VERIFIKASI BORANG. 1. Apakah Lembaga memiliki Standard Operation Procedure (SOP) : [ YA, TIDAK ]

Save this PDF as:
 WORD  PNG  TXT  JPG

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "VERIFIKASI BORANG. 1. Apakah Lembaga memiliki Standard Operation Procedure (SOP) : [ YA, TIDAK ]"

Transkripsi

1 VERIFIKASI BORANG A. Sourcing - Absorptive Capacity 1. Apakah Lembaga memiliki Standard Operation Procedure (SOP) : [ YA, TIDAK ] Jika Ya, bagaimana tingkat pemanfaatannya dalam menunjang pencapaian kinerja dalam tiga tahun terakhir? [ Sangat Buruk, Buruk, Sedang, Baik, Sangat Baik ] Pertanyaan Nomor 1 terkait dengan informasi ketersediaan Standard Operation Procedure (SOP) dan tingkat pemanfaatannya dalam menunjang pencapaian kinerja dalam tiga tahun terakhir. Bagian awal ditanyakan terkait ketersediaan SOP dijalankan (YA atau TIDAK) dan selanjutnya ditanyakan terkait tingkat pemanfaatannya (Sangat Buruk, Buruk, Sedang, Baik dan Sangat Baik). Lembaga diminta melengkapi matrik informasi SOP dalam kurun waktu 2014, 2015, dan 2016 sebagaimana disampaikan dalam pertanyaan borang. Selanjutnya diminta untuk menjelaskan pelaksanaan SOP selama ini. Dokumen terkait mekanisme pelaksanaan Dokumen Laporan Monitoring Pelaksanaan SOP Dokumen Sertifikat akreditasi manajemen litbang yang telah diperoleh

2 2. Sebutkan SOP yang telah ada dan dilaksanakan dalam pelaksanaan kegiatan Lembaga dalam tiga tahun terakhir? Nama SOP yang tersedia dan dilaksanakan oleh lembaga menjadi pokok pertanyaan Nomor 2. Mohon dilengkapi matrik SOP yang tersedia dan disertakan file matrik sebagaimana dalam Panduan Teknis Nomor 04/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 Lembaga diminta melengkapi matrik informasi SOP dalam kurun waktu 2014, 2015, dan 2016 sebagaimana disampaikan dalam pertanyaan borang. Selanjutnya diminta untuk menjelaskan pelaksanaan SOP selama ini Matrik Nama SOP dan Tingkat Pemanfaatannya Dokumen SOP yang ada dan dilaksanakan Dokumen Sertifikat akreditasi manajemen litbang yang telah diperoleh

3 3. Apakah tersedia sistem informasi manajemen yang menunjang pelaksanaan kegiatan Lembaga dalam tiga tahun terakhir? Bagaimana Kualitas Pemanfaatannya? Pertanyaan Nomor 3 terkait dengan ketersediaan sistem informasi manajemen yang menunjang pelaksanaan kegiatan lembaga dalam 3 tahun terakhir. Bagian awal ditanyakan tentang ketersediaannya (YA atau TIDAK) dan selanjutnya ditanyakan kualitas pemanfaatannya (Sangat Tidak Memadai, Tidak Memadai, Cukup Memadai, Memadai dan Sangat Memadai). Lembaga diminta menjelaskan sistem informasi yang tersedia dan dipergunakan dalam aktivitas operasional lembaga mencakup sistem informasi kepegawaian, website-intranet, jejaring komunikasi dan pelaporan kinerja, jejaring informasi promosi produk lembaga, dan sistem informasi lainnya yang mendukung pelaksanakan manajemen internal lembaga. Dokumen terkait penjelasan sistem informasi yang dikembangkan dan diterapkan lembaga. Lembaga diminta menunjukkan dokumen bukti terkait manajemen internal lainnya.

4 4. Apakah jumlah SDM dari segi kuantitas sudah sesuai dengan beban kerja Lembaga? [ Sangat Tidak Memadai, Tidak Memadai, Cukup Memadai, Memadai dan Sangat Memadai ] Informasi kesesuaian antara jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) dari sisi kuantitas dengan beban kerja lembaga menjadi pokok pertanyaan Nomor 4 [ Sangat Tidak Memadai, Tidak Memadai, Cukup Memadai, Memadai dan Sangat Memadai ]. Selanjutnya mohon diisi data jumlah SDM ke dalam bentuk matrik sebagaimana lampiran dari Borang PUI Lembaga diminta menjelaskan komposisi Sumber Daya Manusia dari sisi kuantitas dengan beban kerja lembaga. Lembaga diminta memberikan data SDM dan menjelaskan permasalahan terkait komposisi SDM ini dan strategi lembaga dalam pengembangan SDM organisasi. Deskripsi Pemanfaatan SDM : pembagian kelompok peneliti-perekayasa, pembagian SDM untuk fokus riset, alokasi SDM untuk kegiatan non riset, dan informasi media-wahana yang dikembangkan. Dokumen terkait data dan informasi SDM berdasar kualifikasi (strata pendidikan), keahlian - kompetensi yang dimiliki, serta dokumen terkait lainnya yang mendukung jawaban atas pertanyaan.

5 5. Apakah jumlah SDM dari segi kualifikasi dan kompetensi sudah memadai dan sesuai dengan fokus unggulan dan bidang riset prioritas? [ Sangat Tidak Memadai, Tidak Memadai, Cukup Memadai, Memadai dan Sangat Memadai ] Pertanyaan Nomor 5 menggambarkan bagaimana kesesuaian jumlah SDM dari segi kualifikasi dan kompetensi dengan fokus unggulan dan bidang riset prioritas. Gambaran kondisi tersebut didapatkan dari jawaban yang tersedia (Sangat Tidak Memadai, Tidak Memadai, Cukup Memadai, Memadai dan Sangat Memadai) Lembaga diminta untuk menjelaskan jumlah SDM dari sisi kualifikasi (strata pendidikan), keahlian, kompetensi yang dimiliki. Lembaga juga diminta menjelaskan keterkaitannya dalam pengembangan fokus unggulan yang diusulkan serta data bidang riset prioritas yang dilaksanakan oleh lembaga. Deskripsi Pemanfaatan SDM : pembagian kelompok peneliti-perekayasa, pembagian SDM untuk fokus riset, alokasi SDM untuk kegiatan non riset, dan informasi media-wahana yang dikembangkan. Dokumen terkait data dan informasi SDM berdasar kualifikasi (strata pendidikan), keahlian, kompetensi yang dimiliki, serta dokumen terkait lainnya yang mendukung jawaban atas pertanyaan.

6 6. Apakah sarana dan prasarana riset dan pengembangan yang ada saat ini telah memadai? [ Sangat Tidak Memadai, Tidak Memadai, Cukup Memadai, Memadai dan Sangat Memadai ] Pertanyaan Nomor 6 memperlihatkan bagaimana kondisi sarana dan prasarana riset dan pengembangan yang ada saat ini. Jawaban yang tersedia adalah Sangat Tidak Memadai, Tidak Memadai, Cukup Memadai, Memadai dan Sangat Memadai. Lembaga diminta menjelaskan ketersediaan sarana - prasarana dalam dukungan pelaksanaan riset bagaimana kondisi dan mekanisme pemanfaatannya ketersediaan SOP pemanfaatan permasalahan yang dihadapi strategi lembaga dalam meningkatkan optimalisasi pemanfaatan sarana prasarana dalam mendukung pengembangan fokus unggulan. Matrik Ketersediaan Sarana Prasarana dan Pemanfaatannya Matrik SOP Pemanfaatan Sarana Prasarana Matrik Pemanfaatan Sarana Prasarana (untuk mendukung riset dan layanan yang dikembangkan lembaga)

7 7. Sebutkan nilai realisasi penyerapan anggaran lembaga dalam tiga tahun terakhir [ anggaran tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Nilai realisasi penyerapan anggaran lembaga dalam tiga tahun terakhir menjadi pokok pertanyaan Nomor 7. Mohon dapat diisi data dan informasi dengan prosentase penyerapan lembaga untuk tahun 2014, 2015 dan Lembaga diminta menjelaskan kinerja pengelolaan anggaran : prosentase penyerapan anggaran tahun yang disertai dengan dokumen bukti dan menjelaskan bagaimana mekanisme pengelolaan Matrik Penyerapan Anggaran Dokumen SOP Pengelolaan Anggaran

8 8. Sebutkan nisbah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terhadap total anggaran dalam rata- rata 3 tahun terakhir (Bagi lembaga non pemerintah : Nisbah total pendapatan terhadap total anggaran dalam rata-rata 3 tahun terakhir [ anggaran tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Pertanyaan Nomor 8 terkait dengan prosentase nilai Nisbah yaitu perbandingan nilai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dengan total anggaran dalam rata rata per tahun dalam tiga tahun terakhir. Dalam matrik yang ada, mohon dapat diisikan jumlah rupiah PNBP dibagi dengan jumlah total anggaran dan disertai pula jumlah rupiah hasil pembagian tersebut. Mohon dilengkapi dengan nisbah dari perbandingan jumlah total rupiah dengan jumlah total anggaran lembaga selama 3 tahun terakhir. Lembaga diminta menjelaskan kinerja pengelolaan anggaran Prosentase penyerapan anggaran tahun yang disertai dengan dokumen bukti dan menjelaskan bagaimana mekanisme pengelolaan anggaran selama ini, SOP yang digunakan dan mekanisme monitoring pelaksanaan anggaran. Matrik Perolehan Nisbah [ PNBP/Total Anggaran ] pada Dokumen SOP Pengelolaan Anggaran

9 9. Apakah Lembaga Saudara telah terakreditasi Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP)? Akreditasi Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) yang menjadi mandatory bagi lembaga litbang di Indonesia. KNAPPP merupakan lembaga yang membantu Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam hal akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan yang diberikan kepada pranata Penelitian dan Pengembangan (baik milik pemerintah maupun swasta) yang dianggap layak dan telah memenuhi persyaratan akreditasi pranata litbang. Agar dapat disampaikan dalam pertanyaan Nomor 9 terkait apakah lembaga telah mendapatkan akreditasi dan informasi tahun perolehan akreditasi tersebut. Apabila lembaga litbang belum memperoleh akreditasi tersebut, maka akan menjadi prioritas dalam masa pembinaan untuk menjadi Pusat Unggulan Iptek. Dokumen akreditasi KNAPPP ( apabila sudah memperoleh ) dan dokumenn terkait lainnya

10 10. Sebutkan sertifikasi (ISO dan sertifikasi lainnya) yang dimiliki Lembaga [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Mohon disebutkan dalam pertanyaan Nomor 10 tentang perolehan sertifikasi (ISO dan sertifikasi lainnya) yang telah dimiliki lembaga. Dalam matrik yang tersedia, mohon dapat disampaikan informasi jenis sertifikasi, bidang dan tahun perolehan sertifikasi dimaksud. Lembaga dapat menyampaikan data dan informasi yang disertai dokumen bukti perolehan akreditasi yang telah diperoleh dalam kurun waktu Lembaga diminta pula menjelaskan penerapan akreditasi tersebut dan mekanisme pemanfaatannya dalam mendukung pengembangan fokus unggulan. Dokumen akreditasi yang telah diperoleh dokumenn terkait lainnya

11 11. Sebutkan jumlah kunjungan pakar/ tenaga ahli/ peneliti dari luar negeri terkait dengan pelaksanaan kegiatan riset [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Dalam pertanyaan Nomor 11, mohon dapat disampaikan informasi jumlah kunjungan pakar/ tenaga ahli/peneiti dari luar negeri terkait dengan pelaksanaan kegiatan riset. Dalam matrik yang tersedia, mohon dapat dijawab berapa jumlah kunjungan dimaksud. Dibutuhkan rekapitulasi lebih detail dengan menambahkan informasi dalam matrik yang ditentukan. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait kunjungan pakar/tenaga ahli/ peneliti dari luar negeri yang terkait dalam pelaksanaan kegiatan riset. Data dukung sebagai bukti kunjungan harus disampaikan dan Lembaga diminta menjelaskan secara rinci maksud kunjungan, manfaatnya bagi perkembangan kerjasama riset dan rencana tindak lanjut kunjungan. Dokumen data dan informasi kunjungan (kurun waktu ) 1. surat menyurat terkait kunjungan 2. buku tamu 3. notulen pertemuan 4. foto kegiatan 5. dokumentasi terkait lainnya.

12 12. Berapa jumlah peneliti yang mengikuti kegiatan ilmiah/internasional dalam kurun waktu 3 tahun terakhir? [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Pertanyaan Nomor 12 terkait dengan jumlah peneliti - perekayasa yang mengikuti kegiatan ilmiah Internasional dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Dimohonkan dapat disampaikan jumlah penelitiperekayasa pada matrik yang tersedia. Dibutuhkan rekapitulasi lebih detail dengan menambahkan informasi dalam matrik yang ditentukan. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait peneliti yang mengikuti kegiatan ilmiah Internasional dalam kurun waktu Penjelasan terkait aktivitas peneliti perekayasa diperlukan : maksud kegiatan, dampak bagi perkembangan riset, manfaat aktivitas tersebut bagi pengembangan jaringan dan akses informasi dan rencana tindak lanjut ke depan. Dokumen data dan informasi kegiatan ilmiah internasional yang diikuti peneliti - perekayasa (kurun waktu ) 1. surat menyurat terkait keikutsertaan dalam kegiatan 2. informasi agenda kegiatan 3. notulen-hasil kegiatan 4. foto kegiatan 5. dokumentasi terkait lainnya.

13 13. Apakah Lembaga terlibat aktif dalam forum atau wadah komunikasi dengan pengguna dalam rangka pengembangan riset dan atau pemanfaatan hasil riset? [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Pertanyaan Nomor 13 terkait dengan forum atau wadah komunikasi dengan pengguna (dapat berasal dari lembaga pemerintah, perguruan tinggi, industri-swasta dan komunitas-asosiasi masyarakat) dalam rangka pengembangan dan atau pemanfaatan hasil riset. Bagian awal ditanyakan tentang ketersediaannya (YA atau TIDAK) dan selanjutnya ditanyakan rincian forum wadah komunikasi dan intensitas pertemuan yang dilakukan dalam kurun waktu 1 tahun. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait aktivitas lembaga dalam forum - wadah komunikasi dengan pengguna (misal temu lapang, forum pengguna, forum diseminasi, dll) yang dapat menjadi forum dialog antara lembaga dengan pengguna-pemanfaat produk riset- teknologi. Lembaga diminta menjelaskan detail aktivitas, mekanisme penyelenggaraan, intensitasnya dalam 1 tahun berjalan, serta dampak aktivitas tersebut bagi pengembangan jaringan dan akses informasi. Data dukung yang disertakan dan ditunjukkan pada saat verifikasi data antara lain : 1. informasi undangan forum atau wadah komunikasi 2. notulen atau hasil pertemuan 3. foto foto kegiatan 4. dokumen terkait lainnya.

14 14. Apakah Lembaga memiliki akses secara online (jurnal online dan akses informasi lainnya) dalam tiga tahun terakhir? [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Ketersediaan akses secara online (jurnal online dan akses informasi lainnya) menjadi pokok pertanyaan Nomor 14. Bagian awal ditanyakan tentang ketersediaannya (YA atau TIDAK) dan selanjutnya ditanyakan berapa jumlah jurnal online dan nama jurnal online yang dapat diakses. Akses jurnal online ini termasuk juga akses yang dapat diakses lembaga dari yang disediakan oleh lembaga induk di samping akses yang telah dimiliki dan dikelola oleh lembaga litbang. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait akses online (: jurnal online atau akses informasi lainnya) : berapa jumlah akses jurnal yanhg dimiliki, mekanisme pemanfaatannya, permasalahan yang dihadapi, dan dampak pemanfaatan akses online tersebut bagi lembaga. Data pendukung yang perlu disertakan antara lain 1. data akses jurnal 2. bukti langganan dan dokumen lainnya yang terkait.

15 15. Apakah lembaga memiliki unit kerja (atau staf) yang bertugas mengakses informasi (informasi pengembangan teknologi, informasi kebutuhan pengguna, informasi pemanfaatan produk- hasil riset) Ya atau Tidak dan Jika Ya, bagaimana efektifitas dalam menunjang pencapaian kinerja Lembaga? [ Sangat Buruk, Buruk, Sedang, Baik dan Sangat Baik ] Pertanyaan Nomor 15 terkait ketersediaan staf atau unit kerja yang bertugas mengakses informasi baik informasi pengembangan teknologi, informasi kebutuhan pengguna, maupun informasi pemanfaatan produk hasil riset. Bagian awal ditanyakan tentang ketersediaannya (YA atau TIDAK) dan selanjutnya ditanyakan tingkat efektivitasnya dalam menunjang pencapaian kinerja lembaga. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait unit kerja - staf yang bertugas mengakses informasi dalam mendukung kinerja lembaga. Penjelasan yang diperlukan antara lain : tugas staf, rentang kendali dan kewenangan, alur - mekanisme pemanfaatan informasi yang didapat, permasalahan yang dihadapi, strategi penguatannya, rencana tindak lanjut ke depan Data pendukung yang perlu disampaikan antara lain 1. struktur organisasi 2. surat penugasan 3. daftar nama staf yang terlibat 4. dokumen terkait lainnya.

16 16. Kemampuan Lembaga untuk mengakses peralatan yang diperlukan Lembaga dalam pelaksanaan / pengembangan kegiatan riset [ Sangat Buruk, Buruk, Sedang, Baik dan Sangat Baik ] Kemampuan lembaga untuk mengakses peralatan yang diperlukan lembaga dalam pelaksanaan/pengembangan kegiatan riset menjadi pokok pertanyaan Nomor 16. Kemampuan akses peralatan ini merupakan gambaran interaksi antar lembaga dalam pemanfaatan peralatan yang diperlukan dalam pelaksanaan riset. Dimohonkan dapat memberikan gambaran kemampuan tersebut dengan memilih salah satu jawaban yang tersedia (sangat buruk, buruk, sedang, baik dan sangat baik). Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait kemampuan lembaga dalam mengakses peralatan yang diperlukan sementara tidak terdapat-tersedia di lembaga. bagaimana mengetahui keberadaan peralatan yang diperlukan, mekanisme komunikasi yang dijalankan dalam turut menggunakan peralatan yang tersedia di lembaga lain, strategi lembaga ke depan dalam pemenuhan peralatan tersebut (penguatan kerjasama-pengadaan peralatan) Data pendukung yang perlu disampaikan antara lain 1. surat menyurat 2. daftar pemanfaatan peralatan di luar lembaga 3. gambaran potensi penggunaan bersama atas peralatan 4. dokumen terkait lainnya

17 17. Berapa jumlah undangan menjadi pembicara pada konferensi Internasional dalam kurun waktu 3 tahun terakhir? [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Pertanyaan Nomor 17 terkait infrmasi jumlah undangan menjadi pembicara pada konferensi Internasional dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Mohon dapat diisikan jumlah sesuai capaian yang ada pada matrik yang tersedia. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait jumlah undangan menjadi pemakalah dalam konferensi Internasional yang sesuai dengan fokus unggulan. Prestasi mendapatkan undangan sebagai pemakalah ini dimaknai sebagai apresiasi pengakuan kompetensi lembaga dalam bidang fokus unggulan. Lembaga diminta menjelaskan secara detail terkait prosesnya, dampak kegiatan bagi jejaring lembaga ke depan Matrik yang tersedia dalam panduan teknis, dan data pendukung lainnya yang perlu disampaikan antara lain : 1. surat menyurat terkait keikutsertaan dalam kegiatan, 2. informasi agenda kegiatan, 3. notulen-hasil kegiatan, 4. foto kegiatan 5. dokumentasi terkait lainnya.

18 18. Berapa jumlah undangan menjadi pemakalah pada konferensi Internasional dalam kurun waktu 3 tahun terakhir? [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Pertanyaan Nomor 18 terkait informasi jumlah undangan menjadi pemakalah pada konferensi Internasional dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Mohon dapat diisikan jumlah sesuai capaian yang ada pada matrik yang tersedia. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait jumlah undangan menjadi pemakalah dalam konferensi Internasional yang sesuai dengan fokus unggulan. Prestasi mendapatkan undangan sebagai pemakalah ini dimaknai sebagai apresiasi pengakuan kompetensi lembaga dalam bidang fokus unggulan. Lembaga diminta menjelaskan secara detail terkait prosesnya, dampak kegiatan bagi jejaring lembaga ke depan Matrik yang tersedia dalam panduan teknis, dan data pendukung lainnya yang perlu disampaikan antara lain surat menyurat terkait keikutsertaan dalam kegiatan informasi agenda kegiatan notulen-hasil kegiatan foto kegiatan dokumentasi terkait lainnya.

19 19. Berapa jumlah kunjungan lembaga internasional ke Lembaga Saudara dalam kurun waktu 3 tahun terakhir? [ dalam kurun waktu tahun 2014, 2015, dan 2016 ] Pertanyaan Nomor 19 terkait informasi jumlah kunjungan lembaga Internasional ke lembaga dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Mohon dapat diisikan jumlah sesuai capaian yang ada pada matrik yang tersedia. Lembaga diminta memberikan data dan informasi terkait kunjungan lembaga Internasional : mekanisme kunjungan, pertemuan yang dilakukan notulen pertemuan-kunjungan, dan kerjasama yang diadakan. Lembaga diminta menjelaskan secara detail terkait prosesnya, dampak kegiatan bagi jejaring lembaga ke depan Matrik rekapitulasi dan Dokumen data dukung yang menjadi konfirmasi adanya kunjungan lembaga internasional ke Pusat Unggulan Iptek surat menyurat terkait rencana kunjungan informasi agenda kunjungan notulen-hasil kegiatan foto kegiatan dokumentasi terkait lainnya.

PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 04/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 04/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 04/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG DAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK

PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG DAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK PANDUAN TEKNIS PENGISIAN BORANG DAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 04/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET,

Lebih terperinci

BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK. Nama Lembaga: Judul Pusat Unggulan Iptek yang KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK. Nama Lembaga: Judul Pusat Unggulan Iptek yang KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK Nama Lembaga: Judul Pusat Unggulan Iptek yang KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI i PETUNJUK PENGISIAN BORANG Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang

Lebih terperinci

KINERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK

KINERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK PANDUAN TEKNIS INDIKATOR KINERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK Nomor : 15/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2016

Lebih terperinci

PEMBAHASAN DOKUMEN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEKK

PEMBAHASAN DOKUMEN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEKK PANDUAN TEKNIS PEMBAHASAN DOKUMEN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEKK Nomor : 18/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL J KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIANN RISET, TEKNOLOGI DAN

Lebih terperinci

PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK (FORM ISIAN LEMBAGA) KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI

PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK (FORM ISIAN LEMBAGA) KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI BORANG PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK (FORM ISIAN LEMBAGA) KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI i 2011 KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya Borang Pengembangan Pusat

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS INDIKATOR KINERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2017

PANDUAN TEKNIS INDIKATOR KINERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 PANDUAN TEKNIS INDIKATOR KINERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 07/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI

Lebih terperinci

VERIFIKASI BORANG. C. Disseminating Capacity

VERIFIKASI BORANG. C. Disseminating Capacity VERIFIKASI BORANG C. Disseminating Capacity 1. Apakah Lembaga Saudara memiliki basis data produk unggulan)? YA atau TIDAK. Jika Ya, Bagaimana pemanfaatan basis data tersebut dalam meningkatkan hilirisasi

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENILAIAN PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017

PANDUAN TEKNIS PENILAIAN PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 PANDUAN TEKNIS PENILAIAN PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 08/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

Lebih terperinci

PENYUSUNAN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK

PENYUSUNAN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN MASTERPLAN PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK Nomor : 17/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI

Lebih terperinci

PENYUSUNAN RENCANA KERJA

PENYUSUNAN RENCANA KERJA PENYUSUNAN RENCANA KERJA PUSAT UNGGULAN IPTEK Panduan Teknis Nomor 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI 2017

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN KEMAJUAN PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 05/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN LAPORAN AKHIR PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 16/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN

Lebih terperinci

Distribusi INDIKATOR KINERJA (2016)

Distribusi INDIKATOR KINERJA (2016) 1 Distribusi INDIKATOR KINERJA (2016) input process output outcome impact sourcing capacity indikator kinerja outcome - impact merupakan indikator lanjutan dari pencapaian output Fus Penguatan Indikator

Lebih terperinci

PENILAIAN PROPOSAL-BORANG SELEKSI PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016

PENILAIAN PROPOSAL-BORANG SELEKSI PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 PENILAIAN PROPOSAL-BORANG SELEKSI PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 1 45 Lembaga Litbang Terunggul di Indonesia 19 PUI berstatus telah ditetapkan (2015) 2011 2012 2013 2014 2015 2015 2015 2015 2012-2013

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS SELEKSI PUSAT UNGGULAN IPTEK

PANDUAN TEKNIS SELEKSI PUSAT UNGGULAN IPTEK PANDUAN TEKNIS SELEKSI PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 03/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2017

Lebih terperinci

Unggul, Inovatif dan Berdayasaing

Unggul, Inovatif dan Berdayasaing Unggul, Inovatif dan Berdayasaing Call Centre 0811 156 2656 Email : pui@ristekdikti.go.id - pui.ristekdikti@gmail.com Website : http://pui.ristekdikti.go.id 1 Instrumen SUPERVISI PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN

Lebih terperinci

[NAMA LEMBAGA] RENCANA KERJA PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 FOKUS UNGGULAN : [ NAMA LEMBAGA ] [ Alamat Lembaga ]

[NAMA LEMBAGA] RENCANA KERJA PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 FOKUS UNGGULAN : [ NAMA LEMBAGA ] [ Alamat Lembaga ] CONTOH COVER (WARNA Hijau Muda) LOGO RISTEKDIKTI LOGO LEMBAGA RENCANA KERJA PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 [NAMA LEMBAGA] FOKUS UNGGULAN :. [ NAMA LEMBAGA ] [ Alamat Lembaga ] FEBRUARI,

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN MONITORING DAN EVALUASI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 14/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN MONITORING DAN EVALUASI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 14/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KUNJUNGAN MONITORING DAN EVALUASI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 14/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI DAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2017

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI DAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN SUPERVISI DAN KUNJUNGAN SUPERVISI PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 06/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2017

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KONTRAK INSENTIF PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 02/PUI/P-Teknis/Litbang/2017

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KONTRAK INSENTIF PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 02/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN KONTRAK INSENTIF PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2017 Nomor : 02/PUI/P-Teknis/Litbang/2017 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET,

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PENYUSUNAN PROPOSAL RENCANA KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 Nomor : 01/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI

Lebih terperinci

VERIFIKASI BORANG. B. Research & Development Capacity

VERIFIKASI BORANG. B. Research & Development Capacity VERIFIKASI BORANG B. Research & Development Capacity 1. Apakah Lembaga telah memiliki Roadmap Riset yang dipergunakan sebagai acuan pelaksanaan riset selama ini? YA atau TIDAK, dan Bagaimana pemanfaatan

Lebih terperinci

K A T A P E N G A N T A R

K A T A P E N G A N T A R K A T A P E N G A N T A R Salah satu tugas Menteri Negara Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi adalah melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan secara nasional untuk memacu

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS SISTEM PENILAIAN MONITORING DAN EVALUASI PEMBINAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK 2016

PANDUAN TEKNIS SISTEM PENILAIAN MONITORING DAN EVALUASI PEMBINAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK 2016 PANDUAN TEKNIS SISTEM PENILAIAN MONITORING DAN EVALUASI PEMBINAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK 2016 Nomor : 12/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI

Lebih terperinci

PEDOMAN KNAPPP 02 : 2007 PERSYARATAN AKREDITASI PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KOMISI NASIONAL AKREDITASI PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

PEDOMAN KNAPPP 02 : 2007 PERSYARATAN AKREDITASI PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KOMISI NASIONAL AKREDITASI PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PEDOMAN KNAPPP 02 : 2007 PERSYARATAN AKREDITASI PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KOMISI NASIONAL AKREDITASI PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN Pedoman ini diterbitkan oleh Sekretariat KNAPPP Alamat:

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS SISTEM MONITORING DAN EVALUASI PEMBINAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK 2016

PANDUAN TEKNIS SISTEM MONITORING DAN EVALUASI PEMBINAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK 2016 PANDUAN TEKNIS SISTEM MONITORING DAN EVALUASI PEMBINAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK 2016 Nomor : 13/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PEDOMAN KNAPPP 02:2007 Persyaratan Umum Akreditasi Pranata Litbang

PEDOMAN KNAPPP 02:2007 Persyaratan Umum Akreditasi Pranata Litbang PEDOMAN 02:2007 Persyaratan Umum Akreditasi Pranata Litbang 1. Organisasi dan Lingkup Kegiatan 1.1. Organisasi 1.1.1 Pranata Litbang merupakan organisasi yang kegiatan intinya adalah penelitian dan pengembangan,

Lebih terperinci

PANDUAN ANUGERAH IPTEK PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (PRAYOGASALA)

PANDUAN ANUGERAH IPTEK PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (PRAYOGASALA) PANDUAN ANUGERAH IPTEK PRANATA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (PRAYOGASALA) Dalam Rangka Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Ke-18 Tahun 2013 KEMENTERIAN RISET DAN TEKNOLOGI 2013 KATA PENGANTAR

Lebih terperinci

LAMPIRAN I SURAT KEPUTUSAN KEPALA BADAN NOMOR : 050/47/437.74/2016

LAMPIRAN I SURAT KEPUTUSAN KEPALA BADAN NOMOR : 050/47/437.74/2016 LAMPIRAN I SURAT KEPUTUSAN KEPALA BADAN NOMOR : 050/47/437.74/2016 1. Jabatan : Sekretaris 2. Tugas : Mengkoordinasikan penyusunan rencana program dan kegiatan, melaksanakan pelayanan administrasi umum

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KERJA RAPAT KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016

KERANGKA ACUAN KERJA RAPAT KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 KERANGKA ACUAN KERJA RAPAT KERJA PENGEMBANGAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI TAHUN 2016 Latar Belakang

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PEMETAAN PERKEMBANGAN HILIRISASI PRODUK UNGGULAN PUI TAHUN Nomor : 19/PUI/P-Teknis/Litbang/2016

PANDUAN TEKNIS PEMETAAN PERKEMBANGAN HILIRISASI PRODUK UNGGULAN PUI TAHUN Nomor : 19/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 PANDUAN TEKNIS PEMETAAN PERKEMBANGAN HILIRISASI PRODUK UNGGULAN PUI TAHUN 2016 Nomor : 19/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN

Lebih terperinci

PANDUAN OPERATOR KINERJA KELEMBAGAAN PENELITIAN PERGURURUAN TINGGI

PANDUAN OPERATOR KINERJA KELEMBAGAAN PENELITIAN PERGURURUAN TINGGI PANDUAN OPERATOR KINERJA KELEMBAGAAN PENELITIAN PERGURURUAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTRIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI JAKARTA, OKTOBER 2017 PENDAHULUAN

Lebih terperinci

LAPORAN KINERJA TRIWULAN II Pusat Penelitian Geoteknologi

LAPORAN KINERJA TRIWULAN II Pusat Penelitian Geoteknologi LAPORAN KINERJA TRIWULAN II Pusat Penelitian Geoteknologi Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Bandung, 2016 CATATAN/REVIEW PEJABAT ESELON 1 Bagian ini diisi catatan/review

Lebih terperinci

LAPORAN KINERJA TRIWULAN I Pusat Penelitian Geoteknologi

LAPORAN KINERJA TRIWULAN I Pusat Penelitian Geoteknologi LAPORAN KINERJA TRIWULAN I Pusat Penelitian Geoteknologi Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Bandung, 2016 CATATAN/REVIEW PEJABAT ESELON 1 Bagian ini diisi catatan/review pejabat

Lebih terperinci

PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN MANDAT DIVISI UNTUK RELEVANSI DAN INOVASI

PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN MANDAT DIVISI UNTUK RELEVANSI DAN INOVASI PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN MANDAT DIVISI UNTUK RELEVANSI DAN INOVASI DIREKTORAT RISET DAN INOVASI IPB INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2017 PANDUAN PROGRAM PENGEMBANGAN MANDAT DIVISI UNTUK RELEVANSI DAN INOVASI

Lebih terperinci

Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) DAFTAR ISI

Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi (MMPT) DAFTAR ISI DAFTAR ISI IDENTITAS PROGRAM STUDI... i IDENTITAS PENGISI BORANG PROGRAM STUDI... ii KATA PENGANTAR... vii DAFTAR ISI... viii DAFTAR TABEL... xiv DAFTAR GAMBAR... xvii DAFTAR LAMPIRAN... xix BAB 1 BAB

Lebih terperinci

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA, - 1 - PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2017 TENTANG AKREDITASI LEMBAGA PELATIHAN TEKNIS BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA

Lebih terperinci

Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan. 10 Iptek

Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan. 10 Iptek 10 Iptek Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan SAMBUTAN MENRISTEK Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan perkenan-nya Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan Iptek ini dapat

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2017

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2017 RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2017 BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BALAI BESAR TEKNOLOGI PENCEGAHAN PENCEMARAN INDUSTRI Jalan Ki Mangunsarkoro 6 Semarang 50136 Tromol Pos 829 Telp. (024) 8316315,

Lebih terperinci

Unggul, Inovatif, dan Berdayasaing

Unggul, Inovatif, dan Berdayasaing Unggul, Inovatif, dan Berdayasaing 1 PUSAT UNGGULAN IPTEK #2017 3 Mengembangkan Lembaga Litbang Unggul, inovatif, dan berdaya saing Direktorat Lembaga Litbang Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan

Lebih terperinci

AKREDITASI INSTITUSI/LEMBAGA/UNIT KERJA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KESEJAHTERAAN SOSIAL

AKREDITASI INSTITUSI/LEMBAGA/UNIT KERJA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KESEJAHTERAAN SOSIAL LAMPIRAN II PERATURAN MENTERI SOSIAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 06 TAHUN 2015 TENTANG : STANDARDISASI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KESEJAHTERAAN SOSIAL. AKREDITASI INSTITUSI/LEMBAGA/UNIT KERJA PENDIDIKAN DAN

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PENINGKATAN KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TAHUN ANGGARAN 2015

KERANGKA ACUAN KEGIATAN PENINGKATAN KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TAHUN ANGGARAN 2015 KERANGKA ACUAN KEGIATAN PENINGKATAN KERJASAMA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN TAHUN ANGGARAN 2015 Kementerian negara/lembaga : Kementerian Perindustrian RI Unit Organisasi : Badan Pengkajian Kebijakan, Iklim

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA, SALINAN ` PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2018 TENTANG AKREDITASI LEMBAGA PELATIHAN TEKNIS BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG

Lebih terperinci

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kp. Dadapan RT.06/RW.07, Desa Jatikuwung, Kec. Gondangrejo Kab. Karanganyar, Prov. Jawa Tengah Indonesia Telp. +62 0271 8502888; +62 0271 8502999;

Lebih terperinci

B. KRITERIA DAN INDIKATOR PENILAIAN SATKER LINGKUP BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEHUTANAN

B. KRITERIA DAN INDIKATOR PENILAIAN SATKER LINGKUP BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEHUTANAN B. KRITERIA DAN INDIKATOR SATKER LINGKUP BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEHUTANAN STANDAR ALAT PANDUAN I. SUBSTANSI PENELITIAN 1.1. Progress capaian RPI 1.2. Progress pelaksanaan PIU Merupakan tolok

Lebih terperinci

FORMULIR 3 RENCANA KERJA KEMENTRIAN/LEMBAGA (RENJA-KL) TAHUN ANGGARAN Alokasi 2017 (Juta) , ,

FORMULIR 3 RENCANA KERJA KEMENTRIAN/LEMBAGA (RENJA-KL) TAHUN ANGGARAN Alokasi 2017 (Juta) , , FORMULIR 3 RENCANA KERJA KEMENTRIAN/LEMBAGA (RENJA-KL) TAHUN ANGGARAN 2017 1. Kementrian/Lembaga : KEMENTERIAN KESEHATAN 2. Program : Program Penelitian dan Pengembangan 3. Sasaran Program : 1.Meningkatnya

Lebih terperinci

RENCANA STRATEGIS PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN STANDARDISASI. Revisi 1

RENCANA STRATEGIS PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN STANDARDISASI. Revisi 1 RENCANA STRATEGIS PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN STANDARDISASI Revisi 1 BADAN STANDARDISASI NASIONAL 2016 RENCANA STRATEGIS PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN STANDARDISASI BADAN STANDARDISASI NASIONAL

Lebih terperinci

Penyusunan Standar Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama

Penyusunan Standar Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama Penyusunan Standar Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerjasama Bimbingan Teknis Penyusunan Borang AIPT untuk Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Kopertis Wilayah IV, Agustus 2016 Dr. Ir. T.M.A.

Lebih terperinci

Program Riset Desentralisasi DIKTI

Program Riset Desentralisasi DIKTI Panduan Pengajuan Proposal Program Riset Desentralisasi DIKTI 2012 Institut Teknologi Bandung September 2011 Daftar Isi Daftar Isi... 1 I. Latar Belakang... 2 II. Deskripsi Program Riset Desentralisasi

Lebih terperinci

Program Riset Desentralisasi DIKTI

Program Riset Desentralisasi DIKTI Panduan Pengajuan Proposal Program Riset Desentralisasi DIKTI 2013 Institut Teknologi Bandung Maret 2012 Daftar Isi Daftar Isi... 2 I. Latar Belakang... 3 II. Deskripsi Program Riset Desentralisasi DIKTI...

Lebih terperinci

Pedoman Insentif Pengembangan Pusat Unggulan Iptek Edisi ke-3

Pedoman Insentif Pengembangan Pusat Unggulan Iptek Edisi ke-3 Pedoman Insentif Pengembangan Pusat Unggulan Iptek Edisi ke-3 ii SAMBUTAN MENTERI Program Insentif Pengembangan Pusat Unggulan Iptek Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) merupakan instrumen kebijakan

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA Jakarta, 28 Maret 2012 Kepada Nomor : 070 / 1082 / SJ Yth. 1. Gubernur Sifat : Penting 2. Bupati/Walikota Lampiran : Satu berkas di Hal : Pedoman Penyusunan Program

Lebih terperinci

PERUMUSAN HASIL RAKOR DITJEN KEBUDAYAAN 2016

PERUMUSAN HASIL RAKOR DITJEN KEBUDAYAAN 2016 PERUMUSAN HASIL RAKOR DITJEN KEBUDAYAAN 2016 Komisi: II (Pelibatan Publik dan Penguatan Kerjasama Pusat dan Daerah dalam Membangun Ekosistem Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman) Sub Komisi: II A dan B

Lebih terperinci

RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN STIE KBP TAHUN

RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN STIE KBP TAHUN RENCANA OPERASIONAL PROGRAM STUDI S1 MANAJEMEN STIE KBP TAHUN 2012-2016 A. VISI Visi Program Studi S1 Manajemen STIE KBP adalah Menjadi Program Studi yang Berkualitas dalam Pengajaran dan Pengetahuan Bidang

Lebih terperinci

BAB III KONDISI KINERJA TAHUN BERJALAN

BAB III KONDISI KINERJA TAHUN BERJALAN BAB III KONDISI KINERJA TAHUN BERJALAN A. GAMBARAN UMUM KINERJA TAHUN BERJALAN 1. Aspek Keuangan. Baristand Industri Surabaya dalam melaksanakan tugas pokoknya didukung oleh anggaran yang bersumber dari

Lebih terperinci

(silppm.unpar.ac.id) 2. Perubahan alur pengajuan (alur pengajuan insentif buku & alur pengajuan non buku)

(silppm.unpar.ac.id) 2. Perubahan alur pengajuan (alur pengajuan insentif buku & alur pengajuan non buku) PROSEDUR PENGAJUAN KEIKUTSERTAAN DALAM PERTEMUAN ILMIAH No P-04 Berlaku 1 September 2015 Revisi 4 Unit LPPM No Revisi Bagian Yang Diubah Disetujui 1 1. Penomeran prosedur dan formulir disesuaikan dengan

Lebih terperinci

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2016

RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2016 RENCANA KINERJA TAHUN ANGGARAN 2016 BADAN PENGKAJIAN KEBIJAKAN IKLIM DAN MUTU INDUSTRI BALAI BESAR TEKNOLOGI PENCEGAHAN PENCEMARAN INDUSTRI Jalan Ki Mangunsarkoro 6 Semarang 50136 Tromol Pos 829 Telp.

Lebih terperinci

Konferensi Pers Program Kerja sama Kemitraan Penelitian Pertanian dengan Perguruan Tinggi (KKP3T) Bogor, 7-8 Mei 2007

Konferensi Pers Program Kerja sama Kemitraan Penelitian Pertanian dengan Perguruan Tinggi (KKP3T) Bogor, 7-8 Mei 2007 Konferensi Pers Program Kerja sama Kemitraan Penelitian Pertanian dengan Perguruan Tinggi (KKP3T) Bogor, 7-8 Mei 2007 1. Pembanguan pertanian dapat mendorong dan menarik pertumbuhan sektor ekonomi lainnya

Lebih terperinci

Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan Iptek

Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan Iptek ii SAMBUTAN MENRISTEK Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan perkenan-nya ini dapat diterbitkan. Pedoman ini merupakan panduan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan

Lebih terperinci

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA Jakarta, 21 Maret 2011 Kepada, Nomor : 050 / 883 / SJ Yth. 1. Gubernur. Sifat : Penting 2. Bupati/Walikota. Lamp : Satu berkas di - Hal : Pedoman Penyusun Program

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM DIKLATPIM DAN DIKLAT PRAJABATAN

PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM DIKLATPIM DAN DIKLAT PRAJABATAN PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM DIKLATPIM DAN DIKLAT PRAJABATAN A. Latar Belakang Reformasi Birokrasi selain menuntut adanya perubahan kelembagaan dan ketatalaksanaan, juga mengharuskan terwujudnya

Lebih terperinci

2012, No Mengingat Menetapkan d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Perat

2012, No Mengingat Menetapkan d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Perat BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.932, 2012 KEMENTERIAN NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI. Komite Nasional Akreditasi. Pranata Penelitian dan Pengembangan. PERATURAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK

Lebih terperinci

Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan 1

Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan 1 Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan 1 Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan 2 SAMBUTAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan iptek adalah bagaimana meningkatkan

Lebih terperinci

LOGO LEMBAGA LOGO RISTEKDIKTI RENCANA KERJA PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 [NAMA LEMBAGA] FOKUS UNGGULAN :

LOGO LEMBAGA LOGO RISTEKDIKTI RENCANA KERJA PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 [NAMA LEMBAGA] FOKUS UNGGULAN : CONTOH COVER (WARNA Hijau Muda) LOGO RISTEKDIKTI LOGO LEMBAGA RENCANA KERJA PEMBINAAN KELEMBAGAAN PUSAT UNGGULAN IPTEK TAHUN 2016 [NAMA LEMBAGA] FOKUS UNGGULAN :. [ NAMA LEMBAGA ] [ Alamat Lembaga ] FEBRUARI,

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN INDUK SURAT PENGESAHAN NOMOR SP DIPA-078.01-0/AG/2014 DS 1701-7126-6142-9885 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. UU No. 23

Lebih terperinci

Mengukur Kualitas Perpustakaan Sekolah Menggunakan :

Mengukur Kualitas Perpustakaan Sekolah Menggunakan : Mengukur Kualitas Perpustakaan Sekolah Menggunakan : Standard Nasional Perpustakan Sekolah & Borang Akreditasi Perpustakaan Sekolah Oleh : Zulfa Kurniawan, SIP Pustakawan BPAD DIY Untuk mengukur kualitas

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A.Latar Belakang. Pedoman Akreditasi final 06/dir.pedoman dan bodang akred 07 1

BAB I PENDAHULUAN. A.Latar Belakang. Pedoman Akreditasi final 06/dir.pedoman dan bodang akred 07 1 BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang Pendidikan merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan di setiap negara. Menurut Undang -undang No.20 tahun 2003 pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana

Lebih terperinci

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA A. Pengertian Perjanjian kinerja adalah lembar/dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah

Lebih terperinci

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA No.122, 2015 KEMENAKER. Izin Usaha. Pelatihan Kerja. Pelayanan Satu Pintu. BKPM. Standar Operasional Prosedur. PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR

Lebih terperinci

PEDOMAN TEKNIS PENILAIAN ANUGERAH BUDIPRAJA PRESTASI KABUPATEN DAN KOTA DALAM MELAKUKAN INOVASI

PEDOMAN TEKNIS PENILAIAN ANUGERAH BUDIPRAJA PRESTASI KABUPATEN DAN KOTA DALAM MELAKUKAN INOVASI PERINGATAN HARI KEBANGITAN TEKNOLOGI NASIONAL TAHUN 2017 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI PEDOMAN TEKNIS PENILAIAN ANUGERAH BUDIPRAJA PRESTASI KABUPATEN DAN KOTA DALAM MELAKUKAN INOVASI

Lebih terperinci

BAB V RENCANA STRATEGIS BISNIS 5 TAHUN

BAB V RENCANA STRATEGIS BISNIS 5 TAHUN BAB V RENCANA STRATEGIS BISNIS 5 TAHUN A. Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, Kebijakan, Program dan Kegiatan Dalam upaya untuk mencapai Visi dan Misi Baristand Industri Bandar Lampung maka perlu disusun

Lebih terperinci

PERINGATAN HARI KEBANGITAN TEKNOLOGI NASIONAL TAHUN 2016 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI PEDOMAN TEKNIS PENILAIAN

PERINGATAN HARI KEBANGITAN TEKNOLOGI NASIONAL TAHUN 2016 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI PEDOMAN TEKNIS PENILAIAN PERINGATAN HARI KEBANGITAN TEKNOLOGI NASIONAL TAHUN 2016 KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI PEDOMAN TEKNIS PENILAIAN ANUGERAH BUDIPRAJA PRESTASI KABUPATEN DAN KOTA DALAM MELAKUKAN INOVASI

Lebih terperinci

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK

SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK SURAT PENGESAHAN DAFTAR ISIAN PELAKSANAAN ANGGARAN (SP-DIPA) INDUK NOMOR DIPA-078.01-0/2013 DS 5976-2607-1781-0807 A. DASAR HUKUM 1. 2. 3. UU No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. UU No. 1 Tahun 2004

Lebih terperinci

Form2 FORM 2: RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. ANGGARAN (Rp), TARGET DAN REALISASI KINERJA

Form2 FORM 2: RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN. ANGGARAN (Rp), TARGET DAN REALISASI KINERJA FORM 2: RENCANA KERJA DAN ANGGARAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN OUTCOME : Peningkatan kualitas dan kuantitas hasil litbang Indikator: - Jumlah penelitian yang dijadikan sebagai

Lebih terperinci

LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) BALAI PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI PRODUK HEWAN

LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) BALAI PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI PRODUK HEWAN LAPORAN LAYANAN INFORMASI PUBLIK PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) BALAI PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI PRODUK HEWAN BALAI PENGUJIAN MUTU DAN SERTIFIKASI PRODUK HEWAN 2016 LAPORAN LAYANAN

Lebih terperinci

ACADEMIC LEADER TAHUN 2018

ACADEMIC LEADER TAHUN 2018 DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI PEDOMAN PEMILIHAN ACADEMIC LEADER TAHUN 2018 PRESTASI DOSEN DALAM MELAKUKAN INOVASI BAGI PENCIPTAAN NILAI

Lebih terperinci

PANDUAN DIREKTORAT JENDERAL SUMBERDAYA IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

PANDUAN DIREKTORAT JENDERAL SUMBERDAYA IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI DIREKTORAT JENDERAL SUMBERDAYA IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI PANDUAN PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI SUMBERDAYA IPTEK DAN DIKTI TERINTEGRASI (SISTER): SERTIFIKASI DOSEN

Lebih terperinci

STANDAR PELAYANAN MINIMUM

STANDAR PELAYANAN MINIMUM 6. SPM UNJA NO / SUB 1 PENDIDIKAN 1. KOMPETENSI LULUSAN 1. Sistem penerimaan 2. Proses penerimaan 3. Registrasi 1. Rasio pendaftar dan yang diterima % 8.3 8.3 7.7 7.7 7.1 2. Rasio diterima dan pendaftar

Lebih terperinci

t t. Penomeran prosedur dan formulir disesuaikan dengan 2 1. Penambahan data pada formulir pengajuan dan

t t. Penomeran prosedur dan formulir disesuaikan dengan 2 1. Penambahan data pada formulir pengajuan dan PROSEDUR PENGAJUAN KEI KUTSERTAAN DALAM PERTEMUAN ILMIAH DIDALAM NEGERI No P-04 Berlaku Revisi 5 Halaman Unit 1 Desember 2015 t No Revisi Bagian Yang Diubah Disetujui t t. Penomeran prosedur dan formulir

Lebih terperinci

DAFTAR ISI Halaman A. Latar Belakang... 1 B. Tujuan Program Magang... 2 C. Uraian Program... 2 D. Tatacara Pelamaran Dan Pengalokasian Peserta...

DAFTAR ISI Halaman A. Latar Belakang... 1 B. Tujuan Program Magang... 2 C. Uraian Program... 2 D. Tatacara Pelamaran Dan Pengalokasian Peserta... DAFTAR ISI Halaman A. Latar Belakang... 1 B. Tujuan Program Magang... 2 C. Uraian Program... 2 D. Tatacara Pelamaran Dan Pengalokasian Peserta... 5 E. Tahapan Dan Jadwal Kegiatan... 7 F. Pendanaan... 8

Lebih terperinci

LAPORAN KEGIATAN TAHUN 2016 PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) LAPAN

LAPORAN KEGIATAN TAHUN 2016 PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) LAPAN LAPORAN KEGIATAN TAHUN 2016 PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI (PPID) LAPAN LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL Jl. Pemuda Persil No. 1, Jakarta Timur Telp. (021) 4892802, Fax. (021) 29833476,

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Rencana Strategis Satuan Kerja Bagian Umum dan Protokol Setda Kota Semarang Tahun 2010-2015 adalah Dokumen Perencanaan yang substansinya memuat visi, misi dan arah kebijakan

Lebih terperinci

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA, PERATURAN KEPALA LEMBAGA SANDI NEGARA NOMOR 1 TAHUN 2017 TENTANG AKREDITASI LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEMERINTAH PENYELENGGARA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SANDI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA

Lebih terperinci

STANDART OPERATING PROSEDURE (SOP) PROGRAM DOKTOR MENGABDI (DM)

STANDART OPERATING PROSEDURE (SOP) PROGRAM DOKTOR MENGABDI (DM) STANDART OPERATING PROSEDURE (SOP) PROGRAM DOKTOR MENGABDI (DM) LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2018 SOP Program Doktor Mengabdi (DM) Unit Jaminan Mutu LEMBAGA

Lebih terperinci

PANDUAN TEKNIS PARTISIPASI PUSAT UNGGULAN IPTEK PADA RITECH EXPO 2016

PANDUAN TEKNIS PARTISIPASI PUSAT UNGGULAN IPTEK PADA RITECH EXPO 2016 Lampiran 6 Surat Nomor 419-C2/03/2016 PANDUAN TEKNIS PARTISIPASI PUSAT UNGGULAN IPTEK PADA RITECH EXPO 2016 Nomor : 08/PUI/P-Teknis/Litbang/2016 DIREKTORAT JENDERAL KELEMBAGAAN IPTEK DAN DIKTI KEMENTERIAN

Lebih terperinci

KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN

KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN KAK/TOR PER KELUARAN KEGIATAN Kementerian Negara/Lembaga : KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN Unit Eselon I : BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN INDUSTRI Program : Program Penelitian dan Pengembangan Industri Hasil

Lebih terperinci

Laporan Layanan Informasi Publik Balai Besar Keramik Tahun 2016

Laporan Layanan Informasi Publik Balai Besar Keramik Tahun 2016 Laporan Layanan Informasi Publik Balai Besar Keramik Tahun 2016 Kebijakan Pelayanan Informasi Publik Untuk melaksanakan amanat Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU

Lebih terperinci

MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA

MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5 TAHUN 2015 TENTANG STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PENERBITAN

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM DIKLAT TEKNIS DAN DIKLAT FUNGSIONAL

PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM DIKLAT TEKNIS DAN DIKLAT FUNGSIONAL PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN AKREDITASI PROGRAM DIKLAT TEKNIS DAN DIKLAT FUNGSIONAL A. Latar Belakang Reformasi Birokrasi selain menuntut adanya perubahan kelembagaan dan ketatalaksanaan, juga mengharuskan

Lebih terperinci

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS NOMOR KEP.57/LATTAS/IV/2014 TENTANG

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS NOMOR KEP.57/LATTAS/IV/2014 TENTANG KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I. DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Jalan Jenderal Gatot Subroto Kavling 51 Lt. VI A. Telp. : 021-52901142 Fax. 021-52900925 Jakarta

Lebih terperinci

enyusunann Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016

enyusunann Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2016 Kata Pengantar enyusunann Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 206 ini didasarkan pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 204 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun

Lebih terperinci

RENCANA INDUK PENGABDIAN MASYARAKAT (RIPKM) PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN TAHUN

RENCANA INDUK PENGABDIAN MASYARAKAT (RIPKM) PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN TAHUN RENCANA INDUK PENGABDIAN MASYARAKAT (RIPKM) PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN TAHUN 2012-2017 UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN Jl.

Lebih terperinci

PROGRAM KERJA JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIBRAW TAHUN

PROGRAM KERJA JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIBRAW TAHUN PROGRAM KERJA JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIBRAW TAHUN -2011 Bagian : Ilmu Keperawatan FKUB Tujuan Sasaran Cara Mencapai Tujuan dan Sasaran Keterangan Uraian Indikator Kebijakan Program 1

Lebih terperinci

Pokok Pembahasan INOVATIF PROFESIONAL INTEGRITAS PEDULI

Pokok Pembahasan INOVATIF PROFESIONAL INTEGRITAS PEDULI Pokok Pembahasan 1. Dasar Hukum Akreditasi 2. Konsep & Kebijakan Akreditasi Lembaga Diklat (LD) Pemerintah 3. Alur Proses Akreditasi LD Pemerintah 4. Instrumen : Unsur Penilaian Akreditasi LD Pemerintah

Lebih terperinci

I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Menurut pasal 217 ayat (1) huruf e UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, pembinaan atas penyelenggaraan pemerintahan daerah dilaksanakan oleh pemerintah yang

Lebih terperinci

PEDOMAN KNAPPP 01:2005. Kata Pengantar

PEDOMAN KNAPPP 01:2005. Kata Pengantar Kata Pengantar Pertama-tama, kami mengucapkan puji syukur kepada Allah SWT yang atas izinnya revisi Pedoman Komisi Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP), yaitu Pedoman KNAPPP

Lebih terperinci