYANAN TAMU HOTEL(STUDI KASUS PADA HOTEL RINJANI SEMARANG).

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM PELAYANAN TAMU HOTEL(STUDI KASUS PADA HOTEL RINJANI SEMARANG). LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA SISTEM PELAYANAN TAMU HOTEL(STUDI KASUS PADA HOTEL RINJANI SEMARANG). Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE PADA UD.AD BAG S COLLECTION

SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE PADA UD.AD BAG S COLLECTION LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE PADA UD.AD BAG S COLLECTION Nama N I M Program Studi Disusun Oleh : : Astuti : A12.2006.02408 : Sistem Informasi FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG CV. JELAJAH KOMPUTER SEMARANG. Disusun oleh :

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG CV. JELAJAH KOMPUTER SEMARANG. Disusun oleh : LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG CV. JELAJAH KOMPUTER SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Nama : Muhammad Anis NIM : A Program Studi : Teknik Informatika. Disusun Oleh :

LAPORAN TUGAS AKHIR. Nama : Muhammad Anis NIM : A Program Studi : Teknik Informatika. Disusun Oleh : LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN BATIK BERBASIS WEB PADA TOKO BATIK Q-TA PEKALONGAN Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEBSITE PADA CV. ARINTA WIJAYA SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEBSITE PADA CV. ARINTA WIJAYA SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEBSITE PADA CV. ARINTA WIJAYA SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMAN 01 KEBUMEN. Disusun Oleh:

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMAN 01 KEBUMEN. Disusun Oleh: p LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMAN 01 KEBUMEN Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Manajemen Informatika D-3 pada Fakultas Ilmu Komputer

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Perancangan Basis Data Deposit Pulsa Elektrik Pada Bosindo Group Semarang

LAPORAN TUGAS AKHIR. Perancangan Basis Data Deposit Pulsa Elektrik Pada Bosindo Group Semarang LAPORAN TUGAS AKHIR Perancangan Basis Data Deposit Pulsa Elektrik Pada Bosindo Group Semarang Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika S-1

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR

LAPORAN PROYEK AKHIR LAPORAN PROYEK AKHIR SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI RAPORT DENGAN ALAT BANTU KOMPUTER PADA SISWA SMK KRISTEN GERGAJI SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG PADA APOTEK RAMADHAN SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG PADA APOTEK RAMADHAN SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG PADA APOTEK RAMADHAN SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA PT PLN (PERSERO) UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (UDIKLAT) SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA PT PLN (PERSERO) UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (UDIKLAT) SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN BASIS DATA ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN PADA PT PLN (PERSERO) UNIT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (UDIKLAT) SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Rekayasa Perangkat Lunak E-commerce untuk Penjawi Mebel. Disusun oleh :

LAPORAN TUGAS AKHIR. Rekayasa Perangkat Lunak E-commerce untuk Penjawi Mebel. Disusun oleh : LAPORAN TUGAS AKHIR Rekayasa Perangkat Lunak E-commerce untuk Penjawi Mebel Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika S-1 pada Fakultas Ilmu

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PINJAMAN PADA BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT MEKAR SARI ASIH KELURAHAN LEMPONGSARI KECAMATAN GAJAH MUNGKUR SEMARANG

SISTEM INFORMASI PINJAMAN PADA BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT MEKAR SARI ASIH KELURAHAN LEMPONGSARI KECAMATAN GAJAH MUNGKUR SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PINJAMAN PADA BADAN KESWADAYAAN MASYARAKAT MEKAR SARI ASIH KELURAHAN LEMPONGSARI KECAMATAN GAJAH MUNGKUR SEMARANG Disusun oleh : Nama : Herry Syakti Tristiyanto NIM

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN INTELIGENT AGENT CHATBOT DENGAN MENGUNAKAN METODE FUZZY STRING MATCHING

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN INTELIGENT AGENT CHATBOT DENGAN MENGUNAKAN METODE FUZZY STRING MATCHING LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN INTELIGENT AGENT CHATBOT DENGAN MENGUNAKAN METODE FUZZY STRING MATCHING Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika-S1

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR SISTEM INFORMASI AKADEMIK BEBRBASIS WEB PADA SMK MUHAMMADIYAH 1 WELERI

LAPORAN PROYEK AKHIR SISTEM INFORMASI AKADEMIK BEBRBASIS WEB PADA SMK MUHAMMADIYAH 1 WELERI LAPORAN PROYEK AKHIR SISTEM INFORMASI AKADEMIK BEBRBASIS WEB PADA SMK MUHAMMADIYAH 1 WELERI Nama NIM Program Studi Fakultas Disusun Oleh : : Machmudah : A22.2006.01555 : Teknik Informatika (DIII) : Ilmu

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KENAIKAN JABATAN PADA PT. STACO JASAPRATAMA

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KENAIKAN JABATAN PADA PT. STACO JASAPRATAMA LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KENAIKAN JABATAN PADA PT. STACO JASAPRATAMA Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika S-1 pada

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR REKAYASA PERANGKAT LUNAK SISTEM RETRIBUSI TIKET OBYEK WISATA PADA KANTOR PARIWISATA KOTA CIREBON.

LAPORAN TUGAS AKHIR REKAYASA PERANGKAT LUNAK SISTEM RETRIBUSI TIKET OBYEK WISATA PADA KANTOR PARIWISATA KOTA CIREBON. LAPORAN TUGAS AKHIR REKAYASA PERANGKAT LUNAK SISTEM RETRIBUSI TIKET OBYEK WISATA PADA KANTOR PARIWISATA KOTA CIREBON Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI KEPENDUDUKAN PADA KANTOR KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG BERBASIS WEB. Disusun Oleh :

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI KEPENDUDUKAN PADA KANTOR KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG BERBASIS WEB. Disusun Oleh : LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI KEPENDUDUKAN PADA KANTOR KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG BERBASIS WEB Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program studi Sistem Informasi

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR

LAPORAN PROYEK AKHIR LAPORAN PROYEK AKHIR SISTEM INFORMASI APLIKASI PENDAFTARAN ONLINE SISWA BARU PADA SMK NEGERI 2 KENDAL Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program pendidikan Diploma

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA PT. SINAR JAYA SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA PT. SINAR JAYA SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN PADA PT. SINAR JAYA SEMARANG Disusun oleh : Nama : Niken Nathania NIM : A12.2002.01114 Program Studi : Sistem Informasi ( S1 ) Fakultas : Ilmu Komputer UNIVERSITAS

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANJARNEGARA MENGGUNAKAN SMS

LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANJARNEGARA MENGGUNAKAN SMS LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANJARNEGARA MENGGUNAKAN SMS Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA PUSKESMAS PEMBANTU KEKANCAN MUKTI SEMARANG.

LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA PUSKESMAS PEMBANTU KEKANCAN MUKTI SEMARANG. LAPORAN TUGAS AKHIR PERANCANGAN SISTEM BASIS DATA PELAYANAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA PUSKESMAS PEMBANTU KEKANCAN MUKTI SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Pustaka Penelitian pertama yang dilakukan oleh Suprayitno [1] bahwa judul Pembangunan Sistem Stok Barang Dan Penjualan Pada Toko Sero Elektronik Permasalahan yang melatar

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PENERAPAN METODE FUZZY DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KAMERA DSLR

LAPORAN TUGAS AKHIR PENERAPAN METODE FUZZY DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KAMERA DSLR LAPORAN TUGAS AKHIR PENERAPAN METODE FUZZY DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN KAMERA DSLR Nama NIM Disusun Oleh : : Ari Sukma Firmanullah : A11.2009.04758 Program Studi : Teknik Informatika S-1

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI MATA PELAJARAN DI SMP NEGERI 1 KALIWUNGU KABUPATEN SEMARANG. Disusun Oleh: : Widha Yuliati

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI MATA PELAJARAN DI SMP NEGERI 1 KALIWUNGU KABUPATEN SEMARANG. Disusun Oleh: : Widha Yuliati LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI MATA PELAJARAN DI SMP NEGERI 1 KALIWUNGU KABUPATEN SEMARANG Disusun Oleh: Nama Nim Program Studi : Widha Yuliati : A29.2007.00184 : Teknik Informatika

Lebih terperinci

APLIKASI PEMESANAN TIKET KERETA API PADA PT STASIUN SEMARANG TAWANG BERBASIS WEB

APLIKASI PEMESANAN TIKET KERETA API PADA PT STASIUN SEMARANG TAWANG BERBASIS WEB LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PEMESANAN TIKET KERETA API PADA PT STASIUN SEMARANG TAWANG BERBASIS WEB Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PEGAWAI PADA DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KAB. KUDUS

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PEGAWAI PADA DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KAB. KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA PEGAWAI PADA DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG KAB. KUDUS Laporan ini Disusun guna Memenuhi Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN BANK DARAH PADA UDD (UNIT DONOR DARAH) PMI KABUPATEN KUDUS

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN BANK DARAH PADA UDD (UNIT DONOR DARAH) PMI KABUPATEN KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN BANK DARAH PADA UDD (UNIT DONOR DARAH) PMI KABUPATEN KUDUS Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENYEWAAN MESIN FOTOCOPY PADA EKAYANA KUDUS

SISTEM INFORMASI PENYEWAAN MESIN FOTOCOPY PADA EKAYANA KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENYEWAAN MESIN FOTOCOPY PADA EKAYANA KUDUS Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas Teknik

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PROGRAM BANTU PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN PELUANG UNTUK SMA KELAS XI

LAPORAN TUGAS AKHIR PROGRAM BANTU PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN PELUANG UNTUK SMA KELAS XI LAPORAN TUGAS AKHIR PROGRAM BANTU PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN PELUANG UNTUK SMA KELAS XI Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DIGITAL DI SMK CORDOVA MARGOYOSO PATI

SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DIGITAL DI SMK CORDOVA MARGOYOSO PATI LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DIGITAL DI SMK CORDOVA MARGOYOSO PATI Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

Aplikasi Booking Room Karaoke Pada New Star Kudus Berbasis Android

Aplikasi Booking Room Karaoke Pada New Star Kudus Berbasis Android LAPORAN SKRIPSI Aplikasi Booking Room Karaoke Pada New Star Kudus Berbasis Android Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

Pemanfaatan Teknologi SMS Gateway Pada Sistem Pembayaran SPP dan Tabungan Sekolah di SMA N 1 Nalumsari

Pemanfaatan Teknologi SMS Gateway Pada Sistem Pembayaran SPP dan Tabungan Sekolah di SMA N 1 Nalumsari LAPORAN SKRIPSI Pemanfaatan Teknologi SMS Gateway Pada Sistem Pembayaran SPP dan Tabungan Sekolah di SMA N 1 Nalumsari Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi

Lebih terperinci

Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Restoran. Terintegrasi pada DD Cafe & Restaurant. Purwokerto

Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Restoran. Terintegrasi pada DD Cafe & Restaurant. Purwokerto LAPORAN TUGAS AKHIR Rancang Bangun Sistem Informasi Transaksi Restoran Terintegrasi pada DD Cafe & Restaurant Purwokerto Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI KLASIFIKASI KAPAL PADA PT. BIRO KLASIFIKASI INDONESIA (PERSERO) SEMARANG BERBASIS WEB.

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI KLASIFIKASI KAPAL PADA PT. BIRO KLASIFIKASI INDONESIA (PERSERO) SEMARANG BERBASIS WEB. LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INFORMASI KLASIFIKASI KAPAL PADA PT. BIRO KLASIFIKASI INDONESIA (PERSERO) SEMARANG BERBASIS WEB Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program

Lebih terperinci

PESETUJUAN LAPORAN PROYEK AKHIR

PESETUJUAN LAPORAN PROYEK AKHIR PESETUJUAN LAPORAN PROYEK AKHIR Nama Pelaksana : Sis Haryanto NIM : A22.2009.01847 Program Studi : Teknik Informatika D-3 Fakultas : Ilmu Komputer Judul Proyek Akhir : Company Profile Plat AB Cellular

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBELIAN TABLET PC MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY TAHANI

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBELIAN TABLET PC MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY TAHANI LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBELIAN TABLET PC MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY TAHANI Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Teknik Informatika

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN WISUDA BERBASIS WEB PADA UNIVERSITAS MURIA KUDUS

SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN WISUDA BERBASIS WEB PADA UNIVERSITAS MURIA KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN WISUDA BERBASIS WEB PADA UNIVERSITAS MURIA KUDUS Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PAKAR UNTUK MENGANALISA DAN MENDETEKSI PENYAKIT PADA MANUSIA YANG DITULARKAN OLEH HEWAN TERNAK

LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PAKAR UNTUK MENGANALISA DAN MENDETEKSI PENYAKIT PADA MANUSIA YANG DITULARKAN OLEH HEWAN TERNAK LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM PAKAR UNTUK MENGANALISA DAN MENDETEKSI PENYAKIT PADA MANUSIA YANG DITULARKAN OLEH HEWAN TERNAK Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program

Lebih terperinci

Sistem Informasi Manajemen Beasiswa Berbasis Web Pada Universitas Muria Kudus

Sistem Informasi Manajemen Beasiswa Berbasis Web Pada Universitas Muria Kudus LAPORAN SKRIPSI Sistem Informasi Manajemen Beasiswa Berbasis Web Pada Universitas Muria Kudus Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1

Lebih terperinci

Sistem Informasi Servis dan Penjualan Komputer Berbasis SMS Gateway di Dewa.com

Sistem Informasi Servis dan Penjualan Komputer Berbasis SMS Gateway di Dewa.com LAPORAN SKRIPSI Sistem Informasi Servis dan Penjualan Komputer Berbasis SMS Gateway di Dewa.com Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi S-1

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Pembelajaran Agama Islam Untuk Anak Sekolah Dasar Kelas 1 BerbasisMultimedia. Disusun Oleh:

LAPORAN TUGAS AKHIR. Pembelajaran Agama Islam Untuk Anak Sekolah Dasar Kelas 1 BerbasisMultimedia. Disusun Oleh: LAPORAN TUGAS AKHIR Pembelajaran Agama Islam Untuk Anak Sekolah Dasar Kelas 1 BerbasisMultimedia Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Teknik Informatika

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PETA INFORMASI DIGITAL PARIWISATA KABUPATEN JEPARA DENGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID

LAPORAN TUGAS AKHIR PETA INFORMASI DIGITAL PARIWISATA KABUPATEN JEPARA DENGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID LAPORAN TUGAS AKHIR PETA INFORMASI DIGITAL PARIWISATA KABUPATEN JEPARA DENGAN APLIKASI BERBASIS ANDROID Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program studi sistem informasi

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS BERBASIS WEB PADA BPM LENY MULYANI

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS BERBASIS WEB PADA BPM LENY MULYANI LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS BERBASIS WEB PADA BPM LENY MULYANI Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN BANTUAN DANA RUMAH TIDAK LAYAK HUNI BERBASIS WEB PADA KECAMATAN KOTA KUDUS.

LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN BANTUAN DANA RUMAH TIDAK LAYAK HUNI BERBASIS WEB PADA KECAMATAN KOTA KUDUS. LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENYELEKSIAN BANTUAN DANA RUMAH TIDAK LAYAK HUNI BERBASIS WEB PADA KECAMATAN KOTA KUDUS Disusun Oleh : Nama : Edwin Ary Kristanto NIM : 2010-53-027 Program Studi

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN NILAI RAPORT PADA MADRASAH ALIYAH HIDAYATUL MUBTADI IN BERBASIS WEB RESPONSIF

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN NILAI RAPORT PADA MADRASAH ALIYAH HIDAYATUL MUBTADI IN BERBASIS WEB RESPONSIF LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN NILAI RAPORT PADA MADRASAH ALIYAH HIDAYATUL MUBTADI IN BERBASIS WEB RESPONSIF HIF NIBIK NIM. 201253176 DOSEN PEMBIMBING Nanik Susanti, M.Kom Diana Laily Fithri,

Lebih terperinci

Sistem Aplikasi Penentuan Harga Pokok Produksi Tas Pada Konveksi IMA Collection Kudus

Sistem Aplikasi Penentuan Harga Pokok Produksi Tas Pada Konveksi IMA Collection Kudus LAPORAN SKRIPSI Sistem Aplikasi Penentuan Harga Pokok Produksi Tas Pada Konveksi IMA Collection Kudus Disusun Oleh : Nama : Pujiyanto Wibowo NIM : 2007-53-123 Jurusan : Sistem Informasi Fakultas : Teknik

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENYEWAAN SOUND SYSTEM DAN DEKLIT PADA MC BISRI

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENYEWAAN SOUND SYSTEM DAN DEKLIT PADA MC BISRI LAPORAN SKRIPSI LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI PENYEWAAN SOUND SYSTEM DAN DEKLIT PADA MC BISRI Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI. Sistem Informasi Manajemen Berbasis Web Pada PMI (Unit Donor Darah) Kabupaten Kudus

LAPORAN SKRIPSI. Sistem Informasi Manajemen Berbasis Web Pada PMI (Unit Donor Darah) Kabupaten Kudus LAPORAN SKRIPSI Sistem Informasi Manajemen Berbasis Web Pada PMI (Unit Donor Darah) Kabupaten Kudus Disusun Oleh Nama Yeni Rahmawati NIM 2008-53-161 Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik PROGRAM

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN, TRANSAKSI DAN PRODUKSI BERAS PADA UD. SUMBER PANGAN KUDUS

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN, TRANSAKSI DAN PRODUKSI BERAS PADA UD. SUMBER PANGAN KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN, TRANSAKSI DAN PRODUKSI BERAS PADA UD. SUMBER PANGAN KUDUS Disusun Oleh : Nama : Catur Ady Irawan NIM : 2010-53-108 Program Studi : Sistem Informasi Fakultas

Lebih terperinci

PROGRAM BANTU PEMBELAJARAN MENGHITUNG KESETARAAN SATUAN BAKU BERDASARKAN TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK KELAS IV SEKOLAH DASAR

PROGRAM BANTU PEMBELAJARAN MENGHITUNG KESETARAAN SATUAN BAKU BERDASARKAN TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK KELAS IV SEKOLAH DASAR LAPORAN TUGAS AKHIR PROGRAM BANTU PEMBELAJARAN MENGHITUNG KESETARAAN SATUAN BAKU BERDASARKAN TEORI PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME UNTUK KELAS IV SEKOLAH DASAR Tugas Akhir ini disusun guna memenuhi salah

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI. Disusun Oleh : : Munawir Hamzah NIM : Program Studi : Sistem Informasi

LAPORAN SKRIPSI. Disusun Oleh : : Munawir Hamzah NIM : Program Studi : Sistem Informasi LAPORAN SKRIPSI SISTEM PENGELOLAAN PELATIHAN KERJA PADA UPT BALAI PELATIHAN KERJA (BLK) DINAS SOSIAL, TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI KABUPATEN KUDUS BERBASIS WEB Laporan ini disusun guna memenuhi salah

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR

LAPORAN PROYEK AKHIR LAPORAN PROYEK AKHIR KOMPUTERISASI SISTEM PENDATAAN KAS PADA BPR SWADHARMA MRANGGEN Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Komputer Akuntansi D III pada Fakultas

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. Bandung, 03 Agustus Penulis

KATA PENGANTAR. Bandung, 03 Agustus Penulis KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan anugerah-nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan Proyek Akhir dengan judul Aplikasi

Lebih terperinci

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS KUDUS

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MURIA KUDUS KUDUS LAPORAN SKRIPSI Sistem Pendukung Keputusan Penerimaan Beasiswa Pada SMA 1 Bae Kudus Dengan Metode SAW (Simple Additive Weighting) Berbasis Web Nama Disusun Oleh : : Muhamad Kurniawan Febrianto NIM : 2011-53-160

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN TENAGA PARKIR DAN RETRIBUSI PARKIR PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN KUDUS

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN TENAGA PARKIR DAN RETRIBUSI PARKIR PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN TENAGA PARKIR DAN RETRIBUSI PARKIR PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN KUDUS Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN WISMA TARUNA KOST PUTRA KUDUS

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN WISMA TARUNA KOST PUTRA KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENGELOLAAN WISMA TARUNA KOST PUTRA KUDUS Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PENCACAHAN DAN PEMBEAAN KIRIMAN POS PADA BEA CUKAI SEMARANG BERBASIS JAVA DENGAN SMS GATEWAY

LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PENCACAHAN DAN PEMBEAAN KIRIMAN POS PADA BEA CUKAI SEMARANG BERBASIS JAVA DENGAN SMS GATEWAY LAPORAN TUGAS AKHIR APLIKASI PENCACAHAN DAN PEMBEAAN KIRIMAN POS PADA BEA CUKAI SEMARANG BERBASIS JAVA DENGAN SMS GATEWAY Nama NIM Program Studi Disusun Oleh: : Muhammad Rifqi Fauzi : A11.2008.043942 :

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI. Sistem Informasi Pemilihan Ketua OSIS Berbasis SMS Gateway Pada Madrasah Aliyah Darul Ulum

LAPORAN SKRIPSI. Sistem Informasi Pemilihan Ketua OSIS Berbasis SMS Gateway Pada Madrasah Aliyah Darul Ulum LAPORAN SKRIPSI Sistem Informasi Pemilihan Ketua OSIS Berbasis SMS Gateway Pada Madrasah Aliyah Darul Ulum Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program Studi Sistem Informasi

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENJUALAN MOBIL PADA SHOWROOM ANISA JAYA MOTOR KUDUS BERBASIS WEB. Disusun Oleh : : Zainal Arfa :

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENJUALAN MOBIL PADA SHOWROOM ANISA JAYA MOTOR KUDUS BERBASIS WEB. Disusun Oleh : : Zainal Arfa : LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENJUALAN MOBIL PADA SHOWROOM ANISA JAYA MOTOR KUDUS BERBASIS WEB Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem Informasi

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI. Rancang Bangun Aplikasi E-Commerce pada Tawakal Motor dengan Inisiatif Cross Selling Berbasis Web

LAPORAN SKRIPSI. Rancang Bangun Aplikasi E-Commerce pada Tawakal Motor dengan Inisiatif Cross Selling Berbasis Web LAPORAN SKRIPSI Rancang Bangun Aplikasi E-Commerce pada Tawakal Motor dengan Inisiatif Cross Selling Berbasis Web Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENILAIAN KESEHATAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN KUDUS

SISTEM INFORMASI PENILAIAN KESEHATAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN KUDUS PROPOSAL SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENILAIAN KESEHATAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DI DINAS PERINDUSTRIAN, KOPERASI, DAN UMKM KABUPATEN KUDUS Disusun Oleh : Nama : Mustaqim NIM : 2010-53-121 Program Studi

Lebih terperinci

Sistem Informasi Pemesanan Studio Musik Berbasis Web dan Menggunakan SMS Gateway Sebagai Pengingat Jadwal Pemesanan Pada Danee s Studio Jepara

Sistem Informasi Pemesanan Studio Musik Berbasis Web dan Menggunakan SMS Gateway Sebagai Pengingat Jadwal Pemesanan Pada Danee s Studio Jepara LAPORAN SKRIPSI Sistem Informasi Pemesanan Studio Musik Berbasis Web dan Menggunakan SMS Gateway Sebagai Pengingat Jadwal Pemesanan Pada Danee s Studio Jepara Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR

LAPORAN PROYEK AKHIR LAPORAN PROYEK AKHIR MEMBANGUN WEBSITE SEKOLAH PADA SMP NEGERI 2 KENDAL Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika D3 pada fakultas Ilmu Komputer

Lebih terperinci

LAPORAN PROYEK AKHIR COMPANY PROFILE FRANCHISE TOKO ECOSWAY

LAPORAN PROYEK AKHIR COMPANY PROFILE FRANCHISE TOKO ECOSWAY LAPORAN PROYEK AKHIR COMPANY PROFILE FRANCHISE TOKO ECOSWAY Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat menyelesaikan pendidikan di Universitas Dian Nuswantoro. Di susun oleh : Nama : Farah Deba

Lebih terperinci

Sistem Informasi Kepegawaian pada SMA Bopkri 03 PATI Berbasis Web

Sistem Informasi Kepegawaian pada SMA Bopkri 03 PATI Berbasis Web LAPORAN SKRIPSI Sistem Informasi Kepegawaian pada SMA Bopkri 03 PATI Berbasis Web Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR PEMANFAATAN SMS GATEWAY UNTUK PEMESANAN TIKET KERETA API KELAS EKSEKUTIF PADA STASIUN TAWANG SEMARANG

LAPORAN TUGAS AKHIR PEMANFAATAN SMS GATEWAY UNTUK PEMESANAN TIKET KERETA API KELAS EKSEKUTIF PADA STASIUN TAWANG SEMARANG LAPORAN TUGAS AKHIR PEMANFAATAN SMS GATEWAY UNTUK PEMESANAN TIKET KERETA API KELAS EKSEKUTIF PADA STASIUN TAWANG SEMARANG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI SMA NEGERI 1 KARANGANYAR DEMAK

SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI SMA NEGERI 1 KARANGANYAR DEMAK S K R I P S I SISTEM INFORMASI AKADEMIK DI SMA NEGERI 1 KARANGANYAR DEMAK Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas Teknik

Lebih terperinci

KATA PENGANTAR. bermanfaat bagi penulis sejak awal hingga terselesainya laporan ini.

KATA PENGANTAR. bermanfaat bagi penulis sejak awal hingga terselesainya laporan ini. KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini dengan baik meskipun penulis

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN DAN PENDISTRIBUSIAN BARANG RUMAH TANGGA PADA UD.MULYO AGUNG BERBASIS WEB

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN DAN PENDISTRIBUSIAN BARANG RUMAH TANGGA PADA UD.MULYO AGUNG BERBASIS WEB LAPORAN SKRIPSI RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN DAN PENDISTRIBUSIAN BARANG RUMAH TANGGA PADA UD.MULYO AGUNG BERBASIS WEB Laporan ini Disusun guna Memenuhi Salah Satu Syarat untuk Menyelesaikan

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PERSEWAAN PERLENGKAPAN ACARA PADA PRAWOSO KALIWUNGU KUDUS

SISTEM INFORMASI PERSEWAAN PERLENGKAPAN ACARA PADA PRAWOSO KALIWUNGU KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PERSEWAAN PERLENGKAPAN ACARA PADA PRAWOSO KALIWUNGU KUDUS Disusun Oleh : Nama : Noor Mukhlis Nim : 200853110 Program Studi : Sistem Informasi Fakultas : Teknik FAKULTAS

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI ADUAN PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH BERBASIS WEB PADA SMK NU GEMBONG

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI ADUAN PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH BERBASIS WEB PADA SMK NU GEMBONG LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI ADUAN PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH BERBASIS WEB PADA SMK NU GEMBONG Disusun Oleh Nama Dwi Cahyono NIM 2008-53-124 Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik PROGRAM

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENJUALAN TUNAI OBAT DAN PRODUK PERTANIAN PADA CV. ALIANSYAH MEJOBO - KUDUS

SISTEM INFORMASI PENJUALAN TUNAI OBAT DAN PRODUK PERTANIAN PADA CV. ALIANSYAH MEJOBO - KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENJUALAN TUNAI OBAT DAN PRODUK PERTANIAN PADA CV. ALIANSYAH MEJOBO - KUDUS Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Meningkatnya penggunaan internet oleh masyarakat yang ditandai dengan melonjaknya costumer maupun pebisnis. Yang mendorong munculnya suatu tuntutan pelayanan

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI LIGA FUTSAL BERBASIS WEB PADA UNITED FUTSAL STADIUM

LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI LIGA FUTSAL BERBASIS WEB PADA UNITED FUTSAL STADIUM LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI LIGA FUTSAL BERBASIS WEB PADA UNITED FUTSAL STADIUM Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk Menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1 pada Fakultas

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN UANG DI BALAI DESA DERSALAM BERBASIS DEKSTOP

SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN UANG DI BALAI DESA DERSALAM BERBASIS DEKSTOP LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PEMINJAMAN UANG DI BALAI DESA DERSALAM BERBASIS DEKSTOP Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program Studi Sistem Informasi S-1 pada

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI FAULT POINT DI SMA NEGERI 1 JETIS KECAMATAN PONOROGO SKRIPSI

SISTEM INFORMASI FAULT POINT DI SMA NEGERI 1 JETIS KECAMATAN PONOROGO SKRIPSI SISTEM INFORMASI FAULT POINT DI SMA NEGERI 1 JETIS KECAMATAN PONOROGO SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Jenjang Strata Satu (S1 ) Pada Program Studi Teknik Informatika

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGADAAN DAN MAINTENANCE PERALATAN NON RUTIN MENGGUNAKAN APLIKASI WEB2PY DI PT PLN (PERSERO) KUDUS

SISTEM INFORMASI PENGADAAN DAN MAINTENANCE PERALATAN NON RUTIN MENGGUNAKAN APLIKASI WEB2PY DI PT PLN (PERSERO) KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGADAAN DAN MAINTENANCE PERALATAN NON RUTIN MENGGUNAKAN APLIKASI WEB2PY DI PT PLN (PERSERO) KUDUS Laporan ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI IMPLEMENTASI SISTEM ERP(ENTERPRISE RESOURCE PLANNING) DALAM PERENCANAAN PRODUKSI PADA UD. KARJA JATI MAKMUR JEPARA

LAPORAN SKRIPSI IMPLEMENTASI SISTEM ERP(ENTERPRISE RESOURCE PLANNING) DALAM PERENCANAAN PRODUKSI PADA UD. KARJA JATI MAKMUR JEPARA LAPORAN SKRIPSI IMPLEMENTASI SISTEM ERP(ENTERPRISE RESOURCE PLANNING) DALAM PERENCANAAN PRODUKSI PADA UD. KARJA JATI MAKMUR JEPARA Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN MONITORING USIA PAKAI INVENTARIS LABORATORIUM PADA SMK NEGERI 2 KUDUS

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN MONITORING USIA PAKAI INVENTARIS LABORATORIUM PADA SMK NEGERI 2 KUDUS LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAN MONITORING USIA PAKAI INVENTARIS LABORATORIUM PADA SMK NEGERI 2 KUDUS Proposal ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk Menyelesaikan program studi

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PELAYANAN MEMBER PADA COUNTER WIWIK CELL BERBASIS SMS GATEWAY

SISTEM INFORMASI PELAYANAN MEMBER PADA COUNTER WIWIK CELL BERBASIS SMS GATEWAY LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PELAYANAN MEMBER PADA COUNTER WIWIK CELL BERBASIS SMS GATEWAY Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1

Lebih terperinci

SKRIPSI APLIKASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH SMK SADAMIYYAH BANGSRI JEPARA MENGGUNAKAN METODE WATERFALL. Oleh: NURUL HUDA

SKRIPSI APLIKASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH SMK SADAMIYYAH BANGSRI JEPARA MENGGUNAKAN METODE WATERFALL. Oleh: NURUL HUDA SKRIPSI APLIKASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH SMK SADAMIYYAH BANGSRI JEPARA MENGGUNAKAN METODE WATERFALL Oleh: NURUL HUDA 2011-51-194 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS

Lebih terperinci

SISTEM INVENTORY BARANG PADA PT. STARS INTERNATIONAL MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK LAPORAN TUGAS AKHIR

SISTEM INVENTORY BARANG PADA PT. STARS INTERNATIONAL MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK LAPORAN TUGAS AKHIR SISTEM INVENTORY BARANG PADA PT. STARS INTERNATIONAL MENGGUNAKAN PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK LAPORAN TUGAS AKHIR Disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Pendidikan Diploma 3 Oleh

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA BERBASIS WEB PADA KECAMATAN GEBOG

SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA BERBASIS WEB PADA KECAMATAN GEBOG LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA BERBASIS WEB PADA KECAMATAN GEBOG Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan Program Studi Sistem

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI PEMELIHARAAN KAPAL DI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JEPARA BERBASIS WEB

SISTEM INFORMASI PEMELIHARAAN KAPAL DI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JEPARA BERBASIS WEB LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PEMELIHARAAN KAPAL DI PT. ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO) JEPARA BERBASIS WEB Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk Menyelesaikan program studi Sistem

Lebih terperinci

LAPORAN SKRIPSI. Disusun Oleh : : Hisyam Prasetya NIM : Program Studi : Sistem Informasi

LAPORAN SKRIPSI. Disusun Oleh : : Hisyam Prasetya NIM : Program Studi : Sistem Informasi LAPORAN SKRIPSI SISTEM INFORMASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN UNTUK PESANAN PADA KAROMAH ROTI Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Sistem Informasi S-1

Lebih terperinci

LAPORAN TUGAS AKHIR. Disusun oleh : : Ricco Widya Nugraha : A Program Studi : Teknik Informatika S-1

LAPORAN TUGAS AKHIR. Disusun oleh : : Ricco Widya Nugraha : A Program Studi : Teknik Informatika S-1 LAPORAN TUGAS AKHIR PEMBELAJARAN JARINGAN KOMPUTER BERBASIS MULTIMEDIA Laporan ini disusun guna memenuhi salah satu syarat untuk menyelesaikan program studi Teknik Informatika S-1 pada Fakultas Ilmu Komputer

Lebih terperinci