BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Transkripsi

1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Penelitian Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas 4 SD Negeri Ledok 07 sebelum tindakan masih banyak siswa yang hasil belajarnya belum tuntas. Hal ini terjadi karena guru masih menggunakan metode konvensional sehingga siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga hasil belajar IPA siswa rendah yang dapat dilihat pada tabel 12 dibawah ini: Tabel 12 Distribusi Frekuensi Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 4 SD Negeri Ledok 07 Salatiga Kondisi Awal (Pra Siklus) No. Ketuntasan Frekuensi Persentase 1 Tidak tuntas 22 59,46% 2 Tuntas 15 40,54% Jumlah % Nilai Maksimum 95 Nilai Minimum 40 Rata - Rata 66,48 KKM 65 Berdasarkan tabel 12 siswa yang nilainya diatas KKM atau yang tuntas hasil belajarnya pada pelajaran IPA hanya 15 siswa atau 40,54% siswa dalam kelas, sedangkan siswa yang belum tuntas 22 siswa atau 59,46%. Nilai tertinggi siswa 100 dan nilai terendah siswa 40 dengan nilai rata-rata kelas 66,48. Untuk lebih jelasnya data hasil belajar siswa pada tabel 12, dapat dibuat diagram lingkaran pada gambar 2 berikut: 27

2 28 Ketuntasan Hasil Belajar IPA Kondisi Awal Tuntas Tidak Tuntas 59,46% 40,54% Gambar 2 Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Kondisi Awal Pada kondisi awal, hasil belajar siswa masih rendah. Hal ini ini dikarenakan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan guru masih bersifat konvensional yaitu dengan menggunakan metode ceramah. Guru masih menjadi pusat pembelajaran dan kurang mengaktifkan siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir, sehingga hasil belajar siswa yang rendah. Peneliti mengupayakan adanya tindakan kelas demi tercapainya hasil belajar siswa yang memenuhi KKM, serta tercapainya tujuan pembelajaran dan pemahaman materi siswa dengan kriteria keberhasilan yaitu 80% Siklus 1 Pertemuan Pertama Tahapan-tahapan kegiatan pembelajaran pada siklus I sebagai berikut: a. Perencanaan Tindakan 1. Menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pertemuan pertama dan pertemuan kedua pada mata pelajaran IPA dengan materi ajar kenampakan bumi menggunakan metode pembelajaran Inquiry. 2. Menyiapkan lembar kerja siswa untuk diskusi kelompok pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua. 3. Menyiapkan lembar kerja evaluasi pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua. 4. Menyiapkan lembar observasi guru dan siswa.

3 29 b. Pelaksanaan Tindakan Siklus I pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Kamis, 7 Maret Proses pembelajaran menggunakan metode Inquiry, dengan langkah-langkah sebagai berikut: Kegiatan awal Dalam kegiatan awal, guru: 1. Mengucapkan salam pembuka. 2. Memperkenalkan diri didepan kelas sebagai guru peneliti. 3. Menanyakan kabar dan mengabsen siswa 4. Memeriksa kesiapan belajar siswa. 5. Motivasi : Pernahkah anak-anak pergi tamasya ke pantai? Bagaimana perasaannya dan ada apa saja di pantai tersebut? 6. Menjelaskan tujuan pembelajaran. Kegiatan inti Eksplorasi: Guru meminta siswa untuk aktif membaca buku paket tentang pokok bahasan permukaan bumi. Guru melakukan tanya jawab bersama siswa hal-hal apa saja yang merupakan unsur-unsur dari muka bumi. Guru menjelaskan pengaruh bulan terhadap kenampakan bumi. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok yang telah dirancang oleh guru secara acak. Guru memberikan suatu permasalahan kepada para siswa tentang pengaruh angin dan air pada permukaan muka bumi. Elaborasi 1. Siswa diminta untuk menjawab permasalahan yang diberikan oleh guru. 2. Siswa mendiskusikan hipotesis tentang permasalahan yang diberikan. 3. Siswa mendiskusikan analisis mereka tentang permasalahan yang diberikan. 4. Siswa membuat kesimpulan tentang permasalahan yang diberikan. 5. Peneliti bersama guru mengamati jalannya kerjasama dalam kelompok.

4 30 6. Guru berkeliling mengamati dan membimbing kerjasama dalam kelompok. 7. Perwakilan kelompok maju untuk membacakan hasil diskusinya. Konfirmasi Guru memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang belum memahami materi pembelajaran. Guru memberikan penguatan materi. Kegiatan akhir 1. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan. 2. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. c. Hasil Observasi Hasil observasi digunakan sebagai bahan refleksi, dan untuk merencanakan rencana tindakan pada pertemuan berikutnya. Berdasarkan data hasil lembar observasi aktivitas guru (terlampir) yang dilakukan oleh observer disajikan dalam tabel berikut ini: Tabel 13 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus I Pertemuan Pertama SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 I Pertemuan Pertama Kriteria Penilaian: = A = B = C = D = E Sesuai dengan tabel 13 dinyatakan bahwa guru mendapatkan kriteria C karena masih kurang menguasai kelas dan belum menggunakan media yang sesuai dengan pembelajaran. Observasi atau pengamatan juga dilakukan kepada siswa ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan data

5 31 yang didapat dari lembar observasi aktivitas belajar siswa dapat disajikan dalam tabel berikut: Tabel 14 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Siswa Siklus I Pertemuan Pertama SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 I Pertemuan Pertama Kriteria Penilaian: = A = B = C = D = E Sesuai dengan tabel 14 aktivitas siswa pada siklus I petermuan pertama mendapatkan kriteria C. d. Refleksi Dilihat dari hasil observasi siswa sesuai dengan tabel 14 aktivitas siswa pada siklus I pertemuan pertama mendapatkan kriteria C dengan total skor. Hal ini terjadi karena belum terbiasa dengan pembelajaran yang dilakukan secara Inquiry. Yang mengakibatkan beberapa siswa terlihat pasif dalam pembelajaran. Solusi yang tepat dalam permasalahan ini adalah mencari media pembelajaran yang tepat dan menarik agar dapat menggugah gairah para siswa untuk melakukan pembelajaran Siklus I Pertemuan Kedua Siklus I pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Maret Proses pembelajaran menggunakan metode Inquiry, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

6 32 a. Pelaksanaan Tindakan Kegiatan awal Dalam kegiatan awal, guru: 1. Mengucapkan salam pembuka. 2. Menanyakan kabar dan mengabsen siswa 3. Memeriksa kesiapan belajar siswa. 4. Apersepsi : Pernahkah kalian melihat cuaca buruk? Apa akibat yang ditimbulkan pada saat terjadi cuaca buruk? 5. Menjelaskan tujuan pembelajaran. Kegiatan inti Eksplorasi: 1. Guru meminta siswa untuk aktif membaca buku paket tentang dampakdampak perubahan permukaan bumi. 2. Setelah membaca guru bertanya jawab dengan siswa tentang dampakdampak perubahan permukaan bumi. 3. Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang dampak perubahan permukaan bumi yaitu erosi dan abrasi 4. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok yang telah dirancang oleh guru secara acak. 5. Guru memberikan suatu permasalahan kepada para siswa untuk mencari dampak-dampak perubahan permukaan bumi yang lain. Elaborasi 1. Siswa diminta untuk menjawab permasalahan yang diberikan oleh guru. 2. Siswa mendiskusikan hipotesis tentang permasalahan yang diberikan tentang keadaan kota besar yang daerahnya memiliki daerah resapan air yang sedikit dan daerah pegunungan yang gundul apa bila terjadi hujan lebat berhari - hari. 3. Siswa mendiskusikan analisis mereka tentang permasalahan yang diberikan. 4. Siswa membuat kesimpulan tentang permasalahan yang diberikan. 5. Peneliti bersama guru mengamati jalannya kerjasama dalam kelompok. 6. Guru berkeliling mengamati dan membimbing kerjasama dalam kelompok.

7 33 7. Perwakilan kelompok maju untuk menbacakan hasil diskusinya. Konfirmasi 1. Guru memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang belum memahami materi pembelajaran. 2. Guru memberikan penguatan materi. Kegiatan akhir 1. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan. 2. Siswa mengerjakan soal evaluasi. 3. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. b. Hasil Observasi Hasil observasi digunakan sebagai bahan refleksi, dan untuk merencanakan rencana tindakan pada pertemuan berikutnya. Berdasarkan data hasil lembar observasi aktivitas guru (terlampir) yang dilakukan oleh observer disajikan dalam tabel berikut ini: Tabel 15 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus I Pertemuan Kedua SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 I Pertemuan Kedua Kriteria Penilaian: = A = B = C = D = E Sesuai dengan tabel 15 menyatakan bahwa guru mendapatkan kriteria B karena proses belajar mengajar yang telah disesuaikan dengan hasil refleksi pada kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya. Observasi atau pengamatan

8 34 juga dilakukan kepada siswa ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan data yang didapat dari lembar observasi aktivitas belajar siswa dapat disajikan dalam tabel berikut: Tabel 16 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Siswa Siklus I Pertemuan Kedua SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 I Pertemuan Kedua Kriteria Penilaian: = A = B = C = D = E Sesuai dengan tabel 16 aktivitas siswa pada siklus I petermuan kedua mendapatkan kriteria B. c. Hasil Tes Hasil tes pada siklus I pada pelajaran IPA di SD Negeri Ledok 07, dapat dilihat pada tabel 17 di bawah ini: Tabel 17 Distribusi Frekuensi Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 4 SD Negeri Ledok 07 Salatiga Siklus I No. Ketuntasan Frekuensi Persentase 1 Tidak tuntas 17 45,95% 2 Tuntas 20 54,05% Jumlah % Nilai Maksimum 95 Nilai Minimum 35 Nilai Rata - Rata 66,89 KKM 65

9 35 Berdasarkan tabel 17 terlihat hasil belajar siswa pada siklus I belum mencapai 80% ketuntasan yang diharapkan namun siswa yang tuntas KKM mengalami kenaikan menjadi 20 siswa dari yang semula pada pertemuan pertama 15 siswa, dan siswa yang belum tuntas dari yang semula sebanyak 22 siswa turun, menjadi 17 siswa dengan nilai rata-rata 70,27, nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 35. Untuk lebih jelasnya data hasil belajar siswa pada tabel 17, dapat dibuat diagram lingkaran pada gambar 3 berikut: Ketuntasan Hasil Belajar IPA Siklus I Tuntas Tidak Tuntas 45,95% 54,05% b. Refleksi Gambar 3 Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus I Dilihat dari hasil observasi siswa sesuai dengan tabel 16 aktivitas siswa pada siklus I petermuan kedua mengalami peningkatan yang semula hanya menghasilkan skor 54 naik menjadi 70. Hal tersebut terjadi karena peneliti berhasil meningkatkan gairah siswa dalam proses pembelajaran menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan mudah dimengerti konsepnya oleh para siswa.

10 Siklus II Pertemuan Pertama Tahapan-tahapan kegiatan pembelajaran pada siklus II sebagai berikut: a. Perencanaan Tindakan 1. Menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) pertemuan pertama dan pertemuan kedua pada mata pelajaran IPA dengan materi ajar kenampakan bumi menggunakan metode pembelajaran Inquiry. 2. Menyiapkan lembar kerja siswa untuk diskusi kelompok pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua. 3. Menyiapkan lembar kerja evaluasi pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua. 4. Menyiapkan lembar observasi guru dan siswa. b. Pelaksanaan Tindakan Siklus II pertemuan pertama dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Maret Proses pembelajaran menggunakan metode Inquiry, dengan langkahlangkah sebagai berikut: Kegiatan awal Dalam kegiatan awal, guru: 1. Guru mengucapkan salam pembuka. 2. Menanyakan kabar dan mengabsen siswa 3. Memeriksa kesiapan belajar siswa. 4. Guru menanyakan kepada siswa tentang keadaan lingkungan dirumah para siswa. 5. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Kegiatan inti Eksplorasi: 1. Guru meminta siswa untuk aktif membaca buku paket tentang lingkungan fisik. 2. Setelah membaca guru bertanya jawab dengan siswa perubahan perubahan pada lingkungan fisik pada musim hujan. 3. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru perubahan lingkungan fisik pada musim hujan.

11 37 4. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok yang telah dirancang oleh guru secara acak. 5. Guru memberikan suatu permasalahan kepada para siswa untuk mencari perubahan lingkungan fisik yang terjadi pada musim kemarau. Elaborasi 1. Siswa diminta untuk menjawab permasalahan yang diberikan oleh guru. 2. Siswa mendiskusikan hipotesis tentang permasalahan yang diberikan. 3. Siswa mendiskusikan analisis mereka tentang permasalahan yang diberikan. 4. Siswa membuat kesimpulan tentang permasalahan yang diberikan. 5. Peneliti bersama guru mengamati jalannya kerjasama dalam kelompok. 6. Guru berkeliling mengamati dan membimbing kerjasama dalam kelompok. 7. Perwakilan kelompok maju untuk menbacakan hasil diskusinya. Konfirmasi 1. Guru memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang belum memahami materi pembelajaran. 2. Guru memberikan penguatan materi. Kegiatan akhir 1. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan. 2. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. c. Hasil Observasi Tabel 18 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus II Pertemuan Pertama SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 II Pertemuan Pertama Kriteria Penilaian: = A = B = C

12 = D = E Sesuai dengan tabel 18 menyatakan bahwa guru mendapatkan kriteria B. Observasi atau pengamatan juga dilakukan kepada siswa ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan data yang didapat dari lembar observasi aktivitas belajar siswa dapat disajikan dalam tabel berikut: Tabel 19 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Siswa Siklus II Pertemuan Pertama SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 II Pertemuan Pertama Kriteria Penilaian: = A = B = C = D = E Sesuai dengan tabel 19 aktivitas siswa pada siklus II petermuan kedua mendapatkan kriteria B. d. Refleksi Dilihat pada tabel 18 lembar penilaian aktivitas guru, telah mampu mengkondisikan siswa untuk belajar sesuai dengan metode yang diajarkan, hal ini dibuktikan dari hasil lembar observasi siswa yang masih mendapatkan kriteria B. Meskipun ada beberapa siswa yang masih belum fokus dan ramai sendiri, solusi kedepan adalah peneliti akan lebih memperhatikan beberapa siswa tersebut.

13 Siklus II Pertemuan Kedua Siklus II pertemuan kedua dilaksanakan pada hari Rabu, 27 Maret Proses pembelajaran menggunakan metode pembelajaran Inquiry, dengan langkah-langkah sebagai berikut: a. Pelaksanaan Tindakan Kegiatan awal Dalam kegiatan awal, guru: 1. Mengucapkan salam pembuka. 2. Menanyakan kabar dan mengabsen siswa 3. Memeriksa kesiapan belajar siswa. 4. Apersepsi : Apa akibatnya apa bila terjadi kemarau yang panjang? 5. Menjelaskan tujuan pembelajaran. Kegiatan inti Eksplorasi: 1. Guru meminta siswa untuk aktif membaca buku paket tentang penyebabpenyebab perubahan lingkungan fisik. 2. Setelah membaca guru bertanya jawab dengan siswa tentang penyebabpenyebab perubahan lingkungan fisik. 3. Siswa mendengarkan penjelasan guru tentang penyebab-penyebab perubahan lingkungan fisik. 4. Siswa dibagi menjadi 6 kelompok yang telah dirancang oleh guru secara acak. 5. Guru memberikan suatu permasalahan kepada para siswa untuk mencari penyebab-penyebab perubahan lingkungan fisik yang lain. Elaborasi 1. Siswa diminta untuk menjawab permasalahan yang diberikan oleh guru. 2. Siswa mendiskusikan hipotesis tentang permasalahan yang diberikan. 3. Siswa mendiskusikan analisis mereka tentang permasalahan yang diberikan. 4. Siswa membuat kesimpulan tentang permasalahan yang diberikan. 5. Peneliti bersama guru mengamati jalannya kerjasama dalam kelompok. 6. Guru berkeliling mengamati dan membimbing kerjasama dalam kelompok.

14 40 7. Perwakilan kelompok maju untuk menbacakan hasil diskusinya. Konfirmasi 1. Guru memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang belum memahami materi pembelajaran. 2. Guru memberikan penguatan materi. Kegiatan akhir 1. Siswa bersama guru menyimpulkan hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan. 2. Siswa mengerjakan soal evaluasi. b. Hasil Observasi Tabel 20 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Guru Siklus II Pertemuan Kedua SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 II Pertemuan Kedua Kriteria Penilaian: = A = B = C = D = E Sesuai dengan tabel 20 menyatakan bahwa guru mendapatkan kriteria B. Observasi atau pengamatan juga dilakukan kepada siswa ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar. Berdasarkan data yang didapat dari lembar observasi aktivitas belajar siswa dapat disajikan dalam tabel berikut:

15 41 Tabel 21 Rekapitulasi Skor Lembar Observasi Aktivitas Siswa Siklus II Pertemuan Kedua SKOR JUMLAH NO SIKLUS TOTAL 1 II Pertemuan Kedua Kriteria Penilaian: = A = B = C = D = E Sesuai dengan tabel 21 aktivitas siswa pada siklus II petermuan kedua mendapatkan kriteria B. c. Hasil Tes Hasil tes pada siklus pada pelajaran IPA di SD Negeri Ledok 07, dapat dilihat pada tabel 22 di bawah ini: Tabel 22 Distribusi Frekuensi Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 4 SD Negeri Ledok 07 Salatiga Siklus II No. Ketuntasan Frekuensi Persentase 1 Tidak tuntas 7 18,92% 2 Tuntas 30 81,08% Jumlah % Nilai Maksimum 95 Nilai Minimum 50 Nilai Rata - Rata 74,59 KKM 65 Berdasarkan tabel 22, terlihat hasil belajar siswa pada siklus II telah melebihi 80% ketuntasan yang diharapkan yaitu sekitar 81,08% dengan perolehan nilai rata-rata 74,59, nilai minimum 50 dan nilai maksimum 95.

16 42 Untuk lebih jelasnya data hasil belajar siswa pada tabel 22, dapat dilihat pada diagram lingkaran pada gambar 4 berikut ini: Ketuntasan Hasil Belajar IPA Siklus II Tuntas Tidak Tuntas 18,92% 81,08% d. Refleksi Gambar 4 Ketuntasan Hasil Belajar Siswa Siklus II Sesuai dengan tabel 21 aktivitas siswa pada siklus II pertemuan kedua mendapatkan kriteria B hal ini terjadi karena sebagian besar siswa telah terbiasa belajar secara Inquiry. Hasilnya berdampak pada kenaikan hasil belajar yang dapat dibuktikan melalui tabel 22 dimana siswa yang telah mencapai KKM naik menjadi 81,08% atau sekitar 30 siswa Hasil Analisis Data Hasil analisis data pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II, dapat dilihat dari rekapitulasi ketuntasan belajar siswa pada kondisi awal, siklus I, dan siklus II tabel 23 berikut ini:

17 43 Tabel 23 Perbandingan Hasil Belajar IPA Pra Siklus, Siklus I, dan Siklus II No Kriteria Nilai Pra Siklus Siklus I Siklus II 1. Tidak Tuntas < 65 59,46% 45,95% 18,92% 2. Tuntas 65 40,54% 54,05% 81,08% Jumlah 100% 100% 100% Nilai Maksimum Nilai Minimum Nilai rata-rata Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram dibawah ini: Perbandingan Hasil Belajar IPA Pra Siklus, Siklus I, dan Siklus II Tidak Tuntas < 65 Tuntas 65 81,08% 59,46% 40,54% 45,95% 54,05% 18,92% 4.3. Pembahasan Gambar 5 Diagram Perbandingan Hasil Belajar IPA Pra Siklus, Siklus I, dan Siklus II Karena dalam proses belajar mengajar IPA lebih menekankan pada pendekatan keterampilan proses, hingga siswa dapat menemukan fakta-fakta, membangun konsep-konsep, teori-teori dan sikap ilmiah siswa itu sendiri yang akhirnya dapat berpengaruh positif terhadap kualitas proses pendidikan maupun produk pendidikan. Pra Siklus Siklus I Siklus II Oleh karena itulah peneliti menggunakan metode Inquiry. Dimana metode ini mampu mendorong siswa berpikir secara ilmiah dalam setiap pemecahan masalah yang dihadapi, membantu dalam menggunakan ingatan, dan transfer pengetahuan pada situasi proses pengajaran, mendorong siswa untuk berfikir

18 44 kreatif dan intuitif, dan bekerja atas dasar inisiatif sendiri, dan membuat situasi proses belajar mengajar menjadi hidup dan dinamis. Terlihat dari aktifitas siswa ketika pembelajaran siklus I dan siklus II, siswa yang semula pasif ketika pembelajaran pembelajaran lampau berubah menjadi aktif dengan mulai aktif bertanya dan aktif berdiskusi ketika pengajar menggunakan metode Inquiry. Penggunaan metode Inquiry juga berpengaruh signifikan dengan hasil belajar IPA siswa kelas 4 SDN Ledok 07 Salatiga. Hasil observasi pada kondisi awal, kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan guru masih bersifat konvensional yaitu dengan menggunakan metode ceramah. Guru masih menjadi pusat pembelajaran dan kurang mengaktifkan siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir. Akibatnya, siswa menjadi bosan dan kurang bergairah dalam mengikuti pelajaran. Hasil belajar siswa masih banyak yang belum mencapai KKM (65), dari 37 siswa, hanya 15 siswa (40,54%) yang mencapai KKM, sedangkan siswa yang belum mencapai KKM sebanyak 22 siswa (59,46%), dengan nilai rata-rata 66,48, nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 40. Setelah menggunakan metode Inquiry hasil belajar siswa pada siklus I mengalami peningkatan yaitu 20 siswa (54,05%) telah mencapai KKM (65). sedangkan siswa yang belum mencapai KKM sebanyak 17 siswa (45,95%), dengan nilai rata-rata 66,89, nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 35. Pada siklus II siswa yang telah mencapai KKM (65) naik sesuai dengan indikator keberhasilan yang yang ditentukan (80%) yaitu sebanyak 30 siswa (81,08%), sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 7 siswa (18,92%), dengan nilai rata-rata 74,59, nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 50. Dari uraian penelitian yang telah disajikan, maka penggunaan metode Inquiry dalam pembelajaran IPA kelas 4 SDN Ledok 07 Salatiga sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Margono Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menerapkan Metode Inkuiri Pada Siswa Kelas IV SD Negeri Pacet Kecamatan Reban Kabupaten Batang Semester 2/ Dan penelitian yang dilakukan Safitri, Anggitya Cucu Hardi Dewi Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA dengan Menggunakan Metode Inkuiri Kelas II SD Kristen Satya Wacana Semester II Tahun Pelajaran 2011/2012.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Penelitian Pada pembelajaran yang guru lakukan sebagian besar materi disampaikan dengan metode ceramah. Pembelajaran hanya memberikan rumus dan media

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subyek Penelitian Sekolah Dasar Negeri 2 Kembaran Kecamatan Kalikajar Kabupaten Wonosobo terletak di Jln. Ronggolawe Dsn Kembaran, berdiri sejak

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra siklus Pembelajaran pada kelas IV SD Negeri Rogomulyo 01 Kayen Pati pada kondisi awal sebelum diberi tindakan menggunakan metode pembelajaran

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 42 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pertemuan 1 dan 2 pada masing-masing siklus

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 03 Karanganyar Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan dengan subjek penelitian siswa kelas 4 yang terdiri dari

Lebih terperinci

BAB IV HASILPENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASILPENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASILPENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1Pelaksanaan Tindakan Tindakan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yaitu : a. Membuka pelajaran Guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, mengabsen, mengatur

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Pelaksanaan Siklus 1 Dalam Siklus 1 terdapat 3 kali pertemuan dengan rincian sebagai berikut: a. Perencanaan (Planning) Pada siklus

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Gambaran Sekolah Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Wonoyoso, yaitu sebuah Sekolah Dasar di desa Wonoyoso Kecamatan Pringapus Kabupaten

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 41 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Hasil Penelitian Pra Siklus Berdasarkan hasil penelitian pada siswa kelas IV SDN Randuacir 01 Salatiga semester 2 tahun 2013/2014 nampak

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Tindakan Hasil penelitian yang dilakukan pada siswa kelas 5 SD Islam Arrahmah Suruh, semester 2 tahun pelajaran 2012/2013 terkait penerapan tutor sebaya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Subjek Penelitian Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilakukan di kelas V yang berjumlah 29 siswa di SDN Lemahireng 2 Kecamatan Bawen tahun ajaran

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Kondisi Awal Berdasarkan pengamatan hasil belajar kelas I SD Negeri 4 Boloh pada awal semester 2 Tahun pelajaran 2011 / 2012, banyak siswa yang kurang aktif,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam bab IV ini menjelaskan tentang hasil penelitian, hasil penelitian terdapat kondisi awal, siklus I dan siklus II, selanjutnya ada hasil analisis data dan pembahasan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Pra Siklus (Kondisi Awal) Kondisi awal sebelum diadakannya tindakan di SD N Gajahkumpul kelas 5 semester 1 tahun 2013/2014 pada mata

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan tindakan pada penelitian terdiri dari 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Setiap siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan dalam praktek pembelajaran dikelas 4 SDN Mongunsari 05 salatiga dengan jumlah siswa 21 pada pembelajaran IPA pokok

Lebih terperinci

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Kondisi Awal 1. Data Awal (Pra siklus) Dalam pelaksanaan kondisi awal pembelajaran Pendidikan baca Al-qur an (BAQ) kelas II ini sebagian besar siswa merasa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas II SD Negeri 11 Purwodadi Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan sebelum diadakan penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Kondisi Pra Siklus Penelitian dilakukan di SDN Bringin Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Sebelum melaksanakan penelitian, harus melakukan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Padaan 02 Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang Semester II Tahun 2013/2014. Subjek penelitian adalah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Pra Siklus BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pembelajaran Siklus 1 di kelas 4 SD Negeri 3 Paras Kecamatan Cepogo kabupaten Boyolali terdiri dari 2 kali pertemuan. Namun sebelum dilaksanakannya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 8 36 % 2 Belum Tuntas % Jumlah %

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 8 36 % 2 Belum Tuntas % Jumlah % BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Kondisi Awal Pembelajaran pra siklus dilaksanakan pada Hari Senin, 15 Oktober 2012 di kelas IV SDN Rejoagung 01 tentang materi penghitungan FPB dan KPK, yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Deskripsi Siklus I Deskripsi siklus 1 menjelaskan tentang tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, dan refleksi.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sebelum diberikan pembelajaran dengan metode cooperative learning tipe STAD, langkah awal yang dilakukan adalah menguji instrument yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Diskripsi Awal Proses pembelajaran sebelum pelaksanaan PTK, guru mengajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional atau hanya ceramah. Guru cenderung mentransfer

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu siklus satu dan siklus dua masing masing siklus tiga kali pertemuan.

Lebih terperinci

= = 7.6 dibulatkan menjadi = 8

= = 7.6 dibulatkan menjadi = 8 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Pra Siklus Kondisi awal merupakan kondisi sebelum penelitian tindakan kelas dilakukan. Terlebih dahulu peneliti melakukan observasi awal dengan tujuan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1. Kondisi Awal 1.1.1. Kondisi Aktifitas Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran khususnya pembelajaran IPA di SDN Kalangsono 02 Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Deskripsi Data Pelaksanaan Tindakan Siklus I Perencanaan Pada tahap

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Deskripsi Data Pelaksanaan Tindakan Siklus I Perencanaan Pada tahap 21 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Data Pelaksanaan Tindakan Siklus I 4.1.1.1 Perencanaan Pada tahap perencanaan dilakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1)

Lebih terperinci

Hasil Belajar IPA Kelas I Pra Siklus BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Tindakan

Hasil Belajar IPA Kelas I Pra Siklus BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan Tindakan 21 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas I SD Negeri 5 Menduran Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan sebelum diadakan penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Penelitian Penelitian dilakukan di kelas 5 SD Negeri Sukorejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Jumlah siswa di kelas 5 sebanyak 19 terdiri dari

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Sebelum dilaksanakan penelitian, guru lebih banyak melakukan pembelajaran dengan menggunakan model konvesional yaitu ceramah.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan di SDN 1 Krobokan Kecamatan Juwangi Kabupaten

Lebih terperinci

Nilai Jumlah Siswa Persentase (%) Keterangan 14 61% Tuntas 9 39% Tidak Tuntas Jumlah % Nilai Rata-rata 64 Nilai Tertinggi 86 Nilai Terendah 52

Nilai Jumlah Siswa Persentase (%) Keterangan 14 61% Tuntas 9 39% Tidak Tuntas Jumlah % Nilai Rata-rata 64 Nilai Tertinggi 86 Nilai Terendah 52 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Jatiharjo Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan. Subyek dari penelitian tindakan kelas siswa kelas

Lebih terperinci

X f fx Jumlah Nilai rata-rata 61 Keterangan :

X f fx Jumlah Nilai rata-rata 61 Keterangan : 40 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan di SD Negeri Wringingintung 01 yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Kemmis (dalam Rochiati, 2008) menjelaskan bahwa penelitian tindakan kelas adalah sebuah bentuk inkuiri

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.Pelaksanaan Penelitian 4.1.1 Deskripsi Penelitian Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SDN Tambakboyo 02 pada tanggal 5-16 Maret

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di kelas 5 SDN Blotongan 03 Salatiga semester II tahun pelajaran 2012/2013. Dengan jumlah siswa 40 orang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Dukutalit 0 Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Siswa siswi SD Negeri Dukutalit 0 Kecamatan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Awal Subjek Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan di Sekolah SD Negeri Sidorejo Lor 04 Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga semester

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada Sekolah Dasar Negeri 08 Salatiga. Subyek yang menjadi fokus penelitian adalah siswa kelas 2

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 6 31 % 2 Belum Tuntas % Jumlah %

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 6 31 % 2 Belum Tuntas % Jumlah % BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal SD Negeri Karangwage 01 adalah sekolah yang berada di Pedesaan dengan kondisi sekolah yang belum memenuhi sarana prasarana pembelajaran

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Kondisi Awal Hasil belajar IPA siswa kelas II SD Negeri 2 Tlogorejo Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan sebelum diadakan penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 43 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Pembelajaran pada prasiklus ini, penulis menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu dengan metode ceramah. Guru mengawali

Lebih terperinci

Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan

Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan 4.1 Deskripsi Subyek Penelitian Sekolah Dasar Negeri Ngastorejo Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati terletak di Desa Ngastorejo Kecamatan Jakenan. Tenaga pengajar SD

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Deskripsi Pelaksanaan Siklus 1 Pelaksanaan siklus 1 dengan kompetensi dasar mengenal aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan sumber

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 25 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Proses pembelajaran IPS di kelas 5 SD Negeri Tondokerto Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati Tahun Ajaran 2013/2014 sebelum diadakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran SDN 1 Ringinharjo Penelitian ini dilakukan di SDN 1 Ringinharjo Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan. Dilihat dari segi geografisnya SDN 1 Ringinharjo

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Dalam pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan pada siswa kelas IV SD Negeri Sidorejo Lor 06 Kecamatan Sidorejo Kota Sal atiga

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 64 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini penulis akan menguraikan tentang hasil penelitian dari pelaksanaan pembelajaran siklus I dan siklus II. Berikut ini akan diuraikan tentang perencanaan,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Pra (Kondisi Awal) Pada kondisi pra siklus dilakukan pengamatan pada pembelajaran IPA yang berlangsung. Pengamatan yang dilakukan mendasarkan pada lembar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 8 40 % 2 Belum Tuntas % Jumlah %

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. No Ketuntasan Belajar Jumlah Siswa Jumlah Persentase 1 Tuntas 8 40 % 2 Belum Tuntas % Jumlah % BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Pembelajaran pra siklus dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2012 di kelas V SDN Tegalombo 05 Dukuhseti Pati tentang Volume bangu ruang.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN.1 Pelaksanaan Tindakan.1.1 Pra Siklus Penelitian dilakukan di kelas IV SD Negeri 01 Candisari Kecamatan Ampel Kabupaten Candisari Semester 2 Tahun Pelajaran 2013/201

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitan Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sidorejo Lor 01

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitan Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sidorejo Lor 01 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Penelitan Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Sidorejo Lor 01 kecamatan Sidorejo Kota Salatiga dengan Subjek Penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Disini peneliti akan memberikan data-data hasil penelitian tindakan kelas pada masing-masing siklus yang dimulai dari pra siklus, siklus I sampai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 32 BAB I HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskripsi Hasil Penelitian Berdasarkan pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh peneliti sebanyak dua siklus, yang selanjutnya akan disampaikan hasil perbaikan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas 5 SD Negeri Kutowinangun 04 Kecamatan Tingkir Salatiga, pada Mata Pelajaran IPA dengan materi pokok

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Proses perbaikan pembelajaran yang peneliti lakukan dapat diuraikan secara singkat tentang hasil-hasil yang diperoleh setiap siklus dari

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan melalui praktik pembelajaran di kelas 6 SD Negeri 2 Getas Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, dengan jumlah siswa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Subyek Penelitian Sekolah Dasar Negeri Sugihrejo 02 Kecamatan Gabus Kabupaten Pati terletak di Desa Sugihrejo Kecamatan Gabus. Tenaga pengajar SD Sugihrejo

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 45 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian tindakan kelas memiliki karakteristik di antaranya adalah adanya masalah dalam PTK dipicu oleh munculnya kesadaran pada diri

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Hasil belajar siswa di kelas 4 SD Negeri Kauman Lor 01 tergolong rendah. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 23

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 1.1. Kondisi Awal 1.1.1. Kondisi Aktifitas Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran khususnya pembelajaran matematika di SDN Kalangsono 02 Kecamatan Banyuputih Kabupaten

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum SD Negeri Ampel 03 SD Negeri Ampel 03 terletak di Dukuh Ngaduman Desa Kaligentong Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali. Sekolah ini didirikan pada

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Penelitian ini dilaksanakan di kelas 4 SD Negeri Barukan 01 Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang. SD Negeri Barukan 01 merupakan sekolah dasar yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran SDN Samban 02 Penelitian ini dilakukan di SDN Samban 02 Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Dilihat dari letak geografisnya SDN Samban 02 terletak di

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus (Kondisi Awal) Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri Jogosuran 68 Kecamatan Pasarkliwon Surakarta khususnya di kelas 5 pada mata pelajaran

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Kondisi Awal Berdasarkan data dan dokumentasi hasil nilai ulangan diketahui siswa memperoleh hasil belajar atau prestasi yang kurang. Hal ini

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 27 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Kondisi Awal 4.1.1.1 Kondisi Proses Pembelajaran Kondisi pembelajaran yang terpusat pada guru terjadi pada pembelajaran matematika di

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 53 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Kondisi Awal Subyek Penelitian Penelitian dilakukan di kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Candiroto semester II tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 25 siswa.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Kondisi Awal Pada semester 2 tahun pelajaran 2011/2012 daya serap siswa kelas VI SDN 3 Karangjati untuk Mata Pelajaran Matematika tentang pecahan sangat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini menjelaskan tentang pelaksanaan tindakan yang berisi tentang perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Selanjutnya hasil penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Trimulyo 01 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. SD ini merupakan SD yang terletak di jalan pantura desa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data penelitian yang diperoleh adalah berupa data observasi berupa pengamatan pengelolaan pembelajaran dengan menggunakan Model Problem Based Learning dan pengamatan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1 Pelaksanaan Tindakan Siklus I A. Tahap Perencanaan Setelah diperoleh informasi pada waktu observasi, maka peneliti melakukan diskusi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 29 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian Penelitian dilakukan dalam praktek pembelajaran di kelas V SDN Kebowan 02 Kecamatan Suruh dengan jumlah 21 siswa yang terdiri dari 10 siswa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini menyajikan tentang hasil penelitian dan pembahasannya. Adapun hasil penelitian ini dijabarkan dalam pelaksanaan tindakan. 4.1 Pelaksanaan Penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 57 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dipaparkan tentang penerapan strategi pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN Pelaksanaan Tindakan Kondisi Awal

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN Pelaksanaan Tindakan Kondisi Awal 21 4.1. Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Kondisi Awal BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas I SD Negeri 4 Jono Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan sebelum

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Pra Siklus SD Negeri Salatiga 12 teletak di jalan Domas Kecamatan Sidorejo Kota Salatiga. Jumlah total Siswa di SD Negeri Salatiga 12 sebanyak 200 siswa,

Lebih terperinci

Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan

Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan 4.1 Hasil Penelitian Pada bagian pelaksanaan tindakan ini, diuraikan mengenai kondisi awal sebelum tindakan, tindakan pada siklus 1 dan siklus 2, hasil tindakan dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus Gambaran yang dijadikan pangkal menentukan permasalahan upaya peningkatan hasil belajar IPA di kelas V SD menggunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian 4.1.1. Hasil Penelitian Pra Siklus Hasil penelitian yang dilakukan terhadap siswa kelas V SDN Kutowinangun 08 semester II tahun 2013/2014 tentang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Ngabean yang menjadi subjek

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Ngabean yang menjadi subjek 22 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Ngabean yang menjadi subjek penelitian adalah kelas VI yang berjumlah 28 siswa.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilakukan di SD Kanisius Gendongan dengan subjek penelitian siswa kelas 4 yang terdiri dari 32 siswa 17 siswa laki-laki dan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian dilaksanakan di sekolah Dasar Negeri Mangunsari 01 Salatiga yang merupakan salah satu SD dengan subjek penelitian siswa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran matematika di kelas IIIa MI Daarul Aitam Palembang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Pembelajaran matematika di kelas IIIa MI Daarul Aitam Palembang 52 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Kondisi Pra Siklus Pembelajaran matematika di kelas IIIa MI Daarul Aitam Palembang sebelum proses perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Tlogo Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Jumlah siswa kelas 4 pada SDN

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pacet Kecamatan Reban Kabupaten

BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pacet Kecamatan Reban Kabupaten 14 BAB III METODE PENELITIAN 3.1.Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Pacet Kecamatan Reban Kabupaten Batang dengan subjek penelitian adalah siswa kelas

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Peneliatian dilakukan di SD Negeri Ujung-ujung 02 merupakan SD yang terletak di Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. SD Negeri Ujung-ujung 02 berada

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan 4.1.1. Deskripsi Siklus 1 4.1.1.1. Perencanaan Tindakan 1 Pada tahapan ini, kegiatan penyusunan rencana pembelajaran dilakukan setelah diperoleh

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pelaksanaan Tindakan Bagian pelaksanaan tindakan ini akan menguraikan tiga sub judul yaitu deskripsi prasiklus/ kondisi awal, deskripsi siklus I, dan deskripsi

Lebih terperinci

nilai tertinggi nilai terendah (log n) (log 32)

nilai tertinggi nilai terendah (log n) (log 32) 45 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subyek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri Tlogo 01 Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang. Subyek yang menjadi penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Prasiklus (Kondisi Awal) Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN 2 Pajerukan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Pada semester II

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang berjumlah 29 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 17 siswa

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. yang berjumlah 29 siswa, terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 17 siswa 47 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di MI Darus Salam Kalipang yang berada di Jalan masjid dusun Krikilan desa Kalipang,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Gorontalo Utara yang berjumlah 20 orang siswa, terhadap materi perubahan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Gorontalo Utara yang berjumlah 20 orang siswa, terhadap materi perubahan 4.1. Hasil Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1.1. Pengamatan Observasi Awal Pelaksanaan observasi awal dilakukan untuk melihat sejauhmana hasil yang diperoleh siswa Kelas IV SDN 1 Kasia

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Kondisi Awal Proses pembelajaran sebelum pelaksanaan tindakan kelas, guru mengajar secara konvensional atau hanya menggunakan ceramah saja. Guru cenderung mentransfer

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Pra Siklus Kondisi pra siklus atau kondisi awal merupakan keadaan siswa sebelum PTK dilaksanakan. PTK dilakukan di kelas 5 SD Negeri Ketitang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. bagian tumbuhan. Dalam pembelajaran IPA siswa belajar dengan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. bagian tumbuhan. Dalam pembelajaran IPA siswa belajar dengan 60 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Per Siklus Sebelum melaksanakan penelitian, terlebih dahulu melakukan kegiatan survey awal dengan tujuan mengetahui keadaan nyata yang ada di lapangan.

Lebih terperinci

Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan

Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan 35 Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan 4.1. Deskripsi Pra Siklus Kegiatan belajar mengajar sebelum pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas, Guru dalam mengajar masih menggunakan metode ceramah. Karena

Lebih terperinci