SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)"

Transkripsi

1 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama lengkap : Rina Napitupulu Tgl lahir : 8 Juni 1987 NRP : Alamat : Jl. Surya Sumantri no. 60 B Menyatakan tidak mempunyai riwayat alergi sehingga bersedia dan tidak berkeberatan menjadi naracoba dalam penelitian yang dilakukan oleh Catherina, yang bertempat di Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Surat pernyataan persetujuan ini saya buat dengan kesadaran saya sendiri tanpa tekanan maupun paksaan darimanapun. Bandung, 29 September

2 40 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama lengkap : Sarah Novita Sipahutar Tgl lahir : 3 Agustus 1987 NRP : Alamat : Jl. Surya Sumantri no. 60 B Menyatakan tidak mempunyai riwayat alergi sehingga bersedia dan tidak berkeberatan menjadi naracoba dalam penelitian yang dilakukan oleh Catherina, yang bertempat di Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Surat pernyataan persetujuan ini saya buat dengan kesadaran saya sendiri tanpa tekanan maupun paksaan darimanapun. Bandung, 29 September

3 41 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama lengkap : Agripina Sinaga Tgl lahir : 19 Desember 1986 NRP : Alamat : Jl. Dangdeur Indah 1 no. 16 Menyatakan tidak mempunyai riwayat alergi sehingga bersedia dan tidak berkeberatan menjadi naracoba dalam penelitian yang dilakukan oleh Catherina, yang bertempat di Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Surat pernyataan persetujuan ini saya buat dengan kesadaran saya sendiri tanpa tekanan maupun paksaan darimanapun. Bandung, 29 September

4 42 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama lengkap : Elisabeth Henderina Kapitan Tgl lahir : 26 Maret 1987 NRP : Alamat : Jl. Dangdeur Indah 1 no. 16 Menyatakan tidak mempunyai riwayat alergi sehingga bersedia dan tidak berkeberatan menjadi naracoba dalam penelitian yang dilakukan oleh Catherina, yang bertempat di Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Surat pernyataan persetujuan ini saya buat dengan kesadaran saya sendiri tanpa tekanan maupun paksaan darimanapun. Bandung, 29 September

5 43 SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama lengkap : Vera Viviana Deo Gracia Tgl lahir : 20 November 1987 NRP : Alamat : Jl. Sukamekar 3 no. 11 Menyatakan tidak mempunyai riwayat alergi sehingga bersedia dan tidak berkeberatan menjadi naracoba dalam penelitian yang dilakukan oleh Catherina, yang bertempat di Laboratorium Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Surat pernyataan persetujuan ini saya buat dengan kesadaran saya sendiri tanpa tekanan maupun paksaan darimanapun. Bandung, 29 September

6 44 LAMPIRAN 2 PERHITUNGAN KONSENTRASI & PENGENCERAN Perhitungan Konsentrasi Penelitian dilakukan menggunakan minyak sereh dengan kadar 25%, 50% dan 100%. Pembuatan konsentrasi 25% dilakukan dengan cara mencampurkan minyak sereh dengan alkohol 70% menggunakan rumus: Keterangan: V1 x M1 = V2 x M2 V1: Volume larutan sebelum diencerkan. V2:Volume larutan setelah diencerkan. M1: Konsentrasi larutan sebelum diencerkan. M2: Konsentrasi larutan setelah diencerkan. Untuk membuat minyak sereh konsentrasi 25% adalah sebagai berikut : 1 ml x 100% V2 x M2 V2 = 1 ml x 100% 25% V2 = 4 ml Jadi untuk membuat minyak sereh konsentrasi 25% = 1 ml minyak sereh + 4 ml alkohol 70%. Untuk dosis 50% dihitung dengan menggunakan cara yang sama.

7 45 LAMPIRAN 3 BAGAN PROSEDUR KERJA METODE FRADIN DAN DAY Tes awal (Dilakukan oleh tiap subjek untuk tiap repellent) Tes kedua dan ketiga (Dilakukan oleh tiap subjek untuk tiap repellent) Pakai repelen Masukan lengan di kandang selama 1 menit Jika tidak hinggap Masukan tangan di kandang selama 1 menit tiap 5 menit sampai 20 menit Jika tidak hinggap Jika hinggap Jika hinggap Catat waktu yang dibutuh kan sampai hinggap yang pertama Jika < 20 menit Jika 20 menit 4 jam Masukan tangan selama 1 menit tiap 5 menit, catat waktu untuk hinggap yang pertama untuk masing-masing tes Masukan tangan selama 1 menit tiap 15 menit, catat waktu untuk hinggap yang pertama untuk masing-masing tes Masukan tangan di kandang selama 1 menit tiap 15 menit sampai hinggap pertama Jika > 4 jam Masukan tangan selama 1 menit tiap 1 jam, dalam waktu 4 jam, kemudian setelah itu 1 menit tiap 15 menit, catat waktu untuk hinggap yang pertama untuk masing-masing tes Gambar 3.1 Bagan Prosedur Kerja (Fradin dan Day, 2002)

8 46 LAMPIRAN 4 UJI ANAVA SATU ARAH Descriptives Durasi Proteksi Citronella oil terhadap nyamuk Culex sp.betina dewasa dalam menit 95% Confidence Interval for Mean Citronella oil 25 % Citronella oil 50 % Citronella oil 100 % Total N Mean Std. Deviation Std. Error Lower Bound Upper Bound Mini mum Maxi mum 5 50,0060 8, , , , ,30 56, ,0600 8, , , , ,47 88, ,1920 7, , , , ,52 136,48 5 1,9600,57380, ,2475 2,6725 1,30 2, , , , , , ,18 216, , , , , ,6596 1,30 216,56 ANAVA Durasi Proteksi Citronella oil terhadap nyamuk Culex sp.betina dewasa dalam menit Between Groups Within Groups Total Sum of Squares df Mean Square F Sig , , ,650, , , ,189 24

9 47 LAMPIRAN 5 UJI KOMPARASI MULTIPLE POST HOC TESTS Multiple Comparisons Dependent Variable: Durasi Proteksi Citronella oil terhadap nyamuk Culex sp.betina dewasa dalam menit Tukey HSD : (I) Kelompok Perlakuan Citronella oil 25 % Citronella oil 50 % Citronella oil 100 % (J) Kelompok Perlakuan Minyak Cengkeh 50 % Minyak cengkeh 100 % Minyak Cengkeh 25 % Minyak cengkeh 100 % Minyak Cengkeh 25 % Minyak Cengkeh 50 % Minyak Cengkeh 25 % Minyak Cengkeh 50 % Minyak cengkeh 100 % Minyak Cengkeh 25 % Minyak Cengkeh 50 % Minyak cengkeh 100 % *. The mean difference is significant at the.05 level. 95% Confidence Interval Mean Difference (I-J) Std. Error Sig. Lower Bound Upper Bound -32,05400 * 5,75255,000-49, , ,18600 * 5,75255, , , ,04600 * 5,75255,000 30, , ,74800 * 5,75255, , , ,05400 * 5,75255,000 14, , ,13200 * 5,75255,000-68, , ,10000 * 5,75255,000 62, , ,69400 * 5,75255, , , ,18600 * 5,75255,000 65, , ,13200 * 5,75255,000 33, , ,23200 * 5,75255, , , ,56200 * 5,75255,000-90, , ,04600 * 5,75255,000-65, , ,10000 * 5,75255,000-97, , ,23200 * 5,75255, , , ,79400 * 5,75255, , , ,74800 * 5,75255, , , ,69400 * 5,75255, , , ,56200 * 5,75255,000 56, , ,79400 * 5,75255, , ,0078

10 48 LAMPIRAN 6 HOMOGENEOUS SUBSETS Tukey HSD a Kelompok Perlakuan Citronella oil 25 % Citronella oil 50 % Citronella oil 100 % Sig. Durasi Proteksi Citronella oil terhadap nyamuk Culex sp.betina dewasa dalam menit 5 1, , ,0600 Means for groups in homogeneous subsets are displayed. a. Uses Harmonic Mean Sample Size = 5,000. Subset for alpha =.05 N , ,7540 1,000 1,000 1,000 1,000 1,000

11 49 LAMPIRAN 7 FOTO-FOTO PENELITIAN Kandang Percobaan Pipet dan Gelas Ukur Alat Penangkap Nyamuk

12 50 Minyak Sereh DEET 15% Pengambilan Nyamuk Betina Percobaan

13 RIWAYAT HIDUP Nama : Catherina NRP : Tempat / Tanggal Lahir : Makassar, 29 Desember 1987 Jenis Kelamin Alamat : Perempuan : Jl. Jend. Sudirman no 14, Raha Sulawesi Tenggara Riwayat Pendidikan : Lulus TK Pertiwi Raha, tahun Lulus SD Negeri 14 Raha, tahun Lulus SMP Negeri 1 Raha, tahun Lulus SMA Katolik Rajawali Makassar, tahun Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha Bandung. 51

LAMPIRAN I SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

LAMPIRAN I SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) LAMPIRAN I SURAT PERNYATAAN PERSETUJUAN UNTUK IKUT SERTA DALAM PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Yang bertanda tangan di bawah ini, Nama lengkap : Tgl lahir : NRP : Alamat : Menyatakan bersedia dan tidak berkeberatan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS

LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS LAMPIRAN 1 KONVERSI DOSIS Berat rerata hewan coba yang digunakan dalam penelitian = 22 gram. A. Dosis Asetosal Dosis asetosal = 30 mg/100 g tikus (Wahjoedi, 1989) Konversi dari tikus 200 g untuk mencit

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Prosedur Kerja

LAMPIRAN 1. Prosedur Kerja LAMPIRAN 1 Prosedur Kerja Hewan coba yang digunakan adalah mencit Swiss Webster jantan dewasa berusia 6-8 minggu dengan berat badan 25-30 gram sebanyak 25 ekor. Hewan coba diperoleh dari Laboratorium Biologi

Lebih terperinci

Lampiran 1 PERHITUNGAN DOSIS. Dosis mencit: 1,4x0,14(konversi dari tikus ke mencit 20 g)= 0,196 mg BB rata-rata Mencit : 26 gram

Lampiran 1 PERHITUNGAN DOSIS. Dosis mencit: 1,4x0,14(konversi dari tikus ke mencit 20 g)= 0,196 mg BB rata-rata Mencit : 26 gram Lampiran 1 PERHITUNGAN DOSIS sisplatin Dosis untuk tikus= 7mg/kg Dosis absolute pada tikus : 7x0,2=1.4 mg Dosis mencit: 1,4x0,14(konversi dari tikus ke mencit 20 g)= 0,196 mg BB rata-rata Mencit : 26 gram

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Skrining Fitokimia Kecombrang (Etlingera elatior Jack R. M. Sm) tanin dan triterpenoid/steroid, dapat dilihat pada Tabel 1.

Lampiran 1. Hasil Skrining Fitokimia Kecombrang (Etlingera elatior Jack R. M. Sm) tanin dan triterpenoid/steroid, dapat dilihat pada Tabel 1. Lampiran 1. Hasil Skrining Fitokimia Kecombrang (Etlingera elatior Jack R. M. Sm) Hasil skrining fitokimia serbuk simplisia dan ekstrak etanol bunga kecombrang dijumpai adanya alkaloida, glikosida, antrakinon,

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Prosedur Kerja

LAMPIRAN 1. Prosedur Kerja LAMPIRAN 1 Prosedur Kerja Hewan coba yang digunakan adalah mencit Swiss Webster jantan dewasa berusia 6 8 minggu dengan berat badan 25 30 gram sebanyak 25 ekor. Hewan coba diperoleh dari Sekolah Ilmu dan

Lebih terperinci

k = 1 k = 2 j = 1 j = 2 j = 1 j = 2 i = 1 i = 2 i = 3 Output SPSS:

k = 1 k = 2 j = 1 j = 2 j = 1 j = 2 i = 1 i = 2 i = 3 Output SPSS: CONTO Ingin diuji efek dari fee schedule (faktor A), scope of work (faktor B), dan type of supervisory control (faktor C) terhadap kualitas kerja dengan level faktor sebagai berikut: Faktor A Fee Level

Lebih terperinci

STATISTICAL STUDENT OF IST AKPRIND

STATISTICAL STUDENT OF IST AKPRIND E-mail : statistikaista@yahoo.com Blog : Contoh Kasus One Way Anova dan Two Way Anova Menggunakan SPSS Lisensi Dokumen: Copyright 2010 ssista.wordpress.com Seluruh dokumen di ssista.wordpress.com dapat

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 PERBANDINGAN LUAS PERMUKAAN TUBUH BERBAGAI HEWAN PERCOBAAN DAN MANUSIA

LAMPIRAN 1 PERBANDINGAN LUAS PERMUKAAN TUBUH BERBAGAI HEWAN PERCOBAAN DAN MANUSIA LAMPIRAN 1 PERBANDINGAN LUAS PERMUKAAN TUBUH BERBAGAI HEWAN PERCOBAAN DAN MANUSIA Hewan dengan dosis diketahui Mencit 20 g Tikus 200 g Marmot 400 g Kelinci 1,5 kg Kucing 2 kg Kera 4 kg Anjing 12 kg Manusia

Lebih terperinci

ANALISA RAGAM DATA (UJI ANOVA)

ANALISA RAGAM DATA (UJI ANOVA) MATERI III ANALISA RAGAM DATA (UJI ANOVA) STMIK KAPUTAMA BINJAI Wahyu S. I. Soeparno, SE., M.Si Analisa Ragam Satu Arah (Oneway) Analisa ragam satu arah ( oneway ANOVA) digunakan untuk membandingkan mean

Lebih terperinci

Mencit dikelompokan secara acak sebanyak 5 kelompok dan diberikan perlakuan. Kelompok III: EDJB dosis 3 572mg/KgBB diberikan sebanyak 0,5 cc

Mencit dikelompokan secara acak sebanyak 5 kelompok dan diberikan perlakuan. Kelompok III: EDJB dosis 3 572mg/KgBB diberikan sebanyak 0,5 cc 51 LAMPIRAN 1 51 52 LAMPIRAN 2 Prosedur Kerja Penelitian Mencit diadaptasikan selama 7 hari, dalam kandang yang diberi sekam padi, pellet dan air minum. Lalu kertas saring digunting sesuai besar beker

Lebih terperinci

BAB 08 ANALISIS VARIAN 8.1 ANALISIS VARIAN SATU JALAN

BAB 08 ANALISIS VARIAN 8.1 ANALISIS VARIAN SATU JALAN BAB 08 ANALISIS VARIAN Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu statistik parametrik yang sering digunakan dalam penelitian pendidikan yaitu Analisis Varian. Oleh karena itu pada bagian

Lebih terperinci

Lampiran 1 Tabel F 51

Lampiran 1 Tabel F 51 Lampiran 1 Tabel F 51 Tabel t Lampiran 2 Lampiran 3 Hasil Uji Deskriptif Report KELOMPOK KONTROL NEGATIF KONTROL POSITIF PERLAKUAN I PERLAKUAN II Mean Std. Deviation N Mean Std. Deviation N Mean Std. Deviation

Lebih terperinci

Dimasukkan ke dalam ultrasonic bath selama ± 1 jam

Dimasukkan ke dalam ultrasonic bath selama ± 1 jam Lampiran 1 Alur Penelitian Pembuatan gel kitosan nanopartikel 1 gram kitosan Dilarutkan dengan larutan asam asetat 1% Diaduk dengan stirer Larutan kitosan Ditetesi dengan ±20 tetes TPP Gel kitosan Dimasukkan

Lebih terperinci

BAB 09 ANALISIS VARIAN DISAIN FAKTORIAL

BAB 09 ANALISIS VARIAN DISAIN FAKTORIAL BAB 09 ANALISIS VARIAN DISAIN FAKTORIAL Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa salah satu statistik parametrik yang sering digunakan dalam penelitian pendidikan yaitu Analisis Varian. Analisis

Lebih terperinci

LAMPIRAN A STANDARISASI SIMPLISIA HASIL PERHITUNGAN SUSUT PENGERINGAN SERBUK Hasil susut pengeringan daun alpukat

LAMPIRAN A STANDARISASI SIMPLISIA HASIL PERHITUNGAN SUSUT PENGERINGAN SERBUK Hasil susut pengeringan daun alpukat LAMPIRAN A STANDARISASI SIMPLISIA HASIL PERHITUNGAN SUSUT PENGERINGAN SERBUK Replikasi Hasil susut pengeringan daun alpukat Hasil susut pengeringan daun belimbing manis 1 5,30 % 6,60% 2 5,20 % 6,80% 3

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Determinasi Tumbuhan pecut kuda (Stachytharpheta jamaicensis L.Vahl)

Lampiran 1. Hasil Determinasi Tumbuhan pecut kuda (Stachytharpheta jamaicensis L.Vahl) Lampiran 1. Hasil Determinasi Tumbuhan pecut kuda (Stachytharpheta jamaicensis L.Vahl) 63 Lampiran 2. Komite Etik Penelitian Hewan 64 Lampiran 3. Karakteristik Tumbuhan Pecut Kuda Pengukuran Simplisia

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Subjek Penelitian Penelitian ini dilakukan di SMA KRISTEN 1 Salatiga yang terletak di Jl. Osa Maliki no. 32 Salatiga. Subjek penelitian adalah kelas

Lebih terperinci

RIWAYAT HIDUP. : Jl. Surya Sumantri No. 55 Bandung : Pipin Bambang Surya Saputra

RIWAYAT HIDUP. : Jl. Surya Sumantri No. 55 Bandung : Pipin Bambang Surya Saputra RIWAYAT HIDUP Nama : Intan Yuliyana NRP : 0810121 Tempat, Tanggal Lahir : Cirebon, 2 Agustus 1990 Alamat Nama Ayah Nama Ibu Riwayat Pendidikan : : Jl. Surya Sumantri No. 55 Bandung : Pipin Bambang Surya

Lebih terperinci

ANALISIS VARIANSI MANOVA (MULTIVARIATE ANALYSIS OF VARIANCE)

ANALISIS VARIANSI MANOVA (MULTIVARIATE ANALYSIS OF VARIANCE) ANALISIS VARIANSI MANOVA (MULTIVARIATE ANALYSIS OF VARIANCE) Manova merupakan uji beda varian. Jika pada anava varian yang dibandingkan berasal dari satu variable terikat (Y), pada manova varian yang dibandingkan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Langkah Penelitian. Air Limbah dengan kadar phosphate tinggi. Pengukuran Suhu dan ph sebelum perlakuan

Lampiran 1. Langkah Penelitian. Air Limbah dengan kadar phosphate tinggi. Pengukuran Suhu dan ph sebelum perlakuan Lampiran 1. Langkah Penelitian Air Limbah dengan kadar phosphate tinggi Pengukuran Suhu dan ph sebelum perlakuan Masukkan dalam wadah sebanyak 1 liter Masukkan Poly Aluminium Chloride (PAC). Proses Koagulasi

Lebih terperinci

LAMPIRAN A SURAT SERTIFIKASI TIKUS PUTIH JANTAN

LAMPIRAN A SURAT SERTIFIKASI TIKUS PUTIH JANTAN LAMPIAN A SUAT SETIFIKASI TIKUS PUTIH JANTAN 90 9 LAMPIAN B HASIL PAAMETE SIMPLISIA Hasil Perhitungan Penetapan Susut Pengeringan Serbuk eplikasi 2 ata-rata Hasil susut pengeringan 8 % 8,7 % 8,5 % 8,4

Lebih terperinci

ANALISIS VARIANS. (One Way Anava dan Post Hoc)

ANALISIS VARIANS. (One Way Anava dan Post Hoc) ANALISIS VARIANS (One Way Anava dan Post Hoc) A. DASAR TEORI Anava satu jalur atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama One way anava yaitu merupakan salah satu cara statistika parametrik untuk menganalisiskan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN BESAR SAMPEL

LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN BESAR SAMPEL LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN BESAR SAMPEL Besar sample ditentukan berdasarkan taraf kepercayaan 95% dan power test (kekuatan uji) 80% dengan menggunakan rumus besar sampel untuk menguji perbedaan rata-rata data

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Lampiran 1. Tabel cara kerja Pengukuran Aktivitas Protease Digesti Kasein 5% Buffer

LAMPIRAN. Lampiran 1. Tabel cara kerja Pengukuran Aktivitas Protease Digesti Kasein 5% Buffer LAMPIRA Lampiran 1. Tabel cara kerja Pengukuran Aktivitas Protease Digesti VOLUME (Ml) PEREAKSI Tirosin Standard Sampel Kontrol Balanko 0.50 - - - standard Kasein 5% - 0.50 - - Buffer 0.50 0.50 0.50 0.50

Lebih terperinci

LAMPIRAN Lampiran 1. Prosedur Pembuatan Ekstrak Cabai Rawit

LAMPIRAN Lampiran 1. Prosedur Pembuatan Ekstrak Cabai Rawit 37 LAMPIRAN Lampiran 1. Prosedur Pembuatan Ekstrak Cabai Rawit Pembuatan ektrak dilakukan di Laboratorium Farmasi Institut Teknologi Bandung Simplisia yang digunakan dalam penelitian ini adalah Cabai rawit

Lebih terperinci

ADLN Perpustakaan Universitas Airlangga. No. formula waktu inkubasi hasil SPC. 1 K 0 7 x K 0 1,1 x K 0 5,5 x 10 6.

ADLN Perpustakaan Universitas Airlangga. No. formula waktu inkubasi hasil SPC. 1 K 0 7 x K 0 1,1 x K 0 5,5 x 10 6. LAMPIRAN 1. Data hasil penelitian A. Data Standart Plate Count (SPC) No. formula waktu inkubasi hasil SPC 1 K 0 7 x 10 6 2 K 0 1,1 x 10 5 3 K 0 5,5 x 10 6 4 K 7 1,2 x 10 21 5 K 7 3,1 x 10 16 6 K 7 7,1

Lebih terperinci

Akuarium. Disucihamakan dengan larutan klorin 150 mg/l selama 24 jam. Dinetralisir dengan 50 mg/l Natrium Thiosulfat. Dibilas dengan air bersih

Akuarium. Disucihamakan dengan larutan klorin 150 mg/l selama 24 jam. Dinetralisir dengan 50 mg/l Natrium Thiosulfat. Dibilas dengan air bersih Lampiran 1. Diagram Alir Cara Kerja Akuarium Disucihamakan dengan larutan klorin 150 mg/l selama 24 jam Dinetralisir dengan 50 mg/l Natrium Thiosulfat Dibilas dengan air bersih Aerator dipasang sesuai

Lebih terperinci

Statistika untuk Keteknikan Analisis Ragam

Statistika untuk Keteknikan Analisis Ragam Statistika untuk Keteknikan Analisis Ragam Teknik Analisis Ragam : Pengolahan data anova satu arah dan anova dua arah dengan rumus statistik dan SPSS. Oleh Delvi Yanti, S.TP, MP Page 0 1.1 Rumus Anova

Lebih terperinci

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z Q D Y G U P A S M W Z B C E X H K F I N J L T R O V

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z Q D Y G U P A S M W Z B C E X H K F I N J L T R O V Jhonson Pascal Test (untuk mengukur kewaspadaan) (Kecepatan Berpikir) Ambilah huruf dalam kotak sebelah kiri secara sistematik, kemudian cari huruf ini dalam barisan atas KUNCI JAWABAN yang tersusun alfabetis.

Lebih terperinci

Analisis Varians Multivariats

Analisis Varians Multivariats Analisis Varians Multivariats Wahyu Widhiarso Fakultas Psikologi UGM wahyupsy@gmail.com A. Apa Bedanya Anava Univariats dan Multivariats Bedanya adalah anava univariats dipakai ketika variabel yang dibandingkan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Bagan pembuatan sediaan krim

LAMPIRAN 1. Bagan pembuatan sediaan krim LAMPIRA 1. Bagan pembuatan sediaan krim Fase minyak Fase air - asam stearat - ipagin - setil alkoho - atrium edetat - gliseril monostearat - propilen glikol - Vaselin - trietanolamin - BHT - aquadest -

Lebih terperinci

Komang Suardika, S.Pd (Pendidikan Fisika, Undiksha) 2013

Komang Suardika, S.Pd (Pendidikan Fisika, Undiksha) 2013 Komang Suardika, S.Pd (Pendidikan isika, Undiksha) 013 Anova Satu Jalur (One Way Anova) Suatu penelitian dilakukan di SMA N 1 Banjar untuk mengetahui perbedaan rata-rata dengan lima metode pembelajaran

Lebih terperinci

MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

MATERI / BAHAN PRAKTIKUM MODUL II ANOVA A. Tujuan Praktikum 1. Untuk mengetahui dan memahami uji statistik dengan menggunakan Anova, yaitu ANOVA satu arah dan ANOVA dua arah. 2. Untuk mengetahui persoalan dan masalah-masalah yang

Lebih terperinci

Gambar 6. Kurva Standar Asam Askorbat

Gambar 6. Kurva Standar Asam Askorbat Lampiran 1. Kurva Standar Asam Askorbat Kurva standar asam askorbat terlebih dahulu dibuat sebelum melakukan pengukuran kandungan asam askorbat pada bahan makanan. Pembuatan asam askorbat menggunakan asam

Lebih terperinci

PRAKTIKUM PERANCANGAN EXPERIMEN

PRAKTIKUM PERANCANGAN EXPERIMEN LABORATORIUM MANAJEMEN INDUSTRI website : www.labstatistikunijoyo.com PRAKTIKUM PERANCANGAN EXPERIMEN Kelompok 16 : Awinda Fitria 09.04.21058 Matsaini 09.04.21061 Arif Nur Fadlan 09.04.21067 Tegar Pradana

Lebih terperinci

Pengujian One-Way ANOVA dengan manual dan dilengkapi analisis dengan SPSS 19 SOWANTO-KEMPO ANALYSIS OF VARIANS (ANOVA)

Pengujian One-Way ANOVA dengan manual dan dilengkapi analisis dengan SPSS 19 SOWANTO-KEMPO ANALYSIS OF VARIANS (ANOVA) ANALYSIS OF VARIANS (ANOVA) A. Memahami ANOVA Analysis of variance (ANOVA) atau Analisis Variansi (ANAVA) adalah tehnik statistik yang dikembangkan dan diperkenalkan pertama kali oleh Sir. R. A. Fisher.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Data pertumbuhan jagung didapat setelah dilakukan penanaman dan pemberian perlakuan setiap hari selama 8 jam semenjak benih jagung tersebut ditanam. Data didapatkan

Lebih terperinci

Interpretasi: Output Test of Homogenity of Variance Dari hasil output diatas dapat diketahui nilai probabilitas untuk hasil belajar dengan nilai

Interpretasi: Output Test of Homogenity of Variance Dari hasil output diatas dapat diketahui nilai probabilitas untuk hasil belajar dengan nilai 1. Seorang mahasiswa melakukan penelitian eksperimen pendidikan dengan judul Perbandingan Model Pembelajaran Picture And Picture Dan Reciprocal Teaching Dengan Media Power Point Terhadap Biologi Pokok

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Hasil penelitian pada bab IV ini dibagi menjadi empat bagian, yaitu deskripsi subjek penelitian, uji validitas dan reliabilitas instrumen, uji

Lebih terperinci

XII. SPSS RANCANGAN ACAK LENGKAP POLA BERJENJANG

XII. SPSS RANCANGAN ACAK LENGKAP POLA BERJENJANG XII. SPSS RANCANGAN ACAK LENGKAP POLA BERJENJANG Rancangan Acak Lengkap Pola Berjenjang adalah rancangan percobaan dengan materi homogen atau tidak ada peubah pengganggu, rancangan ini sebenarnya merupakan

Lebih terperinci

Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Trainer Terhadap Pemakaian Suplemen. Pendidikan Terakhir: *SMP* *SMA* *D3* *S1* *S2*

Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Trainer Terhadap Pemakaian Suplemen. Pendidikan Terakhir: *SMP* *SMA* *D3* *S1* *S2* 70 Lampiran 1 Kuosioner Gambaran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Trainer Terhadap Pemakaian Suplemen Karakteristik Responden Nama: Umur: Tahun Pendidikan Terakhir: *SMP* *SMA* *D3* *S1* *S2* Pekerjaan

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Dosis aloksan untuk manusia adalah 120 mg/kgbb Mencit yang digunakan dalam penelitian beratnya 25 g. Volume penyuntikan intravena = 0,2 ml

LAMPIRAN 1. Dosis aloksan untuk manusia adalah 120 mg/kgbb Mencit yang digunakan dalam penelitian beratnya 25 g. Volume penyuntikan intravena = 0,2 ml LAMPIRAN 1 PERHITUNGAN DOSIS Perhitungan dosis Alloksan Dosis aloksan untuk manusia adalah 120 mg/kgbb Mencit yang digunakan dalam penelitian beratnya 25 g. Perhitungan : 25/1000 x 120 = 3 mg Volume penyuntikan

Lebih terperinci

Lampiran 1 Data Hasil Pengamatan Tekanan Darah Sistol Subjek Berat Badan Normal. Berat Badan Ideal. TD 15 menit. TD 10 menit

Lampiran 1 Data Hasil Pengamatan Tekanan Darah Sistol Subjek Berat Badan Normal. Berat Badan Ideal. TD 15 menit. TD 10 menit Lampiran 1 Data Hasil Pengamatan Tekanan Darah Sistol Subjek Berat Badan Normal Subjek BMI TD awal TD 5 Berat Badan Ideal TD 10 TD 15 Rerata Tekanan darah 1 19.2 90 88 90 90 88 2 22.2 100 110 94 94 94

Lebih terperinci

1. Menjelaskan maksud, tujuan, dan cara dilakukannya teknik relaksasi Pernapasan

1. Menjelaskan maksud, tujuan, dan cara dilakukannya teknik relaksasi Pernapasan Lampiran 1 PROSEDUR PELAKSANAAN DENGAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM 1. Menjelaskan maksud, tujuan, dan cara dilakukannya teknik relaksasi Pernapasan 2. Mengkaji intensitas

Lebih terperinci

PERSETUJUAN TINDAKAN KESEDIAAN MENGIKUTI PENELITIAN (INFORMED CONSENT)

PERSETUJUAN TINDAKAN KESEDIAAN MENGIKUTI PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Lampiran 1 PERSETUJUAN TINDAKAN KESEDIAAN MENGIKUTI PENELITIAN (INFORMED CONSENT) Saya yang bertanda tangaan di bawah ini : Nama : Umur : Alamat : No. Hp : Setelah mendapatkan penjelasan dari peneliti

Lebih terperinci

LAMPIRAN 7.1. Analisa Data Hasil Uji Pendahuluan HCN Bahan Baku. Oneway. Post Hoc Tests Homogeneous Subsets. Tests of Normality

LAMPIRAN 7.1. Analisa Data Hasil Uji Pendahuluan HCN Bahan Baku. Oneway. Post Hoc Tests Homogeneous Subsets. Tests of Normality LAMPIRAN 7.1. Analisa Data 7.1.1. Hasil Uji Pendahuluan HCN Bahan Baku HCN Biji Sari Tepung Tempe Tests of Normality Kolmogorov -Smirnov a *. This is a lower bound of the true significance. a. Lillief

Lebih terperinci

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO Lampiran 1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO KUESIONER PENELITIAN Perbedaaan Stres Kerja Pegawai Dinas Luar Berdasarkan Gender Pada AJB 1912 Bumiputera Cabang Ponorogo Bersama kuesioner

Lebih terperinci

Lampiran 1. Surat Keterangan Selesai Melaksanakan Revisi Desk Evaluasi

Lampiran 1. Surat Keterangan Selesai Melaksanakan Revisi Desk Evaluasi Lampiran 1. Surat Keterangan Selesai Melaksanakan Revisi Desk Evaluasi 34 Lampiran 2. Surat Keterangan Mencit Putih Jantan Galur Swiss 35 36 Lampiran 3. Gambar Alat dan Bahan yang digunakan Madu dan Pollen

Lebih terperinci

STATISTIK 1. Statistik Deskriptif 2. Statistik Induktif atau Statistik Inferensial Statistik Parametrik Statistik Nonparametrik Skala Nominal

STATISTIK 1. Statistik Deskriptif 2. Statistik Induktif atau Statistik Inferensial Statistik Parametrik Statistik Nonparametrik Skala Nominal STATISTIK Statistik diklasifikasikan menjadi dua bidang yaitu: 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan proses transformasi data penelitian dalam bentuk tabulasi sehingga mudah dipahami dan

Lebih terperinci

1. Apakah anda menggunakan air sumur untuk keperluan memasak sehari-hari. 2. Jika ya, sudah berapa lama anda mengkonsumsinya?..

1. Apakah anda menggunakan air sumur untuk keperluan memasak sehari-hari. 2. Jika ya, sudah berapa lama anda mengkonsumsinya?.. KUESIONER PENELITIAN ANALISIS RISIKO ASUPAN KADMIUM MELALUI ORAL DARI AIR SUMUR TERHADAP KEJADIAN ALBUMINURIA PADA MASYARAKAT DI SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR NAMO BINTANG KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN

Lebih terperinci

KUESIONER. Responden yang terhormat, Bersama ini saya sampaikan kuesioner untuk melengkapi data-data yang

KUESIONER. Responden yang terhormat, Bersama ini saya sampaikan kuesioner untuk melengkapi data-data yang LAMPIRAN 1 KUESIONER Responden yang terhormat, Bersama ini saya sampaikan kuesioner untuk melengkapi data-data yang diperlukan dalam penyusunan Skripsi di Fakultas Bisnis dan Manajemen Universitas Widyatama

Lebih terperinci

MODUL PELATIHAN SPSS Analisis Perbedaan

MODUL PELATIHAN SPSS Analisis Perbedaan 1 MODUL PELATIHAN SPSS Perbedaan Dr. Sugiyanto Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada 1. Uji Prasyarat 2. Uji t 2 kelompok independen Data-1 hal. 10 3. Uji t 2 amatan ulang Data-2 hal. 12 4. varians

Lebih terperinci

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN 6.1. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil analisis data dan pembahasan dalam analisis faktor penurunan jumlah pelanggan dan penentuan strategi pemasaran berdasarkan

Lebih terperinci

APLIKASI ANAVA CAMPURAN UNTUK DESAIN EKSPERIMEN PRE-POST TEST DESIGN

APLIKASI ANAVA CAMPURAN UNTUK DESAIN EKSPERIMEN PRE-POST TEST DESIGN APLIKASI ANAVA CAMPURAN UNTUK DESAIN EKSPERIMEN PRE-POST TEST DESIGN Wahyu Widhiarso, MA Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Masukan dan kritik dapat dialamatkan ke wahyupsy@gmail.com Tahun 0 Banyak

Lebih terperinci

TUGAS SUMATIF ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF OLEH MUHAMAD YULIANTO Fakultas Teknik Departemen teknik mesin Universitas Indonesia

TUGAS SUMATIF ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF OLEH MUHAMAD YULIANTO Fakultas Teknik Departemen teknik mesin Universitas Indonesia TUGAS SUMATIF ANALISIS KUALITATIF DAN KUANTITATIF OLEH MUHAMAD YULIANTO 96598644 Fakultas Teknik Departemen teknik mesin Universitas Indonesia UNIVERSITAS INDONESIA PROGRAM PASCA SARJANA BIDANG ILMU TEKNIK

Lebih terperinci

Analisis Keseimbangan Lintasan untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi dengan Pendekatan Line Balancing dan Simulasi

Analisis Keseimbangan Lintasan untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi dengan Pendekatan Line Balancing dan Simulasi Jurnal Teknik Industri, Vol.1, No.2, Juni 2013, pp.107-113 ISSN 2302-495X Analisis Keseimbangan Lintasan untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi dengan Pendekatan Line Balancing dan Simulasi Vickri Fiesta

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Worksheet dan Scoresheet Uji Optimalisasi Blanching

LAMPIRAN 1. Worksheet dan Scoresheet Uji Optimalisasi Blanching LAMPIRAN 1. Worksheet dan Scoresheet Uji Optimalisasi Blanching 1.1. Worksheet Uji Ranking Hedonik Tanggal uji : Jenis sampel : Brokoli Identifikasi sampel: Brokoli Steam blanching 2 Brokoli Steam blanching

Lebih terperinci

ABSTRAK DAYA REPELEN MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP NYAMUK Aedes sp.

ABSTRAK DAYA REPELEN MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP NYAMUK Aedes sp. ABSTRAK DAYA REPELEN MINYAK CENGKEH (Syzygium aromaticum) TERHADAP NYAMUK Aedes sp. Yohana Caresa Hantojo, 2015, Pembimbing I : Rita Tjokropranoto, dr., M.Sc. Pembimbing II : Dra. Sri Utami Sugeng, M.kes.

Lebih terperinci

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN

SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN FORM A SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL PENELITIAN Saya yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : Umur : Alamat : Dengan ini menyatakan bahwa saya telah diberikan penjelesan oleh peneliti tentang tujuan

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Hasil penghitungan nilai amplitudo akomodasi dengan menggunakan SPSS.

LAMPIRAN. Hasil penghitungan nilai amplitudo akomodasi dengan menggunakan SPSS. LAMPIRAN LAMPIRAN 1 Hasil penghitungan nilai amplitudo akomodasi dengan menggunakan SPSS. Paired Samples Statistics Pair 1 amplitude sebelum Amplitude sesudah Mean 4.6928 3.9756 N 18 18 Std. Deviation.71285.35010

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Cuaca yang berubah dari musim kemarau ke musim hujan dan sebaliknya merupakan saat-saat yang harus diantisipasi oleh semua pihak termasuk oleh Dinas Kesehatan. Perubahan

Lebih terperinci

Selamat pagi/ siang/ sore,

Selamat pagi/ siang/ sore, Selamat pagi/ siang/ sore, Saya Nouvaski Yudharhea, mahasiswa jurusan Marketing Communication Binus University angkatan 2008. Saya sedang mengambil data untuk penelitian saya yang membahas mengenai Pengaruh

Lebih terperinci

MUSCLE ENERGY TECHNIQUE (MET) LEBIH BAIK DARI ECCENTRIC EXERCISE DALAM MENURUNKAN DISABILITAS LENGAN ATAS PADA PENDERITA TENNIS ELBOW

MUSCLE ENERGY TECHNIQUE (MET) LEBIH BAIK DARI ECCENTRIC EXERCISE DALAM MENURUNKAN DISABILITAS LENGAN ATAS PADA PENDERITA TENNIS ELBOW SURAT PERSETUJUAN MENJADI SAMPEL Saya yang bertanda tangan dibawah ini, Nama : Jenis Kelamin : Umur : Pekerjaan : Hobi : TB/BB : Alamat : No. Telp : Dengan ini menyatakan bahwa saya telah diberikan penjelasan

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM II MATA KULIAH STATISTIKA TERAPAN

MODUL PRAKTIKUM II MATA KULIAH STATISTIKA TERAPAN MODUL PRAKTIKUM II MATA KULIAH STATISTIKA TERAPAN Disusun oleh: Dian Ayunita NND Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang 2016 UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS PERIKANAN DAN

Lebih terperinci

A. Perbedaan Status Gizi Z-Score (IMT/U) berdasarkan Usia Remaja

A. Perbedaan Status Gizi Z-Score (IMT/U) berdasarkan Usia Remaja A. Perbedaan Status Gizi Z-Score (IMT/U) berdasarkan Usia Remaja Descriptives N Std. Deviation 95% Confidence Interval for Minimum Maximum Bound Bound 13 1269 -.4046.90633.02544 -.4545 -.3546-2.00 2.86

Lebih terperinci

Umur anda saat ini : a tahun b tahun

Umur anda saat ini : a tahun b tahun Lampiran 1. Kuisioner Penelitian o.kuisioner Kuisioner Penelitian Responden yang terhormat, Saya Yessi, mahasiswi jurusan Manajemen Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala. Saya sedang melakukan

Lebih terperinci

: Efektifitas Latihan Beban Dengan Metode Compound Set Dan Set System Terhadap Hypertrophy Otot Lengan Member Fitness Club Arena International.

: Efektifitas Latihan Beban Dengan Metode Compound Set Dan Set System Terhadap Hypertrophy Otot Lengan Member Fitness Club Arena International. LAMPIRAN 58 Lampiran 1. Surat Ijin Penelitian Yogyakarta, 13 Maret 2012 Hal : Permohonan Ijin Penelitian Kepada Yth. Ibu Avie Kuntari A. Manajer Club Arena Fitness Jayakarta Hotel di Yogyakarta Dengan

Lebih terperinci

LAMPIRAN LAMPIRAN 1. SURAT KEPUTUSAN KOMISI ETIK PENELITIAN

LAMPIRAN LAMPIRAN 1. SURAT KEPUTUSAN KOMISI ETIK PENELITIAN 54 LAMPIRAN LAMPIRAN 1. SURAT KEPUTUSAN KOMISI ETIK PENELITIAN 54 55 LAMPIRAN 2. LEMBAR INFORMASI PENELITIAN LEMBAR INFORMASI PENELITIAN Saya Rendhy Tito Apreza, mahasiswa S1 fakultas kedokteran angkatan

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Perhitungan Dosis. Dosis konversi untuk mencit berdasarkan 50kgBB orang dewasa, lebih tepat dengan menggunakan dalil Clark :

LAMPIRAN. Perhitungan Dosis. Dosis konversi untuk mencit berdasarkan 50kgBB orang dewasa, lebih tepat dengan menggunakan dalil Clark : LAMPIRAN Lampiran 1 Perhitungan Dosis Berat rata-rata mencit = 25 mg Dosis konversi untuk mencit berdasarkan 50kgBB orang dewasa, lebih tepat dengan menggunakan dalil Clark : Dosis = Dosis Dewasa x Berat

Lebih terperinci

KUISIONER PENELITIAN HUBUNGAN KEPUASAAN PASIEN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT LOYALITAS PASIEN DI POLI KEBIDANAN SILOAM HOSPITAL

KUISIONER PENELITIAN HUBUNGAN KEPUASAAN PASIEN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT LOYALITAS PASIEN DI POLI KEBIDANAN SILOAM HOSPITAL KUISIONER PENELITIAN HUBUNGAN KEPUASAAN PASIEN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT LOYALITAS PASIEN DI POLI KEBIDANAN SILOAM HOSPITAL Identitas Peneliti Nama : Elisabeth Peni Wulandari Nim : 2010-31-101 Program

Lebih terperinci

UJI PRASYARAT ANALISIS

UJI PRASYARAT ANALISIS UJI PRASYARAT ANALISIS Wahyu Widhiarso Fakultas Psikologi UGM Latar Belakang PENGANTAR Beberapa formula statistika disusun berdasarkan asumsi-asumsi tertentu. Formula tersebut dapat menggambarkan sebuah

Lebih terperinci

V. HASIL. Tanggal Waktu Kegiatan Hasil Kegiatan 19 Juni Pengukuran waktu kerja penebangan 30 kali ulangan untuk operator Muhadin

V. HASIL. Tanggal Waktu Kegiatan Hasil Kegiatan 19 Juni Pengukuran waktu kerja penebangan 30 kali ulangan untuk operator Muhadin 16 V. HASIL A. Pelaksanaan Kegiatan Penelitian Kegiatan penelitian dilakukan pada petak 10i, RPH Tenjo, BKPH Parung Panjang, KPH Bogor, Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten dengan luas areal

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 75 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Data Setelah diadakan penelitian baik melalui angket maupun dokumentasi, langkah selanjutnya yang ditempuh adalah mendeskripsikan

Lebih terperinci

Tabel Karakteristik Subyek Penelitian

Tabel Karakteristik Subyek Penelitian Tabel Karakteristik Subyek Penelitian SP Usia Pendidikan Pekerjaan Tempat Daerah Asal Pernah (tahun) Terakhir Tinggal Minum Alkohol Solo Solo Situbondo Malang Yogyakarta Yogyakarta Cirebon Cirebon Cirebon

Lebih terperinci

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (least squares)

Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (least squares) Analisa Kecenderungan dengan Metode Kuadrat Terkecil (least squares) Memakai Rumus : Y=a+bX Jumlah Stroke Rawat Inap di Rumah Sakit Haji Medan Tahun 2002-2006 Tahun (N) Y X YX X 2 2002 173 1 173 1 2003

Lebih terperinci

Efektivitas Penggunaan Kombinasi Media Vcd Pembelajaran Dan Flow Chart

Efektivitas Penggunaan Kombinasi Media Vcd Pembelajaran Dan Flow Chart Efektivitas Penggunaan Kombinasi Media Vcd Pembelajaran Dan Flow Chart Terhadap Belajar Matematika Siswa Di Kelas VIII SMPN 2 Gunung Jati Kabupaten Cirebon Sofwan Hadi, Unasi Program Studi Pendidikan Matematika,

Lebih terperinci

LAMPIRAN I KUESIONER. Nama (Inisial) : Usia Sekarang : tahun Usia Pertama Kali Mendapat Menstruasi : tahun Berat Badan / Tinggi badan : kg / cm

LAMPIRAN I KUESIONER. Nama (Inisial) : Usia Sekarang : tahun Usia Pertama Kali Mendapat Menstruasi : tahun Berat Badan / Tinggi badan : kg / cm LAMPIRAN I KUESIONER DATA PRIBADI Nama (Inisial) : Usia Sekarang : tahun Usia Pertama Kali Mendapat Menstruasi : tahun Berat Badan / Tinggi badan : kg / cm Riwayat Keluarga : Ada / Tidak / Tidak tahu Riwayat

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. 1. Data Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran STAD. pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran STAD.

BAB IV HASIL PENELITIAN. 1. Data Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran STAD. pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran STAD. BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian 1. Data Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran STAD Hasil belajar siswa pada kelas X A diukur dengan tes kognitif. Hasil belajar diukur

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 HASIL DETERMINASI DAUN ANGSANA

LAMPIRAN 1 HASIL DETERMINASI DAUN ANGSANA LAMPIRAN 1 HASIL DETERMINASI DAUN ANGSANA 86 LAMPIRAN 2 HASIL PERHITUNGAN Hasil Perhitungan Randemen Ekstrak = berat cawan+ekstrak kental berat cawan kosong x 100% berat ekstrak cair 572,8 + 57,3 572,8

Lebih terperinci

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN. Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RS. Tk. II.

FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN. Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RS. Tk. II. FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RS. Tk. II Putri Hijau Medan Oleh Elisa Saktiar Panjaitan Saya adalah mahasiswi Fakultas Keperawatan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN. dan siap untuk digunakan dalam penanaman Streptococcus mutans. Secara

BAB V HASIL PENELITIAN. dan siap untuk digunakan dalam penanaman Streptococcus mutans. Secara BAB V HASIL PENELITIAN 5.1 Media Agar Media MH agar darah dibuat sesuai dengan prosedur baku pembuatan media agar, diawali dengan melarutkan media MH agar dengan akuades, dan penambahan 5 ml darah kambing.

Lebih terperinci

STS TS S SS 14 Anak banyak membuat kita lebih merasakan kehidupan yang lebih indah dibandingkan mempunyai anak sedikit

STS TS S SS 14 Anak banyak membuat kita lebih merasakan kehidupan yang lebih indah dibandingkan mempunyai anak sedikit KUISONER PENELITIAN HUBUNGAN NILAI ANAK PADA PASANGAN USIA SUBUR AKSEPTOR DAN NON AKSEPTOR KELUARGA BERECANA DI KELURAHAN PEKAN GEBANG KECAMATAN GEBANG KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2015 NAMA : UMUR : PENDIDIKAN

Lebih terperinci

ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH ALJABAR LINEAR 1

ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH ALJABAR LINEAR 1 ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH ALJABAR LINEAR 1 oleh : Cita Dwi Rosita, Laelasari, dan M. Subali Noto Pendidikan Matematika FKIP Unswagati Email:citadwirosita@gmail.com

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Subjek penelitian ini terdiri dari siswa kelas 7 D sebagai kelas validitas, kelas 7

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Subjek penelitian ini terdiri dari siswa kelas 7 D sebagai kelas validitas, kelas 7 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil penelitian. 4.1.1 Gambaran umum subjek penelitian. Subjek penelitian ini terdiri dari siswa kelas 7 D sebagai kelas validitas, kelas 7 B sebagai kelas eksperimen

Lebih terperinci

Analisis Varians. Liche/Statistik Lanjut-S2 F.Psi.UI/2008 1

Analisis Varians. Liche/Statistik Lanjut-S2 F.Psi.UI/2008 1 Analisis Varians Liche/Statistik Lanjut-S2 F.Psi.UI/2008 1 Hakikat Analisis Varians Anova adalah prosedur pengolahan data yang dilakukan untuk menguji perbedaan nilai rata-rata diantara dua atau lebih

Lebih terperinci

HASIL PENGOLAHAN DATA DENGAN PERANGKAT SPSS

HASIL PENGOLAHAN DATA DENGAN PERANGKAT SPSS HASIL PENGOLAHAN DATA DENGAN PERANGKAT SPSS 1. KARAKTERISTIK DATA PENELITIAN Statistics WAKTU WAKTU WAKTU TINGGAL BAK TINGGAL BAK WAKTU TINGGAL BAK KUALITAS DEBIT LIMBAH SEDIMEN AWAL ANAEROB TINGGAL BAK

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. hipotesis-hipotesis penelitian yang telah dirumuskan dalam BAB I yaitu efektif

BAB IV ANALISIS DATA. hipotesis-hipotesis penelitian yang telah dirumuskan dalam BAB I yaitu efektif 76 BAB IV ANALISIS DATA Analisis data hasil penelitian dimaksudkan untuk mengetahui kebenaran hipotesis-hipotesis penelitian yang telah dirumuskan dalam BAB I yaitu efektif atau tidaknya Bimbingan dan

Lebih terperinci

PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Kebun Tanah Itam Ulu. Dalam rangka menyelesaikan pendidikan program Magister Ilmu

PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Kebun Tanah Itam Ulu. Dalam rangka menyelesaikan pendidikan program Magister Ilmu Lampiran 1. Angket (Kuesioner) Kepada, Yth. Bapak/Ibu Karyawan PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Kebun Tanah Itam Ulu Di Tempat Dengan hormat, Dalam rangka menyelesaikan pendidikan program Magister

Lebih terperinci

Gambar 1. Tanaman gandarusa (Justicia gendarussa Burm. F.)

Gambar 1. Tanaman gandarusa (Justicia gendarussa Burm. F.) Gambar 1. Tanaman gandarusa (Justicia gendarussa Burm. F.) 74 Gambar 2. Rumus bangun asam urat (10) 75 2 Gambar 3. Metabolisme purin menjadi asam urat (3) adenosin 2 4 + adenosin deaminase 2 inosin guanosin

Lebih terperinci

LAMPIRAN 2. Hasil Perhitungan Konversi Dosis

LAMPIRAN 2. Hasil Perhitungan Konversi Dosis LAMPIRAN 1 49 LAMPIRAN 2 Hasil Perhitungan Konversi Dosis 1. Larutan Glibenklamid Dosis manusia untuk Glibenklamid sebesar 5 mg dan konversi dosis dari manusia ke mencit = 0,0026 (Sunthornsaj N,et al,

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Mg 1 78,31 : 68,83 Mg 1 10,1 0. Mg 2 117,92 : 119,35 Mg 2 39,61 50,52. Mg 3 186,76 : 191,25 Mg 3 68,84 71,9

LAMPIRAN. Mg 1 78,31 : 68,83 Mg 1 10,1 0. Mg 2 117,92 : 119,35 Mg 2 39,61 50,52. Mg 3 186,76 : 191,25 Mg 3 68,84 71,9 LAMPIRAN 1) PERTAMBAHAN BOBOT BADAN MINGGU SELEKSI : NON- SELEKSI MINGGU SELEKSI NON- SELEKSI Mg 1 78,31 : 68,83 Mg 1 10,1 0 Mg 2 117,92 : 119,35 Mg 2 39,61 50,52 Mg 3 186,76 : 191,25 Mg 3 68,84 71,9 Mg

Lebih terperinci

Hubungan Linier Jumlah Penduduk Yang Bekerja dengan Belanja Langsung

Hubungan Linier Jumlah Penduduk Yang Bekerja dengan Belanja Langsung 139 LAMPIRAN 2 Hubungan Linier Jumlah Penduduk Yang Bekerja dengan Belanja Langsung Dependent Variable: Belanja Langsung Linear.274 19.584 1 52.000 57.441.239 The independent variable is Jumlah penduduk

Lebih terperinci

KUESIONER. Data Responden Petunjuk Pilihlah Isilah data responden kemudian pilihan jawaban dimasukkan ke dalam kotak yang tersedia.

KUESIONER. Data Responden Petunjuk Pilihlah Isilah data responden kemudian pilihan jawaban dimasukkan ke dalam kotak yang tersedia. Lampiran 1 KUESIONER Data Responden Petunjuk Pilihlah Isilah data responden kemudian pilihan jawaban dimasukkan ke dalam kotak yang tersedia. 1. Jenis kelamin : a. Laki-laki b. Perempuan 2. Usia : a. 18-23

Lebih terperinci

OUTPUT ANALISIS DESKRIPTIF. Cumulative Frequency Percent Valid Percent Percent 25 71,4 71,4 71, ,6 28,6 100, ,0 100,0

OUTPUT ANALISIS DESKRIPTIF. Cumulative Frequency Percent Valid Percent Percent 25 71,4 71,4 71, ,6 28,6 100, ,0 100,0 OUTPUT ANALISIS DESKRIPTIF Frequency Table Laki-laki Perempuan Jenis Kelamin 25 71,4 71,4 71,4 10 28,6 28,6 100,0 20-30 Tahun 31-40 tahun > 40 tahun Umur 10 28,6 28,6 28,6 15 42,9 42,9 71,4 10 28,6 28,6

Lebih terperinci

DUKUNGAN SOSIAL. Item-Total Statistics

DUKUNGAN SOSIAL. Item-Total Statistics 55 DUKUNGAN SOSIAL Reliability Item-Total Statistics Soal_1 Soal_2 Soal_3 Soal_4 Soal_5 Soal_6 Soal_7 Soal_8 Soal_9 Soal_10 Soal_11 Soal_12 Soal_13 Soal_14 Soal_15 Soal_16 Soal_17 Soal_18 Soal_19 Soal_20

Lebih terperinci

ANALISIS DATA KOMPARATIF (T-Test)

ANALISIS DATA KOMPARATIF (T-Test) PERTEMUAN KE-10 ANALISIS DATA KOMPARATIF (T-Test) Ringkasan Materi: Komparasi berasal dari kata comparison (Eng) yang mempunyai arti perbandingan atau pembandingan. Teknik analisis komparasi yaitu salah

Lebih terperinci

MK. Statistik sosial

MK. Statistik sosial MK. Statistik sosial Digunakan untuk membandingkan rata- rata LEBIH dari dua sampel variabel Independen (Contoh : rata- rata lama TV di tonton oleh anak- anak dari beberapa negara : Australia, Inggris,

Lebih terperinci

PANDUAN STATISTIK TERAPAN UNTUK PENELITIAN PENDIDIKAN

PANDUAN STATISTIK TERAPAN UNTUK PENELITIAN PENDIDIKAN PANDUAN STATISTIK TERAPAN UNTUK PENELITIAN PENDIDIKAN Analisis data penelitian dalam bidang pendidikan dengan aplikasi SPSS versi 22 DIDIK SETYAWARNO 1/1/16 Pendidikan IPA FMIPA UNY Bab I. Bab II. STATISTIK

Lebih terperinci

6. Gangguan tidur 7. Makan terlalu banyak/terlalu sedikit 8. Makan sangat terbatas/sangat membatasi pola makan

6. Gangguan tidur 7. Makan terlalu banyak/terlalu sedikit 8. Makan sangat terbatas/sangat membatasi pola makan LAMPIRAN Checklist Evaluasi Terapi Autisme Bernard Rimland, Ph.D. dan Stephen M.Edelson, Ph.D. Skor: I II III IV Jumlah Form ini bertujuan untuk menghitung efek terapi Nama anak Lakilaki/Perempuan Usia/Tanggal

Lebih terperinci