BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN. jenis kelamin (b) tingkat pendidikan (c) pekerjaan (d) masa kerja:

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN. jenis kelamin (b) tingkat pendidikan (c) pekerjaan (d) masa kerja:"

Transkripsi

1 BAB IV PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN 4.1. Gambaran Umum Responden Dalam penelitian ini yang menjadi responden adalah sejumlah masyarakat Desa Costa yang diambil sebagai sampel yaitu sebanyak 100 orang secara insident. Berikut ini karakteristik responden berdasarkan (a) jenis kelamin (b) tingkat pendidikan (c) pekerjaan (d) masa kerja: 1. Jenis Kelamin Tabel.4.1. Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin No. Jenis Kelamin Jumlah (org) Persentase (%) 1 Laki-laki 64 64,00 2 Perempuan 36 34,00 Total % Sumber: Data Primer Dari tabel 4.1. dapat diketahui bahwa mayoritas responden adalah laki-laki dengan jumlah sebanyak 64 orang sedangkan perempuan sebanyak 36 orang. Alasannya karena kebanyakan responden yang ditemui pada lokasi penelitian kebanyakan adalah laki-laki. 2. Pendidikan Tabel 4.2. Karakteristik tingkat pendidikan responden No. Tingkat Pendidikan Jumlah (org) Persentase (%) 1 SD 5 5,00 2 SMP 19 19,00 3 SMA/SMK 21 21,00

2 4 DIPLOMA 12 12,00 5 Sarjana 41 41,00 6 Pasca Sarjana 2 2,00 Total 100 orang 100% Sumber: Data primer Berdasarkan tabel 4.2. responden berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas responden berpindidikan Sarjana (S1) yaitu sebanyak 41 orang, diikuti yang berpendidikan SMA/SMK sebanyak 21 oang, SMP sebanyak 19 orang, Diploma sebanyak 12 orang, sedangkan responden dengan tingkat pendidikan Pasca Sarjana hanya 2 orang saja. 3. Pekerjaan Tabel 4.3. Karakteristik Pekerjaan Responden No. Pekerjaan Jumlah (org) Persentase (%) 1 PNS 24 24,00 2 Pegawai swasta 21 21,00 3 Wiraswasta 18 18,00 4 Lain-lain 37 37,00 Total 100 orang 100% Sumber: Data Primer Dari tabel 4.3. dapat diketahui bahwa responden yang berprofesi selain PNS, pegawai swasta dan wiraswasta lebih banyak yaitu sebanyak 37 orang, diikuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanya 24 orang, Pegawai Swasta 21 orang dan Wiraswasta sebanyak 18 orang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kebanyakan responden dalam penelitian belum diketahui pasti pekerjaan mereka sehari-hari. 4. Masa Kerja Tabel 4.4. Karakteristik Masa Kerja Responden

3 No. Masa Kerja (thn) Jumlah (org) Persentase (%) , , ,00 4 Tidak bekerja 36 36,00 Total 100 orang 100% Sumber: Data Primer Tabel 4. dapat menjelaskan bahwa sebanyak 36 orang responden adalah bukan merupakan anggota Pegawai Negeri Sipil maupunpegawai swasta oleh karena itu masa kerja mereka tidak pernah ditentukan, sedangkan yang bekerja Pegawai Negeri Sipil maupunpegawai swasta dengan masa kerja antara 0-5 tahun lebih banyak yaitu dengan jumlah 31 orang, diikuti masa kerja antara 6-10 tahun sebanyak 24 orang serta masa kerja antara adalah paling sedikit dengan jumlah 9 orang Pembahasan Pengetahuan Responden Tentang Bank dan Non Bank Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan, masyarakat Regiao Autonomia Especial Enclave Oe-Cusse Ambeno khususnya masyarakat desa Costa mayoritas lebih memiliki pengetahuan tentang koperasi seperti pada tabel berikut ini. Tabel 4.5. Pengetahuan terhadap lembaga keuangan bank dan non bank berdasarkan tingkat pendidikan dan pekerjaan Pendidikan pekerjaaan BNU BNCTL Koperasi Pengadaian Reksa Dana

4 SD SMP SMA DIPLOMA Sarjana Pasca Sarjana TOTAL PNS Pegawai Swasta Wiraswasta Lain-lain TOTAL Sumber: Pengolahan Data Responden Dari tabel 4.5 dapat diketahui bahwa pengetahuan masyarakat mengenai lembaga keuangan bank dan non bank berdasarkan tingkat pedidikan dari tingkat pendidikan SD sampai S1 lebih banyak yang memiliki pengetahuan mengenai lembaga keuangan non bank khususnya koperasi dan reksa dana. Tabel.4.5 juga dapat menjelaskan bahwa walaupun sebagai pegawai, baik pegawai negeri mapun swasta tetapi pengetahuan mengenai bank sangat minim sekali hal itu terbukti dari keseluruhan responden dari para pegawai lebih memilih memiliki pengetahuan tentang koperasi dibanding bank. Dengan demikan, maka dapat disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat Regiao Autonomia Especial Enclave Oe-Cusse Ambeno lebih mempunyai pengetahuan megenai koperasi. Hal itu terbukti karena responden sebanyak 75 orang yang mempunyai pengetahuan tentang koperasi diikuti oleh reaksa dana sebagai urutan kedua yang diketahui oleh oleh masyarakat. Sedangkan responden yang mempunyai pengetahuan

5 tentang lembaga keuangan bank khususnya BNCTL sebanyak 32 orang, BNU sebanyak 21 orang serta pengadaian sebanyak 20 orang Pemilihan Tempat Menabung Pemilihan tempat menabung merupakan suatu keputusan nasabah berdasarkan pertimbangan atas alternatif-alternatif yang mengandung tiga (3) pengertian yaitu: (1) pilihan atas logika atau pertimbangan (2) alternatif yang dipilih merupakan yang terbaik (3) ada tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian untuk mengetahui pemilihan tempat menabung masyarakat Regiao Autonomia Especial Enclave Oe-Cusse Ambeno dapat dilihat pada tabel berikut ini. Tabel 4.6. Pemilihan tempat menabung berdasarkan tingkat pendidikan, pekerjaan dan masa kerja. Pendidikan, pekerjaan BNCTL BNU Koperasi Celengan Arisan Reksa Dana masa kerja SD SMP SMA DIPLOMA Sarjana Pasca Sarjana TOTAL PNS Pegawai swasta Wiraswasta Lain-lain TOTAL Tidak bekerja TOTAL

6 Sumber: Pengolahan Data Responden Pada tabel 4.6. menjelaskan bahwa responden dengan tingkat pendidikan SD sampai S1 lebih memilih menabung dikoperasi, celengan dan bergabung pada kelompok reksa dana. Sedangkan keseluran responden dengan tingkat pendidikan SD lebih memilih arisan. Selain itu 2 orang responden dengan tingkat pendidikan S2 lebih memilih menabung dibank BNU dan BNCTL. Selanjutnya Pemilihan tempat menabung berdasarkan pekerjaan mayoritas responden yang merupakan PNS lebih memilih menabung dikoperasi, diikuti oleh responden yang belum diketahui pekerjaannya secara pasti dan belum bekerja serta pegawai swasta. Sedangkan responden yang memilih berarisan lebih lebih banyak dari responden belum diketahui pekerjaannya secara pasti dan belum bekerja dan pegawai swasta. Sedangkan Pemilihan tempat menabung berdasarkan masa kerja dapat dilihat bahwa responden dengan masa kerja antara 0-5 tahun lebih memilih menabung dikoperasi, Arisan dan celengan. Sedangkan responden yang tidak bekerja mayoritas memilih tidak menabung di lembaga keuangan bank. Dari dari tabel pemilihan tempat menabung berdasarkan tingkat pendidikan, pekrjaan dan masa kerja dapat disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat Regiao Autonomia Especial Enclave Oe-Cusse Ambeno lebih memilih menabung di koperasi. Hal ini diterbukti karena dari hasil penelitian

7 yang ada responden yang memilih untuk menabung dikoperasi sebanyak 75 orang dan diikuti masyarkat memilih berarisan sebanyak 47 orang serta masyarakat memilih menabung sendiri dalam bentuk celengan sebanyak 30 orang. Sedangkan masyarakat yang memilih menabung di bank (BNU dan BNCTL) justru lebih sedikit yaitu memilih menabung di BNU sebanyak 12 orang dan BNCTL sebanyak 20 orang Faktor Pendorong Menabung di Lembaga Non Bank Tabel. 4.7 Faktor pendorong menabung lembaga non dibank berdasarkan tingkat pendidikan pekerjaan dan masa kerja. Pendidika Tingkat Sosial jarak Pelayan Penda Pengetahu n, suku budaya an patan an pekerjaan bunga masa kerja SD SMP SMA DIPLOM A Sarjana Pasca Sarjana TOTAL PNS Pegawai Swasta Wiraswas ta Lain-lain TOTAL Tidak bekerja

8 TOTAL Sumber: Pengolahan Data Responden Pada Tabel. 4.7 dapat diketahui bahwa keseluruhan responden dengan tingkat pendidikan SD 100% memilih menabung di lembaga keuangan bukan bank karena faktor sosial budaya, pendapatan dan pengetahuan. Ketiga faktor tersebut juga menjadi pendorong bagi responden dengan tingkat pendidikan SMP dan SMA dimana mayoritas responden pun lebih memilih menabung di lembaga keuangan non bank karena faktor yang sama. Sedangkan responden dengan tingkat pendidikan DIPLOMA, S1 dan S2 beralasan memilih menabung dilembaga keuangan non bank karena tingkat suku bunga yang diharapkan terasa lebih besar dibanding bank. Namun walauapun demikian diketahui bahwa keseluruhan (100%) responden dari PNS dan pegawai swasta beralasan bahwa yang menjadi faktor utama pendorong menabung di lembaga non bank adalah karena tingkat suku serta kualitas pelayanan lebih baik dibanding bank. Selain itu juga mayoritas PNS dan pegawai swasta beralasan yang mendorong mereka lebih memilih menabung ditempat lain selain dibank karena pendapatan yang diperoleh tidak cukup menabung dibank. Sebaliknya responden belum diketahui pekerjaannya secara pasti dan belum bekerja 100% beralasan lebih memilih menabung lembaga non bank karena pendapatan. Selain itu faktor sosial budaya juga masih menjadi faktor pendorong masyarakat menabung di lembaga non bank. Sedangkan berdasarkan masa kerja secara keseluruhan

9 responden dengan masa kerja 0-5 tahun memilih menabung di lembaga non bank karena tingkat suku bunga Dari tabel faktor pendorong menabung di lembaga non bank dapat disimpulkan bahwa yang menjadi alasan utama masyarakat Regiao Autonomia Especial Enclave Oe-Cusse Ambeno lebih memilih menabung di lembaga keuangan non bank adalah karena tingkat suku bunga dari lembaga dianggap sangat besar dibanding bank yang tidak memberi keuntungan kepada nasabah. karena masyarakat merasa menabung di lembaga non bank mereka mendapat tingkat suku bunga lebih tinggi. Hal ini terbukti seperti pada terlihat faktor pendorong menabung di lembaga non bank ini sebanyak 90 orang responden memilih tingkat suku bunga sebagai factor yang mendorong mereka menabung di lembaga keuangan non bank. Selain tingkat suku, pelayanan juga menjadi salah faktor yang menjadi alasan responden menabung di lembaga non bank yaitu sebanyak 87 orang masyarakat menganggap pelayanan lembaga di lembaga keuangan non lebih baik. Selain itu juga pendapatan serta faktor sosial budaya masih menjadi alas an pertimbangan juga karena responden sebanyak 75 orang yang memilih pendapatan serta 63 orang memilih faktor sosial budaya sebagai alasan menabung di lembaga non bank. Responden kurang menganggap jarak dan likuiditas sebagai faktor pendorong menabung di lembaga non bank Faktor Penghambat Minat Menabung di Bank

10 Suatu keputusan pasti didasari dengan alasan-alasan tertentu termasuk keputusan masyarakat tidak menabung di bank pasti ada alasan tertentu. Tabel 4.8. faktor penghambat menabung dibank berdasarkan tingkat pendidikan, pekerjaan dan masa kerja. Pendidika Tingkat jarak Pelaya Penda Pengetahuan Likuiditas n, pekerjaan masa kerja suku bunga nan patan SD SMP SMA DIPLOM A Sarjana Pasca 2 2 Sarjana TOTAL PNS Pegawai Swasta Wiraswast a Lain-lain TOTAL Tidak bekerja TOTAL Sumber: Pengolahan Data Responden Berdasarkan tingkat pendidikan para responden yang menjadi faktor penghambat utama bagi responden dengan pendidikan Diploma, S1 dan S2 adalah tingkat suku bunga. Hal itu terbukti karena 100% responden dengan pendidikan Diploma, S1 dan S2 memilih tingkat suku bunga yang

11 diharapkan dari bank menjadi hambatan utama. Berbeda dengan Responden dengan tingkat pendidikan SMA 100% responden memilih pelayanan dan pendapatan sebagai faktor penghambat. Sedangkan responden yang hanya berpendidika SD 100% lebih memilih pendapatan dan pengetahuan sebagai faktor penghambat. Sedangkan Berdasarkan pekerjaan responden yang menjadi faktor penghambat menabung dibank bagi PNS dan Pegawai swasta secara keseluruhan adalah tingkat suku bunga, pelayanan serta pendapatan. Sedangkan bagi wiraswasta yang menjadi faktor penghambat utama adalah tingkat suku bunga. Bagi responden yang tidak diketahui pekerjaannya yang menjadi faktor penghambat utama adalah pendapatan dan diikuti oleh faktor pelayanan serta tingkat suku bunga. Faktor penghambat berdasarkan masa kerja bagi responden umumnya adalah pertama, tingkat suku bunga kedua pelayanan dan ketiga pendapatan. Sedangkan responden yang tidak bekerja memilih pendapatan sebagai penghambat utama dan tingkat suku bunga serta pelayanan juga ikut menjadi penghambat Dari tabel faktor penghambat menabung dibank dapat disimpulkan bahwa yang menjadi alasan utama masyarakat tidak menabung di bank adalah tingkat suku bunga yang diharapkan masyarakat dimana dibank BNU tidak adanya bunga bagi tabungan deposito, bank hanya menjamin keamanan (safety) uang yang disimpan/ditabung oleh para nasabah sedangkan di BNCTL tingkat suku bunga hanya sebesar 0,5-1% per tahun namun bunga

12 pinjaman yang dibeban kepada para kreditor dari pihak bank berkisar antara 16-24%, di ikuti oleh pelayanan dari bank yang dianggap tidak memberi kepuasan kepada masyarakat misalnya (1) Tangibles yang meliputi kondisi fisk gebung bank dianggap terlalu kecil sehingga tidak dapat menyediakan (a) ruang tunggu bagi nasabah (b) tempat parkir Kurang (2) Reability yaitu kurang adanya kemampuan bank untuk melakukan pelayanan terhadap nasabah sesuai dengan apa yang telah dijanjikan (3) Responsiveness dari pihak bank yang dianggap nasabah tidak memuaskan yaitu kurang perhatian dan kecepatan dari karyawan bank dalam menanggapi permintaan, pertanyaan serta keluhan masyarakat. Pendapatan masyarakat yang rata hanya diperoleh dari pendapatan bulanan serta kurang cukup menjadi hambatan menabung dibank. Sedangkan jarak antara lokasi bank dengan tempat tinggal masyarakat serta faktor pengetahuan dianggap kurang menjadi hal penting dalam memilih untuk tidak menabung di bank Instrumen Menabung yang digunakan Instrument menabung merupakan bentuk tabungan digunakan untuk menabung dalam bentuk apapun yang sudah menjadi kebisaan seseorang selain menabung dibank. Tabel 4.9. Instrumen Menabung yang digunakan berdasarkan tingkat pendidikan pekerjaan dan masa kerja. Pendidikan, pekerjaan, Koperasi Arisan Barang Binatang Reksa Dana masa kerja SD

13 SMP SMA DIPLOMA Sarjana Pasca 0 2 Sarjana 0 TOTAL PNS Pegawai 0 21 Swasta Wiraswasta Lain-lain TOTAL thn thn thn Tidak bekerja TOTAL Sumber: Pengolahan Data Responden Dari tabel 4.9. dapat diketahui bahwa 100% responden dari dilihat dari tingkat pendidikan pekerjaan dan masa kerja selalu membeli binatang untuk dipelihara dan akan dijual kembali bila ada kebutuhan mendadak atau bahkan binatang dapat menjadi persiapan akan kebutuhan yang berhubungan dengan adat dan kebiasan yang ada sebagai instrumen menabung yang selalu menjadi kebiasan. Masyoritas responden juga memilih menggunakan koperasi sebagai instrumen menabung. Selain itu arisan serta reksa dana juga masih digunakan sebagai instrumen menabung oleh responden. Sedangkan seluruh responden memilih membeli dan memelihara binatang sebagai alternatif menabung selama ini. Selain itu juga PNS, Pegawai swasta, wiraswasta dan masih memilih koperasi,arisan dan reksa dana sebagai

14 instrumen menabung. Yang memilih barang (tanah, emas, mobil dll) sebagai instrumen menabung hanyalah 3 orang responden yang pekerjaannya sebagai wiraswasta. Maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mayoritas masyarakat Oe-Cusse selalu memilih menggunakan instrument menabung dengan cara membeli binatang peliharaan (kambing, babi, ayam, kerbau dan sapi) karena dari total responden yang ada 100% mereka selalu menggunakan cara menabung seperti itu, koperasi menjadi urutan kedua bagi masyarakat dalam memilih untuk menabung, arisan menjadi urutan ke tiga yang dipilih sebagai instrument menabung sedangkan menabung dalam bentuk barang kurang menjadi kebiasaan bagi masyarakat sebagai instrumen menabung Hasil Wawancara Wawancara yang dilakukan terhadap 5 orang yang juga merupakan anggota serta pengurus dari koperasi yang ada di Desa Costa untuk mengetahui mengapa mereka lebih cenderung untuk menabung di koperasi. Berikut ini adalah hasil wawancara dari anggota maupun pengurus koperasi: 1. AP, Pengurus koperasi CU Enclave (Credit União Encave) dan FO pengurus koperasi CU Lalenok (Credit União Lalenok) : hatene katak banku nia objectivo atu mak atu buka lukru nebe bo ot. Uluk rai osan iha banku BNU maibe depois foti fali hotu no senti rai osan iha koperativa diak liu ho razaun;(a) husi total orsamentu nebe ami

15 rai iha koperativa nia funan 75 % sei fila ba ami (b) Kopertiva iha prinsipiu ida katak membru koperativa hanesan membru familia no sempre ajuda malu iha qualker tempo kuandu membro koperativa ida persija ajuda,(c) Asistensia 24 horas ba necesidade urgenti ba membrus (d) sei fahe lukrus nebe hetan kada fim do ano (e) Membru nebe impresta nia funan 5%. Maioria membrus koperativa CU Enclave mai husi ema sira nebe rendimentu kiik tamba ne fasil ba se deit mak atu sai membru tamba orsamentu nebe persija atu registu sai membru foun ne e US$ 55,00 Artinya: Berdasarkan pengetahuan responden bank merupakan lembaga keuangan yang bertujuan memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Pernah menabung dibank BNU tetapi kemudian semua uang yang ditabung diambil kembali dan memilih untuk menabung kembali dikoperasi dengan alasan karena; (a) Dari seluruh uang yang ditabung bunga 70% akan kembali pada setiap anggota (b) Adanya prinsip koperasi bahwa anggota koperasi adalah anggota keluarga perlu saling membantu (c) Anggota koperasi dilayani 24 jam terhadap hal yang bersifat emergensi (d) Selalu ada pembagian sisa hasil usaha (SHU) setiap akhir tahun. Mayoritas dari anggota simpan pinjam CU Enclave berasal dari masyarakat yang berpendapatan rendah. Oleh karena itu, koperasi tersebut diatas memberikan kemudahan bagi siapa saja dan

16 kapan saja (penerimaan anggota setiap hari) dengan uang pendaftaran hanya sebesar US$ 55,00. Sedangkan yang menjadi alasan tidak menabung di Beliau berpendapat bahwa: Razaun lakoi rai osan iha banku tamba (a) Kuandu rai osan iha banku liu-liu iha banku BNU nia funan laiha maibe kuandu impresta funan baa mi senti bot tebes, iha BNCTL funan iha maibe kiik (b) Atendimentu husi banku ladiak, Artinya: yang menjadi alasan tidak menabung dibank karena; (a) Tingkat suku bunga yaitu BNU tidak tingkat suku terhadap tabungan deposito sedangkan bunga pinjaman dianggap terlalu besar, sedangkan di BNCTL tingkat suku terhadap tabungan deposito dianggap terlalu kecil (b) Pelayanan dari bank tidak memberikan kepuasaan. 2. JM, Anggota Koperasi dari Comeli dan AM, Anggota koperasi Timor Maffo : Ladun iha kunhesementu kona ba banku maibe tuir informasaun nebe espaila katak banku iha timor ne e la fo benefisiu kliente sira ho razaun (a) kuandu rai osan funan laiha ou sei iha karik ki ik tebes (b) aplika funan bo ot ba debitor sira, (c) banku sei $ 5 kada fulan kuandu fulan kliente sei la rai amenta osan, tamba ne uluk kedas hau rona informasaun ida ne e halo hau decide hodi lakoi rai osan iha banku. Artinya: Responden kurang mempunyai pengetahuan tentang bank pengetahuan tentang bank, akan adanya

17 informasi bahwa lembaga perbankan di Timor Leste tidak memberikan keuntungan bagi para nasabahnya dengan alasan bahwa (a) Tidak adanya tingkat suku bunga bagi tabungan deposito kalau pun ada itu terlalu kecil (b) tingkat suku bagi debitor terlalu tinggi, (c) adanya pemotongan $ 5/bulan apabila nasabah tidak menambah tabungan setiap bulan. sehingga sejak diperolehnya informasi responden memutuskan untuk tidak menabung dibank. Alasan mengapa lebih memilih koperasi: Decidi rai osan iha koperativa tamba ba hau koperativa hanesan instituisaun financeira nebe nia objectivu mak atu hadia membru koperativa nia vida no buat importante nebe mak hau gosta hanesan; (a) Total orsamentu nebe ami rai lukru 65 % sei hanesan direitu membru nian konforme kuantidade osan nebe membru ida-idak rai (b) iha relasaun diak entre membrus koperativa hotu hanesan familia atu bele ajuda malu, (c) Popanca obrigatoriu nebe hau senti kaman kada $ 5 no popanca voluntaria konforme membru nia kbi it (d) Persija atu impresta karik prosesu lalais liu (e) Necesidade urgent membrus sei atende kleur liu mak 24 horas (f)kada fim do ano sempre iha restu osan lukru (SHU), maski rai osan iha koperativa maibe hau mos hola animal hanesan hanesan meius ida hodi investe osan tamba kultura maski ita hanesan funcionario maibe sempre hakiak animal hodi bele atende

18 mos necesidade nebe urgenti no hau nia fen ho nia kolega feto sira kria grupu kreditu. Artinya: Pemilihan koperasi sebagai tempat menabung karena berdasarkan pengetahuan yang ada koperasi bertujuan untuk mecari keuntungan yang sebesar-besarnya melainkan adalah mensejahterakan anggotanya. Beberapa yang membuat saya tertarik menabung dikoperasi adalah seperti; (a) 65 % tingkat suku dari total tabungan setiap anggota akan menjadi hak para anggota tergantung kuantitas tabungan anggota (b) adanya hubungan yang baik antara seluruh anggota koperasi (c) Setoran bulanan murah yaitu simpanan wajib $ 5/bulan sedangkan simpanan suka rela tergantung kemampuan masing-masing anggota (d) Pelayanan koperasi lebih baik dibanding bank (e) Pelayanan kebutuhan mendadak (penting) untuk pinjaman anggota paling lambat 24 jam (f) adanya pembagian sisa hasil usaha (SHU) setiap akhir tahun, selain menabung di koperasi saya juga membeli binatang (kambing, babi dan sapi) sebagai salah satu alternative untuk mengantisipasi hal-hal tertentu yang berkaitan dengan budaya. Oleh karena itu, walaupun sebagai pegawai selalu memilih untuk membeli binatang untuk dipelihara. Selain itu juga istri saya mempunyai alternative lain yaitu bersama dengan teman-temanya membentuk kelompok simpan pinjam.

19 3. JGE, anggota kelompok reksa dana : Hau laiha kunhesementu klean kona ba saida mak banku hau so hatene deit katak banku ne e hanesan fatin atu rai osan ona simu salariu funcionario sira fulanfulan, kona koperaativa hau mos ladun iha kunhesemnetu barak, ami decide atu kria grupu kredito kiik oan tamba (a) kbit la to o hodi rai osan iha banku no mos koperativa (b) ami nia membrus mai husi bairo laran nebe sei iha relasaun familia (c) impresta iha banku funan bot maibe kuandu iha grupu ami nian funan 2% deit ba membrus (c) prosesu facil tebes ba membrus nia persija. Kona ba instrumentu seluk nebe uja hodi investe osan mak hakiak animal ne e sai hanesan ona meius nebe diak nebe geralmente ema Oe-Cusse uja hodi bele investe osan atu hatan necesidade nebe urgenti liu-liu ligasaun kultura nebe iha. Artinya bahwa berdasarkan pengetahuan yang saya bank adalah tempat menabung uang serta tempat penerimaan gaji oleh para pegawai setiap akhir bulan begitu pula koperasi saya sendiri kurang memiliki pengetahuan yang cukup mendalam, oleh karena itu kami lebih memilih membentuk kelompok simpan pinjam karena alasan; (a) Ketidak mampuan menabung di bank (pendapatan), (b) Anggota kelompok terdiri dari masyarakat lingkungan sekitar termasuk anggota keluarga, (c) Tingkat suku bunga pinjaman lebih kecil yaitu 2% dari total pinjaman di banding

20 bank. Instrumen lain yang menjadi kebiasaan adalah membeli binatang (Ayam, kambing, Sapi) untuk dipelihara sebagai bentuk investasi demi menjaga kebutuhan mendadak yang sering terjadi seperti umumnya adalah hal-hal yang berkaitan dengan budaya masyarakat Oe-Cusse.

Direito. Dwi Mingguan Hak Azasi Manusia

Direito. Dwi Mingguan Hak Azasi Manusia Yayasan HAK Jl. Gov. Serpa Rosa T-091, Farol Dili - Timor Lorosae Tel/Fax.: + 313323 e-mail: yhak@minihub.org Photo: Atoy AB Editorial Masa transisi sudah berjalan 8 bulan. Timor Lorosae masih penuh abu

Lebih terperinci

Dengan terbitan nomor ini, Bulletin La o Hamutuk memulai volume ketiganya. Sejak dua tahun yang lalu, kami

Dengan terbitan nomor ini, Bulletin La o Hamutuk memulai volume ketiganya. Sejak dua tahun yang lalu, kami Buletin La o Hamutuk Vol. 3, No. 1 Pebruari 2002 Dengan terbitan nomor ini, Bulletin La o Hamutuk memulai volume ketiganya. Sejak dua tahun yang lalu, kami meneliti dan menjelaskan beberapa institusi international

Lebih terperinci

(THE TIMOR-LESTE NATIONAL ALLIANCE FOR AN INTERNATIONAL TRIBUNAL)

(THE TIMOR-LESTE NATIONAL ALLIANCE FOR AN INTERNATIONAL TRIBUNAL) A-N-T-I Aliansi Nasionál Timor-Leste ba Tribunál Internasionál (THE TIMOR-LESTE NATIONAL ALLIANCE FOR AN INTERNATIONAL TRIBUNAL) Tel: +670-77289241 ka +670-77179655 / +670-77402231 e-mail: lanarra.del@gmail.com,

Lebih terperinci

Setiap negara perlu untuk mengatur sumber daya

Setiap negara perlu untuk mengatur sumber daya Buletin La o Hamutuk Vol. 5, No. 1 Januari 2004 Otoritas Perbankan dan Pembayaran Untuk definisi dari kata-kata yang dicetak tebal, lihat daftar istilah di halaman 5. Setiap negara perlu untuk mengatur

Lebih terperinci

Direito. Dwi Mingguan Hak Azasi Manusia

Direito. Dwi Mingguan Hak Azasi Manusia Yayasan HAK Jl. Gov. Serpa Rosa T-091, Farol Dili - Timor Lorosae Tel/Fax.: + 313323 e-mail: yhak@minihub.org Direito Dwi Mingguan Hak Azasi Manusia Editorial Lolos dari mulut harimau, masuk ke mulut buaya.

Lebih terperinci

Kerja sama Timor-Leste dan Kuba Di bidang Kesehatan

Kerja sama Timor-Leste dan Kuba Di bidang Kesehatan gratis gratis gratis gratis gratis gratis Buletin La o Hamutuk Vol. 9, No. 2 Agustus 2008 Kerja sama Timor-Leste dan Kuba Di bidang Kesehatan S etelah merdeka dari Indonesia, negara baru Timor- Leste dituntut

Lebih terperinci

Slide 1. Koleksi biji untuk kehutanan Dr. James B. Friday Universitas Hawaii

Slide 1. Koleksi biji untuk kehutanan Dr. James B. Friday Universitas Hawaii Agroforestry Opportunities for East Timor: Forestry and Agroforestry Nurseries: Seed Collection Dr. J.. Friday, University of Hawaii Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis November 2004 Slide

Lebih terperinci

Timor-Leste Agricultural Rehabilitation, Economic Growth, and Sustainable Natural Resources Management Project

Timor-Leste Agricultural Rehabilitation, Economic Growth, and Sustainable Natural Resources Management Project Agroforestry Opportunities for East Timor: Forage banks and forage gardens Dr. J. B. Friday, University of Hawaii Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis Timor-Leste Agricultural Rehabilitation,

Lebih terperinci

Di seluruh dunia, pemerintah yang mempunyai

Di seluruh dunia, pemerintah yang mempunyai ibuletin La o Hamutuk Vol. 3, No. 5 Juli 2002 Dengan Buletin pasca kemerdekaan pertama kami, La o Hamutuk melanjutkan investigasi mengenai sumber minyak dan gas yang begitu penting bagi masa depan Timor

Lebih terperinci

The Target Tree Seedling Dr. James B. Friday University of Hawaii Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis November 2004.

The Target Tree Seedling Dr. James B. Friday University of Hawaii Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis November 2004. Agroforestry Opportunities for East Timor: Forestry and Agroforestry Nurseries: The Target Tree Seedling Dr. J. B. Friday, University of Hawaii Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis, November

Lebih terperinci

VI KARAKTERISTIK UMUM RESPONDEN

VI KARAKTERISTIK UMUM RESPONDEN VI KARAKTERISTIK UMUM RESPONDEN Karakteristik umum responden beras organik SAE diklasifikasikan ke dalam beberapa kelompok yaitu berdasarkan jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga

Lebih terperinci

V. HASIL DAN PEMBAHASAN. Modern Superindo Godean Kota Yogyakarta yang bersedia diwawancarai.

V. HASIL DAN PEMBAHASAN. Modern Superindo Godean Kota Yogyakarta yang bersedia diwawancarai. V. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Karakteristik Konsumen Responden dalam penelitian ini adalah pembeli sayuran segar di Pasar Modern Superindo Godean Kota Yogyakarta yang bersedia diwawancarai. Pengumpulan data

Lebih terperinci

MENSIASATI BIAYA PENDIDIKAN Oleh: Mike Rini

MENSIASATI BIAYA PENDIDIKAN Oleh: Mike Rini Dikutip dari Danareksa.com MENSIASATI BIAYA PENDIDIKAN Oleh: Mike Rini Pendidikan di Indonesia masih merupakan investasi yang mahal, untuk itu diperlukan perencanaan keuangan yang baik, bila ingin merencanakan

Lebih terperinci

Garda Mor Hato o Reklamasaun Ba Inspesaun Jerál

Garda Mor Hato o Reklamasaun Ba Inspesaun Jerál cmyk Bomdia Timor-Leste! HTTP:WWW.temposemanaltimor.blogspot.com Contact : +(670) 7234852 GARDA MOR Pretetive Services Lda. Servicos de sfatuhada Dili,Timor-Leste, PO Box 293 - Email : gardamorsecurity@gmail.com

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. maka perusahaan dapat mempertahankan posisi pasarnya di tengah-tengah

BAB I PENDAHULUAN. maka perusahaan dapat mempertahankan posisi pasarnya di tengah-tengah BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Perkembangan dan peningkatan jasa pelayanan pada perusahaan dari tahun ke tahun semakin menjadi perhatian masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari adanya persaingan

Lebih terperinci

Slide 2. Projetu kuda ai iha fatin luan no iha rai maran, no ass mai be dala balu malirin sei uza fatin boot atu halo viverus

Slide 2. Projetu kuda ai iha fatin luan no iha rai maran, no ass mai be dala balu malirin sei uza fatin boot atu halo viverus Agroforestry Opportunities for East Timor: Forestry and Agroforestry Nurseries: Planting Stock and Containers Dr. J. B. Friday, University of Hawaii Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis, November

Lebih terperinci

Case Processing Summary. Besarnya jumlah Kredit * Persyaratan yang di tetapkan Crosstabulation

Case Processing Summary. Besarnya jumlah Kredit * Persyaratan yang di tetapkan Crosstabulation Lampiran Crosstabs Case Processing Summary Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent Besarnya jumlah * Persyaratan yang di 43 100.0% 0.0% 43 100.0% Besarnya jumlah Besarnya jumlah * Persyaratan

Lebih terperinci

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Gambaran Umum Perusahaan Pada awalnya, PT. Bank DKI merupakan Bank Milik Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta berbentuk Perusahaan Daerah yang didirikan berdasarkan Peraturan

Lebih terperinci

BAB 4 PENGARUH PEMBANGUNAN PASUPATI TERHADAP KARAKTERISTIK PERGERAKAN CIMAHI-BANDUNG

BAB 4 PENGARUH PEMBANGUNAN PASUPATI TERHADAP KARAKTERISTIK PERGERAKAN CIMAHI-BANDUNG BAB 4 PENGARUH PEMBANGUNAN PASUPATI TERHADAP KARAKTERISTIK PERGERAKAN CIMAHI-BANDUNG Pada bab ini akan dipaparkan mengenai responden pelaku pergerakan Cimahi-Bandung yang berpotensial untuk menggunakan

Lebih terperinci

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan Berdasarkan uraian yang telah disampaikan pada bab sebelumnya, maka kesimpulan penelitian ini adalah : 1. Jumlah penyaluran kredit Perum Pegadaian Cabang Lempuyangan

Lebih terperinci

BAB V. Kesimpulan dan Saran

BAB V. Kesimpulan dan Saran BAB V Kesimpulan dan Saran 5. 1 Kesimpulan Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut : 1. Analisis profil responden menyatakan bahwa 31% nasabah berada

Lebih terperinci

QUESTIONER. 1. Umur :... thn. 4. Pekerjaan / posisi :... B. Persepsi Karyawan terhadap Penerapan Teknologi Informasi :

QUESTIONER. 1. Umur :... thn. 4. Pekerjaan / posisi :... B. Persepsi Karyawan terhadap Penerapan Teknologi Informasi : QUESTIONER A. Identitas Responden : 1. Umur :... thn 2. Jenis Kelamin : (...) Laki-laki (...) Perempuan 3. Pendidikan Terakhir : (...) SMP (...) SMA (...) Sarjana 4. Pekerjaan / posisi :... B. Persepsi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Kepuasan dan loyalitas anggota dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu

BAB I PENDAHULUAN. Kepuasan dan loyalitas anggota dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu BAB I PENDAHULUAN 1.1.Latar Belakang Pada abad sekarang, persaingan dalam dunia bisnis menjadi semakin ketat. Untuk menghadapi persaingan yang ketat setiap organisasi atau penyedia jasa perlu memperhatikan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perbankan khususnya bank umum merupakan inti dari sistem

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perbankan khususnya bank umum merupakan inti dari sistem BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perbankan khususnya bank umum merupakan inti dari sistem keuangan setiap negara. Bank merupakan lembaga keuangan yang menjadi tempat bagi perusahaan, badan pemerintah,

Lebih terperinci

SURVEY LOYALITAS PELANGGAN

SURVEY LOYALITAS PELANGGAN Lampiran 1: Kuisoner SURVEY LOYALITAS PELANGGAN Selamat Pagi, Siang, Sore, Malam. Dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan Bank X, maka dengan ini Anda diharapkan menyampaikan persepsi Anda kepada Bank

Lebih terperinci

Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien yang Dirawat di Ruangan Kelas III Rumah Sakit Immanuel Bandung

Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien yang Dirawat di Ruangan Kelas III Rumah Sakit Immanuel Bandung Hubungan Perilaku Caring Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien yang Dirawat di Ruangan Kelas III Rumah Sakit Immanuel Bandung 1 Kartini Apriana Hutapea 2 Blacius Dedi 3 Yuliana Elias 1,2,3 Sekolah Tinggi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perbankan Nomor 10 Tahun 1998 pasal 1 ayat 2). deposito yang sebagaimana dapat menjadi alternatif untuk berinvestasi.

BAB I PENDAHULUAN. Perbankan Nomor 10 Tahun 1998 pasal 1 ayat 2). deposito yang sebagaimana dapat menjadi alternatif untuk berinvestasi. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sebagai lembaga keuangan, perbankan mempunyai peranan yang besar dalam mendorong perekonomian nasional. Bank memiliki usaha pokok yaitu menghimpun dana dari masyarakat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kepada nasabahnya selalu mengutamakan pelayanan yang berkualitas. persaingan dan jumlah pesaing menuntut perusahaan untuk selalu

BAB I PENDAHULUAN. kepada nasabahnya selalu mengutamakan pelayanan yang berkualitas. persaingan dan jumlah pesaing menuntut perusahaan untuk selalu 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Dunia perbankan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa. Perusahaan perbankan dalam memberikan pelayanan kepada nasabahnya selalu mengutamakan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan usaha tanpa adanya kepercayaan dari masyarakat. yang setia dan menguntungkan pihak bank. Dengan demikian, pihak bank

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan usaha tanpa adanya kepercayaan dari masyarakat. yang setia dan menguntungkan pihak bank. Dengan demikian, pihak bank 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Bank merupakan salah satu lembaga keuangan yang bekerja dengan cara mengumpulkan dana dari masyarakat untuk kemudian meminjamkannya lagi kepada masyarakat.

Lebih terperinci

BAB IV ANALISIS TENTANG PERSEPSI PEDAGANG KECIL DI PASAR KLIWON TENTANG PEMANFAATAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT FASTABIQ CABANG KUDUS

BAB IV ANALISIS TENTANG PERSEPSI PEDAGANG KECIL DI PASAR KLIWON TENTANG PEMANFAATAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT FASTABIQ CABANG KUDUS 88 BAB IV ANALISIS TENTANG PERSEPSI PEDAGANG KECIL DI PASAR KLIWON TENTANG PEMANFAATAN PEMBIAYAAN MUDHARABAH DI BMT FASTABIQ CABANG KUDUS A. Analisis Penerapan dan Mekanisme Pembiayaan Mudharabah BMT Fastabiq

Lebih terperinci

BAB 5 ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB 5 ANALISIS DAN PEMBAHASAN BAB 5 ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini akan dipaparkan hasil pengolahan data beserta analisis terhadap hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai berikut: 5.1 Pengujian Kuesioner Pretest Pretest

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Pengertian Bank Bank merupakan suatu lembaga keuangan yang memiliki peranan yang sangat penting dalam sebuah kegiatan ekonomi.melalui kegiatan perkreditan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Petani Hutan Rakyat 5.1.1. Karakteristik Petani Hutan Rakyat Karakteristik petani hutan rakyat merupakan suatu karakter atau ciri-ciri yang terdapat pada responden.

Lebih terperinci

Kuesioner penelitian HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TENTANG PROSEDUR PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN. di RSIA BUDI KEMULIAAN

Kuesioner penelitian HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TENTANG PROSEDUR PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN. di RSIA BUDI KEMULIAAN Lampiran 1 Kuesioner penelitian HUBUNGAN PERSEPSI PASIEN TENTANG PROSEDUR PELAYANAN RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN di RSIA BUDI KEMULIAAN Bersama ini saya selaku mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan

Lebih terperinci

KONDISI TRIWULAN I I II III IV I II III IV I

KONDISI TRIWULAN I I II III IV I II III IV I SURVEI PERBANKAN Triwulan I-007 Target pemberian kredit baru pada triwulan II-007 dan tahun 007 diperkirakan masih akan meningkat Hanya 4,0% responden yang menyatakan realisasi kredit baru dalam triwulan

Lebih terperinci

Dengan Hormat, Yang bertanda tangan di bawah ini, mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara :

Dengan Hormat, Yang bertanda tangan di bawah ini, mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara : PENGARUH TARIF PASSENGER SERVICE CHARGE DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAAN CALON PENUMPANG PESAWAT PADA BANDAR UDARA INTERNATIONAL KUALANAMU MEDAN Kepada Yth; Bapak/Ibu Bandar Udara International

Lebih terperinci

VI. MEKANISME PENYALURAN KUR DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN

VI. MEKANISME PENYALURAN KUR DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN VI. MEKANISME PENYALURAN KUR DAN KARAKTERISTIK RESPONDEN 6.1. Mekanisme Penyaluran KUR di BRI Unit Tongkol Dalam menyalurkan KUR kepada debitur, ada beberapa tahap atau prosedur yang harus dilaksanakan

Lebih terperinci

No : ( diisi peneliti ) Tanggal : ( diisi peneliti )

No : ( diisi peneliti ) Tanggal : ( diisi peneliti ) LAMPIRAN 63 64 Lampiran 1. Kuesioner penelitian No : ( diisi peneliti ) Tanggal : ( diisi peneliti ) Keterangan: STS: Sangat Tidak Setuju TS : Tidak Setuju CS : Cukup Setuju S : Setuju SS : Sangat Setuju

Lebih terperinci

BAB V KARAKTERISTIK RESPONDEN

BAB V KARAKTERISTIK RESPONDEN 50 BAB V KARAKTERISTIK RESPONDEN 5.1 Faktor Internal Faktor internal dalam penelitian ini merupakan karakteristik individu yang dimiliki responden yang berbeda satu sama lain. Responden dalam penelitian

Lebih terperinci

FORMULIR PEMBUKAAN REKENING (INDIVIDU)

FORMULIR PEMBUKAAN REKENING (INDIVIDU) No. Formulir : FORMULIR PEMBUKAAN REKENING (INDIVIDU) (Di isi oleh BRENT Manajemen Investasi) Nomor Investor : Kode Nasabah : Nama Nasabah : Kode Sales : Cabang : Checklist kelengkapan Data dan Dokumen

Lebih terperinci

BAB V HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN 40 BAB V HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN 5.1 Deskripsi Karakteristik Responden Karakteristik responden yaitu menguraikan deskripsi identitas responden menurut sampel penelitian yang telah ditetapkan. Salah

Lebih terperinci

BAB III METODE PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Lokasi Penelitian Penelitian dilakukan di kota Tarutung yang merupakan ibu kota kabupaten Tapanuli Utara. Daerah penelitian ditentukan secara sengaja dengan pertimbangan bahwa

Lebih terperinci

BAB II URAIAN TEORITIS. dulu pernah dilakukan, diantaranya : Andriani (2000) dalam penelitiannya yang

BAB II URAIAN TEORITIS. dulu pernah dilakukan, diantaranya : Andriani (2000) dalam penelitiannya yang BAB II URAIAN TEORITIS A. Penelitian Terdahulu Sebagai landasan dalam penelitian ini, digunakan beberapa penelitian yang dulu pernah dilakukan, diantaranya : Andriani (2000) dalam penelitiannya yang mengambil

Lebih terperinci

PENGARUH KEPERCAYAAN, JAMINAN RASA AMAN, DAN AKSESIBILITAS TERHADAP MINAT MENABUNG NASABAH BANK BRI DI YOGYAKARTA

PENGARUH KEPERCAYAAN, JAMINAN RASA AMAN, DAN AKSESIBILITAS TERHADAP MINAT MENABUNG NASABAH BANK BRI DI YOGYAKARTA LAMPIRAN 1. KUESIONER PENELITIAN KUESIONER PENELITIAN Penelitian tentang: Manajemen Pemasaran ANALISIS PENGARUH KEPERCAYAAN, JAMINAN RASA AMAN, DAN AKSESIBILITAS TERHADAP MINAT MENABUNG NASABAH BANK BRI

Lebih terperinci

Building Forestry Nurseries Dr. James B. Friday University of Hawaii November 2004 Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis.

Building Forestry Nurseries Dr. James B. Friday University of Hawaii November 2004 Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis. Agroforestry Opportunities for East Timor: Forestry and Agroforestry Nurseries: Building Forestry Nurseries Dr. J. B. Friday, University of Hawaii Translated by Cesaltino Lopes and Carlos dos Reis, November

Lebih terperinci

BAB 4 ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB 4 ANALISA DAN PEMBAHASAN 53 BAB 4 ANALISA DAN PEMBAHASAN Dalam bab Analisa dan Pembahasan diuraikan terlebih dahulu tentang hasil perolehan data penelitian, selanjutnya dipaparkan hasil uji validitas dan reabilitas, analisa deskriptif

Lebih terperinci

MANAJEMEN PERBANKAN. By : Angga Hapsila, SE.MM

MANAJEMEN PERBANKAN. By : Angga Hapsila, SE.MM MANAJEMEN PERBANKAN By : Angga Hapsila, SE.MM BAB III KEGIATAN PERBANKAN 1. KEGIATAN PERBANKAN 2. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SUKU BUNGA 3. KOMPONEN DALAM MENENTUKAN BUNGA KREDIT 4. FUNGSI BANK SECARA SPESIFIK

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Bank BTN Kantor Cabang Syariah Semarang Profil Bank BTN Kantor Cabang Syariah Semarang

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Bank BTN Kantor Cabang Syariah Semarang Profil Bank BTN Kantor Cabang Syariah Semarang BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Bank BTN Kantor Cabang Syariah Semarang 4.1.1. Profil Bank BTN Kantor Cabang Syariah Semarang PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk didirikan pada

Lebih terperinci

Lima tahun mendatang, Timor-Leste akan menjadi negara di dunia yang paling tergantung pada minyak, dengan 89%

Lima tahun mendatang, Timor-Leste akan menjadi negara di dunia yang paling tergantung pada minyak, dengan 89% Buletin La o Hamutuk Vol. 6, No. 4 Nopember 2005 Timor-Leste akan menjadi negara di dunia yang paling tergantung pada minyak Lima tahun mendatang, Timor-Leste akan menjadi negara di dunia yang paling tergantung

Lebih terperinci

umum timor leste kebijaksanaan kenderaan /mobil 12 maret hanya pengemudi yang mempunyai sim yang akan dijinkan untuk mengendarai kendaraan.

umum timor leste kebijaksanaan kenderaan /mobil 12 maret hanya pengemudi yang mempunyai sim yang akan dijinkan untuk mengendarai kendaraan. umum timor leste kebijaksanaan kenderaan /mobil 12 maret 2003 1.hanya pengemudi yang mempunyai sim yang akan dijinkan untuk mengendarai kendaraan. 2.setiap kenderaan akan mempunyai seorang pengemudi untuk

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan Negara sedang berkembang yang sedang giat-giat

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan Negara sedang berkembang yang sedang giat-giat BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Indonesia merupakan Negara sedang berkembang yang sedang giat-giat Nya melaksanakan pembangunan segala bidang kehidupan, salah satunya adalah di bidang perekonomian.

Lebih terperinci

PANDUAN WAWANCARA PEMILIK. Ancaman Pendatang Baru: 1) Menurut Anda, apakah bisnis ini termasuk yang membutuhkan modal

PANDUAN WAWANCARA PEMILIK. Ancaman Pendatang Baru: 1) Menurut Anda, apakah bisnis ini termasuk yang membutuhkan modal 48 PANDUAN WAWANCARA PEMILIK Ancaman Pendatang Baru: 1) Menurut Anda, apakah bisnis ini termasuk yang membutuhkan modal besar atau tidak sehingga mudah ditiru oleh para pendatang baru? Apa alasannya? 2)

Lebih terperinci

KUESIONER PENELITIAN

KUESIONER PENELITIAN KUESIONER PENELITIAN UNTUK NASABAH BANK BRI Responden yang terhormat, Dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan nasabah pada PT. BANK RAKYAT INDONESIA

Lebih terperinci

Sumber-sumber Dana Bank

Sumber-sumber Dana Bank Sumber-sumber Dana Bank Materi 2 Subpokok bahasan : Dana yang berasal dari bank itu sendiri. Dana yang berasal dari masyarakat (Produk funding) Giro Tabungan Deposito Dana yang berasal dari lembaga lain

Lebih terperinci

PENDAHULUAN. untuk menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan. menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk

PENDAHULUAN. untuk menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan. menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Lembaga perbankan memiliki suatu peranan yang sangat penting di dalam perekonomian suatu negara. Menurut UU Negara RI No. 10 tahun 1998 tentang perbankan, yang

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Kualitas Pelayanan di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Kualitas Pelayanan di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Analisis Kualitas Pelayanan di Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Batang Kualitas pelayanan merupakan suatu bentuk penilaian konsumen terhadap pelayanan yang diterima

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN. atau account dimana artinya sama. Dengan memiliki simpanan atau

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN. atau account dimana artinya sama. Dengan memiliki simpanan atau BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN 2.1. Kajian Pustaka 2.1.1 Pengetian Deposito Berjangka Dalam bahasa sehari-hari kata simpanan sering disebut dengan nama rekening atau account dimana artinya

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian, Fungsi,Jenis dan Sumber Dana Bank. rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian, Fungsi,Jenis dan Sumber Dana Bank. rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teoritis 1. Pengertian, Fungsi,Jenis dan Sumber Dana Bank a) Pengertian Bank Menurut Undang-undang Nomor 10 tahun 1998 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 tahun

Lebih terperinci

Analisis Permintaan Pelayanan Taksi Argometer di Bandar Udara Juanda Surabaya HASIL SURVEI. Gambar 4.1. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Analisis Permintaan Pelayanan Taksi Argometer di Bandar Udara Juanda Surabaya HASIL SURVEI. Gambar 4.1. Responden Berdasarkan Jenis Kelamin HASIL SURVEI 4.1. KEADAAN UMUM RESPONDEN Hasil survei menunjukkan jenis kelamin responden sebagian besar adalah laki-laki yaitu 788 responden (78.8%). Sisanya sebanyak 212 responden (21.2%) adalah responden

Lebih terperinci

Bab 10 Pasar Keuangan

Bab 10 Pasar Keuangan D a s a r M a n a j e m e n K e u a n g a n 133 Bab 10 Pasar Keuangan Mahasiswa diharapkan dapat memahami mengenai pasar keuangan, tujuan pasar keuangan, lembaga keuangan. D alam dunia bisnis terdapat

Lebih terperinci

SURVEI PERBANKAN KONDISI TRIWULAN IV I II III IV I II III IV

SURVEI PERBANKAN KONDISI TRIWULAN IV I II III IV I II III IV SURVEI PERBANKAN Triwulan IV-2006 Target pemberian kredit baru pada triwulan I-2007 dan tahun 2007 diperkirakan meningkat Hanya sekitar 37,5% responden yang realisasi kredit barunya di bawah target yang

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pensiun, penyediaan sistem pembayaran dan mekanisme transfer dana.

BAB I PENDAHULUAN. pensiun, penyediaan sistem pembayaran dan mekanisme transfer dana. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan lembaga keuangan perbankan semakin ketat dan berkembang pada produk dan layanan jasanya. Menurut Kasmir (2005:9) lembaga keuangan adalah setiap perusahaan

Lebih terperinci

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1. Karakteristik Responden Responden dalam penelitian ini adalah konsumen di rumah makan Mie Ayam Oplosan Kedai Shoimah. Responden yang menjadi objek penelitian

Lebih terperinci

BAB V PROSES SOSIALISASI NILAI KERJA PERTANIAN. 5.1 Proses Sosialisasi Nilai Kerja Pertanian dalam Keluarga Mahasiswa Batak Toba di IPB

BAB V PROSES SOSIALISASI NILAI KERJA PERTANIAN. 5.1 Proses Sosialisasi Nilai Kerja Pertanian dalam Keluarga Mahasiswa Batak Toba di IPB BAB V PROSES SOSIALISASI NILAI KERJA PERTANIAN 5. Proses Sosialisasi Nilai Kerja Pertanian dalam Keluarga Mahasiswa Batak Toba di IPB Proses sosialisasi nilai kerja pertanian dilihat dari pernah tidaknya

Lebih terperinci

Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang sedang mengadakan penelitian dalam rangka penyelesaian

Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang sedang mengadakan penelitian dalam rangka penyelesaian Kuesioner Penelitian No. Responden... Dengan Hormat, Saya yang bernama Sintong Ferdinand Simanjuntak, Mahasiswa akhir Departemen Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU yang sedang mengadakan penelitian dalam

Lebih terperinci

V. KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN

V. KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN V. KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN 5.1. Demografi Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor Desa Citeko merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Cisarua. Desa Citeko memiliki potensi lahan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. individu berusaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bank-bank yang ada

BAB I PENDAHULUAN. individu berusaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bank-bank yang ada BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dewasa ini kebutuhan masyarakat akan kredit semakin beragam, dan masingmasing individu berusaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bank-bank yang ada berlomba-lomba

Lebih terperinci

KUESIONER. Anda diminta untuk mengisi kolom isian dan memberikan tanda checklist ( ) sesuai dengan jawaban pada pertanyaan yang diberikan

KUESIONER. Anda diminta untuk mengisi kolom isian dan memberikan tanda checklist ( ) sesuai dengan jawaban pada pertanyaan yang diberikan KUESIONER PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI CHE.CO CAFÉ & RESTO (Survey Pada Konsumen Yang Datang Membeli di Che.co Café & Resto) Petunjuk pengisian Anda diminta

Lebih terperinci

PENGARUH PEMBIAYAAN PRODUKTIF PADA BANK MUAMALAT CABANG GORONTALO TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA NASABAH DI KOTA GORONTALO

PENGARUH PEMBIAYAAN PRODUKTIF PADA BANK MUAMALAT CABANG GORONTALO TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA NASABAH DI KOTA GORONTALO 1 PENGARUH PEMBIAYAAN PRODUKTIF PADA BANK MUAMALAT CABANG GORONTALO TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA NASABAH DI KOTA GORONTALO Fitri Kamaru, Imran R. Hambali, La Ode Rasuli 1 Jurusan Akuntansi Universitas

Lebih terperinci

BAB IV HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Pengaruh Kualitas Jasa Terhadap Loyalitas Pelanggan Logistik Pada

BAB IV HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Pengaruh Kualitas Jasa Terhadap Loyalitas Pelanggan Logistik Pada 84 BAB IV HASIL PENELTIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Pengaruh Kualitas Jasa Terhadap Loyalitas Pelanggan Logistik Pada Kantor Pos Besar Bandung 40000 Dalam penelitian ini penulis menyebarkan 80 lembar kuisioner

Lebih terperinci

Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian

Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian LAMPIRAN 143 144 Lampiran 1 Peta Lokasi Penelitian 145 146 Lampiran 3 Pengukuran Variabel Penelitian untuk Jawaban Pengetahuan No. Pernyataan Betul Salah Pengetahuan tentang keluarga sistem matrilineal

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia adalah bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat. Bank Perkreditan Rakyat adalah bank yang menerima simpanan hanya dalam

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia adalah bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat. Bank Perkreditan Rakyat adalah bank yang menerima simpanan hanya dalam BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG Tujuan pembangunan nasional adalah membentuk masyarakat adil dan makmur dan meningkatkan stabilitas masyarakat indonesia, perekonomian indonesia yang saat ini bertumpu

Lebih terperinci

Pada bulan Februari 2008, perusahaan Enviroenergy De

Pada bulan Februari 2008, perusahaan Enviroenergy De free gratis free gratis free gratis Buletin La o Hamutuk Vol. 9, No. 3 Novembru 2008 Pohon jarak: Pekerjaan untuk petani atau bahan bakar untuk orang asing? Pada bulan Februari 2008, perusahaan Enviroenergy

Lebih terperinci

Antara tahun , FALINTIL menghadapi masamasa yang sangat sulit, dimana pangkalan pendukungnya (Base de Apoio) digempur dan dihancurkan oleh mi

Antara tahun , FALINTIL menghadapi masamasa yang sangat sulit, dimana pangkalan pendukungnya (Base de Apoio) digempur dan dihancurkan oleh mi Buletin La o Hamutuk Vol. 6, No. 1-2 April 2005 Tinjauan Terhadap Transformasi FALINTIL ke F-FDTL dan Implikasinya Pengantar FALINTIL, Forças Armadas da Libertação Nacional de Timor-Leste (Tentara Pembebasan

Lebih terperinci

BAB II LANDASAN TEORI. maupun lembaga yang melancarkan arus uang dari masyarakat.

BAB II LANDASAN TEORI. maupun lembaga yang melancarkan arus uang dari masyarakat. 6 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Bank Sebagai lembaga keuangan yang dipercaya masyarakat, Bank merupakan Perusahaan jasa yang sangat penting yang dapat menunjang keseluruhan program pembiayaan atau

Lebih terperinci

Bab I Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN. investasi. Investasi adalah penundaan berbagai konsumsi hari ini, dengan tujuan

Bab I Pendahuluan BAB I PENDAHULUAN. investasi. Investasi adalah penundaan berbagai konsumsi hari ini, dengan tujuan BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian Di masa sekarang ini banyak orang berpikir untuk investasi. Banyak juga orang mengatakan investasi tanpa jelas dan mengerti apa itu investasi dan apa contoh

Lebih terperinci

SISA HASIL USAHA KOPERASI (SHU KOPERASI)

SISA HASIL USAHA KOPERASI (SHU KOPERASI) SISA HASIL USAHA KOPERASI (SHU KOPERASI) Pengertian SHU menurut UU No.25/1992, tentang perkoperasian, Bab IX, pasal 45 adalah: SHU koperasi adalah pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku

Lebih terperinci

KUESIONER ANGGOTA SIMPAN PINJAM PEREMPUAN

KUESIONER ANGGOTA SIMPAN PINJAM PEREMPUAN KUESIONER ANGGOTA SIMPAN PINJAM PEREMPUAN Petunjuk Pengisian Baca dan pahami setiap pernyataan di bawah ini, kemudian pilihlah jawaban yang sesuai dengan kenyataan yang sesungguhnya. Setiap orang mempunyai

Lebih terperinci

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Motivasi Nasabah Menggunakan Produk Tabungan

BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN. A. Analisis Motivasi Nasabah Menggunakan Produk Tabungan BAB IV ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN A. Analisis Motivasi Nasabah Menggunakan Produk Tabungan Mudharabah di BSM KCP Brebes Tabungan mudharabah merupakan salah satu produk tabungan di BSM KCP Brebes. Tabungan

Lebih terperinci

Financial Check List. Definisi Pembiayaan. Mengapa Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Kapan Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan?

Financial Check List. Definisi Pembiayaan. Mengapa Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Kapan Masyarakat. Memerlukan Jasa. Pembiayaan? Daftar Isi Financial Check List 1 01 Definisi Pembiayaan 3 02 Mengapa Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 5 5 03 Kapan Masyarakat Memerlukan Jasa Pembiayaan? 6 6 04 Siapa Saja Nasabah 8 Jasa Pembiayaan?

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. dibuka tetapi dapat dilihat dari munculnya produk-produk baru dengan segala

BAB I PENDAHULUAN. dibuka tetapi dapat dilihat dari munculnya produk-produk baru dengan segala 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Persaingan antar bank saat ini semakin ketat. Saat ini, tumbuh dan berkembangnya bank tidak hanya ditandai dengan banyaknya kantor cabang yang dibuka tetapi dapat

Lebih terperinci

SURVEI KREDIT PERBANKAN

SURVEI KREDIT PERBANKAN SURVEI KREDIT PERBANKAN B A N K L O A N S U R V E Y TRIWULAN II-2003 Permintaan maupun pemberian persetujuan kredit baru diindikasikan mengalami peningkatan Kondisi tersebut diprakirakan akan berlanjut

Lebih terperinci

SMAM 3 LHOKSEUMAWE LEMBAGA KEUANGAN BANK & LEMBAGA KEUANGAN BUKAN JUDUL MATERI LAT. SELESAI BANK (LKBB) Indikator: Membdakan Lembg Keu Bank & LKBB

SMAM 3 LHOKSEUMAWE LEMBAGA KEUANGAN BANK & LEMBAGA KEUANGAN BUKAN JUDUL MATERI LAT. SELESAI BANK (LKBB) Indikator: Membdakan Lembg Keu Bank & LKBB LEMBAGA KEUANGAN BANK & LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK () Definisi Bank Menurut Kuncoro dalam bukunya Manajemen Perbankan, Teori dan Aplikasi (2002: 68), Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah

Lebih terperinci

BAB 5 HASIL PENELITIAN. Di dalam bab ini akan disampaikan data hasil penelitian analisis hubungan

BAB 5 HASIL PENELITIAN. Di dalam bab ini akan disampaikan data hasil penelitian analisis hubungan BAB 5 HASIL PENELITIAN Di dalam bab ini akan disampaikan data hasil penelitian analisis hubungan konsep diri dengan faktor keturunan dan persepsi terhadap gaji yang diterima oleh tenaga perawat di Rumah

Lebih terperinci

PERNYATAAN KESEDIAAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONSENT)

PERNYATAAN KESEDIAAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONSENT) LAMPIRAN PERNYATAAN KESEDIAAN MENJADI RESPONDEN (INFORMED CONSENT) PENELITIAN TENTANG : Gambaran Kepuasan Pasien BPJS dan Non BPJS Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di Puskesmas Umbulharjo

Lebih terperinci

II. HASIL DAN PEMBAHASAN

II. HASIL DAN PEMBAHASAN II. HASIL DAN PEMBAHASAN 2.1 Karakteristik Responden Berdasarkan jawaban responden yang telah diklasifikasikan menurut jenis kelamin, umur, pendidikan, jenis pekerjaan, dan pengeluaran dalam satu bulan,

Lebih terperinci

Pengalokasian Dana Bank (Kredit dan Pembiayaan)

Pengalokasian Dana Bank (Kredit dan Pembiayaan) Materi 3 Pengalokasian Dana Bank (Kredit dan Pembiayaan) Subpokok bahasan : Pengertian Kredit & Pembiayaan (Produk Lending) Jenis-jenis kredit Prinsip-prinsip pemberian kredit Jenis-jenis pembebanan suku

Lebih terperinci

PENGARUH PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH TABUNGAN BRITAMA PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA

PENGARUH PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH TABUNGAN BRITAMA PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA PENGARUH PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH TABUNGAN BRITAMA PADA PT BANK RAKYAT INDONESIA (Persero) Tbk CABANG SEMARANG PANDANARAN Sigit Sujarwo D2D 604 237 Pendahuluan Dewasa ini

Lebih terperinci

Secara umum kegiatan penghimpunan dana ini dibagi dalam :

Secara umum kegiatan penghimpunan dana ini dibagi dalam : 1. AKUNTANSI SUMBER DANA Secara umum kegiatan penghimpunan dana ini dibagi dalam : 1. Simpanan Giro Dalam dunia perdagangan Giro merupakan kata yang tidak asing lagi. Setiap akan melakukan transaksi pembayaran

Lebih terperinci

Indise. Lista Abreviasaun. Kapitulu I: Intrudusaun

Indise. Lista Abreviasaun. Kapitulu I: Intrudusaun Impaktu Projeitu Kanalizasaun Be moos ba Komunidade Aldeia Mota Ikun, Suku Mota Ulun - Sub-Distrito Bazartete, Distrito Liquisa (A Beneficiary Impact Assessment) i LUTA HAMUTUK Autor: Zenilton Zeneves

Lebih terperinci

BAB II KAJIAN PUSTAKA. pokoknya adalah menghimpun dana dan menyalurkan kembali dana tersebut

BAB II KAJIAN PUSTAKA. pokoknya adalah menghimpun dana dan menyalurkan kembali dana tersebut BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori 2.1.1 Pengertian Bank Menurut Kuncoro (2002:68), Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya adalah menghimpun dana dan menyalurkan kembali dana tersebut kemasyarakat

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. membiayai pembangunan menghadapi kendala dalam pembentukan modal

BAB I PENDAHULUAN. membiayai pembangunan menghadapi kendala dalam pembentukan modal 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Pembangunan ekonomi merupakan sebagian dari keseluruhan usaha pembangunan secara definitif, pembangunan diartikan sebagai suatu proses yang menyebabkan pendapatan

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN. Reksa Dana, yang merupakan salah satu instrumen alternatif berinvestasi di pasar

I. PENDAHULUAN. Reksa Dana, yang merupakan salah satu instrumen alternatif berinvestasi di pasar I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Beberapa saat setelah disahkannya Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, maka mulailah bermunculan instumen investasi bernama Reksa Dana, yang merupakan

Lebih terperinci

A 1 SKALA MINAT MENABUNG

A 1 SKALA MINAT MENABUNG 67 A 1 SKALA MINAT MENABUNG 68 FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG Kepada Yth. Bapak/Ibu/Sdr/i Di tempat Dengan hormat, Di sela-sela kesibukan Anda, perkenankanlah saya mohon

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. jangka waktu yang pendek dan jangka waktu yang panjang. Investasi dalam

BAB I PENDAHULUAN. jangka waktu yang pendek dan jangka waktu yang panjang. Investasi dalam 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Investasi merupakan hal penting yang disiapkan untuk menghadapi masa yang akan datang. Investasi merupakan suatu kegiatan menabung dalam berbagai bentuk untuk menjaga

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. kelangsungan perusahaan tersebut baik perusahaan dagang, jasa, maupun

BAB I PENDAHULUAN. kelangsungan perusahaan tersebut baik perusahaan dagang, jasa, maupun 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kerja Praktek Perusahaan adalah suatu bentuk organisasi yang melakukan berbagai kegiatan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan perusahaan

Lebih terperinci

Kuesioner Penelitian. Pengaruh Bauran Eceran Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Butik Batik Tasik di Bandung

Kuesioner Penelitian. Pengaruh Bauran Eceran Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Butik Batik Tasik di Bandung Kuesioner Penelitian Pengaruh Bauran Eceran Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Butik Batik Tasik di Bandung A. Kata Pengantar No. Angket : Tanggal Interview : Kepada Yth: Sdr/i Di tempat. Dengan

Lebih terperinci

SURVEI KREDIT PERBANKAN

SURVEI KREDIT PERBANKAN SURVEI KREDIT PERBANKAN Triwulan IV-5 Permintaan dan persetujuan kredit baru pada triwulan IV-5 menurun tajam, namun pada triwulan I-6 diperkirakan membaik Suku bunga dana dan kredit pada triwulan IV-5

Lebih terperinci

PENGERTIAN DASAR APAKAH INVESTASI ITU?

PENGERTIAN DASAR APAKAH INVESTASI ITU? PENGERTIAN DASAR Investasi Ekonomi Teknik Bunga (interest) Arus Dana (Cash Flow) Ekivalensi APAKAH INVESTASI ITU? Contoh : Seorang pengusaha membangun sebuah pabrik baru senilai miliaran rupiah. Seorang

Lebih terperinci

SURVEI KREDIT PERBANKAN

SURVEI KREDIT PERBANKAN SURVEI KREDIT PERBANKAN Triwulan II-26 Permintaan dan persetujuan kredit baru pada triwulan II-26 meningkat dibandingkan triwulan I-26 dan diperkirakan masih akan berlanjut pada triwulan III-26 Sebagian

Lebih terperinci