DAFTAR PUSTAKA. BAPPEDA Kota Padang, tentang Penyusunan Masterplan Pasar raya dan Pasar Tradisonal Kota Padang, 2012.

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "DAFTAR PUSTAKA. BAPPEDA Kota Padang, tentang Penyusunan Masterplan Pasar raya dan Pasar Tradisonal Kota Padang, 2012."

Transkripsi

1 79 DAFTAR PUSTAKA A. Arsip dan Dokumen BAPPEDA Kota Padang, tentang Penyusunan Masterplan Pasar raya dan Pasar Tradisonal Kota Padang, Data UPTD Pasar Bandar Buat. Padang : UPTD, Dinas Pasar Kota Padang, Rekapitulasi Data Petak Toko, Kios, Meja Batu dan PKL masing-masing Pasar di Kota Padang, Instruksi Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Barat No. 04 INST Tentang Peningkatan Peranan Kerapatan Adat Nagari dalam Mensukseskan Nagari sebagai Wilayah Pembangunan. Lembaran Negara RI No. 25 tahun Monografi Kecamatan Lubuk Kilangan, Daerah Tingkat II Padang, Provinsi Daerah Tingkat I Sumatera Barat, Monografi Kecamatan Lubuk Kilangan, Daerah Tingkat II Padang, Provinsi Daerah Tingkat I Sumatera Barat, Peraturan Daerah No. 17 Tahun 1984 Tentang Pembentukan, Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Padang. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 17 Tahun 1980 Tentang Perluasan Kota Padang. Rencana Strategis Lubuk Kilangan Tahun Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No. 420/MPP/10/1997. Tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar dan Pertokoan B. Buku-buku Akhmad Amber dan Komin. Studi Perubahan Ekonomi di Papua. Yogyakarta: Bigraf Publishing, Colombijn, Freek. Poco-Poco (Kota) Padang: Sebuah Kota Di Indonesia Pada Abad ke 20 dan Penggunaan Ruang Kota. Yogyakarta: Ombak, 2006.

2 80 Dobbin, Christine. Kebangkitan Islam Dalam Ekonomi Petani Yang Sedang Berubah, Sumatra Tengah Jakarta: Seri INIS Jilid XII, Geertz, Clifford. Penjaja dan Raja. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, Gottschalk, Louis. Mengerti Sejarah, (terj. Nugroho Notosusanto). Jakarta: UI Press, Ikram, M, dkk. Peranan Pasar Pada Masyarakat Pedesaan Daerah Bengkulu. Jakarta: Departeman Pendidikan dan Kebudayaan, Irchami Sulaiman. Perdagangan Usaha Cina, Perilaku Pasar. Jakarta: Grafika, Jhondri Roza, dkk. Faktor-Faktor Pendukung Berkembang Dan Tetap BerfungsinyaSebuah Pasar :Studi Antropologi di Pasar Ombilin. Padang : Departemen pendidikan dan Kebudayaan Lembaga Penelitian Universitas Andalas, Kuntowijoyo. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana, Mestika Zed, dkk. Sejarah Perjuangan Kemerdekaan di Kota Padang dan Sekitar. Padang: VISI graf, M.D. Mansoer. Sedjarah Minangkabau. Jakarta: Bhratara, Nugroho Notosusanto. Masalah Penelitian Sejarah Kontemporer. Jakarta: Inti Indayu Press, Nusyirwan Effendi. Antropologi Ekonomi. Padang: Laboratorium Antropologi Universitas Andalas, Padang Pintu Gerbang Pantai Barat Indonesia, Padang: Mandala Buana Bakti Pujo Semedi. Dampak Pembangunan Ekonomi (Pasar) Terhadap Kehidupan Sosial Budaya Masyarakat. DEPDIKBUD, 1995/1996. REM, Soeryanegoro. Sosiologi. Bandung: PT. Angkasa Bandung, Safwan, Mardanas, dkk. Sejarah Kota Padang (Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1987). Sartono Kartodirdjo. Pendekatan Ilmu-Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama, Sicat, P. Gerardo, Arnd, H.W. Ilmu Ekonomi Untuk Konteks Indonesia. Jakarta: LP3ES,1991.

3 81 Taufik Abdullah. Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, C. Skripsi atau Laporan Penelitian Dewi Sukma. Pasar Nagari Lubuk Alung , Skripsi, Fakultas Ilmu Budaya- UNAND, Instruksi Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Barat No. 04 INST Laporan Tentang Peningkatan Peranan Kerapatan Adat Nagari dalam Mensukseskan Nagari sebagai Wilayah Pembangunan Irfani Darma. Kegiatan-Kegiatan Ekonomi Kaki Lima di Kota Padang Sebuah Studi Deskriptif, Skripsi, (Fakultas Sastra Universitas Andalas, Padang, 1990). Meri Erawati. Terminal Lintas Andalas Di Kota Padang Tahun Padang: Skripsi, Universitas Andalas, Nusyirwan Effendi. Masyarakat Ekonomi Minangkabau. Makalah, FISIP- UNAND Padang, Nursyirwan Effendi. Anropologi Ekonomi. Jurnal Anropologi, Padang, Rahmi. Perkembangan Pasar Nagari Padang Luar Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam. Skripsi, Fakultas Ilmu Budaya-UNAND, Ridna Sari. Proses Sosial antara Stakeholder dalam Pelaksanaan Revitalisasi Pasar Bandar Buat. Skripsi, Padang: Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas, 2009.

4 82 DAFTAR INFORMAN 1. Nama : Nurmis Yaqub, S.H Pekerjaan : Kepala Kelurahan Bandar Buat Umur : 46 Tahun 2. Nama : H. Asril Pekerjaan : Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan Umur : 54 Tahun 3. Nama : Hamdani Pekerjaan : Ketua UPTD Pasar Lubuk Buaya Umur : 53 Tahun 4. Nama : Yusril Umur : 45 Tahun 5. Nama : Ibrahim Umur : 48 Tahun 6. Nama : Lina Ratna Pekerjaan : Anggota UPTD Pasar Bandar Buat bagian Tenaga Lapangan Umur : 34 Tahun 7. Nama : Kasman Pekerjaan : Anggota UPTD Pasar Bandar Buat bagian Tenaga Lapangan Umur : 39 Tahun 8. Nama : Mardalena Pekerjaan : Anggota UPTD Pasar Bandar Buat bagian Administrasi Umur : 36 Tahun 9. Nama : Roni Pekerjaan : Anggota UPTD Pasar Bandar Buat bagian K.3 Umur : 39 Tahun 10. Nama : Marlizon

5 83 Pekerjaan : Wiraswasta atau Pengunjung Pasar Bandar Buat Umur : 38 Tahun 11. Nama : Bujang Alamat : Alahan Panjang Babelok Umur : 59 Tahun 12. Nama : H. Syahrul Umur : 78 Tahun 13. Nama : Aji dan Pelanggan Kuli Angkat Umur : 32 Tahun 14. Nama : Jefri Pekerjaan : Ketua organisasi kelompok pedagang kaki lima Umur : 43 Tahun 15. Nama : Zulhendra Umur : 43 Tahun

BAB I PENDAHULUAN. melihat hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1. pembeli bertemu untuk menawarkan hasil perdagangan di pasar.

BAB I PENDAHULUAN. melihat hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1. pembeli bertemu untuk menawarkan hasil perdagangan di pasar. 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar sebagai salah satu kegiatan ekonomi merupakan sarana untuk melihat hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1 Para pedagang dan pembeli bertemu

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan taraf hidup seluruh anggota masyarakat, baik material maupun

BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan taraf hidup seluruh anggota masyarakat, baik material maupun BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembangunan ialah proses perubahan fisik, ekonomi dan sosial untuk meningkatkan taraf hidup seluruh anggota masyarakat, baik material maupun spiritual. Pola,

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Kota Payakumbuh diresmikan sebagai Kotamadya pada hari Kamis

BAB 1 PENDAHULUAN. Kota Payakumbuh diresmikan sebagai Kotamadya pada hari Kamis BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Masalah Kota Payakumbuh diresmikan sebagai Kotamadya pada hari Kamis tanggal 17 Desember 1970. Peresmian itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 08 Tahun

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1. untuk memperoleh untung, sehingga banyak ditemukan hampir di setiap daerah

BAB I PENDAHULUAN. hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1. untuk memperoleh untung, sehingga banyak ditemukan hampir di setiap daerah BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar sebagai salah satu kegiatan ekonomi merupakan sarana untuk melihat hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1 Pasar sebagai tempat para pedagang dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pasar merupakan tempat terjadinya interaksi antara individu dengan individu lain dalam

BAB I PENDAHULUAN. Pasar merupakan tempat terjadinya interaksi antara individu dengan individu lain dalam BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar merupakan tempat terjadinya interaksi antara individu dengan individu lain dalam melakukan tawar menawar barang dan juga merupakan tempat kegiatan ekonomi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1 Pasar merupakan tempat

BAB I PENDAHULUAN. hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1 Pasar merupakan tempat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar sebagai salah satu kegiatan ekonomi merupakan sarana untuk melihat hubungan masyarakat dengan aktivitas ekonomi. 1 Pasar merupakan tempat bertemunya antara

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dalam tawar-menawar barang dan jasa. Juga menjadi tempat kontak sosial masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. dalam tawar-menawar barang dan jasa. Juga menjadi tempat kontak sosial masyarakat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar merupakan tempat berinteraksi antara individu dengan individu lain dalam tawar-menawar barang dan jasa. Juga menjadi tempat kontak sosial masyarakat maupun

Lebih terperinci

kebutuhan sehari-hari masyarakat kota Painan memanfaatkan Pasar Salido yang berada di Kenagarian Salido yang masih berada di Kecamatan IV Jurai yang

kebutuhan sehari-hari masyarakat kota Painan memanfaatkan Pasar Salido yang berada di Kenagarian Salido yang masih berada di Kecamatan IV Jurai yang 98 BAB V KESIMPULAN Semenjak menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 1957 kota Painan masih belum memiliki sebuah pasar, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat kota Painan

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik. Kecamatan Tanjung Mutiara dalam Angka 2005 Kerjasama

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik. Kecamatan Tanjung Mutiara dalam Angka 2005 Kerjasama DAFTAR PUSTAKA A. Arsip dan Dokumen Badan Pusat Statistik. Kecamatan Tanjung Mutiara dalam Angka 1995 Kerjasama dengan Bapedda dan Kantor Statistik Kabupaten Agam Tahun 1996. LubukBasung: BPS. 1996. Badan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Inpres Painan. Pasar Inpres Painan terletak di Kecamatan IV Juraiyang merupakan

BAB I PENDAHULUAN. Inpres Painan. Pasar Inpres Painan terletak di Kecamatan IV Juraiyang merupakan 1 A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Salah satu pasar yang terdapat di Kabupaten Pesisir Selatan adalah Pasar Inpres Painan. Pasar Inpres Painan terletak di Kecamatan IV Juraiyang merupakan pasar

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pasar Silungkang atau lebih dikenal dengan nama? Balai Silungkang?

BAB I PENDAHULUAN. Pasar Silungkang atau lebih dikenal dengan nama? Balai Silungkang? A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pasar Silungkang atau lebih dikenal dengan nama? Balai Silungkang? merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Nagari Silungkang. Aktivitas yang terjadi

Lebih terperinci

DAMPAK PERUBAHAN LOKASI PASAR TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Di Nagari Muaralabuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan

DAMPAK PERUBAHAN LOKASI PASAR TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Di Nagari Muaralabuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan DAMPAK PERUBAHAN LOKASI PASAR TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Di Nagari Muaralabuh Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan SKRIPSI Oleh NELLA YULIANTI BP. 07191008 JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik, Kecamatan Luak Dalam Angka tahun Badan Pusat Statistik Kabupaten Lima Puluh Kota 2015.

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik, Kecamatan Luak Dalam Angka tahun Badan Pusat Statistik Kabupaten Lima Puluh Kota 2015. DAFTAR PUSTAKA A. Arsip Badan Pusat Statistik, Kecamatan Luak Dalam Angka tahun 2015. Badan Pusat Statistik Kabupaten Lima Puluh Kota 2015. Badan Pusat Statistik, Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Angka

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Boediono Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No.1, Ekonomi Mikro. Yogyakarta: BPFE.

DAFTAR PUSTAKA. Boediono Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No.1, Ekonomi Mikro. Yogyakarta: BPFE. DAFTAR PUSTAKA Buku Boediono. 1986. Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No.1, Ekonomi Mikro. Yogyakarta: BPFE. Alma, B. 1999. Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta.. 1998. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdullah, Taufik & A. C. Van Der Leeden, Durkheim dan Pengantar Sosiologi. Moralitas, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1986).

DAFTAR PUSTAKA. Abdullah, Taufik & A. C. Van Der Leeden, Durkheim dan Pengantar Sosiologi. Moralitas, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1986). DAFTAR PUSTAKA Abdullah, Taufik & A. C. Van Der Leeden, Durkheim dan Pengantar Sosiologi Moralitas, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1986). Ahmad, Muhammad Al-Assal dan Fathi Ahmad Abdul Karim, Sistem,

Lebih terperinci

PEMBANGUNAN JALAN PADANG BY PASS DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI BAGI MASYARAKAT SEKITAR ( ) Oleh : NURMANSYAH

PEMBANGUNAN JALAN PADANG BY PASS DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI BAGI MASYARAKAT SEKITAR ( ) Oleh : NURMANSYAH PEMBANGUNAN JALAN PADANG BY PASS DAN DAMPAK SOSIAL EKONOMI BAGI MASYARAKAT SEKITAR (1991-2003) Oleh : NURMANSYAH 04 1 8 1 0 2 2 JURUSAN ILMU SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2011 A B

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Pasar Bandar Buat awal berdirinya merupakan sebuah pasar nagari, pasar

BAB V KESIMPULAN. Pasar Bandar Buat awal berdirinya merupakan sebuah pasar nagari, pasar 74 BAB V KESIMPULAN Pasar Bandar Buat awal berdirinya merupakan sebuah pasar nagari, pasar ini diperkirakan sudah ada sejak zaman belanda namun hanya sebatas untuk pasar untuk kebutuhan masyarkat nagari

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdurrahman, D. (1999) Metodologi Penelitian Sejarah. Jakarta : PT. Logos

DAFTAR PUSTAKA. Abdurrahman, D. (1999) Metodologi Penelitian Sejarah. Jakarta : PT. Logos DAFTAR PUSTAKA Buku Abdurrahman, D. (1999) Metodologi Penelitian Sejarah. Jakarta : PT. Logos Erman, Erwiza.(1995). Kesenjangan Buruh Majikan : Pengusaha, Koeli dan Pengusaha Industri Timah Belitung 1852

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Dari pembahasan mengenai Peran Sultan Iskandar Muda Dalam. Mengembangkan Kerajaan Aceh Pada Tahun , maka dapat diambil

BAB V KESIMPULAN. Dari pembahasan mengenai Peran Sultan Iskandar Muda Dalam. Mengembangkan Kerajaan Aceh Pada Tahun , maka dapat diambil BAB V KESIMPULAN Dari pembahasan mengenai Peran Sultan Iskandar Muda Dalam Mengembangkan Kerajaan Aceh Pada Tahun 1607-1636, maka dapat diambil kesimpulan baik dari segi historis maupun dari segi paedagogis

Lebih terperinci

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. di Kota Padang yaitu : Pertama, faktor perkawinan, seorang keturunan Tionghoa

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. di Kota Padang yaitu : Pertama, faktor perkawinan, seorang keturunan Tionghoa BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 1.1 Kesimpulan Dari uraian bab-bab yang telah penulis jelaskan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa faktor yang menjadi penyebab perpindahan Muslim Tionghoa di Kota Padang yaitu

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. A.A Navis, Alam Terkembang Jadi guru :Adat dan Kebudayaan Minangkabau, ( Jakarta PT. Pustaka Grafitipers, 1986).

DAFTAR PUSTAKA. A.A Navis, Alam Terkembang Jadi guru :Adat dan Kebudayaan Minangkabau, ( Jakarta PT. Pustaka Grafitipers, 1986). DAFTAR PUSTAKA A.A Navis, Alam Terkembang Jadi guru :Adat dan Kebudayaan Minangkabau, ( Jakarta PT. Pustaka Grafitipers, 1986). Alwir Darwis, Kedudukan dan Peranan Pemimpin Informal dalam Menggalang ketahanan

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. 144 DAFTAR PUSTAKA A. Buku Abdurahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Ali, Jacub dkk. (1991). Perkembangan Masyarakat Akibat Pertumbuhan Industri di Daerah Nusa

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Akta Pendirian Koperasi Talang Babungo, Akta Penyesuaian Koperasi Desa Talang Babungo (KDT), 1969.

DAFTAR PUSTAKA. Akta Pendirian Koperasi Talang Babungo, Akta Penyesuaian Koperasi Desa Talang Babungo (KDT), 1969. 105 DAFTAR PUSTAKA A. Arsip Akta Pendirian Koperasi Talang Babungo, 1963. Akta Penyesuaian Koperasi Desa Talang Babungo (KDT), 1969. Akta Perobahan Koperasi Desa Talang Babungo (KDT) menjadi Koperasi Unit

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tertuang dalam pengembangan industri yang menetapkan perubahan-perubahan

BAB I PENDAHULUAN. tertuang dalam pengembangan industri yang menetapkan perubahan-perubahan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada tahun 1968, pemerintahan Orde Baru mulai menjalankan rencana pembangunan yang dituangkan dalam suatu perencanaan yakni Pembangunan Lima Tahun (Pelita).

Lebih terperinci

Sejarah Pembudidayaan Perikanan Darat: Studi Kasus Balai Benih Ikan Beringin Rao, Pasaman ( ) 1. Oleh: Devra Lismanto 2

Sejarah Pembudidayaan Perikanan Darat: Studi Kasus Balai Benih Ikan Beringin Rao, Pasaman ( ) 1. Oleh: Devra Lismanto 2 Sejarah Pembudidayaan Perikanan Darat: Studi Kasus Balai Benih Ikan Beringin Rao, Pasaman (1984-2004) 1 Oleh: Devra Lismanto 2 Abstrak Tulisan ini berjudul Sejarah Pembudidayaan Perikanan Darat: Studi

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. A.A Navis Alam Terkembang Jadi Guru, Adat dan Kebudayaan. Minangkabau. PT. Grafindo Pers. Jakarta.

DAFTAR PUSTAKA. A.A Navis Alam Terkembang Jadi Guru, Adat dan Kebudayaan. Minangkabau. PT. Grafindo Pers. Jakarta. DAFTAR PUSTAKA A. Buku A.A Navis. 1984. Alam Terkembang Jadi Guru, Adat dan Kebudayaan Minangkabau. PT. Grafindo Pers. A.Gunawan Setiardja. 1990. Dialektika Hukum dan Moral dalam Pembangunan Masyarakat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Jumlah pulau di

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Jumlah pulau di BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Jumlah pulau di Indonesia, menurut data statistik yang dikeluarkan Direktorat Jendral Pemerintahan Umum

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Alwisol, Psikologi Kepribadian, Malang: Universitas Muhammadiyah. Musyawarah Pejuang Republik Indonesia Medan Area, 1976.

DAFTAR PUSTAKA. Alwisol, Psikologi Kepribadian, Malang: Universitas Muhammadiyah. Musyawarah Pejuang Republik Indonesia Medan Area, 1976. DAFTAR PUSTAKA Alwisol, Psikologi Kepribadian, Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press, 2004. Biro Sejarah Prima, Medan Area Mengisi Proklamasi, Medan: Badan Musyawarah Pejuang Republik Indonesia

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Hasil Pertemuan Kekeluargaan Alawiyyin, 11 September Surakarta : YPID, 1980

DAFTAR PUSTAKA. Hasil Pertemuan Kekeluargaan Alawiyyin, 11 September Surakarta : YPID, 1980 DAFTAR PUSTAKA Arsip dan Dokumen Hasil Pertemuan Kekeluargaan Alawiyyin, 11 September 1980. Surakarta : YPID, 1980 Hasil Kesepakatan Deklarasi YPID Surakarta, 26 Maret 2005. Surakarta : YPID, 2006 pelajaran

Lebih terperinci

DINAMIKA KEBERADAAN TERMINAL BAREH SOLOK ( ) Oleh: Risa Amelia

DINAMIKA KEBERADAAN TERMINAL BAREH SOLOK ( ) Oleh: Risa Amelia DINAMIKA KEBERADAAN TERMINAL BAREH SOLOK (1994-2004) Oleh: Risa Amelia 06 181 010 JURUSAN ILMU SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2011 ABSTRAK Skripsi ini berjudul Dinamika Keberadaan Terminal

Lebih terperinci

SILABUS. I. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini membahas mengenai perkembangan kebudayaan di nusantara pada periode Hindu-Budha.

SILABUS. I. Deskripsi Mata Kuliah Mata kuliah ini membahas mengenai perkembangan kebudayaan di nusantara pada periode Hindu-Budha. UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI FRM/FISE/46-01 12 Januari 2009 SILABUS Fakultas : Ilmu Sosial Ekonomi Jurusan/Program Studi : Pendidikan Sejarah/Ilmu Sejarah Mata Kuliah

Lebih terperinci

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PERTEMUAN KE 1-2. : Pendidikan Sejarah/Pendidikan Sejarah

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PERTEMUAN KE 1-2. : Pendidikan Sejarah/Pendidikan Sejarah FRM/FISE/46-01 12 Januari 2009 RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) PERTEMUAN KE 1-2 JURUSAN/PRODI : Pendidikan Sejarah/Pendidikan Sejarah MATA KULIAH : Sejarah Lokal KODE MATA KULIAH : SJR 3217 JUMLAH

Lebih terperinci

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. dengan DKI Jakarta yang menjadi pusat perekonomian negara.

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. dengan DKI Jakarta yang menjadi pusat perekonomian negara. 45 BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN Kota Bandar Lampung merupakan sebuah kota yang menjadi ibukota provinsi Lampung, Indonesia. Kota Bandar Lampung pintu gerbang Pulau Sumatera. Sebutan ini layak

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. Sosiologi Masyarakat Pesisir. (Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia), hal. 1 2 Ibid, hal Arif Satria

PENDAHULUAN. Sosiologi Masyarakat Pesisir. (Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia), hal. 1 2 Ibid, hal Arif Satria PENDAHULUAN Bangsa Indonesia merupakan negara kepulauan, yang lautnya mencapai 70 persen dari total wilayah. Kondisi laut yang demikian luas dan sumber daya alam yang begitu besar pada kenyataannya belum

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan perkebunan besar baik milik negara maupun milik swasta.

BAB I PENDAHULUAN. perusahaan perkebunan besar baik milik negara maupun milik swasta. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Sumatera Utara adalah salah satu propinsi di Indonesia yang memiliki perusahaan perkebunan besar baik milik negara maupun milik swasta. Perkebunan-perkebunan besar

Lebih terperinci

ABSTRAK Perkembangan Pasar Inpres Painan: Studi Kasus Setelah Kebakaran Tahun

ABSTRAK Perkembangan Pasar Inpres Painan: Studi Kasus Setelah Kebakaran Tahun iv ABSTRAK Skripsi ini berjudul Perkembangan Pasar Inpres Painan: Studi Kasus Setelah Kebakaran Tahun 2007-2013. Penulisan dari skripsi ini menjelaskan tentang perkembangan yang terjadi di Pasar Inpres

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Brinton, C. (1962). Anatomi Revolusi. Jakarta: Bhatara. Darpan dan Suhardiman, B. (2007). Seputar Garut. Garut: Komunitas Srimanganti.

DAFTAR PUSTAKA. Brinton, C. (1962). Anatomi Revolusi. Jakarta: Bhatara. Darpan dan Suhardiman, B. (2007). Seputar Garut. Garut: Komunitas Srimanganti. DAFTAR PUSTAKA BUKU Brinton, C. (1962). Anatomi Revolusi. Jakarta: Bhatara. Darpan dan Suhardiman, B. (2007). Seputar. : Komunitas Srimanganti. DEPDIKBUD (1989). Invetarisasi dan Dokumentasi Peninggalan

Lebih terperinci

MARKET DEVELOPMENTS IBUH IN PAYAKUMBUH YEAR

MARKET DEVELOPMENTS IBUH IN PAYAKUMBUH YEAR MARKET DEVELOPMENTS IBUH IN PAYAKUMBUH YEAR 1986-2007 Oleh Fitria Eka Susanti 1 Kharles 2 Livia Ersi 3 Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat ABSTRAK Jurnal ini merupakan kajian tentang,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan usaha industri yang memiliki daya serap tinggi terhadap tenaga

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan usaha industri yang memiliki daya serap tinggi terhadap tenaga BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Salah satu upaya memberdayakan ekonomi di Sumatera Barat adalah mengembangkan usaha industri yang memiliki daya serap tinggi terhadap tenaga kerja. Usaha itu

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, D. (2007). Metodologi penelitian sejarah. Yogyakarta: Ar-ruzz Media.

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, D. (2007). Metodologi penelitian sejarah. Yogyakarta: Ar-ruzz Media. 142 DAFTAR PUSTAKA Buku : Abdurahman, D. (2007). Metodologi penelitian sejarah. Yogyakarta: Ar-ruzz Media. Bapusipda Kota Cirebon. (2011). Sekilas sejarah pemerintahan kota Cirebon. Cirebon: Bapusipda

Lebih terperinci

PADANG PADA MASA PEMERINTAHAN SYAHRUL UDJUD TAHUN Abstrak

PADANG PADA MASA PEMERINTAHAN SYAHRUL UDJUD TAHUN Abstrak PADANG PADA MASA PEMERINTAHAN SYAHRUL UDJUD TAHUN 1983-1993 Vicky Suzie Mirella 1 Kharles 2 Kaksim 3 Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Anwar, R. (2004). Sejarah Kecil (Petite Histoire) Indonesia Jiild 1. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara.

DAFTAR PUSTAKA. Anwar, R. (2004). Sejarah Kecil (Petite Histoire) Indonesia Jiild 1. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara. DAFTAR PUSTAKA Anwar, R. (2004). Sejarah Kecil (Petite Histoire) Indonesia Jiild 1. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara. Azmi. (1982). Abdul Muis. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. 1. Arti pendidikan itu sendiri adalah pendidikan sebagai gejala universal,

BAB I PENDAHULUAN. keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. 1. Arti pendidikan itu sendiri adalah pendidikan sebagai gejala universal, A. Latar Belakang Masalah BAB I PENDAHULUAN Pada dasarnya pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. A. Kesimpulan Historis. Boedi Oetomo didirikan pada 20 Mei 1908, dinamika

BAB V KESIMPULAN. A. Kesimpulan Historis. Boedi Oetomo didirikan pada 20 Mei 1908, dinamika BAB V KESIMPULAN A. Kesimpulan Historis Boedi Oetomo didirikan pada 20 Mei 1908, dinamika perkembangan Boedi Oetomo sampai akhir sejarah perjalanannya pada tahun 1935 umumnya memperlihatkan kecenderungan

Lebih terperinci

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH Alamat: Karangmalang, Yogyakarta http: //www.fis.uny.ac.id//

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH Alamat: Karangmalang, Yogyakarta http: //www.fis.uny.ac.id// RPP/FIS-PBJ/28 Revisi : 00 April 2013/2014 Hal. 1 2. Mata Kuliah & Kode : Dasar-dasar Ilmu Sejarah Kode : SEF204 Sem : Ganjil : 1 pertemuan 4. Standar Kompetensi : Pengertian dan Ruang Lingkup 5. Kompetensi

Lebih terperinci

TINJAUAN HISTORIS TENTANG PERAN BADAN KEAMANAN RAKYAT (BKR) TERHADAP USAHA MENINGKATAKAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA TAHUN

TINJAUAN HISTORIS TENTANG PERAN BADAN KEAMANAN RAKYAT (BKR) TERHADAP USAHA MENINGKATAKAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA TAHUN TINJAUAN HISTORIS TENTANG PERAN BADAN KEAMANAN RAKYAT (BKR) TERHADAP USAHA MENINGKATAKAN KETAHANAN NASIONAL INDONESIA TAHUN 1945-1949 (Skripsi) Oleh Fitri Diantuti PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH FAKULTAS

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. banyak diketahui. Tsuyoshi Kato seorang peneliti Minangkabau terkemuka, sepakat

BAB I PENDAHULUAN. banyak diketahui. Tsuyoshi Kato seorang peneliti Minangkabau terkemuka, sepakat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada umumnya orang Minangkabau dikenal sebagai orang yang pandai berdagang, akan tetapi bagaimana kepandaian mereka berdagang sesungguhnya tidak banyak diketahui. Tsuyoshi

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik, Statistik Objek Daya Tarik Wisata, Katalog BPS: , 2012.

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik, Statistik Objek Daya Tarik Wisata, Katalog BPS: , 2012. DAFTAR PUSTAKA A. Arsip BadanPerencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Pariaman, Penyusunan Perencanaan Terpadu Kawasan Batang Piaman, Pantai Gandoriah, Pantai Cermin dan Pantai Kata, Tahun 2011 Badan

Lebih terperinci

REDESAIN TERMINAL PENUMPANG MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT

REDESAIN TERMINAL PENUMPANG MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT LANDASAN PROGRAM PERENCANAAN DAN PERANCANGAN ARSITEKTUR REDESAIN TERMINAL PENUMPANG MINANGKABAU INTERNATIONAL AIRPORT Diajukan untuk memenuhi sebagian persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Teknik Diajukan

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PASAR GAUNG TAHUN SKRIPSI. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA 1)

PERKEMBANGAN PASAR GAUNG TAHUN SKRIPSI. Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA 1) PERKEMBANGAN PASAR GAUNG TAHUN 1978-2014 SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (STRATA 1) YUDI HENDRAWAN 11020115 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH SEKOLAH

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik. Sawahlunto dalam Angka Tahun Badan Pusat Statistik Kotamadya Sawahlunto, 1992.

DAFTAR PUSTAKA. Badan Pusat Statistik. Sawahlunto dalam Angka Tahun Badan Pusat Statistik Kotamadya Sawahlunto, 1992. 107 DAFTAR PUSTAKA A. Arsip Badan Pusat Statistik. Sawahlunto dalam Angka Tahun 1991. Badan Pusat Statistik Kotamadya Sawahlunto, 1992. Badan Pusat Statistik. Sawahlunto dalam Angka Tahun 1992. Badan Pusat

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. Mangkubumi, yang terdiri dari Pangeran Mangkubumi, Pangeran Wijil, Pangeran

BAB V KESIMPULAN. Mangkubumi, yang terdiri dari Pangeran Mangkubumi, Pangeran Wijil, Pangeran BAB V KESIMPULAN Pakualaman terbentuk dari adanya perjanjian Giyanti antara pihak Mataram yang diwakili oleh Sunan Pakubuwana III dengan kelompok Pangeran Mangkubumi, yang terdiri dari Pangeran Mangkubumi,

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Sumber Buku : DAFTAR PUSTAKA Abdurahman, Dudung. (1999). Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu. Achmad, Kasim. (1981). Mengenal Teater Tradisional Di Indonesia. Jakarta: Dewan Kesenian

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Agustino, Leo. (2008). Dasar-dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.

DAFTAR PUSTAKA. Agustino, Leo. (2008). Dasar-dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta. DAFTAR PUSTAKA Buku : Agustino, Leo. (2008). Dasar-dasar Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta. Basarah, Saleh. (1996). Tanggapan Terhadap Pernyataan Laksamana TNI (Purn) Soedomo bahwa AURI Tidak Siap Untuk

Lebih terperinci

DAFTAR INFORMAN. : Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. : Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara

DAFTAR INFORMAN. : Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. : Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara DAFTAR INFORMAN Nama Pekerjaan Alamat Usia : Prof. Dr. Runtung, SH. M.Hum. : Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara : Jl. Sei Kuala No.8 Medan : 59 Tahun Nama Pekerjaan Alamat Usia : Prof. Dr.

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdullah, Imam Baehaqi, dkk, 1990, Menggugat Hak: Panduan. Konsumen bila dirugikan, YLKI Jakarta

DAFTAR PUSTAKA. Abdullah, Imam Baehaqi, dkk, 1990, Menggugat Hak: Panduan. Konsumen bila dirugikan, YLKI Jakarta DAFTAR PUSTAKA A. Sumber Buku Abdullah, Imam Baehaqi, dkk, 1990, Menggugat Hak: Panduan Konsumen bila dirugikan, YLKI Jakarta Badrulzaman, Miriam Darus, 1994, Aneka Hukum Bisnis, Aneka, Bandung Barkatullah,

Lebih terperinci

Universitas Putra Indonesia (YPTK) Padang: Dari Akademi Menjadi Universitas Oleh: Frans Sunatha 2

Universitas Putra Indonesia (YPTK) Padang: Dari Akademi Menjadi Universitas Oleh: Frans Sunatha 2 Universitas Putra Indonesia (YPTK) Padang: Dari Akademi Menjadi Universitas 1985-2001 1 Oleh: Frans Sunatha 2 Abstrak Perubahan status UPI-YPTK dari sebuah akademi ataupun sekolah tinggi menjadi sebuah

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Arruzz Media

DAFTAR PUSTAKA. Abdurahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Arruzz Media DAFTAR PUSTAKA Abdurahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Arruzz Media Antlov, H. (2002). Negara Dalam Desa : Patronase Kepemimpinan Lokal. Yogyakarta: Lappera Pustaka Utama. Asy

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. A. Arsip, Laporan dan Terbitan Resmi Pemerintah Kotamadya Yogyakarta Dalam Angka Kantor Statistik Kotamadya Yogyakarta, 1981.

DAFTAR PUSTAKA. A. Arsip, Laporan dan Terbitan Resmi Pemerintah Kotamadya Yogyakarta Dalam Angka Kantor Statistik Kotamadya Yogyakarta, 1981. 117 DAFTAR PUSTAKA A. Arsip, Laporan dan Terbitan Resmi Pemerintah Kotamadya Yogyakarta Dalam Angka 1980. Kantor Statistik Kotamadya Yogyakarta, 1981. Kotamadya Yogyakarta Dalam Angka 1981. Kantor Statistik

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA Arsip dan Manuskrip

DAFTAR PUSTAKA Arsip dan Manuskrip DAFTAR PUSTAKA Arsip dan Manuskrip Bakry, Asmak. 2010. Sejarah Aisyiyah di Pariaman dan Sekitarnya., Manuskrip. Rambai Kurai Taji. Format Isian Mubaligh dan Mubalighat Muhammadiyah, Arsip Formulir Pendataan

Lebih terperinci

LIKA-LIKU PERJALANAN SOPIR TRUK (Studi Kasus: 7 Orang Sopir Truk Trayek Bukittinggi- Jakarta)

LIKA-LIKU PERJALANAN SOPIR TRUK (Studi Kasus: 7 Orang Sopir Truk Trayek Bukittinggi- Jakarta) LIKA-LIKU PERJALANAN SOPIR TRUK (Studi Kasus: 7 Orang Sopir Truk Trayek Bukittinggi- Jakarta) SKRIPSI Oleh: ROKI RIKARDO SAPUTRA BP. 06191001 JURUSAN SOSIOLOGI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS

Lebih terperinci

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) IDENTITAS MATA KULIAH 1. Nama Mata Kuliah : Sejarah Sosial Ekonomi Politik 2. Kode/SKS : 3 SKS 3. Semester : Ganjil 4. Status : Wajib 5. M.Kul

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Afrizal Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

DAFTAR PUSTAKA. Afrizal Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada. DAFTAR PUSTAKA Buku: Afrizal. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Ahmadi, Abu. 2007. Sosiologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta..1982. Psikologi Sosial. Surabaya: PT. Bina Ilmu.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. maka penulis menyimpulkan bahwa pertambangan timah rakyat dapat menjadi

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. maka penulis menyimpulkan bahwa pertambangan timah rakyat dapat menjadi BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan data-data yang penulis temukan selama penelitian skripsi yang mengenai pertambangan timah rakyat di Pulau Belitung tahun 1991-2005, maka penulis menyimpulkan

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Abdullah, T. (1990). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

DAFTAR PUSTAKA. Abdullah, T. (1990). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. DAFTAR PUSTAKA Buku Abdullah, T. (1990). Sejarah Lokal di Indonesia. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Anderson, B. (1988). Revoloesi Pemoeda: Pendudukan Jepang dan Perlawanan di Jawa 1944-1946.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. baik dalam hal tempat pertemuannya penjual dan pembeli, kesepakatan harga dan

BAB I PENDAHULUAN. baik dalam hal tempat pertemuannya penjual dan pembeli, kesepakatan harga dan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pasar tradisional adalah pasar yang pelaksanaannya bersifat tradisional, baik dalam hal tempat pertemuannya penjual dan pembeli, kesepakatan harga dan transaksi

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Aly, Rum. (2004). Menilang Jalan Kekuasaan Militer Otoriter. Jakarta: Kompas.

DAFTAR PUSTAKA. Aly, Rum. (2004). Menilang Jalan Kekuasaan Militer Otoriter. Jakarta: Kompas. DAFTAR PUSTAKA a. Sumber Buku: Abdulah, Taufik dan Aidil Fitriciada Azhari. (2003). Dari Catatan Wiranto: Bersaksi di Tengah Badai. Jakarta: IDE Jakarta. Aly, Rum. (2004). Menilang Jalan Kekuasaan Militer

Lebih terperinci

PENDIDIKAN PADA MASA REVOLUSI HINGGA LAHIRNYA SEKOLAH PERTANIAN MENENGAH ATAS (SPMA)

PENDIDIKAN PADA MASA REVOLUSI HINGGA LAHIRNYA SEKOLAH PERTANIAN MENENGAH ATAS (SPMA) PENDAHULUAN Lembaga pendidikan merupakan salah satu sistem yang memungkinkan berlangsungnya pendidikan secara berkesinambungan dalam rangka tercapainya tujuan pendidikan. Jadi yang dimaksud dengan lembaga

Lebih terperinci

PERKEMBANGAN PASAR USANG NAGARI LUBUK BASUNG KECAMATAN LUBUK BASUNG KABUPATEN AGAM TAHUN ARTIKEL ILMIAH. Oleh

PERKEMBANGAN PASAR USANG NAGARI LUBUK BASUNG KECAMATAN LUBUK BASUNG KABUPATEN AGAM TAHUN ARTIKEL ILMIAH. Oleh 0 PERKEMBANGAN PASAR USANG NAGARI LUBUK BASUNG KECAMATAN LUBUK BASUNG KABUPATEN AGAM TAHUN 1989-2009 ARTIKEL ILMIAH Oleh RINI AGUSTIA PRATIWI NPM. 10020101 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH SEKOLAH TINGGI

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. tujuan sosial (mengusahakan bantuan seperti, sekolah, rumah sakit dan sebagainya). 1 Keberadaan

BAB I PENDAHULUAN. tujuan sosial (mengusahakan bantuan seperti, sekolah, rumah sakit dan sebagainya). 1 Keberadaan BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Yayasan adalah badan hukum yang dikelolah oleh sebuah pengurus dan didirikan untuk tujuan sosial (mengusahakan bantuan seperti, sekolah, rumah sakit dan sebagainya).

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN. dituliskan dalam berbagai sumber atau laporan perjalanan bangsa-bangsa asing

BAB V KESIMPULAN. dituliskan dalam berbagai sumber atau laporan perjalanan bangsa-bangsa asing BAB V KESIMPULAN Barus merupakan bandar pelabuhan kuno di Indonesia yang penting bagi sejarah maritim Nusantara sekaligus sejarah perkembangan Islam di Pulau Sumatera. Pentingnya Barus sebagai bandar pelabuhan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. ini karena aktivitas ekonomi semacam ini menjadi tempat di mana masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. ini karena aktivitas ekonomi semacam ini menjadi tempat di mana masyarakat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perdagangan oleh Pedagang kaki lima merupakan aktivitas ekonomi sektor informal yang mempunyai posisi strategis dalam pengembangan ekonomi daerah. Hal ini karena aktivitas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bertemunya penjual dan pembeli tetapi juga sebagai wadah interaksi sosial dan

BAB I PENDAHULUAN. bertemunya penjual dan pembeli tetapi juga sebagai wadah interaksi sosial dan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pasar tradisional selama ini sudah menyatu dan memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Bagi masyarakat, pasar bukan hanya sebagai tempat bertemunya penjual

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Data Pangkalan Denzipur 2/Prasada Sakti. Lampiran Keputusan PJO TMMD No. Skep/01/XII/2009, tentang Rencana Umum TMMD 2010

DAFTAR PUSTAKA. Data Pangkalan Denzipur 2/Prasada Sakti. Lampiran Keputusan PJO TMMD No. Skep/01/XII/2009, tentang Rencana Umum TMMD 2010 DAFTAR PUSTAKA A. Arsip: Berita Sandi No. TR/154/1986 Data Pangkalan Denzipur 2/Prasada Sakti Foto-foto kegiatan satuan Juklak TMMD 2009 Lampiran Keputusan PJO TMMD No. Skep/01/XII/2009, tentang Rencana

Lebih terperinci

YAYASAN PEMBINA LEMBAGA PENDIDIKAN (YPLP) PENDIDIKAN TINGGI (DIKTI) PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) PROVINSI SUMATERA BARAT

YAYASAN PEMBINA LEMBAGA PENDIDIKAN (YPLP) PENDIDIKAN TINGGI (DIKTI) PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) PROVINSI SUMATERA BARAT YAYASAN PEMBINA LEMBAGA PENDIDIKAN (YPLP) PENDIDIKAN TINGGI (DIKTI) PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) PROVINSI SUMATERA BARAT 1978 2009 SKRIPSI Diajukan Kepada Panitia Ujian Fakultas Sastra Universitas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Sumatera Barat merupakan daerah yang dilalui garis khatulistiwa ini

BAB I PENDAHULUAN. Sumatera Barat merupakan daerah yang dilalui garis khatulistiwa ini BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Sumatera Barat merupakan daerah yang dilalui garis khatulistiwa ini mempunyai sumber daya alam dari berbagai macam bidang di antaranya pertanian, perkebunan,

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. dikemukakan beberapa simpulan hasil analisis sastra asal novel ML karya Jajang

BAB V PENUTUP. dikemukakan beberapa simpulan hasil analisis sastra asal novel ML karya Jajang 5.1 Simpulan BAB V PENUTUP Memperhatikan ulasan bab hasil penelitian dan pembahasan maka dapatlah dikemukakan beberapa simpulan hasil analisis sastra asal novel ML karya Jajang Agus Sonjaya sebagai berikut.

Lebih terperinci

Historiografi. (Jakarta: PT Gramedia.1985) Hal Wawancara dengan Adi Waluyo, 40. tahun peteni etnis Jawa desa Rami Mulya, 29 Desember

Historiografi. (Jakarta: PT Gramedia.1985) Hal Wawancara dengan Adi Waluyo, 40. tahun peteni etnis Jawa desa Rami Mulya, 29 Desember 2 PENDAHULUAN Negara Republik Indonesia pernah mengalami goncangan yang berat di bidang perekonomian dan juga politik yang terjadi pada tahun 1950-an yang disebabkan karena tidak puas terhadap keputusan

Lebih terperinci

SILABUS : : : : Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Dosen : : : Program Studi Prasyarat Waktu Perkuliahan

SILABUS : : : : Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Dosen : : : Program Studi Prasyarat Waktu Perkuliahan Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Dosen Program Studi Prasyarat Waktu Perkuliahan SILABUS Pengantar Ilmu Sejarah SEJ. 518 2 SKS Ismaun, Prof.,Dr.H.,M.Pd./0051 Murdiyah Winarti, Dra., M.Hum./1086 Hansiswany

Lebih terperinci

Daftar Pustaka. Abdurahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group.

Daftar Pustaka. Abdurahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group. 1 Daftar Pustaka Abdurahman, D. (2007). Metodologi Penelitian Sejarah. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group. Bachtiar, W. (2010). Sosiologi Klasik: Dari Comte hingga Parsons. Bandung : Remaja Rosdakarya. Bandaro,

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. NPWP Perusahaan Kerupuk Bawang Fajar No:

DAFTAR PUSTAKA. NPWP Perusahaan Kerupuk Bawang Fajar No: 79 A. Arsip DAFTAR PUSTAKA Badan Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu. Izin Gangguan No.SK:1092/IG-I/BPMP2T/V-2015. REG. 1173.1. NPWP Perusahaan Kerupuk Bawang Fajar No: 08.093.554.7-201.03.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa:

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa: 1. BUMDES Karangrejek telah berhasil memberi dampak yang positif bagi peningkatan perekonomian desa dan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pembangunan nasional masa depan. Bidang kelautan merupakan usaha yang

BAB I PENDAHULUAN. pembangunan nasional masa depan. Bidang kelautan merupakan usaha yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bidang kelautan merupakan bidang yang sangat menjanjikan dalam pembangunan nasional masa depan. Bidang kelautan merupakan usaha yang meliputi sektor perikanan

Lebih terperinci

BERITA DAERAH KOTA BEKASI

BERITA DAERAH KOTA BEKASI BERITA DAERAH KOTA BEKASI NOMOR : 7 2016 SERI : D PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 07 TAHUN 2016 TENTANG PERUBAHAN KEEMPAT ATAS PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 35 TAHUN 2008 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN

Lebih terperinci

Biodata. 1. Historiografi Indonesia. S-1 S-2 S-3 Fakultas Sastra Universitas Gajah Mada

Biodata. 1. Historiografi Indonesia. S-1 S-2 S-3 Fakultas Sastra Universitas Gajah Mada Biodata A. Identitas Diri 1 Nama Lengkap (dengan gelar) Dr. Lindayanti, M. Hum. 2 Jabatan Fungsional Lektor Kepala 3 Jabatan Struktural Kaprodi S2 Pascasarjana Unand 4 NIP/NIK/No. Identitas lainnya 195609261985032003

Lebih terperinci

BAB V PENUTUP. motif batik terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Dusun. Dongkelan Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul

BAB V PENUTUP. motif batik terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Dusun. Dongkelan Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan pembahasan mengenai dampak industri kerajinan kayu motif batik terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Dusun Dongkelan Desa Panggungharjo Kecamatan Sewon

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. ekspor dan sumber pendapatan devisa negara. 1 Terdapat dua jenis kopi yang paling

BAB I PENDAHULUAN. ekspor dan sumber pendapatan devisa negara. 1 Terdapat dua jenis kopi yang paling BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kopi merupakan tanaman perkebunan yang sudah lama dibudidayakan. Selain sebagai sumber penghasilan rakyat, kopi menjadi komoditas andalan ekspor dan sumber pendapatan

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Anderson, B. (1990). Kuasa Kata (Jelajah Budaya-Budaya Politik di Indonesia). (Terjemahan Revianto Budi). Yogyakarta: Mata Bangsa.

DAFTAR PUSTAKA. Anderson, B. (1990). Kuasa Kata (Jelajah Budaya-Budaya Politik di Indonesia). (Terjemahan Revianto Budi). Yogyakarta: Mata Bangsa. DAFTAR PUSTAKA Sumber Buku : Anderson, B. (1990). Kuasa Kata (Jelajah Budaya-Budaya Politik di Indonesia). (Terjemahan Revianto Budi). Yogyakarta: Mata Bangsa. Antariksa. (2005). Tuan Tanah Kawin Muda

Lebih terperinci

SILABUS DAN RPP MATA KULIAH MANUSIA DAN KEBUDAYAAN PROGRAM STUDI ILMU SEJARAH S1

SILABUS DAN RPP MATA KULIAH MANUSIA DAN KEBUDAYAAN PROGRAM STUDI ILMU SEJARAH S1 SILABUS DAN RPP MATA KULIAH MANUSIA DAN KEBUDAYAAN PROGRAM STUDI ILMU SEJARAH S1 FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2014 UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL SILABUS Fakultas

Lebih terperinci

PERLAWANAN BUDAYA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MEMANG JODOH KARYA MARAH RUSLI SKRIPSI. Oleh Sofi Nur Fadilah NIM

PERLAWANAN BUDAYA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MEMANG JODOH KARYA MARAH RUSLI SKRIPSI. Oleh Sofi Nur Fadilah NIM PERLAWANAN BUDAYA TOKOH UTAMA DALAM NOVEL MEMANG JODOH KARYA MARAH RUSLI SKRIPSI Oleh Sofi Nur Fadilah NIM 201210080311012 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Arifin, Muzayyin. (2009). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

DAFTAR PUSTAKA. Arifin, Muzayyin. (2009). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara. DAFTAR PUSTAKA A. Sumber Buku Arifin, Muzayyin. (2009). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara. Asrohah, H. (1999). Sejarah Pendidikan Islam. Jakarta: Logos. Azra, A. (2000). Pendidikan Islam

Lebih terperinci

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS)

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER (RPKPS) IDENTITAS MATA KULIAH 1. Nama Mata Kuliah : 2. Kode/SKS : 3 SKS 3. Semester : Ganjil 4. Status : Pilihan 5. Dosen Pengampu : Prof. Dr. Damsar

Lebih terperinci

DAFTAR PUSTAKA. Bintarto, R Urbanisasi dan Permasalahannya. Cetakan Pertama. Jakarta: Ghalia Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA. Bintarto, R Urbanisasi dan Permasalahannya. Cetakan Pertama. Jakarta: Ghalia Indonesia. DAFTAR PUSTAKA BUKU Bintarto, R. 1984. Urbanisasi dan Permasalahannya. Cetakan Pertama. Jakarta: Ghalia Indonesia. Daldjoeni, N. 1978. Seluk Beluk Masyarakat Kota. Bandung: Alumni.. 1985. Seluk Beluk Masyarakat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. namun juga membahas keadaan sosial, ekonomi, politik dan yang terjadi di

BAB I PENDAHULUAN. namun juga membahas keadaan sosial, ekonomi, politik dan yang terjadi di BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Ilmu sejarah merupakan salah satu disiplin ilmu yang membahas kejadiankejadian yang terjadi pada masa lampau yang berhubungan dengan aktivitas manusia sebagai

Lebih terperinci

BAB III KONSEP UMUM TENTANG JALAN. diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di bawah

BAB III KONSEP UMUM TENTANG JALAN. diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di bawah 36 BAB III KONSEP UMUM TENTANG JALAN A. Pengertian dan Jenis-Jenis Jalan 1. Pengertian Jalan Menurut Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 2006 tentang Jalan bahwa jalan adalah prasarana transportasi darat

Lebih terperinci

DAFTAR RUJUKAN. Abdulsyani. (1994). Sosiologi, skematika, teori, dan terapan. Jakarta: Bumi Aksara.

DAFTAR RUJUKAN. Abdulsyani. (1994). Sosiologi, skematika, teori, dan terapan. Jakarta: Bumi Aksara. 1 DAFTAR RUJUKAN Sumber Buku: Abdulsyani. (1994). Sosiologi, skematika, teori, dan terapan. Jakarta: Bumi Aksara. Caturwati, E. (2007). Tari di Tatar Sunda. Bandung: Sunan Ambu Press-STSI. Darmadi, H.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Tujuannya agar peserta

BAB I PENDAHULUAN. mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Tujuannya agar peserta BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pada dasarnya pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Tujuannya agar peserta didik secara aktif

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. Perserikatan tahun 1985, dimana liga ini masih belum tergolong profesional. Hal ini

BAB 1 PENDAHULUAN. Perserikatan tahun 1985, dimana liga ini masih belum tergolong profesional. Hal ini BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dalam beberapa dekade terakhir prestasi sepakbola di Sumatera Utara semakin menurun. Terakhir kali klub sepakbola Sumatera Utara menjuarai Liga Perserikatan

Lebih terperinci

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Bandar Lampung merupakan Ibukota Provinsi Lampung yang merupakan

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Bandar Lampung merupakan Ibukota Provinsi Lampung yang merupakan 64 IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN A. Kota Bandar Lampung Bandar Lampung merupakan Ibukota Provinsi Lampung yang merupakan daerah yang dijadikan sebagai pusat kegiatan pemerintahan, politik, pendidikan,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat. diubah dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 dalam buku Malayu S.

BAB I PENDAHULUAN. memberikan pelayanan jasa kepada masyarakat. diubah dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 dalam buku Malayu S. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan di dunia perbankan dari waktu ke waktu mengalami perubahan yang terlihat dari berbagai macam produk yang ditawarkan oleh setiap bank. Disetiap

Lebih terperinci