BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN. Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN. Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan"

Transkripsi

1 BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN 4.1 Profil Responden Untuk memperoleh data dalam pengujian ini, penulis telah membagikan kuesioner kepada 60 responden. Jumlah responden tersebut dihasilkan dari rumus perhitungan jumlah sampel. Responden berasal dari karyawan di tiap-tiap unit kerja, yang terkait dengan prosedur pengelolaan anggaran. Namun dari hasil kuesioner yang telah disebarkan, hanya 39 responden yang menjawab dan mengembalikan kuesioner Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan jenis kelamin responden, didapatkan hasil pengolahan data sebagai berikut: Tabel 4.1 Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Persentase Pria 14 36% Wanita 25 64% Total % Tabel menyatakan bahwa persentase responden pria sebesar 36% dan wanita sebesar 64%. Hal ini menunjukkan bahwa responden wanita lebih besar dari responden pria. 44

2 Gambar 4.1 Diagram Profil Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Profil Responden Berdasarkan Usia Berdasarkan usia responden, didapatkan hasil pengolahan data sebagai berikut: Tabel 4.2 Profil Responden Berdasarkan Usia Usia Jumlah Persentase 30 tahun 22 56% tahun 13 34% 40 tahun 4 10% Total % Tabel 4.2 menyatakan bahwa persentase responden dengan usia kurang dari 30 tahun sebesar 56%, usia dari 30 tahun hingga 39 tahun sebesar 34%, dan usia 45

3 lebih dari 40 tahun sebesar 10%. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok usia terbanyak adalah usia kurang dari 30 tahun. Gambar 4.2 Diagram Profil Responden Berdasarkan Usia Profil Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Berdasarkan tingkat pendidikan responden, didapatkan hasil pengolahan data sebagai berikut: Tabel 4.3 Profil Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tingkat Pendidikan Jumlah Persentase SMU Diploma Strata 1 Strata 2 Strata 3 2 5% 3 8% 29 74% 4 10% 1 3% 46

4 Total % Tabel menyatakan bahwa persentase responden dengan tingkat pendidikan SMU sebesar 5%, diploma sebesar 8%, strata 1 sebesar 74%, strata 2 sebesar 10%, dan strata 3 sebesar 3%. Hal ini menunjukkan bahwa responden dengan tingkat pendidikan terbesar adalah strata 1. Gambar 4.3 Diagram Profil Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Profil Responden Berdasarkan Lama Bekerja Berdasarkan Lama Bekerja responden, didapatkan hasil pengolahan data sebagai berikut: 47

5 Tabel 4.4 Profil Responden Berdasarkan Lama Bekerja Pengalaman Kerja Jumlah Persentase 5 Tahun 20 51% 6-10 Tahun 14 36% 11 Tahun 5 13% Total % Tabel menyatakan bahwa persentase responden dengan Lama Bekerja kurang dari 5 tahun sebesar 51%, Lama Bekerja dari 6 tahun hingga 10 tahun sebesar 36%, dan Lama Bekerja lebih dari 11 tahun sebesar 13%. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok pengalaman kerja terbesar adalah 6 tahun hingga 10 tahun. Gambar 4.4 Diagram Profil Responden Berdasarkan Lama Bekerja 48

6 4.2 Deskripsi Data Dari data yang telah diperoleh kemudian disajikan dan dideskripsikan dengan menggunakan teknik statistik deskriptif yang tujuannya untuk penggambaran data dari masing-masing variabel, baik variabel bebas maupun variabel terikat Deskripsi Data Akuntabilitas (X1) Data variabel ini diperoleh melalui Kuesioner dengan jumlah pertanyaan sebanyak 8. Adapun skor yang digunakan dalam angket tersebut adalah 1 sampai 4, sehingga berdasarkan skor tersebut maka variabel Akuntabilitas memiliki rentang skor dari 8 sampai 32. Dari analisis deskriptif yg di bantu SPSS 21 didapat nilai data terbesar 32 dan nilai data terkecil 14. Sehingga penentuan distribusi frekuensi data tentang Akuntabilitas dapat dilihat dengan cara : 1. Menghitung jumlah kelas interval K = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 39 = 1 + 3,3. 1,59 = 6,837 Jadi jumlah kelas interval 7 2. Menghitung rentang data = data terbesar data terkecil + 1 = = 19 Jadi, rentang datanya adalah

7 3. Menghitung panjang kelas Yaitu rentang data dibagi jumlah kelas = 19 : 7 = 2,7. Sehingga panjang kelas yang digunakan adalah 2,7 4. Menyusun interval kelas Variabel Akuntabilitas Tabel 4.5 Interval Kelas Variabel Akuntabilitas No. Kelas Interval Frekuensi Relatif (%) Komulatif ,7 1 3% 3% 2 16,8-19,5 0 0% 3% 3 19,6-22,3 6 15% 18% 4 22,4-25,1 9 23% 41% 5 25,2-27, % 72% ,7 4 10% 82% 7 30, % 100% Jumlah % Tabel 4.6 Frekuensi Kelas Variabel Akuntabilitas No. Skor Frekuensi Relatif (%) Kategori ,3 7 18% Kurang 2 22,4-27, % Cukup % Baik Berdasarkan tabel di atas, frekuensi Akuntabilitas pada kategori baik sebesar 28%. frekuensi Akuntabilitas dalam kategori cukup sebesar 54%. frekuensi Akuntabilitas pada kategori kurang sebesar 8,9% dari jumlah keseluruhan sampel. 50

8 4.2.2 Deskripsi Data Transparansi (X2) Data variabel ini diperoleh melalui Kuesioner dengan jumlah pertanyaan sebanyak 8. Adapun skor yang digunakan dalam angket tersebut adalah 1 sampai 4, sehingga berdasarkan skor tersebut maka variabel Transparansi memiliki rentang skor dari 8 sampai 32. Dari analisis deskriptif yg di bantu SPSS 21 didapat nilai data terbesar 32 dan nilai data terkecil 14. Sehingga penentuan distribusi frekuensi data tentang Akuntabilitas dapat dilihat dengan cara : 1. Menghitung jumlah kelas interval K = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 39 = 1 + 3,3. 1,59 = 6,837 Jadi jumlah kelas interval 7 2. Menghitung rentang data = data terbesar data terkecil + 1 = = 19 Jadi, rentang datanya adalah Menghitung panjang kelas Yaitu rentang data dibagi jumlah kelas = 19 : 7 = 2,7. Sehingga panjang kelas yang digunakan adalah 2,7 4. Menyusun interval kelas Variabel Transparansi 51

9 No. Tabel 4.7 Interval Kelas Variabel Transparansi Kelas Interval Frekuensi Relatif (%) Komulatif ,7 1 3% 3% 2 16,8-19,5 2 5% 8% 3 19,6-22, % 33% 4 22,4-25,1 8 21% 54% 5 25,2-27,9 9 23% 77% ,7 4 10% 87% 7 30, % 100% Jumlah % Tabel 4.8 Frekuensi Kelas Variabel Transparansi No. Skor Frekuensi Relatif (%) Kategori , % Kurang 2 22,4-27, % Cukup % Baik Berdasarkan tabel di atas, frekuensi Transparansi pada kategori baik sebesar 23%. frekuensi Transparansi dalam kategori cukup sebesar 44%. frekuensi Transparansi pada kategori kurang sebesar 33% dari jumlah keseluruhan sampel. 52

10 4.2.3 Deskripsi Data Pengelolaan Anggaran (Y) Data variabel ini diperoleh melalui Kuesioner dengan jumlah pertanyaan sebanyak 8. Adapun skor yang digunakan dalam angket tersebut adalah 1 sampai 4, sehingga berdasarkan skor tersebut maka variabel Transparansi memiliki rentang skor dari 8 sampai 32. Dari analisis deskriptif yg di bantu SPSS 21 didapat nilai data terbesar 32 dan nilai data terkecil 15. Sehingga penentuan distribusi frekuensi data tentang Akuntabilitas dapat dilihat dengan cara : 1) Menghitung jumlah kelas interval K = 1 + 3,3 log n = 1 + 3,3 log 39 = 1 + 3,3. 1,59 = 6,837 Jadi jumlah kelas interval 7 2) Menghitung rentang data = data terbesar data terkecil + 1 = = 18 Jadi, rentang datanya adalah 18. 3) Menghitung panjang kelas Yaitu rentang data dibagi jumlah kelas = 18 : 7 = 2,5. Sehingga panjang kelas yang digunakan adalah 2,5 4) Menyusun Interval kelas Variabel Pengelolaan Anggaran 53

11 Tabel 4.9 Interval kelas Variabel Pengelolaan Anggaran No. Kelas Interval Frekuensi Relatif (%) Komulatif ,5 1 3% 3% 2 16,6-19,1 1 3% 5% 3 19,2-22,7 5 13% 18% 4 21,8-24,3 7 18% 36% 5 24,4-26, % 69% ,5 4 10% 79% 7 29, % 100% Jumlah % Tabel 4.10 Frekuensi kelas Variabel Pengelolaan Anggaran No. Skor Frekuensi Relatif (%) Kategori ,7 7 18% Kurang 2 21,8-26, % Cukup % Baik Berdasarkan tabel di atas, frekuensi Pengelolaan anggaran pada kategori baik sebesar 31%. frekuensi Pengelolaan Anggaran dalam kategori cukup sebesar 51%. frekuensi Pengelolaan Anggaran pada kategori kurang sebesar 18% dari jumlah keseluruhan sampel. 4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas Penelitian ini menggunakan instrument pengumpulan data berupa kuesioner. Suatu instrument dapat dikatakan baik dan layak jika telah dinyatakan valid dan 54

12 reliabel. Langkah awal pengujian data adalah dengan menguji tingkat validitas dan reliabilitas Uji Validitas Dengan menggunakan bantuan program spss 21 yang dilakukan pada data untuk uji validitas maka dapat diketahui butir-butir item yang dinyatakan valid maupun tidak valid, dari perhitungan tersebut kemudian dibandingkan dengan syarat nilai korelasinya lebih besar dari pada (r tabel) untuk taraf signifikansi 5%. sehingga dasar pengambilan keputusan adalah: r hitung > 0,361 (r tabel), maka butir pernyataan dinyatakan valid. r hitung < 0,361 (r tabel), maka butir pernyataan dinyatakan tidak valid Validitas Variabel Akuntabilitas (X1) Berikut ini adalah hasil pengujian validitas variabel Akuntabilitas yang diolah menggunakan SPSS versi 21.0 dari nilai setiap butir kuesioner: Tabel 4.11 Validitas Variabel Akuntabilitas No. r Hitung r Tabel Keterangan Soal > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid 55

13 Maka dari pengujian validitas di atas, dapat diketahui bahwa seluruh butir pernyataan pada variabel Akuntabilitas dikatakan valid karena r hitung > r tabel (0.361) Validitas Variabel Transparansi (X2) Berikut ini adalah hasil pengujian validitas variabel Transparansi yang diolah menggunakan SPSS versi 21.0 dari nilai setiap butir kuesioner: Tabel 4.12 Validitas Variabel Transparansi No. r Hitung Syarat Keterangan Soal > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid Maka dari pengujian validitas di atas, dapat diketahui bahwa seluruh butir pernyataan pada variabel Transparansi dikatakan valid karena r hitung > r tabel (0.361) Validitas Variabel Pengelolaan Anggaran (Y) Berikut ini adalah hasil pengujian validitas variabel Pengelolaan Anggaran yang diolah menggunakan SPSS versi 21.0 dari nilai setiap butir kuesioner: 56

14 Tabel 4.13 Validitas Variabel Pengelolaan Anggaran No. r Hitung Syarat Keterangan Soal > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid > Item soal valid Maka dari pengujian validitas di atas, dapat diketahui bahwa seluruh butir pernyataan pada variabel Pengelolaan Anggaran dikatakan valid karena r hitung > r tabel (0.361) Uji Reliabilitas Setelah uji validitas dilakukan maka langkah selanjutnya adalah uji reliabilitas dengan bantuan program spss 21. Nilai-nilai yang digunakan untuk pengujian ini berasal dari nilai setiap butir kuesioner yang telah valid. Pengujian reliabilitas dilakukan dengan rumus cronbach s alpha, Kriteria dari nilai Croanbach s Alpha (Guilford, 1979) : 1. nilai Croanbach s Alpha 0,80-1,00 berarti Reliabillitas sangat tinggi. 2. nilai Croanbach s Alpha 0,06 0,08 berarti Reliabilitas tinggi. 3. nilai Croanbach s Alpha 0,40-0,60 berarti Reliabilitas sedang. 4. nilai Croanbach s Alpha 0,20 0,40 berarti Reliabilitas rendah. 57

15 Reliabilitas Variabel Akuntabilitas (X1) Berikut ini adalah hasil pengujian reliabilitas variabel Akuntabilitas yang diolah menggunakan SPSS versi 21.0 dari nilai setiap butir kuesioner yang telah reliabel: Tabel 4.14 Reliabilitas Variabel Akuntabilitas Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Maka dari pengujian reliabilitas di atas, dapat diketahui bahwa variabel Akuntabilitas dinyatakan reliable/baik karena r alpha (0,818) > r tabel (0,600) Reliabilitas Variabel Transparansi (X2) Berikut ini adalah hasil pengujian reliabilitas variabel Transparansi yang diolah menggunakan SPSS versi 21.0 dari nilai setiap butir kuesioner yang telah reliabel: Tabel 4.15 Reliabilitas Variabel Transparansi Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Maka dari pengujian reliabilitas di atas, dapat diketahui bahwa variabel Transparansi dinyatakan reliable/baik karena r alpha (0,825) > r tabel (0,600). 58

16 Reliabilitas Variabel Pengelolaan Anggaran (Y) Berikut ini adalah hasil pengujian reliabilitas variabel Pengelolaan anggaran yang diolah menggunakan SPSS versi 21.0 dari nilai setiap butir kuesioner yang telah reliabel: Tabel 4.16 Reliabilitas Variabel Pengelolaan Anggaran Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Maka dari pengujian reliabilitas di atas, dapat diketahui bahwa variabel Pengelolaan Anggaran dinyatakan reliable/baik karena r alpha (0,801) > r tabel (0,600). 4.4 Uji Normalitas Uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan rumus Kolmogrov-Smirnov. Pengujian ini menggunakan bantuan SPSS versi Kriteria yang digunakan yaitu data dikatakan berdistribusi normal jika nilai koefisien Asymp. Sig pada output Kolmogorov-Smirnov test > dari alpha yang ditentukan yaitu 5 % (0.05). Pengujian normalitas dapat dilihat dari: 1. Jika nilai signifikansi > 0,05, maka data berdistribusi normal. 2. Jika nilai signifikansi < 0,05, maka data tidak berdistribusi normal. Hasil uji normalitas adalah sebagai berikut: 59

17 No Tabel 4.17 Ringkasan Hasil Uji Normalitas Nama Variabel Asym. Sig (p-value) Kondisi Keterangan Distribusi Data 1 Akuntabilitas P > 0.05 Normal 2 Transparansi P > 0.05 Normal 3 Pengelolaan anggaran P > 0.05 Normal Berdasarkan tabel di atas nilai signifikansi variabel Akuntabilitas (X 1 ) 0.743, Transparansi (X 2 ) dan Pengelolaan Anggaran (Y) lebih besar dari alpha (0.05). Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa distribusi data dari masing-masing variabel berdistribusi normal. 4.5 Uji Linieritas Uji linieritas dilakukan untuk mengetahui hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen. Hasil uji linieritas menunjukkan bahwa semua variabel dalam penelitian ini memiliki hubungan yang linier. Uji linieritas dalam penelitian ini menggunakan uji linieritas dengan bantuan program SPSS Sig. Deviation from Liniarity > 0,05 maka kriterium dengan prediktor adalah hubungan linier. 2. Sig. Deviation from Liniarity < 0,05 maka kriterium dengan prediktor adalah hubungan non linier. Hasil Uji Normalitas Sebagai Berikut : 60

18 No 1 2 Valiabel Akuntabilitas dengan Pengelolaan anggaran Transparansi dengan pengelolaan anggaran Tabel 4.18 Ringkasan Hasil Uji Linieritas Sig. Deviation from Linierity Taraf Signifikasi kesimpulan Linier Linier Menurut hasil perhitungan didapatkan nilai deviation from liniarity sebesar antara Akuntabilitas dan Pengelolaan Anggaran, dan sebesar 0,492 antara Transparansi dan Pengelolaan Anggaran. kriterianya adalah jika harga deviation from liniarity lebih besar atau sama dengan dari taraf signifikansi yang diambil 0.05 (5%) berarti berhubungan linier. Dalam penelitian ini terbukti bahwa deviation from liniarity antara variabel bebas dengan variabel terikatnya adalah lebih besar terhadap taraf signifikansinya (0.05), maka dapat disimpulkan bahwa Akuntabilitas, dan Transparansi dengan Pengelolaan Anggaran bersifat linier. Artinya hubungan atau korelasi tersebut dapat dinyatakan dengan sebuah garis lurus. Apabila mempunyai hubungan atau korelasi yang linier positif sehingga jika variabel satu meningkat, variabel yang lain akan meningkat, demikian juga sebaliknya. Akan tetapi apabila korelasi atau hubungan itu linier negatif jika variabel satu naik maka variabel yang lain akan turun dan demikian juga sebaliknya. 4.6 Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya korelasi yang tinggi antara variabel-variabel bebas dalam satu model regresi linier berganda. Jika ada korelasi yang tinggi diantara variabel-variabel bebasnya, maka hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikatnya akan menjadi terganggu, sehingga model 61

19 regresi yang diperoleh tidak valid. Syarat terjadinya multikolineritas adalah jika harga interkorelasi antar variabel bebas lebih besar atau sama dengan 0,600. Apabila harga interkorelasi antar variabel bebas kurang dari 0,600 berarti tidak terjadi multikorelasi. Kesimpulannya jika terjadi multikolinieritas antar variabel bebas maka uji kolerasi ganda tidak dapat dilanjutkan. Salah satu langkah untuk memperbaiki model adalah dengan menghilangkan variabel dari model regresi, sehingga dapat dipilih model yang paling baik. Akan tetapi jika tidak terjadi multikolinieritas antar variabel maka uji korelasi ganda dapat dilanjutkan. Uji multikolinieritas dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS versi 21.0 for windows, diperoleh hasil uji multikolinieritas yang disajikan pada tabel sebagai berikut : Tabel 4.19 Hasil Uji Multikolinearitas Correlations Akuntabilitas Transparansi Akuntabilitas Pearson Correlation ** Sig. (2-tailed).005 N Transparansi Pearson Correlation.444 ** 1 Sig. (2-tailed).005 N **. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed). Dari hasil analisis yang disajikan dalam tabel menunjukan bahwa nilai korelasi antara semua variabel bebas sebesar lebih kecil dari 0.60 sehingga dapat disimpulkan bahwa antar variabel bebas tidak ada yang berkorelasi secara sempurna atau tidak terjadi multikolinieritas. 62

20 4.7 Uji Hipotesis Hipotesis merupakan jawaban sementara atas permasalahan yang dirumuskan, maka dari itu pengujian hipotesis diperlukan guna menjawab kebenaran tersebut secara empirik. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan mengunakan teknik regresi sederhana untuk hipotesis yang pertama dan kedua. Sedangkan untuk hipotesis yang ketiga menggunakan teknik regresi ganda. Berikut hipotesis yang akan diujikan dalam penelitian ini : 1. Akuntabilitas mempengaruhi Pengelolaan Anggaran 2. Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran 3. Akuntabilitas dan Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran Pengaruh Akuntabilitas (X1) terhadap Pengelolaan Anggaran (Y) Hipotesis yang pertama dalam penelitian ini adalah Akuntabilitas mempengaruhi Pengelolaan Anggaran. H a = H 0 = Akuntabilitas mempengaruhi Pengelolaan Anggaran Akuntabilitas tidak mempengaruhi Pengelolaan Anggaran Berikut ini adalah tabel-tabel hasil pengujian regresi linier sederhana dengan menggunakan bantuan SPSS versi 21.0 terhadap variabel Akuntabilitas terhadap Pengelolaan Anggaran: Tabel 4.20 Model Summary Variabel Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Anggaran Model Summary Std. Error Model R R Square Adjusted R Square of the Estimate a a. Predictors: (Constant), Akuntabilitas 63

21 Dari data perhitungan diatas menunjukkan bahwa harga r hitung (0,339) yang lebih besar dari pada r table (0,312). Hal ini menunjukan adanya hubungan yang positif antara Akuntabilitas dan Pengelolaan Anggaran. Berdasarkan Tabel di atas juga dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,339 yang artinya pengaruh hubungan rendah dan searah jika variabel X naik maka variabel Y juga ikut naik (positif); nilai koefisien determinasi (R square ) sebesar 0,115 yang artinya variabel Akuntabilitas mempengaruhi Pengelolaan anggaran sebesar 11,5% dan sisanya 88,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Tabel 4.21 Anova Variabel Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Anggaran ANOVA a Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression b Residual Total a. Dependent Variable: Anggaran b. Predictors: (Constant), Akuntabilitas Berdasarkan Tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai F hitung adalah Jika dibandingkan dengan F tabel dengan df 1:38 sebesar 4,10 pada taraf signifikasi 5% maka F hitung lebih besar dari F tabel. maka H 0 ditolak dan H a diterima yang artinya regresi berkontribusi signifikan. 64

22 Tabel 4.22 Coefficients Variabel Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Anggaran Coefficients a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) Akuntabilitas a. Dependent Variable: Anggaran Tabel di atas menunjukan nilai t, dimana t hitung (2,194) lebih besar dari pada nilai t table (2,024), sehingga H a di terima yaitu Akuntabilitas mempengaruhi Pengelolaan Anggaran.. Tabel di atas juga menggambarkan persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut: Y = a + bx 1 Y = 16, ,346X 1 Keterangan: Y = Pengelolaan Anggaran X 1 = Akuntabilitas Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa jika variabel Akuntabilitas meningkat maka Pengelolaan Anggaran juga akan meningkat. Apabila X=0 maka Y = 16,075 dan Apabila X naik 1 satuan, maka Y akan naik 0,346. Dari hasil uji hipotesis 1 ini menunjukan bahwa dalam penelitian mengenai adanya hubungan yang positif antara Akuntabilitas dengan Pengelolaan Anggaran sudah mendukung teori yang ada. 65

23 4.7.2 Pengaruh Transparansi (X2) terhadap Pengelolaan Anggaran (Y) Hipotesis yang kedua dalam penelitian ini adalah Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran. H a = H 0 = Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran Transparansi tidak mempengaruhi Pengelolaan Anggaran Berikut ini adalah tabel-tabel hasil pengujian regresi linier sederhana dengan menggunakan bantuan SPSS versi 21.0 terhadap variabel Transparansi terhadap Pengelolaan Anggaran: Tabel 4.23 Model Summary Variabel Transparansi Terhadap Pengelolaan Anggaran Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate a a. Predictors: (Constant), Transparansi Dari data perhitungan diatas menunjukkan bahwa harga r hitung (0,497) yang lebih besar dari pada r table (0,312). Hal ini menunjukan adanya hubungan yang positif antara Transparansi dan Pengelolaan Anggaran. Berdasarkan Tabel di atas juga dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,497 yang artinya pengaruh hubungan cukup kuat dan searah (karena positif); nilai koefisien determinasi (R square ) sebesar 0,247 yang artinya variabel Transparansi mempengaruhi Pengelolaan anggaran sebesar 24,7% dan sisanya 75,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Tabel 4.24 Anova Variabel Transparansi Terhadap Pengelolaan Anggaran 66

24 ANOVA a Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression b Residual Total a. Dependent Variable: Anggaran b. Predictors: (Constant), Transparansi Berdasarkan Tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai F hitung adalah Jika dibandingkan dengan F tabel dengan df 1:38 sebesar 4,10 pada taraf signifikasi 5% maka F hitung lebih besar dari F tabel. maka H 0 ditolak dan H a diterima yang artinya regresi berkontribusi signifikan. Tabel 4.25 Coefficients Variabel Transparansi Terhadap Pengelolaan Anggaran Coefficients a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) Transparansi a. Dependent Variable: Anggaran Tabel di atas menunjukan nilai t, dimana t hitung (3,481) lebih besar dari pada nilai t table (2,024), sehingga H a di terima yaitu Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran. Tabel di atas juga menggambarkan persamaan regresi linier sederhana sebagai berikut: Y = a + bx 2 Y = 13, ,484X 2 67

25 Keterangan: Y = Pengelolaan Anggaran X 2 = Transparansi Dari persamaan di atas dapat disimpulkan bahwa jika variabel Transparansi meningkat maka Pengelolaan Anggaran juga akan meningkat. Apabila X=0 maka Y = 13,150 dan Apabila X naik 1 satuan, maka Y akan naik 0,484. Dari hasil uji hipotesis 2 ini menunjukan bahwa dalam penelitian mengenai adanya hubungan yang positif antara Transparansi dengan Pengelolaan Anggaran sudah mendukung teori yang ada Pengaruh Akuntabilitas (X1) dan Transparansi (X2) terhadap Pengelolaan Anggaran (Y) Hipotesis yang ketiga dalam penelitian ini adalah Akuntabilitas dan Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran. H a = H 0 = Akuntabilitas dan Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran Akuntabilitas dan Transparansi tidak mempengaruhi Pengelolaan Anggaran Berikut ini adalah tabel-tabel hasil pengujian regresi linier beganda dengan menggunakan bantuan SPSS versi 21.0 terhadap variabel Akuntabilitas dan Transparansi terhadap Pengelolaan Anggaran: Tabel 4.26 Model Summary Variabel Akuntabilitas dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Anggaran Model Summary Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate a a. Predictors: (Constant), Transparansi, Akuntabilitas 68

26 Dari data perhitungan diatas menunjukkan bahwa nilai r hitung (0,514) yang lebih besar dari pada r table (0,312). Hal ini menunjukan adanya hubungan yang positif antara Transparansi dan Pengelolaan Anggaran. Berdasarkan Tabel di atas juga dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,514 yang artinya pengaruh hubungan cukup kuat dan searah (karena positif); nilai koefisien determinasi (R square ) sebesar 0,264 yang berarti Akuntabilitas, dan Transparansi secara bersama-sama mampu mempengaruhi 26,4% perubahan pada variabel Pengelolaan Anggaran (Y). Hal ini menunjukan masih ada 73,6% faktor atau variabel lain yang mempengaruhi Pengelolaan Anggaran selain Akuntabilitas, dan Transparansi secara bersama-sama. Tabel 4.27 Anova Variabel Akuntabilitas dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Anggaran ANOVA a Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression b Residual Total a. Dependent Variable: Anggaran b. Predictors: (Constant), Transparansi, Akuntabilitas Berdasarkan hasil uji F diperoleh F hitung sebesar 6,467. Jika dibandingkan dengan F tabel dengan df 2:38 sebesar 3,24 pada taraf signifikasi 5% maka F hitung lebih besar dari F tabel. Hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara Akuntabilitas (X 1 ) dan Transparansi (X 2 ) bersama-sama terhadap Pengelolaan Anggaran (Y). maka dapat disimpulkan hipotesis ketiga (H a ) diterima yaitu Akuntabilitas dan Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran. 69

27 Tabel 4.28 Coefficients Variabel Akuntabilitas dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Anggaran Coefficients a Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) Akuntabilitas Transparansi a. Dependent Variable: Anggaran berikut: Tabel di atas menggambarkan persamaan regresi linier Berganda sebagai Y = a + bx 1 + bx 2 Y = 10, ,151X 1 + 0,420X 2 Keterangan: Y = Pengelolaan Anggaran X 1 = Akintabilitas X 2 = Transparansi Apabila X 1 =0 dan X 2 =0 maka Y = 13,150 dan Apabila X 1 naik 1 satuan, maka Y akan naik 0,151 atau Apabila X 2 naik 1 satuan, maka Y akan naik 0,420. Persamaan tersebut menunjukan bahwa nilai koefisien X 1 sebesar 0,151 yang berarti apabila Akuntabilitas (X 1 ) bertambah 1 poin maka Pengelolaan Anggaran (Y) akan meningkat 0,151 poin dengan asumsi X 2 tetap. Koefisien X 2 sebesar 0,420 yang berarti apabila Transparansi (X 2 ) meningkat 1 poin maka Pengelolaan anggaran (Y) akan meningkat 0,420 poin dengan asumsi X 1 tetap. Dari hasil uji hipotesis 2 ini menunjukan bahwa dalam penelitian mengenai adanya hubungan yang positif antara Transparansi dengan Pengelolaan Anggaran sudah mendukung teori yang ada. 70

28 4.8 Pembahasan Hasil Penelitian Berikut hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan software SPSS versi 21.0 Terhadap Akuntabilitas, Transparansi dan juga Pengelolaan Anggaran Akuntabilitas (X1) Terhadap Pengelolaan Anggaran (Y) Hasil analisis rank spearman correlation mengungkapkan bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,339 yang artinya pengaruh hubungan rendah dan searah (karena positif). nilai koefisien determinasi (R square ) sebesar 0,115 yang artinya variabel Akuntabilitas mempengaruhi Pengelolaan anggaran sebesar 11,5% dan sisanya 88,5% dipengaruhi oleh faktor lain. Selain itu hasil juga menunjukan t hitung (2,194) lebih besar dari pada nilai t table (2,024), sehingga H a di terima yaitu Akuntabilitas mempengaruhi Pengelolaan Anggaran. Persamaan garis regresi pengaruh Akuntabilitas terhadap Pengelolaan Anggaran dapat dinyatakan dengan Y = 16, ,346X 1. Persamaan tersebut menunjukan bahwa nilai koefisien X 1 sebesar 0,346 yang berarti apabila Akuntabilitas (X 1 ) meningkat 1 poin maka Pengelolaan Anggaran (Y) akan meningkat 0,346 poin. Dari uraian diatas menunjukan bahwa hasil penelitian ini sudah sejalan dengan teori yang ada dimana Akuntabilitas berhubungan positif dengan Pengelolaan Anggaran. Perhitungn tersebut menunjukan persentase pengaruh yang cukup kecil yaitu sebesar 11,5%. Dari data deskriptif diketahui sebagian besar responden sudah menjawab bahwa akuntabilitas sudah di jalankan dengan cukup baik dalam rangka pengelolaan anggaran. Namun masih ada beberapa responden yang menjawab kurang. Dari rata-rata jawaban kuesioner akuntabilitas didapatkan total skor terkecil 71

29 adalah pada pertanyaan nomer 7 Dalam mengevaluasi anggaran hanya membandingkan dengan realisasi sesungguhnya. Sebagian kecil responden menjawab tidak setuju, sehingga dapat disimpulkan pengelolaan anggaran selama ini tidak selalu membandingkan anggaran dengan realisasi sebagai dasar evaluasi kinerja anggaran. Namun secara keseluruhan pengelolaan anggaran saat ini sudah menggunakan dasar akuntabilitas dalam pelaksanaannya Transparansi (X2) Terhadap Pengelolaan Anggaran (Y) Hasil analisis rank spearman correlation mengungkapkan bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,497 yang artinya pengaruh hubungan cukup kuat dan searah (karena positif). nilai koefisien determinasi (R square ) sebesar 0,247 yang artinya variabel Transparansi mempengaruhi Pengelolaan anggaran sebesar 24,7% dan sisanya 75,3% dipengaruhi oleh faktor lain. Selain itu hasil juga menunjukan dimana t hitung (3,481) lebih besar dari pada nilai t table (2,024), sehingga H a di terima yaitu Transparansi mempengaruhi Pengelolaan Anggaran. Persamaan garis regresi pengaruh Transparansi terhadap Pengelolaan Anggaran dapat dinyatakan dengan 13, ,484X 2. Persamaan tersebut menunjukan bahwa nilai koefisien X 2 sebesar 0,484 yang berarti apabila Transparansi (X 2 ) meningkat 1 poin maka Pengelolaan Anggaran (Y) akan meningkat 0,484 poin. Dari uraian diatas menunjukan bahwa hasil penelitian ini sudah sejalan dengan teori yang ada dimana Transparansi berhubungan positif dengan Pengelolaan Anggaran. Perhitungn tersebut menunjukan persentase pengaruh yang cukup besar yaitu 24,7%. Dari data deskriptif diketahui sebagian besar responden sudah menjawab bahwa Transparansi sudah di jalankan dengan cukup baik dalam rangka pengelolaan anggaran. Namun masih ada sebagian responden yang menjawab kurang. Dari rata- 72

30 rata jawaban kuesioner transparansi didapatkan total skor terkecil adalah pada pertanyaan nomer 7 pengumuman kebijakan anggaran mudah didapatkan oleh publik. Sebagian besar menjawab tidak setuju. Dapat disimpulkan dalam pengelolaan anggaran memang tidak selalu kebijakan dalam mengelola anggaran diketahui oleh publik atau orang-orang yang tidak memiliki kepentingan. Damun secara keseluruhan transparansi dalam pengelolaan anggaran sudah di jalankan dengan cukup baik Akuntabilitas (X1) dan Transparansi (X2) Terhadap Pengelolaan Anggaran (Y) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Akuntabilitas, dan Transparansi secara bersama-sama mempunyai hubungan yang positif terhadap Pengelolaan anggaran. Dari data perhitungan diatas menunjukkan bahwa nilai r hitung (0,514) yang lebih besar dari pada r table (0,312). Hal ini menunjukan adanya hubungan yang positif antara Transparansi dan Pengelolaan Anggaran. Berdasarkan hasil uji F diperoleh F hitung sebesar 6,467. Jika dibandingkan dengan F tabel dengan df 2:38 sebesar 3,24 pada taraf signifikasi 5% maka F hitung lebih besar dari F tabel. Juga dapat diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,514 yang artinya pengaruh hubungan cukup kuat dan searah (karena positif); nilai koefisien determinasi (R square ) sebesar 0,264 yang berarti Akuntabilitas, dan Transparansi secara bersama-sama mampu mempengaruhi 26,4% perubahan pada variabel Pengelolaan Anggaran (Y). Hal ini menunjukan masih ada 73,6% faktor atau variabel lain yang mempengaruhi Pengelolaan Anggaran selain Akuntabilitas, dan Transparansi secara bersama-sama. 73

31 Persamaan garis regresi pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi terhadap Pengelolaan Anggaran dapat dinyatakan dengan Y = 10, ,151X 1 + 0,420X 2. Persamaan tersebut menunjukan bahwa nilai koefisien X 1 sebesar 0,151 yang berarti apabila Akuntabilitas (X 1 ) bertambah 1 poin maka Pengelolaan Anggaran (Y) akan meningkat 0,151 poin dengan asumsi X 2 tetap. Koefisien X 2 sebesar 0,420 yang berarti apabila Transparansi (X 2 ) meningkat 1 poin maka Pengelolaan anggaran (Y) akan meningkat 0,420 poin dengan asumsi X 1 tetap. dari perhitungan didapatkan bahwa akuntabilitas dan trasparansi secara bersama-sama memiliki pengaruh yang cukup besar yaitu sebesar 26,4% dari pembahasan hipotesis 1 dan 2 diketahui bahwa dalam mengevaluasi anggaran tidak hanya di bandingkan dengan hasil yang sesungguhnya, dan dalam pengelolaan anggaran ada kebijakan-kebijakan yang hanya boleh diketahui oleh pihak-pihak yang berkepentingan dan kebijakan anggaran tidak harus diketahui publik.. namun dari rata-rata jawaban responden terhadap 3 valiabel tersebut sebagian besar responden menjawab pengelolaan anggaran yang dilakukan saat ini sudah menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi dengan cukup baik. 74

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dalam penelitian ini data yang dianaisis adalah Fasilitas belajar (X 1 ),

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dalam penelitian ini data yang dianaisis adalah Fasilitas belajar (X 1 ), BAB IV HASIL PENELITIAN Dalam penelitian ini data yang dianaisis adalah Fasilitas belajar (X 1 ), disiplin belajar (X 2 ) dan Hasil belajar Pengukuran Dasar Survey.(Y). berdasarkan pengelohan data, maka

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai kompetensi guru, motivasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN 143 BAB IV HASIL PENELITIAN Pada bab ini diuraikan tentang: a) deskripsi data; b) uji prasyarat analisis; dan c) pengujian hipotesis penelitian. A. Deskripsi Data Penyajian statistik deskripsi hasil penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI DESA PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN

BAB IV ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI DESA PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN BAB IV ANALISIS PENGARUH PERHATIAN ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK DI DESA PROTO KEDUNGWUNI PEKALONGAN A. Analisis Uji Validitas dan Reliabilitas Pembahasan pada bab ini merupakan hasil

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 5.1 Karakteristik Responden Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk melihat kuat pengaruh

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 5.1 Karakteristik Responden Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk melihat kuat pengaruh BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Karakteristik Responden Penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk melihat kuat pengaruh MSDM, motivasi terhadap kinerja Karyawan dengan melakukan penyebaran

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN 110 BAB IV HASIL PENELITIAN Pada bab ini diuraikan tentang: a) deskripsi data; b) uji prasyarat; dan c) pengujian hipotesis penelitian. A. Deskripsi Data Penelitian ini berjudul Pengaruh Profesionalisme

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Analisis Profil Responden 4.1.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, tentang budaya. religius dan pembentukan karakter peserta didik.

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, tentang budaya. religius dan pembentukan karakter peserta didik. 101 BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, tentang budaya religius dan pembentukan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini membahas hasil data yang telah dikumpulkan dari para responden yaitu karyawan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang di Tangerang. Data hasil kuesioner yang telah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 31 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif ini digunakan untuk memberikan gambaran mengenai demografi responden penelitian. Data demografi tersebut antara lain

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN

BAB 4 HASIL PENELITIAN BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Analisis Karakteristik Responden Responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna PT. Mega Auto Finance cabang Kedoya. Penjelasan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini, penulis melakukan analisis secara keseluruhan mengenai pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Sincere Music Yamaha Jakarta,

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Data Responden Data-data yang diolah dalam penelitian ini adalah kuesioner yang desebarkan kepada pengguna website Kreavi.com melalui email admin. Dari kuesioner diperoleh data

Lebih terperinci

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ALAM WISATA RESTO. Ahmad Mustakim

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ALAM WISATA RESTO. Ahmad Mustakim PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN ALAM WISATA RESTO Ahmad Mustakim 10213444 PENDAHULUAN LATAR BELAKANG MASALAH Seorang pemimpin juga merupakan merupakan salah satu cara

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. Mei 2016 terhadap siswa pada mata pelajaran Akidah akhlak di MTsN Kunir

BAB IV HASIL PENELITIAN. Mei 2016 terhadap siswa pada mata pelajaran Akidah akhlak di MTsN Kunir 133 BAB IV HASIL PENELITIAN Pada bab ini diuraikan tentang: a) Deskripsi Data; b) Uji Persyratan Analisis; c) Pengujian Hipotesis Penelitian. A. Deskripsi Data Penelitian ini dilakukan pada tanggal 01

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA

BAB IV ANALISIS DATA BAB IV ANALISIS DATA A. Deskripsi Data Penelitian ini berjudul Pengaruh Penggunaan Media Cetak dan Media Audio Visual Terhadap Prestasi Belajar Al-Qur an Hadits di MTs Negeri Aryojeding. Penelitian ini

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. bab ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas social media twitter

BAB 4 HASIL PENELITIAN. bab ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas social media twitter BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Hasil dari analisis data yang telah peneliti lakukan, akan diuraikan pada bab ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas social media

Lebih terperinci

KUESIONER PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPERCAYAAN, IMAGE TERHADAP KEPUASAN NASABAH YANG MEMINJAM DANA

KUESIONER PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPERCAYAAN, IMAGE TERHADAP KEPUASAN NASABAH YANG MEMINJAM DANA Lampiran 1 KUESIONER PENGARUH KUALITAS LAYANAN, KEPERCAYAAN, IMAGE TERHADAP KEPUASAN NASABAH YANG MEMINJAM DANA PADA PT BPR MILALA MEDAN 1. Identitas Responden Nama : Umur : Tahun : Jenis Kelamin : Pekerjaan

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. yang terdapat pada kuesioner yang disebar. Peneliti menyebarkan kuesioner kebeberapa

BAB 4 HASIL PENELITIAN. yang terdapat pada kuesioner yang disebar. Peneliti menyebarkan kuesioner kebeberapa BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Karakteristik Responden Karakteristik responden dapat dilihat melalui data deskriptif tentang responden yang terdapat pada kuesioner yang disebar.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Data Penyajian gambaran data dari masing - masing variabel yang diperoleh dari hasil penelitian di lapangan. Adapun variabel dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Berdasarkan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 85 nasabah, yang akan disajikan gambaran karakteristik dari nasabah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa responden yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa pada Universitas

Lebih terperinci

Analisis Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar Kia-Kila

Analisis Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar Kia-Kila Analisis Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Rumah Makan Ayam Bakar Kia-Kila Oleh : Isti Komaria Ulfa 14213562 Dosen Pembimbing : Edy Nursanta, S.E, M.M PENDAHULUAN P E

Lebih terperinci

ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MAHASISWA MEMILIH UNIVERSITAS GUNADARMA

ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MAHASISWA MEMILIH UNIVERSITAS GUNADARMA ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MAHASISWA MEMILIH UNIVERSITAS GUNADARMA Nama : Resti Diniarsi NPM : 12209081 Jurusan : Manajemen Pembimbing : Ajie Wahyu Jati, SE., MM. BAB I Latar Belakang Terbatasnya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas Untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, penulis menggunakan analisis SPSS. Uji

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Responden Dari 12 KPP Pratama yang ada di wilayah Jakarta Selatan, hanya 4 KPP yang bersedia untuk mengisi kuesioner. Data kuesioner yang berhasil

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Dari sejumlah kuesioner yang telah disebarkan sebanyak 63, diambil dan diolah,

BAB 4 HASIL PENELITIAN. Dari sejumlah kuesioner yang telah disebarkan sebanyak 63, diambil dan diolah, BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Data Responden Dari sejumlah kuesioner yang telah disebarkan sebanyak 63, diambil dan diolah, maka terdapat data-data responden dari warga Alam Indah Rt001/07. Data-data tersebut

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Deskripsi Data Penelitian ini dilakukan terhadap siswa di MAN se Kabupaten Blitar

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Deskripsi Data Penelitian ini dilakukan terhadap siswa di MAN se Kabupaten Blitar BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Penelitian ini dilakukan terhadap siswa di MAN se Kabupaten Blitar yang berjumlah 92 responden, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh keterampilan dasar mengajar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Karakteristik Berdasarkan Responden

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Analisis Karakteristik Berdasarkan Responden BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Karakteristik Berdasarkan Responden Penulis telah melakukan penelitian mengenai pengaruh motivasi dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di Casa

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan kuesioner yang telah disebar kepada konsumen Warteg yang berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Penelitian dengan judul Pengaruh lingkungan keluarga dan motivasi belajar intrinsik terhadap prestasi belajar siswa Mata Pelajaran Korespondensi kelas X Administrasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. pola asuh orang tua, motivasi belajar dan prestasi belajar IPS. 1. Pola asuh orang tua

BAB IV HASIL PENELITIAN. pola asuh orang tua, motivasi belajar dan prestasi belajar IPS. 1. Pola asuh orang tua BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai pola asuh orang tua,

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria

BAB IV HASIL PENELITIAN. diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Uji Validitas Hasil perhitungan uji validitas menggunakan data 86 responden dan data yang diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria penentuan

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Responden Penelitian. Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Responden Penelitian. Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Gambaran Umum Responden Penelitian Jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian survei ini seluruhnya berjumlah 100 orang.

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1. Surat Rekomendasi Penelitian dari Badan Kesatuan Bangsa, Politik Dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Ponorogo

LAMPIRAN 1. Surat Rekomendasi Penelitian dari Badan Kesatuan Bangsa, Politik Dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Ponorogo LAMPIRAN 1 Surat Rekomendasi Penelitian dari Badan Kesatuan Bangsa, Politik Dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Ponorogo LAMPIRAN 2 Daftar Pertanyaan (Kuesioner) Penelitian KUESIONER PENELITIAN Judul

Lebih terperinci

Andry Wirawan Analisis Pengaruh Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Warung Ayam Monyet.

Andry Wirawan Analisis Pengaruh Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Warung Ayam Monyet. Andry Wirawan 10210772 Manajemen Ekonomi 2013 Analisis Pengaruh Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Warung Ayam Monyet. Latar Belakang Sebagai studi kasus tentang produk dan harga,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Responden Berdasarkan penyebaran data kepada auditor di Kantor Akuntan Publik yang berada di Jakarta Barat jumlah kuesioner yang disebar sebanyak 80

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan PT PLN (Persero) pada Perumahan Pondok Bahar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL Dalam bab ini akan disajikan gambaran umum penelitian, hasil uji validitas dan reliabilitas, statistik deskriptif tiap variabel, uji asumsi klasik, pengujian hipotesis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN 58 BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif a. Analisis Deskriptif Statistik Deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau BAB IV PENGUJIAN 4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas 4.3. Uji Validitas Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Uji validitas digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. transaksi untuk pembelian fashion muslim melalui e-commerce, maka akan. Tabel 4.1 Data responden berdasarkan gender

BAB IV HASIL PENELITIAN. transaksi untuk pembelian fashion muslim melalui e-commerce, maka akan. Tabel 4.1 Data responden berdasarkan gender BAB IV HASIL PEELITIA A. Gambaran Umum Responden Untuk mengetahui gambaran karakteristik responden yang pernah melakukan transaksi untuk pembelian fashion muslim melalui e-commerce, maka akan dijelaskan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. melalui kuesioner. Kuesioner yang disebar sebanyak 34 kuesioner, pekerjaan, dan tingkat pendidika terakhir.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. melalui kuesioner. Kuesioner yang disebar sebanyak 34 kuesioner, pekerjaan, dan tingkat pendidika terakhir. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Karakteristik Responden Analisis karakteristik dalam penelitian ini digunakan untuk melihat gambaran secara umum karakteristik data responden yang telah dikumpulkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai kompetensi profesional

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa jurusan marketing communication peminatan

BAB 4 HASIL PENELITIAN. menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa jurusan marketing communication peminatan BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, penulis menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa jurusan marketing communication peminatan

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Survei Untuk memperoleh data dari responden digunakan lembaran kuesioner yang disebar mulai bulan Agustus 2005 hingga September 2005. Adapun contoh kuesioner

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan data yang telah disebar kepada pelanggan Alfamart dengan total 100 kuesioner yang diberikan langsung kepada para pelanggan Alfamart.

Lebih terperinci

Sena Aradea Manajemen Ekonomi 2013

Sena Aradea Manajemen Ekonomi 2013 Sena Aradea 16210440 Manajemen Ekonomi 2013 Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembelian Rokok Sampoerna Mild Di Kalangan Mahasiswa Universitas Gunadarma Latar Belakang Seiring dengan semakin banyaknya

Lebih terperinci

Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner

Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner Contoh Analisis Data Korelasi Kecerdasan Emosi terhadap Stress Kerja 1. Sebaran Data Kecerdasan Emosi Hasil Skoring Kuesioner 1. Sebaran Data Stress Kerja Hasil Skoring Kuesioner 2. Jumlah Skor Setiap

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diperoleh dari penyebaran kuesioner pada konsumen.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diperoleh dari penyebaran kuesioner pada konsumen. 56 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Responden 1. Tempat dan Waktu Penelitian Pada bab ini, penulis melakukan analisis secara keseluruhan mengenai pengaruh citra merek dan kepercayaan merek

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif a. Analisis Deskriptif Statistik Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui

BAB IV ANALISIS DATA. dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui BAB IV ANALISIS DATA A. Pengujian Hipotesis Sebelum menjabarkan tentang analisis data dalam bentuk perhitungan dengan menggunakan bantuan program SPSS, sebagaimana telah diketahui hipotesapenelitian sebagai

Lebih terperinci

Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Deskriptif 1. Deskriptif Responden Berikut ini dijelaskan gambaran responden penelitian a. Identifikasi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini penulis melakukan analisis secara keseluruhan mengenai pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada Dinas Pertamanan Pemakaman

Lebih terperinci

Tiara Puri Yasinta Manajemen Ekonomi 2016 PENGARUH LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PADA TOKO LULU KIDS DEPOK

Tiara Puri Yasinta Manajemen Ekonomi 2016 PENGARUH LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PADA TOKO LULU KIDS DEPOK Tiara Puri Yasinta 18213897 Manajemen Ekonomi 2016 PENGARUH LOKASI DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SUSU PADA TOKO LULU KIDS DEPOK Pendahuluan Latar Belakang Persaingan dunia bisnis yang semakin

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1Pengujian Normalitas Organizational Behavior O_B.109 50.193.972 50.268 Job Attitudes J_A.128 50.039.944 50.019 Knowledge Sharing K_S.079 50.200 *.969 50.205 *. This is a lower

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dari 62 kuesioner yang telah diambil dan diolah, maka terdapat data-data

BAB IV HASIL PENELITIAN. Dari 62 kuesioner yang telah diambil dan diolah, maka terdapat data-data BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Data Responden Dari 62 kuesioner yang telah diambil dan diolah, maka terdapat data-data responden dari pengunjung event Glorious Lifestyle Of Women. Data-data ini dirangkum

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. instrumen yang telah valid dan reliabel yaitu instrumen supervisi akademik

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. instrumen yang telah valid dan reliabel yaitu instrumen supervisi akademik BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian Hasil penelitian berupa data jawaban 70 orang responden terhadap tiga instrumen yang telah valid dan reliabel yaitu instrumen supervisi akademik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Responden Penelitian ini melibatkan para pemakai sistem informasi akuntansi (SIA) pada sakter Direktorat Bandar Udara Kementerian Perhubungan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Data Penelitian Untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian ini, penulis menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa Marketing Communication Binus University

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Grogol Petamburan Jakarta Barat merupakan salah satu kecamatan di wilayah Jakarta Barat, wilayah ini tidak hanya digunakan sebagai kawasan tempat tinggal namun

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Satistik deskriptif masing masing variabel penelitian ini ditampilkan untuk mempermudah dalam mengetahui tanggapan umum responden terhadap

Lebih terperinci

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Tingkat Harga Terhadap Peningkatan Penjualan Mie Ayam Keriting Permana di Perumahan Harapan Baru 1

Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Tingkat Harga Terhadap Peningkatan Penjualan Mie Ayam Keriting Permana di Perumahan Harapan Baru 1 Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Tingkat Harga Terhadap Peningkatan Penjualan Mie Ayam Keriting Permana di Perumahan Harapan Baru 1 Nama :Farah Npm :122100606 Jurusan :Manajemen Pembimbing :Rooswhan Budhi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Cabang Pekalongan yang berjumlah nasabah. Dengan

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. Cabang Pekalongan yang berjumlah nasabah. Dengan BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data 1. Deskripsi Responden Penelitian Penelitian ini mengangkat permasalahan tentang pengaruh pelayanan, produk, promosi dan lokasi terhadap kepuasan nasabah.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian yang terdiri dari variabel terikat (dependen) yaitu tingkat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian yang terdiri dari variabel terikat (dependen) yaitu tingkat BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata rata (Mean), standar deviasi, maksimum, minimum,

Lebih terperinci

BAB 4. Analisis Data dan Penyajian. korelasional, dimana penelitian yang dilakukan untuk menguji hubungan antara

BAB 4. Analisis Data dan Penyajian. korelasional, dimana penelitian yang dilakukan untuk menguji hubungan antara BAB 4 Analisis Data dan Penyajian 4.1 Penyajian data penelitian Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional, dimana penelitian yang dilakukan untuk menguji hubungan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris apakah masing-masing unsur motivasi yang meliputi: motivasi

Lebih terperinci

Tabel 4.1 Demografi responden berdasarkan jenis kelamin. Jenis kelamin Jumlah Presentase. Pria (P) 63 63% Wanita (W) 37 37% Total %

Tabel 4.1 Demografi responden berdasarkan jenis kelamin. Jenis kelamin Jumlah Presentase. Pria (P) 63 63% Wanita (W) 37 37% Total % BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Penyajian Data Penelitian 4.1.1 Profil Responden Karakteristik demografi responden pada penelitian ini dibedakan menurut jenis kelamin, usia, dan pekerjaan. a. Berdasarkan jenis kelamin

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS KORELASI ANTARA NILAI BTQ DENGAN PRESTASI BELAJAR MAPEL PAI DI SD KANDANG PANJANG 01 PEKALONGAN

BAB IV ANALISIS KORELASI ANTARA NILAI BTQ DENGAN PRESTASI BELAJAR MAPEL PAI DI SD KANDANG PANJANG 01 PEKALONGAN BAB IV ANALISIS KORELASI ANTARA NILAI BTQ DENGAN PRESTASI BELAJAR MAPEL PAI DI SD KANDANG PANJANG 01 PEKALONGAN A. Analisis Data tentang Nilai BTQ SD Kandang Panjang 01 Pekalongan Setelah dikumpulkan dengan

Lebih terperinci

BAB IV PELAKSANAAN DAN HASILPENELITIAN

BAB IV PELAKSANAAN DAN HASILPENELITIAN BAB IV PELAKSANAAN DAN HASILPENELITIAN Pengumpulan data penelitian ini di lakukan pada tanggal 18 Mei 2014 sampai tanggal 21 Mei 2014. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan

Lebih terperinci

Pembahasan. 4.1 Uji Validitas

Pembahasan. 4.1 Uji Validitas BAB IV HASIL PENELITIAN Dalam bab ini peneliti akan menguraikan dan menganalisis data dari hasil penelitian yang dilakukan tentang Efektivitas Kegiatan Sarasehan di Radio Sky 90,50 FM Bandung terhadap

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL PENELITIAN. dengan menggunakan rumus Slovin atas jumlah seluruh pelanggan spring bed

BAB 4 HASIL PENELITIAN. dengan menggunakan rumus Slovin atas jumlah seluruh pelanggan spring bed 54 BAB 4 HASIL PENELITIAN 4.1 Identitas Responden Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelanggan spring bed Airland PT. Dinamika Indonusa Prima showroom Hayam Wuruk yang berjumlah 100 orang.

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai

BAB IV HASIL PENELITIAN. kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik mengenai kinerja guru, motivasi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN. buah. Dari 105 kuesioner yang dikirimkan kepada seluruh

BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN. buah. Dari 105 kuesioner yang dikirimkan kepada seluruh BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Obyek Penelitian Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Responden dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Jumlah WP, Jumlah Pokok Ketetapan PBB dan Realisasi TABEL 4.1 JUMLAH WAJIB PAJAK DAN KETETAPAN PBB

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Jumlah WP, Jumlah Pokok Ketetapan PBB dan Realisasi TABEL 4.1 JUMLAH WAJIB PAJAK DAN KETETAPAN PBB BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Jumlah WP, Jumlah Pokok Ketetapan PBB dan Realisasi Oleh karena penelitian ini mengarah kepada perpajakan khususnya PBB, maka data yang disajikan pada gambaran

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. angkatan XI dan XII.Gambaran umum responden dalam penelitian ini adalah sebagai

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. angkatan XI dan XII.Gambaran umum responden dalam penelitian ini adalah sebagai BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Analisis Karakteristik Responden Data penelitian yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner kepada responden Mahasiswa dan lulusan program kelas karyawan jurusan manajemen

Lebih terperinci

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA 4.1 Penyajian Data 4.1.1 Sejarah Singkat CV. Tahu Merek W Jombang Pabrik tahu merek W Jombang adalah milik bapak Sulabi, pabrik ini pada awalnya hanya digunakan sebagai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Subjek Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah karyawan atau pegawai divisi fashion pada PT. Mitra Adiperkasa, tbk sebanyak 52 karyawan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian. pengalaman mengajar, sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan

BAB IV HASIL PENELITIAN. A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian. pengalaman mengajar, sertifikasi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Statistik Deskripsi Hasil Penelitian Statistik deskriptif ini digunakan sebagai dasar untuk menguraikan kecenderungan jawaban responden dari tiap-tiap variabel, baik

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. DESKRIPSI DATA Data hasil penelitian terdiri dari dua variabel bebas yaitu variabel gaya belajar siswa (X1) dan variabel minat belajar siswa (X2) serta satu variabel terikat

Lebih terperinci

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA BELANJA ONLINE ELEVENIA STUDI KASUS MAHASISWA UNIVERSITAS GUNADARMA

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA BELANJA ONLINE ELEVENIA STUDI KASUS MAHASISWA UNIVERSITAS GUNADARMA ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA BELANJA ONLINE ELEVENIA STUDI KASUS MAHASISWA UNIVERSITAS GUNADARMA Nama : Fusi Windi Haqima Npm : 13213604 Kelas : 3EA29

Lebih terperinci

PENGARUH MOTIVASI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT PEGADAIAN (PERSERO) CABANG CIBINONG

PENGARUH MOTIVASI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT PEGADAIAN (PERSERO) CABANG CIBINONG PENGARUH MOTIVASI DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA PT PEGADAIAN (PERSERO) CABANG CIBINONG Oleh : Fitri Zakiyah (10208526) Latar Belakang Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Data yang penulis berhasil dikumpulkan kemudian akan diolah dengan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen yaitu persepsi kualitas

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. menggunakan program SPSS, penulis membuat hipotesis sebagaimana yang

BAB IV ANALISIS DATA. menggunakan program SPSS, penulis membuat hipotesis sebagaimana yang 80 BAB IV ANALISIS DATA A. Pengujian Hipotesis Sebelum menjabarkan tentang analisis data dalam bentuk perhitungan menggunakan program SPSS, penulis membuat hipotesis sebagaimana yang telah ada pada pokok

Lebih terperinci

PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA CABANG KISARAN

PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA CABANG KISARAN LAMPIRAN 1 KUESIONER PENELITIAN PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA CABANG KISARAN I. UMUM Responden yang terhormat, Pernyataan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai gambaran umum

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Pada bab ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai gambaran umum BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai gambaran umum responden (usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, tempat bekerja, dan dan lama bekerja), data, dan hasil

Lebih terperinci

BAB IV. Hasil dan Bahasan. dan pembahasan mengenai hasil analisis data. Pada penelitian aktual peneliti membagikan 40 kuesioner tambahan, penelitian

BAB IV. Hasil dan Bahasan. dan pembahasan mengenai hasil analisis data. Pada penelitian aktual peneliti membagikan 40 kuesioner tambahan, penelitian BAB IV Hasil dan Bahasan Dalam bab ini dikemukakan analisis dan bahasan dari hasil penelitian yang dilakukan penulis. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu: tahap pretest dan penelitian aktual.

Lebih terperinci

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hipotesis Gambar 4.1 Hubungan variabel bebas dan variabel terikat Keterangan : X 1 = Kompensasi X 2 = Iklim Organisasi Y = Kepuasan Kerja Hipotesis : 1. H 0 : r y1 = 0 H

Lebih terperinci

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDONESIA HYDRO CONSULT

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDONESIA HYDRO CONSULT PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDONESIA HYDRO CONSULT Lois Enike 14211129 Pembimbing: Dr. Ambo Sakka Hadmar, SE. MSi Latar Belakang Dunia bisnis sekarang

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: suatu keputusan pembelian.

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: suatu keputusan pembelian. BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Tahapan Pelaksanaan Penelitian Di dalam penelitian ini terdapat tahapan pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: 1. Peneliti melakukan

Lebih terperinci

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO Lampiran 1 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO KUESIONER PENELITIAN Perbedaaan Stres Kerja Pegawai Dinas Luar Berdasarkan Gender Pada AJB 1912 Bumiputera Cabang Ponorogo Bersama kuesioner

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA

BAB IV ANALISIS DATA BAB IV ANALISIS DATA A. Pengujian Hipotesis Sebelum menjabarkan tentang analisis data dalam bentuk perhitungan menggunakan program SPSS, penulis membuat hipotesis sebagaimana yang telah ada pada pokok

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan membahas mengenai hasil dan pembahasan dari analisis yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji validitas dan reliabilitas,

Lebih terperinci

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO HUKUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA

PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO HUKUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA Lampiran 1. Kuesioner Penelitian PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BIRO HUKUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA Responden yang terhormat, Bersama ini saya

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari kuesioner berisi pernyataan-pernyataan yang mewakili variabel yang akan diukur, kemudian disebarkan

Lebih terperinci

KUESIONER A. Identitas Responden : B. Petunjuk Pengisian

KUESIONER A. Identitas Responden : B. Petunjuk Pengisian LAMPIRAN 66 KUESIONER A. Identitas Responden : 1. Umur : a. < 15 tahun d. 26 30 tahun b. 16 20 tahun e. > 30 tahun c. 21 25 tahun 2. Jenis kelamin : a. Pria b. Wanita 3. Pendidikan Terakhir : a. SD d.

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 (KUISIONER PENELITIAN) PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA

LAMPIRAN 1 (KUISIONER PENELITIAN) PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA LAMPIRAN 1 (KUISIONER PENELITIAN) PENGARUH EFIKASI DIRI DAN PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PRODI MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS USU TAHUN 2012 No. Responden:..

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN 53 BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisa Hasil 1. Statistik Deskriptif a. Analisis Frekuensi Analisis frekuensi dalam penelitian ini digunakan untuk melihat gambaran secara umum karakteristik

Lebih terperinci