Lampiran 1. Sampel Neo Antidorin Kapsul. Gambar 1. Kotak Kemasan Sampel Neo Antidorin Kapsul. Gambar 2. Sampel Neo Antidorin Kapsul

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Lampiran 1. Sampel Neo Antidorin Kapsul. Gambar 1. Kotak Kemasan Sampel Neo Antidorin Kapsul. Gambar 2. Sampel Neo Antidorin Kapsul"

Transkripsi

1 Lampiran 1. Sampel Neo Antidorin Kapsul Gambar 1. Kotak Kemasan Sampel Neo Antidorin Kapsul Gambar 2. Sampel Neo Antidorin Kapsul 43

2 Lampiran 2. Komposisi Neo Antidorin Kapsul Setiap kapsul mengandung: Methampyronum Phenylbutazonum 300 mg 125 mg 44

3 Lampiran 3. Gambar Alat Gambar 3. Spektrofotometer UV-Vis (Shimadzu 1800) Gambar 4. Neraca analitik (Mettler Toledo) Gambar 5. Sonikator (Branson 1510) 45

4 Lampiran 4. Perhitungan Pembuatan Pelarut ETANOL-HCl 0,1N Lakukan pengenceran : 85 x X = ml Asam Klorida P X = Normalitas Larutan 85 x 0,1 N = 8,5 ml Asam Klorida (Ditjen, POM., 1995) 46

5 Lampiran 5. Bagan Alir Prosedur Penelitian Metampiron Ditimbang 50 mg LIB I Metampiron 500 μg/ml Diambil 5 ml LIB II Metampiron 100 μg/ml Dimasukkan ke dalam labu tentukur 100 ml Dilarutkan dan dicukupkan dengan Etanol-HCl 0,1N Dimasukkan ke dalam labu tentukur 25 ml Dilarutkan dan dicukupkan dengan Etanol-HCl 0,1N Diambil 1,2 ml Diambil 2,0 ml Diambil 2,4 ml Diambil 2,8 ml Dimasukkan ke labu 10 ml dan dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N sampai garis tanda Dimasukkan ke labu 10 ml dan dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N sampai garis tanda 12 μg/ml 20 μg/ml 24 μg/ml Dimasukkan ke labu 10 ml dan dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N sampai garis tanda 28 μg/ml Dimasukkan ke labu 10 ml dan dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N sampai garis tanda 16 μg/ml Diambil 1,6 ml Dimasukkan ke labu 10 ml dan dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N sampai garis tanda Diukur serapan maksimum pada λ nm Serapan Maksimum 47

6 Lampiran 5. (Lanjutan) Fenilbutazon Ditimbang 50 mg LIB I Fenilbutazon 500 μg/ml Diambil 5 ml LIB II Fenilbutazon 100 μg/ml Dimasukkan ke dalam labu tentukur 100 ml Dilarutkan dan dicukupkan dengan Etanol-HCl 0,1N Dimasukkan ke dalam labu tentukur 25 ml Dilarutkan dan dicukupkan dengan Etanol-HCl 0,1N Diambil 0,4 ml Diambil 0,8 ml Diambil 1 ml Dimasukkan ke Dimasukkan Dimasukkan ke labu 10 ml dan ke labu 10mL labu 10mL dan dicukupkan dan dicukupkan dengan Etanol- dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N dengan HCl 0,1 N sampai garis Etanol-HCl sampai garis tanda 0,1 N sampai tanda garis tanda 4 μg/ml 8 μg/ml 10 μg/ml 12 μg/ml Diambil 1,2 ml Dimasukkan ke labu 10mL dan dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N sampai garis tanda 6 μg/ml Diambil 0,6 ml Dimasukkan ke labu 10mL dan dicukupkan dengan Etanol- HCl 0,1 N sampai garis 9,5 μg/ml Diambil 0,95 ml Diukur serapan maksimum pada λ nm Serapan Maksimum 48

7 Lampiran 5. (Lanjutan) Larutan Standar Metampiron (12; 16; 20; 24; dan 28 μg/ml ) Diukur serapan pada λ nm Ditransformasikan ke serapan derivat pertama Ditransformasikan ke serapan derivat kedua Ditentukan zero crossing Ditentukan panjang gelombang analisis λ Metampiron = 251,20 nm Dibuat kurva kalibrasi Persamaan regresi 49

8 Lampiran 5. (Lanjutan) Larutan Standar Fenilbutazon (4,0; 6,0; 8,0; 10; dan 12 μg/ml) Diukur serapan pada λ nm Ditransformasikan ke serapan derivat pertama Ditransformasikan ke serapan derivat kedua Ditentukan zero crossing Ditentukan panjang gelombang analisis λ Fenilbutazon = 222,60 nm Dibuat kurva kalibrasi Persamaan regresi 50

9 Lampiran 5. (Lanjutan) 20 Kapsul Ditimbang Ditimbang berat isi kapsul dengan cara mengeluarkan serbuk dalam kapsul Serbuk Ditimbang setara 50 mg metampiron Dihitung kesetaraan fenilbutazon yang terkandung didalamnya (penimbangan dilakukan sebanyak 6 kali pengulangan) Dimasukkan ke dalam labu tentukur 50 ml Dilarutkan dengan Etanol-HCl 0,1N Dihomogenkan dengan sonikator selama ± 15 menit Dicukupkan dengan Etanol-HCl 0,1N sampai garis tanda Dihomogenkan Disaring Dibuang ± 10 ml filtrat pertama Ditampung filtrat selanjutnya Dipipet 0,24 ml Dimasukkan ke dalam labu tentukur 10 ml Dicukupkan dengan Etanol-HCl 0,1N sampai garis tanda Diukur pada λ 251,20 nm untuk metampiron dan 222,60 nm untuk fenilbutazon Nilai Absorbansi dihitung Kadar 51

10 Lampiran 6. Spektrum Serapan Metampiron Baku dan Fenilbutazon Baku a. Metampiron Abs nm. Gambar 6. Spektrum serapan metampiron konsentrasi 12 μg/ml Gambar 7. Spektrum serapan metampiron konsentrasi 16 μg/ml Gambar 8. Spektrum serapan metampiron konsentrasi 20 μg/ml 52

11 Lampiran 6. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 9. Spektrum serapan metampiron konsentrasi 24 μg/ml Gambar 10. Spektrum serapan metampiron konsentrasi 28 μg/ml b. Fenilbutazon Gambar 11. Spektrum serapan fenilbutazon konsentrasi 4 μg/ml 53

12 Lampiran 6. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 12. Spektrum serapan fenilbutazon konsentrasi 6 μg/ml Gambar 13. Spektrum serapan fenilbutazon konsentrasi 8 μg/ml Gambar 14. Spektrum serapan fenilbutazon konsentrasi 10 μg/ml 54

13 Lampiran 6. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 15. Spektrum serapan fenilbutazon konsentrasi 12 μg/ml 55

14 Lampiran 7. Spektrum Serapan Derivat Pertama Fenilbutazon dan Metampiron a. Metampiron Abs nm. Gambar 16. Spektrum serapan derivat pertama metampiron konsentrasi 12 μg/ml Gambar 17. Spektrum serapan derivat pertama metampiron konsentrasi 16 μg/ml Gambar 18. Spektrum serapan derivat pertama metampiron konsentrasi 20 μg/ml 56

15 Lampiran 7. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 19. Spektrum serapan derivat pertama metampiron konsentrasi 24 μg/ml Gambar 20. Spektrum serapan derivat pertama metampiron konsentrasi 28 μg/ml b. Fenilbutazon Gambar 21. Spektrum serapan derivat pertama fenilbutazon konsentrasi 4 μg/ml 57

16 Lampiran 7. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 22. Spektrum serapan derivat pertama fenilbutazon konsentrasi 6 μg/ml Gambar 23. Spektrum serapan derivat pertama fenilbutazon konsentrasi 8 μg/ml Gambar 24. Spektrum serapan derivat pertama fenilbutazon konsentrasi 10 μg/ml 58

17 Lampiran 7. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 25. Spektrum serapan derivat pertama fenilbutazon konsentrasi 12 μg/ml 59

18 Lampiran 8. Spektrum Serapan Derivat Kedua Metampiron dan Fenilbutazon a. Metampiron Abs nm. Gambar 26. Spektrum serapan derivat kedua metampiron konsentrasi 12 μg/ml Gambar 27. Spektrum serapan derivat kedua metampiron konsentrasi 16 μg/ml Gambar 28. Spektrum serapan derivat kedua metampiron konsentrasi 20 μg/ml 60

19 Lampiran 8. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 29. Spektrum serapan derivat kedua metampiron konsentrasi 24 μg/ml Gambar 30. Spektrum serapan derivat kedua metampiron konsentrasi 28 μg/ml b. Fenilbutazon Gambar 31. Spektrum serapan derivat kedua fenilbutazon konsentrasi 4 μg/ml 61

20 Lampiran 8. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 32. Spektrum serapan derivat kedua fenilbutazon konsentrasi 6 μg/ml Gambar 33. Spektrum serapan derivat kedua fenilbutazon konsentrasi 8 μg/ml Gambar 34. Spektrum serapan derivat kedua fenilbutazon konsentrasi 10 μg/ml 62

21 Lampiran 8. (Lanjutan) Abs nm. Gambar 35. Spektrum serapan derivat kedua fenilbutazon konsentrasi 12 μg/ml 63

22 Lampiran 9. Spektrum Serapan Panjang Gelombang Analisis Metampiron dan Fenilbutazon No Panjang Gelombang Absorbansi Keterangan 1 251,20 0,0031 Metampiron 2 222,60-0,0000 Fenilbutazon Abs nm. Gambar 36. Spektrum serapan derivat kedua metampiron konsentrasi 24 μg/ml pada λ = 251,20 nm No Panjang Gelombang Absorbansi Keterangan 1 251,20 0,0000 Metampiron 2 222,60 0,0021 Fenilbutazon Gambar 37. Spektrum serapan derivat kedua fenilbutazon konsentrasi 10 μg/ml pada λ = 222,60 nm 64

23 Lampiran 9. (Lanjutan) No Panjang Gelombang Absorbansi Keterangan 1 251,20 0,0031 Metampiron 2 222,60 0,0022 Fenilbutazon Abs nm. Gambar 38. Spektrum serapan derivat kedua campuran metampiron konsentrasi 24 μg/ml dan fenilbutazon konsentrasi 10 μg/ml Gambar 39. Spektrum overlay serapan derivat kedua metampiron, fenilbutazon μg/ml dan campuran (fenilbutazon konsentrasi 10 μg/ml dan metampiron konsentrasi 24 μg/ml) 65

24 Lampiran 10. Data Hasil Pengukuran Serapan Derivat Kedua Metampiron, Fenilbutazon, Campuran Metampiron dan Fenilbutazon Pada λ nm Panjang Gelombang Metampiron 24 μg/ml Campuran Fenilbutazon 10 μg/ml 200,00-0,0515 0,1187-0, ,20-0,0515 0,1187-0, ,40-0,0515 0,1187-0, ,60-0,0515 0,1187-0, ,80-0,0515 0,1187-0, ,00-0,0515 0,1187-0, ,20-0,0515 0,1187-0, ,40-0,0515 0,1187-0, ,60-0,0515 0,1187-0, ,80-0,0382 0,0856-0, ,00-0,0405 0,0291-0, ,20-0,0558-0,0103-0, ,40-0,0628-0,0374-0, ,60-0,0614-0,0759-0, ,80-0,0496-0,0812-0, ,00-0,0437-0,0871-0, ,20-0,0387-0,0789-0, ,40-0,0318-0,0780-0, ,60-0,0198-0,0580-0, ,80-0,0140-0,0466-0, ,00-0,0145-0,0292-0, ,20-0,0208-0,0229-0, ,40-0,0208-0,0181-0, ,60-0,0133-0,0213-0, ,80-0,0074-0,0266-0, ,00-0,0046-0,0415-0, ,20-0,0054-0,0387-0, ,40-0,0063-0,0298 0, ,60-0,0082-0,0264 0, ,80-0,0083-0,0267-0, ,00-0,0076-0,0287-0, ,20-0,0063-0,0305-0, ,40-0,0072-0,0313-0, ,60-0,0074-0,0262-0, ,80-0,0063-0,0167-0, ,00-0,0048-0,0155-0, ,20-0,0045-0,0182-0, ,40-0,0045-0,0214-0, ,60-0,0038-0,0189-0, ,80-0,0025-0,0115-0,

25 208,00-0,0016-0,0061-0, ,20-0,0006-0,0039 0, ,40 0,0003-0,0016 0, ,60 0,0012-0,0016 0, ,80 0,0021-0,0009 0, ,00 0,0036-0,0027 0, ,20 0,0049-0,0015 0, ,40 0,0063 0,0009 0, ,60 0,0069 0,0045 0, ,80 0,0079 0,0066 0, ,00 0,0087 0,0083 0, ,20 0,0094 0,0091 0, ,40 0,0101 0,0101 0, ,60 0,0111 0,0106 0, ,80 0,0123 0,0120 0, ,00 0,0131 0,0140 0, ,20 0,0137 0,0152 0, ,40 0,0137 0,0159 0, ,60 0,0135 0,0158 0, ,80 0,0130 0,0156 0, ,00 0,0126 0,0157 0, ,20 0,0120 0,0158 0, ,40 0,0114 0,0158 0, ,60 0,0107 0,0149 0, ,80 0,0101 0,0141 0, ,00 0,0095 0,0137 0, ,20 0,0089 0,0138 0, ,40 0,0084 0,0137 0, ,60 0,0078 0,0131 0, ,80 0,0071 0,0122 0, ,00 0,0063 0,0113 0, ,20 0,0054 0,0103 0, ,40 0,0047 0,0092 0, ,60 0,0039 0,0088 0, ,80 0,0033 0,0082 0, ,00 0,0029 0,0082 0, ,20 0,0025 0,0079 0, ,40 0,0022 0,0078 0, ,60 0,0022 0,0075 0, ,80 0,0025 0,0077 0, ,00 0,0026 0,0077 0, ,20 0,0026 0,0077 0, ,40 0,0025 0,0072 0, ,60 0,0022 0,0066 0, ,80 0,0020 0,0059 0,

26 217,00 0,0017 0,0054 0, ,20 0,0015 0,0055 0, ,40 0,0015 0,0056 0, ,60 0,0015 0,0057 0, ,80 0,0014 0,0057 0, ,00 0,0012 0,0054 0, ,20 0,0010 0,0052 0, ,40 0,0007 0,0048 0, ,60 0,0006 0,0045 0, ,80 0,0006 0,0040 0, ,00 0,0006 0,0038 0, ,20 0,0004 0,0035 0, ,40 0,0003 0,0033 0, ,60 0,0002 0,0031 0, ,80 0,0001 0,0031 0, ,00 0,0001 0,0031 0, ,20 0,0002 0,0031 0, ,40 0,0004 0,0033 0, ,60 0,0005 0,0034 0, ,80 0,0004 0,0030 0, ,00 0,0003 0,0029 0, ,20 0,0001 0,0026 0, ,40-0,0000 0,0024 0, ,60-0,0000 0,0023 0, ,80-0,0001 0,0022 0, ,00-0,0001 0,0021 0, ,20-0,0001 0,0021 0, ,40-0,0001 0,0022 0, ,60-0,0000 0,0022 0, ,80 0,0001 0,0023 0, ,00 0,0001 0,0023 0, ,20 0,0002 0,0023 0, ,40 0,0003 0,0023 0, ,60 0,0004 0,0022 0, ,80 0,0004 0,0021 0, ,00 0,0003 0,0018 0, ,20 0,0003 0,0016 0, ,40 0,0003 0,0015 0, ,60 0,0004 0,0015 0, ,80 0,0004 0,0015 0, ,00 0,0003 0,0015 0, ,20 0,0003 0,0016 0, ,40 0,0003 0,0018 0, ,60 0,0004 0,0019 0, ,80 0,0004 0,0010 0,

27 226,00 0,0004 0,0019 0, ,20 0,0004 0,0019 0, ,40 0,0005 0,0018 0, ,60 0,0006 0,0017 0, ,80 0,0007 0,0015 0, ,00 0,0006 0,0013 0, ,20 0,0006 0,0013 0, ,40 0,0006 0,0013 0, ,60 0,0006 0,0013 0, ,80 0,0006 0,0012 0, ,00 0,0005 0,0013 0, ,20 0,0006 0,0014 0, ,40 0,0006 0,0014 0, ,60 0,0007 0,0014 0, ,80 0,0008 0,0013 0, ,00 0,0008 0,0012 0, ,20 0,0009 0,0012 0, ,40 0,0010 0,0012 0, ,60 0,0010 0,0013 0, ,80 0,0011 0,0013 0, ,00 0,0013 0,0012 0, ,20 0,0011 0,0012-0, ,40 0,0012 0,0012-0, ,60 0,0003 0,0015-0, ,80 0,0012 0,0011-0, ,00 0,0012 0,0011-0, ,20 0,0013 0,0010-0, ,40 0,0014 0,0011-0, ,60 0,0015 0,0011-0, ,80 0,0016 0,0013-0, ,00 0,0017 0,0013-0, ,20 0,0018 0,0013-0, ,40 0,0019 0,0013-0, ,60 0,0020 0,0014-0, ,80 0,0020 0,0016-0, ,00 0,0020 0,0018-0, ,20 0,0020 0,0018-0, ,40 0,0019 0,0016-0, ,60 0,0019 0,0015-0, ,80 0,0019 0,0014-0, ,00 0,0018 0,0013-0, ,20 0,0017 0,0008-0, ,40 0,0017 0,0006-0, ,60 0,0016 0,0005-0, ,80 0,0015 0,0003-0,

28 235,00 0,0014 0,0000-0, ,20 0,0013-0,0003-0, ,40 0,0012-0,0005-0, ,60 0,0011-0,0006-0, ,80 0,0014-0,0006-0, ,00 0,0013-0,0008-0, ,20 0,0011-0,0010-0, ,40 0,0009-0,0012-0, ,60 0,0008-0,0013-0, ,80 0,0006-0,0014-0, ,00 0,0000-0,0016-0, ,20-0,0002-0,0019-0, ,40-0,0003-0,0021-0, ,60-0,0004-0,0022-0, ,80-0,0006-0,0022-0, ,00-0,0007-0,0023-0, ,20-0,0008-0,0024-0, ,40-0,0008-0,0026-0, ,60-0,0008-0,0027-0, ,80-0,0009-0,0029-0, ,00-0,0010-0,0031-0, ,20-0,0011-0,0033-0, ,40-0,0012-0,0035-0, ,60-0,0013-0,0036-0, ,80-0,0014-0,0038-0, ,00-0,0016-0,0040-0, ,20-0,0018-0,0043-0, ,40-0,0020-0,0043-0, ,60-0,0022-0,0040-0, ,80-0,0023-0,0044-0, ,00-0,0025-0,0046-0, ,20-0,0027-0,0048-0, ,40-0,0028-0,0051-0, ,60-0,0029-0,0053-0, ,80-0,0031-0,0054-0, ,00-0,0032-0,0054-0, ,20-0,0032-0,0054-0, ,40-0,0032-0,0054-0, ,60-0,0031-0,0052-0, ,80-0,0030-0,0050-0, ,00-0,0029-0,0048-0, ,20-0,0028-0,0045-0, ,40-0,0027-0,0044-0, ,60-0,0026-0,0042-0, ,80-0,0025-0,0041-0,

29 244,00-0,0024-0,0041-0, ,20-0,0024-0,0042-0, ,40-0,0023-0,0041-0, ,60-0,0022-0,0039-0, ,80-0,0021-0,0037-0, ,00-0,0019-0,0035-0, ,20-0,0017-0,0031-0, ,40-0,0014-0,0027-0, ,60-0,0011-0,0023-0, ,80-0,0008-0,0020-0, ,00-0,0004-0,0017-0, ,20-0,0001-0,0014-0, ,40 0,0003-0,0010-0, ,60 0,0006-0,0007-0, ,80 0,0008-0,0004-0, ,00 0,0011-0,0001-0, ,20 0,0013 0,0001-0, ,40 0,0015 0,0003-0, ,60 0,0016 0,0006-0, ,80 0,0019 0,0008-0, ,00 0,0021 0,0010-0, ,20 0,0022 0,0012-0, ,40 0,0023 0,0014-0, ,60 0,0025 0,0015-0, ,80 0,0026 0,0015-0, ,00 0,0028 0,0016-0, ,20 0,0029 0,0017-0, ,40 0,0030 0,0020-0, ,60 0,0031 0,0022-0, ,80 0,0031 0,0024-0, ,00 0,0032 0,0025-0, ,20 0,0032 0,0026-0, ,40 0,0031 0,0027-0, ,60 0,0031 0,0028-0, ,80 0,0031 0,0030-0, ,00 0,0031 0,0031-0, ,20 0,0031 0,0031 0, ,40 0,0031 0,0030 0, ,60 0,0031 0,0030 0, ,80 0,0029 0,0029 0, ,00 0,0028 0,0029 0, ,20 0,0027 0,0029 0, ,40 0,0026 0,0029 0, ,60 0,0025 0,0028 0, ,80 0,0024 0,0028 0,

30 253,00 0,0024 0,0027 0, ,20 0,0023 0,0027 0, ,40 0,0021 0,0026 0, ,60 0,0020 0,0026 0, ,80 0,0019 0,0025 0, ,00 0,0019 0,0025 0, ,20 0,0020 0,0024 0, ,40 0,0020 0,0023 0, ,60 0,0019 0,0022 0, ,80 0,0018 0,0022 0, ,00 0,0017 0,0022 0, ,20 0,0016 0,0022 0, ,40 0,0016 0,0022 0, ,60 0,0015 0,0022 0, ,80 0,0014 0,0022 0, ,00 0,0014 0,0022 0, ,20 0,0013 0,0021 0, ,40 0,0012 0,0020 0, ,60 0,0012 0,0020 0, ,80 0,0012 0,0020 0, ,00 0,0011 0,0020 0, ,20 0,0012 0,0019 0, ,40 0,0011 0,0019 0, ,60 0,0011 0,0019 0, ,80 0,0009 0,0019 0, ,00 0,0008 0,0019 0, ,20 0,0007 0,0018 0, ,40 0,0006 0,0017 0, ,60 0,0005 0,0017 0, ,80 0,0005 0,0016 0, ,00 0,0004 0,0014 0, ,20 0,0004 0,0012 0, ,40 0,0003 0,0010 0, ,60 0,0002 0,0009 0, ,80 0,0002 0,0008 0, ,00 0,0001 0,0006 0, ,20 0,0002 0,0009 0, ,40 0,0002 0,0008 0, ,60 0,0001 0,0006 0, ,80-0,0008 0,0008 0, ,00-0,0008 0,0008 0, ,20-0,0008 0,0008 0, ,40-0,0008 0,0008 0, ,60-0,0008 0,0008 0, ,80-0,0008 0,0007 0,

31 262,00-0,0007 0,0007 0, ,20-0,0006 0,0006 0, ,40-0,0005 0,0006 0, ,60-0,0003 0,0005 0, ,80-0,0002 0,0004 0, ,00-0,0001 0,0004 0, ,20-0,0001 0,0003 0, ,40-0,0002 0,0004 0, ,60-0,0005 0,0005 0, ,80-0,0007 0,0007 0, ,00-0,0010 0,0008 0, ,20-0,0011 0,0008 0, ,40-0,0011 0,0008-0, ,60-0,0011 0,0008-0, ,80-0,0011 0,0008-0, ,00-0,0011 0,0007-0, ,20-0,0011 0,0006-0, ,40-0,0011 0,0006-0, ,60-0,0012 0,0005-0, ,80-0,0013 0,0005-0, ,00-0,0015 0,0004-0, ,20-0,0017 0,0004-0, ,40-0,0020 0,0003-0, ,60-0,0023 0,0003-0, ,80-0,0025 0,0004-0, ,00-0,0026 0,0004-0, ,20-0,0026 0,0004-0, ,40-0,0025 0,0004-0, ,60-0,0023 0,0005-0, ,80-0,0022 0,0005-0, ,00-0,0022 0,0006-0, ,20-0,0022 0,0006-0, ,40-0,0022 0,0005-0, ,60-0,0022 0,0005-0, ,80-0,0022 0,0004-0, ,00-0,0023 0,0003-0, ,20-0,0024 0,0002-0, ,40-0,0024 0,0001-0, ,60-0,0024 0,0001-0, ,80-0,0024 0,0001-0, ,00-0,0024 0,0001-0, ,20-0,0023 0,0002-0, ,40-0,0023 0,0002-0, ,60-0,0023 0,0003-0, ,80-0,0023 0,0003-0,

32 271,00-0,0024 0,0003-0, ,20-0,0025 0,0003-0, ,40-0,0025 0,0002-0, ,60-0,0024 0,0002-0, ,80-0,0024 0,0001-0, ,00-0,0025 0,0001-0, ,20-0,0026 0,0000-0, ,40-0,0026-0,0000-0, ,60-0,0027-0,0000-0, ,80-0,0027 0,0001-0, ,00-0,0026 0,0001-0, ,20-0,0026 0,0001-0, ,40-0,0026 0,0001-0, ,60-0,0026 0,0001-0, ,80-0,0026 0,0001-0, ,00-0,0026 0,0001-0, ,20-0,0026 0,0001-0, ,40-0,0025 0,0001-0, ,60-0,0025 0,0001-0, ,80-0,0025 0,0001-0, ,00-0,0025 0,0000-0, ,20-0,0025 0,0000-0, ,40-0,0024 0,0001-0, ,60-0,0024 0,0001-0, ,80-0,0024 0,0001-0, ,00-0,0023 0,0001-0, ,20-0,0022 0,0001-0, ,40-0,0021 0,0001-0, ,60-0,0021 0,0001-0, ,80-0,0022 0,0001-0, ,00-0,0022 0,0001-0, ,20-0,0021 0,0001-0, ,40-0,0021 0,0001-0, ,60-0,0020 0,0001-0, ,80-0,0019 0,0001-0, ,00-0,0019 0,0000-0, ,20-0,0018 0,0000-0, ,40-0,0017 0,0000-0, ,60-0,0017-0,0000-0, ,80-0,0019-0,0001-0, ,00-0,0020-0,0002-0, ,20-0,0021-0,0002-0, ,40-0,0020-0,0002-0, ,60-0,0020-0,0002-0, ,80-0,0021-0,0002-0,

33 280,00-0,0023-0,0002-0, ,20-0,0022-0,0002-0, ,40-0,0021-0,0002-0, ,60-0,0019-0,0001-0, ,80-0,0019-0,0001-0, ,00-0,0019-0,0001-0, ,20-0,0018-0,0001-0, ,40-0,0017-0,0001-0, ,60-0,0015-0,0001-0, ,80-0,0016-0,0002-0, ,00-0,0018-0,0003-0, ,20-0,0018-0,0003-0, ,40-0,0017-0,0004-0, ,60-0,0015-0,0003-0, ,80-0,0015-0,0003-0, ,00-0,0016-0,0003-0, ,20-0,0016-0,0003-0, ,40-0,0014-0,0003-0, ,60-0,0011-0,0002-0, ,80-0,0009-0,0001-0, ,00-0,0008-0,0001-0, ,20-0,0007-0,0000-0, ,40-0,0006 0,0000-0, ,60-0,0004 0,0001-0, ,80-0,0003 0,0000-0, ,00-0,0004-0,0000-0, ,20-0,0005-0,0000-0, ,40-0,0005-0,0001-0, ,60-0,0005-0,0001-0, ,80-0,0005-0,0000-0, ,00-0,0005-0,0000-0, ,20-0,0004 0,0000-0, ,40-0,0002 0,0001-0, ,60 0,0000 0,0001 0, ,80 0,0003 0,0002 0, ,00 0,0005 0,0002 0, ,20 0,0007 0,0003 0, ,40 0,0009 0,0003 0, ,60 0,0010 0,0003 0, ,80 0,0010 0,0003 0, ,00 0,0010 0,0003 0, ,20 0,0008 0,0002 0, ,40 0,0009 0,0002 0, ,60 0,0010 0,0002 0, ,80 0,0011 0,0002 0,

34 289,00 0,0011 0,0003 0, ,20 0,0010 0,0003 0, ,40 0,0007 0,0003 0, ,60 0,0005 0,0003 0, ,80 0,0003 0,0003 0, ,00 0,0003 0,0003 0, ,20 0,0005 0,0003 0, ,40 0,0006 0,0004 0, ,60 0,0007 0,0004 0, ,80 0,0007 0,0003 0, ,00 0,0009 0,0003 0, ,20 0,0011 0,0003 0, ,40 0,0013 0,0003 0, ,60 0,0014 0,0003 0, ,80 0,0015 0,0003 0, ,00 0,0014 0,0002 0, ,20 0,0014 0,0002 0, ,40 0,0014 0,0002 0, ,60 0,0015 0,0003 0, ,80 0,0016 0,0004 0, ,00 0,0018 0,0005 0, ,20 0,0021 0,0006 0, ,40 0,0024 0,0007 0, ,60 0,0025 0,0007 0, ,80 0,0025 0,0006 0, ,00 0,0024 0,0006 0, ,20 0,0022 0,0005 0, ,40 0,0020 0,0005 0, ,60 0,0019 0,0004 0, ,80 0,0017 0,0004 0, ,00 0,0017 0,0003 0, ,20 0,0017 0,0003 0, ,40 0,0018 0,0003 0, ,60 0,0019 0,0003 0, ,80 0,0019 0,0003 0, ,00 0,0019 0,0003 0, ,20 0,0019 0,0004 0, ,40 0,0019 0,0004 0, ,60 0,0019 0,0004 0, ,80 0,0019 0,0004 0, ,00 0,0019 0,0004 0, ,20 0,0018 0,0003 0, ,40 0,0018 0,0003 0, ,60 0,0018 0,0003 0, ,80 0,0019 0,0004 0,

35 298,00 0,0019 0,0004 0, ,20 0,0020 0,0004 0, ,40 0,0020 0,0004 0, ,60 0,0020 0,0004 0, ,80 0,0019 0,0004 0, ,00 0,0018 0,0003 0, ,20 0,0017 0,0003 0, ,40 0,0016 0,0003 0, ,60 0,0015 0,0003 0, ,80 0,0015 0,0003 0, ,00 0,0015 0,0003 0, ,20 0,0015 0,0003 0, ,40 0,0015 0,0003 0, ,60 0,0016 0,0003 0, ,80 0,0016 0,0003 0, ,00 0,0017 0,0003 0, ,20 0,0017 0,0003 0, ,40 0,0017 0,0003 0, ,60 0,0017 0,0003 0, ,80 0,0016 0,0003 0, ,00 0,0016 0,0003 0, ,20 0,0015 0,0003 0, ,40 0,0014 0,0003 0, ,60 0,0013 0,0002 0, ,80 0,0012 0,0002 0, ,00 0,0011 0,0003 0, ,20 0,0010 0,0003 0, ,40 0,0010 0,0003 0, ,60 0,0009 0,0003 0, ,80 0,0009 0,0002 0, ,00 0,0008 0,0001 0, ,20 0,0006 0,0001 0, ,40 0,0005 0,0000 0, ,60 0,0005 0,0000 0, ,80 0,0006 0,0000 0, ,00 0,0006 0,0001 0, ,20 0,0007 0,0002 0, ,40 0,0008 0,0002 0, ,60 0,0009 0,0002 0, ,80 0,0010 0,0003 0, ,00 0,0010 0,0003 0, ,20 0,0010 0,0004 0, ,40 0,0010 0,0004 0, ,60 0,0010 0,0004 0, ,80 0,0009 0,0002 0,

36 307,00 0,0007 0,0002 0, ,20 0,0005 0,0001 0, ,40 0,0004 0,0000 0, ,60 0,0003 0,0000 0, ,80 0,0004 0,0000 0, ,00 0,0004 0,0000 0, ,20 0,0004-0,0000 0, ,40 0,0005 0,0001 0, ,60 0,0005 0,0001 0, ,80 0,0004 0,0001 0, ,00 0,0004 0,0002 0, ,20 0,0004 0,0002 0, ,40 0,0004 0,0002 0, ,60 0,0004 0,0002 0, ,80 0,0003 0,0002 0, ,00 0,0003 0,0003 0, ,20 0,0003 0,0003 0, ,40 0,0003 0,0003 0, ,60 0,0004 0,0002 0, ,80 0,0004 0,0001 0, ,00 0,0004 0,0001 0, ,20 0,0003-0,0000 0, ,40 0,0003-0,0001 0, ,60 0,0002-0,0001 0, ,80 0,0001-0,0001 0, ,00 0,0001-0,0001 0, ,20 0,0001-0,0001 0, ,40 0,0000-0,0002 0, ,60-0,0000-0,0002 0, ,80-0,0000-0,0001 0, ,00 0,0001-0,0001 0, ,20 0,0001-0,0000 0, ,40 0,0001 0,0000 0, ,60 0,0001 0,0000 0, ,80 0,0001 0,0001 0, ,00 0,0002 0,0002 0, ,20 0,0002 0,0002 0, ,40 0,0002 0,0002 0, ,60 0,0002 0,0002 0, ,80 0,0002 0,0001 0, ,00 0,0002 0,0001 0, ,20 0,0002 0,0000 0, ,40 0,0001-0,0000 0, ,60 0,0001-0,0000 0, ,80 0,0001-0,0001 0,

37 316,00 0,0001-0,0001 0, ,20 0,0002-0,0000 0, ,40 0,0002 0,0001 0, ,60 0,0002 0,0002 0, ,80 0,0001 0,0002 0, ,00 0,0001 0,0002 0, ,20 0,0000 0,0002 0, ,40-0,0000 0,0001 0, ,60-0,0001 0,0000 0, ,80-0,0001-0,0001-0, ,00-0,0002-0,0002-0, ,20-0,0001-0,0003-0, ,40-0,0001-0,0003-0, ,60-0,0000-0,0003-0, ,80 0,0000-0,0002-0, ,00 0,0001-0,0001 0, ,20 0,0002 0,0001 0, ,40 0,0002 0,0002 0, ,60 0,0002 0,0002 0, ,80 0,0001 0,0002 0, ,00 0,0001 0,0001 0, ,20 0,0000 0,0000 0, ,40-0,0000-0,0000 0, ,60-0,0000-0,0000 0, ,80-0,0000-0,0000 0, ,00 0,0001 0,0000 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0002 0,0001 0, ,60 0,0002 0,0002 0, ,80 0,0002 0,0002 0, ,00 0,0002 0,0002 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0000 0,0000 0, ,60-0,0000-0,0001 0, ,80-0,0001-0,0001 0, ,00-0,0001-0,0002 0, ,20-0,0001-0,0001 0, ,40-0,0001-0,0001 0, ,60-0,0001-0,0001-0, ,80-0,0001-0,0000-0, ,00-0,0000 0,0000-0, ,20 0,0000 0,0001-0, ,40 0,0000 0,0001-0, ,60 0,0000 0,0000-0, ,80 0,0000 0,0000-0,

38 325,00 0,0000 0,0000 0, ,20 0,0001 0,0000 0, ,40 0,0001 0,0000 0, ,60 0,0002 0,0001 0, ,80 0,0002 0,0001 0, ,00 0,0001 0,0001 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0000 0,0001 0, ,60-0,0001 0,0001 0, ,80-0,0001 0,0000-0, ,00-0,0002-0,0000-0, ,20-0,0002-0,0001-0, ,40-0,0003-0,0002-0, ,60-0,0002-0,0002-0, ,80-0,0002-0,0002-0, ,00-0,0001-0,0001-0, ,20 0,0000-0,0001-0, ,40 0,0002 0,0001 0, ,60 0,0002 0,0001 0, ,80 0,0002 0,0002 0, ,00 0,0002 0,0002 0, ,20 0,0002 0,0001 0, ,40 0,0001 0,0001 0, ,60 0,0001 0,0000 0, ,80-0,0000 0,0000-0, ,00-0,0000-0,0000-0, ,20-0,0000-0,0001-0, ,40-0,0000-0,0001-0, ,60-0,0000-0,0001-0, ,80-0,0000-0,0001-0, ,00 0,0000-0,0000 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0001 0,0001 0, ,60 0,0001 0,0001 0, ,80 0,0001 0,0000 0, ,00 0,0000-0,0000 0, ,20-0,0000-0,0000 0, ,40-0,0001-0,0001-0, ,60-0,0002-0,0001-0, ,80-0,0002-0,0001-0, ,00-0,0002-0,0001-0, ,20-0,0001-0,0001-0, ,40-0,0001-0,0000-0, ,60-0,0000 0,0000-0, ,80 0,0000 0,0001-0,

39 334,00 0,0001 0,0002 0, ,20 0,0002 0,0001 0, ,40 0,0003 0,0001 0, ,60 0,0003 0,0001 0, ,80 0,0003 0,0001 0, ,00 0,0003 0,0000 0, ,20 0,0002-0,0000 0, ,40 0,0001-0,0000-0, ,60-0,0000-0,0000-0, ,80-0,0001-0,0001-0, ,00-0,0002-0,0002-0, ,20-0,0002-0,0001-0, ,40-0,0002-0,0001-0, ,60-0,0002-0,0000-0, ,80-0,0001 0,0000-0, ,00-0,0000 0,0000 0, ,20 0,0000 0,0000 0, ,40-0,0001-0,0001-0, ,60-0,0002-0,0003-0, ,80-0,0003-0,0004-0, ,00-0,0003-0,0003-0, ,20-0,0001-0,0001-0, ,40 0,0003 0,0003 0, ,60 0,0007 0,0008 0, ,80 0,0011 0,0010 0, ,00 0,0012 0,0010 0, ,20 0,0011 0,0008 0, ,40 0,0009 0,0005 0, ,60 0,0006 0,0002 0, ,80 0,0002-0,0002 0, ,00-0,0002-0,0004-0, ,20-0,0005-0,0007-0, ,40-0,0009-0,0008-0, ,60-0,0012-0,0011-0, ,80-0,0013-0,0010-0, ,00-0,0011-0,0007-0, ,20-0,0006-0,0002-0, ,40-0,0001 0,0003-0, ,60 0,0004 0,0007 0, ,80 0,0006 0,0008 0, ,00 0,0005 0,0006 0, ,20 0,0004 0,0003 0, ,40 0,0002 0,0001 0, ,60 0,0001-0,0001 0, ,80-0,0000-0,0001-0,

40 343,00-0,0001-0,0002-0, ,20-0,0001-0,0002-0, ,40-0,0001-0,0002-0, ,60-0,0001-0,0002-0, ,80-0,0001-0,0002-0, ,00-0,0000-0,0001-0, ,20 0,0000 0,0000-0, ,40 0,0001 0,0001-0, ,60 0,0001 0,0000 0, ,80 0,0001 0,0000 0, ,00 0,0001-0,0000 0, ,20 0,0000 0,0000 0, ,40-0,0000 0,0001 0, ,60-0,0000 0,0001 0, ,80-0,0000 0,0001 0, ,00-0,0000 0,0002-0, ,20 0,0000 0,0002-0, ,40 0,0001 0,0002-0, ,60 0,0001 0,0001-0, ,80 0,0001 0,0001-0, ,00 0,0001 0,0001-0, ,20 0,0001 0,0001-0, ,40 0,0001 0,0001 0, ,60 0,0000-0,0000 0, ,80-0,0000-0,0001 0, ,00-0,0001-0,0002 0, ,20-0,0001-0,0002-0, ,40-0,0002-0,0002-0, ,60-0,0002-0,0001-0, ,80-0,0001-0,0001-0, ,00-0,0001-0,0001-0, ,20-0,0000-0,0001-0, ,40 0,0000-0,0000-0, ,60 0,0000 0,0000-0, ,80 0,0000 0,0000 0, ,00 0,0000 0,0000 0, ,20 0,0000 0,0000 0, ,40 0,0000 0,0000 0, ,60-0,0000-0,0000 0, ,80 0,0000-0,0000 0, ,00-0,0000-0,0000 0, ,20-0,0000-0,0000-0, ,40-0,0001 0,0000-0, ,60-0,0001 0,0000-0, ,80-0,0001 0,0001 0,

41 352,00-0,0001 0,0001 0, ,20 0,0000 0,0002 0, ,40 0,0001 0,0003 0, ,60 0,0001 0,0002 0, ,80 0,0001 0,0001-0, ,00 0,0000-0,0000-0, ,20-0,0000-0,0001-0, ,40-0,0000-0,0002-0, ,60-0,0000-0,0002-0, ,80-0,0000-0,0002-0, ,00 0,0000-0,0002-0, ,20-0,0000-0,0002-0, ,40-0,0000-0,0001-0, ,60-0,0000 0,0000-0, ,80 0,0000 0,0001 0, ,00 0,0001 0,0002 0, ,20 0,0002 0,0003 0, ,40 0,0002 0,0003 0, ,60 0,0002 0,0002 0, ,80 0,0001 0,0001 0, ,00 0,0001 0,0000-0, ,20-0,0000-0,0001-0, ,40-0,0001-0,0002-0, ,60-0,0001-0,0002-0, ,80-0,0002-0,0002-0, ,00-0,0002-0,0002-0, ,20-0,0002-0,0002-0, ,40-0,0002-0,0002-0, ,60-0,0002-0,0001-0, ,80-0,0001-0,0000-0, ,00 0,0000 0,0001 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0001 0,0003 0, ,60 0,0001 0,0003 0, ,80 0,0001 0,0002 0, ,00 0,0001 0,0001 0, ,20 0,0000 0,0000 0, ,40-0,0000 0,0000 0, ,60-0,0001 0,0000-0, ,80-0,0001 0,0000-0, ,00-0,0001-0,0000-0, ,20-0,0000-0,0001-0, ,40-0,0000-0,0001-0, ,60 0,0000-0,0001-0, ,80 0,0000-0,0001-0,

42 361,00 0,0000-0,0001-0, ,20-0,0000-0,0001-0, ,40-0,0001-0,0002-0, ,60-0,0002-0,0001-0, ,80-0,0002-0,0001-0, ,00-0,0001-0,0001-0, ,20-0,0001-0,0001-0, ,40-0,0000v 0,0000 0, ,60 0,0000 0,0001 0, ,80 0,0001 0,0001 0, ,00 0,0002 0,0001 0, ,20 0,0001 0,0002 0, ,40 0,0001 0,0001 0, ,60 0,0000 0,0000 0, ,80 0,0000-0,0000 0, ,00-0,0000-0,0001 0, ,20-0,0000-0,0001 0, ,40-0,0001-0,0000 0, ,60-0,0000 0,0000 0, ,80 0,0000 0,0001-0, ,00 0,0001 0,0000-0, ,20 0,0001 0,0000-0, ,40 0,0001 0,0000-0, ,60 0,0001 0,0001-0, ,80 0,0001 0,0001-0, ,00 0,0000 0,0001-0, ,20-0,0001 0,0001-0, ,40-0,0002-0,0000-0, ,60-0,0003-0,0001-0, ,80-0,0003-0,0002-0, ,00-0,0003-0,0002-0, ,20-0,0003-0,0002-0, ,40-0,0003-0,0003-0, ,60-0,0002-0,0002-0, ,80-0,0001-0,0002-0, ,00-0,0000-0,0002-0, ,20 0,0000-0,0001-0, ,40 0,0001 0,0000-0, ,60 0,0002 0,0001-0, ,80 0,0003 0,0002 0, ,00 0,0003 0,0002 0, ,20 0,0002 0,0002 0, ,40 0,0002 0,0001 0, ,60 0,0001 0,0001 0, ,80 0,0001 0,0000 0,

43 370,00 0,0000-0,0000 0, ,20-0,0000-0,0001-0, ,40-0,0001-0,0001-0, ,60-0,0001-0,0001-0, ,80-0,0001-0,0000 0, ,00-0,0001 0,0000 0, ,20-0,0001 0,0001 0, ,40-0,0001 0,0001 0, ,60-0,0000 0,0000 0, ,80 0,0000-0,0000 0, ,00 0,0001-0,0000 0, ,20 0,0001-0,0000 0, ,40 0,0000-0,0000 0, ,60-0,0000 0,0000 0, ,80-0,0000 0,0000-0, ,00-0,0000 0,0000-0, ,20-0,0000 0,0000-0, ,40-0,0001 0,0000-0, ,60-0,0001 0,0000-0, ,80-0,0001 0,0000-0, ,00-0,0001-0,0000-0, ,20-0,0001-0,0000-0, ,40-0,0001 0,0000-0, ,60-0,0000-0,0000-0, ,80 0,0000-0,0000-0, ,00 0,0001-0,0001-0, ,20 0,0001-0,0001-0, ,40 0,0000-0,0001 0, ,60 0,0000-0,0000 0, ,80 0,0000 0,0000 0, ,00 0,0001 0,0000 0, ,20 0,0000 0,0000 0, ,40-0,0000 0,0001 0, ,60 0,0000 0,0001 0, ,80 0,0000 0,0001 0, ,00 0,0001 0,0001 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0001 0,0001 0, ,60 0,0001 0,0001 0, ,80 0,0000 0,0000 0, ,00-0,0000-0,0001-0, ,20-0,0001-0,0001-0, ,40-0,0002-0,0002-0, ,60-0,0002-0,0002-0, ,80-0,0002-0,0001-0,

44 379,00-0,0002-0,0001-0, ,20-0,0002-0,0000-0, ,40-0,0002 0,0000-0, ,60-0,0000 0,0001-0, ,80 0,0001 0,0001-0, ,00 0,0001 0,0001 0, ,20 0,0002 0,0000 0, ,40 0,0001 0,0000 0, ,60 0,0001 0,0000 0, ,80 0,0001 0,0000 0, ,00 0,0001-0,0000 0, ,20 0,0000-0,0000 0, ,40 0,0000 0,0000 0, ,60-0,0000 0,0001 0, ,80-0,0001 0,0001 0, ,00-0,0001 0,0001 0, ,20-0,0001 0,0001 0, ,40-0,0000 0,0001 0, ,60 0,0000 0,0001 0, ,80 0,0001 0,0000 0, ,00 0,0001-0,0001-0, ,20 0,0000-0,0001-0, ,40-0,0000-0,0002-0, ,60-0,0001-0,0001-0, ,80-0,0001-0,0001-0, ,00-0,0000-0,0001 0, ,20-0,0000-0,0000 0, ,40 0,0000 0,0000 0, ,60 0,0000 0,0001 0, ,80-0,0000 0,0001 0, ,00-0,0000 0,0001-0, ,20 0,0000 0,0001-0, ,40 0,0000 0,0000-0, ,60 0,0000-0,0000-0, ,80 0,0000-0,0001-0, ,00 0,0000-0,0001-0, ,20 0,0000-0,0001-0, ,40-0,0000-0,0001-0, ,60-0,0000-0,0001-0, ,80-0,0000-0,0001 0, ,00-0,0000-0,0000 0, ,20 0,0000 0,0000 0, ,40 0,0001 0,0001 0, ,60 0,0001 0,0001 0, ,80 0,0001 0,0001 0,

45 388,00 0,0001 0,0001 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0001 0,0000-0, ,60 0,0001 0,0000-0, ,80 0,0001 0,0000-0, ,00 0,0001 0,0001-0, ,20 0,0001 0,0001-0, ,40 0,0001 0,0001-0, ,60 0,0000 0,0000-0, ,80 0,0000 0,0000-0, ,00 0,0000 0,0000-0, ,20-0,0000-0,0000-0, ,40-0,0000-0,0000-0, ,60-0,0001-0,0001-0, ,80-0,0001-0,0001-0, ,00-0,0001-0,0001-0, ,20-0,0001-0,0001-0, ,40-0,0000-0,0001-0, ,60-0,0000-0,0000-0, ,80 0,0000 0,0000 0, ,00 0,0001 0,0000 0, ,20 0,0001 0,0001 0, ,40 0,0001 0,0001 0, ,60 0,0001 0,0001 0, ,80 0,0000 0,0001 0, ,00 0,0000 0,0000 0, ,20-0,0000 0,0000-0, ,40-0,0000-0,0000 0, ,60-0,0000-0,0000 0, ,80-0,0000-0,0001 0, ,00-0,0000-0,0001 0, ,20 0,0000-0,0000 0, ,40 0,0001-0,0000 0, ,60 0,0001 0,0000 0, ,80 0,0001 0,0000 0, ,00 0,0001 0,0000-0, ,20 0,0000 0,0000-0, ,40 0,0000 0,0000 0, ,60 0,0000 0,0000 0, ,80 0,0000-0,0000-0, ,00-0,0000-0,0001-0, ,20-0,0001-0,0001 0, ,40-0,0001-0,0001-0, ,60-0,0001-0,0001-0, ,80-0,0001-0,0001-0,

46 397,00-0,0001-0,0001 0, ,20-0,0000-0,0000 0, ,40-0,0000-0,0000 0, ,60 0,0000-0,0001-0, ,80 0,0000-0,0001-0, ,00 0,0000-0,0001-0, ,20-0,0000-0,0001 0, ,40-0,0000-0,0001 0, ,60-0,0000-0,0001 0, ,80-0,0000-0,0001 0, ,00-0,0000-0,0001 0, ,20-0,0000-0,0001 0, ,40-0,0000-0,0001 0, ,60-0,0000-0,0001 0, ,80-0,0000-0,0001 0, ,00-0,0000-0,0001 0,

47 Lampiran 11. Data Kalibrasi Metampiron BPFI, Persamaan Regresi dan Koefisien Korelasi Kalibrasi serapan derivat kedua Metampiron pada panjang gelombang 251,20 nm No. Konsentrasi (μg/ml) (X) Absorbansi (Y) 1. 0,0000 0, ,0000 0, ,0000 0, ,0000 0, ,0000 0, ,0000 0,00371 Perhitungan persamaan garis regresi No. X Y XY` X 2 Y , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ΣX = 100 X =16,667 ΣY = 0,0134 Y = 0,0022 ΣXY = 0,29 ΣX 2 = 2160 ΣY 2 = 0, aa = ( XXXX) ( XX)( YY)/nn ( XX 2 ) ( XX) 2 /nn YY = aaxx + bb = (0,29) (100)(0,0134 )/6 (2160 ) (100 2 )/6 = 0,00013 bb = YY aaxx = (0,00224) (0,00013)(16,667) = 0,00007 Maka persamaan garis regresinya adalah YY = 0,00013XX + 0,00007 Perhitungan Koefisien Korelasi ( ): rr = nn( XXXX) ( XX)( YY) nn( XX 2 ) ( XX) 2 nn( YY 2 ) ( YY) 2 = 6(0,29) (100)(0,0134) 6(2160) (100) 2 6(0,000039) (0,0134) 2 89

48 Lampiran 11. (Lanjutan) = 0,4 0, = 0,997 Maka, koefisien korelasi dari data kalibrasi serapan derivat kedua metampiron pada panjang gelombang 251,20 nm adalah 0, Standard Curve Abs Conc. (mg/l) 40. Gambar Kurva kalibrasi metampiron pada kurva serapan derivat kedua pada panjang gelombang 251,20 nm 90

49 Lampiran 12. Data Kalibrasi Fenilbutazon, Persamaan Regresi dan Koefisien Korelasi Kalibrasi serapan derivat kedua fenilbutazon pada panjang gelombang 251,20 nm No. Konsentrasi (μg/ml) (X) Absorbansi (Y) 1. 0, , , , , , , , , , , ,00268 Perhitungan Persamaan Garis Regresi No. X Y XY X 2` Y , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ΣX = 40 X =6,6667 YY = aaxx + bb ΣY = 0,00878 Y = 0,00146 ΣXY = 0,07936 ΣY 2 = 360 Σ Y 2 = 0, ( XXXX) ( XX)( YY)/nn (0,07936) (40)(0,00878)/6 aa = = = 0,00022 ( XX 2 ( XX)2 (360) (40)²/6 ) nn bb = YY aaxx = (0,00146) (0,00022)(6,6667) = 0, Maka, persamaan garis regresinya adalah YY = (0,00022XX + 0,000006) Perhitungan Koefisien Korelasi ( ): = nn( XXXX) ( XX)( YY) nn( XX 2 ) ( XX) 2 nn( YY 2 ) ( YY) 2 = 6(0,07936) (40)(0,00878 ) [6(360) (40) 2 ][6(0, ) (0,00878 ) 2 ] 91

50 Lampiran 12. (Lanjutan) = 0, ,12499 = 0,9997 Maka, koefisien korelasi dari data kalibrasi serapan derivat kedua fenilbutazon pada panjang gelombang 222,60 nm adalah 0, Standard Curve Abs Conc. (mg/l) Gambar 41. Kurva kalibrasi fenilbutazon pada kurva serapan derivat kedua pada panjang gelombang 222,60 nm 92

51 Lampiran 13. Perhitungan Batas Deteksi (Limit of Detection, LOD) dan Batas Kuantitasi (Limit of Quantitation, LOQ) Metampiron Persamaan garis regresi efedrin HCl adalah Y = 0,00013X + 0,00007 No. X Y Yi Y-Yi (Y-Yi) 2 1 0, , , , ,9x , , , , ,21x , , , , ,1x , , , , ,96x , , , ,9x , , , , ,9x10-09 Σ (Y-Yi) 2 5,45x10-08 SSSS = (YY YYYY)2 nn 2 = 5, = 1,1672 x10-04 LLLLLL = 3 SSSS = 3 (1,1672xx10 04 ) = 2,6935 μg/ml ssssssssss 0,00013 LLLLLL = 10 SSSS ssssssssss = 10 (1,1672xx10 04 ) 0,00057 = 8,9784 μg/ml 93

52 Lampiran 14. Perhitungan Batas Deteksi (Limit of Detection, LOD) dan Batas Kuantitasi (Limit of Quantitation, LOQ) Fenilbutazon Persamaan garis regresi fenilbutazon adalah YY = 0,00022XX 0, No. X Y Yi Y-Yi (Y-Yi) 2 1 0, , , , ,6x , , , , ,0x , , , , ,6x , , , , , , , , , , , , ,6x10-09 Σ(Y-Yi) 2 3,636x10-09 SSSS = (YY YYYY)2 nn 2 = 3,636xx = 3,0149x10-05 LLLLLL = 3 SSSS ssssssssss = 3 (3,0149x10 05 ) 0,00022 = 0,4111 μg/ml LLLLLL = 10 SSSS ssssssssss = 10 3,0149x ,00022 = 1,3704 μg/ml 94

53 Lampiran 15. Spektrum Serapan Derivat Kedua Sampel Sediaan Kapsul X Abs nm. Gambar 42. Spektrum serapan sampel sediaan kapsul X No. Penimbangan (g) Absorbansi (Metampiron) Absorbansi (Fenilbutazon) 1 0,0785 (S-1) 0, , ,0782 (S-2) 0, , (S-3) 0, , ,0782 (S-4) 0, , ,0785 (S-5) 0, , ,0784 (S-6) 0, ,

54 Lampiran 16. Hasil Analisis Kadar Metampiron dan Fenilbutazon dalam Sampel Sediaan Kapsul X 1. Kadar metampiron dalam sediaan kapsul X (mengandung 300 mg metampiron dalam satu kapsul) Nama Sediaan S A M P E L K A P S U L X Nama sediaan S A M P E L K A P S U L X Penimbangan (g) Setara (mg) Absorbansi pada λ=251,20 nm Konsentrasi teoritis (μg/ml) Konsentrasi Metampiron (μg/ml) Kadar % Kadar (mg) 0, ,156 0, , , ,60 301,80 0, ,9643 0, , , ,85 290,55 0, ,0282 0, , , ,12 306,36 0, ,9643 0, , , ,52 310,56 0, ,156 0, , , ,38 295,14 0, ,0921 0, , , ,99 305,97 2. Kadar fenilbutazon dalam sediaan kapsul X (mengandung 125 mg fenilbutazon dalam satu kapsul) Absorban Konsetrasi Penimbang Setara -si pada Konsentrasi Kadar Kadar Fenilbutazo an (g) (mg) λ=222,60 teoritis (%) (mg) n nm 0, ,8983 0, ,0311 9, ,74 120,925 0, ,8184 0, , , ,24 126,55 0, ,845 0, ,0056 9, ,91 122,38 0, ,8184 0, , , ,47 131,83 0, ,8983 0, ,0311 9, ,28 120,35 0, ,8717 0, ,0184 9, ,86 121,075 96

55 Lampiran 17. Contoh Perhitungan Kadar Metampiron dan Fenilbutazon dalam Sediaan Kapsul X Perhitungan kadar analisis untuk metampiron dan fenilbutazon Sediaan yang digunakan sampel kapsul X yang mengandung metampiron 300 mg dan fenilbutazon 125 mg Berat 20 kapsul Neo Antidorin Berat cangkang kosong Berat isi serbuk 20 kapsul = 11,4376 g = 2,0312 g = 9,3907 g Ditimbang serbuk setara dengan 50 mg metampiron, maka jumlah serbuk yang ditimbang adalah; x 1 = 50 (20 x 300 mg ) x 9,3907 g = 0,0782 g Kemudian dihitung kesetaraan fenilbutazon yang terkandung dalam 0,0782 g serbuk. x 2 = 0,0782 mg x (20 x 125 mg) = 20,8184 mg (9,3907 g) Dilarutkan 0,0782 g serbuk dalam Etanol-HCl 0,l N dalam labu tentukur 50 ml sampai garis tanda. Larutan kemudian dihomogenkan, dan disaring, lebih kurang 10 ml filtrat pertama dibuang. Filtrat selanjutnya ditampung (larutan A). Konsentrasi metampiron larutan A = 50 mg x 1000 μg = 1000 μg/ml (50 ml) Konsentrasi fenilbutazon larutan A = 20,8184 x 1000 μg = 416,3 μg/ml (50 ml ) Kemudian dari larutan A, dipipet 0,24 ml dan dimasukkan kedalam labu tentukur 10 ml dan diencerkan dengan Etanol-HCl 0,l N hingga garis tanda (larutan B). 97

56 Lampiran 17. (Lanjutan) 1000μg/mL x 0,24 ml Konsentrasi metampiron larutan B = (10 ml ) = 24 μg/ml Konsentrasi fenilbutazon larutan B = 416,3 x 0,24 ml (10 ml) = 9,99 μg/ml Perhitungan sampel Berat serbuk sampel = 0,0785 Absorbansi metampiron = 0,00325 Kadar metampiron dihitung dari persamaan regresi pada panjang gelombang analisis metampiron Y = 0,00013X + 0,00007 Konsentrasi metampiron: Y = 0,00013X + 0, ,00325 = 0,00013X + 0, , ,00007 = 0,00013X X = 0, ,00013 X = 24,4615 μg/ml Kadar metampiron = 24,4615 μg/ml 24,0748 μg/ml x 99,01 % = 100,60 % Absorbansi fenilbutazon pada derivat kedua pada panjang gelombang 222,60 nm adalah 0, Kadar fenilbutazon dihitung dari persamaan regresi pada panjang gelombang analisis fenilbutazon Y = 0,00022X - 0, Konsentrasi fenilbutazon : Y = 0,00022X - 0,

57 Lampiran 17. (Lanjutan) 0,00211 = 0,00022X - 0, , , = 0,00022X X = 0, ,00022 X = 9,6181 μg/ml Kadar fenilbutazon = 9,6181 μg/ml 10,0311 μg/ml x 100,90 % = 96,74% 99

58 Lampiran 18. Perhitungan statistik metampiron dalam sampel sediaan kapsul X No X (Kadar %) XX XX XX XX ,6 0,03 0, ,85-3,72 13, ,12 1,55 2, ,52 2,95 8, ,38-2,19 4, ,99 1,42 2,0164 XX = 100,57 XX XX 2 = 31,7568 SD = XX XX 2 nn 1 = 31, = 31, = 2,5201 Pada interval kepercayaan 95% dengan nilai α = 0,05, dk = n-1= 5, maka t (α/2,dk) = 2,57058 Data diterima jika t hitung < t tabel t hitung 1 t hitung 2 t hitung 3 = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = = = 0,03 = 0,0048 2, ,72 = 0,6026 2, ,55 = 0,2511 2,

59 Lampiran 18. (Lanjutan) t hitung 4 t hitung 5 t hitung 6 = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = = = 2,95 = 0,4779 2, ,19 = 0,3547 2, ,42 = 0,23 2, Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh bahwa semua t hitung < t tabel, maka semua data tersebut diterima. Kadar metampiron dalam sampel sediaan kapsul X: μ = XX ± (t α/2, dk) x SD/ n) = 100,57 ± (2,57058 x 2,5201/ 6) = (100,57 ± 2,64)% 101

60 Lampiran 19. Perhitungan Statistik fenilbutazon dalam sampel sediaan kapsul X No X (Kadar %) XX XX XX XX ,74-2,34 5, ,24 2,16 4, ,91-1,17 1, ,47 6,39 40, ,28-2,8 7, ,86-2,22 4,9284 XX = 99,08 XX XX 2 = 65,1106 SD = XX XX 2 nn 1 = 65, = 65, = 3,6086 Pada interval kepercayaan 95% dengan nilai α = 0,05, dk = n-1= 5, maka t (α/2,dk) = 2, Data diterima jika t hitung < t tabel t hitung 1 t hitung 2 t hitung 3 t hitung 4 = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = = = = 2,34 = 0,2647 3, ,16 3, ,17 3, = 0,2443 = 0,1323 6,39 = 0,7229 3,

61 Lampiran 19. (Lanjutan) t hitung 5 t hitung 6 = XX XX SSSS nn = XX XX SSSS nn = = 2,8 3, ,22 3, = 0,3167 = 0,2511 Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh bahwa semua t hitung < t tabel, maka semua data tersebut diterima Kadar fenilbutazon dalam sampel sediaan kapsul X: μ = XX ± (t α/2, dk) x SD/ n) = 99,08 ± (2,57058 x 3,6086/ 6) = (99,08± 3,78) % 103

62 Lampiran 20. Spektrum Serapan sampel sediaan kapsul X pada Uji Perolehan Kembali Data absorbansi perolehan kembali 80% pada sampel sediaan kapsul X No. Panjang Gelombang 251,20 nm (Metampiron) Panjang Gelombang 222,60 nm (Fenilbutazon) 1 0, , , , , , Abs nm. Gambar 43. Spektrum serapan perolehan kembali 80% pada sampel sediaan kapsul X Data absorbansi perolehan kembali 100% pada sampel sediaan kapsul X No. Panjang Gelombang 251,20 nm (Metampiron) 1 0, , , , , ,00220 Panjang Gelombang 222,60 nm (Fenilbutazon) Gambar 44. Spektrum serapan perolehan kembali 100 % pada sampel sediaan kapsul X 104

63 Lampiran 20. (Lanjutan) Data absorbansi perolehan kembali 120% pada sampel sediaan kapsul X No. Panjang Gelombang 251,20 nm (Metampiron) Panjang Gelombang 222,60 nm (Fenilbutazon) 1 0, , , , , , Abs nm. Gambar 45. Spektrum serapan perolehan kembali 120% pada sampel sediaan kapsul X 105

64 Lampiran 21. Data Hasil Persen Perolehan Kembali Metampiron Pada Sampel Sediaan Kapsul X No. Kon- Penimbangan Absorbansi Konsentrasi Baku % sen- trasi (%) (mg) pada λ= 251,20 nm Setelah penamba han baku (mg) Sebelum penamb ahan baku (mg) yang ditambah kan (mg) perolehan kembali 1. 0,0436 0, , , , , ,0438 0, , , , , ,0438 0, , , , , ,0545 0, , , , , ,0547 0, , , , , ,0546 0, , , , , ,0657 0, , , , , ,0655 0, , , , , ,0657 0, , , , ,29 Rata-rata (% recovery) 99,673 Standard Deviation (SD) 1,33 Relative Standard Deviation (RSD) (%) 1,33 106

65 Lampiran 22. Data Hasil Persen Perolehan Kembali Fenilbutazon Pada Sampel Sediaan Kapsul X No. Konsentrasi (%) Penimbangan (mg) Absorbansi pada λ= 222,60 nm Konsentrasi Setelah penamb ahan baku (mg) Sebelum penamba han baku (mg) Baku yang ditambahka n (mg) % perole han kemba li 1. 0,0436 0, , ,4999 5,045 99, ,0438 0, , ,5531 5,045 98, ,0438 0, , ,5531 5,045 98, ,0545 0, , ,3748 6, , ,0547 0, , ,4282 6, , ,0546 0, , ,4008 6, , ,0657 0, , ,3377 7, , ,0655 0, , ,2839 7, , ,0657 0, , ,3377 7, ,49 Rata-rata (% recovery) 99,59 Standard Deviation (SD) 1,23 Relative Standard Deviation (RSD) (%) 1,23 107

66 Lampiran 23. Contoh Perhitungan Persentase Perolehan Kembali (%recovery) Sampel yang digunakan adalah sediaan kapsul X Berat isi serbik 20 kapsul = 9,3907 g Berat kesetaraan penimbangan sampel pada penetapan kadar = 50 mg Perolehan 80% Metampiron 80% = 80 x 50 mg = 40 mg 100 Serbuk metampiron 70% = 70 x 40 mg = 28 mg 100 Penimbangan serbuk setara 28 mg metampiron Sampel yang ditimbang = 28 20x300 mg x 9,3907 = 0,0438 g Baku metampiron 30% = 30 x 40 = 12 mg 100 Jumlah fenilbutazon dalam serbuk yang ditimbang : = 0,0438 g x (20 x 125 mg) = 11,6604 mg 9,3907 g Baku fenilbutazon yang ditambahkan : = mg 125mgx 300 mg = 5 mg Perolehan100% Metampiron 100% = 100 x 50 mg = 50 mg 100 Serbuk metampiron 70% = 70 x 50 mg = 35 mg

67 Lampiran 23. (Lanjutan) Penimbangan serbuk setara 35 mg metampiron Sampel yang ditimbang = 35 20x300 mg x 9,3907 = 0,0547 g Baku metampiron 30% = 30 x 50 = 15 mg 100 Jumlah fenilbutazon dalam serbuk yang ditimbang : = 0,0547 g x (20 x 125 mg) = 14,5622 mg 9,3907 g Baku fenilbutazon yang ditambahkan : mg 125mgx 300 mg = 6,25 mg Perolehan 120% Metampiron 120% = 120 x 50 mg = 60 mg 100 Serbuk metampiron 70% = 70 x 60 mg = 42 mg 100 Penimbangan serbuk setara 42 mg metampiron Sampel yang ditimbang = 42 20x300 mg x 9,3907 = 0,0657 g Baku metampiron 30% = 30 x 60 = 18 mg 100 Jumlah fenilbutazon dalam serbuk yang ditimbang : = 0,0657 g x (20 x 125 mg) = 17,4907 mg 9,3907 g Baku fenilbutazon yang ditambahkan mg 125mgx 300 mg = 7,5 mg 109

68 Lampiran 23. (Lanjutan) Contoh perhitungan % perolehan kembali pada perolehan 80% Misalnya absorbansi analisis (Y) : Penimbangan sampel = 0,0438 Metampiron (251,20 nm) = 0,00257 Fenilbutazon (222,60 nm) = 0,00174 A. Metampiron Persamaan regresi pada panjang gelombang analisis metampiron (λ=251,20 nm): Y = 0,00013X + 0,00007 Konsentrasi metampiron (X): Y = 0,00013X + 0, ,00257 = 0,00013X + 0, , ,00007 = 0,00013 X X = 0, ,00013 X = 19,2307 μg/ml Konsentrasi sampel setelah penambahan bahan baku (C F ): = Konsentrasi metampiron (X) 1000 x faktor pengenceran = 19,2307 µg /ml 1000 x 2083,33 = 40,0638 mg 110

69 Lampiran 23. (Lanjutan) Konsentrasi sampel sebelum penambahan bahan baku (C A ): (C A ) = Penimbangan sampel A xx (B xx C) Keterangan : A = Berat sampel yang akan ditimbang setara 28 mg serbuk metampiron 70% B = Serbuk metampiron 70% C = Kadar rata-rata sampel (C A ) = 0,0438 mg 0,0438 mg x (28 mg x 100,57%) = 28,1596 mg Jumlah baku yang ditambahkan (C A ) = D x E Keterangan : D = Baku metampiron 30% (yang ditambahkan) E = % kadar baku metampiron dari sertifikat analisis (C A ) = 12 mg x 99,01% = 11,8812 mg Maka % perolehan kembali metampiron: % perolehan kembali = C F C A C A x 100 % % perolehan kembali = 40,0638 mg 28,1596 mg 11,88 mg x 100% = 100,19% 111

70 Lampiran 23. (Lanjutan) B. Fenilbutazon Persamaan regresi pada panjang gelombang analisis fenilbutazon (λ= 222,60 nm): Y= 0,00022X 0, Konsentrasi fenilbutazon (X): Y = 0,00022X - 0, ,00174 = 0,00022X - 0, , , = 0,00022X X = 0, , ,00022 = 7,9363 μg/ml Konsentrasi awal setelah penambahan bahan baku (C F ): = Konsentrasi fenilbutazon (X) 1000 x faktor pengenceran 7,9363 μg/ml = 1000 x 2083,33 = 16,5339 mg Konsentrasi sampel sebelum penambahan bahan baku (C A ): = Penimbangan sampel A xx (B xx C) Keterangan : A = Berat sampel yang akan ditimbang setara 28 mg serbuk metampiron 70% B = Jumlah fenilbutazon dalam 0,0438 g berat sampel yang akan ditimbang C = Kadar rata-rata sampel = 0,0438 0,0438 x (11,6604 mg x 99,08%) = 11,5531 mg 112

71 Lampiran 23. (Lanjutan) Jumlah baku yang ditambahkan (C A ) = D x E Keterangan : D = Baku fenilbutazon 30% (yang ditambahkan) E = % kadar baku fenilbutazon dari sertifikat analisis (C A ) = 5 mg x 100,90% = 5,045 mg Maka % perolehan kembali fenilbutazon % perolehan kembali = C F C A C A x 100 % % perolehan kembali = 16,5339 mg 11,5531mg 5,045 mg x 100% = 98,72 % 113

72 Lampiran 24. Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi dan Relatif Standar deviasi Perolehan Kembali Metampiron Dalam Sampel Sediaan Kapsul X No KadarPerolehan Kembali[X](%) Xi-X (Xi X) ,58 1,093 1, ,19-0,517 0, ,54-1,867 3, ,37 1,303 1, ,57 1,103 1, ,18-1,507 2, ,09-1,417 2, ,25 1,423 2, ,29 0,383 0,1466 Xi=99,673 Ʃ=14,3458 SD = (Xi X ) 2 n 1 = 14, = 1,33 RSD = SD X x 100% = 1,33 99,673 x 100% = 1,33% 114

73 Lampiran 25. Perhitungan Rata-Rata, Standar Deviasi dan Relatif Standar deviasi Perolehan Kembali Fenilbutazon Dalam Sampel Sediaan Kapsul X No KadarPerolehan Kembali [X] (%) Xi-X (Xi X) ,78-0,19 0, ,72 0,87 0, ,72 0,87 0, ,81-0,22 0, ,46-2,87 8, ,89-0,3 0, ,24 1,35 1, ,20-0,61 0, ,49 0,1 0,01 1 Xi =99,59 Ʃ=12,1298 SD = (Xi X ) 2 n 1 = 12, = 1,23 RSD = SD X x 100% = 1,23 99,59 x 100% = 1,23% 115

74 Lampiran 26. Daftar Nilai Distribusi t 116

Lampiran 1. Krim Klorfeson dan Chloramfecort-H

Lampiran 1. Krim Klorfeson dan Chloramfecort-H Lampiran 1. Krim Klorfeson dan Chloramfecort-H Gambar 1 Krim merek Klorfeson Gambar 2 Krim merek Chloramfecort-H 48 Lampiran 2. Komposisi krim Klorfeson dan Chloramfecort-H Daftar Spesifikasi krim 1. Klorfeson

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Krim yang Mengandung Hidrokortison Asetat dan Kloramfenikol

Lampiran 1. Gambar Krim yang Mengandung Hidrokortison Asetat dan Kloramfenikol Lampiran 1. Gambar Krim yang Mengandung Hidrokortison Asetat dan Kloramfenikol Gambar 1. Gambar krim yang Mengandung Hidrokortison Asetat dan Kloramfenikol 48 Lampiran 2. Komposisi krim merek X Contoh

Lebih terperinci

Gambar 2. Sampel B Sirup Kering

Gambar 2. Sampel B Sirup Kering Lampiran 1. Gambar Sampel A dan B Sirup Kering 1. Sampel A 2. Sampel B Gambar 1. Sampel A Sirup Kering Gambar 2. Sampel B Sirup Kering 53 Lampiran 2. Komposisi Sirup Kering Claneksi dan Clavamox DaftarSpesifikasiSampel

Lebih terperinci

Spektrum serapan derivat kedua deksklorfeniramin 20 mcg/ml

Spektrum serapan derivat kedua deksklorfeniramin 20 mcg/ml Lampiran 1. Spektrum Serapan Penentuan Panjang Gelombang Analisis Spektrum serapan derivat kedua deksametason 5 mcg/ml Spektrum serapan derivat kedua deksklorfeniramin 20 mcg/ml 45 Lampiran 1. (lanjutan)

Lebih terperinci

Lampiran 1. Sampel Pulna Forte Tablet

Lampiran 1. Sampel Pulna Forte Tablet Lampiran 1. Sampel Pulna Forte Tablet 50 Lampiran 2. Komposisi Tablet Pulna Forte Daftar Spesifikasi Sampel 1. Pulna Forte No. Reg : DKL 0319609209A1 ExpireDate :Agustus 2017 Komposisi : Ethambutol HCL...

Lebih terperinci

Lampiran 1. Daftar Spesifikasi Sediaan tablet Celestamin, Ocuson, dan Polacel : DKL A1. Expire Date : September 2015

Lampiran 1. Daftar Spesifikasi Sediaan tablet Celestamin, Ocuson, dan Polacel : DKL A1. Expire Date : September 2015 Lampiran 1. Daftar Spesifikasi Sediaan tablet Celestamin, Ocuson, dan Polacel 1. Celestamin (Schering-plough) No. Reg : DKL 9106604510A1 Expire Date : September 2015 Komposisi : Betametason... 0,25 mg

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Pelarut HCl 0,1 N

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Pelarut HCl 0,1 N Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Pelarut HCl 0,1 N HCl pekat = 37% ~ 12 N V 1 x N 1 = V 2 x N 2 V 1 x 12 N = 1000 ml x 0,1 N V 1 = 1000 ml x 0,1 N 12 N = 8,3 ml = 8,5 ml Lampiran 2. Bagan Alir Prosedur

Lebih terperinci

Lampiran 1. Data Bilangan Gelombang Spektrum IR Pseudoefedrin HCl BPFI

Lampiran 1. Data Bilangan Gelombang Spektrum IR Pseudoefedrin HCl BPFI Lampiran 1. Data Bilangan Gelombang Spektrum IR Pseudoefedrin HCl BPFI Lampiran. Data Bilangan Gelombang Spektrum IR Triprolidin HCl BPFI Lampiran 3. Kurva Serapan Penentuan Panjang Gelombang Analisis

Lebih terperinci

Gambar 2. Perbedaan Sampel Brokoli (A. Brokoli yang disimpan selama 2 hari pada suhu kamar; B. Brokoli Segar).

Gambar 2. Perbedaan Sampel Brokoli (A. Brokoli yang disimpan selama 2 hari pada suhu kamar; B. Brokoli Segar). Lampiran 1. Gambar Sampel dan Lokasi Pengambilan Sampel Gambar 1. Sampel Brokoli Gambar 2. Perbedaan Sampel Brokoli (A. Brokoli yang disimpan selama 2 hari pada suhu kamar; B. Brokoli Segar). 45 Lampiran

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Sediaan Tablet

Lampiran 1. Gambar Sediaan Tablet Lampiran 1. Gambar Sediaan Tablet Gambar 1.TabletPritacort Lampiran 2. Komposisi Tablet Pritacort Daftar spesifikasi sampel Nama sampel : Pritacort No. Reg : DKL9730904510A1 Tanggal Kadaluarsa : Mei 2017

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi USU

METODE PENELITIAN. Penelitian dilakukan di Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi USU BAB III METODE PENELITIAN 2.1 Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi USU pada bulan Februari 2012 April 2012. 2.2 Alat dan Bahan 2.2.1 Alat-alat Alat-alat

Lebih terperinci

Lampiran 1. Data Pengukuran Waktu Kerja Larutan Kuning Metanil

Lampiran 1. Data Pengukuran Waktu Kerja Larutan Kuning Metanil Lampiran 1. Data Pengukuran Waktu Kerja Larutan Kuning Metanil No. Menit ke- Serapan (A) 1 10 0,432 2 11 0,432 3 12 0,433 4 13 0,432 5 14 0,433 6 15 0,432 7 16 0,433 8 17 0,435 9 18 0,435 10 19 0,435 11

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Konsentrasi Pengukuran. Konsentrasi untuk pengukuran panjang gelombang digunakan 12 µg/ml

Lampiran 1. Perhitungan Konsentrasi Pengukuran. Konsentrasi untuk pengukuran panjang gelombang digunakan 12 µg/ml Lampiran 1. Perhitungan Konsentrasi Pengukuran Diketahui: Nilai Absorptivitas spesifik (A 1 1 = 351b) λ= 276 nm Tebal sel (b) = 1 cm A = A 1 1 x b x c c = c = c = 0,001237 g/100ml c = 12,37 µg/ml Konsentrasi

Lebih terperinci

BAB II METODE PENELITIAN. Universitas Sumatera Utara pada bulan Januari-April 2015

BAB II METODE PENELITIAN. Universitas Sumatera Utara pada bulan Januari-April 2015 BAB II METODE PENELITIAN 2.1 Tempat danwaktupenelitian Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi pada bulan Januari-April 2015 2.2Bahan-bahan 2.2.1 Sampel Sampel yang digunakan

Lebih terperinci

massa = 2,296 gram Volume = gram BE Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Pereaksi ml Natrium Fosfat 28 mm massa 1 M = massa 0,028 =

massa = 2,296 gram Volume = gram BE Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Pereaksi ml Natrium Fosfat 28 mm massa 1 M = massa 0,028 = Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Pereaksi 1. 500 ml Natrium Fosfat 28 mm M massa 1 x Mr V(liter) 0,028 massa 1 x 164 0, 5 massa 2,296 gram 2. 500 ml Amonium Molibdat 4 mm M massa 1 x Mr V(liter) massa

Lebih terperinci

Ditimbang 25 gram Ditambahkan HNO 3 65% b/v sebanyak 25 ml Didiamkan selama 24 jam. Didinginkan

Ditimbang 25 gram Ditambahkan HNO 3 65% b/v sebanyak 25 ml Didiamkan selama 24 jam. Didinginkan Lampiran 1. Flowsheet Destruksi Basah Sampel yang telah dihomogenkan Ditimbang 5 gram Ditambahkan HNO 3 65% b/v sebanyak 5 ml Didiamkan selama 4 jam Sampel + HNO 3 (p) Larutan Sampel Hasil Dipanaskan di

Lebih terperinci

Gambar 2. Daun Tempuyung

Gambar 2. Daun Tempuyung Lampiran 1. Gambar Sampel. Gambar 1. Tanaman Daun Tempuyung Gambar. Daun Tempuyung 41 Lampiran 1. (Lanjutan) Gambar 3 Kapsul Ekstrak Tempuyung Gambar 4. Kemasan Kapsul 4 Lampiran 1. (Lanjutan) Gambar 5.

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Lampiran 1. Gambar Sampel. Gambar 1. Cacing Tanah Megascolex sp. Gambar 2. Cacing Tanah Fridericia sp. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN. Lampiran 1. Gambar Sampel. Gambar 1. Cacing Tanah Megascolex sp. Gambar 2. Cacing Tanah Fridericia sp. Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN Lampiran 1. Gambar Sampel Gambar 1. Cacing Tanah Megascolex sp. Gambar 2. Cacing Tanah Fridericia sp. Lampiran 2. Hasil Analisis Kualitatif Mineral Fosfor Gambar 3. Hasil Analisis Kualitatif dengan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tempat dan waktu penelitian Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Penelitian Fakultas Farmasi pada bulan Februari sampai Mei tahun 2012. 3.2 Alat-alat Alat alat yang

Lebih terperinci

Lampiran 1. Lokasi Pengambilan Sampel. Mata air yang terletak di Gunung Sitember. Tempat penampungan air minum sebelum dialirkan ke masyarakat

Lampiran 1. Lokasi Pengambilan Sampel. Mata air yang terletak di Gunung Sitember. Tempat penampungan air minum sebelum dialirkan ke masyarakat Lampiran 1. Lokasi Pengambilan Sampel Mata air yang terletak di Gunung Sitember Tempat penampungan air minum sebelum dialirkan ke masyarakat 48 Air minum yang dialirkan menggunakan pipa besi Lokasi pengambilan

Lebih terperinci

No Nama RT Area k Asym N (USP)

No Nama RT Area k Asym N (USP) Lampiran 1. Hasil kromatogram Penyuntikan Propranolol HCl Baku untuk Mencari Perbandingan Fase Gerak Metanol-Air dan Laju Alir yang Optimal untuk Analisis. 1 Propranolol HCl 3.1 24823 359.7 2.32* 1410*

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Larutan Natrium Tetraboraks 500 ppm. Untuk pembuatan larutan natrium tetraboraks 500 ppm (LIB I)

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Larutan Natrium Tetraboraks 500 ppm. Untuk pembuatan larutan natrium tetraboraks 500 ppm (LIB I) Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Larutan Natrium Tetraboraks 500 ppm Untuk pembuatan larutan natrium tetraboraks 500 ppm (LIB I) 500 ppm 500 mcg/ml Berat Natrium tetraboraks yang ditimbang 500 mcg / ml

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Sampel Kubis Hijau (Brassica oleracea L.)

Lampiran 1. Gambar Sampel Kubis Hijau (Brassica oleracea L.) Lampiran 1. Gambar Sampel Kubis Hijau (Brassica oleracea L.) 93 Lampiran. Identifikasi Tumbuhan 94 Lampiran 3. Bagan Alir Proses Pembuatan Larutan Sampel Sampel Kubis Hijau (Brassica oleracea L.) sebanyak

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar alat KCKT dan syringe 100 µl

Lampiran 1. Gambar alat KCKT dan syringe 100 µl Lampiran 1. Gambar alat KCKT dan syringe 100 µl Gambar 10. Alat KCKT (Shimadzu) Gambar 11. Syringe 100 µl (SGE) Lampiran 2. Gambar Sonifikator (Branson 1510) dan Penyaring Gambar. 12. Sonifikator (Branson

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Air Mineral dalam Kemasan dan Air Minum Isi Ulang. Gambar 4. Air Mineral dalam Kemasan. Gambar 5. Air Minum Isi Ulang

Lampiran 1. Gambar Air Mineral dalam Kemasan dan Air Minum Isi Ulang. Gambar 4. Air Mineral dalam Kemasan. Gambar 5. Air Minum Isi Ulang Lampiran 1. Gambar Air Mineral dalam Kemasan dan Air Minum Isi Ulang Gambar 4. Air Mineral dalam Kemasan Gambar 5. Air Minum Isi Ulang Lampiran. Hasil Analisis Kualitatif Kalsium, Magnesium dan Timbal

Lebih terperinci

Perbandingan fase gerak Larutan kalium dihidrogen posfat 0,05 M-metanol (60:40) dengan laju alir 1 ml/menit

Perbandingan fase gerak Larutan kalium dihidrogen posfat 0,05 M-metanol (60:40) dengan laju alir 1 ml/menit Lampiran 1. Kromatogram Penyuntikan Deksklorfeniramin maleat Baku untuk Mencari Perbandingan Fase Gerak larutan kalium dihidrogen posfat 0,05 M - Metanol yang Optimal untuk Analisis. A Perbandingan fase

Lebih terperinci

Perbandingan fase gerak metanol-air (50:50)

Perbandingan fase gerak metanol-air (50:50) Lampiran 1. Kromatogram Penyuntikan Kloramfenikol Baku untuk Menentukan Perbandingan Fase Gerak yang Optimum Perbandingan fase gerak metanol-air (40:60) Perbandingan fase gerak metanol-air (50:50) Perbandingan

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif.

BAB III METODE PENELITIAN. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. BAB III METODE PENELITIAN Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. 3.1 Tempat dan Waktu Penelitian Penyiapan sampel dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Kualitatif Fakultas Farmasi

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Bahan dan Alat 3.1.1. Bahan Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah larutan asam klorida pekat 37% (Merck KG aa), akuadestilata, sampel hand body lotion, standar

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Bahan dan Alat 3.1.1. Bahan Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah asam klorida pekat 37% (Merck KG, aa), sampel krim, metil paraben pa (Brataco), dan propil paraben

Lebih terperinci

Kentang (Solanum tuberosum L.)

Kentang (Solanum tuberosum L.) Gambar 1. Kentang (Solanum tuberosum L.) Kentang (Solanum tuberosum L.) Gambar. Tanaman Kentang Tanaman Kentang Gambar 3. Hasil Analisis Kualitatif Timbal dan Kadmium Kadmium Timbal Hasil Analisa Kualitatif

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Sampel

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Sampel Lampiran 1. Hasil Identifikasi Sampel 50 Lampiran 2. Sampel yang digunakan Gambar 2. Daun Kumis Kucing Segar Gambar 3. Jamu Daun Kumis Kucing 51 Lampiran 3. Bagan Alir Proses Destruksi Kering Daun Kumis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Salah satu produk kosmetik yang banyak menggunakan bahan pengawet sebagai bahan tambahan adalah hand body lotion. Metode analisis yang sensitif dan akurat diperlukan untuk mengetahui

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Bobot Jenis Sampel. 1. Kalibrasi Piknometer. Piknometer Kosong = 15,302 g. Piknometer berisi Aquadest Panas.

Lampiran 1. Perhitungan Bobot Jenis Sampel. 1. Kalibrasi Piknometer. Piknometer Kosong = 15,302 g. Piknometer berisi Aquadest Panas. Lampiran 1. Perhitungan Bobot Jenis Sampel 1. Kalibrasi Piknometer Piknometer Kosong = 15,30 g Piknometer berisi Aquadest Panas NO Aquadest Panas 1 5,330 5,37 3 5,38 4 5,35 5 5,39 6 5,3 Jumlah Rata-rata

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Pembakuan Natrium Hidroksida 1 N. No. Berat K-Biftalat (mg) Volume NaOH (ml) , ,14 3.

Lampiran 1. Perhitungan Pembakuan Natrium Hidroksida 1 N. No. Berat K-Biftalat (mg) Volume NaOH (ml) , ,14 3. Lampiran 1. Perhitungan Pembakuan Natrium Hidroksida 1 N. No. Berat K-Biftalat (mg) Volume NaOH (ml) 1. 1000 5,1. 1003 5,14 3. 101 5, Normalitas NaOH Berat Kalium Biftalat (mg) Volume NaOH (ml) Berat Ekivalen

Lebih terperinci

Gambar sekam padi setelah dihaluskan

Gambar sekam padi setelah dihaluskan Lampiran 1. Gambar sekam padi Gambar sekam padi Gambar sekam padi setelah dihaluskan Lampiran. Adsorben sekam padi yang diabukan pada suhu suhu 500 0 C selama 5 jam dan 15 jam Gambar Sekam Padi Setelah

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Lokasi Pengambilan Sampel

Lampiran 1. Gambar Lokasi Pengambilan Sampel Lampiran 1. Gambar Lokasi Pengambilan Gambar 1. Gambar Depot Air Minum Isi Ulang Gambar.Gambar Depot Air Minum Isi Ulang Teknik Reverse Osmosis Gambar 3. Gambar air minum reverse osmosis dalam kemasan

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Lampiran 1. Flowsheet Pembuatan ODF Antalgin

LAMPIRAN. Lampiran 1. Flowsheet Pembuatan ODF Antalgin LAMPIRAN Lampiran 1. Flowsheet Pembuatan ODF Antalgin Dilarutkan sejumlah HPMC dalam 7 ml akuades. Diamkan 10 menit agar mengembang Sorbitol dilarutkan dalam sejumlah air hangat dan mentol dilarutkan dalam

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Spektrum Derivatif Metil Paraben dan Propil Paraben

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 4.1 Spektrum Derivatif Metil Paraben dan Propil Paraben BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Salah satu produk kosmetik yang banyak menggunakan bahan pengawet sebagai bahan tambahan adalah krim wajah. Metode analisis yang sensitif dan akurat diperlukan untuk mengetahui

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN 21 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Riset Kimia Universitas Pendidikan Indonesia, Jl. Setiabudhi No. 229, Bandung. 3.2 Alat dan Bahan 3.2.1

Lebih terperinci

BAB III ALAT, BAHAN, DAN CARA KERJA. Alat kromatografi kinerja tinggi (Shimadzu, LC-10AD VP) yang

BAB III ALAT, BAHAN, DAN CARA KERJA. Alat kromatografi kinerja tinggi (Shimadzu, LC-10AD VP) yang BAB III ALAT, BAHAN, DAN CARA KERJA A. ALAT Alat kromatografi kinerja tinggi (Shimadzu, LC-10AD VP) yang dilengkapi dengan detektor UV-Vis (SPD-10A VP, Shimadzu), kolom Kromasil LC-18 dengan dimensi kolom

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia Analisis Universitas Muhammadiyah Purwokerto selama 4 bulan. Penelitian dilaksanakan dari bulan Maret

Lebih terperinci

n = n = 6 n = Jumlah sampel yang diteliti

n = n = 6 n = Jumlah sampel yang diteliti Lampiran 1. Contoh Perhitung Pengambilan Sampel Rumus yang digunakan : Keterangan: n = N + 1 n = 21 + 1 n = 5,6 n = 6 n = Jumlah sampel yang diteliti N = Jumlah populasi 38 Lampiran 2. Daftar Spesifikasi

Lebih terperinci

Kentang. Dikupas, dicuci bersih, dipotong-potong. Diblender hingga halus. Residu. Filtrat. Endapan. Dibuang airnya. Pati

Kentang. Dikupas, dicuci bersih, dipotong-potong. Diblender hingga halus. Residu. Filtrat. Endapan. Dibuang airnya. Pati Lampiran 1. Flow Sheet Pembuatan Pati Kentang Kentang Residu Filtrat Ditimbang ± 10 kg Dikupas, dicuci bersih, dipotong-potong Diblender hingga halus Disaring dan diperas menggunakan kain putih yang bersih

Lebih terperinci

Jarak yang digerakkan oleh pelarut dari titik asal = 17 cm = 0,9235 = 0,9058 = 0,8529. Harga Rf untuk sampel VIII + baku pembanding = = 0,8588

Jarak yang digerakkan oleh pelarut dari titik asal = 17 cm = 0,9235 = 0,9058 = 0,8529. Harga Rf untuk sampel VIII + baku pembanding = = 0,8588 Lampiran 1. Contoh Perhitungan Harga Rf Harga Rf = jarak yang digerakkan oleh senyawa dari titik asal jarak yang digerakkan oleh pelarut dari titik asal Jarak yang digerakkan oleh pelarut dari titik asal

Lebih terperinci

METODE PENELITIAN. ultraviolet secara adisi standar menggunakan teknik ekstraksi MSPD dalam. penetapan residu tetrasiklin dalam daging ayam pedaging.

METODE PENELITIAN. ultraviolet secara adisi standar menggunakan teknik ekstraksi MSPD dalam. penetapan residu tetrasiklin dalam daging ayam pedaging. III. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif yang mengarah pada pengembangan metode dengan tujuan mengembangkan spektrofotometri ultraviolet secara adisi standar

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. A. Metodologi Penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi

BAB III METODE PENELITIAN. A. Metodologi Penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi BAB III METODE PENELITIAN A. Metodologi Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi penelitianeksperimental. Dalam hal ini 3 sampel kecap akan diuji kualitatif untuk mengetahui kandungan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Cibet

Lampiran 1. Hasil Identifikasi Cibet Lampiran 1. Hasil Identifikasi Cibet Lampiran. Gambar Cibet (Orthetrum sp.) dan Capung (Orthetrum Sabina) sp.) (Orthetrum sabina) Capung Lampiran 3. Data Pembakuan Larutan NaOH 0,1 N Rumus normalitas larutan

Lebih terperinci

Lampiran. Dapar fosfat ph. Universitas Sumatera Utara

Lampiran. Dapar fosfat ph. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1. Kromatogram penyuntikan larutan Naa Siklamat ph dapar fosfat yang optimum pada analisis untuk mencari Dapar fosfat ph 4,5 dengan perbandingan fase gerak dapar fosfat : methanol (70:30) dan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Sampel Sayur Sawi

Lampiran 1. Gambar Sampel Sayur Sawi Lampiran 1. Gambar Sampel Sayur Sawi Gambar 6. Sayur Sawi yang dijadikan Sampel Lampiran 2. Perhitungan Penetapan Kadar Air Metode Gravimetri a. Penetapan Bobot Tetap Cawan Kosong Dengan pernyataan bobot

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Lampiran 1 Data kalibrasi piroksikam dalam medium lambung ph 1,2. NO C (mcg/ml) =X A (nm) = Y X.Y X 2 Y 2

LAMPIRAN. Lampiran 1 Data kalibrasi piroksikam dalam medium lambung ph 1,2. NO C (mcg/ml) =X A (nm) = Y X.Y X 2 Y 2 LAMPIRAN Lampiran 1 Data kalibrasi piroksikam dalam medium lambung ph 1,2 NO C (mcg/ml) =X A (nm) = Y X.Y X 2 Y 2 1 3,0000 0,226 0,678 9,0000 0,051076 2 4,2000 0,312 1,310 17,64 0,0973 3 5,4000 0,395 2,133

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PERCOBAAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 sampai Juni 2015 di

III. METODOLOGI PERCOBAAN. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 sampai Juni 2015 di 30 III. METODOLOGI PERCOBAAN A. Waktu dan Tempat Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2015 sampai Juni 2015 di Laboratorium Kimia Analitik dan Instrumentasi Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Data Penentuan Operating Time Senyawa Kompleks Fosfor Molibdat pada λ = 708 nm

Lampiran 1. Data Penentuan Operating Time Senyawa Kompleks Fosfor Molibdat pada λ = 708 nm Lampiran 1. Data Penentuan Operating Time Senyawa Kompleks Fosfor Molibdat pada λ = 708 nm No Menit ke- Absorbansi 1 4 0,430 5 0,431 3 6 0,433 4 7 0,434 5 8 0,435 6 9 0,436 7 10 0,437 8 11 0,438 9 1 0,439

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium riset dan laboratorium kimia instrumen Jurusan Kimia, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Larutan Baku Profenofos. Konsentrasi 1665,5 mcg/ml sebagai Larutan Baku I (LB1)

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Larutan Baku Profenofos. Konsentrasi 1665,5 mcg/ml sebagai Larutan Baku I (LB1) Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Larutan Baku Profenofos Kadar baku Profenofos = 98,% Berat Profenofos yang ditimbang = 4,4 mg Volume larutan = 5 ml Konsentrasi Profenofos 98,% = 4,4mg 98, 6 10 mcg =

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode dan Jenis Penelitian 1. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen (experiment research) (Notoatmodjo, 2002).

Lebih terperinci

VALIDATION METHOD OF ULTRAVIOLET SPECTROPHOTOMETRY DETERMINATIONN OF CONTENTT IN AMBROXOL HCl TABLET

VALIDATION METHOD OF ULTRAVIOLET SPECTROPHOTOMETRY DETERMINATIONN OF CONTENTT IN AMBROXOL HCl TABLET Jurnal Natural Vol. 15, No. 2, 2015 ISSN 1141-8513 VALIDATION METHOD OF ULTRAVIOLET SPECTROPHOTOMETRY DETERMINATIONN OF CONTENTT IN AMBROXOL HCl TABLET Tedy Kurniawan Bakri 1, Fathur Rahman Harun 2, Misrahanum

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Instrumen Jurusan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Instrumen Jurusan BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Instrumen Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tanah Balai Penelitian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tanah Balai Penelitian BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Tanah Balai Penelitian Tanaman Sayuran (BALITSA), jalan Tangkuban Perahu No. 157 Lembang, Bandung. 3.2.

Lebih terperinci

Lampiran 1. Kurva Absorbansi Maksimum Kalsium

Lampiran 1. Kurva Absorbansi Maksimum Kalsium Lampiran 1. Kurva Absorbansi Maksimum Kalsium Lampiran. Perhitungan Persamaan Garis Regresi dan Koefisien Korelasi (r) dari Data Kalibrasi Kalsium No. Konsentrasi (mcg/ml) (X) Absorbansi (Y) XY X Y 1.

Lebih terperinci

Jurnal Farmasi Higea, Vol. 9, No. 2, 2017

Jurnal Farmasi Higea, Vol. 9, No. 2, 2017 Pengembangan dan Validasi Metode Analisis Betametason Tablet dengan Metode Absorbansi dan Luas Daerah di Bawah Kurva Secara Spektrofotometri Ultraviolet Ridho Asra 1), Harrizul Rivai 2), Widya Astuty 1)

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Larutan dapar fosfat ph 7,4 isotonis

LAMPIRAN. Larutan dapar fosfat ph 7,4 isotonis LAMPIRAN Lampiran 1. Flowsheet pembuatan larutan dapar fosfat ph 7,4 isotonis Natrium dihidrogen fosfat ditimbang 0,8 g Dinatrium hidrogen fosfat ditimbang 0,9 g dilarutkan dengan 100 ml aquadest bebas

Lebih terperinci

DAFTAR LAMPIRAN. Lampiran 1. Skema pembuatan ODF metoklopramid. Sorbitol + Sukralosa + As.askorbat

DAFTAR LAMPIRAN. Lampiran 1. Skema pembuatan ODF metoklopramid. Sorbitol + Sukralosa + As.askorbat DAFAR LAMPIRAN Lampiran 1. Skema pembuatan ODF metoklopramid Polimer : HPMC/ HPMC+PVA/ PVA Sorbitol + Sukralosa + As.askorbat Metoklopramid Dikembangkan dengan akuades - Dilarutkan dengan akuades - Diaduk

Lebih terperinci

Gambar Selulosa Mikrokristal dari Nata de Coco

Gambar Selulosa Mikrokristal dari Nata de Coco Lampiran 1. Gambar Nata de Coco dan Selulosa Mikrokristal dari Nata de Coco Gambar Nata de Coco basah Gambar Selulosa Mikrokristal dari Nata de Coco Lampiran. Hasil Uji Mikroskopik Selulosa Mikrokristal

Lebih terperinci

PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2016

PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2016 PENETAPAN KADAR FENILBUTAZON DAN PROPIFENAZON DALAM TABLET SECARA SPEKTROFOTOMETRI DERIVATIF SKRIPSI Diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Fa rmasi pada Fakultas Farmasi Universitas

Lebih terperinci

Lampiran 1. Hasil identifikasi sampel

Lampiran 1. Hasil identifikasi sampel Lampiran 1. Hasil identifikasi sampel 56 Lampiran 2. Gambar tanaman singkong (Manihot utilissima P.) Tanaman Singkong Umbi Singkong Pati singkong 57 Lampiran 3. Flowsheet isolasi pati singkong Umbi singkong

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juli 2012 sampai dengan bulan

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juli 2012 sampai dengan bulan III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Juli 2012 sampai dengan bulan Januari 2013. Proses penyemaian, penanaman, dan pemaparan dilakukan

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Sampel. Gambar 1. Produk bubur bayi yang dijadikan sampel. Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1. Gambar Sampel. Gambar 1. Produk bubur bayi yang dijadikan sampel. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1. Gambar Sampel Gambar 1. Produk bubur bayi yang dijadikan sampel 35 Lampiran. Hasil Analisis Kualitatif Mineral Kalsium dan Besi Gambar. Gambar Kristal Kalsium Sulfat (Perbesaran 10x10) Gambar

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. formula menggunakan HPLC Hitachi D-7000 dilaksanakan di Laboratorium

BAB III METODE PENELITIAN. formula menggunakan HPLC Hitachi D-7000 dilaksanakan di Laboratorium 30 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian validasi metode dan penentuan cemaran melamin dalam susu formula menggunakan HPLC Hitachi D-7000 dilaksanakan di Laboratorium Kimia Instrumen

Lebih terperinci

a = r = Y = 0,3538 X =2 Y = a X + b Lampiran 1. Perhitungan Persamaan Regresi Besi No. X Y XY X 2 Y 2 0,0 0,00 0,0000 0,0000 0,000 0,0992 0,5670 0,315

a = r = Y = 0,3538 X =2 Y = a X + b Lampiran 1. Perhitungan Persamaan Regresi Besi No. X Y XY X 2 Y 2 0,0 0,00 0,0000 0,0000 0,000 0,0992 0,5670 0,315 Lampiran 1. Perhitungan Persamaan Regresi Besi No. X Y XY X Y 1. 0,0 0,000 0,0000 0,00 0,0000. 1,8 0,315 0,5670 3,4 0,099 3.,1 0,369 0,7749 4,41 0,136 4.,4 0,46 1,04 5,76 0,1815 5.,7 0,478 1,906 7,9 0,85

Lebih terperinci

Keyword: betamethasone; absorbance method; method of area under the curve.

Keyword: betamethasone; absorbance method; method of area under the curve. Jurnal Sains dan Teknologi Farmasi Vol. 19 Suplemen 1 (Desember 2017) Pengembangan dan Validasi Metode Analisis Betametason dalam Tablet dengan Metode Absorbansi dan Luas Daerah di Bawah Kurva Secara Spektrofotometri

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 1. Pembuatan larutan induk standar fenobarbital dan diazepam

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 1. Pembuatan larutan induk standar fenobarbital dan diazepam BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. HASIL PERCOBAAN 1. Pembuatan larutan induk standar fenobarbital dan diazepam Ditimbang 10,90 mg fenobarbital dan 10,90 mg diazepam, kemudian masing-masing dimasukkan ke dalam

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Hidrokortison asetat adalah kortikosteroid yang banyak digunakan sebagai

BAB I PENDAHULUAN. Hidrokortison asetat adalah kortikosteroid yang banyak digunakan sebagai BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Hidrokortison asetat adalah kortikosteroid yang banyak digunakan sebagai antiinflamasi local akibat dermatitis. Hidrokortison dapat mencegah dan menekan timbulnya gejala

Lebih terperinci

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Tablet Asam Folat. Sebagai contoh F1 (Formula dengan penambahan Pharmacoat 615 1%).

Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Tablet Asam Folat. Sebagai contoh F1 (Formula dengan penambahan Pharmacoat 615 1%). Lampiran 1. Perhitungan Pembuatan Tablet Asam Folat Sebagai contoh F1 (Formula dengan penambahan Pharmacoat 615 1%). Dibuat formula untuk 100 tablet, berat pertablet 00 mg dan penampang tablet 9 mm. Berat

Lebih terperinci

Lampiran 1. Contoh Perhitungan Pembuatan Tablet Isoniazid

Lampiran 1. Contoh Perhitungan Pembuatan Tablet Isoniazid Lampiran 1. Contoh Perhitungan Pembuatan Tablet Isoniazid Sebagai contoh diambil tablet Isoniazid dengan konsentrasi 11.5% (Formula 4). Dibuat formula untuk 100 tablet, dengan berat tablet 50 mg dan diameter

Lebih terperinci

LAMPIRAN 1 DATA PERCOBAAN

LAMPIRAN 1 DATA PERCOBAAN LAMPIRAN 1 DATA PERCOBAAN L1.1 DATA RENDEMEN EKSTRAK Dari hasil percobaan diperoleh data rendemen ekstrak sebagai berikut: Jumlah Tahap Ekstraksi 2 3 Konsentrasi Pelarut (%) 50 70 96 50 70 96 Tabel L1.1

Lebih terperinci

Lampiran 1. Gambar Alat KCKT dan Syringe 50 µl. Alat KCKT. Syringe 50 µl. Universitas Sumatera Utara

Lampiran 1. Gambar Alat KCKT dan Syringe 50 µl. Alat KCKT. Syringe 50 µl. Universitas Sumatera Utara Lampiran 1. Gambar Alat KCKT dan Syringe 50 µl Alat KCKT Syringe 50 µl Lampiran 2. Gambar Perangkat Penelitian Lainnya Ultrasonic cleaner Pompa vakum dan seperangkat penyaring fase gerak Lampiran 2. (Lanjutan)

Lebih terperinci

LAMPIRAN. Lampiran 1. Surat Hasil Identifikasi Tumbuhan. Universitas Sumatera Utara

LAMPIRAN. Lampiran 1. Surat Hasil Identifikasi Tumbuhan. Universitas Sumatera Utara LAMPIRAN Lampiran 1. Surat Hasil Identifikasi Tumbuhan 44 Lampiran 2. Bunga, simplisia bunga pepaya jantan dan Serbuk simplisia bunga pepaya jantan a. Bunga Pepaya Jantan b. Simplisia bunga pepaya jantan

Lebih terperinci

ABSTRACT

ABSTRACT PENGEMBANGAN DAN VALIDASI METODE ANALISIS PROPANOLOL HIDROKLORIDA TABLET DENGAN METODE ABSORBANSI DAN LUAS DAERAH DI BAWAH KURVA SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET Boy Chandra 2), Harrizul Rivai 1), Edwin

Lebih terperinci

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juli 2014

III. METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juli 2014 33 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan April sampai dengan bulan Juli 2014 di laboratorium Kimia Analitik Fakultas Matematika dan Ilmu

Lebih terperinci

BAB III. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset, Jurusan Pendidikan Kimia,

BAB III. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset, Jurusan Pendidikan Kimia, BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Riset, Jurusan Pendidikan Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang bertempat di jalan Dr. Setiabudhi No.229

Lebih terperinci

Analisis Fenobarbital..., Tyas Setyaningsih, FMIPA UI, 2008

Analisis Fenobarbital..., Tyas Setyaningsih, FMIPA UI, 2008 4 3 5 1 2 6 Gambar 3. Alat kromatografi cair kinerja tinggi Keterangan : 1. Pompa LC-10AD (Shimadzu) 2. Injektor Rheodyne 3. Kolom Kromasil TM LC-18 25 cm x 4,6 mm 4. Detektor SPD-10 (Shimadzu) 5. Komputer

Lebih terperinci

PROGRAM EKSTENSI SARJANA FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2015

PROGRAM EKSTENSI SARJANA FARMASI FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA MEDAN 2015 UJI VALIDASI METODE ZERO CROSSING SPEKTROFOTOMETRI DERIVATIF PADA PENETAPAN KADAR KAFEIN DAN PARASETAMOL DALAM SEDIAAN TABLET SKRIPSI Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Farmasi

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. - Spektrofotometri Serapan Atom AA-6300 Shimadzu. - Alat-alat gelas pyrex. - Pipet volume pyrex. - Hot Plate Fisons

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. - Spektrofotometri Serapan Atom AA-6300 Shimadzu. - Alat-alat gelas pyrex. - Pipet volume pyrex. - Hot Plate Fisons BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alat-alat - Spektrofotometri Serapan Atom AA-6300 Shimadzu - Alat-alat gelas pyrex - Pipet volume pyrex - Hot Plate Fisons - Oven Fisher - Botol akuades - Corong - Spatula

Lebih terperinci

3 METODOLOGI PENELITIAN

3 METODOLOGI PENELITIAN 3 METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Alat dan bahan 3.1.1 Alat Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan alat yang berasal dari Laboratorium Tugas Akhir dan Laboratorium Kimia Analitik di Program

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2010 di

BAB III METODE PENELITIAN. 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2010 di BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan dari bulan Maret sampai dengan Juni 2010 di Laboratorium Kimia Riset Makanan dan Material Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA Universitas

Lebih terperinci

Lampiran 1. Sertifikat Pengujian Natrium Diklofenak BPFI

Lampiran 1. Sertifikat Pengujian Natrium Diklofenak BPFI Lampiran 1. Sertifikat Pengujian Natrium Diklofenak BPFI Lampiran.Hasil Orientasi Menentukan Eluen (Fase Gerak) dengan Menggunakan Alat KCKT.1. Kromatogram hasil penyuntikan larutan Natrium Diklofenak

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Instrumen Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA Universitas Pendidikan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Instrumen Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA Universitas Pendidikan 21 BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dimulai pada bulan Maret sampai Juni 2012 di Laboratorium Riset Kimia dan Material Jurusan Pendidikan Kimia FPMIPA Universitas Pendidikan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Penentuan Panjang Gelombang Maksimum Penentuan panjang gelombang maksimum ini digunakan untuk mengetahui pada serapan berapa zat yang dibaca oleh spektrofotometer UV secara

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi penelitian

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi penelitian BAB III METODE PENELITIAN A. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi penelitian eksperimental yaitu metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. USU, Lembaga Penelitian Fakultas MIPA USU, dan PT. AIRA Chemical Laboratories.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. USU, Lembaga Penelitian Fakultas MIPA USU, dan PT. AIRA Chemical Laboratories. BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dilaboratorium Kimia Bahan Makanan Fakultas Farmasi USU, Lembaga Penelitian Fakultas MIPA USU, dan PT. AIRA Chemical Laboratories. 3.1 Alat-alat Alat-alat

Lebih terperinci

BAB III BAHAN DAN CARA KERJA. Timbangan analitik EB-330 (Shimadzu, Jepang), spektrofotometer UV

BAB III BAHAN DAN CARA KERJA. Timbangan analitik EB-330 (Shimadzu, Jepang), spektrofotometer UV BAB III BAHAN DAN CARA KERJA A. ALAT Timbangan analitik EB-330 (Shimadzu, Jepang), spektrofotometer UV Vis V-530 (Jasco, Jepang), fourrier transformation infra red 8400S (Shimadzu, Jepang), moisture analyzer

Lebih terperinci

BAB III METODOLOGI. Universitas Sumatera Utara

BAB III METODOLOGI. Universitas Sumatera Utara BAB III METODOLOGI Metodologi yang dilakukan pada kaplet Omefulvin produksi PT.MUTIFA Medan adalah uji disolusi dengan menggunakan alat uji disolusi tipe dayung dengan kecepatan rotasi 100 rpm dan waktu

Lebih terperinci

ABSTRACT. Keywords: Analytical Method, Ranitidine Hydrochloride, Area Under Curve, Ultraviolet Spectrophotometry

ABSTRACT. Keywords: Analytical Method, Ranitidine Hydrochloride, Area Under Curve, Ultraviolet Spectrophotometry PENGEMBANGAN DAN VALIDASI METODE ANALISIS RANITIDIN HIDROKLORIDA TABLET DENGAN METODE ABSORBANSI DAN LUAS DAERAH DI BAWAH KURVA SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET Boy Chandra 2), Harrizul Rivai 1), Marianis

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2012.

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan Juni 2012. 26 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia Riset Makanan dan Material Jurusan Pendidikan Kimia, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Penelitian

Lebih terperinci

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. UCAPAN TERIMA KASIH... iv. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL... vii

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. UCAPAN TERIMA KASIH... iv. DAFTAR ISI... v. DAFTAR TABEL... vii v DAFTAR ISI ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii UCAPAN TERIMA KASIH... iv DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... vii DAFTAR GAMBAR... viii DAFTAR LAMPIRAN... ix BAB I PENDAHULUAN... 1 1.1 Latar

Lebih terperinci

KETOPROFEN, PENETAPAN KADARNYA DALAM SEDIAAN GEL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET-VISIBEL. Fajrin Noviyanto, Tjiptasurasa, Pri Iswati Utami

KETOPROFEN, PENETAPAN KADARNYA DALAM SEDIAAN GEL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET-VISIBEL. Fajrin Noviyanto, Tjiptasurasa, Pri Iswati Utami KETOPROFEN, PENETAPAN KADARNYA DALAM SEDIAAN GEL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET-VISIBEL Fajrin Noviyanto, Tjiptasurasa, Pri Iswati Utami Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Lebih terperinci

VALIDITAS PENETAPAN KADAR TEMBAGA DALAM SEDIAAN TABLET MULTIVITAMIN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRA VIOLET VISIBEL

VALIDITAS PENETAPAN KADAR TEMBAGA DALAM SEDIAAN TABLET MULTIVITAMIN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRA VIOLET VISIBEL VALIDITAS PENETAPAN KADAR TEMBAGA DALAM SEDIAAN TABLET MULTIVITAMIN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI ULTRA VIOLET VISIBEL Wiranti Sri Rahayu*, Asmiyenti Djaliasrin Djalil, Devi Ratnawati Fakultas Farmasi

Lebih terperinci

PHARMACY, Vol.08 No. 03 Desember 2011 ISSN

PHARMACY, Vol.08 No. 03 Desember 2011 ISSN ANALISIS MERKURI DALAM SEDIAAN KOSMETIK BODY LOTION MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Agung Dimas Jatmiko, Tjiptasurasa, Wiranti Sri Rahayu Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Puwokerto,

Lebih terperinci

PHARMACY, Vol.06 No. 02 Agustus 2009 ISSN

PHARMACY, Vol.06 No. 02 Agustus 2009 ISSN PHARMACY, Vol.06 No. 02 Agustus 2009 ISSN 693-359 ANALISIS RESIDU PESTISIDA ORGANOKLORIN PADA SIMPLISIA KUNYIT (Curcuma domestica Val.) SECARA SPEKTROFOTOMETRI ULTRAVIOLET VISIBEL Wiranti Sri Rahayu, Dwi

Lebih terperinci