Minggu IV : Teori dan Workshop. PERULANGAN (LOOP/Iterasi/Repetisi)

Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download "Minggu IV : Teori dan Workshop. PERULANGAN (LOOP/Iterasi/Repetisi)"

Transkripsi

1 Minggu IV : Teori dan Workshop PERULANGAN (LOOP/Iterasi/Repetisi)

2 Motivasi Sangat banyak kegiatan sehari-hari yang sering diulang. Contoh : Makan sepiring akan dilakukan sesendok demi sesendok (berulang). Kondisi awal : sepiring nasi Yang diulang : makan sesendok nasi Kondisi berikutnya : sepiring sesendok nasi Kondisi akhir : nasi habis

3 Aritmetika Untuk menghitung 2 x 3 dilakukan dengan menjumlah 2 sebanyak 3 kali (2 ditambah 2ditambah 2) Kondisi awal? Yang diulang? Kondisi berikutnya? Kondisi akhir?

4 Ada yang berkurang vs ada yang bertambah Kondisi awal : berada di rumah Kondisi akhir : sampai di kampus Yang diulang : jalan kaki selangkah demi selangkah Yang berkurang :jarak rumah kampus Yang bertambah : banyaknya langkah yang telah dilakukan

5 Komputer mempunyai kemampuan untuk menghitung perulangan dengan sangat cepat dan tidak mengenal lelah. Kadang diperlukan suatu kondisi untuk menghitung dengan perulangan sampai presisi tertentu.

6 Konsep Counter Perhatikan penugasan berikut ini : C++ : Atau i i + 1 i++; ++i;

7 Operator Increment dan Decrement Operator increment dan decrement digunakan dalam ekspresi aritmetika Postfix Prefix int hasil, bilangan = 10; hasil = 2 * bilangan++; cout << hasil << endl; cout << bilangan << endl; int hasil, bilangan = 10; hasil = 2 * ++bilangan; cout << hasil << endl; cout << bilangan << endl; Output: Output: 22 11

8 Konsep Total Misalnya kita diminta untuk menghitung jumlah deret : n = Harga awal : i dimulai dengan 0 (unsur identitas penjumlahan) n i=1 i

9 Konsep Total (lanjutan) Algoritmik : jumlah 0 for i 1 to n do jumlah jumlah + i C++ : jumlah = 0; for (i = 1; i<=n; i++) jumlah += i;

10 Konsep Total Perkalian Misalkan kita diminta menghitung : n! = n = Harga awal : 1 (unsur identitas perkalian) n i=1 i

11 Algoritmik faktorial 1 for i 1 to n do faktorial faktorial * i C++ faktorial = 1; for (i = 1; i<=n; i++) faktorial *= i;

12 Pemrograman Algoritmik for i awal to akhir do aksi end for for i awal downto akhir do aksi end for while (kondisi) do aksi end while repeat aksi until (kondisi) C++ for (i = awal; i <= akhir; i++) aksi; for (i = awal; i <= akhir; i--) aksi; while (kondisi) aksi; do { aksi; while (kondisi);

13 Contoh pernyataan for Tidak sah: for (j = 0, j < n, j = j + 3) // semicolon diperlukan for (j = 0; j < n) // bagian ketiga diperlukan

14 for Ekspresi Null Contoh 1: j = 1; sum = 0; for ( ; j <= 10; j = j + 1) sum = sum + j; Contoh 2: j = 1; sum = 0; for ( ; j <= 10; ) sum = sum + j;

15 Contoh 3: j = 1; sum = 0; for ( ; ; ) { sum = sum + j; j++; cout << "\n" << sum;

16 Menghentikan Loop terminating loop Output bilangan genap < 12 Ketika x berharga 12, evaluasi ekspresi menjadi false x = 2; while ( x!= 12 ) { cout << x << ; x = x + 2; Program Output: Example: infinite loop Outputs odd bilangans < 12 x tidak pernah berharga 12, sehingga ekspresi selalu true x = 1; while ( x!= 12 ) { cout << x << ; x = x + 2; Loop akan terus Program Output: berulang!

17 Perulangan while dan do-while Perbedaan antara keduanya : saat pengecekan ekspresi! while loop: while ( Expression ) { Statement_1; Statement_2;.... Statement_Last; Ekspresi dievaluasi sebelum badan loop dieksekusi. Badan loop bisa saja tidak dieksekusi. Badan loop do { do-while loop: Statement_1; Statement_2;.... Statement_Last; while ( Expression ); Ekspresi dievaluasi sesudah badan loop dieksekusi. Badan loop Badan loop setidakna diekseskusi sekali.

18 Format: Badan loop adalah sebuah blok for (initialisasi; tes; update ) { Statement_1; Statement_2;... Badan loop adalah pernyataan tunggal for (initialisasi; tes; update ) Statement; for Loop for loop adalah pre-test loop ekspresi dites before setiap iterasi 1. Eksekusi ekspresi inisialisasi dilakukan hanya sekali 2. Evaluasi ekspresi tes If true, go to 3. If false, loop berakhir. 3. Eksekusi badan loop 4. Eksekusi ekspresi update Kembali ke 2.

19 for Loop Untuk menambah 1 sampai 10 lakukan pernyataan berikut 10 kali sum = sum + n; Menggunakan while : sum = 0; n = 1; while ( n <= 10 ) { sum = sum + n; n++; Menggunakan for : sum = 0; for ( n = 1; n <= 10 ; n++ ) sum = sum + n; n diinitialisasi1 loop berlanjut sepanjang bernilai true increment setiap kali badan loop dieksekusi for ( Inisialisasi; Ekspresi_Tes; Ekspresi_Update) Cek untuk akhir loop

20 for Loop Variabel update yang berbeda Variabel n didecrement 7 setiap kali iterasi for ( n = 0; n >= -100; n = n 7) cout << n is now equal to << n << endl; Mendeklarasikan variabel saat inisialisasi Variabel n lokal terhadap badan loop for ( int n = 1; n <= 10; n++ ) { sum = sum + n; Skope cout << sum << endl; variabel n Lebih dari 1 pernyataan dalam inisialisasi for ( int ct = 1, total = 0.0; ct <= 5; ct ++ ) ct dan total { diinisialisasi cout << Enter the sales for day << ct << endl; cin >> sales; total += sales; multiple inisialisasi dipisah dengan koma

21 Loop Bersarang loop bersarang : loop yang berada di dalam loop yang lain for ( int hours = 0; hours < 24; hours++ ) 3 levels of nesting { for ( int minutes = 0; minutes < 60; minutes++ ) { for ( int seconds = 0; seconds < 60; seconds++ ) { cout << setw(2) << hours << : ; cout << setw(2) << minutes << : cout << setw(2) << seconds << endl; Indentasikan setiap level sub pernyataan bersarang Inner loop akan menjalani iterasi untuk setiap iterasi outer loop

22 Contoh loop bersarang int y,z; for (y = 5; y > 0; y--) {cout << "\nkuliah."; for (z = 1; z < 3; z++) cout <<"\talgoritma.\t"; cout << ** ; Eksekusi

23 Pernyataan break dan continue break statement causes a loop to terminate early while ( ++count <= 10 ) When break is executed, the loop ends immediately and execution continues with statement following the loop Exit loop { cin >> bilangan; if ( bilangan >= 0 ) { cout << Error: positive bilangan ; break; sum += bilangan; Reads in 10 negative bilangans, computes sum continue statement causes loop to stop current iteration and begin next one while ( testval++ < 7 ) Ketika testval = 4, continue dieksekusi dan cout diloncati, lalu iterasi berikutnya mulai { if ( testval == 4 ) continue; cout << testval << ;

24 Pernyataan break int j =50; while (j < 80) { j += 10; if (j == 70) break; cout << Nilai j adalah << j<< \n ; cout << Keluar dari loop.\n ; Output Nilai j adalah 60 Keluar dari loop. Deretan eksekusi :

25 Pernyataan continue int j =50; while (j < 80) { j += 10; if (j == 70) continue; cout << Nilai j adalah << j<< \n ; cout << Keluar dari loop.\n ; Output Nilai j adalah 60 Nilai j adalah 80 Keluar dari loop. Sequence of execution:

26 break dan continue while ( ---) { statement-1; if( ---) continue statement-2; statement-3; while ( ---) { statement-1; if( ---) break statement-2; statement-3;

27 Loop design consists of three parts Designing Loops Loop body repeats a predetermined bilangan of times pseudocode: implemented as a for loop: sum = 0 repeat this_many times read value into next sum = sum + next end of loop 1 the body of the loop 2 the initializing statements 3 the conditions for ending the loop Compute the product of a list of bilangans int sum = 0; Initialize to 0 for ( int ct = 1; ct <= this_many; ct++ ) { Loop terminates cin >> next; when this is false sum = sum + next; int product =1; Not initialized to 0 for ( int ct = 1; ct <= this_many; ct++) { First time through loop cin >> next; product * next should = next product = product * next;

28 Kasus 4.1. Cetaklah bilangan 1 sampai 4 Algoritma Cetak_Angka {Mencetak angka 1,.., 4 ke piranti keluaran Deklarasi i : integer for loop while loop repeat until loop Deskripsi for i 1 to 4 do write (i) endfor Deskripsi i 1 while (i <= 4) do write (i) i i + 1 endwhile Deskripsi i 1 repeat write (i) i i + 1 until (i > 4)

29 Perhatikan perbedaan ketiga flowchart berikut : Mulai Mulai Mulai for i = 1 to 4 do i =1 i =1 i i <= 4 F i Selesai i T i = i+1 i = i+1 Selesai F i > 4 T Selesai Struktur for Struktur while Struktur repeat -until

30 for loop while loop do while loop #include <iostream.h> main() { int i; for (i=1; i<=4; i++) cout << << i; return 0; #include <iostream.h> main() { int i=1; while (i <= 4) { cout << << i; i++; return 0; #include <iostream.h> main() { int i=1; do { cout << << i; i++; while (i <= 4); return 0;

31 Kasus 4.2. Cetaklah bilangan ganjil dari 0 sampai 10 Ide : Bilangan ganjil dari 0 sampai 10 diawali dengan 1, kemudian bertambah dengan 2 atau bilangan ganjil adalah bilangan yang bila dibagi 2 bersisa 1.

32 Algoritma Cetak Ganjil {Mencetak bilangan ganjil dari 0 sampai 10 ke piranti keluaran Deklarasi i : integer Deskripsi for i 0 to 10 do if (i mod 2 = 1) then write (i) endif endfor Deskripsi i 1 while (i <= 10) do write (i) i i + 2 endwhile Deskripsi i 1 repeat write (i) i i + 2 until (i > 10)

33 Beberapa cara : Alternatif for Alternatif while Alternatif do while #include <iostream.h> #include <iostream.h> #include <iostream.h> main() { for (int i=0; i<=10; i++) { if (i % 2 == 1) cout << i << endl; return 0; main() { int i=1; while (i<=10) { if (i % 2 == 1) cout << i << endl; i++; return 0; main() { int i=1; do { if (i % 2 == 1) cout << i << endl; i++; while (i<=10); return 0;

34 Aplikasi Perulangan kerap digunakan untuk menghitung jumlah deret. Contoh : Hitung jumlah dari : n = n i = 1 Kuncinya : buat pola untuk rumus di sebelah kanan! Untuk operasi perkalian menggunakan tanda i

35 Algoritma menjumlah deret Deklarasi i, n, jumlah : integer Deskripsi read(n) {menjumlah sampai suku ke-n jumlah 0 { nilai awal/unsur identitas penjumlahan adalah 0 for i 1 to n do jumlah jumlah + i write(jumlah)

36 #include <iostream.h> Bahasa C++ main() { int n, jumlah = 0; cout << "Sampai berapa suku? "; cin >> n; for (int i=0; i<=n; i++) jumlah += i; cout << "Jumlah deret sampai : " << n << " suku = " << jumlah; return 0; Cocok menggunakan perulangan for karena digunakan untuk kalkulasi bilanganerik dengan jumlah perulangan tertentu (fix)

37 Bilangan Fibonacci Bilangan Fibonacci dapat disajikan sebagai berikut : 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, Dimulai dari suku pertama = 0 dan kedua = 1, suku ketiga adalah jumlah 2 suku pertama. Dalam rumus : F(n) = F(n-1) + F(n-2)

38 Analisis : Ketika kita menghitung suku ke-3 (F(3)) maka suku ke-1 sebenarnya sudah tidak digunakan. Untuk itu kita bisa menggeser tempat : f1 f2 f2 f3 Lalu berulang kita hitung suku berikutnya : f3 f2 + f1 Buat algoritma fibonacci dan flowchartnya!

39 Bahasa C++ #include <iostream.h> #define true 1 int main() { long batas; cout << "Masukkan integer positif : "; cin >> batas; cout << "Bilangan Fibonacci < " << batas << ":\n0, 1"; long f1=0, f2=1; while (true) { long f3 = f2 + f1; if (f3 > batas) break; // menghentikan loop cout << ", " << f3; f1 = f2; f2 = f3; return 0; Buat class Fibonacci dan methodnya!

40 Perulangan while cocok untuk situasi di mana badan loop tidak semuanya dieksekusi Perulangan do - while cocok untuk situasi di mana badan loop sekurangkurangnya dieksekusi satu kali

41 Kasus 4.3. Carilah rata-rata dari n bilangan bulat positif. Analisis : Rumus rata-rata adalah : n i=1 n x i yaitu jumlah data dibagi dengan banyaknya data, dengan x i adalah data ke-i.

42 Algoritma mencari rata-rata {Diberikan n data kemudian dicari rata-ratanya Deklarasi i, n, jumlah, x : integer rata : real Deskripsi read(n) jumlah 0 for i 1 to n do read(x) jumlah jumlah + x endfor rata jumlah/n write(rata)

43 Bahasa C++ #include <iostream.h> main() { int i, n, jumlah, x; float rata; cout << "Banyak data : "; cin >> n; jumlah = 0; for (i = 1; i<=n; i++) { cout << "Data ke- : " << i; cin >> x; jumlah += x; rata = (float) jumlah/n; cout << "Rata-rata = " << rata; return 0; Buat class Rata dan methodnya!

44 Sentinel Digunakan bila banyaknya masukan tidak diketahui, tetapi sifat datanya diketahui. Untuk menghentikan masukan, digunakan harga lain. Contoh : Bila masukan harga selalu positif (misalkan nilai mahasiswa), sentinel bisa nol atau harga negatif.

45 Kasus 4.4. Hitunglah rata-rata dari integer positif (banyak data ditentukan dari data yang dimasukkan) Algoritma mencari rata-rata {Diberikan data bilangan bulat positif kemudian dicari rata-ratanya Deklarasi Deskripsi n, jumlah, x : integer rata : real jumlah 0 read(x) n 1 while (x>0) do jumlah jumlah + x read(x) n n+1 endfor rata jumlah/(n-1) write(rata)

46 Bahasa C++ #include <iostream.h> main() { int n = 1, jumlah = 0, x; float rata; cout << "Data ke-1 : "; cin >> x; while (x>0) { jumlah += x; cout << "Data ke- : " << n+1; cin >> x; n++; rata = (float)jumlah/(n-1); cout << "Rata-rata = " << rata; return 0; Buat class Rata dan methodnya!

47 Kasus 4.7. Hitunglah nilai dari dan y bilangan bulat. x y dengan x bilangan real Analisis : y x i= 1 = x. x. x. x (sebanyak y kali) = Input : x dan y Output : hasil x pangkat y y x

48 Algoritma Pangkat {Diberikan masukan x dan y, dihitung nilai dari x pangkat y Deklarasi x, y, i : integer { input pangkat : integer { output Deskripsi read (x,y) pangkat 1 for i 1 to y do pangkat pangkat * x enfor write (pangkat) Buat class Pangkat dan methodnya!

49 Bahasa C++ #include <iostream.h> main() { int x, y, i; int pangkat = 1; cout << "Menghitung hasil perpangkatan\n"; cout << "Tulis sebuah bilangan : "; cin >> x; cout << "Mau dipangkat berapa : "; cin >> y; for (i = 1; i<=y; i++) pangkat *= x; cout << x << " pangkat << y << = << pangkat; return 0;

50 Hanya saja, algoritma ini khusus untuk y 0. Latihan : Sempurnakan algoritma tersebut agar dapat menghitung pangkat y negatif.

51 Kasus 4.8. Hitunglah axb dengan metode penjumlahan Analisis : axb = a + a + + a (sebanyak b kali) = b i = 1 a Ini berlaku untuk a positif maupun negatif Bagaimana bila b negatif?

52 Karena loop tidak pernah negatif maka harus dimanipulasi perulangan yang selalu positif. Untuk itu nilai b menjadi abs(b) Kemudian khusus untuk b < 0, jumlah yang sudah diperoleh dinegatifkan Ingat : ax(-b) = ax(-1)xb = -axb

53 #include <iostream.h> #include <math.h> Bahasa C++ main() { int a, b, jumlah=0; cout << "Program menghitung perkalian dengan cara penjumlahan\n"; cout << "Masukkan nilai a : "; cin >> a; cout << "Masukkan nilai b : "; cin >> b; for (int i=1; i<=abs(b); i++) jumlah += a; if (b < 0) jumlah = -jumlah; cout << a << "x" << b << " = " << jumlah; return 0;

54 Loop Invariant Loop invariant digunakan untuk membuktikan bahwa loop for adalah benar Karakteristik : Benar pada suatu titik (pernyataan) pada setiap iterasi loop Benar bila loop berhenti membuktikan loop bekerja secara benar.

55 Contoh : program untuk mencari nilai minimum dari sederetan input #include <iostream.h> Bahasa C++ int main() { // mencari maksimum dari sederetan bilangan int n, min; cout << "Masukkan bilangan positif(0 untuk selesai): "; cin >> n; for (min = n; n > 0; ) { if (n < min) min = n; // INVARIANT: min <= n untuk semua n, // dan min adalah 1 dari n bilangan cin >> n; cout << "min = " << min << endl; return 0;

56 Kondisi : min <= n selalu benar sebab sebelum pernyataan if mengubah harga min jika harga input terakhir dari n kurang dari harga min sebelumnya. Kondisi : min satu dari n harga selalu benar sebab min diawali dengan harga pertama dan min berubah harganya hanya bila harga input n yang baru lebih kecil dari min. Akhirnya : kondisi benar ketika loop berakhir diperoleh nilai minimum dari semua input

57 Rangkuman Minggu Depan : SUBPROGRAM

58 Mengakhiri perulangan Secara umum, perulangan dapat diakhiri dengan cara : Dikontrol counter : banyaknya iterasi ditentukan sebelum perulangan dimulai Ditanyakan lebih dulu sebelum iterasi : pengguna ditanya setiap kali iterasi apakah dilanjutkan atau tidak Keluar dengan tanda (flag) : harga variabel berubah pada saat perulangan. Bila sudah berubah sesuai dengan kondisi keluar, maka perulangan berhenti Buat contoh dari masing-masing kasus di atas!

59 Menunggu respon pengguna char jawab; do { // pernyataan lain cout << Mau melanjutkan? (y/t): "; cin >> jawab; while (jawab!= t');

60 Contoh Flag bilangan = 0; while ( bilangan!= 999 ) { total = total + bilangan; cout \ntotal saat ini << total; cout << Masukkan bilangan: ; cin >> bilangan;

61 Contoh Flag flag = 1; while ( flag ) { total = total + bilangan; cout \ntotal saat ini << total; cout << Masukkan bilangan: ; cin >> bilangan; if( bilangan > 999) flag = 0;

62 Melakukan debugging pada perulangan Bisa terjadi loop terjadi tak berhingga banyak. Agar loop dapat dikendalikan, dapat dilakukan trace (pelacakan) dengan cara : Debuglah kode berikut : int next = 2; int prod = 1; while ( next < 5 ) { next++; prod = prod * next; Variabel trace diletakkan pada cout dalam badan loop : int next = 2; int prod = 1; while ( next < 5 ) { next++; prod = prod * next; cout << next = << next Variabel Trace << prod = << prod << endl;

63 Kesalahan umum! while (balance!= 0.0); { balance = balance - amount; ini akan mengarah ke infinite loop! for (n=1; n <= count; n++); { cout << "hello" << endl; "hello" hanya dicetak sekali!

64 Kesalahan umum! while (balance!= 0.0) { balance = balance - amount; balance may not become equal zero due to bilangan inaccuracies while (power <= 1000) { cout << "Next power of N is " << power << endl; power *= n; pastikan variabel sudah diinisialisasi. Untuk penjumlahan 0 dan untuk perkalian 1

65 Latihan Buatlah algoritma dan program untuk mencetak bilangan yang habis dibagi 3 dan 5 antara 1 sampai dengan 100. Hitunglah nilai dari : L n [Sentinel] Buatlah algoritma untuk menentukan nilai terkecil, terbesar, dan jumlah semua bilangan positif yang dimasukkan. Buatlah algoritma untuk menentukan nilai terbesar t sedemikian sehingga : t 2 < 2000

66 Bahan Diskusi Buat simulasi membeli tiket masuk kebun binatang dengan spesifikasi : Input berupa : Pilihan perorangan/ rombongan Perorangan, berapa orangtua, berapa anak-anak (50% orangtua) Rombongan, banyak orang tua+ anak, diskon 25% Input akan terus dimasukkan sampai tidak ada lagi pengunjung yang membeli tiket Output menyatakan : Banyak tiket orang tua, dan tiket anak Banyak rombongan beserta jumlah tiketnya

67 Ketentuan program Dibuat menggunakan class Input dan output menggunakan operator overloading dan dibuat cukup informatif untuk pengguna Tidak menggunakan ARRAY Tidak diperkenankan menggunakan SATU FILE untuk seluruh program

68 Laporan (selain listing program) Deskripsi masalah Analisis permasalahan Algoritma Print out uji coba berupa : Masukan Keluaran

69 Bacaan [S5] 6.5 while Statement : Fibonacci 6.6 break Statement 8.1 for Statement 8.2 switch Statement Tunjukkan catatan pinggir saat masuk kelas

STRUKTUR DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

STRUKTUR DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA STRUKTUR DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN STMIK AMIKOM YOGYAKARTA Khusnawi, S.Kom, M.Eng 2010 ( Structure(pErulanGan RePetiTion Pendahuluan Saat membuat suatu program setiap instruksi bisa dimulai dari

Lebih terperinci

ALGORITMA PERULANGAN

ALGORITMA PERULANGAN Pertemuan 08 ALGORITMA PERULANGAN Pada Bab ini anda akan mempelajari 1. Pengertian algoritma perulangan 2. Perulangan for-do 3. Perulangan while-do 4. Perulangan repeat-until Algoritma Perulangan Ada kalanya

Lebih terperinci

Struktur Pengulangan

Struktur Pengulangan ALGORITMA & STRUKTUR DATA1 Mia Fitriawati S.Kom, M.Kom Struktur Pengulangan Struktur pengulangan secara umum terdiri atas dua bagian: Kondisi pengulangan Badan (body) pengulangan Struktur pengulangan secara

Lebih terperinci

Struktur Kontrol. Contoh, Akan tercetak x is 100 jika nilai yang disimpan pada variable x adalah 100:

Struktur Kontrol. Contoh, Akan tercetak x is 100 jika nilai yang disimpan pada variable x adalah 100: Struktur Kontrol Sebuah program biasanya tidak terbatas hanya pada intruksi yang terurut saja, tetapi juga memungkinkan terjadinya percabangan, perulangan dan pengambilan keputusan. Untuk mengatasi kebutuhan

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-7 (Pengulangan atau Looping [2]) Noor Ifada noor.ifada@if.trunojoyo.ac.id S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Struktur WHILE Struktur REPEAT WHILE vs REPEAT

Lebih terperinci

Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut

Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut Kisi-Kisi Ujian Tengah Semester Algoritma dan Pemrograman Lanjut 1. Pengenalan Bahasa C++ a. Elemen Bahasa C+ Bahasa C++ ditulis dari beberapa elemen, antara lain: Pernyataan Satu atau beberapa ekspresi

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-7 (Pengulangan atau Looping [2]) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Struktur WHILE Struktur REPEAT S1 Teknik Informatika-Unijoyo 2 Struktur

Lebih terperinci

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA S1-TI ALGORITMA & PEMROGRAMAN MODUL V STRUKTUR KONTROL PERULANGAN SEM I WAKTU 100 MNT I. STRUKTUR PERULANGAN Salah satu kelebihan

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-6 (Pengulangan atau Looping [1]) 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Struktur Pengulangan Pengulangan tanpa kondisi dan dengan kondisi Struktur FOR (menaik dan menurun) 2

Lebih terperinci

LOOPING. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

LOOPING. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom LOOPING Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom Program yang efisien adalah program yang memungkinkan pengguna bekerja sesedikit mungkin dan komputer bekerja sebanyak mungkin. Kondisi perulangan Ekspresi boolean

Lebih terperinci

MODUL V PERULANGAN. Perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau lebih perintah secara berulang selama kondisi tertentu.

MODUL V PERULANGAN. Perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau lebih perintah secara berulang selama kondisi tertentu. MODUL V PERULANGAN Perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau lebih perintah secara berulang selama kondisi tertentu. Dalam perulangan, umumnya terdiri dari 3 komponen, yaitu: Nilai Awal/Inisialisasi,

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-7 (Pengulangan atau Looping [2]) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Struktur WHILE Struktur REPEAT WHILE vs REPEAT S1 Teknik Informatika-Unijoyo

Lebih terperinci

Algoritma & Pemrograman

Algoritma & Pemrograman Algoritma & Pemrograman PENGULANGAN Pendahuluan Salah satu kelebihan komputer dibandingkan dengan manusia adalah kemampuannya untuk melaksanakan suatu instruksi berulang kali tanpa mengenal lelah dan bosan.

Lebih terperinci

PERTEMUAN 9-11 STATEMENT

PERTEMUAN 9-11 STATEMENT PERTEMUAN 9-11 STATEMENT PENGULANGAN Teknik Informatika UNIKOM Secara umum struktur pengulangan dibagi dua bagian : Kondisi pengulangan Yaitu expresi Boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan pengulangan.

Lebih terperinci

3. Struktur Perulangan dalam C++

3. Struktur Perulangan dalam C++ 3. Struktur Perulangan dalam C++ Obyektif Praktikum : Mengerti struktur perulangan dalam C++ Dapat menggunakan struktur perulangan berdasarkan penggunaannya Struktur perulangan (loops) Loops merupakan

Lebih terperinci

OPERASI SELEKSI PEMROGRAMAN C++

OPERASI SELEKSI PEMROGRAMAN C++ OPERASI SELEKSI PEMROGRAMAN C++ ruliriki@gmail.com PEMILIHAN IF SWITCH PEMILIHAN Memilih bilangan terbesar atau terkecil dari dua buah bilangan menggunakan Control statement if Syntax Penulisan if statement:

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-6 (Pengulangan atau Looping [1]) Noor Ifada noor.ifada@if.trunojoyo.ac.id S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Struktur Pengulangan Pengulangan

Lebih terperinci

PENGULANGAN. pencacah harus bertipe integer atau karakter pernyataan adalah satu atau lebih instruksi yang. Pernyataan

PENGULANGAN. pencacah harus bertipe integer atau karakter pernyataan adalah satu atau lebih instruksi yang. Pernyataan Algoritma dan Pemrograman 2 PENGULANGAN Struktur pengulangan terdiri atas : Kondisi pengulangan : ekspresi boolean Badan pengulangan Inisialisasi Terminasi Instruksi (pernyataan) pengulangan 1. for 2.

Lebih terperinci

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

STRUKTUR DASAR ALGORITMA STRUKTUR DASAR ALGORITMA Tujuan Mahasiswa mampu memecahkan masalah dalam sebuah algoritma pemecahan masalah menggunakan struktur pemilihan dan pengulangan. Mahasiswa mengetahui struktur program bahasa

Lebih terperinci

BAB VI. STATEMENT CONTROL

BAB VI. STATEMENT CONTROL BAB VI STATEMENT CONTROL A Statement IF Seperti halnya Pascal, perintah IF dalam C++ juga digunakan untuk menyatakan pernyataan kondisional (bersyarat) Sintaks sederhana IF adalah if (kondisi) statement;

Lebih terperinci

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VI KOMPONEN KOMPONEN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VI KOMPONEN KOMPONEN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VI KOMPONEN KOMPONEN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR MEMILIKI 3 KOMPONEN UTAMA, YAITU : 1. PEMROGRAMAN TOP-DOWN 2. PEMROGRAMAN MODULAR 3. TEOREMA STRUKTUR

Lebih terperinci

Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I

Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I Dasar Pemrograman Kondisi dan Perulangan By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I Kondisi dan Perulangan Pendahuluan Dalam sebuah proses program, biasanya terdapat kode penyeleksian kondisi, kode pengulangan

Lebih terperinci

Melakukan Operasi Logika

Melakukan Operasi Logika Melakukan Operasi Logika Hampir semua statemen C++ adalah ekspresi. Operator C++ selain +, -, /, * yakni operator logika. Pada dasarnya orang2 menghitung menggunakan operasi AND dan OR Mengapa Menggunakan

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++)

Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++) Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++) Jurusan Sistem Komputer Dr. Lily Wulandari Materi 3 PERCABANGAN DAN PERULANGAN PADA C++ 1 Outline - If - if else. - Else if - Switch case - Statement for, while,

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-6 (Pengulangan atau Looping [1]) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Struktur Pengulangan Pengulangan tanpa kondisi dan dengan

Lebih terperinci

PERULANGAN (LOOP) PERNYATAAN WHILE

PERULANGAN (LOOP) PERNYATAAN WHILE 1 PERULANGAN (LOOP) PERNYATAAN WHILE Pernyataan while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk memproses suatu pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Bentuk penulisan : while (ungkapan)

Lebih terperinci

Perulangan, Percabangan, dan Studi Kasus

Perulangan, Percabangan, dan Studi Kasus Perulangan, Percabangan, dan Studi Kasus Perulangan dan percabangan merupakan hal yang sangat penting dalam menyusun suatu program Pada pertemuan kali ini akan dibahas secara detail tentang perulangan

Lebih terperinci

3. Struktur Perulangan dalam Bahasa C++

3. Struktur Perulangan dalam Bahasa C++ Pertemuan 3 3. Struktur Perulangan dalam Bahasa C++ Obyektif Praktikum : 1. Mengerti struktur perulangan dalam C++ 2. Dapat menggunakan struktur perulangan berdasarkan penggunaannya P.3.1 Struktur perulangan

Lebih terperinci

MODUL PRAKTIKUM PERCABANGAN DAN PENGULANGAN

MODUL PRAKTIKUM PERCABANGAN DAN PENGULANGAN PERCABANGAN DAN PENGULANGAN Pada BAB ini akan membahas tentang PERCABANGAN dan PERULANGAN. PERCABANGAN : a) IF THEN b) CASE OF PENGULANGAN: a) REPEAT N TIMES b) REPEAT UNTIL c) WHILE DO d) ITERATE STOP

Lebih terperinci

1/5. while and do Loops The remaining types of loops are while and do. As with for loops, while and do loops Praktikum Alpro Modul 3.

1/5. while and do Loops The remaining types of loops are while and do. As with for loops, while and do loops Praktikum Alpro Modul 3. Judul TIU TIK Materi Modul Perulangan Ganjil 204/205 Mahasiswa memahami Konsep Perulangan. Mahasiswa mampu menggunakan perintah perulangan For, While do, do While 2. Mahasiswa mampu menggunakan perintah

Lebih terperinci

Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN

Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah elemen-elemen pada bahasa pemrograman: Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: 1. Aturan

Lebih terperinci

OPERATOR DAN STATEMEN I/O

OPERATOR DAN STATEMEN I/O OPERATOR DAN STATEMEN I/O PEMROGRAMAN TURBO C++ OPERATOR Operator adalah symbol yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi. OPERATOR PENUGASAN Operator Penugasan

Lebih terperinci

Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu :

Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : 1 Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Memahami struktur kendali pengulangan (looping) dan memanfaatkannya dalam pembuatan aplikasi program komputer dengan bahasa pemrograman java.

Lebih terperinci

IF IF ELSE. ELSE IF SWITCH CASE STATEMENT F NT OR, W HILE D O WHILE I 2

IF IF ELSE. ELSE IF SWITCH CASE STATEMENT F NT OR, W HILE D O WHILE I 2 PERCABANGAN DAN PERULANGAN PADA C++ IF IF ELSE. ELSE IF SWITCH CASE STATEMENT FOR, WHILE DO WHILE 2 Sebuah pernyataan C++ sederhana adalah setiap instruksi individual dari sebuah program, seperti deklarasi

Lebih terperinci

Selection / Pemilihan PEMILIHAN

Selection / Pemilihan PEMILIHAN Selection / Pemilihan Slamet Kurniawan, S.Kom PEMILIHAN Suatu Struktur dasar algoritma yang memiliki satu atau lebih kondisi tertentu dimana sebuah instruksi dilaksanakan jika sebuah kondisi/persyaratan

Lebih terperinci

Keg. Pembelajaran 5 : Perulangan dalam C++ 1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2. Uraian Materi while do..while for continue dan break go to

Keg. Pembelajaran 5 : Perulangan dalam C++ 1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2. Uraian Materi while do..while for continue dan break go to Keg. Pembelajaran 5 : Perulangan dalam C++ 1. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari materi kegiatan pembelajaran ini mahasiswa akan dapat : 1) Mengenal bentuk perulangan while, do while dan

Lebih terperinci

PERULANGAN PROSES. Proses perulangan ditandai dengan mekanisme yang disebut loop. Proses Loop : Proses yang berulang-ulang

PERULANGAN PROSES. Proses perulangan ditandai dengan mekanisme yang disebut loop. Proses Loop : Proses yang berulang-ulang PERULANGAN PROSES Proses perulangan ditandai dengan mekanisme yang disebut loop Proses Loop : Proses yang berulang-ulang Perintah atau notasi dalam struktur pengulangan Melipiuti : Pernyataan for Pernyataan

Lebih terperinci

DPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

DPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG DPK UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG Algoritma Sarapan Pagi Mulai Ambil piring Masukkan nasi dan lauk dalam piring Ambil sendok dan garpu Ulangi Angkat sendok dan garpu Ambil nasi dan lauk Suapkan ke dalam

Lebih terperinci

MODUL 5 PERULANGAN (LOOPING)

MODUL 5 PERULANGAN (LOOPING) MODUL 5 PERULANGAN (LOOPING) A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa akan mampu : 1. Mengenal dan memahami penggunaan statement perulangan 2. Membuat program sederhana dengan menerapkan

Lebih terperinci

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN MATERI 3 1 2 Macam macam struktur algoritma : RUNTUNAN (SEQUENCE) PEMILIHAN (SELECTION) PENGULANGAN (REPETITION) 3 RUNTUNAN Runtunan merupakan struktur algoritma paling dasar

Lebih terperinci

Rekursif/ Iterasi/ Pengulangan

Rekursif/ Iterasi/ Pengulangan Mata Pelajaran : Algoritma & Struktur Data Versi : 1.0.0 Materi Penyaji : Rekursif : Zulkarnaen NS 1 Rekursif/ Iterasi/ Pengulangan Instruksi perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau beberapa insturksi

Lebih terperinci

Pertemuan 06. Dasar Pemrograman Komputer [TKL-4002] 2010

Pertemuan 06. Dasar Pemrograman Komputer [TKL-4002] 2010 Pertemuan 06 Dasar Pemrograman Komputer [TKL-4002] 2010 1 Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu : Memahami struktur kendali pengulangan (looping) dan memanfaatkannya dalam pembuatan

Lebih terperinci

BAB 6. Struktur Kontrol

BAB 6. Struktur Kontrol BAB 6 Struktur Kontrol 6.1 Tujuan Pada bab sebelumnya, kita sudah mendapatkan contah dari program sequential, dimana statement dieksekusi setelah statement sebelumnya dengan urutan tertentu. Pada bagian

Lebih terperinci

Imam Fahrur Rozi. Algoritma dan Pemrograman PENGULANGAN

Imam Fahrur Rozi. Algoritma dan Pemrograman PENGULANGAN Imam Fahrur Rozi Algoritma dan Pemrograman PENGULANGAN KOMPETENSI v Memahami kapan pengulangan digunakan dalam program v Memahami tentang konsep pengulangan v Menguasai cara mengimplementasikan konsep

Lebih terperinci

Selection, Looping, Branching

Selection, Looping, Branching Selection, Looping, Branching Struktur If untuk membuat percabangan alur program dengan satu pilihan saja dapat mengatur apakah sebuah perintah akan dijalankan atau tidak tergantung kepada kondisinya setidaknya

Lebih terperinci

Object Oriented Programming (OOP)

Object Oriented Programming (OOP) Object Oriented Programming (OOP) 1. Pernyataan if Pernyataan if dapat dipakai untuk mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi. if ( kondisi ) pernyataan ; pernyataan akan dilaksanakan jika dan hanya

Lebih terperinci

Teori Algoritma. Algoritma Perulangan

Teori Algoritma. Algoritma Perulangan Alam Santosa Teori Algoritma Perulangan Algoritma Perulangan Seperti pernah dibahas sebelumnya, kemampuan komputer adalah melakukan pekerjaan yang sama tanpa merasa lelah maupun bosan. Syarat utama memanfaatkan

Lebih terperinci

NO Add Contoh Requirement Buat sebuah algoritma untuk memilih bilangan terbesar dari 3 buah bilangan Nantinya ini bisa digeneralisir menjadi n buah bilangan Algoritma Dalam Bahasa Natural Add 1. Ambil

Lebih terperinci

PERTEMUAN 5 PENGEMBANGAN PSEUDOCODE STRUKTUR KONTROL PENGULANGAN

PERTEMUAN 5 PENGEMBANGAN PSEUDOCODE STRUKTUR KONTROL PENGULANGAN 1 PERTEMUAN 5 PENGEMBANGAN PSEUDOCODE STRUKTUR KONTROL PENGULANGAN POKOK BAHASAN 1. Definisi Struktur Kontrol Pengulangan 2. Jenis Struktur Kontrol Pengulangan 3. Pseudocode Struktur Kontrol Pengulangan

Lebih terperinci

Perulangan Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data. PT. Elektronika FT UNY

Perulangan Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data. PT. Elektronika FT UNY Perulangan Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data Pendahuluan Digunakan untuk program yang pernyataannya akan dieksekusi berulang-ulang. Instruksi dikerjakan selama memenuhi suatu kondisi tertentu. Jika

Lebih terperinci

Contoh 1: Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan menggunakan perulangan for

Contoh 1: Akan dicetak angka 1 sampai 10 dengan menggunakan perulangan for Bahan Ajar Algoritma Halaman 1 ii. Struktur Pengulangan (repetition) Struktur pengulangan merupakan struktur yang melakukan pengulangan terhadap satu baris atau satu blok baris program beberapa kali sesuai

Lebih terperinci

Memilih bilangan yang nilainya terbesar atau terkecil dari dua buah bilangan yang ada

Memilih bilangan yang nilainya terbesar atau terkecil dari dua buah bilangan yang ada Memilih bilangan yang nilainya terbesar atau terkecil dari dua buah bilangan yang ada Soal-8. 7 5 Susun algoritma yang ditulis dalam ahasa ++, untuk meng dua buah bilangan dan mencetak salah satu bilangan

Lebih terperinci

Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan)

Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan) Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan) Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Overview Kondisi & Operator Kondisi Operator Relasi Operator Logika Prioritas Operator Relasi & Logika

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-6 (Pengulangan atau Looping [1]) :: Noor Ifada :: S1 Teknik -Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Struktur Pengulangan Pengulangan tanpa kondisi dan dengan kondisi

Lebih terperinci

ALGORITHM. 9 Algoritma Menggunakan Control Statement IF. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom dahlia74march.wordpress.

ALGORITHM. 9 Algoritma Menggunakan Control Statement IF. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom dahlia74march.wordpress. LGORITHM 9 lgoritma Menggunakan ontrol Statement IF Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom dahlia.widhyaestoeti@gmail.com dahlia74march.wordpress.com Memilih bilangan terbesar atau terkecil dari dua buah bilangan

Lebih terperinci

PENGULANGAN Bagian 1 : Notasi. Tim Pengajar KU1071 Sem

PENGULANGAN Bagian 1 : Notasi. Tim Pengajar KU1071 Sem PENGULANGAN Bagian 1 : Notasi Tim Pengajar KU1071 Sem. 1 2009-2010 1 Tujuan Mahasiswa memahami jenis-jenis pengulangan dan penggunaannya serta memahami elemenelemen dalam pengulangan. Mahasiswa dapat menggunakan

Lebih terperinci

Pengulangan for. Konstruksi for. keberadaan exp1, exp2, dan exp3 bersifat optional. for (exp1; exp2; exp3){ statement; atau. statement1; statement2;

Pengulangan for. Konstruksi for. keberadaan exp1, exp2, dan exp3 bersifat optional. for (exp1; exp2; exp3){ statement; atau. statement1; statement2; Pengulangan Struktur pengulangan dimaksudkan untuk melakukan proses pengulangan dari beberapa instruksi dalam sejumlah pengulangan tertentu Tigamacamstruktur pengulangan dalam pemrograman terstruktur,

Lebih terperinci

PERNYATAAN DAN KONDISI

PERNYATAAN DAN KONDISI 1 PERNYATAAN DAN KONDISI Pernyataan (statement) digunakan untuk melakukan suatu tindakan, diantaranya adalah : 1. Pernyataan ungkapan Terdiri dari sebuah ungkapan dan diakhiri dengan tanda titik koma,

Lebih terperinci

PERTEMUAN 7 REVIEW (QUIZ)

PERTEMUAN 7 REVIEW (QUIZ) PERTEMUAN 7 REVIEW (QUIZ) 1. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun suatu program a. Membuat Hipotesa b. Membuat Masalah c. Membuat Algoritma d. Membuat Program e. Menyalakan Komputer 2. Sebuah

Lebih terperinci

Struktur Kontrol. Gambar 1: Flowchart Statement If

Struktur Kontrol. Gambar 1: Flowchart Statement If Struktur Kontrol Struktur Kontrol Keputusan Struktur kontrol keputusan adalah statement dari Java yang mengijinkan user untuk memilih dan mengeksekusi blok kode dan mengabaikan blok kode yang lain. 1.

Lebih terperinci

Algoritma dan Pemrograman. Loop control structures: WHILE. Loop control structures: WHILE Perhatikan potongan program berikut: 12/29/2011

Algoritma dan Pemrograman. Loop control structures: WHILE. Loop control structures: WHILE Perhatikan potongan program berikut: 12/29/2011 Algoritma dan Pemrograman WHILE while (kondisi) statement; FALSE kondisi? TRUE statement Pernyataan (statements) di dalam struktur WHILE akan diproses minimum NOL kali. Mengapa? WHILE Perhatikan potongan

Lebih terperinci

BAB 6. Struktur Kontrol

BAB 6. Struktur Kontrol BAB 6 Struktur Kontrol 6.1 Tujuan Pada bab sebelumnya, kita sudah mendapatkan contoh dari program terstruktur, dimana setiap pernyataan dieksekusi setelah pernyataan sebelumnya sesuai dengan urutannya.

Lebih terperinci

PENGANTAR ALGORITMA & PEMROGRAMAN C/C++ Analisis Algoritma dan Struktur Data (TKE 670)

PENGANTAR ALGORITMA & PEMROGRAMAN C/C++ Analisis Algoritma dan Struktur Data (TKE 670) PENGANTAR ALGORITMA & PEMROGRAMAN C/C++ Analisis Algoritma dan Struktur Data (TKE 670) Jum at, 04 Februari 2011 Topik Diskusi Komputer dan Pemrograman Mengenal Algoritma dan Struktur Data Langkah Penyelesaian

Lebih terperinci

Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan

Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan Objektif: 1. Mengetahui macam-macam penyeleksian kondisi dalam pascal 2. Mengerti statement kondisi IF dan Case 3. Mengetahui macam-macam perulangan dalam

Lebih terperinci

BAHASA PEMROGRAMAN 1 (PERTEMUAN 3)

BAHASA PEMROGRAMAN 1 (PERTEMUAN 3) BAHASA PEMROGRAMAN 1 (PERTEMUAN 3) ARRAY KUMPULAN SOAL LATIHAN PREPARED BY CHANDRA 092110187 05 06 2010 (REVISED) PENGENALAN ARRAY Array dari Pesawat Array dari Serangga Array dari Kartu Array dari Karakter

Lebih terperinci

INPUT & OUTPUT SEQUENCE STATEMENT SELECTION STATEMENT. Pengantar Logika & Teknik Pemrograman Politeknik Negeri Jakarta TA.

INPUT & OUTPUT SEQUENCE STATEMENT SELECTION STATEMENT. Pengantar Logika & Teknik Pemrograman Politeknik Negeri Jakarta TA. INPUT & OUTPUT SEQUENCE STATEMENT SELECTION STATEMENT Pengantar Logika & Teknik Pemrograman Politeknik Negeri Jakarta TA. 2012/2013 MATERI Input & Output Menampilkan Masukan dari Keyboard Menerima Masukan

Lebih terperinci

Fungsi 1. Ekohariadi FT Unesa

Fungsi 1. Ekohariadi FT Unesa Fungsi 1 Ekohariadi FT Unesa Fungsi Pustaka Standar Pustaka C Standar merupakan kumpulan fungsi yang sudah ditentukan yang diases melalui file header. Fungsi matematika yang umum didefinisikan di header

Lebih terperinci

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Noor Ifada noor.ifada@if.trunojoyo.ac.id S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi

Lebih terperinci

Percabangan. Agus Priyanto, M.Kom

Percabangan. Agus Priyanto, M.Kom Percabangan Agus Priyanto, M.Kom Do nothing Go foward Back percabangan Jika hari hujan, maka saya membawa payung Jika hari hujan, maka saya membawa payung, jika tidak saya membawa topi Jika IPK ku diatas

Lebih terperinci

4.1. Pernyataan Kondisi dan Perulangan Pernyataan kondisi digunakan apabila kita ingin membandingkan atau mengetahui nilai suatu objek.

4.1. Pernyataan Kondisi dan Perulangan Pernyataan kondisi digunakan apabila kita ingin membandingkan atau mengetahui nilai suatu objek. 4.1. Pernyataan Kondisi dan Perulangan Pernyataan kondisi digunakan apabila kita ingin membandingkan atau mengetahui nilai suatu objek. 4.2. Perintah If Perintah If adalah sesuatu yang paling penting pada

Lebih terperinci

Tipe Data, Identifier, Operator dan Control Statement

Tipe Data, Identifier, Operator dan Control Statement Kurikulum Qt { Basic OOP } Chapter 2 Tipe Data, Identifier, Operator dan Control Statement. Agenda Tipe data dan identifier Tipe data bahasa C++ Variabel dan Konstanta Statement Operator dan Ekspresi Control

Lebih terperinci

MODUL 2 STRUKTUR KONTROL

MODUL 2 STRUKTUR KONTROL MODUL 2 STRUKTUR KONTROL 2.1 Tujuan Menggunakan struktur kontrol keputusan (if, else, switch) yang digunakan untuk memilih blok kode yang akan dieksekusi Menggunakan struktur kontrol pengulangan (while,

Lebih terperinci

BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 1 BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA IDENTIFIER Identifier adalah suatu tanda yang mewakili nama-nama variabel, method, class, dsb. Ingat : Bahasa

Lebih terperinci

Pertemuan 3: Struktur Kontrol Pemrograman

Pertemuan 3: Struktur Kontrol Pemrograman Pertemuan 3: Struktur Kontrol Pemrograman Pendahuluan Salah satu aspek terpenting dalam pemrograman adalah mengatur pernyataan/statement mana yang akan dieksekusi berikutnya Struktur kontrol memungkinkan

Lebih terperinci

BAB V. STATEMEN KONTROL

BAB V. STATEMEN KONTROL BAB V. STATEMEN KONTROL Statemen kontrol digunakan untuk mengatur jalannya alur program sesuai dengan yang diinginkan. Statemen ini dikategorikan menjadi 3 jenis, yaitu pemilihan, pengulangan dan peloncatan

Lebih terperinci

Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN

Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN Struktur Kendali Pengulangan Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Struktur Kontrol Pada C Struktur Pengulangan : Beberapa instruksi diulang untuk suatu jumlah pengulangan

Lebih terperinci

Imam Fahrur Rozi. Algoritma dan Pemrograman SELEKSI KONDISI

Imam Fahrur Rozi. Algoritma dan Pemrograman SELEKSI KONDISI Imam Fahrur Rozi Algoritma dan Pemrograman SELEKSI KONDISI KOMPETENSI Setelah menempuh materi ini, mahasiswa hendaknya mampu: Memahami tentang konsep seleksi kondisi Memahami penggunaan IF- ELSE dan SWITCH-

Lebih terperinci

Function. Function adalah satu blok instruksi yang dieksekusi ketika dipanggil dari bagian lain dalam suatu program. Format dari function :

Function. Function adalah satu blok instruksi yang dieksekusi ketika dipanggil dari bagian lain dalam suatu program. Format dari function : Function Function adalah satu blok instruksi yang dieksekusi ketika dipanggil dari bagian lain dalam suatu program. Format dari function : type name ( argument1, argument2,...) statement Dimana : type,

Lebih terperinci

Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai)

Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai) Variabel dan Tipe Data Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai) Nilai variabel dapat diubah di pernyataan manapun di dalam program Java Basic By Didit Setya

Lebih terperinci

Algoritma Brute Force (Bagian 1) Oleh: Rinaldi Munir

Algoritma Brute Force (Bagian 1) Oleh: Rinaldi Munir Algoritma Brute Force (Bagian 1) Oleh: Rinaldi Munir Bahan Kuliah IF2251 Strategi Algoritmik 1 Definisi Brute Force Brute force : pendekatan yang lempang (straightforward) untuk memecahkan suatu masalah

Lebih terperinci

Pemrograman Dasar C. Minggu 6

Pemrograman Dasar C. Minggu 6 Pemrograman Dasar C Minggu 6 Latihan Soal Buatlah program yang meminta seseorang untuk memasukkan angka bilangan riil sebanyak 3 kali, dan program akan menampilkan jumlah total dan rata-ratanya. Bilangan

Lebih terperinci

Lab. Common Computing Universitas Trunojoyo Madura. Praktikum Pengantar Algoritma Pemrograman (ALPRO) [MODUL]

Lab. Common Computing Universitas Trunojoyo Madura. Praktikum Pengantar Algoritma Pemrograman (ALPRO) [MODUL] Lab. Common Computing Universitas Trunojoyo Madura Praktikum Pengantar Algoritma Pemrograman (ALPRO) [MODUL] Ganjil 2013/2014 Modul 1: Flowchart & PseudoCode Tujuan Instruksi Khusus: Mahasiswa dapat memahami

Lebih terperinci

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VIII

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VIII PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VIII OPERASI DALAM ALGORITMA/PROGRAM 1. Operasi Aritmatik 2. Operasi Perbandingan/ Relasional 3. Operasi logika. 1. Operasi aritmatik Operator Aritmatika dalam bahasa

Lebih terperinci

Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C

Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 Overview Tipe Data Standar (Standart Data Type) Aturan Pendefinisian Identifier Variabel Mendeklarasikan

Lebih terperinci

09/09/2013 ILKOM IPB 1. Algoritme dan Pemrograman. Contoh penerapan. Kiat Sukses. Program Komputer. Kenapa belajar algoritme dan pemrograman?

09/09/2013 ILKOM IPB 1. Algoritme dan Pemrograman. Contoh penerapan. Kiat Sukses. Program Komputer. Kenapa belajar algoritme dan pemrograman? dan Pemrograman Kuliah # Kontrak Perkuliahan Pendahuluan Pembuatan algoritme Kenapa belajar algoritme dan pemrograman? Profesi di banyak bidang (tidak hanya bidang komputer) melibatkan: Pengolahan data

Lebih terperinci

Kuliah III - Dasar Pemrograman

Kuliah III - Dasar Pemrograman 17 September 2013 Kuliah III - Dasar Pemrograman Struktur program dalam bahasa C Kompilasi Variabel Statement : Deklarasi & Assignment statement, Inisialisasi Masukan dan Keluaran Contoh 1. assign.c /*

Lebih terperinci

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PENGAMBILAN KEPUTUSAN Praktikum 5 (1/3) PENGAMBILAN KEPUTUSAN A. TUJUAN 1. Menjelaskan tentang operator kondisi (operator relasi dan logika) 2. Menjelaskan penggunaan pernyataan if 3. Menjelaskan penggunaan pernyataan if-else

Lebih terperinci

Contoh function 1 : Output : // function example The result is 8 #include

Contoh function 1 : Output : // function example The result is 8 #include <iostream.h> 5. Function Obyektif Praktikum : Mengerti konsep dasar penggunaan Function Memahami Definisi Fungsi, Fungsi tanpa nilai balik dan Ruang lingkup variabel yang digunakan. Function adalah satu blok instruksi

Lebih terperinci

Algoritma & Pemrograman 1. Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom Universitas Pendidikan Indonesia

Algoritma & Pemrograman 1. Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom Universitas Pendidikan Indonesia Algoritma & Pemrograman 1 Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom Universitas Pendidikan Indonesia Daftar Isi 1. Bab 1 Pengantar & Dasar Dasar Algoritma 2. Bab 2 Aturan Penulisan Teks Algoritma 3. Bab 3 Tipe,

Lebih terperinci

Percabangan & Perulangan

Percabangan & Perulangan Struktur Dasar Java Percabangan & Perulangan Object-oriented Programming (OOP) with JAVA 2011/2012 Macam-macam Percabangan if (...) if ( ) else ( ) if ( ) else if ( ) else ( ) switch ( ) Percabangan :

Lebih terperinci

Tujuan : mahasiswa dapat menerapkan struktur kendali untuk membuat program dengan C++

Tujuan : mahasiswa dapat menerapkan struktur kendali untuk membuat program dengan C++ Struktur Kontrol Pada C++ Tujuan : mahasiswa dapat menerapkan struktur kendali untuk membuat program dengan C++ Materi : 1. Macam struktur kontrol 2. Struktur if- 3. Struktur switch-case 4. Struktur for

Lebih terperinci

Algoritma & Pemrograman #5

Algoritma & Pemrograman #5 Algoritma & Pemrograman #5 by antonius rachmat c, s.kom, m.cs Pembahasan Buatlah program untuk mengetahui kuadran dari inputan koordinat x dan y! Buatlah program untuk mencari bilangan terbesar dari 3

Lebih terperinci

Decission : if & if else

Decission : if & if else PRAKTIKUM 5 Decission : if & if else A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan tentang operator kondisi (operator relasi dan logika) 2. Menjelaskan penggunaan pernyataan if 3. Menjelaskan penggunaan pernyataan

Lebih terperinci

Struktur Kontrol. (Repetition) 1. Pemilihan (Selection) 2. Pengulangan

Struktur Kontrol. (Repetition) 1. Pemilihan (Selection) 2. Pengulangan Struktur Kontrol 1. Pemilihan (Selection) 2. Pengulangan (Repetition) PERULANGAN/ LOOPING/ REPETITION While Do-While For Nested For Perulangan Pernyataan While, Do while, For, dan Nested For dapat digunakan

Lebih terperinci

MODUL V REPETITIVE. Modul Praktikum Bahasa Pemrograman Visual (BPV)

MODUL V REPETITIVE. Modul Praktikum Bahasa Pemrograman Visual (BPV) MODUL V REPETITIVE A. TUJUAN 1. Memahami algoritma struktur For-Next 2. Dapat menggunakan algoritma For-Next 3. Memahami algoritma Do While Loop dan Do Until Loop 4. Dapat memahami Do While dan Do Loop

Lebih terperinci

VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++

VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++ VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++ ruliriki@gmail.com VARIABEL Suatu nama yang menyatakan tempat dalam memori komputer Menyimpan nilai yang dapat diubah VARIABEL Pengenal (identifier) yang digunakan

Lebih terperinci

Kondisi dan Perulangan

Kondisi dan Perulangan Statement break Statement ini biasa digunakan untuk keluar pada statement switch dan digunakan pada statement for, while dan do while untuk memaksa keluar, Statement continue Statement digunakan untuk

Lebih terperinci

Modul 3 Percabangan dan Perulangan

Modul 3 Percabangan dan Perulangan Modul 3 Percabangan dan Perulangan Pada Modul ini akan dibahas if-else while go-to ( java ) for for enhanced What's your problem 5W 1H ( What, When, Where, Why, Who ) & How merupakan dasar dari pembentukan

Lebih terperinci

FUNGSI MINGGU KE: 4 TUJUAN: Mahasiswa dapat memahami definisi fungsi. Mahasiswa dapat mendefinisikan fungsi. Mahasiswa dapat menggunakan fungsi.

FUNGSI MINGGU KE: 4 TUJUAN: Mahasiswa dapat memahami definisi fungsi. Mahasiswa dapat mendefinisikan fungsi. Mahasiswa dapat menggunakan fungsi. FUNGSI MINGGU KE: 4 TUJUAN: Mahasiswa dapat memahami definisi fungsi. Mahasiswa dapat mendefinisikan fungsi. Mahasiswa dapat menggunakan fungsi. TEORI PENGANTAR: Definisi Fungsi Fungsi adalah sub-program

Lebih terperinci