SELEKSI PROSES Oleh : Aulia Ishak, ST, MT Aulia Ishak, ST, MT 1

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "SELEKSI PROSES Oleh : Aulia Ishak, ST, MT Aulia Ishak, ST, MT 1"

Transkripsi

1 SELEKSI PROSES Oleh : 1

2 Seleksi Proses Karakteristik Aliran Produk Klasifikasi berdasarkan Jenis Pesanan Pelanggan Keputusan Pemilihan Proses Strategi Produk-ProsesProses Customization Masal Pengambilan Keputusan Cross Fungsional 2

3 Karakteristik Aliran - Proses Jenis-jenis Aliran Proses Aliran Lini Aliran Batch Aliran Projek Karakteristik tik Aliran 3

4 Aliran Lini WS 1 WS 2 WS 3 WS Tugas atau stasiun kerja Aliran Produk 4

5 Aliran Batch WS 2 WS 4 WS 1 WS 3 WS 5 WS Tugas atau stasiun kerja Aliran produk 5

6 Aliran Proyek 2 4 Start End 1 3 Task Tugas atau aktifitas Hubungan prioritas 6

7 Klasifikasi Berdasarkan Jenis Pesanan Pelanggan Membuat Produk untuk Persediaan (MTS) Membuat produk atas pesanan (MTO) 7

8 Make to Stock (MTS) Keuntungan Kerugian Kunci Ukuran Kinerja Aliran informasi i 8

9 Make to Order (MTO) Keuntungan Kerugian Kunci ukuran kinerja Aliran informasi i 9

10 Perbandingan MTS dan MTO Characteristics Make-to-Stock Make-to-Order Product Producer-specified Customer-specified Low variety High variety Inexpensive Expensive Objectives Balance inventory, capacity, and service Manage delivery lead times and capacity Main operations Forecasting Delivery promises problems Planning production Delivery time Control of invenntory 10

11 Perbandingan Aliran Informasi Make-to-Stock Forecasted Orders Sales (Shipments) Master Schedule Accounts Receivable Bill of Materials General Ledger Inventory Control Production Schedule Purchasing Cost of Sales Accounts Payable Labor Production MAKE-TO-STOCK 11

12 Perbandingan Aliran Informasi Make-to-Order Actual Orders Sales (Shipments) Master Schedule Bill of Materials Accounts Receivable Production Schedule General Ledger Purchasing Cost of Sales Accounts Payable Labor Production MAKE-TO-ORDER 12

13 Keputusan Seleksi Proses Matrik karakteristik proses Faktor yang mempengaruhi pemilihan proses 13

14 Matriks Karakteristik proses Characteristics Line Flow Batch Flow Project Make-to-Stock Oil refinery Flour milling Cannery Cafeteria Machine shop Fast food Glassware factory Furniture Speculation homes Commercial painting Make-to-Order Assemble-to-Order Automobile assembly line Telephone company Electric utility Machine shop Restaurant Hospital Custom jewelry Buildings Movies Ships Portraits 14

15 Faktor yang mempengaruhi Pemilihan proses Kondisi pasar dan persaingan Kebutuhan modal Pemasok tenaga kerja dan biaya Ketrampilan manajemen Pemasok bahan baku dan biaya State teknologi 15

16 Strategi Produk-Proses Proses Matriks Produk-Proses Proses Tahapan daur hidup produk (PLC) Tahapan daur hidup proses Matriks Produk-Proses Proses yang dimodifikasi Pengambilan keputusan cross fungsional dan strategi gp produk-prosesproses 16

17 Tahapan siklus hidup produk Standarisasi rendah-volume rendah, salah satu jenis Produk beragam, volume rendah Beberapa produk utama, volume lebih tinggi i Volume tinggi-standarisasi tinggi, produk komoditi 17

18 Tahapan Siklus Hidup Proses Aliran campur baur (job shop) Aliran lini tidak terhubung (batch) Aliran lini i terhubung (lini i perakitan) Aliran Continuous 18

19 MATRIKS PRODUK-PROSES PRODUCT STRUCTURE (Product Life Cycle) I II III Low volume-low Multiple products, Few major products standardization, one low volume higher volume of a kind III High volume-high standardization, commodity products I Jumbled flow (job shop) Commercial Printer NONE PROCESS STR RUCTURE (Pro ocess Life Cyc cle) II Disconnected line flow (batch) III Connected line flow (assembly line) IV Continuous flow NONE Heavy Equipment Automobile assembly Sugar Refinery 19

20 MATRIKS PRODUK-PROSES YANG DIMODIFIKASI PRODUCT STRUCTURE (Product Life Cycle) I II III Low volume-low Multiple products, Few major products standardization, one of low volume higher volume a kind III High volume-high standardization, commodity products I Jumbled flow (job shop) Commercial printer NONE ife Cycle) PROCES SS STRUCTUR RE (Process Li II Disconnected line flow (batch) III Connected line flow (assembly line) IV Continuous flow NONE Heavy Equipment Automobile assembly Sugar Refinery 20

21 Customisasi Massal Definisi Ekonomi scale Ruang lingkup ekonomi Customisasi massal jasa Produksi modul Postponement 21

BAB IV SELEKSI PROSES

BAB IV SELEKSI PROSES BAB V SELEKS PROSES 4.1. Pendahuluan Keputusan-keputusan yang berkaitan dengan seleksi proses, menentukan jenis proses produksi yang akan digunakan dan wautu yang tepat dari proses tersebut. Manajer operasi

Lebih terperinci

INOSOFT Business First ONLINE BUSINESS Management membantu dalam meningkatkan bisnis anda secara efektif dalam mengelola seluruh proses manajemen.

INOSOFT Business First ONLINE BUSINESS Management membantu dalam meningkatkan bisnis anda secara efektif dalam mengelola seluruh proses manajemen. INOSOFT Business First ONLINE BUSINESS Management membantu dalam meningkatkan bisnis anda secara efektif dalam mengelola seluruh proses manajemen. Key Benefits: Mengelola perusahaan dengan menggunakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. disepakati dengan pelanggan dan akan berakibat menurunnya customer

BAB I PENDAHULUAN. disepakati dengan pelanggan dan akan berakibat menurunnya customer BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perencanaan, pengendalian, dan pemeliharaan persediaan barang-barang fisik merupakan suatu masalah yang lazim di semua perusahaan. Untuk kebanyakan perusahaan

Lebih terperinci

Setelah pengisian data master, Saldo Awal baru bisa di Isi pada program MAS dibawah ini:

Setelah pengisian data master, Saldo Awal baru bisa di Isi pada program MAS dibawah ini: Contents Pengisian Saldo Awal... 2 A. Saldo Awal General Ledger... 3 B. Saldo Awal Cash Ledger... 4 C. Saldo Awal Account Payable (Hutang)... 4 D. Saldo Awal Account Receivable (Piutang)... 6 E. Saldo

Lebih terperinci

# $ !!" ! #$! $% # %!!!'(!! +!! % %+!'!! " #! # % #, #,-! #! )!! %" .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!'" /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$

# $ !! ! #$! $% # %!!!'(!! +!! % %+!'!!  #! # % #, #,-! #! )!! % .'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!' /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$ !!"! #$! $%!&!'!!" # %!!!'(!!!$)!" #* $%!++ +!! % %+!'!! " "" #! # % #'!$ #, #,-! #'-!!! #! )!! %" # $.'.!% % ) ' ' '!!!! % '! $ )!!'" /!.!% % ) $ % & (!!!!.!% %!$!!!%.!% % "!.!% % )!')!! %!+!.!% % & &

Lebih terperinci

AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA

AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA AKUNTANSI BIAYA MODUL 3 HARGA POKOK PENJUALAN & IKHTISAR RUGI LABA Oleh Ir. Betrianis, MSi Departemen Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Indonesia DEPOK 2006 TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari

Lebih terperinci

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH

BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH BAB 3 LANGKAH PEMECAHAN MASALAH 3.1 Penetapan Kriteria Optimasi Optimasi adalah persoalan yang sangat penting untuk diterapkan dalam segala sistem maupun organisasi. Dengan optimalisasi pada sebuah sistem

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pembelian Stock barang atau yang biasa disebut kulakan merupakan bagian

BAB I PENDAHULUAN. Pembelian Stock barang atau yang biasa disebut kulakan merupakan bagian BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Pembelian Stock barang atau yang biasa disebut kulakan merupakan bagian penting bagi perusahaan dagang. Karena banyak sekali yang harus diperhatikan dalam

Lebih terperinci

PROGRAM INVENTORY CONTROL

PROGRAM INVENTORY CONTROL Inventory Control PROGRAM INVENTORY CONTROL... 2 Buat Kode Cost Center... 2 Buat Kode Kategory... 2 Buat Kode Gudang... 3 Buat Kode Inventory... 4 Pemasukan Transaksi... 5 PROGRAM INVENTORY CONTROL Program

Lebih terperinci

TEKNIK PRODUK (TK 7362)

TEKNIK PRODUK (TK 7362) TEKNIK PRODUK (TK 7362) Dr. Eng. Agus Purwanto Chemical Engineering Department Faculty of Engineering Sebelas Maret University Kisi-Kisi 1. Peranan sarjana teknik kimia dalam inovasi produk. 2. Eksplorasi

Lebih terperinci

TINJAUAN ATAS PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK PRODUK CACAT DAN PRODUK RUSAK PADA PT INDO PACIFIC

TINJAUAN ATAS PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK PRODUK CACAT DAN PRODUK RUSAK PADA PT INDO PACIFIC PROCEEDINGS Perkembangan Peran Akuntansi Dalam Bisnis Yang Profesional TINJAUAN ATAS PERLAKUAN AKUNTANSI UNTUK PRODUK CACAT DAN PRODUK RUSAK PADA PT INDO PACIFIC Abstract 570 066. Shinta Dewi Herawati

Lebih terperinci

Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS

Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS Performance Management System: Implementation [Part 4 & 5] Presented by: Josua Tarigan, MBA, CMA, CFP, CSRS Where Do You Begin Implementing Performance Management? Implement performance management is a

Lebih terperinci

Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13

Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13 Bab 1 BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN MYOB ACCOUNTING PLUS V.13 A. MENJALANKAN PROGRAM MYOB ACCOUNTING Setelah yakin komputer Saudara dipasang dan diinstal Software MYOB Accounting Plus versi 13, maka ada 2

Lebih terperinci

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO:

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO: PORTFOLIO ANALYSIS Sumber: Marketing Strategy and Competitive Positioning PORTFOLIO: KORPORASI HARUS MEMPERTIMBANGKAN: 1) PRODUK DAN JASA APA YG MENJADI PEMASUKAN KAS DAN KEUNTUNGAN KEPADA KORPORASI. 2)

Lebih terperinci

Analisis Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UPT. Penerbit dan Percetakan Universitas Sriwijaya Palembang

Analisis Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UPT. Penerbit dan Percetakan Universitas Sriwijaya Palembang Analisis Perencanaan dan Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada Universitas Sriwijaya Palembang Saptalian Kurlianta (Saptalian_kurlianta@yahoo.co.id) Rizal Effendi (Rizaleffendi31@yahoo.co.id) Akuntansi

Lebih terperinci

BAB V DESAIN OPERASI JASA

BAB V DESAIN OPERASI JASA Desain Operasi Jasa 42 BAB V DESAIN OPERASI JASA 5.1. Mendefinisikan Jasa Bab ini berkenaan dengan operasi jasa dan apa yang daapt dilakukan untuk memperbaiki masalah pelayanan jasa yang tidak efisien

Lebih terperinci

Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta

Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta Analisa Dan Perancangan Sistem Informasi Pemasaran Perumahan pada PT. Anugerah Bangun Cipta Anton 1, Hendra 2 STMIK IBBI Jl. Sei Deli No. 18 Medan, Telp. 061-4567111 Fax. 061-4527548 Email : Anton_hwang@yahoo.com

Lebih terperinci

MINIMALISASI BOTTLENECK PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINE BALANCING

MINIMALISASI BOTTLENECK PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINE BALANCING MINIMALISASI BOTTLENECK PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINE BALANCING Yayan Indrawan, Ni Luh Putu Hariastuti Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Putu_hrs@yahoo.com

Lebih terperinci

Media Kit Oktober 2015. Hubungi Kami. 0804 1 808 888 info@qwords.com

Media Kit Oktober 2015. Hubungi Kami. 0804 1 808 888 info@qwords.com Media Kit Oktober 2015 Corporate Fact Sheet Reliable Fast Web Hosting With Reasonable Price Qwords.com adalah perusahaan penyedia jasa layanan Web Hosting yang berdiri sejak Juli 2005 di Kota Bandung dan

Lebih terperinci

ini adalah untuk mempelajari dan memahami lebih mengenai problems, baik penulis menggunakan kerangka PIECES dalam menguraikan secara rinci

ini adalah untuk mempelajari dan memahami lebih mengenai problems, baik penulis menggunakan kerangka PIECES dalam menguraikan secara rinci 127 3.3 Analisis Permasalahan Analisa permasalahan (Problem Analysis) akan menjelaskan lebih lanjut apakah permasalahan (problem) timbul dapat dipecahkan. Tujuan dari fase ini adalah untuk mempelajari

Lebih terperinci

KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2015 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2015 TENTANG MENTERI KETENAGAKERJAAN KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN NOMOR 15 TAHUN 2015 TENTANG JABATAN YANG DAPAT DIDUDUKI OLEH TENAGA KERJA ASING PADA KATEGORI INDUSTRI PENGOLAHAN, SUBGOLONGAN INDUSTRI ALAS KAKI

Lebih terperinci

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO:

PORTFOLIO ANALYSIS. Seven types of business (Drucker, 1973) PORTFOLIO: PORTFOLIO ANALYSIS Sumber: Marketing Strategy and Competitive Positioning PORTFOLIO: KORPORASI HARUS MEMPERTIMBANGKAN: 1) PRODUK DAN JASA APA YG MENJADI PEMASUKAN KAS DAN KEUNTUNGAN KEPADA KORPORASI. 2)

Lebih terperinci

Perencanaan Persediaan Bahan Baku dengan Metode Heuristik Silver Meal dan Part Period Balacing (Studi Kasus: PT. Mega Andalan Kalasan)

Perencanaan Persediaan Bahan Baku dengan Metode Heuristik Silver Meal dan Part Period Balacing (Studi Kasus: PT. Mega Andalan Kalasan) 65 Perencanaan Persediaan Bahan Baku dengan Metode Heuristik Silver Meal dan Part Period Balacing (Studi Kasus: PT. Mega Andalan Kalasan) Hafidh Munawir, Yusuf Bachtiar Jurusan Teknik Industri UMS Jl.

Lebih terperinci

BeOn Hotel. Sistem Informasi Hotel. CV. Kawatama Sinergi. Komp. Taman Cihanjuang Kav. 35-A Cihanjuang Parongpong-Bandung Barat 40559

BeOn Hotel. Sistem Informasi Hotel. CV. Kawatama Sinergi. Komp. Taman Cihanjuang Kav. 35-A Cihanjuang Parongpong-Bandung Barat 40559 BeOn Hotel CV. Kawatama Sinergi Komp. Taman Cihanjuang Kav. 35-A Cihanjuang Parongpong-Bandung Barat 40559 DAFTAR ISI PENDAHULUAN... 3 A. RINGKASAN EKSEKUTIF APLIKASI BEON HOTEL... 3 PENJELASAN TEKNIS

Lebih terperinci

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN. Awalludiyah Ambarwati

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN. Awalludiyah Ambarwati SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS BUKU BESAR DAN PELAPORAN Awalludiyah Ambarwati Accounting Information Systems Fungsi Utama Mengumpulkan dan mengatur data dari sumber-sumber berikut Semua sub sistem SIA

Lebih terperinci

MENGENAL SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME SYSTEM)

MENGENAL SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME SYSTEM) MENGENAL SISTEM PRODUKSI TEPAT WAKTU (JUST IN TIME SYSTEM) I. Sistem Produksi Barat Sistem produksi yang paling banyak dipakai saat ini adalah yang berasal dari Eropa dan Amerika. Sistem produksi tersebut

Lebih terperinci

BAB V AKTIVA TETAP PENDAHULUAN

BAB V AKTIVA TETAP PENDAHULUAN BAB V AKTIVA TETAP PENDAHULUAN Aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperoleh dalam keadaan siap pakai atau dengan dibangun lebih dahulu, yang digunakan dalam operasi perusahaan, tidak dijual dalam

Lebih terperinci

KUMPULAN SOAL KASUS Hal. 1

KUMPULAN SOAL KASUS Hal. 1 KUMPULAN SOAL KASUS Hal. 1 INFORMASI UMUM PT. BANGKA ELEKTRO didirikan pada tahun 2001 di Tangerang beralamat di Jalan Mahalona No.25 Tangerang, Telepon 021-59305132, Fax 021-59305135. Perusahaan bergerak

Lebih terperinci

DEFINISI DAN PERKEMBANGAN ERP JURUSAN TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA Definisi ERP Daniel O Leary : ERP system are computer based system designed to process an organization s transactions

Lebih terperinci

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) SEMESTER GANJIL 2010/11. Kode Mata kuliah : EA 23461 Beban Kredit : 4 sks

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP) SEMESTER GANJIL 2010/11. Kode Mata kuliah : EA 23461 Beban Kredit : 4 sks UNIVERSITAS TARUMANAGARA Fakultas : Ekonomi Jurusan/Program : S1 Akuntansi Mata kuliah : Manajemen Pemasaran Kode Mata kuliah : EA 23461 Beban Kredit : 4 sks NO MINGG U POKOK BAHASAN TINJAUAN INSTRUKSIONAL

Lebih terperinci

Jl. Kaliurang Km 14.4 Sleman, DIY 55184 1,2)Email: teknik.industri@uii.ac.id ABSTRAK

Jl. Kaliurang Km 14.4 Sleman, DIY 55184 1,2)Email: teknik.industri@uii.ac.id ABSTRAK Penerapan Metode Total Productive Maintenance (TPM) untuk Mengatasi Masalah Six-Big Losess dalam Mencapai Efisiensi Proses Produksi (Studi Kasus pada PT. Itokoh Ceperindo) Aldila Samudro Mukti 1, Hudaya

Lebih terperinci

Sistem Operasi. Konsep Dasar. Histogram Waktu CPU-Burst. Penjadwal CPU PENJADWALAN CPU. Pertukaran Urutan Pada CPU Dan I/O Burts

Sistem Operasi. Konsep Dasar. Histogram Waktu CPU-Burst. Penjadwal CPU PENJADWALAN CPU. Pertukaran Urutan Pada CPU Dan I/O Burts Sistem Operasi (Penjadwalan CPU) Oleh Ir. I Gede Made Karma, MT PENJADWALAN CPU Konsep Dasar Kriteria Penjadwalan Algoritma Penjadwalan Penjadwalan Multiple-Processor Penjadwalan Real-Time Evaluasi Algoritma

Lebih terperinci

Perancangan Sistem Penjualan Online pada Mebel Isti

Perancangan Sistem Penjualan Online pada Mebel Isti Perancangan Sistem Penjualan Online pada Mebel Isti Abstrak : Final report entitled " Online Sales System Design at Furniture Isti " was held in February and June aim of this thesis is to design a system

Lebih terperinci

Bab 6. Manajemen Produksi & Operasi Industri Farmasi

Bab 6. Manajemen Produksi & Operasi Industri Farmasi Bab 6. Manajemen Produksi & Operasi Industri Farmasi Pengantar Peramalan Penjualan (Sales Forecasting) Manajemen Bahan-bahan (Material Management) Perencanaan Produksi (Production Planning Pengendalian

Lebih terperinci

MANAJEMEN TRAINING PENYUSUNAN KURIKULUM TRAINING. Drs. Agung Sigit Santoso, Psi., M.Si. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA.

MANAJEMEN TRAINING PENYUSUNAN KURIKULUM TRAINING. Drs. Agung Sigit Santoso, Psi., M.Si. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA. MANAJEMEN TRAINING PENYUSUNAN Modul ke: 05 KURIKULUM TRAINING Drs. Agung Sigit Santoso, Psi., M.Si. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MERCU BUANA TUJUAN PEMBELAJARAN Tujuan Instruksional Umum : 1.

Lebih terperinci

yang disusun dalam suatu aliran kerja/work flow dimana tiap elemen proses di atas berelasi satu sama lain

yang disusun dalam suatu aliran kerja/work flow dimana tiap elemen proses di atas berelasi satu sama lain PROSES MODEL Prescriptive Process Model Model Proses yang sesuai aturan untuk menghindari ketidakaturan. Pada kenyataannya model-model ini tidak menghilangkan atau mencegah ketidakaturan karena kondisi

Lebih terperinci

PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO

PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO PENCATATAN TRANSAKSI - BUKU BESAR, POSTING DAN NERACA SALDO Tujuan Pembelajaran Menjelaskan pengertian buku besar Memposting jurnal ke buku besar Membuat neraca saldo (trial balance) Buku Besar (ledger)

Lebih terperinci

Setelah Anda berhasil install FINA, create data FINA dan mempersiapkan data Awal, maka langkah selanjutnya adalah Setup data awal.

Setelah Anda berhasil install FINA, create data FINA dan mempersiapkan data Awal, maka langkah selanjutnya adalah Setup data awal. Setup Awal Data FINA Setelah Anda berhasil install FINA, create data FINA dan mempersiapkan data Awal, maka langkah selanjutnya adalah Setup data awal. Pada langkah ini, Anda akan mengisi data-data awal

Lebih terperinci

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE PROCESS COSTING STUDI KASUS PADA PT. XYZ

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE PROCESS COSTING STUDI KASUS PADA PT. XYZ PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN METODE PROCESS COSTING STUDI KASUS PADA PT. XYZ Rudy Adipranata Program Studi Teknik Informatika, Universitas Kristen Petra Surabaya

Lebih terperinci

PENINGKATAN PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENGELOLAAN KAWASAN INDUSTRI DAN LOGISTIK. Oleh: Dasep Titof BAB I PENDAHULUAN

PENINGKATAN PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENGELOLAAN KAWASAN INDUSTRI DAN LOGISTIK. Oleh: Dasep Titof BAB I PENDAHULUAN PENINGKATAN PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENGELOLAAN KAWASAN INDUSTRI DAN LOGISTIK Oleh: Dasep Titof BAB I PENDAHULUAN Bisnis PT. KBN adalah mengelola kawasan industri baik yang berstatus

Lebih terperinci

Kesinambungan Daya Saing & Tanggung Jawab Perusahaan - SCORE - Presentasi hasil implementasi. Modul 1 (Kerja sama di tempat kerja)

Kesinambungan Daya Saing & Tanggung Jawab Perusahaan - SCORE - Presentasi hasil implementasi. Modul 1 (Kerja sama di tempat kerja) Kesinambungan Daya Saing & Tanggung Jawab Perusahaan - SCORE - Presentasi hasil implementasi Modul 1 (Kerja sama di tempat kerja) Nama Perusahaan : PT. Tri Jaya Teknik Karawang Lokasi : Jl. Alternatif

Lebih terperinci

Manajemen Proyek Minggu 2

Manajemen Proyek Minggu 2 Project Management Process Manajemen Proyek Minggu 2 Danny Kriestanto, S.Kom., M.Eng Initiating / Requirement :...awal siklus! Planning : perencanaan... Executing : Lakukan! Monitoring and Controlling

Lebih terperinci

PENDEKATAN MODEL REA DALAM PERANCANGAN DATABASE SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN

PENDEKATAN MODEL REA DALAM PERANCANGAN DATABASE SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN PENDEKATAN MODEL REA DALAM PERANCANGAN DATABASE SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN Oviliani Yenty Yuliana Dosen Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Petra ABSTRAK Database

Lebih terperinci

KOMPUTER DAN MASYARAKAT

KOMPUTER DAN MASYARAKAT KOMPUTER DAN MASYARAKAT KOMPUTER DAN DUNIA INDUSTRI VS LATAR BELAKANG Saat ini teknologi berkembang dengan sangat pesat dan dapat dirasakan dari waktu ke waktu. Teknologi yang berkembang ini dapat memudahkan

Lebih terperinci

BAB III DISAIN PRODUK

BAB III DISAIN PRODUK BAB III DISAIN PRODUK 3.1. Pendahuluan Salah satu karakteristik manusia adalah mereka selalu berusaha mencitakan sesuatu, baik alat atau benda lainnya untuk membantu kehidupan mereka. Untuk mewejudkan

Lebih terperinci

RANCANG BANGUN SISTEM PENJADWALAN AKTIVITAS DISTRIBUSI DENGAN METODE DRP (DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING) ABSTRACT

RANCANG BANGUN SISTEM PENJADWALAN AKTIVITAS DISTRIBUSI DENGAN METODE DRP (DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING) ABSTRACT ISBN: 978-979-98438-8-3 RANCANG BANGUN SISTEM PENJADWALAN AKTIVITAS DISTRIBUSI DENGAN METODE DRP (DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING) Titus Kristanto *, Rachman Arief Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Lebih terperinci

BAB X PERENCANAAN PRODUKSI

BAB X PERENCANAAN PRODUKSI Perencanaan Agregat 123 BAB X PERENCANAAN PRODUKSI 1.1. Pendahuluan Perencaaan produksi adalah pernyataan rencana produksi ke dalam bentuk agregat. Perencanaan produksi ini merupakan alat komunikasi antara

Lebih terperinci

Faktor-faktor Penentu dalam Pemilihan Jenis Kontrak Untuk Proyek Pembangunan Gedung Pertokoan. M. Ikhsan Setiawan, ST, MT

Faktor-faktor Penentu dalam Pemilihan Jenis Kontrak Untuk Proyek Pembangunan Gedung Pertokoan. M. Ikhsan Setiawan, ST, MT Faktor Penentu Pemilihan Kontrak Proyek Gedung (M. Ikhsan S) 49 Faktor-faktor Penentu dalam Pemilihan Jenis Kontrak Untuk Proyek Pembangunan Gedung Pertokoan M. Ikhsan Setiawan, ST, MT ABSTRAK Dalam pelelangan

Lebih terperinci

Prinsip-Prinsip PEMASARAN

Prinsip-Prinsip PEMASARAN Prinsip-Prinsip PEMASARAN Principles of Marketing Jilid 1 Philip Kotler Gary Armstrong PENERBIT ERLANGGA B A B 1 Pemasaran dalam Dunia yang Sedang Berubah Mendefinisikan pemasaran dan mendiskusikan konsep

Lebih terperinci

BABI. baik adalah sesuai atau cocok dengan spesifikasi yang diinginkan. pelanggan, maka perusahaan melakukan perbaikan kualitas secara

BABI. baik adalah sesuai atau cocok dengan spesifikasi yang diinginkan. pelanggan, maka perusahaan melakukan perbaikan kualitas secara BABI PENDAHULUAN Di era globalisasi sekarang ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat baik dibidangjasa dan manufaktur. Tujuan utama dari perusabaan adalah untuk mendapatkan profit yang sebesar-besamya

Lebih terperinci

Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia Agustus 2009

Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia Agustus 2009 Departemen Hukum dan HAM Republik Indonesia Agustus 2009 Domain 1 : Planning & Organisation (PO) Define a Strategic IT Plan(PO1) Define the Information Architecture(PO2) Determine Technological Direction(PO3)

Lebih terperinci

TESIS ANALISIS RENCANA A LIFE CYCLE COST GEDUNG HOSTEL PADA KAWASAN RUMAH SAKIT JIMBUN MEDIKA KEDIRI

TESIS ANALISIS RENCANA A LIFE CYCLE COST GEDUNG HOSTEL PADA KAWASAN RUMAH SAKIT JIMBUN MEDIKA KEDIRI TESIS ANALISIS RENCANAA LIFE CYCLE COST GEDUNG HOSTEL PADA KAWASAN RUMAH SAKITT JIMBUN MEDIKA KEDIRI JULI MARLIANSYAH No. Mhs.: 13..510.2043 PROGRAM STUDI MAGISTER TEKNIK SIPIL PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. molding) dan pembuatan checking fixture. Injection molding/plastic molding

BAB I PENDAHULUAN. molding) dan pembuatan checking fixture. Injection molding/plastic molding BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Industri komponen otomotif di Indonesia berkembang seiring dengan perkembangan industri otomotif. Industri penunjang komponen otomotif juga ikut berkembang salah

Lebih terperinci

MANAJEMEN RESIKO DALAM PELAYANAN KESEHATAN: KONSEP DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN

MANAJEMEN RESIKO DALAM PELAYANAN KESEHATAN: KONSEP DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN MANAJEMEN RESIKO DALAM PELAYANAN KESEHATAN: KONSEP DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN Dr. dr. Fachmi Idris, M.Kes Dosen FK UNSRI BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT KEDOKTERAN KOMUNITAS (IKM/IKK) FAKULTAS KEDOKTERAN

Lebih terperinci

Manajemen Pemasaran: Pendekatan Praktis

Manajemen Pemasaran: Pendekatan Praktis Manajemen Pemasaran: Pendekatan Praktis Oleh : Fajar Laksana Edisi Pertama Cetakan Pertama, 2008 Hak Cipta 2008 pada penulis, Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan

Lebih terperinci

-THESIS (TI092327)- Perancangan Model Biaya Produk Mass Customization Berbasis Siklus Hidup Produk

-THESIS (TI092327)- Perancangan Model Biaya Produk Mass Customization Berbasis Siklus Hidup Produk -THESIS (TI092327)- Perancangan Model Biaya Produk Mass Customization Berbasis Siklus Hidup Produk Oleh : Yuli Dwi Astanti Dosen Pembimbing : Maria Anityasari,S.T,ME,Ph.D Naning Aranti Wessiani,S.T,M.M

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. sistem informasi terdiri dari input, proses dan output seperti yang terlihat pada

BAB II LANDASAN TEORI. sistem informasi terdiri dari input, proses dan output seperti yang terlihat pada BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi Sebelum merancang sistem perlu dikaji konsep dan definisi dari sistem. Pengertian sistem tergantung pada latar belakang cara pandang orang yang mencoba mendefinisikannya.

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. persediaan (inventory) merupakan barang yang disimpan untuk digunakan atau

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. persediaan (inventory) merupakan barang yang disimpan untuk digunakan atau BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian dan Arti Penting Persediaan 1. Pengertian Persediaan persediaan (inventory) merupakan barang yang disimpan untuk digunakan atau dijual pada periode mendatang. Persediaan

Lebih terperinci

Barter Modern. (Creative Trading) Dari Teori Ke Praktek. Oleh. Muhaimin Iqbal

Barter Modern. (Creative Trading) Dari Teori Ke Praktek. Oleh. Muhaimin Iqbal Barter Modern (Creative Trading) Dari Teori Ke Praktek Oleh Muhaimin Iqbal Dasar Perdangan Barter (Juallah) emas dengan emas, perak dengan perak, gandum dengan gandum, beras gandum dengan beras gandum,

Lebih terperinci

TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER

TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER TEKNIK AUDIT BERBANTUAN KOMPUTER Dr. Imam Subaweh, SE., Ak., MM Teknik Teknik audit adalah cara-cara yang ditempuh auditor untuk memperoleh pembuktian dalam membandingkan keadaan yang sebenarnya dengan

Lebih terperinci

TUGAS INTEGRASI. * Dikerjakan dengan Font Times New Roman (12), A4, Margin 3222, Spasi 1,5

TUGAS INTEGRASI. * Dikerjakan dengan Font Times New Roman (12), A4, Margin 3222, Spasi 1,5 TUGAS INTEGRASI 1. Kelengkapan Tugas Integrasi: - Softcopy laporan Tugas Integrasi (format PDF). - Softcopy dan hardcopy poster kreatif mengenai produk yang telah dibuat (format JPG/JPEG. dengan ukuran

Lebih terperinci

Metodologi pengembangan sistem METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DIAN PALUPI RINI, M.KOM 1

Metodologi pengembangan sistem METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI DIAN PALUPI RINI, M.KOM 1 Metodologi pengembangan sistem METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI adalah metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan yang akan digunakan sebagai pedoman bagaimana dan

Lebih terperinci

OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217

OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217 PERANCANGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP) SISTEM PENJUALAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN AKTIVIAS PENGENDALIAN INTERNAL (Studi Kasus Distributor Besi Beton di Sidoarjo) OLEH: IRINA KUSUMA DEWI 3203010217

Lebih terperinci

Manajemen Operasi, Edisi Ketiga. Jakarta: Grasindo. 2007 Oleh: Dr. Ir. Eddy Herjanto, SE. MSc

Manajemen Operasi, Edisi Ketiga. Jakarta: Grasindo. 2007 Oleh: Dr. Ir. Eddy Herjanto, SE. MSc Manajemen Operasi, Edisi Ketiga. Jakarta: Grasindo. 2007 Oleh: Dr. Ir. Eddy Herjanto, SE. MSc PENGANTAR MANAJEMEN OPERASI Bab 1 Pengertian Kegiatan operasi merupakan kegiatan kompleks, mencakup pelaksanaan

Lebih terperinci

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN

BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN BAB 3 ANALISIS DAN PERANCANGAN 3.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT Wanata Tama adalah sebuah perusahaan Nasional yang bergerak dalam bidang penjualan peralatan elektrikal dan instrumentasi. Bekerja sama

Lebih terperinci

EVALUASI KONSEP PRODUK DENGAN PENDEKATAN GREEN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT II

EVALUASI KONSEP PRODUK DENGAN PENDEKATAN GREEN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT II JURNAL TEKNIK INDUSTRI VOL. 6, NO. 2, DESEMBER 2004: 156-168 EVALUASI KONSEP PRODUK DENGAN PENDEKATAN GREEN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT II Septin Puji Astuti, Udisubakti Ciptomulyono, Mokh. Suef Program

Lebih terperinci

SK : Mengelola Buku Besar KD : Mempersiapkan pengelolaan buku besar. 1. Pengertian Buku Besar dan Buku Pembantu

SK : Mengelola Buku Besar KD : Mempersiapkan pengelolaan buku besar. 1. Pengertian Buku Besar dan Buku Pembantu SK : Mengelola Buku Besar KD : Mempersiapkan pengelolaan buku besar 1. Pengertian Buku Besar dan Buku Pembantu Untuk mencatat transaksi yang berjenis jenis macamnya diperlukan formulir-formulir atau kartukartu

Lebih terperinci

BAB II BIAYA KUALITAS

BAB II BIAYA KUALITAS BAB II BIAYA KUALITAS 2.1. Kualitas 2.1.1. Pengertian Kualitas Ada berbagai macam pengertian dari kualitas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1996), kualitas adalah ukuran baik buruknya sesuatu. Kualitas

Lebih terperinci

Bidang Teknik BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA DAN ALAT PENGENDALI SISTEM MANAJEMEN STRATEGIS

Bidang Teknik BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA DAN ALAT PENGENDALI SISTEM MANAJEMEN STRATEGIS Majalah Ilmiah Unikom, Vol.6, hlm. 51-59 BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA Bidang Teknik BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA DAN ALAT PENGENDALI SISTEM MANAJEMEN STRATEGIS ISNIAR BUDIARTI

Lebih terperinci

ACCURATE 4 QUICK START

ACCURATE 4 QUICK START ACCURATE 4 QUICK START 1. DATA PERUSAHAAN YANG PERLU DIPERSIAPKAN Sebelum membuat database ACCURATE 4, data perusahaan yang perlu Anda siapkan adalah sbb : Daftar Kas dan Bank beserta jumlahnya masing-masing.

Lebih terperinci

MANAGEMENT INDUSTRI (QUALITY CONTROL) Diagram Keterkaitan

MANAGEMENT INDUSTRI (QUALITY CONTROL) Diagram Keterkaitan MANAGEMENT INDUSTRI (QUALITY CONTROL) 1 Diagram Keterkaitan 2 1 KONSEP KUALITAS Masa dahulu, produk2 yang cacat (yang bisa menyebabkan kecelakaan, kerusakan dan pencemaran) tidak menjadi masalah utama,

Lebih terperinci

CARA MENGELOLA ALAT DAN BAHAN

CARA MENGELOLA ALAT DAN BAHAN MODUL 16 KEWIRAUSAHAAN SMK CARA MENGELOLA ALAT DAN BAHAN Penanggung Jawab : Prof. Dr. H. Mohammad Ali, M.A Pengembang dan Penelaah Model : Dr. H. Ahman, M.Pd. Drs. Ikaputera Waspada, M.M Dra. Neti Budiwati,

Lebih terperinci

UCAPAN TERIMAKASIH. iii

UCAPAN TERIMAKASIH. iii UCAPAN TERIMAKASIH Puji syukur penulis pada Tuhan Yesus Kristus atas segala pertolongannya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir dengan judul USULAN PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR ( STUDI KASUS

Lebih terperinci

STRATEGI PROSES, LOKASI, DAN TATA LETAK

STRATEGI PROSES, LOKASI, DAN TATA LETAK #8 STRATEGI PROSES, LOKASI, DAN TATA LETAK Strategi Proses Strategi proses merupakan penentuan bagaimana suatu proses pembuatan barang atau penyediaan jasa akan dilakukan. Tujuannya adalah: 1. Pemenuhan

Lebih terperinci

efface plan! Kita pake ini untuk planning Paper sizenya beda jadi jangan dicoba print!

efface plan! Kita pake ini untuk planning Paper sizenya beda jadi jangan dicoba print! efface plan! Kita pake ini untuk planning Paper sizenya beda jadi jangan dicoba print! S C R O L L D O W N Portrait Name Description Statistics -----[Character Profile: Male Main Character]----- Picture

Lebih terperinci

Pembuatan Sistem Informasi Produksi Untuk Meningkatkan Kualitas Sistem Manufaktur dan Jasa

Pembuatan Sistem Informasi Produksi Untuk Meningkatkan Kualitas Sistem Manufaktur dan Jasa Pembuatan Sistem Informasi Produksi Untuk Meningkatkan Kualitas Sistem Manufaktur dan Jasa Leo Willyanto Santoso Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Kristen Petra Jl. Siwalankerto

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Produk merupakan hasil dari kegiatan produksi yang berwujud barang.

I. PENDAHULUAN. Produk merupakan hasil dari kegiatan produksi yang berwujud barang. 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Produk merupakan hasil dari kegiatan produksi yang berwujud barang. Produk mempengaruhi kepuasan konsumen karena merupakan sesuatu yang ditawarkan ke pasar untuk memenuhi

Lebih terperinci

MINGGU KE-7 MANAJEMEN BIAYA PROYEK

MINGGU KE-7 MANAJEMEN BIAYA PROYEK MINGGU KE-7 MANAJEMEN BIAYA PROYEK Biaya adalah suatu sumber daya yang dikeluarkan untuk mencapai suatu sasaran yang bersifat khusus. Biaya biasanya diukur dengan satuan uang seperti rupiah, dolar atau

Lebih terperinci

TUGAS AKHIR MEMBANGUN TOKO ONLINE EDUKAOS.NET DENGAN SISTEM DROPSHIPING DAN RESELLER MENGGUNAKAN PHP

TUGAS AKHIR MEMBANGUN TOKO ONLINE EDUKAOS.NET DENGAN SISTEM DROPSHIPING DAN RESELLER MENGGUNAKAN PHP TUGAS AKHIR MEMBANGUN TOKO ONLINE EDUKAOS.NET DENGAN SISTEM DROPSHIPING DAN RESELLER MENGGUNAKAN PHP Diajukan untuk menyusun tugas akhir Dalam Program DIII Teknik Informatika Fakultas Matematika Dan Ilmu

Lebih terperinci

ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. BANGUN TENERA RIAU PEKANBARU. Riani Sukma Wijaya 1. Abstract

ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. BANGUN TENERA RIAU PEKANBARU. Riani Sukma Wijaya 1. Abstract ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. BANGUN TENERA RIAU PEKANBARU Riani Sukma Wijaya 1 Abstract The purpose of this study was to determine the treatment performed freight classification on

Lebih terperinci

ISO 1001 By: Ryan Torinaga

ISO 1001 By: Ryan Torinaga ISO 1001 By: Ryan Torinaga Daftar Isi Arti ISO Tujuan ISO 9001 Klausul ISO 9001 Kunci Penerapan ISO Cara Penerapan ISO Arti dari ISO Berarti Sama Badan standarisasi dunia Didirikan sejak tahun 1947 Terdiri

Lebih terperinci

BAB V PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA

BAB V PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA BAB V PERANAN INFORMASI DALAM KUALITAS PRODUK DAN JASA Kualitas didefinisikan dalam banyak cara. Menurut James Martin, konsultan komputer terkenal, mendeskripsikan kualitas perangkat lunak sebagai tepat

Lebih terperinci

MODUL 5 TRANSAKSI PEMBELI AN (PURCHASES) Tujuan Mencatat transaksi pembelian dengan berbagai kondisi, mulai dari pemesanan, pembelian tunai dan kredit, pembayaran hutang, pertukaran barang yang telah dijual.

Lebih terperinci

Manajemen Kualitas Terpadu (MKT) Total Quality Management (TQM)

Manajemen Kualitas Terpadu (MKT) Total Quality Management (TQM) Manajemen Kualitas Terpadu (MKT) Total Quality Management (TQM) Definisi 1 : Suatu cara meningkatkan kinerja secara terus-menerus (continuous performance improvement) pada setiap level operasi atau proses,

Lebih terperinci

PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BPJS KETENAGAKERJAAN

PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BPJS KETENAGAKERJAAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO BPJS KETENAGAKERJAAN Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Gedung Jamsostek Jl. Jend. Gatot Subroto No. 79 Jakarta Selatan 12930 T (021) 520 7797 F (021) 520 2310 www.bpjsketenagakerjaan.go.id

Lebih terperinci

Sistem Waktu Nyata (CS4613) Tugas 2. Analisis Penjadwalan Proses dengan Cheddar Real-Time Scheduling Simulator

Sistem Waktu Nyata (CS4613) Tugas 2. Analisis Penjadwalan Proses dengan Cheddar Real-Time Scheduling Simulator Sistem Waktu Nyata (CS4613) Tugas 2 Analisis Penjadwalan Proses dengan Cheddar Real-Time Scheduling Simulator ------------------------------ Dimodifikasi dari: CSE 3141 Prac #4-5 Analysing Scheduling using

Lebih terperinci

PEDOMAN MUTU PT YUSA INDONESIA. Logo perusahaan

PEDOMAN MUTU PT YUSA INDONESIA. Logo perusahaan PEDOMAN MUTU PT YUSA INDONESIA Logo perusahaan DISETUJUI OLEH: PRESIDEN DIREKTUR Dokumen ini terkendali ditandai dengan stempel DOKUMEN TERKENDALI. Dilarang mengubah atau menggandakan dokumen tanpa seizing

Lebih terperinci

MANAJEMEN WAKTU PROYEK

MANAJEMEN WAKTU PROYEK MANAJEMEN WAKTU PROYEK Waktu proyek atau biasa disebut umur proyek merupakan salah satu atribut proyek yang sangat penting dalam manajemen proyek. Kegagalan mengelola waktu proyek akan berakibat pada penyelesaian

Lebih terperinci

KETENTUAN PERSI AWARDS IHMA 2014

KETENTUAN PERSI AWARDS IHMA 2014 KETENTUAN PERSI AWARDS IHMA 2014 1. Latar Belakang Perubahan lingkungan dalam dunia perumahsakitan dari waktu ke waktu semakin berkembang dengan pesat khususnya lingkungan eksternal (Kemajuan teknologi,

Lebih terperinci

USULAN WAKTU STANDAR PEMASANGAN KOMPONEN DENGAN MENGGUNAKAN METODA MODULAR ARRANGEMENT OF PREDETERMINED TIME STANDARDS (MODAPTS)

USULAN WAKTU STANDAR PEMASANGAN KOMPONEN DENGAN MENGGUNAKAN METODA MODULAR ARRANGEMENT OF PREDETERMINED TIME STANDARDS (MODAPTS) USULAN WAKTU STANDAR PEMASANGAN KOMPONEN DENGAN MENGGUNAKAN METODA MODULAR ARRANGEMENT OF PREDETERMINED TIME STANDARDS (MODAPTS) (Studi Kasus di Proses Discrete PT. X) Hendro Prassetiyo, Rispianda, Josep

Lebih terperinci

APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA HOTEL X DI MAKASAR

APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA HOTEL X DI MAKASAR Seminar Nasional Teknologi Informasi 2010 1 APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT PADA HOTEL X DI MAKASAR Andreas Handojo 1) Elsye Yohannes 2) Agustinus Noertjahyana 3) 1,2,3) Jurusan Teknik Informatikan

Lebih terperinci

PASAR BUKU TULIS DI ARAB SAUDI. 1. Pendahuluan

PASAR BUKU TULIS DI ARAB SAUDI. 1. Pendahuluan PASAR BUKU TULIS DI ARAB SAUDI 1. Pendahuluan Pasar buku tulis Arab Saudi berkembang pesat sejalan perkembangan sektor pendidikan dan bisnis. Sektor pendidikan dan bisnis memperoleh perhatian besar dari

Lebih terperinci

Evaluasi Sistem Akuntansi Penjualan Pada PT.Cakra Laksana Sakti Cabang Bekasi. Nama : Wulan Noviani NPM : 27211473 Jurusan : Akuntansi

Evaluasi Sistem Akuntansi Penjualan Pada PT.Cakra Laksana Sakti Cabang Bekasi. Nama : Wulan Noviani NPM : 27211473 Jurusan : Akuntansi Evaluasi Sistem Akuntansi Penjualan Pada PT.Cakra Laksana Sakti Cabang Bekasi ama : Wulan oviani PM : 27211473 Jurusan : Akuntansi LATAR BELAKAG Perkembangan pemakai sepeda motor di Indonesia berkembang

Lebih terperinci

Bisnis Eceran 2. Usaha Eceran Berdasarkan Kepemilikan

Bisnis Eceran 2. Usaha Eceran Berdasarkan Kepemilikan Bisnis Eceran 2 Demikian banyak variasi bisnis eceran. Dari pedagang kaki lima, warung, toko kelontong, toserba hingga hyper market. Klasifikasi jenis usaha eceran dapat diuraikan menjadi: - Berdasarkan

Lebih terperinci

1. ACCOUNT RECEIVABLE (PIUTANG DAGANG)

1. ACCOUNT RECEIVABLE (PIUTANG DAGANG) 1. ACCOUNT RECEIVABLE (PIUTANG DAGANG) Pengertian Piutang : Piutang adalah hak perusahaan untuk menerima sejumlah kas di masa yang akan datang, akibat kejadian di masa yang lalu. Piutang adalah tuntutan

Lebih terperinci

SISTEM PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN PESANAN (JOB ORDER COSTING ATAU JOB COSTING)

SISTEM PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN PESANAN (JOB ORDER COSTING ATAU JOB COSTING) SISTEM PERHITUNGAN BIAYA BERDASARKAN PESANAN (JOB ORDER COSTING ATAU JOB COSTING) Job costing adalah biaya produksi yang diakumulasikan untuk setiap pesanan (job) yang terpisah. Suatu pesanan adalah output

Lebih terperinci

Gaya Dialog MENU Deskripsi Menu merupakan sekumpulan pilihan yang dapat dipilih user sesuai dengan keinginannya. Banyak variasi dari gaya dialog Menus, diantaranya : 1/16/2010 2 Contoh 1 OFFICE AUTOMATION

Lebih terperinci

Pilih file kemudian akan muncul form Login. Rancangan Layar Form Login

Pilih file kemudian akan muncul form Login. Rancangan Layar Form Login Rancangan Layar Form Menu Pilih file kemudian akan muncul form Login. Rancangan Layar Form Login Login sesuai dengan jabatan karyawan. Rancangan Layar Form Nota Penjualan Jika ada transaksi penjualan maka

Lebih terperinci

EEP Biogas Project. Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti

EEP Biogas Project. Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti EEP Biogas Project Biogas Project in Selat Panjang, Kep. Meranti Agenda 1. Profile of Kepulauan Meranti 2. Why We Chose Selat Panjang 3. Energy Potential in Selat Panjang 4. Profile of SaraRasa Biomass

Lebih terperinci