(PERATURAN MENTERI PANRB NO. 26 TAHUN 2016 )

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "(PERATURAN MENTERI PANRB NO. 26 TAHUN 2016 )"

Transkripsi

1 PENGANGKATAN PNS DALAM JABATAN FUNGSIONAL MELALUI PENYESUAIAN/ INPASSING (PERATURAN MENTERI PANRB NO. 26 TAHUN 2016 ) Aba Subagja Sekretaris Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta, 2017

2 Sistem Merit adalah kebijakan dan Manajemen ASN BERDASARKAN PADA KUALIFIKASI, KOMPETENSI, DAN KINERJA secara adil dan wajar dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan

3 VERTIKAL 1.JPT 2.JA HORIZONTAL 3.JF DIAGONAL

4 DASAR HUKUM 1 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil jo. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010 Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1999 tentang Rumpun Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil jo. Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2012 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2014 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil yang Mencapai Batas Usia Pensiun Bagi Pejabat Fungsional

5 URGENSI PENATAAN PNS KELEMBAGAAN SDM - ASN 1. PENATAAN ORGANISASI 2. MORATORIUM 3. ASN SEBAGAI PROFESI 4. KOMPOSISI ASN PNS 5. PROFESIONALITAS ASN 6. PEMENUHAN KEBUTUHAN 7. PENGUATAN JABATAN FUNGSIONAL PENILAIAN Kualifikasi Kompetensi Kinerja Pemetaan dan Kalibrasi PROFIL PNS Hasil : Matriks Talent (9 Kuadran ) Rekomendasi & Tindak lanjut

6 JUMLAH PNS MENURUT JABATAN Guru ,35 % Medis ,73 % Paramedis ,94 % JF Profesional ,07 % JF Umum ,79% J Struktural ,12 % TOTAL PNS , % Jabatan Fungsional Umum (JFU) Administrasi sangat dominan (37.68%). Perlu dikelola melalui: Pengalihan JFU Adm ke JFT Teknis bagi yang memenuhi syarat Peningkatan Kompetensi Formasi JFU Administrasi dibatasi Catatan: Pengangkatan PNS dari jalur honorer THK1-THK2 dari tahun =

7 S.d JF Baru 2016 Revisi 2016 (telah ditetapkan) 142 JF Binaan K/L Analis Pertahanan Negara Penilai Pemerintah Analis Anggaran Pembimbing Kemasyarakatan Asisten Pembimbing Kemasyarakatan Penerjemah Agen Penata Ruang Perancang PUU Perekayasa Pemeriksa Pajak Pemeriksa Penggerak Swadaya Masyarakat Pengendali Hama Penyakit Ikan Pembina Jasa Konstruksi Pemeriksa Bea Cukai Usulan Baru JF K/L: 1. PPATK 2. Kementerian Keuangan 3. Kementerian Hukum dan HAM 4. Kementerian Kelautan dan Perikanan 5. Kementerian Pertanian 6. Kementerian Perhubungan 7. Kementerian Luar Negeri 8. Kementerian Dalam Negeri 9. Kementerian Perdagangan 10. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 11. Kementerian Kominfo 12. Setjen DPR-RI 13. Komisi Yudisial 14. KPU 15. BSN 16. dsb

8 JABATAN DI LINGKUNGAN INSTANSI PEMBINA 1. Auditor 2. Analis Kebijakan 3. Arsiparis 4. Widyaiswara 5. Analis Kepegawaian 6. Auditor Kepegawaian 7. Assesor SDM Aparatur 8. Perencana 9. Penerjemah 10.Pranata Komputer 11.Peneliti 12.Dokter 13.Dokter Gigi 14.dsb 2/1/2017 8

9 1 PEMBENTUKAN JABATAN FUNGSIONAL BARU PENYESUAIA N/INPASSING JF 3 4 PERUBAHAN KUALIFIKASI/PENAMBAH AN KATEGORI ATAU JENJANG JABATAN K E B U T U H A N Y A N G S A N G A T M E N D E S A K S E C A R A N A S I O N A L / A M A N A T PERATURAN PUU

10 mulai berlaku pada tanggal diundangkan sampai dengan bulan Desember 2018 D I K E C U A L I K A N P E L A K S A N A A N I N PA S S I N G I N I B A G I J A B ATA N FUNGSIONAL YANG MASIH DALAM MASA PENYESUAIAN/INPANSSING. Didasarkan pada kebutuhan organisasi/formasi Penyesuaian/inpassing adalah proses pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional guna memenuhi kebutuhan organisasi sesuai dengan peraturan perundangan

11 2/1/2017 PNS Yang Dapat Disesuaikan Dalam Jabatan Fungsional PNS yang telah dan masih menjalankan tugas di bidang jabatan fungsional yang akan diduduki berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang PNS yang masih menjalankan tugas jabatan sesuai dengan formasi jabatan fungsional dan telah mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi Pejabat Pimpinan Tinggi, Administrator dan Pengawas yang memiliki kesesuaian antara jabatan terakhir yang diduduki dengan jabatan fungsional yang akan didudukinya PNS yang dibebaskan sementara dari jabatannya, karena dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak diangkat dalam jabatan/pangkat terakhir tidak

12 PENGANGKATAN DALAM JABATAN FUNGSIONAL INPANSSING/PENYESUAIAN PENGANGKATAN PERTAMA PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PENGANGKATAN PERPINDAHAN DARI JABATAN LAIN 2/1/

13 Pengangkatan Dalam Jabatan Fungsional VS Inpassing (Ahli & Terampil) Kualifikasi Pendidikan Dapat dikecualikan Kepangkatan Pendidikan dan Pelatihan Dapat dikecualikan Pengalaman Uji Kompetensi/Sertifikasi Pencapaian Prestasi Kerja Penetapan Kebutuhan/Formasi Jabatan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam jabatan fungsional berdasarkan angka kredit kumulatif u n t u k p e n y e s u a i a n / inpassing

14 USIA PALING TINGGI : KETERAMPILAN 1. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terkahir bagi administrator dan pengawas. 2/1/2017 KEAHLIAN 1. 3 (tiga) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pelaksana (dua) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator dan pengawas (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi administrator yang akan menduduki jabatan fungsional ahli madya (satu) tahun sebelum batas usia pensiun dalam jabatan terakhir bagi pejabat pimpinan tinggi.

15 JUMLAH ANGKA KREDIT KUMULATIF PALING RENDAH UNTUK PENGANGKATAN DAN KENAIKAN JABATAN/PANGKAT DENGAN PENDIDIKAN S-1/DIV, S-2 & S-3 PERTAMA MUDA MADYA UTAMA III/a III/b III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e PERTAMA MUDA MADYA UTAMA III/b III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e MUDA MADYA UTAMA III/c III/d IV/a IV/b IV/c IV/d IV/e

16 Pokok-Pokok Substansi Petunjuk Teknis Penyesuaian/Inpassing Jabatan Fungsional 2/1/ Penetapan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Penyesuaian/Inpas sing untuk masingmasing jabatan fungsional oleh Pimpinan Kementerian/Lem baga (Selaku Instansi Pembina Jabatan Fungsional) 2 disertai lampiran tata cara penyesuaian/ inpassing

17 Sistematika Tata Cara Penyesuaian/Inpassing I. Pendahuluan (berisi latar belakang, maksud dan tujuan, pengertian). II. Pelaksanaan Penyesuaian/Inpassing A. Tata Cara Pelaksanaan Penyesuaian/Inpassing 1. Syarat Administrasi antara lain Ijazah, SK Pangkat Terakhir, SK Penempatan Jabatan terakhir, Penilaian Prestasi Kerja, dsb yang dipandang perlu sesuai; 2. Lampiran-lampiran dokumen yang diperlukan; 3. Proses pengusulan dari Unit Kerja kepada Pejabat Yang berwenang mengangkat melalui Pejabat yang secara fungsional menangani kepegawaian; 4. Verifikasi Dokumen; 5. Pelaksanaan Uji Kompetensi; 6. Penetapan SK Penyesuaian/Inpassing PNS Dalam Jabatan Fungsional dan Penempatannya. B. Jangka Waktu Penyesuaian/Inpassing III. 2/1/2017 Penutup Catatan : mengacu pada PermenPANRB No. 26/2016

18 APA YANG H A R U S DISIAPKAN Menetapkan Tata Cara Penyesuaian/ Inpassing Penetapan Kebutuhan Menentukan Jadwal Meyusun Instrumen Uji Kompetensi M e l a k s a n a k a n U j i Kompetensi Pelaporan

19 APA YANG H A R U S DISIAPKAN M e n g h i t u n g Kebutuhan Memetakan JF yang dibutuhkan Memetakan PNS yang Memenuhi Syarat M e n a y a m p a i k a n Usulan Pengangkatan J F & U j i Kompetensinya Pelaporan

20 JADWAL KEGIATAN NO KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN 1. RAPAT KOORDINASI INSTANSI PEMBINA 2. INSTANSI PEMBINA MENYUSUN TATA CARA PENGANGKATAN MELALUI PENYESUAIAN/ INPASSING 3. INSTANSI PEMBINA JF MENYUSUN INSTRUMEN UJI KOMPETENSI 4. INSTANSI PEMBINA JF MENYUSUN PEDOMAN KEBUTUHAN JF 5. PELAKSANAAN PENGANGKATAN DALAM JABATAN FUNGSIONAL 2/1/2017 MELALUI INPASSING KETERANGAN 1 FEBRUARI 2017 K/L FEBRUARI 2017 K/L MARET 2017 WAWANCARA ONLINE UJIAN TERTULIS MARET 2017 MULAI BULAN APRIL S.D. DESEMBER 2018 K/L K/L/PEMDA

21 MEKANISME Usulan IP Validasi e- Formasi Penetapan Kebutuhan JF (ManpanRB) PPK & IP Uji Kompetensi Pengangkatan Pelaporan (IP+PPK)

22 PELAPORAN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam bentuk rekapitulasi. Kepala Badan Kepegawaian Negara/Kantor Regional Badan Kepegawaian Negara dalam bentuk rekapitulasi dan surat keputusan pengangkatan dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian/inpassing.

23 TERIMAKASIH