BAB 2 LANDASAN TEORI

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB 2 LANDASAN TEORI"

Transkripsi

1 BAB 2 LANDASAN TEORI PT.Bak Permata merupaka salah satu bak asioal terbesar di Idoesia da dikeal sebagai bak pelayaa terbaik. Bak Permata dibetuk sebagai hasil merger dari 5 bak di bawah Bada Peyehata Perbaka Nasioal (BPPN), yaki PT Bak Bali, PT Bak Uiversal, PT Bak Prima Express, PT Bak Artamedia, PT Bak Patriot, yag prosesya berhasil diselesaika pada tahu Pada tahu 2004 Stadard Chartered Bak da PT Astra Iterasioal megambil ahli PT.Bak Permata da memulai proses trasformasi secara besar-besara di dalam orgaisasi. Adapu visi da misi dari bak permata adalah pelopor dalam memberika solusi fiasial yag iovatif da mejadika hidup lebih berilai. 2.1 Kartu Kredit Pegertia Kartu Kredit Kartu kredit adalah suatu jeis peyelesaia trasaksi ritel (retail) da sistem kredit, yag amaya berasal dari kartu plastik yag diterbitka kepada peggua sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dega kartu debit di maa peerbit kartu kredit memijamka kosume uag da buka megambil uag dari rekeig Jeis Jeis Kartu Kredit 1. Charge cards a. Bisa memijam uag dari peerbit kartu kredit. b. Haya bisa meempatka seberapa yag mampu dapat bayar peuh setiap bula. c. Sagat bergua utuk megelola keuaga bulaa. 2. Kartu Belaja

2 a. Kartu kredit yag dikeluarka oleh Pasar Swalaya atau toko. b. Periksa semua detail sebelum medaftar karea persyarata da padua tiap kartu aka berbeda. c. Secara umum lebih mahal daripada kartu kredit tradisioal. 3. Pijama Perseoraga a. Pijama ii bergua utuk membeli barag berharga da mahal seperti komputer, mobil atau paket libura seperti meggabugka beberapa utag ke dalam satu pembayara ruti. b. Pembayara bulaa tetap selama satu periode waktu c. Membatu utuk pegatura pegaggara jika memiliki pembayara ruti. d. Jeis kredit ii serig ditawarka oleh pegedar, dimaa pemijam sebearya adalah biasaya sebuah istitusi keuaga. 4. Overdraft a. Bisa memijam sejumlah uag diatas batas yag telah ditetuka pada rekeig bak. b. Daa biasaya bisa diambil melalui kartu ATM atau kartu debit, melalui rekeig cek atau couter. 5. Hipotek Secara umum dipakai utuk pembelia barag. Memiliki jumlah daa yag besar da puya jagka waktu pembayara lebih pajag biasaya duapuluh tahu atau lebih. Buga pada pijama ii secara umum palig redah diatara jeis-jeis kredit yag ada. Pijama Pay day. Pijama jagka pedek yag biasaya jumlahya kecil atau haya beberapa juta rupiah. Bugaya sagat tiggi, sehigga pegguaaya harus hati-hati Kelebiha da Kelemaha Kartu Kredit 1. Kelebiha a. Kartu kredit dapat diguaka utuk mempermudah alat pembayara sehigga tidak perlu membawa uag tuai. b. Kartu kredit dapat diguaka utuk megumpulka semua betuk pegeluara belaja dalam satu tagiha sehigga waktu yag dikeluarka dapat lebih efesie.

3 Bahka ada juga kartu kredit yag memiliki fasilitas utuk membayar pegeluara ruti, seperti tagiha telepo, tagiha listrik da tagiha air. c. Kartu kredit juga dapat diguaka utuk mecatat pegeluara secara ruti sehigga mempermudah dalam megelola keuaga dalam keluarga. d. Kartu kredit juga dapat diguaka utuk meghemat pegeluara, misalya utuk disko kamar, disko maka di restora atau disko belaja. e. Tidak perlu membawa uag tuai kemaa-maa yag bisa membahayaka keselamata. 2. Kelemaha a. Kartu bisa dibobol orag lai yag tidak jujur, misalya bila pejual tidak jujur maka ia aka meggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum ditada tagai. Ia aka meagih ke bak yag bersagkuta utuk trasaksi lai dega megguaka slip yag kedua dega mecatumka tada taga yag dipalsuka seperti pada slip yag pertama. b. Bila trasaksi bisis dilakuka di iteret, maka bila dipejual tidak jujur, ia aka meerima pembayara dari bak yag bersagkuta, tetapi ia tidak megirimka barag yag dipesa. c. Apabila butuh uag atau igi belaja lebih bayak kemampua, tetap bisa memakai kartu tersebut, amu yag serig dilupaka oleh kosume adalah persetasi buga kredit kosumsi yag sagat tiggi. d. Jeis kartu kredit yag megguaka bad magetik tidak terlalu baik keamaaya. Sayagya di Idoesia kartu jeis ii masih bayak di produksi, jadi aka lebih baik kalau dibuat pegamaa tambaha dega micro chip seperti yag dipakai di Eropa. e. Pembayara pertahu yag cukup mahal, termasuk pembayara tambaha utuk pegambila uag diluar egeri, termasuk trasaksi iteret pada website yag berada diluar egeri.

4 2.2 Pegertia Peramala Peramala (forecastig) adalah kegiata utuk memperkiraka apa yag aka terjadi di masa yag aka datag. Sedagka ramala adalah situasi atau kodisi yag diperkiraka aka terjadi pada masa yag aka datag. Ramala tersebut dapat didasarka atas bermacam-macam cara, diataraya adalah metode pemulusa ekspoesial atau rata-rata bergerak da metode box -jekis. Metode peramala merupaka cara utuk memperkiraka secara kuatitatif apa yag aka terjadi pada masa yag aka datag dega dasar data yag releva pada masa lalu. Dega kata lai metode peramala yag bersifat objektif. Oleh karea itu, metode peramala termasuk dalam kegiata kuatitatif. Keberhasila dari suatu peramala sagat ditetuka oleh pegetahua tekik tetag iformasi lalu yag dibutuhka yaitu iformasi yag bersifat kuatitatif serta tekik da metode paramalaya. Baik tidakya suatu peramala yag disusu, disampig ditetuka oleh metode yag diperguaka juga ditetuka oleh baik tidakya iformasi maupu data yag diguaka. Selama data maupu iformasi yag diguaka tidak dapat meyakika, maka hasil peramala yag disusu juga aka sukar dipercaya aka ketepataya. Dalam melakuka aalisa ekoomi atau aalisa kegiata perusahaa, haruslah di perkiraka apa yag terjadi dalam bidag ekoomi atau di dalam duia usaha pada masa yag aka datag. Kegiata memperkiraka apa yag aka terjadi pada masa yag aka datag, dikeal dega sebuta peramala. Setiap kebijaka ekoomi maupu kebijaka perusahaa tidak aka terlepas dari usaha utuk meigkatka kesejahteraa masyarakat atau meigkatka keberhasila perusahaa utuk mecapai tujua pada masa yag aka datag dimaa kebijaka tersebut dilaksaaka. Usaha utuk melihat da megkaji situasi da kodisi tersebut tidak terlepas dari kegiata peramala.

5 2.3. Prosedur Peramala Permitaa Kualitas atau mutu dari hasil peramala yag disusu, sagat ditetuka oleh proses pelaksaaa peyusuya. Peramala yag baik adalah peramala yag dilakuka dega megikuti lagkah-lagkah atau prosedur peyusua yag baik. Pada dasarya ada tiga lagkah peramala yag petig yaitu : 1. Megaalisa data yag lalu. Tahap ii bergua utuk pola yag terjadi pada masa yag lalu. Aalisa ii dilakuka dega cara membuat tabulasi data maka dapat diketahui pola data tersebut. 2. Meetuka metode yag diguaka. Masig-masig metode aka memberika hasil peramala yag berbeda. Dimaa metode peramala yag baik adalah metode yag meghasilka peyimpaga atara hasil peramala dega ilai keyataa yag sekecil mugki. 3. Memproyeksika data yag lalu dega megguaka metode yag diperguaka, da mempertimbagka adaya beberapa faktor perubaha. Faktor-faktor perubaha tersebut atara lai terdiri dari perubaha kebijaka-kebijaka yag mugki terjadi, termasuk kebijaka pemeritah. Proyeksi adalah adaya suatu kecedruga sesuatu hal pada masa yag aka datag yag masih belum diketahui da mempuyai ilai pada masa yag aka datag yag merupaka petujuk tetag jumlah sesuatu hal tersebut di masa yag aka datag. 2.4 Jeis Jeis Peramala Meurut Assauri (1984) peramala dapat dibedaka dari beberapa segi tergatug dari cara melihatya, yaitu dilihat dari jagka waktu ramala da dilihat dari sifat ramala. Jika dilihat dari jagka waktu ramala yag disusu, maka ramala dapat dibedaka atas dua macam, yaitu:

6 1. Peramala jagka pajag, yaitu peramala yag dilakuka utuk peyusua hasil ramala jagka waktuya lebih dari satu setegah tahu atau tiga semester. Peramala jagka pajag diguaka utuk pegambila keputusa megeai perecaaa produk da perecaaa pasar, pegeluara biaya perusahaa, studi kelayaka pabrik, aggara, purchase order, perecaaa teaga kerja serta perecaaa kapasitas kerja 2. Peramala jagka pedek, yaitu peramala yag dilakuka utuk peyusua hasil ramala dalam jagka waktu yag kurag dari satu setegah tahu atau tiga semester. Peramala seperti ii diperluka dalam peyusua recaa tahua, recaa kerja operasioal, da aggara cotoh peyusua recaa produksi, recaa pejuala, recaa persediaa, aggara produksi, da aggara perusahaa Berdasarka dari sifat peyusuya, maka peramala dapat dibedaka atas dua macam, yaitu : 1. Peramala yag subjektif, yaitu peramala yag didasarka atas perasaa atau ituasi dari orag yag meyusuya. Dalam hal ii padaga atau judgemet dari orag yag meyusuya sagat meetuka baik tidakya hasil ramala tersebut. 2. Peramala yag objektif, peramala yag didasarka atas data yag releva pada masa lalu, dega megguaka tekik-tekik da metode dalam pegaalisaa data tersebut. Berdasarka beberapa tekik yag telah dikembagka dalam peramala dibedaka atas dua yaitu: 1. Peramala kualitatif, yaitu peramala yag didasarka atas dua kualitatif pada masa lalu. Hasil peramala yag dibuat sagat tergatug pada orag yag meyusuya. Hal ii petig karea hasil peramala tersebut ditetuka berdasarka pemikira yag bersifat ituisi, judgemet atau pedapat, da pegetahua serta pegalama dari peyusuya. Biasaya peramala secara kualitatif ii didasarka atas hasil peyelidika.

7 2. Peramala kuatitatif, yaitu peramala didasarka atas data kuatitatif pada masa lalu. Hasil peramala dibuat sagat bergatug pada metode yag diguaka dalam peramala tersebut. Dega peramala yag berbeda aka diperoleh hasil peramala yag berbeda. Adapu yag perlu diperhatika dari pegguaa metode-metode tersebut, adalah baik tidakya metode yag diperguaka, sagat ditetuka oleh perbedaa atau peyimpaga atara hasil peramala dega keyataa yag terjadi. Metode yag baik adalah metode yag memberika ilai-ilai perbedaa atau peyimpaga yag mugki terjadi. Peramala kuatitatif haya dapat diguaka apabila terdapat tiga kodisi sebagai berikut : a. Adaya iformasi tetag keadaa yag lai. b. Iformasi tersebut dapat dikuatifikasika dalam betuk data. c. Dapat diasumsika bahwa pola yag lalu aka berkelajuta pada masa yag aka datag. 2.5 Metode Peramala Pada dasarya peramla kuatitatif dapat dibedaka atas: 1. Metode Sebab Akibat ( Causal Methods ) Merupaka metode peramala yag didasarka atas pegguaa aalisa pola hubuga atara variabel yag diperkiraka dega variabel yag mempegaruhiya tetapi buka waktu. Metode sebab akibat ii terdiri dari: a. Metode regresi da korelasi, merupaka metode yag diguaka baik utuk jagka pajag maupu pedek da didasarka pada persamaa dega tekik least squares yag diaalisi secara statis. b. Metode iput output, merupaka metode yag diguaka utuk jagka pajag yag biasa diguaka utuk meyusu tred ekoomi jagka pajag. c. Metode ekoometrika, merupaka metode yag diguaka utuk jagka pajag da pedek.

8 2. Aalisis Deret Waktu (Time Series) Merupaka metode peramal yag didasarka pada pola hubuga atara variable yag dicari (depedet) dega variabel yag mempegaruhiya (idepedet) yag dikaitka dega waktu miggua, bulaa, semester atau tahua. Aalisis deret waktu terdiri dari: a. Metode Smoothig, merupaka jeis peramala jagka pedek seperti perecaaa persediaa, perecaaa keuaga. Tujua pegguaa metode ii adalah meguragi ketidakteratura data masa lampau seperti musima. b. Metode Box-Jekis (Model ARIMA), merupaka metode peramala deret waktu yag megguaka model matematis dalam peramala jagka pedek. c. Metode Proyeksi Tred dega Regresi, merupaka jeis peramala jagka pedek maupu jagka pajag. Metode ii merupaka garis tred utuk persamaa matematis. 2.6 Pemiliha tekik da Metode Peramala Dalam pemiliha tekik da metode peramala, pertama-tama perlu diketahui ciri-ciri petig yag perlu diperhatika bagi pegambil keputusa da aalisa keadaa dalam mempersiapka peramala. Ada eam faktor utama yag diidetifikasi sebagai tekik da metode paramala, yaitu : 1. Horizo Waktu Ada dua aspek dari horizo waktu yag berhubuga dega masig-masig metode peramala. Pertama adalah cakupa waktu di masa yag aka datag. Aspek kedua adalah periode utuk peramala yag diigika. 2. Pola Data

9 Dasar utama dari metode peramala adalah aggapa bahwa macam dari pola yag didapati di dalam data yag diramalka aka berkelajuta. 3. Jeis da Model Model-model merupaka suatu deret dimaa waktu digambarka sebagai usur yag petig utuk meetuka perubaha-perubaha dalam pola. Model-model perlu diperhatika karea masig-masig model mempuyai kemampua yag berbeda dalam aalisa keadaa utuk pegambila keputusa. 4. Biaya yag dibutuhka Umumya ada empat usur biaya yag tercakup dalam pegguaa suatu prosedur peramala yaitu: biaya-biaya pegembaga, peyimpaa (storage) data, operasi pelaksaaa, kesempata dalam pegguaa tekik-tekik da metode peramala. 5. Ketepata Metode Peramala Tigkat ketepata yag dibutuhka sagat erat kaitaya dega tigkat pericia yag dibutuka dalam suatu peramala. 6. Kemudaha dalam Peerapa Metode-metode yag dapat dimegerti da mudah diaplikasika sudah merupaka suatu prisip umum bagi pegambil keputusa. 2.7 Pola data Lagkah petig dalam memilih suatu metode deret berkala (time series) adalah mempertimbagka jeis pola data. Dega megetahui jeis pola data maka pola data tersebut dapat diuji dega megguaka metode peramala yag ada. Pola data dapat dibedaka mejadi empat yaitu:

10 2.7.1 Pola Horizotal (Stasioer) Pola horizotal terjadi bilama ilai data berfluktuasi disekitar ilai rata-rata yag kosta (deret seperti ii adalah stasioer terhadap ilai rata-rataya). Utuk pola data horizotal ditujukka pada gambar dibawah ii. Y Waktu Gambar 2.1 Pola data Horizotal Pola Musima (S) Pola musima terjadi bila data yag kelihataya berfluktuasi, amu fluktuasi tersebut terlihat berulag dalam satu iterval waktu tertetu. Disebut pola musima karea permitaa ii biasaya dipegaruhi oleh musim sehigga biasaya iterval perulaga data ii adalah satu tahu. Sebagai cotoh, pejuala payig da jas huja dimusim huja lebih besar daripada di musim kemarau. Metode peramala yag sesuai dega pola musima adalah metode witer, metode movig average, model ARIMA. Utuk pola data musima dapat ditujukka pada gambar dibwah ii.

11 Y Waktu Gambar 2.2 Pola Data Musima Pola Siklis (C) Pola siklis adalah bila fluktuasi permitaa secara jagka pajag membetuk pola siusoid atau gelombag atau siklus. Pola musima retag waktu satu tahu dapat dijadika pedoma, maka retag waktu perulaga siklik tidak tetu. Metode yag sesuai dega pola silis adalah metode movig average, model ARIMA, metode autoregressive, da metode smoothig ekspoesial. Utuk pola data siklis dapat ditujukka pada gambar dibawah ii. Y Waktu Gambar 2.3 Pola data Siklis

12 2.7.4 Pola Tred (T) Pola tred adalah bila data permitaa meujukka pola kecederuga gerakka peurua atau keaikka jagka pajag. Data yag kelihataya berfluktuasi, apabila dilihat pada retag waktu yag pajag aka ditarik garis maya. Garis maya itulah yag disebut garis tred. Bila data berpola tred, maka metode peramala yag sesuai adalah metode regresi liier, expoeetial smoothig, atau double expoetial smoothig. Utuk pola data tred dapat ditujukka pada gambar dibawah ii. Y Waktu Gambar 2.4 Pola Data Tred 2.8. Metode Pemulusa Metode smoothig adalah metode peramala dega megadaka peghalusa atau pemulusa terhadap data masa lalu yaitu dega megambil rata-rata dari ilai beberapa tahu utuk meaksir ilai pada tahu yag aka datag. Secara umum metode smoothig di klasifikasika mejadi 2 (dua) bagia, yaitu: 1. Metode Rata-Rata Metode rata-rata dibagi atas 4 (empat) bagia, yaitu: a. Nilai Tegah (Mea)

13 b. Rata-Rata Bergerak Tuggal (Sigle Movig Average) c. Rata-Rata Bergerak Gada (Double Movig Average) d. Kombiasi rata-rata bergerak laiya Metode rata-rata tujuaya adalah memafaatka data masa lalu utuk megembagka suatu sistem peramala pada periode medatag. 2. Metode Smoothig Ekspoesial Betuk umum dari metode smoothig ekspoesial adalah: ( )....(2.1) Keteraga Peramala satu periode ke depa. Data aktual pada periode ke t. Peramala pada periode ke t. Parameter smoothig. Bila betuk umum tersebut diperluas maka aka berubah mejadi: ( ) ( ) ( ).... (2.2) Dari pemulusa betuk umum di atas dapatlah dikataka bahwa metode smoothig ekspoesial merupaka sekelompok metode yag meujukka pembobota meuru secara ekspoesial terhadap ilai observasi yag lebih tua atau dega kata lai observasi yag baru diberika bobot yag relatif lebih besar dega ilai observasi yag lebih tua. Metode ii terdiri atas:

14 a. Smoothig Ekspoesial Tuggal a.1. Satu Parameter (Oe Parameter) a.2. Pedekata Aditif (ARRES) Diguaka utuk data yag bersifat statioer da tidak meujukka pola atau tred. b. Smoothig Ekspoesial Gada b.1. Metode Liier Satu Parameter dari Brow b.2. Metode Dua Parameter dari Holt c. Smoothig Ekspoesial Triple c.1. Metode Kuadratik Satu Parameter dari Brow Diguaka utuk pola kuadratik, kubik, atau orde yag lebih tiggi. c.2. Metode Kecederuga da Musim Tiga Parameter dari Witer Dapat diguaka utuk data berbetuk tred da musima c.3. Smoothig Ekspoesial Meurut Klasifikasi Peges 2.9. Metode Smoothig yag Diguaka Utuk medapatka hasil yag baik harus diketahui cara yag tepat. Data jumlah pelagga kartu kredit meujukka pola data tred liier yag dapat dilihat dari grafik realisasi yag meujukka pola data tred liier. Dalam urusa bisis da ekoomi serig sekali diperluka data utuk megikuti rata-rata persetase tigkat perubaha sepajag waktu, misalya rata-rata persetase jumlah kredit meurut besar arus yag meabug selama beberapa tahu medatag. Berapa bayakya jumlah pelagga kartu kredit yag aka didapat Bak Permata cabag Meda yag aka datag? Pertayaa ii merupaka pertayaa yag palig petig di dalam duia perbisisa. Nilai tersebut dapat diperoleh dega megguaka rumus pemulusa ekspoesial liier satu-parameter dari brow.

15 Maka metode peramala aalisa deret waktu (time series) yag aka diguaka utuk meramalka jumlah pelagga kartu kredit, pada pemecaha masalah ii adalah dega megguaka metode pemulusa ekspoesial gada yaitu smoothig ekspoesial satu parameter dari Brow. Metode pemulusa ekspoesial gada (metode liier satu parameter dari Brow) merupaka kelompok metode yag meujukka pembobota meuru secara ekspoesial terhadap ilai pegamata yag lebih tua disebut prosedur pemulusa ekspoesial. Seperti halya dega rata-rata bergerak, metode ekspoesial terdiri atas tuggal, gada da metode yag lebih rumit. Semua mempuyai sifat yag sama, yaitu ilai yag lebih baru deberika bobot yag relatif besar dibadig ilai pegamata yag lebih lama. Dalam kasus rata-rata bergerak, bobot yag dikeaka pada ilai-ilai pegamata merupaka hasil sampiga dari sistem movig avarage tertetu yag diambil. Tetapi dalam pemulusa ekspoesial, terdapat satu atau lebih parameter pemulusa yag ditetuka secara eksplisit, da hasil piliha ii meetuka bobot yag dikeaka pada ilai observasi. Dega cara aalogi yag dipakai pada waktu beragkat dari rata-rata bergerak tuggal ke pumulusa ekspoesial tuggal juga dapat beragkat dari rata-rata bergerak gada ke pemulusa gada. Perpidaha seperti ii mugki mearik karea salah satu keterbatasa dari rata-rata bergerak liier, kecuali bahwa jumlah ilai data yag diperluka sekarag adalah 2N-1. Pemulusa ekspoesial liier dapat dihitug haya dega tiga ilai data da satu ilai utuk α. Pedekata ii juga memberika bobot yag semaki meuru pada observasi masa lalu. Dega alasa ii pemulusa ekspoesial liier lebih disukai daripada rata-rata bergerak liier sebagai suatu metode peramala dalam berbagai kasus utama. Dasar pemikira dari pemulusa ekspoesial liier dari brow adalah sama dega rata-rata bergerak liier, karea kedua ilai pemulusa ekspoesial tuggal da gada ketiggala dari data yag sebearya bilamaa terdapat usur tred, perbedaa atara ilai pemulusa tuggal da gada dapat ditambahka kepada ilai pemulusa

16 tuggal da disesuaika utuk tred. Persamaa yag dipakai dalam implemetasi pemulusa ekspoesial liier satu parameter dari Brow sebagai berikut: ( ) (2.3) ( )...(2.4) ( )...(2.5) ( ) (2.6) Keteraga: (2.7) = Nilai smoothig ekspoesial tuggal. = Nilai pegamata periode t. = Smoothig pertama periode t-1. = Nilai smoothig ekspoesial gada. = Parameter smoothig ekspoesial yag besarya 0 < < Megukur Ketepata Peerapa Model Keakurata keseluruha dari setiap model peramala baik itu rata-rata bergerak, pemulusa ekspoesial atau laiya dapat dijelaska dega membadigka ilai yag diproyeksika dega ilai aktual atau ilai yag diamati. Utuk tigkat akurasi peramala dapat diukur dari ilai berikut : a. MSE (Mea Square Error) / Nilai Tegah Kesalaha Kuadrat MSE t 1 e 2 t. (2.8) b. MAE (Mea Absolut Error) / Nilai Tegah Kesalaha Absolute

17 MAE t 1 et....(2.9) c. MAPE (Mea Absolut Percetage Error) / Nilai Tegah Kesalaha Persetase Absolut MAPE t 1 PE t.(2.10) d. MPE (Mea Percetage Error) / Nilai Tegah Kesalaha Persetase MPE t 1 PE t (2.11) e. SSE (Sum Square Error) / Jumlah Kuadrat Kesalaha SSE e t t 1 2.(2.12) Keteraga : (kesalaha pada periode t). Data aktual pada periode ke t. ( ) (kesalaha persetase pada periode ke t). Nilai peramala pada periode ke t. N = Bayakya periode data yag diobservasi.