Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI) Vol 7, No. 1, 2016

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI) Vol 7, No. 1, 2016"

Transkripsi

1 EFFECT OF EXTERNAL ENVIRONMENT ORGANIZATION AND APPLICATION OF TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) AND PERFORMANCE OF THE COMPANY AND ITS EFFECT ON COMPETITIVE ADVANTAGE IN PT ISM BOGASARI FLOURMILLS, JAKARTA Ana Retno Mawarti PT ISM Bogasari Flourmills ABSTRACT This research aimed to discover the impact of external environment and Total Quality Management implementation on company performance in order to create competitive advantage in PT. ISM Bogasari Flourmills. This research is an associative explanatory research with quantitative method. The data sources used are primary data and secondary data. The primary data collected by spreading 122 questionnaires to employees of PT. ISM Bogasari on chief officers level, assistant manager level, and manager level. Sampling method used is Proportionable Stratified Random Sampling. The result showed that external environment with indicator of complexity, dynamics and environment carrying capacity, has positive and significant impact on company s performance. Total Quality Management implementation with indicators of costumer focus, continuous refinement and staff training program, brings positive and significant impact on company s performance. The company s performance with its indicators of efficiency, effectiveness, and adaptability, has positive and significant impact on the creation of competitive advantage. The Research also proved that external environment and Total Quality Management Implementation directly affect the creation of competitive advantage. Keywords: External environment, Total Quality Management implementation, company s performance, and competitive advantage 22

2 PENDAHULUAN Latar Belakang Industri tepung terigu adalah salah satu industri yang mengalami perubahan bisnis yang cepat sejak pertama kali diregulasi sektor pangan dilakukan pada tahun Diregulasi sektor pangan dimulai dengan diputuskannya Keppres RI No. 45 Tahun 1997 menyangkut penciutan tugas pokok Bulog yang hanya mengelola komoditi beras dan gula pasir. Selanjutnya turun Keppres RI No. 19 Tahun 1998 tentang perubahan tugas pokok Bulog yang hanya mengatur pengadaan beras saja. Kedua deregulasi tersebut secara langsung membawa konsekuensi ekonomi dan politik dalam industri tepung terigu di Indonesia, dari sebuah industri tertutup yang hanya menerima jasa penggilingan dari pemerintah menjadi industri yang bersaing secara terbuka. Adanya Deregulasi ini membuat PT. ISM Bogasari yang semula memonopoli pasar tepung terigu kini harus bersaing sesuai permintaan pasar. Dengan semakin banyaknya industri tepung terigu yang berdiri menyebabkan kondisi persaingan semakin ketat. Pertumbuhan industri tepung terigu dalam negeri juga dipicu oleh beberapa faktor seperti peningkatan kesadaran bahwa tepung terigu adalah merupakan bahan dasar yang akan menghasilkan makanan yang sehat dan bergizi, peningkatan konsumsi makanan berbasis tepung terigu sebagai alternatif diversifikasi pangan serta adanya kesadaran lebih baik untuk memproduksi di negeri sendiri tepung terigu untuk menjaga kualitas dan kandungan gizi tepung terigu seperti yang tertuis dalam buku Prospek dan Perkembagan Tepung Terigu diindonesia, Pertumbuhan kapasitas produksi tepung terigu dari tahun 2005 sd 2012 rata rata berkisar 5.8%, dengan jumlah industry tepung terigu yang hingga tahun 2012 saat ini ada di Indonesia berjumlah 21 produsen tepung terigu. Dalam menghadapi persaingan, PT. ISM Bogasari memerlukan upaya perbaikan berkesinambungan terhadap kemampuan sumber daya manusia, proses dan lingkungan untuk menghasilkan kualitas produk yang terbaik. Cara terbaik untuk memperbaiki komponen komponen sumber daya manusia, proses dan lingkungan tersebut secara berkesinambungan adalah dengan menerapkan Total Quality Management. Dalam 23

3 meningkatkan kualitas produk dan jasa, perusahaan harus melakukan peningkatan dari segi kualitas, inovasi, kreatifitas, dan produktifitas secara konsisten agar dapat menghasilkan produk akhir yang bernilai positif lebih tinggi serta jasa yang pelayanannya lebih baik sehingga dapat memenuhi kepuasan para pelanggan. Waldman menyatakan bahwa TQM merupakan suatu sistem yang dirancang sebagai kesatuan yang memfokuskan pendekatan pelanggan dengan meningkatkan kualitas produk dan layanan untuk konsumen Dengan mengoptimalkan kinerja yang dimiliki oleh PT. ISM Bogasari FM, maka diharapkan akan diperoleh keunggulan bersaing yang berkelanjutan (sustained competitive advantage). Menurut Barney dalam Firm Resources and Sustained Competitive Advantage, Kompetensi yang dimilki akan menjadi sumber keunggulan bersaing ketika kompetensi yang dimiliki adalah kompetensi yang bernilai, langka, sulit ditiru dan sulit digantikan. Identifikasi Masalah Adanya peningkatan konsumsi tepung terigu memicu investor untuk melakukan investasi pada industri tepung terigu, Seiiring dengan pertumbuhan investasi pada industri tepung terigu, akan sangat mempengaruhi posisi PT. ISM Bogasari selaku market leader untuk industri tepung terigu, Untuk dapat mempertahankan posisi sebagai market leader PT.ISM Bogasari FM harus mampu beradapatasi dengan lingkungan eksternal serta mengoptimalkan penerapan TQM untuk dapat meningkatkan kinerja yang dapat menciptaka keunggulan bersaing, sehingga dapat memenangkan persaingan dengan pesaingnya. KAJIAN TEORITIK Keunggulan Bersaing Menurut Porter dalam competitive advantage menjelaskan bahwa keunggulan bersaing (competitive advantage) adalah jantung kinerja dalam melakukan kerjasama untuk menciptakan keunggulan bersaing yang lebih efektif dalam pasarnya. Strategi ini harus didesain untuk mewujudkan keunggulan bersaing yang terus menerus sehingga perusahaan dapat mendominasi baik di pasar lama maupun pasar baru. Keunggulan 24

4 daya saing dapat juga diartikan keuntungan perusahaan yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan pesaing dalam sektor industri yang sama. Secara konseptual, keunggulan daya saing adalah merupakan kemampuan suatu bisnis dalam memperoleh keuntungan abnormal dalam industri kompetitif berdasarkan strategi penciptaan nilai. Dengan kata lain keunggulan daya saing merupakan pelaksanaan yang lebih unggul dari strategi yang dipakai oleh pesaing. Keunggulan daya saing akan sustainable jika keunggulannya dapat dipertahankan dari peniruan atau duplikasi tindakan pesaing. Terdapat 4 (empat) esensi persyaratan dari sumberdaya dan keterampilan agar dapat dikatakan sebagai sumberdaya dari keunggulan bersaing adalah : haruslah bernilai, jarang atau unik dari perusahaan lainnya, bentuknya untuk dapat dilakukan peniruan sangatlah sulit karena produk/jasa tersebut sempurna serta tidak mudah untuk dapat digantikan dengan sumberdaya yang lainnya. Kinerja Perusahaan Menurut Hansen dan Mowen dalam management accounting menjelaskan bahwa Penilaian kinerja aktivitas pusat dibagi kedalam tiga dimensi utama, yaitu: (1) effisiensi, (2) kualitas, (3) waktu. Untuk mengantisipasi tidak tersedianya data data kinerja dalam sebuah penelitian, maka dimungkinkan untuk mengunakan ukuran subyektif yang mendasar pada persepsi staff dan manager perusahaan atas berbagai dimensi pengukuraan kinerja perusahaan seperti yang dikemukakan oleh Beal dalam Journal Competing Effectively : Environment Scanning, Competitive Strategy & Organization Performance in Small Manufacturing Firms. Journal of Small Business Managemen. Ukuran kinerja juga dibuktikan oleh Zahra dan Das bahwa ukuran kinerja subyektif memiliki tingkat reliabilitas dan validitas yang tinggi. Disamping itu berdasarkan penelitian Voss menunjukkan adanya korelasi yang erat antara ukuran kinerja subyektif dan obyektif. Tiga kriteria yang disarankan Dinda Estika Asmarani dalam pengukuran kinerja yaitu Efektifitas, Efisiensi dan adaptabilitas. Efektifitas didefinisikan sebagai keberhasilan produk dan program program yang dijalankan perusahaan dibandingkan dengan pesaingnya. Efisiensi diterjemahkan sebagai hasil dari program program 25

5 bisnis yang dijalankan perusahaan dalam kaitannya dengan jumlah sumber daya yang digunakan untuk program program usaha dalam organisasi tersebut. Adaptabilitas menunjukan kemampuan perusahaan untuk dapat merespon perubahan perubahan yang terjadi dipasar dan hal ini dicerminkan dalam keberhasilan produk ataupun pelayanan oleh perusahaan Lingkungan Eksternal Para pembuat keputusan dalam suatu organisasi seharusnya tidak hanya memusatkan perhatiannya pada lingkungan internal organisasi, tetapi juga menyadari pentingnya pengaruh lingkungan eksternal terhadap organisasi yang dikelolanya. Manajemen dituntut untuk selalu bersikap tanggap dan adaptif, selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan. Dengan memperhatikan hal hal tersebut akan memungkinkannya menjaga dan mengembangkan organisasi dalam lingkungan yang selalu berubah.seperti dikutip dari David Hunger and Thomas Wheelen dalam Strategic management and business policy. Pengamatan terhadap lingkungan adalah merupakan proses penting dalam management strategik, sebab merupakan mata rantai yang pertama dalam tindakan dan persepsi yang memungkinkan suatu organisasi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Dimensionalisasi lingkungan eksternal dari Des dan beard, yang paling banyak diadopsi dalam penelitian terdiri dari tiga konseptualisasi lingkungan eksternal, yaitu kompleksitas lingkungan, Dinamika Lingkungan dan daya dukung lingkungan. Kompleksitas lingkungan mengacu pada banyaknya (jumlah) dan heterogenitas sektor sektor lingkungan eksternal yang harus dihadapi. Dinamikan lingkungan eksternal mengacu pada instabilitas dan volatilitas lingkungan eksternal. Sedangkan komplesksitas menunjukan pada jumlah sektor lingkungan eksternal sedangkan dinamika mengacu pada perubahan lingkungan eksternal. Daya dukung lingkungan eksternal mengacu pada jumlah sumber daya yang disediakan oleh lingkungan eksternal dalam mendukung pertumbuhan organisasi TOTAL Quality Management (TQM) Hansen dan Mowen dalam management accounting mengemukakan bahwa Total Quality Management adalah suatu perbaikan berkelanjutan yang mana hal ini adalah 26

6 sesuatu yang mendasar sifatnya bagi pengembangan proses manufakturing yang sempurna. Total Quaity Management juga diterjemahkan sebagai pendekatan berorientasi pelanggan yang memperkenalkan perubahan manajemen yang sistematik dan perbaikan terus menerus terhadap proses, produk, dan pelayanan suatu organisasi. Total Quality Management merupakan paradigma baru dalam menjalankan bisnis yang berupaya memaksimumkan daya saing organisasi melalui : fokus pada kepuasan konsumen, keterlibatan seluruh karyawan, dan perbaikan secara berkesinambungan atas kualitas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan organisasi, hal ini disampaikan oleh Krajewski, J. Lee and P. R. Larry. Operations Management Strategy and Analysis, Total Quality Management memainkan peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kekuatan daya saing perusahaan. Di dalam pasar global yang berubah secara terus menerus, disamping pengiriman yang cepat (speed of delivery), kualitas produk juga menjadi salah satu elemen yang penting bagi perusahaan untuk dapat bersaing (competition). Total Quality Management (TQM) merupakan pendekatan yang seharusnya dilakukan organisasi masa kini untuk memperbaiki kualitas produknya, menekan biaya produksi dan meningkatkan produktivitasnya. KERANGKA TEORITIK Penelitian yang dilakukan pada saat ini juga memfokuskan pada variabel lingkungan eksternal dan penerapa total quality management dalam meningkatkan kinerja yang akan berdampak pada terciptanyta keunggulan bersaing. Dan berdasrkan telaah pustaka dan hasil penelitian terdahulu, peneliti menyusun kerangka pemikiran untuk mengetahui faktor lingkungan eksternal dan penerapan Total quality Management bagi terciptanya keunggulan bersaing dengan model kerangka pemikiran sebagai berikut : 27

7 Lingkungan eksternal Kinerja Perusahaa Keunggulan Bersaing Implemetas i TQM HIPOTESA PENELITIAN PERUMUSAN HIPOTESIS H1 : Lingkungan eksternal berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan H2 : Penerapan Total Quality Management berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan H3 : Kinerja Perusahaan berpengaruh positif dalam terciptanya keunggulan bersaing. H4 : Lingkungan Eksternal berpengaruh positif dalam terciptanya keunggulan bersaing H5: Penerapan Total Quality Management berpengaruh positif dalam terciptanya keunggulan bersaing. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang akan digunakan oleh peneliti terdiri dari jenis dan sumber data, populasi dan sampel, metode pengumpulan data serta teknik analisa data Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Gambaran populasi yang dijadikan responden pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Divisi Bogasari Flour Mills terdiri dari Manajer, Asisten Manager dan kepala bagian dengan jumlah populasi yang terdiri dari 180 orang terdiri dari 15 orang Manager, 35 orang asst maager serta 130 orang kepala bagian Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan dalam 28

8 penelitian ini menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini dengan proporsi level sebagai koresponden sebagai berikut 10 orang sebagia manager, 23 orang Asst Manager serta 87 kepala bagian. Uji Validitas dan reliabilitas Sebelum dilakukan uji statistik dilakukan terlebih dahulu dilakukan Uji Validitas dan realibilitas. Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Uji validitas dilakukan dengan korelasi Pearson. Sedangkan uji reliabilitasa adalah reliabilitas adalah derajat ketepatan, ketelitian, atau keakuratan yang ditunjukkan oleh instrument pengukuran dimana pengujian dengan menghasilkan konsisten butirbutir yang ada. Pengujian statistik crobach alpha, instrumen dikatakan reliabel untuk mengukur variabel bila memiliki nilai alpha lebih besar dari 0,60. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Deskripsi Responden Peneliti memperoleh data primer dari penyebaran questioner yang dilakukan dari tanggal 01 Juni sampai dengan tanggal 15 Agustus Peneliti memberikan questioner pada responden melalui kunjungan langsung serta melakukan wawancara langsung. Jumlah questioner yang disebar adalah sebanyak 122 dengan rician deskripsi responden sebagai berikut : Tabel 1. Deskripsi Responde No Uraian Jumlah Orang Persentase 1 Jabatan a. Manager % b. Asst Manager 23 23,19% c. Kepala bagian % 2 Lama bekerja a.3-5 th % b th % c. lebih dar 10 th % 29

9 PENGUJIAN HIPOTESIS Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Berikut Hasil uji normalitas dengan kinerja sebagai variabel dependent Dengan melihat tampilan grafik normal plot dapat disimpulkan bahwa grafik histogram dengan kinerja sebagai variable dependent memberikan pola distribusi normal, Berikut Hasil uji normalitas dengan daya saing sebagai variabel dependent Dengan melihat tampilan grafik normal plot dapat disimpulkan bahwa grafik histogram dengan daya saing sebagai variabel dependent memberikan pola distribusi normal. 30

10 Uji Multikolonieritas Nilai VIF (Variance Inflation Factor) yang dihasilkan dengan pengolahan SPSS dengan kinerja sebagai variabel dependent memiliki hasil lebih dari 10. Jadi dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolonieritas antar variabel independent ( Lingk Eksternal dan Penerapan TQM) yang menyusun variabel dependent Kinerja. Berdasarkan pengolahan data denga variabel dependent Daya saing, didapatkan hasil Tolerance dan Variance Inflation Factor (VIF ) juga dihasilkan nilai lebih besar dari 10, dan dapat disimpulkan bahwa tidak ada multikolonieritas antar variabel independent ( Lingk Eksternal, Penerapan TQM serta kinerja) dalam model regresi. Uji Autokorelasi Pengujian autokorelasi menggunakan uji Durbin- Watson (DW).untuk variabel dependent kinerja. Dihasilkan Nilai DW sebesar nilai ini akan dibandingkan dengan nilai tabel dengan menggunakan nilai signifikansi 5%, maka di tabel DW akan didapatkan nilai dl= dan du= Oleh karena nilai DW lebih besar dari batas atas (du) dan kurang dari = (4- du), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat autokorelasi pengujian autokorelasi menggunakan uji Durbin- Watson (DW).untuk variabel dependent Daya saing didapatkan nilai DW sebesar sedangkan di tabel DW akan didapatkan nilai dl= dan du= Oleh karena nilai DW lebih besar dari batas atas (du) dan kurang dari = (4- du), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat Autokorelasi. Uji Heteroskedastisitas Dengan melalui uji white yaitu (White s General Heterokedasticity Test)., Untuk variabel dependent kinerja, dari hasil olahan data didapatkan nilai chi square (sig) > o.o5. Oleh karena itu dapat dikatakan model persamaan yang digunakan tidak mengalami masalah heterokedastisitas, Sedangkan untuk variabel dependent daya 31

11 saing, didapatkan hasil uji nilai chi square (sig) > Oleh karena itu dapat dikatakan model persamaan yang digunakan tidak mengalami masalah heterokedastisitas UJI HIPOTESA Pengaruh lingkungan eksternal dan penerapan total quality management terhadap kinerja Untuk mengetahui besarnya pengaruh lingkungan eksternal dan penerapan Total Quality Management secara parsial dapat dilihat Coefficients a Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant ) Lingkeks tqm a. Dependent Variable: kinerja Dengan kriteria pengujian kita bisa bandingkan t hitung dengan t tabel yaitu : Jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak Jika thitung< t tabel maka Ho diterima. Untuk menunjukan pengaruh yang signifikan atau tidak kriterianya sebagai berikut : Jika sig < 0.05 maka terdapat pengaruh yang signifikan Jika sig.0.05 maka pengaruh tidak signifikan Hipotesa 1 yang akan diuji adalah H0 : Tidak ada hubungan linear antara variabel independen exogenous lingkungan eksternal dengan variabel dependen kinerja H1 : Ada hubungan linear antara variabel independen exogenous lingkungan eksternal dengan variabel dependen kinerja Dari tabel diatas didapatkan nilai t hitung adalah t tabel , artinya t hitung > t tabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikkian dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan linear lingkungan eksternal dengan kinerja perusahaan. Besarnya pengaruh lingkungan eksternal terhadap kinerja dapat diketahui 32

12 dari nilai koefisien beta ( dalam kolom standardized coefisient beta ) sebesar atau 31.3%. Dari tabel diatas didapatkan nilai sig sebesar < α =0,05. Hipotesa 2 yang akan diuji adalah : H0 : Tidak ada hubungan linear antara variabel independen exogenous Total Quality Management dengan variabel dependen kinerja H1 : Ada hubungan linear antara variabel independen exogenous Total Quality Management dengan variabel dependen kinerja Dari tabel diatas didapatkan nilai t hitung adalah t tabel , artinya t hitung > t tabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikkian dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan linear Total Quality management dengan kinerja perusahaan. Besarnya pengaruh Total Quality management terhadap kinerja dapat diketahui dari nilai koefisien beta ( dalam kolom standardized coefisient beta ) sebesar atau 53.7%. Persamaan yang dihasilkan adalah :Y = X X2 + ε1 Uji F ANOVA b Model Sum of Mean Squares df Square F Sig. 1 Regression a Residual Total a. Predictors: (Constant), tqm, lingeks b. Dependent Variable: kinerja Kriteria pengambilan keputusan dari uji hipotesa adalah : JIka F hitung > F tabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima Jika F hitung < F tabel, maka H0 diterima dan H1 ditolak. H0 : Tidak ada hubungan linear antara variabel independent exogenous lingkungan eksternal dan penerapa total quality management terhadap kinerja H1 : Ada hubungan linear antara variabel independent exogenous lingkungan eksternal dan penerapa total quality management terhadap kinerja Dari hasil pengujian didapatkan bahwa nilai F hitung > F tabel, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, selain itu pada kolom sig, hasil yang didapatkan < 0.05, 33

13 dengan demikian dapat dikatakan terdapat pengaruh secara signifikan. Sehingga dapat dikatakan bahwa variabel lingkungan eksternal dan penerapan total quality management secara bersama sama mempengaruhi secara signifikan terhadap kinerja. Pengaruh variabel lingkungan eksternal,penerapan total quality management serta kinerja terhadap keunggulan bersaing sebagai variabel dependent. Sedangkan untuk melihat pengaruh variabel independent lingkungan eksternal, penerapan total quality management serta kinerja terhadap keunggulan bersaing secara sendiri sendiri dilakukan dengan uji t Uji t Dari pengolahan Spss didapatkan hasil t hitung : Tabel 4.5. Hasil Uji t ( Z = ρyx1 + ρyx2+ρzy+ε2) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients B Std. Error Beta t Sig. 1 (Constant) lingkeks tqm kinerja a. Dependent Variable: dayasaing nilai t tabel = , Hipotesa 3 yang akan diuji adalah :: H0 : Tidak ada hubungan linear antara variabel independen exogenous lingkungan eksternal dengan variabel dependen Keunggula bersaing H1 : Ada hubungan linear antara variabel independen exogenous lingkungan eksternal dengan variabel dependen Keunggulan bersaing Dari tabel diatas didapatkan nilai t hitung adalah t tabel , artinya t hitung > t tabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Denga nilai koefisen beta sebesar atau 22.7%. Dari tabel diatas didapatkan nilai sig sebesar < α =0,05. 34

14 Hipotesa 4 yang akan diuji adalah : H0 : Tidak ada hubungan linear antara variabel independen exogenous Total Quality Management dengan variabel dependen Keunggulan bersaing H1 : Ada hubungan linear antara variabel independen exogenous Total Quality Management dengan variabel dependen keunggula bersaing Dari tabel diatas didapatkan nilai t hitung adalah t tabel , artinya t hitung > t tabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. dengan nilai koefisien beta ( dalam kolom standardized coefisient beta ) sebesar atau 20.3%. Dari tabel diatas didapatkan nilai sig sebesar < α =0,05. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa Pengaruh yang signifikan antara penerapan Total Quality Management dengan terciptanya keunggulan bersaing. Hipotesa 5 yang akan diuji H0 : Tidak ada hubungan linear antara variabel independen exogenous kinerja dengan variabel dependen Keunggulan bersaing H1 : Ada hubungan linear antara variabel independen exogenous kinerja dengan variabel dependen keunggula bersaing. Dari tabel diatas didapatkan nilai t hitung adalah t tabel , artinya t hitung > t tabel, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. dengan nilai koefisien beta ( dalam kolom standardized coefisient beta ) sebesar atau 20.3%. Dari tabel diatas didapatkan nilai sig sebesar < α =0,05. Dengan demikan dapat disimpulkan bahwa Pengaruh yang signifikan antara kinerja dengan terciptanya keunggulan bersaing. Uji F ANOVA b Model Sum of Mean Squares df Square F Sig. 1 Regression a Residual Total a. Predictors: (Constant), kinerja, lingkeks, tqm b. Dependent Variable: dayasaing 35

15 H0 : Tidak ada hubungan linear antara variabel independent exogenous lingkungan eksternal, penerapan total quality management, kinerja terhadap keunggulan bersaing H1 : Ada hubungan linear antara variabel independent exogenous lingkungan eksternal, penerapan total quality management, kinerja terhadap keunggulan bersaing. Nilai F hitung > F tabel, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, selain itu pada kolom sig, hasil yang didapatkan < 0.05, dengan demikian dapat dikatakan terdapat pengaruh secara signifikan. Sehingga dapat dikatakan bahwa variabel lingkungan eksternal, penerapan total quality management, kinerja secara bersama sama mempengaruhi secara signifikan terhadap keunggulan bersaing. Berdasarkan tabel diatas, didapatkan persamaan Z = x X y+ε PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Pengaruh Lingkungan Eksternal Terhadap Kinerja Perusahaan Lingkungan eksternal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan Artinya indikator-indikator pada lingkungan eksternal yang meliputi daya dukung lingkungan, dinamika lingkungan, serta kompleksitas lingkungan, penting untuk dipantau dan dianalisa secara cermat. Dalam kajian management strategik, dikenal adanya proporsi yang menyebutkan bahwa kinerja perusahaan akan meningkat seiring dengan kemampuannya untuk beradapatasi dengan lingkungan eksternal. Lingkungan eksternal mempunyai peranan yang besar dalam mempengaruhi pengambilan keputusan managerial, proses dan struktur organisasi yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Seperti yang dijelaskan oleh Keats BW and Hitt AK dalam causal model of linkages among environment al dimensions. Dengan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan eksternal akan mendukung terjadinya peningkatan kinerja perusahaan yang lebih efektif dan efisien. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Aris Mardiyanto yang mendapatkan hasil bahwa lingkungan eksternal berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja. 36

16 Pengaruh PenerapanTotal Quality Management Terhadap Kinerja Perusahaan Hasil pengujian hipotesis kedua yang diterima membuktikan adanya hubungan positif penerapan Total Quality Management dan kinerja perusahaan. Semakin baik penerapan Total Qulity Management maka akan meningkatkan kinerja perusahaan. Adanya penerapan Total Quality Management yang baik perusahaan akan dengan mudah mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Artinya indikator-indikator yang berupa fokus pada pelanggan, perbaikan secara terus menrus serta adanya program pelatihan dan pendiidkan pada karyawan sangat berpengaruh pada peningkatan kinerja perusahaan. Pengaruh Kinerja Perusahaan terhadap terciptanya keunggulan bersaing Hasil pengujian hipotesa ketiga membuktikan bahwa ada hubungan yang yang posistif antara kinerja perusahaan dengan terciptanya keunggulan bersaing.semakin tinggi kinerja perusahaan akan meningkatkan keunggulan bersaing. Berkaitan antara pengaruh kinerja perusahaan terhadap keunggulan bersainng dapat tercapai ketika kemampaun perusahaan untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan luar perusahaan serta komitment perusahaan dalam rangka melakukan perbaikan secara terus menerus yang bertujuan untuk memberikan kepuasan pada pelanggan agar tahan terhadap keunggulan yang banyak terjadi peniruan, serta mampu menciptakan hambatan dalam jangka waktu yang lama. Dan diharapkan peningkatan kinerja tersebut akan mengahsilkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan pesaing dalam sektor industry yang sama. Kondisi ini yang akan menciptakan terwujudnya keunggulan bersaing. Pengaruh Lingkungan eksternal terhadap terciptanya keunggulan bersaing Hasil pengujian hipotesa keempat membuktikan bahwa ada hubungan yang positif antara lingkungan eksternal dengan terciptanya keunggulan bersaing. Kemampuan perusahaan dalam beradaptasi dengan kompleksitas serta dinamika lingkungan luar akan mampu menciptakan keunggulan bersaing. Pengamatan lingkungan eksternal 37

17 merupakan proses penting. Indikator indikator yang berupa kompleksitas serta dinamika lingkungan eksternal apabila dapat diadaptasi oleh perusahaan, maka akan semakin meningkatkan terciptanya keunggulan bersaing.hasil pengujian hipotesa keempat membuktikan bahwa ada hubungan yang positif antara lingkungan eksternal dengan terciptanya keunggulan bersaing. Kemampuan perusahaan dalam beradaptasi dengan kompleksitas serta dinamika lingkungan luar akan mampu menciptakan keunggulan bersaing. Pengamatan lingkungan eksternal merupakan proses penting. Lingkungan eksternal mempunyai peranan besar dalam mempengaruhi keputusan managerial, proses serta struktur organisasi dan penting untuk dipantau. Pengamatan terhadap lingkungan eksternal merupakan proses penting dalam management stategik, karena merupakan mata rantai yang pertama dalam tindakan yang memungkinkan suatu organisasi menyesuaikan diri dengan lingkungan. Perkembangan lingkungan eksternal yang penuh ketidakpastian, semakin kompleks, dan sangat dinamis menuntut para pengusaha untuk segera berubah dan adaptif melalui transformasi usaha. Proses transformasi usaha merupakan upaya strategis untuk meraih keunggulan bersaing sehingga dapat menghadapi kompetisi yang ada. Pengaruh Penerapan Total Quality Management terhadap terciptanya keunggulan bersaing Hasil hipotesa kelima membuktikan bahwa ada hubungan yang positif antara penerapan total quality management dengan terciptanya keunggulan bersaing dari perusahaan. Sejalan dengan teori Hunt, yang menyatakan The drive for total quality management (TQM) has always been at the top of the agenda of many organizations in the private sector to improve quality, productivity, and competitive position. TQM merupakan paradigma baru dalam menjalankan bisnis yang berupaya memaksimumkan daya saing organisasi melalui fokus pada kepuasan konsumen, keterlibatan seluruh karyawan, dan perbaikan secara berkesinambungan atas kualitas produk, jasa, manusia, proses dan lingkungan organisasi. 38

18 Total Quality Management merupakan pendekatan untuk mendapatkan dan mempertahankan output yang berkualitas tinggi, fokus terhadap pemeliharaan, perbaikan yang berkelanjutan dan pencegahan kegagalan di semua level dan fungsi perusahaan, dalam rangka memenuhi atau melampaui harapan konsumen. Keunggulan bersaing merupakan kemampuan perusahaan untuk menciptakan nilai yang tidak dimiliki dan tidak dapat ditiru oleh pesaing KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan 1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara lingkungan eksternal dan penerapan Total Quality Management secara secara bersama-sama maupun secara langsung terhadap kinerja. 2. Terdapat pengaruh Positif dan signifikan antara lingkungan eksternal, penerapan Total Quality Management serta kinerja secara bersama sama maupun secara langsung terhadap tercipatnya keunggulan bersaing. Saran Untuk pengembangan penelitian berikutnya, diharapkan ada penambahan variabel penelitian 39

19 DAFTAR PUSTAKA Aris Mardiyono, Pengaruh faktor lingkungan bisnis eksternal dan faktor manajerial terhadap perencanaan strategi untuk menngkatkan kinerja perusahaan, journal ilmiah, UNTAG semarang, 2010 Barney, Firm Resources and Sustained Competitive Advantage, Journal of Management, 17, 1991 Beal, R.M. Competing Effectively : Environment Scanning, Competitive Strategy & Organization Performance in Small Manufacturing Firms. Journal of Small Business Management, 2000 David Hunger and Thomas Wheelen, Strategic Management and business 13th edition, Pearson Edition, Prentice Hall,2012 Dinda Mestika, Analisa pengaruh perencanaan strategi terhadap kinerja dalam menciptakan keunggulan bersaing, UNDIP, 2006 Policy, perusahaan Hansen and Mowen, Management Accounting 8th edition,thomson South Western,Oklahama University, 2007 Hunt, V. Daniel. Quality in America How to Implement a Competitive Quality Program. Homewood, IL: Business One Irwin, 1992 Keats, B.W and Hitt A.K, 1998, a causal model of linkages among environment al dimensions, macro organizational characteristic and performance, academy of management journal, 1998 vol 31 No 3 Krajewski, J. Lee and P. R. Larry. Operations Management Strategy and Fifth Edition, Addison-Wesley Publising Company Inc, 2003 Analysis, Philip Kotler, Marketing Management ( 12 nd, ed, Prentice Hall Inc. New Jersey,2002 Porter M.E, Competitive advantage : Creating and sustainin superior performance, NewYork, The free Press,1998 Voss GB and Voss ZG, Strategic Orientation and firm performance in an environment, journal of marketing,2000 vol. 64 artistic Walman, D.A, The Contribution of TQM to a theory of work performance,

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis pada bab ini dilakukan dari hasil kuisioner yang telah dikumpulkan. Responden dalam penelitian ini adalah pelanggan yang memiliki hubungan kerja dalam pemanfaatan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Karakteristik Responden Responden dalam penelitian ini adalah konsumen di rumah makan Mie Ayam Oplosan Kedai Shoimah. Responden yang menjadi objek penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif. Statistik deskriptif adalah ilmu statistik yang mempelajari cara-cara pengumpulan, penyusunan dan penyajian data suatu penilaian. Tujuannya adalah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan membahas mengenai hasil dan pembahasan dari analisis yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari kualitas website, uji validitas dan reliabilitas,

Lebih terperinci

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan

mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan 47 mempunyai nilai ekstrim telah dikeluarkan sehingga data diharapkan mendekati normal. Tabel 4.2 Deskripsi Statistik PT. Indofood Sukses Makmur Periode Pengamatan 2003-2008 Mean Std. Deviation N RETURN.007258.1045229

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris apakah masing-masing unsur motivasi yang meliputi: motivasi

Lebih terperinci

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau

BAB IV PENGUJIAN. Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau BAB IV PENGUJIAN 4.3 Uji Validitas dan Reliabilitas 4.3. Uji Validitas Uji validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat tingkat kevalidan atau kesahihan sesuatu instrumen. Uji validitas digunakan

Lebih terperinci

BAB 4 PEMBAHASAN. Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik

BAB 4 PEMBAHASAN. Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik BAB 4 PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Penelitian ini menguji pengaruh perputaran persediaan dan perputaran piutang baik secara individual maupun secara bersama-sama terhadap likuiditas perusahaan.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laba Bersih dan Arus Kas Operasi sebagai variabel independen (X) dan Dividen Kas sebagai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN 58 BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif a. Analisis Deskriptif Statistik Deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam

Lebih terperinci

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM.

Nama : Nurmala Ekatami NPM : Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. Nama : Nurmala Ekatami NPM : 25212513 Jurusan : Akuntansi Pembimbing : Bambang Darmadi, SE., MM. ANALISIS PENGARUH PENDANAAN DARI EKSTERNAL PERUSAHAAN DAN MODAL SENDIRI TERHADAP TINGKAT PROFITABILITAS

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif. Statistik Deskriptif menjelaskan karakteristik masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian, baik variabel dependen maupun variabel independent

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Data Pendapatan Bunga Tabel 4.1 PT Bank Mandiri (Persero), Tbk Perkembangan Pendapatan Bunga Tahun 2007 2011 (dalam jutaan) Tahun Pendapatan Bunga

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif dilakukan untuk mengetahui gambaran nilai variabel - variabel yang menjadi sampel. Adapun hasil perhitungan statistik deskriptif

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. statistik Kolmogorov- Smirnov (uji K-S). Dasar untuk pengambilan

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. statistik Kolmogorov- Smirnov (uji K-S). Dasar untuk pengambilan BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN 4.1 Uji Normalitas Pengujian normalitas distribusi data populasi dilakukan dengan menggunakan statistik Kolmogorov- Smirnov (uji K-S). Dasar untuk pengambilan keputusan yaitu

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Penelitian 1. Deskripsi Responden Penelitian Penelitian mengangkat permasalahan mengenai pengaruh variasi promosi terhadap peningkatan jumlah nasabah di

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. periode dan dipilih dengan cara purposive sampling artinya metode BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Objek penelitian yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa komponen-komponen laporan keuangan yang diperoleh dari

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti jumlah data, rata-rata, nilai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini, penulis melakukan analisis secara keseluruhan mengenai pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT Sincere Music Yamaha Jakarta,

Lebih terperinci

PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK

PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK PENGARUH KEPUASAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK Yulisa Gardenia Email : yulisa_gardenia@yahoo.com Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma Jl. Margonda Raya 100 Depok. ABSTRAK Tujuan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Berdasarkan jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 85 nasabah, yang akan disajikan gambaran karakteristik dari nasabah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Tabel: 3.1. Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia s/d s/d ,7.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN. Tabel: 3.1. Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia s/d s/d ,7. BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Responden 4.1.1 Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia Pengelompokan responden berdasarkan usia dapat disajikan dalam tabel 3.1 sebagai berikut: Tabel: 3.1 Pengelompokan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. melalui kuesioner. Kuesioner yang disebar sebanyak 34 kuesioner, pekerjaan, dan tingkat pendidika terakhir.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. melalui kuesioner. Kuesioner yang disebar sebanyak 34 kuesioner, pekerjaan, dan tingkat pendidika terakhir. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Karakteristik Responden Analisis karakteristik dalam penelitian ini digunakan untuk melihat gambaran secara umum karakteristik data responden yang telah dikumpulkan

Lebih terperinci

IV HASIL PERHITUNGAN DAN PEMBAHASAN. Untuk perhitungan validitas dan reliabilitas instrumen item masing-masing

IV HASIL PERHITUNGAN DAN PEMBAHASAN. Untuk perhitungan validitas dan reliabilitas instrumen item masing-masing 41 IV HASIL PERHITUNGAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Validitas dan Reliabilitas. Untuk perhitungan validitas dan reliabilitas instrumen item masing-masing variabel pada penelitan yang dilakukan menggunakan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Gambaran Umum Lokasi Penelitian Jumlah responden yang diambil sebagai sampel penelitian adalah sebanyak 98 responden. Penelitian dilakukan pada pelanggan PT. Optima

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan PT.Asuransi Staco Mandiri adalah suatu perusahaan yang bergerak dibidang asuransi kerugian didukung dengan permodalan yang jumlahnya meningkat

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. ANALISIS HASIL 1. Hasil Sampling Responden dalam hasil penelitian ini adalah wajib pajak badan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Kembangan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh struktur modal dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Consumer Goods yang terdaftar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN 60 BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN 4.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Untuk menguji validitas dan realiabilitas instrumen, penulis menggunakan analisis dengan SPSS. Berikut hasil pengujian validitas.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah PT. Bank Syariah Mandiri dan Bank Indonesia. Sampel adalah wakil dari populasi yang diteliti. Dalam

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian ini, baik variabel dependen maupun

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masingmasing

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN

BAB IV HASIL PENELITIAN BAB IV HASIL PENELITIAN A. DESKRIPSI DATA Data hasil penelitian terdiri dari dua variabel bebas yaitu variabel gaya belajar siswa (X1) dan variabel minat belajar siswa (X2) serta satu variabel terikat

Lebih terperinci

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDONESIA HYDRO CONSULT

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDONESIA HYDRO CONSULT PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDONESIA HYDRO CONSULT Lois Enike 14211129 Pembimbing: Dr. Ambo Sakka Hadmar, SE. MSi Latar Belakang Dunia bisnis sekarang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Pada deskripsi variabel penelitian akan dijelaskan nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standard deviasi pada masing-masing variabel penelitian,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN HASIL Dalam bab ini akan disajikan gambaran umum penelitian, hasil uji validitas dan reliabilitas, statistik deskriptif tiap variabel, uji asumsi klasik, pengujian hipotesis

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pendapatan margin pembiayaan murabahah dan pendapatan bagi hasil pembiayaan mudharabah terhadap NPM

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria

BAB IV HASIL PENELITIAN. diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria BAB IV HASIL PENELITIAN 4.1 Uji Validitas Hasil perhitungan uji validitas menggunakan data 86 responden dan data yang diperoleh dari kuesioner diolah menggunakan program SSPS 19 dengan kriteria penentuan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Statistik Deskriptif Analisis dalam penelitian ini disajikan dalam bentuk tabel sehingga lebih mudah dipahami dan diinterprestasikan. Statistik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN A. Deskriptif Data Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Inflasi, Kurs Rupiah dan Harga Emas Dunia terhadap Harga Saham Sektor Pertambangan di Bursa

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Novotel Jakarta Mangga Dua Square, hotel bintang 4 yang didirikan pada

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Novotel Jakarta Mangga Dua Square, hotel bintang 4 yang didirikan pada 38 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Perusahaan Novotel Jakarta Mangga Dua Square, hotel bintang 4 yang didirikan pada tahun 2005. Perusahaan ini merayakan ulang tahun setiap tanggal 8 Agustus.

Lebih terperinci

Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Deskriptif 1. Deskriptif Responden Berikut ini dijelaskan gambaran responden penelitian a. Identifikasi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV PEMBAHASAN Pengumpulan Data. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan

BAB IV PEMBAHASAN Pengumpulan Data. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan BAB IV PEMBAHASAN 4.1. Pengumpulan Data Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan penyebaran kuesioner sebanyak 216 set pada mahasiswa pascasarjana STIEPARI Semarang yang berstatus sebagai

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Hasil Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis data yang dilakukan dalam bab ini pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua bagian. Bagian pertama merupakan analisis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek yang diteliti oleh penulis adalah persahaan-perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ 45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2011-2013.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Analisis Profil Responden 4.1.1 Statistik Deskriptif Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 34 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Statistik deskriptif berkaitan dengan pengumpulan dan peringkat data yang menggambarkan karakteristik sampel yang digunakan dalam

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Statistik Deskriptif Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari pendapatan premi, klaim, hasil investasi, dan laba. Statistik

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 37 BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Citra Merek Terhadap Kepuasan Pelanggan PT PLN (Persero) pada Perumahan Pondok Bahar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 46 A. Statistik Deskriptif BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Statistik deskriptif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti nilai minimum, maksimum, mean, dan standard deviasi dari masing-masing

Lebih terperinci

Surat Pemberitahuan (SPT) BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Deskriptif

Surat Pemberitahuan (SPT) BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Deskriptif 62 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Deskriptif 1. Perkembangan Penerimaan Surat Pemberitahuan Pajak Pertambahan Nilai (SPT PPN) Jumlah penerimaan SPT PPN yang terdaftar pada KPP Pratama

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan kuesioner yang telah disebar kepada konsumen Warteg yang berada di meruya selatan. dengan total 100 kuesioner yang diantarkan langsung

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISA HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Analisa Statistik Deskriptif Statistik deskriftif menggambarkan tentang ringkasan data-data penelitian seperti minimum, maksimum, mean, dan standar

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Penelitian ini menggunakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di bursa efek Indonesia selama tahun 2009 2013 yaitu sebanyak 65

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel. Tabel 4.1. Kriteria Pemilihan Sampel

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. data jadi jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 sampel. Tabel 4.1. Kriteria Pemilihan Sampel BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Pada penelitian ini sebelumnya dijelaskan pada bab 3 bahwa populasi sampel penelitian ini sebanyak 8 perusahaan dalam 5 tahun yang

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA

BAB IV ANALISIS DATA BAB IV ANALISIS DATA Dalam bab ini akan dibahas mengenai analisis data dan pembahasan. Adapun urutan analisis data adalah uji kualitas data yang terdiri dari uji validitas dan reliabilitas data, analisis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 64 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskripsif Data yang digunakan dan dianalisis dalam penelitian ini adalah data informasi keuangan berupa laporan audit dan laporan keuangan perusahaan manufaktur

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. bidang consumer and goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. bidang consumer and goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang consumer and goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jumlah perusahaan manufaktur

Lebih terperinci

Dewi et al., Pengaruh Pengetahuan Tentang Akuntansi Sumber Daya Manusia dan Top Management...

Dewi et al., Pengaruh Pengetahuan Tentang Akuntansi Sumber Daya Manusia dan Top Management... 1 Pengaruh Pengetahuan Tentang Akuntansi Sumber Daya Manusia dan Top Management Support terhadap Penerapan Akuntansi Sumber Daya Manusia pada Perusahaan Manufaktur di Jawa Timur (Effect of Knowledge about

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun dan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun dan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2012-2014 dan mempublikasikan laporan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari uji validitas dan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari uji validitas dan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan membahas mengenai hasil dan pembahasan dari analisis yang telah dilakukan. Hasil dan pembahasan ini terdiri dari uji validitas dan reliabilitas, gambaran umum

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. jumlah sampel, nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata (mean) dan standar

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. jumlah sampel, nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata (mean) dan standar BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data 1. Uji Statistik Deskriptif Pengujian ini dilakukan untuk memberikan gambaran umum mengenai jumlah sampel, nilai minimum, nilai maksimum, rata-rata

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Data. 1. Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif menjelaskan karakteristik dari masing-masing variabel yang terdapat dalam penelitian ini, baik variabel

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis deskriftif digunakan untuk mengetahui deskripsi suatu data, analisis ini dilakukan dengan melihat nilai maksimum, minimum, mean, dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil Setelah melalui beberapa tahap kegiatan penelitian, dalam bab IV ini diuraikan analisis hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. Analisis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pembahasan ditampilkan secara sendiri-sendiri. Penelitian ini mengunakan alat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. pembahasan ditampilkan secara sendiri-sendiri. Penelitian ini mengunakan alat BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Bab ini menjelaskan mengenai gambaran dari hasil penelitian beserta hipotesis dengan pembahasan pada bagian terakhir. Hasil penelitian dan pembahasan ditampilkan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Objek Penelitian Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) peserta PROPER

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di salah satu perusahaan yang bergerak di sektor jasa yaitu PT SIAPTEK. Penelitian dilakukan dari bulan Maret 2015 hingga

Lebih terperinci

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics

HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY. Descriptive Statistics LAMPIRAN 3 HASIL UJI REGRESI PENGARUH KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Deskripsi Data Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation TA 42 3.386499 8.013065

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan standar

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Perusahaan emiten manufaktur sektor (Consumer Goods Industry) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia memiliki beberapa perusahaan, dan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN Dalam bab ini akan diuraikan hal-hal yang berkaitan dengan data-data yang berhasil dikumpulkan, hasil pengolahan data dan pembahasan dari hasil pengolahan tersebut. Berdasarkan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner

BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN. Berikut ini diringkas pengiriman dan penerimaan kuesioner : Tabel 4.1. Rincian pengiriman Pengembalian Kuesioner BAB IV ANALISIS HASIL PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi Responden Berdasarkan data yang telah disebar kepada pelanggan Alfamart dengan total 100 kuesioner yang diberikan langsung kepada para pelanggan Alfamart.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN

BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN BAB IV ANALISA DAN HASIL PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Dalam analisis statistik obyek penelitian pada sub bab ini, peneliti akan menjabarkan hasil perhitungan nilai minimum, nilai maksimum, ratarata

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: suatu keputusan pembelian.

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: suatu keputusan pembelian. BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Tahapan Pelaksanaan Penelitian Di dalam penelitian ini terdapat tahapan pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu sebagai berikut: 1. Peneliti melakukan

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Pengaruh Rasio Profitabilitas, Rasio Solvabilitas Dan Rasio Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Perdagangan, Jasa Dan Investasi Di Daftar Efek Syariah

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia. Salam Sari dapat dilihat pada tabel 3.1 adalah sebagai berikut :

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia. Salam Sari dapat dilihat pada tabel 3.1 adalah sebagai berikut : BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Responden 4.1.1 Pengelompokan Responden Berdasarkan Usia Adapun data berdasarkan usia responden karyawan Toko Buku Salam Sari dapat dilihat pada tabel 3.1 adalah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian 1. Uji Validitas dan Reliabilitas a. Uji Validitas Untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen, penulis menggunakan analisis SPSS. Uji

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK),

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Objek Penelitian Pada penelitian ini dilakukan analisis hasil pengumpulan data penelitian dari 34 provinsi di Indonesia. Data yang digunakan meliputi

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 4 ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4.1. Statistik Deskriptif Pada penelitian ini digunakan 65 perusahaan sebagai sampel penelitian. Sampel tersebut merupakan perusahaan jenis family ownership yang terdaftar

Lebih terperinci

BAB IV. HASIL dan PEMBAHASAN

BAB IV. HASIL dan PEMBAHASAN BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Obyek Penelitian Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Responden dalam dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Hasil 1. Analisis Statistik Deskriptif Tabel 4.1 Deskripsi Variabel Penelitian Descriptive Statistics N Minimum Maximum Mean Std. Deviation CR 36.027 4.742

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 51 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik dekriptif menggambarkan tentang ringkasan datadata penelitian seperti nilai minimum, maksimum, rata rata dan

Lebih terperinci

Pembahasan. Uji Validitas dan Reliabilitas

Pembahasan. Uji Validitas dan Reliabilitas Tujuan Penulisan 1. Untuk menganalisis variabel bebas (motivasi, persepsi, dan sikap konsumen) secara parsial berpengaruh secara signifikan terhadap variabel terikat (keputusan pembelian). 2. Untuk menganalisis

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. maksimum. Penelitian ini menggunakan current ratio (CR), debt to equity ratio BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran atau deskripsi suatu data pada variabel-variabel penelitian yang digunakan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dari karyawan koperasi pondok pesantren Az-Zahra Pedurungan Semarang

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN. dari karyawan koperasi pondok pesantren Az-Zahra Pedurungan Semarang BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN 4.1 Karakteristik Responden Sebelum dilakukan analisis, terlebih dahulu penulis akan menjelaskan mengenai data-data responden yang digunakan sebagai sampel yang diambil

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN. transaksi untuk pembelian fashion muslim melalui e-commerce, maka akan. Tabel 4.1 Data responden berdasarkan gender

BAB IV HASIL PENELITIAN. transaksi untuk pembelian fashion muslim melalui e-commerce, maka akan. Tabel 4.1 Data responden berdasarkan gender BAB IV HASIL PEELITIA A. Gambaran Umum Responden Untuk mengetahui gambaran karakteristik responden yang pernah melakukan transaksi untuk pembelian fashion muslim melalui e-commerce, maka akan dijelaskan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010-2012. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Size

Lebih terperinci

BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN. buah. Dari 105 kuesioner yang dikirimkan kepada seluruh

BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN. buah. Dari 105 kuesioner yang dikirimkan kepada seluruh BAB IV HASIL dan PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Obyek Penelitian Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen kuesioner. Responden dalam penelitian

Lebih terperinci

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan adalah Laporan Laba-Rugi, Laporan Posisi Keuangan, dan Catatan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. digunakan adalah Laporan Laba-Rugi, Laporan Posisi Keuangan, dan Catatan 54 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Semua data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang digunakan adalah

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dan teknik sampling yang digunakan adalah teknik accidental sampling. menggunakan kartu Indosat Ooredoo.

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. dan teknik sampling yang digunakan adalah teknik accidental sampling. menggunakan kartu Indosat Ooredoo. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Responden 1. Response Rate Data pada penelitian ini diperoleh dengan cara membagikan kuesioner dan teknik sampling yang digunakan adalah teknik accidental

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 68 BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Hasil Penelitian Data yang diperolah dari kuesioner yang diberikan kepada 100 responden, dapat diketahui bahwa persentase yang mengisi kuesioner memiliki jabatan

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN 84 4.1. Analisis Kuantitatif BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN 4.1.1 Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen Untuk menguji validitas dan realiabilitas instrumen, penulis menggunakan analisis dengan SPSS.

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. kinerja manajemen bagian pemasaran dan operasional pada perusahaan jasa

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. kinerja manajemen bagian pemasaran dan operasional pada perusahaan jasa BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji keterkaitan antara karakteristik informasi sistem informasi akuntansi manajemen terhadap kinerja manajemen bagian pemasaran

Lebih terperinci

ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA PENGGUNA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA

ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA PENGGUNA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA PENGGUNA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS GUNADARMA RESTI KARTIKA 3EA10 (15210768) Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma 2013 Dosen Pembimbing: Sariyati, S.E., M.M. o o o Pada era

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian yang terdiri dari variabel terikat (dependen) yaitu tingkat

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. penelitian yang terdiri dari variabel terikat (dependen) yaitu tingkat BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Statistik Deskriptif Statistik deskriptif memberikan gambaran atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata rata (Mean), standar deviasi, maksimum, minimum,

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN 39 BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Data Hasil Penelitian Statistik deskriptif digunakan untuk melihat gambaran secara umum data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini. Berikut hasil

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pengujian hipotesis pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Tujuan analisis penelitian ini adalah menjawab

Lebih terperinci