BAB II. Deskripsi Lokasi Penelitian

Save this PDF as:

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB II. Deskripsi Lokasi Penelitian"

Transkripsi

1 BAB II Deskripsi Lokasi Penelitian 2. Deskripsi Kelurahan Polonia Kelurahan Polonia merupakan salah satu dari kelurahan yang terdapat di Kecamatan Medan Polonia yang memilki luas 1,57km 2 dan terdiri dari 13 kepala lingkungan (Kepling). Batas batas dari Kelurahan Polonia adalah sebagai berikut : Sebelah Barat berbatasan dengan Sungai Babura dan Kecamatan Medan Baru. Sebelah Timur berbatasan dengan Kelurahan Sukadamai. Sebelah Utara berbatasan dengan Kelurahan Anggrung. Sebelah Selatan berbatsan dengan Kelurahan Sari Rejo. Sebagai bagian dari Kecamatan Medan Polonia, Kelurahan Polonia juga termasuk pintu gerbang Kota Medan dimana terdapat Bandara Udara Internasional Polonia yang menghubungkan daerah lainnya, baik itu Regional maupun Internasional Demografi Penduduk Penduduk di Keluarahan Polonia berjumlah jiwa dan memiliki KK sebanyak 4200 kepala keluarga. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat klasifikasi mengenai Kelurahan Polonia pada tabel di berikut ini.

2 Tabel 2 Klasifikasi Penduduk Kelurahan Polonia Berdasarkan Etnis No. Etnis Jumlah Persentase (%) 1. Jawa ,44% 2. Batak ,82% 3. Tionghoa ,33% 4. India ,37% Jumlah Jiwa 100% Sumber : Profil Kelurahan Polonia Berdasarkan Tabel 2 diatas, terlihat bahwa mayoritas etnis di kelurahan Polonia adalah berasal dari etnis Jawa dengan jumlah 45,44%. Ditempat kedua adalah etnis Batak dengan 28,82%. Lalu disusul oleh etnis Tionghoa dengan 15, 33%. Dan yang terakhir adalah etnis India dengan 10,37%. Ini menunjukkan bahwa etnis India dan etnis Tionghoa cukup banyak bermukim di Kelurahan ini. Mengingat khususnya etnis India sudah tidak lagi tinggal terpusat di satu daerah tertentu Tabel 3 Klasifikasi Penduduk di Kelurahan Polonia Berdasarkan Agama No. Agama Jumlah Persentase (%) 1. Islam ,23% 2. Kristen Protestan ,00% 3. Kristen Katholik 699 4,04%

3 4. Hindu ,37% 5. Buddha ,33% Jumlah Jiwa 100% Sumber : Profil Kelurahan Polonia Pada tabel diatas, bisa disimpulkan bahwa agama yang terbanyak di anut di Kelurahan Polonia adalah agama Islam dengan 51,23%. Kristen Protestan di tempat Kedua dengan 19,00%. Lalu diurutan ketiga ditempati oleh Budha dengan 15,33%. Hindu diurutan keempat dengan 10,37% dan yang diurutan terakhir adalah Kristen Katholik dengan 4,04%. Walaupun memilki beragam keyakinan, penduduk di Kelurahan Polonia tidak pernah mengalami konflik mengenai agama. Penduduk saling menjaga kerukunan dan saling menghargai antar agama. Tabel 4 Klasifikasi Penduduk di Kelurahan Polonia Berdasarkan Tingkat Pendidikan No. Pendidikan Jumlah Persentase (%) 1. Tamat SD/sederajat ,58% 2. Tamat SMP/sederajat ,88% 3. Tamat SMA/sederajat ,63% 4. Tamat Diploma (D1-D3) 486 3,21% 5. Tamat Sarjana (S1-S3) 556 3,67%

4 Jumlah % Sumber : Profil Kelurahan Polonia Jelas terlihat pada tabel 4 diatas bahwa penduduk di Kelurahan Polonia mayoritas hanya sampai lulusan SD dan SMP. Hal ini mungkin disebabkan karena ketidakmampuan ekonomi sehingga tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Tabel 5 Klasifikasi Penduduk di Kelurahan Polonia Berdasarkan Pekerjaan No. Pekerjaan Jumlah Persentase (%) 1. Buruh ,50% 2. Pegawai Negeri 305 4,04% 3. TNI/POLRI 19 0,25% 4. Pengusaha 60 0,79% 5. Pedagang ,48% 6. Pengemudi Becak 185 2,45% 7. Lain- lain 307 4,07% Jumlah % Sumber : Profil Kelurahan Polonia Pekerjaan mayoritas dari penduduk di Kelurahan Polonia adalah Buruh dengan 68,50% dari total seluruh pekerjaan yang digeluti penduduk. Sedangkan Pedagang ditempat kedua dengan 17,48%.

5 2.2. Sarana dan Fasilitas 1. Partai Politik Partai politik adalah merupakan salah satu wadah yang penting untuk menampung aspirasi dari setiap masyarakat. Ada 6 Partai Politik yang terdapat di Kelurahan Polonia, diantaranya adalah : Partai Golkar, Partai Demokrasi Perjuangan (PDI-P) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Damai Sejahtera (PDS) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Partai Nasional Indonesia (PNI) 2.3. Perolehan Suara Partai Politik Serta Calon Legislatif di Kelurahan Polonia Ketika Pemilu Legislatif 2009 di Kelurahan Polonia jumlah total suara sah adalah 7291 suara dan total suara yang tidak sah adalah sebanyak 882 suara. Berikut akan disajikan besaran perolehan suara Partai Politik di Kelurahan Polonia.

6 Tabel 6 Perolehan Suara Partai Politik di Kelurahan Polonia No. Nama Partai Politik Perolehan Suara Partai Golkar PKS PDI-P PDS Partai PIB PPD Partai Buruh PAN PPP Partai Hanura Partai Gerindra PKPI Partai Patriot PPRN PNI Marhaen PBN PDP PKDI PBB Partai Republikan PKNU Partai Merdeka PKB PKPB PIS PBPI Partai Pelopor PKP PPNUI PPI Partai Kedaulatan PDK PMB PKDI PNBKI PSI Jumlah 7291 Sumber : KPU Medan 2009

7 Berdasarkan pada tabel diatas dapat dilihat bahwa partai politik yang banyak dipilih oleh mayoritas masyarakat di kelurahan Polonia adalah partai Demokrat dengan 2665 suara, diurutan kedua ditempati oleh partai Golkar dengan perolehan 771 suara. Lalu diurutan ketiga ditempati oleh PKS dengan 673 suara, tempat keempat oleh PDI-P dengan 624 suara dan urutan kelima oleh PDS dengan perolehan sebesar 320 suara. Berikut ini merupakan tabel perolehan Calon Legislatif pada Pemilu Legislatif 2009 di Kelurahan Polonia. Tabel 7 10 Besar Perolehan Suara Calon Legislatif 2009 di Kelurahan Polonia No. Nama Caleg Partai Politik Perolehan Suara Iswanda Ramli Ngumban Brahmana H. Denni Ilham Panggabean Arifin Parameshwara, SE, SH H. Salman Alfarisi, LC, MA Burhanuddin Sitepu, SH Damai Yona Nainggolan Siwaji Raja, ST Doanta Jaya Sembiring Lain Lain Partai Golkar PDI-P PKS PPD Partai Buruh Jumlah 7291 Sumber : KPU Medan 2009

8 Berdasarkan pada tabel di atas terlihat bahwa caleg yang berasal dari partai Golkar memperoleh suara terbanyak dengan 517 suara. Caleg Golkar mengungguli caleg yang dari partai politik lain. Dari data yang telah didapat oleh penulis, mayoritas masyarakat di Kelurahan Polonia memberikan suaranya kepada caleg caleg yang berasal dari Demokrat.

PEMERINTAHAN GOVERNMENT

PEMERINTAHAN GOVERNMENT Pusat Pemerintahan Kecamatan, Jumlah Desa, Kelurahan dan UPT : 2.1. dalam Kabupaten Musi Banyuasin Central of District Government, Number of Villages, Wards and UPTs in Musi Banyuasin Regency Kecamatan/

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Dalam Negara demokrasi, pemilu merupakan sarana untuk melakukan pergantian

I. PENDAHULUAN. Dalam Negara demokrasi, pemilu merupakan sarana untuk melakukan pergantian I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dalam Negara demokrasi, pemilu merupakan sarana untuk melakukan pergantian pemimpin pada tingkatan daerah sebagai syarat meneruskan estafet pemerintahan. Pemilu

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN 2.1. Letak Geokrafis Kecamatan Padangsidempuan Batunadua Kecamatan Batunadua merupakan salah satu kecamatan yang terdapat di kota Padang Sidempuan. Secara Geokrafis Terletak

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN MANDAILING NATAL NOMOR : /Kpts/KPU-Kab-002.43 4826 / 2010 TENTANG PENETAPAN PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Setiap lima tahun keanggotaan dewan perwakilan rakyat mengalami pergantian.

I. PENDAHULUAN. Setiap lima tahun keanggotaan dewan perwakilan rakyat mengalami pergantian. 1 I. PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang. Setiap lima tahun keanggotaan dewan perwakilan rakyat mengalami pergantian. Baik dewan perwakilan rakyat pusat (DPR), dewan perwakilan rakyat propinsi (DPRD propinsi)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Negara demokrasi akan selalu ditandai dengan adanya partai politik

BAB I PENDAHULUAN. Negara demokrasi akan selalu ditandai dengan adanya partai politik 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Negara demokrasi akan selalu ditandai dengan adanya partai politik sebagai barometer dari sebuah demokrasi yang berjalan di negara tersebut. Di dalam suasana

Lebih terperinci

Pencalonan DPR RI sebagian besar memenuhi aturan zipper system 1:3, namun fenomena yang muncul adalah pencalonan pada angka 3 dan 6.

Pencalonan DPR RI sebagian besar memenuhi aturan zipper system 1:3, namun fenomena yang muncul adalah pencalonan pada angka 3 dan 6. Parpol 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10.11,. PD 15 17 53 23 21 40 14 16 14 7 PG 12 17 51 12 13 42 11 12 13 9 PDIP 2 21 56 11 26 38 18 21 15 13 PAN 10 17 45 19 16 26 10 10 10 11 PKS 2 8 64 7 26 41 18 23 17 9 PKB 10

Lebih terperinci

BAB II PEMILU DI INDONESIA

BAB II PEMILU DI INDONESIA KOMISI UMU M PEM I LI HAN BAB II PEMILU DI INDONESIA Bab ini menjelaskan tentang: A. Pemilu 1955 (Masa Parlementer) B. Pemilu 1971 1997 (Masa Orde Baru) C. Pemilu 1999 2009 (Masa Reformasi) Waktu : 1 Jam

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. masyarakat untuk memilih secara langsung, baik pemilihan kepala negara,

I. PENDAHULUAN. masyarakat untuk memilih secara langsung, baik pemilihan kepala negara, 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang menganut konsep demokrasi yang ditandai dengan adanya pemilihan umum (pemilu) yang melibatkan masyarakat untuk memilih secara

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN II.1. Gambaran Umum II.1.1. Letak Geografis Kecamatan Pancur Batu adalah merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Deli Serdang yang terdiri dari 32 Desa.

Lebih terperinci

REKAPITULASI HASIL VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI POLITIK TINGKAT PROVINSI PROVINSI...

REKAPITULASI HASIL VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI POLITIK TINGKAT PROVINSI PROVINSI... Lampiran 2 Model F6-Parpol REKAPITULASI HASIL VERIFIKASI FAKTUAL PARTAI POLITIK TINGKAT PROVINSI 1 PARTAI AMANAT NASIONAL (PAN) 2 PARTAI BULAN BINTANG (PBB) TAHAP I TAHAP II TAHAP I TAHAP II TAHAP I TAHAP

Lebih terperinci

SEJARAH PEMILU DI INDONESIA. Muchamad Ali Safa at

SEJARAH PEMILU DI INDONESIA. Muchamad Ali Safa at SEJARAH PEMILU DI INDONESIA Muchamad Ali Safa at Awal Kemerdekaan Anggota KNIP 200 orang berdasarkan PP Nomor 2 Tahun 1946 tentang Pembaharuan KNIP (100 orang wakil daerah, 60 orang wakil organisasi politik,

Lebih terperinci

PUTUSAN NOMOR 50/PHPU.C-VII/2009

PUTUSAN NOMOR 50/PHPU.C-VII/2009 LAMPIRAN PUTUSAN NOMOR 50/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pemilihan Umum Kepala Daerah menjadi Cossensus politik Nasional yang

BAB I PENDAHULUAN. Pemilihan Umum Kepala Daerah menjadi Cossensus politik Nasional yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pemilihan Umum Kepala Daerah menjadi Cossensus politik Nasional yang merupakan salah satu instrument penting penyelenggaraan pemerintah setelah digulirkan otonomi

Lebih terperinci

PROSES REKRUITMEN KADER PEREMPUAN PKS DAN DEMOKRAT PADA PEMILU LEGISLATIF DI KOTA BUKITTINGGI. Skripsi OLEH :

PROSES REKRUITMEN KADER PEREMPUAN PKS DAN DEMOKRAT PADA PEMILU LEGISLATIF DI KOTA BUKITTINGGI. Skripsi OLEH : PROSES REKRUITMEN KADER PEREMPUAN PKS DAN DEMOKRAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2009-2014 DI KOTA BUKITTINGGI Skripsi Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Mendapatkan Gelar Sarjana Pada Jurusan Ilmu Politik Universitas

Lebih terperinci

PUTUSAN NOMOR 57/PHPU.C-VII/2009

PUTUSAN NOMOR 57/PHPU.C-VII/2009 PUTUSAN NOMOR 57/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada tingkat pertama

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. Halaman Daftar isi... i Daftar Tabel... iv Daftar Gambar... v

DAFTAR ISI. Halaman Daftar isi... i Daftar Tabel... iv Daftar Gambar... v i DAFTAR ISI Daftar isi... i Daftar Tabel....... iv Daftar Gambar... v I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah... 1 B. Rumusan Masalah... 12 C. Tujuan Penelitian... 12 D. Kegunaan Penelitian... 12 II.

Lebih terperinci

Pemilihan Caleg Perempuan Opsi untuk kemajuan

Pemilihan Caleg Perempuan Opsi untuk kemajuan Pemilihan Caleg Perempuan Opsi untuk kemajuan Oleh: Kevin Evans Pendiri: www.pemilu.asia Di WRI Jakarta Tujuan.. 8 Maret baru lewat lagi. Selama sekian tahun kita membahas masalah menyangkut masalah jender

Lebih terperinci

BAB II KONFIGURASI POLITIK DI KABUPATEN PATI

BAB II KONFIGURASI POLITIK DI KABUPATEN PATI BAB II KONFIGURASI POLITIK DI KABUPATEN PATI p Gambar 2.1 Peta Politik Kabupaten Pati berdasarkan Dapil Pada Pemilu 2014 Keterangan : = Dapil 1 dimenangi oleh PDIP dan Demokrat = Dapil 2 dimenangi oleh

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN II.1. Keadaan Geografi Desa II.1.1. Keadaan Alam Desa Sondi Raya adalah salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Raya. Keadaan tanah desa ini dapat disebut subur

Lebih terperinci

PENGENALAN PUBLIK TENTANG PARTAI POLITIK: BAGAIMANA KUALITAS PILEG 2014?

PENGENALAN PUBLIK TENTANG PARTAI POLITIK: BAGAIMANA KUALITAS PILEG 2014? PENGENALAN PUBLIK TENTANG PARTAI POLITIK: BAGAIMANA KUALITAS PILEG 2014? Jakarta, 29 Januari 2014 Q: Apakah Ibu/Bapak/Saudara tahu atau tidak tahu bahwa Tahun 2014 akan dilaksanakan Pemilihan Legislatif

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Bali dikenal sebagai daerah dengan ragam budaya masyarakatnya yang

BAB I PENDAHULUAN. Bali dikenal sebagai daerah dengan ragam budaya masyarakatnya yang 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Bali dikenal sebagai daerah dengan ragam budaya masyarakatnya yang unik. Bali dipandang sebagai daerah yang multikultur dan multibudaya. Kota dari provinsi Bali adalah

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kekuasaan, kedaulatan berada pada tangan rakyat. Demokrasi yang kuat,

BAB I PENDAHULUAN. kekuasaan, kedaulatan berada pada tangan rakyat. Demokrasi yang kuat, BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang Indonesia merupakan salah satu negara yang menganut sistem demokrasi. Di negara yang menganut sistem demokrasi rakyat merupakan pemegang kekuasaan, kedaulatan berada

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Banten Hari/Tanggal: 30 April 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 15.15-15.40 WIB Perbaikan Hari/Tanggal: 01 Mei 2009 Pukul: 21.10-22.50

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Hubungan antara media dan politik sudah berlangsung lama, jauh sebelum ilmu politik menemukan jati dirinya sebagai ilmu yang berdiri sendiri dari filsafat.

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI. Kelurahan Sitirejo I merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Medan Kota.

BAB II DESKRIPSI LOKASI. Kelurahan Sitirejo I merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Medan Kota. BAB II DESKRIPSI LOKASI 1. Sejarah Terbentuknya Kelurahan Sitirejo I Kelurahan Sitirejo I merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Medan Kota. Kelurahan Sitirejo I pada awalnya merupakan sebuah wilayah

Lebih terperinci

Prediksi Pemenang Pilpres dan Pileg 2019

Prediksi Pemenang Pilpres dan Pileg 2019 Press Release Survei Nasional Charta Politika Indonesia Jakarta, 13 April 2019 Prediksi Pemenang Pilpres dan Pileg 2019 Survei ini dilakukan untuk membaca preferensi politik masyarakat pada tanggal 5 10

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. Wilayah Kota Medan, memiliki luas 1.156,147 Ha dan merupakan pecahan dari

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. Wilayah Kota Medan, memiliki luas 1.156,147 Ha dan merupakan pecahan dari BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN II.1 Deskripsi Kecamatan Medan Helvetia II. 1. 1 Keadaan Geografis Kecamatan Medan Helvetia adalah salah satu dari 21 kecamatan yang berada di Wilayah Kota Medan, memiliki

Lebih terperinci

Kajian Pelaporan Awal Dana Kampanye Partai Politik Pemilu 2014: KPU Perlu Tegas Atas Buruk Laporan Dana Kampanye Partai Politik

Kajian Pelaporan Awal Dana Kampanye Partai Politik Pemilu 2014: KPU Perlu Tegas Atas Buruk Laporan Dana Kampanye Partai Politik Koalisi Pemantauan Dana Kampanye Transparansi Internasional Indonesia dan Indonesia Corruption Watch Kajian Pelaporan Awal Dana Kampanye Partai Politik Pemilu 2014: KPU Perlu Tegas Atas Buruk Laporan Dana

Lebih terperinci

ANATOMI CALEG PEREMPUAN PEMILU 2014 FORMAPPI 21 NOVEMBER 2013

ANATOMI CALEG PEREMPUAN PEMILU 2014 FORMAPPI 21 NOVEMBER 2013 ANATOMI CALEG PEREMPUAN PEMILU 2014 FORMAPPI 21 NOVEMBER 2013 1. PENGANTAR FORMAPPI melakukan kajian secara khusus terhadap caleg perempuan, karena penting untuk melihat peran perempuan dalam politik,

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. memperoleh dan menambah dukungan suara bagi para kandidat kepala daerah. Partai politik

I. PENDAHULUAN. memperoleh dan menambah dukungan suara bagi para kandidat kepala daerah. Partai politik I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Etnis sering kali dijadikan isu atau komoditi utama untuk mencapai suatu tujuan dalam masyarakat. Dalam konteks Pilkada, etnis dimobilisasi dan dimanipulasi sedemikian

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Riau Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 09.15-09.50 WIB No Nama Partai Perolehan Suara Keterangan 1 Partai

Lebih terperinci

BAB II. Deskripsi Lokasi Penelitian. Dalam bab ini akan disajikan deskripsi lokasi penelitian dan rincianrincian

BAB II. Deskripsi Lokasi Penelitian. Dalam bab ini akan disajikan deskripsi lokasi penelitian dan rincianrincian BAB II Deskripsi Lokasi Penelitian Dalam bab ini akan disajikan deskripsi lokasi penelitian dan rincianrincian di setiap bagian yang diperlukan dalam penelitian ini. Kita dapat mulai untuk meneliti apa

Lebih terperinci

PARPOL KETETER DALAM LOMBA MARATON PEMILU M. DJADIJONO Peneliti Senior FORMAPPI

PARPOL KETETER DALAM LOMBA MARATON PEMILU M. DJADIJONO Peneliti Senior FORMAPPI PARPOL KETETER DALAM LOMBA MARATON PEMILU M. DJADIJONO Peneliti Senior FORMAPPI Pengantar Menurut jadwal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Pemilu untuk mengisi keanggotaan DPR, DPRD dan DPD (Pileg) akan

Lebih terperinci

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI)

HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) HASIL PEROLEHAN SUARA PESERTA PEMILU TAHUN 2009 PARTAI POLITIK (DPR RI) Provinsi: Sumatera Utara Hari/Tanggal: 02 Mei 2009 Dapil : I (Satu) Pukul: 11.20-11.55 WIB Disahkan Hari/Tanggal: 03 Mei 2009 Pukul:

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN POLITIK HUKUM PERTANGGUNGJAWABAN PARTAI POLITIK DALAM PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN NEGARA PASCA REFORMASI

PERKEMBANGAN POLITIK HUKUM PERTANGGUNGJAWABAN PARTAI POLITIK DALAM PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN NEGARA PASCA REFORMASI PERKEMBANGAN POLITIK HUKUM PERTANGGUNGJAWABAN PARTAI POLITIK DALAM PENGELOLAAN BANTUAN KEUANGAN NEGARA PASCA REFORMASI Torang Rudolf Effendi Manurung Mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Hukum Universitas

Lebih terperinci

BAB III TEORI SOSIAL CLIFFORD GEERTZ DAN SEJARAH PERKEMBANGAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA

BAB III TEORI SOSIAL CLIFFORD GEERTZ DAN SEJARAH PERKEMBANGAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA BAB III TEORI SOSIAL CLIFFORD GEERTZ DAN SEJARAH PERKEMBANGAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA 3.1 Teori Sosial Clifford Geertz Geertz adalah seorang Guru Besar di Universitas Chicago Amerika Serikat, ia melakukan

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN A. Lokasi Geografis Kelurahan Pusat Pasar Medan merupakan salah satu dari 2 Kelurahan di Kecamatan Medan Kota, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara yang luasnya mencapai

Lebih terperinci

Membangun Sistem Kepartaian Pluralisme Moderat

Membangun Sistem Kepartaian Pluralisme Moderat Seri Demokrasi Elektoral Buku 3 Membangun Sistem Kepartaian Pluralisme Moderat Menyederhanakan Jumlah Partai Politik Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan www.kemitraan.or.id Seri Demokrasi Elektoral

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu

BAB 1 PENDAHULUAN. Universitas Pendidikan Indonesia repository.upi.edu perpustakaan.upi.edu BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Partai politik merupakan elemen penting yang bisa memfasilitasi berlangsungnya sistem demokrasi dalam sebuah negara, bagi negara yang menganut sistem multipartai seperti

Lebih terperinci

Menimbang Keterwakilan Politik Perempuan: Analisis Pencalonan. Kemang, 18 Oktober 2018

Menimbang Keterwakilan Politik Perempuan: Analisis Pencalonan. Kemang, 18 Oktober 2018 Menimbang Keterwakilan Politik Perempuan: Analisis Pencalonan Kemang, 18 Oktober 2018 DINAMIKA KETERWAKILAN PEREMPUAN DI DPR RI Tahun Pemilu Jumlah Total Anggota DPR-RI Jumlah Aleg Perempuan DPR-RI Persentase

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN Deskripsi Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli Kota Medan

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN Deskripsi Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli Kota Medan BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN 1. 1 Deskripsi Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli Kota Medan Kelurahan Titi Papan memiliki 16 Lingkungan yang tersebar diwilayah kelurahan Titi Papan. masing masing

Lebih terperinci

SURVEI NASIONAL PEMILIH MUDA: EVALUASI PEMERINTAHAN, CITRA DAN PILIHAN PARPOL DI KALANGAN PEMILIH MUDA JELANG PEMILU 2014

SURVEI NASIONAL PEMILIH MUDA: EVALUASI PEMERINTAHAN, CITRA DAN PILIHAN PARPOL DI KALANGAN PEMILIH MUDA JELANG PEMILU 2014 SURVEI NASIONAL PEMILIH MUDA: EVALUASI PEMERINTAHAN, CITRA DAN PILIHAN PARPOL DI KALANGAN PEMILIH MUDA JELANG PEMILU 2014 Data Survei Nasional 15 25 Maret 2013 Prepared by: INDO BAROMETER Jl. Cikatomas

Lebih terperinci

P U T U S A N Perkara Nomor 028/PHPU.C1-II/2004

P U T U S A N Perkara Nomor 028/PHPU.C1-II/2004 P U T U S A N Perkara Nomor 028/PHPU.C1-II/2004 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Yang memeriksa, mengadili, dan memutus pada tingkat pertama dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. politiknya bekerja secara efektif. Prabowo Effect atau ketokohan mantan

BAB I PENDAHULUAN. politiknya bekerja secara efektif. Prabowo Effect atau ketokohan mantan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang memperoleh sekitar 11, 98 persen suara dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 9 april 2014 tidak mampu mengajukan

Lebih terperinci

Catatan tentang calon legislatif 2009 dan jender

Catatan tentang calon legislatif 2009 dan jender Catatan tentang calon legislatif 2009 dan jender Pengantar informasi Serangkaian kajian kecil yang dikumpulkan dalam dokumen ini berupaya untuk menggambarkan pola pencalonan terutama untuk DPR dalam Pemilu

Lebih terperinci

LAPORAN PROPOSAL SURVEI EVALUASI KINERJA PEMERINTAH ELEKTABILITAS PARPOL ELEKTABILITAS CAPRES

LAPORAN PROPOSAL SURVEI EVALUASI KINERJA PEMERINTAH ELEKTABILITAS PARPOL ELEKTABILITAS CAPRES LAPORAN PROPOSAL SURVEI EVALUASI KINERJA PEMERINTAH ELEKTABILITAS PARPOL ELEKTABILITAS CAPRES Jakarta, November 2017 LATAR BELAKANG Survei Nasional Orkestra dilakukan dalam rangka mengukur Persepsi Publik

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pemilihan Kepala Daerah secara langsung merupakan sarana pelaksanaan

BAB I PENDAHULUAN. Pemilihan Kepala Daerah secara langsung merupakan sarana pelaksanaan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Pemilihan Kepala Daerah secara langsung merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat di wilayah Provinsi dan Kabupaten/ Kota berdasarakan Pancasila dan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM PENELITIAN. A. Administrasi Wilayah Kabupaten Way Kanan. berikut ini : Tabel 7. Jumlah Penduduk Perkecamatan dan luas wilayah

IV. GAMBARAN UMUM PENELITIAN. A. Administrasi Wilayah Kabupaten Way Kanan. berikut ini : Tabel 7. Jumlah Penduduk Perkecamatan dan luas wilayah 48 IV. GAMBARAN UMUM PENELITIAN A. Administrasi Wilayah Kabupaten Way Kanan Kabupaten way kanan memiliki 14 kecamatan, 204 kampung dang 6 kelurahan. Dengan jumlah penduduk 441123 dengan luas wilayah 3.921,63

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. pola perilaku yang berkenaan dengan proses internal individu atau kelompok

I. PENDAHULUAN. pola perilaku yang berkenaan dengan proses internal individu atau kelompok 1 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pengkajian Perilaku pemilih di Indonesia secara spesifik memberi perhatian mendalam tentang pemungutan suara, khususnya mengenai dukungan dan pola perilaku yang berkenaan

Lebih terperinci

PEMETAAN DAN KAJIAN CEPAT

PEMETAAN DAN KAJIAN CEPAT Tujuan dari pemetaan dan kajian cepat pemetaan dan kajian cepat prosentase keterwakilan perempuan dan peluang keterpilihan calon perempuan dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) Pemilu 2014 adalah: untuk memberikan

Lebih terperinci

BAB IV DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN. Selain itu akan dijelaskan pula tentang pemerintahan, visi-misi Kabupaten Luwu

BAB IV DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN. Selain itu akan dijelaskan pula tentang pemerintahan, visi-misi Kabupaten Luwu BAB IV DESKRIPSI WILAYAH PENELITIAN 4.1 Deskripsi Kabupaten Luwu Utara Pada bab ini penulis akan mendeskripsikan wilayah penelitian dimana wilayah penelitian ini berada di Kabupaten Luwu Utara Provinsi

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor /PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN Nomor /PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PUTUSAN Nomor 28-65-70-82-84-89/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi

Lebih terperinci

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. permukaan laut. Keadaan tanah desa ini dapat disebut subur sehingga sangat sesuai untuk

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. permukaan laut. Keadaan tanah desa ini dapat disebut subur sehingga sangat sesuai untuk BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN II.. Keadaan Geografi Desa II... Keadaan Alam Desa Rumah Berastagi adalah salah satu desa/kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Berastagi, Kabupaten Daerah Tingkat

Lebih terperinci

,\, PARTAI POLITIK 2. PARTAI KARYA PEDULI BANGSA 1, PARTAI HATI NURANI RAKYAT 3. PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA

,\, PARTAI POLITIK 2. PARTAI KARYA PEDULI BANGSA 1, PARTAI HATI NURANI RAKYAT 3. PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA MODEL, EB 3 DPRD KAB/KO'I'A PENGHITUNGAN PEROLEHAN SUARA SAII DAN PITR.INGKAl'SUAIIA SAH ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYA'T DAERA}I KABUPA'TEN/KO1-A PEMILIHAN UMUM'I'ATIUN 2OO9 KABUPA'I'EN BANJARN EG ARA

Lebih terperinci

Bagian Lima. Politik Indonesia 2009: Partai Politik, Pemilu, Koalisi Pemerintahan dan Prospek Demokrasi

Bagian Lima. Politik Indonesia 2009: Partai Politik, Pemilu, Koalisi Pemerintahan dan Prospek Demokrasi Indonesia 2009 Bagian Lima Politik Indonesia 2009: Partai Politik, Pemilu, Koalisi Pemerintahan dan Prospek Demokrasi Hanta Yuda AR Dinamika politik Indonesia sepanjang tahun 2009 didominasi dengan isu

Lebih terperinci

Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Berdasarkan Tingkat Pendidikan Kabupaten Majalengka terdiri atas 26 Kecamatan dan 334 Desa. Dari 334 desa tersebut meliputi 321 berstatus desa dan 13 berstatus kelurahan. Bila dilihat dari klasifikasi desanya terdapat 3 desa swadaya

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR KOMISI PEMILIHAN UMUM KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM NOMOR : 34/Kpts-K/KPU-Kab-012.329506/2013 T E N T A N G PENETAPAN NOMOR URUT PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PADA PEMILIHAN UMUM BUPATI DAN

Lebih terperinci

BAB. IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Penengahan yang berpenduduk Jiwa pada Tahun Secara

BAB. IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Penengahan yang berpenduduk Jiwa pada Tahun Secara BAB. IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN A. Sejarah Singkat Kecamatan Palas Kecamatan Palas terletak di Timur Laut dari Ibukota Kabupaten Lampung Selatan (Kalianda). Kecamatan Palas merupakan pemekaran

Lebih terperinci

HASIL EXIT POLL PEMILU LEGISLATIF Rabu, 9 April 2014

HASIL EXIT POLL PEMILU LEGISLATIF Rabu, 9 April 2014 HASIL EXIT POLL PEMILU LEGISLATIF 2014 Rabu, 9 April 2014 Metodologi Exit Poll Exit poll merupakan penelitian perilaku memilih (voting behavior) ketika pemilih berada di TPS. Total sampel 2000 responden,

Lebih terperinci

PUTUSAN Nomor /PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

PUTUSAN Nomor /PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA PUTUSAN Nomor 28-65-70-82-84-89/PHPU.C-VII/2009 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA [1.1] Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pemilihan Umum (Pemilu) adalah salah satu cara dalam sistem

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pemilihan Umum (Pemilu) adalah salah satu cara dalam sistem 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Umum (Pemilu) adalah salah satu cara dalam sistem demokrasi untuk memilih wakil-wakil rakyat yang akan menduduki lembaga perwakilan rakyat, serta salah

Lebih terperinci

ANGGARAN DAN REALISASI PENDAPATAN DAERAH MENURUT JENISNYA TAHUN ANGGARAN PENDAPATAN DAERAH Anggaran. Realisasi JENIS PENDAPATAN ( Rp.

ANGGARAN DAN REALISASI PENDAPATAN DAERAH MENURUT JENISNYA TAHUN ANGGARAN PENDAPATAN DAERAH Anggaran. Realisasi JENIS PENDAPATAN ( Rp. Realisasi pendapatan pemerintah Kabupaten selama tahun anggaran 2009 tercatat mencapai Rp. 966.481.044.588,- Sedangkan realisasi pengeluaran mencapai Rp. 928.141.675.797,- Bila dilihat dari penerimaan

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR : 31 /Kpts/KPU-Kab-012.329506/2014 TENTANG PENETAPAN TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN KAMPANYE RAPAT

Lebih terperinci

2. Usia Responden : tahun tahun tahun ke atas

2. Usia Responden : tahun tahun tahun ke atas Kuesioner IKLAN POLITIK DAN MINAT MEMILIH (Studi Korelasional tentang Iklan Politik di Televisi terhadap Minat Memilih Pemilih Pemula di Kelurahan Mangga Medan Tuntungan) Petunjuk Pengisian 1. Seluruh

Lebih terperinci

PROFIL DPRD KABUPATEN SUMENEP PERIODE Disusun oleh: Bagian Humas & Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep

PROFIL DPRD KABUPATEN SUMENEP PERIODE Disusun oleh: Bagian Humas & Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep PROFIL DPRD KABUPATEN SUMENEP PERIODE 2009-2014 Disusun oleh: Bagian Humas & Publikasi Sekretariat DPRD Sumenep 1 SEKILAS DPRD KABUPATEN SUMENEP DPRD Kabupaten Sumenep merupakan lembaga perwakilan rakyat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Negara yang demokratis memiliki keunggulan tersendiri, karena dalam

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Negara yang demokratis memiliki keunggulan tersendiri, karena dalam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Negara yang demokratis memiliki keunggulan tersendiri, karena dalam setiap pengambilan kebijakan mengacu pada aspirsi masyarakat. Salah satu peranan masyarakat

Lebih terperinci

BAB III DATA RESPONDEN

BAB III DATA RESPONDEN BAB III DATA RESPONDEN A. JENIS KELAMIN RESPONDEN Penelitian ini sebagian besar mengambil kelompok laki-laki sebagai responden. Dari 8 responden yang diwawancarai dan yang ikut FGD, terdapat orang responden

Lebih terperinci

SPLIT-TICKET VOTING DALAM PILPRES Temuan Survei Nasional: Desember 2018

SPLIT-TICKET VOTING DALAM PILPRES Temuan Survei Nasional: Desember 2018 SPLIT-TICKET VOTING DALAM PILPRES 2019 Temuan Survei Nasional: 16 26 Desember 2018 Pengantar Sistem pemilu yang dianut oleh Indonesia meniscayakan para pemilih untuk dapat memilih pasangan calon presiden

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Winarno, 2008: vii). Meskipun demikian, pada kenyataannya krisis tidak hanya

BAB I PENDAHULUAN. Winarno, 2008: vii). Meskipun demikian, pada kenyataannya krisis tidak hanya BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Orde Baru telah mengalami keruntuhan seiring jatuhnya Soeharto sebagai presiden yang telah memimpin Indonesia selama 32 tahun, setelah sebelumnya krisis ekonomi menghancurkan

Lebih terperinci

UNTUK SISWA SMA SE-KOTA MEDAN

UNTUK SISWA SMA SE-KOTA MEDAN Kuisioner Persepsi Pemilih Pemula UNTUK SISWA SMA SE-KOTA MEDAN (Siswa Telah Berusia 17 Tahun Pada Tanggal 9 April 2014) Biodata Responden Nama :............................................ Tanggal Lahir

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dengan kebebasan berpendapat dan kebebasan berserikat, dianggap

BAB I PENDAHULUAN. dengan kebebasan berpendapat dan kebebasan berserikat, dianggap BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam negara demokrasi, Pemilu dianggap lambang, sekaligus tolak ukur, dari demokrasi. Hasil Pemilu yang diselenggarakan dalam suasana keterbukaan dengan kebebasan

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TANAH LAUT KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TANAH LAUT. Nomor 11/Kpts/ /III/2014

KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TANAH LAUT KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TANAH LAUT. Nomor 11/Kpts/ /III/2014 KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN Nomor 11/Kpts/022.658791/III/2014 TENTANG JADWAL KAMPANYE RAPAT UMUM PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN

Lebih terperinci

Press Release Quick Count Charta Politika Jakarta, 18 April 2019

Press Release Quick Count Charta Politika Jakarta, 18 April 2019 Press Release Quick Count Charta Politika Jakarta, 18 April 2019 Pemilihan Umum Serentak 2019 telah selesai dilakukan. Masyarakat telah menentukan pilihannya pada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK - 1 - KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK NOMOR : 07/Kpts/KPU-Kota-019.435761/2013 TENTANG JUMLAH KURSI DAN JUMLAH SUARA SAH PALING RENDAH UNTUK PASANGAN

Lebih terperinci

BAB III : PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. untuk menjawab pertanyaan penelitian. Bab ini berisikan kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian.

BAB III : PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. untuk menjawab pertanyaan penelitian. Bab ini berisikan kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian. Pada bab ini akan digambarkan secara umum segala sesuatu mengenai objek penelitian yaitu gambaran umum tentang lokasi penelitian Kecamatan Pancur Batu yang dilihat dari geografis luas wilayah, komposisi

Lebih terperinci

SALINAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN. NOMOR : 59 /Kpts/KPU Kab /2010 TENTANG

SALINAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN TUBAN. NOMOR : 59 /Kpts/KPU Kab /2010 TENTANG SALINAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN NOMOR : 59 /Kpts/KPU Kab 014329920/2010 TENTANG PENETAPAN PEROLEHAN KURSI DAN SUARA SAH POLITIK DALAM PEMILU ANGGOTA DPRD

Lebih terperinci

PENYEDERHANAAN PARTAI DALAM SISTEM MULTIPARTAI: TIDAK KONSISTEN

PENYEDERHANAAN PARTAI DALAM SISTEM MULTIPARTAI: TIDAK KONSISTEN Vol. 5 No. 1 - Maret 2008 PENYEDERHANAAN PARTAI DALAM SISTEM MULTIPARTAI: TIDAK KONSISTEN 1. Pendahuluan Oleh: Zainal Abidin, S.H. Paska reformasi, sistem demokrasi di Indonesia memasuki era baru khususnya

Lebih terperinci

KONTEKS BAGAIMANA PETA PENCALONAN PEREMPUAN DI PEMILU 2019?

KONTEKS BAGAIMANA PETA PENCALONAN PEREMPUAN DI PEMILU 2019? KONTEKS The political of presence dan the political of ideas menjadi kunci utama pentingnya perempuan hadir di lembaga legislatif Partai politik secara aktual menajdi gatekeeprs untuk memilih kandidat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. yang lalu, yaitu: agenda pemilu legislatif (PILEG), sedangkan untuk. pemilu presiden (PILPRES) akan dilakukan pada awal bulan juli.

BAB I PENDAHULUAN. yang lalu, yaitu: agenda pemilu legislatif (PILEG), sedangkan untuk. pemilu presiden (PILPRES) akan dilakukan pada awal bulan juli. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pesta akbar demokrasi sudah terlaksana dalam beberapa bulan yang lalu, yaitu: agenda pemilu legislatif (PILEG), sedangkan untuk pemilu presiden (PILPRES) akan dilakukan

Lebih terperinci

BAB 2 DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. Kecamatan Panyabungan Kota dengan luas wilayah sebesar 860,6 hektar. Desa

BAB 2 DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. Kecamatan Panyabungan Kota dengan luas wilayah sebesar 860,6 hektar. Desa BAB 2 DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN Gambaran Umum Desa Gunung Tua Raya 2.1.1. Letak Secara Geografis Desa Gunung Tua Raya merupakan bagian dari Kabupaten Madina dan Kecamatan Panyabungan Kota dengan luas

Lebih terperinci

P U T U S A N. Perkara Nomor : 031/PHPU.C1-II/2004 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA

P U T U S A N. Perkara Nomor : 031/PHPU.C1-II/2004 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA P U T U S A N Perkara Nomor : 031/PHPU.C1-II/2004 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA Yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara konstitusi pada

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 999 TENTANG PENENTUAN DAN PEROLEHAN KURSI HASIL PEMILIHAN UMUM 999 UNTUK DPRD I PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH, DPRD II KABUPATEN PIDIE DAN ACEH UTARA

Lebih terperinci

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA

RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Registrasi Nomor 13/PHPU.D-X/2012 Tentang Permohonan Pembatalan Penetapan Hasil Penghitungan Suara Pemilukada Kabupaten Kolaka Utara Terhadap Keputusan Komisi Pemilihan Umum

Lebih terperinci

KOMISI PEMILIHAN UMUM

KOMISI PEMILIHAN UMUM KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR KEPUTUSAN KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN KARANGANYAR NOMOR : 41/Kpts/KPU-Kab-012.329506/2014 TENTANG PENETAPAN PERUBAHAN TANGGAL DAN TEMPAT PELAKSANAAN KAMPANYE

Lebih terperinci

Perbedaan Persentase Suara Dengan Persentase Perolehan Kursi Legislatif Pada Pemilu 2009 di Kabupaten Tegal

Perbedaan Persentase Suara Dengan Persentase Perolehan Kursi Legislatif Pada Pemilu 2009 di Kabupaten Tegal Perbedaan Persentase Suara Dengan Persentase Perolehan Kursi Legislatif Pada Pemilu 2009 di Kabupaten Tegal Zimamul Khaq Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik - Universitas Negeri Sunan Ample zimamulkhaq@ymail.com

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. melihat demokratis tidaknya suatu negara. Walau pada saat yang lain, pemilu

BAB I PENDAHULUAN. melihat demokratis tidaknya suatu negara. Walau pada saat yang lain, pemilu BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pemilihan umum (Pemilu) merupakan salah satu instrumen terpenting dalam sistem politik-demokratik modern. Pemilu bahkan telah menjadi salah satu parameter utama

Lebih terperinci

PEROLEHAN SISA KURSI SISA SUARA 1 PARTAI HATI NURANI RAKYAT III PARTAI KARYA PEDULI BANGSA

PEROLEHAN SISA KURSI SISA SUARA 1 PARTAI HATI NURANI RAKYAT III PARTAI KARYA PEDULI BANGSA MODEL EB 1 DPRD KAB/KOTA PENGHITUNGAN SUARA DAN PENETAPAN PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN/KOTA DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 PROVINSI : SULAWESI

Lebih terperinci

Pemilu Hasil Pemilu 1999

Pemilu Hasil Pemilu 1999 Pemilu 1999 Setelah Presiden Soeharto dilengserkan dari kekuasaannya pada tanggal 21 Mei 1998 jabatan presiden digantikan oleh Wakil Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie. Atas desakan publik, Pemilu yang

Lebih terperinci

Pemerintahan BAB II PEMERINTAHAN

Pemerintahan BAB II PEMERINTAHAN Pemerintahan BAB II PEMERINTAHAN Tahun 2010, wilayah Pemerintahan Kabupaten Bombana telah secara resmi menjadi 22 Kecamatan dari sebelumnya 17 Kecamatan pada tahun 2006. Hal ini antara lain disebabkan

Lebih terperinci

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 118 TAHUN 1999 TENTANG PENENTUAN DAN PEROLEHAN KURSI HASIL PEMILIHAN UMUM 1999 UNTUK DPRD I PROPINSI DAERAH ISTIMEWA ACEH, DPRD II KABUPATEN PIDIE DAN ACEH UTARA

Lebih terperinci

BAB III SETTING PENELITIAN. Timur. Ibu kotanya adalah Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo adalah Kabupaten

BAB III SETTING PENELITIAN. Timur. Ibu kotanya adalah Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo adalah Kabupaten BAB III SETTING PENELITIAN A. Gambaran Umum Lokasi Penelitian 1. Letak Geografis Kabupaten Sidoarjo adalah salah satu Kabupaten di provinsi Jawa Timur. Ibu kotanya adalah Sidoarjo. Kabupaten Sidoarjo adalah

Lebih terperinci

Lampiran II SEJARAH PEMILU DI INDONESIA

Lampiran II SEJARAH PEMILU DI INDONESIA Lampiran II SEJARAH PEMILU DI INDONESIA A. MASA ORDE LAMA ( TAHUN 1955 ) Pemilu pertama kali digelar pada tahun 1955, yaitu 10 (sepuluh) tahun setelah Republik Indonesia merdeka melalui Undang-Undang Nomor

Lebih terperinci

BAB III SETTING PENELITIAN

BAB III SETTING PENELITIAN BAB III SETTING PENELITIAN A. Sejarah Surat Ijo Sejarah kemunculan Surat Ijo diawali pada tahun 1970-1980-an ketika Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjalankan program pemutihan tanah bagi warga Surabaya.

Lebih terperinci

Uraian diatas, jelas diatur dalam UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD, DPRD, bunyinya sebagai berikut (underline oleh penulis) :

Uraian diatas, jelas diatur dalam UU No. 10 Tahun 2008 tentang Pemilu DPR, DPD, DPRD, bunyinya sebagai berikut (underline oleh penulis) : Oleh : indra jaya rajagukguk, sh*jrsh seri pendidikan politik praktis CARA PENGHITUNGAN PEROLEHAN KURSI DPR PADA PEMILU 2009 I. PENDAHULUAN Penentuan perolehan Kursi DPR untuk Pemilu 2009 berbeda dengan

Lebih terperinci

I. PARA PIHAK A. Pemohon Bangkit Parulian Silaban, SE, MSi dan David PPH Hutabarat (Pasangan Calon Nomor Urut 3)

I. PARA PIHAK A. Pemohon Bangkit Parulian Silaban, SE, MSi dan David PPH Hutabarat (Pasangan Calon Nomor Urut 3) RINGKASAN PERMOHONAN PERKARA Nomor 160/PHPU.D-XI/2013 Tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah Dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Tapanuli Utara I. PARA PIHAK A. Pemohon Bangkit Parulian

Lebih terperinci

LAMPIRAN Struktur Organisasi Kecamatan Berastagi Berdasarkan PP. 41 tahun 2007 CAMAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SEKCAM

LAMPIRAN Struktur Organisasi Kecamatan Berastagi Berdasarkan PP. 41 tahun 2007 CAMAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SEKCAM LAMPIRAN Struktur Organisasi Kecamatan Berastagi Berdasarkan PP. 41 tahun 2007 CAMAT KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL SEKCAM KASSUBAG KEUANGAN KASSUBAG UMUM KASI PEMERINTAHAN KASI TRANTIB KASI PPMD/K KASI KESSOS&

Lebih terperinci

PSIKOLOGI POLITIK PEREMPUAN

PSIKOLOGI POLITIK PEREMPUAN PSIKOLOGI POLITIK PEREMPUAN Ria Angin Fakultas Ilmu Komunikasi dan Politik Universitas Muhammadiyah Jember ABSTRAK Menjadi politisi bagi perempuan butuh keberanian tersendiri. Mengingat kultur.masyarakat

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI INDONESIA

PERKEMBANGAN PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI INDONESIA p-issn : 2086-2695, e-issn : 2527-4716 PERKEMBANGAN PEMILIHAN PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI INDONESIA Indarja Fakultas Hukum Universitas Diponegoro Jalan Prof. Soedarto, S.H, Tembalang Semarang indarja@yahoo.com

Lebih terperinci

PROFIL PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DI KOTA BANJAR

PROFIL PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DI KOTA BANJAR PROFIL PARTAI POLITIK PESERTA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DI KOTA BANJAR 1 Nama Partai : Partai Hati Nurani Rakyat Singkatan : ( HANURA ) 1 0010/SK/HANURA-Bjr/II-2008 Ketua DPC/DPD : R. Endang Sutarman,

Lebih terperinci