Makalah ANALISIS REGRESI DAN REGRESI GANDA

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Makalah ANALISIS REGRESI DAN REGRESI GANDA"

Transkripsi

1 1 Makalah ANALISIS REGRESI DAN REGRESI GANDA Disusu oleh : 1. Rudii mulya ( ). Falle jatu awar try ( ) 3. Novia ( ) Tekik Idustri Uiversitas Mercu Buaa Jakarta 010 Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

2 ANALISIS REGRESI DAN REGRESI GANDA 9.1 Pegertia Regresi Regresi da korelasi adalah metode statistik yag di pakai utuk megukur asosiasi atau hubuga atara dua atau lebih variabel kuatitatif, sedagka utuk megukur asosiasi atara dua atau lebih variabel kuatitatif di pakai tes X kuadrat. Sebagai cotoh pegaruh atara besarya cc kedaraa bermotor dega kecepata mobil, maka, hubuga atara dua variabel ii diyataka pada sumbu X da Y yag membetuk suatu garis liear da koefisie korelasi ( r ) yag meyataka derajat hubuga atara dua variabel tersebut Regresi Liear atau sederhaa Regresi atau peramala adalah suatu proses memperkiraka secara sitemats tetag apa yag palig mugki terjadi di masa yag aka datag berdasarka iformasi masa lalu da sekarag yag dimiliki agar kesalahaya dapat diperkecil. Keguaa regresi dalam peelitia salah satuya adalah utuk meramalka atau memprediksi variabel terikat (Y) apabila variabel bebas (X) diketahui. Regresi Liear atau Sederhaa adalah regresi berupa garis lurus yag meyataka hubuga atara dua variabel pada sumbu X da Y dega rumus Y = bx + a seta slope = AC / BC. Formula : Koefisie Regresi b = Σ (Σ XY ) (Σ X ) ( Σ Y ) ( ΣY ) - b ( ΣX ) ( ΣY ) - b ( ΣX ) Kostata a = Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

3 3 Keteraga X = Variabel X Y = Variabel Y Σ = Sigma = a = Jumlah pasaga data Kostata b. = Koefisie regresi Cotoh : Pegaruh kualitas pelayaa karyawa Showroom mobil Tuas Toyota (X) terhadap kepuasa kosume (Y) Setelah dilakuka peelitia maka didapat data megeai kualitas pelayaa (X) da kepuasa kosume (Y) adalah sebagai berikut : No X Y No X Y Asumsi data berdistribusi ormal. Lagkah mejawabya Lagkah 1. Membuat Ha da Ho dalam betuk kalimat Ha : Tidak terdapat pegaruh yag sigifika atara kualitas pelayaa terhadap kepuasa kosume Ho : Terdapat pegaruh yag sigifika atara kualitas pelayaa terhadap kepuasa kosume Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

4 4 Lagkah. Membuat Ha da Ho dalam betuk statistik Ha : r 0 Ho : r = 0 Lagkah 3. Membuat tabel peolog utuk meghitug agka statistik No Tot X Total Y X Y XY Jmlh Lagkah 4. Masukka agka agka statistik dari tabel peolog ke dalam rumus (Σ XY ) (Σ X ) ( Σ Y ) b = ( ΣX ) - ( ΣX ) 0(33038 ) (951 ) (693 ) b = ( ) - ( 951) b = = = Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

5 5 ( ΣY ) - b ( ΣX ) a = ( 693 ) ( 951 ) a = = Lagkah 5. Masuka ilai a da b ke dalam persamaa Y = a + bx = X Lagkah 6. Uji sigifikasi da liieritas dega megguaka Aova atau Uji F. F hitug = RJK reg / RJK Res ( ΣY ) (693) JK reg(a) = = = = (Σ X ) ( Σ Y ) (951 ) (693 ) JK reg(b,a) = b. Σ XY = = 0.76 ( ) = 0.76 (85.85) = JK res = ΣY - JK reg(b,a) - JK reg(a) = = RJK reg a = JK reg a RJK reg (b,a) = JK reg(b,a) RJK res = JK res / = / 18 = 3.18 F hitug = RJK reg (b,a)/ RJK res = / 3.18 = Lagkah 7. Tetapka taraf sigifikasiya Sigifikasiya 0.05 Lagkah 8. Kriteria pegujia Ho Ho : sigifika Ha : tidak sigifika F hitug F tabel, maka Ho diterima Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

6 6 F tabel = F (1 α) (dkreg (b/a) (dkres) = F (1 0.05) (1) (0 -) = F (0.95) (1) (18) F tabel = Hasilya F hitug F tabel atau Lagkah 9. Buat Kesimpula Berdasarka perbadiga ilai F hitug dega F tabel, maka dapat diambil kesimpula bahwa terdapat hubuga yag sigifika atara kualitas pelayaa dega kepuasa kosume Regresi Gada Aalisis regresi gada adalah pegembaga dari aalisis regresi sederhaa. Keguaaya yaitu utuk meramalka ilai variabel terikat (Y) apabila variabel bebas miimal dua atau lebih. Aalisis regresi gada adalah suatu alat aalisis peramala ilai pegaruh dua variabel bebas atau lebih terhadap variabel terikat utuk membuktika ada atau tidakya hubuga fugsi atau hubuga kausal atara dua variabel bebas atau lebih dega satu variabel terikat. Persamaa regresi gada dirumuska : a. Dua Variabel Bebas : ў = a + b 1 X 1 + b X b. Tiga Variabel Bebas : ў = a + b 1 X 1 + b X + b 3 X 3 c. Empat Variabel Bebas : ў = a + b 1 X 1 + b X + b 3 X 3 + b 4 X 4 d. Ke Variabel Bebas : ў = a + b 1 X 1 + b X b X Keteraga : X = Variabel X Ў = Variabel Y a = Kostata b. = Koefisie regresi Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

7 7 Lagkah-lagkah mejawab regresi gada adalah sebagai berikut : Lagkah 1. Membuat Ha da Ho dalam betuk kalimat Lagkah. Membuat Ha da Ho dalam betuk statistik Lagkah 3. Membuat tabel peolog utuk meghitug agka statistik Lagkah 4. Hitug ilai ilai persamaa b1, b, da a dega rumus Metode kuadrat terkecil (least square) (Hariwijaya, 99) a = Y - b 1 X 1 - b X (Σx ).(Σx 1 y) (Σx 1 x ).(Σx y) b1 = (Σx 1 ).( (Σx ) - (Σx 1 x ) (Σx 1 ).(Σx y) (Σx 1 x ).(Σx 1 y) b = (Σx 1 ).( (Σx ) - (Σx 1 x ) Σy 1 = ΣY.Y Σx 1 = Σ X 1. X 1 Σx = Σ X. X Σx 1 y = ΣX 1 Y -. (ΣX 1 ) (ΣY) Rumus persamaa jika terdapat variabel bebas Y = a. + b 1 ΣX 1 + b ΣX YX 1 = aσx 1 + b 1 ΣX 1 + b ΣX 1 X YX = a ΣX + b 1 Σ X 1 X + b ΣX Rumus persamaa jika terdapat 3 variabel bebas Σx 1 Σx = ΣX 1 - (ΣX 1 ) = ΣX - (ΣX ) Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

8 8 Σx 3 = ΣX 3 - (ΣX 3 ) Σx 1 x = ΣX 1 X - (ΣX 1 ) (ΣX ) Σx 1 x 3 = ΣX 1 X 3 - (ΣX 1 ) (ΣX 3 ) Σx x 3 = ΣX X 3 - (ΣX ) (ΣX 3 ) Σx 1 y = ΣX 1 Y - (ΣX 1 ) (ΣY) Σx y = ΣX Y - (ΣX ) (ΣY) Σx 3 y = ΣX 3 Y - (ΣX 3 ) (ΣY) Σy = (ΣY) - (ΣY) Lagkah 5. Masukka hasil perhituga di atas ke dalam rumus b da a b 1 = (Σx ).(Σx 1 y) (Σx 1 x ).(Σx y) (Σx 1 ).( (Σx ) - (Σx 1 x ) b = (Σx 1 ).(Σx y) (Σx 1 x ).(Σx 1 y) (Σx 1 ).( (Σx ) - (Σx 1 x ) a = (ΣY) - b 1 (ΣX 1 ) - b (ΣX ) Lagkah 6. Cari r hitug dega rumus Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

9 9 Ry(1,) = b 1 Σx 1 y + b Σx y Σy Lagkah 7. Kuadratka ilai r Lagkah 8. Hitug ilai Fhitug dega rumus F = R ( m -1) m. (1 R ) lagkah 9. Hitug F tabel dega rumus F tabel = F (1 α) (dk pembilag, dk peyebut) dk pembilag = m dk peyebut = m 1 kemudia lihat Ftabel, kemudia tetuka kriteria pegujia Ho, yaitu Ha : tidak sigifika Ho : sigifika Jika F hitug F tabel maka Ho diterima atau sigifika. Lagkah 10. Membuat kesimpula Cotoh : Diketahui data megeai kepemimpia (X1), Etos kerja (X) da Prestasi Kerja (Y) adalah seperti dalam tabel peolog berikut : No X1 X Y YX1 YX X1X X1 X Y Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

10 Ttl Buatlah persamaa regresiya. Lagkah mejawab Lagkah 1. Membuat Ha da Ho dalam betuk kalimat Ha : Tidak ada hubuga yag sigifika atara Kepemimpia, Etos kerja da Prestasi kerja Ho : Ada hubuga yag sigifika atara Kepemimpia, Etos kerja da Prestasi kerja Lagkah. Membuat Ha da Ho dalam betuk statistik Ha : r = 0 Ho : r 0 Lagkah 3. Membuat tabel peolog utuk meghitug agka statistik (lihat tabel diatas) Lagkah 4. Hitug ilai ilai persamaa b1, b, da a dega rumus Persamaa yag diguaka dalam variabel bebas Y = a. + b 1 ΣX 1 + b ΣX YX 1 = a. ΣX 1 + b 1 ΣX 1 + b ΣX 1 X Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

11 11 YX = a ΣX + b 1 Σ X 1 X + b ΣX Masukka agka statistik dalam persamaa 67 = 30.a b b... (1) 1644 = 459a b b... () 046 = 503a b b... (3) Hilagka ilai a (1) 67 = 30.a b b... (1) 1644 = 459a b b... () Persamaa (1) 30.a = b 1-503b a = b 1-503b... (a) = 459a b b... () 1644 = 459 ( b 1-503b ) b b = b b b b = b b b 1 = b b 1 = b.. (b) a = ( b ) - 503b = b - 503b = b... (c) Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

12 1 Persamaa = 503a b b... (3) 046 = 503 ( b ) ( b ) b 046 = b b b 046 = b b = b = = a = (0.798) = = 5.07 b 1 = b b 1 = (0.798) = = Y = X X Sumber Rujuka : Suharyadi da Purwato Statistika. Peerbit Salemba Empat. Jakarta Husaii Usma Pegatar Statistika. Peerbit Bumi Aksara. Jakarta Levi, Richard I. da David S. Rubi Statistic for Maagemet. Iteratioal Editio. Pretice Hall. Iteratioal Editio. USA. Sugiyoo Metodologi Peelitia Admiistrasi. Peerbit Alfabeta. Badug. Rudii mulya_tekik idustry uiversitas mercu buaa 01

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI BAB LANDASAN TEORI.1 Aalisis Regresi Istilah regresi pertama kali diperkealka oleh seorag ahli yag berama Facis Galto pada tahu 1886. Meurut Galto, aalisis regresi berkeaa dega studi ketergatuga dari suatu

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Data Respode Respode dalam peelitia ii adalah karyawa PT. Lucky Samudra Pratama di wilayah Jakarta Utara. Respode yag mejawab kuesioer sebayak orag. Kuesioer

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Peelitia Peelitia ii megguaka metode peelitia Korelasioal. Peelitia korelasioaal yaitu suatu metode yag meggambarka secara sistematis da obyektif tetag hubuga atara

Lebih terperinci

Pertemuan Ke-11. Teknik Analisis Komparasi (t-test)_m. Jainuri, M.Pd

Pertemuan Ke-11. Teknik Analisis Komparasi (t-test)_m. Jainuri, M.Pd Pertemua Ke- Komparasi berasal dari kata compariso (Eg) yag mempuyai arti perbadiga atau pembadiga. Tekik aalisis komparasi yaitu salah satu tekik aalisis kuatitatif yag diguaka utuk meguji hipotesis tetag

Lebih terperinci

REGRESI LINIER DAN KORELASI. Variabel bebas atau variabel prediktor -> variabel yang mudah didapat atau tersedia. Dapat dinyatakan

REGRESI LINIER DAN KORELASI. Variabel bebas atau variabel prediktor -> variabel yang mudah didapat atau tersedia. Dapat dinyatakan REGRESI LINIER DAN KORELASI Variabel dibedaka dalam dua jeis dalam aalisis regresi: Variabel bebas atau variabel prediktor -> variabel yag mudah didapat atau tersedia. Dapat diyataka dega X 1, X,, X k

Lebih terperinci

REGRESI LINIER GANDA

REGRESI LINIER GANDA REGRESI LINIER GANDA Secara umum, data hasil pegamata Y bisa terjadi karea akibat variabelvariabel bebas,,, k. Aka ditetuka hubuga atara Y da,,, k sehigga didapat regresi Y atas,,, k amu masih meujukka

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, yaitu

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional, yaitu BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Peelitia Metode yag diguaka dalam peelitia ii adalah metode korelasioal, yaitu Peelitia korelasi bertujua utuk meemuka ada atau tidakya hubuga atara dua variabel atau

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 36 BAB III METODE PENELITIAN A. Racaga Peelitia 1. Pedekata Peelitia Peelitia ii megguaka pedekata kuatitatif karea data yag diguaka dalam peelitia ii berupa data agka sebagai alat meetuka suatu keteraga.

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yaitu PT. Sinar Gorontalo Berlian Motor, Jl. H. B Yassin no 28

BAB III METODE PENELITIAN. penelitian yaitu PT. Sinar Gorontalo Berlian Motor, Jl. H. B Yassin no 28 5 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Peelitia da Waktu Peelitia Sehubuga dega peelitia ii, lokasi yag dijadika tempat peelitia yaitu PT. Siar Gorotalo Berlia Motor, Jl. H. B Yassi o 8 Kota Gorotalo.

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Way Tuba Tahun Ajaran

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Way Tuba Tahun Ajaran III. METODE PENELITIAN A. Waktu da Tempat Peelitia ii dilaksaaka di SMA Negeri 1 Way Tuba Tahu Ajara 013-014 pada bula september tahu 013. B. Populasi da Sampel Populasi dalam peelitia ii adalah seluruh

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif-kuantitatif, karena

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif-kuantitatif, karena 7 BAB III METODE PENELITIAN A. Jeis Peelitia Peelitia ii merupaka jeis peelitia deskriptif-kuatitatif, karea melalui peelitia ii dapat dideskripsika fakta-fakta yag berupa kemampua siswa kelas VIII SMP

Lebih terperinci

BAB III METODE PE ELITIA

BAB III METODE PE ELITIA BAB III METODE PE ELITIA A. Metode Peelitia Metode yag diguaka dalam peelitia ii adalah metode peelitia deskriptif dega peelitia jeis metode survey. Kerligger dalam Riduwa, (007:49) meyebutka bahwa, Peelitia

Lebih terperinci

ANALISIS REGRESI DAN KORELASI

ANALISIS REGRESI DAN KORELASI MODUL KULIAH ANALISIS REGRESI DAN KORELASI Oleh: Drs. I WAYAN SANTIYASA, M.Si JURUSAN ILMU KOMPUTER FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS UDAYANA 016 RANCANGAN AKTIVITAS TUTORIAL (RAT)

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Desai Peelitia Desai peelitia adalah suatu cetak biru (blue prit) dalam hal bagaimaa data dikumpulka, diukur, da diaalisis (Umar, 008:4). Pada peelitia kali ii aka megguaka

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi,

BAB III METODE PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi, BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Peelitia Metode yag diguaka dalam peelitia ii adalah peelitia korelasi, yaitu suatu metode yag secara sistematis meggambarka tetag hubuga pola asuh orag tua dega kosep

Lebih terperinci

PENAKSIRAN FUNGSI PERMINTAAN C. METODE PENAKSIRAN. - Metode langsung - Metode tidak langsung

PENAKSIRAN FUNGSI PERMINTAAN C. METODE PENAKSIRAN. - Metode langsung - Metode tidak langsung PENAKSIRAN FUNGSI PERMINTAAN Ari Darmawa, Dr. S.AB, M.AB Email: aridarmawa_fia@ub.ac.id A. PENDAHULUAN B. PENAKSIRAN DAN PRAKIRAAN PERMINTAAN - Peaksira permitaa - Prakiraa permitaa C. METODE PENAKSIRAN

Lebih terperinci

ANALISIS REGRESI DAN KORELASI SEDERHANA

ANALISIS REGRESI DAN KORELASI SEDERHANA LATAR BELAKANG DAN KORELASI SEDERHANA Aalisis regresi da korelasi megkaji da megukur keterkaita seara statistik atara dua atau lebih variabel. Keterkaita atara dua variabel regresi da korelasi sederhaa.

Lebih terperinci

Suhu (X) Gula yang Dihasilkan (Y)

Suhu (X) Gula yang Dihasilkan (Y) Regresi Liear Sederhaa da Korelasi MA 208 Statistika Dasar Sei, 27 April 2009 2008 by USP & RFU Dose : Udjiaa S. Pasaribu Utriwei i Mukhaiyar Model Regresi Liear Tujua :. Meetuka/meaksir parameter-parameter

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru. semester ganjil tahun ajaran 2013/2014.

BAB III METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di kelas X SMA Muhammadiyah 1 Pekanbaru. semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu da Tempat Peelitia Peelitia dilaksaaka dari bula Agustus-September 03.Peelitia ii dilakuka di kelas X SMA Muhammadiyah Pekabaru semester gajil tahu ajara 03/04. B. Subjek

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menganalisa Pengaruh Primary Ratio (PR) dan Quick Ratio

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menganalisa Pengaruh Primary Ratio (PR) dan Quick Ratio BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Obyek Peelitia Peelitia ii megaalisa Pegaruh Primary Ratio (PR) da Quick Ratio (QR) Dalam peelitia ii, yag mejadi obyek peelitia adalah PT. Bak Negara Idoesia Syariah.

Lebih terperinci

STATISTICS. Hanung N. Prasetyo Week 11 TELKOM POLTECH/HANUNG NP

STATISTICS. Hanung N. Prasetyo Week 11 TELKOM POLTECH/HANUNG NP STATISTICS Haug N. Prasetyo Week 11 PENDAHULUAN Regresi da korelasi diguaka utuk megetahui hubuga dua atau lebih kejadia (variabel) yag dapat diukur secara matematis. Ada dua hal yag diukur atau diaalisis,

Lebih terperinci

Program Pasca Sarjana Terapan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS. Probability and Random Process. Topik 10. Regresi

Program Pasca Sarjana Terapan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya PENS. Probability and Random Process. Topik 10. Regresi Program Pasca Sarjaa Terapa Politekik Elektroika Negeri Surabaya Probability ad Radom Process Topik 10. Regresi Prima Kristalia Jui 015 1 Outlie 1. Kosep Regresi Sederhaa. Persamaa Regresi Sederhaa 3.

Lebih terperinci

1. SOAL MID. Jawaban Soal 1. NAMA-NAMA VARIABEL

1. SOAL MID. Jawaban Soal 1. NAMA-NAMA VARIABEL . SOAL MID. Tetuka ama variable (X, X, X 3, dst. Susu data (X, X, X 3, dst da Y 3. Rumuska tujua 4. Rumuska hipotesis (Ho da H a 5. Lakuka aalisis korelasi gada 6. Lakuka perhituga SR (sumbaga relative

Lebih terperinci

BAB V ANAISIS KOVARIAN SATU JALUR (ANAKOVA SATU JALUR)

BAB V ANAISIS KOVARIAN SATU JALUR (ANAKOVA SATU JALUR) BB V NISIS KOVRIN STU JLUR (NKOV STU JLUR) Kompetesi Dasar Mahasiswa memahami tetag aalisis kovaria satu jalur, serta mampu megguakaya utuk megaalisis data kuatitatif. Idikator pecapaia Mahasiswa dapat:

Lebih terperinci

TUGAS ANALISIS REGRESI (HALAMAN

TUGAS ANALISIS REGRESI (HALAMAN TUGAS ANALISIS REGRESI (HALAMAN 85-88) 1. Tetuka depede da idepede variabel serta : a. Hitug Sum of Square for Regressio (X) b. Hitug Sum of Square for Residual c. Hitug Mea Sum of Square for Regresssio

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 6 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desai Peelitia Meurut Kucoro (003:3): Peelitia ilmiah merupaka usaha utuk megugkapka feomea alami fisik secara sistematik, empirik da rasioal. Sistematik artiya proses yag

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN

BAB 3 METODE PENELITIAN BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Disai Peelitia Tujua Jeis Peelitia Uit Aalisis Time Horiso T-1 Assosiatif survey Orgaisasi Logitudial T-2 Assosiatif survey Orgaisasi Logitudial T-3 Assosiatif survey Orgaisasi

Lebih terperinci

BAB III 1 METODE PENELITAN. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Batudaa Kab. Gorontalo dengan

BAB III 1 METODE PENELITAN. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 2 Batudaa Kab. Gorontalo dengan BAB III METODE PENELITAN. Tempat Da Waktu Peelitia Peelitia dilakuka di SMP Negeri Batudaa Kab. Gorotalo dega subject Peelitia adalah siswa kelas VIII. Pemiliha SMP Negeri Batudaa Kab. Gorotalo. Adapu

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Way Jepara Kabupaten Lampung Timur

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Way Jepara Kabupaten Lampung Timur 0 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi da Waktu Peelitia Peelitia ii dilakuka di SMA Negeri Way Jepara Kabupate Lampug Timur pada bula Desember 0 sampai Mei 03. B. Populasi da Sampel Populasi dalam peelitia

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. objek penelitian yang penulis lakukan adalah Beban Operasional susu dan Profit

BAB III METODE PENELITIAN. objek penelitian yang penulis lakukan adalah Beban Operasional susu dan Profit BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek Peelitia Objek peelitia merupaka sasara utuk medapatka suatu data. Jadi, objek peelitia yag peulis lakuka adalah Beba Operasioal susu da Profit Margi (margi laba usaha).

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. Variabel X merupakan variabel bebas adalah kepemimpinan dan motivasi,

III. METODE PENELITIAN. Variabel X merupakan variabel bebas adalah kepemimpinan dan motivasi, 7 III. METODE PENELITIAN 3.1 Idetifikasi Masalah Variabel yag diguaka dalam peelitia ii adalah variabel X da variabel Y. Variabel X merupaka variabel bebas adalah kepemimpia da motivasi, variabel Y merupaka

Lebih terperinci

3 METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran 3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian

3 METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran 3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian 19 3 METODE PENELITIAN 3.1 Keragka Pemikira Secara rigkas, peelitia ii dilakuka dega tiga tahap aalisis. Aalisis pertama adalah megaalisis proses keputusa yag dilakuka kosume dega megguaka aalisis deskriptif.

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah 1 Natar Lampung Selatan.

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Muhammadiyah 1 Natar Lampung Selatan. 9 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Populasi Da Sampel Peelitia ii dilaksaaka di MTs Muhammadiyah Natar Lampug Selata. Populasiya adalah seluruh siswa kelas VIII semester geap MTs Muhammadiyah Natar Tahu Pelajara

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Tujua Peelitia Peelitia ii bertujua utuk megetahui apakah terdapat perbedaa hasil belajar atara pegguaa model pembelajara Jigsaw dega pegguaa model pembelajara Picture ad Picture

Lebih terperinci

L A T I H A N S O A L A N R E G 1 Muhamad Ferdiansyah, S. Stat.

L A T I H A N S O A L A N R E G 1 Muhamad Ferdiansyah, S. Stat. L A T I H A N S O A L A N R E G Muhamad Ferdiasyah, S. Stat. *Saya saraka utuk mecoba sediri baru lihat jawabaya **Jawaba saya BELUM TENTU BENAR karea saya mausia biasa. Silaka dikosultasika jika ada jawaba

Lebih terperinci

Uji apakah ada perbedaan signifikan antara mean masing-masing laboratorium. Gunakan α=0.05.

Uji apakah ada perbedaan signifikan antara mean masing-masing laboratorium. Gunakan α=0.05. MA 8 STATISTIKA DASAR SEMESTER I /3 KK STATISTIKA, FMIPA ITB UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) Sei, Desember, 9.3.3 WIB ( MENIT) Kelas. Pegajar: Utriwei Mukhaiyar, Kelas. Pegajar: Sumato Wiotoharjo Jawablah pertayaa

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. dalam tujuh kelas dimana tingkat kemampuan belajar matematika siswa

METODE PENELITIAN. dalam tujuh kelas dimana tingkat kemampuan belajar matematika siswa 19 III. METODE PENELITIAN A. Populasi da Sampel Populasi dalam peelitia ii adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Badar Lampug tahu pelajara 2009/2010 sebayak 279 orag yag terdistribusi dalam tujuh

Lebih terperinci

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian TINJAUAN PUSTAKA Pegertia Racaga peelitia kasus-kotrol di bidag epidemiologi didefiisika sebagai racaga epidemiologi yag mempelajari hubuga atara faktor peelitia dega peyakit, dega cara membadigka kelompok

Lebih terperinci

BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH

BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH 89 BAB V ANALISA PEMECAHAN MASALAH Dalam upaya mearik kesimpula da megambil keputusa, diperluka asumsi-asumsi da perkiraa-perkiraa. Secara umum hipotesis statistik merupaka peryataa megeai distribusi probabilitas

Lebih terperinci

BAB 2 LANDASAN TEORI. Statistika merupakan salah satu cabang penegtahuan yang paling banyak mendapatkan

BAB 2 LANDASAN TEORI. Statistika merupakan salah satu cabang penegtahuan yang paling banyak mendapatkan BAB LANDASAN TEORI. Pegertia Regresi Statistika merupaka salah satu cabag peegtahua yag palig bayak medapatka perhatia da dipelajari oleh ilmua dari hamper semua bidag ilmu peegtahua, terutama para peeliti

Lebih terperinci

III BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuda berjumlah 25

III BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuda berjumlah 25 18 III BAHAN DAN METODE PENELITIAN 3.1 Baha Peelitia 3.1.1 Objek Peelitia Terak yag diguaka dalam peelitia ii adalah kuda berjumlah 25 ekor terdiri dari 5 jata da 20 betia dega umur berkisar atara 10 15

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Way Jepara Kabupaten Lampung Timur

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Way Jepara Kabupaten Lampung Timur III. METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi da Waktu Peelitia Peelitia ii dilakuka di SMA Negeri Way Jepara Kabupate Lampug Timur pada bula Desember 0 sampai dega Mei 03. B. Populasi da Sampel Populasi dalam

Lebih terperinci

REGRESI LINIER SEDERHANA

REGRESI LINIER SEDERHANA REGRESI LINIER SEDERHANA REGRESI, KAUSALITAS DAN KORELASI DALAM EKONOMETRIKA Regresi adalah salah satu metode aalisis statistik yag diguaka utuk melihat pegaruh atara dua atau lebih variabel Kausalitas

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri I

III. METODOLOGI PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri I 7 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Populasi da Sampel Peelitia Populasi dalam peelitia ii adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri I Kotaagug Tahu Ajara 0-03 yag berjumlah 98 siswa yag tersebar dalam 3

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi da Sampel Peelitia 1. Lokasi Lokasi peelitia adalah tempat melakuka kegiata peelitia gua memperoleh data yag dibutuhka.lokasi peelitia adalah SMK 2 Baleedah

Lebih terperinci

III. METODELOGI PENELITIAN

III. METODELOGI PENELITIAN III. METODELOGI PENELITIAN A. Metode Peelitia Metode peelitia merupaka suatu cara tertetu yag diguaka utuk meeliti suatu permasalaha sehigga medapatka hasil atau tujua yag diigika, meurut Arikuto (998:73)

Lebih terperinci

A. Pengertian Hipotesis

A. Pengertian Hipotesis PENGUJIAN HIPOTESIS A. Pegertia Hipotesis Hipotesis statistik adalah suatu peryataa atau dugaa megeai satu atau lebih populasi Ada macam hipotesis:. Hipotesis ol (H 0 ), adalah suatu hipotesis dega harapa

Lebih terperinci

IMPLEMENTASI RUMUS SOBEL PADA WEB DENGAN TOPIK REGRESI LINIER MENGGUNAKAN VARIABEL INTERVENING

IMPLEMENTASI RUMUS SOBEL PADA WEB DENGAN TOPIK REGRESI LINIER MENGGUNAKAN VARIABEL INTERVENING Versi Olie: https://joural.ubm.ac.id/idex.php/alu Vol.I (No. ) : 9-4. Th. 08 Implemetasi Rumus Sobel Pada Regresi Liear ISSN: 60-60 IMPLEMENTASI RUMUS SOBEL PADA WEB DENGAN TOPIK REGRESI LINIER MENGGUNAKAN

Lebih terperinci

III. METODE PENELITIAN. dicapai yaitu penelitian Deskriptif Verifikatif, dengan menggunakan metode pendekatan

III. METODE PENELITIAN. dicapai yaitu penelitian Deskriptif Verifikatif, dengan menggunakan metode pendekatan III. METODE PENELITIAN A. Metode Peelitia Peelitia ii merupaka jeis peelitia yag sesuai dega tujua peelitia yag igi dicapai yaitu peelitia Deskriptif Verifikatif, dega megguaka metode pedekata Ex Post

Lebih terperinci

Pengenalan Pola. Regresi Linier

Pengenalan Pola. Regresi Linier Pegeala Pola Regresi Liier PTIIK - 014 Course Cotets 1 Defiisi Regresi Liier Model Regresi Liear 3 Estimasi Regresi Liear 4 Studi Kasus da Latiha Defiisi Regresi Liier Regresi adalah membagu model utuk

Lebih terperinci

Pengaruh Pembebanan Terhadap Tegangan Dan Frekuensi Pada Generator 3 Fasa

Pengaruh Pembebanan Terhadap Tegangan Dan Frekuensi Pada Generator 3 Fasa Pegaruh Pembebaa Terhadap Tegaga Da Frekuesi Pada Geerator 3 Fasa Ayu Latifah 1, Iyas Muawar 2 1 Magister Tekik Kedali da Sistem Cerdas, Sekolah Tekik Elektro da Iformatika, Istitut Tekologi Badug ayulatifah2109@gmail.com

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI MIA SMA Negeri 5

III. METODOLOGI PENELITIAN. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI MIA SMA Negeri 5 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Populasi da Sampel Peelitia Populasi dalam peelitia ii adalah semua siswa kelas I MIA SMA Negeri 5 Badar Lampug Tahu Pelajara 04-05 yag berjumlah 48 siswa. Siswa tersebut

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian, terlebih dahulu menentukan desain

BAB III METODE PENELITIAN. Dalam melakukan penelitian, terlebih dahulu menentukan desain BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desai Peelitia Dalam melakuka peelitia, terlebih dahulu meetuka desai peelitia yag aka diguaka sehigga aka mempermudah proses peelitia tersebut. Desai peelitia yag diguaka

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. matematika secara numerik dan menggunakan alat bantu komputer, yaitu:

BAB II LANDASAN TEORI. matematika secara numerik dan menggunakan alat bantu komputer, yaitu: 4 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Model matematis da tahapa matematis Secara umum tahapa yag harus ditempuh dalam meyelesaika masalah matematika secara umerik da megguaka alat batu komputer, yaitu: 2.1.1 Tahap

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi da objek peelitia Lokasi peelitia dalam skripsi ii adalah area Kecamata Pademaga, alasa dalam pemiliha lokasi ii karea peulis bertempat tiggal di lokasi tersebut sehigga

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. penelliti dilakukan ada dua jenis. Tes kemampuan verbal disusun untuk

BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA. penelliti dilakukan ada dua jenis. Tes kemampuan verbal disusun untuk 44 BAB IV DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Hasil Peelitia Data yag diperoleh dari siswa kelas VIII SMP Zaiuddi Waru adalah skor tes kemampua verbal (X 1 ), skor tes kemampua umerik (X ), da skor

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pelajaran 2012/2013 selama 2 bulan yakni november-desember, dari kegiatan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pelajaran 2012/2013 selama 2 bulan yakni november-desember, dari kegiatan 4 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tempat da Waktu Peelitia 3.1.1 Tempat Peelitia Peelitia ii aka dilaksaaka di SMP Negeri 1 Tilog Kabila pada siswa kelas VIII tahu pelajara 01-013 3.1. Waktu Peelitia

Lebih terperinci

STATISTIKA ANALISIS REGRESI ANALISIS REGRESI LINIER LEKTION ACHT(#8) ANALISIS REGRESI

STATISTIKA ANALISIS REGRESI ANALISIS REGRESI LINIER LEKTION ACHT(#8) ANALISIS REGRESI ANALISIS REGRESI STATISTIKA LEKTION ACHT(#8) ANALISIS REGRESI Regresi: kembali ke tahap perkembaga sebelumya (psi.). Aalisis regresi: aalisis yag diguaka utuk megetahui relasi depedesi (pegaruh) dari satu

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Peelitia Metode yag diguaka dalam peelitia ii adalah metode kuatitatif dega eksperime semu (quasi eksperimet desig). Peelitia ii melibatka dua kelas, yaitu satu

Lebih terperinci

Pengendalian Proses Menggunakan Diagram Kendali Median Absolute Deviation (MAD)

Pengendalian Proses Menggunakan Diagram Kendali Median Absolute Deviation (MAD) Prosidig Statistika ISSN: 2460-6456 Pegedalia Proses Megguaka Diagram Kedali Media Absolute Deviatio () 1 Haida Lestari, 2 Suliadi, 3 Lisur Wachidah 1,2,3 Prodi Statistika, Fakultas Matematika da Ilmu

Lebih terperinci

Bab 3 Metode Interpolasi

Bab 3 Metode Interpolasi Baha Kuliah 03 Bab 3 Metode Iterpolasi Pedahulua Iterpolasi serig diartika sebagai mecari ilai variabel tergatug tertetu, misalya y, pada ilai variabel bebas, misalya, diatara dua atau lebih ilai yag diketahui

Lebih terperinci

PENAKSIRAN DAN PERAMALAN BIAYA D. PENAKSIRAN BIAYA JANGKA PANJANG E. PERAMALAN BIAYA

PENAKSIRAN DAN PERAMALAN BIAYA D. PENAKSIRAN BIAYA JANGKA PANJANG E. PERAMALAN BIAYA PENAKSIRAN DAN PERAMALAN BIAYA Ari Darmawa, Dr. S.AB, M.AB Email: aridarmawa_fia@ub.ac.id A. PENDAHULUAN B. PENAKSIRAN DAN PRAKIRAAN FUNGSI BIAYA C. PENAKSIRAN JANGKA PENDEK - Ekstrapolasi sederhaa - Aalisis

Lebih terperinci

TRANSFORMASI BOX-COX PADA ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA

TRANSFORMASI BOX-COX PADA ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA Jural Matematika UNAND Vol. 2 No. 2 Hal. 115 122 ISSN : 2303 2910 c Jurusa Matematika FMIPA UNAND TRANSFORMASI BOX-COX PADA ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA ELVI YATI, DODI DEVIANTO, YUDIANTRI ASDI Program

Lebih terperinci

Pengujian Hipotesis Statistika. Sigit Nugroho. Universitas Bengkulu. Disusun oleh. (7 sesi)

Pengujian Hipotesis Statistika. Sigit Nugroho. Universitas Bengkulu. Disusun oleh. (7 sesi) Pegujia Hipotesis Statistika (7 sesi) Disusu oleh Sigit Nugroho Uiversitas Begkulu Hipotesis Hipotesis merupaka dugaa semetara yag diaggap bear. Dalam Statistika, Hipotesis merupaka peryataa yag bisa diuji

Lebih terperinci

STATISTIKA NON PARAMETRIK

STATISTIKA NON PARAMETRIK . PENDAHULUAN STATISTIKA NON PARAMETRIK Kelebiha Uji No Parametrik: - Perhituga sederhaa da cepat - Data dapat berupa data kualitatif (Nomial atau Ordial) - Distribusi data tidak harus Normal Kelemaha

Lebih terperinci

3. METODE PENELITIAN

3. METODE PENELITIAN 11 3. METODE PENELITIAN 3.1. Waktu da Lokasi Peelitia Peelitia ii dilaksaaka pada bula Februari-Maret 2011 dega megguaka Kapal Riset Barua Jaya VIII milik Pusat Peelitia Oseaologi Lembaga Ilmu Pegetahua

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Sukardi, (2003:17) Metodologi penelitian adalah cara yang

III. METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Sukardi, (2003:17) Metodologi penelitian adalah cara yang 5 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Peelitia Meurut Sukardi, (003:7) Metodologi peelitia adalah cara yag dilakuka secara sistematis megikuti atura-atura, direcaaka oleh para peeliti utuk memecahka permasalaha

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN

III. METODOLOGI PENELITIAN 19 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Keragka Pemikira Sosialisasi LNA ski health cliic belakaga ii sagatlah diperluka karea berdasarka pada acua bagaimaa kliik tersebut dapat mempertahaka jumlah kosume yag

Lebih terperinci

BAB 5 UKURAN DISPERSI

BAB 5 UKURAN DISPERSI BAB 5 UKURAN DISPERSI A. Ukura Dispersi Meurut Hasa (011 : 101) ukura dispersi atau ukura variasi atau ukura peyimpaga adalah ukura yag meyataka seberapa jauh peyimpaga ilai-ilai data dari ilai-ilai pusatya

Lebih terperinci

Perbandingan Power of Test dari Uji Normalitas Metode Bayesian, Uji Shapiro-Wilk, Uji Cramer-von Mises, dan Uji Anderson-Darling

Perbandingan Power of Test dari Uji Normalitas Metode Bayesian, Uji Shapiro-Wilk, Uji Cramer-von Mises, dan Uji Anderson-Darling Jural Gradie Vol No Juli 5 : -5 Perbadiga Power of Test dari Uji Normalitas Metode Bayesia, Uji Shapiro-Wilk, Uji Cramer-vo Mises, da Uji Aderso-Darlig Dyah Setyo Rii, Fachri Faisal Jurusa Matematika,

Lebih terperinci

BAB III MATERI DAN METODE. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 2 Maret sampai 1 Mei 2016 di Balai

BAB III MATERI DAN METODE. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 2 Maret sampai 1 Mei 2016 di Balai 11 BAB III MATERI DAN METODE Peelitia dilaksaaka pada taggal 2 Maret sampai 1 Mei 2016 di Balai Pembibita da Budidaya Terak No Rumiasia (BPBTNR) Satker Balekambag, Surakarta, Jawa Tegah. 3.1 Materi Materi

Lebih terperinci

BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode

BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 8 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Peelitia Metode peelitia yag diguaka dalam peelitia ii adalah metode ex post facto. Ada dua variabel dalam proses peelitia ii yaitu variabel bebas (variabel ) adalah

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN Secara umum metode peelitia diartika sebagai cara ilmiah utuk medapatka data dega tujua da keguaa tertetu. Cara ilmiah berarti kegiata peelitia itu didasarka pada ciri-ciri keilmua,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Analisis regresi menjadi salah satu bagian statistika yang paling banyak aplikasinya.

BAB 1 PENDAHULUAN. Analisis regresi menjadi salah satu bagian statistika yang paling banyak aplikasinya. BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakag Aalisis regresi mejadi salah satu bagia statistika yag palig bayak aplikasiya. Aalisis regresi memberika keleluasaa kepada peeliti utuk meyusu model hubuga atau pegaruh

Lebih terperinci

Probabilitas dan Statistika Korelasi dan Regresi. Adam Hendra Brata

Probabilitas dan Statistika Korelasi dan Regresi. Adam Hendra Brata Probabilitas da Statistika da Adam Hedra Brata Dua Peubah Acak dua perubah acah X da Y dega rata-rata da diberika oleh rumus : E(XY) - - - Sifat Sifat Sifat kovariasi utuk X da Y diskrit : f(, ) f(, )

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat da Waktu Peelitia Tempat peelitia ii dilakuka di PT. Mitsubishi Kramayudha Motors ad Maufacturig yag berada di Jl. Raya Bekasi KM 21, Kel. Rawaterate, Kec. Cakug,

Lebih terperinci

BAB II METODOLOGI PENELITIAN. kualitatif. Kerangka acuan dalam penelitian ini adalah metode penelitian

BAB II METODOLOGI PENELITIAN. kualitatif. Kerangka acuan dalam penelitian ini adalah metode penelitian BAB II METODOLOGI PEELITIA 2.1. Betuk Peelitia Betuk peelitia dapat megacu pada peelitia kuatitatif atau kualitatif. Keragka acua dalam peelitia ii adalah metode peelitia kuatitatif yag aka megguaka baik

Lebih terperinci

BAB 3 METODE PENELITIAN. Disini penerapan kriteria optimasi yang digunakan untuk menganalisis

BAB 3 METODE PENELITIAN. Disini penerapan kriteria optimasi yang digunakan untuk menganalisis BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Peetapa Kriteria Optimasi Disii peerapa kriteria optimasi yag diguaka utuk megaalisis kebutuha pokok pada PT. Kusuma Kecaa Khatulistiwa yaitu : 1. Aalisis forecastig (peramala

Lebih terperinci

BAB 6: ESTIMASI PARAMETER (2)

BAB 6: ESTIMASI PARAMETER (2) Bab 6: Estimasi Parameter () BAB 6: ESTIMASI PARAMETER (). ESTIMASI PROPORSI POPULASI Proporsi merupaka perbadiga atara terjadiya suatu peristiwa dega semua kemugkiaa peritiwa yag bisa terjadi. Besara

Lebih terperinci

kesimpulan yang didapat.

kesimpulan yang didapat. Bab ii merupaka bab peutup yag merupaka hasil da kesimpula dari pembahasa serta sara peulis berdasarka kesimpula yag didapat. BAB LANDASAN TEORI. Kosep Dasar Peramala Peramala adalah kegiata utuk memperkiraka

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN 22 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Metode Peelitia Pada bab ii aka dijelaska megeai sub bab dari metodologi peelitia yag aka diguaka, data yag diperluka, metode pegumpula data, alat da aalisis data, keragka

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI MIA SMA Negeri 1 Kampar,

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XI MIA SMA Negeri 1 Kampar, 45 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat da Waktu Peelitia Peelitia ii dilaksaaka di kelas I MIA MA Negeri Kampar, pada bula April-Mei 05 semester geap Tahu Ajara 04/05 B. ubjek da Objek Peelitia ubjek dalam

Lebih terperinci

Bab III METODE PENELITIAN

Bab III METODE PENELITIAN perpustakaa.us.ac.id digilib.us.ac.id Bab III METODE PENELITIAN Metode yag diguaka dalam peelitia ii adalah studi literatur beserta peerapaya yaitu dega megumpulka referesi berupa buku, artikel, jural

Lebih terperinci

PENAKSIRAN. Penaksiran Titik. Selang Kepercayaan untuk VARIANSI. MA2181 ANALISIS DATA Utriweni Mukhaiyar 17 Oktober 2011

PENAKSIRAN. Penaksiran Titik. Selang Kepercayaan untuk VARIANSI. MA2181 ANALISIS DATA Utriweni Mukhaiyar 17 Oktober 2011 PENAKSIRAN Peaksira Titik Peaksira Selag Selag Kepercayaa utuk RATAAN Selag Kepercayaa utuk VARIANSI MA8 ANALISIS DATA Utriwei Mukhaiyar 7 Oktober 0 Metode Peaksira Peaksira Titik Peaksira Selag Nilai

Lebih terperinci

REGRESI DAN KORELASI SEDERHANA

REGRESI DAN KORELASI SEDERHANA REGRESI DAN KORELASI SEDERHANA Apa yag disebut Regresi? Korelasi? Aalisa regresi da korelasi sederhaa membahas tetag keterkaita atara sebuah variabel (variabel terikat/depede) dega (sebuah) variabel lai

Lebih terperinci

IIL. METODELOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Metode

IIL. METODELOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Metode 9 IIL. METODELOGI PENELITIAN A. Metode Peelitia Metode yag diguaka dalam peelitia ii adalah eksperime. Metode eksperime bertujua utuk megetahui adaya pegaruh akibat dari suatu perlakua atau treatmet. Meurut

Lebih terperinci

Pedahulua Hipotesis: asumsi atau dugaa semetara megeai sesuatu hal. Ditutut utuk dilakuka pegeceka kebearaya. Jika asumsi atau dugaa dikhususka megeai

Pedahulua Hipotesis: asumsi atau dugaa semetara megeai sesuatu hal. Ditutut utuk dilakuka pegeceka kebearaya. Jika asumsi atau dugaa dikhususka megeai PENGUJIAN HIPOTESIS Pedahulua Hipotesis: asumsi atau dugaa semetara megeai sesuatu hal. Ditutut utuk dilakuka pegeceka kebearaya. Jika asumsi atau dugaa dikhususka megeai ilai-ilai parameter populasi,

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 38 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Peelitia Metode peelitia adalah suatu cara ilmiah utuk medapatka data dega tujua tertetu. Peelitia yag megagkat judul Efektivitas Tekik Permaia Pioy Heyo dalam

Lebih terperinci

REGRESI DAN KORELASI

REGRESI DAN KORELASI REGRESI DAN KORELASI Pedahulua Dalam kehidupa sehari-hari serig ditemuka masalah/kejadia yagg salig berkaita satu sama lai. Kita memerluka aalisis hubuga atara kejadia tersebut Dalam bab ii kita aka membahas

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang dilakukan bermaksud mengetahui Pengaruh Metode Discovery Learning

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. yang dilakukan bermaksud mengetahui Pengaruh Metode Discovery Learning 4 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jeis Peelitia Peelitia ii digologka ke dalam peelitia eksperime. Eksperime yag dilakuka bermaksud megetahui Pegaruh Metode Discovery Learig terhadap Kemampua Pemecaha

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif BAB III METODOLOGI PENELITIAN A Metode da Disai Peelitia Metode Peelitia ii megguaka pedekata kuatitatif dega metode deskriptif korelasioal karea peelitia berusaha meyelidiki hubuga atara beberapa variabel

Lebih terperinci

IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan waktu 4.2. Jenis dan Sumber Data 4.3 Metode Pengumpulan Data

IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi dan waktu 4.2. Jenis dan Sumber Data 4.3 Metode Pengumpulan Data IV METODE PENELITIAN 4.1 Lokasi da waktu Peelitia ii dilakuka di PD Pacet Segar milik Alm Bapak H. Mastur Fuad yag beralamat di Jala Raya Ciherag o 48 Kecamata Cipaas, Kabupate Ciajur, Propisi Jawa Barat.

Lebih terperinci

METODE NUMERIK JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 7/4/2012 SUGENG2010. Copyright Dale Carnegie & Associates, Inc.

METODE NUMERIK JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 7/4/2012 SUGENG2010. Copyright Dale Carnegie & Associates, Inc. METODE NUMERIK JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA 7/4/0 SUGENG00 Copyright 996-98 Dale Caregie & Associates, Ic. Kesalaha ERROR: Selisih atara ilai perkiraa dega ilai eksakilai

Lebih terperinci

III BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah telur tetas itik Mojosari yang

III BAHAN DAN METODE PENELITIAN. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah telur tetas itik Mojosari yang III BAHAN DAN METODE PENELITIAN 1.1 Baha da Alat Peelitia 3.1.1 Baha peelitia Objek yag diamati dalam peelitia ii adalah telur tetas itik Mojosari yag diperoleh dari Duck Complex Balai Peelitia Terak Ciawi,

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi experiment

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi experiment 41 BAB III MTODOLOGI PNLITIAN 3.1. Desai da Metode Peelitia Metode yag diguaka dalam peelitia ii adalah metode quasi experimet dega desai peelitiaya megguaka The Radomize Pretest-Posttest Cotrol Group

Lebih terperinci

HUBUNGAN MINAT BACA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII MTsN KUTABARO ABSTRAK

HUBUNGAN MINAT BACA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII MTsN KUTABARO ABSTRAK HUBUNGAN MINAT BACA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII MTsN KUTABARO Ayu Safitri 1, Hasmuir 2, Thamri Kamaruddi 3 1 Email: safitria272@gmail.com 2 Pedidika Geografi,

Lebih terperinci

PENGARUH INFLASI TERHADAP KEMISKINAN DI PROPINSI JAMBI

PENGARUH INFLASI TERHADAP KEMISKINAN DI PROPINSI JAMBI Halama Tulisa Jural (Judul da Abstraksi) Jural Paradigma Ekoomika Vol.1, No.5 April 2012 PENGARUH INFLASI TERHADAP KEMISKINAN DI PROPINSI JAMBI Oleh : Imelia.,SE.MSi Dose Jurusa Ilmu Ekoomi da Studi Pembagua,

Lebih terperinci

Yang biasa dinamakan test komposit lawan komposit. c. Hipotesis mengandung pengertian minimum. Perumusan H 0 dan H 1 berbentuk :

Yang biasa dinamakan test komposit lawan komposit. c. Hipotesis mengandung pengertian minimum. Perumusan H 0 dan H 1 berbentuk : PARAMETER PENGJIAN HIPOTESIS MODL PARAMETER PENGJIAN HIPOTESIS. Pedahulua Kalau yag sedag ditest atau diuji itu parameter θ dalam hal ii pegguaaya ati bias rata-rata µ prprsi p, simpaga baku σ da lai-lai,

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Objek Peelitia Dalam peelitia ii, pegambila da peroleha data dilakuka di UKM. Bakso Solo, Bakauhei, Lampug Selata. Utuk pegukura kualitas pelayaa, objek yag diteliti adalah

Lebih terperinci

Inflasi dan Indeks Harga I

Inflasi dan Indeks Harga I PERTEMUAN 1 Iflasi da Ideks Harga I 1 1 TEORI RINGKAS A Pegertia Agka Ideks Agka ideks merupaka suatu kosep yag dapat memberika gambara tetag perubaha-perubaha variabel dari suatu priode ke periode berikutya

Lebih terperinci