BAB 4 HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB 4 HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN"

Transkripsi

1 BAB 4 HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN 4.1. Analisis Perhitungan pada Variabel Independen Analisis Price to Book Value (PBV) Price to Book Value berfokus pada nilai ekuitas perusahaan. Price to Book Value (PBV) didefinisikan sebagai harga pasar suatu saham dibagi dengan Book Value-nya (BV). Price to Book Value (PBV) juga menunjukan seberapa jauh perusahaan mampu menciptakan nilai perusahaan. Perusahaan yang berjalan baik umumnya mempunyai PBV diatas 1, yang menunjukkan nilai pasar lebih tinggi dari nilai bukunya. Semakin tinggi PBV semakin tinggi pula return saham sehingga akan menambah pendapatan perusahaan dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk membagikan dividen. (Gitman, 2009). Sebelum menghitung PBV, harus diketahui lebih dahulu nilai BV perusahaan. Sebagai contoh, diketahui total ekuitas PT Sido Muncul Rp 2,625,456,000,000 dengan outstanding share sebanyak 15,000,000,000 lembar, harga saham Rp 580/lembar. Berikut hasil contoh perhitungan PBV: BV = Total Ekuitas/Outstanding Share = Rp 2,625,456,000,000/15,000,000,000lembar = Rp 175 PBV = Price/BV = Rp 580/ Rp 175 = Analisis Price Earnings Ratio (PER) Price Earnings Ratio dipergunakan oleh berbagai pihak atau investor untuk membeli saham. Investor akan membeli suatu sham perusahaan dengan price earnings ratio yang tinggi, karena price earnings ratio yang tinggi menggambarkan laba bersih per saham yang cukup tinggi. (Gitman, 2009) Bila nilai EPS belum diketahui maka harus menghitung EPS terlebih dahulu, baru dilanjutkan dengan menghitung PER. Sebagai contoh, 43

2 44 diketahui harga saham PT Sido Muncul Rp 580/lembar dan nilai EPS adalah Maka perhitungannya adalah sebagai berikut: PER = Market Price/EPS = Rp 580/27.06 = Analisis Earnings Per Share (EPS) Earnings per Share (EPS) merupakan jumlah laba yang diperoleh dan tersedia untuk tiap lembar saham biasa yang beredar. Nilai EPS inilah yang menjadi salah satu faktor utama pertimbangan para investor ketika akan melakukan investasi pada suatu perusahaan. Semakin tinggi nilai EPS maka semakin baik pula nilai perusahaan bagi para investor. (Gitman, 2009) Sebagai contoh, diketahui net income PT Sido Muncul sebesar Rp 405,943,000,000 dan outstanding share sebanyak 15,000,000,000 lembar, maka perhitungannya adalah sebagai berikut: EPS = Net Income/Outstanding Share = Rp 405,943,000,000/15,000,000,000 lembar = Analisis Debt to Equity Ratio (DER) Debt to Equity Ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui jumlah dana yang disediakan peminjam (kreditor) dengan pemilik perusahaan atau untuk mengetahui setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan utang. (Gitman, 2009) Sebagai contoh, diketahui total liabilitas PT Sido Muncul sebesar Rp 326,051,000,000 dan total ekuitasnya sebesar Rp 2,625,456,000,000. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut: DER = Total liabilitas/total ekuitas = Rp 326,051,000,000/ Rp 2,625,456,000,000 = 0.12

3 Analisis Net Profit Margin (NPM) Net profit margin (NPM) merupakan besarnya laba bersih yang diperoleh perusahaan atas setiap pendapatan atau penjualan yang terjadi. NPM diperoleh dengan membandingkan antara laba setelah bunga dan pajak dibandingkan dengan penjualan. (Gitman, 2009) Sebagai contoh, diketahui net income PT Sido Muncul sebesar Rp 405,943,000,000 dan net sales sebesar Rp2,372,364,000,000. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut: NPM = Net income/net sales = Rp 405,943,000,000/Rp2,372,364,000,000 = Analisis Ukuran Perusahaan (Size) Ukuran perusahaan diwakili dengan total aset yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Semakin besar skala perusahaan maka semakin banyak masyarakat yang mengenal sehingga informasi yang didapatkan oleh investor akan semakin besar dan ketidakpastian di masa yang akan datang semakin rendah. Sebagai contoh total aset PT Sido Muncul adalah Rp 2,951,507,000,000 maka perhitungannya dengan cara melakukan logaritma netral terhadap total asset yang menghasilkan Size sebesar Analisis Umur Perusahaan (Age) Umur perusahaan yang dimaksud disini adalah lama perusahaan mengoperasikan bisnisnya. Dapat diketahui dengan mengurangi tanggal perusahaan melakukan IPO dengan tanggal perusahaan berdiri dan hasilnya dibagi dengan 365 hari. Sebagai contoh, tanggal IPO PT Sido Muncul adalah 18 Desember 2013 dan tanggal berdirinya adalah 18 Maret 1975, maka Age digenapkan sebesar 39 tahun.

4 Analisis Perhitungan pada Variabel Dependen Initial return merupakan selisih antara harga saham yang ditawarkan perusahaan pada saat initial public offering dengan harga penutupan saham hari pertama pada saat saham dijual di pasar sekunder. Initial return yang akan diperoleh perusahaan terbagi dalam dua jenis, yaitu initial return bersifat positif atau disebut dengan underpricing dan initial return bersifat negatif atau disebut dengan overpricing. Underpricing adalah keadaan dimana harga penutupan saham hari pertama memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga perdana saham yang ditawarkan oleh perusahaan. Sedangkan overpricing adalah keadaan dimana harga penutupan saham hari pertama memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan harga perdana saham yang ditawarkan oleh perusahaan. Sebagai contoh, harga saham IPO PT Sido Muncul adalah Rp 580 dan closing price dihari pertama pasar sekunder adalah Rp 700. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut: Initial Return = (Closing price - Offering price)/offering Price = (Rp Rp 580)/ Rp 580 = (Underpricing) 4.3. Statistik Deskriptif Dalam penelitian ini, statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran keseluruhan data berdasarkan nilai rata-rata (mean), standar deviasi, maksimum, dan minimum masing-masing variabel. Berikut disajikan hasil uji statistik deskriptif atas data variabel-variabel penelitian ini:

5 47 Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation UnderPricing (Y) PBV (X1) PER (X2) EPS (X3) DER (X4) NPM (X5) SIZE (X6) AGE (X7) Valid N (listwise) 78 Berdasarkan hasil yang disajikan dalam tabel diatas dapat diketahui jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 78 sampel. Dari 78 sampel penelitian diketahui variabel underpricing memiliki nilai terendah sebesar dan nilai tertinggi sebesar dengan nilai rata-rata underpricing sebesar dan standar deviasi sebesar Variabel PBV memiliki nilai terendah sebesar 0.19 dan nilai tertinggi sebesar 6.35 dengan nilai rata-rata PBV sebesar dan standar deviasi sebesar Variabel PER memiliki nilai terendah sebesar dan nilai tertinggi sebesar dengan nilai rata-rata PER sebesar dan standar deviasi sebesar Variabel EPS memiliki nilai terendah sebesar dan nilai tertinggi sebesar dengan nilai rata-rata EPS sebesar dan standar deviasi sebesar Variabel DER memiliki nilai terendah sebesar 0.08 dan nilai tertinggi sebesar dengan nilai rata-rata DER sebesar dan standar deviasi sebesar Variabel NPM memiliki nilai terendah sebesar dan nilai tertinggi sebesar 5.15 dengan nilai rata-rata NPM sebesar dan standar deviasi sebesar

6 48 Variabel SIZE memiliki nilai terendah sebesar dan nilai tertinggi sebesar dengan nilai rata-rata SIZE sebesar dan standar deviasi sebesar Variabel AGE memiliki nilai terendah sebesar 1 dan nilai tertinggi sebesar 58 dengan nilai rata-rata AGE sebesar dan standar deviasi sebesar Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tujuan dari pengujian ini adalah untuk memastikan bahwa antara variabel independen dengan variabel dependen memiliki distribusi normal atau tidak. Metode yang dapat digunakan untuk menguji normalitas variabel adalah metode statistik Kolmogorov-Smirnov dan metode analisis grafik. Dalam metode statistik Kolmogorov-Smirnov, variabel independen dan dependen dapat dikatakan normal apabila Asymp. Sig (2 tailed) > Sedangkan metode analisis grafik, variabel independen dan dependen dapat dikatakan normal apabila pola titik-titik data menyebar disekitar garis diagonal dan tidak berpencar jauh mengikuti arah garis diagonal tersebut. Berikut hasil uji metode statistik Kolmogorov-Smirnov dan hasil metode analisa grafik: Tabel 4.2 Hasil Uji Metode Statistik Kolmogorov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual N 78 Normal Parameters a,b Mean 0E-7 Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute.072 Positive.072 Negative Kolmogorov-Smirnov Z.635 Asymp. Sig. (2-tailed).814

7 49 Gambar 4.1 Grafik Normal P-Plot Berdasarkan hasil uji statistik Kolmogorov-Smirnov pada tabel diatas, memperlihatkan bahwa seluruh variabel yang digunakan berdistribusi normal dengan nilai Asymp. Sig (2 tailed) > Begitu pula dengan grafik pada gambar 4.1 yang menunjukkan hasil pola titik-titik data menyebar disekitar garis diagonal dan tidak berpencar jauh mengikuti arah garis diagonal tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model regresi yang digunakan dalam penelitian ini layak untuk diteliti lebih lanjut Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam model regresi terdapat korelasi antar variabel independen. Model regresi yang baik harusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independennya (tidak terjadi multikolinearitas). Dalam pengujian ini, multikolinearitas dapat ditentukan berdasarkan nilai dari tolerance value dan Variance Inflation Factor (VIF) dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Bila tolerance value kurang dari 0.01 dan VIF lebih besar dari 10 maka terjadi multikolinearitas (Tolerance < 0.01, VIF > 10). 2. Bila tolerance value lebih dari 0.01 dan VIF kurang dari 10, maka tidak terjadi multikolinearitas (Tolerance > 0.01, VIF < 10).

8 50 Tabel 4.3 Hasil Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistics Tolerance VIF PBV (X1) PER (X2) EPS (X3) DER (X4) NPM (X5) SIZE (X6) AGE (X7) a. Dependent Variabel: UnderPricing (Y) Berdasarkan hasil uji multikolinearitas yang ditampilkan dalam tabel 4.3, diketahui bahwa seluruh variabel bebas perusahaan Indonesia, yaitu variabel Price to Book Value (PBV), Price Earnings Ratio (PER), Earnings Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), Ukuran Perusahaan (Size), dan Umur Perusahaan (Age) memiliki nilai tolerance > 0.01 dan nilai VIF < 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat multikolinearlitas diantara seluruh variabel independen Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya korelasi antara residual satu pengamatan ke pengamatan lain pada model regresi. Untuk mendiagnosis adanya autokorelasi dalam suatu model regresi dapat dilakukan melalui pengujian nilai Durbin-Watson dengan ketentuan (Ghozali, 2012): 1. Angka DW < -2 menunjukkan adanya autokorelasi positif. 2. Angka DW di antara -2 hingga +2 menunjukkan tidak terdapat autokorelasi. 3. Angka DW > +2 menunjukkan adanya autokorelasi negatif.

9 51 Tabel 4.4 Hasil Uji Durbin-Watson Model Durbin-Watson Berdasarkan hasil uji pada tabel 4.4 diatas, diperoleh nilai Durbin- Watson untuk variabel yang diuji adalah sebesar yang terletak diantara -2 sampai +2 (-2 < > +2). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi dalam model regresi penelitian ini Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain pada model regresi. Dalam penelitian ini, uji heteroskedastisitas dilakukan dengan uji Glejser dan metode grafik. Ketentuan dalam uji Glejser: 1. Nilai signifikansi (Sig.) > 0.05, tidak ada gejala heterokedastisitas. 2. Nilai signifikansi (Sig.) < 0.05, ada gejala heterokedastisitas. Sedangkan dalam metode grafik ketentuannya adalah sebagai berikut: 1. Tidak ada gejala heteroskedastisitas apabila tidak ada pola yang jelas, seperti titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. 2. Ada gejala heteroskedastisitas apabila ada pola tertentu yang jelas, seperti titik-titik membentuk pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit). Berikut hasil uji heteroskedastisitas yang telah dilakukan:

10 52 Tabel 4.5 Hasil Uji Glejser Coefficients a Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta t Sig. (Constant) PBV (X1) PER (X2) EPS (X3) DER (X4) NPM (X5) SIZE (X6) AGE (X7) a. Dependent Variable: ABS_RES1 Gambar 4.2 Grafik Scatterplot Pada tabel 4.5, uji Glejser menunjukan bahwa semua nilai sig > 0.05 yang dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi heterokedastisitas pada model regresi, hal ini didukung oleh metode grafik pada gambar 4.2 diatas terlihat bahwa titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 sumbu Y, serta tidak membentuk suatu pola tertentu.

11 Analisis Regresi Linear Berganda Analisis regresi linear berganda dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui arah hubungan antara variabel terikat dengan variabel bebas apakah bersifat positif atau negatif. Analisis regresi linear berganda mencakup pengujian, uji statistik t dan uji statistik F, koefisien determinasi (R²) Uji Statistik t Uji statistik t atau uji signifikan parameter individual digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas secara individual terhadap variabel terikat. Dalam penelitian ini level signifikan yang digunakan sebesar 5% atau α = 0,05. Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: H 0 : Tidak terdapat pengaruh signifikan H a : Terdapat pengaruh signifikan Dasar pengambilan keputusan dalam pengujian ini adalah sebagai berikut: Jika, signifikansi nilai t > α, maka H 0 diterima Jika, signifikansi nilai t < α, maka H a diterima Tabel 4.6 Hasil Uji Statistik t Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta t Sig. (Constant) PBV (X1) PER (X2) EPS (X3) DER (X4) NPM (X5) SIZE (X6) AGE (X7)

12 54 Persamaan regresi yang dapat diturunkan dari hasil analisis yang disajikan dalam tabel 4.5 adalah sebagai berikut: Analisis masing-masing hipotesis adalah sebagai berikut: 1. Price to Book Value (PBV) H 01 : Price to Book Value (PBV) tidak berpengaruh signifikan H a1 : Price to Book Value (PBV) berpengaruh signifikan Pada hasil uji t diketahui bahwa PBV memiliki koefisien regresi negatif sebesar Kemudian pada hasil uji t diatas juga diketahui bahwa nilai t variabel PBV yang diperoleh adalah sebesar dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 lebih kecil dari nilai α =0.05 (sig < α 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H a1 diterima yang berarti Price to Book Value berpengaruh signifikan dan negatif 2. Price Eanings Ratio (PER) H 02 : Price Earnings Ratio (PER) tidak berpengaruh signifikan H a2 : Price Earnings Ratio (PER) berpengaruh signifikan Pada hasil uji t diketahui bahwa PER memiliki koefisien regresi positif sebesar Kemudian pada hasil uji t diatas juga diketahui bahwa nilai t variabel PER yang diperoleh adalah sebesar dengan nilai signifikansi sebesar lebih kecil dari nilai α =0.05 (sig < α 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H a2 diterima yang berarti Price Earnings Ratio berpengaruh signifikan dan positif

13 55 3. Earnings Per Share (EPS) H 03 : Earnings Per Share (EPS) tidak berpengaruh signifikan H a3 : Earnings Per Share (EPS) berpengaruh signifikan terhadap tingkat underpricing pada saat IPO. Pada hasil uji t diketahui bahwa EPS memiliki koefisien regresi positif sebesar Kemudian pada hasil uji t diatas juga diketahui bahwa nilai t variabel EPS yang diperoleh adalah sebesar dengan nilai signifikansi sebesar lebih besar dari nilai α =0.05 (sig > α 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H 03 diterima yang berarti Earnings Per Share tidak berpengaruh signifikan dan positif 4. Debt to Equity Ratio (DER) H 04 : Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh signifikan H a4 : Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh signifikan Pada hasil uji t diketahui bahwa DER memiliki koefisien regresi positif sebesar Kemudian pada hasil uji t diatas juga diketahui bahwa nilai t variabel DER yang diperoleh adalah sebesar dengan nilai signifikansi sebesar lebih kecil dari nilai α =0.05 (sig < α 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H a4 diterima yang berarti Debt to Equity Ratio berpengaruh signifikan dan positif 5. Net Profit Margin (NPM) H 05 : Net Profit Margin (NPM) tidak berpengaruh signifikan H a5 : Net Profit Margin (NPM) berpengaruh signifikan terhadap tingkat underpricing pada saat IPO. Pada hasil uji t diketahui bahwa NPM memiliki koefisien regresi positif sebesar Kemudian pada hasil uji t diatas juga diketahui bahwa nilai t variabel NPM yang diperoleh adalah sebesar dengan nilai signifikansi sebesar lebih besar dari nilai α =0.05

14 56 (sig > α 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H a5 ditolak yang berarti Net Profit Margin tidak berpengaruh signifikan dan positif 6. Ukuran Perusahaan (Size) H 06 : Ukuran Perusahaan (Size) tidak berpengaruh signifikan H a6 : Ukuran Perusahaan (Size) berpengaruh signifikan terhadap tingkat underpricing pada saat IPO. Pada hasil uji t diketahui bahwa ukuran perusahaan memiliki koefisien regresi negatif sebesar Kemudian pada hasil uji t diatas juga diketahui bahwa nilai t variabel ukuran perusahaan yang diperoleh adalah sebesar dengan nilai signifikansi sebesar lebih kecil dari nilai α =0.05 (sig < α 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H a6 diterima yang berarti ukuran perusahaan berpengaruh signifikan dan negatif terhadap tingkat underpricing pada saat IPO. 7. Umur Perusahaan (Age) H 07 : Umur Perusahaan (Age) tidak berpengaruh signifikan H a7 : Umur Perusahaan (Age) berpengaruh signifikan terhadap tingkat underpricing pada saat IPO. Pada hasil uji t diketahui bahwa umur perusahaan memiliki koefisien regresi negatif sebesar Kemudian pada hasil uji t diatas juga diketahui bahwa nilai t variabel umur perusahaan yang diperoleh adalah sebesar dengan nilai signifikansi sebesar lebih besar dari nilai α =0.05 (sig > α 0.05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha7 ditolak yang berarti ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap tingkat underpricing pada saat IPO Uji Statistik F Uji statistik F atau uji kelayakan model digunakan untuk menguji apakah semua variabel independen secara bersama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat ataukah tidak. Dalam penelitian ini level signifikan yang digunakan sebesar 5% atau α = 0,05.

15 57 berikut: Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: H 0 : Tidak terdapat pengaruh signifikan H a : Terdapat pengaruh signifikan Dasar pengambilan keputusan dalam pengujian ini adalah sebagai Jika, signifikansi nilai F > α, maka H 0 diterima Jika, signifikansi nilai F < α, maka H a diterima Tabel 4.7 Hasil Uji Statistik F Model Sum of Squares df Mean Square F Sig. 1 Regression b Residual Total Dari hasil pengujian statistik F untuk untuk variabel Price to Book Value (PBV), Price Earnings Ratio (PER), Earnings Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), Ukuran Perusahaan (Size), dan Umur Perusahaan (Age) sebesar dengan nilai signifikansi sebesar < α (α = 0,05). Maka H a diterima dengan kesimpulan bahwa variabel independen yang terdiri dari PBV (Price to Book Value), PER (Price Earnings Ratio), EPS (Earnings Per Share), DER (Debt to Equity Ratio), NPM (Net Profit Margin), Size (Ukuran Perusahaan), dan Age (Umur Perusahaan) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen yaitu Underpricing Koefisien Determinasi (R 2 ) Pada dasarnya koefisien determinasi mengukur seberapa jauh kemampuan model regresi yang diajukan dalam menerangkan variasi dari variabel independen. Nilai koefisien determinasi berkisar antara 0 sampai dengan 1. Nilai koefisien determinasi adjusted R 2 menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel independen yang digunakan dalam penelitian mampu menjelaskan variasi total variabel dependen. Menurut Ghozali (2009), nilai adjusted R 2 yang diharapkan adalah bernilai positif, namun dalam uji empiris nilai adjusted R 2 negatif akan dianggap bernilai 0. Dasar pengambilan keputusan dalam penelitian ini merujuk pada Ghozali (2009) adalah sebagai berikut:

16 58 Jika nilai R 2 semakin mendekati 0 artinya kemampuan variabelvariabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat terbatas. Jika nilai R 2 semakin mendekati 1 artinya kemampuan variabelvariabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Tabel 4.8 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R 2 ) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate a Berdasarkan hasil pengujian diatas diperoleh nilai R² adalah sebesar 0.358, nilai ini lebih mendekati angka 0 dan nilai adjusted R square sebesar yang menunjukkan bahwa kemampuan variabel-variabel independen yaitu Price to Book Value (PBV), Price Earnings Ratio (PER), Earnings Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), Ukuran Perusahaan (Size), dan Umur Perusahaan (Age) dalam menjelaskan variasi variabel dependen yaitu Underpricing sebesar 29.4%. Dan sisanya 70.6% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini Diskusi Hasil Penelitian Hasil uji statistik t diketahui bahwa Price to Book Value (PBV), Price Earnings Ratio (PER), Debt to Equity Ratio (DER), dan Ukuran Perusahaan (Size) berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat underpricing pada saat initial public offering. Sedangkan variabel lainnya seperti PricEarnings Per Share (EPS), Net Profit Margin (NPM), dan Umur Perusahaan (Age) tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat underpricing pada saat IPO. Hasil uji F menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen, hal ini didukung dengan hasil uji t yang menunjukkan bahwa Price to Book Value

17 59 (PBV), Price Earnings Ratio (PER), Debt to Equity Ratio (DER), dan Ukuran Perusahaan (Size) berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat underpricing pada saat intial public offering. Hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel dependen dijelaskan amat terbatas oleh variabel independen. Dalam hasil pengujian ini juga menunjukkan bahwa variasi tingkat underpricing dapat dijelaskan oleh variasi dari ketujuh variabel independen yang terdiri dari Price to Book Value (PBV), Price Earnings Ratio (PER), Earnings Per Share (EPS), Debt to Equity Ratio (DER), Net Profit Margin (NPM), Ukuran Perusahaan (Size), dan Umur Perusahaan (Age) adalah sebesar 29.4%. Hal ini berarti pengaruh di luar variabel independen dalam penelitian ini yang tidak diteliti sebagai salah satu contoh adalah market condition adalah sebesar 70.6%. Kecilnya sumbangan dari koefisien determinasi menunjukkan bahwa pengaruh pasar dalam hal ini instrumen lainnya di luar variabel independen dalam penelitian ini sangatlah besar dalam menentukan tingkat underpricing suatu perusahaan.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun Pengambilan sampel

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun Pengambilan sampel BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Sampel Penelitian Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah perusahan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2011-2015. Pengambilan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013. Peneliti mengambil sampel sesuai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa perusahaan, dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 61 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskripsi menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun independen

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur disektor 5 (consumer goods industry) periode 2008-2010. Berikut ini peneliti

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics A. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil analisis deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh struktur modal dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer Goods yang terdaftar

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE

PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM SEKTOR PROPERTY DAN REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2012 SEMINAR PENULISAN ILMIAH Diajukan Guna Melengkapi Syarat Syarat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minumum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

: Suriana Juniarti NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Sugiharti Binastuti

: Suriana Juniarti NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Sugiharti Binastuti ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI UNDERPRICING SAHAM PADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN INITIAL PUBLIC OFFERING (IPO) DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2015 Nama : Suriana Juniarti NPM : 27212205

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah perusahaan LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2012. Peneliti mengambil sampel sesuai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendapatan margin pembiayaan murabahah dan pendapatan bagi hasil pembiayaan mudharabah terhadap NPM

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. saham pada perusahaan food and beverages di BEI periode Pengambilan. Tabel 4.1. Kriteria Sampel Penelitian

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. saham pada perusahaan food and beverages di BEI periode Pengambilan. Tabel 4.1. Kriteria Sampel Penelitian BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Deskriptif Obyek Penelitian Deskripsi obyek dalam penelitian ini menjelaskan mengenai hasil perolehan sampel dan data tentang likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel yang digunakan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan pengujian statistik secara umum yang bertujuan untuk melihat distribusi data dari variabel yang digunakan sebagai sampel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti jumlah data, rata-rata, nilai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 52 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Analisis Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan model regresi berganda. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran atau deskripsi suatu data pada variabel-variabel penelitian yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. atau populasi dan untuk mengetahui nilai rata-rata (mean), minimum, Tabel 4.1. Hasil Uji Statistik Deskriptif BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan statistik yang berfungsi untuk memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data sampel atau populasi dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif, data mentah

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif, data mentah BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif merupakan cara untuk menggambarkan dan menyajikan informasi dari sejumlah besar data. Dengan statistik deskriptif,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel. Tabel 4.1. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. variabel terikat adalah sebagai berikut : Hasil statistik deskriptif pada tabel 4.1 menunjukkan :

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. variabel terikat adalah sebagai berikut : Hasil statistik deskriptif pada tabel 4.1 menunjukkan : BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Analisa deskripsi semua variabel, baik variabel bebas maupun variabel terikat adalah sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics N Minimum

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI DATA. Tabel 4.1. Hasil Perhitungan Rasio-Rasio Keuangan. PT. Indofood Tbk. Periode

BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI DATA. Tabel 4.1. Hasil Perhitungan Rasio-Rasio Keuangan. PT. Indofood Tbk. Periode BAB IV ANALISIS DAN EVALUASI DATA 1.1 Analisis Rasio Keuangan Tabel 4.1 Hasil Perhitungan Rasio-Rasio Keuangan PT. Indofood Tbk Periode 2006-2010 Tahun Triwulan ROE % EPS DER% Return Saham 2006 TW I 0,011748025

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa dengan jumlah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif. Berdasarkan tabel 4.1 dapat diketahui bahwa dengan jumlah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Analisis Deskriptif Tabel 4.1 Hasil Statistik Deskriptif Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation DPR 117.00 2.12.2176.37171 CR 117.22 5.77

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian ini rasio likuiditas yang digunakan adalah Current Ratio (CR)

BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian ini rasio likuiditas yang digunakan adalah Current Ratio (CR) BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Rasio Likuiditas BCA Syariah Rasio likuiditas ini mengukur kemampuan perusahaan atau bank dalam memenuhi kewajiban jangka pendek yang jatuh tempo.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif dilakukan untuk mengetahui gambaran nilai variabel - variabel yang menjadi sampel. Adapun hasil perhitungan statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Tabel 5.1 Deskripsi Variabel Penelitian Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation ROE 50,0174,3480,166018,0794598 DER 50,1536 2,6783,631622,5626124

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standar deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pendapatan premi, klaim, hasil investasi, dan laba. Statistik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti akan menjabarkan hasil perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, ratarata

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari Return to Equity (ROE), Debt to Equity Ratio (DER), Total

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 36 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Prosedur Pemilihan Sampel Penelitian Penelitian dilakukan dengan menggunakan perusahaan perbankan yang listing pada Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011 2013

Lebih terperinci

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan 47 mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan mendekati normal. Tabel 4.2 Deskripsi Statistik PT. Indofood Sukses Makmur Periode Pengamatan 2003-2008 Mean Std. Deviation N RETURN.007258.1045229

Lebih terperinci

PENGARUH FAKTOR - FAKTOR FUNDAMENTAL SAHAM PT. UNILEVER INDONESIA, TBK TAHUN : Faishal Febrian NPM :

PENGARUH FAKTOR - FAKTOR FUNDAMENTAL SAHAM PT. UNILEVER INDONESIA, TBK TAHUN : Faishal Febrian NPM : PENGARUH FAKTOR - FAKTOR FUNDAMENTAL SAHAM PT. UNILEVER INDONESIA, TBK TAHUN 2008-2013 Nama : Faishal Febrian NPM : 23214823 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dini Tri Wardani, SE., MMSI LATAR BELAKANG

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank Indonesia. Sampel adalah wakil dari populasi yang diteliti. Dalam

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR, Net Profit Margin 45 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada bagian ini akan disajikan statistik deskriptif dari semua variabelvariabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah DPR,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Pembuatan statistik deskriptif untuk sampel tersebut dibantu dengan menggunakan program komputer Statisical Package for Sosial Science atau

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah diperoleh dan dapat dilihat dalam tabel 4.1 sebagai berikut : Tabel 4.1 Descriptive Statistics BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang sudah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil analisis deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif. Statistik deskriptif adalah ilmu statistik yang mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan dan penyajian data suatu penilaian. Tujuannya adalah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini penulis akan menerangkan mengenai hasil penelitian yang telah dilakukan atas data sekunder yaitu berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. bidang consumer and goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. bidang consumer and goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang consumer and goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah perusahaan manufaktur

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Analisis Statistik Deskriptif Tabel 4.1 Deskripsi Variabel Penelitian Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation CR 36.027 4.742

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Textile dan Otomotif yang terdaftar di BEI periode tahun BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Analisa Penelitian ini menggunakan data skunder berupa laporan keuangan audit yang diperoleh dari website resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu www.idx.co.id.

Lebih terperinci

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)

BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) 58 BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan menerbitkan laporan keuangan dengan tidak ada laba negatif serta melakukan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 46 A. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Penelitian ini menggunakan analisa regresi yang tujuannya adalah untuk meramalkan suatu nilai variabel dependen dengan adanya perubahan dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Analisis Deskripsi Data 1. Analisis Return On Equity (ROE) Return On Equity (ROE) merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba bersih. Semakin tinggi rasio ini

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 43 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif bertujuan untuk melihat bagaimana karakteristik sampel yang digunakan dalam penelitian, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian 1. Hasil penelitian Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh nilai dari masingmasing variabel yang akan diuji pada penelitian ini.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Data Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Inflasi, Kurs Rupiah dan Harga Emas Dunia terhadap Harga Saham Sektor Pertambangan di Bursa

Lebih terperinci

Disusun oleh : Nama : Lonella Dwita NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Widyatmini, SE., MM.

Disusun oleh : Nama : Lonella Dwita NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Dr. Widyatmini, SE., MM. PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, UMUR PERUSAHAAN, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KELENGKAPAN PENGUNGKAPAN SUKARELA PERUSAHAAN LQ-45 YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA Disusun oleh : Nama : Lonella

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisa Hasil 1. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif bertujuan untuk memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean),

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 47 BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Statistik Tabel di bawah ini memperlihatkan deskripsi statistik (jumlah sampel, nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata dan standar deviasi) dari sampel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. menjelaskan karakteristik sampel terutama yang mencakup nilai rata-rata (mean),

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. menjelaskan karakteristik sampel terutama yang mencakup nilai rata-rata (mean), BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif berkaitan dengan pengumpulan dan peringkat data yang menggambarkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Analisis ini untuk

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 39 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Berdasarkan nilai pada masing-masing variabel dapat diketahui nilai penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean dan standard deviasi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA. penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS),

BAB IV ANALISIS DATA. penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), BAB IV ANALISIS DATA A. Analisis Data 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif pada penelitian ini akan menggambarkan data penelitian tentang Price Earning Ratio (PER), Earning Per Share (EPS), Return

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Data dan Sampel Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan/annual report perusahaan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata rata ( mean ),standar deviasi serta

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan informasi karakteristik variabel-variabel dan data penelitian. Data yang digunakan pada tabel statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 47 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran atau deskripsi suatu data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Sedangkan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran

BAB IV PEMBAHASAN. Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran BAB IV PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Uji Statistik Deskriptif Berdasarkan data olahan SPSS yang meliputi audit delay, ukuran perusahaan, tingkat profitabilitas, rasio solvabilitas dan opini auditor, maka

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. mengenai pengaruh variable independen (Current Ratio, Debt To Equity Ratio,

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. mengenai pengaruh variable independen (Current Ratio, Debt To Equity Ratio, BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Analisis Hipotesis dalam penelitian ini dengan menggunakan model regresi berganda. Tujuannya adalah untuk memperoleh gambaran yang menyeluruh mengenai pengaruh

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laba Bersih dan Arus Kas Operasi sebagai variabel independen (X) dan Dividen Kas sebagai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum,

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. penelitian ini meliputi jumlah sampel (N), nilai minimum, nilai maksimum, 44 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif, maka pada Tabel 4.1 berikut ini akan ditampilkan karakteristik sample yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Subjek dan Objek Penelitian

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Gambaran Umum Subjek dan Objek Penelitian BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Subjek dan Objek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dividen Per Share, Tingkat Inflasi, Return on Equity, Net Profit Margin

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Hasil yang telah diperoleh

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis Statistik Deksriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penlitian seperti nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Deskripsi Inflasi Tabel 4.1 Statistik Deskriptif Inflasi Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Inflasi 36 3.35 8.79 6.5892 1.44501

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Tabel 4.1 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Tabel output statistik deskriptif merupakan gambaran secara umum semua variable dalam penelitian ini. Gambaran umum tersebut meliputi

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode yang sudah

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode yang sudah 35 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Sampel dalam penelitian adalah industri Real Estate and Property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011 2013 yang sudah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Penelitian ini dilakukan pada reksadana saham di Indonesia periode 2008-2012. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar deviasi varian,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010-2012. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Size

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti menjabarkan hasil perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata

Lebih terperinci

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics LAMPIRAN 3 HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Deskripsi Data Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation TA 42 3.386499 8.013065

Lebih terperinci

DEWI JUNIARTI HONDRO JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI (UMRAH)

DEWI JUNIARTI HONDRO JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI (UMRAH) PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA, PERPUTARAN TOTAL ASET, DEBT TO EQUITY RATIO DAN DEBT TO ASSET RATIO TERHADAP RETURN ON INVESTMENT (ROI) (Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2012-2014)

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Analisa Statistik Deskriptif Statistik deskriftif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti minimum, maksimum, mean, dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel independent

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian 1. Statistik Deskriptif Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran atau deskripsi dari suatu data yang dilihat dari jumlah

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1Analisis Data Uji Asumsi Klasik. Uji Asumsi klasik dilakukan untuk melihat apakah model regresi untuk

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1Analisis Data Uji Asumsi Klasik. Uji Asumsi klasik dilakukan untuk melihat apakah model regresi untuk BAB IV PEMBAHASAN 4.1Analisis Data 4.1.1 Uji Asumsi Klasik Uji Asumsi klasik dilakukan untuk melihat apakah model regresi untuk peramalan memenuhi asumsi-asumsi dalam regresi berganda. Tahap pengujian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis deskriftif digunakan untuk mengetahui deskripsi suatu data, analisis ini dilakukan dengan melihat nilai maksimum, minimum, mean, dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis data yang dilakukan dalam bab ini pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Bagian pertama merupakan analisis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. merupakan perusahaan-perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO)

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. merupakan perusahaan-perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Sampel yang Digunakan Sebagaimana pengambilan sampel dalam penelitian ini, bahwa sampel merupakan perusahaan-perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO)

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. analisis statistik yang menggunakan persamaan regresi berganda. Analisis data

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. analisis statistik yang menggunakan persamaan regresi berganda. Analisis data BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik yang menggunakan persamaan regresi

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Obyek Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keputusan investasi, Keputusan pendanaan, Kebijakan deviden dan Ukuran perusahaan

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi di Indonesia, suku bunga SBI (Sertifikat Bank Indonesia), dan kurs rupiah terhadap dolar Amerika terhadap Indeks Harga

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 Persentase BAB IV HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Data 1. Analisis Profitabilitas Bank Muamalat Indonesia Profitabilitas merupakan kemampuan bank dalam mencari keuntungan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi

Lebih terperinci

Nama : Suherman Pembimbing : Suryandari Sedyo Utami, SE., MM.

Nama : Suherman Pembimbing : Suryandari Sedyo Utami, SE., MM. ANALISIS PENGARUH CURRENT RATIO (CR), DEBT TO TOTAL ASSETS (DTA), DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP DIVIDEND PAYOUT RATIO (DPR) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini untuk 49 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Variabel Penelitian Sebelum analisis data dilakukan untuk membuktikan suatu hipotesis, terlebih dahulu harus mengumpulkan data yang dibutuhkan. Ini

Lebih terperinci