Kelas XI Semester. Intan Pariwara, Pariwara, hlm. XI Semester. 2. Buku PG PR. 1, Intan. ditemukan pada sel. Komponen sel berikut. e.

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Kelas XI Semester. Intan Pariwara, Pariwara, hlm. XI Semester. 2. Buku PG PR. 1, Intan. ditemukan pada sel. Komponen sel berikut. e."

Transkripsi

1

2 Biologi Kelas XI 1 Silabus Sekolah :... Kelas/Semester : XI/1 : Biologi Standar Kompetensi : 1. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi 1.1 Mendeskripsikan komponen kimiawi sel, struktur, dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Struktur dan Fungsi Bagian-Bagian Sel Pendidikan karakter (*) Kreatif 1. Mengidentifikasi bagian-bagian sel prokariotik beserta fungsinya. (*) Mampu menjelaskan struktur sel prokariotik beserta fungsinya. 2. Mengidentifikasi bagian-bagian sel eukariotik beserta fungsinya. Mampu menjelaskan struktur sel eukariotik beserta fungsinya. 3. Membandingkan struktur sel prokariotik dengan sel eukariotik. Mampu menjelaskan perbedaan struktur antara sel prokariotik dengan sel eukariotik. 1.2Mengidentifikasi organela sel tumbuhan dan hewan. Perbedaan Sel Hewan dengan Sel Tumbuhan 4. Mengidentifikasi bagian-bagian sel yang hanya dimiliki sel tumbuhan. Mampu menjelaskan struktur sel tumbuhan beserta fungsinya. Teknik tertulis tertulis Portofolio tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Pilihan ganda Komponen sel berikut ditemukan pada sel prokariotik, kecuali.... a. mitokondria b. ribosom c. dinding sel d. sitoplasma e. membran plasma Uraian Sebutkan empat fungsi lisosom! Dokumen pekerjaan Buatlah tabel perbandingan antara struktur sel prokariotik dengan sel eukariotik! Pilihan ganda Organel sel yang menunjukkan ciri khas sel tumbuhan adalah.... a. vakuola dan mitokondria b. mesosom dan sentrosom c. plastida dan vakuola d. mitokondria dan mesosom e. plastida dan mitokondria Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar 6 x 45 menit 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm

3 2 Silabus Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan 1.3 Membandingkan mekanisme transpor pada membran (difusi, osmosis, transpor aktif, endositosis, eksositosis). Mekanisme Transpor Melalui Membran Pendidikan karakter (*) Rasa ingin tahu Kegiatan Pembelajaran 5. Mengidentifikasi organel-organel sel yang hanya dimiliki sel hewan. 6. Mengidentifikasi perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan menggunakan mikroskop. 7. Menjelaskan pengertian transpor pasif dan transpor aktif. (*) 8. Mengamati proses terjadinya difusi melalui suatu percobaan. 9. Mengamati proses terjadinya osmosis melalui suatu percobaan. Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu menjelaskan struktur sel hewan beserta fungsinya. Mampu membandingkan struktur sel hewan dan sel tumbuhan beserta fungsinya. Mampu menjelaskan pengertian transpor pasif dan transpor aktif. Mampu menjelaskan proses terjadinya difusi. Mampu menjelaskan proses terjadinya osmosis. Teknik tertulis unjuk kerja tertulis unjuk kerja unjuk kerja Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Pilihan ganda Organel yang hanya dijumpai pada sel hewan adalah.... a. mitokondria dan kloroplas b. plastida dan sentrosom c. sentrosom dan sentriol d. kompleks Golgi dan kloroplas e. plastida dan mitokondria Identifikasi dan uji petik kerja prosedur Amatilah bagian-bagian sel epitel pada jaringan mukosa mulut dan jaringan epidermis daun adam eva (Rhoeo discolor)! Sebutkan perbedaan di antara keduanya! Uraian Apa yang Anda ketahui tentang transpor pasif? Berikan contoh peristiwa transpor pasif. Uji petik kerja prosedur Amati proses difusi pada zat cair (metilen biru) dan zat padat (kristal CuSO 4 ) serta pengaruh suhu terhadap kecepatan difusi pada kedua zat tersebut! Uji petik kerja prosedur Amatilah proses osmosis yang terjadi pada telur ayam yang dimasukkan dalam air! Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar 4 x 45 menit 3. Seperangkat alat dan bahan untuk pengamatan sel epitel pada jaringan mukosa mulut dan sel epidermis daun adam eva (Rhoeo discolor). 8 x 45 menit 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Seperangkat alat dan bahan untuk pengamatan proses terjadinya: a. difusi, b. osmosis, serta c. krenasi dan plasmolisis.

4 Biologi Kelas XI 3 Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Bentuk Instrumen Penilaian Contoh Instrumen Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar 10. Mengamati proses terjadinya krenasi dan plasmolisis melalui suatu percobaan. Mampu menjelaskan proses terjadinya krenasi dan plasmolisis. unjuk kerja Uji petik kerja p r o - sedur Amatilah proses terjadinya krenasi pada sel darah merah dan terjadinya plasmolisis pada sel tumbuhan Rhoeo discolor jika diberi larutan gula 0,3 M! 11. Menjelaskan mekanisme pompa Natrium- Kalium pada membran. Mampu mendeskripsikan mekanisme transpor pada membran secara transpor aktif (pompa Natrium- Kalium, endositosis, dan eksositosis). tertulis Uraian Standar Kompetensi: 2. Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan hewan, serta penerapannya dalam konteks Salingtemas. Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Bentuk Instrumen Penilaian Contoh Instrumen Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar Mengapa pompa Natrium- Kalium termasuk transpor aktif? Jelaskan mekanismenya! 2.1Mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengaitkannya dengan fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan. Struktur dan F u n g s i Jaringan pada Tumbuhan Pendidikan karakter (*) Kerja keras (**) R a s a ingin tahu Ekonomi kreatif ( ) Komunikatif ( ) Kreatif 1. Mengenali perbedaan antara meristem primer dan meristem sekunder. ( ) 2. Melakukan percobaan untuk mengamati berbagai macam jaringan pada tumbuhan. (*) Mampu membedakan berbagai jaringan (meristem, epidermis, kolenkim, sklerenkim, parenkim, xilem, floem, dan kambium) penyusun organ tumbuhan. Mampu mengidentifikasi jaringan kambium gabus. tertulis unjuk kerja Uraian Uji petik kerja prosedur Buatlah tabel perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa! Amatilah jaringan kambium gabus batang tanaman singkong! 10 x 45 menit 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Seperangkat alat dan bahan untuk praktikum pengamatan jaring-

5 4 Silabus Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran 3. Mengenali macammacam jaringan pada tumbuhan beserta fungsinya. 4. Menyebutkan unsurunsur penyusun jaringan pengangkut pada tumbuhan. 5. Mengenali adanya pengangkutan ekstravaskular dan intravaskular pada tumbuhan. Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu mendeskripsikan ciri-ciri masing-masing jaringan tumbuhan beserta fungsinya. Mampu mengidentifikasi unsur-unsur penyusun jaringan pengangkut. Mampu mendeskripsikan proses pengangkutan ekstravaskular dan intravaskular. Teknik tertulis tertulis tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Pilihan ganda Perhatikan ciri-ciri jaringan penguat berikut! 1) Tersusun dari sel-sel mati. 2) Tersusun dari sel-sel hidup. 3) Terdapat pada organorgan yang tidak lagi mengalami pertumbuhan dan perkembangan. 4) Dinding selnya mengandung selulosa. 5) Memiliki dinding sel sekunder yang mengandung lignin. Ciri-ciri jaringan sklerenkim ditunjukkan oleh nomor.... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 5) c. 1), 4), dan 5) d. 2), 3), dan 4) e. 3), 4), dan 5) Pilihan ganda Komponen yang bukan penyusun pada gambar di samping adalah.... a. trakea b. serabut xilem c. sel pengiring d. trakeal e. trakeid Uraian Air di dalam tanah diserap oleh rambut-rambut akar dan menuju jaringan. Bagaimanakah mekanisme masuknya air tersebut ke dalam jaringan pengangkut tumbuhan? Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar an gabus pada tanaman singkong. 4. Seperangkat alat dan bahan untuk praktikum pengamatan jaringan penyusun daun.

6 Biologi Kelas XI 5 Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Pembelajaran Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran 6. Mengenali struktur morfologi, sifat, dan fungsi setiap organ tumbuhan. (**) 7. Mengamati struktur anatomi daun tumbuhan Dicotyledoneae dan Monocotyledoneae. ( ) 8. Menjelaskan proses pembentukan lingkaran tahun pada tumbuhan Dicotyledoneae. 9. Menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar dalam teknik kultur jaringan. 10. Menjelaskan tahapan-tahapan dalam teknik kultur jaringan. Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu menunjukkan letak epidermis, korteks, dan stele (silinder pusat). Mampu mengidentifikasi struktur akar, batang, dan daun tumbuhan Dicotyledoneae dan Monocotyledoneae. Mampu mendeskripsikan pembentukan lingkaran tahun pada tumbuhan Dicotyledoneae. Mampu menggunakan pengetahuan yang diperoleh tentang jaringan pada situasi baru atau pemecahan masalah seperti perbanyakan tumbuhan melalui teknik kultur jaringan. Mampu mendeskripsikan tahapantahapan dalam teknik kultur jaringan. Teknik tertulis unjuk kerja tertulis tertulis tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Uraian Perhatikan gambar di bawah! Berilah keterangan tiaptiap jaringan penyusun organ daun tersebut dan jelaskan fungsi masingmasing jaringan! Uji petik kerja prosedur Buatlah irisan melintang daun jagung (Zea mays) dan daun beringin (Ficus benjamina) Amati jaringanjaringan penyusun daun menggunakan mikroskop! Pilihan ganda Lingkaran tahun pada batang merupakan hasil aktivitas dari.... a. kambium b. epidermis c. parenkim d. felogen e. feloderm Uraian Jelaskan dasar-dasar dilakukannya teknik kultur jaringan pada tumbuhan! Uraian Jelaskan tahapan-tahapan dalam teknik kultur jaringan! Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar

7 6 Silabus Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan 2.2 Mendeskripsikan struktur jaringan vertebrata dan mengaitkannya dengan fungsinya. Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan Pendidikan karakter (*) Kerja sama Ekonomi kreatif ( ) Tanggung jawab Kegiatan Pembelajaran 1. Mengetahui macammacam jaringan penyusun tubuh. 2. Mengenali struktur jaringan epitelium pada hewan melalui pengamatan. ( ) 3. Mengenali struktur jaringan otot pada hewan. 4. Mengenali struktur jaringan saraf pada hewan. 5. Mengetahui berbagai macam organ dan sistem organ yang menyusun tubuh manusia. 6. Mengenal berbagai macam organ yang menyusun tubuh manusia serta jaringan-jaringan yang menyusun organ tersebut. 7. Membuat gambar/ diagram/skema dari suatu sistem organ. (*) Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu menjelaskan macam-macam jaringan penyusun tubuh hewan vertebrata. Mampu mengidentifikasi struktur jaringan epitelium. Mampu mengidentifikasi jenis-jenis jaringan otot. Mampu mengidentifikasi bagianbagian sel saraf. Mampu mengidentifikasi organ dalam suatu sistem organ. Mampu mengidentifikasi jaringanjaringan penyusun organ. Mampu membuat gambar/diagram/ skema dari suatu sistem organ. Teknik tertulis unjuk kerja tertulis tertulis tertulis tertulis Portofolio Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Uraian Sebutkan empat jaringan yang menyusun organ tubuh hewan Vertebrata beserta fungsinya! Identifikasi dan uji praktik kerja prosedur Amati beberapa macam jaringan epitel menggunakan preparat awetan serta identifikasi struktur setiap macam jaringan epitel tersebut! Uraian Jelaskan lima perbedaan otot polos, otot jantung, dan otot lurik dalam bentuk tabel! Uraian a. Gambarkan neuron lengkap dengan bagian-bagiannya! b. Jelaskan jenis-jenis neuron berdasarkan fungsinya! Pilihan ganda Organ berikut yang tidak menyusun sistem pencernaan adalah.... a. pankreas b. organ usus c. diafragma d. kerongkongan e. lambung Uraian Sebutkan jaringanjaringan yang menyusun organ usus beserta fungsinya! Dokumen pekerjaan Buatlah gambar suatu jenis organ beserta jaringan-jaringan yang menyusunnya! Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar 10 jp 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Mikroskop 4. Preparat awetan 5. Alat untuk menggambar

8 Biologi Kelas XI 7 Standar Kompetensi: 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi serta implikasinya pada Salingtemas. Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Bentuk Instrumen Penilaian Contoh Instrumen Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/ penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak pada manusia. Sistem Gerak pada Manusia Pendidikan karakter (*) Komunikatif Ekonomi kreatif ( ) Kerja sama 1. Menyebutkan fungsi gerak pada manusia. 2. Melakukan pengamatan terhadap struktur jaringan penyusun tulang keras. Mampu menjelaskan fungsi sistem gerak (tulang, sendi, dan otot) pada manusia. Mampu mengidentifikasi struktur tulang (tulang keras dan tulang rawan) pada manusia. tertulis unjuk kerja Pilihan ganda Uji petik kerja prosedur Perhatikan pernyataanpernyataan berikut. 1) Memberi bentuk tubuh. 2) Sebagai alat gerak aktif. 3) Sebagai alat gerak pasif. 4) Tempat pembentukan sel darah. 5) Menghasilkan gerakan antagonis atau sinergis. Pernyataan yang benar tentang fungsi rangka ditunjukkan oleh nomor.... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 3), dan 5) d. 2), 4), dan 5) e. 3), 4), dan 5) Potonglah tulang paha ayam menjadi dua bagian. Amati kekerasan, kelenturan, dan warnanya. Rendamlah tulang tersebut ke dalam HCl selama 1 jam. Catat perubahan yang terjadi! 8 jp 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Seperangkat alat dan bahan untuk mengamati struktur tulang keras 4. Seperangkat alat dan bahan untuk mengamati mekanisme kontraksi otot 3. Menjelaskan urutan proses pembentukan tulang. Mampu menjelaskan proses yang terjadi pada sistem gerak (tulang dan otot) pada manusia. lisan Uraian Jelaskan urutan proses pembentukan tulang pada manusia!

9 8 Silabus Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran 4. Menentukan jenisjenis tulang penyusun skeleton aksial. 5. Menentukan jenis sendi pada manusia berdasarkan gambar yang disajikan. 6. Mengetahui mekanisme kontraksi otot melalui praktikum. ( ) 7. Membandingkan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung menggunakan mikroskop. Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu mengidentifikasi jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia. Mampu mengidentifikasi jenis persendian pada sistem gerak manusia. Mampu mengetahui mekanisme kontraksi otot serta faktor yang dapat memengaruhi kontraksi otot. Mampu mengidentifikasi struktur otot pada manusia. Teknik tertulis tertulis unjuk kerja tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Uraian Skeleton aksial dan skeleton apendikular adalah dua kelompok besar rangka penyusun tubuh manusia. Sebutkan tulang-tulang penyusun kedua rangka tersebut! Pilihan ganda Perhatikan gambar berikut! X Jenis persendian dan arah gerakan yang dihasilkan oleh bagian yang berkode X adalah.... a. b. c. d. e. Jenis Sendi sendi putar sendi engsel sendi pelana sendi peluru sendi geser Arah Gerakan memutar ke satu arah ke dua arah ke segala arah bergeser Uji petik kerja prosedur Sentuhkan kedua ujung otot betis katak dengan sumber listrik selama 3 menit, 2 menit, 1 menit, dan setengah menit! Perhatikan gejala yang timbul pada setiap rangsangan! Uraian Jelaskan perbedaan antara otot jantung, otot lurik, dan otot polos! Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar

10 Biologi Kelas XI 9 Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Nilai dan Pembelajaran Materi yang Diintegrasikan 3.2 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/ penyakit yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah. Peredaran Darah pada Manusia Pendidikan karakter (*) Jujur Ekonomi kreatif ( ) Komunikatif Kegiatan Pembelajaran 8. Menentukan jenis gerakan otot antagonis. 9. Mencari informasi tentang macammacam gangguan fisiologis dan mekanik pada tulang. (*) 1. Melakukan pengamatan jenis-jenis sel darah pada manusia. 2. Menentukan jenis golongan darah. (*) 3. Mengenal fungsi bagian-bagian jantung. Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu mengidentifikasi jenis-jenis gerak pada manusia. Mampu menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak (tulang, sendi, dan otot). Mampu mengidentifikasi komponenkomponen penyusun sel darah manusia. Mampu mengidentifikasi golongan darah seseorang. Mampu menjelaskan fungsi bagianbagian jantung. Teknik tertulis tertulis unjuk kerja unjuk kerja tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Uraian Perhatikan gambar berikut! A B a. Disebut gerak apakah A dan B pada gambar tersebut? b. Jelaskan kedua jenis gerakan tersebut! Uraian Sebutkan tiga macam gangguan pada tulang belakang yang terjadi akibat kesalahan posisi duduk. Uji petik kerja prosedur Amatilah preparat sel darah menggunakan mikroskop kemudian gambar bentuk-bentuk sel darah tersebut! Uji petik kerja prosedur Tentukan golongan darah seseorang dengan mencampurkan serum dengan darah! Pilihan ganda Perhatikan bagian-bagian jantung berikut! Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar 8 jp 1. Buku PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Buku PG PR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, hlm Seperangkat bahan dan alat praktikum untuk mengamati preparat sel darah 4. Seperangkat bahan dan alat praktikum untuk menentukan golongan darah seseorang

11 10 Silabus Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Pembelajaran Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran 4. Membandingkan perbedaan ketebalan otot ventrikel kanan dan kiri. 5. Mengukur tekanan darah seseorang. 6. Membedakan pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler. Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu menjelaskan struktur otot ventrikel kanan dan kiri. Mampu mengukur tekanan darah seseorang. Mampu menjelaskan struktur dan pembuluh fungsi darah. Teknik tertulis lisan tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Bagian yang berfungsi menjaga agar darah yang mengalir ke aorta tidak kembali ke jantung adalah.... a. 1, valvula semilunaris aorta b. 2, valvula trikuspidalis c. 3, valvula bikuspidalis d. 4, valvula semilunaris aorta e. 5, valvula trikuspidalis Pilihan ganda Dinding ventrikel kiri lebih tebal daripada dinding ventrikel kanan karena ventrikel kiri.... a. mencegah darah kembali ke jantung b. berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh c. mempunyai otot jantung yang bekerja tidak sadar d. menyuplai darah yang mengandung banyak O2 e. bekerja lebih cepat daripada ventrikel kanan Uraian Ukurlah tekanan darah seseorang dengan menggunakan sphigmomanometer! Uraian Pembuluh darah dibedakan menjadi tiga yaitu arteri, vena, dan kapiler. Tuliskan perbedaan ketiganya dilihat dari struktur dan fungsinya! Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar 5. Sphigmomanometer dan stetoskop untuk mengukur tekanan darah seseorang

12 Biologi Kelas XI 11 Kompetensi Dasar Materi Pokok/ Pembelajaran Peredaran Darah pada Hewan Nilai dan Materi yang Diintegrasikan Kegiatan Pembelajaran 7. Menyebutkan berbagai macam penyakit atau kelainan yang berhubungan dengan sistem peredaran darah. 8. Membandingkan perbedaan sistem peredaran darah pada berbagai hewan. 9. Membedakan darah hewan dengan manusia. Indikator Pencapaian Kompetensi Mampu mengidentifikasi penyakit kelainan dalam sistem peredaran darah. Mampu membandingkan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan. Mampu mengidentifikasi perbedaan antara sistem peredaran darah pada manusia dengan hewan. Teknik tertulis Portofolio tertulis Penilaian Bentuk Instrumen Contoh Instrumen Uraian Sebutkan tiga penyakit/ gangguan pada jantung! Dokumen pekerjaan Buatlah tabel perbedaan sistem peredaran darah terbuka dan tertutup serta berikan contoh beberapa hewan yang memiliki sistem peredaran darah tersebut. Uraian a. Mengapa darah serangga tidak berwarna merah? Jelaskan! b. Apa fungsi darah pada serangga? Alokasi Waktu Alat dan Sumber Belajar

13 Sekolah : Kelas/Semester : XI/1 Mata Pelajaran : Biologi Alokasi Waktu : 8 45 menit Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bab IV Sistem Gerak Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/ penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinya pada Salingtemas. Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia. Indikator Pencapaian Kompetensi Mendeskripsikan fungsi rangka pada manusia. Mengidentifikasi jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia. Melakukan percobaan pengamatan terhadap struktur jaringan penyusun tulang keras. Mendeskripsikan urutan proses pembentukan tulang. Mengidentifikasi jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia. Melakukan percobaan untuk membandingkan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung. Mengidentifikasi jenis-jenis gerak pada manusia. Mengidentifikasi berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia. Mendata berbagai contoh teknologi kedokteran yang berhubungan dengan sistem gerak pada manusia. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu: 1. menjelaskan fungsi rangka pada manusia; 2. menyebutkan jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia; 3. menjelaskan struktur tulang (tulang keras dan tulang rawan) pada manusia; 4. menjelaskan urutan proses pembentukan tulang; 5. mengidentifikasi jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia; 6. menjelaskan perbedaan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung pada manusia; 7. menjelaskan jenis-jenis gerak pada manusia; 8. menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia; serta 9. menjelaskan salah satu contoh teknologi kedokteran yang berhubungan dengan sistem gerak pada manusia. Nilai pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa: kreatif dan gemar membaca Materi Pembelajaran Sistem Gerak pada Manusia Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran a. Cooperative Learning (CL) b. Direct Instruction (DI) 2. Metode a. Tanya jawab b. Diskusi c. Praktikum Langkah-Langkah Kegiatan Pertemuan Pertama 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkan organ-organ penyusun sistem gerak pada manusia. 12 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

14 b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui organ-organ penyusun sistem gerak pada manusia. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan fungsi rangka pada manusia. Guru menjelaskan jenis-jenis tulang penyusun rangka manusia. Guru menjelaskan urutan proses pembentukan tulang. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum. b. Elaborasi Siswa melakukan praktikum pengamatan terhadap struktur tulang keras. Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang struktur tulang keras. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya. Pertemuan Kedua 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkan peran persendian bagi sistem gerak pada manusia. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui peran persendian bagi sistem gerak pada manusia. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan jenis-jenis persendian pada sistem gerak manusia. Guru menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia. b. Elaborasi Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. c. Konfirmasi Guru menjawab pertanyaan siswa tentang hal-hal yang ingin diketahui siswa. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru memberi tugas rumah kepada siswa. Guru meminta siswa mencari informasi mengenai macam-macam gangguan fisiologis dan mekanik pada tulang. Pertemuan Ketiga 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkkan jenis-jenis otot pada manusia. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui tentang jenis-jenis otot pada manusia. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan perbedaan struktur otot polos, otot lurik, dan otot jantung. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum. b. Elaborasi Siswa melakukan praktikum percobaan untuk mengamati kontraksi otot lurik. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang pengamatan kontraksi otot lurik. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya. Biologi Kelas XI 13

15 Pertemuan Keempat 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta ke siswa untuk menyebutkan berbagai contoh gerak pada manusia. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui tentang berbagai contoh gerak pada manusia. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan jenis-jenis gerak pada manusia. Guru menjelaskan berbagai kelainan yang terjadi pada sistem gerak manusia. b. Elaborasi Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. c. Konfirmasi Guru menjawab pertanyaan siswa tentang hal-hal yang ditanyakan siswa. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa untuk membuka website di internet tentang mekanisme gerak otot. Guru meminta siswa membuat rangkuman dari materi tersebut Sumber Belajar 1. Buku PGPR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, Buku BSE Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI, Pusat Perbukuan Depdiknas, 2009 Penilaian Hasil Belajar 1. Teknik Penilaian a. lisan b. tulis c. unjuk kerja 2. Bentuk Instrumen a. Pilihan ganda b. Uraian c. Uji petik kerja prosedur 3. Contoh Instrumen a. Pilihan ganda Jenis persendian dan arah gerakan yang dihasilkan oleh bagian yang berkode X adalah.... Jenis Sendi Arah Gerakan a. Sendi putar Gerakan memutar b. Sendi engsel Gerakan ke satu arah c. Sendi pelana Gerakan ke dua arah d. Sendi peluru Gerakan ke segala arah e. Sendi geser Gerakan bergeser X b. Uraian Skeleton aksial dan skeleton apendikuler adalah dua kelompok besar rangka penyusun tubuh manusia. Sebutkan tulang-tulang penyusun kedua rangka tersebut! c. Uji petik kerja prosedur Potonglah tulang paha ayam menjadi dua bagian. Amati kekerasan, kelenturan, dan warnanya. Rendamlah tulang tersebut ke dalam HCl selama 1 jam. Catat perubahan yang terjadi. 14 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

16 Rubrik: No. Aspek Skor Maksimum Skor Perolehan Siswa Kesesuaian kegiatan dengan prosedur Perolehan data Pengolahan data Kesimpulan Total , Mengetahui Kepala SMA Guru Mata Pelajaran NIP NIP Biologi Kelas XI 15

17 Sekolah : Kelas/Semester : XI/1 Mata Pelajaran : Biologi Alokasi Waktu : 8 45 menit 16 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bab V Sistem Peredaran Darah Standar Kompetensi : 3. Menjelaskan keterkaitan antara struktur dan fungsi organ manusia dan hewan tertentu, kelainan/penyakit yang mungkin terjadi, serta implikasinya pada Salingtemas. Kompetensi Dasar : 3.1 Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi, dan proses serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem peredaran darah. Indikator Pencapaian Kompetensi Mengidentifikasi komponen-komponen penyusun sel darah. Mengidentifikasi golongan darah seseorang. Menjelaskan bagian-bagian jantung. Menjelaskan struktur otot ventrikel kanan dan kiri. Mengukur tekanan darah seseorang. Menjelaskan struktur dan fungsi pembuluh darah. Mengidentifikasi berbagai penyakit/kelainan yang terjadi pada sistem peredaran darah. Membandingkan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan. Tujuan Pembelajaran Peserta didik mampu: 1. menjelaskan komponen-komponen penyusun sel darah; 2. mendeskripsikan golongan darah seseorang; 3. menjelaskan fungsi bagian-bagian jantung; 4. mendeskripsikan struktur otot ventrikel kanan dan kiri; 5. mengetahui cara mengukur tekanan darah seseorang; 6. membedakan pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler; 7. menjelaskan ciri-ciri penyakit atau kelainan pada sistem peredaran darah; serta 8. menjelaskan struktur, fungsi, dan proses sistem peredaran darah pada hewan. Nilai pendidikan karakter yang ditanamkan kepada siswa: peduli sosial dan mandiri Materi Pembelajaran Sistem Peredaran Darah pada Manusia dan Hewan Metode Pembelajaran 1. Model Pembelajaran a. Cooperative Learning (CL) b. Direct Instruction (DI) 2. Metode a. Tanya jawab b. Diskusi c. Praktikum Langkah-Langkah Kegiatan Pertemuan Pertama 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menjelaskan alasan tes darah bisa digunakan untuk mengetahui adanya penyakit pada seseorang. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui organ-organ penyusun sistem peredaran darah pada manusia. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan komponen-komponen penyusun darah beserta fungsinya. Guru menjelaskan macam-macam golongan darah. Guru menjelaskan gangguan dan penyakit pada sistem peredaran darah manusia. Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok praktikum.

18 b. Elaborasi Sebagian kelompok siswa melakukan praktikum pengamatan sel-sel darah manusia dan sebagian lagi melakukan praktikum pengujian golongan darah. Siswa bertanya kepada guru tentang hal-hal yang belum diketahui. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum tentang macam-macam sel darah pada manusia dan golongan darah berdasarkan sistem ABO. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan sementara dari hasil praktikumnya. Pertemuan Kedua 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Meminta siswa untuk menyebutkan bagian-bagian jantung. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui organ-organ yang berperan dalam peredaran darah. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan bagian-bagian jantung serta fungsinya. Guru menjelaskan macam-macam pembuluh darah dan fungsinya Guru menjelaskan berbagai macam kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah. Guru menjelaskan mekanisme peredaran darah pada manusia. Guru membentuk kelompok-kelompok siswa. b. Elaborasi Siswa melakukan praktikum mengukur tekanan darah. c. Konfirmasi Guru membahas hasil praktikum secara klasikal. Guru menanyakan kesimpulan dari praktikum yang telah dilakukan siswa. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa membuat laporan tertulis dari hasil praktikum dan memberi tugas rumah kepada siswa untuk mempelajari sistem peredaran darah pada hewan. Pertemuan Ketiga 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Menanyakan kepada siswa tentang sistem peredaran darah pada salah satu jenis hewan. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui sistem peredaran darah manusia. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan jenis-jenis peredaran darah pada hewan. Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada udang, Mollusca, serangga, dan cacing. b. Elaborasi Siswa mengerjakan soal latihan. c. Konfirmasi Guru bersama siswa membahas soal latihan yang sudah dikerjakan siswa. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa mempelajari sistem peredaran darah pada hewan Vertebrata. Pertemuan Keempat 1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit) a. Motivasi Menanyakan kepada siswa tentang sistem peredaran darah pada ikan. b. Prasyarat pengetahuan Siswa mengetahui alat peredaran darah ikan. 2. Kegiatan Inti (70 menit) a. Eksplorasi Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada golongan ikan dan amfibi. Guru menjelaskan sistem peredaran darah pada reptil dan Aves. Biologi Kelas XI 17

19 Guru memberi tugas kepada siswa untuk membuat tabel perbedaan sistem peredaran darah pada Vertebrata. b. Elaborasi Siswa membuat tabel perbedaan sistem peredaran darah pada udang, Mollusca, serangga, cacing, dan hewan Vertebrata. c. Konfirmasi Guru bersama siswa membahas tabel yang telah dibuat siswa. 3. Kegiatan Penutup (10 menit) Guru meminta siswa mempelajari materi bab berikutnya. Sumber Belajar 1. Buku PGPR Biologi Kelas XI Semester 1, Intan Pariwara, Buku BSE Panduan Pembelajaran Biologi untuk SMA dan MA Kelas XI, Pusat Perbukuan Depdiknas, 2009 Penilaian Hasil Belajar 1. Teknik Penilaian a. tertulis b. unjuk kerja c. Portofolio 2. Bentuk Instrumen a. Pilihan ganda b. Uraian c. Uji petik kerja prosedur d. Dokumen pekerjaan 3. Contoh Instrumen a. Pilihan ganda Dinding ventrkel kiri lebih tebal daripada dinding ventrikel kanan karena ventrikel kiri.... a. mencegah darah kembali ke jantung b. berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh c. mempunyai otot jantung yang bekerja d. menyuplai darah yang mengandung banyak O 2 e. bekerja lebih cepat daripada ventrikel kanan b. Uraian Sebutkan tiga penyakit atau gangguan pada jantung! c. Uji petik kerja prosedur Bebatalah lengan kiri teman Anda menggunakan bebat pada Sphigmomanometer. Carilah posisi darah arteria branchialis, lalu letakkan stetoskop di pembuluh tersebut. Pompalah udara ke dalam pembebat hingga air raksa menunjukkan angka 170 mmhg. Setelah itu, keluarkan udara sedikit demi sedikit dan catat bunyi pertama saat udara dikeluarkan (sistol). Lalu catat bunyi terakhir saat denyut melemah (diastol). Rubrik: No. Aspek Skor Maksimum Skor Perolehan Siswa Kesesuaian kegiatan dengan prosedur Perolehan data Pengolahan data Kesimpulan Total 50, Mengetahui Kepala SMA Guru Mata Pelajaran NIP NIP 18 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

20 Bab I Struktur Sel A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Schleiden dan Schwann berpendapat bahwa sel merupakan kesatuan fungsi terkecil makhluk hidup dan merupakan unit struktural terkecil dari makhluk hidup. Robert Hooke merupakan penemu sel pertama kali. Robert Brown merupakan penemu nukleus pertama kali. Felix Durjadin menyatakan bahwa protoplasma sebagai penentu kehidupan sel dan Rudolf Virchow menyatakan teori omnis cellula ex cellulae. 2. Jawaban: b Omnis cellula ex cellulae bermakna setiap sel berasal dari sel yang dikemukakan oleh Rudolf Virchow. J. Purkinye berpendapat bahwa isi suatu sel adalah protoplasma. Max Schultze berpendapat bahwa sel terdiri atas protoplasma dan mengandung sebuah nukleus serta identik pada hewan dan tumbuhan. 3. Jawaban: a Mitokondria hanya dimiliki oleh sel eukariotik. Sementara itu, dinding sel, membran plasma, sitoplasma, dan ribosom dimiliki sel eukariotik maupun sel prokariotik. 4. Jawaban: d Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Sementara itu, RE berfungsi dalam transportasi zat-zat. Aparatus Golgi berfungsi membentuk lisosom. Mitokondria untuk menghasilkan ATP. Sentrosom berfungsi menghasilkan benangbenang gelendong untuk mengatur gerakan kromosom ke kutub-kutub. 5. Jawaban: c Organel sel yang berperan dalam respirasi sel adalah mitokondria. Mitokondria ditunjuk oleh nomor 3. Adapun nomor 1 yaitu kompleks Golgi, nomor 2 yaitu RE, nomor 4 yaitu nukleolus, dan nomor 5 yaitu nukleus. 6. Jawaban: c Retikulum endoplasma merupakan saluransaluran halus yang tersusun oleh membran dan berbentuk seperti jala. Membran RE merupakan kelanjutan dari membran nukleus hingga ke membran plasma. Retikulum endoplasma ada dua tipe yaitu RE kasar karena mengandung ribosom dan RE halus. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. Oleh karena itu, RE kasar berfungsi sebagai alat transportasi hasil sintesis protein ribosom. RE kasar dan RE halus secara bersama-sama berfungsi untuk transportasi molekul-molekul dari bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain. 7. Jawaban: b Lisosom berperan untuk mencerna benda asing dan sentrosom adalah organel yang berperan dalam pembelahan sel. Ribosom berperan dalam sintesis protein. Vakuola berfungsi menyimpan pigmen dan minyak asiri. Mitokondria berperan dalam respirasi sel. 8. Jawaban: e Bagian yang ditunjuk nomor 1 ialah bagian protein yang bersifat hidrofilik. Bagian yang ditunjuk nomor 2 adalah bagian kepala membran fosfolipid yang bersifat hidrofilik. Bagian yang ditunjuk nomor 3 adalah bagian ekor membran fosfolipid yang bersifat hidrofobik. Bagian yang ditunjuk nomor 4 adalah bagian protein yang bersifat hidrofobik. 9. Jawaban: b Peroksisom berperan dalam memecah H 2 O 2 menjadi H 2 O dan O 2. Adapun glioksisom berperan dalam metabolisme asam lemak dan sebagai tempat berlangsungnya siklus glioksilat. Mitokondria berperan sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel. Ribosom berperan dalam sintesis protein. Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel. 10. Jawaban: a Gambar yang ditunjukan adalah kompleks Golgi yang berfungsi sebagai alat sekresi dan pembentuk lisosom. Adapun transportasi molekul dan menetralkan racun merupakan fungsi retikulum endoplasma, pembentukan ATP dilakukan oleh mitokondria, dan pencernaan intrasel dilakukan oleh lisosom. Biologi Kelas XI 19

21 11. Jawaban: b Ciri-ciri lisosom sebagai berikut. 1) Memiliki sistem membran tunggal. 2) Dibentuk oleh kompleks Golgi. 3) Berisi enzim-enzim hidrolitik (lisozim). Adapun nukleus dan mitokondria termasuk organel bermembran ganda. Badan mikro tidak dibentuk oleh kompleks Golgi. Retikulum endoplasma tersusun oleh membran yang berbentuk seperti jala. 12. Jawaban: a Organel yang ditunjuk oleh huruf P adalah inti sel yang berfungsi sebagai pengatur pembelahan sel, pengendali seluruh kegiatan sel, dan pembawa informasi genetik. 13. Jawaban: d Membran plasma terdiri atas lapisan protein dan lapisan lipid (lipoprotein). Lapisan lipid disusun oleh fosfolipid (3), glikolipid (1), dan sterol (4). Lapisan protein membran sel terdiri atas glikoprotein. Lapisan protein membentuk dua macam lapisan yaitu lapisan protein perifer (5) dan integral (2). 14. Jawaban: e 1) Peroksisom berperan dalam oksidasi substrat menghasilkan H 2 O 2 yang selanjutnya dipecah menjadi H 2 O dan O 2. 2) Mitokondria berperan dalam oksidasi makanan, respirasi sel, dehidrogenasi, fosforilasi oksidatif, dan sistem transfer elektron. 3) Kompleks Golgi berfungsi membentuk lisosom. 4) RE kasar berfungsi menyintesis lemak dan kolesterol serta menampung protein yang dihasilkan oleh ribosom. 5) RE halus berfungsi dalam sintesis lemak dan kolesterol. 15. Jawaban: e Secara biologis, sel melakukan segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk hidup. Setiap fungsi sel seperti bernapas, merespons rangsang, dan reproduksi sama dengan yang dilakukan oleh satu individu organisme sebagai satu-kesatuan. Dengan kata lain, kegiatan satu individu organisme merupakan kegiatan tiap-tiap sel yang membentuk organisme tersebut. Itulah fungsi sel sehingga kita dapat mengatakan bahwa sel adalah satuan fungsi makhluk hidup. B. Uraian 1. Pada sel bakteri tidak terdapat membran inti sehingga inti sel berbatasan langsung dengan sitoplasma. Organisme yang memiliki jenis sel seperti ini disebut organisme prokariotik. 2. Sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup yang masih mampu melakukan proses kehidupan, seperti melakukan respirasi, perombakan, penyusunan, reproduksi melalui pembelahan sel, dan peka terhadap rangasangan. Sel mempunyai bagian-bagian yang lebih kecil seperti mitokondria, retikulum endoplasma, ribosom, nukleus, badan Golgi, dan vakuola. Bagian-bagian sel tersebut memiliki fungsi dan bersatu dalam melakukan satu kesatuan sel untuk saling mendukung dalam suatu fungsi kehidupan. Namun, jika bagian dari sel ini dipisah-pisahkan, bagian tersebut akan mati dan tidak dapat melangsungkan suatu proses kehidupan. 3. Lisosom berfungsi untuk melakukan pencernaan intrasel, autofogi (menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki), eksositosis (pembebasan enzim ke luar sel), dan autolisis (menghancurkan diri sendiri). 4. Mitokondria disebut sebagai the power house of cell karena berperan penting dalam penyediaan energi bagi sel. Hal ini karena di dalam mitokondria terjadi proses pembentukan energi melalui oksidasi zat makanan. Adapun reaksi oksidasinya ditulis sebagai berikut. C 6 H 12 O 6 + 6O 2 6CO 2 + 6H 2 O + energi 5. Struktur mitokondria terdiri atas membran luar dan membran dalam. Membran dalam membentuk tonjolan-tonjolan yang disebut krista berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan respirasi. Ruangan dalam mitokondria berisi cairan yang disebut matriks mitokondria. Di dalamnya terdapat enzim pernapasan, DNA, RNA, dan protein. Mitokondria berfungsi sebagai tempat terjadinya respirasi seluler. 6. Gerak Brown adalah gerakan acak partikelpartikel koloid penyusun sitoplasma. Faktor-faktor yang memengaruhi gerak Brown sebagai berikut. a. Muatan listrik, ion bermuatan sama akan tolak-menolak dan ion bermuatan berbeda akan tarik-menarik. b. Suhu, meningkatnya suhu akan meningkatkan gerak molekul terlarut. 7. Organel penghasil energi pada sel prokariotik adalah mesosom. Mesosom merupakan bagian membran plasma yang melekuk ke dalam. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi. Adapun organel penghasil energi pada sel eukariotik adalah mitokondria. Mitokondria merupakan tempat berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan energi berupa ATP. 20 Kunci Jawaban dan Pembahasan

22 8. Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar membran inti. Komponen utama penyusun sitoplasma antara lain cairan seperti gel yang disebut sitosol, substansi genetik simpanan dalam sitoplasma, sitoskeleton yang berfungsi sebagai kerangka sel, dan organel-organel sel. Sementara itu, nukleoplasma merupakan cairan yang terdapat di dalam inti sel. Nukleoplasma mengandung kromatin, granula, dan senyawa kimia kompleks. 9. Ribosom di sitoplasma disebut juga ribosom bebas, berfungsi untuk proses sintesis protein yang akan digunakan untuk kegiatan metabolisme sel itu sendiri. Adapun ribosom yang menempel pada RE berfungsi menyintesis protein untuk disekresikan ke luar sel melalui vesikel RE dan kompleks golgi. 10. Membran plasma dikatakan mempunyai sifat semipermeable karena membran plasma bertugas mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel. Membran plasma hanya dapat dilalui molekul-molekul tertentu seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: c Organel sel yang menunjukkan ciri khas sel tumbuhan yaitu plastida dan vakuola. Plastida dan vakuola hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Adapun mesosom terdapat pada sel prokariotik. Mitokondria dapat dijumpai baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Sentrosom hanya dijumpai pada sel hewan saja. 2. Jawaban: e Grana pada kloroplas dan krista pada mitokondria mempunyai struktur yang berlekuk-lekuk untuk memperluas bidang tempat terjadinya reaksi kimia dalam sel. Adapun untuk melindungi sel dari kerusakan merupakan fungsi dinding sel dan untuk mengontrol metabolisme sel merupakan fungsi inti sel (nukleus). 3. Jawaban: b Dalam proses pembelahan sel pada hewan, organel yang berperan dalam proses tersebut adalah sentrosom dan nukleus. Sentrosom merupakan organel sel yang di dalamnya terdapat sentriol. Ketika terjadi pembelahan sel, bergerak memisahkan diri ke arah kutub yang berlawanan dengan memancarkan benang-benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom. Nukleus berfungsi mengatur seluruh kegiatan sel, termasuk proses pembelahan sel. Sementara itu, vakuola berfungsi sebagai tempat penimbunan sisa metabolit sekunder serta mengatur turgiditas sel. Ribosom berperan dalam sintesis protein dan kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. 4. Jawaban: e Organel Sel Sel Hewan Sel Tumbuhan Mitokondria Sentrosom Plastida Dinding sel Vakuola Ada Ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Ada Tidak ada Ada Ada Ada 5. Jawaban: c Organel sel yang hanya dijumpai pada sel hewan yaitu sentrosom dan sentriol. Sentrosom merupakan tempat terdapatnya sentriol yang berperan dalam pembelahan sel. Adapun kloroplas merupakan jenis plastida. Plastida yang terdapat pada sel tumbuhan. Kompleks Golgi dan mitokondria terdapat baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. 6. Jawaban: e Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah mitokondria. Organel ini berfungsi sebagai tempat berlangsungnya respirasi sel untuk menghasilkan energi berupa ATP. Adapun yang berfungsi untuk mengendalikan seluruh kegiatan sel adalah nukleus. Menghancurkan organel sel yang rusak adalah fungsi dari lisosom. Sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis adalah kloroplas. Sebagai tempat menyintesis protein adalah ribosom. 7. Jawaban: e 1) Grana merupakan tumpukan dari beberapa tilakoid. 2) Tilakoid berupa lembaran-lembaran yang terbentuk dari membran dalam kloroplas yang melipat ke arah dalam. 3) Noktah merupakan bagian dinding sel tumbuhan yang tidak mengalami penebalan. 4) Stroma merupakan cairan yang terdapat di dalam kloroplas. 8. Jawaban: b Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen nonfotosintetik. Kloroplas adalah plastida yang mengandung pigmen fotosintetik. Amiloplas yaitu plastida yang berfungsi menyimpan amilum. Proteoplas yaitu plastida yang berfungsi menyimpan protein. Elailoplas adalah plastida yang berfungsi menyimpan lemak. Biologi Kelas XI 21

23 9. Jawaban: a 1) Xantofil ialah pigmen berwarna kuning yang terdapat dalam kromoplas. 2) Karoten ialah pigmen berwarna oranye yang terdapat dalam kromoplas. 3) Fikosianin ialah pigmen berwarna biru yang terdapat dalam kromoplas pada Algae. 4) Klorofil ialah pigmen berwarna hijau yang terdapat dalam kloroplas. 5) Fikoeritrin adalah pigmen berwarna merah yang terdapat dalam kromoplas pada Algae. 10. Jawaban: c Lisosom berfungsi dalam melakukan pencernaan intrasel. Kematian sel-sel yang berada di antara jari tangan pada tahap pembentukan organ saat masa embrio merupakan peristiwa autolisis. Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan membebaskan isi lisosom ke dalam sel. Adapun mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi berupa ATP. Inti sel berfunsi sebagai pusat pengendali kegiatan sel. Mikrofilamen berfungsi dalam kontraksi otot, gerak amoeboid, pembelahan sel, mempertahankan bentuk sel, dan mengubah bentuk sel. Sentriol berfungsi membentuk benang-benang spindel dan menarik kromosom menuju ke kutub pada saat pembelahan sel. 11. Jawaban: c Klorofil dibedakan menjadi empat macam berdasarkan panjang gelombang (spektrum warna) yang diserap sebagai berikut. 1) Klorofil a menyerap spektrum warna hijaubiru. 2) Klorofil b menyerap spektrum warna hijaukuning. 3) Klorofil c menyerap spektrum warna hijaucokelat. 4) Klorofil d menyerap spektrum warna hijaumerah. 12. Jawaban: a Ciri-ciri dinding sel primer: dibentuk pada saat membelah, tersusun dari selulosa 9 25%, hemiselulosa, dan pektin. Ciri-ciri dinding sel sekunder: dibentuk saat dewasa, tersusun dari selulosa 41 45%, hemiselulosa, dan lignin. 13. Jawaban: e Fungsi vakuola pada tumbuhan yaitu tempat menyimpan makanan seperti amilum, memasukkan air melalui kloroplas untuk membangun turgiditas sel bersama dinding sel, menyimpan minyak asiri seperti minyak kayu putih dan pepermin, serta tempat penimbunan sisa metabolisme dan metabolit sekunder. Adapun menyintesis lemak dan kolesterol merupakan fungsi retikulum endoplasma. 14. Jawaban: a Jenis plastida yang tidak berwarna antara lain amiloplas, elailoplas, dan proteoplas. Plastida ini tidak mengandung pigmen. Adapun kloroplas mengandung pigmen klorofil dan pigmen fotosintetik lainnya. Kromoplas mengandung pigmen nonfotosintetik merah, oranye, atau kuning. 15. Jawaban: d Turgiditas adalah mempertahankan kekakuan sel. Organel sel yang berperan dalam turgiditas sel adalah dinding sel dan vakuola. Adapun mitokondria berfungsi untuk menghasilkan energi dan kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. B. Uraian 1. a. 1 = mitokondria 2 = kloroplas 3 = kompleks Golgi 4 = membran plasma 5 = dinding sel 6 = retikulum endoplasma kasar 7 = nukleus 8 = vakuola b. Bagian-bagian sel tumbuhan yang tidak dimiliki sel hewan antara lain vakuola, kloroplas, dan dinding sel. 2. Sel otot betis seorang pelari maraton memerlukan lebih banyak energi daripada sel dari otot betis seorang pemrogram komputer yang jarang berolahraga. Oleh karena energi yang diperlukan lebih banyak maka sel-sel dari otot betis seorang pelari maraton mengandung lebih banyak mitokondria. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan energi yang dibutuhkan oleh sel-sel yang bersangkutan. 3. Kloroplas tersusun dari membran luar dan membran dalam. Membran luar berfungsi mengatur keluar masuknya zat. Membran dalam berfungsi membungkus cairan kloroplas yang disebut stroma. Membran dalam melipat ke arah dalam membentuk lembaran-lembaran yang disebut tilakoid. Tilakoidtilakoid membentuk grana. Kloroplas berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. 4. Sel hewan memiliki dua sentriol di dalam sentrosom yang berperan dalam pembelahan sel. Pada saat terjadi pembelahan sel, tiap-tiap sentriol memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan. Sentriol memancarkan benang-benang gelendong pembelahan yang akan menjerat kromosom. 5. Berdasarkan panjang gelombang warna yang diserap, ada empat macam klorofil sebagai berikut. 22 Kunci Jawaban dan Pembahasan

24 1) Klorofil a menyerap spektrum warna hijaubiru. 2) Klorofil b menyerap spektrum warna hijaukuning. 3) Klorofil c menyerap spektrum warna hijaucokelat. 4) Klorofil d menyerap spektrum warna hijaumerah. 6. Pigmen yang terkandung dalam kromoplas sebagai berikut. a. Karoten = pigmen berwarna oranye b. Xantofil = pigmen berwarna kuning 7. 1) Ciri-ciri dinding sel primer: dibentuk pada saat sel membelah, tersusun dari selulosa 9 25%, hemiselulosa, pektin, dan beberapa senyawa lainnya. 2) Ciri-ciri dinding sel sekunder: dimiliki oleh selsel dewasa, tersusun dari selulosa 41 45%, hemiselulosa, dan lignin. 8. Plasmodesmata merupakan penjuluran membran plasma membentuk struktur berupa saluran yang menghubungkan antara dua sel yang saling berdekatan. Plasmodesmata berfungsi sebagai pintu keluar masuknya zat antara satu sel dan sel lain yang berdekatan. 9. Sel fagosit berfungsi menelan dan mencerna partikel atau substansi cairan. Untuk dapat melaksanakan fungsi tersebut, sel ini mengandung banyak lisosom. Lisosom mengandung enzim hidrolitik yang berfungsi mencerna partikel yang telah ditelan oleh sel fagosit. 10. Detoksifikasi merupakan suatu proses eliminasi atau menetralkan racun (toksin) di dalam tubuh. Organ dalam tubuh yang berfungsi mentralkan racun adalah hati. Organel sel yang berperan dalam detoksifikasi pada sel-sel hati yaitu Retikulum Endoplasma. Membran retikulum endoplasma pada sel-sel hati mengandung enzim microsoal hati yaitu cytocrome p450. Enzim inilah yang berperan dalam proses detoksifikasi dalam hati. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Difusi merupakan perpindahan partikel atau molekul suatu zat dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Difusi terjadi secara spontan, molekul akan menyebar ke segala arah sampai tercapai kerapatan yang sama. Contoh, setetes methylene blue di dalam gelas berisi air akan segera menyebar ke seluruh volume air walaupun tanpa diaduk sampai larutan menjadi berwarna biru homogen. Hal ini berarti molekul methylene blue mengalami difusi dalam air. 2. Jawaban: e Molekul berukuran kecil lebih cepat berdifusi daripada molekul berukuran besar. Misalnya oksigen berdifusi lebih cepat daripada karbon dioksida. 3. Jawaban: c Dalam keadaan ini sel darah merah mengandung pelarut yang konsentrasinya lebih rendah daripada air suling sehingga molekul air suling akan masuk ke dalam sel darah merah. Jika hal itu terjadi terusmenerus, lama-kelamaan sel darah merah akan pecah (hemolisis). 4. Jawaban: e Berdasarkan gambar pada soal cairan dari dalam telur naik ke sedotan karena terjadi perpindahan molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi lebih rendah (akuades) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (telur). Mekanisme transpor seperti ini disebut osmosis. 5. Jawaban: d Saat ditetesi larutan garam, sel Rhoeo discolor akan mengalami plasmolisis. Hal ini karena cairan sel bersifat hipotonik, sedangkan larutan garam bersifat hipertonik. Akibatnya, cairan dalam sitoplasma keluar dari sel sehingga volume sitoplasma mengerut. Mengerutnya sitoplasma ini mengakibatkan membran plasma terlepas dari dinding sel. 6. Jawaban: c Ada dua macam transpor melalui membran, yaitu transpor pasif dan aktif. Transpor aktif terdiri dari endositosis dan eksositosis. Endositosis (I) merupakan masuknya senyawa melalui membran dengan cara pembungkusan senyawa dan cairan ekstraseluler dengan pelekukan ke dalam membran. Sementara itu, eksositosis (II) merupakan proses pengeluaran zat dari dalam ke luar sel. 7. Jawaban: a Transpor aktif adalah transpor yang memerlukan energi ATP dan atau ADP, berjalan melawan gradien konsentrasi, dan berdasarkan perbedaan muatan listrik di dalam dan luar sel. 8. Jawaban: a Osmosis berarti perpindahan molekul pelarut (misal air) dari larutan dengan kadar pelarut tinggi (hipotonik) ke larutan dengan kadar pelarut rendah (hipertonik) melalui selaput (membran) semipermeabel. Pada gambar menunjukkan bahwa air berosmosis ke bagian B karena B bersifat hipertonik terhadap A. Biologi Kelas XI 23

25 9. Jawaban: a Fagositosis yaitu proses memakan sel atau benda padat. Pinositosis yaitu proses memakan atau meminum zat cair. Eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Endosmosis yaitu masuknya air ke dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih rendah. Eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. 10. Jawaban: c Pernyataan yang benar berdasarkan hasil percobaan tersebut sebagai berikut. Gambar 1, normal karena larutan urea dan cairan dalam sel akar bersifat isotonik. Gambar 2, terjadi osmosis air dari larutan urea (hipotonik) ke dalam sel akar sehingga sel turgid. Gambar 3, terjadi plasmolisis karena larutan urea hipertonik terhadap cairan dalam sel akar. B. Uraian 1. Transpor pasif merupakan transpor yang tidak membutuhkan energi. Perpindahan molekul terjadi secara spontan dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah. Contoh dari transpor pasif adalah difusi dan osmosis. Peristiwa difusi adalah perpindahan molekul zat terlarut dari larutan berkonsentrasi tinggi ke larutan berkonsentrasi rendah. Peristiwa osmosis adalah perpindahan molekul zat pelarut, dari larutan berkonsentrasi rendah ke larutan berkonsentrasi tinggi. 2. Faktor-faktor yang memengaruhi proses difusi. a. Suhu, kenaikan suhu mengakibatkan molekulnya lebih cepat bergerak sehingga laju difusi semakin cepat. b. Wujud materi, zat padat akan lebih lambat dalam proses difusi dibandingkan zat cair dan gas. c. Ukuran molekul, molekul yang berukuran besar akan lebih lambat melewati membran daripada molekul yang berukuran kecil. d. Konsentrasi zat, semakin besar gradien konsentrasi antara dua sel maka akan semakin cepat laju difusinya. 3. Larutan NaCI 0,3 M merupakan larutan hipertonis. Sel darah merah akan mengerut apabila berada di dalam cairan hipertonik. Pengerutan sel darah merah inilah yang dinamakan krenasi. 4. Proses eksositosis merupakan proses pengeluaran partikel. Partikel yang dibuang mula-mula diselubungi oleh membran lipid bilayer. Partikel yang telah diselubungi membran menuju ke bagian tepi sel. Selanjutnya, membran yang menyelubungi partikel akan bergabung dengan membran sel sehingga partikel di dalamnya akan dibebaskan keluar. 5. Pompa natrium-kalium termasuk transpor aktif karena pergerakan ion-ion Na + dan K + melawan gradien konsentrasi dan memerlukan energi. Ion Na + dan K + sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun tubuh lebih membutuhkan ion K + daripada Na + sehingga diperlukan lagi pemasukan ion K + ke dalam sel dan pengeluaran ion Na +. Akibatnya konsentrasi ion K + di dalam sel tinggi, sedangkan di luar sel rendah. Sebaliknya, konsentrasi Na + di dalam sel rendah, sedangkan di luar sel tinggi. Pada kondisi demikian, terjadi pergerakan ion-ion yang melawan gradien konsentrasi sehingga terjadi pemasukan ion K + dan pengeluaran ion Na +. Untuk melawan gradien konsentrasi diperlukan sejumlah energi ATP dengan bantuan protein pada membran plasma. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Terdapat berbagai teori sel dari berbagai ilmuwan. Schleiden dan Schwan berpendapat setiap tubuh hewan dan tumbuhan tersusun atas sel, sehingga sel merupakan satuan struktural makhluk hidup. Sementara itu, Rudolf Virchow berpendapat bahwa sel berasal dari sel sebelumnya. Max Schultze berpendapat bahwa sel merupakan satuan fungsional makhluk hidup. Sel merupakan satuan hereditas makhluk hidup dikemukakan oleh Robert Brown, Felix Durjadin, dan Johanes Purkinye. 2. Jawaban: e Peroksisom merupakan salah satu tipe badan mikro yang berperan dalam pengubahan lemak menjadi karbohidrat dan penguraian purin dalam sel. Selain itu, peroksisom menghasilkan enzim katalase yang berfungsi menguraikan hidrogen peroksida (H 2 O 2 ) menjadi air (H 2 O) dan oksigen (O 2 ). Adapun mitokondria berperan sebagai tempat respirasi sel, kompleks Golgi berperan dalam transfer zat ke luar sel, ribosom berperan dalam sintesis protein, dan lisosom berperan dalam pencernaan intraseluler. 3. Jawaban: c Sel-sel yang terlibat dalam transpor aktif seperti sel-sel epitel usus memerlukan banyak energi dalam bentuk ATP. Oleh karena itu, dalam sel-sel ini mengandung banyak organel sel penghasil energi (ATP) yaitu mitokondria. Adapun ribosom berperan dalam sintesis protein. Sentrosom berperan dalam pembentukan benang spindel saat pembelahan sel. Lisosom berperan dalam pencernaan intrasel. Retikulum endoplasma berperan dalam tranportasi zat di dalam sel. 24 Kunci Jawaban dan Pembahasan

26 4. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk oleh huruf X adalah retikulum endoplasma kasar. Bagian ini berperan dalam sintesis protein karena ditempeli oleh ribosom. Sintesis protein merupakan proses penggabungan asam amino menjadi rantai polipeptida. Adapun yang berfungsi mentranspor dan mengubah materi adalah badan Golgi. Tempat respirasi aerob di dalam sel merupakan fungsi mitokondria. Menghancurkan organel lain yang tidak berfungsi merupakan tugas dari lisosom. Tempat berlangsungnya proses fotosintesis adalah kloroplas. 5. Jawaban: d Bagian-bagian inti sel yaitu selubung inti sel, kromatin, dan nukleolus. Selubung inti sel merupakan bagian yang memisahkan bagian dalam inti sel yaitu kromatin dan nukleolus dari bagian luarnya. Bagian sel yang terdapat di luar inti sel antara lain sentrosom, mitokondria, kompleks Golgi, dan lisosom. 6. Jawaban: d Leukoplas merupakan tempat menyimpan makanan cadangan berupa karbohidrat, lemak, dan protein. Leukoplas merupakan bagian dari plastida. Sementara itu, nukleus berfungsi mengatur kegiatan sel, sitoplasma berperan dalam reaksi kimia misal metabolisme, dan ribosom berperan dalam sintesis protein. Sitosol merupakan cairan seperti gel yang terdapat di dalam sitoplasma dan berperan dalam glikolisis. 7. Jawaban: b Fungsi vakuola sebagai berikut. 1) Tempat menyimpan zat makanan seperti amilum dan gula. 2) Memasukkan air melalui tonoplas untuk membangun turgiditas sel bersama dinding sel. 3) Menyimpan pigmen. Pada vakuola sel-sel mahkota bunga, terdapat pigmen warna merah, biru, kuning, dan warna lain. 4) Menyimpan minyak asiri seperti minyak kayu putih, pepermin, dan aroma harum pada bunga. 5) Tempat penimbunan sisa metabolisme dan metabolit sekunder seperti Ca-oksalat, tanin, getah karet, dan alkaloid. Adapun leukoplas untuk menyimpan amilum, proteoplas untuk menyimpan protein, dan elaioplas untuk membentuk dan menyimpan lemak. Sitoplasma merupakan cairan sel yang berada di luar membran inti. 8. Jawaban: e Keterangan gambar membran sel sebagai berikut. 1 = bagian ekor membran fosfolipid 2 = bagian kepala membran fosfolipid 3 = glikoprotein 4 = glikolipid 5 = rantai karbohidrat 6 = protein perifer 7 = protein integral 9. Jawaban: c Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Mitokondria berfungsi sebagai penghasil energi. Lisosom berperan dalam autofagi yaitu menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, misal organel lain yang sudah tidak berfungsi lagi atau rusak. Aparatus Golgi membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel. 10. Jawaban: c Organel sel yang hanya terdapat pada sel hewan dan akan tampak peranannya pada saat pembelahan sel adalah sentriol yang berada di dalam sentrosom. Sentriol ditunjukkan oleh nomor 3. Organela ini terdapat di dekat inti, berperan dalam proses pembelahan sel. Adapun bagian yang ditunjukkan oleh nomor 1 adalah inti sel. Bagian yang ditunjukkan oleh nomor 2 adalah retikulum endoplasma kasar. Organel yang ditunjukkan nomor 4 adalah mitokondria. Bagian yang ditunjukkan oleh nomor 5 adalah sitoplasma. 11. Jawaban: d Fungsi kompleks Golgi sebagai berikut. 1) Tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, hemiselulosa, dan pektin. 2) Membentuk membran plasma. 3) Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel. 4) Membentuk akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom. Sementara itu, lisosom berfungsi melakukan pencernaan intrasel. Ribosom berfungsi dalam sintesis protein. Mitokondria berfungsi dalam respirasi sel. Retikulum endoplasma berfungsi menetralkan racun serta menyintesis lemak dan kolesterol. 12. Jawaban: a Autolisis yaitu penghancuran diri sel dengan membebaskan isi lisosom ke dalam sel. Misal terjadi pada saat berudu menginjak dewasa dengan menyerap kembali ekornya. Autofagi adalah menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, misal organel lain yang sudah tidak berfungsi. Eksositosis adalah pembebasan enzim ke luar sel. Pinositosis adalah proses masuknya senyawa yang berupa larutan ke dalam sel. Fagositosis adalah proses masuknya senyawa padat ke dalam sel. Biologi Kelas XI 25

27 13. Jawaban: b Retikulum endoplasma kasar ditempeli ribosom sehingga berfungsi dalam sintesis protein. Sementara itu, sebagai alat eksresi merupakan fungsi kompleks Golgi, sebagai alat respirasi merupakan fungsi mitokondria, dan melakukan pencernaan intrasel merupakan fungsi lisosom. 14. Jawaban: c Organel sel tumbuhan yang berperan mengubah energi cahaya menjadi energi kimia (gula) yaitu kloroplas. Kloroplas ditunjukkan oleh nomor 3. Bagian yang ditunjukkan nomor 1 yaitu dinding sel yang berperan dalam pemeliharaan bentuk sel. Nomor 2 yaitu vakuola yang berperan dalam penimbunan senyawa kimia, pembesaran sel, dan keseimbangan cairan. Bagian yang ditunjukkan nomor 4 yaitu nukleus yang berperan sebagai pengendali semua kegiatan sel. Bagian yang ditunjukkan nomor 5 yaitu mitokondria yang berperan dalam pengubahan energi kimia makanan menjadi energi yang siap digunakan (ATP). 15. Jawaban: d Sistem rangka sel atau sitoskeleton tersusun atas tiga jenis serabut yaitu, mikrofilamen, mikrotubulus, dan filamen intermediet. Sementara itu, lisosom berperan dalam pencernaan intrasel, ribosom berperan dalam sintesis protein, retikulum endoplasma berperan dalam transfer molekul ke bagian sel yang lain, dan nukleus berfungsi mengatur kegiatan sel. 16. Jawaban: d Organel sel yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan yaitu vakuola dan plastida. Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan tetapi bukan merupakan organel sel. Dinding sel merupakan lapisan terluar dari sel tumbuhan. Adapun sentriol hanya ditemukan pada sel hewan. Mitokondria, ribosom, dan retikulum endoplasma dapat ditemukan baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. 17. Jawaban: c Sel tumbuhan berbeda dengan sel hewan. Ciri khas yang dimiliki sel tumbuhan sebagai berikut. 1) Memiliki dinding sel yang tersusun atas zat selulosa yang kuat. 2) Memiliki organel sel yang khas yaitu plastida yang berguna dalam proses fotosintesis. 3) Sifat pertumbuhannya terbuka, artinya dapat mengalami perubahan bentuk dalam proses perkembangannya. 4) Timbunan zat makanan berupa pati. 5) Memiliki vakuola yang besar. 18. Jawaban: e 1) Grana merupakan tumpukan dari beberapa tilakoid. 2) Tilakoid berupa lembaran-lembaran yang terbentuk dari membran dalam kloroplas yang melipat ke arah dalam. 3) Stroma merupakan cairan yang terdapat di dalam kloroplas. 4) Noktah adalah bagian dinding sel tumbuhan yang tidak mengalami penebalan. 19. Jawaban: a Pada potongan umbi kentang yang dimasukkan ke dalam air akan terjadi proses osmosis, yaitu air dari luar umbi kentang akan masuk ke dalam potongan umbi kentang melalui membran semipermeabel. 20. Jawaban: a Wortel berwarna oranye karena banyak mengandung pigmen karoten. Adapun xantofil mengakibatkan warna kuning kecokelatan, misal pada daun yang tua. Fikoeritrin mengakibatkan warna merah, misal pada ganggang merah. Fikosianin mengakibatkan warna biru, misal pada ganggang biru. Klorofil merupakan pigmen fotosintetik yang mengakibatkan warna hijau, misal pada daun. 21. Jawaban: a Cairan sirop akan bergerak dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah dalam air sehingga sirop akan tersebar merata mewarnai air tersebut. Proses yang terjadi adalah difusi. Difusi yaitu perpindahan molekul atau partikel zat terlarut dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi yang lebih rendah. 22. Jawaban: e Osmosis adalah perpindahan molekul pelarut (misal air) melalui membran semipermeabel dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik). Semakin tinggi konsentrasi larutan NaCl maka semakin banyak air yang ke luar dari sel. Akibatnya, berat kentang semakin berkurang. 23. Jawaban: b Sel hewan yang berada di larutan hipertonis akan mengalami krenasi. Hal ini karena air dalam sel akan berosmosis keluar sel sehingga akan terjadi eksosmosis. Eksosmosis pada sel hewan akan mengakibatkan pengerutan sel (krenasi). 24. Jawaban: a Konsentrasi larutan di luar membran rendah (hipotonik) dan konsentrasi larutan di dalam membran tinggi (hipotonik). Bagian B bersifat hipotonik dan bagian C bersifat hipertonik. Artinya, air akan mengalir dari bagian B ke bagian C. Apabila telah tercapai kesetimbangan konsentrasi maka larutan akan menjadi isotonik dan tidak ada lagi aliran molekul air ke bagian C. 26 Kunci Jawaban dan Pembahasan

28 25. Jawaban: c Potongan kentang dimasukkan ke dalam gelas beker yang berisi larutan gula dengan konsentrasi tinggi. Setelah beberapa saat, kentang tersebut menyusut dan massanya berkurang. Air dalam sel (kentang) berosmosis ke luar sel. Hal ini terjadi karena konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi daripada konsentrasi larutan di dalam sel sehingga air di dalam sel akan ke luar. Jadi, cairan di dalam sel bersifat hipotonis terhadap larutan gula. 26. Jawaban: d Transpor pasif meliputi osmosis dan difusi. Osmosis merupakan perpindahan molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membran semipermeabel. Gerakan partikel zat terlarut dari larutan hipertonik ke larutan hipotonik disebut difusi. Pengangkutan lintas membran yang memerlukan ATP disebut transpor aktif. 27. Jawaban: b Terjadinya hemolisis merupakan salah satu peristiwa osmosis karena sel darah merah berada dalam larutan hipotonik sehingga molekul air masuk ke dalam sel. Jika hal ini terjadi terusmenerus lama-kelamaan sel darah merah akan pecah (lisis). 28. Jawaban: d Peristiwa transpor zat dengan ciri-ciri disebutkan pada soal merupakan transpor aktif. Adapun transpor pasif merupakan transpor zat tanpa menggunakan energi sel dan terjadi secara spontan mengikuti gradien konsentrasi. Contoh transpor pasif yaitu difusi, endosmosis, dan eksosmosis. Difusi adalah perpindahan molekul dari konsentrasi tinggi ke konsentrasi rendah baik melalui membran plasma maupun tidak. Endosmosis terjadi jika konsentrasi larutan dalam sel tinggi sehingga air masuk ke dalam sel. Sedangkan eksosmosis adalah keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. 29. Jawaban: b Osmosis merupakan perpindahan molekul pelarut dari larutan berkonsentrasi rendah (hipotonik) ke larutan berkonsentrasi tinggi (hipertonik) melalui membran semipermeabel. Pelarut dalam hal ini air dari larutan Y akan masuk ke dalam umbi kentang sehingga tinggi larutan dalam kentang (X) naik. Hal ini mengakibatkan permukaan larutan Y turun karena sebagian molekul pelarutnya telah mengalir ke dalam umbi kentang. 30. Jawaban: b Endositosis merupakan proses pemasukan zat ke dalam sel. Proses ini melalui fagositosis dan pinositosis. Fagositosis yaitu proses memakan sel atau benda padat, sedangkan pinositosis yaitu proses penyerapan zat cair ke dalam sel. Adapun eksositosis merupakan proses pengeluaran zat dari dalam sel ke luar sel. Eksosmosis yaitu keluarnya air dari dalam sel apabila konsentrasi larutan di luar sel lebih tinggi. B. Uraian 1. Membran sel mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut. a. Melindungi isi sel agar tidak keluar meninggalkan sel. b. Mengontrol zat-zat yang boleh masuk maupun keluar meninggalkan sel. c. Sebagai reseptor rangsang dari luar sel. 2. Sifat-sifat fisika pada matriks sitoplasma sebagai berikut. a. Efek Tyndal yaitu kemampuan matriks sitoplasma memantulkan cahaya. b. Gerak Brown yaitu gerak acak (zig zag) partikel koloid penyusun sitoplasma. c. Gerak siklosis yaitu gerak matriks sitoplasma berupa arus melingkar. d. Memiliki tegangan permukaan. e. Elektrolit yaitu memiliki kemampuan menghantarkan arus listrik. 3. Matriks nukleus (nukleoplasma) merupakan cairan nukleus berbentuk gel yang mengandung banyak substasi kimia, seperti ion-ion, protein, enzim, nukleotida, dan benang-benang kromatin yang terdiri atas DNA. Benang-benang kromatin yang memendek, menebal, dan mudah menyerap zat warna saat pembelahan sel disebut kromosom. 4. a. 1 = tilakoid 2 = grana 3 = stroma 4 = membran luar 5 = membran dalam b. Tilakoid (nomor 1) mengandung klorofil yang bertugas menangkap energi cahaya untuk proses fotosintesis. Oleh karena itu, tilakoid berfungsi sebagai tempat terjadinya fotosintesis yaitu pada tahap fotolisis air (reaksi terang). 5. Dinding sel lebih tebal daripada membran plasma. Namun, ada beberapa bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan. Bagian ini membentuk pori (noktah) atau saluran sehingga sitoplasma dapat keluar masuk melewatinya. Saluran ini dinamakan plasmodesmata. Plasmodesmata inilah yang memungkinkan terjadi hantaran impuls dari luar sel ke pusat sel. Biologi Kelas XI 27

29 6. Mitokondria memiliki dua jenis membran yaitu membran luar dan membran dalam. Kedua membran ini bersifat kuat, fleksibel, stabil, dan tersusun dari lipoprotein. Membran dalam membentuk tonjolan-tonjolan yang disebut krista. Tonjolan-tonjolan tersebut berfungsi untuk memperluas permukaan agar penyerapan oksigen lebih efektif. Ruangan dalam mitokondria berisi cairan yang disebut matriks mitokondria. Di dalam matriks mitokondria terdapat enzim pernapasan, DNA, RNA, dan protein. 7. Sel tumbuhan muda memiliki banyak vakuola yang berukuran kecil-kecil. Sel tumbuhan akan tumbuh memanjang setelah mendapatkan protoplasma dalam jumlah yang tetap. Air diserap masuk vakuola dalam protoplasma hingga vakuola menggembung serta merentangkan dinding sel. Oleh karena dinding sel mengembang, protoplasma meregang semakin menjauh. Akhirnya, vakuola-vakuola yang berisi zat cair dan banyak jumlahnya itu bergabung sehingga terbentuklah satu vakuola besar yang mengisi hampir seluruh sel. 8. Perendaman ikan asin menggunakan larutan garam berkonsentrasi rendah bertujuan untuk mengurangi rasa asin pada ikan tersebut. Konsentrasi garam dalam tubuh ikan asin lebih tinggi daripada larutan garam maka garam akan berdifusi ke luar dari tubuh ikan menuju larutan garam di sekitarnya. Oleh karena itu, rasa asin pada ikan asin dapat berkurang. 9. Transpor pasif lebih menguntungkan sel karena molekul atau ion dapat diangkut keluar masuk sel tanpa membutuhkan energi. Perpindahan molekul terjadi secara spontan dan mengikuti gradien konsentrasi. Contoh transpor pasif yaitu difusi dan osmosis. 10. a. Kehilangan berat pada potongan kentang terjadi karena kentang berada di larutan hipertonik sehingga cairan dalam kentang berosmosis keluar sel. b. Kehilangan berat pada potongan kentang semakin besar jika direndam dalam larutan gula yang lebih pekat. Bab II Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: e Meristem apikal berperan dalam pertumbuhan dan diferensiasi ujung batang, akar, cabang, daun, dan kuncup bunga. 2. Jawaban: e Gambar 1 adalah jaringan epidermis yang merupakan jaringan pelindung. Gambar 2 adalah jaringan parenkim yang merupakan jaringan dasar. Gambar 3 adalah jaringan sklerenkim yang merupakan jaringan penyokong. Gambar 4 adalah jaringan xilem yang merupakan jaringan pengangkut. 3. Jawaban: b Jaringan meristem memiliki karakteristik selselnya masih aktif membelah, ukuran sel-selnya seragam (homogen) dan berada pada titik tumbuh. Sementara itu, jaringan xilem, jaringan floem, jaringan sklerenkim, dan jaringan epidermis termasuk jaringan dewasa. 4. Jawaban: c Epidermis akar membentuk modifikasi/diferensiasi menjadi rambut akar. Perisikel yang sejajar dengan xilem dapat berubah menjadi meristematis dan membentuk cabang akar. Jaringan kambium ke arah luar membentuk floem dan ke arah dalam membentuk xilem. 5. Jawaban: c Kolenkim merupakan jaringan penyokong pada organ yang masih muda dengan sel-sel yang masih hidup, dinding sel dari selulosa, serta penebalan tidak beraturan. Sementara itu, sklerenkim, merupakan jaringan penyokong pada organ-organ dewasa, dengan sel yang telah mati. Dinding sel sklerenkim tersusun dari lignin, epidermis, parenkim, dan endodermis bukanlah jaringan penyokong. 6. Jawaban: d Prokambium adalah bakal berkas pengangkut. Protoderm merupakan bakal epidermis. Meristem apikal akan membentuk ujung organ tanaman atas dan ujung akar. Tunas samping merupakan bakal tunas yang ada di samping. Meristem dasar akan berkembang menjadi jaringan dasar. 28 Kunci Jawaban dan Pembahasan

30 7. Jawaban: e Aerenkim merupakan parenkim yang berfungsi untuk menyimpan udara. Biasanya ditemukan pada tumbuhan air yang berfungsi sebagai alat pengapung. Sementara itu, parenkim asimilasi/klorenkim merupakan parenkim yang berfungsi untuk fotosintesis karena mengandung klorofil. Parenkim penimbun berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan. Parenkim air berfungsi untuk menyimpan air pada tanaman xerofit, epifit, dan sukulen. 8. Jawaban: b Jaringan penguat terdiri atas kolenkim dan sklerenkim. Ciri-ciri jaringan sklerenkim sebagai berikut. 1) Memiliki dinding sel sekunder yang mengandung lignin. 2) Tersusun dari sel-sel mati. 3) Terdapat pada organ-organ yang tidak lagi mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. Sementara itu, tersusun dari sel-sel hidup dan dindnig sel mengandung selulosa merupakan ciriciri kolenkim. 9. Jawaban: d Xilem terdiri atas sel-sel yang mati, sedangkan floem terdiri atas sel-sel yang masih hidup. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan garam mineral, sedangkan floem untuk mengedarkan hasil fotosintesis. Pernyataan nomor 1), 3), dan 4) merupakan persamaan xilem dan floem. Serabut xilem dan serabut floem mempunyai dinding sekunder yang tebal dan berfungsi sebagai penguat. 10. Jawaban: a Pengangkutan ekstravaskular merupakan pengangkutan di luar pembuluh angkut yang terjadi di akar. Sementara itu, pengangkutan intravaskular merupakan pengangkutan zat melalui pembuluh angkut xilem dan floem. B. Uraian 1. Pembeda Keaktifan membelah Ukuran sel Dinding sel Vakuola Ruang antarsel Sitoplasma Sel Jaringan Meristem Aktif membelah Relatif kecil Tipis Tidak ada atau sangat kecil Tidak ada Banyak Sel hidup Jaringan Dewasa Tidak ada aktivitas pembelahan sel Relatif lebih besar Mengalami penebalan sesuai dengan fungsinya Besar Ada Sedikit Kadang-kadang sel telah mati 2. Parenkim terbagi menjadi 5 berdasarkan fungsinya sebagai berikut. a. Parenkim udara (aerenkim) b. Parenkim penyimpan (berfungsi sebagai penyimpan makanan cadangan) c. Parenkim air (untuk menyimpan air pada tanaman xerofit, epifit, dan sukulen) d. Parenkim asimilasi untuk fotosintesis biasanya terdapat pada daun atau batang yang berwarna hijau. e. Parenkim pengangkut yang berperan dalam proses pengangkutan zat dan dapat ditemukan di sekitar floem dan xilem. 3. Gambar tersebut merupakan jaringan floem. Jaringan floem terdiri atas sel-sel tapis, sel pengiring, sel albumin, parenkim floem, dan serabut floem. a. Sel tapis memiliki bentuk seperti tabung dengan ujung yang berlubang-lubang. Sel tapis saling berhubungan dengan sel tapis yang lainnya dengan berlekatan antara dinding ujung sel di bawah atau di atasnya. Deretan sel memanjang ini disebut pembuluh tapis. b. Sel pengiring berupa deretan sel yang hidup dan menyerupai sel-sel parenkim. Sel pengiring berperan dalam transportasi zat makanan. Sel pengiring tidak dijumpai pada tumbuhan Gymnospermae dan Pteridophyta. c. Sel albumin terletak di dekat sel tapis yang merupakan sel parenkim yang mengandung banyak zat albumin. Sel albumin menyusun jari-jari empulur. Sel ini dijumpai pada tanaman Gymnospermae dan memiliki fungsi yang sama dengan sel panjang. d. Parenkim floem, merupakan parenkim yang terletak di bagian buluh tapis, berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan amilum, lemak, dan zat organik lainnya. e. Serabut floem berbentuk panjang dan ujungujungnya saling berhimpitan. Dinding sel serabut floem mengalami penebalan sekunder sehingga berfungsi sebagai penguat floem. 4. a. Kolenkim angular mengalami penebalan pada bagian-bagian sudut dinding sel. b. Kolenkim lamelar mengalami penebalan pada dinding-dinding sel yang tangensial. c. Kolenkim tubular (lakuna) mengalami penebalan dinding pada permukaan yang berhadapan dengan ruang antarsel. 5. Tiga teori yang mendukung konsep pengangkutan air dan mineral dari tanah ke dalam tubuh tumbuhan sebagai berikut. Biologi Kelas XI 29

31 a. Teori Dixon Joly, menyatakan bahwa air naik ke atas karena daun melakukan transpirasi sehingga air tertarik ke atas. Air selalu bergerak dari daerah basah ke daerah kering. b. Teori tekanan akar, menyatakan bahwa air dan mineral naik ke atas karena adanya tekanan akar akibat adanya perbedaan konsentrasi air dalam air tanah dengan cairan pada saluran xilem. c. Teori vital, menyatakan bahwa air dari akar dapat naik menuju daun karena adanya selsel hidup, misal sel-sel parenkim dan jari-jari empulur di sekitar xilem. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Perikambium atau perisikel dapat bersifat meristematis kembali pada pangkal batang yang disetek sehingga tumbuh dan berkembang menjadi akar. Peristiwa ini juga terjadi pada batang tanaman yang dicangkok. 2. Jawaban: c Keterangan gambar: 1 = Epidermis 4 = Xilem 2 = Korteks 5 = Floem 3 = Endodermis 3. Jawaban: a Aktivitas kambium membentuk xilem sekunder akan mengakibatkan terbentuknya lingkaran tahun. Epidermis dan parenkim merupakan jaringan dewasa yang tidak aktif membelah. Felogen merupakan kambium gabus. Felogen ke arah luar membentuk felem dan ke arah dalam membentuk parenkim gabus (feloderm). Felogen, felem, dan feloderm akan membentuk jaringan kulit gabus (periderm). 4. Jawaban: b Makanan cadangan pada tumbuhan disimpan dalam jaringan parenkim. Jaringan parenkim yang berfungsi untuk menyimpan makanan cadangan disebut parenkim penimbun. Sklerenkim dan kolenkim merupakan jaringan penyokong. Epidermis merupakan jaringan pelindung. Palisade merupakan jaringan yang berperan dalam fotosintesis. 5. Jawaban: b Tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae memiliki endodermis, contoh padi, mangga, dan bunga merak. Tumbuhan Gymnospermae tidak memiliki endodermis, contoh pakis haji dan melinjo. 6. Jawaban: b Calyx (kelopak bunga) merupakan pembungkus bunga saat kuncup yang umumnya berwarna hijau. Petala merupakan daun mahkota. Corolla merupakan mahkota bunga, receptacle merupakan dasar bunga, dan sepalae merupakan daun kelopak. 7. Jawaban: b Pada bagian dalam dari korteks terdapat endodermis. Sel-sel endodermis mengalami penebalan dinding sel oleh suberin atau gabus sehingga dalam pengamatan mikroskopis, sel-sel endodermis tampak lebih gelap. Kambium terletak di antara xilem dan floem. Parenkim tersebar hampir di seluruh organ tumbuhan. Perisikel terletak di bagian dalam endodermis. Perisikel adalah bagian terluar dari stele. 8. Jawaban: b Pada gambar terlihat rambut-rambut akar yang hanya terdapat pada organ akar. Pada bagian tengah tampak jaringan xilem yang berbentuk seperti bintang dan di sebelah luarnya terdapat jaringan floem. Ciri-ciri tersebut merupakan ciriciri Dicotyledoneae. Pada akar Monocotyledoneae jaringan xilem terletak berselang-seling dengan jaringan floem. 9. Jawaban: e Endokarp merupakan lapisan dalam buah yang mengelilingi biji dan bersifat tebal serta keras. Endokarp pada buah kelapa berupa tempurung kelapa. Eksokarp merupakan kulit terluar buah, ada yang keras dan ada yang lunak. Eksokarp pada buah kelapa berupa bagian yang keras berwarna hijau. Mesokarp merupakan lapisan tengah yang tebal. Pada buah kelapa, mesokarp berupa serabut kelapa. Mesokarp pada beberapa jenis buah disebut sebagai daging buah. Perikarp merupakan bagian-bagian buah yang meliputi eksokarp, mesokarp, dan endokarp. 10. Jawaban: c Meristem interkalar terletak pada pangkal ruas batang dan berperan dalam pemanjangan batang rumput-rumputan Poaceae. Rumput tidak memiliki meristem sekunder, meristem lateral, dan kambium. B. Uraian 1. Jaringan epidermis akar memiliki dinding sel yang tipis sehingga mudah dilewati air. Epidermis akar membentuk derivat rambut-rambut akar yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan. Jaringan epidermis batang memiliki dinding sel yang tebal dilapisi kutikula, sehingga air atau benda asing tidak dapat masuk melalui epidermis. 30 Kunci Jawaban dan Pembahasan

32 2. Derivat epidermis batang adalah lentisel yang berfungsi untuk membantu pertukaran gas-gas dalam tubuh tumbuhan. Pembeda Empulur Berkas pengangkut Jari-jari empulur Perisikel Endodermis Korteks Dicotyledoneae Ada, berupa parenkim sentral Tipe kolateral terbuka/ bikolateral, ukuran seragam, dan tersusun dalam lingkaran Ada, berupa deretan parenkim di antara berkas pengangkut Ada, terdiri atas parenkim dan sklerenkim Nyata Terdiri atas beberapa lapis Monocotyledoneae Tidak ada Tipe kolateral tertutup/ konsentris amfivasal, ukuran makin besar ke arah dalam dan tersusun tersebar Tidak ada Tidak terdiferensiasi Tidak nyata Parenkim berkesinambungan hingga ke tengah batang 3. Bagian yang dihilangkan saat mencangkok batang adalah dari kulit luar hingga lapisan kambium. Jika kambium tidak dibersihkan dengan benar, kambium dapat membentuk floem kembali. Floem dihilangkan agar aliran zat-zat makanan dari daun tidak dapat dialirkan ke bawah sehingga pada sayatan atas akan terjadi penumpukan auksin dan karbohidrat. Adanya penumpukan auksin dan karbohidrat tersebut akan merangsang terbentuknya akar pada batang bagian atas sayatan. 4. a. Epidermis, berfimso melindungi jaringan di dalamnya. b. Stomata, tempat pertukaran gas dan transpirasi. c. Berkas pengangkut, terdiri atas xilem dan floem. Floem berfungsi untuk mengangkut zat hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan unsur hara dari akar ke daun. d. Mesofil dibagi menjadi 2 jaringan yaitu palisade dan spons (bunga karang) yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis. 5. Dinding sel endodermis mengalami penebalan gabus yang disebut pita kaspari. Adanya penebalan ini mengakibatkan tidak semua bagian endodermis bisa dilalui air. Hanya bagian endodermis yang tidak mengalami penebalan suberin saja yang bisa dilalui air. Sel ini disebut sel penerus. Adanya sel panerus ini memungkinkan air dapat sampai ke silinder pusat. 6. Gambar tersebut merupakan gambar trikoma yang terletak pada permukaan daun. Trikoma merupakan modifikasi dari epidermis. Fungsi trikoma pada daun adalah untuk mengurangi penguapan akibat melindungi dari hewan pengganggu, dan untuk meneruskan rangsang. 7. Lapisan kulit pada biji melinjo sebagai berikut. a. Kulit luar (sarkotesta) merupakan kulit yang Sarkotesta tebal berdaging dan berwarna merah/hijau. Endotesta b. Kulit tengah (sklerotesta) merupakan lapisan yang keras, Sklerotesta kuat, dan berkayu. c. Kulit dalam (endotesta) merupakan lapisan tipis seperti selaput yang melekat pada inti biji. 8. a. Bunga lengkap merupakan bunga yang memiliki perhiasan bunga dan bagian perkembangbiakan yang lengkap. b. Bunga tidak lengkap adalah bunga yang hanya memiliki perhiasan bunga saja atau bunga yang hanya memiliki alat perkembangbiakan saja. c. Bunga sempurna, bunga yang memiliki alat perkembangbiakan jantan dan betina (berumah satu). d. Bunga tidak sempurna, bunga yang hanya memiliki satu jenis alat perkembangbiakan, jantan atau betina saja (berumah dua). 9. Karena buah nangka dan buah pandan terbentuk dari beberapa bakal buah dari beberapa bunga yang terkumpul menjadi satu. 10. Empulur terdiri dari parenkim yang berfungsi sebagai tempat penyimpan makanan cadangan dan sebagai tempat penyimpan sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tumbuhan, seperti resin dan tanin. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b Setiap sel tumbuhan memiliki kemampuan untuk beregenerasi menjadi tanaman yang lengkap. Teori ini disebut teori totipotensi. Teori totipotensi mendasari penerapan teknik kultur jaringan. 2. Jawaban: e Sterilisasi pada alat, bahan, dan ruangan bertujuan untuk menghindari kontaminasi mikrobia seperti jamur dan bakteri. 3. Jawaban: e Berdasarkan teori totipotensi, setiap sel tumbuhan mempunyai kemungkinan untuk tumbuh menjadi tanaman yang lengkap. Baik potongan bagian tanaman yang masih muda atau yang sudah dewasa sama-sama bisa tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang lengkap. Jadi, keempat bagian tumbuhan tersebut dapat dijadikan eksplan. Biologi Kelas XI 31

33 4. Jawaban: b Penanaman eksplan harus dilakukan pada ruangan tertutup dan telah disterilkan seperti entkas atau laminar air flow. Ruang laboratorium terlalu besar untuk penanaman dan memboroskan tempat dan bahan sterilisasi. 5. Jawaban: d 1) Subkultur : pemindahan eksplan ke media baru. 2) Aklimatisasi : proses penyesuaian atau adaptasi plantlet terhadap kondisi lingkungan yang baru. 3) Inokulasi : penanaman eksplan pada media kultur. 4) Sterilisasi : proses ini bertujuan agar eksplan media dan peralatan bebas dari hama, jamur, bakteri, dan virus. 5) Isolasi : pengambilan sebagian sel, jaringan, atau organ yang akan digunakan sebagai eksplan. 6. Jawaban: b NaClO merupakan bahan kimia yang terdapat pada bahan pemutih. Bahan kimia ini berfungsi membunuh kuman (desinfektan) sehingga dapat digunakan untuk sterilisasi eksplan. Adapun pembuatan media padat biasanya menggunakan bahan agar-agar. Penanaman eksplan dan subkultur membutuhkan media kultur yang berisi unsur mikro dan makro. Aklimatisasi biasanya menggunakan campuran tanah dan pasir yang telah disterilisasi. 7. Jawaban: e Unsur-unsur yang terkandung dalam media kultur jaringan sebagai berikut. 1) Bahan pemadat: agar-agar, gelrite, dan phytagel. 2) Garam-garam anorganik: unsur makro dan mikro. 3) Zat-zat organik: gula, myo-inositol, vitamin, asam amino, dan zat pengatur tumbuh. 4) Substansi organik kompleks: air kelapa, ekstrak buah-buahan, ekstrak yeast, pepton, tripton, dan hidrolisat kasein. 5) Bahan tambahan: arang aktif. 8. Jawaban: b Lingkungan fisik seperti suhu dan cahaya (penyinaran) dalam ruangan tersebut perlu dikontrol untuk mendukung pertumbuhan yang optimal. Proses sterilisasi dan penanaman eksplan juga memerlukan ruangan yang steril, tetapi suhu dan cahaya tidak perlu dikontrol secara ketat. Eksplan yang telah ditanam pada media diletakkan dalam ruangan yang steril dengan pencahayaan dan suhu yang terkontrol. Ruangan yang digunakan untuk membersihkan alat-alat laboratorium dan memindahkan plantlet dari botol kultur tidak mutlak harus steril, tetapi harus bersih. 9. Jawaban: d 2,4-D (2,4-dichlorophenoxyacetic acid) merupakan auksin sintetis yang sering ditambahkan dalam media kultur jaringan. Selain 2,4-D, auksin sintetis yang juga sering digunakan adalah NAA dan IBA. Adapun contoh sitokinin sintetis adalah BAP, sedangkan asam absisat sintetis adalah ABA. Hormon giberelin yang sering digunakan dalam kultur jaringan yaitu GA 3. Hormon etilen jarang digunakan dalam kultur jaringan. 10. Jawaban: e Aklimatisasi merupakan kegiatan memindahkan plantlet dari ruangan kultur ke lingkungan yang teduh. Tindakan ini bertujuan untuk mengadaptasikan plantlet dengan lingkungannya yang baru. Plantlet ditanam di polybag dan diletakkan di bawah sungkup agar terlindung dari cahaya matahari langsung. Setelah bibit hasil kultur mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya maka sungkup dilepaskan. Plantlet secara perlahan-lahan dipindahkan ke tempat yang langsung terkena cahaya matahari. Pemeliharaan selanjutnya sama dengan bibit yang dihasilkan dari biji. B. Uraian 1. Jaringan tumbuhan merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel yang mempunyai kemampuan totipotensi yaitu tumbuhan mempunyai kemampuan membelah, memanjang, dan berdiferensiasi yang tidak terbatas sehingga jaringan meristem dapat ditumbuhkembangkan menjadi individu baru. 2. Keberhasilan kultur jaringan ditentukan oleh beberapa faktor berikut. a. Eksplan yang digunakan berupa jenis tanaman, jenis jaringan, ukuran eksplan, kondisi tanaman induk, dan musim saat pengambilan eksplan. b. Perbandingan komposisi senyawa kimia dalam media tanam. c. Kondisi lingkungan, misal cahaya, suhu, kelembapan, ph, dan kepadatan media. d. Kondisi kultur dan lingkungan yang steril. 3. Subkultur dilakukan untuk menjamin ketersediaan nutrisi bagi eksplan. Eksplan yang ditanam dalam suatu media akan menggunakan nutrien yang terkandung dalam media tersebut maka nutrien dalam media tersebut semakin lama semakin habis sehingga eksplan perlu dipindahkan ke media yang baru melalui subkultur. Jika tidak dilakukan subkultur, pertumbuhan eksplan akan terhambat atau mati karena kekurangan nutrisi. 32 Kunci Jawaban dan Pembahasan

34 4. Beberapa teknik kultur jaringan sebagai berikut. a. Kultur meristem, eksplan yang digunakan berupa jaringan meristem. b. Kultur protoplas, eksplan berupa protoplas. c. Kultur kloroplas, eksplan berupa kloroplas dan biasanya digunakan untuk fusi protoplasma. d. Kultur pollen atau kultur anther, eksplan yang digunakan berupa putik atau benang sari. e. Fusi protoplas, teknik menggabungkan dua protoplas sehingga dihasilkan tanaman dengan sifat yang baru. 5. Tahapan-tahapan yang dilakukan dalam teknik kultur jaringan sebagai berikut. a. Tahapan persiapan dan sterilisasi eksplan Tahap persiapan dilakukan dengan pembuatan media tanam dan sterilisasi alat. Media tanam berupa media agar yang ditambahkan unsur mineral makro, mineral mikro, vitamin, dan zat pengatur tumbuh. Media harus disterilkan menggunakan uap panas bertekanan tertentu dan waktu tertentu agar aseptis. Alat yang digunakan untuk sterilisasi media dan peralatan disebut autoklaf. Selanjutnya dilakukan pengambilan eksplan dari tanaman yang sehat. b. Tahapan inokulasi Pada tahap ini dilakukan penanaman eksplan dalam ruangan tertutup yang telah disterilkan. Eksplan disterilkan menggunakan larutan NaClO dan dipotong-potong kecil kemudian ditanam dalam media tanam. Eksplan dalam media kultur ini kemudian dipelihara di dalam ruangan aseptis yang terkontrol suhu dan pencahayaannya. c. Tahap subkultur Pada tahap ini dilakukan pemindahan eksplan ke dalam media tanam yang baru. Komposisi hormon dalam media tanam yang baru biasanya berbeda dengan komposisi hormon pada media yang digunakan untuk subkultur. d. Tahap aklimatisasi Aklimatisasi dilakukan agar plantlet beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Plantlet ditanam dalam polybag dan diletakkan di tempat yang teduh. Seiring dengan pertumbuhannya, intensitas cahaya yang mengenai tanaman hasil kultur ditambah. Setelah bibit hasil kultur jaringan beradaptasi, bibit ditanam pada lingkungan alamiahnya. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Ujung akar merupakan bagian akar yang terdiri atas sel-sel yang bersifat meristematis. Sel-selnya mudah rusak apabila terjadi gesekan dengan tanah. Oleh karena itu, pada bagian luar ujung akar terdapat tudung akar atau kaliptra yang akan melindungi bagian tersebut saat akar memanjang menembus tanah. Bagian yang menyerap unsur hara yaitu bulu-bulu akar. Bagian yang mengedarkan hasil fotosintesis adalah jaringan pengangkut. Bagian yang membentuk cabang akar adalah perikambium. Bagian yang memperkuat perakaran adalah jaringan penyokong. 2. Jawaban: d Pada akar tumbuhan Dicotyledoneae, antara korteks dan silinder pusat terdapat endodermis. Jaringan xilem terletak di sebelah dalam kambium. Jaringan floem terletak di sebelah luar kambium. Silinder pusat merupakan bagian terdalam dari batang. 3. Jawaban: b Jaringan penguat/penyokong tumbuhan terdiri atas jaringan sklerenkim dan kolenkim. Jaringan penyokong yang memiliki ciri-ciri di atas adalah kolenkim. Sementara itu, jaringan penyokong berupa sklerenkim tersusun atas sel-sel yang telah mati, penebalan sekunder terjadi di seluruh bagian dinding sel, dan terletak pada jaringan dewasa. 4. Jawaban: b Keterangan gambar: 1 = jaringan epidermis 2 = jaringan palisade 3 = rongga udara 4 = jaringan pengangkut 5 = stomata Jaringan palisade merupakan jaringan pada daun yang mengandung banyak klorofil. Jaringan ini berperan dalam proses fotosintesis. Pada jaringan epidermis, rongga udara, jaringan pengangkut, dan stomata tidak terdapat klorofil sehingga pada bagian tersebut tidak terjadi fotosintesis. 5. Jawaban: c Jaringan yang terlihat pada gambar adalah jaringan xilem. Penyusun jaringan xilem, antara lain unsur trakeal (trakea dan trakeida), serabut xilem, dan parenkim xilem. Sel pengiring terdapat pada floem yang berfungsi untuk mengalirkan zat makanan melalui pembuluh tapis. Biologi Kelas XI 33

35 6. Jawaban: d Kambium fasikuler dan kambium gabus merupakan jenis meristem sekunder. Kolenkim dan parenkim termasuk jaringan dewasa. Pada ujung akar terdapat meristem apikal yang merupakan titik tumbuh primer. 7. Jawaban: b a. b. c. d. e. Jenis Tanaman Keladi Durian Pisang Waru Bakau 8. Jawaban: c Jaringan yang mempunyai ciri-ciri tersebut adalah jaringan epidermis yang berfungsi melindungi tumbuhan dari pengaruh luar. Tempat pertukaran gas merupakan fungsi stomata. Memperkukuh tubuh tumbuhan merupakan fungsi jaringan kolenkim dan sklerenkim. Fotosintesis terjadi pada jaringan palisade dan jaringan bunga karang. Sebagai alat pengangkutan merupakan fungsi jaringan xilem dan floem. 9. Jawaban: e Sklerenkim tersusun atas serabut sklerenkim (serat sklerenkim) dan sklereid (sel-sel batu). Serabut sklerenkim berbentuk panjang dan terletak dalam bentuk untaian atau lingkaran. Sementara itu, sklereid berukuran lebih pendek dan mempunyai bentuk yang tidak beraturan. Tempurung hampir seluruhnya tersusun dari skereid sehingga mempunyai struktur keras. 10. Jawaban: c Dinding sel-sel penyusun endodermis mengalami penebalan dari suberin dan kutin sehingga membentuk seperti pita yang dikenal sebagai pita kaspari. 11. Jawaban: c Epidermis Endodemis Jenis Trikoma Trikoma hidatoda Rambut bersisik Kelenjar madu Rambut bercabang Kelenjar garam 12. Jawaban: d Kambium intravasikuler adalah kambium yang terletak di antara xilem dan floem. Nomor 1 = korteks Nomor 2 = xilem Nomor 3 = floem Nomor 4 = kambium intravaskular Nomor 5 = kambium intervaskular Korteks Stele 13. Jawaban: a Jaringan penguat atau jaringan penyokong terdiri atas jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Jaringan kolenkim merupakan jaringan penguat pada bagian tanaman yang masih muda. Adapun jaringan sklerenkim merupakan jaringan penguat pada bagian tanaman yang sudah dewasa. Jaringan epidermis merupakan jaringan pelindung. Jaringan parenkim merupakan jaringan dasar. Jaringan floem merupakan jaringan pengangkut. 14. Jawaban: e Bagian yang diberi tanda X adalah sklerenkim. Sklerenkim berfungsi untuk menguatkan bagian tumbuhan yang sudah dewasa. Melindungi tumbuhan dari pengaruh luar merupakan fungsi dari epidermis. Menyimpan makanan cadangan adalah fungsi dari parenkim penimbun. Sebagai tempat proses fotosintesis merupakan fungsi jaringan mesofil daun. Mengangkut dan mengedarkan zat-zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan merupakan fungsi floem. 15. Jawaban: d Meskipun kulit kayu disayat melingkar sehingga sebagian batang hanya tersisa kayunya, bagian atas sayatan tetap hidup karena xilem masih tetap ada dan berfungsi dengan baik. Pada bagian sayatan kulit atas akan terlihat ada cairan yang keluar merupakan hasil dari fotosintesis yang diangkut floem tetapi tidak dapat tersalur pada sayatan kulit bawah karena terpotong. 16. Jawaban: b Pada tumbuhan Dicotyledoneae jaringan gabus dibentuk oleh kambium gabus (felogen) yang terletak di bawah epidermis. Felogen terbagi menjadi dua yaitu felem dan feloderm. Felem adalah jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus ke arah luar dan feloderm adalah jaringan gabus yang dibentuk oleh kambium gabus ke arah dalam. 17. Jawaban: e Keterangan gambar: 1 = jaringan epidermis, sebagai jaringan pelindung 2 = jaringan palisade, tempat terjadinya fotosintesis 3 = jaringan spons, tempat terjadinya fotosintesis dan tempat menyimpan sementara hasil fotosintesis 4 = jaringan pengangkut, terdiri atas xilem yang mengangkut unsur hara dan air menuju ke daun dan floem yang mengangkut hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. 5 = sel penutup pada stomata, sebagai tempat pertukaran gas 34 Kunci Jawaban dan Pembahasan

36 18. Jawaban: e Keterangan gambar: 1 = jaringan epidermis 2 = jaringan floem primer 3 = jaringan floem sekunder 4 = jaringan kambium 5 = jaringan xilem sekunder Jaringan epidermis berfungsi melindungi jaringan di bawahnya. Jaringan floem primer dan floem sekunder berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. Jaringan kambium berfungsi membentuk jaringan floem dan jaringan xilem. Jaringan xilem berfungsi mengangkut air dan unsur hara dari dalam tanah. 19. Jawaban: c Jaringan mesofil pada daun ada dua macam yaitu jaringan palisade dan bunga karang. Jaringan bunga karang tersusun dari sel-sel yang bentuknya beraturan dan susunannya tidak rapat. Akibatnya, jaringan bunga karang memiliki banyak ruang antarsel. Jaringan palisade memiliki sel-sel yang tersusun rapat. Jaringan epidermis, xilem, dan floem bukan jaringan mesofil daun. 20. Jawaban: a Sel-sel epidermis pada biji kapas dapat mengalami modifikasi menjadi serat-serat kapas yang merupakan bahan baku benang. Sel parenkim, kolenkim, sklerenkim, dan meristem tidak dapat mengalami modifikasi menjadi serat. 21. Jawaban: d Batang tumbuhan Monocotyledoneae dan Dicotyledoneae sama-sama memiliki epidermis dan jaringan pengangkut. Pada batang Monocotyledoneae tidak terdapat kambium sedangkan batang Dicotyledoneae terdapat kambium. Letak jaringan pengangkut pada batang Monocotyledoneae tersebar, sedangkan letak jaringan pengangkut pada batang Dicotyledoneae tersusun dalam lingkaran. 22. Jawaban: d Endodermis hanya terdapat pada batang tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan Dicotyledoneae. Pinus merupakan tumbuhan berbiji terbuka. Pacar air, bayam, dan jeruk adalah tumbuhan Dicotyledoneae. Endodermis tidak terdapat batang tumbuhan Monocotyledoneae, contoh kelapa. 23. Jawaban: d Teori tekanan akar menyatakan bahwa air dan mineral naik ke atas dari akar menuju daun karena faktor tekanan akar. Tekanan akar terjadi jika terdapat perbedaan konsentrasi air dalam tanah dengan cairan pada saluran xilem. Tekanan akar paling tinggi terjadi pada malam hari dan dapat mengakibatkan merembesnya tetes-tetes air dari daun tumbuhan (gutasi) melalui saluran yang disebut hidatoda. 24. Jawaban: d Lateks merupakan salah satu hasil metabolit sekunder yang kemudian disimpan dalam jaringan parenkim. 25. Jawaban: a Bagian yang ditunjuk adalah kutikula yang melapisi permukaan epidermis. Kutikula berfungsi untuk mencegah penguapan air. Bagian yang berfungsi melindungi jaringan di bawahnya adalah epidermis. Bagian yang berfungsi mengangkut unsur hara adalah xilem. Bagian yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas adalah stomata. Bagian yang berfungsi sebagai tempat fotosintesis adalah jaringan palisade dan jaringan spons. 26. Jawaban: b Bagian yang membesar, berdaging lunak, dan berair pada jambu monyet merupakan perkembangan dari tangkai bunga. Buah jambu monyet yang sebenarnya adalah bagian yang berbentuk kecil dan berkulit keras yang sering kita kenal sebagai mete. 27. Jawaban: d Penebalan zat gabus pada dinding endodermis disebut pita kaspari. Penebalan ini tidak dapat dilalui air. Namun, tidak semua sel-sel endodermis mengalami penebalan sehingga air dapat masuk ke stele. Sel-sel yang tidak mengalami penebalan dinamakan sel penerus/sel peresap. 28. Jawaban: c Jaringan kolenkim adalah jaringan penyokong pada tumbuhan yang mengalami penebalan tidak teratur pada dinding selnya. Dinding sel pada jaringan kolenkim mengalami penebalan sekunder oleh selulosa, hemiselulosa, dan pektin. Adapun lignin merupakan zat yang ditemukan pada penebalan dinding sel pada jaringan sklerenkim. 29. Jawaban: b Jaringan penyusun daun terdiri atas epidermis, stomata, berkas pengangkut, dan mesofil. Mesofil daun Monocotyledoneae hanya tersusun dari parenkim spons. Adapun mesofil daun Dicotyledoneae tersusun dari parenkim palisade dan parenkim spons. 30. Jawaban: c Kepala putik merupakan bagian bunga yang berkembang dan ikut membentuk buah manggis. Daun kelopak merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah terong. Tangkai putik merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah jagung. Tangkai bunga merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah jambu monyet. Dasar bunga merupakan bagian bunga yang ikut menyusun pembentukan buah tanaman elo. Biologi Kelas XI 35

37 B. Uraian 1. a. Berdasarkan sifatnya, jaringan tumbuhan dibedakan menjadi jaringan meristem (embrional) dan jaringan dewasa. b. Perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa adalah sebagai berikut. Pembeda Sifat sel Sel penyusun Dinding sel Vakuola Sitoplasma Jaringan Meristem Aktif membelah Belum mengalami diferensiasi atau spesialisasi fungsi Tipis Kecil/tidak ada Banyak Jaringan Dewasa Tidak aktif membelah Telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi fungsi Tebal Besar Sedikit 2. Parenkim berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi empat macam berikut. a. Parenkim palisade, berbentuk panjang, tegak dan mengandung kloroplas. Parenkim ini menyusun mesofil daun. b. Parenkim bunga karang, bentuk dan ukuran sel bunga karang tidak teratur dengan ruang antarsel relatif lebih besar. c. Parenkim lipatan, merupakan parenkim yang dinding selnya mengalami lipatan ke arah dalam serta banyak mengandung kloroplas. d. Parenkim bintang, berbentuk seperti bintang dan bersambungan pada ujung-ujungnya. 3. a. Stoma, terdapat pada epidermis daun atau pada batang yang masih muda. Stomata berfungsi sebagai tempat pertukaran gas-gas O 2 dan CO 2. b. Sel kipas, terdapat pada epidermis daun Poaceae. Sel kipas berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan. c. Trikoma, berupa tonjolan atau rambut di antara sel epidermis pada daun, bunga, buah, atau akar. Beberapa fungsi trikoma yaitu sebagai jaringan pelindung (terutama untuk mencegah penguapan berlebihan), sebagai alat pengisap air dan garam-garam mineral, membantu penyebaran biji, sebagai alat ekskresi, dan sebagai alat penerus rangsang dari luar. 4. a. Aerenkim adalah parenkim yang berfungsi untuk menyimpan udara karena mempunyai banyak ruang antarsel. b. Aerenkim terdapat pada batang dan daun tumbuhan hidrofit. 5. a. Warna merah terdapat pada bagian nomor 3 dan nomor b. Bagian nomor 3 dan nomor 6 berwarna merah karena keduanya merupakan jaringan xilem yang berfungsi untuk mengangkut air dan zat terlarut (warna merah) dari akar menuju daun sehingga bagian yang berwarna merah menunjukkan jaringan xilem. Pembeda Sel-sel penyusun Unsur-unsur penyusun Xilem Sel-sel mati dengan dinding sel yang tebal Trakea Trakeid Serat xilem Parenkim xilem Floem Sel-sel hidup dan selsel mati Unsur tapis Sel pengiring Sel albumin Parenkim floem 7. Tempurung kelapa memiliki struktur yang sangat keras dan tebal karena mengandung sel sklereid yang berkelompok. Sel sklereid sangat keras karena dinding sel mengalami penebalan sekunder oleh lignin. Sel sklereid termasuk penyusun jaringan penyokong sklerenkim. 8. Rongga udara Mesofil Xilem Floem Stomata Penampang melintang daun Monocotyledoneae Mesofil Epidermis Kutikula Sklerenkim Floem Xilem Struktur daun Monocotyledoneae Kutikula Sklerenkim Sklerenkim Epidermis bawah Pembeda mesofil Dicotyledoneae, dan Monocotyledoneae adalah pada mesofil daun dan Dicotyledoneae terdapat parenkim palisade dan parenkim spons (jaringan bunga karang), sedangkan pada mesofil daun Monocotyledoneae, hanya berupa jaringan bunga karang atau parenkim spons. 36 Kunci Jawaban dan Pembahasan

38 9. Perbedaan struktur batang Dicotyledoneae dan Monocotyledoneae. Pembeda Korteks Endodermis Perisikel Jari-jari empulur Empulur Berkas pengangkut 10. Jaringan-jaringan penyusun silinder pusat pada akar tumbuhan Dicotyledoneae sebagai berikut. a. Perisikel/perikambium Perisikel/perikambium merupakan lapisan terluar dari stele. Perisikel akan tumbuh ke arah luar membentuk cabang akar. b. Berkas pembuluh angkut/vasis Berkas pembuluh angkut/vasis terdiri atas xilem dan floem yang tersusun bersisian menurut arah jari-jari. Pada akar Dicotyledoneae, di antara xilem dan floem terdapat jaringan kambium. c. Empulur Empulur terletak di bagian paling dalam yang terdiri atas parenkim. Bab III A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: b a. b. c. d. e. Dicotyledoneae Terdiri atas beberapa lapis sel parenkim. Terlihat jelas seperti lapisan sel kompak yang bergelombang. Terdiri atas parenkim dan sklerenkim. Berupa deretan parenkim di antara berkas pengangkut. Berupa parenkim sentral tersusun melingkar. Tipe kolateral terbuka/ bikolateral. Monocotyledoneae Parenkim berkesinambungan sampai bagian tengah batang. Tidak tampak. Tidak terdiferensiasi. Tidak ada. Tidak ada. Tipe kolateral tertutup atau konsentris amfivasal. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Hewan Vertebrata Jaringan Epitel kubus selapis Epitel pipih berlapis Epitel silindris selapis Epitel silindris berlapis Epitel berlapis semu Letak Kelenjar air liur, retina mata, dinding ovarium, dan saluran dalam nefron ginjal. Kulit, rongga mulut, esofagus, laring, vagina, anus, dan rongga hidung. Dinding dalam lambung, usus, kantong empedu, rahim, saluran pernapasan bagian atas, dan saluran pencernaan. Lapisan konjungtiva, dinding dalam kelopak mata, laring, faring, dan uretra. Rongga hidung dan trakea. 2. Jawaban: a Jaringan epitel transisional terdapat pada kantong kemih, ureter, dan pelvis ginjal. Lambung dan usus halus tersusun dari epitel silindris selapis. Adapun faring dan uretra tersusun dari epitel silindris berlapis. 3. Jawaban: a Ciri-ciri pada soal adalah ciri-ciri jaringan tulang rawan hialin. Tulang rawan elastis mempunyai matriks berwarna keruh kekuningan terdapat pada epiglotis dan daun telinga. Tulang rawan fibrosa gelap keruh terdapat pada ruas-ruas tulang belakang dan persendian. Sementara itu, tulang kompak dan spons termasuk jaringan tulang keras. 4. Jawaban: b Nomor 2 adalah kanal pusat yang di dalamnya berisi pembuluh darah, limfe, dan jaringan saraf. Nomor 1 adalah osteosit. Nomor 3 adalah lakuna. Nomor 4 adalah kanalikuli. 5. Jawaban: c Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf c merupakan jaringan penyusun otot jantung yang melakukan fungsi kontraksi periodik. Jenis jaringan yang ditunjukkan oleh huruf a adalah jaringan penyusun otot polos yang menyusun organ-organ dalam, misal organ pencernaan. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf b merupakan jaringan tulang keras yang berfungsi membentuk rangka untuk melindungi organ dalam dan memberi bentuk pada tubuh. Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf d merupakan jaringan epitel silindris berlapis yang menyusun saluran tubuh bagian dalam, seperti uretra. Adapun jaringan yang ditunjukkan oleh huruf e merupakan jaringan ikat yang berfungsi menjadi penghubung antarjaringan atau antarorgan. 6. Jawaban: a X adalah leukosit yang berfungsi melawan bibit penyakit. Sementara itu, eritrosit memiliki protein yang disebut hemoglobin yang berfungsi mengikat O 2 dan CO 2 serta memberikan warna merah pada darah. Trombosit berfungsi melakukan proses pembekuan darah. 7. Jawaban: d Otot polos terdapat pada alat-alat tubuh bagian dalam sehingga disebut juga otot visera. Misal pada pembuluh darah, pembuluh limfa, saluran pencernaan, kandung kemih, dan saluran pernapasan. Sementara itu, otot lurik terdapat pada rangka, lidah, bibir, kelopak mata, dan diafragma. Adapun otot jantung terdapat pada jantung. 8. Jawaban: d Gambar pada soal adalah otot jantung. Ciri-ciri otot jantung sebagai berikut. 1) Bentuk sel silindris atau serabut pendek. Biologi Kelas XI 37

39 2) Mempunyai satu atau dua inti sel. 3) Bekerja di luar kehendak (otot tidak sadar). 4) Kontraksi berlangsung secara otomatis, teratur, tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat. 5) Mempunyai diskus interkalaris, yaitu pertemuan dua sel yang tampak gelap jika dilihat menggunakan mikroskop. 9. Jawaban: b Ciri-ciri jaringan otot polos yaitu memiliki inti satu di tengah, sel berbentuk gelendong, dan kerjanya di luar kehendak. Sementara itu, memiliki inti satu di pinggir dan kerja menurut kehendak merupakan ciri-ciri otot lurik. Memiliki sel bergaris dan bercabang merupakan ciri otot jantung. 10. Jawaban: a Dendrit adalah juluran sitoplasma yang berfungsi menerima rangsang dan membawanya ke badan sel saraf. Sementara itu, akson/neurit berfungsi meneruskan rangsang dari badan sel saraf ke sel saraf yang lain. Sel Schwan adalah sel yang mengelilingi akson. Nodus ranvier adalah bagian akson yang tidak tertutup selubung mielin. B. Uraian 1. Jaringan utama penyusun tubuh hewan sebagai berikut. a. Jaringan epitel berfungsi untuk absorpsi, proteksi, dan sebagai kelenjar. b. Jaringan pengikat berfungsi untuk melekatkan suatu jaringan dengan jaringan lain, membungkus organ, mengisi rongga di antara organ, dan menghasilkan imunitas. c. Jaringan otot berfungsi untuk melakukan pergerakan bagian tubuh. d. Jaringan saraf berfungsi untuk menerima dan membawa impuls saraf ke pusat saraf dan sebaliknya. 2. Jaringan epitel memiliki fungsi di dalam tubuh sebagai berikut. a. Melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya, misal epitel di permukaan kulit. b. Sebagai pintu gerbang masuk dan keluarnya zat, misal epitel alveolus paru-paru. c. Melaksanakan fungsi sekresi (menghasilkan getah cair), misal epitel kelenjar ludah, tiroid, dan adrenal. d. Melaksanakan fungsi absorpsi, misal epitel jonjot usus. e. Melaksanakan fungsi filtrasi, misal epitel nefron ginjal. f. Melaksanakan fungsi sebagai neuroreseptor (menerima rangsang dari luar), misal epitel di sekitar alat-alat indra. 3. a. Tulang rawan hialin terdapat pada ujung tulang keras, persendian, dan saluran pernapasan. Matriksnya berwarna putih kebirubiruan dan tersusun dari serabut kolagen halus. b. Tulang rawan fibrosa terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis, persendian. Matriksnya berwarna gelap dan keruh, serta tersusun serabut kolagen padat dan kasar. c. Tulang rawan elastis pada epiglotis, daun telinga, dan bronkiolus. Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan, serta tersusun dari serabut elastis dan serabut kolagen. 4. Nukleus Diskus interkalaris Secara morfologi otot jantung memiliki beberapa sifat yang menyerupai otot rangka maupun otot polos. Serabut otot jantung bercabang-cabang, nukleus di tengah sehingga menyerupai otot polos, serabut berseran lintang sehingga menyerupai otot rangka. Otot jantung berkontraksi secara ritmis, kontinu, tidak dipengaruhi kehendak, tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat. 5. a. Neuron sensorik/aferen menyampaikan rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat. b. Neuron asosiasi menyampaikan impuls dari neuron sensorik/interneuron yang lain ke neuron motorik. c. Neuron motorik/eferen menyampaikan impuls dari sistem saraf pusat ke efektor. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: d Kumpulan berbagai jaringan yang menjalankan suatu fungsi khusus disebut organ, contoh paruparu, jantung, ginjal dan otak. Ovum bukan termasuk organ tetapi sel. 2. Jawaban: a Keterangan gambar: 1 = jonjot usus, berfungsi memperluas permukaan usus halus yang berpengaruh terhadap proses penyerapan makanan. 38 Kunci Jawaban dan Pembahasan

40 2 = venula (pembuluh darah balik), berfungsi mengangkut darah yang mengandung banyak CO 2. 3 = kelenjar usus, berfungsi menghasilkan getah pencernaan. 4 = pembuluh limfa, berfungsi mengangkut asam lemak dan gliserol. 5 = jaringan otot, berperan dalam gerakan peristaltik. 3. Jawaban: d Organ-organ penyusun sistem transportasi antara lain jantung, pembuluh limfa, dan vena porta hepatika. Sementara itu, paru-paru dan trakea termasuk organ penyusun sistem pernapasan. 4. Jawaban: c Hewan spons merupakan organisme tingkat jaringan sehingga belum memiliki sistem organ. Ubur-ubur (Aurelia sp.) dan cacing gilig meskipun termasuk hewan Invertebrata, tetapi sudah memiliki beberapa sistem organ, misal sistem ekskresi. Adapun ikan dan burung elang merupakan Vertebrata dengan sistem organ kompleks. 5. Jawaban: c Pankreas, usus, kerongkongan, dan lambung merupakan penyusun sistem pencernaan. Sementara itu, diafragma merupakan penyusun sistem pernapasan. 6. Jawaban: b Uretra merupakan saluran yang menyusun sistem organ ekskresi dan reproduksi. Uretra bertugas sebagai saluran keluar urine dari vesica urinaria. Pada sistem reproduksi laki-laki, uretra selain berfungsi sebagai saluran urinaria juga berfungsi sebagai saluran akhir reproduksi yang terdapat di dalam penis. 7. Jawaban: e Organ yang ditunjuk dengan tanda X pada gambar adalah jantung. Jantung termasuk organ yang menyusun sistem transportasi atau peredaran darah. Sementara itu, sistem digesti atau pencernaan tersusun atas mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Sistem respirasi tersusun atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru. Sistem saraf tersusun atas otak, sumsum tulang belakang, dan ganglion. Sistem reproduksi tersusun dari testis dan ovarium. 8. Jawaban: b Sistem 1) Integumen 2) Rangka 3) Saraf 4) Otot 5) Endokrin Fungsi Pelindung tubuh. Menggerakkan bagian tubuh dan untuk berpindah, menegakkan tubuh, melindungi organ-organ di dalamnya, tempat melekatnya otot, dan alat gerak pasif. Menerima dan merespons rangsang dari lingkungannya. Menentukan postur tubuh, menyimpan glikogen, dan sebagai alat gerak aktif. Memproduksi hormon-hormon untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. 9. Jawaban: b Jaringan epitel silindris berlapis semu berfungsi melindungi jaringan di bawahnya, melakukan sekresi, dan gerakan gas. Epitel kubus berlapis menghasilkan mucus, berperan dalam pergerakan zat melewati permukaan, dan sebagai pelapis saluran sekresi kelenjar. Epitel transisional berfungsi menahan regangan dan tekanan. Sementara itu, epitel kubus selapis berfungsi sebagai pelindung, penghasil lendir, serta melakukan fungsi absorpsi dan sekresi. 10. Jawaban: a Jaringan yang ditunjukkan oleh huruf X merupakan jaringan epitel silindris selapis pada lapisan mukosa usus halus. Jaringan tersebut memiliki fungsi proteksi terhadap jaringan di bawahnya dan absorpsi (penyerapan) zat. B. Uraian 1. Sistem Havers adalah kesatuan sel-sel tulang dan matriks tulang yang mengelilingi suatu pembuluh darah dan saraf yang membentuk suatu sistem. Di dalam sistem Havers terdapat lamela konsentris atau lingkaran-lingkaran yang merupakan kesatuan pembuluh darah dan sel saraf. Selain itu, di dalam lamela konsentris terdapat rongga/cawan tempat sel tulang yang disebut lakuna. Antar lakuna dihubungkan oleh kanal-kanal kecil yang disebut kanalikuli. Kanalikuli berperan dalam menyalurkan kebutuhan nutrisi sel tulang. 2. Tidak, karena fungsi setiap sistem organ dipengaruhi oleh sistem organ yang lain. Semua sistem organ saling bekerja sama dalam membentuk sistem kehidupan pada organisme. Kerusakan atau gangguan pada satu sistem organ akan memengaruhi kerja sistem organ yang lain. Contoh jika sistem peredaran darah terganggu, oksigen dalam darah tidak dapat diangkut dengan baik ke sel-sel tubuh. Akibatnya sistem gerak (otot) dan sistem saraf pun terganggu karena sel-selnya kekurangan oksigen. Biologi Kelas XI 39

41 3. Sistem kelenjar endokrin tersusun dari kelenjar pituitari, tiroid, paratiroid, pankreas, adrenal, kelenjar kelamin, dan kelenjar timus. Kelenjar endokrin berfungsi memproduksi hormon untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. 4. Usus merupakan salah satu organ dalam sistem pencernaan. Usus tersusun dari beberapa jaringan yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot, dan jaringan saraf. Jaringan-jaringan tersebut tergabung untuk melakukan fungsi yang sama yaitu mencerna makanan yang masuk ke usus. Bagian-bagian usus dari luar ke dalam yaitu jaringan ikat serosa untuk menggantungkan usus ke organ lain, jaringan otot polos memanjang, jaringan otot polos melingkar, jaringan ikat longgar, jaringan otot polos mukosa, jaringan ikat longgar mukosa, dan jaringan epitel silindris yang merupakan jaringan terdalam dari rongga usus. Selain itu juga terdapat jaringan saraf dan jaringan darah. 5. Osteomyelitis merupakan penyakit infeksi yang menyerang jaringan tulang karena mikroorganisme terutama Staphylococcus yang mencapai tulang melalui patah tulang terbuka atau gigi karies. Tulang termasuk salah satu organ penyusun sistem rangka. Jadi, jika terserang penyakit osteomyelitis maka sistem rangka akan mengalami gangguan. A. Pilihan Ganda 1. Jawaban: a Jaringan penyokong disebut juga jaringan pengikat. Kartilago/tulang rawan, jaringan darah, jaringan limfe, dan jaringan tulang keras (osteon) merupakan jaringan pengikat dengan sifat khusus. Sementara itu, epitel merupakan jaringan penutup permukaan tubuh. 2. Jawaban: b Jaringan Epitel a. Pipih berlapis b. Pipih selapis c. Kubus berlapis d. Silindris berlapis semu e. Silindris selapis Letak Kulit, rongga mulut, esofagus, anus, dan rongga hidung. Kapsula Bowman, pembuluh darah alveolus, dan ruang jantung. Kelenjar keringat, kelenjar minyak, dan ovarium. Rongga hidung dan trakea. Dinding dalam lambung, usus, rahim, dan saluran pencernaan. 3. Jawaban: b Kelenjar keringat dan kelenjar minyak dilindungi oleh jaringan epitel kubus berlapis. Sementara itu, alveolus dilindungi oleh epitel pipih selapis, trakea dilindungi oleh epitel silindris lapis semu, sedangkan kulit dilindungi oleh epitel pipih berlapis. 4. Jawaban: c Jaringan epitel yang melapisi jonjot usus adalah epitel silindris selapis (c). Epitel pipih selapis (a) merupakan pelapis bagian dalam pembuluh limfe, pembuluh darah, ruang jantung, alveolus paruparu, dan selaput bagian dalam telinga. Epitel kubus selapis (b) terdapat pada epitel permukaan ovarium, retina mata, nefron ginjal, dan kelenjar air liur. Epitel transisional (d) terdapat pada uretra, ureter, dan kantung kemih. Adapun epitel kubus berlapis (e) terdapat pada ovarium, testis, kelenjar minyak, dan kelenjar keringat pada kulit. 5. Jawaban: b Gambar pada soal adalah jaringan epitel kubus selapis dan dapat ditemukan di saluran ginjal. Sementara itu, jaringan epitel silindris selapis terdapat di saluran pencernaan, jaringan epitel pipih lapis banyak terdapat di esofagus, epitel pipih selapis terdapat di alveolus, dan jaringan epitel transisional terdapat di kandung kemih. 6. Jawaban: c Jaringan tulang termasuk jaringan pengikat dengan sifat khusus. Jaringan tulang tersusun dari sel-sel yang diliputi oleh matriks. Jaringan yang membatasi rongga dengan membran dasar yaitu jaringan epiteli. Organ yang berfungsi sebagai alat koordinasi tersusun dari jaringan saraf. 7. Jawaban: b Jaringan yang ditunjukkan oleh nomor 1 adalah jaringan otot polos yang menyusun organ pencernaan, contoh berfungsi melakukan gerak peristaltik pada kerongkongan dan usus besar. Adapun jaringan yang ditunjukkan oleh nomor 2 adalah jaringan otot lurik yang menyusun otot rangka untuk melakukan gerak sadar pada gerakan anggota tubuh. Sementara itu, gerak kontraksi jantung dilakukan oleh jaringan otot jantung. 8. Jawaban: c Jaringan pengikat padat yang serabutnya tersusun teratur disebut fasia, contoh tendon yaitu ujung otot yang melekat pada tulang. Jaringan ikat padat yang serabutnya kurang teratur, contoh ligamen yang berfungsi sebagai penghubung tulang. Ligamen kebanyakan tersusun dari serabut kolagen. Sementara itu, kolagen merupakan serat yang menyusun tulang rawan fibrosa. 40 Kunci Jawaban dan Pembahasan

42 9. Jawaban: d Ciri-ciri tulang rawan elastis sebagai berikut. 1) Tersusun dari serabut elastis dan kolagen. 2) Matriks berwarna keruh kekuning-kuningan. 3) Letak di epiglotis daun telinga dan bronkiolus. 4) Fungsi memberi fleksibilitas dan sokongan. Sementara itu, matriks berwarna putih kebiruan dan membentuk rangka embrio merupakan ciri kartilago hialin. 10. Jawaban: c Jaringan 1) Otot 2) Epitel 3) Pengikat 4) Saraf 5) Embrional Fungsi Alat gerak aktif. Proteksi, absorpsi, dan sebagai kelenjar. Mengikat antarjaringan. Merespons rangsang. Merupakan jaringan muda yang selselnya selalu mengadakan pembelahan. 11. Jawaban: b Jaringan pengikat terdiri dari jaringan tulang rawan, jaringan tulang keras, jaringan darah, dan jaringan limfa. Melawan patogen penyebab penyakit merupakan fungsi jaringan darah. Mengangkut cairan jaringan, protein, dan lemak adalah fungsi jaringan limfa. Membantu pergerakan persendian adalah fungsi jaringan kartilago hialin. Sementara itu, melakukan pergerakan tubuh adalah fungsi jaringan otot dan merespons perubahan lingkungan adalah fungsi jaringan saraf. 12. Jawaban: d Jaringan pengikat padat dibedakan menjadi 2 yaitu yang serabutnya tersusun secara teratur berupa fasia dan tendon dan jaringan yang serabutnya kurang teratur misal ligamentum. Sementara itu, jaringan lemak dan jaringan tulang merupakan jaringan pengikat dengan sifat khusus. 13. Jawaban: d Kartilago fibrosa mengandung serabut kolagen yang padat dan kasar sehingga matriksnya berwarna gelap dan keruh. Kartilago fibrosa terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis (gelang pinggang), dan persendian. Sementara itu, kartilago hialin mengandung serabut kolagen yang halus. Kartilago elastis mengandung serabut elastis dan serabut kolagen. Adapun tulang kompak dan tulang spons termasuk dalam jaringan tulang keras yang bersifat keras dan kaku. 14. Jawaban: c 1 = kanal pusat 2 = kanalinuli 3 = osteosit 4 = sistem Havers 5 = lakuna 15. Jawaban: d Gambar tersebut merupakan jaringan ikat longgar yang memiliki ciri-ciri sel-selnya jarang, mengandung matriks berisi cairan lendir yang mengandung serabut kolagen dan serabut elastis dan terdapat di pembuluh darah dan saraf. Selselnya tersimpan dalam rongga Havers dan matriksnya mengalami kalsifikasi merupakan ciriciri jaringan tulang keras. Sementara itu, matriksnya terdiri atas kondrin merupakan ciri jaringan tulang rawan. 16. Jawaban: b Ada tiga macam otot penyusun tubuh Vertebrata, yaitu otot rangka, otot polos, dan otot jantung. Otot polos merupakan otot yang bekerja tidak sadar, tidak mudah lelah, berinti satu, dan banyak ditemukan pada organ-organ dalam, contoh lambung, usus, pembuluh darah, dan paru-paru. Sementara itu, lidah tersusun dari otot lurik. 17. Jawaban: b Usus merupakan organ dalam yang kerjanya tidak sadar karena terdapat otot polos. Usus memiliki jaringan ikat untuk menggantungkan usus ke organ lain dan memiliki jaringan epitel yang berfungsi untuk absorpsi (menyerap) sari makanan. 18. Jawaban: a Ciri-ciri tersebut merupakan ciri otot rangka. Otot rangka berfungsi untuk menggerakkan rangka pada hewan. Jaringan yang berfungsi menggerakkan organ-organ dalam tubuh hewan adalah jaringan otot polos. Jaringan yang berfungsi menerima dan menghantarkan impuls adalah sel-sel saraf. Jaringan yang berfungsi menghubungkan jaringan satu dengan lainnya adalah jaringan ikat. Jaringan yang berfungsi menyimpan cadangan lemak adalah jaringan lemak. 19. Jawaban: d Otot polos dan otot jantung terdapat di organ dalam yang kerjanya tidak dipengaruhi kehendak, sedangkan otot rangka/otot lurik kerjanya sesuai kehendak kita. 20. Jawaban: c Sistem Havers hanya dimiliki oleh jaringan tulang keras (osteon), contoh tulang paha. Sementara itu, daun telinga, tenggorokan, epiglotis, dan hidung tersusun atas jaringan tulang rawan. Biologi Kelas XI 41

43 21. Jawaban: c Sifat 1) Tempat 2) Letak inti 3) Bentuk 4) Seran lintang 5) Kontraksi otot 22. Jawaban: c Keterangan gambar: X = dendrit Y = badan sel Z = akson Neuron terdiri atas bagian-bagian berikut. 1) Badan sel saraf yang mengandung inti sel dan neuroplasma. 2) Neurit atau akson berfungsi membawa impuls meninggalkan badan sel saraf. 3) Dendrit berfungsi membawa impuls ke badan sel saraf. 23. Jawaban: c Sinapsis adalah titik temu antara ujung akson satu neuron dengan neuron yang lain. Bagian ini akan melepaskan neurontransmiter untuk meneruskan rangsang ke sel saraf lain. Mielin = selubung pada akson bagian dalam Neurilema Dendrit Otot Jantung Jantung di tengah Silindris Ada Tidak sadar Otot Polos Organ dalam di tengah Gelendong Tidak ada Tidak sadar Otot Lurik Rangka di tepi Silindris Ada Disadari = selubung akson bagian luar = membawa impuls ke badan saraf Nodus Ranvier = bagian akson yang tidak tertutup selubung mielin 24. Jawaban: d Jaringan epitel transisional terdapat pada kandung kemih. Epitel silindris selapis dijumpai pada saluran oviduk dan dinding usus halus bagian dalam. Epitel kubus berlapis terdapat pada saluran kelenjar keringat, dinding folikel ovarium, dan kelenjar ludah. Adapun epitel kubus selapis terdapat pada permukaan ovarium, kelenjar tiroid, dan tubulus ginjal. 25. Jawaban: e 1) Epitel pipih selapis terdapat pada kapsula Bowman pada ginjal, lapisan dalam pembuluh darah dan limfa, alveolus, ruang jantung, dan sel ekskresi kecil dari kebanyakan kelenjar. 2) Epitel silindris selapis terdapat pada dinding dalam usus, kantong empedu, rahim, saluran pernapasan bagian atas, dan saluran pencernaan. 3) Epitel kubus selapis terdapat pada kelenjar air liur, retina mata, dinding ovarium, dan saluran dalam nefron ginjal. 4) Epitel silindris berlapis semu terdapat pada rongga hidung dan trakea. 5) Epitel pipih berlapis terdapat pada kulit, rongga mulut, esofagus, laring, vagina, anus, dan rongga hidung. 26. Jawaban: c Sistem saraf tersusun dari organ otak, sumsum tulang belakang, simpul-simpul saraf (ganglion). Sementara itu, tengkorak termasuk organ penyusun sistem rangka. Jantung dan kelenjar limfa termasuk organ penyusun sistem transportasi. 27. Jawaban: c Kumpulan organ yang berfungsi menghasilkan hormon disebut sistem endokrin. Organ yang termasuk sistem endokrin antara lain tiroid, paratiroid, adrenal, pankreas, dan kelenjar kelamin. Sementara itu, jantung termasuk sistem transportasi, ginjal termasuk sistem ekskresi, dan lambung termasuk sistem digesti. 28. Jawaban: c 1) Penis Jaringan 2) Ovarium 3) Uterus 4) tis 5) Oviduk Fungsi Alat kopulasi untuk menyalurkan sperma. Menghasilkan sel telur. Tempat pertumbuhan dan perkembangan janin. Menghasilkan sperma. Tempat berlangsungnya fertilisasi. 29. Jawaban: b Kelenjar endokrin adalah kelenjar yang tidak memiliki saluran pengeluaran. Jaringan kelenjar buntu ini tersusun oleh sel-sel khusus yang mampu menghasilkan sekret atau getah cair. Contoh kelenjar endokrin adalah kelenjar tiroid, paratiorid, dan kelenjar adrenal. Sementara itu, kelenjar laktin (susu), kelenjar Liberkuhn, kelenjar keringat, dan kelenjar Brunnet merupakan contoh kelenjar eksokrin karena merupakan kelenjar yang memiliki saluran pengeluaran. 30. Jawaban: c Otot jantung menyusun organ jantung. Jaringan saraf berperan mengirimkan sinyal-sinyal ke seluruh tubuh. Otot rangka berfungsi untuk melakukan gerak aktif. Otot polos merupakan penyusun organ-organ dalam. 42 Kunci Jawaban dan Pembahasan

44 B. Uraian 1. a. Melekatkan satu jaringan dengan jaringan yang lain. b. Membungkus organ-organ dalam tubuh. c. Mengisi rongga di antara organ-organ tubuh. d. Menghasilkan imunitas. 2. a. Organ yang ditunjuk dengan huruf X adalah usus halus. Pada organ ini terdapat jaringan epitel silindris selapis. b. Fungsi jaringan epitel pada usus halus yaitu menyerap sari-sari makanan dalam proses pencernaan makanan. 3. Komponen penyusun jaringan pengikat terdiri atas matriks dan sel-sel jaringan pengikat. a. Matriks. Matriks tersusun dari serabut-serabut dan bahan dasar. Serabut dibedakan menjadi serabut kolagen, elastin, dan retikular. Bahan dasar terdiri dari asam mukopolisakarida. b. Sel-sel penyusun jaringan pengikat. Beberapa jenis sel yang tertanam dalam matriks antara lain fibroblast, makrofag, sel mast, sel lemak, dan sel darah putih. 4. a. Fasia merupakan jaringan ikat berbentuk lembaran yang menyelimuti otot. b. Fibroblas adalah sel penyusun jaringan ikat longgar yang berfungsi untuk sekresi dan sintesis protein pada serabut. c. Heparin adalah hasil produksi sel mast (sel penyusun jaringan ikat longgar) yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah. d. Ligamen merupakan jaringan ikat yang menjadi penghubung antartulang. 5. Ciri-Ciri Kartilago Hialin Kartilago Fibrosa Kartilago Elastis 6. Pankreas merupakan organ yang menyusun sistem pencernaan karena menghasilkan beberapa jenis enzim yang berperan di dalam pencernaan makanan. Pankreas juga merupakan organ yang menyusun sistem endokrin karena menghasilkan hormon insulin dan glukogen. 7. Jaringan adiposa (lemak) tersusun atas sel lemak (adiposit). Terdapat dua jenis sel lemak penyusun jaringan lemak, yaitu sel unilokular dan multilokular. Sel lemak unilokular mengandung satu unit sel lemak dengan ukuran besar dan membentuk jaringan lemak putih. Sementara itu, sel lemak multilokular mengandung banyak unit sel lemak, berukuran kecil, dan membentuk jaringan lemak cokelat. 8. a. Kelenjar eksokrin memiliki saluran untuk mengalirkan sekretnya. Contoh: 1) Kelenjar keringat pada kulit. 2) Kelenjar fundus pada lambung. b. Kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang tidak memiliki saluran untuk mengalirkan sekretnya. Contoh: 1) Tiroid 2) Adrenal 3) Kelenjar kelamin 9. a. Nukleus Badan sel Dendrit Mielin Akson Bagian yang bermielin Akson Nodus Ranvier Serabut Warna matriks Letak Fungsi Serabut kolagen yang halus. Putih kebirubiruan dan tembus cahaya. Ujung tulang keras, cakram epifisis, persendian, dan saluran pernapasan. Memberi kekuatan, menyokong rangka embrionik, menyokong bagian tertentu rangka dewasa, dan membantu pergerakan persendian. Serabut kolagen yang padat dan kasar. Gelap dan keruh. Ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis, dan persendian. Menyokong dan melindungi bagian di dalamnya. Serabut elastis dan serabut kolagen. Keruh kekuningkuningan. Epiglotis, daun telinga, dan bronkiolus. Memberi fleksibilitas dan sebagai penyokong. b. 1) Neuron aferen/sensorik, menyampaikan rangsang dari reseptor ke sistem saraf pusat. 2) Neuron intermedier/interneuron menyampaikan impuls dari neuron sensorik atau interneuron yang lain ke neuron motorik. 3) Neuron motorik/eferen menyampaikan impuls dari sistem sarat pusat ke efektor. Biologi Kelas XI 43

SEL. SMA Regina Pacis Jakarta. Ms. Evy Anggraeny

SEL. SMA Regina Pacis Jakarta. Ms. Evy Anggraeny SEL SMA Regina Pacis Jakarta Ms. Evy Anggraeny 1 Sejarah Sel Anthonie van Leeuwenhoek (1665) : Penemu mikroskop dan menyebutkan sel sebagai satuan kehidupan Robert Hooke (1665) : Menemukan istilah Cellula

Lebih terperinci

Jaringan tulang keras di bagi menjadi... a.1 b.2 = c.3 d.4 e.5

Jaringan tulang keras di bagi menjadi... a.1 b.2 = c.3 d.4 e.5 Jaringan tulang keras di bagi menjadi... a.1 b.2 = c.3 d.4 e.5 Dengan lingkaran tahun dapat diketahui. A. Besar pohon B. Tinggi pohon C. Umur pohon = D. Banyaknya hujan di tempat tumbuh E. Lamanya musin

Lebih terperinci

ORGANISASI KEHIDUPAN. Sel

ORGANISASI KEHIDUPAN. Sel ORGANISASI KEHIDUPAN Sel Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup. Ukuran sangat kecil untuk melihat harus dibantu dengan mikroskop. Kata sel berasal dari bahasa latin cellulae, yang berarti bilik kecil.

Lebih terperinci

ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS) GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014

ULANGAN TENGAH SEMESTER (UTS) GASAL TAHUN PELAJARAN 2013/2014 1 PEMERINTAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA DINAS PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) 38 Jl. Raya Lenteng Agung Jagakarsa Jakarta Selatan 12610 Telepon: 7270865, Fax: 7872056 ULANGAN TENGAH

Lebih terperinci

SEL: Prokariotik Eukariotik

SEL: Prokariotik Eukariotik SEL: Prokariotik Eukariotik Dinding sel Plasmid Kapsul DNA Sirkuler (nukleoid) Membran sel Flagelum Ribososm Sitoplasma Sel tumbuhan Badan Golgi Vesikel Vakuoloa Dinding sel Kloroplas Mitokondria RE kasar

Lebih terperinci

PERBEDAAN SEL HEWAN & TUMBUHAN BAGIAN SEL & ORGANEL SEL TRANSPORT MELALUI MEMBRAN

PERBEDAAN SEL HEWAN & TUMBUHAN BAGIAN SEL & ORGANEL SEL TRANSPORT MELALUI MEMBRAN PERBEDAAN SEL HEWAN & TUMBUHAN BAGIAN SEL & ORGANEL SEL TRANSPORT MELALUI MEMBRAN SEL PROKARIOTIK & EUKARIOTIK SEL HEWAN & SEL TUMBUHAN SEL HEWAN SEL TUMBUHAN Sejarah Penemuan Sel 1500-an Ditemukan lensa

Lebih terperinci

BIOLOGI UMUM (MIP612112) Priyambodo, M.Sc. staff.unila.ac.id/priyambodo

BIOLOGI UMUM (MIP612112) Priyambodo, M.Sc. staff.unila.ac.id/priyambodo BIOLOGI UMUM (MIP612112) Priyambodo, M.Sc. Overview Penemuan sel Sel dan homeostasis Ukuran sel Kategori sel Bagian sel Tokoh penemu sel Robert Hooke A. v. Leeuwenhoek M. Schleiden T. Schwann R. Virchow

Lebih terperinci

LEMBARAN SOAL. Mata Pelajaran : BIOLOGI Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA )

LEMBARAN SOAL. Mata Pelajaran : BIOLOGI Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA ) LEMBARAN SOAL Mata Pelajaran : BIOLOGI Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA ) PETUNJUK UMUM 1. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan 2. Periksa dan bacalah

Lebih terperinci

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.1

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.1 1. Perhatikan nama-nama bagian sel berikut ini! dinding sel inti sel kloroplas Lisosom sentriol Bagian sel yang tidak dimiliki oleh sel hewan adalah... SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan

Lebih terperinci

SYLLABUS. 1. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Material Activities Indicator Evaluation Time Resource

SYLLABUS. 1. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Material Activities Indicator Evaluation Time Resource SYLLABUS School : Senior High School 5 Surabaya Subject : Biologi Grade/semester : XI/1 Reference : BSNP / CIE Standard : 1. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan. Basic 1.1

Lebih terperinci

Tujuan. Alat dan Bahan. Cara Kerja. Mengamati struktur sel-sel epidermis pada bawang merah. 1. Mikroskop. 2. Kaca preparat. 3. Kaca penutup. 4.

Tujuan. Alat dan Bahan. Cara Kerja. Mengamati struktur sel-sel epidermis pada bawang merah. 1. Mikroskop. 2. Kaca preparat. 3. Kaca penutup. 4. Tujuan Mengamati struktur sel-sel epidermis pada bawang merah. Alat dan Bahan 1. Mikroskop 2. Kaca preparat 3. Kaca penutup 4. Jarum 5. Tisu 6. Pinset 7. Pipet tetes 8. Bawang merah 9. Yodium/betadine

Lebih terperinci

LEMBARAN SOAL. Sat. Pendidikan

LEMBARAN SOAL. Sat. Pendidikan LEMBARAN SOAL Mata Pelajaran Sat. Pendidikan Kelas / Program : BIOLOGI : SMA : XI IPA PETUNJUK UMUM 1. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan 2. Periksa dan bacalah soal dengan teliti

Lebih terperinci

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL STRUKTUR DAN FUNGSI SEL 1. Pengertian Sel: Sel kata latinnya yaitu cella, yang berarti ruangan kecil atau unit kehidupan terkecil. Ditemukan pertama kali oleh Robert Hooke pada tahun 1665, yaitu tentang

Lebih terperinci

HIRARKI ORGANISASI MATERI BENDA HIDUP

HIRARKI ORGANISASI MATERI BENDA HIDUP HIRARKI ORGANISASI MATERI BENDA HIDUP Unsur Biosfer Biomolekul Komunitas Biomembran dan organel Populasi Sel Jaringan Organ Individu Atom (proton, neutron dan elektron) molekul sederhana makro molekul

Lebih terperinci

A. Bagian-bagian dalam sel tersusun atas sebagai berikut:

A. Bagian-bagian dalam sel tersusun atas sebagai berikut: A. Bagian-bagian dalam sel tersusun atas sebagai berikut: 1. Membran sel Membran sel sering disebut juga membran plasma yang bersifat semipermeabel. Artinya, membran sel hanya dpat dilewati oleh zat tertentu,

Lebih terperinci

A. Pengertian Sel. B. Bagian-bagian Penyusun sel

A. Pengertian Sel. B. Bagian-bagian Penyusun sel A. Pengertian Sel Sel adalah unit strukural dan fungsional terkecil dari mahluk hidup. Sel berasal dari bahasa latin yaitu cella yang berarti ruangan kecil. Seluruh reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh

Lebih terperinci

S E L. Suhardi, S.Pt.,MP

S E L. Suhardi, S.Pt.,MP S E L Suhardi, S.Pt.,MP Foreword Struktur sel, jaringan, organ, tubuh Bagian terkecil dan terbesar didalam sel Aktivitas metabolisme sel Perbedaan sel hewan dan tumbuhan Metabolisme sel Fisiologi Ternak.

Lebih terperinci

KUNCI JAWABAN BIOLOGI SOAL BIOLOGI KELAS : XI IPA

KUNCI JAWABAN BIOLOGI SOAL BIOLOGI KELAS : XI IPA KUNCI JAWABAN BIOLOGI SOAL BIOLOGI KELAS : XI IPA SOAL BIOLOGI KELAS : XI IPA 1. Perhatikan bagian-bagian sel berikut: 1) Plastida 2) Lisosom 3) Vakuola 4) Sentrosom 5) Dinding sel 6) Mitokondria Yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup, baik secara struktural dan fungsional. Sel merupakan satuan dasar yang menyusun organisme. Pada tahun 1665 seorang ilmuwan

Lebih terperinci

Keanekaragaman Organisme Kehidupan

Keanekaragaman Organisme Kehidupan Keanekaragaman Organisme Kehidupan Salah satu ciri makhluk hidup adalah tubuhnya tersusun atas sel. Sel merupakan satuan atau unit terkecil dari makhluk hidup, seperti pencernaan makanan, bernafas, ekskresi,

Lebih terperinci

Sel BIO 2 A. PENDAHULUAN SEL. materi78.co.nr. Sel terdiri dari empat bagian utama:

Sel BIO 2 A. PENDAHULUAN SEL. materi78.co.nr. Sel terdiri dari empat bagian utama: Sel materi78.co.nr A. PENDAHULUAN Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari kehidupan. Sel merupakan komponen pembentuk organisme hidup. Sel pertama kali dilihat oleh seorang ilmuwan Inggris

Lebih terperinci

BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI SEL BAB II STRUKTUR DAN FUNGSI SEL SEJARAH SEJARAH DAN TEORI SEL 1485 da Vinci : lensa untuk mengamati objek kecil 1610 Galileo : mikroskop sederhana 1665 Robert Hooke : komponen susunan mikroskop 1723 A.V.

Lebih terperinci

mustofa Tujuan Pembelajaran :

mustofa Tujuan Pembelajaran : Tujuan Pembelajaran : Setelah mempelajari bab ini, kamu diharapkan dapat mendiskribsikan keragaman dan system organisme kehidupan mulai dari tingkat sel sampai organisme Struktur organisasi kehidupan dimulai

Lebih terperinci

K13 Revisi Antiremed Kelas 11 Biologi

K13 Revisi Antiremed Kelas 11 Biologi K13 Revisi Antiremed Kelas 11 Biologi Persiapan UTS Semester Ganjil Doc. Name: RK13AR11BIO01UTS Version : 2016-09 halaman 1 01. Sel adalah satuan unit dasar kehidupan. Pernyataan tentang definisi sel tersebut

Lebih terperinci

STRUKTUR & FUNGSI SEL

STRUKTUR & FUNGSI SEL STRUKTUR & FUNGSI SEL Oleh : Rifki Abdul Majid (037115104) Kelas : 1-E Dosen : Dra. R. Teti Rostikawati, M.Si. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas PAKUAN BOGOR A. SEL SEL adalah bagian

Lebih terperinci

SEL DAN JARINGAN MATERI BAHAN PELATIHAN UNTUK GURU-GURU SMA / MA OLEH: DRS. TAUFIK RAHMAN, MPD UPI BANDUNG

SEL DAN JARINGAN MATERI BAHAN PELATIHAN UNTUK GURU-GURU SMA / MA OLEH: DRS. TAUFIK RAHMAN, MPD UPI BANDUNG SEL DAN JARINGAN MATERI BAHAN PELATIHAN UNTUK GURU-GURU SMA / MA OLEH: DRS. TAUFIK RAHMAN, MPD UPI BANDUNG NANGRO ACEH DARUSSALAM 5-10 JULI 2007 1 SOAL TES SEL DAN JARINGAN Petunjuk: 1. Jawablah pertanyaan

Lebih terperinci

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLatihan Soal dan 4. 1 dan 3. 3 dan 5. 4 dan 5. Tebal, tersusun dari selulosa

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLatihan Soal dan 4. 1 dan 3. 3 dan 5. 4 dan 5. Tebal, tersusun dari selulosa 1. Perhatikan nama-nama bagian sel berikut ini! dinding sel inti sel kloroplas Lisosom sentriol SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLatihan Soal 10.2 Bagian sel yang tidak dimiliki

Lebih terperinci

BIOLOGI SEL OLEH : CRISTIN NATALIA. P ILMU KELAUTAN B UNIVERSITAS DIPONEGORO. cristinnatalia.hol.es

BIOLOGI SEL OLEH : CRISTIN NATALIA. P ILMU KELAUTAN B UNIVERSITAS DIPONEGORO. cristinnatalia.hol.es BIOLOGI SEL OLEH : CRISTIN NATALIA. P ILMU KELAUTAN B 26020113120041 UNIVERSITAS DIPONEGORO SEL Apa itu SEL??.. Sel merupakan unit struktural dan fungsional, yang menyusun tubuh organisme KARAKTERISTIK

Lebih terperinci

Bab. Organisasi Tingkat Sel. A. Struktur dan Fungsi Sel B. Transpor Zat-Zat Melalui Membran Sel

Bab. Organisasi Tingkat Sel. A. Struktur dan Fungsi Sel B. Transpor Zat-Zat Melalui Membran Sel Bab Sumber: Biology: Sumber: Realm www.humboldt.edu of Life, 2006 Kloroplas merupakan salah satu organel sel yang berperan dalam fotosintesis. Organisasi Tingkat Sel Hasil yang harus Anda capai: memahami

Lebih terperinci

Satuan unit t kecil dr kehidupan : Sel Robert Hooke : "sel" = "kotak-kotak kosong", stlh ia m amati sayatan gabus dgn mikroskop.

Satuan unit t kecil dr kehidupan : Sel Robert Hooke : sel = kotak-kotak kosong, stlh ia m amati sayatan gabus dgn mikroskop. BIOLOGI Satuan unit t kecil dr kehidupan : Sel Robert Hooke : "sel" = "kotak-kotak kosong", stlh ia m amati sayatan gabus dgn mikroskop. disimpulkan : sel t.d kesatuan zat Protoplasma Johannes Purkinje

Lebih terperinci

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLATIHAN SOAL BAB 11

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLATIHAN SOAL BAB 11 SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLATIHAN SOAL BAB 11 1. Bagian sel yang berfungsi untuk mengatur seluruh kegiatan sel adalah http://www.primemobile.co.id/assets/uploads/materi/bio-7-11a.png

Lebih terperinci

SEL SEBAGAI DASAR KEHIDUPAN

SEL SEBAGAI DASAR KEHIDUPAN SEL SEBAGAI DASAR KEHIDUPAN Pengertian sel Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup Sel merupakan tingkatan struktur terendah yang mampu melakukan semua aktivitas kehidupan. Sel merupakan unit dasar

Lebih terperinci

MODUL MATA PELAJARAN IPA

MODUL MATA PELAJARAN IPA KERJASAMA DINAS PENDIDIKAN KOTA SURABAYA DENGAN FAKULTAS MIPA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA MODUL MATA PELAJARAN IPA Struktur sel tumbuhan dan hewan untuk kegiatan PELATIHAN PENINGKATAN MUTU GURU DINAS PENDIDIKAN

Lebih terperinci

SEL BIO 2 A. PENDAHULUAN. d. Menurut Flemming dan Strasburger. Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari kehidupan.

SEL BIO 2 A. PENDAHULUAN. d. Menurut Flemming dan Strasburger. Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari kehidupan. MIKROSKOP ELEKTRON MIKROSKOP CAHAYA TAMPAK MATA materi78.co.nr A. PENDAHULUAN Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari kehidupan. 10 m 1 m 0.1 m 1 cm 1 mm 100 µm 10 µm 1 µm Tinggi manusia

Lebih terperinci

BIOLOGI SEL. Pokok Bahasan. 1. Teori sel 2. Alat bantu mempelajari sel 3. Sel prokariot dan eukariot 4. Ultrastruktur Sel

BIOLOGI SEL. Pokok Bahasan. 1. Teori sel 2. Alat bantu mempelajari sel 3. Sel prokariot dan eukariot 4. Ultrastruktur Sel BIOLOGI SEL Pokok Bahasan 1. Teori sel 2. Alat bantu mempelajari sel 3. Sel prokariot dan eukariot 4. Ultrastruktur Sel Disusun oleh Achmad Farajallah berdasarkan Campbell et al. 2000 dan diedit oleh D.

Lebih terperinci

Sel. Gbr. Penampang Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Sel. Gbr. Penampang Sel Hewan dan Sel Tumbuhan Sel Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom

Lebih terperinci

Konsep Sel, Jaringan, Organ dan Sistem Organ

Konsep Sel, Jaringan, Organ dan Sistem Organ Konsep Sel, Jaringan, Organ dan Sistem Organ STRUKTUR TUBUH MANUSIA SEL (UNSUR DASAR JARINGAN TUBUH YANG TERDIRI ATAS INTI SEL/ NUCLEUS DAN PROTOPLASMA) JARINGAN (KUMPULAN SEL KHUSUS DENGAN BENTUK & FUNGSI

Lebih terperinci

Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein - Lipid - Protein Þ Trilaminer Layer

Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein - Lipid - Protein Þ Trilaminer Layer ANATOMI DAN FISIOLOGI SEL Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu: 1. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma). 2. Sitoplasma dan Organel Sel. 3. Inti Sel (Nukleus). 1. Selaput Plasma

Lebih terperinci

MEKANISME TRANSPOR PADA MEMBRAN SEL

MEKANISME TRANSPOR PADA MEMBRAN SEL MEKANISME TRANSPOR PADA MEMBRAN SEL Berbagai organel yang terdapat di dalam sitoplasma memiliki membran yang strukturnya sama dengan membran plasma. Walaupun tebal membran plasma hanya ± 0,1 μm, membran

Lebih terperinci

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLATIHAN SOAL BAB 10

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLATIHAN SOAL BAB 10 SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLATIHAN SOAL BAB 10 1. Urutan organisasi kehidupan dari yang paling rendah ke yang paling tinggi adalah A. B. C. D. Sel-jaringan-organ-sistem organ-

Lebih terperinci

SEL Iriawati SITH - ITB

SEL Iriawati SITH - ITB SEL SEL Sel merupakan unit dasar kehidupan. Setiap organisme hidup tersusun atas sel, suatu ruangan kecil yang dikelilingi oleh membran dan berisi cairan/larutan kimia yang pekat. Sel mengandung 4 molekul

Lebih terperinci

9/20/2012. Bagaimana kita mengkaji sel? ORGANISME. sel MENDASAR EVOLUSI SAINS : PENEMUAN PERALATAN. TEM (transmission electron microscope) : 3 DIMENSI

9/20/2012. Bagaimana kita mengkaji sel? ORGANISME. sel MENDASAR EVOLUSI SAINS : PENEMUAN PERALATAN. TEM (transmission electron microscope) : 3 DIMENSI Menjelajahi Sel sel MENDASAR ORGANISME ILMU BIOLOGI HIRARKI ORGANISASI BIOLOGIS SEL JARINGAN ORGAN SISTEM ORGAN Bagaimana kita mengkaji sel? EVOLUSI SAINS : PENEMUAN PERALATAN TEM (transmission electron

Lebih terperinci

Sel BIO 2 A. PENDAHULUAN SEL. materi78.co.nr. d. Menurut Flemming dan Strasburger

Sel BIO 2 A. PENDAHULUAN SEL. materi78.co.nr. d. Menurut Flemming dan Strasburger MIKROSKOP ELEKTRON MIKROSKOP CAHAYA TAMPAK MATA Sel materi78.co.nr A. PENDAHULUAN Sel merupakan unit struktural dan fungsional terkecil dari kehidupan. d. Menurut Flemming dan Strasburger Sel merupakan

Lebih terperinci

Struktur dan Fungsi Sel. Sel. Cara Pengamatan. 1. Mikroskop cahaya 2. Mikroskop elektron

Struktur dan Fungsi Sel. Sel. Cara Pengamatan. 1. Mikroskop cahaya 2. Mikroskop elektron Bab I Struktur dan Fungsi Sel Sel Macam Teori Cara Pengamatan Bagian-Bagian 1. Unit struktural makhluk hidup 2. Unit fungsional makhluk hidup 3. Unit pertumbuhan makhluk hidup 1. Mikroskop cahaya 2. Mikroskop

Lebih terperinci

1. Menjelaskan struktur inti sel eukariot hubungannya dengan fungsi 2. Menjelaskan struktur organel-organel sel dan fungsinya

1. Menjelaskan struktur inti sel eukariot hubungannya dengan fungsi 2. Menjelaskan struktur organel-organel sel dan fungsinya 1. Menjelaskan struktur inti sel eukariot hubungannya dengan fungsi 2. Menjelaskan struktur organel-organel sel dan fungsinya struktur inti sel eukariot Fungsi inti atau nukleus sebagai pusat pengatur

Lebih terperinci

Sel sebagai unit dasar kehidupan

Sel sebagai unit dasar kehidupan Sel sebagai unit dasar kehidupan 2.1 Kimia kehidupan (Book 1A, p. 2-3) A Apa unsur-unsur kimia anorganik penyusun organisme? (Book 1A, p. 2-3) 1 Air (Book 1A, p. 2-3) Fungsi Sebagai pelarut Sebagai agen

Lebih terperinci

INDIKTOR 14: Menjelaskan sifat, ciri-ciri, dan fungsi jaringan pada tumbuhan dan hewan

INDIKTOR 14: Menjelaskan sifat, ciri-ciri, dan fungsi jaringan pada tumbuhan dan hewan INDIKTOR 14: Menjelaskan sifat, ciri-ciri, dan fungsi jaringan pada tumbuhan dan hewan 1. Jaringan Tumbuhan a. Jaringan Meristem (Embrional) Kumpulan sel muda yang terus membelah menghasilkan jaringan

Lebih terperinci

Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus

Tujuan Instruksional Umum Tujuan Instruksional Khusus PERTEMUAN 1 Tujuan Instruksional Umum Memahami Konsep Biologi dan Asal Mula Kehidupan Tujuan Instruksional Khusus Mahasiswa mampu men jelaskan : 1. Pengertian biologi 2. Ruang lingkup biologi 3. Hubungan

Lebih terperinci

struktur dan fungsi sel pada tumbuhan dan hewan

struktur dan fungsi sel pada tumbuhan dan hewan struktur dan fungsi sel pada tumbuhan dan hewan Galileo Galilei (Awal Abad 17) dengan alat dua lensa sederhana Robert Hook (1635-1703) melihat gambaran satu sayatan tipis gabus suatu kompartemen atau ruang-ruang

Lebih terperinci

3. KISI-KISI INSTRUMEN SOAL JARINGAN TUMBUHAN. Jenis sekolah. Kurikulum : 2013

3. KISI-KISI INSTRUMEN SOAL JARINGAN TUMBUHAN. Jenis sekolah. Kurikulum : 2013 3. KISI-KISI INSTRUMEN SOAL JARINGAN TUMBUHAN Jenis sekolah Mata Pelajaran Kelas / Semester : SMA : Biologi : XI / 2 (dua) Kurikulum : 2013 Kompetensi Dasar : 3.3 Menerapkan konsep tentang keterkaitan

Lebih terperinci

LAPORAN PRAKTIKUM PLASMOLISIS

LAPORAN PRAKTIKUM PLASMOLISIS LAPORAN PRAKTIKUM PLASMOLISIS Nama: IDA AYU RATIH DWI NUGRAHA PUTRI 1208505001 JURUSAN FARMASI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS UDAYANA 2012 / 2013 LAPORAN PRAKTIKUM PLASMOLISIS

Lebih terperinci

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Henny Riandari MODEL Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) SAINS 2A BIOLOGI untuk Kelas XI SMA dan MA Semester 1 Program Ilmu Pengetahuan Alam Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006

Lebih terperinci

SILABUS. Materi Pembelajaran

SILABUS. Materi Pembelajaran SILABUS Satuan Pendidikan :... Mata Pelajaran : Kelas/Semester : XI / 1 Standar : 1 Memahami dan fungsi sebagai unit terkecil kehidupan Dasar Sebagai Hasil Dan Karakter Indikator Pencapaian Penilaian Alokasi

Lebih terperinci

BIOLOGI SEL RETIKULUM ENDOPLASMA DAN APARATUS GOLGI MAKALAH

BIOLOGI SEL RETIKULUM ENDOPLASMA DAN APARATUS GOLGI MAKALAH BIOLOGI SEL RETIKULUM ENDOPLASMA DAN APARATUS GOLGI MAKALAH Disusun untuk Memenuhi Tugas Terstruktur Matakuliah Biologi Sel yang Dibina oleh Dr. Umie Lestari, M.Si Oleh: Zeni Qurotu A yuni NIM 109341417213

Lebih terperinci

KULIAH I FISIOLOGI DAN SEL TUMBUHAN

KULIAH I FISIOLOGI DAN SEL TUMBUHAN KULIAH I FISIOLOGI DAN SEL TUMBUHAN Tumbuhan banyak manfaat dan nilai ekonomi Cakupan tumbuhan tinggi (Spermatofita) Fisiologi Proses Fungsi Aspek praktis dari fisiologi tumbuhan Faktor keturunan Proses

Lebih terperinci

Petunjuk Penggunaan Buku

Petunjuk Penggunaan Buku Petunjuk Penggunaan Buku Buku Praktis Belajar Biologi untuk Kelas XI ini terdiri atas sebelas bab, yaitu Sel, Struktur Tumbuhan, Struktur Hewan, Sistem Gerak, Sistem Peredaran Darah, Sistem Pencernaan,

Lebih terperinci

SOAL REMIDI US I BIO KELAS XI 2014

SOAL REMIDI US I BIO KELAS XI 2014 SOAL REMIDI US I BIO KELAS XI 2014 I. Berilah tanda silang (x) huruf a, b, c, atau e pada jawaban yang paling benar! 1. Sel hewan dan sel tumbuhan mempunyai perbedaan organel yang dimiliki. Organel-organel

Lebih terperinci

Gambar 2.3 Noktah pada batang pinus (A) dan Plasmodesmata (B) (Campbell et al, 2006).

Gambar 2.3 Noktah pada batang pinus (A) dan Plasmodesmata (B) (Campbell et al, 2006). Struktur dan Fungsi Organel Sel Sel merupakan kesatuan struktural dan fungsional penyusun makhluk hidup yang dapat memperbanyak diri. Aktivitas yang ada dalam sel terjadi dalam organelorganel yang mendukung

Lebih terperinci

Makalah Biokimia Komponen Penyusun Sel Tumbuhan NUKLEUS. Oleh :

Makalah Biokimia Komponen Penyusun Sel Tumbuhan NUKLEUS. Oleh : Makalah Biokimia Komponen Penyusun Sel Tumbuhan NUKLEUS Oleh : Nama : Sherly Febrianty Surya Nim : G111 16 016 Kelas : Biokimia Tanaman C Dosen Pembimbing : DR. Ir. Muh. Riadi, MP. PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

Lebih terperinci

OLEH ; Titta Novianti, S.Si. M.Biomed.

OLEH ; Titta Novianti, S.Si. M.Biomed. OLEH ; Titta Novianti, S.Si. M.Biomed. Antonie van leuwenhoek bendabenda aneh Robert Hooke (1665) ruangan kosong Robert Brown (1831) nucleus Jean Baptis de Lamarck (awal abad 19) sel-sel dalam tubuh Henri

Lebih terperinci

POKOK BAHASAN I PENDAHULUAN Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan mahasiswa dapat: 1. Memahami ruang lingkup

POKOK BAHASAN I PENDAHULUAN Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan mahasiswa dapat: 1. Memahami ruang lingkup POKOK BAHASAN I PENDAHULUAN Tujuan Instruksional Khusus Setelah mengikuti kuliah pokok bahasan pendahuluan mahasiswa dapat: 1. Memahami ruang lingkup biokimia, sejarah perkembangan ilmu biokimia, bidangbidang

Lebih terperinci

dan mengeluarkan CO 2 Sistem kemih (urinari) untuk membuang zat sisa Sistem kardiovaskular untuk mendistribusikan makanan, O 2

dan mengeluarkan CO 2 Sistem kemih (urinari) untuk membuang zat sisa Sistem kardiovaskular untuk mendistribusikan makanan, O 2 Organisme bersel tunggal :semua proses vital berlangsung dalam satu sel. Organisme bersel banyak (multisel), fungsi-fungsi tertentu diambil alih oleh kelompok-kelompok sel. Pada manusia dan hewan bertulang

Lebih terperinci

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal 8.1. Autotrof. Parasit. Saprofit

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal 8.1. Autotrof. Parasit. Saprofit SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal 8.1 1. Makhluk hidup yang dapat berfotosintesis adalah makhluk hidup... Autotrof Heterotrof Parasit Saprofit Kunci Jawaban : A Makhluk hidup autotrof

Lebih terperinci

Pengertian Mitokondria

Pengertian Mitokondria Home» Pelajaran» Pengertian Mitokondria, Struktur, dan Fungsi Mitokondria Pengertian Mitokondria, Struktur, dan Fungsi Mitokondria Pengertian Mitokondria Mitokondria adalah salah satu organel sel dan berfungsi

Lebih terperinci

THE TOUR CYTOL CYT OGY OGY T : he Study of Cells V sualisasi sualisasi sel sel : :mikroskop meningkatkan n resolusi (jarak (jarak an tar obyek

THE TOUR CYTOL CYT OGY OGY T : he Study of Cells V sualisasi sualisasi sel sel : :mikroskop meningkatkan n resolusi (jarak (jarak an tar obyek THE TOUR Pendahuluan Tubuh manusia 100 trilyun sel 70% berat sel = air 2/3 dari seluruh air tubuh terdapat dalam sel 1/3 di rongga antar sel 67% berat tubuh = air manusia = air yang hidup CYTOLOGY : The

Lebih terperinci

dr. AL-MUQSITH, M.Si

dr. AL-MUQSITH, M.Si SEL dr. AL-MUQSITH, M.Si Ultra Struktur MULAI DIPELAJARI DENGAN DITEMUKANNYA MIKROSKOP ELEKTRON. PEMBESARAN YANG DIPEROLEH MENCAPAI PULUHAN RIBU KALI. GAMBAR YANG DIPELAJARI UMUMNYA DARI: - MIKROSKOP ELEKTRON

Lebih terperinci

SEL A.G. Loewy dan P. Siekevitz :

SEL A.G. Loewy dan P. Siekevitz : STRUKTUR DAN FUNGSI SEL SEJARAH SEJARAH DAN TEORI SEL 1485 da Vinci : lensa untuk mengamati objek kecil 1610 Galileo : mikroskop sederhana 1665 Robert Hooke : komponen susunan mikroskop 1723 A.V. Leeuwenhoek

Lebih terperinci

BANK SOAL INSTITUSI : SMA NEGERI 1 SINGARAJA PROGRAM STUDI : ILMU ALAM MATA PELAJARAN : BIOLOGI SEMESTER : GANJIL

BANK SOAL INSTITUSI : SMA NEGERI 1 SINGARAJA PROGRAM STUDI : ILMU ALAM MATA PELAJARAN : BIOLOGI SEMESTER : GANJIL BANK SOAL INSTITUSI : SMA NEGERI 1 SINGARAJA PROGRAM STUDI : ILMU ALAM MATA PELAJARAN : BIOLOGI SEMESTER : GANJIL KELAS : XI I. Soal pilihan ganda Petunjuk: Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!

Lebih terperinci

Pertemuan II: Wisata Sel. Program Tingkat Persiapan Bersama IPB 2011

Pertemuan II: Wisata Sel. Program Tingkat Persiapan Bersama IPB 2011 Pertemuan II: Wisata Sel Program Tingkat Persiapan Bersama IPB 2011 1 Pokok Bahasan 1. Sel sebagai unit dasar kehidupan 2. Sel dipelajari dengan menggunakan mikroskop 3. Kebanyakan sel berukuran mikroskopik

Lebih terperinci

Retikulum Endoplasma (Mader, 2000) Tuti N. dan Sri S. (FIK-UI)

Retikulum Endoplasma (Mader, 2000) Tuti N. dan Sri S. (FIK-UI) Retikulum Endoplasma (Mader, 2000) RETIKULUM ENDOPLASMA Ada dua jenis retikum endoplasma (ER) yang melakukan fungsi yang berbeda di dalam sel: Retikulum Endoplasma kasar (rough ER), yang ditutupi oleh

Lebih terperinci

Antiremed Kelas 11 Biologi

Antiremed Kelas 11 Biologi Antiremed Kelas 11 Biologi Persiapan UTS Doc. Name: AR11BIO01UTS Version : 2014-10 halaman 1 01. Bila suatu gedung bertingkat dianalogikan dengan sebuah organisme, maka sel bisa dianalogikan sebagai? (A)

Lebih terperinci

SILABUS PEMBELAJARAN

SILABUS PEMBELAJARAN SILABUS PEMBELAJARAN Sekolah :... Kelas : VIII Mata Pelajaran : IPA Semester : 1 (satu) Standar : 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan Dasar Materi Pokok/ Pembelajaran 1.1 Menganalisis pentingnya

Lebih terperinci

3.1 Membran Sel (Book 1A, p. 3-3)

3.1 Membran Sel (Book 1A, p. 3-3) Riswanto, S. Pd, M. Si SMA Negeri 3 Rantau Utara 3 Gerakan zat melintasi membran sel 3.1 Membran Sel (Book 1A, p. 3-3) A Bagaimana struktur dari membran sel? (Book 1A, p. 3-3) Struktur membran sel dapat

Lebih terperinci

Gambar 1.1 Sel tumbuhan (kanan) dan sel hewan (kiri)

Gambar 1.1 Sel tumbuhan (kanan) dan sel hewan (kiri) BAB I STRUKTUR DAN FUNGSI SEL Sel adalah satuan unit terkecil dari kehidupan. Kata "sel" itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti "kotak-kotak kosong", setelah ia mengamati sayatan gabus

Lebih terperinci

BAB III SILABUS. Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian. Mengamati struktur sel hewan dan sel tumbuhan

BAB III SILABUS. Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian. Mengamati struktur sel hewan dan sel tumbuhan BAB III SILABUS SILABUS KEGIATAN PEMBELAJARAN TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN : SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) MATA PELAJARAN : BIOLOGI KELAS : XI (SEBELAS) / I STANDAR KOMPETENSI : Memahami struktur dan fungsi

Lebih terperinci

PENGAMATAN JARINGAN TANAMAN

PENGAMATAN JARINGAN TANAMAN Nama Anis Lucky Sistiyani NIM 135100107121011 Jurusa THP n Kelas D Kelom O9 pok 4 PRE-LAB PENGAMATAN JARINGAN TANAMAN 1. Apa yang dimaksud dengan sel eukariotik? Eukariotik berasal dari kata eu yang artinya

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sel tumbuhan adalah unit struktural, fungsional, dan fundamental terkecil suatu tumbuhan. Di dalam sel tumbuhan terdapat dinding sel, membran sel, inti, dan organelnya.

Lebih terperinci

Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam

Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan Nasional Hak Cipta Pada Departemen Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-undang Mudah dan Aktif Belajar Biologi untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah

Lebih terperinci

ANALISIS SK / KD. SK KD THP Indikator THP Materi Pokok Ruang Lingkup

ANALISIS SK / KD. SK KD THP Indikator THP Materi Pokok Ruang Lingkup ANALISIS SK / KD Mata Pelajaran Kelas/Semester : Biologi : XI/Ganjil SK KD THP Indikator THP Materi Pokok Ruang Lingkup Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan Mendeskripsi-kan

Lebih terperinci

SISTEM DIGESTIVA (PENCERNAAN) FISIOLOGI PENCERNAAN

SISTEM DIGESTIVA (PENCERNAAN) FISIOLOGI PENCERNAAN SISTEM DIGESTIVA (PENCERNAAN) FISIOLOGI PENCERNAAN Secara sederhana, sistem pencernaan adalah portal untuk Secara sederhana, sistem pencernaan adalah portal untuk nutrisi untuk mendapatkan akses ke sistem

Lebih terperinci

PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR. Rizka Apriani Putri, M.Sc Jurdik Biologi, FMIPA UNY 2015

PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR. Rizka Apriani Putri, M.Sc Jurdik Biologi, FMIPA UNY 2015 PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR Rizka Apriani Putri, M.Sc Jurdik Biologi, FMIPA UNY rizka_apriani@uny.ac.id 2015 ORGANISASI KEHIDUPAN -SEL -JARINGAN Organisasi kehidupan Di dalam ilmu biologi, hidup dapat dipelajari

Lebih terperinci

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Standar Kompetensi 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. Jenjang Sekolah : S M P/MTs... Mata Pelajaran : IPA Terpadu Kelas / Semester : VIII / I

Lebih terperinci

LEMBARAN SOAL. Mata Pelajaran : BIOLOGI Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA )

LEMBARAN SOAL. Mata Pelajaran : BIOLOGI Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA ) LEMBARAN SOAL Mata Pelajaran : BIOLOGI Sat. Pendidikan : SMA Kelas / Program : XI IPA ( SEBELAS IPA ) PETUNJUK UMUM 1. Tulis nomor dan nama Anda pada lembar jawaban yang disediakan 2. Periksa dan bacalah

Lebih terperinci

Retikulum Endoplasma (Mader, 2000) Tuti N. dan Sri S., FIK 2009

Retikulum Endoplasma (Mader, 2000) Tuti N. dan Sri S., FIK 2009 Retikulum Endoplasma (Mader, 2000) 1 RETIKULUM ENDOPLASMA Ada dua jenis retikum endoplasma (ER) yang melakukan fungsi yang berbeda di dalam sel: Retikulum Endoplasma kasar (rough ER), yang ditutupi oleh

Lebih terperinci

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal Dibawah ini adalah bahan bahan yang diperlukan dalam proses fotosintesis, kecuali...

SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal Dibawah ini adalah bahan bahan yang diperlukan dalam proses fotosintesis, kecuali... SMP kelas 8 - BIOLOGI BAB 8. FOTOSINTESISLatihan Soal 8.3 1. Dibawah ini adalah bahan bahan yang diperlukan dalam proses fotosintesis, kecuali... A. Air cahaya CO 2 O 2 Kunci Jawaban : D Bahan-bahan yang

Lebih terperinci

BIOLOGI SEL. Chapter III Membran dan Dinding Sel

BIOLOGI SEL. Chapter III Membran dan Dinding Sel BIOLOGI SEL Chapter III Membran dan Dinding Sel Fungsinya apa yaaaaa...?? Kira-kira kalau mau masuk permisi dulu?? Mari Merievew Perbedaan Sel Tumbuhan dan Hewan Dinding Sel (Cell Wall) Sebagian besar

Lebih terperinci

Schwan & Schleiden (1838)

Schwan & Schleiden (1838) SEL II.1.Struktur dan Fungsi Bagian-bagian Sel (prokariotik, tumbuhan & hewan) II.2.Daur sel (Mitosis, Sitokinesis&Meiosis) II.3.Transport membran II.4.Dasar metabolisme sel Schwan & Schleiden (1838) Sel

Lebih terperinci

SEL, JARINGAN, ORGAN, DAN SISTEM ORGAN

SEL, JARINGAN, ORGAN, DAN SISTEM ORGAN SEL, JARINGAN, ORGAN, DAN SISTEM ORGAN Tujuan 1. Mengamati struktur sel 2. Membandingkan sel prokariotik dan eukariotik 3. Mengetahui bagian-bagian sel dan dapat menyebutkan fungsi dari bagian-bagian sel

Lebih terperinci

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.4

SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.4 1. Perubahan energi yang trjadi didalam kloropas adalah.... SMP kelas 7 - BIOLOGI BAB 11. Organisasi KehidupanLatihan Soal 11.4 Energi cahaya menjadi energi potensial Energi kimia menjadi energi gerak

Lebih terperinci

BIOLOGI SEL. Chapter IV Sifat Membran Plasma (Transportasi pada Membran)

BIOLOGI SEL. Chapter IV Sifat Membran Plasma (Transportasi pada Membran) BIOLOGI SEL Chapter IV Sifat Membran Plasma (Transportasi pada Membran) Membran Molekul Besar Molekul Kecil Gas ION Ingat Fungsi Protein Transmembran?? Manakah Fungsi Transmembran pada Kasus Ini?? Sifat

Lebih terperinci

PUSAT PERBUKUAN. ISBN (no. jilid lengkap) ISBN Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp16.230,--

PUSAT PERBUKUAN. ISBN (no. jilid lengkap) ISBN Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp16.230,-- ISBN 978-979-068-831-5 (no. jilid lengkap) ISBN 978-979-068-837-7 Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp16.230,-- PUSAT PERBUKUAN Departemen Pendidikan Nasional Bioteknologi BIOLOGI Untuk SMA/MA Kelas XI Program

Lebih terperinci

BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL)

BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL) BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL) Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel. Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup Teori-teori tentang sel -

Lebih terperinci

Fisiologi Tumbuhan. Pendahuluan

Fisiologi Tumbuhan. Pendahuluan Fisiologi Tumbuhan Pendahuluan Fisiologi berasal dari kata physis yang berarti alam, dan logos yang berarti kajian atau ilmu. Orang mempelajari fisiologi tumbuhan bermaksud mencari keterangan-keterangan

Lebih terperinci

Definisi Biokimia, Sel dan fungsi organel. Muhammad Fakhri, S.Pi, MP, M.Sc Tim Pengajar Biokimia Budidaya Perairan FPIK UB

Definisi Biokimia, Sel dan fungsi organel. Muhammad Fakhri, S.Pi, MP, M.Sc Tim Pengajar Biokimia Budidaya Perairan FPIK UB Definisi Biokimia, Sel dan fungsi organel Muhammad Fakhri, S.Pi, MP, M.Sc Tim Pengajar Biokimia Budidaya Perairan FPIK UB BIOKIMIA???? BIOKIMIA: suatu ilmu yang mempelajari tentang kumpulan molekul/senyawa

Lebih terperinci

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLatihan Soal 10.5

SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLatihan Soal 10.5 SMP kelas 9 - BIOLOGI BAB 10. SISTEM ORGANISASI KEHIDUPANLatihan Soal 10.5 1. Perubahan energi yang trjadi didalam kloropas adalah.... Energi kimia menjadi energi gerak Energi cahaya menjadi energi potensial

Lebih terperinci

BAB III SISTEM SELAPUT SITOPLASMIK

BAB III SISTEM SELAPUT SITOPLASMIK BAB III SISTEM SELAPUT SITOPLASMIK I. PENDAHULUAN Bab ini menerangkan kompartemen dalam sel khususnya retikulum endoplasma, kompleks Golgi, lisosom dan peroksisom, struktur dan fungsinya dalam sel. Hubungan

Lebih terperinci

UJIAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : Biologi

UJIAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : Biologi Nama : UJIAN AKHIR SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH TAHUN AJARAN 2014/2015 Mata Pelajaran : Biologi Kelas : 8 Waktu : 07.45-09.15 No.Induk : Hari/Tanggal : Jumat, 05 Desember 2014 Petunjuk Umum: Nilai : 1.

Lebih terperinci

Hak Cipta pada Kementerian Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-Undang. Disusun oleh : Suaha Bakhtiar

Hak Cipta pada Kementerian Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-Undang. Disusun oleh : Suaha Bakhtiar Hak Cipta pada Kementerian Pendidikan Nasional Dilindungi Undang-Undang Disusun oleh : Suaha Bakhtiar Ukuran Buku : 17,6 x 25 cm Suaha Bakhtiar Biologi / disusun oleh Suaha Bakhtiar. Jakarta : Pusat Kurikulum

Lebih terperinci

Tabel Perbedan Reaksi terang dan Reaksi gelap secara mendasar: Tempat membran tilakoid kloroplas stroma kloroplas

Tabel Perbedan Reaksi terang dan Reaksi gelap secara mendasar: Tempat membran tilakoid kloroplas stroma kloroplas Tabel Perbedan Reaksi terang dan Reaksi gelap secara mendasar: Reaksi Terang Reaksi Gelap Tempat membran tilakoid kloroplas stroma kloroplas Kebutuhan Cahaya membutuhkan cahaya tidak membutuhan cahaya

Lebih terperinci